Arsip Kategori: ktsp

Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha dan Islam – SD Kelas 5 – IPS – Bab1

Buku Donwload di sini !

SD5 – IPS – Bab1 Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha dan Islam.

A. Pendahuluan.

Di wilayah Indonesia yang sekarang kita diami, dulu berdiri kerajaan- kerajaan. Kerajaan-kerajaan itu ada yang besar ada yang kecil. Ada yang bercorak Hindu, Buddha, dan ada juga yang bercorak Islam. Sebagai bukti adanya kerajaan-kerajaan itu, ada peninggalan-peninggalan sejarah.
Dalam bab ini kamu akan belajar kerajaan dan peninggalan sejarah Hindu-Buddha dan Islam. Setelah mempelajari bab ini diharapkan kamu memiliki kemampuan berikut ini.

1. Menyebutkan dan menceritakan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha dan Islam yang pernah berdiri di Indonesia.
2. Menyebutkan peninggalan sejarah Hindu-Buddha dan Islam.
3. Menjelaskan pentingnya peninggalan sejarah Hindu-Buddha dan Islam.
4. Menghargai peninggalan-peninggalan sejarah.
Sebagai pembuka bahasan, coba kerjakan kegiatan berikut ini!

 

B. Kerajaan dan Peninggalan Hindu di Indonesia.

Tahukah kalian agama apa yang dianut oleh sebagian besar penduduk Pulau Bali? Sebagian besar penduduk Pulau Bali menganut agama Hindu. Masyarakat Bali memiliki banyak sekali upacara yang dilakukan secara turun-temurun. Upacara-upacara tradisi masyarakat Bali terkenal ke seluruh dunia.
Tradisi-tradisi yang dijalankan tersebut merupakan warisan kebudaya- an Hindu di masa lalu. Warisan itu terus dikembangkan sampai dengan sekarang ini. Bagaimanakah agama Hindu masuk ke wilayah tanah air kita? Apa saja peninggalan-peninggalannya? Mari kita bahas lebih lanjut per- tanyaan-pertanyaan ini.

Tidak diketahui secara pasti kapan agama Hindu masuk ke Indo- nesia. Agama Hindu dibawa oleh para pedagang dari India. Di antara pedagang tersebut ada yang mene- tap di Indonesia. Mereka menikah dengan penduduk Indonesia. Pengaruh agama dan kebudayaan India semakin kuat di Indonesia. Bukti-buktinya sebagai berikut.
1. Banyak penduduk yang memeluk agama Hindu setelah para pendatang dari India memperkenalkan agama Hindu.
2. Masyarakat Indonesia dahulu tidak mengenal sistem kerajaan. Sistem pemerintahan yang ada pada waktu itu adalah pemerintahan desa yang dipimpin oleh kepala suku. Kedudukan sebagai kepala suku tidak di-wariskan secara turun-temurun. Karena pengaruh agama Hindu, sistem pemerintahan desa diganti kerajaan.
3. Adanya hasil kebudayaan khas India seperti bangunan candi, seni pa- hatan patung, seni relief, dan seni sastra. Dalam bidang sastra kebu- dayaan India memperkenalkan budaya baca tulis dalam huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta.

 

Kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia.

Agama Hindu yang dibawa dari India berpengaruh di Indonesia. Salah satu bentuknya adalah munculnya kerajaan-kerajaan Hindu, seperti Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Kediri, Singasari, dan Majapahit.

a. Kerajaan Kutai.

Kutai adalah kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Kerajaan Kutai didirikan sekitar tahun 400 masehi. Letaknya di tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Raja pertamanya bernama Kudungga. Raja yang terkenal adalah Mulawarman.
Mulawarman menyembah Dewa Syiwa. Dalam suatu upacara Raja Mulawarman menghadiahkan 20.000 ekor sapi kepada Brahmana. Untuk memperingati upacara itu maka didirikan sebuah Yupa. Dalam Yupa itu ditulis berita mengenai Kerajaan Kutai.

b. Kerajaan Tarumanegara.
Tarumanegara adalah kerajaan Hindu tertua di Pulau Jawa. Kerajaan ini berdiri kira-kira pada abad ke- 5 Masehi. Lokasi kerajaan itu sekitar Bogor, Jawa Barat. Rajanya yang terkenal adalah Purnawarman. Purnawarman memeluk agama Hindu yang menyembah Dewa Wisnu.
Pada zaman Purnawarman, ke- rajaan Tarumanegara telah mampu membuat saluran air yang diambil dari sungai Citarum. Saluran air itu berfungsi untuk mengairi lahan pertanian dan menahan banjir.

c. Kerajaan Kediri

Kerajaan Kediri terletak di sekitar Kali Berantas, Jawa Timur. Kerajaan Kediri berjaya pada pemerintahan Raja Kameswara yang bergelar Sri Ma- haraja Sirikan Kameswara. Kameswara meninggal pada tahun 1130. Penggantinya adalah Jayabaya. Jayabaya adalah raja terbesar Kediri. Ia begitu terkenal karena ramalannya yang disebut Jangka Jayabaya. Raja Kediri yang terakhir adalah Kertajaya yang meninggal tahun 1222. Pada tahun itu Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok di Desa Ganter, Malang.
Peninggalan-peninggalan Kerajaan Kediri antara lain Prasasti Panumbangan, Prasasti Palah, Kitab Smaradhahana karangan Empu Dharmaja, Kitab Hariwangsa karangan Empu Panuluh, Kitab Krinayana karangan Empu Triguna, dan Candi Panataran.

 

d. Kerajaan Singasari.

Kerajaan Singasari terletak di Singasari, Jawa Timur. Luasnya me- liputi wilayah Malang sekarang.
Kerajaan Singasari didirikan oleh Ken Arok. Beliau memerintah tahun 1222-1227 M. Para pengganti- nya adalah Anusapati (1227-1248), Panji Tohjaya (1248), Ranggawuni (1248-1268), Kertanegara (1268 – 1292).
Patung Ken Dedes sebagai Dewi Prajnaparamita peninggalan Kerajaan Singosari.

Beberapa peninggalan masa ke- besaran Singasari antara lain:
1. Candi Jago/Jajaghu, sebagai makam Wisnuwardhana,
2. Candi Singasari dan Candi Jawi, sebagai makam Kertanegara,
3. Candi Kidal, sebagai makam Anusapati,
4. Patung Prajnaparamita, sebagai perwujudan Ken Dedes.

 

2. Peninggalan sejarah Hindu di Indonesia.

Kebudayaan Hindu di masa lampau mewariskan bermacam-macam peninggalan sejarah. Peninggalan sejarah yang bercorak kebudayaan Hindu antara lain candi, prasasti, patung, karya sastra (kitab), dan tradisi. Mari kita bahas peninggalan-peninggalan ini satu per satu.

a. Candi.
Candi adalah bangunan yang biasanya terdiri dari tiga bagian, yaitu kaki, tubuh, dan atap. Pada candi Hindu biasanya terdapat arca perwujudan tiga dewa utama dalam ajaran Hindu. Tiga dewa itu adalah Brahma, Wisnu, dan Syiwa. Brahma adalah dewa pencipta, Wisnu dewa pemelihara, dan Syiwa dewa pelebur. Pada dinding candi terdapat relief, yaitu gambar timbul yang biasanya dibuat dengan cara memahat. Relief mengisahkan sebuah cerita.
Candi peninggalan Hindu yang terkenal adalah Candi Prambanan atau Candi Loro Jonggrang. Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 di perbatasan Yogyakarta dan Surakarta. Di dalam candi ini terdapat patung Trimurti dan relief yang mengisahkan cerita Ramayana. Tokoh dalam cerita Ramayana adalah Rama, Shinta, dan Burung Jatayu.

Candi-candi  peninggalan  agama Hindu:

 

No. Nama Candi Lokasi Pembuatan Peninggalan.
1 Prambanan, Yogyakarta, Abad ke-7 M, Mataram Lama.
2 Dieng, Dieng, Jawa Tengah, Abad ke-7 M, Mataram Lama.
3 Badut, Malang, Jawa Timur, 760 M, Kanjuruhan.
4 Canggal, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
5 Gedong Sanga, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
6 Penataran, Blitar, Jawa Timur, Abad ke-11 M, Kediri.
7 Sawentar, Blitar Jawa Timur, Abad ke-12 M, Singasari.
8 Candi Kidal, Jawa Timur, Abad ke-12 M, Singasari.
9 Singasari, Jawa Timur, Abad ke-12 M, Singasari.
10 Sukuh, Karang Anyar, Jateng, Abad ke-13 M, Majapahit.

Tabel 1.1 Candi-candi peninggalan Hindu.

b. Prasasti.

Prasasti adalah benda peninggalan sejarah yang berisi tulisan dari masa lampau. Tulisan itu dicatat di atas batu, logam, tanah liat, dan tanduk binatang. Prasasti pening- galan Hindu ditulis dengan huruf Pallawa dan berbahasa Sansekerta. Prasasti tertua adalah Prasasti Yupa, dibuat sekitar tahun 350-400 M. Prasasti Yupa berasal dari Kerajaan Kutai. Yupa adalah tiang batu yang digunakan pada saat upacara korban. Hewan kurban ditambatkan pada tiang ini. Prasasti Yupa terdiri dari tujuh batu bertulis. Isi Prasasti Yupa adalah syair yang mengisahkan Raja Mulawarman. Berikut ini daftar pra-sasti-prasasti peninggalan kebudayaan Hindu.

No. Prasasti Lokasi Penemuan Pembuatan Peninggalan
1 Kutai, Kutai, Kaltim, Abad ke-4 M, Kutai.
2 Ciaruteun, Bogor, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
3 Tugu, Cilincing, Jakut, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
4 Jambu, Bogor, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
5 Kebon Kopi, Bogor, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
6 Cidanghiang, Pandeglang, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
7 Pasir Awi, Leuwiliang, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
8 Muara Cianten, Bogor, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
9 Canggal, Magelang, Jateng, Abad ke-7 M, Mataram Lama.
10 Kalasan, Yogyakarta, 732 M, Mataram Lama.
11 Dinoyo, Malang, Jatim, 760 M, Mataram Lama.
12 Kedu, Temanggung, Jateng, 778 M, Mataram Lama.
13 Sanur, Bali Abad ke-9 M, Bali.

Tabel 1.2 Prasasti-prasasti peninggalan kerajaan Hindu.

c. Patung.
Wujud patung Hindu antara lain hewan dan manusia. Patung berupa hewan dibuat karena hewan tersebut dianggap memiliki kesaktian. Patung berupa manusia dibuat untuk mengabadikan tokoh tertentu dan untuk menggambarkan dewa dewi. Contoh patung peninggalan kerajaan Hindu yang terkenal adalah Patung Airlangga sedang menunggang garuda. Dalam patung itu, Airlangga digambarkan sebagai penjelmaan Dewa Wisnu.

No. Patung Lokasi Pembuatan Peninggalan.
1 Trimurti,
2 Dwarapala, Bogor,  Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
3 Wisnu Cibuaya I, Cibuaya, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
4 Wisnu Cibuaya II, Cibuaya, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
5 Rajasari, Jakarta, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
6 Airlangga, Medang Kemulan, Abad ke-10 M, Medang Kemulan.
7 Ken Dedes, Kediri, Jatim, Abad ke-12 M, Kediri.
8 Kertanegara, Jawa Timur, Abad ke-12 M, Singasari.
9 Kertarajasa, Mojekerto, Jatim, Abad ke-13 M, Majapahit.

Tabel 1.3 Patung-patung peninggalan kerajaan Hindu.

d. Karya sastra (kitab).
Karya sastra peninggalan kerajaan Hindu berbentuk kakawin atau kitab. Kitab-kitab peninggalan itu berisi ca- tatan sejarah. Umumnya karya sastra peninggalan sejarah Hindu ditulis de- ngan huruf Pallawa dalam bahasa Sansekerta pada daun lontar. Karya sastra yang terkenal antara lain Kitab Bara- tayuda dan Kitab Arjunawiwaha. Kitab Baratayuda dikarang Empu Sedah dan Empu Panuluh. Kitab Baratayuda ber- isi cerita keberhasilan Raja Jayabaya dalam mempersatukan Kerajaan Kediri dan Kerajaan Jenggala. Kitab Arjunawiwaha berisi pengalaman hidup dan keberhasilan Raja Airlangga.

Berikut ini daftar kitab-kitab peninggalan sejarah Hindu di Indonesia.

 

No. Nama Kitab Lokasi Dibuat Peninggalan.
1 Carita Parahayangan, Bogor, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
2 Kresnayana, Bogor,  Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
3 Arjunawiwaha, Kahuripan, Jatim, Abad ke-10 M, Medang Kemulan.
4 Lubdaka, Kediri, Jatim, Abad ke-11 M, Kediri.
5 Baratayuda, Kediri, Jatim, Abad ke-12 M, Kediri.

Tabel 1.4 Kitab-kitab peninggalan sejarah Hindu.

 

e. Tradisi

Tradisi adalah kebiasaan nenek moyang yang masih dijalankan oleh masyarakat saat ini. Tradisi agama Hindu banyak ditemukan di daerah Bali karena penduduk Bali sebagian besar beragama Hindu. Tradisi agama Hindu yang berkembang di Bali, antara lain:
1. Upacara nelubulanin ketika bayi berumur 3 bulan.
2. Upacara potong gigi (mapandes).
3. Upacara pembakaran mayat yang disebut Ngaben. Dalam tradisi Ngaben, jenazah dibakar beserta sejumlah benda berharga yang dimiliki orang yang dibakar.
4. Ziarah, yaitu mengunjungi makam orang suci dan tempat suci leluhur seperti candi.

 

3. Kerajaan Majapahit dan peranan Gajah Mada dalam mempersatukan Nusantara.

Dapat dikatakan Majapahit adalah puncak kejayaan kerajaan Hindu di Indonesia. Kerajaan Majapahit terletak di hutan Tarik dekat delta sungai Berantas, Mojokerto, Jawa Timur. Sejarah Majapahit dapat kita telusuri dengan membahas raja-raja yang memerintah di kerajaan itu.

a. Pemerintahan Raden Wijaya (1293-1309)
Raden Wijaya adalah seorang keturunan penguasa Singasari. Ketika Singasari diserang oleh Jaya- katwang dari Kediri, Raden Wijaya berhasil meloloskan diri ke Madura. Beliau minta bantuan Wiraraja. Wiraraja menganjurkan supaya Raden Wijaya kembali ke Kediri, berpura-pura mengabdi kepada Jaya katwang. Sebagai imbalan Jaya- katwang menghadiahkan daerah hutan Tarik kepada Raden Wijaya.
Raden Wijaya bergabung dengan pasukan Kubilai Khan dari Cina menyerang Jayakatwang. Pasukan Jayakatwang berhasil dikalahkan.

Raden Wijaya mengatur siasat untuk mengusir pasukan Cina. Diadakan pesta kemenangan secara besar-besaran. Ketika tentara Cina terlena dalam kemabukan, anak buah Raden Wijaya menyerang mereka. Banyak pasukan Cina terbunuh. Hanya sebagian kecil yang berhasil melarikan diri kembali ke Cina. Raden Wijaya kemudian menjadi raja pada tahun 1294, dengan gelar Kertarajasa Jayawardana. Raden Wijaya memerintah selama 16 tahun.

Asal usul nama Majapahit. Ketika Raden Wijaya bersama para pengikutnya sedang membuka hutan Tarik, hadiah Jayakatwang, seseorang menemukan buah maja. Buah itu dimakan. Ternyata rasanya sangat pahit. Sejak itu, daerah tersebut dinamakan Majapahit. Daerah ini kemudian berkembang menjadi pusat kerajaan Majapahit.

 

b. Pemerintahan Jayanegara (1309-1328).

Raden Wijaya digantikan oleh puteranya, Kalagemet. Kalagemet adalah putra Raden Wijaya dan putri Melayu, Dara Petak. Setelah menjadi raja, Kalagemet bergelar Sri Jayanegara. Pada saat Jayanegara menjadi raja, sering terjadi pemberontakan, antara lain pemberontakan Ranggalawe, Sora, Nambi, dan Kuti.
Pemberontakan Kuti sangat berbahaya. Akibat pemberontakan itu, Jayanegara melarikan diri ke Badander. Jayanegara dikawal oleh pasukan Bayangkari yang dipimpin oleh Gajah Mada. Berkat pengawalan pasukan Bayangkari, raja selamat dari pemberontakan Kuti. Berkat bantuan Gajah Mada, Jayanegara dapat merebut kembali tahta Majapahit. Atas jasanya, Gajah Mada diangkat menjadi Patih di Kahuripan. Dua tahun kemudian, Gajah Mada diangkat menjadi patih di Daha.

c. Pemerintahan Tribuwanatunggadewi (1328-1350).

Jayanegara memerintah sampai tahun 1328. Beliau wafat tanpa mening- galkan putra. Seharusnya, Jayanegara digantikan oleh Rajapatni (Gayatri). Namun, karena Rajapatni hidup membiara, pemerintahan diserahkan pada putrinya, Sri Gitarja.

Ketika menjadi ratu, Sri Gitarja bergelar Tribuwanatunggadewi Jaya wisnuwardhani. Pada masa itu terjadi pemberontakan Sadeng. Gajah Mada diangkat menjadi pejabat perdana menteri (maha patih) Majapahit menggantikan Arya Tadah yang sedang sakit. Gajah Mada ditugasi memimpin penumpasan pemberontakan Sadeng. Gajah Mada berhasil melaksanakan tugas itu. Beliau diangkat menjadi maha patih. Saat dilantik, Gajah Mada meng- ucapkan Sumpah Palapa. Dalam sumpah itu tersirat cita-cita Gajah Mada mempersatukan Nusantara. Adapun yang dimaksud dengan Nusantara ketika itu adalah Hasta Dwipa Nusantara (delapan pulau), yaitu Malaka, Sumatra, Jawa, Madura, Kalimantan, Sulawesi, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), Maluku, dan Irian (Gurun).

Untuk mewujudkan cita-cita itu, Gajah Mada membangun armada laut. Karena memiliki angkatan laut yang kuat, Kerajaan Majapahit dikenal seba-gai kerajaan maritim. Pimpinan armada laut dipercayakan kepada Empu Nala. Dengan armada yang kuat, Majapahit berhasil menaklukkan Dompo pada tahun 1340 dan Bali pada tahun 1343.

Sumpah Palapa. Bunyi sumpah yang diucapkan Gajah Mada sebagai berikut:
“Sira Gajah Mada pepatih amugkubumi tan ayun amukita palapa, sira Gajah Mada, lamun huwus kalah nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti palapa. (Sumber: Ensiklopedi Umum untuk Pelajar 3).

d. Pemerintahan Hayam Wuruk (1334-1389).
Rajapatni (Gayatri) wafat pada tahun 1350. Setelah ibundanya wafat, Ratu Tribuwanatunggadewi menyerahkan tahta Majapahit kepada putranya, Hayam Wuruk. Ketika naik tahta Hayam Wuruk baru berusia 16 tahun. Setelah naik tahta Hayam Wuruk bergelar Sri Rajasanegara.
Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit mengalami zaman keemasan. Hayam Wuruk didampingi oleh Patih Gajah Mada. Hayam Wuruk menjadi raja Majapahit yang paling besar. Gajah Mada meneruskan cita-citanya. Satu per satu kerajaan di Nusantara dapat ditaklukkan di bawah Majapahit. Wilayah kerajaannya meliputi hampir seluruh wilayah Nusantara sekarang, ditambah Tumasik (Singapura) dan Semenanjung Melayu.

Pada masa ini, Majapahit menjalin hubungan dengan kerajaan- kerajaan di daerah daratan Asia Tenggara seperti India, Muangthai, Kamboja, dan Cina. Dengan kemajuan hubungan itu, perdagangan dan pelayaran kerajaan Majapahit semakin maju. Bandar-bandar Majapahit, seperti Ujung Galuh, Tuban, Gresik, dan Pasuruan ramai dikunjungi oleh pedagang-pedagang dari Cina, India, dan Persia.

Selain berkembang menjadi kerajaan maritim yang besar, Majapahit juga menjadi kerajaan agraris yang maju. Hayam Wuruk membangun wa- duk dan saluran irigasi untuk mengairi lahan pertanian. Beberapa jalan dan jembatan penyeberangan juga dibangun untuk mempermudah lalu lintas antardaerah. Hasil pertanian Majapahit antara lain beras, rempah- rempah, kapas, sutera, dan hasil-hasil perkebunan.

Hayam Wuruk juga memperhatikan kegiatan kebudayaan. Hal ini ter- bukti dengan banyaknya candi yang didirikan dan kemajuan dalam bidang sastra. Candi-candi peninggalan Majapahit, antara lain Candi Sawentar, Candi Sumberjati, Candi Surawana, Candi Tikus, dan Candi Jabung. Karya sastra yang terkenal pada masa Kerajaan Majapahit ialah Kitab Negara- kertagama karangan Empu Prapanca dan Kitab Sutasoma karangan Empu Tantular. Dalam kitab Negarakertagama terdapat istilah Pancasila. Sedang- kan di dalam Sutasoma terdapat istilah Bhinneka Tunggal Ika.

Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, terjadi Perang Bubat. Perang Bubat terjadi antara Kerajaan Majapahit dan kerajaan Pajajaran. Hayam Wuruk bermaksud mempersunting Diyah Pitaloka (Ciptaresmi), putri raja Pajajaran. Pihak Majapahit mengirim utusan untuk melamar. Pihak Pajajaran dan utusan tersebut membuat kesepakatan. Isinya raja Majapahit tidak melamar ke istana Pajajaran, tetapi di perbatasan kedua kerajaan, yaitu di Desa Bubat. Raja Pajajaran memimpin secara langsung rombongan putrinya ke Desa Bubat. Patih Gajah Mada mempunyai rencana lain. Gajah Mada memaksa raja Pajajaran yang sudah ada di Desa Bubat untuk mempersembahkan putrinya sebagai upeti kepada Raja Hayam Wuruk. Permintaan itu ditolak oleh raja Pajajaran, sehingga terjadi perang besar di Desa Bubat. Seluruh rombongan Kerajaan Pajajaran, termasuk raja dan puterinya tewas.
Hayam Wuruk tidak berkenan atas tindakan Gajah Mada. Sejak peristiwa itu, hubungan keduanya renggang. Gajah Mada wafat pada tahun 1364 M. Sedangkan Hayam Wuruk wafat padatahun 1389. Setelah dua tokoh ini wafat, Majapahit mengalami kemunduran.

e. Kusumawardhani-Wirakramawardhana (1389-1429).
Sepeninggal Hayam Wuruk, terjadi perebutan kekuasaan di Majapahit. Pengganti Hayam Wuruk adalah Kusumawardhani yang bersuamikan Wirakramawardhana. Wirakramawardhanalah yang memimpin Majapahit tahun 1389-1429. Bhre Wirabumi (anak selir Hayam Wuruk) diberi kekuasa- an di Blambangan. Menurut Bhre Wirabumi, dirinya yang berhak menjadi raja di Majapahit.
Pada tahun 1401-1406 terjdi perang saudara di Paregreg. Bhre Wirabumi terbunuh dalam perang itu. Tumbuhlah benih persengketaan berlarut-larut di antara keturunan Hayam Wuruk. Pada tahun 1429 Wirakramawardana wafat. Wirakramawardana digantikan oleh Suhita. Suhita digantikan oleh Bhre Tumapel Kertawijaya. Beliau hanya empat tahun memerintah. Pengganti berikutnya adalah Bhre Pamotan yang bergelar Srirajasawardhana. Bhre Pamotan memindahkan pusat pemerintahan Kerajaan Majapahit ke Kahuripan untuk menghindari pertentangan keluarga. Bhre Pamotan wafat pada tahun 1453 dan tidak ada pengganti- nya. Baru pada tahun 1456, muncul Bhre Wengker yang bergelar Girindra Wardhana. Pertentangan keluarga kerajaan Majapahit terus berlanjut sampai pemerintahan Ranawijaya. Pada tahun 1522, Majapahit dikuasai oleh Demak.

 

C. Kerajaan dan Peninggalan Agama Buddha.

Agama Buddha mulai masuk ke Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, sekitar abad ke-5 Masehi. Pada tahun 423 Bhiksu Gunawarman datang ke Jawa untuk menyebarluaskan ajaran Buddha. Ia memperoleh perlindungan dari penguasa setempat. Usaha Bhiksu Gunawarman berjalan lancar.
Agama Buddha berasal dari India. Agama Buddha masuk ke Indonesia bersamaan dengan masuknya agama Hindu. Agama Hindu berkembang setelah agama Buddha. Namun, persebaran agama Hindu lebih cepat dari pada persebaran agama Buddha. Hal ini terbukti dari lebih banyaknya kerajaan Hindu daripada kerajaan Buddha. Pusat-pusat kerajaan Buddha hanya terdapat di Sumatra dan beberapa daerah di Jawa. Kita akan membahas peninggalan-peninggalan sejarah bercorak Buddha dan Kerajaan Sriwijaya sebagai pusat penyebaran agama Buddha pada waktu itu.

 

1. Peninggalan sejarah bercorak Buddha.

Peninggalan sejarah Buddha dan Hindu hampir sama, yaitu candi, prasasti, patung, dan kitab. Mari kita bahas peninggalan-peninggalan sejarah bercorak Buddha satu per satu!

Candi Borobudur salah satu peninggalan sejarah warisan agama dan kebudayaan Buddha. Candi Borobudur terletak di Kabupaten Magelang.

a. Candi.
Candi-candi Buddha digunakan sebagai tempat pemujaan. Ciri candi Buddha adalah adanya stupa dan patung Sang Buddha Gautama. Stupa adalah bangunan dari batu tempat menyimpan patung Sang Buddha. Beberapa Candi Buddha dapat dilihat dalam tabel berikut ini.

No. Candi Lokasi Penemuan Dibangun Peninggalan
1 Sewu, Jawa Tengah, Abad ke-7 M, Mataram Lama.
2 Plaosan, Jawa Tengah, Abad ke-7 M, Mataram Lama.
3 Mendut, Jawa Tengah, Abad ke-7 M, Mataram Lama.
4 Borobudur, Jawa Tengah, 770-842 M, Mataram Lama.
5 Muara Takus, Sumatra Selatan, Abad ke-8 M, Sriwijaya.
6 Jago, Malang, Jawa Timur, Abad ke-12 M, Singasari.
7 Sari, Jawa Tengah, Abad ke-13 M, Majapahit.
8 Pawon, Jawa Tengah, Abad ke-13 M, Majapahit.
9 Tikus, Mojokerto, Jawa Timur, Abad ke-13 M, Majapahit.

Tabel 1.5 Candi-candi peniggalan agama Buddha.

Candi Borobudur. Candi Borobudur adalah candi Buddha terbesar. Candi ini terletak di Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur dibangun sebelum agama Hindu berkembang di Jawa. Pembangunannya membutuhkan waktu sekitar 50 tahun. Relief (lukisan timbul) yang terdapat pada Candi Borobudur panjangnya mencapai 4 km. Tinggi Candi Borobudur 42 meter. Arca atau patung yang terdapat di sana mencapai 500 buah.

 

b. Prasasti.

Di Sumatra Selatan ditemukan beberapa prasasti warisan Keraja- an Sriwijaya. Di sekitar Palembang ditemukan Prasasti Telaga Batu, Prasasti Talang Tuwo, dan Prasasti Kedukan Bukit. Ketiganya menceri- takan berdirinya kerajaan Sriwijaya. Prasasti Karang Berahi dan Prasasti Kota Kapur ditemukan di Jambi dan Bangka. Kedua prasasti itu menceri- takan wilayah kekuasaan Sriwijaya.

c. Patung.
Patung yang bercorak Buddha biasanya berupa arca Sang Buddha Gautama. Arca Sang Buddha Gautama pertama kali ditemukan di Sikendeng, Sulawesi Selatan. Berikut ini daftar patung atau arca peninggal- an sejarah Buddha.

Tabel 1.6 Patung-patung atau arca-arca peniggalan agama Buddha.

No Nama Patung Lokasi Dibuat / Peninggalan
1 Patung Buddha, Sikendeng Abad ke -2 M, –
2 Arca Bhumisparsa Mudra, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
3 Arca Dhyana Mudra, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
4 Arca Abhaya Mudra, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
5 Arca Vitarka Mudra, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
6 Dharmacakra Mudra, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
7 Arca Vara Mudra, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
8 Arca Buddha, Palembang, Abad ke-8 M, Sriwijaya.

 

Mudra. Mudra adalah sikap tangan pada patung Budha. Bhumipasra Mudra adalah Buddha dengan sikap tangan menyentuh bumi; Vara Mudra adalah Buddha dengan sikap tangan memberi anugerah; Dhyana Mudra dan Abhaya Mudra adalah sikap Buddha sedang bersemedi dan memberi kedamaian; Vitarka Mudra sikap tangan Buddha memberi pelajaran; Dharmacakra Mudra adalah sikap Buddha sedang memutar roda ajaran.

d. Karya sastra (kitab)
Ada beberapa karya sastra peninggalan sejarah yang bercorak Bud- dha. Salah satu karya sastra bercorak Buddha yang terkenal adalah Kitab Sutasoma. Kitab ini dikarang oleh Mpu Tantular. Kitab Sutasoma mence- ritakan kisah Raden Sutasoma. Kisah ini mengajarkan pengorbanan dan belas kasih yang harus ditempuh seseorang untuk mencapai kesem- purnaan tertinggi. Salah satu ungkapan yang terkenal dari Kitab Sutasoma adalah “Bhinneka Tunggal lka Tan Hana Dharma Mangrwa.”
Berikut ini daftar karya sastra atau kitab-kitab peninggalan sejarah yang bercorak Buddha.

Tabel 1.7 Kitab-kitab peniggalan agama Buddha di Indonesia.

No Kitab Lokasi Dibuat Peninggalan
1 Negara Kertagama, Jawa Timur, Abad ke-13 M, Majapahit.
2 Sutasoma, Jawa Timur, Abad ke-13 M, Majapahit.
3 Pararaton, Jawa Timur, Abad ke-13 M, Majapahit.
4 Ranggalawe, Jawa Timur, Abad ke-13 M, Majapahit.
5 Arjunawiwaha, Jawa Timur, Abad ke-13 M, Majapahit.

e. Tradisi
Tradisi agama Buddha yang sekarang ini kita jumpai banyak dipengaruhi oleh budaya Cina. Tradisi agama Buddha yang ada, misalnya berdoa di wihara. Tradi- si lain agama Buddha yang masih ada adalah ziarah. Ziarah dilaku- kan dengan mengunjungi tempat suci leluhur seperti candi. Kegiat- an yang dilakukan pada saat ziarah adalah membaca doa dan membawa sesajen.

 

2. Kejayaan Kerajaan Sriwijaya sebagai pusat penyebaran agama Buddha.
Agama dan kebudayaan Hindu dan Buddha masuk dan berkem- bang di wilayah tanah air dalam waktu hampir bersamaan. Ada be- berapa kerajaan yang dipengaruhi baik oleh agama Hindu maupun Buddha. Bahkan, ada peninggalan sejarah yang membuktikan bahwa kedua agama itu hidup secara berdampingan dalam suatu kerajaan. Kerajaan-kerajaan yang mempunyai ciri baik Hindu maupun Buddha, an- tara lain Kerajaan Mataram Lama di Jawa Tengah dan Singasari di Jawa Timur. Sedangkan kerajaan yang bercorak Buddha antara lain Sriwijaya di Sumatra Selatan. Kita akan membahas lebih lanjut Kerajaan Sriwijaya sebagai salah satu pusat agama Buddha di Indonesia.
Kerajaan Sriwijaya sudah dikenal pada tahun 682. Pusatnya di muara Sungai Musi, dekat Palembang. Awalnya, Sriwijaya hanya kerajaan kecil. Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan besar setelah dipimpin oleh Dapunta Hyang. Dapunta Hyang berhasil memperluas daerah kekuasaan- nya dengan menaklukkan kerajaan-kerajaan di sekitarnya.

Candi Muara Takus, salah satu peninggalan sejarah Kerajaan Sriwijaya. Candi ini terletak di antara dua sungai, yaitu Sungai Kampar Kanan dan Kampar Kiri.

Sriwijaya mencapai puncak kejayaan ketika diperintah oleh Raja Balaputradewa. Letaknya sangat strategis bagi pelayaan, yaitu di dekat Selat Malaka dan Selat Sunda. Sriwijaya menjadi kerajaan Maritim yang besar dan dilengkapi dengan armada kuat. Situasi yang aman bagi pelayar- an membuat banyak kapal asing singgah di pelabuhan Sriwijaya. Sejak saat itu, Sriwijaya menjadi pusat perdagangan.

Kerajaan Sriwijaya juga dikenal sebagai pusat agama Buddha. Hal itu diceritakan seorang pendeta Buddha, I-tsing, yang pernah tinggal di Palembang. Banyak Candi dan kuil agama Buddha didirikan. Di Sriwijaya terdapat Perguruan Tinggi agama Buddha. Mahaguru yang terkenal adalah Sakyakirti. Kerajaan Sriwijaya juga menjalin kerja sama dengan Perguruan Tinggi Nalanda di India. Kerajaan Sriwijaya banyak mengirimkan maha- siswanya. Raja Sriwijaya membantu memperbaiki kuil di Kanton, Cina pada awal abad ke-11.

Keruntuhan Sriwijaya disebabkan oleh serangan dari kerajaan Cola- mandala dari India Selatan, dari kerajaan Singasari, dan Majapahit. Tahun 1025 ibu kota Sriwijaya diserbu dan Raja Sanggarma Wijayatungga- warman ditawan musuh. Tahun 1275, Singasari menyerang Sriwijaya. Kerajaan Majapahit juga menyerang Sriwijaya pada tahun 1377.

Pelajarilah kembali pembahasan tentang Kerajaan dan Peninggalan Buddha. Kemudian, jawablah soal-soal berikut ini!
1. Sebutkan empat bentuk peninggalan sejarah Buddha!
2. Sebutkan empat prasasti peninggalan Kerjaan Sriwijaya!
3. Sebutkan lima buah candi peninggalan agama Buddha!
4. Sebutkan beberapa contoh tradisi Buddha!
5. Apa bukti Sriwijaya pernah menjadi pusat agama Buddha?

 

D. Kerajaan dan Peninggalan Agama Islam di Indonesia.

Kebanyakan penduduk negara kita beragama Islam. Bagaimana Agama Islam masuk dan berkembang di negara kita? Umumnya para ahli ber- pendapat Agama Islam mulai masuk ke Indonesia pada abad ke-13 M. Agama dan kebudayaan Islam masuk Indonesia melalui para pedagang yang berasal dari Arab, Persia, dan Gujarat (India), dan Cina.

Agama Islam berkembang dengan pesat di tanah air. Hal ini dapat di lihat dengan berdirinya kerajaan-kerajaan Islam. Kita akan membahas peninggalan-peninggalan sejarah dan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.

1. Peninggalan sejarah bercorak Islam di Indonesia.
Agama dan kebudayaan Islam mewarikan banyak sekali peninggalan sejarah. Peninggalan-peninggalan sejarah bercorak Islam antara lain mas- jid, kaligrafi, karya sastra, dan tradisi keagamaan. Berikut ini akan dibahas satu per satu peninggalan sejarah Islam di Indonesia.

a. Masjid.

Masjid merupakan seni arsitektur Islam yang paling menonjol. Masjid adalah tempat peribadatan umat Islam. Berbeda dengan masjid-masjid yang ada sekarang, atap masjid peninggalan sejarah biasanya beratap tumpang bersusun. Semakin ke atas atapnya makin kecil. Jumlah atap tumpang itu biasanya ganjil, yaitu tiga atau lima. Atap yang paling atas berbentuk limas. Di dalam masjid terdapat empat tiang utama yang menyangga atap tumpang.

Pada bagian barat masjid terdapat mihrab. Di sebelah kanan mihrab ada mimbar. Di halaman masjid biasanya terdapat menara. Keberadaan menara tidak hanya untuk menambah keindahan bangunan masjid. Fungsi menara adalah sebagai tempat muazin mengumandangkan azan ketika tiba waktu salat. Sebelum azan dikumandangkan, dilakukan pemukulan tabuh atau beduk.
Contoh masjid peninggalan sejarah Islam adalah Masjid Agung Demak dan Masjid Kudus. Masjid Agung Demak dibangun atas perintah Wali Songo. Pembangunan masjid dipimpin langsung oleh Sunan Kalijaga. Masjid Demak tidak memiliki menara. Sementara masjid Kudus didirikan oleh Sunan Kudus.
Masjid Agung Demak. Pembangunan masjid dipimpin langsung oleh Sunan Kalijaga. Salah satu keunikan Masjid Agung Demak adalah salah satu tiangnya terbuat dari susunan tatal. Konon, tiang ini dibuat oleh Sunan Kalijaga. Tiang dari tatal ini kemudian diganti ketika Masjid Agung Demak dipugar pada tahun 1980. Potongan tiang tatal ini masih tersimpan di bangsal belakang masjid.

Berikut ini daftar masjid-masjid peninggalan sejarah kerajaan Islam.

  1. Masjid Agung Demak, di demak, Jateng, dibuat Abad 14M, Kerajaan Demak.
  2. Masjid Ternate, di Ternate, Ambon, dibuat abad 14 M, Kerajaan Ternate.
  3. Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Jatim, Abad 15M.
  4. Masjid Kudus, Jateng -Kudus, Abad 15M
  5. Masjid Banten, Banten, Abad 15 M , Kerajaan Banten.
  6. Masjid Cirebon, Jabar – Cirebon, Abad 15 M, Kerjaan Cirebon.
  7. Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Abad 15M Ke Aceh.
  8. Masjid Katangga, Katangga Sulsel, Abad ke16, Kerajaan Gowa.

b. Kaligrafi.

Kaligrafi adalah tulisan indah da- lam huruf Arab. Tulisan tersebut biasa- nya diambil dari ayat-ayat suci Al Quran. Kaligrafi digunakan sebagai hiasan dinding masjid, batu nisan, ga- pura masjid dan gapura pemakaman. Batu nisan pertama yang ditemukan di Indonesia adalah batu nisan pada ma- kam Fatimah binti Maimun di Leran, Surabaya. Sedangkan kaligrafi pada gapura terdapat di gapura makam Sunan Bonang di Tuban, gapura makam raja-raja Mataram, Demak, dan Gowa.

1, Kaligrafi Makam Fatima binti Maimun, di Gresik Jatim, Abad 13 Masehi.
2, Makam Ratu Nahrasiyah, di Samudra Pasai, abad 14 Masehi, Kerajaan Samudra Pasai.
3, Makam  Maulana Malik Ibrahim, di gresik Jatim, Abad 15 Masehi.
4, Makam Sunan Giri, di Gresik Jatim, Abad 15 Masehi.
5, Makam Sunan Gunung Jati, di Cirebon Jawa barat, abad 15 Masehi, Cirebon.
6, Makam Sunan Kudus dan Sunan Muria, di Kudus Jawa Tengah, abad 15 masehi.
7, Makam Sunan Kalijaga, Demak Jawa Tengah, abad 15 masehi, Demak.
8, Makam raja-raja Banten, di Banten, abad 15 masehi, Banten.
9, Makam raja-raja Mataram, di Imogiri, abad ke 16 masehi, kerajaan Mataram.
10, Makam raja-raja Mangkunegaran, Astana Giri, abad 16 masehi, Kerajaan Mataram.
11. Makam raja-raja Gowa, Katangga, aba 16 Masehi, kerajaan Gowa.

c. Istana.

Istana adalah tempat tinggal raja atau sultan beserta keluarganya. Istana berfungsi sebagai pusat pemerintahan. Adanya istana sebenarnya karena pengaruh Hindu dan Buddha. Setelah Islam masuk, tradisi pem- bangunan istana masih berlangsung. Akibatnya, pada bangunan istana yang bercorak Islam, pengaruh Hindu dan Buddha masih tampak. Saat ini peninggalan Islam yang berupa Istana tinggal beberapa saja.

Keraton Kasultanan Yogyakarta merupakan istana Kerajaan Mataram Islam. Istana ini masih berdiri sampai sekarang.

No Nama Istana Lokasi Dibuat Peninggalan.
1 Istana Kesultanan Ternate Ternate, Ambon, Abad 14 M, K. Ternate.
2 Istana Kesultanan Tidore Tidore, Ambon, Abad 14 M, K. Tidore.
3 Keraton Kasepuhan Cirebon, Jabar, Abad 15 M, K. Cirebon.
4 Keraton Kanoman Cirebon, Jabar, Abad 15 M, K. Cirebon.
5 Keraton Kesultanan Aceh NAD, Abad 15 M, K. Aceh.
6 Istana Sorusuan Banten, Abad 15 M, K. Banten.
7 Istana Raja Gowa Gowa, Sulsel, Abad 16 M, K. Gowa.
8 Keraton Kasultanan Yogyakarta, Abad 17 M, K. Mataram.
9 Keraton Pakualaman Yogyakarta, Abad 17 M, K. Mataram.

Tabel 1.10 Istana-istana peninggalan sejarah kerajaan Islam di Indonesia.

 

d. Kitab.

Kesusastraan Islam berkembang di Jawa dan Sumatra. Peninggalan karya sastra yang bercorak Islam adalah suluk dan hikayat. Suluk dan hikayat ada yang ditulis dalam bahasa daerah ada juga yang ditulis dalam bahasa Arab. Ada juga suluk yang diterjemahkan dalam bahasa Melayu. Suluk dan hikayat dibuat untuk mempermudah masyarakat Indonesia me- nangkap ajaran Islam.

Beberapa suluk terkenal adalah syair Si Burung Pingai dan syair Perahu karya Hamzah Fansuri serta syair Abdul Muluk dan syair gurindam dua belas karya Ali Haji. Syair gurindam dua belas berisi nasihat kepada para pemimpin agar mereka memimpin dengan bijaksana. Ada juga nasihat untuk rakyat biasa agar mereka menjadi terhormat dan disegani oleh se- sama manusia. Syair Abdul Muluk menceritakan Raja Abdul Muluk.

Hikayat adalah cerita atau dongeng yang isinya diambil dari kejadian sejarah. Di pulau Jawa, hikayat dikenal dengan nama babad. Babad tanah Jawa menceritakan kerajaan-kerajaan yang terdapat di Jawa. Cerita tersebut dimulai dari kerajaan Hindu-Buddha sampai kerajaan Islam. Di Aceh ada beberapa jilid Bustan Al-Salatin yang berisi ri- wayat nabi-nabi, riwayat sultan-sultan Aceh, dan penjelasan penciptaan langit dan bumi. Kitab ini ditulis oleh Nuruddi Ar- Raniri.

e. Pesantren.
Sejak masuknya Islam ke Indonesia, pesantren merupakan lembaga yang mengajarkan Islam. Pesantren pertama kali didirikan di daerah Jawa dan Madura oleh para kiai. Pesantren pertama ini dibangun pada masa Sunan Ampel yaitu pada masa pemerintahan Prabu Kertawijaya dari Majapahit. Pesatren kemudian berkembang pesat dan melahirkan kelom- pok-kelompok terpelajar. Para santri belajar bahasa Arab, kitab Kuning, fiqih, pendalaman Al Quran, tahuhid, akhlak, dan tradisi tasawuf.

Beberapa pesantren besar yang ada di Indonesia antara lain Pesantren Tebuireng di Jombang, Pesantren Lasem di Rembang, Pesantren Lirboyo di Kediri, Pesantren Asembagus di Situbondo, Pesantren As-Shiddiqiyyah di Jakarta, Al-Kautsar Medan.

f. Tradisi.
Beberapa tradisi Islam kita warisi sampai sekarang, antara lain ziarah ke makam, sedekah, sekaten. 
1. Ziarah, yaitu kegiatan mengunjungi makam. Ziarah berkembang ber- sama dengan tradisi lain. Di Jawa, misalnya pengunjung di sebuah makam melaksankan ziarah dengan cara melakukan berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut adalah membaca Al Quran atau kalimat syahadat, berdoa, begadang untuk semadi, atau tidur dengan harapan memper- oleh firasat dalam mimpi.
2. Sedekah, acara keluarga dengan mengundang tetangga sekitar. Sedekah untuk peristiwa gembira disebut syukuran. Sedekah untuk peristiwa sedih atau meminta perlindungan, disebut selamatan. Sede- kah meminta sesuatu disebut hajatan.
3. Sekaten, yaitu perayaan Maulid Nabi Muhammad dalam budaya Jawa. Perayaan Sekaten dikenal di Yogyakarta, Surakarta, Jawa Timur, dan Cirebon.

 

2. Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.

Setelah keraajaan-kerajaan Hindu-Buddha surut, mulai berdiri kerajaan- kerajaan Islam di tanah air kita. Berikut ini beberapa contoh kerajaan Is- lam yang pernah berdiri di Indonesia.

a. Kerajaan Samudera Pasai.

Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Letaknya di daerah Lhokseumawe, pantai timur Aceh. Raja-rajanya adalah Sultan Malik as-Saleh, Sultan Muhammad yang bergelar Malik Al-Tahir (1297-1326), Sultan Akhmad yang bergelar Malik Az Zahir (1326-1348) dan Zainal Abidin. Pada pertengahan abad ke-15 Samudra Pasai mengalami kemunduran karena diserang oleh Kerajaan Aceh.

b. Kerajaan Aceh.

Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Ibrahim pada tahun 1514. Aceh bekembang pesat setelah Malaka dikuasai Portugis. Para pe- dagang Islam memindahkan kegiat- an berdagang dari Malaka ke Aceh. Aceh mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1635). Karena menjadi pusat agama Islam, Aceh sering disebut Serambi Mekah.

c. Kerajaan Demak.

Kerajaan Demak terletak di pantai utara Jawa Tengah, didirikan Raden Patah pada tahun 1478. Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Demak menjadi pusat kegiatan Wali Songo. Raden Patah mempunyai putera bernama Adipati Unus yang mendapat julukan Pangeran Sabrang Lor. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono, Demak menyerang Sunda Kelapa, Banten, dan Cirebon. Ketiga daerah dapat direbut tahun 1526. Ketika menyerang Panarukan, Sultan Trenggono tewas dalam pertempuran.

d. Kerajaan Mataram.

Kerajaan Mataram mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Agung. Beliau banyak berjasa dalam bidang kebudayaan dan agama. Be- liau mengarang Serat Sastra Gending yang berisi filsafat Jawa, mencipta- kan penanggalan tahun Jawa, dan memadukan unsur Jawa dan Islam, seperti penggunaan gamelan dalam perayaan Sekaten untuk memperingati Maulud Nabi.

e. Kerajaan Banten.

Banten dikuasai Demak setelah direbut Falatehan. Kerajaan Banten dipimpin putra Falatehan yang bernama Hasanuddin. Dia berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa pada tahun 1527. Di bawah pemerintahannya, Banten menyebarkan agama Islam ke pedalaman Jawa Barat. Selain itu, Banten berhasil menguasai Lampung. Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682).

f. Kerajaan Gowa-Tallo (Makasar).

Kerajaan Gowa-Tallo terletak di Sulawesi Selatan. Pada tahun 1605, agama Islam masuk ke kerajaan Gowa-Tallo melalui seorang ulama dari Minangkabau bernama Dato ri Bandang. Karaeng Tunigallo adalah raja Gowa pertama yang memeluk agama Islam. Gelar Karaeng Tunigallo adalah Sultan Alauddin. Kerajaan Gowa Tallo mencapai kejayaan pada masa peme- rintahan Sultan Hassanuddin (1653 – 1669).

g. Kerajaan Ternate dan Tidore.

Kerajaan Ternate dan Tidore letaknya berdekatan. Keduanya menganut agama Islam sejak abad ke-16. Ajaran Islam dibawa oleh para pedagang dari Malaka dan Jawa. Raja-rajanya antara lain Zainal Abidin (1486 – 1500), Sultan Baabullah, Sultan Hairun, dan Sultan Nuku. Kerajaan-kerajaan lain di sekitar Ternate seperti kerajaan Tidore, Bacan, dan Jailolo mengikuti Ternate memeluk agama Islam. Raja-rajanya memakai gelar sultan dan nama-nama Arab.

c. Kerajaan Demak.

Kerajaan Demak terletak di pantai utara Jawa Tengah, didirikan Raden Patah pada tahun 1478. Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Demak menjadi pusat kegiatan Wali Songo. Raden Patah mempunyai putera bernama Adipati Unus yang mendapat julukan Pangeran Sabrang Lor. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono, Demak menyerang Sunda Kelapa, Banten, dan Cirebon. Ketiga daerah dapat direbut tahun 1526. Ketika menyerang Panarukan, Sultan Trenggono tewas dalam pertempuran.

d. Kerajaan Mataram.

Kerajaan Mataram mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Agung. Beliau banyak berjasa dalam bidang kebudayaan dan agama. Be- liau mengarang Serat Sastra Gending yang berisi filsafat Jawa, mencipta- kan penanggalan tahun Jawa, dan memadukan unsur Jawa dan Islam, seperti penggunaan gamelan dalam perayaan Sekaten untuk memperingati Maulud Nabi.

e. Kerajaan Banten.

Banten dikuasai Demak setelah direbut Falatehan. Kerajaan Banten dipimpin putra Falatehan yang bernama Hasanuddin. Dia berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa pada tahun 1527. Di bawah pemerintahannya, Banten menyebarkan agama Islam ke pedalaman Jawa Barat. Selain itu, Banten berhasil menguasai Lampung. Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682).

f. Kerajaan Gowa-Tallo (Makasar).

Kerajaan Gowa-Tallo terletak di Sulawesi Selatan. Pada tahun 1605, agama Islam masuk ke kerajaan Gowa-Tallo melalui seorang ulama dari Minangkabau bernama Dato ri Bandang. Karaeng Tunigallo adalah raja Gowa pertama yang memeluk agama Islam. Gelar Karaeng Tunigallo adalah Sultan Alauddin. Kerajaan Gowa Tallo mencapai kejayaan pada masa peme- rintahan Sultan Hassanuddin (1653 – 1669).

g. Kerajaan Ternate dan Tidore.

