SD Kelas 4 Tema 9-3-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia

SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia.

Pembelajaran 3.

A. Sumber Energi Alternatif dan Pelestariannya.

Kebutuhan energi manusia hingga saat ini masih bersumber dan energi fosil, berupa minyak bumi dan batu bara. Minyak bumi dioIah menjadi berbagal bentuk bahan bakar minyak seperti bensin/premium, solar, bensol, dan minyak tanah. Bahan bakar minyakdigunakan sebagai sumber energi dan tingkat rumah tangga hingga industni. Batu bara sebagian besar digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri, térmasuk kebutuhan energi pada pembangkit listnik. Bahan bakar yang berasal dan sumber  energi fosil ml biasà disebut bahan bakarfosil.

Kebutuhan yang tinggi terhadap energi menjadikan eksplorasi terhadap sumber energi fosil sangat tinggi:
Penambangan minyak bumi dan batu bara dilakukan sangat intensif dan besar-besanan. Padahal potensi energi fosil tersebut sangat terbatas. Jika diambil dan digunakan terus menerus, sumber energi fosil (minyak bumi dan batu bara) dapat habis. Untuk mengadakan kembali sumber energi fosil memerlukan waktu yang sangat lama. OIeh karena itu, sumber energi fosil termasuk sumber daya energi yang tidak dapat diperbarui.

Jika kondisi tersebut tidak diantisipasi, suatu saat kita akan kekurangan energi atau biasa disebut krisis energi. Untukmengantisipasi kejadian tersebut sudah saatnya kita memanfaatkan potensi energi lain sebagai energi alternatif. Sumber energi alternatif berasal dan sumber energi terbarukan, yaitu energi matahari, panas bumi, angin, air, gelombang air laut, dan bahan bakar biomassa. Materi tentang energi alternatif sudah kamu peroleh pada Tema 2 semester 1. Kamu dapat membuka kembali untuk sekadar mengingat-ingat materi tersebut.

 

1. Matahari.

Matahani merupakan sumber energi utama bagi makhluk hidup di bumi. Matahari merupakan bola api raksasa yang di dalamnya berlangsung reaksi atom (reaksi nuklir) dan bahan-bahan penyusun matahari. Energi tersebut terpancar ke segala arah dalam bentuk radiasi matahari. Dalam radiasi ini terkandung energi panas dan energi cahaya yang dimanfaatkan oleh makhluk hidup di bumi.
Energi matahari dimanfaatkan manusia untuk berbagai keperluan seperti mengeringkan pakaian, mengeringkan hasil panen, mengeringkan produk kerajinan, dan membuat garam. Bagi tumbuhan, energi matahari digunakan untuk membantu proses fotosintesis. Bagi hewan, energi matahari digunakan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya.

Potensi energi matahari dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan energi. Untuk keperluan itu diperlukan alat berupa panel surya. Panel surya merupakan suatu alat yang terdiri atas rangkaian sel surya untuk menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik. Energi yang dihasilkan disimpan dalam baterai sebelum disalurkan sebagai energi listrik. Panel surya dapat dijumpai di atap-atap rumah penduduk, rumah sakit, dan hotel. Panel surya juga dapat dijumpai pada tiang lampu rambu lalu lintas, tiang lampu penerangan jalan, dan tiang pemancar.

 

BACA JUGA :   SD4.7.1 - SD Kelas 4 Tema 7 - Indahnya Keragaman di Negeriku - Sub Tema 1-6

2. Panas Bumi.

Panas bumi atau geotermal adalah energi panas yang dihasilkan dan dapur magma. Dapur magma merupakan bagian dan intl bumi. Magma merupakan lapisan batuan yang sangat panas. Magma seperti cairan batuan yang terus mendidih. Cairan magma akan terus mencari jalan keluar ke permukaan bumi. Jika magma berhasil keluar, akan membentuk gunungapi. Selain cairan juga dilepaskan energi panas. Melalui rekahan lempeng bumi, panas bumi akan bergerak ke atas. Jika berhasfl keluar, magma akan membentuk sumber air panas. Sebagian besar panas bumi terperangkap di lapisan kulit bumi.

Potensi energi panas bumi ini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik. Caranya dengan mengalirkan panas bumi (berupa uap air) untuk menggerakkan turbin-turbin pembangkit listrik. Turbin dihubungkan dengan generator yang akan menghasilkan listrik. Sebagian besar potensi energi panas bumi terdapat di lokasi lempeng tektonik. Pada lempeng tektonik biasanya dijumpai banyak gunung api. Di kawah gunung api biasanya terdapat sumber air panas.

3. Angin.
Angin merupakan udara yang bergerak. Angin terbentuk jika terjadi perbedaan tekanan udara. Angin akan bergerak dan daerah bertekanan udara tinggi ke daerah bertekanan udara rendah. Energi angin sudah digunakan manusia sejak zaman dahulu.
– Para nelayan memanfaatkan angin untuk menggerakkan perahu layar. Masyarakat perdesaan memanfaatkan angin untuk menggerakkan kincir angin.
– Kincir angin di negeri Belanda digunakan untuk memompa air di daratan dan mengalirkannya ke laut. Dengan kincir angin, negeri Belanda tidak tenggelam meskipun ketinggiannya berada di bawah permukaan laut.

– Potensi energi angin dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan ehergi listrik. Energi gerak angin dimanfaatkan untuk memutar kincir angin. Putaran kincir angin akan menghasilkan energi gerak yang dihubungkan ke generator. Generator akan membangkitkan energi listrik.

4.Air.
Aliran air mengandung energi yang dapat dimanfaatkann untuk berbagai keperluan. Aliran air dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga dan wisata, misalnya arung jeram. Masyarakat pedalaman memanfaatkan aliran air untuk mengangkut hasH hutan seperti batang kayu dan bambu ke kota. Selain itu, potensi energi air dapat digunakan uhtuk menghasilkan energi listrik melalul pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Pada skala besar, aliran air sungai ditampung dalam waduk dan disalurkan untuk menggerakkan turbin-turbin pembangkit listrik. Pada skala kecil, aliran air sungai digunakan untuk menggerakkan kincir air yang terhubung dengan generator. Pembangkit listrik mini ini disebut pembangkit listrik mikrohidro.

5. Gelombang air laut.

Gelombang air laut terbentuk oleh beberapa faktor, seperti perbedaan tekanan, angin, dan efek perputaran bumi (rotasi bumi). Gelombang air laut terjadi sepanjang waktu, tidak pernah berhenti. Di dalam gelombang air laut tersimpan potensi energi yang besar. Namun, hingga saat ini hanya sedikit negara yang sudah memanfaatkannya potensi energi tersebut. Energi gelombang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.

6. Energi Biomassa.
Energi biomassa merupakan energi yang tersimpan dan bahan organik makhluk hidup sepenti tumbuhan dan hewan. Energi biomassa ini berasal dan energi matahani yang disimpan dalam tubuh makhluk hidup. Energi biomassa dapat berupa tanaman energi, kayu, limbah pertanian, dan biogas.

a. Tanaman energi adalah tanaman yang berpotensi sebagai sumber energi. Contohnya jagung, singkong, gandum, rami, dan kedelai. Tanaman tersebut memang ditanam untuk diolah menjadi energi. Dan tanaman energi ini dapat dihasilkan biodisel dan bioetanol. Biodisel diperolah dari biji tumbuhan yang mengandung minyak. Contohnya biji jarak, bunga matahari, kelapa, kelapa sawit, kacang, dan kedelai. Biodisel dapat menggantikan solar. Bioetanol berasal dan tumbuhan yang mengandung pati. Contohnya tanaman singkong, ubi, jagung, dan sagu. Bioetánol dapat menggantikan bensin.

b. Kayu mengandung bahan organik yang dapat dibakar untuk menghasilkan energi. Energi
hasil pambakaran dapat digunakan untuk memasak, menghasilkan energi panas (api
unggun, perapian), dan menghasilkan energi gerak (kereta api uap). Dalam skala besar,
energi panas ini dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik. Contohnya pada pembangkit listrik tenaga uap.

c. Limbah pentanian merupakan sisa dan produksi pertanian, perkebunan, dan peternakan.
Limbah pertanian dapat berupa jerami, ampas tebu, sekam padi, batok kelapa, dan
kotoran hewan. Limbah pertanian dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi panas
dan listrik.

d. Biogas merupakan energi gas yang diperoleh dan penguraian kotoran hewan. Kotoran
hewan ini biasanya berasal dan sapi dan kerbau. lintuk membuat biogas diperlukan
kotoran hewan dalam jumlah besar. Kotoran hewan dimasukkan dalam lubang dan
dibiarkan untuk proses penguraian (fermentasi) secara alami. Dan proses penguraian
tersebut dihasilkan gas metan yang dapat ditampung sebagai biogas. Biogas ini dapat
. digunakan balk untuk memasak, sebagai pemanas, maupun membangkitkan listrik.
Hingga saat ini sumber energi alternatif belum banyak dimanfaafkan masyarakat. Ada beberapa
kendala untuk mengolah energi alternatif, seperti penggunaan teknologi modern dan biaya besar
Meskipun begitu, seiring menipisnya cadangan energi fosil pemánfaatan energi alternatif harus.
segera dilakukan. Dengan menggunakan energi alternatif, penggunaan energi fosil akan semakin
dihemat. Dampaknya, sumber energi fosil tidak akan segera habis.

Meskipun sumber energi alternatif tersedia sepanjang waktu, perlu juga dilakukan upaya pelestarian. Upaya pelestanian dilakukan dengan menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. Alam yang lestari akan menjamin makhluk hidup di dalamnya tidak punah. Hewan dan tumbuhan
dapat hidup dan berkembang biak dengan baik. Dengan demikian, ketersediaan makhluk hidup
sebagai sumber enengi alternatif akan tenjamin sepanjahg waktu.

Alam yang lestari dan seimbang akan menjamin proses-proses alam berjalan normal. Hutan
yang lestari akan menjamin siklus air berjalan normal sehingga sungai dan waduk tidak kering.
Ketersediaan air menjamin ketersediaan sumber energi alternatif dan energi air. Alam yang
lestari juga mengunangi nisiko terjadinya bencana alam. Bencana alam dapat merusak sumber – sumber energi, bangunan dan fasilitas pengolah enengi, serta mengganggu distribusi energi ke
masyanakat.

 

BACA JUGA :   SD3.Tema8.1.Bumi Bagian Dari Alam Semesta - Pembelajaran 3

B. Membuat Karangan dan Poster Bertema Energi Alternatif.

Manusia terus melakukan inovasi untuk menemukan energi alternatif. Usaha tersebut dilakukan untuk menghemat sumber energi di bumi yang semakin menipis jumlahnya. Energi alternatif yang kini mulai dikembangkan banyak orang adalah biogas. Bacalab_teks berikut!

Pemanfaatan Kotoran Sapi untuk Bahan Bakar Kampor Gas.

Kementerian Riset dan Tekndogi (Kemenristek) berkunjung Ice Agro Techno Park (ATP) di Palembang. ATP ditetapkan sebagai kawasan budi daya dan pusat uji coba iptek di bidang pertanian dan peternakan. Peternakan di kawasan tersebut meliputi sapi dan bebek.
Banyak kotoran ternak di kawasan AiR Kotoran ternak tersebut tidak dibuang begitu saja tanpa menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Guna memanfaatkan kotoran ternak tersebut, ATP mengubahnya sebagai bahan bakar kompor gas aiternatif. Bahan bakar yang memanfaatkan kotoran sapi tersebut disebut biogas.

Koordinator kegiatan ATP, Munandar, menjelaskan bahwa mereka memanfaatkan gas metana yang dikeluarkan oleh kotoran sapi. Menurut Munandar, gas metana (kotoran sapi) jika dimanfaatkan dengan baik mampu mengurangi 20 kali lipat gas CO2. Energi alternatif tersebut ramah Iingkungan, aman, dan tidak berbahaya.
Cecep Amin, salah seorang pekerja di ATP, menjelaskan bahwa kotoran sapi diolah dengan cara diaduk dan dimasukkan Ice tekmon (tabung). Selama satu minggu, tabung yang terhubung dengan slang atau pipa sudah bisa menyalakan api pada kompor khusus. Api yang dihasilkan tidak bisa lama menyala seperti pada tabung gas konvensional. Ia menambahkan diperlukan 10 kilogram kotoran sapi untuk menyalakan hingga 4 – 6 jam kompor.

Selain menghasilkan gas metana, kotoran sapi djuga digunakan untuk campuran pakan ikan, seperti lele dan patin. Kotoran sapi ditambah (halusan) jagung, ‘bongkol’ sawit dan dedak diolah untuk pakan lele dan patin. Kotoran sapi juga dimanfaatkan membantu untuk pupuk kompos yang digunakan di bidang pertanian.

 

BACA JUGA :   SD4.7.4 - SD Kelas 4 Tema 7 - Indahnya Persatuan dan Kesatuan dalam Keragaman. Proyek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *