Arsip Kategori: SD5 Tema 3

SD Kelas 5 – IPA – SISTEM PEREDARAN DARAH PADA HEWAN DAN MANUSIA – RANGKUMAN

SD Kelas 5 – IPA – SISTEM PEREDARAN DARAH PADA HEWAN DAN MANUSIA – RANGKUMAN.

Memahami organ peredaran darah dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan organ peredaran darah manusia.

PENGERTIAN SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH.
Sistem sirkulasi atau peredaran darah adalah sistem yang mengatur pemompaann darah yang dibutuhkan tubuh untuk kelangsungan hidup. Sistem ini juga bias disebut sebagai system transportasi karena sejalan dengan aliran darah, juga mengangkut zat-zat maupun hormon yang dibutuhkan tubuh sehingga tersebar merata. Tidak hanya pada manusia, begitu juga dengan hewan.

PERADARAN DARAH BESAR DAN PEREDARAN DARAH KECIL PADA MANUSIA.

a. Peredaran darah besar.

Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.

 

b, Peredaran darah kecil :

Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung.

 


FUNGSI SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH.

Sistem peredaran darah memiliki fungsi ;

  • Mensuplai Oksigen dan sari makanan dari sistem pencernaan ke seluruh jaringan tubuh,
  • Membawa gas Karbondioksida ke paru-paru,
  • Mengembalikan sisa metabolism ke ginjal untuk disekresikan,
  • Menjaga suhu tubuh,
  • Mendistribusikan hormon-hormon untuk mengatur fungsi sel-sel tubuh.

 


ORGAN (ALAT) SIRKULASI PEREDARAN DARAH.

Untuk lebih memahami pembahasan ini, akan lebih baik jika dikaji terlebih dahulu tentang darah dan organ-organ atau alat yang ikut bekerja sama membantu peredaran darah pada tubuh manusia.

A, Darah : Darah merupakan alat transportasi utama dalam sistem sirkulasi.

Fungsi darah cukup  banyak diantaranya ;

  • Mengangkut Oksigen dan Karbondioksida ke jaringan dan paru-paru,
  • Mengangkut zat-zat lainnya ke seluruh tubuh seperti zat makanan, ion dan hormone ke seluruh tubuh,
  • Berperan aktif melawan bakal penyakit,
  • Memelihara keseimbangan cairan tubuh,
  • Mempertahankan tubuh dari serangan mikroorganisme,
  • Memelihara suhu tubuh pada kondisi normal sekitar 37 derajat celcius.

Dalam darah terdapat komponen-komponen penyusunnya yaitu  :

a. Plasma darah.
Dari keseluruhan darah pada tubuh manusia, plasma darah merupakan bagian yang besar yaitu sekitar 55 persen dari seratus persen darah dalam tubuh. Plasma darah berbentuk cair berwarna kekuning-kuningan. Komponen yang dimilikinyayaitu air, glukosa, asam amino, ion, protein, asam lemak, vitamin, hormone dan gas O2serta CO2. Plasma darah memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Sebagai pelarut bahan-bahan kimia
  • Membawa mineral-mineral telarut, glukosa, asam amino, vitamin, karbondiosida (sebagai ion hydrogen karbonat), dan bahan-bahan buangan.
  • Menyebarkan panas dari organ yang lebih hangat ke organ yang lebih dingin.
  • Menjaga keseimbangan antara cairan di dalam sel dan cairan di luar sel

b. Sel darah.
Sel darah merupakan komponen lain dari darah. Dalam darah terdapat sekitar 45 persen sel darah yang berupa padatan, lebih sedikit dari plasma darah.


B, Jantung.
Jantung merupakan salah satu organ yang penting dalam kelangsungan hidup kita. Sudah jadi rahasia umum bahwa jantung memompa darah ke seluruh tubuh untuk menyediakan oksigen beserta zat-zat lainnya untuk kepentingan seluruh sel dalam tubuh kita. Karena itulah jantung terus menerus berkontraksi memompa darah tanpa henti sepanjang hidup.Jantung terletak di rongga dada, diselaputi oleh suatu membran pelindung yang disebut pericardium. Otot jantung bekerja secara otomatis diluar kehendak kita. Pada orang dewasa denyut jantung sekitar 60-80 per menit.


C, Pembuluh Darah.
Pembuluh darah dapat kita ibaratkan sebagai selang yang bersifat elastic, sifat ini sangatlah bermanfaat untuk mempertahankan tekanan darah yang stabil. Pada keadaan normal, apabila tekanan darah meningkat, maka diameter pembuluh darah akan melebar sebagai bentuk adaptasi untuk menurunkan tekanan yang berlebih agar menjadi normal. Elastisitas pembuluh darah tidak tetap, pembuluh darah akan menjadi kaku seiring bertambahnya usia oleh karena itu tekanan darah pada orang lanjut usia cenderung lebih tinggi. Penyebab lain dari kekauan pembuluh darah adalah kolesterol yang menumpuk pada dinding dalam pembuluh darah, kolesterol juga menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Untuk menjaga elastisitas pembuluh darah agar tetap normal dan baik yaitu melakukan olahraga secara teratur.

Berdasarkan fungsinya, susunan pembuluh darah dapat digolongkan dalam 3 sistem yaitu sistem distribusi yang terjadi pada arteri, sistem pengumpulan yang terjadi pada vena dan sistem kapiler yang terjadi di pembuluh darah kapiler antara arteri dan vena.

a, Arteri.
Pembuluh nadi atau arteri berfungsi untuk mengalirkan darah keluar dari jantung dengan ciri letaknya tersembunyi di dalam, dindingnya tebal dan elastis, denyutnyaterasadanmemilikisatukatupdekatdenganjantung.Jikapembuluhiniterpotongmakadarahakankeluarmemancar. Pembuluhnadiada 3 jenisyaitu ;
– Aorta, Pembuluh darah arteri yang keluar dari ventrikel kiri
– Arteri, Percabangan dari aorta
– Arteriol, pembuluh nadi yang berhubungan dengan kapiler.

b, Vena.
Pembuluh balik atau vena berfungsi mengalirkan darah menuju jantung dengan cirri letaknya di permukaan, dindingnya tipis dan tidak elastic, denyutnya tidak terasa dan memiliki katup disepanjang tubuh. Jika terpotong darahnya akan menetes keluar. Pembuluh vena juga memiliki 3 jenis yaitu ;
-Vena kava, pembuluh vena yang mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung melalui atrium kanan
-Venula, vena yang berhubungan dengan kapiler
-Vena pulmonalis, satu-satunya pembuluh vena yang mangalirkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru menuju atrium kiri.

c, Kapiler.
Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat halus yang memiliki fungsi sebagai alat penghubung antara pembuluh arteri dan vena, tempat terjadinya pertukaran zat antara darah dan cairan jaringan, menyerap makanan yang terdapat di usus dan menyaring darah yang terdapat di ginjal.

 


SISTEM PEREDARAN DARAH PADA CACING.

Sistem Peredaran darah tertutup Cacing Tanah – Pada sistem sirkulasi darah tertutup, darah mengalir ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh. Jantung memompa darah ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh dan kembali ke jantung juga melalui pembuluh.

Sistem sirkulasi pada cacing tanah terdiri atas lima pasang jantung pembuluh atau jantung semu yang terletak pada segmen tubuh 7 hingga 11. Lima pembuluh darah sejajar dengan panjang tubuh. Pada setiap segmen tubuh terdapat sepasang pembuluh penghubung, pembuluh darah dorsal (punggung), pembuluh ventral (perut), serta anyaman pembuluh kapiler. Jantung pembuluh terdiri dari pembuluhpembuluh yang berukuran besar, yaitu pembuluh dorsal dan ventral yang mampu berkontraksi. 

 


SISTEM PEREDARAN DARAH BURUNG.

Peredaran darah burung tersusun oleh jantung sebagai pusatperedaran darah, darah, dan pembuluh-pembuluh darah. Darah pada unggas tersusun oleh eritrosit berbentuk oval danberinti. Jantung unggas berbentuk kerucut dan terbungkus selaput perikardium. Jantung terdiri dari dua serambi yang berdinding tipis serta dua bilikyang dindingnya lebih tebal. Bagian kanan dan kiri jantung telah terpisah secara sempurnasehingga tidak ada percampuran antara darah kaya oksigen di bagiankiri dan darah miskin oksigen di bagian kanan Serambi dan bilik kanan berisi darah kotor yang banyak mengandung karbondioksida dan bilik kiri berisi darah bersih yang kaya oksigenPembuluh-pembuluh darah dibedakan atas arteri dan vena. Arteri yang keluar dari bilik kiri ada tiga buah, yaitu dua arterianonim dan sebuah aorta.

 


Sistem peredaran darah serangga.

Berbeda dengan cacing, sistem peredaran darah serangga tanpa melalui pembuluh darah. Maksudnya, peredaran darah pada serangga berupa sistem peredaran darah terbuka. Sebagai contoh, peredaran darah pada belalang. Alat peredaran darah belalang meliputi jantung dan pembuluh darah. Lihat Gambar 1. Belalang memiliki jantung yang berbentuk tabung panjang dengan bagian-bagian gelembung pembuluh darah. Letak jantung belalang berada pada punggung, tepatnya di dalam bagian homosoel yang memanjang. Bagian tersebut disebut sinus. Sedangkan pembuluh darah besar (aorta) meninggalkan jantung bagian depan, belakang, dan seringkali bagian bawahnya. Kemudian pembuluh darah tersebut menjadi cabang-cabang yang membawa hemolimfa ke berbagai organ dan jaringan-jaringan tubuh. Hemolimfa adalah cairan yang tersusun atas darah dan cairan interstisial.

 


GANGGUAN PADA PEREDARAN DARAH MANUSIA.

Sitem peredaran darah dapat mengalami gangguan yang menyebabkan terganggunya fungsi peredaran darah. Beberapa gangguan pada peredaran darah manusia antara lain sebagai berikut:

a, Hipertensi dan Hipotensi.

Hipertensi merupakan penyakit tekanan darah tinggi yang disebabkan penyempitan pembuluh darah.Sebaliknya hipotensi merupakan penyakit tekanan darah rendah yang salah satu penyebabnya adalah kekurangan gizi makanan.

Gambar bagian kiri : Pembuluh darah normal tanpa sumbatan plak/lemak.
Gambar bagian kanan : Pembuluh darah yang ditutupi plak/lemak. Lemak dapat menempel di dinding pembuluh darah dan menghambat aliran darah sehingga kerja jantung menjadi berat dan meningkatkan tekanan darah.

 


b, Anemia.
Anemia merupakan penyakit kekurangan sel darah merah.Anemia dapat disebabkan oleh pendarahan yang hebat sehingga banyak darah yang terbuang, kekurangan zat besi, dan kanker tulang yang mengakibatkan terganggunya pembentukan sel darah merah.Ciri-ciri penderita anemia yaitu cepat lelah, sering sakit kepala, dan wajah pucat.

Hipertensi, hipotensi, dan anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi sayuran, buah, makanan rendah lemak, dan menerapkan gaya hidup sehat.


c, Stroke.
Stroke merupakan penyakit yang disebabkan pembuluh darah di otak pecah atau tersumbat sehingga otak tidak mendapat asupan oksigen dan nutrisi.Kondisi tersebut menyebabkan terganggunya fungsi sistem saraf tubuh.Akibatnya Salah satu sisi tubuh mengalami kelumpuhan dan terganggunya penglihatan dan pendengaran.Penyakit stroke dapat dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat, hipertensi, dan stress.

Hasil CT Scan atau rontgen otak untuk membantu menentukan penyebab stroke dan melihat lokasi serta seberapa luas jaringan otak yang rusak.Bagian otak yang rusak ditunjukkan warna merah.


d, Leukemia.
Leukemia merupakan penyakit yang disebabkan oleh berlebihnya produksi sel darah putih.Hal ini mengakibatkan sel darah putih akan memakan sel darah merah.Dampaknya adalah tubuh akan kekurangan sel darah merah.Penderita leukemia harus rutin melakukan transfusi darah untuk menerima asupan sel darah merah.

 


Cara Memelihara Kesehatan Organ Peredaran Darah. 

Organ peredaran darah didalam tubuh kita dapat dijaga kesehatannya dengan beberapa cara berikut :
Beristirahat secara teratur.
Berolahraga teratur untuk melancarkan aliran darah misalnya lari pagi dan bersepeda Membiasakan memakan makanan yang sehat.Makanan yang menyehatkan jantung adalah makanan yang bergizi seimbang dan rendah lemak.Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dapat mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.Usahakan selalu mengonsumsi sayur dan buah.

Berolahraga membantu melancarkan peredaran darah dan berdampak positif bagi kesehatan jantung.

 

Baca juga :

https://gretha.my.id/audiobuku/buku-tematik-kelas-5-tema-4-sehat-itu-penting/

Buku Tematik – Kelas 5 – Tema 3 – Makanan Sehat

Buku Tematik – Kelas 5 – Tema 3 – Makanan Sehat

https://drive.google.com/file/d/11XhuVIkl6To4DuDgjcOJFkmXpSUzj99B/view?usp=sharing

SD Kelas 5 – PKN – Pendidikan Kewarganegaraaan – Materi Tema 1,2,3,4,5 Kurikulum 2013

Nilai – Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari.

A. Sejarah Lahirnya Pancasila.

  1. Masa Penjajahan Jepang di Indonesia

Jepang pernah menduduki wilayah Indonesia tahun 1942 sampai 1945. Belanda yang sebelumnya menduduki wilayah Indonesia menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Pada masa itu, Jepang yang tergabung dalam Blok Poros sedang terlibat Perang Pasifik dengan Blok Sekutu. Belanda merupakan salah satu negara yang tergabung dalam Blok Sekutu.

Pada tanggal 7 Desember 1941, Jepang menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawaii sehingga melemahkan kekuatan Sekutu di Asia.. Dengan cepat, Jepang mengambil alih wilayah jajahan Sekutu termasuk Indonesia. Selanjutnya 8 Maret 1942, Belanda menandatangani Perjanjian Kalijati yang berisi penyerahan seluruh wilayah kekuasaan Belanda di Hindia Belanda tanpa syarat kepada Jepang. Maka, dimulailah masa penajjahan Jepang di Indonesia.

Selama sekitar 3,5 tahun menjajah Indonesia, Jepang menyebabkan banyak penderitaan. Rakyat Indonesia mengalami ketakutan, kemiskinan, dan kelaparan. Rakyat Indonesia dipaksa untuk bekerja tanpa diberi makanan yang layak dan tanpa upah. Kerja paksa pada masa penjajahan jepang disebut romusha.

Akibat penderitaan yang semakin parah, rakyat Indonesia kemudian berusaha melawan penindasan penjajah Jepang. Mereka berjuang bersama untuk mengusir Jepang dari tanah Indonesia. Hingga tahun 1944, perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajahan Jepang masih belum berhasil.

Perjuangan melawan penjajahan Jepang dilakukan di berbagai daerah, antara lain di Aceh yang dipimpin oleh Tengku Abdul Jalil (1942) dan Tengku Hamid (1944), di Tasikmalaya dipimpin oleh KH. Zainal Mustofa (1943), Indramayu dipimpin oleh H. Madriyan (1944), dan Blitar dipimpin oleh Supriyadi (1945). Perlawanan-perlawanan tersebut berhasil dikalahkan Jepang. Namun, kekalahan tersebut justru membangkitkan semangat nasionalisme rakyat Indonesia untuk melawan Jepang.

Pada akhir tahun 1944, Jepang sering mengalami kekalahan dari Sekutu. Jepang lalu berubah dan menunjukkan sikap yang lebih baik demi menarik simpati rakyat Indonesia. Jepang berusaha menghentikan perlawanan rakyat dan membujuk rakyat Indonesia agar mau membantu Jepang berperang melawan Sekutu.

Berikut cara-cara yang dilakukan Jepang untuk menarik hati Rakyat Indonesia:

  1. Bendera Merah Putih diizinkan untuk berkibar di kantor-kantor.

  2. Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa resmi.

  3. Jepang memberi janji kemerdekaan kepada rakyat Indonesia. Janji ini diucapkan oleh Perdana Menteri Jepang saat itu, yaitu Kuniaki Koiso di depan sidang Parlemen Jepang. Janji ini kemudian terkenal dengan sebutan “Janji Koiso”. Isi Janji Koiso adalah “Indonesia akan diberi kemerdekaan di kemudian hari.”

 

 

  1. Lahirnya Pancasila

Janji Jepang untuk memberi kemerdekaan kepada rakyat Indonesia dibuktikan dengan membentuk Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). BPUPKI dalam bahasa Jepang disebut Dokuritzu Junbi Cosakai. Tugas BPUKI adalah melakukan penyelidikan tentang usaha-usaha mencapai Indonesia merdeka.

Tugas BPUPKI sangat penting bagi Indonesia. Oleh karena itu, banyak tokoh yang dilibatkan sebagai anggota BPUPKI, yaitu sebanyak 67 orang. Sebanyak 60 orang berasal dari Indonesia dan 7 orang berasal dari Jepang. Ketua BPUPKI adalah Radjiman Wedyodiningrat dan wakilnya adalah R. Panji Suroso.

BPUPKI mengadakan sidang resmi sebanyak dua kali. Sidang pertama berlangsung pada 29 Mei 1945 sampai 1 Juni 1945. Sidang pertama ini bertujuan membahas bentuk negara Indonesia dan merumuskan dasar negara Indonesia. Bentuk negara Indonesia yang disepakati adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam merumuskan dasar negara Indonesia, BPUPKI mendengarkan beberapa pidato dari tokoh pergerakan nasional Indonesia diantaranya Moh. Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Ketiga tokoh tersebut mengajukan pendapatnya tentang dasar negara Republik Indonesia, yaitu sebagai berikut:

  1. Prof. Mohammad Yamin, S.H

Dalam sidang BPUPKI pada 29 Mei 1945, beliau berpidato mengemukakan gagasan mengenai rumusan lima asas dasar negara Republik Indonesia, yaitu:

  1. Perikebangsaan,

  2. Perikemanusiaan,

  3. Periketuhanan,

  4. Perikerakyatan,

  5. Kesejahteraan Rakyat.

 

  1. Prof. Dr. Soepomo.

Dalam sidang BPUPKI pada tanggal 31 Mei 1945, beliau berpidato mengemukakan gagasan mengenai rumusan lima prinsip dasar negara Republik Indonesia, yang dinamakan “Dasar Negara Indonesia Merdeka”, yaitu:

  1. Persatuan,

  2. Kekeluargaan,

  3. Kesinambungan/keseimbangan lahir batin,

  4. Musyawarah,

  5. Keadilan rakyat.

 

  1. Ir. Soekarno.

Dalam sidang pada tanggal 1 Juni 1945, beliau berpidato mengemukakan gagasan mengenai rumusan lima sila dasar negara Republik Indonesia, yang beliau beri nama “Pancasila”, yaitu:

  1. Kebangsaan Indonesia,

  2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan,

  3. Mufakat atau Demokrasi,

  4. Kesejahteraan Sosial,

  5. Ketuhanan Yang Maha Esa.

Setelah itu, BPUPKI mengalami masa reses persidangan (periode jeda atau istirahat) selama satu bulan lebih. Sebelum dimulainya masa reses persidangan, dibentuklah suatu panitia kecil yang beranggotakan sembilan orang. Panitia ini dinamakan “Panitia Sembilan” dengan diketuai Ir. Soekarno. Tugas Panitia Sembilan adalah mengolah usul dari konsep para anggota BPUPKI mengenai dasar negara Republik Indonesia.

Sembilan keanggotaan Panitia Sembilan adalah sebagai berikut:

  1. Ir. Soekarno (Ketua),

  2. Drs. Mohammad Hatta (Wakil ketua),

  3. Raden Ahmad Soebardjo Djojoadisoerjo,

  4. Mr. Prof. Mohammad Yamin,

  5. KH. Abdul Wahid Hasjim,

  6. Abdoel Kahar Moezakir,

  7. Raden Abikoesno Tjokrosoejoso,

  8. Haji Agus Salim,

  9. Alexander Andries Maramis.

Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Sembilan kembali bertemu untuk melaksanakan sidang tak resmi yang dihadiri 38 orang anggota BPUPKI. Sidang tak resmi ini dipimpin oleh Ir. Soekarno selaku ketua. Sidang tersebut membahas rancangan Pembukaan (dalam bahasa Belanda Preambule) Undang-Undang Dasar 1945.

Sidang tersebut menghasilkan rumusan dasar negara Republik Indonesia yang kemudian dikenal sebagai Piagam Jakarta atau Jakarta Charter. Sebagai ketua Panitia Sembilan, Ir. Soekarno melaporkan hasil kerja panitia kecil yang dipimpinnya kepada anggota BPUPKI. Hasil kerja tersebut berupa dokumen rancangan dasar negara Indonesia merdeka yang disenut dengan Piagam Jakarta.

Rancangan dasar negara Republik Indonesia yang terdapat dalam Piagam Jakarta adalah sebagai berikut:

  1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.

  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

  3. Persatuan Indonesia.

  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan.

  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.

Rancangan dasar negara tersebut diterima untuk selanjutnya dimatangkan dalam sidang BPUPKI yang kedua. Sidang kedua BPUPKI diselenggarakan mulai tanggal 10 Juli 1945 sampai 17 Juli 1945. Sidang tersebut membahas tentang rumusan dasar negara untuk Indonesia merdeka. Setelah itu, BPUPKI dibubarkan dan tugasnya digantikan oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). PPKI dalam bahasa Jepang disebut Dokuritzu Junbi Inkai. PPKI diketuai diketuai oleh Ir. Soekarno dan bertugas mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Isi piagam Jakarta yang menjadi rumusan dasar negara kemudian menjadi perdebatan. Alasannya, masyarakat di wilayah timur Indonesia umumnya bukan penganut agama Islam. Masyarakat di Indonesia Timur mengusulkan untuk menghilangkan tujuh kata pada Piagam Jakarta yaitu yang berbunyi “…dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemeluk-pemeluknya…” kalimat tersebut dianggap tidak mewakili masyarakat Indonesia yang beragama selain Islam.

Usulan tersebut disampaikan kepada Mohammad Hatta. Demi menjaga persatuan dan kesatuan, Mohammad Hatta lalu menyampaikan usulan tersebut dalam sidang pertama PPKI. Usulan tersebut diterima sehingga kalimat yang semula berbunyi Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi para pemuluk-pemeluknya diubah menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa.

Dalam sidang pertama tersebut, PPKI mengesahkan rumusan dasar negara yang kemudian disebut Pancasila, pengesahan ini dilakukan sehari setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, yaitu pada tanggal 18 Agustus 1945.

Bunyi Pancasila adalah sebagai berikut:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.

  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

  3. Persatuan Indonesia.

  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan.

  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

  1. Kedudukan Pancasila,

Pancasila tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia. Pancasila memiliki kedudukan yang penting dalam kehidupan bangsa Indonesia. Kedudukan Pancasila dalam kehidupan bangsa Indonesia antara lain sebagai berikut:

  1. Pancasila Sebagai Dasar Negara,

Pancasila sebagai dasar negara berisi aturan-aturan hukum dan merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Artinya setiap peraturan di Indonesia harus bersumber kepada Pancasila.

  1. Pancasila sebagai Cita-Cita Bangsa, 

Sebagai dasar negara, Pancasila juga berisi cita-cita bangsa Indonesia. Cita-cita bangsa indonesia tercantum dalam alinea keempat UUD 1945, yaitu:

  1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,

  2. Memajukan kesejahteraan umum,

  3. Mencerdaskan kehidupan bangsa,

  4. Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

 

  1. Pancasila sebagai Ciri Khas Bangsa Indonesia,

Pancasila sebagai ciri khas bangsa Indonesia memiliki arti bahwa Pancasila berfungsi sebagai identitas bangsa,yang merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang tidak dimiliki bangsa lain.

  1. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia,

Kedudukan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia berarti bahwa pancasila menjadi petunjuk atau pedoman diberbagai kegiatan kehidupan untuk mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Semua perilaku dan sikap setiap individu harus dijiwai dengan nilai-nilai Pancasila.

  1. Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Sila-Sila Pancasila.

Pancasila adalah dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Pancasila digali dari akar budaya bangsa Indonesia sendiri, bukan budaya bangsa asing. Istilah Pancasila sudah dikenal sejak zaman Kerajaan Majapahit, yaitu terdapat dalam Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular. Pancasila ditetapkan sebagai dasar negara dalam sidang BPUPKI tanggal 18 Agustus 1945. Pancasila sebagai dasar negara tercantum dalam dalam teks Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 pada alinea ke-4.

Pancasila diumpamakan sebagai satu paket lengkap yang menopang Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pancasila merupakan satu kesatuan yang bulat dan utuh dari kelima silanya. Sila pertama menjiwai sila kedua, ketiga, keempat, dan kelima. Sila kedua dijiwai oleh sila pertama, ketiga, keempat, kelima dan begitu seterusnya. Kelima sila tidak dapat dilepas satu dengan yang lainnya. Walaupun masing-masing sila mempunyai nilai-nilai sendiri tetapi hubungan antarsila merupakan hubungan yang utuh dan saling terkait.

Setiap sila yang membentuk Pancasila merupakan unsur yang mutlak yang membentuk kesatuan, bukan unsur pelengkap dan tidak dapat ditambah atau dikurangi. Artinya satu sila menjiwai dan dijiwai sila-sila yang lain. Misalnya meskipun sila Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan sila yang berkaitan dengan Tuhan, tetapi tidak berarti sila-sila yang lain hanya sebagai pelengkap saja.

Nilai-nilai Pancasila perlu sekali dikembangkan dalam kehidupan sosial budaya. Hal ini dimaksudkan agar tercipta suasana yang tenang, sejahtera, damai, dan aman. Tanpa nilai-nilai Pancasila semua itu tidak akan tercapai.

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.

Di dalam sila pertama Pancasila ini terkandung nilai ketuhanan. Nilai-nilai luhur dalam sila pertama Pancasila antara lain:

  1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaan dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Memeluk satu agama dan menjalani kehidupan sesuai dengan norma-norma agama tanpa memandang rendah pemeluk agama lain.

  2. Manusia Indonesia percaya dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan kepercayaannya masing-masing

  3. Menerapkan sikap saling menghormati dan bekerja sama antarpemeluk agama, agar tercipta kerukunan hidup antar umat beragama

  4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama.

  5. Tidak memaksakan suatu agama atau kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

 

 

  1. Kemanusaiaan yang Adil dan Beradab.

Pada sila kedua ini mengandung nilai luhur sebagai berikut:

  1. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit, dan sebagainya.

  2. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa, tepa selira, dan berbaur dengan orang lain.

  3. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.

  4. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.

  5. Menumbuhkan rasa kemanusiaan dalam diri kita karena bangsa Indonesia adalah bagian dari seluruh umat manusia di dunia.

 

 

 

  1. Persatuan Indonesia.

Nilai yang terkandung dalam sila ketiga antara lain:

  1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.

  2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.

  3. Mengembangkan rasa cinta tanah air dan bangsa.

  4. Mengembangkan rasa bangga berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.

  5. Menjaga kelestarian bumi Indonesia.

  6. Memajukan pergaulan tanpa memandang suku, agama, atau golongan demi terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa.

  1. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan /Perwakilan.

 

Nilai yang terkandung dalam sila keempat adalah:

  1. Sebagai warga negara Indonesia, kita mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.

  2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.

  3. Mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan untuk kepentingan bersama.

  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.

  5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.

  1. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

 

 

Sila kelima mengandung nilai:

  1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan serta gotong royong.

  2. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.

  3. Suka memberi pertolongan kepada orang lain.

  4. Tidak menggnakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.

  5. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

 

 

 

 

  1. PERILAKU / SIKAP YANG SESUAI DENGAN NILAI-NILAI PANCASILA.

  1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa

  1. Di lingkungan keluarga:

  1. Melaksanakan ritual keagamaan, misalnya shalat dan berdoa ketika hendak melakukan berbagai kegiatan.

  2. Melaksanakan syukuran ketika mendapatkan kebahagiaan atau memperoleh berkah dan karunia Tuhan.

  3. Bersilaturahmi sesama anggota keluarga

  4. Memperdalam, berdiskusi, ceramah, dan mengkaji ajaran agamanya masing-masing.

 

  1. Di lingkungan sekolah:

  1. Mengikuti ceramah keagamaan di sekolah.

  2. Mengikuti lomba kegiatan keagamaan.

  3. Menghormati bapak/ibu guru.

  4. Berdoa ketika akan memulai dan mengakhiri pelajaran, dan saat upacara bendera.

  5. Memperingati hari-hari besar keagamaan di sekolah.

  6. Mengikuti kegiatan kerohanian di sekolah.

  7. Mengikuti pelajaran agama di sekolah dengan sungguh-sungguh.

  8. Menghormati dan menghargai teman yang sedang menjalankan ibadah.

  9. Memelihara sarana peribadatan dan membiasakan hidup bersih dan rapi.

  10. Melaksanakan ibadah menurut agama dan keyakinan masing-masing.

 

 

  1. Di lingkungan masyarakat:

  1. Menjalankan ibadah sesuai tata cara agamanya masing-masing.

  2. Menghormati dan tidak mengganggu peribadatan tetangga yang seagama maupun yang tidak seagama.

  3. Turut serta membantu terlaksananya acara keagamaan di lingkungan.

  4. Tidak melakukan perusakan rumah ibadah agama lain.

  5. Tidak memaksakan suatu agama kepada penganut agama lain.

 

 

 

  1. Sila Kemanusiaan yang Adil yang beradab.

  1. Di lingkungan rumah:

  1. Mencintai, menghormati dan menaati nasihat orang tua.

  2. Menjunjung tinggi nilai-nilai luhur keluarga dengan penuh ketulusa sehingga terjadi suasana keluarga yang bahagia.

  3. Menjaga nama baik keluarga d masyarakat.

  4. Saling membantu dan merasakan dalam kesusahan dan kegembiraan.

  1. Di lingkungan sekolah:

  1. Menjunjung tinggi kesopanan dalam pergaulan antarteman di sekolah.

  2. Melaksanakan program sekolah terutama yang berkaitan dengan usaha kemanusiaan.

  3. Saling menasihati apabila ada teman yang mencontek, tidak melaksanakan tugas piket.

  4. Melaporan kepada guru jika ada teman yang membolos atau menyalahgunakan uang sekolah.

  5. Membantu teman yang mengalami musibah.

  6. Mengembangkan sikap tenggang rasa sesama teman.

  1. Di lingkungan masyarakat:

  1. Membantu korban bencana alam.

  2. Memberi sedekah kepada fakir miskin.

  3. Tidak menyakiti dan memfitnah orang lain.

  4. Meminta izin bila meminjam barang orang lain.

  5. Mengumpulkan dana bela sungkawa untuk diserahkan kepada yang berhak menerima.

  6. Selalu menyapa tetangga apabila berpapasan.

  7. Tidak gaduh saat malam hari atau ketika ada tetangga yang sakit dan tertimpa musibah.

  8. Tidak merasa lebih mulia ketika bertemu dengan orang yang kurang mampu.

  9. Memberikan bantuan kepada panti asuhan.

  1. Sila Persatuan Indonesia

  1. Di lingkunga rumah

  1. Mencintai sesama anggota keluarga dan membina kerukunan serta keutuhan keluarga.

  2. Mengutamakan kepentingan keluarga di atas kepentingan pribadi.

  3. Tidak memakdakan kehendak kepada anggota keluarga.

  4. Saling menyayangi, tolong-menolong, saling menghormati, dan menghargai serta bergtong royong di antara sesama anggota keluarga.

  5. Menjaga, memelihara dan mempunyai rasa memiliki harta benda keluarga.

  1. Di lingkungan sekolah:

  1. Menghindari sikap dan perilaku yang mencemarkan nama baik sekolah.

  2. Menyayangi dan saling menghormati antarteman, guru dan etugas sekolah.

  3. Bergaul dengan sesama teman tanpa saling menejek dan membedakan suku, agama, ras dan golongan.

  4. Mengikuti upacara bendera dengan tertib.

  5. Menjaga kebersihan lingkungan kelas dan sekolah serta tidak mencorat-coret dinding dan prasarana lainnya.

  6. Menggunakan bahasa daerah dan nasional secara baik dan benar.

  7. Giat belajar, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, dan gemar membaca.

  1. Di lingkungan masyarakat:

  1. Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas keentingan pribadi dan golongan.

  2. Giat mengikuti sistem keamanan lingkungan.

  3. Bergaul dengan masyarakat tanpa memandang perbedaan.

  4. Meningkatkan pariwisata di dalam negeri.

  5. Mencintai dan membeli produk bangsa Indonesia

  6. Menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

  7. Belajar kesenian daerah.

  1. Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan /Perwakilan

  1. Di lingkungan keluarga:

  1. Musyawarah saat akan melakukan pembangunan/renovasi rumah.

  2. Pembagian tugas kerja anggota keluarga dengan musyawarah

  3. Musyawarah saat menyelesaikan masalah keluarga.

  4. Menerima hasil musyawarah keluarga dengan lapang dada.

  5. Melaksanakan hasil keputusan musyawarah keluarga dengan penuh rasa tanggung jawab.

  1. Di lingkungan sekolah:

  1. Meaksanakan musyawarah saat pemilihan ketua kelas dan pembagian tugas piket.

  2. Melaksanakan diskusi kelompok.

  3. Menyalurkan opini/pendapat melalui majalah dinding.

  4. Menerima teman kita yang terpilih menjadi ketua kelas berdasarkan hasil musyawarah.

  5. Tidak bertengkar saat melakukan diskusi di kelas.

  6. Tidak memaksakan pendapat kepada teman.

  1. Di lingkungan masyarakat:

  1. Musyawarah dan gotong royong membangun sarana umum.

  2. Pemberdayaan Badan Musyawarah Desa.

  3. Melaksanakan musyawarah saat pemilihan ketua RT/RW

  4. Tidak boleh marah/bertengkar saat berbeda pendapat dalam rapat/musyawarah

  1. Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

  1. Di lingkungan keluarga:

  1. Bersikap hemat dan mau bekerja keras sesuai dengan kemampuan.

  2. Pandai mengatur waktu untuk belajar.

  3. Rajin melatih diri dengan keterampilan.

  4. Tidak bersikap boros dan berfoya-foya.

  1. Di lingkungan sekolah:

  1. Gemar menabung dan menghemat uang jajan.

  2. Pengadaan sarana belajar secara sederhana.

  3. Tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan.

  4. Bekajar keras dalam meraih prestasi.

  5. Rajin sekolah dan mengikuti pelajaran dengan tekun

  6. Membantu teman yang kesulitan belajar tetapi bukan memberi contekan

  1. Di lingkungan masyarakat:

  1. Menggalang kegiatan sosial.

  2. Menaati peraturan lalu lintas.

  3. Saling menghargai antar sesama.

  4. Tidak membeli barang bajakan.

 

 

 

Rangkuman Materi

Tema : 2
Sub Tema : 1,2,3
Pembelajaran : 1-6
Kompetensi Dasar : PPkn

3.2 Memahami hak,kewajiban dan tanggung jawab sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari.

Tanggung jawab sebagai warga masyarakat

  1. Pengertian

Tanggung jawab warga masyarakat adalah sikap dan perilaku seseorang yang ikhlas ikut serta menjaga kelangsungan hidup warga masyarakat. Menjaga kelangsungan hidup warga masyarakat menjadi hak sekaligus tugas dan kewajiban semua warga masyarakat. Oleh karena itu, tanggung jawab warga masyarakat dapat dilihat dari kesediaan warga masyarakat melaksanakan hak, tugas, dan tanggung jawabnya secara ikhlas dan baik.

  1. Bentuk tanggung jawab warga masyarakat.

Bentuk tanggung jawab warga masyarakat tercermin dari pelaksanaan hak, tugas, dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat seperti berikut :

  • Menjaga keamanan lingkungan.

  • Ikut musyawarah bersama warga masyarakat

  • Melakukan penghijauan di lingkungan tempat tinggal.

  • Ikut dalam pemilihan kepala desa dan pemilihan tokoh masyarakat lainnya.

  • Ikut bekerja bakti membersihkan lingkungan tempat tinggal bersama warga masyarakat.

Dalam kehidupan sehari-hari setiap orang tidak hanya bertanggung jawab melaksanakan hak, tugas, dan tanggung jawabnya sebagai warga masyarakat.Akan tetapi,setiap orang mempunyai tanggung jawab lain yaitu tanggung jawab terhadap terhadap Tuhan, diri sendiri, keluarga, serta bangsa dan Negara.

  • Tanggung jawab setiap orang terhadap Tuhan Yang Maha Esa dapat diwujudkan dalam bentuk tindakan mematuhi perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya.

Contohnya: beribadah tepat waktu sesuai ajaran agama yang dianut dan tidak semena-mena terhadap orang lain.

  • Tanggung jawab terhadap diri sendiri dapat diwujudkan dalam bentuk tindakan memenuhi kewajiban diri dalam mengembangkan kepribadian.

Contohnya yaitu bertangung jawab atas perbuatan yang telah dilakukan terhadap diri sendiri.

  • Tanggung jawab terhadap keluarga dapat ditunjukkan antara lain dalam bentuk tindakan menjaga nama baik keluarga,meningkatkan kesejahteraan keluarga,dan menjaga keselamatan keluarga.

Contohnya: Ayah bekerja keras untuk menafkahi anggota keluarganya.

Anak rajin dan disiplin belajar di rumah.

Ibu mengasuh anak dengan baik.

  • Tanggung jawab yang lebih luas bagi setiap orang adalah tanggung jawab terhadap bangsa dan Negara. Tanggung jawab setiap orang sebagai warga Negara dapat ditunjukkan dalam bentuk tindakan melaksanakan hak dan kewajiban.

Contoh : Mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku

Ikut serta dalam upaya bela Negara.

Ikut dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara.

Kalian bisa ikut membela Negara. Caranya, kalian dapat ikut mengharumkan nama bangsa melalui berbagai olimpiade atau kejuaraan internasional, baik di bidang pendidikan, budaya, maupun olah raga.

Membiasakan bertanggung jawab dalam masyarakat.

Sikap tanggung jawab yang sebaiknya kalian tunjukkan saat ikut serta dalam musyawarah bersama warga masyarakat sebagai berikut :

  • Menyampaikan pendapat dengan suara jelas,tegas,dan sopan.

  • Mendengarkan pendapat orang lain.

  • Menghargai perbedaan pendapat

  • Menerima keputusan hasil musyawarah.

  • Melaksanakan hasil keputusan musyawarah tanpa rasa terpaksa.

Begitu juga pada saat mengikuti pengambilan keputusan bersama secara voting. Kalian hendaknya menunjukkan sikap bertanggung jawab. Voting biasanya dilaksanakan pada pemilihan pemimpin dalam masyarakat. Misalnya memilih ketua RT, ketua RW, kepala desa. Ikut serta memilih pemimpin dalam masyarakat merupakan hak setiap warga masyarakat. Oleh karena itu, setiap warga masyarakat yang sudah memenuhi syarat hendaknya menggunakan hak suaranya secara bertanggung jawab. Setiap warga masyarakat bebas memberikan suaranya kepada calon pemimpin yang dikehendaki. Tidak ada seorangpun yang bisa memaksakan kehendak kepada orang lain.Pilihan setiap orang bersifat rahasia sesuai asas pemilu di Negara Indonesia yaitu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Keputusan hasil musyawarah dan voting merupakan kebijakan bersama. Pelaksanaan hasil musyawarah mengikat semua warga masyarakat. Artinya,semua warga masyarakat wajib melaksanakan keputusan hasil musyawarah secara ikhlas tanpa ada rasa terpaksa. Dengan demikian,berarti telah terlaksana tanggung jawab warga masyarakat. Biasakan bertanggung jawab sejak dini mulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat, hingga bangsa dan Negara.

Bentuk tanggung jawab warga masyarakat

Bentuk tanggung jawab lain yang bisa dibiasakan warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari sbb:

  1. Menjaga dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan masyarakat.

Bentuk tanggung jawab masyarakat ini dapat dibiasakan dalam berbagai kegiatan.

Contoh:

  • ikut kerja bakti di lingkungan tempat tinggal.

  • menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar dalam pergaulan.

  • bergaul tanpa mempermasalahkan perbedaan sara(suku,agama,ras,dan antar golongan)

  • menyelesaikan masalah bersama secara musyawarah.

  • hidup rukun dengan tetangga.

  • menjaga dan memelihara rasa persatuan dan kesatuan terkandung prinsip-prinsip berikut

  • Membina keserasian,keselarasan,dan keseimbangan dalam berbagai lingkungan kehidupan.

  • Saling mengasihi,membina,dan memberi antar sesama

  • Tidak menonjolkan perbedaan, tetapi mencari kesamaan.

  1. Meningkatkan rasa solidaritas sosial atau setia kawan sebagai sesame warga masyarakat

Misalnya:

  • gotong royong membantu tetangga yang tertimpa musibah

  • mengumpulkan dana sosial untuk korban bencana alam

  • berbagi hasil panen

Meningkatkan rasa solidaritas sosial atau setia kawan terkandung sikap saling membantu, peduli, bekerja

  1. Menghapuskan bentuk- bentuk tindakan diskriminasi dalam kehidupan di masyarakat untuk menghindari perpecahan masyarakat, bangsa, dan Negara.

Contoh bentuk tindakan diskriminasi yang hendaknya kalian hindari dalam hidup bermasyarakat antara lain bergaul dengan mempertimbangkan perbedaan sara (suku, agama, ras, dan antar golongan) dan bergaul hanya dengan teman yang pandai.

Tanggung jawab sebagai warga masyarakat,penting kalian biasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membiasakan tanggung jawab sebagai warga masyarakat,akan tercapai berbagai tindakan positif seperti berikut:

– Mewujudkan kehidupan masyarakat yang serasi, selaras, dan seimbang.

– Menjaga kerukunan dan keakraban antar warga masyarakat.

-Memperlancar jalannya pembangunan nasional.

-Memupuk sikap saling mencintai dan saling membantu antar warga masyarakat.

Tanggung jawab, hak, dan kewajiban warga masyarakat

  1. Hak sebagai warga masyarakat

Hak berarti sesuatu yang mutlak menjadi milik seseorang dan penggunaannya tergantung kepada orang yang bersangkutan. Jadi, hak warga masyarakat adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik seseorang yang berkedudukan sebagai warga masyarakat.

  • Bentuk hak warga masyarakat seperti berikut:

– Mendapatkan perlindungan hukum.

– Mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak.

– Menikmati lingkungan bersih.

– Hidup tenang dan damai.

– Bebas memilih,memeluk,dan menjalankan agama.

– Berpendapat dan berorganisasi.

– Mengembangkan kebudayaan daerah.

  1. Kewajiban sebagai warga masyarakat

Kewajiban berarti sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.

Kewajiban warga masyarakat adalah kewajiban seseorang yang berkedudukan sebagai warga Negara.

<ul

      • Bentuk kewajiban warga masyarakat seperti berikut:

        – Mematuhi aturan atau norma yang berlaku dalam masyarakat.

        – Menjaga ketenangan dan ketertiban lingkungan masyarakat.

        – Mengikuti kegiatan yang ada di lingkungan RT, RW, atau desa setempat. Misalnya kegiatan kerja bakti, gotong royong, dan musyawarah warga masyarakat setempat.

        – Menghormati tetangga di lingkungan tempat tinggal.

        – Membantu tetangga yang terkena musibah.

        Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.

        <ul

          </ul
      • Bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri seperti berikut:

        – Mandi dua kali sehari.

        – Memotong kuku seminggu sekali.

        – Mencuci piring selesai makan.

        – Mencuci baju yang kotor.

        – Merapikan dan membersihkan kamar tidur.

        <ul

          </ul
      • Selain tanggung jawab terhadap diri sendiri, kamu sebagai siswa mempunyai tanggung jawab di sekolah. Tanggung jawab di sekolah meliputi pelaksanaan hak dan kewajiban.

        Contoh kewajiban di sekolah yang sebaiknya kalian biasakan sebagai berikut:

        – Menjaga kebersihan sekolah

        – Menjaga ketenangan kelas.

        – Menghormati Bapak/Ibu Guru dan teman

        – Melaksanakan tugas piket kelas yang sudah ditetapkan.

        Contoh hak di sekolah:

        -Mendapat pengajaran.

        -Mendapat nilai.

        -Belajar dengan tenang.

        -Bertanya tentang materi pelajaran yang belum jelas.

        <ul

          </ul
      • Musyawarah untuk Mufakat

        Pengambilan keputusan harus didasarkan pada beberapa nilai penting agar semua pihak yang terlibat merasakan keadilan.

        Nilai yang mendasar tersebut diantaranya sebagai berikut

        -Nilai kebersamaan.

        Pengambilan keputusan harus dilakukan secara bersama-sama duduk dalam suatu tempat dengan tujuan yang sama demi kebaikan bersama,walaupun setiap peserta rapat berasal dari latar belakang yang berbeda,namun harus tetap mendahulukan kepentingan umum dan mengesampingkan kepentingan pribadi.

        -Nilai kebebasan mengemukakan pendapat.

        Bebas artinya tidak mendapat paksaan dari orang lain.Semua peserta rapat boleh mengutarakan pendapatnya.Pendapat yang diberikan harus logis dan masuk di akal.Tidak menimbulkan perpecahan,sesuai dengan norma,dan tidak menyinggung perasaan orang lain.

        -Nilai menghargai pendapat orang lain.

        Setiap peserta rapat haruslah mendengarkan dan menghargai pendapat orang lain tanpa menyela orang yang sedang mengemukakan pendapat.Bila tidak setuju dengan pendapat yang dikemukakan peserta lain,boleh menanggapinya,tetapi dengan cara yang sopan agar tidak menimbulkan permasalahan.

        -Nilai jiwa besar serta lapang dada melaksanakan hasil keputusan dengan rasa penuh tanggung jawab.

        Nilai persamaan hak ialah seluruh peserta rapat diberi hak yang sama untuk mengemukakan pendapatnya.Mereka diberikan kebebasan untuk mengungkapkan idea tau gagasan.

        • Musyawarah adalah pembahasan bersama suatu masalah guna mencapai keputusan.

        • Mufakat artinya kesepakatan bersama untuk melaksanakan hasil musyawarah.

        • Musyawarah mufakat adalah perundingan bersama untuk memecahkan masalah,sehingga tercapai keputusan bulat yang akan dilaksanakan bersama.Kita mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama bukan untuk kepentingan golongan atau pribadi.

        • Anggota musyawarah dapat menyampaikan pendapatnya dengan cara sebagai berikut:

        – Mengacungkan tangan sebagai tanda izin bicara.

        – Berbicara setelah dipersilakan.

        – Kalau ada yang berbicara,menunggu sampai pembicaraan selesai.

        – Bersikap sopan.

        – Suara cukup jelas.

        • Ciri-ciri musyawarah untuk mufakat:-Sesuai dengan kepentingan bersama.

        – Usul atau pendapat yang disampaikan mudah dipahami dan tidak memberatkan.

        -Dalam musyawarah,pertimbangan moral lebih diutamakan dan bersumber dari hati nurani yang jujur.

        -Pembicaraan harus dapat diterima dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani.

        • Prinsip-prinsip dan aturan musyawarah:

        -Musyawarah dilandasi dengan akal sehat dan hati nurani yang luhur.

        – Musyawarah dilandasi semangat kegotongroyongan dan kekeluargaan.

        – Mengutamakan kepentingan umum.

        – Menghargai pendapat orang lain.

        – Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan YME.

        – Melaksanakan keputusan bersama dengan dilansi itikad baik dan penuh rasa tanggung jawab.

        • Tata cara dan persyaratan musyawarah:

        – Peserta musyawarah harus hadir sebelum musyawarah dimulai.

        – Musyawarah dimulai jika peserta musyawarah telah mencapai kuorum.

        Kuorum adalah penetapan jumlah minimum anggota yang harus hadir pada saat musyawarah.

        – Ada susunan kepanitiaan yang minimal terdiri dari:ketua,notulis,dan peserta musyawarah.

        – Setiap peserta musyawarah berhak menyampaikan pendapat.

        – Setiap peserta musyawarah harus menghargai pendapat orang lain.

        • Sikap dalam musyawarah:

        – Menghargai/menghormati pendapat orang lain.

        – Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.

        – Tidak boleh mencela pendapat orang lain.

        – Tidak boleh memotong pembicaraan orang lain.

        Rangkuman Materi

        Tema : 3

        Sub Tema : 1,2,3

        Pembelajaran : 1-6

        Keberagaman Sosial dan Budaya di Indonesia

        Tujuan pembelajaran:

        • Menjelaskan pengertian keberagaman sosial, budaya, dan organisasi sosial budaya di Indonesia
        • Menyebutkan contoh keberagaman sosial budaya dan organisasi sosial budaya di Indonesia
        • Menjelaskan makna Bhineka Tunggal Ika dalam keberagaman sosial budaya di Indonesia
        1. Keberagaman Sosial di Indonesia

        Indonesia merupakan negara yang kaya karena keberagaman sosial. Keberagaman sosial artinya masyarakat Indonesia terdiri atas beragam suku, agama, dan mata pencaharian. Masyarakat Indonesia mendiami ribuan pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke. Setiap pulau memiliki penduduk dengan suku, agama, dan mata pencaharian yang berbeda-beda.

        Keberagaman sosial termasuk kekayaan bangsa dan sudah semestinya kita banggakan. Bangsa dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia yang mendiami ribuan pulau adealah sebuah kekayaan yang jarang dimiliki oleh bangsa lain. Untuk itu kita harus menyikapi keberagaman sosial dengan bijaksana agar tidak terjadi perpecahan.

        1. Keberagaman Suku

        Kondisi Indonesia yang berupa negara kepulauan membuat masyarakatnya hidup berkelompok berdasarkan pulau tempat tinggalnya. Kelompok-kelompok masyarakat tersebut kemudian membentuk suku bangsa. Suku bangsa adalah sekelompok masyarakat di suatu daerah yang memiliki kesamaan fisik, bahasa, susunan masyarakat, dan adat istiadat. M. A. Jaspan (1959) menyatakan bahwa Indonesia memiliki 366 suku bangsa.

        Contoh suku bangsa yang ada di Indonesia adalah suku Jawa. Masyarakat suku Jawa dapat dikenali dari ciri fisiknya, seperti memiliki kulit berwarna sawo matang, bahasa, logat bicara, dan adat istiadatnya yang khas. Kesamaan-kesamaan inilah yang membentuk identitas suku Jawa.

        Selain suku Jawa, suku bangsa lain yang ada di Indonesia antara lain suku Bali, suku Toraja, atau suku Asmat. Adapula suku bangsa Tionghoa yang tidak murni berasal dari Indonesia, melainkan dari negeri Tiongkok. Namun, suku Tionghoa saat ini telah menjadi bagian dari keberagaman sosial di Indonesia. Perbedaan yang dimiliki masing-masing suku harus disikapi sebagai keberagaman yang indah. Meskipun memiliki perbedaan, setiap suku harus saling menghormati dan menghargai. Dengan demikian, kita bisa menghindari terjadinya perpecahan bangsa.

        1. Keberagaman Agama

        Keberagaman lainnya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia adalah keberagaman agama. Ada enam agama resmi di Indonesia, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Setiap penduduk diberikan kebebasan untuk menganut dan beribadah sesuai agama serta kepercayaan masing-masing. Antara penganut agama satu dengan lainnya harus saling menghormati dan menghargai. Salah satu sikapo yang harus kita terapkan dalam menyikapi keberagaman agama di Indonesia adalah toleransi.

        Toleransi adalah sikap menghargai adanya perbedaan agama di antara penduduk. Toleransi ditunjukkan dengan cara saling menghormati adanya keberagaman tersebut. Sikap toleran bertujuan untuk menjaga keharmonisam hubungan antarumat beragama di Indonesia.

        Toleransi beragama dapat kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti : berteman tanpa membedakan suku dan agamanya, menghormati teman yang berbeda agama saat sedang beribadah.

        1. Keberagaman Mata Pencaharian

        Setiap manusia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pekerjaan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari disebut mata pencaharian. Jenis mata pencaharian penduduk biasanya menyesuaikan kondisi wilayahnya. Kondisi geografis Indonesia yang beragam menyebabkan penduduk di setiap wilayah memeiliki mata pencaharian yang berbeda-beda. Masayrakat di daerah dataran tinggi biasanya memiliki mata pencaharian di bidang: pertanian, perkebunan, dan peternakan. Mata pencaharian masyarakat di daerah dataran rendah antara lain pekerja kantoran, pekerja pabrik, dan pedagang. Sedangkan masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai biasanya bekerja sebagai nelayan dan petani garam.

        Perbedaan mata pencaharian di setiap wilayah membuat setiap daerah dapat saling melengkapi kebutuhan masing-masing. Perbedaan ini membuat mereka dapat saling bekerja sama. Dengan bekerjasama, kebutuhan setiap penduduk dapat terpenuhi.

        1. Keberagaman Budaya di Indonesia

        Setiap daerah di Indonesia memiliki budaya yang berbeda-beda. Perbedaan ini membuat Indonesia menjadi negara yang memiliki keberagaman budaya. Keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan ciri khas yang membedakannya dengan negara lain.

        1. Faktor Penyebab Keberagaman Budaya

        Kondisi negara Indonesia yang berbentuk kepulauan menyebabkan masyarakat hidup dengan berkelompok. Dalam kelompok-kelompok tersebut, mereka membentuk budaya sendiri. Oleh karena itu, setiap pulau atau kelompok masyarakat memiliki budaya yang berbeda-beda.

        Selain itu, setiap pulau di Indonesia memiliki kenampakan alam yang juga berbeda-beda. Misalnya, kenampakan alam Pulau Sumatera umumnya berupa barisan pegunungan atau perbukitan. Kenampakan alam di Pulau Nusa Tenggara umumnya berupa padang rumput (stepa dan sabana). Berbagai macam kenampakan alam turut membentuk budaya pulau setempat.

        Letak Indonesia yang berada di antara dua benua, yaitu Benua Asia dan Benua Australia, menyebabkan Indonesia menjadi jalur perdagangan internasional. Selain berdagang, para pedagang juga menyebarkan budaya yang dibawanya kepada masyarakat Indonesia. Hal ini juga turut membentuk keberagaman budaya di Indonesia

        1. Macam-macam keberagaman budaya di Indonesia

        1. Keberagaman lagu daerah

        Lagu daerah merupakan lagu yang syairnya menggunakan bahasa daerah setempat. Lagu daerah dinyanyikan saat upacra adat. Lagu daerah memiliki makna yang beragam, antara lain rasa syukur dan cerita rakyat setempat.

        1. Keberagaman adat istiadat

        Adat istiadat merupakan perilaku budaya dan aturan-aturan yang diterapkan dalam masyarakat. Setiap anggota masyarakat harus melaksanakan adat istiadat. Apabila mereka melanggar atau tidak emnjalankannya, maka akan mendapatkan sanksi sosial. Setiap daerah umumnya memiliki adat istiadat masing-masing.

        1. Keberagaman alat musik tradisional

        Alat musik digunakan untuk mengiringi pertunjukan tari tradisional. Alat musik tradisional dimainkan dengan cara ditiup, dipetik, maupun dipukul. Setiap provinsi memiliki alat musik tradisional yang khas.

        1. Keberagaman pakaian daerah

        Pakaian daerah digunakan dalam upacara adat maupun pesta pernikahan. Pakaian daerah umumnya terdiri atas penutup kepala, baju, celana, dan aksesoris. Salah satu upaya pelestarian pakaian daerah adalah dengan menggunakannya dalam berbagai kegiatan tradisional maupun nasional.

        1. Keberagaman senjata tradisional

        Salah satu aksesoris pakaian daerah adalah senjata tradisional. Zaman dahului, senjata tradisional digunakan untuk berburu hewan. Namun, sekarangsenjata tradisional digunakan sebagai perlengkapan dalam upacara adat.

        1. Keberagaman bahasa daerah

        Bahasa daerah merupakan bahasa yang digunakan di suatu wilayah. Bahasa daerah digunakan sebagai alat komunikasi masayarakat di suatu daerah. Meskipun memiliki perbedaan bahasa daerah, bahasa Indonesia dipersatukan oleh bahasa Indonesia.

        1. Bhineka Tunggal Ika dan Kaitannya dengan Keberagaman Sosial Budaya di Indonesia
        1. Makna Bhineka Tunggal Ika

        Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang artinya “walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu”. Bagi Indonesia, Bhineka Tunggal Ika bermakna “meskipun memiliki keberagaman sosial budaya tetapi bangsa Indonesia tetap merupakan satu kesatuan yaitu bangsa Indonesia”. Bhineka Tunggal Ika menjadi semangat bangsa Indonesia untuk bersatu. Apabila persatuan dan kesatuan tetap terjaga maka bangsa Indonesia dapat terhindar dari perpecahan.

        1. Bhineka Tunggakl Ika dalam Keberagaman Sosial Budaya di Indonesia

        Indonesia dengan berbagai keberagamn yang dimiliki tetap merupakan satu kesatuan yaitu bangsa Indonesia. Semboyan Bhineka Tunggal Ika menjadi semnagat bangsa Indonesia untuk bersatu dalam keberagaman. Keberagaman sosial dan budaya yang dimiliki hendaknya disikapi dengan menerapkan sikap hidup rukun dalam kehidupan sehari-haridengan cara menghormati dan menghargai perbedaan. Dengan begitu, kita telah menerapkan semangat Bhineka Tunggal Ika di tengah keberagaman sosial budaya yang ada.

        RANGKUMAN MATERI

        TEMA : 4

        SUB TEMA : 1, 2, dan 3

        PEMBELAJARAN : 1 – 6

        KOMPETENSI DASAR

        PKn

        3.2 Memahami hak, kewajiban dan tanggung jawab sebagai warga dalam kehidupan sehari-hari

        MATERI

        HAK

        Hak adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. Contohnya hak mendapatkan pengajaran, hak mengeluarkan pendapat.

        Hak Siswa di Sekolah
        Hak akan diperoleh setelah kewajiban dipenuhi. Hak siswa atau siswi di sekolah antara lain sebagai berikut :

        • Mendapatkan pendidikan dan pengajaran.

        • Menggunakan fasilitas pembelajaran sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

        • Mendapatkan penghargaan berupa piagam penghargaan atas prestasi yang dicapai.

        • Mendapatkan porsi pengembangan sesuai potensi yang dimiliki.

        • Memperoleh bimbingan dan konsultasi secara optimal dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapinya.

        • Mendapatkan perlindungan selama berada di lingkungan sekolah pada jam belajar dan penugasan.

        • Mendapatkan laporan dan umpan balik hasil proses pendidikan yang diikutinya

        KEWAJIBAN

        Kewajiban adalah Sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.

        Contohnya: melaksanakan tata tertib di sekolah, membayar SPP atau melaksanakan tugas yang diberikan guru dengan sebaik-baiknya dan sebagainya.
        Contoh dari Kewajiban adalah:

        1. Sebagai warga negara yang baik kita wajib membina dan melaksanakan hak dan kewajiban kita dengan tertib. Hak dan kewajiban warga negara diatur dalam UUD 1945 yang meliputi.

        2. melaksanakan tata tertib di sekolah, membayar SPP atau melaksanakan tugas yang diberikan guru dengan sebaik-baiknya dan sebagainya

        Kewajiban Siswa di Sekolah
        Siswa di sekolah sebagai warga sekolah, tidak dapat terlepas dari kewajiban. Kewajiban-kewajiban tersebut harus dilaksanakan agar mendapatkan hak. Apabila kewajiban-kewajiban tersebut tidak dilaksanakan atau dipatuhi, maka akan mendapatkan sanksi dari sekolah. Secara umum kewajiban seorang siswa atau siswi di sekolah adalah sebagai berikut :

        1. Mengikuti seluruh kegiatan sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
        2. Meninggalkan lingkungan sekolah segera setelah kegiatan yang diikutinya berakhir.
        3. Mewujudkan dan memelihara ketertiban, keamanan, keindahan, kekeluargaan dan kerindangan
        4. Hadir di sekolah sebelum bel sekolah dibunyikan.
        5. Memberi keterangan izin/sakit/berhalangan yang sah (dari orang tua/wali/dokter/polisi) pada saat tidak masuk sekolah.
        6. Siswa wajib mengikuti Upacara Bendera dan apel.
        7. Siswa wajib memelihara seluruh fasilitas yang ada di lingkungan sekolah.
        8. Menyiapkan, menggunakan dan memelihara seluruh peralatan dan perlengkapan belajar mengajar.
        9. Mematuhi berbagai ketentuan khusus yang mengatur pengunaan fasilitas di lingkungan sekolah.
        10. Siswa wajib menggunakan pakaian sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan.
        11. Rambut harus rapi, tidak dicat dan tidak mengganggu belajar (untuk siswa putra tidak melebihi kerah kemeja, alis mata dan telinga)
        12. Siswa wajib membawa alat -alat belajar (buku paket, buku catatan, buku tugas, dan alat- alat tulis)
        13. Siswa tidak diperkenankan meninggalkan kelas tanpa seizin guru kelas atau guru piket.
        14. Siswa tidak boleh membawa barang-barang yang tidak berhubungan dengan pelajaran ke sekolah.
        15. Siswa wajib mengikuti ulangan yang diadakan sekolah

        Kewajiban anak dirumah

        1. Membantu orang tua
        2. Belajar
        3. Belajar agama
        4. Membereskan kamarnya
        5. Menjaga kebersihan rumah
        6. Patuh kepada orang tua
        7. Menghormati anggota keluarga lain
        8. Sayang kepada anggota keluarga
        9. Bangun pagi
        10. Berpakaian rapi
        11. Meminta ijin orang tua

        TANGGUNG JAWAB

        Adapun tanggung jawab secara definisi merupakan kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan baik yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.

        Contoh tanggung jawab seorang pelajar adalah :

        • Belajar
        • Mengerjakan PR
        • Melaksanakan jadwal piket
        • Melakukan upacara bendera
        • Berbuat baik kepada guru dan teman disekolah

        Ada banyak hal yang menjadi tanggung jawab, tugas atau kewajiban seorang anak kepada orangtua / wali dari dirinya, yaitu:

        • Sayang Kepada Orangtua / Wali
        • Patuh Terhadap Perintah Orangtua / Wali
        • Menjadi Anak yang Baik
        • Rajin Belajar Menimba Ilmu
        • Rajin Ibadah dan Mendoakan Orangtua / Wali
        • Selalu Siap Membantu Orangtua / Wali
        • Tidak Membuat Marah Orangtua / Wali
        • Berupaya Menjadi Orang yang Mandiri dan Mapal
        • Menjaga Nama Baik Keluarga dan Orang Tua / Wali
        • Menjaga Nama Baik Keluarga dan Orang Tua / Wali

        INTERAKSI

        Interaksi adalah suatu jenis tindakan yang terjadi ketika dua atau lebih objek mempengaruhi atau memiliki efek satu sama lain. Ide efek dua arah ini penting dalam konsep interaksi, sebagai lawan dari hubungan satu arah pada sebab akibat. Kombinasi dari interaksi-interaksi sederhana dapat menuntun pada suatu fenomena baru yang mengejutkan. Dalam berbagai bidang ilmu, interaksi memiliki makna yang berbeda

        Interaksi merupakan merupakan suatu bentuk hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dan kelompok, serta kelompok dengan kelompok. Interaksi manusia bukan hanya dengan individu dan kelompok saja, melainkan mencakup interaksi manusia dengan lingkungan alam, sosial, budaya dan ekonomi. Dalam interaksi tersebut, terjadi berbagai macam permasalahan yang disebut dengan dinamika interaksi. Dinamika ini, mendorong terbentuknya suatu perubahan kepada hal yang baik atau pun hal yang sebaliknya.

        Manusia berinteraksi dengan lingkungan hidupnya. Interaksi antara manusia dan lingkungan hidup merupakan proses saling mempengaruhi antara satu dan lainnya. Lingkungan hidup memiliki pengaruh besar bagi manusia karena merupakan komponen penting dari kehidupan manusia. Begitupun sebaliknya, manusia memiliki pengaruh besar terhadap lingkungan hidup dalam hal pemeliharaan dan pelestarian. Lingkungan hidup manusia terdiri atas lingkungan alam, lingkungan, sosial, budaya dan ekonomi.

        1. Interaksi Manusia dengan Lingkungan Alam

        Lingkungan alam adalah lingkungan yang terbentuk secara alamiah tanpa campur tangan manusia. Lingkungan alam mencakup semua benda hidup dan tak hidup yang terjadi secara alamiah di bumi. Lingkungan alam terdiri atas komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik adalah segala sesuatu yang ada di lingkungan yang bukan makhluk hidup. Lingkungan biotik adalah segala benda hidup yang ada di lingkungan.

        Dalam lingkungan alam terjadi interaksi antara lingkungan abiotik dengan lingkungan biotik atau sebaliknya. Bahkan, antar komponen lingkungan biotik dan antar komponen lingkungan abiotik juga terjadi saling keterkaitan. Contoh interaksi antara komponen abiotik dengan biotik adalah tanah, suhu dan curah hujan yang memengaruhi jenis tanaman yang tumbuh suatu daerah.


        Lingkungan biotik juga dapat memengaruhi lingkungan abiotik. Contohnya daerah yang banyak tumbuhannya akan membuat suhu udara menjadi lebih sejuk. Daerah yang masih banyak tumbuhannya juga dapat menyimpan air tanah lebih banyak karena tanah di bawahnya dapat menyerap air lebih banyak.

        Interaksi antara manusia dan alam dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu interaksi yang menyesuaikan diri dengan alam dan interaksi yang mendominasi alam.

        • Interaksi manusia yang menyesuaikan diri dengan alam contohnya adalah hidup dekat dengan sumber makanannya. Manusia menyesuaikan waktu tanam dengan musim penghujan, waktu untuk berlayar menyesuaikan dengan keadaan cuaca, menghindari tinggal di daerah rawan bencana alam, dan lain-lain.

        • Interaksi manusia yang mendominasi alam. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki manusia cenderung melakukan upaya mengambil sumber daya alam. Bahkan, manusia berupaya memodifikasi cuaca dengan mengembangkan teknologi hujan buatan.

        Namun demikian, sampai saat ini manusia belum mampu memperkirakan kapan gempa bumi akan terjadi, jam berapa gunung akan meletus, dan seterusnya. Manusia juga tidak mampu menghentikan gelombang tsunami, menghentikan banjir dan lain-lain. Dalam hal ini manusia cenderung berupaya menyesuaikan diri. Sebagai contoh, penduduk yang tinggal di daerah gempa mengembangkan teknologi rumah atau bangunan yang tahan gempa.

        2. Interaksi Manusia dengan Lingkungan Sosial
        Manusia perlu berhubungan atau berkomunikasi dengan yang lainnya. Maka terjadilah apa yang dinamakan proses sosial. Proses sosial adalah suatu interaksi atau hubungan saling memengaruhi antarmanusia. Proses sosial ini akan terjadi kalau ada interaksi sosial. Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan antara orang perorangan, antara kelompok manusia, maupun antara orang perorangan dan kelompok manusia.

        Dalam interaksi sosial, hubungan yang terjadi harus secara timbal balik dilakukan oleh kedua belah pihak. Artinya kedua belah pihak harus saling merespon. Proses interaksi sosial akan terjadi apabila di antara pihak yang berinteraksi melakukan kontak sosial dan komunikasi.

        Menurut Soerjono Soekanto (2003), kata “kontak” berasal dari bahasa Latin, yaitu berasal dari kata con dan tangere (bersama, menyentuh). Kontak berarti bersama-sama saling menyentuh secara fisik. Dalam pengertian gejala sosial, kontak sosial ini dapat berarti hubungan masing-masing pihak tidak hanya secara langsung bersentuhan secara fisik, Kontak dapat dilakukan melalui surat-menyurat, telepon, sms, dan lain-lain. Dengan demikian hubungan fisik bukan syarat utama terjadinya interaksi sosial.

        Menurut Karl Mannheim, (2003: 65) kontak dapat dibedakan ke dalam dua bagian, yaitu kontak primer dan kontak sekunder. Kontak primer adalah kontak yang dikembangkan dalam media tatap muka, sedangkan kontak sekunder terjadi tidak dalam media tatap muka dan ditandai dengan adanya jarak. Kontak Sekunder dapat dibagi lagi ke dalam dua bagian:

        • Kontak Sekunder langsung, yaitu kontak yang terjadi antara masing-masing pihak melalui alat tertentu, misalnya telepon, internet, surat, sms, dan lain-lain.

        • Kontak Sekunder tidak langsung, yaitu kontak yang memerlukan pihak ketiga. Misalnya, Ahmad minta tolong kepada Fauzi untuk dikenalkan kepada Fatimah.

        Kontak sosial juga dapat berlangsung dalam tiga kegiatan atau bentuk, yaitu:

        • Antara orang perorangan . Contohnya, seorang bayi yang baru lahir, ia akan melakukan kontak sosial dengan ibunya dan keluarga secara langsung.

        • Antara perorangan dengan kelompok. Misalnya seorang siswa sedang belajar bersama atau berdiskusi dalam kelompok belajarnya. 

        • Antara kelompok dengan kelompok. Contohnya, seperti kelompok pelajar dari suatu sekolah melakukan studi banding ke sekolah yang lain.


        Berlangsungnya suatu proses interaksi sosial didorong oleh beberapa faktor, antara lain sebagai berikut:

        a. Faktor Imitasi

        Menurut Gabriel Tarde (2003: 66), imitasi berasal dari kata imitation, yang berarti peniruan. imitasi merupakan proses seseorang mencontoh orang lain atau kelompok. Untuk dapat meniru, menurut Choros (2003: 66) ada syarat-syarat tertentu, antara lain: (1) Harus menaruh minat terhadap sesuatu yang akan diimitasi. (2) mengagumi hal-hal yang akan diimitasi. (3) memberikan penghargaan sosial yang tinggi terhadap objek yang akan menjadi objek imitasi kita. (4) memiliki pengetahuan tentang pihak atau sesuatu yang akan diimitasi.

        b. Faktor Sugesti

        Sugesti artinya pengaruh yang dapat menggerakan hati orang. Faktor sugesti ini akan terjadi apabila kemampuan berpikir seseorang terhambat sehingga orang itu melakukan pandangan orang lain. Selain itu sugesti akan terjadi kalau orang yang memberi sugesti memiliki wibawa/terpandang di bidangnya atau juga sugesti itu terjadi jika pandangan itu didukung oleh sebagian orang (mayoritas).

        c. Faktor Identifikasi

        Identifikasi merupakan kecenderungan-kecenderungan atau keinginan-keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain. Proses ini dapat berlangsung dengan sendirinya, sehingga pandangan dan sikap orang lain bisa masuk ke dalam jiwanya. Misalnya, kita mengidolakan seseorang sehingga semua tingkah laku orang itu kita lakukan.

        d. Faktor Simpati

        Simpati merupakan suatu proses ketika seseorang merasa tertarik kepada orang lain. Simpati akan muncul melalui perasaan yang memegang peranan sangat penting. Faktor simpati yang utama adalah ingin mengerti dan ingin bekerjasama dengan orang lain.


        3. Interaksi Manusia dengan Lingkungan Budaya

        Manusia tidak bisa hidup sendiri untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya. Manusia mempunyai kecendrungan untuk hidup berkelompok dan bermasyarakat. Dalam kehidupan bermasyarakat, kita harus dapat beradaptasi dengan lingkungan, termasuk dalam hal perilaku, aturan, nilai, norma, kepercayaan dan adat istiadat yang berlaku di lingkungan tersebut.

        Perilaku, aturan, nilai, norma, kepercayaan dan adat istiadat merupakan bagian dari kebudayaan. Kebudayaan merupakan salah satu unsur penting yang dimiliki oleh suatu masyarakat. Melalui kebudayaan itu, dapat terlihat ciri khas setiap suku. Kita seharusnya mengetahui tentang kebudayaan bangsa yang beranekaragam hingga dapat menyesuaikan diri terhadap aturan-aturan dan cara-cara beradaptasi terhadap lingkungan. Hal ini bertujuan agar keberadaan kita dapat diterima dalam suatu kelompok masyarakat.


        4. Interaksi Manusia dengan Lingkungan Ekonomi

        Lingkungan ekonomi adalah faktor ekonomi yang memengaruhi jalannya usaha atau kegiatan ekonomi. Faktor pendukung kegiatan ekonomi adalah kebijakan ekonomi pemerintah, pendapatan masyarakat, sumber daya ekonomi yang tersedia dan sebagainya.

        Manusia dalam kehidupan sehari-hari melakukan interaksi dengan lingkungan ekonominya. Mereka melakukan aktivitas ekonomi dengan memanfaatkan sumber daya ekonomi yang tersedia. Sumber daya ekonomi adalah alat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik berupa barang maupun jasa. Sumber daya alam, tenaga kerja, modal dan kewirausahaan merupakan sumberdaya ekonomi. Sumber daya alam dapat berupa lahan, bahan tambang, hewan, tumbuhan dan sebagainya. Tenaga kerja merupakan sumber daya untuk menghasilkan barang dan jasa

        GOTONG ROYONG

        Pengertian Gotong Royong

        Hidup gotong royong itu sudah dilaksanakan oleh nenek mouang kita, karena gotong royong sebagai ciri khas kepribadian bangsa Indonesia dan itulah yang membedakan bangsa lain yang sifatnya individualis. Gotong royong adalah kerja sama antara sejumlah warga masyarakat untuk menyelesaikan sesuatu atau pekerjaan tertentu yang dianggap berguna untuk kepentingan bersama. Gotong Royong dapat juga diartikan prinsip kerja sama, saling membantu tanpa imbalan lansung yang diterimanya yang hasilnya untuk kepentingan bersama / kepentingan umum. Gotong royong merupakan budaya bangsa Indonesia yang dilaksanakan oleh seluruh warga masyarakat sesuai dengan kegiatan masing-masing.

        Semangat gotong royong berkembang dengan baik karena didorong kesadaran bahwa :

        • Manusia tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain
        • Manusia baru bisa dapat wajar bila bersama-sama dengan orang lain
        • Manusia perlu menyusaikan dirinya dengan masyarakat lingkungannya
        • Manusia perlu menjaga hubungan baik dengan sesama untuk mengikat persaudaraan 

        Gotong royong dalam kehidupan sehari-hari 

        • Pada waktu menanam padi, warga masyarakat bersama-sama mengerjakan demikian pula juga dalam menuainya atau memanemnya
        • Pada waktu membuat jalan desa, warga masyarakat memberikan dana sesuai dengan kemampuannya dan menyumbangkan tenaganya tanpa mengharapkan imbalan gaji demi kepentingan bersama dan kepentingan umum
        • Pada waktu ada salah satu warga masyarakat yang meninggal, mereka berhenti bekerja demi untuk melayat saudaranya dan membantu sesuai dengan kemampuannya masing-masing

        Gotong royong dalam lingkungan keluarga

        Adapun gotong royong yang dilaksanakan dalam lingkungan keluarga, dimana masing-masing

        anggota keluarga melaksanakan tugas sesuai dengan kesepakatan bersama yang diatur oleh kepala keluarga dan pelaksanaan tugas tersebut sesuai dengan kemampuan masing-masing.
        Gotong royong dalam lingkungan sekolah

        • Para warga sekolah melaksanakan kerja bakti dalam rangka memelihara kebersihan dan keindahan sekolahnya
        • Para siswa mengadakan belajar bersama
        • Para siswa bersama-sama menengok temannya jika ada yang sakit dan memberikan bantuan moril maupun materil sesuai dengan kemampuan siswa masing-masing
        • Menghargai guru dan saling menghargai pada sesama temannya dan memegang teguh sifat persaudaraan

        Manfaat Kegotong royongan

        Salah satu sifat bangsa indonesia yang sangat menunjang kehidupan bermasyarakat adalah kekeluargaan dan gotong royong yang tumbuh bersama karena banyak mengandung nilai luhur. Oleh karenanya perlu ditumbuh kembangkan sesuai dengan situasi dan kondisi masing-masing dan yang paling penting dalam gotong royong adalah tersirat rela berkorban tanpa pamrih, rasa saling membantu, mengutamakan kepentingan bersama / kepentingan umum dan rasa senasib. Dengan demikian manfaat gotong royong itu antara lain :

        • Mempererat tali persaudaraan
        • Memperkukuh persatuan dan kesatuan
        • Membantu umat manusia yang membutuhkan bantuan atau pertolongan
        • Mendorong timbulnya semangat kekeluargaan
        • Dapat meringankan pekerjaan yang berat menjadi ringan dan cepat terselesaikan
        • Dapat memupuk kehidupan bermasyarakat, berbagsa dan bernegara
        • Menumbuhkan solidaritas dan kebersamaan 
        • Menghemat waktu dan tenaga produktivitas kerja
        •  Meningkatkan produktifitas kerja
        • Dan mendpatkan pahala dari Allah SWT

        Materi PKn Kelas 5

        RANGKUMAN MATERI

        TEMA : 5

        SUB TEMA : 1, 2, dan 3

        PEMBELAJARAN : 1 – 6

        KD 3.4 Menggali manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup

        1. Satu Nusa, SatuBangsa, dan Satu Bahasa

        Negara Indonesia disebut juga dengan istilah Nusantara. Nusantara berasal dari kata “nusa” dan “antara”. “Nusa” berarti pulau atau kepulauan, sedangkan “antara” artinya di antara. Nusantara diartikan sebagai satu kesatuan wilayah kepulauan di antara pulau-pulau. Wilayah negara Indonesia terdiri atas daratan dan lautan. Indonesia adalah negara kepulauan. Indonesia memiliki lima pulau besar, yaitu Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Selain itu, masih banyak pulau kecil lainnya. Pulau-pulau tersebut ditempati oleh kurang lebih 220 juta penduduk. Negara Indonesia terkenaldengan keragamannya. Misalnya, suku bangsa, budaya, agama, bahasa daerah, dan adat istiadat.

        Sebagian besar pulau di Indonesia ditempati oleh masyarakat asli daerah tersebut. Namun, ada juga warga pendatang dengan bermacam budayanya. Ada Suku Batak, Suku Jawa, Suku Betawi,Suku Sunda, Suku Badui, Suku Bali,Suku Bugis, Suku Dayak, Suku Ambon, Suku Papua, dan masih banyak lagi. Keragaman suku bangsa tidak menjadikan bangsa Indonesia terpecah belah. Keragaman dapat meningkatkan rasa ke satuan, kebangsaan dan cinta tanah air. Selain itu, juga dapat memperkuat tekad untuk mencapai cita-cita bangsa.

        Setiap suku bangsa menggunakan bahasa daerah yang berbeda dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, Suku Jawa menggunakan bahasa Jawa, Suku Batak menggunakan bahasa Batak dan Suku Sunda menggunakan bahasa Sunda. Namun, jika mengadakan hubungan dengan suku yang lain, biasanya mereka menggunakan bahasa Indonesia. Sebagai bahasa persatuan, bahasa Indonesia dijunjung tinggi oleh semua suku bangsa.Bahasa Indonesia telah disepakati sebagai bahasa per satuan dalam pergaulan antar suku bangsa. Bahasa Indonesia juga digunakan sebagai bahasa pengantar di kantor pemerintahan dan di lembaga pendidikan, termasuk juga di sekolah dasar.

        Satu nusa memiliki makna bahwa setiap orang harus merasa memiliki satu tanah air yang sama, yaitu tanah air Indonesia. Satu bangsa memiliki makna walaupun kita berasal dari suku yang berbeda, tetapi kita tetap satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Adapun satu bahasa memiliki makna untuk mewujudkan  persatuan bangsa. Kita harus menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa pemersatu antarsuku bangsa. Negara Indonesia pernah dijajah oleh bangsa Belanda dan Jepang. Penyebab negara Indonesia dijajah karena tidak adanya persatuan. Penjajah menyukai bangsa yang terpecah belah. Rakyat Indonesia banyak yang meninggal karena kekejaman penjajah. Penjajah membatasi semua kegiatan rakyat Indonesia.

        Setiap kegiatan yang dilakukan harus seizin penjajah. Kekayaan alam yang dimiliki rakyat Indonesia diambil secara paksa oleh penjajah. Rakyat Indonesia dipaksa bekerja untuk kepentingan penjajah dan tidak diberi upah. Ada sebagian rakyat Indonesia yang memberanikan diri melawan para penjajah. Namun, perlawanan rakyat masih bersifat kedaerahan. Bersifat kedaerahan, artinya hanya berjuang di daerahnya sendiri. Perjuangan juga untuk kepentingan daerahnya masing-masing. Hal ini menyebabkan belum bersatunya kekuatan rakyat untuk mengusir penjajah dari tanah air Indonesia.

        1. Sumpah Pemuda

        Pada 1908, rakyat Indonesia mulai memiliki kesadaran untuk bersatu melawan penjajah. Para pemuda di berbagai wilayah di Indonesia mulai mem bentuk perkumpulan untuk menentang penjajah. Perkumpulan pemuda tersebut mem bawa nama daerah asalnya.

        Beberapa perkumpulan pemuda atau sering disebut organisasi pemuda yang ada di daerah Nusantara, di antaranya sebagai berikut.

        1. Jong Batak, yaitu (Perkumpulan para pemuda Batak).

        2. Jong Java, yaitu (Perkumpulan para pemuda Jawa).

        3. Jong Sumatranen Bond, yaitu (Perkumpulan para pemuda Sumatra).

        4. Jong Ambon, yaitu (Perkumpulan para pemuda Ambon).

        5. Jong Islamaten Bond, yaitu (Perkumpulan para Pemuda Islam).

        6. Jong Minahasa, yaitu (Perkumpulan para pemuda Minahasa).

        7. Jong Celebes, yaitu (Perkumpulan para pemuda Sulawesi).

        Organisasi pemuda yang telah terbentuk masih bersifat kedaerahan. Mereka berjuang untuk daerah asalnya saja sehingga sulit sekali menciptakan rasa persatuan. Hal tersebut disebabkan masih kuatnya sifat kedaerahan yang mereka miliki. Para pemuda ingin sekali berjuang untuk memerdekakan negerinya, walaupun sifat kedaerahan masih kuat pada diri mereka. Hal ini terlihat dengan disepakatinya pertemuan para pemuda.

        Pada 30 April–2 Mei 1926, para pemuda yang ingin mewujudkan persatuan nasional, mengadakan Kongres Pemuda I di Jakarta. Tujuan kongres ini adalah menanamkan semangat kerja sama antar perkumpulan pemuda di Indonesia. Kongres Pemuda I menjadi dasar bagi Persatuan Indonesia. Namun, Kongres Pemuda I belum berhasil mempersatukan kegiatan pemuda dalam satu wadah. Kongres Pemuda I menghasilkan gagasan persatuan dalam perjuangan untuk Indonesia merdeka.

        Pada 28 Oktober 1928 dilaksanakan Kongres Pemuda II di Jakarta.  Kongres Pemuda II berhasil merumuskan suatu ikrar. Ikrar tersebut dikenal dengan sebutan Sumpah Pemuda. Isi Sumpah Pemuda, di antaranya sebagai berikut.

        Sumpah Pemuda

        Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe

        Bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

        Kami poetra poetri Indonesia mengakoe

        Berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

        Kami poetra dan poetri Indonesia

        Mendjoendjoeng bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

        Sumpah Pemuda merupakan pencerminan tekad dan ikrar para pemuda dan pelajar saat itu. Mereka bersatu tanpa memandang perbedaan daerah, agama, dan suku bangsa. Mereka bersatu untuk merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah. Pada waktu itu, semangat persatuan sangat menonjol. Mereka memiliki tekad lebih baik mati terhormat daripada terjajah. Tidak ada jalan lain dalam usaha merebut kemerdekaan, kecuali menjalin persatuan dan kesatuan. Tekad para pemuda begitu kuat. Mereka bersatu dengan mengucapkan ikrar setia pada negara. Ikrar tersebut dikenal dengan nama Sumpah Pemuda.

        Pada saat Kongres Pemuda II, lagu Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman untuk kali pertama diperdengarkan. Pada saat itu  juga, bendera Merah Putih ditetapkan sebagai bendera Kebangsaan Indonesia.

        Para peserta Kongres Pemuda II berdiri dan menyambut ikrar Sumpah Pemuda dengan tepuk tangan. Hal tersebut menandakan suka cita dan gembira. Bahkan, ada sebagian peserta menangis karena terharu. Ikrar Sumpah Pemuda dilakanakan oleh semua rakyat. Sumpah Pemuda menjadi peristiwa penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Sumpah Pemuda membangkitkan kesadaran seluruh rakyat sebagai bangsa yang satu. Oleh sebab itu, pelajar dan generasi penerus harus selalu menjunjung tinggi Persatuan Indonesia berdasarkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.

        Dengan Sumpah Pemuda, perjuangan rakyat Indonesia tidak lagi bersifat kedaerahan, tetapi sudah menjadi kesatuan yang kuat. Semua kekuatan bersatu untuk melawan para penjajah sehingga dalam waktu singkat, bangsa Indonesia berhasil mengusir penjajah. Puncaknya pada 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia dapat memproklamasikan kemerdekaannya.

        Sumpah Pemuda telah dikumandangkan oleh para pendahulu kita. Hal ini harus dijadikan landasan kekuatan bangsa. Sumpah Pemuda diperlukan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, memiliki rasa kebangsaan, dan satu bahasa yang sama.

        Banyak hal yang dapat kamu lakukan untuk menunjukkan bahwa kamu bangga menjadi anak Indonesia, di antaranya sebagai berikut.

        1. Rajin belajar sebagai bukti cinta terhadap tanah air.

        2. Selalu giat dalam mengerjakan piket kelas merupakan salah satu    bentuk disiplin dan  tanggung jawab.

        3. Aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah.

        4. Aktif dalam kegiatan di daerahmu, seperti ikut serta dalam perlombaan 17 Agustus.

        1. Pengamalan Nilai-Nilai Sumpah Pemuda

        Sumpah Pemuda merupakan peristiwa bersejarah yang berperan penting dalam mencapai kemerdekaan Republik Indonesia. Pada waktu itu, organisasi pemuda berasal dari daerah yang berbeda. Setiap organisasi pemuda memiliki per bedaaan bahasa, agama, suku bangsa, adat istiadat, dan budaya. Namun, mereka memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadikan Indonesia negara yang merdeka dan bebas dari segala  bentuk penjajahan.

        Bagaimana mengamalkan nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari? Banyak cara yang dapat kamu lakukan untuk mengamalkan nilai-nilai Sumpah Pemuda. Misalnya, kamu bangga menjadi anak Indonesia.

        Contoh pengamalan nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya sebagai berikut:

        1. Giat Belajar untuk Meraih Cita-cita

        Sejak kecil, kamu harus giat dan tekun belajar. Setelah dewasa, kamu akan meraih cita-citamu sehingga dapat mencapai kesuksesan dalam hidup. Kehidupan apapun yang kamu jalani harus dilakukan dengan sebaik     mungkin. Tidak hanya kesuksesan hidup yang dapat diraih, seperti pekerjaan yang baik. Namun, kebanggaan dari diri sendiri dan orangtua. Dengan demikian, kamu telah ikut serta membangun bangsa dan negara. Selain itu, kamu juga dapat menjadi penerus bangsa yang mampu menghargai perjuangan pahlawan.

        1. Mengikuti Kegiatan

        Ekstrakurikuler di sekolah sebagai seorang siswa, kamu harus pandai bergaul agar memiliki banyak teman. Dengan bergaul, banyak ilmu dan pengetahuan yang akan didapatkan. Aktif mengikuti organisasi ekstrakurikuler sekolah merupakan salah satu bentuk perwujudan semangat Sumpah Pemuda. Misalnya, pada organisasi Pramuka (Praja Muda Karana), Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera), OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah), PKS (Patroli Keamanan Sekolah), dan dokter kecil.

        1. Menghargai Keragaman Suku, Adat, Budaya, dan Agama

        Setiap anak Indonesia harus dibekali dengan ilmu dan pengetahuan yang cukup. Dengan demikian, dapat tumbuh menjadi warga negara yang cerdas dan kreatif. Anak yang cerdas dan kreatif mampu menghargai keragaman budaya, suku bangsa, dan tidak menonjolkan sikap kedaerahan. Selain itu, ia selalu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam berkomu nikasi dengan orang lain. Persatuan dan kesatuan dapat tercapai jika setiap orang mampu menghargai keragaman suku bangsa, adat, budaya, dan agama.

        Tambahan Rangkuman

        1. Makna Persatuan dan Kesatuan

        Persatuan dan kesatuan berasal dari kata satu yang berarti utuh atau tidak terpecah-belah. Persatuan dapat diartikan sebagai perkumpulan dari berbagai komponen yang membentuk menjadi satu. Sedangkan Kesatuan merupakan hasil perkumpulan tersebut yang telah menjadi satu dan utuh. Sehingga kesatuan erat hubungannya dengan keutuhan. Dengan demikian  persatuan dan kesatuan mengandung arti bersatunya macam-macam corak yang beraneka ragam menjadi satu kebulatan yang utuh.

        Mungkinkah sepeda tanpa ban dapat berjalan? Dapatkah sebatang lidi dijadikan alat untuk menyapu? Tentu semua tidak mungkin. Puluhan batang lidi yang disatukan akan lebih berguna untuk menjadi alat kebersihan.

        Dalam kehidupan, seorang manusia tidak akan memiliki arti jika ia sendiri. Ketika bersama seseorang merupakan bagian dari masyarakat harus bersatu mendukung tetap berjalannya tata nilai dan keharmonisan masyarakat. Persatuan Indonesia adalah sebagai faktor kunci yaitu sebagai sumber semangat, motivasi dan penggerak perjuangan Indonesia. Hal itu tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang berbunyi sebagai berikut “Dan perjuangan pergerakan Indonesia telah sampailah pada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa menghantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur“.

        Makna dari sebuah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia yaitu harus saling bahu-membahu dalam mempertahankan, mengisi, dan merebut kemerdekaan. Persatuan dan kesatuan merupakan senjata yang paling ampuh bagi bangsa Indonesia baik dalam rangka merebut, mempertahankan maupun mengisi kemerdekaan. Meningkatkan persatuan dan kesatuan merupakan salah satu cara menjaga kerukunan mulai dari keluarga, masyarakat, negara.

        1. Makna Kerukunan Hidup.

        Kerukunan berasal dari kata rukun. Kerukunan adalah suasana saling berdampingan, bahu membahu, tolong-menolong, dan saling menghormati. Hidup rukun adalah suasana kehidupan yang seimbang, serasi, selaras dimana setiap orang bebas menggunakan apa yang menjadi hak serta melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya. Hidup rukun harus dijunjung tinggi setiap orang dimanapun . Hidup rukun bertujuan menciptakan kehidupan yang aman dan damai. Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri, artinya selalu bergantung pada orang lain. Kita makan saja membutuhkan beras dari petani, ikan dari nelayan. Dari mana kita peroleh? Tentu dengan membeli dari pedagang. Tidak ada seorang pun yang hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Dalam hidup rukun tidak bolah ada saling membenci, iri hati, sombang, serta sifat tidak terpuji lainnya. Hidup rukun bisa dilakukan dimana saja misalnya di rumah, disekolah, dimasyarakat atau lainnya. Hidup rukun di sekolah contohnya menghormati guru, mendengarkan nasihat guru, menyapa bila bertemu guru atau teman, belajar bersama, berdiskusi, berbagi makanan, melaksanakan piket bersama, menghargai pendapat teman. Dengan demikian maka situasi sekolah suasananya nyaman, guru mengajar dengan senang murid dapat belajar dengan gembira, murid mudah menerima pelajaran, belajar lebih kreatif dan berprestasi.

        1. Peristiwa yang mendukung upaya mempersatukan bangsa Indonesia.

        Persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang kita rasakan saat ini terjadi dalam proses yang dinamis dan berlangsung lama. Persatuan dan kesatuan bangsa terbentuk dari proses yang tumbuh dari unsur-unsur sosial budaya masyarakat Indonesia sendiri, yang ditempa dalam jangkauan waktu yang lama sekali. Unsur-unsur sosial budaya itu antara lain seperti sifat kekeluargaan dan jiwa gotong-royong. Kedua unsur itu merupakan sifat-sifat pokok bangsa Indonesia yang dituntun oleh asas kemanusiaan dan kebudayaan. Peristiwa dalam upaya mempersatukan bangsa Indonesia melalui tahap pembinaan persatuan bangsa Indonesia itu yang paling menonjol ialah sebagai berikut:

        1. Perasaan senasib

        Masa penjajahan telah melahirkan cita-cita akan masa depan yang sama, merasa memiliki perasaan senasib untuk bebas dari cekraman bangsa penjajah.

        1. Kebangkitan Nasional

        Kebangkitan Bangsa Indonesia untuk mencapai Indonesia merdeka yang sangat momunental ditandai dengan lahirnya Budi Utomo (1908), Budi Utomo menjadi awal gerakan yang bertujuan mencapai kemerdekaan Indonesia. 

        1. Kebulatan tekad untuk mewujudkan Persatuan Indonesia. Tercermin dalam ikrar Sumpah Pemuda yang dipelopori oleh pemuda perintis kemerdekaan pada tanggal 28 Oktober 1928 di Jakarta menhasilkan Sumpah Pemuda berbunyi:

        1. Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku bertumpah darah Satu Tanah Air Indonesia.

        2. Kami Putra dan Putri Indonesia mengaku berbangsa satu Bangsa Indonesia.

        3. Kami Putra dan Putri Indonesia menjunjung Bahasa Persatuan Bahasa Indonesia.

        Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 itulah pangkal tumpuan cita-cita menuju Indonesia merdeka.

        1. Proklamasi Kemerdekaan

        Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan titik kulminasi dari perjuangan bangsa Indonesia. Sejarah perjuangan bangsa Indonesia telah mencapai puncaknya. Hal ini merupakan hasil dari persatuan dan kesatuan seluruh bangsa. Proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia merupakan awal dibentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara Indonesia yang diproklamasikan oleh para pendiri negara adalah negara kesatuan. Pasal 1 ayat (1) UUD 1945 menyatakan, Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Pada sila ketiga Pancasila menegaskan kembali bagaimana tekad bangsa Indonesia mewujudkan persatuan.

        1. Prinsip-prinsip yang berhubungan dengan arti dan makna persatuan Indonesia

        Apabila hal-hal yang berhubungan dengan arti dan makna persatuan Indonesia dikaji lebih jauh, terdapat beberapa prinsip yang juga harus kita hayati serta kita pahami, lalu kita amalkan. Prinsip-prinsip yang berhubungan dengan arti dan makna persatuan Indonesia yang dimaksud adalah sebagai berikut.

        1. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika

        Prinsip ini mengakui bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang terdiri atas berbagai suku, bahasa, agama, dan adat serta kebiasaan yang majemuk. Untuk itu mewajibkan kita bersatu sebagai bangsa Indonesia.

        1. Prinsip Nasionalisme Indonesia

        Merupakan prinsip mencintai bangsa kita, tetapi bukan berarti kita mengagung-agungkan bangsa kita sendiri. Nasionalisme tidak berarti bahwa kita merasa lebih unggul daripada bangsa lain. Kita tidak ingin memaksakan kehendak kita kepada bangsa lain karena pandangan seperti itu hanya mencelakakan kita. Selain tidak realistis, sikap seperti itu juga bertentangan dengan sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab.

        1. Prinsip Kebebasan yang Bertanggung jawab

        Manusia Indonesia adalah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Kita memiliki kebebasan dan tanggung jawab tertentu terhadap dirinya, terhadap sesamanya, dan dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa.

        1. Prinsip Wawasan Nusantara

        Dengan wawasan nusantara itu, kedudukan manusia Indonesia ditempatkan dalam kerangka kesatuan politik, sosial, budaya, ekonomi, serta pertahanan keamanan. Dengan wawasan itu, manusia Indonesia merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa dan setanah air, serta mempunyai satu tekad dalam mencapai cita-cita pembangunan nasional.

        1. Prinsip Persatuan Pembangunan untuk Mewujudkan Cita-cita Bangsa

        Dengan semangat persatuan Indonesia, kita harus dapat mengisi kemerdekaan serta melanjutkan pembangunan menuju masyarakat yang adil dan makmur. Persatuan merupakan modal dasar pembangunan nasional.

        Masuknya kebudayaan dari luar terjadi melalui proses akulturasi (percampuran kebudayaan). Kebudayaan dari luar itu beraneka ragam. Semua unsur-unsur kebudayaan yang datang dari luar diseleksi oleh bangsa Indonesia melalui Pancasila atau kebudayaan yang tidak bertentangan dengan Pancasila. Kemudian, sifat-sifat lain terlihat dalam setiap pengambilan keputusan yang menyangkut kehidupan bersama yang senantiasa dilakukan dengan jalan musyawarah dan mufakat. Hal itulah yang mendorong terwujudnya persatuan bangsa Indonesia. Jadi, persatuan dan kesatuan bangsa dapat mewujudkan sifat kekeluargaan, jiwa gotong-royong, musyawarah.

        Apabila semua aspek kehidupan terbentuk secara harmonis, tercipta kerukunan didasari oleh nilai persatuan dan kesatuan. Kerukunan yang terus kita jaga akan menimbulkan kenyamanan, perdamaian, ketentraman sehingga tidak akan terjadi percekcokan. Persatuan dan kesatuan dapat mewujudkan sifat kekeluargaan, jiwa gotong-royong, musyawarah. Dalam kehidupan bernegara, pengamalan sikap persatuan dan kesatuan diwujudkan dalam bentuk perilaku, antara lain:

        1. mempertahankan persatuan dan kesatuan wilayah Indonesia;

        2. meningkatkan semangat Bhinneka Tunggal Ika;

        3. mengembangkan semangat kekeluargaan;

        4. menghindari penonjolan SARA, lebih berperilaku yang mendukung persatuan dan kesatuan dengan ikrar kesepakatan para pemuda tersebut diwujudkan dalam sumpah yang dicetuskan pada tanggal 28 Oktober 1928;

        5. kegotongroyongan;

        6. musyawarah untuk mufakat;

        7. kita memiliki rasa bangga sebagai bangsa dan negara.Bentuk dari rasa bangga terhadap bangsa dan negara diwujudkan dengan sikap mencintai dan menggunakan produk dalam negeri. Apabila produk dalam negeri digunakan, dengan sendirinya para pengusaha yang menciptakan berbagai produk dan pegawainya akan tetap memiliki penghasilan dan dapat menciptakan kesejahteraan rakyat Indonesia. Ekonomi masyarakat Indonesia akan meningkat sehingga sejahtera akan lebih kuat dimiliki bangsa dan negara Indonesia jika dibandingkan dengan masyarakat yang tidak sejahtera;

        8. menciptakan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh bangsa Indonesia, alinea kedua Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan, “… merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur”. Oleh karena itu, untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan, seluruh tindakan pemerintah, rakyat, dan bangsa Indonesia harus mengarah kepada terciptanya keadilan dan kemakmuran bagi seluruh bangsa Indonesia. Menikmati kemakmuran merupakan hak seluruh bangsa Indonesia, seperti mendapatkan pendidikan bagi seorang anak usia sekolah. Pemerintah telah menyatakan wajib belajar sembilan tahun. Artinya, seluruh warga negara Indonesia secara peraturan berhak dan wajib menempuh pendidikan dasar yaitu jenjang SD dan SMP.

        9. menghormati keberagaman, dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna sesuai dengan keberagaman masyarakat Indonesia saat ini. Pada awalnya Bhinneka Tunggal Ika dahulu hanya untuk menyatukan kehidupan di tengah keberagaman beragama dan keyakinan, ternyata semboyan ini masih sangat sesuai dengan keadaan Indonesia saat ini.

        Sikap-sikap yang dapat memperkuat persatuan dan kesatuan perlu ditingkatkan. Jika masyarakat bersatu, segala ancaman terhadap keutuhan NKRI akan dapat diatasi baik ancaman dari dalam maupun dari luar. Ancaman dari dalam contohnya: Gerakan Aceh Merdeka di Aceh dan gerakan Organisasi Papua Merdeka di Papua merupakan gerakan masyarakat yang ingin memisahkan diri dari NKRI pada masa Orde Baru.

        Setelah masa Orde Baru selesai, digantikan oleh masa Reformasi, para pemimpin nasional pada masa itu berusaha keras melakukan perundingan-perundingan untuk meredam aksi perpecahan tersebut. K.H Abdurrahman Wahid, Presiden ke-empat Indonesia merupakan salah satu tokoh nasional yang membantu upaya perdamaian untuk mengatasi perpecahan. Selain itu berkurannya nilai-nilai budaya bangsa seperti gotong royang ditinggalkan karena lebih memilih individual, sehingga dapat mengancam persatuan.

        Ancaman dari luar contohnya budaya dari negara lain yang negatif serta tidak sesuai dengan Pancasila, pelanggaran wilayah (memasuki wilayah Indonesia tanpa ijin), sabotase (merusak obyek vital nasional), keimigrasian gelap (orang asing yang masuk Indonesia tanpa dokumen resmi), kejahatan lintas negara (penyelundupan senjata), gangguan keamanan laut (penangkapan ikan ilegal, pembajakan), gangguan keamanan udara (pelanggaran pesawat yang memasuki wilayah udara Indonesia).

        Memperkuat persatuan dan kesatuan juga perlu dilakukan dalam mengelola sumber daya alam dan hasil bumi. Setiap daerah bekerja sama dan saling mengisi untuk mengelola sumber daya dan hasil bumi. Kemakmuran masyarakat tidak hanya untuk masyarakat daerah tertentu, tetapi untuk seluruh masyarakat Indonesia. Pengelolaan sumber daya alam dan hasil bumi dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

        Jika pengelolaan sumber daya alam tidak mengutamakan persatuan dan kesatuan timbul ketidakadilan, menguntungkan salah satu pihak sehingga akan terjadi perpecahan.

        Sistem Subak (pengaturan air oleh petani di Bali) tidak hanya memperhatikan sistem irigasi untuk mengairi sawah, tetapi juga memperhatikan asas kerja sama dan keadilan. Nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang ditunjukkan masyarakat Bali melalui sistem subak bermanfaat bagi rakyat Indonesia, dengan adanya hal tersebut berhasil meraih perhatian dunia. Subak diakui sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization). Pengakuan ini menjadi sebuah kebanggaan bagi bangsa Indonesia.

        Sikap tidak menjaga persatuan antara lain:

        1. Mementingkan kebutuhan individu

        2. Mempertajam persaingan

        3. Melanggar aturan

        4. Tidak bersikap ramah kepada siapapun

        5. Membeda-bedakan status ekonomi dalam pergaulan

        Akibat sikap tidak menjaga persatuan antara lain:

        1. Timbul keresahan

        2. Pekerjaan terasa berat sebab dikerjakan sendiri

        3. Di jauhi teman

        4. Pembangunan terhambat

        5. Mudah dijajah bangsa lain

        Keuntungan menjaga sikap persatuan dan kesatuan

        1. Mempunyai banyak teman

        2. Saling menjaga (suasana aman, damai)

        3. Jika kita mendapat kesulitan dapat terbantu

        4. Pekerjaan mudah terselesaikan

        5. Kemakmuran akan tercapai

        6. Pengakuan dunia terhadap bangsa Indonesia selayaknya patut untuk dijadikan contoh oleh negara lain.

    </ul

SD Kelas 5 – IPA – Rangkuman – Sistem Pencernaan Hewan dan Manusia

SISTEM PENCERNAAN HEWAN DAN MANUSIA.

 

Memahami organ pencernaan dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan organ pencernaan manusia.

Fungsi Sistem Pencernaan pada Manusia :

Sistem pencernaan manusia berfungsi untuk mencerna makanan / menghaluskan makanan hingga menjadi sari-sari makanan yang dapat diserap oleh tubuh menggunakan alat-alat / organ pencernaan yang dilakukan secara mekanik maupun kimia.

 

Fungsi Sistem Pencernaan pada Hewan :

Sistem pencernaan pada hewan pada dasarnya memiliki fungsi yang sama dengan manusia yaitu untuk mencerna makanan / menghaluskan makanan hingga menjadi sari-sari makanan yang dapat diserap oleh tubuh menggunakan alat-alat / organ pencernaan yang dilakukan secara mekanik maupun kimia.

 

Sistem Pencernaan pada Hewan.

 

1, Sistem Pencernaan pada Hewan Pemamah Biak :

Hewan-hewan herbivora (pemakan rumput) seperti sapi, domba, dan kerbau disebut hewan memamah biak / ruminansia. Saluran pencernaannya terdiri atas mulut, kerongkongan, perut besar (rumen), perut jala (retikulum), perut kitab (omasum), perut masam (abomasum), usus halus, usus besar, rektum, anus.

Berikut adalah penjelasan dari masing-masing organ pencernaan hewan pemamah biak:

Mulut : Di dalam rongga mulut terdapat gigi, lidah, dan kelenjar ludah. Hewan memamah biak tidak memiliki gigi seri atas dan gigi taring. Namun gigi gerahamnya lebih banyak dibandingkan gigi manusia.
Gigi seri digunakan untuk menjepit dan memotong makanan.
Gigi geraham digunakan untuk menggilas makanan.
Didalam mulut terdapat enzim selulase yang berfungsi untuk mengubah selulosa menjadi glukosa.

Kerongkongan :
Hewan memamah biak memiliki kerongkongan yang sangat pendek, lebar dan berdinding tipis.

Perut besar (rumen) : Rumen digunakan sebagai tempat penyimpanan makanan yang masih kasar yang berasal dari kerongkongan. Di rumen terjadi pencernaan protein dan proses fermentasi oleh enzim selulase.

Perut jala (retikulum) : Pada retikulum makanan dicerna secara mekanis dan kimiawi dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan (bolus).

Perut Kitab (Omasum) : Pada omasum makanan yang telah dicerna untuk kedua kali akan dicerna secara mekanis dan kimiawi.

Perut masam (Abomasum) : Merupakan lambung yang sebenarnya, didalamnya makanan dicerna secara kimiawi oleh enzim-enzim.

Usus Halus : Berfungsi untuk menyerap sari-sari makanan dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.

Usus Besar : Merupakan tempat terbentuknya feses dari sisa-sisa makanan yang tidak diserap.

Rektum dan anus : Usus berakhir dengan rektum dan kemudian sisa-sisa makanan akan dikeluarkan melalui anus.

Gambar :

 

Mekanisme pencernaan pada ruminansia :

Pencernaan dimulai dari mulut. Di mulut makanan dicampur dengan air liur. Makanan yang masih kasar ditelan melalui kerongkongan. Kemudian makanan yang ditelan, disimpan sementara di rumen, kemudian masuk ke dalam retikulum. Di dalam retikulum makanan dicerna secara kimiawi dan dibentuk menjadi gumpalan kecil kemudian dikeluarkan kembali ke mulut untuk di mamah kembali. Makanan yang sudah dimamah ditelan lagi dan masuk ke omasum untuk digiling dan kemudian dilanjutkan ke abomasum yang. Setelah itu makanan akan menuju usus halus untuk diserap sari-sari makanannya dan diedarkan ke seluruh tubuh. Kemudian pada akhirnya makanan akan menuju ke usus besar, bermuara ke rektum dan dikeluarkan melalui anus.

 

 

Sistem Pencernaan pada Burung.

 

Saluran pencernaan pada burung terdiri dari mulut, kerongkongan, tembolok,lambung kelenjar, lambung pengunyah (empedal), usus halus, usus besar, rektum, dan kloaka.

  • Pada bagian mulut terdapat paruh yang kuat untuk mengambil makanan karena tidak mempunyai gigi.
  • Rongga mulut : berfungsi sebagai tempat masuknya makanan.
  • Kerongkongan : berfungsi untuk meneruskan makanan dari mulut ke tembolok.
  • Tembolok : berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan sementara.
  • Lambung / perut besar, terdiri dari dua bagian yaitu lambung kelenjar di bagian depan dan lambung empedal di bagian belakang.
  • Lambung kelenjar : merupakan tempat pencernaan makanan secara kimiawai.
  • Lambung pengunyah : merupakan tempat pencernaan makanan secara mekanik. Di dalam empedal (lambung pengunyah) sering terdapat kerikil yang ditelan burung untuk membantu menghancurkan biji-biji yang ditelan.
  • Usus halus: merupakan tempat pencernaan secara kimiawi, dan penyerapan sari-sari makanan.
  • Usus besar : merupakan tempat terbentuknya feses dari sisa-sisa makanan yang tidak diserap.
  • Kloaka merupakan muara dari 3 saluran, yaitu saluran pencernaan dari usus, saluran uretra dari ginjal, dan saluran kelamin.

 

Proses pencernaan makanan pada manusia.

 

Pencernaan : proses melumatkan makanan yang semula kasar menjadi halus.

1, Pencernaan Mekanik : pencernaan dikunyah serta dilumatkan oleh gigi dan lidah di dalam mulut.

2, Pencernaan Kimiawi : makanan atau sari makanan bercampur dengan enzim.
Proses : Mulut – Kerongkongan – Lambung – usus halus – usus besar -anus.

Organ Pencernaan

  • Mulut: ada gigi, lidah, enzim amylase / ptyalin
    Enzim .amilase : mengubah zat tepung jadi zat gula
  • Kerongkongan/Esofagus: saluran penghubung rongga mulut dengan lambung . Terdapat gerak peristaltic yaitu memijit dan mendorong ke satu arah.
  • Lambung (di sebelah kiri atas rongga perut) proses 3-4 jam.
    Terdapat 1, HCL/asam klorida : membunuh kuman dan mengasamkan makanan.
    2, Enzim  Pepsin : protein menjadi pepton.
    3, Enzim Renin : mengendapkan protein susu menjadi kasein.
  • Usus halus : terjadi pencernaan kimiawi dan penyerapan sari-sari makanan oleh jonjot-jonjot usus (vili) :
    1, usus 12 jari / duodenum : pertemuan saluran kelenjar pancreas dengan kandung empedu.
    2, Usus kosong / jejunum.
    3, Usus penyerap /ileum.
  • Usus besar/kolon : pembusukan sisa makanan dan penyerapan air. Disini terdapat bakteri E-coli.
  • Anus / rectum: lubang tempat keluarnya feses.

Organ Pendukung Pencernaan lainnya :
1. Hati : penghasil getah empedu yang berfungsi untuk memecah lemak menjadi butiran –butiran lemak yang lebih halus.
2. Getah pancreas : mengandung enzim amylase, enzim tripsin( protein jadi asam amino), enzim lipase ( mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol).

E, Pentakit Gangguan pencernaan.

a, Kontipasi/sembelit : Kontipasi /sembelit adalah penyakit susah buang air besar yang disebabkan karena kurang makan makanan berserat ( sayur dan buah) dan kebiasaan menunda buang air besar.

b, Tifus : Tifus adalah penyakit peradangan pada usus halus. Tifus disebabkan oleh bakteri salmonella typhusa.

c, Kolera : Gejala seseorang terserang penyakit kolera yaitu diare, perut keram,mual,muntah dan dehidrasi.

 

F, Manfaat buah-buahan bagi manusia.

Buah-buahan merupakan makanan yang baikuntuk tubuh manusia. Buah mengandung serat dan berbagai macam vitamin. Serat berfungsi untuk melancarkan proses pencernaan. Vitamin berfungsi untuk memelihara kesehatan dan pertumbuhan yang normal. Kekurangan vitamin dalam tubuh disebut avitaminosis.

Buah pisang mengandung serat dan vitamin C. Serat berfungsi untuk menjaga system pencernaan agar selalu sehat. Serat berfungsi untuk melancarkan proses pencernaan sehingga memudahkan kita untuk buang air besar.

SD Kelas 5 – IPA – ORGAN PERNAPASAN MANUSIA DAN HEWAN – RANGKUMAN K2013

SD Kelas 5 Materi Rangkuman – K 2013 –  Organ Pernafasan Manusia dan Hewan.

Memahami organ pernapasan dan fungsinya pada hewan dan manusia, serta cara memelihara kesehatan organ pernapasan manusia.

A – Organ Pernafasan Hewan.

1, Alat dan Sistem Pernapasan pada Cacing Tanah (Vermes).

Cacing tidak mempunyai alat pernapasan khusus, cacing bernapasmelalui permukaan kulit. Kulit cacing selalu basah dan berlendir untukmemudahkan penyerapan oksigen dari udara. Oleh karena itu, cacingmenyukai tempat lembap untuk menjaga supaya kulit tubuhnya selalubasah dan berlendir.
Di bawah permukaan kulit cacing yang tipis, terdapat pembuluh udara.Saat udara masuk melalui kulit, oksigen diikat oleh darah. Pada darahcacing terkandung hemoglobin sehingga mampu mengikat oksigen.Oksigen yang diikat oleh hemoglobin lalu diedarkan ke seluruh tubuh. Zatsisa pembakaran berupa karbon dioksida dan uap air dikeluarkan daritubuh juga melalui permukaan kulit.

 

2, Alat dan Sistem Pernapasan pada Serangga (Insekta).

Seperti hewan lain, serangga bernapas dengan mengisap oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Namun, alat pernapasan serangga berbeda dengan hewan lain. Alat pernapasan serangga berupa trakea, yaitu systemtabung yang memiliki banyak percabangan di dalam tubuh. Percabangantrakea disebut trakeola. Trakea mengedarkan oksigen langsung ke semuasel tubuh dan organ serta menyerap karbon dioksida dari semua sel tubuhuntuk dibuang.Udara memasuki trakea melalui pori-pori kecil di permukaan tubuhserangga yang disebut spirakel. Selanjutnya udara beredar melalui pembuluhudara kecil. Sel-sel tubuh mengambil oksigen langsung dari pembuluhudara kecil itu. Karbon dioksida dari sel akan mengalir ke trakeola, laludibuang melalui lubang spirakel.

3, Alat dan Sistem Pernapasan pada Ikan (Pisces).

Semua makhluk hidup, termasuk ikan, memerlukan oksigen supaya tetap hidup. Pengambilan oksigen ini melalui proses pernapasan yang melibatkan organ pernapasan. Ikan bernapas dengan organ khusus mirip saringan yang disebut insang. Insang berbentuk  lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap.

Insang terdapat tepat di belakang rongga mulut pada kedua sisi kepala ikan. Biasanya insang dilindungi oleh selaput atau rangka yang disebut tutup insang (operkulum). Di balik tutup insang ini terdapat empat deret insang yang saling tumpang tindih. Pada insang terdapat pembuluh darahhalus. Pembuluh darah itu dapat menyerap oksigen yang terkandung dalamair dan melepaskan karbon dioksida dari darah. Insang juga berfungsisebagai alat pengeluaran garam-garam dan sebagai penyaring makanan.Untuk memperoleh cukup oksigen, mulut ikan dan insang bekerjabersama-sama seperti pompa isap air. Pertama-tama tutup insang menutup.Secara bersamaan mulut terbuka dan dinding mulut mengembang. Saatitulah air terisap masuk. Kedua, rongga mulut menyempit dan mulutmenutup. Secara bersamaan tutup insang terbuka. Akibatnya air keluardari mulut dan melewati insang. Saat itulah oksigen dari dalam air terserapdan karbon dioksida dikeluarkan.

 

4, Alat dan Sistem Pernapasan pada Hewan Amfibi.

Katak termasuk hewan amfibi, yaitu hewan yang hidup di darat dan di air. Saat masih berupa kecebong, katak hidup di dalam air dan bernapas menggunakan insang. Insang kecebong terletak di luar tubuhnya dan terdiriatas lembaran-lembaran kulit halus mengandung kapiler darah.

Setelah berumur 9 hari, kecebong bernapas menggunakan insang dalam. Insang dalam akan menyusut seiring mulai berfungsinya paru-paru dan katak muda pun tumbuh menjadi katak dewasa. Katak dewasa bernapas menggunakan paru-paru dan permukaan kulit.
Di dalam paru-paru terdapat banyak gelembung udara yang sangat kecil, berselaput, dan penuh dengan kapiler darah. Di dalam gelembung udara, oksigen diserap dan karbon dioksida dikeluarkan. Selain dengan paru-paru,katak juga bernapas melalui kulit. Permukaan kulit katak selalu basah agarmemudahkan penyerapan oksigen dari udara.

 

5, Alat dan Sistem Pernapasan pada Reptil.

Hewan yang termasuk jenis reptil di antaranya ialah ular, kadal, cecak, buaya, dan biawak. Reptil bernapas mengunakan paru-paru. Udara masukmelalui hidung, lalu ke batang tenggorokan, lalu ke paru-paru.

Paru-paru reptil terletak di dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk. Paru-paru reptil sederhana dengan beberapa lipatan dindingyang dapat memperbesar permukaan paru-paru. Namun, paru-paru kadaldan buaya lebih kompleks dengan beberapa belahan dan bertekstur seperti spons.Pada reptil yang sering berkubang di air seperti buaya, lubang hidungnyadapat ditutup selama menyelam. Dengan begitu air tidak akan masuk kedalam paru-paru.

 

6, Alat dan Sistem Pernapasan pada Burung (Aves).

Burung bernapas dengan sepasang paru-paru. Paru-paru burung terletak di dalam rongga dada. Udara yang mengandung oksigen masuk melalui lubang hidung pada pangkal paruh sebelah atas. Selanjutnya udara masuk kepembuluh udara yang disebut trakea. Dari trakea, udara sebagian masuk keparu-paru dan sebagian lagi masuk ke kantong udara.
Burung menghirup udara sebanyak-banyaknya saat tidak terbang. Sebaliknya,saat terbang, burung tidak menghirup udara. Udara diembuskan dari kantong udara ke paru-paru. Kantong udara burung berfungsi sebagai tempat menyimpan udara.Saat tidak terbang, burung menghirup udara sebanyak-banyaknya. Udarayang dihirup itu kemudian disimpan dalam kantong udara. Saat terbang,burung tidak menghirup udara melainkan mengambil dari kantong udara.Kantong udara juga membantu burung saat terbang, membantu mencegahhilangnya panas tubuh yang terlalu besar, dan memperkeras suara.

 

7, Alat dan Sistem Pernapasan pada Mamalia.

Mamalia adalah jenis hewan yang menyusui anaknya. Ada dua jenis mamalia, yaitu mamalia darat dan mamalia air. Mamalia darat misalnya kambing, sapi, kerbau, dan kuda. Mamalia air misalnya paus, duyung, danlumba-lumba.Alat pernapasan mamalia darat terdiri atas hidung, pangkal tenggorok,batang tenggorok, dan paru-paru.Pada mamalia air, hidungnya dilengkapi dengan katup. Saat mamaliatersebut menyelam, katup akan menutup. Sebaliknya, saat mamaliatersebut muncul ke permukaan air, katup terbuka. Saat itulah mamalia airtersebut akan menghirup oksigen serta mengeluarkan karbon dioksidadan uap air.

 

 

 

B, Organ Pernafasan Manusia.

 

Organ pernapasan manusia terdiri atas hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, dan paru-paru (alveolus).

1, Hidung:
Udara masuk melalui lubang hidung ke dalam rongga hidung. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut pendek dan tebal untuk menyaring dan menangkap kotoran yang masuk bersama udara. Selain disaring udara yang masuk dilembapkan oleh selaput hidung.

2, Faring:
Faring merupakan persimpangan antara saluran pernapasan pada bagian depan dan saluran pencernaan pada bagian belakang.

3, Laring:
Laring atau tekak (jakun) terdapat di bagian belakang faring. Laring terdiri atas sembilan susunan tulang rawan berbentuk kotak.

4, Trakea (batang tenggorokan):
Pada trakea terdapat jaringan yang disebut silia yang akan bergerak dan mendorong keluar debu-debu dan bakteri yang masuk.

5, Bronkus:
Bronkus merupakan percabangan dari trakea serta terdiri atas bronkus kiri dan bronkus kanan.

6, Bronkiolus:
Bronkiolus merupakan percabangan dari bronkus.

7, Alveolus:
Alveolus terdapat di dalam paru-paru merupakan tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Alveolus dikelilingi kapiler-kapiler darah. Alveolus berbentuk seperti buah anggur.

 

Proses pernapasan pada manusia.

Prosese pernafasan manusia secara umum yaitu Udara masuk ke dalam tubuh melalui lubang hidung, lalu masukke dalam batang tenggorokan. Batang tenggorokan adalah sebuah pipamulai dari belakang hidung dan mulut, lalu turun ke paru-paru. Dari batang
tenggorokan udara masuk ke dalam paru-paru. Di dalam paru-paru, oksigenterserap ke dalam pembuluh darah halus. Sebaliknya, gas karbon dioksida daripembuluh darah masukke dalam paru-paru dan selanjutnya dibuang saat kitamengembuskan napas.

Pernapasan Dada.

Pada pernapasan dada, Inspirasi terjadi ketika otot yang berada di antara tulang rusuk berkontraksi sehingga rongga dada akan membesar dan membuat tulang rusuk terangkat. Ketika itu terjadi maka paru-paru akan mengembang sehingga akan mengakibatkan turunnya tekanan di dalam paru-paru. Karena tekanan udara yang ada di luar tubuh lebih besar dari pada yang ada di dalam paru-paru, maka udara dapat masuk ke dalam paru-paru melalui hidung. Dan sedangkan pada proses ekspirasi otot antar tulang akan berelaksasi sehingga rongga dada menjadi lebih sempit yang mengakibatkan peningkatan tekanan udara sehingga udara akan terdorong keluar dari paru-paru yang melalui hidung.

Pernapasan Perut.

Pada pernapasan perut, Inspirasi terjadi ketika otot diafragma berkontraksi sehingga posisinya akan sedikit mendatar. Dalam kondisi tersebut akan membuat rongga perut turun sehingga rongga dada akan membesar dan mengakibatkan tekanan udara di dalam paru-paru menjadi kecil. Sehingga udara dapat masuk ke dalam paru-paru melalui hidung, sebaliknya ekspirasi akan terjadi bila mana otot diafragma melakukan relaksasi yang sehingga posisinya kembali melengkung dan mengakibatkan rongga perut kembali naik yang membuat rongga dada menjadi lebih kecil. Tekanan udara di dalam paru-paru akan meningkat sehingga udara akan tertekan keluar dari paru-paru yang melalui hidung.

C,  Cara Memelihara Kesehatan Organ Pernafasan.

 

Gangguan pernapasan pada manusia.

Apa saja penyebab terjadinya gangguan pernapasan? Berikut faktor-faktor penyebab gangguan pernapasan.

1, Faktor Fisik.
Adanya kelainan pada organ pernapasan dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Misalnya pada bayi terlahir dini (prematur)organ pernapasannya mungkin belum sempurna sehinggamemerlukan alat bantu pernapasan.

2, Faktor Penyakit.
Banyak penyakit menyebabkan gangguan pada pernapasan.Misalnya influenza, asma, bronkitis, emfisema, dan kanker paruparu.

3, Faktor Lingkungan.
Kita bernapas untuk menghirup oksigen. Lingkungan kotor, asapkendaraan, asap pabrik, dan asap rokok mencemari udara. Udaratercemar menyebabkan ketersediaan oksigen menipis sehinggakita merasa sesak saat bernapas.

 

 

Faktor-faktor Lain Penyebab Gangguan Pernapasan pada Manusia :

1, Udara Tercemar.

Pencemar / pengotor udara dapat berupa :
a,  Debu : biasanya berasal dari tanah kering, serpihan kayu, atau benda padat lain yang sangat halus.
b, Asap : asap yang dapat mengotori udara dapat berasal dari kendaraan bermotor (mengandung gas beracun yang disebut karbon monoksida), rokok (mengandung nikotin yang dapat mengganggu kesehatan alat pernapasan), pabrik dan pembakaran sampah.
c,  Bau tidak sedap : dapat berasal dari timbunan sampah basah.

2, Serangan Kuman.

Kuman penyakit dapat menyerang saluran pernapasan. Penyakit pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh serangan kuman antara lain : influenza, bronkitis, radang paru-paru (pneumonia), dan TBC paru-paru. Semua penyakit ini dapat ditularkan melalui udara karena kuman penyakit ini hidup di udara. Kuman dapat berpindah dari penderita ke orang sehat dengan perantara udara.

 

Gangguan pada Organ Pernapasan Manusia.

 

1, Asma.

Asma merupakan kelainan berupa penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh alergi, seperti : debu, bulu, ataupun rambut. Kelainan ini dapat diturunkan dan dapat kambuh jika suhu lingkungan cukup rendah atau keadaan dingin. Ciri-ciri : Sulit bernapas (sesak napas), batuk atau suara sengau yang memburuk ketika terserang virus pernapasan, seperti pilek dan flu, kelelahan atau masalah pernapasan terjadi ketika bermain atau olahraga.

2,  Bronkitis : Merupakan gangguan pada cabang batang tenggorokan akibat infeksi.

3,  Emfisema : Emfisema adalah penyakit yang gejala utamanya adalah penyempitan saluran napas, karena kantung udara di paru-paru menggelembung secara berlebihan dan mengalami kerusakan.

4, Influenza (Flu) :

Merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. Penyakit ini timbul dengan gejala : bersin-bersin, demam, sakit kepala, nyeri otot, tenggorokan terasa sakit kadang disertai batuk-batuk dan pilek.

5,  Kanker Paru-paru :  Salah satu pemicu kanker paru-paru adalah kebiasaan merokok.

6, Tuberkulosis (TBC) :

Tuberkulosis merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Bakteri tersebut menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus. Gejala-gejala yang timbul antara lain: sangat mudah letih, berat badan terus turun, batuk berdahak disertai darah, dan nyeri di dada.

7,  Pneumonia (batuk rejan atau batuk seratus hari) :

Pneumonia (radang paru-paru) adalah sebuah penyakit pada paru-paru dimana alveolus meradang dan berisi cairan. Gejala yang timbul antara lain : sulit bernapas, timbul batuk yang disertai darah atau lendir kuning kehijauan, dan dada terasa nyeri.

8, Flu Burung (Avian Influenza) :

Flu burung adalah penyakit yang menyerang organ pernapasan manusia yang disebabkan oleh virus H5N1 yang ditularkan oleh burung

 

Cara Mencegah Gangguan Organ Pernapasan Manusia.

 

1,  Makan makanan bergizi : Makanan bergizi dapat meneningkatkan daya tahan tubuh sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.

2, Berolahraga teratur : Olahraga yang teratur dapat memperlancar proses pernapasan. Olahraga yang baik bagi pernapasan adalah : atletik, senam, dan renang.

3, Menjaga Kebersihan : Lingkungan yang bersih akan sangat mengurangi pencemaran udara, seperti : debu, asap dan bau tidak sedap.

4, Menjauhi / menghindari asap rokok.

Asap rokok tidak hanya berbahaya bagi si perokok, tetapi juga sangat berbahaya bagi orang-orang di sekitarnya yang juga menghirup asap rokok tersebut (disebut perokok pasif). Adapun bahaya yang ditimbulkan oleh asap rokok antara lain : dapat menyebabkan sesak napas karena tubuh kekurangan oksigen, kanker paru-paru, dll.

5, Menjaga sirkulasi udara di rumah : Rumah harus memiliki cukup ventilasi agar udara dalam rumah dapat senantiasa berganti dengan udara baru yang lebih segar.

6, Menghindari tempat-tempat yang tterkena polusi udara.

Tempat-tempat seperti tempat sampah, tepi jalan raya, dan daerah sekitar pabrik memiliki udara yang tidak baik untuk untuk kesehatan kita karena banyak mengandung gas-gas berbahaya. Oleh sebab itu, jika tidak ada keperluan mendesak sebaiknya kita jangan berlama-lama berada di tempat tersebut.

7, Menggunakan masker :

Saat kita harus berada di tempat yang udaranya tercemar, misalnya saat menggunakan pestisida, mengendarai motor, atau mengecat, sebaiknya kita menggunakan masker untuk mengurangi gangguan pada organ pernapasan.

 

 

 

 

IPS – Pengetahuan Sosial – SD Kelas 5 – Tema 1,2,3,4,5 – Kurikulum 2013 Rev 2017

IPS – Pengetahuan Sosial – SD Kelas 5 – Tema 1, 2, 3, 4, 5 – Kurikulum 2013 Rev 2017.


TEMA 1. 

KD 3.1  Mengidentifikasi karakteristik geografis Indonesia sebagai negara kepulauan/ maritim dan agraris serta pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi, sosial, budaya, komunikasi serta transportasi.

  • LETAK INDONESIA SECARA ASTRONOMIS DAN GEOGRAFIS

Secara astronomis, Indonesia terletak antara 95° Bujur Timur – 141° Bujur Timur dan 6° Lintang Utara – 11° Lintang Selatan.

Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra. Benua yang mengapit Indonesia adalah Benua Asia yang terletak di sebelah utara Indonesia dan Benua Australia yang terletak di sebelah selatan Indonesia. Samudra yang mengapit Indonesia adalah Samudra Pasifik di sebelah timur Indonesia dan Samudra Hindia di sebelah barat Indonesia.

 

BATAS-BATAS WILAYAH INDONESIA : 

Batas-batas wilayah Indonesia dengan wilayah lainnya adalah seperti berikut.

  1. Di sebelahutara, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Palau, Filipina dan Laut Cina Selatan.
  2. Di sebelahselatan, Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia, dan Samudra.
  3. Di sebelah barat, Indonesia berbatasan.
  4. Di sebelah timur, Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik.

 

KARAKTERISTIK KHAS INDONESIA :
Posisi Geografis Indonesia menyebabkan Indonesia mempunyai karakterisitik khas dan juga menguntungkan sebagai berikut :

  • Letak Indonesia yang berada diantara 2 benua yaitu Asia dan Australia membuat Indonesia bisa menjalin hubungan yang baik antara negara-negara di kedua benua tersebut. Posisi geografis membuat dua samudera Inodnesia berada dijalur lalu lintas internasional dan dpat menjadi transit jalur perdagangan dunia.
  • Indonesia yang terdiri banyak pulau yang membuat beragam kebudayaan, karena terdiri dari suku, budaya, dan bangsa.
  • Laut yang sangat begitu luas dan garis pantai membuat Indonesia menyimpan hasil laut yang berlimpah seperti ikan, kerang laut, dan serta bahan tambang seperti minyak bumi.
  • Indonesia dilalui jalur perdagangan Indonesia.
  • Aadanya pembagian tiga daerah waktu yang berbeda di Indonesia.
  • Keragaman anatara Flora dan Fauna.
  • Keragaman jenis tanah di Indonesia.

PULAU BESAR DI INDONESIA : 5 pulau besar di Indonesia diantaranya :

  1. Sumatra,
  2. Jawa,
  3. Kalimantan,
  4. Sulawesi,
  5. Papua.

 

DAFTAR SUNGAI TERPANJANG DI INDONESIA :

  • Sungai Kapuas sebagai sungai terpanjang di Indonesia, juga di Kalimantan, dengan panjang mencapai 1.143 km.
  • Sungai Mahakam sebagai sungai terpanjang kedua di Indonesia, dengan panjang 920 km.
  • Sungai Barito sebagai sungai terpanjang ketiga di Indonesia dengan panjang 900 km.
  • Sungai Batanghari sebagai sungai terpanjang keempat di Indonesia serta terpanjang di Sumatera dengan panjang 800 km.
  • Sungai Musi sebagai sungai terpanjang kelima di Indonesia dengan panjang 750 km.
  • Sungai Mamberamo sebagai sungai terpanjang keenam di Indonesia serta terpanjang di Papua dengan panjang 670 km.
  • Sungai Bengawan Solo sebagai sungai terpanjang ketujuh di Indonesia, serta terpanjang di Pulau Jawa dengan panjang mencapai 548 km.

 

NAMA SELAT DI INDONESIA : 

  • Selat Malaka antara pulau sumatra dan Malaysia.
  • Selat Bali antara pulau Jawa dan Bali.
  • Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra.
  • Selat Karimata antara pulau Kalimantan dan Sumatra.

 

 

PERSEBARAN FLORA DI INDONESIA : 

 

 

1. Sumatera, Jenis Tumbuhan : Meranti, Pinus, Merkusii, Beringin, Damar, Raflesia, bunga bangkai, anggrek.
2. Jawa, jenis tumbuhan : Rasamala, cemara, Akasia, pinus, Bambu, Jati, Kayu, Kina, Asam.
3. Nusa Tenggara, Jenis Tumbuhan : Akasia, Cendana, Kayu putih, Kemiri, Tal, Gebang.
4. Bali, tumbuhan : Pala, kayu, Cempaka, Cemara.
5. Kalimantan : Kayu kamper, rotan, bambu, dan Samin.
6. Sulawesi, jenis tumbuhan : Pinus, Rota, Jati, Anggrek putih, Dan Damar.
7. Maluku , jenis tumbuhan : Kayu putih, sagu, dan anggrek.
8. Papua, jenis tumbuhan : bakau, sagu, beech, berbagai anggrek.

PERSEBARAN HEWAN DI INDONESIA.

  1. Sumatera : Beruang MAdu, harimau sumatera, Gajah.
    TErmasuk indonesia bagian barat (wallace’s Line)
  2. Jawa : Badak, harimau jawa, banteng.
    TErmasuk indonesia bagian barat (wallace’s Line).
  3. Kalimantan : Orang Hutan.
    TErmasuk indonesia bagian barat (wallace’s Line).
  4. Sulawesi : babi rusa, anoa, burung maleo.
    termasuk peralihan dari indonesia barat dan timur. diantara wallace’s line dan webber line.
  5. Nusa Tenggara : Komodo.
    termasuk peralihan dari indonesia barat dan timur. diantara wallace’s line dan webber line.
  6. Papua : Burung kakaktua, cendrawasih, kus-kus, wallaby,
    termasuk bagian timur. webber line.

PENGARUH KONDISI GEOGRAFIS INDONESIA.

Keuntungan Letak Geografis Indonesia di Bidang Ekonomi :

  • Menambah devisa negara.
  • Sebagai pusat perekonomian diantara dua benua dan dua samudera.
  • Perkembangan pariwisata di Indonesia menjadi lebih pesat.
  • Sebagai jalur perdagangan Internasional.
  • Sebagai destinasi pariwisata utama.

 

Keuntungan Letak Geografis Indonesia di Bidang Komunikasi : 

  • Indonesia kaya akan bahasa.
  • Indonesia bisa menguasai bahasa asing secara tidak langsung.
  • Masyarakat dituntut dapat berbahasa Inggris karena merupakan jalur lintas Internasional.

 

Keuntungan Letak Geografis Indonesia di Bidang Transportasi :

  • Percepatan infrastruktur di daerah-daerah Indonesia.
  • Peningkatan transportasi untuk tujuan wisata.
  • Peningkatantransportasi laut secara maksimal.
  • Peningkatan akomodasi angkutan umum.

Keuntungan Letak Geografis Indonesia di Bidang Sosial Budaya :

  • Pakaian Indonesia semakin modern.
  • Adanya kulturasi budaya asing dengan budaya lokal.
  • Mempunyai keanekaragaman budaya.
  • Dapat dengan mudah menyebarkan budaya di Indonesia.

Kerugian Letak Geografis di Bidang Ekonomi : 

  • Adanya pasar gelap yang masuk ke Indonesia.
  • Eksploitasi secara besar-besaran.
  • Persaingan global.

Kerugian Letak Geografis di Bidang Komunikasi :

  • Menguasai bahasa asing dapat mengakibatkan budaya lokal terus berkurang dan tidak menjadi prioritas lagi.
  • Sulitnya menggunakan bahasa Inggris.

Kerugian Letak Geografis di Bidang Transportasi

  • Tersingkirnya transportasi tradisional.
  • Semakin padatnya lalu lintas karena jumlah imigran.
  • Semakin bersifat konsumtif terhadap kendaraan dari luar negeri.

 

Kerugian Letak Geografis di Bidang Sosial Budaya : 

  • Banyaknya budaya asing yang masuk membuat budaya lokal dapat terancam punah.
  • Maraknya perilaku dari turis asing yang membawa pengaruh negatif bagi masyarakat Indonesia.
  • Maraknya perilaku yang tidak sesuai dengan adat istiadat Indonesia dan norma-norma Indonesia karena pengaruh global.

 


TEMA 2. 

3.3.   Menganalisis peran ekonomi dalam upaya menyejahterakan kehidupan masyarakat di bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa.

 

  1. Kegiatan mengubah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi merupakan kegiatan perindustrian
  2. Contoh usaha di bidang jasa pariwisata antara lain tour guide dan penyedia penginapan
  3. PT Pelindo dan PT Garuda merupakan badan usaha milik negara yang bergerak dalam bidang transportasi
  4. PT adalah suatu badan hukum untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham yang pemilinya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya
  5. Didtribusi merupakan kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen
  6. Daur ulang merupakan kegiatan memanfaatkan barang-barang bekas tak terpakai menjadi barang yang memiliki nilai lebih
  7. “Bagaimana cara kita menghargai kegiatan usaha ekonomi orang lain? Cara menghargai kegiatan usaha ekonomi antara lain sebagai berikut.
    • Menumbuhkan persaingan usaha yang sehat dalam kegiatan perekonomian.
    • Menghormati usaha ekonomi orang lain dengan tidak iri atas keberhasilannya.
    • Menjunjung tinggi setiap jenis pekerjaan yang dilakukan orang lain.
    • Meneladani keberhasilan orang lain dengan meniru sikap positif orang.
  1. BULOG adalah salah satu perusaahn milik negara yang bergerak dalam bidang tata niaga beras
  2. Perkebunan merupakan kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah dalam ekosistem yang sesuai. Hasil dari perkebunan misalnya kopi, the, cengkeh, sayur, dan buah
  3. ciri-ciri usaha perseorangan adalah:
    • mudah didirikan dan dibubarkan,
    • tanggung jawab pemilik tidak dibatasi,
    • seluruh keuntungan dinikmati sendiri,
    • roda perusahaan diatur sendiri,
    • pengelolaan usaha dilakukan secara sederhana,
    • kelangsungan usaha bersifat turun-temurun.

 

 

TEMA 3 :
3.2  Menganalisis bentuk-bentuk interaksi manusia dengan lingkungan  dan pengaruhnya terhadap pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia.

 

Pengertian interaksi sosial.

Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang menyangkut hubungan antar individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Interaksi sosial amat dibutuhkan untuk kehidupan bersama sebab individu tidak dapat hidup tanpa individu lainnya.Interaksi dengan lingkungan hidup merupakan interaksi antara manusia dengan lingkungan yang terbentuk secara alami. Gunung, sungai, rawa, merupakan contoh-contoh lingkungan alam.

  1. Contoh Interaksi Manusia dengan Lingkungan Alam dan Lingkungan Sosial
    • Contoh Interaksi manusia dengan lingkungan alam sekitarnya.
    • Mengolah tanah persawahan, dengan mengolah tanah maka hasil panen juga akan meningkat,
    • Penambangan, manusia mengambil bahan alam yang ada di dalam tanah untuk kepentingan manusia,
    • Reboisasi, dilakukan untuk mengurangi menanami hutan yang gundul supaya bisa memberikan manfaat kepada manusia,
    • Tebang pilih, kayu hasil penebangan dimanfaatkan untuk kepentingan manusia,
    • Melaut, ikan hasil tangkapan nelayan digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
  2. Interaksi manusia dengan lingkungan sosial.
    • Bersekolah, di sekolah akan terjadi interaksi sosial antar siswa dan guru,
    • Berbelanja di pasar, di pasar akan terjadi interaksi sosial antar penjual dan pembeli,
    • Bekerja, ketika bekerja akan terjadi interaksi sosial antar rekan kerja.
  3. Melihat pertunjukan budaya, akan terjadi interaksi sosial antar penonton.
  4. Paguyuban kelas, akan terjadi interaksi sosial antar wali murid dan guru.

 

Pembangunan Sosial.

Semua aktivitas yang menggabungkan aspek sosial dan ekonomi yang dimaksudkan untuk meningkatkan taraf hidup  atau kesejahteraan sosial disebut pembangunan sosial. Kesejahteraan sosial tidak hanya berkenaan dengan terpenuhinya kebutuhan material, tetapi juga spiritual. Dengan demikian memungkinkan semua warga negara untuk mengembangkan dirinya.

 

Tujuan Pembangunan Sosial :
Pembangunan sosial dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dimana kebutuhan setiap anggota masyarakat secara sosial, ekonomi, dan spiritual dapat terpenuhi. Dalam melakukan aktivitas kehidupan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, tak jarang kita akan berhadapan dengan keanekaragaman yang tinggi. Contohnya di pasar.

 

Pengertian Adat Istiadat :
Kebiasaan yang mengikat masyarakat dan berlangsung dalam jangka waktu cukup lama dikenal dengan adat istiadat. Adat istiadat merupakan kebiasaan sosial yang sejak lama ada di dalam masyarakat dan bertujuan mengatur tata tertib dalam masyarakat tersebut. Adat istiadat setiap kelompok masyarakat bisa sama atau berbeda satu dengan yang lain. Contohnya saja, ada istiadat masyarakat Osing di Banyuwangi yang merupakan perpaduan antara budaya Jawa, Madura, dan Bali. Kemudian adat istiadat masyarakat desa di Jawa Timur dan Jawa Tengah yang ternyata memiliki persamaan. Salah satu persamaannyanya bahwa mereka memiliki ikatan yang berdasarkan pada persahabatan.

 

Contoh Pembanguan sosial Budaya :
Bahasa Indonesia merupakan contoh upaya manusia dalam sebuah pembangunan sosial budaya. Kegiatan seni yang bertujuan melestarikan budaya nusantara juga merupakan sebuah upaya pembangunan sosial budaya.

  1. Di bidang pendidikan :
    Semakin terbukanya kesempatan bagi kaum wanita untuk bersekolah dan menuntut ilmu setinggi mungkin.
  2. Di bidang pertanian :
    Organisasi P3A (Organisasi petani pemakai Air) merupakan sebuah contoh pembangunan sosial budaya. Disebut sosial karena tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakatnya. Disebut budaya karena di dalamnya terdapat ide atau gagasan yang bisa jadi merupakan warisan dari generasi sebelumnya. Inilah yang mendasari pembangunan sosial budaya yang memang dirancang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di dalamnya.
    Organisasi P3A terdiri atas para petani yang menggunakan irigasi sebagai modal kerjanya. Para petani tersebut dapat berupa petani pemilik sawah, petani penggarap sawah, pemilik kolam ikan yang memperoleh air dari jaringan irigasi serta petani pemakai air irigasi lainnya. Keragaman yang terdapat dalam organisasi ini menjadi kekuatan tersendiri bagi organisasi tersebut terutama saat menghadapi masalah yang berkaitan dengan irigasi. Sebagaimana yang tertera dalam bacaan di atas bahwa, “ Organisasi ini menjadi wadah bertemunya petani untuk saling bertukar pikiran, curah pendapat serta membuat keputusan-keputusan guna memecahkan permasalahan yang dihadapi bersama oleh petani, baik yang dapat dipecahkan sendiri maupun yang memerlukan bantuan dari luar.” Keberagaman yang dimiliki oleh organisasi ini justru memperkuat keberadaan organisasi tersebut, terutama dalam menghadapi masalah atau tantangan-tantangan baru.
  3. Di bidang budaya :
    Sanggar tari merupakan contoh sebuah pembangunan sosial budaya. Berlandaskan pada keberagaman yang terdapat di dalam keanggotaan organisasi, sanggar tari ini pun menjalani kiprahnya sebagai sebuah wadah bagi para pemuda dan pemudi Kalimantan Selatan untuk secara positif mengembangkan bakat dan kemampuan diri.

 

TEMA 4 :
3.2  Memahami interaksi  manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya terhadap pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia.

Manusia hidup dalam lingkungan tertentu. Lingkungan adalah ruangyang ditempati oleh makhluk hidup dan benda tidak hidup. Kehidupanmanusia tidak dapat dipisahkan dari lingkungannya, baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Manusia tidak bisa hidup sendiri untuk memenuhikebutuhan hidupnya. Manusia pasti membutuhkan orang lain.Secara kodratnya, setiap manusia akan berinteraksi. Intersaksi antarindivisi, individu dengan kelompok. Interaksi tersebut dinamakan interaksisosial.

Interaksi sosial merupakan aktivitas-aktivitas yang tampak ketika antarindividu ataupun kelompok-kelompok manusia saling berhubungan.