Kerajaan Ternate dan Tidore letaknya berdekatan. Keduanya menganut agama Islam sejak abad ke-16. Ajaran Islam dibawa oleh para pedagang dari Malaka dan Jawa. Raja-rajanya antara lain Zainal Abidin (1486 – 1500), Sultan Baabullah, Sultan Hairun, dan Sultan Nuku. Kerajaan-kerajaan lain di sekitar Ternate seperti kerajaan Tidore, Bacan, dan Jailolo mengikuti Ternate memeluk agama Islam. Raja-rajanya memakai gelar sultan dan nama-nama Arab.

 

Rangkuman :

Di Indonesia ada banyak sekali peninggalan sejarah. Di antaranya ada yang berasal dari masa kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam. Kita harus menjaga dan merawat peninggalan-peninggalan sejarah ter- sebut.
Contoh kerajaan Hindu adalah Kutai, Tarumanegara, Kediri, Singo- sari, dan Majapahit. Peninggalan sejarah dari zaman Hindu ini antara lain berupa candi, prasasti, patung, kitab, dan tradisi-tradisi. Beberapa peninggalan Hindu yang terkenal antara lain Candi Prambanan, Candi Singasari, Prasasti Kutai, Prasasti Ciaruteun, Patung Airlangga, Patung Ken Dedes, Patung Kertarajasa, Kitab Baratayuda, dan Kitab Arjuna- wiwaha.
Agama Buddha mencapai kejayaan pada masa kerajaan Sriwijaya. Peninggalan sejarah Buddha antara lain Candi Borobudur, Candi Sewu, Candi Mendut, Patung Buddha di Sikendeng, Arca Dhyana Mudra, dan Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular.
Peninggalan sejarah Islam berupa masjid, kaligrafi, istana, kitab, dan tradisi-tradisi. Peninggalan-peninggalan yang terkenal antara lain masjid Demak, Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Kudus, kaligrafi di makam Fatima binti Maimun, Istana Kesultanan Aceh, Keraton Kasultanan Yogyakarta, dan Kiatab Bustan Al-Salatin. Kerajaan-kerajaan Islam yang pernah berdiri di Indonesia antara lain Samudera Pasai, Aceh, Banten, Demak, Mataram, Gowa-Tallo, dan Ternate-Tidore.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Dokumen GPM

Gambar 1.21 Peta wilayah kekuasaan Kerajaan Aceh.

b. Kerajaan Aceh
Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Ibrahim pada tahun 1514. Aceh bekembang pesat setelah Malaka dikuasai Portugis. Para pe- dagang Islam memindahkan kegiat- an berdagang dari Malaka ke Aceh. Aceh mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1635). Karena menjadi pusat agama Islam, Aceh sering disebut Serambi Mekah.

SD5 – IPA – Bab 4 – Pembuatan Makanan pada Tumbuhan.

SD Kelas 5 – IPA – Bab 4 – Pembuatan Makanan pada Tumbuhan.

Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

Setiap makhluk hidup membutuhkan makanan untuk bertahan hidup. Manusia memakan berbagai jenis makanan setiap hari. Hewan seperti kambing memakan rumput-rumputan segar. Bagaimana dengan tumbuhan seperti gambar di atas? Tentunya tumbuhan juga membutuhkan makanan. Bagaimana cara tumbuhan memperoleh makanan?

Tumbuhan juga memerlukan makanan agar tetap hidup. Tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri. Proses pembuatan makanan pada tumbuhan dinamakan fotosintesis. Bagaimanakah proses fotosintesis?

A. Fotosintesis.

Fotosintesis merupakan proses pembuatan makanan pada tumbuhan hijau. Proses fotosintesis ini memerlukan bantuan sinar matahari. Fotosintesis berlangsung di bagian daun. Namun proses ini terkadang juga terjadi di bagian lain yang mengandung klorofil. Klorofil merupakan zat warna warna hijau pada tumbuhan. Klorofil berfungsi untuk menyerap energi cahaya matahari. Perhatikan gambar di samping!
Fotosintesis memerlukan cahaya matahari, klorofil, air, dan karbon dioksida. Air diserap oleh akar dari dalam tanah. Air dari akar menuju daun. Karbon dioksida diserap dari udara oleh daun melalui mulut daun atau stomata. Melalui fotosintesis, air dan karbon dioksida kemudian diubah menjadi karbohidrat dan oksigen dengan bantuan energi cahaya matahari. Apabila energi cahaya matahari  tidak ada, energi cahaya yang lain dapat meng- gantikannya. Misalnya cahaya lampu neon. Oleh karena itu, fotosintesis dapat terjadi pada siang maupun malam hari. Reaksi fotosintesis dapat dituliskan sebagai berikut.

Air + Karbondioksida (diproses dg. Cahaya dan Clorofil) = Karbohidrat + Oksigen.

Dari reaksi fotosintesis di atas, dapat diketahui bahwa proses tersebut menghasilkan karbohidrat dan oksigen. Daun yang mengandung karbohidrat ini jika ditetesi larutan lugol atau yodium akan berubah warna menjadi ungu gelap. Percobaan berikut ini dapat membuktikan bahwa proses fotosintesis memerlukan cahaya.

Apa Itu Klorofil? Di dalam selembar daun, ada jutaan kantung kecil berisi zat berwarna hijau. Zat warna hijau ini disebut klorofil. Semua kantung hijau menyebabkan dedaunan berwarna hijau.

Sebagian gas oksigen hasil fotosintesis digunakan untuk pernapasan tumbuhan. Sisanya dibebaskan ke udara. Oksigen tersebut digunakan oleh makhluk hidup lainnya untuk bernapas. Sementara itu, kelebihan karbohidrat disimpan sebagai makanan cadangan. Di mana tumbuhan menyimpan makanan cadangan? Tempat penyimpanan makanan cadangan setiap tumbuhan berbeda-beda. Amati gambar di bawah! Gambar tersebut menunjukkan bahwa tumbuhan menyimpan makanan cadangan pada bagian- bagian yang berbeda. Tempat penyimpanan itu misalnya pada akar, buah, biji, atau batang.

Percobaan pembuktian fotosintesis pada daun. cari di youtube.

Akar (ketela pohon), buah, dan biji merupakan tempat menyimpan makanan cadangan.

Tumbuhan menyimpan cadangan makanan pada umbi, batang, biji atau buah. Cadangan makanan pada tumbuhan inilah yang dimanfaatkan oleh manusia untuk dimakan. Misalnya tumbuhan yang menyimpan makanan pada umbi akar adalah ketela atau singkong. Kita mungkin sering memakan singkong yang bisa dibuat keripik atau singkong goreng.
1. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada umbi.
Jenis tumbuhan umbi-umbian dibagi menjadi umbi batang, umbi akar dan umbi lapis.

  • a. Pengertian umbi batang adalah bagian batang tumbuhan yang menggembung karena dipakai untuk menyimpan cadangan makanan. Contohnya adalah tanaman kentang.
  • b. Pengertian umbi akar adalah bagian akar tumbuhan yang menggembung karena berfungsi sebagai menyimpan cadangan makanan. Contoh umbi akar adalah talas, wortel, dan ketela.
  • c. Pengertian umbi lapis adalah bagian batang yang menggembung berlapis-lapis karena dipakai untuk menyimpan cadangan makanan. Contohnya adalah bawang putih dan bawang merah.

2. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada batang adalah tebu dan sagu.
3. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada buah adalah pisang, jeruk, mangga, apel, rambutan, dan sebagainya.
4. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada biji adalah kacang hijau, kedelai, padi, dan kacang tanah.
5. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada daun adalah bayam, kangkung, kol, dan sawi.

 

B. Ketergantungan Manusia dan Hewan terhadap Tumbuhan Hijau.

Telah dijelaskan dalam materi sebelumnya bahwa fotosintesis menghasilkan oksigen. Selain digunakan oleh tumbuhan, sebagian oksigen dilepaskan ke udara di lingkungan sekitarnya. Oksigen dihirup oleh manusia dan hewan pada saat bernapas. Tanpa tumbuhan hijau, oksigen lama-kelamaan akan habis jika digunakan terus oleh manusia dan hewan. Namun, tumbuhan selalu menyediakan oksigen di alam. Jadi, manusia dan hewan membutuhkan tumbuhan hijau agar oksigen tetap tersedia di alam. Tumbuhan hijau juga merupakan sumber energi bagi manusia. Sebagian besar bahan makanan kita berasal dari tumbuhan. Bagian tumbuhan yang biasa digunakan
sebagai bahan makanan sebagai berikut.
1. Akar, contohnya wortel, lobak, dan singkong (ketela pohon).
2. Batang, contohnya tebu dan sagu.
3. Daun, contohnya bayam dan daun kol.
4. Bunga, contohnya kembang kol dan brokoli.
5. Buah, contohnya jeruk dan pisang.
6. Biji, contohnya kacang tanah dan kacang kedelai.
7. Tunas, contohnya rebung (tunas bambu) dan asparagus.

Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai bahan makanan biasanya merupakan tempat menyimpan makanan cadangan.

Selain manusia, hewan juga memperoleh sumber energi dari tumbuhan hijau. Hewan herbivora (hewan pemakan tumbuhan) bergantung secara langsung kepada tumbuhan. Apabila tidak ada tumbuhan, jenis-jenis hewan tersebut akan mati kelaparan. Akibatnya, jumlah jenis-jenis hewan herbivora akan semakin berkurang. Peristiwa ini akan menyebabkan hewan-hewan karnivora (hewan pemakan daging) menjadi kekurangan bahan makanan. Jadi, hewan-hewan karnivora secara tidak langsung juga bergantung kepada tumbuhan.

Demikian juga untuk makhluk hidup golongan omnivora (pemakan tumbuhan dan hewan lain). Mereka  dapat bergantung secara langsung maupun tidak langsung terhadap tumbuhan hijau. Bentuk ketergantungan herbivora, karnivora, dan omnivora terhadap tumbuhan hijau dapat dituliskan sebagai berikut.

Tumbuhan merupakan sumber energi bagi seluruh makhluk hidup di alam ini. Tumbuhan hijau umumnya tersedia dalam jumlah paling banyak dibandingkan jumlah makhluk hidup yang lain. Diskusikan dengan teman sekelompok mengenai hal-hal berikut.
a. Pengaruh bagi hewan herbivora jika jumlah tumbuhan sedikit.
b. Pengaruh bagi hewan karnivora jika jumlah tumbuhan sedikit.
b. Pengaruh bagi manusia jika jumlah tumbuhan sedikit.
Tulislah hasil diskusimu di buku kerja! Setelah itu, kumpulkan kepada bapak atau ibu guru.

Selain sebagai sumber energi, manusia memanfaatkan tumbuhan untuk berbagai keperluan berikut.
1. Bahan penyedap rasa, contohnya merica, pala, dan cengkeh.
2. Bahan obat-obatan, contohnya kencur, temulawak, dan kunyit.
3. Bahan sandang, contohnya serat tanaman kapas.
4. Bahan peralatan rumah tangga, contohnya kayu dan bambu.
Jadi, manusia tidak hanya membutuhkan tumbuhan sebagai sumber makanan saja. Manusia sangat tergantung pada tumbuhan untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu, manusia wajib menjaga kelestarian tumbuhan. Dengan demikian, kehidupan semua makhluk hidup juga tetap terjaga.

 

 

SD5 – IPA – Bab 3 – Alat Peredaran Darah pada Manusia.

SD5 – Alat Peredaran Darah pada Manusia.

Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

Di dalam tubuh kita terdapat darah. Darah merupakan cairan berwarna merah dan berasa asin. Darah mengalir di seluruh bagian tubuh. Di dalam tubuh, darah mengalir melalui alat peredaran darah. Perhatikan gambar di atas! Alat peredaran darah manusia terdiri atas jantung dan pembuluh darah. Apa fungsi jantung dan pembuluh darah itu? Apa fungsi darah bagi tubuh kita?

Darah dalam tubuh berfungsi mengangkut zat-zat penting ke seluruh bagian tubuh. Zat-zat penting tersebut di antaranya oksigen dan sari-sari makanan. Dalam pengangkutan tersebut diperlukan alat peredaran darah.

A. Alat peredaran darah dan Fungsinya.

Alat peredaran darah manusia meliputi pembuluh darah dan jantung. Pembuluh darah dan jantung mempunyai fungsi khusus. Bacalah uraian berikut untuk mengetahuinya!

 1. Jantung.

Jantung terletak di dalam rongga dada sebelah kiri. Ukuran jantung kira-kira sebesar kepalan tangan pemiliknya. Jantung tersusun atas kumpulan otot-otot yang sangat kuat dan disebut miokardia.

Jantung terdiri atas empat ruang, yaitu serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri. Antara bagian kanan dan kiri jantung dibatasi oleh sekat jantung. Sekat ini berfungsi mencegah bercampurnya darah yang mengandung banyak oksigen dan karbon dioksida. Perhatikan bagian- bagian jantung pada gambar di samping!

Otot penyusun bilik jantung lebih tebal daripada otot pada serambi jantung. Hal ini disebabkan tugas bilik jantung lebih berat. Tugas bilik tersebut yaitu memompa darah keluar dari jantung ke seluruh bagian tubuh.

Jantung berfungsi memompa darah. Jantung memompa darah dengan cara menguncup (berkontraksi) dan mengembang (berelaksasi). Apa yang terjadi ketika jantung menguncup dan mengembang? Lakukan kegiatan berikut untuk mengetahuinya!

Kontraksi dan relaksasi pada jantung mengakibatkan terjadinya denyut jantung atau denyut nadi. Ketika jantung memompa darah ke dalam pembuluh nadi, pembuluh tersebut ikut berdenyut. Dengan demikian, kamu dapat mengetahui denyut jantung  melalui denyut nadi. Denyut nadi dapat terasa dengan jelas ketika kamu menekan pembuluh nadi pada pergelangan tangan. Denyut tersebut juga terasa apabila bagian leher di bawah telinga ditekan.
Kecepatan denyut jantung tergantung kegiatan yang dilakukan. Ketika sedang beristirahat, jantung berdenyut kira-kira 60 sampai 80 kali setiap menit. Semakin aktif tubuh kita, denyut jantung juga semakin cepat.

2. Pembuluh Darah

Pembuluh darah merupakan saluran tempat mengalirnya darah dari jantung ke seluruh tubuh maupun sebaliknya. Ada dua macam pembuluh darah. Pembuluh tersebut yaitu pembuluh nadi (arteri) dan pembuluh balik (vena).
Pembuluh nadi atau arteri yaitu pembuluh yang membawa darah kaya oksigen keluar dari jantung, kecuali arteri pulmonalis. Arteri pulmonalis membawa darah kaya karbon dioksida dari jantung menuju paru-paru.
Pembuluh nadi yang paling besar disebut aorta. Pembuluh balik yaitu pembuluh darah yang membawa darah kaya karbon dioksida dari seluruh tubuh menuju jantung, kecuali vena pulmonalis. Vena pulmonalis membawa darah kaya oksigen dari paru-paru menuju jantung.

Pembuluh nadi dan pembuluh balik bercabang- Darah mengandung banyak oksigen cabang. Ujung cabang pembuluh yang terkecil disebut pembuluh kapiler. Panjang seluruh pembuluh darah manusia jika dihubungkan dari ujung ke ujung mencapai 160.000 km.

Antara pembuluh nadi dan pembuluh balik terdapat perbedaan-perbedaan pokok sebagai berikut.
Tabel Perbedaan Pembuluh Nadi dan Pembuluh Balik.

Pembuluh Nadi :
– Denyut terasa.
– Umumnya terletak di bagian dalam tubuh.
– Dinding tebal, kuat, dan elastis.
– Tekanan darahnya tinggi.
– Darah mengalir cepat.
– Membawa darah yang mengandung banyak oksigen, kecuali arteri pulmonalis.

Pembuluh Balik :
– Denyut tidak terasa.
– Terletak di dekat permukaan tubuh.
– Dindingnya tipis dan tidak elastis.
– Tekanan darahnya rendah.
– Darah mengalir lambat.
– Membawa darah yang mengandung banyak karbon dioksida, kecuali vena pulmonalis.

 

B. Gangguan pada Sistem Peredaran Darah dan Cara Pencegahannya.

1. Gangguan pada Darah dan Alat Peredaran Darah.

Beberapa gangguan pada jantung dan pembuluh darah.

  • a. Pelebaran pembuluh darah, dapat dibedakan menjadi ambeien (wasir) dan varises. Ambeien terjadi karena adanya pelebaran pembuluh darah balik di sekitar anus. Sementara itu, varises terjadi karena adanya pelebaran pembuluh darah balik di bagian kaki.
  • b. Anemia (kekurangan darah), dapat disebabkan oleh luka yang mengeluarkan banyak darah, kekurangan zat besi, atau adanya penyakit seperti kanker tulang.
  • c. Hipertensi (tekanan darah tinggi), ditunjukkan dengan tingginya tekanan darah. Besar kecilnya tekanan darah seseorang dapat diukur menggunakan tensimeter.
  • d. Penyakit jantung koroner, terjadi karena adanya penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh arteri koroner sehingga menyumbatnya.
  • e. Stroke, disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak sehingga saraf-saraf yang ada di otak tidak memperoleh cukup oksigen. Keadaan ini menyebabkan kerja saraf terganggu.

Lakukan kegiatan berikut agar kamu lebih memahami tentang penyakit atau gangguan pada sistem peredaran darah!

1. Anemia.

Yang pertama, adalah anemia. Anemia merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kekurangan darah, sehingga darah yang mengalir di pembuluh darah mengalami deficit, dan menyebabkan tidak optimalnya peredaran darah ke bagian-bagaian tubuh dan juga organ tubuh tertentu.

Penyebab anemia

Anemia sendiri disebabkan oleh beberapa hal, antara lain yang paling sering menyababkan anemia adalah : Keturunan, Kekurangan gizi dan mineral berupa makanan yang mengandung zat besi, Aktivitas yang berlebihan tanpa adanya asupan makanan yang sehat.

Pencegahan : Anemia merupakan salah satu jenis penyakit yang paling mudah untuk dicegah dan juga diobati. Berikut ini adalah beberapa cara mudah untuk mencegah dan juga menyembuhkan gejala-gejala anemia : Selalu atur asupan makanan dengan makanan yang bergizi tinggi; Istirahat cukup, dan hindari beraktivitas secara berlebihan; Minum suplemen penambah darah apabila diperlukan; Makan makanan yang memiliki kandungan zat besi tinggi, seperti daging merah dan kacang-kacangan; Rajin minum air putih.

 

2. Varises.

Varises merupakan salah satu kelainan dan juga penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah lainnya. Varises merupakan suatu kondisi dimana pembuluh darah vena memiliki gangguan atau hambatan dalam mengalirkan darah. Hal ini disebabkan karena adanya kelainan atau kesalahan pada katub pembuluh vena dalam mengatur peredaran darah sehingga menyebabkan peredaran darah pembuluh vena menjadi terhambat.

Penyebab : Ada beberapa penyebab munculnya varises pada pasien, antara lain : Faktor keturunan; Muncul tumor; Terlalu lama berdiri; Karena sedang berada dalam kondisi kehamilan
Gejala.

3. Hipertensi

Hipertensi (darah tinggi) merupakan salah satu jenis penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah yang paling “populer”. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit dimana kondisi tekanan darah yang mengalir pada pemmbuluh darah melebihi batas normal, dan menimbulkan berbagai komplikasi lainnya.

Penyebab : Ada beberapa penyebab dari hipertensi, yaitu : Faktor gen atau keturunan; Merokok dan minuman beralkohol; Makan makanan yang terlalu banyak lemak dan juga tidak sehat.

4. Hipotensi.
Hipotensi (darah rendah) merupakan kebalikan dari hipertensi, yaitu kondisi dimana tekanan darah yang mengalir pada pembuluh darah berada pada batasan di bawah normal. Biasanya penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah ini dapat terjadi karena beberapa hal, yaitu : Terjadi pendarahan; Diare yang disertai muntah; Kekurangan zat gizi penting bagi tubuh; Overdosis atau kelebihan konsumsi obat penurun tekanan darah.

5. Leukemia (Kanker Darah).
Leukemia juga sering disebut dengan kanker darah. Hal ini dsebabkan karena memang terdapat sel kanker yang menyerang bagian darah yang mengalir di pembuluh darah, terutama sel darah putih. Hal ini menyebabkan terjadinya pertumbuhan dari leukosit yang tidak normal yang disebabkan oleh : Virus karsinogenik; Adanya paparan zat radioaktif; Alkohol dan juga merokok berlebihan; Infeksi zat kimia beracun; Faktor gen atau keturunan.

6. Penyakit Jantung Koroner.
Penyakit jantung koroner merupakan jenis lainnya dari penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah. Lebih tepatnya adalah peredaran darah yang mengalir pada pembuluh darah koroner. Hal ini dapat menyebabkan penyakit ini adalah kondisi dimana pembuluh darah koroner mengalami penyumbatan, sehingga peredaran darah menjadi terganggu. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh : Pengerasan pembuluh nadi / arteri; Endapan lemak; Endapan zat kapur.

7. Gagal Jantung.
Selain penyakit jantung coroner, penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah lainnya adalah gagal jantung. Sesuai dengan namanya, gagal jantung terjadi ketika jantung pada tubuh seseorang gagal untuk bekerja secara optimal. Hal in imenyebabkan kekuatan kontraksi dari jantung menurun, yang dapat menyebabkan berkurangnya pasokan darah ke seluruh tubuh. Biasanya gangguan atau penyakit ini dapat menimbulkan gejala seperti : Cepat lelah; Penyebab dada sesak nafas; Bengkak pada bagian kaki; Pembengkakan paru-paru.

8. Hemofilia.
Hemofilia merupakan salah satu kelainan pada darah, apabila tidak ingin disebut sebagai penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah. Hemofilia merupakan kondisi dimana darah mengalami kesulitan untukmelakukan proses pembekuan. Hal ini dapat menyebabkan penderitanya mengalami pendarahan yang hebat dan tidak wajar, meskipun hanya mengalami luka kecil saja. Biasanya, penyebab hemofilia paling utama karena adanya faktor keturunan.

 

2. Menjaga Kesehatan Alat Peredaran Darah.

Menjaga kesehatan alat peredaran darah dapat dilakukan dengan berolahraga secara teratur. Berolahraga dapat membantu melancarkan peredaran darah. Berolahraga sebaiknya diawali dengan pemanasan. Pemanasan membuat kecepatan denyut jantung bertambah secara bertahap.
Menjaga kesehatan alat peredaran darah juga dapat dilakukan dengan menjaga kebiasaan makan sehari-hari. Makanan berlemak tinggi tidak baik bagi kesehatan jantung. Kandungan lemak yang berlebihan dalam tubuh dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah.
Nah, sekarang kamu telah mengetahui cara menjaga kesehatan alat peredaran darah. Lakukan kegiatan berikut agar kamu mengetahui lebih banyak cara menjaga alat peredaran darah!

 

Rangkuman:

1. Alat peredaran darah manusia meliputi jantung dan pembuluh darah.
2. Jantung terdiri atas empat ruang, yaitu serambi kiri, bilik kiri, serambi kanan, dan bilik kanan.
3. Serambi kiri dan bilik kiri berisi darah bersih (mengandung banyak oksigen).
4. Serambi kanan dan bilik kanan berisi darah kotor (mengandung banyak karbon dioksida).
5. Pembuluh nadi membawa darah bersih keluar dari jantung, kecuali arteri pulmonalis.
6. Pembuluh balik membawa darah kotor menuju jantung, kecuali vena pulmonalis.
7. Gangguan pada alat peredaran darah di antaranya ambeien, varises, anemia, hipertensi, jantung koroner, dan stroke.
8. Cara menjaga kesehatan alat peredaran darah yaitu dengan berolahraga secara teratur dan menjaga kebiasaan makan makanan sehat.

 

SD5 – IPA – Bab 2 – Pencernaan pada Manusia

SD5 – Alat Percernaan pada manusia. 

Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

Saat akan makan, pertama-tama yang kamu lakukan melihat makananmu. Setelah itu, kamu akan mencium aromanya kemudian mencicipinya. Setelah makanan berada di mulut, kamu akan mengunyah makanan tersebut. Pada akhirnya kamu menelan makananmu itu. Itulah awal perjalanan makanan menuju sistem pencernaan. Bagaimana perjalanan makanan di dalam sistem pencernaanmu? Apa saja makanan yang kamu perlukan agar tubuhmu sehat dan kuat?

Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita akan diolah melalui proses pencernaan. Proses pencernaan adalah proses penghancuran makanan menjadi zat-zat makanan yang dapat diserap tubuh. Alat yang berfungsi untuk menghancurkan makanan ini disebut alat pencernaan. Selain alat-alat pencernaan, dalam tubuh kita juga terdapat kelenjar pencernaan. Misalnya, hati dan kelenjar pankreas. Kelenjar pencernaan membantu alat-alat pencernaan dalam mencerna makanan.

Panjang Saluran Pencernaan : Seluruh saluran pen- cernaan dari mulut sampai anus panjangnya antara 8,5 sampai 10 meter. Berarti, 5–6 kali tinggi badan kita. Saluran pencernaan menjadi ringkas karena melingkar-lingkar dalam rongga perut kita. Proses pencernaan makanan dari awal hingga akhir secara keseluruhan berlangsung antara 18 sampai 24 jam.

1. Mulut.

Makanan masuk ke dalam tubuh melalui mulut. Di dalam rongga mulut terdapat gigi, lidah, dan air ludah (air liur). Ketiga komponen itu berperan untuk mencerna makanan di dalam mulut. Gigi dan lidah mencerna makanan secara mekanis. Air ludah mencerna makanan secara kimiawi. Pencernaan secara mekanis merupakan pencernaan makanan dengan cara dikunyah oleh gigi dan dibantu lidah. Sementara itu, pencernaan kimiawi merupakan pencernaan makanan yang dilakukan oleh enzim.

a. Gigi.

Gigi berfungsi menghancurkan makanan yang masuk dalam rongga mulut. Berdasarkan bentuk dan fungsinya, gigi dibedakan menjadi tiga. Ketiga gigi tersebut yaitu gigi seri, gigi taring, dan gigi geraham. Gigi seri untuk memotong makanan, gigi taring untuk mengoyak makanan, dan gigi geraham untuk mengunyah makan- an. Gigi geraham dibedakan menjadi geraham depan dan geraham belakang.

Gigi tertanam pada rahang dan diperkuat oleh gusi. Bagian-bagian gigi yaitu mahkota gigi, tulang gigi, dan rongga gigi. Mahkota gigi tampak putih, halus, dan licin karena dilapisi email. Tulang gigi terletak di bawah lapisan email. Tulang gigi meliputi leher gigi dan akar gigi. Rongga gigi berada di bagian dalam gigi. Perhatikan gambar di bawah!

b. Lidah.

Lidah mempunyai beberapa fungsi seperti berikut.
1) Mengatur letak makanan saat dikunyah.
2) Membantu menelan makanan.
3) Mengecap rasa makanan.

Lidah peka terhadap panas, dingin, dan adanya tekanan. Lidah dapat mengecap makanan karena pada permukaannya terdapat bintil-bintil lidah. Pada bintil-bintil lidah terdapat saraf pengecap. Setiap permukaan lidah mempunyai kepekaan rasa yang berbeda. Perhatikan gambar di samping!

  • Rasa asin : lidah bagian depan dan samping.
  • Rasa pahit : lidah bagian belakang / pangkal.
  • Rasa Manis : lidah bagian ujung.
  • Rasa Asam : lidah bagian samping.
  • Silakan lihat gambar lidah disamping ini.

 

 

 

c. Air Liur.
Saat makanan dikunyah dalam mulut, makanan dibasahi oleh air liur. Makanan menjadi licin dan mudah ditelan. Selain itu, air liur mengandung enzim ptialin atau amilase. Enzim ini berfungsi untuk mencerna zat tepung (amilum) secara kimiawi menjadi zat gula. Itulah sebabnya, saat mengunyah nasi dalam waktu lama kita akan merasakan manis. Pencernaan seperti ini merupakan contoh pencernaan kimiawi.

 

2. Kerongkongan.

Kerongkongan merupakan penghubung antara rongga mulut dan lambung. Kerongkongan berupa saluran yang panjangnya kira-kira 20 cm. Kerongkongan terdiri atas otot yang lentur. Makanan yang berada di dalam kerongkongan akan didorong oleh dinding kerongkongan menuju lambung. Gerakan seperti ini disebut gerak peristaltik. Gerak peristaltik dilakukan oleh otot dinding kerongkongan.

 

3. Lambung.
Lambung adalah alat pencernaan berotot yang berbentuk seperti kantong. Bagian dalam dinding lambung berlipat-lipat. Bagian ini berguna untuk mengaduk makanan yang berasal dari kerongkongan. Dinding lambung juga menghasilkan asam klorida. Asam klorida atau asam lambung berguna untuk membunuh kuman-kuman yang masuk bersama makanan.
Selain itu, di dalam lambung terdapat enzim pepsin dan renin. Enzim renin berfungsi mengendapkan protein susu menjadi kasein. Enzim pepsin berguna untuk mengubah protein menjadi asam amino. Di dalam lambung ini terjadi pencernaan secara mekanik dan kimiawi.

 

4. Usus Halus. 
Setelah dicerna di lambung, makanan masuk ke usus halus. Usus halus ini sebenarnya sangat panjang, tetapi melipat-lipat di perut kita. Usus halus terdiri atas tiga bagian, yaitu usus dua belas jari, usus kosong, dan usus penyerap.
Di dalam usus dua belas jari, makanan dicerna secara kimiawi. Pencernaan itu dilakukan oleh getah empedu dan getah pankreas. Getah empedu dihasilkan oleh hati. Getah empedu berfungsi untuk mencerna lemak. Beberapa enzim yang dihasilkan getah pankreas sebagai berikut.
a. Enzim amilase, berfungsi mengubah zat tepung menjadi gula.
b. Enzim tripsin, berfungsi mengubah protein menjadi asam amino.
c. Enzim lipase, berfungsi mengubah lemak menjadi asam lemak.

Usus Buntu dan Apendiks.

Pada rangkaian alat pencernaan terdapat usus buntu. Usus buntu berada di awal usus besar dan ber- batasan dengan usus halus. Di bawah usus buntu terdapat apendiks (umbai cacing).

 

 

 

Setelah melewati usus dua belas jari, makanan sampai di usus kosong. Selanjutnya, makanan akan diurai proteinnya oleh enzim erepsin. Sementara itu, karbohidrat yang terkandung dalam makanan tersebut akan diurai oleh enzim maltase, sukrose, dan laktose. Setelah hancur dan lumat, makanan menuju usus penyerap.
Bagian dalam dinding usus penyerap berupa jonjot-jonjot. Di dalam jonjot-jonjot itu terdapat ujung pembuluh darah. Melalui pembuluh darah inilah terjadi penyerapan sari- sari makanan. Sari-sari makanan masuk dalam aliran darah dan diedarkan ke seluruh tubuh.

5. Usus Besar.
Usus besar merupakan kelanjutan dari usus halus. Usus besar terdiri atas usus besar naik, usus besar melintang, dan usus besar turun. Di dalam usus besar terjadi penyerapan air dan garam-garam mineral. Selanjutnya, sisa makanan dibusukkan oleh bakteri pembusuk di dalam usus besar. Hasil pembusukan berupa bahan padat, cair, dan gas.

6. Anus.
Bagian akhir dari saluran pencernaan berupa lubang keluar yang disebut anus. Sisa pencernaan dari usus besar dikeluarkan melalui anus. Bahan padat hasil pembusukan dikeluarkan sebagai tinja dan gas. Gas dikeluarkan berupa kentut. Sisa pencernaan yang berupa cairan disalurkan dan disaring dalam ginjal. Cairan yang tidak berguna dikeluarkan melalui lubang kemih berupa air seni.

 

B. Penyakit pada Alat Pencernaan.

Berbagai penyakit dan gangguan (kelainan) dapat menyerang alat pencernaan. Penyakit dan gangguan itu dapat disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Selain itu, juga karena masuknya kuman penyakit ke dalam tubuh seperti bakteri dan virus. Di bawah ini beberapa penyakit yang dapat menyerang alat- alat pencernaan.

1. Mag (Radang Lambung).
Penyakit ini ditandai dengan gejala lambung terasa perih dan mual. Penyakit mag disebabkan kebiasaan makan yang tidak teratur. Jika kita tidak segera makan pada saat lapar, lambung menjadi kosong. Akibatnya, asam lambung (asam klorida) yang dihasilkan untuk mencerna makanan melukai lambung.

2. Apendisitis (Radang Umbai Cacing).

Radang pada umbai cacing ditandai dengan sakit pada perut sebelah kanan bawah dan biasanya disertai demam. Umbai cacing (apendiks) adalah tonjolan kecil pada usus buntu (sekum). Penyakit ini disebabkan adanya makanan yang masuk di apendiks dan membusuk. Pembusukan makanan di apendiks tersebut dapat mengakibatkan radang.

3. Disentri.

Penyakit disentri disebabkan oleh bakteri. Alat pencernaan yang diserang yaitu usus. Penyakit ini ditandai dengan muntah-muntah dan buang air besar terus- menerus. Disentri dapat dicegah dengan cara menjaga kebersihan makanan dan perlengkapan makan.

4. Sembelit.

Gejala penyakit sembelit yaitu susah buang air besar. Penyakit ini disebabkan makanan yang kita makan kurang berserat. Makanan kurang serat dapat mengganggu proses pencernaan. Serat makanan membantu penyerapan air di usus besar. Jika kadar serat makanan berkurang, sisa makanan kurang menyerap air. Akibatnya, sisa makanan menjadi padat sehingga sulit dikeluarkan. Contoh makanan berserat yaitu sayur-sayuran dan buah-buahan.

Kamu sudah mengetahui penyakit-penyakit pada alat pencernaan. Rawatlah alat pencernaanmu supaya terhindar dari penyakit-penyakit tersebut dengan cara berikut ini.
a. Makan makanan yang bergizi dan seimbang.
b. Menjaga kebersihan alat-alat makan dan bahan makanan.
c. Minum air putih dalam jumlah yang cukup.
d. Makan secara teratur.
e. Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi secara teratur.
f. Menghindari makanan yang terlalu panas dan dingin.
g. Mengurangi makanan yang mengandung banyak gula, misalnya permen dan cokelat.
h. Mencuci tangan sebelum makan.
i. Biasakan mengunyah makanan sampai halus agar mudah dicerna oleh lambung.
j. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat, misalnya buah-buahan dan sayur-sayuran.

Kamu telah mempelajari alat-alat pencernaan dan cara merawatnya. Alat-alat pencernaan itu mempunyai peran yang sangat penting. Di antaranya untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Makanan ini berguna untuk menjaga kesehatan tubuh.

 

C. Hubungan Makanan dan Kesehatan.
Setiap hari kita selalu membutuhkan energi atau tenaga untuk melakukan kegiatan. Oleh karena itu, kita harus cukup makan untuk mendapatkan energi. Makanan yang kita makan harus bergizi dan seimbang.

1. Makanan Bergizi.
Makanan bergizi sebagai sumber energi, bahan pembangun, pelindung tubuh, dan pengatur tubuh. Oleh karena itu, untuk memenuhi beberapa fungsi tersebut, kita harus makan makanan yang bergizi. Makanan yang bergizi yaitu makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan oleh tubuh. Adapun zat gizi yang diperlukan tubuh yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air.

a. Karbohidrat

Fungsi karbohidrat bagi tubuh sebagai berikut.
1. Sebagai sumber tenaga.
2. Sebagai makanan cadangan.
3. Untuk mempertahankan suhu tubuh.
Bahan makanan yang mengandung karbohidrat antara lain: gandum, beras, jagung, sagu, dan ketela pohon.

b. Lemak.

Lemak juga sebagai sumber tenaga. Lemak ini berfungsi sebagai makanan cadangan. Bahan makanan yang mengandung lemak antara lain: kelapa, kacang tanah, kuning telur, keju, dan daging.

Praktek : Menguji Kandungan Lemak pada Bahan Makanan.
1. Siapkan minyak goreng, air putih, buah jeruk, kacang tanah, dan kertas buram!
2. Buah jeruk diambil dagingnya. Kacang tanah diambil bijinya.
3. Oleskan bahan makanan tersebut di kertas sehingga terdapat bekas pada kertas! Setiap bahan makanan dioleskan pada kertas yang berbeda.
4. Selanjutnya, kertas dijemur sebentar agar air di kertas menguap. Bahan makanan yang mengandung lemak akan meninggalkan noda transparan pada kertas.
5. Amati bahan makanan yang mengandung lemak! Amati pula bahan makanan yang tidak mengandung lemak!
6. Tulislah kesimpulan dari kegiatan ini!
Catatan: Lakukan kegiatan ini di dalam laboratorium bersama gurumu!

c. Protein.

Protein berguna sebagai zat pembangun tubuh. Makanan yang berprotein berguna untuk pertumbuhan, perkembangan, dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Bahan makanan yang mengandung protein antara lain susu, daging, putih telur, dan kacang-kacangan terutama kedelai.

d. Mineral.

Mineral merupakan zat pengatur tubuh. Mineral diperlukan oleh tubuh dalam jumlah sedikit. Walaupun tubuh hanya membutuhkan sedikit, kita harus tetap memenuhinya. Jika tubuh kekurangan mineral, kesehatan akan terganggu. Beberapa mineral yang dibutuhkan oleh tubuh seperti tertera dalam tabel berikut.

