SMP8 Agama Katolik : Bab V Peran Roh Kudus bagi Murid Yesus.
Setelah peristiwa kebangkitan Yesus pada hari Minggu Paskah, Yesus pun berkali-kali menampakkan diri-Nya kepada para murid-Nya. Setelah 40 hari, Yesus tidak lagi menampakkan diri-Nya karena Ia telah naik ke surga, pulang ke rumah Bapa. Namun demikian Yesus tidak meninggalkan para murid-Nya seperti yatim piatu tanpa pertolongan. Mereka disuruh tinggal di Yerusalem sambil menunggu kedatangan Sang Penolong, yang dahulu pernah dijanjikan oleh Yesus: “ Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu, yaitu Roh Kebenaran” (Yohanes bab 14 : 16- 17). Kata Yesus, Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi” (Lukas 24: 29). Janji Yesus tersebut terpenuhi pada hari Pentakosta, yakni peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul (Kisah Para Rasul 2: 1- 13). Apa daya dan karya Roh Kudus pada Para Rasul? Apa pengaruh Roh Kudus bagi Gereja sekarang ini? Bagaimana kita dapat mengikuti bimbingan Roh Kudus? Inilah yang akan kamu pelajari bersama dalam bab ke lima.
Pada bab ini akan dibahas tiga hal yaitu: A. Yesus Mengutus Roh Kudus. B. Roh Kudus Memberi Daya Kekuatan. C. Mengikuti Bimbingan Roh Kudus.
A. Yesus Mengutus Roh Kudus.
Sesudah kebangkitan-Nya dari alam maut, Yesus Kristus naik ke surga. Kenaikan Yesus inilah yang dimaksudkan-Nya ketika Ia mengatakan “… Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu” (Yohanes 16:7) Ia pergi kepada Bapa dan akan mengutus Roh Kudus, Roh Kebenaran. Ia pergi kepada Bapa karena Ia adalah Anak Allah dan Utusan-Nya. Roh Kudus atau Roh Kebenaran diutus untuk mengingatkan murid-murid-Nya akan perkataan-perkataan yang pernah diucapkan Yesus semasa tinggal bersama-sama dengan para murid. Apa yang pernah dijanjikan oleh Yesus tersebut sungguh-sungguh terpenuhi, bahwa Roh Kudus akan datang, yakni pada hari Pentakosta. Roh Kudus turun atas para rasul dalam bentuk lidah-lidah api dan tiupan angin yang sangat kencang memenuhi seluruh ruangan di mana mereka berkumpul. Para murid percaya bahwa Roh Kudus adalah Roh Yesus sendiri yang pernah dijanjikan-Nya kepada mereka.
1. Roh Kudus yang Berkarya dalam Hidup Kita.
Saksi. Pada suatu malam terdengar teriakan seorang wanita meminta pertolongan. Tetangga segera menyalakan lampu depan rumah mereka dan dari jendela rumah bertingkat itu mereka melihat seorang wanita sedang ditikam berulang kali oleh seorang pria. Terkejut karena lampu, pria itu melarikan diri. Setelah tenang kembali, lampu-lampu tetangga dimatikan. Tetapi tidak lama kemudian rintihan meminta tolong kedengaran lagi. Lampu-lampu kemudian menyala lagi dan terlihat seorang pria itu berulangkali menikam wanita itu sampai mati lalu ditinggalkan. Keesokan harinya polisi datang memeriksa peristiwa pembunuhan itu. Ternyata ada 39 orang yang menyaksikan drama pembunuhan itu. Semua memiliki telepon di kamarnya. Tapi tidak ada satu pun dari mereka yang memberi pertolongan ataupun mengangkat telepon untuk menelpon polisi supaya datang menolong wanita itu. Mengapa? Mereka semua takut menjadi saksi atas peristiwa itu! (Rm. Yosef Lalu. Homili Tahun C. hal.117)
2. Kisah Turunnya Roh Kudus atas Para Rasul.
Roh Kudus adalah Roh Allah yang dijanjikan Yesus kepada para rasul sebelum Ia naik ke surga. Pada saat itu Yesus menjanjikan Roh yang akan membantu para Rasul dalam melanjutkan karya dan pewartaan Yesus tentang kabar suka cita Kerajaan Allah.
Bacaan : Yohanes 16 : 8- 15. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.
Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.”
2. Bahan diskusi kelompok a. Apa janji Yesus kepada para Rasul? b. Disebut dengan apakah Roh Kudus yang dijanjikan oleh Yesus itu? Menurutmu, mengapa disebut demikian? c. Apa harapan Yesus tentang kehidupan rasul-rasul bila Roh Kudus ada dalam diri mereka?
Kisah Para Rasul – 2: 1-13. Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: “Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatanperbuatan besar yang dilakukan Allah.” Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: “Apakah artinya ini?” Tetapi orang lain menyindir: “Mereka sedang mabuk oleh anggur manis.”
Setelah Yesus di salibkan, wafat, dan dimakamkan, para rasul mengalami kesedihan dan ketakutan yang luar biasa. Mereka sedih karena merasa ditinggalkan oleh Gurunya. Mereka takut untuk memberi kesaksian tentang Yesus. Mereka senantiasa menantikan terpenuhinya janji Yesus untuk mengutus Roh Penghibur yaitu Roh Kebenaran.
Roh Kudus adalah Roh Kebenaran yang mengajarkan tentang kebenaran Kebenaran Allah, yaitu mewartakan tentang Yesus Kristus sendiri dan karya Penyelamatan-Nya. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran yang menuntun Gereja kepada kekudusan. Dengan hidup mengikuti tuntunan dan bimbingan Roh Kudus maka setiap orang akan memperoleh keselamatan. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran yang menggerakkan, mendorong, menguatkan dan memberikan semangat kepada Gereja untuk berkarya dan mewartakan Kerajaan Allah. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran, karena Ia akan selalu membimbing dan memimpin kita menuju kepada seluruh Kebenaran Allah. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran karena apa yang dikatakan, apa yang didengar dan apa yang diberitakan berasal dari Allah.
Kerinduan Para Rasul itu akhirnya terjawab, ketika tiba-tiba terjadi tiupan angin yang keras memenuhi seluruh rumah dan lidah-lidah api bertebaran hinggap pada mereka masing-masing, lalu mereka dipenuhi Roh Kudus (lih. Kisah. para rasul 2: 1-11.). Ini membuktikan bahwa Yesus tidak pernah meninggalkan mereka, melainkan akan menyertai senantiasa hingga akhir zaman.
Dalam keheningan ini cobalah kalian merefleksikan kembali apa saja yang telah kita pelajari bersama pada hari ini. Kita telah mengetahui bersama bahwa Roh Kudus adalah Roh Allah sendiri yang senantiasa mendampingi kita.
– Sadarkah kalian bahwa dalam kehidupan kalian senantiasa dibimbing oleh Roh Kudus? – Pekakah kalian akan bimbingan Roh Kudus? – Percayakah kalian bahwa dalam setiap kesulitan yang kita hadapi, Roh Kudus selalu mendampingi?
B. Roh Kudus Memberi Daya Kekuatan.
Pentakosta adalah peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul. Melalui peristiwa Pentakosta, Gereja purba ingin mengungkapkan kepercayaannya, bahwa Roh Kudus datang dari Allah dan menggerakkan para rasul seperti angin yang kencang. Roh Kudus melepaskan lidah para rasul untuk mewartakan bahwa Yesus adalah Tuhan.
Roh Kuduslah yang mengobarkan semangat para rasul sehingga mereka berani untuk mewartakan dengan semangat yang berapi-api, seperti nyala api. Roh Kuduslah yang mempersatukan umat dari berbagai bangsa. Kabar gembira ditujukan kepada semua bangsa, hal tersebut dilambangkan dengan peristiwa dimana para rasul berbicara dengan menggunakan bahasa dari semua orang yang datang dari berbagai bangsa.
Peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul pada hari Pentakosta mengawali babak baru bagi kehidupan umat beriman yang percaya akan Yesus Kristus yang bangkit. Pengaruh Roh Kudus begitu besar bagi perkembangan dan cara hidup jemaat beriman. Dalam Kisah tersebut juga digambarkan tentang cara hidup jemaat perdana.
Roh Kudus juga mendampingi Gereja, sehingga Gereja sebagai persekutuan tetap hidup dan berkarya. Karya Gereja dapat dirasakan oleh jemaat hingga saat ini, misalnya pelayanan pendidikan melalui sekolah-sekolah, karya pewartaan melalui pengajaran-pengajaran (khotbah), karya liturgia seperti Perayaan Ekaristi dan ibadat, karya dan sebagainya.
1. Menggali Pemahaman tentang Karunia Roh Kudus.
Doa Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus (St. Bonaventura).
Kami mohon kepada Allah Bapa yang penuh belas kasih melalui Engkau, Putera Tunggal-Nya yang menjadi manusia demi keselamatan kami, yang disalibkan dan dimuliakan demi kami, agar mengirimkan kepada kami dari perbendaharaan harta karun surgawi ketujuh karunia Roh Kudus, yang menaungi Engkau dalam segala kepenuhan-Nya:
Karunia kebijaksanaan, guna memampukan kami menikmati buah dari pohon kehidupan, yang adalah sungguh Engkau sendiri;
Karunia nasihat, guna memampukan kami mengikuti jejak langkah-Mu;
Karunia keperkasaan, guna menghadapi serangan gencar musuh kami;
Karunia pengenalan, guna membedakan yang baik dari yang jahat oleh terang pengajaran yang kudus;
Karunia kesalehan, guna menyelubungi kami dengan kemurahan dan belas kasihan;
Karunia takut akan Allah, guna menjauhkan kami dari segala yang jahat dan tinggal damai dalam keterpesonaan akan kemuliaan-Mu yang abadi.
Itulah ya Tuhan permohonan kami. Sudilah Engkau mengabulkannya demi kehormatan Nama-Mu yang kudus, bersama Bapa dan Roh Kudus, segala sembah sujud dan kemuliaan, puji-pujian, keagungan dan kuasa untuk selama-lamanya. Amin.
2. Memahami Daya Karya Roh Kudus pada Para Rasul dan Gereja.
Ketika Roh Kudus turun atas para rasul dan mereka menjadi berani untuk menjadi saksi akan Yesus Kristus yang telah wafat dan bangkit adalah Tuhan, ada sebagian orang yang mengganggap para Rasul sedang mabuk. Karya Roh Kudus menjadikan mereka berani untuk mewartakan kebenaran. Petrus menjelaskan kepada mereka bahwa mereka tidak mabuk, tetapi mewartakan kebenaran.
Bacalah dengan saksama teks bacaan Kitab Suci berikut ini! Kisah para rasul 2:14-43.
14) Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: “Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini. 15) Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan, 16) tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi Yoël: 17) Akan terjadi pada hari-hari terakhir — demikianlah firman Allah — bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatanpenglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. 18) Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat. 19) Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. 20) Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu. 21) Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. 22) Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.
23 Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. 24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu. 25 Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. 26 Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram, 27 sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan. 28 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu. 29 Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini. 30 Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas takhtanya. 31 Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan. 32 Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi. 33 Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini. 34 Sebab bukan Daud yang naik ke sorga, malahan Daud sendiri berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: 35 Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu. 36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus.” 37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: “Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?”
38 Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. 39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.” 40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: “Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini.” 41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. 42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. 43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mukjizat dan tanda.
Berkat Roh Kudus, para rasul yang awalnya merasa takut dan tidak berani lagi untuk menampakkan diri di hadapan orang banyak, apalagi untuk mewartakan Yesus adalah Tuhan, kini mereka menjadi tidak takut lagi, menjadi berani untuk menunjukkan diri di hadapan orang banyak, bahkan berani mewartakan bahwa Yesus adalah Tuhan.
Sampai sekarang pun Roh Kudus tetap mendampingi Gereja yang masih terus menghadapi tantangan. Roh Kudus senantiasa menjiwai setiap anggota Gereja, sehingga mereka memiliki semangat untuk berperan aktif dalam kehidupan beriman. Saling memperhatikan, saling berbagi, saling menguatkan.
Roh Kudus juga mendampingi Gereja, sehingga Gereja sebagai persekutuan tetap hidup dan berkarya. Karya Gereja dapat dirasakan oleh jemaat hingga saat ini, misalnya pelayanan pendidikan melalui sekolah-sekolah, karya pewartaan melalui pengajaran-pengajaran (khotbah), karya liturgia seperti perayaan Ekaristi dan ibadat, karya dan sebagainya.
Doa Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus (St. Bonaventura).
Kami mohon kepada Allah Bapa yang penuh belas kasih melalui Engkau, Putera Tunggal-Nya yang menjadi manusia demi keselamatan kami, yang disalibkan dan dimuliakan demi kami, agar mengirimkan kepada kami dari perbendaharaan harta karun surgawi ketujuh karunia Roh Kudus, yang menaungi Engkau dalam segala kepenuhan-Nya:
Karunia kebijaksanaan, guna memampukan kami menikmati buah dari pohon kehidupan, yang adalah sungguh Engkau sendiri;
Karunia nasihat, guna memampukan kami mengikuti jejak langkah-Mu;
Karunia keperkasaan, guna menghadapi serangan gencar musuh kami;
Karunia pengenalan, guna membedakan yang baik dari yang jahat oleh terang pengajaran yang kudus;
Karunia kesalehan, guna menyelubungi kami dengan kemurahan dan belas kasihan;
Karunia takut akan Allah, guna menjauhkan kami dari segala yang jahat dan tinggal damai dalam keterpesonaan akan kemuliaan-Mu yang abadi.
Itulah ya Tuhan permohonan kami. Sudilah Engkau mengabulkannya demi kehormatan Nama-Mu yang kudus, bersama Bapa dan Roh Kudus, segala sembah sujud dan kemuliaan, puji-pujian, keagungan dan kuasa untuk selama-lamanya. Amin.
C. Mengikuti Bimbingan Roh Kudus.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita dipenuhi oleh berbagai macam tantangan dan
godaan. Banyak manusia yang mudah tergoyahkan imannya karena berbagai macam
godaan yang menggiurkan itu.
Dengan mengetahui beberapa godaan tersebut, kita berharap bisa lebih hati-hati
guna melangkah. Mengutamakan untuk mendengar dan melakukan bimbingan
Roh Kudus yang menggema dalam hati kita merupakan langkah yang baik. Namun
demikian, kita juga perlu waspada dalam mendengarkan inspirasi/ bisikan dari dalam
hati kita. Jangan sampai kita justru lebih mendengar bisikan yang berasal dari si jahat
dibandingkan bisikan dari Roh Kudus.
2. Menggali Pengalaman Tokoh dalam Kitab Suci yang Menerima Bimbingan Roh Kudus.
Tokoh-tokoh dalam Kitab Suci baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru,
menunjukkan bagaimana mereka menerima bimbingan Roh Allah. Mereka dengan
kepekaan masing-masing menerima dan menanggapi bimbingan Roh Allah.
1. Bacalah teks Kitab Suci berikut ini!
Keluaran 13:17-22
17 Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak menuntun mereka
melalui jalan ke negeri orang Filistin, walaupun jalan ini yang paling dekat; sebab
firman Allah: “Jangan-jangan bangsa itu menyesal, apabila mereka menghadapi
peperangan, sehingga mereka kembali ke Mesir.”
18 Tetapi Allah menuntun bangsa itu berputar melalui jalan di padang gurun
menuju ke Laut Teberau. Dengan siap sedia berperang berjalanlah orang Israel dari
tanah Mesir.
19 Musa membawa tulang-tulang Yusuf, sebab tadinya Yusuf telah menyuruh anakanak
Israel bersumpah dengan sungguh-sungguh: “Allah tentu akan mengindahkan
kamu, maka kamu harus membawa tulang-tulangku dari sini.”
20 Demikianlah mereka berangkat dari Sukot dan berkemah di Etam, di tepi
padang gurun.
21 TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk
menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi
mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.
22 Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada
waktu malam di depan bangsa itu.
Markus 1:1-13
1 Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah.
2 Seperti ada tertulis dalam kitab Nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-
Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu;
3 ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk
Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya”,
4 demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan:
“Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu.”
5 Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua
penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan.
6 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya
belalang dan madu hutan.
7 Inilah yang diberitakannya: “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa
dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.
8 Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh
Kudus.”
9 Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di
sungai Yordan oleh Yohanes.
10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung
merpati turun ke atas-Nya.
11 Lalu terdengarlah suara dari sorga: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-
Mulah Aku berkenan.”
12 Segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun.
13 Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis. Ia
berada di sana di antara binatang-binatang liar dan malaikat-malaikat melayani Dia.
Yesus pun dalam karya-Nya dibimbing oleh Roh Kudus. Terungkap dalam Markus
1:12 dikatakan “segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun.” Kalimat ini
menunjukkan bahwa Yesus juga dibimbing oleh Roh Kudus.
Zaman sekarang ini, Roh Kudus membimbing kita melalui berbagai cara antara
lain:
a) Melalui sabda-Nya dalam Kitab Suci. Kitab Suci adalah sumber bimbingan
yang pertama dan utama dalam hidup kita sebagai umat beriman. Dengan sabda-
Nya yang kita baca dalam Kitab Suci, Allah mengajar, menerangi, menyatakan kehendak-Nya, menegur dan juga menguatkan kita.
b) Melalui Gereja-Nya.
Mengikuti ajaran Gereja, berarti kita mengikuti bimbingan Roh Kudus, sebab
Gereja dalam pimpinan Paus dan para Uskup telah menerima Roh Kudus
secara istimewa dari Kristus sendiri.
c) Melalui bimbingan khusus. Allah selalu
membimbing umat-Nya, tidak hanya secara kolektif atau massal, melainkan juga
secara pribadi. Bimbingan secara khusus/pribadi ini dapat berupa inspirasi/ilham,
dorongan Roh untuk melakukan hal yang baik, ataupun dapat berupa tandatanda.
d) Bimbingan khusus lewat orang lain. Kita dapat menerima bimbingan
Roh Kudus yang berkarya melalui orang lain dengan cara belajar, dan meminta
pendapat dari orang lain yang berpengatahuan dan berpengalaman serta meminta
nasihat-nasihatnya.
Beberapa hal yang dikembangkan agar kita dapat tumbuh dalam karunia ini antara lain:
a) Menjalani kehidupan doa yang baik dan mendalam,
b) Memiliki sikap kesungguhan hati dalam mencari kehendak Allah,
c) percaya penuh kepada Tuhan bahwa Ia akan membimbing kita dalam membedakan Roh,
d) Senantiasa menjalin dan mencari kehendak Allah melalui firman-Nya dalam Kitab Suci, Menjadikan firman Tuhan sebagai pegangan yang pertama dan utama,
e) Meminta bimbingan rohani kepada mereka yang sudah lebih lama terlibat dalam kehidupan rohani.
Pada bagian pertama kita telah mempelajari bagaimana Al-lah memilih suatu bangsa untuk menjadi saluran rahmat keselamatan bagi seluruh umat manusia. Pada bagian dua ini, kita akan lebih menyadari bahwa Yesus Kristus yang telah lama dinubuatkan, telah lama dipersiapkan kedatangannya di dalam sejarah Perjanjian Lama, hadir untuk memenuhi janji Al-lah. Inilah yang kita namakan sejarah keselamatan di dalam Perjanjian Baru. Kehidupan Yesus untuk mewartakan kabar keselamatan, serta perbuatan- perbuatan-Nya untuk mewujudkan Kerajaan Al-lah, nyata di dalam pengalaman hidup manusia. Hal tersebut tentu merupakan buah nyata dari kesediaan serta peran perempuan pilihan Al-lah. Pertama Elisabeth isteri Zakaria, yang melahirkan Yohanes pada masa tuanya. Hal itulah titik pangkal persiapan menjelang kehadiran Yesus. Secara lebih mengagumkan, Maria sebagai wanita pilihan Al-lah, memberikan jawaban “Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, terjadilah kepadaku menurut perkataan-Mu”, mampu mengubah lintasan sejarah. Jawabannya itulah yang mengubah segalanya. Yesus, Al-lah yang menjadi manusia, dikandung dan dilahirkan Maria. Karya Yesus di hadapan umum selama kurang lebih tiga tahun, diawalinya dengan baptisan di Sungai Yordan oleh Yohanes Pembaptis, dimatangkan dengan kesetiaan dan ketaatan-Nya, ketika harus menghadapi cobaan iblis di padang gurun. Ia pun mengajarkan sikap pengampunan sebagai syarat untuk masuk ke dalam kerajaan Al-lah. Ia pun menunjukkan cinta-Nya kepada orang-orang berdosa. Ia berkata : “bukan orang sehat yang memerlukan tabib, melainkan orang sakit. Demikian pula bukan orang benar, melainkan orang berdosa yang membutuhkan pengampunan dan kasih” Penderitaan, wafat serta kebangkitan-Nya, membuka mata umat beriman yang menantikan dan merindukan Mesias Juru Selamat. Dialah yang bangkit, yang mereka nantikan. Kenaikan-Nya ke surga, diiringi janji untuk mengutus Roh Kudus yang akan menguatkan para murid yang terguncang. Janji-Nya terpenuhi di dalam Roh Kudus yang tercurah kepada para murid, pada hari pentakosta. Tentu hal itu, menguatkan dan meneguhkan kita, sebagai umat beriman kepada-Nya.
Pada Bab 2 bagian kedua ini akan diuraikan tujuh pokok bahasan, yaitu: E. Maria dan Elisabet Menanggapi Rencana Al-lah. F. Yesus Taat pada Al-lah. G. Yesus Mengajarkan Pengampunan. H. Yesus Memanggil Orang Berdosa. I. Yesus Menderita, Wafat, dan Bangkit. J. Roh Kudus Menguatkan Hati Para Rasul. K. Roh Kudus Dicurahkan kedalam Hati Setiap Orang.
E, Maria dan Elisabet Menanggapi Rencana Al-lah.
Keteladanan Maria dan Elisabet adalah tawaran nilai bagi manusia yang berlaku sepanjang masa, dalam mengimani Al-lah. Maria dan Elisabet adalah dua pribadi yang sama seperti kita, yang mendambakan kebahagiaan. Sikap iman Maria dan Elisabet tampak dalam ketaatan, kesetiaan, dan kerendahan hatinya. Mereka rela menanggung kedukaan, sebagai konsekuensi untuk memperoleh kebahagiaan sejati. Jawaban Maria atas kabar Malaikat Gabriel menangung risiko yang berat: dikucilkan, dihina, ditinggalkan oleh Yusuf tunangannya. Kesedihan dan kedukaannya, ia simpan di dalam hatinya. karena ia yakin, rencana Al-lah akan terlaksana di dalam dirinya.
Doa. Ya Al-lah Bapa Mahapengasih, Hari ini kami hendak belajar. Untuk meneladani Maria dan Elisabet Yang taat, setia, dan rendah hati. Ajarilah kami untuk meneladani mereka Agar rencana-Mu dapat terlaksana. Di dalam diri kami dan semua orang. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
1. Menyimak Cerita tentang Sebatang Bambu yang Taat pada Petani.
Baca dan simaklah Kisah Sebatang Bambu dibawah ini!.
Kisah Sebatang Bambu.
Alkisah, sebatang bambu yang indah tumbuh di halaman rumah seorang petani. Batang bambu ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang-batang bambu lainnya. Suatu hari datanglah sang petani yang empunya pohon bambu itu. Dia berkata kepada batang bambu, “Wahai bambu, maukah engkau kupakai untuk menjadi pipa saluran air, yang sangat berguna untuk mengairi sawahku?” Batang bambu menjawabnya, “Oh, tentu aku mau bila dapat berguna bagi engkau, Tuan. Tapi ceritakan apa yang akan kau lakukan untuk membuatku menjadi pipa saluran air itu.” Sang petani menjawab, “Pertama, aku akan menebangmu untuk memisahkan engkau dari rumpunmu yang indah itu. Lalu aku akan membuang cabang-cabangmu yang dapat melukai orang yang memegangmu. Setelah itu aku akan membelah-belah engkau sesuai dengan keperluanku. Terakhir aku akan membuang sekat-sekat yang ada di dalam batangmu, supaya air dapat mengalir dengan lancar. Apabila aku sudah selesai dengan pekerjaanku, engkau akan menjadi pipa yang akan mengalirkan air untuk mengairi sawahku sehingga padi yang kutanam dapat tumbuh dengan subur.”
Mendengar hal ini, batang bambu lama terdiam…, kemudian dia berkata kepada petani, “Tuan, tentu aku akan merasa sangat sakit ketika engkau menebangku. Juga pasti akan sakit ketika engkau membuang cabang-cabangku, bahkan lebih sakit lagi ketika engkau membelah-belah batangku yang indah ini, dan pasti tak tertahankan ketika engkau mengorek-ngorek bagian dalam tubuhku untuk membuang sekat-sekat penghalang itu. Apakah aku akan kuat melalui semua proses itu, Tuan?”
Petani menjawab batang bambu itu, “Wahai bambu, engkau pasti kuat melalui semua itu, karena aku memilihmu justru karena engkau yang paling kuat dari semua batang pada rumpun ini. Jadi tenanglah.” Akhirnya batang bambu itu berserah diri, “Baiklah, Tuan. Aku ingin sekali berguna bagimu. Ini aku, tebanglah aku, perbuatlah sesuai dengan yang kau kehendaki.” Setelah petani selesai dengan pekerjaannya, batang bambu indah yang dulu hanya menjadi penghias halaman rumah petani, kini telah berubah menjadi pipa saluran air yang mengairi sawahnya sehingga padi dapat tumbuh dengan subur dan berbuah banyak.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! a. Bagaimana perasaanmu setelah mendengar cerita tersebut? b. Apa yang dilakukan petani terhadap bambu tersebut? c. Bagaimana bambu menunjukkan ketaatannya pada petani? d. Menurut kisah tersebut, apa jasa dan buah pengorbanan bambu tersebut?
Penjelasan :
Ada berbagai perasaan yang muncul setelah mendengar cerita tersebut. Ada yang merasa sedih, bangga, salut, dan lain-lain. Petani menebang, memotong, membelah, dan menempatkan bambu tersebut sebagai saluran air untuk mengairi sawah. Meskipun berat dan menyakitkan, bambu taat kepada rencana dan rancangan petani. Ia menyerahkan dirinya untuk ditebang, dipotong, dibelah dan dibentuk sesuai rencana petani. Atas jasa dan pengorbanannya, sawah yang kurang subur dapat menghasilkan tanaman serta buah yang melimpah. Bambu tentu merasa tidak sia-sia, bahkan merasa bangga karena pengorbanan dirinya menjadi berkat bagi petani dan orang-orang di sekitarnya.
2. Menggali Pengalaman Kitab Suci.
Bacalah cerita tentang Elisabet dan Maria di dalam Kitab Suci di bawah ini! Elisabet, Kepadanya Al-lah Berkenan (Lukas 1:5-25; 26-38) Pada zaman Herodes, Raja Yudea, adalah seorang Imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Istrinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet. Keduanya adalah benar di hadapan Al-lah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercacat. Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya. Pada suatu kali, waktu tiba giliran rombongannya, Zakharia melakukan tugas keimaman di hadapan Tuhan. Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan Imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk
untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar persembahan/korban bakar-
Sumber: http://stjosephsparish.co.uk/images/elizabeth.jpg Gambar 2.8 Maria dan Elisabet
an di situ. Sementara itu, seluruh umat berkumpul di luar dan sembahyang. Waktu itu adalah waktu pembakaran ukupan. Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan. Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut. Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: “Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu. Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya; ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Al-lah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak- anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.” Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: “Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan istriku sudah lanjut umurnya.” Jawab malaikat itu kepadanya: “Akulah Gabriel yang melayani Al-lah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu. Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya.”
Sementara itu orang banyak menanti-nantikan Zakharia. Mereka menjadi heran, bahwa ia begitu lama berada dalam Bait Suci. Ketika ia keluar, ia tidak dapat berkata- kata kepada mereka dan mengertilah mereka, bahwa ia telah melihat suatu penglihatan di dalam Bait Suci. Lalu ia memberi isyarat kepada mereka, sebab ia tetap bisu. Ketika selesai jangka waktu tugas jabatannya, ia pulang ke rumah. Beberapa lama kemudian Elisabet, istrinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya:”Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang.”
Baca juga kisah Maria Menerima Kabar Gembira.
Maria Menerima Kabar Gembira.
Dalam bulan yang keenam Al-lah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu. Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Al-lah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Al-lah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Al-lah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.”
Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?” Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Al-lah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Al-lah. Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Sebab bagi Al-lah tidak ada yang mustahil.” Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! a. Apa yang diharapkan Zakharia dan Elisabet sampai masa tuanya? b. Secara manusiawi, mungkinkah Elisabet mempunyai anak? c. Bagaimana Elisabet mempunyai anak? d. Kabar apa yang disampaikan oleh Malaikat kepada Maria? e. Bagaimana sikap Maria?.
Rangkuman.
a. Sebagai Perempuan Yahudi, Elisabet tentu merindukan kehadiran anak di tengah keluarganya. Bagi perempuan Yahudi, kemandulan merupakan aib, yang menempatkan perempuan pada kehinaan. Derita Elisabet makin bertambah, ketika ia semakin tua. Tapi, Elisabet dan Zakaria tidak pernah putus asa. Berdoa dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Al-lah merupakan sikap hidup mereka.
b. Secara manusiawi, Kondisi fisik dan usia Elisabet tidak mungkin untuk me- ngandung dan melahirkan seorang anak. Tetapi apa yang tidak mungkin secara manusiawi, menjadi nyata bagi Al-lah. Kabar sukacita yang tidak terukur oleh kemampuan kemanusiaannya, membuat Zakaria bisu.
c. Elisabet mengandung dan melahirkan seorang anak, membuktikan bahwa Al-lah berkenan kepadanya. Elisabet yang menanggung aib kemandulan, kehinaan, dan penderitaan, diangkat oleh Al-lah sebagai perempuan pilihan.
d. Hal serupa dialami Maria, ketika menerima kabar sukacita dari Malaikat Tuhan. Jawaban Maria : “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah kepadaku menurut perkataan- Mu” menunjukkan sikap iman, ketaatan, dan kerendahan hati Maria.
Renungkan dan kuatkan niatmu untuk rajin berdoa di rumah, secara pribadi maupun doa bersama keluarga! 1) Apakah aku selalu mengandalkan Tuhan di dalam hidupku? 2) Apakah aku selalu berdoa dan pergi ke Gereja untuk mengikuti misa? 3) Jika kamu memiliki niat untuk rajin berdoa setiap hari, isilah jadwal doa berikut ini sesuai dengan kesanggupan dan niatmu!
Untuk diingat : “Aku inihamba Tuhan, terjadilah kepadaku menurut perkataan-Mu” menunjukkan sikap iman, ketaatan, dan kerendahan hati Maria.
Lagu : Mukjizat Itu Nyata.
Tak terbatas kuasa-Mu Tuhan, Semua dapat Kaulakukan, Apa yang kelihatan mustahil bagiku, Itu sangat mungkin bagi-Mu, Reff: Di saat ku tak berdaya, Kuasa-Mu yang sempurna, Ketika kupercaya, Mukjizat itu nyata, Bukan karena kekuatan, Namun roh-Mu ya Tuhan, Ketika kuberdoa, Mukjizat itu nyata.
F. Yesus Taat pada Al-lah.
Ketiga godaan yang dihadapi Yesus dilancarkan Setan, dalam upaya untuk menggagalkan rencana Yesus melaksanakan kehendak Al-lah. Dalam menghadapi godaan-godaan setan, sikap Yesus adalah menolak dengan tegas. Sikap tegas Yesus menunjukkan ketaatan-Nya kepada kehendak Al-lah. Ketaatan Yesus menunjukkan bahwa Ia mengasihi Al-lah dan manusia. Hal itu dibuktikan-Nya sampai mati disalib. Namun berkat ketaatan serta kesetiaan-Nya, Yesus menyelamatkan umat manusia.
Doa : Al-lah Bapa yang Maharahim, sekarang kami mau belajar dari pengalaman Yesus ketika digoda oleh setan. Berikanlah kami terang Roh Kudus-Mu supaya kami mengerti dan meneladan Yesus dalam hidup kami, kini dan sepanjang masa. Amin.
1. Menyadari Godaan dalam Diri Sendiri.
Baca dan simaklah cerita Kelinci, Serigala, dan Pohon Kopi di bawah ini!
Kelinci, Serigala, dan Pohon Kopi.
Pada suatu pagi, seekor anak kelinci yang lucu sedang menikmati wortel di kebun pinggiran hutan. Karena lapar, kelinci itu makan dengan lahap. Ia tidak menyadari bahwa ada seekor serigala yang mengendap-endap, hendak memangsanya.
Melihat kesempatan yang baik, Serigala yang semakin dekat dengan kelinci itu, melompat hendak menangkap kelinci. Namun kelinci yang lincah itu, bisa meloloskan diri dari terkaman serigala. Lompatan yang lincah dan kemahiran berlarinya, membuat kelinci mampu meninggalkan serigala jauh di belakangnya.
Tiba di tepi hutan, pohon kopi yang memiliki daun-daun lebar merasa kasihan terhadap kelinci yang kelelahan. Pohon kopi menawarkan diri untuk melindungi kelinci dengan daun-daun lebarnya. Kelinci pun bersembunyi di bawah pohon kopi, dengan dilindungi oleh daun- daun kopi. Serigala pun tidak mampu menemukan kelinci, karena daun-daun kopi yang lebar dan sangat rapat melindunginya.
Cukup lama kelinci bersembunyi di bawah pohon kopi. Rasa lelah dan lapar yang tertunda, membuat kelinci tergoda dengan daun-daun kopi yang segar. Ia kemudian mulai menyantap daun-daun kopi yang telah melindunginya. Pohon kopi mengingatkan kelinci: “Hai kelinci, apa yang kamu lakukan? Astaga, berhentilah menyantap daun- daunku!”. Kelinci tidak menghiraukan peringatan pohon kopi, karena ia merasa lapar dan tidak mampu mengendalikan diri.
Akhirnya, daun kopi pelindungnya makin terbuka. Hal ini membuat badan kelinci terlihat jelas oleh serigala. Maka dengan mudah, serigala menangkap dan menerkam kelinci lucu itu. Sebelum mati kelinci itu pun berkata dalam hatinya: “Pohon kopi, maafkan aku. Rasa lapar membuatku tergoda untuk menyantap daun-daunmu, padahal daun-daunmulah yang melindungi dan menyelamatkan aku.” (diadaptasi dari Dongeng Kelinci yang Tidak Tahu Diri).
Jawablah pertanyaan- pertanyaan di bawah ini! a. Bagaimana perasaanmu mendengar cerita di atas? b. Apa kiranya pesan cerita di atas bagi dirimu sendiri? c. Apakah kamu pernah mengalami godaan-godaan seperti yang dialami kelinci itu? d. Apa godaan yang sering kamu alami? e. Bagaimana kamu mengatasinya?
Cerita binatang atau fabel di atas, menunjukkan kepada kita bahwa kita sering terpikat dan tergoda oleh sesuatu di dalam hidup ini. Mungkin saja barang atau hal tersebut merupakan sesuatu yang baik, bermanfaat bahkan sebagai kebutuhan. Ketertarikan bisa jadi merupakan hal yang wajar. Namun, menjadi tidak wajar apabila hal tersebut membuat kita lupa terhadap hal-hal yang lebih luhur. Apalagi jika keterpikatan tersebut membahayakan hidup kita, menjauhkan kita dari Al-lah, dan membuat kita lupa diri.
2. Membaca dan Mendengarkan Cerita Kitab Suci.
Yesus Dicobai. (Matius 4: 1-11).
Pada usia tiga puluh tahun, Yesus mulai menampakkan diri di depan umum. Selama itu, Yesus tinggal di Nazaret bersama ibu dan ayahnya, Maria dan Yosef. Setiap hari Yesus bekerja bersama Yosef sebagai tukang kayu, sampai Ia dewasa.
Pada suatu hari, Yesus pergi ke Sungai Yordan. Ia minta supaya dibaptis oleh Yohanes Pembaptis, walaupun Ia tidak berdosa. Sesudah Ia dibaptis, Roh Kudus mendorong Dia pergi ke padang gurun untuk berpuasa selama 40 hari 40 malam. Ia tidak makan dan tidak minum selama berpuasa. Suasana padang Gurun yang tandus dan panas matahari yang menyengat pada siang hari membuat Yesus sangat letih. Sesudah hari yang ke-40, Yesus merasa sangat lapar, haus, dan letih, maka muncullah setan untuk menggoda-Nya. Setan menghadap Yesus dan berkata, “Jika Engkau Anak Al-lah, perintahkanlah batu-batu itu menjadi roti!” Tetapi Yesus menjawab, “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, melainkan dari setiap firman yang keluar dari mulut Tuhan!” Kemudian, setan itu membawa Yesus ke kota suci Yerusalem dan menempatkan Dia di bubungan Bait Al-lah, lalu berkata, “Jika Engkau Anak Al-lah, jatuhkanlah diri- Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau, Ia akan memerintahkan malaikat- malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki- Mu jangan terantuk batu.” Yesus berkata kepadanya, “Ada tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan Al-lahmu!” Selanjutnya, setan membawa Yesus ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya dan berkata: “Semua ini akan kuberikan kepada-Mu jika Engkau sujud menyembah aku!” Maka berkatalah Yesus kepadanya, “Enyahlah, engkau setan! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Al-lahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” Lalu setan itu meninggalkan Yesus, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani- Nya.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini. a. Di mana Yesus berpuasa? b. Dalam Kitab Suci, padang gurun melambangkan apa? c. Bagaimana setan menggoda Yesus? d. Percobaan mengubah batu menjadi roti berhubungan dengan godaan apakah itu? e. Percobaan agar Yesus menjatuhkan diri dari bubungan Bait Suci berhubungan dengan godaan apakah itu? f. Percobaan agar Yesus memiliki semua kerajaan di dunia berhubungan dengan godaan apakah itu? g. Bagaimana jawaban Yesus terhadap godaan-godaan tersebut? h. Bagaimana sikapmu kalau kamu dicobai?
Rangkuman:
Godaan hampir setiap saat datang di dalam hidup kita. Godaan-godaan itu datang dari setan atau roh jahat. Setan atau roh jahat selalu berusaha menghalangi kita agar tidak melakukan perbuatan baik yang sesuai dengan kehendak Al-lah. Dengan godaan- godaannya, setan menginginkan agar kita jauh dari Al-lah, bahkan menolak kehendak Al-lah. Niat atau rencana yang baik, sering terbelokkan oleh hal yang dianggap menyenangkan, yang mudah, atau yang menguntungkan.
Godaan dilancarkan Setan, dalam upaya menggagalkan rencana atau kehendak Al-lah di dalam diri kita. Sebagaimana Yesus bersikap tegas dan tidak mengenal kompromi, kita pun seharusnya memiliki sikap Yesus dalam menghadapinya.
Untuk meneguhkan hati dan niatmu, cobalah membuat semboyan atau kata-kata sebagai prinsip yang menguatkan niat, dalam menghadapi berbagai godaan, misalnya: Taatilah Suara Hatimu dan Tolaklah Bisikan Setan. Pajanglah atau tempelkan hasil karyamu pada tempat yang ditentukan. Jika diberi kesempatan, sampaikan secara lisan di dalam kelompok atau di depan kelas!
Doa Ketaatan : Al-lah yang Mahakuasa, Engkau telah memberi kami teladan ketaatan yang kokoh dalam diri Yesus yang telah taat pada-Mu sampai mati, bahkan sampai mati di salib; demikian juga Engkau memberi kami seorang ibu, Maria, yang menaati panggilan-Mu dengan menjawab,”Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.” Tanamkanlah semangat ketaatan Yesus dan Maria dalam hati kami, supaya kami pun taat kepada kehendak-Mu, yang Kau nyatakan lewat para pemimpin jemaat dan pemimpin masyarakat; juga lewat panggilan-Mu, dan terlebih lewat suara hati yang adalah bisikan Roh-Mu sendiri. Semoga kami selalu taat mengikuti bimbingan Roh-Mu, agar kami jangan jatuh ke dalam dosa, tetapi selamat sampai kepada-Mu meniti jalan hidup yang penuh tantangan dan cobaan. Ya Bapa, berilah kami semangat ketaatan sejati. Amin.
G. Yesus Mengajarkan Pengampunan.
1.Pendahuluan.
Masyarakat yang tenteram hanya dapat dibangun dengan mengembangkan sikap mau mengampuni, bukan dengan sikap menghukum, apalagi balas dendam, pada mereka yang berbuat salah dan dosa. Sebagaimana Yesus mengajarkan dalam Doanya: .. dan ampunilah kesalahan kami, seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami. Melalui perumpamaan dalam Lukas 15:11-32, Ia mewartakan bahwa Al-lah Mahapengampun. Yesus tidak hanya mengajar, tetapi Ia pun memberi teladan mengenai pengampunan itu, sebagaimana dikisahkan dalam Yoh 8:1-1, Akupun tidak menghukum engkau, pergilah dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang. Juga dalam Luk 23:34 Yesus melakukan hal serupa: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”
Doa.
Al-lah Bapa di surga, puji dan syukur kami haturkan ke hadirat-Mu, karena pada hari ini kami dapat berkumpul untuk belajar bersama. Kami ingin belajar pada Yesus yang rela mengampuni, mau mendoakan orang-orang yang memusuhinya dan tidak membalas dendam. Kami menyadari hal itu tidak mudah bagi kami, untuk itu kami mohon Roh Kudus-Mu agar menguatkan kami, untuk bertindak sesuai dengan ajaran Yesus yang rela mengampuni. Amin.
2. Mendalami Pengalaman Hidup Berkaitan dengan Pengampunan.
Kita sering mengalami pertentangan dan permusuhan. Antar suku bangsa bahkan terjadi perang yang berkepanjangan. Kita juga sering mengalami adanya orang- orang yang bertindak tidak baik, seperti mencuri, memaki, dan sebagainya. Sikap orang terhadap hal-hal itu bermacam-macam. Ada orang yang ingin membalas dendam, ada orang yang ingin menghukum langsung, ada orang yang rela mengampuni, ada orang yang mau berdamai dengan syarat tertentu, dan sebagainya. Penggalan kisah di bawah ini menggambarkan salah satu peristiwa dan berbagai tanggapan terhadapnya. Marilah kita cermati bersama peristiwa itu.
Dua Pencuri Helm dihajar Massa.
Solo (KRjogja.com) – Dua pencuri helm kepergok terekam di CCTV saat beraksi di parkiran pusat perbelanjaan Beteng Trade Center (BTC), Pasar Kliwon, Solo, Rabu (28/8/2013). Mereka adalah Suprayogi (31) warga Jalan Gambir Anom, Kemlayan, Serengan, Solo dan Adi Anindito (29) warga Kerten, Laweyan, Solo. Kedua pencuri sempat babak belur dipukuli massa. Pelaku awalnya menyamar sebagai pengunjung, naik sepeda motor Honda Beat bebek AD 4209 O. Pelaku tanpa menyadari, aksinya terekam kamera CCTV sedang menyikat helm merk INK yang masing-masing seharga Rp 250 ribu milik pengunjung mall, Nana warga Gondang rejo, Karanganyar dan Eti Handayani penduduk Kemalang, Klaten. Pelaku memasukkan dua helm ke dalam tas punggung. Saat akan keluar, petugas Satpam langsung menghentikan sepeda motor pelaku. Saat ditanya, pelaku sempat berkilah, namun saat digeledah ada dua buah helm curian, pelaku tidak berkutik. Massa yang marah sempat memukuli pelaku hingga babak belur. Petugas dari Polsekta Pasar Kliwon yang berdatangan segera mengamankan pelaku digelandang ke sel tahanan Polsekta Pasar Kliwon. Sementara Kapolsekta Pasar Kliwon, AKP Parni Handoko mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Asjimain, Rabu (28/8/2013) petang mengatakan, dua pelaku masih diperiksa dan dijerat pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (Hwa)
3. Mengungkapkan pertanyaan.
a. Menyusun pertanyaan pribadi. Setelah membaca bacaan di atas, susunlah pertanyaan berkaitan dengan peristiwa itu, misalnya: 1) Mengapa pencuri helm itu dihajar massa? 2) Mengapa polisi mengamankan pencuri helm itu dari amuk massa? 3) Bagaimana seharusnya masyarakat bersikap terhadap orang yang berbuat salah? 4) Bagaimana Ajaran Yesus tentang sikap terhadap orang yang berbuat salah?
b. Menyusun pertanyaan bersama.
Setelah menyusun pertanyaan pribadi, komunikasikan pertanyaanmu dengan pertanyaan-pertanyaan temanmu sekelas. Bersama teman-teman sekelas, pilihlah pertanyaan-pertanyaan yang pokok untuk didalami dan dipelajari bersama. Misalnya teman-teman sekelas menyetujui 4 pertanyaan di atas, maka pertanyaan itulah yang dicari jawabannya.
Beberapa catatan tambahan: • Masyarakat menghajar pencuri atau orang yang berbuat kesalahan yang lain mungkin karena jengkel, marah, pernah kehilangan, dan sebagainya. • Polisi mengamankan pencuri karena polisi adalah penegak hukum. Dalam Negara hukum, tidak dibenarkan masyarakat menghakimi dan menghukum sendiri orang yang mencuri. Masyarakat tidak boleh ‘main hakim’ sendiri. Meskipun jelas ketahuan mencuri, orang tersebut harus diserahkan ke polisi dan akan disidangkan di pengadilan. Hakimlah yang akan memutuskan hukuman kepada pencuri itu. • Tindakan melaporkan kepada polisi adalah tindakan yang berbudaya dan menghormati martabat luhur manusia. Bagaimanapun orang berbuat salah, ia tetap manusia yang bermartabat.
6. Mendalami Kitab Suci Lukas 15:11-32.
a. Membaca kitab Suci Lukas 15:11-32. Yesus berkata lagi: “Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki. Kata yang bungsu kepada ayahnya: Bapa, berikanlah kepadaku bagian harta milik kita yang menjadi hakku. Lalu ayahnya membagi-bagikan harta kekayaan itu di antara mereka. Beberapa hari kemudian anak bungsu itu menjual seluruh bagiannya itu lalu pergi ke negeri yang jauh. Di sana ia memboroskan harta miliknya itu dengan hidup berfoya-foya. Setelah dihabiskannya semuanya, timbullah bencana kelaparan di dalam negeri itu dan ia pun mulai melarat. Lalu ia pergi dan bekerja pada seorang majikan di negeri itu. Orang itu menyuruhnya ke ladang untuk menjaga babinya. Lalu ia ingin mengisi perutnya dengan ampas yang menjadi makanan babi itu, tetapi tidak seorang pun yang memberikannya kepadanya. Lalu ia menyadari keadaannya, katanya: Betapa banyaknya orang upahan bapaku yang berlimpah-limpah makanannya, tetapi aku di sini mati kelaparan. Aku akan bangkit dan pergi kepada bapaku dan berkata kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa; jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan bapa. Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. Kata anak itu kepadanya: Bapa, aku telah berdosa terhadap sorga dan terhadap bapa, aku tidak layak lagi disebutkan anak bapa. Tetapi ayah itu berkata kepada hamba-hambanya: Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya. Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali. Maka mulailah mereka bersukaria. Tetapi anaknya yang sulung berada di ladang dan ketika ia pulang dan dekat ke rumah, ia mendengar bunyi seruling dan nyanyian tari-tarian. Lalu ia memanggil salah seorang hamba dan bertanya kepadanya apa arti semuanya itu. Jawab hamba itu: Adikmu telah kembali dan ayahmu telah menyembelih anak lembu tambun, karena ia mendapatnya kembali dengan sehat. Maka marahlah anak sulung itu dan ia tidak mau masuk. Lalu ayahnya keluar dan berbicara dengan dia. Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku. Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia. Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu. Kita patut bersukacita dan bergembira karena adikmu telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali.
b. Mencari inspirasi dari Kitab Suci Setelah membaca kutipan Kitab Suci tersebut, tentu ada hal yang berkaitan dengan pertanyaan dan hasil wawancara yang sudah dibahas pada bagian sebelumnya. Coba jawablah pertanyaan berikut pada kolom yang disediakan.
– Apa yang dilakukan si bungsu terkait dengan hartawarisan dari bapaknya? – Apa akibat dari tindakan si bungsu itu? – Menyadari akibat dari tindakannya itu, apa yang dilakukan si bungsu? – Bagaimana tanggapan bapaknya terhadap si bungsu yang kembali kepadanya? – Bagaimana tanggapan si sulung terhadap bapaknya yang memesta- kan si bungsu? – Bagaimana tanggapan bapaknya terhadap si sulung? – Bagaimanakah tanggapanmu ter- hadap tindakan bapak kepada kedua anaknya?
c. Mengomunikasikan jawaban dengan teman sekelas.
Setelah menjawab secara pribadi, selanjutnya komunikasikan jawabanmu dengan teman-teman sekelas. Apakah jawabanmu seluruhnya sama dengan teman-temanmu? Adakah hal yang berbeda? Apakah jawaban yang berbeda dari temanmu masuk akal juga? Pikirkan kembali jawabanmu setelah melihat jawaban temanmu yang berbeda? Kemudian tariklah kesimpulan jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang ada.
d. Beberapa catatan tambahan.
• Setiap agama melarang segala bentuk pembalasan. Pembalasan hanya milik Tuhan. Yang berhak menghukum adalah Tuhan. Tidak ada manusia yang sempurna. Dalam Lukas 15:11-32, Yesus mengajak kita untuk bersikap mengampuni, sebagaimana Al-lah adalah Mahapengampun. Dengan memakan makanan babi, Si bungsu kehilangan kehormatannyasebagai manusia. Ia menjadi seperti binatang. Menyadari situasinya dan mengingat keadaan di rumah bapanya, si bungsu bertobat. Bapa menyambut si bungsu yang bertobat dan memulihkan kehormatan dia dengan mengenakan baju baru dan cincin serta memestakannya. Melihat tanggapan bapanya terhadap adiknya, si Sulung marah-marah. Si sulung merasa diri baik di hadapan bapanya, sehingga berhak mendapat yang lebih dari yang didapat adiknya. Terhadap si Sulung sang Bapapun keluar dan menemuinya. Ia mengatakan apa yang menjadi milik Bapa menjadi miliknya juga. Selayaknya si Sulung bergembira karena adiknya yang hilang sudah ditemukan kembali. • Perumpamaan tentang “Anak yang Hilang”, menekankan sikap murah hati dan pengampun dari Al-lah. Perumpamaan itu juga mengkritik orang-orang farisi yang merasa lebih suci daripada para pemungut cukai dan orang berdosa. Perumpamaan itu juga mengingatkan setiap orang agar tetap rendah hati di hadapan Al-lah, senantiasa menyadari kehinaan dan kedosaannya sehingga bersedia bertobat. • Pada ayat lain (Mat 5: 38-45) Yesus mengajarkan agar kita tidak melawan orang yang berbuat jahat, membenci musuh, melainkan mengasihi dan berdoa bagi orang yang menganiaya kita, sebab dengan itu kita menjadi anak-anak Bapa yang di sorga yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. Ketika ditanyai Petrus berapa kali harus mengampuni orang yang berbuat salah, Yesus menjawab “tujuh puluh kali tujuh kali” (Mat 18:21-22). Demikianlah sebagai pengikut Yesus, orang-orang Katolik perlu mengembangkan sikap mengampuni, sebagaimana Al-lah Bapa yang menerima baik si Bungsu maupun si Sulung.
Untuk Diingat. “Lekaslah bawa ke mari jubah yang terbaik, pakaikanlah itu kepadanya dan kenakanlah cincin pada jarinya dan sepatu pada kakinya. Dan ambillah anak lembu tambun itu, sembelihlah dia dan marilah kita makan dan bersukacita. Sebab anakku ini telah mati dan menjadi hidup kembali, ia telah hilang dan didapat kembali” (Luk 15:22-24).
Refleksi.
• Bacalah kembali rangkuman jawaban hasil wawancara dengan beberapa anggota masyarakat dan polisi. • Bacalah kembali rangkuman kitab suci yang kamu buat. • Coba ingat-ingat pengalamanmu: tindakan mana yang lebih sering kamu lakukan? Seperti orang-orang Yahudi dan masyarakat yang senang menghukum sendiri orang yang bersalah, atau seperti pak polisi yang memproses orang yang bersalah secara hukum? Atau melaporkan orang yang bersalah kepada polisi? • Sebagai orang kristiani, coba resapkan ajaran Yesus tentang pengampunan! Pernahkah kamu melakukan pengampunan? Bagaimana perasaanmu ketika melakukan pengampunan itu?
Lagu :
Mengasihi lebih sungguh, Mengasihi, mengasihi lebih sungguh Mengasihi, mengasihi lebih sungguh, Tuhan Yesus Kristus mengasihi lebih sungguh Mengasihi, mengasihi lebih sungguh, Mengampuni, mengampuni lebih sungguh Mengampuni, mengampuni lebih sungguh Tuhan ,Yesus Kristus mengampuni lebih sungguh Mengampuni, mengampuni lebih sungguh.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut: a. Ceritakan secara singkat “Perumpamaan Anak yang Hilang” (Luk 15:11-32)? b. Jelaskan mengapa Bapa mengampuni dan bersukacita atas kembalinya Si Bungsu yang telah berbuat dosa dan melakukan kesalahan? c. Jelaskan mengapa Bapa menjumpai si Sulung yang marah-marah kepada Bapanya? d. Jelaskan teladan apa yang diperoleh perumpamaan “Anak yang Hilang” bagi kita sebagai murid-murid Yesus!
H. Yesus Memanggil Orang Berdosa
1.Pendahuluan. Masyarakat pada umumnya menjauhi orang-orang yang dianggap bermasalah, seperti narapidana yang sudah selesai menjalani hukumannya, orang-orang yang berpenyakit tertentu, dan orang-orang yang berpihak pada musuh. Sebagaimana dikisahkan dalam Luk 19:1-10, Yesus bersikap berbeda dari masyarakat pada umumnya. Masyarakat Yahudi menjauhi Zakheus. Zakheus adalah seorang pemungut cukai. Pekerjaan pemungut cukai dianggap tidak jujur, dan berhubungan dengan penjajah. Karena itu Zakheus dianggap sebagai orang berdosa dan harus dijauhi. Ketika melihat Zakheus yang memanjat pohon, Yesus tergerak hatinya dan bermaksud menumpang dirumahnya. Tindakan Yesus itu dipertanyakan orang-orang Yahudi. “Ia menumpang di rumah orang berdosa”. Yesus bertindak menumpang di rumah Zakheus karena itulah tugas perutusannya, yakni: mencari dan menyelamatkan yang hilang. Yesus memanggil orang berdosa.
Doa. Al-lah Bapa di surga, puji dan syukur kami haturkan ke hadirat-Mu karena pada hari ini kami dapat berkumpul untuk belajar bersama. Kami ingin belajar pada Tuhan yang mencari dan memanggil kembali orang yang berdosa. Kami menyadari hal itu tidak mudah bagi kami, untuk itu kami mohon Roh Kudus-Mu agar menguatkan kami untuk bertindak sesuai dengan ajaran Yesus yang bersedia mencari dan memanggil orang-orang berdosa. Amin.
2. Mengamati Pengalaman Berkaitan dengan Orang yang Dianggap Bermasalah.
» Dalam kehidupan, kita terkadang menyaksikan adanya orang-orang yang dijauhi oleh masyarakat. Teman-teman yang nakal kadang dijauhi oleh teman-teman. Bekas narapidana juga sering dijauhi oleh masyarakat. Orang-orang sakit yang dianggap menular juga sering dijauhi. Mengapa masyarakat menjauhi orang-orang seperti itu? Apa harapan orang-orang seperti itu terhadap masyarakat? Baikkah masyarakat yang menjauhi orang-orang seperti itu? Marilah kita simak dan ikuti nyanyian berikut:
Kalian Dengarkah Keluhanku. Karya: Ebiet G Ade
Dari pintu ke pintu kucoba tawarkan nama. Demi berhenti tangis anakku dan keluh ibunya. Tetapi nampaknya semua mata memandangku curiga. Seperti hendak telanjangi dan kuliti jiwaku
Apakah buku diri ini harus selalu hitam pekat. Sapakah dalam sejarah orang mesti jadi pahlawan. Sedang Tuhan di atas sana tak pernah menghukum. Dengan sinar mata-Nya yang lebih tajam dari matahari.
Reff Ke manakah sirnanya nurani embun pagi. Yang biasanya ramah kini membakar hati Apakah bila telanjur salah, akan tetap dianggap salah. Tak ada waktu lagi benahi diri. Tak ada tempat lagi untuk kembali.
Kembali dari keterasingan ke bumi berada. Ternyata lebih menyakitkan dari derita panjang. Tuhan bimbinglah batin ini agar tak gelap mata. Dan sampaikanlah rasa inginku kembali bersatu.
3. Mengungkapkan Pertanyaan.
a. Menyusun pertanyaan pribadi Setelah mendengarkan dan menyimak lagu di atas, susunlah pertanyaan berkaitan dengan isi lagu tersebut, misalnya: 1) Apa keluhan yang disampaikan dalam lagu? 2) Mengapa tokoh dalam lagu itu mengeluh? 3) Apa keinginan tokoh dalam lagu itu? 4) Bagaimana pendapat tokoh dalam lagu mengenai Tuhan?
b. Menyusun pertanyaan bersama Setelah menyusun pertanyaan pribadi, komunikasikan pertanyaanmu dengan pertanyaan-pertanyaan temanmu sekelas. Bersama teman-teman, pilihlah pertanyaan-pertanyaan yang pokok untuk didalami dan dipelajari bersama, misalnya disepakati empat pertanyaan seperti di atas untuk didalami.
4. Melakukan Wawancara dengan Beberapa Tokoh.
a. Wawancara. Berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan yang telah disepakati di kelas, coba carilah jawabannya pada beberapa anggota masyarakat dan kepada salah seorang Pastor atau pemuka jemaat, misalnya: 1) Pertanyaan kepada anggota masyarakat: mengapa sebagian masyarakat tidak mau menerima atau curiga kepada bekas narapidana yang telah kembali ke masyarakat? 2) Bertanya pada Pastor atau pemuka umat: apa yang sebaiknya dilakukan pada narapidana yang telah selesai menjalani hukumannya dan kembali ke masyarakat?
b. Mengomunikasikan hasil wawancara. Komunikasikan hasil wawancaramu dengan teman-temanmu. Adakah jawaban yang sama? Manakah jawaban yang berbeda? Hasil wawancara yang berbeda dapat dikomunikasikan dengan teman lain lagi. Lalu ambillah kesimpulan dan tulislah kesimpulan tersebut.
c. Beberapa catatan tambahan. • Baikkah menjauhi orang-orang yang dianggap bermasalah dalam masyarakat? Kebanyakan orang bersikap menjauhi orang-orang yang dianggap bermasalah dalam masyarakat, misalnya: orang yang pulang dari penjara, orang yang mengidap penyakit tertentu, orang berpihak pada musuh, dan sebagainya. Sebagian masyarakat menjauhi karena belum percaya kalau orang-orang yang pulang dari penjara itu benar-benar sudah baik; orang-orang yang berpenyakit tertentu dianggap karena perilakunya tidak baik; orang yang berpihak pada musuh dianggap sebagai pengkhianat. Mereka semua dijauhi. Tetapi benarkah sikap seperti itu? • Nasihat pemuka jemaat. Berbeda dengan sikap masyarakat pada umumnya, pemuka jemaat tentu menasihatkan agar kita tidak bersikap menjauhi orang-orang yang bermasalah. Justru masyarakat sebaiknya mendekati dan menerima mereka. Mereka yang pulang dari penjara sudah menjalani hukumannya. Mereka kembali ke masyarakat berharap diterima seperti warga yang lain. Berkaitan dengan penyakit, tidak semua penderita penyakit merupakan akibat dari perilakunya sendiri. Mereka menderita bisa saja karena perilaku orang lain. Demikian juga orang-orang yang dianggap berpihak pada musuh. Mereka berpihak pada musuh justru karena masyarakat tidak mau menerimanya atau mengasingkannya.
5. Mendalami Kitab Suci Luk 19:1-10.
a. Membaca kitab Suci Luk 19:1-10 Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ. Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: “Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu.” Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: “Ia menumpang di rumah orang berdosa.” Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.” Kata Yesus kepadanya: “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.”
b. Mencari inspirasi dari Kitab Suci Setelah membaca kutipan Kitab Suci tersebut, tentu ada hal yang berkaitan dengan pertanyaan dan hasil wawancara yang sudah dibahas pada bagian sebelumnya. Coba jawablah pertanyaan berikut pada kolom yang disediakan.
Pertanyaan. -Mengapa masyarakat Yahudi menjauhi Zakheus? -Apa harapan Zakheus pada Yesus? -Apa yang dilakukan Yesus terhadap Zakheus? -Mengapa Yesus berbuat seperti itu terhadap Zakheus? -Bagaimana sikap Zakheus terhadap tindakan Yesus kepadanya?
c. Mendiskusikan jawaban dengan teman sekelas. Coba beritahukan jawabanmu kepada beberapa temanmu dalam kelompok. Juga bertanyalah apa jawaban temanmu. Dari jawabanmu dan teman-temanmu, manakah jawaban yang sama atau yang berbeda? Untuk jawaban yang berbeda manakah yang disetujui bersama? Setelah mengetahui jawaban yang disetujui bersama, catatlah jawaban itu pada bukumu.
d. Beberapa catatan tambahan. • Tidak seperti masyarakat pada umumnya, Yesus justru memanggil dan menumpang di rumah Zakheus. Masyarakat Yahudi pada umumnya bersikap curiga dan menjauhi Zakheus, karena Zakheus dianggap berdosa sebagai pemungut cukai. Yesus berbuat seperti itu, karena itulah salah satu tugas perutusan dari Bapa-Nya. Anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang.
• Kedatangan Yesus ke rumah Zakheus membuat Zakheus merasa amat bahagia dan diselamatkan. Zakheus mengungkapkan tobatnya dengan mengucapkan: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.” Atas sikap tobat Zakheus tersebut Yesus menguatkan: “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham”. Zakheus anak Abraham berarti memiliki warisan keselamatan sebagaimana dijanjikan Al-lah kepada Abraham.
Untuk Diingat. “Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang ini pun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang” (Luk 19:9-10)
6. Refleksi dan Aksi.
-Bacalah Kembali rangkuman jawaban hasil wawancara dengan beberapa anggota masyarakat dan Pastor atau pemuka umat. • Bacalah kembali rangkuman hasil mendalami kitab suci. • Coba ingat-ingat pengalamanmu: tindakan mana yang lebih sering kamu lakukan: Seperti orang-orang Yahudi dan masyarakat yang mengucilkan orang- orang yang dianggap bersalah? Atau menerima mereka? • Sebagai orang kristiani, bagaimana sikapmu selama ini terhadap warga masyarakat yang dianggap bermasalah? apakah seperti masyarakat pada umumnya? Atau seperti nasihat pemuka jemaat, atau seperti ajaran Yesus? Tindakan apa yang akan kamu lakukan pada masa selanjutnya. • Tulislah hasil refleksimu dalam bentuk uraian, puisi, syair lagu, atau doa.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut: a. Ceritakan secara singkat kisah Yesus yang menumpang di rumah Zakheus! b. Jelaskan mengapa Yesus mengunjungi Zakheus! c. Bagaimana tanggapan Zakheus terhadap kehadiran Yesus di rumahnya? d. Jelaskan arti kisah Yesus mengunjungi Zakheus bagi dirimu!
I. Yesus Menderita, Wafat, dan Bangkit.
Pendahuluan.
Bangsa Indonesia pernah mengalami penjajahan dari bangsa Belanda dan Jepang. Banyak orang telah melakukan perlawanan terhadap para penjajah hingga gugur. Mereka itulah yang disebut pahlawan kemerdekaan. Mereka rela mengorbankan apapun termasuk hidupnya demi bangsa Indonesia. Pengorbanan mereka pada akhirnya membuahkan kemerdekaan Indonesia.
Dari sudut pandang iman manusia juga mengalami penjajahan. Penjajahan yang dimaksud bukan penjajahan oleh suatu bangsa, melainkan manusia dijajah oleh kuasa setan. Hal ini tampak dari perbuatan manusia yang cenderung berdosa, seperti Adam dan Hawa, Kain, rakyat Sodom dan Gomora, dan sebagainya. Dengan kekuatannya sendiri manusia ternyata tidak dapat melepaskan diri dari kuasa dosa. Melihat hal itu, Al-lah berbelas kasih hingga mengutus Anak-Nya yang tunggal sebagai penebus dosa. Dengan sengsara, wafat, dan kebangkitan-Nya Yesus telah menyelamatkan umat manusia, sebagaimana tergambar dalam perjamuan terakhir.
A. Pengalaman Berkaitan dengan Orang yang Mau Mengorbankan Diri.
Kahu bahwa Negara kita Indonesia dahulu pernah dijajah oleh Belanda dan Jepang. Pada masa penjajahan itu, banyak orang yang berjuang dengan gagah berani, bahkan rela mati demi mengusir penjajah. Mereka itulah para pahlawan. Coba buatlah ringkasan tentang kehidupan salah seorang pahlawan yang gugur demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan Negara Indonesia.
Ringkasan Pahlawan Teuku Umar :
Teuku Umar bertempat tinggal di Meulaboh, bagian barat Aceh, anak dari Teuku Mahmud. Ia seorang pemberani. Kegemarannya melakukan pengembaraan. Pada usia sekitar 16 tahun, Teuku Umar mengembara selama dua tahun tanpa meminta nafkah dari orang tuanya. Selama pengembaraannya ia belajar berbagai ilmu, termasuk pencak silat. Dari berbagai pengembaraannya, Teuku Umar semakin cinta pada tanah airnya.
Pada tahun 1871, Inggris dan Belanda membuat perjanjian Sumatera. Isi perjanjian itu yang terpenting adalah bahwa Belanda boleh bebas bergerak di dalam daerah Aceh. Rakyat Aceh sangat marah mengetahui isi perjanjian tersebut. Seluruh rakyat Aceh merasa bahwa perjanjian antara orang-orang Belanda dengan Inggris itu adalah perbuatan yang merampas kemerdekaan rakyat Aceh. Kemarahan itu sebenarnya sudah lama terjadi, yaitu kira-kira tahun 1857 ketika daerah Siak mulai diduduki Belanda. Teuku Umar beserta seluruh rakyat bertekad mengusir para penjajah itu. Mereka berunding dan sepakat mengangkat Nanta Satia sebagai pemimpin tertinggi perjuangan Kemerdekaan. Nanta Satia adalah hulubalang VI Mukim Aceh Besar. Dan perang akan dikobarkan di daerah VI Mukim dalam tahun 1873.
Teuku Umar pada waktu itu berumur 19 tahun, sebelum berangkat berperang ia pamitan kepada orang tuanya. Orang tuanya sangat terharu dan bangga.
Pada waktu perang berkobar, prajurit-prajurit Aceh sangat bersemangat, meskipun persenjataan mereka kalah dari persenjataan Belanda. Tentara Belanda mulai kewalahan menghadapi rakyat Aceh yang mahir hidup di hutan. Mengingat pengalaman itu, Belanda mulai meningkatkan kemampuan dalam bertempur di medan hutan. Berkat latihan itu, Belanda mulai menguasai medan perang. Tentara dan rakyat Aceh mengalami kekalahan.
Mempelajari situasi itu, Teuku Umar mengembangkan siasat perang dengan merebut sebanyak-banyaknya persenjataan tentara Belanda dengan menyusup ke pihak mereka. Atas dasar siasat tersebut, selanjutnya Teuku Umar menyerahkan diri kepada Belanda. Belanda sangat senang dan Teuku Umar diserahi tugas untuk melatih tentara Belanda keterampilan berperang di hutan. Teuku Umar melaksanakan tugas dengan sebaik- baiknya. Teuku Umar melatih tentara Belanda dengan sangat keras sehingga banyak yang mengalami sakit dan meninggal. Tentara Belanda berkurang persenjataannya.
Selesai latihan, tentara Belanda di bawah pimpinan Teuku Umar diperintahkan menumpas perlawanan rakyat Aceh. Dalam pertempuran ini banyak jatuh korban pada kedua belah pihak. Perjuangan rakyat Aceh tidak lama, mereka segera mundur dari medan perang. Belanda sangat gembira menyaksikan hal itu. Dan Teuku Umar mendapat kenaikan pangkat dan hadiah.
Demikianlah, ketika sebuah kapal Inggris bernama Nicero terdampar dan kemudian dirampas oleh Raja Teunom, Teuku Umar ditugasi untuk membebaskan kapal tersebut. Pembebasan itu membawa ketegangan antara Belanda dan Inggris. Dalam pembebasan itu, Teuku Umar membawa persenjataan sangat banyak.
Beberapa waktu setelah upacara pemberangkatan, Belanda dikejutkan dan digemparkan oleh berita yang menyatakan bahwa semua tentaranya dibunuh di tengah laut dan senjatanya dirampas oleh Teuku Umar sendiri. Teuku Umar berbalik ke rakyat Aceh, yang disambut dengan sangat gembira. Dengan itu rakyat Aceh punya persenjataan sangat banyak dan Belanda menjadi lemah. Selanjutnya rakyat Aceh menyerbu Belanda yang dipimpin Teuku Umar dan berhasil dengan gemilang merebut daerah VI Mukim.
Pada tahap kedua, Teuku Umar menggunakan siasat yang sama. Ia pura-pura menyerah kepada Belanda dan mendapat kepercayaan. Kepercayaan yang didapat itu dipakai untuk mengumpulkan persenjataan bagi rakyat Aceh. Rakyat Aceh tidak tahu maksud Teuku Umar sehingga mereka marah kepada Teuku Umar. Ketika Teuku Umar berbalik kembali kepada rakyat Aceh mereka sangat gembira. Sehingga mereka berhasil mengalahkan kembali tentara Belanda.
Melihat situasi itu Belanda mengirim pasukan khusus yang dipimpin Jenderal Van Houts. Pada bulan Februari 1899, Van Houts berada di Meulaboh tanpa pengawalan yang ketat. Mengetahui hal itu, Teuku Umar bermaksud menyerbu pasukan Van Houts. Malang bagi Teuku Umar dan tentaranya karena rencana mereka diketahui oleh Belanda. Sehingga Teuku Umar dan tentaranya dapat dikalahkan. Teuku Umar meninggal.
Beberapa catatan tambahan :
• Para pahlawan merasakan bahwa masyarakatnya mengalami penindasan, ketidak- adilan, dan penderitaan. Sesuai dengan kemampuannya, mereka berjuang untuk mengatasi hal itu. Mereka melawan para penindas dan pelaku ketidakadilan. Mereka tidak ingin masyarakatnya mengalami situasi penindasan, ketidakadilan, dan penderitaan itu.
Tindakan-tindakan penindasan dan ketidakadilan itu, menurut pembukaan UUD 1945 tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Tindakan penindasan atau penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi. Para pahlawan rela mengorbankan apapun, bahkan jiwanya demi perjuangannya itu. Banyak di antara
mereka ditangkap, dimasukkan penjara, atau dibuang ke tempat yang jauh dengan harapan, mereka menghentikan perjuangannya. Namun selepas dari pembuangan atau penjara, mereka tetap meneruskan perjuangannya. Di antara mereka bahkan ada yang dibunuh.
• Para pahlawan tidak mati sia-sia. Semangat dan perjuangan mereka tetap dikenang dan diteruskan oleh masyarakatnya. Masyarakat menyadari bahwa apa yang dialami sekarang ini berkat perjuangan para pahlawan. Meskipun para pahlawan telah wafat, namun semangatnya tetap hidup di tengah masyarakatnya.
Bacaan Kitab Suci.
a. Membaca Kitab Suci Matius 26: 26-29. dan 27:1- 28:10.
Matius 26: 26-29. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.” Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: “Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa. Akan tetapi Aku berkata kepadamu: mulai dari sekarang Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu dalam Kerajaan Bapa-Ku.”
Matius 27:1- 66. Ketika hari mulai siang, semua Imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi berkumpul dan mengambil keputusan untuk membunuh Yesus. Mereka membelenggu Dia, lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus, wali negeri itu. Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesAl-lah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam- imam kepala dan tua-tua, dan berkata: “Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah.” Tetapi jawab mereka: “Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!”
Maka ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri. Imam-imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata: “Tidak diperbolehkan memasukkan uang ini ke dalam peti persembahan, sebab ini uang darah.” Sesudah berunding mereka membeli dengan uang itu tanah yang disebut Tanah Tukang Periuk untuk dijadikan tempat pekuburan orang asing. Itulah sebabnya tanah itu sampai pada hari ini disebut Tanah Darah.
Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia: “Mereka menerima tiga puluh uang perak, yaitu harga yang ditetapkan untuk seorang menurut penilaian yang berlaku di antara orang Israel, dan mereka memberikan uang itu untuk tanah tukang periuk, seperti yang dipesankan Tuhan kepadaku.” Lalu Yesus dihadapkan kepada wali negeri. Dan wali negeri bertanya kepada-Nya: “Engkaukah raja orang Yahudi?” Jawab Yesus: “Engkau sendiri mengatakannya.”
Tetapi atas tuduhan yang diajukan imam-imam kepala dan tua-tua terhadap Dia, Ia tidak memberi jawaban apa pun. Maka kata Pilatus kepada-Nya: “Tidakkah Engkau dengar betapa banyaknya tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?” Tetapi Ia tidak menjawab suatu kata pun, sehingga wali negeri itu sangat heran. Telah menjadi kebiasaan bagi wali negeri untuk membebaskan satu orang hukuman pada tiap- tiap hari raya itu atas pilihan orang banyak. Dan pada waktu itu, ada dalam penjara seorang yang terkenal kejahatannya yang bernama Barabas.
Karena mereka sudah berkumpul di sana, Pilatus berkata kepada mereka: “Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu, Barabas atau Yesus, yang disebut Kristus?” Ia memang mengetahui, bahwa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki. Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, isterinya mengirim pesan kepadanya: “Jangan engkau mencampuri perkara orang benar itu, sebab karena Dia aku sangat menderita dalam mimpi tadi malam.” Tetapi oleh hasutan imam- imam kepala dan tua-tua, orang banyak bertekad untuk meminta supaya Barabas dibebaskan dan Yesus dihukum mati.
