Arsip Kategori: SD4 Bahasa Indonesia

SD4 – Bahasa Indonesia 2 – Transportasi

SD4 – Bahasa Indonesia 2 – Transportasi.

A. Mendengarkan Penjelasan tentang Simbol.

1. Penjelasan Simbol/Lambang Lalu Lintas.

Di jalan raya biasanya terdapat rambu-rambu lalu lintas. Rambu- rambu lalu lintas itu berguna untuk memberikan petunjuk, larangan, ataupun peringatan kepada pemakai jalan agar terhindar dari kecelakaan. Rambu lalu lintas mempunyai tiga warna dasar, yaitu kuning, merah, dan biru atau hijau. Warna dasar ini mempunyai arti sebagai berikut.

simbol lalin masjid

Warna hijau atau biru berarti petunjuk kepada pemakai jalan. Misalnya warna dasar biru kemudian ada gam- bar kubah masjid, maka rambu-rambu itu menunjukkan bahwa kurang lebih seratus meter dari rambu-rambu ada masjid.

simbol lalin jembatanWarna dasar kuning berarti peringatan kepada pemakai jalan. Misalnya ada gambar jembatan dengan warna dasar kuning, maka rambu-rambu itu memperingatkan kepada pemakai jalan agar berhati-hati.

 

 

 

simbol lalin tidak parkirWarna dasar merah berarti larangan kepada pemakai jalan. Misalnya ada huruf P atau S digaris miring dengan warna dasar merah, berarti bahwa pemakai jalan dilarang parkir atau berhenti di sepanjang jalan tersebut.

 

 

 

2. Menjelaskan Lambang Lalu Lintas.

Setelah kalian mendengarkan penjelasan tadi, berikut ini ada beberapa rambu lalu lintas. Amatilah! Cari tahu apa arti lambang berikut ini!

sd4 rambu campurGambar 1. Warna Dasar Hijau , Arah lurus menuju ke Solo, persimpangan ke kiri menuju arah Klaten.

Gambar 2. Warna Dasar Merah , tanda balok berwarna putih, artinya di larang masuk.

Gambar 3. Warna dasar kuning , artinya hati-hati karena jalan bergelombang.

Gambar 4. Warna Dasar Biru, dan gambar Pom Bensin, menunjukan bahwa sebentar lagi akan ada Pompa bensin.

 

B. Menjelaskan Petunjuk Penggunaan Alat.

1. Cara Menggunakan Sabuk Pengaman Berkendaraan.

Setiap pengendara mobil diwajibkanmenggunakansabuk pengaman untuk menghindari cedera jika terjadi kecelakaan. Apakah kamu sudah dapat menggunakan sabuk pengaman dengan benar pada waktu naik mobil?

Berikut ini disajikan cara penggunaan sabuk pengaman yang baik dan benar, Pengendara mobil yang menggunakan sabuk pengaman :

  • a. Duduklah dengan posisi yang benar di kursi kendaraan.
  • b. Ambillah sabuk pengaman yang terletak di sisi samping kursi mobil tersebut.
  • c. Pasangkan sabuk pengaman secara serong tepat di depan dada.
  • d. Kaitkan sabuk pengaman tersebut dengan pasangannya dan pasti- kan posisi telah terkunci.
  • e. Selanjutnya, siap bepergian dengan aman.

 

2. Menjelaskan Cara Menggunakan Sabuk Pengaman.

Setelah membaca cara-cara menggunakan sabuk pengaman di depan, jelaskan di depan kelas secara lisan! Lakukan secara ber-gantian dengan teman-temanmu!
Apabila kamu belum pernah memakai sabuk pengaman dalam berkendaraan, coba jelaskan cara memakai helm pada saat naik kendaraan roda dua! Gunakan kalimat yang singkat, jelas, dan runtut agar mudah dipahami teman-temanmu!

C. Memahami Petunjuk Menggunakan Sesuatu.

1. Petunjuk Menggunakan Jalan Tol.

Pernahkah kamu melewati jalan tol? Apakah jalan tol itu? Jalan tol adalah jalan raya bebas hambatan yang untuk melewatinya harus membayar sejumlah uang sesuai tarif yang ditentukan. Berikut ini adalah beberapa petunjuk yang dapat digunakan untuk masuk jalan tol.

Carilah Gambar 2.2 Seorang supir sedang membayar tiket masuk jalan tol.

  • a. Sebelum melewati jalan tol, ada gerbang masuk tol dan keterang- an arah yang dituju.
  • b. Berhentilah di gerbang tol untuk mengambil karcis di loket yang disediakan.
  • c. Berjalanlah di jalan yang telah ditentukan sesuai arah tujuan.
  • d. Setelah sampai di akhir jalan tol, tersedia gerbang tol keluar.
  • e. Berhentilah untuk menyerahkan karcis kepada petugas disertai pembayarannya.
  • f. Keluarlah dari jalan tol tersebut.

 

2. Melakukan Sesuatu Berdasarkan Petunjuk.

Setelah mengetahui petunjuk cara untuk melewati jalan tol, coba kamu praktikkan pada saat kamu melewati jalan tol. Adakah jalan tol di kotamu? Jika belum, ajaklah ayah, ibu, paman, keluarga yang lain untuk mencoba bepergian melewati jalan tol. Tentu hal itu akan menambah pengetahuanmu sekaligus menjadikan pengalaman berharga.

Atau, coba baca kemudian praktikkan / peragakan petunjuk meng-gunakan pompa ban berikut ini!

  • a. Pastikan ban yang akan dipompa kekurangan angin (kempes).
  • b. Buka tutup dop angin pada ban.
  • c. Masukkan ujung slang pompa pada dop angin ban.
  • d. Tekan pompa berkali-kali sampai ban terisi angin dengan cukup.
  • e. Cabut ujung slang dengan pompa, kemudian tutup kembali dop angin ban dengan kencang.

 

D. Menulis Petunjuk Melakukan Sesuatu.

Setelah mempelajari materi berikut ini, kamu diharapkan dapat menulis petunjuk untuk melakukan sesuatu atau penjelasan tentang cara membuat sesuatu.

1. Membuat Petunjuk Arah

Perhatikan gambar petunjuk berikut ini! Petunjuk arah ke beberapa kota

sd4 penunjuk arah

Petunjuk di atas dapat diartikan sebagai berikut.

  1. Jika kamu akan pergi ke Semarang, kamu harus berjalan ke arah utara sejauh 30 kilometer dari tempat ini.
  2. Jika kamu akan pergi ke Solo, kamu harus berjalan ke arah timur sejauh 18 kilometer dari tempat ini.
  3. Jika kamu akan pergi ke Yogya, kamu harus berjalan ke arah barat sejauh 15 kilometer dari tempat ini.

 

Latihan. Bacalah teks berikut ini dengan cermat!

Kemacetan Lalu Lintas.

Kemacetan lalu lintas sering terjadi di kota-kota besar. Ke- macetan biasanya terjadi di tempat-tempat yang ramai, seperti sekitar pasar dan terminal. Kemacetan terjadi pada saat orang-orang secara bersamaan bepergian, misalnya saat berangkat sekolah, bekerja, atau hari raya.

Kemacetan lalu lintas sangat menyusahkan orang yang bepergian. Orang dibuat sangat lelah dan stres karenanya. Orang pun dapat terlambat masuk sekolah atau masuk kerja. Orang dapat pula terlambat sampai di rumah.

Kemacetan lalu lintas lebih banyak disebabkan oleh perilaku manusia sebagai pemakai jalan raya. Banyak pemakai jalan tidak mematuhi aturan lalu lintas. Misalnya, berhenti tidak pada tempatnya, tidak mau antre, dan mau menang sendiri. Semua ini menunjukkan bahwa pemakai jalan belum mempunyai budaya tertib. Jika pemakai jalan mau berlaku tertib, niscaya situasi di jalan akan teratur dan tidak ada kemacetan lalu lintas.

(K. Darmadi, 2007)

Kerjakan di buku tugasmu!

A. Pilihlah jawaban yang paling tepat!

1. Berikut adalah hal-hal yang menimbulkan kemacetan, kecuali ….
a. berhenti tidak pada tempatnya,
b. tidak mau antre,
c. mau menang sendiri,
d. tersedia tempat parkir,

Jawaban adalah : D. tersedia tempat parkir.

2. Tempat yang disediakan untuk para pejalan kaki disebut ….
a. trotoar
b. zebra cross
c. terminal
d. halte

Jawaban : A. Trotoar.

3. Kemacetan lalu lintas sehari-hari biasanya terjadi pada jam- jam ….
a. berangkat sekolah dan kerja
b. istirahat malam
c. istirahat saja
d. makan siang

Jawaban : A. Berangkat Sekolah dan Kerja.

simbol lalin tidak parkir4. Arti rambu lalu lintas di atas adalah ….
a. dilarang masuk
b. dilarang parkir
c. dilarang lewat
d. dilarang berhenti

Jawaban : B. Dilarang Parkir, karena gambarnya P dicoret Merah.

 

5. Di Jakarta terdapat banyak jalan layang.
Kata jalan layang termasuk kata dalam bidang ….
a. transportasi
b. keamanan
c. perhubungan
d. komunikasi

Jawaban : A. Transportasi.

6. Vina akan ke rumah Edo untuk meminjam buku catatan bahasa Indonesia. Rumah Edo terletak di sebelah timur Jalan Anggrek; berati rumah Edo menghadap ke arah ….
a. barat
b. timur
c. selatan
d. utara

Jawaban : A. Barat
7. Rambu-rambu lalu lintas berguna untuk ….
a. hiasan di jalan raya
b. mengatur lalu lintas
c. menarik perhatian penumpang
d. menerangi jalan raya

Jawaban : B. Mengatur lalu Lintas, agar tertib.

 

8. Perhatikan rambu di bawah ini! Tertulis – Lurus ke Semarang 25 km  – Kekanan -Solo 35 km.

Jika kamu akan ke Solo, maka kamu harus berjalan ke arah … sejauh ….
a. barat – 25 km
b. selatan – 25 km
c. utara – 35 km
d. timur – 35 km

Jawaban : D. Timur – 35 Km,  Sisi Kanan menunjukkan arah Timur.
9. Jika akan bepergian naik pesawat terbang, kamu harus ke ….
a. terminal
b. bandara
c. pelabuhan
d. stasiun

Jawaban : B. Bandara.

10. Orang yang mengemudikan kereta api disebut ….
a. pilot (Kapal Terbang),
b. nakhoda (Kapal Laut),
c. sopir (Mobil),
d. masinis (kereta Api.

Jawaban : D. Masinis

 

 

SD4 – Bahasa Indonesia 1 – Peristiwa – Membuat Denah sesuai dengan petunjuk yang didengar

SD4 – Bahasa Indonesia 1 – Peristiwa.

A. Membuat Denah sesuai dengan petunjuk yang didengar.

1. Petunjuk Arah Mata Angin.

Dengarkan baik-baik penjelasan tentang mata angin yang akan ditunjukkan gurumu berikut ini! 

ARAH MATA ANGIN

Gambar ini disebut mata angin, yaitu petunjuk arah yang terdapat dalam peta, atlas, atau denah. Pada mata angin ini terdapat huruf U yang terletak di atas, S terletak di bawah, huruf B di samping kiri, dan huruf T di samping kanan. Masing-masing huruf itu melambangkan arah. U berarti arah utara. Arah utara pada peta terletak di atas. Jadi, jika ada peta atau denah dengan huruf U di atas, kalian dapat menemukan arah utara. Huruf S menunjukkan arah selatan. Arah selatan pada peta terletak di bawah. Jika ada peta atau denah dengan huruf S di bawah, kalian dapat menemukan arah selatan. Huruf B menunjukkan arah barat. Arah barat pada peta terletak di sebelah kiri. Jika ada peta atau denah dengan huruf B di sebelah kiri, kalian dapat menemukan arah barat. Sedangkan huruf T menunjukkan arah timur. Arah timur pada peta terletak di sebelah kanan. Jadi, jika kalian menemukan peta atau denah, maka sebelah kanan kalian adalah arah timur.

Setelah kalian paham tentang arah mata angin, bukalah buku atlasmu!
a. Sebutkan nama kota yang terletak di sebelah utara kotamu!
b. Sebutkan nama kota yang terletak di sebelah selatan kotamu!
c. Sebutkan nama kota yang terletak di sebelah barat kotamu!
d. Sebutkan nama kota yang terletak di sebelah timur kotamu!

 

2. Petunjuk Denah Suatu Tempat.

Perhatikan cerita di bawah ini!

Arif disuruh ibu untuk membeli obat merah. Aulia, adik Arif, kaki- nya terluka karena jatuh dari sepeda. Arif belum mengetahui letak apotek tersebut. Akhirnya, ibu menggambar denah dari rumah menuju apotek “Sehat”.

Berikut ini gambar denah yang dibuat ibu.

sd4 denah

Bagaimana menjelaskan letak apotek “Sehat” berdasarkan denah di atas?

Untuk sampai ke apotek “Sehat” dari rumah Arif naik sepeda ke arah utara melewati Jalan Garuda. Sampai di simpang empat, Arif belok ke kanan menuju arah timur melewati Jalan Merak. Letak apotek “Sehat” kira-kira 100 meter dari simpang empat itu, tepatnya di selatan Jalan Merak. Jadi, apotek itu menghadap ke utara.

3. Membuat Denah Sesuai Petunjuk.

Setelah mengetahui petunjuk membaca denah seperti contoh di atas, coba buatlah denah! Caranya, guru akan membacakan petunjuk berikut ini. Tutuplah buku ini dan dengarkan baik-baik! Setelah itu, buatlah denah berdasarkan petunjuk yang dibacakan gurumu ter- sebut! Kerjakan di buku tugasmu!

Dina disuruh ayah untuk ke rumah Pak Budi mengantar un- dangan rapat desa. Dina ke rumah Pak Budi dengan naik sepeda. Untuk sampai ke rumah Pak Budi, dari rumah Dina berjalan ke arah barat. Sampai di pertigaan, belok ke kanan menuju arah utara. Sampai di simpang empat belok kiri. Rumah Pak Budi bercat biru kira-kira 200 meter dari simpang empat.

 

B. Menjelaskan Tempat Sesuai Denah.

Dengarkanlah dengan saksama teks yang akan dibacakan oleh gurumu berikut ini!

Stadion Sriwedari (sekarang Stadion R. Maladi), tempat penye- lenggaraan PON I, terletak di Jl. Slamet Riyadi. Dari sini (Kartasura) ke arah timur kurang lebih 5 km. Letaknya bersebelahan dengan Loji Gandrung (rumah dinas Walikota Surakarta) serta di antara simpang empat Gendengan dan Ngapeman.

sd4 denah2

2. Menjelaskan Suatu Tempat.

a. Setelah mendengarkan petunjuk di atas, lakukan kegiatan berikut ini!

1) Carilah letak tempat berikut yang disebutkan dalam petunjuk!

  • a) Pasar Gede,
  • b) Pasar Klewer.

2) Buatlah petunjuk secara lisan untuk mencari tempat berikut!

  • a) Stasiun Balapan,
  • b) Kantor Pos Besar,
  • c) Pasar Gede,
  • d) Pasar Klewer.

b. Jelaskan secara lisan di depan kelas cara menuju tempat-tempat berikut ini! (Kamu dapat memilih salah satu).

  • 1) dari Terminal Lama Kartasura ke Stasiun Balapan
  • 2) dari Simpang Empat Gendengan ke Pasar Klewer
  • 3) dari Stasiun Balapan ke Pasar Gede.

 

C. Membaca Teks dan Menemukan Pikiran Pokok.

1. Membaca Sekilas. Bacalah teks di bawah ini dengan cepat!

Mengharumkan Sekolah.

Setiap hari Jumat sekolah kami mengadakan kegiatan Jumat Bersih. Untuk memperlancar kegiatan tersebut, para siswa diwajib- kan membawa alat-alat kebersihan, seperti sapu dan kemoceng. Ke- giatan Jumat Bersih minggu ini tidak hanya sekadar membersihkan lingkungan sekolah, tetapi juga mengadakan gerakan mengharum- kan sekolah.

Kegiatan mengharumkan sekolah dilakukan agar para guru dan siswa lebih kerasan dan kegiatan belajar di kelas berlangsung lancar. Oleh karena itu, para guru maupun siswa harus ber- tanggung jawab atas kebersihan dan harumnya sekolah.

Gerakan mengharumkan sekolah dimulai dengan meng- harumkan ruang kelas. Ini menjadi tanggung jawab para penghuni kelas. Setelah kelas disapu dan dipel, meja dan kursi ditata. Se- lanjutnya kelas dan ruang diberi pengharum ruangan. Selain itu, kamar kecil juga diharumkan.

(K. Darmadi, 2007).

2. Menjawab Pertanyaan.

Jawablah dengan benar di buku tugasmu!
a. Kapan kegiatan mengharumkan sekolah dilaksanakan?
b. Mengapa kegiatan tersebut dilaksanakan?
c. Bagaimana cara siswa melaksanakan gerakan tersebut?
d. Selain kelas, sebutkan tempat lain yang perlu diharumkan!
e. Mengapa kamar kecil perlu diharumkan?

3. Mencari Pikiran Pokok.

Pikiran pokok adalah ide utama dari sebuah paragraf. Pikiran pokok dalam suatu paragraf biasanya terdapat di awal paragraf, di akhir, atau di awal dan di akhir paragraf. Pikiran pokok pada umum- nya dijelaskan dengan kalimat-kalimat penjelas sebagai uraian dari pikiran pokok atau gagasan pokok.

Contoh :

Marpaung adalah anak yang rajin. Setiap ada PR dari guru di se- kolah, dia selalu mengerjakan dengan baik, bahkan dia mengerjakan lebih dahulu. Dia tidak pernah menunda-nunda pekerjaan. Begitu pula jika ada pekerjaan rumah dari orang tuanya. Dia juga mengerjakannya dengan rajin. Pekerjaan seperti memberi makan ayam dan membersih- kan ruang selalu dikerjakan dengan baik.

Pikiran pokok dari paragraf di atas adalah Marpaung anak yang rajin. Kata rajin dapat ditunjukkan dengan kalimat selalu mengerjakan PR, membantu pekerjaan orang tua, memberi makan ayam, dan lain sebagainya.

a. Tulislah di buku tugasmu gagasan pokok dari paragraf berikut ini!

  1. Setiap hari Senin di halaman sekolah diadakan upacara ben- dera. Upacara ini diikuti oleh semua guru dan murid. Pukul 07.00 anak-anak harus sudah siap di halaman sekolah.
  2. Hari ini siswa kelas IV berkumpul di halaman sekolah. Bapak Kepala Sekolah berdiri di depan dan memberi ceramah. Setelah itu para siswa dibubarkan. Dalam sambutannya, Ba- pak Kepala Sekolah menyampaikan beberapa pengumuman kepada siswa kelas IV.

b. Tentukan dan tulislah gagasan pokok yang terdapat dalam setiap paragraf bacaan “Mengharumkan Sekolah” di depan!

 

D. Melengkapi Teks Percakapan.

1. Membaca Teks Percakapan, Bacalah teks percakapan di bawah ini!

Lomba Baca Puisi.

Ketika istirahat tiba, Desi dan Rudi bercakap-cakap di dekat per- pustakaan. Saat itumereka hendak ke perpustakaan untuk meminjam buku bacaan.

Gambar 1.4 Desi dan Rudi sedang bercakap-cakap.

  • Rudi  : Des, aku dengar akan ada lomba baca puisi di sekolah kita, ya?
  • Desi   : Iya, bulan depan. Rudi : Dalam rangka apa?
  • Desi   : Lomba itu untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional. Rudi : Oh, baru tahu saya. Terus … kalau mau ikut, nanti mendaftar kepada siapa?
  • Desi : Kamu boleh mendaftar ke Bu Rini, guru Bahasa Indonesia, atau kepada ketua kelas masing-masing.
  • Rudi : Pesertanya dari kelas berapa?
  • Desi : Katanya sih, mulai dari kelas III sampai kelas VI.
  • Rudi : Oke, deh. Kalau begitu, aku mau ikut lomba nih.

 

2. Melengkapi Percakapan.

Setelah membaca contoh teks percakapan di atas, cobalah melengkapi percakapan di bawah ini! Kamu bebas melanjutkan isi percakapan tersebut. Tuliskan di buku tugas masing-masing!

Pemilihan Ketua Kelas.

Hari ini hari pertama Dina duduk di kelas IV SD Harapan. Teman-teman Dina, antara lain, Ika, Mela, Koko, Rudi, Santi, Winda, Tasya, Intan, Yoga, dan Hendra. Dina sedang bercakap-cakap dengan Tasya dan Yoga tentang pemilihan ketua kelas mereka.

  • Dina : Hai, Teman-Teman. Sekarang kita sudah kelas IV, tapi kita belum punya ketua kelas. Bagaimana kalau sekarang kita memilih ketua kelas?
  • Yoga : Iya, Din. Kita belum punya ketua kelas. Ayo, kita bicarakan bersama. Kalau kamu memilih siapa, Din?
  • Dina : Kalau aku, terserah teman-teman saja, siapa yang akan dipilih.
  • Tasya: Aku usul, gimana kalau Akbar saja. Dia ‘kan punya peng- alaman jadi ketua kelas sewaktu duduk di kelas III.
  • Yoga : Aku usul ya … gimana kalau Deswita. Dia ‘kan juara 1 di kelas III kemarin. Aku yakin dia mampu kok jadi ketua di kelas kita.
  • Dina : …
  • Tasya: …
  • Yoga : …
  • Dina : …
  • Yoga : …
  • Tasya: …
  • Dina : …
  • Tasya: …
  • Yoga : …

Selanjutnya, bentuklah kelompok serta perankan teks percakapan di atas bersama kelompokmu masing-masing! Peragakan di depan kelas secara bergantian dengan kelompok lain!

 

3. Menggunakan Kalimat Tanya.

Daftar Kata Tanya dan Maksud Pertanyaan :

  • Siapa  : Menanyakan orang (pelaku, penderita).
  • Di mana : Menanyakan tempat.
  • Ke mana : Menanyakan tujuan.
  • Dari mana : Menanyakan asal.
  • Mengapa : Menanyakan alasan.
  • Kapan : Menanyakan waktu.
  • Berapa : Menanyakan jumlah.

Contoh :

a. Siapa yang menjadi juara lomba baca puisi? (Amita).
b. Di mana ia bersekolah? (Di SD Utama 01).
c. Kapan ayah akan berangkat ke Bandung? (Besok sore).
d. Mengapa anak itu menangis? (Karena bukunya sobek).
e. Berapa biaya pendaftaran lomba itu? (Lima ribu rupiah).

Buatlah kalimat tanya dengan jawaban di bawah ini! Kerjakan di buku tugasmu!
a. Di rumah sakit Bakti Husada.
b. Ke perpustakaan sekolah.
c. Dari Kota Makassar.
d. Karena lupa membawa pensil.
e. Pada hari Senin.
f. Bu Rina, guru Bahasa Indonesia.
g. Pesertanya lima puluh anak.