Tabel 2.1 Beberapa Jenis Mineral, Sumber Bahan Makanan, dan Kegunaannya.
Mineral;  Sumber Bahan Makanan &  Kegunaan
1) Fosfor. 
Sumber : Ikan, kacang-kacangan, susu, dan keju.
Guna : Pertumbuhan sel-sel dalam tubuh.
2) Fluor :
Sumber Susu, kuning telur, ikan laut, dan otak.
Guna : Pembentukan tulang dan gigi, Mencegah kerusakan gigi.
3) Kalsium :
Sumber : Sayuran kol, wortel, kacang- kacangan, bawang, susu, dan keju.
Guna : Pembentukan tulang dan gigi.
4) Zat besi
Sumber : Sayuran hijau (bayam, kangkung).
Guna : Membantu kerja otot dan saraf, Membentuk sel darah merah, Mencegah penyakit kurang darah (anemia).
5) Yodium.
Sumber : Ikan laut, garam beryodium, dan sayuran hijau.
Guna : Mencegah penyakit gondok.

e. Vitamin.

Vitamin berfungsi sebagai zat pengatur dan pelindung tubuh. Vitamin dapat mencegah timbulnya penyakit. Sebaliknya, kekurangan vitamin (avitaminosis) dapat mengganggu kesehatan. Misalnya sariawan akibat tubuh kekurangan vitamin C. Kegunaan beberapa jenis vitamin seperti tabel berikut.
Tabel 2.2 Jenis Vitamin, Sumber Bahan Makanan, dan Kegunaannya.
1. Vitamin A.
Sumber : Hati, susu, mentega, minyak ikan, kuning telur, sayuran, wortel, buah-buahan yang berwarna merah seperti pepaya dan tomat.
Guna : Meningkatkan daya tahan tubuh;.  Menjaga kesehatan mata;  Menjaga kesehatan kulit.
2. Vitamin B1.
Sumber : Daging, hati, telur, susu, beras merah, bekatul, dan kacang hijau.
Guna : Membantu pencernaan makanan, Mencegah penyakit beri-beri, Meningkatkan nafsu makan.
3. Vitamin C.
Sumber : Buah-buahan dan sayuran segar seperti jeruk, nanas, cabai, tomat, dan pepaya.
Guna : Mencegah sariawan, Membantu daya tahan tubuh terhadap infeksi, Menjaga agar dinding pembuluh darah kuat, Menyembuhkan luka, Menjaga tulang, gigi, dan gusi agar tetap sehat.
4. Vitamin D.
Sumber : Minyak ikan, kuning telur, susu, mentega, dan ikan.
Guna : Membantu proses pertumbuhan tulang, Mencegah penyakit rakhitis dan osteoporosis, Membentuk dan memelihara tulang serta gigi.
5. Vitamin  E.
Sumber : Biji-bijian (terutama yang sedang berkecambah), telur, mentega, dan susu.
Guna : Mencegah kemandulan, Pelindung sel-sel darah merah, Menghaluskan kulit,  Menyuburkan rambut.
6. Vitamin K.
Sumber : Sayuran hijau, kacang kedelai, susu, kuning telur, bayam, kangkung, dan kubis. Guna : Membantu proses pembentukan darah.

f. Air.

Air berguna untuk melarutkan zat-zat makanan, melancarkan pencernaan makanan, dan mengatur suhu tubuh. Air dapat diperoleh dari air yang kita minum. Selain itu, air juga diperoleh dari bahan makanan seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Pada kondisi normal kita membutuhkan minimal 2,5 liter air setiap hari. Tubuh akan terasa lemas jika kita kekurangan air. Oleh karena itu, perbanyaklah minum, terutama air putih!

 

2. Makanan Bergizi Seimbang.

Makanan yang kita makan harus bergizi seimbang. Makanan dikatakan bergizi seimbang jika mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin dalam jumlah tertentu. Kebutuhan untuk tiap kelompok bahan makanan dapat digambarkan dalam piramida di samping.
Dari gambar di samping tampak bahwa karbohidrat sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Setelah itu, berturut-turut protein, lemak, mineral, dan vitamin. Dengan komposisi demikian, kita dapat memenuhi kebutuhan makanan bergizi seimbang.

Urutan Besar ke Kecil : Karbohidrat, Protein, Lemak, Mineral dan yang paling kecil Vitamin.

Menu makanan bergizi seimbang disajikan dalam menu empat sehat lima sempurna.
Menu makanan bergizi seimbang terdapat dalam empat macam makanan berikut.
a. Makanan pokok (nasi, jagung, singkong, roti, dan sagu).
b. Lauk pauk (daging, telur, ikan, tahu, dan tempe).
c. Sayuran (bayam, kangkung, dan buncis).
d. Buah-buahan (apel, mangga, pisang, dan pepaya).

Apabila kita sudah mengonsumsi empat macam makanan di atas, berarti makanan kita sudah memenuhi syarat kesehatan. Namun, bila ditambah susu, maka akan lebih sempurna. Makanan bergizi seimbang yang dilengkapi susu dinamakan makanan empat sehat lima sempurna.
Selain memenuhi persyaratan empat sehat lima sempurna, dalam menyusun menu makanan bergizi seimbang perlu memperhatikan hal-hal berikut.
a. Bersih dan bebas kuman penyakit.
b. Makanan mudah dicerna dalam tubuh.
c. Bervariasi sehingga tidak menimbulkan kebosanan.

Tubuh akan menjadi sehat jika mengonsumsi makanan bergizi dalam jumlah yang seimbang. Apabila kebutuhan gizi seseorang tidak mencukupi atau berlebihan, akan mengganggu kondisi kesehatannya. Kelebihan atau kekurangan salah satu zat gizi dapat mengakibatkan gangguan atau penyakit. Perhatikan tabel berikut!

Tabel 2.3 Jenis-Jenis Gangguan atau Penyakit Akibat Kelebihan atau Kekurangan Salah Satu Zat Gizi

1. Busung lapar, penyebabnya Kekurangan karbohidrat.
2. Kegemukan (obesitas) , penyebabnya Kelebihan karbohidrat dan lemak.
3. Sariawan , penyebabnya Kekurangan vitamin C.
4. Keropos tulang, penyebabnya Kekurangan kalsium (mineral).
5. Anemia, penyebabnya Kekurangan zat besi (mineral).
6. Rabun, penyebabnya senja Kekurangan vitamin A.
7. Penyakit gondok, penyebabnya Kekurangan yodium (mineral).

3. Cara Mengolah Makanan.
Makanan harus diolah dengan cara yang benar. Hal ini bertujuan agar kandungan zat gizinya tidak hilang. Setiap jenis makanan harus diolah sesuai dengan sifat-sifatnya. Sebagai contoh beras. Beras mengandung banyak vitamin B1. Vitamin ini sifatnya mudah larut dalam air. Sebaiknya, beras tidak dicuci terlalu lama dan tidak diremas-remas. Mencuci beras terlalu lama, apalagi dengan meremasnya akan melarutkan vitamin tersebut. Vitamin itu akan terbuang.

Memasak sayuran pun ada aturannya. Kandungan gizi dalam sayuran dapat dipertahankan jika diolah secara benar. Cara memasak sayuran yang benar sebagai berikut.
a. Sayuran dicuci terlebih dahulu sebelum dipotong.
b. Memasak sayuran tidak terlalu lama atau jangan terlalu matang.
c. Saat memasak sayuran sebaiknya panci dalam keadaan tertutup.

Sayuran yang telah matang sebaiknya diletakkan di piring bersih. Sayuran tersebut juga harus disimpan dalam lemari yang bersih. Ada beberapa jenis sayuran yang dapat dimakan mentah. Sayuran jenis ini biasa digunakan sebagai lalapan. Contoh lalapan yaitu kol, selada, kacang panjang, dan daun kemangi. Hati-hatilah kalau kamu ingin makan sayuran mentah ini! Sebaiknya, sayuran mentah ini kamu cuci sampai bersih sebelum dimakan.

Rangkuman :

1. Proses pencernaan adalah proses penghancuran makanan menjadi zat-zat makanan yang dapat diserap tubuh.
2. Sistem pencernaan manusia terdiri atas alat-alat pencernaan berikut.
a. Mulut, tempat mencerna makanan secara mekanik dan kimiawi. Pencernaan mekanik menggunakan gigi dan lidah. Pencernaan kimiawi menggunakan air ludah.
b. Kerongkongan, saluran untuk jalan makanan dari mulut ke lambung dengan adanya gerakan peristaltik.
c. Lambung, tempat mengaduk makanan secara mekanik dan kimiawi.
d. Usus halus, tempat penyerapan sari-sari makanan.
e. Usus besar, tempat penyerapan air dan garam-garam mineral serta pembusukan sisa makanan.
f. Anus, tempat untuk mengeluarkan kotoran (sisa-sisa makanan).

3. Penyakit-penyakit yang menyerang organ pencernaan antara lain: mag, disentri, apendisitis, dan sembelit.

4. Cara-cara merawat organ pencernaan sebagai berikut.
a. Makan makanan yang bergizi seimbang.
b. Menjaga kebersihan alat-alat makan dan bahan makanan.
c. Makan secara teratur.
d. Menghindari makanan yang terlalu panas dan dingin.
e. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat.
5. Zat-zat yang diperlukan tubuh yaitu karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, dan air.

 

 

 

 

 

 

 

Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :

 

 

 

Alat Pernafasan Pada Hewan – Materi Pelajaran SD Kelas 5

SD5 – Alat Pernafasan Pada Hewan.

Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

Hewan juga bernapas seperti halnya manusia. Hewan tertentu memiliki alat pernapasan khusus sesuai tempat hidupnya. Hewan-hewan yang memiliki alat pernapasan khusus yaitu ikan dan cacing tanah.

 

Alat Pernafasan pada Ikan.

Ikan memiliki alat pernapasan berupa insang. Insang terletak di sebelah kanan dan kiri kepala.  Insang ini  berjumlah  empat pasang. Bagian-bagian insang berbentuk lembaran yang disebut lembaran insang. Pada lembaran insang terjadi pertukaran udara. Ikan juga mempunyai gelembung renang untuk menyimpan oksigen dan mengatur gerak.
Ikan memperoleh oksigen dari dalam air. Mekanisme pernapasan ikan melalui beberapa tahap. Mula-mula ikan membuka mulutnya untuk mengambil air. Air kemudian mengalir masuk ke rongga mulut menuju lembaran insang. Setelah itu, air keluar melewati tutup insang. Ketika air melewati lembaran insang, oksigen diikat oleh Hb (hemoglobin) darah. Pada saat yang sama, Hb juga melepaskan karbon dioksida ke air.

Apakah Labirin Itu? Labirin berupa lipatan- lipatan tidak teratur yang me- rupakan perluasan rongga insang. Lipatan-lipatan itu terletak di atas rongga insang. Labirin berguna untuk menyimpan udara.
Bagi ikan-ikan yang hidup di air keruh atau di rawa-rawa, labirin sangat membantu untuk bernapas. Di tempat- tempat tersebut kandungan oksigennya kurang. Oleh karena itu, ikan sering menuju permukaan air untuk meng- ambil oksigen dari udara. Oksigen tersebut disimpan dalam labirin. Ikan yang me- miliki labirin, misalnya ikan gabus dan lele.

 

Pernafasan pada Cacing Tanah.

Cacing tanah bernapas melalui permukaan tubuhnya. Cacing tanah memiliki kulit yang tipis. Pada permukaan kulit cacing tanah terdapat banyak pembuluh darah. Kulit cacing tanah juga menghasilkan lendir. Oleh karena itu, kulit terlihat basah dan lembap. Kondisi ini menyebabkan cacing dapat menyerap oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida secara langsung melalui permukaan kulit. Itulah sebabnya cacing membutuhkan tempat lembap atau basah. Tempat lembap membantu proses pernapasan agar dapat berlangsung dengan baik.

Kamu telah mempelajari alat pernapasan pada ikan dan cacing. Alat pernapasan berbagai hewan berbeda-beda tergantung tempat hidupnya. Pada umumnya, hewan air bernapas menggunakan insang. Sementara itu, burung-burung yang dapat terbang bernapas menggunakan paru-paru dan pundi-pundi udara. Hewan yang hidup di air dan di darat bernapas menggunakan paru-paru dan kulit. Contoh hewan yang bernapas dengan paru-paru dan kulit adalah katak.

Rangkuman :

  • Bernapas merupakan kegiatan menghirup oksigen (O2 ) dan melepaskan karbon dioksida (CO2).
  • Alat pernapasan manusia terdiri atas hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Hidung merupakan tempat keluar masuknya udara pernapasan.
  • Rambut hidung dan selaput lendir berfungsi untuk menyaring udara yang masuk. Tenggorokan (trakhea) bercabang menjadi dua bagian disebut bronkus.
  • Bronkus bercabang-cabang membentuk bronkiolus.
  • Ujung bronkiolus berupa kantung berdinding tipis yang disebut alveolus. Alveolus merupakan tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida.
  • Alat pernapasan ikan berupa insang.
  • Cacing bernapas menggunakan kulitnya yang tipis dan lembap.

Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :

Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :