Sekarang, carilah contoh hak dalam kehidupan sehari-harimu!
Berikut Ini 20 Hak Dan Kewajiban Bagi Seorang Siswa Di Sekolah :
1. Hak Untuk Belajar. Salah satu kegiatan siswa di sekolah adalah belajar, yang mana sudah menjadi kebutuhan pokok yang harus didapatkan dari sekolah. Pelajaran yang sudah disampaikan oleh guru dapat menjadi bekal untuk siswa dalam meraih masa depan yang lebih baik, tidak hanya itu saja para siswa juga berhak untuk mengikuti kegiatan yang lainnya seperti ekstrakurikuler, ujian UN, ujian harian dan sejenisnya.
2. Berhak Untuk Memakai Fasilitas Yang Ada Di Sekolah. Fasilitas yang sudah diberikan atau disediakan oleh sekolah berhak digunakan oleh para siswanya sebagai pelengkap kegiatan belajar yaitu berupa ruang kelas, perpustakaan, wc, mushola, ruang peaktek, dan kelengkapan olahraga. Dengan memiliki fasilitas yang lengkap para siswa dapat mengembangkan kemampuannya dengan baik.
3. Berhak Untuk Mendapatkan Bantuan Beasiswa. Bagi siswa yang masih tergolong tidak mampu atau pun siswa yang berprestasi memiliki hak untuk mendapatkan beasiswa dari sekolah, siswa yang perekonomiannya di bawah rata-rata dapat mengajukan atau merekomendasikan untuk mendapatkan bantuan beasiswa untuk meringankan biaya sekolah dan mengurangi angka siswa yang putus sekolah. Dan siswa yang berprestasi karena sudah memenangkan lomba baik tingkat kabupaten, provinsi, nasional atau internasional berhak mendapatkan beasiswa, hal ini dikarenakan sudah mengangkat nama baik sekolah tersebut.
4. Berhak untuk ikut berorganisasi. Organisasi yang sudah ada di sekolah dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk mengembangkan diri, menyalurkan kreativitas dan menambah wawasan. Bapak / ibu guru juga perlu memberikan pengawasan terhadap para siswa untuk menjalankan organisasi tersebut dengan sebaik-baiknya, banyak sekali organisasi yang ada di sekolah yang dapat siswa ikuti seperti Pramuka, English Club.
5. Berhak Tidak Berangkat Sekolah Apabila Ada Kepentingan Mendadak. Setiap manusia pasti memiliki kepentingan dan keperluan yang harus dijalankan atau dilaksanakan sehingga harus membatalkan beberapa kepentingan yang lain. Seorang siswa juga berhak untuk meminta izin apabila ada sesuatu yang lebih penting, misalkan menghadiri pernikahan saudaranya atau salah satu saudara ada yang meninggal dunia. Namun apa pun alasannya guru juga berhak meminta keterangan mengapa tidak berangkat ke sekolah, oleh sebab itu siswa dianjurkan untuk mengirim surat izin.
6. Berhak Untuk Mengikuti Perlombaan Salah satu yang dapat membuat siswa bangga adalah dapat ikut mendaftar dan mengikuti perlombaan dalam bidang pendidikan, kesenian atau olahraga. Dalam hal ini siswa juga berhak mengajukan diri untuk mendaftar agar dapat ikut serta dalam perlombaan.
7. Berhak Mendapatkan Toleransi. Toleransi dapat diartikan sebagai “kesempatan atau memaafkan”, misalkan saat siswa berangkat menuju sekolah tidak disangka terjadi sesuatu yang tak diinginkan seperti terjadi kecelakaan ringan dan hujan sehingga membuatnya terlambat datang ke sekolah. Oleh sebab itu siswa berhak mendapatkan toleransi dari guru.
8. Berhak Mendapatkan Perlakuan Yang Sama Di Sekolah. Guru adalah pengganti orang tua saat berada si sekolah, sehingga guru wajib memperlakukan seluruh siswanya dengan adil. Jika ada siswa yang bersalah maka wajib mendapatkan hukuman, sama seperti yang lainnya jika bersalah maka wajib diberikan sanksi.
9. Berhak Izin Pulang Bila Tiba-Tiba Sakit Saat Di Sekolah. Semua siswa tentu menginginkan selalu sehat, hal itu dapat terjadi apabila antibody siswa dapat selalu terjaga dengan baik. Jika ada siswa yang tiba-tiba sakit, pingsan atau terjatuh saat beraktifitas di sekolah sehingga tidak memungkinkan untuk bisa mengikuti pelajaran di sekolah. Maka siswa dapat mengajukan izin untuk pulang.
10. Berhak Memberikan Saran. Semua siswa tentu memiliki hak untuk mengeluarkan pendapat serta saran mengenai sesuatu yang ada di sekolah, namun harus menggunakan cara-cara yang lebih sopan supaya tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan dari pihak sekolah. Bermusyawarah dapat dengan mudah menemukan titik terang dari permasalahan tersebut.
Berikut adalah kewajiban siswa :
11. Siswa Wajib Menjaga Nama Baik Sekolah. Menjaga nama baik di dalam atau di luar sekolah adalah hal utama yang perlu siswa dan guru jaga, karena sebagai perwujudan terhadap kualitas dari sekolah tersebut. Sekolah yang memiliki kualitas bagus dapat dilihat dari jumlah siswanya serta perilaku dan prestasi sekolahnya. Jika para siswa memiliki karakter yang baik maka akan menjadi sesuatu yang baik pula buat sekolah tersebut.
12. Siswa Wajib Taat Pada Peraturan Yang Ada Di Sekolah. Peraturan yang sudah diterapkan atau dibuat oleh sekolah wajib ditaati oleh semua siswa tanpa terkecuali, hal ini diharapkan supaya segala sesuatu yang ada di sekolah dapat berjalan dengan baik. Dengan adanya peraturan tersebut dapat mencegah perilaku siswa bertindak semaunya.
13. Siswa Wajib Menghormati Kepala Sekolah, Guru, Dan Siswa Yang Lain. Sebagai warga sekolah siswa wajib menghormati kepala sekolah, guru maupun siswa yang lain, misalkan saat guru sedang menjelaskan materi pelajaran siswa wajib menghormati dan menghargai apa yang sedang dijelaskan di depan kelas, menghormati kepala sekolah saat menyampaikan pesan-pesan saat upacara. Perilaku ini supaya terjadi keharmonisasian di lingkungan sekolah.
14. Bertanggung Jawab Pada Pemeliharaan Sekolah. 15. Wajib Memberikan Keterangan Saat Tidak Berangkat Sekolah. 16. Berpenampilan Rapi. 17. Mengikuti Upacara Bendera. 18. Menjaga Sikap Saat Proses Belajar Berlangsung. 19. Wajib Ikut Kegiatan Belajar. 20. Wajib Mengerjakan Tugas Yang Sudah Diberikan Oleh Guru.
Berikut ini adalah beberapa Hak dan Kewajiban Anak di Rumah :
Setiap anak berhak untuk dicintai.
Anak berhak mendapat pendidikan yang baik.
Anak harus mendapat cukup perhatian.
Anak berhak untuk didengarkan.
Anak berhak untuk diterima sebagai individu yang berbeda.
Anak Anda berhak mendapat kepercayaan.
Setiap anak berhak mendapat pujian.
Kewajiban anak di rumah :
Anak wajib berbakti pada orang tua.
Anak harus berkata-kata baik pada orang tua.
Anak harus berterima kasih pada orang tua.
Meminta izin dan restu dari orang tua adalah hal wajib.
Anak wajib mendoakan orang tua.
Hak sebagai Warga Masyarakat : Hak berarti sesuatu yang mutlak menjadi milik seseorang dan penggunaannya tergantung kepada orang yang bersangkutan. Jadi, hak warga masyarakat adalah sesuatu yang mutlak menjadi milik seseorang yang berkedudukan sebagai warga masyarakat.
Bentuk hak warga masyarakat seperti berikut :
Mendapatkan perlindungan hukum.
Mendapatkan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
Menikmati lingkungan bersih.
Hidup tenang dan damai.
Bebas memilih, memeluk, dan menjalankan agama.
Berpendapat dan berorganisasi.
Mengembangkan kebudayaan daerah.
Kewajiban sebagai Warga Masyarakat : Kewajiban berarti sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. Jadi, kewajiban warga masyarakat adalah sesuatu yang harus dilakukan seseorang sebagai warga masyarakat dengan penuh rasa tanggung jawab. Bentuk kewajiban warga masyarakat seperti berikut :
Mematuhi aturan atau norma yang berlaku dalam masyarakat.
Menjaga ketenangan dan ketertiban lingkungan masyarakat.
Mengikuti kegiatan yang ada di lingkungan RT, RW, atau desa setempat, misalnya kegiatan kerja bakti, gotong royong, dan musyawarah warga masyarakat setempat.
Menghormati tetangga di lingkungan tempat tinggal.
Membantu tetangga yang terkena musibah.
Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
Apa saja yang memengaruhi hak kita?
Ketika di sekolah maka yang mempengaruhi hak kita di sekolah adalah adanya kewajiban yang harus kita lakukan di sekolah; juga harus menghormati hak-hak warga sekolah lainnya, sehingga hak dan kewajiban kita disekolah bisa berjalan sering sejalan secara harmonis. Demikian juga di masyarakat; hak kewajiban warga masyarakat mempengaruhi hak dan kewajiban kita dimasyrakat. Hak dan Kewajiban di Rumah di pengaruhi oleh hak dan kewajiban warga rumah; harus saling menghormati juga.
Setiap warga negara Indonesia berhak untuk mendapatkan pendidikan, me- nyampaikan pendapat, hidup aman, serta memperoleh kasih sayang dari lingkungannya. Hak-hak tersebut sangat dipengaruhi oleh lingkungan terdekat kita.
Tampak gambar bawang merah yang sedang tumbuh . Gambar tersebut menunjukkan ciri ciri dari makhluk hidup yaitu dapat berkembangbiak . Menurutmu apakah setiap makhluk hidup memiliki cara berkembang biak yang sama. Lalu apakah tujuan makhluk hidup tersebut berkembang biak?
A. perkembangbiakan tumbuhan.
Tumbuhan dapat berkembangbiak dengan dua cara yaitu generatif atau seksual atau perkawinan, dan vegetatif atau aseksual yaitu tanpa perkawinan.
1. Perkembangbiakan tumbuhan secara generatif.
Tumbuhan yang dapat berkembangbiak secara generatif umumnya dicirikan dengan adanya bunga sebagai alat perkembangbiakan. bunga memiliki empat bagian utama yaitu : kelopak, mahkota, putik, dan benang sari. Dari keempat bagian tersebut yang berperan sebagai alat perkembangbiakan generatif adalah putik dan benang sari.
Tampak gambar bagian dari bunga yaitu : tangkai bunga, dasar bunga, kelopak, mahkota, kepala putik, tangkai putik, kepala Sari, tangkai Sari, bakal biji, dan Bakal buah.
Putik berperan sebagai alat reproduksi betina yang menghasilkan sel telur. Benang sari berperan sebagai alat reproduksi jantan yang menghasilkan sperma. Perkawinan pada bunga akan menghasilkan biji, sebagian besar biji akan dilindungi oleh daging buah.
a. Proses perkembangbiakan secara Generatif.
Proses perkembangbiakan tumbuhan secara generatif terjadi dengan adanya peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. perkembangbiakan generatif tumbuhan diawali dengan proses penyerbukan. selanjutnya diikuti oleh pembuahan. Berikut adalah penjelasan proses perkembangbiakan secara generatif pada tumbuhan :
1) Penyerbukan adalah peristiwa Jatuhnya serbuk sari di kepala putik.
2) Pembuahan adalah peristiwa bertemunya sel telur dengan serbuk sari, pembuahan akan menghasilkan Calon tumbuhan baru.
3) Biji dan buah berkembang.
4) Biji yang ditanam atau jatuh ditempat yang cocok akan tumbuh menjadi kecambah.
5) Kecambah tumbuh menjadi tumbuhan muda.
6) Tumbuhan mudah tumbuh menjadi tumbuhan dewasa berikutnya tumbuhan dewasa berbunga.
b. Jenis-jenis penyerbukan.
Berdasarkan asal serbuk sarinya penyerbukan dibedakan menjadi 4 yaitu :
1) penyerbukan sendiri.
2) penyerbukan tetangga.
3) penyerbukan silang dan,
4) penyerbukan bastar.
1) Penyerbukan sendiri adalah penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari jatuh di kepala putik bunga itu sendiri. contohnya : serbuk sari bunga lili yang jatuh di kepala putik bunga tersebut.
2) Penyerbukan tetangga adalah penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari dari satu bunga jatuh di kepala putik bunga yang lain yang masih dalam satu tumbuhan. contoh serbuk sari bunga lily orange jatuh di putik bunga lili orange lain dalam satu tanaman.
3) Penyerbukan silang adalah penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari jatuh di kepala putik bunga pada tanaman yang berbeda tetapi masih satu jenis. contoh serbuk sari dari bunga lili orange jatuh di kepala putik bunga lili orange yang lain ditanaman yang berbeda.
4) Penyerbukan bastar adalah penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari jatuh di kepala putik di bunga yang berasal dari tumbuhan yang berbeda varietasnya. contoh serbuk sari bunga lily kuning jatuh di kepala putik bunga lili merah muda.
Bunga lily termasuk bunga monokotil yang memiliki kelopak bunga dalam kelipatan 3. Bunga lili disebut juga Bunga Bakung, bunga tersebut terdapat dalam berbagai warna dari putih, kuning, Jingga, merah muda , Ungu, hingga hitam.
c. Perantara penyerbukan .
Berdasarkan perantaranya penyerbukan dibedakan menjadi penyerbukan dengan bantuan hewan, angin, air , dan manusia. Perantara Penyerbukan adalah makhluk hidup atau benda tak hidup yang membantu serbuk sari sampai ke putik suatu bunga.
1) Penyerbukan dengan bantuan hewan contoh.
Hewan penyerbuk adalah lebah, kupu-kupu dan burung. Contoh tumbuhan bunga sepatu dan melati. Ciri-ciri : bunga warna mahkota mencolok, berbau khas, memiliki kelenjar madu, dan kepala putih agak tersembunyi.
2) Penyerbukan dengan bantuan angin.
Contoh tumbuhan yaitu padi, jagung dan rerumputan. Ciri-ciri bunga: 1) mahkota bunga tidak berwarna dan berukuran kecil, 2 ) serbuk sari kering, ringan, dan banyak , 3) tidak berbau. 4) tidak memiliki kelenjar madu, 5) kepala putik terjulur keluar.
3) Penyerbukan dengan bantuan air.
Contoh tumbuhan hidrila. Serbuk sari Tanaman hidrila akan terbawa oleh aliran air hingga menempel di kepala putik.
4) Penyerbukan dengan bantuan manusia.
contoh tumbuhan vanili dan salak. Bunga salak dan vanili merupakan jenis bunga yang berkelamin tunggal , bunga jantan dan bunga betina terdapat pada tumbuhan yang berbeda. Bunga jantan harus dipetik dan serbuk sarinya ditempelkan di kepala putik bunga betina.
2. Perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif.
Perkembangbiakan vegetatif adalah perkembangbiakan yang terjadi tanpa adanya pertemuan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Perkembangbiakan secara vegetatif merupakan perkembangbiakan tumbuhan yang hanya melibatkan satu induk saja. Ciri khas dari perkembangbiakan vegetatif adalah individu baru hasil keturunannya mirip dengan induknya. Perkembangbiakan vegetatif dapat terjadi secara alami maupun buatan.
a. Perkembangbiakan vegetatif alami.
Perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif alami terjadi melalui beberapa bagian tubuh induk. contoh bagian tumbuhan yang dapat dijadikan alat perkembangbiakan vegetatif adalah sebagai berikut :
Spora : spora adalah bagian tumbuhan yang berfungsi untuk memperbanyak tumbuhan. Fungsi spora mirip seperti biji. Contoh tumbuhan yang menghasilkan spora adalah lumut dan tumbuhan paku.
Tunas adalah tumbuhan muda yang baru tumbuh dari bagian tubuh induk tumbuhan. Contoh tunas pada tumbuhan pisang dan bambu.
Akar tinggal atau Rizoma merupakan batang yang tumbuh menjalar didalam tanah Ciri-ciri akar tinggal adalah sebagai berikut: 1) bentuknya seperti akar tetapi berbuku-buku, pada ujungnya terdapat kuncup atau calon tunas. 2) pada setiap buku terdapat sisik yang berasal dari daun. Contoh akar tinggal pada lengkuas jahe, dan kunyit.
Umbi batang merupakan batang yang menggembung dan tumbuh di dalam tanah. Pada umbi batang terdapat mata tunas. Jika ditanam dari mata tunas akan muncul tunas yang akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Contoh umbi batang pada kentang, ubi jalar, dan bengkoang.
Umbi lapis sebenarnya merupakan lapisan lapisan daun yang mengelilingi batang. Umbi lapis tumbuh di dalam tanah dari dalam umbi lapis akan tumbuh Tunas atau calon tumbuhan baru.
Umbi akar merupakan akar yang berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Umbi akar bukan merupakan alat perkembangbiakan. contoh umbi akar pada singkong dan wortel. Pada wortel terdapat tunas di pangkal umbi akar. Jika ditanam tunas pada wortel akan tumbuh menjadi tumbuhan baru.
Tunas adventif pada tepi daun atau akar tumbuhan. jika ditanam ditempat yang sesuai Tunas tersebut akan tumbuh menjadi tanaman baru. contoh tunas adventif cocor bebek terdapat di daun dan tunas adventif sukun terdapat di akar.
Geragih merupakan batang yang menjalar di dalam atau di atas permukaan tanah. tumbuhan yang berkembang biak dengan geragih adalah stroberi, dan rumput teki.
b. Perkembangbiakan vegetatif buatan.
Perkembangbiakan vegetatif buatan merupakan cara perkembangbiakan tumbuhan dengan bantuan manusia. Perkembangbiakan ini dapat dilakukan dengan cangkok, menyambung, okulasi, stek, dan merunduk.
1) mencangkok. Mencangkok adalah perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cara mengupas kulit batang dan membungkusnya dengan tanah humus agar dapat tumbuh pada bagian batang yang dikupas tersebut. Syarat tumbuhan yang dapat dicangkok adalah memiliki batang berkayu. Tumbuhan yang biasa dicangkok adalah tanaman yang biasa dimanfaatkan buahnya seperti apel, mangga, jeruk, rambutan, dan nangka.
Kelebihan tanaman hasil mencangkok adalah : 1) buah lebih cepat dibanding jika ditanam dari biji, 2) memiliki sifat yang sama dengan induknya.
Kerugian tanaman hasil mencangkok adalah : 1) akar tanaman kurang kuat. 2) umur tanaman lebih pendek.
Tahapan mencangkok :
1) dahan dikupas sampai terlihat bagian putihnya,
2) bahan yang bersih ditutup dengan tanah humus,
3) dahan dibungkus dengan plastik dan diberi lubang-lubang kecil,
4) setelah beberapa hari akan akan muncul akar di dahan yang ditutup plastik tersebut,
5) dahan dipotong dan dipindahkan ke pot atau di tanah.
2) Setek.
Setek merupakan perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cara memotong bagian tumbuhan. Potongan tersebut kemudian ditanam langsung dan dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru. Syarat utama tumbuhan yang dapat di stek adalah masih memiliki mata tunas dari bagian tumbuhan. Bagian tumbuhan yang dapat di stek adalah batang dan daun. tumbuhan yang dapat dikembangbiakan dengan cara stek antara lain singkong, mawar dan suka.
Tahap-tahap stek batang adalah :
a) dahan dipotong dan dipindahkan ke pot atau di tanah.
b) tanamlah hasil potongan tersebut di tanah yang subur atau di dalam pot.
c) akar akan muncul dari batang dan tumbuh menjadi tumbuhan baru.
3) Menyambung.
Menyambung adalah Perkembangbiakan tanaman dengan menggabungkan dua batang tanaman yang sejenis. Tujuan menyambung adalah menggabungkan sifat-sifat unggul dari dua tanaman sehingga diperoleh tanaman yang memiliki sifat-sifat unggul. Misalnya batang atas diambil dari tanaman yang memiliki buah yang manis, sedangkan batang bawah diambil dari tanaman dengan perakaran dan batang yang kuat. Contoh tanaman yang dikembang biakan dengan menyambung adalah mangga, dan rambutan.
4) Okulasi.
Okulasi adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan cara menempelkan mata tunas suatu tanaman ke batang tanaman lain. Batang yang ditempeli mata tunas berfungsi sebagai tanaman induk. Tujuan okulasi adalah memperoleh tanaman yang memiliki sifat unggul gabungan dari dua sifat tanaman yang baik. Misalnya mata tunas yang berasal dari tanaman dengan buah yang manis ditempel pada tanaman induk dengan perakaran dan batang yang kuat. tanaman yang dikembangkan dengan okulasi antara lain mangga, rambutan, dan nangka.
Tahapan – tahapan okulasi:
a) iris kulit batang induk.
b) Iris kulit tanaman yang memiliki tunas selebar irisan pada tanaman induk, kemudian irisan yang memiliki tunas ditempelkan pada tanaman induk.
c) Ikatlah bagian atas dan bawah tunas dengan plastik tunas yang ditempel akan tumbuh.
5) Merunduk.
Merunduk merupakan perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cara merundukkan atau membenamkan bagian batang suatu tumbuhan di dalam tanah. Setelah beberapa lama dari bagian batang yang terbenam akan muncul akar. Jika dipotong dan ditanam bagian batang tersebut akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Syarat utama tumbuhan dapat dikembangbiakan dengan cara merunduk adalah masih memiliki batang yang mudah dibengkokkan. Tumbuhan yang dapat dikembangbiakan dengan cara merunduk antara lain arbei, strawberry, dan apel.
B. Perkembangbiakan Hewan.
Tidak jauh berbeda dengan tumbuhan perkembangbiakan hewan dibedakan menjadi dua yaitu perkembangbiakan dengan perkawinan (seksual), dan tidak dengan perkawinan (aseksual). Berikut adalah penjelasan mengenai perkembangbiakan hewan tersebut.
1. Perkembangbiakan hewan secara seksual atau perkawinan.
Perkembangbiakan seksual merupakan perkembangbiakan yang terjadi dengan adanya peleburan sel kelamin jantan atau sperma dan sel kelamin betina atau sel telur. Hasil peleburan keduanya akan menghasilkan zigot. Zigot kemudian tumbuh dan berkembang menjadi embrio. Embrio ada yang tumbuh dan berkembang di dalam telur bercangkang dan ada yang di dalam rahim. Induk betina akan mengeluarkan embrio dari dalam tubuhnya dengan cara bertelur (ovipar), melahirkan (Vivipar), bertelur sekaligus melahirkan (ovovivipar).
a. Bertelur (ovipar).
Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur disebut dengan ovipar. Zigot hewan ovipar akan tumbuh dan berkembang di dalam tubuh hewan betina hingga dibungkus oleh cangkang keras. Selanjutnya telur akan dikeluarkan dari tubuh hewan betina. Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur antara lain serangga, ikan, katak, cicak, dan burung.
Burung laut berkembang biak dengan bertelur, embrio burung tumbuh dan berkembang di dalam telur bercangkang.
Burung yang telah bertelur akan mengerami telurnya hingga menetas, karena telur membutuhkan suhu hangat agar embrio di dalamnya tumbuh dan berkembang dengan baik.
b. Melahirkan (Vivipar).
Hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan disebut juga dengan hewan vivipar. Embrio hewan vivipar tumbuh dan berkembang di dalam rahim yang merupakan ciri khas hewan mamalia. Di dalam rahim embrio akan mendapat makanan hingga siap dilahirkan. Ciri khas hewan mamalia selain melahirkan, yaitu memiliki kelenjar susu, bernapas dengan paru-paru, dan memiliki daun telinga. Hewan-hewan yang berkembang biak dengan melahirkan antara lain kucing, harimau, kera, kelinci, sapi, kambing, gajah, dan paus.
Kambing berkembang biak dengan melahirkan. Embrio kambing tumbuh dan berkembang di dalam rahim hewan-hewan betina.
c. Bertelur dan melahirkan atau ovovivipar.
Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur dan melahirkan disebut dengan hewan ovovivipar. Zigot hasil pembuahan akan menjadi embrio yang akan dibungkus oleh cangkang telur. Telur tidak akan dikeluarkan oleh induknya melainkan tetap bertahan di dalam tubuh induknya hingga menetas. Bayi hewan yang telah menetas akan dikeluarkan dari tubuh induknya. Perbedaan antara hewan vivipar dan ovovivipar adalah pada hewan vivipar embrio akan mendapat makanan dari induknya, sedangkan pada hewan ovovivipar embrio tidak mendapat makanan dari induknya tetapi dari dalam telur yang mengandung cadangan makanan. Hewan yang termasuk ovovivipar antara lain beberapa jenis ikan hiu, beberapa jenis kadal, dan beberapa jenis ular.
2. Perkembangbiakan hewan secara vegetatif atau aseksual.
Perkembangbiakan hewan secara vegetatif atau aseksual merupakan perkembangbiakan yang tidak melibatkan peleburan sel sperma dan sel telur. Perkembangbiakan hewan secara aseksual dapat dilakukan dengan pembentukan tunas atau fragmentasi.
a. Penbentukan Tunas. Hewan yang dapat berkembang biak dengan cara tunas yaitu Hydra dan Ubur-ubur. Tunas akan tumbuh dari tubuh induk kemudian melepaskan diri dan berkembang menjadi individu dewasa.
b. Fregmwntasi. Fragmentasi adalah perkembangbiakan pada hewan dengan memotong bagian tubuhnya menjadi beberapa bagian. Potongan tubuh tersebut kemudian tumbuh menjadi individu baru contoh fragmentasi pada cacing planaria.
C. Perkenbangbiakan Manusia.
Perkembangbiakan manusia terjadi pada perkembangan janin yang ada di perut ibu hamil.
Tahap perkembangan embrio menjadi janin didalam rahim. Setelah dikandung selama kurang lebih 38 – 42 Minggu bayi dilahirkan ke dunia.
SD Kelas 6 Tema 6 – Sub Tema 2 – Menuju Masyarakat Sehat – Negara Kuat.
Tahukah kamu bahwa kesehatan merupakan hak asasi manusia dan merupakan kesejahteraan yang harus dipenuhi sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945? Salah satu cara menjadi negara yang kuat adalah dengan menciptakan masyarakat sehat. Hal tersebut dapat dimulai dari tingkat sekolah.
Judul : Sehat di Sekolah, Sehat di Rumah.
Masih ingatkah kalian dengan Kampung Sehat Melati? Nah, di sana ada sebuah Sekolah bernama SD Negeri Melati, tempat Rudi dan Tia bersekolah. Sejalan dengan kehidupan di lingkungan Kampung Sehat Melati, siswa SD Negeri Melati juga diajarkan untuk mempraktikkan pola hidup sehat sejak dini.
Kantin sekolah yang dikelola oleh orang tua, menyediakan makanan dalam ragam yang sederhana, tetapi sehat. Bubur kacang hijau, bubur ayam, urap jagung, dan susu kedelai adalah menu andalan yang diminati siswa. Secara bertahap, sejak pertama kali masuk di kelas 1, siswa diberikan penyuluhan oleh petugas Dinas Kesehatan agar dapat memahami bahwa jajanan di luar sekolah banyak mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh. Memang sekilas dari penampilannya, jajanan tersebut tampak menggiurkan, tetapi siapa sangka bahan pewarna, perasa, atau pengawet yang digunakannya dapat memicu seribu satu penyakit yang sangat berbahaya. Setelah mendengarkan penyuluhan ini, tanpa dilarang pun siswa umumnya memilih penganan sehat yang dijual di kantin daripada membeli dari luar sekolah.
Hidup bersih juga dijadikan pola harian yang diterapkan warga sekolah. Membuang dan memilah sampah sesuai tempatnya, rutin berolah raga, serta mencuci tangan tidak perlu lagi diingatkan. Bahkan antara siswa sendiri secara spontan saling mengingatkan dan mendorong siswa lain untuk menjalankan pola hidup bersih.
Seperti halnya di Kampung Sehat Melati, lingkungan SD Negeri Melati juga terlihat bersih dan asri. Beragam pohon dan aneka bunga dipelihara oleh siswa. Di pojok sekolah terdapat area apotek hidup. Siswa menanam sendiri beragam tanaman obat di sana. Selain mempelajari tumbuh kembangnya, secara berkelompok siswa mengolah hasilnya sesuai fungsi masing-masing tanaman obat. Dengan demikian, siswa merasakan sendiri betapa bermanfaat hasil tanamnya sebagai obat-obatan tradisional.
Rudi dan Tia bangga menjadi siswa di SD Negeri Melati. Sekolah mendidik mereka untuk menjadi agen hidup sehat bagi lingkungan. Tidak hanya di sekolah, Tia, Siti dan teman-temannya aktif menyebarluaskan pengetahuan tentang hidup bersih dan sehat dan menggerakkan warga di sekitar untuk mempraktikkannya. Bukankah ilmu yang diperoleh di sekolah memang sudah seharusnya diteruskan ke lingkungan?
Jawab pertanyaan berikut!
1. Apa yang dapat kamu pelajari dari SD Negeri Melati. 2.Apakah hal tersebut juga perlu diterapkan di sekolahmu? Jelaskan apa yang perlu diterapkan di sekolahmu! 3. Mengapa hal tersebut perlu diterapkan? 4. Bagaimana cara menerapkannya? 5.Apa keuntungan yang akan diperoleh warga sekolahmu dengan menerapkan hal tersebut?
Diskusikan secara berkelompok jawaban atas pertanyaan yang telah kamu buat! Bandingkan antara sekolahmu dengan SD Negeri Melati! Apakah persamaan dan perbedaan antara sekolahmu dengan Sekolah Dasar Negeri Melati?
SD Negeri Melati mengimbau seluruh siswanya untuk mengonsumsi makanan dan minuman sehat. Siswa tidak diperkenankan jajan sembarangan.
Mengapa SD Negeri Melati mengimbau siswanya untuk tidak jajan sembarangan? Ayo kita cari tahu!
Apakah kamu juga menemukan jajanan serupa di lingkungan sekolahmu?
Apa saja jajanan yang biasa dijual di sekitar sekolahmu?
Lakukan curah pendapat secara berpasangan dan tuliskan hasilnya pada peta pikiran berikut.
Sekarang saatnya kamu mencari tahu apa saja campuran dan larutan yang terdapat pada makanan dan minuman tadi dengan mewawancarai penjual yang ada di sekitar sekolahmu.
Setelah mengetahui bahan pembuat makanan dan minuman yang dijual di sekitar sekolahmu, sekarang kelompokkan makanan dan minuman tersebut berdasarkan campuran dan larutan.
Setelah mengumpulkan data melalui wawancara tentang berbagai jajanan yang ada di sekitar sekolahmu, sekarang saatnya kamu menulis laporan.
Laporan harus mencakup: hari dan tanggal pelaksanaan wawancara, tujuan wawancara, jumlah penjual yang diwawancarai, jenis jajanan yang dijual, dan bahan-bahan pembuat jajanan, pengelompokan makanan berdasarkan larutan dan campuran, serta kesimpulan.
Presentasikan laporanmu secara bergantian dalam kelompok yang terdiri atas 5-6 orang.
Temukan Jawabannya!
Rudi, siswa di SD Negeri Melati, bertanya kepada guru:
1) Mengapa kita perlu mengetahui tentang campuran dan larutan?
2) Apa hubungannya antara campuran dan larutan dengan kesehatan? Apakah kamu bisa menjawab pertanyaan tersebut?
Untuk lebih jelasnya, amati gambar dan baca teks dalam hati.
Peneliti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memeriksa contoh jajanan di sekitar sekolah. Pemeriksaan itu bertujuan untuk mengetahui campuran dan larutan yang terdapat pada makanan dan minuman serta memastikan jajanan tersebut memenuhi standar keamanan pangan.
Sumber: Kompas/Kris Razianto Mada.
Judul Bacaan : Bahaya Pangan Jajanan di Sekitar Sekolah.
Terik matahari seakan membakar siang. Sekelompok siswa SD berhamburan keluar dari sekolah. Di depan sekolah, berbagai jenis jajanan sudah berjajar menanti pelanggan ciliknya. Panasnya siang membuat para siswa tak segan merogoh uang di sakunya untuk membeli minuman dingin berwarna merah menyala. Sebagian lagi membeli bakso bertusuk lidi yang dicelup ke dalam saus yang tak kalah merah warnanya.
Anak-anak tersebut tidak sadar betapa bahaya menanti mereka. Mereka tidak paham bahwa beberapa tahun ke depan merahnya sirup dan saus tersebut akan menggerogoti organ tubuh mereka.
Pengawasan Badan POM dalam lima tahun terakhir menunjukkan, masih banyak jajanan anak sekolah yang tidak sehat. Hasil pemantauan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) yang dilakukan secara rutin selama kurun waktu 2006-2010 menunjukkan, jajanan anak yang tidak memenuhi syarat berkisar 40-44 persen. (Kompas, 31 Januari 2011)
Rhodamin, Formalin, Boraks, serta pemanis buatan dalam kadar tinggi seringkali ditemukan di antara pangan jajanan di sekitar SD. Sesungguhnya Rhodamin adalah zat pewarna tekstil, sementara formalin adalah bahan pengawet yang juga dipakai untuk mengawetkan jenazah, dan boraks adalah bahan kimia yang kerap dipakai sebagai pencampur dalam pembuatan deterjen. Bayangkan reaksi organ tubuh kita ketika menerima bahan-bahan kimia berbahaya tersebut!
Lingkungan di sekitar sekolah patut mendapat perhatian khusus terhadap bahaya ini. Mengapa? Siswa sekolah dasar cenderung lebih mudah tertarik dengan makanan yang berwarna-warni cerah. Oleh karenanya, sangat diharapkan peran sekolah untuk menyediakan kantin yang menjual makanan sehat.
Menyikapi hal ini BPOM menggalakkan aksi nasional menuju pangan jajanan anak sekolah yang aman, bermutu, dan bergizi. Komunitas sekolah menjadi mitra yang akan diberdayakan untuk bekerja sama menjalankan aksi ini. Untuk itu orang tua, siswa, dan sekolah perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya makanan bergizi serta mengenal tanda-tanda makanan tak aman konsumsi.
Mari kita ciptakan generasi sehat melalui pangan yang sehat!
Setelah melakukan wawancara, berdiskusi, dan membaca teks. Jawablah pertanyaan berikut.
1, Apa hubungan sebab-akibat antara kesehatan masyarakat dan perilaku hidup sehat? Tulis jawabanmu dengan mencantumkan kegiatan secara detail dan manfaatnya pada diagram berikut.
2,Mengapa kita perlu mengetahui campuran dan larutan yang terdapat pada makanan dan minuman sebelum mengosumsinya?
Ayo Renungkanlah!
1, Negara yang kuat lahir dari masyarakat yang senantiasa bekerja sama. Bentuk kerja sama apa yang sudah kamu lakukan di sekolah agar tercipta masyarakat sehat?
2, Tuhan sangat menyenangi umatnya yang senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan. Setelah belajar hari ini, apa tindakan yang dapat kamu lakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan sebagai bentuk rasa syukur?
3, Kamu telah belajar tentang campuran dan larutan, menurutmu, mengapa kita perlu mengetahui hal tersebut? Apa manfaatnya untuk kesehatanmu dan kesehatan masyarakat?
Kerja Sama dengan Orang Tua!
Kumpulkan bahan-bahan alam dan rempah-rempah yang ada di sekitar rumahmu, yang memiliki bentuk menarik atau aroma seperti: pandan, serai, daun salam, cengkih, kayu manis, aneka bunga (melati, mawar, cempaka, dan lain-lain). Diskusikan manfaat dari bahan alam tersebut dengan orang tuamu. Bahan alam tersebut akan dibawa ke sekolah di hari berikutnya untuk melanjutkan pembuatan potpourri.
Pembelajaran 2.
Siswa kelas 6 SD Negeri Melati ingin mengetahui jajanan siswa Sekolah Dasar di beberapa sekolah di Jakarta. Untuk itu, mereka mencoba menggali informasi dari sebuah hasil survei. Apa saja jajanan yang digemari siswa Sekolah Dasar dari hasil survei tersebut?
Ayo, kita cari tahu lebih lanjut.
Amati tabel dan grafik hasil survei jajanan yang paling sering dibeli oleh siswa berikut.
Jenis Jajanan dan Jumlah Siswa yang sering membeli.
SD Kelas 6 Tema 6 – Sub Tema 1 Menuju Masyarakat Sehat – Lingkungan Sehat Masyarakat Sehat.
Kami akan mulai belajar tema tentang Menuju Masyarakat Sehat. Pemahaman tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) akan membangun kesadaran kami tentang betapa pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari agar terciptanya masyarakat yang sehat.
Saat bertemu orang di sekitar rumah, ajaklah mereka bercerita tentang pengalaman mereka menerapkan pola hidup bersih dan sehat di dalam lingkungan keluarga, lingkungan rumah, serta lingkungan masyarakat yang lebih luas.
Ceritakan pengalaman ayah dan bunda dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga, rumah, dan masyarakat, seperti; bergotong royong membersihkan lingkungan, menanam pohon di sekitar tempat tinggal, dan lain-lain.
Pembelajaran 1.
Tahukah kamu bahwa lingkungan yang sehat juga mempengaruhi kesehatan masyarakat yang ada di dalamnya. Ayo, kita diskusikan lebih lanjut.
Judul Bacaan : Kampung Sehat Melati.
Siti telah beberapa kali berkunjung ke rumah Tia, sahabatnya yang tinggal di sebuah pemukiman bernama Kampung Sehat Melati yang terletak di jalan Melati.
Setiap pekarangan rumah di Kampung Sehat Melati asri ditanami warga dengan aneka pohon dan bunga. Beberapa warga menanam pohon buah seperti mangga, rambutan, jambu, dan belimbing. Saat berbuah, mereka berbagi dengan tetangga. Ada pula warga yang menanam aneka tanaman untuk bumbu dapur dan tanaman obat, seperti jahe, sereh, kumis kucing, pare, dan berbagai tanaman lainnya.
Setiap kali menginap di rumah Tia, Siti senang mengamati berbagai kegiatan warga Kampung Sehat Melati. Sebulan sekali, warga bekerja bakti untuk membersihkan sampah di selokan, balai warga, bak sampah umum, serta merapikan pepohonan di tempat umum.
Setiap hari Minggu pagi diadakan senam sehat bersama. Seluruh anggota keluarga mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Beberapa kali diadakan pula senam yang diikuti oleh warga usia lanjut, seperti senam jantung sehat.
Warga yang memiliki bayi dan balita secara rutin datang ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk mendapatkan penyuluhan mengenai makanan dan minuman sehat serta imunisasi gratis. Warga yang berprofesi sebagai dokter bergiliran memberikan pelayanan kesehatan secara sukarela bagi warga di pos ini.
Kesehatan warga tentu tidak terlepas dari kondisi lingkungan yang bersih. Di Kampung Sehat Melati tidak terlihat tumpukan sampah, sehingga tidak tercium bau tak sedap dan tidak terlihat kerumunan lalat. Warga aktif mengolah sampah dapur dan daun kering menjadi kompos, untuk dipakai memelihara tanaman. Sisa-sisa makanan pun tidak ditumpuk di tempat sampah, melainkan dimasukkan ke dalam lubang-lubang biopori yang ada di sekitar pemukiman. Selain terhindar dari bau busuk sampah, tanah pun menjadi subur akibat pembusukan alami yang terjadi di lubang biopori.
Siti selalu senang berkunjung ke rumah Tia. Kampung Sehat Melati menjadi inspirasi bagi Siti untuk mencontoh kepedulian terhadap lingkungan serta hidup bersih dan sehat di pemukimannya sendiri.
Setelah mengamati dan membaca tentang masyarakat ‘Kampung Sehat Melati, tulis hal yang kamu ingin ketahui lebih lanjut tentang perilaku hidup sehat dalam bentuk pertanyaan.
Tukarkan pertanyaan yang telah kamu buat dengan teman di sebelahmu dan diskusikan jawabannya bersama-sama.
Sekarang tulis kegiatan yang dilakukan oleh Masyarakat Kampung Sehat Melati pada bagan berikut dan berikan pendapatmu!
Tulis kesimpulanmu tentang hubungan antara kegiatan yang dilakukan masyarakat dengan manfaatnya bagi kesehatan masyarakat tersebut.
Bagaimana dengan lingkunganmu? Kegiatan perilaku hidup bersih dan sehat apa yang biasa dilakukan masyarakat di sekitarmu?
Tampak Gambar : Masyarakat kampungsehat melati menanam pohon dan bunga bersama-sama; Tampak warga menanam apotek hidup; tampak warga memilah sampah; tampak gambar warga mendaur ulang sampah menjadi bahan kreatif.
Apa yang dilakukan masyarakat Kampung Sehat Melati terhadap alam sekitarnya agar lingkungan menjadi sehat? Jelaskan! Mereka menhijaukan lingkungan dengan banyak menanam sehingga menambah oksigen yang menyehatkan; menanam tanaman yang menjadikan indah kampungnya; juga menanam tanaman obat-obatan; sampah di tangani dengan baik; sehingga menjadikan lingkungan yang ramah lingkungan dan berhasil guna.
Jawab pertanyaan berikut berdasarkan teks.
1, Apa saja perilaku hidup sehat yang ditunjukkan oleh masyarakat di Kampung Sehat Melati?
2, Apa kegiatan yang dilakukan oleh warga Kampung Sehat Melati sebulan sekali?
3, Apa kaitan antara pengelolaan sampah dengan kesehatan masyarakat?
Tuhan telah memberi kita alam yang seimbang. Ketika kita menjaga keseimbangan tersebut, maka kita pun akan mendapat berkah dariNya. Namun, apabila kita memperlakukan alam dengan tidak bijak, maka kita pun akan menuai akibatnya. Salah satu contoh adalah membuang sampah sembarangan yang membuat lingkungan tercemar dan kotor. Tempat yang kotor adalah tempat bersarangnya berbagai binatang yang dapat menyebarkan penyakit menular, di antaranya lalat, nyamuk, kecoa, tikus, dan lain-lain.
Tahukah kamu bahwa di Kampung Sehat Melati, masyarakat juga diajarkan untuk menanggulangi berbagai penyakit. Salah satunya adalah penyakit diare. Warga diberi penyuluhan tentang cara membuat larutan untuk menanggulangi penyakit diare. Bagaimana cara membuat larutan tersebut?
Langkah
pertama :
Cuci tangan
dengan bersih
menggunakan
sabun.
Langkah
kedua :
Masukkan
200 ml air
hangat ke
dalam gelas.
Langkah ketiga : Tambahkan 1 sendok teh gula dan 1/4 sendok teh garam.
Langkah
keempat :
Aduk
hingga larut
dan siap untuk
diminum.
Sekarang saatnya kamu mempraktikkan cara membuat larutan untuk penyakit
diare dengan mengikuti langkah-langkah tersebut.
Amati larutan yang sudah kamu buat dan jawab pertanyaan berikut!
Apakah kamu masih melihat wujud gula? Apa yang terjadi dengan gula?
Jelaskan! Wujud gula tidak tampak, gula menjadi satu dengan air, biasa di sebut dengan larutan gula.
Apakah kamu masih melihat wujud garam? Apa yang terjadi dengan garam? Jelaskan.
Wujud garam tidak tampak lagu, karena telah melarut. menjadi larutan garam.
Apa kesimpulanmu dari dua pertanyaan hasil percobaan tersebut? Gula dan garam telah melarut di dalam air, dan disebut larutan gula dan garam; berfungsi untuk mengurangi dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh, bisa untuk mengatasi diare.
Tulis laporan berdasarkan percobaan yang telah kamu lakukan. Laporan harus memuat informasi bahan-bahan, peralatan, cara membuat, manfaat, dan kesimpulan.
Sebutkan contoh larutan dan bukan larutan yang kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari. Tuliskan pada diagram frayer berikut.
Pengertian Larutan.
Apakah semua zat tercampur merata? Tidak semua zat tercampur secara sempurna.
Jika partikel-partikel zat tercampur merata maka campuran tersebut disebut campuran yang sempurna (homogen). Campuran homogen disebut juga larutan.
Contoh Larutan; air dengan garam, air dengan gula, dan air dengan alkohol. Adakah contoh campuran homogen (larutan) yang kamu temukan di rumahmu?
Ciri-ciri Larutan :
Campuran homogen (larutan) memiliki ciri-ciri, yaitu
1) ukuran partikel zat yang bercampur berukuran molekul;
2) partikel-partikel zat yang bercampur akan tercampur merata;
3) campuran tidak akan mengendap jika didiamkan (tidak diaduk);
4) bening dan tembus cahaya.
Campuran Heterogen :
Sebaliknya, jika partikel-partikel zat yang bercampur tidak merata maka campuran itu dikatakan campuran yang tidak sempurna (heterogen).
Pada campuran ini, larutan akan terjadi hanya jika campuran diaduk atau dipanaskan. Misalnya, campuran tepung terigu dengan air atau kopi dengan air. Adakah campuran heterogen di rumahmu?
Campuran heterogen memiliki ciri-ciri, yaitu :
1) ukuran partikel yang bercampur lebih besar dari molekul;
2) pencampuran partikelnya tidak merata;
3) larutan akan mengendap (partikel zat pelarut dan terlarutnya berpisah) jika didiamkan;
4) keruh dan tidak tembus cahaya.
Zat yang tidak dapat bercampur :
Adakah zat yang tidak dapat bercampur? Air dengan minyak goreng merupakan salah satu zat yang tidak dapat saling melarutkan. Kedua zat tersebut akan dapat saling melarut jika ditambahkan zat lain sebagai pemantap atau pengikat.
Misalnya, air dengan minyak goreng akan bercampur jika ditambahkan air sabun (detergen). Dalam hal ini, air sabun berfungsi sebagai pemantap atau pengikat partikel minyak goreng sehingga menjadi suatu zat yang bisa larut dalam air. Larutan yang terjadi disebut emulsi. Contohnya, air susu dan tinta.
Cara mempercepat proses pelarutan :
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa proses pelarutan dapat dipercepat dengan cara;
diaduk,
ditambah zat pelarutnya,
diperkecil ukuran zat terlarutnya,
diatur suhu zat pelarutnya, dan
diberi zat pemantap (untuk emulsi).
Renungkan :
1, Salah satu kegiatan hari ini adalah presentasi tentang larutan. Setiap siswa berupaya melakukan yang terbaik. Siswa lain diharapkan menghargai setiap hasil karya dan kerja keras orang lain. Apa yang kamu rasakan ketika hasil kerja kerasmu dihargai orang lain? Bagaimana cara kamu menunjukkan penghargaan kepada orang lain?
