Arsip Kategori: SD6 Tema 2

SD6 Tema 2.4 – Literasi – Aku Cinta Membaca

SD6 Tema 2.4 – Literasi – Aku Cinta Membaca.

Cintailah Membaca, karena ?

semakin banyak membaca,
semakin banyak tempat yang kamu kunjungi,
semakin sering membaca, semakin sering kamu pergi bertualang,
semakin beragam bacaanmu, semakin beragam pula pengalamanmu.

Apa yang kamu baca akan membuatmu kaya, karena bacaanmu akan menambah ilmu untukmu, mengisi jiwamu dengan pengetahuan, dan membuka wawasanmu seluas-luasnya!

 

Judul : Asal Mula Kapur, Sirih, dan Pinang.
Cerita Rakyat Vietnam.

Alkisah, ribuan tahun yang lalu, di Vietnam hidup sepasang saudara laki-laki kembar bernama Tang dan Lan. Keduanya pandai dan berwajah tampan. Mereka hidup saling menyayangi. Kemana pun mereka pergi, mereka selalu bersama.
Suatu ketika, ayah Tang dan Lan sakit keras. Tak ada seorang tabib pun yang dapat menyembuhkan sang ayah, sehingga akhirnya beliau meninggal dunia. Rasa sedih yang mendalam karena kehilangan sang suami, menyebabkan ibu Tang dan Lan tidak mau makan, sehingga akhirnya beliau pun jatuh sakit. Tak lama kemudian, sang ibu pun meninggal menyusul ayah mereka. Tinggalah Tang dan Lan sebagai anak yatim piatu.

Sepeninggal kedua orang tuanya, Tang dan Lan berpikir keras untuk dapat menghidupi diri mereka. Akhirnya mereka mengunjungi sahabat ayah mereka semasa hidup, yang bernama Hakim Luu. Mereka minta kepada Hakim Luu untuk memberikan mereka pekerjaan. Sejak saat itu mereka tinggal bersama Hakim Luu dan membantu Hakim Luu di tokonya. Hakim Luu menyayangi Tang dan Lan seperti anaknya sendiri. Hakim Luu memiliki seorang anak perempuan yang cerdas dan cantik. Anak ini pun tumbuh besar bersama-sama Tang dan Lan.

Semakin dewasa, Tang dan Lan tumbuh menjadi pemuda tampan yang baik perangainya. Mereka pekerja keras yang santun, sehingga terpikir oleh Hakim Luu untuk menikahkan salah satu dari mereka dengan putrinya. Kedua pemuda itu sebenarnya juga menaruh hati kepada putri Hakim Luu, tetapi mereka tidak ingin menyakiti satu sama lain. Ketika Hakim Luu menyerahkan keputusan kepada mereka berdua, mereka pun saling tunjuk. Akhirnya, Hakim Luu memutuskan untuk memilih yang lebih tua di antara mereka, yaitu Tang.

Setelah menikah, Tang sibuk dengan kehidupan rumah tangganya, sehingga ia sering melupakan Lan. Ia lupa mengajak Lan mengobrol dan bercerita. Lan merasa sedih dan kesepian. Suatu hari, Lan bertekad mengembara seorang diri, meninggalkan kota, tanpa sepengetahuan Tang dan Hakim Luu. Ia berjalan tanpa arah, ke hutan, ke gunung, menyeberang sungai, sampai akhirnya ia tiba di pinggir sebuah pantai. Oleh karena sangat lapar dan lelah berjalan berhari-hari, Lan jatuh lemah, semakin lemah, dan akhirnya ia meninggal di tempat itu. Konon, jenazahnya berubah menjadi sebuah batu yang putih.

Beberapa hari setelah kepergian Lan, Tang menyadari bahwa adiknya tiada. Ia pun pergi mencari adik kembarnya itu. Ke hutan, ke gunung, menyeberang sungai, tak juga ditemukan adiknya itu. Sampailah ia di pantai yang sama. Ia pun terduduk menangis di atas sebuah batu putih, meratapi kehilangan akan adiknya. Berhari-hari ia menangis, tanpa makan dan minum, sampai ia pun jatuh lemah, semakin lemah, dan akhirnya ia juga meninggal di tempat yang sama. Konon, jenazahnya berubah menjadi sebuah pohon pinang.

Sementara, istri Tang sedih menanti kepulangan suaminya. Maka, ia pun menyusul berjalan tak tentu arah, mencari sang suami. Sampailah ia di pantai yang sama, menangis tak henti sambil bersandar di bawah pohon pinang. Berhari-hari ia menangis, tanpa makan dan minum, sampai ia pun jatuh lemah, semakin lemah, dan akhirnya ia juga meninggal di tempat yang sama. Jenazahnya menjelma menjadi sebatang pohon sirih yang melilit di batang pohon pinang, yang tak lain adalah jelmaan sang suami.

Konon, begitulah asal usul terjadinya kapur, sirih, dan pinang. Tiga manusia yang saling menyayangi, ditakdirkan untuk selalu berdekatan dan bersama, dalam kehidupan dan setelahnya.

Sekian.

 


Judul : Si Badang.

Cerita Rakyat Singapura.

Dahulu kala hidup seorang hamba di Temasik, yang sekarang dikenal sebagai Singapura. Hamba tersebut bernama Badang. Ia bekerja pada seorang majikan yang bernama Orang Kaya Nira Sura. Suatu hari, Badang diberi tugas oleh tuannya untuk menebas hutan dan membersihkan semak-semak di sebuah bukit. Tempat itu hendak dijadikan lahan bercocok tanam.

Dalam perjalanan menuju pulang dari bukit, ia harus melewati sebuah sungai. Karena lelah, Badang beristirahat dan membuka bekalnya. Hari itu bekalnya nasi sayur dan sambal. Setelah makan, Badang duduk memandang ke sungai. Terlihat olehnya ikan-ikan berlompatan di air yang jernih. Terpikir olehnya “Wah, kalau aku bisa menangkap ikan- ikan itu, tentu besok lauk untuk bekalku semakin enak. Kalau ikan yang tertangkap lebih dari satu, bisa aku bawa pulang untuk tuanku di rumah,” pikir Badang. Lalu, Badang menebang sebatang bambu perangkap ikan dari bambu. Ia menempatkan perangkapnya di dalam sungai.

Esok harinya, pagi-pagi Badang pergi lagi untuk melanjutkan pekerjaannya di bukit. Dalam perjalanan, ia mampir di sungai untuk melihat hasil tangkapan di perangkapnya. Namun, Badang terperanjat melihat setumpuk tulang ikan di pinggir sungai, berdekatan dengan lokasi perangkapnya. Ketika ia memeriksa terlihat olehnya bahwa sudah ada orang yang mengambil hasil tangkapannya. Tidak ada ikan di dalam perangkapnya, hanya tinggal sisa sisik dan tulangnya. Badang heran. Maka, ia pun memutuskan untuk mengintai semalaman di pinggir sungai sepulangnya dari menebas hutan.

Menjelang malam, perangkap Badang sudah mulai terisi oleh ikan. Tiba- tiba datang sesosok makhluk besar, bermata merah, bertaring panjang, berambut serta berjanggut panjang. Makhluk itulah yang rupanya memakan ikan dalam perangkap bambu Badang. Badang memberanikan diri untuk keluar, menerkam, dan menangkap janggut makhluk tersebut. Mereka pun berkelahi, sampai akhirnya makhluk seram itu mengaku kalah. Ia minta dilepaskan, namun Badang tidak membiarkannya pergi. Lalu, makhluk itu memohon “Kalau tuan melepaskan hamba, maka hamba akan berikan apa saja yang tuan minta,” katanya. Badang pun berpikir, maka ia mengajukan permintaannya. “Baiklah! Aku ingin menjadi seorang yang kuat, gagah, dan perkasa,” kata Badang.

“Kalau tuan ingin menjadi seorang yang perkasa, tuan harus makan sisa- sisa tulang ikan yang aku makan,” kata makhluk tersebut. Tanpa berpikir panjang, Badang pun makan sisa-sisa tulang ikan yang terserak dekat perangkapnya. Lalu, ia menguji kekuatannya dengan mencoba mencabut sebatang pohon besar. Ternyata berhasil! Ia bahkan bisa mencabut batang pohon tersebut dari tanah, hanya dengan satu tangan. Badang sangat gembira. Ia mengucapkan terima kasih kepada makhluk tersebut. Dalam sekejap, makhluk menyeramkan itu berubah menjadi sosok kakek tua berjangkut putih. “Aku bukanlah makhluk seram seperti yang kau bayangkan. Aku datang untuk menolongmu. Kamu seorang yang baik dan jujur,” kata kakek bijak itu sebelum pergi meninggalkan Badang.

Malam itu, Badang menebas hutan hingga bersih, lalu ia pun pulang. Majikannya heran ketika keesokan hari Badang tidak lagi pergi ke hutan. Ketika Badang memberitahu bahwa pekerjaannya telah selesai, tuannya tidak percaya. Orang Kaya Nira Sura pun memeriksa sendiri ke bukit. Betapa heran ia menemukan bahwa hutan di bukit sudah habis terbabat.

Kagum dengan keperkasaan Badang, maka Orang Kaya Nira Sura membebaskan Badang sebagai hambanya dan mempersembahkannya kepada Raja Temasik. Di Istana, Badang juga melakukan perbuatan perkasa yang mengagumkan. Ketika ia hendak mengambil buah yang diminta oleh permaisuri raja di atas sebuah pohon, dahan yang dipijaknya patah. Badang jatuh menimpa sebuah batu. Batu terbelah dua, namun Badang tidak cedera! Permaisuri melaporkan kejadian tersebut pada Sang Baginda. Sang baginda kagum dan heran. Kekuatan Badang tersebar luas di segala penjuru Temasik, dan sampai juga ke Benua Keling. Mendengar kabar tersebut, Maharaja Keling datang ke Temasik membawa pahlawan kuat dari negaranya, yang bergelar Pahlawan Gagah Perkasa. Ia menawarkan pahlawannya untuk beradu kuat dengan Badang.

Raja Temasik setuju. Maka pertandingan adu kekuatan diadakan di depan para petinggi kerajaan dan di hadapan semua rakyat. Sebuah batu besar diletakkan di hadapan masing-masing raja. Sang Pahlawan Gagah Perkasa dengan segenap kekuatannya mengangkat batu besar di hadapan rajanya. Ia bisa menangkatnya setinggi lutut, kemudian membawanya ke hadapan Maharaja Keling. Riuh rendah tepuk para pendukungnya. Lalu, tiba giliran Badang. Tubuhnya kecil tidak meyakinkan. Tetapi, ternyata Badang dapat mengangkat batu di hadapan Raja Temasik dengan mudahnya, kemudian melemparkan batu tersebut ke Teluk Belanga. Semua yang hadir terpesona dan kagum. Tepuk tangan membahana memuji keperkasaan Badang.

Demikianlah kemasyhuran Badang sebagai seorang yang gagah perkasa di zaman dahulu. Seorang budak bertubuh kecil, namun tidak serakah dalam mengajukan permintaan. Kehebatannya juga tidak disalahgunakan, selalu di dimanfaatkan untuk membantu majikannya. Itulah sebabnya kemashyurannya menjadi buah mulut yang dituturkan orang dari zaman ke zaman.

Sekian.


 

Judul : Potensi Ekonomi Negara-Negara Anggota ASEAN.

Kawasan Asia Tenggara terletak pada jalur perdagangan dunia. Kawasan ini menjadi jembatan antara kawasan Eropa dan Asia Timur. Oleh karena itu, Asia Tenggara juga menjadi wilayah persaingan bagi pihak-pihak ingin memanfaatkan kedudukan strategis kawasan ini. ASEAN berperan sebagai wadah untuk menghindari persengketaan yang mungkin timbul.

Dengan posisi yang strategis ini, tiap negara di kawasan Asia Tenggara juga memiliki kekayaan sumber daya yang kemudian menjadi kekuatan dalam perkembangan ekonomi negara-negara tersebut.

Brunei Darussalam Terkenal dengan kekuatan sumber daya alam berupa minyak bumi dan gas alam. Dengan pengolahan hasil kekayaan alam tersebut, Brunei menjadi negara di Asia Tenggara yang memilki pendapatan per kapita tertinggi.

 

Filipina.

Sebuah negara kepulauan yang mata pencaharian sebagian besar penduduknya adalah di bidang pertanian. Filipina berhasil menjadi salah satu negara di dunia yang dapat membangun dan mengembangkan sektor pertaniannya dengan baik. Beberapa produk unggulan hasil pertaniannya diekspor ke berbagai negara, seperti nanas, padi, kelapa, dan gula. Oleh karena itu, Filipina mendapat julikan “Home of the Green Revolution”. Hasil pertanian ini juga yang menunjang perkembangan ekonomi negara ini.

 

Indonesia.

Sebagai negara kepulauan terbesar di kawasan ini, Indonesia memiliki ragam sumber daya alam yang sangat kaya. Banyak sektor yang dapat dikembangkan untuk memperkuat perkembangan ekonomi Indonesia. Hingga saat ini Indonesia merupakan salah satu eksportir utama untuk minyak dan gas bumi, tekstil, dan produk-produk dari kayu. Kekayaan mineral seperti pertambangan aluminium, nikel, emas, dan batu bara juga menjadi salah satu pintu masuk para investor mancanegara ke Indonesia. Keindahan alam Indonesia pun merupakan daya tarik yang menjadi sumber devisa negara dari sektor pariwisata.

 

Kamboja.

Di Kamboja mengalir Sungai Mekong. Daerah di sekitar Sungai Mekong merupakan daerah yang subur. Oleh karenanya, mata pencaharian penting penduduk Kamboja adalah pertanian, yang banyak terdapat di sepanjang Sungai Mekong dan di sekitar Danau Tonie Sap. Hasil pertanian Kamboja yang besar, yang mendukung pengembangan sektor perekonomiannya adalah padi dan karet.

Laos.

Laos bertetangga dengan Kamboja, dan juga dilewati oleh aliran Sungai Mekong. Sama seperti di Kamboja, kegiatan pertanian banyak dilakukan di sepanjang aliran sungai ini. Sebagian besar hasil pertanian dikonsumsi oleh masyarakat Laos. Sementara ini Laos belum melakukan pengembangan dalam sektor usaha yang lain, walaupun diketahui memiliki juga sumber daya mineral seperti bijih besi, tembaga, dan batu bara.

Kegiatan ekonomi utama penduduk Malaysia adalah di bidang pertanian, pertambangan, dan perindustrian. Perdagangan internasional merupakan salah satu sektor ekonomi Malaysia yang mengalami pertumbuhan tercepat. Peralatan elektronik, minyak dan gas bumi, kayu dan produk dari kayu, minyak sawit, karet, tekstil, sepatu, dan bahan-bahan kimia adalah beberapa produk yang diekspor oleh Malaysia melalui jalur perdagangan internasional.

 

Myanmar.

Mata pencaharian utama penduduk Myanmar adalah pertanian, perkebunan, dan pertambangan. Padi merupakan hasil utama dari pertanian di sana. Myanmar merupakan salah satu negara penghasil padi terbesar di Asia Tenggara.

 

Singapura.

Walaupun merupakan negara dengan luas terkecil di kawasan Asia Tenggara, Singapura merupakan negara paling maju di kawasan ini. Sadar akan keterbatasan sumber daya alamnya, sejak awal Singapura fokus mengembangkan diri dalam menyediakan sarana dan prasarana sebagai tempat singgah jalur lalu lintas dunia. Letak Singapura sangat strategis, yaitu pada posisi silang jalur lalu lintas dari berbagai negara di Asia Timur, Asia Barat, Arika, Eropa, Amerika, dan Australia. Saat ini Singapura menjadi negara transit terramai di Asia.

 

Thailand.

Thailand sering disebut sebagai lumbung padi di Asia Tenggara. Padi memang merupakan hasil pertanian terbesar dari negara ini. Selain itu, perkebunan, kehutanan, pertambangan, dan industri juga merupakan kegiatan ekonomi penduduk Thailand. Saat ini, penghasil devisa utama untuk Thailand adalah dari sektor pariwisata. Keunikan situs- situs budaya di Thailand menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan mancanegara.

 

Vietnam.

Setelah pulih dari Perang Vietnam, negara ini mulai berkembang di berbagai sektor perekonomiannya. Sektor pariwisata dan turisme merupakan salah satu pendukung perkembangan ekonomi yang terus menggeliat naik hingga saat ini. Dengan berkembangnya sektor ini, bidang pendukung lainnya seperti usaha jasa di bidang perhotelan, restoran, serta transportasi juga turut berkembang pesat.

Potensi ekonomi masing-masing negara anggota ASEAN diharapkan dapat terpacu lebih cepat untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonominya. Hal ini dimungkinkan melalui berbagai kerja sama yang positif antarnegara dalam wadah organisasi ASEAN.


 

Judul : Pengalaman Belajar dari Negara-Negara ASEAN.

Hari ini merupakan hari yang penting bagi siswa kelas 6. Udin, Edo, Beni, Siti, Dayu, Lani dan teman-temannya akan berkunjung ke sebuah pameran penting. Ya, sekolah mereka memperoleh undangan untuk hadir di Pameran Budaya ASEAN yang diselenggarakan oleh Sekretariat ASEAN. Rombongan kelas 6 mewakili sekolah untuk hadir di pameran tersebut. Wah, tidak sabar rasanya Udin dan teman-teman ingin sampai di sana. Kebetulan saat ini mereka juga sedang belajar mengenai profil negara-negara tetangga. Mereka ingin sekali melihat bukti dari apa yang mereka pelajari dari buku dan cerita guru.

Hari ini arena pameran dipenuhi oleh siswa-siswi dari berbagai Sekolah Dasar. Memang, hari pertama pameran ini dibuka khusus untuk undangan dari berbagai sekolah. Udin dan teman-temannya dibagi menjadi beberapa kelompok agar dapat melihat arena pameran secara lengkap dan efektif. Pameran diikuti oleh sepuluh negara anggota ASEAN, termasuk Indonesia. Masing-masing anjungan tampil cantik dengan ragam hias khas tiap negara. Anjungan Indonesia tampil dengan ragam hias khas rumah Toraja. Unik dan menarik.

Tidak hanya ragam budaya dan situs pariwisata yang ditampilkan oleh anjungan tiap negara. Beberapa negara juga menampilkan produk khas buatannya. Ada hasil olah makanan, karya seni dan kriya, serta produk hasil olah tekstil. Walaupun berasal dari kawasan yang berdekatan, semua produk yang dihasilkan unik dan menarik. Lani sempat melihat kain khas Thailand yang disebut dengan Thai Silk. Beraneka warna, halus, dan memikat mata. Dayu tertarik melihat baju khas dari Filipina yang disebut Barong Tagalog. Berdasarkan keterangan yang dibacanya, bahan baju ini terbuat dari serat batang pisang dan batang nanas. Wah, menurut Dayu sama uniknya dengan baju tradisional di Bali.
Selain anjungan tiap negara anggota ASEAN, ada juga anjungan yang dikelola oleh sekretariat ASEAN. Udin menghabiskan banyak waktunya untuk menikmati tampilan di anjungan ini. Anjungan ini menampilkan dukungan dan usaha ASEAN dalam mengembangkan wirausaha kecil di tiap negara. ASEAN membuat sebuah pusat promosi yang menampilkan produk-produk yang dikembangkan oleh para wirausahawan di tiap negara. Hal ini ditujukan agar usaha-usaha ini dapat berkembang lebih cepat dan mempunyai wadah untuk diperkenalkan sebagai komoditi ekspor. Macam-macam produk kreatif ada di sana. Ada jaket kulit dari pengrajin Garut, ada manisan buah Thailand dalam kemasan kaleng kecil yang menarik, ada yang memperkenalkan alat penyeduh kopi klasik Vietnam, serta ada pula aplikasi agribisnis yang dikembangkan oleh pemuda Indonesia untuk menghubungkan petani dan konsumen. Semua menampilkan inovasi dan karya kreatif yang memukau. ASEAN menyediakan wadah promosi, berbagai tips, serta pelatihan bagi pengembangan usaha para wirausahawan muda ini. Dengan demikian mereka dipupuk untuk menjadi cikal bakal pengusaha yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi negaranya.

Pengalaman belajar Edo juga berbeda. Edo terkesan dengan berbagai makanan khas yang disajikan di tiap anjungan. Memang, Edo selalu tertarik dengan makanan dari berbagai daerah. Ada singkong santan khas Thailand, ada Pho dari Vietnam, ada Larb dari Laos, dan masih banyak makanan lain yang namanya pun baru Edo tahu. Makanan khas tiap negara menunjukkan pula ciri khas sumber daya alam serta budaya masyarakat di negara tersebut. Walaupun terletak di kawasan yang sama, ternyata masih ada pula sedikit perbedaan pada selera dan isi piring di tiap negara.
Berbeda dengan Edo yang tertarik dengan tampilan aneka makanan khas, Beni tertarik dengan anjungan Negara Brunei yang menampilkan Wayang Asik khas negaranya. Wayang ini sekitar tahun 1960 populer di Kampung Ayer, di tepi Sungai Brunei. Saat ini Brunei berusaha mengembangkan kembali minat masyarakatnya untuk mempelajari wayang Asik karena popularitasnya yang mulai turun sejak masuknya berbagai budaya asing. Ada hal yang menarik bagi Beni melihat inovasi yang dilakukan anjungan Brunei untuk memperkenalkan wayang Asik. Tidak seperti wayang Indonesia, yang menampilkan sosok legendaris dunia pewayangan, wayang Asik ini menampilkan sosok tokoh manusia dalam bentuk kecil. Tinggi wayang hanya sekitar delapan hingga sepuluh cm. Biasanya wayang ini dibuat dari kertas tebal dengan pegangan dari stik kayu. Nah, di anjungan ini, wayang Asik ditampilkan dengan cara yang berbeda. Tidak menggunakan stik kayu dan tangan sang dalang sebagai penggeraknya, tetapi menggunakan bilah magnet yang ditempelkan di bagian bawah wayang. Wayang akan bergerak ketika bilah magnet di bawah papan peraga bertemu dengan magnet pasangannya, lalu digerakkan. Kreatif! Baru terpikir oleh Beni bahwa magnet pun dapat dijadikan alat bantu untuk menampilkan karya seni.

Tak habis-habis daya tarik yang disajikan oleh pameran ini. Udin dan teman- teman sempat juga mengikuti aneka lomba yang diadakan oleh beberapa anjungan negara. Walaupun harus antre untuk mengisi formulir lomba, mereka tidak menyerah. Paling tidak, mereka merasakan untuk ikut satu lomba di salah satu anjungan. Hadiahnya? Tentu saja cendera mata khas dari negara tersebut.

Menyaksikan Pameran Budaya ASEAN memberikan Udin dan teman-teman pengalaman belajar yang berharga. Kini pengetahuan mereka semakin kaya. Pengetahuan dari penjelasan guru, dari buku yang dibaca, serta menyaksikan langsung ragam karya dan budaya yang ditampilkan tiap negara ASEAN.

Sekian.

 

SD6 Tema 2.2 – Bekerja sama mencapai Tujuan – Revisi 2018


SD6 Tema 2.2 – Bekerja sama mencapai Tujuan – Revisi 2018

Pembelajaran 1.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, seharusnya bangsa Indonesia telah merdeka dan terbebas dari segala bentuk penindasan serta penjajahan. Namun, kenyataannya tidak demikian, bangsa Indonesia masih perlu berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Mengapa?

Judul Bacaan : Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, bangsa Indonesia ternyata masih terus berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari gangguan bangsa asing yang datang, seperti dari Pemerintahan Belanda.

Pasukan Belanda kembali datang ke tanah air. Kedatangan ini disambut dengan berbagai bentuk perlawanan oleh bangsa Indonesia. Sehingga sejak tahun 1945-1950 telah terjadi berbagai macam pertempuran di berbagai daerah antara pihak Indonesia dengan pihak Belanda yang dibantu oleh pasukan Inggris.

Bagaimana perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia di berbagai daerah?

Judul bacaan : Pertempuran Surabaya.

Pada tanggal 25 Oktober 1945, tentara Sekutu yang dipimpin oleh Brigadir Jenderal Mallaby. Tanggal 27-30 Oktober 1945, terjadi kontak senjata antara para pemuda Indonesia dengan pasukan Inggris.

Dalam pertempuran ini, pasukan Inggris dapat dipukul mundur. Bahkan, puncak dari pertempuran tersebut adalah terbunuhnya pemimpin pasukan Inggris, Brigadir Jendral Mallaby.

Pada tanggal 9 November 1945, Inggris mengeluarkan ultimatum yg berisi “semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan”.

Namun, ultimatum tersebut ditolak oleh pihak Indonesia. Pada tanggal 10 November 1945 terjadi pertempuran yang sangat dahsyat.Pasukan Inggris menggempur Surabaya dari darat, laut, dan udara. Peristiwa 10 November ini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Berdasarkan teks di atas, isilah peta pikiran berikut menggunakan kalimat efektif!

  • Apa ,   Pertempuran Surabaya itu ?
  • Mengapa, Terjadi Pertempuran Surabaya itu ?
  • Siapa,  Tokoh Pertempuran Surabaya itu ?
  • Bagaimana, Pertempuran Surabaya itu terjadi ?
  • Kapan, Pertempuran Surabaya itu ?
  • Dimana, Pertempuran Surabaya itu ?

Kamu dapat mengembangkan peta pikiran yang telah kamu buat menjadi sebuah tulisan baru dengan menggunakan kata-kata sendiri.
Sebelum menulis, perhatikan ciri-ciri kalimat efektif berikut!

Kalimat efektif adalah kalimat yang mengandung gagasan pembicara/ penulis yang terdiri atas kata-kata yang mempunyai unsur SPOK.
Ciri-ciri kalimat efektif
1. Memiliki unsur penting atau pokok (minimal unsur subjek dan predikat),
2. Menggunakan struktur bahasa yang tepat,
3. Memenuhi kaidah ejaan yang berlaku,
4. Menggunakan pilihan kata (diksi) yang tepat dan sesuai kebutuhan.

Buatlah tulisan menggunakan kata-kata sendiri tentang Pertempuran Surabaya berdasarkan peta pikiran yang telah kamu buat! Gunakan kalimat efektif.

Perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. Sangat diperlukan kerja sama dan persatuan dari seluruh rakyat Indonesia agar cita-cita untuk menjadi bangsa yang bebas dan merdeka dapat tercapai.

Baca kembali teks tentang Pertempuran Surabaya dan jawab pertanyaan berikut!
Apa makna yang dapat kamu petik dari upaya mempertahankan kemerdekaan dalam Pertempuran Surabaya? Menunjukkan bahwa rakyat Indonesia yang ada di Surabaya siap mempertahankan Kemerdekaan yang sudah di Proklamasikan.

Diskusikan jawabanmu secara berkelompok!
Pertempuran Surabaya adalah satu dari sekian banyak upaya yang dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Masih banyak perjuangan lain yang dilakukan di berbagai daerah, misalnya Pertempuran Ambarawa, Pertempuran Medan Area, Bandung Lautan Api, Agresi Militer Belanda I, dan Agresi Militer Belanda II.
Kamu akan mencari informasi tentang perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan secara berkelompok dengan pembagian tugas sebagai berikut:

Kelompok  – Tugas :

1. Mencari informasi tentang Pertempuran Ambarawa dan disajikan dalam bentuk peta pikiran.
2. Mencari informasi tentang Pertempuran Medan Area dan disajikan dalam bentuk peta pikiran.
3. Mencari informasi tentang Bandung Lautan Api dan disajikan dalam bentuk peta pikiran.
4. Mencari informasi tentang Agresi Militer Belanda I dan disajikan dalam bentuk peta pikiran.
5. Mencari informasi tentang Agresi Militer Belanda II dan disajikan dalam bentuk peta pikiran.

Setelah membuat peta pikiran, tuliskan komentarmu tentang upaya yang dilakukan oleh para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia!
Kamu akan mempresentasikan tugas ini pada Pembelajaran 5.

Tahukah kamu bahwa perjuangan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dilakukan dengan berbagai strategi yang disesuaikan dengan kondisi daerah masing-masing?

Selain itu, persatuan dan kesatuan merupakan hal yang sangat penting dalam mempertahankan kemerdekaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Setelah belajar tentang sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekan, sekarang kamu akan mempelajari tentang cara hewan menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggalnya.
Apakah kamu pernah mengamati ayam, bebek, ikan, dan cecak? Amati gambar berikut!

Apakah kamu mengetahui ciri-ciri hewan tersebut?
Apakah kamu juga mengetahui ciri-ciri tempat tinggalnya? Diskusikan jawabanmu secara berpasangan!
Tuliskan hasil diskusimu pada diagram berikut!

Ciri-ciri dan habitat Ayam : Makan bijian – bijian, berbulu, habitat di darat, ada yang di pelihara, ada yang hidup di hutan (ayam hutan).

Ciri-ciri dan habitat Bebek : Paruh bebek berbentuk sudu. Fungsi ciri khusus paruh bebek berbentuk sudu adalah memudahkan bebek dalam mencari makanan di lumpur. Lehernya panjang. Kaki berselaput. Bulu berlapis lilin. Warna bulu yang berbeda antara bebek jantan dengan betina. Jarang bahkan tidak mengerami telurnya. Habitat di darat, dan lingkungan berair atau berlumpur.

Ciri-ciri dan habitat Ikan : Tubuh terdiri dari kepala, badan, dan ekor. Ikan bernapas dengan insang yang mana insangnya ditutupi oleh tutup insang. Ikan bersifat poikiloterm yaitu berdarah dingin atau suhu tubuh dipengaruhi oleh suhu lingkungan. Habitat di Air; Laut dan perairan air tawar.

Ciri-ciri dan habitat Katak : Binatang amphibi; Katak muda hidup di air dan bernapas dengan insang. Katak dewasa hidup di darat dan bernapas menggunakan paru-paru.
Katak berkembang biak dengan bertelur.
Katak mengalami metamorfosis dari zigot-embrio-kecebong-katak kecil-katak dewasa.

Apakah terdapat hubungan antara ciri-ciri hewan dengan habitatnya? Tuliskan kesimpulanmu!

Tuhan menciptakan makhluk hidup dengan segala keunikan dan keistimewaannya, tidak terkecuali hewan.
Keunikan dan keistimewaan hewan tersebut kita kenal dengan ciri khusus.
Ciri khusus pada hewan tersebut mempunyai hubungan yang erat dengan tempat tinggalnya. Misalnya, ikan memiliki insang untuk bernapas di dalam air, cecak memiliki perekat pada kakinya untuk dapat menempel di dinding, dan bebek memiliki selaput pada kakinya agar dapat berenang di air.

Pernahkah kamu mengamati bebek berenang di kolam? Mengapa bebek dapat berenang dengan baik?

Judul Bacaan : Bebek.

Bebek memiliki ciri khusus yang disesuaikan dengan tempat tinggalnya. Bebek hidup di darat, namun untuk mencari makan, bebek biasanya berada di air. Ciri khusus yang dimiliki bebek untuk mencari makan berupa paruh yang agak panjang dan lebar pada bagian ujungnya.
Bebek mencari makan di air, seperti kolam, sungai, sawah, atau danau yang dangkal. Bulu bebek dilapisi oleh minyak sehingga tidak basah jika terkena air. Ketika bebek keluar dari air dan berada di darat, bebek biasanya mengibas-ngibaskan bulunya sehingga air yang menempel di tubuhnya keluar. Apa yang akan terjadi jika bulu bebek tidak dilapisi minyak dan air menyerap ke tubuhnya?
Selain itu, bebek juga memiliki ciri khusus lainnya, yaitu selaput pada kakinya. Selaput tersebut digunakan untuk berenang.

Amati tiga hewan yang ada di sekitarmu!
Berdasarkan pengamatanmu, catat ciri-ciri khusus hewan tersebut beserta habitatnya! Tulis laporan berdasarkan pengamatanmu!
Kamu dapat melengkapi laporanmu dengan membaca berbagai sumber bacaan. Tulis laporanmu pada tabel berikut! Meliputi : Nama Hewan ; Ciri-ciri Khusus ; dan Ciri-Ciri Habitat.

 


Pembelajaran 2.

Kemerdekaan yang diraih oleh bangsa Indonesia tidak lepas dari makna yang terkandung dalam sila ketiga, yaitu Persatuan Indonesia.
Mengapa persatuan dan kesatuan penting? Apa yang akan terjadi jika Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak bersatu?
Ayo, kita pelajari!

Meskipun Indonesia terdiri atas ribuan pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke dengan penduduk yang berasal dari latar belakang dan kebudayaan yang berbeda-beda, namun dengan semangat persatuan dan kerja sama, bangsa Indonesia mampu mengusir penjajah dari bumi Indonesia.
‘Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh’ adalah semboyan yang sering didengungkan untuk meningkatkan semangat persatuan pada masa penjajahan.

Amati gambar dan baca teks berikut dalam hati!

Judul : Kami Berbeda, namun Kami Bekerja Sama.

Matahari belum tinggi ketika Edo, Dayu, dan teman-temannya bermain di halaman sekolah. Ada yang bermain lompat karet, ada yang bermain Petak Jongkok, ada yang bermain Congklak
di selasar kelas, dan sebagian lagi ikut dalam permainan Rangku Alu.
Edo, Dayu, Siti, Udin, Beni, dan Lani memilih ikut permainan Rangku Alu bersama beberapa teman lain. Mereka memang lebih suka dengan permainan olah tubuh di luar ruangan.

Baru beberapa hari yang lalu, teman baru mereka, Yanes yang memperkenalkan permainan ini. Yanes berasal dari Alor, Nusa Tenggara Timur. Permainan yang menggunakan tongkat bambu ini adalah permainan anak yang digemari di sana. Edo, Dayu, dan teman-teman di SD Nusantara senang sekali mengenal permainan baru ini.
“Seru dan menantang!” kata mereka.

Anak-anak di SD Nusantara justru gembira menyambutnya. Perbedaan warna kulit, adat, kebiasaan, bahasa, atau agama tidak mereka anggap sebagai masalah. Semua akrab bermain bersama. Pernah sekali waktu, ketika Edo bercanda akrab dengan Siti dan Dayu, Hendra berkomentar,

“Ih, Dayu, mau-maunya kamu bermain dengan Edo yang berkulit hitam. Nanti kulitmu yang putih tertular hitam, lho!” ejeknya.

“Ah, aku tak pernah pusing dengan warna kulit, tak pernah pusing dengan asal daerah. Aku dan Siti pun berbeda. Aku anak Bali, Siti anak Sumatra, tetapi kami saling memahami. Pertemanan hanya butuh waktu untuk saling menyesuaikan. Aku pun butuh waktu untuk menyesuaikan diri denganmu, Hendra.” Balas Dayu tenang. Hendra pun terdiam. Sesungguhnya, ia juga tidak pernah mengalami masalah dengan temannya yang berbeda asal.

Begitulah gambaran keseharian di SD Nusantara. Anak-anak tetap rukun, bekerja sama, dan bersatu, walaupun mereka berbeda-beda. Wawasan mereka semakin kaya karena mengenal adat dan bahasa daerah lain.
Semakin kaya dengan bermain bersama aneka permainan tradisional. Rangku Alu, Benthik, Gobak Sodor, atau Cingciripit menjadi perekat yang menyenangkan.

Jawab pertanyaan berikut berdasarkan teks!

  • Apa saja perbedaan yang kamu temukan dalam cerita di atas?
  • Bagaimana sikap Edo dan kawan-kawan menyikapi perbedaan tersebut?
  • Apakah perbedaan menghalangi mereka dalam melakukan kerja sama? Jelaskan!
  • Apa manfaat yang kita peroleh ketika mampu bekerja sama dengan orang- orang yang berbeda?
  • Pernahkah kamu bekerja sama dengan teman-teman yang berbeda? Berikan contoh!
  • Bagaimana kamu menyikapi perbedaan yang ada? Jelaskan!
  • Jelaskan manfaat kerja sama dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari!

 

Ayo Diskusi !

Setelah mempelajari bagaimana siswa di SDN Nusantara menjalin kerja sama dan persatuan dalam keseharian mereka, sekarang saatnya kamu menuangkan manfaat persatuan dan kesatuan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam sebuah drama.
Buatlah naskah drama tentang makna dan manfaat persatuan dan kesatuan secara berkelompok!

Tahukah kamu bahwa kerja sama dan persatuan juga penting ketika kamu menampilkan tari secara berkelompok?
Apakah kamu masih ingat tentang pola lantai ketika menari? Jelaskan!

Diskusikan jawabanmu secara berkelompok dan peragakan contoh-contoh pola lantai tersebut!
Sekarang kamu akan menerapkan pola lantai tersebut dalam tari Indang yang berasal dari Sumatra Barat.
Amati gambar dan baca penjelasannya! Pola lantai dalam tari Indang:

Uraian Gerak :

  1. Tangan kiri menumpu tangan kanan (membentuk sudut siku-siku) sembari menggerakkan ujung-ujung jari agar berbunyi (tuk). Dilakukan bergantian selama tiga kali.
    Kemudian, tangan kanan diayunkan ke arah kiri sehingga posisi tangan kanan menumpu tangan kiri.
  2. Tangan kanan ke depan, kemudian memukul lantai (bagian depan badan). Sedangkan tangan kiri ke belakang, kemudian memukul lantai (bagian belakang badan). Dilakukan secara bergantian selama tiga kali. Selanjutnya, tangan kanan dan kiri ditarik ke arah badan membentuk sudut siku-siku (tangan kiri menumpu tangan kanan).
  3. Tangan kiri ke depan, kemudian memukul lantai (bagian depan badan). Sedangkan tangan kanan ke belakang, kemudian memukul lantai (bagian belakang badan). Dilakukan secara bergantian selama 3x.
    Selanjutnya, tangan kiri dan kanan ditarik ke arah badan membentuk sudut siku-siku (tangan kanan menumpu tangan kiri).
  4. Ulangi gerakan nomor 2.
  5. Ulangi gerakan nomor 3.
  6. Posisi badan ke arah kanan. Kedua tangan diletakkan di atas paha kanan. Tangan kanan di atas tangan kiri. Kemudian pergelangan kedua tangan digerakkan; kaki digerakkan. Digerakkan selama empat hitungan.
  7. Posisi badan ke arah kiri. Kedua tangan diletakkan di atas paha kiri. Tangan kiri di atas tangan kanan.
    Kemudian pergelangan kedua tangan digerakkan; kaki digerakkan. Digerakkan selama empat hitungan.
  8. Ulangi gerakan nomor 6.
  9. Ulangi gerakan nomor 7.
  10. Posisi badan ke arah kanan. Kedua tangan diletakkan di atas paha kanan. Tangan kanan di atas tangan kiri. Kemudian pergelangan kedua tangan digerakkan; kaki digerakkan. Digerakkan selama empat hitungan.
  11. Posisi badan ke arah kiri. Kedua tangan diletakkan di atas paha kiri. Tangan kiri di atas tangan kanan.
    Kemudian pergelangan kedua tangan digerakkan; kaki digerakkan. Digerakkan selama empat hitungan.

Sekarang saatnya kamu mempraktikkan pola lantai dan gerakan tari Indang. Perhatikan penjelasan dan ikuti peragaan oleh guru!

 

Tari indang biasanya ditampilkan secara berkelompok, sehingga diperlukan panggung yang luas. Panggung di sekolahku memiliki panjang 4,5 meter, lebar 3,5 meter, dan luas 15,75 m2.Panggung tersebut cukup menampung kelompok tari di kelasku.

Ukuran panggung di sekolah Edo dinyatakan dalam bentuk bilangan desimal.
Apa yang kamu ketahui tentang bilangan desimal tersebut? Jelaskan!

Jelaskan setiap angka yang terdapat pada bilangan tersebut!

Diskusikan jawabanmu secara berpasangan.

4 , 4 1 2 

Dapatkah kamu menyebutkan bilangan di atas?
Bilangan di atas merupakan campuran antara bilangan bulat dan bilangan desimal.
Bilangan desimal adalah bilangan yang mempunyai penyebut khusus, yaitu sepuluh, seratus, seribu, dan seterusnya.


Pembelajaran 3.

Kerja sama merupakan hal yang sangat penting dalam mencapai tujuan sebuah kelompok.
Apakah kamu pernah melakukan kerja sama untuk mencapai suatu tujuan?

Gambar di atas menceritakan sekelompok siswa yang sedang bermain ‘Ayam dan Elang’. Dalam permainan ini, sekelompok siswa berperan sebagai ayam dan mereka mempunyai tujuan untuk melindungi diri dari serangan elang. Bagaimana tujuan tersebut dapat tercapai? Apa yang harus dilakukan oleh setiap anggota kelompok?
Ayo, kita praktikkan permainan ‘Ayam dan Elang’ tersebut!

Perhatikan petunjuk bermain ‘Ayam dan Elang’ berikut.

Bermain Ayam dan Elang.

A.Cara Bermain.
– Kamu dan teman-temanmu akan dikelompokkan dalam beberapa kelompok yang jumlahnya sama.
– Setiap kelompok terdiri atas 8–10 siswa.
– Salah seorang siswa akan berperan sebagai elang.
– Salah seorang siswa akan berperan sebagai induk ayam.
– Sisanya akan berperan sebagai anak ayam.
– Elang akan mengejar dan menangkap anak ayam satu per satu.
– Induk ayam akan berjuang untuk melindungi anak-anaknya.

B. Peraturan Permainan.
– Elang akan mengejar dan menangkap anak-anak ayam.
– Induk ayam akan melindungi anak-anaknya dengan menghalangi elang.
– Jika anak ayam terpisah dari induknya, maka anak ayam tersebut dapat berlari sekencang-kencangnya agar tidak tertangkap oleh elang.
– Jika elang dapat menangkap semua anak ayam, maka elang dan anak- anak yang ditangkap akan berganti peran menjadi induk ayam dan
anak-anak ayam.
– Sedangkan induk ayam yang tidak dapat menjaga anaknya akan berganti peran menjadi elang.
– Agar permainan lebih menarik, maka jumlah elang dapat ditambah, sehingga induk ayam lebih waspada lagi dalam melindungi anak-
anaknya.

Tahukah kamu bahwa dalam permainan diperlukan keterampilan berlari yang baik?
Gerakan Lari Ketika kamu berlari, gerak utama yang dominan kamu lakukan adalah gerakan langkah kaki dan ayunan lengan.
Selain itu, dalam berlari kamu juga perlu memperhatikan kecondongan badan (disesuaikan dengan jenis lari), pengaturan napas, serta harmonisasi gerakan lengan dan tungkai.
Yang paling menentukan kecepatanmu dalam berlari adalah panjang langkah dan kerapatan langkah. 

Langkah kakimu terdiri atas tahap menumpu dan tahap melayang. Dalam proses berlari, gerakanmu dimulai dengan kaki menumpu, kemudian tahap mendorong (kaki tolak), serta gerakan kaki ayun.

Perhatikan gambar berikut!

Sekarang, kamu sudah tahu apa saja yang perlu diperhatikan agar dapat berlari dengan baik.
Sebelum kamu bermain ‘Ayam dan Elang’, lakukan latihan lari dengan benar berdasarkan panduan dari guru.
Setelah berlatih lari, sekarang saatnya kamu bermain ‘Ayam dan Elang’. Perhatikan instruksi dari guru!

Dalam permainan ‘Ayam dan Elang’ sangat diperlukan perjuangan dan kerja sama agar anak-anak ayam tidak ditangkap oleh elang.
Tahukah kamu bahwa semasa mempertahankan kemerdekaan Indonesia juga diperlukan perjuangan yang luar biasa dan kerja sama dari seluruh rakyat agar kemerdekaan Indonesia tidak direnggut oleh bangsa lain?
Ayo, kita pelajari bagaimana rakyat Indonesia berjuang mempertahankan kemerdekaan di Ambarawa!

Judul : Pertempuran Ambarawa.

Pada tanggal 20 Oktober 1945, tentara Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Bethell mendarat di Semarang dengan maksud mengurus tawanan perang.

Kedatangan Sekutu ini diboncengi oleh Netherlands Indies Civil Administration (NICA). Namun, ketika pasukan Sekutu dan NICA telah sampai di Ambarawa dan Magelang untuk membebaskan para tawanan tentara Belanda, para tawanan tersebut justru dipersenjatai sehingga menimbulkan kemarahan pihak Indonesia.

Pada tanggal 26 Oktober 1945 di kota Magelang terjadi pertempuran antara pasukan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dengan pasukan gabungan Inggris dan NICA. Insiden tersebut terhenti setelah Soekarno dan Brigadir Bethell melakukan perundingan dan memperoleh kata sepakat.

Namun, ternyata pihak Sekutu mengingkari janji. Pada tanggal 12 Desember 1945, pertempuran berkobar di Ambarawa.

Kolonel Soedirman langsung memimpin pasukannya yang menggunakan taktik gelar supit urang, atau pengepungan rangkap dari kedua sisi, sehingga musuh benar-benar terkurung.
Setelah bertempur selama 4 hari, pada tanggal 15 Desember 1945 pertempuran berakhir. Indonesia berhasil merebut Ambarawa dan Sekutu dibuat mundur.
Kemenangan ini diperoleh berkat kerja sama dari seluruh rakyat di Ambarawa.
Kemenangan pertempuran ini kini diabadikan dengan didirikannya “Monumen Palagan Ambarawa” dan diperingati sebagai hari Jadi TNI Angkatan Darat atau Hari Juang Kartika.

Setelah membaca teks di atas, lengkapi peta pikiran berikut dengan menggunakan kalimat efektif! Apa, Mengapa, Siapa, Bagaimana, kapan, dimana? pertempuran ambarawa.

Tukarkan peta pikiran yang telah kamu buat dengan salah seorang teman! Mintalah teman tersebut memberikan komentar tentang setiap kalimat yang kamu tuliskan. Apakah kalimat tersebut sudah memenuhi kriteria kalimat efektif? Mintalah teman tersebut menuliskan komentarnya di kolom yang telah disediakan.

Pertempuran Ambarawa merupakan salah satu pertempuran yang sangat bersejarah dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Tentunya pertempuran tersebut memiliki makna sejarah bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca kembali teks Pertempuran Ambarawa dan peta pikiran yang sudah kamu buat, kemudian jawab pertanyaan berikut!
1.Apa saja upaya yang dilakukan oleh rakyat di Ambarawa untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia? Jelaskan!
2.Bagaimana pendapatmu tentang upaya-upaya yang telah dilakukan?
3.Bagaimana pendapatmu tentang sikap tentara NICA yang melanggar kesepakatan?
4.Bagaimana pendapatmu tentang taktik gelar supit urang?
5.Sikap apa yang dapat kamu pelajari dari para pahlawan yang berjuang di Ambarawa?6.Bagaimana kamu dapat menerapkan sikap-sikap tersebut dalam kehidupanmu sehari-hari? Berikan contoh!

Tahukah kamu bahwa untuk memenangkan pertempuran di Ambarawa diperlukan kerja sama, persatuan, dan taktik agar bisa menang? 

Saya setuju! Ternyata prinsip kerja sama, persatuan, dan taktik juga diperlukan hewan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Bagaimana hewan menyesuaikan diri dengan lingkungan? Ayo, kita pelajari!

Tahukah kamu bahwa beberapa hewan juga menggunakan prinsip kerja sama, persatuan, dan taktik agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya?
Hyena adalah contohnya. Salah satu cara yang dilakukan hewan ini agar tetap bertahan hidup adalah dengan bersatu dan bergerombol.

Judul Bacaan : Hyena adalah Hewan Paling Pintar di Dunia.

Apabila ada anggapan bahwa simpanse, anjing, atau lumba-lumba adalah hewan terpintar saat ini, mungkin pernyataan tersebut betul, namun kurang tepat. Menurut penelitian,
hewan terpintar di muka bumi adalah Hyena. Dr. Sarah Benson-Amram dari University of St Andrews mengatakan bahwa Hyena adalah hewan terpintar karena binatang tersebut dapat mengatasi masalah secara naluri dan juga dapat ‘berhitung.’

Dalam penelitiannya, Sarah berhasil menyimpulkan bahwa tingkat kepintaran seekor hewan ditentukan dari cara mengatasi masalah. Hyena mempunyai strata sosial lebih tinggi dari jenis lainnya dan dapat mempertahankan wilayahnya dengan cara memanggil rekan mereka. Hyena akan mengusir hewan lain yang masuk ke wilayahnya dengan cara bergerombol. Hewan ini dapat menghitung jumlah penyusup di wilayahnya dan memperkirakan berapa rekan yang harus hadir untuk mengusirnya. “Hyena mempelajari cara untuk mengatasi masalah dari kesalahan dan percobaan. Hal ini seperti yang dilakukan manusia ketika menghadapi masalah,” ungkap Sarah seperti yang dikutip Telegraph (09/09). Dia juga menjelaskan bahwa walaupun banyak hewan lain yang melakukan metode seperti yang dilakukan Hyena, namun hewan ini lebih cepat dalam melakukannya. “Hyena lebih kreatif daripada hewan lainnya,” lanjut Sarah.
Mungkin, di kemudian hari, karena dikatakan lebih pintar, maka NASA dapat menggunakan Hyena sebagai penelitian ke luar angkasa. Selama ini, NASA hanya menggunakan simpanse dan beberapa hewan kecil lainnya untuk hal tersebut.
Sumber: merdeka.com.

Bagaimana cara Hyena mempertahankan diri dan wilayahnya?
Apa perbedaan Hyena dengan hewan lainnya dalam mengatasi masalah?
Tulis kesimpulanmu tentang bacaan tersebut!
Kamu sudah mengetahui bagaimana Hyena mempertahankan diri, sekarang kita akan mencari tahu bagaimana cara hewan lain beradaptasi.

Perhatikan gambar dan baca teksnya!

1.Kamuflase : Hewan ini menyesuaikan diri dengan kondisi tempat yang sesuai dengan tubuhnya, misalnya belalang daun dan belalang sembah. Belalang sering hinggap pada daun untuk menyesuaikan warna dan bentuk tubuhnya.

2. Mimikri : Bunglon menyesuaikan diri dengan mengubah warna kulitnya sesuai dengan tempatnya berada. Misalnya ketika bunglon berada di batang kayu, warna kulitnya berubah dari hijau menjadi kecokelatan dan kehitaman atau sebaliknya. Perubahan warna ini membuat bunglon mampu membaur dengan lingkungan.

3.Autotomi (Melepas Bagian Tubuh). : Untuk melindungi dirinya, cecak dan kadal melepaskan ekornya. Cara ini disebut autotomi. Ekor yang telah putus akan tumbuh lagi seperti semula.

4.Menggulungkan Diri : Trenggiling melakukan penyesuaian diri dengan menggulungkan tubuhnya membentuk spiral. Cara ini dilakukan untuk melindungi diri dari serangan musuh. Contoh hewan lain yang menggulungkan diri adalah lipan.


Pembelajaran 4.

Tahukah kamu? Para pahlawan juga bersatu dan bekerja sama melalui cara diplomasi dengan tujuan untuk mendapatkan pengakuan kedaulatan kemerdekaan bangsa kita!

Upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia tidak hanya dilakukan melalui pertempuran, namun juga dilakukan melalui jalur diplomasi, perjanjian, dan perundingan, seperti Perjanjian Linggarjati, Perjanjian Renville, Perjanjian Roem Roijen, dan Konferensi Meja Bundar (KMB).

Judul : Perjanjian Linggarjati. (15 November 1946-25 Maret 1947).

Perjanjian Linggarjati adalah perundingan antara Indonesia dan Belanda di Linggarjati, Jawa Barat yang menghasilkan persetujuan mengenai status kemerdekaan Indonesia. Perjanjian tersebut ditandatangani secara sah oleh kedua negara pada 25 Maret 1947.
Hasil Perundingan:
1. Belanda mengakui secara de facto wilayah Republik Indonesia, yaitu Jawa, Sumatra dan Madura.
2. Belanda harus meninggalkan wilayah RI paling lambat tanggal 1 Januari 1949.
3. Pihak Belanda dan Indonesia sepakat membentuk negara Republik Indonesia Serikat (RIS).
4.Dalam bentuk RIS, Indonesia harus tergabung dalam Common- wealth/Persemakmuran. Perjanjian Linggarjati ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat Indonesia.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Perundingan Linggarjati.

 

Pelanggaran Perjanjian.

Pelaksanaan hasil perundingan ini tidak berjalan mulus. Pada tanggal 20 Juli 1947, Gubernur Jendral H.J. van Mook akhirnya menyatakan bahwa Belanda tidak terikat lagi dengan perjanjian ini.
Pada tanggal 21 Juli 1947, meletuslah Agresi Militer Belanda I.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Perundingan Linggarjati.

 

Perjanjian Renville. (8 Desember 1947 – 17 Januari 1948).

Perjanjian ini dilakukan antara Indonesia dan Belanda. Perjanjian ini ditandatangani pada tanggal 17 Januari 1948 di atas kapal perang Amerika Serikat (USS Renville), yang berlabuh  di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.   Sumber: http://assets.kidnesia.com.

Perundingan dimulai pada tanggal 8 Desember 1947. Perundingan ini ditengahi oleh Komisi Tiga Negara (KTN), yaitu Amerika Serikat, Australia, dan Belgia.
Delegasi Indonesia dipimpin oleh Amir Syarifuddin. Delegasi Kerajaan Belanda dipimpin oleh R. Abdul Kadir Widjojoatmodjo.

Hasil Perundingan:
1.Belanda hanya mengakui Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sumatra sebagai bagian wilayah Republik Indonesia.
2.Disetujuinya sebuah garis yang memisahkan wilayah Indonesia dan daerah pendudukan Belanda.
3.TNI harus ditarik mundur dari daerah-daerah kantongnya di wilayah pendudukan di Jawa Barat dan Jawa Timur.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Perundingan Renville

 

Perjanjian Roem-Roijen. (14 April 1949 – 7 Mei 1949).

Perjanjian ini dimulai pada tanggal 14 April 1949 dan ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Nama perjanjian ini diambil dari kedua pemimpin delegasi, Mohammad Roem dan Herman van Roijen.
Tujuan perjanjian ini adalah untuk menyelesaikan beberapa masalah mengenai kemerdekaan Indonesia sebelum KMB di Den Haag.

Hasil Pertemuan:
1. Angkatan bersenjata Indonesia akan menghentikan semua aktivitas gerilya. Pemerintah Republik Indonesia akan menghadiri KMB.
2. Pemerintah Republik Indonesia dikembalikan ke Yogyakarta.
3. Angkatan bersenjata Belanda akan menghentikan semua operasi militer dan membebaskan semua tawanan perang.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Perundingan Roem-Roijen.

 

Konferensi Meja Bundar. (23 Agustus 1949 – 2 November 1949).

Hasil dari Konferensi Meja Bundar (KMB):
1.Belanda mengakui RIS sebagai negara merdeka dan berdaulat.
2.Status Irian Barat diselesaikan dalam waktu setahun sesudah pengakuan kedaulatan.
3.Akan dibentuk Uni Indonesia- Belanda.
4.RIS mengembalikan hak milik Belanda dan memberikan hak konsesi dan izin baru untuk perusahaan-perusahaan Belanda.
5.Pengambilalihan utang Hindia Belanda oleh Republik Indonesia Serikat.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi Meja Bundar.

Setelah membaca teks di atas, lengkapi peta pikiran berikut dengan menggunakan kalimat efektif!

Kamu akan dibagi atas 3 kelompok.
1.Kelompok A akan melengkapi peta pikiran tentang Perjanjian Linggarjati.
2.Kelompok B akan melengkapi peta pikiran tentang Perjanjian Renville.
Kelompok C akan melengkapi peta pikiran tentang Perjanjian Roem Roijen. Presentasikan peta pikiran yang telah kamu buat di depan kelas.

Kamu sudah mengetahui bahwa upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia juga dilakukan melalui upaya diplomasi untuk mencapai kesepakatan.
Agar tujuan diplomasi tercapai, maka diperlukan kerja sama dan persatuan dari
semua pihak.

Pada pembelajaran sebelumnya, kamu dan kelompokmu telah merancang naskah drama tentang makna dan manfaat persatuan dan kesatuan.
Apa makna persatuan dan kesatuan menurut pendapatmu?

Apa contoh sikap yang menunjukkan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari? Jelaskan!

Apa manfaat dari persatuan dan kesatuan?

Hari ini kamu akan berlatih drama tentang makna dan manfaat persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk penampilan drama tentang persatuan dan kesatuan, saya menggunakan pita merah putih sebagai pengikat kepala dan hiasan.
Saya menggunakan pita sepanjang 0,5 meter.

Saya hanya menggunakan pita 1/4 meter untuk mengikat rambut, sedangkan Dayu memerlukan  pita 1,2 meter untuk mengikat rambut dan hiasan lainnya.

Berdasarkan dialog di atas, Lani menggunakan pita sepanjang 0,5 meter, Siti
menggunakan pita sepanjang 1/4 meter, dan Dayu menggunakan pita sepanjang
1,2 meter. Siapa yang menggunakan pita paling panjang? Jelaskan.

Tulis urutan penggunaan pita dari yang terpendek hingga yang terpanjang dengan mengisi tabel berikut. Kelompok dan waktu lama berlatih.


Pembelajaran 5.

Sejak dulu bangsa Indonesia terus mengedepankan pentingnya kerja sama serta persatuan dan kesatuan, khususnya dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pada pertemuan sebelumnya kamu telah mempelajari upaya-upaya yang telah dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan di berbagai wilayah di Indonesia.
Selain itu, kamu juga sudah ditugaskan secara berkelompok untuk mencari informasi tentang berbagai peristiwa terkait upaya mempertahankan kemerdekaan di berbagai daerah seperti di bawah ini.

Kelompok dan Tugasnya :
– Kelompok 1 :  Mencari informasi tentang Pertempuran Ambarawa dan disajikan dalam bentuk peta pikiran.
– Kelompok 2: Mencari informasi tentang Pertempuran Medan Area dan disajikan dalam bentuk peta pikiran.
– Kelompok 3. : Mencari informasi tentang Bandung Lautan Api dan disajikan dalam bentuk peta pikiran.
– Kelompok 4. : Mencari informasi tentang Agresi Militer Belanda I dan disajikan dalam bentuk peta pikiran.
– Kelompok 5 : Mencari informasi tentang Agresi Militer Belanda II dan disajikan dalam bentuk peta pikiran.

Presentasikan peta pikiran yang telah kamu buat di depan kelas!
Catat informasi penting berdasarkan presentasi yang dilaksanakan setiap kelompok!

Kamu telah melakukan kerja sama secara berkelompok untuk mencari informasi tentang upaya-upaya yang dilakukan oleh bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Apakah kerja sama yang kamu lakukan dapat terlaksana dengan baik?

Selanjutnya kamu akan bekerjasama dalam tari Indang.
Apakah kamu masih ingat gerakan yang telah kamu pelajari sebelumnya?
Ayo, berlatih!

Apakah tujuan dapat tercapai melalui kerja sama tersebut?

Sebelumnya kamu telah mempelajari beberapa gerakan dalam tari Indang. Latih kembali gerakan tersebut secara berpasangan.
Apakah kamu sudah dapat melakukan seluruh gerakan dengan baik? Gerakan mana yang sudah kamu kuasai dengan baik? Jelaskan!

Gerakan mana yang belum kamu kuasai dengan baik?

Apa rencanamu agar gerakan tersebut lebih baik lagi?


Pembelajaran 6.

 Kita telah mempelajari berbagai bentuk kerja sama dalam kehidupan. Tahukah kamu, kerja sama juga diperlukan dalam setiap jenis permainan olahraga. Ayo, kita bekerja sama dalam permainan olahraga ‘Ayam dan Elang’!

Masih ingatkah kamu cara bermain ‘Ayam dan Elang’?
– Apa saja keterampilan yang diperlukan untuk permainan tersebut? Jelaskan.
– Apakah kamu sudah dapat melakukan keterampilan tersebut dengan baik?
– Apa saja taktik yang perlu diterapkan agar dapat bermain dengan sukses?
– Mengapa kerja sama sangat diperlukan dalam permainan tersebut?
– Diskusikan jawabanmu secara berpasangan!
– Sekarang kamu akan mempraktikkan kembali permainan tersebut. Sebelum bermain, perhatikan penjelasan dari guru!

Judul Bacaan : Bandung Lautan Api.

Peristiwa Bandung Lautan Api adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di kota Bandung pada tanggal 23 Maret 1946. Dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk Bandung membakar rumah mereka. Mereka meninggalkan kota menuju pegunungan di daerah selatan Bandung. Hal ini dilakukan untuk mencegah tentara Sekutu dan tentara NICA Belanda untuk dapat menggunakan kota Bandung sebagai markas strategis militer dalam Perang Kemerdekaan Indonesia. Karena kejadian tersebut, tentara Inggris merasa tidak terima dan mulai menyerang, sehingga pertempuran sengit terjadi.

Pertempuran yang paling besar terjadi di Desa Dayeuhkolot, di mana terdapat gudang amunisi besar milik tentara Sekutu. Dalam pertempuran ini Muhammad Toha dan Ramdan, dua anggota milisi BRI (Barisan Rakyat Indonesia) terjun dalam misi untuk menghancurkan gudang amunisi tersebut. Muhammad Toha berhasil meledakkan gudang tersebut.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Bandung Lautan Api.

Berdasarkan teks di atas, isilah peta pikiran ! Apa, Mengapa, Bagaimana, Siapa, Kapan, Dimana ?

Diskusikan diagram yang telah dibuat dalam kelompok!

Pada pembelajaran sebelumnya, kamu telah berlatih untuk penampilan drama tentang pentingnya persatuan dan kesatuan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Sekarang saatnya kamu menampilkan drama tersebut secara berkelompok.
Sebelum kamu tampil, perhatikan penjelasan dari gurumu tentang kriteria penilaian.

 

SD6 Tema 2.1 – Persatuan dan Perbedaan – Revisi 2018



SD6 Tema 2,1 – Persatuan dan Perbedaan – Revisi 2018.

Pembelajaran 1 – Rukun dalam Perbedaan.

Proklamasi Kemerdekaan menjadi tonggak sejarah bagi perjuangan bangsa Indonesia. Meskipun terdiri atas suku yang berbeda, rakyat Indonesia bersatu dalam memproklamirkan kemerdekaan negara Indonesia. Setiap tanggal 17 Agustus, rakyat Indonesia selalu mendengar petugas upacara membacakan teks proklamasi. Sebagian rakyat juga bisa mendengarnya dari radio atau dari tempat lain. Teks proklamasi yang dibacakan memiliki sejarah bagi bangsa Indonesia. Teks tersebut adalah teks Proklamasi Kemerdekaan Negara Indonesia.
Tampak teks Proklamasi :
Proklamasi Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia. Hal2 jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja. Djakarta, 17 – 8 – ’05 Atas nama bangsa Indonesia, Soekarno / Hatta
Apa yang kamu ketahui tentang teks tersebut? Hal lain apa yang ingin kamu ketahui tentang teks tersebut? Diskusikan jawabanmu secara berkelompok! Kamu bisa mendapatkan informasi tambahan tentang sejarah teks proklamasi setelah kamu mempelajarinya. Bacalah teks berikut dalam hati! Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Proklamasi Kemerdekaan yang dilakukan tanggal 17 Agustus 1945 menjadi peristiwa penting bagi bangsa Indonesia. Peristiwa tersebut menjadi tonggak sejarah dimana bangsa Indonesia berhak atas kemerdekaan dan wajib mempertahankannya. Diawali dengan dijatuhkannya bom atom oleh tentara Amerika Serikat pada tanggal 6 Agustus 1945 di kota Hiroshima dan pada tanggal 9 Agustus 1945 di kota Nagasaki, Jepang akhirnya menyerah kepada tentara Sekutu. Peristiwa ini dijadikan kesempatan oleh bangsa Indonesia untuk segera membebaskan diri dari penjajahan bangsa Jepang. Teks proklamasi ditulis di rumah Laksamana Tadashi Maeda, Jl. Imam Bonjol No. 1. Para penyusun teks proklamasi adalah Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dan Mr. Achmad Soebardjo. Konsep teks proklamasi ditulis oleh Ir. Soekarno. Saat itu hadir pula B.M Diah, Sayuti Melik, Sukarni, dan Soediro. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi itu adalah Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks proklamasi diketik oleh Sayuti Melik. Pagi harinya, 17 Agustus 1945, di kediaman Soekarno, Jl. Pegangsaan Timur No. 56 telah hadir, antara lain, Soewirjo, Wilopo, Gafar Pringgodigdo, Tabrani, dan Trimurti. Acara dimulai pada pukul 10.00 dengan pembacaan proklamasi oleh Soekarno dan disambung pidato singkat tanpa teks. Kemudian bendera Merah Putih yang telah dijahit oleh Ibu Fatmawati, dikibarkan.
Berdasarkan teks tersebut, isilah peta pikiran berikut! Apa ? Mengapa? Siapa? Bagaimana? Kapan? dan di mana? Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ini. Diskusikan peta pikiranmu dengan temanmu! Kamu dapat mengembangkan informasi pada peta pikiran tersebut dalam bentuk tulisan dengan menggunakan kata-katamu sendiri. Menjelang Proklamasi Kemerdekaan, perbedaan daerah, agama, dan suku bangsa bukanlah penghalang bagi generasi muda dan generasi tua untuk berkumpul. Perbedaan pendapat sempat terjadi, namun akhirnya mereka bersatu padu untuk memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Pada waktu itu, semangat persatuan sangat menonjol. Bangsa Indonesia memiliki tekad yang kuat. Tidak ada jalan lain dalam usaha memproklamirkan kemerdekaan, kecuali menjalin persatuan dan kesatuan. Hal ini mencerminkan kerukunan dalam perbedaan. Bersatu dalam perbedaan, yang merupakan landasan dari persatuan, sudah menjadi tatanan kehidupan masyarakat Indonesia sejak dulu. Hal tersebut juga ditunjukkan ketika masa menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Bacalah teks tentang Proklamasi Kemerdekaan sekali lagi. Tulislah makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia bagi bangsa Indonesia pada kolom berikut! Makna Proklamasi Kemerdekaan Indonesia – Proklamasi kemerdekaan merupakan sebuah pernyataan bahwa bangsa Indonesia telah berhasil melepaskan diri dari belenggu penjajahan, Indonesia telah berdaulat penuh, Indonesia telah bebas dan merdeka, sekaligus membangun negaranya sendiri, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia. Proklamasi juga merupakan sumber hukum bagi pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Agar sampai pada titik dimana Indonesia telah menjadi negara yang merdeka, tentunya membutuhkan perjuangan panjang. Diskusikan hasilnya dengan teman di kelompokmu! Tahukah kamu bahwa Proklamasi Kemerdekaan memiliki makna yang sangat penting bagi bangsa Indonesia?
  • 1) Sebagai Puncak Perjuangan Indonesia. Bangsa Indonesia telah dijajah selama bertahun-tahun oleh negara- negara Eropa sampai Jepang. Penduduk dengan latar belakang yang berbeda bersatu untuk melawan penjajah. Proklamasi Kemerdekaan merupakan hasil dari perjuangan para pahlawan.
  • 2) Pengakuan Kepada Dunia Luar. Dengan membacakan teks proklamasi, Indonesia mengumumkan kepada dunia luar bahwa Indonesia adalah negara yang merdeka. Pengakuan ini (de facto) diikuti oleh pengakuan dari negara lain (de jure).
  • 3) Menaikkan Martabat Bangsa. Pembacaan teks proklamasi memberikan pesan kepada negara lain bahwa Indonesia adalah negara yang bebas dari penjajahan, negara yang memiliki martabat, dan negara yang mandiri.
  • 4) Perjuangan sebagai Negara Baru. Indonesia adalah negara yang dibangun oleh rakyat dan untuk rakyat. Negara Indonesia adalah negara mandiri yang tidak tergantung kepada negara lain.
  • 5) Tonggak Sejarah Negara Indonesia. Pembacaan teks proklamasi merupakan awal dari masa kemerdekaan Indonesia yang terbebas dari belenggu penjajahan.
Tahukah kamu bahwa diperlukan kemampuan untuk melakukan penyesuaian atau adaptasi ketika kita ingin menciptakan kerukunan dalam perbedaan? Masih ingatkah kamu pepatah ‘Di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung’? Pepatah ini mempunyai makna, apabila kita berada di tempat yang baru maka kita perlu menyesuaikan diri dengan keadaan setempat agar kita bisa diterima dan hidup berdampingan dengan damai. Hal ini juga berlaku pada tumbuhan. Agar keberlangsungan hidupnya terjamin, maka tumbuhan harus mampu melakukan adaptasi sesuai kondisi lingkungannya. Bagaimana cara tumbuhan beradaptasi? Ayo, kita pelajari! Tahukah kamu bunga teratai? Tanaman ini tumbuh di air. Agar dapat menyesuaikan diri, tanaman ini memiliki akar di bawah air. Tangkai daunnya tumbuh menjalar sehingga daun teratai dapat mengapung di air. Daun teratai bundar dan lebar, fungsinya adalah agar daun dapat menyerap cahaya matahari sebanyak-banyaknya. Hal ini akan berdampak saat penguapan air dan berfotosintesis. Daun teratai memiliki larutan yang bermanfaat sebagai pembersih daun. Teratai memiliki batang dengan rongga di dalamnya. Rongga ini berfungsi untuk membawa oksigen ke batang dan akar. Meskipun akar berada di dalam air, akar masih tetap dapat bernapas. Adaptasi Teratai pada lingkungan : Lingkungan hidup teratai adalah di air. Untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan tersebut, teratai memiliki daun yang lebar dan tipis agar penguapan air dapat terjadi dengan mudah. Teratai memiliki batang yang berongga yang memungkinkan teratai untuk bernafas meskipun akar dan batangnya berada di dalam air. Adapatsi Pohon Jati. Saat musim kemarau, pohon jati menyesuaikan dirinya dengan cara menggugurkan daun-daunnya. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penguapan yang berlebihan yang dapat mengakibatkan pohon jati kekurangan air dan mati. Selain pohon jati, contoh tumbuhan lain yang menggugurkan daunnya saat musim kemarau adalah pohon mahoni dan kedondong. Adaptasi pada Kaktus. Lingkungan hidup kaktus adalah di tanah kering seperti gurun. Oleh sebab itu, tanaman kaktus harus menyesuaikan dirinya dengan kondisi lingkungan yang panas dan kering dengan cara memiliki daun yang kecil-kecil seperti duri yang berfungsi untuk mengurangi penguapan air. Selain itu, ia memiliki batang tebal berair dan berlapis lilin untuk menyimpan persediaan air dan juga akar yang panjang untuk mencari air di tanah. Pada saat kekeringan, kaktus akan menggunakan cadangan makanan yang tersimpan di batangnya. Adaptasi pada Eceng Gondok. Eceng gondok hidup mengapung di atas permukaan air. Untuk dapat menyesuaikan diri, ia memiliki batang yang menggembung berisi rongga udara seperti spons sehingga dapat mengapung di atas air. Adaptasi pada Bakau Bakau merupakan tumbuhan yang memiliki lingkungan hidup di air asin. Untuk menyesuaikan diri, akar bakau menyaring sebagian besar garam dari air yang diserap dan sisa kelebihan garam lainnya dikeluarkan melalui permukaan daun dan batang. Ia memiliki akar khusus yang muncul ke permukaan air saat air surut yang mampu menyerap udara oksigen dan menyalurkannya kebagian akar yang ada di dalam lumpur. Akar yang menyerap oksigen ini disebut akar napas atau pneumatofora. Adaptasi pada Pohon Cemara. Untuk beradaptasi dengan lingkungannya, pohon cemara menggunakan daunnya yang runcing. Daun berbentuk runcing tersebut berguna untuk mengurangi penguapan yang terjadi.  

Pembelajaran 2.

Pelangi indah karena warna yang berbeda- beda. Hidup berbangsa dan bertanah air indah jika kita hidup rukun walaupun berbeda-beda. Judul Bacaan : Perbedaan yang Menguatkan. Kampung Cempaka adalah sebuah kampung transmigran. Warganya berasal dari berbagai daerah padat di Pulau Jawa. Hal itu menjadikan mereka berbeda suku maupun agama. Di Kampung Cempaka, hiduplah lima orang sahabat. Ada Asnah yang berdarah Sunda, Utami dari Banyuwangi, Toni, seorang anak etnis Tionghoa yang sebelumnya tinggal di Semarang, Wande dari suku Tengger di Jawa Timur, dan Marta, anak seorang pendeta yang dahulu tinggal di Solo. Di Kampung Cempaka, rumah mereka bersebelahan dan mereka pergi ke sekolah yang sama. Itu sebabnya mereka sangat akrab. Mereka suka bermain bersama dan sering menghabiskan waktu di rumah satu sama lain. Meskipun berbeda suku, kebersamaan begitu kental terlihat dalam keseharian mereka. Bersama anak-anak lain di Kampung Cempaka, mereka setiap akhir minggu berkumpul di balai utama kampung. Biasanya, selain berolahraga bersama, mereka juga kerap berkeliling ke rumah warga, membantu melakukan apa saja yang dibutuhkan warga. Kadang-kadang mereka membantu warga lanjut usia, sekadar membereskan rumah atau menyiapkan makanan. Sesekali mereka juga membantu orang tua yang sedang bekerja bakti membersihkan lingkungan. Dari Toni, mereka belajar menari Barongsai. Lalu mereka ajarkan tarian itu kepada anak-anak sekampung. Sementara itu, setiap tiba saat panen, Wande dan keluarganya akan sibuk memimpin warga membuat Tumpeng Gede, yaitu nasi khas dari daerah Tengger yang dibuat untuk mensyukuri berkah Tuhan dalam wujud panen raya. Sikap toleransi yang ditunjukkan kelima sahabat itu memang sekadar berupa hal-hal kecil. Hal kecil dalam keseharian itulah yang mencerminkan kehidupan Bhinneka Tunggal Ika di Kampung Cempaka yang kaya akan perbedaan. Mereka hidup damai berdampingan dan tulus saling menjaga.   Perbedaan tidak menghalangi persatuan. Dengan bersatu, kita dapat melakukan banyak hal. Tukarkan pertanyaan yang telah kamu buat dengan teman di sebelahmu dan diskusikan jawabannya bersama-sama! Tulis kesimpulan tentang persatuan melalui hidup rukun dalam perbedaan pada bagan berikut! Apa perbedaan yang ada? Bagaimana menyikapinya? Apa manfaat hidup rukun? Ceritakan pengalamanmu tentang hidup rukun di sekolah atau lingkungan tempat tinggalmu sebagai penerapan persatuan! Jelaskan tentang: – perbedaan yang ada, – kegiatan yang dilakukan teman/warga bersama-sama secara rukun, – sikapmu atau sikap keluargamu terhadap perbedaan yang ada, dan – manfaat yang kamu rasakan dari persatuan dalam perbedaan. Sampaikan pendapatmu kepada teman kelompokmu! Semangat persatuan bangsa Indonesia tercermin pada seni budaya lokal, salah satunya adalah melalui tarian. Banyak tarian daerah Indonesia yang menyerukan persatuan. Bacalah teks berikut dalam hati! Judul : Lego-Lego, Tari Adat Alor Bermakna Persatuan. Tarian adat adalah salah satu kekayaan budaya yang disampaikan secara turun-temurun dari nenek moyang. Tarian adat kerap memiliki pesan dan makna yang luhur. Salah satunya ada pada tari Lego-lego dari Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tarian ini ditujukan untuk mengajak masyarakatnya bersatu membangun kampung dan negeri. Pada masing-masing kawasan di Kabupaten Alor terdapat gaya tari dan nyanyian yang berbeda-beda, namun formasinya tetap sama, yakni lingkaran. Masing-masing nyayian dan pantun yang diungkapkan saat menari, memiliki arti serta harapan yang berbeda-beda. Beberapa literatur menyatakan bahwa tarian ini sempat menjadi tari perang. Sekarang tarian ini lebih sering digunakan untuk menyambut tamu. Tamu disambut oleh masyarakat yang dituakan, lalu diajak menuju sebuah pohon besar yang rindang, dengan beberapa warga perempuan yang berpegangan tangan mengelilingi pohon. Tamu dipersilakan untuk ikut serta dalam tarian tersebut. Dengan gerakan kaki yang diatur sedemikian rupa, penari akan bergerak mengitari pohon. Pasa saat yang sama, sirih pinang dan minuman sopi ditawarkan. Gerakan kaki dan nyayian di masing-masing daerah bisa saja berbeda, namun bentuk formasi lingkaran dan komponen tradisional lainnya tetap sama. Di dalam lingkaran, ada tiga lelaki yang memiliki tugas berbeda. Ada pemukul gong yang nadanya akan digunakan untuk menghitung langkah penari, kemudian ada seorang lelaki yang bernyanyi sekaligus mengucapkan pantun, dan seorang lagi bertugas membagikan sirih pinang serta minuman sopi. Selain menjadi identitas setiap suku, tarian ini menjadi salah satu identitas pemersatu masyarakat Alor yang punya mimpi agar masyarakat dan pendatang terus bersatu membangun kampung serta negeri. Sumber: beritasatu.com, 8 Juni 2014, dengan penyesuaian. Diskusikan dengan teman kelompokmu bagaimana melakukan tari Lego- lego. Setiap tari tradisional terdiri atas penari yang melakukan tarian secara perorangan, berpasangan, atau berkelompok. Kegiatan menari lebih dari satu orang apalagi berkelompok dalam jumlah yang cukup besar membutuhkan kekompakan. Posisi dalam menari perlu diperhatikan oleh seorang penari. Pengaturan posisi ini disebut dengan pola lantai. Seorang penari harus memperhatikan perpindahan, pergerakan, dan pergeseran posisi saat menari. Pola lantai adalah pola denah yang harus dikuasai oleh seorang penari dan berfungsi untuk membuat posisi dalam sebuah ruang gerak. Perhatikan jenis pola lantai berikut! Pola Lantai Vertikal (Lurus). (silakan lihat gambar!). Tari klasik banyak menggunakan pola lantai vertikal. Penari membentuk garis vertikal, yaitu garis lurus dari depan ke belakang atau sebaliknya. Pola lantai ini memberikan kesan sederhana, tetapi kuat. Tari Yospan, Papua Tari Serimpi, Jawa Tengah Tari Baris Cengkedan, Bali.   Pola Lantai Diagonal. Penari berbaris membentuk garis menyudut ke kanan atau ke kiri. Tari Gending Sriwijaya, Sumatra Selatan.   Pola Lantai Garis Melengkung. Penari membentuk garis lingkaran. Tari rakyat dan tari tradisional banyak menggunakan pola ini. Pola lantai ini memberi kesan lemah dan lembut. – Tari Ma’badong, Toraja, Sulawesi Selatan. – Tari Randai, Sumatra Barat. Temukan berbagai tari daerahmu! Sebutkan pola lantai tariannya! Praktikkan pola lantai satu tarian bersama kelompokmu dan tuliskan langkah- langkahnya! Kamu bisa menambah menggambar pola lantai tersebut. Diskusikan pola lantai tarian tersebut dengan teman kelasmu! Kamu baru saja mencoba pola lantai dalam menari. Kerja sama yang baik harus dimiliki oleh seorang penari agar menghasilkan tarian yang indah. Perbedaan yang dimiliki oleh para penari tidak boleh menghalangi semangat persatuan dalam menghasilkan tarian yang indah. Ayo MEncoba ! 1. Didit adalah adik Siti. Ia baru saja membeli kue. Namun, ia sangat kecewa karena ukuran kue yang dibelinya tidak sesuai harapannya. Didit menunjukkan kuenya kepada kakaknya. Ukuran kue Didit yang dibelinya adalah 1/4 . Ia heran mengapa besaran kuenya lebih kecil dari ukuran kue yang 1/2. Siti dan teman-temannya membantu Didit menemukan jawabannya. Tahukah kamu apa yang terjadi? Kamu pun bisa membantu Didit. Kamu bisa menggunakan gambar untuk melengkapi jawabanmu. Sampaikan jawabanmu kepada teman kelompokmu! Apakah ada jawaban yang berbeda dengan jawabanmu? 2.Siti, Udin, Dayu, Beni, Edo dan Lani memiliki latar belakang yang berbeda. Namun, mereka tidak mempermasalahkan latar belakang tersebut. Mereka dengan senang hati membantu Didit, adik Siti untuk belajar pecahan.

Pembelajaran 3.

Hidup rukun merupakan impian setiap warga negara. Rukun dalam perbedaan akan memberikan kedamaian dan ketenteraman. Hari ini kamu akan bermain di luar. Permainan ini disebut dengan ‘Talikan Pitanya!’ Perhatikan cara bermainnya! Talikan Pitanya! – Bagilah siswa menjadi 5 atau 6 kelompok. – Masing-masing kelompok menempati lapangan dan berdiri di area yang telah ditentukan. – Secara bergantian, setiap anggota kelompok harus membawa pita dan menalikannya pada patok kayu di ujung lapangan. – Saat peluit ditiup, setiap anggota di baris depan berjalan cepat membawa pita ke arah patok kayu di ujung lapangan. – Anggota yang berada di depan bersiap-siap untuk berjalan. – Anggota yang berjalan kembali ke arah barisan langsung menempati tempat di belakang barisan. – Permainan berlangsung sekitar 15 menit. – Kelompok yang menang adalah mereka yang berhasil menalikan semua pita dalam waktu tercepat. Saat bermain, kamu harus memiliki keterampilan berjalan. Perhatikan tekniknya!.
  • Kepala tegak,
  • Postur Tubuh Tegak Lurus,
  • Otot perut dijaga tentang kencang,
  • Otot paha santai,
  • Otot lutut dikencangkan,
  • Bahu santai,
  • Ayunan lengan tidak lebih tinggi dari dada,
  • Punggung tegak,
  • Tangan mengepal longgar,
  • Tumit kaki depan menyentuh tanah terlebih dahulu.
    Berdiskusilah dengan teman dan gurumu bagaimana teknik berjalan yang baik dapat diterapkan! Setelah berolahraga, kamu dapat melakukan refleksi bersama. •Bagaimana kamu mempraktikkan teknik berlari? •Bagaimana kamu bekerja sama sehingga kamu bisa mencapai tujuan? Dalam berolahraga, kamu harus bekerja sama agar tujuan tercapai. Perbedaan yang dimiliki anggota tim bukan penghalang untuk bersatu. Ayo mengamati ! Pagi ini Udin dan teman-temannya sedang bekerja sama untuk mengumpulkan informasi tentang tanaman dan habitatnya. Mereka berdiskusi dan mencatat semua hasil pengamatan. Meskipun mereka berasal dari latar belakang yang berbeda, namun perbedaan tidak menghalangi mereka untuk belajar bersama. Untuk melengkapi informasi, mereka pergi ke perpustakaan umum dan menemukan informasi tentang tumbuhan dan habitatnya. Berikut adalah informasi yang berhasil mereka peroleh. Pohon bambu mempunyai ciri khusus, yaitu mempunyai bulu- bulu halus yang tajam. Bulu yang tajam terdapat pada batang. Bulu tersebut melekat kuat dan dapat menyebabkan gatal. Tumbuhan beradaptasi untuk mempertahankan hidupnya. Adaptasi adalah ciri-ciri khusus yang dimiliki tanaman atau tumbuhan untuk hidup pada tempat atau daerah tertentu. Berdasarkan habitatnya, tumbuhan dibagi menjadi tiga jenis : Hidrofit, Higrofit, Xerofit. Hidrofit : Tumbuhan yang sebagian tubuhnya ada di permukaan air. Akarnya berada di air. Memiliki rongga udara dalam batang atau tangkai daun. Daunnya muncul ke permukaan air. Contoh Hidrofit : Kangkung, Enceng gondok, teratai, bakau. Higrofit : Tumbuhan yang hidup di daerah lembap. Tubuhnya terdiri atas bagian-bagian akar, batang, dan daun. Batangnya pada umumnya tidak tampak karena terdapat di dalam tanah. Daunnya yang muda umumnya melingkar atau menggulung. Contoh : Pakis, tumbuhan kemunting, tumbuhan lumut, daun ungu, dan dedalu. Xerofit : Tumbuhan yang hidup di daerah yang kering. Tumbuhan ini memiliki daun tebal, sempit, kadang-kadang berubah bentuk menjadi bentuk duri, sisik, atau bahkan tidak mempunyai daun. Batangnya tebal dan mempunyai jaringan untuk menyimpan air. Akarnya panjang. Contoh : kaktus, lily gurun, pohon kurma, aloevera (lidah buaya), setawar, dan Sp senseveria. Untuk dapat bertahan hidup, tumbuhan perlu menyesuaikan dan melindungi diri. Bagaimana tumbuhan tersebut dapat beradaptasi dengan lingkungannya? Diskusikanlah dengan teman kelompokmu! Sekarang saatnya kamu menggali informasi lebih banyak lagi dari berbagai sumber tentang cara tumbuhan menyesuaikan dan melindungi diri. Kamu bisa bertanya kepada orang dewasa yang ada di sekitarmu, membaca buku, koran, majalah, atau dari narasumber lainnya. Pilihlah satu jenis tumbuhan untuk kamu amati terkait habitat dan cara melindungi diri! Pergunakan informasi yang kamu peroleh untuk menambah pengetahuanmu. Tulis hasil temuanmu pada diagram frayer berikut! Sampaikan hasilnya kepada teman di kelas! Tulislah informasi pada peta pikiran dengan kalimatmu sendiri. Judul Bacaan : Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia memberi makna yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Sejak teks Proklamasi Kemerdekaan dibacakan, rakyat Indonesia memiliki negara merdeka, berdaulat, dan bermartabat. Tonggak sejarah tersebut tidak akan terjadi apabila tidak ada anak bangsa yang berani memproklamirkan kemerdekaan. Mereka adalah pejuang bangsa yang tidak boleh dilupakan. Berikut adalah para pejuang bangsa yang telah berjasa terhadap kemerdekaan negara Indonesia. Ir. Soekarno merupakan salah satu orang yang berjasa dalam mendirikan negara Republik Indonesia sebagai negara berdaulat. Bung Karno lahir di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970. Bung Karno menyusun konsep teks proklamasi di rumah Laksamana Tadashi Maeda bersama Bung Hatta dan Mr. Achmad Soebardjo. Ia kemudian menandatangani teks proklamasi atas nama bangsa Indonesia bersama Bung Hatta. Bung Karno membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di kediamannya di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta. DRS, H. Mohammad Hatta atau Bung Hatta, lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat, 12 Agustus 1902. Beliau wafat di Jakarta, 14 Maret 1980 pada usia 77 tahun. Bung Hatta menyusun konsep teks proklamasi bersama Bung Karno dan Mr. Achmad Soebardjo. Ia ikut menandatangani teks proklamasi atas nama bangsa Indonesia bersama Bung Karno. Mohammad Hatta adalah Wakil Presiden pertama Indonesia. Selain itu, beliau adalah Bapak Koperasi Indonesia. Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo lahir di Karawang, Jawa Barat, 23 Maret 1896 dan wafat 15 Desember 1978 pada umur 82 tahun. Beliau adalah Menteri Luar Negeri Indonesia yang pertama. Achmad Soebardjo merupakan salah seorang tokoh dari golongan tua yang berperan dalam mempersiapkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Achmad Soebardjo ikut menyusun konsep teks proklamasi di rumah Laksamana Tadashi Maeda bersama Bung Karno dan Bung Hatta. Laksamana Tadashi Maeda adalah seorang perwira tinggi Angkatan Laut Kekaisaran Jepang. Beliau membantu persiapan konsep teks Proklamasi Kemerdekaan dengan mempersilakan rumahnya digunakan untuk kegiatan yang sangat penting. Di rumahnya berkumpul para tokoh bangsa yang berjasa besar. Walaupun beliau orang Jepang, beliau rela membantu Indonesia karena simpati terhadap rakyat Indonesia. Sukarni lahir di Blitar, Jawa Timur, 14 Juli 1916. Beliau wafat di Jakarta, 7 Mei 1971 pada usia 54 tahun. Nama lengkapnya adalah Sukarni Kartodiwirjo. Sukarni adalah salah seorang tokoh pemuda dan pejuang yang gigih melawan penjajah. Sukarni mengusulkan agar yang menandatangani teks proklamasi adalah Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia. Fatmawati yang bernama asli Fatimah, lahir di Bengkulu pada tahun 1923 dan meninggal dunia di Jakarta pada tahun 1980. Beliau dimakamkan di Taman Makam Pahlawan di Kalibata, Jakarta. Fatmawati menjahit bendera pusaka sang Saka Merah Putih yang dikibarkan pada upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta. Teks Proklamasi Kemerdekaan diketik oleh Sayuti Melik. Sayuti Melik adalah tokoh pemuda yang juga sangat berperan dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Sayuti Melik mengetik naskah proklamasi setelah ia sempurnakan dari tulisan tangan Bung Karno.   Negara Indonesia dibangun berdasarkan persatuan. Seluruh generasi bahu membahu membangun bangsa Indonesia yang bebas dari negara penjajah. Dapatkah kamu bayangkan, apa yang terjadi apabila saat itu mereka tidak bersatu?

Pembelajaran 4.

Persatuan sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Segala perbedaan yang ada dikesampingkan untuk kepentingan bersama. Terkadang perbedaan yang dimiliki oleh suatu kelompok dapat memperkaya keputusan yang diambil. Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, terdapat beberapa peristiwa penting yang perlu kita ketahui, di antaranya sebagai berikut. Tanggal 9 Agustus 1945, Ir. Soekarno, Moh. Hatta dan Dr. Radjiman Wedyodiningrat pergi ke Dalat, Saigon untuk bertemu dengan Marsekal Terauchi, Panglima Besar Tentara Jepang di Asia Tenggara. Panglima tersebut menyampaikan informasi kepada pemerintah Indonesia bahwa Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia. Saat itu tentara Jepang sedang terdesak oleh tentara sekutu. Beberapa wilayah Jepang dijatuhi bom oleh tentara musuh. Untuk menarik simpati rakyat Indonesia, Jepang memutuskan untuk menghadiahkan kemerdekaan. Pertemuan antara Panglima Jepang dan Pemerintah Indonesia memicu pertentangan di dalam negeri. Terjadilah perbedaan pendapat antara tokoh golongan tua dan golongan muda. Golongan muda tidak ingin kemerdekaan Indonesia diatur oleh Jepang. Mereka menginginkan proses kemerdekaan Indonesia disiapkan oleh bangsa Indonesia tanpa ada campur tangan asing. Diskusikanlah peta pikiranmu dengan teman di kelompokmu! Kembangkan informasi pada peta pikiran menggunakan kalimatmu sendiri. Serahkanlah hasil pekerjaanmu kepada gurumu. Seandainya kamu sedang bermain bersama teman-temanmu, apa yang harus kamu perhatikan terkait kerukunan dan persatuan? Apakah kamu telah menerapkan nilai-nilai kerukunan terkait persatuan dan kesatuan dalam kehidupanmu sehari-hari? Jelaskan dan beri 3 contoh kegiatan dan perbedaan yang ada! ● Mempertahankan persatuan dan kesatuan wilayah Indonesia. ● Meningkatkan semangat Bhineka Tunggal Ika. ● Mengisi kemerdekaan. ● Mengembangkan semangat kekeluargaan. ● Menghindarkan penonjolan sara dan lain-lain

Pembelajaran 5.

Cinta budaya sendiri merupakan wujud dari penerapan makna Proklamasi Kemerdekaan. Bagaimana kamu memaknainya? Bacalah teks berikut dalam hati! Edo, Lani, Siti, Udin, Dayu, dan Beni berencana mengikuti festival budaya. Saat ini mereka sedang berdiskusi untuk menentukan budaya yang akan mereka usung. Edo dan teman-temannya sangat antusias mengikuti festival ini. Mereka ingin memperkenalkan seni dan budaya suku-suku yang ada di Indonesia. Menentukan kebudayaan mana yang akan dipilih tidak mudah. Semua budaya yang dimiliki Indonesia sangat beragam dan menarik. Akhirnya Edo dan teman- temannya memutuskan untuk memperkenalkan permainan Rangku Alu. Permainan Rangku Alu berasal dari Nusa Tenggara Timur. Dalam masyarakat Manggarai, Rangku Alu dilakukan untuk merayakan hasil panen perkebunan dan tani. Edo dan teman-temannya sangat bangga dengan kebudayaan Indonesia. Ceritakan tentang makna Proklamasi Kemerdekaan yang tercermin pada kegiatan Edo dan teman-temannya! Apa yang kamu pelajari dari kegiatan Edo dan teman-temannya terkait makna Proklamasi Kemerdekaan? Berikan contoh penerapan makna Proklamasi Kemerdekaan dalam kehidupanmu sehari-hari, baik di rumah, sekolah, dan masyarakat! Cinta terhadap seni Indonesia merupakan perwujudan dari makna Proklamasi Kemerdekaan. Dalam mewujudkannya, kamu membutuhkan kerja sama dengan orang lain. Indonesia memiliki ragam tarian yang sangat indah. Keragaman tersebut menambah kekayaan Indonesia yang luar biasa. Tampak gambar Tari Seudati-Aceh; Tari Andun – Bengkulu; Tari Tandak – Riau; Tari Tambun dan Bungai – Kalimantan Tengah. Bandingkanlah gambar pola lantaimu dengan milik teman kelompokmu. Praktikkanlah semua pola lantai tersebut dengan mereka. Apakah kamu mengalami kesulitan dalam mempraktikkan pola lantai tarian daerah? Bagaimana kamu menyikapi perbedaan dengan teman? 1. Lingkungan tempat Lani tinggal terdiri dari penduduk yang berasal dari daerah berbeda. Mereka selalu hidup rukun meskipun berbeda latar belakang dan pekerjaan. Ibu Titin, tetangga Lani, adalah seorang pengusaha kue batik yang berasal dari Jawa Barat. Beliau sangat dekat dengan tetangga dan sering membagikan kue batiknya. Hari ini Ibu Titin membuat beberapa kue batik. Ia menyumbangkan kuenya untuk acara rapat RT di rumah Lani. Ibu Titin memotong setiap kuenya menjadi 12 potong. Lani menghabiskan 3 potong kue. Peserta rapat menghabiskan 31 potong kue. Lani melihat ada 2 potong kue tersisa di atas meja. Berapa kue batik yang dikirim Ibu Titin?

Pembelajaran 6.

Kapan dan di mana kita harus menerapkan hidup rukun dalam perbedaan? Bisakah kita menerapkannya saat berolahraga? Bermain dalam berolahraga membutuhkan persatuan agar kita dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Kamu dan temanmu akan bermain dengan mempraktikkan kembali teknik berjalan yang benar. Masih ingatkah kamu dengan permainan ‘Talikan Pitanya?’ Hari ini kamu akan bermain dengan permainan yang berbeda dengan menggunakan teknik berjalan. Sebelumnya kamu bisa mendiskusikan kembali teknik berjalan dengan teman sekelasmu. Kamu akan bermain ‘Oper Kantongnya!’. Perhatikan cara bermainnya! Judul : Oper Kantongnya! •Bagilah kelas menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari enam orang. •Setiap kelompok memiliki satu kantong kacang yang diletakkan di atas kepala. •Setiap kelompok dibagi menjadi dua kelompok kecil dan berdiri saling berhadapan dengan jarak sekitar 15–20 m atau sesuai dengan kebutuhan. •Setiap pemain di sebelah kiri depan memulai permainan setelah mendengar peluit. •Pemain paling depan berjalan cepat menuju rekannya di seberang depan. •Saat memasuki batas lapangan, pemain harus memberikan kantong kacang kepada temannya dan diletakkan di atas kepala. Pemain pertama cepat berjalan menuju barisan belakang. •Teman yang memiliki kantong kacang berjalan cepat ke arah tim di seberang depan dan memberikan kantong kacang kepada teman yang berdiri di barisan paling depan. Kemudian, dengan cepat ia berjalan menuju ke belakang barisan. •Pemain berikutnya berjalan cepat menuju barisan di seberangnya dan melakukan hal yang sama. Begitu seterusnya sampai semua anggota kelompok selesai menempati rumah di seberang. •Kelompok yang seluruh anggotanya lebih dulu berpindah tempat ke rumah teman adalah pemenangnya. Setelah selesai bermain, kamu dapat melakukan refleksi bersama teman dan gurumu.   Bagaimana perasaanmu saat bermain bersama teman? Adakah perbedaan yang kamu temukan? Bagaimana kamu menyikapinya? Menjadi petugas pengibar bendera tidaklah mudah. Tugas tersebut adalah tugas tim yang terdiri dari beberapa orang dan membutuhkan kerja sama yang baik. Setiap anggota harus memahami anggota lain sehingga upacara dapat berjalan dengan khidmat. Menjadi petugas pengibar bendera sangatlah mulia. Bacalah teks berikut dalam hati! Judul Bacaan : Pengibar Sang Saka Merah Putih. Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan melibatkan banyak pihak. Salah satunya adalah mereka yang mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Berkibarnya bendera Merah Putih menegaskan berdirinya negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Abdul Latif Hendraningrat adalah salah satu pengibar bendera pada 17 Agustus 1945 di Pegangsaan Timur, Jakarta. Ia adalah lulusan Sekolah Tinggi Hukum. Saat menjadi mahasiswa, ia mengajar Bahasa Inggris di beberapa sekolah menengah swasta, seperti yang dikelola oleh Muhammadiyah dan perguruan rakyat. Ia juga ditugaskan ke New York untuk memimpin rombongan tari. Abdul Latif Hendraningrat pernah menjadi pasukan Pembela Tanah Air (PETA) dan ikut dalam berbagai pertempuran. Ia pernah menjabat komandan komando kota ketika Belanda menyerbu Yogyakarta (1948). Kemudian ia ditunjuk sebagai atase militer RI untuk Filipina (1952), lalu dipindahkan ke Washington hingga tahun 1956. Berdasarkan bacaan di atas, tulislah informasi penting pada peta pikiran berikut! Pengibar Sang Saka Merah Putih : – apa ? pengibaran sang saka merah putih pada saat proklamasi. – mengapa ? pengibaran sang saka merah putih sebagai tanda berdirinya negara Indonesia. – siapa ? Abdul Latif Hendraningrat sebagai salah satu pengibarnya. – bagaimana ? dikibarkan sebagai salah satu rangkaian proklamasi kemerdekaan RI. – kapan ? tanggal 17 Agustus 1945. – dimana ? di Pegangsaat Timur 56 Jakarta. Kembangkan informasi pada peta pikiran menggunakan kalimatmu sendiri! Serahkanlah hasil pekerjaanmu kepada gurumu! Mengibarkan bendera Merah Putih merupakan salah satu wujud dari menjaga persatuan. Untuk melakukannya dibutuhkan kerukunan dari anggota petugasnya. Kamu sudah belajar tentang pentingnya hidup rukun dalam persatuan. Tulislahtigacontohwujudpersatuandanbuatlahrencanauntukmewujudkannya dalam kegiatan di kelasmu! Tulis juga manfaatnya! Bacalah tulisanmu di depan teman kelompokmu dan sampaikan kepada gurumu setelah selesai!  

SD6 – IPS 1C – Pelestarian Laut Indonesia

SD6 – IPS 1C – Pelestarian Laut Indonesia.

Sebagian besar wilayah Indonesia berupa lautan. Sekitar 70% wilayah Indonesia berupa lautan yang menghubungkan antarpulau. Laut memberikan manfaat dan menjadi sumber penghidupan bagi banyak orang.

Laut menyimpan sumber daya alam yang melimpah. Sumber daya alam hayati maupun nonhayati terdapat di laut. Sumber daya alam yang ada di laut sebagai berikut:
1.Berbagai jenis biota laut seperti ikan, udang, cumi-cumi, kerang, kepiting, dan biota lainnya. Sumber daya alam tersebut memberikan penghidupan bagi para nelayan.
2.Kerang mutiara memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi.
3.Rumput laut dibudidayakan di daerah pesisir. Budi daya ini dapat me-ningkatkan pendapatan penduduk.
4.Air laut merupakan bahan dasar pembuatan garam mineral.
5.Berbagai bahan tambang terdapat di laut, di antaranya minyak bumi.

Sumber daya alam yang ada di laut dapat mengalami kerusakan. Kerusakan sumber daya alam di laut sebagian besar disebabkan oleh tindakan manusia. Faktor-faktor yang dapat mengakibatkan kerusakan di laut sebagai berikut:
1.Membuang sampah di laut.
2.Pembuangan limbah industri yang mengandung bahan kimia dapat mencemari laut sehingga biota laut banyak yang mati.
3.Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan menyebabkan kerusakan terumbu karang.
4.Penggunaan jaring pukat harimau dan jaring trawl menyebabkan ikan-ikan kecil tertangkap sehingga populasi ikan semakin berkurang.
5.Tumpukan minyak mentah di laut menyebabkan kematian berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya.

Sumber daya alam yang ada di laut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kita boleh memanfaatkan sumber daya alam yang ada di laut. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Akan tetapi, kita juga harus menjaga kelestariannya. Beberapa upaya yang dilakukan untuk melestarikan sumber daya laut sebagai berikut:
1.Menjaga kebersihan laut atau tidak membuang sampah sembarangan.
2.Melakukan daur ulang sampah industri sebelum dibuang ke laut atau sungai.
3.Melarang penggunaan pukat harimau.
4.Melarang penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan.
5.Melindungi terumbu karang sebagai tempat perkembangbiakan ikan.
6.Menanam hutan bakau di pesisir pantai untuk mencegah abrasi pantai. Hutan bakau (mangrove) juga digunakan untuk berkembang biak berbagai jenis biota laut.
7.Memberi sanksi yang berat terhadap orang-orang yang menangkap satwa laut yang dilindungi.

Judul Bacaan : Hutan Manggrove.

Hutan mangrove juga disebut hutan bakau atau hutan air payau. Hutan bakau tumbuh subur di daerah pantai berlumpur yang terlindung, terutama pada daratan menjorok ke laut. Di hutan ini zonasi jenis-jenis pohon yang mendominasi hampir sejajar dengan garis pantai.

Ciri-ciri hutan bakau sebagai berikut:
1.Jenis tanahnya berlumpur, berlempung, atau berpasir dengan bahan-bahan yang berasal dari lumpur, pasir, atau pecahan karang.
2.Lahannya tergenang air laut secara berkala setiap hari sampai daerah yang hanya tergenang saat pasang purnama.
3.Mendapat cukup pasokan air tawar dari darat yang berfungsi untuk menurunkan kadar garam serta menambah pasokan unsur hara dan lumpur.
4.Airnya payau dengan kadar garam antara 2–22 ppm (1 ppm = 0,05%) atau asin dengan kadar garam mencapai 38 ppm.
Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia. Akan tetapi, luas hutannya semakin lama semakin berkurang. Hutan mangrove dapat dijumpai di wilayah-wilayah berikut:
1) Jawa.
2) Sumatra.
3) Maluku.
4) Kalimantan.

Judul : Negeri Bahari.

Indonesia dapat dikatakan sebagai negeri bahari karena wilayah lautannya lebih luas dari daratan. Laut menyimpan kekayaan alam yang melimpah. Apakah potensi laut Indonesia telah dimanfaatkan secara optimal? Buatlah karya tulis dengan tema ”Potensi Laut Indonesia”. Tuliskan kekayaan laut Indonesia dan permasalahannya dengan menarik. Bacakan hasil tulisanmu di depan kelas. Diskusikan dengan teman-teman dan gurumu.

Ringkasan Materi :
1.Pada awal proklamasi kemerdekaan, yaitu tahun 1945 jumlah provinsi di Indonesia ada delapan, yaitu Provinsi Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Borneo (Kalimantan), Sulawesi, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), dan Maluku. Hingga tahun 2007 ada 33 provinsi di Indonesia.

2.Timor Timur berintegrasi atau bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 17 Juli 1976. Akan tetapi, pada tanggal 19 Oktober 1999 melepaskan diri dari Indonesia.

3.Pemekaran wilayah adalah pemisahan suatu wilayah dari wilayah lain sehingga menjadi wilayah baru.

4.Deklarasi Djoeanda diumumkan pada tanggal 13 Desember 1957.

5.Zona laut teritorial adalah garis khayal yang berjarak 12 mil laut dari garis dasar ke laut lepas. Garis dasar adalah garis khayal yang menghubungkan titik-titik dari ujung-ujung pulau.

6.Landas kontinen diukur dari garis dasar, yaitu paling jauh 200 mil laut.

7.Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) adalah jalur laut selebar 200 mil laut ke arah laut terbuka diukur dari garis dasar.

8.Beberapa upaya yang dilakukan untuk melestarikan sumber daya laut sebagai berikut.
a.Tidak membuang sampah ke laut.

b.Tidak membuang limbah industri di laut.

c.Melarang penggunaan pukat harimau.

d.Melarang penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan.

e.Melindungi terumbu karang sebagai tempat perkembangbiakan ikan.

f.Menanam hutan bakau.

 

Buku Tematik – Kelas 6 – Tema 2 – Persatuan dan Perbedaan

Buku Tematik – Kelas 6 – Tema 2 – Persatuan dan Perbedaan.

https://drive.google.com/file/d/1261GLw_ol9uKDevAjIthOrX9o7sSYL_b/view?usp=sharing