Nefritis adalah penyakit rusaknya nefron, terutama pada bagian-bagian glomerulus ginjal. Nefritis disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus. Nefritis mengakibatkan masuknya kembali asam urat dan urea ke pembuluh darah (uremia) serta adanya penimbunan air di kaki karena reabsorpsi air yang terganggu (edema). Upaya penanganan nefritis adalah dengan proses cuci darah atau pencangkokan ginjal.
# BATU GINJAL.
Batu ginjal adalah gangguan yang terjadi akibat terbentuknya endapan garam kalsium di dalam rongga ginjal (pelvis renalis), saluran ginjal, atau kandung kemih. Batu ginjal berbentuk kristal yang tidak dapat larut. Kandungan batu ginjal adalah kalsium oksalat, asam urat, dan kristal kalsium fosfat. Endapan ini terbentuk jika seseorang terlalu banyak mengonsumsi garam mineral dan kekurangan minum air serta sering menahan kencing. Upaya mencegah terbentuknya batu ginjal adalah dengan meminum cukup air putih setiap hari, membatasi konsumsi garam karena kandungan natrium yang tinggi pada garam dapat memicu terbentuknya batu ginjal, serta tidak sering menahaan kencing. Batu ginjal yang kecil dapat saja keluar melalui urine, tetapi seringkali menyebabkan rasa sakit. Batu ginjal berukuran besar memerlukan operasi untuk mengeluarkannya.
# Albuminuria.
Albuminuria merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya kerusakan pada glomerulus yang berperan dalam proses filtrasi, sehingga pada urine ditemukan adanya protein. Albuminuria dapat terjadi akibat kurangnya asupan air ke dalam tubuh sehingga memperberat kerja ginjal, mengonsumsi terlalu banyak protein, kalsium, dan vitamin C dapat membuat glomerulus harus bekerja lebih keras sehingga meningkatkan risiko kerusakannya. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah albuminuria adalah dengan mengatur jumlah garam dan protein yang dikonsumsi, serta pola hidup sehat untuk mengatur keseimbangan gizi.
# Hematuria.
Hematuria merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya selsel darah merah pada urine. Hal ini disebabkan penyakit pada saluran kemih akibat gesekan dengan batu ginjal. Hematuria juga dapat disebabkan oleh adanya infeksi bakteri pada saluran kemih. Upaya pencegahan hematuria dapat dilakukan dengan segera buang air kecil ketika ingin buang air kecil, membersihkan tempat keluarnya urine dari arah depan ke belakang untuk menghindari masuknya bakteri dari dubur, serta banyak minum air putih. Ketika seseorang sakit hematuria, maka penanganan yang diberikan adalah dengan memberi antibiotik untuk membersihkan infeksi bakteri pada saluran kemih.
# Diabetes Insipidus.
Penyakit ini disebabkan karena seseorang kekurangan hormon ADH atau hormon antidiuretik. Kondisi tersebut menyebabkan tubuh tidak dapat menyerap air yang masuk ke dalam tubuh, sehingga penderita akan sering buang air kecil secara terus menerus. Upaya penanganan penderita diabetes insipidus adalah dengan memberikan suntikan hormon antidiuretik sehingga dapat mempertahankan pengeluaran urine secara normal.
# Kanker Ginjal.
Merupakan penyakit yang timbul akibat pertumbuhan sel pada ginjal yang tidak terkontrol di sepanjang tubulus dalam ginjal. Hal ini dapat menyebabkan adanya darah pada urine, kerusakan ginjal, dan juga dapat memengaruhi kerja organ lainnya jika kanker ini menyebar, sehingga dapat menyebabkan kematian. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan menghindari penggunaan bahanbahan kimia yang memicu kanker.
# Mesin Dialisis
Mesin dialisis merupakan mesin yang bekerja seperti ginjal yang akan membersihkan darah dengan cara difusi sederhana. Jika mesin ini dinyalakan, darah yang penuh dengan sisa metabolisme akan mengalir di sepanjang pipa yang kosong. Setelah darah memenuhi pipa, sisa metabolisme mengalami difusi ke dalam larutan yang tersedia dalam pipa tersebut. Setelah darah disirkulasikan beberapa kali di sepanjang mesin dan arteri tubuh, maka darah pasien akan menjadi bersih dari sisa metabolisme. Selama proses pencucian, darah pasien ditambahkan dengan zat anti penggumpalan.
Dialisis atau cuci darah merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan ketika ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik, namun cara tersebut memiliki kekurangan di antaranya adalah penderita kerusakan ginjal harus terus menerus melakukan dialisis selama periode waktu tertentu. Oleh karena itu sekitar tahun 1900 para dokter dan ilmuwan mulai melakukan cara lain yang dianggap lebih efektif yaitu dengan cara transplantasi ginjal.
Transplantasi ginjal merupakan operasi yang dilakukan dengan cara memberikan ginjal yang sehat dari orang lain (donor) kepada pasien yang menderita kerusakan ginjal. Transplantasi ginjal juga memiliki risiko seperti penolakan tubuh terhadap organ ginjal yang diberikan. Oleh karena itu penderita kerusakan ginjal yang telah mendapatkan transplantasi ginjal harus mengonsumsi obat tertentu untuk mencegah reaksi penolakan tubuh terhadap organ baru yang ditransplantasikan.
# JERAWAT.
Jerawat atau acne vulgaris merupakan suatu kondisi kulit yang ditandai dengan terjadinya penyumbatan dan peradangan pada kelenjar sebasea (kelenjar minyak). Jerawat dapat timbul karena kurangnya menjaga kebersihan kulit sehingga berpotensi terjadi penumpukan kotoran dan kulit mati. Faktor hormonal yang merangsang kelenjar minyak pada kulit, penggunaan kosmetik yang berlebihan dan mengandung minyak dapat berpotensi menyumbat pori-pori. Konsumsi makanan berlemak secara berlebihan juga dapat menimbulkan jerawat. Jerawat pada umumnya dapat muncul pada wajah, leher, atau punggung. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan membersihkan wajah secara rutin, menghindari makanan berlemak, dan lebih banyak mengonsumsi buah-buahan, serta menjaga aktivitas tubuh.
# Biang Keringat.
Biang keringat terjadi karena kelenjar keringat tersumbat oleh sel-sel kulit mati yang tidak dapat terbuang secara sempurna. Perhatikan Gambar 9.18! Keringat yang terperangkap tersebut menyebabkan timbulnya bintik-bintik kemerahan yang disertai gatal. Sel-sel kulit mati, debu, dan kosmetik juga dapat menyebabkan terjadinya biang keringat. Orang yang tinggal di daerah tropis dan lembap, akan lebih mudah terkena biang keringat. Biasanya, anggota badan yang terkena biang keringat adalah leher, punggung, dan dada. Biang keringat dapat mengenai siapa saja, baik anak-anak, remaja, ataupun orang tua. Upaya pencegahan yang dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan kulit, menggunakan pakaian yang menyerap keringat dan longgar, atau apabila kulit berkeringat segera keringkan dengan tisu atau handuk. Apabila terkena biang keringat maka dapat diobati dengan memberi bedak atau salep yang dapat mengurangi rasa gatal.
Sekarang kamu sudah mengetahui bagaimana pengaturan yang terjadi di dalam tubuh kita untuk mengeluarkan zat-zat sisa yang beracun bagi tubuh. Proses pembuangan zat-zat sisa metabolisme ini dibantu oleh organ hati, ginjal, paru-paru, dan kulit. Menjaga kesehatan organ pada sistem ekskresi sangat penting agar tubuh tetap dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu, pola hidup yang sehat harus mulai kamu terapkan sedini mungkin. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain dengan mengatur pola makan yang seimbang, banyak minum air putih minimal 2 liter sehari, olahraga teratur, serta tidak menunda untuk buang air kecil.
Berdasarkan beberapa upaya tersebut, kamu harus tahu mengapa hal tersebut dapat mencegah terjadinya gangguan pada sistem ekskresi. Oleh karena itu, coba cari tahu alasannya dengan melakukan kegiatan berikut.
RANGKUMAN.
1. Sistem ekskresi merupakan kemampuan untuk menjaga keseimbangan tubuh dengan cara membuang bahan-bahan sisa metabolisme yang dikeluarkan oleh sel.
2. Organ ekskresi pada manusia terdiri atas empat organ, yaitu ginjal, kulit, paru-paru, dan hati.
3. Ginjal merupakan organ ekskresi yang memiliki peran sangat penting karena membuang sisa metabolisme dalam jumlah besar melalui urine. Proses ginjal menghasilkan urine meliputi 3 tahapan utama, yaitu filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi.
4. Kulit merupakan organ ekskresi yang mengeluarkan bahan yang hampir sama dengan ginjal, yakni sampah nitrogen berupa urea dalam bentuk keringat.
5. Paru-paru merupakan organ ekskresi yang mengeluarkan sisa metabolisme berupa CO2 dan H2O.
6. Hati merupakan organ ekskresi yang memiliki kemampuan menetralisir racun dan menghasilkan getah empedu. Hati memiliki peran dalam mengubah NH3 (amonia) menjadi urea yang nantinya akan dibuang melalui kulit dan ginjal.
7. Gangguan sistem ekskresi yang sering terjadi pada ginjal, antara lain nefritis, albuminuria, batu ginjal, hematuria, kanker ginjal, diabetes insipidus, dan biang keringat.
8. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan sistem ekskresi antara lain mengatur pola makan yang seimbang, banyak minum air putih minimal 2 liter sehari, olahraga teratur, serta tidak menunda untuk buang air kecil.
Pernahkah kamu memerhatikan tubuhmu ketika kamu selesai berolahraga? Biasanya kamu akan berkeringat dan frekuensi pernapasanmu meningkat. Pernahkah kamu berpikir mengapa tubuhmu mengeluarkan keringat? Mengapa keringat harus dikeluarkan oleh tubuh? Apakah ada zat lain yang harus dikeluarkan oleh tubuh? Bagaimana proses pengeluaran zatzat tersebut? Agar mengetahuinya, ayo pelajari materi ini dengan saksama.
Coba kamu bayangkan ketika kamu melihat ibumu memasak, ketika kamu mencuci baju, mandi, atau memakan makanan dalam kemasan, pasti dari kegiatan tersebut dihasilkan zat sisa atau yang kita kenal dengan sampah, misalnya sampah sisa sayuran, air limbah sisa mencuci atau mandi, sisa makanan, dan sampah plastik bekas pembungkus makanan. Kalau dihitung pasti banyak sekali sampah yang menumpuk di dalam rumah jika tidak secara teratur dibuang.
Sampah yang menumpuk tentu akan menjadi tempat berkembangnya berbagai penyakit. Selanjutnya, bagaimana di dalam tubuh kita? Apakah tubuh kita juga mengeluarkan zat sisa? Apa saja jenis zat sisa yang dikeluarkan tubuh kita? Apa dampaknya apabila zat sisa yang dihasilkan tubuh tidak dikeluarkan? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut coba diskusikan beberapa pertanyaan berikut ini dengan temanmu!
Kita tahu bahwa tubuh manusia juga menghasilkan berbagai zat sisa yang sudah tidak diperlukan tubuh seperti urine, keringat, gas karbon dioksida, uap air, urea, asam urat, dan bilirubin. Berbagai zat tersebut perlu dikeluarkan karena apabila menumpuk dalam tubuh akan menimbulkan penyakit, bahkan dapat menyebabkan kematian. Misalnya saja zat sisa urine, apabila kita sering menahan pengeluaran urine (menahan kencing) akan memicu terkena penyakit batu ginjal.
Pernahkah kamu berpikir bagaimanakah proses pengeluaran urine dan zat-zat sisa yang lain tidak diperlukan oleh tubuh? Agar tubuh sehat dan seimbang harus ada pengaturan zat-zat yang diperlukan tubuh serta pengaturan pengeluaran zat-zat yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh. Tuhan telah melengkapi manusia dengan sistem pengeluaran zat sisa tersebut. Agar kamu dapat memahami jalur terbentuknya zat sisa dan bagian yang berperan dalam mengeluarkan zat sisa tersebut.
Seluruh sel penyusun tubuh melakukan proses respirasi seluler untuk mendapatkan energi dalam rangka melangsungkan kehidupannya. Proses respirasi seluler tersebut menghasilkan zat sisa berupa air dan karbon dioksida. Di dalam hati protein yang telah usang dipecah dan dihasilkan urea, asam nukleat dipecah dan dihasilkan asam urat, serta hemoglobin yang telah usang dipecah sehingga dihasilkan bilirubin. Urea, asam urat, bilirubin, dan air dapat dikeluarkan melalui ginjal dalam bentuk urine. Selain dikeluarkan melalui ginjal, air dapat dikeluarkan melalui kulit dalam bentuk keringat. Karbon dioksida dikeluarkan melalui paru-paru dalam bentuk udara pernapasan.
Setelah kita minum, bernapas, dan berlari ternyata banyak zat yang dikeluarkan tubuh. Proses pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang tidak diperlukan tubuh disebut ekskresi. Ekskresi diperlukan tubuh agar zat sisa tersebut tidak meracuni tubuh karena dapat merusak berbagai organ dalam tubuh bahkan dapat menyebabkan kematian. Sistem ekskresi pada manusia melibatkan beberapa organ ekskresi yaitu; ginjal, kulit, paru-paru, dan hati.
# Ginjal
Ginjal berfungsi untuk menyaring darah yang mengandung zat sisa metabolisme dari sel di seluruh tubuh. Ginjal terletak di kanan dan kiri tulang pinggang, yaitu di dalam rongga perut pada dinding tubuh bagian belakang (dorsal). Ginjal sebelah kiri letaknya lebih tinggi daripada ginjal sebelah kanan. Ginjal memiliki bentuk seperti biji kacang merah. Ginjal berwarna merah karena banyak darah yang masuk ke dalam ginjal. Darah akan masuk ke dalam ginjal melalui pembuluh arteri besar dan akan keluar dari ginjal melalui pembuluh vena besar.
Apabila sebuah ginjal dipotong melintang, maka akan tampak tiga lapisan. Bagian luar disebut korteks renalis atau kulit ginjal, di bawahnya terdapat medula renalis, dan di bagian dalam terdapat rongga yang disebut rongga ginjal atau pelvis renalis. Ginjal tersusun atas lebih kurang 1 juta alat penyaring yang disebut dengan nefron.
Nefron merupakan satuan struktural dan fungsional ginjal karena nefron merupakan unit penyusun utama ginjal dan unit yang berperan penting dalam proses penyaringan darah. Sebuah nefron terdiri atas sebuah komponen penyaring atau badan Malpighi yang dilanjutkan oleh saluran-saluran (tubulus). Setiap badan Malpighi mengandung gulungan kapiler darah yang disebut glomerulus yang berada dalam kapsula Bowman. Pada bagian inilah proses penyaringan darah dimulai. Perhatikan Gambar agar kamu dapat melihat struktur badan Malpighi dengan lebih jelas.
Medula renalis (bagian tengah ginjal) tersusun atas saluran saluran yang merupakan kelanjutan dari badan Malpighi dan saluran yang ada di bagian korteks renalis. Saluran-saluran itu adalah tubulus proksimal, lengkung Henle, tubulus distal, dan tubulus kolektivus (pengumpul) yang terdapat pada medula. Lengkung Henle adalah saluran ginjal yang melengkung pada daerah medula yang menghubungkan tubulus proksimal dengan tubulus distal. Pelvis renalis atau rongga ginjal berfungsi sebagai penampung urine sementara sebelum dikeluarkan melalui ureter. Untuk lebih memahami proses penyaringan yang terjadi di dalam ginjal, ayo kita lakukan aktivitas berikut ini.
Tahukah kamu, bahwa proses pembentukan urine di dalam ginjal melalui tiga tahapan ketiga tahapan tersebut adalah tahap filtrasi, tahap reabsorpsi, dan tahap augmentasi.
a. Tahap Filtrasi.
Pembentukan urine dimulai dari darah mengalir melalui arteri aferen ginjal masuk ke dalam glomerulus yang tersusun atas kapiler-kapiler darah. Ketika darah masuk ke glomerulus, tekanan darah menjadi tinggi sehingga mendorong air dan zat-zat yang memiliki ukuran kecil keluar melalui pori-proi kapiler dan menghasilkan filtrat.
Cairan hasil penyaringan tersebut (filtrat) tersusun atas urobilin, urea, glukosa, air, asam amino, dan ion-ion seperti natrium, kalium, kalsium, dan klor. Filtrat selanjutnya disimpan sementara di dalam kapsula Bowman. Darah dan protein tetap tinggal di dalam kapiler darah karena tidak dapat menembus pori-pori glomerulus. Filtrat yang tertampung di kapsula Bowman disebut urine primer. Tahapan pembentukan urine primer ini disebut tahap Filtrasi.
b. Tahap Reabsorpsi.
Urine primer yang terbentuk pada tahap filtrasi masuk ke tubulus proksimal. Di dalam tubulus proksimal terjadi proses penyerapan kembali zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh yang disebut dengan tahap reabsorpsi. Glukosa, asam amino, ion kalium, dan zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh juga diangkut ke dalam sel dan kemudian ke dalam kapiler darah di dalam ginjal. Sedangkan urea hanya sedikit yang diserap kembali.
Cairan yang dihasilkan dari proses reabsorpsi disebut urine sekunder. Urine sekunder mengandung air, garam, urea, dan urobilin. Urobilin inilah yang memberikan warna kuning pada urine, sedangkan urea yang menimbulkan bau pada urine. Urine sekunder yang terbentuk dari proses reabsorpsi selanjutnya mengalir ke lengkung Henle kemudian menuju tubulus distal. Selama mengalir dalam lengkung Henle air dalam urine sekunder juga terus direabsorpsi.
c. Tahap Augmentasi.
Setelah melalui lengkung Henle, urine sekunder sampai pada tubulus distal. Pada bagian tubulus distal masih ada proses penyerapan air, ion natrium, klor, dan urea. Pada tubulus distal terjadi proses augmentasi, yaitu pengeluaran zat-zat yang tidak diperlukan tubuh ke dalam urine sekunder. Urine sekunder yang telah bercampur dengan zat-zat sisa yang tidak diperlukan tubuh inilah yang merupakan urine sesungguhnya. Urine tersebut kemudian disalurkan ke pelvis renalis (rongga ginjal). Urine yang terbentuk selanjutnya keluar dari ginjal melalui ureter, kemudian menuju kandung kemih yang merupakan tempat menyimpan urine sementara (Gambar 9.7). Kandung kemih memiliki dinding yang elastis. Kandung kemih mampu meregang untuk dapat menampung sekitar 0,5 L urine. Proses pengeluaran urine dari dalam kandung kemih disebabkan oleh adanya tekanan di dalam kandung kemih. Tekanan pada kandung kemih disebabkan oleh adanya sinyal yang menunjukkan bahwa kandung kemih sudah penuh. Sinyal penuhnya kandung kemih memicu adanya kontraksi otot perut dan otot-otot kandung kemih. Akibat kontraksi ini urine dapat keluar dari tubuh melalui uretra. Agar kamu lebih mudah memahami dan mengingat bagaimana proses pembentukan urine pada ginjal, ayo lakukan aktivitas berikut ini!
# KULIT
Ketika berolahraga kamu akan mengeluarkan keringat bukan? Perhatikan Gambar 9.9! Selain menjaga suhu tubuh, berkeringat ternyata juga berfungsi untuk mengeluarkan zat sisa metabolisme. Organ tubuh manakah yang memiliki peran dalam pembentukan keringat dan bagaimana tubuh membuat keringat? Sebagai organ ekskresi, kulit berperan dalam pembentukan dan pengeluaran keringat. Selain fungsi tersebut, kulit juga berfungsi untuk melindungi jaringan di bawahnya dari kerusakan-kerusakan fisik karena gesekan, penyinaran, berbagai jenis kuman, dan zat kimia berbahaya. Selain itu, kulit juga berfungsi untuk mengurangi kehilangan air dalam tubuh, mengatur suhu tubuh, dan menerima rangsangan dari luar. Kulit terdiri atas dua lapisan utama yaitu lapisan epidermis (kulit ari) dan lapisan dermis (kulit jangat).
a. Lapisan Epidermis (Kulit Ari).
Epidermis merupakan lapisan kulit paling luar yang tersusun atas sel-sel epitel yang mengalami keratinisasi. Pada lapisan epidermis tidak terdapat pembuluh darah maupun serabut saraf. Pada lapisan epidermis, masih terdapat beberapa lapisan kulit, antara lain stratum korneum yang merupakan lapisan kulit mati dan selalu mengelupas dan lapisan stratum granulosum yang mengandung pigmen melanin. Di bawah stratum granulosum terdapat lapisan stratum germinativum yang terus menerus membentuk sel-sel baru ke arah luar menggantikan sel-sel kulit yang terkelupas.
b. Lapisan Dermis (Kulit Jangat).
Lapisan dermis terdapat dibawah lapisan epidermis. Pada lapisan dermis terdapat otot penggerak rambut, pembuluh darah, pembuluh limfa, saraf, kelenjar minyak (glandula sebasea), dan kelenjar keringat (glandula sudorifera). Kelenjar keringat berbentuk seperti pembuluh panjang. Pangkal kelenjar keringat menggulung dan berhubungan dengan kapiler darah dan serabut saraf. Serabut saraf akan meningkatkan kerja kelenjar keringat, sehingga merangsang produksi keringat. Kelenjar keringat akan menyerap air, ion-ion, NaCl, dan urea dari dalam darah yang kemudian dikeluarkan melalui pori-pori kulit. Di bawah lapisan dermis, terdapat lapisan hipodermis atau lapisan subkutan. Lapisan hipodermis bukan merupakan bagian dari kulit, namun merupakan kumpulan jaringan ikat yang berfungsi melekatkan kulit pada otot. Lapisan hipodermis banyak tersusun atas jaringan lemak sehingga juga berfungsi menjaga suhu tubuh.
Tubuh memiliki kemampuan untuk mengatur berapa banyak jumlah air yang harus dikeluarkan oleh tubuh agar jumlah air di dalam darah tetap seimbang, baik dikeluarkan dalam bentuk keringat atau dalam bentuk urine. Fungsi ini diatur oleh bagian otak yang disebut hipotalamus. Ketika hipotalamus mendeteksi bahwa di dalam darah terlalu banyak air, hipotalamus akan melepaskan sejumlah hormon yang mendorong ginjal untuk meningkatkan jumlah urine yang dikeluarkan. Begitu pula ketika suhu udara panas, hipotalamus akan mengeluarkan hormon tertentu dan memberikan sinyal pada kelenjar keringat yang terdapat di dalam kulit untuk memproduksi keringat yang lebih banyak. Kulit memiliki kelenjar keringat yang berfungsi mengeluarkan keringat ketika suhu udara meningkat. Menurutmu mengapa kita harus berkeringat ketika suhu udara meningkat? Pada kulit juga terdapat jaringan adiposa, apakah fungsi dari jaringan tersebut? Bagaimanakah jika dalam kulitmu tidak ada jaringan adiposa? Coba cari tahu fungsi kulit yang lainnya! Kamu dapat berdiskusi dengan teman sebangkumu atau mencari informasi di buku dan internet.
# Paru-paru
Pembahasan tentang organ paru-paru sudah banyak dibahas pada materi sistem pernapasan. Selain berfungsi sebagai alat pernapasan, paru-paru juga berfungsi sebagai alat ekskresi. Masih ingatkah kamu apa yang dikeluarkan paru-paru selama kita bernapas? Bagaimana pertukaran gas yang terjadi di dalam alveolus?
Oksigen yang memasuki alveolus akan berdifusi dengan cepat memasuki kapiler darah yang mengelilingi alveolus, sedangkan karbon dioksida akan berdifusi dengan arah yang sebaliknya. Darah pada alveolus akan mengikat oksigen dan mengangkutnya ke jaringan tubuh. Di dalam pembuluh kapiler jaringan tubuh, darah mengikat karbon dioksida (CO2) untuk dikeluarkan bersama uap air. Reaksi kimia tersebut secara ringkas dapat kita tuliskan sebagai berikut.
# HATI
Selain berperan dalam sistem pencernaan, hati juga berperan dalam sistem ekskresi, yaitu mengekskresikan zat warna empedu yang disebut dengan bilirubin. Masih ingatkah kamu dari mana bilirubin ini dihasilkan? Bilirubin dihasilkan dari pemecahan hemoglobin yang terdapat pada sel darah merah. Sel darah merah hanya memiliki rentang waktu hidup antara 100 – 120 hari karena sel darah merah tidak memiliki inti sel dan membran selnya selalu bergesekan dengan pembuluh kapiler darah. Karena tidak memiliki inti sel, sel darah merah tidak dapat membentuk komponen baru untuk menggantikan komponen sel yang rusak.
Sel darah merah yang rusak akan dihancurkan oleh makrofag di dalam hati dan limpa. Hemoglobin yang terkandung dalam sel darah merah dipecah menjadi zat besi, globin, dan hemin. Zat besi selanjutnya dibawa menuju sumsum merah tulang untuk digunakan membentuk hemoglobin baru. Globin dipecah menjadi asam amino untuk digunakan dalam pembentukan`protein lain. Sedangkan hemin diubah menjadi zat warna hijau yang disebut biliverdin. Biliverdin kemudian diubah menjadi bilirubin yang merupakan zat warna kuning oranye. Bilirubin selanjutnya dikeluarkan bersama getah empedu. Getah empedu dikeluarkan ke usus dua belas jari, kemudian menuju usus besar. Di dalam usus besar bilirubin diubah menjadi urobilinogen. Urobilinogen diubah menjadi urobilin sebagai pewarna kuning pada urine dan sterkobilin sebagai pigmen cokelat pada feses.
Setiap hari, sel-sel hati menghasilkan 800-1.000 mL getah empedu. Getah empedu tersusun atas air, garam empedu (garam natrium dan garam kalium), lesitin, kolesterol, pigmen empedu, dan beberapa ion. Apabila getah empedu kekurangan lesitin, garam empedu, atau terlalu banyak kolesterol, maka kolesterol tersebut akan membentuk kristal menjadi batu empedu. Jika batu empedu terus terbentuk akan menyumbat saluran empedu, sehingga getah empedu tidak dapat dikeluarkan menuju usus halus. Penanganan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan meminum obat pelarut batu empedu, terapi dengan gelombang ultrasonik maupun sinar laser, dan melalui operasi.
Organ hati juga berfungsi mengubah amonia (NH3) yang berbahaya jika berada dalam tubuh, menjadi zat yang lebih aman, yaitu urea. Amonia tersebut dihasilkan dari proses metabolisme asam amino. Urea dari dalam hati akan dikeluarkan dan diangkut oleh darah menuju ginjal untuk dikeluarkan bersama urine.
RANGKUMAN.
1. Sistem ekskresi merupakan kemampuan untuk menjaga keseimbangan tubuh dengan cara membuang bahan-bahan sisa metabolisme yang dikeluarkan oleh sel.
2. Organ ekskresi pada manusia terdiri atas empat organ, yaitu ginjal, kulit, paru-paru, dan hati.
3. Ginjal merupakan organ ekskresi yang memiliki peran sangat penting karena membuang sisa metabolisme dalam jumlah besar melalui urine. Proses ginjal menghasilkan urine meliputi 3 tahapan utama, yaitu filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi.
4. Kulit merupakan organ ekskresi yang mengeluarkan bahan yang hampir sama dengan ginjal, yakni sampah nitrogen berupa urea dalam bentuk keringat.
5. Paru-paru merupakan organ ekskresi yang mengeluarkan sisa metabolisme berupa CO2 dan H2O.
6. Hati merupakan organ ekskresi yang memiliki kemampuan menetralisir racun dan menghasilkan getah empedu. Hati memiliki peran dalam mengubah NH3 (amonia) menjadi urea yang nantinya akan dibuang melalui kulit dan ginjal.
7. Gangguan sistem ekskresi yang sering terjadi pada ginjal, antara lain nefritis, albuminuria, batu ginjal, hematuria, kanker ginjal, diabetes insipidus, dan biang keringat.
8. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan sistem ekskresi antara lain mengatur pola makan yang seimbang, banyak minum air putih minimal 2 liter sehari, olahraga teratur, serta tidak menunda untuk buang air kecil.
SD Kelas 5 – IPA – SISTEM PEREDARAN DARAH PADA HEWAN DAN MANUSIA – RANGKUMAN.
Memahami organ peredaran darah dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan organ peredaran darah manusia.
PENGERTIAN SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH. Sistem sirkulasi atau peredaran darah adalah sistem yang mengatur pemompaann darah yang dibutuhkan tubuh untuk kelangsungan hidup. Sistem ini juga bias disebut sebagai system transportasi karena sejalan dengan aliran darah, juga mengangkut zat-zat maupun hormon yang dibutuhkan tubuh sehingga tersebar merata. Tidak hanya pada manusia, begitu juga dengan hewan.
PERADARAN DARAH BESAR DAN PEREDARAN DARAH KECIL PADA MANUSIA.
a. Peredaran darah besar.
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.
b, Peredaran darah kecil :
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung.
FUNGSI SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH.
Sistem peredaran darah memiliki fungsi ;
Mensuplai Oksigen dan sari makanan dari sistem pencernaan ke seluruh jaringan tubuh,
Membawa gas Karbondioksida ke paru-paru,
Mengembalikan sisa metabolism ke ginjal untuk disekresikan,
Menjaga suhu tubuh,
Mendistribusikan hormon-hormon untuk mengatur fungsi sel-sel tubuh.
ORGAN (ALAT) SIRKULASI PEREDARAN DARAH.
Untuk lebih memahami pembahasan ini, akan lebih baik jika dikaji terlebih dahulu tentang darah dan organ-organ atau alat yang ikut bekerja sama membantu peredaran darah pada tubuh manusia.
A, Darah : Darah merupakan alat transportasi utama dalam sistem sirkulasi.
Fungsi darah cukup banyak diantaranya ;
Mengangkut Oksigen dan Karbondioksida ke jaringan dan paru-paru,
Mengangkut zat-zat lainnya ke seluruh tubuh seperti zat makanan, ion dan hormone ke seluruh tubuh,
Berperan aktif melawan bakal penyakit,
Memelihara keseimbangan cairan tubuh,
Mempertahankan tubuh dari serangan mikroorganisme,
Memelihara suhu tubuh pada kondisi normal sekitar 37 derajat celcius.
Dalam darah terdapat komponen-komponen penyusunnya yaitu :
a. Plasma darah. Dari keseluruhan darah pada tubuh manusia, plasma darah merupakan bagian yang besar yaitu sekitar 55 persen dari seratus persen darah dalam tubuh. Plasma darah berbentuk cair berwarna kekuning-kuningan. Komponen yang dimilikinyayaitu air, glukosa, asam amino, ion, protein, asam lemak, vitamin, hormone dan gas O2serta CO2. Plasma darah memiliki fungsi sebagai berikut :
Sebagai pelarut bahan-bahan kimia
Membawa mineral-mineral telarut, glukosa, asam amino, vitamin, karbondiosida (sebagai ion hydrogen karbonat), dan bahan-bahan buangan.
Menyebarkan panas dari organ yang lebih hangat ke organ yang lebih dingin.
Menjaga keseimbangan antara cairan di dalam sel dan cairan di luar sel
b. Sel darah. Sel darah merupakan komponen lain dari darah. Dalam darah terdapat sekitar 45 persen sel darah yang berupa padatan, lebih sedikit dari plasma darah.
B, Jantung. Jantung merupakan salah satu organ yang penting dalam kelangsungan hidup kita. Sudah jadi rahasia umum bahwa jantung memompa darah ke seluruh tubuh untuk menyediakan oksigen beserta zat-zat lainnya untuk kepentingan seluruh sel dalam tubuh kita. Karena itulah jantung terus menerus berkontraksi memompa darah tanpa henti sepanjang hidup.Jantung terletak di rongga dada, diselaputi oleh suatu membran pelindung yang disebut pericardium. Otot jantung bekerja secara otomatis diluar kehendak kita. Pada orang dewasa denyut jantung sekitar 60-80 per menit.
C, Pembuluh Darah. Pembuluh darah dapat kita ibaratkan sebagai selang yang bersifat elastic, sifat ini sangatlah bermanfaat untuk mempertahankan tekanan darah yang stabil. Pada keadaan normal, apabila tekanan darah meningkat, maka diameter pembuluh darah akan melebar sebagai bentuk adaptasi untuk menurunkan tekanan yang berlebih agar menjadi normal. Elastisitas pembuluh darah tidak tetap, pembuluh darah akan menjadi kaku seiring bertambahnya usia oleh karena itu tekanan darah pada orang lanjut usia cenderung lebih tinggi. Penyebab lain dari kekauan pembuluh darah adalah kolesterol yang menumpuk pada dinding dalam pembuluh darah, kolesterol juga menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Untuk menjaga elastisitas pembuluh darah agar tetap normal dan baik yaitu melakukan olahraga secara teratur.
Berdasarkan fungsinya, susunan pembuluh darah dapat digolongkan dalam 3 sistem yaitu sistem distribusi yang terjadi pada arteri, sistem pengumpulan yang terjadi pada vena dan sistem kapiler yang terjadi di pembuluh darah kapiler antara arteri dan vena.
a, Arteri. Pembuluh nadi atau arteri berfungsi untuk mengalirkan darah keluar dari jantung dengan ciri letaknya tersembunyi di dalam, dindingnya tebal dan elastis, denyutnyaterasadanmemilikisatukatupdekatdenganjantung.Jikapembuluhiniterpotongmakadarahakankeluarmemancar. Pembuluhnadiada 3 jenisyaitu ; – Aorta, Pembuluh darah arteri yang keluar dari ventrikel kiri – Arteri, Percabangan dari aorta – Arteriol, pembuluh nadi yang berhubungan dengan kapiler.
b, Vena. Pembuluh balik atau vena berfungsi mengalirkan darah menuju jantung dengan cirri letaknya di permukaan, dindingnya tipis dan tidak elastic, denyutnya tidak terasa dan memiliki katup disepanjang tubuh. Jika terpotong darahnya akan menetes keluar. Pembuluh vena juga memiliki 3 jenis yaitu ; -Vena kava, pembuluh vena yang mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung melalui atrium kanan -Venula, vena yang berhubungan dengan kapiler -Vena pulmonalis, satu-satunya pembuluh vena yang mangalirkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru menuju atrium kiri.
c, Kapiler. Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat halus yang memiliki fungsi sebagai alat penghubung antara pembuluh arteri dan vena, tempat terjadinya pertukaran zat antara darah dan cairan jaringan, menyerap makanan yang terdapat di usus dan menyaring darah yang terdapat di ginjal.
SISTEM PEREDARAN DARAH PADA CACING.
Sistem Peredaran darah tertutup Cacing Tanah – Pada sistem sirkulasi darah tertutup, darah mengalir ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh. Jantung memompa darah ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh dan kembali ke jantung juga melalui pembuluh.
Sistem sirkulasi pada cacing tanah terdiri atas lima pasang jantung pembuluh atau jantung semu yang terletak pada segmen tubuh 7 hingga 11. Lima pembuluh darah sejajar dengan panjang tubuh. Pada setiap segmen tubuh terdapat sepasang pembuluh penghubung, pembuluh darah dorsal (punggung), pembuluh ventral (perut), serta anyaman pembuluh kapiler. Jantung pembuluh terdiri dari pembuluhpembuluh yang berukuran besar, yaitu pembuluh dorsal dan ventral yang mampu berkontraksi.
SISTEM PEREDARAN DARAH BURUNG.
Peredaran darah burung tersusun oleh jantung sebagai pusatperedaran darah, darah, dan pembuluh-pembuluh darah. Darah pada unggas tersusun oleh eritrosit berbentuk oval danberinti. Jantung unggas berbentuk kerucut dan terbungkus selaput perikardium. Jantung terdiri dari dua serambi yang berdinding tipis serta dua bilikyang dindingnya lebih tebal. Bagian kanan dan kiri jantung telah terpisah secara sempurnasehingga tidak ada percampuran antara darah kaya oksigen di bagiankiri dan darah miskin oksigen di bagian kanan Serambi dan bilik kanan berisi darah kotor yang banyak mengandung karbondioksida dan bilik kiri berisi darah bersih yang kaya oksigenPembuluh-pembuluh darah dibedakan atas arteri dan vena. Arteri yang keluar dari bilik kiri ada tiga buah, yaitu dua arterianonim dan sebuah aorta.
Sistem peredaran darah serangga.
Berbeda dengan cacing, sistem peredaran darah serangga tanpa melalui pembuluh darah. Maksudnya, peredaran darah pada serangga berupa sistem peredaran darah terbuka. Sebagai contoh, peredaran darah pada belalang. Alat peredaran darah belalang meliputi jantung dan pembuluh darah. Lihat Gambar 1. Belalang memiliki jantung yang berbentuk tabung panjang dengan bagian-bagian gelembung pembuluh darah. Letak jantung belalang berada pada punggung, tepatnya di dalam bagian homosoel yang memanjang. Bagian tersebut disebut sinus. Sedangkan pembuluh darah besar (aorta) meninggalkan jantung bagian depan, belakang, dan seringkali bagian bawahnya. Kemudian pembuluh darah tersebut menjadi cabang-cabang yang membawa hemolimfa ke berbagai organ dan jaringan-jaringan tubuh. Hemolimfa adalah cairan yang tersusun atas darah dan cairan interstisial.
GANGGUAN PADA PEREDARAN DARAH MANUSIA.
Sitem peredaran darah dapat mengalami gangguan yang menyebabkan terganggunya fungsi peredaran darah. Beberapa gangguan pada peredaran darah manusia antara lain sebagai berikut:
a, Hipertensi dan Hipotensi.
Hipertensi merupakan penyakit tekanan darah tinggi yang disebabkan penyempitan pembuluh darah.Sebaliknya hipotensi merupakan penyakit tekanan darah rendah yang salah satu penyebabnya adalah kekurangan gizi makanan.
Gambar bagian kiri : Pembuluh darah normal tanpa sumbatan plak/lemak. Gambar bagian kanan : Pembuluh darah yang ditutupi plak/lemak. Lemak dapat menempel di dinding pembuluh darah dan menghambat aliran darah sehingga kerja jantung menjadi berat dan meningkatkan tekanan darah.
b, Anemia. Anemia merupakan penyakit kekurangan sel darah merah.Anemia dapat disebabkan oleh pendarahan yang hebat sehingga banyak darah yang terbuang, kekurangan zat besi, dan kanker tulang yang mengakibatkan terganggunya pembentukan sel darah merah.Ciri-ciri penderita anemia yaitu cepat lelah, sering sakit kepala, dan wajah pucat.
Hipertensi, hipotensi, dan anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi sayuran, buah, makanan rendah lemak, dan menerapkan gaya hidup sehat.
c, Stroke. Stroke merupakan penyakit yang disebabkan pembuluh darah di otak pecah atau tersumbat sehingga otak tidak mendapat asupan oksigen dan nutrisi.Kondisi tersebut menyebabkan terganggunya fungsi sistem saraf tubuh.Akibatnya Salah satu sisi tubuh mengalami kelumpuhan dan terganggunya penglihatan dan pendengaran.Penyakit stroke dapat dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat, hipertensi, dan stress.
Hasil CT Scan atau rontgen otak untuk membantu menentukan penyebab stroke dan melihat lokasi serta seberapa luas jaringan otak yang rusak.Bagian otak yang rusak ditunjukkan warna merah.
d, Leukemia. Leukemia merupakan penyakit yang disebabkan oleh berlebihnya produksi sel darah putih.Hal ini mengakibatkan sel darah putih akan memakan sel darah merah.Dampaknya adalah tubuh akan kekurangan sel darah merah.Penderita leukemia harus rutin melakukan transfusi darah untuk menerima asupan sel darah merah.
Cara Memelihara Kesehatan Organ Peredaran Darah.
Organ peredaran darah didalam tubuh kita dapat dijaga kesehatannya dengan beberapa cara berikut : Beristirahat secara teratur. Berolahraga teratur untuk melancarkan aliran darah misalnya lari pagi dan bersepeda Membiasakan memakan makanan yang sehat.Makanan yang menyehatkan jantung adalah makanan yang bergizi seimbang dan rendah lemak.Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dapat mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.Usahakan selalu mengonsumsi sayur dan buah.
Berolahraga membantu melancarkan peredaran darah dan berdampak positif bagi kesehatan jantung.
Hujan Asam : Pengertian, Proses, Manfaat, dan Dampaknya.
Hujan merupakan salah satu fenomena alam yang ada di Bumi selain beragam fenomena alam yang menakjubkan lainnya di dunia. Sebagai salah satu fenomena alam yang ada di Bumi, hujan ini mempunyai banyak sekali jenis. Secara garis besar pembedaan jenis- jenis hujan ini didasarkan pada dua hal, yakni berdasarkan proses terjadinya dan berdasarkan bentuknya.
Jenis hujan apabila dilihat dari proses terjadinya maka dibagi menjadi hujan- hujan sebagai berikut:
Sementara itu jenis hujan apabila dilihat dari bentuknya maka dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
-Hujan es. -Hujan salju. -Hujan asam. -Hujan rintik- rintik, dll.
Itulah beberapa jenis hujan yang dapat kita ketahui bersama. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai satu jenis hujan yang telah disebutkan di atas. Jenis hujan yang akan kita bahas adalah Hujan Asam,
Pengertian Hujan Asam : Sebelum kita membicarakan lebih lanjut mengenai hujan asam, perlu kita ketahui terlebih dahulu mengenai pengertian hujan asam ini. Dari pengertian kemudian kita akan membahas lebih lanjut mengenai yang lainnya. Hujan asam sebagai salah satu jenis hujan apabila dilihat dari bentuknya. Hujan asam mempunyai pengertian sebagai segala bentuk hujan yang memiliki tingkat keasaman atau pH dibawah normal, yakni dibawah 5,6. Secara umum, hujan yang turun di wilayah Indonesia memiliki p-H normal sekitar 6. Dan hujan asam ini mempunyai kandungan pH di bawah kadar normal tersebut. Asamnya hujan ini dikarenakan adanya kandungan karbondioksida atau CO₂ yang larut dengan air hujan tersebut dan memiliki bentuk sebagai asam lemah.
Karakteristik Hujan Asam.
Seperti jenis hujan lainnya, hujan asam ini juga mempunyai karakteristik khusus yang akan menjadi ciri khasnya dan membedakannya dengan jenis hujan yang lainnya. Karakteristik atau ciri- ciri yang dimiliki oleh hujan asam ini hanya dapat kita temukan di hujan asam saja dan tidak di hujan yang lainnya. Beberapa ciri atau karakteristik yang dimiliki oleh hujan asam ini antara lain adalah sebagai berikut:
Memiliki pH dibawah kadar normal, yakni dibawah 5,7
Terjadi karena adanya peningkatan kadar asam nitrat dan sulfat yang ada di dalam polusi udara.
Awal terjadinya karena disebabkan oleh peningkatan emisi sulfur dioksida dan nitrogen oksida yang ada di atmosfer
Meningkatkan seseorang terserang gangguan jantung dan juga paru- paru
Membuat kulit menjadi gatal- gatal dan memerah
Beresiko menyebabkan pusing bagi orang yang memiliki kekabalan tubuh yang rendah.
Itulah beberapa ciri atau karakteristik yang dimiliki oleh hujan asam. Karakteristik yang disebutkan di atas hanyalah sedikit karena merupakan karakteristik yang dimiliki oleh hujan asam semata dan tidak dimiliki oleh hujan lain. Sedangkan karaktersitik yang lainnya, yakni yang meliputi warna dan juga rasa, hujan asam ini tidak ada bedanya dengan hujan yang lainnya. Sehingga kita akan mengetahui terjadinya hujan asam ini dari kandungan yang dimiliki oleh hujan asam tersebut dan juga dampak yang mugkin ditimbulkan dari hujan asam tersebut.
Penyebab Terjadinya Hujan Asam.
Setelah kita mengetahui karakteristik dari hujan asam, selanjutnya kita akan meneruskan tahap perkenalan pada hujan asam ini, yakni membahas mengenai penyebab terjadinya hujan asam. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa hujan secara umum disebabkan karena banyak hal. Dan hujan asam ini juga terjadinya disebabkan oleh beberapa hal atau beberapa sebab. Sebab- sebab yang mendatangkan terjadinya hujan asam adalah sebagai berikut:
Karbondioksida atau CO₂ dan karbon monoksida atau CO. Karbondioksida dan karbon monoksida ini merupakan suatu gas hasil proses pembakaran yang bertemu dengan uap air atau H₂O. kedua gas ini apabila bertemu akan membentuk asam karbonat atau H2CO3 yang termasuk ke dalam kategori asam lemah.
Hidrogen sulfida atau H2S, sukfur oksida atau SO2 yang bertemu dengan uap air atau H2O akan membentuk asam sulfat atau H2SO4 yang meurapakan kategori asam yang kuat. Itulah penyebab terjadinya hujan asam secara alami. Kemudian sebab- sebab tersebut dapat ditimbulkan oleh karena adanya beragam aktivitas manusia maupun fenomena alam. Beberapa aktivitas manusia dan juga fenomena alam yang dapat menimbulkan terjadinya hujan asam diantaranya adalah pembakaran BBF, letusan gunung berapi (baca: penyebab gunung berapi meletus), kebakaran hutan, peleburan logam, aktivitas pabrik, dan pembangkit listrik.
Selain fenomena alam maupun beragam aktivitas manusia yang dapat menimbulkan hujan asam, kita juga perlu mengetahui tenang apa saja gas- gas yang terlibat dalam proses terjadinya hujan asam ini. Beberapa gas yang terlihat dalam proses terjadinya hujan asam ini antara lain adalah:
Karbondioksida atau CO₂. Karbondioksida ini merupakan suatu gas hasil proses pembakaran. Hal- hal yang dapat menyebakan karbondioksida ini antara lain adalah pernafasan makhluk hidup, hasil pembakaran, polusi kendaraan bermotor (baca: penyebab polusi udara), dan lain sebagainya.
Karbon monoksida atau CO. Karbon monoksida ini juga merupakan satu gas yang diperoleh dari berbagai proses pembakaran. Seperti halnya karbondioksida, karbon monoksida ini juga dapat diproduksi melalui beberapa aktivitas sebagai berikut: pernafasan makhluk hidup, hasil pembakaran, polusi kendaraan bermotor, dan lain sebagainya
Uap air atau H2O. uap air juga merupakan elemen yang berperan dalam proses terjadinya hujan asam. Uap air ini dapat disebabkan karena adanya penguapan dari sumber- sumber air yang ada di Bumi ketika sedang dipanasi oleh sinar matahari.
Hidrogen sulfida atau H2S. Yakni suatu gas yang dapat timbul karena adanya pembakaran atau pemanasan belerang.
Sulfur dioksida, yakni gas yang dapat timbul karena adanya pembakaran belerang pula, seperti halnya hidrogen sulfida. Itulah beberapa gas yang terlibat dalam pembuatan atau terjadinya hujan asam. Ujan asam ini terjadi setelah beberapa gas tersebut akan menghasilkan hujan asam ketika sudah bertemu antara uap air, sebagai contoh karbondioksida dan karbondioksida dengan uap air, serta hidrogen sulfida dan sulfur dioksida dengan uap air.
Proses Terjadinya Hujan Asam. Seperti halnya hujan pada umumnya yang terbentuk karena melalui beberapa tahapan atau proses terjadinya hujan, hujan asam pun juga demikian. Tahapan- tahapan yang akan dilalui dalam proses terjadinya hujan asam ini setidaknya ada enam tahapan. Tahapan- tahapan tersebut akan disajikan secara urut dan disebut dengan kronologis. Berikut ini akan dipaparkan mengenai tahapan- tahapan terjadinya hujan asam ini secara urutan yakni:
Di Bumi terdapat beragam aktivitas baik aktivitas alam maupun aktivitas manusia yang menimbulkan berbagai macam gas penyebab hujan asam, seperti karbondioksida, karbonmonoksida, sulfur dioksida, dan hidrogen sulfur.
Kemudian di Bumi juga terjadi penguapan oleh berbagai macam sumber air yang disebabkan karena pemanasan sinar matahari dan menghasilkan uap air yang banyak.
Setelah itu uap air yang timbul dari pengembunan tersebut akan bertemu dengan gas- gas yang menyebabkan terjadinya hujan asam tersebut. Yakni karbondioksida dan karbonmonoksida dengan uap air, serta hidrogen sulfur dan sulfur oksida dengan uap air.
Adanya pertemuan uap air dengan karbondioksida atau karbon monoksida ini akan menghasilkan asam yang bersifat lemah. Hidrogen oksida dan sulfur dioksida ketika bertemu dengan uap air akan menghasilkan asam yang bersifat kuat.
Kemudian kandungan syang bertemu tersebut terbawa oleh angin menuju tempat yang jauh dari sumbernya dan semakin ke atas.
Ketika sudah sampai di atas, gas yag bercampur dengan uap air tersebut akan mengalami kejenuhan sehingga menjatuhkan kandungan airnya sebagai titik- titik air. Titik- titik air inilah yeng menjadi hujan. Hujan inilah yang yang dinamakan sebgai hujan asam.
Itulah kronologi atau tahapan proses terjadinya hujan asam. Tahapan- tahapan yang telah disebutkan di atas disajikan secara urut sehingga membentuk suatu kronologi. Untuk mengetaui lebih jelas dan lebih mendetail mengenai proses terjadinya hujan asam, disamping adalah visualisasi dari proses trejadinya hujan asam ini. Dalam gambar tersebut tampak asap yang diphasilkan sisa pembakan pabrik yang keluar dari cerobong asap menuju ke arah atas udara. Kemudian bercampur dengan uap air, yang pada akhirnya menghasikan hujan. Hujan ini turun di tempat yang jauh dari sumbernya karena telah terbawa oleh angin.
Sifat Hujan Asam.
Setelah kita mengetahui tentang proses terjadinya hujan asam, kita akan mengetahui fakta tentang hujan asam ini. Berikut ini adalah fakta mengenai hujan asam, yakni sebagai berikut:
Hujan asam merupakan sebuah hujan yang intensitas terjadinya meningkat ketika terjadi revolusi industri. Jenis industri yang paling banyak menimbulkan atau memicu terjadinya hujan asam adalah indistri yang melakukan pembakaran atau yang mempunyai cerobong asam dan menggunakannya sebagai cara untuk membuang asap sisa pembakaran.
Penggunaan cerobong asap memang bisa mengurangi polusi udara yang ada di permukaan Bumi (khususnya di bagian bawah), namun penggunaan cerobong asap ini justru akan menambah kontribusi pada penyebaran hujam asam sendiri.
Hujan asam ini biasanya terjadi di daerah yang lokasinya jauh dari sumber atau penyebab terjadinya hujan itu sendiri. Di wilayah Bumi, yang paling banyak mengalami hujan asam adaah di daerah gunung atau pegunungan. Hal ini karena daerah pegunungan mempunyai curah hujan yang lebih tinggi daripada daerah atau kawasan yang ada di sekitarnya.
Pengaruh dari hujan asam sendiri dapat kita lihat dari beberapa sudut atau beberapa hal, antara lain adalah menurunnya jumlah ikan yang berada di danau. Selain itu, efek yang terlihat pada tumbuhan hijau adalah rusaknya lapisan lilin yang ada di daun tumbuhan
Dari hujan asam pula kita juga dapat menemui beragam nutrisi akan hilang. Hal ini akan berakibat pada tumbuhan yang tidak akan tahan pada udara dingin dan juga tidak tahan terhadap serangan serangga dan juga jamur
Hujan asam juga akan membuat pertumbuhan akar pada tumbuhan menjadi lambat. Dan manusia dapat terganggu oleh berbagai macam penyakit karena adanya hujan asam ini.
Itulah beberapa informasi mengenai hujan asam ini. Informasi yang telah disebutkan di atas menjadi bagian dari sifat yang dimiliki oleh hujan asam ini.
Manfaat Hujan Asam
Sebagai salah satu jenis fenomena alam, hujan sangat dikenal sebagai fenomena alam yang mempunyai banyak sekali manfaat bagi alam dan juga makhluk hidup yang ada di dalamnya. Bukan hanya manusia, namun juga binatang dan tumbuh- tumbuhan.
Seperti halnya hujan pada umumnya, hujan asam pun juga mempunyai sisi positif. Sisi positif ini adalah sisi kemanfaatan dari hujan asam sendiri bagi alam sekitar atau alam semesta raya. Meskipun sebenarnya hujan asam lebih identik dengan sesuatu hal yang negatif, namun keberadaannya di Bumi ternyata juga membawa sedikit manfatat. Satu- satunya manfaat dari hujan asam yang banyak diketahui oleh banyak orang adalah hujan asam ini mampu melarutkan berbagai mineral yang sangat di butuhkan oleh binatang dan juga tumbuhan yang ada di Bumi. Kandungan asam yang tinggi inilah yang mampu melakukannya (melarutkan mineral di dalam tanah). Sementara hanya inilah manfaat dari hujan asam yang mampu dipecahkan. Selain manfaat tersebut, masih ada manfaat lain yang akan kita peroleh dari turunnya hujan asam ini.
Dampak Negatif Hujan Asam
Sesuatu selain mempunyai manfaat, terkadang juga mempunyai dampak atau kerugian. Hal ini seperti hukum alam, ada sisi positif dan ada sisi negatif. Demikian halnya dengan hujan asam ini. Sisi positif yang dimiliki oleh hujan asam adalah manfaatnya, dan sisi negatif adalah dampaknya. Seperti yang kita ketahui bersama dan dijelaskan di bagian awal bahwasannya hujan asam ini bisa membawa dampak yang bermacam- macam. Dampak- dampak tersebut apabila kita perhatikan banyak yang bersifat negatif. Agar mengetahui secara lebih lengkap dan lebih jelas mengenai dampak negatif dari hujan asam, berikut ini adalah dampak negatif daru hujan asam tersebut:
1. Menyebabkan jumlah ikan yang ada dilaut mengalami penurunan. 2. Merusak lapisan lilin yang ada di daun tumbuhan. 3. Hilangnya beragam nutrisi yang dimiliki oleh tumbuhan. 4. Pertumbuhan akar tanaman menjadi lambat. 5. Menyebabkan manusia mudah terkena beragam penyaki, dan penyakit kulit. 6. Membuat besi menjadi mudah berkarat.
itulah beberapa dampak negatif dari hujan asam yang dapat kita peroleh. Apabila dilihat dari jensi dampaknya, maka hujan asam ini sangat membahayakan. Oleh karena itulah kita sebagai manusai yang menghuni Bumi ini harusnya bisa menjaga agar hujan asam ini tidak jatu atau tidak terjadi di Bumi karena sangat berbahaya.
Cara Mencegah Terjadinya Hujan Asam.
Setelah membandingkan dampak positif dan juga dampak negatif dari hujan asam ini, ternyata dampak negatif jauh lebih banyak daripada dampak positifnya. Oleh karena itulah lebih baik hujan asam ini jangan dibiarkan untuk turun di wilayah negara kita. Hal ini akan menimbulkan banyak masalah. Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya hujan asam ini. beberapa cara untuk mencegah terjadinya hujan asam adalah sebagai berikut:
Menggunakan bahan bakar yang mengandung belerang yang rendah.
Mengaplikasikan prinsip reuse, recycle, dan reduce.
Upaya- upaya tersebut memanglah terlihat kecil, namun apabila dilakukan secara rutin upaya- upaya tersebut dapat mengurangi terjadinya hujan asam, sehingga kita lebih aman dan terbebas dari resiko terkena turunnya hujan asam yang dapat menyebabkan berbagai bahaya.
SD6 – IPA – Kondisi yang Mempengaruhi Perubahan pada Benda.
Perhatikan pagar besi yang ada di sekolah atau di sekitar rumahmu. Mengapa pagar besi itu dicat? Bagian rumah seperti pintu dan jendela yang terbuat dari kayu pun dicat atau dipelitur. Semua ini dilakukan agar benda-benda dapat tahan lama. Apa yang terjadi jika benda-benda itu terkena panas dan hujan yang terus-menerus dalam waktu yang lama? Bagaimana usaha untuk mencegah perubahan pada benda?
A. Penyebab Perubahan Benda dan Cara Mencegahnya.
Benda-benda di sekitar kita mengalami perubahan. Penyebab terjadinya perubahan adalah akibat kondisi-kondisi alam, misalnya pelapukan, perkaratan, dan pembusukan.
1. Pelapukan.
Pernahkah kamu melihat kursi kayu di taman? Apabila dibiarkan lama dan kehujanan, kayunya akan basah dan rapuh. Kayu kursi menjadi lapuk. Dinding rumah yang kurang semennya d an tempatnya lembap, sering terlihat berjamur dan mudah mengelupas. Cuaca panas dan hujan mengakibatkan bahan-bahan dari kayu dapat berubah.
Perubahan pada kayu dan dinding seperti itu disebut pelapukan. Kondisi benda lapuk kelihatan rapuh, lembap, dan berjamur. Pelapukan dapat pula terjadi pada benda-benda berikut ini. Coba cari penyebabnya dan tulis pada buku tulismu.
Tabel 5.1 Pelapukan dan penyebabnya.
Baju, lapuk bagian kerah, penyebab keringat dan jamur.
Jok kursi dari kain, lapuk bagian kain, karena cuaca dan kotoran.
Sepatu, lapuk bagian sol dan kulit, karena gesekan dengan tanah, cuaca dan waktu.
Tas kulit, lapuk bagian jahitan, benang menjadi lapuk karena cuaca.
Dari contoh-contoh di atas ben da yang mengalami pelapukan umumnya karena terkena air dan jamur pada waktu yang lama. Pelapukan pada benda dapat dicegah dengan berbagai cara. Benda-benda dari kayu dicat atau dipelitur. Benda-benda dari bahan kulit seperti sepatu dan tas dicat atau disimpan di tempat yang tidak lembap dan dalam keadaan kering. Pernahkah kamu menemukan baju atau benda dari kain di rumahmu yang sudah lapuk? Sebutkan penyebabnya.
2.Perkaratan.
Tampak Pagar besi berkarat. Amati pagar besi yang dicat d an bagian yang mengelupas catnya. Bagai– mana permukaannya? Bagian yang mengelup as catnya, berwarna cokelat dan permukaannya ber- lubang-lubang atau keropos. Perubahan pada besi ini disebut perkaratan. Perubahan ini juga dapat dilihat pada atap mobil yang catnya terkelup as. Peru bahan cu aca, seperti hujan dan panas mempercepat proses perkaratan. Untuk mengetahui benda-benda yang mengalami perkaratan, lakukan kegiatan berikut ini.
Benda yang terbuat dari besi mengalami perkataan karena ada permukaan benda yang berinteraksi langsung dengan udara. Komponen udara yang menyebabkan perkaratan adalah gas oksigen. Perkaratan lebih cepat berlangsung dengan adanya air.
Untuk mencegah perkaratan, benda-benda dari besi, seperti mobil, pagar, atap, dan rak piring dicat. Benda-benda dari besi yang tidak dicat, seperti pisau, parutan, dan panci setelah dicuci harus segera dilap sampai kering, agar tidak berkarat.
Perkaratan pada kemasan kaleng makanan, seperti kaleng mentega, kornet, buah-buahan kaleng, dan minuman sangat berbahaya. Bagian kaleng yang berkarat itu berlubang-lubang. Bahan makanan di dalam kaleng dapat mengalami perubahan karena udara dari luar bisa masuk. Benda-benda yang terbuat dari logam lain ada juga yang rusak jika berinteraksi dengan udara dan air. Peristiwa ini dikenal sebagai korosi pada logam, misalnya benda dari perak dan tembaga berubah jadi hitam.
3.Pembusukan Makanan.
Apakah makanan dapat membusuk? Bagaimana ciri-ciri makanan busuk? Untuk mengetahuinya lakukan kegiatan berikut ini.
Mengamati Pembusukan pada Buah-buahan Amati buah yang segar dan buah yang busuk, misaln ya tomat atau jeruk. Apa saja per- bedaannya? Tulis dalam tabel.
Warna buah segar cerah.
Bau buah segar harum dan segar.
Bentuk buah segar padat menarik.
Kekerasan buah segar keras.
Sedangkan Warna buah busuk kusam.
Bau buah busuk.
Bentuk tidak teratur penyuk.
Kekerasan , lembek.
Apa lagi yang biasa ditemukan pada buah-buahan yang busuk? Diskusikan apa saja yang menyebabkan buah-buahan busuk.
Pada buah yang busuk kadang-kadang tumbuh jamur, rasanya berubah, lembek, dan kadang-kadang ada ulat. Selain pada buah-buahan, pembusukan dapat pula terjadi pada sayuran, kue, telur, susu, dan nasi. Pembusukan pada susu dan nasi disebut basi, pada kue atau roti disebut berjamur. Untuk mengetahui penyebab pembusukan pada makanan, lakukan kegiatan berikut ini.
Penyebab pembusukan bergantung pada jenis makanan. Pembusukan pada makanan disebabkan oleh jamur atau bakteri yang disebut juga mikroba. Makanan ada yang sengaja dibuat membusuk, tetapi tidak membahayakan untuk dimakan. Contohnya, oncom, tempe, yoghurt. Oncom berasal dari kacang tanah yang diberi ragi. Ragi oncom termasuk bakteri pembusuk. Berasal dari apa tempe dan yoghurt?
Makanan , Keadaan Saat Busuk dan Penyebab Pembusukan :
Roti kondisi berjamur dan bau, disebabkan oleh jamur;
Nasi, berjamur dan bau, berbau, disebabkan jamur.
Susu, berbau, disebabkan bakteri.
Kue bolu, berjamur, berbau, disebabkan jamur.
Daging , berbau, disebabkan bakteri.
B. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perubahan pada Benda.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perubahan pada benda, yaitu suhu, kelembapan, waktu, dan kuman.
1. Suhu.
Suhu dingin ataupun panas dapat mempengaruhi perubahan pada benda.
a.Suhu dingin.
Mengapa daging, sayuran, dan buah-buahan biasanya disimpan di lemari es? Dalam keadaan suhu rendah, jamur atau bakteri tidak dapat bekerja dengan aktif sehingga menghambat proses pembusukan. Bolehkah menyimpan sayuran atau buah-buahan di bagian kulkas tempat menyimpan daging? Untuk mengetahuinya. Coba di rumah simpan sayuran dan buah, amati
setelah satu atau dua hari di tempat menyimpan daging? Bagaimana keadaan sayuran dan buah tersebut? Di dalam lemari es, bagian untuk membuat es suhunya sangat rendah sehingga tidak baik untuk menyimpan sayuran dan buah-buahan.
b. Suhu panas. Apa yang terjadi jika permen atau mentega disimpan di tempat yang panas? Makanan dan obat-obatan tidak baik disimpan pada suhu yang panas. Mengapa demikian?
Perubahan benda akibat suhu diterapkan juga dalam teknologi pemasangan rel kereta api, kaca jendela, dan kawat listrik. Mengapa sambungan rel kereta api dipasang agak renggang?
Rel yang terbuat dari baja akan memuai jika kena panas, untuk itu maka disediakan ruang pada sambungan antar rel. Jika tidak ada ruang, pada saat memuai akan saling mendorong sehingga rel akan melengkung.Dapatkah kereta api berjalan jika ada rel yang melengkung?
Coba amati kaca jen dela. Kaca selalu dibuat agak lebih kecil daripada bingkainya. Jika dipanaskan, kaca akan memuai. Ukurannya bisa lebih besar daripada bingkainya sehingga kaca bisa pecah. Selain itu, kalau bingkainya terbuat dari kayu bisa menyusut sehingga kaca dapat pecah. Mengapa kawat telepon atau kawat listrik sepanjang jalan raya dibuat agak kendor? Diskusikan jawabannya dengan teman-teman.
Benda yang dipanaskan dapat memuai . Benda-benda yang didinginkan selain menjadi pendek, juga menjadi tipis dan sempit. Hal ini disebut menyusut.
2.Kelembapan.
Di mana beras disimpan di rumahmu? Beras disimpan di tempat yang kering untuk menghindari udara lembap. Udara lembap mengandung uap air yang menyebabkan beras mengalami kerusakan. Jika kita amati dinding pada tempat yang lembap, biasanya tumbuh noda-noda hitam atau cokelat. Makin lembap, dinding makin cepat lapuk dan mengelupas. Benda-benda dari kulit apabila disimpan di tempat lembap akan mudah berjamur. Begitu juga pisau besi yang disimpan di tempat lembap akan cepat berkarat. Berdasarkan pengamatan ini, kelembapan dapat mempercepat pelapukan, pembusukan, juga perkaratan. Mengapa ikan asin sebelum disimpan dijemur dahulu?
3. Waktu. Jika kita amati, pada nasi yang sudah basi sering terlihat ada warna kuning. Warna kuning itu menunjukkan adanya jamur. Semakin lama dibiarkan, jamur pada nasi semakin banyak. Nasi lama-lama akan berair dan semakin bau.
Dengan bertambahnya waktu, pembusukan makanan makin bertambah. Demikian pula perkaratan dan pelapukan pada benda-benda. Makin lama karat akan makin banyak, benda-benda yang lapuk akan makin rapuh dan hancur.
4.Kuman. Makanan sebelum diolah umumnya dimasak dahulu pada suhu tertentu. Kuman akan mati pada suhu yang tinggi atau sangat rendah. Pemanasan yang sesuai pada saat mengolah makanan akan menghambat proses pembusukan. Begitu juga dengan pendinginan. Menghilangkan kuman pada makanan bisa juga dengan cara kimia, yaitu dengan memberikan ozon pada makanan terutama pada makanan kaleng atau kemasan. Jika tidak ada kuman, makanan akan tahan lama. Mengapa air minum harus dididihkan dahulu?
Bahan makanan, seperti daging, beras, telur juga makanan yang sudah dimasak, dan minuman merupakan keperluan utama untuk hidup. Oleh karena itu, harus disimpan dengan baik agar tidak mengalami pembusukan. Kalau sudah busuk makanan menjadi terbuang sia-sia. Padahal makanan tersebut sudah dibeli. Selain itu, masih banyak orang yang kekurangan makanan. Bagaimana caranya supaya makanan tahan lama?
Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan pada benda adalah suhu, kelembapan, waktu, dan kuman.
Benda dari logam sering dilapisi dengan nikel atau disebut juga vernikel. Besi yang divernikel akan tahan karat, karena udara luar (oksigen) yang menyebabkan perkaratan tidak dapat langsung mengenai besi. Benda-benda yang divernikel biasanya akan tampak mengkilat. Contohnya pada sendok dan garpu.
Rangkuman :
1.Penyebab perubahan pada benda, antara lain pelapukan, perkaratan, dan pembusukan makanan. 2.Pelapukan terjadi karena benda terkena air dan jamur pada waktu yang lama atau disimpan pada tempat lembap. 2. Perkaratan adalah perubahan pada benda yang terbuat dari besi akibat interaksi dengan udara (oksigen) dan air pada waktu yang lama. Kerusakan pada logam lain karena udara (oksigen) disebut korosi. 4.Pembusukan makanan disebabkan oleh jamur atau bakteri. 5.Jika dipanaskan, benda akan memuai. Jika didinginkan benda akan menyusut. 6.Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan pada benda, yaitu suhu, kelembapan, waktu, dan kuman.
Soal IPA Kelas 6 SD BAB Perkembangbiakan Makhluk Hidup dan Pembahasannya.
A. BERILAH TANDA SILANG (X) PADA HURUF A, B, C, ATAU D PADA JAWABAN YANG BENAR!
1. Proses yang disertai dengan pertambahan berat, besar, dan tinggi pada makhluk hidup disebut …. a. Berkembangbiak. b. Penggemukan. c. Pertumbuhan. d. Pertambahan.
2. Manusia bekembang biak dengan cara …. a. Beranak. b. Bertelur. c. Beranak dan bertelur. d. Bertunas.
3. Hewan yang bekembangbiakan dengan cara bertelur adalah …. a. Kera, bebek dan ayam. b. Ayam, hiu dan cicak. c. Bebek, angsa dan kelinci. d. Angsa, itik dan bebek.
4. Burung elang berkembang biak dengan cara bertelur. Berarti, burung merpati mengalami perkembangbiakan secara …. a. Vegetatif. b. Generatif. c. Membelah diri. d. Spora.
5. Perkembangbiakan secara bertelur dan beranak disebut juga dengan perkembangbiakan …. a. Ovipar. b. Vivipar. c. Ovovivipar. d. Spora.
6. Hewan yang berkembangbiak secara ovipar adalah …. a. Ayam, bebek dan angsa. b. Kambing, sapi dan kelinci. c. Kadal, hiu, dan ular. d. Ayam, hiu dan lumba-lumba.
7. Ciri yang dapat diamati pada ayam dan kucing yang akan kawin adalah …. a. Mengeluarkan tarian khusus. b. Membuat sarang. c. Berkejar-kejaran. d. Menari di hadapan betinanya.
8. Masa perubahan fisik anak saat remaja disebut juga dengan masa …. a. Dewasa. b. Kanak-kanak. c. Pubertas. d. Asmara.
9. Berikut adalah di antara perkembangan fisik pada anak laki-laki, kecuali …. a. Suara menjadi lebih besar. b. Sura menjadi lebih nyaring. c. Bahu menjadi lebih lebar sehingga dada membidang. d. Tumbuh jakun di leher.
10.Joko mengalami masa pubertas pada usia 13 tahun, Ani pada usia 12 tahun, sedangkan Reza pada usia 15 tahun. Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa …. a. Awal masa pubertas tidak sama. b. Awal masa pubertas sama. c. Masa pubertas hanya muncul pada laki-laki. d. Masa pubertas diawali ketika anak-anak.
11. Berikut adalah di antara perkembangan fisik pada anak laki-laki, kecuali …. a. Kulit menjadi semakin halus. b. Tumbuh rambut di ketiak dan pangkal paha. c. Tumbuhnya kumis, janggut, dan cambang. d. Organ reproduksi mulai menghasilkan sel telur, ditandai dengan datangnya haid atau menstruasi.
12.Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan hanya bisa terjadi pada tumbuhan yang memiliki …. a. Batang. b. Daun. c. Bunga. d. Akar.
13. Tumbuhan cocor bebek berkembang biak dengan …. a. Stek. b. Tunas daun. c. Okulasi. d. Umbi lapis.
14.Berikut adalah bagian-bagian yang terdapat pada bunga, kecuali …. a. Kepala sari. b. Kelopak bunga. c. Mahkota bunga. d. Putik.
15. Alat kelamin jantan pada bunga adalah …. a. Putik. b. Mahkota bunga. c. Benang sari. d. Benang mahkota.
16. Penyerbukan yang terjadi Jika serbuk sari yang jatuh di atas kepala putik berasal dari tanaman yang berbeda tetapi masih satu jenis dinamakan penyebukan …. a. Sendiri. b. Tetangga. c. Silang. d. Bartas.
17.Perkembangan vegetatif terdiri menjadi dua macam, yaitu …. a. Alami dan biologi. b. Biologi dan kimia. c. Alami dan buatan. d. Buatan dan fisika.
18. Hewan berikut ini yang dapat membantu penyerbukan pada tumbuhan adalah …. a. Gajah b. Lebah c. Ayam d. Jangkrik
19. Ovarium pada tubuh wanita melepaskan sel telur dengan jangka waktu … a. Satu hari sekali b. Seminggu sekali c. Sebulan sekali d. Setahun sekali
20. Sel kelamin jantan yang dihasilkan organ reproduksi laki-laki adalah …. a. Sperma b. Ovum c. Ovarium d. Sel telur
21. Perkembangbiakan tumbuhan dengan cara menimbun bagian cabang yang tumbuh memanjang dalam permukaan tanah dinamakan …. a. Stek b. Okulasi c. Mengenten d. Merunduk
22. Berikut adalah perkembangbiakan vegetatif secara alami …. a. Tunas, tunas daun, umbi lapis, umbi batang, umbi akar, akar tinggal dan geragih b. Tunas, tunas batang, umbi lapis, umbi batang, umbi tanah, akar tinggal dan geragih c. Tunas, tunas akar, umbi lapis, umbi batang, umbi akar, okulasi, tinggal dan geragih d. Stek, tunas daun, umbi lapis, umbi batang, umbi akar, akar tinggal dan geragih
23. Berikut adalah tumbuhan yang berkembang biak secara tunas …. a. Pisang dan mangga b. Pisang dan bambu c. Bambu dan mahoni d. Pisang dan padi
24. Jamur, tumbuhan paku dan lumut adalah contoh tumbuhan yang tidak berbiji. Tumbuhan tersebut berkembang biak dengan cara …. a. Membelah diri b. Stek c. Okulasi d. Spora
25. Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan cara umbi lapis adalah …. a. Bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay b. Tebu, bambu, dan pisang c. Jambu, mangga dan rambutan
d. Bawang merah, kentang dan bawang putih
B. JAWABLAH PERTANYAAN-PERTANYAAN BERIKUT DENGAN BENAR !
1. Perkembangbiakan pada tumbuhan berbiji dapat terjadi dengan ada dua cara, yaitu …. 2. Peristiwa jatuhnya serbuk sari di atas kepala putik disebut …. 3. Alat kelamin betina pada bunga adalah …. 4. Perkembangbiakan hewan secara bertelur dinamakan …. 5. Kadal, ular dan hiu adalah hewan yang berkembang biak dengan cara …. 6. Tanaman tebu dapat berkembang biak dengan cara …. dan …. 7. Mencangkok, merunduk dan menyetek adalah contojh perkembangbiakan tumbuhan secara …. 8. Amoeba dan Paramaecium adalah hewan tak bertulang belakang yang berkembang biak dengan cara …. 9. Perkembangbiakan tumbuhan secara tidak kawin disebut …. 10. Hewan yang mengalami perkembangbiakan dengan tunas contohnya ….
C. JAWABLAH PERTANYAAN-PERTANYAAN BERIKUT DENGAN BENAR !
1. Sebutkan perkembangan fisik yang pada anak laki-laki! Jawab : ……………………………………………………………………………………………………………………………..
2. Sebutkan perkembangan fisik yang pada anak perempuan! Jawab : ……………………………………………………………………………………………………………………………..
3. Sebutkan bagian-bagian yang terdapat pada bunga ! Jawab : ……………………………………………………………………………………………………………………………..
4. Berikan contoh hewan yang berkembangbiak dengan cara beranak, bertelur dan beranak bertelur! masing-masing 3! Jawab : ……………………………………………………………………………………………………………………………..
5. Berikan contoh perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif alamai dan buatan ! Jawab : ……………………………………………………………………………………………………………………………..
Jika ingin mendownload soal ini, berikut linknya : -> Download Soal IPA Kelas 6 SD BAB Perkembangbiakan Makhluk Hidup Dilengkapi Kunci Jawaban
Jika ingin mengerjakan soal pilihan gandanya secara online dengan langsung ternilai secara online, silahkan dicoba : – > Soal Oline IPA Kelas 6 SD BAB 2 Perkembangbiakan Makhluk Hidup – Langsung Ada Nilainya
KUNCI JAWABAN SOAL ULANGAN HARIAN IPA KELAS 6 SD BAB PERKEMBANGBIAKAN MAKHLUK HIDUP
A. JAWABAN : 1. c. Pertumbuhan 2. a. Beranak 3. d. Angsa, itik dan bebek 4. b. Generatif 5. c. Ovovivipar 6. a. Ayam, bebek dan angsa 7. c. Berkejar-kejaran 8. c. Pubertas 9. c. Sura menjadi lebih nyaring 10. a. Awal masa pubertas tidak sama 11. d. Organ reproduksi mulai menghasilkan sel telur 12. c. Bunga 13. b. Tunas daun 14. a. Kepala sari 15. c. Benang sari 16. c. Silang 17. c. Alami dan buatan 18. b. Lebah 19. c. Sebulan sekali 20. a. Sperma 21. d. Merunduk 22. a. Tunas, tunas daun, umbi lapis, umbi batang, umbi akar, akar tinggal dan geragih 23. b. Pisang dan bambu 24. d. Spora 25. a. Bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay
B. JAWABAN : 1. Secara kawin (Generatif) dan tidak kawin (Vegetatif) 2. Penyerbukan 3. Putik 4. Ovipar 5. Bertelur dan beranak (Ovovivipar) 6. Stek dan Tunas 7. Vegetatif buatan 8. Membelah diri 9. Perkembangbiakan vegetatif 10. Hydra
SD Kelas 6 – IPA – Hubungan Antara Suhu, Sifat Hantaran, dan Kegunaan Benda.
Pernahkah kamu membantu ibumu memasak di dapur? Apa saja peralatan masak yang kamu kenal? Terbuat dari bahan apakah alat-alat tersebut? Peralatan masak banyak yang terbuat dari logam. Bahan ini bersifat menghantarkan panas atau konduktor. Pada beberapa alat masak terdapat pegangan dari kayu. Misalnya, bagian kayu pada wajan dibuat agar panas dari api tidak terasa. Bagian kayu ini tidak menghantarkan panas atau isolator.
Bagaimanakah dengan benda-benda lain yang ada di sekitarmu, apakah termasuk konduktor atau isolator?
A. Benda-Benda yang Menghantar dan Tidak Menghantar Panas.
Benda-benda ada yang bersifat penghantar panas atau konduktor dan bukan penghantar panas atau isolator. Umumnya penghantar panas adalah benda padat. Untuk menentukan benda-benda yang merupakan konduktor atau isolator panas dapat dilakukan dengan kegiatan berikut ini.
Menurutmu benda-benda dari bahan apa yang bersifat konduktor panas? Dan benda dari bahan apa yang bukan konduktor panas?
Umumnya benda yang dibuat dari logam merupakan penghantar panas yang baik atau konduktor panas yang baik. Bahan bukan logam, misalnya kayu, plastik, karet, dan kertas adalah bukan konduktor panas atau disebut isolator panas.
Bagaimana dengan bahan-bahan yang terbuat dari kaca apakah bersifat konduktor atau isolator?
Bahan logam bersifat konduktor ( penghantar) panas, sedangkan bahan padat bukan logam pada umumnya bukan konduktor (bukan penghantar) panas.
B. Penggunaan Benda yang Bersifat Konduktor dan Isolator Panas.
Perhatikan benda-benda yang ada di rumahmu. Di mana yang pa- ling banyak terdapat benda-benda bersifat konduktor panas?
Coba tuliskan nama benda beserta bahan dan kegunaannya dalam tabel seperti berikut ini.
Bagaimana cara memegang bahan tersebut agar tangan kita tidak merasa panas?
Biasanya di dapur tersedia kain tebal untuk memegang alat-alat tersebut. Bentuknya dibuat macam-macam.
Adakah alat-alat yang dilengkapi bahan isolator sehingga dapat dipegang pada keadaan panas? Untuk mengamatinya lakukan kegiatan berikut.
Menyelidiki Suatu Benda yang Memiliki Bahan Konduktor dan Isolator Panas
Lakukan kegiatan ini di rumah dibantu kakak atau ibumu. Sediakan setrika dan panci atau wajan.
1.Nyalakan setrika, dengan hati-hati selama 3 menit.
2.Panaskan wajan di atas kompor yang menyala 3 menit.
3.Tunjukkan bagian-bagian yang panas dan yang tidak panas. Terbuat dari apa bagian-bagian tersebut? Catat hasil pengamatan dalam tabel seperti berikut ini.
1.Sumber energi apa yang digunakan untuk memanaskan benda- benda tersebut?
2.Apa kegunaan bagian benda yang memiliki bahan konduktor dan isolator pada masing-masing benda?
3.Bolehkah kamu bermain-main di dekat setrika yang sedang dipanaskan? Mengapa?
Bahan-bahan untuk alat yang bersifat konduktor umumnya terbuat dari logam. Bahan isolator yang digunakan misalnya plastik, kayu, atau keramik. Plastik yang digunakan harus bersifat tahan panas. Plastik digunakan karena ringan, warnanya macam-macam, dan cukup kuat.
Benda yang bersifat konduktor dan isolator panas banyak digunakan pada alat-alat rumah tangga.
Keramik mempunyai sifat tahan panas dan listrik sehingga cocok digunakan sebagai isolator alat-alat mesin yang sering panas. Pesawat ulang alik menggunakan lapisan keramik yang membuat para astronot tidak kepanasan saat berada di dalam pesawat tersebut.
Rangkuman!
1.Benda-benda yang dapat menghantarkan panas disebut konduktor panas.
2.Benda-benda yang tidak dapat menghantarkan panas disebut isola- tor panas.
3.Bahan yang dapat menghantarkan panas, contohnya logam dan kaca.
4.Bahan yang tidak dapat menghantarkan panas, contohnya kayu, kain, karet, dan kertas.
5.Kegunaan benda yang bersifat meng hantarkan panas at u konduktor, yaitu untuk memanaskan, memasak, dan menyetrika.
6.Untuk memudahkan pemakaian, ben d a-ben d a yang bersifat konduktor diberi bahan isolator.
SD Kelas 6 – IPA – Bab 4 – Pelestarian Makhluk Hidup.
Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat kaya. Tumbuhan dan hewannya sangat banyak macamnya karena Indonesia terdiri atas pulau-pulau yang masing-masing memiliki ciri khas. Hal ini merupakan suatu kebanggaan. Kita perlu bersyukur atas segala limpahan dari Tuhan Yang Maha Esa kepada negara tercinta Indonesia ini. Apakah Indonesia sekarang masih memiliki tumbuhan dan hewan yang banyak? Jika jumlah manusia terus bertambah, kebutuhan hidup manusia pun bertambah.
Pada bab 3 banyak kegiatan manusia yang merugikan, mengapa? Dengan bertambahnya jumlah manusia, maka hewan dan tumbuhan menjadi berkurang karena banyak yang dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hewan dan tumbuhan apa yang mulai langka? Mengapa makhluk hidup harus dilestarikan? Sekarang kita akan membahas bagaimana melestarikan hewan dan tumbuhan agar tidak punah.
A – Hewan dan Tumbuhan yang Langka.
Hewan dan tumbuhan merupakan kebutuhan pokok manusia, artinya tanpa tumbuhan dan hewan manusia tidak dapat hidup. Mengapa manusia sangat bergantung pada tumbuhan dan hewan? Coba kamu lakukan kegiatan berikut ini!
Pemanfaatan Hewan dan Tumbuhan bagi Manusia.
Manusia di bumi pasti membutuhkan hewan dan tumbuhan untuk kebutuhan sehari-hari. Bayangkan tidak ada hewan dan tumbuhan? Kita pasti kelaparan. Jadi hewan dan tumbuhan itu sangat penting bagi manusia.
1. Bagian tubuh hewan yang dimanfaatkan oleh manusia dan cara mengatasinya Tanduk, kulit, rambut, bulu, sirip, cula, gading, hati adalah salah satu bagian hewan yang dimanfaatkan oleh manusia. a. Tanduk. Tanduk digunakan manusia sebagai hiasan. Contoh hewan yang dimafaatkan tanduknya sebagai hiasan adalah rusa. Cara mengatasinyaadalah membuat replica tanduk. b. Kulit. Kulit dimanfaatkan manusia untuk membuat jaket, sepatu, sabuk, dll. Contoh hewan yang dimanfaatkan kulitnyqa adalah ular, harimau, baya, rusa, dll. Cara mengatasinya adalah mengatasinya adalah membuat bahan sintetis sebagai pengganti kulit. c. Rambut. Rambut dimanfaatkan manusia untuk membuat jaket. Contoh hewan yang diambil rambutnya untuk membuat jaket adalah domba. Cara mengatasinya adalah mengunakan bahan sintetis. d. Bulu. Bulu dapat dimanfaatkan untuk membuat topi, hiasan, aplikasi baju, kemoceng, dll. Contoh hewan yang dimanfaatkan bulunya adalah bulu ayam, bulu cendrawasih, dan bulu merak. Cara mengatasinya adalah dengan menggunakan bulu sintetis. e. Sirip. Sirip dimanfaatkan untuk membuat makanan. Contoh hewan yang di ambil siripnya sebagai bahan makanan adalah sirip hiu dan sirip ikan kecil. Cara mengatasinya adalah mengganti sirip dengan memakan makanan lain. f. Cula. Cula dimanfaatkan untuk membuat obat (walaupun belum teruji kebenaranya). Contoh hewan yang diambil culanya adalah badak. Cara mengatasinya adalah mengganti cula dengan bahan tumbuhan atau bahan kimia. g. Gading. Gading dapat dimanfaatkan untuk membuat hiasan rumah. Contoh hewan yang memiliki gading adalah gajah. Cara mengatasinya adalah membuat replica gading. h. Hati. Hati dimanfaatkan untuk membuat minyak. Contoh hewan yang dapat diambil hatinya adalah ikan paus dan rusa. Cara mengatasinya adalah mengganti hati dengan tumbuhan kayu putih.
2. Bagan tumbuhan yang dimanfaatkaan oleh manusia. Bagian tumbuhan yang sering dimanfaatkan oleh manusia adalah kayu, daun, buah, biji,bunga, dan akar. Tumbuhan yang sering diambil manfaatnya, maka tumbuhan tersebut akan di tebangi terus-menerus, dan akan mengakibatkan kepunahan tumbuhan. Jika tumbuhan punah habitat hewanpun ikut punah, maka hewan-hewan yang tadinya berada di pohon maka akan berpindah ke permukiman penduduk. Berikut ini tumbuhan yang diambul manfaatnya: a. Kayu. Kayu dimanfaat kan untuk bahan bangunan. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan kayunya untuk membuat bahan bangunan adalah tumbuhan jati, mahoni, kelapa, dll. b. Daun. Daun bisa untuk membuat atap rumah, pembungkus makanan, bahan makanan, dll. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan daunya adalah daun singkong, bayam, pisang, kelapa, dll. c. Buah. Buah dimanfaatkan untuk bahan makanan dan obat-obatan. Contoh tumbuhan yang dimnfaatkan daunya adalah mentimun, jambu, durian, dll. d. Biji. Biji bisa untuk dijadikan bahan makanan. Contoh tumbuhan yang diambil bijinya untuk bahan makanan adalah jagung, kacang tanah, padi, kedelai, dll. e. Bunga. Bunga dimanfaatkan untuk dijadikan bahan makanan dan obat-obatan. Comtoh bunga yang bisa dimanfaatkan untuk membuat bahan makanan dan obat-obatan adalah melati, kubis, turi, dll. f. Akar. Akar dimanfaatka manusia untuk obat-obatan dan pewarna alami. Contohnya, akar alang-alang dan akar tinggal.
Alam ini beserta isinya merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Atas kekuasaan Tuhan, tumbuhan dan hewan memiliki kemampuan berkembang biak atau bereproduksi sehingga menghasilkan keturunan dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, tumbuhan dan hewan akan selalu ada. Mengapa sekarang beberapa tumbuhan dan hewan sudah mulai langka? Coba kamu lakukan kegiatan berikut ini.
Daftar Tumbuhan Langka di Indonesia : – Bunga Bangkai. – Rafflesia Arnoldii. – Cendana. – Damar. – Kantong Semar. – Ulin. – Anggrek Tebu. – Tengkawang.
Daftar Hewan Langka di Indonesia : – Orang Utan Sumatera dan Kalimantan. – Harimau Sumatera. – Komodo. – Burung Jalak Bali. – Badak Jawa dan Sumatera. – Gajah Sumatera. – Kanguru Pohon Wondiwoi. – Anoa.
Negara Indonesia memiliki wilayah yang luas, mulai dari bagian timur sampai bagian barat. Hal ini menyebabkan tumbuhan dan hewan sangat banyak dan beragam macamnya. Namun, jumlah penduduk In- donesia terus meningkat. Bencana alam yang menimpa negara kita juga terus-menerus terjadi sehingga beberapa jenis hewan dan tumbuhan sudah mulai langka, di antaranya dapat kamu lihat pada uraian berikut ini.
1.Hewan Langka. Hewan yang mulai langka keberadaannya di tanah air kita ini, antara lain sebagai berikut. a. Harimau Sumatra, Sudah mulai mulai langka. Namun, hewan ini masih tetap diburu secara liar. b. Buaya Sinyulong, semakin langka akibat kebakaran dan pembukaan lahan di habitat- nya yang berupa hutan rawa. Hewan ini terdapat di Pulau Sumatra. c. Jalak Bali, terancam punah karena pembukaan h u ta n u ntu k pem bang u nan yang pesat. Hewan ini terdapat di Pulau Bali. d. Macan tutul Jawa, terancam punah karena pembukaan hutan untuk pembangunan yang pesat. Hewan ini terdapat di Pulau Jawa. e.Bekatan kahau, jelutung, dan orangutan terancam punah karena pembukaan hutan untuk lahan perkebunan sering dilakukan dengan membakar hutan. Hewan ini terdapat di Pulau Kalimantan. f.Anoa, Burung Rangkong, Krabuku kecil, dan Maleo Senkawor. Hewan-hewan ini terancam punah, antara lain karena perburuan liar juga karena pengrusakan hutan. Hewan-hewan ini terdapat di Pulau Sulawesi. g.Terumbu karang banyak mengandung ikan dan hewan laut lainnya yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Penangkapan ikan dengan menggunakan zat kimia dan bom menyebabkan rusaknya terumbu karang. Terumbu karang ini banyak terdapat di Nusa h. Kasturi kepala hitam, semakin menyusut akibat penangkapan dan perdagangan liar. Hewan ini terdapat di Papua.
Apa yang terjadi jika hewan-hewan tersebut punah? Masih banyak hewan-hewan lainnya yang langka karena hampir punah di Indonesia. Cobalah cari informasi sebanyak-banyaknya tentang hewan langka dari berbagai buku, koran, televisi, radio, internet, atau majalah dan media lainnya.
2. Tumbuhan Langka. Beberapa jenis tumbuhan di Indonesia mulai langka keberadaannya. Adapun tumbuhan yang sudah mulai langka tersebut, di antaranya sebagai berikut. a. Bunga Rafflesia, ini merupakan bunga terbesar di dunia. Tumbuhan ini berasal dari Pulau Sumatra. b. Kayu manis, rotan, dan hutan bakau atau mangrove, merupakan tumbuhan langka yang terdapat di Pulau Jawa dan Pulau Bali. c. Anggrek hitam, Meranti, Damar, dan Ulin adalah beberapa contoh tumbuhan yang terdapat di Kalimantan. d. Pohon kosambi untuk penghasil min yak gosok terdapat di Makasar, pohon penghasil minyak kayu putih dan hutan mangrove di Nusa Tenggara dan Maluku.
Apa yang terjadi jika tumbuh-tumbuhan tersebut punah? Masih banyak tumbuhan lainnya yang langka, cobalah cari informasi dari buku, televisi, radio, majalah, koran, atau media lainnya. Apakah kamu masih memerlukan hewan dan tumbuhan? Bagaimana caranya agar hewan dan tumbuhan yang ada di bumi ini tidak punah atau tetap lestari?
B. Pentingnya Pelestarian Makhluk Hidup.
Setelah kamu mempelajari beberapa jenis hewan dan tumbuhan yang hampir punah, bagaimana menjaga kelestarian tumbuhan maupun hewan langka tersebut? Betapa pentingnya kita menjaga kelestarian makhluk hidup, karena sangat bermanfaat untuk kelangsungan generasi sekarang dan yang akan datang. Coba kamu bayangkan jika suatu jenis hewan atau tumbuhan langka punah, apa yang terjadi?
Beberapa usaha pelestarian telah dilakukan oleh pemerintah dengan cara mengembangbiakkan hewan dan tumbuhan langka di tempat-tempat penangkaran, membuat undang-undang perburuan dan undang-undang penebangan pohon, serta yang lainnya. Upaya pemerintah menjaga kelestarian tumbuhan dan hewan langka adalah dengan mengadakan perlindungan hutan. Perlindungan hutan antara lain pengamanan hutan, pengamanan tumbu han, d an hew an liar. Perlin du ngan h utan ini merupakan usaha untuk: a.mencegah dan membatasi kerusakan hutan, yang disebabkan oleh perbuatan manusia; b.mempertahankan dan menjaga hak-hak negara, masyarakat, dan perseorangan atas hutan, kawasan hutan, hasil hutan, serta bagian- bagian yang berkaitan dengan pengelolaan hutan. Untuk melaksanakan upaya perlindungan hutan tersebut, maka dibangunlah kawasan hutan konservasi. Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok sebagai tempat pengawetan keanekaragaman tumbu han dan hewan serta ekosistemnya. Hutan konservasi ini terdiri dari kawasan hutan suakaalam dan kawasan hutan pelestarian alam. Apakah hutan suaka alam itu?
1.Hutan Suaka Alam. Apakah kamu pernah mendengar tentang hutan suaka alam? Hutan Suaka Alam adalah hutan yang mempunyai fungsi sebagai pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan hewan serta ekosistemnya, dan sebagai wilayah penyangga kehidupan. Penyangga kehidupan artinya harus mampu memenuhi kebutuhan makhluk yang hidup di dalamnya. Kawasan suaka alam dibagi menjadi dua wilayah, yaitu: a.Cagar Alam , mempunyai ciri berupa tumbuhan, hewan, dan ekosistem tertentu yang perlu dilindungi untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan kebudayaan, yang berlangsung secara alami. Beberapa contoh Cagar Alam yang ada di Indonesia dapat kamu lihat pada tabel berikut ini.
Cagar alam yang ada di di Indonesia :
Nama Cagar Alam dan Tempatnya. 1. Cagar Alam Pulau Besar berada di Sumatra. 2. Cagar Alam Krakatau berada di Sumatra. 3. Cagar Alam Rimbo Panti berada di Sumatra. 4. Cagar Alam Kendawanganberada di Kalimantan Barat. 5. Cagar Alam Muara Kamanberada di Kalimantan Selatan. 6. Cagar Alam Teluk Apar,berada di Teluk Adang Kalimantan Timur. 7. Komplek Marisa berada di Sulawesi. 8. Morowalo berada di Sulawesi. 9. Danau Ira Lalaro berada di Nusa Tenggara. 10. Rawa Mangrove Maubesi berada di Nusa Tenggara.
b.Suaka Margasatwa,
mempunyai ciri khas berupa keragaman dan atau keunikan jenis hewan bagi ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Untuk kelangsungan hidupnya, dilakukan pembinaan terhadap habitatnya. Beberapa contoh suaka margasatwa di Indonesia dapat kamu lihat pada tabel berikut ini. Tabel 4.2 Suaka Margasatwa di Indonesia.
Nama Suaka Margasatwa dan Lokasinya. – Suaka Margasatwa Terusan Dalam, Sumatera. – Suaka Margasatwa Padang Sugihan, Sumatera. – Suaka Margasatwa Karang Galing Langkat Timur Laut, Sumatera. – Suaka Margasatwa Pleihari, Kalimantan. – Suaka Margasatwa D.Sentarum, Kalimantan. – Suaka Margasatwa Tanjung Batikolo, Sulawesi. – Suaka Margasatwa Lambake, Sulawesi. – Suaka Margasatwa Tanjung Peropa, Sulawesi. – Suaka Margasatwa Pulau Panjang, Nusa Tenggara. – Suaka Margasatwa Hutan Selalu Legini, Nusa Tenggara.
2. Hutan Pelestarian Alam.
Apakah di daerahmu ada hutan? Termasuk jenis hutan apa? Hutan Pelestarian Alam merupakan hutan dengan ciri khas tertentu, fungsi utamanya untuk perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan hewan, serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Hutan ini terbagi atas 3 wilayah, yaitu taman nasional taman hutan raya, dan taman wisata alam.
a.Taman Nasional merupakan kawasan pelestarian alam yang dikelola dengan sistem wilayah. Sistem wilayah ini terdiri atas wilayah inti dan wilayah lain yang dimanfaatkan untuk tujuan ilmu pengetahuan, pariwisata, rekreasi, dan pendidikan. Contoh taman nasional yaitu taman nasional Gunung Gede Pangrango di Pulau Jawa dan Taman Nasional Kerinci Seblat di Sumatra.
Nama Taman Nasional, dan Lokasi Tempat : 1. Taman Nasional Way Kambas, Sumatra. 2. Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa. 3. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa. 4. Taman Nasional Bali, Bali. 5. Taman Nasional Kutai, Kalimantan. 6. Taman Nasional Buken, Sulawesi. 7. Taman Nasional Kelimutu, Nusa Tenggara. 8. Taman Nasional Manusela, Maluku. 9. Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Papua.
b.Taman Hutan Raya adala hkawasan pelestarian alam, terutama dimanfaatkan untuk koleksi tumbuhan atau hewan; baik alami atau buatan, jenis asli atau bukan asli. Taman hutannya dibuat untuk tujuan ilmu pengetahuan, pendidikan dan pelatihan, budaya, pariwisata, dan rekreasi. Contoh taman hutan raya, yaitu Kebun Raya Bogor di Jawa Barat.
c.Taman Wisata Alam adalah hutan wisata yang memiliki keindahan alam, baik keindahan tumbuhan, hewan, maupun keindahan alam yang mempunyai corak khas untuk dimanfaatkan bagi kepentingan rekreasi dan kebudayaan. Contoh taman wisata alam, antara lain Pulau Kembang di Kalimantan, Danau Towuti, Danau Matano dan Mahalono di Sulawesi, Danau Lebu, dan Pulau Menipo di Nusa Tenggara.
Pemerintah juga menetapkan taman laut, sebagai wilayah lautan yang mempunyai ciri khas berupa keindahan dan keunikan. Taman laut khusus digunakan sebagai kawasan laut untuk dibina dan dipelihara guna perlindungan ekosistem laut, rekreasi, pariwisata, pendidikan, dan kebudayaan. Contohnya Taman Nasional Laut Bunaken, Taman Wisata Laut di Sulawesi, Taman Wisata Laut Teluk Kupang, dan Taman Wisata Laut Teluk Maumere di Nusa Tenggara.
Seperti kamu ketahui makhluk hidup terdiri atas manusia, hewan, dan tumbuhan. Semua kebutuhan hidup manusia berasal dari hewan dan tumbuhan. Begitu pula hewan memerlukan tumbuhan dan hewan itu sendiri, juga tumbuhan memerlukan hewan dan tumbuhan itu sendiri. Oleh karena itu, kelestarian makhluk hidup harus kita jaga.
Taman Nasional Ujung Kulon.
Dikenal sebagai rumah himpunan badak Jawa yang masih ada, keindahan flora Ujung Kulon menarik karena penutupan kembali oleh led akan Krakata u yang mengirim gelombang laut yang menghancurkan semenanjung. Hutan dataran rendah ditumbuhi banyak rotan dan palem,
Badak dan terdapat daerah hutan pinggir pantai dan bakau yang sangat indah. Yang lebih menarik adalah empat pulau kelompok Krakatau: tiga pulau merupakan sisa gunung api asli, sementara keempat anak Krakatau muncul 45 tahun setelah meletus dan menyediakan laboratorium alam yang menarik kepa d a para ahli botani u ntuk mempelajari pola perpindahan pulau baru itu.
Rangkuman !
1. Makhluk hidup terdiri atas manusia, hewan, dan tumbuhan.
2. Hewan dan tumbuhan merupakan kebutuhan pokok manusia.
3. Hewan yang mulai langka keberadaannya di tanah air Indonesia ini, antara lain harimau Sumatra, hmacam tutul Jawa, jalak Bali, buaya Sinyulong, orang utan, bekatan, anoa, maleo, dan terumbu karang.
4. Tumbuhan di Indonesia yang mulai langka, misalnya bunga Raffle- sia, kayu manis, rotan, mangrove, anggrek hitam, pohon kosambi, meranti, dan damar.
5. Makhluk hidup harus dijaga kelestariannya supaya tidak punah.
6. Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempu nyai fu ngsi pokok sebagai tempat penga wetan keanekaragaman tumbuhan dan hewan serta ekosistemnya.
7. Hutan konservasi terdiri atas kawasan hutan suka alam dan kawasan hutan pelestarian alam.
8. Kawasan suaka alam dibagi menjadi dua wilayah, yaitu cagar alam dan suka margasatwa.
9. Kawasan pelestarian alam dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu taman nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam.
SD Kelas 6 – IPA – Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Ekosistem.
Pernahkah kamu memperhatikan makhluk hidup yang ada di hutan? Kamu dapat menemukan berbagai jenis hewan dan tumbuhan di sana. Hewan dan tumbuhan yang berbeda jenis dapat hidup bersama di hutan. Makhluk hidup yang hidup bersama dalam lingkungan yang sama beserta lingkungannya disebut ekosistem. Apa yang akan terjadi jika salah satu jenis dalam ekosistem itu musnah? Apa saja yang mempengaruhinya?
Hutan merupakan salah satu sumber kehidupan bagi mahluk hidup. selain sebagai sumber air tanah dan penghasil oksigen, hutan juga berfungsi untuk menyerap karbon dioksia. Hutan sebagai paru-paru dunia.
A Kegiatan Manusia yang Mempengaruhi Keseimbangan Alam (Ekosistem).
Indonesia memiliki kekayaan alam dari daratan dan lautan. Contoh kekayaan alam dari daratan, misalnya hutan, sawah, ladang, sedangkan dari perairan misalnya kolam, sungai, daratan, dan lautan. Semua kebutuhan manusia, hewan, dan tumbuhan berasal dari kekayaan alam tersebut. Oleh karena itu, tidak ada makhluk hidup yang dapat hidup sendiri. Antara tumbuhan dan hewan yang hidup di hutan terjadi h ubu ngan saling ketergantu ngan membentuk ekosistem. Man usia memanfaatkan hasil hutan, misalnya kayu dan rotan. Apakah kegiatan manusia tersebut akan mempengaruhi ekosistem?
Keseimbangan lingkungan adalah kondisi harmonis dan seimbang pada interaksi antara faktor biotik dan faktor abiotik dalam suatu lingkungan. Contoh salah satu interaksi yang mudah di amati adalah peristiwa makan dan dimakan yang membentuk ranta makanan. Pada Lingkungan yang seimbang, pengurangan dan penambahan populasi mahluk hidup pada rantai makanan tidak mempengaruhi kedaan lingkungan tersebut. Keseimbangan lingkungan dapat terganggu oleh pengaruh alam, seperti gempa bumi, gunung meletus, dan tsunami. Selain itu keseimbangan lingkungan juga dapat terganggu oleh aktivitas manusia.
Ekosistem dapat terganggu keseimbangannya oleh berbagai kegiatan manusia, seperti penebangan hutan, perburuan, juga penggunaan bahan kimia yang tidak sesuai aturan. Penebangan hutan dilakukan untuk dimanfaatkan kayunya. Selain itu, juga untuk membuat ladang, perkebunan, pertambangan, industri, dan untuk tempat tinggal.
Judul : Peristiwa yang Mempengaruhi Keseimbangan Ekosistem.
Diskusikan dengan teman-teman satu kelompok. Bahan diskusi:
“Desa Makmur tiba-tiba dilanda banjir bandang pada tengah malam. Keadaan tiba-tiba gelap gulita karena listrik padam. Seluruh sawah, kolam, dan tambak udang tertutup air. Rumah-rumah penduduk dan sekolah banyak yang rusak. Pohon-pohon pun banyak yang tumbang. Begitu pula penduduknya sebagian besar belum diketahui keberadaannya. Pagi hari ada seorang anak usia 11 tahun sedang duduk termenung, sambil memandangi daerah yang kena banjir. Berdasarkan teks tersebut. 1.Makhluk hidup apakah yang ada di desa Makmur sebelum dilanda banjir bandang? 2.Menurut pendapatmu, bagaimana keadaan makhluk hidup setelah banjir bandang? 3.Menurut pendapatmu, bagaimana nasib anak tadi untuk keperluan hidup selanjutnya? 4.Menurut pendapatmu, apakah yang dapat menyebabkan terjadinya banjir bandang di desa tersebut? 5.Hasil diskusi ini dikemukakan secara bergantian antarkelompok, kemudian teman-teman yang lainnya dapat menanggapinya. Manusia dapat merusak ekosistem hutan misalnya dengan cara penebangan pohon secara liar atau pembakaran hutan, perburuan secara liar, dan penggunaan pupuk yang berlebihan.
1.Penebangan Pohon secara Liar dan Pembakaran Hutan.
Perhatikan alat-alat rumah tangga yang ada di rumahmu. Apakah ada yang berasal dari kayu? Jenis kayu yang banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, contohnya meranti, kamper, jati, dan mahoni. Jenis-jenis kayu tersebut diambil dari hutan. Adanya penebangan hutan secara liar dapat menimbulkan kerusakan pada tempat hidup tumbuhan dan habitat hewan. Akibatnya banyak jenis tumbuhan yang menjadi berkurang dan lama-lama menjadi langka. Hal ini terjadi karena pengambilan secara terus-menerus tetapi tidak dilakukan penanaman kembali. Tumbuhan yang menjadi langka akibat kerusakan habitatnya misalnya pohon jati, bunga anggrek, dan bunga rafflesia.
Hutan mempunyai peran yang sangat penting bagi ekosistem. Didalam hutan hidup berbagai jenis hewan dan tumbuhan. Hutan menyediakan makanan, tempat tinggal, dan perlindungan bagi hewan- hewan tersebut. Jika pohon-pohon ditebang terus, sumber makanan untuk hewan- hewan yang hidup di pohon tersebut juga akan berkurang atau tidak ada, karena itu banyak hewan yang kekurangan makanan. Akibatnya banyak hewan yang musnah dan menjadi langka. Selain menebang pohon, manusia kadang-kadang membuka lahan pertanian dan perumahan dengan cara membakar hutan. Akibatnya lapisan tanah dapat terbakar, tanah menjadi kering dan tidak subur. Hewan-hewan tanah tidak dapat hidup, hewan-hewan besar banyak yang mencari makan ke tempat lain bahkan sampai ke pemukiman manusia. Hal ini juga dapat merusak keseimbangan ekosistem.
2.Perburuan Hewan secara Terus-Menerus.
Apakah fungsi hewan bagi manusia? Banyak kegiatan manusia yang merusak keseimbangan ekosistem misalnya penangkapan ikan di laut dengan racun atau peledak. Hal ini dapat menyebabkan rusaknya terumbu karang. Terumbu karang merupakan tempat hidup ikan-ikan kecil yang merupakan makanan ikan yang lebih besar. Penangkan ikan dengan kapal- kapal pukat harimau dapat menimbulkan penurunan jumlah ikan di laut. Sebab dengan pukat harimau ikan kecil akan ikut terjaring. Penangkapan secara liar pada beberapa hewan, seperti penyu, cendra- wasih, badak, dan harimau dapat menyebabkan hewan-hewan tersebut menjadi langka. Manusia ada yang berburu hewan hanya untuk bersenang-senang. Juga ada yang memanfaatkan sebagai bahan makanan, hiasan, atau pakaian. Tahukah kamu hewan-hewan langka yang lainnya? Perhatikan gambar di bawah ini.
3.Penggunaan Pupuk yang Berlebih.
Apa yang dilakukan petani untuk meningkatkan hasil pertaniannya? Para p eta ni biasa n ya m elak u ka n beberapa cara agar hasil pertaniannya tetap baik dan banyak. Cara-cara yang dilakukan oleh para petani itu, di antaranya dengan pemupukan dan pemberantasan hama. Pupuk tanaman yang digunakan para petani ada dua macam, yaitu pupuk alami dan pupuk buatan.
Pupuk alami adalah pupuk yang dibuat dari bahan-bahan alami, misalnya d ari kotoran hew an atau d ari d au n- d au nan yang telah membusuk. Pupuk alami dikenal dengan sebutan pupuk kandang atau pupuk kompos. Pupuk buatan adalah pupuk yang dibuat dari bahan kimia. Contoh pupuk buatan adalah urea, NPK, dan ZA. Tahukah kamu, bagaimana cara penggunaan pupuk tersebut? Penggunaan pupuk buatan harus sesuai dengan aturan pemakaian karena dapat mempengaruhi ekosistem. Pupuk buatan yang berlebihan jika kena air hujan akan larut dan terbawa air ke sungai atau danau. Akibatnya di tempat tersebut terjadi penumpukan unsur hara sehingga gulma tumbuh subur. Eceng gondok tumbuh dengan subur sampai menutupi permukaan sungai atau danau. Makhluk hidup dalam sungai atau danau tersebut akan berkurang karena sinar matahari yang dibutu hkan tid ak sampai ke d asar sungai atau danau.
Untuk memberantas hama, para petani menggunakan pestisida atau insektisida. Contoh penggunaan insektisida yang merusak ekosistem adalah penggunaannya tidak tepat waktu, jumlahnya berlebihan, dan jenis insektisidanya tidak sesuai. Penggunaan insektisida dan pestisida ini harus sesuai dengan ketentuan agar tidak membunuh makhluk hidup yang lain, seperti burung atau hewan lainnya yang tidak merusak tanaman. Apakah menurutmu bahan pemberantas hama dapat menempel pada sayuran dan buah-buahan? Berbahayakah itu? Bagaimana caranya agar tidak termakan oleh kita?
Apakah yang terjadi jika petani tidak melakukan penyemprotan insektisida pada tanaman? Banyak sekali hama tanaman yang meng- ganggu pertumbuhan tanaman tersebut seperti lalat, jamur, belalang, bakteri, dan yang lainnya.
Mengapa penggunaan pupuk buatan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem?
Apakah perburuan dapat mempengaruhi ekosistem?
B. Pemanfaatan Hewan oleh Manusia.
Manusia banyak memanfaatkan hewan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Coba perhatikan alat-alat keperluan sehari-hari atau hiasan- hiasan, adakah yang bahannya berasal dari hewan? Apakah hewan-hewan yang digunakannya berasal dari hewan langka? Untuk mengetahuinya coba lakukan kegiatan berikut ini.
Pemanfaatan Hewan untuk Berbagai Produk Cari barang-barang yang berasal dari hewan dan bagian hewan yang digunakan.
Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan :
Penebangan hutan secara liar merupakan salah satu kegiatan manusia yang menyebabkan punahnya tumbuhan jenis tertentu. Kegiatan ini menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem. Tumbuhan yang hampir punah karena dimanfaatkan manusia adalah pohon jati dan cendana. Jenis tumbuhan yang sering dimanfaatkan manusia yang mengarah pada ketidakseimbangan ekosistem adalah sebagai berikut
Kayu jati: jenis kayu ini populasinya menurun. Kayu jati memiliki sifat yang kuat dan tahan lama. Kayu jati dimanfaatkan untuk membuat tiang-tiang dan dinding, meja, kursi, dan lemari. Kayu cendana dan gaharu: populasi tumbuhan ini sudah sangat menurun. Dalam hal ini, pemerintah kurang serius melakukan pengawasan dan perlindungan. Tumbuhan ini bernilai ekonomi sangat tinggi karena merupakan bahan baku wewangian dan kosmetik. Kayu cendana juga dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat kipas, pipa rokok, dan patung. Kayu cendana berbau harum. Kayu cendana juga digunakan sebagai bahan dasar minyak cendana. Kayu besi dan kayu hitam: dari daerah Maluku Tenggara (Kepulauan Tanimbor). Penebangan dan pencurian kayu ini sangat luar biasa karena harga yang sangat mahal.
Kayu ulin: dari Kalimantan, saat ini kayu ini juga menjadi kayu yang sangat mahal. Berbagai pihak menebangnya secara liar tanpa prosedur yang benar. Masih banyak jenis tumbuhan lain yang dilindungi di Indonesia, namun menjadi objek penjarahan oknum tertentu. Di sinilah para pejabat terkait diitantang untuk berbuat lebih tegas dan disiplin untuk mengatasi perusakan dan pencurian kayu-kayu bernilai ekonomi tinggi ini. Masyarakat diminta ikut berperan aktif dalam mengatasi masalah ini dengan cara melapor kepada aparat terkait
Bagian hewan yang dimanfaatkan :
Beberapa pemanfaatan bagian tubuh hewan, misalnya sebagai berikut. Penyu: dimanfaatkan dagingnya manusia menjadi makanan, misalnya sate dan sop. Cangkang penyu yang dikeringkan digunakan sebagai hiasan dinding.
Gajah: diambil gadingnya untuk hiasan. Perburuan terhadap gajah menyebabkan jumlah gajah berkurang. Menjangan atau rusa: diburu manusia untuk diambil tanduknya. Tanduk dan tengkorak rusa dijadikan hiasan dinding. Badak: diambil culanya untuk digunakan sebagai obat. Cenderawasih: diambil bulunya. Bulu cenderawasih berwarna-warni sehingga banyak dimanfaatkan sebagai hiasan. Ular dan buaya: diambil kulitnya untuk dimanfaatkan menjadi kerajinan tas, dompet, atau asesoris lain.
Ikan hiu: juga menjadi incaran manusia. Sirip ikan hiu diolah menjadi makanan. Harimau Sumatra: diambil kulitnya untuk digunakan sebagai bahan baku konveksi. Paus: Minyak paus diyakini memiliki khasiat sebagai obat tradisional dan keperluan yang lain. Untuk itu, orang berlomba untuk memburu dan memanfaatkannya secara besar-besaran
Perburuan liar dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab karena sengaja membunuh hewan-hewan tersebut untuk memanfaatkan bagian-bagian tubuhnya. Misalnya, perburuan gajah untuk diambil gadingnya atau macan tutul untuk diambil kulitnya.
Gading gajah digunakan untuk hiasan. Buaya dan ular juga diburu untuk diambil kulitnya sebagai bahan tas atau sepatu, sedangkan badak Jawa diburu untuk diambil culanya karena dianggap berkhasiat menyembuhkan penyakit. Hewan itu semuanya termasuk hewan langka. Jadi, jika terus-menerus diburu, lama-kelamaan hewan ini akan musnah. Oleh karena itu, penggunaan bagian- bagian tubuh hewan-hewan langka ter- sebut dilarang keras oleh pemerintah.
Bagaimana cara melestarikan hewan-hewan langka ini? Usaha-usaha yang harus kita lakukan untuk melestarikan hewan-hewan langka tersebut, di antaranya sebagai berikut: 1.Tidak boleh berburu hewan sembarangan; 2.Hewan-hewan langka harus dilindungi dari perburuan liar; 3.Hewan langka dibudidayakan; 4.Untuk mengurangi perburuan gajah, dibuat gading tiruan.
C. Pemanfaatan Tumbuhan oleh Manusia.
Selain memanfaatkan hewan, manusia juga banyak memanfaatkan tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tumbuhan apa saja yang sering dimanfaatkan manusia?
Bagian tumbuhan di hutan yang banyak digunakan manusia adalah kayunya. Kayu jati digunakan untuk bangunan rumah, kursi, tempat tidur, dan lemari. Kayu meranti, kamper, dan mahoni umumnya digunakan untuk bangunan rumah atau gedung.
Tumbuhan dapat digunakan kayunya setelah tumbuhan tersebut tumbuh selama berpuluh-puluh tahun. Misalnya, kayu jati usianya sampai puluhan tahun. Jadi, jika kamu menanam jati sekarang, kamu baru dapat menggunakannya 20 tahun kemudian, sedangkan kebutuhan manusia terus meningkat. Apa yang harus dilakukan untuk mencegah punahnya tana m an-tana m an langka tersebut? Tana m an langka yang sering digunakan oleh manusia harus dilestarikan. Cara melestarikan tumbuhan tersebut antara lain sebagai berikut. 1) Tidak menebang pohon sembarangan. 2) Penanaman kembali tanaman yang telah dimanfaatkan atau peremajaan tanaman. 3) Pemeliharan tanaman dengan benar.
Selain kayu, bagian-bagian tumbuhan lainnya pun banyak yang dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Misalnya, pohon tebu diambil batangnya untuk diolah menjadi gula pasir, atau pohon karet diambil getahnya yang dapat diolah menjadi bahan dasar pembuatan barang-barang dari karet. Coba sebutkan manfaat lainnya yang dapat diambil manusia dari tumbuh-tumbuhan!
Tips ! Rehabilitasi merupakan salah satu usaha untuk melestarikan hewan langka. Hewan tersebut ditangkap dari alam bebas, kemudian dirawat dan dikembangbiakkan didalam kandang. Setelah itu, ditempatkan di tempat hidup atau habitat yang cocok. Contohnya penangkaran burung notornis. Telurnya diambil dari sarangnya kemudian ditetaskan dalam inkubator. Anak-anaknya disuapi dengan sarung tangan yang mirip induknya.
Rangkuman!
1. Kerusakan hutan yang disebabkan oleh manusia yaitu penebangan hutan terus-menerus. 2. Perburuan hewan yang terus-menerus dapat memusnahkan hewan. 3. Penangkapan ikan di laut dengan bahan peledak dapat merusak terumbu karang. 4. Penggunaan pupuk yang berlebihan dapat menimbulkan tumbuhnya gulma dengan cepat. 5. Manusia sering menggunakan kayu dari tumbuhan untuk kebutuhan hidupnya, contohnya rumah, kursi, dan meja. 6. Manusia sering menggunakan bagian tubuh hewan untuk obat dan hiasan. 7. Perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab, seperti penebangan liar dapat menimbulkan kerusakan hutan. Selain itu, tumbuhan dan hewan jadi langka. 8. Manusia harus melestarikan hewan dan tumbuhan.
Penghematan Energi 1 . mp3Penghematan Energi 2 . mp3
Gejala Listrik :
Gejala Energi Listrik . mp3sumber listrik . mp3Rangkaian Listrik .mp3Konduktir , Isolator .mp3
Pada saat berlari lama-kelamaan tubuh kita akan merasa lemas karena kehabisan energi. Untuk dapat berlari kembali dengan baik maka kita memerlukan energi dan stamina yang baik, hal yang bisa kita lakukan adalah dengan beristirahat atau dengan makan. Sama seperti mobil-mobilan yang mengunakan baterai bekas (soak) jalannya pasti lambat atau tidak normal. Setelah baterainya diganti dengan baterai yang baru atau baterai yang soak tadi diisi (dicarge) maka jalan mobil tadi akan dapat berjalan dengan normal kembali. Mobil-mobilan yang memakai baterai baru (energi masih penuh) akan dapat melakukan usaha yanga lebih besar dibandingkan dengan mobil-mobilan yang memakai baterai bekas. Dari kedua contoh di atas dapat dikatakan bahwa suatu benda akan dapat melakukan suatu usaha atau pekerjaan jika memiliki cukup energi untuk dapat melakukan suatu usaha yang ingin dilakukan.
Dari ilustrasi di atas dapat diketahui pengertian dari energi yaitu sesuatu yang dapat menyebabkan benda dapat melakukan suatu pekerjaan atau energi merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan usaha. Energi juga dapat dikatakan sesuatu usaha yang masih tersimpan. Dari pengertian itu karena energi merupakan suatu usaha yang masih tersimpan maka satuan energi menurut Satuan Internasional (SI) adalah joule. Satuan energi yang lain yaitu kalori dan kWh, kalori dipergunakan untuk menyatakan satuan energi kimia, sedangkan kWh dipergunakan untuk menyatakan energi listrik.
Bentuk-bentuk energi. Energi yang paling besar adalah energi matahari. Energi panas dari sinar matahari memiliki banyak manfaat bagi kehidupan di muka bumi ini. Manfaat energi matahari dapat dirasakan oleh manusia yaitu dapat dimanfaatkan untuk mengeringkan pakaian, untuk menghangatkan ruangan, sebagai penghangat tubuh, untuk mengeringkan hasil pertanian seperti padi, kopi, cengkeh, untuk pembengkit tenaga listrik. Selain dapat bermanfaat bagi manusia energi matahari juga bermanfaat bagi tumbuhan yang memiliki klorofil untuk dapat melakukan proses pembuatanan makanan atau proses fotosintesis.
Selain energi matahari yang merupakan energi yang paling besar secara umum energi dapat dibagi menjadi beberapa macam bentuk energi yaitu:
Energi kimia
Energi kimia adalah suatu energi yang tersimpan di dalam persenyawaan kimia yang berbentuk ikatan antara atom yang satu dengan atom yang lainnya. Energi kimia adalah suatu energi yang dihasilkan dalam suatu proses kimia. Besarnya energi yang dihasilkan tergantung dari jenis dan jumlah pereaksi dalam suatu reaksi kimia. Alat-alat yang dapat menghasilkan energi dari reaksi kimia misalnya aki dan beterai.
Energi listrik
Energi listrik merupakan salah satu bentuk energi yang paling banyak digunakan. Energi ini dipindahkan dalam bentuk aliran muatan listrik melalui kawat logam konduktor yang disebut arus listrik. Energi listrik dapat diubah menjadi bentuk energi yang lain seperti energi gerak, energi cahaya, energi panas, atau energi bunyi.
Energi panas
Energi panas atau energi kalor merupakan suatu energi yang bersumber dari matahari, dimana matahari merupakan sumber energi panas yang paling besar. Sinar matahari yang memberikan panas yang sesuai sangat bermanfaat bagi makhluk hidup yang ada di muka bumi.
Energi bunyi
Energi bunyi merupakan energi yang dihasilkan oleh bunyi atau suara, yaitu benda yang bergetar. Contohnya bunyi gitar, bunyi bom, bunyi halilintar, dan bunyi petasan.
Energi nuklir
Energi nuklir adalah suatu energi yang terkandung dalam inti atom dari unsur-unsur nuklir. Energi nuklir akan keluar bila suatu inti atom berubah menjadi inti lain. Besarnya energi nuklir yang dihasilkan tergantung pada jumlah dan jenis inti.contohnya ledakan yang terjadi pada bom atom.
Energi mekanik
Energi mekanik merupakan energi yang disebabkan karena adanya suatu usaha yang berhubungan dengan gerakan yang terjadi pada benda. Energi mekanik terdiri atas 2 buah energi yaitu energi potensial dan energi kinetik.
a. Energi potensial
Energi potensial merupakan suatu energi tersimpan yang dimiliki oleh suatu benda karena posisi (kedudukan) terhadap suatu acuan. Sebagai contoh yaitu batu yang kita angkat pada ketinggian tertentu memiliki energi potensial apabila batu kita lepas maka batu tersebut akan melakukan kerja yaitu bergerak ke bawah atau jatuh. Jika batu tersebut mengenai tanah yang lembek, maka batu yang jatuh tadi akan menyebabkan terjadinya lubang pada tanah.
Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa energi potensial suatu benda dipengaruhi oleh massa benda, percepatan dari gaya gravitasi bumi, dan ketinggian dari suatu benda yang bersangkutan.
b. Energi kinetik
Energi kinetik merupakan suatu energi yang dimiliki oleh suatu benda yang dipengeruhi oleh gerakan aktif dari suatu benda yang bersangkutan. Besarnya suatu energi kinetik dipengaruhi oleh massa suatu benda dan kecepatan dari suatu benda yang bersangkutan. Semakin besar massa dari benda yang bersangkutan, maka energi kinetiknya juga akan semakin besar, begitu pula semakin cepat laju/kecepatan dari suatu benda, energi kinetik yang dihasilkan juga akan semakin besar.
Perubahan yang terjadi pada energi.
Suatu energi manfaatnya baru akan dapat terlihat apabila energi tersebut mengalami suatu perubahan bentuk dari energi satu ke dalam energi yang lainya. Seperti yang kita ketahui bahwa energi memiliki suatu hukum yang sering disebut dengan hukum kekekalan energi. Bunyi dari hukum kekekalan energi adalah energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi energi dapat berubah bentuk dari bentuk yang satu ke bentuk yang lainnya. Dari hukum kekekalan energi di atas apabila energi dapat dirubah ke dalam bentuk energi lainnya maka energi tersebut akan dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan energi yang paling banyak bisa dimanfaatkan adalah perubahan dari energi listrik dirubah ke dalam bentuk energi yang lainnya. Contoh perubahan energi itu antara lain:
Perubahan dari energi listrik menjadi energi panas misalnya setrika listrik dan solder listrik.
Perubahan dari energi listik menjadi energi menjadi energi suara misalnya radio dan tape.
Perubahan dari energi listrik menjadi energi menjadi energi cahaya misalnya lampu.
Perubahan dari energi listik menjadi energi cahaya (gambar) dan suara misalnya pada televisi.
Perubahan dari energi listik menjadi energi menjadi energi gerak misalnya terdapat pada kipas angin.
Perubahan dari energi listik menjadi energi menjadi energi panas adalah pada pengering rambut (hair dryer) dan penanak nasi (rice cooker).
Perubahan dari energi kimia menjadi energi listrik misalnya pada aki dan baterai.
Perubahan dari energi cahaya menjadi energi kimia misalnya pada saat proses fotosintesis.
Perubahan dari energi gerak menjadi energi listrik misalnya terdapat pada dynamo sepeda.
Perubahan dari energi potensial menjadi energi listrik terjadi pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Salah satu ciri makhluk hidup adalah berkembang biak (reproduksi). Tujuan reproduksi pada hewan yaitu untuk melestarikan jenisnya agar tidak punah. Pada umumnya, reproduksi pada hewan dilakukan dengan dua cara yakni secara kawin (generatif) dan tidak kawin (vegetatif). Perkembangbiakan hewan secara generatif, antara lain: – Bertelur (Ovipar). – Melahirkan (Vivipar). – Bertelur – Melahirkan (Ovovivipar).
Adapun perkembangbiakan hewan secara vegetatif, meliputi: – Bertunas, – Fragmentasi, – Membelah Diri, – Partenogenesis.
SD6 – Perkembangbiakan Manusia
Salah satu ciri makhluk hidup adalah dapat berkembang biak. Makhluk hidup berkembang biak untuk melestarikan jenisnya agar tidak punah. Demikian pula manusia. Untuk melestarikan jenisnya, manusia berkembang biak secara kawin (generatif). Perkembangbiakan secara kawin ter-jadi karena ada proses penggabungan antara sel sperma dan sel telur. Sel sperma dihasilkan laki-laki dan sel telur dihasilkan perempuan.
Pertumbuhan dan perkembangan manusia dimulai sejak penggabungan antara sel sperma dan sel telur yang membentuk zigot. Zigot merupakan cikal bakal dari individu baru. Pertumbuhan dan perkembangan berlanjut hingga manusia dewasa dan akan mengalami penuaan. Pertumbuhan dan perkembangan pada manusia secara umum terjadi dalam dua tahap.
Pertumbuhan dan perkembangan manusia di dalam rahim dimulai ketika terjadi penggabungan antara sel sperma dan sel telur. Rahim hanya dimiliki perempuan. Jadi, pertumbuhan dan perkembangan pertama kali terjadi di dalam tubuh seorang ibu.
Bergabungnya sel sperma dan sel telur akan membentuk zigot. Proses tersebut dinamakan dengan proses pembuahan atau fertilisasi. Setelah terjadi pembuahan, zigot akan terus membelah dan membentuk embrio. Setelah 120 jam dari pembelahan, embrio akan menempel di dinding rahim ibu. Perhatikanlah Gambar dibawah ini. Proses penempelan ini disebut implantasi. Embrio tumbuh menjadi janin dan mulai mendapatkan makanan dan oksigen. Makanan dan oksigen diperoleh dari ibu.
Materi Meliputi : A) Besaran Fisika dan Satuan. B) Pengukuran Besaran Fisika. C) Suhu dan Pengukurannya. D) Memperhatikan dan Menerapkan Keselamatan Kerja dalam Pengukuran.
Kegiatan yang berhubungan dengan pengukuran sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya di pasar. Sebagai contoh, pedagang sembako dan sayur menimbang massa barang sembako dan sayur untuk dijual secara eceran, pedagang kain mengukur panjang dan lebar kain dengan meteran kain, serta pembeli sepulang dari pasar melihat jamnya untuk memperkirakan waktu kedatangan angkutan umum. Massa, panjang, dan waktu termasuk besaran fisika. Karena dalam kehidupan sehari-hari banyak terdapat kegiatan yang berhubungan dengan pengukuran besaran fisika, maka sangatlah penting bagi kalian untuk mempelajari pengukuran tersebut secara baik. Dapatkah kalian melakukan pengukuran secara benar dan teliti? Sudahkah kalian menjaga keselamatan kerja ketika melakukan pengukuran?
Fisika merupakan ilmu pengetahuan yang mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan yang lainnya, misalnya teknologi elektronika, teknologi informasi, dan teknologi alat ukur. Hal ini disebabkan di dalam fisika mengandung prinsip-prinsip dasar mengenai gejala-gejala alam yang ada di sekitar kita. Fenomena dan gejala-gejala alam tersebut meliputi besaran-besaran fisika di antaranya: gerak, cahaya, kalor, listrik, dan energi.
Penerapan besaran-besaran fisika dalam aktivitas kegiatan sehari-hari senantiasa berkaitan dengan pengamatan dan pengu-kuran. Sebagai contoh, informasi kecepatan gerak pesawat terbang bagi seorang pilot berguna untuk mengoperasikan pesawat yang dikendalikannya. Besarnya suhu badan kita merupakan informasi untuk mengetahui apakah badan kita sehat atau tidak. Sepatu dan pakaian yang kita gunakan mempunyai ukuran tertentu.
Melihat betapa pentingnya pengukuran besaran fisika, maka di dalam bab ini akan dipelajari pengertian besaran fisika, pengukuran besaran fisika yang meliputi massa, panjang, waktu, dan suhu serta konversi satuannya.
A)Besaran Fisika dan Satuan.
1, Pengertian Besaran Fisika, Besaran Pokok, dan Besaran Turunan.
Berapakah tinggi dan berat badanmu? Tentu saja kamu dapat mengukur secara langsung tinggi badanmu dengan alat ukur meteran pita, misalnya 165 cm. Bagaimana dengan berat badanmu? Di dalam pembicaraan kita sehari-hari yang dimaksud dengan berat badan adalah massa, sedangkan dalam fisika pengertian berat dan massa berbeda. Berat badan dapat kita tentukan dengan menggunakan alat timbangan berat badan. Misalnya, setelah ditimbang berat badanmu 50 kg atau dalam fisika bermassa 50 kg. Tinggi atau panjang dan massa adalah sesuatu yang dapat kita ukur dan dapat kita nyatakan dengan angka dan satuan. Panjang dan massa merupakan besaran fisika. Jadi, besaran fisika adalah ukuran fisis suatu benda yang dinyatakan secara kuantitas.
Selain besaran fisika juga terdapat besaran-besaran yang bukan besaran fisika, misalnya perasaan sedih, gembira, dan lelah. Karena perasaan tidak dapat diukur dan tidak dapat dinyatakan dengan angka dan satuan, maka perasaan bukan besaran fisika.
Besaran fisika dikelompokkan menjadi dua, yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Besaran pokok adalah besaran yang sudah ditetapkan terlebih dahulu. Adapun, besaran turunan merupakan besaran yang dijabarkan dari besaran-besaran pokok.
Sistem satuan besaran fisika pada prinsipnya bersifat standar atau baku, yaitu bersifat tetap, berlaku universal, dan mudah digunakan setiap saat dengan tepat. Sistem satuan standar ditetapkan pada tahun 1960 melalui pertemuan para ilmuwan di Sevres, Paris. Sistem satuan yang digunakan dalam dunia pendidikan dan pengetahuan dinamakan sistem metrik, yang dikelompokkan menjadi sistem metrik besar atau MKS (Meter Kilogram Second) yang disebut sistem internasional atau disingkat SI dan sistem metrik kecil atau CGS (Centimeter Gram Second).
Besaran pokok dan besaran turunan beserta dengan satuannya dapat dilihat dalam Tabel 1.1 dan Tabel 1.2 berikut.
Tabel 1-1 Satuan Besaran Pokok dalam Sistem Metrik.
Besaran Pokok Satuan SI / MKS, Singkatan , Satuan Sistem CGS dan Singkatan.
1) Besaran Panjang, satuannya meter, disingkat m; dalam sistem CGS satuannya centimeter – cm. 2) Besaran Massa, satuannya kilogram, disingkat kg; ; dalam sistem CGS satuannya gram – g. 3) Besaran Waktu, satuannya detik, disingkat s ; dalam sistem CGS satuannya detik – s. 4) Besaran Suhu, satuannya kelvin, disingkat K ; dalam sistem CGS satuannya Kelvin – K. 5) Besaran Kuat arus listrik, satuannya ampere, disingkat A ; dalam sistem CGS satuannya stat ampere – statA. 6) Besaran Intensitas cahaya, satuannya candela , disingkat Cd ; dalam sistem CGS satuannya candela Cd. 7) Besaran Jumlah zat, satuannya kilo mol, disingkat kmol ; dalam sistem CGS satuannya mol – mol.
Tabel 1.2 Beberapa Besaran Turunan beserta Satuannya
Besaran Turunan – Penjabaran dari Besaran Pokok – Satuan Sistem MKS : 1) Luas Panjang × Lebar; satuanya adalah m2 (meter persegi). 2) Volume Panjang × Lebar × Tinggi; satuanya adalah m3 (meter kubik). 3) Massa jenis Massa : Volume ; satuanya adalah kg/m3 (kg per meter kubik). 4) Kecepatan Perpindahan : Waktu ; satuanya adalah m/s. 5) Percepatan Kecepatan : Waktu ; satuanya adalah m/s2. 6) Gaya Massa × Percepatan newton (N) = kg.m/s2. 7) Usaha Gaya × Perpindahan joule (J) = kg.m2/s2. 8) Daya Usaha : Waktu watt (W) = kg.m2/s3. 9) Tekanan Gaya : Luas pascal (Pa) = N/m2. 10) Momentum Massa × Kecepatan ; satuanya adalah kg.m/s.
Satuan Sistem Internasional (SI) digunakan di seluruh negara dan berguna untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan perdagangan antarnegara. Kamu dapat membayangkan betapa kacaunya per-dagangan apabila tidak ada satuan standar, misalnya satu kilogram dan satu meter kubik.
a.Satuan Internasional untuk Panjang
Hasil pengukuran besaran panjang biasanya dinyatakan dalam satuan meter, centimeter, milimeter, atau kilometer. Satuan besaran panjang dalam SI adalah meter. Pada mulanya satu meter ditetapkan sama dengan panjang sepersepuluh juta ( 1 / 10000000 ) kutub utara ke khatulistiwa melalui Paris. Kemudian dibuatlah batang meter standar dari campuran Platina-Iridium. Satu meter didefinisikan sebagai jarak dua goresan pada batang ketika bersuhu 0ºC. Meter standar ini disimpan di International Bureau of Weights and Measure di Sevres, dekat Paris. Batang meter standar dapat berubah dan rusak karena dipengaruhi suhu, serta menimbulkan kesulitan dalam menentukan ketelitian pengukuran. Oleh karena itu, pada tahun 1960 definisi satu meter diubah. Satu meter didefinisikan sebagai jarak 1650763,72 kali panjang gelombang sinar jingga yang dipancarkan oleh atom gas krypton-86 dalam ruang hampa pada suatu lucutan listrik.
Pada tahun 1983, Konferensi Internasional tentang timbangan dan ukuran memutuskan bahwa satu meter merupakan jarak yang ditempuh cahaya pada selang waktu ( 1 / 299792458 ) sekon. Penggunaan kecepatan cahaya ini, karena nilainya dianggap selalu konstan.
b, Satuan Internasional untuk Massa. Besaran massa dalam SI dinyatakan dalam satuan kilogram (kg). Pada mulanya para ahli mendefinisikan satu kilogram sebagai massa sebuah silinder yang terbuat dari bahan campuran Platina dan Iridium yang disimpan di Sevres, dekat Paris. Untuk mendapatkan ketelitian yang lebih baik, massa standar satu kilogram didefinisikan sebagai massa satu liter air murni pada suhu 4ºC.
c, Satuan Internasional untuk Waktu. Besaran waktu dinyatakan dalam satuan detik atau sekon dalam SI. Pada awalnya satuan waktu dinyatakan atas dasar waktu rotasi bumi pada porosnya, yaitu 1 hari. Satu detik didefinisikan sebagai ( 1/ 26400 ) kali satu hari rata-rata = 86400 detik. Karena satu hari matahari tidak selalu tetap dari waktu ke waktu, maka pada tahun 1956 para ahli menetapkan definisi baru. Satu detik adalah selang waktu yang diperlukan oleh atom cesium-133 untuk melakukan getaran sebanyak 9192631770 kali.
Tokoh : Christiaan Huygens. Christiaan Huygens (14 April 1629—8 Juli 1695), merupakan ahli matematika dan ahli fisika; lahir di Den Haag, Belanda, sebagai anak dari Constantin Huygens. Ahli sejarah umumnya mengaitkan Huygens dengan revolusi ilmiah. Christiaan umumnya menerima penghargaan minor atas perannya dalam perkembangan kalkulus modern. Ia juga mendapatkan peringatan atas argumennya bahwa cahaya terdiri dari gelombang. Tahun 1655, ia menemukan bulan Saturnus, yaitu Titan. Selain itu, Christiaan Huygens adalah penemu pertama jam pendulum atau jam bandul.
2, Mengonversi Satuan Panjang, Massa, dan Waktu.
Setiap besaran memiliki satuan yang sesuai. Penggunaan satuan suatu besaran harus tepat, sebab apabila tidak sesuai akan berkesan janggal bahkan lucu. Misalnya seseorang mengatakan tinggi badannya 150ºC, orang lain yang mendengar mungkin akan tersenyum karena hal itu salah. Demikian pula dengan pernyataan bahwa suhu badan orang yang sehat biasanya 36 meter, terdengar janggal.
Hasil suatu pengukuran belum tentu dinyatakan dalam satuan yang sesuai dengan keinginan kita atau yang kita perlukan. Contohnya panjang meja 1,5 m, sedangkan kita memerlukan dalam satuan cm, satuan gram dinyatakan dalam kilogram, dari satuan milisekon menjadi sekon. Untuk mengonversi atau mengubah dari suatu satuan ke satuan yang lainnya diperlukan tangga konversi. Gambar 1.8 pada halaman 7 menunjukkan tangga konversi panjang, massa, dan waktu, beserta dengan langkah-langkah penggunaannya.
kilometer (km), hektometer (hm), dekameter (dam), meter (m), desimeter (dm), centimeter (cm), milimeter (mm).
Turun satu satuan di kalikan 10.
3, Awalan Satuan dan Sistem Satuan di Luar Sistem Metrik.
Di samping satuan sistem metrik, juga dikenal satuan lainnya yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari, misalnya liter, inci, yard, feet, mil, ton, dan ons. Satuan-satuan tersebut dapat dikonversi atau diubah ke dalam satuan sistem metrik dengan patokan yang ditentukan. Konversi besaran panjang menggunakan acuan sebagai berikut: a) 1 mil = 1760 yard; (1 yard adalah jarak pundak sampai ujung jari tangan orang dewasa). b) 1 yard = 3 feet ; (1 feet adalah jarak tumit sampai ujung jari kaki orang dewasa). c) 1 feet = 12 inci ; (1 inci adalah lebar maksimal ibu jari tangan orang dewasa). d) 1 inci = 2,54 cm e) 1 cm = 0,01 m.
Satuan mil, yard, feet, inci tersebut dinamakan satuan sistem Inggris. Untuk besaran massa berlaku juga sistem konversi dari satuan sehari-hari maupun sistem Inggris ke dalam sistem SI. Contohnya sebagai berikut. • 1 ton = 1000 kg ; • 1 ons (oz) = 0,02835 kg; • 1 kuintal = 100 kg ; • 1 pon (lb) = 0,4536 kg; • 1 slug = 14,59 kg;
Satuan waktu dalam kehidupan sehari-hari dapat dikonversi ke dalam sistem SI yaitu detik atau sekon.
Contohnya sebagai berikut: • 1 tahun = 3,156 x 10^7 detik . • 1 jam = 3600 detik. • 1 hari = 8,640 x 10^4 detik. • 1 menit = 60 detik.
Di dalam sistem metrik juga dikenal sistem awalan dari sistem MKS baik ke sistem makro maupun ke sistem mikro. Perhatikan Tabel 1.3 berikut ini.
Konversi Mikro : – centi, lambangnya c , konversi 10^-2. – mili, lambangnya m , konversi 10^-3. – mikro, lambangnya μ , konversi 10^-6. – nano, lambangnya n , konversi 10^-9. – piko, lambangnya p , konversi 10^-12. – femto, lambangnya f , konversi 10^-15. – atto, lambangnya a , konversi 10^-18.
Penelitian jagad mikro dengan konversi sistem mikro banyak berkembang dalam bidang teknolgi dewasa ini, contohnya teknologi nano yang menyelidiki jagad renik seperti sel, virus, bakteriofage, dan DNA. Adapun penelitian jagad makro menggunakan konversi sistem makro karena objek penelitiannya mencakup wilayah lain dari jagad raya, yaitu objek alam semesta di luar bumi.
4, Mengonversi Satuan Besaran Turunan.
Besaran turunan memiliki satuan yang dijabarkan dari satuan besaran-besaran pokok yang mendefinisikan besaran turunan tersebut. Oleh karena itu, seringkali dijumpai satuan besaran turunan dapat berkembang lebih dari satu macam karena penjabarannya dari definisi yang berbeda. Sebagai contoh, satuan percepatan dapat ditulis dengan m/s2 dapat juga ditulis dengan N/kg. Satuan besaran turunan dapat juga dikonversi. Perhatikan beberapa contoh di bawah
Peranan pengukuran dalam kehidupan sehari-hari sangat penting. Seorang tukang jahit pakaian mengukur panjang kain untuk dipotong sesuai dengan pola pakaian yang akan dibuat dengan menggunakan meteran pita. Penjual daging menimbang massa daging sesuai kebutuhan pembelinya dengan menggunakan timbangan duduk.
Seorang petani tradisional mungkin melakukan pengukuran panjang dan lebar sawahnya menggunakan satuan bata, dan tentunya alat ukur yang digunakan adalah sebuah batu bata. Tetapi seorang insinyur sipil mengukur lebar jalan menggunakan alat meteran kelos untuk mendapatkan satuan meter. Apakah yang dimaksud dengan pengukuran itu? Untuk memahaminya lakukan kegiatan berikut ini.
Berdasarkan Kegiatan, kamu telah mengukur panjang suatu meja, misalnya kamu mendapatkan panjang meja tersebut lima jengkal. Kegiatan yang kamu lakukan tersebut merupakan membandingkan besaran panjang dengan satuan jengkal. Dalam fisika, kegiatan tersebut dinamakan pengukuran. Pengukuran adalah membandingkan suatu besaran dengan suatu satuan.
Contoh lain adalah ketika kita mengukur panjang meja dengan penggaris, misalnya didapat panjang meja 100 cm, maka panjang meja merupakan besaran, 100 merupakan hasil dari pengukuran sedangkan cm adalah satuannya.
Beberapa aspek pengukuran yang harus diperhatikan yaitu ketepatan (akurasi), kalibrasi alat, ketelitian (presisi), dan kepekaan (sensitivitas). Dengan aspek-aspek pengukuran tersebut diharapkan mendapatkan hasil pengukuran yang akurat dan benar.
Berikut ini akan kita bahas pengukuran besaran-besaran fisika, meliputi panjang, massa, dan waktu.
1, Pengukuran Panjang.
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur panjang benda haruslah sesuai dengan ukuran benda. Sebagai contoh, untuk mengukur lebar buku kita gunakan pengaris, sedangkan untuk mengukur lebar jalan raya lebih mudah menggunakan meteran kelos.
a.Pengukuran Panjang dengan Mistar.
Penggaris atau mistar berbagai macam jenisnya, seperti penggaris yang berbentuk lurus, berbentuk segitiga yang terbuat dari plastik atau logam, mistar tukang kayu, dan penggaris berbentuk pita (meteran pita). Mistar mempunyai batas ukur sampai 1 meter, sedangkan meteran pita dapat mengukur panjang sampai 3 meter. Mistar memiliki ketelitian 1 mm atau 0,1 cm.
Posisi mata harus melihat tegak lurus terhadap skala ketika membaca skala mistar. Hal ini untuk menghindari kesalahan pemba-caan hasil pengukuran akibat beda sudut kemiringan dalam melihat atau disebut dengan kesalahan paralaks.
Mistar Terpanjang.
Cahaya merambat menurut garis lurus maka dapat dijadikan mistar terpanjang. Contohnya sinar laser. Dengan sinar laser kita dapat mengukur jarak bumi ke bulan. Gambar di samping merupakan pembangkit sinar laser. Sinar laser dipancarkan dari bumi ke bulan. Kemudian dipantulkan kembali ke bumi oleh reflektor dengan mengukur waktu (t) yang diperlukan sinar laser dari bumi ke bulan, dan kembali lagi ke bumi. Kita dapat mengukur jarak (s) bumi ke bulan dengan rumus, s = ( c x t ) / 2, dengan c = cepat rambat cahaya/sinar laser =3 x 10^8 m/s.
b, Pengukuran Panjang dengan Jangka Sorong.
Bagaimanakah mengukur kedalaman suatu tutup pulpen? Untuk mengukur kedalaman tutup pulpen dapat kita gunakan jangka sorong. Jangka sorong merupakan alat ukur panjang yang mempunyai batas ukur sampai 10 cm dengan ketelitiannya 0,1 mm atau 0,01 cm. Jangka sorong juga dapat digunakan untuk mengukur diameter cincin dan diameter bagian dalam sebuah pipa. Bagian-bagian penting jangka sorong yaitu :
1) rahang tetap dengan skala tetap terkecil 0,1 cm.
2) rahang geser yang dilengkapi skala nonius. Skala tetap dan nonius mempunyai selisih 1 mm.
c) Pengukuran Panjang dengan Mikrometer Sekrup.
Tahukah kamu alat ukur apa yang dapat digunakan untuk mengukur benda berukuran kurang dari dua centimeter secara lebih teliti? Mikrometer sekrup memiliki ketelitian 0,01 mm atau 0,001 cm. Mikrometer sekrup dapat digunakan untuk mengukur benda yang mempunyai ukuran kecil dan tipis, seperti mengukur ketebalan plat, diameter kawat, dan onderdil kendaraan yang berukuran kecil.
Bagian-bagian dari mikrometer adalah rahang putar, skala utama, skala putar, dan silinder bergerigi. Skala terkecil dari skala utama bernilai 0,1 mm, sedangkan skala terkecil untuk skala putar sebesar 0,01 mm. Berikut ini gambar bagian-bagian dari mikrometer.
2, Pengukuran Massa Benda.
Pernahkah kamu pergi ke pasar? Ketika di pasar kamu mungkin akan melihat berbagai macam alat ukur timbangan seperti dacin, timbangan pasar, timbangan emas, bahkan mungkin timbangan atau neraca digital. Timbangan tersebut digunakan untuk mengukur massa benda. Prinsip kerjanya adalah keseimbangan kedua lengan, yaitu keseimbangan antara massa benda yang diukur dengan anak timbangan yang digunakan. Dalam dunia pendidikan sering digunakan neraca O’Hauss tiga lengan atau dua lengan. Perhatikan beberapa alat ukur berat berikut ini.
Bagian-bagian dari neraca O’Hauss tiga lengan adalah sebagai berikut:
– Lengan depan memiliki skala 0—10 g, dengan tiap skala bernilai 1 g.
– Lengan tengah berskala mulai 0—500 g, tiap skala sebesar 100 g.
– Lengan belakang dengan skala bernilai 10 sampai 100 g, tiap skala 10 g.
3, Pengukuran Besaran Waktu.
Ketika bepergian kita tidak lupa membawa jam tangan. Jam tersebut kita gunakan untuk menentukan waktu dan lama perjalanan yang sudah ditempuh. Berbagai jenis alat ukur waktu yang lain, misalnya: jam analog, jam digital, jam dinding, jam atom, jam matahari, dan stopwatch. Dari alat-alat tersebut, stopwatch termasuk alat ukur yang memiliki ketelitian cukup baik, yaitu sampai 0,1 s.
RANGKUMAN IPA KELAS 5 SEMESTER 2 Kurikulum 2013 – PANAS DAN PERPINDAHANNYA
A SUMBER ENERGI PANAS.
a, Pengertian dan contoh sumber energi panas. Benda yang dapat menghasilkan energi panas disebut sumber energi panas. Contoh sumber energi panas antara lain: 1) Matahari, sumber energi panas terbesar di dunia, 2) Dua buah benda yang bergesekan, 3) Api, 4) Kompor yang dinyalakan, 5) Lilin yang dinyalakan, 6) Setrika yang dinyalakan, 7) Magma dan lava, 8) Uap panas, dan lain-lain.
b, Manfaat sumber energi panas.
1) Bagi Tumbuhan. Energi panas matahari membantu proses pembuatan makanan pada tumbuhan yang disebut sebagai proses fotosintesis. Makanan yang dihasilkan dari hasil fotosintesis menjadi sumber energi bagi makhluk hidup lainnya, termasuk manusia.
2) Bagi Manusia. Manfaat sumber energi panas bagi manusia antara lain: a) Energi panas matahari dapat menerangi bumi sehingga udara di bumi menjadi hangat. b) Energi panas matahari dimanfaatkan untuk mengeringkan padi setelah dipanen, mengeringkan garam, mengeringkan ikan asin, bahkan untuk mengeringkan pakaian yang basah. c) Api digunakan untuk kegiatan memasak atau merebus air.
d) Panas setrika untuk membantu merapikan p-akaian yang kusut. e) Uap panas digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
B PERBEDAAN SUHU DAN KALOR.
Panas (kalor) dan suhu (temperatur) adalah dua hal yang berbeda. Energi panas merupakan salah satu energi yang dapat diterima dan dilepaskan oleh suatu benda. Ketika sebatang logam dipanaskan dengan api, batang logam tersebut mendapatkan energi panas dari api. Energi panas membuat batang logam tersebut menjadi panas. Ketika batang logam tersebut panas, suhunya meningkat. Ketika batang logam menjadi dingin, suhunya menurun. Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas suatu benda. Suhu suatu benda menunjukkan tingkat energi panas benda tersebut. Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel perbedaan suhu dan kalor berikut:
Suhu
Panas (Kalor)
Suhu adalah derajat panas suatu benda.
Panas (kalor) adalah energi.
Suhu tidak bisa berpindah, namun bisa naik atau turun (berubah).
Panas (kalor) bisa berpindah dari benda satu ke benda yang lainnya.
Suhu dapat diukur dengan termometer.
Panas (kalor) diukur menggunakan kalorimeter.
Satuan suhu adalah derajat Celcius, Reamur, Fahrenheit dan Kelvin. (Indonesia umumnya menggunakan satuan derajat Celcius).
Satuan Panas (kalor) adalah kalori.
Catatan:
Suhu dan kalor berbanding lurus. Semakin besar energi kalor maka suhunya semakin tinggi, sebaliknya semakin kecil energi kalor maka semakin rendah suhunya.
C, PERUBAHAN AKIBAT PERUBAHAN SUHU.
Perubahan akibat perubahan suhu pada benda akan menyebabkan benda mengalami pemuaian dan penyusutan. – Pemuaian panas adalah perubahan suatu benda yang dapat menjadi bertambah panjang, lebar, luas, atau berubah volumenya karena terkena kalor atau panas. – Penyusutan adalah perubahan suatu benda yang menjadi berkurangnya panjang, lebar, dan luas karena terkena suhu dingin.
Pemuaian dan penyusutan bisa terjadi pada logam, udara, dan air. Berikut ini adalah beberapa contoh pemuaian benda karena perubahan suhu dalam kehidupan sehari-hari.
1) Pemasangan Kaca Jendela.
Para tukang kayu selalu merancang ukuran bingkai jendela yang sedikit lebih lebar dari ukuran sebenarnya. Hal ini dilakukan oleh tukang kayu dengan tujuan untuk memberikan ruang pemuaian bagi kaca saat terkena panas. Jika bingkai jendela tidak diberi ruang pemuaian, maka ketika terkena panas akan mengakibatkan kaca menjadi retak atau bahkan pecah. Selain itu, untuk menghindari keretakan kaca saat ada bunyi yang menggelegar seperti ketika ada petir, atau bunyi keras lainnya.
2) Ban Sepeda/Motor dan Mobil. Jika ban sepeda, ban sepeda motor, dan ban mobil, diisi udara terlalu banyak, maka ban akan mengeras dan menjadi tidak nyaman dikendarai. Selain itu, mengisi udara terlalu penuh ke dalam ban sepeda atau mobil akan membahayakan pengemudinya. Ban yang diisi terlalu banyak udara dapat meletus dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Hal ini disebabkan karena udara di dalam ban dapat memuai karena panas. Contoh peristiwa serupa dengan pemuaian pada ban adalah pemuaian pada balon. Jika balon yang sudah ditipup diletakkan dibawah terik matahari akan meletus karena udara dalam balon akan memuai karena panas matahari.
3) Pemuaian yang Terjadi pada Gelas Kaca.
Pernahkah kamu melihat sebuah gelas kaca yang tiba-tiba pecah atau retak ketika dituangi air panas? Hal ini terjadi karena adanya pemuaian yang tidak merata pada bagian gelas. Oleh karena itu, disarankan agar tidak menuangi gelas basah atau gelas dingin dengan air panas yang baru mendidih.
4) Pemuaian pada Sambungan Rel Kereta Api.
Sambungan pada rel kereta api, dibuat ada celah antara dua batang rel. Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang muai sehingga saat terkena panas, rel tersebut tidak melengkung. Rel yang melengkung akan membahayakan gerbong kereta yang melewatinya.
Berikut ini adalah beberapa contoh penyusutan benda karena perubahan suhu dalam kehidupan sehari-hari.
1) Penggunaan Termometer. Termometer akan ditempelkan ke beberapa bagian tubuh seperti dalam mulut atau ketiak. Tujuannya adalah untuk mengukur suhu panas tubuh. Setelah beberapa lama, cairan di dalam termometer akan naik karena terjadi pemuaian setelah mendapatkan panas dari tubuh. Cairan akan berhenti pada angka tertentu untuk menunjukkan suhu tubuh. Ketika termometer tidak digunakan, akan kembali turun karena mengalami penyusutan.
2) Kawat/kabel Listrik dan Telepon. Pemasangan kawat atau kabel telepon dan listrik dibuat mengendur dantidak tegang. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar kawat atau kabel tidak putus pada malam hari ketika mengalami penyusutan. Selain itu,agar kawat atau kabel tidak putus jika tertimpa pohon yang tumbang.
3) Penyusutan Pada Puding. Ketika agar-agar atau puding masih panas (berebentuk cair) dalam wadah akan penuh, tetapi setelah dingin maka ukurannya akan sedikit berkurang.
4) Penyusutan Pada Ban. Jika sepeda yang telah dipompa diletakkan pada teras rumah yang yang terbuat dari keramik beberapa hari maka ban tersebut akan mengempis.
Perpindahan Panas atau Kalor.
Panas berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Panas Berpindah dapat Melalui Tiga Cara, yaitu:
1 Konduksi. Konduksi adalah cara perpindahan panas melalui zat perantara seperti benda padat. Perpindahan panas secara konduksi disebut juga perpindahan panas/kalor secara hantaran, yaitu perpindahan panas/kalor tanpa memindahkan zat perantaranya, sehingga yang berpindah hanya energy kalornya saja. Contoh: a) Saat mengaduk teh panas menggunakan sendok, ujung sendok yang dipegang lama-kelamaan akan terasa panas. Hal ini membuktikan bahwa panas merambat melalui sendok. b) Setrika listrik ketika dihubungkan dengan arus listrik maka arus listrik akan mengalilr melalui elemen pemanas, kemudian berpindah ke bagian alas setrika.
2 Konveksi. Konveksi adalah perpindahan panas yang disertai dengan perpindahan bagian zat perantaranya. Umumnya peristiwa perpindahan kalor secara konveksi terjadi pada zat cair dan gas. Zat yang menerima kalor akan memuai dan menjadi lebih ringan sehingga akan bergerak ke atas. Saat zat yang lebih ringan tersebut pindah ke atas, molekul zat yang ada di atasnya akan menggantikannya. Contoh: a) Merebus air hingga mendidih. Air yang letaknya dekat dengan api akan mendapat panas sehingga air menjadi lebih ringan. Air akan bergerak ke atas dan digantikan oleh air yang ada diatasnya. Demikian seterusnya. b) Terjadinya angin laut dan angin darat. Angin darat terjadi karena udara di darat pada malam hari lebih cepat dingin daripada udara di laut, sehingga udara yang berada di atas laut akan naik dan udara dari darat akan menggantikan posisi udara yang naik tadi. Angin laut terjadi karena pada siang hari daratan lebih cepat panas dibandingkan di laut, sehingga udara di darat akan naik dan udara dari laut akan mengalir ke darat menggantikan tempat udara yang naik tadi
3 Radiasi. Radiasi adalah cara perpindahan panas dengan pancaran yang tidak membutuhkan zat perantara. Contoh : panas matahari bisa sampai ke bumi.
Sifat-sifat Benda Padat, Cair dan Gas.
Jenis Benda dan Sifatnya :
16) Benda Padat Dapat dipegang. Dapat dipindahkan tanpa mengubah bentuk aslinya Dapat diubah dengan beberapa perlakuan seperti diberi panas, diberi tekanan tinggi, diberi perlakuan fisik seperti menggunting,menekan, melipat, atau menyobek. Benda padat bentuknya tidak dipengaruhi wadahnya.
17) Benda Cair Bentuknya sesuai dengan wadahnya. Mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Dapat merambat melalui serat-serat halus dari bahan seperti kain. Bentuk permukaan benda cair yang tenang selalu datar. Menekan ke segala arah.
18) Gas Benda gas mengisi seluruh ruangan yang ditempatinya : Benda gas menekan ke segala arah, Benda gas terdapat di segala tempat.
Perubahan Wujud Benda.
No soal – Perubahan Wujud – Pengertian Butuh kalor atau Melepas kalor – Contoh.
– Membeku : yaitu Perubahan wujud dari padat manjadi cair ; melepaskan kalor ; Contoh : Air menjadi es,agar-agar panas lama-kelamaan dingin menjadi padat, dan lain-lain.
– Mencair : yaitu Perubahan wujud dari cair manjadi padat; membutuhkan kalor ; Contoh : Es mencair, margarin dipanaskan, lilin dipanaskan, dan lain-lain.
– Menguap : yaitu Perubahan wujud dari cair manjadi gas ; membutuhkan kalor; Contoh : Air dipanaskan, alcohol dibiarkan di tempat terbuka, minyak wangi/parfum, dan lain-lain.
– Mengembun : yaitu Perubahan wujud dari gas manjadi cair ; mengeluarkan kalor ; Contoh : Titik air di atas daun pada pagi hari, titik air pada wadah minuman bagian dalam yang tertutup rapat. dan lain-lain.
– Menyublim Perubahan wujud dari padat manjadi gas ; membutuhkan kalor; Contoh : Kapur barus/kamper, es kering/dry ice, padatan arsenic yang dipanaskan, padatan iodine/iodium yang dipanaskan, dan lain-lain.
– Mengkristal Perubahan wujud dari gas manjadi padat ; mengeluarkan kalor. Contoh : Uap air yang menjadi salju, uap iodine/iodium yang didinginkan, gas belerang pada kawah gunung berapi yang bertemu dengan suhu dingin, dan lain-lain.
21, Kalor yang dimiliki oleh suatu benda bisa berubah-ubah. Bisa naik, bisa juga turun karena kalor dapat berpindah dari suhu tinggi menuju suhu rendah. Contoh bahwa kalor dapat mengubah suhu benda: air panas memiliki suhu tinggi. Air dingin memiliki suhu rendah. Apabila kedua air dicampur, campuran itu akan menghasilkan suhu baru.
22, Mencair merupakan perubahan wujud benda padat menjadi cair. Peristiwa mencair terjadi karena pemanasan.
23, Contoh peristiwa mencair antara lain: a) Mentega yang dipanaskan, b) Es yang dibiarkan terkena udara, c) Lilin dipanaskan, d) Logam dipanaskan pada suhu tinggi, e) Gula yang dipanaskan.
24,
Padat ke Gas : Menyublim ; Gas ke Padat : Mengkristal; Pada ke Cair : Melebur; Cair ke Padat : Membeku; Gas ke Cair : Mengembun; Cair ke Gas :Menguap.
25, Contoh pemanfaatan perubahan wujud benda dari cair ke gas adalah: a) Bensin dibiarkan di tempat terbuka lama-lama akan habis. b) Minyak wangi yang diletakkan di kamar baunya akan menyebar. c) Baju basah akan kering ketika dijemur di bawah panas matahari.
Sejarah Termos.
Hampir semua keluarga memiliki termos di rumahnya. Termos memang sering digunakan untuk menyimpan air panas agar tetap panas saat digunakan. Biasanya keluarga yang memiliki bayi yang memerlukan susu setiap saat, menggunakan termos untuk menyimpan air panas. Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung seperti botol yang mempunyai dinding berlapis.
Benda ini dirancang berbentuk seperti kaca dengan bahan mengkilap yang dapat menyimpan cairan agar tetap memiliki suhu Sir James Dewar seperti semula. Dengan dinding dalam termos yang (1842-1923) dirancang seperti kaca, maka kalor yang terdapat pada air panas tersebut tidak bisa berpindah dengan cepat. Panas yang dikeluarkan oleh air panas tadi, dapat ditahan oleh dinding dalam termos yang terbuat dari bahan mengkilap ini. Sehingga air panas di dalamnya akan tetap hangat hingga beberapa saat tergantung dari ketebalan dindingnya. Saat ini termos tidak hanya digunakan untuk menyimpan air panas, tetapi juga untuk menyimpan air dingin agar tetap dingin.
Pencipta termos pertama kali pada tahun 1902 adalah James Dewar. Penemuannya didorong oleh kebutuhannya untuk menjaga agar minuman bayinya tetap hangat. Tetapi saat itu, untuk menjaga suhu minuman agar tetap hangat merupakan hal yang sulit dilakukan, terutama dalam kondisi cuaca yang dingin seperti di Eropa. Karena kebutuhan inilah, James Dewar menemukan cara membuat botol hampa udara. Botol hampa udara, merupakan wadah dari kaca berdinding ganda dengan ruang di antara dindingnya dikosongkan dan ditutup rapat untuk mencegah agar panas tidak menjalar. Sementara dinding sebelah dalam botol tersebut, dilapisi perak untuk mempertahankan panas. Botol hampa udara itulah yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya termos. Botol hampa udara buatan James Dewar dan penutup wol buatan mertuanya sampai sekarang dapat dilihat di Museum Ilmu Pengetahuan, di London.
Judul Bacaan : Bahan Konduktor dan Isolator di Sekitar Kita.
Barang-barang dalam kehidupan sehari-hari, banyak yang memanfaatkan sifat benda sebagai konduktor atau isolator. Benda apakah itu? Selimut dan panci merupakan benda yang memanfaatkan sifat ini.
Bagaimana cara kerja selimut? Selimut memerangkap udara. Udara adalah isolator sehingga tidak menghantarkan panas yang keluar dari tubuhmu. Dengan demikian, badanmu tetap terasa hangat. Jaket dan sarung tangan wol memiliki cara kerja yang sama, yaitu untuk memerangkap udara agar badan tetap hangat dan tidak kedinginan.
Bagaimana dengan panci yang biasa digunakan di dapur? Panci terbuat dari bahan logam, misalnya Aluminium. Aluminium merupakan penghantar panas yang baik. Panci akan menghantarkan panas ke makanan yang dimasak. Ada bagian pada panci yang justru berfungsi sebagai isolator. Pegangan panci terbuat dari plastik. Plastik merupakan isolator sehingga kamu tidak akan kepanasan ketika memegangnya.
Oven atau pemanggang, juga menggunakan prinsip perpindahan panas secara konduksi. Dengan menggunakan bahan konduktor seperti Aluminium, diharapkan panas dari sumber panas seperti kompor, tidak keluar. Sehingga, panas tersebut dapat mematangkan kue atau masakan yang dipanggang. Pemanggang biasanya berbentuk kotak dan tertutup. Bentuk yang tertutup ini ingin memaksimalkan panas untuk mematangkan makanan secara merata.
Mesin mobil dan motor, terbuat dari bahan yang dapat menghantarkan panas. Mesin memerlukan panas untuk memperoleh kinerja mesin yang ideal. Mesin juga memerlukan energi listrik sehingga perlu bahan konduktor sebagai penghantar listrik.
Kamu tentu memiliki setrika di rumah. Dahulu, ketika listrik belum banyak digunakan, masyarakat menggunakan bara arang sebagai sumber panas. Arang hitam dibakar terlebih dahulu, setelah menjadi bara baru kemudian dimasukkan ke dalam setrika. Setrika ditutup dengan pegangan yang terbuat dari kayu. Biasanya setrika arang ini terbuat dari tembaga yang berat. Berbeda dengan setrika listrik yang digunakan saat ini.
Sumber panas berasal dari aliran listrik yang memanaskan kumparan di bagian bawah. Agar panasnya sampai dari kabel listrik ke pakaian maka pada alas atau bagian bawah setrika dibuat dari bahan logam. Selanjutnya bagian pegangan setrika terbuat dari bahan plastic yang bersifat isolator.
RANGKUMAN MUATAN IPA TEMA 7 SUBTEMA 3.
Pembelajaran 1 Penyubliman.
Menyublim adalah peristiwa perubahan wujud benda dari padat menjadi gas.
Contoh dari peristiwa penyubliman adalah kapur barus dalam lemari pakaian yang dalam beberapa hari akan mengecil dan menghilang. Kapur barus itu dapat mengecil dan menghilang karena wujud dari kapur barus tersebut berubah, dari yang semula merupakan benda padat, berubah wujud menjadi gas.
Pembelajaran 2 Pengkristalan.
Pengkristalan ialah perubahan wujud benda dari gas menjadi padat dengan proses pelepasan maupun penyerapan kalor.
Contoh peristiwa pengkristalan dengan proses pelepasan kalor adalah salju dan gas yang didinginkan.
Contoh peristiwa pengkristalan dengan penyerapan kalor adalah pada proses pembuatan garam. Garam dibuat dari air laut, kemudian diuapkan dengan sinar matahari di dalam petak-petak hingga tersisa kristal-kristal garam.
Pembelajaran 3 Pengembunan.
-Mengembun adalah peristiwa perubahan benda dari wujud gas menjadi cair. -Pada waktu gas mengembun, gas melepaskan kalor karena terjadi penurunan suhu di sekitarnya.
-Contoh dari peritiwa pengembunan adalah :
1) Adanya titik-titik air di dinding gelas yang berisi air es. Titik-titik air tersebut terjadi karena karena udara di sekeliling gelas atau plastik melepaskan kalor atau panas kepada es di dalam wadahnya. Hal tersebut karena suhu udara di luar gelas atau plastik lebih besar atau tinggi dibandingkan dengan suhu es dalam gelas atau plastik.
2) Adanya titik air di dedaunan pada pagi hari. Titik-titik air tersebut merupakan embun yang berasal dari uap air yang terkena suhu dingin kemudian menjadi titik-titik air
3) Saat hujan, di dalam mobil yang tidak ber-AC dan kaca jendelanya tertutup rapat, maka bagian dalam kaca akan tertutup oleh embun yang menempel. Hal ini dikarenakan udara di sekitar kaca bagian dalam terpengaruh oleh suhu dingin dari luar.
RANGKUMAN MATERI – TEMA 7 SUB TEMA 3 PB 5.
PENGHEMATAN AIR.
Air yang kita gunakan sehari-hari untuk memasak,mandi,dan mencuci adalah air bersih. Air bersih memiliki cirri-ciri tidak berbau,tidakberasa,dan tidak berwarna.air bersih harus kita hemat.
Tindakan penghematan air yang dapat dilakukan di rumah antara lain : 1) Menutup kran saat kita menggosok gigi,mencuci muka atau bencuci piring 2) Jika memungkinkan mandilah dengan pancuran. 3) Menyiram tanaman pada pagi hari atau sore hari agar tidak banyak air yang menguapkarana panas matahari.Gunakan air limbah yang tidak terlalu kotor untuk menyiram tanaman. 4) Jka mencuci pakaian dengan tangan, gunakan 3 ember ; ember pertama untuk merendam dan menyabun, ember kedua untuk membersihkan, ember ketiga untuk membilas. 5) Jika menggunakan mesin cuci, operasikan mesin cuci dengan beban cucian penuh. 6) Sebaiknya mencuci sepeda, motor, atau mobil dengan lap atau ember, cucilah kendaraan di atas rumput taman ,sehingga sekaligus menyiram tanaman.
RANGKUMAN MATERI :
* Syarat-syarat air bersih meliputi tiga komponen yaitu, yaitu persyaratan secara fisik, secara kimia, dan kandungan mikroba yang terdapat di dalamnya.
1) Persyaratan secara fisik air bersih :
Tidak keruh
Tidak berwarna
Tidak berasa apapun
Tidak berbau apapun
Suhu antara 10 -25 derajat Celsius (sejuk)
Tidak meninggalkan endapan
2) Syarat kimiawi air bersih :
Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun.
Tidak mengandung zat-zat kimia yang berlebihan.
pH (derajat keasaman) air antara 6,5 – 9,2.
3) syarat mikrobiologi air bersih : tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, dan kolera.
* usaha pelestarian air untuk mengurangi krisis air bersih:
menghemat penggunaan air.
membuat lubang resapan untuk menampung air hujan supaya terserap ke dalam tanah.
menanam pohon(reboisai) supaya akar-akar pohon dapat menahan air di dalam tanah .
tidak membuang samabah dan limbah secara sembarangan.
membuat bendungan.
membatasi pembuatan sumur bor.
tidak menebang hutan secar liar.
melindungi lingkungan sumber air tanah.
melakukan konservasi air tanah.
tidak menimbun sampah di dekat sumber air tanah.
mengurangi penggunaan zat kimiawi.
* contoh cara penghematan air:
mematikan kran jika sudah tidak digunakan lagi.
menyiram tanaman dengan air bekas cucian beras.
mencuci kendaran jika kotor.
mandi dengan shower dari pada gayung dan bathtub.
cuci peralatan makanan dan pakaian dengan air tampungan.
10, Panas (kalor) dapat berpindah melalui 3 cara, yaitu : a) Konduksi adalah proses perpindahan kalor secara hantaran. b) Konveksi adalah proses perpindahan ka;or yang disertai dengan perpindahan zat perantaranya. c) Radiasi adalah proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara.
11, Contoh perambatan kalor secara radiasi antara lain : a) Panas matahari sampai ke bumi b) Berada disekitar api unggun, maka panasnya akan sampai ditubuh kita c) Warna hitam pada siang hari lebih banyak menyerap kalor
12, Sifat-sifat bahan penghantar panas, yaitu : a) konduktor adalah bahan yang dapat menghantarkan panas dengan baik. contoh : bahan logam seperti panci, wajan penggorengan, serta alat-alat dapur yang berbahan logam, tembaga, alumunium. b) isolator adalah bahan yang tidak menghantarkan panas. contoh : kayu, kain, plastik, kaca, porselin. c) semi konduktor adalah bahan yang sedikit dapat menghantarkan panas. contoh : silikon, germanium.
Rangkuman Materi IPA – Tema 9 ST 2 PB 5.
CAMPURAN HOMOGEN DAN CAMPURAN HETEROGEN.
Campuran adalah materi yang terdiri atas dua jenis zat atau lebih. Campuran dibagi menjadi dua yaitu campuran homogen dan campuran heterogen. Campuran homogen adalah campuran atas dua/lebih materi atau zat yang dapat menyatu secara merata dan tidak dapat disah-pisah lagi. Contohnya ; air sirup merupakan campuran dari tiga materi yaitu air mineral, gula dan sari buah. Setelah tercampur sempurna ketiga zat ini sudah tidak dapat dipisahkan lagi.
Campuran heterogen adalah campuran yang terdiri atas dua zat/ lebih atau materi berbeda yang tidak dapat menyatu secara sempurna. Contohnya; air kopi merupakan campuran dari tiga materi yaitu air mineral, gula dan kopi. Setelah menjadi air kopi, antara air dan kopi masih bisa dipisahkan. Artinya, zat-zat penyusun air kopi tidak tercampur sempurna.
Berdasarkan ciri-ciri campuran, baik campuran homogen maupun campuran heterogen dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut; 1) Campuran tersusun atas dua atau lebih unsur atau senyawa. 2) Campuran dapat dipisahkan menjadi zat-zat penyusunnya. 3) Perbandingan massa zat-zat penyusunnya tidak tetap. 4) Sifat campuran sama dengan sifat zat-zat penyusunnya.
Rangkuman Materi IPA – Tema 9 ST 3 PB 1.
MATERI.
Materi adalah setiap objek atau segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. Materi yang banyak jenisnya tersebut dapat dikelompokkan menjadi benda padat, cair, dan gas. Berdasarkan komponen penyusunannya, materi dibedakan atas zat tunggal dan campuran. 1) Zat tunggal adalah zat yang komponen penyusunnya hanya satu zat atau materi. Zat tunggal dapat berupa unsur dan senyawa. 1a) Unsur adalah zat kimia yang tak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih sederhana. Ada dua jenis unsur, yaitu unsur logam dan nonlogam. contoh unsur logam adalah perak, besi, emas, dan platina. Adapun contoh unsur nonlogam antara lain hidrogen, oksigen, nitrogen, dan karbon. 1b) Senyawa adalah zat tunggal yang terbentuk dari beberapa unsur. contoh unsur senyawa adalah garam, air, dan gula.
2 Zat campuran adalah zat yang komponen penyusunnya terdiri atas dua atau lebih zat atau materi. Berdasarkan sifatnya, zat campuran terdiri atas zat campuran homogen dan zat campuran heterogen. 2a) Zat campuran Homogen adalah campuran yang terdiri atas dua materi atau zat yang dapat menyatu secara merata. contoh campuran homogen antara lain sirop (campuran gula, pewarna, dan air), larutan oralit (campuran air dan garam), dan udara (campuran gas-gas). 2b) Zat campuran heterogen adalah campuran yang terdiri atas dua zat atau materi berbeda yang tidak dapat menyatu secara sempurna. contoh campuran heterogen antara lain air kopi tumbuk, air dengan tanah, dan air dengan minyak.
Pengelompokan zat ada dua yaitu zat tunggal dan campuran. Zat tunggal terdiri atas unsur dan senyawa.Contohnya : Pada saat di sekolah ibu kantin membuat teh manis, berarti ibu kantin membuat suatu campuran. Campuran yang di buat ibu kantin yaitu campuran antara gula pasir dan air teh sebagai pelarut. Contoh lain misalnya saat kamu membuat susu. Kamu akan mencampurkan susu dengan air.saat kamu membuat kopi untuk ayahmu, kamu akan mencampurkan kopi, gula dan air. Pada dasarnya suatu campuran dapat berupa unsur dengan unsur ataupun unsur dengan senyawa. Komposisi unsur-unsur atau senyawa penyusun suatu campuran tidak tertentu. Sifat asli zat-zat pembentuk campuran masih tampak, sehingga penyusun cam puran tersebut dapat di kenal dan dapat di pisahkan lagi Ada dua campuran yaitu campuran homogen dan campuran hitrogen. Pada saat pulang sekolah cuaca sangat panas,Karena ibu masih asik membaca majalah sambil mendengarkan lagu-lagu favoritnya, Edo mengambil gelas dan Edo masukkan sesendok gula pasir, lalu sekantung teh celup dan terakhir ditambahkan air panas. Edo mengaduknya hingga gula terlarut dan terbentuklah teh manis yang hangat. Agar tehnya menjadi dingin , Edo menambahkan enam butir es batu berbentuk dadu yang di ambil dari kemari es, lalu Edo mengambil lagi es batu dari gelas dan membuangnya, jadilah teh dingin yang manis tanpa es. Seperti yang kamu ketahui bahwa segelas teh manis yang dibuat oleh Edo merupakan campuran homogen atau di sebut larutan. Ketika ditambahkan butiran es, campuran tersebut menjadi campuran heterogen karena dapat di pisahkan dengan tangan. Butiran es dapat di pisahkan dari air teh hanya dengan di ambil menggunakan tangan oleh Edo.
Pada solder terjadi perubahan listrik menjadi energi panas. Ujung solder yang panas bisa melelehkan timah, tetapi pada pangkalnya tempat memegang solder tidak terasa panas. Apakah sebabnya ?
Berdasarkan kemampuannya dalam menghantarkan panas, benda dapat dikelompokkan menjadi dua. Kedua kelompok benda itu adalah konduktor dan isolator. Konduktor dan isolator banyak dimanfaatkan dalam kehidupan. Nah, sebelum mempelajarinya, kalian perlu mengetahui tentang perpindahan panas.
A, Perpindahan Panas.
Panas suatu benda tergantung pada suhu benda tersebut. Semakin tinggi suhu benda, maka benda semakin panas. Tahukah kalian bahwa panas dapat berpindah (mengalir)? Panas berpindah dari tempat yang bersuhu tinggi ke tempat bersuhu rendah. Perpindahan panas dapat dilakukan melalui tiga cara, yakni konveksi, radiasi, dan konduksi.
A-1, Konveksi.
Perpindahan panas secara konveksi terjadi melalui aliran zat. Misalnya, es batu yang mencair dalam air panas. Panas dari air panas berpindah ke es batu. Panas berpindah bersama mengalirnya air panas ke es batu. Panas tersebut menyebabkan es batu meleleh. Agar lebih memahaminya, lakukanlah percobaan pada rubrik Laboratoria berikut.
Menyelidiki perpindahan panas secara konveksi.
Alat dan bahan : Tabung Kaca, Air, Tinta merah, lampu spiritus, penjepit (statif).
Cara Kerja :
1, Masukkan air ke dalam kaca hingga penuh.
2, Jepitlah tabung kaca dengan penjepit seperti pada gambar.
3, Letakkan lampu di bawah tabung kaca. Nyalakan lampu untuk memanaskan tabung kaca.
4, Setelah air panas teteskan tinta merah ke dalam air. Apakah tinda bergerak? mengapa demikian? Diskusikan hal ini dengan teman-teman kalian. Selanjutnya, catatlah kesimpulan kalian dan sampaikan di depan kelas.
Air pada tabung dipanaskan menjadi panas. Selanjutnya, air panas tersebut bergerak naik menuju tempat yang bersuhu lebih rendah. Air panas ini mendesak air dingin yang beraba di bagian atas. Akibatnya air dingin di bagian atas bergerak turun. Tinta yang diteteskan ke dalam air ikut bergerak bersama air. Dengan adanya tinda, pergerakan air panas tersebut dapat diamati dengan jelas, Kejadian berulang sehingga tinta tampak berputar. Pada proses ini berlangsung, panas mengalir bersama air. Perpindahan panas seperti inilah yang disebut Konveksi. Jadi konveksi adalah perpindahan panas disertai perpindahan zat perantaranya.
Konveksi juga terjadi pada asap pembakaran yang membumbung. Saat pembakaran, udara di atas api menjadi panas. Udara panas kemudian naik. Tempat udara panas digantikan udara dari sekitar perapian. Udara panas yang naik membawa uap air. Uap air ini berada dalam bentuk asap. Air adalah zat cair, sedangkan asap adalah gans. Panas mengalir pada keduanya. Jadi Konveksi dapat terjadi pada gas dan zat cair.
A-2, Radiasi.
Ketika matahari bersinar di siang hari, kalian merasa gerah, bukan? Padahal, kalian berada jauh dari matahari. Demikian juga saat kalian duduk di dekat api unggun. Kalian akan merasakan hangatnya api unggun. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi perpindahan panas. Perpindahan panas seperti ini disebut radiasi. Jadi, radiasi adalah perpindahan panas tanpa zat perantara. Untuk lebih jelasnya, lakukanlah kegiatan pada rubrik Laboratoria berikut.
Percobaan : Menyelidiki Perpindahan Panas secara Radiasi
Alat dan Bahan:
– Sendok makan 2 buah,
– Batang kayu 2 buah,
Cara Kerja:
1, Jemurlah sebuah sendok makan dan sebatang kayu di lantai. Lakukan ketika matahari telah bersinar. Lebih baik lagi jika dilakukan di tengah hari.
2, Simpan sendok dan batang kayu lainnya di tempat teduh.
3, Tunggulah kira-kira 5 menit.
4, Sentuhlah lantai tempat kalian menjemur sendok dan kayu.
5, Pegang sendok dan batang kayu yang dijemur.
6, Pegang sendok dan batang kayu yang disimpan di tempat teduh.
Apakah lantai yang kalian sentuh terasa panas? Bagaimana dengan sendok dan batang kayu yang dijemur? Mengapa bisa terjadi demikian? Diskusikan dengan teman-teman kalian. Selanjutnya, tulis kesimpulan kalian dan sampaikan di depan kelas.
A-3, Konduksi.
Konduksi adalah perpindahan panas melalui zat perantara. Namun, zat perantara tersebut tidak ikut berpindah (bergerak). Untuk memahaminya, lakukanlah kegiatan pada rubrik Jelajah berikut.
Siapkan lilin, penjepit, dan sebatang logam. Nyalakanlah lilin. Selanjutnya, jepitlah bagian tengah batang logam. Panaskan salah satu ujung logam pada nyala api lilin. Biarkan selama 5 menit. Setelah itu, sentuhlah ujung logam yang tidak dipanaskan. Lebih jelasnya, perhatikan gambar di samping. Jangan lupa, berhati-hatilah saat bekerja menggunakan benda panas.
Apa yang kalian rasakan? Mengapa hal itu dapat terjadi? Pikirkanlah jawabannya dan tuliskan dalam buku tugas kalian. Kumpulkan hasil kerja kalian kepada bapak atau ibu guru.
Pada kegiatan tadi, logam mula-mula tidak terasa panas. Selanjutnya, salah satu ujung logam dipanaskan. Ternyata, ujung logam yang tidak dipanaskan ikut panas. Hal ini terjadi karena adanya aliran panas. Panas mengalir sepanjang batang logam. Panas mengalir dari salah satu ujung
logam ke ujung lainnya. Akibatnya, bagian logam yang tidak dipanaskan menjadi terasa panas. Aliran panas ini memerlukan zat perantara. Akan tetapi, zat perantara tidak berpindah bersama aliran panas.
Peristiwa konduksi dapat kalian jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya seperti terlihat pada Gambar 4.3. Sebuah sendok logam dicelupkan ke dalam segelas air panas. Setelah beberapa saat, ujung sendok yang tidak tercelup menjadi terasa panas. Hal ini karena panas dari air mengalir sepanjang sendok logam.
Nah, sekarang kalian menjadi lebih paham tentang konduksi, bukan? Pada konduksi, panas mengalir melalui zat perantara atau penghantar. Namun, tidak semua benda dapat menjadi penghantar panas. Pada kegiatan di atas, batang logam dapat menghantarkan panas. Karenanya, batang logam disebut sebagai konduktor panas. Lalu, bagaimana jika logam diganti dengan plastik? Apakah panas dapat mengalir melalui plastik? Kalian akan menemukan jawabannya setelah mencermati uraian berikut.
B, Konduktor Panas.
Ujung solder yang terbuat dari besi dapat menghantarkan panas, Begitu pula dengan sterika. Bagian bawah sterika terbuat dari logam. Saat di aliri arus listrik, bagian bawah seterika menjadi panas. Karenanya, setrika dapat digunakan untuk merapikan pakaian.
Sekarang, perhatikan peralatan masak di dapur. Ambillah sebua sendok stainless steel. Jemurlah sendok tersebut di bawah terik matahari selama 15 menit. Setelah ini, sentuhlah sendok. Kalian tentunya merasakan panas, bukan? Hal ini juga terjadi pada wajan aluminium. Wajan aluminium dapat menghantarkan panas. Karenanya, wajan aluminium biasa digunakan untuk memasak. Stainless stekk dan aluminium merupakan bahan logam. Jadi, benda-benda yang terbuat dari logam dapat menghantarkan panas. Alat yang dapat menghantarkan panas disebut konduktor panas.
Sumber : http://gretha.my.id/audiobuku/sd-kelas-5-ilmu-pengetahuan-alam-5-bse-saling-temas-choiril-a/
Air memberi kehidupan pada semua makhluk hidup. Dengan demikian, air digunakan secara terus-menerus oleh semua makhluk hidup. Apakah air yang ada di bumi ini dapat habis? Sebenarnya air yang ada di bumi ini tidak akan pernah habis. Akan tetapi, mengapa akhir-akhir ini banyak daerah mengalami kekeringan?
Air memang dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup di dunia. Air tidak pernah habis. Air senantiasa tersedia di Bumi karena air selalu mengalami daur atau siklus. Namun, walaupun air mengalami daur, negeri kita sering dilanda kekeringan. Salah satu penyebab kekeringan berasal dari kegiatan manusia. Apa saja kegiatan manusia yang memengaruhi daur air? Mari simak uraian berikut untuk mengetahui jawabannya!
A, Daur Air dan Kegiatan Manusia yang Memengaruhinya.
Manusia dan makhluk hidup lain tidak dapat lepas dari air. Air memang diperlukan bagi kehidupan kita. Kegunaan air antara lain untuk keperluan rumah tangga, pertanian, industri, dan tidak terkecuali untuk pusat pembangkit listrik. Untungnya, air senantiasa tersedia di Bumi. Oleh karena itu, manusia seharusnya senantiasa bersyukur kepada Tuhan pencipta alam. Mengapa air selalu tersedia di Bumi? Hal ini karena air mengalami daur (siklus).
A-1, Daur Air.
Daur air merupakan sirkulasi (perputaran) air secara terus-menerus dari bumi ke atmosfer dan kembali ke Bumi. Daur air ini terjadi melalui proses evaporasi (penguapan), presipitasi (pengendapan), dan kondensasi (pengembunan). Perhatikan skema proses daur air di bawah ini!
Air di laut, sungai, dan danau menguap karena pengaruh panas dari sinar matahari. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air ke udara. Proses penguapan ini disebut evaporasi. Uap air naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses ini disebut presipitasi (pengendapan). Jika suhunya turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan). Titik-titik air di awan kemudian akan turun menjadi hujan. Air hujan akan turun di darat maupun di laut. Air hujan itu akan jatuh ke tanah atau perairan. Air hujan yang jatuh di tanah akan meresap menjadi air tanah. Selanjutnya, air tanah akan keluar melalui sumur. Air tanah juga akan merembes ke danau atau sungai. Air hujan juga ada yang jatuh ke perairan, misalnya sungai atau danau. Kondisi ini akan menambah jumlah air di tempat tersebut.
Air di sungai akan mengalir ke laut. Di lain pihak sebagian air di sungai dapat menguap kembali. Air sungai yang menguap membentuk awan bersama dengan uap dari air laut dan tumbuhan. Proses perjalanan air di daratan itu terjadi dalam daur air. Dari sini dapat disimpulkan bahwa jumlah air di Bumi secara keseluruhan cenderung tetap. Hanya wujud dan tempatnya yang berubah. Secara sederhana daur air dapat digambarkan seperti di samping ini.
Tampak gambar bagan proses daur air : Air – Evaporasi – Uap air – Presipitasi – Udara Jenuh uap air – Kondensasi – Awan – Hujan, kembali ke siklus awal air.
Akhir-akhir ini kekeringan terjadi di mana-mana. Padahal secara teori, air tidak akan pernah habis. Apakah faktor yang memengaruhinya? TErjadinya gangguan pada siklus air tersebut.
A-2 KegiatanManusiayang Memengaruhi Daur Air.
Coba amati kembali proses daur air di depan! Proses daur air menyebabkan air bergerak meninggalkan tanah ke udara. Selanjutnya, air turun lagi ke tanah. Nah, air yang turun ke tanah ini ada yang mengalir di permukaan tanah dan masuk sungai. Aliran air di sungai ini akan terkumpul kembali di laut. Ada juga air yang tergenang membentuk danau.
Air yang turun ke tanah ada yang masuk dan bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah serta batuan. Air yang masuk ke dalam tanah ini kemudian menjadi air cadangan (sumber air).
Air cadangan akan selalu ada apabila daerah peresapan air selalu tersedia. Daerah peresapan air biasa terdapat di hutan-hutan. Tetumbuhan hutan mampu memperkokoh struktur tanah. Saat hujan turun, air tidak langsung hanyut, tetapi akan teresap dan tersimpan di dalam tanah. Air yang tersimpan dalam tanah akan menjadi air tanah. Air akan lebih mudah meresap jika terdapat banyak tumbuhan. Air yang meresap akan diserap oleh akar tumbuhan tersebut. Adanya air dan akar di dalam tanah menyebabkan struktur tanah menjadi kokoh dan tidak mudah longsor.
Nah, menyimak uraian di atas dapat disimpulkan bahwa keberadaan hutan sangat penting. Hutan berperan dalam penyimpanan air. Oleh karena itu, kita harus senantiasa menjaga kelestarian hutan.
Saat ini telah banyak hutan yang gundul akibat penebangan liar. Selain penebangan, hutan dapat rusak akibat pembakaran. Biasanya hutan ditebang atau dibakar dengan alasan tertentu. Seperti untuk membuka lahan pertanian, perumahan, atau industri. Kegiatan- kegiatan ini dapat mengurangi kemampuan tanah dalam menyimpan air. Akibatnya, pada saat hujan terjadi banjir dan pada saat kemarau banyak daerah mengalami kekeringan.
Di perkotaan hingga di pedesaan kini marak pembangunan jalan yang menggunakan aspal atau beton. Penutupan tanah dengan aspal atau beton dapat menghalangi meresapnya air hujan ke dalam tanah. Akibatnya, pada saat hujan air tidak dapat meresap ke dalam tanah. Hal ini menyebabkan terjadinya banjir dan air menggenangi jalan-jalan.
Nah, apa kira-kira akibatnya jika daerah peresapan air semakin berkurang? Apabila daerah peresapan air semakin berkurang, cadangan air di bumi ini semakin menipis. Hal ini dapat mengakibatkan sungai-sungai dan danau menjadi kering. Keringnya sungai dan danau menyebabkan proses penguapan semakin menurun. Menurunnya proses penguapan ini menyebabkan berkurangnya pengendapan titik-titik air di awan. Keadaan ini tentu mengurangi terjadinya hujan.
Apa tindakan kita agar daur air di bumi berjalan baik? Coba lakukan kegiatan berikut!
Daur air merupakan sebuah proses yang berkesinambungan. Kita akan menikmati air sampai waktu yang tidak terbatas apabila daur air tersebut tidak terganggu. Kegiatan apa saja yang dapat memengaruhi atau mengganggu proses daur air? Diskusikan topik tersebut bersama teman-temanmu! Catatlah hasil diskusi secara rapi di dalam buku kerjamu!
Saat ini ketersediaan air semakin berkurang akibat kegiatan manusia. Kini saatnya kita memulai tindakan penghematan air. Menurutmu tindakan seperti apa yang dapat dilakukan untuk menghemat air?
B, Tindakan Penghematan Air.
Cobalah kamu mengamati penggunaan air di rumahmu! Air digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, memasak, dan mencuci piring. Berapa banyak air yang digunakan di rumahmu setiap hari?
Walaupun hingga saat ini air selalu tersedia di alam, tetapi kita harus menggunakan air secara bijaksana. Menghemat penggunaan air sangat bermanfaat, terutama jika air diperoleh melalui pompa air listrik atau PDAM. Semakin sering kita menghidupkan pompa tersebut, semakin besar tagihan listrik yang harus kita bayar. Demikian juga jika kita menggunakan air dari PDAM. Semakin banyak air yang kita pakai, tagihan air perbulannya juga semakin besar. Mungkin kamu belum dapat membayangkan tentang pemborosan penggunaan air. Nah, melalui kegiatan berikut, kamu akan mengetahui salah satu sebab pemborosan penggunaan air.
Percobaan : Mengetahui Tingkat Pemborosan Air.
1, Sediakan satu buah gelas (ukuran ±300 mL)!
2, Bukalah keran air sekecil mungkin sehingga air hanya menetes perlahan-lahan! Apabila tidak ada kran air di sekolahmu, dapat diganti dengan penampung air, misalnya ember atau kaleng bekas. Buatlah lubang kecil pada penampung air itu, kemudian isilah dengan air hingga penuh! Usahakan lubang itu cukup kecil sehingga air hanya keluar dengan menetes.
3, Tampunglah tetesan air tersebut hingga gelas penuh!
4, Catatlah waktu yang diperlukan oleh tetesan air untuk memenuhi gelas tersebut!
5, Seandainya keran atau tandon air di rumahmu bocor sehingga air menetes seperti pada percobaan ini, berapa liter air yang terbuang sia-sia selama satu hari (24 jam)?
6, Tulislah laporan dan kesimpulan kegiatan ini, kemudian kumpulkan kepada bapak atau ibu guru!
Catatan: Lakukan kegiatan ini di dalam laboratorium bersama gurumu!
Percobaan di atas telah menunjukkan pemborosan air yang sering terjadi di lingkungan rumah tangga. Dari jumlah air yang terbuang, kamu dapat memperkirakan pemborosan yang terjadi, bukan? Sekarang, apa tindakanmu untuk menghemat pemakaian air?
Air yang digunakan di rumah-rumah penduduk berasal dari sumur maupun ledeng (PDAM). Berdasarkan pengetahuanmu tentang pemborosan air, diskusikanlah bersama kelompokmu mengenai cara-cara menghemat air! Jangan lupa mencatat hasil diskusi di dalam buku kerjamu!
Tindakan penghematan air dapat dilakukan dengan cara-cara berikut.
a, Menutup kran setelah menggunakannya. Ingat, jangan sampai air bersih terbuang sia-sia!
b, Memanfaatkan air bekas cucian beras atau sayuran untuk menyiram tanaman. Hal ini dapat dilakukan untuk menghemat penggunaan air bersih.
c, Tidak mencuci kendaraan setiap hari. Membersihkan kendaraan bisa dengan mengelapnya saja.
d, Menggunakan air seperlunya, artinya tidak berlebih-lebihan untuk keperluan apa pun.
Itulah beberapa cara penghematan air. Terapkanlah dalam kehidupanmu sehari- hari! Usahakan untuk menghemat air, terutama di lingkungan keluargamu!
Rangkuman :
1, Daur air dimulai dari menguapnya air dari berbagai sumber. Uap air naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan udara tidak dapat lagi menampung uap air. Jika suhu uap air turun, uap air ini akan berubah menjadi titik-titik air (mengembun). Titik-titik air ini membentuk awan. Titik-titik air turun menjadi hujan.
2, Kegiatan yang memengaruhi daur air sebagai berikut.
a,Penebangan pohon secara liar.
b,Betonisasi atau pengaspalan jalan, terutama jalan-jalan di kampung.
3.Cara menghemat air sebagai berikut.
a,Menutup keran setelah menggunakannya.
b,Memanfaatkan air bekas cucian beras atau sayuran untuk menyiram tanaman.
c,Tidak mencuci kendaraan setiap hari.
d,Menggunakan air seperlunya.
1.Air di bumi tidak pernah habis walaupun terus-menerus digunakan. Hal ini disebabkan air mengalami . . . .
a, penambahan.
b, perputaran.
c, pencampuran.
d, pengurangan.
Jawab : B – Perputaran air atau sering di sebut Siklus Air.
2.Air hujan dapat menjadi air tanah karena proses . . . .
a, penguapan.
b, pengembunan.
c, pengendapan.
d, peresapan.
Jawab : D-Peresapan, yaitu peresapan air hujan kedalam tanah.
3.Uap air naik ke udara membentuk . . . .
a, awan.
b, pelang.i
c, air.
d, es.
4.Uap air yang suhunya turun akan ber- ubah menjadi air. Air ini akan berkumpul di angkasa kemudian turun menjadi . . . .
a.hujan c. angin
b.kabut d. pelangi
5.Air di permukaan Bumi mengalami penguapan karena mendapat . . . .
a.panas bumi
b.panas matahari
c.tiupan angin
d.terpaan hujan
6.Air di Bumi selalu tersedia karena adanya . . . .
a.lautan c. mata air
b.hujan d. daur air
7.Pohon-pohon mempunyai arti penting dalam daur air. Pohon-pohon tersebut berfungsi untuk . . . .
SD Kelas 6 – Ilmu Pengetahuan Alam 6 – BSE – Dwi Suhartanti
Daftar Isi :
Bab 1 Ciri Khusus Makhluk Hidup. A. Ciri Khusus pada Hewan – 2. B. Ciri Khusus pada Tumbuhan – 7.
Bab 2 Perkembangbiakan Makhluk Hidup. A. Pertumbuhan dan Perkembangan – 14. B. Perkembangbiakan – 18.
Bab 3 Keseimbangan Ekosistem. A. Kegiatan Manusia yang Mengganggu Keseimbangan Ekosistem – 33. B. Pemanfaatan Bagian Tubuh Hewan dan Tumbuhan – 36. C. Hewan dan Tumbuhan Langka – 40. D. Pelestarian Makhluk Hidup – 41.
Bab 4 Hantaran Panas pada Benda. A. Perpindahan Panas – 48. B. Konduktor Panas – 52. C. Isolator Panas – 52. D. Pemanfaatan Konduktor dan Isolator Panas – 54.
Bab 5 Perubahan Benda. A. Penyebab Perubahan Benda – 60. B. Memilih Bahan untuk Membuat Suatu Benda – 68. Latihan Ulangan Akhir Semester I – 76.
Bab 6 Gaya dan Gerak A. Hubungan antara Gaya dan Gerak – 80. B. Hubungan antara Gaya dan Energi – 86.
Bab 7 Energi Listrik. A. Listrik Statis – 94 B. Listrik Dinamis dan Rangkaian Listrik – 96 C. Sumber Energi Listrik – 99 D. Perubahan Energi Listrik – 102 E. Penggunaan Energi Listrik dalam Kehidupan – 104 F. Cara Menghemat Energi Listrik – 106
Bab 8 Tata Surya. A. Tata Surya dan Matahari sebagai Pusatnya – 112. B. Planet sebagai Anggota Tata Surya. – 114. C. Komet, Asteroid, Meteoroid, dan Satelit – 118.
Bab 9 Gerakan Bumi dan Bulan. A. Gerakan Bumi – 126. B. Gerakan Bulan – 131. C. Pengaruh Gerakan Bumi dan Bulan – 133. D. Sistem Penanggalan – 137. Latihan Ujian Nasional – 143. Kunci Jawaban – 149. Daftar Pustaka – 153.
SD Kelas 5 – Ilmu Pengetahuan Alam 5 – BSE – Saling Temas – Choiril A
Daftar Isi :
Bab I Alat Pernapasan. A, Alat Pernapasan pada Manusia, 2. B, Alat Pernapasan pada Hewan, 7.
Bab II Pencernaan Makanan pada Manusia. A, Alat Pencernaan pada Manusia, 14. B, Penyakit pada Alat Pencernaan, 18. C, Hubungan Makanan dengan Kesehatan, 19.
Bab III Alat Peredaran Darah. A, Alat Peredaran Darah dan Fungsinya, 30. B, Gangguan pada Sistem Peredaran Darah dan Cara Pencegahannya, 33.
Bab IV Pembuatan Makanan pada Tumbuhan. A, Fotosintesis, 38. B, Ketergantungan Manusia dan Hewan terhadap Tumbuhan Hijau, 42.
Bab V Penyesuaian Diri Makhluk Hidup terhadap Lingkungannya. A, Cara Hewan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungannya, 48. B, Cara Tumbuhan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungannya, 54.
Bab VI Sifat Bahan. Hubungan Antara Sifat Bahan dengan Bahan Penyusunnya, 62.
Bab VII Perubahan Sifat Benda. A. Sifat Benda, 70. B. Perubahan Sifat Benda dan Faktor-Faktor yang Memengaruhinya, 71. Latihan Ulangan Semester, 77.
Bab VIII Gaya. A. Gaya Gravitasi, 82. B. Gaya Gesek, 84. C. Gaya Magnet, 88.
Bab IX Pesawat Sederhana. Jenis-Jenis Pesawat Sederhana dan Kegunaannya, 98.
Bab X Sifat-Sifat Cahaya dan Pemanfaatannya. A. Sifat-Sifat Cahaya, 110. B. Pemanfaatan Sifat-Sifat Cahaya dalam Karya Sederhana, 117.
Bab XI Pembentukan Tanah. Proses Terbentuknya Tanah, 124.
Bab XII Susunan Bumi. Mengenal Proses Terjadinya Bumi dan Susunan Bumi, 138.
Bab XIII Daur Air. A. Daur Air dan Kegiatan Manusia yang Memengaruhinya, 146. B. Tindakan Penghematan Air, 149.
Bab XIV Peristiwa Alam Beserta Dampaknya. Peristiwa Alam yang Terjadi di Indonesia, 154
Bab XV Dampak Kegiatan Manusia terhadap Permukaan Bumi. Kegiatan Manusia yang Memengaruhi Permukaan Bumi, 162
Latihan Ulangan Kenaikan Kelas, 169. Glosarium, 175. Daftar Pustaka, 180. Kunci Jawaban Soal-Soal Terpilih, 181.
SD Kelas 4 – Ilmu Pengetahuan Alam 4 – BSE – Mulyanti
Bab 1 Rangka Manusia …………………………………………………….. 1 A. Struktur Rangka Manusia ……………………………….. 2 B. Perawatan Rangka dalam Kehidupan Sehari-hari ………………………………………………………. 5 Rangkuman……………………………………………………………… 8 Uji Kompetensi ………………………………………………………… 10
Bab 2 Alat Indra Manusia ………………………………………………… 15 A. Pancaindra ………………………………………………………. 16 B. Perawatan Pancaindra …………………………………….. 24 Rangkuman……………………………………………………………… 26 Uji Kompetensi ………………………………………………………… 28
Bab 3 Bagian Tumbuhan dan Fungsinya ………………………….. 33 A. Akar ………………………………………………………………… 34 B. Batang……………………………………………………………… 35 C. Daun ……………………………………………………………….. 39 D. Bunga ……………………………………………………………… 41 Rangkuman……………………………………………………………… 42 Uji Kompetensi ………………………………………………………… 44
Bab 4 Penggolongan Hewan …………………………………………….. 49 A. Jenis Makanan Hewan …………………………………….. 50 B. Penggolongan Hewan …………………………………….. 51 vii Rangkuman……………………………………………………………… 54 Uji Kompetensi ………………………………………………………… 55
Bab 5 Daur Hidup Hewan ………………………………………………… 57 A. Daur Hidup Hewan di Lingkungan Sekitar…….. 58 B. Pemeliharaan Hewan………………………………………. 60 Rangkuman……………………………………………………………… 62 Uji Kompetensi ………………………………………………………… 64
Bab 6 Hubungan Antara Makhluk Hidup dan Lingkungan …………………………………………………………….. 69 A. Hubungan Timbal Balik Antara Dua Makhluk Hidup (Simbiosis) …………………………………………… 70 B. Rantai Makanan ………………………………………………. 72 C. Hubungan Antara Makhluk Hidup dan Lingkungan …………………………………………………….. 74 Rangkuman……………………………………………………………… 77 Uji Kompetensi ………………………………………………………… 79
Bab 7 Sifat dan Perubahan Wujud Benda ………………………… 83 A. Sifat Benda Padat, Cair, dan Gas ……………………… 84 B. Perubahan Wujud Benda…………………………………. 94 C. Sifat Bahan dan Kegunaannya ………………………… 96 Rangkuman……………………………………………………………… 100 Uji Kompetensi ………………………………………………………… 102 Evaluasi Akhir Semester I……………………………………………………….. 109
Bab 8 Gaya ………………………………………………………………………… 117 A. Pengertian Gaya ……………………………………………… 118 B. Pengaruh Gaya pada Gerak Benda………………….. 120 C. Pengaruh Gaya terhadap Bentuk Benda ………….. 122 Rangkuman……………………………………………………………… 124 Uji Kompetensi ………………………………………………………… 126
Bab 9 Berbagai Bentuk Energi dan Penggunaannya ……….. 129 A. Energi Panas di Sekitar Kita…………………………….. 130 B. Energi Bunyi……………………………………………………. 134 C. Energi Alternatif dan Penggunaannya …………….. 140 D. Energi Gerak Akibat Pengaruh Udara …………….. 143 Rangkuman……………………………………………………………… 146 Uji Kompetensi ………………………………………………………… 149
Bab 10 Perubahan Kenampakan Permukaan Bumi dan Benda Langit …………………………………………………………… 153 A. Perubahan Kenampakan Bumi ……………………….. 154 B. Kenampakan Bulan …………………………………………. 156 Rangkuman……………………………………………………………… 157 Uji Kompetensi ………………………………………………………… 159
Bab 11 Perubahan Lingkungan Fisik dan Pengaruhnya terhadap Daratan ……………………………………………………. 161 A. Hujan ………………………………………………………………. 162 B. Angin ………………………………………………………………. 164 C. Gelombang Air Laut ……………………………………….. 166 D. Sinar Matahari ………………………………………………… 168 E. Gempa Bumi …………………………………………………… 169 F. Gunung Meletus ……………………………………………… 170 Rangkuman……………………………………………………………… 171 Uji Kompetensi ………………………………………………………… 173
Bab 12 Hubungan Sumber Daya Alam, Lingkungan, Teknologi, dan Masyarakat…………………………………….. 175 A. Macam-Macam Sumber Daya Alam………………… 176 B. Hasil Teknologi dari Berbagai Sumber Daya Alam…………………………… 181 C. Dampak Pengambilan Bahan Alam…………………. 183 Rangkuman……………………………………………………………… 185 Uji Kompetensi ………………………………………………………… 187 Evaluasi Akhir Semester II ……………………………………………………… 189 Kunci Jawaban ………………………………………………………………………… 195 Glosarium………………………………………………………………………………… 203 Daftar Pustaka ………………………………………………………………………… 202
SD Kelas 3 – Ilmu Pengetahuan Alam 3 – BSE – Mulyati
Kegiatan Semester 1 __________________________________ 1
Bab 1 Makhluk Hidup ________________________________ 3 A. Ciri-Ciri Makhluk Hidup _________________________ 4 B. Mengelompokkan Makhluk Hidup Berdasarkan Ciri-Cirinya ____________________________________ 12 C. Kebutuhan Makhluk Hidup _____________________ 18
Bab 2 Perubahan pada Makhluk Hidup ________________ 23 A. Perubahan yang Terjadi pada Manusia ___________ 24 B. Apa yang Menyebabkan Tubuh Kita Tumbuh dan __ Berkembang? _________________________________ 26 C. Perubahan yang Terjadi pada Hewan dan Tumbuhan ____________________________________ 30
Bab 3 Lingkungan Sehat dan Lingkungan Tidak Sehat ___ 37 A. Ciri-Ciri Lingkungan Sehat dan Lingkungan tidak Sehat _________________________________________ 38 B. Lingkungan yang Tercemar Tidak Baik bagi Kesehatan ____________________________________ 39 C. Cara-Cara Menciptakan Lingkungan yang Sehat ____ 42
Bab 4 Benda Padat, Benda Cair, dan Gas _______________ 47 A. Sifat-Sifat Benda Padat, Benda Cair, dan Gas _______ 48 B. Perubahan Sifat Benda __________________________ 51 C. Benda dan Kegunaannya _______________________ 54 Kegiatan Semester 2 __________________________________ 61
Bab 5 Gerak Benda dan Energi ________________________ 63 A. Gerak Benda __________________________________ 64 B. Pengaruh Energi dalam Kehidupan Sehari-hari ____ 69 Bab 6 Penerapan Konsep Energi Gerak _________________ 79 A. Membuat Kincir Angin __________________________ 80 B. Cara Menghemat Energi ________________________ 84
Bab 7 Permukaan Bumi dan Cuaca _____________________ 89 A. Kenampakan Permukaan Bumi __________________ 90 B. Hubungan Keadaan Awan dan Cuaca _____________ 94 C. Pengaruh Cuaca terhadap Kegiatan Manusia _______ 99
Bab 8 Sumber Daya Alam dan Pelestariannya ____________ 103 A. Penggunaan Sumber Daya Alam _________________ 104 B. Cara Memelihara dan Melestarikan Alam __________ 106 Istilah IPA ___________________________________________ 117 Daftar Pustaka _______________________________________ 119 Kunci Jawaban _______________________________________ 121
SD Kelas 2 – Ilmu Pengetahuan Alam 2 – BSE – Sri Purwati
Tema 1 – Mengenal hewan dan tumbuhan.
bab 1 tubuh hewan dan tumbuhan…………….. 2 a tubuh hewan dan kegunaannya ………………….. 3 b bagian bagian tumbuhan dan kegunaannya. 11 rangkuman dan refleksi ……………………………………. 16 latihan akhir bab………………………………………………. 17 tugas rumah ……………………………………………………… 20
Bab 2 pertumbuhan hewan dan tumbuhan …. 21 a pertumbuhan hewan ……………………………………. 22 b pertumbuhan tumbuhan ………………………………. 26 rangkuman dan refleksi ……………………………………. 29 latihan akhir bab………………………………………………. 30 tugas rumah ……………………………………………………… 32
Bab 3 tempat hidup hewan dan tumbuhan …. 33. a tempat hidup hewan ……………………………………. 34 b tempat hidup tumbuhan ………………………………. 37 rangkuman dan refleksi ……………………………………. 41 latihan akhir bab………………………………………………. 42 tugas rumah ……………………………………………………… 44
Bab 4 manfaat hewan dan tumbuhan bagi manusia …………………………………… 45 a peranan hewan bagi manusia …………………….. 46 b peranan tumbuhan bagi manusia ……………….. 50 rangkuman dan refleksi ……………………………………. 53 latihan akhir bab………………………………………………. 54 tugas rumah ……………………………………………………… 56
Tema 2 – benda dapat berubah bentuk
bab 5 wujud benda……………………………………. 58 a ciri ciri benda padat dan benda cair …………… 59 b benda benda padat di sekitarku …………………. 63 c benda benda cair di sekitarku …………………….. 66 rangkuman dan refleksi ……………………………………. 68 latihan akhir bab………………………………………………. 69 tugas rumah ……………………………………………………… 72
bab 6 perubahan benda ……………………………. 73 a perubahan bentuk benda ……………………………. 74 b perubahan wujud benda……………………………… 78 rangkuman dan refleksi ……………………………………. 81 latihan akhir bab………………………………………………. 82 tugas rumah ……………………………………………………… 84
bab 7 kegunaan benda……………………………… 85 a kegunaan benda benda di rumah ……………….. 86 b kegunaan benda benda di sekolah …………….. 88 c kegunaan benda benda di jalan …………………. 90 rangkuman dan refleksi ……………………………………. 93 latihan akhir bab………………………………………………. 94 tugas rumah ……………………………………………………… 96
Tema 3 – energi dalam kehidupan kita.
bab 8 sumber energi …………………………………. 98 a bentuk bentuk energi …………………………………… 99 b alat alat penghasil energi ……………………………. 102 c sumber sumber energi …………………………………. 105 rangkuman dan refleksi ……………………………………. 109 latihan akhir bab………………………………………………. 110 tugas rumah ……………………………………………………… 112
bab 9 penghematan energi ……………………….. 113 a penggunaan energi dalam kehidupan sehari hari ………………………………….. 114 b penghematan energi …………………………………… 118 rangkuman dan refleksi ……………………………………. 120 latihan akhir bab………………………………………………. 121 tugas rumah ……………………………………………………… 122
Tema 4 – matahari sahabat kita
bab10 posisi matahari ………………………………. 124 a pengaruh posisi matahari ……………………………. 125 b bayangan akibat cahaya matahari …………….. 128 rangkuman dan refleksi ……………………………………. 131 latihan akhir bab………………………………………………. 132 tugas rumah ……………………………………………………… 136
bab11 manfaat dan dampak buruk sinar matahari ……………………………….. 137 a manfaat panas dan sinar matahari bagi makhluk hidup ……………………………………… 138 b dampak buruk panas dan sinar matahari bagi manusia……………………………………………….. 141 rangkuman dan refleksi ……………………………………. 144 latihan akhir bab………………………………………………. 145 tugas rumah ……………………………………………………… 146 latihan akhir tahun ajaran ………………………………… 147 glosarium………………………………………………………….. 156 daftar pustaka………………………………………………….. 158 kunci jawaban ………………………………………………….. 159
SD Kelas 1 – Ilmu Pengetahun Alam – BSE – Sri Purwati
Kelas 1 – Tema 1 – Anak Sehat dan pintar.
Bab 1 tubuhku halaman 2. a, bagian bagian tubuhku halaman halaman 3. b, kegunaan bagian bagian tubuhku halaman 6. c, cara merawat tubuhku halaman 8. Rangkuman dan refleksi halaman 12. Latihan akhir bab, halaman 13. Tugas rumah, halaman 16.
Bab 2 aku tumbuh sehat halaman 17. a, makanan untuk pertumbuhan, halaman 18. b, kebutuhan hidup yang lain , halaman 20. c, kebiasaan hidup sehat, halaman 22. Rangkuman dan refleksi, halaman 27. Latihan akhir bab , halaman 28. Tugas rumah , halaman 30.
bab 3 lingkunganku sehat, halaman 31. a, lingkungan sehat, halaman 32. b, menciptakan lingkungan sehat , halaman 34. c, merawat tanaman dan hewan, halaman 36. rangkuman dan refleksi, halaman 39. latihan akhir bab, halaman 40. tugas rumah , halaman 42.
tema 2 – benda benda di sekitarku. bab 4 ciri ciri benda, halaman 44. a, beragam bentuk benda,halaman 45. b, beragam ukuran benda, halaman 48. c, beragam warna benda, halaman 49. d, beragam rasa, halaman 50. e, beragam permukaan benda, halaman 52. f, beragam bau, halaman 53. rangkuman dan refleksi, halaman 54. latihan akhir bab, halaman 55. tugas rumah, halaman 58.
bab 5 perubahan dan kegunaan benda, halaman 59. a, perubahan bentuk benda, halaman 60. b, kegunaan berbagai benda, halaman 63. rangkuman dan refleksi, halaman 67. latihan akhir bab, halaman 68. tugas rumah, halaman 70.
bab 6 gerak benda, , halaman 71. a, benda dapat bergerak, halaman 72. b, bentuk gerakan benda, halaman 76. c, sumber tenaga gerak, halaman 78. rangkuman dan refleksi, halaman 83. latihan akhir bab, halaman 84. tugas rumah, halaman 86.
tema 3 – cuaca dan musim selalu berubah. bab 7 benda langit, halaman 88. a benda langit pada pagi hari , halaman 89. b benda langit pada malam hari, halaman 91. rangkuman dan refleksi , halaman 94. latihan akhir bab, halaman 95. tugas rumah , halaman 98.
bab 8 cuaca dan musim , halaman 99. a perubahan cuaca, halaman 100. b musim dan pengaruhnya, halaman 102. rangkuman dan refleksi, halaman 107. latihan akhir bab, halaman 108. tugas rumah , halaman 110. latihan akhir tahun ajaran , halaman 111. glosarium , halaman 119. daftar pustaka, halaman 121. kunci jawaban, halaman 122.
Peserta Didik dapat menentukan ide pokok teks menggali informasi tersirat teks menentukan pernyataan sesuai isi teks mengidentifikasi jenis teks .
Peserta didik dapat: memprediksi kejadian berdasarkan isi teks membandingkan isi teks melengkapi tabel dengan pokok-pokok pikiran berdasarkan isi teks.
Bahasa Indonesia – Membaca Sastra :
Peserta didik dapat: menentukan informasi tersurat pada karya sastra menentukan unsur intrinsik karya sastra (tokoh, latar, watak tokoh) menentukan makna kata/simbol/kias.
Peserta didik dapat: menggali informasi tersirat dalam karya sastra (menyimpulkan / memaknai bagian teks ) menentukan unsur intrinsik karya sastra (konflik, amanat, tema).
Peserta didik dapat: memprediksi kejadian berdasarkan isi cerita menentukan nilai- nilai cerita menentukan keteladanan tokoh cerita .
Bahasa Indonesia – Menulis Terbatas :
Peserta didik dapat melengkapi kalimat/teks dengan istilah/kata/ungkapan/peribahasa .
Peserta didik dapat : menyusun berbagai petunjuk (menggunakan/membuat sesuatu) menyusun berbagai teks (deskripsi, narasi) melengkapi berbagai jenis teks (laporan, iklan, pidato) melengkapi kalimat/teks dengan kata bentukan .
Bahasa Indonesia – Menyunting kata/istilah, frase, kalimat, paragraf, ejaan, dan tanda baca.
Peserta didik dapat: menunjukkan kesalahan penggunaan ejaan menunjukkan kesalahan penggunaan tanda baca.
Peserta didik dapat : menggunakan ejaan menggunaan tanda baca.
Peserta didik dapat: memperbaiki kesalahan penggunaan ejaan memperbaiki penggunaan kesalahan penggunaan tanda baca.
Matematika – Bilangan :
Peserta didik dapat mengenal dan memahami pengetahuan tentang: operasi hitung bilangan cacah, operasi hitung bilang bulat, operasi hitung bilangan pangkat dua dan tiga, akar pangkat dua dan tiga, KPK dan FPB, pecahan, perbandingan.
Peserta didik dapat mengaplikasikan pengetahuan tentang: – operasi hitung bilangan cacah, ˗ operasi hitung bilangan bulat, ˗ operasi hitung bilangan pangkat dua dan tiga, akar pangkat dua dan tiga , ˗ KPK dan FPB, ˗ pecahan, ˗ perbandingan.
Peserta didik dapat menggunakan nalar yang berkaitan dengan: ˗ operasi hitung bilangan cacah, ˗ operasi hitung bilangan bulat, ˗ KPK dan FPB, ˗ pecahan, ˗ perbandingan.
Matematika – Geometri dan Pengukuran.
Peserta didik dapat mengenal dan memahami pengetahuan tentang: – satuan ukuran kuantitas, satuan berat, satuan panjang, satuan waktu, satuan volum. – waktu, jarak, dan kecepatan, – keliling dan luas segiempat, – keliling dan luas lingkaran, – sifat-sifat bangun datar, – sifat-sifat bangun ruang, – koordinat Kartesius, – simetri dan pencerminan.
Peserta didik dapat mengaplikasikan pengetahuan tentang: – satuan ukuran kuantitas, satuan berat, satuan panjang, satuan waktu, satuan volum, – waktu, jarak, dan kecepatan, – keliling segiempat, – keliling dan luas lingkaran – luas permukaan kubus, balok, dan tabung – volume kubus, balok, dan tabung – koordinat Kartesius – simetri dan pencerminan
Peserta didik dapat menggunakan nalar yang berkaitan dengan: ˗ satuan ukuran, ˗ waktu, jarak, dan kecepatan, ˗ keliling dan luas segiempat ˗ keliling dan luas lingkaran ˗ luas permukaan kubus, balok, dan tabung ˗ volume kubus, balok, dan tabung.
Matematika – Pengolahan Data :
Peserta didik dapat mengenal dan memahami pengetahuan tentang: penyajian data dalam bentuk tabel, diagram batang, dan diagram lingkaran rata-rata hitung dan modus
Peserta didik dapat mengaplikasikan pengetahuan tentang: ˗ penyajian data dalam bentuk tabel, diagram batang, dan diagram lingkaran ˗ rata-rata hitung dan modus
Peserta didik dapat menggunakan nalar yang berkaitan dengan: ˗ penyajian data dalam bentuk tabel, diagram batang, dan diagram lingkaran ˗ rata-rata hitung dan modus.
IPA – Makhluk Hidup dan Lingkungannya.
Peserta didik mampu memahami pengetahuan tentang: ˗ hubungan antar makhluk hidup dengan lingkungannya ˗ penyesuaian diri makhluk hidup ˗ pelestarian lingkungan.
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan tentang: ˗ hubungan antar makhluk hidup dengan lingkungannya, ˗ penyesuaian diri makhluk hidup.
Peserta didik mampu menggunakan nalar berkaitan dengan: ˗ hubungan antarmakhluk hidup, ˗ upaya manusia dalam pelestarian lingkungan.
IPA – Struktur dan Fungsi Makhluk Hidup :
Peserta didik mampu memahami pengetahuan tentang: ˗ bagian tubuh tumbuhan/hewan dan fungsinya – daur hidup hewan, ˗ alat gerak dan fungsinya, ˗ sistem pernapasan pada manusia/hewan, ˗ sistem pencernaan pada manusia, ˗ sistem peredaran darah pada manusia, ˗ perkembangbiakan makhluk hidup, ˗ perkembangan dan pertumbuhan manusia, ˗ pemeliharaan kesehatan organ.
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan tentang: ˗ daur hidup hewan, ˗ mekanisme sistem gerak, ˗ mekanisme sistem organ (pernapasan, pencernaan, dan peredaran darah), ˗ pemeliharaan kesehatan organ.
Peserta didik mampu menggunakan nalar berkaitan dengan: ˗ hubungan antara system organ dan gangguan yang ditimbulkan, ˗ percobaan pada system organ hubungan antara daur, ˗ hidup/perkembangbiakan dengan pelestarian makhluk hidup.
IPA – Benda dan Sifatnya :
Peserta didik mampu memahami pengetahuan tentang: ˗ sifat benda, ˗ perubahan wujud benda.
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan tentang: ˗ sifat benda, ˗ perubahan wujud benda.
Peserta didik mampu menggunakan nalar berkaitan dengan: ˗ perubahan wujud benda.
IPA – Energi dan Perubahannya :
Peserta didik mampu memahami pengetahuan tentang: ˗ gaya dan gerak, ˗ bentuk energi dan perubahannya, ˗ suhu dan kalor, ˗ bunyi dan cahaya, ˗ listrik dan magnet.
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan tentang: ˗ gaya dan gerak, ˗ bentuk energy dan perubahannya, ˗ suhu dan kalor, ˗ bunyi dan cahaya, ˗ listrik dan magnet.
Peserta didik mampu menggunakan nalar berkaitan dengan: ˗ gaya dan gerak, ˗ bentuk energi dan perubahannya, ˗ suhu dan kalor, ˗ bunyi dan cahaya,˗ listrik dan magnet.
IPA – Bumi dan Alam Semesta :
Peserta didik mampu memahami pengetahuan tentang: ˗ sumber daya alam, ˗ daur air, ˗ sistem tata surya.
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan tentang: ˗ sumber daya alam, ˗ daur air, ˗ sistem tata surya.
Peserta didik mampu menggunakan nalar berkaitan dengan: ˗ sumber daya alam, ˗ daur air.
Ciri Khusus Hewan – Sesuai Kisi-kisi USBN SD – IPA 2019.
Ciri Khusus Hewan
1. Kelelawar
Merupakan satu-satunya mamalia yang dapat terbang.
Jenisnya terdiri atas : kelelawar buah (pemakan buah), kelelawar ikan (pemakan ikan), kelelawar lidah panjang (pemakan nektar), kelelawar katak (pemakan katak), dan kelelawar vampir (penghisap darah).
Hidup di gua yang lembab dan gelap atau di pohon yang tinggi.
Mencari makan pada waktu malam hari (nocturnal).
Tidur pada siang hari dengan keadaan menggantung terbalik.
Memiliki daya pendengaran yang tajam.
Memiliki kemampuan ekolokasi yaitu menggunakan gelombang bunyi untuk mengetahui posisi mangsanya.
Pada saat terbang kelelawar mengeluarkan bunyi berfrekuensi tinggi (ultrasonik)yang jika mengenai benda akan menimbulkan pantulan. Pantulan bunyi ini ditangkap oleh telinga kelelawar sehingga dapat mengetahui ukuran, jarak, dan arah benda pada waktu singkat.
2. Cecak atau Tokek
Dapat merayap di dinding.
Pada telapak kakinya terdapat struktur lapisan yang bersifat lengket dan tampak seperti guratan-guratan yang berfungsi sebagai alat pelekat.
Untuk mempertahankan diri dari musuh, cicak memutuskan ekornya dengan tujuan untuk mengelabui musuhnya (autotomi). Ekor cicak tersebut dapat tumbuh kembali.
3. Ikan Lele dan Serowot
Hidup di air tawar
Tidak mengandalkan mata untuk mencari makan yang tersembunyi di dasar sungai yang berlumpur dan gelap.
Mengandalkan kumis (misai) yang merupakan organ indra khusus.
Misai berbentuk embelan panjang pada bibir bawah dan bibir atas ikan.
Misai memiliki kuncup pengecap.
Ketika berenang di air, ikan lele dan serowot menyapu dasar sungai dengan misainya untuk mengenali rasa binatang di dekatnya.
lele kampung
lele dumbo
4. Bunglon
Dapat mengubah warna tubuhnya sebagai tanggapan terhadap perubahan suhu dan cahaya di sekitarnya.
Kemampuan untuk menyamar membantu bunglon untuk menangkap mangsa dan menghindari pandangan musuh.
Memiliki lidah panjang dan lengket untuk menangkap mangsa dan membawanya ke rahang.
Memiliki mata yang dapat berputar dan dapat melihat ke segala arah.
Memiliki kaki yang dapat mencengkeram seperti tangan agar dapat menggenggam dengan kuat.
5. Laba-laba
.
Kebanyakan memiliki penglihatan yang buruk
Membuat jaring untuk menangkap mangsa
Jaring terbuat dari bahan yang berasal dari organ khusus dalam abdomen (perut) yang disebut alat antih.
Mengandalkan indra peraba pada kakinya untuk memeriksa apakah terdapat mengsa dalam jaringnya.
6. Jerapah
Memiliki leher yang panjang sehingga memungkinkan untuk memakan tunas dan daun muda.
Dapat minum dengan menundukkan kepalanya.
Memiliki katup kecil pada bagian dalam pembuluh darah di kepalanya sehingga saat ketinggian kepala jerapah berubah, katup tersebut dapat mencegah tekanan darah yang tinggi naik ke kepala.
7. Tupai
Memakan buah berkulit keras seprti buah kenari, chestnut, hazelnut, dab buah cemara.
Memiliki ekor yang panjang berumbai dan hampir sama panjang dengan badannya.
Ekor berfungsi sebagai alat keseimbangan dan kemudi, sehingga memudahkan tupai melompat dari satu pohon ke pohon lain.
Dapat melompat dari ujung dahan ke dahan lain sejauh 4 meter.
Pada saat melompat kaki depan dan belakang direnggangkan dan melayang serta ekor dipipihkan.
Dapat jatuh bebas dari ketinggian 9 meter dan mendarat dengan mulus di atas keempat kakinya.
Memiliki mata yang jeli untuk memperkirakan jarak yang tepat.
8. Ikan Penyumpit
Hidup di perairan pantai serta air tawar dari India hingga Australia.
Menyerang mangsa yang berada di atas air tempat tinggalnya.
Mampu menyemprotkan air ke udara untuk menjatuhkan serangga dari tumbuhan atau udara.
Dapat melompat dari air untu menyergap serangga yang hinggap di daun atau dahan yang menggantung di atas air.
9. Paus
Tulang paus berupa bahan berongga berisi minyak sehingga dapat mengapung di permukaan air.
Memiliki lapisan lemak yang tebalnya sekitar 50 cm yang berfungsi untuk menjaga suhu tubuh agar tetap 34⁰C – 37⁰C.
Mata paus ditutupi lapisan berminyak untuk melindungi dari berbagai efek yang membahayakan dari air laut.
Paus tergolong binatang menyusui. Susu paus bukan berbentuk cair tetapi padatan yang sangat berlemak.
Paus betina menyemprotkan susu ke dalam mulut, susu masuk ke dalam mulut dan terlarut dalam perut bayi paus.
10. Burung Hantu
Mencari mangsa pada waktu malam hari dan tidur pada waktu siang hari.
Menggunakan mata dan telinga yang tajam untukmenangkap mangsanya.
Dapat dengan cepat memusatkan bola mata dalam kegelapan.
Pupil mata dapat menyerap cahaya yang ada di malam hari, sehingga burung hantu dapat melihat walau cahaya sedikit.
Ketika berburu burung hantu mengeluarkan suara sehingga membuat takut mangsanya. Gerakan mangsa yang ketakutan terdengar oleh burung hantu sehingga dapat menemukan letak mangsanya.
Bulu sayap burung hantu sangat halus dan lembut sehingga burung hantu dapat terbang tanpa suara dan dapat menyambar mangsanya dengan diam-diam.
11. Bebek
Memiliki kaki yang berselaput sehingga memudahkan untuk berenang.
Memiliki paruh yang berbentuk pipih dan lebar untuk memudahkan mencari cacing di dalam lumpur.
Bulu bebek selalu berminyak sehingga bebek tidak basah walaupun berendam lama di dalam air.
12. Unta
Hidup di padang pasir (daerah minim air)
Memiliki kemampuan tidak makan atau tidak minum selama berhari-hari karena memiliki punuk yang merupakan tempat cadangan makanan.
Punuk terdiri dari lapisan lemak.
Memiliki bulu mata yang panjang untuk melindungi mata dari pasir.
Memiliki kaki yang tebal untuk dapat berjalan di padang pasir yang panas.
Memiliki dua jari kaki yang bersatu untuk mencegah tenggelam di dalam pasir.
Memiliki lubang hidung yang dapat tertutup untuk melindungi hidung saat terjadi badai pasir.
13. Penguin
Dapat hidup di daerah bersuhu sangat rendah.
Memiliki bulu tebal dan lemak di bagian bawah lapisan kulitnya sehingga seperti memakai baju berlapis-lapis.
Hidup berkelompok sampai ratusan ribu dan saling mendekatkan diri agar tidak banyak panas yang dikeluarkan dan terlindung dari udara dingin.
14. Rubah Artik
Dapat hidup di daerah bersuhu sangat rendah.
Memiliki telinga yang berukuran kecil dan tubuh yang berwarna putih yang membuat rubah artik mampu menjaga panas sehingga tidak banyak keluar dari tubuh.
15. Ikan Gelodok (mudskipper)
Hidup di daerah payau yang banyak terdapat hutan bakau.
Memili ukuran kecil dan gerakan yang sangat lincah.
Dapat berjalan di daratan atau memanjat pohon.
Di daratan ikan gelodok bergerak meloncat-loncat.
16. Trenggiling
Memiliki cakar yang kuat untuk menarik rayap/semut dari sarangnya
Tidak memiliki gigi, tetapi memiliki lidah yang panjang dan lengket yang dapat dijulurkan untuk memperdaya mangsanya.
Memiliki sisik yang tebal dan keras, dan dapat menggulung tubuhnya seperti bola untuk melindungi diri.
17. ikan pari :
Ikan pari (rays) termasuk dalam sub grup elasmobranchii, yaitu ikan yang bertulang rawan dan grup Cartilaginous.
Bentuk tubuh gepeng melebar (depressed) dimana sepasang sirip dada (pectoral, fins)-nya melebar dan menyatu dengan sisi kiri-kanan kepalanya, sehingga tampak atas atau tampak bawahnya terlihat bundar atau oval.
Umumnya mempunyai ekor yang sangat berkembang (memanjang) menyerupai cemeti. Pada beberapa spesies, ekor ikan pari dilengkapi duri penyengat sehingga disebut ‘sting-rays’.
Mata ikan pari umumnya terletak di kepala bagian samping.
Posisi dan bentuk mulutnya adalah terminal (terminal mouth) dan umumnya bersifat predator.
Bernapas melalui celah insang (gill openings atau gill slits) yang berjumlah 5-6 pasang. Posisi celah insang adalah dekat mulut di bagian bawah (ventral).
Ikan pari jantan dilengkapi sepasang alat kelamin yang disebut “clasper” letaknya di pangkal ekor. Ikan pari betina umumnya berbiak secara melahirkan anak (vivipar) dengan jumlah anak antara 5-6 ekor.
18. ikan sidat :
Sidat (ordo Anguilliformes) kelompok ikan berbentuk tubuh mirip ular.Ordo Anguilliformes terdiri atas 4 subordo, 19 famili, 110 genera, dan 400 spesies.
Kebanyakan hidup di laut namun ada pula yang hidup di air tawar.
merupakan ikan nokturnal, sehingga keberadaannya lebih mudah ditemukan pada malam hari
17. Sigung (teledu) / skunk
Sigung atau teledu : mamalia seperti musang yang berbulu indah namun mempunyai kemampuan mengeluarkan bau yang busuk sebagai alat pertahanan dirinya terhadap predator.
Sigung di Indonesia dikenal sebagai spesies Mydaus javanensis. Namun sebenarnya sigung merupakan kelompok mamalia dari famili Mephitidae yang terdiri atas sekitar 10 spesies dari empat genus yaitu Conepatus, Mydaus, Mephitis, dan Spilogale. Dari genus Mydaussaja terdapat dua spesies yaitu Mydaus javanensis yang terdapat di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan (Indonesia dan Malaysia) dan spesies Mydaus marchei yang terdapat di Filipina. Sedangkan 8 spesies lainnya menghuni benua Amerika.
Sigung dalam bahasa inggris dikenal sebagai skunk, sedangkan untuk spesies sigung Indonesia (Mydaus javanensis) biasa disebut sebagai Indonesian Stink Badger, Malayan Stink Badger, Malay Badger, Sunda Stink Badger. Di Malaysia (dan sebagian Indonesia), sigung juga dikenal sebagai teledu.
Sigung Indonesia (Mydaus javanensis) memiliki moncong panjang dan berbulu panjang dan lebat. Warna bulu sigung didominasi coklat tua atau hitam dengan belang putih. Warna putih berada di tengah bagian tubuh, yaitu dari tengah bagian atas kepala hingga ekor. Sigung mempunyai panjang tubuh mencapai 50 cm dengan berat badan berkisar antara 1,4-3,6 kg.
Sigung merupakan binatang penyendiri yang beraktifitas di malam hari (nokturnal). Pada siang hari, binatang ini lebih banyak bersembunyi di dalam terowongan. Sigung mempunyai habitat di hutan-hutan sekunder hingga pada ketinggian 2000 mdpl.
Sigung (Mydaus javanensis) merupakan binatang omnivora yang mempunyai makanan kesukaan antara lain serangga, cacing tanah, tikus, katak, ular, burung, dan telur. Sigung juga memakan buah-buahan, akar, jamur, dan dedaunan.
Yang paling khas dari sigung adalah kemampuannya mengeluarkan sejenis gas yang berbau menyengat dan busuk dari kelenjar khusus yang terdapat di sekitar anusnya. Kelenjar ini menghasilkan bau yang mengandung sulfur (belerang), methyl and butyl thiols. Bau ini berfungsi sebagai alat pertahanan diri terhadap predator.
Sigung yang merasa terpojok akan mengancam lawan atau predator dengan cara menundukkan kepala, menaikkan ekornya, dan akan menjejak-jejakkan cakar depannya di tanah. Jika musuh atau predator tidak segera pergi, sigung akan melengkungkan tubuhnya menyerupai huruf “U” dengan kepada dan dubur menghadap ke lawannya. Dan menyemburlah bau yang sangat busuk.
Semburan sigung (Mydaus javanensis) sangat kuat hingga mampu mencapai jarak 3,6 meter yang arahnya bisa ke kanan, ke kiri, ke atas, atau lurus. Bau ini sangat kuat yang mampu menyebabkan iritas dan kebutaan.
Sigung (Mydaus javanensis) meskipun tidak diketahui populasinya dengan pasti namun oleh IUCN Redlist dikategorikan sebagai Resiko Rendah (Least Concern). Di Eropa banyak yang memelihara sigung sebagai binatang peliharaan. Namun musti hati-hati, karena tidak semua spesies sigung dapat dipelihara. Hanya sigung dari genus Mephitis yang didapatkan dari negara-negara di Amerika saja yang boleh dipelihara karena spesies-spesies lainnya di negara lain termasuk dari Mydaus javanensisIndonesia dilindungi oleh undang-undang.Klasifikasi ilmiah: Kerajaan: Animalia; Filum: Chordata; Kelas: Mamalia; Famili:Mephitidae; Genus: Mydaus; Spesies: Mydaus javanensis;Nama binomial: Mydaus javanensis (Desmarest , 1820). Sinonim: Mydaus meliceps. Nama Indonesia: Sigung, TeleduReferensi: http://www.iucnredlist.org/apps/redlist/details/41628/0; http://www.yangzhi.com (gambar) . Sumber tulisan : http://alamendah.wordpress.com/2010/07/03/sigung-berbulu-indah-berbau-busuk18. Anjing
Anjing adalah mamalia yang telah mengalami domestikasi dari serigala.
Anjing adalah omnivora (pemakan daging dan tumbuhan), namun lebih dominan sebagi pemakan daging, memiliki gigi tajam dan rahang yang kuat untuk menyerang, menggigit, dan mencabik-cabik makanan
memiliki otot yang kuat, tulang pergelangan kaki yang bersatu, sistem kardiovaskuler yang mendukung ketahanan fisik serta kecepatan berlari
secara teknis anjing berjalan berjingkat dengan jari-jari kaki
Anjing bisa mendengar suara frekuensi rendah 16Hz hingga 70KHz, mampu menentukan sumber suara lebih cepat dari manusia, sekaligus bisa mendengar suara yang sumbernya empat kali lebih jauh yang dapat didengar manusia.
Anjing memiliki hampir 220 juta sel penciuman yang sensitif terhadap bau.
Anjing dapat mengeluarkan zat yang tidak diinginkan dari perut dengan cara memuntahkannya
Menaikkan telinga, ekor, dan menunjukkan gigi untuk mengancam dan menyerang musuh
19. Kadal
Kadal adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk kelompok reptil.
mempunyai lubang telinga luar, dan pelupuk mata yang dapat dibuka tutup.
kadal termasuk binatang berdarah dingin (itu sebabnya kadal kerap berjemur) dan mempunyai sisik-sisik yang beraneka bentuknya yang terbangun dari zat tanduk. Sebagian jenis mempunyai sisik-sisik yang halus berkilau, terkesan licin atau seperti berminyak, walaupun sebenarnya sisik-sisik itu amat kering karena kadal tidak memiliki pori di kulitnya untuk mengeluarkan keringat atau minyak.
Kebanyakan kadal bertelur (ovipar), meskipun ada pula yang melahirkan anak (vivipar). Juga, umumnya kadal dapat menumbuhkan kembali ekor atau bahkan tungkai yang terputus.
Beberapa spesies kadal tak berkaki, seperti ular kaca misalnya, memiliki struktur gelangan bahu dan panggul dalam tubuhnya, meski tak ada tungkainya
Kadal-kadal tertentu, misalnya bunglon, dapat berganti warna sesuai kondisi lingkungan atau suasana hati.
Meski kebanyakan hidup di daratan, umumnya kadal dapat berenang dengan baik.
20. Domba
domba atau biri-biri (Ovis) adalah ruminansia dengan rambut tebal dan dikenal orang banyak karena dipelihara untuk dimanfaatkan rambut (disebut wol), daging, dan susunya
domba garut/priangan : untuk pedaging/aduan : Bertubuh besar dan lebar, lehernya kuat, dahi konveks. Domba priangan jantan memiliki tanduk besar dan kuat, melengkung ke belakang berbentuk spiral, dan pangkal tanduk kanan dan kiri hampir menyatu. Sedangkan domba betina tidak memiliki tanduk, panjang telinga sedang, dan terletak di belakang tanduk. Domba jantan mempunyai berat 40-80 kg, sedangkan betina 30-40 kg. Kadang-kadang dijumpai adanya domba tanpa daun telinga. Keunggulan domba ini adalah kulitnya merupakan salah satu kulit dengan kualitas terbaik di dunia, selain itu dengan leher yang kokoh dan tubuh yang besar, kuat, domba ini sesuai untuk domba aduan. Keunggulan lainnya adalah penghasil daging yang sangat baik dan mudah dipelihara.
merupakan hewan berdarah panas, mempunyai sayap dan tubuh yang diselubungi bulu pelepah.
berkembang biak dengan cara bertelur yang mempunyai cangkang keras di dalam sarang yang dibuatnya. Ia menjaga anaknya sampai mampu terbang.
Merupakan hewan pemangsa, makanan utamanya hewan mamalia kecil seperti tikus, tupai dan ayam. Terdapat sebagian elang yang menangkap ikan sebagai makanan utama mereka (biasanya elang tersebut tinggal di wilayah perairan)
Paruh elang tidak bergigi tetapi melengkung dan kuat untuk mengoyak daging mangsanya
mempunyai sepasang kaki yang kuat dan kuku yang tajam dan melengkung untuk mencengkeram mangsa serta daya penglihatan yang tajam untuk memburu mangsa dari jarak jauh tak terkira.
Elang mempunyai sistem pernapasan yang baik dan mampu untuk membekali jumlah oksigen yang banyak yang diperlukan ketika terbang
22. Landak
termasukhewan pengerat (Rodentia)
memiliki rambut yang tebal dan berbentuk duri tajam.
Hewan ini ditemukan di Asia, Afrika, maupun Amerika, dan cenderung menyebar di kawasan tropika.
Hewan ini agak “membulat” serta tidak terlalu lincah apabila dibandingkan dengan tikus.
Landak secara umum adalah herbivora, dan menyukai daun, batang, khususnya bagian kulit kayu. Karena hal inilah banyak landak dianggap sebagai hama tanaman pertanian. Meskipun demikian, orang juga menjadikan landak sebagai salah satu bahan pangan.
23. walangsangit
Walang sangit adalah serangga yang menjadi hama penting pada tanaman budidaya, terutama padi.
bentuknya yang memanjang, berukuran sekitar 2 cm, berwarna coklat kelabu, dan memiliki “belalai” (proboscis) untuk menghisap cairan tumbuhan.
Walang sangit adalah anggota ordo Hemiptera (bangsa kepik sejati).
menghisap cairan tanaman dari tangkai bunga (paniculae) dan juga cairan buah padi yang masih pada tahap masak susu sehingga menyebabkan tanaman kekurangan hara dan menguning (klorosis), dan perlahan-lahan melemah.
untuk pertahanan diri ia mengeluarkan aroma yang menyengat hidung (sehingga dinamakan “sangit”)
24. belalang
Belalang adalah serangga herbivora dari subordo Caelifera dalam ordo Orthoptera.
Serangga ini memiliki antena yang hampir selalu lebih pendek dari tubuhnya dan juga memiliki ovipositor (alat khusus pd serangga untuk bertelur) yang pendek.
Suara yang ditimbulkan beberapa spesies belalang biasanya dihasilkan dengan menggosokkan femur (tulang paha) belakangnya terhadap sayap depan atau abdomen atau karena kepakan sayapnya sewaktu terbang.
Femur belakangnya umumnya panjang dan kuat yang cocok untuk melompat.
Serangga ini umumnya bersayap, walaupun sayapnya kadang tidak dapat dipergunakan untuk terbang.
Belalang betina umumnya berukuran lebih besar dari belalang jantan.
25. Lumba-lumba
merupakan mamalia laut yang sangat cerdas.
kulitnya mampu memperkecil gesekan dengan air, sehingga lumba-lumba dapat berenang dengan sedikit hambatan air.
memiliki sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar, yang dapat menghindari benda-benda yang ada di depannya sehingga tidak terjadi benturan.
merupakan binatang menyusui, hidup di laut dan sungai di seluruh dunia. Ada lebih dari 40 jenis lumba-lumba.
Bayi lumba-lumba yang baru lahir akan dibawa ke permukaan oleh induknya agar bisa menghirup udara
Lumba-lumba bernapas melalui lubang udara yang terletak di atas kepalanya
26. gajah
merupakan mamalia darat terbesar yang masih ada.
Mempunyai belalai dan daun telinga yang lebar
mempunyai gading yang merupakan sepasang gigi seri pada bagian depan rahang atas, yang terus tumbuh selama gajah hidup meskipun tidak tumbuh terlalu panjang.
Terdiri dari dua spesies : gajah Afrika dan gajah Asia
Umur gajah biasanya mencapai 70 tahun.
Umumnya, gajah hidup berkelompok dengan jumlah anggota 30 ekor
Periode kehamilan gajah adalah 22 bulan, masa kehamilan terlama dibandingkan hewan darat lainnya
Gajah adalah satu-satunya mamalia di dunia yang tidak bisa melompat.
mempunyai bantalan tebal berupa jaringan kenyal, yang tumbuh sebagai lapisan pada bagian bawah setiap telapak kaki gajah yang dapat menyerap guncangan berat badannya. Lapisan bantalan ini menyebarkan efek tekanan yang dikenakan gajah ke permukaan tanah. Itu memungkinkannya mengangkat kaki dengan mudah. Berkat bantalan ini, gajah mampu berjalan menempuh jarak yang jauh meskipun tubuhnya amat berat.
berkomunikasi dengan menggunakan suara infrasonik yang tak terdengar oleh telinga manusia. Suara infrasonik memungkinkan gajah berbicara menggunakan bahasa khusus dengan gajah lain yang terpisah sejauh 4 km
dapat berenang selama 6 jam dan menempuh jarak hingga 50 km.
26. badak
merupakan mamalia herbivora berukuran besar dengan berat dapat mencapai lebih dari satu ton
memiliki cula dibagian tengah dahi, satu atau dua buah. jika berjumlah dua, salah satu terletak di depan yang lainnya (tidak bersisian).
memiliki kulit yang tebal, 1.5 – 5 cm, terbentuk dari lapisan kolagen.
memiliki indra pendengaran dan penciuman yang tajam, tapi tidak dapat melihat jauh
Sebagian besar badak dapat hidup melebihi 40 tahun
27. Rusa
Rusa, sambar, atau menjangan adalah hewan mamalia pemamah biak (ruminan) yang termasuk familia Cervidae.
Salah satu ciri khas rusa adalah adanya antler (tanduk rusa), dan bukan tanduk, yang merupakan pertumbuhan tulang yang berkembang setiap tahun (biasanya pada musim panas) terutama pada rusa jantan (walaupun ada beberapa pengecualian).
Ada sekitar 34 spesies rusa di seluruh dunia
memiliki tubuh yang luwes, badan kompak dan panjang, kaki kuat cocok untuk medan hutan kasar.
28. Zebra
merupakan binatang dari famili kuda yang tubuhnya berbelang-belang hitam dan putih.
Penyebaran habitat di Afrika Selatan, Afrika Barat dan Afrika Timur. Ada tiga jenis zebra yaitu : zebra gunung, zebra dataran dan zebra primitif.
Belang-belang pada tubuh zebra dapat membantu sistem pertahanan zebra terhadap predator.Belang zebra dapat membingungkan predator. Belang pada tubuh zebra memecah kontur rata hewan,menyamarkan bentuk asli zebra.Ketika zebra bergerak, pola itu lebih membingungkan lagi
Zebra betina melahirkan 1 anak, yang hampir langsung dapat berdiri dan berlari sekitar 1 jam setelah dilahirkan
29. kucing
Kaki kucing memiliki lapisan empuk dan tebal yang berguna untuk menyembunyikan kukunya. Pada saat berjalan kukunya ditarik masuk sehingga tidak bersuara, sehingga musuh tidak mendengar ketika didekatinya.
Mata kucing sangat tajam sehingga bisa melihat dalam gelap.
Kucing dapat melihat dalam cahaya yang amat terang karena memiliki Selaput pelangi (iris) yang membentuk celah pada mata yang akan menyempit.
Ketika cahaya yang ada terlalu sedikit untuk melihat, kucing akan menggunakan “kumis” atau misainya (vibrissae) untuk membantunya menentukan arah dan menjadi alat indera tambahan. Misai dapat mendeteksi perubahan angin yang amat kecil, membuat kucing dapat mengetahui adanya benda-benda di sekitarnya tanpa melihat
kucing juga memiliki keseimbangan tubuh yang sangat baik, ketika kucing terjatuh maka kucing bisa mengatur tubuhnya supaya tetap berdiri.
merupakan karnivora yang sempurna dengan gigi dan saluran pencernaan yang khusus. Gigi premolar dan molar pertama membentuk sepasang taring di setiap sisi mulut yang bekerja efektif seperti gunting untuk merobek daging.
Kucing yang sedang berkelahi menegakkan rambut tubuh dan melengkungkan punggung agar mereka tampak lebih besar.
kucing memerlukan kegiatan mencakar untuk menanggalkan lapisan lama pada kukunya agar kukunya dapat tetap tajam dan terjaga kesehatannya.
kucing menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering ketimbang hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12-16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13-14 jam.
30. ular
merupakan reptil bersisik yang tak berkaki dan bertubuh panjang.
termasuk hewan berdarah dingin.
Ular adalah hewan karnivora atau pemakan daging, dan tidak pernah mengunyah atau mencabik cabik makanannya tapi langsung ditelan secara utuh.
susunan rahangnya melekat secara longgar dengan susunan tulang pada rangka kepala yang memungkinkan ular menelan mangsa yang lebih besar dari dirinya sendiri.
ular juga memiliki cairan pencerna yang mampu menghancurkan makanan.
Pada beberapa jenis ular, ada yang membelit mangsanya dengan kuat sehingga mangsanya kehabisan nafas, dan dengan mudah sang ular dapat memakannya.
Ular juga memiliki bisa yang dapat membunuh musuh-musuhnya.
Ular tidak memiliki daun telinga dan gendang telinga, tidak mempunyai keistimewaan pada ketajaman indera mata maupun telinga
Indera yang menjadi andalan ular adalah sisik pada perutnya, yang dapat menangkap getaran langkah manusia atau binatang lainnya
Lubang yang terdapat antara mata dan mulut ular dapat berfungsi sebagai thermosensorik (sensor panas). Ular juga dapat mengetahui perubahan suhu karena kedatangan mahluk lainnya.
Kulit ular dimanfaatkan untuk membuat membuat tas, dompet dan barang lainnya.
31. beruang
Beruang memiliki ekor kecil
indra penciuman dan pendengaran yang tajam
memiliki empat cakar yang lebar, lima kuku per telapak tangan yang tak dapat ditarik masuk, Kuku-kukunya digunakan untuk memanjat pohon, menyobek sarang rayap dan sarang lebah, menggali akar, atau menangkap mangsa, tergantung pada spesiesnya.
bulu yang panjang, lebat dan kasar. Warna bulu bervariasi tergantung pada spesiesnya. Ada yang berwarna putih, blonde atau krem, hitam dan putih, sampai hitam semua atau coklat semua. Warna bulu beruang juga bervariasi walaupun mereka satu spesies. Sebagai contoh, Beruang Amerika hitam mungkin saja berbulu hitam, coklat, coklat kemerahan, atau hitam kebiruan. Beberapa spesies, seperti sun beardan spectacled bear memiliki dada yang berwarna cerah dengan facial markings.
moncong yang panjang, dan telinga bundar.
Giginya digunakan untuk bertahan dan tergantung pada makanannya. Tergantung pada spesiesnya, beruang dapat memiliki 32 hingga 42 gigi. Gigi beruang tidak dikhususkan untuk membunuh mangsa mereka.Gigi taring beruang relatif kecil dan umumnya digunakan untuk pertahanan diri atau alat. Gigi geraham beruang lebar, datar dan digunakan untuk memotong dan menggiling tumbuhan menjadi potongan lebih kecil yang dapat dicerna.
Penglihatan beruang hampir sama dengan penglihatan manusia. Beruang hitam dan sejenisnya, tidak buta warna, yang memungkinkan mereka membedakan.
dapat berlari mencapai kecepatan 50 km/jam (30 mph). Beruang juga dapat bergerak dengan fleksibel dan lincah.
Pada semua spesies beruang, jantan lebih besar daripada betina. Perbedaan antar jenis kelamin ini, semakin besar pada spesies yang lebih besar. Beruang kutub jantan berbobot dua kali lebih besar daripada betinanya, sedangkan jantan spesies beruang yang lebih kecil berbobot hampir sama dengan betinanya. Beruang dapat hidup sekitar 25 tahun hingga 40 tahun. Beruang yang hidup di hutan, lebih cepat mati daripada mereka yang hidup di kebun binatang
Ada banyak macam beruang yang berbeda seperti beruang kutub, beruang coklat, beruang hitam, panda, beruang madu, dsb
Beruang hidup di habitat yang bervariasi, dari lingkungan tropik hingga Artik, dari hutan ke lingkungan bersalju. Umumnya mereka omnivora, walaupun beberapa memiliki makanan yang khusus, seperti beruang kutub. Mereka memakan lumur, akar, kacang dan beri. Mereka juga kadang-kadang pergi ke sungai untuk menangkap ikan. Beruang umumnya pergi jauh untuk mencari makanan. Waktu berburu biasanya ketika senja atau pagi buta kecuali ketika manusia ada di sekitar.
Kebanyakan beruang biasa berhibernasi (atau tidur tanpa bangun) selama musim dingin.
32. harimau/macan
Harimau adalah jenis kucing terbesar dari spesiesnya, lebih besar dari singa.
Harimau juga adalah jenis kucing tercepat kedua dalam hal berlari, setelah cheetah.
Dalam keseluruhan karnivora, harimau adalah kucing karnivora terbesar dan karnivora terbesar ketiga keseluruhan, setelah beruang kutub dan beruang coklat
harimau memiliki loreng, yang bervariasi dari coklat ke hitam. Bentuk dan kepadatan lorengnya berbeda-beda subspesies satu dengan yang lain, tapi hampir semua harimau memiliki lebih dari 100 loreng. Pola loreng unik setiap harimau digunakan untuk membedakan satu sama lain, mirip dengan fungsi sidik jari yang digunakan untuk mengindentifikasi orang. Loreng juga berfungsi untuk kamuflase, menyembunyikan mereka dari mangsanya.
33. bintang laut
Bintang laut merupakan hewan simetri radial dan umumnya memiliki lima atau lebih lengan.
Bintang laut tidak memiliki rangka yang mampu membantu pergerakan. Rangka mereka berfungsi sebagai perlindungan.
Mereka bergerak dengan menggunakan sistem vaskular air. Mereka bergantung kepada kaki tabung yang terletak di bagian ventral lengan bintang laut, yang berfungsi untuk pergerakan dan membantu makan.
Bintang laut adalah hewan invertebrata yang bergerak bebas dengan menggunakan kaki-kaki tabungnya, merayap sepanjang dasar laut dalam kecepatan yang cukup rendah untuk kebanyakan spesies.
dapat meregenerasikan (menumbuhkan) lengannya yang putus. jika bintang laut terancam oleh predator, dia dapat memutuskan lengannya sendiri dan kabur. Dibutuhkan sekitar satu tahun untuk dapat tumbuh kembali.
Mulut bintang laut ada di bawah tubuhnya. Mereka memangsa kerang dan remis, serta ikan kecil, keong, dan lainnya. Mereka mencerna binatang dan memasukkan perutnya kembali ke dalam tubuh sendiri. Mekanisme cara makan yang unik ini memungkinkan bintang laut untuk memakan mangsa yang lebih besar dan dapat masuk ke dalam mulutnya yang kecil.
34. Tapir
ada ciri khas “pelana” warna terang dari bahu hingga pantat.
Bulu-bulu di bagian tubuh lainnya berwarna hitam kecuali ujung telinga yang berwarna putih Pola warna ini berguna untuk kamuflase supaya musuh tidak melihatnya sebagai tapir tapi mungkin batu besar dan bukannya mangsa saat tapir ini berbaring atau tidur.
ekornya pendek gemuk serta belalai yang panjang dan lentur.
Tiap kaki depanya ada empat kuku dan di tiap kaki belakangnya ada tiga kuku.
Binatang ini vegetarian(herbivora) artinya hanya makan umbi empuk dan daun-daunan.
mereka bisa lari amat cepat bila merasa terancam. Mereka juga bisa membela diri dengan rahang kuat serta gigi tajamnya.
Tapir merupakan perenang yang sangat baik dan dapat tinggal di air selama berberapa menit untuk menghindari predator.
Tapir mampu memancat tebing-tebing curam dengan lincah.
Tapir menandai daerah teritorialnya dengan urine.
Jika meliahat bentuk moncongnya yang panjang, mungkin tapir akan dianggap berkerabat dekat dengan babi, padahal tapir berkerabat dengan kuda dan badak
35. cumi-cumi
jenis moluska yang hidup di laut dengan kakinya yang terpisah menjadi sejumlah tangan yang melingkari kepala
memiliki tubuh yang berbentuk pipa, kepala yang berkembang sempurna, dan 10 tangan yang panjang yang bermangkuk penghisap
Tangan-tangan ini berguna untuk menjerat mangsanya kemudian disobek menggunakan rahangnya yang kuat, mirip dengan paruh binatang.
Cumi-cumi menghisap air melalui rongga pusat tubuhnya, rongga mantel, dan memaksanya keluar melalui suatu pembuluh yang lentur yang disebut dengan sifon. Sifon terletak tepat di belakang tangan. Oleh karena pancaran air yang mendorong cumi-cumi berenang mundur.
Sirip cumi-cumi merupakan 2 perluasan mantel seperti cuping yang digunakan sebagai kemudi pergerakannya
Matanya tidak memiliki kelopak mata, namun tampak seperti mata manusia.
Cumi-cumi mempunyai tiga jantung dan berdarah biru. Dua dari jantung mereka berlokasi dekat dengan masing-masing insangnya dan karena hal itu mereka dapat memompa oksigen ke bagian tubuh yang beristirahat dengan mudah.
Cumi-cumi memiliki pokok sistem pernapasan senyawa tembaga, berbeda dengan manusia dimana manusia mempunyai pokok sistem pernapasan senyawa besi, yang berakibat jika terlalu tertutup pada permukaan di mana terdapat air panas, cumi-cumi dapat mati dengan mudah karena mati lemas.
Banyak cumi-cumi yang dapat mengubah warna tubuhnya dari coklat menjadi ungu, merah, atau kuning sebagai kamuflase terhindar dari ancaman pemangsanya.
cumi-cumi juga menyemprotkan tinta untuk menghindari musuh.
36. ikan lepu ayam (lionfish)
sirip dada besar seperti kipas, sirip punggungnya panjang, tubuh bergaris-garis.
spesies ikan laut yang beracun yang merupakan spesies predator.
Ketika berburu, mereka akan menyudutkan buruannya dengan sirip besarnya dan dengan refleks cepatnya mereka menekan buruannya sekaligus.
Lepu dikenal karena durinya yang panjang dan memiliki warna merah, coklat, oranye, kuning, hitam atau putih berselang-seling.
Habitat Lepu berada di bebatuan karang
merupakan hewan nocturnal (artinya aktif di malam hari).
merupakan hewan soliter (hidup menyendiri), kecuali saat musim kawin.
37. singa
hewan dari jenis kucing yang hidup dalam kelompok. Tiap kelompok terdiri atas jantan 1-6 ekor, betina 4-15 ekor. wilayah kekuasaan satu kelompok antara 20-400 km2.
Singa jantan di tumbuhi bulu tebal disekitar tengkuknya, hal ini lebih menguntungkan untuk melindungi tengkuknya, terutama dalam perkelahian bebas antara kucing besar, yang terkenal dengan selalu menerkam tengkuk untuk melumpuhkan musuhnya.
Singa betina jauh lebih aktif dalam berburu, sedangkan Singa jantan lebih santai dan selalu bersikap menunggu dan meminta jatah dari hasil buruan para betinanya
tidak bisa memanjat pohon
Singa tidak suka dengan air
Hidup di savanna/padang pasir
karena hewan malam hari, dalam sehari 20 jam ber baring di bebatuan/di bawah pohon yang teduh
kalau makan habis 1 hari penuh mencari makanan/meluaskan wilayah kekuasaan. pekerjaan jantan adalah melindungi betina dari jantan kelompok lain/mejaga wilayah kekuasaan. kalau merebut wilayah kelmpok lain jantan yang merebut kelompok lain akan membunuh anak singa yang berada di kelompok yang direbut. kecepatan lari jantan adalah 58km/h.
38. kura-kura
merupakan hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil.
memiliki ‘rumah’ atau batok (bony shell) yang keras dan kaku.
Batok kura-kura ini terdiri dari dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras, dan tersusun seperti genting; sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung
mampu menyembunyikan kepala, kaki dan ekornya ke dalam tempurungnya.
Kura-kura tidak memiliki gigi. Akan tetapi perkerasan tulang di moncong kura-kura sanggup memotong apa saja yang menjadi makanannya
Kura-kura berbiak dengan bertelur (ovipar)
39. kuda
adalah salah satu hewan ternak yang penting secara ekonomis, dan telah memegang peranan penting dalam pengangkutan orang dan barang selama ribuan tahun.
Kuda dapat ditunggangi oleh manusia dengan menggunakan sadel dan dapat pula digunakan untuk menarik sesuatu, seperti kendaraan beroda, atau bajak.
40. walang daun
mempunyai bentuk dan warna tubuh yang menyerupai daun/sesuai daunnya sehingga dapat melindungi diri dari musuhnya
41. katak
umumnya berkulit halus, lembap, dengan kaki belakang yang panjang
siklus hidupnya dimulai dari telur yang menetas menjadi berudu atau kecebong yang bertubuh mirip ikan gendut, bernapas dengan insang dan selama beberapa lama hidup di air. Perlahan-lahan akan tumbuh kaki belakang, yang kemudian diikuti dengan tumbuhnya kaki depan, menghilangnya ekor dan bergantinya insang dengan paru-paru. Setelah masanya, berudu ini akan melompat ke darat sebagai katak kecil.
ada kantung suara yang terletak di sekitar leher katak jantan, yang akan menggembung besar manakala digunakan untuk memanggil betina pada musim kawin.
Bagi katak, melakukan kamuflase (penyamaran) agar seolah tubuhnya beracun adalah trik untuk menghindar dari predator atau pemangsa.
Katak memiliki lidahnya yang panjang dan lengket, sehingga serangga yang mendekat dapat dengan cepat disambar dan tidak dapat berkutik lagi.
42. Luwing/Kaki seribu
memiliki dua pasang kaki per segmen (kecuali untuk segmen pertama di belakang kepala yang tidak memiliki pelengkap sama sekali, dan berikutnya yang hanya memiliki satu pasang kaki). Setiap segmen yang memiliki dua pasang kaki adalah hasil dari dua segmen tunggal digabungkan bersama sebagai satu.
memiliki tubuh yang panjang silindris sampai 20 cm.
Kepala luwing di hiasi oleh dua buah sungut.
jika dalam keadaan terancam akan melingkarkan tubuhnya rapat-rapat membentuk spiral seperti obat nyamuk, selain itu akan mengeluarkan bau busuk yang akan mengusir predator pengganggunya.
Meskipun namanya kaki seribu tapi jumlah kakinya tidak sampai 1.000, tapi ia merupakan binatang yang berkaki terbanyak. spesies umum memiliki antara 36 s.d 400 kaki, sedang spesies langka Illacme plenipes memiliki 750 kaki.
bisa jadi indikator kerusakan lingkungan.
43. Gurita
Gurita adalah hewan moluska dari kelas Cephalopoda (kaki hewan terletak di kepala)
Gurita memiliki 8 lengan dengan alat penghisap berupa bulatan-bulatan cekung pada lengan yang digunakan untuk bergerak di dasar laut dan menangkap mangsa. Lengan itu merupakan struktur hidrostat muskuler yang hampir seluruhnya terdiri dari lapisan otot tanpa tulang.
Tubuh yang sangat fleksibel memungkinkan gurita untuk menyelipkan diri pada celah batuan yang sangat sempit di dasar laut, terutama sewaktu melarikan diri dari ikan pemangsa seperti belut laut Moray
Gurita mempunyai masa hidup yang relatif singkat dan beberapa spesies hanya hidup selama 6 bulan. Spesies yang lebih besar seperti Gurita raksasa Pasifik Utara yang beratnya bisa mencapai 40 kilogram bisa hidup sampai 5 tahun di bawah kondisi lingkungan yang sesuai. Reproduksi merupakan salah satu sebab kematian, gurita jantan hanya bisa hidup beberapa bulan setelah kawin dan gurita betina mati mati tidak lama setelah bertelur. Kematian disebabkan kelalaian gurita untuk makan selama sekitar satu bulan sewaktu menjaga telur-telur yang belum menetas.
Gurita memiliki tiga buah jantung yang terdiri dari dua buah jantung untuk memompa darah ke dua buah insang dan sebuah jantung untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh
Gurita bernapas dengan menyedot air ke dalam rongga mantel melalui kedua buah insang dan disemburkan keluar melalui tabung siphon
Gurita kemungkinan merupakan hewan paling cerdas di antara semua hewan invertebrata.
Gurita biasanya memiliki tiga mekanisme pertahanan diri: kantong tinta, kamuflase dan memutuskan lengan.
Pada siang hari, gurita biasanya meyembunyikan diri di kawasan berbatu atau di terumbu karang.
44. Kuda Laut
Kuda laut adalah jenis ikan yang hidup di laut dari genus Hippocampus dan famili Syngnathidae. Ada paling sedikit 54 jenis kuda laut.
ukurannya bervariasi antara 16 mm (untuk spesies Hippocampus denise) sampai 35 cm ini dapat ditemukan di perairan tropis dan menengah di seluruh dunia.
Kuda laut merupakan satu-satunya spesies yang jantannya dapat hamil. Kuda laut jantan ini memiliki kantung perut yang besar dan pembuka seperti celah di bagian dasar perutnya. Kuda laut betina akan meletakkan lebih 100 telurnya langsung ke dalam kantung perut itu dan kuda laut jantan membuahi telur saat dijatuhkan. Lapisan dalam kantung perut menjadi seperti spons dan dipenuhi dengan pembuluh darah, yang berfungsi untuk memberi makan telur atau embrio. Kantong perut atau kantung benih berfungsi untuk menyimpan telur yang diberikan sang betina. Telur-telur akan mengalir melalui tabung ke kantong benih kemudian mereka akan dibuahi. Hasil pembuahannya dinamakan embrio. Embrio akan berkembang selama 10 hari sampai 6 minggu, tergantung pada spesies dan kondisi air. Jika sudah waktunya, ‘melahirkan’ sang jantan akan memompa ekornya sampai bayi kuda laut keluar. Bayi-bayi kuda laut akan keluar dengan bentuk yang sangat kecil. Selain untuk mengandung, kantong kuda laut jantan juga berfungsi untuk mengatur kadar garam, agar sesuai dengan lingkungan luar saat telur menetas.
kuda laut juga memiliki baju yang disebut baju zirah atau “baju besi” yang berfungsi sebagai pelindung bahaya. Baju Zirah itu sangat keras seperti batu, bahkan tidak bisa dihancurkan hanya dengan tangan manusia. Kuda laut ini ternyata termasuk dalam jenis ikan, dan bernafas dengan insang. Ukuran mereka bervariasi dari sekitar 4 sampai 30 sentimeter.
Sirip dorsal pada kuda laut terletak pada bagian bawah sedangkan sirip pektoralnya terletak pada bagian kepala, di dekat insang.
Tubuh kuda laut itu berwarna-warni (merah, kuning, hijau, dan hitam) dan bisa berubah sesuai dengan keadaan sinar matahari yang menyinari tubuhnya, dan keadaan tubuhnya sendiri. Walaupun memiliki banyak warna, namun beberapa spesiesnya berwarna sebagian transparan, sehingga tidak mudah dilihat. Kuda laut biasanya tinggal di sekitar karang-karang laut dan menambatkan ekornya pada celah bebatuan. Ia hidup menyebar di perairan tropis di seluruh lautan dunia.
Meskipun termasuk dalam jenis ikan, cara berenang kuda laut berbeda dengan cara berenang ikan. Kuda laut bergerak dalam air dengan cara mengubah isi udara dalam kantung renangnya. Jika kantung renang ini rusak dan kehilangan sedikit udara, kuda laut tenggelam ke dasar laut. Kuda laut berenang dengan tubuh yang tegak dan mereka dapat menganggukkan kepala ke atas dan ke bawah
Mata kuda laut sangat unik. Ia bisa melihat dua buah benda yg berbeda pada waktu yang bersamaan. Matanya juga dapat bergerak dengan bebas, berputar-putar mengamati setiap sisi sehingga mereka dapat melihat sekelilingnya dengan mudah, tanpa harus menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan
45. Hiu
ikan dengan kerangka tulang rawan yang lengkap dan tubuh yang ramping.
bernapas dengan lima liang insang (kadang-kadang enam atau tujuh, tergantung pada spesiesnya) di samping, atau dimulai sedikit di belakang kepalanya
tubuh dilapisi kulit dermal denticles untuk melindungi kulit mereka dari kerusakan, dari parasit, dan untuk menambah dinamika air.
mempunyai beberapa deret gigi yang dapat digantikan dan rahangn yang dapat digerakkan
memiliki alat gerak berpasangan
Hewan berdarah dingin, suhu tubuh mengikuti suhu lingkungan.
46. Cenderawasih
bulu yang indah yang hanya dimiliki oleh burung jantan
Umumnya bulunya berwarna cerah dengan kombinasi beberapa warna seperti hitam, cokelat, kemerahan, oranye, kuning, putih, biru, hijau dan ungu.
Keindahan bulu Cendrawasih jantan digunakan untuk menarik perhatian lawan jenis.
Untuk ‘merayu’ betina agar bersedia diajak kawin, burung jantan akan memamerkan bulunya dengan melakukan tarian-tarian indah
hanya terdapat di Indonesia bagian timur, Papua Nugini, dan Australia timur, terdiri atas 14 genus dan sekitar 43 spesies. 30-an spesies diantaranya bisa ditemukan di Indonesia
47. Babi rusa
hanya terdapat di sekitar Sulawesi, Pulau Togian, Malenge, Sula, Buru dan Maluku
tubuh yang meyerupai babi namun berukuran lebih kecil
mempunyai taring panjang yang mencuat ke atas menembus moncongnya, berguna melindungi matanya dari duri rotan
mencari makan di malam hari, memakan buah dan tumbuhan seperti mangga, jamur, dan dedaunan serta membelah kayu-kayu mati untuk mencari larva lebah.
Suka berkubang dalam lumpur sehingga menyukai tempat-tempat yang dekat dengan sungai.
Panjang tubuh babirusa sekitar 87 sampai 106 cm. Tinggi babirusa berkisar pada 65-80 sentimeter dan berat tubuhnya bisa mencapai 90 kg.
Meskipun bersifat penyendiri, pada umumnya mereka hidup berkelompok dengan seekor pejantan yang paling kuat sebagai pemimpinnya.
Babirusa betina melahirkan satu sampai dua ekor satu kali melahirkan. Masa kehamilannya berkisar antara 125 hingga 150 hari. Bayi babirusa itu akan disusui selama satu bulan, setelah itu akan mencari makanan sendiri di hutan bebas. Selama setahun babirusa betina hanya melahirkan satu kali. Usia dewasa seekor babirusa lima hingga 10 bulan, dan dapat bertahan hingga usia 24 tahun.
48. tarantula
salah satu jenis laba-laba dengan ukuran sangat besar yang umumnya berbulu. termasuk keluarga theraphosidae dengan sekitar 800 spesies
seluruh tubuh laba-laba tarantula hingga ke kaki kakinya yang panjang dipenuhi oleh bulu.
Sebagian besar spesies tarantula tidak berbahaya untuk manusia, dan beberapa jenis spesies lainnya menjadi terkenal karena diperdagangkan sebagai hewan peliharaaan eksotik.
Tarantula dapat menggigit, karena memiliki taring dan gigitannya dikenal menyakitkan untuk manusia, namun racun dalam gigitannya lebih lemah daripada racun yang terdapat pada lebah madu pada umumnya dan gigitannya diketahui lebih sakit dari sengatan tawon.
hidup di daerah-daerah hangat di seluruh dunia, beberapa laba-laba ditemukan hidup dalam sarangnya yang berupa liang yang terdapat di bawah tanah, beberapa lainnya hidup diatas tanah, dan sebagian lain hidup di pohon-pohon.
49. belut
belut adalah sekelompok ikan berbentuk mirip ular yang termasuk dalam suku Synbranchidae. Suku ini terdiri dari empat genera dengan total 20 jenis.
Anggotanya bersifat pantropis (ditemukan di semua daerah tropika).
Belut berbeda dengan sidat. Ikan ini boleh dikatakan tidak memiliki sirip, kecuali sirip ekor yang juga tereduksi, sementara sidat masih memiliki sirip yang jelas.
Ciri khas belut yang lain adalah tidak bersisik (atau hanya sedikit), dapat bernapas dari udara, bukaan insang sempit, tidak memiliki kantung renang dan tulang rusuk.
Belut praktis merupakan hewan air darat, sementara kebanyakan sidat hidup di laut meski ada pula yang di air tawar. Mata belut kebanyakan tidak berfungsi baik; jenis-jenis yang tinggal di gua malahan buta.
Ukuran tubuh bervariasi. Monopterus indicus hanya berukuran 8,5 cm, sementara belut marmer Synbranchus marmoratus diketahui dapat mencapai 1,5m. Belut sawah sendiri, yang biasa dijumpai di sawah dan dijual untuk dimakan, dapat mencapai panjang sekitar 1 m (dalam bahasa Betawi disebut moa).
Kebanyakan belut tidak suka berenang dan lebih suka bersembunyi di dalam lumpur. Semua belut adalah pemangsa. Daftar mangsanya biasanya hewan-hewan kecil di rawa atau sungai, seperti ikan, katak, serangga, serta krustasea kecil.
50. Merak
merupakan burung terbesar yang bisa terbang
Burung merak jantan punya bulu ekor indah yang sangat panjang dan lebar. Warna bulu bermacam-macam. Burung merak India (Pavo cristatus) mempunyai bulu dada dan jambul berwarna biru. Sedangkan, burung merak Jawa (Pavo muticus) berwarna hijau
Ekor indah dipakai untuk menarik burung merak betina . saat menari, burung merak jantan bisa mengembangkan ekornya jadi kipas besar yang sangat indah
Habitat burung merak ada di hutan dan hutan hujan yang banyak ditemukan di daerah India, Pakistan, Sri Lanka, Asia Tenggara dan Afrika Tengah. Merak suka sekali memakan biji-bijian, buah berry, daun, bagian bunga, serangga serta makhluk kecil.
Burung merak hidup berkelompok dan membentuk keluarga. Mereka tinggal di atas pohon saat malam hari. Dan di siang hari, mereka lebih suka berjalan-jalan di tanah dan bertengger di atas dahan pohon yang gundul.
Sementara itu, sang betina tidak punya bulu ekor yang panjang supaya bisa bersembunyi dan bertelur dengan aman di balik semak-semak.
Ciri Khusus Tumbuhan – Sesuai Kisi-kisi USBN SD – IPA 2019.
A. Tumbuhan yang hidup di daerah Kering :
– Tumbuhan yang hidup di daerah kering disebut juga tumbuhan Xerofit.
– Ciri-ciri tumbuhan xerofit :
Berdaun kecit menyerupai duri, berfungsi untuk mengurangi penguapan air.
Batang tebat, berfungsi untuk menyimpan air.
Berakar panjang berfungsi untuk memperluas daerah penyerapan air.
– Contoh tumbuhan xerofit, adalah kaktus, kurma, dan lidah mertua.
B. Tumbuhan yang hidup di air.
Tumbuhan yang hidup di air disebut tumbuhan hidrofit.
Ciri-ciri tumbuhan hidrofit :
Memiliki daun lebar dan tipis, berfungsi untuk mempercepat penguapan.
Batang berongga berisi udara, berfungsi untuk mengapung di air.
Contoh tumbuhan hidrofit adalah : eceng gondok, teratai, dan genjer.
C. Tumbuhan yang hidup di Tempat Lembab.
Tumbuhan yang hidup di daerah lembap disebut higrofit.
Ciri-ciri tumbuhan yang hidup di daerah lembab :
Memiliki daun lebar dan tipis, berfungsi untuk mempercepat penguapan.
Pada permukaan daun terdapat banyak stomata, berfungsi untuk mempercepat penguapan.
Contoh tumbuhan talas dan Keladi.
D. Tumbuhan yang hidup di daerah Pasang surut Air Laut.
Memiliki Ciri :
Memiliki akar tunjang, berfungsi untuk menopang batang agar tidak roboh saat diterpa ombak.
Memiliki akar napas untuk mengambil oksigen.
Contoh : tumbuhan bakau.
Contoh Ciri Khusus Tumbuhan.
Pohon jati: Daun pohon jati dapat gugur dengan sendirinya setiap musim kemarau keempat. Manfaat kemampuan menggugurkan daunnya sendiri ini adalah untuk mengurangi penguapan sehingga persediaan air di dalam batang pohon jati mencukupi walaupun di saat tanah sangat kering sekalipun.
Mawar: Batang tumbuhan mawar memiliki duri yang disebut spina. Manfaat duri ini adalah sebagai alat pertahanan diri dari hewan pengganggu.
Kaktus: Akar kaktus sangatlah panjang dan daunnya berbentuk seperti duri. Manfaat akar kaktus yang panjang adalah untuk menjangkau sumber air yang berada puluhan meter di bawah tanah. Sedangkan manfaat bentuk daunnya yang menyerupai duri adalah untuk mengurangi penguapan (fungsinya sama seperti pohon jati) dan sebagai alat pertahanan diri (fungsinya sama seperti mawar).
Teratai: Batang tumbuhan teratai memiliki rongga. Selain itu, tumbuhan teratai memiliki daun yang lebar dan tipis. Manfaat rongga pada batang teratai adalah untuk membuat teratai dapat mengapung di atas air. Sedangkan manfaat bentuk daun teratai yang lebar dan tipis adalah untuk mempercepat proses penguapan air mengingat teratai tumbuh di areal perairan tenang.
Kantong semar: Tumbuhan ini memiliki semacam kantong yang di dalamnya berisi nektar. Manfaat kantong ini adalah untuk menjebak serangga dan mencernanya. Kantong semar adalah salah satu tumbuhan karnivora.
Tumbuhan venus: Tumbuhan venus juga merupakan tumbuhan karnivora yang memiliki daun yang dilapisi cairan nektar. Cairan ini manis dan harus sehingga dapat memikat serangga. Ketika serangga menyentuh daun, daun tersebut akan mengatup dan menjebak serangga tersebut kemudian dicerna. Manfaat daun ini adalah untuk mendapatkan mangsa.
Pohon bakau: Pohon bakau memiliki akar yang pajang hingga batang pohon tersebut terangkat ke atas permukaan tanah. Manfaat struktur akar seperti demikian adalah untuk melindungi pohon bakau dari hantaman ombak supaya tidak rubuh.
Tumbuhan putri malu: Ciri khusus tumbuhan ini adalah daunnya yang dapat menutup ketika disentuh. Selain itu, tumbuhan ini juga memiliki duri di batangnya. Manfaat ciri khusus tersebut adalah sebagai alat pertahanan dari hewan herbivora.
Bunga bangkai: Bunga bangkai yang sudah mekar memiliki bau yang sangat busuk seperti bangkai. Ini sangat berbeda dengan kebanyakan bunga yang justru berbau wangi. Manfaat bau busuk tersebut adalah untuk menarik para serangga untuk mendekatinya dan secara tidak sadar serangga tersebut telah membantu proses penyerbukan bunga bangkai.
Pohon kelapa: pohon kelapa memiliki ciri khusus pada buahnya yaitu memiliki serabut yang sangat keras dan tebal. Manfaat serabut tersebut adalah untuk menjaga isi buah kelapa supaya tidak cepat busuk dan mampu mengapung di air. Ini dikarenakan pohon kelapa yang kebanyakan tumbuh di pantai buahnya bisa jatuh ke pantai dan terbawa arus selama berbulan-bulan hingga menemukan daratan yang cocok untuk dijadikan tempat berkecambah.
Jagung: Ketika membuka buah jagung, maka ditemukan rambut-rambut berwarna kecoklatan. Rambut-rambut tersebut sebenarnya adalah putik jagung. Manfaat putik yang berbentuk mirip rambut-rambut itu adalah untuk memudahkan putik menangkap serbuk sari.
Tumbuhan lidah buaya: Daun tumbuhan lidah buaya (aloe vera) tebal, berair, dan memiliki duri. Manfaat struktur daun yang tebal adalah untuk menyimpan air. Sedangkan manfaat duri pada daun aloe vera adalah supaya daun tersebut tidak dirusak oleh hewan herbivora.
Bunga matahari: Bunga matahari selalu menghadap ke arah matahari. Manfaat pergerakan bunga tersebut adalah supaya semua daun mendapatkan pasokan sinar matahari yang cukup.
Pohon beringin: Pohon beringin memiliki akar gantung yang besar dan kuat. Manfaat akar gantung ini adalah untuk membantu pohon beringin mendapatkan pasokan uap air dan gas.
Peserta didik mampu memahami pengetahuan tentang: – hubungan antar makhluk hidup dengan lingkungannya, – penyesuaian diri makhluk hidup, – pelestarian lingkungan.
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan tentang: – hubungan antar makhluk hidup dengan lingkungannya, – penyesuaian diri makhluk hidup, – keseimbangan lingkungan.
Peserta didik mampu bernalar tentang: – hubungan – antarmakhluk hidup, – upaya manusia dalam menjaga keseimbangan/pelestarian Lingkungan.
Struktur Dan Fungsi Maklhuk Hidup.
Peserta didik mampu memahami pengetahuan tentang: – fungsi bagian tubuh tumbuhan/hewan, – daur hidup hewan, – alat gerak dan fungsinya, – sistem pernapasan pada manusia/hewan, – sistem pencernaan pada manusia, – sistem peredaran darah pada manusia – perkembangbiakan tumbuhan/hewan, – perkembangan dan pertumbuhan manusia – pemeliharaan kesehatan organ.
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan tentang: – daur hidup hewan, – mekanisme sistem gerak, – mekanisme sistem, – organ (pernapasan, pencernaan, dan peredaran darah), – pemeliharaan kesehatan organ
Peserta didik mampu bernalar tentang: – hubungan antara sistem organ dan proses yang ditimbulkan,
– percobaan pada sistem organ.
Benda Dan Sifatnya.
Peserta didik mampu memahami pengetahuan tentang: – sifat benda, – perubahan wujud, – Benda sifat bahan dan bahan penyusunnya.
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan tentang: – sifat bahan dengan kegunaannya, – pemanfaatan perubahan wujud benda, – suhu dan kalor.
Peserta didik mampu bernalar tentang: – pemanfaatan benda berdasarkan sifatnya, – perubahan wujud benda, – suhu dan kalor.
Energi Dan Perubahannya
Peserta didik mampu memahami pengetahuan tentang: – jenis-jenis gaya, – bentuk energi dan perubahannya,
– energi alternatif, – sifat-sifat magnet.
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan tentang: – pengaruh gaya terhadap gerak, arah, dan bentuk benda, – bunyi, – cahaya, – perubahan energi listrik dan penghematan energi listrik, – energi alternatif dan cara penggunaannya. – listrik dan magnet.
Peserta didik mampu bernalar tentang: – hubungan gaya dengan gerak, – bunyi, – cahaya.
Bumi Dan Alam Semesta :
Peserta didik mampu memahami pengetahuan tentang: – sumber daya alam, – siklus air, – sistem tata surya, – gerhana bulan dan gerhana matahari.
Peserta didik mampu mengaplikasikan pengetahuan tentang: – mencegah kerusakan lingkungan, – dampak pengambilan bahan alam, – rotasi dan revolusi bumi dan bulan, – gerhana bulan dan gerhana matahari.
Peserta didik mampu bernalar tentang: – gerhana bulan dan gerhana matahari. – siklus air dan dampaknya pada peristiwa di bumi, – serta kelangsungan mahluk hidup.
Ekosistem merupakan salah satu bidang kajian yang dipelajari dalam cabang biologi, yaitu ekologi. Ekologi (Yunani, oikos = rumah dan logy = “ilmu tentang” dari kata logikos = masuk akal) adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara makhluk hidup dengan makhluk hidup lain dan dengan lingkungan fisik. Hal tersebut diungkapkan ahli zoologi Jerman, Ernst Haeckel (1866).
Komponen Ekosistem.
Ekosistem terdiri atas dua komponen utama yaitu lingkungan biotik dan abiotik:
Lingkungan Biotik,
Lingkungan biotik adalah lingkungan yang terdiri atas komunitas makhluk hidup. Setiap makhluk hidup alam ekosistem menempati suatu tempat hidup yang spesifik. Tempat hidup tersebut antara lain dapat di dasar perairan, bawah bebatuan, atau di dalam tubuh makhluk hidup lainnya.
Itulah sebabnya, pada tempat-tempat tertentu kita dapat menemukan makhluk hidup yang khas dan tidak dijumpai di tempat lain. Tempat hidup yang spesifik tersebut dikenal dengan istilah habitat (Latin, habitare = bertempat tinggal). Setiap makhluk hidup memiliki peran khusus di dalam habitatnya. Peran atau cara hidup yang khusus dari setiap makhluk hidup di dalam habitatnya disebut relung ekologi atau nisia.
Lingkungan biotik terdiri atas bermacam jenis / spesies tumbuhan dan hewan. Sekelompok makhluk hidup dari spesies yang sama pada tempat dan waktu yang sama disebut populasi. Misalnya, rerumputan di halaman rumah (populasi rumput), sekawanan sapi di lapangan (populasi sapi), dan sejumlah siswa perempuan dan laki-laki di dalam kelas (populasi manusia).
Jika kita membicarakan suatu populasi, kita harus menyebutkan jenis individunya dan menentukan batas-batas waktu serta tempat. Misalnya, populasi banteng liar di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur pada bulan Juli – Oktober 1996 sebanyak 2.000 ekor.
Populasi dapat berubah setiap saat. Perubahan populasi dipengaruhi oleh faktor kelahiran, kematian, dan migrasi. Satu populasi dapat meningkat jika angka kelahiran lebih besar daripada angka kematian atau migrasi. Beberapa populasi yang berbeda dari tumbuhan dan hewan yang hidup bersama di dalam lingkungan yang sama disebut komunitas. Ada beberapa macam komunitas. Misalnya, komunitas kolam, komunitas hutan, dan komunitas pantai.
Lingkungan Abiotik.
Lingkungan abiotik adalah lingkungan yang terdiri atas benda-benda tak hidup. Lingkungan abiotik meliputi cahaya, suhu, udara, air, tanah, mineral, dan kelembapan. Berikut ini akan dibahas contoh dari faktor abiotik:
Cahaya,
Tumbuhan hijau dapat hidup jika memperoleh cukup cahaya matahari. Intensitas cahaya berpengaruh terhadap penyebaran tumbuhan dan hewan. Beberapa tumbuhan memperlihatkan adaptasi untuk menjangkau cahaya, seperti tumbuhan pemanjat. Kebanyakan hewan memerlukan cahaya matahari, tetapi beberapa di antaranya melakukan adaptasi khusus dalam lingkungan gelap. Misalnya, kelelawar, hewan yang biasa melakukan kegiatan dalam keadaan gelap.
Suhu,
Suhu mempengaruhi aktivitas tumbuhan dan hewan. Pada batas tertentu, penurunan suhu menyebabkan aktivitas metabolisme makhluk hidup menjadi menurun. Kebanyakan, makhluk hidup tidak tahan terhadap suhu ekstrem. Beberapa tumbuhan berbunga dapat beradaptasi terhadap perubahan musim dan tahan terhadap panas, musim panas atau musim hujan. Beberapa bentuk adaptasi tersebut adalah terdapatnya organ-organ penyimpanan di dalam tanah, kemampuan menggugurkan daun agar tidak kehilangan banyak air, atau kemampuan biji yang dapat melakukan dormansi.
Air,
Distribusi air hujan setiap tahun, menentukan jumlah ketersediaan air di dalam ekosistem. Air merupakan faktor penting dalam kehidupan tumbuhan dan hewan. Tidak ada satu pun makhluk hidup yang dapat hidup bertahan lama tanpa air. Meskipun demikian, ada beberapa makhluk hidup yang mampu hidup dalam keterbatasan persediaan air. Misalnya, unta dan tumbuhan serofit.
Oksigen ,
Sebagian besar makhluk hidup, memerlukan oksigen dalam kehidupannya. Makhluk hidup tersebut tidak akan dapat bertahan hidup jika lingkungannya kekurangan oksigen. Akan tetapi pada beberapa spesies tertentu, justru kehadiran oksigen dapat menyebabkan aktivitas hidupnya menjadi terganggu.
Topografi dan Tanah,
Bentuk fisik suatu daerah (topografi) dan kondisi tanah menentukan jenis tumbuhan dan hewan yang hidup di sana. Kesuburan tumbuhan sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah tempat tumbuhnya tumbuhan. Kondisi demikian, secara langsung ataupun tidak langsung akan berpengaruh terhadap penyebaran hewan.
sumber : http://www.tugassekolah.com/2016/02/pengertian-ekosistem-dan-komponennya.html