2, Tuhan menciptakan hubungan keteraturan dan keberagaman di alam jagad raya, termasuk keberagaman wujud benda yang kita perlukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu penciptaanNya adalah berbagai benda yang dapat larut. Larutan apa saja yang kamu gunakan dalam kehidupan sehari-hari? Apa manfaatnya bagimu dan orang lain?
Bersama orang tuamu, lakukan investigasi tentang kegiatan yang dilakukan masyarakat di lingkungan rumahmu untuk menuju masyarakat sehat.
Pembelajaran 2.
Di Kampung Sehat Melati terdapat SD Negeri Melati.
Sekolah ini sangat peduli dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Suatu hari siswa kelas 6 SD Negeri Melati berkunjung ke Kampung Rawajati. Apakah kamu pernah mendengar tentang Kampung Rawajati? Kampung Rawajati terletak di Jakarta Selatan, tepatnya di RW 03, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran. Di kampung ini, sebagian besar masyarakat menanam beragam tanaman seperti tanaman hias, buah, dan apotek hidup yang mereka tanam di pekarangan, pagar, dan tepi jalan depan rumah masing-masing. Selain itu mereka mengolah sampah rumah tangga untuk didaur ulang sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti kompos dan barang kerajinan.
Baca dan praktikkan dialog berikut secara berpasangan.
Dayu : Udin, kamu sudah pernah ya berkunjung ke Kampung Rawajati?
Udin : Iya, beberapa waktu yang lalu aku ikut ayahku ke sana. Ayahku sebagai Ketua RT ingin belajar dari sebuah pemukiman hijau agar bisa menerapkannya di pemukimanku.
Dayu : Apa yang membedakan Kampung Rawajati dengan pemukiman lain?
Udin : Di sana setiap rumah terlihat hijau karena dipenuhi aneka pohon dan bunga. Di sekitar kampung pot-pot tanaman tersusun rapi memenuhi gang. Selain hijau, di sana juga bersih.
Dayu : Bersih seperti apa? Tidak terlihat tumpukan sampah maksudmu?
Udin : Iya. Warga di sana memilah dan mengelola sampah dengan bijak. Jadi tidak terlihat tumpukan sampah, bahkan di tempat sampah umum sekalipun.
Dayu : Wah, kelihatannya banyak ya yang dipelajari dari Kampung Rawajati.
Udin : Iya, banyak hal baru yang aku pelajari dari kampung ini. Dari sana aku tahu bahwa sampah pun dapat diolah menjadi benda bermanfaat, bahkan dapat dijual.
Baca teks tentang Kampung Rawajati berikut!
Judul Bacaan : Kampung Rawajati.
Di Kampung Hijau Rawajati, selain peduli untuk membuat lingkungan hijau oleh tanaman, terlihat juga kesadaran warga yang cukup tinggi untuk berkontribusi terhadap pengelolaan sampah dengan bijak. Sebuah sentra pengumpulan sampah disediakan di area kampung untuk menampung aneka sampah rumah tangga. Para ibu turut berkontribusi dengan memisahkan sampah dapur seperti kulit bawang, batang sayuran, kulit buah, dan kulit telur kemudian dikumpulkan di sentra bersama dengan sampah kebun. Campuran sampah dapur dan sampah kebun dari warga kemudian diolah menjadi kompos. Setiap warga diperbolehkan mengambil kompos untuk penyubur tanaman.
Apa yang dilakukan terhadap sampah konsumsi? Sampah organik yang berupa sisa makanan tiap hari ternyata tidak harus menggunung di tempat sampah sehingga menimbulkan aroma tak sedap. Beberapa warga memiliki lubang biopori di halaman rumah. Sampah sisa makanan tiap hari dituang ke dalam lubang biopori dan dibiarkan membusuk di sana. Ketika kelak membusuk, sampah-sampah tersebut akan menjadi penyubur tanah di sekitarnya.
Lain halnya dengan sampah berupa koran dan kertas, sampah konsumsi non organik seperti botol dan kemasan plastik, botol kaca, serta barang tak terpakai lainnya. Warga Rawajati memiliki bank sampah, sebagai tempat menyetorkan sampah-sampah jenis ini. Setiap minggu sampah yang terkumpul di sentra diambil oleh beberapa pengepul untuk dibawa ke tempat pengolahan akhir. Pengelola bank sampah mengeluarkan daftar harga beli untuk tiap kg sampah yang disetorkan warga. Semakin banyak warga menyetorkan sampah, tentu semakin bertambah pula saldo tabungan sampahnya. Selain mengurangi tumpukan sampah, warga pun senang karena memperoleh manfaat dan keuntungan berupa uang dari sampah yang dihasilkannya. Bahkan beberapa anak memiliki tabungan sampahnya sendiri. Mereka berlomba mengumpulkan botol dan kemasan plastik untuk menambah saldo tabungan.
Sebagian dari sampah non organik, juga dikumpulkan warga untuk diolah menjadi aneka kerajinan yang bernilai jual. Vas bunga, alas gelas, dompet, serta tas dirangkai cantik dari aneka botol plastik dan kemasan bekas. Kegiatan ini dilakukan oleh beberapa ibu di waktu luang mereka. Mengisi waktu, mengurangi tumpukan sampah, dan menambah uang belanja tentunya menjadi hal positif yang bermanfaat bagi warga dan lingkungan.
Bagaimana dengan pengelolaan sampah di sekitarmu? Apa yang dapat kamu lakukan terhadap sampah di rumahmu?
Jawab pertanyaan.
1, Tuliskan 3 kebiasaan/perilaku penting yang dilakukan oleh masyarakat Rawajati untuk menciptakan lingkungan asri dan sehat.
2, Apa nilai-nilai luhur yang bisa dipelajari dari masyarakat Rawajati?
3, Tulis kesimpulanmu tentang teks di atas.
Setelah membaca teks tentang Kampung Rawajati, diskusikan dengan teman dalam satu kelompok tentang hal yang dapat kamu lakukan di lingkungan sekitar rumahmu.Tulislah kesimpulan dari hasil diskusi kelompokmu.
Jika suatu hari kamu berkunjung ke kampung Rawajati, tulislah pertanyaan yang akan kamu ajukan kepada masyarakat di sana. Diskusikan pertanyaan yang kamu tulis dengan teman di sebelahmu.
Ayo Berkreasi :
Tahukah kamu bahwa salah satu cara untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat adalah dengan mengolah bahan alam yang ada di sekitarmu menjadi produk yang bermanfaat?
Salah satunya adalah dengan membuat potpourri. Ayo, kita cari tahu lebih jauh tentang potpourri.
Pernahkah kamu melihat tumbuh-tumbuhan dan rempah-rempah yang kering di sekitar rumahmu? Wah … ternyata tumbuhan dan rempah-rempah kering bisa diolah menjadi hiasan dan pewangi ruangan. Selain memberi keindahan dan kenyamanan, potpourri juga menebar wangi tanpa bahan kimia, sehingga baik untuk kesehatan. Bagaimana cara membuatnya? Ayo, kita cari tahu.
Potpourri adalah campuran bunga, tumbuhan kering, atau rempah-rempahkering yang digunakan sebagai penghias dan pewangi ruangan. Potpourri memberi aroma lembut, biasanya diletakkan di wadah kayu atau dikemas menggunakan kantong kain kecil.
Bagaimana cara membuat potpourri?
Tahap 1 : Keringkan bunga, buah, dan rempah di tempat yang tidak terkena matahari langsung.
Tahap 2 : Simpan bunga, buah, dan rempah yang telah dikeringkan ke dalam kantung bersih.
Tahap 3 : Pilih bunga, buah, dan rempah yang telah dikeringkan untuk ditempatkan di wadah (mangkuk) cantik.
Tahap 4 : Tambahkan minyak aroma terapi beberapa tetes. Jangan terlalu banyak karena akan berbau terlalu menyengat.
Tahap 5 : Tempatkan potpourri di ruang yang kamu inginkan (ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi).
Kamu juga bisa menyimpan potpourri ke dalam kantungcantik untuk dihadiahkan pada kerabat dan orang tercinta atau untuk dijual.
Menggunakan bahan yang kamu bawa dari rumah, buat perencanaan potpourri yang baik. Siapkan langkah-langkahnya dan Wadah untuk tempat hasil jadinya.
Rencana ini akan menjadi panduan untuk tugas potpourri pada pertemuan berikutnya.
Sekarang pilah dan tata bunga, bahan alam, dan rempah-rempah yang kamu bawa dari rumah tertutup yang teduh dan berangin.
Setelah melakukan persiapan untuk membuat potpourri, sekarang kamu akan mengumpulkan data tentang kegiatan masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggalmu sehubungan dengan upaya menciptakan lingkungan sehat. Data yang kamu kumpulkan akan disajikan dalam bentuk tabel.
Untuk kegiatan pengumpulan data, kamu dan kelompokmu harus terlebih dahulu membuat kuesioner.
Apakah kamu masih ingat tentang macam-macam data dan bagaimana merancang kuesioner yang baik untuk mengumpulkan data?
Mari kita pelajari.
– Data primer adalah data yang kamu kumpulkan sendiri.
– Data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh orang lain.
Diskusikan kembali bersama seorang teman tentang perbedaan data primer dan data sekunder.
Perhatikan contoh berikut :
Kamu akan mengumpulkan data tentang kegiatan dalam menciptakan lingkungan sehat. Berikut adalah hasil survei yang dilakukan kepada 36 siswa kelas VI di sebuah sekolah yang disajikan dalam bentuk turus dan angka.
– Siswa selalu membuang sampah pada tempatnya : 25 turus.
– Siswa yang menanam pohon dan bunga di sekitar rumahnya : 17 turus.
– Siswa selalu melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan rumah bersama warga : 22 turus.
– Siswa yang berolahraga bersama minimal sekali seminggu : 27 turus.
– Siswa yang memilah sampah di rumah : 9 turus.
– Siswa yang mendaur ulang sampah : 8 turus.
Data di atas disajikan dalam bentuk turus.
Turus adalah istilah untuk menggambarkan angka berupa simbol tertentudengan tujuan untuk mempermudah pembacaan angka, terutama angka yang berjumlah cukup banyak. Simbol yang digunakan umumnya berupa garis-garis vertikal, dimana setiap kelipatan lima menggunakan empat garis horizontal dan satu diagonal.
Sekarang kamu akan menghasilkan data primer. Caranya bagaimana? Kamu akan melakukan wawancara langsung.
Cantumkan pertanyaan tersebut dalam lembar kuesioner.
Lembar Kuesioner.
Berilah tanda cek (√) untuk kegiatan yang pernah dilakukan (dalam 2 minggu terakhir) dan tanda silang (X) untuk kegiatan yang tidak pernah dilakukan.
1) Keluargaku membuang sampah pada tempatnya.
2) Keluargaku menanam pohon dan bunga di sekitar rumah Keluargaku melakukan kerja.
3) bakti untuk membersihkan lingkungan rumah.
4) Keluargaku berolahraga bersama.
5) Keluargaku memilah sampah.
6) Keluargaku mendaur ulang sampah.
Menggunakan kuesioner yang telah kamu buat, minta teman sekelasmu mengisinya.
Diskusikan dalam kelompok yang terdiri atas 5-6 orang siswa. Lengkapi tabel dari hasil kuesioner.
Apa kesimpulanmu tentang data yang telah dikumpulkan? Jelaskan.
Jelaskan perbedaan antara data primer dan data sekunder dan berikan contoh.
Ayo Kita Diskusikan!
Untuk menciptakan lingkungan sehat, kerja sama antar anggota keluarga dan masyarakat sangat dibutuhkan tanpa melihat latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya. Berikut adalah beberapa kerja sama dan kegiatan masyarakat dalam rangka menciptakan lingkungan sehat.
1) Bekerja sama membersihkan sampah yang ada di lingkungan rumah.
2) Bekerja sama membersihkan saluran air agar terhindar dari penyakit menular.
3) Bekerja sama menanam pohon agar lingkungan asri.
Jelaskan 5 bentuk kerja sama lain yang ada di sekitar rumahmu untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat!
1,membersihkan selokan.
2,melaksanakan gerakan 3m.
3,kerja bakti.
4,tidak membuang sampah di sungah.
5,membersihkan genangan-genangan air.
Mengapa kerja sama antarwarga yang berbeda latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan sehat?
Apa yang akan terjadi kalau anggota keluarga atau masyarakat tidak mau bekerja sama?
Diskusikan jawabanmu secara berkelompok.
Ayo Kita Renungkan !
1. Menghargai alam dan lingkungan sekitar sebagai sumber ide dalam berkarya seni adalah merupakan hal yang sangat penting. Bagaimana cara kamu memanfaatkan lingkungan dan alam sebagai sumber ide? Apa pelajaran yang dapat kamu ambil ketika membuat karya seni kreatif potpourri dari bahan alam? Apa manfaat yang diperoleh orang lain darihasil karyamu?
2. Tuhan menciptakan keindahan pemandangan alam, tentunya keindahan yang memberi manfaat bagi umat manusia. Dengan demikian, ketika menghasilkan sebuah karya, sangat penting memikirkan manfaat yang ditimbulkan. Apa saja hasil karya yang kamu temukan dalam keseharian yang memberi manfaat bagi banyak orang?
Kerjasama dengan Orangtua :
Kumpulkan data tentang kegiatan bersama yang dilakukan masyarakat di sekitar tempat tinggalmu sehubungan kegiatan untuk menuju masyarakat sehat. Kamu bisa melakukan penyesuaian jenis pertanyaan dengan kondisi masyarakat setempat.
Kumpulkan bahan untuk potpourri dan lakukan proses pengeringan. Bawa ke sekolah untuk pertemuan berikutnya.
Pembelajaran 3.
Melakukan senam bersama secara teratur di lingkungan rumah adalah merupakan salah satu kegiatan menuju masyarakat sehat.
Kali ini kita akan mempraktikkan senam lantai. Apakah kamu sudah menguasai gerakan dasar senam lantai?
Ayo, kita pelajari.
Amati gambar gerakan senam lantai berikut dan peragaan dari guru. Gerakan guling ke depan.
Tampak pada gambar Gerakan guling ke belakang.
Tampak pada gambar gerakan meroda.
Setelah mengamati gambar, kamu dapat menuliskan hal yang kamu ingin ketahui lebih lanjut tentang gerakan senam lantai dalam bentuk pertanyaan. Diskusikan pertanyaan yang telah kamu tulis dengan teman-teman dengan panduan guru.
Sikap awal jongkok, kedua kaki rapat, letakkan lutut ke dada, kedua tangan menumpu di depan ujung kaki kira-kira 40 cm.
Kemudian bengkokkan kedua tangan, letakkan pundak pada matras dengan menundukkan kepala, dan dagu sampai ke dada.
Setelah itu dilanjutkan dengan melakukan gerakan berguling ke depan.
Ketika panggul menyentuh matras, peganglah tulang kering dengan kedua tangan menuju posisi jongkok.
Teruskan gerakan sampai posisi berdiri.
Memasyarakatkan olahraga secara teratur di lingkungan tempat tinggal adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menuju masyarakat sehat.
Hal tersebut juga perlu disertai dengan pola makan yang sehat sejak kita bayi. Ayo, kita cari tahu seperti apa makanan dan minuman sehat yang disarankan Posyandu Kampung Sehat Melati.
Amati contoh menu yang dibawa oleh guru. Menu tersebut adalah contoh menu yang biasa disediakan oleh Posyandu Kampung Sehat Melati. Bantu petugas Posyandu mengelompokkan menu tersebut ke dalam larutan atau campuran.
Setelah mengamati gambar menu tadi, diskusikan secara berpasangan. Kelompokkan menu tersebut berdasarkan campuran atau larutan dengan memberikan tanda cek (√) seperti contoh.
– Jelaskan alasanmu melakukan pengelompokan.
– Apakah yang dimaksud dengan larutan?
– Apakah yang dimaksud dengan campuran?
Pikirkan tentang makanan dan minuman yang ada di sekitarmu. Kelompokkan makanan dan minuman tersebut berdasarkan campuran dan larutan.
Kamu akan bekerja dalam kelompok yang terdiri atas 5-6 orang. Setiap kelompok akan membuat makanan dan minuman berikut ini:
Rujak Aneka Buah
Bahan-bahan:
– 1 buah bengkuang; dipotong seperti korek api tebal.
– 5 buah jambu air; dipotong seperti korek api tebal.
– 1 buah ubi merah; dipotong seperti korek api tebal.
– 1 buah mangga muda; dipotong seperti korek api tebal.
– 1/2 – 1 buah pepaya mengkal; dipotong seperti korek api tebal.
– 1 buah nanas; dipotong berbentuk kipas.
– 2 buah kedondong; dipotong seperti korek api tebal.
– Kamu dapat menambahkan dengan jenis buah lain yang tersedia di daerahmu.
Bahan bumbu:
– 5 buah cabe merah keriting; dibuang bijinya.
– 2 buah cabe rawit (jika ingin lebih pedas).
– 150 gram kacang tanah berkulit yang sudah digoreng.
– 1/2 sendok teh terasi; sudah disangrai atau dibakar.
– 1/2 sendok teh garam.
– 2 mata biji asam jawa; direndam di air hangat lalu dibuang bijinya.
– 150 gram gula merah; disisir kasar.
– 3 sendok makan air matang
Cara membuat:
– Semua bahan bumbu diulek hingga halus.
– Campur semua bahan buah pada mangkuk besar.
– Tuang bumbu ke dalam mangkuk.
– Aduk rata campuran buah dan bumbu.
Jus Jeruk.
Bahan-bahan sebagai berikut:
– Jeruk segar sebanyak 6 buah.
– Air gula sebanyak 40 ml.
– Es batu ¾ gelas.
– Air matang sebanyak 200 ml.
Cara membuat:
– Kupas jeruk dan kemudian buang bagian biji. Masukkan daging buah jeruk tersebut ke dalam blender.
– Tambahkan juga es batu/serut bersama dengan air gula dan air matang.
– Blender kurang lebih 3 menit.
– Tuang ke dalam gelas saji. Jus siap dinikmati.
Bandingkan kedua makanan yang telah kamu buat.
– Apakah kamu masih melihat dan mengenal bahan-bahan yang terdapat di dalam rujak aneka buah ?
– Apakah kamu masih melihat wujud jeruk dan gula di di dalam jus jeruk? Ke manakah perginya gula?
Tulis laporan berdasarkan kegiatan yang kamu lakukan dengan memperhatikan kriteria sebagai berikut:
1) Tujuan kegiatan.
2) Bahan-bahan yang diperlukan.
3) Cara membuat.
4) Kesimpulan.
Presentasikan laporan yang telah kamu buat di depan kelas!
Ayo Renungkan !
– Apa yang telah kamu pelajari hari ini?
– Bagian mana yang sudah kamu pahami dengan baik?
– Bagian mana yang belum kamu pahami?
– Apa yang akan kamu lakukan agar lebih paham?
– Nilai-nilai apa yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari?
– Manfaat apa yang kamu peroleh?
Kerja Sama dengan Orang Tua.
Wawancarai penjual makanan atau minuman yang ada di sekitar rumahmu. Tulis laporan berdasarkan wawancara yang kamu lakukan dengan mencantumkan bahan pembuat, cara membuat, dan kesimpulan. Diskusikan hasil wawancara yang kamu lakukan dengan orang tua.
Pelajaran 4.
Posyandu Kampung Sehat Melati selalu melakukan pencatatan terhadap perkembangan berat badan bayi yang ada di kampung tersebut dan menyajikan dalam bentuk grafik.
Amati grafik perkembangan berat badan seorang bayi yang tercatat di Posyandu Kampung Melati berikut ini.
Tampak Gambar Grafik perkembangan Berat Badan Seorang Bayi.
Jawab pertanyaan berdasarkan grafik.
1) Apa yang ditunjukkan oleh grafik tersebut? Grafik menunjukan berat badan bayi dari usiah 0-9 bulan. Berat badan dari 3 kg sampai dengan 9 kg.
2) Bagaimana perbandingan berat badan bayi pada usia 3 bulan dan 6 bulan? Pada usia 3 bulan beratnya 6,5 kg; pada usia 6 bulan 7,8 kg.
3) Pada usia berapa bayi tersebut mempunyai berat badan tertinggi? 8 bulan.
4) Apakah ada permasalahan dalam perkembangan berat badan bayi tersebut? Jelaskan. Pada Usia 5-6 bulan tidak ada perkembangan berat badan. 8-9 bulan terjadi penurunan berat badan.
5). Buat 4 pertanyaan lainnya yang bisa kamu jawab dari grafik tersebut.
6) Tukarkan pertanyaan tersebut dengan teman di sebelahmu dan minta mereka menjawab.
Ubahlah grafik tersebut menjadi bentuk tabel.
Setelah kamu membaca grafik dan tabel, manakah yang lebih memudahkan kamu mengetahui informasi? Grafik atau tabel? Jelaskan jawabanmu!
Kamu adalah petugas Posyandu di Kampung Melati. Kamu diminta membuat laporan tertulis berdasarkan tabel tersebut. Seperti apa laporanmu? Tulis dengan terperinci.
Tampak Grafik perkembangan berat badan Budi.
Tampak data berat badan beberapa anak.
1. Buatlah pertanyaan berdasarkan ke dua grafik di atas! Mintalah temanmu untuk menjawab pertanyaanmu.
2. Amatilah kedua grafik tesebut, menurutmu apa perbedaan kedua grafik tersebut! Jelaskan!
3. Mengapa pada grafik yang pertama, antartitik dihubungkan dengan garis? Jelaskan!
4. Mengapa pada grafik yang kedua, antartitik tidak dihubungkan dengan garis? Jelaskan!
Kerja sama warga untuk memajukan Posyandu di kampung Melati sudah terjalin cukup lama. Banyak warga yang turut serta sebagai kader Posyandu. Tujuannya adalah agar bayi dan balita di sana sehat. Karena mereka sangat yakin bahwa untuk menghasilkan generasi sehat di masa depan, harus dimulai sejak usia dini.
Berikut adalah bentuk kerja sama lain yang dilakukan kader Posyandu untuk meningkatkan kesehatan bayi.
1) Apa tujuan dari setiap kerja sama tersebut?
2) Apa manfaat kerja sama tersebut bagi masyarakat?
3) Kerja sama apa yang diharapkan oleh Posyandu agar tercipta masyarakat sehat?
4. Apakah di lingkungan tempat tinggalmu terdapat kegiatan serupa? Jelaskan.
– Apa yang telah kamu pelajari hari ini?
– Bagian mana yang sudah kamu pahami dengan baik?
– Bagian mana yang belum kamu pahami?
– Apa yang akan kamu lakukan agar lebih paham?
– Nilai-nilai apa yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari?
– Manfaat apa yang kamu peroleh?
Diskusikan dengan orang tuamu tentang kegiatan Posyandu atau Puskesmas di tempat tinggalmu. Jika memungkinkan kamu dapat melakukan wawancara kepada petugas Posyandu dan Puskesmas sehubungan dengan program kesehatan masyarakat.
Pembelajaran 5.
Tahukah kamu bahwa daun dan bunga kering masih dapat dimanfaatkan? Pernahkah kamu membuat kreasi dari daun dan bunga kering? Apa kaitan dan manfaat dari kreasimu tersebut terhadap lingkungan sehat?
Amati bagan yang berisikan rencanamu tentang pembuatan potpourri yang telah dirancang sebelumnya.
Siapkan bahan-bahan alam yang sudah dikeringkan untuk ditata menjadi potpourri.
Sekarang kamu dapat mempraktikkan pembuatan potpourri sesuai dengan rencana yang kamu inginkan.
Datalah bahan yang kamu gunakan untuk pembuatan potpourri tersebut berdasarkan banyaknya dan tulis pada tabel.
Presentasikan karya potpourri, tabel dan grafik, serta tulisanmu mengenai manfaat potpourri di depan kelas.
Setelah selesai membuat potpourri, seorang siswa melakukan pendataan mengenai bahan-bahan yang paling banyak terdapat dalam potpourri yang dibuat teman satu kelas.
Dari kuesioner yang diajukan didapatkan data sebagai berikut:
Bahan
Laki-laki
Perempuan
Bunga Pinus
9
3
Mawar
2
5
Daun kering
6
3
Melati
7
5
Berdasarkan data di atas jawablah pertanyaan berikut!
a. Buat grafik yang sesuai dengan data tersebut!
b. Apa kesimpulanmu tentang data tersebut?
Tukarkan hasilmu dengan teman di sebelahmu dan bandingkan hasilnya!
Sekarang saatnya kamu melakukan pendataan tentang bahan-bahan yang terdapat pada potpourri yang dibuat oleh teman sekelasmu.
Buatlah kuesioner, masukkan data ke dalam tabel dan sajikan dalam bentuk grafik. Tulis kesimpulanmu!
Perlihatkan potpourri yang telah kamu buat kepada orang tuamu. Ceritakan kepada mereka proses pembuatan dan manfaatnya.
Pembelajaran 6.
Kamu akan melanjutkan belajar senam lantai. Keterampilan yang kamu praktikkan adalah gerakan guling ke belakang.
Kamu akan melanjutkan belajar senam lantai. Sekarang kamu akan belajar keterampilan guling ke belakang. Bagaimana cara melakukan gerakan guling ke belakang?
Ayo, amati gambar berikut.
Cara melakukan gerakan guling belakang adalah sebagai berikut:
a. Sikap awal dalam posisi jongkok, kedua tangan di depan dan kaki rapat.
b. Kepala ditundukkan kemudian kaki menolak ke belakang.
c. Pada saat panggul mengenai matras, kedua tangan segera dilipat ke samping telinga dan telapak tangan menghadap ke atas untuk siap menolak di matras.
d. Kaki segera diayunkan ke belakang melewati kepala.
e. Dibantu oleh kedua tangan yang menolak kuat, kedua kaki dilipat sampai ujung kaki dapat mendarat di atas matras. Dorong badan ke atas dan teruskan gerakan sampai membentuk sikap jongkok.
Ayo Bekerja sama.
Memasyarakatkan olahraga adalah salah satu upaya yang bisa dilaksanakan di lingkungan rumahmu agar tercipta masyarakat sehat.
Diskusikan dalam kelompok dan buat rencana bagaimana cara menghimbau masyarakat agar muncul kesadaran berolahraga. Tuliskan rencana tersebut. Rencana mencakup tujuan, cara, media yang digunakan, serta pembagian tugas dalam kelompok.
Buat poster dengan tema ‘Memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat’.
Presentasikan rencana yang kamu buat beserta poster yang dirancang.
Ayo Ceritakan
Melakukan kerja sama untuk mencapai tujuan mulia adalah sikap terpuji. Baru saja kalian bekerja sama merancang rencana untuk memasyarakatkan olahraga.
Ceritakan pengalamanmu bekerja sama dalam kelompok hari ini. Jelaskan proses yang dilakukan dari awal hingga akhir.
1) Kamu akan melakukan survei tentang olahraga yang paling digemari oleh siswa kelas 6, rancang kuesioner untuk survei tersebut.
2) Menurutmu apa syarat dari sebuah kuesioner yang baik?
3) Dayu melakukan survei ke teman-teman satu kelasnya tentang atlet bulu tangkis yang paling digemari.
a) Apakah penyajian grafik tersebut sudah benar? Mengapa?
b) Berapa tinggi badan Siti pada usia 2, 5, dan 9 tahun?
c) Pada usia berapa tinggi badan Siti mengalami penambahan paling banyak?
d) Pada usia berapa tinggi badan Siti mengalami penambahan paling sedikit?
5) Kerja sama dalam mewujudkan masyarakat sehat sangat diperlukan di lingkungan tempat tinggal kita. Sebutkan contoh-contoh kerja sama tersebut.
6) Sebutkan dan jelaskan 3 contoh sikap masyarakat yang bijak terhadap alam sehingga memberi manfaat bagi kesehatan banyak orang.
7) Sebutkan dan jelaskan pula contoh masyarakat yang tidak bijak terhadap alam sehingga memberikan dampak yang tidak baik terhadap kesehatan masyarakat.
Ceritakan kegiatan yang telah kamu pelajari selama satu minggu ini kepada orang tua di rumah. Ceritakan pula manfaat dari membuat potpourri, manfaat dari senam lantai bagi kesehatan dan kelenturan tubuh. Kamu bisa melakukan kegiatan-kegiatan tersebut bersama orang tua di rumah.