Interaksi sosial terjadi antara dua orang atau lebih. Interaksi sosial dapat terjadi antar individu, antar kelompok, dan antara individu dengan kelompok.

Interaksi antarindividu :

  • Seorang siswa bertanya kepada gurunya tentang materi pembelajaran.
  • Seorang anak menolong temannya yang jatuh.
  • Seorang anak menyapa teman saat bertemu di jalan.

 

Interaksi antara individu dengan kelompok :

  • Orang berpidato di depan khalayak pada suatu acara.
  • Presiden dengan rakyatnya.
  • Ketua kelompok dengan anggotanya saat berdiskusi.

 

Interaksi antarkelompok :

  • Pertandingan basket antarsekolah.
  • Suatu kelompok melakukan presentasi di depan kelompok lain saat pembelajaran di kelas.

 

Selain itu, interaksi juga dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Bentuk interaksi sosial dapat berupa kerja sama, persaingan, dan pertentangan atau pertikaian.

  1. Interaksi manusia dan lingkungan.
    • Seseorang memanfaatkan kayu untuk memproduksi barang.
    • Pengusaha memberdayakan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerjanya.
  2. Pengaruh interaksi manusia terhadap lingkungan bagi masyarakat.
    • Pemanfaatan hasil sebagai sumber daya alam untuk kebutuhan manusia.
    • Meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
    • Terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat.
  3. Manfaat pengusaha/pengrajin bagi masyarakat di sekitarnya.
    • Meningkatkan taraf hidup masyarakat.
    • Membuka lapangan pekerjaan baru.
    • Memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap barang yang dibutuhkan.
  4. Usaha yang dilakukan pengrajin untuk mengurangi kerusakan lingkungan akibat usahanya.
    • Menyarankankan kepada pemasok bahan baku untuk menjaga kelestarian lingkungan.
    • Memanfaatkan bahan baku yang tidak digunakan untuk dijadikan benda kreatif
  5. Hubungan ketergantungan pengusaha dengan masyarakat
    • Pengusaha membutuhkan pasokan bahan baku dari masyarakat.
      Pemasok kayu membutuhkan pengusaha untuk membeli kayunya. Dari hubungan ketergantungan tersebut, keduanya memperoleh keuntungan berupa uang.
    • Pengusaha membutuhkan masyarakat disekitanya sebagai tenaga kerja. Masyarakat di sekitarnya membutuhkan pekerjaan dari Pengusaha. Dari hubungan ketergantungan tersebut, keduanya memperoleh keuntungan berupa uang.

Kegiatan jalan sehat merupakan contoh interaksi manusia dengan lingkungan, baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Interaksi manusia dengan lingkungan, memengaruhi pembangunan sosial budaya. Selain itu, upaya pembangunan di bidang sosial budaya dapat dilakukan melalui pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Melalui pendidikan, maka akan tercapai kesejahteraan masyarakat. Berikut contoh aktivitas masyarakat dalam upaya pembangunan sosial budaya:

  1. Mengikuti wajib belajar 9 tahun yang telah dicanangkan oleh pemerintah.
  2. Mengikuti pelatihan keterampilan seperti menjahit, membatik, dan membuat karya kerajinan lainnya.
  3. Turut serta dalam organisasi masyarakat.

 

Interaksi sosial merupakan dasar bagi semua aktivitas manusia yang berhubungan dengan orang lain. Proses interaksi tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Proses interaksi ini dapat terjadi apabila ada pertemuan dua orang atau lebih. Selain itu, interaksi terjadi karena adanya kepentingan pemenuhan kebutuhan masyarakat di berbagai bidang seperti berikut.

 

Bidang Ekonomi :

Kepentingan ekonomi adalah kepentingan seseorang yang saling bergantung satu sama lain. Hubungannya dalam perdagangan dan kebutuhan pemenuhan makan, sandang, dan papan. Interaksi dalam ekonomi dapat kita jumpai di pasar atau tempat perbelanjaan, di tempat terjadinya proses interaksi ekonomi.

Selain kepentingan ekonomi dalam bentuk barang, kepentingan ekonomi yang lain terlihat dalam bentuk jasa. Misalnya, banyaknya organisasi yang menawarkan jasa kepada masyarakat umum, seperti lembaga belajar, bank, rumah sakit, event organizer, jasa paket atau kurir, sampai jasa cuci. Semua produk jasa juga termasuk dalam interaksi ekonomi. Secara umum, interaksi ekonomi ditandai dengan adanya hubungan antara dua individu atau antara individu dengan lembaga yang menggunakan proses transaksi uang.

 

Bidang Politik.

Jenis kepentingan ini digunakan oleh para anggota pemerintahan dan anggota partai politik untuk menjalankan kekuasaan negara. Di dalam kepentingan politik, terdapat juga kepentingan keamanan dan pertahanan. Kepentingan ini, secara umum ditandai dengan adanya proses transaksi politis dan kesepakatan untuk menjalankan negara.

 

Bidang Sosial dan Budaya.

Dalam kepentingan sosial, seseorang selalu ingin mendapatkan tempat atau kedudukan dalam masyarakat. Kepentingan ini akan menimbulkan interaksi dalam masyarakat karena kedudukan seseorang ditentukan oleh pengakuan masyarakat sekitarnya. Jadi, mencari kedudukan tanpa pengakuan masyarakat sangat tidak mungkin terjadi.

Sementara itu, kepentingan bidang budaya berkaitan dengan pola-pola perilaku, bahasa, organisasi sosial, religi, dan seni yang telah menjadi kebiasaan turun-temurun dari leluhur. Warga masyarakat yang saling berinteraksi tidak menutup kemungkinan akan ikut berinteraksi pula dalam bidang budaya sehingga terjadi pengaruh budaya yang satu kebudaya yang lain.

 

 

Bidang Moral.

Kepentingan moral, berarti kepentingan yang berangkat dari keprihatinan akan rendahnya situasi moralitas masyarakat di wilayah tertentu. Situasi yang demikian menggugah para pemerhati sosial untuk menggalang kegiatan moral agar mutu masyarakat meningkat. Contoh kepentingan moral, yaitu siar agama, pelatihan keterampilan masyarakat, dan pembinaan masyarakat oleh pemerintah. Tujuannya, agar kesadaran masyarakat di wilayah tersebut timbul untuk maju bersama dengan masyarakat di wilayah lain dalam membangun bangsa. Gotong royong memiliki arti penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan serta meningkatkan solidaritas dan rasa kekeluargaan dengan sesama. Oleh karena itu, gotong royong menjadi tanggung jawab setiap warga masyarakat.

Interaksi dalam berbagai bidang tersebut. secara otomatis akan memengaruhi pembangunan di bidang-bidang yang bersangkutan, baik ekonomi, politik, sosial budaya, maupun moral. Tentu saja yang diharapkan interaksi tersebut dapat membawa pembangunan yang bersifat kemajuan daripada kemunduran.

 

Perbedaan adat pernikahan merupakan contoh perbedaan budaya. Pengenalan budaya daerah dengan daerah lain terjadi karena adanya interaksi antarwarga masyarakat. Interaksi antarwarga masyarakat terjadi dalam berbagai bidang seperti sosial dan ekonomi. Interaksi antarwarga masyarakat terjadi karena beberapa faktor seperti berikut.

Perbedaan Kandungan Sumber Daya Alam pada Setiap Daerah :

Perbedaan kandungan sumber daya alam jelas akan memengaruhi kegiatan produksi pada daerah bersangkutan. Daerah dengan kandungan sumber daya alam cukup tinggi ,akan dapat memproduksi barang-barangtertentu dengan biaya relatif murah dibandingkan dengan daerah lain yang memiliki kandungan sumber daya alam lebih rendah. Kondisi ini mendorong pertumbuhan ekonomi daerah bersangkutan menjadi lebihcepat. Sementara itu, daerah lain yang memiliki kandungan sumber daya alam lebih kecil hanya akan dapat memproduksi barang-barang dengan biaya produksi lebih tinggi sehingga daya saingnya menjadi lemah.

 

Perbedaan Kondisi Demografis.
Perbedaan kondisi demografis adalah perbedaan tingkat pertumbuhan dan stuktur kependudukan, perbedaan tingkatpendidikan dan kesehatan, perbedaan kondisi ketenagakerjaan, dan perbedaan dalam tingkah laku dan kebiasaan, serta etos kerja yang dimiliki masyarakat daerah bersangkutan. Kondisi demografis ini dapat memengaruhi ketimpangan pembangunan antar wilayah karena hal ini akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja masyarakat pada daerah bersangkutan. Daerah dengan kondisi demografis yang baik akan cenderung memiliki produktivitas kerja yang lebih tinggi. Hal tersebut akan mendorong peningkatan investasi yang selanjutnyaakan meningkatkan penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah bersangkutan. Sebaliknya, bila suatu daerah yang kondisi demografisnya kurang baik maka dapat menyebabkan rendahnya produktivitas kerja masyarakat setempat. Hal tersebut akan menimbulkan kondisi yang kurang menarik bagi penanaman modal sehingga pertumbuhan ekonomi daerah bersangkutan menjadi lebih rendah.

 

Kurang Lancarnya Mobilitas Barang dan Jasa.
Kurang lancarnya mobilitas barang dan jasa dapat pula mendorong terjadinya peningkatan ketimpangan pembangunan antar wilayah.Mobilitas barang dan jasa ini meliputi kegiatan perdagangan antar daerah dan migrasi baik yang disponsori pemerintah (transmigrasi) atau migrasi spontan. Alasannya, apabila mobilitas tersebut kurang lancer maka kelebihan produksi suatu daerah tidak dapat dijual kedaerah lain yang membutuhkan. Demikian pula halnya migrasi yang kurang lancarmenyebabkan kelebihan tenaga kerja suatu daerah tidak dapat dimanfaatkan oleh daerah lain yang sangat membutuhkannya. Akibatnya, ketimpangan pembangunan antar wilayah akan cenderung tinggi karena kelebihan suatu daerah tidak dapat dimanfaatkan oleh daerah lain yang membutuhkannya sehingga daerah terbelakang sulit mendorong proses pembangunannya.

 

Konsentrasi Kegiatan Ekonomi Daerah/Wilayah.

Terjadinya konsentrasi kegiatan ekonomi yang cukup tinggi pada wilayah tertentu, jelas akan memengaruhi ketimpangan pembangunan antarwilayah. Pertumbuhan ekonomi daerah akan cenderung lebih cepat pada daerah dengan konsentrasi kegiatan ekonomi yang cukup besar.

 

Alokasi Dana Pembangunan Antardaerah/Wilayah.

Alokasi investasi pemerintah ke daerah, lebih banyak ditentukan oleh sistem pemerintahan daerah yang dianut. Bila sistem pemerintahan daerah yang dianut bersifat sentralistik, maka alokasi dana pemerintah akan cenderung lebih banyak dialokasikan pada pemerintah pusat sehingga ketimpangan pembangunan antarwilayah akan cenderung tinggi. Sebaliknya, jika sistem pemerintahan yang dianut adalah otonomi atau federal, maka dana pemerintah akan lebih banyak dialokasikan ke daerah sehingga ketimpangan pendapatan akan cenderung rendah. Alokasi dana pemerintah yang antara lain akan memberikan dampak pada ketimpangan pembangunan antarwilayah, adalah alokasi dana untuk sektor pendidikan, kesehatan, jalan, irigasi, dan listrik. Semua sektor ini akan memberikan dampak pada peningkatan produktivitas tenaga kerja, pendapatan per kapita, dan pada akhirnya dapat meningkatkan pergerakan ekonomi di daerah tersebut.

Berdasarkan faktor pendorong terjadinya interaksi antarwarga masyarakat dalam berbagai bidang, dapat dipahami pengaruh interaksi terhadap pembangunan di segala bidang. Tentu saja, interaksi yang terjadi bertujuan untuk meningkatkan pembangunan di berbagai bidang tersebut. Dengan demikian, kepentingan masyarakat yang belum bisa terpenuhi di daerah yang satu akan bisa terpenuhi dengan berinteraksi dengan masyarakat dari daerah lain. Jadi, interaksi yang terjalin untuk menutupi kekurangan masing-masing sehingga pada akhirnya semua kebutuhan akan bisa terpenuhi dengan baik. Taraf kemampuan ekonomi tiap-tiap daerah pun akan meningkat. Meningkatnya kemampuan ekonomi tiap-tiap daerah, akan memengaruhi pemenuhan terhadap kebutuhan sosial dan budaya tiap-tiap daerah. Yang pasti, pegang teguh budaya masing-masing jangan sampai budaya daerah luntur akibat interaksi sosial.

 

TEMA 5.

KD 3.1 Mengidentifikasi karakteristik geografis Indonesia sebagai negara kepulauan/ maritim dan agraris serta pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi, sosial,budaya,komunikasi serta transportasi.

  1. Letak geografis Indonesia terletak diantara dua benua, yaitu benua asia dan benua Australia, demikian juga terletak di antara dua samudra yaitu samudra pasifik dan samudra
  2. Wilayah Indonesia membentang dari sabang sampai merauke terdiri atas daratan dan Luas daratan Indonesia adalah 1.922.570 Km, Luas perairan Indonesia adalah 3.257.483 Km.
  3. Bentuk Negara yang terdiri atas pulau – pulau seperti Indonesia disebut Negara kepulauan, Negara kepulauan merupakan salah satu cirri dari Negara maritim. Negara maritim adalah Negara yang memiliki luas laut lebih besar di bandingkan dengan luas
  4. Selain sebagai Negara maritim, berdasarkan kondisi geografisnya, Indonesia juga merupakan Negara agraris. Negara agraris adalah Negara yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani yang mengolah lahan
  5. Subak merupakan sekumpulan petani di Bali yang mengolah system irigasi yang ada di sebuah kawasan persawahan, Para anggota kelompok subak menggunakan system gotong royong dan saling bantu dengan cara meminjam air ,bukan utang
  6. Pada tahun 2012, Subak di akui sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO, pengakuan ini menjadi sebuah kebanggaan bagi bangsa Indonesia.
  7. Terdapat banyak kenampakan alam dan buatan di sekitar kita, kenampakan berupa sawah merupakan salah satu contoh kenampakan buatan, sedangkan gunung/pegunungan merupakan salah satu contoh kenampakan alam ciptaan
  8. Sumber daya alam yang tersimpan di dalam laut Indonesia ternyata amat Data FAO 2015 menyebutkan bahwa Indonesia penghasil terbesar di dunia produk rumput laut dan tuna.
  9. Selain di kenals ebagai Negara maritim, Indonesia juga merupakan sebuah Negara agraris. Indonesia sejak dulu sudah terkenal sebagai penghasil rempah – rempah dan memiliki tanah yang subur. Kelapa sawit, beras, jagung, cengkeh, tembakau, teh, karet, kopi dan tebu merupakan beberapa contoh dari sekian banyak hasil pertanian/perkebunan di Indonesia.
  10. Wilayah Indonesia terdiri atas ribuan pulau yang di pisahkan oleh selat dan laut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat di pisahkan. Kondisi tersebut melahirkan keanekaragaman bahasa, suku, agama dan kebudayaan Kebudayaan daerah merupakan kebudayaan yang tumbuh dan berkembang di daerah – daerah di seluruh wilayah Indonesia dan mempunyai cirri khas daerah tersebut.

 

Bahasa Indonesia – SD Kelas 5 – Tema 3 – Kurikulum 2013 Rev 2017

Bahasa Indonesia – SD Kelas 5 – Tema 3 – Kurikulum 2013 Rev 2017.

RANGKUMAN MATERI KELAS 5.

TEMA                                    : 3 (MAKANAN SEHAT).

SUB TEMA                           : 1, 2, 3, 4.

 

 

KOMPETENSI DASAR :

BAHASA INDONESIA.

3.4 Menganalisis informasi yang disampaikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik.

 

MATERI.

Pengertian Kata Kunci :

  • Kata kunci adalah kata atau frasa yang digunakan untuk mencocokkan iklan dengan istilah yang dicari/ dibaca oleh orang-orang.

 

Pengertian Iklan :

  • Sebuah informasi yang tujuannya untuk mendorong, menyampaikan sesuatu, membujuk/memberikan pengaruh kepada khalayak ramai atau banyak orang agar tertarik pada barang/jasa yang ditawarkan.
  • Sebuah pengumuman yang berisi informasi produk dan di sebarkan kepada khalayak ramai.
  • Mempromosikan sesuatu kepada pembaca.

 

Tujuan Iklan

  1. Memberitahukan kepada khalayak ramai tentang suatu produk.
  2. Mempengaruhi khalayak ramai tentang suatu produk.
  3. Menyarankan seseorang untuk membeli suatu produk yang di iklankan.
  4. Memberikan informasi tentang produk.
  5. Menarik khalayak ramai.
  6. Dan lain-lain.

 

 

 

Sasaran Iklan.

Secara umum  iklan di tujukan kepada khalayak ramai, dan harus sesuai antara target pasar dengan produk yang ingin di tawarkan.

Misalnya, jika ingin mengiklankan sebuah produk kendaraan, maka target orang yang akan melihat iklan tersebut adalah orang kalangan atas atau orang yang membutuhkan kendaraan.

 

Syarat-syarat Iklan.

 

Dari segi isi iklan :

  1. Harus objektif dan jujur.
  2. Singkat, jelas dan mudah dipahami .
  3. Tidak menyinggung pihak lain.
  4. Menarik perhatian orang banyak.
  5. Informatif.
  6. komunikatif.

 

Dari segi bahasa iklan :

  1. Menggunakan pilihan kata yang tepat, menarik, logis dan sopan
  2. Ungkapan/majas yang digunakan memikat dan memiliki daya sugesti bagi khalayak
  3. Bahasa disusun untuk menonjolkan informasi yang dipentingkan
  4. Teks iklan harus menuju sasaran

 

Jenis-jenis Iklan :

  1. Iklan Pemberitahuan / Pengumuman :Iklan yang bertujuan untuk memberitahukan sesuatu kepada khalayak. Salah satu contoh iklan pemberitahuan adalah iklan keluarga. contoh : kelahiran, ulang tahun, perkawinan, kematian, dsb.
  1. Iklan Undangan :Iklan yang berisi ajakan/himbauan untuk mendatangi suatu acara.
  1. Iklan Layanan Masyarakat :Iklan yang bertujuan memberikan penerangan/penjelasan kepad amasyarakat. Contohnya adalah iklan KB dan iklan bahaya narkoba.
  1. Iklan Permintaan : Iklan yang berisi permintaan sesuatu, seperti lowongan kerja.
  1. Iklan Penawaran/ reklame :Iklan yang berisi menawarkann sesuatu seperti menawarkan suatu barang/ produk. Iklan ini dipasang oleh perusahaan-perusahaan. Contoh : barang-barang niaga. Misalnya : dikontrakkan rumah di Griya  Asri Indah. Fasilitas lengkap. Hubungi (0342) 336542..
  1. Iklan artikel :Iklan yang berisi informasi/ penawaran panjang yang diawali dengan perkenalan isi, keunggulan dan penutup.

 

Bentuk Iklan :

  1. Iklan baris :Yaitu iklan kecil (singkat) berisi penawaran/ informasi tentang sesuatu yang terdiri atas beberapa baris saja, iklan baris disebut juga iklan kolom.Ciri iklan baris :
    • Menggunakan bahasa yang singkat, padat dan jelas.
    • Menggunakan bahasa yang memikat.
    • Menggunakan kaa konotasi positif.
    • Isi iklan berisi objektif, jujur, singkat, dan menarik perhatian.
    • Contoh iklan baris pada Koran :

 

  1. Iklan kolom :Yaitu iklan yang muatannya memanfaatkan beberapa bagian kolom dari halanan surat kabar.
    Ciri iklan kolom :

    • Menyampaikan informasi secara jujur pada pembaca.
    • Menjelaskan karakteristik produk barang/ jasa yang ditawarkan.
    • Meyakinkan pembaca untuk meggunakan produk barang/ jasa yang ditawarkan.
    • Menarik dan mudah diingat oleh pembaca.
    • Contoh iklan kolom : lihat gambar berikut.

 

Berdasarkan penggunaannya media iklan dapat dogolongkan menjadi :

  1. Iklan radio dengan menggunakan efek suara.
  2. Iklan media cetak dengan menggunakan efek gambar atau teks.
  3. Iklan televise dengan menggunakan efek gambar, suara dan teks.

 

Manfaat Iklan.

Adapun manfaat iklan yaitu :

  • Produk menjadi lebih terkenal di mata masyarakat.
  • Keuntungan yang diperoleh dalam bisnis dapat melonjak naik karena produk dipromosikan.

 

 

 

Contoh Teks Iklan.

Berikut contoh teks iklan.

contoh iklan produk
contoh teks iklan penjualan
contoh teks iklan jasa