SD Kelas 5 – IPA – SISTEM PEREDARAN DARAH PADA HEWAN DAN MANUSIA – RANGKUMAN.
Memahami organ peredaran darah dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan organ peredaran darah manusia.
PENGERTIAN SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH. Sistem sirkulasi atau peredaran darah adalah sistem yang mengatur pemompaann darah yang dibutuhkan tubuh untuk kelangsungan hidup. Sistem ini juga bias disebut sebagai system transportasi karena sejalan dengan aliran darah, juga mengangkut zat-zat maupun hormon yang dibutuhkan tubuh sehingga tersebar merata. Tidak hanya pada manusia, begitu juga dengan hewan.
PERADARAN DARAH BESAR DAN PEREDARAN DARAH KECIL PADA MANUSIA.
a. Peredaran darah besar.
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.
b, Peredaran darah kecil :
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung.
FUNGSI SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH.
Sistem peredaran darah memiliki fungsi ;
Mensuplai Oksigen dan sari makanan dari sistem pencernaan ke seluruh jaringan tubuh,
Membawa gas Karbondioksida ke paru-paru,
Mengembalikan sisa metabolism ke ginjal untuk disekresikan,
Menjaga suhu tubuh,
Mendistribusikan hormon-hormon untuk mengatur fungsi sel-sel tubuh.
ORGAN (ALAT) SIRKULASI PEREDARAN DARAH.
Untuk lebih memahami pembahasan ini, akan lebih baik jika dikaji terlebih dahulu tentang darah dan organ-organ atau alat yang ikut bekerja sama membantu peredaran darah pada tubuh manusia.
A, Darah : Darah merupakan alat transportasi utama dalam sistem sirkulasi.
Fungsi darah cukup banyak diantaranya ;
Mengangkut Oksigen dan Karbondioksida ke jaringan dan paru-paru,
Mengangkut zat-zat lainnya ke seluruh tubuh seperti zat makanan, ion dan hormone ke seluruh tubuh,
Berperan aktif melawan bakal penyakit,
Memelihara keseimbangan cairan tubuh,
Mempertahankan tubuh dari serangan mikroorganisme,
Memelihara suhu tubuh pada kondisi normal sekitar 37 derajat celcius.
Dalam darah terdapat komponen-komponen penyusunnya yaitu :
a. Plasma darah. Dari keseluruhan darah pada tubuh manusia, plasma darah merupakan bagian yang besar yaitu sekitar 55 persen dari seratus persen darah dalam tubuh. Plasma darah berbentuk cair berwarna kekuning-kuningan. Komponen yang dimilikinyayaitu air, glukosa, asam amino, ion, protein, asam lemak, vitamin, hormone dan gas O2serta CO2. Plasma darah memiliki fungsi sebagai berikut :
Sebagai pelarut bahan-bahan kimia
Membawa mineral-mineral telarut, glukosa, asam amino, vitamin, karbondiosida (sebagai ion hydrogen karbonat), dan bahan-bahan buangan.
Menyebarkan panas dari organ yang lebih hangat ke organ yang lebih dingin.
Menjaga keseimbangan antara cairan di dalam sel dan cairan di luar sel
b. Sel darah. Sel darah merupakan komponen lain dari darah. Dalam darah terdapat sekitar 45 persen sel darah yang berupa padatan, lebih sedikit dari plasma darah.
B, Jantung. Jantung merupakan salah satu organ yang penting dalam kelangsungan hidup kita. Sudah jadi rahasia umum bahwa jantung memompa darah ke seluruh tubuh untuk menyediakan oksigen beserta zat-zat lainnya untuk kepentingan seluruh sel dalam tubuh kita. Karena itulah jantung terus menerus berkontraksi memompa darah tanpa henti sepanjang hidup.Jantung terletak di rongga dada, diselaputi oleh suatu membran pelindung yang disebut pericardium. Otot jantung bekerja secara otomatis diluar kehendak kita. Pada orang dewasa denyut jantung sekitar 60-80 per menit.
C, Pembuluh Darah. Pembuluh darah dapat kita ibaratkan sebagai selang yang bersifat elastic, sifat ini sangatlah bermanfaat untuk mempertahankan tekanan darah yang stabil. Pada keadaan normal, apabila tekanan darah meningkat, maka diameter pembuluh darah akan melebar sebagai bentuk adaptasi untuk menurunkan tekanan yang berlebih agar menjadi normal. Elastisitas pembuluh darah tidak tetap, pembuluh darah akan menjadi kaku seiring bertambahnya usia oleh karena itu tekanan darah pada orang lanjut usia cenderung lebih tinggi. Penyebab lain dari kekauan pembuluh darah adalah kolesterol yang menumpuk pada dinding dalam pembuluh darah, kolesterol juga menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Untuk menjaga elastisitas pembuluh darah agar tetap normal dan baik yaitu melakukan olahraga secara teratur.
Berdasarkan fungsinya, susunan pembuluh darah dapat digolongkan dalam 3 sistem yaitu sistem distribusi yang terjadi pada arteri, sistem pengumpulan yang terjadi pada vena dan sistem kapiler yang terjadi di pembuluh darah kapiler antara arteri dan vena.
a, Arteri. Pembuluh nadi atau arteri berfungsi untuk mengalirkan darah keluar dari jantung dengan ciri letaknya tersembunyi di dalam, dindingnya tebal dan elastis, denyutnyaterasadanmemilikisatukatupdekatdenganjantung.Jikapembuluhiniterpotongmakadarahakankeluarmemancar. Pembuluhnadiada 3 jenisyaitu ; – Aorta, Pembuluh darah arteri yang keluar dari ventrikel kiri – Arteri, Percabangan dari aorta – Arteriol, pembuluh nadi yang berhubungan dengan kapiler.
b, Vena. Pembuluh balik atau vena berfungsi mengalirkan darah menuju jantung dengan cirri letaknya di permukaan, dindingnya tipis dan tidak elastic, denyutnya tidak terasa dan memiliki katup disepanjang tubuh. Jika terpotong darahnya akan menetes keluar. Pembuluh vena juga memiliki 3 jenis yaitu ; -Vena kava, pembuluh vena yang mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung melalui atrium kanan -Venula, vena yang berhubungan dengan kapiler -Vena pulmonalis, satu-satunya pembuluh vena yang mangalirkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru menuju atrium kiri.
c, Kapiler. Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat halus yang memiliki fungsi sebagai alat penghubung antara pembuluh arteri dan vena, tempat terjadinya pertukaran zat antara darah dan cairan jaringan, menyerap makanan yang terdapat di usus dan menyaring darah yang terdapat di ginjal.
SISTEM PEREDARAN DARAH PADA CACING.
Sistem Peredaran darah tertutup Cacing Tanah – Pada sistem sirkulasi darah tertutup, darah mengalir ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh. Jantung memompa darah ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh dan kembali ke jantung juga melalui pembuluh.
Sistem sirkulasi pada cacing tanah terdiri atas lima pasang jantung pembuluh atau jantung semu yang terletak pada segmen tubuh 7 hingga 11. Lima pembuluh darah sejajar dengan panjang tubuh. Pada setiap segmen tubuh terdapat sepasang pembuluh penghubung, pembuluh darah dorsal (punggung), pembuluh ventral (perut), serta anyaman pembuluh kapiler. Jantung pembuluh terdiri dari pembuluhpembuluh yang berukuran besar, yaitu pembuluh dorsal dan ventral yang mampu berkontraksi.
SISTEM PEREDARAN DARAH BURUNG.
Peredaran darah burung tersusun oleh jantung sebagai pusatperedaran darah, darah, dan pembuluh-pembuluh darah. Darah pada unggas tersusun oleh eritrosit berbentuk oval danberinti. Jantung unggas berbentuk kerucut dan terbungkus selaput perikardium. Jantung terdiri dari dua serambi yang berdinding tipis serta dua bilikyang dindingnya lebih tebal. Bagian kanan dan kiri jantung telah terpisah secara sempurnasehingga tidak ada percampuran antara darah kaya oksigen di bagiankiri dan darah miskin oksigen di bagian kanan Serambi dan bilik kanan berisi darah kotor yang banyak mengandung karbondioksida dan bilik kiri berisi darah bersih yang kaya oksigenPembuluh-pembuluh darah dibedakan atas arteri dan vena. Arteri yang keluar dari bilik kiri ada tiga buah, yaitu dua arterianonim dan sebuah aorta.
Sistem peredaran darah serangga.
Berbeda dengan cacing, sistem peredaran darah serangga tanpa melalui pembuluh darah. Maksudnya, peredaran darah pada serangga berupa sistem peredaran darah terbuka. Sebagai contoh, peredaran darah pada belalang. Alat peredaran darah belalang meliputi jantung dan pembuluh darah. Lihat Gambar 1. Belalang memiliki jantung yang berbentuk tabung panjang dengan bagian-bagian gelembung pembuluh darah. Letak jantung belalang berada pada punggung, tepatnya di dalam bagian homosoel yang memanjang. Bagian tersebut disebut sinus. Sedangkan pembuluh darah besar (aorta) meninggalkan jantung bagian depan, belakang, dan seringkali bagian bawahnya. Kemudian pembuluh darah tersebut menjadi cabang-cabang yang membawa hemolimfa ke berbagai organ dan jaringan-jaringan tubuh. Hemolimfa adalah cairan yang tersusun atas darah dan cairan interstisial.
GANGGUAN PADA PEREDARAN DARAH MANUSIA.
Sitem peredaran darah dapat mengalami gangguan yang menyebabkan terganggunya fungsi peredaran darah. Beberapa gangguan pada peredaran darah manusia antara lain sebagai berikut:
a, Hipertensi dan Hipotensi.
Hipertensi merupakan penyakit tekanan darah tinggi yang disebabkan penyempitan pembuluh darah.Sebaliknya hipotensi merupakan penyakit tekanan darah rendah yang salah satu penyebabnya adalah kekurangan gizi makanan.
Gambar bagian kiri : Pembuluh darah normal tanpa sumbatan plak/lemak. Gambar bagian kanan : Pembuluh darah yang ditutupi plak/lemak. Lemak dapat menempel di dinding pembuluh darah dan menghambat aliran darah sehingga kerja jantung menjadi berat dan meningkatkan tekanan darah.
b, Anemia. Anemia merupakan penyakit kekurangan sel darah merah.Anemia dapat disebabkan oleh pendarahan yang hebat sehingga banyak darah yang terbuang, kekurangan zat besi, dan kanker tulang yang mengakibatkan terganggunya pembentukan sel darah merah.Ciri-ciri penderita anemia yaitu cepat lelah, sering sakit kepala, dan wajah pucat.
Hipertensi, hipotensi, dan anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi sayuran, buah, makanan rendah lemak, dan menerapkan gaya hidup sehat.
c, Stroke. Stroke merupakan penyakit yang disebabkan pembuluh darah di otak pecah atau tersumbat sehingga otak tidak mendapat asupan oksigen dan nutrisi.Kondisi tersebut menyebabkan terganggunya fungsi sistem saraf tubuh.Akibatnya Salah satu sisi tubuh mengalami kelumpuhan dan terganggunya penglihatan dan pendengaran.Penyakit stroke dapat dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat, hipertensi, dan stress.
Hasil CT Scan atau rontgen otak untuk membantu menentukan penyebab stroke dan melihat lokasi serta seberapa luas jaringan otak yang rusak.Bagian otak yang rusak ditunjukkan warna merah.
d, Leukemia. Leukemia merupakan penyakit yang disebabkan oleh berlebihnya produksi sel darah putih.Hal ini mengakibatkan sel darah putih akan memakan sel darah merah.Dampaknya adalah tubuh akan kekurangan sel darah merah.Penderita leukemia harus rutin melakukan transfusi darah untuk menerima asupan sel darah merah.
Cara Memelihara Kesehatan Organ Peredaran Darah.
Organ peredaran darah didalam tubuh kita dapat dijaga kesehatannya dengan beberapa cara berikut : Beristirahat secara teratur. Berolahraga teratur untuk melancarkan aliran darah misalnya lari pagi dan bersepeda Membiasakan memakan makanan yang sehat.Makanan yang menyehatkan jantung adalah makanan yang bergizi seimbang dan rendah lemak.Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dapat mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.Usahakan selalu mengonsumsi sayur dan buah.
Berolahraga membantu melancarkan peredaran darah dan berdampak positif bagi kesehatan jantung.
SD5 PKN – Keuntuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia – NKRI.
A, Pengertian Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tuhan menciptakan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna. Meskipun demikian, antara manusia yang satu dengan yang lain tidak dapat hidup sendiri. Manusia senantiasa membutuhkan orang lain. Pada akhirnya manusia hidup berkelompok-kelompok. Pada mulanya manusia hidup dalam kelompok keluarga. Selanjutnya mereka membentuk kelompok yang lebih besar seperti suku, masyarakat, bangsa, atau negara. Salah satu contoh negara di dunia ini adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Apa itu Negara Kesatuan Republik Indonesia? Untuk mengetahuinya, pelajarilah uraian materi berikut secara saksama!
1, Pengertian Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kita adalah bangsa Indonesia yang tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Definisi “bangsa” dan “negara” memiliki perbedaan. Bangsa adalah suatu masyarakat dalam suatu daerah yang sama dan mereka tunduk kepada kedaulatan negaranya. Bangsa juga merupakan persekutuan hidup yang berdiri sendiri dan setiap anggota persekutuan hidup tersebut merasa memiliki kesatuan ras, bahasa, agama, dan adat istiadat.
Berdasarkan pengertian tersebut bangsa memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a) Sekelompok manusia yang memiliki rasa kebersamaan.
b) Memiliki wilayah tertentu, tetapi tidak memiliki pemerintah sendiri.
c) Ada kehendak bersama untuk membentuk atau berada di bawah pemerintahan yang dibuatnya sendiri.
d) Keanggotaan orangnya bersifat kebangsaan atau nasionalitas.
e) Tidak dapat ditentukan secara pasti waktu kelahirannya, misalnya bangsa Indonesia tidak diketahui secara pasti kapan mulai ada bangsa Indonesia.
f) Dapat terjadi karena kesamaan identitas budaya, agama, dan bahasa sehingga dapat dibedakan dengan bangsa lainnya. Bangsa yang mempunyai identitas sama seperti ini adalah bangsa yang homogen (sama).
Negara adalah bentuk organisasi dari masyarakat atau kelompok orang yang mempunyai kekuasaan mengatur hubungan, menyelenggarakan ketertiban, dan menetapkan tujuan-tujuan dari kehidupan bersama. Beberapa pengertian negara antara lain:
a) Beberapa kelompok manusia yang bersama-sama mendiami wilayah tertentu dengan mengakui adanya suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib dan keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia.
b) Suatu daerah teritorial yang bersama-sama diperintah oleh sejumlah pejabat yang berhasil menuntut warganya dalam ketaatan pada perundang-undangan melalui penguasaan kontrol dari kekuasaan yang sah.
Dari beberapa pendapat tentang pengertian negara di atas, maka secara teoritis negara memiliki unsur sebagai berikut.
a) Unsur Konstitutif.
Unsur konstitutif merupakan unsur mutlak pembentuk atau unsur yang harus ada untuk terjadinya negara. Unsur tersebut mencakup wilayah (darat, udara, dan perairan), rakyat atau masyarakat, serta pemerintah yang berdaulat.
b. Unsur Deklaratif. Unsur deklaratif merupakan unsur yang bersifat pernyataan dan melengkapi unsur konstitutif. Unsur ini meliputi adanya tujuan negara, undang-undang dasar, pengakuan dari negara lain secara de jure ataupun de facto.
Secara umum, suatu negara dikatakan terbentuk dengan terpenuhinya unsur-unsur negara, yaitu adanya pemerintahan yang berdaulat, bangsa, dan wilayah terpenuhi. Selain unsur-unsur negara, adapula unsur-unsur tambahan lain sebagai syarat terbentuknya dan diakuinya suatu negara oleh bangsa dan negara lain.
2, Proses Terjadinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Bagi bangsa Indonesia terjadinya negara merupakan proses yang melalui berbagai tahap, yaitu:
a) Perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Terjadinya negara merupakan suatu proses yang tidak hanya diambil dari proklamasi, tetapi dari perjuangan bangsa Indonesia yang menuntut kemerdekaan, sehingga membentuk ideologi (ide-ide dasar yang dicita-citakan).
Sejarah mencatat sebelum abad ke-16, kehidupan bangsa Indonesia rukun dan damai. Tetapi setelah para penjajah dari negara Barat datang, keutuhan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara mulai retak. Para penjajah, khususnya Belanda, menerapkan politik adu domba, memecah belah, saling menghasut, memfitnah antara satu kelompok dengan kelompok lainnya. Pada akhirnya hubungan antara satu dengan lainnya retak.
Dalam situasi yang tidak akur dan terpecah belah tersebut, penjajah masuk menyusup dengan mudah. Perang saudara tidak terelakkan lagi. Akhirnya setiap daerah berjuang sendiri-sendiri. Pangeran Diponegoro yang berasal dari Jawa Tengah, Tuanku Imam Bonjol dari Sumatra Barat, adalah contoh tokoh pahlawan yang gigih berani melawan penjajah. Namun perjuangan kedua tokoh tersebut gagal karena perjuangan mereka bersifat kedaerahan. Bahkan Pangeran Diponegoro ditangkap dan dibuang ke luar Pulau Jawa. Beliau di pengasingan sampai akhirnya wafat.
Dari Aceh muncul tokoh Cut Nyak Dien, Teuku Umar, dan Cut Meutia. Mereka berjuang melawan penjajah, tetapi juga belum berhasil. Pahlawan dari wilayah Timur di antaranya Kapitan Pattimura yang berasal dari Ambon dengan dibantu teman-temannya. Pangeran Antasari dari Kalimantan Selatan pun berjuang melawan penjajah tetapi belum berhasil juga. Bahkan Kapitan Pattimura atau Thomas Matulesi gugur di tiang gantungan. Dari Ujung Pandang, ada Sultan Hasanuddin yang gigih dan perkasa mengusir penjajah, walaupun kandas juga. Sultan Hasanuddin terkenal dengan julukan “Ayam Jantan dari Timur”.
b) Proklamasi sebagai pintu gerbang kemerdekaan Indonesia. Setelah melalui perjuangan yang panjang akhirnya terbentuklah negara Indonesia. Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 mengantarkan bangsa Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan. Dengan negara yang berdaulat, lepas dari cengkeraman penjajah, bangsa Indonesia dapat meraih cita-cita dan meningkatkan taraf hidupnya.
c.Terjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk melalui proses dan tahapan yang panjang. Negara Kesatuan Republik Indonesia terbentuk karena beberapa faktor, yaitu: 1) Adanya persamaan nasib, yaitu penderitaan bersama di bawah penjajahan bangsa asing selama kurang lebih 350 tahun. 2) Adanya keinginan bersama untuk merdeka dan melepaskan diri dari belenggu penjajahan. 3) Adanya kesatuan tempat tinggal, yaitu wilayah Nusantara yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. 4) Adanya cita-cita bersama untuk mencapai kemakmuran dan keadilan sebagai suatu bangsa.
Faktor-faktor pembentuk bangsa Indonesia tersebut, secara bertahap telah melahirkan negara Indonesia. Secara runtut, perkembangan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah: 1) Adanya kesadaran dari seluruh bangsa Indonesia bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Bangsa Indonesia memiliki tekad kuat untuk menghapus segala penindasan dan penjajahan yang ada di Indonesia. 2) Kesadaran akan hak kemerdekaan tersebut mendorong bangsa Indonesia untuk berjuang melawan penjajah. Perjuangan panjang bangsa Indonesia menghasilkan proklamasi. Proklamasi inilah yang mengantarkan bangsa Indonesia ke pintu gerbang kemerdekaan. 3) Terjadinya negara Indonesia adalah kehendak bersama seluruh rakyat Indonesia dan atas rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa. 4) Setelah merdeka, negara Indonesia menyusun alat-alat kelengkapan negara yang meliputi tujuan negara, bentuk negara, sistem pemerintahan negara, UUD negara, dan dasar negara. Dengan demikian, sempurnalah Indonesia sebagai sebuah negara.
Tokoh-tokoh yang berjasa dalam memproklamasikan berdirinya NKRI.
a) IR. Soekarno. Soekarno lahir di Surabaya, Jawa Timur pada tanggal 6 Juni 1901. Soekarno merupakan lulusan Techische Hoge School (sekarang ITB) Bandung. Pada tanggal 4 Juli 1927, Soekarno mendirikan Partai Nasional Indonesia (PNI). Lewat pidato dan kritikannya yang tajam, Soekarno sering keluar masuk penjara pemerintahan Belanda. Bersama DRS. Mohammad Hatta, pada tanggal 17 Agustus 1945, beliau memproklamaksikan kemerdekaan Indonesia. Setelah kemerdekaan, Soekarno menjabat sebagai presiden Republik Indonesia yang pertama. IR. Soekarno wafat pada tanggal 21 Juni 1970 di Jakarta dan dimakamkan di Blitar Jawa Timur.
b) DRS. Mohammad Hatta. Mohammad Hatta lahir di Bukittinggi pada tanggal 12 Agustus 1902. Beliau melanjutkan sekolah Rotterdam, Belanda, tepatnya di Sekolah Tinggi Ekonomi Negera Belanda. Mohammad Hatta aktif dalam organisasi Jong Sumatra dan ketika di Belanda, beliau mendirikan organisasi Perhimpunan Indonesia (PI). Pada tanggal 17 Agustus 1945 beliau mendampingi IR. Soekarno membacakan teks proklamasi. Mohammad Hatta juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Mohammad Hatta wafat pada tanggal 14 Maret 1980 di Jakarta.
c) Ahmad Soebardjo. Ahmad Soebardjo terkenal sebagai konseptor dalam penulisan naskah teks proklamasi dan Pembukaan UUD 1945. Beliaulah yang menjamin IR. Soekarno dan Mohammad Hatta dengan nyawanya ketika terjadi peristiwa Rengasdengklok.
3, Tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Negara merupakan perkumpulan manusia yang hidup dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan negara bermacam-macam, di antaranya memperluas kekuasaan, menyelenggarakan ketertiban umum, dan menciptakan kebahagiaan bagi rakyatnya. Tujuan Negara Republik Indonesia tercantum di dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia Tahun 1945, yaitu: a) Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
b) Memajukan kesejahteraan umum.
c) Mencerdaskan kehidupan bangsa.
d) Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Keempat tujuan tersebut didasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
4, Fungsi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ada banyak fungsi negara yang perlu diketahui. Beberapa fungsi mutlak dari setiap negara adalah sebagai berikut. a) Melaksanakan penertiban. Fungsi negara sebagai penertiban, yaitu untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokan-bentrokan di dalam masyarakat, sehingga masyarakat tetap stabil. b) Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Fungsi ini dianggap sangat penting terutama bagi negara-negara baru. Pemerintah Indonesia menerapkan fungsi ini ke dalam bentuk Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun). c) Pertahanan. Fungsi ini untuk menjaga kemungkinan serangan dari luar. Untuk menjaga kondisi keamanan, negara memfasilitasi angkatan perangnya dengan peralatan yang lengkap beserta peralatan pertahanannya. d) Menegakkan keadilan. Fungsi ini diharapkan dapat menciptakan supremasi hukum.
Kemudian apa fungsi Negara Kesatuan Republik Indonesia? Menurut E. Mirriam Budiardjo, fungsi negara yang sesuai dengan kondisi di negara Indonesia adalah: a) keamanan ekstern, b) ketertiban intern, c) keadilan, d) kesejahteraan umum, dan e) kebebasan.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpukan bahwa tugas-tugas pemerintah dalam mengurus rumah tangga meliputi: a) Fungsi reguler. Dalam hal ini, pemerintah menjalankan fungsinya berkaitan dengan pelaksanaan tugas yang mempunyai akibat langsung yang dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Fungsi reguler pemerintah antara lain: 1) Negara sebagai negara politik, yaitu pemeliharaan ketenangan dan ketertiban, serta pertahanan dan keamanan. 2) Negara sebagai diplomatik, yaitu menjalankan kerukunan dan persahabatan dengan negara-negara lain terutama negara tetangga. 3) Negara sebagai sumber hukum, yaitu pemerintah harus bertindak adil terhadap warga negaranya melindungi hak/harta benda setiap warganya dari gangguan anggota masyarakat lainnya. 4) Negara sebagai administratif, fungsi ini menitikberatkan pada kekuatan di tangan rakyat, pemerintah hanya menerima pendelegasian yang diberikan rakyat melalui wakil-wakilnya di MPR dan DPR.
b, Fungsi Perkembangan.
1) Fungsi stabilisator. Dalam hal ini pemerintah wajib melaksanakan fungsi sebagai berikut.
a) Stabilitas politik. Stabilitas politik bertujuan menetapkan suasana politik yang aman dan keutuhan persatuan bangsa baik faktor-faktor ekonomi maupun faktor-faktor ideologis.
b) Stabilitas ekonomi. Stabilitas ini menciptakan perekonomian yang stabil dan mantap seperti menghilangkan inflasi, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperluas kesempatan kerja, dan lain-lain.
c) Stabilitas sosial budaya. Stabilitas ini bertujuan menghilangkan dan mengurangi pembangunan yang menghambat.
2) Sebagai inovator. Negara menciptakan ide-ide baru terutama berhubungan dengan pembangunan. Presiden memiliki wewenang untuk melaksanakan pembangunan.
B. Pentingnya Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Negara Kesatuan Republik Indonesia dianugerahi wilayah yang luas dan kekayaan alam yang beraneka ragam untuk kesejahteraan rakyat Indonesia. Oleh karena itu, semua rakyat Indonesia berkewajiban untuk melindungi dan mempertahankan wilayah Indonesia agar tetap utuh.
Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak berdiri dengan sendirinya, tetapi melalui perjuangan para pejuang yang dilakukan dengan proses yang sangat panjang. Mereka telah mengorbankan harta dan bahkan nyawa mereka demi Indonesia tercinta, sehingga para pejuang dan pendiri Indonesia sudah bertekad bahwa bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan pilihan terakhir.
1, Pengertian Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keutuhan berasal dari kata dasar utuh yang berarti dalam keadaan sempurna seperti semula. Utuh juga berarti tidak bercerai berai atau tidak terpecah belah. Jadi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia artinya adalah bahwa Indonesia merupakan negara kesatuan yang memiliki kedaulatan, memiliki tujuan nasional, dan berdiri secara utuh baik wilayahnya, rakyatnya, ataupun pemerintahnya.
Keutuhan NKRI juga ditunjukkan melalui hal-hal berikut:
a) Indonesia yang utuh dan tidak mudah terpecah belah.
b) Hubungan antara pemerintah dengan rakyatnya baik.
c) Tidak ada pergolakan, peperangan, pemberontakan ataupun perpecahan di antara rakyat.
d) Situasi negara yang aman, nyaman, dan damai.
Jika Indonesia bisa mencapai keempat butir di atas maka Indonesia adalah negara yang utuh.
Sejak proklamasi kemerdekaan, keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia mengalami pasang surut. Gangguan demi gangguan yang berusaha membubarkan Republik Indonesia sudah banyak terjadi, baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri. Misalnya, pemberontakan PKI di Madiun, PRRI Semesta, Pemberontakan Kahar Muzakar, Pemberontakan Republik Maluku Selatan, Pemberontakan G 30 S/PKI, Gerakan Aceh Merdeka, dan Organisasi Papua Merdeka. Semua peristiwa yang berusaha memecah dan menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia tersebut berhasil digagalkan oleh tekad segenap bangsa Indonesia untuk tetap mempertahankan keutuhan dan kesatuan Republik Indonesia.
Kita harus selalu waspada terhadap ancaman dan gangguan yang ingin memecah belah bangsa Indonesia. Rakyat Indonesia harus membangun rasa kebersamaan dan menjadikan perbedaan sebagai sumber kekuatan bersama.
Negara Indonesia merupakan negara kepulauan, karena terdiri atas pulau-pulau besar dan kecil. Wilayahnya membentang dari Sabang sampai Merauke. Negara Indonesia disebut juga negara maritim karena pulau-pulaunya dikelilingi oleh lautan yang luas. Bahkan luas perairan negara Indonesia lebih besar daripada luas daratan. Seluruh wilayah kepulauan Indonesia disebut sebagai Nusantara.
Negara kesatuan Republik Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Wilayah ini terbagi atas beberapa provinsi. Tiap-tiap provinsi dikepalai oleh seorang gubernur. Saat ini Indonesia terdiri dari 33 provinsi. Perhatikanlah tabel yang mencantumkan beberapa provinsi berikut ini!
No. Nama Provinsi. Ibu Kotanya 1. Nangro Aceh Darusalam, Ibukotanya Banda Aceh. 2. Sumatra Utara, Ibukotanya Medan. 3. Sumatra Barat, Ibukotanya Padang. 4. Riau, Ibukotanya Pekan Baru. 5. Kepulauan Riau, Ibukotanya Batam. 6. Jambi , IbukotanyaJambi. 7. Sumatra Selatan, Ibukotanya Palembang. 8. Bangka Belitung, Ibukotanya Pangkal Pinang. 9. Bengkulu, Ibukotanya Bengkulu. 10. Lampung Bandar, Ibukotanya Lampung. 11. DKI Jakarta, Ibukotanya Jakarta. 12. Jawa Barat, Ibukotanya Bandung. 13. Banten, Ibukotanya Serang. 14. Jawa Tengah, Ibukotanya Semarang. 15. DI Yogyakarta, Ibukotanya Yogyakarta. 16. Jawa Timur, Ibukotanya Surabaya. 17. Kalimantan Barat, Ibukotanya Pontianak. 18. Kalimantan Tengah, Ibukotanya Palangkaraya. 19. Kalimantan Selatan, Ibukotanya Banjarmasin. 20. Kalimantan Timur , Ibukotanya Samarinda. 21. Sulawesi Utara, Ibukotanya Manado. 22. Gorontalo, Ibukotanya Gorontalo. 23. Sulawesi, Ibukotanya Tengah Palu. 24. Sulawesi Selatan, Ibukotanya Makassar. 25. Sulawesi Tenggara, Ibukotanya Kendari. 26. Sulawesi Barat, Ibukotanya Mamuju. 27. Bali, Ibukotanya Denpasar. 28. Nusa Tenggara Barat, Ibukotanya Mataram. 29. Nusa Tenggara Timur, Ibukotanya Kupang. 30. Maluku, Ibukotanya Ambon. 31. Maluku Utara, Ibukotanya Ternate. 32. Papua Barat, Ibukotanya Manokwari. 33. Papua, Ibukotanya Jayapura.
Dari tabel tersebut, terlihat betapa luasnya wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga kita perlu menjaga dan mempertahankan keutuhannya.
Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam. Kekayaan alam ini dimanfaatkan dan digunakan untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Sehingga semua warga dan rakyat Indonesia berkewajiban melindungi dan mempertahankan wilayah Indonesia agar tetap utuh. Keutuhan wilayah ini sangat penting karena mengingat kemajemukan bangsa Indonesia.
Nasihat Bijak : Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kita mengenal istilah “Tri Kerukunan Umat Beragama”. Isi Tri Kerukunan Umat Beragama meliputi 3 hal, yaitu: 1) Kerukunan intern umat beragama. 2) Kerukunan antarumat beragama. 3) Kerukunan umat beragama dengan pemerintah.
Keutuhan wilayah sebuah negara sangat penting, karena keutuhan wilayah suatu negara sangat menentukan berlangsung tidaknya pemerintahan suatu negara. Maka, semua negara berusaha untuk menjaga keutuhan wilayahnya. Demikian juga dengan negara Indonesia yang selalu berusaha untuk menjaga keutuhan wilayahnya termasuk di dalamnya pemerintah dan aparat keamanan untuk bersama-sama dan bersatu padu menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia diperlukan sikap-sikap: a. Cinta tanah air
Sebagai warga negara Indonesia kita wajib mempunyai rasa cinta terhadap tanah air. Cinta tanah air dan bangsa dapat diwujudkan dalam berbagai hal, antara lain: 1) Menjaga keamanan wilayah negaranya dari ancaman yang datang dari luar maupun dari dalam negeri. 2) Menjaga kelestarian lingkungan dan men-cegah terjadinya pencemaran lingkungan. 3) Mengolah kekayaan alam dengan menjaga ekosistem guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. 4) Rajin belajar guna menguasai ilmu pengetahuan dari berbagai disiplin untuk diabdikan kepada negara.
b, Membina persatuan dan kesatuan. Pembinaan persatuan dan kesatuan harus dilakukan di manapun kita berada, baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara. Tindakan yang menunjukkan usaha membina persatuan dan kesatuan, antara lain: 1) Menyelenggarakan kerjasama antar daerah. 2) Menjalin pergaulan antarsuku bangsa. 3) Memberi bantuan tanpa membedakan suku bangsa atau asal daerah. 4) Mempelajari berbagai kesenian dari daerah lain. 5)Memperluas pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa. 6)Mengerti dan merasakan kesedihan dan penderitaan orang lain, serta tidak mudah marah atau menyimpan dendam. 7)Menerima teman tanpa mempertimbangkan perbedaan suku, agama, maupun bahasa dan kebudayaan
c, Rela Berkorban. Sikap rela berkorban adalah sikap yang mencerminkan adanya kesediaan dan keikhlasan memberikan sesuatu yang dimiliki untuk orang lain, walaupun akan menimbulkan penderitaan bagi diri sendiri. Dalam pengertian yang lebih sederhana, rela berkorban adalah sikap dan perilaku yang tindakannya dilakukan dengan ikhlas serta mendahulukan kepentingan orang lain daripada kepentingan diri sendiri. Sikap rela berkorban ditunjukkan dengan cara membiasakan merelakan sebagian kepentingan kita untuk kepentingan orang lain atau kepentingan bersama.
Pelaksanaan sikap rela berkorban antara lain: 1) Di rumah. a) Menunda acara bermain untuk membantu pekerjaan ibu. b) Menunda rencana berkemah bersama teman-teman karena harus menunggu anggota keluarga yang sedang sakit.
2) Di sekolah. a) Memberi iuran bila ada teman yang kena musibah. b) Mau berangkat lebih pagi untuk melaksanakan piket kelas.
c) Memberikan sumbangan untuk PMI (Palang Merah Indonesia).
3) Di masyarakat. a) Menunda pergi piknik ketika ada acara kerja bakti di kampung. b) Membatalkan perayaan ulang tahun di rumah karena ada tetangga di sebelah rumah yang sedang sakit keras.
C, Upaya-Upaya dalam Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Setiap rakyat Indonesia mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa, kita juga harus turut serta dalam menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI. UUD 1945 Pasal 30 Ayat (1) dan (2) mengatur hal ini. Pada pasal tersebut dinyatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Usaha pertahanan dan keamanan rakayat dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung. Isi pasal tersebut juga menunjukkan bahwa patisipasi warga negara sangat penting untuk menjaga keutuhan negara dan berlangsungnya pemerintahan.
Keikutsertaan rakyat dalam usaha membela negara demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat dilakukan melalui bela negara secara fisik dan nonfisik.
1, Bela Negara Secara Fisik. Menurut Undang-Undang No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, keikutsertaan warga negara dalam usaha bela negara dapat dilakukan dengan cara bergabung dalam: a) Anggota TNI. b) Jajaran Kepolisian RI (Polri). c) Pelatihan dasar kemiliteran, seperti Rakyat Terlatih (Ratih), pertahanan rakyat semesta (Permesta), dan lain-lain.
2, Bela Negara secara Nonfisik. Berdasarkan Undang-Undang No. 3 Tahun 2002, keikutsertaan warga negara dalam bela negara secara nonfisik dapat dilakukan melalui berbagai bentuk, misalnya: a) Meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara dengan cara menghargai perbedaan pendapat dan tidak memaksakan kehendak kita kepada orang lain. b) Menanamkan kecintaan terhadap tanah air, melalui pengabdian tulus dalam membangun masyarakat. c) Berperan serta dalam memajukan bangsa dan negara dengan karya nyata. d) Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku dan menjunjung tinggi hak asasi manusia serta menangkal pengaruh-pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan norma-norma kehidupan bangsa Indonesia dengan lebih bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Sebagai seorang pelajar, kita juga wajib membela negara kita. Wujud partisipasi kita dalam usaha bela negara dapat dilakukan dengan berbagai cara, di antaranya: 1) Menghormati jasa para pahlawan. 2) Bangga memiliki dan menggunakan bahasa Indonesia. 3) Menghormati dan menghargai bendera Merah Putih. 4) Melestarikan dan mencintai budaya daerah. 5) Menggunakan barang-barang dari dalam negeri.
Selain melalui bela negara secara fisik dan nonfisik, partisipasi rakyat dalam menjaga keutuhan NKRI dapat dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
1, Lingkungan Keluarga. Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan yang lebih besar. Oleh karena itu, setiap anggota keluarga harus dapat menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan keluarga.
Keamanan dan ketertiban keluarga dapat terwujud jika di dalam keluarga ada kepatuhan dan ketaatan terhadap aturan keluarga, tata krama, dan adat istiadat.
Jadi, apabila setiap anggota keluarga telah memiliki kepatuhan dan ketaatan terhadap tata krama dan aturan keluarga, maka akan terciptalah kehidupan yang harmonis, rukun, dan damai. Adapun hal-hal yang dapat mendukung suasana harmonis dalam keluarga, antara lain: a) beribadah bersama,
b) saling mencintai, menghargai, dan tolong menolong antaranggota keluarga.
c) mengakui keberadaan dan fungsi atau kedudukan masing-masing anggota keluarga,
d) menghargai pendapat satu sama lain, dan sebagainya.
2, Lingkungan Sekolah.
Di dalam ligkungan sekolah ada tata tertib yang harus ditaati oleh seluruh warga sekolah. Tata tertib di sekolah bertujuan untuk menciptakan ketertiban, kelancaran, dan keamanan sekolah dalam proses kegiatan belajar mengajar. Jika semua warga sekolah menaati tata tertib maka keamanan, kenyamanan, dan keberhasilan belajar dapat dicapai. Sebaliknya, bila warga sekolah tidak menaati tata tertib maka akan terjadi kekacauan dalam kegiatan belajar mengajar. Selain itu, menjaga teta tertib di sekolah juga dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan.
Adapun hal-hal yang dapat dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan di sekolah antara lain:
a) Melaksanakan 6K (keamanan, kebersihan, ketertiban, keindahan, kekeluargaan, dan kerindangan) di lingkungan sekolah masing-masing.
b) Berperan aktif dalam kegiatan UKS, PMR, pramuka, OSIS, olahraga, dan kesenian.
c) Aktif belajar, mematuhi tata tertib, hormat kepada bapak/ibu guru, kepala sekolah, dan semua karyawan di sekolah.
d) Mempunyai kepedulian sosial, misalnya memberi sumbangan bila ada bencana alam, membantu kegiatan donor darah PMI, dan sebagainya.
3, Lingkungan Masyarakat.
Masyarakat adalah bagian dari suatu negara, sehingga masyarakat dapat memengaruhi persatuan dan kesatuan bangsa dan negara yang bersangkutan. Masyarakat yang terdiri atas berbagai individu dengan berbagai sikap dan kehendak akan mengalami kekacauan jika tidak memiliki tata tertib di masyarakat. Oleh karena itu, perlu dibuat tata tertib yang mengatur kehidupan bermasyarakat, agar dapat mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, serta menjaga persatuan dan kesatuan. Agar tujuan tersebut dapat dicapai maka semua warga masyarakat harus berpartisipasi dalam menjaga keamanan di lingkungan masyarakat.
Adapun contoh-contoh kegiatan di masyarakat sebagai wujud peran serta dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, antara lain:
a) Kerja bakti dan gotong royong membersihkan lingkungan dan sarana prasarana hidup milik umum.
b) Saling menghormati dan bekerja sama.
c) Toleransi antarumat beragama dan penganut kepercayaan.
d) Ikut ronda malam bagi yang sudah dewasa sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. e) Rela berkorban untuk kepentingan bersama bagi bangsa dan negara.
Dengan ikut menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenteraman di lingkungan masyarakat, kita akan dapat:
a) Menciptakan keamanan lingkungan sehingga warga tidak merasa takut dan gelisah.
b) Menciptakan ketenangan dan ketenteraman hidup.
c) Menciptakan suasana yang teratur sesuai dengan peraturan yang berlaku.
d) Menciptakan kehidupan yang menyejukkan hati, tidak ada kerusuhan, dan tidak ada kekacauan.
e) Menjaga keutuhan wilayah Indonesia.
Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga, karena dengan adat istiadat yang berbeda, persatuan dan kesatuan masih tetap terjaga. Jadi, upaya yang perlu dilakukan bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah kita harus memahami dan mengamalkan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang terdapat pada pita yang digenggam oleh burung Garuda Pancasila.
Istilah Bhinneka Tunggal Ika ini diambil dari Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular, yang berarti walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu juga. Semboyan ini sangat cocok bagi bangsa Indonesia dan perlu diemban. Seperti kita ketahui, bahwa bangsa Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa, maka hal itu jangan sampai menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk bersatu menjaga dan mewujudkan satu kesatuan Negara Republik Indonesia.
Melalui semboyan Bhinneka Tunggal Ika ini, kita harus dapat menjadikan pegangan bagi masyarakat untuk mewujudkan keutuhan NKRI. Semboyan ini mengajarkan kita untuk menghindari perpecahan karena adanya perbedaan. Perbedaan yang ada justru dapat dijadikan sebagai kekayaan bangsa, sebagai modal dalam mengembangkan dan memajukan bangsa Indonesia.
Rangkuman :
Bangsa adalah suatu masyarakat dalam suatu daerah yang sama dan mereka tunduk kepada kedaulatan negaranya.
– Negara adalah bentuk organisasi dari masyarakat atau kelompok orang yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan, menyelenggarakan ketertiban, dan menetapkan tujuan-tujuan dari kehidupan bersama.
– Unsur-unsur teoritis berdirinya suatu negara, terdiri dari unsur konstitusif dan unsur deklaratif.
– Tahap-tahap yang merupakan proses terbentuknya negara bagi bangsa Indonesia:
1) Perjuangan pergerakan kemederkaan Indonesia.
2) Proklamasi sebagai pintu gerbang kemerdekaan.
3) Terjadinya NKRI (kemerdekaan RI 17 Agustus 1945).
– Tujuan NKRI tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alenia keempat, antara lain:
1) Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
2) Memajukan kesejahteraan umum.
3) Mencerdaskan kehidupan bangsa.
4) Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
– Fungsi negara, terdiri dari:
1) Melaksanakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
2) Pertahanan.
3) Menegakkan keadilan.
– Keutuhan wilayah suatu negara menentukan berlangsung tidaknya pemerintahan suatu negara.
– Sikap-sikap yang harus dimiliki oleh bangsa Indonesia untuk melindungi keutuhan
Negara Kesatuan Republik Indonesia, antara lain:
1) Menempatkan persatuan, kesatuan, kepentingan, dan keselamatan negara di atas pribadi dan golongan.
2) Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.
3) Sanggup dan rela bekorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
4) Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
5) Mengembangkan rasa bangga berbangsa dan bertanah air Indonesia.
6) Mengurangi ketegangan dalam segala hal pada negara asing.
7) Meningkatkan kesadaran rakyat akan pentingnya menjaga keutuhan wilayah negara.
– Upaya-upaya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia :
1) Keikutsertaan rakyat demi menjaga keutuhan NKRI dapat dilakukan melalui bela negara, baik secara fisik maupun nonfisik.
2) Partisipasi dalam menjaga keutuhan NKRI dapat dimulai dari:
a) Lingkungan keluarga.
b) Lingkungan sekolah.
c) Lingkungan masyarakat.
RANGKUMAN IPA KELAS 5 SEMESTER 2 Kurikulum 2013 – PANAS DAN PERPINDAHANNYA
A SUMBER ENERGI PANAS.
a, Pengertian dan contoh sumber energi panas. Benda yang dapat menghasilkan energi panas disebut sumber energi panas. Contoh sumber energi panas antara lain: 1) Matahari, sumber energi panas terbesar di dunia, 2) Dua buah benda yang bergesekan, 3) Api, 4) Kompor yang dinyalakan, 5) Lilin yang dinyalakan, 6) Setrika yang dinyalakan, 7) Magma dan lava, 8) Uap panas, dan lain-lain.
b, Manfaat sumber energi panas.
1) Bagi Tumbuhan. Energi panas matahari membantu proses pembuatan makanan pada tumbuhan yang disebut sebagai proses fotosintesis. Makanan yang dihasilkan dari hasil fotosintesis menjadi sumber energi bagi makhluk hidup lainnya, termasuk manusia.
2) Bagi Manusia. Manfaat sumber energi panas bagi manusia antara lain: a) Energi panas matahari dapat menerangi bumi sehingga udara di bumi menjadi hangat. b) Energi panas matahari dimanfaatkan untuk mengeringkan padi setelah dipanen, mengeringkan garam, mengeringkan ikan asin, bahkan untuk mengeringkan pakaian yang basah. c) Api digunakan untuk kegiatan memasak atau merebus air.
d) Panas setrika untuk membantu merapikan p-akaian yang kusut. e) Uap panas digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
B PERBEDAAN SUHU DAN KALOR.
Panas (kalor) dan suhu (temperatur) adalah dua hal yang berbeda. Energi panas merupakan salah satu energi yang dapat diterima dan dilepaskan oleh suatu benda. Ketika sebatang logam dipanaskan dengan api, batang logam tersebut mendapatkan energi panas dari api. Energi panas membuat batang logam tersebut menjadi panas. Ketika batang logam tersebut panas, suhunya meningkat. Ketika batang logam menjadi dingin, suhunya menurun. Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas suatu benda. Suhu suatu benda menunjukkan tingkat energi panas benda tersebut. Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel perbedaan suhu dan kalor berikut:
Suhu
Panas (Kalor)
Suhu adalah derajat panas suatu benda.
Panas (kalor) adalah energi.
Suhu tidak bisa berpindah, namun bisa naik atau turun (berubah).
Panas (kalor) bisa berpindah dari benda satu ke benda yang lainnya.
Suhu dapat diukur dengan termometer.
Panas (kalor) diukur menggunakan kalorimeter.
Satuan suhu adalah derajat Celcius, Reamur, Fahrenheit dan Kelvin. (Indonesia umumnya menggunakan satuan derajat Celcius).
Satuan Panas (kalor) adalah kalori.
Catatan:
Suhu dan kalor berbanding lurus. Semakin besar energi kalor maka suhunya semakin tinggi, sebaliknya semakin kecil energi kalor maka semakin rendah suhunya.
C, PERUBAHAN AKIBAT PERUBAHAN SUHU.
Perubahan akibat perubahan suhu pada benda akan menyebabkan benda mengalami pemuaian dan penyusutan. – Pemuaian panas adalah perubahan suatu benda yang dapat menjadi bertambah panjang, lebar, luas, atau berubah volumenya karena terkena kalor atau panas. – Penyusutan adalah perubahan suatu benda yang menjadi berkurangnya panjang, lebar, dan luas karena terkena suhu dingin.
Pemuaian dan penyusutan bisa terjadi pada logam, udara, dan air. Berikut ini adalah beberapa contoh pemuaian benda karena perubahan suhu dalam kehidupan sehari-hari.
1) Pemasangan Kaca Jendela.
Para tukang kayu selalu merancang ukuran bingkai jendela yang sedikit lebih lebar dari ukuran sebenarnya. Hal ini dilakukan oleh tukang kayu dengan tujuan untuk memberikan ruang pemuaian bagi kaca saat terkena panas. Jika bingkai jendela tidak diberi ruang pemuaian, maka ketika terkena panas akan mengakibatkan kaca menjadi retak atau bahkan pecah. Selain itu, untuk menghindari keretakan kaca saat ada bunyi yang menggelegar seperti ketika ada petir, atau bunyi keras lainnya.
2) Ban Sepeda/Motor dan Mobil. Jika ban sepeda, ban sepeda motor, dan ban mobil, diisi udara terlalu banyak, maka ban akan mengeras dan menjadi tidak nyaman dikendarai. Selain itu, mengisi udara terlalu penuh ke dalam ban sepeda atau mobil akan membahayakan pengemudinya. Ban yang diisi terlalu banyak udara dapat meletus dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Hal ini disebabkan karena udara di dalam ban dapat memuai karena panas. Contoh peristiwa serupa dengan pemuaian pada ban adalah pemuaian pada balon. Jika balon yang sudah ditipup diletakkan dibawah terik matahari akan meletus karena udara dalam balon akan memuai karena panas matahari.
3) Pemuaian yang Terjadi pada Gelas Kaca.
Pernahkah kamu melihat sebuah gelas kaca yang tiba-tiba pecah atau retak ketika dituangi air panas? Hal ini terjadi karena adanya pemuaian yang tidak merata pada bagian gelas. Oleh karena itu, disarankan agar tidak menuangi gelas basah atau gelas dingin dengan air panas yang baru mendidih.
4) Pemuaian pada Sambungan Rel Kereta Api.
Sambungan pada rel kereta api, dibuat ada celah antara dua batang rel. Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang muai sehingga saat terkena panas, rel tersebut tidak melengkung. Rel yang melengkung akan membahayakan gerbong kereta yang melewatinya.
Berikut ini adalah beberapa contoh penyusutan benda karena perubahan suhu dalam kehidupan sehari-hari.
1) Penggunaan Termometer. Termometer akan ditempelkan ke beberapa bagian tubuh seperti dalam mulut atau ketiak. Tujuannya adalah untuk mengukur suhu panas tubuh. Setelah beberapa lama, cairan di dalam termometer akan naik karena terjadi pemuaian setelah mendapatkan panas dari tubuh. Cairan akan berhenti pada angka tertentu untuk menunjukkan suhu tubuh. Ketika termometer tidak digunakan, akan kembali turun karena mengalami penyusutan.
2) Kawat/kabel Listrik dan Telepon. Pemasangan kawat atau kabel telepon dan listrik dibuat mengendur dantidak tegang. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar kawat atau kabel tidak putus pada malam hari ketika mengalami penyusutan. Selain itu,agar kawat atau kabel tidak putus jika tertimpa pohon yang tumbang.
3) Penyusutan Pada Puding. Ketika agar-agar atau puding masih panas (berebentuk cair) dalam wadah akan penuh, tetapi setelah dingin maka ukurannya akan sedikit berkurang.
4) Penyusutan Pada Ban. Jika sepeda yang telah dipompa diletakkan pada teras rumah yang yang terbuat dari keramik beberapa hari maka ban tersebut akan mengempis.
Perpindahan Panas atau Kalor.
Panas berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Panas Berpindah dapat Melalui Tiga Cara, yaitu:
1 Konduksi. Konduksi adalah cara perpindahan panas melalui zat perantara seperti benda padat. Perpindahan panas secara konduksi disebut juga perpindahan panas/kalor secara hantaran, yaitu perpindahan panas/kalor tanpa memindahkan zat perantaranya, sehingga yang berpindah hanya energy kalornya saja. Contoh: a) Saat mengaduk teh panas menggunakan sendok, ujung sendok yang dipegang lama-kelamaan akan terasa panas. Hal ini membuktikan bahwa panas merambat melalui sendok. b) Setrika listrik ketika dihubungkan dengan arus listrik maka arus listrik akan mengalilr melalui elemen pemanas, kemudian berpindah ke bagian alas setrika.
2 Konveksi. Konveksi adalah perpindahan panas yang disertai dengan perpindahan bagian zat perantaranya. Umumnya peristiwa perpindahan kalor secara konveksi terjadi pada zat cair dan gas. Zat yang menerima kalor akan memuai dan menjadi lebih ringan sehingga akan bergerak ke atas. Saat zat yang lebih ringan tersebut pindah ke atas, molekul zat yang ada di atasnya akan menggantikannya. Contoh: a) Merebus air hingga mendidih. Air yang letaknya dekat dengan api akan mendapat panas sehingga air menjadi lebih ringan. Air akan bergerak ke atas dan digantikan oleh air yang ada diatasnya. Demikian seterusnya. b) Terjadinya angin laut dan angin darat. Angin darat terjadi karena udara di darat pada malam hari lebih cepat dingin daripada udara di laut, sehingga udara yang berada di atas laut akan naik dan udara dari darat akan menggantikan posisi udara yang naik tadi. Angin laut terjadi karena pada siang hari daratan lebih cepat panas dibandingkan di laut, sehingga udara di darat akan naik dan udara dari laut akan mengalir ke darat menggantikan tempat udara yang naik tadi
3 Radiasi. Radiasi adalah cara perpindahan panas dengan pancaran yang tidak membutuhkan zat perantara. Contoh : panas matahari bisa sampai ke bumi.
Sifat-sifat Benda Padat, Cair dan Gas.
Jenis Benda dan Sifatnya :
16) Benda Padat Dapat dipegang. Dapat dipindahkan tanpa mengubah bentuk aslinya Dapat diubah dengan beberapa perlakuan seperti diberi panas, diberi tekanan tinggi, diberi perlakuan fisik seperti menggunting,menekan, melipat, atau menyobek. Benda padat bentuknya tidak dipengaruhi wadahnya.
17) Benda Cair Bentuknya sesuai dengan wadahnya. Mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Dapat merambat melalui serat-serat halus dari bahan seperti kain. Bentuk permukaan benda cair yang tenang selalu datar. Menekan ke segala arah.
18) Gas Benda gas mengisi seluruh ruangan yang ditempatinya : Benda gas menekan ke segala arah, Benda gas terdapat di segala tempat.
Perubahan Wujud Benda.
No soal – Perubahan Wujud – Pengertian Butuh kalor atau Melepas kalor – Contoh.
– Membeku : yaitu Perubahan wujud dari padat manjadi cair ; melepaskan kalor ; Contoh : Air menjadi es,agar-agar panas lama-kelamaan dingin menjadi padat, dan lain-lain.
– Mencair : yaitu Perubahan wujud dari cair manjadi padat; membutuhkan kalor ; Contoh : Es mencair, margarin dipanaskan, lilin dipanaskan, dan lain-lain.
– Menguap : yaitu Perubahan wujud dari cair manjadi gas ; membutuhkan kalor; Contoh : Air dipanaskan, alcohol dibiarkan di tempat terbuka, minyak wangi/parfum, dan lain-lain.
– Mengembun : yaitu Perubahan wujud dari gas manjadi cair ; mengeluarkan kalor ; Contoh : Titik air di atas daun pada pagi hari, titik air pada wadah minuman bagian dalam yang tertutup rapat. dan lain-lain.
– Menyublim Perubahan wujud dari padat manjadi gas ; membutuhkan kalor; Contoh : Kapur barus/kamper, es kering/dry ice, padatan arsenic yang dipanaskan, padatan iodine/iodium yang dipanaskan, dan lain-lain.
– Mengkristal Perubahan wujud dari gas manjadi padat ; mengeluarkan kalor. Contoh : Uap air yang menjadi salju, uap iodine/iodium yang didinginkan, gas belerang pada kawah gunung berapi yang bertemu dengan suhu dingin, dan lain-lain.
21, Kalor yang dimiliki oleh suatu benda bisa berubah-ubah. Bisa naik, bisa juga turun karena kalor dapat berpindah dari suhu tinggi menuju suhu rendah. Contoh bahwa kalor dapat mengubah suhu benda: air panas memiliki suhu tinggi. Air dingin memiliki suhu rendah. Apabila kedua air dicampur, campuran itu akan menghasilkan suhu baru.
22, Mencair merupakan perubahan wujud benda padat menjadi cair. Peristiwa mencair terjadi karena pemanasan.
23, Contoh peristiwa mencair antara lain: a) Mentega yang dipanaskan, b) Es yang dibiarkan terkena udara, c) Lilin dipanaskan, d) Logam dipanaskan pada suhu tinggi, e) Gula yang dipanaskan.
24,
Padat ke Gas : Menyublim ; Gas ke Padat : Mengkristal; Pada ke Cair : Melebur; Cair ke Padat : Membeku; Gas ke Cair : Mengembun; Cair ke Gas :Menguap.
25, Contoh pemanfaatan perubahan wujud benda dari cair ke gas adalah: a) Bensin dibiarkan di tempat terbuka lama-lama akan habis. b) Minyak wangi yang diletakkan di kamar baunya akan menyebar. c) Baju basah akan kering ketika dijemur di bawah panas matahari.
Sejarah Termos.
Hampir semua keluarga memiliki termos di rumahnya. Termos memang sering digunakan untuk menyimpan air panas agar tetap panas saat digunakan. Biasanya keluarga yang memiliki bayi yang memerlukan susu setiap saat, menggunakan termos untuk menyimpan air panas. Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung seperti botol yang mempunyai dinding berlapis.
Benda ini dirancang berbentuk seperti kaca dengan bahan mengkilap yang dapat menyimpan cairan agar tetap memiliki suhu Sir James Dewar seperti semula. Dengan dinding dalam termos yang (1842-1923) dirancang seperti kaca, maka kalor yang terdapat pada air panas tersebut tidak bisa berpindah dengan cepat. Panas yang dikeluarkan oleh air panas tadi, dapat ditahan oleh dinding dalam termos yang terbuat dari bahan mengkilap ini. Sehingga air panas di dalamnya akan tetap hangat hingga beberapa saat tergantung dari ketebalan dindingnya. Saat ini termos tidak hanya digunakan untuk menyimpan air panas, tetapi juga untuk menyimpan air dingin agar tetap dingin.
Pencipta termos pertama kali pada tahun 1902 adalah James Dewar. Penemuannya didorong oleh kebutuhannya untuk menjaga agar minuman bayinya tetap hangat. Tetapi saat itu, untuk menjaga suhu minuman agar tetap hangat merupakan hal yang sulit dilakukan, terutama dalam kondisi cuaca yang dingin seperti di Eropa. Karena kebutuhan inilah, James Dewar menemukan cara membuat botol hampa udara. Botol hampa udara, merupakan wadah dari kaca berdinding ganda dengan ruang di antara dindingnya dikosongkan dan ditutup rapat untuk mencegah agar panas tidak menjalar. Sementara dinding sebelah dalam botol tersebut, dilapisi perak untuk mempertahankan panas. Botol hampa udara itulah yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya termos. Botol hampa udara buatan James Dewar dan penutup wol buatan mertuanya sampai sekarang dapat dilihat di Museum Ilmu Pengetahuan, di London.
Judul Bacaan : Bahan Konduktor dan Isolator di Sekitar Kita.
Barang-barang dalam kehidupan sehari-hari, banyak yang memanfaatkan sifat benda sebagai konduktor atau isolator. Benda apakah itu? Selimut dan panci merupakan benda yang memanfaatkan sifat ini.
Bagaimana cara kerja selimut? Selimut memerangkap udara. Udara adalah isolator sehingga tidak menghantarkan panas yang keluar dari tubuhmu. Dengan demikian, badanmu tetap terasa hangat. Jaket dan sarung tangan wol memiliki cara kerja yang sama, yaitu untuk memerangkap udara agar badan tetap hangat dan tidak kedinginan.
Bagaimana dengan panci yang biasa digunakan di dapur? Panci terbuat dari bahan logam, misalnya Aluminium. Aluminium merupakan penghantar panas yang baik. Panci akan menghantarkan panas ke makanan yang dimasak. Ada bagian pada panci yang justru berfungsi sebagai isolator. Pegangan panci terbuat dari plastik. Plastik merupakan isolator sehingga kamu tidak akan kepanasan ketika memegangnya.
Oven atau pemanggang, juga menggunakan prinsip perpindahan panas secara konduksi. Dengan menggunakan bahan konduktor seperti Aluminium, diharapkan panas dari sumber panas seperti kompor, tidak keluar. Sehingga, panas tersebut dapat mematangkan kue atau masakan yang dipanggang. Pemanggang biasanya berbentuk kotak dan tertutup. Bentuk yang tertutup ini ingin memaksimalkan panas untuk mematangkan makanan secara merata.
Mesin mobil dan motor, terbuat dari bahan yang dapat menghantarkan panas. Mesin memerlukan panas untuk memperoleh kinerja mesin yang ideal. Mesin juga memerlukan energi listrik sehingga perlu bahan konduktor sebagai penghantar listrik.
Kamu tentu memiliki setrika di rumah. Dahulu, ketika listrik belum banyak digunakan, masyarakat menggunakan bara arang sebagai sumber panas. Arang hitam dibakar terlebih dahulu, setelah menjadi bara baru kemudian dimasukkan ke dalam setrika. Setrika ditutup dengan pegangan yang terbuat dari kayu. Biasanya setrika arang ini terbuat dari tembaga yang berat. Berbeda dengan setrika listrik yang digunakan saat ini.
Sumber panas berasal dari aliran listrik yang memanaskan kumparan di bagian bawah. Agar panasnya sampai dari kabel listrik ke pakaian maka pada alas atau bagian bawah setrika dibuat dari bahan logam. Selanjutnya bagian pegangan setrika terbuat dari bahan plastic yang bersifat isolator.
RANGKUMAN MUATAN IPA TEMA 7 SUBTEMA 3.
Pembelajaran 1 Penyubliman.
Menyublim adalah peristiwa perubahan wujud benda dari padat menjadi gas.
Contoh dari peristiwa penyubliman adalah kapur barus dalam lemari pakaian yang dalam beberapa hari akan mengecil dan menghilang. Kapur barus itu dapat mengecil dan menghilang karena wujud dari kapur barus tersebut berubah, dari yang semula merupakan benda padat, berubah wujud menjadi gas.
Pembelajaran 2 Pengkristalan.
Pengkristalan ialah perubahan wujud benda dari gas menjadi padat dengan proses pelepasan maupun penyerapan kalor.
Contoh peristiwa pengkristalan dengan proses pelepasan kalor adalah salju dan gas yang didinginkan.
Contoh peristiwa pengkristalan dengan penyerapan kalor adalah pada proses pembuatan garam. Garam dibuat dari air laut, kemudian diuapkan dengan sinar matahari di dalam petak-petak hingga tersisa kristal-kristal garam.
Pembelajaran 3 Pengembunan.
-Mengembun adalah peristiwa perubahan benda dari wujud gas menjadi cair. -Pada waktu gas mengembun, gas melepaskan kalor karena terjadi penurunan suhu di sekitarnya.
-Contoh dari peritiwa pengembunan adalah :
1) Adanya titik-titik air di dinding gelas yang berisi air es. Titik-titik air tersebut terjadi karena karena udara di sekeliling gelas atau plastik melepaskan kalor atau panas kepada es di dalam wadahnya. Hal tersebut karena suhu udara di luar gelas atau plastik lebih besar atau tinggi dibandingkan dengan suhu es dalam gelas atau plastik.
2) Adanya titik air di dedaunan pada pagi hari. Titik-titik air tersebut merupakan embun yang berasal dari uap air yang terkena suhu dingin kemudian menjadi titik-titik air
3) Saat hujan, di dalam mobil yang tidak ber-AC dan kaca jendelanya tertutup rapat, maka bagian dalam kaca akan tertutup oleh embun yang menempel. Hal ini dikarenakan udara di sekitar kaca bagian dalam terpengaruh oleh suhu dingin dari luar.
RANGKUMAN MATERI – TEMA 7 SUB TEMA 3 PB 5.
PENGHEMATAN AIR.
Air yang kita gunakan sehari-hari untuk memasak,mandi,dan mencuci adalah air bersih. Air bersih memiliki cirri-ciri tidak berbau,tidakberasa,dan tidak berwarna.air bersih harus kita hemat.
Tindakan penghematan air yang dapat dilakukan di rumah antara lain : 1) Menutup kran saat kita menggosok gigi,mencuci muka atau bencuci piring 2) Jika memungkinkan mandilah dengan pancuran. 3) Menyiram tanaman pada pagi hari atau sore hari agar tidak banyak air yang menguapkarana panas matahari.Gunakan air limbah yang tidak terlalu kotor untuk menyiram tanaman. 4) Jka mencuci pakaian dengan tangan, gunakan 3 ember ; ember pertama untuk merendam dan menyabun, ember kedua untuk membersihkan, ember ketiga untuk membilas. 5) Jika menggunakan mesin cuci, operasikan mesin cuci dengan beban cucian penuh. 6) Sebaiknya mencuci sepeda, motor, atau mobil dengan lap atau ember, cucilah kendaraan di atas rumput taman ,sehingga sekaligus menyiram tanaman.
RANGKUMAN MATERI :
* Syarat-syarat air bersih meliputi tiga komponen yaitu, yaitu persyaratan secara fisik, secara kimia, dan kandungan mikroba yang terdapat di dalamnya.
1) Persyaratan secara fisik air bersih :
Tidak keruh
Tidak berwarna
Tidak berasa apapun
Tidak berbau apapun
Suhu antara 10 -25 derajat Celsius (sejuk)
Tidak meninggalkan endapan
2) Syarat kimiawi air bersih :
Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun.
Tidak mengandung zat-zat kimia yang berlebihan.
pH (derajat keasaman) air antara 6,5 – 9,2.
3) syarat mikrobiologi air bersih : tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, dan kolera.
* usaha pelestarian air untuk mengurangi krisis air bersih:
menghemat penggunaan air.
membuat lubang resapan untuk menampung air hujan supaya terserap ke dalam tanah.
menanam pohon(reboisai) supaya akar-akar pohon dapat menahan air di dalam tanah .
tidak membuang samabah dan limbah secara sembarangan.
membuat bendungan.
membatasi pembuatan sumur bor.
tidak menebang hutan secar liar.
melindungi lingkungan sumber air tanah.
melakukan konservasi air tanah.
tidak menimbun sampah di dekat sumber air tanah.
mengurangi penggunaan zat kimiawi.
* contoh cara penghematan air:
mematikan kran jika sudah tidak digunakan lagi.
menyiram tanaman dengan air bekas cucian beras.
mencuci kendaran jika kotor.
mandi dengan shower dari pada gayung dan bathtub.
cuci peralatan makanan dan pakaian dengan air tampungan.
10, Panas (kalor) dapat berpindah melalui 3 cara, yaitu : a) Konduksi adalah proses perpindahan kalor secara hantaran. b) Konveksi adalah proses perpindahan ka;or yang disertai dengan perpindahan zat perantaranya. c) Radiasi adalah proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara.
11, Contoh perambatan kalor secara radiasi antara lain : a) Panas matahari sampai ke bumi b) Berada disekitar api unggun, maka panasnya akan sampai ditubuh kita c) Warna hitam pada siang hari lebih banyak menyerap kalor
12, Sifat-sifat bahan penghantar panas, yaitu : a) konduktor adalah bahan yang dapat menghantarkan panas dengan baik. contoh : bahan logam seperti panci, wajan penggorengan, serta alat-alat dapur yang berbahan logam, tembaga, alumunium. b) isolator adalah bahan yang tidak menghantarkan panas. contoh : kayu, kain, plastik, kaca, porselin. c) semi konduktor adalah bahan yang sedikit dapat menghantarkan panas. contoh : silikon, germanium.
Rangkuman Materi IPA – Tema 9 ST 2 PB 5.
CAMPURAN HOMOGEN DAN CAMPURAN HETEROGEN.
Campuran adalah materi yang terdiri atas dua jenis zat atau lebih. Campuran dibagi menjadi dua yaitu campuran homogen dan campuran heterogen. Campuran homogen adalah campuran atas dua/lebih materi atau zat yang dapat menyatu secara merata dan tidak dapat disah-pisah lagi. Contohnya ; air sirup merupakan campuran dari tiga materi yaitu air mineral, gula dan sari buah. Setelah tercampur sempurna ketiga zat ini sudah tidak dapat dipisahkan lagi.
Campuran heterogen adalah campuran yang terdiri atas dua zat/ lebih atau materi berbeda yang tidak dapat menyatu secara sempurna. Contohnya; air kopi merupakan campuran dari tiga materi yaitu air mineral, gula dan kopi. Setelah menjadi air kopi, antara air dan kopi masih bisa dipisahkan. Artinya, zat-zat penyusun air kopi tidak tercampur sempurna.
Berdasarkan ciri-ciri campuran, baik campuran homogen maupun campuran heterogen dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut; 1) Campuran tersusun atas dua atau lebih unsur atau senyawa. 2) Campuran dapat dipisahkan menjadi zat-zat penyusunnya. 3) Perbandingan massa zat-zat penyusunnya tidak tetap. 4) Sifat campuran sama dengan sifat zat-zat penyusunnya.
Rangkuman Materi IPA – Tema 9 ST 3 PB 1.
MATERI.
Materi adalah setiap objek atau segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. Materi yang banyak jenisnya tersebut dapat dikelompokkan menjadi benda padat, cair, dan gas. Berdasarkan komponen penyusunannya, materi dibedakan atas zat tunggal dan campuran. 1) Zat tunggal adalah zat yang komponen penyusunnya hanya satu zat atau materi. Zat tunggal dapat berupa unsur dan senyawa. 1a) Unsur adalah zat kimia yang tak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih sederhana. Ada dua jenis unsur, yaitu unsur logam dan nonlogam. contoh unsur logam adalah perak, besi, emas, dan platina. Adapun contoh unsur nonlogam antara lain hidrogen, oksigen, nitrogen, dan karbon. 1b) Senyawa adalah zat tunggal yang terbentuk dari beberapa unsur. contoh unsur senyawa adalah garam, air, dan gula.
2 Zat campuran adalah zat yang komponen penyusunnya terdiri atas dua atau lebih zat atau materi. Berdasarkan sifatnya, zat campuran terdiri atas zat campuran homogen dan zat campuran heterogen. 2a) Zat campuran Homogen adalah campuran yang terdiri atas dua materi atau zat yang dapat menyatu secara merata. contoh campuran homogen antara lain sirop (campuran gula, pewarna, dan air), larutan oralit (campuran air dan garam), dan udara (campuran gas-gas). 2b) Zat campuran heterogen adalah campuran yang terdiri atas dua zat atau materi berbeda yang tidak dapat menyatu secara sempurna. contoh campuran heterogen antara lain air kopi tumbuk, air dengan tanah, dan air dengan minyak.
Pengelompokan zat ada dua yaitu zat tunggal dan campuran. Zat tunggal terdiri atas unsur dan senyawa.Contohnya : Pada saat di sekolah ibu kantin membuat teh manis, berarti ibu kantin membuat suatu campuran. Campuran yang di buat ibu kantin yaitu campuran antara gula pasir dan air teh sebagai pelarut. Contoh lain misalnya saat kamu membuat susu. Kamu akan mencampurkan susu dengan air.saat kamu membuat kopi untuk ayahmu, kamu akan mencampurkan kopi, gula dan air. Pada dasarnya suatu campuran dapat berupa unsur dengan unsur ataupun unsur dengan senyawa. Komposisi unsur-unsur atau senyawa penyusun suatu campuran tidak tertentu. Sifat asli zat-zat pembentuk campuran masih tampak, sehingga penyusun cam puran tersebut dapat di kenal dan dapat di pisahkan lagi Ada dua campuran yaitu campuran homogen dan campuran hitrogen. Pada saat pulang sekolah cuaca sangat panas,Karena ibu masih asik membaca majalah sambil mendengarkan lagu-lagu favoritnya, Edo mengambil gelas dan Edo masukkan sesendok gula pasir, lalu sekantung teh celup dan terakhir ditambahkan air panas. Edo mengaduknya hingga gula terlarut dan terbentuklah teh manis yang hangat. Agar tehnya menjadi dingin , Edo menambahkan enam butir es batu berbentuk dadu yang di ambil dari kemari es, lalu Edo mengambil lagi es batu dari gelas dan membuangnya, jadilah teh dingin yang manis tanpa es. Seperti yang kamu ketahui bahwa segelas teh manis yang dibuat oleh Edo merupakan campuran homogen atau di sebut larutan. Ketika ditambahkan butiran es, campuran tersebut menjadi campuran heterogen karena dapat di pisahkan dengan tangan. Butiran es dapat di pisahkan dari air teh hanya dengan di ambil menggunakan tangan oleh Edo.
SD Kelas 5 IPS Bab 9 – Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan.
A. Pendahuluan.
Apa yang akan kamu lakukan kalau ada bangsa asing menyerbu dan ingin menjajah negara kita lagi? Tentu kamu tidak akan tinggal diam bukan? Sebagai warga negara Indonesia kita tentu akan berjuang mengusir bangsa penjajah itu. Demikian juga sikap rakyat Indonesia setelah kemerdekaan negara Indonesia diproklamasikan. Kemerdekaan Indonesia sudah diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945. Meskipun demikian, Belanda tidak mengakui kemerdekaan itu dan terus berusaha untuk menjajah Indonesia kembali. Bangsa Indonesia berjuang dengan gigih untuk mempertahankan kemerdekaan. Dalam bab ini kamu akan belajar tentang perjuangan Bangsa Indone- sia mempertahankan kemerdekaan. Setelah mempelajari bab ini diharapkan kamu memiliki kemampuan sebagai berikut. 1, Menyebutkan dan menceritakan beberapa pertempuran dalam rangka mempertahankan kemerdekaan. 2, Menyebutkan usaha-usaha diplomasi yang dilakukan oleh para pemim- pin bangsa untuk mempertahankan kemerdekaan. 3, Menyebutkan tokoh-tokoh penting dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. 4, Menampilkan perilaku menghargai perjuangan mempertahankan ke- merdekaan.
B, Perjuangan Mempertahankan Kemerdekaan.
Ada dua bentuk perjuangan mempertahakan kemerdekaan, yaitu perjuangan fisik dan perjuangan diplomasi. Perjuangan fisik dilakukan de- ngan cara bertempur melawan musuh. Perjuangan diplomasi dilakukan dengan cara menggalang dukungan dari negara-negara lain dan lewat perundingan-perundingan.
Setelah Jepang menyerah, Sekutu masuk Indonesia untuk mengambil alih kekuasaan. Pasukan Sekutu diboncengi Belanda. Belanda ingin me- nguasai Indonesia lagi. Rakyat Indonesia tidak senang Belanda kembali ke bumi pertiwi. Terjadilah pertempuran-pertempuran. Pertempuran terjadi di Surabaya, Ambarawa, Bandung, Palembang, Bali, Medan, dan kota-kota lainnya. Mari kita pelajari beberapa pertempuran ini!
a, Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.
Tentara Sekutu mendarat untuk pertama kali di Surabaya pada tanggal 25 Oktober 1945. Komandan pasukan Sekutu yang mendarat di Surabaya adalah Brigjen A.W.S Mallaby. Tentara Sekutu bertugas melucuti tentara Jepang dan membebaskan interniran (tawanan perang).
Awalnya, pemerintah dan rakyat Indonesia menyambut kedatangan tentara Sekutu tersebut dengan tangan terbuka. Namun, Sekutu meng- abaikan uluran tangan tersebut. Pada tanggal 27 Oktober 1945, Sekutu menyerbu penjara Kalisosok. Mereka berhasil membebaskan Kolonel Huiyer. Kolonel Huiyer ialah seorang perwira angkatan laut Belanda yang ditawan Jepang.
Pada tanggal 28 Oktober 1945, pos-pos Sekutu di seluruh kota Surabaya diserang oleh rakyat Indonesia. Dalam berbagai serangan itu, pasukan Sekutu terjepit. Pada tanggal 29 Oktober 1945, para pemuda dapat menguasai tempat-tempat yang telah dikuasai Sekutu. Komandan Sekutu menghubungi Presiden Sukarno untuk menyelamatkan pasukan Inggris dari bahaya kehancuran. Presiden Sukarno bersama Moh. Hatta, Amir Syarifudin, dan Jenderal D.C. Hawthorn tiba di Surabaya untuk menenangkan keadaan. Akhirnya, pada tanggal 30 Oktober 1945 dicapai kesepakatan untuk menghentikan tembak-menembak.
Namun, pada sore harinya terjadi pertempuran di gedung Bank Inter- national, tepatnya di Jembatan Merah. Dalam peristiwa itu, Brigjen Mallaby tewas. Menanggapi peristiwa ini, pada tanggal 9 November 1945, pimpinan Sekutu di Surabaya mengeluarkan ultimatum. Isi ultimatum itu adalah: “Semua pemimpin dan orang-orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat-tempat yang telah ditentu- kan, kemudian menyerahkan diri dengan mengangkat tangan. Batas waktu ultimatum tersebut adalah pukul 06.00 tanggal 10 November 1945. Jika sampai batas waktunya tidak menyerahkan senjata, maka Surabaya akan diserang dari darat, laut, dan udara”.
Batas waktu itu tidak diindahkan rakyat Surabaya. Oleh karena itu, pecahlah pertempuran Sura- baya pada tanggal 10 November 1945. Tentara Sekutu berjumlah kira-kira 10 sampai 15 ribu orang. Mereka terdiri dari pasukan darat, laut, dan udara. Pasukan Sekutu ini merupakan gabungan dari tentara Gurkha, Inggris, dan Belanda.
Dalam pertempuran yang berjalan sampai awal bulan Desember 1945 itu telah gugur beribu-ribu pejuang. Perjuangan rakyat Surabaya ini mencerminkan tekad perjuangan seluruh rakyat Indonesia. Untuk memperingati kepahlawanan rakyat Surabaya itu, pemerintah menetap- kan tanggal 10 November sebagai Hari Pahlawan.
“Pekik Perjuangan Merdeka” Pada tanggal 31 Agustus 1945, Presiden Sukarno mengeluarkan Maklumat Pemerintah yang menetapkan pekik perjuangan “Merdeka” sebagai salam nasional. Salam nasional ini dilakukan dengan meng- angkat tangan setinggi bahu sambil memekikkan “merdeka!”. Salam nasional ini turut mengobarkan semangat para pejuang mempertahankan kemerdekaan.
b, Pertempuran Ambarawa.
“Pertempuran Ambarawa” diawali oleh mendaratnya tentara Sekutu di bawah pimpinan Brigadir Jenderal Bethel di Semarang. Tentara Sekutu mendarat di Semarang pada tanggal 20 Oktober 1945. Tujuan kedatangan mereka adalah untuk mengurus tawanan perang dan tentara Jepang di Jawa Tengah. Kedatangan Sekutu semula disambut baik oleh rakyat Semarang. Bah- kan, Gubernur Jawa Tengah menawarkan bantuan bahan makanan dan keperluan-keperluan lainnya. Pihak Sekutu pun berjanji untuk tidak meng- ganggu kedaulatan Republik Indonesia. Bentrokan bersenjata mulai timbul di Magelang. Bentrokan itu mulai meluas menjadi pertempuran antara pasukan Sekutu dengan pejuang In- donesia. Penyebabnya adalah tentara Sekutu diboncengi NICA. NICA adalah singkatan dari Netherlands Indies Civil Administration, yaitu peme- rintahan peralihan Belanda. NICA hendak membebaskan tawanan perang Belanda di Magelang dan Ambarawa. Setelah diadakan perundingan antara Presiden Sukarno dengan Bri- gadir Jenderal Bethel, tentara Sekutu kemudian meninggalkan Magelang menuju Ambarawa pada tanggal 21 November 1945. Para pejuang Indo- nesia yang dipimpin Letnan Kolonel M. Sarbini mengejar pasukan Sekutu yang mundur ke Ambarawa. Di desa Jambu, pasukan Sekutu dihadang pejuang Angkatan Muda yang dipimpin oleh Sastrodiharjo. Di desa Ngipik, pasukan Sekutu diserang pejuang Indonesia yang dipimpin oleh Suryosumpeno. Pada saat mundur, pasukan Sekutu mencoba menduduki dua desa di sekitar Ambarawa. Dalam pertempuran untuk membebaskan kedua desa tersebut, Letnan Kolonel Isdiman gugur. Letnan Kolonel Isdiman adalah Komandan Resimen Banyumas. Dengan gugurnya Letnan Kolonel Isdiman, Kolonel Sudirman turun langsung ke medan pertempuran Ambarawa. Kolonel Sudirman adalah Panglima Divisi Banyumas. Kehadiran Kolonel Sudirman memberi semangat baru bagi pejuang Indonesia. Pasukan Indonesia mengepung kota Ambarawa dari berbagai jurusan. Siasat yang dipakai adalah meng- adakan serangan serentak dari berbagai jurusan pada saat yang sama. Pasukan Indonesia mendapat bantuan dari Yogyakarta, Surakarta, Salatiga, Purwokerto, Magelang, Semarang, dan lain-lain. Pada tanggal 12 Desember 1945 pasukan Indonesia melancarkan se- rangan serentak ke Ambarawa. Pada tanggal 15 Desember 1945 pasukan Sekutu berhasil dipukul mundur ke Semarang. Dalam pertempuran di Ambarawa ini banyak pejuang yang gugur.
Untuk memperingati hari bersejarah itu, maka setiap tanggal 15 Desember diperingati sebagai Hari Infanteri. Selain itu, di Ambarawa juga didirikan sebuah monumen yang diberi nama Palagan Ambarawa.
c, Pertempuran “Medan Area”.
Pasukan Inggris di bawah pimpinan Brigadir Jenderal T.E.D. Kelly mulai mendarat di Medan (Sumatera Utara) pada tanggal 9 Oktober 1945. Tentara NICA yang telah dipersiapkan untuk mengambil alih pemerintahan ikut membonceng pasukan Inggris itu. Mereka menduduki beberapa hotel di Medan.
Pasukan Inggris bertugas untuk membebaskan tentara Belanda yang ditawan Jepang. Para tawanan dari daerah Rantau Prapat, Pematang Siantar, dan Brastagi dikirim ke Medan atas persetujuan Gubernur Moh. Hasan. Ternyata kelompok tawanan itu dibentuk menjadi “Medan Batalyon KNIL”. Mereka ini bersikap congkak.
Para pemuda dipelopori oleh Achmad Tahir, seorang mantan perwira Tentara Sukarela (Giyugun) membentuk Barisan Pemuda Indonesia. Mereka mengambil alih gedung-gedung pemerintahan dan merebut senjata dari tangan tentara Jepang. Kemudian pada tanggal 10 Oktober 1945 diben- tuklah TKR (Tentara Keamanan Rakyat) Sumatera Timur. Anggotanya para pemuda bekas Giyugun dan Heiho Sumatera Timur yang dipimpin oleh Ahmad Tahir.
Pada tanggal 13 Oktober 1945 terjadi insiden di sebuah hotel di Jalan Bali, Medan. Seorang anggota NICA menginjak-injak bendera merah putih yang dirampas dari seorang pemuda. Pemuda-pemuda Indonesia marah.
Hotel tersebut dikepung dan diserang oleh para pemuda dan TRI (Tentara Republik Indonesia). Terjadilah pertempuran. Dalam peristiwa itu banyak orang Belanda terluka. Peperangan pun menjalar ke Pematang Siantar dan Brastagi.
Pada tanggal 1 Desember 1945 pihak Inggris memasang papan-papan pengumuman bertuliskan “Fixed Boundaries Medan Area.” Dengan cara itu, Inggris menetapkan secara sepihat batas-batas kekuasaan mereka. Sejak saat itulah dikenal istilah Pertempuran Medan Area. Jenderal T.E.D Kelly kembali mengancam para pemuda agar menyerahkan senjata. Siapa yang melanggar akan ditembak mati. Namun, para pemuda Indonesia tidak menggubris ancaman tersebut. Perlawan terus berlangsung dan semakin sengit. Para pemuda membentuk Komando Resi- men Laskah Rakyat Medan Area. Perlawanan terhadap Inggris dan Belanda terus berlanjut sampai Agresi Militer Belanda I pada bulan Juli 1947.
d, Bandung Lautan Api.
Pada bulan Oktober 1945, tentara Sekutu memasuki Kota Bandung. Ketika itu para pejuang Bandung sedang melaksanakan pemindahan kekuasaan dan merebut senjata dan peralatan dari tentara Jepang. Tentara Sekutu menduduki dan menguasai kantor-kantor penting. Tentara NICA membonceng tentara Sekutu itu. NICA berkeinginan mengembalikan ke- kuasaan Belanda di Indonesia. Para pejuang yang tergabung dalam TKR, laskar-laskar, dan badan-badan pejuang mengadakan perlawanan terhadap tentara Sekutu dan Belanda. Pada tanggal 21 November 1945, tentara Sekutu mengeluarkan ulti- matum (peringatan) pertama agar kota Bandung bagian utara dikosongkan oleh pihak Indonesia selambat-lambatnya tanggal 29 November 1945. Para pejuang kita harus menyerahkan senjata yang dirampas dari tentara Jepang. Alasannya untuk menjaga keamanan. Apabila tidak diindahkan, tentara Sekutu akan menyerang habis-habisan. Peringatan ini tidak dihiraukan oleh para pejuang Indonesia. Sejak saat itu sering terjadi bentrokan senjata. Kota Bandung terbagi menjadi dua, Bandung Utara dan Bandung Selatan. Karena persenjataan yang tidak memadai, pasukan TKR dan para pejuang lainnya tidak dapat mem- pertahankan Bandung Utara. Akhirnya Bandung Utara dikuasai oleh Sekutu. Pada tanggal 23 Maret 1946 tentara Sekutu mengeluarkan ultimatum kedua. Mereka menuntut agar semua masyarakat dan para pejuang TRI (Tentara Republik Indonesia) mengosongkan kota Bandung bagian selatan. Perlu diketahui bahwa sejak 24 Januari 1946, TKR telah berubah namanya menjadi TRI.
Demi keselamatan rakyat dan pertimbangan politik, pemerintah Republik Indonesia Pusat memerintahkan TRI dan para pejuang la-innya mundur dan mengosongkan Bandung Selatan. Tokoh-tokoh pejuang, se- perti Aruji Kartawinata, Suryadarma, dan Kolonel Abdul Harris Nasution yang menjadi Panglima TRI waktu itu segera bermusyawarah. Mereka se- pakat untuk mematuhi perintah dari Pemerintah Pusat. Namun, mereka tidak mau menyerahkan kota Bandung bagian selatan itu secara utuh kepada musuh.
Rakyat diungsikan ke luar kota Bandung. Pasukan TRI dan para pejuang lainnya dengan berat hati meninggalkan Bandung Selatan. Sebelum ditinggalkan, Bandung Selatan dibumihanguskan oleh para pejuang. Bumi hangus adalah memusnahkan dengan pembakaran semua barang, bangunan, gedung yang mungkin akan dipakai oleh musuh. Pertempuran terus berlanjut. Para anggota TKR dan pemuda kita menggunakan taktik perang gerilya. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 23 Maret 1946 dan terkenal dengan sebutan Bandung Lautan Api. Dalam peristiwa tersebut, gugur seorang pejuang Mohammad Toha.
Pertempuran yang telah kita bahas di atas hanyalah sebagian dari per- tempuran yang terjadi. Masih banyak pertempuran mempertahankan ke- merdekaan yang terjadi di tempat-tempat lain. Pertempuran-pertempuran lainnya dalam rangka mempertahankan kemerdekaan yang terkenal antara lain sebagai berikut. 1, Pertempuran Margarana yang dipimpin Letkol I Gusti Ngurah Rai di Bali pada tanggal 12 November 1946. 2, Pertempuran di Sulawesi Selatan yang dipimpin Robert Wolter Mongisidi pada tanggal 3 November 1946. 3, Pertempuran lima hari lima malam di Palembang pada awal bulan Ja- nuari 1947. 4, Pertempuran laut di Teluk Cirebon yang menenggelamkan Kapal Perang RI, Gajah Mada, pada tanggal 5 Januari 1947. 5, Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta yang dipimpin oleh Letkol Suharto.
Dari berbagai pertempuran yang terjadi antara pejuang-pejuang kemer- dekaan dan tentara Sekutu dan NICA, kita dapat belajar beberapa hal berikut ini: 1, Kemerdekaan merupakan hal yang sangat mahal harganya. Demi ke- merdekaan yang telah diproklamasikan para pejuang rela mengorban- kan jiwa dan raganya. 2, Semangat perjuangan merupakan kekuatan yang dahsyat, melebihi kekuatan senjata. Hal ini dibuktikan, misalnya dalam pertempuran Am- barawa. 3, Menghormati keputusan para pemimpin. Para pejuang mempunyai jiwa yang besar. Meskipun dengan berat hati, keputusan pemimpin dilaksanakan. Hal ini misalnya terjadi dalam peristiwa Bandung Lautan Api.
Halo-Halo Bandung.Ismail Marzuki mengabadikan peristiwa “Bandung Lautan Api” dengan menciptakan lagu “Halo-Halo Bandung”. Lagu ini menjadi mars perjuangan yang sangat terkenal sampai sekarang.
Berikut ini syair lagu “Halo- Halo Bandung”: Halo, Halo Bandung,
Ibu kota Periangan,
Halo, Halo Bandung,
kota kenang-kenangan
Sudah lama beta,
tidak berjumpa dengan kau Sekarang telah menjadi lautan api.
Mari Bung rebut kembali.
2, Usaha Perdamaian dan Agresi Militer Belanda.
Para pemimpin negara menyadari bahwa perang memakan banyak korban. Perang juga membuat rakyat menderita. Oleh karena itu para pe- mimpin mengusahakan perdamaian dengan jalan perundingan. Berikut ini beberapa usaha perundingan yang dilakukan.
a, Perjanjian Linggajati. Pimpinan tentara Inggris menyadari, sengketa Indonesia dengan Belanda tidak mungkin diselesaikan melalui peperangan. Inggris berusaha mempertemukan kedua belah pihak di meja perundingan. Melalui meja perundingan diharapkan konflik bisa diatasi. Pada tanggal 10 November 1946 diadakan perundingan antara Indo- nesia dan Belanda. Perundingan ini dilaksanakan di Linggajati. Linggajati terletak di sebelah selatan Cirebon. Dalam perundingan itu delegasi Indo- nesia dipimpin oleh Perdana Menteri Sutan Syahrir. Sementara delegasi Belanda dipimpin oleh Van Mook. Pada tanggal 15 November 1946, hasil perundingan diumumkan dan disetujui oleh kedua belah pihak. Secara resmi, naskah hasil perundingan ditandatangani oleh Pemerintah Indonesia dan Belanda pada tanggal 25 Maret 1947. Hasil Perjanjan Linggajati sangat merugikan Indonesia karena wilayah Indonesia menjadi sempit. Berikut ini isi perjanjian Linggajati. 1, Belanda hanya mengakui kekuasaan Republik Indonesia atas Jawa, Madura, dan Sumatera. 2, Republik Indonesia dan Belanda akan bersama-sama membentuk Negara Indonesia Serikat yang terdiri atas: a, Negara Republik Indonesia, b, Negara Indonesia Timur, dan c, Negara Kalimantan. 3, Negara Indonesia Serikat dan Belanda akan merupakan suatu uni (ke- satuan) yang dinamakan Uni Indonesia-Belanda dan diketuai oleh Ratu Belanda.
b, Agresi Militer Belanda I. Meskipun sudah ada Perjanjian Linggajati, Belanda tetap berusaha untuk menjajah Indonesia. Pada tanggal 21 Juli 1947, Belanda menyerang wilayah Republik Indonesia. Tindakan ini melanggar Perjanjian Linggajati. Belanda berhasil merebut sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Akibatnya wilayah kekuasaan Republik Indonesia semakin kecil. Serangan militer Belanda ini dikenal sebagai Agresi Militer Belanda I. Peristiwa tersebut menimbulkan protes dari negara-negara tetangga dan dunia internasional. Wakil-wakil dari India dan Australia mengusulkan kepada PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) agar mengadakan sidang untuk membicarakan masalah penyerangan Belanda ke wilayah Republik Indonesia.
c, Perjanjian Renville (17 Januari 1948). Pada tanggal 1 Agustus 1947, Dewan Keamanan PBB memerintahkan agar pihak Indonesia dan Belanda menghentikan tembak-menembak. Akhirnya pada tanggal 4 Agustus 1947, Belanda mengumumkan gencatan senjata. Gencatan senjata adalah penghentian tembak-menembak di antara pihak-pihak yang berperang. PBB membantu penyelesaian sengketa antara Indonesia dan Belanda dengan membentuk Komisi Tiga Negara (KTN) yang terdiri atas: 1, Australia, dipilih oleh Indonesia; 2, Belgia, dipilih oleh Belanda; 3, Amerika Serikat, dipilih oleh Australia dan Belanda. Komisi Tiga Negara (KTN) memprakarsai perundingan antara Indone- sia dan Belanda. Perundingan dilakukan di atas kapal Renville, yaitu kapal Angkatan Laut Amerika Serikat. Oleh karena itu, hasil perundingan ini dina- makan Perjanjian Renville. Dalam perundingan itu Negara Indonesia, Belanda, dan masing-masing anggota KTN diwakili oleh sebuah delegasi.
1, Delegasi Indonesia dipimpin oleh Mr. Amir Syarifuddin. 2, Delegasi Belanda dipimpin oleh R. Abdul Kadir Wijoyoatmojo. 3, Delegasi Australia dipimpin oleh Richard C. Kirby. 4, Delegasi Belgia dipimpin oleh Paul van Zeeland. 5, Delegasi Amerika Serikat dipimpin oleh Frank Porter Graham.
Isi perjanjian Renville adalah sebagai berikut. 1, Belanda hanya mengakui daerah Republik Indonesia atas Jawa Tengah, Yogyakarta, sebagian kecil Jawa Barat, dan Sumatera. 2, Tentara Republik Indonesia ditarik mundur dari daerah-daerah yang telah diduduki Belanda. Hasil Perjanjian Renville sangat merugikan Indonesia. Wilayah kekuasaan Republik Indonesia menjadi semakin sempit.
d, Agresi Militer Belanda II. Belanda terus berusaha menguasai kembali Indonesia. Pada tanggal 19 Desember 1948, Belanda melancarkan serangan atas wilayah Republik Indonesia. Penyerangan Belanda ini dikenal sebagai Agresi Militer Belanda II. Ibu kota Republik Indonesia waktu itu, Yogyakarta, diserang Belanda. Perlu diketahui bahwa sejak 4 Januari 1946, lbu kota Republik Indonesia pindah dari Jakarta ke Yogyakarta. Belanda mengerahkan angkatan udara- nya. Lapangan Udara Maguwo tidak dapat dipertahankan. Akhirnya Yogyakarta direbut Belanda.
Pada tanggal 19 Desember 1948 Tentara Belanda menduduki kota Yogyakarta setelah sebelumnya mengebom Lapangan Terbang Maguwo. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Agresi Militer Belanda II.
Presiden Sukarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, Sutan Syahrir, dan Suryadarma ditangkap Belanda. Presiden Sukarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta ditawan dan diasingkan ke Pulau Bangka. Sebelum ter- tangkap, Presiden Sukarno telah mengirim mandat lewat radio kepada Menteri Kemakmuran, Mr. Syaffiruddin Prawiranegara yang berada di Su- matera. Tujuannya ialah untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dengan ibu kota Bukit Tinggi. Agresi Militer Belanda II menimbulkan reaksi dunia, terutama negara- negara di Asia. Negara-negara di Asia seperti India, Myanmar, Afganistan, dan lain-lain segera mengadakan Konferensi New Delhi pada bulan Desem- ber 1949. Mereka bersimpati kepada perjuangan rakyat Indonesia, dan mendesak agar: 1, Pemerintah RI segera dikembalikan ke Yogyakarta, dan 2, Serdadu Belanda segera ditarik mundur dari Indonesia. Belanda tidak memperdulikan desakan itu. Belanda baru bersedia berunding setelah Dewan Keamanan PBB turun tangan.
C, Usaha Diplomasi dan Pengakuan Kedaulatan.
Komisi PBB untuk Indonesia atau UNCI (United Nations Commission for Indonesia) berhasil mempertemukan pihak Indonesia dan Belanda dalam meja perundingan. Dalam perundingan-perundingan itu, delegasi dari In- donesia berjuang secara diplomasi supaya kedaulatan Indonesia diakui. Perundingan-perundingan itu antara lain, Perundingan Rum-Royen dan Konferensi Meja Bundar (KMB).
1, Perjanjian Rum-Royen. Perjanjian Rum-Royen disetujui di Jakarta pada tanggal 7 Mei 1949. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Mr. Moh. Rum, sedangkan pihak Belanda dipimpin oleh Dr. van Royen. Anggota delegasi Indonesia lainnya ialah Drs. Moh. Hatta dan Sri Sultan Hamengku Buwono lX.
Isi Perjanjian Rum-Royen adalah sebagai berikut. 1, Pemerintah Republik Indonesia dikembalikan ke Yogyakarta. 2, Menghentikan gerakan-gerakan militer dan membebaskan semua ta- hanan politik. 3, Belanda menyetujui adanya Republik Indonesia sebagai bagian dari Negara Indonesia Serikat. 4, Akan diselenggarakan perundingan lagi, yaitu KMB, antara Belanda dan Indonesia setelah Pemerintah Republik Indonesia kembali ke Yogyakarta.
2, Konferensi Meja Bundar (KMB). Sebagai tindak lanjut Perjanjian Rum-Royen, pada tanggal 23 Agustus sampai dengan 2 November 1949 diadakan Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Drs. Moh. Hatta, delegasi BFO (Bijeenkomst Voor Federal Overleg) atau Badan Musyawarah Negara- negara Federal dipimpin oleh Sultan Hamid II. Delegasi Belanda dipimpin oleh Mr. van Maarseveen. Sedangkan UNCI dipimpin oleh Chritchley.
Hasil-hasil persetujuan yang dicapai dalam KMB adalah sebagai berikut. 1, Indonesia menjadi Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Belanda akan menyerahkan kedaulatan kepada RIS pada akhir bulan Desember 1949. 2, RIS dan Belanda akan tergabung dalam Uni Indonesia Belanda. 3, Irian Barat akan diserahkan setahun setelah pengakuan kedaulatan oleh Belanda. Kesepakatan-kesepakatan yang dihasilkan dalam KMB sangat memuas- kan rakyat Indonesia. Akhirnya kedaulatan negara Indonesia diakui oleh pihak Belanda. Seluruh rakyat Indonesia menyambut hasil KMB dengan suka cita.
3, Pengakuan Kedaulatan. Sesuai hasil KMB, pada tanggal 27 Desember 1949 diadakan upacara pengakuan kedaulatan dari Pemerintah Belanda kepada Pemerintah RIS. Upacara pengakuan kedaulatan dilakukan di dua tempat, yaitu Den Haag dan Yogyakarta secara bersamaan. Dalam acara penandatanganan pengakuan kedaulatan di Den Haag, Ratu Yuliana bertindak sebagai wakil Negeri Belanda Belanda dan Drs. Moh. Hatta sebagai wakil Indonesia. Sedangkan dalam upacara pengakuan kedaulatan yang dilakukan di Yogyakarta, pihak Belanda diwakili oleh Mr. Lovink (wakil tertinggi pemerintah Belanda) dan pihak Indonesia diwakili Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Dengan pengakuan kedaulatan itu berakhirlah kekuasaan Belanda atas Indonesia dan berdirilah Negara Republik Indonesia Serikat. Sehari setelah pengakuan kedaulatan, ibu kota negara pindah dari Yogyakarta ke Jakarta. Kemudian dilangsungkan upacara penurunan bendera Belanda dan dilanjutkan dengan pengibaran bendera Indonesia.
D, Menghargai Jasa Tokoh-tokoh Perjuangan dalam Mempertahankan Kemerdekaan.
Ada banyak tokoh yang terlibat dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Ada tokoh-tokoh yang berjuang secara fisik dengan melaku- kan perang gerilya. Ada juga tokoh-tokoh yang berjuang lewat jalur perjuangan diplomasi. Berikut ini kita akan membahas beberapa tokoh di antaranya.
1, IR. Sukarno. Sukarno adalah proklamator kemerdekaan Indonesia. Didampingi Drs. Moh. Hatta beliau membacakan teks proklamasi kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Beliau adalah presiden pertama Republik Indonesia. Sebagai presiden, beliau turut berjasa dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Beliau mulai merintis pemerintahan Indonesia dalam masa-masa yang sangat sulit. Sebagai presiden, beliau memberikan semangat kepada Bangsa Indonesia untuk tetap berjuang. Beliau ditangkap dan diasingkan ke Pulau Bangka ketika Belanda melakukan agresi militer pada tanggal 19 Desember 1948. Sebelumnya, beliau telah mengirimkan mandat kepada Menteri Kemakmuran Syafrudin Prawiranegara yang berada di Sumatera untuk membentuk dan memimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).
2, DRS. Mohammad Hatta. DRS. Mohammad Hatta juga dikenal sebagai Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia. Beliau memimpin kabinet di awal pembentukan negara Indonesia. Jasa beliau dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan sangatlah besar. Beliau dikenal sebagai delegasi Indonesia yang handal. Pada tanggal 23 Agustus – 2 November 1949, beliau memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda. Hasil KMB sangat memuaskan Bangsa Indonesia. Belanda akhirnya meng- akui kedaulatan Republik Indonesia. Upacara pengakuan kedaulatan di- lakukan di dua tempat, yaitu di Yogyakarta dan di Den Haag pada tanggal 27 Desember 1949.
3, Jenderal Sudirman. Peranan Jenderal Sudirman dalam perjuangan mempertahankan ke- merdekaan Indonesia sangat besar. Sebagai Panglima TKR, Divisi V Banyumas, Sudirman memimpin Pertempuran Ambarawa dan berhasil mengusir tentara Inggris. Pada tanggal 18 Desember 1945, Sudirman diangkat oleh menjadi Panglima Besar TKR dengan pangkat jenderal. Sudirman tetap me- mimpin perang gerilya meskipun beliau dalam keadaan sakit.
Panglima Besar Jenderal Sudirman disambut oleh para pejuang ketika tiba di Jakarta untuk menghadiri perundingan Panitia Gencatan Senjata pada tanggal 1 November 1946.
Bung Tomo, tokoh yang mengobarkan semangat perjuangan rakyat Surabaya.
4, Bung Tomo. Sutomo atau Bung Tomo dilahirkan di Surabaya. Pada zaman pergerakan beliau bekerja di Surat Kabar Suara Umum dan menjadi redaktur mingguan Pembela Rakyat. Beliau mendirikan dan memimpin Barisan Pemberontakan Rakyat Indonesia. Beliau mengobarkan semangat rakyat Surabaya dalam perang melawan pasukan Sekutu pada tanggal 10 November 1945.
5, Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Sri Sultan Hamengku Buwono IX berperan besar dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Sebagai bangsawan, beliau membaur berjuang bersama rakyat biasa. Sri Sultan Hamengku Buwono merupakan tokoh pejuang diplomatik Indonesia. Beliau menjadi anggota delegasi Indonesia dalam Perundingan Rum-Royen yang dilakukan di Jakarta pada tanggal 2 Mei 1949.
Rangkuman :
Setelah Bung Karno memproklamasikan kemerdekaan, lahirlah Negara Indonesia. Ada banyak gangguan yang ingin merobohkan kedaulat- an negara yang baru berdiri ini. Tentara Sekutu masuk ke Indonesia untuk mengambil alih kekuasaan Jepang. Belanda yang membonceng Sekutu juga ingin berkuasa lagi di Indonesia.
Rakyat Indonesia berjuang mempertahankan kemerdekaan. Ada dua bentuk perjuangan yang dilakukan, yaitu perjuangan fisik dan perjuang- an diplomasi. Perjuangan fisik dilakukan dengan cara bertempur. Pertempuran-pertempuran yang dilakukan dalam rangka mempertahan- kan kemerdekaan antara lain sebagai berikut. 1, Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. 2, Pertempuran Ambarawa. 3, Pertempuran Medan Area. 4, Bandung Lautan Api. 5, Pertempuran Margarana di Bali. 6, Pertempuran di Sulawesi Selatan yang dipimpin Robert Wolter Monginsidi. 7, Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Palembang. 8, Pertempuran laut di Teluk Cirebon. 9, Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta.
Perjuangan diplomasi dilakukan dengan cara mencari dukungan dari negara-negara lain. Perjuangan diplomasi juga dilakukan dengan cara perundingan. Perundingan-perundingan yang dilakukan, antara lain Perundingan Linggajati, Perjanjian Remville, Perjanjian Rum-Royen, dan Konferensi Meja Bundar (KMB).
Perjuangan Bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan akhirnya membuahkan hasil. Belanda mengakui kedaulatan RI secara penuh. Upacara pengakuan kedaulatan dilakukan di Den Haag (Belanda) dan di Yogyakarta secara bersamaan pada tanggal 27 Desember 1949.
Banyak tokoh yang terlibat dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, antara lain Bung Hatta, Bung Karno, Jenderal Sudirman, Bung Tomo, Sri Sultan Hamengku Buwono IX, Suharto, dan Sutan Syahrir. Kita harus menghargai perjuangan mereka. Antara lain dengan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif.
Glosarium :
Adat istiadat : tata kelakuan yang diwarisi turun-temurun dan menjadi pola perilaku dalam masyarakat. Agresi : penyerangan suatu negara terhadap negara lain. Atlas : buku yang berisi gambar-gambar peta bumi. Bhanyangkari : pasukan pengawal raja pada zaman Majapahit. Brahmana : pendeta agama Hindu. Budaya : semua hasil karya manusia berkat akal budinya untuk mempermudah hidup Cagar alam : daerah yang kelestarian hidup tumbuh-tumbuhan dan binatang yang terdapat di dalamnya dilindung oleh undang-undang dari bahaya kepunahan. Candi : bangunan kuno yang terbuat dari susunan batu sebagai empat pemujaan (ibadah) atau penyimpanan abu jenazah raja-raja pada zaman kerajaan Hindu- Buddha. Delegasi : orang yang ditunjuk dan diutus oleh suatu perkumpulan/negara dalam suatu perundingan. Diplomasi : urusan kepentingan sebuah negara dengan perantaraan wakil-wakilnya. Distribusi : usaha menyalurkan barang dari produsen ke pemakai. Distributor : orang atau lembaga yang menyalurkan barang dari konsumen ke pemakai. Diversifikasi : usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbanyak jenis tanaman. Ekspor : kegiatan menjual barang-barang produksi ke luar negeri Ekstensifikasi : usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperlua lahan pertanian. Empu : orang yang sangat ahli (terutama ahli membuat keris). Fauna : dunia hewan Flora : dunia tumbuh-tumbuhan
Gempa tektonik : gempa bumi yang disebabkan oleh pergeseran lempeng bumi. Gempa vulkanik : gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas gunung berapi. Globe : peta permukaan bumi yang berbentu bola dunia. GMT : singkatan dari Greenwich Mean Time, yaitu patokan waktu matahari pada garis bujur 00. Hikayat : karya sastra lama Melayu berisi cerita, undang- undang, silsilah rekaan sebagai pelipur lara atau pembangkit semangat juang. Iklim : keadaan hawa (suhu, kelembaban, awan, hujan, dan sinar matahari) pada suatu daerah dalam jangka waktu yang agak lama. Impor : kegiatan mendatangkan barang-barang dari luar negeri Infantri : angkatan bersenjata yang termasuk dalam kesatuan pasukan berjalan kaki. Intensifikasi : usaha meningkatkan hasil pertanian tanpa memperluas lahan tetapi dengan cara penggunaan pu- puk, bibit unggul, pengairan, pemeliharaan, dan penyuluhan. Interniran : tawanan perang. Kaligrafi : seni menulis indah dengan pena. Kaum padri : kelompok agamawan di Minangkabau. Kegiatan ekonomi : semua kegiatan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Kenampakan alam : Kenampakan alam: bentuk-bentuk permukaan bumi yang terjadi secara alamiah, misalnya gunung, sungai, lembah, bukit, danau, dan sebagainya. Kenampakan buatan : bentuk-bentuk permukaan bumi yang sengaja dibuat oleh manusia, misalnya bendungan, sungai irigasi, jalan raya, waduk, dan sebagainya. Keragaman : keadaan beragama-ragam atau berjenis-jenis. Kerja rodi : kerja paksa untuk membangun jalan pada zaman penjajahan Belanda. Konferensi : rapat atau pertemuan untuk berunding atau bertukar pikiran mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama. Konsumen : orang yang menggunakan barang atau jasa.
Konsumsi : kegiatan memakai barang dan jasa. Koperasi : bentuk usaha bersama atas dasar kekeluargaan dan gotong-royong untuk mewujudkan kemakmuran bersama. Lahan produktif : tanah subur yang bisa menghasilkan berbagai hasil pertanian. Legenda : keterangan yang menjelaskan arti simbol-simbol pada peta. Maritim : berkaintan dengan laut. Mata pencarian : pekerjaan pokok yang dilakukan untuk biaya sehari-hari Mihrab : ruang kecil di masjid tempat imam berdiri waktu salat berjamaah. Monopoli : sistem perdagangan yang dikuasai oleh satu orang atau kelompok sehingga harga bisa dikendalikan. Muazin : orang yang menyerukan azan. Nelubulanin : upacara menginjak tanah untuk pertama kalinya bagi anak yang berusia tiga bulan. Ngaben : upacara pembakaran jenazah yang dilakukan oleh masyarakat Hindu Bali. NICA : singkatan dari Netherlands Indies Civil Administra- tion, yaitu pemerintahan peralihan Belanda. Nusantara : sebutan atau nama bagi seluruh kepulauan Indonesia. Palagan : medan perang atau tempat terjadinya pertempuran. Pasukan marchose : pasukan gerak cepat yang dibentuk Belanda untuk meredam perlawanan rakyat Aceh. Pelayaran hongi : patroli laut yang dilakukan VOC untuk mengawasi rakyat Maluku supaya tidak menjual rempah-rempah kepada pedagan lain. Peninggalan sejarah : warisan dari masa lampau yang berupa benda mau- pun kebiasaan yang mempunyai nilai sejarah. Perang gerilya : perang yang dilakukan oleh pasukan-pasukan kecil dengan cara serangan mendadak. Perang puputan : perang sampai dengan titik darah penghabisan. Pesantren : tempat murid-murid belajar, terutama tentang agama Islam. Peta/map : gambar permukaan bumi pada suatu bidang datar dengan perbandingan atau skala tertentu.
Prasasti : tulisan dari masa lampau yang ditulis pada batu, emas, perak, perunggu, tembaga, tanah liat, atau tanduk binatang. Preambule : pembukaan suatu konstitusi atau undang undang dasar. Produksi : usaha atau kegiatan menghasilkan barang atau jasa. Produsen : orang yang menghasilkan barang-barang produksi. Proklamasi : pemberitahuan resmi kepada seluruh rakyat; pengumuman. Proklamator : orang yang memproklamasikan. Rehabilitasi : usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara mengganti cara bertani atau mengganti tanaman yang tidak produktif lagi. Relief : gambar timbul yang biasa terdapat di dinding candi. Romusha : pekerja paksa pada zaman penjajahan Jepang. Rotasi : perputaran bumi pada porosnya. Stupa : bangunan dari batu seperti genda untuk menyimpan benda-benda suci sang Buddha. Suku bangsa : kesatuan sosial yang dapat dibedakan dari kesatuan sosial lain berdasarkan kesadaran akan identitas ke- budyaan tertentu, khususnya bahasa. Sunan : gelar untuk para wali. Tambang mineral : hasil tambang yang berupa bijih tanam paksa : kebijakan pemerintah penjajahan Belanda yang mengharuskan rakyat menanam suatu jenis ta- naman, tujuannya untuk mengisi kekosongan kas Belanda. Tradisional : menurut tradisi/adat. Ultimatum : peringatan terakhir yang disertai dengan ancaman. VOC : singkatan dari Vereenigde Oost Indische Compagnie, artinya perkumuplan dagang Hindia Timur. Volksraad : parlemen atau lembaga perwakilan rakyat pada zaman penjajahan Belanda. Waduk/bendungan : tempat untuk menampung air yang sangat besar, biasanya dibuat dengan cara membendung sungai. Wali : orang saleh/suci; penyebar agama.
SD Kelas 5 IPS Bab 8 – Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
A Pendahuluan.
Kapan Proklamasi Kemerdekaan negara kita dilakukan? Tahukah kamu siapa yang memproklamasikan kemerdekaan Indonesia? Apa artinya proklamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia?
Proklamasi memiliki makna yang begitu besar bagi bangsa Indonesia. Proklamasi merupakan puncak perjuangan bangsa Indonesia dan menandai lahirnya negara Indonesia. Dalam bab ini kita akan mempelajari tentang beberapa peristiwa yang terjadi menjelang proklamasi kemerdekaan dan peran tokoh-tokoh dalam peristiwa bersejarah tersebut. Setelah mempe- lajari bab ini diharapkan kamu memiliki kemampuan berikut. 1, Menyebutkan tokoh-tokoh dalam peristiwa Proklamasi Kemerdekaan. 2, Menyebutkan beberapa peristiwa menjelang Proklamasi. 3, Menceritakan peristiwa Proklamasi. 4, Berperilaku menghargai jasa-jasa tokoh-tokoh dalam peristiwa Proklamasi.
B Peristiwa-peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Menjelang proklamasi kemerdekaan, Indonesia berada dalam kekuasa- an Jepang. Saat itu Jepang mengalami kekalahan dalam perang melawan Sekutu. Pasukan Sekutu terdiri dari Amerika, Inggris, Belanda, dan Perancis. Kesempatan itu digunakan oleh bangsa Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan. Ada beberapa pe- ristiwa sejarah menjelang Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 yang patut kita ketahui.
1, Pertemuan di Dalat.
Pada tanggal 12 Agustus 1945 tiga tokoh pergerakan nasional, yaitu Dr. Radjiman Wedyodiningrat, Ir. Sukarno, dan DRS. Mohammad Hatta memenuhi undangan Jenderal Terauchi di Dalat (Vietnam Selatan). Jenderal Terauchi adalah Panglima tentara Jepang di Asia Tenggara.
Dalam pertemuan itu, Jenderal Terauchi mengatakan pemerintah Jepang telah memutuskan untuk mem- berikan kemerdekaan kepada Indone- sia. Keputusan itu diambil setelah Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Jepang. Bom atom pertama di- jatuhkan di kota Hiroshima pada tang- gal 6 Agustus 1945. Bom kedua di- jatuhkan di kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945. Akibatnya, Jepang menyatakan menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945.
2, Menanggapi berita kekalahan Jepang.
Berita tentang kekalahan itu sangat dirahasiakan oleh Jepang. Semua radio disegel oleh pemerintah Jepang. Namun demikian, ada juga tokoh- tokoh pergerakan yang dengan sembunyi-sembunyi mendengar berita tentang kekalahan Jepang tersebut. Di antaranya adalah Sutan Syahrir. Pada tanggal 14 Agustus 1945 sore, Sutan Syahrir sudah menunggu kedatangan Mohammad Hatta dari Dalat. Syahrir mendesak agar proklamasi jangan dilakukan oleh PPKI. Menurut Syahrir, Negara Indonesia yang lahir dengan cara demikian akan dicap oleh Sekutu sebagai negara buatan Je- pang. Syahrir mengusulkan agar proklamasi kemerdekaan dilakukan oleh Bung Karno saja sebagai pemimpin rakyat, atas nama rakyat lewat siaran radio.
Hatta setuju kemerdekaan Indonesia di- selenggarakan secepatnya. Namun, beliau ti- dak yakin proklamasi dapat dilakukan oleh Bung Karno saja sebagai pemimpin rakyat dan atas nama rakyat. Menurut Hatta, kalau Bung Karno bertindak seperti itu, berarti merampas hak PPKI. Hatta tidak yakin Bung Karno mau bertindak seperti usul Syahrir. Setelah terjadi perdebatan, akhirnya Hatta dan Syahrir pergi ke rumah Bung Karno. Syahrir menyatakan maksudnya. Bung Karno menjawab bahwa beliau tidak berhak bertindak sendiri. Mem- proklamasikan kemerdekaan adalah hak dan tugas PPKI. Pada tanggal 15 Agustus 1945 sore, para pemuda kembali menemui Bung Hatta dan mendesak agar beliau jangan menyetujui proklamasi di hadapan PPKI, karena menurut mereka hal itu berbau Jepang. Malamnya, se- kitar pukul 20.00, golongan muda revolusio- ner mengadakan rapat di salah satu ruangan Lembaga Bakteriologi di Pegangsaan Timur. Rapat ini antara lain dihadiri oleh Chairul Saleh, Wikana, Margono, Armansyah, dan Kusnandar. Dalam rapat itu golongan muda menegaskan pendirian mereka. Mereka ber- pendirian bahwa kemerdekaan Indonesia ada- lah hak dan urusan rakyat Indonesia sendiri. Kemerdekaan tidak dapat digantungkan kepa- da orang lain dan negara lain. Rapat juga memutuskan tuntutan agar Proklamasi Kemer- dekaan dinyatakan oleh Ir. Sukarno pada keesokan harinya (16 Agustus 1945).
Keputusan rapat pada tanggal 15 Agustus 1945 sore, disampaikan oleh Wikana dan Darwis kepada Sukarno. Utusan golongan muda mengancam akan terjadi pertumpahan darah jika tuntutan golongan muda tidak di- laksanakan. Hal itu menimbulkan suasana ketegangan. Sukarno marah mendengar ancaman itu. Peristiwa menegangkan itu disaksikan oleh golongan tua, seperti Mohammad Hatta, Ahmad Subarjo, Dr. Buntaran, Dr. Sanusi, dan Iwa Kusumasumantri. Golongan tua tetap menekankan perlunya melakukan proklamasi kemerdekaan dalam rapat PPKI untuk menghindari pertumpahan darah.
3 Peristiwa Rengasdengklok.
Setelah mengetahui pendirian golongan tua, golongan muda meng- adakan rapat lagi menjelang pukul 24.00. Mereka melakukan rapat di Asra- ma Baperpi, Cikini 71, Jakarta. Rapat tersebut selain dihadiri mereka yang mengikuti rapat di Pegangsaan Timur, juga dihadiri oleh Sukarni, Jusuf Kunto, dr. Muwardi, dan Sodancho Singgih. Dalam rapat itu diputuskan untuk mengungsikan Sukarno dan Hatta ke luar kota. Tempat yang dipilih adalah Rengasdengklok, sebuah kota kawedanan di sebelah timur Jakarta. Tujuan “penculikan” itu adalah men- jauhkan kedua pemimpin nasional itu dari pengaruh Jepang. Untuk meng- hindari kecurigaan dan tindakan yang dapat diambil oleh tentara Jepang, rencana itu diserahkan kepada Sodancho Singgih. Rencana itu berhasil dengan baik berkat dukungan Cudanco Latief Hendraningrat, berupa per- lengkapan tentara Peta. Pagi-pagi buta sekitar pukul 04.00, tanggal 16 Agustus 1945, Sukarno- Hatta dibawa ke Rengasdengklok. Sehari penuh kedua pemimpin “ditahan” di Rengasdengklok. Selain untuk menjauhkan Sukarno-Hatta dari pengaruh Jepang, para pemuda bermaksud memaksa mereka agar segera mem- proklamasi kemerdekaan lepas dari segala sesuatu yang berkaitan dengan Jepang. Ternyata kedua tokoh ini cukup berwibawa. Para pemuda pun segan untuk mendesak mereka. Namun, Sodancho Singgih memberikan keterangan bahwa dalam pembicaraan berdua dengan Bung Karno, Bung Karno menyatakan bersedia melaksanakan proklamasi segera setelah kembali ke Jakarta. Berdasarkan hal itu, siang itu juga Singgih kembali ke Jakarta. Ia menyampaikan rencana Proklamasi kepada para pemimpin pemuda di Jakarta. Sementara itu, di Jakarta, golongan tua dan golongan muda sepakat bahwa proklamasi kemerdekaan dilakukan di Jakarta. Golongan tua diwakili Mr. Ahmad Subarjo dan golongan muda yang diwakili Wikana. Laksamana Maeda, bersedia menjamin keselamatan mereka selama berada di rumah- nya. Maeda adalah seorang Perwira penghubung Angkatan Darat dan Ang- katan Laut Jepang. Berdasarkan kesepakatan itu, Jusuf Kunto, dari pihak Pemuda mengantar Ahmad Subarjo ke Rengasdengklok pada hari itu juga. Mereka akan menjemput Sukarno-Hatta. Semula para pemuda tidak mau melepas Sukarno-Hatta. Ahmad Subarjo memberi jaminan bahwa proklamasi ke- merdekaan akan diumumkan pada tanggal 17 Agustus keesokan harinya, selambat-lambatnya pukul 12.00. Bila hal tersebut tidak terjadi, Ahmad Subarjo rela mempertaruhkan nyawanya. Dengan jaminan itu, komandan kompi Peta setempat, Cudanco Subeno, bersedia melepaskan Sukarno- Hatta kembali ke Jakarta.
4 Perumusan teks proklamasi. Sesampai di Jakarta Sukarno-Hatta bersama Laksamana Maeda mene- mui Mayjen Nishimura untuk berunding. Nishimura tidak mengizinkan pro- klamasi kemerdekaan. Kemudian, mereka menuju rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1. Di tempat inilah naskah proklamasi dirumuskan. Para pemuka Indonesia yang hadir berkumpul dalam dua ruangan, ruang makan dan serambi depan. Perumusan teks proklamasi dilakukan di dalam ruang makan oleh Sukarno, Hatta, dan Mr. Ahmad Soebardjo. Sukarno menulis rumusan proklamasi tersebut.
Setelah selesai, teks proklamasi tersebut dibacakan di hadapan tokoh- tokoh peserta rapat. Setelah terjadi kesepakatan bersama, teks proklamasi selanjutnya diserahkan kepada Sayuti Melik untuk diketik. Teks proklamasi yang sudah diketik ditandatangani oleh Ir. Sukarno dan DRS. Moh. Hatta atas nama bangsa Indonesia. Naskah itulah yang dikenal sebagai naskah Proklamasi yang autentik . Timbul persoalan tentang cara mengumumkan proklamasi. Sukarni mengatakan bahwa rakyat di sekitar Jakarta telah diberi tahu untuk datang berbondong-bondong ke lapangan Ikada pada tanggal 17 Agustus. Di sana mereka akan mendengarkan proklamasi kemerdekaan. Bung Karno meno- lak cara tersebut. Akhirnya, disepakati proklamasi kemerdekaan dilakukan di kediaman Sukarno di Jalan Pegangsaan Timur 56, pukul 10.00. Setelah itu, para tokoh bangsa yang hadir, keluar dari rumah Laksamana Maeda dan pulang ke rumah masing-masing. Sebelum semua pulang, Hatta ber- pesan kepada para pemuda yang bekerja pada pers dan kantor berita, terutama B.M Diah untuk memperbanyak teks proklamasi dan menyiar- kannya ke seluruh dunia. Sementara itu, para pemuda tidak langsung pulang ke rumah masing- masing. Mereka dibagi dalam kelompok-kelompok. Setiap kelompok pemuda mengirim kurir untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa saat proklamasi telah tiba.
5. Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 Pada tanggal 17 Agustus 1945 pagi banyak orang berkumpul di kediam- an Sukarno. Mereka adalah rakyat dan para pemuda. Sekitar pukul 10.00, Ir. Sukarno didampingi DRS. Mohammad Hatta memproklamasikan kemer- dekaan Indonesia. Berikut ini perkataan Sukarno pada pembacaan prokla- masi kemerdekaan: “Saudara-saudara sekalian, saya telah meminta Saudara hadir di sini untuk menyaksikan suatu peristiwa maha penting dalam sejarah kita. Berpuluh-puluh tahun kita, bangsa Indonesia telah berjuang, untuk ke- merdekaan tanah air kita. Bahkan, telah beratus-ratus tahun. Gelom- bangnya aksi kita untuk mencapai kemerdekaan kita itu ada naiknya, ada turunnya, tetapi jiwa kita tetap menuju ke arah cita-cita. Juga di dalam zaman Jepang, usaha kita untuk mencapai kemerdekaan nasional tidak berhenti. Di dalam zaman Jepang ini tampaknya saja kita menyan- darkan diri kepada mereka. Tetapi pada hakikatnya, tetap kita menyusun tenaga kita sendiri, tetap kita percaya pada kekuatan sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kekuatannya. Maka kami, tadi malam telah mengadakan musyawarah dengan pemuka-pemuka rakyat Indonesia dari seluruh Indonesia. Permusyawaratan itu seia sekata berpendapat, bahwa seka- ranglah datang saatnya untuk menyatakan kemerdekaan kita. Saudara-saudara! Dengan ini kami menyatakan kebulatan tekad itu. Dengarkanlah proklamasi kami: Proklamasi Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indone- sia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekusaan d.l.l., diseleng- garakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat- singkatnya. Jakarta, hari 17 bulan 8 tahun ’05 Atas nama Bangsa Indonesia Sukarno/Hatta Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekarang telah merdeka. Tidak ada satu ikatan lagi yang mengikat tanah air kita dan bangsa kita! Mulai saat ini kita menyusun negara kita! Negara merdeka, negara Republik Indonesia merdeka, kekal, dan abadi. Insya’ Allah, Tuhan memberkati kemerdekaan kita itu.” Setelah pembacaan teks proklamasi selesai, upacara dilanjutkan dengan pengibaran bendera Merah Putih. Pengibaran Bendera Merah Putih dilakukan oleh S. Suhud dan Cudanco Latif, serta diiringi lagu Indonesia Raya. Bendera Merah Putih itu dijahit oleh Ibu Fatmawati Sukarno. Pada saat Sang Saka Merah Putih dikibarkan, tanpa ada yang memberi aba-aba, para hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah pengibar- an Bendera Merah Putih, Wali kota Suwiryo dan dr. Mawardi memberikan sambutan. Kemudian mereka yang hadir saling bertukar pikiran sebentar lalu pulang ke rumah masing-masing.
Peristiwa yang sangat penting bagi Bangsa Indonesia ini berlangsung sekitar satu jam. Meski sangat sederhana, namun upacara itu dilakukan penuh kehikmatan. Peristiwa itu membawa perubahan yang luar biasa dalam kehidupan bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka. Bangsa baru telah lahir.
Peristiwa Sekitar Proklamasi Kemerdekaan 6-18 Agustus 1945
Tgl
Pukul
Peristiwa
Tanggal 6
Kota Hiroshima dibom atom.
Tanggal 7
Jendral Terauchi menyetujui pembentukan PPKI.
Tanggal 9
Kota Nagasaki dibom.
Tanggal 9-14
Sukarno, Hatta, dan Rajiman Wedyodiningrat ke Dalat menemui Jenderal Terauchi untuk membicarakan kemerdekaan Indonesia.
Tanggal 14
11.00
Sukarno, Hatta, Radjiman tiba di Jakarta dari Dalat.
12,00
Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu.
14.00
Syahrir menemui Hatta, lalu mereka menemui Sukarno. Syahrir meminta agar kemerdekaan diproklamasikan lepas dari dukungan Jepang.
Tanggal 15
pagi
Sukarno, Hatta, Subarjo menemui Maeda untuk menanyakan kebenaran berita Jepang menyerah kepada Sekutu. Hatta memerintahkan anggota PPKI berkumpul besok jam 10.00 untuk memproklamasikan kemerdekaan.
sore
Hatta didesak supaya jangan menyetujui proklamasi dalam rapat PPKI.
20.00
Rapat pemuda di Institut Bakterologi, di Pegangsaan Timur.
22.00 – 23.30
Utusan pemuda, Darwis dan Wikana, menemui Sukarno. Mereka men- desak agar Sukarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan atas nama rakyat malam ini juga. Perundingan berjalan panas.
24.00
Rapat pemuda di Cikini 71. Keputusannya, mereka akan mengamankan Sukarno-Hatta dari pengaruh Jepang.
Tanggal 16
04.30
Sukarno-Hatta dibawa oleh para pemuda ke Rengasdengklok.
10.00
Anggota PPKI menuju gedung Volksraad untuk menghadiri proklamasi, tetapi mereka pulang karena Sukarno-Hatta tidak dapat hadir.
ses. 12.00
Markas Besar Tentara Jepang di Saigon menginstruksikan pimpinan ten- tara Jepang di Jakarta tidak boleh mendukung proklamasi kemerdekaan Indonesia dan harus menjaga statusquo.
17.30
Mr. Subarjo tiba di Rengasdengklok untuk menjemput Sukarno dan Hatta supaya kembali ke Jakarta. Soebarjo menjamin bahwa proklamasi kemerdekaan akan dilaksanakan besok (17 Agustus 1945).
20.00
Sukarno-Hatta dan Subarjo kembali ke Jakarta.
22.00
Sukarno dan Hatta ke rumah Laksamana Maeda di Jalan Diponegoro 1.
22.30
Sukarno-Hatta bersama Maeda menemui Mayjen Nishimura untuk me- rundingkan kemerdekaan. Keputusannya, Jepang mengikuti perintah Sekutu tidak mengubah statusquo.
24.00
Sukarno-Hatta ke rumah Maeda, bertemu dengan anggota PPKI, para pemuda, wartawan, dan beberapa orang Jepang.
Tanggal 17
00.30
Perumusan naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Sukarno menulis konsep proklamasi, sementara Subardjo dan Hatta memberi-kan masukan. Setelah selesai, rumusan itu dibacakan di depan semua hadirin. Kemudian terjadi perdebatan tentang penandatanganan pro-klamasi.
Sayuti Melik (Sukarni?) mengusulkan kata-kata “Atas nama bangsa Indonesia” dan naskah ditandatangani oleh Sukarno-Hatta. Kemudian Sayuti Melik mengetik naskah yang telah diubah dan disetujui semua hadirin.
10.00
Proklamasi Kemerdekaan di Pegangsaan Timur 56 Jakarta oleh Sukarno- Hatta atas nama bangsa Indonesia.
sore
Seorang opsir AL Jepang menemui Hatta melaporkan keberatan rakyat Indonesia Timur atas kata-kata dalam Piagam Jakarta.
Tanggal 18-22
Sidang PPKI berhasil mengesahkan UUD 1945, memilih Presiden, membentuk departeman, dan membagi wilayah Indonesia menjadi delapan provinsi.
C Tokoh-tokoh Penting dalam Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Ada banyak tokoh yang turut terlibat dalam peristiwa Proklamasi Ke- merdekaan 17 Agustus 1945. Tokoh-tokoh yang terlibat dalam peristiwa proklamasi dibagi menjadi dua golongan, yaitu golongan tua dan golongan muda. Kedua golongan ini sama-sama berjuang agar Indonesia segera merdeka Sebagai warga negara Indonesia kita harus, menghargai jasa tokoh- tokoh yang terlibat dalam peristiwa proklamasi kemerdekaan. Bagaimana kita menghargai jasa-jasa para tokoh tersebut? Penghargaan kita terhadap jasa para tokoh proklamasi kemerdekaan dapat kita wujudkan dengan me- lakukan beberapa hal berikut. 1, Berziarah ke makam para pahlawan yang terlibat dalam peristiwa pro- klamasi kemerdekaan dan mendoakan mereka. 2, Melakukan upacara peringatan kemerdekaan dengan penuh hikmat. 3, Mengisi kemerdekaan dengan sebaik-baiknya. Sebagai pelajar, kamu dapat mengisi kemerdekaan dengan belajar tekun supaya kelak bisa menjadi generasi penerus yang cerdas, terampil, dan berguna bagi bangsa dan negara. 4, Mempelajari riwayat para tokoh yang terlibat dalam proklamasi kemer- dekaan. Setelah kita mengetahui riwayat hidup para tokoh tersebut, kita bisa meneladani hal-hal positif yang telah mereka lakukan. Selanjutnya, mari kita bahas beberapa tokoh penting yang berperan dalam peristiwa proklamasi kemerdekaan.
1, IR. Sukarno (1901-1970).
Sukarno adalah tokoh sangat penting dalam peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Sebagai pemimpin Indonesia yang menonjol waktu itu, Bung Karno dipilih menjadi ketua PPKI. PPKI adalah badan yang diberi wewenang untuk mempersiapkan segala sesuatu yang menyangkut masalah ketatanegaraan bagi negara Indonesia baru. Sepak terjang Bung Karno pada saat-saat menjelang kemerdekaan tidak bisa dilepaskan dari kedudukan beliau sebagai ketua PPKI.
Bung Karno merupakan salah satu dari golongan tua yang menghendaki pelaksanaan proklamasi di dalam PPKI. Hal ini didasari pertimbangan untuk menghindari terjadinya pertumpahan darah. Karena pendapat ini, beliau harus berhadapan dengan para pemuda. Puncaknya adalah peristiwa Rengasdengklok. Bersama Bung Hatta Beliau diculik para pemuda dan diamankan di Rengasdengklok.
Sebagai Ketua PPKI, beliau mene- mui penguasa Jepang di Indonesia, yaitu Mayjen Nishimura. Mereka membicarakan kemerdekaan Indonesia. Beliau dan para pemimpin yang lain tetap melanjutkan tekad memproklamasikan kemerdekaan meskipun tanpa perse- tujuan penguasa Jepang. Bung Karno bersama dengan Bung Hatta dan Ahmad Subarjo merumus- kan naskah Prklamasi. Bahkan rumusan awal naskah proklamasi adalah tulisan tangan Bung Karno. Setelah naskah diketik oleh Sayuti Melik, Bung Karno dan Hatta menandatanganinya atas nama Bangsa Indonesia. Peran Bung Karno yang sangat menonjol adalah bersama Bung Hatta bertindak sebagai Proklamator. Bung Karnolah yang akhirnya dengan penuh keberanian dan kekhidmatan mem- proklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.
2 DRS. Mohammad Hatta.
Peran DRS. Mohammad Hatta dalam peristiwa proklamasi kemerdekaan sangat penting. Waktu itu, Bung Hatta dianggap sebagai pemimpin utama Bangsa Indonesia selain Bung Karno. Beberapa kali beliau menjadi perantara antara golongan muda dan golongan tua, terutama dengan Bung Karno. Ka- rena peran beliau, pendapat golongan tua dan golongan muda bisa dipertemukan. Beliau berdialog dengan golongan muda tentang cara memprokla- masikan kemerdekaan Indonesia.
Selain itu, Bung Hatta adalah salah seorang perumus naskah Proklamasi. Bersama Bung Karno, Bung Hatta bertindak sebagai proklamator kemerdekaan Indonesia. Selain menandatangani naskah Proklamasi, beliau mendampingi Bung Karno memprokla- masikan kemerdekaan Indonesia. Bung Hatta juga sangat berjasa atas perubahan beberapa kata dalam Piagam Jakarta. Sebagai pemimpin bangsa beliau menerima aspirasi selu- ruh rakyat Indonesia. Beliau memikirkan keutuhan seluruh bangsa Indonesia.
3 Ahmad Subarjo,
Ahmad Subarjo adalah Penasihat PPKI. Beliau menjadi penengah golongan muda dan kedua pemimpin nasional, Sukarno-Hatta. Beliau mewakili golongan tua berunding dengan para pemuda ke- tika Sukarno-Hatta diculik dan diamankan ke Rengasdengklok. Setelah dicapai ke- sepakatan, beliau menjemput Sukarno- Hatta ke Rengasdengklok. Beliau meya- kinkan para pemuda bahwa pada tanggal 17 Agustus 1945 akan diumumkan Prokla- masi Kemerdekaan Indonesia. Peran penting lain Subarjo adalah tu- rut merumuskan naskah Proklamasi Ke- merdekaan. Bersama Bung Karno dan Bung Hatta, Beliau merumuskan naskah Proklamasi di rumah Laksamana Maeda.
4 Ibu Fatmawati.
Sebagai istri pemimpin Bangsa Indonesia, Fatmawati turut mendampingi Bung Karno. Ibu Fatmawati dikenal sebagai tokoh wanita yang dekat dengan rakyat Indonesia yang sedang memperjuangkan kemerdekaan. Jasa Ibu Fatmawati sangat menonjol dalam peristiwa Proklamasi. Beliau menjahit Bendera Pusaka, Merah Putih. Beliau menjahit Bendera Pusaka ini pada bulan Oktober 1944. Bendera ini dikibarkan setelah Bung Karno membaca Proklamasi.
5 Sutan Syahrir.
Sutan Syahrir adalah tokoh politik, pejuang kemerdekaan, dan perdana menteri pertama RI. Syahrir dilahirkan di Bukit Tinggi. Pada zaman Jepang, Syahrir memutuskan untuk tidak bekerja sama dengan pemerintah Jepang.
Beliau salah satu tokoh yang be- rani mengambil risiko mencari berita mendengarkan berita radio. Syahrir adalah salah satu tokoh yang paling awal mengetahui berita Jepang me- nyerah kepada Sekutu. Setelah beliau mengetahui berita tersebut beliau mendesak Sukarno-Hatta untuk mem- proklamasikan kemerdekaan Indonesia di luar rapat PPKI.
6 Laksamana Takasi Maeda.
Laksamana Maeda adalah seorang perwira penghubung Jepang. Beliau mendukung gerakan kemerdekaan Indonesia. Dukungannya telah tumbuh sejak beliau menjabat atase militer di Belanda. Di Belanda, beliau menjalin hubungan dengan sejumlah tokoh mahasiswa, misalnya Ahmad Subarjo. Beliau menjamin keselamatan perencanaan proklamasi. Perumusan teks Proklamasi dilakukan di rumah beliau. Karena dukungannya terhadap persiapan proklamasi kemerdekaan Indonesia, beliau ditangkap oleh Sekutu dan dipenjarakan di Gang Tengah.
Rangkuman :
Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 sangat penting bagi bangsa Indonesia. Proklamasi Kemerdekaan menjadi puncak perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan. Proklamasi Kemerdekaan juga menandai lahirnya Negara Indonesia.
Menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikuasai oleh Jepang. Namun kedudukan Jepang mulai terdesak oleh pasukan Sekutu. Akhirnya, Jepang menyerah tanpa syarat pada Sekutu pada tanggal 14 Agus- tus 1945. Ini merupakan kesempatan emas bagi Bangsa Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan.
Namun, untuk memproklamasikan kemerdekaan negara bukanlah hal yang mudah. Tokoh-tokoh bangsa golongan muda dan golongan tua berbeda pendapat tentang cara memproklamasikan kemerdekaan. Golongan muda menginginkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilakukan di luar rapat PPKI. Karena mereka menganggap bahwa PPKI adalah lembaga buatan Jepang. Sementara golongan tua berpendapat sebaiknya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilakukan dalam rapat PPKI. Hal ini dilakukan untuk menghindari pertumpahan darah. Perten- tangan kedua golongan memuncak pada peristiwa penculikan. Sukarno- Hatta diculik oleh para pemuda dan dibawa ke Rengasdengklok.
Namun akhirnya terjadi juga kesepakatan, Proklamasi Kemerdekaan akan dilakukan tanggal 17 Agustus 1945 di Jakarta. Naskah Proklamasi pun dirumuskan di rumah Laksamana Maeda oleh Sukarno, Hatta, dan Ahmad Subarjo. Konsep naskah proklamasi ditulis oleh Sukarno. Setelah itu naskah itu diketik oleh Sayuti Melik.
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilakukan di kediaman Sukarno, yaitu di Jalan Pegangsaan Timur No. 56. Sekitar pukul 10.00 Bung Karno di dampingi Bung Hatta memproklamasi kemerdekaan Indonesia. Setelah itu, dilakukan pengibaran Sang Saka Merah Putih diiringi nyanyian lagu Indonesia Raya.
Banyak tokoh dalam peristiwa Proklamasi 17 Agustus 1945, antara lain Sukarno, Hatta, Ahmad Subarjo, Maeda, Fatmawati, Syahrir, B. M. Diah, dan lain-lain. Mereka telah berjasa dengan caranya masing-ma- sing. Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus menghargai perjuang- an mereka memproklamasikan kemerdekaan negara kita.
SD KElas 5 IPS Bab 7 – Perjuangan Mempersiapkan Kemerdekaan Indonesia.
A Pendahuluan.
Pengalaman pahit hidup di bawah penjajahan bangsa asing menjadikan bangsa Indonesia bertekad merebut kemerdekaan. Perjuangan mewu- judkan kemerdekaan dilakukan dengan perjuangan fisik dan melalui or- ganisasi modern. Tanda-tanda terwujudnya cita-cita rakyat Indonesia untuk merdeka mulai tampak ketika Jepang terdesak oleh kekuatan Sekutu.
Kesempatan untuk memerdekakan diri benar-benar datang ketika terjadi kekosongan kekuasaan di Indonesia. Jepang telah menyerah kepada Se- kutu, sementara Sekutu belum tiba di Indonesia. Kesempatan emas ini digunakan oleh bangsa Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan. Sekitar tiga bulan sebelum proklamasi, wakil-wakil bangsa Indonesia telah berusaha merumuskan dasar bagi negara Indonesia merdeka.
Dalam bab ini kamu akan belajar tentang perjuangan mempersiapkan kemerdekaan Indonesia. Setelah mempelajari bab ini diharapkan kamu memiliki kemampuan sebagai berikut.
1 Menyebutkan tokoh-tokoh persiapan kemerdekaan.
2 Menceitakan perjuangan para tokoh mempersiapkan kemerdekaan.
3 Menyebutkan proses perumusan dasar Negara Indonesia.
4 Menampilkan perilaku menghargai hasil perjuangan para tokoh mem- persiapkan kemerdekaan Indonesia.
B Persiapan Kemerdekaan dan Proses Perumusan Dasar Negara.
Kemerdekaan telah diperjuangkan oleh bangsa Indonesia sejak lama. Hal ini nyata dari perjuangan para pahlawan untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi. Pada kongres Pemuda kedua tahun 1928, telah jelas arah pergerakan kebangsaan Indonesia. Banyak organisasi kebangsaan mempunyai tujuan mewujudkan Indonesia merdeka.
Ketika Jepang terdesak dalam perang Asia Timur Raya, tokoh-tokoh pergerakan semakin giat mempersiapkan kemerdekaan. Golongan muda dan tua sepakat untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Mes- kipun mereka berbeda pendapat mengenai cara dan waktu memprokla- masikan kemerdekaan. Kita akan membahasa usaha-usaha mempersiapkan kemerdekaan dan perumusan dasar negara.
B-1 Usaha mempersiapkan kemerdekaan.
Secara resmi persiapan kemerdekaan Indonesia dilakukan Badan Penye- lidik Usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Mari kita bahas keduanya.
a, Persiapan kemerdekaan oleh BPUPKI.
Perdana Menteri Jepang, Jenderal Kuniaki Koiso, pada tanggal 7 September 1944 mengumumkan bahwa Indonesia akan dimerdekakan kelak, sesudah tercapai kemenangan akhir dalam perang Asia Timur Raya. De- ngan cara itu, Jepang berharap tentara Sekutu akan disambut rakyat In- donesia sebagai penyerbu negara mereka. Pada tanggal 1 Maret 1945, Pemerintah Militer Jepang di Jawa, Kumakici Harada, mengumumkan pem- bentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indo- nesia (BPUPKI). Dalam bahasa Jepang disebut Dokuritsu Zumbi Coosakai. BPUPKI dibentuk untuk mempelajari dan menyelidiki hal-hal penting untuk mendirikan negara Indonesia merdeka.
BPUPKI resmi dibentuk pada tanggal 29 April 1945, bertepatan dengan ulang tahun kaisar Jepang. Dr. K.R.T Radjiman Wedyodiningrat ditunjuk menjadi ketua didampingi dua orang ketua muda, yaitu R.P Suroso dan Ichibangase. Selain menjadi ketua muda, R.P. Suroso juga diangkat menjadi kepala kantor tata usaha BPUPKI dibantu Toyohiko Masuda dan Mr. A.G. Pringgodigdo. Tanggal 28 Mei 1945, diadakan upacara pelantikan dan seka- ligus upacara pembukaan sidang pertama BPUPKI di gedung Chuo Sangiin (Gedung Pancasila sekarang). Berikut ini daftar nama anggota-anggota BPUPKI.
Susunan Keanggotaan BPUPKI.
Ketua : Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat.
Ketua Muda : R.P. Suroso.
Ketua Muda : Itibangase Yosio.
Anggota:
1, IR. Sukarno.
2, Mr. Muh Yamin.
3, Mr. Dr. R. Kusuma Atmaja.
4, R. Abdulrahim Pratalykrama.
5, M. Aris.
6, Ki Hajar Dewantara.
7, R.A.A. Wiranatakusuma.
8, Munandar.
9, Oei Tiang Tjoei.
10, DRS. Moh. Hatta.
11, R.M. Margono Joyohadikusumo.
12, K.H. Abdul Halim.
13, K.H. Masykur.
14, R. Sudirman.
15, Prof. Dr. P. A. H. Jayadiningrat.
16, Ki Bagus Hadikusumo.
17, B. P. H. Bintoro.
18, A. K. Muzakir.
19, B. P. H. Puruboyo.
20, Ny. Mr. Maria Ulfah Santoso.
21, R. M. T. A. Suryo.
22, R. Ruslan Wongsokusumo.
23, Mr. Susanto.
24, Ny. R.S.S. Sunarjo Mangunpespito.
25, Dr. R. Buntaran Martoatmo jo.
26, Liem Kun Hian.
27, Mr. J. Latuharhary.
28, Mr. R. Hindromartono.
29, R. Sukarjo Wiryopranoto.
30, Haji Ah. Sanusi.
31, A. M. Dasaad.
32, Mr. Tan Eng Hoa.
33, Oei Tjong Hauw.
34, H. Agus Salim.
35, M. Sutarjo Kartohadikusumo.
36, IR. R. M. P. Surahman Cokroadisuryo.
37, R.A.A. Sumitro Kolopaking Purbonegoro.
38, K.R.M.T.H. Wuryaningrat.
39, Mr. Achmad Subarjo.
40, Prof. Dr. Asikin Wijayakusuma.
41, Abikusno Cokrosuyoso.
42, Parada Harahap.
43, Mr. R.M. Sartono.
44, K.H.M. Mansur.
45, DRS. K.R.M.A. Sosrodiningrat.
46, Prof. Mr. Dr. Supomo.
47, Prof.Ir. R. Rooseno.
48, Mr. R. Singgih.
49, Mr. Suwandi.
50, K.H.A. Wahid Hasyim.
51, P. F. Dahler.
52, Dr. Sukiman.
53, Mr. K.R.M.T. Wongsonagoro.
54, R. Oto Iskandardinata.
55, A. Baswedan.
56, Abdul Kadir.
57, Dr. Samsi.
58, Mr. A.A. Maramis.
59, Mr. R. Samsudin.
60, Mr. R. Sastromulyono.
Selama berdiri BPUPKI mengadakan dua kali masa sidang resmi, yaitu:
1, Sidang resmi pertama.
Sidang resmi pertama berlangsung lima hari, yaitu 28 Mei sampai 1 Juni 1945. Pada masa sidang resmi pertama ini, dibahas dasar negara. Banyak anggota sidang yang memberikan pandangannya tentang ben- tuk negara dan dasar negara. Masa sidang pertama BPUPKI ini dikenang dengan sebutan detik-detik lahirnya Pancasila. Seluruh anggota BPUPKI yang berjumlah 62 orang ditambah 6 anggota tambahan berkumpul dalam satu ruang sidang.
2, Sidang resmi kedua.
Sidang resmi kedua berlangsung tanggal 10-17 Juli 1945. Sidang ini membahas bentuk negara, wilayah negara, kewarganegaraan, rancang- an undang-undang dasar, ekonomi dan keuangan, pembelaan negara, pendidikan dan pengajaran. Pada termin ini, anggota BPUPKI dibagi- bagi dalam panitia-panitia kecil. Panitia-panitia yang terbentuk antara lain Panitia Perancang Undang-Undang Dasar (diketuai Sukarno), Panitia Pembelaan Tanah Air (diketuai Abikusno Cokrosuyoso), dan Panitia Ekonomi dan Keuangan (diketuai Mohammad Hatta).
Di antara dua sidang resmi itu, berlangsung pula sidang tidak resmi yang dihadiri 38 orang. Sidang yang dipimpin Bung Karno ini membahas rancangan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yang kemudian di- bahas pada sidang resmi kedua BPUPKI (10-17 Juli 1945).
b. Persiapan kemerdekaan oleh PPKI
Setelah BPUPKI menyelesaikan tugas-tugasnya, pada 7 Agustus 1945 dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Badan ini bertu- gas mempersiapkan segala sesuatu yang menyangkut masalah ketata- negaraan bagi negara Indonesia baru. Badan ini beranggotakan 21 orang. Adapun yang ditunjuk sebagai ketua adalah IR. Sukarno, sedangkan wakil ketuanya DRS. Moh Hatta. Sebagai penasihat ditunjuk Mr. Ahmad Subarjo. Kemudian, anggota PPKI ditambah lagi sebanyak enam orang, yaitu Wira- natakusumah, Ki Hajar Dewantara, Mr. Kasman Singodimejo, Sayuti Melik, Iwa Kusumasumantri, dan Ahmad Subarjo.
Ketika PPKI terbentuk, keinginan rakyat Indonesia untuk merdeka sema- kin memuncak. Memuncaknya keinginan itu terbukti dengan adanya tekad dari semua golongan untuk segera memproklamasikan kemerdekaan In- donesia. Golongan muda menghendaki agar kemerdekaan diproklamasikan tanpa kerja sama dengan Jepang sama sekali, termasuk proklamasi kemer- dekaan dalam rapat PPKI. Ada anggapan dari golongan muda bahwa PPKI adalah badan bentukan Jepang. Di lain pihak PPKI adalah badan yang ada untuk menyiapkan hal-hal yang perlu bagi suatu negara. Dalam suasana seperti inilah PPKI bekerja sebagai badan yang bertugas menyiapkan ketatanegara- an Indonesia Baru.
Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
Ketua : IR. Sukarno.
Wakil : DRS. Moh. Hatta.
Anggota :
1, Supomo.
2, Radjiman.
3, Suroso.
4, Sutarjo.
5, W. Hasyim.
6, Ki Bagus Hadikusumo.
7, Oto Iskandardinata.
8, Abdoel Kadir.
9, Suryohamijoyo.
10, Puruboyo.
11, Yap Tjwan Bing.
12, Latuharhary.
13, Dr. Amir.
14, Abd. Abbas.
15, Muh. Hassan.
16, Hamidhan.
17, Ratulangie.
18, Andipangeran.
19, I Gusti Ktut Pudja.
Atas wewenang dan tanggung jawab sendiri sebagai proklamator Sukarno-Hatta mengangkat 9 anggota baru, yaitu:
1, R.A.A Wiranatakusuma.
2, Ki Hadjar Dewantara.
3, Mr. Kasman Singodimejo.
4, Sajuti Melik.
5, Iwa Kusuema Sumantri.
6, Achmad Subarjo.
7, Sukarni.
8, Khaerul Saleh.
9, Adam Malik.
Namun, Sukarni, Khaerul Saleh, dan Adam Malik menolak pengangkatan itu karena PPKI dianggap sebagai buatan Jepang.
PPKI baru dapat bersidang sehari se- telah proklamasi kemerdekaan. Selama terbentuk PPKI melakukan beberapa kali sidang.
1, Sidang pertama dilaksanakan tanggal 18 Agustus 1945, di Gedung Kesenian Jakarta. Pada sidang ini dihasilkan beberapa keputusan penting yang menyangkut kehidupan ketatanegara- an serta landasan politik bagi bangsa Indonesia yang merdeka, yaitu:
a, mengesahkan UUD1945 setelah mendapat beberapa perubahan pada pembukannya,
b, memilih presiden dan wakil pre- siden, yakni IR. Sukarno dan DRS. Moh. Hatta,
c, menetapkan bahwa Presiden un- tuk sementara waktu akan dibantu oleh sebuah Komite Nasional.
2, Sidang kedua dilakukan pada hari be- rikutnya, tanggal 19 Agutus 1945. Sidang hari kedua ini menghasilkan keputusan:
a, membentuk 12 departemen dan sekaligus menunjuk pemimpin- nya (menteri),
b, menetapkan pembagian wilayah negara Republik Indonesia men- jadi delapan provinsi dan sekaligus menunjuk gubernurnya,
c, memutuskan agar tentara kebangsaansegera dibentuk.
3.Sidang ketiga (20 Agustus 1945) PPKI membahas tentang Badan Peno- long Keluarga Korban Perang. Sidang ketiga PPKI menghasilkan delapan pasal ketentuan. Salah satu pasalnya, yakni pasal 2 berisi tentang pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR).
4, Sidang keempat dilakukan pada tanggal 22 Agustus 1945 membahas tentang:
a, Komite Nasional
b, Partai Nasional
c, Badan Keamanan Rakyat.
Pada tanggal 23 Agustus 1945, Presiden Sukarno dalam pidatonya menyatakan berdirinya tiga badan baru, yaitu Komite Nasional Indonesia (KNI), Partai Nasional Indonesia (PNI), dan Badan Keamanan Rakyat (BKR). Sejak dibentuknya lembaga-lembaga kenegaraan tersebut, berakhirlah tugas PPKI.
PPKI sangat berperan dalam penataan awal negara Indonesia. Walau- pun kelompok muda menganggap PPKI sebagai lembaga buatan Jepang, peran dan jasa badan ini tidak boleh kita lupakan. Anggota PPKI telah menjalankan tugas yang diembankan kepada mereka dengan sebaik- baiknya. Sampai akhirnya PPKI dapat meletakkan dasar-dasar ketatane- garaan bagi negara Indonesia yang baru saja berdiri.
2 Perumusan dasar negara.
Perumusan dasar negara untuk negara Indonesia yang akan berdiri dilakukan oleh BPUPKI. Mengapa sebuah negara perlu dasar? Bagaimana proses perumusan dasar negara kita? Mari kita bahas lebih lanjut.
a, Perlunya perumusan dasar negara.
Seperti sebuah rumah, negara memerlukan dasar atau landasan. Dasar yang kokoh memungkinkan rumah berdiri dengan mantap. Di atas dasar itulah, sebuah negara melakukan pembangunan menuju masyarakat makmur. Di atas dasar itulah kehidupan negara diatur dan diarahkan.
Mengingat begitu besar peran dasar negara bagi kelangsungan hidup suatu negara, maka dasar negara harus dirumuskan dan ditetapkan.
Hal-hal yang menjadi alasan mengapa suatu dasar negara perlu dirumuskan, antara lain:
1, Nilai-nilai kepribadian bangsa perlu dirumuskan secara resmi.
Semua bangsa di dunia ini mempunyai nilai-nilai kepribadian luhur. Nilai-nilai itu telah dihayati dari zaman ke zaman sebagai pandangan dan penghayatan hidup. Namun, nilai-nilai itu belum nyata jika belum dirumuskan secara resmi. Nilai-nilai Pancasila seperti pengakuan ada- nya Tuhan Yang Maha Esa, berperikemanusiaan, bela negara, musyawarah, hidup bersama dalam perbedaan, dan nilai-nilai lainnya telah ada sejak dahulu. Dengan perumusan dasar negara nilai-nilai itu diakui secara resmi.
2, Negara memerlukan dasar untuk melangkah maju.
Negara membutuhkan dasar untuk melandasi semua kegiatan kenega- raan yang akan dibuatnya. Semua kegiatan negara akan mendapatkan dasarnya jika sudah ada dasar negara yang dirumuskan dan dite- tapkan.
b, Perumusan dasar negara Indonesia.
Dasar negara menjadi salah satu agenda pembicaraan sidang pertama BPUPKI. Selama sidang pertama BPUPKI yang berlangsung dari tanggal 28 Mei sampai dengan 1 Juni 1945 ada tiga tokoh yang menawarkan konsep dasar negara, yaitu Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Supomo, dan IR. Sukarno.
1, Pada tanggal 29 Mei 1945 Mr. M. Yamin menawarkan lima asas dasar Negara Republik Indonesia sebagai berikut:
a, Peri Kebangsaan.
b, Peri Kemanusiaan.
c, Peri Ketuhanan.
d, Peri Kerakyatan.
e, Kesejahteraan yang berkebudayaan.
2, Dua hari kemudian, pada tanggal 31 Mei 1945, Prof. Dr. Mr. Supomo,
mengajukan dasar-dasar negara sebagai berikut:
a, Persatuan.
b, Kekeluargaan.
c, Keseimbangan lahir dan batin.
d, Musyawarah.
e, Keadilan rakyat.
3, IR. Sukarno mengusulkan konsep dasar negara dalam rapat BPUPKI tanggal 1 Juni 1945. Selain mengusulkan konsep dasar negara, Bung Karno juga mengusulkan nama bagi dasar negara yaitu Pancasila. Berikut ini lima dasar yang diusulkan oleh Bung Karno.
a, Kebangsaan Indonesia.
b, Internasionalisme atau perikemanusiaan.
c, Mufakat atau demokrasi.
d, Kesejahteraan sosial.
e, Ketuhanan Yang Maha Esa.
Setelah sidang pada tanggal 1 Juni 1945 itu, BPUPKI memasuki masa jeda. Sampai dengan saat itu belum ada rumusan dasar negara. Yang ada hanyalah usulan dasar negara Indonesia. Sebelum masuk masa jeda itu telah terbentuk sebuah panitia kecil yang diketuai IR. Sukarno, dengan anggota DRS. Mohammad Hatta, Sutarjo Kartohadikusumo, Wahid Hasjim, Ki Bagus Hadikusumo, Oto Iskandardinata, M. Yamin, dan A. A. Maramis. Panitia kecil ini bertugas menampung saran dari anggota BPUPKI.
Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Kecil mengadakan pertemuan de- ngan 38 anggota BPUPKI. Bung Karno menyebut pertemuan itu sebagai “rapat pertemuan antara Panitia Kecil dengan anggota BPUPKI.” Pertemuan itu menampung suara-suara dan usul-usul lisan dari anggota BPUPKI. Dalam pertemuan itu juga dibentuk Panitia Kecil lain, yang beranggota sembilan orang. Panitia ini dikenal dengan nama Panitia Sembilan. Anggota Panitia Sembilan terdiri dari IR. Sukarno, DRS. Moh. Hatta, Mr. M. Yamin, Mr. Ahmad Subarjo, Mr. A. A. Maramis, Abdulkadir Muzakir, Wahid Hasyim,
H. Agus Salim, dan Abikusno Cokrosuyoso. Mereka menghasilkan suatu rumusan pembukaan UUD yang menggambarkan maksud dan tujuan pem- bentukan negara Indonesia Merdeka. Rumusan itu disepakati dan ditanda- tangani bersama oleh anggota Panitia Sembilan. Rumusan Panitia Sembilan itu kemudian diberi nama Jakarta Charter atau Piagam Jakarta.
Rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta itu berbunyi:
1, Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan Syari’at Islam bagi peme- luk-pemeluknya.
2, Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3, Persatuan Indonesia.
4, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permu- syawaratan/perwakilan.
5, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Perumusan terakhir dasar negara dilakukan pada persidangan BPUPKI tahap kedua, yang dimulai pada tanggal 10 Juli 1945. Pada kesempatan itu, dibahas rencana UUD, termasuk pembukaan (preambule) oleh Panitia Perancang Undang-Undang Dasar yang diketuai oleh IR. Sukarno. Dalam rapat tanggal 11 Juli 1945, Panitia Perancang Undang-Undang Dasar me- nyetujui isi preambule yang diambil dari Piagam Jakarta. Panitia ini kemu- dian membentuk “Panitia Kecil Perancang Undang Undang Dasar” yang diketuai oleh Prof. Dr. Mr. Supomo dengan anggota Mr. Wongsonegoro, Mr. Ahmad Subarjo, Mr. A. A. Maramis, Mr. R. P. Singgih, H. Agus Salim, dan dr. Sukiman. Hasil perumusan panitia kecil disempurnakan bahasanya oleh sebuah “Panitia penghalus bahasa” yang terdiri dari Husein Jayadiningrat, Agus Salim, dan Supomo. Panitia ini juga bertugas menyem- purnakan dan menyusun kembali rancangan undang-undang dasar yang sudah dibahas itu.
Pembukaan serta batang tubuh rancangan UUD yang dihasilkan disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Namun, sebelum disah- kan Pembukaan UUD yang diambil dari Piagam Jakarta rumusan Panitia Sembilan mengalami perubahan. Pada tanggal 17 Agustus 1945 sore, se- orang opsir angkatan laut Jepang menemui DRS. Mohammad Hatta. Opsir itu menyampaikan keberatan dari tokoh-tokoh rakyat Indonesia bagian Timur atas kata-kata “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya,” dalam Piagam Jakarta. Sebelum rapat PPKI tanggal 18 Agustus 1945, DRS. Moh. Hatta dan IR. Sukarno meminta empat tokoh Islam, yakni Ki Bagus Hadikusumo, Wahid Hasyim, Mr. Kas- man Singodimejo, dan Mr. Teuku Moh. Hassan untuk membicarakan hal tersebut. Hal ini dilakukan untuk menghindari perdebatan panjang dalam rapat PPKI. Akhirnya mereka sepakat kata-kata yang menjadi ganjalan bagi masyarakat Indonesia Timur itu diubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa.”
Dengan demikian, rumusan dasar negara yang resmi bukan rumusan- rumusan individual yang dikemukakan oleh Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Supomo, maupun IR. Sukarno. Dasar negara yang resmi juga bukan rumusan Panitia Kecil. Pancasila Dasar Negara yang resmi adalah rumusan yang disahkan PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Rumusan itu berbunyi, sebagai berikut:
1, Ketuhanan Yang Maha Esa.
2, Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3, Persatuan Indonesia.
4, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusya- waratan/perwakilan.
5, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
C Tokoh-tokoh Persiapan Kemerdekaan.
1, Mengenal tokoh-tokoh persiapan kemerdekaan.
Ada banyak tokoh yang berperan dalam usaha persiapan kemerdekaan. Tentu saja kita tidak akan dapat membahas semua tokoh dan perannya dalam persiapan kemerdekaan. Berikut ini akan dibahas beberapa tokoh persiapan kemerdekaan, yaitu:
a, IR. Sukarno (1901-1970).
Sukarno dilahirkan tanggal 6 Juni 1901. Beliau menjadi tokoh penting dalam persiapan kemerdekaan Indonesia. Pada tahun 1928 beliau mendirikan Partai Nasional Indonesia. Pada tahun 1930-an, karena perjuangannya beliau sering masuk penjara dan harus menjalani hidup di pengasingan.
Menjelang kemerdekaan, beliau menjadi anggota BPUPKI dan menjadi ketua PPKI. Sumbangan pemikiran dan perannya dalam kedua badan ini sangat menonjol. Pada tanggal 1 Juni 1945 beliau menyampaikan usul dasar-dasar negara dalam sidang BPUPKI. Beliau juga yang mengusulkan nama Pancasila bagi dasar negara Indonesia.
Bersama dengan Bung Hatta, sebagai wakil rakyat Indonesia beliau memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Pada tahun 1948 bersama dengan para pemimpin bangsa Indonesia lainnya, beliau diasingkan ke Bangka. Pada tahun 1949 beliau dipulangkan ke Yogyakarta dan dipilih menjadi presiden RIS.
Beliau menyerahkan pemerintahan kepada Jenderal Suharto pada tanggal 20 Februari 1967. Pada tanggal 21 Juni 1970 beliau wafat di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Subroto Jakarta setelah menderita sakit ginjal agak lama. Bung Karno dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.
b, Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat (1879-1952).
Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat adalah seorang dokter dan tokoh pergerakan. Peran beliau sangat menonjol menjelang kemerdekaan Indonesia. Khususnya ketika bangsa kita sedang merumuskan dasar- dasar negara.
Beliau masuk Budi Utomo sejak organisasi itu berdiri. Beliau termasuk anggota Volksraad angkatan pertama ketika lembaga ini dibentuk oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1918. Beliau menjadi anggota Volksraad hingga tahun 1931. Pada zaman pendudukan Jepang, beliau menjadi anggota Dewan Pertimbangan Daerah Madiun, kemudian ditarik ke pusat menjadi anggota Dewan Petimbangan Pusat. Setelah Putera terbentuk, beliau duduk dalam Majelis Pertimbangan. Puncak peranannya terjadi ketika beliau menjadi ketua BPUPKI menjelang kemerdekaan Indonesia.
c, Prof. Dr. Mr. Supomo (1903-1958).
Supomo dilahirkan di Sukoharjo, Solo. Setelah tamat dari Sekolah Tinggi Hukum, beliau melanjutkan studi ke Universitas Leiden, Belanda, dan memperoleh gelar doktor di sana. Sekembalinya di tanah air, beliau bekerja di Pengadilan Negeri Yogyakarta.
Supomo terpilih menjadi anggota BPUPKI dan PPKI. Beliau sangat ber- peran dalam perumusan UUD 1945. Sebagai seorang ahli hukum, beliau menjadi anggota tim perumus Undang-Undang Dasar. Beliau juga meng- usulkan dasar-dasar negara pada rapat BPUPKI tanggal 31 Mei 1945. Se- telah Indonesia merdeka, beliau menjadi menteri kehakiman. Sesudah pengakuan kedaulatan (1949) beliau kembali menduduki jabatan itu.
Beliau terlibat aktif dalam dunia pendidikan. Beliau merintis pendirian Universitas Gajah Mada dan menjadi salah satu guru besar dalam univer- sitas tersebut. Beliau juga pernah menjabat rektor Universitas Indonesia.
d, Mohammad Hatta (1902-1980).
Mohammad Hatta lahir di Bukit Tinggi, 12 Agustus 1902. Ketika menjadi mahasiwa di Belanda beliau sudah aktif dalam gerakan mahasiswa nasio- nalis. Sepulang dari Belanda beliau bergabung dengan PNI. Tahun 1934 beliau ditangkap dan dimasukkan penjara kemudian dibuang ke Digul.
Menjelang kemerdekaan, beliau terpilih menjadi anggota BPUPKI. Perannya sangat besar. Beliau masuk dalam Panitia Sembilan yang meng- hasilkan Piagam Jakarta. Bersama dengan Bung Karno, beliau memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Setelah Indonesia merdeka beliau mendampingi Bung Karno menjadi wakil presiden.
Pada tahun 1956 beliau mengundurkan diri dari jabatan wakil presiden. Setelah itu, beliau mengabdikan diri sebagai guru besar ilmu ekonomi di Universitas Indonesia. Setelah pemerintahan Bung Karno runtuh beliau diangkat menjadi penasihat khusus dan beberapa kali menjadi ketua misi internasional. Beliau wafat di Jakarta pada tanggal 14 Maret 1980.
e, Muhammad Yamin (1903 – 1962).
Muhammad Yamin adalah seorang ahli hukum, tokoh pergerakan kemerdekaan, penyair angkatan Pujangga Baru, dan penggali sejarah Indonesia. Sejak muda beliau sudah berkecimpung dalam kegiatan organisasi. Bersama Bung Hatta ia mendirikan Jong Sumatranen Bond. Dalam gerakan politik ia mula-mula bergabung dengan Partindo.
Menjelang kemerdekaan Indonesia, beliau terpilih menjadi anggota BPUPKI. Beliau salah seorang yang mengajukan usul dasar negara dalam rapat BPUPKI tanggal 29 Mei 1945. Beliau juga menjadi anggota Panitia Kecil yang merumuskan Piagam Jakarta.
Ketika Indonesia merdeka beliau beberapa kali memangku jabatan menteri dan menjadi anggota DPR/MPRS. Sebagai sastrawan beliau me- nulis banyak karya sastra yang meliputi sajak dan naskah drama. Studi sejarahnya menghasilkan karya seperti “Gajah Mada”, “Sejarah Peperangan Diponegoro”, dan lain-lain.
f, Ahmad Subarjo (1896-1978).
Ahmad Subarjo adalah pejuang kemerdekaan dari golongan tua. Semasa kuliah beliau giat dalam Perhimpunan Indonesia. Menjelang pro- klamasi kemerdekaan, ia duduk dalam keanggotaan BPUPKI. Beliau juga termasuk dalam Panitia Sembilan yang menghasilkan Piagam Jakarta. Perannya yang sangat penting adalah menjadi penengah antara golongan muda dan Sukarno dalam peristiwa Rengas Dengklok.
Setelah Indonesia merdeka, ia diangkat sebagai Menteri Luar Negeri RI dalam Kabinet Presidensial. Setelah penyerahan kedaulatan, Subarjo beberapa kali diangkat sebagai anggota delegasi Indonesia dalam perun- dingan dengan sejumlah pemerintah asing. Setelah tidak aktif dalam bidang diplomasi dan pemerintahan, beliau memberi kuliah di berbagai universi- tas, antara lain di Universitas Indonesia.
2 Menghormati usaha para tokoh dalam mempersiapkan kemerdekaan.
Kita pantas menghargai usaha tokoh-tokoh bangsa dalam mempersiap- kan kemerdekaan kita. Berkat usaha mereka, kita dapat hidup di alam merdeka dan menikmati sistem ketatanegaraan yang mereka perjuangkan. Bentuk penghormatan kepada mereka dapat kita ungkapkan dengan me- ngenang jasa-jasa mereka. Kita juga bisa berziarah ke makam mereka da berdoa untuk mereka.
Bentuk penghargaan yang tak kalah penting adalah mencontoh sikap- sikap positif yang mereka tunjukkan dan meneruskan perjuangan mereka. Sikap positif tokoh-tokoh bangsa yang patut kita contoh antara lain:
1, Rela berjuang demi bangsa dan negara.
2, Berpendirian tetapi juga menghormati pendapat orang lain. Para tokoh bangsa terkenal memegang teguh pendapat dan memperjuangkan pen- dapatnya. Namun, ketika suatu kesepakatan bersama telah diambil dengan lapang dada mereka menerima keputusan itu.
Karya mereka membangun dasar negara harus kita teruskan agar sendi- sendi negara ini makin kokoh. Undang-Undang Dasar 1945 yang mereka hasilkan merupakan karya yang amat mengagumkan. Namun demikian, seiring dengan perkembangan zaman undang-undang dasar itu ternyata dirasa perlu untuk disempurnakan. Maka kita mengenal adanya aman- demen terhadap UUD 1945. Usaha ini harus tetap kita lakukan agar tercipta suatu sistem yang lebih baik. Ini menjadi tugas kita sekarang sebagai generasi penerus bangsa.
Ada banyak hal yang harus dipersiapkan ketika sebuah negara baru berdiri. Tugas berat ini diemban oleh pemimpin-pemimpin bangsa yang duduk menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
BPUPKI bertugas mempelajari dan meneyelidiki hal-hal penting un- tuk mendirikan Indonesia merdeka. BPUPKI diketuai oleh Dr. K.R.T Rajiman Wedyodiningrat. BPUPKI mengadakan dua kali masa sidang resmi. Selama masa ini, dengan sungguh-sungguh memikirkan bentuk negara yang akan segera berdiri. BPUPKI akhirnya menghasilkan Ran- cangan Undang-Undang Dasar 1945.
PPKI dibentuk setelah BPUPKI menyelesaikan tugasnya. PPKI dike- tuai oleh IR. Sukarno. Lembaga ini bertugas mempersiapkan segala se- suatu berkaitan dengan masalah ketatanegaraan bagi Indonesia baru. PPKI melakukan beberap kali persidangan. Hasil persidangan PPKI, antara lain: mengesahkan UUD 1945, memilih Presiden dan Wakil Pre- siden, membentuk 12 departemen, dan menetapkan pembagian wila- yah negara RI menjadi 8 provinsi.
Bentuk negara dan dasar negara dibahas secara sungguh-sungguh oleh anggota BPUPKI dan PPKI. Banyak tokoh yang mengusulkan ben- tuk negara. Selain itu, ada tiga tokoh yang mengusulkan dasar negara, yaitu Mohammad Yamin, Supomo, dan Sukarno. Nama “Pancasila” un- tuk dasar negara diusulkan oleh IR. Sukarno.
Rumusan dasar negara, Pancasila, terdapat dalam Pembukaan Un- dang-Undang Dasar 1945. Rumusan itu bukan rumusan dasar negara yang diusulkan Mohammad Yamin, Supomo, maupun Sukarno. Rumus- an dasar negara dalam Pembukaan UUD 1945 berbunyi:
1, Ketuhanan Yang Maha Esa.
2, Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3, Persatuan Indonesia.
4, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam per- musyawaratan/perwakilan.
5, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
SD Kelas 5 Bab-5 Macam-macam Usaha dan kegiatan Ekonomi di Indonesia.
A, Pendahuluan.
Coba ceritakan usaha apa saja yang ada di lingkungan tempat ting- galmu? Apakah ada orang yang menanam padi di lingkungan tempat tinggalmu? Apakah ada tetanggamu yang menjadi dokter? Apakah ada salon kecantikan di dekat rumahmu? Apakah tetanggamu ada yang mem- buka warung? Bertani, praktik sebagai dokter, membuka salon kecantikan, dan berdagang adalah bentuk-bentuk usaha atau kegiatan ekonomi.
Dalam bab ini kamu akan mempelajari jenis-jenis usaha dan kegiatan ekonomi yang ada di negara kita. Setelah mempelajari bab ini diharapkan kamu memiliki kemampuan sebagai berikut.
1, Menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi.
2, Menyebutkan macam-macam usaha yang ada di lingkungan sekitar.
3, Menyebutkan dan menjelaskan macam-macam usaha dan kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia.
Tampak gambar peternakan, tampak gambar perikanan, pertanian dan warung kelontong.
B, Jenis-jenis Usaha Ekonomi.
Ada bermacam-macam usaha untuk mencukupi kebutuhan hidup. Pada bagian ini kita akan membicarakan pengertian kegiatan atau usaha eko-nomi, jenis-jenis usaha dalam kegiatan ekonomi, dan usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan yang dikelola kelompok.
B-1, Pengertian kegiatan ekonomi.
Kembali ke Kegiatan 1 di atas. Kegiatan-kegiatan yang kamu lihat dalam gambar tersebut termasuk kegiatan ekonomi. Untuk mencukupi kebutuhan-nya sehari-hari orang melakukan usaha yang berbeda-beda. Jenis usaha yang dijalankan orang sesuai dengan bakat dan keterampilan yang dimiliki. Dalam gambar Kegiatan 1, tampak kegiatan sebagai pedagang, nelayan, peternak, dan petani. Coba perhatikan kegiatan or- ang-orang di sekitar kamu, apa saja pekerjaan mereka?
Untuk apa orang bekerja? Pada dasarnya, orang mempunyai tujuan yang sama ketika bekerja, yaitu untuk mendapatkan uang atau penghasilan. Penghasilan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Maka kita dapat menyimpulkan apa yang dimaksudkan dengan kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Dalam kehidupan sehari-hari tak seorang pun dapat membuat semua barang yang dibutuhkannya. Oleh sebab itu ada kerja sama antara orang yang satu dengan orang lainnya. Kerja sama itu saling melengkapi. Ada orang yang bekerja sebagai petani yang memproduksi bahan pangan. Ada yang membuat pakaian untuk dijual dan diperdagangkan, dan seterusnya.
B-2 Jenis-jenis usaha dalam bidang ekonomi.
Tanah air kita kaya dan luas. Ada banyak potensi bidang usaha di ta- nah air kita. Berikut ini kita akan membahas aneka bidang usaha, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, pertambangan, perindustrian, perdagangan, dan pariwisata.
a, Pertanian.
Negara kita adalah negara agraris. Berbagai jenis tanaman dapat tumbuh. Hasil tanah pertanian Indonesia, antara lain padi, jagung, ubi, tembakau, kelapa sawit, karet, cengkeh, palm, kopi, cendana, kayu putih, lada, dan teh.
Upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dilakukan dengan cara in- tensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi. Mari kita pelajari apa maksudnya.
1, Intensifikasi Pertanian :
Ialah upaya untuk meningkatkan hasil pertanian tanpa memperluas lahan pertanian yang telah ada. Upaya intensifikasi dilaku- kan dengan cara penggunaan pupuk, bibit unggul, pengairan, pe- meliharaan, dan penyuluhan. Intensifikasi lebih dikenal dengan nama pancausaha tani.
Untuk keperluan irigasi pertanian, pemerintah membangun waduk. Air yang ditampung di waduk dialirkan ke lahan pertanian. Di Bali, ada organisasi masyarakat yang khusus mengatur pengairan sawah yang disebut subak. Anggota subak adalah kelompok pemakai air.
2, Ekstensifikasi Pertanian :
adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan memperluas lahan pertanian. Perluasan lahan pertanian di Pulau Jawa sudah tidak memungkinkan lagi. Oleh karena itu, perluasan lahan per- tanian dilaksanakan di luar Pulau Jawa. Pemerintah melakukan kegiatan transmigrasi ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
3, Diversifikasi Pertanian :
adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan pertanian. Diversifikasi tanaman dilakukan agar pertanian tidak hanya menghasilkan satu jenis tanaman. Contoh diversifikasi pertanian adalah sistem tumpang sari yaitu menanam beberapa jenis tanaman secara bersamaan pada lahan yang sama. Misalnya, menanam secara bersama-sama ubi kayu, ke- delai, dan jagung. Diversifikasi dapat dilakukan di antara dua musim tanam atau pada satu musim secara bersamaan.
4, Rehabilitasi Pertanian :
adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbarui cara-cara pertanian yang ada atau mengganti tanaman tidak produktif lagi. Upaya-upaya ini misalnya memperbaiki sawah ta- dah hujan menjadi sawah irigasi, mengganti tanamannya sudah tua dengan tanaman baru, dan mengganti tanaman yang tidak mengun- tungkan dengan tanaman yang lebih menguntungkan.
b, Perkebunan.
Perkebunan merupakan usaha penanaman lahan dengan tanaman- tanaman keras. Ada dua macam perkebunan, yaitu perkebunan rakyat dan perkebunan besar. Perkebunan rakyat adalah perkebunan yang dikelola oleh rakyat. Perkebunan besar biasanya dikelola oleh pemerintah atau peru- sahaan perkebunan. Perkebunan besar biasanya menanam karet, kelapa, kelapa sawit, dan tebu. Hasil perkebunan ini lebih ditujukan untuk ekspor sehingga dapat menghasilkan devisa bagi negara.
Tanaman perkebunan dapat digolongkan ke dalam dua golongan, yaitu tanaman musiman dan tanaman tahunan.
1.Contoh tanaman perkebunan musiman atau berumur pendek adalah tebu, tembakau, dan rosela.
2.Contoh anaman perkebunan tahunan atau berumur panjang atau ta- hunan adalah teh, kopi, cengkeh, lada, karet, kelapa, dan kelapa sawit.
Usaha untuk meningkatkan hasil perkebunan dilakukan dengan cara pembukaan perkebunan baru, pemeliharaan tanaman perkebunan, pem- berian modal, kegiatan penyuluhan lapangan tentang perkebunan atau tanaman tertentu. Salah satu model pengembangan perkebunan adalah Perkebunan Inti Rakyat (PIR).
c, Peternakan.
Peternakan adalah usaha memelihara binatang peliharaan yang diambil manfaatnya. Usaha peternakan dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu peternakan hewan besar, peternakan hewan kecil, dan peternakan unggas.
1, Contoh peternakan hewan besar adalah peternakan sapi, kerbau, dan kuda. Peternakan hewan besar banyak dilakukan di daerah dengan padang rum- put yang luas. Contohnya di Nusa Tenggara Timur.
2.Contoh peternakan hewan kecil adalah peternakan kambing, domba, kelinci, dan babi.
3.Contoh peternakan unggas ada- lah peternakan ayam, itik, entok, dan burung.
Keadaan alam di Nusa Tenggara Timur dengan padang rumput luas cocok untuk peternakan hewan besar seperti sapi, kuda, dan kerbau.
Peternakan di Indonesia ada yang dikelola secara kecil-kecilan dan ada juga yang dikelola secara besar-besaran. Peternakan kecil-kecilan di- lakukan di rumah-rumah penduduk, contohnya peternakan ayam, kambing, kerbau, dan kelinci. Peternakan besar-besaran biasanya dilaksanakan oleh pemerintah dan pengusaha swasta.
Usaha peternakan menghasilkan daging, telur, susu, dan kulit. Peme- rintah membantu memajukan usaha peternakan. Upaya pemerintah me- majukan hasil peternakan, antara lain dengan memberikan bantuan bibit unggul, terutama untuk ternak sapi, menyediakan pakan ternak, mendirikan laboratorium penyelidikan penyakit hewan, dan memberikan penyuluhan kepada para peternak. Penyuluhan antara lain berupa penjelasan tentang cara-cara melakukan pembuahan buatan.
d, Perikanan.
Usaha perikanan dibedakan menjadi perikanan darat dan perikanan laut. Mari kita bahas lebih lanjut.
1, Perikanan darat adalah usaha memelihara dan menangkap ikan di per- airan darat. Perikanan darat meliputi perikanan air tawar dan perikanan air payau.
a, Perikanan air tawar diusahakan di sungai, danau, rawa, waduk, atau bendungan di lembah-lembah sungai dan empang, serta sa- wah yang digenangi air selama tanaman padi masih muda.
b, Perikanan air payau diusahakan di tambak-tambak yang terdapat di tepi pantai.
2, Perikanan air laut adalah usaha menangkap ikan di pantai atau di laut dan pembudidayaan ikan laut dalam tambak-tambak. Di Indonesia, usa- ha penangkapan ikan laut banyak dilakukan oleh nelayan tradisional. Lahan perikanan air laut di Indonesia sangat luas. Pada musim ikan hasil tangkapan para nelayan akan berlimpah ruah sehingga harga di pelelangan ikan akan merosot.
Selain ikan, laut juga mengha- silkan mutiara, udang, rumput laut, dan garam. Hasil-hasil itu digunakan untuk memenuhi keperluan pen- duduk dan sebagai bahan ekspor. Ekspor hasil laut Indonesia yang terkenal adalah udang. Produksi udang dilakukan dengan membuat tambak udang.
e, Kehutanan.
Hutan Indonesia sangat luas. Hasil-hasil hutan, antara lain kayu, rotan, damar, dan kemenyan. Selain hasil-hasil tersebut, hutan mem- punyai fungsi penting, yaitu menjaga keseimbangan alam. Pepohonan yang tumbuh di hutan membantu peresapan air ke dalam tanah. Dengan demikian bisa menghindari terjadinya banjir. Selain itu, hutan menjadi tempat hidup serta ber- kembangnya berbagai satwa. Oleh karena itu, hutan tidak boleh dirusak dan harus diremajakan. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga agar hutan tidak rusak adalah mencegah penebangan liar dan mengadakan reboisasi atau peremajaan hutan.
Pusat pengolahan sumber daya hutan terutama kayu, terdapat hampir di setiap daerah. Pusat pengolahan kayu di Jawa terutama kayu jati terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Daerah penghasil kayu hutan adalah Kalimantan, Sumatera, dan Papua.
f, Pertambangan.
Indonesia memiliki berbagai macam mineral. Usaha untuk mengolah atau memanfaatkan mineral demi kesejahteran manusia disebut pertam- bangan. Mineral ini berada di dalam perut bumi. Untuk mendapatkannya perlu dilakukan penggalian atau penambangan.
Barang tambang dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1, Bahan tambang mineral logam. Contohnya adalah timah, bauk- sit, besi, nikel, tembaga, dan emas.
2, Bahan tambang bukan logam. Contohnya adalah keramik, be- lerang, gibs, dan marmer.
3, Bahan tambang sumber energi. Contohnya adalah minyak bu- mi, batubara, dan gas.
Pengolahan minyak bumi dan gas bumi Indonesia dilakukan oleh Pertamina (Perusahaan Tambang Minyak Nasional). Selain itu, di-lakukan oleh usaha patungan Indonesia dan negara Inggris, Amerika, dan Belanda melalui perusahaan Caltex, Stanvac, atau Arco.
Gas bumi terletak di atas minyak karena berat jenisnya lebih ringan. Gas bumi pertama-tama dibor, kemudian diproses untuk menjadi cair. Setelah menjadi cair, bahan ini dikenal dengan nama Liquitied Petroleum Gas (LPG atau dibaca elpiji).
Batubara berasal dari tumbuh-tumbuhan yang membatu dan terjadi dalam jutaan tahun. Persediaan batubara di negara kita sangat besar. Kebanyakan batubara di negara kita termasuk batubara muda.
Batubara digunakan untuk bahan bakar dan keperluan industri, seperti:
1, peleburan bijih besi,
2, peleburan nikel,
3, bahan pembuat semen, dan
4, pembangkit tenaga listrik.
Ada dua jenis timah di Indonesia, yaitu timah putih dan timah hitam.
Timah digunakan untuk bermacam-macam keperluan, antara lain:
1, melapisi seng dan logam agar tidak mudah berkarat,
2, pembuatan tube,
3, mematri,
4, kertas timah, dan
5, peluru.
Tembaga telah lama digunakan manusia. Bijih tembaga dilebur terlebih dahulu sebelum diekspor. Tembaga diolah menjadi:
1, peralatan listrik,
2, kuningan, dan
3, Perunggu.
Logam emas merupakan cadangan kekayaan bagi suatu negara. Emas dan perak digunakan untuk membuat:
1, perhiasan seperti kalung dan cincin,
2, uang logam, dan
3, barang-barang barang kerajinan.
g, Perindustrian.
Industri adalah usaha atau kegiatan untuk mengubah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau barang jadi. Bahan mentah berasal dari sumber daya alam. Industri dilakukan untuk meningkatkan mutu atau nilai suatu barang. Usaha industri dapat dilakukan oleh perorangan, kelompok, atau suatu perusahaan, baik pemerintah maupun swasta. Contoh industri adalah pengolahan ikan menjadi ikan kaleng, karet menjadi ban, dan sebagainya.
Industri dikelompokkan menjadi industri rumah tangga, industri kecil, industri sedang, dan industri besar.
Ciri-ciri industri kecil atau rumah tangga, antara lain:
1, dilakukan sebagai usaha sampingan,
2, menggunakan peralatan sederhana,
3, membutuhkan modal kecil, dan
4, memerlukan banyak pekerjaan tangan.
Ciri-ciri industri sedang antara lain:
1, modalnya relatif besar,
2, menggunakan peralatan dan teknologi modern,
3, menggunakan tenaga ahli dan teknisi terampil.
Ciri-ciri industri besar antara lain:
1, modal besar,
2, menggunakan peralatan berteknologi modern .
3, tenaga ahli berketerampilan tinggi,
4, memiliki organisasi kerja dan pembagian tugas yang jelas, dan
5, proses produksi dilakukan siang dan malam hari secara terus-menerus.
h, Perdagangan.
Perdagangan adalah kegiatan yang bertujuan menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Barang-barang yang diperdagangkan merupakan hasil-hasil pertanian, peternakan, perikanan, hutan, dan barang- barang hasil industri. Perdagangan muncul karena kemampuan manusia, daerah, atau negara menyediakan baran kebutuhan terbatas. Akibatnya, terjadi saling ketergantungan.
Contoh : Pasar apung di Banjar, Kalimantan. Usaha perdagangan berfungsi menyampaikan barang-barang kebutuhan dari produsen ke konsumen.
i, Pelayanan jasa pariwisata.
Para pedagang memperoleh ke- untungan dari selisih harga ketika melakukan pembelian dan penjualan. Berdasarkan jumlah barang yang diperjualbelikan, usaha perda- gangan dibedakan menjadi tiga, yaitu perdagangan golongan kecil, sedang, dan besar.
Selain perdangan antar peda- gang dalam satu negara, ada juga perdagangan antar negara. Kegiat- an perdagangan antarnegara di- sebut ekspor-impor. Ekspor adalah usaha mengirim dan menjual ba- rang keluar negeri. Impor adalah usaha memasukkan dan membeli barang dari luar negeri.
i. Pelayanan jasa pariwisata.
Pariwisata adalah kegiatan bepergian dari tempat tinggal ke tempat wisata dengan tujuan rekreasi. Orang yang melakukan pariwisata disebut wisatawan. Ada wisatawan Nusantara atau wisatawan domestik dan wisa- tawan manca negara (luar negeri).
Indonesia memiliki banyak sekali objek wisata. Objek wisata itu bisa berupa pemandangan alam maupun budaya. Objek wisata dapat berupa pemandangan alam dan budaya. Contoh objek wisata alam adalah pegu- nungan, pantai, danau, suaka alam, flora, dan fauna. Contoh objek wisata budaya adalah candi, upacara adat, dan kesenian daerah.
Usaha-usaha dalam bidang jasa pariwisata antara lain sebagai berikut.
1, Pengelola jasa penginapan seperti hotel dan losmen.
2, Industri dan penjualan barang-barang suvenir atau cinderamata.
3, Penyedia jasa pemandu wisata.
4, Penyedia jasa transportasi wisata.
3, Usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan yang dikelola kelompok.
Usaha-usaha dalam bidang ekonomi ada yang dikelola sendiri, dan ada juga yang dikelola secara berkelompok. Mari kita bahas lebih lanjut.
3a, Usaha ekonomi yang dikelola sendiri.
Usaha ekonomi yang dikelola perse- orangan atau diusahakan sendiri biasanya modalnya yang terbatas. Contoh-contoh usaha ekonomi yang dikelola perorangan antara lain sebagai berikut.
1, Usaha pertanian :
Kebanyakan usaha dalam bidang per- tanian dilakukan secara perseorangan. Usaha pertanian biasanya dilakukan dengan modal yang terbatas. Seorang petani biasanya mengolah dan meng- garap lahan yang terbatas. Hanya sedikit saja usaha pertanian yang dilakukan secara besar-besaran.
2, Industri kecil :
Industri-industri kecil yang berupa in- dustri rumah tangga biasanya dikelola secara perseorangan. Contoh industri kecil ini adalah usaha kerajinan, misal- nya industri pembuatan mebel seperti meja, kursi, lemari, industri keramik, kerajinan anyaman, tembikar, dan lain- lain.
3, Usaha perdagangan :
Usaha perdagangan yang dikelola seca- ra perseorangan biasanya perdagangan dalam jumlah kecil sampai menengah. Termasuk dalam usaha perdagangan antara lain: usaha membuka toko kecil, membuka warung, penjaja keliling, yang dikelola sendiri, bertani (1), industri pembuatan kompor (2), dan membuka bengkel (3). pedagang kaki lima, pedagang di lapak-lapak pasar, pedagang hasil bumi, dan lain-lain.
4, Usaha jasa.
Banyak usaha jasa yang dikelola secara perorangan. Contoh usaha jasa yang dikelola perorangan adalah: usaha salon, bengkel, foto kopi, tukang cukur, tukang pijit, dan lain-lain.
3b Usaha ekonomi yang dikelola kelompok.
Usaha ekonomi yang dikelola secara berkelompok adalah usaha yang dijalankan secara bersama-sama, baik dalam hal modal, pengelolaan, maupun dalam hal bagi hasil. Contoh usaha ekonomi yang dikelola secara bersama-sama, antara lain firma, CV, PT, BUMN, Perusahaan Daerah, dan Koperasi.
1, Firma :
Firma adalah perusahaan yang didirikan oleh sedikitnya dua orang. Biasanya pendiri firma adalah orang-orang yang sudah saling kenal. Setiap anggota firma mempunyai hak untuk bertindak atas nama firma. Risiko tindakan anggota firma ditanggung bersama.
2, CV (Commanditaire Vennotschaap/Persekutuan Komanditer) :
CV adalah perusahaan yang didirikan oleh satu orang pengusaha atau lebih dengan modal dari pengusaha itu dan dari beberapa penanam modal. Pengusaha menjadi pimpinan perusahaan dan bertanggung jawab atas kelangsungan hidup perusahaan. Para penanam modal mempercayakan pengelolaan CV kepada pengusaha. Sebuah perusa- haan yang berbentuk CV bisa dikembangkan dari firma. Hal ini terjadi bila sebuah firma ingin mengembangkan usaha dan membutuhkan tambahan modal.
3, PT (Perseroan Terbatas) :
PT adalah perusahaan yang modalnya diperoleh dari penjualan saham. Saham adalah surat berharga sebagai tanda keikutsertaan mena- namkan modal dalam perusahaan. Setiap saham memiliki nilai nominal. Nilai nominal adalah nilai yang tercantum dalam saham. Saham diperjualbelikan di pasar modal. Pemilik saham akan mendapatkan deviden. Deviden adalah laba perusahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham.
4, BUMN (Badan Usaha Milik Negara) :
BUMN atau perusahaan negara adalah perusahaan yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara. Ada tiga bentuk perusahaan negara, yaitu:
a, Perusahaan Jawatan (Perjan);
b, Perusahaan Umum (Perum); dan
c, Perusahaan Perseroan (Per- sero).
5, Perusahaan Daerah :
Perusahaan daerah adalah perusahaan yang modalnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Tujuan pendirian perusahaan daerah antara lain sebagai berikut.
a,Turut melaksanakan pembangunan ekonomi daerah dan pemba- ngunan ekonomi nasional.
b,Memenuhi kebutuhan rakyat dan menyediakan lapangan kerja dalam rangka menuju masyarakat adil dan makmur.
Perusahan daerah dipimpin oleh staf direksi yang jumah dan ang- gotanya ditetapkan dalam peraturan pendiriannya. Anggota staf direksi diangkat dan diberhentikan oleh Kepala Daerah atas persetujuan DPRD.
6, Koperasi :
Koperasi adalah usaha bersama dalam bidang ekonomi. Kerjasama dalam koperasi berdasarkan prin- sip saling membutuhkan dan ke- samaan kebutuhan anggotanya. Di Indonesia ada lima bentuk kope- rasi, yaitu Koperasi Konsumsi, Koperasi Simpan Pinjam, Koperasi Produksi, Koperasi Jasa, dan Koperasi Serba Usaha.
a, Koperasi Konsumsi adalah koperasi yang menjalankan usaha penyediaan berbagai barang untuk memenuhi ke- butuhan sehari-hari, seperti beras, gula, sabun, minyak goreng, perkakas rumah tangga, dan barang-barang elektronik. Tujuannya pembentukan koperasi konsumsi adalah memenuhi kebutuhan anggotanya akan barang- barang konsumsi dengan harga dan mutu yang layak.
b, Koperasi Simpan Pinjam atau Koperasi Kredit adalah koperasi koperasi yang bergerak dalam usaha simpanpinjam. Koperasi ini menerima simpanan dari anggota. Uang yang terkumpul disalurkan kepada anggota dalam bentuk pinjaman. Contoh Koperasi Sim- pan Pinjam adalah KUD, Bukopin, dan Bank Koperasi Pasar.
c, Koperasi Produksi adalah koperasi yang bergerak dalam bidang produksi barang-barang. Produksi barang-barang tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama ataupun sendiri-sendiri. Contoh Koperasi Produksi antara lain koperasi peternakan sapi, koperasi pengusaha tahu dan tempe, koperasi pengusaha batik, dan kope- rasi pertanian.
d, Koperasi Jasa adalah koperasi yang bergerak di bidang penyediaan jasa tertentu bagi para anggotanya maupun masyarakat umum. Contoh koperasi jasa adalah: koperasi angkutan, koperasi jasa au- dit, koperasi perumahan, koperasi asuransi, dan koperasi peng- urusan dokumen. Contoh Koperasi Jasa yang terkenal di Jakarta adalah Kopaja. Kopaja menyediakan jasa angkutan bagi warga ibu kota.
e, Koperasi serba usaha adalah koperasi yang menjalankan ber- macam-macam usaha, seperti menyediakan barang kebutuhan se- hari-hari, melayani simpan pinjam, melakukan usaha produksi, dan lain-lain.
d, Menghargai kegiatan ekonomi orang lain.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup orang bekerja. Ada bermacam- macam usaha yang dilakukan manusia. Ada yang menjadi petani, nelayan, karyawan pabrik, pegawai negeri, pedagang, pengusaha, guru, polisi, jaksa, artis, tukang, dan lain-lain. Coba kamu sebutkan pekerjaan apa saja yang dilakukan oleh warga di sekitar tempat tinggalmu!
Pekerjaan atau usaha setiap orang dalam memenuhi kebutuhan hidup harus kita hargai. Bagaimana kita menghargai pekerjaan orang lain? Menghargai kegiatan atau usaha orang lain dapat kita lakukan dengan cara sebagai berikut.
1, Tidak menghina orang karena pekerjaannya. Misalnya, kita tidak boleh menghina seorang pemulung. Mengapa? Karena semua pekerjaan halal adalah pekerjaan yang mulia. Oleh karena itu kita harus menghargai pekerjaan setiap orang.
2,Tidak menggangu usaha orang lain.
3,Tidak iri terhadap keberhasilan usaha orang lain. Orang lain yang ber- hasil patut kita teladani.
4,Melakukan persaingan yang sehat dalam melakukan usaha yang sama. Misalnya, tidak boleh merusak harga untuk menarik pelanggan.
5,Jika sudah berhasil, kita sebaiknya membantu usaha orang lain.
C Kegiatan Ekonomi di Indonesia.
Kamu sudah mengenal macam-macam usaha. Apa saja usaha atau kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia? Kita akan membahas macam- macam kegiatan ekonomi di Indonesia dalam bagian ini. Namun, sebelum itu, kita pelajari terlebih dahulu pengelompokan kegiatan ekonomi.
1, Pengelompokan kegiatan ekonomi.
Berbagai macam jenis kegiatan ekonomi yang telah kita bicarakan di atas, dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu kegiatan produksi, kegiatan konsumsi, dan kegiatan distribusi.
1, Kegiatan produksi.
Apa kegiatan produksi itu? Perhatikan contoh-contoh berikut! Pak Manto seorang petani ka- ret. Mula-mula ia menyiapkan la- han untuk ditanami batang karet. Ketika pohon karet mulai tumbuh, ia merawat tanaman karetnya dengan menyiangi, memupuk, dan membasmi hama. Setelah sekitar tiga tahun, pohon karet siap dipetik hasilnya. Setiap pagi Pak Manto pergi ke kebunannya untuk menya- dap getah karet. Getah karet itu dikumpulkan. Akhirnya diperoleh getah karet mentah. Semua kegiat- an yang dilakukan Pak Manto itu disebut kegiatan menghasilkan barang-barang hasil perkebunan.
Hasilnya, yaitu getah karet disebut produk perkebunan.
Setiap hari Bu Warsi menjahit baju dan celana. Baju dan celana itu ia jual ke pedagang. Kegiatan Ibu Warsi menghasilkan baju atau celana itu disebut kegiatan meng- hasilkan barang-barang konfeksi. Sementara baju atau celana hasil jahitannya disebut hasil produksi konfeksi.
Pak Rojak dan teman-temannya adalah nelayan. Mereka melaut, menjala ikan, menjemur ikan, dan mengasinkan ikan. Kegiatan mere- ka disebut kegiatan menghasilkan barang-barang hasil perikanan. Hasilnya, disebut hasil produksi nelayan.
Kita dapat mengatakan kegiatan Pak Manto, Ibu Warsi, dan Pak Rojak merupakan kegiatan produk- si. Mereka menghasilkan suatu barang. Jadi, produksi adalah se- mua kegiatan yang dapat mengha- silkan barang atau pun jasa. Sedangkan orang atau sekelompok orang yang menghasilkan barang/ jasa disebut produsen.
2, Kegiatan konsumsi.
Kegiatanmu membeli makanan dan minuman di kantin sekolah meru- pakan kegiatan konsumsi. Demikian juga, ketika kamu memakai baju, sepatu, tas, jam tangan, kaus kaki, dan peralatan sekolah lainnya. Jadi, kegiatan konsumsi adalah kegiatan manusia memakai barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhannya. Orang yang memakai atau me- nikmati barang dan jasa disebut konsumen. Konsumen usaha trans- portasi, adalah penumpang. Usaha pariwisata konsumennya adalah para wisatawan. Coba kamu sebutkan siapa saja konsumen usaha- usaha ekonomi yang ada di sekelilingmu!
3, Kegiatan distribusi.
Setiap hari kamu makan nasi, sayur dan lauk-pauk. Kita tahu bahan- bahan makanan itu tidak dihasilkan di kota besar, seperti Jakarta. Bahan-bahan itu dihasilkan di daerah lain. Beras yang kita makan sehari-hari mungkin berasal dari petani di Sukabumi, Karawang, dan Jawa Tengah. Daging sapi mungkin berasal dari para peternak di Sumba. Barang-barang itu harus disampai- kan kepada konsumen di kota agar lebi berguna.
Karena lokasi produsen dan konsumen berbeda, maka perlu adanya kegiatan membawa, menyebarluas- kan, atau menyalurkan barang hasil produksi. Kegiatan itu disebut distri- busi. Jadi, distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Orang atau badan yang menjalankan kegiatan distri- busi disebut distributor.
2, Berbagai kegiatan ekonomi di Indonesia
Kamu sudah tahu bahwa kegiatan ekonomi dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut ini kamu akan melihat bagaimana ketiga hal itu dilakukan di Indonesia.
Produksi pertanian dihasilkan di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Hasil-hasil bumi digunakan untuk memenuhi kebutuhan atau dikonsumsi di dalam negeri. Sebagian lagi diekspor. Ekspor hasil pertanian menghasilkan devisa negara. Demikian pula dengan hasil perkebunan.
Hasil perkebunan yang diekspor antara lain sebagai berikut.
1,Teh : Pematang Siantar, Ciamis, Sukabumi, Bandung Selatan, Dieng, dan Garut.
2,Karet : Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.
3,Tembakau : Deli (Sumut), Temangung (Jateng), dan Besuki (Jatim).
4,Kopi : Sumatera, Jawa, Bali, Lampung, dan Sulawesi.
5,Lada : Lampung, Riau, Bangka, dan Kalimantan Barat.
6,Cengkeh : Sulawesi, Sumatera, Ambon, Seram, dan Minahasa.
7,Kelapa sawit : Sumatera dan Kalimantan.
Produksi peternakan di Indonesia terutama dihasilkan di Nusa Teng- gara, Sumatera, dan Jawa. Berikut ini daerah pembudidayaan ternak.
1, Sapi : Bali, Jawa, dan Madura.
2, Kerbau : Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.
3, Kuda : Sumbawa, Jawa, dan Sumatera Utara.
Berikut ini daerah-daerah penghasil kekayaan laut.
1, Garam : Jawa Tengah, Jawa Barat, Madura, dan Jawa Timur.
2, Ikan : seluruh pantai Indonesia seperti di Bagan Siapiapi Sumatera Utara, Laut Jawa, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Arafura.
3, Mutiara : Maluku, Lombok Barat, NTB, Pulau Sebuku Lampung.
4, Taman Laut : Banda, Bunaken di Sulawesi Utara.
Berikut ini daerah-daerah penghasil dan pusat pengolahan bahan tambang.
1, Minyak bumi: Pangkalan Brandan (Sumut), Dumai (Riau), Plaju (Sumsel), Balongan (Jabar), Cilacap (Jateng), Cepu (Jatim), Bontang (Kaltim), dan Sorong (Papua).
2, Gas alam : Arun (NAD) dan (Bontang Kaltim).
3, Timah putih : Pulau Belitung, Bangka, Singkep, dan Karimun.
4, Timah hitam : Kalimantan Timur dan Cirebon (Jawa Barat).
5, Batu bara : Bukit Asam (Sumsel), Umbilin (Sumbar), Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua.
6, Tembaga : Jambi, Jawa Barat, Sulawesi.
Barang-barang yang dihasilkan harus didistribusikan. Pendistribusian- nya menggunakan angkutan sederhana maupun angkutan modern. Contoh alat angkutan sederhana adalah gerobak dan perahu sampan. Contoh alat angkutan modern adalah truk, kereta api, kapal laut, dan pesawat terbang.
3, Mengunjungi salah satu tempat usaha.
Di sekitar tempat tinggalmu tentu ada kegiatan industri yang meng- hasilkan barang-barang yand dibutuhkan masyarakat. Ada bermacam- macam industri. Ada industri kecil, sedang, dan besar.
Rangkuman :
Untuk mencukupi kebutuhan hidup, manusia harus bekerja. Ada bermacam-macam pekerjaan, misalnya bertani, menangkap ikan, sopir, guru, menjual makanan, menjadi pengacara, dan lain-lain. Semua ke- giatan yang dilakukan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup ini disebut kegiatan ekonomi.
Ada tiga bentuk kegiatan ekonomi, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang atau jasa. Distrisbusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke pemakai atau konsumen. Sedangkan konsumsi adalah kegiatan memanfaatkan barang dan jasa.
Tanah air kita sangat luas dan kaya. Banyak potensi alam untuk membuka usaha. Ada bermacam-macam bidang usaha, antara lain dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutan- an, pertambangan, perindustrian, perdagangan, dan pariwisata.
Usaha pertanian menghasilkan padi, jagung, kedelai, ubi, dan sayur- sayuran dan hasil tanaman perkebunan. Hasil usaha pertanian dapat ditingkatkan dengan cara intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi. Tanaman perkebunan dibedakan menjadi dua, yaitu tanam- an perkebunan musiman dan tahunan.
Usaha peternakan dibedakan menjadi tiga, yaitu peternakan hewan besar, hewan kecil, dan unggas. Usaha peternakan banyak dilakukan di Nusa Tenggara, Jawa, dan Sumatera. Usaha perikanan dibedakan menjadi dua, yaitu perikanan darat dan perikanan air laut.
Hutan menghasilkan berbagai jenis kayu dan rotan. Usaha-usaha yang memanfaatkan hasil hutan antara lain usaha pengolahan kayu, usaha pembuatan mebel, dan usaha kerajinan rotan.
Ada tiga jenis hasil pertambangan yaitu bahan tambang mineral logam, mineral bukan logam, dan sumber energi. Hasil-hasil tambang bisa diolah lebih lanjut untuk berbagai keperluan manusia.
Negara kita juga memiliki banyak objek wisata. Usaha dalam bidang pariswisata antara lain perhotelan dan jasa perjalanan wisata.
SD5 Tema 7 Peristiwa Kehidupan – Sub Tema 2 : Peristiwa Kebangsaan Seputar Proklamasi Kemerdekaan.
Pembelajaran 2.
Beni dan ayahnya di kebun cengkih milik Pak Rudi. Beni : “Ayah, tadi sewaktu kita datang, di daun-daun cengkih dan rerumputan, terdapat titik-titik air. Ke mana perginya titik-titik air itu? Mengapa sekarang tidak ada lagi?” Ayah : “Itu namanya embun. Tadi, ketika kita datang, masih pagi. Jadi, masih banyak kita jumpai embun di dedaunan. Sekarang sudah siang, embun- embun itu menguap terkena panas sinar matahari.” “Peristiwa ini disebut penguapan. Proses penguapan embun terjadi dengan bantuan energi sinar matahari dan angin. Akibat panas dari sinar matahari, air menguap menjadi uap air.”
Beni : “Oh, begitu.” Ayah : “Energi panas atau kalor memiliki peran utama dalam proses penguapan tersebut. Energi panas dapat mengubah suhu benda dan dapat mengubah wujud benda.”
Untuk menyelidiki bahwa kalor dapat menyebabkan perubahan wujud benda, lakukan percobaan berikut!
Percobaan.
Tujuan : Mengamati Perubahan Wujud Benda.
Alat dan Bahan : Es Batu; Mangkuk; Palu/martil.
Cara Kerja : 1, Siapkan alat dan bahan. 2, Pecahkan es hingga berukuran kecil-kecil. 3, Letakkan beberapa potong es di mangkuk. 4, Letakkan es tersebut di bawah panas terik matahari. 5, Biarkan es selama lima menit. 6, Amatilah perubahan pada es.
Peristiwa perubahan wujud benda padat menjadi benda cair karena adanya pemanasan disebut mencair. Contoh lain peristiwa mencair sebagai bentuk perubahan wujud benda karena kalor atau panas adalah sebagai berikut. 1.Mentega dipanaskan. 2.Logam dipanaskan pada suhu tinggi. 3.Lilin dipanaskan.
Untuk menyelidiki terjadinya peristiwa mencairnya suatu benda yang disebabkan oleh kalor atau panas, lakukan percobaan memanaskan mentega di atas kompor. Berhati-hatilah saat melakukan percobaan menggunakan kompor. Tuliskan prosedur percobaan seperti berikut.
Judul Percobaan :
Tujuan :
Alat dan Bahan:
Langkah Kerja :
Kesimpulan.
Banyak peristiwa di sekitar kita yang menunjukkan perubahan wujud benda karena kalor. Bahkan, di sekitar rumah, kamu akan menjumpai peristiwa itu. Nah, bagaimanakah dengan peristiwa sebelum, saat, dan setelah pembacaan teks Proklamasi? Peristiwa apa sajakah yang terjadi? Mari, kita pelajari bersama.
Banyak peristiwa terjadi turut mengiringi peristiwa pembacaan teks proklamasi. Peristiwa yang terjadi menjadi catatan sejarah penting bagi bangsa Indonesia.
Judul Bacaan : Peristiwa Menjelang dan Sesudah Pembacaan Teks Proklamasi.
Setelah mendengar berita Jepang menyerah kepada Sekutu, bangsa Indonesia memper- siapkan dirinya untuk merdeka. Perundingan- perundingan diadakan di antara para pemuda dengan tokoh-tokoh tua, maupun di antara para pemuda sendiri. Walaupun demi- kian, antara tokoh pemuda dan golongan tua sering terjadi perbedaan pendapat. Akibatnya, terjadilah “Peristiwa Rengasdengklok”. Pada tanggal 16 Agustus pukul 04.00 WIB, Bung Hatta dan Bung Karno beserta Ibu Fatmawati dan Guntur Soekarno Poetra dibawa pemuda ke Rengasdengklok agar tidak terpengaruh oleh Jepang. Tujuannya mendesak golongan tua untuk segera memproklamirkan kemerdekaan Indonesia.
Setelah melalui perdebatan dan ditengahi Ahmad Soebardjo, menjelang malam hari, kedua tokoh, Bung Hatta dan Bung Karno, akhirnya kembali ke Jakarta. Rombongan Soekarno-Hatta sampai di Jakarta pada pukul 23.00 WIB. Soekarno dan Hatta setelah singgah di rumah masing masing, lalu bersama rombongan lainnya menuju rumah Laksamana Maeda di Jalan Imam Bonjol No. 1 Jakarta (tempat Ahmad Soebardjo bekerja). Di tempat itu, mereka akan merumuskan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Perumusan sampai dengan penandatanganan teks Proklamasi Kemer- dekaan baru selesai pada pukul 04.00 WIB dini hari pada tanggal 17 Agustus 1945. Pada saat itu juga, disepakati bahwa teks Proklamasi akan dibacakan di halaman rumah IR Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta pada pukul 10.00 WIB.
Adapun peristiwa setelah dibacakannya teks Proklamasi Kemerdekaan sebagai berikut.
1, Penyebaran Berita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Para pemuda menyebarkan berita Proklamasi melalui berbagai cara, antara lain menyebar pamflet, mengadakan pertemuan, dan menulis pada tembok-tembok.
Wartawan Kantor Berita Domei (sekarang Kantor Berita Antara), Syahruddin berhasil menyelundupkan teks Proklamasi dan diterima oleh Kepala Bagian Radio, Waidan B. Palenewen. Teks Proklamasi tersebut kemudian diberikan kepada F. Wuz untuk segera disiarkan melalui radio.
Berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia juga disebarkan melalui beberapa surat kabar. Harian Soeara Asia di Surabaya adalah koran pertama yang menyiarkan berita Proklamasi.
Pihak pemerintah Republik Indonesia juga menugaskan para gubernur yang telah dilantik pada tanggal 2 September 1945 untuk menyebarluaskan berita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di wilayahnya.
2, Sambutan Rakyat di Berbagai Daerah terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Peristiwa penting yang menunjukkan dukungan rakyat secara spontan terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, antara lain sebagai berikut.
Rapat Raksasa di Lapangan lkada (Ikatan Atletik Djakarta) Jakarta pada tanggal 19 September 1945 menyambut kemerdekaan.
Usaha menegakkan kedaulatan juga terjadi di berbagai daerah dengan adanya tindakan heroik di berbagai kota yang mendukung Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, antara lain di Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Aceh, Bali, Palembang, Kalimantan, Bandung, Makassar, Lampung, Solo, Sumatra Selatan, dan Sumbawa.
Ayo, temukan kosakata baku dan tidak baku pada bacaan yang berjudul “Peristiwa Menjelang dan Sesudah Pembacaan Teks Proklamasi”. Kemudian, carilah arti katanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia, bertanya kepada guru atau berdiskusi.
1.Jawablah pertanyaan-pertanyaan terkait Peristiwa Rengasdengklok berikut.
Kapan Peristiwa Rengasdengklok terjadi?
Siapakah yang diamankan pada Peristiwa Rengasdengklok?
Siapakah yang memelopori Peristiwa Rengasdengklok?
Apa yang terjadi di Rengasdengklok?
Apa tujuan Peristiwa Rengasdengklok?
Apa hasil kesepakatan pada Peristiwa Rengasdengklok?
2.Ceritakan kembali secara tertulis peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada kolom berikut.
A.Penyebarluasan Berita Pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan B.Reaksi Masyarakat Indonesia
Peristiwa pembacaan teks Proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan tonggak sejarah yang menjadikan bangsa Indonesia merdeka dan berdaulat. Seluruh rakyat Indonesia pun menyambut dengan penuh kegembiraan. Ayo, tularkan semangat kemerdekaan dengan menyanyikan lagu berikut.
Lirik Lagu Hari Merdeka.
Tujuh belas agustus tahun empat lima. Itulah hari kemerdekaan kita. Hari merdeka, nusa dan bangsa. Hari lahirnya bangsa Indonesia. Merdeka.
Sekali merdeka tetap merdeka. Selama hayat masih di kandung badan. Kita tetap setia tetap setia. Mempertahankan Indonesia. Kita tetap setia tetap setia. Membela negara kita.
Dapatkah kamu melakukan gerak tari diiringi lagu “Hari Merdeka” di atas? Gerak tari adalah serangkaian gerakan indah dari dalam tubuh manusia. Penampilan gerak tari akan terasa lebih indah jika ada iringan musiknya. Musik dan tari merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Musik dapat mengatur tempo gerak, sebagai pengiring, memberikan suasana, dan sebagai ilustrasi untuk mempertegas ekspresi gerak. Selain musik atau iringan tarinya, keindahan gerak tari juga dapat dilihat dari pola lantai saat penari memperagakan gerak tari. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan pola lantai? Pola lantai adalah garis-garis di lantai yang dilalui oleh penari dari perpindahan tempat satu ke tempat lain pada saat melakukan gerak tari.
Menurut jenisnya, ada tiga bentuk karya tari yang perlu kamu ketahui sebelum kita lebih lanjut membahas tentang pola lantai. Ada bentuk karya tari tunggal, karya tari berpasangan, dan bentuk tari kelompok. Perhatikan gambar berikut.
Apakah kamu bisa membedakan ketiga bentuk karya tari tersebut? Ayo, diskusikan bersama teman sebangkumu.
Tampak gambar tari tunggal; tari berpasangan; tari berkelompok.
Diskusikan bersama teman sebangkumu. 1.Apa perbedaan bentuk karya tari tunggal, berpasangan, dan kelompok? 2.Bagaimana pola lantai pada karya tari tunggal, berpasangan, dan kelompok?
Tuliskan hasil diskusi kalian pada kolom berikut.
Dengan mengetahui peristiwa Proklamasi, kita menjadi makin mengetahui bahwa diperlukan usaha keras dan pengorbanan yang besar untuk meraih kemerdekaan dan membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelajaran yang dapat kita petik adalah kepentingan bangsa dan negara adalah yang utama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Dalam lingkup yang lebih kecil (dalam kehidupan bermasyarakat), kepentingan umum harus diutamakan daripada kepentingan pribadi.
Kamu adalah generasi penerus bangsa. Apa yang dapat kamu lakukan untuk mengisi kemerdekaan ini? Tuliskan pada kolom berikut.
Nyanyikan lagu “Hari Merdeka” dengan nada dan tempo yang benar di depan orang tua dan anggota keluargamu yang lain. Cobalah bernyanyi sambil bergerak dengan tegas dan semangat. Selesai bernyanyi dan bergerak, mintalah tanggapan orang tuamu. Tuliskan tanggapan orang tuamu atas kegiatan yang kamu lakukan pada kolom berikut!
“Huh, kenapa sih harus ikut Persami,” keluh Dea sore itu saat diantar ayahnya menuju lapangan sepak bola dekat sekolahnya di daerah Cipayung, Jakarta Timur untuk mengikuti Persami. Persami atau perkemahan Sabtu Minggu adalah bagian dari kegiatan ekstrakurikuler Pramuka di sekolah Dea. “Pasti akan membosankan ya, Yah, satu malam tidak ada televisi,” Dea masih mengeluh. “Ayah yakin, kamu akan suka. Dahulu, waktu Ayah seusia kamu, Ayah juga sering ikut Persami,” kata Ayah. Dea hanya mengangguk. Ia mencium tangan ayahnya dan segera bergabung dengan teman sekelasnya yang sudah berkumpul di lapangan sepak bola. “Adik-adik, kalian akan dibagi berkelompok untuk mendirikan tenda. Satu kelompok satu tenda, terdiri dari lima orang,” ujar Kak Firman, kakak pembina Pramuka. Dea ditempatkan di kelompok 2 bersama Ayu, Isma, Lulu, dan Fina. Mereka segera membangun tenda dibantu Kak Sari, kakak pembina yang lain. Setelah tenda selesai, mereka diberikan waktu membersihkan diri dan berkumpul lagi pukul 7 malam dalam acara api unggun.
Biasanya, pukul 7 malam, ada kartun favorit Dea di TV. Dea pun kesal karena akan melewatkan satu episode. Api unggun sudah menyala di tengah lapangan. Semua anggota Pramuka mengelilingi api unggun. Kelompok Pramuka dari kelas 6, lalu membawakan dua lagu diiringi gitar. Setelah itu, kakak-kakak alumni tampil membawakan pantun berantai. “Ayah memiliki mobil berwarna biru. Akhir-akhir ini mobil kesayangan Ayah sering mogok. Maka Ayah membawa mobilnya ke…,” kata seorang kakak alumni. “…dokter hewan,” sambung kakak alumni yang lain. Semua penonton pun tertawa. Dea merasa sangat terhibur. Kekesalan Dea karena tidak bisa menonton kartun favoritnya pun hilang. Pada tengah malam, Persami dilanjutkan dengan acara jurit malam. Saat itu, malam bulan purnama. Peserta diwajibkan mencari jejak dengan cara memecahkan sandi-sandi Pramuka. Dea bersama teman-teman kelompoknya menemukan sebuah papan petunjuk. Dibantu senter mereka membaca tulisan di papan: “IRIK KOLEB NIGNIREB NOHOP UMETEK”. Mereka pun kebingungan. Tib-tiba Ayu berkata, “Aku bisa memecahkannya! Ini adalah sandi Pramuka Balik, yaitu abjad yang dibaca terbalik. Jadi begini cara membacanya, “Ketemu Pohon Beringin Belok Kiri’. Itu petunjuknya.” Benar saja, tak lama Dea dan teman-temannya menemukan pohon beringin yang dimaksud. Setelah itu, masih banyak sandi Pramuka yang harus mereka pecahkan. Sungguh mengasyikkan. “Benar kata Ayah, Persami adalah acara yang sangat seru,” gumam Dea.
Gunakan tabel berikut ini untuk membantumu menjelaskan isi cerita di atas. Lalu, ceritakanlah isi cerita di atas kepada teman-teman dalam kelompokmu!
Judul Cerita :
Pengarang :
Tokoh Utama: Di manakah cerita ini terjadi?
Tokoh lain:
Kegiatan apa yang akan diikuti tokoh utama?
Apakah tokoh utama menyukai kegiatan tersebut?
Mengapa tokoh utama tidak Kapankah waktu terjadinya cerita menyukai kegiatan tersebut?
Pesan apakah yang kamu dapatkan dari cerita di atas?
Salah satu kegiatan berkemah yang menyenangkan adalah bermain di sekitar api unggun. Dari zaman manusia mengenal api, kegiatan di sekitar api unggun merupakan kegiatan yang sering dilakukan masyarakat untuk berkumpul, bahkan untuk mengusir binatang buas. Pada saat api unggun dinyalakan, panas dari api akan dipancarkan ke sekelilingnya hingga sekitarnya terasa hangat. Panas dapat dipindahkan dengan beberapa cara selain dipancarkan. Gunakan tempat yang tersedia di bawah ini untuk menggambarkan sebuah peristiwa perpindahan panas melalui konveksi, radiasi dan konduksi. Berilah catatan pada gambar untuk memperjelasnya. Gambarlah dengan menggunakan media kering dengan menggunakan alat dan bahan yang ada di sekitarmu. Jelaskanlah gambarmu kepada teman di dalam kelompokmu dengan percaya diri.
Minggu pagi yang cerah. Nara bersama ayah dan Om Benny, teman ayah, naik perahu motor meninggalkan pelabuhan Tanjung Luar, Lombok Timur, menuju ke tengah laut lepas. Ayah Nara yang mengemudikan perahu motor itu menuju perahu besar yang berada di tengah laut.
Sesampainya di perahu besar, Nara melihat teman-teman ayah membersihkan kerang mutiara. Kerang-kerang itu kemudian akan dikembalikan ke dalam laut. Bila sudah cukup umur, dipanen untuk diambil mutiara yang terdapat di dalam kerang.
Nara memperhatikan kerang-kerang yang sedang dibersihkan. Lalu, ia memegang salah satunya. Sama sekali tidak terlihat ada sesuatu yang mahal di dalamnya.
“Yang ini, mutiaranya sudah sebesar apa, Ayah?” tanya Nara penasaran. “Harus diperiksa dengan sinar-X terlebih dahulu, Nara. Baru nanti bisa terlihat,” kata ayahnya. Nara pun hanya manggut-manggut.
“Tidak semua proses mutiara berhasil, Nara. Dengan bantuan sinar-X, kita bisa tahu kerang yang gagal,” kata Om Benny menjelaskan.
Om Benny lalu menunjuk kerang yang sedang dibersihkan. “Ini namanya Pinctada maxima. Jenis kerang ini menghasilkan mutiara berwarna keemasan. Kerang-kerang harus dibersihkan dari siput dan binatang lain yang menempel. Hewan-hewan itu akan mengisap makanan yang ada di dalam kerang. Nanti mutiaranya jadi tidak sempurna.”
Nara menyimak penjelasan Om Benny itu. “Pantas saja mutiara itu harganya mahal. Prosesnya sulit dan lama ya, Om,” kata Nara.
Om Benny mengangguk membenarkan. “Kamu tahu tidak, mutiara dari perairan Lombok sudah terkenal ke seluruh dunia, Nara. Faktanya, hampir 43 persen mutiara di dunia itu dihasilkan dari Indonesia,” tiba-tiba Om Benny berkata lagi.
“Wow, keren!” Nara berseru kagum. ”Indonesia ternyata punya banyak harta karun di laut, ya, Om,” kata Nara.
”Iya, Nara. Bangsa kita memang kaya akan hasil laut. Bukan cuma mutiara, masih banyak kekayaan hasil laut lainnya, Nara. Tapi, sayangnya, potensi sumber daya kelautan Indonesia yang sangat besar itu, sampai sekarang masih belum tergarap secara optimal, Nara,” lanjut Om Benny dengan nada prihatin.
”Oh, begitu ya, Om?” Nara ikut merasa sedih mendengarnya.
“Oleh karena itu, kamu belajar yang rajin, Nara! Supaya saat kamu besar nanti, kamu dan generasi muda penerus bangsa lainnya, dapat mengolah kekayaan hasil laut Indonesia ini dengan baik. Bangsa kita nantinya bisa menjadi makmur,” pesan Om Benny kemudian.
“Siap, Om!” Nara membuat gerakan hormat dengan tangannya.
Om Benny dan Ayah Nara pun tersenyum senang, melihat semangat Nara.
ceritakanlah isi cerita di atas kepada teman-teman dalam kelompokmu!
Judul Cerita :
Pengarang :
Tokoh Utama: Di manakah cerita ini terjadi?
Tokoh lain:
Apa yang dilakukan oleh tokoh utama?
Mengapa hal itu dilakukan?
Pesan apakah yang kamu dapatkan dari cerita di atas?
Perhatikanlah beberapa kata yang dicetak tebal pada bacaan di atas. Catatlah, dan cari artinya dari Kamus Besar Bahasa Indonesia. Lalu, buatlah paling sedikit dua kalimat menggunakan kata-kata tersebut. Jangan lupa gunakan kalimat lengkap dan kata-kata baku. Gunakan tabel berikut ini untuk mengerjakannya. Tukarkan dengan teman sebangkumu untuk saling memeriksa hasil pekerjaanmu.
Di sebuah perkampungan nelayan di daerah Teluk Kiluan, Lampung, hiduplah dua orang kakak beradik yang bekerja sebagai nelayan. Anak sulung bernama Rako, sementara adiknya bernama Maro. Rako adalah nelayan yang malas. Saat mencari ikan, ia selalu menggunakan bom ikan untuk menghancurkan terumbu karang yang banyak ikannya. Setelah bom meledak, Rako mengambil ikan-ikan yang mati terapung karena bom itu. Sementara itu, Maro, nelayan yang rajin. Ia rela seharian berada di tengah laut untuk mencari ikan dengan jaring yang sederhana demi menafkahi hidup. Rako suka menertawakan Maro. “Buat apa kamu capai-capai seharian menebar jaring di tengah laut, Maro? Toh, hasilnya cuma sedikit. Sementara aku, cuma mengebom sekali sudah dapat ikan banyak sekali!” Maro menjawab. “Biarlah, Kak. Walaupun hasil yang kudapat sedikit, ini adalah cara yang baik dan tidak merusak lingkungan alam.” “Ha-ha-ha… Kamu sok peduli kepada alam!” ujar Rako mencibir. Keesokan hari, Rako tetap mencari ikan dengan cara mengebom terumbu karang di laut. Hasil yang didapat memang berlimpah. Namun, semakin lama, semakin banyak kerusakan pada terumbu karang di lautan sekitar Teluk Kiluan. Karena sering merusak alam, Rako akhirnya terkena batunya. Suatu hari, saat ia berada di tengah lautan untuk mengebom terumbu karang, bom tiba-tiba meledak di tangannya sendiri. Bom itu melukai tangan dan wajahnya! Pada hari yang sama, di bagian lain lautan lepas, Maro dengan sabar mencari ikan dengan jaring. Sudah seharian, ia belum juga mendapatkan ikan.
Menjelang sore, jaring Maro berhasil menangkap sekumpulan ikan kerapu. Maro pun kegirangan. Lebih gembira lagi, beberapa tiram juga ikut tersangkut di jaring. Di dalam tiram itu, Maro menemukan butiran-butiran mutiara yang sangat indah dan berharga mahal. Rako mengalami cedera pada tangan dan wajah akibat bom ikan. Sementara itu, Maro menjadi nelayan yang kaya raya karena mutiara yang telah ditemukan. Semua itu berkat kerajinan, kesabaran, dan kejujuran Maro. Namun, Maro tetap sayang kepada kakaknya. Sebagian harta miliknya diberikan kepada Rako, tetapi dengan syarat sang kakak tidak boleh mencari ikan dengan cara merusak terumbu karang lagi.
ceritakanlah isi cerita di atas kepada teman-teman dalam kelompokmu!
Judul Cerita :
Pengarang :
Tokoh Utama: Di manakah cerita ini terjadi?
Tokoh lain:
Apa yang terjadi dengan tokoh Mengapa hal itu terjadi?
Bagaimana masalah dalam cerita ini Kapankah waktu terjadinya cerita
diselesaikan? ini?
Pesan apakah yang kamu dapatkan dari cerita di atas?
Bacalah kembali cerita di atas dengan saksama. Lakukanlah perbandingan antara tokoh Rako dan Maro. Keduanya adalah nelayan yang memiliki hak, kewajiban, dan tanggung jawab yang sama. Tetapi, perhatikanlah bagaimana keduanya melakukan kewajiban dan tanggung jawabnya. Gunakanlah tabel berikut untuk membandingkan keduanya.
Saat jam istirahat, di salah satu sekolah dasar di Kebumen, Jawa Tengah, dua siswi perempuan menelusuri koridor sekolah menuju perpustakaan. ”Nur, bukankah sebelum kamu pinjam, buku ini sudah rusak?” kata Sekar membolak-balik buku di tangannya. Pangling. Ia mengambil buku di genggaman teman sebangkunya itu. “Iya, aku yang merekatkan kembali lembaran-lembaran halaman yang terlepas dengan lem,” jawab Nur tersenyum. “Aih, Nur. Buat apa sih kamu repot-repot seperti itu? Nanti juga buku itu rusak lagi!” cetus Sekar. Nur hanya tersenyum. Sekarang, mereka sudah tiba di perpustakaan. “Selamat pagi, Bu Maya!” sapa Nur dan Sekar kepada Bu Maya petugas perpustakaan. “Selamat pagi juga Nur dan Sekar,” balas Bu Maya. Bu Maya lalu menerima buku-buku dari Nur dan Sekar. Ia sibuk mencocokkan nomor induk di lembaran tanggal kembali yang tertempel pada buku dengan nomor induk pada kantong peminjam.
Selagi menunggu, Nur berbisik kepada Sekar. “Sekar, coba lihat di pojokan belakang meja Bu Maya.” “Oh, tumpukan buku-buku yang sudah rusak itu,” tanggap Sekar. “Lalu memangnya kenapa? Buku-buku itu kan nanti diperbaiki lagi oleh pengurus perpustakaan.” “Memang, sih,” sahut Nur. Setelah mendapatkan kantong peminjaman lagi, Nur dan Sekar menuju rak buku-buku yang rusak. ”Butuh waktu lama memperbaiki buku-buku ini semua, Sekar,” kata Nur. “Yang rugi kita juga, lho! Coba kalau buku yang ingin kita baca ternyata ada di antaranya!” “Iya, ya? Padahal, buku-buku yang rusak ini masih kelihatan baru!” “Itu karena peminjamnya tidak memperlakukan buku dengan baik,” imbuh Nur. Sekar jadi termangu. “Mereka yang merusak buku ini sepertinya tidak menghargai buku-buku yang sudah memberikan banyak ilmu pengetahuan dan wawasan ya!” keluh Sekar. “Nah, itu kamu sadar,” kata Nur menepuk lembut bahu Sekar. “Kalau bukan dimulai dari kita, siapa lagi yang mau peduli dengan buku?” “Kalau begitu, sekarang aku pinjam buku-buku yang rusak ini saja, deh!” Sekar mengambil dua buku dari kumpulan buku-buku yang rusak itu. “Lho, itu kan halaman tengahnya sudah lepas? Tidak enak kalau dibaca,” goda Nur. “Tidak apa-apa. Nanti aku perbaiki dahulu baru dibaca,” jawab Sekar semangat. “Nah, sekarang sudah ada dua pahlawan buku di sekolah kita!” celetuk Bu Maya. Diam-diam Bu Maya mendengar dialog Nur dan Sekar tadi. “Eh, Bu Maya. Ibu bisa saja,” kata Nur dan Sekar bersamaan dengan tersipu-sipu.
Coba Isilah :
Judul Cerita :
Pengarang :
Tokoh Utama: Di manakah cerita ini terjadi?
Tokoh lain:
Apa yang terjadi dengan tokoh utama?
Mengapa hal itu terjadi?
Bagaimana masalah dalam cerita ini Kapankah waktu terjadinya cerita diselesaikan? ini?
Pesan apakah yang kamu dapatkan dari cerita di atas?
Pernahkah kamu mengunjungi perpustakaan sekolahmu? Perhatikanlah siapa saja yang terlibat di perpustakaan. Lalu, cari tahu peran mereka masing- masing hak dan kewajibannya. Perhatikan juga kemungkinan yang terjadi jika salah satu dari orang yang terlibat di perpustakaan tidak melakukan tanggung jawabnya. Gunakan tabel berikut untuk membantumu. Setelah itu, jelaskanlah hasil pekerjaanmu kepada teman sebangkumu!
Coba cari Tahu , Orang yang Terlibat di Perpustakaan Sekolah, Peran, Hak , Kewajiban.
Sub Tema 3 : Pengaruh Panas / Kalor Terhadap Kehidupan
Pembelajaran 2.
Suatu pagi, Lani bergegas memasuki ruang kelas dengan membawa sebuah kotak. Ia segera menemui Dayu, yang saat itu sudah ada di kelas. “Dayu! Coba lihat, saya bawa apa?” tanya Lani sambil menunjukkan sebuah kotak. “Ah, kamu akhirnya mendapatkan botol minum tahan panas yang selama ini kamu idamkan, Lani! Bolehkah saya melihatnya?” timpal Dayu ikut senang.
“Tentu saja, Dayu. Saya senang sekali, akhirnya saya dapat menyimpan teh panas atau air dingin dari rumah agar saya masih bisa menikmatinya di sekolah. Nanti kita berbagi ya Dayu!” jawab Lani. “Sebenarnya saya lebih penasaran dengan cara kerja benda itu, Dayu. Bahan apa saja yang digunakan benda itu untuk menjaga panas dari air teh panas tidak keluar sehingga tetap hangat. Dan kamu pun tetap dapat memegangnya tanpa kepanasan.” Jawab Dayu.
“Di dalam kotak ini ada brosur yang menggambarkan bagian-bagian benda ini. Nanti kita lihat ya! Tetapi saya bawa sebuah artikel yang kurasa juga menarik untuk kita ketahui. Sejarah termos! Benda ini pun sebenarnya hampir sama dengan termos yang biasa kita pakai untuk menyimpan air panas. Maukah kamu membaca bersama saya?” tanya Lani. “Tentu saja!” jawab Dayu bersemangat.
Judul : Sejarah Termos.
Hampir semua keluarga memiliki termos di rumahnya. Termos memang sering digunakan untuk menyimpan air panas agar tetap panas saat digunakan. Biasanya keluarga yang memiliki bayi yang memerlukan susu setiap saat, menggunakan termos untuk menyimpan air panas. Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung seperti botol yang mempunyai dinding berlapis. Benda ini dirancang berbentuk seperti kaca dengan bahan mengkilap yang dapat menyimpan cairan agar tetap memiliki suhu seperti semula. Dengan dinding dalam termos yang dirancang seperti kaca, maka kalor yang terdapat pada air panas tersebut tidak bisa berpindah dengan cepat. Panas yang dikeluarkan oleh air panas tadi, dapat ditahan oleh dinding dalam termos yang terbuat dari bahan mengkilap ini. Sehingga air panas di dalamnya akan tetap hangat hingga beberapa saat tergantung dari ketebalan dindingnya. Saat ini termos tidak hanya digunakan untuk menyimpan air panas, tetapi juga untuk menyimpan air dingin agar tetap dingin.
Pencipta termos pertama kali pada tahun 1902 adalah James Dewar. Penemuannya didorong oleh kebutuhannya untuk menjaga agar minuman bayinya tetap hangat. Tetapi saat itu, untuk menjaga suhu minuman agar tetap hangat merupakan hal yang sulit dilakukan, terutama dalam kondisi cuaca yang dingin seperti di Eropa. Karena kebutuhan inilah, James Dewar menemukan cara membuat botol hampa udara. Botol hampa udara, merupakan wadah dari kaca berdinding ganda dengan ruang di antara dindingnya dikosongkan dan ditutup rapat untuk mencegah agar panas tidak menjalar. Sementara dinding sebelah dalam botol tersebut, dilapisi perak untuk mempertahankan panas. Botol hampa udara itulah yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya termos. Botol hampa udara buatan James Dewar dan penutup wol buatan mertuanya sampai sekarang dapat dilihat di Museum Ilmu Pengetahuan, di London.
Sumber : diolah dari berbagai sumber.
Berdasarkan bacaan di atas, tuliskanlah hal-hal penting pada setiap paragraf dengan menggunakan kalimat lengkap.
Rangkailah kalimat-kalimat yang berisi informasi penting dari paragraf di atas menjadi sebuah tulisan satu paragraf yang menggambarkan isi dari bacaan di atas. Gunakan kalimat yang lengkap, kata-kata baku dan ejaan yang tepat.
Jelaskanlah hasil pekerjaanmu kepada anggota kelompok yang telah dibentuk. Apakah kamu menemukan sesuatu yang menarik setelah kamu mendengarkan penjelasan dari teman-temanmu yang lain? Apakah kamu memiliki pemahaman yang sama tentang isi bacaan tersebut? Setelah itu, jawablah pertanyaan berikut ini. Tuliskan jawabanmu dengan menggunakan kalimat yang lengkap dan kata-kata yang baku!
1.Apakah fungsi sebuah termos?
2.Apa saja bahan yang digunakan untuk membuat termos pada masa itu?
3.Gambarlah bagian-bagian termos sesuai bacaan di atas.
4.Apa saja benda di sekitarmu yang menggunakan prinsip yang hampir sama dengan termos?
Selain termos, tentu kamu pernah melihat benda-benda di sekitarmu yang menggunakan bahan isolator dan konduktor dengan berbagai kegunaannya. Bacalah bacaan berikut yang disadur dari sebuah buku pelajaran elektronik ini dengan saksama.
Penggunaan Benda Konduktor dan Isolator.
Kamu sudah tahu, bahwa panas dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lain melalui konduksi, konveksi, dan radiasi. Ingat kembali, apa yang dimaksud dengan konduksi, konveksi, dan radiasi? Pikirkan bersama dalam kelompok kecil! Barang-barang dalam kehidupan sehari-hari banyak yang memanfaatkan sifat benda sebagai konduktor atau isolator. Benda apakah itu?
Selimut dan panci merupakan benda yang memanfaatkan sifat ini. Selimut memerangkap udara. Udara adalah isolator, sehingga tidak menghantarkan panas yang keluar dari tubuhmu. Dengan demikian, badanmu tetap terasa hangat.
Terbuat dari apakah panci? Panci terbuat dari bahan logam, misalnya aluminium. Aluminium merupakan penghantar panas yang baik. Panci akan menghantarkan panas ke makanan yang dimasak. Pegangan panci terbuat dari plastik. Plastik merupakan isolator sehingga kamu tidak akan kepanasan ketika memegangnya.
Mesin mobil dan motor terbuat dari bahan yang dapat menghantarkan panas. Mesin memerlukan panas untuk memperoleh kinerja mesin yang ideal. Karena itu, mesin dibuat dari bahan konduktor sebagai penghantar panas. Dari uraian di atas, kamu sudah tahu mana bahan yang bersifat konduktor dan isolator. Selain selimut, dan panci, tentu kamu dengan mudah menjumpai penggunaan benda yang bersifat konduktor dan isolator dalam kehidupan sehari-hari.
Sumber : IPA BSE Kelas 6, Pusbuk, 2010.
Berdasarkan bacaan di atas, tuliskan hal-hal yang kamu pahami dari setiap paragraf pada bacaan dalam sebuah kalimat. Kalimat-kalimat tersebut akan mewakili isi dari bacaan yang kamu baca. Tuliskan pada tempat yang telah disediakan.
Berdasarkan kalimat-kalimat yang mewakili isi bacaan yang telah kamu tulis, buatlah sebuah diagram yang akan menjelaskan pemahamanmu terhadap bacaan di atas. Gunakan diagram berikut untuk membantumu! Tuliskanlah kalimat-kalimat yang menjadi pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan, ke dalam setiap kotak yang tersedia. Satu kotak tentu mewakili satu paragraf. Berilah keterangan hal-hal penting lain dalam paragraf yang mendukung pokok pikiran tersebut. Lakukanlah bersama dengan teman sebangkumu! Buatlah diagrammu pada tempat yang disediakan di bawah ini.
Tuliskanlah pemahamanmu tentang isi bacaan dalam bacaan dalam tulisan satu paragraf berikut.
Jelaskanlah diagram yang kamu buat! Jelaskan pada hubungan setiap konsep yang kamu temukan dalam bacaan tersebut di dalam kelompok kecil. Bandingkanlah hasil pekerjaanmu dengan yang dibuat temanmu yang lain. Lakukanlah diskusi ketika ada pertanyaan di dalam kelompokmu.
Amatilah benda-benda yang ada di sekolah dan rumahmu. Gunakan tabel berikut untuk mengidentifikasi sifat hantaran benda tersebut dan kegunaannya. Lalu buatlah kesimpulannya!
Presentasikan hasil pengamatanmu di dalam kelompok. Lalu, amatilah hasil pengamatan teman-teman pada kelompok. Catatlah hal menarik yang disampaikan teman-temanmu untuk memperkaya pengetahuanmu.
Buatlah kesimpulan terhadap kegiatan di atas.
Perhatikanlah kembali gambar yang telah kamu buat sebelumnya, tentang gambar bagian-bagian termos berdasarkan bacaan yang kamu baca. Apakah gambarmu menyerupai gambar di bawah ini? Menggambar dengan menggunakan keterangan yang dibaca, merupakan salah satu kegiatan menggambar cerita. Apakah gambar cerita itu? Gambar cerita adalah gambar yang menceritakan suatu adegan atau peristiwa. Fungsi gambar cerita antara lain untuk: a.memperjelas alur atau isi cerita, b.memperjelas isi pesan dalam promosi suatu barang, c.menarik perhatian, d.menambah nilai artistik/ keindahan, e.sarana untuk mengungkapkan perasaan penggambarnya.
Gambar cerita sering juga ditemukan dalam buku cerita, majalah, dan buku pelajaran. Poster dan brosur juga sering disertai gambar cerita agar menarik. Petunjuk cara penggunaan barang pun sering dilengkapi dengan gambar cerita untuk membantu pengguna menggunakannya.
Perhatikanlah gambar cerita berikut ini! Lengkapilah keterangan sesuai gambar cerita yang ditampilkan. Di manakah kamu menemukan gambar cerita tersebut? Kesan apa yang kamu rasakan pada saat mengamati gambar ilustrasi tersebut?
Gambar cerita dari: Buku pelajaran;
Ceritakan kesan yang kamu tangkap dari gambar cerita:
Menceritakan gambar seorang guru yang sedang berdiskusi dengan 6 siswanya tentang cita-cita mereka. Buku ini merupakan buku kegiatan belajar siswa.
Gambar cerita 2 : Surat Kecil Untuk Tuhan Menceritakan Iklan tayanan Film ; yang menceritakan perjuangan seorang yang melawan sakit kanker; dan mempunyai pengharapan kepada Tuhan.
Gambar cerita 3 : Berani yuk Minum Obat. Ajakan kepada adik-adik untuk mau minum obat saat sakit agar segera sembuh.
Bersama dengan teman sekelompok, buatlah sebuah kliping dengan mengumpulkan gambar-gambar cerita yang ada di berbagai media. Carilah gambar-gambar cerita yang ada pada buku pelajaran, buku cerita, koran, majalah, brosur, dan poster yang ada di sekitarmu. Berilah keterangan asal gambar cerita dan kesan yang kamu tangkap dari gambar tersebut seperti contoh di atas.
1.Apa saja keterampilan menurutmu yang diperlukan untuk memahami konsep-konsep pembelajaran hari ini? 2.Konsep manakah yang ingin kamu dalami lebih lanjut? 3.Bagaimana kamu memanfaatkan sumber informasi di sekitarmu?
Bersama orang tuamu, carilah beberapa gambar cerita yang menjelaskan cara penggunaan beberapa alat elektronik yang ada di rumahmu. Apakah kamu dapat memahami gambar cerita tersebut? Bagaimana saranmu?
Dayu, terima kasih ya sudah mengajariku beberapa gerakan tari Bali termasuk pola lantainya.
Sama- sama Siti. Saya juga senang kamu mau tahu lebih banyak tentang beberapa tari daerah dari tempat asalku. Ini sebuah lukisan penari Pendet untukmu, Siti! Tari ini merupakan salah satu tari khas dari Bali yang memiliki makna dan tujuan tertentu. Pasti kamu ingin tahu lebih banyak tentang tari ini kan?
Tentu saja Dayu! Terima kasih sekali untuk lukisannya. Kamu memang teman yang baik.
Judul : Mengenal Tari Pendet dari Bali.
Tari Pendet merupakan salah satu tari tradisonal Bali yang sangat populer. Lahirnya tari Pendet berawal dari ritual sakral Odalan di Pura yang disebut dengan mamendet atau mendet. Mendet dimulai setelah pendeta Hindu mengumandangkan mantra dan setelah pementasan Topeng Sidakarya. Tari ini dipentaskan secara berpasangan atau secara masal dengan membawa perlengkapan, berupa bokor, sesajen, dan bunga.
Pendet disepakati lahir pada tahun 1950. Tari Pendet ini masih tetap mengandung kesan sakral dan religius meskipun dipentaskan di sebuah acara yang tidak berhubungan dengan kegiatan keagamaan. Pada tahun 1961, I Wayan Beratha memodifikasi tari Pendet hingga menjadi tari Pendet yang sering kita saksikan sekarang. Beliau juga menambah penari Pendet menjadi lima orang. Setahun kemudian, I Wayan Beratha dan kawan-kawan menyajikan tarian Pendet massal yang ditarikan oleh 800 orang penari untuk ditampilkan di Jakarta dalam acara pembukaan Asian Games. Kemudian pada tahun 1967, koreografer tari Pendet Modern, I Wayan Rindi, mengajarkan dan meneruskan tarian Pendet kepada generasi muda. Selain Pendet, beliau juga mengajarkan dan melestarikan tari Bali lainnya kepada keluarganya maupun lingkungan di luar keluarganya.
Tari Pendet menceritakan tentang dewi-dewi kahyangan yang turun ke bumi. Biasanya tari Pendet ini dibawakan secara berkelompok atau berpasangan oleh remaja putri. Para penari Pendet berbusana layaknya penari upacara keagamaan. Setiap penari akan membawa sesaji berupa bokor yang di dalamnya terdapat bunga warna-warni. Pada akhir tarian, bunga ini akan ditaburkan ke tamu undangan sebagai sebuah simbol penyambutan.
Tari Pendet menggunakan pola lantai yang sangat sederhana di- bandingkan pola lantai tarian bali lainnya. Tari Pendet hanya menggunakan pola lantai berbentuk huruf V, pola lantai lurus, dan pola menghadap ke samping kanan dan kiri. Seperti halnya tarian tradisional kebanyakan, pola lantai pada tari Pendet tidak memiliki makna khusus. Tidak seperti tari Bedhaya dari Yogyakarta yang memiliki makna di setiap pola lantai tariannya.
Sumber : http://seputaranbali.blogspot.co.id/2013/05/tari-pendet.html.
Apa saja hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan? Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya. Gunakanlah kalimat lengkap dan kata-kata baku dengan tepat.
Bacalah kembali bacaan di atas dengan saksama. Berilah garis bawah pada kalimat-kalimat yang mengandung pokok pikiran pada setiap paragrafnya. Buatlah sebuah diagram untuk menjelaskan pemahamanmu terhadap isi bacaan di atas. Tentukanlah pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan dan tuliskanlah di dalam setiap kotak yang tersedia. Satu kotak tentu mewakili satu paragraf. Berilah keterangan penghubung yang menghubungkan pokok pikiran bacaan dengan pokok pikiran di setiap paragrafnya pada titik-titik yang tersedia. Lakukanlah bersama dengan teman sebangkumu! Gunakan diagram di bawah ini untuk mengerjakannya.
Tuliskanlah pemahamanmu tentang isi bacaan berdasarkan diagram di atas dalam satu paragraf berikut.
Kamu mungkin dapat melihat bahwa pada tari daerah seperti tari Pendet menggunakan pola lantai tertentu pada tariannya. Pola lantai ini ada yang bermakna tertentu ada juga yang tidak. Tarian Bedhaya dari Jawa Tengah memiliki makna pada setiap pola lantai yang dibuat penari. Tetapi pada tari lainnya seperti tari Pendet, pola lantai tidak memiliki makna tertentu.
Sebelumnya, kamu telah mengubah untuk mengembangkan beberapa pola lantai pada gerakan-gerakan tari yang telah kamu pilih sebelumnya. Saat ini waktunya bagimu untuk menunjukkannya di depan teman-temanmu. Lakukan latihan sekali lagi agar gerak tarian yang kamu peragakan terlihat harmonis. Tunjukkan pola lantai apa saja yang kamu gunakan pada tarian tersebut.
Peragakanlah dengan sungguh-sungguh gerakan tari yang telah kamu pelajari di depan teman-temanmu. Berikan perhatian dan tanggapan kepada temanmu dari kelompok lain, pada saat mereka memeragakannya di depan kelas sebagai cara untuk mendukung usaha mereka.
Wah, kamu tadi dapat memeragakan pengembangan pola lantai tari dengan baik, Siti! Kamu cepat sekali belajar!
Terima kasih, kamu banyak memberikan semangat padaku, Dayu! Teman-teman sekelas kita pun memberikan dukungan pada saat setiap kelompok maju untuk memeragakan hasil kerja kelompoknya!
Ya. Setiap orang mempunyai hak untuk mendapatkan penghargaan atas usaha kerasnya, ya Siti! Dan tentu saja kewajibannya adalah dengan berlatih sungguh-sungguh agar tujuan dari usahanya tercapai!
Setiap kegiatan yang kita lakukan pasti melibatkan hak dan kewajiban. Baik hak dan kewajiban kita maupun orang lain. Baik yang berhubungan langsung dengan diri sendiri maupun dengan orang lain. Pada saat kamu mempresentasikan sesuatu, kamu mempunyai kewajiban untuk mempersiapkan dengan baik sehingga kamu berhak mendapatkan kepuasan atas usahamu.
Pada saat orang lain melakukan presentasi, kamu mempunyai kewajiban untuk memberikan kesempatan dan menghargai usahanya dengan memberikan perhatian dan tidak menertawakannya. Kewajiban yang kamu lakukan itu untuk membantu temanmu mendapatkan kesempatan presentasi dengan baik, sebagai haknya.
Dalam kehidupan sehari-hari, tentu banyak peristiwa yang melibatkan hak dan kewajibanmu sebagai seorang siswa maupun sebagai seorang anak. Lakukanlah kegiatan berikut ini untuk menggambarkan peristiwa kehidupan sehari-hari yang melibatkan hak dan kewajibanmu. 1, Pikirkanlah sebuah peristiwa yang terjadi pada hari ini atau sehari sebelumnya. 2, Ingatlah dan catatlah peristiwa yang menurutmu melibatkan hakmu dan kewajibanmu. 3, Tuliskan hasil identifikasimu ke dalam sebuah tulisan pendek. Jelaskan juga hak dan kewajiban yang terjadi pada peristiwa tersebut. Kamu dapat menggunakan contoh peristiwa siswa melakukan presentasi di depan kelas yang diuraikan di atas. 4, Gambarkanlah peristiwa pendek tersebut dalam bentuk komik. Gunakan contoh di bawah ini sebagai bantuan. 5, Gambarkan peristiwa tersebut dengan jelas. Tuliskan dialog di dalam gelembung pikiran dengan kalimat yang baik dan sederhana. 6, Gunakan pensil warna atau spidol untuk membuatnya menarik. 7, Pajang hasil karyamu di dinding kelas. Kesimpulan apa yang kamu dapatkan tentang penerapan hak dan kewajiban dalam kehidupan bermasyarakat yang kamu alami?
1, Apa saja nilai-nilai yang perlu dikembangkan pada saat kamu melakukan kerja sama dengan teman-temanmu?
2, Apa saja nilai dan sikap yang diperlukan ketika kamu mendengarkan presentasi teman-temanmu?
3, Bagaimana nilai-nilai itu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Adakah kesulitan yang kamu hadapi untuk melakukannya?
Tuliskanlah beberapa hak dan kewajiban yang kamu miliki di rumahmu. Buatlah sebuah janji pada sebuah kartu dan tuliskan dengan rapi. Tunjukkan kepada orang tuamu. Mintalah nasihat mereka bagaimana kamu dapat melakukan kewajibanmu dengan baik.
Saatnya berkemah! Kesempatan yang sangat jarang ini, disambut gembira oleh Siti dan teman-temannya. Kegiatan berkemah kali ini memang sebagai bagian kegiatan pramuka di sekolahnya. Malam itu, terlihat Siti, Dayu, Lani dan teman-temannya yang lain sedang berkumpul dekat api unggun yang telah disiapkan. Brrrr! Udara malam itu cukup dingin. Anak-anak dengan mengenakan baju hangat mereka masing-masing, duduk bercengkerama di sekitar api unggun sambil mengulurkan tangan mereka ke arah api unggun. Badan mereka pun terasa lebih hangat.
Siti : “Ini pertama kalinya aku mengikuti perkemahan di sekolah! Menyenangkan sekali!” Lani : ”Ini juga pengalaman pertamaku menikmati hangatnya api unggun bersama teman-temanku.” Siti : “Ya! Ternyata berada dekat api unggun seperti ini, dapat membantu menghangatkan tubuh, ya! Rasanya menyenangkan, karena dapat mengatasi hawa dingin di daerah ini. Mengapa bisa begitu, ya?” Dayu : “Pertanyaan itu juga yang dari tadi ada dalam pikiranku! Bagaimana bisa panas dari api unggun itu dapat kita rasakan meskipun kita berjarak dari sumber api itu. Pada jarak sejauh ini, kita sudah dapat merasakan panas yang berasal dari api unggun itu. Sepertinya jika kita semakin dekat ke sumber api, pasti kita akan merasa kepanasan, bukan? Tempat kita berada saat ini mungkin tempat yang paling nyaman karena jarak kita dengan api unggun cukup untuk membantu kita menghangatkan tubuh kita.” Siti : “Sepertinya pengamatanmu menarik, Dayu! Sebelumnya kita telah belajar tentang konduksi dan konveksi. Sepertinya apa yang kita alami sekarang ini, bukan contoh dari kedua cara perpindahan kalor itu. Mungkinkah ada cara perpindahan kalor yang lain?”
Judul Bacaan : Perpindahan Kalor secara Radiasi.
Bagaimana panas matahari dapat sampai ke bumi? Kalor dari panas matahari tidak dapat berpindah secara konduksi, karena udara yang terdapat dalam atmosfer termasuk konduktor yang paling buruk. Kalor dari matahari pun tidak dapat menghantar secara konveksi karena antara matahari dan bumi terdapat ruang hampa yang tidak menghantarkan kalor. Jadi, kalor dari matahari merambat ke bumi tanpa melalui zat perantara.
Proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara dinamakan ra- diasi. Dapatkah kamu mem- berikan contoh lainnya peram- batan kalor secara radiasi? Ketika kamu dan teman- temanmu pergi berkemah ke pegunungan, udara di pegunungan sangat dingin. Untuk menghangatkan badan, kamu perlu membuat api unggun. Nah, panas dari api unggun tersebut dapat sampai ke tubuhmu tanpa melalui zat perantara. Perpindahan panas seperti ini dikatakan secara radiasi.
Pernahkah kamu pergi ke luar rumah pada siang hari yang terik dengan menggunakan baju hitam? Apa yang kamu rasakan? Ketika kamu keluar rumah pada siang hari yang terik dengan menggunakan baju hitam, badanmu akan terasa panas. Hal ini disebabkan warna hitam merupakan penyerap kalor radiasi yang paling baik. Benda-benda berwarna hitam lebih banyak menyerap kalor dan memantulkan sebagian kalor jika dibandingkan dengan benda-benda yang berwarna putih dan berkilap. Sebaliknya, pada malam hari orang yang memakai baju hitam merasa lebih dingin daripada orang yang mengenakan baju putih. Tahukah kamu mengapa hal ini dapat terjadi? Hal tersebut dapat terjadi karena pakaian yang berwarna hitam menyerap kalor yang dikeluarkan tubuh.
Sumber Bacaan : IPA BSE Kelas 4dan 7, 2010, dengan penyesuaian.
Buatlah daftar hal-hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan. Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya. Gunakanlah kalimat lengkap dan kata-kata baku dengan tepat.
Lalu, buatlah sebuah diagram yang menjelaskan isi bacaan di setiap paragraf seperti yang telah dicontohkan pada pembelajaran kedua. Tentukanlah pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan. Buatlah garis dari judul bacaan yang mewakili pokok pikiran dari bacaan ke arah pokok pikiran dari masing- masing paragraf. Berilah keterangan bagaimana isi baca berhubungan dengan pokok pikiran di setiap paragrafnya. Lakukanlah bersama dengan teman sebangkumu! Buatlah diagrammu pada tempat yang disediakan di bawah ini.
Berdasarkan pemahamanmu terhadap bacaan di atas, jawablah pertanyaan berikut ini! 1.Apakah yang dimaksud dengan perpindahan panas secara radiasi? Perpindahan Kalor / panas, tanpa zat perantara.
2.Apakah perbedaan utama perpindahan panas secara radiasi dengan perpindahan panas secara konveksi? Konveksi membutuhkan zat perantara dan zat itu ikut berpindah, radiasi tidak membutuhkan sama sekali.
3.Apakah perbedaan utama perpindahan panas secara radiasi dengan perpindahan panas secara konduksi? Konduksi membutuhkan zat perantara dan zat itu tidak ikut berpindah, radiasi tidak membutuhkan sama sekali.
4.Jelaskan paling sedikit tiga contoh perpindahan panas secara radiasi yang kamu ketahui! sinar matahari, panas lampu, panas api unggun.
Jelaskanlah diagram yang kamu buat dengan menjelaskan hubungan setiap pokok pikiran yang kamu temukan di dalam bacaan tersebut di dalam kelompok kecil! Bandingkanlah hasil pekerjaan temanmu yang lain. Lakukanlah diskusi ketika ada pertanyaan di dalam kelompokmu. Lalu tuliskanlah pemahamanmu tentang isi bacaan dalam tulisan satu paragraf. Gunakan kalimat lengkap dan kata-kata baku.
Lakukanlah kegiatan berikut bersama dengan kelompokmu untuk membuktikan cara perpindahan panas secara radiasi. Persiapkanlah alat dan bahan yang diperlukan dan ikutilah langkah percobannya. Jangan lupa menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan kegiatan ini!
Alat dan Bahan: – satu batang lilin. – korek api. – penggaris.
Cara Kerja: 1.Nyalakan lilin dengan menggunakan korek api yang telah disiapkan.
2.Dekatkan tanganmu ke nyala api pada jarak 2 cm, gunakan penggaris untuk mengukur jarak (hati-hati jangan sampai menyentuh api). Apa yang kamu rasakan dan catatlah!
3.Pindahkan tanganmu pada jarak 4 cm dari nyala api. Apa yang kamu rasakan? Catatlah!
4.Pindahkan tanganmu pada jarak 8 cm dari nyala api. Apa yang kamu rasakan? Catatlah!
Pertanyaan: 1.Apa yang kamu rasakan ketika kamu mendekatkan tangan ke nyala api pada jarak 2 cm? Sangat Panas.
2.Apa yang kamu rasakan ketika kamu mendekatkan tangan ke nyala api pada jarak 4 cm? Berkurang Panasnya.
3.Apa yang kamu rasakan ketika kamu mendekatkan tangan ke nyala api pada jarak 8 cm? Hangat Saja.
4.Bagaimana panas dari nyala api bisa kamu rasakan? Indra peraba bisa membedakan suhu / panas, mestipun tidak sangat teliti bila dibandingkan termometer.
5 Apakah nama perpindahan panas yang terjadi pada percobaan di atas? radiasi, antara api dan tangan tidak ada zat perantara.
6. Sebutkan 3 contoh perpindahan panas lain secara radiasi yang terjadi di sekitar kita! panas matahari, panas api unggun, panas didekat kompor.
Percobaan tadi menarik sekali ya, Siti! Sejauh ini kita telah mempelajari tiga cara perpindahan kalor, ya! Konduksi, konveksi, dan radiasi!
Ya! Banyak hal yang dapat kita pelajari dari peristiwa kehidupan di sekitar kita ya! Dan selalu berguna untuk kehidupan kita. Termasuk janjimu untuk mengajariku beberapa pola lantai pada tari Bali itu, Dayu! Dapatkah kita melakukannya sekarang?
Masih ingatkah kamu dengan beberapa macam pola lantai yang digunakan penari pada beberapa tari daerah? Pelajari kembali contoh pola lantai tersebut. Cobalah untuk membedakan pola lantai tersebut berdasarkan jenis tari tunggal atau berkelompak dan ukuran tarian. Apakah ditarikan dalam kelompok kecil atau kolosal yang melibatkan lebih banyak orang?
Lakukanlah kegiatan berikut ini bersama dengan teman sekelompok yang terdiri atas 3 – 4 orang. 1, Pilihlah sebuah tari daerahmu yang paling kamu tahu. 2, Pelajari pola lantai yang digunakan pada tari tersebut. Apakah semua pola lantai yang kamu ketahui ada pada tari tersebut? 3, Perhatikanlah kembali gerakan-gerakan tari pada pola lantai tertentu. 4, Ubahlah pola lantai pada beberapa gerakan tari dengan pola lantai yang mungkin belum ada sebelumnya. Kamu juga dapat mengubah urutan pola lantai pada tari tersebut. 5, Cobalah pola lantai yang telah kamu ubah pada tari tersebut. Perhatikan apakah pola tersebut sesuai dengan yang kamu inginkan atau sesuai dengan rencana awalmu. Jika pola lantai tersebut kamu anggap tidak cukup baik diterapkan pada tari tersebut, kamu dapat melakukan perubahan kembali. 6, Demikian seterusnya hingga kamu dapat mencoba semua pola lantai yang kamu modifikasi dari tari tersebut. 7, Tunjukkan pola lantai yang telah kamu kembangkan pada tari daerah pilihanmu di depan kelas.
1, Apa saja sikap dan keterampilan yang kamu kembangkan pada kegiatan pembelajaran hari ini?
2, Apa saja tantangan yang kamu hadapi pada saat melakukan kegiatan pembelajaran hari ini? Bagaimana kamu mengatasinya?
3, Apa saja konsep yang ingin kamu dalami lebih lanjut? Bagaimana caramu melakukannya?
Bersama orang tuamu, buatlah gambar yang menunjukkan peristiwa radiasi pada kegiatan yang biasa kamu lakukan di rumah.
Masih ingatkah kamu, peristiwa terjadinya angin laut dan angin darat yang dimanfaatkan oleh para nelayan untuk melakukan kegiatan mereka? Perhatikanlah gambar di atas. Para nelayan Panti Ngrenehan, Gunung Kidul, Yogyakarta, kembali ke pantai ketika matahari telah naik pada siang hari. Mereka berangkat melaut pada malam dan dini hari, melaut ke tengah laut, dan menebarkan jala mereka untuk menangkap ikan. Ketika mereka telah menyentuh bibir pantai pada siang hari, mereka akan disambut oleh para nelayan lain untuk membantu menggeser perahu mereka ke daratan. Beberapa rekan nelayan lainnya, akan membantu nelayan penangkap ikan itu untuk menurunkan hasil tangkapannya, sedangkan nelayan yang lain membereskan peralatan menangkap ikan. Begitulah keseharian kegiatan para nelayan yang biasanya hidup berkelompok dalam sebuah perkampungan atau desa nelayan. Lalu, ke manakah hasil tangkapan ikan itu mereka bawa? Simaklah bacaan berikut ini dengan saksama.
Judul Bacaan : Kehidupan Nelayan Indonesia.
Perhatikanlah gambar di atas. Para nelayan dan pedagang ikan bertemu di sebuah tempat pelelangan ikan di salah satu tempat di Banda Aceh, Provinsi Nangroe Aceh Darusalam. Tempat pelelangan ikan merupakan tempat bertemunya para pembeli ikan dan para nelayan yang telah menangkap ikan. Para pembeli di pelelangan ikan, biasanya adalah para pedagang. Mereka akan menjual kembali hasil tangkapan para nelayan ini, kepada para konsumennya.
Tempat pelelangan ikan ramai setiap hari pada musim tangkap ikan. Akan tetapi, jika gelombang laut sedang besar dan cuaca buruk, tempat ini menjadi sepi. Para nelayan tidak dapat melaut, sehingga mereka tidak punya hasil tangkapan yang bisa dijual. Begitulah kehidupan para nelayan.
Para nelayan juga harus memelihara laut tempat mereka mencari ikan. Mereka tidak menggunakan zat berbahaya seperti racun dan bom ikan yang akan memusnahkan isi laut. Mereka menggunakan peralatan sederhana, seperti jala ikan biasa dan menggunakan perahu nelayan tradisional. Ketika perahu mereka telah penuh dengan muatan ikan, mereka akan kembali ke pantai untuk menjual tangkapan mereka. Mereka harus memastikan laut mereka tidak tercemar oleh zat-zat berbahaya yang dapat mengancam kehidupan biota laut dan kehidupan mereka sendiri.
Kehidupan para nelayan pun diwarnai dengan serangkaian kegiatan yang telah diturunkan dari nenek moyang mereka. Beberapa kegiatan seperti Perayaan Petik Laut dilakukan untuk memberikan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Acara ini pun dimaksudkan agar mereka terlindung dari bahaya dan laut menghasilkan banyak ikan untuk ditangkap.
Sumber : diolah dari berbagai sumber.
Buatlah daftar hal-hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan. Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya. Gunakanlah kalimat lengkap dan kata-kata baku dengan tepat.
Lalu, buatlah sebuah diagram yang menjelaskan isi bacaan di setiap paragraf, seperti yang telah dicontohkan pada pembelajaran kedua. Tentukanlah pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan. Buatlah garis dari judul bacaan yang mewakili pokok pikiran dari bacaan ke arah pokok pikiran dari masing- masing paragraf. Berilah keterangan hubungan antara isi bacaan dengan pokok pikiran di setiap paragrafnya. Lakukanlah bersama dengan teman sebangkumu! Buatlah diagrammu pada tempat yang disediakan di bawah ini.
Garisbawahi pokok pikiran di setiap paragraf dari bacaan di atas. Lalu buatlah pertanyaan dengan menggunakan kata tanya yang sesuai. Kamu dapat menggunakan kata tanya: apa, siapa, mengapa, kapan, bagaimana, dan di mana.
Tuliskanlah pemahamanmu tentang isi bacaan dalam tulisan satu paragraf berikut.
Jelaskanlah diagram yang kamu buat dengan menjelaskan hubungan setiap pokok pikiran yang kamu temukan di dalam bacaan tersebut di dalam kelompok kecil. Bandingkanlah hasil pekerjaanmu dengan hasil pekerjaan temanmu yang lain. Lakukanlah diskusi jika ada pertanyaan di dalam kelompokmu.
Judul Bacaan : Kegiatan Pelelangan Ikan.
Kegiatan pelelangan ikan merupakan sebuah kegiatan pertemuan antara para nelayan penangkap ikan sebagai penjual ikan dengan para pembeli, yang biasanya adalah para pedagang ikan. Dalam pelelangan ikan, para pembeli akan melakukan penawaran secara langsung yang dibantu oleh juru lelang. Para juru lelang ini akan menawarkan harga, dari harga paling rendah yang ditentukan penjual. Lalu para pembeli akan melakukan penawaran. Pembeli dengan harga penawaran tertinggi akan mendapatkan barangnya.
Para penjual adalah para nelayan yang biasanya menangkap ikan di laut secara berkelompok. Hasil tangkapan ikan segar mereka, akan dibawa ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) untuk ditimbang, lalu diletakkan berjajar dengan hasil tangkapan nelayan yang lain. Setelah semua hasil tangkapan ikan diletakkan dan semua pembeli siap melakukan pelelangan, juru lelang akan memulai proses jual beli. Kegiatan pelelangan ini biasanya hanya berlangsung beberapa jam saja, karena ikan segar harus segera dipasarkan. Para nelayan penangkap ikan, berharap hasil tangkapannya akan mendapatkan harga yang layak untuk memenuhi hidup keluarganya. Hasil penjualan ikan ini pun, harus dibagi dengan nelayan dalam kelompoknya.
Tempat Pelelangan Ikan (TPI) biasanya dibangun di daerah pelabuhan ikan, dimana para nelayan biasa berlabuh untuk membawa hasil tangkapannya. TPI biasanya dibangun oleh pemerintah setempat dengan tujuan untuk melindungi para nelayan agar hasil tangkapannya mendapatkan harga yang baik untuk memenuhi kehidupan keluarganya.
Pembeli ikan di tempat pelelangan, biasanya adalah pedagang besar yang akan menjual kembali hasil lelang ikan ke pasar-pasar. Para pembeli ikan ini tidak hanya berasal dari daerah setempat, bisa juga berasal dari tempat yang lain. Para pedagang ikan ini, akan menjual hasil laut terutama ke daerah-daerah yang jauh dari pantai, seperti di kota atau di daerah pegunungan. Oleh karenanya, para pedagang ini memerlukan alat transportasi untuk membawa barang dagangannya ke daerah-daerah lain yang membutuhkan.
Kegiatan pelelangan ikan merupakan salah satu contoh kegiatan yang di dalam masyarakat melibatkan interaksi atau hubungan antara individu, kelompok dan kehidupan sosialnya. Apa saja yang terjadi dalam sebuah kegiatan pelelangan ikan? Simaklah bacaan berikut ini!
Perhatikan kembali gambar dan bacaan tentang kehidupan nelayan dan kegiatan pelelangan ikan di atas. Amatilah, siapa saja yang terlibat dalam kegiatan pelelangan ikan tersebut? Apakah mereka mempunyai peran yang sama dalam kegiatan tersebut? Bagaimana interaksi yang terjadi di antara mereka?
Bersama dengan teman sebangkumu, cobalah untuk menentukan peran setiap orang yang terlibat di dalam kegiatan pelelangan ikan tersebut. Tuliskanlah hasil identifikasi di dalam tabel di bawah ini.
Kesimpulan apa yang dapat kamu ambil dari hasil pengamatanmu?
Kamu tentu tahu bahwa setiap warga negara, apa pun kegiatannya, memiliki hak dan kewajiban tertentu. Setiap kegiatan yang dilakukan sebagai bentuk interaksi dengan lingkungannya, akan memberikan pengaruh secara ekonomi dan sosial budaya dalam masyarakat tersebut. Perhatikan kembali kehidupan nelayan dan kegiatan pelelangan ikan pada bacaan sebelumnya. Banyak orang yang terlibat dalam kegiatan itu. Setiap yang terlibat, memiliki peran yang berbeda agar kegiatan pelelangan itu berjalan sesuai tujuannya. Orang-orang yang mempunyai peran berbeda tersebut, juga memiliki hak dan kewajiban yang berbeda satu dengan yang lain. Bersama dengan teman sekelompokmu, lakukan pengamatan dan diskusi terhadap kegiatan pelelangan ikan tersebut. Tentukanlah peran setiap orang yang terlibat di dalamnya, juga hak dan kewajibannya. Gunakan peta pikiran berikut untuk menuliskan ide dan pendapatmu.
Kegiatan pelelangan ikan, merupakan salah satu contoh terjadinya interaksi masyarakat terhadap lingkungannya untuk membangun perekonomian dan kehidupan sosial budaya mereka. Kamu juga dapat mengamati bahwa setiap kegiatan dalam masyarakat, melibatkan pemenuhan hak dan kewajiban setiap orang di dalamnya.
Banyak kegiatan masyarakat yang dapat kamu amati di sekitarmu. Oleh karena itu, lakukanlah kegiatan berikut ini dalam kelompok. Setiap kelompok mendapatkan tugas mengamati kegiatan masyarakat di tempat yang berbeda. Jika kamu tidak dapat mengamati langsung kegiatan tersebut, kamu dapat mengamati melalui gambar.
Ikutilah langkah kegiatan sebagai berikut. 1, Bekerjalah dalam kelompok yang terdiri atas paling sedikit 3-4 orang. Setiap kelompok akan mengamati tempat-tempat berikut ini: Pasar; Balai Desa; Puskesmas; Kantor Pos.
2.Masing-masing kelompok diminta untuk membuat buku tentang hak dan kewajiban dalam masyarakat sesuai tempat yang diamati.
Buku tersebut berisi :
Halaman 1 : Sampul yang berisi tempelan gambar sesuai topik kelompok. Gambar dapat diperoleh dari majalah, koran, media lainnya atau bisa digambar sendiri.
Halaman 2 : Amati orang-orang yang terlibat dalam kegiatan di tempat-tempat tersebut, misalnya di pasar ada pedagang, penjual, pengangkut sampah. Catat peran orang-orang yang terlibat dalam kegiatan tersebut dalam pembangunan ekonomi di tempat tersebut.
Halaman 3 : Diskusikan dan catat hak dan kewajiban orang-orang sesuai peran mereka.
Halaman 4 : Buatlah sebuah peta pikiran yang mencakup semua hal penting yang dibahas dalam buku.
Bersama dengan kelompokmu presentasikan buku yang telah dibuat di depan kelas.
1.Apa saja hak dan kewajiban yang telah kamu ketahui dan lakukan pada pembelajaran hari ini?
2.Apa saja hak dan kewajiban yang dapat kamu lihat pada kegiatan pembelajaran di kelas hari ini? Adakah interaksi sosial yang terjadi? Apakah manfaatnya buatmu sebagai siswa?
Diskusikanlah dengan orang tuamu untuk mengidentifikasi hak dan kewajiban setiap anggota keluargamu di rumah.
Perhatikanlah gambar di atas dengan saksama! Gambar tersebut menunjukkan kegiatan nelayan setelah pulang dari melaut. Mereka biasanya pergi secara berkelompok pada malam hari dan pulang keesokan paginya. Mengapa demikian? Ingatkah kamu bahwa mereka menerapkan prinsip perpindahan panas secara konveksi? Bagaimana peristiwa konveksi tersebut membantu para nelayan untuk berlayar pada malam hari dan pulang pada pagi hari? Apakah yang terjadi jika mereka pergi dengan cara sebaliknya?
Nenek moyang kita selalu melihat peristiwa alam untuk memenuhi kebutuhannya. Seperti nelayan yang tahu kapan harus pergi melaut.
Wah, kamu betul sekali, Din! Sebagai penggemar ikan laut, keluargaku selalu makan ikan setiap hari. Kami harus berterima kasih kepada para nelayan yang telah menangkapnya dan menjualnya untuk kami.
Iya, Siti. Ikan yang keluargamu nikmati setiap hari itu adalah hasil dari interaksi nelayan dengan lingkungan alamnya. Lalu, bagaimana pengaruh kegiatan tersebut kepada para nelayan itu sendiri ya? Sepertinya perlu dicari tahu!
Kamu tentu tahu bahwa manusia, memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup manusia berupa kebutuhan pokok, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier. Setiap kali manusia melakukan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, selalu memberikan pengaruh kepada lingkungannya, baik lingkungan alam, maupun lingkungan ekonomi, sosial, dan budaya.
Bacalah artikel berikut untuk memahami salah satu sisi kehidupan nelayan dalam membangun kesejahteraan hidupnya.
Judul Bacaan : Kehidupan Nelayan Pemburu Paus.
Desa Lamalera, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, merupakan salah satu desa nelayan tradisional yang menjadikan laut sebagai ladang kehidupan mereka. Laut adalah ibu yang memberikan kehidupan sejak zaman nenek moyang mereka. Dari hasil laut, masyarakat di desa ini telah berhasil mengirimkan anak-anak mereka untuk bersekolah dan pada akhirnya bekerja.
Peta Pulau Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Masyarakat nelayan di desa Lamalera, memiliki tradisi berburu paus yang telah diturunkan bertahun-tahun oleh nenek moyang mereka. Tidak sembarang paus yang mereka buru, hanya paus yang sudah tua saja yang mereka buru. Jika mereka menemukan paus muda, masyarakat nelayan di desa ini akan mengembalikannya ke laut lepas. Mereka pun bersepakat secara adat bahwa dalam setahun, tidak boleh lebih dari 15 paus yang mereka buru. Dengan demikian, mereka tetap menjaga agar paus tidak punah.
Untuk berburu paus, para nelayan melakukan pemantauan dari bibir pantai dan dari atas bukit. Ada beberapa orang yang senantiasa berada di bukit itu untuk memantau, sambil melakukan kegiatan lainnya seperti memperbaiki jala, menganyam atap perahu dari daun lontar, memasak, atau membaca buku.
Jika mereka melihat paus, mereka akan berteriak “baleo” yang berarti paus. Teriakan itu, membuat para nelayan yang berada di bibir pantai segera bersiap melaut. Mereka akan mengirimkan sebuah perahu untuk mengamati jenis dan umur paus. Jika mereka melihat paus itu layak ditangkap, mereka akan akan memanggil perahu-perahu lain untuk mendekat.
Daging dan minyak paus yang berhasil ditangkap kemudian akan dibagi ke seluruh warga desa. Pembagian diutamakan bagi janda dan yatim piatu, baru kemudian kepada penangkap paus, pemilik perahu, lalu kepada masyarakat lainnya. Daging dan ikan paus ini dapat ditukar dengan jagung, umbi-umbian, buah-buahan, dan sayuran dari masyarakat pegunungan. Kegiatan barter ini dilakukan di Pasar Wulandoni, sekitar 3 km dari Lamalera.
(penulis : Kornelis Kewa Ama, Kompas, 4 maret 2017, dengan penyesuaian).
Bacaan di atas merupakan salah satu teks penjelasan yang dimuat pada sebuah surat kabar. Surat kabar merupakan salah satu jenis media cetak yang paling banyak digunakan masyarakat. Surat kabar atau koran merupakan salah satu media cetak yang dapat memberikan berbagai macam informasi. Untuk memahami sebuah teks penjelasan pada bacaan di atas, kamu perlu mengetahui pokok pikiran di setiap paragrafnya. Temukanlah pokok-pokok pikiran dalam setiap paragraf dengan melakukan kegiatan berikut ini.
1, Siapkan sejumlah kartu atau kartu pokok pikiran seperti contoh di bawah ini sesuai dengan jumlah paragraf pada bacaan di atas.
2, Bacalah kembali bacaan tersebut dan temukan pokok pikiran di setiap paragrafnya.
3, Tuliskanlah pokok pikiran tersebut pada kartu yang telah kamu siapkan.
4, Diskusikanlah pokok pikiran dengan teman-teman di dalam kelompokmu. Berikan komentar dan saran yang membangun untuk setiap pokok pikiran yang dibuat temanmu.
5, Kelompokan pokok pikiran yang sama pada setiap paragraf.
6, Ambillah sebuah karton, lalu tuliskan di bagian paling atas judul bacaan.
7, Buatlah garis-garis penghubung sesuai jumlah paragraf yang ada.
8, Tempelkan semua pokok pikiran yang dibuat teman sekelompokmu sesuai paragrafnya.
9, Buatlah sebuah paragraf untuk membuat kesimpulan terhadap bacaan tersebut.
10, Presentasikanlah hasil analisis bacaanmu di depan kelas.
Dalam kehidupan sehari-hari, ada banyak hal yang ingin kamu ketahui tentang peristiwa yang terjadi di sekitarmu. Bertanya merupakan kegiatan mencari jawaban tentang sesuatu yang belum diketahui. Kita dapat bertanya kepada siapa pun, termasuk kepada teman sebaya. Kegiatan bertanya juga dapat menjadi kegiatan awal sebuah diskusi.
Ikutilah tahapan kegiatan berikut ini dengan saksama di dalam kelompok yang terdiri atas 4 – 5 orang. 1, Buatlah dua pertanyaan berdasarkan bacaan. 2, Tuliskanlah pertanyaanmu di selembar kertas kecil. Tuliskan nama dan pertanyaanmu dengan jelas dan menggunakan kalimat tanya yang benar. 3, Gulunglah kertas pertanyaanmu lalu masukkan ke dalam sebuah wadah. 4, Secara bergiliran anggota kelompok mengambil gulungan kertas dari dalam wadah. 5, Setelah semuanya mendapatkan sebuah gulungan kertas, bukalah lembar pertanyaan secara bersamaan. 6, Lalu tuliskan jawabannya di bawah pertanyaan tersebut. 7, Tempelkan kertas pertanyaan dan jawabannya di salah satu dinding kelas. Lakukan kegiatan yang sama untuk pertanyaan kedua.
Luasnya lautan dan samudra yang mengelilingi wilayah Indonesia, memengaruhi kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat nelayan setempat. Interaksi masyarakat nelayan dengan lingkungannya sangatlah erat. Keterikatan antara masyarakat nelayan dengan lingkungannya terwujud salah satunya melalui kegiatan upacara tradisi nelayan. Setiap masyarakat nelayan di Indonesia memiliki kegiatan yang berbeda sebagai bagian dari upacara tradisi. Salah satunya adalah masyarakat nelayan Pantai Malo, Kokorotan, Sumatra Utara.
Bacalah artikel berikut ini dengan saksama.
Judul Bacaan : Festival Mane’e, Tradisi Nelayan di Pantai Malo.
Festival Mane’e, merupakan tradisi adat untuk penangkapan ikan. Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Pantai Malo, Kokorotan, Sulawesi Utara. Ritual ini biasa disebut dengan ritual menangkap ikan dengan doa-doa dalam bahasa adat kuno. Mereka berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar nelayan mendapatkan tangkapan yang banyak, dan mendapatkan perlindungan agar terhindar dari bahaya.
Penangkapan ikan dimulai dengan berkumpulnya para pemuka adat bersama perwakilan pemerintah setempat. Mereka bermusyawarah untuk menentukan tanggal yang tepat untuk melakukan ritual mane’e. Selanjutnya, para pemuka adat ini akan memanjatkan doa-doa dalam bahasa adat kuno. Sementara, masyarakat lainnya mengumpul- kan tali dan janur (daun kelapa yang masih muda) untuk dibuat jaring yang disebut dengan sammy.
Tibalah hari yang ditentukan untuk melaksanakan ritual mane’e. Para pemuka adat dan pemerintah setempat, membawa sammy ke Pantai Malo. Beramai-ramai mereka menariknya sepanjang mungkin ke arah laut hingga membentuk sebuah kolam. Ketika ikan-ikan telah banyak terperangkap ke dalam sammy, masyarakat pun mulai menangkapnya. Hasil tangkapan ikan ini akan disantap bersama dalam pesta rakyat yang digelar saat itu. Ada hal yang menarik sepanjang ritual hingga pesta rakyat ini, yaitu masyarakat dilarang mengenakan pakaian berwarna merah sebagai pantangan.
Peta Lokasi Pantai Malo, Kokorotan, Sulawesi Utara.
Ritual seperti ini masih dilaksanakan hingga kini. Masyarakat meyakini ritual ini sebagai ucapan syukur dan permohonan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, kegiatan ini mengandung nilai-nilai kebersamaan antar anggota masyarakat dan kepedulian untuk memelihara laut sebagai sumber kehidupan masyarakat. Nilai-nilai kerja sama, persatuan dan kesatuan pun, sangat bisa dirasakan sepanjang persiapan hingga dilaksanakannya ritual ini.
Sumber artikel : Berani, Weekly newspaper, No 15, 2015, dengan penyesuaian.
Berdasarkan bacaan di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut ini! 1.Apakah tujuan dilaksanakannya Festival Mane’e tersebut?
2.Siapa saja yang berperan penting dalam upacara tersebut?
3.Menurutmu, apa manfaat kegiatan upacara tradisi nelayan terhadap kesejahteraan nelayan dan kehidupan masyarakat nelayan setempat?
4.Adakah hal menarik yang kamu dapatkan dari kegiatan upacara nelayan tersebut?
5.Adakah kegiatan serupa yang dilakukan oleh masyarakat nelayan yang berada paling dekat dari tempat tinggalmu? Jika ada, ceritakanlah!
Kegiatan nelayan di pantai dan laut tidak hanya untuk pembangunan ekonomi, tetapi juga untuk membangun kehidupan sosial budaya masyarakat. Kegiatan ini dilakukan untuk meneruskan budaya kehidupan masyarakat nelayan yang telah dilakukan bertahun-tahun. Kegiatan masyarakat nelayan di satu tempat dan tempat lain tidaklah sama. Hal ini dipengaruhi juga oleh kehidupan sosial masyarakatnya.
Kehidupan masyarakat di sekitarmu mungkin juga memiliki keunikan sendiri. Oleh karenanya, lakukanlah kegiatan pengamatan sebagai berikut: 1, Bekerjalah bersama dengan temanmu yang tinggal di daerah yang sama atau berdekatan. 2, Amatilah kehidupan masyarakat di sekitar tempat tinggalmu. 3, Identifikasi kegiatan masyarakat untuk membangun ekonominya, misalnya ada yang berdagang, bertani atau menangkap ikan. 4, Identifikasi kegiatan kemasyarakatan yang terjadi di daerah tempat tinggalmu. Misalnya, kegiatan bersama yang dilakukan anggota masyarakat. 5, Tuliskanlah hasil pengamatanmu ke dalam bentuk laporan singkat dengan menggunakan format “Laporan Hasil Pengamatan” seperti contoh di bawah ini! Yang terdiri dari : Judul Hasil Pengamatan; Tempat Pengamatan; Hal yang diamati; Hasil Pengamatan.
Saya suka membaca kisah Pak Budi yang pantang menyerah meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Beliau berhak atas penghidupan yang layak karena usahanya yang tak kenal lelah.
Saya setuju dengan kamu, Dayu! Semua orang berhak atas kehidupan ekonomi yang baik. Tetapi semua orang juga punya kewajiban untuk mengusahakannya. Sama dengan kita sebagai pelajar, ya Dayu! Selain punya hak, kita pun punya kewajiban!
Judul Bacaan : Kewajiban Warga Negara Indonesia.
Setiap warga negara di Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang tidak terpisahkan Ada hak, maka di sana juga ada kewajiban. Sebagai warga Negara Republik Indonesia, hak dan kewajiban warga negaranya diatur di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Yang termasuk dalam hak warga negara Indonesia sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) antara lain adalah sebagai berikut.
1, Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan (pasal 27 ayat 1). 2, Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak (Pasal 27 ayat 2). 3, Setiap warga negara berhak dalam usaha pembelaan negara (Pasal 30 ayat 1). 4.Setiap warga Negara berhak untuk berserikat dan berkumpul dan mengeluarkan pendapatnya (Pasal 28). 5, Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai (Pasal 29 ayat 2). 6, Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran (Pasal 31 ayat 1). 7, Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI dari serangan musuh (pasal 30 ayat 1).
Selain mengetahui hak warga negara, kita pun harus tahu tentang kewajiban kita sebagai warga negara. Ada kewajiban yang harus kita lakukan dengan penuh tanggung jawab karena menyangkut hak orang lain. Ada juga kewajiban yang bersifat pribadi. Berikut adalah beberapa contoh kewajiban warga negara Indonesia. 1, Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) (Pasal 23A). 2, Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya (Pasal 27 ayat 1). 3, Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara Indonesia dari serangan musuh (pasal 30 ayat 1). 4, Setiap warga negara wajib untuk menghormati hak asasi orang lain dan menjunjung tinggi moral, nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum. 5, Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik. 6, Setiap warga negara wajib untuk mengikuti pendidikan dasar yang sepenuhnya dibiayai oleh Negara.
Dengan menggunakan bacaan tentang nelayan Lamalera dan nelayan Pantai Malo, diskusikan hak-hak dan kewajiban apa saja yang dimiliki oleh para nelayan tersebut. Bagaimana dengan warga negara yang lain, misalnya para guru? Bagaimana hak dan kewajiban mereka? Bagaimana dengan kamu sebagai siswa? Apa saja hak dan kewajiban kalian?
Gunakan tabel berikut ini untuk melakukan analisis terhadap hak dan kewajiban warga negara sesuai cara interaksinya dengan lingkungan sekitarnya. Bandingkanlah hak dan kewajiban para nelayan, para petani, dan juga pelajar seperti kamu.
Diskusikan dan presentasikanlah hasil diskusimu di depan kelas. Dengarkan dan cermatilah ketika kelompok yang lain melakukan presentasi. Catatlah hal- hal menarik dari semua presentasi yang dilakukan teman-teman kelasmu. Lalu tuliskanlah kesimpulanmu.
Apakah kamu melihat persamaan dan perbedaan antara hak dan kewajiban dari para guru, nelayan, dan kamu sebagai seorang siswa? Kamu tentu tahu bahwa setiap hak dapat diusahakan melalui kewajiban, baik kewajiban yang menyangkut hak orang lain, maupun kewajiban pribadi.
Cobalah renungkan, kewajiban apa saja yang harus kamu lakukan dan tingkatkan sebagai seorang siswa? Tuliskanlah beberapa kewajiban yang harus kamu tingkatkan ke dalam sebuah janji yang harus kamu ingat untuk dilakukan. Tuliskanlah dengan kalimat yang jelas dan singkat sehingga kamu mudah mengingatnya di tempat yang disediakan di bawah ini!
1.Apa saja sikap dan keterampilan yang kamu kembangkan pada hari ini?
2.Apa saja tantangan yang kamu hadapi untuk melakukan kewajibanmu sebagai seorang pelajar? Bagaimanakah caramu untuk mengatasinya?
Tunjukkan janjimu untuk melakukan kewajibanmu sebagai seorang pelajar kepada orang tuamu. Diskusikanlah dengan orang tuamu, bagaimana kamu akan melakukan kewajiban itu. Mintalah bantuan mereka untuk selalu mengingatkan dan mendorongmu melakukan kewajibanmu.
Brrrr! Udara di luar dingin sekali sore ini! Angin bertiup cukup kencang, sehingga Siti segera menutup pintu rumahnya. Siti kembali ke dapur untuk menemani ibunya memasak. Siti melihat ibunya menjerang air untuk membuat teh.
Siti : “Ibu, mengapa air di dalam panci itu bisa mendidih jika terus dijerang di atas api kompor itu? Padahal air itu tidak terkena api kompor langsung.”
Ibu : “Pertanyaan bagus, Siti. Kemarin kamu bercerita tentang perpindahan panas yang membuat panci logam ini menjadi panas jika diletakkan di atas api. Kali ini kamu penasaran dengan bagaimana air itu bisa mendidih.”
Siti : “Iya, Bu. Kemarin aku membuat percobaan tentang konduksi, cara mengalirkan panas yang tidak menyebabkan perpindahan zat perantaranya. Misalnya, sendok logam yang terasa panas jika dimasukkan ke dalam air yang panas. “
Ibu : “Baiklah, Ibu mengerti, kamu pasti masih sangat penasaran. Bagaimana kalau kita diskusikan dengan Ayah? Sekalian kamu bawakan teh hangat yang kamu buat itu untuk beliau.”
Siti : “Ide yang bagus, Bu!”
Judul Bacaan : Perpindahan Panas atau Kalor secara Konveksi.
Perpindahan kalor secara konveksi ialah perpindahan kalor yang disertai dengan perpindahan zat perantaranya. Umumnya peristiwa perpindahan kalor secara konveksi terjadi pada zat cair dan gas. Zat yang menerima kalor akan memuai dan menjadi lebih ringan sehingga akan bergerak ke atas. Saat zat yang lebih ringan tersebut pindah ke atas, molekul zat yang ada di atasnya akan menggantikannya.
Perpindahan secara konveksi dapat diumpamakan dengan kegiatan memindahkan setumpuk buku dari satu tempat ke tempat lain. Ketika kamu memindahkan buku tersebut ke tempat lain, tentu kamu akan ikut bersama dengan buku-buku tersebut. Jika buku-buku itu diumpamakan sebagai energi panas dan kamu adalah medianya, maka perpindahan kalor dengan cara konveksi akan menyertakan perantaranya.
Peristiwa konveksi terjadi pada saat merebus air. Air yang letaknya dekat dengan api akan mendapat panas sehingga air menjadi lebih ringan. Air akan bergerak ke atas dan digantikan oleh air yang ada di atasnya. Demikian seterusnya.
Perpindahan kalor secara konveksi juga mengakibatkan terjadinya angin darat dan angin laut. Angin darat terjadi karena udara di darat pada malam hari lebih cepat dingin daripada udara di laut, sehingga udara yang berada di atas laut akan naik dan udara dari darat akan menggantikan posisi udara yang naik tadi. Angin laut terjadi karena pada siang hari daratan lebih cepat panas dibandingkan di laut, sehingga udara di darat akan naik dan udara dari laut akan mengalir ke darat menggantikan tempat udara yang naik tadi. Keadaan ini digunakan para nelayan untuk pergi melaut pada malam hari dan kembali ke darat pada pagi atau siang hari. Sedangkan contoh peristiwa konveksi yang lain adalah penggunaan cerobong asap pada pabrik. Apakah di rumahmu dipasang jendela ventilasi? Pemanfaatan ventilasi sebagai sirkulasi udara di dalam rumah juga memanfaatkan perpindahan panas secara konveksi.
Sumber bacaan : IPA BSE Kelas 4 dan 7, dengan penyesuaian.
Berdasarkan bacaan di atas, buatlah sebuah diagram yang menjelaskan pemahamanmu tentang konsep perpindahan panas secara konveksi sesuai pemahamanmu. Beberapa kata bantu telah dituliskan untuk mempermudah kamu menuliskan kata-kata atau kalimat penting yang mewakili setiap paragraf. Lakukanlah kegiatan ini bersama dengan teman sebangkumu.
Peristiwa perpindahan panas secara konveksi sering terjadi di sekitar kita. Namun, terkadang kita tidak menyadarinya. Mari lakukan kegiatan berikut untuk membuktikan peristiwa yang menunjukkan terjadinya perpindahan panas secara konveksi. Lakukanlah kegiatan ini di dalam kelompok. Pastikan setiap anggota sudah mengetahui tugas dan tanggung jawabnya masing- masing.
Judul : Menyelidiki Perpindahan Panas secara Konveksi.
Alat dan Bahan yang Perlu Disiapkan: – Segelas air panas. – Es batu. – Air matang suhu ruang (untuk membuat es batu). – 1 buah kantung plastik ukuran kecil. – 1 buah karet gelang. – Pewarna makanan.
Percobaan ini memerlukan beberapa es batu berwarna. Oleh karena itu, buatlah es batu berwarna terlebih dahulu. Kamu dapat membuatnya sehari sebelum kegiatan percobaan ini. Ikutilah langkah berikut ini.
Membuat es batu berwarna – Campurkan setetes pewarna makanan ke dalam air matang suhu ruang. – Masukkan air yang telah diwarnai ke dalam kantong plastik. – Ikat kantong plastik tersebut dengan karet gelang. – Masukkan kantong plastik berisi air ke dalam lemari es sampai membeku. Es batu berwarna ini dapat diganti dengan es lilin warna-warni yang mungkin mudah didapatkan.
Langkah Kegiatan Percobaan: – Siapkan satu buah gelas ukuran sedang. Isi dengan air panas. Usahakan gelas cukup besar sehingga dapat memuat es batu yang telah dibuat sebelumnya. – Masukkan es batu berwarna ke dalam gelas air panas. – Amati es batu yang ada di dalam gelas berisi air panas tersebut! – Catat apa yang terjadi dengan es batu berwarna tersebut!
Setelah melakukan percobaan tersebut, jawablah pertanyaan panduan berikut ini! 1.Bagaimana bentuk es batu setelah dimasukkan ke dalam air panas? berubah menjadi cair . Apakah es batu mencair? Ya. Mengapa demikian? Karena Suhu es batu naik, setelah bercampur dengan air.
2.Es batu mencair karena mendapatkan panas. Berasal dari manakah panas tersebut? dari air panas.
3.Apakah zat perantara pada percobaan ini? air
4.Termasuk peristiwa apakah perpindahan panas pada percobaan ini? konveksi. Mengapa demikian? air panas bercampur dengan es.
5.Sebutkan 3 contoh peristiwa perpindahan panas secara konveksi yang terjadi di sekitar kita!
Kesimpulan : Peristiwa penghantaran panas dimana zat perantaranya ikut berpindah disebut Konveksi.
Menarik sekali kegiatan percobaan tadi ya! Apakah kamu melihat sesuatu yang menarik dari percobaan tadi, Dayu? Tentu saja Siti! Saya melihat ada pola aliran panas yang terlihat pada es batu berwarna tersebut! Bentuknya bagus, meliuk seperti penari. Wah, kamu pandai membuat persamaan Dayu! Apakah sekarang saatnya kamu berlatih menari, Dayu? Bolehkah aku ikut bersamamu? Saya ingin mengamati beberapa gerakan tari daerahmu!
Sebagaimana kamu tahu, negeri kita memiliki berbagai bentuk seni daerah yang diturunkan dari sejak dahulu kala. Salah satu bentuk seni itu adalah seni tari. Dalam setiap seni tari, melibatkan penari dan pemain musik. Para penari menyampaikan pesan melalui gerakan-gerakan yang ditunjukkan kepada penontonnya. Pada saat menari, para penari akan membentuk sebuah formasi menari tertentu. Apa itu formasi menari?
Judul Bacaan : Pola Lantai dalam Seni Tari.
Pernahkah kamu memperhatikan sebuah pertunjukan tari? Atau mungkin kamu pernah ikut latihan menari di sanggar atau di sekolah? Pada beberapa tarian, terutama tari kelompok, para penari membentuk posisi tertentu dalam tarian. Ada sebuah tari yang jika diamati, posisi penari membuat bentuk atau formasi tertentu. Bentuk atau formasi tertentu yang dibuat penari dalam sebuah tari dinamakan pola lantai.
Pola lantai merupakan garis yang dilalui penari pada saat melakukan gerak tari. Pola lantai ini dilakukan baik oleh penari tunggal, berpasangan, atau penari
kelompok. Dalam tarian, terdapat dua pola garis dasar pada lantai, yaitu garis lurus dan lengkung. Pola garis lurus terdiri atas pola lantai horizontal, vertikal, dan diagonal. Pengembangan pola lantai lurus Garis horisontal, Garis vertikal, dapat berupa pola lantai zig-zag, segitiga, segi empat, dan segi lima (perhatikan gambar A).
Garis miring/diagonal Garis lengkung/curve, Pola lantai dalam seni tari.
Selain garis lurus, terdapat juga pola garis lengkung. Pola ini pun dapat dikembangkan menjadi berbagai pola lantai. Pola lantai itu antara lain berupa lingkaran, angka delapan, garis lengkung ke depan, dan garis lengkung ke belakang (lihat gambar B).
Berikut adalah dua jenis tari daerah yang memiliki pola lantai yang berbeda. Tari pertama adalah Tari Jaran Kepang yang berasal dari Yogyakarta. Tari Jaran Kepang mempunyai pola lantai gabungan antara pola lantai lurus dan lengkung yang sederhana. Pola lantai yang digunakan pada tari ini antara lain pola melingkar, garis lurus ke depan, dan garis horizontal. Pola lantai pada Tari Jaran Kepang tidak memiliki makna tertentu. Pola lantai dibuat untuk formasi penari.
Berbeda dengan Tari Bedhaya Semang yang juga berasal dari Yogyakarta. Tari klasik ini mempunyai pola lantai yang sudah tertentu dan mempunyai makna tertentu. Pola lantai yang digunakan pada tari ini pun memiliki nama tertentu, seperti gawang jejer wayang, gawang tiga- tiga, gawang perang, dan gawang kalajengking.
Sumber bacaan: Ari Subekti, Seni Budaya dan Ketreampilan SD Kelas 6, Pusbuk, 2010.
Membuat ringkasan merupakan salah satu kegiatan yang paling sering di- lakukan untuk mengetahui isi bacaan. Meringkas dapat dilakukan dengan cara menemukan pokok pikiran dan informasi penting dalam sebuah bacaan.
Bersama dengan teman sebangkumu, lakukanlah kegiatan berikut ini. 1.Secara bergantian, bacalah bacaan di atas dengan intonasi dan lafal yang jelas. 2.Ketika temanmu membacakan, tuliskanlah kata-kata atau kalimat penting dari bacaan tersebut di dalam buku tulismu. Mintalah temanmu yang membacakan bacaan untuk berhenti setiap satu paragraf, untuk memberikan kesempatan kepadamu menuliskan kalimat atau kata-kata penting dari bacaan. 3.Lakukanlah secara bergantian. 4.Perlihatkanlah hasil ringkasanmu kepada temanmu. Adakah persamaan atau perbedaan dari catatan kalian? 5.Bagaimana pendapatmu?
Perhatikanlah gambar tari di bawah ini! Bersama dengan teman sekelompokmu, tentukan nama dan gambar pola lantai pada setiap tari daerah di bawah ini. Lalu pilihlah salah satu tari daerah tersebut. Bersama dengan teman sekelompokmu, peragakanlah pola lantai yang dilakukan oleh penari pada tari tersebut. Gambarkanlah pola lantai tari tersebut!
Tari saman dari aceh menggunakan pola lantai garis lurus secara horizontal yang menunjukkan : hubungan antar manusia.
Jumlah penari dalam tarian ini ialah 9 orang penari perempuan dan 3 orang penari laki-laki. Di antara dua belas penari tersebut satu orang bertugas memegang payung, dua orang pengawal, dan sisanya menari. Gerakan melenggang, sembah tinggi, merentang kepak, berhias (memasang cincin, gelang, anting, serta bedak gincu dan calak), gerakan putar setengah, putar penuh menjadi bagian dari tarian ini. Gerakan tersebut dilakukan dalam posisi level rendah dan sedang sedangkan pola lantai yang dimainkan disesuaikan dengan kebutuhan dan tempat pementasan.
Gerakan tarian ini terdiri dari sembah tari, yaitu tangan diangkat di atas bahu. Kemudian penari akan melakukan sembah tamu, yaitu gerakan tangan yang mengangkat tangan ke atas dada. Setelah itu penyerah siri melakukan pose setengah jongkok dan setengah berdiri untuk tarian yang dilakukan di luar rumah, sementara itu gerakan lantai dilakukan untuk tarian yang dilakukan di dalam rumah.
1.Apa saja hal penting atau konsep yang sudah kamu pelajari pada kegiatan pembelajaran hari ini?
2.Konsep apa yang belum kamu pahami? Bagaimana caramu agar kamu dapat memahaminya?
3.Apa saja sikap dan keterampilan yang kamu kembangkan pada kegiatan pembelajaran hari ini?
Buatlah daftar peristiwa yang mungkin terjadi di rumahmu yang menunjukkan terjadinya peristiwa perpindahan kalor secara konveksi.
Perhatikanlah kedua gambar di atas dengan saksama! Apakah yang dapat kamu katakan mengenai kedua gambar di atas? Menurutmu apakah yang terjadi pada gambar pertama dan kedua? Apakah kamu pernah mengalami berada pada kedua situasi tersebut? Apakah yang kamu rasakan? Diskusikanlah hasil pengamatan dan pengalamanmu dengan teman sebangkumu!
Setiap warga yang tinggal dalam sebuah masyarakat tertentu, memiliki tanggung jawab sebagai anggota masyarakat tersebut. Demikian juga sebagai warga Negara Republik Indonesia. Apakah yang dimaksud dengan tanggung jawab? Simaklah bacaan berikut ini dengan saksama!
Judul Bacaan : Tanggung Jawab Warga Negara.
Pernahkah kamu mendengar kata-kata bijak berikut: “Maju mundur suatu bangsa tergantung tanggung jawab warga negaranya”? Apakah yang dimaksud dengan tanggung jawab? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, tanggung jawab adalah keadaan untuk menerima akibat dari perbuatan, baik yang dilakukan sendiri maupun yang dilakukan bersama dengan orang lain. Oleh karenanya, tanggung jawab warga negara berhubungan dengan perannya di dalam masyarakat.
Tanggung jawab warga negara terhadap bangsa dan negaranya, dilaksanakan dengan cara melakukan hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Pelaksanaan hak dan kewajiban warga negara harus sesuai dengan Undang-Undang dasar Negara Repulik Indonesia Tahun 1945. Apa saja tanggung jawab warga negara Indonesia? Warga negara Indonesia, antara lain mempunyai tanggung jawab untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai dalam sila-sila Pancasila. Warga negara Indonesia juga bertanggung jawab untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa agar tidak terpecah belah.
Sebagai seorang siswa, kamu pun memiliki tanggung jawab. Salah satunya adalah dengan menaati peraturan yang telah ditetapkan, baik oleh sekolah maupun oleh negara sesuai peranmu sebagain seorang siswa. Peraturan sekolah harus sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam sila-sila dalam Pancasila.
Peraturan sekolah juga harus sejalan dengan peraturan dan undang – undang yang berlaku di Indonesia.
Seorang siswa hendaknya bertanggung jawab untuk mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila. Nilai sila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa, dengan menunjukkan rasa hormat kepada teman-teman yang berbeda keyakinan dan dengan menjalankan kegiatan keagamaan sesuai dengan keyakinannya. Nilai sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, dengan menunjukkan rasa peduli kepada sesama manusia di mana pun berada. Nilai pada sila ketiga, Persatuan Indonesia, dengan menjaga persatuan dan kesatuan dengan menghargai perbedaan yang ada di antara teman. Nilai sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dengan menunjukan sikap mau mendengarkan pendapat teman lain dalam kegiatan pembelajaran dan bekerja sama. Nilai sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dengan menaati peraturan sekolah yang menjamin rasa keadilan di sekolah.
Bacalah kembali bacaan di atas dengan saksama untuk memahami isi bacaan. Tuliskan kata-kata kunci pada setiap paragraf. Lalu, tuliskan isi bacaan pada setiap paragrafnya!
Rangkailah isi-isi bacaan dari setiap paragraf di atas untuk menjelaskan isi bacaan secara keseluruhan. Tuliskanlah dalam satu paragraf pemahamanmu tentang bacaan dengan bantuan diagram di atas. Gunakanlah kalimat yang benar dan kata-kata baku dengan tepat.
A.Lengkapilah kalimat-kalimat berikut ini dengan menggunakan kata- kata yang tepat yang teersedia di dalam kotak!
1.Maju mundurnya sebuah negara tergantung kepada Tanggung Jawab warga negaranya.
2.Setiap warga negara juga memiliki Hak dan kewajiban sesuai perannya di dalam masyarakat.
3.Setiap warga negara Indonesia, mempunyai tanggung jawab untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia.
4.Tanggung jawab untuk menghormati perbedaan keyakinan teman dan anggota masyarakat sesuai dengan pengamalan nilai Pancasila sila Pertama.
5.Menghargai pendapat orang lain, merupakan salah satu cara untuk menjaga Persatuan dan Kesatuan bangsa yang juga merupakan pengamalan sila keempat Pancasila.
Perhatikanlah kembali gambar dan bacaan tentang Tanggung Jawab Warga Negara dengan saksama! Kamu tentu tahu bahwa banyak tanggung jawab, baik sebagai warga negara, maupun sebagai seorang siswa. Dengan menggunakan bacaan di atas, lakukanlah kegiatan berikut ini!
Bersama dengan teman sebangkumu, lengkapilah tabel berikut ini untuk menjelaskan dan memberikan contoh tanggung jawab yang dapat kamu lakukan sebagai warga negara Indonesia dan sebagai siswa.
Tunjukkanlah hasil pekerjaanmu kepada teman sekelompok yang terdiri atas empat orang termasuk teman sebangkumu. Bacakanlah contoh- contoh perbuatan yang telah kamu lakukan yang menunjukkan rasa tanggung jawabmu sebagai warga negara dan sebagai siswa.
Pilihlah salah satu perbuatan dan ceritakanlah lebih mendalam. Ceritakanlah dalam peristiwa apakah kamu melakukan perbuatan tersebut.
Kemudian, ceritakan juga perbuatan-perbuatan yang belum kamu lakukan. Kesulitan apa saja yang kamu hadapi untuk melaksanakannya. Mintalah saran temanmu untuk membantumu.
Buatlah kesimpulan tentang tanggung jawab yang kamu pahami melalui kegiatan di atas!
Tahukah kamu bahwa salah satu tanggung jawab kita sebagai warga negara Indonesia adalah melestarikan budaya bangsa? Banyak cara untuk memenuhi tanggung jawab tersebut, antara lain dengan mengenal dan melestarikan lagu-lagu daerah dari daerah asalmu sendiri. Yuk kita bernyanyi bersama!
Ayo Bernyanyi !
Kamu telah belajar menentukan tangga nada pada beberapa lagu daerah yang berasal dari daerah lain. Saatnya bagimu untuk mempelajari lagu daerahmu sendiri. Sebelum menyanyikan sebuah lagu, kamu perlu melakukan pemanasan. Pemanasan ini dilakukan untuk melatih pita suara dan organ tubuh lainnya yang digunakan pada saat menyanyi, seperti rongga mulut dan tenggorokan.
Setelah kamu melakukan pemanasan, lakukanlah kegiatan ini dalam kelompok!
1.Cari dan tentukan sebuah lagu daerah yang kamu kenal. Sebaiknya lagu dari daerahmu sendiri agar kamu lebih mengenal lagu daerahmu.
2.Salinlah lagu tersebut berikut notasi angkanya.
3.Pelajari tangga nada yang digunakan pada lagu tersebut.
4.Pelajari cara menyanyikan lagu tersebut agar mendapatkan kesan dari lagu tersebut.
5.Tulislah semua pekerjaanmu pada selembar kertas berukuran A3.
6.Gunakan tabel berikut untuk mencatat keterangan yang diperlukan.
Judul lagu : …
Asal lagu : …
Arti lagu : …
Tangga nada yang digunakan : …
Kesan terhadap lagu yang di nyanyikan : …
7.Nyanyikanlah lagu daerah tersebut di depan kelompok yang lain. Jelaskan juga tentang isi lagu, arti, dan tangga nada yang digunakan berikut kesanmu terhadap lagu tersebut.
8.Tempelkanlah hasil pekerjaanmu di dinding kelas.
1.Apa saja hal menarik yang kamu dapatkan dari kegiatan pembelajaran kali ini?
2.Apa yang dapat kamu katakan tentang kegiatan pembelajaran pada minggu ini?
3.Adakah topik atau konsep yang ingin kamu dalami dari pembelajaran minggu ini?
4.Apa yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan semangat belajarmu pada kegiatan pembelajaran berikutnya?
Lihatlah kembali daftar tentang hak siswa yang kamu buat sebelumnya. Tentu banyak sekali peran orang tuamu dalam membantu mendapatkan hakmu sebagai siswa. Pikirkanlah untuk membuat sesuatu berupa surat, kartu ucapan, nyanyian, kerajinan atau karya yang lain sebagai sarana untuk mengucapkan terima kasih kepada orang tuamu!
Hari masih sangat pagi. Siti terbangun karena mendengar suara azan subuh dari musala. Siti segera menunaikan kewajibannya untuk sholat. Siti mengira ia orang pertama yang terbangun pada pagi hari itu. Ternyata ia melihat Ibu sudah berada di dapur.
Setelah melakukan sholat subuh, Siti menghampiri ibunya yang sedang menyalakan kompor. Siti melihat Ibu sedang memasak air pada dua panci yang berbeda. Panci pertama yang berukuran lebih besar berisi air setengah penuh. Air di panci pertama akan digunakan Ibu untuk merebus sayur. Panci kedua berukuran lebih kecil berisi air yang hampir penuh. Panci kedua akan digunakan Ibu untuk membuat teh. Siti menduga-duga, air dalam panci manakah yang akan mendidih lebih cepat. Diam-diam Siti melakukan pengamatan sambil membantu ibunya menyiapkan sarapan.
Pengamatan.
Tampak pada gambar A, panci besar, air penuh sedang di panasi. Tampak pada gambar B, panci kecil, air penuh, sedang di panasi.
Berdasarkan gambar di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut! 1.Bagaimana ukuran kedua panci tersebut? A lebih Besar dari pada B.
2.Manakah panci yang berisi air lebih banyak? A atau B? A Lebih banyak.
3.Jika kedua panci berisi air itu dididihkan, panci manakah yang akan memerlukan waktu lebih lama untuk mendidihkan air di dalamnya? Panci A lebih lama karena isinya lebih banyak.
4. Memasak air lebih banyak akan memerlukan waktu yang lebih lama, atau kalau mau lebih cepat maka apinya harus di besarkan.
5.Bagaimana hubungan antara energi panas yang dibutuhkan untuk mendidihkan air di dalam panci dengan suhu air di dalamnya? (Air mendidih pada suhu 100°C). Panas dari api mengalir ke panci dan memanaskan air di dalamnya. Makin besar panci dan airnya maka di butuhkan waktu yang lebih lama, ataupun api lebih besar.
6.Apakah kesimpulan yang kamu dapatkan dari kegiatan di atas? Panas dapat berpindah, dan memanaskan benda lain.
Berdasarkan kegiatan di atas, identifikasi kegiatan sehari-hari yang menunjukkan penggunaan energi panas. : Memasak, seterika, menyolder, menjemur pakaian, dan lain-lain.
Judul Bacaan : Perubahan Akibat Perubahan Suhu.
Suhu menunjukkan derajat panas benda. Semakin tinggi suhu suatu benda, semakin panas benda tersebut. Suhu menunjukkan energi yang dimiliki oleh suatu benda. Energi panas dapat mengubah benda. Beberapa benda akan mengalami pemuaian. Pemuaian panas adalah perubahan suatu benda yang dapat menjadi bertambah panjang, lebar, luas, atau berubah volumenya karena terkena kalor atau panas. Tetapi sebaliknya, benda dapat mengalami penyusutan. Penyusutan adalah perubahan suatu benda yang menjadi berkurangnya panjang, lebar, dan luas karena terkena suhu dingin. Pemuaian dan penyusutan bisa terjadi pada logam, udara, dan air. Berikut ini adalah beberapa contoh pemuaian dan penyusutan benda karena perubahan suhu dalam kehidupan sehari-hari.
1.Pemasangan Kaca Jendela Pernahkah kamu mengamati posisi kaca yang terpasang pada jendela? Atau mungkin kamu pernah melihat proses pemasangan kaca jendela yang dilakukan oleh tukang kayu. Para tukang kayu selalu merancang ukuran bingkai jendela yang sedikit lebih lebar dari ukuran sebenarnya. Mengapa harus demikian? Hal ini dilakukan oleh tukang kayu dengan tujuan untuk memberikan ruang pemuaian bagi kaca saat terkena panas. Jika bingkai jendela tidak diberi ruang pemuaian, maka ketika terkena panas akan mengakibatkan kaca menjadi retak atau bahkan pecah. Selain itu, untuk menghindari keretakan kaca saat ada bunyi yang menggelegar seperti ketika ada petir, atau bunyi keras lainnya.
2.Ban Sepeda/Motor dan Mobil Tahukah kamu apa yang terjadi ketika kamu memompa udara terlalu banyak ke dalam ban sepedamu? Jika ban sepeda, ban sepeda motor, dan ban mobil, diisi udara terlalu banyak, maka ban akan mengeras dan menjadi tidak nyaman dikendarai. Selain itu, mengisi udara terlalu penuh ke dalam ban sepeda atau mobil akan membahayakan pengemudinya. Ban yang diisi terlalu banyak udara dapat meletus dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Hal ini disebabkan karena udara di dalam ban dapat memuai karena panas.
3.Kawat/kabel Listrik dan Telepon Apakah kamu memperhatikan bahwa kawat atau kabel telepon dan listrik terlihat mengendur dan tidak tegang? Hal ini dilakukan dengan tujuan agar kawat atau kabel tidak putus pada malam hari ketika mengalami penyusutan. Selain itu, agar kawat atau kabel tidak putus jika tertimpa pohon yang tumbang.
4.Pemuaian yang Terjadi pada Gelas Kaca Pernahkah kamu melihat sebuah gelas kaca yang tiba-tiba pecah atau retak ketika dituangi air panas? Hal ini terjadi karena adanya pemuaian yang tidak merata pada bagian gelas. Oleh karena itu, disarankan agar tidak menuangi gelas basah atau gelas dingin dengan air panas yang baru mendidih.
5.Pemuaian pada Sambungan Rel Kereta Api Sambungan pada rel kereta api, dibuat ada celah antara dua batang rel. Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang muai sehingga saat terkena panas, rel tersebut tidak melengkung. Rel yang melengkung akan membahayakan gerbong kereta yang melewatinya.
6.Penggunaan Termometer Tahukah kamu cara menggunakan termometer klinis atau termometer badan? Termometer akan ditempelkan ke beberapa bagian tubuh seperti dalam mulut atau ketiak. Tujuannya adalah untuk mengukur suhu panas tubuh. Setelah beberapa lama, cairan di dalam termometer akan naik karena terjadi pemuaian setelah mendapatkan panas dari tubuh. Cairan akan berhenti pada angka tertentu untuk menunjukkan suhu tubuh. Ketika termometer tidak digunakan, akan kembali turun karena mengalami penyusutan.
Sumber: Scott Foresman dengan penyesuaian.
Bacalah kembali bacaan di atas dengan saksama. Jelaskanlah apa yang kamu ketahui dari setiap paragraf dalam bacaan di atas. Apa yang kamu ketahui tentang isi sebuah paragraf merupakan gagasan utama pada paragraf tersebut. Gunakan tabel berikut ini untuk membantumu.
Judul Bacaan:
Apakah yang kamu ketahui tentang paragraf-paragraf pada bacaan?
Dengan menggunakan tabel di atas, dapatkah kamu menjelaskan kesimpulan dari bacaan di atas? Tuliskanlah kesimpulanmu tentang bacaan di atas di tempat yang tersedia di bawah ini dengan menggunakan kata-kata baku yang tepat.
Perubahan suhu pada beberapa jenis logam ternyata dapat mengakibatkan logam itu memuai dan menyusut, ya! Wah, manusia sejak dulu telah mempelajari peristiwa tersebut sehingga dapat melakukan tindakan yang tepat! Seperti pada pemasangan rel kereta api.
Betul, Dayu! Hal yang lebih menarik lagi adalah nenek moyang kita dari dulu sudah mengetahui bahwa logam itu tidak hanya memuai, tetapi bisa di lebur juga! Tahukah kamu bagaimana para leluhur kita membuat bilah-bilah pada beberapa alat musik gamelan? Mereka mencampur bijih timah dan tembaga lalu memanaskannya hingga cair untuk dibentuk.
Sebelumnya, kamu telah mengetahui bahwa beberapa lagu daerah dimainkan dalam tangga nada pentatonis yaitu slendro dan pelog. Gamelan adalah salah satu alat musik yang digunakan untuk mengiringi lagu-lagu pada tangga nada pentatonis. Beberapa alat pada gamelan terbuat dari bilah besi. Seperti beberapa alat musik pada gamelan Jawa berikut ini.
Alat musik gamelan dibuat dari campuran tembaga dan timah dengan ukuran tertentu. Ukuran dan perbandingan antara kedua logam tersebut dapat menghasilkan suara yang berbeda. Campuran logam itu harus dipanaskan dengan suhu tinggi agar mencair dan mudah dibentuk. Proses ini disebut dengan peleburan. Paduan suara yang dihasilkan oleh alat-alat musik tersebut terdengar harmonis untuk mengiringi lagu-lagu yang dimainkan pada laras slendro atau pelog.
Perhatikanlah lagu daerah di bawah ini dengan saksama. Mintalah Guru untuk memperdengarkan lagu ini di kelas. Lalu tentukanlah tangga nada yang digunakan!
Cing cangkeling manuk cingkleung cindeten, Blos ka kolong bapak satar buleneng
Cing cangkeling manuk cingkleung cindeten, Blos ka kolong bapak satar buleneng
Kleung dengklek buah kopi raranggeuyan, Keun anu dewek ulah pati diheureuyan Cing cangkeling manuk cingkleung cindeten, Blos kakolong bapak satar buleneng
Kleung dengklek buah kopi raranggeuyan Keun anu dewek ulah pati diheureuyan, Cing cangkeling manuk cingkleung cindeten Blos kakolong bapak satar buleneng.
Nyanyikanlah lagu “Cing Cangkeling” dan beberapa lagu yang telah kamu pelajari sebelumnya. Nyanyikanlah secara berulang-ulang hingga kamu dapat menyanyikannya sendiri! Carilah arti lagu-lagu tersebut untuk membantumu memahami pesan yang disampaikannya.
1.Apa saja hal menarik yang kamu alami pada kegiatan pembelajaran hari ini?
2.Apa saja pertanyaan yang belum kamu temukan jawabannya hingga saat ini?
3.Bagaimana rencanamu untuk menemukan jawaban terhadap pertanyaanmu?
4.Bagaimana perasaanmu sepanjang mengikuti kegiatan pembelajaran hari ini?
Bersama dengan orang tuamu, carilah benda-benda di rumahmu yang dapat mengalami pemuaian saat diberikan panas. Tentukanlah cara untuk mengatasi pemuaian yang terjadi agar tidak terjadi kerusakan pada benda tersebut dan tidak membahayakan.
Pernahkah kamu melihat gambar di atas? Gambar tersebut merupakan pesan kepada masyarakat dalam bentuk papan iklan layanan masyarakat. Papan iklan tersebut, merupakan salah satu media yang digunakan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat melalui media cetak. Pesan atau informasi apa saja yang kamu dapatkan dari papan iklan tersebut? Pernahkah kamu melihat papan iklan serupa?
Apa yang dapat kamu ceritakan tentang gambar-gambar di atas? Apakah kamu pernah menemuinya di lingkungan tempat tinggalmu? Bagaimana pendapatmu terhadap gambar tersebut? Menurutmu, hal-hal apa sajakah yang menyebabkan hal itu terjadi? Bagaimana hubungan atau interaksi manusia terhadap lingkungan yang tampak dari gambar tersebut?
Pengaruh Negatif Interaksi Manusia dengan Lingkungan Alamnya.
Manusia tidak dapat hidup tanpa mengandalkan lingkungan alamnya. Dari alam manusia memperoleh banyak manfaat untuk memenuhi kebutuhannya. Pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, merupakan bentuk-bentuk interaksi manusia dengan lingkungan alamnya untuk
memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia memelihara alam sedemikian rupa, agar dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan manusia dan mahluk hidup lainnya. Tetapi, tidak semua interaksi manusia dengan alam berdampak baik bagi alam. Perilaku masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan misalnya, dapat merusak lingkungan alam di sekitarnya. Membuang sampah di sungai dan di laut, dapat merusak makhluk hidup lain yang ada di dalamnya. Tidak hanya itu, kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya dapat membahayakan manusia sendiri.
Interaksi manusia dengan lingkungan yang kurang baik, juga dapat menyebabkan beberapa bencana yang merugikan manusia dan lingkungannya. Contohnya, terjadi banjir karena saluran air yang terganggu oleh sampah dari kegiatan manusia merupakan salah satu contohnya. Demikian juga dengan bencana tanah longsor, disebabkan karena manusia sering menebang pohon di tanah yang landai. Kebakaran hutan karena kecerobohan manusia pun, menyebabkan kerusakan dan kerugian yang sangat besar.
Sumber : Merdeka.com/dwi narwoko. Sumber : diolah dari berbagai sumber.
Berdasarkan bacaan di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut!
1, Dapatkah manusia hidup tanpa mengandalkan lingkungan alamnya? Tidak. Mengapa? Karena Manusia sangat membutuhkan alam lingkungannya untuk memenuhi kebutuhannya, bahkan kehidupan dasar manusia yaitu makan, minum, udara di dapat dari alam.
2, Jelaskanlah dua atau tiga contoh interaksi manusia dengan lingkungan alamnya yang terjadi di sekitarmu! – Manusia menanam padi, sayur di lingkungan alam sawah. – Manusia mengambil hasil tambah pasir di lingkungan alam sungai.
3,Sebutkan dan jelaskan contoh interaksi manusia dengan lingkungan alamnya yang merugikan manusia dan lingkungannya! – Manusia membuang sampah sembarangan sehingga menjadikan sungai meluap dan banjir yang akhirnya merugikan manusia sendiri. – Pembakaran hutan, menyebabkan polusi asap, yang merugikan kesehatan manusia.
4,Apa saja akibat interaksi negatif manusia terhadap lingkungan alamnya? Jelaskan! – Banjir, karena pembuangan sampah dan penebangan hutan liar. – Es dikutub mencair karena pemanasan global, karena proses pembakaran carbon. – Polusi udara di kota-kota atau kawasan industri.
5. Berdasarkan bacaan di atas, gunakan diagram berikut untuk menjelaskan apa yang telah kamu baca. Jelaskan dan tuliskanlah pemahamanmu pada setiap paragraf bacaan tersebut. Lalu tuliskanlah kata-kata kunci pada setiap paragraf yang kamu anggap penting.
6. Setelah melakukan kegiatan di atas, ceritakanlah kembali apa yang kamu ketahui tentang bacaan di atas dalam sebuah paragraf. Tuliskanlah penjelasanmu di bawah ini dengan menggunakan kata-kata baku yang tepat.
Dalam kelompok yang terdiri atas empat orang, tunjukkanlah hasil pekerjaanmu satu sama lain. Apakah teman-temanmu menceritakan hal yang sama pada setiap paragraf bacaan di atas? Mengapa?
Perhatikanlah masyakarat di sekitar tempat tinggalmu! Lakukanlah kegiatan berikut untuk mengamati interaksi masyarakat di sekitarmu terhadap lingkungan alam dan pengaruh negatifnya. Gunakan tabel berikut untuk membantumu!
Bentuk Kegiatan Interaksi; Pengaruh Negatif yang Terjadi ; Dan Usaha untuk Memperbaiki. – Penebangan liar, Banjir dan Kebakaran Hutan, usaha yaitu reboisasi. – Pembuangan sampah sembarangan; Banjir ; Penyuluhan dan penyediaan tempat sampah. – Pembakaran bahan bakar Fosil ; Pemanasan Global, es kutub mencair; Efisiensi penggunaan bahan bakar, dan mencari bahan bakar ramah lingkungan.
Perlihatkanlah hasil pengamatanmu kepada teman dalam kelompokmu. Presentasikanlah hasil temuanmu di dalam kelompok. Jawablah pertanyaan yang diberikan temanmu terhadap hasil presentasimu. Berikan juga tanggapan atas pekerjaan temanmu yang lain.
Beni : Mendapatkan manfaat dari lingkungan alam merupakan hak kita. Tetapi memeliharanya adalah kewajiban kita bersama!
Udin : Setuju sekali, Ben! Ada hak pasti ada kewajiban! Betul begitu, kan? Kita sebagai pelajar pun memiliki kewajiban yang harus kita lakukan selain hak yang seharusnya kita dapatkan! Apa saja kewajiban kita?
Bacalah artikel berikut ini untuk membantumu memahami makna kewajiban secara umum.
Kewajiban Warga Negara dan Siswa,
Apakah yang kamu rasakan jika sekolahmu dipenuhi dengan sarana belajar yang kotor, penuh coretan, dan rusak? Demikian juga dengan dinding sekolah yang penuh coretan, buku siswa yang sobek-sobek, kamar mandi sekolah yang kotor, dan bangku-bangku kelas yang penuh dengan tulisan-tulisan. Kamu tentu sedih dan prihatin, karena dengan demikian kamu tidak dapat belajar dengan baik.
Salah satu hak siswa adalah mendapatkan pendidikan yang layak. Tetapi pada saat yang sama siswa juga mempunyai kewajiban untuk menjaga sarana pendidikan agar haknya terpenuhi. Jika siswa tidak melakukan kewajiban tersebut, maka sarana belajarnya akan rusak sehingga kegiatan belajar akan terganggu.
Apakah yang dimaksud de- ngan kewajiban? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kewajiban berasal dari kata wajib yang berarti harus dilakukan atau diamalkan. Sehingga kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan. Kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilakukan untuk menjamin haknya terpenuhi.
Semua siswa yang sedang belajar di Indonesia, wajib mengikuti peraturan yang ditetapkan Negara melalui undang-undang. Semua kewajiban ini, harus dilakukan untuk menjamin seorang siswa mendapatkan haknya. Seorang siswa berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Maka kewajiban siswa, antara lain menaati peraturan yang berhubungan dengan pendidikan, misalnya menaati peraturan sekolah.
Sumber bacaan : Sugiyono dkk, Pendidikan Kewarganegaraan Kelas IX, dengan penyesuaian.
Sebagai warga negara dan anggota masyarakat, kita perlu mengetahui hak dan kewajiban kita. Sebelumnya kamu telah mengetahui hak-hakmu sebagai siswa dan sebagai seorang anak. Bersama dengan teman sebangkumu, gunakan tabel di bawah ini, untuk menentukan hak-hakmu sebagai siswa. Setelah itu, kamu dapat menentukan kewajibanmu untuk mendapatkan hak- hakmu.
Setiap anak berhak untuk dicintai. Hal yang paling pertama harus diterima oleh anak dari orang tuanya, bahkan sejak dia dilahirkan, adalah rasa cinta. Seorang anak akan bisa merasakan cinta dan kasih sayang dari orang tuanya. Pelukan, ciuman dan ungkapan sayang melalui kata-kata sangat mereka butuhkan. Bahkan, jika Anda memiliki anak lebih dari satu, jangan pernah membeda-bedakan rasa cinta Anda. Tetap tunjukkan Anda mencintai anak yang lebih besar meski dia sudah punya adik, dan sebaliknya. Ini merupakan salah satu cara menjadi orang tua yang baik untuk anak. Dengan mengetahui bahwa orang tuanya sangat mencintainya, seorang anak akan bisa tumbuh dengan penuh kasih sayang dan cinta kepada lingkungan sekitarnya.
Anak berhak mendapat pendidikan yang baik. Hal berikutnya yang harus diterima oleh seorang anak adalah pendidikan yang baik. Pendidikan pasti diperlukan oleh anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Dengan pendidikan, anak bisa membedakan antara hal yang baik dan buruk, mengetahui bagaimana untuk melakukan sesuatu, dan lain-lain. Namun, ternyata pendidikan yang dibutuhkan anak tidak hanya berupa pengetahuan umum saja. Anak juga sangat membutuhkan pendidikan agama yang baik. Ini merupakan peran orang tua dalam mendidik anak yang sangat penting untuk dipenuhi, terutama di era globalisasi seperti saat ini. Jika dasar agama anak baik, maka anak akan lebih mudah terhindar dari kenakalan anak jaman sekarang.
Anak harus mendapat cukup perhatian. Menjadi orang tua bekerja pasti merupakan pilihan terbaik bagi semua orang tua. Mereka berdalih usaha mereka bekerja di luar rumah juga bertujuan untuk kebahagiaan anak di rumah. Namun, jangan sampai pekerjaan Anda mengganggu besarnya perhatian Anda untuk anak Anda di rumah. Anak tidak hanya membutuhkan kecukupan materi, namun lebih penting lagi mereka butuh perhatian orang tua mereka. Perhatian orang tua bisa dalam bentuk keberadaan untuk bercerita, pemberian apresiasi kepada anak, dan lain-lain. Memberi perhatian yang cukup pada anak bisa menjadi tips menghadapi anak nakal yang paling mendasar.
Anak berhak untuk didengarkan. Semua anak kecil pasti suka bercerita dan bertanya. Bahkan, tidak jarang mereka melempar pertanyaan atau cerita yang terkesan tidak masuk akal. Begitulah dunia anak-anak, penuh dengan imajinasi. Namun, jangan sampai hal itu membuat Anda malas mendengar ceritanya. Sebaiknya Anda tetap mendengarkan anak dengan penuh perhatian, serta jawablah segala pertanyaan anak dengan jujur dan masuk akal. Hal ini akan membantu anak mengembangkan pola pikirnya dan keberaniannya mengungkapkan pikiran.
Anak berhak untuk diterima sebagai individu yang berbeda. Mungkin Anda heran ketika melihat masing-masing anak Anda memiliki sifat dan karakter yang berbeda, padahal Anda mendidiknya dengan cara yang sama. Setiap kepribadian anak pasti berbeda. Tapi, sebaiknya jangan ada alasan yang menjadi penyebab orang tua pilih kasih terhadap anaknya. Ketahuilah bahwa setiap anak memang memiliki keunikan sendiri. Mereka berhak untuk diterima dengan segala keunikan mereka. Tugas Anda cukup meluruskan jika mereka berperilaku salah, bukan menyalahkan karena menjadi individu yang berbeda.
Anak Anda berhak mendapat kepercayaan. Setiap orang tua pasti ingin anaknya menjadi anak yang baik, pintar, berprestasi dan lain sebagainya. Namun, ada baiknya Anda memberi mereka kebebasan memilih dan kepercayaan. Anda bisa mengenalkan pada mereka konsekuensi dari setiap keinginan mereka, tapi biarkan mereka membuat keputusan mereka sendiri. Hal ini mungkin tampak mustahil, mengingat anak yang masih kecil dan tampak tidak bisa memilih hal yang benar. Tapi percayalah pada mereka dan jika mereka memang salah, mereka akan belajar dari kesalahannya.
Setiap anak berhak mendapat pujian. Ada banyak sekali orang tua di dunia ini yang banyak menuntut anaknya untuk melakukan ini-itu. Mereka beranggapan sudah sepantasnya anak berbuat sesuai keinginan orang tua. Hal ini kadang membuat orang tua lupa bahwa anak telah berusaha keras demi memenuhi keinginan orang tuanya. Anak mungkin tidak terlalu memikirkan dampak positif dari usaha yang telah mereka lakukan. Di pikiran mereka, rasa bangga orang tuanya lah yang menjadi motivasinya. Maka, tunjukkanlah pada mereka hal itu. Pujilah mereka atas usaha yang telah mereka lakukan. Bahkan, jika anak gagal, orang tua harus tetap memberi pujian pada anak untuk menjaganya tetap termotivasi dan tidak rendah diri.
Anak wajib berbakti pada orang tua. Terlepas dari segala perlakuan orang tua pada anak, seorang anak wajib berbakti pada orang tuanya. Ada banyak keutamaan berbakti kepada orang tua, yang akan membawa keberkahan daam hidup seorang anak. Bakti kepada orang tua bersifat sangat luas. Membantu kesulitan mereka, merawat orang tua, dan memenuhi perintah atau keinginan orang tua merupakan sedikit contoh sikap berbakti pada orang tua. Untuk membiasakannya, orang tua bisa memulai dengan memberi anak tugas rumah harian. Misalnya membantu membersihkan kamar, mencuci piring dan lain-lain. Bisa juga orang tua menceritakan kisah anak berbakti kepada orang tua. Lama-kelamaan anak akan tumbuh menjadi seseorang yang suka membantu dan peduli pada orang tua.
Anak harus berkata-kata baik pada orang tua. Tidak semua orang tua bisa bersikap baik kepada anaknya. Namun, kembali ke poin sebelumnya, anak wajib berbakti pada orang tua setiap saat. Salah satunya adalah berbicara kepada orang tua dengan bahasa yang baik dan lembut. Jangan pernah berkata dengan kata-kata kasar yang bisa menyakiti orang tua. Membentak orang tua juga sangat dilarang. Bahkan, berkata ‘ah’ kepada orang tua tidak boleh dilakukan oleh seorang anak. Ini merupakan salah satu adab terhadap orang tua. Orang tua wajib menegur anak dia berperilaku buruk pada mereka. Lakukan cara mengatasi anak pemarah. Hal ini sangat penting untuk membentuk anak yang menghormati orang tua. Selain itu, dengan terbiasa berkata baik pada orang tua, akan terbentuk karakter anak yang sopan dan berhati lembut.
Anak harus berterima kasih pada orang tua. Kasih sayang orang tua sepanjang jalan, sementara kasih sayang anak hanya sepanjang galah. Hal inilah yang sering kita dengar di pepatah. Orang tua telah membesarkan anak dengan sebaik mungkin. Memberi makan, pendidikan dan sebagainya telah diusahakan oleh orang tua. Maka, seorang anak wajib untuk berterima kasih pada orang tuanya.
Meminta izin dan restu dari orang tua adalah hal wajib. Bagi seorang anak, berkah Tuhan terletak di restu orang tuanya. Tidak baik bagi seorang anak melakukan sesuatu yang tidak direstui orang tuanya. Maka, anak harus meminta ijin dan restu orang tua saat akan melakukan sesuatu. Jika anak sudah terbiasa untuk meminta izin pada orang tua sebelum melakukan sesuatu, anak akan terbiasa menghargai keberadaan orang tua. Hal ini bisa memperkecil kemungkinan anak bersikap seenaknya pada orang tuanya.
Anak wajib mendoakan orang tua. Salah satu hal yang tidak terputus bagi orang tua yang sudah meninggal adalah doa anak yang sholeh. Setelah semua jasa orang tua yang telah mendidik dan membesarkan anak, seorang anak wajib mendoakan orang tuanya. Jika anak sedari kecil sudah terbiasa mendoakan orang tua, dia bisa melakukan cara berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal suatu saat nanti.
Presentasikanlah hasil diskusimu di dalam kelompok kecil yang terdiri atas empat orang. Buatlah beberapa pertanyaan tentang presentasi yang dibuat teman-teman di dalam kelompokmu. Catatlah beberapa hal yang kamu anggap penting. Lalu, buatlah kesimpulan tentang makna kewajiban dari hasil diskusimu.
1.Apa saja hal menarik yang kamu temui pada kegiatan pembelajaran hari ini?
2.Sebutkanlah beberapa hal dari kegiatan belajar hari ini yang ingin kamu ketahui lebih lanjut!
3.Apa sikap yang harus dikembangkan untuk mendapatkan hakmu sebagai seorang siswa di sekolah?
Diskusikanlah dengan orang tuamu, tentang kewajiban apa saja yang telah kamu lakukan dan yang belum kamu lakukan. Mintalah saran orang tuamu agar kamu dapat melaksanakan kewajibanmu dengan baik.
Perhatikanlah gambar di atas! Buku merupakan salah satu media cetak yang menjadi sumber informasi yang paling sering digunakan masyarakat hingga saat ini. Apakah kamu memiliki buku serupa dengan buku pada gambar di atas? Ya, buku itu biasanya buku ilmu pengetahuan yang berisi informasi tentang peristiwa alam yang terjadi di sekitar. Selain terdapat teks penjelasan, di dalam buku itu juga terdapat gambar-gambar yang mendukung penjelasan informasi yang diberikan. Gambar-gambar tersebut juga membuat buku itu semakin menarik bagi pembacanya.
Perhatikan kembali gambar pada buku di atas. Dapatkah kamu menceritakan gambar-gambar di atas? Tahukah kamu bahwa matahari adalah sumber energi yang tidak pernah habis dan diperlukan oleh seluruh makhluk hidup yang ada di bumi, termasuk masyarakat Indonesia? Manusia dan lingkungan sekitar memerlukan sumber energi panas untuk kelangsungan hidupnya.
Diskusikanlah bersama dengan temanmu, usaha-usaha apa saja yang dilakukan manusia untuk memanfaatkan energi panas dari matahari. Bagaimana masyarakat sekitarmu memanfaatkan energi panas untuk memenuhi kebutuhan hidupnya? Apakah energi panas diperuntukkan bagi semua orang? Bagaimana usaha masyarakat di sekitarmu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya?
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia harus berhubungan dengan lingkungannya. Dalam hubungan dengan lingkungannya, ada peristiwa saling memengaruhi satu dengan yang lain. Matahari adalah sumber kehidupan yang memungkinkan lingkungan manusia berjalan sebagaimana mestinya. Lingkungan manusia terdiri atas lingkungan alam dan juga lingkungan masyarakat. Lingkungan masyarakat tempat kita tinggal dipengaruhi oleh kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya. Bagaimana manusia berhubungan dengan lingkungan alamnya? Simaklah bacaan berikut ini!
Bacaan : Manusia dengan Lingkungan Alam.
Semua makhluk hidup yang ada di bumi, melakukan hubungan dengan sesama makhluk hidup maupun dengan lingkungannya. Lingkungan alam terdiri atas benda mati dan makhluk hidup. Lingkungan alam merupakan sumber penghidupan bagi makhluk hidup, karena alam menyediakan semua kebutuhan makhluk hidup.
Benda mati dan makhluk hidup saling memengaruhi antara satu dengan yang lainnya. Bahkan, antarkeduanya saling berkaitan. Salah satu bentuk hubungan antara benda mati dan makhluk hidup adalah jenis tanah, suhu, dan curah hujan di suatu tempat dapat memengaruhi jenis tanaman yang tumbuh dan hewan yang berkembang di daerah tersebut.
Makhluk hidup juga dapat memengaruhi benda mati. Contohnya daerah yang banyak tumbuhannya akan menyebabkan daerah tersebut menjadi lebih sejuk. Daerah yang masih banyak tumbuhannya cenderung memiliki air tanah yang baik dan berlimpah. Hal ini terjadi karena, tanaman membantu tanah untuk menahan air dan menyimpannya di dalam tanah dengan baik. Bagaimana dengan manusia?
Hubungan antara manusia dan lingkungan alam dapat dikelompokkan menjadi dua. Pertama hubungan yang membuat manusia harus dapat menyesuaikan diri dengan alam. Kedua adalah hubungan yang membuat manusia dapat memanfaatkan alam sekitarnya. Salah satu cara manusia untuk menyesuaikan diri dengan alam, adalah dengan mempelajari peristiwa alam yang ada di lingkungannya. Para petani harus menyesuaikan waktu tanam dengan musim hujan agar tanamannya dapat tumbuh dengan baik. Para nelayan memilih waktu untuk berlayar menyesuaikan dengan keadaan cuaca agar terhindar dari bencana dan memperoleh tangkapan ikan yang banyak. Manusia juga harus dapat memanfaatkan alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan menggunakan iImu pengetahuan dan teknologi. Contohnya, untuk menanggulangi akibat kemarau panjang yang menyebabkan menurunnya hasil pertanian, manusia mencoba membuat hujan buatan. Pembuatan hujan buatan ini, tentu dengan menggunakan pengetahuan dan teknologi.
Sumber : dari berbagai sumber.
Bacalah kembali bacaan di atas dengan saksama. Kemudian, jawablah pertanyaan berikut ini! 1.Apa judul bacaan di atas?
2.Tuliskanlah kata-kata kunci yang ada dalam setiap paragraf di atas.
3.Buatlah sebuah pertanyaan dengan menggunakan kata kunci yang kamu tentukan dari setiap paragraf pada bacaan di atas. Kemudian, mintalah temanmu untuk menjawabnya!
4.Buatlah paling sedikit dua pertanyaan tentang bacaan yang ingin sekali kamu ketahui lebih dalam! Apa yang dapat kamu simpulkan dari bacaan di atas? Jelaskanlah isi bacaan di atas kepada teman sebangkumu!
Jawablah pertanyaan berikut ini berdasarkan bacaan di atas! 1.Apa yang dimaksud dengan lingkungan alam?
Lingkungan alam atau alami adalah lingkungan yang sudah ada sejak dulu atau terbentuk secara alami oleh proses alami dan proses terbentuknya lingkungan ini tanpa campur tangan manusia. Contoh lingkungan alam: gunung, bukit, sungai, hutan, laut.
Lingkungan buatan adalah lingkungan yang segaja dibentuk atau dibuat manusia untuk memenuhi kebutuhan manusia itu sendiri, lingkungna inni ada yang berdampingan dengan lingkungan alam. Contoh lingkungan buatan: bandara, perkantoran, jalan, permukiman penduduk.
2.Apa sajakah interaksi yang terjadi dalam lingkungan alam? Interaksi antar mahluk hidup di lingkungan tersebut, juga interaksi mahluk hidup dengan benda mati yang ada di lingkungannya.
3.Jelaskanlah salah satu contoh bentuk interaksi dalam lingkungan yang terdiri atas lingkungan makhluk hidup dan benda mati! di pantai alam terdiri air yang banyak ikannya, maka penduduk disitu banyak yang bekerja sebagai nelayan; Lain halnya dengan pendudukan pedesaan banyak hidup dari bertani.
4.Jelaskanlah interaksi yang terjadi antara manusia dengan lingkungan alamnya!
A.interaksi dengan lingkungan alam,komponen ling.alam ada dua yaitu biotik(hidup) dan abiotik(tak hidup) contohnya seorang anak sedang bermain dengan anak kucing(biotik dengan biotik)
b.interaksi manusia dengan ling.sosial adalah manusia yg berinteraksi dengan sosiial.cntohnya para ibu-ibu yang mengikuti majelis ta’lim dan para siswa yang mengikuti upacara bendera.
c.interaksi manusia dengan lingkungan budaya adalah interaksi manusia dengan budaya.contohnya para siswi yang sedang mengikuti eskul tari tradisional.
d.interaksi manusia dengan ling.ekonomi adalah interaksi manusia yang berkaitan dengan kegiatan kegiatan ekonomi.contohnya adlh para siswa yang membeli makanan di kantin(terjadinya kegiatan jualbeli)
5.Berikanlah contoh bentuk interaksi antara manusia dengan lingkungan alam yang kamu ketahui! manusia / petani mengolah tanah untuk di tanami; nelayan berlayar di laut untuk mencari ikan;
Dari bacaan itu, saya semakin mengerti bahwa manusia sangat bergantung pada lingkungan alamnya!
Betul! Manusia mempunyai kemampuan untuk mempelajari keadaan lingkungannya dan melakukan penyesuaian untuk bertahan hidup. Yuk, kita coba untuk mengamati lingkungan sekitar kita!
Berdasarkan bacaan di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut ini. 1.Jelaskanlah pokok pikiran di setiap paragraf dengan menggunakan tabel berikut! Lengkapi juga dengan informasi penting pada setiap paragrafnya!
2.Buatlah sebuah tulisan dalam satu paragraf yang menjelaskan tentang bacaan di atas. Gunakanlah pokok pikiran dan informasi penting di atas dalam tulisanmu. Usahakanlah untuk menggunakan bahasamu sendiri.
3.Di dalam kelompok kecil, tukarlah hasil pekerjaanmu dengan hasil pekerjaan teman sekelompokmu. Apakah teman sekelompokmu memiliki tulisan yang sama denganmu?
Perhatikanlah lingkungan sekitar tempat tinggalmu. Berdasarkan keterangan pada bacaan di atas tentang interaksi manusia dengan lingkungannya, cobalah lakukan pengamatan terhadap lingkungan di sekitarmu. Gunakan pertanyaan berikut ini sebagai panduanmu.
1.Bagaimanakah kondisi geografis lingkungan di daerah tempat tinggalmu? Apakah termasuk daerah pantai, pegunungan, atau dataran?
2.Apa pekerjaan utama orang-orang di sekitarmu?
3.Apa saja bentuk interaksi masyarakat sekitarmu dengan lingkungan alamnya? Lengkapilah tabel berikut, perhatikan contoh!
Bentuk Interaksi Masyarakat dengan Alam; Contoh: Bercocok tanam .
Hasil Interaksi dengan Lingkungan Alam : Mudah mendapatkan sayuran segar.
4.Apa kesimpulan yang kamu dapatkan dari kegiatan ini?
UDIN : Saya baru menyadari bahwa apa yang saya makan berasal dari hubungan manusia dengan lingkungan alamnya. Saya bersyukur tinggal di daerah yang memiliki hasil pertanian yang melimpah.
BENI : Di daerah Papua, mereka biasa memakan umbi-umbian, Din. Hal itu terjadi karena di sana mereka tidak menanam padi seperti masyarakat di Pulau Jawa. Umbi- umbian merupakan tanaman yang paling mudah tumbuh dan mudah dirawat disana!
UDIN : Wah, saya baru tahu! Berarti jika daerahnya berbeda, tanaman yang dihasilkan pun bisa berbeda, ya! Masyarakat yang tinggal di sana juga harus menyesuaikannya! Pengetahuan yang baru untukku, Ben!
BeNI : Ya! Tetapi kesamaannya adalah semua orang berhak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya termasuk mencari makan! Bicara soal hak, hak-hak apa sajakah yang kita miliki, ya Din?
Tahukah kamu bahwa setiap manusia yang hidup di dalam masyarakat mempunyai hak yang dilindungi oleh undang-undang. Salah satu hak warga negara Indonesia adalah mendapatkan pendidikan yang layak. Tahukah kamu apa maknanya?
Kita adalah warga negara Indonesia. Kamu yang lahir dan besar di Indonesia mempunyai hak sebagai warga negara Indonesia. Sebagai seorang siswa pun, kamu mempunyai hak-hak yang harus kamu ketahui. Bacalah bacaan berikut ini dengan saksama sebelum kamu melakukan kegiatan berikutnya.
Bacaan.
Judul : Konvensi Hak-Hak Anak.
Anak-anak merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan sebuah bangsa. Oleh karenanya, kebutuhan untuk tumbuh dan berkembang dalam kehidupan anak harus diutamakan. Sayangnya, tidak semua anak mempunyai kesempatan yang sama dalam mewujudkan harapannya. Banyak di antara mereka yang mengalami kesulitan untuk tumbuh dan berkembang secara sehat dan mendapatkan pendidikan yang terbaik. Banyak anak berasal dari keluarga yang kurang mampu yang tidak mendapatkan layanan pendidikan dan kesehatan.
Tak hanya itu, akibat perang dan pertikaian yang terjadi di beberapa negara menyebabkan banyak anak yang menjadi korban. Hak-hak mereka terabaikan sehingga menjadi korban kekerasan. Oleh karenanya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mensahkan Konvensi Hak-hak Anak (Convention On The Rights of The Child) pada tanggal 20 November 1989. Konvensi ini bertujuan untuk memberikan perlindungan ter- hadap anak dan menegakkan hak-hak anak di seluruh dunia. Konvensi Hak Anak, merupakan sebuah dokumen yang dibuat oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang secara resmi memberikan hak-hak kepada anak-anak sedunia. Dokumen ini juga telah diratifikasi atau disetujui oleh hampir semua pemimpin negara yang ada di dunia. Indonesia menjadi salah satu negara yang mendukungnya pada tahun 1996.
Apa saja hak-hak anak menurut Konvensi Hak-Hak Anak? Menurut konvensi ini hak anak dikelompokkan dalam 4 golongan, yaitu:
1.Hak Kelangsungan Hidup, hak untuk melestarikan dan memper- tahankan hidup dan hak memperoleh standar kesehatan tertinggi dan perawatan yang sebaik-baiknya. Apakah kamu tahu nama lengkap kedua orang tuamu? Apakah kamu tahu asal usul kedua orang tuamu? Apakah kamu tahu asal usul keluargamu? Setiap anak berhak tahu keluarganya dan identitas dirinya.
2.Hak Perlindungan, perlindungan dari diskriminasi, eksploitasi, kekerasan, dan keterlantaran. Kamu memiliki hak yang sama dengan anak-anak lain untuk melakukan kegiatan keagamaanmu, atau melakukan kegiatan perayaan tradisimu. Sebagai seorang anak kamu belum boleh bekerja, dan kamu berhak diperlakukan secara baik tanpa kekerasan.
3.Hak Tumbuh Kembang, hak memperoleh pendidikan dan hak mencapai standar hidup yang layak bagi perkembangan fisik, mental, spiritual, moral, dan sosial. Kamu memiliki hak untuk sekolah, mendapatkan tempat tinggal, mendapatkan makanan dan minuman yang layak. Hakmu adalah bermain dan mendapatkan istirahat yang cukup, karena hal itu diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembanganmu sebagai seorang anak.
4.Hak Berpartisipasi, hak untuk menyatakan pendapat dalam segala hal yang memengaruhi anak. Kamu mempunyai hak untuk mendapatkan informasi yang sesuai dengan usiamu. Kamu juga berhak untuk memberikan pendapat jika itu berhubungan dengan kehidupanmu sebagai seorang anak.
Sumber : Stand Up, Speak Out. A Book about Children’s Rights. 2002.
Berdasarkan bacaan di atas, lakukanlah kegiatan berikut! 1.Tuliskan beberapa kata-kata sulit yang belum kamu pahami. Cari tahu makna kata tersebut dengan mendiskusikannya bersama teman dan gurumu!
2.Buatlah daftar hak anak yang kamu dapatkan dari bacaan di atas! Catatlah hak-hak tersebut di bawah ini!
3.Dari daftar yang kamu buat di atas, tulis dan tandailah hak-hak yang sudah kamu dapatkan dengan membuat tanda centang ().
4.Bagaimana kamu mendapatkan hak-hak tersebut?
Tahukah kamu tentang hakmu sebagai siswa? Bacalah artikel berikut ini dengan saksama!
Judul : Hak-Hak Seorang Siswa.
Setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan. Setiap anak yang menjadi warga negara berhak atas kesempatan untuk mengikuti pendidikan. Hal ini sesuai dengan Konvensi Hak Anak yang ditandatangani pemerintah Indonesia. Setiap anak di Indonesia memiliki hak untuk memperoleh pengetahuan, kemampuan dan keterampilan yang akan membantunya menjadi warga negara yang mandiri di kemudian hari.
Setiap anak yang belajar di sebuah lembaga pendidikan, baik formal maupun tidak formal, disebut sebagai siswa. Setiap siswa yang belajar di sebuah sekolah mempunyai hak-hak yang sama. Menurut Peraturan Pemerintah No 28 Tahun 1990, yang dimaksud dengan hak-hak siswa adalah hak untuk: 1.mendapatperlakuansesuaidenganbakat,minat,dankemampuannya; 2.memperoleh pendidikan agama sesuai dengan agama yang dianutnya; 3.mengikuti program pendidikan yang bersangkutan atas dasar pendidikan berkelanjutan, baik untuk mengembangkan kemampuan diri maupun untuk memperoleh pengakuan tingkat pendidikan tertentu yang telah dibakukan; 4.mendapat bantuan fasilitas belajar, beasiswa, atau bantuan lain sesuai dengan persyaratan yang berlaku; 5.pindah ke sekolah yang sejajar atau yang tingkatnya lebih tinggi sesuai dengan persyaratan penerimaan siswa pada sekolah yang hendak dimasuki; 6.memperoleh penilaian hasil belajarnya; 7.menyelesaikan program pendidikan lebih awal dari waktu yang ditentukan; 8.mendapat pelayanan khusus bilamana menyandang cacat.
Sumber : http://ditjenpp.kemenkumham.go.id.
Perhatikan daftar hak siswa di atas. Pahamilah kalimat pada setiap bagian tersebut, lalu tuliskanlah kembali dengan menggunakan kata-katamu sendiri. Jika kamu mengalami kesulitan untuk memahami kata-kata sulit, gunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia untuk membantumu. Gunakan diagram berikut untuk membantumu!
Hak-Hakku sebagai Seorang Pelajar :
Hak Seorang Pelajar di Sekolah: 1, Menggunakan fasilitas pembelajaran sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. 2, Mendapatkan penghargaan berupa piagam penghargaan atas prestasi yang dicapai. 3, Mendapatkan porsi pengembangan sesuai potensi yang dimiliki. 4, Memperoleh bimbingan dan konsultasi secara optimal dalam mengatasi berbagai masalah yang dihadapinya. 5, Mendapatkan perlindungan selama berada di lingkungan sekolah pada jam belajar dan penugasan. 6, Mendapatkan laporan dan umpan balik hasil proses pendidikan yang diikutinya. 7, Mendapatkan pendidikan dan pengajaran. 8, Mendapatkan pendidikan dan bimbingan dari guru. 9, Mendapatkan perlindungan dan keamanan. 10, Menggunakan fasilitas sekolah: kelas, laboratorium, perpustakaan dan lain lain.
Kewajiban Seorang Pelajar di Sekolah: 1, Menghormati guru, 2, Membantu pekerjaan guru. 3, Menjaga kebersihan dan keindahan sekolah. 4, Belajar yang rajin. 5, Selalu mengerjakan tugas sekolah. 6, Mengikuti seluruh kegiatan sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 7, Meninggalkan lingkungan sekolah segera setelah kegiatan yang diikutinya berakhir. 8, Mewujudkan dan memelihara ketertiban, keamanan, keindahan, kekeluargaan dan kerindangan. 9, Hadir di sekolah sebelum bel sekolah dibunyikan. 10, Memberi keterangan izin/sakit/berhalangan yang sah (dari orang tua/wali/dokter/polisi) pada saat tidak masuk sekolah. 11, Siswa wajib mengikuti Upacara Bendera dan apel. 12, Siswa wajib memelihara seluruh fasilitas yang ada di lingkungan sekolah, 13, Menyiapkan, menggunakan dan memelihara seluruh peralatan dan perlengkapan belajar mengajar. 14, Mematuhi berbagai ketentuan khusus yang mengatur pengunaan fasilitas di lingkungan sekolah. 15, Siswa wajib menggunakan pakaian sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan. 16, Rambut harus rapi, tidak dicat dan tidak mengganggu belajar (untuk siswa putra tidak melebihi kerah kemeja, alis mata dan telinga. 17, Siswa wajib membawa alat -alat belajar (buku paket, buku catatan, buku tugas, dan alat- alat tulis).
Tukarkanlah hasil pemahamanmu tentang hak-hak siswa tersebut dengan teman dalam kelompokmu. Secara bergiliran bacakanlah hasil pemikiranmu tentang hak siswa. Adakah kamu menemukan sesuatu yang menarik dari diskusi tersebut? Apakah teman dalam kelompokmu memiliki pemahaman yang sama?
1.Apa hal paling menarik yang kamu temui pada kegiatan pembelajaran hari ini?
2.Apa tantangan yang kamu hadapi pada kegiatan pembelajaran hari ini? Bagaimana kamu menghadapinya?
3.Apakah yang kamu rasakan ketika hakmu terpenuhi?
Perhatikanlah gambar-gambar peristiwa di atas! Tampak anak sedang berjalan-jalan dengan mengenakan kaos tangan dan kaki; Ibu sedang menjemur pakaian; dan ibu memasak di dapur pada kompor.
Gambar kegiatan manakah yang paling sering kamu lihat dalam kehidupan sehari-hari di sekitarmu? Apakah persamaan semua gambar tersebut?
Ya, semua gambar di atas berhubungan dengan kalor atau energi panas. Tahukah kamu sumber energi panas apa saja yang ada pada gambar tersebut? Ya, ada api dan matahari. Bagaimana dengan tubuh manusia? Apakah tubuh manusia mengeluarkan energi panas juga? Bagaimanakah cara mengukur energi panas?
Bacaan : Sumber Energi Panas.
Benda yang dapat menghasilkan energi panas disebut sumber energi panas. Sumber energi panas dapat kita jumpai di alam, salah satunya adalah matahari. Matahari merupakan sumber energi panas terbesar. Semua makhluk hidup memerlukan energi panas matahari. Energi panas matahari membantu proses pembuatan makanan pada tumbuhan yang disebut sebagai proses fotosintesis. Makanan yang dihasilkan dari hasil fotosintesis menjadi sumber energi bagi makhluk hidup lainnya, termasuk manusia.
Energi panas matahari dapat menerangi bumi sehingga udara di bumi menjadi hangat. Dalam kehidupan sehari-hari, energi panas matahari dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan manusia. Misalnya, panas matahari digunakan untuk mengeringkan padi setelah dipanen, mengeringkan garam, mengeringkan ikan asin, bahkan untuk mengeringkan pakaian yang basah.
Cobalah kamu gosokkan kedua tanganmu selama satu menit! Apa yang kamu rasakan? Sekarang, ambillah sebuah mistar plastik! Kemudian gosok-gosokkanlah pada kain yang kering selama dua menit! Lalu sentuhlah permukaan mistar plastik itu! Apa yang kamu rasakan? Setelah kamu melakukan dua kegiatan tersebut, apakah kamu merasakan panas? Energi panas dapat dihasilkan ketika terjadi gesekan antara dua benda. Pada kegiatan di atas, gesekan antara kedua telapak tanganmu dan gesekan antara mistar dan kain, dapat menimbulkan energi panas.
Selain matahari dan gesekan antara dua benda, energi panas juga dapat diperoleh dari api. Pada zaman dahulu, orang mendapatkan api dengan cara menggosokkan dua buah batu yang kering sampai keluar percikan api. Selain itu, nenek moyang kita dahulu menggunakan kayu kering lalu digosok-gosokkan dengan tanah yang kering sampai keluar api. Ternyata gesekan dua benda antara dua batu kering, dan gesekan antara dua kayu kering dapat menghasilkan energi panas berupa api. Saat ini api mudah dihasilkan dari korek api dan kompor.
Sumber : Aprilia, BSE IPA Kelas 4 dengan penyesuaian.
Cermati kembali bacaan di atas. Bacaan di atas merupakan salah satu contoh teks penjelasan tentang sesuatu yang terjadi di sekitar kita. Dalam kehidupan sehari-hari banyak dijumpai teks penjelasan berupa informasi pada berbagai media, baik media cetak maupun media elektronik. Salah satu bentuk media cetak adalah buku, majalah, dan koran. Informasi apa saja yang kamu dapatkan dari bacaan di dalam buku ini?
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini berdasarkan bacaan di atas!
1.Apa yang dimaksud dengan sumber energi panas?
Segala sesuatu yang dapat menghasilkan panas disebut sumber panas. contoh matahari dan sumber panas lain yang dihasilkan karena gesekan benda.
2.Sebutkan paling sedikit dua sumber energi panas yang kamu ketahui! matahari, kompor, sterika.
3.Apa saja manfaat yang didapatkan makhluk hidup dari matahari? sebagai sumber panas atau kalor utama di bumi, untuk proses fotosentisis, menjemur pakaian, pembuatan garam, dan lain-lain.
4.Tunjukkanlah cara-cara sederhana untuk membuktikan adanya energi panas di sekitarmu! dengan menggunakan indra peraba kita, yaitu mendekatkan atau menyentuhnya. bisa juga memakai alat pengukur suhu yaitu termometer.
5.Bagaimanakah cara nenek moyang kita untuk mendapatkan api? dengan cara menggesek-gesek 2 kayu kering sampai dengan timbul api.
6.Mengapa api sangat penting dalam kehidupan manusia? Api menghasilkan panas berguna untuk memasak, atau memanaskan alat-alat lainya. Api bermanfaat asal tidak terlalu besar dan masih bisa dikendalikan.
Bacalah kembali bacaan di atas dengan saksama. Lalu, jawablah pertanyaan berikut ini!
1.Apa judul bacaan di atas? Sumber Energi Panas.
2.Tuliskanlah kata-kata kunci pada setiap paragraf di atas. Kata kunci adalah kata-kata yang kamu anggap penting dalam sebuah paragraf. Perhatikan contoh!
3.Apa yang dapat kamu simpulkan dari bacaan di atas? Jelaskanlah kesimpulan bacaan di atas kepada teman sebangkumu!
Percakapan :
Siti : Din, saya pernah melihat gambar di buku tentang bagaimana orang-orang dahulu menggunakan dua buah batu untuk menghasilkan api. Kelihatannya sulit sekali untuk mendapatkan api, ya!
Udin : Saya juga pernah melihatnya, Siti! Tapi aku melihatnya di sebuah majalah anak-anak. Beruntung kita dapat membaca, ya Siti! Ada banyak media cetak yang berisi informasi penting yang dapat menambah pengetahuan kita!
Siti : Betul, Udin! Membaca merupakan salah satu kegiatan kegemaranku! Kita beruntung, tidak hanya mudah mendapatkan informasi tetapi juga tidak perlu repot mendapatkan api sebagai sumber panas untuk kegiatan kita sehari-hari!
Sumber energi panas ada di mana-mana dan sering kita jumpai dalam kegiatan sehari-hari! Amatilah kegiatanmu pada hari ini. Sumber energi panas apa saja yang kamu gunakan?
Perhatikanlah tabel berikut, lalu lengkapilah dengan kegiatanmu yang menggunakan sumber energi panas pada hari ini.
Kegiatan , Alat yang digunakan , sumber energi panas yang dipakai.
Menanak nasi, alat: Panci dan kompor, Sumber Api dari kompor.
Menanak nasi, alat: Race Cocker, Sumber panas Listrik.
Seterika, alat seterika listrik, sumber energi listrik.
Solder, alat solder, sumber energi listrik.
dan lain-lain.
Bandingkanlah hasil pekerjaanmu dengan teman sebangkumu. Amatilah kesamaan dan perbedaan hasil pengamatanmu.
Catatlah pertanyaan yang muncul sehubungan dengan kegiatan tersebut di tempat yang tersedia di bawah ini. Salinlah pertanyaanmu pada selembar kertas kecil dan tempelkan di papan tulis menggunakan selotip. Amati dan diskusikan pertanyaan-pertanyaan yang dibuat oleh teman-temanmu.
BACA JUGA : Alat Pernafasan Pada Hewan – Materi Pelajaran SD Kelas 5
Ayo Mencoba!
Matahari merupakan salah satu sumber energi panas yang paling besar di muka bumi. Energi panas matahari dapat menyebabkan peristiwa perubahan di alam yang mudah kita lihat dan amati.
Lakukan kegiatan berikut ini dalam kelompok yang terdiri atas tiga orang. Siapkanlah alat dan bahan berikut: 3 wadah untuk es batu, 6 buah es batu dengan ukuran yang sama, dan pencatat waktu.
Langkah-langkah:
1.Letakkan dua buah es batu pada masing-masing wadah yang telah disiapkan. Wadah sebaiknya berukuran dan mempunyai warna dan bentuk yang sama.
2.Satu wadah diletakkan di luar kelas di bawah sinar matahari. Wadah kedua diletakkan di atas meja di dalam kelas.
3.Wadah ketiga diletakkan di dalam lemari atau tempat yang terlindung dari sinar matahari.
4.Setiap anggota kelompok akan mengamati, mengukur, dan mencatat waktu yang diperlukan es batu pada masing-masing wadah sampai benar-benar mencair.
Tampak es batu di taruh di piring, diletakan a) di terik matahari, b) didekat jendela, c) di dalam almari.
1.Bagaimana ukuran es batu pada ketiga wadah tersebut? sama besar.
2.Manakah es batu yang akan mencair terlebih dulu? yang berada di terik matahari.
3.Mengapa? Jelaskan alasanmu di tempat yang tersedia di bawah ini! Es mencari karena suhu panas, dan di terik matahari suhu yang paling panas.
4.Dapatkah kamu menarik kesimpulan dari kegiatan di atas? Diskusikan kesimpulanmu dengan teman sebangkumu! Kesimpulan : Es mencari karena panas, Panas / Kalor bisa mengubah wujud benda.
Pembelajaran 2.
Sore itu, Ayah Siti sedang membaca Koran. Di sampingnya, Ibu Siti pun sedang membaca sebuah majalah. Siti pun tak ketinggalan dengan bukunya, ia asyik membaca. Mereka memanfaatkan media cetak untuk mendapatkan informasi. Di meja tamu, tampak segelas teh panas yang masih mengepul untuk ayah. Ada juga es jeruk kesukaan Siti.
Pernahkah kamu membuat teh panas atau es jeruk? Menurutmu, apa saja yang diperlukan untuk membuat segelas teh panas? Apa yang kamu perlukan untuk membuat segelas es jeruk? Untuk membuat segelas teh panas, kamu memerlukan beberapa sendok daun teh dan air panas. Sedangkan untuk membuat es jeruk, kamu memerlukan sari jeruk, air, dan es batu. Bagaimana kamu dapat menentukan bahwa air teh itu terasa panas dan es jeruk itu terasa dingin?
Dalam kehidupan sehari-hari, kamu sering mengukur suhu dengan sentuhan telapak tangan. Indera peraba akan mengirimkan informasi ke otak untuk memberitahumu bahwa sesuatu itu terasa panas atau dingin. Nah, betulkah indera peraba tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu suatu benda? Dapatkah kamu menentukan dengan tepat perbedaan suhu antara dua benda dengan menggunakan indra peraba pada telapak tanganmu?
Bacaan : Perbedaan Suhu dan Panas.
Indra peraba, seperti telapak tangan tidak dapat menentukan secara tepat derajat panas dan dingin suatu benda. Tangan hanya dapat memperkirakan panas dan dingin suatu benda. Tangan tidak dapat menjelaskan berapa nilai derajat panas atau dinginnya suatu benda. Pernahkah kamu pergi berkemah ke daerah pegunungan? Ketika malam hari saat kamu berkemah di daerah pegunungan, kamu akan merasakan bahwa cuaca di sekitarmu terasa dingin sehingga kamu memerlukan jaket tebal untuk menghangatkan tubuhmu. Lain halnya dengan penduduk yang tinggal di dataran tinggi seperti daerah pegunungan. Mereka tidak terlalu merasakan hawa dingin karena mereka sudah terbiasa dengan hawa dingin di pegunungan.
Hal tersebut, membuktikan bahwa indra peraba tidak dapat digunakan untuk mengukur derajat panas suatu benda karena setiap orang memiliki perbedaan dalam merasakan suhu di sekitarnya. Nah, dalam ilmu pengetahuan alam untuk menyatakan tingkat panas dinginnya suatu keadaan digunakan suatu besaran yang disebut suhu atau temperatur.
Panas (kalor) dan suhu adalah dua hal yang berbeda. Energi panas merupakan salah satu energi yang dapat diterima dan dilepaskan oleh suatu benda. Ketika sebatang logam dipanaskan dengan api, batang logam tersebut mendapatkan energi panas dari api. Energi panas membuat batang logam tersebut menjadi panas. Ketika batang logam tersebut panas, suhunya meningkat. Ketika batang logam menjadi dingin, suhunya menurun. Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas suatu benda. Suhu suatu benda menunjukkan tingkat energi panas benda tersebut. Satuan suhu yang digunakan di Indonesia adalah derajat Celcius (°C). Alat untuk mengukur suhu disebut termometer. Satuan panas dinyatakan dalam kalori dan diukur dengan kalorimeter.
(Sumber : How do we measure temperature?Chris Woodroof dengan penyesuaian).
A.Bacalah kembali bacaan di atas dengan saksama. Kemudian, jawablah pertanyaan berikut ini!
1.Apa judul bacaan di atas?
2.Tuliskanlah kata-kata kunci pada setiap paragraf di atas!
3.Buatlah sebuah pertanyaan dengan menggunakan kata kunci yang kamu tentukan dari setiap paragraf pada bacaan di atas. Lalu, mintalah temanmu untuk menjawabnya!
4.Buatlah paling sedikit dua pertanyaan tentang bacaan yang ingin sekali kamu ketahui lebih dalam!
5.Apa yang dapat kamu simpulkan dari bacaan di atas? Jelaskanlah isi bacaan di atas kepada teman sebangkumu!
B.Jawablah pertanyaan berikut ini!
1.Apa yang kamu ketahui tentang panas? Panas adalah suatu bentuk energi.
2.Apa yang dimaksud dengan suhu atau temperatur? suhu ukuran energi suatu zat.
3.Ceritakanlah sebuah peristiwa yang kamu alami yang dapat menjelaskan perbedaan antara suhu dan panas!
Panas adalah suatu bentuk energi yang menyebabkan suatu zat menjadi lebih hangat atau panas. Panas dapat dihasilkan melalui gesekan, pembakaran, listrik, dan sumber lainnya. Panas mengalir dari suhu yang lebih tinggi ke suhu lebih rendah ketika dua zat bertemu. Panas adalah bentuk energi dan diukur dalam Joule. Sebagai energi, panas memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan.
Pengamatan.
Koran atau surat kabar merupakan salah satu media cetak paling lama yang dikenal dan diciptakan manusia. Surat kabar memiliki banyak informasi yang disediakan untuk pembacanya. Salah satu informasi di dalam surat kabar adalah iklan tentang barang-barang kebutuhan masyarakat. Bersama dengan teman sebangkumu, gunakanlah surat kabar untuk mencari gambar-gambar barang yang sering digunakan keluargamu. Barang tersebut adalah barang-barang yang menggunakan sumber energi panas, bisa berupa sumber listrik atau sumber panas lainnya seperti baterai. Gambar barang- barang tersebut, biasanya terdapat pada halaman khusus iklan pada sebuah surat kabar. Carilah paling sedikit lima buah gambar barang yang menggunakan sumber energi panas. Jelaskanlah kegunaan barang tersebut dan sumber- sumber energi yang digunakan.
Tahukah kamu? Termometer pertama kali dibuat pada tahun 1592 oleh seorang ilmuwan Italia bernama Galileo Galilei yang menggunakan udara dan air. Pada tahun 1714, ilmuwan Jerman bernama Daniel Gabriel Fahrenheit membuat termometer yang berisi air raksa. Dan pada tahun 1742, ilmuwan Swedia bernama Andres Celsius menemukan termometer yang menggunakan skala ukuran 100. Di Indonesia, termometer yang banyak digunakan saat ini adalah termometer Celsius yang menggunakan ukuran 0 hingga 100 derajat.
Percobaan :
Pada awalnya, termometer menggunakan air untuk mengukur suhu benda, seperti yang dilakukan Galileo Galilei. Untuk mengetahui lebih dalam tentang cara kerja termometer air, mari lakukan percobaan sederhana ini secara berkelompok. Persiapkanlah alat dan bahan yag diperlukan!
Alat dan Bahan :
a) Air,
b) Pewarna makanan,
c) Botol kecil,
d) Sedotan bening,
e) Lilin mainan/plastisin/tanah liat,
f) Kain hangat.
Langkah Percobaan :
1,Tuang sedikit air yang telah diberi beberapa tetes pewarna makanan ke dalam botol.
2,Tandai batas atas permukan air dalam botol dengan menggunakan spidol.
3,Masukkan sedotan sehingga menyentuh permukaan air dalam botol.
4,Tutup dengan rapat sekeliling ujung lubang leher botol dengan plastisin atau tanah liat sehingga tidak ada udara yang bisa masuk ke dalam botol.
5,Tempelkan kain hangat pada botol dan perhatikan baik-baik.
6,Tandai dengan spidol batas permukaan air di dalam botol setelah botol ditempel kain hangat.
Berdasarkan kegiatan di atas, cobalah untuk menjawab beberapa pertanyaan berikut!
1, Mengapa air di dalam botol dapat naik? Jelaskan!
2, Adakah peristiwa perpindahan panas pada percobaan tersebut? Jelaskan!
3, Kesimpulan apakah yang kamu dapatkan dari kegiatan di atas?
Wah, ternyata prinsip kerja termometer cukup sederhana ya! Air di dalam botol memuai setelah menerima energi panas.
Ya! Itu salah satu contoh penggunaan energi panas dalam kehidupan sehari-hari. Di Bali, para pembuat gamelan menggunakan energi panas untuk membuat bilah-bilah logam yang digunakan dalam alat musik gamelan Bali.
Wah, menarik sekali itu! Bisakah kamu menceritakan lebih banyak, Dayu?
Tahukah kamu tentang gamelan? Gamelan adalah sekumpulan alat musik tradisional. Setiap alat musik yang ada pada gamelan menghasilkan bunyi yang berbeda. Beberapa alat musik seperti gong dan bonang terbuat dari logam. Dalam pembuatannya gong dan bonang harus dibentuk dengan cara dipanaskan. Gamelan, digunakan untuk mengiringi beberapa lagu daerah yang dimainkan dalam tangga nada sederhana. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan tangga nada?
Bacaan : Tangga Nada.
Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berurutan. Misalnya do, re, mi, fa, sol, la, si, do. Ada banyak jenis tangga nada, di antaranya adalah tangga nada diatonis dan pentatonis. Tangga nada diatonis adalah tangga nada yang mempunyai dua jarak nada, yaitu satu dan setengah. Beberapa alat musik seperti piano dan organ memiliki sistem tangga nada diatonis. Pada sistem tangga nada diatonis, dalam satu rangkaian nada terdapat 7 nada pokok. Nada kedelapan merupakan pengulangan nada pertama.
Tangga nada pentatonis, me- rupakan jenis tangga nada yang hanya memakai lima nada pokok. Ragam tangga nada pentatonis dibedakan oleh jarak antarnada serta pilihan nada yang didengar. Berdasarkan nadanya, ada tangga nada pentatonis yang menggunakan tangga nada jenis pelog dan tangga nada jenis slendro. Contoh alat musik yang menggunakan tangga nada jenis pelog dan slendro adalah gamelan Jawa. Selain gamelan Jawa, ada juga gamelan Sunda, Bali, Madura, dan Batak.
Tangga nada pelog biasanya menggunakan susunan nada yang berbunyi seperti nada-nada do – mi – fa- sol – si. Salah satu lagu daerah yang menggunakan tangga nada ini adalah lagu Gundhul Pacul dari Jawa Tengah. Sedangkan tangga nada slendro biasanya menggunakan susunan yang berbunyi seperti nada-nada do – re – mi – sol – la. Lagu yang menggunakan tangga nada ini memberi kesan gembira dan lincah. Salah satu contoh lagu dengan tangga nada slendro ini adalah lagu Cublak-Cublak Suweng dari daerah Jawa Tengah.
Sumber : Wahyu Purnomo dan Fasik Subagyo, Terampil Bermusik Kelas 7, Pusbuk, 2010.
Tangga Nada Diatonik.
Dalam teori musik, skala diatonik adalah komponen dasar teori musik dunia Barat. Skala diatonik memiliki tujuh not yang berbeda dalam satu oktaf. Not-not ini adalah not-not putih pada piano. Dalam notasi solmisasi, not-not tersebut adalah “Do-Re-Mi-Fa-Sol-La-Si”. (Kadang-kadang, ‘Si’ direpresentasikan dengan ‘Ti’ agar huruf pertama setiap not berbeda).
Tangga Nada Pentatonis.
Tangga nada pentatonis hanya terdiri dari lima nada pokok (Penta yang berarti lima; dan Tone yang berarti nada). Nada-nada dalam tangga nada pentatonis tidak dilihat berdasarkan jarak nada, melainkan berdasarkan melalui urutannya dalam tangga nada. Nada dan tangga nada pentatonis ini memiliki istilah sendiri terutama untuk seni karawitan Jawa dan Sunda. Tangga nada pentatonis sendiri terbagi atas dua tangga nada, yaitu pelog dan slendro. Masing-masing jenis tangga nada pentatonis ini mempunyai susunan jarak nada yang berbeda.
Kamu tentu ingin tahu lagu-lagu daerah yang menggunakan tangga nada pentatonis! Simaklah lagu-lagu berikut ini! Perhatikanlah nada yang digunakan pada lagu tersebut! Ada berapa nada yang digunakan?
Cublak cublak suweng suwenge ting gelenter mambu ketundhung gudhel pak gempong
leralere sapa ngguyu ndelikake sir sir pong dele gosong sir-sir pong dele gosong.
SD Kelas 5 – Tema 1,2,3,4,5 – Bahasa Indonesia – Menentukan pokok pikiran dalam teks lisan dan tulis.
Menentukan pokok pikiran dalam teks lisan dan tulis.
MATERI.
Bacaan adalah kumpulan dari beberapa paragraph yang tergabung menjadi satu-kesatuan yang utuh.
Setiap paragraf dalam teks bacaan tersebut terdapat ide pokok / kalimat utama / pokok pikiran dan kalimat pengembang.
Kalimat utama adalah kalimat / gagasan yang dijadikan sebagai dasar untuk mengembangkan kalimat menjadi sebuah paragraf.
Kalimat pengembang adalah kalimat penjelas dari kalimat utama dalam paragraph. Biasanya kalimat pengembang ini terdapat lebih dari satu kalimat dalam sebuah paragraph. Sehingga setiap paragraph tersusun dari beberapa kalimat yang salah satunya adalah KALIMAT UTAMA.
Jenis-jenis paragraph berdasarkan letak kalimat utama adalah sebagai berikut:
1, Deduktif.
Paragraf deduktif adalah paragraf yang ide pokok atau kalimat utamanya terletak di awal paragraf dan selanjutnya di ikuti oleh kalimat kalimat penjelas untuk mendukung kalimat utama. ciri-ciri paragraf deduktif : a, kalimat utama berada di awal paragraf. b, kalimat disusun dari pernyataan umum yang kemudian disusul dengan penjelasan. c, Pola paragraph : “Umum ke Khusus” / “Kalimat utama ke Pengembang” Contoh : Indonesia adalah negara yang majemuk. Terdapat banyak agama dan kepercayaan dan selain itu suku budaya indonesia sangat beragam misalnya suku jawa, madura, batak, ambon dan masih banyak lagi suku – suku yang memiliki ciri khas masing-masing.
2, Induktif.
Paragraf Induktif adalah paragraf yang diawali dengan kalimat yang berisi penjelasan- penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat utama. Ciri-ciri paragraf induktif : a, kalimat utama berada di akhir paragraph. b, kalimat disusun dari uraian/penjelasan bersifat khusus diikuti dengan kalimat pernyataan umum. c, Pola paragraph : “Khusus ke Umum” / “Kalimat Pengembang ke Utama”. Contoh: Suku jawa, suku madura, batak dan ambon adalah salah satu dari sekian banyak suku yang terdapat di Indonesia. Selain suku dan budaya yang beragam, terdapat pula berbagai agama dan kepercayaan maka dari itu Indonesia dikenal dengan negara yang majemuk.
3, Paragraf Campuran.
Paragraf campuran adalah paragraf yang dimulai dengan mengemukakan kalimat utama dan diakhiri pula dengan kalimat utama. Kalimat utama yang terletak diakhir paragraf merupakan penegasan dari kalimat di awal paragraf. Ciri-ciri Paragraf Campuran : a, Pikiran utama terletak diawal atau diakhir paragraph. b, Kalimat berikutnya berisi penjelasan dan uraian yang mendukung pikiran utama. c, Akhir paragraf diakhiri dengan penegasan yang mendukung pikiran utama. d, Pola Paragraf : Umum – Khusus – Umum. Contoh : Bunga melati cukup diminati banyak orang. Selain bunganya cantik, bunga melati juga sangat harum. bahkan bunga berwarna putih ini dijadikan sebagai simbol kesucian. Keharuman bunga ini sangat cocok untuk di tanam di dekat rumah dan cocok sebagai tanaman hias. Oleh karena itu, bunga ini menjadi salah satu bunga favorit bagi pecinta tanaman dan bunga.
4, Paragraf Ineratif.
Paragraf Ineratif adalah paragraf yang kalimat utamanya berada di tengah paragraf. Biasanya diawali dengan gagasan penjelas sebagai pengantar, lalu disajikan gagasan utama sebagai puncaknya. Setelah itu masih dilanjutkan dengan gagasan penjelas Ciri-ciri paragraph ineratif : Kalimat-kalimat penjelas terlebih dahulu, lalu diikuti kalimat utamanya, dan diakhiri dengan kalimat-kalimat penjelas lagi. Contoh : Manusia lahir ke dunia membutuhkan orang lain. Mereka juga makan membutuhkan orang lain. Bahkan mati pun masih membutuhkan orang lain. Hal ini menunjukan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Kita tidak bisa hidup sendiri karena kita sangat membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidup di dunia ini. Tidak ada satu pun pekerjaan besar yang tidak membutuhkan orang lain. Bahkan orang terkaya sedunia yang memiliki segalannya pun tidak bisa hidup sendiri.
Tema : 2 ; Sub Tema : 1, 2, 3 ; Pembelajaran : 1 – 6
Kompetensi Dasar : Bahasa Indonesia.
Mengklasifikasi informasi yang didapat dari buku ke dalam aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana .
Kata Tanya :
Kata tanya adalah kata yang dipakai dalam kalimat tanya untk menanyakan sesuatu. Kalimat tanya adalah kalimat yang di dalamnya terkandung pertanyaan kepada pihak lain, guna memperoleh jawaban.
Ciri-ciri kata tanya, yaitu: 1, Kata tanya selalu diikuti dengan tanda tanya (?) pada akhir kalimat. 2, Kata tanya terletak di awal sebuah kalimat tanya. 3, Seringkali ditambah dengan imbuhan sufiks –kah, seperti: apakah, siapakah, dimanakah.
Kata tanya terbagi menjadi 7 jenis, yaitu: 1, “Apa” untuk menanyakan benda. 2, “Siapa” untuk menanyakan orang. 3, “(Di, ke, dari) mana” untuk menanyakan tempat. 4, “Mengapa” untuk menanyakan sebab atau alasan. 5, “Bagaimana” menanyakan keadaan. 6, “Berapa” untuk menanyakan jumlah. 7, “Kapan” untuk menanyakan waktu.
Contoh penggunaan kata tanya dalam kalimat. 1, Apa yang harus kita lakukan supaya ketersediaan oksigen terjaga? 2, Siapakah nama presiden pertama Indonesia. 3, Di mana kamu tinggal? 4, Mengapa Indonesia dikatakan sebagai paru-paru dunia? 5, Bagaimana proses pengambilan oksigen oleh makhluk hidup? 6, Berapa tahun umur ayahmu? 7, Kapankah kamu akan berhenti merokok?
TEMA : 3 (MAKANAN SEHAT), SUB TEMA : 1, 2, 3, 4.
BAHASA INDONESIA. Menganalisis informasi yang disampaikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik.
Pengertian Kata Kunci : Kata kunci adalah kata atau frasa yang digunakan untuk mencocokkan iklan dengan istilah yang dicari/ dibaca oleh orang-orang.
Pengertian Iklan :
Sebuah informasi yang tujuannya untuk mendorong, menyampaikan sesuatu, membujuk/memberikan pengaruh kepada khalayak ramai atau banyak orang agar tertarik pada barang/jasa yang ditawarkan. Sebuah pengumuman yang berisi informasi produk dan di sebarkan kepada khalayak ramai. Mempromosikan sesuatu kepada pembaca.
Tujuan Iklan : 1, Memberitahukan kepada khalayak ramai tentang suatu produk. 2, Mempengaruhi khalayak ramai tentang suatu produk. 3, Menyarankan seseorang untuk membeli suatu produk yang di iklankan. 4, Memberikan informasi tentang produk. 5, Menarik khalayak ramai. 6, Dan lain-lain.
Sasaran Iklan : Secara umum iklan di tujukan kepada khalayak ramai, dan harus sesuai antara target pasar dengan produk yang ingin di tawarkan. Misalnya, jika ingin mengiklankan sebuah produk kendaraan, maka target orang yang akan melihat iklan tersebut adalah orang kalangan atas atau orang yang membutuhkan kendaraan.
Syarat-syarat Iklan : Dari segi isi iklan : 1, Harus objektif dan jujur. 2, Singkat, jelas dan mudah dipahami. 3, Tidak menyinggung pihak lain. 4, Menarik perhatian orang banyak. 5, Informatif. 6, komunikatif.
Dari segi bahasa iklan : 1, Menggunakan pilihan kata yang tepat, menarik, logis dan sopan. 2, Ungkapan/majas yang digunakan memikat dan memiliki daya sugesti bagi khalayak. 3, Bahasa disusun untuk menonjolkan informasi yang dipentingkan. 4, Teks iklan harus menuju sasaran.
Jenis-jenis Iklan :
1. Iklan Pemberitahuan/Pengumuman : Iklan yang bertujuan untuk memberitahukan sesuatu kepada khalayak. Salah satu contoh iklan pemberitahuan adalah iklan keluarga. contoh : kelahiran, ulang tahun, perkawinan, kematian, dsb.
2. Iklan Undangan : Iklan yang berisi ajakan/himbauan untuk mendatangi suatu acara.
3. Iklan Layanan Masyarakat : Iklan yang bertujuan memberikan penerangan/penjelasan kepada masyarakat. Contohnya adalah iklan KB dan iklan bahaya narkoba.
4. Iklan Permintaan : Iklan yang berisi permintaan sesuatu, seperti lowongan kerja.
5. Iklan Penawaran/ reklame : Iklan yang berisi menawarkann sesuatu seperti menawarkan suatu barang/ produk. Iklan ini dipasang oleh perusahaan-perusahaan. Contoh : barang-barang niaga. Misalnya : dikontrakkan rumah di Griya Asri Indah. Fasilitas lengkap. Hubungi (0342) xxxxxx.
6. Iklan artikel : Iklan yang berisi informasi/ penawaran panjang yang diawali dengan perkenalan isi, keunggulan dan penutup.
Bentuk Iklan :
1. Bentuk Iklan baris Yaitu iklan kecil (singkat) berisi penawaran/ informasi tentang sesuatu yang terdiri atas beberapa baris saja, iklan baris disebut juga iklan kolom.
Ciri iklan baris :
Menggunakan bahasa yang singkat, padat dan jelas.
Menggunakan bahasa yang memikat.
Menggunakan kaa konotasi positif.
Isi iklan berisi objektif, jujur, singkat, dan menarik perhatian.
Contoh iklan baris pada Koran.
2, Iklan kolom :
Yaitu iklan yang muatannya memanfaatkan beberapa bagian kolom dari halanan surat kabar.
Ciri iklan kolom :
Menyampaikan informasi secara jujur pada pembaca.
Menjelaskan karakteristik produk barang/ jasa yang ditawarkan.
Meyakinkan pembaca untuk meggunakan produk barang/ jasa yang ditawarkan.
Menarik dan mudah diingat oleh pembaca.
Contoh iklan kolom :
Berdasarkan penggunaannya media iklan dapat dogolongkan menjadi :
1, Iklan radio dengan menggunakan efek suara.
2, Iklan media cetak dengan menggunakan efek gambar atau teks.
3, Iklan televise dengan menggunakan efek gambar, suara dan teks.
Manfaat Iklan :
Adapun manfaat iklan yaitu :
1, Produk menjadi lebih terkenal di mata masyarakat.
2, Keuntungan yang diperoleh dalam bisnis dapat melonjak naik karena produk dipromosikan.
Contoh Teks Iklan , Berikut contoh teks iklan.
RANGKUMAN MATERI KELAS 5, TEMA : 4, SUB TEMA : 1, 2, 3.
KOMPETENSI DASAR :
Menggali isi dan amanat pantun yang disajikan secara lisan dan tulis dengan tujuan kesenangan.
A, PENGERTIAN PANTUN.
Pantun adalah jenis puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empak baris serta memiliki sampiran dan isi.
B, CIRI-CIRI PANTUN.
Jenis puisi lama yang asal bermula dari kata patuntun ini pada dasarnya diharapkan dapat menjadi penuntun hidup bagi orang yang mendengar maupun membacanya. Tidak hanya sekadar berisi nasihat dan imbauan, penyampaiannya pun memiliki cirri khas yang begitu kental, seperti berikut ini.
1, Tiap Bait Terdiri atas Empat Baris.
Puisi lama yang satu ini memiliki ciri khas kuat, yaitu tiap baitnya selalu terdiri atas empat baris. Barisan kata-kata pada pantun dikenal juga dengan sebutan larik.
2, Terdiri dari 8-12 Suku Kata di Tiap Baris.
Mulanya pantun cenderung tidak dituliskan, melainkan disampaikan secara lisan. Karena itulah, tiap baris pada pantun dibuat sesingkat mungkin, namun tetap padat isi. Oleh karena alasan inilah, tiap baris pada pantun umumnya terdiri atas 8—12 suku kata.
3, Memiliki Sampiran dan Isi.
Salah satu keunikan pantun yang membuatnya menjadi begitu mudah diingat adalah jenis puisi lama yang satu ini tidak hanya padat berisi, melainkan juga memiliki pengantar yang puitis hingga terdengar jenaka. Pengantar tersebut biasanya tidak berhubungan dengan isi, namun menjabarkan tentang peristiswa ataupun kebiasaan yang terjadi di masyarakat. Pengantar isi pantun inilah yang kerap dikenal sebagai sampiran.
Untuk masalah penempatannya di dalam pantun, sampiran akan selalu berada di baris pertama dan kedua. Sementara itu, isi pantun menyusul di posisi baris ketiga sampai keempat.
4, Berima a-b-a-b.
Rima atau yang juga biasa disebut dengan sajak adalah kesamaan bunyi yang terdapat dalam puisi. Biasanya, jenis-jenis puisi lama kental akan rima, termasuk dengan pantun. Khusus untuk pantun, jenis puisi yang satu ini memiliki ciri khas yang begitu kuat, yakni rimanya adalah a-b-a-b.
Yang dimaksud dengan rima a-b-a-b adalah ada kesamaan bunyi antara baris pertama dengan ketiga pantun dan baris kedua dengan baris keempat. Jadi, kesamaan bunyi pada pantun selalu terjadi antara sampiran dan isi.
C, JENIS-JENIS PANTUN.
1, Pantun Nasihat.
Pada dasarnya, pantun dibuat untuk memberi imbauan dan anjuran terhadap seseorang ataupun masyarakat. Karena itulah, tema isi pantun yang paling banyak dijumpai berjenis pantun nasihat. Pantun yang satu ini memiliki isi yang bertujuan menyampaikan pesan moral dan didikan.
Contoh:
Di jalan tak sengaja berjumpa daun sugi
Ingat manfaat, lantas cepat dibawa
Tiada belajar tiada yang rugi
Kecuali diri sendiri di masa tua
2, Pantun Jenaka.
Sesuai namanya, jenis pantun yang satu ini memang memiliki kandungan isi yang lucu dan menarik. Tujuannya tak lain untuk memberi hiburan kepada orang yang mendengar ataupun membacanya. Tidak jarang pula, pantun jenaka digunakan untuk menyampaikan sindiran akan kondisi masyarakat yang dikemas dalam bentuk ringan dan jenaka.
Contoh:
Hujan turun di hari sabtu.
Anak duduk makan bubur.
Melihat katak duduk termangu.
Bangau berjoged untuk menghibur.
3, Pantun Agama.
Jenis pantun yang satu ini memiliki kandungan isi yang membahas mengenai manusia dengan pencipta-Nya. Tujuannya serupa dengan pantun nasihat, yaitu memberikan pesan moral dan didikan kepada pendengar dan pembaca. Akan tetapi, tema di pantun agama lebih spesifik karena memegang nilai-nilai dan prinsip agama tertentu.
Contoh:
Kalau sudah duduk berdamai,
Jangan lagi diajak perang,
Kalau sunah sudah dipakai,
Jangan lagi dibuang-buang.
(Tenas Effendy)
4, Pantun Teka-teki.
Jenis pantun yang satu ini selalu memiliki ciri khas khusus di bagian isinya, yakni diakhiri dengan pertanyaan pada larik terakhir. Tujuan dari pantun ini umumnya untuk hiburan dan mengakrabkan kebersamaan.
Contoh:
Jikalau tuan tajuk cendana,
Ambil gantang jemurkan pala,
Jikalau tuan memang bijaksana,
Binatang apa ekor di kepala ?
5, Pantun Anak.
Tidak hanya untuk orang dewasa, pantun bisa juga disampaikan untuk anak-anak. Tentu saja isinya lebih ringan dan menyangkut hal-hal yang dianggap menyenangkan oleh si kecil. Tujuan awal dari jenis pantun yang satu ini adalah untuk mengakrabkan anak dengan pantun, sekaligus memberikan didikan moral bagi mereka.
Contoh:
Kita menari ke luar bilik,
Sembarang tari kita tarikan,
Kita bernyanyi bersama adik,
Sembarang lagi kita nyanyikan.
D, MENGENALI ISI PANTUN.
Bimbim mempunyai kebiasaan kurang baik. Ia sering jajan sembarangan. Ia sering membeli makan-makanan yang mengandung pewarna buatan dan bahan pengawet. Dia tidak suka makan sayur dan makanan yang dimasak ibunya sendiri. Akibatnya Bimbim sering sakit tifus dan dirawat di RS. Meskipun demikian, Bimbim tidak jera. Ia masih melakukan kebiasaan buruknya.
E, BERBALAS PANTUN.
Berbalas pantun dilakukan oleh laki-laki dan perempuan yang masing-masing mewakili pihak pria dan wanita. Dalam berbalas pantun, harus menyiapkan banyak pantun untuk diucapkan secara bergantian. Pantun satu dan lainnya saling berkaitan sehingga disebut pantun berkait atau disebut seloka. Seloka dapat berisi nasihat, tetapi terkadang juga berisi sindiran untuk menciptakan suasana gembira (kelucuan).
(1)
Menimbang barang dengan bejana,
Makan nasi lauknya ikan,
Tuntutlah ilmu sampai ke Cina,
Ilmu baik harus diamalkan.
(2)
Makan nasi lauknya ikan,
Manis rasanya buah mangga,
Ilmu baik harus diamalkan,
Biar jadi amalan berharga.
(3)
Manis rasanya buah mangga,
Buah yang bususk jangan dimakan,
Biar jadi amalan berharga,
Berbuat baik jangan bicarakan.
F, MENGUBAH CERITA MENJADI PANTUN.
Sebuah cerita dapat diubah menjadi pantun. Mengubah cerita menjadi pantun disebut memparafrasa. Memparafrasa adalah mengubak teks menjadi bentuk lain. Misalnya mengubah cerpen menjadi cerita. Cerpen juga dapat diparafrasa menjadi drama. Pantun dapat diparafrasa menjadi cerita. Begitu juga bentuk teks lain dapat diparafrasa bentuk lain.
CONTOH : Cerita drama diubah menjadi pantun.
Ke kebun binatang melihat badak,
Badak banyak jenisnya,
Berbakti kewajiban anak,
Sesuai tuntutan agama.
Anak mengejar layang-layang,
Layangan terbang ke angkasa,
Orang tua harus disayang,
Agar tidak jadi durhaka.
Pohon tumbang diatas bukit,
Burung terbang diangkasa,
Jika orang tua sakit,
Kewajiban anak merawatnya.
Si Dudung kakak Si Mimin,
Si Budi adik Si Wati,
Anak-anak berhak bermain,
Bermain untuk menghibur dir.i
RANGKUMAN MATERI KELAS 5.
TEMA : 5. SUB TEMA : 1, 2, 3.
Ekosistem.
Semua makhluk hidup memerlukan lingkungan tertentu untuk memenuhi kebutuhannya. Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di sekitar makhluk hidup. Sebuah lingkungan terdiri atas bagian yang hidup(biotik) dan bagian tak hidup (abiotik) Bagian yang hidup di sebuah lingkungan terdiri atas tumbuhan, hewan, dan makhluk hidup lainnya. Bagian lingkungan yang tak hidup terdiri atas cahaya matahari, air, udara dan tanah.
Cahaya matahari dapat menghangatkan udara, air, dan tanah agar mencapai suhu yang sesuai kebutuhan hidup makhluk hidup. Cahaya matahari juga membantu tumbuhan membuat makanan. Air dan tanah merupakan bagian penting dari sebuah lingkungan. Air yang turun dalam bentuk hujan, meresap ke dalam tanah. Air di dalam tanah ini akan dimanfaatkan oleh tumbuhan yang hidup di atasnya dan makhluk hiduk kecil lainnya yang hidup di dalam tanah.
Bagian hidup dan tak hidup di sebuah lingkungan saling berinteraksi dan saling bergantung satu sama lain. Interaksi antara makhluk hidup dan benda-benda tak hidup di sebuah lingkungan disebut ekosistem. Ekosistem tersusun atas individu, populasi, dan komunitas.
Individu adalah makhluk hidup tunggal, misalnya seekor kambing, seekor burung, dan sebuah pohon cemara. Tempat individu tinggal disebut habitat. Populasi adalah kumpulan individu sejenis yang menempati sesuatu daerah tertentu. Contoh, di sebuah kolam, terdapat populasi ikan, populasi tumbuhan teratai, dan populasi lumut. Sementara itu komunitas adalah populasi makhluk hidup di suatu daerah tertentu. Contoh komunitas adalah komunitas sungai dan komunitas padang rumput.
Berdasarkan bacaan di atas, temukan pokok pikiran utama dari setiap paragrapaf beserta informasi yang kamu anggap penting!
Setelah membaca teks bacaan, buatlah beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan teks bacaan tersebut.
Dalam menulis pertanyaan yang harus selalu diingat, menggunakan kata tanya yang tepat dan ejaan bahasa Indonesia yang benar.
Percakapan adalah dialog yang dilakukan dua orang atau lebih.
Menulis percakapan menggunakan kalimat langsung, yang penulisannya sebelum dan sesudah menulis kalimat diberi tanda petik
Terdapat titik dua (:) setelah menuliskan nama orang.
Membaca teks yang berjudul “Jenis-Jenis Ekosistem” pada buku siswa
Setelah membaca, temukan pikiran utama dari setiap paragraph beserta informasi yang dianggap penting.
Membaca teks “Mengenal Letak Geografis Indonesia” pada buku siswa Tema 5
Setelah membaca, temukan pikiran utama dari setiap paragraf beserta informasi yang dianggap penting.
Membaca teks “Indonesia sebagai Negara Maritim dan Agraris” pada buku siswa Tema 5
Setelah membaca, temukan pikiran utama dari setiap paragraf beserta informasi yang dianggap penting.
Membuat ringkasan berdasarkan bacaan.
Dalam menulis ringkasan yang harus diperhatikan adalah tanda baca, penggunaan huruf kapital yang tepat, dan penggunaan kata-kata baku dalam kalimat bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Menulis pertanyaan berdasarkan bacaan, menggunakan kata tanya mengapa, dan apa,
Kegiatan membaca tentang “Daur Hidup Hewan”
Kegiatan menulis tentang daur hidup hewan, tahapan tumbuh kembang hewan tersebut.
Membuat sebuah tulisan tentang hewan paling sedikit dalam tiga paragraf.
Menjelaskan beberapa informasi tentang hewan dan daur hidupnya.
Percakapan tentang beberapa jenis hewan langka di Indonesia yang dilakukan oleh tiga anak, yaitu Siti, Udin, dan Dayu.
Membaca teks : Setiap bacaan, tentunya memiliki ide pokok yang tertuang dalam pokok pikiran. Dengan mengetahui pokok pikiran yang ada, kita dapat mengetahui informasi penting yang terdapat dalam bacaan.
Sistem Irigasi Subak : Subak merupakan sekumpulan petani di Bali yang mengelola sistem irigasi yang ada di sebuah kawasan persawahan.
Sistem irigasi subak dipimpin oleh seorang pengatur yang disebut pekasih atau klean subak.
Para pekasih diangkat oleh petani, bukan oleh perangkat desa.
Subak tidak hanya memperhatikan sistem irigasi, tetapi juga memperhatikan asas kerja sama dan keadilan dengan menggunakan sistem memimpin air kepada anggotanya.
Setelah membaca bacaan yang berjudul “Sistem Irigasi Subak” temukan pikiran utama dari setiap paragraf beserta informasi yang dianggap penting.
Membuat ringkasa dalam satu paragraf dengan kalimatnya sendiri. Harus memperhatikan tanda baca , penggunaan huruf capital yang tepat, dan penggunaan kata-kata baku dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Membaca teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia:
Menentukan tokokh-tokoh yang terlibat di dalamnya, termasuk tokoh-tokoh yang terlibat pada peristiwa Rengasdengklok.
Bermain peran bersama teman sekelompok tentang peristiwa Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.
Membuat pertanyaan berdasarkan bacaan yang berjudul “Indahnya Kebun Teh di Puncak, Bogor
Menceritakan pengalaman berkunjung ke tempat wisata favorit keluarga.
Melakukan percakapan tentang kawasan puncak di Bogor
Melakukan wawancara tentang lingkungan sekolah dan rumah
Ekosistem dibagi menjadi 2 yaitu: ekosistem alami dan ekosistem buatan.
Ekosistem alami terdiri atas ekosistem air dan ekosistem darat.
Ekosistem air terdiri atas air tawar dan air asin
Ekosistem darat terdiri atas hutan, padang rumput, padang pasir, Tundra, dan Taiga
Ekosistem buatan adalah ekosistem hasil karya manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Contoh: sawah, bendungan, taman, dll
Bentuk teks bacaan ada 2 yaitu fiksi dan nonfiksi
Teks nonfiksi adalah teks yang berisikan hasil pengamatan, data-data, dan fakta serta bukan hasil imajinasi atau karangan yang dihasilkan dalam bentuk cerita yang nyata.
Teks fiksi adalah karangann tidak nyata hasil imajinasi manusia
Memahami organ pencernaan dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan organ pencernaan manusia.
Fungsi Sistem Pencernaan pada Manusia :
Sistem pencernaan manusia berfungsi untuk mencerna makanan / menghaluskan makanan hingga menjadi sari-sari makanan yang dapat diserap oleh tubuh menggunakan alat-alat / organ pencernaan yang dilakukan secara mekanik maupun kimia.
Fungsi Sistem Pencernaan pada Hewan :
Sistem pencernaan pada hewan pada dasarnya memiliki fungsi yang sama dengan manusia yaitu untuk mencerna makanan / menghaluskan makanan hingga menjadi sari-sari makanan yang dapat diserap oleh tubuh menggunakan alat-alat / organ pencernaan yang dilakukan secara mekanik maupun kimia.
Sistem Pencernaan pada Hewan.
1, Sistem Pencernaan pada Hewan Pemamah Biak :
Hewan-hewan herbivora (pemakan rumput) seperti sapi, domba, dan kerbau disebut hewan memamah biak / ruminansia. Saluran pencernaannya terdiri atas mulut, kerongkongan, perut besar (rumen), perut jala (retikulum), perut kitab (omasum), perut masam (abomasum), usus halus, usus besar, rektum, anus.
Berikut adalah penjelasan dari masing-masing organ pencernaan hewan pemamah biak:
Mulut : Di dalam rongga mulut terdapat gigi, lidah, dan kelenjar ludah. Hewan memamah biak tidak memiliki gigi seri atas dan gigi taring. Namun gigi gerahamnya lebih banyak dibandingkan gigi manusia.
Gigi seri digunakan untuk menjepit dan memotong makanan.
Gigi geraham digunakan untuk menggilas makanan.
Didalam mulut terdapat enzim selulase yang berfungsi untuk mengubah selulosa menjadi glukosa.
Kerongkongan :
Hewan memamah biak memiliki kerongkongan yang sangat pendek, lebar dan berdinding tipis.
Perut besar (rumen) : Rumen digunakan sebagai tempat penyimpanan makanan yang masih kasar yang berasal dari kerongkongan. Di rumen terjadi pencernaan protein dan proses fermentasi oleh enzim selulase.
Perut jala (retikulum) : Pada retikulum makanan dicerna secara mekanis dan kimiawi dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan (bolus).
Perut Kitab (Omasum) : Pada omasum makanan yang telah dicerna untuk kedua kali akan dicerna secara mekanis dan kimiawi.
Perut masam (Abomasum) : Merupakan lambung yang sebenarnya, didalamnya makanan dicerna secara kimiawi oleh enzim-enzim.
Usus Halus : Berfungsi untuk menyerap sari-sari makanan dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.
Usus Besar : Merupakan tempat terbentuknya feses dari sisa-sisa makanan yang tidak diserap.
Rektum dan anus : Usus berakhir dengan rektum dan kemudian sisa-sisa makanan akan dikeluarkan melalui anus.
Gambar :
Mekanisme pencernaan pada ruminansia :
Pencernaan dimulai dari mulut. Di mulut makanan dicampur dengan air liur. Makanan yang masih kasar ditelan melalui kerongkongan. Kemudian makanan yang ditelan, disimpan sementara di rumen, kemudian masuk ke dalam retikulum. Di dalam retikulum makanan dicerna secara kimiawi dan dibentuk menjadi gumpalan kecil kemudian dikeluarkan kembali ke mulut untuk di mamah kembali. Makanan yang sudah dimamah ditelan lagi dan masuk ke omasum untuk digiling dan kemudian dilanjutkan ke abomasum yang. Setelah itu makanan akan menuju usus halus untuk diserap sari-sari makanannya dan diedarkan ke seluruh tubuh. Kemudian pada akhirnya makanan akan menuju ke usus besar, bermuara ke rektum dan dikeluarkan melalui anus.
Sistem Pencernaan pada Burung.
Saluran pencernaan pada burung terdiri dari mulut, kerongkongan, tembolok,lambung kelenjar, lambung pengunyah (empedal), usus halus, usus besar, rektum, dan kloaka.
Pada bagian mulut terdapat paruh yang kuat untuk mengambil makanan karena tidak mempunyai gigi.
Rongga mulut : berfungsi sebagai tempat masuknya makanan.
Kerongkongan : berfungsi untuk meneruskan makanan dari mulut ke tembolok.
Tembolok : berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan sementara.
Lambung / perut besar, terdiri dari dua bagian yaitu lambung kelenjar di bagian depan dan lambung empedal di bagian belakang.
Lambung kelenjar : merupakan tempat pencernaan makanan secara kimiawai.
Lambung pengunyah : merupakan tempat pencernaan makanan secara mekanik. Di dalam empedal (lambung pengunyah) sering terdapat kerikil yang ditelan burung untuk membantu menghancurkan biji-biji yang ditelan.
Usus halus: merupakan tempat pencernaan secara kimiawi, dan penyerapan sari-sari makanan.
Usus besar : merupakan tempat terbentuknya feses dari sisa-sisa makanan yang tidak diserap.
Kloaka merupakan muara dari 3 saluran, yaitu saluran pencernaan dari usus, saluran uretra dari ginjal, dan saluran kelamin.
Proses pencernaan makanan pada manusia.
Pencernaan : proses melumatkan makanan yang semula kasar menjadi halus.
1, Pencernaan Mekanik : pencernaan dikunyah serta dilumatkan oleh gigi dan lidah di dalam mulut.
2, Pencernaan Kimiawi : makanan atau sari makanan bercampur dengan enzim.
Proses : Mulut – Kerongkongan – Lambung – usus halus – usus besar -anus.
Organ Pencernaan
Mulut: ada gigi, lidah, enzim amylase / ptyalin
Enzim .amilase : mengubah zat tepung jadi zat gula
Kerongkongan/Esofagus: saluran penghubung rongga mulut dengan lambung . Terdapat gerak peristaltic yaitu memijit dan mendorong ke satu arah.
Lambung (di sebelah kiri atas rongga perut) proses 3-4 jam.
Terdapat 1, HCL/asam klorida : membunuh kuman dan mengasamkan makanan.
2, Enzim Pepsin : protein menjadi pepton.
3, Enzim Renin : mengendapkan protein susu menjadi kasein.
Usus halus : terjadi pencernaan kimiawi dan penyerapan sari-sari makanan oleh jonjot-jonjot usus (vili) :
1, usus 12 jari / duodenum : pertemuan saluran kelenjar pancreas dengan kandung empedu.
2, Usus kosong / jejunum.
3, Usus penyerap /ileum.
Usus besar/kolon : pembusukan sisa makanan dan penyerapan air. Disini terdapat bakteri E-coli.
Anus / rectum: lubang tempat keluarnya feses.
Organ Pendukung Pencernaan lainnya :
1. Hati : penghasil getah empedu yang berfungsi untuk memecah lemak menjadi butiran –butiran lemak yang lebih halus.
2. Getah pancreas : mengandung enzim amylase, enzim tripsin( protein jadi asam amino), enzim lipase ( mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol).
E, Pentakit Gangguan pencernaan.
a, Kontipasi/sembelit : Kontipasi /sembelit adalah penyakit susah buang air besar yang disebabkan karena kurang makan makanan berserat ( sayur dan buah) dan kebiasaan menunda buang air besar.
b, Tifus : Tifus adalah penyakit peradangan pada usus halus. Tifus disebabkan oleh bakteri salmonella typhusa.
c, Kolera : Gejala seseorang terserang penyakit kolera yaitu diare, perut keram,mual,muntah dan dehidrasi.
F, Manfaat buah-buahan bagi manusia.
Buah-buahan merupakan makanan yang baikuntuk tubuh manusia. Buah mengandung serat dan berbagai macam vitamin. Serat berfungsi untuk melancarkan proses pencernaan. Vitamin berfungsi untuk memelihara kesehatan dan pertumbuhan yang normal. Kekurangan vitamin dalam tubuh disebut avitaminosis.
Buah pisang mengandung serat dan vitamin C. Serat berfungsi untuk menjaga system pencernaan agar selalu sehat. Serat berfungsi untuk melancarkan proses pencernaan sehingga memudahkan kita untuk buang air besar.
IPS – Pengetahuan Sosial – SD Kelas 5 – Tema 1, 2, 3, 4, 5 – Kurikulum 2013 Rev 2017.
TEMA 1.
KD 3.1 Mengidentifikasi karakteristik geografis Indonesia sebagai negara kepulauan/ maritim dan agraris serta pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi, sosial, budaya, komunikasi serta transportasi.
LETAK INDONESIA SECARA ASTRONOMIS DAN GEOGRAFIS
Secara astronomis, Indonesia terletak antara 95° Bujur Timur – 141° Bujur Timur dan 6° Lintang Utara – 11° Lintang Selatan.
Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra. Benua yang mengapit Indonesia adalah Benua Asia yang terletak di sebelah utara Indonesia dan Benua Australia yang terletak di sebelah selatan Indonesia. Samudra yang mengapit Indonesia adalah Samudra Pasifik di sebelah timur Indonesia dan Samudra Hindia di sebelah barat Indonesia.
BATAS-BATASWILAYAH INDONESIA :
Batas-batas wilayah Indonesia dengan wilayah lainnya adalah seperti berikut.
Di sebelahutara, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Palau, Filipina dan Laut Cina Selatan.
Di sebelahselatan, Indonesia berbatasan dengan Timor Leste, Australia, dan Samudra.
Di sebelah barat, Indonesia berbatasan.
Di sebelah timur, Indonesia berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik.
KARAKTERISTIK KHAS INDONESIA : Posisi Geografis Indonesia menyebabkan Indonesia mempunyai karakterisitik khas dan juga menguntungkan sebagai berikut :
Letak Indonesia yang berada diantara 2 benua yaitu Asia dan Australia membuat Indonesia bisa menjalin hubungan yang baik antara negara-negara di kedua benua tersebut. Posisi geografis membuat dua samudera Inodnesia berada dijalur lalu lintas internasional dan dpat menjadi transit jalur perdagangan dunia.
Indonesia yang terdiri banyak pulau yang membuat beragam kebudayaan, karena terdiri dari suku, budaya, dan bangsa.
Laut yang sangat begitu luas dan garis pantai membuat Indonesia menyimpan hasil laut yang berlimpah seperti ikan, kerang laut, dan serta bahan tambang seperti minyak bumi.
Indonesia dilalui jalur perdagangan Indonesia.
Aadanya pembagian tiga daerah waktu yang berbeda di Indonesia.
Keragaman anatara Flora dan Fauna.
Keragaman jenis tanah di Indonesia.
PULAU BESAR DI INDONESIA : 5 pulau besar di Indonesia diantaranya :
Sumatra,
Jawa,
Kalimantan,
Sulawesi,
Papua.
DAFTAR SUNGAI TERPANJANG DI INDONESIA :
Sungai Kapuas sebagai sungai terpanjang di Indonesia, juga di Kalimantan, dengan panjang mencapai 1.143 km.
Sungai Mahakam sebagai sungai terpanjang kedua di Indonesia, dengan panjang 920 km.
Sungai Barito sebagai sungai terpanjang ketiga di Indonesia dengan panjang 900 km.
Sungai Batanghari sebagai sungai terpanjang keempat di Indonesia serta terpanjang di Sumatera dengan panjang 800 km.
Sungai Musi sebagai sungai terpanjang kelima di Indonesia dengan panjang 750 km.
Sungai Mamberamo sebagai sungai terpanjang keenam di Indonesia serta terpanjang di Papua dengan panjang 670 km.
Sungai Bengawan Solo sebagai sungai terpanjang ketujuh di Indonesia, serta terpanjang di Pulau Jawa dengan panjang mencapai 548 km.
NAMA SELAT DI INDONESIA :
Selat Malaka antara pulau sumatra dan Malaysia.
Selat Bali antara pulau Jawa dan Bali.
Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra.
Selat Karimata antara pulau Kalimantan dan Sumatra.
PERSEBARAN FLORA DI INDONESIA :
1. Sumatera, Jenis Tumbuhan : Meranti, Pinus, Merkusii, Beringin, Damar, Raflesia, bunga bangkai, anggrek.
2. Jawa, jenis tumbuhan : Rasamala, cemara, Akasia, pinus, Bambu, Jati, Kayu, Kina, Asam.
3. Nusa Tenggara, Jenis Tumbuhan : Akasia, Cendana, Kayu putih, Kemiri, Tal, Gebang.
4. Bali, tumbuhan : Pala, kayu, Cempaka, Cemara.
5. Kalimantan : Kayu kamper, rotan, bambu, dan Samin.
6. Sulawesi, jenis tumbuhan : Pinus, Rota, Jati, Anggrek putih, Dan Damar.
7. Maluku , jenis tumbuhan : Kayu putih, sagu, dan anggrek.
8. Papua, jenis tumbuhan : bakau, sagu, beech, berbagai anggrek.
PERSEBARAN HEWAN DI INDONESIA.
Sumatera : Beruang MAdu, harimau sumatera, Gajah.
TErmasuk indonesia bagian barat (wallace’s Line)
Jawa : Badak, harimau jawa, banteng.
TErmasuk indonesia bagian barat (wallace’s Line).
Kalimantan : Orang Hutan.
TErmasuk indonesia bagian barat (wallace’s Line).
Sulawesi : babi rusa, anoa, burung maleo.
termasuk peralihan dari indonesia barat dan timur. diantara wallace’s line dan webber line.
Nusa Tenggara : Komodo.
termasuk peralihan dari indonesia barat dan timur. diantara wallace’s line dan webber line.
Papua : Burung kakaktua, cendrawasih, kus-kus, wallaby,
termasuk bagian timur. webber line.
PENGARUH KONDISI GEOGRAFIS INDONESIA.
Keuntungan Letak Geografis Indonesia di Bidang Ekonomi :
Menambah devisa negara.
Sebagai pusat perekonomian diantara dua benua dan dua samudera.
Perkembangan pariwisata di Indonesia menjadi lebih pesat.
Sebagai jalur perdagangan Internasional.
Sebagai destinasi pariwisata utama.
Keuntungan Letak Geografis Indonesia di Bidang Komunikasi :
Indonesia kaya akan bahasa.
Indonesia bisa menguasai bahasa asing secara tidak langsung.
Masyarakat dituntut dapat berbahasa Inggris karena merupakan jalur lintas Internasional.
Keuntungan Letak Geografis Indonesia di Bidang Transportasi :
Percepatan infrastruktur di daerah-daerah Indonesia.
Peningkatan transportasi untuk tujuan wisata.
Peningkatantransportasi laut secara maksimal.
Peningkatan akomodasi angkutan umum.
Keuntungan Letak Geografis Indonesia di Bidang Sosial Budaya :
Pakaian Indonesia semakin modern.
Adanya kulturasi budaya asing dengan budaya lokal.
Mempunyai keanekaragaman budaya.
Dapat dengan mudah menyebarkan budaya di Indonesia.
Kerugian Letak Geografis di Bidang Ekonomi :
Adanya pasar gelap yang masuk ke Indonesia.
Eksploitasi secara besar-besaran.
Persaingan global.
Kerugian Letak Geografis di Bidang Komunikasi :
Menguasai bahasa asing dapat mengakibatkan budaya lokal terus berkurang dan tidak menjadi prioritas lagi.
Sulitnya menggunakan bahasa Inggris.
Kerugian Letak Geografis di Bidang Transportasi
Tersingkirnya transportasi tradisional.
Semakin padatnya lalu lintas karena jumlah imigran.
Semakin bersifat konsumtif terhadap kendaraan dari luar negeri.
Kerugian Letak Geografis di Bidang Sosial Budaya :
Banyaknya budaya asing yang masuk membuat budaya lokal dapat terancam punah.
Maraknya perilaku dari turis asing yang membawa pengaruh negatif bagi masyarakat Indonesia.
Maraknya perilaku yang tidak sesuai dengan adat istiadat Indonesia dan norma-norma Indonesia karena pengaruh global.
TEMA 2.
3.3. Menganalisis peran ekonomi dalam upaya menyejahterakan kehidupan masyarakat di bidang sosial dan budaya untuk memperkuat kesatuan dan persatuan bangsa.
Kegiatan mengubah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi merupakan kegiatan perindustrian
Contoh usaha di bidang jasa pariwisata antara lain tour guide dan penyedia penginapan
PT Pelindo dan PT Garuda merupakan badan usaha milik negara yang bergerak dalam bidang transportasi
PT adalah suatu badan hukum untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham yang pemilinya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya
Didtribusi merupakan kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen
Daur ulang merupakan kegiatan memanfaatkan barang-barang bekas tak terpakai menjadi barang yang memiliki nilai lebih
“Bagaimana cara kita menghargai kegiatan usaha ekonomi orang lain? Cara menghargai kegiatan usaha ekonomi antara lain sebagai berikut.
Menumbuhkan persaingan usaha yang sehat dalam kegiatan perekonomian.
Menghormati usaha ekonomi orang lain dengan tidak iri atas keberhasilannya.
Menjunjung tinggi setiap jenis pekerjaan yang dilakukan orang lain.
Meneladani keberhasilan orang lain dengan meniru sikap positif orang.
BULOG adalah salah satu perusaahn milik negara yang bergerak dalam bidang tata niaga beras
Perkebunan merupakan kegiatan yang mengusahakan tanaman tertentu pada tanah dalam ekosistem yang sesuai. Hasil dari perkebunan misalnya kopi, the, cengkeh, sayur, dan buah
ciri-ciri usaha perseorangan adalah:
mudah didirikan dan dibubarkan,
tanggung jawab pemilik tidak dibatasi,
seluruh keuntungan dinikmati sendiri,
roda perusahaan diatur sendiri,
pengelolaan usaha dilakukan secara sederhana,
kelangsungan usaha bersifat turun-temurun.
TEMA 3 : 3.2 Menganalisis bentuk-bentuk interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya terhadap pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia.
Pengertian interaksi sosial.
Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang menyangkut hubungan antar individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Interaksi sosial amat dibutuhkan untuk kehidupan bersama sebab individu tidak dapat hidup tanpa individu lainnya.Interaksi dengan lingkungan hidup merupakan interaksi antara manusia dengan lingkungan yang terbentuk secara alami. Gunung, sungai, rawa, merupakan contoh-contoh lingkungan alam.
Contoh Interaksi Manusia dengan Lingkungan Alam dan Lingkungan Sosial
Contoh Interaksi manusia dengan lingkungan alam sekitarnya.
Mengolah tanah persawahan, dengan mengolah tanah maka hasil panen juga akan meningkat,
Penambangan, manusia mengambil bahan alam yang ada di dalam tanah untuk kepentingan manusia,
Reboisasi, dilakukan untuk mengurangi menanami hutan yang gundul supaya bisa memberikan manfaat kepada manusia,
Tebang pilih, kayu hasil penebangan dimanfaatkan untuk kepentingan manusia,
Melaut, ikan hasil tangkapan nelayan digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Interaksi manusia dengan lingkungan sosial.
Bersekolah, di sekolah akan terjadi interaksi sosial antar siswa dan guru,
Berbelanja di pasar, di pasar akan terjadi interaksi sosial antar penjual dan pembeli,
Bekerja, ketika bekerja akan terjadi interaksi sosial antar rekan kerja.
Melihat pertunjukan budaya, akan terjadi interaksi sosial antar penonton.
Paguyuban kelas, akan terjadi interaksi sosial antar wali murid dan guru.
Pembangunan Sosial.
Semua aktivitas yang menggabungkan aspek sosial dan ekonomi yang dimaksudkan untuk meningkatkan taraf hidup atau kesejahteraan sosial disebut pembangunan sosial. Kesejahteraan sosial tidak hanya berkenaan dengan terpenuhinya kebutuhan material, tetapi juga spiritual. Dengan demikian memungkinkan semua warga negara untuk mengembangkan dirinya.
Tujuan Pembangunan Sosial : Pembangunan sosial dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dimana kebutuhan setiap anggota masyarakat secara sosial, ekonomi, dan spiritual dapat terpenuhi. Dalam melakukan aktivitas kehidupan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, tak jarang kita akan berhadapan dengan keanekaragaman yang tinggi. Contohnya di pasar.
Pengertian Adat Istiadat : Kebiasaan yang mengikat masyarakat dan berlangsung dalam jangka waktu cukup lama dikenal dengan adat istiadat. Adat istiadat merupakan kebiasaan sosial yang sejak lama ada di dalam masyarakat dan bertujuan mengatur tata tertib dalam masyarakat tersebut. Adat istiadat setiap kelompok masyarakat bisa sama atau berbeda satu dengan yang lain. Contohnya saja, ada istiadat masyarakat Osing di Banyuwangi yang merupakan perpaduan antara budaya Jawa, Madura, dan Bali. Kemudian adat istiadat masyarakat desa di Jawa Timur dan Jawa Tengah yang ternyata memiliki persamaan. Salah satu persamaannyanya bahwa mereka memiliki ikatan yang berdasarkan pada persahabatan.
Contoh Pembanguan sosial Budaya : Bahasa Indonesia merupakan contoh upaya manusia dalam sebuah pembangunan sosial budaya. Kegiatan seni yang bertujuan melestarikan budaya nusantara juga merupakan sebuah upaya pembangunan sosial budaya.
Di bidang pendidikan : Semakin terbukanya kesempatan bagi kaum wanita untuk bersekolah dan menuntut ilmu setinggi mungkin.
Di bidang pertanian : Organisasi P3A (Organisasi petani pemakai Air) merupakan sebuah contoh pembangunan sosial budaya. Disebut sosial karena tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakatnya. Disebut budaya karena di dalamnya terdapat ide atau gagasan yang bisa jadi merupakan warisan dari generasi sebelumnya. Inilah yang mendasari pembangunan sosial budaya yang memang dirancang untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di dalamnya.
Organisasi P3A terdiri atas para petani yang menggunakan irigasi sebagai modal kerjanya. Para petani tersebut dapat berupa petani pemilik sawah, petani penggarap sawah, pemilik kolam ikan yang memperoleh air dari jaringan irigasi serta petani pemakai air irigasi lainnya. Keragaman yang terdapat dalam organisasi ini menjadi kekuatan tersendiri bagi organisasi tersebut terutama saat menghadapi masalah yang berkaitan dengan irigasi. Sebagaimana yang tertera dalam bacaan di atas bahwa, “ Organisasi ini menjadi wadah bertemunya petani untuk saling bertukar pikiran, curah pendapat serta membuat keputusan-keputusan guna memecahkan permasalahan yang dihadapi bersama oleh petani, baik yang dapat dipecahkan sendiri maupun yang memerlukan bantuan dari luar.” Keberagaman yang dimiliki oleh organisasi ini justru memperkuat keberadaan organisasi tersebut, terutama dalam menghadapi masalah atau tantangan-tantangan baru.
Di bidang budaya : Sanggar tari merupakan contoh sebuah pembangunan sosial budaya. Berlandaskan pada keberagaman yang terdapat di dalam keanggotaan organisasi, sanggar tari ini pun menjalani kiprahnya sebagai sebuah wadah bagi para pemuda dan pemudi Kalimantan Selatan untuk secara positif mengembangkan bakat dan kemampuan diri.
TEMA 4 : 3.2 Memahami interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya terhadap pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Indonesia.
Manusia hidup dalam lingkungan tertentu. Lingkungan adalah ruangyang ditempati oleh makhluk hidup dan benda tidak hidup. Kehidupanmanusia tidak dapat dipisahkan dari lingkungannya, baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Manusia tidak bisa hidup sendiri untuk memenuhikebutuhan hidupnya. Manusia pasti membutuhkan orang lain.Secara kodratnya, setiap manusia akan berinteraksi. Intersaksi antarindivisi, individu dengan kelompok. Interaksi tersebut dinamakan interaksisosial.
Interaksi sosial merupakan aktivitas-aktivitas yang tampak ketika antarindividu ataupun kelompok-kelompok manusia saling berhubungan.
Interaksi sosial terjadi antara dua orang atau lebih. Interaksi sosial dapat terjadi antar individu, antar kelompok, dan antara individu dengan kelompok.
Interaksi antarindividu :
Seorang siswa bertanya kepada gurunya tentang materi pembelajaran.
Seorang anak menolong temannya yang jatuh.
Seorang anak menyapa teman saat bertemu di jalan.
Interaksi antara individu dengan kelompok :
Orang berpidato di depan khalayak pada suatu acara.
Presiden dengan rakyatnya.
Ketua kelompok dengan anggotanya saat berdiskusi.
Interaksi antarkelompok :
Pertandingan basket antarsekolah.
Suatu kelompok melakukan presentasi di depan kelompok lain saat pembelajaran di kelas.
Selain itu, interaksi juga dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung. Bentuk interaksi sosial dapat berupa kerja sama, persaingan, dan pertentangan atau pertikaian.
Interaksi manusia dan lingkungan.
Seseorang memanfaatkan kayu untuk memproduksi barang.
Pengusaha memberdayakan masyarakat sekitar sebagai tenaga kerjanya.
Pengaruh interaksi manusia terhadap lingkungan bagi masyarakat.
Pemanfaatan hasil sebagai sumber daya alam untuk kebutuhan manusia.
Meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat.
Manfaat pengusaha/pengrajin bagi masyarakat di sekitarnya.
Meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Membuka lapangan pekerjaan baru.
Memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap barang yang dibutuhkan.
Usaha yang dilakukan pengrajin untuk mengurangi kerusakan lingkungan akibat usahanya.
Menyarankankan kepada pemasok bahan baku untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Memanfaatkan bahan baku yang tidak digunakan untuk dijadikan benda kreatif
Hubungan ketergantungan pengusaha dengan masyarakat
Pengusaha membutuhkan pasokan bahan baku dari masyarakat.
Pemasok kayu membutuhkan pengusaha untuk membeli kayunya. Dari hubungan ketergantungan tersebut, keduanya memperoleh keuntungan berupa uang.
Pengusaha membutuhkan masyarakat disekitanya sebagai tenaga kerja. Masyarakat di sekitarnya membutuhkan pekerjaan dari Pengusaha. Dari hubungan ketergantungan tersebut, keduanya memperoleh keuntungan berupa uang.
Kegiatan jalan sehat merupakan contoh interaksi manusia dengan lingkungan, baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Interaksi manusia dengan lingkungan, memengaruhi pembangunan sosial budaya. Selain itu, upaya pembangunan di bidang sosial budaya dapat dilakukan melalui pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Melalui pendidikan, maka akan tercapai kesejahteraan masyarakat. Berikut contoh aktivitas masyarakat dalam upaya pembangunan sosial budaya:
Mengikuti wajib belajar 9 tahun yang telah dicanangkan oleh pemerintah.
Mengikuti pelatihan keterampilan seperti menjahit, membatik, dan membuat karya kerajinan lainnya.
Turut serta dalam organisasi masyarakat.
Interaksi sosial merupakan dasar bagi semua aktivitas manusia yang berhubungan dengan orang lain. Proses interaksi tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Proses interaksi ini dapat terjadi apabila ada pertemuan dua orang atau lebih. Selain itu, interaksi terjadi karena adanya kepentingan pemenuhan kebutuhan masyarakat di berbagai bidang seperti berikut.
Bidang Ekonomi :
Kepentingan ekonomi adalah kepentingan seseorang yang saling bergantung satu sama lain. Hubungannya dalam perdagangan dan kebutuhan pemenuhan makan, sandang, dan papan. Interaksi dalam ekonomi dapat kita jumpai di pasar atau tempat perbelanjaan, di tempat terjadinya proses interaksi ekonomi.
Selain kepentingan ekonomi dalam bentuk barang, kepentingan ekonomi yang lain terlihat dalam bentuk jasa. Misalnya, banyaknya organisasi yang menawarkan jasa kepada masyarakat umum, seperti lembaga belajar, bank, rumah sakit, event organizer, jasa paket atau kurir, sampai jasa cuci. Semua produk jasa juga termasuk dalam interaksi ekonomi. Secara umum, interaksi ekonomi ditandai dengan adanya hubungan antara dua individu atau antara individu dengan lembaga yang menggunakan proses transaksi uang.
Bidang Politik.
Jenis kepentingan ini digunakan oleh para anggota pemerintahan dan anggota partai politik untuk menjalankan kekuasaan negara. Di dalam kepentingan politik, terdapat juga kepentingan keamanan dan pertahanan. Kepentingan ini, secara umum ditandai dengan adanya proses transaksi politis dan kesepakatan untuk menjalankan negara.
Bidang Sosial dan Budaya.
Dalam kepentingan sosial, seseorang selalu ingin mendapatkan tempat atau kedudukan dalam masyarakat. Kepentingan ini akan menimbulkan interaksi dalam masyarakat karena kedudukan seseorang ditentukan oleh pengakuan masyarakat sekitarnya. Jadi, mencari kedudukan tanpa pengakuan masyarakat sangat tidak mungkin terjadi.
Sementara itu, kepentingan bidang budaya berkaitan dengan pola-pola perilaku, bahasa, organisasi sosial, religi, dan seni yang telah menjadi kebiasaan turun-temurun dari leluhur. Warga masyarakat yang saling berinteraksi tidak menutup kemungkinan akan ikut berinteraksi pula dalam bidang budaya sehingga terjadi pengaruh budaya yang satu kebudaya yang lain.
Bidang Moral.
Kepentingan moral, berarti kepentingan yang berangkat dari keprihatinan akan rendahnya situasi moralitas masyarakat di wilayah tertentu. Situasi yang demikian menggugah para pemerhati sosial untuk menggalang kegiatan moral agar mutu masyarakat meningkat. Contoh kepentingan moral, yaitu siar agama, pelatihan keterampilan masyarakat, dan pembinaan masyarakat oleh pemerintah. Tujuannya, agar kesadaran masyarakat di wilayah tersebut timbul untuk maju bersama dengan masyarakat di wilayah lain dalam membangun bangsa. Gotong royong memiliki arti penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan serta meningkatkan solidaritas dan rasa kekeluargaan dengan sesama. Oleh karena itu, gotong royong menjadi tanggung jawab setiap warga masyarakat.
Interaksi dalam berbagai bidang tersebut. secara otomatis akan memengaruhi pembangunan di bidang-bidang yang bersangkutan, baik ekonomi, politik, sosial budaya, maupun moral. Tentu saja yang diharapkan interaksi tersebut dapat membawa pembangunan yang bersifat kemajuan daripada kemunduran.
Perbedaan adat pernikahan merupakan contoh perbedaan budaya. Pengenalan budaya daerah dengan daerah lain terjadi karena adanya interaksi antarwarga masyarakat. Interaksi antarwarga masyarakat terjadi dalam berbagai bidang seperti sosial dan ekonomi. Interaksi antarwarga masyarakat terjadi karena beberapa faktor seperti berikut.
Perbedaan Kandungan Sumber Daya Alam pada Setiap Daerah :
Perbedaan kandungan sumber daya alam jelas akan memengaruhi kegiatan produksi pada daerah bersangkutan. Daerah dengan kandungan sumber daya alam cukup tinggi ,akan dapat memproduksi barang-barangtertentu dengan biaya relatif murah dibandingkan dengan daerah lain yang memiliki kandungan sumber daya alam lebih rendah. Kondisi ini mendorong pertumbuhan ekonomi daerah bersangkutan menjadi lebihcepat. Sementara itu, daerah lain yang memiliki kandungan sumber daya alam lebih kecil hanya akan dapat memproduksi barang-barang dengan biaya produksi lebih tinggi sehingga daya saingnya menjadi lemah.
Perbedaan Kondisi Demografis. Perbedaan kondisi demografis adalah perbedaan tingkat pertumbuhan dan stuktur kependudukan, perbedaan tingkatpendidikan dan kesehatan, perbedaan kondisi ketenagakerjaan, dan perbedaan dalam tingkah laku dan kebiasaan, serta etos kerja yang dimiliki masyarakat daerah bersangkutan. Kondisi demografis ini dapat memengaruhi ketimpangan pembangunan antar wilayah karena hal ini akan berpengaruh terhadap produktivitas kerja masyarakat pada daerah bersangkutan. Daerah dengan kondisi demografis yang baik akan cenderung memiliki produktivitas kerja yang lebih tinggi. Hal tersebut akan mendorong peningkatan investasi yang selanjutnyaakan meningkatkan penyediaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah bersangkutan. Sebaliknya, bila suatu daerah yang kondisi demografisnya kurang baik maka dapat menyebabkan rendahnya produktivitas kerja masyarakat setempat. Hal tersebut akan menimbulkan kondisi yang kurang menarik bagi penanaman modal sehingga pertumbuhan ekonomi daerah bersangkutan menjadi lebih rendah.
Kurang Lancarnya Mobilitas Barang dan Jasa. Kurang lancarnya mobilitas barang dan jasa dapat pula mendorong terjadinya peningkatan ketimpangan pembangunan antar wilayah.Mobilitas barang dan jasa ini meliputi kegiatan perdagangan antar daerah dan migrasi baik yang disponsori pemerintah (transmigrasi) atau migrasi spontan. Alasannya, apabila mobilitas tersebut kurang lancer maka kelebihan produksi suatu daerah tidak dapat dijual kedaerah lain yang membutuhkan. Demikian pula halnya migrasi yang kurang lancarmenyebabkan kelebihan tenaga kerja suatu daerah tidak dapat dimanfaatkan oleh daerah lain yang sangat membutuhkannya. Akibatnya, ketimpangan pembangunan antar wilayah akan cenderung tinggi karena kelebihan suatu daerah tidak dapat dimanfaatkan oleh daerah lain yang membutuhkannya sehingga daerah terbelakang sulit mendorong proses pembangunannya.
Konsentrasi Kegiatan Ekonomi Daerah/Wilayah.
Terjadinya konsentrasi kegiatan ekonomi yang cukup tinggi pada wilayah tertentu, jelas akan memengaruhi ketimpangan pembangunan antarwilayah. Pertumbuhan ekonomi daerah akan cenderung lebih cepat pada daerah dengan konsentrasi kegiatan ekonomi yang cukup besar.
Alokasi Dana Pembangunan Antardaerah/Wilayah.
Alokasi investasi pemerintah ke daerah, lebih banyak ditentukan oleh sistem pemerintahan daerah yang dianut. Bila sistem pemerintahan daerah yang dianut bersifat sentralistik, maka alokasi dana pemerintah akan cenderung lebih banyak dialokasikan pada pemerintah pusat sehingga ketimpangan pembangunan antarwilayah akan cenderung tinggi. Sebaliknya, jika sistem pemerintahan yang dianut adalah otonomi atau federal, maka dana pemerintah akan lebih banyak dialokasikan ke daerah sehingga ketimpangan pendapatan akan cenderung rendah. Alokasi dana pemerintah yang antara lain akan memberikan dampak pada ketimpangan pembangunan antarwilayah, adalah alokasi dana untuk sektor pendidikan, kesehatan, jalan, irigasi, dan listrik. Semua sektor ini akan memberikan dampak pada peningkatan produktivitas tenaga kerja, pendapatan per kapita, dan pada akhirnya dapat meningkatkan pergerakan ekonomi di daerah tersebut.
Berdasarkan faktor pendorong terjadinya interaksi antarwarga masyarakat dalam berbagai bidang, dapat dipahami pengaruh interaksi terhadap pembangunan di segala bidang. Tentu saja, interaksi yang terjadi bertujuan untuk meningkatkan pembangunan di berbagai bidang tersebut. Dengan demikian, kepentingan masyarakat yang belum bisa terpenuhi di daerah yang satu akan bisa terpenuhi dengan berinteraksi dengan masyarakat dari daerah lain. Jadi, interaksi yang terjalin untuk menutupi kekurangan masing-masing sehingga pada akhirnya semua kebutuhan akan bisa terpenuhi dengan baik. Taraf kemampuan ekonomi tiap-tiap daerah pun akan meningkat. Meningkatnya kemampuan ekonomi tiap-tiap daerah, akan memengaruhi pemenuhan terhadap kebutuhan sosial dan budaya tiap-tiap daerah. Yang pasti, pegang teguh budaya masing-masing jangan sampai budaya daerah luntur akibat interaksi sosial.
TEMA 5.
KD 3.1 Mengidentifikasi karakteristik geografis Indonesia sebagai negara kepulauan/ maritim dan agraris serta pengaruhnya terhadap kehidupan ekonomi, sosial,budaya,komunikasi serta transportasi.
Letak geografis Indonesia terletak diantara dua benua, yaitu benua asia dan benua Australia, demikian juga terletak di antara dua samudra yaitu samudra pasifik dan samudra
Wilayah Indonesia membentang dari sabang sampai merauke terdiri atas daratan dan Luas daratan Indonesia adalah 1.922.570 Km, Luas perairan Indonesia adalah 3.257.483 Km.
Bentuk Negara yang terdiri atas pulau – pulau seperti Indonesia disebut Negara kepulauan, Negara kepulauan merupakan salah satu cirri dari Negara maritim. Negara maritim adalah Negara yang memiliki luas laut lebih besar di bandingkan dengan luas
Selain sebagai Negara maritim, berdasarkan kondisi geografisnya, Indonesia juga merupakan Negara agraris. Negara agraris adalah Negara yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani yang mengolah lahan
Subak merupakan sekumpulan petani di Bali yang mengolah system irigasi yang ada di sebuah kawasan persawahan, Para anggota kelompok subak menggunakan system gotong royong dan saling bantu dengan cara meminjam air ,bukan utang
Pada tahun 2012, Subak di akui sebagai salah satu warisan dunia oleh UNESCO, pengakuan ini menjadi sebuah kebanggaan bagi bangsa Indonesia.
Terdapat banyak kenampakan alam dan buatan di sekitar kita, kenampakan berupa sawah merupakan salah satu contoh kenampakan buatan, sedangkan gunung/pegunungan merupakan salah satu contoh kenampakan alam ciptaan
Sumber daya alam yang tersimpan di dalam laut Indonesia ternyata amat Data FAO 2015 menyebutkan bahwa Indonesia penghasil terbesar di dunia produk rumput laut dan tuna.
Selain di kenals ebagai Negara maritim, Indonesia juga merupakan sebuah Negara agraris. Indonesia sejak dulu sudah terkenal sebagai penghasil rempah – rempah dan memiliki tanah yang subur. Kelapa sawit, beras, jagung, cengkeh, tembakau, teh, karet, kopi dan tebu merupakan beberapa contoh dari sekian banyak hasil pertanian/perkebunan di Indonesia.
Wilayah Indonesia terdiri atas ribuan pulau yang di pisahkan oleh selat dan laut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat di pisahkan. Kondisi tersebut melahirkan keanekaragaman bahasa, suku, agama dan kebudayaan Kebudayaan daerah merupakan kebudayaan yang tumbuh dan berkembang di daerah – daerah di seluruh wilayah Indonesia dan mempunyai cirri khas daerah tersebut.