Wali negeri menjawab dan berkata kepada mereka: “Siapa di antara kedua orang itu yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu?” Kata mereka: “Barabas.” Kata Pilatus kepada mereka: “Jika begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus, yang disebut Kristus?” Mereka semua berseru: “Ia harus disalibkan!”
Katanya: “Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?” Namun mereka makin keras berteriak: “Ia harus disalibkan!” Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia-sia, malah sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak dan berkata: “Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini; itu urusan kamu sendiri!” Dan seluruh rakyat itu menjawab: “Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!”
Lalu ia membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disiksa/dihukum cambuk lalu diserahkannya untuk disalibkan. Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus. Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya. Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: “Salam, hai raja orang Yahudi!”
Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala- Nya. Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan. Ketika mereka berjalan ke luar kota, mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene yang bernama Simon. Orang itu mereka paksa untuk memikul salib Yesus. Maka sampailah mereka di suatu tempat yang bernama Golgota, artinya: Tempat Tengkorak.
Lalu mereka memberi Dia minum anggur bercampur empedu. Setelah Ia mengecapnya, Ia tidak mau meminumnya. Sesudah menyalibkan Dia mereka membagi-bagi pakaian-Nya dengan membuang undi. Lalu mereka duduk di situ menjaga Dia. Dan di atas kepala-Nya terpasang tulisan yang menyebut alasan mengapa Ia dihukum: “Inilah Yesus Raja orang Yahudi.”
Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri-Nya. Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia dan sambil menggelengkan kepala, mereka berkata: “Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri- Mu jikalau Engkau Anak Al-lah, turunlah dari salib itu!” Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata:
“Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Ia Raja Israel? Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya. Ia menaruh harapan-Nya pada Al-lah: baiklah Al-lah menyelamatkan Dia, jikalau Al-lah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Al-lah.” Bahkan penyamun- penyamun yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela-Nya demikian juga. Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.
Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suaranyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Al-lah-Ku, Al-lah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: “Ia memanggil Elia.” Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum. Tetapi orang-orang lain berkata: “Jangan, baiklah kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia.”
Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah, dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit.
Dan sesudah kebangkitan Yesus, mereka pun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang. Kepala pasukan dan prajurit- prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: “Sungguh, Ia ini adalah Anak Al-lah.”
Dan ada di situ banyak perempuan yang melihat dari jauh, yaitu perempuan- perempuan yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk melayani Dia. Di antara mereka terdapat Maria Magdalena, dan Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus. Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga.
Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan un- tuk menyerahkannya kepadanya. Dan Yusuf pun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, lalu membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu be-sar ke pintu kubur itu, pergilah ia. Tetapi Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ duduk di depan kubur itu.
Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus, dan mereka berkata: “Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.
Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama.”
Kata Pilatus kepada mereka: “Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya.” Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya.
Matius 28:1-10. Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.
Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: “Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.” Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”
b. Mencari inspirasi dari Kitab Suci.
Membaca kisah sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus di atas, tentu muncul berbagai pertanyaan di dalam hati kita. Misalnya seperti yang sudah tertulis di bawah ini. Coba jawablah pertanyaan berikut pada kolom yang disediakan.
Pertanyaan.
1, Bagaimana proses penangkapan dan pengadilan Yesus?
2, Apa alasan para pemimpin agama Yahudi menangkap Yesus?
3, Apa keputusan pengadilan terhadap Yesus?
4, Bagaimana Yesus memaknai penderitaan dan wafatNya berdasarkan kisah perjamuan terakhir?
5, Bagaimana kisah kebangkitan Yesus?
a. Mendiskusikan jawaban dengan temansekelas.
Coba diskusikan jawabanmu dengan teman-teman sekelas. Adakah jawaban yang samaatauberbeda?Carilahketerangandarijawabanteman-temanmubaikyangsama maupun yang beda. Untuk jawaban yang berbeda manakah jawaban yang lebih masuk akaldandapatditerima.Berdasarkanjawabandaritemandanjawabanmu,kamudapat membuatrangkumanjawabandaripertanyaandiatas.
b. Beberapa catatantambahan.
Makna penderitaan, wafat, dan kebangkitan Yesus.
Yesus menentang segala ketidakadilan dan segala kebobrokan di masyarakatnya. Tidak hanya itu, Yesus banyak berbuat baik bagi orang-orang miskin, menderita, dan tersingkir di masyarakat-Nya. Bagi masyarakat Yahudi, segala hal yang tidak baik, penyakit, penderitaan, dan kemiskinan dipercaya sebagai akibat dosa. Maka tindakan- tindakan Yesus bagi orang-orang miskin, menderita, dan tersingkir dipahami dan dinyatakan sebagai tindakan pengampunan dosa atau penyelamatan. Tindakan Yesus itu oleh para pemimpin agama dianggap sebagai menghujat Al-lah. Sebuah tindakan yang tidak terampuni. Maka para pemimpin bangsa Israel sepakat untuk membunuh Yesus. Bangsa Yahudi berada di bawah penjajahan Romawi. Oleh karena itu, bangsa Yahudi tidak boleh memberikan hukuman mati. Yang boleh menghukum mati adalah pemerintahan Romawi. Maka pemimpin bangsa Yahudi membawa Yesus ke Pontius Pilatus untuk dijatuhi hukuman mati. Meskipun pada awalnya Pontius Pilatus tidak setuju dengan hukuman itu, akhirnya memberikan juga. Yesus disiksa, dipaksa memanggul salib hingga akhirnya mati disalib.
Bagi masyarakat Yahudi, mati muda dianggap sebagai kutukan dari Al-lah. Maka yang dapat menghilangkan kutukan hanya Al-lah. Yesus pada hari ketiga bangkit, hidup kembali dengan mulia. Kebangkitan Yesus berarti menolak kutukan Al-lah. Itu berarti segala ucapan dan tindakan Yesus dibenarkan oleh Al-lah. Sengsara dan wafat Yesus merupakan pengorbanan yang membuahkan pengampunan dan penyelamatan bagi manusia. Sebagaimana Ia nyatakan dalam perjamuan terakhir. Yesus wafat untuk keselamatan manusia.
Untuk Diingat
“Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannyakepadamurid-murid-Nyadanberkata:“Ambillah,makanlah,inilah tubuh-Ku.”SesudahituIamengambilcawan,mengucapsyukurlalumemberikannya kepada mereka dan berkata: “Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa” (Mat26:26-28).
Perjanjian Lama sampai Yesus Kristus – SD5 Agama Katolik Bab 2.
Bagian Pertama : Perjanjian Lama.
Pada Bab pertama, kita telah mempelajari dan mendalami tentang pribadi dan lingkungan kita. Bab 2 ini akan mengajak kita untuk semakin mengenal Yesus Kristus. Untuk mengenal Yesus Kristus, terlebih dahulu kita harus mengetahui Perjanjian Lama, sebagai sejarah yang telah menubuatkan serta terarah pada kedatangan Yesus Kristus, yang secara khusus akan kita bahas pada bagian kedua, yaitu Perjanjian Baru.
Ketika duduk di kelas IV, kita telah mempelajari bagaimana Al-lah memilih dan mempersiapkan suatu bangsa, untuk menyelamatkan seluruh dunia. Pembebasan Bangsa Israel dari Tanah Mesir, direncanakan Al-lah hingga memasuki tanah terjanji. Di dalam karya-Nya itu, Al-lah telah memperlihatkan kepada manusia betapa besar cinta-Nya. Keagungan-Nya ditunjukkan-Nya melalui pemerintahan Daud dan Salomo. Demikian pula tokoh perempuan Israel, yaitu Ester, turut mewarnai perjuangan untuk tetap berdirinya kerajaan Israel sebagai bangsa terpilih dan kerajaan yang jaya. Menurunnya kewibawaan pemerintahan raja-raja pengganti Daud dan Salomo, diakibatkan oleh ketidaksetiaan mereka terhadap ikatan perjanjian sebelumnya. Keserakahan, penyembahan berhala, dan ketidakadilan menyebabkan mereka semakin jauh dari Al-lah. Maka, runtuhlah Israel sebagai sebuah kerajaan yang besar. Namun cinta Al-lah serta rencana agung-Nya, tidak pernah sirna.
Bagian pertama dari bab 2 ini akan diuraikan ke dalam empat pokok bahasan, yaitu: A. Daud Sang Pemimpin B. Salomo yang Bijaksana C. Ester Perempuan Pemberani D. Kejayaan dan Keruntuhan Israel
Keempat pokok bahasan yang terkait dengan Sejarah Perjanjian Lama ini, akan mengantar kita untuk menyadari bahwa janji Tuhan dan rencana-Nya tetap ber- langsung, meskipun kerajaan Israel telah runtuh. Pemenuhan janji Al-lah tersebut akan kita bahas pada bagian II bab ini, yaitu Perjanjian Baru.
Doa.
Ya Al-lah Bapa yang Mahapenyayang, hari ini kami mau belajar tentang kesetiaan-Mu yang selalu menyertai Bangsa Israel, terutama melalui para pemimpin bangsa Israel. Bantulah kami supaya memahami dan meneladani para pemimpin yang setia kepada-Mu, dan menerima Engkau sebagai Al-lah kami. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
1. Menemukan Nilai-Nilai Kepemimpinan.
Pangeran Bungsu yang Peduli.
Raja Suta Permana adalah pemimpin bagi rakyat di wilayah Jati Mandala. Ia sangat disayangi rakyatnya, dan disegani kerajaan-kerajaan di sekitarnya. Puluhan tahun, Raja Suta Permana telah memimpin Jati Mandala dengan bijaksana. Rakyat hidup sejahtera dan saling menghormati. Menyadari dirinya sudah tua, Raja Suta Permana memanggil ketiga putranya. Kepada ketiga putranya, Raja Suta Permana menegaskan bahwa mereka memiliki hak yang sama untuk menggantikan dirinya sebagai raja. Tetapi ada satu syarat yang harus mereka penuhi, yaitu bahwa mereka harus membunuh seekor anak ayam di tempat tersembunyi, tanpa diketahui oleh manusia.
Setelah mereka mengetahui syaratnya, pengawal raja memberikan kepada mereka masing-masing seekor anak ayam yang masih kecil. Si sulung dengan hati-hati membawa anak ayam, ke atas menara kerajaan. Ia menyumpal paruh anak ayam itu dengan kain. Ia menyembelih anak ayam itu dengan pisau kecil. Setelah mati ia membungkusnya dengan kain. Si tengah memilih gudang di bawah tanah sebagai tempat untuk menyembelih anak ayam tersebut. Setelah disembelih, anak ayam tersebut dimasukkannya ke dalam kotak. Sementara si bungsu masuk kandang ayam. Dekat dengan induknya, anak ayam tersebut berbunyi semakin keras seolah memanggil induknya. Di kandang ayam, si bungsu merasa kasihan. Ia pun mulai memikirkan perintah ayahnya untuk membunuh anak ayam ditempat tersembunyi tanpa diketahui oleh manusia. Ia menyadari bahwa jika ia membunuh anak ayam tersebut, ada lima orang yang akan mengetahuinya. Ayahnya, pengawal, kedua kakaknya dan dirinya sendiri. Ia pun melepaskan anak ayam itu. Anak ayam dan induknya, nampak sangat gembira.
Ketika mereka kembali menghadap ayahnya, ketiga pangeran melaporkan syarat untuk menggantikan ayahnya. Si Sulung dan Si Tengah dipuji ayahnya karena telah melakukan perintah ayahnya. Sementara si Bungsu diancam hukum gantung karena berani melawan perintah ayah sebagai raja. Tiang gantungan telah tersedia, rakyat telah berkumpul di alun-alun kerajaan, tetapi Si Bungsu melangkah tenang menuju tiang gantungan, siap menerima hukuman.
Raja pun bertanya: “Hai bungsu, mengapa kamu tidak melaksanakan titah ayah sebagai raja, untuk membunuh anak ayam itu?”. Si Bungsu pun menjawab: “Maaf ayah dan raja, hamba tidak melaksanakan titah ayah sebagai raja, karena hamba merasa kasihan terhadap anak ayam yang tidak berdaya dan induknya yang kehilangan anak- anaknya. Selanjutnya, jika hamba membunuh anak ayam tersebut, maka ada banyak orang yang akan mengetahui perbuatan hamba, yaitu hamba, raja, pengawal, kedua kakak, dan kini semua rakyat. Untuk itu, hamba siap menerima hukuman gantung, dari pada mengingkari hati nurani dan berbuat tidak adil terhadap anak ayam yang tidak berdaya.” Mendengar jawaban tersebut, Raja Suta Permana memeluk Si Bungsu dengan berkata: “kamulah anakku yang berhak menggantikan ayah sebagai raja, karena kamu memiliki ketulusan, cinta kasih, dan hati nurani yang suci, kendati tiang gantungan telah disediakan untukmu”. Rakyatpun bersorak sorai menyambut Pangeran Bungsu menggantikan ayahnya sebagai raja. Mahkota kerajaanpun dikenakan kepadanya. Kerajaan Jati Mandala hidup penuh sukacita dibawah kepemimpinan Raja Bungsu. (sumber: Marianus Didi Kasmudi, SFK).
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! a. Mengapa Raja Suta Permana memberi syarat kepada ketiga putranya untuk membunuh anak ayam yang tidak berdaya? b. Mengapa kedua kakaknya sampai hati membunuh anak ayam yang tidak berdaya? c. Mengapa Si Bungsu berani menanggung hukuman gantung dengan tidak menaati titah ayahnya sebagai raja? d. Sikap-sikap apa saja yang kamu kagumi dari Pangeran Bungsu? Beri alasan! e. Tuliskan sikap-sikap yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin pada zaman sekarang!
Penjelasan. 1) Raja Suta Permana menunjukkan kekuasaan dan keadilan bagi ketiga putranya. Mereka memiliki hak yang sama. Syarat untuk menggantikan dirinya dengan membunuh anak ayam, ditujukan untuk melihat sikap-sikap yang diperlukan untuk menjadi seorang pemimpin. 2) Tindakan kedua kakaknya menunjukkan bahwa mereka taat kepada perintah. Mereka memenuhi aturan, tetapi mereka melupakan hati nurani. 3) Si Bungsu berani menanggung hukuman gantung, karena baginya kebenaran, kepedulian, dan kesucian hati nurani, lebih penting daripada perintah dan ketaatan.
Ciri-ciri Pemimpin yang baik.
Kisah di atas menunjukkan bahwa seorang pemimpin tidak lahir dengan sendirinya. Jiwa dan semangat kepemimpinan, dipengaruhi oleh keluarga. Orang tua kita adalah pemimpin kita di dalam keluarga. Nasihat dan petuah mereka pantas kita taati, namun kita pun dapat berkomunikasi dengan mereka, terutama jika ada hal-hal yang kurang kita mengerti. Perjuangan, pengorbanan, dan kepedulian mereka, dapat kita jadikan sebagai teladan dalam kehidupan kita. Kita akan selalu merasa aman dan bahagia jika kita mengalami penyertaan dari orang tua atau orang lain yang sangat mengasihi kita. Kita juga akan merasa aman jika kita memiliki pemimpin-pemimpin yang selalu memperhatikan dan mendukung kita dalam perjalanan hidup kita.
Sebagai generasi muda, kita akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Maka kita harus belajar dan membekali diri dengan sikap-sikap yang pantas untuk menjadi seorang pemimpin. Dalam kehidupan Bangsa Israel, Al-lah adalah pemimpin mereka. Raja atau Pemimpin bangsa, adalah wakil Al-lah yang sepenuhnya menjalankan kedaulatan dari Al-lah. Pemimpin atau raja yang baik, merupakan lambang kehadiran dan penyertaan Al-lah di tengah umat-Nya. Kesetiaan Bangsa Israel dan para pemimpinnya kepada Al-lah akan selalu mengantar mereka untuk merasakan kehadiran Al-lah yang menolong dan menyelamatkan.
Cerita dari Kitab Suci :
Janji Tuhan Kepada Daud. (Bdk. 2 Sam 7: 8-17).
Setelah bangsa Israel menetap di tanah Kanaan, Tuhan tetap menyertai bangsa Israel. Bangsa Israel merasa aman dan damai di bawah naungan Tuhan. Al-lah tetap menyertai umat Israel hingga menjadi suatu kerajaan yang besar. Waktu Raja Saul tidak setia kepada Al-lah, maka Al-lah memilih Daud sebagai raja kedua yang memimpin bangsa Israel.
Waktu itu ada seorang nabi, Natan namanya. Kepada Natan Al-lah berfirman: “Pergilah kepada Daud. Katakanlah kepada hamba-Ku Daud, “Beginilah firman Tuhan semesta alam: Akulah yang mengambil engkau dari padang, ketika menggiring kambing domba, untuk menjadi raja atas umat-Ku Israel. Aku telah menyertai engkau di segala tempat yang engkau jalani dan telah melenyapkan segala musuh di depanmu. Aku membuat namamu besar, seperti nama orang-orang besar di bumi. Aku menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditindas oleh orang-orang lalim seperti dulu. Juga diberitahukan kepadamu: Tuhan akan memberikan keturunan kepadamu. Apabila umurmu sudah genap dan engkau telah mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangmu, maka Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi-Ku dan Aku akan mengokohkan tahta kerajaannya untuk selama-lamanya. Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan ia akan menjadi anak-Ku. Tetapi kasih setia-Ku tidak akan hilang dari padanya untuk selama-lamanya.”
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! a. Siapa yang memimpin bangsa Israel sampai ke tanah Kanaan? b. Siapakah nabi yang diminta Al-lah untuk pergi kepada raja Daud? c. Apa isi perjanjian Al-lah dengan Daud? d. Mengapa Al-lah mengadakan perjanjian dengan Daud? e. Pernahkah kamu menjadi ketua atau pemimpin? Ceritakan pengalamanmu secara singkat. f. Tuliskan sifat-sifat pemimpin yang baik, yang disukai rakyatnya!
Penjelasan :
Al-lah itu Mahaagung. Ia selalu menyertai umat Israel dari tanah Mesir sampai ke Tanah Terjanji, yaitu Kanaan. Setelah Saul menjadi raja atas Kerajaan Israel, ia lengah, tidak setia, dan menyembah berhala. Ia lupa bahwa bagi bangsa Israel, pemimpin mereka adalah Al-lah. Raja hanyalah wakil Al-lah, yang seharusnya setia kepada Al-lah. Oleh karena itu, Al-lah mengangkat Daud menjadi raja atas Israel. Al-lah mengutus Nabi Natan untuk pergi kepada Daud.
Untuk mengingatkan Daud akan kekuasaan Al-lah, maka dibuatlah perjanjian sebagai berikut: • Al-lah telah mengangkat Daud sebagai raja dan menempatkan Daud di atas takhta. Kepada bangsa Israel, Al-lah tetap memberikan tempat untuk dapat menetap. • Daud akan diberi keturunan yang besar. • Keturunan Daud akan diberkati. Anak kandung Daud akan mendirikan rumah bagi Al-lah. Anak Daud akan diangkat menjadi anak Al-lah dan Al-lah menjadi Bapa-nya. Kerajaan Daud akan kokoh selama-lamanya. • Al-lah juga akan menyertai kita sampai selama-lamanya. Sebagaimana Raja Daud, jika kita pernah mengalami menjadi ketua, pemimpin atau pengurus dalam suatu kelompok, tentu kita dituntut untuk memiliki berbagai kelebihan, di antaranya sifat rendah hati, selalu dekat dengan Al-lah, bijaksana, adil, mau melayani, dan menjadi teladan bagi yang lain.
Untuk Diingat. Pemimpin atau raja yang baik, merupakan lambang kehadiran dan penyertaan Al-lah di tengah umat-Nya. Kesetiaan rakyat dan para pemimpinnya kepada Al-lah akan membawa suatu bangsa untuk merasakan kehadiran Al-lah yang menolong dan menyelamatkan.
Evaluasi : a. Bagaimana pengalamanmu selama berada bersama orang tuamu? b. Sikap-sikap apakah yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin? c. Apakah janji Al-lah terhadap Daud? Sebutkan! d. Apakah sekarang ini Al-lah tetap menyertai kita? Jelaskan! e. Apakah kamu merasa Tuhan menyertai hidupmu? Dapatkah kamu menyebutkan contoh pengalaman itu?
Doa : Al-lah Bapa yang Mahabaik, Engkau dulu selalu menyertai bangsa Israel. Sertailah kami dan jagalah kami sekarang, selalu, dan sepanjang masa. Amin.
Nyanyikanlah lagu berikut ini bersama teman-temanmu. “Bila Roh Al-lah ada di dalamku”
Bila Roh Al-lah ada di dalamku, Ku kan menari sperti Daud menari, Ku kan menari sperti Daud menari Ku kan menari Ku kan menari, Ku kan menari sperti Daud menari , Ku kan menari Ku kan menari, Ku kan menari sperti Daud menari.
Salomo Raja yang Bijaksana.
Raja Salomo yang menggantikan Daud, ayahnya, justru meminta kebijaksanaan kepada Al-lah waktu Al-lah menanyakan kepadanya apa yang ia minta. Jawab salomo kepada Al-lah: “Berilah hambamu ini hati yang tahu menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang besar ini?” Inilah yang disebut kebijaksanaan. Kebijaksanaan itu muncul dari hati.
Doa. Al-lah Bapa yang Maharahim, Engkau telah menjaga kami sepanjang malam tadi. Bantulah kami supaya kami sungguh-sungguh mengerti kebijaksanaan yang berasal daripada-Mu sendiri. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
1. Mendalami Arti dari Kebijaksanaan.
Semut dan Belalang.
Pada musim panas, sinar mentari sangat terik dan langit membiru sangat cerah. Di sana sini bunga bermekaran. Demikian pula buah-buahan yang masak di pohonnya nampak ranum dan lezat menggoda selera. Suasana indah tersebut membuat Belalang sangat gembira dan terlena dengan keadaan. Setiap hari dari pagi, siang hingga senja ia bernyanyi, bermain, dan bersenang- senang. Maka ia pun heran dengan semut yang nampak sibuk dan bekerja keras mengumpulkan makanan dan menyimpannya di rumahnya.
Belalang pun bertanya penuh keheranan: “Hai semut, mengapa kamu tidak bersenang-senang seperti aku? Ayolah bermain dan bergembira, mumpung cuaca cerah dan indah. Ayo kita bersukaria bersama!”. Tetapi semut berpikir sebaliknya. Dia sibuk menyimpan makanan untuk persediaan pada musim dingin yang segera tiba. Semut terus bekerja tanpa tergoda ajakan Belalang. Belalang pun mengejek Semut: “Ah dasar semut bodoh, cuaca cerah begini malah sibuk sendiri!”. Karena ajakannya tidak ditanggapi oleh Semut, maka Belalang memilih bermain sendirian di pohon jambu.
Tidak lama kemudian musim dingin pun tiba. Udara dingin terasa menusuk tulang. Dimana-mana turun salju menutupi jalanan, pepohonan, dan rerumputan. Belalang tersiksa karena kemana pun ia pergi tidak ada makanan yang tersedia. Dengan terpaksa ia pun mendatangi semut sambil memohon: “Hai semut, sahabatku. Berilah aku sedikit makananmu, karena aku sangat kelaparan”. Tetapi semut menjawab: “Maaf, persediaan makananku harus cukup sampai musim dingin berakhir”. Belalang pun agak memaksa: “Tetapi kamu kan memiliki banyak makanan!”, kata Belalang sambil melihat sekeliling rumah Semut, di mana persediaan makanan nampak bertumpuk tertata rapi. Semut pun menjawab dingin: “Memang, karena aku tidak mau menanggung risiko kekurangan makanan. Tidak seperti kamu yang selalu memboroskan waktu sepanjang musim panas, maka kamu pun harus menanggung akibatnya”. (Bdk. Cosmas Fernandes, SVD, 2005. 50 Cerita Bijak, Yogyakarta: Kanisius, hlm. 33-34).
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! a. Mengapa Semut tidak ikut bermain dan bersenang-senang dengan Belalang pada musim panas? b. Dari kedua tokoh di dalam cerita di atas, siapakah tokoh yang dapat disebut bijaksana? Mengapa? c. Apa yang mau diajarkan melalui cerita tersebut kepada kita? d. Mengapa Semut tidak mau membagi makanannya kepada Belalang?
Penjelasan : Di dalam cerita Semut dan Belalang, Semut bukan tidak menikmati musim panas. Sebaliknya, semut menggunakan musim panas sebagai masa untuk bekerja mengumpulkan dan menyimpan makanan. Hal itu ia lakukan karena ia belajar dari pengalaman, sehingga ia tidak mau mengulangi kesalahan yang sama. Dalam hal ini tindakan semut disebut bijaksana, karena ia tidak memikirkan saat ini saja, tetapi memikirkan masa yang akan datang. Ia bijaksana karena mau belajar dari pengalaman. Kisah ini tentu menawarkan nilai-nilai serta sikap bijaksana kepada kita. Sikap bijaksana adalah sikap dan keputusan yang didasarkan pada pengalaman, untuk dapat melangkah ke masa yang akan datang. Semut tidak mau berbagi makanannya kepada Belalang. Hal tersebut sekilas menunjukkan ketamakan atau ketidakpedulian Semut kepada sesama. Tetapi, nilai yang hendak disampaikan adalah bahwa sikap Belalang yang memboroskan waktu hanya untuk bermain dan bersenang-senang mengandung resiko bagi dirinya sendiri.
Cerita sederhana tersebut, mengajarkan bahwa sikap bijaksana diperlukan dalam kehidupan bersama. Para pemimpin hendaknya memiliki sikap dan bertindak bijaksana, sehingga rakyat bisa memperoleh kesejahteraan bersama. Kebijaksanaan merupakan berkat Tuhan, yang diberikan kepada setiap orang yang mau mendengarkan Firman- Nya.
Contoh pemimpin yang adil dan bijaksana dapat kita baca dalam Kitab Suci, yaitu kisah Raja Salomo.
2. Menanggapi Persoalan dengan Bijaksana.
Edo, Si Anak Yatim.
Sejak ayahnya meninggal, Edo merasa menghadapi banyak kesulitan. Ibunya hanya bisa memberi uang jajan Rp 2.000,00 (dua ribu rupiah) setiap hari. Maklum, ibunya hanya bekerja sebagai tukang cuci pakaian. Dengan uang jajan sebesar itu, Edo harus rela berjalan kaki ke sekolah, karena jika naik angkutan umum, uang jajan dari ibunya tidak cukup.
Kesulitan lainnya, Edo belum memiliki buku pegangan IPA. Buku tersebut harus dibeli dengan harga yang cukup mahal bagi Edo. Padahal, buku IPA tersebut merupakan buku pegangan wajib bagi siswa kelas V. Yang menjadi beban tambahan, bahwa ulangan harian IPA akan dilaksanakan 7 hari ke depan. Edo ingin berusaha supaya nilai ulangannya baik. (sumber: Marianus Didi Kasmudi, SFK)
Lengkapilah upaya pemecahan masalah di bawah ini dengan upaya bijaksana lainnya! a. Edo berusaha untuk memperoleh buku pegangan IPA, dengan cara meminjam buku IPA ke perpustakaan. b. Jika perpustakaan sekolah tidak memiliki buku IPA, Edo berusaha meminjam kepada teman sekelas, untuk kemudian dibaca dan membuat rangkuman pelajaran IPA yang menjadi bahan ulangan.
3. Mendalami Cerita Kitab Suci.
Kebijaksanaan Salomo. (Bdk. 1Raj 3: 1-28). Setelah Daud meninggal, anaknya, Salomo, menduduki takhta kerajaan Israel. Ia mengasihi dan setia kepada Tuhan dan menuruti nasihat-nasihat ayahnya. Pada suatu malam, di Gibeon Tuhan menampakkan diri kepadanya dalam mimpi. Sabda Tuhan kepadanya: “Mintalah apa yang engkau kehendaki!” Jawab Salomo: “Ya Tuhan, Engkau telah menjadikan hamba-Mu ini raja. Aku masih muda dan tidak tahu seluk-beluk perkara. Lagi pula rakyat-Mu banyak sekali jumlahnya. Maka karuniakanlah hamba-Mu ini hati yang bijaksana supaya dapat memerintah umat-Mu!” Tuhan bersabda kepadanya: “Oleh karena engkau meminta hati yang bijaksana dan tidak menghendaki kekayaan dan umur panjang, maka akan Kuberikan kepadamu kebijaksanaan seperti belum pernah ada sebelum engkau atau sesudah engkau. Tambahan pula, Kuberikan kepadamu umur yang panjang!”
Tak lama kemudian, datanglah dua orang perempuan menghadap Raja Salomo. Yang pertama berkata kepadanya: “Ya Tuanku, aku dan perempuan ini tinggal bersama dalam satu rumah dan aku melahirkan anak, pada waktu ia di rumah itu. Tiga hari kemudian, perempuan ini pun melahirkan anak. Kami sendirian. Tidak ada orang bersama-sama kami di dalam rumah. Pada waktu malam, anak perempuan ini mati, karena tertindih waktu perempuan ini tidur. Di tengah malam ia bangun, diambilnya anakku dari sisiku dan anakku digantinya dengan anaknya yang sudah meninggal. Tadi pagi, ketika saya bangun dan memeriksa anak yang telah mati ini dengan teliti, ternyata bukan dia anak yang kulahirkan.” Tetapi perempuan yang lain berkata: “Bukan, anakku masih hidup. Anak perempuan itu yang telah mati!” Keduanya bertengkar sengit di depan raja Salomo. Maka, Raja Salomo berkata kepada prajurit: “Ambilkan pedang dan belahlah anak yang masih hidup menjadi dua bagian. Separuhnya diberikan kepada perempuan ini, sebagian lain diberikan kepada perempuan itu.” Mendengar keputusan raja, perempuan yang anaknya masih hidup berkata: “Saya memohon, ya Tuanku, berikanlah anak yang masih hidup kepada perempuan itu. Jangan membunuhnya.”
Tetapi perempuan yang lain berkata: “Supaya jangan untukku ataupun untukmu, maka lebih baik belahlah anak itu.” Mendengar itu, maka raja memutuskan: “Berikanlah anak yang masih hidup itu kepada perempuan yang menyayangi nyawa anak itu, karena dialah ibunya yang benar.” Seluruh Israel mengakui bahwa kebijaksanaan Al-lah pada Raja Salomo untuk melakukan keadilan.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! a. Apa yang diminta Salomo kepada Tuhan menurut cerita tadi? b. Mengapa kebijaksanaan yang diminta oleh Salomo? c. Bagaimana Salomo memutuskan perkara dari dua perempuan yang memperebut- kan seorang bayi? d. Apakah keputusan Salomo bijaksana? Mengapa? e. Mengapa sikap adil dan bijaksana harus kita junjung tinggi dalam kehidupan sehari-hari?
Penjelasan : Raja Salomo meminta kepada Tuhan “hati yang bijaksana”. Ia menyadari bahwa ia masih muda dan harus berhadapan dengan banyak perkara dari rakyatnya, maka ia tidak meminta kemuliaan dan kekayaan. Sebab, kemuliaan akan diperoleh dari kebijaksanaan hati. Raja yang bijaksana akan dicintai dan dihormati oleh rakyatnya. Keadilan pun akan diperoleh apabila keluhan orang didengar dengan hati. Raja Salomo langsung tahu siapa pemilik anak yang masih hidup itu, karena ibu yang sesungguhnya tidak akan sampai hati membiarkan anaknya dibunuh. Maka, keputusan Raja Salomo dinilai adil. Tuhan sendiri tidak menilai manusia dari hukum tertulis. Santo Paulus berkata: “Hukum tertulis itu mematikan, tetapi Roh menghidupkan” (2Kor 3:6). Roh itu membawa kebijaksanaan, Roh bekerja di dalam hati manusia. Hukum tertulis di negeri kita masih sering direkayasa. Maka, seringkali orang yang bersalah dibenarkan dan orang benar disalahkan serta dipenjarakan. Hal ini menunjukkan bahwa sikap bijaksana hendaknya dimiliki oleh para pemimpin, sehingga seluruh rakyat memperoleh keadilan.
Bersikap dan Bertindak Bijaksana:
Ungkapkan pendapat pribadi mengenai pemimpin yang bijaksana. Berdasarkan nilai- nilai kebijaksanaan yang terdapat pada pemimpin bijaksana, coba rumuskan semboyan, peribahasa, ungkapan, atau pantun yang mencerminkan nilai kebijaksanaan, disertai dengan pesan yang hendak disampaikan, seperti pada kolom di bawah ini! Bagikan kepada temanmu jika diperlukan!
Untuk Diingat. Pemimpin yang dibutuhkan oleh masyarakat zaman sekarang, adalah pemimpin yang bijaksana. Artinya, pemimpin yang mau belajar dari pengalaman, yang memikirkan masa yang akan datang, serta memperjuangkan kesejahteraan bersama.
Doa Penutup. Al-lah Bapa yang Maharahim, Engkau telah memberi kebijaksanaan kepada Salomo sehingga Salomo berlaku adil dan bijaksana kepada rakyatnya. Berilah juga kepada kami Roh Kebijaksanaan, supaya kami selalu bertindak adil terhadap sesama kami. Demi Kristus Tuhan kami.
Amin.
C. Cerita Perempuan Pemberani.
Dalam Perjanjian Lama, tokoh perempuan Israel yang peduli terhadap kesejahteraan dan memperjuangkan bangsanya adalah Ester. Kecantikan dan kesederhanaan Ester menimbulkan kasih sayang Raja Ahasyweros dan semua orang yang melihat dia. “Maka Ester dikasihi oleh baginda lebih dari pada semua perempuan lain, dan ia beroleh sayang dan kasih baginda lebih dari pada semua anak dara lain, sehingga baginda mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu ganti Wasti.” (Est. 2:17)
Doa. Al-lah Bapa yang Mahapengasih, Di antara kami masih banyak orang-orang yang miskin, Orang-orang yang menderita dan tidak berdaya. Ajarilah kami untuk mau peduli dan mengasihi mereka, Agar kami dapat menjadi saudara bagi semua orang, Demi Yesus Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin
1. Kisah Bunda Theresa dari Kalkuta India.
Bunda Theresa (Agnes Gonxha Bojaxhiu; lahir di Üsküp, Kerajaan Ottoman, 26 Agustus 1910 – meninggal di Kalkuta, India, 5 September 1997 pada umur 87 tahun) adalah seorang biarawati Katolik Roma keturunan Albania dan berkewarganegaraan India: Ia mendirikan Misionaris Cinta Kasih (bahasa Inggris: Missionaries of Charity) di Kalkuta, India, pada tahun 1950. Selama lebih dari 45 tahun, ia melayani orang miskin, sakit, yatim piatu dan sekarat, sementara membimbing ekspansi Misionaris Cinta Kasih yang pertama di seluruh India dan selanjutnya di negara lain. Setelah kematiannya, ia diberkati oleh Paus Yohanes Paulus II dan diberi gelar Beata Theresa dari Kalkuta. Dalam gereja katolik, beatifikasi (dari bahasa Latin “beatus”, yang berbahagia) adalah suatu pengakuan atau pernyataan yang diberikan oleh Gereja terhadap orang yang telah meninggal bahwa orang tersebut adalah orang yang berbahagia. Beatifikasi diberikan kepada orang yang dianggap telah bekerja sangat keras untuk kebaikan atau memiliki keistimewaan secara spiritual. Beatifikasi memerlukan bukti berupa mukjizat (kecuali dalam kasus martir), sebagai bukti bahwa orang yang dianggap suci atau kudus itu telah berada dalam Surga dan dapat mendoakan orang lain. Orang yang mendapat beatifikasi diberi gelar beato untuk laki-laki dan beata untuk perempuan.
Pada tahun 1970-an, ia menjadi terkenal di dunia internasional untuk pekerjaan kemanusiaan dan advokasi bagi hak-hak orang miskin dan tak berdaya. Misionaris Cinta Kasih terus berkembang sepanjang hidupnya dan pada saat kematiannya, ia telah menjalankan 610 misi di 123 negara, termasuk penampungan dan rumah bagi penderita HIV/AIDS, Lepra, dan TBC, program konseling untuk anak dan keluarga, panti asuhan, dan sekolah. Pemerintah, organisasi sosial, dan tokoh terkemuka telah terinspirasi dari karyanya, namun tak sedikit filosofi dan implementasi Bunda Theresa yang menghadapi banyak kritik. Ia menerima berbagai penghargaan, termasuk penghargaan pemerintah India, Bharat Ratna (1980) dan Penghargaan Perdamaian Nobel pada tahun 1979. Ia merupakan salah satu tokoh yang paling dikagumi dalam sejarah. Saat peringatan kelahirannya yang ke-100 pada tahun 2010, seluruh dunia menghormatinya dan karyanya dipuji oleh Presiden India, Pratibha Patil. (Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas).
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
a. Apa yang diperjuangkan oleh Bunda Theresa dari Kalkuta India, sehingga ia mendapat beberapa penghargaan?
b. Paus Yohanes Paulus II menganugerahkan gelar Beata kepada Bunda Theresa. Apa arti gelar tersebut?
2. Belajar dari Keteladanan Tokoh-Tokoh Perempuan.
a. Selain tokoh laki-laki, terdapat banyak tokoh perempuan yang berjuang menegakkan nilai-nilai kebenaran dan kemanusiaan.
b. Tokoh-tokoh perempuan tersebut memberikan teladan kepada kita. Misalnya nilai kepemimpinan dan perjuangan terhadap kesejahteraan rakyat, nilai keberanian dan perjuangan melawan ketidakadilan, nilai perjuangan kemanusiaan, nilai pelayanan dan cinta kasih, nilai perjuangan untuk mendapat perlakuan serta hak yang sama, nilai solidaritas dan kesetiakawanan sosial.
c. Tokoh perempuan yang berani memperjuangkan bangsanya, terdapat juga di dalam Kitab Suci, yaitu Ester.
3. Membaca dan Mendengarkan Cerita Kitab Suci.
Bacalah kisah Ester dalam kitab suci berikut ini!
Ester, Perempuan Pembela Bangsa Israel.
(Est.2:2-21, 3:15, 7:1-6).
2 Maka sembah para biduanda raja yang bertugas pada baginda: “Hendaklah orang mencari bagi raja, gadis-gadis, yaitu anak-anak dara yang elok rupanya; 3 hendaklah raja menempatkan kuasa-kuasa di segenap daerah kerajaannya, supaya mereka mengumpulkan semua gadis, anak-anak dara yang elok rupanya, di dalam benteng Susan, di balai perempuan, di bawah pengawasan Hegai, sida-sida raja, penjaga para perempuan; hendaklah diberikan wangi-wangian kepada mereka. 4 Dan gadis yang terbaik pada pemandangan raja, baiklah dia menjadi ratu ganti Wasti.” Hal itu dipan- dang baik oleh raja, dan dilakukanlah demikian.
5Pada waktu itu, ada di dalam Benteng Susan seorang Yahudi, yang bernama Mordekhai bin Yair bin Simei bin Kish, seorang Benyamin 6yang diangkut dari Yerusalem sebagai salah seorang buangan yang turut dengan Yekhonya, Raja Yehuda, ketika ia diangkut ke dalam pembuangan oleh Raja Nebukadnezar, Raja Babel. 7Mordekhai itu pengasuh Hadasa, yakni Ester, anak saudara ayahnya, sebab anak itu tidak beribu bapa lagi. Gadis itu elok perawakannya dan cantik parasnya. Ketika ibu bapanya mati, ia diangkat sebagai anak oleh Mordekhai.
8Setelah titah dan undang-undang raja tersiar dan banyak gadis dikumpulkan di dalam benteng Susan, di bawah pengawasan Hegai, maka Ester pun dibawa masuk ke dalam istana raja, di bawah pengawasan Hegai, penjaga para perempuan. 9Maka gadis itu sangat baik pada pemandangannya dan menimbulkan kasih sayangnya, sehingga Hegai segera memberikan wangi-wangian dan pelabur kepadanya, dan juga tujuh orang dayang-dayang yang terpilih dari isi istana raja, kemudian memindahkan dia dengan dayang-dayangnya ke bagian yang terbaik di dalam balai perempuan. 10Ester tidak memberitahukan kebangsaan dan asal usulnya, karena dilarang oleh Mordekhai. 11Tiap-tiap hari berjalan-jalanlah Mordekhai di depan pelataran balai perempuan itu untuk mengetahui bagaimana keadaan Ester dan apa yang akan berlaku atasnya. 12Tiap- tiap kali seorang gadis mendapat giliran untuk masuk menghadap Raja Ahasyweros, dan sebelumnya ia dirawat menurut peraturan bagi para perempuan selama dua belas bulan, sebab seluruh waktu itu digunakan untuk pemakaian wangi-wangian: enam bulan untuk memakai minyak mur dan enam bulan lagi untuk memakai minyak kasai serta lain-lain wangi-wangian perempuan. 13Lalu gadis itu masuk menghadap raja, dan segala apa yang dimintanya harus diberikan kepadanya untuk dibawa masuk dari balai perempuan ke dalam istana raja. 14Pada waktu petang ia masuk dan pada waktu pagi ia kembali, tetapi sekali ini ke dalam balai perempuan yang kedua, di bawah pengawasan Saasgas, sida-sida raja, penjaga para gundik. Ia tidak diperkenankan masuk lagi menghadap raja, kecuali jikalau raja berkenan kepadanya dan ia dipanggil dengan
disebutkan namanya.
15Ketika Ester — anak Abihail, yakni saudara ayah Mordekhai yang mengangkat Ester sebagai anak — mendapat giliran untuk masuk menghadap raja, maka ia tidak menghendaki sesuatu apa pun selain dari pada yang dianjurkan oleh Hegai, sida-sida raja, penjaga para perempuan. Maka Ester dapat menimbulkan kasih sayang pada semua orang yang melihat dia. 16Demikianlah Ester dibawa masuk menghadap Raja Ahasyweros ke dalam istananya pada bulan yang kesepuluh — yakni bulan Tebet — pada tahun yang ketujuh dalam pemerintahan baginda. 17Maka Ester dikasihi oleh baginda lebih dari pada semua perempuan lain, dan ia beroleh sayang dan kasih baginda lebih dari pada semua anak dara lain, sehingga baginda mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu ganti Wasti.
18Kemudian diadakanlah oleh baginda suatu perjamuan bagi semua pembesar dan pegawainya, yakni perjamuan karena Ester, dan baginda menitahkan kebebasan pajak bagi daerah-daerah serta mengaruniakan anugerah, sebagaimana layak bagi raja. 19Selama anak-anak dara dikumpulkan untuk kedua kalinya, Mordekhai duduk di pintu gerbang istana raja. 20Adapun Ester tidak memberitahukan asal usul dan kebangsaannya seperti diperintahkan kepadanya oleh Mordekhai, sebab Ester tetap berbuat menurut perkataan Mordekhai seperti pada waktu ia masih dalam asuhannya.
21Pada waktu itu, ketika Mordekhai duduk di pintu gerbang istana raja, sakit hatilah Bigtan dan Teresh, dua orang sida-sida raja yang termasuk golongan penjaga pintu, lalu berikhtiarlah mereka untuk membunuh Raja Ahasyweros. 15Maka dengan tergesa-gesa berangkatlah pesuruh-pesuruh itu, atas titah raja, dan undang-undang itu dikeluarkan di dalam Benteng Susan. Sementara itu raja serta Haman duduk minum-minum, tetapi kota Susan menjadi gempar. 1Datanglah raja dengan Haman untuk dijamu oleh Ester, sang ratu. 2Pada hari yang kedua itu, sementara minum anggur, bertanyalah pula raja kepada Ester: “Apakah permintaanmu, hai Ratu Ester? Niscaya akan dikabulkan. Dan apakah keinginanmu? Sampai setengah kerajaan sekalipun akan dipenuhi.” 3Maka jawab Ester, sang ratu: “Ya raja, jikalau hamba mendapat kasih raja dan jikalau baik pada pemandangan raja, karuniakanlah kiranya kepada hamba nyawa hamba atas permintaan hamba, dan bangsa hamba atas keinginan hamba. 4Karena kami, hamba serta bangsa hamba, telah terjual untuk dipunahkan, dibunuh dan dibinasakan. Jikalau seandainya kami hanya dijual sebagai budak laki-laki dan perempuan, niscaya hamba akan berdiam diri, tetapi malapetaka ini tiada taranya di antara bencana yang menimpa raja.” 5Maka bertanyalah Raja Ahasyweros kepada Ester, sang ratu: “Siapakah orang itu dan di manakah dia yang hatinya mengandung niat akan berbuat demikian?” 6Lalu jawab Ester: “Penganiaya dan musuh itu, ialah Haman, orang jahat ini!” Maka Haman pun sangatlah ketakutan di hadapan raja dan ratu.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
a. Apa peran Ester seperti yang dikisahkan dalam Kitab Suci tersebut?
b. Sikap-sikap apakah yang pantas kita teladani dari Ester?
c. Siapakah yang diperjuangkan oleh Ester, sehingga ia berani mempertaruhkan hidupnya?
Penjelasan :
Ester memiliki anugerah kecantikan dan kesederhanaan. Kecantikan yang ia miliki merupakan anugerah Tuhan. Dengan kecantikan wajah serta keelokan hatinya, ia berperan sebagai perempuan yang berani memperjuangkan kebenaran demi keselamatan bangsanya.
Dalam cerita kitab suci, kita dapat meneladani sikap-sikap Ester, yaitu keseder- hanaan, kecantikan hatinya, keberanian, serta sikap peduli. Ester sebenarnya bisa hidup bahagia di dalam istana raja dan memiliki apa saja yang ia minta, tetapi karena ia peduli terhadap penderitaan bangsanya, ia rela mempertaruhkan hidupnya demi keselamatan bangsa.
Al-lah telah memberikan cinta kasih yang begitu besar kepada setiap manusia. Maka, sudah sepatutnya manusia juga memberikan cinta kasih kepada sesamanya melalui hal-hal kepedulian, kerjasama, semangat saling membantu, dan lain-lain.
4. Membangun Niat dan Sikap Peduli.
Cobalah untuk mewujudkan bentuk kepedulian terhadap lingkungan di sekitarmu, baik secara pribadi maupun secara berkelompok. Lengkapilah kolom di bawah ini sebagai perencanaan serta laporan atas pelaksanaan kegiatan yang kamu rencanakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan!
Lagu : “Al-lah Peduli”
Banyak perkara, yang tak dapat ku mengerti Mengapakah harus terjadi, di dalam kehidupan ini.
Satu perkara, yang kusimpan dalam hati Tiada sesuatu kan terjadi, tanpa Al-lah peduli.
Al-lah mengerti Al-lah peduli Segala persoalan yang kita hadapi Tak akan pernah dibiarkan-Nya Ku bergumul sendiri.
S’bab Al-lah mengerti.
(Nikita ).
D. Kejayaan dan Keruntuhan Israel.
Tuhan memalingkan muka dari mereka dan membiarkan mereka dirampok. Mereka dibiarkan ditindas oleh Bangsa Asyur. Dan pada pemerintahan Raja Yerobeam, orang Israel diangkut ke pembuangan ke Asyur. Kerajaan Israel runtuh dan mereka dijajah dan ditindas sebagai hamba. Inilah akibatnya jika berpaling dari Al-lah dan menolak Al-lah.
Doa.
Al-lah, Bapa kami yang Mahakasih,
hari ini kami akan mendalami kejatuhan kerajaan Israel.
Terangilah akal budi kami
agar kami dapat memetik hikmahnya untuk hidup kami,
sekarang, selalu, dan sepanjang hidup kami.
Amin.
1. Hal-Hal yang Menyebabkan Kejayaan atau Runtuhnya Suatu Bangsa.
Bacalah dengan saksama cerita tentang tujuh buli-buli emas di bawah ini!
Tujuh Buli-Buli Emas.
Seorang tukang cukur sedang berjalan di bawah sebatang pohon yang angker, ketika ia mendengar suara yang berkata: ‘Inginkah engkau mempunyai emas sebanyak tujuh buli-buli?’ Tukang cukur itu melihat kiri kanan dan tidak tampak seorang pun. Tetapi nafsu lobanya timbul, maka dengan tak sabar ia menjawab lantang: ‘Ya, aku ingin!’ ‘Kalau begitu, pulanglah segera ke rumah,’ kata suara itu. ‘Engkau akan menemukannya di sana.’
Si tukang cukur cepat-cepat berlari pulang. Sungguh, ada tujuh buli-buli penuh emas, kecuali satu yang hanya berisi setengah saja. Si tukang cukur tak bisa melepaskan pikiran, bahwa satu buli-buli hanya berisi setengah saja. Ia ingin sekali untuk segera mengisinya sampai penuh. Sebab jika tidak, ia tidak akan bahagia.
Seluruh perhiasan milik anggota keluarganya disuruhnya dilebur menjadi uang emas dan dimasukkannya dalam buli-buli yang berisi setengah itu. Tetapi buli-buli itu tetap berisi setengah seperti semula. Ini menjengkelkan! Ia menabung, menghemat dan berpuasa sampai ia sendiri dan seluruh keluarganya kelaparan. Namun demikian, sia- sia belaka. Biarpun begitu banyak emas telah dimasukkannya ke dalam, buli-buli itu tetap berisi setengah saja.
Pada suatu hari ia minta kenaikan gaji kepada raja. Upahnya dinaikkan 2x lipat. Sekali lagi ia berjuang untuk mengisi buli-buli itu. Bahkan ia sampai mengemis. Namun buli-buli itu tetap menelan setiap mata uang emas yang dimasukkan dan tetap berisi setengah.
Raja mulai memperhatikan, betapa tukang cukur itu tampak kurus dan menderita. ‘Kau punya masalah apa?’ tanya sang raja. ‘Kau dulu begitu puas dan bahagia waktu gajimu kecil saja. Sekarang gajimu sudah lipat dua, namun kau begitu muram dan lesu. Barangkali kau menyimpan tujuh buli-buli emas itu?’ Tukang cukur terheran-heran. ‘Siapakah yang menceritakan hal itu kepada Paduka, ya Tuanku Raja?’
Raja tertawa seraya berkata: ‘Tindak-tandukmu jelas menampakkan gejala-gejala yang terdapat pada semua orang yang ditawari tujuh buli-buli emas oleh setan. Ia pernah menawarkannya juga kepadaku. Aku bertanya, apakah uang itu boleh dipergunakan atau semata-mata untuk disimpan. Namun ia terus menghilang tanpa berkata apa-apa. Uang itu tidak bisa digunakan, tetapi hanya memaksa orang supaya mau menyimpannya. Lekas kembalikanlah uang itu pada setan. Pastilah engkau akan bahagia kembali!’
(Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994).
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
a. Sikap apa yang ditunjukkan oleh Si Tukang Cukur setelah menerima tawaran tujuh buli-buli emas dari setan?
b. Mengapa Si Tukang Cukur tidak pernah merasa puas?
c. Beri contoh nyata kasus mengenai orang-orang yang serakah dan tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki, di lingkungan masyarakat kita!
d. Pelajaran apa yang dapat kita petik dari cerita tersebut?
Penjelasan.
Setelah menerima tujuh buli-buli emas, Si Tukang Cukur menjadi serakah dan tamak. Ia tidak pernah puas, jika ketujuh buli-bulinya tidak penuh semua dengan emas. Ia tidak bahagia dan tidak mampu bersyukur dengan apa yang ia peroleh, sebaliknya dengan segala cara, ia menumpuk harta kekayaan.
Sikap serakah, tamak, tidak pernah puas, menumpuk harta kekayaan, dan menghalalkan segala cara, adalah sikap-sikap yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia yang kaya raya dan memiliki sumber daya alam yang melimpah, kini menghadapi krisis serta terancam runtuh. Salah satu penyebabnya sikap serakah, tidak pernah puas, dan memperkaya diri. Hal itu tercermin dengan maraknya korupsi di berbagai segi kehidupan. Jika kita tidak mampu mengubah sikap, Indonesia akan runtuh.
Pengalaman orang kaya tadi memberi pelajaran kepada kita supaya kita selalu ingat dan akrab bergaul dengan Al-lah. Sebab, Al-lah adalah sumber kebahagiaan sejati.
2. Membaca dan Mendengarkan Cerita Kitab Suci.
Baca dan simaklah kisah “Runtuhnya Kerajaan Israel” dari Kitab Suci berikut ini!
Keruntuhan Kerajaan Israel
(Bdk. 2Raj 17: 7-23)
Setelah Raja Daud dan Salomo meninggal, kerajaan Israel dipimpin oleh raja-raja yang tidak setia kepada Al-lah. Bangsa Israel mulai menyembah berhala di bukit- bukit. Mereka menyembah dewa-dewa di bawah pohon besar dan membuat berbagai kejahatan di hadapan Al-lah, sehingga Al-lah sakit hati.
Al-lah mengutus nabi-nabi-Nya untuk memperingatkan mereka. “Berbaliklah kamu daripada jalan-jalanmu yang jahat itu, dan ikutlah segala perintah dan ketetapan-Ku, sesuai dengan undang-undang yang telah Kuperintahkan kepada nenek moyangmu.”
Tetapi mereka tidak mau mendengar-Ku. Mereka menolak semua ketetapan dari nenek moyang mereka. Malahan mereka mengorbankan anak-anak mereka kepada para dewa. Mereka membuat patung Asyera dan beribadat kepada Baal. Maka Tuhan memalingkan muka dari mereka dan membiarkan mereka dirampok. Mereka dibiarkan ditindas oleh Bangsa Asyur. Dan pada pemerintahan Raja Yerobeam, orang Israel diangkut ke pembuangan ke Asyur. Kerajaan Israel runtuh dan mereka dijajah dan ditindas sebagai hamba. Inilah akibatnya jika berpaling dari Al-lah dan menolak Al-lah.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
a. Pelanggaran-pelanggaran apa yang dilakukan oleh raja-raja dan bangsa Israel menurut cerita di atas?
b. Apa akibat yang ditanggung Bangsa Israel atas ketidaksetiaan mereka terhadap Tuhan?
c. Apakah sikap menjauhkan diri dari Al-lah sama dengan menjauhkan diri dari kebahagiaan? Mengapa?
Rangkuman :
Para pengganti Raja Daud dan Salomo, adalah raja-raja yang tidak setia kepada
Tuhan. Mereka berpaling dari Tuhan dan menyembah berhala. Atas pelanggaran
mereka, Tuhan murka serta menghukum Israel, dengan membiarkan Israel dirampok
dan ditindas oleh Bangsa Asyur.
Menjauhkan diri dari Tuhan berarti menjauhkan diri dari kebahagiaan, karena
Tuhanlah sumber kebahagiaan sejati. Seperti Bangsa Israel pada saat itu, banyak
orang mencari kebahagiaan dengan menyembah berhala. Harta kekayaan dan jabatan
yang tinggi, sering dianggap sebagai sumber kebahagiaan. Hal inilah yang dinamakan
berhala modern.
Ungkapan Harapan.
Sebagai generasi muda Indonesia, kamu tentu memiliki harapan agar bangsa dan negara kita tetap jaya. Coba ungkapkan harapanmu kepada para pemimpin masyarakat, agar berjuang membangun kejayaan Bangsa Indonesia berdasarkan nilai-nilai
pancasila, yaitu nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan dan nilai keadilan. Harapan dapat ditulis dalam bentuk surat, doa, puisi, atau bentuk lainnya.
Untuk Diingat.
Berhala, yaitu penyembahan terhadap kekayaan, kekuasaan, dan kesenangan, akan membawa bencana bagi manusia. Kebahagiaan sejati hanya akan tercipta kalau kita dekat dengan Tuhan.
Doa. Doa untuk Pemuka Masyarakat.
Al-lah, Bapa yang Mahakuasa, kami bersyukur kepada-Mu karena telah mengikut sertakan para pemuka masyarakat dalam karya penggembalaan-Mu terhadap seluruh masyarakat kami. Semoga para pemuka masyarakat yang telah Kau pilih menyadari tugas dan tanggung jawabnya, sebab karisma kepemimpinannya berasal dari-Mu. Berilah mereka semangat pelayanan yang tulus untuk mengupayakan kemakmuran dan kesejahteraan semua orang.
Bapa, bimbinglah para pemuka masyarakat dengan terang kebijaksanaan sejati agar dapat mengambil keputusan yang adil, tepat, dan benar. Jauhkanlah dari mereka sikap hanya mementingkan diri sendiri, sikap menyelewengkan dan memanfaatkan jabatan untuk kepentingan-kepentingan yang merugikan masyarakat. Semoga para pemimpin masyarakat mampu mengatasi godaan.
Ya Bapa, karuniailah mereka berkat yang mereka perlukan. Sudilah Engkau mengangkat pemuka-pemuka yang serasi, yang dapat menjadi panutan bagi semua warga.
Doa ini kami sampaikan kepada-Mu dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus. Amin. (Puji Syukur No.196 Tahun 1992).
Sumber : Buku Sekolah Elektronik Dik Nas Kurikulum 2013 Revisi 2017.
Bab 1 Pribadi dan Lingkunganku.
Sebagai anak kelas V SD yang tumbuh dan berkembang, di usia sekitar 11-12 tahun, kita mengalami pertumbuhan serta perkembangan yang pesat. Dalam segi jasmani, tubuh kita terasa makin besar dan makin tinggi. Demikian pula dalam kehidupan rohani kita mengalami perkembangan akal dan budi, yang meliputi bakat, kecerdasan, dan perasaan.
Pada usia ini, seharusnya kita mampu mengenal dan menemukan jati diri. Hal itu bisa dialami, apabila kita mampu menerima diri sebagai perempuan atau laki- laki. Selain itu, untuk menjadi pribadi yang baik, kita harus mampu mengarahkan diri dalam suasana kerja sama, saling menghargai, dan saling melengkapi seturut kehendak Allah, Sang Pencipta.
Kita harus menyadari bahwa Allah menciptakan kita sebagai citra-Nya. Laki-laki dan perempuan sama-sama dipanggil Allah untuk berkembang. Perkembangan tersebut akan kita alami, dalam kerja sama yang saling melengkapi. Hal ini mencerminkan sikap saling menghormati dan saling menghargai, di dalam kesederajatan dan kesepadanan.
Bab 1 “Pribadi dan Lingkunganku” ini dijabarkan ke dalam empat pokok bahasan, yaitu: A. Perempuan dan Laki-Laki Diciptakan sebagai Citra Allah, B. Perempuan dan Laki-Laki Dipanggil untuk Berkembang, C. Perempuan dan Laki-Laki Saling Melengkapi, D. Perempuan dan Laki-Laki Sederajat.
Pokok-pokok bahasan ini diharapkan dapat membantu untuk makin menyadari bahwa kita semua, perempuan atau laki-laki, dipanggil Allah untuk berkembang. Kita dituntut untuk mampu bekerja sama, saling menghargai, dan saling melengkapi.
Perempuan dan Laki-laki Diciptakan sebagai Citra Allah.
Doa : Allah, Bapa yang Mahabaik, Engkau telah menciptakan kami perempuan dan laki-laki yang memiliki ciri berbeda satu sama lain. Hari ini kami akan belajar tentang jati diri kami Sebagai perempuan dan laki-laki dalam terang iman. Bantulah kami supaya dapat menemukan diri dan berkembang bersama sesuai dengan rencana-Mu sendiri. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.
Di dalam masyarakat terdapat banyak pandangan yang berbeda-beda mengenai manusia, laki-laki dan perempuan. Jika kita baca secara cermat atau kita dengarkan dengan penuh perhatian, penggalan kisah berikut ini pun mencerminkan pandangan dan perlakuan masyarakat terhadap manusia laki-laki dan perempuan. Marilah kita cermati kisah berikut:
Bacaan : Hadiah dari Ibu.
Edo adalah anak laki-laki dari Ibu Elisabeth dan Bapak Donatus. Edo kini berusia 9 tahun. Sejak kecil, jika Edo berulangtahun, ayah dan ibunya selalu memberi hadiah mainan atau keperluan sekolah. Hadiah mainan untuk Edo, di antaranya mobil- mobilan, pistol-pistolan, robot, pedang mainan, dan sepeda berwarna merah.
Edo mempunyai adik perempuan bernama Elda. Beberapa hari yang lalu, Elda berulang tahun yang ke- tiga. Sebagaimana ayah ibunya selalu memberikan hadiah kepada Edo, mereka juga memberi hadiah istimewa kepada Elda adiknya. Ayah dan Ibu, menghadiahkan sebuah boneka yang cantik, berambut pirang, berpita ungu dan berbaju bunga-bunga berwarna merah jambu. Boneka untuk Elda juga bisa berkedip dan menyanyi jika disentuh.
Setelah bermain bersama, Elda nampak lelah dan tertidur. Edo merapikan dan menyimpan mainan mereka ke tempatnya masing-masing. Ketika hendak menyimpan boneka Elda, Edo menimang boneka itu sambil menyanyikan lagu “Nina Bobo”. Edo membelai rambut boneka itu dan terus menimangnya. Ketika melihat Edo melakukan hal itu, Ibu menegur Edo dan meminta Edo untuk tidak melakukannya lagi. Edo pun berhenti menimang boneka itu, kemudian menempatkan boneka milik Elda pada tempatnya.*** (sumber: Marianus Didi Kasmudi, SFK)
Jawablah pertanyaan- pertanyaan di bawah ini!
Jika gurumu memberi kesempatan, sampaikanlah pertanyaan atau tanggapan kepada gurumu. a. Apakah kamu pernah mendapat hadiah? Ceritakan secara singkat! b. Apakah perbedaan hadiahyang kamu terimasebagai anak laki-laki dan perempuan? c. Ajaran apa yang terkandung dalam cerita di atas? d. Mengapa Ibu melarang Edo bermain boneka? e. Mainan apa saja yang biasanya diberikan oleh orang tua untuk anak laki-laki dan anak perempuan?
f. Apa perbedaan bentuk permainan untuk anak laki-laki dan anak perempuan yang ada di lingkungan masyarakatmu? g. Tuliskanlah pengalamanmu sendiri yang menunjukkan perbedaan sikap orang tua atau masyarakat terhadap anak laki-laki dan perempuan! h. Apakah perbedaan bentuk permainan antara laki-laki dan perempuan tersebut masih berlaku pada saat ini?
2. Laki-laki dan Perempuan memiliki Perbedaan Untuk Saling Melengkapi.
Jika dicermati, kita akan semakin mengetahui bahwa laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan, baik secara fisik atau jasmani, maupun perbedaan psikis atau kejiwaan. Kita akan mencoba mengisi tabel di bawah ini, sehingga kita semakin menyadari perbedaan laki-laki dan perempuan.
a. Tuliskan perbedaan fisik antara laki-laki dan perempuan. – Anak laki-laki tumbuh Jakun, perempuan tidak. – Anak laki-laki tidak tumbuh payudara, anak perempuan tumbuh. – Anak laki-laki badan lebih kuat dari anak perempuan. – Anak laki-laki suara menjadi lebih besar dan berat. – Anak laki-laki umumnya lebih tinggi dari anak perempuan.
b. Tuliskan perbedaan kejiwaan antara laki-laki dan perempuan! – anak perempuan lebih perasa daripada anak laki-laki. – anak perempuan lebih halus perasaannya. – anak perempuan lebih teliti. – anak perempuan lebih terbawa perasaannya (menangis) daripada anak laki-laki.
c. Tuliskan perbedaan kodrati atau perbedaan yang tidak dapat diubah, antara laki- laki dan perempuan! – Perempuan menjadi seorang ibu dan melahirkan anak, laki-laki tidak bisa. – Laki-laki karena lebih kuat harus bekerja keras dan mencukupi keluarganya.
d. Sebagai citra Allah, sikap-sikap apa yang harus dikembangkan oleh perempuan dan laki-laki? – Menunjukan citra Allah yang baik, saling menolong. – Laki-laki dan perempuan tidak boleh mempertentangkan perbedaannya tetapi harus saling melengkapi.
Setelah kita melengkapi tabel-tabel di atas, kita pun semakin menyadari bahwa pada umumnya perbedaan antara laki-laki dan perempuan lebih didasarkan pada pandangan serta perlakuan masyarakat terhadap laki- laki dan perempuan. Misalnya saja, pada zaman dahulu perempuan umumnya berambut panjang, sedangkan laki- laki berambut pendek. Hal itu menunjukkan perbedaan laki-laki dan perempuan yang didasarkan pada kebiasaan, adat atau budaya semata. Pada zaman sekarang, banyak kaum perempuan yang memotong pendek rambutnya. Sebaliknya, kaum laki-laki memelihara rambutnya hingga panjang. Hal lain yang terjadi, misalnya memakai anting- anting, profesi, dan pakaian.
Dalam hal ini, kita menyadari bahwa laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan yang kodrati, yaitu perbedaan yang tidak bisa diubah. Misalnya, laki-laki tidak mungkin mengandung dan melahirkan anak. Kodrat artinya pemberian Tuhan tidak tergantikan oleh yang lain.
Penjelasan : a. Laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan secara jasmaniah. Misalnya perbedaan suara, perbedaan bentuk badan, perbedaan rambut, perbedaan kelamin, dan perbedaan lain. b. Selain itu, laki-laki dan perempuan berbeda secara kejiwaan atau sifat-sifat dasarnya. Perbedaan kejiwaan laki-laki dan perempuan adalah perbedaan emosi atau perasaan hati, perbedaan cara berpikir, serta perbedaan tugas atau peran. Misalnya: Perempuan memiliki perasaan yang lebih halus dibandingkan dengan perasaan laki-laki; Perempuan memiliki pola berpikir per bagian tidak utuh, sedangkan laki-laki berpikir secara lebih luas; Perempuan memiliki peran sebagai “yang merawat, memelihara, dan mengolah”, sedangkan laki-laki memiliki peran sebagai “yang mencari dan membuat.” c. Pada umumnya laki-laki dan perempuan dibedakan secara jasmaniah dan kejiwaan. Tetapi ada perbedaan kodrati atau perbedaan yang mendasar yang dikehendaki Tuhan, yaitu bahwa hanya perempuan yang bisa mengandung, melahirkan, dan menyusui anak-anaknya. Namun tanpa laki-laki, perempuan pun tidak mungkin memiliki kemampuan untuk itu. Di dalam hal ini, perbedaan kodrati laki-laki dan perempuan, saling melengkapi dan menyempurnakan. d. Berdasarkan nilai-nilai Kristiani, baik laki-laki maupun perempuan perlu mengembangkan sikap keibuan, sikap merawat, menyukai keindahan, kreatif, bekerja keras, kebapakan, penuh tanggungjawab, dan melindungi.
3. Membaca Cerita Kitab Suci.
Di dalam Kitab Suci terdapat juga cerita tentang penciptaan manusia pertama. Marilah kita baca perikop kitab suci berikut secara cermat.
Tuhan Menciptakan Laki-laki dan Perempuan (Bdk. Kej 1: 26-28) 26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” 27Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 28Allah memberkati mereka, lalu berfirman kepada mereka: “Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”
Untuk mendalami isi atau pesan Kitab Suci di atas, diskusikan bersama teman-temanmu. Hal itu akan semakin memperkaya pengetahuanmu. Di dalam kelompok, diskusikan juga pertanyaan-pertanyaan berikut: a. Menurut ayat 27 itu, bagaimana Allah menciptakan manusia? b. Mengapa Tuhan menciptakan manusia menurut gambar-Nya? c. Dapatkah laki-laki dan perempuan hidup sendiri-sendiri? Mengapa? d. Dalam hal apa, manusia laki-laki dan perempuan dapat bekerjasama untuk menguasai dan melestarikan alam?
Kesimpulan : Tuhan menciptakan manusia laki-laki dan perempuan menurut gambar dan rupa Allah. Keduanya memiliki derajat yang sama. Laki-laki dan perempuan bertugas membantu Tuhan untuk melahirkan manusia baru, menguasai bumi dan melestarikan alam lingkungannya. Mereka menaklukkan alam dengan bekerja, mengolah, dan memelihara alam supaya membahagiakan pribadi, keluarga, dan masyarakat. Dalam hal ini, laki-laki dan perempuan tidak dapat hidup sendiri-sendiri, melainkan bekerja sama dan saling melengkapi, sehingga dapat melaksanakan tugasnya sesuai dengan rencana Allah. Kita harus bersyukur kepada Tuhan yang telah menciptakan kita sebagai perempuan atau laki-laki.
Evaluasi : a. Sebutkanlah ciri-ciri fisik laki-laki dan perempuan! b. Jelaskan bagaimana Tuhan menciptakan manusia! c. Apa tugas manusia yang diberikan Allah? d. Tuliskan sikap-sikap yang harus dimiliki sebagai laki-laki atau perempuan! e. Bertanyalah kepada orang tua mengenai suka dan duka mereka sebagai ayah dan ibu di rumah! f. Susunlah sebuah doa syukur kepada Allah sebagai Pencipta!
Doa. Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang telah menciptakan kita sebagai manusia laki-laki dan perempuan, mazmur 8:2-10 berikut baik untuk kita daraskan! Refrein :Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan.
Laki-laki : Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.
Perempuan : Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan:
Laki-laki : apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
Perempuan : Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.
Laki-laki : Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kau letakkan di bawah kakinya:
Perempuan : kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang;
Laki-laki : burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan.
Perempuan : Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! (Kembali ke Refrein).
B. Perempuan dan Laki-laki Dipanggil untuk Berkembang.
Selain asupan makanan dan usaha pribadi, pertumbuhan dan perkembangan juga terjadi melalui pendampingan dan bantuan dari orang-orang di sekitar kita, misalnya orang tua, saudara, guru, dan masyarakat di sekitar kita.
Doa : Allah Bapa kami yang Mahabaik, Engkau menciptakan kami, dan menghendaki agar kami berkembang. Bantulah kami dalam pelajaran ini, agar kami menyadari kehendak dan rencana-Mu atas diri kami. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
1.Berkembang sebagai Perempuan atau Laki-laki.
Adik pasti melihat seorang bayi, setelah itu menjadi besar, sekolah TK dan akhirnya Sekolah SD; jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! – Mengapa ada anak yang masih kecil, remaja, dan orang dewasa?
Tanpa kita sadari, seiring waktu kita terus tumbuh dan berkembang, itulah sebabnya kita semakin tinggi dan badan kita pun bertambah berat. Kita melihat di sekitar kita terdapat anak yang lebih kecil, yang seusia, dan banyak yang lebih besar atau lebih dewasa dari kita. Ketika kita semakin bertumbuh, kita dapat membimbing, menuntun bahkan menggendong anak yang lebih kecil. Hal itu dapat kita lakukan, karena badan kita lebih besar, tenaga kita pun semakin kuat. Itulah sebabnya, kita harus menyadari bahwa kita mengalami pertumbuhan dan perkembangan, baik secara jasmani maupun secara jiwani.
2. Arti Pertumbuhan dan Perkembangan. Supaya kamu mengerti pertumbuhan dan perkembangan, coba kamu jawab pertanyaan- pertanyaan di bawah ini, secara pribadi atau berkelompok. a. Jelaskanlah arti pertumbuhan dan perkembangan! b. Buatlah daftar pertumbuhan dan perkembangan yang dialami perempuan dan laki-laki! c. Apa yang membuat kamu bisa bertumbuh dan berkembang? d. Siapakah orang-orang yang dapat membantumu, sehingga kamu dapat tumbuh dan berkembang?
Pertumbuhan dan perkembangan adalah proses peningkatan semua potensi manusia, baik fisik maupun psikis. Pertumbuhan dan perkembangan meliputi keseluruhan bagian fisik manusia, tetapi juga kemampuan non fisik, seperti bakat, kecerdasan, keterampilan, perasaan, dan kemampuan budi lainnya. Pertumbuhan dan perkembangan terjadi karena makanan, minuman, olah raga, dan latihan fisik lainnya. Di samping itu, perkembangan terjadi melalui pengalaman, pembelajaran, pelatihan, dan usaha lainnya. Selain makanan dan minuman, pertumbuhan dan perkembangan juga terjadi melalui pendampingan dan bantuan dari orang-orang di sekitar kita, misalnya orang tua, saudara, guru, dan masyarakat.
Baca dan simaklah “Perumpamaan Tentang Talenta”berikut ini!
Perumpamaan Tentang Talenta. (Bdk. Matius 25: 14-30).
Ada seorang tuan yang mau mengadakan perjalanan jauh ke luar negeri. Sebelum berangkat, ia memanggil hamba-hambanya dan memberikan uang kepada mereka masing-masing. Kepada orang pertama ia memberikan lima talenta. Orang yang kedua diberikannya dua talenta, dan yang seorang lagi diberikannya satu talenta. Semuanya diberikan sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. Setelah itu, pergilah tuan itu ke luar negeri.
Sesudah menerima uang itu, maka pulanglah hamba-hamba itu ke rumahnya masing-masing. Hamba yang menerima lima talenta langsung menjalankan uang itu dan mendapat laba lima talenta. Hal yang sama dibuat juga oleh hamba yang menerima dua talenta, sehingga ia memperoleh laba dua talenta lagi. Tetapi hamba yang menerima satu talenta menyembunyikan uang itu di dalam tanah. Lama sesudah itu, pulanglah tuan itu dari luar negeri. Ia memanggil hamba- hambanya untuk mengadakan perhitungan dengan mereka. Maka datanglah hamba pertama yang menerima lima talenta. Ia menyerahkan kembali uang kepada tuannya sambil berkata: “Tuan, ini uang lima talenta yang Tuan percayakan kepadaku; lihat aku telah beroleh laba lima talenta.” Kata tuannya: “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, maka aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.” Sesudah itu datanglah hamba kedua yang menerima dua talenta. Ia berkata kepada tuan itu: “Tuan, ini uang dua talenta yang Tuan percayakan kepada saya; lihat aku telah beroleh laba dua talenta.” Kata tuannya: “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.” Yang terakhir, datang hamba ketiga yang menerima satu talenta. Dengan takut-takut ia berkata kepada tuannya: “Tuan, aku tahu bahwa Tuan adalah manusia yang kejam, yang menuai di mana Tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana Tuan tidak menanam. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta Tuan itu di dalam tanah, ini kepunyaan Tuan.”
Maka marahlah Tuan itu: “Hai kamu hamba yang jahat dan malas. Jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam? Karena itu sudah seharusnya uangku itu kau berikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembalinya aku, aku menerimanya serta dengan bunganya. Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu. Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. Dan buanglah dia hamba yang tidak berguna itu ke dalam tempat yang gelap dan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi!”
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut! a. Siapakah yang dimaksudkan dengan Tuan dalam cerita tadi? b. Apa yang dibuat oleh hamba yang menerima lima talenta dan dua talenta dari Tuannya tadi? c. Apa yang dimaksud dengan membungakan talenta? d. Apa yang dialami oleh hamba yang menerima satu talenta? e. Mengapa ia dibuang ke tempat yang gelap? f. Apa yang dapat kita petik dari cerita di atas? g. Apakah bakat atau kemampuan yang kamu miliki? h. Apa yang seharusnya kamu lakukan dengan bakat dan kemampuanmu? i. Buatlah gambar atau kata-kata untuk menggambarkan keadaanmu kelak sebagaimana yang kamu cita-citakan!
Rangkuman : Tuhan telah memberikan kepada kita talenta berupa bakat dan kemampuan. Setiap orang memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda-beda agar dapat digunakan atau berguna bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat dan setiap bakat/kemampuan perlu dikembangkan dengan maksimal. Kita mengenal nama-nama orang yang berhasil dalam mengembangkan bakat atau talentanya. Misalnya Boas Salosa, Ferdinand Sinaga, dan Evan Dimas sebagai pemain nasional Sepak Bola Indonesia, Lillyana Natsir sebagai atlet putri bulu tangkis Indonesia, dan lain-lain.
Mari kita mengingat sejenak mengenai perkembangan yang kita alami, dengan menjawab pertanyaan berikut: 1) Bakat dan kemampuan apa saja yang telah berkembang dalam diriku? 2) Apakah aku sudah berusaha secara sungguh-sungguh dalam mengembangkan diri? 3) Sikap dan niat apakah yang harus aku miliki agar bisa mengembangkan bakat dan kemampuan secara lebih baik?
Untuk Diingat : Tuhan telah memberikan bakat dan kemampuan kepada kita masing-masing. Kita memiliki tanggung jawab untuk dapat mengembangkannya. Kesungguhan dalam mengembangkan bakat atau kemampuan, akan berguna bagi diri sendiri, sesama, dan memuliakan nama Tuhan yang mengaruniakannya.
Doa : Allah, Bapa yang Mahabaik, kami telah menyadari bahwa Engkau telah memberikan bakat dan kemampuan kepada kami masing-masing. Bantulah kami supaya kami berusaha Mengembangkan bakat dan kemampuan itu, supaya berguna bagi kami sendiri, keluarga, dan masyarakat. Semuanya ini kami mohon kepada-Mu, dengan perantaraan Kristus Tuhan kami. Amin.
C. Perempuan dan Laki-laki saling Melengkapi.
Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan. Keduanya diciptakan berbeda, tetapi perbedaan ini adalah perbedaan saling melengkapi atau perbedaan yang terarah satu sama lain.
Doa : Allah Bapa yang Mahapenyayang, hari ini kami akan melihat dan menyadari diri kami sebagai laki-laki dan perempuan. Engkaulah yang menciptakan kami sebagai laki-laki dan perempuan. Ajarilah kami untuk saling menghargai sebagai teman dan saling membantu satu sama lain. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
a. Dunia ini diciptakan Tuhan dengan sangat baik dan mengagumkan. b. Laki-laki dan perempuan diciptakan Tuhan untuk saling melengkapi. c. Jika di dunia ini hanya ada laki-laki atau perempuan saja, maka rencana Tuhan yang indah tidak akan terpenuhi. d. Laki-laki dan perempuan harus bekerja sama untuk saling melengkapi dan menyempurnakan.
Di dalam masyarakat, kita dapat melihat laki-laki dan perempuan dengan bermacam- macam tugas atau pekerjaan. Tugas serta pekerjaan kaum laki-laki dan perempuan, sangat dipengaruhi oleh keadaan fisik. Oleh karena kondisi fisiknya, laki-laki cenderung memilih pekerjaan dan peranan yang agak keras dan membutuhkan tenaga. Sebaliknya, perempuan, sesuai dengan fisiknya yang halus, lembut, dan lemah gemulai, sering memilih jenis pekerjaan yang lebih halus. Dengan perkembangan zaman dan kesetaraan laki-laki dan perempuan (gender), maka ada pekerjaan dan peranan yang disukai oleh laki-laki dan juga disukai oleh perempuan. Misalnya: perempuan menjadi sopir bus maupun truk, tukang batu, dan bangunan. Demikian pula, laki-laki menjadi perawat, juru masak, mencuci pakaian, dan mengasuh bayi.
Bacalah kisah penciptaan manusia pertama berikut ini:
Manusia dan Taman Eden. (Bdk. Kejadian 2: 8-24).
Setelah menciptakan manusia pertama, Tuhan menciptakan sebuah taman di Eden. Tuhan menumbuhkan banyak pohon yang dapat dimakan buahnya. Dan di tengah taman tumbuhlah sebatang pohon yang menarik dan indah, yang dinamakan pohon kehidupan yang memiliki pengetahuan baik dan jahat. Taman itu dialiri empat sungai yang besar untuk membasahi seluruh taman itu. Yang pertama bernama Sungai Pison, kedua Sungai Gihon, ketiga Sungai Tigris, dan keempat Sungai Efrat. Lalu Tuhan menempatkan manusia yang pertama di taman itu. Oleh Tuhan, ia diberi tugas untuk menguasai dan memelihara taman itu. Namun kemudian Tuhan berpikir bahwa tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Lalu Tuhan membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Ia membawa semuanya itu kepada manusia, tetapi semuanya tidak sepadan dengan manusia itu. Manusia itu tetap merasa diri sunyi dan tidak memiliki teman untuk berbicara dan bertukar pikiran. Lalu Tuhan membuat manusia itu tidur nyenyak. Sementara ia tidur nyenyak, Tuhan mengambil salah satu tulang rusuknya kemudian menutupnya kembali dengan daging sehingga tidak berlubang. Dari tulang rusuk itulah, Tuhan membuat seorang perempuan yang cantik jelita. Setelah manusia itu bangun tidur, Tuhan membawa kepadanya perempuan itu. Melihat perempuan yang cantik itu, berkatalah manusia: “Inilah dia tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.”
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! a. Sebutkan tokoh-tokoh di dalam cerita Kitab Suci tentang kisah penciptaan manusia pertama! “Manusia dan Taman Eden” b. Bagaimana caranya Tuhan menciptakan perempuan pertama? c. Apakah yang dikatakan oleh manusia pertama itu terhadap perempuan? d. Apa arti kata-kata tersebut? e. Mengapa perempuan tidak diciptakan dari tulang kepala atau tulang kaki, tetapi dari tulang rusuk? f. Apa arti kata perempuan?
Penjelasan :
Perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, itu berarti bahwa perempuan dan laki-laki berasal dari sumber yang sama, sehingga keduanya sederajat. Perempuan merupakan pendamping laki-laki, sederajat untuk dihormati dan disayangi sebagai teman. Oleh sebab itu, perempuan tidak diciptakan dari tulang kepala untuk menguasai laki-laki, dan juga tidak diciptakan dari tulang kaki supaya diinjak-injak oleh laki-laki. Sebagai teman, laki-laki dan perempuan dapat saling menghargai, menghormati, dan dapat saling membantu dalam suka dan duka. Antara laki-laki dan perempuan, selain terdapat banyak persamaan terdapat pula perbedaan yang menarik. Laki-laki dan perempuan memiliki kekhasannya masing-masing. Selain perbedaan jasmani, terdapat pula perbedaan kemampuan, pembawaan, dan sifat-sifat. Perbedaan itu tidak menyebabkan laki-laki dan perempuan saling bertolak belakang, tetapi justru saling mengisi dan melengkapi. Oleh sebab itu, antara laki-laki dan perempuan harus saling menghormati dan mencintai. Berdasarkan kebudayaan, istilah perempuan menegaskan peran mulia sebagai “yang empunya” kehidupan. Hal ini terkait dengan kedudukan perempuan sebagai ibu yang mampu melahirkan. Semua orang yang ada di muka bumi tentu dilahirkan dari ibu atau perempuan. Sebagai perbandingan, istilah wanita lebih menempatkan peran kedua atau lebih rendah dari laki-laki. Istilah wanita sering diartikan sebagai “wani ditata” atau yang harus ditata dan diatur.
3. Membangun Sikap Hormat antara Perempuan dan Laki-laki.
Selain perbedaan jasmani, terdapat pula perbedaan kemampuan, pembawaan, dan sifat-sifat. Perbedaan itu tidak menyebabkan laki-laki dan perempuan saling bertolak belakang, tetapi justru saling mengisi dan melengkapi. Oleh sebab itu, antara laki-laki dan perempuan hendaknya saling menghormati dan mencintai.
Doa Allah, Bapa kami yang Mahabaik, kami sekarang sudah tahu dan percaya bahwa Engkau telah menciptakan laki-laki dan perempuan sederajat. Kami mohon, doronglah supaya kami saling menghormati dan menghargai serta dapat bekerja sama di sekolah dan di luar sekolah. Karena Kristus Tuhan kami. Amin.
D. Perempuan dan Laki-laki Sederajat.
Laki-laki dan perempuan tersebut ditempatkan Tuhan di Taman Eden, supaya mereka memelihara dan berkuasa atas seluruh taman tersebut. Keduanya dianugerahi martabat yang sama, yaitu dengan bekerja sama dan saling melengkapi, laki-laki dan perempuan dipanggil untuk ikut serta di dalam rencana dan karya Allah.
Doa : Ya Allah Bapa yang Mahapenyayang, Pada hari ini kami akan melihat dan menyadari diri kami sebagai laki-laki dan perempuan yang sederajat. Engkaulah yang menciptakan kami sebagai laki-laki dan perempuan. Ajarilah kami untuk saling menghargai sebagai teman dan saling membantu satu sama lain. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
A. Pandangan Masyarakat tentang Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! a. Kegiatan apa yang biasa dilakukan oleh perempuan di lingkungan masyarakat kita? b. Kegiatan apa yang biasa dilakukan oleh laki-laki di lingkungan masyarakat kita? c. Sebutkan beberapa kegiatan perempuan yang mungkin dilakukan oleh laki-laki? d. Sebutkan beberapa kegiatan laki-laki yang mungkin dilakukan oleh perempuan? e. Adakah ? kegiatan laki-laki yang tidak mungkin dilakukan oleh perempuan dan sebaliknya kegiatan perempuan yang tidak bisa dilakukan oleh laki-laki? Beri keterangan! f. Bagaimana pendapat masyarakat di sekitarmu, terhadap laki-laki dan perempuan? setujukah kamu terhadap pendapat tersebut? Beri penjelasan!
Penjelasan :
a. Setiap masyarakat dan budaya memiliki pandangan yang berbeda-beda mengenai kedudukan laki- laki dan perempuan. Pendapat masyarakat dan budaya mempengaruhi kebiasaan atau kegiatan yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan.
b. Sebagian masyarakat berpendapat bahwa derajat perempuan lebih rendah dari laki-laki. Kaum perempuan cukup bekerja di dapur, mengurus rumah, merawat anak-anak, dan melakukan kegiatan di dalam rumah. Berdasarkan pendapat ini, perempuan tidak perlu sekolah sampai ke perguruan tinggi. Sementara laki-laki haruslah berpendidikan tinggi, bekerja dan mencari nafkah untuk menghidupi keluarga.
c. Pendapat lain menegaskan bahwa derajat perempuan lebih tinggi dari kaum laki- laki. Menurut pendapat ini, perempuan tidak perlu bekerja keras, karena pekerjaan dan nafkah mutlak menjadi tanggungjawab kaum laki-laki. Perempuan seolah menjadi perhiasan dan atasan. Disebut perhiasan karena perempuan seolah tidak boleh kotor, dan disebut atasan, karena laki-laki harus tunduk dan taat kepada perempuan.
d. Secara Umum, masyarakat dewasa ini memandang laki-laki dan perempuan memiliki martabat dan derajat yang sama. Laki-laki dan perempuan memiliki hak serta kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita dan mengembangkan kemampuan mereka. Maka, selain yang bersifat kodrati, perempuan dan laki-laki dapat melakukan kebiasaan serta kegiatan yang sama. Misalnya bermain sepak bola, menjadi tentara, bekerja sebagai sopir bus, atau berprofesi sebagai montir, kini bukan lagi merupakan pekerjaan laki-laki saja. Sebaliknya, laki-laki pun bisa merawat bayi, memasak, mencuci pakaian, menjahit pakaian, dan sebagainya. Hal ini menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki derajat yang sama, meskipun terdapat kebiasaaan dan kegiatan yang tidak mungkin diubah, yaitu kebiasaan dan kegiatan yang terkait dengan kodrat sebagai laki-laki atau perempuan. Misalnya menyusui bayi, tidak mungkin dilakukan oleh laki-laki.
2. Membaca dan Mendengarkan Cerita Kitab Suci.
Bacalah cerita kitab suci tentang kesederajatan perempuan dan laki-laki di bawah ini!
Perempuan dan Laki-laki Sepadan. (Bdk. Kejadian 1: 26-27; 2: 18, 20-23)
Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Tuhan Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia. Lalu Tuhan Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, Tuhan Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil Tuhan Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.
Mendalami Cerita Kitab Suci.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini! a. Allah berfirman : “tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia”. Jelaskan arti kata sepadan pada ayat tersebut? b. Apa artinya jika dikatakan bahwa Allah menciptakan perempuan dari tulang rusuk laki-laki? c. Sebutkan sikap-sikap yang harus ditunjukkan oleh perempuan dan laki-laki, sebagai wujud kesepadanan di antara mereka! d. Sebutkan bentuk-bentuk kerja sama antara perempuan dan laki-laki yang ada di masyarakat kita!
Rangkuman :
Allah menciptakan manusia, laki-laki dan perempuan, dengan tujuan agar di antara keduanya terjalin kerja sama untuk saling menyempurnakan dan saling melengkapi. Sikap kerja sama, dibutuhkan agar keduanya dapat melaksanakan rencana Allah dalam membangun dunia. Allah tidak menghendaki jika laki-laki atau perempuan berjalan masing-masing, karena hal itu tidak baik di mata Tuhan. Perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, hal ini menyatakan bahwa perempuan dan laki-laki berasal dari sumber yang sama, sehingga keduanya sederajat. Perempuan merupakan pendamping laki-laki yang sederajat untuk disayangi dan dikasihi sebagai teman. Perempuan tidak diciptakan dari tulang kepala untuk menguasai laki-laki, dan juga tidak diciptakan dari tulang kaki untuk dijadikan bawahan oleh laki- laki. Sebagai teman, laki-laki dan perempuan dapat saling menghargai, menghormati, dan dapat saling membantu dalam suka dan duka. Antara laki-laki dan perempuan, selain terdapat banyak persamaan terdapat pula perbedaan yang menarik. Laki-laki dan perempuan memiliki kekhasannya masing-masing. Selain perbedaan jasmani terdapat pula perbedaan kemampuan, pembawaan, dan sifat-sifat. Perbedaan itu tidak menyebabkan laki-laki dan perempuan saling bertolak belakang, tetapi justru saling mengisi dan melengkapi. Oleh sebab itu, antara laki-laki dan perempuan hendaknya saling menghormati dan mencintai.
Refleksi dan Ungkapan Syukur atas Kesederajatan Perempuan dan Laki-Laki : Sejenak kita merenungkan untuk menemukan contoh nyata yang menunjukkan kesederajatan laki-laki dan perempuan. Bagaimana sikap kita terhadap teman yang berbeda jenis selama ini? Tentukan pula sikap-sikap yang harus kita miliki untuk menunjukkan kesederajatan laki-laki dan perempuan! Jika diberi kesempatan, ungkapkan rasa syukurmu kepada Tuhan, karena telah diciptakan sebagai laki-laki atau perempuan yang sederajat. Ungkapan syukurmu dapat berupa doa, puisi, atau semboyan. Bagikan kepada teman-temanmu, jika diperlukan!
Untuk Diingat Meskipun memiliki kodrat yang berbeda, tetapi laki-laki dan perempuan memiliki derajat serta martabat yang sama. Laki-laki dan perempuan hendaknya saling menghargai dan membangun kerja sama di dalam membangun hidup yang lebih baik.
Doa. Allah, Bapa kami yang Mahabaik, kami sekarang sudah tahu dan percaya bahwa Engkau telah menciptakan laki-laki dan perempuan sederajat. Kami mohon, doronglah supaya kami saling menghormati dan menghargai serta dapat bekerja sama di sekolah dan di luar sekolah. Karena Kristus Tuhan kami. Amin.
SD5 – IPS – Bab1 Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha dan Islam.
A. Pendahuluan.
Di wilayah Indonesia yang sekarang kita diami, dulu berdiri kerajaan- kerajaan. Kerajaan-kerajaan itu ada yang besar ada yang kecil. Ada yang bercorak Hindu, Buddha, dan ada juga yang bercorak Islam. Sebagai bukti adanya kerajaan-kerajaan itu, ada peninggalan-peninggalan sejarah. Dalam bab ini kamu akan belajar kerajaan dan peninggalan sejarah Hindu-Buddha dan Islam. Setelah mempelajari bab ini diharapkan kamu memiliki kemampuan berikut ini.
1. Menyebutkan dan menceritakan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha dan Islam yang pernah berdiri di Indonesia. 2. Menyebutkan peninggalan sejarah Hindu-Buddha dan Islam. 3. Menjelaskan pentingnya peninggalan sejarah Hindu-Buddha dan Islam. 4. Menghargai peninggalan-peninggalan sejarah. Sebagai pembuka bahasan, coba kerjakan kegiatan berikut ini!
B. Kerajaan dan Peninggalan Hindu di Indonesia.
Tahukah kalian agama apa yang dianut oleh sebagian besar penduduk Pulau Bali? Sebagian besar penduduk Pulau Bali menganut agama Hindu. Masyarakat Bali memiliki banyak sekali upacara yang dilakukan secara turun-temurun. Upacara-upacara tradisi masyarakat Bali terkenal ke seluruh dunia. Tradisi-tradisi yang dijalankan tersebut merupakan warisan kebudaya- an Hindu di masa lalu. Warisan itu terus dikembangkan sampai dengan sekarang ini. Bagaimanakah agama Hindu masuk ke wilayah tanah air kita? Apa saja peninggalan-peninggalannya? Mari kita bahas lebih lanjut per- tanyaan-pertanyaan ini.
Tidak diketahui secara pasti kapan agama Hindu masuk ke Indo- nesia. Agama Hindu dibawa oleh para pedagang dari India. Di antara pedagang tersebut ada yang mene- tap di Indonesia. Mereka menikah dengan penduduk Indonesia. Pengaruh agama dan kebudayaan India semakin kuat di Indonesia. Bukti-buktinya sebagai berikut. 1. Banyak penduduk yang memeluk agama Hindu setelah para pendatang dari India memperkenalkan agama Hindu. 2. Masyarakat Indonesia dahulu tidak mengenal sistem kerajaan. Sistem pemerintahan yang ada pada waktu itu adalah pemerintahan desa yang dipimpin oleh kepala suku. Kedudukan sebagai kepala suku tidak di-wariskan secara turun-temurun. Karena pengaruh agama Hindu, sistem pemerintahan desa diganti kerajaan. 3. Adanya hasil kebudayaan khas India seperti bangunan candi, seni pa- hatan patung, seni relief, dan seni sastra. Dalam bidang sastra kebu- dayaan India memperkenalkan budaya baca tulis dalam huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta.
Kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia.
Agama Hindu yang dibawa dari India berpengaruh di Indonesia. Salah satu bentuknya adalah munculnya kerajaan-kerajaan Hindu, seperti Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Kediri, Singasari, dan Majapahit.
a. Kerajaan Kutai.
Kutai adalah kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Kerajaan Kutai didirikan sekitar tahun 400 masehi. Letaknya di tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Raja pertamanya bernama Kudungga. Raja yang terkenal adalah Mulawarman. Mulawarman menyembah Dewa Syiwa. Dalam suatu upacara Raja Mulawarman menghadiahkan 20.000 ekor sapi kepada Brahmana. Untuk memperingati upacara itu maka didirikan sebuah Yupa. Dalam Yupa itu ditulis berita mengenai Kerajaan Kutai.
b. Kerajaan Tarumanegara. Tarumanegara adalah kerajaan Hindu tertua di Pulau Jawa. Kerajaan ini berdiri kira-kira pada abad ke- 5 Masehi. Lokasi kerajaan itu sekitar Bogor, Jawa Barat. Rajanya yang terkenal adalah Purnawarman. Purnawarman memeluk agama Hindu yang menyembah Dewa Wisnu. Pada zaman Purnawarman, ke- rajaan Tarumanegara telah mampu membuat saluran air yang diambil dari sungai Citarum. Saluran air itu berfungsi untuk mengairi lahan pertanian dan menahan banjir.
c. Kerajaan Kediri
Kerajaan Kediri terletak di sekitar Kali Berantas, Jawa Timur. Kerajaan Kediri berjaya pada pemerintahan Raja Kameswara yang bergelar Sri Ma- haraja Sirikan Kameswara. Kameswara meninggal pada tahun 1130. Penggantinya adalah Jayabaya. Jayabaya adalah raja terbesar Kediri. Ia begitu terkenal karena ramalannya yang disebut Jangka Jayabaya. Raja Kediri yang terakhir adalah Kertajaya yang meninggal tahun 1222. Pada tahun itu Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok di Desa Ganter, Malang. Peninggalan-peninggalan Kerajaan Kediri antara lain Prasasti Panumbangan, Prasasti Palah, Kitab Smaradhahana karangan Empu Dharmaja, Kitab Hariwangsa karangan Empu Panuluh, Kitab Krinayana karangan Empu Triguna, dan Candi Panataran.
d. Kerajaan Singasari.
Kerajaan Singasari terletak di Singasari, Jawa Timur. Luasnya me- liputi wilayah Malang sekarang. Kerajaan Singasari didirikan oleh Ken Arok. Beliau memerintah tahun 1222-1227 M. Para pengganti- nya adalah Anusapati (1227-1248), Panji Tohjaya (1248), Ranggawuni (1248-1268), Kertanegara (1268 – 1292). Patung Ken Dedes sebagai Dewi Prajnaparamita peninggalan Kerajaan Singosari.
Beberapa peninggalan masa ke- besaran Singasari antara lain: 1. Candi Jago/Jajaghu, sebagai makam Wisnuwardhana, 2. Candi Singasari dan Candi Jawi, sebagai makam Kertanegara, 3. Candi Kidal, sebagai makam Anusapati, 4. Patung Prajnaparamita, sebagai perwujudan Ken Dedes.
2. Peninggalan sejarah Hindu di Indonesia.
Kebudayaan Hindu di masa lampau mewariskan bermacam-macam peninggalan sejarah. Peninggalan sejarah yang bercorak kebudayaan Hindu antara lain candi, prasasti, patung, karya sastra (kitab), dan tradisi. Mari kita bahas peninggalan-peninggalan ini satu per satu.
a. Candi. Candi adalah bangunan yang biasanya terdiri dari tiga bagian, yaitu kaki, tubuh, dan atap. Pada candi Hindu biasanya terdapat arca perwujudan tiga dewa utama dalam ajaran Hindu. Tiga dewa itu adalah Brahma, Wisnu, dan Syiwa. Brahma adalah dewa pencipta, Wisnu dewa pemelihara, dan Syiwa dewa pelebur. Pada dinding candi terdapat relief, yaitu gambar timbul yang biasanya dibuat dengan cara memahat. Relief mengisahkan sebuah cerita. Candi peninggalan Hindu yang terkenal adalah Candi Prambanan atau Candi Loro Jonggrang. Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 di perbatasan Yogyakarta dan Surakarta. Di dalam candi ini terdapat patung Trimurti dan relief yang mengisahkan cerita Ramayana. Tokoh dalam cerita Ramayana adalah Rama, Shinta, dan Burung Jatayu.
Candi-candi peninggalan agama Hindu:
No.
Nama Candi
Lokasi
Pembuatan
Peninggalan.
1
Prambanan,
Yogyakarta,
Abad ke-7 M,
Mataram Lama.
2
Dieng,
Dieng, Jawa Tengah,
Abad ke-7 M,
Mataram Lama.
3
Badut,
Malang, Jawa Timur,
760 M,
Kanjuruhan.
4
Canggal,
Jawa Tengah,
Abad ke-8 M,
Mataram Lama.
5
Gedong Sanga,
Jawa Tengah,
Abad ke-8 M,
Mataram Lama.
6
Penataran,
Blitar, Jawa Timur,
Abad ke-11 M,
Kediri.
7
Sawentar,
Blitar Jawa Timur,
Abad ke-12 M,
Singasari.
8
Candi Kidal,
Jawa Timur,
Abad ke-12 M,
Singasari.
9
Singasari,
Jawa Timur,
Abad ke-12 M,
Singasari.
10
Sukuh,
Karang Anyar, Jateng,
Abad ke-13 M,
Majapahit.
Tabel 1.1 Candi-candi peninggalan Hindu.
b. Prasasti.
Prasasti adalah benda peninggalan sejarah yang berisi tulisan dari masa lampau. Tulisan itu dicatat di atas batu, logam, tanah liat, dan tanduk binatang. Prasasti pening- galan Hindu ditulis dengan huruf Pallawa dan berbahasa Sansekerta. Prasasti tertua adalah Prasasti Yupa, dibuat sekitar tahun 350-400 M. Prasasti Yupa berasal dari Kerajaan Kutai. Yupa adalah tiang batu yang digunakan pada saat upacara korban. Hewan kurban ditambatkan pada tiang ini. Prasasti Yupa terdiri dari tujuh batu bertulis. Isi Prasasti Yupa adalah syair yang mengisahkan Raja Mulawarman. Berikut ini daftar pra-sasti-prasasti peninggalan kebudayaan Hindu.
No.
Prasasti
Lokasi Penemuan
Pembuatan
Peninggalan
1
Kutai,
Kutai, Kaltim,
Abad ke-4 M,
Kutai.
2
Ciaruteun,
Bogor, Jabar,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
3
Tugu,
Cilincing, Jakut,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
4
Jambu,
Bogor, Jabar,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
5
Kebon Kopi,
Bogor, Jabar,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
6
Cidanghiang,
Pandeglang,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
7
Pasir Awi,
Leuwiliang, Jabar,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
8
Muara Cianten,
Bogor, Jabar,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
9
Canggal,
Magelang, Jateng,
Abad ke-7 M,
Mataram Lama.
10
Kalasan,
Yogyakarta,
732 M,
Mataram Lama.
11
Dinoyo,
Malang, Jatim,
760 M,
Mataram Lama.
12
Kedu,
Temanggung, Jateng,
778 M,
Mataram Lama.
13
Sanur,
Bali
Abad ke-9 M,
Bali.
Tabel 1.2 Prasasti-prasasti peninggalan kerajaan Hindu.
c. Patung. Wujud patung Hindu antara lain hewan dan manusia. Patung berupa hewan dibuat karena hewan tersebut dianggap memiliki kesaktian. Patung berupa manusia dibuat untuk mengabadikan tokoh tertentu dan untuk menggambarkan dewa dewi. Contoh patung peninggalan kerajaan Hindu yang terkenal adalah Patung Airlangga sedang menunggang garuda. Dalam patung itu, Airlangga digambarkan sebagai penjelmaan Dewa Wisnu.
No.
Patung
Lokasi
Pembuatan
Peninggalan.
1
Trimurti,
–
–
–
2
Dwarapala,
Bogor, Jabar,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
3
Wisnu Cibuaya I,
Cibuaya, Jabar,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
4
Wisnu Cibuaya II,
Cibuaya, Jabar,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
5
Rajasari,
Jakarta,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
6
Airlangga,
Medang Kemulan,
Abad ke-10 M,
Medang Kemulan.
7
Ken Dedes,
Kediri, Jatim,
Abad ke-12 M,
Kediri.
8
Kertanegara,
Jawa Timur,
Abad ke-12 M,
Singasari.
9
Kertarajasa,
Mojekerto, Jatim,
Abad ke-13 M,
Majapahit.
Tabel 1.3 Patung-patung peninggalan kerajaan Hindu.
d. Karya sastra (kitab). Karya sastra peninggalan kerajaan Hindu berbentuk kakawin atau kitab. Kitab-kitab peninggalan itu berisi ca- tatan sejarah. Umumnya karya sastra peninggalan sejarah Hindu ditulis de- ngan huruf Pallawa dalam bahasa Sansekerta pada daun lontar. Karya sastra yang terkenal antara lain Kitab Bara- tayuda dan Kitab Arjunawiwaha. Kitab Baratayuda dikarang Empu Sedah dan Empu Panuluh. Kitab Baratayuda ber- isi cerita keberhasilan Raja Jayabaya dalam mempersatukan Kerajaan Kediri dan Kerajaan Jenggala. Kitab Arjunawiwaha berisi pengalaman hidup dan keberhasilan Raja Airlangga.
Berikut ini daftar kitab-kitab peninggalan sejarah Hindu di Indonesia.
No.
Nama Kitab
Lokasi
Dibuat
Peninggalan.
1
Carita Parahayangan,
Bogor, Jabar,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
2
Kresnayana,
Bogor, Jabar,
Abad ke-5 M,
Tarumanegara.
3
Arjunawiwaha,
Kahuripan, Jatim,
Abad ke-10 M,
Medang Kemulan.
4
Lubdaka,
Kediri, Jatim,
Abad ke-11 M,
Kediri.
5
Baratayuda,
Kediri, Jatim,
Abad ke-12 M,
Kediri.
Tabel 1.4 Kitab-kitab peninggalan sejarah Hindu.
e. Tradisi
Tradisi adalah kebiasaan nenek moyang yang masih dijalankan oleh masyarakat saat ini. Tradisi agama Hindu banyak ditemukan di daerah Bali karena penduduk Bali sebagian besar beragama Hindu. Tradisi agama Hindu yang berkembang di Bali, antara lain: 1. Upacara nelubulanin ketika bayi berumur 3 bulan. 2. Upacara potong gigi (mapandes). 3. Upacara pembakaran mayat yang disebut Ngaben. Dalam tradisi Ngaben, jenazah dibakar beserta sejumlah benda berharga yang dimiliki orang yang dibakar. 4. Ziarah, yaitu mengunjungi makam orang suci dan tempat suci leluhur seperti candi.
3. Kerajaan Majapahit dan peranan Gajah Mada dalam mempersatukan Nusantara.
Dapat dikatakan Majapahit adalah puncak kejayaan kerajaan Hindu di Indonesia. Kerajaan Majapahit terletak di hutan Tarik dekat delta sungai Berantas, Mojokerto, Jawa Timur. Sejarah Majapahit dapat kita telusuri dengan membahas raja-raja yang memerintah di kerajaan itu.
a. Pemerintahan Raden Wijaya (1293-1309) Raden Wijaya adalah seorang keturunan penguasa Singasari. Ketika Singasari diserang oleh Jaya- katwang dari Kediri, Raden Wijaya berhasil meloloskan diri ke Madura. Beliau minta bantuan Wiraraja. Wiraraja menganjurkan supaya Raden Wijaya kembali ke Kediri, berpura-pura mengabdi kepada Jaya katwang. Sebagai imbalan Jaya- katwang menghadiahkan daerah hutan Tarik kepada Raden Wijaya. Raden Wijaya bergabung dengan pasukan Kubilai Khan dari Cina menyerang Jayakatwang. Pasukan Jayakatwang berhasil dikalahkan.
Raden Wijaya mengatur siasat untuk mengusir pasukan Cina. Diadakan pesta kemenangan secara besar-besaran. Ketika tentara Cina terlena dalam kemabukan, anak buah Raden Wijaya menyerang mereka. Banyak pasukan Cina terbunuh. Hanya sebagian kecil yang berhasil melarikan diri kembali ke Cina. Raden Wijaya kemudian menjadi raja pada tahun 1294, dengan gelar Kertarajasa Jayawardana. Raden Wijaya memerintah selama 16 tahun.
Asal usul nama Majapahit. Ketika Raden Wijaya bersama para pengikutnya sedang membuka hutan Tarik, hadiah Jayakatwang, seseorang menemukan buah maja. Buah itu dimakan. Ternyata rasanya sangat pahit. Sejak itu, daerah tersebut dinamakan Majapahit. Daerah ini kemudian berkembang menjadi pusat kerajaan Majapahit.
b. Pemerintahan Jayanegara (1309-1328).
Raden Wijaya digantikan oleh puteranya, Kalagemet. Kalagemet adalah putra Raden Wijaya dan putri Melayu, Dara Petak. Setelah menjadi raja, Kalagemet bergelar Sri Jayanegara. Pada saat Jayanegara menjadi raja, sering terjadi pemberontakan, antara lain pemberontakan Ranggalawe, Sora, Nambi, dan Kuti. Pemberontakan Kuti sangat berbahaya. Akibat pemberontakan itu, Jayanegara melarikan diri ke Badander. Jayanegara dikawal oleh pasukan Bayangkari yang dipimpin oleh Gajah Mada. Berkat pengawalan pasukan Bayangkari, raja selamat dari pemberontakan Kuti. Berkat bantuan Gajah Mada, Jayanegara dapat merebut kembali tahta Majapahit. Atas jasanya, Gajah Mada diangkat menjadi Patih di Kahuripan. Dua tahun kemudian, Gajah Mada diangkat menjadi patih di Daha.
c. Pemerintahan Tribuwanatunggadewi (1328-1350).
Jayanegara memerintah sampai tahun 1328. Beliau wafat tanpa mening- galkan putra. Seharusnya, Jayanegara digantikan oleh Rajapatni (Gayatri). Namun, karena Rajapatni hidup membiara, pemerintahan diserahkan pada putrinya, Sri Gitarja.
Ketika menjadi ratu, Sri Gitarja bergelar Tribuwanatunggadewi Jaya wisnuwardhani. Pada masa itu terjadi pemberontakan Sadeng. Gajah Mada diangkat menjadi pejabat perdana menteri (maha patih) Majapahit menggantikan Arya Tadah yang sedang sakit. Gajah Mada ditugasi memimpin penumpasan pemberontakan Sadeng. Gajah Mada berhasil melaksanakan tugas itu. Beliau diangkat menjadi maha patih. Saat dilantik, Gajah Mada meng- ucapkan Sumpah Palapa. Dalam sumpah itu tersirat cita-cita Gajah Mada mempersatukan Nusantara. Adapun yang dimaksud dengan Nusantara ketika itu adalah Hasta Dwipa Nusantara (delapan pulau), yaitu Malaka, Sumatra, Jawa, Madura, Kalimantan, Sulawesi, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), Maluku, dan Irian (Gurun).
Untuk mewujudkan cita-cita itu, Gajah Mada membangun armada laut. Karena memiliki angkatan laut yang kuat, Kerajaan Majapahit dikenal seba-gai kerajaan maritim. Pimpinan armada laut dipercayakan kepada Empu Nala. Dengan armada yang kuat, Majapahit berhasil menaklukkan Dompo pada tahun 1340 dan Bali pada tahun 1343.
Sumpah Palapa. Bunyi sumpah yang diucapkan Gajah Mada sebagai berikut: “Sira Gajah Mada pepatih amugkubumi tan ayun amukita palapa, sira Gajah Mada, lamun huwus kalah nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti palapa. (Sumber: Ensiklopedi Umum untuk Pelajar 3).
d. Pemerintahan Hayam Wuruk (1334-1389). Rajapatni (Gayatri) wafat pada tahun 1350. Setelah ibundanya wafat, Ratu Tribuwanatunggadewi menyerahkan tahta Majapahit kepada putranya, Hayam Wuruk. Ketika naik tahta Hayam Wuruk baru berusia 16 tahun. Setelah naik tahta Hayam Wuruk bergelar Sri Rajasanegara. Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit mengalami zaman keemasan. Hayam Wuruk didampingi oleh Patih Gajah Mada. Hayam Wuruk menjadi raja Majapahit yang paling besar. Gajah Mada meneruskan cita-citanya. Satu per satu kerajaan di Nusantara dapat ditaklukkan di bawah Majapahit. Wilayah kerajaannya meliputi hampir seluruh wilayah Nusantara sekarang, ditambah Tumasik (Singapura) dan Semenanjung Melayu.
Pada masa ini, Majapahit menjalin hubungan dengan kerajaan- kerajaan di daerah daratan Asia Tenggara seperti India, Muangthai, Kamboja, dan Cina. Dengan kemajuan hubungan itu, perdagangan dan pelayaran kerajaan Majapahit semakin maju. Bandar-bandar Majapahit, seperti Ujung Galuh, Tuban, Gresik, dan Pasuruan ramai dikunjungi oleh pedagang-pedagang dari Cina, India, dan Persia.
Selain berkembang menjadi kerajaan maritim yang besar, Majapahit juga menjadi kerajaan agraris yang maju. Hayam Wuruk membangun wa- duk dan saluran irigasi untuk mengairi lahan pertanian. Beberapa jalan dan jembatan penyeberangan juga dibangun untuk mempermudah lalu lintas antardaerah. Hasil pertanian Majapahit antara lain beras, rempah- rempah, kapas, sutera, dan hasil-hasil perkebunan.
Hayam Wuruk juga memperhatikan kegiatan kebudayaan. Hal ini ter- bukti dengan banyaknya candi yang didirikan dan kemajuan dalam bidang sastra. Candi-candi peninggalan Majapahit, antara lain Candi Sawentar, Candi Sumberjati, Candi Surawana, Candi Tikus, dan Candi Jabung. Karya sastra yang terkenal pada masa Kerajaan Majapahit ialah Kitab Negara- kertagama karangan Empu Prapanca dan Kitab Sutasoma karangan Empu Tantular. Dalam kitab Negarakertagama terdapat istilah Pancasila. Sedang- kan di dalam Sutasoma terdapat istilah Bhinneka Tunggal Ika.
Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, terjadi Perang Bubat. Perang Bubat terjadi antara Kerajaan Majapahit dan kerajaan Pajajaran. Hayam Wuruk bermaksud mempersunting Diyah Pitaloka (Ciptaresmi), putri raja Pajajaran. Pihak Majapahit mengirim utusan untuk melamar. Pihak Pajajaran dan utusan tersebut membuat kesepakatan. Isinya raja Majapahit tidak melamar ke istana Pajajaran, tetapi di perbatasan kedua kerajaan, yaitu di Desa Bubat. Raja Pajajaran memimpin secara langsung rombongan putrinya ke Desa Bubat. Patih Gajah Mada mempunyai rencana lain. Gajah Mada memaksa raja Pajajaran yang sudah ada di Desa Bubat untuk mempersembahkan putrinya sebagai upeti kepada Raja Hayam Wuruk. Permintaan itu ditolak oleh raja Pajajaran, sehingga terjadi perang besar di Desa Bubat. Seluruh rombongan Kerajaan Pajajaran, termasuk raja dan puterinya tewas. Hayam Wuruk tidak berkenan atas tindakan Gajah Mada. Sejak peristiwa itu, hubungan keduanya renggang. Gajah Mada wafat pada tahun 1364 M. Sedangkan Hayam Wuruk wafat padatahun 1389. Setelah dua tokoh ini wafat, Majapahit mengalami kemunduran.
e. Kusumawardhani-Wirakramawardhana (1389-1429). Sepeninggal Hayam Wuruk, terjadi perebutan kekuasaan di Majapahit. Pengganti Hayam Wuruk adalah Kusumawardhani yang bersuamikan Wirakramawardhana. Wirakramawardhanalah yang memimpin Majapahit tahun 1389-1429. Bhre Wirabumi (anak selir Hayam Wuruk) diberi kekuasa- an di Blambangan. Menurut Bhre Wirabumi, dirinya yang berhak menjadi raja di Majapahit. Pada tahun 1401-1406 terjdi perang saudara di Paregreg. Bhre Wirabumi terbunuh dalam perang itu. Tumbuhlah benih persengketaan berlarut-larut di antara keturunan Hayam Wuruk. Pada tahun 1429 Wirakramawardana wafat. Wirakramawardana digantikan oleh Suhita. Suhita digantikan oleh Bhre Tumapel Kertawijaya. Beliau hanya empat tahun memerintah. Pengganti berikutnya adalah Bhre Pamotan yang bergelar Srirajasawardhana. Bhre Pamotan memindahkan pusat pemerintahan Kerajaan Majapahit ke Kahuripan untuk menghindari pertentangan keluarga. Bhre Pamotan wafat pada tahun 1453 dan tidak ada pengganti- nya. Baru pada tahun 1456, muncul Bhre Wengker yang bergelar Girindra Wardhana. Pertentangan keluarga kerajaan Majapahit terus berlanjut sampai pemerintahan Ranawijaya. Pada tahun 1522, Majapahit dikuasai oleh Demak.
C. Kerajaan dan Peninggalan Agama Buddha.
Agama Buddha mulai masuk ke Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, sekitar abad ke-5 Masehi. Pada tahun 423 Bhiksu Gunawarman datang ke Jawa untuk menyebarluaskan ajaran Buddha. Ia memperoleh perlindungan dari penguasa setempat. Usaha Bhiksu Gunawarman berjalan lancar. Agama Buddha berasal dari India. Agama Buddha masuk ke Indonesia bersamaan dengan masuknya agama Hindu. Agama Hindu berkembang setelah agama Buddha. Namun, persebaran agama Hindu lebih cepat dari pada persebaran agama Buddha. Hal ini terbukti dari lebih banyaknya kerajaan Hindu daripada kerajaan Buddha. Pusat-pusat kerajaan Buddha hanya terdapat di Sumatra dan beberapa daerah di Jawa. Kita akan membahas peninggalan-peninggalan sejarah bercorak Buddha dan Kerajaan Sriwijaya sebagai pusat penyebaran agama Buddha pada waktu itu.
1. Peninggalan sejarah bercorak Buddha.
Peninggalan sejarah Buddha dan Hindu hampir sama, yaitu candi, prasasti, patung, dan kitab. Mari kita bahas peninggalan-peninggalan sejarah bercorak Buddha satu per satu!
Candi Borobudur salah satu peninggalan sejarah warisan agama dan kebudayaan Buddha. Candi Borobudur terletak di Kabupaten Magelang.
a. Candi. Candi-candi Buddha digunakan sebagai tempat pemujaan. Ciri candi Buddha adalah adanya stupa dan patung Sang Buddha Gautama. Stupa adalah bangunan dari batu tempat menyimpan patung Sang Buddha. Beberapa Candi Buddha dapat dilihat dalam tabel berikut ini.
No.
Candi
Lokasi Penemuan
Dibangun
Peninggalan
1
Sewu,
Jawa Tengah,
Abad ke-7 M,
Mataram Lama.
2
Plaosan,
Jawa Tengah,
Abad ke-7 M,
Mataram Lama.
3
Mendut,
Jawa Tengah,
Abad ke-7 M,
Mataram Lama.
4
Borobudur,
Jawa Tengah,
770-842 M,
Mataram Lama.
5
Muara Takus,
Sumatra Selatan,
Abad ke-8 M,
Sriwijaya.
6
Jago,
Malang, Jawa Timur,
Abad ke-12 M,
Singasari.
7
Sari,
Jawa Tengah,
Abad ke-13 M,
Majapahit.
8
Pawon,
Jawa Tengah,
Abad ke-13 M,
Majapahit.
9
Tikus,
Mojokerto, Jawa Timur,
Abad ke-13 M,
Majapahit.
Tabel 1.5 Candi-candi peniggalan agama Buddha.
Candi Borobudur. Candi Borobudur adalah candi Buddha terbesar. Candi ini terletak di Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur dibangun sebelum agama Hindu berkembang di Jawa. Pembangunannya membutuhkan waktu sekitar 50 tahun. Relief (lukisan timbul) yang terdapat pada Candi Borobudur panjangnya mencapai 4 km. Tinggi Candi Borobudur 42 meter. Arca atau patung yang terdapat di sana mencapai 500 buah.
b. Prasasti.
Di Sumatra Selatan ditemukan beberapa prasasti warisan Keraja- an Sriwijaya. Di sekitar Palembang ditemukan Prasasti Telaga Batu, Prasasti Talang Tuwo, dan Prasasti Kedukan Bukit. Ketiganya menceri- takan berdirinya kerajaan Sriwijaya. Prasasti Karang Berahi dan Prasasti Kota Kapur ditemukan di Jambi dan Bangka. Kedua prasasti itu menceri- takan wilayah kekuasaan Sriwijaya.
c. Patung. Patung yang bercorak Buddha biasanya berupa arca Sang Buddha Gautama. Arca Sang Buddha Gautama pertama kali ditemukan di Sikendeng, Sulawesi Selatan. Berikut ini daftar patung atau arca peninggal- an sejarah Buddha.
Tabel 1.6 Patung-patung atau arca-arca peniggalan agama Buddha.
No
Nama Patung
Lokasi
Dibuat / Peninggalan
1
Patung Buddha,
Sikendeng
Abad ke -2 M, –
2
Arca Bhumisparsa Mudra,
Jawa
Tengah,
Abad ke-8 M, Mataram Lama.
3
Arca Dhyana Mudra,
Jawa
Tengah,
Abad ke-8 M, Mataram Lama.
4
Arca Abhaya Mudra,
Jawa
Tengah,
Abad ke-8 M, Mataram Lama.
5
Arca Vitarka Mudra,
Jawa
Tengah,
Abad ke-8 M, Mataram Lama.
6
Dharmacakra Mudra,
Jawa
Tengah,
Abad ke-8 M, Mataram Lama.
7
Arca Vara Mudra,
Jawa
Tengah,
Abad ke-8 M, Mataram Lama.
8
Arca Buddha,
Palembang,
Abad ke-8 M, Sriwijaya.
Mudra. Mudra adalah sikap tangan pada patung Budha. Bhumipasra Mudra adalah Buddha dengan sikap tangan menyentuh bumi; Vara Mudra adalah Buddha dengan sikap tangan memberi anugerah; Dhyana Mudra dan Abhaya Mudra adalah sikap Buddha sedang bersemedi dan memberi kedamaian; Vitarka Mudra sikap tangan Buddha memberi pelajaran; Dharmacakra Mudra adalah sikap Buddha sedang memutar roda ajaran.
d. Karya sastra (kitab) Ada beberapa karya sastra peninggalan sejarah yang bercorak Bud- dha. Salah satu karya sastra bercorak Buddha yang terkenal adalah Kitab Sutasoma. Kitab ini dikarang oleh Mpu Tantular. Kitab Sutasoma mence- ritakan kisah Raden Sutasoma. Kisah ini mengajarkan pengorbanan dan belas kasih yang harus ditempuh seseorang untuk mencapai kesem- purnaan tertinggi. Salah satu ungkapan yang terkenal dari Kitab Sutasoma adalah “Bhinneka Tunggal lka Tan Hana Dharma Mangrwa.” Berikut ini daftar karya sastra atau kitab-kitab peninggalan sejarah yang bercorak Buddha.
Tabel 1.7 Kitab-kitab peniggalan agama Buddha di Indonesia.
No
Kitab
Lokasi
Dibuat
Peninggalan
1
Negara Kertagama,
Jawa
Timur,
Abad ke-13 M,
Majapahit.
2
Sutasoma,
Jawa
Timur,
Abad ke-13 M,
Majapahit.
3
Pararaton,
Jawa
Timur,
Abad ke-13 M,
Majapahit.
4
Ranggalawe,
Jawa
Timur,
Abad ke-13 M,
Majapahit.
5
Arjunawiwaha,
Jawa
Timur,
Abad ke-13 M,
Majapahit.
e. Tradisi Tradisi agama Buddha yang sekarang ini kita jumpai banyak dipengaruhi oleh budaya Cina. Tradisi agama Buddha yang ada, misalnya berdoa di wihara. Tradi- si lain agama Buddha yang masih ada adalah ziarah. Ziarah dilaku- kan dengan mengunjungi tempat suci leluhur seperti candi. Kegiat- an yang dilakukan pada saat ziarah adalah membaca doa dan membawa sesajen.
2. Kejayaan Kerajaan Sriwijaya sebagai pusat penyebaran agama Buddha. Agama dan kebudayaan Hindu dan Buddha masuk dan berkem- bang di wilayah tanah air dalam waktu hampir bersamaan. Ada be- berapa kerajaan yang dipengaruhi baik oleh agama Hindu maupun Buddha. Bahkan, ada peninggalan sejarah yang membuktikan bahwa kedua agama itu hidup secara berdampingan dalam suatu kerajaan. Kerajaan-kerajaan yang mempunyai ciri baik Hindu maupun Buddha, an- tara lain Kerajaan Mataram Lama di Jawa Tengah dan Singasari di Jawa Timur. Sedangkan kerajaan yang bercorak Buddha antara lain Sriwijaya di Sumatra Selatan. Kita akan membahas lebih lanjut Kerajaan Sriwijaya sebagai salah satu pusat agama Buddha di Indonesia. Kerajaan Sriwijaya sudah dikenal pada tahun 682. Pusatnya di muara Sungai Musi, dekat Palembang. Awalnya, Sriwijaya hanya kerajaan kecil. Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan besar setelah dipimpin oleh Dapunta Hyang. Dapunta Hyang berhasil memperluas daerah kekuasaan- nya dengan menaklukkan kerajaan-kerajaan di sekitarnya.
Candi Muara Takus, salah satu peninggalan sejarah Kerajaan Sriwijaya. Candi ini terletak di antara dua sungai, yaitu Sungai Kampar Kanan dan Kampar Kiri.
Sriwijaya mencapai puncak kejayaan ketika diperintah oleh Raja Balaputradewa. Letaknya sangat strategis bagi pelayaan, yaitu di dekat Selat Malaka dan Selat Sunda. Sriwijaya menjadi kerajaan Maritim yang besar dan dilengkapi dengan armada kuat. Situasi yang aman bagi pelayar- an membuat banyak kapal asing singgah di pelabuhan Sriwijaya. Sejak saat itu, Sriwijaya menjadi pusat perdagangan.
Kerajaan Sriwijaya juga dikenal sebagai pusat agama Buddha. Hal itu diceritakan seorang pendeta Buddha, I-tsing, yang pernah tinggal di Palembang. Banyak Candi dan kuil agama Buddha didirikan. Di Sriwijaya terdapat Perguruan Tinggi agama Buddha. Mahaguru yang terkenal adalah Sakyakirti. Kerajaan Sriwijaya juga menjalin kerja sama dengan Perguruan Tinggi Nalanda di India. Kerajaan Sriwijaya banyak mengirimkan maha- siswanya. Raja Sriwijaya membantu memperbaiki kuil di Kanton, Cina pada awal abad ke-11.
Keruntuhan Sriwijaya disebabkan oleh serangan dari kerajaan Cola- mandala dari India Selatan, dari kerajaan Singasari, dan Majapahit. Tahun 1025 ibu kota Sriwijaya diserbu dan Raja Sanggarma Wijayatungga- warman ditawan musuh. Tahun 1275, Singasari menyerang Sriwijaya. Kerajaan Majapahit juga menyerang Sriwijaya pada tahun 1377.
Pelajarilah kembali pembahasan tentang Kerajaan dan Peninggalan Buddha. Kemudian, jawablah soal-soal berikut ini! 1. Sebutkan empat bentuk peninggalan sejarah Buddha! 2. Sebutkan empat prasasti peninggalan Kerjaan Sriwijaya! 3. Sebutkan lima buah candi peninggalan agama Buddha! 4. Sebutkan beberapa contoh tradisi Buddha! 5. Apa bukti Sriwijaya pernah menjadi pusat agama Buddha?
D. Kerajaan dan Peninggalan Agama Islam di Indonesia.
Kebanyakan penduduk negara kita beragama Islam. Bagaimana Agama Islam masuk dan berkembang di negara kita? Umumnya para ahli ber- pendapat Agama Islam mulai masuk ke Indonesia pada abad ke-13 M. Agama dan kebudayaan Islam masuk Indonesia melalui para pedagang yang berasal dari Arab, Persia, dan Gujarat (India), dan Cina.
Agama Islam berkembang dengan pesat di tanah air. Hal ini dapat di lihat dengan berdirinya kerajaan-kerajaan Islam. Kita akan membahas peninggalan-peninggalan sejarah dan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.
1. Peninggalan sejarah bercorak Islam di Indonesia. Agama dan kebudayaan Islam mewarikan banyak sekali peninggalan sejarah. Peninggalan-peninggalan sejarah bercorak Islam antara lain mas- jid, kaligrafi, karya sastra, dan tradisi keagamaan. Berikut ini akan dibahas satu per satu peninggalan sejarah Islam di Indonesia.
a. Masjid.
Masjid merupakan seni arsitektur Islam yang paling menonjol. Masjid adalah tempat peribadatan umat Islam. Berbeda dengan masjid-masjid yang ada sekarang, atap masjid peninggalan sejarah biasanya beratap tumpang bersusun. Semakin ke atas atapnya makin kecil. Jumlah atap tumpang itu biasanya ganjil, yaitu tiga atau lima. Atap yang paling atas berbentuk limas. Di dalam masjid terdapat empat tiang utama yang menyangga atap tumpang.
Pada bagian barat masjid terdapat mihrab. Di sebelah kanan mihrab ada mimbar. Di halaman masjid biasanya terdapat menara. Keberadaan menara tidak hanya untuk menambah keindahan bangunan masjid. Fungsi menara adalah sebagai tempat muazin mengumandangkan azan ketika tiba waktu salat. Sebelum azan dikumandangkan, dilakukan pemukulan tabuh atau beduk. Contoh masjid peninggalan sejarah Islam adalah Masjid Agung Demak dan Masjid Kudus. Masjid Agung Demak dibangun atas perintah Wali Songo. Pembangunan masjid dipimpin langsung oleh Sunan Kalijaga. Masjid Demak tidak memiliki menara. Sementara masjid Kudus didirikan oleh Sunan Kudus. Masjid Agung Demak. Pembangunan masjid dipimpin langsung oleh Sunan Kalijaga. Salah satu keunikan Masjid Agung Demak adalah salah satu tiangnya terbuat dari susunan tatal. Konon, tiang ini dibuat oleh Sunan Kalijaga. Tiang dari tatal ini kemudian diganti ketika Masjid Agung Demak dipugar pada tahun 1980. Potongan tiang tatal ini masih tersimpan di bangsal belakang masjid.
Berikut ini daftar masjid-masjid peninggalan sejarah kerajaan Islam.
Masjid Agung Demak, di demak, Jateng, dibuat Abad 14M, Kerajaan Demak.
Masjid Ternate, di Ternate, Ambon, dibuat abad 14 M, Kerajaan Ternate.
Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Jatim, Abad 15M.
Masjid Kudus, Jateng -Kudus, Abad 15M
Masjid Banten, Banten, Abad 15 M , Kerajaan Banten.
Masjid Cirebon, Jabar – Cirebon, Abad 15 M, Kerjaan Cirebon.
Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Abad 15M Ke Aceh.
Masjid Katangga, Katangga Sulsel, Abad ke16, Kerajaan Gowa.
b. Kaligrafi.
Kaligrafi adalah tulisan indah da- lam huruf Arab. Tulisan tersebut biasa- nya diambil dari ayat-ayat suci Al Quran. Kaligrafi digunakan sebagai hiasan dinding masjid, batu nisan, ga- pura masjid dan gapura pemakaman. Batu nisan pertama yang ditemukan di Indonesia adalah batu nisan pada ma- kam Fatimah binti Maimun di Leran, Surabaya. Sedangkan kaligrafi pada gapura terdapat di gapura makam Sunan Bonang di Tuban, gapura makam raja-raja Mataram, Demak, dan Gowa.
1, Kaligrafi Makam Fatima binti Maimun, di Gresik Jatim, Abad 13 Masehi. 2, Makam Ratu Nahrasiyah, di Samudra Pasai, abad 14 Masehi, Kerajaan Samudra Pasai. 3, Makam Maulana Malik Ibrahim, di gresik Jatim, Abad 15 Masehi. 4, Makam Sunan Giri, di Gresik Jatim, Abad 15 Masehi. 5, Makam Sunan Gunung Jati, di Cirebon Jawa barat, abad 15 Masehi, Cirebon. 6, Makam Sunan Kudus dan Sunan Muria, di Kudus Jawa Tengah, abad 15 masehi. 7, Makam Sunan Kalijaga, Demak Jawa Tengah, abad 15 masehi, Demak. 8, Makam raja-raja Banten, di Banten, abad 15 masehi, Banten. 9, Makam raja-raja Mataram, di Imogiri, abad ke 16 masehi, kerajaan Mataram. 10, Makam raja-raja Mangkunegaran, Astana Giri, abad 16 masehi, Kerajaan Mataram. 11. Makam raja-raja Gowa, Katangga, aba 16 Masehi, kerajaan Gowa.
c. Istana.
Istana adalah tempat tinggal raja atau sultan beserta keluarganya. Istana berfungsi sebagai pusat pemerintahan. Adanya istana sebenarnya karena pengaruh Hindu dan Buddha. Setelah Islam masuk, tradisi pem- bangunan istana masih berlangsung. Akibatnya, pada bangunan istana yang bercorak Islam, pengaruh Hindu dan Buddha masih tampak. Saat ini peninggalan Islam yang berupa Istana tinggal beberapa saja.
Keraton Kasultanan Yogyakarta merupakan istana Kerajaan Mataram Islam. Istana ini masih berdiri sampai sekarang.
No
Nama Istana
Lokasi
Dibuat
Peninggalan.
1
Istana Kesultanan Ternate
Ternate, Ambon,
Abad 14 M,
K. Ternate.
2
Istana Kesultanan Tidore
Tidore, Ambon,
Abad 14 M,
K. Tidore.
3
Keraton Kasepuhan
Cirebon, Jabar,
Abad 15 M,
K. Cirebon.
4
Keraton Kanoman
Cirebon, Jabar,
Abad 15 M,
K. Cirebon.
5
Keraton Kesultanan Aceh
NAD,
Abad 15 M,
K. Aceh.
6
Istana Sorusuan
Banten,
Abad 15 M,
K. Banten.
7
Istana Raja Gowa
Gowa, Sulsel,
Abad 16 M,
K. Gowa.
8
Keraton Kasultanan
Yogyakarta,
Abad 17 M,
K. Mataram.
9
Keraton Pakualaman
Yogyakarta,
Abad 17 M,
K. Mataram.
Tabel 1.10 Istana-istana peninggalan sejarah kerajaan Islam di Indonesia.
d. Kitab.
Kesusastraan Islam berkembang di Jawa dan Sumatra. Peninggalan karya sastra yang bercorak Islam adalah suluk dan hikayat. Suluk dan hikayat ada yang ditulis dalam bahasa daerah ada juga yang ditulis dalam bahasa Arab. Ada juga suluk yang diterjemahkan dalam bahasa Melayu. Suluk dan hikayat dibuat untuk mempermudah masyarakat Indonesia me- nangkap ajaran Islam.
Beberapa suluk terkenal adalah syair Si Burung Pingai dan syair Perahu karya Hamzah Fansuri serta syair Abdul Muluk dan syair gurindam dua belas karya Ali Haji. Syair gurindam dua belas berisi nasihat kepada para pemimpin agar mereka memimpin dengan bijaksana. Ada juga nasihat untuk rakyat biasa agar mereka menjadi terhormat dan disegani oleh se- sama manusia. Syair Abdul Muluk menceritakan Raja Abdul Muluk.
Hikayat adalah cerita atau dongeng yang isinya diambil dari kejadian sejarah. Di pulau Jawa, hikayat dikenal dengan nama babad. Babad tanah Jawa menceritakan kerajaan-kerajaan yang terdapat di Jawa. Cerita tersebut dimulai dari kerajaan Hindu-Buddha sampai kerajaan Islam. Di Aceh ada beberapa jilid Bustan Al-Salatin yang berisi ri- wayat nabi-nabi, riwayat sultan-sultan Aceh, dan penjelasan penciptaan langit dan bumi. Kitab ini ditulis oleh Nuruddi Ar- Raniri.
e. Pesantren. Sejak masuknya Islam ke Indonesia, pesantren merupakan lembaga yang mengajarkan Islam. Pesantren pertama kali didirikan di daerah Jawa dan Madura oleh para kiai. Pesantren pertama ini dibangun pada masa Sunan Ampel yaitu pada masa pemerintahan Prabu Kertawijaya dari Majapahit. Pesatren kemudian berkembang pesat dan melahirkan kelom- pok-kelompok terpelajar. Para santri belajar bahasa Arab, kitab Kuning, fiqih, pendalaman Al Quran, tahuhid, akhlak, dan tradisi tasawuf. Beberapa pesantren besar yang ada di Indonesia antara lain Pesantren Tebuireng di Jombang, Pesantren Lasem di Rembang, Pesantren Lirboyo di Kediri, Pesantren Asembagus di Situbondo, Pesantren As-Shiddiqiyyah di Jakarta, Al-Kautsar Medan.
f. Tradisi. Beberapa tradisi Islam kita warisi sampai sekarang, antara lain ziarah ke makam, sedekah, sekaten. 1. Ziarah, yaitu kegiatan mengunjungi makam. Ziarah berkembang ber- sama dengan tradisi lain. Di Jawa, misalnya pengunjung di sebuah makam melaksankan ziarah dengan cara melakukan berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut adalah membaca Al Quran atau kalimat syahadat, berdoa, begadang untuk semadi, atau tidur dengan harapan memper- oleh firasat dalam mimpi. 2. Sedekah, acara keluarga dengan mengundang tetangga sekitar. Sedekah untuk peristiwa gembira disebut syukuran. Sedekah untuk peristiwa sedih atau meminta perlindungan, disebut selamatan. Sede- kah meminta sesuatu disebut hajatan. 3. Sekaten, yaitu perayaan Maulid Nabi Muhammad dalam budaya Jawa. Perayaan Sekaten dikenal di Yogyakarta, Surakarta, Jawa Timur, dan Cirebon.
2. Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.
Setelah keraajaan-kerajaan Hindu-Buddha surut, mulai berdiri kerajaan- kerajaan Islam di tanah air kita. Berikut ini beberapa contoh kerajaan Is- lam yang pernah berdiri di Indonesia.
a. Kerajaan Samudera Pasai.
Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Letaknya di daerah Lhokseumawe, pantai timur Aceh. Raja-rajanya adalah Sultan Malik as-Saleh, Sultan Muhammad yang bergelar Malik Al-Tahir (1297-1326), Sultan Akhmad yang bergelar Malik Az Zahir (1326-1348) dan Zainal Abidin. Pada pertengahan abad ke-15 Samudra Pasai mengalami kemunduran karena diserang oleh Kerajaan Aceh.
b. Kerajaan Aceh.
Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Ibrahim pada tahun 1514. Aceh bekembang pesat setelah Malaka dikuasai Portugis. Para pe- dagang Islam memindahkan kegiat- an berdagang dari Malaka ke Aceh. Aceh mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1635). Karena menjadi pusat agama Islam, Aceh sering disebut Serambi Mekah.
c. Kerajaan Demak.
Kerajaan Demak terletak di pantai utara Jawa Tengah, didirikan Raden Patah pada tahun 1478. Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Demak menjadi pusat kegiatan Wali Songo. Raden Patah mempunyai putera bernama Adipati Unus yang mendapat julukan Pangeran Sabrang Lor. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono, Demak menyerang Sunda Kelapa, Banten, dan Cirebon. Ketiga daerah dapat direbut tahun 1526. Ketika menyerang Panarukan, Sultan Trenggono tewas dalam pertempuran.
d. Kerajaan Mataram.
Kerajaan Mataram mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Agung. Beliau banyak berjasa dalam bidang kebudayaan dan agama. Be- liau mengarang Serat Sastra Gending yang berisi filsafat Jawa, mencipta- kan penanggalan tahun Jawa, dan memadukan unsur Jawa dan Islam, seperti penggunaan gamelan dalam perayaan Sekaten untuk memperingati Maulud Nabi.
e. Kerajaan Banten.
Banten dikuasai Demak setelah direbut Falatehan. Kerajaan Banten dipimpin putra Falatehan yang bernama Hasanuddin. Dia berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa pada tahun 1527. Di bawah pemerintahannya, Banten menyebarkan agama Islam ke pedalaman Jawa Barat. Selain itu, Banten berhasil menguasai Lampung. Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682).
f. Kerajaan Gowa-Tallo (Makasar).
Kerajaan Gowa-Tallo terletak di Sulawesi Selatan. Pada tahun 1605, agama Islam masuk ke kerajaan Gowa-Tallo melalui seorang ulama dari Minangkabau bernama Dato ri Bandang. Karaeng Tunigallo adalah raja Gowa pertama yang memeluk agama Islam. Gelar Karaeng Tunigallo adalah Sultan Alauddin. Kerajaan Gowa Tallo mencapai kejayaan pada masa peme- rintahan Sultan Hassanuddin (1653 – 1669).
g. Kerajaan Ternate dan Tidore.
Kerajaan Ternate dan Tidore letaknya berdekatan. Keduanya menganut agama Islam sejak abad ke-16. Ajaran Islam dibawa oleh para pedagang dari Malaka dan Jawa. Raja-rajanya antara lain Zainal Abidin (1486 – 1500), Sultan Baabullah, Sultan Hairun, dan Sultan Nuku. Kerajaan-kerajaan lain di sekitar Ternate seperti kerajaan Tidore, Bacan, dan Jailolo mengikuti Ternate memeluk agama Islam. Raja-rajanya memakai gelar sultan dan nama-nama Arab.
c. Kerajaan Demak.
Kerajaan Demak terletak di pantai utara Jawa Tengah, didirikan Raden Patah pada tahun 1478. Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Demak menjadi pusat kegiatan Wali Songo. Raden Patah mempunyai putera bernama Adipati Unus yang mendapat julukan Pangeran Sabrang Lor. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono, Demak menyerang Sunda Kelapa, Banten, dan Cirebon. Ketiga daerah dapat direbut tahun 1526. Ketika menyerang Panarukan, Sultan Trenggono tewas dalam pertempuran.
d. Kerajaan Mataram.
Kerajaan Mataram mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Agung. Beliau banyak berjasa dalam bidang kebudayaan dan agama. Be- liau mengarang Serat Sastra Gending yang berisi filsafat Jawa, mencipta- kan penanggalan tahun Jawa, dan memadukan unsur Jawa dan Islam, seperti penggunaan gamelan dalam perayaan Sekaten untuk memperingati Maulud Nabi.
e. Kerajaan Banten.
Banten dikuasai Demak setelah direbut Falatehan. Kerajaan Banten dipimpin putra Falatehan yang bernama Hasanuddin. Dia berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa pada tahun 1527. Di bawah pemerintahannya, Banten menyebarkan agama Islam ke pedalaman Jawa Barat. Selain itu, Banten berhasil menguasai Lampung. Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682).
f. Kerajaan Gowa-Tallo (Makasar).
Kerajaan Gowa-Tallo terletak di Sulawesi Selatan. Pada tahun 1605, agama Islam masuk ke kerajaan Gowa-Tallo melalui seorang ulama dari Minangkabau bernama Dato ri Bandang. Karaeng Tunigallo adalah raja Gowa pertama yang memeluk agama Islam. Gelar Karaeng Tunigallo adalah Sultan Alauddin. Kerajaan Gowa Tallo mencapai kejayaan pada masa peme- rintahan Sultan Hassanuddin (1653 – 1669).
g. Kerajaan Ternate dan Tidore.
Kerajaan Ternate dan Tidore letaknya berdekatan. Keduanya menganut agama Islam sejak abad ke-16. Ajaran Islam dibawa oleh para pedagang dari Malaka dan Jawa. Raja-rajanya antara lain Zainal Abidin (1486 – 1500), Sultan Baabullah, Sultan Hairun, dan Sultan Nuku. Kerajaan-kerajaan lain di sekitar Ternate seperti kerajaan Tidore, Bacan, dan Jailolo mengikuti Ternate memeluk agama Islam. Raja-rajanya memakai gelar sultan dan nama-nama Arab.
Rangkuman :
Di Indonesia ada banyak sekali peninggalan sejarah. Di antaranya ada yang berasal dari masa kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam. Kita harus menjaga dan merawat peninggalan-peninggalan sejarah ter- sebut. Contoh kerajaan Hindu adalah Kutai, Tarumanegara, Kediri, Singo- sari, dan Majapahit. Peninggalan sejarah dari zaman Hindu ini antara lain berupa candi, prasasti, patung, kitab, dan tradisi-tradisi. Beberapa peninggalan Hindu yang terkenal antara lain Candi Prambanan, Candi Singasari, Prasasti Kutai, Prasasti Ciaruteun, Patung Airlangga, Patung Ken Dedes, Patung Kertarajasa, Kitab Baratayuda, dan Kitab Arjuna- wiwaha. Agama Buddha mencapai kejayaan pada masa kerajaan Sriwijaya. Peninggalan sejarah Buddha antara lain Candi Borobudur, Candi Sewu, Candi Mendut, Patung Buddha di Sikendeng, Arca Dhyana Mudra, dan Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular. Peninggalan sejarah Islam berupa masjid, kaligrafi, istana, kitab, dan tradisi-tradisi. Peninggalan-peninggalan yang terkenal antara lain masjid Demak, Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Kudus, kaligrafi di makam Fatima binti Maimun, Istana Kesultanan Aceh, Keraton Kasultanan Yogyakarta, dan Kiatab Bustan Al-Salatin. Kerajaan-kerajaan Islam yang pernah berdiri di Indonesia antara lain Samudera Pasai, Aceh, Banten, Demak, Mataram, Gowa-Tallo, dan Ternate-Tidore.
Sumber: Dokumen GPM
Gambar 1.21 Peta wilayah kekuasaan Kerajaan Aceh.
b. Kerajaan Aceh Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Ibrahim pada tahun 1514. Aceh bekembang pesat setelah Malaka dikuasai Portugis. Para pe- dagang Islam memindahkan kegiat- an berdagang dari Malaka ke Aceh. Aceh mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1635). Karena menjadi pusat agama Islam, Aceh sering disebut Serambi Mekah.
SMA Kelas 12 – Sosiologi – Bab 2 – Lembaga Sosial.
Penulis : Bagja Waluya.
Apa yang dimaksud lembaga sosial itu? Dalam bab ini, Anda akan mempelajari tentang berbagai lembaga sosial yang hidup dalam masyarakat beserta fungsi dan proses terbentuknya. Anda diharapkan mampu memahami dan mendeskripsikan berbagai lembaga sosial yang dapat menunjang kebutuhan manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
Manusia merupakan makhluk yang dinamis. Kedinamisan manusia tersebut digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan dalam hidupnya. Meskipun kebutuhannya bersifat pribadi atau kelompok, manusia tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan masyarakat karena manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial. Oleh karena itu, diperlukan sesuatu yang dapat mengatur perilaku manusia dan memenuhi kebutuhan hidup di masyarakat. Sesuatu yang dapat mengatur perilaku tersebut ialah lembaga sosial.
Lembaga sosial (sosial institution) atau dapat disebut juga dengan pranata sosial adalah suatu himpunan norma yang mengatur segala tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhan pokoknya dalam kehidupan bermasyarakat. Adapun norma adalah sejumlah ukuran atau patokan mengenai perilaku anggota masyarakat yang dijadikan pedoman dalam mengatur kehidupan bersama. Semua norma tersebut jika berkaitan dengan pengaturan terhadap suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat, akan berkembang menjadi suatu lembaga sosial.
Manusia mempunyai kebutuhan yang bermacam-macam dan lembaga sosiallah yang memenuhi kebutuhan individu pada masyarakat. Contohnya, manusia membutuhkan pendidikan. Orangtua akan mendaftarkan anaknya pada sekolah yang dituju, kemudian mengikuti tes atau ujian masuk, mematuhi peraturan sekolah, membayar iuran pendidikan atau uang sekolah, mengikuti pelajaran, dan lain sebagainya. Semua hal yang berkaitan dengan pendidikan diatur pada lembaga pendidikan. Manusia membutuhkan nafkah atau penghasilan, lembaga ekonomi yang mengaturnya. Misalnya, bekerja, berdagang, atau melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi lainnya.
A. Pengertian Lembaga Sosial.
Di dalam kehidupan bermasyarakat terdapat norma yang berfungsi mengatur perilaku anggota-anggotanya. Proses terbentuknya norma itu sendiri berawal dari sejumlah nilai-nilai yang terinternalisasi dalam perilaku warganya. Proses ini melalui proses yang panjang dan membutuhkan waktu lama. Norma-norma tersebut kemudian membentuk sistem norma yang kita kenal sebagai pranata sosial. Proses sejumlah norma menjadi pranata sosial disebut pelembagaan atau institusionalisasi. Oleh karena itu, pranata sosial sering disebut sebagai lembaga sosial.
Secara garis besar, munculnya lembaga sosial dapat diklasifikasikan ke dalam dua cara, yakni secara tidak terencana dan terencana. Secara tidak terencana artinya bahwa lembaga tersebut lahir secara bertahap (berangsur-angsur) dalam praktik kehidupan masyarakat. Hal ini biasanya terjadi ketika manusia dihadapkan pada masalah-masalah yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan hidupnya. Contohnya, dalam kehidupan ekonomi. Sistem barter (tukar barang) sudah dianggap tidak efisien, masyarakat menggunakan mata uang untuk mendapatkan barang yang diinginkan dengan cara membelinya dari orang lain.
Adapun cara terencana yaitu lembaga sosial muncul melalui suatu perencanaan yang matang oleh seorang atau kelompok orang yang memiliki kekuasaan dan wewenang. Contohnya, untuk meningkatkan kesejahteraan petani, pemerintah membentuk Koperasi Unit Desa (KUD). Hal tersebut dilakukan agar petani dapat menampung hasil panen dan membelinya dengan harga yang menguntungkan petani.
Untuk lebih jelasnya, sebaiknya Anda pahami beberapa definisi mengenai lembaga sosial dari para sosiolog berikut ini. 1. Robert Melver dan C.H. Page (Soekanto, 1990: 218), lembaga sosial adalah prosedur atau tata cara yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antarmanusia yang tergabung pada suatu kelompok dalam masyarakat. 2. Leopold Von Wiese dan Becker (Soekanto, 1990: 219), lembaga sosial adalah jaringan proses hubungan antarmanusia dan antarkelompok yang berfungsi memelihara hubungan itu serta pola-polanya sesuai dengan minat dan kepentingan individu serta kelompoknya. 3. W.G. Sumner (Soekanto, 1990: 218), lembaga sosial merupakan perbuatan, cita-cita, sikap, dan perlengkapan kebudayaan yang mempunyai sikap kekal serta bertujuan memenuhi kebutuhan- kebutuhan masyarakat. Lembaga berfungsi agar ada keteraturan dan integrasi di dalam masyarakat. 4. Koentjaraningrat (1964: 113), lembaga sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat kepada aktivitas untuk memenuhi kompleksitas kebutuhan dalam kehidupan manusia.
5. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, lembaga sosial merupakan kumpulan dari berbagai cara berperilaku (usage) yang diakui oleh anggota masyarakat sebagai sarana untuk mengatur hubungan-hubungan sosial.
6. Soerjono Soekanto, lembaga sosial atau pranata sosial adalah himpunan norma dari segala tindakan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat.
Dari uraian tersebut, dapat kita simpulkan bahwa lembaga sosial berkaitan dengan seperangkat norma yang saling berkaitan, bergantung, dan saling memengaruhi; seperangkat norma yang dapat dibentuk, diubah, dan dipertahankan sesuai dengan kebutuhan hidup; seperangkat norma yang mengatur hubungan antarwarga masyarakat agar dapat berjalan dengan tertib dan teratur.
Berdasarkan pengertian-pengertian tersebut, lembaga sosial memiliki ciri-ciri antara lain adanya tujuan, dapat digunakan dalam jangka waktu yang relatif lama, tertulis atau tidak tertulis, diambil dari nilai-nilai dan adat istiadat yang berlaku di masyarakat, adanya prasarana seperti bangunan dan lambang tertentu. Di dalam lembaga sosial akan ditemukan unsur budaya dan unsur struktural, yaitu berupa norma dan peranan sosial. Lembaga sosial dapat dikatakan sebagai suatu adat kebiasaan dalam kehidupan bersama yang mempunyai sanksi yang sistematis dan dibentuk oleh kewibawaan masyarakat.
Selain itu, menurut Harsoja lembaga sosial juga memiliki sifat- sifat umum, yaitu sebagai berikut.
1. Lembaga sosial berfungsi sebagai satu unit dalam sistem kebudayaan yang merupakan satu kesatuan bulat.
2. Lembaga sosial biasanya mempunyai berbagai tujuan yang jelas.
3. Lembaga sosial biasanya relatif kokoh.
4. Lembaga sosial dalam melakukan fungsinya sering menggunakan hasil kebudayaan material.
5. Sifat karakteristik yang ada pada lembaga sosial merupakan sebuah lambang.
6. Lembaga sosial biasanya memiliki tradisi tertulis atau lisan.
A. Suhandi berpendapat bahwa dalam suatu sistem sosial, terdapat lembaga sosial jika memiliki beberapa syarat, yaitu sebagai berikut.
1. Harus memiliki aturan atau norma yang hidup dalam ingatan atau yang tertulis.
2. Aktivitas-aktivitas bersama tersebut harus memiliki suatu sistem hubungan yang didasarkan atas norma-norma tertentu.
3. Aktivitas-aktivitas bersama tersebut harus memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tertentu yang disadari dan dipahami oleh kelompok masyarakat yang bersangkutan.
4. Harus memiliki peralatan dan perlengkapan.
Oleh karena itu, lembaga merupakan kelompok individu yang memiliki norma dan berhubungan secara langgeng, dan anggotanya memiliki fungsi untuk mendukung fungsi lembaga itu sendiri.
B. Klasifikasi Lembaga Sosial.
Tipe-tipe lembaga sosial dapat diklasifikasikan dari berbagai sudut pandang. Menurut Gillin dan Gillin lembaga sosial dapat diklasifikasikan antara lain sebagai berikut. 1. Crescive institutions dan enacted institutions yang merupakan klasifikasi dari sudut perkembangannya. Crescive institutions disebut juga lembaga-lembaga paling primer dan merupakan lembaga yang secara tidak disengaja tumbuh dari adat istiadat masyarakat. Contohnya, hak milik, perkawinan, agama, dan seterusnya. Adapun enacted institutions dengan segaja dibentuk untuk memenuhi tujuan tertentu. Misalnya lembaga utang piutang, lembaga perdagangan, dan lembaga-lembaga pendidikan, yang semuanya berakar pada kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat. 2. Dilihat dari sudut nilai-nilai yang diterima oleh masyarakat, timbul klasifikasi lembaga sosial berdasarkan basic institutions dan subsidiary institutions. Basic institutions dianggap sebagai lembaga sosial yang sangat penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib dalam masyarakat. Di dalam masyarakat Indonesia, keluarga, sekolah-sekolah, negara dan lain sebagainya dianggap sebagai basic institutions ( lembaga yang pokok). Adapun subsidiary institutions dianggap lembaga yang kurang penting. Misalnya, kegiatan-kegiatan rekreasi. Ukuran yang dipakai untuk menentukan suatu lembaga sosial penting atau tidak penting, setiap kelompok masyarakat memiliki penilaian yang berbeda. 3. Dari sudut penerimaan masyarakat, lembaga sosial dapat dibedakan menjadi social sanctioned institutions (approved) dan unsanctioned institutions. Social sanctioned institutions (approved) adalah lembaga- lembaga yang diterima oleh masyarakat. Misalnya, sekolah, atau perusahaan dagang. Adapun unsanctioned institutions merupakan lembaga yang ditolak keberadaannya oleh masyarakat walaupun kadang-kadang masyarakat itu sendiri tidak berhasil memberantasnya. Misalnya, kelompok penjahat, perampok, pemeras, atau pencoleng. 4. Perbedaan antara general institutions dan restricted institutions timbul jika klasifikasi tersebut didasarkan pada faktor penyebarannya, misal agama. Agama merupakan suatu general institutions karena hampir dikenal oleh seluruh masyarakat di dunia. Adapun agama Islam, Kristen, Buddha, Hindu, dan lainnya, merupakan restricted institutions karena dianut oleh masyarakat-masyarakat tertentu di dunia. Misalnya, agama Islam banyak dianut oleh masyarakat di Timur Tengah, dan Indonesia, Malaysia. Adapun di Amerika dan Eropa mayoritas penduduk memeluk agama Kristen. 5. Menurut fungsinya, lembaga sosial dibedakan atas operative institutions dan regulative institutions. Operative institutions berfungsi sebagai lembaga yang menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan, seperti lembaga industrialisasi. Adapun regulative institutions bertujuan untuk mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang tidak menjadi bagian mutlak lembaga itu sendiri. Suatu contoh adalah lembaga-lembaga hukum, seperti kejaksaan, atau pengadilan.
Klasifikasi lembaga-lembaga sosial tersebut menunjukkan bahwa di dalam setiap masyarakat akan dijumpai bermacam-macam lembaga sosial. Setiap masyarakat mempunyai sistem nilai yang menentukan lembaga sosial manakah yang dianggap sebagai pusat dan yang dianggap berada di atas lembaga-lembaga sosial lainnya.
Pada masyarakat totaliter, misalnya, negara dianggap sebagai lembaga sosial pokok yang membawahkan lembaga-lembaga lainnya seperti keluarga, hak milik, perusahaan, atau sekolah. Akan tetapi, dalam setiap masyarakat akan dijumpai pola-pola yang mengatur hubungan antarlembaga sosial tersebut. Sistem pola hubungan- hubungan tersebut lazimnya disebut institutional configuration. Masyarakat yang homogen dan tradisional mempunyai pola hubungan yang cenderung bersifat statis. Pada masyarakat yang sudah kompleks dan terbuka bagi perubahan sosial budaya, sistem tersebut sering sekali mengalami kegoncangan-kegoncangan. Hal tersebut disebabkan oleh masuknya hal-hal yang baru.
C. Peran dan Fungsi Lembaga Sosial.
Setiap hal memiliki peran dan fungsinya tersendiri. Demikian pula dengan keberadaan lembaga-lembaga sosial. Peran dan fungsi lembaga sosial sangat erat dengan orientasinya. Beberapa lembaga sosial yang tumbuh dan sangat dikenal dalam kehidupan sosial adalah sebagai berikut.
1. Lembaga Keluarga.
Pengertian luas dari keluarga adalah kekerabatan yang dibentuk atas dasar perkawinan dan hubungan darah. Kekerabatan yang berasal dari satu keturunan atau hubungan darah merupakan penelusuran leluhur seseorang, baik melalui garis ayah maupun ibu ataupun keduanya. Hubungan kekerabatan seperti ini dikenal sebagai keluarga luas (extended family) yaitu ikatan keluarga dalam satu keturunan yang terdiri atas kakek, nenek, ipar, paman, anak, cucu, dan sebagainya. Kekerabatan ini ada yang memiliki norma atau solidaritas ke dalam yang kuat sehingga ikatan kekerabatan menjadi erat sekali. Adapun kekerabatan atas dasar perkawinan merupakan proses masuknya seseorang dalam satu ikatan keluarga, baik masuk menjadi keluarga laki-laki maupun keluarga wanita atau keduanya.
Pembentukan keluarga yang ideal yaitu untuk mendirikan rumah tangga (household) yang berada pada satu naungan tempat tinggal sehingga satu rumah tangga dapat terdiri atas lebih dari satu keluarga inti. Hal tersebut disebabkan sulitnya mendapatkan tempat tinggal bagi keluarga inti atau salah satu keluarga inti sengaja melarang keluarga inti lainnya untuk berpisah. Bentuk kekerabatan seperti ini disebut sebagai keluarga poligamous, yaitu beberapa keluarga inti dipimpin oleh seorang kepala keluarga. Akan tetapi, umumnya satu rumah tangga hanya memiliki satu keluarga inti. Mereka yang membentuk rumah tangga akan mengatur ekonominya sendiri serta bertanggung jawab terhadap pengurusan dan pendidikan anak-anaknya.
Keluarga yang ideal dibentuk melalui perkawinan dan akan memberikan fungsi kepada setiap anggotanya. Di dalam keluarga, akan terbentuk tingkat-tingkat sepanjang hidup individu (stages a long the life cycle), yaitu masa-masa perkembangan individu sejak masa bayi, masa penyapihan (anak yang sedang menyusu kepada ibunya), masa kanak-kanak, masa pubertas, masa setelah nikah, masa hamil, masa tua, dan seterusnya. Perkembangan kehidupan yang demikian dapat terjadi dalam kehidupan keluarga umum. Pada setiap masa perkembangan individu dalam keluarga, akan terjadi penanaman pengaruh dari lingkungan sosial tempat individu yang bersangkutan berada. Pengaruh tersebut secara langsung berasal dari orangtuanya melalui penanaman nilai-nilai budaya yang dianut atau pengaruh lingkungan pergaulan yang membentuk pribadi bersangkutan (sosialisasi). Suatu keluarga dapat terbentuk karena hal-hal berikut. a. Suatu kelompok yang memiliki nenek moyang yang sama sehingga perkawinan dapat terjadi di antara mereka yang memiliki satu keturunan, disebut endogami. b. Suatu kelompok kekerabatan disatukan oleh darah atau perkawinan. Pasangan perkawinan tidak didapat dari kelompok sendiri yang berasal dari satu keturunan atau nenek moyang, tetapi pasangan hidup diperoleh dari kelompok lain sehingga di antara dua kelompok yang berbeda terikat oleh adanya perkawinan di antara keturunannya disebut eksogami. Pasangan perkawinan dengan atau tanpa anak. Suatu keluarga adakalanya tidak dapat memiliki keturunan sehingga pasangan hidup dapat mengadopsi anak orang lain sebagai anggota untuk pelengkap keluarga batih. d. Pasangan tanpa nikah yang mempunyai anak. Akibat adanya keinginan untuk melakukan hubungan suami istri di luar nikah, tidak jarang di antara mereka mempunyai anak. Di negara- negara yang menganut paham bebas (liberal), hal ini dianggap sesuatu yang lumrah. Jika pasangan hidup di luar nikah memiliki anak dan mereka dapat hidup dengan rukun tanpa adanya ikatan perkawinan disebut samen leven atau kumpul kebo. Di Indonesia, perbuatan demikian dianggap menyeleweng dari kehidupan sosial yang sekaligus melanggar nilai dan norma masyarakat, dan melanggar norma agama. e. Satu orang dapat hidup dengan beberapa orang anak. Hal ini dapat terjadi karena salah satu pasangan hidup, ayah atau ibu, berpisah yang disebabkan oleh perceraian atau salah seorang dari mereka meninggal sehingga salah seorang di antara mereka harus memelihara anaknya.
Keluarga sebagai satuan masyarakat terkecil memiliki struktur yang khas, diikat oleh aturan-aturan yang ada di masyarakat yang Riset umumnya secara ideal dibentuk melalui perkawinan. Oleh karena itu, setiap orang tidak dapat seenaknya dalam menentukan pilihan. Pasangan hidup yang diperoleh melalui perkawinan merupakan pasangan resmi yang diakui masyarakat sehingga setiap orang tidak dapat mengganti pasangannya hanya berdasarkan kebutuhan atau keinginan semata-mata. Jika hal ini terjadi di masyarakat, orang yang berbuat demikian akan tercela bahkan diasingkan dalam kehidupan sehari-hari karena dianggap melanggar norma dan nilai yang telah melembaga di masyarakat.
Di dalam kehidupan keluarga dikenal keluarga inti, yaitu keluarga yang terdiri atas orangtua (ayah dan ibu) dan anak-anaknya yang belum menikah. Anak sebagai anggota dari keluarga inti dapat saja merupakan anak kandung, anak tiri, atau anak angkat. Mereka bersama-sama memelihara keutuhan rumah tangga sebagai suatu satuan sosial.
Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang terdiri atas ayah, ibu, dan anak yang di kenal sebagai keluarga inti (nuclear family). Keluarga memiliki fungsi sosial majemuk bagi terciptanya kehidupan sosial dalam masyarakat. Dalam keluarga diatur hubungan antaranggota keluarga sehingga tiap anggota mempunyai peran dan fungsi yang jelas. Contohnya, seorang ayah sebagai kepala keluarga sekaligus bertanggung jawab untuk menghidupi keluarganya; ibu sebagai pengatur, pengurus, dan pendidik anak. Keluarga inti biasanya disebut sebagai rumah tangga, yang merupakan unit terkecil dalam masyarakat sebagai tempat dan proses pergaulan hidup. Suatu keluarga inti dianggap sistem sosial karena memiliki unsur-unsur sosial yang meliputi kepercayaan, perasaan, tujuan, kaidah-kaidah, kedudukan dan peranan, tingkatan atau jenjang, sanksi, kekuasaan, dan fasilitas. Jika unsur-unsur tersebut diterapkan pada keluarga inti, akan dijumpai keadaan sebagai berikut. a. Adanya kepercayaan bahwa terbentuknya keluarga inti merupakan kodrat yang Maha Pencipta. b. Adanya perasaan-perasaan tertentu pada diri setiap anggota keluarga batih, yang berwujud rasa saling mencintai, saling menghargai, atau rasa saling bersaing. c. Tujuan hidup, yaitu bahwa keluarga inti merupakan suatu wadah manusia mengalami proses sosialisasi dan mendapatkan jaminan ketenteraman jiwanya. d. Setiap keluarga inti diatur oleh kaidah-kaidah yang mengatur timbal balik antaranggota-anggotanya ataupun dengan pihak- pihak luar dari keluarga yang bersangkutan. e. Keluarga inti dan anggota-anggotanya mempunyai kedudukan dan peranan tertentu dalam masyarakat. f. Anggota-anggota keluarga inti, misalnya suami dan istri sebagai ayah dan ibu, mempunyai kekuasaan yang menjadi salah satu dasar bagi pengawasan proses hubungan kekeluargaan. g. Setiap anggota keluarga inti mempunyai posisi sosial tertentu dalam hubungan kekeluargaan, kekerabatan, ataupun dengan pihak luar. h. Lazimnya sanksi-sanksi positif ataupun negatif diterapkan dalam keluarga tersebut bagi mereka yang patuh serta mereka yang menyeleweng. i. Biasanya ada fasilitas untuk mencapai tujuan berkeluarga. Misalnya, sarana untuk mencapai proses sosialisasi.
a. Perkawinan.
Sebelum terbentuknya keluarga, tentu saja didahului dengan adanya perkawinan di antara calon pasangan hidup untuk mengakhiri masa gadis bagi seorang wanita atau masa bujang bagi seorang laki- laki. Pembentukan keluarga melalui perkawinan disebut keluarga konyugal, sedangkan perkawinan adalah suatu pola sosial yang telah disetujui dan dua orang yang memiliki jenis kelamin berbeda telah bertekad untuk membentuk sebuah keluarga. Perkawinan adalah suatu transaksi yang menghasilkan suatu kontrak seseorang (pria atau wanita, korporatif atau individual, secara pribadi atau melalui wakil) memiliki hak secara terus menerus untuk menggauli seorang wanita atau pria secara sah. Hak ini memiliki prioritas bagi laki- laki atau wanita untuk melakukannya secara berkesinambungan, sampai wanita dianggap telah memenuhi syarat untuk memiliki dan melahirkan anak.
Selanjutnya, perkawinan adalah penerimaan status baru untuk siap menerima hak dan kewajiban sebagai pasangan suami istri yang sah diakui masyarakatnya dan hukum. Status baru yang diperoleh dan diumumkan biasanya melalui perayaan dengan jalan mengundang kerabat, kenalan, handai taulan, dan lain-lain yang berhubungan dengan kedua belah pihak. Perkawinan berlangsung tentu saja disertai upacara keagamaan sesuai yang dianut oleh pasangan pengantin. Mereka yang telah membentuk sebuah keluarga akan memiliki hak untuk menentukan nasibnya sendiri di kemudian hari. Pasangan hidup yang telah berumah tangga dan membentuk keluarga batih pada dasarnya memiliki fungsi sebagai berikut. 1) Unit terkecil dalam masyarakat yang mengatur hubungan seksual secara berkesinambungan yang sah secara hukum. 2) Wadah tempat berlangsungnya sosialisasi, yakni proses anggota- anggota masyarakat yang baru mendapatkan pendidikan untuk mengenal, memahami, menaati, dan menghargai kaidah-kaidah serta nilai-nilai yang berlaku. 3) Unit terkecil masyarakat yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan ekonomis. 4) Unit terkecil dalam masyarakat tempat anggota-anggotanya mendapatkan perlindungan bagi ketenteraman dan perkembangan jiwanya.
Perkawinan untuk membentuk status baru yaitu rumah tangga, yang terjadi di masyarakat idealnya secara monogami, yaitu pasangan hidup antara seorang suami dan seorang istri. Akan tetapi, di masyarakat tidak menutup kemungkinan terjadi poligami, yaitu seseorang memiliki pasangan lebih dari satu. Poligami dibagi dua: poligini yaitu seorang suami memiliki pasangan lebih dari seorang istri dan poliandri yaitu seorang istri memiliki pasangan lebih dari seorang suami. Poliandri di Indonesia dilarang dilaksanakan, selain bertentangan dengan norma agama, juga status anak yang dilahirkan oleh istri tidak jelas ayahnya.
Perkawinan tidak boleh dilangsungkan apabila terjadi perkawinan sumbang yang disebut incest,yaitu perkawinan sedarah antara kakak beradik, atau orangtua dengan anaknya. Larangan perkawinan sumbang ini sifatnya universal di setiap kelompok manusia karena dianggap melanggar norma yang berlaku.
Secara umum, penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di masyarakat dan tidak dibenarkan untuk dilakukan adalah sebagai berikut. 1) Hidup bersama atas dasar suka sama suka yang tidak diikat oleh tali perkawinan (kumpul kebo). 2) Adanya istri simpanan bagi laki-laki, atau suami simpanan bagi wanita. 3) Melahirkan anak di luar nikah. 4) Hubungan suami istri sebelum pernikahan atau pada masa tunangan. 5) Melakukan hubungan suami istri dengan orang lain yang bukan istri atau suaminya yang sah (perzinaan).
Keutuhan keluarga adakalanya mengalami perpecahan berupa perceraian, sebagai akibat hilangnya keserasian untuk mempertahankan keutuhan keluarga. Beberapa masyarakat tertentu (berhubungan dengan agama yang dianut oleh keluarga) melarang adanya perceraian karena perkawinan merupakan anugerah yang tidak boleh dipisahkan, kecuali oleh kematian. Oleh karena itu, untuk bercerai akan mengalami kesulitan, kalaupun dapat terjadi perceraian biasanya melalui prosedur yang berbelit-belit. Akan tetapi, adapula masyarakat yang membolehkan suatu keluarga mengalami perceraian. Hal ini biasanya apabila suami istri satu sama lain bersepakat untuk mengakhiri rumah tangganya sehingga perceraian dapat dilaksanakan dan masing-masing menempuh jalan hidupnya sendiri.
Persoalan akibat perceraian adalah anak dari keluarga yang bersangkutan. Mereka dapat mengikuti salah satu orangtuanya, tetapi dalam jiwa anak akan terjadi konflik batin yang dapat mengakibatkan ketidakpuasan akan kehidupan yang dihadapi. Oleh karena itu, mereka mencari penyelesaian sendiri terhadap persoalan yang dihadapinya. Tidak jarang di antara mereka terjerumus pada pergaulan negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan merugikan lingkungan sosialnya, baik dalam bentuk penyimpangan perilaku di masyarakat maupun terjerumus dalam penyalahgunaan obat terlarang.
Di Jepang pada 1888 tercatat ada 300 perceraian dari 1000 perkawinan. Survei rumah tangga di masyarakat Cina dan India menunjukkan angka perceraian 3,3% sampai 5,5%. Usia perkawinan orang-orang desa rata-rata lebih lama daripada orang bangsawan karena ada syarat bahwa pasangan itu harus mempunyai lahan mereka sendiri. Sumber: Sosiologi Keluarga, 2002.
b. Fungsi Keluarga.
Setiap kehidupan yang terjadi di masyarakat, terutama keluarga sebagai lembaga terkecil, struktur kelembagaannya akan berkembang sesuai dengan keinginan masyarakat untuk menyelesaikan tugas- tugas tertentu. Adapun tugas atau fungsi keluarga adalah sebagai berikut.
1) Fungsi Melanjutkan Keturunan atau Reproduksi. Pada awal terbinanya keluarga, tentu saja banyak yang mendambakan kehadiran anak, sebagai hasil perkawinan dari hubungan suami istri yang dilakukan secara sah.
2) Fungsi Afeksi. Seseorang memiliki kebutuhan dasar yang telah ditanamkan sejak dilahirkan, berupa kasih sayang, rasa cinta orangtua yang melahirkan atau yang mengasuhnya. Kebutuhan dasar yang demikian akan terus berlanjut sampai dewasa, bahkan sampai tua dan kemudian saat seblum meninggal dunia. Kebutuhan kasih sayang atau rasa cinta dapat diperoleh dari orangtuanya atau orang lain terhadap dirinya apabila yang bersangkutan turut pula memberikan kebutuhan dasar kepada orang lain sehingga terjadi saling mengisi kebutuhan dasar. Fungsi afeksi ini dapat berupa tatapan mata, ucapan-ucapan mesra, sentuhan-sentuhan halus, yang semuanya akan merangsang anak dalam membentuk kepribadiannya. Dengan demikian, fungsi afeksi harus dimulai dari lingkungan keluarga karena orangtua langsung berhubungan terus-menerus dengan anaknya sehingga anak akan menerima komunikasi dari orangtuanya dan merasakan adanya rangsangan rasa kasih sayang yang mereka perlukan.
3) Fungsi Sosialisasi. Keluarga merupakan sistem yang menyelenggarakan sosialisasi terhadap calon-calon warga masyarakat baru. Seseorang yang dilahirkan di suatu keluarga akan melalui suatu proses penyerapan unsur- unsur budaya yang mengatur masyarakat bersangkutan. Calon warga masyarakat baru dipersiapkan oleh orangtuanya, kemudian oleh orang lain dan lembaga pendidikan sekolah, untuk dapat menjalankan peranan dalam kehidupan bermasyarakat, di bidang ekonomi, agama, atau politik sesuai dengan kebutuhan setiap anggota masyarakat. Keluarga merupakan tempat awal terbinanya sosialisasi bagi seseorang. Dijumpai tiga proses yang menjadi dasar hubungan antara manusia dan dunia kehidupannya sebagai lingkungan sosial (walaupun tidak selalu berurutan), yaitu sebagai berikut. a) Eksternalisasi adalah proses pembentukan pengetahuan latar belakang yang tersedia untuk dirinya serta untuk orang lain. b) Objektivasi adalah proses meneruskan pengetahuan latar belakang tersebut kepada generasi berikutnya secara objektif. c) Internalisasi adalah proses yang menjadikan kenyataan sosial yang sudah menjadi kenyataan objektif itu ditanamkan ke dalam kesadaran, terutama pada anggota masyarakat baru, dalam konteks proses sosialisasi.
c. Peran Keluarga. Seseorang tidak dilahirkan langsung menjadi anggota masyarakat, tetapi bagian dari anggota keluarga sebagai satuan unit masyarakat yang terkecil. Di dalam keluarga, seseorang akan mendapat pendidikan awal untuk mengenal lingkungan sosialnya, yang kemudian berpartisipasi di dalamnya. Hal itu dianggap sosialisasi primer untuk mempersiapkan anggota keluarga menjadi anggota masyarakat. Sosialisasi sekunder adalah suatu proses bagi individu untuk mengenal dan memahami lingkungan sosialnya secara lebih luas. Hal ini merupakan awal menjadi anggota masyarakat yang disebut juga sebagai proses internalisasi. Internalisasi adalah dasar untuk memahami sesama anggota masyarakat dan untuk memahami dunia kehidupan sosial sebagai kenyataan sosial yang penuh makna bagi seorang individu.
Proses pemahaman lingkungan sosial bagi anggota masyarakat tidak ditafsirkan secara perorangan, tetapi melihat keterlibatan setiap anggota masyarakat yang terdapat di dalamnya. Selanjutnya, seseorang akan meleburkan diri dan mengikuti kehidupan yang berlaku di tempat individu tersebut berada atau tinggal. Memahami dunia kehidupan sosial dimulai dari dunia kehidupan keluarga sebagai dunia awal bagi seseorang untuk melakukan sosialisasi. Setelah yang bersangkutan dewasa maka harus memahami dunia kehidupan yang lebih luas dari dunia sebelumnya, yang turut membentuk dan memengaruhi kepribadiannya. Proses pemahaman lingkungan sosial tidak hanya terbatas pada lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat, tetapi akan meluas ke berbagai bidang kehidupan dan bergantung pada aktivitas kehidupan seseorang. Keluarga tidak hanya berfungsi sebagai satuan sosial yang menyelenggarakan sosialisasi, tetapi juga sebagai satuan yang memberikan kepuasan emosional dan rangsangan perasaan para anggotanya. Keluarga merupakan lembaga atau pranata yang besar pengaruhnya terhadap sosialisasi anak. Kondisi demikian menyebabkan pentingnya peranan keluarga, yaitu sebagai berikut. 1) Keluarga batih merupakankelompok kecil yang anggota-anggotanya berinteraksi langsung secara tetap dan berkesinambungan. Dengan demikian, perkembangan anak dapat diikuti secara saksama oleh kedua orangtuanya, dan kepribadian anakpun dapat lebih mudah dibentuk dalam tahap sosialisasi primer. Perhatian yang besar orangtua terhadap anak-anaknya dapat mendorong mereka berprestasi di sekolah. 2) Orangtua yang berpandangan maju memiliki motivasi yang kuat dalam mendidik anaknya. Anak diharapkan dapat memiliki status dan peran yang baik di masyarakat.
2. Lembaga Ekonomi.
Cabang ekonomi adalah lembaga-lembaga yang berkisar pada lapangan produksi, distribusi, konsumsi (pemakaian) barang-barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat.
Setiap masyarakat akan menyusun pola pemenuhan kebutuhan ekonominya yang disebut konsumsi atau pengeluaran pendapatannya berupa makanan, pakaian, perumahan yang harus tersedia agar mereka dapat bertahan hidup. Setiap pemenuhan kebutuhan tidak selamanya dapat dihasilkan oleh masyarakat itu sendiri, adakalanya memerlukan kelompok masyarakat lain. Oleh karena itu, timbullah proses tukar-menukar barang-barang kebutuhan yang prosesnya dimulai dari sistem barter, kemudian penggunaan uang sebagai alat tukar yang sah sesuai dengan harga yang disepakati bersama. Menelaah ekonomi melalui sosiologi dapat dikaji dengan pendekatan struktural, yakni melihat relasi atau hubungan antara subjek dan objek atau komponen-komponen yang merupakan bagian dari suatu sistem pemenuhan kebutuhan. Struktur adalah pola dari berbagai sistem relasi. Ekonomi akan melibatkan berbagai sistem yang terdapat di dalamnya, termasuk hubungan antarmanusia yang terlibat dalam proses ekonomi. Dengan demikian, unsur manusia sebagai unsur sosial akan selalu terlibat dalam suatu proses produksi, distribusi, serta konsumsi barang dan jasa. Hal ini akan menjadi suatu permasalahan struktural dalam sosial-ekonomi karena perekonomian masyarakat akan melibatkan hubungan antarmanusia, baik sebagai konsumen maupun sebagai produsen, yang juga merupakan relasi sosial sehingga masalah sosial ekonomi mencakup antara lain sebagai berikut. a. Pola relasi antara manusia sebagai subjek dan sumber kemakmuran ekonomi, seperti alat produksi, fasilitas dari negara, perbankan, dan kenyataan sosial. Adapun masalah struktural dalam ekonomi akan berkisar pada bagi hasil, sewa-menyewa, keuntungan, pinjaman ke bank, dan lain-lain. b. Pola relasi antara manusia sebagai subjek dan hasil produksi, meliputi masalah distribusi hasil, masalah penghasilan yang didapat dengan prestasi yang dicapai. c. Pola relasi antarsubjek sebagai komponen sosial ekonomi sehingga merupakan mata rantai dalam sistem produksi. Dengan demikian, proses produksi, distribusi, ataupun konsumsi barang dan jasa akan selalu melibatkan subjek atau pihak lain sehingga lembaga ekonomi tidak dapat dilepaskan dari aspek-aspek pendukungnya, yaitu manusia yang terlibat di dalamnya.
a. Produksi. Produksi adalah proses yang diorganisasikan secara sosial yang di dalamnya barang dan jasa diciptakan atau dihasilkan. Pada tahap produksi, lingkungan alam digarap dan diubah oleh hasil kerja manusia yang melibatkan segi fisik dan berbagai perangkat teknologi serta unsur-unsur sosial yang terdapat di dalamnya. Proses produksi dapat pula dilakukan secara perorangan ataupun kelompok, bergantung pada tujuan dari hasil produksi atau barang yang dibutuhkan sehingga akan menyangkut berbagai kepentingan. Kepentingan tersebut dapat menyangkut individu ataupun kelompok. Barang atau hasil produksi yang merupakan hasil kerja akan menembus berbagai jaringan sosial di masyarakat sehingga memiliki nilai tersendiri.
b. Distribusi. Manusia selalu berhubungan dengan manusia lain guna memenuhi kebutuhan akan barang dan jasa. Kebutuhan tersebut baik untuk dikonsumsi ataupun ditukar maka terbentuklah konsep distribusi, yaitu proses alokasi barang dan jasa yang diproduksi oleh masyarakat. Barang atau jasa tersebut dapat digunakan sendiri atau ditukar untuk melengkapi kebutuhan akan barang dan jasa yang tidak diperoleh di lingkungannya.
c. Konsumsi Konsumsi merupakan suatu pengeluaran dari pendapatan yang diperoleh seseorang, masyarakat, atau lembaga tertentu untuk dibelanjakan terhadap barang atau hal yang dibutuhkan. Pengeluaran tersebut dapat berupa belanja rumah tangga, belanja perusahaan, belanja pemerintah, dan lain-lain yang sifatnya untuk memenuhi kebutuhan. Pemenuhan kebutuhan akan barang dan jasa dapat diperoleh dari masyarakat lain yang sengaja melakukan produksi. Lalu terjadi distribusi yang hasilnya diperoleh untuk memenuhi setiap orang, masyarakat, atau lembaga yang membutuhkannya.
3. Lembaga Politik. Istilah politik adalah kegiatan manusia yang berkenaan dengan pengambilan dan pelaksanaan keputusan. Politik merupakan suatu aspek kehidupan sosial yang tidak dapat dihindarkan oleh setiap orang di dalam suatu negara. Politik pada umumnya disamakan dengan penggunaan pengaruh, perjuangan kekuasaan, dan persaingan di antara individu dan kelompok atas alokasi ganjaran atau nilai-nilai di dalam masyarakat. Politik juga mencakup proses pengendalian sosial, termasuk lingkungan dan pencapaian tujuan bersama. Lembaga politik adalah suatu pola tingkah laku manusia yang sudah mapan, yang terdiri atas interaksi sosial dan tersusun di dalam suatu kerangka nilai yang sesuai. Pranata politik dibentuk berdasarkan konstitusi dokumen-dokumen dasar atau beberapa kebiasaan sehingga terbentuk struktur dan proses formal legislatif, eksekutif, adminitratif, dan hukum. Lembaga politik menentukan hasil-hasil dalam proses politik dengan penetapan batas-batas kekuasaan, yang digunakan di dalamnya dengan memengaruhi isi dan arah komunikasi politik. Mengkaji lembaga politik dapat menggunakan latar belakang sejarah dan perundang-undangan yang berlaku. Memahami sejarah perkembangan lembaga politik akan memberikan gambaran yang berguna bagi penelaahan struktur- struktur pemerintahan. Adapun perundang-undangan memberikan dasar hukum bagi tingkah laku sosial yang terjadi di masyarakat. Analisis lembaga politik sekarang ini lebih banyak difokuskan pada masalah wewenang kekuasaan dan keabsahan yang terdapat di dalamnya.
Lembaga politik dapat dipahami apabila kita mengenal sosiologi politik, yang artinya merupakan studi tentang pranata-pranata dan proses politik di dalam lingkungan sosial. Sosiologi politik mempelajari pengaruh gejala politik dan pengaruh aspek-aspek lain dari masyarakat. Pendekatan masyarakat secara menyeluruh (makro) berhubungan dengan dasar-dasar kekuasaan masyarakat, pengaruh adanya pertentangan (konflik) dari suatu kelas sosial tertentu dengan kelompok- kelompok lain terhadap lembaga politik, dan pengaruh timbal balik antara lembaga-lembaga politik dan perilaku stratifikasi (kelas) sosial serta kelompok. Pendekatan secara sempit terhadap masyarakat (sempit) dalam sosiologi politik dipusatkan pada pranata-pranata politik tertentu seperti organisasi sosial, yang di dalamnya termasuk tatanan sosial formal dan informal, pola-pola kepemimpinan, metode pengendalian konflik, dan hubungan dengan organisasi-organisasi lainnya.
Lembaga politik memiliki fungsi untuk memelihara ketertiban dalam negeri dan menjaga keamanan luar negeri, mengusahakan kesejahteraan umum, dan mengatur proses politik. Lembaga politik bertujuan untuk menegakkan ketertiban dan keadilan dalam sebuah negara. Oleh karena itu, dalam menjalankan sebuah negara diperlukan kekuasaan dari pemerintah yang dapat melindungi kepentingan rakyat dan kesejahteraan umum dari berbagai tekanan dan rongrongan pihak yang ingin mengacaukan kehidupan masyarakat. Rakyat perlu mendapatkan rasa aman dan tenteram agar tercipta masyarakat yang adil dan makmur. Selain itu, perlu adanya kesadaran politik dari setiap warga negara. Kesadaran politik ialah apabila seluruh warga negara menyadari kepentingan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Kepentingan negara tidak sama dengan kepentingan pemerintah karena negara tidak hanya dibentuk oleh pemerintah, tetapi oleh seluruh warga negara. Di sinilah pentingnya kesadaran politik, bagi negara untuk semua warga negara atau rakyat.
4. Lembaga Pendidikan.
Pendidikan mulai diterapkan sejak bayi berada dalam kandungan ibunya. Pendidikan keluarga pun mulai dilaksanakan sebagai pendidikan yang paling awal diterima dari lingkungan si bayi. Pendidikan keluarga merupakan pendidikan yang diselenggarakan setiap orang dewasa atau orangtua kepada orang lain sejak yang bersangkutan dilahirkan. Orangtua akan mengajarkan anaknya berjalan, berbicara, dan sopan-santun. Proses sosialisasi merupakan proses awal untuk mengenal lingkungan sosial, kemudian dipersiapkan untuk meneruskan nilai tradisi atau norma yang berlaku di masyarakat jika yang bersangkutan siap menerima.
Penyelenggaraan pendidikan sekolah dilaksanakan melalui dua jalur, yaitu pendidikan sekolah dan luar sekolah. Pada bagian tersebut akan dikaji mengenai pendidikan sekolah untuk proses pendidikan yang dilaksanakan di sekolah melalui kegiatan belajar mengajar secara berjenjang dan berkesinambungan.
Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, mereka berhak melanjutkan pendidikan sesuai dengan kebutuhan, baik melalui jalur pendidikan umum, kedinasan, maupun kejuruan sesuai dengan yang tercantum dalam UU No. 2 tahun 1989. Begitu pula halnya anak yang memiliki kelainan, baik fisik maupun mental, berhak mendapatkan pendidikan luar biasa.
Pada prinsipnya, pendidikan hampir sama dengan proses sosialisasi terhadap anak. Selain itu, pendidikan sekolah merupakan proses sosialisasi, media tranformasi pengetahuan dasar dari setiap bidang ilmu, dan menyosialisasikan kebudayaan kepada komunitas masyarakat, terutama generasi muda, dengan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Pendidikan sekolah dilaksanakan oleh anak yang telah cukup usianya, yaitu 6 tahun berhak untuk
mengikutinya dan anak yang berusia 7 tahun wajib mengikutinya. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang No. 2 tahun 1989 tentang Pendidikan Nasional, Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun bertujuan agar setiap anak usia sekolah (6–15 tahun) wajib mengikuti pendidikan yang diselenggarakan di SD selama 6 tahun dan di SLTP selama 3 tahun.
a. Fungsi Pendidikan.
Pendidikan memiliki fungsi mempertahankan atau melestarikan sistem nilai yang berlaku. Pendidikan juga dituntut untuk dapat berperan penuh dalam mempercepat perubahan sosial. Nilai dan budaya diwariskan kepada generasi penerus, salah satunya melalui pendidikan sekolah. Warisan nilai dan budaya yang diwariskan dapat berupa perilaku untuk membentuk kepribadian yang bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa dengan tidak melepaskan diri dari nilai dan norma yang sesuai dengan identitas dan jati diri bangsa.
Pendidikan sekolah memegang peran penting dalam proses perubahan di masyarakat yaitu mengembangkan kehidupan masyarakat agar lebih baik. Anak didik yang mendapat pengetahuan diharapkan dapat memacu kehidupan bangsa yang lebih baik dan menyongsong kemajuan masyarakat yang dicita-citakan.
b. Perkembangan Lembaga Pendidikan.
Keluarga merupakan lembaga pendidikan dan sosialisasi paling awal bagi seseorang. Semakin berkembang kehidupan masyarakat, semakin penting peran lembaga yang dapat mendidik generasi mudanya untuk melanjutkan sistem nilai dan budaya yang dianut sehingga muncullah lembaga pendidikan sekolah.
Pendidikan sekolah dalam masyarakat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat itu sendiri. Demi perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi, pada setiap saat kurikulum pendidikan ditinjau kembali dan disesuaikan dengan keadaan masyarakat yang terbaru agar tidak terjadi ketertinggalan kebudayaan (culture lag).
Hubungan pendidikan dengan perkembangan masyarakat yaitu perkembangan pendidikan dalam masyarakat selalu mengalami perubahan. Dalam hal tersebut terdapat empat tahapan perkembangan pendidikan yang meliputi hal-hal berikut.
1) Pendidikan Masyarakat Tanpa Aksara.
Proses belajar melalui keluarga, yakni proses pendewasaan anak diserahkan kepada orangtuanya. Anak belajar berdasarkan kebiasaan orangtua sehingga segala kemampuan yang dimiliki orangtua akan diwariskan kepada anak, seperti keterampilan yang berhubungan dengan produksi, ekonomi, atau menyosialisasikan kehidupan masyarakat. Sebagai pengajar selain orangtua dapat juga berasal dari anggota keluarga yang lebih tua dan dianggap telah dewasa, yang mampu memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki kepada anggota keluarga yang lebih muda.
2) Pendidikan di Luar Pendidikan Keluarga.
Pendidikan keluarga merupakan proses awal anak melakukan sosialisasi. Anak mengetahui tradisi atau nilai budaya yang dimiliki masyarakat diajarkan oleh orang tertentu. Komunitas masyarakat mendidik generasi mudanya melalui orang yang dipercaya untuk menangani hal tersebut terutama yang berhubungan dengan pewarisan nilai budaya yang disampaikan secara lisan, begitu juga pendidikan keterampilan dan kepercayaan yang dianut sebagai milik masyarakat. Dengan demikian, tanggung jawab masyarakat berkembang sesuai dengan pelestarian nilai budaya yang dimiliki pada generasi mudanya.
3) Pendidikan terhadap Masyarakat yang Semakin Kompleks.
Dewasa ini, kehidupan masyarakat semakin berkembang, jenis- jenis pekerjaan mulai ditangani secara khusus oleh orang-orang tertentu (ahli) atau keterampilan tertentu hanya dapat dimiliki seseorang melalui hasil belajar. Setiap jenis pekerjaan mulai ditangani oleh orang yang benar-benar dapat menjalankannya. Pendidikan anak diserahkan kepada lembaga pendidikan yang sesuai dengan perkembangan masyarakat, yaitu pendidikan sekolah. Dengan demikian, masyarakat memerlukan pendidikan sekolah untuk menanamkan sikap, memberikan keterampilan-keterampilan yang diperlukan guna memelihara, mengembangkan, dan menyesuaikan lembaga-lembaga sosial yang terdapat di masyarakat sehingga lulusan pendidikan sekolah dapat bekerja menempati lembaga yang terdapat di masyarakat.
Kurikulum di sekolah mulai diperhitungkan sehingga peran guru diperlukan untuk mendidik dan mengajar di sekolah. Agar tujuan masyarakat terpenuhi, disusun dan dipusatkan pada pengetahuan serta pengembangan bahasa, pengetahuan umum, dan falsafah, sebagai tambahannya diajarkan tata susila, hukum, dan agama.
4) Hubungan Pendidikan dengan Masyarakat yang Lebih Maju
Kehidupan masyarakat menjadi sangat kompleks pada berbagai bidang kehidupan. Setiap warga masyarakat terspesialisasi terhadap pekerjaannya. Setiap jenis pekerjaan diserahkan kepada ahlinya. Masyarakat tersebut menunjukkan ciri sebagai masyarakat industri atau masyarakat modern. Pendidikan setelah pendidikan keluarga seutuhnya diserahkan kepada lembaga pendidikan yang sesuai dengan perkembangan masyarakat, yaitu pendidikan sekolah. Selain itu, bermunculan pendidikan luar sekolah yang mengajarkan keterampilan-keterampilan tertentu, seperti kursus komputer, montir, dan bahasa. Kurikulum pada setiap jenjang yang ada dibakukan secara nasional, sesuai dengan kebutuhan negara berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pendidikan sekolah telah menyebar dan meluas ke berbagai pelosok tanah air sehingga pendidikan sekolah memiliki peran yang penting dalam meningkatkan perubahan sosial ekonomi masyarakat. Masyarakat menyadari bahwa sekolah tidak hanya sebagai sarana untuk mendapatkan pekerjaan pada setiap lulusannya, tetapi sekolah merupakan sarana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan sekolah membekali anak didiknya dengan pengetahuan yang berguna agar setiap lulusannya dapat hidup mandiri terutama pada pendidikan yang bersifat kejuruan. Adapun pendidikan umum mengharapkan siswanya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di samping membekali dengan kemampuan atau keterampilan dasar.
Masyarakat modern memandang pendidikan sekolah sebagai pendidikan pokok dalam mendidik generasi penerusnya. Oleh karena itu, fungsi sekolah dalam masyarakat modern, yaitu:
a) pengawasan (custodial care),
b) penyeleksi peran sosial (social role selection),
c) indoktrinasi (indoktrination),
d) pendidikan (education).
Pendidikan sekolah bagi pengembangan industri akan menghasilkan beberapa hal, yaitu:
a) ilmu pengetahuan (knowledge),
b) keterampilan (skills),
c) jasa pengawasan (culstodial care),
d) sertifikasi (sertification),
e) kegiatan komunitas (community activity).
Dengan demikian, pendidikan merupakan usaha untuk mencetak, memperoleh, dan mengembangkan sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam pembangunan negara.
5. Lembaga Agama.
Manusia menjalani kehidupan bersama dengan manusia lain. Manusia memerlukan adanya kerukunan sehingga diperlukan suatu pedoman yang dapat mengaturnya. Pedoman tersebut dapat berupa aturan tertulis ataupun pedoman yang berdasarkan agama-agama yang dianut setiap warga masyarakat. Setiap agama mengatur hubungan antarmanusia yang juga mengatur hubungan manusia dengan Tuhan sehingga agama merupakan pedoman hidup yang kekal.
Kehidupan manusia di seluruh dunia pada umumnya menghendaki adanya kerukunan dan kedamaian satu sama lain. Agar penganut agama satu sama lain dapat saling menghargai, dan saling menghormati dalam pergaulan hidup sampai akhir zaman, di antara mereka diperlukan adanya upaya saling mengenal; serta adanya tanggapan pikiran, sikap, dan perilaku masing-masing, baik tentang latar belakang yang berbeda maupun antaragama dan budaya masing-masing.
Sebagai sebuah lembaga sosial, agama berarti sistem keyakinan dan praktik keagamaan yang penting dari masyarakat, yang telah dibakukan dan dirumuskan serta dianut secara luas dan dipandang sebagai sesuatu yang diperlukan dan benar. Asosiasi agama merupakan kelompok orang yang terorganisasi, yang secara bersama-sama menganut keyakinan dan menjalankan praktik suatu agama.
Sebagaimana lembaga-lembaga lainnya, agama juga memiliki fungsi atau peran. Peran lembaga agama di bidang sosial adalah sebagai penentu, agama menciptakan suatu ikatan bersama, baik di antara anggota-anggota beberapa masyarakat maupun dalam kewajiban- kewajiban sosial yang membantu mempersatukan mereka. Peran agama sebagai sosialisasi individu akan tampak secara nyata pada saat individu tumbuh menjadi dewasa. Pada saat itu, individu memerlukan suatu sistem nilai sebagai tuntunan umum untuk mengarahkan aktivitasnya dalam masyarakat dan berfungsi sebagai tujuan akhir pengembangan kepribadiannya. Pendidikan agama merupakan tanggung jawab dari orangtua untuk mengenalkan, memberikan contoh, dan menanamkan ajaran-ajaran moral kepada anak-anaknya. Agama mengajarkan bahwa hidup adalah untuk memperoleh keselamatan sebagai tujuan utamanya. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut, anak harus diajarkan dan diberikan contoh untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan perintah-Nya.
Adapun fungsi lembaga keagamaan menurut Bruce J. Cohen, yaitu:
1) bantuan terhadap pencarian identitas moral;
2) memberikan penafsiran-penafsiran untuk membantu memperjelas keadaan lingkungan fisik dan sosial seseorang;
3) peningkatan kadar keramahan bergaul, kohesi sosial, dan solidaritas kelompok.
Negara kita merupakan negara hukum. Hal tersebut ditandai dengan hadirnya lembaga-lembaga hukum baik yang dibentuk pemerintah maupun berdiri secara independen. Apakah yang Anda ketahui mengenai lembaga hukum dan bagaimana fungsi dan peran lembaga-lembaga hukum yang ada?
Rangkuman :
• Konflik terjadi karena adanya perbedaan atau kesalahpahaman antara individu atau kelompok masyarakat yang satu dan individu atau kelompok masyarakat yang lainnya.
• Konflik merupakan proses sosial yang akan terus terjadi dalam masyarakat, baik individu atau kelompok, dalam rangka perubahan untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan cara menentang lawannya. Adapun kekerasan merupakan gejala yang muncul sebagai salah satu efek dari adanya proses sosial yang biasanya ditandai oleh adanya perusakan dan perkelahian.
• Indikator-indikator tersebut adalah sebagai berikut.
a, Demonstrasi (a protest demonstration).
b, Kerusuhan.
c, Serangan bersenjata (armed attack).
d, Jumlah kematian.
SMA Kelas 12 – Sosiologi – Bab 1 – Perubahan Sosial di Masyarakat.
Penulis : Bagja Waluya.
Apa yang dimaksud dengan perubahan? Apa dampak perubahan sosial bagi kehidupan masyarakat? Dalam bab ini, Anda akan mempelajari proses dan dampak perubahan sosial bagi kehidupan masyarakat. Anda sebagai anggota masyarakat diharapkan lebih siap dalam menghadapi segala perubahan sekaligus menjadi bagian dari perubahan tersebut. Perubahan yang dimaksud tentunya perubahan yang mengarah kepada kemajuan.
Masyarakat merupakan kumpulan individu dan kelompok yang membentuk organisasi sosial yang bersifat kompleks. Dalam organisasi sosial tersebut terdapat nilai-nilai dan norma-norma sosial yang berfungsi sebagai aturan-aturan untuk bertingkah laku dan berinteraksi dalam kehidupan masyarakat. Setiap manusia selama hidupnya akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut merupakan akibat dari adanya interaksi antarmanusia dan antarkelompok. Akibatnya, di antara mereka terjadi proses saling memengaruhi yang menyebabkan perubahan sosial.
Hal ini berarti perubahan sosial tidak bisa kita hindari. Kemajuan teknologi yang amat pesat telah membawa berbagai macam pengaruh, baik dari dalam maupun dari luar. Pengaruh kemajuan teknologi begitu mudah hadir di tengah-tengah kita. Lambat laun tanpa disadari orang telah mengadopsi nilai-nilai baru tersebut. Perubahan yang terjadi di masyarakat bisa berupa perubahan nilai- nilai sosial, norma-norma yang berlaku di masyarakat, pola-pola perilaku individu dan organisasi, susunan lembaga kemasyarakatan, lapisan-lapisan atau kelas-kelas dalam masyarakat, kekuasaan, wewenang, interaksi sosial, dan masih banyak lagi. Dengan kata lain, perubahan sosial bisa meliputi perubahan organisasi sosial, status, lembaga, dan struktur sosial dalam masyarakat.
Perubahan pada bidang-bidang kehidupan tertentu tidak hanya semata-mata berarti suatu kemajuan, namun dapat pula berarti kemunduran. Dengan kata lain, perubahan sosial merupakan ketidaksesuaian unsur-unsur yang saling berbeda yang ada di masyarakat sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan yang fungsinya tidak serasi yang keadaannya lebih buruk dari sebelumnya.
A. Perubahan Sosial.
Perubahan sosial dapat dikatakan sebagai suatu perubahan dari gejala-gejala sosial yang ada pada masyarakat, dari yang bersifat individual sampai yang lebih kompleks. Perubahan sosial dapat dilihat dari segi terganggunya kesinambungan di antara kesatuan sosial walaupun keadaannya relatif kecil. Perubahan ini meliputi struktur, fungsi, nilai, norma, pranata, dan semua aspek yang dihasilkan dari interaksi antarmanusia, organisasi atau komunitas, termasuk perubahan dalam hal budaya.
Adanya pengenalan teknologi, cara mencari nafkah, migrasi, pengenalan ide baru, dan munculnya nilai-nilai sosial baru untuk melengkapi ataupun menggantikan nilai-nilai sosial yang lama meru- pakan beberapa contoh perubahan sosial dalam aspek kehidupan. Dengan kata lain, perubahan sosial merupakan suatu perubahan menuju keadaan baru yang berbeda dari keadaan sebelumnya.
1. Pengertian Perubahan Sosial.
Pengertian perubahan sosial menurut para sosiolog. a. William F. Ogburn (1964: ), mengemukakan bahwa ruang lingkup perubahan sosial meliputi unsur-unsur kebudayaan material dan immaterial, yang ditekankan pada pengaruh besar unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial. b. Kingsley Davis (1960: ), mengartikan perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Misalnya, timbulnya pengorganisasian buruh dalam masyarakat kapitalis telah menyebabkan perubahan-perubahan dalam hubungan antara buruh dan majikan yang selanjutnya menyebabkan perubahan-perubahan dalam organisasi ekonomi dan politik. c. Mac Iver (1937: 272), mengartikan bahwa perubahan sosial sebagai perubahan dalam hubungan sosial (perubahan yang dikehendaki dan perubahan yang tidak dikehendaki) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial. d. Gillin dan Gillin (1957: 279), mengartikan perubahan sosial adalah suatu variasi dari cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan-perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, dan ideologi maupun karena adanya difusi ataupun penemuan-penemuan baru dalam masyarakat. e. Selo Soemardjan (1962: 379), merumuskan perubahan sosial sebagai segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat, yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
Perubahan yang paling awal dapat muncul adalah adanya kebutuhan setiap individu sebagai anggota masyarakat dalam menanggapi lingkungannya. Hal itu mengakibatkan terjadinya interaksi sosial antarindividu, baik antarwarga masyarakat setempat maupun dengan warga masyarakat lain yang saling memengaruhi.
Menurut Bonner, interaksi sosial adalah suatu hubungan antara dua individu atau lebih yang saling memengaruhi, mengubah, atau memperbaiki kelakuan individu yang lain atau sebaliknya. Dalam interaksi sosial, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi seperti imitasi, sugesti, identifikasi, dan simpati. Keempat faktor tersebut membuat individu memilih untuk melakukan interaksi sosial yang hasilnya adalah menanggapi setiap gerak kehidupan dalam masyarakat. Tanggapan anggota masyarakat tersebut terutama dalam menanggapi tradisi yang berlaku. Perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat terjadi karena masyarakat tersebut menginginkan perubahan. Perubahan juga dapat terjadi karena adanya dorongan dari luar sehingga masyarakat secara sadar ataupun tidak akan mengikuti perubahan. Perubahan yang menyangkut kehidupan manusia atau terkait dengan lingkungan fisik, alam, dan sosial disebut perubahan sosial.
Perubahan sosial cepat atau lambat senantiasa terjadi dan tidak dapat dihindari oleh siapapun. Suatu perubahan bergantung dan ditentukan oleh masyarakat itu sendiri. Perubahan dapat berarti suatu perkembangan yang sesuai dengan tujuan atau dapat juga tidak sesuai dengan yang hendak dicapai. Oleh karena itu, orang perlu mengetahui mengapa perubahan dapat terjadi dan mengapa masyarakat perlu menanggapi atau menyesuaikan dengan perubahan.
2. Wujud Perubahan Sosial.
Perubahan sosial dapat terjadi dalam segala bidang yang wujudnya dapat dibagi menjadi beberapa bentuk. Beberapa bentuk perubahan sosial menurut Soekanto, yaitu sebagai berikut.
a. Perubahan yang Terjadi Secara Lambat dan Perubahan yang terjadi secara cepat.
Perubahan terjadi secara lambat akan mengalami rentetan perubahan yang saling berhubungan dalam jangka waktu yang cukup lama. Perkembangan perubahan ini termasuk dalam evolusi. Perubahan secara evolusi dapat diamati berdasarkan batas waktu yang telah lampau sebagai patokan atau tahap awal sampai masa sekarang yang sedang berjalan. Adapun penentuan kapan perubahan tersebut terjadi, bergantung pada orang yang bersangkutan.
Perubahan sosial yang terjadi secara cepat mengubah dasar atau sendi-sendi pokok kehidupan masyarakat, perubahan itu dinamakan revolusi. Contohnya, Revolusi Industri di Eropa. Revolusi tersebut menyebabkan perubahan besar-besaran dalam proses produksi barang-barang industri. Contoh lain Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang mengubah tatanan kenegaraan dan sistem pemerintahan NKRI.
b. Perubahan yang Pengaruhnya Kecil dan Perubahan yang Pengaruhnya Besar.
Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan yang memengaruhi unsur-unsur kehidupan masyarakat. Akan tetapi, perubahan ini dianggap tidak memiliki arti yang penting dalam struktur sosial. Contohnya, perubahan mode pakaian yang tidak melanggar nilai sosial. Perubahan yang pengaruhnya besar adalah perubahan yang dapat memengaruhi lembaga-lembaga yang ada pada masyarakat. Misalnya, perubahan sistem pemerintahan yang memengaruhi tatanan kenegaraan suatu bangsa.
c. Perubahan yang Dikehendaki dan Perubahan yang Tidak Dikehendaki.
Perubahan yang dikehendaki merupakan perubahan yang memang telah direncanakan sebelumnya terutama oleh pihak yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan kebijaksanaan. Misalnya, penerapan program Keluarga Berencana untuk membentuk keluarga kecil yang sejahtera dan menurunkan angka pertumbuhan penduduk. Perubahan yang tidak dikehendaki umumnya beriringan dengan perubahan yang dikehendaki. Misalnya adanya pembuatan jalan baru yang melalui suatu desa maka sumber alam desa akan mudah dipasarkan ke kota. Dengan demikian, tingkat kesejahteraan penduduk desa akan meningkat. Meskipun begitu lancarnya hubungan desa dengan kota menyebabkan mudahnya penduduk desa melakukan urbanisasi dan masuknya budaya kota terutama yang bersifat negatif, seperti mode yang dipaksakan, minuman keras, VCD porno, dan keinginan penduduk desa untuk memiliki barang-barang mewah.
Perubahan sosial dapat diartikan sebagai perubahan masyarakat atau perubahan ke arah kemajuan atau kemunduran suatu masyarakat, bergantung pada keadaan masyarakat yang mengalami perubahan itu sendiri. Perubahan sosial terbagi atas dua wujud sebagai berikut. 1) Perubahan dalam arti kemajuan (progress) atau menguntungkan. 2) Perubahan dalam arti kemunduran (regress) yaitu yang membawa pengaruh kurang menguntungkan bagi masyarakat.
Jika perubahan sosial dapat bergerak ke arah suatu kemajuan, masyarakat akan berkembang. Sebaliknya, perubahan sosial juga dapat menyebabkan kehidupan masyarakat mengalami kemunduran. Kemunduran atau kemajuan suatu masyarakat disebabkan oleh perubahan sosial. Jika muncul inovasi baru dengan kualitas tinggi, akan terjadi proses perubahan yang sangat cepat pada masyarakat. Sebaliknya, perubahan yang terjadi di masyarakat dapat juga seperti jalan di tempat. Misalnya keadaan masyarakat berubah, tetapi perubahan tersebut tidak meningkatkan atau menurunkan kualitas hidup mereka. Keadaan sosial yang baru dengan masuknya teknologi atau peraturan baru tidak mempunyai kualitas inovasi tinggi apabila masyarakat menganggapnya hanya mengganti keadaan yang lama. Akibatnya, proses perubahan ke arah kemajuan menjadi lambat. Hal itu disebut perubahan sirkuler (berputar-putar tanpa menimbulkan pengaruh). Jika dibiarkan tanpa adanya campur tangan pemerintah, akan sampai pada kemacetan pembangunan (stagnasi). Akibatnya, terjadi proses pelapukan kebudayaan atau peradaban masyarakat menjadi menurun. Oleh karena itu, maju mundurnya suatu masyarakat bergantung pada masyarakat itu sendiri dalam menanggapi setiap gejala perubahan yang ada di lingkungannya.
Perubahan sosial ke arah kemajuan merupakan perubahan yang diinginkan oleh setiap masyarakat. Kadang-kadang perubahan sosial tidak diinginkan oleh kelompok masyarakat tertentu karena perubahan tersebut dianggap dapat mengganggu kehidupan mereka yang telah mapan. Perubahan sosial dapat pula mengakibatkan terjadinya penyimpangan-penyimpangan terhadap nilai yang ada dalam masyarakat. Dengan demikian, ada beberapa faktor yang cukup berperan dan berpengaruh terhadap diterima atau tidaknya suatu perubahan oleh masyarakat, antara lain sebagai berikut. 1) Adanya sikap terbuka dari masyarakat terhadap hal-hal yang baru. Contohnya, masyarakat tersebut mengadakan kebiasaan yang berhubungan dengan kebudayaan lain. 2) Suatu unsur baru dapat diterima oleh suatu masyarakat apabila unsur baru tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama yang dianut. 3) Corak struktur sosial masyarakat menentukan proses penerimaan unsur kebudayaan baru. Struktur sosial yang tertutup akan sulit menerima kebudayaan baru.
Perubahan sosial ke arah kemajuan merupakan perubahan yang diinginkan oleh setiap masyarakat. Kadang-kadang perubahan sosial tidak diinginkan oleh kelompok masyarakat tertentu karena perubahan tersebut dianggap dapat mengganggu kehidupan mereka yang telah mapan. Perubahan sosial dapat pula mengakibatkan terjadinya penyimpangan-penyimpangan terhadap nilai yang ada dalam masyarakat. Dengan demikian, ada beberapa faktor yang cukup berperan dan berpengaruh terhadap diterima atau tidaknya suatu perubahan oleh masyarakat, antara lain sebagai berikut. 1) Adanya sikap terbuka dari masyarakat terhadap hal-hal yang baru. Contohnya, masyarakat tersebut mengadakan kebiasaan yang berhubungan dengan kebudayaan lain. 2) Suatu unsur baru dapat diterima oleh suatu masyarakat apabila unsur baru tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama yang dianut. 3) Corak struktur sosial masyarakat menentukan proses penerimaan unsur kebudayaan baru. 4) Unsur kebudayaan baru akan dapat diterima oleh suatu masyarakat apabila telah ada dasar unsur-unsur kebudayaan sebelumnya. 5) Unsur baru dapat diterima oleh warga masyarakat apabila telah terbukti kegunaannya.Struktur sosial yang tertutup akan sulit menerima kebudayaan baru.
3. Teori Perubahan Sosial.
Perubahan sosial merupakan suatu hal yang wajar dan akan terus berlangsung sepanjang manusia berinteraksi dan bersosialisasi. Perubahan sosial terjadi karena adanya perubahan unsur-unsur dalam kehidupan masyarakat, baik yang bersifat materiil maupun immaterial, sebagai cara untuk menjaga keseimbangan masyarakat dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang dinamis. Misalnya, unsur-unsur geografis, biologis, ekonomis, atau kebudayaan.
Para sosiolog berpendapat bahwa perubahan sosial adalah kondisi-kondisi sosial primer yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial. Kondisi yang dimaksud antara lain kondisi-kondisi ekonomis, teknologis, geografis, ataupun biologis. Kondisi ini menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan pada aspek kehidupan sosial lainnya. Beberapa teori yang menjelaskan sebab-sebab terjadi perubahan sosial antara lain sebagai berikut.
a. Teori Evolusi (Evolutionary Theory).
Teori ini berpijak pada teori evolusi Darwin dan dipengaruhi oleh pemikiran Herbert Spencer. Tokoh yang berpengaruh pada teori ini ialah Emile Durkheim dan Ferdinand Tonnies. Durkheimberpendapatbahwaperubahankarenaevolusimemengaruhi cara pengorganisasian masyarakat, terutama yang berhubungan dengan kerja. Adapun Tonnies memandang bahwa masyarakat berubah dari masyarakat sederhana yang mempunyai hubungan yang erat dan kooperatif, menjadi tipe masyarakat besar yang memiliki hubungan yang terspesialisasi dan impersonal. Tonnies tidak yakin bahwa perubahan- perubahan tersebut selalu membawa kemajuan. Dia melihat adanya fragmentasi sosial (perpecahan dalam masyarakat), individu menjadi terasing, dan lemahnya ikatan sosial sebagai akibat langsung dari perubahan sosial budaya ke arah individualisasi dan pencarian kekuasaan. Gejala itu tampak jelas pada masyarakat perkotaan. Teori ini masih belum memuaskan banyak pihak karena tidak mampu menjelaskan jawaban terhadap pertanyaan mengapa masyarakat berubah. Teori ini hanya menjelaskan proses perubahan terjadi.
b. Teori Konflik (Conflict Theory).
Menurut teori ini, konflik berasal dari pertentangan kelas antara kelompok tertindas dan kelompok penguasa sehingga akan mengarah pada perubahan sosial. Teori ini berpedoman pada pemikiran Karl Marx yang menyebutkan bahwa konflik kelas sosial merupakan sumber yang paling penting dan berpengaruh dalam semua perubahan sosial. Ralf Dahrendorf berpendapat bahwa semua perubahan sosial merupakan hasil dari konflik kelas di masyarakat. la yakin bahwa konflik atau pertentangan selalu menjadi bagian dari masyarakat. Menurut pandangannya, prinsip dasar teori konflik (konflik sosial dan perubahan sosial) selalu melekat dalam struktur masyarakat.
c. Teori Fungsional (Functional Theory).
Teori fungsional berusaha melacak penyebab perubahan sosial sampai pada ketidakpuasan masyarakat akan kondisi sosialnya yang secara pribadi memengaruhi mereka. Teori ini berhasil menjelaskan perubahan sosial yang tingkatnya moderat.
Konsep kejutan budaya menurut William F. Ogburn berusaha menjelaskan perubahan sosial dalam kerangka fungsional. Menurutnya, meskipun unsur-unsur masyarakat saling berhubungan satu sama lain, beberapa unsurnya bisa saja berubah dengan sangat cepat, sementara unsur lainnya tidak. Ketertinggalan tersebut menjadikan kesenjangan sosial dan budaya di antara unsur-unsur yang berubah sangat cepat dan unsur yang berubah lambat. Kesenjangan ini akan menyebabkan adanya kejutan sosial dan budaya pada masyarakat.
Ogburn menyebutkan perubahan teknologi biasanya lebih cepat daripada perubahan budaya nonmaterial, seperti kepercayaan, norma, nilai-nilai yang mengatur masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, dia berpendapat bahwa perubahan teknologi seringkali menghasilkan kejutan budaya yang pada gilirannya akan memunculkan pola- pola perilaku yang baru meskipun terjadi konflik dengan nilai-nilai tradisional. Contohnya, ketika alat-alat kontrasepsi pertama kali diluncurkan untuk mengendalikan jumlah penduduk dalam program keluarga berencana (KB), banyak pihak menentang program tersebut karena bertentangan dengan nilai-nilai agama serta norma yang berlaku di masyarakat pada waktu itu. Meskipun demikian, lambat laun masyarakat mulai menerima program KB tersebut karena dapat bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali.
d. Teori Siklus (Cyclical Theory).
Teori ini mempunyai perspektif (sudut pandang) yang menarik dalam melihat perubahan sosial karena beranggapan bahwa perubahan sosial tidak dapat dikendalikan sepenuhnya oleh siapapun, bahkan orang-orang yang ahli sekalipun. Dalam setiap masyarakat, terdapat siklus yang harus diikutinya. Kebangkitan dan kemunduran suatu peradaban (budaya) tidak dapat dielakkan dan tidak selamanya perubahan sosial membawa kebaikan.
Oswald Spengler mengemukakan teorinya bahwa setiap masyarakat berkembang melalui empat tahap perkembangan seperti pertumbuban manusia, yaitu masa kanak-kanak, remaja, dewasa, dan tua. Ia merasa bahwa masyarakat Barat telah mencapai masa kejayaannya pada masa dewasa, yaitu selama zaman pencerahan (renaissance) abad ke-15. Sejak saat itu, peradaban Barat mulai mengalami kemunduran dan menuju ke masa tua. Tidak ada yang dapat menghentikan proses tersebut, seperti yang terjadi pada peradaban Babilonia di Mesir, Yunani, dan Romawi yang terus mengalami kemunduran sampai akhirnya runtuh. Teori-teori yang berkaitan dengan arah perubahan sosial telah diringkas Moore dalam bentuk diagram-diagram sederhana, yaitu sebagai berikut.: – Evolusi rektilinier yang sederhana. – Evolusi melalui tahap-tahap. – Evolusi yang terjadi dengan tahap kelajuan yang tidak serasi. – Evolusi menurut siklus-siklus tertentu dengan kemunduran- kemunduran jangka pendek. – Evolusi bercabang yang mewujudkan pertumbuhan dan kebhinekaan. – Siklus-siklus yang tidak mempunyai kecenderungan- kecenderungan. – Pertumbuhan logistik yang digambarkan oleh populasi.
– Pertumbuhan logistik terbalik yang tergambar dari angka kematian.
– Pertumbuhan eksponensial yang tergambar dari penemuan-penemuan baru.
– Primitivisme.
4. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perubahan Sosial.
Perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat bersumber dari dalam masyarakat itu sendiri dan dapat pula dari luar. Meskipun demikian, perubahan sosial dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berasal dari luar, tetapi masyarakatlah yang akan melaksanakan perubahan. Oleh karena itu, perubahan sosial dapat terjadi karena adanya faktor yang saling memengaruhi, baik dari masyarakat sendiri maupun dari masyarakat lain. Dengan kata lain, masyarakatlah yang menerima dan melaksanakan perubahan tersebut.
Masyarakat secara sadar mengetahui perubahan yang terjadi dalam kehidupannya. Misalnya, masuknya listrik ke pedesaan memengaruhi perkembangan industri. Kerajinan dan industri kecil akan bertambah maju karena produksi dapat dilakukan pada malam hari. Masuknya televisi ke desa mengakibatkan orang di pedesaan dapat dengan mudah mendapatkan informasi dan hiburan secara visual. Masuknya listrik ke pedesaan membawa perubahan besar dalam tata kehidupan penduduk, yang meliputi peningkatan industri kecil dan industri rumah tangga, kepuasan menikmati hiburan dan informasi mengenai peristiwa terkini dari seluruh penjuru dunia. Adanya listrik masuk desa secara tidak langsung dapat juga berdampak negatif dan dapat membawa perubahan-perubahan yang justru dapat merugikan masyarakat desa itu sendiri. Misalnya, tayangan iklan komersial di televisi yang akan memengaruhi pola konsumtif dan meningkatkan daya beli penduduk desa.
Beberapa faktor perubahan yang bersumber dari masyarakat itu sendiri dan dari luar masyarakat atau dari masyarakat lain, antara lain sebagai berikut.
a. Perubahan Kependudukan.
Jumlah penduduk yang terus meningkat akan menambah kebutuhan terhadap beberapa fasilitas yang mendukung kehidupan mereka. Contohnya, fasilitas pendidikan, kesehatan, atau lapangan kerja. Jika jumlah anak dalam sebuah keluarga cukup besar, hak atas warisan akan semakin berkurang karena terbagi berdasarkan jumlah anak. Oleh karena itu, pemilikan tanah di pedesaan akan semakin berkurang.
Penduduk yang terus bertambah memerlukan lapangan- lapangan kerja baru sedangkan lapangan kerja utama yang ada di desa hanya berkisar pada bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan. Desa tidak mampu menyediakan lapangan kerja baru dan sumber daya alam pedesaan yang terbatas membuat desa tidak mampu menampung tenaga kerja. Dengan demikian, banyak penduduk desa yang mengadu nasib ke kota untuk bekerja.
b. Penemuan-Penemuan Baru.
Penemuan baru merupakan proses sosial dan kebudayaan yang terjadi dalam jangka waktu relatif cepat yang sering disebut inovasi atau innovation. Penemuan tersebut kemudian memiliki daya guna dan manfaat bagi masyarakat sehingga tata kehidupan masyarakat mengalami perubahan. Di samping inovasi terdapat pula discovery yang artinya penemuan dari unsur-unsur kebudayaan yang baru, baik berupa alat baru maupun berupa ide baru atau suatu rangkaian ciptaan-ciptaan dari warga masyarakat. Discovery merupakan pengembangan dari penemuan yang sudah ada kemudian disempurnakan. Jika hasil penyempurnaan atau pengembangan penemuan tersebut (discovery) diakui manfaatnya oleh masyarakat, penemuan tersebut dinamakan invention. Ditemukannya mesin cetak membawa perubahan bagi masyarakat, terutama dalam hal penggandaan buku-buku ilmu pengetahuan. Hal tersebut menyebabkan masyarakat mengetahui akan kebenaran-kebenaran ilmiah dan mengetahui hal-hal yang sebelumnya tidak dikenal.
Penemuan tersebut dinamakan inovasi. Akan tetapi, alat cetak tersebut sifatnya kaku karena huruf yang ada pada mesin cetak tidak dapat diubah-ubah, satu lempengan untuk satu halaman. Dengan demikian, orang berusaha menemukan alat pencetak yang hurufnya dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan agar pencetakan dapat dengan mudah diperbanyak. Hal tersebut disebut dengan discovery. Penemuan yang sudah ada tersebut dapat juga dikombinasikan dengan berbagai alat bantu agar pencetakan-pencetakan berbagai buku, surat kabar, dan lain-lain lebih mudah. Alat percetakan ini tidak hanya digunakan oleh penemunya, tetapi juga dipasarkan ke berbagai tempat atas permintaan masyarakat. Jika masyarakat telah mengetahui manfaat dari penemuan alat cetak tersebut, proses ini dinamakan invention.
Seorang Austria, S. Marcus (1875) membuat motor gas yang pertama. Tiga puluh tahun kemudian banyak pencipta lain yang menambah perbaikan pada motor tersebut sehingga terciptalah mobil yang dapat dipakai sebagai alat pengangkut oleh manusia dengan cukup praktis dan aman. Bentuk mobil semacam itu yang mendapat paten di Amerika Serikat tahun 1911. Mobil dapat diterima sampai sekarang maka mobil menjadi suatu “Invention”.
Jika orang mengamati perkembangan penemuan baru, tampak ada faktor-faktor pendorong yang memengaruhi masyarakat atau individu untuk lebih menyempurnakannya. Hal tersebut bertujuan agar penemuan tersebut menjadi lebih berguna dan bermanfaat dan diharapkan dapat berpengaruh terhadap bidang-bidang kehidupan yang lain.
c. Pertentangan (Konflik).
Pertentangan dalam masyarakat dapat menimbulkan perubahan sosial. Pertentangan dapat terjadi antara kelompok tua yang konservatif dan kelompok muda yang dinamis. Pertentangan ini sering terjadi pada masyarakat yang sedang berkembang menuju masyarakat modern yang lebih kompleks dan masyarakat tradisional. Pertentangan juga terjadi antarindividu, antarkelompok, serta antara individu dan kelompok. Misalnya, seorang yang membawa nilai- nilai baru mengenai penundaan usia perkawinan. Gagasan tersebut diutarakan pada masyarakat tradisional yang menjunjung tinggi pelaksanaan perkawinan di usia muda. Tentu saja gagasan tersebut ditentang karena tidak sesuai dengan kebiasaan masyarakat. Usaha agar masyarakat dapat menerima pemikiran tersebut memerlukan waktu yang lama. Kesadaran akan penundaan perkawinan umumnya bergantung pada tingkat pendidikan di masyarakat. Jika tingkat pendidikan di masyarakat tinggi, perkawinan dilakukan setelah mencapai hal-hal tertentu tanpa memandang usia.
d. Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi dalam Masyarakat.
Pemberontakan yang terjadi di masyarakat dapat di ketahui melalui pemberitaan di media massa, seperti surat kabar, radio, dan televisi akan membawa perubahan-perubahan politik di negara bersangkutan. Contohnya, pemberontakan yang terjadi di Sri langka yang dilakukan oleh Suku Tamil atau pemberontakan di India yang dilakukan di daerah Kashmir. Contoh lainnya adalah pernyataan kemerdekaan secara sepihak oleh masyarakat Chechnya yang mengakibatkan pemerintah Rusia berusaha menumpas pemberontakan tersebut.
e. Perubahan yang Diakibatkan oleh Lingkungan Fisik.
Gejala yang terjadi di lingkungan alam dapat menyebabkan perubahan sosial. Misalnya, gempa bumi terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Gempa bumi tersebut menyebabkan masyarakat kehilangan banyak harta benda dan keluarga. Keadaan tersebut memaksa masyarakat membentuk kehidupan kembali melalui lembaga atau organisasi sosial yang baru karena kehidupan lama telah rusak atau hilang. Perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat seperti perubahan mata pencaharian, perubahan keluarga, atau perubahan kekayaan.
f. Peperangan.
Peperangan yang terjadi antara satu negara dan negara lain menyebabkan terjadinya perubahan karena kehancuran akibat perang. Contohnya, hancurnya harta benda, kehilangan anggota keluarga, atau bencana kelaparan. Negara yang kalah perang akan tunduk dengan menerima ideologi dan kebudayaan dari pihak yang memenangkan peperangan.
g. Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain.
Pengaruh kebudayaan dari masyarakat lain terutama kebudayaan Barat, dapat berasal dari film, televisi, radio, surat kabar, dan media massa lainnya. Kadang-kadang media tersebut memberikan pengaruh negatif yang tidak sesuai dengan gaya hidup masyarakat Indonesia. Akan tetapi, ada pula pengaruh luar yang positif, contohnya dalam hal pendidikan. Mereka yang menerima beasiswa belajar di luar negeri membawa pulang teori dan pandangan barat ke tanah air sehingga ilmu yang mereka dapat digunakan dan disesuaikan dengan budaya Indonesia, meski tidak menutup mata apabila ada beberapa orang yang lebih memilih untuk tetap berideologi Barat.
5. Faktor-Faktor Pendorong Terjadinya Proses Perubahan Sosial.
Adapun faktor-faktor pendorong terjadinya proses perubahan sosial, antara lain sebagai berikut.
a. Kontak dengan Masyarakat Lain.
Adanya interaksi dengan masyarakat di luar masyarakatnya sendiri akan menimbulkan komunikasi yang saling memengaruhi. Hal tersebut berakibat terjadinya penyebaran atau difusi suatu gagasan atau teknologi, dari masyarakat satu ke masyarakat lain yang dilakukan secara perorangan ataupun kelompok. Penyebaran unsur-unsur kebudayaan merupakan difusi dari penemuan baru atau dapat juga dalam bentuk penyebaran informasi, teknologi, atau manfaat dari suatu lembaga masyarakat seperti KUD.
b. Difusi dalam Masyarakat.
Proses penyebaran suatu gagasan atau hasil dari proses (produksi) dari dalam masyarakat itu sendiri, kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat yang bersangkutan.
c. Difusi Antarmasyarakat.
Penyebaran unsur-unsur baru di masyarakat dapat berasal dari pengaruh masyarakat yang lain. Misalnya, adanya proyek percontohan di masyarakat petani dengan menerapkan sistem diversifikasi tanaman. Adanya sistem rotasi tanaman dengan beragam tanaman pada setiap musim berpengaruh terhadap kondisi kesuburan tanah dan hasil yang dicapai dapat melebihi hasil sebelumnya. Dengan adanya diversifikasi tanaman, harga dapat dipertahankan sehingga memberi keuntungan bagi petani. Difusi antarmasyarakat dapat terjadi apabila proyek diversifikasi tanaman ini dicontoh oleh petani-petani dari daerah lain.
d. Sistem Pendidikan yang Maju.
Kemajuan suatu bangsa atau masyarakat dapat dilihat dari sistem pendidikan yang dilaksanakan. Perkembangan zaman akan membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas yang tidak lain dipenuhi melalui bidang pendidikan. Berkembangnya pendidikan akan mendorong terjadi perubahan sosial. Pendidikan membuat seorang individu mengetahui banyak hal dan mengetahui perkembangan-perkembangan yang terjadi pada kehidupan masyarakat lain, melalui pola pikir yang maju dan terpelajar. Pendidikan dapat menyejajarkan masyarakat yang sedang berkembang dengan masyarakat yang maju.
e. Sikap.
Masyarakat atau seorang in dividu yang memiliki keinginan untuk maju akan menghargai karya yang dihasilkan oleh masyarakat atau orang lain. Jika sikap tersebut telah tertanam dengan baik, akan mendorong munculnya penemuan-penemuan baru atau berusaha untuk membuat karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Misalnya, pemerintah memberikan penghargaan Kalpataru terhadap orang yang berjasa dalam bidang lingkungan hidup, LIPI menyelenggarakan lomba karya ilmiah remaja sebagai awal dari usaha penemuan baru di kalangan remaja, setiap pengajar di perguruan tinggi wajib melakukan penelitian sebagai perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi (Penelitian, Pengabdian, dan Pengajaran). Adanya penelitian dan penemuan unsur-unsur baru merupakan sikap kepedulian terhadap masyarakat dan sebagai usaha mempersiapkan dan mengisi pembangunan nasional.
f. Toleransi.
Masyarakat tidak kaku dalam menghadapi norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat itu sendiri, terutama norma yang tidak tertulis. Apabila terjadi suatu perilaku yang berbeda dalam suatu masyarakat, namun tidak keluar dari persoalan yang dapat mengarah pada aspek- aspek negatif, seperti konflik sosial. Sikap tidak mempersoalkan perilaku tersebut merupakan bagian dari sikap toleransi terhadap orang lain. Contohnya, di perkotaan secara umum dihuni oleh warga yang sangat heterogen. Salah satu heterogenitasnya adalah dalam bahasa. Terkadang bahasa yang digunakan antara anggota masyarakat memiliki nilai yang berbeda. Satu pihak menilainya sebagai bahasa halus dan sopan, namun pihak lain menilai sebaliknya. Di sinilah sangat dibutuhkan sikap toleransi.
g. Sistem Stratifikasi Sosial Terbuka.
Masyarakat yang memiliki stratifikasi (lapisan) sosial terbuka memungkinkan terjadinya mobilitas (perpindahan) sosial antar- lapisan. Seseorang yang berada pada lapisan yang paling bawah dapat berpindah ke lapisan yang lebih atas apabila yang bersangkutan berusaha dan bekerja keras untuk mencapainya.
h. Penduduk yang heterogen.
Penduduk Indonesia yang terdiri atas berbagai suku bangsa, ras, agama, dan budaya merupakan masyarakat heterogen atau disebut juga masyarakat majemuk. Jika di antara mereka ada yang merasa lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, hal ini mudah memicu konflik yang dapat mengakibatkan munculnya masalah sosial atau kegoncangan masyarakat. Keadaan yang demikian berakibat terjadinya perubahan- perubahan dalam masyarakat terutama dalam rangka mencapai suatu integrasi yang dapat diterima oleh berbagai pihak.
i. Ketidakpuasan terhadap Kondisi Kehidupan.
Masyarakat yang tidak puas dengan keadaan sosial, akibat adanya tekanan dari pihak lain atau kekecewaan, maka masyarakat menginginkan ada perubahan agar lepas dari penderitaan yang lama.
j. Orientasi ke Masa Depan.
Masa depan merupakan tumpuan harapan, masa sekarang merupakan masa berusaha. Masa lalu dapat menjadi pengalaman untuk memperbaiki masa sekarang sehingga hasilnya dapat dipetik dan dinikmati di kemudian hari.
k. Nilai yang Menyatakan bahwa Manusia Harus Berusaha Memperbaiki Nasibnya.
Hidup ini tidak semata-mata ditentukan oleh yang Mahakuasa, tetapi hasil usaha yang dicapai manusia itu sendiri. Agar manusia dapat mengubah nasibnya, manusia harus berusaha untuk mencapainya. Setiap perubahan yang diinginkan dapat dicapai dengan usaha, tetapi besar kecilnya hasil bergantung pada kemampuan manusia itu sendiri.
l. Disorganisasi Keluarga.
Kehidupan keluarga yang sering terjadi percekcokan atau konflik di antara anggotanya menyebabkan berkurangnya keharmonisan dan keutuhan rumah tangga sehingga anak menjadi korban dan mencari pelarian di luar kehidupan keluarga. Beberapa anak yang memiliki perilaku menyimpang berawal dari rasa kesal, kecewa, atau tidak puas tinggal di rumah yang kemudian melampiaskannya dalam pergaulan yang negatif. Disorganisasi atau perpecahan dalam sebuah keluarga merupakan jalan ke arah perubahan karena di antara satu sama lain sudah tidak ada lagi kecocokan.
m. Sikap Mudah Menerima Hal-Hal yang Baru.
Penemuan baru merupakan langkah menuju perubahan karena yang bersangkutan harus menyesuaikan diri dengan situasi, kondisi, atau barang yang diterimanya. Keadaan tersebut merupakan perubahan hasil adaptasi terhadap lingkungan dan barang baru yang dimilikinya. Contohnya, seorang individu yang selalu mengikuti perkembangan dunia mode atau fashion, menyebabkan yang bersangkutan harus selalu mengikuti perubahan mode dalam masyarakat.
6. Faktor-Faktor yang Menghambat Terjadinya Perubahan Sosial.
Dorongan terjadinya perubahan sosial senantiasa terdapat di dalam setiap kehidupan, terutama ditunjang oleh keinginan untuk berubah. Adapun faktor penghambat atau yang menghalangi terjadinya perubahan sosial antara lain sebagai berikut.
a. Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat yang Lain.
Akibat kurangnya hubungan dengan masyarakat luar sehingga informasi yang dapat menunjang pembangunan pada masyarakat tidak dapat diterima dengan baik.
b. Perkembangan Ilmu Pengetahuan yang Terlambat
Latar belakang pendidikan masyarakat yang rendah menyebabkan sempitnya pola pikir seorang individu. Akibatnya, masyarakat tidak mengalami kemajuan. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat disebabkan oleh masyarakat itu sendiri karena merasa cukup dengan pengetahuan yang dimilikinya, masyarakat tidak siap menerima perubahan.
c. Sikap Masyarakat yang Tradisional.
Sikap masyarakat ini lebih memihak masa lampau karena masa tersebut merupakan masa yang penuh kemudahan menurut beberapa kelompok. Tradisi yang berlaku sebagai warisan masa lampau tidak dapat diubah dan harus terus dilestarikan. Hal ini dapat menghambat perubahan, terutama beberapa kelompok yang konservatif dan ingin tetap bertahan dalam kepemimpinan masyarakat.
d. Adat atau Kebiasaan.
Adat atau keyakinan masyarakat terhadap norma-norma yang berlaku turun-temurun merupakan pegangan hidup yang harus tetap berlaku dan dijalankan. Kebiasaan-kebiasaan yang turun-temurun merupakan suatu hal yang sulit diubah pada masyarakat. Masyarakat sendiri tidak mau mengubahnya karena takut terjadi bencana atau berkurangnya keberuntungan yang ada dalam kehidupan mereka. Masyarakat yang memegang teguh adat istiadat lama umumnya hidup dan bertahan pada masyarakat tradisional.
e. Kepentingan-Kepentingan yang Tertanam Kuat Sekali atau Vested Interests.
Setiap masyarakat memiliki stratifikasi sosial masing-masing yang bergantung pada kedudukan seorang individu yang memiliki peranan dan pengaruh dalam masyarakat. Orang yang berpengaruh akan memiliki kedudukan tinggi. Agar kedudukannya tetap bertahan, setiap perubahan yang masuk akan ditolaknya dengan berbagai alasan.
f. Rasa Takut akan Terjadinya Disintegrasi.
Perubahan yang terjadi dalam kehidupan dianggap mengganggu tatanan sosial yang telah berjalan. Hal tersebut disebabkan masuknya unsur perubahan dari luar yang dapat menggoyahkan pola-pola kehidupan dan pada akhirnya masyarakat tidak lagi memercayai pemimpin mereka bahkan akan meninggalkan tradisi yang telah lama dianut.
g. Sikap yang Tertutup.
Unsur-unsur perubahan yang datangnya dari luar dianggap berbahaya. Masyarakat yang demikian umumnya masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa lain sehingga setiap unsur-unsur yang berbau negara penjajah akan ditolak dan dianggap tidak sesuai dengan kepribadian masyarakat pada sebuah bangsa.
h. Hambatan yang Bersifat Ideologis.
Setiap unsur perubahan yang berhubungan dengan keper- cayaan atau keyakinan masyarakat akan ditolak karena dianggap berlawanan dengan ideologi mereka. Misalnya, masyarakat percaya bahwa pembangunan sebuah jembatan harus diadakan selamatan terlebih dahulu. Akan tetapi, perencana proyek pembangunan tidak percaya akan hal tersebut sehingga perencana akan ditolak keberadaannya oleh masyarakat.
i. Hakikat Hidup.
Ada masyarakat yang memiliki keyakinan bahwa baik buruknya kehidupan ini ada yang mengatur. Dorongan terjadinya perubahan dan penghambat perubahan senantiasa ada di setiap masyarakat, bergantung besar kecilnya kekuatan dalam menanggapi perubahan tersebut. Apabila dorongan lebih kuat daripada hambatan perubahan sosial akan terjadi. Namun, apabila hambatan lebih kuat daripada dorongan, perubahan akan terhambat atau tidak terjadi.
B. Proses Perubahan Sosial.
Perubahan sosial merupakan suatu proses yang selalu terjadi dalam setiap kehidupan. Suatu proses perubahan sosial dalam bidang kehidupan tertentu tidak mungkin berhenti pada satu titik karena perubahan di bidang lain akan segera mengikutinya. Hal ini disebabkan struktur lembaga-lembaga kemasyarakatan sifatnya saling terjalin. Misalnya, apabila suatu negara mengubah undang- undang atau bentuk pemerintahannya, perubahan yang kemudian terjadi tidak hanya terbatas pada lembaga-lembaga politik. Dewasa ini proses-proses perubahan sosial dapat diketahui dengan adanya ciri-ciri tertentu, antara lain sebagai berikut.
Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang karena setiap masyarakat akan mengalami perubahan, baik yang terjadi secara lambat maupun secara cepat.
Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu akan diikuti dengan perubahan-perubahan pada lembaga- lembaga sosial lainnya. Lembaga-lembaga sosial tadi sifatnya interdependen sehingga sulit sekali untuk mengisolasi perubahan pada lembaga-lembaga sosial tertentu saja. Proses awal dan proses-proses selanjutnya merupakan suatu mata rantai.
Perubahan-perubahan sosial yang cepat biasanya mengakibatkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada di dalam proses penyesuaian diri. Disorganisasi akan diikuti oleh suatu reorganisasi yang mencakup pemantapan kaidah-kaidah dan nilai-nilai lain yang baru.
Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua bidang tersebut mempunyai kaitan dan timbal balik yang sangat kuat.
Berdasarkan beberapa hal tersebut, proses-proses perubahan sosial yang menyangkut penyesuaian masyarakat terhadap perubahan, saluran-saluran perubahan, disorganisasi, dan reorganisasi adalah sebagai berikut.
1. Penyesuaian Masyarakat terhadap Perubahan.
Keserasian atau harmoni dalam masyarakat (social equilibrium) merupakan keadaan yang diinginkan setiap masyarakat. Keserasian masyarakat dimaksudkan sebagai suatu keadaan ketika lembaga- lembaga kemasyarakatan yang pokok benar-benar berfungsi dan saling mengisi. Dalam keadaan demikian, individu secara psikologis merasakan akan adanya ketenteraman karena tidak adanya pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai.
Setiap kali terjadi gangguan terhadap kehidupan, masyarakat dapat menolaknya atau mengubah susunan lembaga-lembaga kemasyarakatannya dengan maksud menerima unsur yang baru. Akan tetapi, kadang unsur yang baru dipaksakan masuknya oleh suatu kekuatan. Jika masyarakat tidak dapat menolaknya karena unsur baru tersebut tidak menimbulkan kegoncangan, pengaruhnya tetap ada, tetapi sifatnya dangkal dan terbatas pada bentuk luarnya. Norma-norma dan nilai-nilai sosial tidak akan terpengaruh olehnya dan dapat berfungsi secara wajar.
Kadang unsur-unsur baru dan lama yang bertentangan secara bersamaan memengaruhi norma-norma dan nilai-nilai yang kemudian berpengaruh pula pada warga masyarakat. Hal itu berarti ada gangguan yang terus-menerus terhadap keserasian masyarakat. Keadaan tersebut berarti bahwa ketegangan-ketegangan serta kekecewaan di antara para warga tidak mempunyai saluran pemecahan. Apabila ketidakserasian dapat dipulihkan kembali setelah terjadi suatu perubahan, keadaan tersebut dinamakan penyesuaian (adjustment). Jika sebaliknya yang terjadi, dinamakan ketidakpenyesuaian sosial (maladjustment) yang mungkin mengakibatkan terjadinya anomie.
Suatu perbedaan dapat diadakan antara penyesuaian dari lembaga- lembaga kemasyarakatan dan penyesuaian dari individu yang ada dalam masyarakat tersebut. Peranan keluarga-keluarga besar atau masyarakat hukum adat semakin berkurang. Kesatuan-kesatuan kekeluargaan besar atas dasar ikatan atau kesatuan wilayah tempat tinggal terpecah menjadi kesatuan-kesatuan kecil. Misalnya, dalam tradisi di Minangkabau, wanita mempunyai kedudukan penting karena garis keturunan yang matrilineal, terlihat adanya suatu kecenderungan hubungan antara anggota keluarga batih lebih erat. Hubungan antara anak-anak dan ayahnya yang semula dianggap tidak mempunyai kekuasaan apa-apa terhadap anak-anak karena ayah dianggap sebagai orang luar, cenderung bergeser. Pendidikan anak-anak yang sebelumnya dilakukan oleh keluarga ibu diserahkan kepada ayah. Jika seorang individu tidak ingin mengalami tekanan-tekanan psikologis, harus menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi.
2. Saluran-Saluran Perubahan Sosial.
Saluran-saluran perubahan sosial merupakan saluran-saluran yang dilalui oleh suatu proses perubahan. Umumnya, saluran-saluran tersebut adalah lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemerintahan, ekonomi, pendidikan, agama, atau rekreasi. Lembaga kemasyarakatan yang menjadi titik tolak, bergantung pada fokus kebudayaan masyarakat pada suatu masa yang tertentu.
Lembaga kemasyarakatan yang pada suatu waktu mendapatkan penilaian tertinggi dari masyarakat cenderung untuk menjadi saluran utama perubahan sosial. Perubahan lembaga kemasyarakatan tersebut akan membawa akibat pada lembaga-lembaga kemasyarakatan lainnya karena lembaga-lembaga tersebut merupakan suatu sistem yang terintegrasi.
Lembaga-lembaga kemasyarakatan tersebut merupakan suatu struktur apabila mencakup hubungan antara lembaga- lembaga kemasyarakatan yang mempunyai pola-pola tertentu dan keserasian tertentu. Misalnya, pada 17 Agustus 1945 saat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang merupakan kali pertama terjadinya perubahan pada struktur pemerintahan dari jajahan menjadi negara yang merdeka dan berdaulat. Hal ini menjalar ke lembaga-lembaga kemasyarakatan lainnya. Misalnya, dalam bidang pendidikan, tidak ada lagi diskriminasi antara golongan-golongan, seperti pada zaman penjajahan. Setiap orang boleh memilih pendidikan macam apapun yang disukai. Perubahan tersebut berpengaruh pada sikap dan pola perilaku serta nilai-nilai masyarakat Indonesia. Saluran tersebut berfungsi agar sesuatu perubahan dikenal, diterima, diakui, serta dipergunakan oleh khalayak ramai, atau mengalami proses institutionalization (pelembagaan). Jika lembaga-lembaga kemasyarakatan sebagai suatu sistem sosial digambarkan, coraknya adalah sebagai berikut.
3. Disintegrasi dan Reintegrasi.
Perubahan sosial dapat mengakibatkan terjadinya proses disintegrasi atau perpecahan. Disintegrasi ini disebabkan oleh beberapa faktor. Menurut Soekanto, disintegrasi disebut juga disorganisasi, yaitu suatu proses pudarnya norma-norma dan nilai- nilai dalam masyarakat yang disebabkan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan. Proses perubahan sosial akan menyebabkan nilai dan norma masyarakat menjadi tergeser atau berubah. Dengan demikian, gejala-gejala disorganisasi dan disintegrasi pada awalnya dimulai dari hal-hal sebagai berikut. a. Tidak ada lagi kesepakatan anggota kelompok mengenai tujuan sosial yang hendak dicapai yang semula menjadi pegangan kelompok tersebut. b. Norma-norma sosial tidak lagi membantu anggota masyarakat dalam mencapai tujuan yang disepakati. c. Norma-norma dalam kelompok yang dihayati oleh setiap anggota dianggap tidak sesuai lagi. d. Sanksi sudah lemah, bahkan sudah tidak dilaksanakan secara konsekuen. Sanksi yang dikenakan pada orang yang melanggar norma dianggap sudah tidak berlaku. e. Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh setiap warga masya- rakat sudah bertentangan dengan norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat.
Disintegrasi atau disorganisasi merupakan proses pembentukan nilai-nilai baru, baik yang akan mengurangi ikatan dalam masyarakat itu sendiri maupun integrasi masyarakat yang pada akhirnya bergantung pada keinginan masyarakat.
Adanya disintegrasi dalam kehidupan bermasyarakat harus diimbangi dengan reintegrasi yang bertujuan untuk mengembalikan keadaan yang diinginkan sesuai dengan tujuan persatuan dan keutuhan masyarakat. Menurut Soekanto, reintegrasi atau reorganisasi adalah proses pembentukan kembali norma-norma dan nilai-nilai baru untuk menyesuaikan diri dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang mengalami perubahan. Reintegrasi terlaksana apabila norma-norma atau nilai-nilai baru telah melembaga (institutionalized) dalam diri warga masyarakat.
Pada dasarnya, setiap perubahan bisa mengakibatkan terjadinya perbedaan tanggapan atau penafsiran. Hal tersebut berakibat tidak sedikit terjadinya reaksi terhadap suatu perubahan. Jika perubahan tersebut dapat menumbuhkan kepentingan kesatuan nasional, masyarakat pelu diberi pemahaman tentang reintegrasi atau reorganisasi yang tepat, seperti hal-hal berikut ini. a. Menanamkan kesadaran akan pentingnya berbangsa dan bertanah air. b. Perundingan apabila terdapat pihak-pihak yang melakukan reaksi keras (pergolakan). c. Melalui saluran hukum terhadap mereka yang menyimpang. d. Menggunakan saluran militer untuk memadamkannya apabila terjadi pergolakan mengarah pada pemberontakan. Perubahan sosial ditandai dengan semakin berkembangnya tingkat pendidikan masyarakat sehingga setiap kebijaksanaan yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak selamanya diterima masyarakat. Kadang-kadang masyarakat menolak suatu kebijaksanaan apabila dianggap merugikan atau terlalu memberatkan masyarakat. Misalnya, kenaikan harga barang yang diakibatkan oleh naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Penolakan dapat pula berupa protes dan demontrasi. Contohnya, demo yang dilakukan oleh karyawan di beberapa perusahaan yang menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP). Kadangkala aksi protes dan demonstrasi juga dilakukan oleh mahasiswa terhadap pemerintah seperti yang terjadi pada 1966 dan 1998. Disintegrasi sosial yang terjadi akan mempunyai kekuatan yang merongrong atau melemahkan kedudukan seseorang yang memiliki kekuasaan. Di Indonesia pernah terjadi beberapa kali konflik atau pertentangan dengan kekuasaan pemerintahan. Hal seperti itu terjadi sejak awal kemerdekaan sampai awal berdirinya Orde Baru, bahkan pada masa reformasi pasca 1998. Uraian berikut disusun berdasarkan intensitas (besar-kecilnya) pertentangan itu sendiri antara lain sebagai berikut.
a. Kerusuhan (dapat juga disebut riot walaupun pengertiannya tidak tepat), ialah hampir sama dengan demonstrasi atau protes. Perbedaannya kerusuhan mengandung unsur kekerasan fisik dan biasanya diikuti dengan perusakan terhadap barang-barang, penganiayaan terhadap orang yang tidak disenangi, atau terjadi bentrokan fisik dengan pihak pengendali kerusuhan (keamanan). Kerusuhan umumnya ditandai dengan spontanitas terhadap suatu insiden atau sebagai kelanjutan dari demontrasi.
b. Serangan bersenjata (armed attack), ialah suatu tindakan kekerasan yang dilakukan oleh atau untuk kepentingan suatu kelompok tertentu dengan maksud melemahkan atau bahkan menghancur- kan kekuasaan dari kelompok lain. Serangan bersenjata ditandai dengan adanya pertumpahan darah, pergulatan fisik (perkelahian atau pertempuran) atau perusakan barang-barang. Serangan bersenjata terjadi pada kekerasan politik (pemberontakan), kriminalitas, atau kelanjutan dari kerusuhan.
c. Kematian akibat kekerasan politik terjadi sebagai akibat dari pengendalian demonstrasi, kerusuhan atau serangan bersenjata.
d. Demonstrasi, ialah protes terhadap pemegang kekuasaan tanpa melalui kekerasan. Protes dilakukan secara bersama-sama, umumnya terhadap kebijaksanaan yang dikeluarkan oleh pemerintah atau pemimpin perusahaan.
C. Dampak Perubahan Sosial.
Adanya suatu perubahan dalam masyarakat akibat perubahan sosial bergantung pada keadaan masyarakat itu sendiri yang mengalami perubahan. Dengan kata lain, perubahan sosial yang terjadi tidak selamanya suatu kemajuan (progress). Bahkan, dapat pula sebagai suatu kemunduran (regress) masyarakat.
Kecepatan perubahan tiap daerah berbeda-beda bergantung pada dukungan dan kesiapan masyarakat untuk berubah. Perbedaan perubahan tersebut dapat mengakibatkan munculnya kecemburuan sosial, yang harus dihindari. Terdapat beberapa tanggapan masyarakat sebagai akibat dari perubahan sosial yang menimbulkan suatu ketidakpuasan, penyimpangan masyarakat, ketinggalan, atau ketidaktahuan adanya perubahan, yaitu sebagai berikut.
1. Perubahan yang diterima masyarakat kadang-kadang tidak sesuai dengan keinginan. Hal ini karena setiap orang memiliki gagasan mengenai perubahan yang mereka anggap baik sehingga perubahan yang terjadi dapat ditafsirkan bermacam- macam, sesuai dengan nilai-nilai sosial yang mereka miliki.
2. Perubahan mengancam kepentingan pihak yang sudah mapan. Hak istimewa yang diterima dari masyarakat akan berkurang atau menghilang sehingga perubahan dianggapnya akan menggoncangkan berbagai aspek kehidupan. Untuk mencegah- nya, setiap perubahan harus dihindari dan ditentang karena tidak sesuai kepentingan kelompok masyarakat tertentu.
3. Perubahan dianggap sebagai suatu kemajuan sehingga setiap perubahan harus diikuti tanpa dilihat untung ruginya bagi kehidupan. Perubahan juga dianggap membawa nilai-nilai baru yang modern.
4. Ketidaktahuan pada perubahan yang terjadi. Hal ini mengabakan seseorang ketinggalan informasi tentang perkembangan dunia.
5. Masa bodoh terhadap perubahan. Hal itu disebabkan perubahan sosial yang terjadi dianggap tidak akan menimbulkan pengaruh bagi dirinya.
6. Ketidaksiapan menghadapi perubahan. Pengetahuan dan kemampuan seseorang terbatas, akibatnya ia tidak memiliki kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi.
Perubahan sosial mengakibatkan terjadinya masalah-masalah sosial, seperti kejahatan, atau kenakalan remaja. Meskipun begitu, tidak setiap masalah yang terjadi pada masyarakat disebut masalah sosial. Menurut Merton (dalam Soekanto), suatu masalah disebut masalah sosial jika memenuhi beberapa kriteria, yaitu sebagai berikut. 1. Tidak adanya kesesuaian antara ukuran-ukuran dan nilai-nilai sosial dengan kenyataan-kenyataan serta tindakan-tindakan sosial. 2. Semula ada pendapat keliru yang menyatakan bahwa masalah sosial bersumber secara langsung pada kondisi-kondisi ataupun proses-proses sosial. Pendapat tersebut tidak memuaskan dan telah ditinggalkan. Hal pokok di sini bukanlah sumbernya, melainkan akibat dari gejala tersebut (baik gejala sosial maupun gejala bukan sosial) yang menyebabkan terjadinya masalah sosial. 3. Pihak-pihak yang menetapkan apakah suatu kepincangan merupakan masalah sosial atau tidak. Dalam hal ini, urutannya sangat relatif. 4. Adanya masalah-masalah sosial yang terbuka dan masalah- masalah sosial yang tertutup. Masalah sosial tersebut timbul akibat terjadinya kepincangan-kepincangan masyarakat karena tidak sesuainya tindakan-tindakan dengan norma-norma dan nilai-nilai masyarakat. Akibat hal tersebut, masyarakat tidak menyukai tindakan-tindakan yang menyimpang dan berlawanan dengan nilai-nilai yang berlaku. 5. Adanya perhatian masyarakat terhadap masalah-masalah sosial.
Masalah sosial merupakan proses terjadinya ketidaksesuaian antara unsur-unsur dalam kebudayaan suatu masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok-kelompok sosial. Dengan kata lain, masalah sosial menyebabkan terjadinya hambatan dalam pemenuhan kebutuhan warga masyarakat. Hal itu berakibat terjadi disintegrasi sosial atau rusaknya ikatan sosial. Proses disintegrasi sebagai akibat perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat dapat berbentuk antara lain sebagai berikut.
1. Pergolakan dan Pemberontakan.
Proklamasi dikumandangkan sebagai pernyataan kemerdekaan Indonesia dapat diterima di berbagai daerah walaupun tidak secara bersamaan. Rakyat menyambut dan mendukungnya. Oleh karena itu, segera dibentuk suatu tatanan dan kehidupan sosial baru. Rangkaian peristiwa itu disebut revolusi. Adanya pergolakan dan pemberontakan di berbagai daerah pascakemerdekaan, bertujuan untuk menjatuhkan kedudukan penguasa pada saat itu, sekaligus menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap ideologi pemerintah.
2. Aksi Protes dan Demonstrasi
Aksi protes disebut juga unjuk rasa yang selalu terjadi dalam kehidupan manusia. Hal itu terjadi karena setiap orang memiliki pendapat dan pandangan yang mungkin berbeda. Protes dapat terjadi apabila suatu hal menimpa kepentingan individu atau kelompok secara langsung sebagai akibat dari rasa ketidakadilan akan hak yang harus diterima. Akibatnya, individu atau kelompok tersebut tidak puas dan melakukan tindakan penyelesaian. Protes merupakan aksi tanpa kekerasan yang dilakukan oleh individu atau masyarakat terhadap suatu kekuasaan. Protes dapat pula terjadi secara tidak langsung sebagai rasa solidaritas antarsesama karena kesewenang-wenangan pihak tertentu yang mengakibatkan kesengsaraan bagi orang lain.
3. Kriminalitas.
Perubahan sosial yang terjadi dalam kehidupan memberi peluang bagi setiap orang untuk berubah, tetapi perubahan tersebut tidak membawa setiap orang ke arah yang dicita-citakan. Hal ini berakibat terjadinya perbedaan sosial berdasarkan kekayaan, pengetahuan, perilaku, ataupun pergaulan. Perubahan sosial tersebut dapat membawa seseorang atau kelompok ke arah tindakan yang menyimpang karena dipengaruhi keinginan-keinginan yang tidak terpenuhi atau terpuaskan dalam kehidupannya. Perbuatan kriminal yang muncul di masyarakat secara khusus akan diuraikan sebagai akibat terjadinya perubahan sosial yang menimbulkan kesenjangan kehidupan atau jauhnya ketidaksamaan sosial. Akibatnya, tidak semua orang mendapat kebahagiaan yang sama. Adanya perbedaan tersebut menyebabkan setiap orang memiliki penafsiran yang berbeda-beda terhadap hak dan kewajibannya. Setiap orang harus mendapat hak disesuaikan dengan kewajiban yang dilakukan.
Adakalanya orang ingin mendapatkan hak tetapi tidak sesuai dengan kewajiban yang harus dilakukan dan kesempatan untuk melakukan hal yang salah terbuka, sedangkan pengawasan terhadap perbuatan yang salah lemah. Akibatnya, terjadi penyelewengan dan pelanggaran. Perbuatan demikian bisa terjadi karena melihat perubahan orang lain dianggap lebih baik daripada dirinya atau sebagian besar masyarakat mengalami perubahan sedangkan dirinya tidak. Oleh karena itu, timbul suatu dorongan untuk meningkatkan kemampuannya yang tidak sesuai dengan kebenaran atau norma yang berlaku dalam masyarakat.
4. Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.
Bangsa Indonesia yang sedang membangun perlu memiliki sistem administrasi yang bersih dan berwibawa, bebas dari segala korupsi, kolusi, dan nepotisme. Masalah korupsi menyangkut berbagai aspek sosial dan budaya maka Bung Hatta (dalam Mubyarto) mengatakan bahwa korupsi adalah masalah budaya. Apabila hal ini sudah membudaya di kalangan bangsa Indonesia atau sudah menjadi bagian dari kebudayaan bangsa akan sulit untuk diberantas. Akibatnya, hal tersebut akan menghambat proses pembangunan nasional. Untuk memberantas korupsi, tidak hanya satu atau beberapa lembaga pemerintahan saja yang harus berperan, tetapi seluruh rakyat Indonesia harus bertekad untuk menghilangkan korupsi.
5. Kenakalan Remaja.
Kenakalan remaja merupakan disintergasi dari keutuhan suatu masyarakat. Hal itu karena tindakan yang mereka lakukan dapat meresahkan masyarakat. Oleh karena itu, kenakalan remaja disebut sebagai masalah sosial. Munculnya kenakalan remaja merupakan gejolak kehidupan yang disebabkan adanya perubahan-perubahan sosial di masyarakat, seperti pergeseran fungsi keluarga karena kedua orangtua bekerja sehingga peranan pendidikan keluarga menjadi berkurang.
Selain itu, pergeseran nilai dan norma masyarakat mengakibakan berkembangnya sifat individualisme. Juga pergeseran struktur masyarakat mengakibatkan masyarakat lebih menyerahkan setiap permasalahan kepada yang berwenang. Perubahan sosial, ekonomi, budaya, dan unsur budaya lainnya dapat mengakibatkan disintegrasi.
D. Modernisasi.
Pengertian modernisasi pada awalnya berkembang pada abad XVIII di Eropa, ketika ditemukannya mesin uap dan mesin pemintal untuk tekstil. Dengan demikian, perkembangan tersebut merupakan landasan bagi industrialisasi di berbagai bidang kehidupan masyarakat Eropa, yaitu yang lazim dikenal dengan Revolusi Industri. Perubahan-perubahan penggunaan alat-alat industri terjadi di Inggris kemudian menyebar ke berbagai negara di Eropa. Peristiwa industrialisasi tersebut ternyata sejalan dengan Revolusi Prancis yang menentang dan menghancurkan hak-hak istimewa yang dimiliki secara turun-temurun oleh sekelompok orang (kaum feodal), dan munculnya persamaan hak setiap warga negara sehingga hal ini merupakan hal awal demokratisasi di Eropa.
Dari kedua revolusi tersebut, kemajuan perekonomian melalui industrialisasi menyebabkan negara menjadi maju dan munculnya persamaan hak telah menyadarkan peranan setiap orang dalam menentukan kehidupannya. Oleh karena itu, hal tersebut dapat dikatakan sebagai awal dari modernisasi.
Perkembangan modernisasi selanjutnya tidak terbatas pada industrialisasi dan demokratisasi saja, tetapi menyangkut pula berbagai bidang kehidupan lain yang saling berhubungan. Dengan demikian, kemajuan suatu bidang kehidupan akan diikuti oleh bidang-bidang kehidupan lain, yaitu: 1. kemajuan ilmu pengetahuan maka akan diikuti oleh teknologi; 2. kemajuan material atau kebendaan yang digunakan setiap manusia harus diimbangi oleh sikap mental untuk menyesuaikan diri dengan benda yang dimilikinya; jika tidak, akan dianggap sebagai orang yang ketinggalan zaman atau ketinggalan kebudayaan.
Setiap perubahan yang terjadi di masyarakat tentu saja ada sisi baik dan sisi buruknya. Hal ini bergantung pada masyarakat sendiri yang menafsirkan modern. Salah menafsirkan kata modern akan mengakibatkan perilaku masyarakat yang tidak sesuai dengan budaya atau kepribadian bangsa. Modernisasi sebagai perubahan sosial dari keadaan tradisional atau praindustri ke masyarakat industri. Perubahan tersebut merupakan titik tolak perkembangan ke arah modernisasi. Untuk mencapai masyarakat modern, harus melalui transisi (peralihan) yang akan mengubah pola kehidupan masyarakat.
Masyarakat tradisional dianggap statis dan hampir tidak mengalami perubahan. Seperti halnya karakteristik masyarakat tradisional berorientasi pada pertanian dengan menggunakan metode yang dianggap belum berkembang.
Proses perubahan ke arah lebih maju daripada sebelumnya yang ditunjang oleh sikap dan perilaku masyarakat untuk menerima perubahan-perubahan tersebut merupakan suatu proses ke arah modern yang dinamakan modernisasi. Modernisasi dapat diartikan sebagai suatu sikap pikiran yang mempunyai kecenderungan untuk mendahulukan sesuatu yang baru dari yang bersifat tradisi dan satu sikap pikiran yang hendak menyesuaikan soal-soal yang sudah menetap dan menjadi kebutuhan-kebutuhan yang baru.
Dengan kata lain, modernisasi merupakan perubahan sosial yang terarah (directed change) yang didasarkan pada perencanaan (social planing). Modernisasi umumnya dihubungkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk suatu kemajuan masyarakat secara positif, begitu pula masyarakat secara terbuka menerima perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya.
Dengan demikian, ilmu pengetahuan dan teknologi dalam modernisasi memainkan peranan yang sangat penting di berbagai bidang kehidupan sehingga manusia sebagai pelaku modernisasi dituntut untuk selalu siap menerima perubahan-perubahan ke arah kemajuan yang positif. Gejala modernisasi merupakan awal terjadinya perubahan- perubahan ke arah yang diketahui. Misalnya: 1. sikap masyarakat akan pentingnya pendidikan sekolah; 2. keinginan untuk hidup lebih baik; 3. adanya usaha untuk mengejar ketinggalan dari masyarakat lain; 4. menghargai pendapat orang lain; 5. tidak menganggap pendapat pribadi lebih baik daripada orang lain; 6. memandang bahwa kehidupan hari esok harus lebih baik dari- pada hari ini; dan lain-lain.
M. Kamal Hasan (dalam Pardoyo) menyatakan bahwa proses modernisasi Indonesia, antara lain sebagai berikut. 1. Berorientasi ke Depan Kemajuan bangsa dan negara dengan jalan memperbaiki diri guna menyongsong hari esok yang lebih baik. 2. Memiliki Sikap Dinamis dan Aktif Perbaikan diri dan kemajuan suatu negara harus dicapai dengan usaha dan kerja keras karena hal tersebut tidak akan datang sendiri tanpa adanya perjuangan. 3. Memberikan Tempat bagi Rasionalitas Segala sesuatu yang berhubungan dengan pembangunan harus diperkirakan baik atau buruknya bagi manusia dan kehidupannya, tidak dirasakan atas dasar perasaan atau pendapat pribadi. 4. Mengembangkan Suatu Sikap Terbuka terhadap Pemikiran dan Hasil Penemuan Ilmiah. Pendapat atau pemikiran orang lain yang dianggap baik bagi pembangunan dapat di terima sebagai suatu masukan guna melengkapi hasil pemikiran yang telah ada. Begitu pula halnya hasil penelitian merupakan kebenaran ilmiah yang bermanfaat bagi pelaksanaan modernisasi. 5. Memberikan Prioritas kepada Hal-Hal yang Telah Dicapai Seseorang, bukan Statusnya Keberhasilan seseorang patut untuk ditiru sebagai langkah ke arah kemajuan dan jangan beranggapan bahwa suatu kemajuan berasal dari pendapat orang yang memiliki status sosial terhormat di masyarakat. 6. Memberikan Perhatian yang Terbesar kepada Persoalan Langsung dengan Skala Prioritas Segala masalah yang terjadi dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang merupakan bidang kajian seseorang merupakan suatu hal yang sangat utama dibandingkan masalah-masalah lain yang bukan bidang garapannya. 7. Melibatkan Dirinya kepada Tujuan yang Mengatasi Tujuan Golongan Tujuan yang lebih penting adalah tujuan yang lebih besar dan lebih utama dibandingkan dengan tujuan pribadi atau golongan sehingga seseorang dituntut untuk terlibat dalam segala kepentingan masyarakat dan negara.
Pembangunan nasional melalui modernisasi akan melibatkan beberapa aspek kehidupan, terutama yang dapat dinikmati dan dirasakan untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Adapun aspek-aspek kehidupan tersebut muncul sebagai gejala modernisasi, di antaranya meliputi bidang iptek, politik, dan ideologi, ekonomi, sosial, dan budaya.
Modernisasi tidak sama dengan reformasi yang menekankan pada faktor-faktor rehabilitasi. Modernisasi bersifat preventif dan konstruktif agar proses tersebut tidak mengarah pada angan-angan, sebaiknya modernisasi harus dapat memproyeksikan kecenderungan yang ada dalam masyarakat ke arah waktu-waktu yang mendatang. Menurut Soekanto, terdapat syarat-syarat suatu modernisasi sebagai berikut. 1. Cara berpikir yang ilmiah (scientific thinking) yang melembaga dalam kelas penguasa ataupun masyarakat. Hal ini menghendaki suatu sistem pendidikan dan pengajaran yang terencana dengan baik. 2. Sistem administrasi negara yang baik adalah sistem yang benar- benar mewujudkan birokrasi. 3. Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur serta terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu. Hal ini memerlukan penelitian yang terus-menerus agar data tidak tertinggal. 4. Penciptaan iklim yang favourable dari masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat-alat komunikasi massa. 5. Tingkat organisasi yang tinggi, di satu pihak berarti disiplin, sedangkan di lain pihak berarti pengurangan kemerdekaan. 6. Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial (social planing).
Rangkuman :
Perubahan sosial dapat dikatakan sebagai suatu perubahan dari gejala-gejala sosial yang ada di masyarakat, dari yang bersifat sederhana sampai yang lebih kompleks.
Perubahan sosial dapat dilihat dari segi terganggunya kesinambungan di antara kesatuan sosial walaupun keadaannya relatif kecil.
Perubahan ini meliputi struktur, fungsi, nilai, norma, lembaga, dan semua aspek yang dihasilkan dari interaksi antarmanusia, organisasi atau komunitas, termasuk perubahan dalam hal budaya.
Wujud perubahan sosial yaitu sebagai berikut.
Perubahan yang terjadi secara lambat dan perubahan yang terjadi secara cepat.
Perubahan yang pengaruhnya kecil dan perubahan yang pengaruhnya besar.
Perubahan yang dikehendaki dan perubahan yang tidak dikehendaki.
Perubahan sosial terjadi dipengaruhi beragam faktor, seperti perubahan kependudukan, penemuan-penemuan baru, pertentangan (konflik), revolusi, perubahan akibat lingkungan fisik, peperangan, dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain.
Di samping faktor-faktor yang memengaruhi perubahan sosial, terdapat pula faktor pendukung terjadinya proses perubahan sosial antara lain kontak dengan masyarakat luas, difusi, sistem pendidikan, sikap, toleransi, sistem stratifikasi sosial, heterogenitas penduduk, visi atau orientasi masa depan, dan disorganisasi keluarga, serta sikap mudah menerima hal-hal yang baru.
Perubahan sosial terjadi bukan tanpa hambatan. Terdapat beragam faktor yang dapat menghambat proses perubahan sosial, di antaranya kurangnya hubungan dengan masyarakat lain, sikap tradisional, adat atau kebiasaan, vested interest, sikap tertutup, dan hakikat hidup.
SD Kelas 5 – IPA – Bab 4 – Pembuatan Makanan pada Tumbuhan.
Sumber : IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas 5. Penulis : Choiril Azmiyawati, Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.
Setiap makhluk hidup membutuhkan makanan untuk bertahan hidup. Manusia memakan berbagai jenis makanan setiap hari. Hewan seperti kambing memakan rumput-rumputan segar. Bagaimana dengan tumbuhan seperti gambar di atas? Tentunya tumbuhan juga membutuhkan makanan. Bagaimana cara tumbuhan memperoleh makanan?
Tumbuhan juga memerlukan makanan agar tetap hidup. Tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri. Proses pembuatan makanan pada tumbuhan dinamakan fotosintesis. Bagaimanakah proses fotosintesis?
A. Fotosintesis.
Fotosintesis merupakan proses pembuatan makanan pada tumbuhan hijau. Proses fotosintesis ini memerlukan bantuan sinar matahari. Fotosintesis berlangsung di bagian daun. Namun proses ini terkadang juga terjadi di bagian lain yang mengandung klorofil. Klorofil merupakan zat warna warna hijau pada tumbuhan. Klorofil berfungsi untuk menyerap energi cahaya matahari. Perhatikan gambar di samping! Fotosintesis memerlukan cahaya matahari, klorofil, air, dan karbon dioksida. Air diserap oleh akar dari dalam tanah. Air dari akar menuju daun. Karbon dioksida diserap dari udara oleh daun melalui mulut daun atau stomata. Melalui fotosintesis, air dan karbon dioksida kemudian diubah menjadi karbohidrat dan oksigen dengan bantuan energi cahaya matahari. Apabila energi cahaya matahari tidak ada, energi cahaya yang lain dapat meng- gantikannya. Misalnya cahaya lampu neon. Oleh karena itu, fotosintesis dapat terjadi pada siang maupun malam hari. Reaksi fotosintesis dapat dituliskan sebagai berikut.
Air + Karbondioksida (diproses dg. Cahaya dan Clorofil) = Karbohidrat + Oksigen.
Dari reaksi fotosintesis di atas, dapat diketahui bahwa proses tersebut menghasilkan karbohidrat dan oksigen. Daun yang mengandung karbohidrat ini jika ditetesi larutan lugol atau yodium akan berubah warna menjadi ungu gelap. Percobaan berikut ini dapat membuktikan bahwa proses fotosintesis memerlukan cahaya.
Apa Itu Klorofil? Di dalam selembar daun, ada jutaan kantung kecil berisi zat berwarna hijau. Zat warna hijau ini disebut klorofil. Semua kantung hijau menyebabkan dedaunan berwarna hijau.
Sebagian gas oksigen hasil fotosintesis digunakan untuk pernapasan tumbuhan. Sisanya dibebaskan ke udara. Oksigen tersebut digunakan oleh makhluk hidup lainnya untuk bernapas. Sementara itu, kelebihan karbohidrat disimpan sebagai makanan cadangan. Di mana tumbuhan menyimpan makanan cadangan? Tempat penyimpanan makanan cadangan setiap tumbuhan berbeda-beda. Amati gambar di bawah! Gambar tersebut menunjukkan bahwa tumbuhan menyimpan makanan cadangan pada bagian- bagian yang berbeda. Tempat penyimpanan itu misalnya pada akar, buah, biji, atau batang.
Percobaan pembuktian fotosintesis pada daun. cari di youtube.
Akar (ketela pohon), buah, dan biji merupakan tempat menyimpan makanan cadangan.
Tumbuhan menyimpan cadangan makanan pada umbi, batang, biji atau buah. Cadangan makanan pada tumbuhan inilah yang dimanfaatkan oleh manusia untuk dimakan. Misalnya tumbuhan yang menyimpan makanan pada umbi akar adalah ketela atau singkong. Kita mungkin sering memakan singkong yang bisa dibuat keripik atau singkong goreng. 1. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada umbi. Jenis tumbuhan umbi-umbian dibagi menjadi umbi batang, umbi akar dan umbi lapis.
a. Pengertian umbi batang adalah bagian batang tumbuhan yang menggembung karena dipakai untuk menyimpan cadangan makanan. Contohnya adalah tanaman kentang.
b. Pengertian umbi akar adalah bagian akar tumbuhan yang menggembung karena berfungsi sebagai menyimpan cadangan makanan. Contoh umbi akar adalah talas, wortel, dan ketela.
c. Pengertian umbi lapis adalah bagian batang yang menggembung berlapis-lapis karena dipakai untuk menyimpan cadangan makanan. Contohnya adalah bawang putih dan bawang merah.
2. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada batang adalah tebu dan sagu. 3. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada buah adalah pisang, jeruk, mangga, apel, rambutan, dan sebagainya. 4. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada biji adalah kacang hijau, kedelai, padi, dan kacang tanah. 5. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada daun adalah bayam, kangkung, kol, dan sawi.
B. Ketergantungan Manusia dan Hewan terhadap Tumbuhan Hijau.
Telah dijelaskan dalam materi sebelumnya bahwa fotosintesis menghasilkan oksigen. Selain digunakan oleh tumbuhan, sebagian oksigen dilepaskan ke udara di lingkungan sekitarnya. Oksigen dihirup oleh manusia dan hewan pada saat bernapas. Tanpa tumbuhan hijau, oksigen lama-kelamaan akan habis jika digunakan terus oleh manusia dan hewan. Namun, tumbuhan selalu menyediakan oksigen di alam. Jadi, manusia dan hewan membutuhkan tumbuhan hijau agar oksigen tetap tersedia di alam. Tumbuhan hijau juga merupakan sumber energi bagi manusia. Sebagian besar bahan makanan kita berasal dari tumbuhan. Bagian tumbuhan yang biasa digunakan sebagai bahan makanan sebagai berikut. 1. Akar, contohnya wortel, lobak, dan singkong (ketela pohon). 2. Batang, contohnya tebu dan sagu. 3. Daun, contohnya bayam dan daun kol. 4. Bunga, contohnya kembang kol dan brokoli. 5. Buah, contohnya jeruk dan pisang. 6. Biji, contohnya kacang tanah dan kacang kedelai. 7. Tunas, contohnya rebung (tunas bambu) dan asparagus.
Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai bahan makanan biasanya merupakan tempat menyimpan makanan cadangan.
Selain manusia, hewan juga memperoleh sumber energi dari tumbuhan hijau. Hewan herbivora (hewan pemakan tumbuhan) bergantung secara langsung kepada tumbuhan. Apabila tidak ada tumbuhan, jenis-jenis hewan tersebut akan mati kelaparan. Akibatnya, jumlah jenis-jenis hewan herbivora akan semakin berkurang. Peristiwa ini akan menyebabkan hewan-hewan karnivora (hewan pemakan daging) menjadi kekurangan bahan makanan. Jadi, hewan-hewan karnivora secara tidak langsung juga bergantung kepada tumbuhan.
Demikian juga untuk makhluk hidup golongan omnivora (pemakan tumbuhan dan hewan lain). Mereka dapat bergantung secara langsung maupun tidak langsung terhadap tumbuhan hijau. Bentuk ketergantungan herbivora, karnivora, dan omnivora terhadap tumbuhan hijau dapat dituliskan sebagai berikut.
Tumbuhan merupakan sumber energi bagi seluruh makhluk hidup di alam ini. Tumbuhan hijau umumnya tersedia dalam jumlah paling banyak dibandingkan jumlah makhluk hidup yang lain. Diskusikan dengan teman sekelompok mengenai hal-hal berikut. a. Pengaruh bagi hewan herbivora jika jumlah tumbuhan sedikit. b. Pengaruh bagi hewan karnivora jika jumlah tumbuhan sedikit. b. Pengaruh bagi manusia jika jumlah tumbuhan sedikit. Tulislah hasil diskusimu di buku kerja! Setelah itu, kumpulkan kepada bapak atau ibu guru.
Selain sebagai sumber energi, manusia memanfaatkan tumbuhan untuk berbagai keperluan berikut. 1. Bahan penyedap rasa, contohnya merica, pala, dan cengkeh. 2. Bahan obat-obatan, contohnya kencur, temulawak, dan kunyit. 3. Bahan sandang, contohnya serat tanaman kapas. 4. Bahan peralatan rumah tangga, contohnya kayu dan bambu. Jadi, manusia tidak hanya membutuhkan tumbuhan sebagai sumber makanan saja. Manusia sangat tergantung pada tumbuhan untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu, manusia wajib menjaga kelestarian tumbuhan. Dengan demikian, kehidupan semua makhluk hidup juga tetap terjaga.
Sumber : IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas 5. Penulis : Choiril Azmiyawati, Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.
Di dalam tubuh kita terdapat darah. Darah merupakan cairan berwarna merah dan berasa asin. Darah mengalir di seluruh bagian tubuh. Di dalam tubuh, darah mengalir melalui alat peredaran darah. Perhatikan gambar di atas! Alat peredaran darah manusia terdiri atas jantung dan pembuluh darah. Apa fungsi jantung dan pembuluh darah itu? Apa fungsi darah bagi tubuh kita?
Darah dalam tubuh berfungsi mengangkut zat-zat penting ke seluruh bagian tubuh. Zat-zat penting tersebut di antaranya oksigen dan sari-sari makanan. Dalam pengangkutan tersebut diperlukan alat peredaran darah.
A. Alat peredaran darah dan Fungsinya.
Alat peredaran darah manusia meliputi pembuluh darah dan jantung. Pembuluh darah dan jantung mempunyai fungsi khusus. Bacalah uraian berikut untuk mengetahuinya!
1. Jantung.
Jantung terletak di dalam rongga dada sebelah kiri. Ukuran jantung kira-kira sebesar kepalan tangan pemiliknya. Jantung tersusun atas kumpulan otot-otot yang sangat kuat dan disebut miokardia.
Jantung terdiri atas empat ruang, yaitu serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri. Antara bagian kanan dan kiri jantung dibatasi oleh sekat jantung. Sekat ini berfungsi mencegah bercampurnya darah yang mengandung banyak oksigen dan karbon dioksida. Perhatikan bagian- bagian jantung pada gambar di samping!
Otot penyusun bilik jantung lebih tebal daripada otot pada serambi jantung. Hal ini disebabkan tugas bilik jantung lebih berat. Tugas bilik tersebut yaitu memompa darah keluar dari jantung ke seluruh bagian tubuh.
Jantung berfungsi memompa darah. Jantung memompa darah dengan cara menguncup (berkontraksi) dan mengembang (berelaksasi). Apa yang terjadi ketika jantung menguncup dan mengembang? Lakukan kegiatan berikut untuk mengetahuinya!
Kontraksi dan relaksasi pada jantung mengakibatkan terjadinya denyut jantung atau denyut nadi. Ketika jantung memompa darah ke dalam pembuluh nadi, pembuluh tersebut ikut berdenyut. Dengan demikian, kamu dapat mengetahui denyut jantung melalui denyut nadi. Denyut nadi dapat terasa dengan jelas ketika kamu menekan pembuluh nadi pada pergelangan tangan. Denyut tersebut juga terasa apabila bagian leher di bawah telinga ditekan. Kecepatan denyut jantung tergantung kegiatan yang dilakukan. Ketika sedang beristirahat, jantung berdenyut kira-kira 60 sampai 80 kali setiap menit. Semakin aktif tubuh kita, denyut jantung juga semakin cepat.
2. Pembuluh Darah
Pembuluh darah merupakan saluran tempat mengalirnya darah dari jantung ke seluruh tubuh maupun sebaliknya. Ada dua macam pembuluh darah. Pembuluh tersebut yaitu pembuluh nadi (arteri) dan pembuluh balik (vena). Pembuluh nadi atau arteri yaitu pembuluh yang membawa darah kaya oksigen keluar dari jantung, kecuali arteri pulmonalis. Arteri pulmonalis membawa darah kaya karbon dioksida dari jantung menuju paru-paru. Pembuluh nadi yang paling besar disebut aorta. Pembuluh balik yaitu pembuluh darah yang membawa darah kaya karbon dioksida dari seluruh tubuh menuju jantung, kecuali vena pulmonalis. Vena pulmonalis membawa darah kaya oksigen dari paru-paru menuju jantung.
Pembuluh nadi dan pembuluh balik bercabang- Darah mengandung banyak oksigen cabang. Ujung cabang pembuluh yang terkecil disebut pembuluh kapiler. Panjang seluruh pembuluh darah manusia jika dihubungkan dari ujung ke ujung mencapai 160.000 km.
Antara pembuluh nadi dan pembuluh balik terdapat perbedaan-perbedaan pokok sebagai berikut. Tabel Perbedaan Pembuluh Nadi dan Pembuluh Balik.
Pembuluh Nadi : – Denyut terasa. – Umumnya terletak di bagian dalam tubuh. – Dinding tebal, kuat, dan elastis. – Tekanan darahnya tinggi. – Darah mengalir cepat. – Membawa darah yang mengandung banyak oksigen, kecuali arteri pulmonalis.
Pembuluh Balik : – Denyut tidak terasa. – Terletak di dekat permukaan tubuh. – Dindingnya tipis dan tidak elastis. – Tekanan darahnya rendah. – Darah mengalir lambat. – Membawa darah yang mengandung banyak karbon dioksida, kecuali vena pulmonalis.
B. Gangguan pada Sistem Peredaran Darah dan Cara Pencegahannya.
1. Gangguan pada Darah dan Alat Peredaran Darah.
Beberapa gangguan pada jantung dan pembuluh darah.
a. Pelebaran pembuluh darah, dapat dibedakan menjadi ambeien (wasir) dan varises. Ambeien terjadi karena adanya pelebaran pembuluh darah balik di sekitar anus. Sementara itu, varises terjadi karena adanya pelebaran pembuluh darah balik di bagian kaki.
b. Anemia (kekurangan darah), dapat disebabkan oleh luka yang mengeluarkan banyak darah, kekurangan zat besi, atau adanya penyakit seperti kanker tulang.
c. Hipertensi (tekanan darah tinggi), ditunjukkan dengan tingginya tekanan darah. Besar kecilnya tekanan darah seseorang dapat diukur menggunakan tensimeter.
d. Penyakit jantung koroner, terjadi karena adanya penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh arteri koroner sehingga menyumbatnya.
e. Stroke, disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak sehingga saraf-saraf yang ada di otak tidak memperoleh cukup oksigen. Keadaan ini menyebabkan kerja saraf terganggu.
Lakukan kegiatan berikut agar kamu lebih memahami tentang penyakit atau gangguan pada sistem peredaran darah!
1. Anemia.
Yang pertama, adalah anemia. Anemia merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kekurangan darah, sehingga darah yang mengalir di pembuluh darah mengalami deficit, dan menyebabkan tidak optimalnya peredaran darah ke bagian-bagaian tubuh dan juga organ tubuh tertentu.
Penyebab anemia
Anemia sendiri disebabkan oleh beberapa hal, antara lain yang paling sering menyababkan anemia adalah : Keturunan, Kekurangan gizi dan mineral berupa makanan yang mengandung zat besi, Aktivitas yang berlebihan tanpa adanya asupan makanan yang sehat.
Pencegahan : Anemia merupakan salah satu jenis penyakit yang paling mudah untuk dicegah dan juga diobati. Berikut ini adalah beberapa cara mudah untuk mencegah dan juga menyembuhkan gejala-gejala anemia : Selalu atur asupan makanan dengan makanan yang bergizi tinggi; Istirahat cukup, dan hindari beraktivitas secara berlebihan; Minum suplemen penambah darah apabila diperlukan; Makan makanan yang memiliki kandungan zat besi tinggi, seperti daging merah dan kacang-kacangan; Rajin minum air putih.
2. Varises.
Varises merupakan salah satu kelainan dan juga penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah lainnya. Varises merupakan suatu kondisi dimana pembuluh darah vena memiliki gangguan atau hambatan dalam mengalirkan darah. Hal ini disebabkan karena adanya kelainan atau kesalahan pada katub pembuluh vena dalam mengatur peredaran darah sehingga menyebabkan peredaran darah pembuluh vena menjadi terhambat.
Penyebab : Ada beberapa penyebab munculnya varises pada pasien, antara lain : Faktor keturunan; Muncul tumor; Terlalu lama berdiri; Karena sedang berada dalam kondisi kehamilan Gejala.
3. Hipertensi
Hipertensi (darah tinggi) merupakan salah satu jenis penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah yang paling “populer”. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit dimana kondisi tekanan darah yang mengalir pada pemmbuluh darah melebihi batas normal, dan menimbulkan berbagai komplikasi lainnya.
Penyebab : Ada beberapa penyebab dari hipertensi, yaitu : Faktor gen atau keturunan; Merokok dan minuman beralkohol; Makan makanan yang terlalu banyak lemak dan juga tidak sehat.
4. Hipotensi. Hipotensi (darah rendah) merupakan kebalikan dari hipertensi, yaitu kondisi dimana tekanan darah yang mengalir pada pembuluh darah berada pada batasan di bawah normal. Biasanya penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah ini dapat terjadi karena beberapa hal, yaitu : Terjadi pendarahan; Diare yang disertai muntah; Kekurangan zat gizi penting bagi tubuh; Overdosis atau kelebihan konsumsi obat penurun tekanan darah.
5. Leukemia (Kanker Darah). Leukemia juga sering disebut dengan kanker darah. Hal ini dsebabkan karena memang terdapat sel kanker yang menyerang bagian darah yang mengalir di pembuluh darah, terutama sel darah putih. Hal ini menyebabkan terjadinya pertumbuhan dari leukosit yang tidak normal yang disebabkan oleh : Virus karsinogenik; Adanya paparan zat radioaktif; Alkohol dan juga merokok berlebihan; Infeksi zat kimia beracun; Faktor gen atau keturunan.
6. Penyakit Jantung Koroner. Penyakit jantung koroner merupakan jenis lainnya dari penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah. Lebih tepatnya adalah peredaran darah yang mengalir pada pembuluh darah koroner. Hal ini dapat menyebabkan penyakit ini adalah kondisi dimana pembuluh darah koroner mengalami penyumbatan, sehingga peredaran darah menjadi terganggu. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh : Pengerasan pembuluh nadi / arteri; Endapan lemak; Endapan zat kapur.
7. Gagal Jantung. Selain penyakit jantung coroner, penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah lainnya adalah gagal jantung. Sesuai dengan namanya, gagal jantung terjadi ketika jantung pada tubuh seseorang gagal untuk bekerja secara optimal. Hal in imenyebabkan kekuatan kontraksi dari jantung menurun, yang dapat menyebabkan berkurangnya pasokan darah ke seluruh tubuh. Biasanya gangguan atau penyakit ini dapat menimbulkan gejala seperti : Cepat lelah; Penyebab dada sesak nafas; Bengkak pada bagian kaki; Pembengkakan paru-paru.
8. Hemofilia. Hemofilia merupakan salah satu kelainan pada darah, apabila tidak ingin disebut sebagai penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah. Hemofilia merupakan kondisi dimana darah mengalami kesulitan untukmelakukan proses pembekuan. Hal ini dapat menyebabkan penderitanya mengalami pendarahan yang hebat dan tidak wajar, meskipun hanya mengalami luka kecil saja. Biasanya, penyebab hemofilia paling utama karena adanya faktor keturunan.
2. Menjaga Kesehatan Alat Peredaran Darah.
Menjaga kesehatan alat peredaran darah dapat dilakukan dengan berolahraga secara teratur. Berolahraga dapat membantu melancarkan peredaran darah. Berolahraga sebaiknya diawali dengan pemanasan. Pemanasan membuat kecepatan denyut jantung bertambah secara bertahap. Menjaga kesehatan alat peredaran darah juga dapat dilakukan dengan menjaga kebiasaan makan sehari-hari. Makanan berlemak tinggi tidak baik bagi kesehatan jantung. Kandungan lemak yang berlebihan dalam tubuh dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah. Nah, sekarang kamu telah mengetahui cara menjaga kesehatan alat peredaran darah. Lakukan kegiatan berikut agar kamu mengetahui lebih banyak cara menjaga alat peredaran darah!
Rangkuman:
1. Alat peredaran darah manusia meliputi jantung dan pembuluh darah. 2. Jantung terdiri atas empat ruang, yaitu serambi kiri, bilik kiri, serambi kanan, dan bilik kanan. 3. Serambi kiri dan bilik kiri berisi darah bersih (mengandung banyak oksigen). 4. Serambi kanan dan bilik kanan berisi darah kotor (mengandung banyak karbon dioksida). 5. Pembuluh nadi membawa darah bersih keluar dari jantung, kecuali arteri pulmonalis. 6. Pembuluh balik membawa darah kotor menuju jantung, kecuali vena pulmonalis. 7. Gangguan pada alat peredaran darah di antaranya ambeien, varises, anemia, hipertensi, jantung koroner, dan stroke. 8. Cara menjaga kesehatan alat peredaran darah yaitu dengan berolahraga secara teratur dan menjaga kebiasaan makan makanan sehat.
Sumber : IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas 5. Penulis : Choiril Azmiyawati, Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.
Saat akan makan, pertama-tama yang kamu lakukan melihat makananmu. Setelah itu, kamu akan mencium aromanya kemudian mencicipinya. Setelah makanan berada di mulut, kamu akan mengunyah makanan tersebut. Pada akhirnya kamu menelan makananmu itu. Itulah awal perjalanan makanan menuju sistem pencernaan. Bagaimana perjalanan makanan di dalam sistem pencernaanmu? Apa saja makanan yang kamu perlukan agar tubuhmu sehat dan kuat?
Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita akan diolah melalui proses pencernaan. Proses pencernaan adalah proses penghancuran makanan menjadi zat-zat makanan yang dapat diserap tubuh. Alat yang berfungsi untuk menghancurkan makanan ini disebut alat pencernaan. Selain alat-alat pencernaan, dalam tubuh kita juga terdapat kelenjar pencernaan. Misalnya, hati dan kelenjar pankreas. Kelenjar pencernaan membantu alat-alat pencernaan dalam mencerna makanan.
Panjang Saluran Pencernaan : Seluruh saluran pen- cernaan dari mulut sampai anus panjangnya antara 8,5 sampai 10 meter. Berarti, 5–6 kali tinggi badan kita. Saluran pencernaan menjadi ringkas karena melingkar-lingkar dalam rongga perut kita. Proses pencernaan makanan dari awal hingga akhir secara keseluruhan berlangsung antara 18 sampai 24 jam.
1. Mulut.
Makanan masuk ke dalam tubuh melalui mulut. Di dalam rongga mulut terdapat gigi, lidah, dan air ludah (air liur). Ketiga komponen itu berperan untuk mencerna makanan di dalam mulut. Gigi dan lidah mencerna makanan secara mekanis. Air ludah mencerna makanan secara kimiawi. Pencernaan secara mekanis merupakan pencernaan makanan dengan cara dikunyah oleh gigi dan dibantu lidah. Sementara itu, pencernaan kimiawi merupakan pencernaan makanan yang dilakukan oleh enzim.
a. Gigi.
Gigi berfungsi menghancurkan makanan yang masuk dalam rongga mulut. Berdasarkan bentuk dan fungsinya, gigi dibedakan menjadi tiga. Ketiga gigi tersebut yaitu gigi seri, gigi taring, dan gigi geraham. Gigi seri untuk memotong makanan, gigi taring untuk mengoyak makanan, dan gigi geraham untuk mengunyah makan- an. Gigi geraham dibedakan menjadi geraham depan dan geraham belakang.
Gigi tertanam pada rahang dan diperkuat oleh gusi. Bagian-bagian gigi yaitu mahkota gigi, tulang gigi, dan rongga gigi. Mahkota gigi tampak putih, halus, dan licin karena dilapisi email. Tulang gigi terletak di bawah lapisan email. Tulang gigi meliputi leher gigi dan akar gigi. Rongga gigi berada di bagian dalam gigi. Perhatikan gambar di bawah!
b. Lidah.
Lidah mempunyai beberapa fungsi seperti berikut. 1) Mengatur letak makanan saat dikunyah. 2) Membantu menelan makanan. 3) Mengecap rasa makanan.
Lidah peka terhadap panas, dingin, dan adanya tekanan. Lidah dapat mengecap makanan karena pada permukaannya terdapat bintil-bintil lidah. Pada bintil-bintil lidah terdapat saraf pengecap. Setiap permukaan lidah mempunyai kepekaan rasa yang berbeda. Perhatikan gambar di samping!
Rasa asin : lidah bagian depan dan samping.
Rasa pahit : lidah bagian belakang / pangkal.
Rasa Manis : lidah bagian ujung.
Rasa Asam : lidah bagian samping.
Silakan lihat gambar lidah disamping ini.
c. Air Liur. Saat makanan dikunyah dalam mulut, makanan dibasahi oleh air liur. Makanan menjadi licin dan mudah ditelan. Selain itu, air liur mengandung enzim ptialin atau amilase. Enzim ini berfungsi untuk mencerna zat tepung (amilum) secara kimiawi menjadi zat gula. Itulah sebabnya, saat mengunyah nasi dalam waktu lama kita akan merasakan manis. Pencernaan seperti ini merupakan contoh pencernaan kimiawi.
2. Kerongkongan.
Kerongkongan merupakan penghubung antara rongga mulut dan lambung. Kerongkongan berupa saluran yang panjangnya kira-kira 20 cm. Kerongkongan terdiri atas otot yang lentur. Makanan yang berada di dalam kerongkongan akan didorong oleh dinding kerongkongan menuju lambung. Gerakan seperti ini disebut gerak peristaltik. Gerak peristaltik dilakukan oleh otot dinding kerongkongan.
3. Lambung. Lambung adalah alat pencernaan berotot yang berbentuk seperti kantong. Bagian dalam dinding lambung berlipat-lipat. Bagian ini berguna untuk mengaduk makanan yang berasal dari kerongkongan. Dinding lambung juga menghasilkan asam klorida. Asam klorida atau asam lambung berguna untuk membunuh kuman-kuman yang masuk bersama makanan. Selain itu, di dalam lambung terdapat enzim pepsin dan renin. Enzim renin berfungsi mengendapkan protein susu menjadi kasein. Enzim pepsin berguna untuk mengubah protein menjadi asam amino. Di dalam lambung ini terjadi pencernaan secara mekanik dan kimiawi.
4. Usus Halus. Setelah dicerna di lambung, makanan masuk ke usus halus. Usus halus ini sebenarnya sangat panjang, tetapi melipat-lipat di perut kita. Usus halus terdiri atas tiga bagian, yaitu usus dua belas jari, usus kosong, dan usus penyerap. Di dalam usus dua belas jari, makanan dicerna secara kimiawi. Pencernaan itu dilakukan oleh getah empedu dan getah pankreas. Getah empedu dihasilkan oleh hati. Getah empedu berfungsi untuk mencerna lemak. Beberapa enzim yang dihasilkan getah pankreas sebagai berikut. a. Enzim amilase, berfungsi mengubah zat tepung menjadi gula. b. Enzim tripsin, berfungsi mengubah protein menjadi asam amino. c. Enzim lipase, berfungsi mengubah lemak menjadi asam lemak.
Usus Buntu dan Apendiks.
Pada rangkaian alat pencernaan terdapat usus buntu. Usus buntu berada di awal usus besar dan ber- batasan dengan usus halus. Di bawah usus buntu terdapat apendiks (umbai cacing).
Setelah melewati usus dua belas jari, makanan sampai di usus kosong. Selanjutnya, makanan akan diurai proteinnya oleh enzim erepsin. Sementara itu, karbohidrat yang terkandung dalam makanan tersebut akan diurai oleh enzim maltase, sukrose, dan laktose. Setelah hancur dan lumat, makanan menuju usus penyerap. Bagian dalam dinding usus penyerap berupa jonjot-jonjot. Di dalam jonjot-jonjot itu terdapat ujung pembuluh darah. Melalui pembuluh darah inilah terjadi penyerapan sari- sari makanan. Sari-sari makanan masuk dalam aliran darah dan diedarkan ke seluruh tubuh.
5. Usus Besar. Usus besar merupakan kelanjutan dari usus halus. Usus besar terdiri atas usus besar naik, usus besar melintang, dan usus besar turun. Di dalam usus besar terjadi penyerapan air dan garam-garam mineral. Selanjutnya, sisa makanan dibusukkan oleh bakteri pembusuk di dalam usus besar. Hasil pembusukan berupa bahan padat, cair, dan gas.
6. Anus. Bagian akhir dari saluran pencernaan berupa lubang keluar yang disebut anus. Sisa pencernaan dari usus besar dikeluarkan melalui anus. Bahan padat hasil pembusukan dikeluarkan sebagai tinja dan gas. Gas dikeluarkan berupa kentut. Sisa pencernaan yang berupa cairan disalurkan dan disaring dalam ginjal. Cairan yang tidak berguna dikeluarkan melalui lubang kemih berupa air seni.
B. Penyakit pada Alat Pencernaan.
Berbagai penyakit dan gangguan (kelainan) dapat menyerang alat pencernaan. Penyakit dan gangguan itu dapat disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Selain itu, juga karena masuknya kuman penyakit ke dalam tubuh seperti bakteri dan virus. Di bawah ini beberapa penyakit yang dapat menyerang alat- alat pencernaan.
1. Mag (Radang Lambung). Penyakit ini ditandai dengan gejala lambung terasa perih dan mual. Penyakit mag disebabkan kebiasaan makan yang tidak teratur. Jika kita tidak segera makan pada saat lapar, lambung menjadi kosong. Akibatnya, asam lambung (asam klorida) yang dihasilkan untuk mencerna makanan melukai lambung.
2. Apendisitis (Radang Umbai Cacing). Radang pada umbai cacing ditandai dengan sakit pada perut sebelah kanan bawah dan biasanya disertai demam. Umbai cacing (apendiks) adalah tonjolan kecil pada usus buntu (sekum). Penyakit ini disebabkan adanya makanan yang masuk di apendiks dan membusuk. Pembusukan makanan di apendiks tersebut dapat mengakibatkan radang.
3. Disentri. Penyakit disentri disebabkan oleh bakteri. Alat pencernaan yang diserang yaitu usus. Penyakit ini ditandai dengan muntah-muntah dan buang air besar terus- menerus. Disentri dapat dicegah dengan cara menjaga kebersihan makanan dan perlengkapan makan.
4. Sembelit. Gejala penyakit sembelit yaitu susah buang air besar. Penyakit ini disebabkan makanan yang kita makan kurang berserat. Makanan kurang serat dapat mengganggu proses pencernaan. Serat makanan membantu penyerapan air di usus besar. Jika kadar serat makanan berkurang, sisa makanan kurang menyerap air. Akibatnya, sisa makanan menjadi padat sehingga sulit dikeluarkan. Contoh makanan berserat yaitu sayur-sayuran dan buah-buahan.
Kamu sudah mengetahui penyakit-penyakit pada alat pencernaan. Rawatlah alat pencernaanmu supaya terhindar dari penyakit-penyakit tersebut dengan cara berikut ini. a. Makan makanan yang bergizi dan seimbang. b. Menjaga kebersihan alat-alat makan dan bahan makanan. c. Minum air putih dalam jumlah yang cukup. d. Makan secara teratur. e. Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi secara teratur. f. Menghindari makanan yang terlalu panas dan dingin. g. Mengurangi makanan yang mengandung banyak gula, misalnya permen dan cokelat. h. Mencuci tangan sebelum makan. i. Biasakan mengunyah makanan sampai halus agar mudah dicerna oleh lambung. j. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat, misalnya buah-buahan dan sayur-sayuran.
Kamu telah mempelajari alat-alat pencernaan dan cara merawatnya. Alat-alat pencernaan itu mempunyai peran yang sangat penting. Di antaranya untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Makanan ini berguna untuk menjaga kesehatan tubuh.
C. Hubungan Makanan dan Kesehatan. Setiap hari kita selalu membutuhkan energi atau tenaga untuk melakukan kegiatan. Oleh karena itu, kita harus cukup makan untuk mendapatkan energi. Makanan yang kita makan harus bergizi dan seimbang.
1. Makanan Bergizi. Makanan bergizi sebagai sumber energi, bahan pembangun, pelindung tubuh, dan pengatur tubuh. Oleh karena itu, untuk memenuhi beberapa fungsi tersebut, kita harus makan makanan yang bergizi. Makanan yang bergizi yaitu makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan oleh tubuh. Adapun zat gizi yang diperlukan tubuh yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air.
a. Karbohidrat
Fungsi karbohidrat bagi tubuh sebagai berikut. 1. Sebagai sumber tenaga. 2. Sebagai makanan cadangan. 3. Untuk mempertahankan suhu tubuh. Bahan makanan yang mengandung karbohidrat antara lain: gandum, beras, jagung, sagu, dan ketela pohon.
b. Lemak.
Lemak juga sebagai sumber tenaga. Lemak ini berfungsi sebagai makanan cadangan. Bahan makanan yang mengandung lemak antara lain: kelapa, kacang tanah, kuning telur, keju, dan daging.
Praktek : Menguji Kandungan Lemak pada Bahan Makanan. 1. Siapkan minyak goreng, air putih, buah jeruk, kacang tanah, dan kertas buram! 2. Buah jeruk diambil dagingnya. Kacang tanah diambil bijinya. 3. Oleskan bahan makanan tersebut di kertas sehingga terdapat bekas pada kertas! Setiap bahan makanan dioleskan pada kertas yang berbeda. 4. Selanjutnya, kertas dijemur sebentar agar air di kertas menguap. Bahan makanan yang mengandung lemak akan meninggalkan noda transparan pada kertas. 5. Amati bahan makanan yang mengandung lemak! Amati pula bahan makanan yang tidak mengandung lemak! 6. Tulislah kesimpulan dari kegiatan ini! Catatan: Lakukan kegiatan ini di dalam laboratorium bersama gurumu!
c. Protein.
Protein berguna sebagai zat pembangun tubuh. Makanan yang berprotein berguna untuk pertumbuhan, perkembangan, dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Bahan makanan yang mengandung protein antara lain susu, daging, putih telur, dan kacang-kacangan terutama kedelai.
d. Mineral.
Mineral merupakan zat pengatur tubuh. Mineral diperlukan oleh tubuh dalam jumlah sedikit. Walaupun tubuh hanya membutuhkan sedikit, kita harus tetap memenuhinya. Jika tubuh kekurangan mineral, kesehatan akan terganggu. Beberapa mineral yang dibutuhkan oleh tubuh seperti tertera dalam tabel berikut.
Tabel 2.1 Beberapa Jenis Mineral, Sumber Bahan Makanan, dan Kegunaannya. Mineral; Sumber Bahan Makanan & Kegunaan 1) Fosfor. Sumber : Ikan, kacang-kacangan, susu, dan keju. Guna : Pertumbuhan sel-sel dalam tubuh. 2) Fluor : Sumber Susu, kuning telur, ikan laut, dan otak. Guna : Pembentukan tulang dan gigi, Mencegah kerusakan gigi. 3) Kalsium : Sumber : Sayuran kol, wortel, kacang- kacangan, bawang, susu, dan keju. Guna : Pembentukan tulang dan gigi. 4) Zat besi Sumber : Sayuran hijau (bayam, kangkung). Guna : Membantu kerja otot dan saraf, Membentuk sel darah merah, Mencegah penyakit kurang darah (anemia). 5) Yodium. Sumber : Ikan laut, garam beryodium, dan sayuran hijau. Guna : Mencegah penyakit gondok.
e. Vitamin.
Vitamin berfungsi sebagai zat pengatur dan pelindung tubuh. Vitamin dapat mencegah timbulnya penyakit. Sebaliknya, kekurangan vitamin (avitaminosis) dapat mengganggu kesehatan. Misalnya sariawan akibat tubuh kekurangan vitamin C. Kegunaan beberapa jenis vitamin seperti tabel berikut. Tabel 2.2 Jenis Vitamin, Sumber Bahan Makanan, dan Kegunaannya. 1. Vitamin A. Sumber : Hati, susu, mentega, minyak ikan, kuning telur, sayuran, wortel, buah-buahan yang berwarna merah seperti pepaya dan tomat. Guna : Meningkatkan daya tahan tubuh;. Menjaga kesehatan mata; Menjaga kesehatan kulit. 2. Vitamin B1. Sumber : Daging, hati, telur, susu, beras merah, bekatul, dan kacang hijau. Guna : Membantu pencernaan makanan, Mencegah penyakit beri-beri, Meningkatkan nafsu makan. 3. Vitamin C. Sumber : Buah-buahan dan sayuran segar seperti jeruk, nanas, cabai, tomat, dan pepaya. Guna : Mencegah sariawan, Membantu daya tahan tubuh terhadap infeksi, Menjaga agar dinding pembuluh darah kuat, Menyembuhkan luka, Menjaga tulang, gigi, dan gusi agar tetap sehat. 4. Vitamin D. Sumber : Minyak ikan, kuning telur, susu, mentega, dan ikan. Guna : Membantu proses pertumbuhan tulang, Mencegah penyakit rakhitis dan osteoporosis, Membentuk dan memelihara tulang serta gigi. 5. Vitamin E. Sumber : Biji-bijian (terutama yang sedang berkecambah), telur, mentega, dan susu. Guna : Mencegah kemandulan, Pelindung sel-sel darah merah, Menghaluskan kulit, Menyuburkan rambut. 6. Vitamin K. Sumber : Sayuran hijau, kacang kedelai, susu, kuning telur, bayam, kangkung, dan kubis. Guna : Membantu proses pembentukan darah.
f. Air.
Air berguna untuk melarutkan zat-zat makanan, melancarkan pencernaan makanan, dan mengatur suhu tubuh. Air dapat diperoleh dari air yang kita minum. Selain itu, air juga diperoleh dari bahan makanan seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Pada kondisi normal kita membutuhkan minimal 2,5 liter air setiap hari. Tubuh akan terasa lemas jika kita kekurangan air. Oleh karena itu, perbanyaklah minum, terutama air putih!
2. Makanan Bergizi Seimbang.
Makanan yang kita makan harus bergizi seimbang. Makanan dikatakan bergizi seimbang jika mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin dalam jumlah tertentu. Kebutuhan untuk tiap kelompok bahan makanan dapat digambarkan dalam piramida di samping. Dari gambar di samping tampak bahwa karbohidrat sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Setelah itu, berturut-turut protein, lemak, mineral, dan vitamin. Dengan komposisi demikian, kita dapat memenuhi kebutuhan makanan bergizi seimbang.
Urutan Besar ke Kecil : Karbohidrat, Protein, Lemak, Mineral dan yang paling kecil Vitamin.
Menu makanan bergizi seimbang disajikan dalam menu empat sehat lima sempurna. Menu makanan bergizi seimbang terdapat dalam empat macam makanan berikut. a. Makanan pokok (nasi, jagung, singkong, roti, dan sagu). b. Lauk pauk (daging, telur, ikan, tahu, dan tempe). c. Sayuran (bayam, kangkung, dan buncis). d. Buah-buahan (apel, mangga, pisang, dan pepaya).
Apabila kita sudah mengonsumsi empat macam makanan di atas, berarti makanan kita sudah memenuhi syarat kesehatan. Namun, bila ditambah susu, maka akan lebih sempurna. Makanan bergizi seimbang yang dilengkapi susu dinamakan makanan empat sehat lima sempurna. Selain memenuhi persyaratan empat sehat lima sempurna, dalam menyusun menu makanan bergizi seimbang perlu memperhatikan hal-hal berikut. a. Bersih dan bebas kuman penyakit. b. Makanan mudah dicerna dalam tubuh. c. Bervariasi sehingga tidak menimbulkan kebosanan.
Tubuh akan menjadi sehat jika mengonsumsi makanan bergizi dalam jumlah yang seimbang. Apabila kebutuhan gizi seseorang tidak mencukupi atau berlebihan, akan mengganggu kondisi kesehatannya. Kelebihan atau kekurangan salah satu zat gizi dapat mengakibatkan gangguan atau penyakit. Perhatikan tabel berikut!
Tabel 2.3 Jenis-Jenis Gangguan atau Penyakit Akibat Kelebihan atau Kekurangan Salah Satu Zat Gizi
1. Busung lapar, penyebabnya Kekurangan karbohidrat. 2. Kegemukan (obesitas) , penyebabnya Kelebihan karbohidrat dan lemak. 3. Sariawan , penyebabnya Kekurangan vitamin C. 4. Keropos tulang, penyebabnya Kekurangan kalsium (mineral). 5. Anemia, penyebabnya Kekurangan zat besi (mineral). 6. Rabun, penyebabnya senja Kekurangan vitamin A. 7. Penyakit gondok, penyebabnya Kekurangan yodium (mineral).
3. Cara Mengolah Makanan. Makanan harus diolah dengan cara yang benar. Hal ini bertujuan agar kandungan zat gizinya tidak hilang. Setiap jenis makanan harus diolah sesuai dengan sifat-sifatnya. Sebagai contoh beras. Beras mengandung banyak vitamin B1. Vitamin ini sifatnya mudah larut dalam air. Sebaiknya, beras tidak dicuci terlalu lama dan tidak diremas-remas. Mencuci beras terlalu lama, apalagi dengan meremasnya akan melarutkan vitamin tersebut. Vitamin itu akan terbuang.
Memasak sayuran pun ada aturannya. Kandungan gizi dalam sayuran dapat dipertahankan jika diolah secara benar. Cara memasak sayuran yang benar sebagai berikut. a. Sayuran dicuci terlebih dahulu sebelum dipotong. b. Memasak sayuran tidak terlalu lama atau jangan terlalu matang. c. Saat memasak sayuran sebaiknya panci dalam keadaan tertutup.
Sayuran yang telah matang sebaiknya diletakkan di piring bersih. Sayuran tersebut juga harus disimpan dalam lemari yang bersih. Ada beberapa jenis sayuran yang dapat dimakan mentah. Sayuran jenis ini biasa digunakan sebagai lalapan. Contoh lalapan yaitu kol, selada, kacang panjang, dan daun kemangi. Hati-hatilah kalau kamu ingin makan sayuran mentah ini! Sebaiknya, sayuran mentah ini kamu cuci sampai bersih sebelum dimakan.
Rangkuman :
1. Proses pencernaan adalah proses penghancuran makanan menjadi zat-zat makanan yang dapat diserap tubuh. 2. Sistem pencernaan manusia terdiri atas alat-alat pencernaan berikut. a. Mulut, tempat mencerna makanan secara mekanik dan kimiawi. Pencernaan mekanik menggunakan gigi dan lidah. Pencernaan kimiawi menggunakan air ludah. b. Kerongkongan, saluran untuk jalan makanan dari mulut ke lambung dengan adanya gerakan peristaltik. c. Lambung, tempat mengaduk makanan secara mekanik dan kimiawi. d. Usus halus, tempat penyerapan sari-sari makanan. e. Usus besar, tempat penyerapan air dan garam-garam mineral serta pembusukan sisa makanan. f. Anus, tempat untuk mengeluarkan kotoran (sisa-sisa makanan).
3. Penyakit-penyakit yang menyerang organ pencernaan antara lain: mag, disentri, apendisitis, dan sembelit.
4. Cara-cara merawat organ pencernaan sebagai berikut. a. Makan makanan yang bergizi seimbang. b. Menjaga kebersihan alat-alat makan dan bahan makanan. c. Makan secara teratur. d. Menghindari makanan yang terlalu panas dan dingin. e. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat. 5. Zat-zat yang diperlukan tubuh yaitu karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, dan air.
Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :
Sumber : IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas 5. Penulis : Choiril Azmiyawati, Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.
Hewan juga bernapas seperti halnya manusia. Hewan tertentu memiliki alat pernapasan khusus sesuai tempat hidupnya. Hewan-hewan yang memiliki alat pernapasan khusus yaitu ikan dan cacing tanah.
Alat Pernafasan pada Ikan.
Ikan memiliki alat pernapasan berupa insang. Insang terletak di sebelah kanan dan kiri kepala. Insang ini berjumlah empat pasang. Bagian-bagian insang berbentuk lembaran yang disebut lembaran insang. Pada lembaran insang terjadi pertukaran udara. Ikan juga mempunyai gelembung renang untuk menyimpan oksigen dan mengatur gerak. Ikan memperoleh oksigen dari dalam air. Mekanisme pernapasan ikan melalui beberapa tahap. Mula-mula ikan membuka mulutnya untuk mengambil air. Air kemudian mengalir masuk ke rongga mulut menuju lembaran insang. Setelah itu, air keluar melewati tutup insang. Ketika air melewati lembaran insang, oksigen diikat oleh Hb (hemoglobin) darah. Pada saat yang sama, Hb juga melepaskan karbon dioksida ke air.
Apakah Labirin Itu? Labirin berupa lipatan- lipatan tidak teratur yang me- rupakan perluasan rongga insang. Lipatan-lipatan itu terletak di atas rongga insang. Labirin berguna untuk menyimpan udara. Bagi ikan-ikan yang hidup di air keruh atau di rawa-rawa, labirin sangat membantu untuk bernapas. Di tempat- tempat tersebut kandungan oksigennya kurang. Oleh karena itu, ikan sering menuju permukaan air untuk meng- ambil oksigen dari udara. Oksigen tersebut disimpan dalam labirin. Ikan yang me- miliki labirin, misalnya ikan gabus dan lele.
Pernafasan pada Cacing Tanah.
Cacing tanah bernapas melalui permukaan tubuhnya. Cacing tanah memiliki kulit yang tipis. Pada permukaan kulit cacing tanah terdapat banyak pembuluh darah. Kulit cacing tanah juga menghasilkan lendir. Oleh karena itu, kulit terlihat basah dan lembap. Kondisi ini menyebabkan cacing dapat menyerap oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida secara langsung melalui permukaan kulit. Itulah sebabnya cacing membutuhkan tempat lembap atau basah. Tempat lembap membantu proses pernapasan agar dapat berlangsung dengan baik.
Kamu telah mempelajari alat pernapasan pada ikan dan cacing. Alat pernapasan berbagai hewan berbeda-beda tergantung tempat hidupnya. Pada umumnya, hewan air bernapas menggunakan insang. Sementara itu, burung-burung yang dapat terbang bernapas menggunakan paru-paru dan pundi-pundi udara. Hewan yang hidup di air dan di darat bernapas menggunakan paru-paru dan kulit. Contoh hewan yang bernapas dengan paru-paru dan kulit adalah katak.
Rangkuman :
Bernapas merupakan kegiatan menghirup oksigen (O2 ) dan melepaskan karbon dioksida (CO2).
Alat pernapasan manusia terdiri atas hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Hidung merupakan tempat keluar masuknya udara pernapasan.
Rambut hidung dan selaput lendir berfungsi untuk menyaring udara yang masuk. Tenggorokan (trakhea) bercabang menjadi dua bagian disebut bronkus.
Bronkus bercabang-cabang membentuk bronkiolus.
Ujung bronkiolus berupa kantung berdinding tipis yang disebut alveolus. Alveolus merupakan tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida.
Alat pernapasan ikan berupa insang.
Cacing bernapas menggunakan kulitnya yang tipis dan lembap.
Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :
Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :
Sumber : IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas 5. Penulis : Choiril Azmiyawati, Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.
Pilek membuat hidung tersumbat. Hidung yang tersumbat mengganggu proses pernapasan. Akibatnya kita tidak dapat bernapas dengan lega. Mengapa demikian? Apa hubungan antara hidung tersumbat dan proses pernapasan?
Hidung merupakan salah satu alat pernapasan. Jika hidung kita sehat, kita dapat bernapas dengan lega. Sebaliknya jika hidung tersumbat, kita akan sulit bernapas. Menurutmu apa yang dimaksud dengan bernapas itu? Alat apa saja yang digunakan untuk bernapas?
Alat Pernapasan pada Manusia.
Bernapas adalah kegiatan menghirup udara dan mengeluarkan udara. Udara mengandung berbagai komponen gas, salah satunya adalah oksigen (O2). Oksigen inilah yang diperlukan oleh tubuh. Oksigen masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan. Selanjutnya, pernapasan menghasilkan karbon dioksida (CO2) yang dikeluarkan dari dalam tubuh. Bernapas menggunakan alat-alat pernapasan. Apa saja alat-alat pernapasan itu?
1. Alat Pernapasan.
a. Hidung. Hidung merupakan tempat keluar masuknya udara pernapasan. Udara masuk melalui lubang hidung menuju rongga hidung. Di dalam rongga hidung terdapat rambut hidung dan selaput lendir. Rambut hidung dan selaput lendir berfungsi menyaring udara yang masuk agar bebas dari debu dan kuman. Dengan demikian, udara yang kita hirup bersih dari kotoran, debu, maupun kuman penyakit. Di dalam hidung udara juga mengalami penyesuaian suhu dan kelembapan.
b. Tenggorokan (Trakhea). Udara pernapasan dari hidung turun ke tenggorokan (trakhea). Tenggorokan me- rupakan sebuah saluran yang panjangnya kira-kira 9 cm. Pada tenggorokan terdapat bulu-bulu halus. Bulu-bulu halus berfungsi menyaring udara dari kotoran yang masih dapat lolos ke tenggorokan. Ujung trakhea bercabang menjadi dua bagian. Cabang- cabang ini disebut bronkus. Bronkus kanan menuju paru-paru kanan. Bronkus kiri menuju paru-paru kiri.
c.Paru-Paru.
Paru-paru terdapat di dalam rongga dada di atas diafragma. Diafragma adalah sekat antara rongga dada dan rongga perut. Paru-paru ada dua buah yaitu paru- paru kiri dan paru-paru kanan. Paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir. Paru-paru kanan terdiri atas tiga gelambir. Paru-paru dibungkus oleh selaput paru-paru yang disebut pleura.
Di dalam paru-paru terdapat cabang-cabang bronkus yang disebut bronkiolus. Bronkiolus juga memiliki percabangan yang jumlahnya sangat banyak. Cabang-cabang tersebut sangat halus dan tipis. Tiap- tiap ujung cabang membentuk kantung berdinding tipis yang disebut alveolus.
Alveolus merupakan gelembung yang sangat tipis. Gelembung tersebut diselimuti pembuluh kapiler darah. Pada alveolus terjadi pertukaran gas O2 dan CO2. Perhatikan gambar di samping!
Pada saat udara yang kita hirup sampai di alveolus, oksigen melewati dinding kapiler darah. Oksigen diikat oleh hemoglobin (Hb) darah. Setelah itu, darah akan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Dalam tubuh, oksigen digunakan untuk proses pembentukan energi. Pada proses tersebut dihasilkan
energi dan gas karbon dioksida (CO2). CO2 tersebut diikat kembali oleh hemoglobin darah. Setelah itu, darah akan membawa CO2 ke paru-paru. CO2 dari paru-paru menuju tenggorokan, kemudian ke lubang hidung untuk dikeluarkan dari dalam tubuh.
2. Proses Pernapasan.
Masuknya O2 dan keluarnya CO2 pada saluran pernapasan terjadi pada saat berlangsungnya proses pernapasan. Proses-proses ini diatur oleh otot diafragma dan otot di antara tulang rusuk. Perhatikan gambar berikut!
Pada saat menarik napas otot diafragma mengerut. Akibatnya, diafragma mendatar, rongga dada membesar, dan udara masuk paru-paru. Selain itu, paru-paru dapat pula terisi udara dengan mengerutnya otot antartulang rusuk. Otot antartulang rusuk yang mengerut menyebab- kan rongga dada membesar dan udara masuk ke dalam paru-paru. Proses masuknya udara pernapasan ke dalam paru-paru disebut inspirasi.
Pada saat mengembuskan napas, otot diafragma dan otot antartulang rusuk mengendur. Akibatnya, rongga dada mengecil dan paru-paru mengempis sehingga CO2 dalam paru-paru terdorong keluar. Proses tersebut merupakan proses ekspirasi.
3. Ganguan Pernafasan.
Proses pernapasan dapat terganggu jika ada salah satu alat pernapasan mengalami gangguan. Gangguan tersebut dapat disebabkan oleh kuman maupun polusi udara. Beberapa gangguan maupun penyakit pada alat pernapasan sebagai berikut.
a. Influenza (flu) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Orang yang terserang flu akan mengalami demam, menggigil, batuk, sakit kepala, bersin-bersin, serta nyeri punggung. Lendir yang keluar dari hidung menutup lubang hidung sehingga udara terhalang masuk dan mengganggu pernapasan.
b. Sesak napas merupakan gangguan pernapasan karena udara yang tercemar oleh asap. Asap dapat berasal dari pembakaran sampah, kendaraan bermotor, dan rokok. Selain asap, debu juga dapat mengakibatkan sesak napas.
c. Asma yaitu gangguan pernapasan karena penyempitan saluran pernapasan. Menyempitnya saluran pernapasan dapat terjadi karena beberapa hal berikut.
1) Udara yang tercemar oleh asap dan debu.
2) Udara yang terlalu dingin.
3) Keadaan jiwa penderita, misalnya stres dan tekanan emosi.
d. Radang paru-paru karena bakteri Tuberkulosis. Radang yang disebabkan oleh bakteri ini biasa disebut TBC paru-paru.
e. Bronkitis yaitu adanya peradangan pada batang tenggorok (bronkus).
f. Polip merupakan penyempitan saluran pernapasan akibat terjadinya pembengkakan kelenjar limfe.
Gangguan pada alat-alat pernapasan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, jagalah kesehatan alat pernapasanmu dengan membiasakan diri berpola hidup sehat! Pola hidup sehat tersebut di antaranya sebagai berikut.
a. Berolahraga secara teratur.
b. Menjaga sirkulasi udara di rumah.
c. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
d. Istirahat teratur.
e. Mengenakan masker saat berkendaraan.
f. Tidak merokok.
Bahaya Merokok :
Rokok mengandung 200 bahan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok yaitu tar, nikotin, dan karbon monoksida.
• Tar merupakan bahan yang bersifat lengket dan menempel pada paru- paru.
• Nikotin merupakan bahan yang memengaruhi saraf dan peredaran darah. Zat ini dapat memicu timbulnya kanker paru-paru.
• Karbon monoksida me- rupakan zat yang mem- buat darah tidak mampu mengikat oksigen.
Rokok memiliki efek racun yang membuat pengisap rokok mengalami 14 kali risiko lebih besar menderita kanker.
Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :
Hari ini Pak Tagor mengajak anak-anak untuk melakukan kegiatan di luar kelas. Anak-anak menyambutnya dengan gembira. Di mana mereka akan melakukan kegiatan?
Oh, ternyata mereka menuju ke belakang sekolah. Di sana terdapat hamparan sawah dan sungai. Namun sayang, sawahnya tidak lagi subur. Sungainya pun juga tercemar.
Siti dan teman-teman telah memahami bahaya perilaku membuang sampah ke sungai. Pak Tagor menceritakan salah satu bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan jika berlebihan dalam menggunakannya, yakni pestisida. Simak cerita Pak Tagor di bawah ini.
Judul Bacaan : DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN PESTISIDA.
Pestisida merupakan bahan kimia beracun yang digunakan untuk mengendalikan jasad pengganggu yang merugikan kepentingan manusia. Di Indonesia petani yang paling banyak menggunakan berbagai jenis pestisida ialah petani sayuran, petani tanaman pangan, dan petani tanaman hortikultura buah-buahan. Pestisida memang banyak memberi manfaat dan keuntungan. Keuntungan itu di antaranya: cepat menurunkan populasi jasad pengganggu tanaman, mudah dan praktis cara penggunaannya, mudah diproduksi secara besar-besaran, serta mudah diangkut dan disimpan. Manfaat lain adalah secara ekonomi penggunaan pestisida relatif menguntungkan. Namun, bukan berarti penggunaan pestisida tidak menimbulkan dampak buruk. Akhir-akhir ini disadari bahwa pemakaian pestisida, khususnya pestisida sintetis, ibarat pisau bermata dua. Di balik manfaatnya yang besar bagi peningkatan produksi pertanian, terselubung bahaya mengerikan.
Dampak buruk penggunaan pestisida dapat dikelompokkan atas 3 bagian sebagai berikut. 1. Pestisida berpengaruh negatif terhadap kesehatan manusia. 2. Pestisida berpengaruh buruk terhadap kualitas lingkungan. 3. Pestisida meningkatkan perkembangan populasi jasad penganggu tanaman.
Disadur dari: usitani.wordpress.com
1. Apakah pestisida itu? Pestisida atau pembasmi hama adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, atau membasmi organisme pengganggu. Nama ini berasal dari pest (“hama”) yang diberi akhiran -cide (“pembasmi”). Sasarannya bermacam-macam, seperti serangga, tikus, gulma, burung, mamalia, ikan, atau mikrobia yang dianggap mengganggu.
2. Mengapa penggunaan pestisida yang berlebihan akan berdampak negatif? 3. Apa saja dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan pestisida yang berlebihan?
Menyebabkan dampak negative sebagai berikut : 1) Dapat meracuni manusia dan hewan domestic Meracuni organisme yang berguna, misalnya musuh alam,I hama,lebah dan serangga yang membantu penyerbukan, dan satwa liar yang mendukung fungsi kelestarian alam. 2) Mencemari lingkungan dengan segala akibatnya, termasuk residu pestisida. 3) Menimbulkan strain hama baru yang resisten terhadap pestisida. 4) Menimbulkan terjadinya resurgensi hama atau peristiwa meningkatnya populasi hama setelah diperlakukan dengan pestisida tertentu. 5) Menyebabkan terjadinya ledakan hama sekunder dan hama potensial. 6). Memerlukan biaya yang mahal karena sifat ketergantungan keberhasilan budi daya tanaman pada pestisida.
Beberapa pemakaian zat yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam: 1. Pembersih. Salah satu contoh bahan pembersih adalah detergen. Detergen mengandung bahan aktif ABS (Alkil Benzena Sulfonat). Bahan ini merupakan bahan kimia yang sulit terurai oleh mikroorganisme, sehingga menyebabkan pencemaran air dan tanah. Selain itu, busa yang berlimpah dapat menutup permukaan air dan mengakibatkan pencemaran lingkungan.
2. Pewangi / Parfum. Pewangi dalam bentuk semprot mengandung kloro fluoro karbon (CFC). Bahan ini menyebabkan tipisnya lapisan ozon. lapisan ozon yang semakin tipis bahkan jika berlubag, sangat berbahaya bagi kehidupan dibumi.
3. Pestisida. Penggunaan pestisida yang berlebihan, dapat menyebabkan hama kebal terhadapnya, bahkan memicu munculnya spesies baru. Spesies ini hanya bisa dikendalikan dengan pestisida dalam dosis yg lebih tinggi lagi. Hal ini tentunya akan menimbulkan pencemaran yang lebih besar baik terhadap lingkungan ataupun manusia.Perilaku atau kegiatan manusia yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam.
Perilaku atau kegiatan manusia yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam.
Menebang pohon secara liar.
Tidak menaati undang2 mengenai alam .
Tidak melakukan Terasering di tanah curam, Tidak melakukan Lahan berpindah.
Membuang limbah tanpa di uraikan kembali.
Penebangan pohon liar
Membuang sampah sembarangan.
Menangkap ikan secara besar2an.
Pembakaran hutan liar.
Asap pabrik.
Asap kendaraan.
Dampak Penebangan Hutan Secara Liar adalah sebagai berikut :
1. Hilangnya kesuburan tanah. Ketika hutan di babat pohon-pohonnya, hal ini mengakibatkan tanah menyerap sinar matahari terlalu banyak sehingga menjadi sangat kering dan gersang. Hingga nutrisi dalam tanah mudah menguap. Selain itu, hujan bisa menyapu sisa-sisa nutrisi dari tanah. Oleh sebab itu, ketika tanah sudah kehilangan banyak nutrisi, maka reboisasi menjadi hal yang sulit dan budidaya di lahan itu menjadi tidak memungkinkan.
2. Turunnya sumber daya air. Pohon sangat berkontribusi dalam menjaga siklus air, melalui akar pohon menyerap air yang kemudian di alirkan ke daun dan kemudian menguap dan dilepaskan ke lapisan atmosfer. Ketika pohon-pohon ditebang dan daerah tersebut menjadi gersang, maka tak ada lagi yang membantu tanah menyerap lebih banyak air, dengan demikian, akhirnya menyebabkan terjadinya penurunan sumber daya air.
3. Punahnya keaneka ragaman hayati. Meskipun hutan hujan tropis hanya seluas 6% dari permukaan bumi, tetapi sekitar 80-90% dari spesies ada di dalamnya. Akibat penebangan liar pohon secara besar-besaran, ada sekitar 100 spesies hewan menurun setiap hari, keanekaragaman hayati dari berbagai daerah hilang dalam skala besar, banyak mahluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan telah lenyap dari muka bumi. (baca : cara mencegah hutan gundul)
4. Mengakibatkan banjir. Salah satu fungsi hutan adalah menyerap dengan cepat dan menyimpan air dalam jumlah yang banyak ketika hujan lebat terjadi. Namun ketika hutan digunduli, hal ini tentu saja membuat aliran air terganggu dan menyebabkan air menggenang dan banjir yang mengalir ke pemukiman penduduk. (baca : penyebab banjir )
5. Global Warming. Deforestasi juga berdampak pada pemanasan global. Pohon berperan dalam menyimpan karbondioksida yang kemudian digunakan untuk menghasilkan karbohidrat, lemak dan protein yang membentuk pohon, dalam biologi proses ini disebut fotosintesis. Ketika terjadi deforestasi, banyak pepohonan yang dibakar, ditebang, yang mengakibatkan lepasnya karbondioksida di dalamnya, hal ini menyebabkan tingginya kadar karbondioksida yang ada di atmosfir. Dengan melihat dampaknya yang sangat mengerikan, maka pelestarian hutan perlu dan Harus segera dilaksanakan. Eksploitasi hutan yang terus menerus terjadi, berlangsung sejak dahulu hingga sekarang tanpa dibarengi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak.
Pembalakan liar yang dilakukan manusia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan hutan. Padahal sudah kita ketahui, hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi, sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi, melainkan juga penghasil oksigen, penahan lapisan tanah, dan menyimpan cadangan air. Alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian semakin merebak dari dulu hingga kini, demikian pula penebangan hutan semakin tak terkendali, baik untuk memenuhi kebutuhan industri kayu , untuk bahan bagunan, bahan perkakas rumah tangga, maupun untuk bahan bakar. Kita bisa menghitung berapa volume kayu untuk semua kebutuhan tadi, dan berapa dari luar Jawa yang masuk, dan berapa yang dihasilkan oleh Perhutani.
Dampak Perburuan Burung secara liar : Burung di hutan menjadi sepi tanpa kicau burung (silent forest), juga mengganggung keseimbangan hutan / alam; yaitu burung yang menjadi penebar biji-bijian dan tumbuh tidak ada lagi, demikian juga penyerbukan tanaman menjadi terganggung akibat tidak adanya burung.
Anak-anak sangat senang belajar di luar kelas. Mereka merasa dekat dengan alam. Namun, di samping itu mereka juga sedih. Sawah yang sebelumnya menjadi tumpuan kehidupan ekonomi masyarakat kini sudah tidak lagi produktif, karena sudah tidak subur lagi.
Oleh karena sawahnya tidak lagi produktif, banyak masyarakat yang berpindah profesi dan bahkan ada yang berpindah tempat. Ada yang beralih profesi menjadi tukang bangunan, pedagang asongan, dan lain-lain. Ada juga yang mencari pekerjaan dan berpindah tempat tinggal ke kota.
Keseimbangan alam yang terganggu pada akhirnya juga mengakibatkan perubahan pada perilaku manusia.
1. Sosial . Dahulu : Interaksi dan komunikasi dilakukan dengan tatap muka langsung (kunjungan) – Sekarang : Dengan majunya teknologi komunikasi, interaksi dan komunikasi dilakukan dengan alat komunikasi, seperti telepon. Masa Depan : Ketergantungan manusia akan alat komunikasi modern semakin besar.
2. Ekonomi : dulu; kegiatan ekonomi dilakukan dgn sistem barter. sekarang: kegiatan ekonomi dilakukan dengan mnggunakan uang. masa depan : mungkin dilakukan dengan sistem online kalau jual beli barang cukup dengan transfer uang.
3. Pendidikan : dulu; seorang guru lebih terdorong untuk mengabdikan diri dan guru sekrang: meningkatkn kecerdasan perstasi dan keterampilan. masa depan : mempersiapkan siswa dengan menghadapi persaingn globalisasi.
4. Budaya : dulu ; kehidupan berhubungan langsung dengan alam. sekarang : alam dikendalikan dengan pengetahuan manusia menunjang kehidupan yang lebih baik. masa depan: segala sesuatu bersifat canggih dan serba praktis.
Bagaimana Sikapmu ? Setuju atau tidak ? apa alasannya.
1. Media massa dan elektronik memilik peran yang besar dalam mempengaruhi perubahan perilaku manusia. Setuju. Karena penduduk bumi sekarang di era informasi, sangat tergantung akan media informasi dan elektronik, hampir tiap hari mereka menggunakannya.
2. Pendidikan bukan alat yang tepat untuk mengubah perilaku manusia. Tidak Setuju. Pendidikan merupakan salah satu faktor untuk mengubah perilaku, misalnya kesehatan sekarang lebih maju. Kedokteran canggih yang dulu tida bisa di lakukan saat ini bisa dilakukan. Kemampuan menguasai teknologi hanya bisa terjadi apabila masyarakat mendapatkan pendidikan yang baik.
3. Perubahan perilaku manusia selalu berdampak negatif. Tidak Setuju; Perilaku manusia berusaha untuk menjadi lebih baik; meskipun ada sebagian kecil yang berpikir negatif, atau tanpa sengaja berdampak buruk.
4. Orang yang tidak mau berubah adalah orang yang tidak mau maju. Setuju. Orang harus berubah, terlebih berubah ke hal yang lebih baik dan maju.
5. Penggunaan teknologi modern cenderung merusak lingkungan alam.
Tidak Setuju. Teknologi modern bila di gunakan secara baik maka dampaknya juga baik, yang bukan teknologinya tetapi cenderung tujuan manusia sendiri yang salah, sebagai contoh teknologi nuklir bisa untuk sumber tenaga listrik, tetapi juga bisa untuk membuat Bom yang merusak.
Contoh : DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN SMARTPHONE.
Dewasa ini kemajuan teknologi tidak terbendung khususnya perkembangan gadget atau lebih di kenal dengan nama smartphone.Gadget canggih udah bukan barang mewah lagi, sampai anak kecil pun udah pada punya gadget. Gadget yang beredar sekarang rata-rata berharga ratusan ribu untuk yang paling murah, hingga jutaan rupiah untuk gadget kelas menengah ke atas. Hal itu karena para produsen smartphone berlomba-loba untuk menggaet konsumen lebih banyak dengan menghadirkan smartphone yang murah-meriah yang di khususkan untuk kalangan menegah ke bawah agar mereka tidak ketinggalan teknologi dan dapat mengikuti perkembanagan teknologi. Gadget yang beredar saat ini rata-rata mempunyai sistem operasi Blackberry OS dengan Blackberry, Android OS dengan banyak vendor yang menggunakannnya seperti Samsung, Sony, HTC, dll serta IOS dengan Applenya. Masing-masing dari Operating System Smartphone tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Akan tetapi pada kesempatan kali ini akan di bahas bahaya penggunaan smartphone baik pada kalangan dewasa maupun anak-anak. Smartphone saat ini sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidup kita. Mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur, saat berada di mana saja , kapan saja kita selalu tidak ketinggalan memainkan smartphone kita. Akan tetapi tahukah anda bahwa di balik kebiasaan kita yang hampir setiap hari tidak bisa pisah dari smartphone itu menimbulkan dampak negatif yang cukup mencengangkan bagi kesehatan fisik maupun psikis kita. Utnuk mengetahui dampak negatif yang di timbulkan oleh smartphone bagi kesehatan marilah kita simak uraian berikut:
Dampak negatif bagi kesehatan fisik. 1.Penglihatan menjadi terganggu. Dalam dunia kedokteran di kenal istilah Computer Vision Syndrome/CVS yang merupakan gejala (sindrom) yang di akibatkan karena sering melihat layar, dalam hal ini termasuk layar smartphone. Gejala-gejala akibat CVS Mata kering/Dry Eyes. Normalnya mata kita akan berkedip 16-20 kali permenit, akan tetapi saat melihat layar handphone mata kita hanya berkedip 6-8 kali permenit. Bisa kita bayangkan mata kita kan menjadi kering bila dalam semenit hanya berkedip selama 6 kali. 2.Sakit kepala. Ini di akibatkan karena posisi leher yang salah dan tegang pada mata yang memicu timbulnya sakit kepala karena seringnya melihat layar handphone. 3.Pandangan kabur (Blurry Vision). Hal ini akibat dari tegangnya otot mata yang tidak mampu fokus lagi pada jarak yang berbeda Bisa mengakibatkan terjadinya rabun jauh. Seringnya melihat layar pada waktu yang lama dapat meregangkan otot mata yang mana didesain untuk fokus secara alami pada jarak 20 kaki. 4.Timbulnya gangguan pendengaran akibat terlalu lama meggunakan speaker. Pengguna yang rata-rata menggunakan 10 menit atau lebih dalam sehari dapat meningkatakan resiko mendapatkan gangguan pendengaran. 5.Kelainan postur tubuh. Biasanya gangguan arthritis serta penyakit degeneratif lainyya banyak di temui pada usia 40-50 tahun. Akan tetapi kini di temukan juga pada pengguna smartphone berusia muda akibat postur tubuh yang salah.
a. Sebutkan contoh perubahan perilaku manusia yang terjadi pada bacaan tersebut! Terlalu sering menggunakan Smartphone.
b. Jelaskan faktor penyebab perubahannya! dari Komunikasi manusia ke manusia menjadi komonikasi dengan alat, bahkan menggunakan alat / smarphone untuk hiburan terus menerus.
c. Jelaskan dampak perubahan perilaku manusia pada bacaan tersebut! berdampak negatif penurunan hubungan manusia dengan manusia lain; dan buruk terhadap kesehatan karena pola yang salah dalam penggunaan alat tersebut.
Amatilah kehidupan bertetangga di daerah tempat tinggalmu.
Fokuskan pengamatan pada kebutuhan-kebutuhan dalam hidup bertetangga. Tuliskan hasilnya pada tabel berikut!
No. Aspek Kebutuhan Contoh kebutuhan
1. Jasmani
2. Rohani
2. Mengapa kita harus saling memenuhi kebutuhan hidup dalam bertetangga?
3. Apa yang akan terjadi jika di antara tetangga tidak ada sikap saling memenuhi kebutuhan ?
Tahukah kamu bahwa selain sebagai makhluk individu, manusia juga sebagai makhluk sosial. Artinya, manusia membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Coba sebutkan kebutuhan sehari- harimu yang memerlukan bantuan atau campur tangan orang lain:
Hari ini merupakan hari yang menyedihkan bagi Lani dan seluruh warga kampung. Setelah dilanda hujan deras beberapa hari, kampung Lani kebanjiran. Tinggi air yang menggenangi kampung Lani lebih dari 1 meter. Peralatan dan perlengkapan sekolah Lani pun ikut terendam banjir. Begitu juga dengan peralatan dan perlengkapan hidup warga yang lain. Bahkan ada beberapa rumah yang roboh diterjang banjir. Semua warga kampung pun tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Jangankan untuk saling memenuhi kebutuhan antarsesama warga, mereka pun mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
Kebutuhan dibedakan menjadi 3 jenis sebagai berikut. 1. Primer: kebutuhan yang pokok, misalnya makanan, pakaian, dan tempat tinggal. 2. Sekunder: kebutuhan tambahan, misalnya hiburan, dan rekreasi. 3. Tersier: kebutuhan untuk memenuhi kepuasan yang berupa kemewahan, seperti mobil.
kebutuhan ayah . – primer : makan & minum, tempat tinggal, pakaian pekerjaan. – sekunder : speda motor, alat-alat bekerja ( sesuai profesi pekerjaan ayah). – tersier : mobil , rumah megah.
kebutuhan ibu. – primer : makan, minum, belanja, – sekunder : alat-alat dapur , alat-alat pekerjaan ( jika ibu bekerja juga perkantoran). – tersier : perhiasan, getjet mewah, mobil.
kebutuhan anak ( jika sekolah ) . – primer : sekolah, makan, minum, tempat tinggal. – sekunder : sepeda, alat-alat sekolah. – tersier : perhiasan, gedjet.
2. Apa yang akan terjadi jika kebutuhan masing-masing anggota keluargamu ada yang tidak terpenuhi, khususnya kebutuhan primer dan sekunder? masing masing anggota keluarga akan mengalami kesulitan karena kebutuhan primer maupun sekunder adalah kebutuhan pokok manusia yg harus terpenuhi.
3. Bagaimana sikapmu jika ada kebutuhanmu yang belum atau tidak bisa dipenuhi oleh orang tuamu? Karena Kebutuhan keluarga juga banyak, maka jika kebutuhan belum terpenuhi harus bisa memakluminya, karena orangtua pasti akan mengutamakan kebutuhan yang primer terlebih dahulu, setelah itu baru kebutuhan skunder dan tersier.
4. Menurutmu, apakah kasih sayang sesama anggota keluarga juga termasuk kebutuhan? Jelaskan! Ya, karena tanpa kasih sayang maka akan terjadi banyak perselisihan dan menyebabkan pertengkaran.
Banjir benar-benar telah melumpuhkan aktivitas warga. Warga tidak bisa ke sekolah, bekerja, dan berinteraksi satu sama lain seperti biasa. Namun ada satu hal yang membanggakan ketika terjadi banjir. Dalam suasana keprihatinan karena banjir, jiwa solidaritas di antara sesama warga cenderung meningkat. Mereka saling membantu, saling memenuhi kebutuhan terutama sandang dan pangan. Bahkan solidaritas itu juga ditunjukkan warga dari daerah lain yang tidak dilanda banjir. Mereka memberikan bantuan berupa makanan, obat-obatan, pakaian, dan merelakan rumahnya untuk tempat pengungsian.
Setiap daerah tidak dapat memenuhi sendiri kebutuhan untuk masyarakatnya. Kamu juga sering membeli barang atau produk dari daerah lain. Buatlah daftar nama barang kebutuhan rumah tangga yang dibeli dari daerah lain dalam bentuk tabel!
Nama Kebutuhan / Daerah Asal. 1. Sepatu dari Jawa Barat. 2. Beras dari Jawa Timur. 3. Mebel dari Jepara. 4. Televisi dari Tanggerang. 5. Radio dari Jakarta. 6. Pakaian dari Jakarta. 7. Sepeda dari Sidoarjo. 8. Tas dan jaket kulit dari Sidoarjo. 9. Mangga dari Situbondo. 10. Laptop dari Jakarta. 11. Lemari es dari Jakarta. 12. Makanan ringgan dari Bekasi. 13. Kentang dari daerah Tengger, Bromo. 14. Sayuran dan Bunga dari Batu-Malang. 15. Apel dari Batu-Malang.
Banjir di kampung Lani kali ini adalah yang terparah dibanding dengan banjir- banjir yang terjadi sebelumnya. Hujan deras yang berlangsung selama berhari-hari adalah penyebabnya.
Menurutmu, bisakah perilaku manusia menyebabkan banjir? Pembuangan sampah sembarangan, penggunaan lahan yang mempersempit sungai. penggundulan hutan
Coba sebutkan contoh perilaku manusia yang dapat menyebabkan banjir! buang sampah di sungai, membangun rumah dan pinggir sungai. penebangan liar.
Menurutmu, bagaimanakah cara mencegah terjadinya banjir? membuang sampah pada tempatnya, membersihkan aliran sungai, reboisasi.
Ada sebagian warga menganggap terjadinya banjir karena adanya perubahan musim yang tidak menentu. Bagaimana pendapatmu terhadap pernyataan sebagian warga kampung Lani tersebut? Jelaskan! Perubahan musim memang bisa menjadi faktor banjir, tetapi jika alam bisa menampung air hujan dengan baik, hutan sebagai penyangga air masih melimpah, dan sungai masih lebar dan tidak tertutup sampah maka air bisa disalurkan dengan baik dan tidak terjadi banjir.
Judul Bacaan : Kesuburan Lahan Terkuras, Kembalikan dengan Pupuk Organik.
Selama puluhan tahun sekitar 350.000 hektar atau 50 persen dari total luas lahan pertanian di Jawa Barat dieksploitasi secara berlebihan. Selama kurun waktu itu pula para petani menggunakan pupuk kimia tanpa penyeimbang. Jenuhnya lahan akibat penggunaan pupuk kimia mengakibatkan tanah lebih sensitif terhadap perubahan cuaca yang ekstrem. Kondisi ini akhirnya memicu penurunan produktivitas padi dari tahun ke tahun.
Namun, sebagian petani di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat melakukan hal berbeda. Mereka meninggalkan penggunaan pupuk kimia dan menggantinya dengan pupuk organik. Saat ini terdapat 320 hektar sawah yang dikelola secara organik. Pertanian organik ini sudah berlangsung lebih dari lima tahun. Dari sawah inilah beras organik diekspor ke Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Jerman, dan Uni Emirat Arab.
Disadur dari: indonesiacompanynews.wordpress.com.
1. Berdasarkan bacaan di atas, temukan informasi mengenai aktivitas manusia yang mempengaruhi alam!
2. Perhatikan kembali bacaan “Kesuburan Lahan Terkuras, Kembalikan dengan Pupuk Organik”. Carilah Informasi berkaitan dengan perubahan wujud benda. Tuliskan pada kolom berikut!
Hari itu banyak warga dari daerah lain yang memberikan bantuan. Salah satunya bibi Lani. Bibi Lani sengaja datang dari Medan dan membawakan banyak bahan makanan. Ada bahan makanan, pakaian, dan obat-obatan. Salah satunya makanan siap saji berupa kue yang khusus dibawa untuk Lani. Bibi Lani membawa kue bika ambon. Kue itu makanan khas dari Medan. Lani memberikan 1/2 bagian kue itu ke tetangganya. Lani membagikan bagian sisa kuenya untuk kedua orang tuanya dan adiknya. Berapa bagian kue yang dibagikan dari keseluruhan kue itu kepada kedua orang tuanya?
1 kue di bagi 2, maka masing-masing adalah 1/2 bagian.
1/2 bagian bila di bagi 3 lagi maka masing-masing mendapat 1/6 bagian.
Mengidentifikasi kebutuhan anggota keluarga dan masyarakat.
Sembilan Bahan Pokok atau sering disingkat Sembako adalah sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat menurut keputusan Menteri Industri dan Perdagangan no. 115/mpp/kep/2/1998 tanggal 27 Februari 1998. Kesembilan bahan itu adalah:
“Kegiatan apa yang dapat kita lakukan dengan bola besar ini?” tanya Beni.
“Banyak sekali yang dapat kita lakukan dengan bola besar, seperti melempar, menangkap, dan menggiring bola,” jawab Edo
Teknik melempar bola.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara, yaitu melempar bola dari atas kepala, melempar bola dari depan dada yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai.
Teknik menggiring bola.
Menggiring bola adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan.
Teknik menangkap bola.
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola.
SD Kelas 5 Sub Tema 1 Wujud Benda dan Cirinya – Matematika.
Setelah berkunjung ke rumah Defi, Sahabat Alam beristirahat di tanah lapang. Mereka melihat beberapa anak-anak sedang bermain. Anak-anak itu membawa bola, boneka, dan pesawat mainan. Inilah mainan yang mereka bawa.
Banyak mainan bola = 3.
Banyak mainan boneka = 5.
Banyak pesawat mainan = 4.
Jumlah mainan = 3 + 4 + 5 = 12.
Banyak bola dibandingkan dengan seluruh mainan dapat dituliskan dalam bentuk 3/12 . Artinya, 3 mainan bola dibandingkan dengan 12 mainan.
Sambil melihat anak-anak bermain, Lani mengeluarkan bekalnya. Lani mengeluarkan beberapa roti untuk dibagikan kepada teman-teman dan anak- anak yang sedang bermain. Lani mengambil satu roti. Satu roti itu dipotong menjadi 8 bagian sama besar. Besar setiap potongan dapat dinyatakan sebagai 1/8 roti. Setelah roti dimakan 3 potong tersisa 5 potong. Sisa 5 potong ini dapat dituliskan sebagai 5/8 roti.
Dalam pecahan ada pembilang dan penyebut, bagian atas pembilang, bagian bawah penyebut; 3/12 maka 3 disebut pembilang, 12 disebut penyebut.
Selain roti, Lani juga membawa 7 buah jeruk. 7 buah jeruk dibagi 2 bagian. Satu bagian untuk Lani dan teman-teman. Satu bagian untuk anak-anak yang sedang bermain.
7 jeruk dibagikan kepada dua anak, masing-masing anak mendapat bagian 7/2 .
7/2 dibaca tujuh per dua, Artinya tujuh dibagi dua ;
7/2 , termasuk bentuk pecahan biasa. 7 : 2 hasilnya 3 1/2 , dibaca tiga setengah, termasuk bentuk pecahan campuran.
Pecahan campuran terdiri atas bilangan bulat diikuti bilangan pecahan.
3 = Bilangan bulat, 1/2 Bilangan pecahan.
Ketika mengunjungi Desa Matahari, Kepala Desa mengatakan bahwa kira-kira hanya 15% lahan pertanian yang dapat ditanami. Apa maksudnya? Berapakah 15% itu?
15 / 100 ; angka 15 adalah pembilang, 100 adalah penyebut.
Jadi 15% artinya 15/100.
Untuk menjadikan suatu pecahan kedalam bentuk persen, maka pecahan tersebut harus di jadikan ke bentuk pecahan dengan pembilang 100.
Contoh . 1/2 maka bisa di jadikan 50/100 dalam bentuk persen adalah 50%.
1/4 maka bisa dijadikan 25/100 dalam bentuk persen adalah 25%.
3/4 maka bisa dijadikan 75/100 dalam bentuk persen adalah 75%.
1/10 maka bisa dijadikan 10/100 dalam bentuk persen adalah 10%. dan seterusnya.
Bapak Kepala Desa juga mengatakan bahwa ketika lahan pertanian dapat ditanami, warga pernah menanam melon. Berat rata-rata sebuah melon 2,58 kg. Bilangan 2,58 disebut pecahan desimal.
Perhatikan pecahan desimal berikut.
2,58 ; angka 2 satuan; 5 per puluhan ; 8 per seratusan.
Menjadi angka 3/20 menjadi bentuk desimal.
3/20 kira jadikan pecahan dengan pembilan 100, 3/20 = (3×5) / (20×5) = 15/100 = 0,15.
dalam bentuk persen adalah 15%.
Kata-kata baku adalah kata-kata yang standar sesuai dengan aturan kebahasaaan yang berlaku, didasarkan atas kajian berbagai ilmu, termasuk ilmu bahasa dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kebakuan kata amat ditentukan oleh tinjauan disiplin ilmu bahasa dari berbagai segi yang ujungnya menghasilkan satuan bunyi yang amat berarti sesuai dengan konsep yang disepakati terbentuk. Kata baku dalam bahasa Indonesia memedomani Pedoman Umum Pembentukan Istilah yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa bersamaan ditetapkannya pedoman sistem penulisan dalam Ejaan Yang Disempurnakan. Di samping itu, kebakuan suatu kata juga ditentukan oleh kaidah morfologis yang berlaku dalam tata bahasa bahasa Indonesia yang telah dibakukan dalam Tata Bahasa Baku Bahasa Indoensia.
Dalam Pedoman UmumPembentukan istilah (PUPI) diterangkan sistem pembentukqan istilah serta pengindonesiaan kosa kata atau istilah yang berasal dari bahasa asing. Bila kita memedomani sistem tesebut akan telihat keberaturan dan kemanapan bahasa Indonesia.
Kata baku sebenanya merupakan kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Konteks penggunaannya adalah dalam kalimat resmi, baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat.
Kata Tidak Baku : Suatu kata bisa diklasifikasikan tidak baku bila kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan. Biasanya hal ini muncul dalam bahasa percakapan sehari-hari, bahasa tutur.
Contoh Kata Baku dan Tidak Baku A.
aktif = aktip. ambulans = ambulan. analisa = analisis. andal = handal. anggota = angauta. antre = antri. apotek = apotik. apotek (serapan yang benar) bukan berasal dari bahasa Inggris, melainkan bahasa Belanda, yaitu apotheek. Dalam bahasa Inggris apotik adalah pharmacy store. Orang yang mengurusi apotek disebut dengan apoteker yang merupakan serapan dari kata apotheker dalam bahasa Belanda. asas = azas. atlet = atlit.
Penyesuaian akhiran -ic dalam bahasa Inggris atau -isch dalam bahasa Belanda menjadi -ik dalam bahasa Indonesia. Praktik adalah serapan yang tepat, sehingga kata yang tepat adalah kerja praktik, malpraktik, dan praktik dokter.
provinsi = propinsi. putra = putera. profesor = proffesor.
Edo, Beni, dan Lani tergabung dalam sebuah kelompok pecinta lingkungan. SALAM, itulah nama kelompok yang mereka pilih. SALAM merupakan kependekan dari Sahabat Alam. SALAM sering melakukan berbagai kegiatan berkaitan dengan alam dan lingkungan sekitar. Suatu hari kelompok SALAM mengunjungi Desa Matahari. Tempat pertama yang mereka kunjungi adalah sungai. Namun, sayangnya, kondisi sungai itu tampak kotor. Ada banyak kaleng bekas, plastik, dan sampah lain mencemari sungai.
Tampak pada gambar saluran air yang kotor, terdapat sampah botol dan sampah lain, dan terdapat ikan yang mati. Apa penyebabnya ? Disebabkan karena manusia yang lalai dan selalu membuat sampah bahkan sampah beracun ke saluran air; sehingga menyebabkan pencemaran dan ikan banyak yang mati. Bagaimana cara mengatasinya ? coba pikirkan ? Yaitu menanamkan sikap pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kesehatan lingkungan, sehingga alam bisa lestari.
Selain karena faktor alam, kegiatan manusia juga dapat memengaruhi perubahan lingkungan. Perhatikanlah sekelilingmu! Identifikasilah perubahan-perubahan pada alam yang memiliki dampak bagi kehidupan manusia!
Pemanasan Global; memiliki dampak : Memengaruhi iklim & cuaca, Naiknya permukaan air laut, Meningkatnya suhu bumi.
Kebakaran Hutan; memiliki dampak : Rusaknya ekosistem, Hutan menjadi gundul, munculnya kabut asap.
Hujan Asam; memiliki dampak : Banyak tumbuhan mati, ikan di danau juga mengalami kematian.
Gempa Bumi ; akibatnya : – Banyak korban jiwa; – rusaknya bangunan.
Banjir ; akibatnya : Banyak korban jiwa, Rusaknya fasilitas umum.
Kekeringan : akibatnya :Kelaparan, Matinya tanaman dan hewan.
Gunung Meletus : akibatnya :Banyak korban jiwa, Tanah menjadi subur.
Tanah Longsor : akibatnya :Rusaknya fasilitas umum,Korban jiwa.
Peristiwa yang disebabkan oleh manusia antara lain : Pemanasan Global, Hujan Asam, Banjir, Tanah Longsor. Coba berikan alasannya kenapa ?
Peristiwa yang disebabkan oleh Alam antara lain : Gempa Bumi, Kekeringan, Gunung meletus, Badai.
Pemanasan Global, Hujan Asam, Banjir, Gempa Bumi, Kekeringan, Gunung meletus, Badai biasanya memiliki Skala Besar; sedangkan Tanah longsor seringkali masih dalam kategori skala kecil.
Setelah melihat kondisi sungai, Sahabat Alam singgah ke rumah Defi. Defi adalah salah satu anak warga Desa Matahari. Defi menceritakan pengalamannya saat Desa Matahari masih sangat subur. Orang tua Defi mempunyai ladang yang sangat subur. Defi selalu senang saat mengantar makanan dan minuman ke ladang untuk orang tuanya.
Bacaan :
Judul : Aneh, Kenapa Bisa Begitu? Oleh: Maryanto.
Setiap hari ayah dan ibuku pergi ke ladang. Aku bertugas mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Biasanya aku mencuci piring dan merebus air. Untuk menghemat waktu, aku mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus. Aku memasak air sambil mencuci piring. Aku begitu menikmati pekerjaan mencuci piring ini. Aku senang bermain gelembung sabun. “Aneh, kenapa ya cairan sabun ini dapat menjadi gelembung sabun?” tanyaku dalam hati.
Saking asyiknya bermain gelembung sabun, aku lupa sedang merebus air. Segera aku mendekati kompor. Ternyata air dalam panci telah mendidih sedari tadi. Air yang semula memenuhi panci, kini hanya tinggal separuhnya. “Kok bisa, ya?” pikirku.
Setelah pekerjaan rumah beres, aku menyiapkan makanan dan minuman untuk kedua orang tuaku. Makanan dan minuman itu akan kubawa ke ladang. Aku juga akan membawakan sekantong plastik es batu bagi ayah dan ibu. Hari itu cuaca panas, aku berjalan ke ladang. Jarak dari rumah ke ladang lumayan jauh. Udara panas membuat badanku berkeringat. Akhirnya aku tiba di tempat ayah dan ibu. Aku serahkan makanan dan minuman yang kubawa. Kuserahkan juga kantong plastik berisi es batu. Tetapi, es batu di dalam kantong plastik itu sudah tidak ada. Sebagai gantinya, kantong plastik itu penuh berisi air. “Astaga, ke mana es batunya?” tanyaku. Ternyata es batu sudah berubah menjadi air. Hal ini karena sinar matahari yang terlalu terik.
Kata Baku dan Tidak Baku. klik disini !
Kata tidak baku : sangking,
2. Tuliskan informasi-informasi dalam bacaan di atas yang berkaitan dengan perubahan wujud benda! Es Mencair,
Defi melanjutkan ceritanya. Dia berkata bahwa ladang di Desa Matahari tidak sesubur dahulu lagi. Sahabat Alam merasa prihatin. “ Apa yang salah dengan Desa Matahari ini?” tanya Edo menanggapi cerita Defi. “Mungkin semua ini disebabkan oleh perilaku manusianya yang tidak arif memperlakukan lingkungan alamnya,” kata Beni. “ Benar sekali. Ada ketidakseimbangan dalam pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat terhadap alam. Bayangkan saja, di satu sisi alam sudah memberi hak kepada masyarakat dengan menganugerahi alam yang subur dan asri. Namun, di sisi lain, masyarakat tidak bisa memenuhi kewajibannya terhadap alam. Masyarakat tidak mengelola dan melestarikan alam dengan baik ” sahut Lani.
“ Saya setuju. Jika sudah demikian, masyarakatlah yang rugi,” sambung Edo.
Setelah Olahraga Beni sangat kaget ketika membuka tempat bekalnya. Es yang ditempatkan di plastik telah berubah jadi air. Mengapa es bisa berubah menjadi air? Apa penyebabnya?
Padat – Cair – Gas; merupakan tiga wujud benda, benda dapat berubah wujud dari pada menjadi cair atau Gas, demikian pula sebaliknya.
Macam perubahan benda :
1. Penguapan : Cair menjadi Gas,
2. Pencairan : padat menjadi cair;
3.Pembekuan : Cair menjadi padat;
4. Pengembunan : Gas menjadi Cair;
5. Menyublim : Pada menjadi Gas.
Sifat Benda . Menurut wujudnya dibedakan menjadi 3 jenis yaitu benda padat, cair dan gas.
1. Sifat benda Padat :
– Bentuknya tetap tidak dipengaruhi wadahnya.
– Bentuknya dapat diubah dengan cara tertentu.
– Mempunyai berat atau massa.
2. Sifat benda cair :
– Bentuknya dapat berubah sesuai dengan wadahnya.
– Menempati ruang dan menekan ke segala arah.
– Mempunyai berat atau massa.
– Meresap melalui celah – celah kecil dan mengalir ketempat yang lebih rendah.
3. Sifat benda gas :
– Bentuknya dapat berubah sesuai tempat yang diisinya.
– Menekan ke segala arah.
– Mempunyai massa.
Perubahan Wujud dapat dibedakan 2 golongan :
– Perubahan wujud yang dapat kembali, yaitu perubahan sifat benda yang dapat kembali ke wujud semula (misal air menjadi es dan kembali mencair menjadi air).
– Perubahan wujud yang tidak dapat kembali, yaitu perubahan sifat benda yang tidak dapat kembali lagi ke wujud semula (seperti kertas yang dibakar menjadi abu (zat baru) yang tidak dapat kembali menjadi kertas).
Percobaan :
Kamu telah mengetahui wujud benda dan perubahan wujudnya. Untuk
menambah pemahamanmu, lakukan aktivitas berikut berkaitan dengan perubahan wujud benda.
1. Lakukan percobaan berikut:
– Rebuslah satu gelas air dalam waktu maksimal 30 menit. Maka air tersebut akan panas dan mendidih, dan sebagian menguap sehingga volume air berkurang.
– Jemurlah batu es dalam terik matahari. Es batu mencair.
– Tulislah di papan tulis menggunakan kapur tulis.
Kamu bisa melakukan percobaan dengan menggunakan bahan dan perlakuan
lain.
2. Amatilah setiap kejadian yang terjadi selama proses percobaan berlangsung. Catatlah kejadian tersebut dengan teliti!
3. Buatlah laporan percobaan tersebut dan presentasikan di hadapan teman dan gurumu!
4. Perhatikan aspek keselamatan diri dan orang lain selama percobaan berlangsung!
Selesai bermain bola, Beni pulang ke rumah. Sesampai Beni di rumah, ayah mengajak Beni berkunjung ke rumah Pak Bowo. Pak Bowo adalah teman ayah Beni.
Ayah dan Beni mengendarai sepeda. Beni menikmati perjalanan. Dia tidak henti- hentinya memandang kiri-kanan jalan. Namun, tiba-tiba pandangan Beni terhenti pada suatu tempat. Beni melihat bekas pohon-pohon yang ditebang. Tempat itu terlihat gersang.
Ayah dan Beni tiba di rumah Pak Bowo. Berkali-kali ayah mengetuk pintu, tetapi tidak ada jawaban. Setelah beberapa saat, Pak Bowo membuka pintu. Mereka pun dipersilakan masuk. Rupanya Pak Bowo tadi sedang asyik membersihkan wayang golek.
Beni melihat beberapa wayang golek yang sebelumnya dibersihkan oleh Pak Bowo. Lalu, Pak Bowo mengajak Beni dan ayah ke belakang rumahnya. Di sana terdapat banyak peralatan dan bahan-bahan. Peralatan dan bahan-bahan itu kelihatannya sudah tidak dipakai lagi.
“Alat apa itu, Pak? Kenapa dibiarkan begitu saja?” tanya Beni.
“ Apakah kamu tadi melewati hutan gundul, Beni?” tanya balik Pak Bowo. “Iya, Pak. Ada apa dengan hutan gundul itu?” tanya Beni keheranan.
“Semua ini ada kaitannya dengan hutan gundul yang kamu lihat di perjalanan tadi, Beni,” jawab Pak Bowo.
Pak Bowo pun lalu menceritakan kisahnya. Ayo, kita simak bacaan di bawah ini bersama-sama.
Pak Bowo Pengrajin Wayang Golek.
Oleh: Maryanto
Pak Bowo seorang pengrajin wayang golek terkenal di desanya. Wayang golek hasil karya Pak Bowo terkenal bagus. Pak Bowo sangat memperhatikan pemilihan bahan baku dan tahap pengerjaannya. Sebatang kayu glondongan diubah tangan trampil Pak Bowo dan empat karyawannya menjadi wayang golek bernilai seni tinggi. Kayu-kayu sisa pembuatan wayang digunakan arang sebagai bahan bakar untuk memasak.
Sumber: id.wikipedia.org.
Pak Bowo mendapatkan bahan baku pembuatan topengnya dari hutan yang ada di desanya. Saat memerlukan kayu sebagai bahan baku, Pak Bowo menebang sebatang pohon. Untuk mengimbangi kegiatannya itu, Pak Bowo menanam sepuluh bibit tanaman yang sama. Pak Bowo tidak ingin suatu ketika pohon-pohon di hutan itu habis.
Namun, keadaan itu berlangsung hanya beberapa tahun saja. Masyarakat di sekitar rumah Pak Bowo begitu dimanjakan oleh hasil hutan berupa kayu. Dengan mudahnya mereka menebang kayu untuk dijadikan kayubakar, bahan pembuat rumah, atau bahkan dijual ke daerah lain. Sayangnya, mereka mau menebang tetapi tidak mau menanam. Lambat laun pohon di hutan semakin berkurang dan habis. Hutan pun menjadi gundul. Masyarakat kesulitan untuk mendapatkan kayu. Keadaan ini juga berdampak terhadap usaha kerajinan topeng Pak Bowo. Pak Bowo tidak lagi mendapatkan pasokan kayu untuk dijadikan wayang. Oleh karena itu, Pak Bowo menghentikan produksi wayangnya. Pak Bowo dan keempat karyawannya kehilangan mata pencariannya.
Mendengar kisah yang diceritakan Pak Bowo, Beni pun ikut sedih. Mereka menyayangkan sikap warga masyarakat yang hanya mau memanfaatkan sumber daya alam, namun tidak mau melestarikannya. ulah hanya mencari keuntungan yang sesaat itulah akhirnya merugikan masyarakat itu sendiri.
“ Pak, boleh kami mengetahui lebih banyak lagi mengenai topeng?” pinta Beni. “Oh, boleh. Justru Bapak senang sekali,” kata Pak Bowo.
Wayang adalah bentuk teater rakyat yang sangat popular. Orang sering menghubungkan kata “wayang” dengan ”bayang”, karena dilihat dari pertunjukan wayang kulit yang memakai layar, dimana muncul bayangan-bayangan. Di Jawa Barat, selain wayang kulit, yang paling populer adalah wayang golek.
Ada dua macam wayang golek yaitu wayang golek papak (cepak) dan wayang golek purwa yang ada di daerah Sunda. Kecuali wayang wong, dari semua wayang itu dimainkan oleh seorang dalang. Dalang sebagai pemimpin pertunjukan sekaligus menyampaikan cerita, menyanyikan suluk, mengatur gamelan, dan mengatur lagu.
Amatilah lingkungan di sekitarmu. Temukan nama kerajinan yang ada di daerahmu. Kenali dan kemukakan mengenai kerajinan tersebut!
Daerah Solo – kerajinan batik.
pekalongan – kerajinan batik.
solo – kerajinan gamelan.
jepara – kerajinan ukiran.
kerajinan rotan – solo.
Yogyakarta:batik.
surakarta:kain jumputan.
jepara:mebel.
aceh:tikar bercucuk.
papua:noken .
Blitar : Kendang.
Blitar : Tas Batok Kelapa.
Banyak pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang didapat oleh Sahabat Alam. Mereka juga sudah tidak sabar lagi untuk mempraktikkannya.
Aku percaya akan Al-lah.
Bapa yang Maha Kuasa. pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus.
PuteraNya yang tunggal, Tuhan kita.
Yang dikandung dari Roh Kudus.
dilahirkan oleh perawan Maria.
Yang menderita sengsara.
dalam pemerintahan Pontius Pilatus.
disalibkan, wafat dan dimakamkan.
Yang turun ketempat penantian.
pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.
Yang naik ke surga.
duduk disebelah kanan Al-lah Bapa yang Maha Kuasa.
Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus.
Gereja Katholik yang Kudus.
Persekutuan para Kudus.
pengampunan dosa.
kebangkitan badan.
kehidupan kekal.
Amin.
Doa Tobat.
Al-lah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku. Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang maha pengasih dan mahabaik bagiku.
Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku da tidak akan berbuat dosa lagi. Al-lah yang maha-murah, ampunilah aku, orang berdosa. (Amin.)
[Puji Syukur no 13]
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. (Amin.)
Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya (Amin.)
SD4 PJOK Smt 2 – Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan.
Pengertian Lari jarak Pendek.
Lari jarak pendek disebut juga dengan istilah sprint atau lari cepat. Pelari jarak pendek disebut sprinter yang artinya pelari cepat. Lari jarak pendek adalah jenis Iari yang mulai dan awal lari (start) hingga akhir Iari (finish) di lakukan dengan kecepatan yang maksimal.
Lari jarak pendek yang biasa diperlombakan adalah Iari 100 meter , 200 meter , dan 400 meter.
Teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang pelari jarak pendek, yaitu :
a. start atau pertolakan; b. teknik gerakan berlari;
c. teknik memasuki garis finish.
Start. Berdasarkan kegunaannya dibagi menjadi tiga macam, yaitu : a. Start berdiri (standing start), b. Start melayang (flying start), c. Start jongkok (crouching start). d. Start berdiri digunakan untuk Iari jarak jauh,
Start melayang digunakan untuk lari sambung (es-tafet) khususnya pelari ke-2, ke-3, dan ke-4, sedangkan start jongkok digunakan untuk lari jarak pendek. Sesuai dengan istilahnya, start jongkok dilakukan dengan cara berjongkok.
Start jongkok berdasarkan cara pelaksanaannya dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut : a. Start Pendek (The Short Start). b. Start Menengah (The Medium Start). c. Start Panjang (The Long Start).
Aba-Aba Start Jongkok : a. Bersedia. Setelah mendengar aba-aba “bersedia”, pelari melangkahkan salah satu kaki ke depan di belakang garis start, dan berjongkok sesuai dengan start yang digunakan (start pendek, menengah, atau panjang), serta meletakkan kedua tangan (ujung jari-jari) ke tanah. b. Siap. Setelah mendengar aba-aba “siap”, pelari mengangkat pantat sehingga posisi panggul lebih tinggi daripada bahu, sedangkan kepala menunduk dan rileks. c. Ya atau Bunyi Pistol. Setelah mendengar aba-aba “ya” pelari mendorongkan kaki depan ke balok start dan bersamaan dengan itu kaki belakang digerakkan ke depan dalam keadaan lutut tertekuk (lutut diangkat ke depan atas).
Lari Sambung (Estafet). Lari sambung atau estafet adalah bagian dari nomor lari yang diperlombakan dengan beregu. Tiap regu dalam lari sambung (estafet) terdini atas empat orang pelari. Lari sambung dibagi menjadi 3 nomor lomba : a. 4 x 100 meter, putra dan putri. b. 4 x 400 meter, putra.
Latihan Teknik Memberi dan Menerima Tangkat.
Pada lari sambung, terdapat beberapa macam cara dalam pemberian tongkat estafet dan pelari pertama kepada pelari berikutnya :
a. Cara Visual. Pada cara ini, ketika tongkat diberikan penerima melihat atau menoleh ke arah pemberi tongkat estafet. Bentuk pelaksanaanya dapat dibagi menjadi beberapa macam. Sekarang ini yang biasanya dan sering dipakai hanya ada tiga macam, yaitu sebagai benikut.
b. Cara Non visual. Dengan cara ini pada saat tongkat diberikan, si penerima tidak melihat ke arah pemberi. Ada beberapa cara melakukannya. tetapi sampai saat ini hanya ada dua macam yang bisa digunakan, yaitu sebagai berikut.
B. PERMAINAN KASTI.
B.1. Pengertian Permainan Kasti.
Kasti merupakan salah satu jenis permainan bola kecil beregu. Kasti merupakan bentuk permainan tradisional yang mengutamakan beberapa unsur kekompakan, ketangkasan dan kegembiraan. Permainan ini biasa dilakukan di lapangan terbuka.
Pada anak-anak usia sekolah dasar, permainan ini bisa melatih kedisiplinan diri serta memupuk rasa kebersamaan dan solidaritas antar teman. Agar dapat bermain kasti dengan baik kita dituntut memiliki beberapa keterampilan yaitu memukul, melempar, dan menangkap bola serta kemampuan lari.
Kasti dimainkan oleh 2 regu, yaitu regu pemukuldan regu penjaga. Permainan kasti sangat mengandalkan kerjasama pemain dalam satu regu.
B.2. Teknik Dasar Permainan Kasti.
Agar dapat bermain kasti dengan balk kita dituntut menguasai teknik dasar bermain kasti, Adapun teknik dasar permainan kasti ada 3, yaitu teknik melempar, rnenangkap, dan memukul bola. :
a. Teknik Melempar Bola.
1) Melempar Bola Menyusur Tanah. Cara melakukan: – Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan. – Posisi badan membungkuk. – Ayunan lengan belakang ke depan melalui bawah. – Bola dilempar menyusur tanah ke sasaran.
2) Melempar Bola Mendatar : – Cara melakukan: – – Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan, diantara jari telunjuk, Jari tengah, dan jari manis. sedangkan jari kelingking dan ibu jari mengontrol bola agar tidak jatuh. – Badan condong ke belakang, ayunan lengan dan bawah ke atas. – Bola dilempar mendatar setinggi dada ke arah sasaran.
3) Melempar Bola Melambung Cara melakukan: – Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan, diantara jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Sedangkan jari kelingking dan ibu jari mengontrol bola agar tidak jatuh : – Badan condong ke belakang, ayunan lengan dan bawah ke atas – Melempar dengan tangan terkuat. Apabila melempar dengan tangan kanan, maka kaki kin berada di depan, begitu sebaliknya. – Bola dilempar melambung diikuti gerakan lanjutan dengan melangkahkan kaki kebelakang ke depan. – Pandangan mata ke arah sasaran lemparan.
4) Melempar Bola Memantul Tanah : Cara melakukan: – Posisi kaki ditekuk dan badan condong ke depan. – Ayunan lengan ke arah depan bawah. – Bola dilempar memantul tanah ke sasaran.
b.Teknik Menangkap Bola. Teknik menangkap bola kasti ada 4 macam, yaitu :
1). Menangkap bola mendatar.
2). Menangkap bola melambung.
3) Menangkap Bola Menyusur Tanah. 4) Menangkap Bola Memantul Tanah Cara melakukan 4 teknik ini pada dasarnya sama, yaitu : – Pandängan mata tertuju pada arah datangnya bola. – Menangkap dengan kedua tangan dengan kedua telapak tangan dibuka membentuk setengah bola. – Saat perkenaan bola pertama dengan telapak tangan, diikutiekit tarikan tangan ke belakang.
c. Teknik Melambungkan Bola Teknik melambungkan bola digunakan untuk memberikan umpan yang baik kepada pemukul. Cara melakukan: – Berdiri tegak. Jika melempar dengan tangan kanan, maka kaki kanan berada di depan. – Bola dipegang dengan tangan kanan di depan paha kanan. – Badan condong ke depan : Putar lengan kanan (yang memegang bola) ke belakang 360 derajat. – Langkahkan kaki kin ke depan, ayunkan lengan ke depan dan lepaskan bola saat berada di samping paha kanan disertai lecutan pergelangan tangan.
d. Teknik Memukul Bola Cara melakukan: – Pegang alat pemukul di bagian yang lebih kecil dengan satu tangan. – Berdiri menyamping sehingga pelambung berada di samping kiri pemukul. – Kedua kaki dibuka selebar bahu. – Letakkan alat pemukul di atas bahu sebelah kanan dengan siku tangan yang memegang alat pemukul ditekuk. – Pandangan ke arah pelambung dan datangnya bola. – Ayunkan alat pemukul dengan meluruskan siku disertai lecutan pergelangan tangan saat bola dalam jangkauan pukulan. – Diikuti gerakan lanjutan dengan melangkahkan kaki belakang ke depan.
Teknik memukul bola ada 4 macam, yaitu: 1) Memukul Bola Mendatar. 2) Memukul Bola Melambung. 3) Memukul Bola Memantul Tanah. 3. Peraturan Permainan Kasti.
a. Lapangan Permainan Kasti Lapangan kasti berbentuk persegi panjang dengan ukuran: – Panjang : 60-70 meter. – Lebar 30 meter – Ruang hinggap : 3. – Ruang bebas 1.
b. Peralatan Permainan Kasti : 1) Pemukul terbuat darin kayu; 2) BolaKasti : terbuat dari karet.
c. Peraturan Permainan Kasti :
1). Jumlah Remain. Jumlah pemain kasti tiap regu adalah 12 orang, dengan salah satu pemain bertindak sebagai kapten. Setiap pernain wajib mengenakan nornor dada dan 1 sampai 12.
2) Waktu Permainan. Waktu permainan dilakukan dalam 2 babak. Tiap-tiap babak 20 – 30 menit. Diantara tiap babak diberikan istirahat 15 menit.
3) Wasit. Pertandingan kasti dipimpin oleh seorang wasit dibantu 3 orang penjaga garis dan 1 orang pencatat waktu.
4) Regu Pemukul – Setiap pemain berhak memukul satu kali, kecuali pemain terakhir berhak memukul sampai 3 kali. – Sesudah memukul, alat pemukul harus diletakkan di dalam ruang pemukul. Apabila alat pemukul diletakkan di luar, maka pemain tersebut tidak mendapatkan nilai, kecuali jika ia segera meletakkannya di dalam ruang pemukul. – Pukulan dinyatakan benar apabila bola yang dipukul melampaui garis pukul, tidak jatuh di ruang bebas, dan tidak mengenai tangan pemukul.
5) Regu Penjaga. Regu penjaga bertugas: – Mematikan lawan dengan cara melemparkan bola ke pemukul atau menangkap langsung bola yang dipukul melambung oleh regu pemukul. – Membakar ruang bebas dengan cara menempati ruang bebas jika kosong.
6) Pelambung. Pelambung bertugas: – Melambungkan bola sesuai permintaan pemukul. – Jika bola yang dilambungkan oleh pelambung tidak sesuai dengan permintaan pemukul, maka pemukul boleh untük tidak memukulnya. Jika ini terjadi sampai 3 kali berturut-turut maka pemukul dapat berlari bebas ke tiang pemberhentian pertama.
7) Pergantian Tempat. Pergantian tempat antara regu pemukul dan regu penjaga terjadi apabila: – Salah seorang regu pemukul terkena lemparan bola. – Bola pukulan regu pemukul ditangkap langsung oleh regu penjaga sebanyak 3 kali berturut-turut. – Alat pemukul lepas ketika memukul.
8) Cara Mendapatkan Nilai. – Pemain berhasil memukul bola, kemudian lari ke pemberhentian I, II, III, dan ruang bebas secara bertahap, mendapat nilai 1. – Pemain berhasil berlari melewati tiang-tiang pemberhentian dan kembali ke ruang bebas atas pukulannya sendiri, mendapat nilai 2. – Regu penjaga menangkap langsung bola lambung yang dipukul oleh regu pemukul, mendapat nilai 1. – Regu yang mendapatkan nilai paling banyak dinyatakan sebagai pernenang.
4. Cara Berinain Kasti. Setelah menguasai beberapa teknik dasar permainan kasti dan memahami peraturan permainannya, selanjutnya adalah mempraktikkan bagaimana cara bermain kasti dengan benar. Dalam bermain kasti dibutuhkan kerjasama tim dan rasa tanggung jawab. Selain itu yang paling penting adalah sikap untuk selalu menjaga sportifitas. Sebelum memulai bermain kasti, hendaknya ditentukan dulu dua regu yang akan bermain. Tiap-tiap regu berjumlah 12 pemain. Bagi siswa yang belum mendapatkan giliran bermain, hendaknya melihat di sisi lapangan sambil mempelajari kejadian-kejadian di lapangan.
C. Gerakan Dasar Senam Irama.
1. Senam yang dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai salah satu cabang olahraga, merupakan terjemahan langsung dari bahasa Inggris yaitu? Gymnastics. 2. Gymnastics sendiri dalam bahasa aslinya merupakan serapan kata dari bahasa? Yunai. 3. Gymnastiek dipakai untuk menunjukkan kegiatan-kegiatan fisik yang memerlukan keleluasaan gerak sehingga perlu dilakukan dengan telanjang atau setengah telanjang, pengertian tersebut dikemukakan oleh? 4. Dalam bahasa Yunani sendiri, gymnastics diturunkan dan kata kerja yaitu? 5. Senam dapat diartikan sebagai bentuk latihan tubuh pada lantai atau pada alat yang dirancang untuk meningkatkan daya tahan, kekuatan, kelenturan, kelincahan, koordinasi, serta kontrol tubuh. 6. merupakan bentuk-bentuk gerakan senam yang diikuti dengan irama. irama yang mengiringi berupa musik. tepukan tangan, hitungan, atau ketukan yang diberikan oleh pemberi aba – aba, Tekanan dalam senam irama ada pada irama, fleksibilitas, kontinuitas gerak. dan irama pengiringnya. Keempat hal tersebut dapat dukungan dengan melakukan lalihan – latihan senam irama secara teratur dan disiplin. Latihan senam irama yang baik dilakukan secara bersama-sama sehingga akan terlihat gerakan yang kompak dan serasi. Latihan-latihan pada tahap awal berupa teknik-teknik dasar senam irama. 7. Gerakan Senam Irama antara lain gerak langkah kaki, ayunan tangan. serta kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan tangan. 8. Untuk. lebih jelasnya ikuti pembahasan berikut ini. Lakukan gerakan – gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, Ke depan, ke belakang. dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.
1. Gerakan Langkah Kaki.
Gerakan langkah kaki meliputi sebagai berikut.
a. Langkah biasa (looppas). Berdiri dengan sikap tegak. Langkahkan kaki kiri dan kedua lengan di samping badan. Melangkahkan kaki kanan dan jatuhkan pada tumit, dilanjutkan melangkah dengan kaki kiri secara bergantian. Pada gerakan melangkah biasa harus diperhatikan faktor-faktor sebagai berikut. 1) Kaki mengeper pada sendi lutut. 2) Gerakan dilakukan dengan rileks. 3) Gerakan disesuaikan dengan irama.
b. Langkah rapat. Berdiri dengan sikap tegak. Langkahkan kaki kanan di depan kaki kiri. Kemudian, melangkahkan kaki kiri di depan kaki kanan, dilanjutkan kedua kaki rapat. Langkah kaki rapat dilakukan dengan hitungan 1 kanan, hitungan 2 kiri, dan hitungan 3 rapat.
Secara prinsip sikap langkah jatuh pada tumit depan ketentuan sebatai berikut, 1) Gerakan kaki mengeper pada lutut. 2) Dilakukan dengan rileks dan luwes. 3) Gerakan disesuaikan dengan irama.
c. Langkah keseimbangan (ballanspas). Berdiri dengan sikap tegak. hitungan satu melangkahkan kaki kiri ke depan. Hitungan dua, kaki kanan menyusul melangkah ke depan. Sebelum kaki kanan menapak (tumit masih terangkat) kaki kiri mundur diikuti kaki kanan mundur merapat. Secara prinsip, langkah ini dilakukan sebagai berikut: 1) Tidak ada saat berhenti; 2) Dilakukan dengan gerakan kaki mengeper; 3) Lebih tepat gunakan irama 3/4 atau 4/4.
d. Langkah depan (galoppas). Sikap tegak anjur kiri. Pada hitungan 1, silangkan kaki kiri di muka kaki kanan. Kraissprong dapat pula dilakukan ke belakang. Langkah silang ini dilakukan dengan irama 2/4.
2. Gerakan Ayunan Tangan.
a. Ayunan satu lengan depan belakang. b. Ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan. c. Variasi ayunan satu lengan ke samping bersarnaan dengan.memindahkan berat badan. d. Ayunan dua lengan depan belakang. e. Ayunan dua lengan silang depan di muka badan.
a. Mengayun Satu Lengan
a. Mengayun tangan ke atas. Pelaksanaannya: Berdiri tegak kedua tangan di samping badan. Hitungan 1-2 = Ayunkan tangan kanan ke atas 2x hitungan, kembali kesikap semula. Hitungan 3-4 = Ayunkan tangan kiri ke atas 2x hitungan, kembaili ke sikap semula. Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.
b. Mengayun tangan ke samping Pelaksanaannya: – Berdiri kedua kaki dibuka selebar bahu. – Kedua tangan ditekuk di depan dada. – Hitungan 1-2 = Ayunkan tangan kiri ke kin 2x hitungan. – Hitungan 3-4 = Kembali tangan kiri ditekuk. – Hitungan 5-6 = Ayunkan tangan kanan ke kanan 2x hitungan. – Hitungan 7-8 = Kembali tangan kanan ditekuk di depan dada. – Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.
b. Mengayun Dua Lengan.
a. Mengayun kedua lengan ke atas Pelaksanaannya: – Berdiri, kedua kaki dibuka selebar bahu. – Kedua tangan di samping badan. – Hitungan 1-3 = Ayun kedua lengan ke atas 3 x hitungan. – Hitungan 4 = Kembali ke sikap awal. – Hitungan 5-7 = Ayun lagi kedua lengan ke atas. – Hitungan 8 = Kembali ke sikap awal. – Lakukan berulang-ulang 2×8 hitungan.
b. Ayunan kedua lengan ke samping. Pelaksanaannya: a. Berdiri. b. Kedua tangan diluruskan ke depan. c. Hitungan 1-3 Ayun kedua tangan ke samping kiri 3x hitungan. d. Hitungan 4 = Kedua tangan kembali ke posisi semula. e. Hitungan 5-7 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 3x hitungan. f. Hitungan 8 = Kedua tangan kembali ke posisi semula. g. Lakukan gerakan mengayun kedua lengan ke kiri dan ke kanan 2×8 hitungan.
c. Melangkah dan Mengayun
Gereakan ini merupakan gabungan antara gerakan melangkahkan kaki dan mengayun lengan yang diiringi irarna. Tujuannya: – Merangkaikan gerakan secara harmonis. – Menampilkan gerakan yang indah.
Gerakan melangkah dan mengayun terdiri atas:
1. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Atas
a. Sikap aural berdiri tegak, kedua tangan di samping badan. b. Hitungan 1 – 3 = Kaki kiri melangkahkan serong ke depan diikuti gerakan mengayun kedua tangan ke belakang 3x hitungan. c. Hitungan 4 = KembalI ke sikap berdiri tegak, kedua kaki rapat kedua tangan di samping badan. d. Hitungan 5 – 7 = Kaki kanan mnelangkah serong kanan lutut ditekuk, diikuti ayunan kedua lengan ke atas belakang 3x hitungan. e. Hitungan 8 = Kembali ke sikap semula. f. Lakukan bergantian 2 x 8 hitungan.
2. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Samping
Pelaksanaannya: a. Berdiri tegak, kedua kaki rapat, dan kedua lengan- ke samping badan. b. Hitungan 1 – 2 = Kaki kiri melangkah ke depan dua angkah. c. Hitungan 3 – 4 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 2x hitungan. d. Hitungan 5 – 6 = Kaki kanan mundur dua langkah. e. Hitungan 7 – 8 = Ayun kedua tangan ke samping kiri 2x hitungan. f. Lakukan bergantian 2 x 8 hitungan
D. SIKAP LILIN.
Pengertian Senam Lantai : Senam dapat diartikan sebagai setiap bentuk latihan fisik yang disusun secara sistematis dengan melibatkan gerakan-gerakan yang terpilih dan terencana. Untuk mencapal tujuan ‘tertentu. Olahraga senam mempunyai sistematika tersendiri, serta mempunyai tujuan yang hendak dicapai seperti daya tahan , kekuatan, kelentukan, koordinasi, atau bisa juga diperluas untuk meraih prestasi, membentuk tubuh ideal dan memelihara kesehatan.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar istilah-istilah yang dipakai untuk menamai jenis-jenis senam. Ada senam sibuyung, senam wanita, senam aerobik, senam kesegaran jasmani, senan tera dan lain sebagainya. Disamping itu, ada juga bentuk senam lain yang sering didengar dalarn konteks pertandingan seperti senarn prestasi, senam artistik dan senam akrobatik.
Menurut FIG (Federation Internationale de Gymnastiqua ) senam dapat dikelompokan menjadi (1) senam artistic (artistic gymnastics), (2) senam ritmik (sportive rhythmic gymnastics), dan (3) senam umum (general gymnastics).
Senama lantai merupakan salah satu bagian dari senam artistic. Dikatakan senam lantai karena seluruh keterampilan gerakan dilakukan pada Iantai yang beralas matras tanpa melibatkan alat lainnya. Luas lantai yang digunaknan dalam kejuaran senam adalah 12 x 12 meter persegi dengan tambahan 1 meter persegi disetiap sisinya sebagai pegaman.
Senam lantai adalah salah satu cabang yang mengandalkan aktivitas seluruh anggota badan, baik untuk olah raga senam sendiri maupun untuk cabang olah raga lain. Itulah sebabnya senam juga disebut sebagai olah raga dasar. Senam lantai mengacu pada gerak yang dikerjakan dengan kombinasi terpadu dan menjelma dari setiap bagian anggota tubuh dan kemampuan komponen motorik/ gerak seperti kekuatan, kecepatan, keseimbangan, kelentukan, kelincahan, dan ketepatan.
A. Pengertian Gerakan Kayang Dalam Senam Lantai.
Kayang adalah bentuk sikap jembatan dengan membentuk busur lengkung dan tumpuan pada kedua lengan dan kedua kaki. Cara melakukan gerakan kayang adalah sebagai berikut:
1. Teknik Kayang dengan Berdiri Sikap Awal: a. Badan tegap. b. Kedua kaki rapat. Gerakan : Ke dua tangan diarahkan kebelakang dikuti badan; Posisi tangan lurus kedepan kepala menghadap kedepan atau melihat kaki; Tangan dekatkan kekaki sambil mengangkat.
2. Teknik Kayang Dengan Posisi Badan Terlentang. a). Sikap Permulaan. : Posisi terlentang, lutut ditekuk rapat, tumit dirapatkan pada pantat. dan tempelkan telapak tangan pada lantai disamping telinga dengan ibu jari dekat telinga dan pandangan ke atas belakang. b). Gerakan. : Angkat tubuh keatas dengan cara meluruskan atau mendekatkan tangan dengan kaki sampai membentuk lengkungan (busur), kedua kaki dan tangan tetap bertumpu pada lantai. Tahan gerakan tersebut hingga sepuluh hitungan. c). Sikap akhir : Kembali pada sikap terlentang.
3. Kesalahan-kesalahan yang terjadi saat melakukan gerakan Kayang.
– Jarak kedua tangan dan kaki terlalu jauh. – Siku-siku bengkok disebabkan kekuatan persendian siku dan bahu. – Badan kurang melengkung (membusur) disebabkan kurang lemas/lentuk bagian pungung dan kekakuan pada otot perut. – Sikap kepala yang selalu menengadah. – Kurangnya daya keseimbangan.
4. Cara memberi bantuan dalam gerakan kayang:
• Posisi penolong disamping anak yang melakukan garakan kayang • Membantu mengangkat dan agak membawa punggung / bahu pelaku. • Membantu menopang punggung/bahu pelaku dan membawanya perlahan kebawah. • Dengan cara melakukan gerakkan punggung orang lain dengan posisi sudut 90 derajat dan turunkan secara perlahan-lahan. • Dengan mengangkat punggung yang melakukan gerakan kayang dalam – posisi terlentang atau tiduran.
5 Penilaian Dalam Senam Lantai.
Kriteria penilaian dalam senam lantai adalah : 1. Waktu untuk perlombaan senam Iantai adaIah 50 sampai 70 detik untuk pesenam putra dan untuk putri waktu yang dibutuhkan 70 sampai 90 detik. 2. Stopwatch tidak boleh dimatikan walaupun pesenam dalam keadaan jatuh 3. Unsur yang terkandung pada gerakan senam lantai yaitu : ketangkasan, keseimbangan, kelincahan, keluwesan, lompatan, berputar dan salto bulat kedepan.
6 Kegunaan Senam.
Manfaat yang diperoleh dan olahraga senam yaitu – 1. Memberikan rangsangan pertumbuhan tubuh. 2. Mengembangkan sikap dan gerak yang wajar. 3. Memperbaiki dan mencegah pengaruh buruk di sekolah. 4. Mempertebal rasa kebangsaan. 5. Memupuk keberanian dan kepercayaan diri. 6. Memupuk nasa tanggungjawab terhadap kesehatan diri sendiri dan masyarakat. 7. Memupuk kesanggupan bekerja sama.
7 Rangkaian Latihan Senam Lantai.
Unsur-unsur gerakan senam lantai terdiri dari mengguling, melompat, berputar di udara, serta_menumpu dengan tangan atau kaki untuk mempertahankan sikap seimbang. Bentuk-bentuk latihannya merupakan gerakan dasar senam perkakas.
Pada dasarnya latihan bagi pesenam baik putra maupun putri adalah sama, tetapi pada putri dimasukkan unsur balet.
Berikut rangkaian latihan senam lantai : a. Latihan Rangkaian Guling Depan dan Guling ke Belakang. b. Latihan Rangkaian Handstand dan Guling ke Depan. c. Latihan Rangkaian Sikap Lilin, Guling ke Belakang dan Headstand. d. Latihan Rangkaian Kayang dan Handstand. e. Latihan Rangkaian Guling Depan dan Guling Lenting.
3.8 Jenis-Jenis Gerakan Senam Lantai.
1. Guling ke Depan Tungkai Bengkok. 2. Guling ke Depan Tungkai Lurus. 3. Guling ke Belakang (Back Roll). 4. Kayang. 5. Sikap Lilin. 6. Guling Lenting (Neckspring). 7. Berdiri dengan Kepala (Headstand). 8. Berdiri Atas Tangan (Handstand).
9 Manfaat Melakukan Aktivitas Senam Lantai.
Dari berbagai aktivitas yang dilakukan dalam senam lantai memiliki tujuan untuk : 1. Membentuk dan mengembangkan otot tubuh. 2. Mengembangkan kualitas fisik. 3. Membentuk keindahan tubuh. 4. Mernelihara kebugaran jasmani.
B. Sikap Lilin (Koopstan).
Merupakan sikap berdiri tegak lurus bertumpu pada kedua tangan dan kepala bagian depan. Rangkaian senam pada sikap lilin adalah termasuk senam lantai yang membutuhkan kekuatan, ketangkasan, dan keseimbangan. Latihan sikap lilin ini dapat dibantu dengan sesama teman dan dapat dilakukan secara bergantian.
Cara melakukan sikap lilin : 1. Jongkok kedua kaki dapat dibantu teman yang berada di belakangnya. 2. Me!etakkan kedua tangan pada matras membentuk posisi segitiga sama sisi. 3. Meletakkan dahi di atas matras di antra kedua lengan. 4. Mengangkat kedua kaki bersamaan dengan pinggul. 5. Pada waktu mengangkat kedua kaki bersamaan dengan pinggul. Teman yang berada di belakangnya memegang kedua kaki dan berusaha meluruskanya. 6. Setelah berdiri sikap lilin (Kopstand) dengan lurus pertahankan keseimbangannya. 7. Berikutnya berlatih sendiri beruIang-uang tanpa bantuan ternan. 8. Melakukan sikap lilin yang didahului dengan awalan melangkah yang dilanjutkan dengan meloncatkan kedua tangan sehingga akhirnya dapat berdiri tegak.
C. Rangkaian Gerak Guling Depan dan Culing Lenting.
a. Guling ke Depan. Gerakan guling ke depan berguna untuk melatih kelenturan otot bahu dan punggung. Cara melakukannya adalah sebagal berikut : 1) Sikap awal berdiri di atas matras. 2) Letakkan kedua tangan di atas matras selebar bahu. 3) Punggung ditekuk, tempelkan dagu ke dada perlahan-lahan pindahkan berat tubuh dan dorong tubuh ke depan. 4) Berguling dengan menempatkan tengkuk di matras. 5) Usahakan mendarat dengan sikan jongkok dan berdiri tegak.
b. Guling ke Belakang. Cara melakukannya adalah sebagai berikut. 1) Sikap awal duduk di tepi matras membelakangi matras. 2) Lutut ditekuk rapat, punggung dibungkukkan, dan dagu ditempelkan ke dada. 3) Kedua tangan dilipat ke belakang dengan telapak tangan terbuka menghadap ke belakang. 4) Doronglah tubuh ke belakang, berguling dengan cara rnenggelinding, kedua kaki diluruskan ke belakang. 5) Mendarat dengan sikap jongkok dilanjutkan berdiri tegap.
E. KEBUGARAN JASMANI.
A. Hakikat Kebugaran Jasmani.
Ketika dilahirkan, manusia dibekali dengan sifat dasar masing-masing, tetapi kemudian dalam pertumbuhan dan perkembangannya sifat seseorang akan banyak dipengaruhi oleh cara hidup dan lingkungan di mana manusia itu berada. Salah satu cara hidup atau kebiasaan hidup tersebut adalah pengerahan fisik, sebab memang tubuh manusia diciptakan untuk bergerak, sehingga segala bentuk dan fungsi tubuh yang menunjang pergerakan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhannya. Prestasi kerja manusia merupakan keterpaduan antara kegiatan kerja mental. fisik. serta interaksi dengan lingkungan dalam arti luas, sehingga prestasi kerja dan produktivitas kerja individu dan kelompok ditentukan oleh bermacam-macam faktor yang terkait secara kompleks.
Seseorang yang mempunyai kesegaran jasmani tinggi dapat melakukan pekeriaannya dengan baik, Selain itu, akan terhindar dari kernungkinan cedera yang biasanya sering terjadi saat melakukan kerja fisik yang berat. Tujuan utama latihan fisik adalah untuk meningkatkan – kesegaran jasmani dan kemampuan fungsi ergosistem tubuh. Latihan jasmani yang dilakukan secara tepat dan benar akan memberikan manfaat bagi tubuh yaitu : 1. Memperkuat sendi-sendi, ligamen, dan otot-otot tubuh. 2. Meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru. 3. Menurunkan tekanan darah. 4. Mengurangi lemak dan kadar gula dalam tubuh. 5. Memperbaiki bentuk tubuh. 6. Mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner.
Program latihan kondisi fisik perlu direncanakan secara sistematis, Latihan fisik yang dilakukan secara cermat, berulang-ulang dan dengan intensitas beban latihan yang makin meningkat, memungkinkan meningkatnya kesegaran jasmani. Hal ini akan berdampak pada makin terampil, kuat, dan efisiennya seseorang dalam bergerak.
B. Prinsip – Prinsip Pengembangan Program Kebugaran Jasmani.
Ada sepuluh prinsip yang perlu digunakan sebagai pegangan dalam menyusun program kebugaran jasmani, yaitu: 1. Menyediakan waktu yang cukup bagi siswa untuk melakukan aktivitas jasmani. 2. Menyediakan kesempatan bagi siswa untuk melakukan aktivitas jasmani. 3. Menyediakan aneka kegiatan dan memberikan bimbingan sesuai dengan pilihan siswa. 4. Memberikan informasi umpan balik kepada siswa, baik mengenai proses maupun hasilnya. 5. Membekali siswa dengan keterampilan dasar dalam rangka meningkatkan kebugaran jasmani. 6. Menjadikan diri sebagai guru pendidikan jasmani yang pantas sebagai panutan bagi siswa. 7. Memberikan perhatian penuh bagi perkembangan siswa secara menyeluruh, termasuk sikap dan perilakunya terhadap aktivitas jasmani yang dilaksanakan secara teratur dan berkesinambungan. 8. Menggunakan strategi yang tepat untuk membentuk pola hidup sehat. 9. Mempromosikan gaya hidup aktif dan pelaksanaan aktivitas jasmani di luar pendidikan jasmani di sekolah. 10. Menghindari ucapan yang menyatakan bahwa aktivitas jasmani itu hanyalah membuang-buang waktu dan sia-sia belaka.
C. Bentuk-Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani.
Unsur-unsur kebugaran jasmani meliputi kekuatan, kecepatan, daya tahan otot jantung dan paru-paru, kelincahan, daya ledak, dan kelentukan. Unsur-unsur tersebut dapat dilatih dalam bentuk seperti circuit training, interval training, kalestenik, jogging, dan aerobik.
1. Latihan Peningkatan Kelincahan. Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan dan kelincahan. Latihan ini juga berkaitan dengan tingkat kelentukan. Beberapa bentuk latihan untuk meningkatlcan kelincahan antara lain sebagai berikut:
A. Latihan mengubah gerak tubuh arah lurus. 1) Tujuannya untuk melatih mengubah gerak tubuh arah lurus. 2) Cara melakukannya adalah atlet atau siswa berlari bolak-balik secepatnya dari titik yang Satu ke titik yang lainnya sebanyak 10 kali, Setiap kali sampai pada satu titik, atlet tersebut harus berusaha untuk secepatnya berbalik untuk berlari menuju ke titik yang lain.
B. Latihan lari belok-belok (zig-zag). 1) Tujuannya untuk melatih mengubah arah tubuh dengan arah yang berkelok-kelok. 2) Cara melakukannya adalah dengan cara berlari zig-zag dengan cepata sebangaul 2 sampai 3 kali di antara beberapa titik (misalnya 4-5 titik). Jarak setiap titik sekitar 2 meter.
C. Latihan mengubah posisi tubuh atau jongkok berdiri (squat-thrust).
1) Tujuannya untuk melatih mengubah posisi tubuh (jongkok dan berdiri tegak). 2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut : a. Jongkok sambil menumpukan kedua tangan di lantai. b. Pandangan ke arah depan, lemparkan kedua kaki belakang sampai lurus dengan sikap badan terlungkup dalam keadaan terangkat.
D. Latihan kelincahan beraksi. 1) Tujuannya untuk melatih kelincahan dalam melakukan suatu reaksi gerakan. 2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut: a. Berdiri dengan sikap ancang-ancang, kedua lengan di samping badan dengan siku bengkok, perhatikan aba-aba peluit. b. Bunyi peluit pertama Iari ke depan secepat-cepatnya. c. Bunyi peluit kedua, lari mundur secepat-cepatnya. e. Bunyi peluit keempat, lari ke samping kanan seeepat-cepatnya f. Latihan ini dilakukan secara terus menerus secara berangkai tanpa berhenti terlebib dahulu.
2. Latihan Peningkatan Kecepatan.
Kecepatan adalah kemampuan untuk menempuh suatu jarak dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Kecepatan bukan hanya mengerakan seluruh tubuh dengan cepat, akan tetapi dapat pula mengerahkan anggota-anggota tubuh dalam waktu sesingkat-singkatnya. Dalam lari cepat, kecepatan ditentukan oleh gerak berurutan kaki yang dilakukan secara cepat. Bentuk-bentuk latihan untuk meningkatkan kecepatan antara lain sebagai berikut: A. Lari cepat dengan jarak 40m dan 60m. 1) Tujuan untuk melatih kecepatan gerak seseorang. 2) Cara melakukan adalah dengan berdiri di belakang garis start dengan sikap badan tegak Dan kedua kaki dibuka. Kedua tangan di samping badan dengan sikap berdiri. Lari di tempat makin lama makin cepat sambil mengangkat paha setinggi-tingginya. Setelah ada aba-aba peluit secepat-cpatnya menempuh Jarak 40-60 meter. Latihan dilakukan secara berulang.
B. Lari naik bukit (up hill). Bertujuan untuk mengembangkan kekuatan dinamis (dinamic strength) otot-otot tungkai.
C. Lari menuruni bukit (Dowa hill). Bertujuan untuk melatih kecepatan frekuensi gerak kaki. Latihan ini akan lebih baik jika ada dorongan angin dari belakang.
3. Latihan Daya Ledak. Tenaga ledak otot adalah kemampuan otot atau sekelompok otot-melakukan kerja secara eklposif yang dipengaruhi oleh kekuatan dan Kecepatan kontraksi otot. Latihan daya ledak otot meliputi press, high pull, atau upright rowing, squat, heel raise (calf raises), pull over, brench press, snatch, shoulder shrugh, tricep stretch.
4. Latihan Daya Tahan Jantung. Daya tahan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan kerja dalam waktu yang relatif lama. Istilah lainnya adalah respirato-cardio-vaskuler endurance, yaitu daya tahan yang berhubungan dengan pernafasan, jantung dan peredaran darah.
Bentuk latihan – tahan pernapasan, jantung, peredarah darah ini disebut ergosistem skunder yang dilatih melalui peningkatan ergosistem primer (sistem saraf otot dan tulang rangka). Latihan peningkatan ergosistern primer haruslah dilakukan dalam waktu yang relatif lama. Latihan daya tahan jantung dan paru-paru di antaranya adalah dengan mempertinggi intensitas, misalnya interval training dengan intensitas yang tinggi.
Ramling ( Ramah Lingkungan ) SD Kelas 4 Semester 2.
A. Perubahan Penggunaan Lahan.
Pemanfataan Lahan di Sekolah.
Pemanfaatan lahan disekolah tampak ketika membuat peta / denah sekolah, lahan digunakan untuk : – Ruang Kelas dari kelas 1 – 6 – Ruang Kepala Sekolah. – Ruang Guru. – Ruang Kantin. – Ruang Tata Usaha. – Ruang Perpustakaan. – Ruang UKS. – Ruang Laboratorium Komputer atau lainnya. – Halaman dan Lapangan Sekolah. – Kebun atau Taman Sekolah.
Seiring dengan kebutuhan manusia yang berkembang dan berubah, penggunaan lahan juga berubah, dahulu masih menjadi lapangan, sekarang bisa sudah menjadi bangunan kelas. Dari lapangan yang masih tanah lapang menjadi lapangan basket.
Lahan berubah seiring dengan kebutuhan manusia manusia; tetapi dalam perubahan lahan harus memperhatikan keseimbangan alam. Jadi komposisi Pepohonan sebagai sumber O2 harus tetap dipertahankan. Kemudian kebersihan dan ketersiaan air juga harus diperhatikan. Perubahan lahan juga tidak boleh menimbulkan pencemaran yang akhirnya merugikan manusia penghuni lahan tersebut.
Pemanfaatan lahan di sekeliling sekolah.
Lahan disekeliling sekolah juga adalah : Sawah, Makam Pahlawan, Kantor, Sekolah TK, Lapangan, Sekolah SMP, Pompa Bensin SPBU, dan lain-lain.
Pemanfaatan Lahan dan Perubahannya. Cerita : Dea dan La Ode tinggal di Kampung Mandiri, Mereka memiliki banyak teman di kampungnya.Setiap sepulang sekolah dan setelah makan siang, mereka berkumpul di lapangan terbuka untuk bermain karet, petak umpet, main bola atau layang-layang. Anak-anak ini selalu riang gembira bermain bersama. Sekali-kali ada yang bertengkar atau menangis, tetapi hanya sebentar. Namun pada suatu hari lapangan tempat mereka bermain dibangun perumahan. Mereka sedih tetapi tidak bisa berbuat apa-apa. Sekarang mereka main karet, petak umpet ataupun main bola dan layang-layang di jalanan.
Cerita diatas merupakan salah satu contoh perubahan pemanfaatan lahan. Lahan yang semula lapangan diubah menjadi perumahan. Perubahan pemanfaatan lahan bisa menimbulkan berbagai efek, yang perlu diperhatikan bahwa perubahan tersebut sebisa mungkin tidak membawa efek negatif yang banyak.
Macam-macam Perubahan dan Pemanfaatan Lahan : 1. Perubahan Lahan menjadi Pusat Pertokoan di Perkotaan. 2. Perubahan lahan menjadi Perumahan. 3. Perubahan lahan menjadi Perkebunan atau Persawahan. 4. PErubahan Lahan menjadi Taman Hijau.dan lain-lain.
PErencanaan Tata Kota :
Tata Ruang Kota di maksudkan agar kota menjadi Rapi, Tertib, Aman dan Seimbang atau bangunan dan Taman hijau. Dengan tata kota yang baik , maka lingkungan akan menjadi baik dan sehat; Jalan tidak macet, tidak terjadi banjir atau bencana; Tidak terjadi kebakaran. Bahkan kalau terjadi bencana alam, maka proses penyelamatan akan berjalan lancar karena tidak terjadi macet dan semua sudah diatur secara baik dan bisa berfungsi dengan baik.
Erosi pada Lahan.
Sejalan dengan perubahan masa, jumlah mahluk hidup selalu tumbuh makin bertambah banyak, tak terkecuali manusia. Oleh Karena itu , jumlah pemukiman yang dibutuhkan manusia juga bertambah banyak. Manusia banyak menebangi pohon dan hutan untuk tempat tinggal.
Erosi adalah pengikisan yang terjadi pada tanah.
Pengikisan tanah dapat disebabkan oleh :
1. air.
2. angin.
3. dan kemiringan tanah.
Erosi pada tanah dapat disebabkan oleh : Perubahan lingkungan yang tidak seimbang. Pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah erosi : 1. Reboisasi. 2. Penghijauan. 3. Mencegah penebangan secara liar. 4. Membuat terasering / sengkedan pada tanah yang miring. 5. Tidak menebang pohon-pohon dihuan secara liar.
1. Apa yang dimaksud Erosi : Pengikisan pada tanah.
2. Penyebab atau faktor-faktor Erosi Tanah :
Kecepatan aliran sungai yang tinggi merupakan salah satu penyebab utama erosi di lembah sungai dan daerah pesisir.
Tanah yag dilalui aliran sungai atau termasuk area banjir sungai menjadi terkikis. Sedimen ini kemudian ikut terbawa aliran sungai hingga ke hilir.
Angin merupakan agen penyebab erosi di padang pasir dan lahan kering. Angin memiliki kemampuan mengikis batu, tanah, dll dan memindahkannya ke zona yang berbeda.
Erosi tanah juga dapat disebabkan oleh gletser dan es. Partikel tanah bisa terkikis bersama dengan pergerakan gletser. Jenis erosi ini biasanya terjadi di wilayah yang tertutup es atau di dataran tinggi.
Faktor lain yang mempengaruhi erosi tanah adalah suhu, kecepatan angin, dan tingkat curah hujan di wilayah tertentu.
Daerah yang memiliki iklim panas dan lembab, kecepatan angin tinggi dan tingkat curah hujan sangat rendah rentan terhadap erosi tanah.
Penggembalaan ternak, penebangan hutan, dan kegiatan konstruksi turut menyumbang terhadap terjadinya erosi.
Vegetasi atau tanaman yang terus berkurang.
Perusakan tanah oleh manusia, misal penambangan pasir dan batuan.
Dampak Erosi Tanah :
Erosi tanah menyebabkan pengembangan struktur topologi baru karena pengendapan partikel tanah.
Tanah yang tererosi akan mengakibatkan penurunan produktivitas dan kesuburan tanah.
Akibat erosi, kadar air dan kandungan berbagai mineral dan nutrisi tanah akan sangat berkurang.
Pada akhirnya, lahan yang tandus dan tidak adanya curah hujan akibat erosi yang parah menyebabkan kekeringan.
Pengendalian Erosi Tanah
Penggantian vegetasi, reboisasi, serta menanami lereng adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengendalikan erosi tanah.
Selain itu, penebangan hutan liar juga mesti dikendalikan. Ladang berpindah yang banyak dipraktikkan juga harus dikurangi untuk mengendalikan erosi.
Terasiring atau Sengkedan merupakan metode konservasi dengan membuat teras-teras yang dilakukan untuk mengurangi panjang lereng, menahan air sehingga mengurangi kecepatan dan jumlah aliran permukaan, serta memperbesar peluang penyerapan air oleh tanah.
Gelombang laut yang menerjang pantai dapat mengakibatkan pengikisan pantai yang disebut Abrasi. Abrasi ini dapat merusak ekosistem pantai, misalnya pasir, batu karang, kerang dan pohon kelapa. Abrasi yang merusak batu karang dan menghanyutkan pasir menyebabkan hewan-hewan yang tinggal dibatu karang dan pasir kehilangan tempat tinggalnya. Keadaan setiap pantai berbagai tempat berbeda-beda.
Abrasi :
a. Cliff yaitu pantai berdinding curam. b. Relung yaitu cekungan-cekungan yang terdapat pada dinding Cliff. c. Dataran Abrasi yaitu hamparan wilayah yang datar akibat abrasi.
Erosi adalah peristiwa pindahnya / terangkutnya bagian-bagian tanah dari satu tempat ke tempat lain oleh media alami dapat terjadi secara normal atau tiba-tiba. Erosi mengakibatkan hilangnya lapisan tanah paling atas yang paling mengandung unsur hara organik dan mineral.
Pengertian Abrasi Dan Penyebabnya – Abrasi adalah suatu proses pengikisan tanah / pantai yang disebabkan oleh hantaman tenaga gelombang laut, arus laut, sungai, pasang surut laut, gletser dan angin yang bersifat merusak di sekitarnya. Abrasi disebut juga dengan erosi pantai. Abrasi berasal dari bahasa Latin yakni Abradĕre atau Abrasio, yang berarti “keributan”. Intensitas Abrasi tergantung pada, konsentrasi kecepatan kekerasan ombak , dan massa partikel yang bergerak. Akibat dari Abrasi ini adalah pembentukan sebuah tebing yang bisa mencapai beberapa meter hingga puluhan kilometer.
Penyebab Terjadinya Abrasi. Abrasi terjadi karena naiknya permukaan air laut di seluruh dunia karena mencairnya lapisan es di daerah kutub bumi. Pencairan ES ini diakibatkan oleh pemanasan Global. Pemanasan Global ini terjadi karena gas-gas CO2 yang berasal dari asap pabrik maupun dari gas kendaraan bermotor menghalangi keluarnya gelombang panas dari matahari yang dipantulkan oleh bumi, sehingga panas tersebut akan terperangkap dalam atmosfer bumi sehingga mengakibatkan suhu permukaan bumi meningkat. dan membuat ES di Kutub mencair, dan permukaan air laut akan mengalami peningkatan diseluruh dunia dan menggerus daerh permukaan yang rendah. Ini menjadi bukti bahwa pencemaran lingkungan erat kaitannya dengan Abrasi ini.
Contoh garis pantai yang mengalami abrasi adalah didaerah pesisir pantai wialayah Indramayu. Abrasi yang terjadi di wilayah ini mampu menenggelamkan daratan dua sampai sepuluh meter per tahunnya, dan sekarang dari panjang pantai seratus empat belas KM telah tergerus lima puluh KM. Itulah informasi artikel dari admin kampus-info yang bisa kami berikan pada anda semua. Semoga artikel Pengertian Abrasi Dan Penyebabnya bermanfaat bagi Anda.
MANFAAT PENANAMAN HUTAN MANGROVE ATAU BAKAU.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan luas hutan mangrove terbesar di dunia. Hutan mangrove memiliki peranan penting dan manfaat yang banyak baik langsung maupun tidak langsung bagi lingkungan sekitar khususnya bagi penduduk pesisir.
Secara umum hutan bakau atau mangrove mempunyai definisi sebagai hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terletak di garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut tepatnya di daerah pantai dan sekitar muara sungai, sehingga tumbuhan yang hidup di hutan mangrove bersifat unik karena merupakan gabungan dari ciri-ciri tumbuhan yang hidup di darat dan di laut. Berikut merupakan beberapa manfaat dan peranan Hutan Mangrove :
Mencegah Intrusi Air Laut. Intrusi laut merupakan peristiwa perembesan air laut ke tanah daratan. Intrusi laut dapat menyebabkan air tanah menjadi payau sehingga tidak baik untuk dikonsumsi. Hutan Mangrove memiliki fungsi mengendapkan lumpur di akar-akar pohon bakau sehingga dapat mencegah terjadinya Intrusi Air laut ke daratan.
Mencegah Erosi dan Abrasi Pantai. Erosi merupakan pengikisan permukaan tanah oleh aliran air sedangkan abrasi merupakan pengikisan permukaan tanah akibat hempasan ombak laut. Hutan Mangrove memiliki akar yang efisien dalam melindungi tanah di wilayah pesisir, sehingga dapat menjadi pelindung pengikisan tanah akibat air.
Sebagai pencegah dan penyaring alami. Hutan mangrove biasanya yang dipenuhi akar pohon bakau dan berlumpur. Akar tersebut dapat mempercepat penguraian limbah organik yang terbawa ke wilayah pantai.Selain pengurai limbah organik, hutan mangrove juga dapat membantu mempercepat proses penguraian bahan kimia yang mencemari laut seperti minyak dan diterjen, dan merupakan enghalang alami terhadap angin laut yang kencang pada musim tertentu.
Sebagai tempat hidup dan sumber makanan bagi beberapa jenis satwa. Hutan Mangrove juga merupakan tempat tinggal yang cocok bagi banyak hewan seperti biawak, kura-kura, monyet, burung, ular, dan lain sebagainya. Beberapa jenis hewan laut seperti ikan, udang, kepiting dan siput juga banyak tinggal didaerah ini. Akar tongkat pohon mangrove memberi zat makanan dan menjadi daerah nursery bagi hewan ikan dan invertebrata yang hidup di sekitarnya. Ikan dan udang yang ditangkap di laut dan di daerah terumbu karang sebelum dewasa memerlukan perlindungan dari predator dan suplai nutrisi yang cukup di daerah mangrove ini. Berbagai jenis hewan darat berlindung atau singgah bertengger dan mencari makan di habitat mangrove.
Berperan dalam pembentukan pulau dan menstabilkan daerah pesisir. Hutan mangrove seringkali dikatakan pembentuk daratan karena endapan dan tanah yang ditahannya menumbuhkan perkembangan garis pantai dari waktu ke waktu. Pertumbuhan mangrove memperluas batas pantai dan memberikan kesempatan bagi tumbuhan terestrial hidup dan berkembang di wilayah daratan. Sebagai contoh, Buah vivipar yang terbawa air akan menetap di dasar yang dangkal, dapat berkembang dan menjadi kumpulan mangrove di habitat yang baru. Dalam kurun waktu yang panjang habitat baru ini dapat meluas menjadi pulau sendiri.
Hutan mangrove di Indonesia kini tidak luput dari permasalahan lingkungan. Akibat pengelolaan yang buruk, ekosistem hutan mangrove di pesisir pantai terancam punah sehingga akan mempercepat proses abrasi pantai dan dalam beberapa tahun kedepan, garis pantai akan lebih cepat bergeser ke arah daratan di Kawasan Sekitar Aceh.
SUNGAI.
Sungai merupakan satu kesatuan antara wadah air dan air yang mengalir, karena itu kesatuan sungai dan lingkungan merupakan suatu persekutuan mendasar yang tidak terpisahkan. Pemanfaatan lahan disepanjang sungai untuk berbagai keperluan.
Ditinjau dari asal polutan dan sumber pencemarannya. Pencemaran air dapat dibedakan menjadi sumber Domestik dan Non Domestik.
Sumber Domestik : Limbah domestik adalah semua buangan yang berasal dari rumah tangga, apotek, rumah sakit, rumah makan dan lain sebagainya. Limbah rumah tangga berasal dari kamar mandi, kakus, dapur, tempat cuci pakaian, limbah dari apotek dan rumah sakit.
Pencemaran air dapat dibedakan menjadi dua : Domestik dan Non Domestik.
SD4 Semester 2 – Pendidikan Ramah Lingkungan – Energi Alternatif.
A. Sumber Energi Altematif.
Alternatif berasal dari kata alternative yang artinya pilihan, alternatif, pengganti, atau jalan lain. Jadi energi alternatif artinya adalah sumber energi yang dapat digunakan untuk menggantikan suatu sumber energi yang lain sesuai dengan keperluannya.
Misalnya: – Minyak tanah untuk memasak dapat digantikan gas LPG. – Gas LPG sebagai sumber energi untuk kompor gas dapat digantikan dengan biogas. – Keperluan listrik di daerah terpencil dapat diganti dan tenaga mikro hidro.
Beberapa Sumber Energi Alternatif.
1. Biogas. Biogas adalah gas yang didapat dari proses pembusukan sampah dan / atau kotoran hewan. Kotoran yang biasa digunakan untuk mendapatkan biogas adalah kotoran sapi. Menurut susunan kimianya, biogas terdiri atas gas metana. Biogas dapat digunakan untuk memasak dengan menggunakan kompor gas. Kompor gas yang digunakan adalah sama dengan kompor gas LPG. Hanya saja selang yang menuju tangki LPG diganti dengan selang yang menuju tangki biogas. Tangki biogas adalah saptik tank tempat menampung kotoran sapi. Walaupun demikian, biogas tidak berbau. Biogas jugs dapat digunakan untuk penerangan. Yattu dengan mempergunakan lampu petromak. Pada lampu petromak, saluran yang berasal dan tangki minyak tanah diganti dengan selang dan tangki biogas, maka jadilah lampu penerangan yang terangnya sama dan tidak berbau. Gambar berikut menunjukkan tangki biogas dari kotoran sapi.
2. Mikrohidro. Di Pusat Listrik Tenaga Air, satu sungai atau lebih dialirkan ke waduk. Dari waduk tersebut dibangun pintu air yang dikendalikan cermat. Pintu air tersebut digunakan untuk memutar kincir air. Kincir air itu digunakan untuk memutar generator listrik yang dayanya ratusan ribu atau bahkan jutaan watt. Air sungai dapat dibendung. Ketika mengalir dapat digunakan untuk memutar kincir air. Semakin banyak air yang mengalir, semakin besar pula kekuatannya untuk memutar kincir. Jika kincir dihubungkan ke generator listrik, generator ikut berputar, maka dihasilkan energi listrik. Karena jumlah airnya sedikit, dan daya yang dihasilkan tidak sampai ratusan ribu watt maka disebut listrik mikrohidro.
3. Energi Angin. Energi angin sudah digunakan manusia sejak 3000 tahun yang lalu. Jaman dulu, energi angin digunakan untuk menumbuk biji-bijian, memompa air dan sebagai penggerak perahu layar. Tenaga kinetik angin sekarang sudah mulai banyak dipergunakan sebagai pemutar angin dengan menggunakan turbin angin baik untuk rumah maupun untuk keperluan bisnis. Jika baling-baling yang digerakkan udara disambungkan ke generator listnik, maka akan dihasilkan energi listrik energi angin. Satu turbin saja dapat rnenghidupi sampai dengan tiga puluh rumah
4. Bahan Bakar Minyak Nabati (Biofuel). Bahan bakan minyak nabati, sesuai dengan namanya, nabati berarti berasal dan tumbuh-tumbuhan. Bahan bakar minyak nabati berarti bahan bakar yang berasal dan tumbuh-tumbuhan. Di masyarakat dikenal biodiesel atau biosolar. Biodiesel atau biosolar ini berasal dari tumbuh-tumbuhan, misalnya biji jarak. Biofuel terdiri dari biodiesel, bioethenol dan bio-oil. Bahan bakar ini dapat menggantikan bahan bakar fosil. misalnya solar, Di negeri kita bahan bakar biofuel ini diproses dari kelapa sawit, molasses, singkong dan jatropha (biji jarak pagar).Berbagai penelitian tentang biofuel ni telah dilakukan oleh BPPT.
Tumbuhan untuk Biofuel : (a) Buah Kelapa Sawit; (b) Jarak Pagar (Jatropa, sp); (c) Mollases (Tetes Tebu); (d) Singkong
5. Bahan Bakar Hidrogen. Hidrogen dapat berperan sebagai pengganti bahan bakar minyak bumi maupun sebagal pembangkit listrik. Sebagal pengganti bahan bakar minyak bumi, hidrogen dapat dibakar di dalam mesin, sehingga dihasilkan energi. Sebagai pembangkit listrik, reaksi hidrogen dapat menghasilkan energi listrik. Proses ini disebut elektrokimia. Proses elektrokimia hidrogen lebih hemat daripada proses pembakaran. Akhirnya, proses elektrokimia hidrogen lebih disukai dan lebih banyak digunakan daripada proses pembakaran.
6. Energi Matahari. Matahari menyinari bumi, sedangkan bumi berputar pada porosnya, akibatnya teriadi siang dan malam. Wilayah yang paling banyak mendapat cahaya matahari adalah wilayah tropis, yaitu wilayah yang terletak antara 23,5°LS – 23,5°LU. Negeri kita terletak di kawasan tropis, sehingga sangat kaya energi matahari. Energi matahari dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan sel surya. Contoh sel surya yang kecil ada pada kalkulator. Kalkulator yang menggunakan sel surya dapat hidup tanpa baterei asal terkena cahaya.
B. Pentingnya Penggunaan Energi Alternatif.
Saat ini sangat banyak peralatan yang menyandarkan keperluannya pada minyak bumi, Sepeda motor, mobil, kompor di dapur, dan PLTU mengkonsumsi bahan bakar dan minyak bumi dan batubara, Baik minyak bumi maupun batubara jumlahnya sangat terbatas dan bisa habis.
Jika minyak bumi atau batu bara habis, kalian ke sekolah naik apa? Memasak nasi dengan spa? Merebus air dengan apa? Lampu penerangan dengan apa? Sungguh sulit kita bayangkan!
Untuk mengatasi itu semua para ahli berusaha keras melakukan penelitian agar mendapatkan sumber energi yang lain dari bahan bakar fosil tersebut. Seberapa penelitian sudah mulai dihasilkan. Misalnya didapatkan sumber energi biogas, mikrohidro, angin, sel surya, sel hidrogen, minyak nabati, dan sebagainya.
Energi altematif agar benar-benar berkelanjutan, sumber energi harus memenuhi persyaratan berikut. 1. Bahan bakar terbarukan yang dapat diandalkan dan terbarukan. 2. Bahan bakar gratis. 3. Energi bersih dan non-polusi. 4. Teknologi yang diperlukan untuk rnengkonversi energi dan sumber terbarukan ke energi yang berguna sudah tersedia. 5. Teknologi energi terbarukan biaya kompetitif dengan bahan bakar konvansional. 6. Teknologi ini adalah sumber desentralisasi kekuasaan. 7. Teknologi memungkinkan individu untuk mengendalikan produksi kekuasaan mereka sendiri.
Salah satu manfaat yang paling penting penggunaan energi altematif adalah tidak menghasilkan polutan. Manfaat energi alternatif adalah memperluas den mendorong ekonomi dan menciptakan lapangan kerja Energi terbarukan juga memberikan keuntungan lingkungan seperti membantu meningkatkan kualitas udara lokal dan mengurangi dampak pada tanah, air dan sistem iklim, Peningkatan penggunaan energi terbarukan juga akan membantu meningkatkan ekonomi lokal melalui penciptaan laparigan kerja. Tidak ada sumber energi lain yang dapat memberikan semua manfaat tersebut.
Sebagai perbandingan, lanjut ketergantungan pada sumber energi konvensional seperti bahan bakar fosil dan energi nuklir akan mengabadikan sejumlah Iingkungan, sosial, dan masalah-masalah politik terus kita bergantung pada sumber daya yang terbatas dikuasi oleh beberapa negara dan perusahaan saja.
A. Ungkapan Syukur Tokoh-tokoh Perjanjian Lama. B. Doa Syukur Gereja. C. Doa Pribadi. D. Doa Bersama. E. Doa Spontan.
A. Ungkapan Syukur Tokoh-tokoh Perjanjian Lama.
* Perayaan Paskah Yahudi merupakan Perayaan syukur Bangsa Israel yang terbebas dan perbudakan bangsa Mesir. Bangsa Israel terbebas dan bangsa Mesir dipimpin oleh Musa. * TokOh-tokoh yang menyertakan Tuhan dalam karya-karya adalah Musa dan Daud. * Musa mengungkapkan imannya kepada Tuhan lewat nyanyian Musa (lilangan 32:14) * Daud adalah penggembala domba yang pandal bermain kecapi dan mecitakan lagu. Lagu pujian Daud yang berjudul Tuhan adalah Gembalaku, terdapat dalam Kitab Mazmur 23. * Paskab menurut Perjanjian Lama adaish Bangsa Israel terbebas ciari barigsa Israel. * Paskah menurut Perfarijian Baru adalah Kebangkitan Yesus.
Latihan Soal: 1. .ielaskan tujuan perayaan Paskah Yahudi, Kel 12:1-12! 2. Ceritakan kembali secara singkat Nyanyian Musa (Ul 32:1-14)
B. DOA SYUKUR GEREJA.
* Perayaan Ekaristi adalah perayaan untuk mengenang Yesus yang rela berkurban menyerahkan tubuh dan darah-Nya bagi Keselamatan manu&a. Da a” Perayaan Ekaristi Tuhan Yesus bersabda (liturgi sabda), dan Yesus yang hadir dengan tubuh dan darah-Nya (liturgi ekaristi).
* Hari-hari raya dalam Gerela Katolik, yaitu:
a. Hari Natal adalah han untuk merayakan kelahiran Tuhan Yesus. Dirayakan pada tanggal 25 Desember.
b. Epifani adalah hari untuk merayakan penampakkan Tuhan pada tiga raja dari timur.
c. Minggu Palma adalah hari untuk merayakan Yesus memasuki kota “Yerusalem sebagai raja damai atau Yesus dielu-elukan sebagai raja di Yerusalem.
d. Kamis Putih adalah hari raya untuk mengenang perjamuan malam terakhir bersama murid-Nya. Kamis Putih mengawali pekan suci. Yesus memimpin perjamuan dengan mengucapkan berkat, memecahkan roti dan membagi-bagikan kepada murid-muridNya. Ia juga mengedarkan piala yang berisi anggur. Kata-kata yang diucapkan Yesus ketiga membagikan-bagikan roti kepada murid-Nya yaltu: “AmbiIIah, makanlah, inilah tubuh-Ku” dan ketika mengedarkan piala berisi anggur, Yesus mengucapkan “Minumlah, kamu semua dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa”.
e. Jumat Agung adalah hari raya mengenang sengsara dan wafat Yesus di kayu salib.
f. Minggu Paskah adalah hari raya kebangkitan Yesus Kristus.
g. Pentakosta adalah merayakan turun-Nya Roh Kudus atas para rasul. Kita rayakan setelah 50 hari Minggu Paskah.
Latihan Soal: 1. Pada pehstiwa tersebut, apa yang dilakukan Yesus bersama para muridNya? 2. Kata-kata apa yang diucapkan Yesus ketika memberikan roti dan anggur kepada para muridNya? 3. Pada saat ini, peristiwa tersebut kita peringati pada hari raya apa? 4. Pada bagian mana di dalam ekaristi, kita mengenangkan secara khusus Peristiwa perjamuan terakhir? 5. Jelaskan makna perayaan Ekaristi? 6. Sebutkan hari-hari raya dalam Gereja Katolik, jelaskan waktu perayaan serta maknanya!
C. DOA PRIBADI.
Berdoa adalah berkomunikasi dengan Tuhan, berbicara atau berbincang-bincang dengan Tuhan, mendengarkan kehendak Tuhan.
Berdoa mengungkapkan iman dan kepasrahan diri kepada Tuhan.
Ada 3 bagian dalam berdoa yaitu mengucapkan syukur, memuliakan nama Tuhan dan memohon berkat dan rahmat kepada Tuhan.
Sikap-sikap yang dilaksanakan dalam berdoa yaitu jujur, tidak pamer, tulus hati, sungguh keluar dari hati, tidak bertele-tele.
Di dalam tradisi Gereja mengenal berbagai bentuk doa yaitu doa permohonan, doa pujian, dan doa syukur. Doa pribadi dapat didoakan setiap hari dan setiap saat dimanapun kita berada.
Dalam doa pribadi kita menyampaikan perasaan baik kegembiraan maupun kesedihan, harapan serta kebimbangan, tetapi kita juga mendengarkan apa yang menjadi kehendak Tuhan.
Latihan : 1. Jelaskan arti doa. 2. Jelaskan bentuk-bentuk doa. 3. Tulislah doa pribadi sesuai dengan keperluanmu! 4. Tugas: Buat jadwal doa pribadi yang akan kamu Iaksanakan di rumah!
Doa Bersama.
Doa bersama sebagai ungkapan iman seluruh Gereja di antaranya Perayaan Ekaristi, Ibadat Lingkungan, pendalaman kitab suci, doa novena, ziarah dan lain sebagainya.
Urutan ibadat terdiri dan 3 bagian ritus pembukaan, liturgi sabda, dan ritus penutup.
Doa yang disampaikan dalam ibadat sabda adalah doa pembuka, doa Bapa Kami, dan doa penutup.
Ritus Pembuka terdiri dari tanda salib, salam, pen gantar, pernyataan tobat, Tuhan Kasihanilah dan doa pembuka.
Liturgi Sabda terdiri dan Bacaan Pertama, Bait Pengantar Injil, Bacaan Injil, Renungan, doa umat dan Doa Bapa Kami.
Ritus Penutup terdiri dan doa penutup dan mohon berkat Tuhan.
Petugas-petugas dalam ibadat yaltu pemimpin, lektor, dirigen, paduan suara, petugas doa umat, petugas yang menyiapkan sarana atau perlengkapan ibadat.
Doa yang diajarkan Tuhan Yesus adalah doa Bapa Kami. Yesus mengajarkan doa Bapa Kami kepada Para Murid-murid. Murid-murid yang diajak doa bersama dengan Yesus di Taman Getsman adalah : Petrus, Yakobus dan Yohanes.
Tugas : Praktek ibadat bersama kelompok.
E.Doa Spontan.
Doa yang berkenan di hadapan Al-lah bukan doa yang panjang dan dengan kata-kata yang indah.
Doa yang berkenan pada Tuhan adalah doa yang jujur dan tulus yang keluar dari hati.
Yesus memanggil Allah dengan Bapa. Hal ini menunjukkan kedekatan antara Yesus dengan Bapa-Nya. Ketika merasa sedih, membutuhkan bantuan, merasa ditinggalkan, merasa takut sebelum rnemulai pekerjaan, dan sesudah bekerja Yesus selalu berdoa kepada Bapa. Dengan berdoa Yesus mengungkapkan isi hati-Nya kepada Bapa.
Latihan Soal: 1, Jelaskan arti doa! 2. Tuliskan doa sesuai dengn keperluan! 3. Tugas : menuliskan doa Bapa Kami.
Seorang arsitek bekerja merancang bangunan, menata letak bangunan; dan mengolah tata ruang bangunan. Arsitek juga bekerja menentukan penataan bagian dalam suatu bangurián.
Kegiatan dokter hewan berhubungan dengan kesehatan hewan. Contohnya memeriksa kesehatan hewan dan mengobati penyakit pada hewan.
Seorang pelukis bekerja menghasilkan lukisan. Pelukis umumnya memiliki bakat menggambar atau melukis.
Seorang pilot bertugas menerbangkan pesawat. Pilot harus men)alankan dan mengendalikan paangkat pesawat terbang.
Adakab dan gambar-gambar pekerjaan tersebut menjadi cita-citamu? Apa yang kamu persiapkan untuk menggapai cita-citamu tersebut? Keahlian apa yang perlu kamu kuasai untuk meraih cita-cita tersebut? B. Sikius Hidup Makhluk Hidup.
Apakah cita-citamu? Apakah kamu bercita-cita menjadi dokter hewan? Pekerjaan seorang dokter hewan berhubungan dengan hewan di sekitar kita.
Caba perhatikan makhluk hidup yang ada di sekitarmu! Cntohnya ayam dan pohan pisang. Di Iingkungan sekitar kamu dapat menjumpai anak ayam, ayam muda, dan ayam dewasa, balk ayam jantan maupun ayam betina. Kamu juga dapat menjumpal ayam betina menghasilkan telur Telur hanya dihasilkan oleh ayam betina dewasa. .Telur akan menetas setelah dierami menjadi anak ayam. Adanya telur, anak ayam, ayam muda, dan ayam dewasa menjadi bukti bahwa ayam mengalarni perubahan bentuk selama hidupnya.
Sekarang perhatikan tanaman pisang yang ada di sekitarmu! Apa yang kamu temukan? Ya, tanaman pisang biasanya hidup bergerombol yang disebut rumpun. Dalam satu rumpun terdiri atas beberapa tanaman pisang. Ada tanaman pisang yang berbuah, yang belum berbuah, dan anakan pisang yang disebut tunas pisang. Adanya tunas pisang, pisang muda, dan pisang dewasa yang berbuah menunjukkan pisang mengalami perubahan bentuk selama hidupnya. Tanarnan pisang mengalami perubahan bentuk dan tunas, pisang muda, dan pisang dewasa. Tanaman pisang dewasa inilah yang akan menghasilkan buah pisang. Pisang dewasa juga menghasilkan tunas untuk melangsungkan hidupnya.
Perubahan bentuk tidak hanya dialami oleh ayam dan tanaman pisang. Semua jenis makhluk hidup mengalami perubahan bentuk sejak lahir hingga dewasa. Manusia juga mengalami perubahan bentuk, mulal dan bayi, anak-anak, muda, dan dewasá. Setelah dewasa, makhluk hidup akan bereproduksi untuk menghasilkan keturunan baru. Keturunan ni berguna untuk menjaga kelestarian hidupnya. Cantohnya ayam akan menghasilkan telur, sedangkan tanaman pisang akan menghasilkan tunas. Tahapan perubahan bentuk yang dialami makhluk hidup sepanjang hidupnya ni dinamakan sikius hidup atau daur hidup.
Sikius hidup menunjukkan adanya pertumbuhan yang dialarni makhluk hidup. Adanya tunas pisang pisang muda, dan pisang dewasa menunjukkan pertumbuhan yang dialami tanaman pisang. Sementara adanya telur, anak ayam, ayam muda, dan ayam dewasa menunjukkan pertumbuhan yang dialami ayam. Apakah makhluk hidup lain juga memiliki sikius hidup? Ayo, lakukan kegiatan berikut!
1. Telur yang dierami akan menetas menjadi apa? anak ayam. 2. Ayam dewasa memiliki bentuk tubuh yang Iebih Besar daripada anak ayam.. 3. Tanaman pisang menghasilkan tunas baru untuk melangsungkan hidupnya. 4. Anakan pisang mempunyai bentuk batang yang iebih kecil daripada tanaman pisang dewasa. 5. Siklus hidup menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan adanya yang dialami makhluk hidup. Makhluk hidup yang semuia kecil akan menjadi besar setelah beberapa waktu.
Pembelajaran 2.
A. Tanda Tempo dan Tinggi Rendah Nada.
Perhatikan dua lagu berikut!
Dalam dua lagu tersebut terdapat tanda tempo dan tinggi rendah nada. Apa yang dimaksud tempo dan tinggi rendah nada? Man kita bahas bersama. Tempo adalah cepat Iambatnya ketukan lagu dinyanyikan. Tempo dibedakan menjadi tiga, yaitu tempo cepat, tempo sedang, dan tempo lambat. Istilah tempo biasanya ditulls dalam bahasa Itali. Namun, ada pula yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Berikut contoh istilah tempo lagu. 1. Tempo lambat: adagio, lento, dan largo. 2. Tempo sedang: andante dan moderato. 3. Tempo cepat: allegro, presto, dan vivace.
Sementara itu, tinggi rendah nada merupakan cara menyanyikan lagu sehingga menghasilkan nada tinggi ataupun nada rendah sesuai dengan notasi lagu. Berikut urutan tinggi rendah nada yang disebut tangga nada dengan notasi angka.
Semakin ke kanan, nada semakin tinggi. Sebaliknya, semakin ke kin, nada semakin rendah. Nada bertitik di bawah berénti nada rendah. Nada tidak bertitik berarti nada sedang: Selanjutnya, nada bertitik di atas berarti nada tinggi.
Nada-nada yang bertitik di bawah disebut tangga nada oktat rendah. Nada-nada yang tidak bentitik disebutjangga nada oktaf sedang. Sementara itu, nada-nada yang bertitik di atas disebut tangga nada oktaf tinggi. Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang. Susunan nada disebut tangga nada jika memiliki delapan tingkatan, misalnya 1 2 3 4 5 6 7 1. (do, re, mi, fa, sol, la, si, do ).
B. Rima dalam Puisi.
Rima adalah bunyi akhir setiap lank pada puisi. Rima akhir bisa terdiri atas vokal atau konsonan. Contoh rima teratur dalam puisi yaitu a-a-a-a-, u-u-u-u, ng-ng-ng-ng, a-i-a-i, dan a-b-a-b. Puii baru atau modern membebaskan rima terakhir dalam setiap lank. Rima tersebut tergantung kreativitas penyair. Sementara itu, nima a-i-a-i atau a-b-a-b terdapat pada puisi lama, seperti pantun. Pantun adalah sebuah bentuk puisi yang terdini atas empat bans dengan nima akhir a-b-a-b.
Pemain Gitar. Karya Nirwasita.
Kupetik senar hasilkan nada. Tiap senar punya nada berbeda. Nada indah yang memesona. Nada-nada yang membentuk irama.
Kusuka alat musik berdawai tu. Aku ingin meniadi gitaris. Itulah cita-citaku. Menjadi gitaris legendaris.
Aku akan wujudkan impianku. Menjadi gitaris kebanggaan ayah ibu. Semua rintangan akan kujalani. Agar cita-citaku tercapai.
1. Apakah judul puisi tersebut? Pemain Gitar. 2. Judul lain apa yang sesuai dengan isi puisi tersebut? Cita-citaku. 3. Berapakah jumlah bait pada puisi tersebut? 3 bait 4. Berapakah jurnlah larik pada setiap bait puisi tersebut? 4 larik.
C. Siklus Hidup Kupu-Kupu.
Pada pembelajaran 1 kamu telah mengetahui sikius hidup hewan dan tanaman piaraan seperti ayam, kelinci, kucing, dan pohon pisang. Sebagian besar makhluk hidup tersebut tidak mengalami perubahan bentuk dalam sikius hidupnya. Bentuk tubuh individu baru yang terlahir sama seperti induknya. Makhluk hidup tersebut hanya mengalami perubahan ukuran tubuh. Perubahan mi terjadi karena setiap makhluk mengalami perfumbuhan, dan ukuran kecil menjadi besar. Sentuk anak ayam, anak kucing, dan anak kelinci yang baru lahir sama seperti induknya, hanya berbeda ukuran. Bentuk tunas pisang sama seperti pohon induknya, hanya.berbeda ukuran batangnya. Makhluk-makhluk hidup tersebut mengalami sikius hidup tanpa metamorfosis (perubahan bentuk).
Adakah makhiuk hidup yang mengalami metamorfosis dalam sikius hidupnya. Tenth saja ada. Coba perhatikan gambar di samping. Gambardi samping menunjukkan sikius hidup kupu-kupu. Kupu-kupu dewasa bertelur Telur biasanya diletakkan di bagian bawah daun. Telur akan menelas menjadi ulat (larva). Ulat akan berubah menjadi kepompong (pupa). Pupa akan menetas menjadi kupu-kupu muda. Kupu-kupu muda akan tumbuh dan berkembang menjadi kupu-kupu dewasa dan slap untuk bertelurSikius hidup kupu-kupu akan berjalan lagi seperti semula. Dengan demikian, kelestarian kupu-kupu dapat terus terjaga.
Dalam sikius hidupnya, kupu-kupu berperan penting bagi kehidupan. Kupu-kupu turut membantu penyerbukan tanaman bunga yang dihinggapinya. Meskipun begitu, kupu-kupu juga merugikan petani, pada saat berupa ulat. Ulat memakan daun-daun tanaman sehingga tanaman akan mati. Ulat mernakan daun-daun untuk persiapan menjadi kepompong. Makanan diperlukan sebagai persediaan energi selama proses perubahan ulat merijadi kupu-kupu. Proses tersebut terjadi dalam kepompong.
Perhatikan kembali perubahan bentuk pada sikius hidup kupu-kupu! Kamu akan melihat bentuk yang berbeda dan tahàp ke tahap, mulai dan telur, ulat, kepompong, dan kupu-kupu. Perubahan bentuk inilah yang dimaksud metamorfosis. Metamorfosis pada sikius hidup kupu-kupu meliputi empat tahap yaitu telur, ulat, kepompong, dan kupu-kupu. Bentuk hewan yang baru lahir (menetas) sahgat berbeda dengan hewan dewasa. Metamorfosis mi disebut metamorfosis sempurna. Contoh hewan Iainnya yang mengalami metamorfosis sempurna yaltu katak.
Lantas, adakah metamonfosis yang tidak sempurna? Bagaimana tahapanna? Ayo, lakukan kegiatan berikut.
Siklus Belalang : 1. Belalang dewasa siap bertelur. 2. Telur Belalang. 3. Nimfa tak bersayap. 4. Nimfa bersayap. 5. Menjadi Belalang Dewasa yang siap bertelur .
Siklus Hidup Katak : 1. Katak Dewasa Bertelur. 2. Telur. 3. Kecebong. 4. Katak Muda. 5. Kata Dewasa.
1. Telur Katak.
Katak menghasilkan begitu banyak telur, tetapi tidak semua telur dapat menetas. Hal ini disebabkan karena faktor internal dan faktor eksternal.
Faktor internal sendiri dipengaruhi dari gen dari sang induk. Jadi jika gen dari sang induk baik maka telur akan bagus dan tidak mudah rusak. tekstur telur katak berupa bulatan yang kenyal dan mudah rusak, dan di dalamnya dilengkapi dengan kuning telur sebagai sumber makanan telur katak satu-satunya.
Sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh predator pemangsa telur katak, arus air, dan ulah manusia. Untuk katak yang hidup di pohon, telurnya memiliki cangkang busa untuk melindungi telur dari suhu panas. Dan untuk katak yang hidup di hutan biasanya telur di letakkan pada punggung si jantan untuk melindungi bahaya.
Telur katak akan menetas menjadi larva setelah 21 hari.
2. Kecebong Setelah telur katak menetas menjadi larva dan disebut dengan nama kecebong atau berudu. Sebelum berusia 7-10 hari kecebong mengandalkan sisa kuning telur sebagai sumber makanan mereka. Setelah berusia 7-10 hari kecebong sudah memiliki organ tubuh yang sempurna dan mulai berenang mencari makanannya sendiri yaitu berupa alga air. Dan bernafas menggunakan insang hingga pada minggu keempat, setelah itu insang kecebong akan mulai tertutup oleh kulit dan masuk kedalam tubuh. Sehingga secara lambat laun kecebong akan berubah menjadi katak dan bernafas menggunakan paru-paru, serta mulai terbentuk gigi yang tipis.
Pada minggu ke 6 kecebong sudah mulai berubah menjadi katak , karena mulai terbentuk empat kaki. Yaitu dua kaki depan dan dua kaki belakang dengan ukuran lebih panjang. Dalam fase ini katak ini memakan makanan berupa serangga yang sudah mati dan tumbuhan yang masuk dalam air. Hingga minggu ke 9 kecebong sudah berubah wujud menjadi katak muda, hanya saja dengan ekor yang masih panjang. 3. Katak muda
Pada minggu ke-12 katak muda masih memiliki ekor tetapi sangat pendek. Pada fase ini katak muda mulai meninggalkan perairan dan mulai ke daratan. Perubahan tidak hanya terjadi di luar tubuh, tetapi juga di dalam tubuh. Insang yang digunakan untuk bernafas hilang dan digantikan dengan paru-paru. Paru-paru digunakan untuk bernafas katak muda dan katak dewasa, selain itu katak dewasa berubah selera makannya menjadi pemakan serangga hidup (karnivora)
4. Katak dewasa
Pada minggu ke-12 sampai minggu ke-16 katak muda telah sempurna kehilangan ekornya . dan berubah menjadi katak dewasa. Katak dewasa sudah mulai aktif di daratan dan mencari makanan di daratan sebagai predator serangga-serangga kecil, memakan mangsanya dengan lidahnya yang mampu memanjang. Katak dewasa akan kembali ke perairan saat masa perkawinan dan meletakkan telur-telurnya. Itulah daur hidup katak secara lengkap, semoga dapat menambah wawasan anda tentang dunia katak, dan cara katak melakukan metamorfosis.
Daur Hidup Kupu-kupu.
1. Telur – Kupu-kupu betina dewasa biasanya akan terbang kesana-kemari untuk mencari tempat atau daun tertentu yang kaya akan nutrisi yang digunakan untuk menempatkan telur, seperti daun jeruk, daun jambu, daun pari, batang sorgum atau daun-daun lain yang dipercaya mempunyai sumber makanan yang lain. Setelah itu telur diletakkan pada bagian bawah daun, dan beberapa induk kupu-kupu akan meletakkan lebih dari satu telur. Telur kupu-kupu berkuran sangat kecil dan berwarna putih. Telur kupu-kupu akan menetas antara 3 hingga 5 hari kemudian.
2. Ulat (Larva). Setelah telur kupu-kupu menetas maka keluarlah bayi larva, atau sering kita sebut dengan Ulat. Ulat yang baru saja menetas akan langsung memakan cangkangnya, karena kaya akan nutrisi. Dan selanjutnya mereka akan memakan daun- daunan dimana mereka hidup. Semasa hidupnya ulat akan berganti kulit setiap kali mereka akan tumbuh besar sebanyak 4 hingga 6 kali. Selama fase menjadi ulat kegiatannya sehari-hari adalah makan terus. Hal ini di lakukan untuk mempersiapkan diri menjadi kepompong, karena pada fase ini, kepompong akan istirahat. Setelah ulat mencapai perubahan ukuran yang paling besar maka ulat akan berubah menjadi kepompong.
3. Pupa (kepompong) Dalam fase ini ulat (larva) akan melepas delapan pasang kakinya, dan kapsul kepalanya yang memiliki 6 mata. Lalu kulit ulat berganti dan berubah warna seperti batu giok, dan itu lah yang disebut dengan kepompong. Ulat membuat cangkang atau kepompong dari daun yang dililitkan pada tubuhnya dengan menggunakan benang khusus dari dalam tubuhnya yang biasanya mengandung sutera. Perubahan dari kepompong menjadi kupu-kupu bisa berlangsung selama seminggu sebulan atau lebih. Sel-sel yang dimiliki oleh larva perlahan-lahan akan berubah menjadi bagian dari tubuh kupu-kupu. Ada yang menjadi sayap, kaki, mata dan mulut yang semula berfungsi untuk mengunyah, akan berubah menjadi belalai yang berguna untuk menghisap. Ada juga lho kepompong yang berubah menjadi kupu-kupu selama kurang lebih 10 hingga 14 hari. Setelah kupu-kupu siap untuk keluar dari kepompong biasanya sayap mereka masih basah dan belum bisa terbang.
4. Kupu-kupu. Setelah keluar dari pupa, kupu-kupu akan merangkak ke atas sehingga sayapnya yang lemah, kusut, dan agak basah dapat menggantung ke bawah dan mengembang secara normal. Selanjutnya setelah sayapnya mengering, mengembang dan kuat, kupu-kupu akan membuka dan menutup sayapnya beberapa kali. Waktu yang di butuhkan oleh kupu-kupu agar bisa mengepakkan sayapnya dan terbang adalah 4-5 jam kemudian. Kupu-kupu adalah serangga yang beraktivitas pada siang hari dan pada waktu malam hari kupu-kupu beristirahat.
Daur hidup Lalat.
Siklus hidup lalat yaitu di mulai dari telur, larva, pupa dan lalat dewasa. Pada umumnya siklus hidup lalat dewasa adalah 21 hari. Dan untuk membedakan antara lalat betina dan lalat jantan cukup mudah yaitu di lihat dari ukuran tubuhnya. Untuk lalat jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan lalat betina.
Lalat dewasa melakukan perkawinan dan akan menghasilkan telur. Dalam sekali bertelur induk betina menghasilkan telur sebanyak 75-150 telur. Telur-telur yang dihasilkan di letakkan di tempat-tempat yang hangat sehingga akan membantu proses penetasan , seperti diatas timbunan sampah, dan di atas makanan yang terbuka. Dan telur-telur itu akan menetas dalam waktu 12-24 jam.
Setelah telur-telur itu menetas, maka akan memasuki stadium selanjutnya, yaitu stadium larva. Pada umumnya tempat-tempat yang di gunakan larva untuk berkembang adalah kotoran yang basah dan tumbuhan yang busuk. Selain itu larva akan mencari tempat-tempat yang lebih dingin dan kering. Dan dalam waktu 4-7 hari akan memasuki stadium pupa.
Selanjutnya adalah memasuki stadium pupa, pupa memiliki ketahanan yang tinggi dibandingkan dengan larva, hal ini disebabkan karena pupa memiliki cangkang yang berfungsi sebagai pelindung. Bentuk pupa lonjong, berwarna cokelat tua, dan panjang kurang lebih 7 mm. biasanya pupa berada dalam tanah dalam waktu 4-5 hari dan bertahan lebih lama pada suhu yang lebih rendah.
Setelah melewati stadium pupa lalat dewasa akan keluar dari dalam pupa. Dan selanjutnya akan terbang setelah 1 jam pada suhu yang panas.
Nah itu tadi daur hidup lalat yang sangat singkat, semoga dapat menambah pengetahuan anda. Lalat merupakan hewan yang bisa merugikan manusia maka keberadaannya harus dilenyapkan dari sekitar kita, dengan cara menjaga kebersihan serta menutup makanan agar tidak dihinggapi lalat.
Pembelajaran 3.
A. Keragaman Kegiatan Orang-Orang dan Manfaatnya dalam Kehidupan.
Masyarakat Indonesia memiliki keragaman, baik suku, budaya, maupun agama. Ada keragaman lain yang terdapat dalam kehidupan rnasyarakat yaitu kegiatan orang-orang dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, setiap orang melakukan kegiatan atau menekuni profesi sesuai potensi din dan potensi alam wilayah setempat. Potensi alam wilayah dataran rendah berbeda dengan potensi alam wilayah dataran tinggi. Begitu juga denganpotensi alam di wilayah dataran rendah daerah pantal. Perbedaan potensi alam di berbagai wilayah tersebut otomatis memengaruhi kegiatan orang-orang dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di wilayah setempat. Apa pentingnya kesesuaian antara kegiatan orang-orang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan potensi alam setempat? Bagaimanakah bentuk keragaman kegiatan orang-orang di wilayah yang berbeda-beda potensi alamnya tersebut? Kesésuaian antara kegiatan seseorang dan potensi alarn wilayah setenpat sangat mendukung kesuksesan seseorang yang bersangkutan. Contohnya simakkisah “Sopian, Peternak Sekaligus Pedagang Kambing Etawa” berikut.
Sopian, Peternak Sekaligus Pedagang Kambing Etawa.
Peribahasa “kegagalan adalah sukses tertunda” tepat buat Sopian. Pemuda desa yang gagal merantau ke ibu kota. Ia kembali ke desa menjemput mimpi menjadi peternak dan pedagang sukses kambing etawa. Sopian tinggal di sebuah dusun di daerah pegunungan. Tepatnya di Dusun Gunung Kelir salah satu daerah di perbatasan Yogjakarta—Purworejo. Dusun Gunung Kelir berada di sepanjang perbukitan Menoreh yang melintas dan Magelang hingga mendekat pantai selatan. Sebagai daerah pegunungan, peternakan merupakan usaha paling tepat yang bisa ditekuni masyarakat setempat. –
Usai tamat SMA, Sopian mencoba mengadu nasib di ibu kota seperti kebanyakan pemuda di tdmpat tinggal Sopian. Sópian membangun mimpinya ingin sukses dengan merantau. Namun, keberuntungan belum berpihak kepada Sopian. Sudah hampir satu tahun di ibu kota Sopian belum mendapat pekerjaan yang cocok. Akhirnya, Sopian menjadi kuli bangunan untuk rienyambung hidUpnya di Jakarta. Orang tua Sopian selalu bertumpu dan menaruh harapan yang tinggi kepada Sopian anaklaki-laki sulungnya.
Mereka berharap kelak keberhasilan Sopian menjadi panutan adik-adiknya yang masih sekolah di desa. Kerja sebagai kuli bangunan di ibu kota ternyata tidak sesuai dengan hati nurani Sopian. Dalam ketidakberdayaan Sopian memutuskan kembali pulang ke kampung halamannya. Tentu saja keputusan Sopian sejenak membuat kecewa kedua orang tuanya serta menjadi bahan cemoohan orang di Iingkungan dusunnya. Kegagalan yang Sopian alami tidak menjadikannya putus asa.
Sebaliknya, Sopian justru ingin membuktikan kepada masyarakat di Iingkungan tempat tinggalnya bahwa tanpa merantau pun Sopian bisa sukses dan tidak lagi menjadi bahan cemoohan. Sopian pun bangkit dan membangun kembali mimpinya menjadi orang sukses tanpa harus merantau seperti pemuda Iainnya. Dengan menjual sepeda motor hash bekerjanya di Jakarta, Sopian membeli seekor kambing etawa. Sopian bertekad ingin menjadi peternak kambing etawa. Mulailah han-han Sopian dengan berjalAn kaki dan memiara kambing etawaniya. Dalam upaya mewujudkan mimpinya, Sopian belajar beternak kambing etawa dengan para peternak lainya: Setiap han Sabtu Sopian menyambangi pasar kambing etawa yang terletak tidakjauh dan desa tempat ia tinggat. Seiring berjalannya waktu, Sopan mulai tertarik menjadi pedagang kambing etawa. Menurutnya, menjadi pedagang kambing etawa tidak harus memiliki modal besar Ia mengamati perdagangan kambing etawa di pasar. Ternyata menjadi pedagang kambing hanya perlu memiliki keberanian untuk menawarkan dagangan dan memiliki kepanclaian untuk menjaring pembeli. Oleh karena itu, Sopian memberanikan dir! tampil sebagai pedagang atau makelar (blantik) kambing etawa di pasar setempat. Tekad tinggi disertai.kerja keras dalam berusaha tanpa mengenal putus asa telah membawa Sopian pada kesuksesan. Kurang Iebih tiga tahun menekuni usaha ternak dan menjadi pedagang kambing etawa, Sopian sudah kembali memiliki sepeda motor Bahkan, Sopian telah memiliki mobil sebagai sarana transportasi dalam perdagangannya. Sopian telah membuktikan kepada keluarga dan warga sekitar bahwa dia bisa sukses tanpa harus merantau ke ibu kota atau luar negeri. Tidak lupa Sopian selalu bersyukur kepada Tuhan atas kesuksesannya. Sumber: http://wwwgunungkehrcom/sopian-rnernotong-jalanhtml
Beternak seperti yang dijalani Sopian dalam kisah di atas merupakan salah satu bentuk kegiatan yang ada di lingkungan masyarakat. Beternak merupakan salah satu cara memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Beternak adalah kegiatan mengembangbiakkan hewan ternak untuk memenuhi kebutuhan manusia. Banyak hewan ternak yang bisa dikembangbiakkan dengan berbagai manfaatnya. Wilayah dataran tinggi cocok untuk beternak sapi dan kambing. Sementara betenhak hewan unggas cocok untuk kegiatan warga masyarakat di wilayah dataran rendah.
Sopian telah berhasil menekuni profesi sebagai peternak. Profesi Sopian sebagai peternak sesuai potensi wilayah tempat tinggalnya yaitu wilayah dataran tinggi. Pada dasarnya, beternak dapat dilakukan untuk hewan-hewan yang bisa dimanfaatkan oleh manusia. Hewan-hewan yang biasa diternak beserta manfaatnya sebagai berikut.
Manfaat beternak Ayam atau bebek : diambil telurnya, dagingnya, bulu untuk kerajinan. Coba cari kegiatan atau pekerjaan lain dan manfaatnya ?
Selain beternak, kegiatan yang -biasa ditekuni masyarakat terutama masyarakat di wilayah dataran tinggi yaitu usaha perkebunan. Usaha perkebunan adalah usaha membudidayakan tanaman tertentu di kebun untuk kesejahteraan pelaku usaha perkebunan sendiri dan masyarakat. Banyak jenis tanaman perkebunan, misalnya teh, kopi, buah-buahan, dan sayur-sayuran.
Demi maksimalnya manfaat usaha perkebunan, perlu dipahami terlebih dahulu jenis tanaman yang cocok ditanam di wilayah setempat. Berikut contoh buah-buahan dan sayur-sayuran yang cocok ditanam di wilayah dataran tinggi dan dataran rendah.
Contoh buah-buahan Dataran Tinggi : Strawberi, Apel, Pepaya, Salak, Pir.
Contoh buah-buahan dataran rendah : Leci, Jeruk, Mangga, Rambutan, Nanas.
Contoh Sayuran Dataran Tinggi : Brokoli, Wortel, Kubis, Selada, Kentang.
itulah keberagaman tanaman sesuai potensi alam wilayah setempat. Jika di wilayah dataran tinggi sebagian besar masyarakatnya menekuni kegiatan perkebunan dan peternakan, di wilayah datáran rendah sebagian masyarakat menekuni kegiatan pertanian dan periridustrian. Sebagian besar masyarakat Indonesia berprofesi sebagai petani. Profesi tersebut sesuai kondisi alam wilayah Indonesia sebagai negara agraris.
Pertanian adalah proses budi daya tanaman pada suatu lahan yang hasilnya dapat mencukupi kebutuhan manusia, terutama kebutuhan bahan pangan. Orang yang menekuni bidang pertanian disebut petani. Petani bercocok tanam di lahan pertanian. Adapun tanaman yang biasa ditanam petani yaitu padi, jagung, kacang-kacangan, dan cabai. Petani bercocoktanam dengan cara bergantian sesuai musimnya. Pada musim penghujan petani menanam padi. Pada musim kemarau petani menanam tanaman palawija seperti jagung, kacang-kacangan, dan cabai. Hásil pertanian sangat becrnalifaat bagi pemenuhan kebutuhan pangan manusia.
Selain pertanian, kegiatan sébagian masyarakat di wilayah dataran rendah sebagai pekerja industri. Fenomena mi terjadi karena banyak usaha perindustrian di wilayah dataran rendah seperti industri pakaian, makanan, minuman, mebel, dan berbagai peralatan rumah.tangga dan gerabah. Perindustrian adalah usaha manusia mengólah bahan mentah atau bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Kegiatan mndustri dilakukan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Berbeda lagi dengan masyarakat di wilayah dataran rendah berupa daerah pantai. Sebagian besar masyarakat daerah pantai berprofesi sebagai nelayan. Nelayan adalah orang yang mata pencahariannya menangkap ikan atau biota di kawasan perairan. Nelayan sangat berarti bagi kehidupan manusia terutama sebagai penyedia kebutuhan protein tertinggi.
Keragaman profesi atau kegiatan orang-orang dalam kehidupan sehani-hani merupakan kekayaan masyarakat Indonesia. Keragaman yang ada membawa banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia. Dengan perbedaan yang ada semua kebutuhan manusia, baik pangan, sandang, papan, maupun kebutuhan Iamnnya dapatterpenuhi. Perbedaan yang ada saling melengkapi menladi satu kesatuan dalarn pemenuhan kebutuhan manusia sehari-hari. Dengan perbedaan pula, komoditas negara meningkat. Dengan demikian, tercapailah masyarakat yang adil dan makmur. Jadi, jika kamu mempunyai perbedaan cita-cita dengan temanmu itu hal yang sangat wajar. Terhadap perbedaan yang ada kamu hendaknya bisa saling menghargai dan menghormati. Dengan demikian, akan tetap terjalin kerukunan, persatuan, dan kesatuan antarteman. Meskipun berbeda cita-cita, kamu dan temanmu tetap satu bangsa yaitu bangsa lqdonesia. Satu hal yang penlu kamu pegang bahwa cita-cita hendaknya berguna bagi diridan masyarakat di sekitarmu.
B. Kegiatan Ekonomi Penduduk.
Indonesia memiliki tanah yang subur Tanah yang suburdimanfaatkan masyarakatiridonesia untuk berbagai kegiatan ekonomi dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup. Di daerah dataran tinggi, tanah tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan .perkebunan teh, kopi, serta aneka tanaman buah dan sayuran. Sementara di dataran rendah, tanah yang subur untuk kegiatan pertanian tanaman Øangan berupa padi, jagung, ubi, dan singkong. Selain itu, dataran rendah juga cocok untuk perkebunan tebu dan kelapa. Ikhm di Indonesia juga sangat mendukung kegiatan pertanian. Iklim tropis dengan curah hujan cukup tinggi memungkinkan banyak jenis tumbuhan yang dapat ditanam oleh penduduk Indonesia. Tidak heran, banyak tanaman yang dibudidayakan di Indonesia. Dapatkah kamu menyebutkan jenis tanaman budi daya di Indonesia?
Selain sangat cocok untuk budi daya tanaman, wilayah Indonesia sangat mendukung untuk usaha budi daya hewan ternak. Berbagai macam hewán ternak dibudidayakan di Indonesia, misalnya sapi, kerbau, kambing, domba, ayam, dan itik. Kegiatan peternakan tersebut didukung oleh ketersediaan pakan, seperti rumput dan dedaunan.
C. Puisi Keragaman Negeriku.
Indonesia memiliki keragaman sumber daya alam dan Iingkungan. Indonesia juga memiliki keberagaman pekerjaan dan cita-cita masyarakatnya. Keragaman itu membuat hidup semakin berwarna. Kamu dapat menyajikan puisi berdasarkan keragamart yang ada di Indonesia. Kamu dapat menyajikan puisi dengan berpedoman pada ciri-ciri puisi. Masih irigatkah kamu ciri-ciri puisi? Kamu dapat memahami isi puisi dengan membaca saksama, Bacalah puisi tersebut berulangulang. Kemudian, pahami maksud setiap lank dalam puisi.
Pembelajaran 4.
A. Keragaman Cita-Cita, Ras, dan Suku Bangsa Indonesia.
Dayu rajin belajar. Sepulang sekolah Dayu makan siang dan istirahat secukupnya. Setelah istirahat, Dayu belajar. Dayu rajin belajar karena ingin menggapai citacitanya. Dayu bercita-cita menjadi dokter Dayu juga ingin menjadi penari karena menari menjadi hobi Dayu sejak kecil. Dayu sering embayangkan menjadi seorang dokter yang juga pandai menari. Dengan demikian, Dayu bisa membantu dan menghibur orang lain.
Untuk meraih cita-cita Dayu tidak hanya berpangku tangan. Dayu berusaha mewujudkan citacita dengan rajin belajar dan beriatih. Dayu berlatih menari seminggu dua kali. Dayu tidak pernah mengeluh dan putus asa saat mengalami kesulitan dalam belajardan berlatih menari. Dayu tidak segan untuk bertanya dan minta diajari anggota keluarga atau teman saat mengalami kesulitan dalam belajar Dayu belajar dan berlatih menari dengan hati senang tanpa terpaksa.
Cita-cita merupakan impian seseorang yang ingin dicapai karena ia memiliki minat dan kesukaan (hobi). Oleh karena itu, cita-cita tidak harus berupa profesi. Minat dan kesukaan akan membantu seseorang meraih cita-cita. Untuk meraih cita-cita seseorang hendaknya berusaha dengan sungguh-sungguh.Usaha yang dilakukan tentunyg dengan belajar dan berlatih sesuai cita-cita yang dNnginkan.Contohnya Dayu ingin menjadi penari. Dayu harus rajin berlatih menari. Begitu juga dengan cita-cita yang lain, misalnya ingin menjadi peneilti di bidang tumbuhan kamu hendaknya suka berkebun dan membaca tentang tumbuhan. Ingin menjadi peternak hendaknya kamu suka memiara hewan ternak dan disiplin memberi makan kepada hewan ternak.
Apa cita-cita kamu?Apa yangsudah kamu lakukan untuk mendukung tercapainya cita-citamu? Tuliskan dalam buku tugasmu dan bacakan secara bergantian di depan kelas. Kamu hendaknya tidak takut gagal dalam upaya meraih cita-cita.Ibarat pepatah “Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda”. Jadi, jika kamu ingin sukses meraih cita-cita, kamu tidak boleh takut gagal.Pada saat kamu mengalami kegagalan dalam meraih cita-cita hendaknya kamu tidak putus asa.Sebaliknya, kamu hendaknya lebih semangat lagi berusaha meraih•cita-citamu. Banyak kisah orang-orang sukses yang meraih mimpi besarnya dengan menghadapi kegagalan terlebih dahulu. Berikut beberapa contohnya, silakan kamu simak dengan saksama.
Kisah Orang-Orang Sukses yang Diawali dengan Kegagalan.
1. Albert Einstein, Penggagas Teori Relativitas.
Albert Einstein adalab ilmuwan yang berhasil meraih hadiah Nobel pada tahun 1921 di bidang ilmu fisika. Einstein sangat dikenal dengan teori relativitas. Einstein juga mengembangkan teori kuantum dan teori medan menyatu.Tahukah kamu bahwa Einstein bukanlah si jenius yang tidak pernah menghadapi kegagalan?
Pada masa kecilnya Einstein baru bisa berbicara pada usia empat tahun. Einstein juga baru bisa membaca pada usia tujuh tahun. .Qleh karena itu, guru dan orang tuanya menganggapnya memiliki keterbelakangan mental dan lambat. Einstein sangat pendiam. Dia tidak suka bermain dengan teman-temannya. Einstein lebih senang bermain sendiri. Atas sifatnya ini. Einstein dianggap anak yang antisosial. Pada usia tujuh tahun Einstein suka marah dan melempar barang, termasuk kepada adiknya. Dalam riwayat sekolahnya dan SMP sampai SMA Einstein tidak pernah mengantongi ijazah. Einstein hanya mendapat surat keterangan pernah bersekolah dan sekolah setempat. Semua terjadi karena Einstein hanya mau belajar mata pelajaran yang dia suka yaitu fisika dan matematika. Einstein sering membolos pada saat pelajaran bahasa, sastra. dan menggambar. Einstein menibolos untuk metakukan aktivitas yang disukainya. Kegagalan Einstein lulus dan SMP hingga SMA tidak mematahkan semangatnya untuk tetap melanjutkan sekolah yang lebih tinggi.
Akhirnya, tanpa ijazah SMA Einstein nekad melamar ke perguruan tinggi di Swiss. Dia melamar di Politeknik Federal di Zurich Swiss. tetapi sayang Einstein gagal pada ujian masuk. Pada waktu itu usia Einstein masih terlalu muda. Kegagalan bukan halangan bagi Einstein untuk tetap melamar ke perguruan tinggi yang sama. Pada kesempatan berikutnys Einstein kembali melamardan dia diterima. Pada waktu ditanya ijazahnya. dengan lantang menjawab bahwa dia tidak pernah mempunyai uazah. Akan tetapi, dia berani diadu kemampuannya terutama di bidang Matematika dan Fisika. Kebetulan kedua pelajaran tersebut memang sangat diperhitungkan di Politeknik Federal di Zunch Swiss.
Keberhasilan Albert Einstein mengatasi kegagalan itulah yang mengantarkannya pada kesuksesan. Predikat Sang Jenius Fisika Penggagas Teori Relativitas pun berhasil dia sandang dan dikenal seluruh penjuru dunia.
2. Thomas Alva Edison, Penemu Bola Lampu Pijar (Bola Lampu Listrik).
Pada masa kecilnya, Edison termasuk anak yang tidak bisa belajar di sekolah. Edison termasuk niurid yang sering tertinggal Plajaran dan tidak berbakat. Keadaan Edison tersebut sangat dirtiengerti ihunya yang kebetulan juga berprofçsi sebagai guru. Edison hanya mendapat kesempatan belajar di sekolah selama tiga bulan sebelum akhirnya pihak sekolah memutuskan mengeluarkan Edison dan sekolah. thu Edison menerima keputusan pihak sekolah dengan lapang dada.Ibu Edison tidak menjadikan kegagalan Edison untuk betajar di sekolah sebagai akhir dan kehidupan Edison.Sang ibu dengan telaten mengajani Edison di rumah. Selain belajar dan sang Ibu. Edison belajar sendini dan buku-buku bacaan. Berbekal pengetahuan dan sang Ibu dan buku-buku yang dibaca. Edison mampu melakukan berbagai macam percobaan di bidang sains. Banyak kegagatan yang dialami Edison saat melakukan percobaan. tetapi kegagalan yang ia alarni tidak rnenjadikannya patat semangat.Sebaliknya, kegagalan telah mencambuknya untuk Iebih sening melakukan percobaan.Ibarat pepatah. “Benibu kali ia gagal, dua nibu kali ia mencoba kembali”. Tidak ada kata nienyerah dalam percobaan Edison. Semangat dan kegigihan Edison pun berbuah manis dan kita pun bisa merasakannya. Apakah itv? Ya..terangpya lampu pijar basil percobaat4 Edison.
Melalui kegagalan-kegagalan dalam hidupnya, akhirnya Edison bisa membuktikan kesuksesarrnya mefatul periemuan bela lampu pijar atau beta lampu listrik. Penemuari Edison sangat bermanfaat bagi penerangan manusia. Pada saat menceritakan rahasia kesuksesannya, terucap kata “Jika saya dItanya apakah yang dapat membuat seseorang berhasil dalam hidupnya, jawaban saya sama. Orang Ru harus terus rnenarnbah kegagalannya. Jika kamu takut gagal. kamu tidak berani mencoba dan berusaha.Nlulai sekarang. kamu jangan takut gagal karena kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda”.
3. Michael Jordan, Altiet Basket Terbaik Sepanjang Masa.
Michaael Jordan adalah sosok yang sering dipuji sebagai pemain basket terbaik sepanjang masa. Tahukah kamu bahwa dalam proses Michael Jordan menuju kesuksesannya seperti saat mi banyak kegagalan yang dia alami? Ternyata tidak berbeda jauh dan Einstein dan Edison, Michael Jordan juga sering mengalami kegagalan sebelum akhirnya sukses menjadi atlet basket terbaik sepanjang masa. Bahkan, Michael Jordan berusaha bersahabat dengan kegagalaninya dengan cara menjadikan kegagalan sebagai bahan bakan menuju kesuksesan.
Dahulu, ia pernah dikeluarkan dan tim basket SMA-nya pada tahun pertama. Akan tetapi. kegagalan Ru tidak membuatnya rnenyerah. Michael Jordan terus berlatih hingga akhirnya Nsa kembali masuk ke tim basket SMA-nya pada tahun berikutnya. Bahkan, Michael Jordan berhasil masuk ke ALL American High School Team. Mehurut pengakuan Mechael Jordan, dalam sepanjang karir dia, lebih dari 9.000 tembakannya meleset. Dia pun pernat kalah dalam 300 pertandingan.
Paling tidak, 26 kati dia dipercaya melakukan tembakan peneritu kemenangan, dan dia gagal. Dia telah berkali-kali mengalami kegagalan, tetapi karenakegagatan itulah dia berhasil, Kakinya pun pernah patah pada musim sekitar tahun 1985 – 1986.Peristiwa itu pun tidak membuatnya berhenti bermain basket, Buktinya, setetah sembuh dan cedera patah kaki Michael Jordan kembali berrnain basket dan bérhasil menjadi pemain kedua terhebat serta berhasit mencetak 3.000 skor dalam satu musirm Hebat bukan?
Berdasarkan kisah-kisah orang sukses yang diawali dengan kegagalan, banyak pelajaran yang bisa kamu ambil.Beberapa di antaranya sebagai berikut. 1. Ada beragam cita-cita di dunia mi. Semua cita-cita disesuaikan dengan potensi yang ada pada din setiap orang. OIeh karena itu, hargai perbedaan cita-cita dengan teman dan anggota keluarga serta orang-orang di Iingkungan sekitarmu. 2. Cita-cita merupakan impian yang ingin diwujudkan menjadi kenyataan. OIeh karena itu, seseorang hendaknya memiliki kesungguhan dalam berusaha meraih cita-cita. Tidak mudah menyerah dan putus asa saat menghadapi kegagalan-kegagalan dalam merath cita-cita. Terus berusaha dengan giat berlatih dan berusaha akan membawa seseorang pada kesuksesan meraih cita-cita. 3. Jadikan kegagalan dalam meraih cita-cita sebagai cambuk untuk Iebih bersemangat dalam berusaha meraih kesuksesan. 4. Jadikan kegagalan sebagai tantangan dalam meraih cita-cita.
Pada pembelajaran sebelumnya, kamu telah mengidentifikasi cita-cita dalam satu kelompok befajarmu. Adakah perbedaan cita-cita antarteman satu kelompokmu? Tentu ada bukan? Begitu juga di kelas Dayu. Dayu mempunyai cita-cita yang berbeda dengan Udin, Siti, Beni, dan Lani. Dayu dan teman-temannya juga mempunyai ciri fisik yang berbeda. Berikut perbedaan cita-cita dan ciri fisik Dayu dengan teman-temannya.
Perbedaan Ciri Fisik dan Cita-cita :
Dayu berpenampilan lembut dan gemulai, dayu pandai menari, dayu bercita-cita menjadi penari.
Udin berpenampilan rapi, baju udin selalu di masukkan ke celana, Udin rajin belajar, Udin bercita-cita menjadi Guru.
Siti berpenampilan lincah dan sigap gerakannya, Siti senang berkebun, Siti bercita-cita menjadi peneliti dibidang tumbuhan.
Beni berpenampilan gesit dan tangkas, Tubuh Beni kecil. Beni bercita-cita menjadi olahragawan. Beni bercita-cita menjadi olahragawan. Beni selalu melatih kebugaran. Setiap hari beni lari pagi.
Setiap pagi Lani melakukan senam. Lari selalu menjaga kebugarannya dengan senam pagi. Lani bercita-cita menjadi atlet senam.
Dayu dan teman-temannya memiliki perbedaan ciri fisik dan cita-cita. Meskipun demikian, Dayu dan teman-temannya tetap hidup rukun tanpa mempermasálahkan perbedaan yang ada. Mereka saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada. Mereka menyadari bahwa setiap orang memiliki keinginan yang tidak sama dengan keinginan oran lain. ltulah keragaman dalam Iingkup antarteman di sekolah. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pun banyak keragaman yang dapat memperkaya khaanah budaya bangsa. Indonesia dikenal sebagai negara yang masyarakatnya majemuk. Kemajemukan masyarakat Indonesia tampak pada berbagai keragaman seperti suku, ras, budaya, dan agama. Keragaman masyarakat Indonesia antara lain disebabkan oleh kedatangan bangsa asing di wilayah Indonesia. Pengaruh kedatangan bangsa asing terhadap keragaman masyarakat Indonesia tampak jelas pada keragaman ras. Keragaman ras adalah keragaman masyarakat didasarkan atas ciri fisik atau ciri tubuh. Perhatikan perbedaan ciri fisik masyarakat Indonesia yang tersebar dalam berbagai suku bangsa berikut.
Ciri fisik yang paling tampak hingga mudah untuk membedakan antara suku yang satu dengan suku yang lain adalah warna kulit. Masyarakat Indonesia ada yang berkulit hitam dan berkulit putih. Meskipun berbeda warna kulit, masyaralcat Indonesia tetap hidup rukun tanpa mempermasalahkan perbedaan yang ada. Beberapa ras yang ada dalam masy.arakat Indonesia seperti berikut.
1. Ras Melanesoid yang mendiami daerah Papua, Pulau Aru di Maluku, dan Pulau Kai di Kepulauan Maluku.
2. Ras Negroid antara lain oràng Semang di Semenanjung Malaka dan orang Mikopsi di Kepulauan Andaman.
3. Ras Weddoidantara lain orang Sakai di Siak Riau, orang Kubu di Sumatra Selatan dan Jambi, orang Tomuna di Pulau Muna, orang Enggano di Pulau Enggano, dan orang Mentawai di Kepulauan Mentawai.
4. Ras Malayan Mongoloid yang dibedakan atas dua golongan sebagai berikut.
a. Ras Proto Melayu (Melayu Tua) antara lain Suku Batak di Sumatra Utara, Suku Toraja di Sulawesi Selatan, dan Suku Dayak di Kalimantan Barat.
b. Ras Deutro Melayu (Melayu Muda) antara lain Suku Bugis di Sulawesi Selatan, Madura, Jawa, dan Bali.
5. Ras Asiatic Mongoloid seperti orang Tionghoa, Jepang, dan Korea. Ras mi tinggal menyebar di seluruh Indonesia, tetapi ada juga yang mendiami daerah tertentu.
6. Ras Kaukasoidyaitu orang India, Timur Tengah, Australia, Eropa, danAmerika. Ras inijuga menyebardi seluruh Indonesia –
Bagaimanakah dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggalmu?Apakah dalammasyarakat juga terdapat keragaman ras?
B. Puisi untuk Negeri.
Indonesia adalah negeri penub dengan keberagaman. Warna-warni kehidupan yang ada di Indonesia dapat kamu tuangkan dalam sebuah puisi. Nah, kali mi karnu akan belajar tentang makna puisi. Makna puisi disebut juga isi puisi. Makna puisi adalah isi puisi yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca atau pendengar Untuk mengetahui makna puisi, kamu harus memahami isi puisi dengan benar.
Langkah-Iangkah menentukan makna puisi sebagai berikut.
‘1. Baca puisi dengan saksama.
2. Baca kembali setiap lank dalam puisi tersebut.
3. Catat beberapa kata kunci yang dianggap penting.
4. Pahami maksud yang ingin disampaikan penyair dalam puisi.
5. Berdasarkan kata kunci §ang telah ditulis, tulis maksud puisi dalam beberapa kalimat.
Bacalah puisi indonesia, Tanah Airku berikutl
Indonesia, Tanah Airku – Karya- Nirwasita.
Ada yang mengaku sebagai orang Madura.
Ada yang mengaku sebagai orang Bugis.
Ada pula yang mengaku sebagai orang Papua.
Mereka adalah arang Indonesia yang manis.
Indonesia..
Negeri kaya adat stiadat dan budaya.
Beragam bahasa dan suku bangsa.
Beragam flora dan fauna.
Indonesia, tanah airku.
Aku bangga lahir di bumi pertiwi ini.
Kaulah tanah pusakaku.
Ku kan jaga wilayah Nusantara ini.
2. Berdiskusilah dengan teman sebangkurnu. Ceritakanlah peristiwa atsu kejadian yang kamu bayangkan saat membaca bait kesatu puisi “indonesia Tanah Airku.
C. Kekayaan Sumber Daya Alam Negeriku.
Selain keberagaman budaya dan tradisi, Indonesia memiliki keberagaman kenampakan alam. Bentang alam pantai, pegunungan, perbukitan, dataran, dan Iembah ada di Indonesia. Di muka bumi Indonesia mi tersimpan juga keberagaman sumber daya alam. Kekayaan tambang seperti minyak bumi, berbagai jenis mineral dan logam seperti emas, fimah, nikel, batu bara, dan bauksit tersimpan di Indonesia.
Dari gambar hasil tambang di Indonesia kamu bisa melihat keberagaman bahantambang di Indonesia. Kekayaan emas Indonesia tersebar di beberapa tempat antara lain di Meulaboh (Aceh), Bengkalis (Sumatra), Logas (Riau), dan Kalimantan Timur.
Pembelajaran 5.
A. Menjelaskan Makna Puisi.
Kamu telah belajar menentukan makna puisi. Makna puisi dapat diketahui setelah membaca atau mendengar pembacaan puisi. Untuk menentukan makna puisi. kamu perlu menghayati. memikirkan, dan berangan-angan tentang puisi yang telah dibaca atau didengarkan. Untuk mengasah kemampuanmu menentukan makna puisi, pada pelajaran ini kamu akan rnempeiajarinya kembali.
B. Menyanyi dengan Tempo dan Tinggi Rendah Nada yang Tepat.
Menyanyi dengan baik membutuhkan teknik menyanyi seperti intonasi dan tempo. lntonasi merupakan ketepatan bunyi flap nada. Bunyi nada yang tepat akan menghasilkan suara yang tidak sumbang dan enak didengar. Untuk mendapatkan intonasi yang baik kamu dapat menyanyikan nada-nada benikut secara berulang. Nada-nada tersebut dapat dinyanyikan dengan tempo lambat, sedang, dan cepat.
do, re, mi, fa, sol, la, si, do, si, la, sol, fa, mi, re, do ( 123456717654321 )
Kecepatan lagu diukur dengan alat pengukur yang disebut Metronome Maclw! atau disingkat MM. Metronome Mae!zel mi yang akan memberikan petunjuk seberapa cepat atau Iambatnya lagu dinyanyikan. Sebagai contoh lagu “Aku ingin Jadi Penerbang” ditulis dengan tempo agak cepat atau allegretto. Kecepatan tempo allegretto 104-112 MM, artinya lagu harusdinyanyikandalam. kecepatan 104-112 ketukan dalam waktu satu menit. MM 104-112 termasuk tempo cepat.
Benikut contoh kecepatan tanda tempo dengán kecepatan yang diukur dengan MM.
1. Tempo lambat, contoh !ento = lambat (56-58 MM);
2. Tempo sedang, contoh andante = seperti orang benjalan (72-76 MM);
3. Tempo cepat, contoh allegro = cepat, hidup, dan niang (132-1 38 MM).
C. Kegemaran dan Cita-Cita.
Dayu dan teman-temannya slap mengikuti pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Pada awal pembelajaran, Ibu Guru melakukan tanya jawab dengan Dayu dan teman-temannya. Ibu Guru bertanya tentang kegemaran Dayu dan kawan-kawannya. Apa arti kegemaràn? Kegemaran adalah suatu kegiatan atau aktivitas bermanfaat yang paling disukai, Kegemaran disebut juga hobi. Kegemaran berbeda dengan cita-cita. Cita-cita adalah impian seseorang yang ingin clicapai karena ia memiliki minat dan kesukaan (hobi).
lniIah hash tanya jawab Ibu Guru dengan Dayu dan teman-temannya tentang kegemaran mereka.
Berdasarkan hasil tanya jawab thu Gum dengan Dayu dan teman-teman Dayu, dapat dipahami adanya beragam kegemaran di kelas Dayu yaitu kegemaran menari, melukis, membaca, menari, dan berolahraga. Pertanyaan selanjutnya, apakah kegemaran selalu sesuai dengan cita-cita seseorang?
Kegemaran dapat membantu seseorang dalam mencapai cita-cita. Adakalanya kegemaran sesual dengan cita-cita. Akan tetapi, tidak semua kegemaran sesuai dengan cita-cita. Perhatikan contoh adanya kesesuaian dan tidak adanya kesesualan antara kegemaran dan cita-cita berikut.
Ada perbedaan kegemaran antartemari dan antaranggota keluarga merupakan hal yang wajar. Perlu diingat bahwa setiap orang mempunyai hak sejak dilahirkan ke dunia, salah satunya hak memiJiki kegemaran. Setiap orang wajib menghargai dan menghormati hak orang lain termasuk hak memiliki kegemaran yang berbeda. Dengan demikiari? tefap akan terjalin kerukunan serta persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pembelajaran 6.
A. Menjelaskan Makna Puisi yang Didengar.
Pada pembelajaran di depan kamu telah belajar menentukan makna puisi dengan cara membaca.
Sekarang kamu akan nienentukan makna puisi dengan cara mendengarkan pembacaan puisi o)eh guru atau teman. Langkah menentukan makna puisi yang didengarkan
1. Dengarkan pembacaan puisi dengan saksama.
2. Catat beberapa kata kunci yang dianggap penting.
3. Pahami maksud penyair dalam puisi.
4. Berdasarkan kata kunci yang telah ditulis, tulis maksud puisi dalam beberapa kalimat.
B. Marl Bernyanyi.
Kamu telah mempelajani teknik intonasi dalam bemyanyi. Kamu juga sudah mempelaiani tempo bernyanyi. Selain memperhatikan intonasi dan tempo, kamu juga harus bennyanyi dengan penghayatan. Agan dapat menghayati lagu, kamu juga harus menghayati syair lagunya. Dengan begitu, kamu bisa bernyanyi dengan balk.
Bagaimana cara menghayati lagu? Kamu hanus tahu maksud syair lagu tensebut. Caranya, pahamilah kalimat demi kalimat lagu tersebut.
Indonesia Pusaka. – cipt : Izmad Marzuki;
13 = do,
4/4,
Moderato,
Ciptaan : Ismail Marzuki.
Indonesia tanah air beta.
Pusaka abadi nan jaya.
Indonesia sejak dulu kala.
Tetap di puja-puja bangsa.
Syair lagu tersebut merupakan penggalan dan lagu berjudul “Indonesia Pusaka”. Lagu tersebut menggambarkan tentang Indonesia di mata warga negaranya. Indonesia merupakan pusaka bangsa Indonesia. Indonesia negara yang patutdibnggakan karena banyak bangsa memujanya.
Lagu “Indonesia Pusaka” dinyanyikan dengan tempo mocierato. Maksudnya, syair lagu “Indonesia Pusaka” dinyanyikan dengan tempo sedang agak cepat.
SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia. Pembelajaran 6.
A. Pentingnya Menjaga Lingkungan Alam.
Menjaga lingkungan alam merupakan kewajiban setiap warga masyarakat. Sanyak cara yang dapat dilakukan warga masyarakat untuk menjaga Iingkungan alam. Salah satunya dengan cara mendaur ulang, baik sampah, limbah, maupun barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai. Daur ulang .adalah proses menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna. Daur ulang merupakan strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri.atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemprosesan, pendistribusian, dan pembuatan produk material bekas pakai. Dengan strategi daur ulang diharapkan dapat menciptakan sesuatu atau barang baru yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi dan kerusakan lahan.
Dengan demikian, kelestarian Iingkungan alam tetap terjaga dengan baik serta menghasilkan produk yang berdaya guna. Menjaga kelestarian Iingkungan sangat penting dilakukan demi terjaganya ketersediaan Iingkungan alam yang bersih dan sehat serta terjaganya sumber daya alam sebagai sumber energi yang penting untuk memenuhi kebutuhan manusia. Bisa kamu bayangkan jika tidak ada kesadaran dan setiap warga masyarakat untuk menjaga kelestarian alam. Banyak masalah yang akan dihadapi warga masyarakat antara lain terjadi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, dan menjangkitnya penyakit akibat bakteri-bakteri dan sampah.
Setiap warga masyarakat tentu tidak ingin tertimpa bencana alam akibat tidak ada kepedulian warga terhadap kelestarian Iingkungan. OIeh karena itu, setiap warga masyarakat hendaknya menanamkan kesadaran din ikut serta menjaga kelestarian Iingkungan. Dengan adanya kesadaran
warga masyarakat menjaga kelestarian Iingkungan, niscaya akan tercipta kehidupan masyarakat
yang aman, nyaman, dan tertib, serta semua kebutuhan dapat terpenuhi dengan balk.
Hak dan kewajiban terhadap lingkungan hendaknya dilaksanakan secara seimbang. Contoh
pelaksanaan hak dan kewajiban secara seimbang seperti berikut.
1. Menjaga kebersihan Iingkungan agar tubuh tetap sehat.
2. Tidak membuang sampah sembarang agar terhindar dad bencana banjir
3. Menanam pohon rindang untuk mendapatkan udara bersih dan sehat.
Dalam kenyataannya banyak warga masyarakatyang tidak peduli terhadap kelestarian Iingkungan
sekitar. Ketidakpedulian warga masyarakat terhadap Iingkungan sekitar mi bisa merugikan warga
masyarakat lain yang peduli terhadap lingkungan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kedisiplinan warga masyarakat terhadap kewajiban menjaga kelestarian Iingkungan warga masyarakat yang tidak peduli terhadap Iingkungan dapat diberi sanksi. Tindakan tidak peduli Iingkungan, misalnya membuang sampah sembarangan diberi sanksi denda sebesar Rp 50 juta atau kurungan selama 3 bulan. Sanksi diberikan untuk membuat efek jera sehingga warga masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Berdasarkan UUD 1945 pasal 33 ayat (3), ikut melestarikan lingkungan dan sumber daya alam merupakan kewajiban setiãp warga negara Indonesia sebagai konsekuensi atas hak menikmati kekayaan alam. Sanksi terhadap pelanggaran kewajiban sebagai warga negara banyak bentuknya, bisa berupa denda, kurungan, dan penjara. Sanksi yang diberikan tentunya sesuai tingkat pelanggaran kewajiban yang dilakukan. Pelanggaran kewajiban seseorang sering melanggar hak-hak orang lain sehingga menimbulkan perasaan orang lain menjadi sedih, kecewa, dan marah.
Hak dan kewajiban melekat pada setiap orang di manapun Ia berada. Seperti pepatah “Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. OIeh karena itu kamu hendaknya bisa melaksanakan hak dan kewajibanmu di berbagai lingkungan dengan baik. Sekarang coba kamu identifikasi hak dan kewajibanmu dalam keluarga, sekolah. dan masyarakat. Tuliskan hasil identifikasimu dalam bentuk tabel seperti contoh berikut dan presentasikan di depan kelas. Selanjutnya, kumpulkan hasil identitikasimu kepada Bapak/Ibu Guru untuk dinilai.
B. Membuat Peta Pikiran Berdasarkan Bacaan.
Bacaan terdiri atas beberapa paragraf. Setiap paragraf memuat informasi penting. Informasi penting tersebut merupakan ide pokok paragraf. Berdasarkan informasi pokok tersebut, kamu dapat membuat peta pikiran.
Peta pikiran bacaan merupakan gambaran isi dan bacaan. Peta pikiran dapat disusun berdasarkan informasi pokok dalam bacaan. Peta pikiran dapat disebut sebagai ringkasan sederhana dan isi bacaan.
Bacalah bacaan berikut!
Banjir Kiriman Diprediksi Masuk Jakarta.
Pada han Rabu, 15 Februari 2017, bendungan Katulampa dalam kondisi kritis. Kondisi tersebut disusul dengan informasi naiknya tinggi muka air di Sungal Ciliwung. Pada pukul 16.20 WIB tinggi muka air di Sungai Ciliwung mencapai 150 sentimeter.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, memprediksi sembilan jam kemudian atau Kamis (16/2/2017) pukul 01.20 WIB, banjir kiriman akan tiba di pintu air Manggarai. Prediksi tersebut berdasarkan tingginya curah hujan di sekitar Depok dan di sekitar Sungai Ciliwung saat itu. Beliau menambahkan banjir akan menggenangi permukiman di bantaran Sungai Ciliwung di Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timun, Kebon Baru, Bukit Dun, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina, dan Kampung Melayu. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau waspada dan mengantisipasi banjir kiriman.
Banjir yang terjadi di Jakarta disebut banjir kiriman. Banjir kiriman berasal dan aliran air hujan di tempat yang Iebih tinggi (hulu). Jakarta memperoleh banijir kiriman dari Bogor. Letak daerah Puncak di Bogor lebih tinggi daripada Jakarta. Selain itu, di Bogor didirikan banyak vila sebagai tempat berlibur. Pembangunan vila di Puncak Bogor dilakukan dengan menebang pohon di hutan di sekitar daerah tersebut. Akibatnya, banyak wilayah hutan di daerah tersebut berkurang. Ketika di daerah puncak turun hujan lebat, air hujan terus mengalir ke daerah yang Iebih rendah. Tidak ada akan pepohonan yang dapat menahan air hujan tersebut di dalam tanah. Akibatnya, air hujan terus turun ke dataran, seperti Jakarta.
Banyák faktor yang menyebabkan adanya banjir kiriman di Jakarta.
1. Curah hujan terlalu tinggi
Curah hujan tinggi biasanya terjadi di daerah Puncak Bogor pada musim hujan. Pada
musim hujan volume air hujan melebihi kapasitas kemampuan tariah meresapkan air. Curah
hujan tinggi terjadi akibat perubahan iklim yang mulai terjadi pada beberapa tahun terakhir
ini.
2. Bangunan (permukiman) di kawasan hulu
Semakin banyak bangunan di daerah hulu, semakin banyak pula volume air yang tidak dapat diserap ke dalam tanah. Air hujan tidak dapat diserap ke dalam tanah karena daerah yang dulunya hutan sudah dipenuhi bangUnan. Akhirnya, air hujan mengalir ke daerah lebih rendah.
3. Penggundulan hutan.
Banyak kawasan perbukitan dan pegunungan di daerah hulu beralih fungsi menjadi kawasan perumahan atau penginapan. Kondisi mi mengakibatkan daerah resapan air menjadi berkurang.
4. Kerusakan tanggul bendungan.
Bendungan dibuat untuk menjadi tampungan air dan daerah atas (hulu). Sementara itu, tanggul dibuat untuk menghalangi aliran air melewati jalur sungat ke permukiman warga. Apabila bangunan ini mengalami kerusakan (jebol). aliran air menjadi Iebih besar. Kondisi tersebut dapat menimbulkan banjir di kawasan bawàh (hilir).
SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia.
Pembelajaran 5.
A. Perubahan Alam Akibat Kegiatan Manusia.
Tetes air hujan dengan seketika mengubah alam. Embusan angin yang menerbangkan debu juga mengubah alam. Setiap detik, alam selalu mengalami perubahan. Akan tetapi, tidak semua perubahan alam dapat dilihat atau dirasakan seketika. Perubahan tersebut baru dapat dirasakan setelah berlangsung lama.
Perubahan alam adalah berubahnya keadaan atau kenampakan alam. Perubahan alam dapat disebabkan oleh alam, dapat juga disebabkan oleh manusia. Perubahan yang disebabkan oleh alam antara lain bebatuan yang melapuk menjadi tanah atau terbentuknya kenampakan alam seperti pantai, gunung, dan danau; Perubahan alam yang disebabkan oleh alam terjadi secara alami tanpa campur tangan manusia.
Perubahan alam yang disebabkan oleh manusia dapat teriadi karena kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan, perkembangan penduduk, dan kemajuan teknologi. Kegiatan manusia yang menyebabkan perubahan alam-sebagai berikut.
1. Penebangan Hutan.
Hutan menyediakan banyak sumber daya alam yang mendukung kehidupan manusia. Sumber daya alam utama yang tersedia di hutan adalah kayu. Semua .manusia membutuhkan kayu, baik untuk
membangun tempat tinggal maupun untuk membuat berbagai macam perabot. Kebutuhan manusia akan kayu membuat manusia mengeksploitasi hutan. Banyak hutan ditebang untuk diambil kayunya. Menurut data Bank Dunia, hutan di Indonesia berkurang 1,5 juta hektare per tahun.
Warna hitam pada peta menunjukkan luas hutan di Pulau Kalimantan. Dan peta tersebut dapat dilihat berkurangnya luas hutan dan tahun 1950—2010. Jika luas hutan berkurang terus-menerus, akan timbul berbagai bencana seperti banjir, tanah Iongsor, kekeringan, dan pemanasan global (global warming). Oleh karena itu, penebangan hutan, terutama penebangan liar harus dicegah.
2. Pembangunan Permukiman.
Pertumbuhan penduduk menuntut kebutuhan akan tempat tinggal. Akibatnya banyak lahan berUbah menjadi permukiman. Banyak lahan pertanian berubah menjadi kawasan permukiman. Bahkan, di kota-kota besar, banyak bantaran sungai dijadikan permukiman. Keadaan mi menyebabkan berkurangnya daerah. resapan air yang memicu terjadinya banjir. Selain itu, berkurangnya lahan pertanian menyebabkan berkurangnya produksi pangan.
3. Urbanisasi.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup, manusia harus bekerja. Masa(ahnya tidak semua daerah mampu menyediakan lapangan kerja. Akibatnya, banyak penduduk melakukan perpindahan guna memperoleh pekerjaan. Salah satu daerah yang menyediakan lapangan kerja adalah kota. Banyak penduduk desa pergi ke kota untuk memperoleh pekerjaan. Penduduk kota menjadi semakin padat. Semakin padatnya penduduk menyebabkan munculnya permukiman kumuh, masalab sampah, dan pencernaran. Keadaan ini membuat kualitas Iingkungan menurun.
Perubahan alam berpengaruh terhadap keberadaan sumber daya alam. Sebagai contoh, hutan lebat merupakan habitat bagi banyak hewan. Ketika hutan ditebañg, hewan kehilangan habitatnya. Sebagian hewan tdak mampu bertahan hidup. Selain itu, hutan luga melindungi tanah dan erosi. Jika hutan ditebang, erosi mengikis lapisan tanah atas yang menyebabkan tanah kehilangan kesuburan. Akar pepohonan hutan juga berperan dalam menjaga ketersediaan air tanah. Jika hutan ditebang, cadangan air pun menghilang. Oleh karena itulah, hutan harus dijaga kelestariannya.
B. Menyanyikan Lagu Menggunakan Tanda Aksidental.
Tanda aksidental adalah tanda untuk mengubah ketinggian nada dalam satu birama. Tanda tersebut sudah tidak berlaku lagi pada birama berikutnya. Tanda aksidental # digunakan untuk menaikkan nada setengah, sedangkan tanda aksidental (moi) untuk menurunkan nada setengah.
Pada birama kedua terdapat tanda # (kres). Nada tersebut semula bernada f seteiah diberi tanda # (kres) menjadi fis atau 4-. Contoh lagu yang menggunakan tanda aksidental adalah lagu “Memandang Alam”.
Lagu tersebut menceritakan tentang seseorang yang mengagumi keindahan alam dan atas bukit. Lagu mi memiliki pesán bahwa kita hendakriya menjaga aiam semesta mi agar tetap indah dan asri agar bisa dinikmati keindahannya sampai nanti.
SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia.
Pembelajaran 4.
A. Menjalin Persatuan dan Kesatuan dalam Kehidupan Sehari-hari.
Pernahkah kamu melakukan kegiatan seperti pada gambar (gotong royong membersihkan lingkungan) ? Kerja bakti membersihkan halaman dan membuat taman sekolah merupakan bentuk pelaksanaan kewajiban menjaga kelestarian lingkungan. Menjaga kelestarian Iingkungan dapat dilakukan secara bersama-sama dan bahu-membahu demi tetap tersedianya sumber daya alam yang dibutuhkan manusia, misalnya air. Dengan bekerja sama membuat taman sekolah berarti para siswa telah turut mengadakan penghijauan Iingkungan yang dapat mempertahankan kandungan air dalam tanah. Dengan demikian, ketérsediaan air bersih di Iingkungan sekolah akan tetap terjaga. Hak warga sekolah atas air bersih pun tetap dapat terpenuhi dengan baik. Selain itu, kebersamaan dalam menjaga kelestarian Iingkungan sekolah dapat menjalin persatuan dan kesatuan antar warga sekolah sehingga tercipta kerukunan antar warga sekolah. Menjalin persatuan dan kesatuan angat penting kamu biasakan dalam kehidupan sehari – hari, baik di Iingkungan rumah, sekolah, maupun masyarakat. Berikut beberapa contohnya.
Kerja bakti mencerminkan sikap menjalin persatuan dan kesatuan dalam menjaga kelestarian Iingkungan.
1. Sikap Persatuan dan Kesatuan di Rumah Sikap persatuan dan kesatuan di rumah dapat kamu biasakan datam berbagai kegiatan seperti berikut. a: Kerjabakti membersihkan Iingkungan rumah. b. Bersama-sama anggota keluarga mengadakan penghijauan di Iingkungan rumah. c. Saling mengingatkan antar anggota keluarga saat terjadi kelalaian dalam berhemat, baik hemat dalam penggunaan air, listrik, maupun gas. d. Menghargai pendapat dalam musyawarah keluarga dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah secara bertanggung jawab. e. Mematuhi peraturan dalam keluarga.
2. Sikap Persatuan dan Kesatuan di Sekolah. Sikap persatuan dan kesatuan di sekolah dapat kamu biasakan dalam berbagai kegiatan seperti berikut. a. Melaksanakan tugas piket bersama-sarna teman satu kelompok yang telah disepakati. b. Belajar secara kelompok menyelesaikan tugas dari Bapak/Ibu Guru. c. Membiasakan musyawarah mufakat dengan teman satu kelas dalam menyelesaikan masalah bersama. d. Bersama-sama teman satu kelas menengok teman yang sakit di rumah atau di rumah sakit.
3. Sikap Persatuan dan Kesatuan Lingkungan dalam Masyarakat
Sikap persatuan dan kesatuan dalam Iingkungan masyarakat dapat kamu biasakan dalam berbagai kegiatan seperti berikut. a. Mematuhi peraturan dalam masyarakat. b. Gotong royong membersihkan Iingkungan dan selokan. c. Hidup rukun dalam bertetingga tanpa mempermasalahkan perbedaan asal usul antar tetangga. d. Melaksanakan kegiatan ronda bersama warga lain dalam satu kelompok sesuai kesepakatan bersama.
Menjalin persatuan, baik di lingkungan rumäh, sekolah, maupun masyarakat hendaknya kamu biasakan dalam kehidupan sehari-hari: Dengan membiasakan sikap persatuan dan kesatuan di berbagai lingkungan akan tercipta suasana aman, damai, tertib, dan tenteram dalam pergaulan hidup sehari-hari. terjalin kerukunan antar warga masyarakat, pembangunan di Iingkungan masyarakat berjalan lancar, dan terhindar dan perpecahan antar warga masyarakat. Sudahkah kamu membiasakan menjalin persatuan dan kesatuan, baik dengan anggota keluarga, teman di sekolah, maupun dengan warga masyarakat tempat tinggalmu? Lakukan kegiatan berikut.
Ayo, kerjakan dengan baik.
Lakukan pengamatan terhadap kegiatan warga masyarakat di lingkungan masyarakat tempat tinggalmu. ldentiflkasilah keqiatan-kegiatan warga masyarakat yang mencerminkan sikap menjalin persatuan dan kesatuan antarwarga setempat. Tuliskan hasil identifikasimu dalam selembar kertas dan presentasikan di depan kelas. Kumpulkan hasil akhirnya kepada Bapak/Ibu Guru untuk dinilai.
B. Kerja Bakti Mempererat Persatuan.
Masyarakat harus bèkerja sama menjaga kelestarian Iingkungan alam. Kita perlu melakukan kerja sama dalam menjaga kelestarian Iingkungan alam. Kerja sama dapat dilakukan dalam bentuk kerja bakti. Dengan bekerja sama semua pekerjaan berat menjadi ringan.
Bacalah bacaan berikut!
Kerja Bakti Warga Kampung Mulyasari.
Pak Jaka tinggal di Kampung Mulyasari. Setiap hari Minggu warga Kampung Mulyasari melaksanakan kerja bakti. Kerja bakti bertujuan menjaga kebersihan. Selain itu, kerja bakti dapat mempererat persaudaraan antarwarga Kampung Mulyasari.
Hari Minggu pagi semua warga Kampung Mulyasari telah berkumpul di lapangan kampung. Sebelum kerja bakti, semua warga senam bersama. Setelah senam, warga melaksanakan kerja bakti. Warga Kampung Mulyasani melaksanakan kerja bakti dengan gembira. Warga bekerja sama membersihkan jalan. Mereka membersihkan saluran air agar tidak ada sampah yang menyumbat. Mereka juga membersihkan bak sampah. Pak RT mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Masyarakat juga harus memisahkan sampah organik dan sampah nonorganik.
Bu RTdibantu ibu-ibu menyiapkan camilan dan minuman untuk warga yang kerja bakti. Sebagian ibu melakukan penghijauan. Mereka menanam tanaman bunga dan apotek hidup di sudut-sudut kampung dan halaman rumah.
Kerja bakti di Kampung Mulyasari selesai pukul 11.00. Lingkungan tempat .tinggal warga menjadi bersih. Lingkungan bersih adalah Iingkungan yang sehat. Kerja bakti dapat mempererat hubungan antarwarga. Kampung Mulyasani pun menjadi bersih, rapi, asri, dan nyaman.
SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia.
Pembelajaran 3.
A. Sumber Energi Alternatif dan Pelestariannya.
Kebutuhan energi manusia hingga saat ini masih bersumber dan energi fosil, berupa minyak bumi dan batu bara. Minyak bumi dioIah menjadi berbagal bentuk bahan bakar minyak seperti bensin/premium, solar, bensol, dan minyak tanah. Bahan bakar minyakdigunakan sebagai sumber energi dan tingkat rumah tangga hingga industni. Batu bara sebagian besar digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri, térmasuk kebutuhan energi pada pembangkit listnik. Bahan bakar yang berasal dan sumber energi fosil ml biasà disebut bahan bakarfosil.
Kebutuhan yang tinggi terhadap energi menjadikan eksplorasi terhadap sumber energi fosil sangat tinggi: Penambangan minyak bumi dan batu bara dilakukan sangat intensif dan besar-besanan. Padahal potensi energi fosil tersebut sangat terbatas. Jika diambil dan digunakan terus menerus, sumber energi fosil (minyak bumi dan batu bara) dapat habis. Untuk mengadakan kembali sumber energi fosil memerlukan waktu yang sangat lama. OIeh karena itu, sumber energi fosil termasuk sumber daya energi yang tidak dapat diperbarui.
Jika kondisi tersebut tidak diantisipasi, suatu saat kita akan kekurangan energi atau biasa disebut krisis energi. Untukmengantisipasi kejadian tersebut sudah saatnya kita memanfaatkan potensi energi lain sebagai energi alternatif. Sumber energi alternatif berasal dan sumber energi terbarukan, yaitu energi matahari, panas bumi, angin, air, gelombang air laut, dan bahan bakar biomassa. Materi tentang energi alternatif sudah kamu peroleh pada Tema 2 semester 1. Kamu dapat membuka kembali untuk sekadar mengingat-ingat materi tersebut.
1. Matahari.
Matahani merupakan sumber energi utama bagi makhluk hidup di bumi. Matahari merupakan bola api raksasa yang di dalamnya berlangsung reaksi atom (reaksi nuklir) dan bahan-bahan penyusun matahari. Energi tersebut terpancar ke segala arah dalam bentuk radiasi matahari. Dalam radiasi ini terkandung energi panas dan energi cahaya yang dimanfaatkan oleh makhluk hidup di bumi. Energi matahari dimanfaatkan manusia untuk berbagai keperluan seperti mengeringkan pakaian, mengeringkan hasil panen, mengeringkan produk kerajinan, dan membuat garam. Bagi tumbuhan, energi matahari digunakan untuk membantu proses fotosintesis. Bagi hewan, energi matahari digunakan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya.
Potensi energi matahari dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan energi. Untuk keperluan itu diperlukan alat berupa panel surya. Panel surya merupakan suatu alat yang terdiri atas rangkaian sel surya untuk menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik. Energi yang dihasilkan disimpan dalam baterai sebelum disalurkan sebagai energi listrik. Panel surya dapat dijumpai di atap-atap rumah penduduk, rumah sakit, dan hotel. Panel surya juga dapat dijumpai pada tiang lampu rambu lalu lintas, tiang lampu penerangan jalan, dan tiang pemancar.
2. Panas Bumi.
Panas bumi atau geotermal adalah energi panas yang dihasilkan dan dapur magma. Dapur magma merupakan bagian dan intl bumi. Magma merupakan lapisan batuan yang sangat panas. Magma seperti cairan batuan yang terus mendidih. Cairan magma akan terus mencari jalan keluar ke permukaan bumi. Jika magma berhasil keluar, akan membentuk gunungapi. Selain cairan juga dilepaskan energi panas. Melalui rekahan lempeng bumi, panas bumi akan bergerak ke atas. Jika berhasfl keluar, magma akan membentuk sumber air panas. Sebagian besar panas bumi terperangkap di lapisan kulit bumi.
Potensi energi panas bumi ini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik. Caranya dengan mengalirkan panas bumi (berupa uap air) untuk menggerakkan turbin-turbin pembangkit listrik. Turbin dihubungkan dengan generator yang akan menghasilkan listrik. Sebagian besar potensi energi panas bumi terdapat di lokasi lempeng tektonik. Pada lempeng tektonik biasanya dijumpai banyak gunung api. Di kawah gunung api biasanya terdapat sumber air panas.
3. Angin. Angin merupakan udara yang bergerak. Angin terbentuk jika terjadi perbedaan tekanan udara. Angin akan bergerak dan daerah bertekanan udara tinggi ke daerah bertekanan udara rendah. Energi angin sudah digunakan manusia sejak zaman dahulu. – Para nelayan memanfaatkan angin untuk menggerakkan perahu layar. Masyarakat perdesaan memanfaatkan angin untuk menggerakkan kincir angin.
– Kincir angin di negeri Belanda digunakan untuk memompa air di daratan dan mengalirkannya ke laut. Dengan kincir angin, negeri Belanda tidak tenggelam meskipun ketinggiannya berada di bawah permukaan laut. – Potensi energi angin dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan ehergi listrik. Energi gerak angin dimanfaatkan untuk memutar kincir angin. Putaran kincir angin akan menghasilkan energi gerak yang dihubungkan ke generator. Generator akan membangkitkan energi listrik.
4.Air. Aliran air mengandung energi yang dapat dimanfaatkann untuk berbagai keperluan. Aliran air dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga dan wisata, misalnya arung jeram. Masyarakat pedalaman memanfaatkan aliran air untuk mengangkut hasH hutan seperti batang kayu dan bambu ke kota. Selain itu, potensi energi air dapat digunakan uhtuk menghasilkan energi listrik melalul pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Pada skala besar, aliran air sungai ditampung dalam waduk dan disalurkan untuk menggerakkan turbin-turbin pembangkit listrik. Pada skala kecil, aliran air sungai digunakan untuk menggerakkan kincir air yang terhubung dengan generator. Pembangkit listrik mini ini disebut pembangkit listrik mikrohidro.
5. Gelombang air laut.
Gelombang air laut terbentuk oleh beberapa faktor, seperti perbedaan tekanan, angin, dan efek perputaran bumi (rotasi bumi). Gelombang air laut terjadi sepanjang waktu, tidak pernah berhenti. Di dalam gelombang air laut tersimpan potensi energi yang besar. Namun, hingga saat ini hanya sedikit negara yang sudah memanfaatkannya potensi energi tersebut. Energi gelombang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.
6. Energi Biomassa. Energi biomassa merupakan energi yang tersimpan dan bahan organik makhluk hidup sepenti tumbuhan dan hewan. Energi biomassa ini berasal dan energi matahani yang disimpan dalam tubuh makhluk hidup. Energi biomassa dapat berupa tanaman energi, kayu, limbah pertanian, dan biogas.
a. Tanaman energi adalah tanaman yang berpotensi sebagai sumber energi. Contohnya jagung, singkong, gandum, rami, dan kedelai. Tanaman tersebut memang ditanam untuk diolah menjadi energi. Dan tanaman energi ini dapat dihasilkan biodisel dan bioetanol. Biodisel diperolah dari biji tumbuhan yang mengandung minyak. Contohnya biji jarak, bunga matahari, kelapa, kelapa sawit, kacang, dan kedelai. Biodisel dapat menggantikan solar. Bioetanol berasal dan tumbuhan yang mengandung pati. Contohnya tanaman singkong, ubi, jagung, dan sagu. Bioetánol dapat menggantikan bensin.
b. Kayu mengandung bahan organik yang dapat dibakar untuk menghasilkan energi. Energi hasil pambakaran dapat digunakan untuk memasak, menghasilkan energi panas (api unggun, perapian), dan menghasilkan energi gerak (kereta api uap). Dalam skala besar, energi panas ini dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik. Contohnya pada pembangkit listrik tenaga uap.
c. Limbah pentanian merupakan sisa dan produksi pertanian, perkebunan, dan peternakan. Limbah pertanian dapat berupa jerami, ampas tebu, sekam padi, batok kelapa, dan kotoran hewan. Limbah pertanian dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi panas dan listrik.
d. Biogas merupakan energi gas yang diperoleh dan penguraian kotoran hewan. Kotoran hewan ini biasanya berasal dan sapi dan kerbau. lintuk membuat biogas diperlukan kotoran hewan dalam jumlah besar. Kotoran hewan dimasukkan dalam lubang dan dibiarkan untuk proses penguraian (fermentasi) secara alami. Dan proses penguraian tersebut dihasilkan gas metan yang dapat ditampung sebagai biogas. Biogas ini dapat . digunakan balk untuk memasak, sebagai pemanas, maupun membangkitkan listrik. Hingga saat ini sumber energi alternatif belum banyak dimanfaafkan masyarakat. Ada beberapa kendala untuk mengolah energi alternatif, seperti penggunaan teknologi modern dan biaya besar Meskipun begitu, seiring menipisnya cadangan energi fosil pemánfaatan energi alternatif harus. segera dilakukan. Dengan menggunakan energi alternatif, penggunaan energi fosil akan semakin dihemat. Dampaknya, sumber energi fosil tidak akan segera habis.
Meskipun sumber energi alternatif tersedia sepanjang waktu, perlu juga dilakukan upaya pelestarian. Upaya pelestanian dilakukan dengan menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. Alam yang lestari akan menjamin makhluk hidup di dalamnya tidak punah. Hewan dan tumbuhan dapat hidup dan berkembang biak dengan baik. Dengan demikian, ketersediaan makhluk hidup sebagai sumber enengi alternatif akan tenjamin sepanjahg waktu.
Alam yang lestari dan seimbang akan menjamin proses-proses alam berjalan normal. Hutan yang lestari akan menjamin siklus air berjalan normal sehingga sungai dan waduk tidak kering. Ketersediaan air menjamin ketersediaan sumber energi alternatif dan energi air. Alam yang lestari juga mengunangi nisiko terjadinya bencana alam. Bencana alam dapat merusak sumber – sumber energi, bangunan dan fasilitas pengolah enengi, serta mengganggu distribusi energi ke masyanakat.
B. Membuat Karangan dan Poster Bertema Energi Alternatif.
Manusia terus melakukan inovasi untuk menemukan energi alternatif. Usaha tersebut dilakukan untuk menghemat sumber energi di bumi yang semakin menipis jumlahnya. Energi alternatif yang kini mulai dikembangkan banyak orang adalah biogas. Bacalab_teks berikut!
Pemanfaatan Kotoran Sapi untuk Bahan Bakar Kampor Gas.
Kementerian Riset dan Tekndogi (Kemenristek) berkunjung Ice Agro Techno Park (ATP) di Palembang. ATP ditetapkan sebagai kawasan budi daya dan pusat uji coba iptek di bidang pertanian dan peternakan. Peternakan di kawasan tersebut meliputi sapi dan bebek. Banyak kotoran ternak di kawasan AiR Kotoran ternak tersebut tidak dibuang begitu saja tanpa menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Guna memanfaatkan kotoran ternak tersebut, ATP mengubahnya sebagai bahan bakar kompor gas aiternatif. Bahan bakar yang memanfaatkan kotoran sapi tersebut disebut biogas.
Koordinator kegiatan ATP, Munandar, menjelaskan bahwa mereka memanfaatkan gas metana yang dikeluarkan oleh kotoran sapi. Menurut Munandar, gas metana (kotoran sapi) jika dimanfaatkan dengan baik mampu mengurangi 20 kali lipat gas CO2. Energi alternatif tersebut ramah Iingkungan, aman, dan tidak berbahaya. Cecep Amin, salah seorang pekerja di ATP, menjelaskan bahwa kotoran sapi diolah dengan cara diaduk dan dimasukkan Ice tekmon (tabung). Selama satu minggu, tabung yang terhubung dengan slang atau pipa sudah bisa menyalakan api pada kompor khusus. Api yang dihasilkan tidak bisa lama menyala seperti pada tabung gas konvensional. Ia menambahkan diperlukan 10 kilogram kotoran sapi untuk menyalakan hingga 4 – 6 jam kompor.
Selain menghasilkan gas metana, kotoran sapi djuga digunakan untuk campuran pakan ikan, seperti lele dan patin. Kotoran sapi ditambah (halusan) jagung, ‘bongkol’ sawit dan dedak diolah untuk pakan lele dan patin. Kotoran sapi juga dimanfaatkan membantu untuk pupuk kompos yang digunakan di bidang pertanian.