Arsip Tag: buku

SD Kelas 6 – Ilmu Pengetahuan Alam 6 – BSE – Dwi Suhartanti

SD Kelas 6 – Ilmu Pengetahuan Alam 6 – BSE – Dwi Suhartanti

Daftar Isi :

Bab 1 Ciri Khusus Makhluk Hidup.
A. Ciri Khusus pada Hewan – 2.
B. Ciri Khusus pada Tumbuhan – 7.

Bab 2 Perkembangbiakan Makhluk Hidup.
A. Pertumbuhan dan Perkembangan – 14.
B. Perkembangbiakan – 18.

Bab 3 Keseimbangan Ekosistem.
A. Kegiatan Manusia yang Mengganggu Keseimbangan Ekosistem – 33.
B. Pemanfaatan Bagian Tubuh Hewan dan Tumbuhan – 36.
C. Hewan dan Tumbuhan Langka – 40.
D. Pelestarian Makhluk Hidup – 41.

Bab 4 Hantaran Panas pada Benda.
A. Perpindahan Panas – 48.
B. Konduktor Panas – 52.
C. Isolator Panas – 52.
D. Pemanfaatan Konduktor dan Isolator Panas – 54.

Bab 5 Perubahan Benda.
A. Penyebab Perubahan Benda – 60.
B. Memilih Bahan untuk Membuat Suatu Benda – 68.
Latihan Ulangan Akhir Semester I – 76.

Bab 6 Gaya dan Gerak
A. Hubungan antara Gaya dan Gerak – 80.
B. Hubungan antara Gaya dan Energi – 86.

Bab 7 Energi Listrik.
A. Listrik Statis – 94
B. Listrik Dinamis dan Rangkaian Listrik – 96
C. Sumber Energi Listrik – 99
D. Perubahan Energi Listrik – 102
E. Penggunaan Energi Listrik dalam Kehidupan – 104
F. Cara Menghemat Energi Listrik – 106

Bab 8 Tata Surya.
A. Tata Surya dan Matahari sebagai Pusatnya – 112.
B. Planet sebagai Anggota Tata Surya. – 114.
C. Komet, Asteroid, Meteoroid, dan Satelit – 118.

Bab 9 Gerakan Bumi dan Bulan.
A. Gerakan Bumi – 126.
B. Gerakan Bulan – 131.
C. Pengaruh Gerakan Bumi dan Bulan – 133.
D. Sistem Penanggalan – 137.
Latihan Ujian Nasional – 143.
Kunci Jawaban – 149.
Daftar Pustaka – 153.

Macam-macam Usaha dan Kegiatan Ekonomi di Indonesia – Materi Pelajaran SD Kelas 5

SD5 – Macam-macam Usaha dan Kegiatan Ekonomi di Indonesia.

A. Pendahuluan.
Coba ceritakan usaha apa saja yang ada di lingkungan tempat ting- galmu? Apakah ada orang yang menanam padi di lingkungan tempat tinggalmu? Apakah ada tetanggamu yang menjadi dokter? Apakah ada salon kecantikan di dekat rumahmu? Apakah tetanggamu ada yang mem- buka warung? Bertani, praktik sebagai dokter, membuka salon kecantikan, dan berdagang adalah bentuk-bentuk usaha atau kegiatan ekonomi. 

 

 

Dalam bab ini kamu akan mempelajari jenis-jenis usaha dan kegiatan ekonomi yang ada di negara kita. Setelah mempelajari bab ini diharapkan kamu memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi.
2. Menyebutkan macam-macam usaha yang ada di lingkungan sekitar.
3. Menyebutkan dan menjelaskan macam-macam usaha dan kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia.
Sebagai pembuka bahasan lakukan kegiatan berikut ini!

Tampak Kegiatan ekomoni berupa : peternakan, pertanian, dagang, nelayan.

 

B. Jenis-jenis Usaha Ekonomi.

Ada bermacam-macam usaha untuk mencukupi kebutuhan hidup. Pada bagian ini kita akan membicarakan pengertian kegiatan atau usaha eko-nomi, jenis-jenis usaha dalam kegiatan ekonomi, dan usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan yang dikelola kelompok.

1. Pengertian kegiatan ekonomi.

Kembali ke Kegiatan 1 di atas. Kegiatan-kegiatan yang kamu lihat dalam gambar tersebut termasuk kegiatan ekonomi. Untuk mencukupi kebutuhan-nya sehari-hari orang melakukan usaha yang berbeda-beda. Jenis usaha yang dijalankan orang sesuai dengan bakat dan keterampilan yang dimiliki. Dalam gambar Kegiatan 1, tampak kegiatan sebagai pedagang, nelayan, peternak, dan petani. Coba perhatikan kegiatan or- ang-orang di sekitar kamu, apa saja pekerjaan mereka?
Untuk apa orang bekerja? Pada dasarnya, orang mempunyai tujuan yang sama ketika bekerja, yaitu untuk mendapatkan uang atau penghasilan. Penghasilan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Maka kita dapat menyimpulkan apa yang dimaksudkan dengan kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Dalam kehidupan sehari-hari tak seorang pun dapat membuat semua barang yang dibutuhkannya. Oleh sebab itu ada kerja sama antara orang yang satu dengan orang lainnya. Kerja sama itu saling melengkapi. Ada orang yang bekerja sebagai petani yang memproduksi bahan pangan. Ada yang membuat pakaian untuk dijual dan diperdagangkan, dan seterusnya.

2. Jenis-jenis usaha dalam bidang ekonomi.
Tanah air kita kaya dan luas. Ada banyak potensi bidang usaha di ta- nah air kita. Berikut ini kita akan membahas aneka bidang usaha, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, pertambangan, perindustrian, perdagangan, dan pariwisata.

a. Pertanian.
Negara kita adalah negara agraris. Berbagai jenis tanaman dapat tumbuh. Hasil tanah pertanian Indonesia, antara lain padi, jagung, ubi, tembakau, kelapa sawit, karet, cengkeh, palm, kopi, cendana, kayu putih, lada, dan teh.
Upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dilakukan dengan cara in- tensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi. Mari kita pelajari apa maksudnya.

1. Intensifikasi Pertanian ialah upaya untuk meningkatkan hasil pertanian tanpa memperluas lahan pertanian yang telah ada. Upaya intensifikasi dilaku- kan dengan cara penggunaan pupuk, bibit unggul, pengairan, pe- meliharaan, dan penyuluhan. Intensifikasi lebih dikenal dengan nama pancausaha tani.
Untuk keperluan irigasi pertanian, pemerintah membangun waduk. Air yang ditampung di waduk dialirkan ke lahan pertanian. Di Bali, ada organisasi masyarakat yang khusus mengatur pengairan sawah yang disebut subak. Anggota subak adalah kelompok pemakai air.

2. Ekstensifikasi Pertanian adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan memperluas lahan pertanian. Perluasan lahan pertanian di Pulau Jawa sudah tidak memungkinkan lagi. Oleh karena itu, perluasan lahan per- tanian dilaksanakan di luar Pulau Jawa. Pemerintah melakukan kegiatan transmigrasi ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

3. Diversifikasi Pertanian adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan pertanian. Diversifikasi tanaman dilakukan agar pertanian tidak hanya menghasilkan satu jenis tanaman. Contoh diversifikasi pertanian adalah sistem tumpang sari yaitu menanam beberapa jenis tanaman secara bersamaan pada lahan yang sama. Misalnya, menanam secara bersama-sama ubi kayu, ke- delai, dan jagung. Diversifikasi dapat dilakukan di antara dua musim tanam atau pada satu musim secara bersamaan.

4. Rehabilitasi Pertanian adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbarui cara-cara pertanian yang ada atau mengganti tanaman tidak produktif lagi. Upaya-upaya ini misalnya memperbaiki sawah ta- dah hujan menjadi sawah irigasi, mengganti tanamannya sudah tua dengan tanaman baru, dan mengganti tanaman yang tidak mengun- tungkan dengan tanaman yang lebih menguntungkan.

 

b. Perkebunan.

Perkebunan merupakan usaha penanaman lahan dengan tanaman- tanaman keras. Ada dua macam perkebunan, yaitu perkebunan rakyat dan perkebunan besar. Perkebunan rakyat adalah perkebunan yang dikelola oleh rakyat. Perkebunan besar biasanya dikelola oleh pemerintah atau peru- sahaan perkebunan. Perkebunan besar biasanya menanam karet, kelapa, kelapa sawit, dan tebu. Hasil perkebunan ini lebih ditujukan untuk ekspor sehingga dapat menghasilkan devisa bagi negara.

Tanaman perkebunan dapat digolongkan ke dalam dua golongan, yaitu tanaman musiman dan tanaman tahunan.
1. Contoh tanaman perkebunan musiman atau berumur pendek adalah tebu, tembakau, dan rosela.
2. Contoh anaman perkebunan tahunan atau berumur panjang atau tahunan adalah teh, kopi, cengkeh, lada, karet, kelapa, dan kelapa sawit.
Usaha untuk meningkatkan hasil perkebunan dilakukan dengan cara pembukaan perkebunan baru, pemeliharaan tanaman perkebunan, pem- berian modal, kegiatan penyuluhan lapangan tentang perkebunan atau tanaman tertentu. Salah satu model pengembangan perkebunan adalah Perkebunan Inti Rakyat (PIR).

 

c. Peternakan.

Peternakan adalah usaha memelihara binatang peliharaan yang diambil manfaatnya. Usaha peternakan dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu peternakan hewan besar, peternakan hewan kecil, dan peternakan unggas.

1. Contoh peternakan hewan be- sar adalah peternakan sapi, kerbau, dan kuda. Peternakan hewan besar banyak dilakukan di daerah dengan padang rum- put yang luas. Contohnya di Nusa Tenggara Timur.
2. Contoh peternakan hewan kecil adalah peternakan kambing, domba, kelinci, dan babi.
3. Contoh peternakan unggas ada- lah peternakan ayam, itik, entok, dan burung.

Peternakan di Indonesia ada yang dikelola secara kecil-kecilan dan ada juga yang dikelola secara besar-besaran. Peternakan kecil-kecilan di- lakukan di rumah-rumah penduduk, contohnya peternakan ayam, kambing, kerbau, dan kelinci. Peternakan besar-besaran biasanya dilaksanakan oleh pemerintah dan pengusaha swasta.
Usaha peternakan menghasilkan daging, telur, susu, dan kulit. Peme- rintah membantu memajukan usaha peternakan. Upaya pemerintah me- majukan hasil peternakan, antara lain dengan memberikan bantuan bibit unggul, terutama untuk ternak sapi, menyediakan pakan ternak, mendirikan laboratorium penyelidikan penyakit hewan, dan memberikan penyuluhan kepada para peternak. Penyuluhan antara lain berupa penjelasan tentang cara-cara melakukan pembuahan buatan.

d. Perikanan.
Usaha perikanan dibedakan menjadi perikanan darat dan perikanan laut. Mari kita bahas lebih lanjut.

1. Perikanan darat adalah usaha memelihara dan menangkap ikan di per- airan darat. Perikanan darat meliputi perikanan air tawar dan perikanan air payau.
a. Perikanan air tawar diusahakan di sungai, danau, rawa, waduk, atau bendungan di lembah-lembah sungai dan empang, serta sa- wah yang digenangi air selama tanaman padi masih muda.
b. Perikanan air payau diusahakan di tambak-tambak yang terdapat di tepi pantai.

2. Perikanan air laut adalah usaha menangkap ikan di pantai atau di laut dan pembudidayaan ikan laut dalam tambak-tambak. Di Indonesia, usa- ha penangkapan ikan laut banyak dilakukan oleh nelayan tradisional. Lahan perikanan air laut di Indonesia sangat luas. Pada musim ikan hasil tangkapan para nelayan akan berlimpah ruah sehingga harga di pelelangan ikan akan merosot.
Selain ikan, laut juga mengha- silkan mutiara, udang, rumput laut, dan garam. Hasil-hasil itu digunakan untuk memenuhi keperluan pen- duduk dan sebagai bahan ekspor. Ekspor hasil laut Indonesia yang terkenal adalah udang. Produksi udang dilakukan dengan membuat tambak udang.

e. Kehutanan.
Hutan Indonesia sangat luas. Hasil-hasil hutan, antara lain kayu, rotan, damar, dan kemenyan. Selain hasil-hasil tersebut, hutan mem- punyai fungsi penting, yaitu menjaga keseimbangan alam. Pepohonan yang tumbuh di hutan membantu peresapan air ke dalam tanah. De- ngan demikian bisa menghindari terjadinya banjir. Selain itu, hutan menjadi tempat hidup serta ber- kembangnya berbagai satwa. Oleh karena itu, hutan tidak boleh dirusak dan harus diremajakan. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga agar hutan tidak rusak adalah mencegah penebangan liar dan mengadakan reboisasi atau peremajaan hutan.
Pusat pengolahan sumber daya hutan terutama kayu, terdapat hampir di setiap daerah. Pusat pengolahan kayu di Jawa terutama kayu jati terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Daerah penghasil kayu hutan adalah Kalimantan, Sumatera, dan Papua.

f. Pertambangan.
Indonesia memiliki berbagai macam mineral. Usaha untuk mengolah atau memanfaatkan mineral demi kesejahteran manusia disebut pertam- bangan. Mineral ini berada di dalam perut bumi. Untuk mendapatkannya perlu dilakukan penggalian atau penambangan.

Barang tambang dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Bahan tambang mineral logam. Contohnya adalah timah, bauk- sit, besi, nikel, tembaga, dan emas.
2. Bahan tambang bukan logam. Contohnya adalah keramik, be- lerang, gibs, dan marmer.
3. Bahan tambang sumber energi. Contohnya adalah minyak bu- mi, batubara, dan gas.

Pengolahan minyak bumi dan gas bumi Indonesia dilakukan oleh Pertamina (Perusahaan Tambang Minyak Nasional). Selain itu, di-lakukan oleh usaha patungan Indonesia dan negara Inggris, Amerika, dan Belanda melalui perusahaan Caltex, Stanvac, atau Arco.

Gas bumi terletak di atas minyak karena berat jenisnya lebih ringan. Gas bumi pertama-tama dibor, kemudian diproses untuk menjadi cair. Setelah menjadi cair, bahan ini dikenal dengan nama Liquitied Petroleum Gas (LPG atau dibaca elpiji).

Batubara berasal dari tumbuh-tumbuhan yang membatu dan terjadi dalam jutaan tahun. Persediaan batubara di negara kita sangat besar. Kebanyakan batubara di negara kita termasuk batubara muda. Batubara digunakan untuk bahan bakar dan keperluan industri, seperti:
1. peleburan bijih besi,
2. peleburan nikel,
3. bahan pembuat semen, dan
4. pembangkit tenaga listrik.

Ada dua jenis timah di Indonesia, yaitu timah putih dan timah hitam.
Timah digunakan untuk bermacam-macam keperluan, antara lain:
1. melapisi seng dan logam agar tidak mudah berkarat,
2. pembuatan tube,
3. mematri,
4. kertas timah, dan
5. peluru.

Tembaga telah lama digunakan manusia. Bijih tembaga dilebur terlebih dahulu sebelum diekspor. Tembaga diolah menjadi:
1. peralatan listrik,
2. kuningan, dan
3. Perunggu.

Logam emas merupakan cadangan kekayaan bagi suatu negara. Emas dan perak digunakan untuk membuat:
1. perhiasan seperti kalung dan cincin,
2. uang logam, dan
3. barang-barang barang kerajinan.

g. Perindustrian
Industri adalah usaha atau kegiatan untuk mengubah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau barang jadi. Bahan mentah berasal dari sumber daya alam. Industri dilakukan untuk meningkatkan mutu atau nilai suatu barang. Usaha industri dapat dilakukan oleh perorangan, kelompok, atau suatu perusahaan, baik pemerintah maupun swasta. Contoh industri adalah pengolahan ikan menjadi ikan kaleng, karet menjadi ban, dan sebagainya.

Industri dikelompokkan menjadi industri rumah tangga, industri kecil, industri sedang, dan industri besar.
Ciri-ciri industri kecil atau rumah tangga, antara lain:
1. dilakukan sebagai usaha sampingan,
2. menggunakan peralatan sederhana,
3. membutuhkan modal kecil, dan
4. memerlukan banyak pekerjaan tangan.

Ciri-ciri industri sedang antara lain:
1. modalnya relatif besar,
2. menggunakan peralatan dan teknologi modern,
3. menggunakan tenaga ahli dan teknisi terampil.

Ciri-ciri industri besar antara lain:
1. modal besar,
2. menggunakan peralatan berteknologi modern,
3. tenaga ahli berketerampilan tinggi,
4. memiliki organisasi kerja dan pembagian tugas yang jelas, dan
5. proses produksi dilakukan siang dan malam hari secara terus-menerus.

h. Perdagangan.
Perdagangan adalah kegiatan yang bertujuan menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Barang-barang yang diperdagangkan merupakan hasil-hasil pertanian, peternakan, perikanan, hutan, dan barang- barang hasil industri. Perdagangan muncul karena kemampuan manusia, daerah, atau negara menyediakan baran kebutuhan terbatas. Akibatnya, terjadi saling ketergantungan.

 

i. Pelayanan jasa pariwisata.

Para pedagang memperoleh keuntungan dari selisih harga ketika melakukan pembelian dan penjual- an. Berdasarkan jumlah barang yang diperjualbelikan, usaha perda- gangan dibedakan menjadi tiga, yaitu perdagangan golongan kecil, sedang, dan besar.
Selain perdangan antar peda- gang dalam satu negara, ada juga perdagangan antar negara. Kegiat- an perdagangan antarnegara di- sebut ekspor-impor. Ekspor adalah usaha mengirim dan menjual ba- rang keluar negeri. Impor adalah usaha memasukkan dan membeli barang dari luar negeri.

Pariwisata adalah kegiatan bepergian dari tempat tinggal ke tempat wisata dengan tujuan rekreasi. Orang yang melakukan pariwisata disebut wisatawan. Ada wisatawan Nusantara atau wisatawan domestik dan wisa- tawan manca negara (luar negeri).
Indonesia memiliki banyak sekali objek wisata. Objek wisata itu bisa berupa pemandangan alam maupun budaya. Objek wisata dapat berupa pemandangan alam dan budaya. Contoh objek wisata alam adalah pegu- nungan, pantai, danau, suaka alam, flora, dan fauna. Contoh objek wisata budaya adalah candi, upacara adat, dan kesenian daerah.

Usaha-usaha dalam bidang jasa pariwisata antara lain sebagai berikut.
1. Pengelola jasa penginapan seperti hotel dan losmen.
2. Industri dan penjualan barang-barang suvenir atau cinderamata.
3. Penyedia jasa pemandu wisata.
4. Penyedia jasa transportasi wisata.

 

3. Usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan yang dikelola kelompok.

Usaha-usaha dalam bidang ekonomi ada yang dikelola sendiri, dan ada juga yang dikelola secara berkelompok. Mari kita bahas lebih lanjut.

a. Usaha ekonomi yang dikelola sendiri

Usaha ekonomi yang dikelola perse- orangan atau diusahakan sendiri biasanya modalnya yang terbatas. Contoh-contoh usaha ekonomi yang dikelola perorangan antara lain sebagai berikut.

1. Usaha pertanian.
Kebanyakan usaha dalam bidang per- tanian dilakukan secara perseorangan. Usaha pertanian biasanya dilakukan dengan modal yang terbatas. Seorang petani biasanya mengolah dan meng- garap lahan yang terbatas. Hanya sedikit saja usaha pertanian yang dilakukan secara besar-besaran.

2. Industri kecil.
Industri-industri kecil yang berupa in- dustri rumah tangga biasanya dikelola secara perseorangan. Contoh industri kecil ini adalah usaha kerajinan, misal- nya industri pembuatan mebel seperti meja, kursi, lemari, industri keramik, kerajinan anyaman, tembikar, dan lain- lain.

3. Usaha perdagangan.
Usaha perdagangan yang dikelola seca- ra perseorangan biasanya perdagangan dalam jumlah kecil sampai menengah. Termasuk dalam usaha perdagangan antara lain: usaha membuka toko kecil, membuka warung, penjaja keliling, yang dikelola sendiri, bertani (1), industri pembuatan kompor (2), dan membuka bengkel (3). pedagang kaki lima, pedagang di lapak- lapak pasar, pedagang hasil bumi, dan lain-lain.

4. Usaha jasa.
Banyak usaha jasa yang dikelola secara perorangan. Contoh usaha jasa yang dikelola perorangan adalah: usaha salon, bengkel, foto kopi, tukang cukur, tukang pijit, dan lain-lain.

 

b. Usaha ekonomi yang dikelola kelompok.
Usaha ekonomi yang dikelola secara berkelompok adalah usaha yang dijalankan secara bersama-sama, baik dalam hal modal, pengelolaan, maupun dalam hal bagi hasil. Contoh usaha ekonomi yang dikelola secara bersama-sama, antara lain firma, CV, PT, BUMN, Perusahaan Daerah, dan Koperasi.

1. Firma.
Firma adalah perusahaan yang didirikan oleh sedikitnya dua orang. Biasanya pendiri firma adalah orang-orang yang sudah saling kenal. Setiap anggota firma mempunyai hak untuk bertindak atas nama firma. Risiko tindakan anggota firma ditanggung bersama.

2. CV (Commanditaire Vennotschaap/Persekutuan Komanditer).
CV adalah perusahaan yang didirikan oleh satu orang pengusaha atau lebih dengan modal dari pengusaha itu dan dari beberapa penanam modal. Pengusaha menjadi pimpinan perusahaan dan bertanggung jawab atas kelangsungan hidup perusahaan. Para penanam modal mempercayakan pengelolaan CV kepada pengusaha. Sebuah perusa- haan yang berbentuk CV bisa dikembangkan dari firma. Hal ini terjadi bila sebuah firma ingin mengembangkan usaha dan membutuhkan tambahan modal.

3. PT (Perseroan Terbatas).
PT adalah perusahaan yang modal- nya diperoleh dari penjualan sa- ham. Saham adalah surat berharga sebagai tanda keikutsertaan mena- namkan modal dalam perusahaan. Setiap saham memiliki nilai nomi- nal. Nilai nominal adalah nilai yang tercantum dalam saham. Saham diperjualbelikan di pasar modal. Pemilik saham akan mendapatkan deviden. Deviden adalah laba peru- sahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham.

4. BUMN (Badan Usaha Milik Negara).
BUMN atau perusahaan negara adalah perusahaan yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara. Ada tiga bentuk perusahaan negara, yaitu:
a. Perusahaan Jawatan (Perjan);
b. Perusahaan Umum (Perum); dan
c. Perusahaan Perseroan (Per- sero).

5. Perusahaan Daerah.
Perusahaan daerah adalah perusahaan yang modalnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Tujuan pendirian perusahaan daerah antara lain sebagai berikut.
a. Turut melaksanakan pembangunan ekonomi daerah dan pemba- ngunan ekonomi nasional.
b. Memenuhi kebutuhan rakyat dan menyediakan lapangan kerja dalam rangka menuju masyarakat adil dan makmur.
Perusahan daerah dipimpin oleh staf direksi yang jumah dan ang- gotanya ditetapkan dalam peraturan pendiriannya. Anggota staf direksi diangkat dan diberhentikan oleh Kepala Daerah atas persetujuan DPRD.

6. Koperasi
Koperasi adalah usaha bersama dalam bidang ekonomi. Kerjasama dalam koperasi berdasarkan prin- sip saling membutuhkan dan ke- samaan kebutuhan anggotanya. Di Indonesia ada lima bentuk kope- rasi, yaitu Koperasi Konsumsi, Koperasi Simpan Pinjam, Koperasi Produksi, Koperasi Jasa, dan Koperasi Serba Usaha.
a. Koperasi Konsumsi adalah koperasi yang menjalankan usaha penyediaan berbagai barang untuk memenuhi ke- butuhan sehari-hari, seperti beras, gula, sabun, minyak goreng, perkakas rumah tangga dan barang-barang elektronik. Tujuannya pembentukan koperasi konsumsi adalah memenuhi kebutuhan anggotanya akan barang- barang konsumsi dengan harga dan mutu yang layak.
b. Koperasi Simpan Pinjam atau Koperasi Kredit adalah koperasi koperasi yang bergerak dalam usaha simpanpinjam. Koperasi ini menerima simpanan dari anggota. Uang yang terkumpul disalurkan kepada anggota dalam bentuk pinjaman. Contoh Koperasi Sim- pan Pinjam adalah KUD, Bukopin, dan Bank Koperasi Pasar.
c. Koperasi Produksi adalah koperasi yang bergerak dalam bidang produksi barang-barang. Produksi barang-barang tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama ataupun sendiri-sendiri. Contoh Koperasi Produksi antara lain koperasi peternakan sapi, koperasi pengusaha tahu dan tempe, koperasi pengusaha batik, dan kope- rasi pertanian.
d. Koperasi Jasa adalah koperasi yang bergerak di bidang penyediaan jasa tertentu bagi para anggotanya maupun masyarakat umum. Contoh koperasi jasa adalah: koperasi angkutan, koperasi jasa au- dit, koperasi perumahan, koperasi asuransi, dan koperasi peng- urusan dokumen. Contoh Koperasi Jasa yang terkenal di Jakarta adalah Kopaja. Kopaja menyediakan jasa angkutan bagi warga ibu kota.
e. Koperasi serba usaha adalah koperasi yang menjalankan ber- macam-macam usaha, seperti menyediakan barang kebutuhan se- hari-hari, melayani simpan pinjam, melakukan usaha produksi, dan lain-lain.

 
d. Menghargai kegiatan ekonomi orang lain.

 

Untuk memenuhi kebutuhan hidup orang bekerja. Ada bermacam- macam usaha yang dilakukan manusia. Ada yang menjadi petani, nelayan, karyawan pabrik, pegawai negeri, pedagang, pengusaha, guru, polisi, jaksa, artis, tukang, dan lain-lain. Coba kamu sebutkan pekerjaan apa saja yang dilakukan oleh warga di sekitar tempat tinggalmu!

Pekerjaan atau usaha setiap orang dalam memenuhi kebutuhan hidup harus kita hargai. Bagaimana kita menghargai pekerjaan orang lain? Menghargai kegiatan atau usaha orang lain dapat kita lakukan dengan cara sebagai berikut.
1. Tidak menghina orang karena pekerjaannya. Misalnya, kita tidak boleh menghina seorang pemulung. Mengapa? Karena semua pekerjaan halal adalah pekerjaan yang mulia. Oleh karena itu kita harus menghargai pekerjaan setiap orang.
2. Tidak menggangu usaha orang lain.
3. Tidak iri terhadap keberhasilan usaha orang lain. Orang lain yang ber- hasil patut kita teladani.
4. Melakukan persaingan yang sehat dalam melakukan usaha yang sama. Misalnya, tidak boleh merusak harga untuk menarik pelanggan.
5. Jika sudah berhasil, kita sebaiknya membantu usaha orang lain.

 

C. Kegiatan Ekonomi di Indonesia.

Kamu sudah mengenal macam-macam usaha. Apa saja usaha atau kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia? Kita akan membahas macam- macam kegiatan ekonomi di Indonesia dalam bagian ini. Namun, sebelum itu, kita pelajari terlebih dahulu pengelompokan kegiatan ekonomi.

1. Pengelompokan kegiatan ekonomi
Berbagai macam jenis kegiatan ekonomi yang telah kita bicarakan di atas, dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu kegiatan produksi, kegiatan konsumsi, dan kegiatan distribusi.

1. Kegiatan produksi.

Apa kegiatan produksi itu? Perhatikan contoh-contoh berikut! Pak Manto seorang petani ka- ret. Mula-mula ia menyiapkan la- han untuk ditanami batang karet. Ketika pohon karet mulai tumbuh, ia merawat tanaman karetnya dengan menyiangi, memupuk, dan membasmi hama. Setelah sekitar tiga tahun, pohon karet siap dipetik hasilnya. Setiap pagi Pak Manto pergi ke kebunannya untuk menya- dap getah karet. Getah karet itu dikumpulkan. Akhirnya diperoleh getah karet mentah. Semua kegiat- an yang dilakukan Pak Manto itu disebut kegiatan menghasilkan barang-barang hasil perkebunan.

Setiap hari Bu Warsi menjahit baju dan celana. Baju dan celana itu ia jual ke pedagang. Kegiatan Ibu Warsi menghasilkan baju atau celana itu disebut kegiatan meng- hasilkan barang-barang konfeksi. Sementara baju atau celana hasil jahitannya disebut hasil produksi konfeksi.
Pak Rojak dan teman-temannya adalah nelayan. Mereka melaut, menjala ikan, menjemur ikan, dan mengasinkan ikan. Kegiatan mere- ka disebut kegiatan menghasilkan barang-barang hasil perikanan. Hasilnya, disebut hasil produksi nelayan.

Kita dapat mengatakan kegiatan Pak Manto, Ibu Warsi, dan Pak Rojak merupakan kegiatan produk- si. Mereka menghasilkan suatu barang. Jadi, produksi adalah se- mua kegiatan yang dapat mengha- silkan barang atau pun jasa. Sedangkan orang atau sekelompok orang yang menghasilkan barang/ jasa disebut produsen.

2. Kegiatan Konsumsi.

Kegiatanmu membeli makanan dan minuman di kantin sekolah meru- pakan kegiatan konsumsi. Demikian juga, ketika kamu memakai baju, sepatu, tas, jam tangan, kaus kaki, dan peralatan sekolah lainnya. Jadi, kegiatan konsumsi adalah kegiatan manusia memakai barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhannya. Orang yang memakai atau me- nikmati barang dan jasa disebut konsumen. Konsumen usaha trans- portasi, adalah penumpang. Usaha pariwisata konsumennya adalah para wisatawan. Coba kamu sebutkan siapa saja konsumen usaha- usaha ekonomi yang ada di sekelilingmu!

3. Kegiatan distribusi
Setiap hari kamu makan nasi, sayur dan lauk-pauk. Kita tahu bahan- bahan makanan itu tidak dihasilkan di kota besar, seperti Jakarta. Bahan-bahan itu dihasilkan di daerah lain. Beras yang kita makan sehari-hari mungkin berasal dari petani di Sukabumi, Karawang, dan  Jawa Tengah. Daging sapi mungkin berasal dari para peternak di Sumba. Barang-barang itu harus disampai- kan kepada konsumen di kota agar lebi berguna.
Karena lokasi produsen dan kon- sumen berbeda, maka perlu adanya kegiatan membawa, menyebarluas- kan, atau menyalurkan barang hasil produksi. Kegiatan itu disebut distri- busi. Jadi, distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Orang atau badan yang menjalankan kegiatan distri- busi disebut distributor.
 

2. Berbagai kegiatan ekonomi di Indonesia
Kamu sudah tahu bahwa kegiatan ekonomi dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut ini kamu akan melihat bagaimana ketiga hal itu dilakukan di Indonesia.
Produksi pertanian dihasilkan di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Hasil-hasil bumi digunakan untuk memenuhi kebutuhan atau dikonsumsi di dalam negeri. Sebagian lagi diekspor. Ekspor hasil pertanian menghasilkan devisa negara. Demikian pula dengan hasil perkebunan. Hasil perkebunan yang diekspor antara lain sebagai berikut.
1. Teh : Pematang Siantar, Ciamis, Sukabumi, Bandung Selatan, Dieng, dan Garut.
2. Karet : Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.  
3. Tembakau : Deli (Sumut), Temangung (Jateng), dan Besuki (Jatim).
4. Kopi : Sumatera, Jawa, Bali, Lampung, dan Sulawesi.
5. Lada : Lampung, Riau, Bangka, dan Kalimantan Barat.
6. Cengkeh : Sulawesi, Sumatera, Ambon, Seram, dan Minahasa.
7. Kelapa sawit : Sumatera dan Kalimantan.

Produksi peternakan di Indonesia terutama dihasilkan di Nusa Teng- gara, Sumatera, dan Jawa. Berikut ini daerah pembudidayaan ternak.
1. Sapi : Bali, Jawa, dan Madura.
2. Kerbau : Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.
3. Kuda : Sumbawa, Jawa, dan Sumatera Utara.

Berikut ini daerah-daerah penghasil kekayaan laut.
1. Garam : Jawa Tengah, Jawa Barat, Madura, dan Jawa Timur.
2. Ikan : seluruh pantai Indonesia seperti di Bagan Siapiapi Sumatera Utara, Laut Jawa, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Arafura.
3. Mutiara : Maluku, Lombok Barat, NTB, Pulau Sebuku Lampung.
4. Taman Laut : Banda, Bunaken di Sulawesi Utara.

Berikut ini daerah-daerah penghasil dan pusat pengolahan bahan tambang.
1. Minyak bumi: Pangkalan Brandan (Sumut), Dumai (Riau), Plaju (Sumsel), Balongan (Jabar), Cilacap (Jateng), Cepu (Jatim), Bontang (Kaltim), dan Sorong (Papua).
2. Gas alam : Arun (NAD) dan (Bontang Kaltim).
3. Timah putih : Pulau Belitung, Bangka, Singkep, dan Karimun.
4. Timah hitam : Kalimantan Timur dan Cirebon (Jawa Barat).
5. Batu bara : Bukit Asam (Sumsel), Umbilin (Sumbar), Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua.
6. Tembaga : Jambi, Jawa Barat, Sulawesi.

Barang-barang yang dihasilkan harus didistribusikan. Pendistribusian- nya menggunakan angkutan sederhana maupun angkutan modern. Contoh alat angkutan sederhana adalah gerobak dan perahu sampan. Contoh alat angkutan modern adalah truk, kereta api, kapal laut, dan pesawat terbang.

3. Mengunjungi salah satu tempat usaha.
Di sekitar tempat tinggalmu tentu ada kegiatan industri yang meng- hasilkan barang-barang yand dibutuhkan masyarakat. Ada bermacam- macam industri. Ada industri kecil, sedang, dan besar. Untuk menambah pengetahuan kalian tentang kegiatan produksi, kunjungilah salah satu tempat kegiatan produksi yang ada di lingkungan tempat tinggalmu! Lakukanlah kegiatan sesuai petunjuk Kegiatan 3 berikut.

Untuk mencukupi kebutuhan hidup, manusia harus bekerja. Ada bermacam-macam pekerjaan, misalnya bertani, menangkap ikan, sopir, guru, menjual makanan, menjadi pengacara, dan lain-lain. Semua ke- giatan yang dilakukan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup ini disebut kegiatan ekonomi.

Ada tiga bentuk kegiatan ekonomi, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang atau jasa. Distrisbusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke pemakai atau konsumen. Sedangkan konsumsi adalah kegiatan memanfaatkan barang dan jasa.

Rangkuman :

  • Untuk mencukupi kebutuhan hidup, manusia harus bekerja. Ada bermacam-macam pekerjaan, misalnya bertani, menangkap ikan, sopir, guru, menjual makanan, menjadi pengacara, dan lain-lain. Semua ke- giatan yang dilakukan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup ini disebut kegiatan ekonomi.
  • Ada tiga bentuk kegiatan ekonomi, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang atau jasa. Distrisbusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke pemakai atau konsumen. Sedangkan konsumsi adalah kegiatan memanfaatkan barang dan jasa.
  • Tanah air kita sangat luas dan kaya. Banyak potensi alam untuk membuka usaha. Ada bermacam-macam bidang usaha, antara lain dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutan- an, pertambangan, perindustrian, perdagangan, dan pariwisata.
  • Usaha pertanian menghasilkan padi, jagung, kedelai, ubi, dan sayur- sayuran dan hasil tanaman perkebunan. Hasil usaha pertanian dapat ditingkatkan dengan cara intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi. Tanaman perkebunan dibedakan menjadi dua, yaitu tanam- an perkebunan musiman dan tahunan.
  • Usaha peternakan dibedakan menjadi tiga, yaitu peternakan hewan besar, hewan kecil, dan unggas. Usaha peternakan banyak dilakukan di Nusa Tenggara, Jawa, dan Sumatera. Usaha perikanan dibedakan menjadi dua, yaitu perikanan darat dan perikanan air laut.
    Hutan menghasilkan berbagai jenis kayu dan rotan. Usaha-usaha yang memanfaatkan hasil hutan antara lain usaha pengolahan kayu, usaha pembuatan mebel, dan usaha kerajinan rotan.
  • Ada tiga jenis hasil pertambangan yaitu bahan tambang mineral logam, mineral bukan logam, dan sumber energi. Hasil-hasil tambang bisa diolah lebih lanjut untuk berbagai keperluan manusia.
  • Negara kita juga memiliki banyak objek wisata. Usaha dalam bidang pariswisata antara lain perhotelan dan jasa perjalanan wisata.

SD Kelas 5 Tema 1 Subtema 2 Manusia dan Lingkungan

SD Kelas 5 Tema 1 Subtema 2 Manusia dan Lingkungan.

Amatilah ilustrasi kedua gambar di atas, kemudian jawablah pertanyaan- pertanyaan berikut.

Tampak pada gambar seorang anak perempuan membicarakan seorang yang naik sepeda, dan yang lainnya naik sepeda motor.

1. Aktivitas pada gambar manakah yang menyehatkan? Yang menyehatkan adalah yang mengayuh sepeda. 

2. Benarkah Aktivitas manusia, seperti bersepeda, berjalan, berlari, dan lain- lainnya sangat dipengaruhi oleh kerja organ gerak manusia? Benar. 

 

Salah satu kegiatan yang disukai Beni saat hari libur adalah bersepeda menyusuri jalan pedesaan. Udara di pedesaan masih segar karena masih banyak pohon dan masih sedikit polusi. Kegiatan Beni ini tentunya dapat bermanfaat bagi kesehatan.

Dengan bersepeda rutin, semua organ gerak yang ada di tubuh dapat bekerja sebagaimana mestinya. Coba perhatikan, pernahkah badanmu terasa pegal dan kaku setelah duduk diam beberapa saat? Ya, karena pada saat duduk diam dalam waktu yang lama, organ-organ gerak pada tubuh tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Setelah mengayuh sepedanya beberapa saat, tibalah Beni di sebuah kebun sayur. Beni senang sekali. Ladang sayur luas terbentang laksana permadani hijau. Tanah yang semula dicangkul, dipupuk, dan dibuat bedeng, kini telah tertutupi sayur mayur yang siap dipanen. Yang terlihat hanyalah warna hijau.
Beni pun bergegas turun dari sepedanya dan menghampiri Pak Anto. Pak Anto adalah pemilik ladang sayuran. Pak Anto dibantu beberapa orang dalam mengerjakan ladangnya.
“Selamat pagi, Pak Anto. Sedang sibuk ya, Pak?” sapa Beni ramah. “Selamat pagi, Beni. Iya Beni, bapak sedang memanen sawi dan selada,”
jawab pak Anto.
“Bolehkah saya membantu, Pak?” pinta Beni.
“Oh, tentu saja boleh. Kebetulan sekali, ada satu karyawan Bapak yang sedang sakit. Jadi bapak masih kekurangan orang untuk memanen semua sayur ini,” jawab Pak Anto.

 

Bersepeda.

Bersepeda merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Sepeda bisa dikatakan sebagai alat transportasi darat yang murah, praktis, dan mudah dikendarai. Banyak orang memanfaatkan sepeda untuk pergi ke kantor, sekolah, pasar, dan lain-lain. Sepeda juga ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar minyak sehingga tidak menimbulkan polusi. Selain itu, dengan bersepeda juga dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh kita.

Bersepeda dapat mengencangkan otot-otot tubuh. Bersepeda tidak hanya melibatkan bagian kaki saja. Bahkan, banyak orang yang menganggap bersepeda hanya dapat mengencangkan otot-otot bagian betis dan paha saja. Namun sebenarnya, bersepeda merupakan latihan fisik yang hampir melibatkan setiap bagian tubuh. Selain memperkuat otot-otot bagian kaki dan paha, bersepeda secara rutin juga akan mengencangkan otot-otot bagian belakang, pinggul, dan lengan.
Jika bersepeda secara rutin, kesehatan jantung kita akan tetap terjaga. Selama bersepeda, jantung berdetak lebih cepat dari biasanya. Efek positif terhadap jantung ini tentunya juga akan membawa efek-efek positif lainnya seperti melancarkan peredaran darah dan oksigen. Dengan demikian kita bisa terhindar dari munculnya gangguan-gangguan yang berkaitan dengan jantung dan peredaran darah dalam tubuh.

Salah satu pilihan yang bijak untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh adalah dengan bersepeda. Bersepeda secara rutin dapat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Hal ini akan membuat kamu selalu bugar dan berenergi setiap harinya.
Bersepeda juga merupakan olahraga yang dapat membakar kalori dalam tubuh. Oleh karena itu, bersepeda dapat menurunkan berat badan. Timbunan lemak-lemak dalam tubuh kita yang menyebabkan kegemukan akan terbakar dan lambat laun akan hilang. Tubuh kita pun akan kembali menjadi ideal.

Oleh karena bisa membakar kalori dalam tubuh, maka bersepeda juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit diabetes. Penyakit diabetes disebabkan karena tingginya kadar gula dalam darah. Kadar gula dalam darah bisa tinggi karena gula (glukosa) yang kita konsumsi setiap hari dalam tubuh kita berubah menjadi kalori dan tidak mampu kita ubah menjadi energi. Timbunan kalori tersebut akan memicu meningkatnya kadar gula dalam darah. Adapun penyakit diabetes sendiri bisa menjadi penyebab munculnya penyakit-penyakit lainnya, seperti jantung, stroke, kulit, mata, ginjal, dan penyakit lainnya.

Manfaat bersepeda lainnya adalah mengurangi stres. Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa bersepeda merupakan kegiatan olahraga yang menyenangkan. Bersepeda memberikan hiburan tersendiri bagi kita. Pada waktu pagi dan sore hari untuk bersepeda sambil melihat- lihat indahnya pemandangan dan suasana sekitar cukup efektif untuk mengurangi stres.

Disarikan dari : www.artikelkesehatan99.com.

Baca dan pahami teks tentang bersepeda, kemudian ceritakan kembali isi teks tersebut kepada teman sebelahmu sesuai dengan bahasa dan pemahamanmu sendiri tanpa melihat buku.

 

Pembelajaran 2.

1. Kegiatan yang nampak pada gambar di atas adalah : bermain sepakbola, khususnya menendang bola ke arah gol, dan penjaga gawang berusaha menangkap bola tersebut.
2. Kegiatan di atas termasuk permainan yang menggunakan alat bola, dan anggota tubuh alat gerak.
3. Tempat yang aman untuk melakukan kegiatan tersebut adalah di lapangan sepak bolah, atau tanah lapang.
4. Apa saja yang harus dilakukan sebelum melakukan kegiatan tersebut? membawa bola, dan pemanasan sebelum bermain.

Selesai membantu mengemas selada, Beni membantu Pak Anto memanen kol. Hasil panen kali ini sangat bagus, bentuknya bulat dan besar.
“Alhamdulillah, Beni. Hasil panen kali ini sangat bagus,” sahut pak Anto. “Benar sekali, Pak. Bentuknya sudah seperti bola saja. Saya seperti ingin
menendangnya saja… he… he…. ” canda Beni. “Ah, bisa saja kamu ini, Ben,” sahut Pak Anto.
“Kamu senang bermain bola, ya?” tanya pak Anto.
“Ya, tentu senang, Pak. Saya jago menendang, menggiring, dan menerima umpan lho, Pak”, sahut Beni.

Permainan bola memerlukan banyak gerakan, seperti berjalan, berlari, menendang, dan melempar. Hampir semua bagian tubuh aktif. Tentunya hal ini mengharuskan semua organ gerak dalam tubuh, baik itu otot ataupun tulang, bekerja dengan baik.
Coba kamu amati aktivitasmu sehari-hari. Saat kita berjalan, mengapa kaki kita bisa bergerak? Mengapa juga tangan kita bisa berayun, memegang, dan menggenggam? Ya, kaki dan tangan kita bisa bergerak karena pada kaki dan tangan kita terdapat tulang dan otot. Tulang dan otot inilah yang bisa mengerakkan tangan dan kaki kita. Tangan dan otot merupakan alat gerak.
Organ gerak pada hewan dan manusia memiliki kesamaan. Alat-alat gerak yang digunakan pada manusia dan hewan ada dua macam yaitu alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Kedua alat gerak ini akan bekerja sama dalam melakukan pergerakan sehingga membentuk suatu sistem yang disebut sistem gerak.

Tubuh manusia, khususnya tangan dan kaki terdiri atas beberapa tulang. Nah, perhatikan gambar rangka tangan dan kaki berikut ini. Coba kenali dan tunjukkan nama tulang-tulang tersebut melalui gambar berikut.

Tulang pada Lengan Manusia :
• Tulang lengan atas,
• Tulang hasta,
• Tulang pengumpil,
• Tulang pergelangan tangan,
• Tulang telapak tangan.

Tulang pada Kaki Manusia :
• Tulang paha,
• Tulang kering,
• Tulang betis,
• Tulang tempurung lutut,
• Tulang pergelangan kaki,
• Tulang telapak kaki,
• Tulang jari kaki.

Nama Tulang Lengan Fungsinya.
– Tulang hasta
– Tulang atas
– Tulang pengumpil
– Tulang pergelangan tangan
– Tulang telapak tangan
– Tulang paha
– Tulang kering
– Tulang betis
– Tulang pergelangan kaki
– Tulang telapak kaki
– Tulang jari kaki

Nama Tulang Lengan Fungsinya.

– Tulang hasta : Tulang hasta atau tulang ulna bersama dengan jari-jari berfungsi dalam memungkinkan pergelangan tangan untuk memutar. Ulna adalah salah satu dari dua tulang yang membentuk lengan bawah. Ulna terletak di sisi berlawanan dari lengan bawah dari ibu jari, bergabung dengan humerus di ujung yang lebih besar untuk membuat sendi siku, dan bergabung dengan tulang-tulang karpal tangan di akhir yang lebih kecil.

Tulang lengan atas : Fungsi humerus (tulang lengan atas) adalah tempat menempel otot utama yang menggerakkan bahu dan siku. Ada beberapa otot yang menempel pada tulang humerus, termasuk pektoralis primer dan deltoid, yang membuatnya menjadi tulang penting untuk lengan dan gerakan bahu. Humerus terletak antara bahu dan sendi siku. Hal ini terhubung ke bahu di tulang belikat dan tulang ulna pada siku.

– Tulang pengumpil :  atau radius adalah tulang lengan bawah yang menyambungkan bagian siku dengan tangan di sisi ibu jari. Tulang pengumpil terletak di sisi lateral tulang hasta (ulna). Bentuk badan tulang pengumpil semakin ke bawah semakin membesar yang akan membentuk persendian pergelangan tangan.

– Tulang pergelangan tangan : 
Pergelangan tangan adalah sambungan antara lengan bawah dan telapak tangan. Pergelangan tangan yang pada dasarnya adalah dua baris kecil pendek tulang, disebut carpals, untuk membentuk sebuah rumah di sekitar sendi engsel.
Fungsi tulang pergelangan tangan manusia adalah :
– Untuk menghubungkan tulang jari (phalanges) dengan tulang pangkal tangan (carpals).
– Sebagai tempat menempel otot
– Sebagai alat gerak.

– Tulang telapak tangan : Fungsi dari tulang telapak tangan adalah sebagai penguat dan letak melekatnya otot yang berada di telapak tangan, selain itu sebagai pembentuk tangan jari dan di antara tulang terdapat sendi yang memungkinkan untuk jari dan tangan bergerak leluasa.
Letaknya berada di pangkal telapak tangan serta jari-jari tangan.

– Tulang paha : fungsi tulang paha ,
1) sebagai tempat produksi sel darah merah pada sumsum tulangnya,
2) merupakan tulang terbesar dan tulang terkuat dalam tubuh ,
3) sebagai penghubung tubuh bagian pinggul dan lutut
4) bersama lutut , tulang paha dapat membuat sendi condilar.

Tulang kering : Fungsi dari tulang kering atau tibia adalah sebagai penghubung lutut ke pergelangan kaki. Selain itu fungsinya adalah membentuk bagian dari kerangka kaki bagian bawah dan tulang ini sebagai pikulan terberat pada tubuh agar dapat tetap berdiri.

– Tulang betis : fungsi tulang betis adalah untuk menopang berat tubuh dan juga untuk mengatur gerak tubuh ketika berjalan.

– Tulang pergelangan kaki : Untuk memungkinkan gerak naik turun kaki, karena adanya sendi engsel;  Untuk melangkah dan dapat berjalan dengancara yang nyaman dan seefisien mungkin.

Tulang telapak kaki : fungsi tulang telapak kaki adalah untuk menopang berat tubuh dan untuk membantu mengatur gerak tubuh ketika berjalan , berlari, melompat

– Tulang jari kaki : fungsi jari kaki adalah membantu tubuh saat berjalan , berlari atau berdiri , agar tubuh tetap seimbang dan tidak terjatuh
jari kaki juga terus menyesuaikan diri dan berubah supaya tubuh tetap seimbang dan tidak terjatuh.

Fungsi organ gerak manusia sangat banyak. Hampir semua aktivitas manusia tidak bisa terlepas dari organ gerak, bukan hanya dalam sepak bola saja. Coba kamu sebutkan aktivitas manusia yang memanfaatkan kerja organ gerak!

Berbagai aktivitas dapat kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Semuanya itu tidak terlepas dari karunia Tuhan yang memberikan kelengkapan dan kesempurnaan fungsi bagian-bagian tubuh kita. Sudahkah kamu bersyukur atas itu semua? Bagaimana caramu bersyukur?

Membaca.

Penyandang Cacat yang Sukses.

Sidik lahir dengan kondisi yang memprihatinkan. Dia tak memiliki kedua kaki mulai dari pangkal paha. Boleh dibilang, tubuhnya hanya separuh. Sebelum menggunakan kursi roda, dia mengayunkan dua tangan guna menyeret tubuhnya untuk berjalan.

Meski tubuhnya tak sempurna, sejak kecil Sidik tidak pernah mau merepotkan orang lain. Ia selalu berusaha melakukan semua aktivitasnya sendiri. Dia juga tidak mau dipapah atau digendong.
“Saya tidak mau dikasihani orang. Saya ingin sukses bukan karena orang kasihan kepada saya, tetapi karena kerja keras saya,” katanya lugas.

Setelah bertahun-tahun bekerja di Yayasan Swa Prasidya Purna tetapi tidak menghasilkan materi berarti, Sidik memilih keluar dan mencari pekerjaan lain. Dengan bekal ijazah diplomanya, dia diterima di sebuah perusahaan kontraktor sebagai staf personalia. Tapi belum lama dia bekerja, krisis moneter tahun 1998 menghantam dan perusahaannya terpaksa tutup. Maka, dimulailah periode Sidik menjadi pengangguran. Tetapi, dia tak mau lama-lama menganggur, Sidik mulai mengikuti berbagai kursus keterampilan yang diadakan oleh Pemda DKI bagi penyandang cacat. Salah satu kursus yang memikat perhatian Sidik ialah kursus membuat kerupuk dari singkong.

Modalnya ketika itu sumbangan dari Pemda DKI sebesar satu juta rupiah. Bersama istrinya, Sidik kemudian memulai usaha membuat kerupuk dari singkong.
“Dulu belum ada merek, plastik pembungkusnya masih polos.” katanya.
Pada awal produksi dia memproduksi sekitar 100 bungkus kerupuk berukuran 2 ons dari bahan baku singkong sebanyak 10 kilogram.
“Namanya juga pertama, kerupuk dagangan saya baru habis setelah sebulan lebih,” katanya mengenang.
Namun kini, dari hanya mengolah 10 kilogram singkong, Sidik mengolah sedikitnya 50 hingga 100 kilogram singkong setiap bulannya.
Dia juga sudah memiliki merek lengkap dengan cap di pembungkus produknya.
“Saya beri nama merek Cap Gurame, ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan ikan gurame, tetapi gurame adalah singkatan dari Gurih, Renyah, Enak,” katanya tersenyum. “Kalau nanti ada uang lebih, merek ini saya mau patenkan.” tambahnya.
Beruntung, ada seorang pengusaha lokal yang melihat kegigihan Sidik dan akhirnya menyumbangkan sebuah sepeda motor untuk operasional usaha.
“Namanya juga tidak punya kaki, saya sempat bingung juga, bagaimana mengendarainya?” Tetapi Sidik tak kehilangan akal, dia mendesain motornya agar tuas perseneling dapat dioperasikan dengan tangan. Dengan bantuan tukang las, jadilah sebuah motor dengan tongkat besi tambahan yang ditempel di perseneling dan injakan rem. Tidak lupa dia juga menempelkan gerobak di sampingnya untuk mengangkut muatan.
“Motor itu benar-benar membantu mobilitas dan produktivitas usaha saya.” ujar Sidik.
Saat ini Sidik terus mengembangkan pemasaran produknya. Setiap hari dia masih berkeliling ke koperasi-koperasi atau warung di seluruh pelosok Ibukota. Bahkan saat Kabari mewancarainya, dua kali telepon selularnya berbunyi dari orang yang meminta agar pasokan kerupuk “Cap Gurame” segera dikirim.
Kini, dari hasil usahanya, Sidik mengantungi keuntungan berkisar 1 sampai 2 juta rupiah perbulan. Meski jumlahnya kecil, apa yang diperbuat Sidik termasuk luar biasa. Dengan keadaan yang terbatas, dia menjadi enterpreuner sejati. Meminjam rumusnya Pak Ciputra, pengusaha dan dosen mata kuliah enterpreunership, bahwa Indonesia membutuhkan sedikitnya 20 persen penduduknya menjadi enterpreuner, barulah menjadi negara makmur, maka Sidik telah memulainya bertahun-tahun lalu. Jelaslah, Indonesia membutuhkan orang-orang gigih seperti Sidik.

Sumber: https://abriantonugraha.wordpress.com.

Kamu telah membaca bacaan di atas, tentunya kamu pun telah mengetahui dan memahami isinya. Banyaknya informasi yang kamu dapatkan dari bacaan tergantung pada panjang dan bobot bacaan. Tentunya akan berbeda informasi yang kamu dapatkan antara membaca teks berupa karangan dengan membaca buku.

Asyik sekali ya, aktivitas membaca itu? Apalagi jika membaca sebuah buku secara menyeluruh. Pada saat membaca buku, sebenarnya isi dari sebuah buku sudah dapat kita terka atau prediksikan sebelumnya dengan melihat sampul atau cover buku tersebut. Karena memang sampul cover buku merupakan bagian buku yang berupa gambar ilustrasi yang bisa mewakili isi buku.
Cover atau sampul buku merupakan cerminan dari keseluruhan isi buku. Cover atau sampul merupakan bagian terluar dari buku yang terdiri atas dua sisi, yakni depan dan belakang. Kedua sisi ini saling mendukung dan melengkapi serta menguatkan isi dari buku.
Cover yang baik adalah yang bisa mempengaruhi dan menarik minat orang untuk membaca isi buku secara keseluruhan. Untuk itu, maka sebuah cover harus memenuhi unsur-unsur berikut.
1. Terdapat judul dengan pemilihan jenis huruf yang menarik dan mencolok.
2. Terdapat kalimat penjelas judul yang singkat dan mudah dipahami.
3. Terdapat nama penulis.
4. Terdapat identitas penerbit.
5. Menyertakan gambar yang menarik.
6. Terdapat sinopsi isi buku pada sisi belakang.
7. Terdapat identitas buku pada punggung buku.

 

Pembelajaran 3.

Indonesia merupakan bangsa yang dikaruniai Tuhan dengan sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah. Mulai dari keragaman potensi alamnya, sampai keadaan penduduknya.
Sudahkah semua itu dimanfaatkan secara bertanggung jawab?

Di sela-sela istirahat, Pak Anto dan Beni memerhatikan lingkungan alam sekitar. Di sebelah timur mengalir sungai dengan aliran airnya yang jernih dan deras. Di sebelah barat terbentang luas ladang sayur. Di sebelah utara berbaris perbukitan yang ditumbuhi berbagai pohon. Adapun di sebelah selatan berdiri tegak gunung tempat hidup berbagai tumbuhan dan satwa.
“Pak, saya merasa sangat beruntung lahir dan hidup di Indonesia. Tanahnya subur dan alamnya sangat kaya,” kata Beni
“Beni, kekayaan dan keberagaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia tidak sebatas sumber daya alamnya saja. Namun, juga kondisi kependudukannya. Jumlah penduduk Indonesia sekarang ini sekitar 254 juta jiwa. Penduduk tersebut tersebar hampir di 13.466 ribu pulau yang ada (menurut kepala Badan Informasi Geospasial), dari Sabang sampai Merauke. Masing-masing pulau atau wilayah memiliki beragam suku, adat, budaya, ras, agama, dan golongan. Dari sekian banyak penduduk tersebut juga terdiri atas beragam latar belakang pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya,” jelas Pak Anto.
“Wah, saya makin bangga jadi anak Indonesia,” sahut Beni.

Tampak pada peta Pulau Jawa dan Bali yang paling padat penduduknya, yaitu 600 – 1300 penduduk / km persegi. Disusul lampung dan nusa tenggara dengan kepadatan 200-600 pendudukan / km2.

 

1. Pulau manakah yang paling padat penduduknya di Indonesia? Jawab Pulau Jawa dan Bali.

2. Pulau manakah yang paling sedikit penduduknya di Indonesia? Jawab, Pulau Irian /  Papua.

3. Berapakah jumlah kepadatan penduduk Provinsi Lampung? 200-500 orang / km persegi.

4. Berapakah jumlah kepadatan penduduk Provinsi Papua Barat? <10 orang / km persegi.

5. Berapakah jumlah kepadatan penduduk Provinsi tempat tinggalmu? Pulau jawab  600 – 1300 penduduk.

Peta Sebaran Suku bangsa silakan lihat gambar.

Kamu telah mengamati dan memahami persebaran suku-suku bangsa di Indonesia melalui peta di atas. Sekarang sebutkan dan tunjukkan suku-suku yang mendiami pulau-pulau yang ada di Indonesia berikut.

Selain keberagaman suku bangsa, Indonesia juga dianugerahi keberagaman agama. Saat ini ada 6 agama yang diakui oleh pemerintah untuk dianut oleh masyarakat, yakni Islam, Kristen, Katholik, Buddha, Hindu, dan Konghucu. Adapun Islam menjadi agama dengan jumlah pemeluk terbesar di Indonesia.
Coba diskusikan dengan temanmu, daerah-daerah persebaran agama di Indonesia.

Wah, beragam sekali ya penduduk Indonesia. Untuk mengetahui keberagaman kondisi penduduk Indonesia bisa kamu mulai dengan mengamati lingkungan tempat tinggalmu.
Kamu dapat mengetahuinya dengan melakukan wawancara dengan orang tua, perangkat RT dan RW, Kepala Desa, ataupun tokoh masyarakat.
Lakukan wawancara dengan kelompok belajarmu.
Sebelum memulai wawancara lakukan dulu berbagai persiapan di antaranya:
1. tentukan tempat dan waktu wawancara,
2. tentukan korespondennya,
3. tentukan tugas masing-masing anggota,
4. tiapkan peralatan, dan
5. tusunlah pertanyaan-pertanyaan dengan baik.

Beni ingin sekali menjadi anak yang peduli terhadap lingkungan sekitar. Namun, Beni bingung ingin memulainya dari mana. Karena lingkungan tempat tinggalnya sangat beragam, baik dari sosial, budaya, agama, suku, profesi, maupun sumber daya alamnya. Walaupun demikian semua warga hidup dengan rukun. Mereka saling membantu, terutama dalam masalah-masalah yang berkaitan dengan kepentingan umum. Kepedulian mereka juga sangat tinggi apabila ada salah satu warga yang sedang mengalami kesusahan, seperti saat ada orang yang sakit, ada orang meninggal, dan lain-lain.

 

Bacaan : Kerukunan Umat Beragama di Indonesia.

Kerukunan umat beragama merupakan bentuk hubungan antarmanusia yang damai berkat adanya toleransi beragama. Toleransi beragama adalah suatu sikap saling mengerti dan menghargai tanpa adanya sikap membeda-bedakan dan mengecilkan umat agama lain.
Kerukunan umat beragama sangat penting bagi bangsa Indonesia untuk mencapai kesejahteraan hidup. Seperti yang telah kita ketahui bahwa Indonesia memiliki keragaman yang begitu banyak, salah satunya adalah agama. Meskipun mayoritas penduduk Indonesia memeluk agama Islam, namun ada beberapa agama lain yang juga dianut, yakni Buddha, Hindu, Kristen, Katholik, dan Konghucu. Setiap agama tentunya memiliki aturan masing-masing dalam menjalankan ajaran agamanya. Namun, perbedaan ini bukanlah alasan menjadi pemecah belah, namun justru menjadi pemersatu dan memperkaya nilai-nilai dalam masyarakat. Sebagai satu saudara dalam tanah air yang sama, kita harus menjaga kerukunan umat beragama agar bangsa dan negara kita tetap menjadi satu kesatuan yang utuh.
Tri Kerukunan Umat Beragama merupakan program yang dicanangkan pemerintah untuk menciptakan kehidupan beragama damai dan rukun. Program ini menghendaki adanya kerukunan antarumat beragama dalam satu agama (intern umat beragama), kerukunan antara umat beragama yang satu dengan agama lain, dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah munculnya konflik dalam kehidupan beragama.
Tri Kerukunan Umat Beragama bertujuan agar masyarakat Indonesia bisa hidup dalam kebersamaan, meskipun banyak perbedaan. Program ini harus diwujudkan agar tidak terjadi pengekangan dan pengurangan hak-hak dalam menjalankan ajaran agama, seperti dalam pendirian rumah ibadah, pelaksanaan ibadah dan hari besar keagamaan, serta penyiaran agama.
Tri Kerukunan Umat Beragama dimulai dengan kerukunan antarumat beragama dalam satu agama (intern umat beragama). Perbedaan pandangan dalam satu agama dapat memicu terjadinya konflik dalam agama itu sendiri. Oleh karena itu perbedaan pandangan ini haruslah diupayakan agar tidak saling merasa bahwa pandangannya adalah yang paling benar.

Tri Kerukunan Umat Beragama selanjutnya adalah kerukunan antarumat beragama yang memiliki pengertian kehidupan yang rukun antar masyarakat meskipun berbeda agama dan keyakinan. Dalam hal ini tidak terjadi sikap saling curiga mencurigai serta selalu menghormati agama masing-masing. Selain itu juga tidak saling memaksakan agama kepada orang lain.

Adapun Tri Kerukunan Umat Beragama yang terakhir adalah kerukunan antarumat beragama dengan pemerintah mengandung pengertian bahwa tiap-tiap umat beragama dapat bekerja sama dan bermitra secara baik dengan pemerintah dalam menjaga kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam hal ini para tokoh agama dan pemerintah sangat diperlukan perannya dalam mencari solusi yang baik tanpa merugikan pihak manapun.

Disarikan dari: www.fauzanazima.wordpress.com.

Penjaga kerukunan beragama merupakan perilaku yang baik yang harus dilakukan oleh siapa pun. Hal tersebut juga mencerminkan penerapan nilai- nilai luhur yang terkandung dalam sila Pancasila, terutama Sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

Pada hakikatnya Pancasila telah di bentuk melalui proses yang cukup panjang oleh para pendiri bangsa. Pancasila sebagai ideologi terbuka mencerminkan keterbukaan pemikiran yang mampu menerima segala iklim perubahan yang terjadi agar mampu melaksanakan nilai-nilai Pancasila yang luhur secara mendasar. Berikut diantaranya nilai-nilai luhur pancasila yang terkandung di dalam Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia:

1. Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa.

Nilai luhur yang tercermin dalam sila pertama Pancasila, yang mengandung sebuah keyakinan terhadap adanya Tuhan dengan sikap yang mencerminkannya, antara lain sebagaimana berikut.

  1. Bangsa Indonesia memberikan sebuah pernyataan bahwa memiliki sebuah kepercayaan dan ketakwaan serta keyakinan terhadap keberadaan Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Setiap warga negara Indonesia memiliki iman dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama yang diyakini serta kepercayaan masing-masing yang berdasarkan pada kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Meningkatkan sikap saling menghormati dan bekerja sama di antara umat beragama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa sebagai upaya menjaga keutuhan NKRI..
  4. Menciptakan kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam mengurangi dampak ketimpangan sosial di masyarakat.
  5. Agama dan juga kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan sebuah hubungan pribadi antara manusia dengan Tuhan, yang mencerminkan peran akhlak dalam pembentukan karakter bangsa.
  6. Menciptakan sikap saling menghargai kebebasan antar umat bergama dalam menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan serta kepercayaan masing-masing.
  7. Tidak memaksakan orang lain untuk memeluk atau pun meyakini suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan jalan kekerasan.

2. Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Nilai keluhuran yang terrefleksi di dalam sila kedua Pancasila yang menjadi landasan hukum persamaan kedudukan warga negara dalam negara Indonesia, sebagaimana berikut diantaranya.

  1. Memberi pengakuan serta mempertahankan kedudukan setiap warga negara memiliki harkat maupun martabat yang sama sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Mengakui adanya persamaan derajat, persamaan hak dan kewajiban warga negara secara mendasar pada setiap warga negara tanpa membedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, dan warna kulit yang bisa saja menjadi penyebab lunturnya Bhinneka Tunggal Ika.
  3. Meningkatkan sikap maupun perilaku untuk saling mencintai antara sesama manusia.
  4. Meningkatkan sikap maupun perilaku tenggang rasa dan toleransi maupun tepasalira dalam kehidupan sosial.
  5. Meningkatkan sikap adil serta tidak semena-mena terhadap orang lain yang dapat memicu pelanggaran hak warga negara.
  6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dengan cara gemar melaksanakan kegiatan kemanusiaan.
  7. Memiliki keberanian dalam membela kebenaran dan keadilan.
  8. Bangsa Indonesia merasa bahwa dirinya bagian dari seluruh umat manusia.
  9. Meningkatkan sikap untuk saling menghormati dan mampun bekerja sama dengan bangsa lain.

 

3. Sila Ketiga, Persatuan Indonesia.

Persatuan bangsa merupakan hal yang penting dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara, sebab bangsa yang besar ialah bangsa memiliki persatuan yang kokoh dari aspek manapun. Nilai luhur yang tercermin dalam sila ketiga ialah berkut diantaranya.

  1. Dapat menempatkan persatuan dan kesatuan serta kepentingan maupun keselamatan bangsa dan negara menjadi kepentingan pribadi dan juga golongan.
  2. Memiliki kesanggupan untuk rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara saat dibutuhkan.
  3. Menciptakan perasaan nasionalisme atau cinta kepada tanah air dan bangsa.
  4. Meningkatkan rasa bangga dalam berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  5. Menjaga ketertiban dunia yang berdasar pada perdamaian abadi serta keadilan sosial.
  6. Menciptakan serta meningkatkan persatuan Indonesia yang berdasar pada semboyan Bhineka Tunggal Ika.
  7. Meningkatkan hubungan sosial dalam kemajemukan bangsa demi menjaga persatuan dan kesatuan.

4. Sila Keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan

Nilai kerakyatan ialah berdasar pada ciri ciri demokrasi Pancasila yang memiliki nilai luhur dan tercermin melalui kehidupan bermasyarakat berbangsa maupun bernegara. Nilai nilai keluhuran dalam sila keempat amat penting sebagai membangun karakter bangsa di era globalisasi, sebagaimana berikut diantaranya:

  1. Sebagai seorang warga negara dan warga masyarakat, kedudukan warga negara dalam negara adalah sama dalam hal hak dan kewajiban.
  2. Dalam mengambil sebuah keputusan tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mengedepankan adanyan musyawarah saat mengambil sebuah keputusan demi kepentingan bersama.
  4. Musyawarah demi mencapai kemufakatan harus diisi oleh semangat kekeluargaan.
    Menghargai serta menjunjung tinggi setiap keputusan yang diperoleh dalam hasil musyawarah.
  5. Memiliki sebuah iktikad baik serta rasa tanggung jawab untuk menerima serta melaksanakan hasil keputusan dalam musyawarah.
  6. Di dalam pelaksanaan musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas segala kepentingan pribadi maupun golongan.
  7. Musyawarah dilaksanakan dengan menggunakan akal sehat yang sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  8. Setiap keputusan yang diambil dalam musyawarah haruslah dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. Serta menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia yang memiliki nilai-nilai kebenaran dan keadilan serta mendahulukan persatuan dan kesatuan demi kepentingan masyarakat luas.
  9. Memberi kepercayaan kepada wakil-wakil yang duduk dalam lembaga dewan perwakilan untuk melaksanakan permusyawaratan demi kepentingan rakyat.
    rs Link

5. Sila Kelima, Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Nilai keadilan sosial yang diperuntukan bagi seluruh rakyat Indonesia sangatlah penting dalam kaitannya penerapan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, yang tercermin dalam nilai nilai keluhuran dalam sila kelima, berikut penjelsannya :

  1. Meningkatkan perilaku serta perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sebuah sikap maupun suasana kekeluargaan dalam gotong royong di masyarakat.
  2. Meningkatkan perilaku yang berkeadilan terhadap sesama warga negara yang menunjukan sistem demokrasi di Indonesia.
  3. Mengatur keseimbangan antara hak maupun kewajiban dalam hubungan negara dengan warga negara.
  4. Menghargai hak yang orang lain miliki.
  5. Memberikan pertolongan kepada orang lain agar dapat berlaku adil bahkan pada diri sendiri.
  6. Menggunakan hak milik secara bijak dan bukan untuk hal-hal yang bertentangan dengan undang-undang maupun merugikan kepentingan umum.
  7. Menghargai hasil karya orang lain yang memiliki manfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
  8. Meningkatkan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan globalisasi yang merata dan berkeadilan sosial.

Pancasila menjadi pandangan hidup bangsa Indonesia, maka dari itu perilaku dan sikap masyarakatnya haruslah mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila. Meskipun demikian, sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari perilaku orang-orang sekitar kita yang tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

Berikut beberapa contoh perilaku yang tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila.

Di Sekolah Sekolah, Hal-hal yang tidak sesuai dengan Pancasila adalah :
• Memilih teman hanya yang kaya saja,
• Tidak mau meminjamkan peralatan sekolah kepada teman.
• Menyontek,
• Berkelahi,
• Tidak mau mengikuti upacara bendera,
• Mengejek teman.

Di Rumah, hal yang tidak sesuai dengan Pancasila :
•Tidak melaksanakan ibadah sesuai dengan agamanya,
• Tidak mau berbagi makanan dengan anggota keluarga yang lain,
• Bermalas-malasan,
• Membantah orang tua,
• Memaksakan kehendak kepada anggota keluarga,
• Berbohong.

Di Masyarakat, hal yang tidak sesuai dengan Pancasila  :
• Tidak mau menjenguk tetangganya yang sakit,
• Melarang orang lain melakukan peribadahan sesuai dengan agamanya,
• Minum-minuman keras dan berjudi,
• Tidak mau mengikuti kegiatan kerja bakti, ronda, dan rapat lingkungan,
• Suka pamer kekayaan,
• Mencuri,
• Menganiaya teman,
• Melakukan kekerasan.

Banyak faktor yang membuat bangsa Indonesia menjadi sebuah bangsa yang besar yang bisa disandingkan dengan bangsa-bangsa besar lainnya di dunia. Banyak faktor pula yang menjadikan kita semakin bangga menjadi warga negara Indonesia. Faktor-faktor tersebut antara lain sebagai berikut.
1. Nilai-nilai luhur yang hidup di tengah-tengah masyarakat.
2. Wilayahnya yang luas dan berupa kepulauan.
3. Letak geografis dan strategisnya.
4. Besarnya jumlah penduduk.
5. Beragamnya suku, agama, ras, dan golongan.
6. Beragamnya budaya, sosial, dan ekonomi.

Keberagaman yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia tidak terlepas dari pengaruh luasnya wilayah Indonesia. Wilayah Indonesia berupa kepulauan yang terdiri atas pulau besar dan kecil baik yang berpenghuni maupun yang tidak berpenghuni. Meskipun demikian, keberagaman ini bukanlah menjadi pemecah, justru menjadi pemersatu bangsa dengan berlandaskan Pancasila.

Dengan mempelajari kondisi kependudukan dan geografis alam Indonesia, kita makin bangga dan bersyukur menjadi warga negara Indonesia.
Sudahkah kamu mencintai bangsamu? Tuliskan sikap dan perilakumu yang menunjukkan bahwa kamu cinta tanah air.

Pembelajaran 4.

Kenampakan alam pada bentang alam Indonesia merupakan salah satu yang terlengkap di dunia. Kenampakan alam itu meliputi laut, pantai, dataran rendah, lembah subur, padang rumput, sungai, danau, bukit, pegunungan, hingga gunung. Lalu, kenampakan alam yang seperti apakah yang ada di wilayah tempat tinggalmu?

Beni dan Pak Anto masih beristirahat sambil menikmati suasana alam di sekitar ladang. Warna menghijau sejauh mata memandang. Udaranya pun bersih dan sangat segar. Membuat mereka betah beristirahat.

Sambil istirahat mereka berbincang-bincang tentang kekayaan alam yang dimiliki Indonesia. Kebetulan wawasan Pak Anto akan bentang alam Indonesia sangat luas. Beni pun antusias sekali menyimak setiap yang dijelaskan oleh Pak Anto.

Kenampakan alam adalah kenampakan yang ada di lingkungan, dimana kenampakan tersebut terbentuk akibat dari tindakan yang dilakukan oleh alam sendiri.

Tampak pada gambar Kenampakan Lingkungan Sawah, Lingkungan sawah termasuk lingkungan buatan dengan saluran irigasinya, lingkungan sawah buatan manusia tetapi dijaga agar masih sesuai dengan dengan alam aslinya. 

Kenampakan alam sungai dan danau adalah kenampakan alam asli, sedangkan bendungan merupakan kenampakan alam buatan.

Alam Indonesia dikenal sangat indah dan kaya akan berbagai sumber daya alam. Tidak heran jika banyak wisatawan dari berbagai negara tertarik dan datang ke Indonesia. Kegiatan pariwisata ini pun berkembang di sejumlah wilayah seperti Bali, Yogyakarta, Lombok, dan Raja Ampat di Papua, dan lain- lain sehingga mendatangkan keuntungan ekonomi yang tidak sedikit.
Tuhan telah menganugerahi negara ini berupa hutan, sungai, danau, gunung, pegunungan, lembah, dan padang rumput yang sangat memesona. Ingatlah keindahan dan kekayaan ini tidaklah semua negara memilikinya. Banyak negara yang sebagian wilayahnya hanya berupa padang pasir, hamparan es, atau padang rumput.
Kenampakan alam pada bentang alam Indonesia merupakan salah satu yang terlengkap di dunia. Laut, pantai, dataran rendah, lembah subur, padang rumput, sungai, danau, bukit, pegunungan, hingga gunung dapat ditemukan di Indonesia.
Bentang alam di Indonesia sangat bervariasi. Masing-masing wilayah memiliki karakteristik masing-masing yang membedakan dengan wilayah lain di Indonesia. Ayo, kenali negerimu lebih dekat lagi.

Bentang Alam Pulau Papua Secara Umum.

Pulau Papua adalah pulau berbatasan langsung dengan negara Papua Nugini. Pulau Papua merupakan bagian dari wilayah Indonesia timur. Pulau Papua juga merupakan pulau terbesar di Indonesia dan termasuk pulau terbesar kedua di dunia setelah Pulau Greenland.
Sebagian besar daratan Papua masih berupa hutan belantara. Lebih dari 71% wilayah Papua merupakan hamparan hutan hujan tropis yang sulit ditembus, karena terdiri atas lembah-lembah yang curam dan pegunungan tinggi. Puncak tertinggi di Indonesia berada di Papua, yakni puncak Jayawijaya, yang sebagian puncaknya ditutupi salju.

Nama Pulau dan Bentang Alam Secara Umum.

Bentang Alam meliputi : Gunung, Lembah, Bukit, Sungai, Dataran rendah, Pantai, dan sebagainya.

Pulau Jawa .

Pembahasan : bentang alam adalah suatu bagian geografi yang menjadi pemandangan alam atau daerah di permukaan bumi yang merupakan satu kesatuan.

bentang alam pulau jawa :

Jawa memiliki luas sekitar 139.000 km2 .

Gunung yang ada di pulau jawa banyak kira-kira Terdapat tiga puluh delapan gunung yang terbentang dari timur ke barat pulau ini, yang kesemuanya pada waktu tertentu pernah menjadi gunung berapi aktif. Adapun Gunung berapi tertinggi di Jawa adalah Gunung Semeru dengan krtinggian 3.676 m, sedangkan gunung berapi paling aktif di Jawa dan bahkan di Indonesia adalah Gunung Merapi dengan ketinggian 2.968 m.

Nama-nama gunung di pulau jawa , diantaranya :
Gunung Halimun 1089 meter di Kabupaten Garut.
Gunung Bangkok 1144 meter di Kabupaten Tasikmalaya.
Gunung Gunung Kancana 1233 meter di KabupatenCianjur.
Gunung. Limbung 1250 meter di Kabupaten Garut.
Gunung Arjuno 3329 meter di Kabupaten Malang.
Gunung Lawu 3265 meter di Kabupaten Ngawi.
Gunung Kelud 1781 meter di Kabupaten Blitar.
Gunung Bromo 2393 meter di Kabupaten Probolinggo.
Gunung Merapi 2911 meter di Kabupaten Klaten.
Gunung Merbabu 3,142 meter di Kabupaten Boyolali.

Sungai yang ada di bentang alam pulau jawa juga banyak , namun Sungai yang terpanjang ialah Bengawan Solo, yaitu sepanjang 600 km. Sungai ini bersumber di Jawa bagian tengah, tepatnya di gunung berapi Lawu. Aliran sungai kemudian mengalir ke arah utara dan timur, menuju muaranya di Laut Jawa di dekat kota Surabaya.

Adapun sungai yang ada di pulau jawa diantaranya  :
– sungai Ci Asem sumber dari gunung Segalagerang bermuara di Teluk Ciasem; Laut Jawa melintasi ciasem,

Tanjung, di pulau jawa terdapat banyak tanjung , kira” ada 28 tanjung , diantaranya yang terkenal adalah :
-Pada Propinsi DKI Jakarta di Daerah Jakarta Terdapat Tanjung Priok
-Pada Propinsi Jawa Timur di Daerah Surabaya Terdapat Tanjung Pangkah atau tanjung perak
-Pada Propinsi Jawa Timur di Daerah Banyuwangi Terdapat Tanjung Capil

Lembah adalah daerah yang rendah di antara dua tempat yang lebih tinggi.
Lembah di kiri kanan gunung di sebut Ngarai.

Lembah yang terdapat di pulau jawa :
1) Lembah Grand Canyon, Jawa Barat,
Lembah ini terletak di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.
2) Lembah Cilengkrang, Jawa Barat,
Lembah Cilengkrang adalah salah satu objek wisata alam yang berada di Desa Pejambon, Kecamatan Karamatmulya, Kabupaten Kuningan.
3) Lembah Dieng, Jawa Timur,
Lembah Dieng, yang terletak di Jl. Wisata No. 99 Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
4) Lembah Bendo
Lembah Bendo terletak Jl.Kaliurang KM 22 Dusun Bendosari (Sleman)

Dataran tinggi adalah dataran yang terletak pada ketinggian di atas 700 m dpl.
dataran rendah adalah hamparan luas tanah dengan tingkat ketinggian yang di ukur dari permukaan laut adalah relatif rendah (sampai dengan 200 m dpl).

Dataran tinggi yang ada di jawa timur , jawa tengah dan jawa barat :
1) Dataran Tinggi Kidul di Jawa Timur.
2) Dataran Tinggi Malang di Jawa Timur.
3) Dataran Tinggi Tengger di Jawa Timur.
4) Dataran Tinggi Grobongan di Jawa Tengah.
5) Dataran Tinggi Magelang di Jawa Tengah.
6) Dataran Tinggi Sumedang di Jawa Barat.
7) Dataran Tinggi Priangan di Jawa Barat.
8) Dataran Tinggi Cianjur di Jawa Barat.

Jadi kota yang termasuk dataran tinggi adalah kota : Cianjur , Priangan , Sumedang , Magelang , Grobogan , tengger , malang , batu , pandaan

Dataran rendah yang ada di jawa timur , jawa tengah dan jawa barat :
1) Dataran rendah Madiun
2) Dataran rendah pantai utara jawa barat
3) Dataran rendah Surakarta

Kota yang masuk dataran rendah di jawa diantaranya : Surabaya , Sidoarjo , Madiun , Gresik , Lamongan , Babat , Rembang , Pati , Juwono, Surakarta ,ngawi , blitar , pacitan, anyer, balai kambang malang , peh pulo malang , banten , kaliurang, tuban, banyuwangi yang dekat pantai , kebumen , kukup jogja, jepara yang dekat pantai ombak mati , atau jepara yang dekat pantai kartini, dan masih banyak lagi kota yang termasuk dataran rendah , biasanya kota yang berada di pesisir pantai

Bentang Alam Pulau Sumatera.

Gunung :
Gunung Kerinci, Sumatera Barat dan Jambi (3.805 m) (tertinggi di Sumatera, kedua di Indonesia dan gunung berapi tertinggi di Indonesia).
Gunung Bandahara, Aceh (3.030 m).
Gunung Burni Telong, Aceh (2.600 m).
Gunung Geureudong, Aceh (2.885 m).
Gunung Leuser, Aceh (3.404 m).
Gunung Perkison, Aceh (2.828 m).
Gunung Seulawah Agam, Aceh (1.726 m).
Gunung Sibayak, Sumatera Utara (2.212 m).
Gunung Sibuaten, Sumatera Utara (2.457 m).
Gunung Sinabung, Sumatera Utara (2.475 m).
Gunung Sorik Marapi, Sumatera Utara (2.145 m).
Gunung Ambun, Sumatera Barat (2.060 m).
Gunung Kelabu, Sumatera Barat (2.179 m).
Gunung Mande Rabiah, Sumatera Barat (2.430 m).
Gunung Marapi, Sumatera Barat (2.891 m).
Gunung Pasaman, Sumatera Barat (2.190 m).
Gunung Rasan, Sumatera Barat (2.039 m).
Gunung Sago, Sumatera Barat (2.261 m).
Gunung Singgalang, Sumatera Barat (2.877 m).
Gunung Talamau, Sumatera Barat (2.913 m).
Gunung Talang, Sumatera Barat (2.572 m).
Gunung Tambin, Sumatera Barat (2.271 m).
Gunung Tandikat, Sumatera Barat (2.438 m).
Gunung Dempo, Sumatera Selatan (3.159 m).
Gunung Seblat, Bengkulu (2.383 m).
Gunung Daik, Kepulauan Riau (1.165 m).
Gunung Jantan, Kepulauan Riau (700 m).
Gunung Ranai, Kepulauan Riau (1.035 m).
Gunung Krakatau, Lampung (0.813 m).
Gunung Pesagi, Lampung (2.262 m)
Gunung Rajabasa, Lampung (1.281 m)
Gunung Seminung, Lampung (1.881 m)
Gunung Tanggamus, Lampung (2.102 m)

–  Lembah di Sumatera :  Ngarai sianok, Lembah anai, Lembah harau.

– Bukit di Sumatera :
Dataran Tinggi Alas di Provinsi Aceh,
Bukit Pasai di Aceh,
Dataran Tinggi Batak di Provinsi Sumatera Utara,
Bukit Miinangkabau di Provinsi Sumatera Barat,
Bukit Kerinci di Provinsi Sumatera Barat,
Dataran Tinggi Rejang di Provinsi Bengkulu,
Bukit Lebong di Bengkulu,
Bukit Barisan di Bengkulu.

– Sungai di Sumatera:

Batang Anai.
Batang Arau.
Batang Agam.
Batang Ombilin.
Batang Selo.
Batang Tabik.
Batang Kuantan.
Batang Kasang.
Batang Sinamar.
Batang Hari.
Batang Tarusan.
Batang Alahan Panjang.
Batang Sangir.
Batang Pasaman.
Batang Kinali.

Sumatera Selatan
Sungai Komering.
Sungai Keruh.
Sungai Lakitan.
Sungai Lematang.
Sungai Mesuji.
Sungai Musi.
Sungai Ogan.
Sungai Rambang.
Sungai Rawas.

Sumatera Utara :
Sungai Angkola.
Sungai Asahan.
Sungai Belawan.
Sungai Singkuang.

NAMA-NAMA GUNUNG

1. Gunung Leuser (3423 mdpl).
2. Gunung Kerinci (3800 mdpl).
3. Gunung Marapi (2891 mdpl).
4. Gunung Singgalang (2877 mdpl).
5. Gunung Sinabung (2451 mdpl).
6. Gunung Sibayak (2094 mdpl).
7. Gunung Dempo (3173 mdpl).

NAMA-NAMA DANAU DI SUMATERA :
Danau Laut Tawar jenis Tektonik.
Danau Toba jenis Vulkanik / tektonik.
Danau Maninjau jenis Kaldera.
Danau Diatas jenis Tektonik.
Danau Dibawah jenis Tektonik.
Danau Singkarak jenis Tektonik.
Danau Gunung Tujuh jenis Kaldera.
Danau Kerinci jenis Tektonik / vulkanik.
Danau Ranau jenis Tektonik / vulkanik.

Dataran rendah Sumatera :

– Bagian timur Sumatra adalah sebagian besar berupa hutan rawa dan merupakan dataran rendah yang sangat luas yang merupakan dataran terpanjang yang tertutup rawa di daerah tropik di Asia Tenggara. Wilayah ini selalu mengalami perluasan sebagai hasil pengendapan material yang terbawa oleh aliran sungai dari sayap Timur Zone Barisan.

– dataran rendah di Sumatera Utara yaitu Melaboh dan Singkel/Singkil dengan lebar ±20 km. Sisi timur dari pantai Sumatra ini terdiri atas lapisan tersier yang sangat luas yang berbukit-bukit dan merupakan tanah rendah aluvia

Pantai di Sumatera.

1. PANTAI LAMPUUK, NANGROE ACEH DARUSALLAM.
2. PANTAI SORAKE, SUMATERA UTARA.
3. Pantai Rupat di Riau.
4. BINTAN, KEPULAUAN BINTAN.
5. KEPULAUAN MENTAWAI, SUMATERA BARAT.
6. PULAU BERHALA, TANJUNG JABUNG TIMUR, JAMBI.
7. PANTAI TANJUNG TINGGI, KEPULAUAN BANGKA BELITUNG.
8. PANTAI PANJANG, BENGKULU.
9. PANTAI TAPAK TUAN, SUMATERA SELATAN.
10. PANTAI PASIR PUTIH, LAMPUNG.

Bentang Alam di Pulau Kalimantan.

#bentang alam berupa gunung dan pegunungan di kalimantan selatan = Gunung Halau -halau, Gunung pamatun, Pegunungan meratus.

#bentang alam berupa sungai di kalimantan selatan = sungai barito, sungai kuin, sungai martapura, sungai tabalong, sungai kayutangi

#bentang alam berupa pulau di kalimantan selatan = pulau Alalak, pulau Anyar, pulau Bakumpai, pulau Bakut, pulau Datu, pulau Kaget , pulau Kembang , pulau Kelayan, pulau Lari-larian, pulau Laut dll.

#bentang alam berupa pantai di kalimantan selatan = pantai Batakan , pantai Angsana , pantai Pagatan , pantai swarangan.

Bentang Alam di Sulawesi .

( Pulau Sulawesi )
1. Gunung :
-Klabat
-Soputan
-Lokon
-Karangetang
-Latimojong
-Mahawu
-Mekongga
-Ambang
-Tondano
-Tumpu

2. Lembah di Sulawesi :
– Bada,
– Ramma,
– Megalitikum Besoa,

3. Bukit di Sulawesi:
– Luwu,
– Bone,

– Barui,
– Dataran Tinggi Waji,
– Dataran Tinggi Penreng,
– Dataran Tinggi Bingkoku.

4. Sungai di Sulawesi :
– Girirang,
– Karana,
– Malasa,
– Mandar,
– Batui,
– Buol,
– Poso,
– Ayong,
– Bone.

5. Dataran rendah di Sulawesi :
– Maros,
– Barru,
– Pangkep,
– Bulukumba,
– Selayar,
– Bantaeng,
– Jeneponto,
– Gowa,
– Ujungpandang.

6. Pantai  di Sulawesi :
– Pulisan,
– Malalayang,
– Talise,
– Tanjung Bira,
– Losari,
– Dato,
– walengkabola,
– Kamali,
– Lakeba,
– Nirwana.

( Pulau Papua)
1. Gunung  di Papua :
-Idenburg,
– Dom,
– Derabaro,
– Yamin,
– Yaramamafaka,
– Redoura,
– Togwomeri,
– Foja.

2. Lembah  di Pulau Papua :
– Lembah Baliem.

3. Bukit di Pulau Papua :
– Bukit Arfak, 
– Dataran Tinggi Charles Louis,
– Dataran Tinggi Jaya Wijaya,
– Dataran Tinggi Sudirman,

4. Sungai di Pulau Papua :
– Warenoi,
– Torasi,
– Sircanden,
– Noordwese,
– Merauke,
– Mayu,
– Baliem,
– Bian.

5. Dataran rendah :
– Pesisir Selatan Papua,
– Pesisir Arafura,
– Pesisir Trans-Fly,
– Pesisir Teluk Papua.

6. Pantai :
– Yen Beba,
– Bakaro,
– Kaironi,
– Pantai Pulau UM,
– Pantai Teluk Triton,
– Pantai Pulau Venue,
– Pantai Tanjung Kasuari,
– Harlem,
– Raja Ampat.

( Kepulauan maluku )
1. Gunung di Kepulauan Maluku :
– Gamsunoro,
– Kapalamadan,
– Sahuwai,
– Waloolon,
– Hiri,
– Dukono.

2. Lembah di Kepulauan Maluku:
– Aliamato,
– Argo.

3. Bukit di Kepulauan Maluku:
– Bukit Durian,
– Bukit Foramadiahi,
– Bukit Tidore.

4. Sungai di Kepulauan Maluku:
– Yalua,
– Togorala,
– Sarafo,
– Sapulawa,
– Ruate,
– Castelo.
– Apu.

5. Dataran rendah di Kepulauan Maluku:
– Dat.Rendah wilayah ambon pesisir pantai,
– Dat.Rendah wilayah kabupaten Maluku Tenggara,
– Dat.Rendah di Pulau Seram bagian Timur.

6. Pantai di Kepulauan Maluku:
– Liang,
– Natsepa Beach,
– Sopapei,
– Ora,
– Jikumerasa,
– Ngurtafur.

( Pulau Bali )
1. Gunung di Pulau Bali:
– Agung,
– Batur,
– Bratan,
– Egon,
– Patuha,
– Merbuk.

2. Lembah di Pulau Bali:
– Pantunan
– Tukad Melangit

3. Bukit di Pulau Bali:
– Abah,
– Buluh,
– Lingga,
– Jambul,
– Sambong,
– Canggah.

4. Sungai di Pulau Bali:
– Melangit,
– Oos,
– Yeh Empas,
– Balian,
– Telaga Waja,
– Unda,
– Badung,
– Ayung,
– Petanu,
– Penet.

5. Dataran rendah di Pulau Bali:
– Tabanan,
– Gianyar,
– Buyan,
– Batur,
– Buleleng.

6. Pantai di Pulau Bali:
– Nusa Dua Bali,
– Kuta Bali,
– Jimbaran,
– Pandawa,
– Sanur,
– Karma Kandara,
– Tanah Lot.

( Kepulauan Nusa Tenggara )
1. Gunung di Kepulauan Nusa Tenggara :
– Kelimutu,
– Egon,
– Rokatenda,
– Lewotobi,
– Rinjani,
– Tambora.
– Sirung.

2. Lembah di Kepulauan Nusa Tenggara ;
– Rinjani,
– Hijau Lombok,
– Paundoa,
– Bola Palelo,
– Jerebu’u.

3. Bukit di Kepulauan Nusa Tenggara :
– Batu Hidung,
– Mando’o,
– Merese,
– Pengasingan,
– Cinta.

4. Sungai di Kepulauan Nusa Tenggara :
– Wano kaka,
– Tuasene,
– Powu,
– Kau Bele,
– Bukapiting,
– Waikomo,
– Bama.

5. Dataran rendah di Kepulauan Nusa Tenggara :
– Lombok,
– Sumbawa,
– Flores.

6. Pantai di Kepulauan Nusa Tenggara :
– Pink Beach,
– Selong Belanak,
– Senggigi,
– Gili Trawangan,
– Sekotong,
– Koka,
– Mandorak.

Bentang alam wilayah Indonesia yang bervariasi tidak terlepas dari keadaan iklim di Indonesia. Iklim adalah keadaan rata-rata cuaca pada suatu wilayah dalam jangka waktu yang relatif lama. Adapun cuaca adalah keadaan suhu udara, tekanan udara, curah hujan, angin, dan sinar matahari pada waktu pendek dan tempat tertentu.
Letak astronomis Indonesia yang berada di wilayah tropis membuat Indonesia beriklim tropis. Ciri iklim tropis adalah suhu udara yang tinggi sepanjang tahun, dengan rata-rata tidak kurang dari 180C, yaitu sekitar 270C Di daerah tropis tidak ada perbedaan yang jauh antara suhu pada musim hujan dengan suhu pada musim kemarau. Ciri iklim tropis lainnya adalah lamanya siang dan malam hampir sama, yaitu 12 jam.

Selain iklim, tanah, dan air yang merupakan faktor abiotik, ada juga faktor biotik yang mempengaruhi kaya dan beragamnya flora dan fauna di Indonesia, yakni manusia. Manusia dengan ilmu dan pengetahuan serta teknologi yang dimilikinya dapat mengembangkan varietas atau jenis-jenis flora dan fauna baru. Begitu juga dengan tingkat mobilitasnya (pergerakan), manusia bisa membawa dan menyebarkan flora dan fauna dari daerah satu dengan yang lain.

Di sisi lain, manusia juga mempengaruhi keberlangsungan hidup flora dan fauna. Pembangunan rumah, pembukaan lahan, penebangan besar- besaran, perburuan liar serta pencemaran lingkungan adalah contoh perilaku dan sikap manusia yang bisa mengancam keberadaan dan keberlangsungan hidup flora dan fauna.

Faktor biotik selain manusia adalah hewan dan tumbuhan itu sendiri. Hewan dan tumbuhan juga dapat mempengaruhi keragaman flora dan fauna. Misalnya, dilihat dari rantai makanan dan sistem penyerbukannya.

Tentukan ide pokok dari masing-masing paragraf  bacaan di  atas.

Persebaran Flora di Indonesia di kelompokkan menjadi 2 , yaitu :
– Indo Malayan.
– Indo Australian.

Indo Malayan Meliputi kawasan Indonesia Bagian Barat :
1. Kalimantan,
2. Sumatra,
3. Jawa,
4. Bali.

Karakteristik:
1.      Jenis meranti-merantian sangat banyak.
2.      Terdapat berbagai jenis rotan.
3.      Tidak terdapat hutan kayu putih.
4.      Jenis tumbuhan matoa sedikit jumlahnya.
5.      Jenis anggrek sedikit jumlahnya.
6.      Terdapat berbagai jenis nangka.
7.      Tidak banyak tumbuhan sagu.

Indo-Australian, Meliputi kawasan Indonesia Bagian Timur :
1.      Sulawesi,
2.      Maluku,
3.      Nusa Tenggara,
4.      Papua.

Karakteristik Indo-Australian :
1.      Jenis meranti-merantian hanya sedikit.
2.      Tidak terdapat berbagai jenis rotan.
3.      Terdapat hutan kayu putih.
4.      Terdapat berbagai Jenis tumbuhan matoa.
5.      Jenis anggrek banyak.
6.      Tidak terdapat jenis nangka.
7.      Banyak terdapat tumbuhan sagu.

Bentang alam yang bervariasi dan luas yang terpisahkan ke dalam pulau-pulau juga membuat beragamnya fauna di Indonesia.

Amatilah bagan persebaran fauna di Indonesia berikut ini.

Iklim, kenampakan alam, serta kekayaan flora dan fauna yang dimiliki bangsa Indonesia harus dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Tiap kali pemanfaatannya juga harus memikirkan mengenai dampak yang ditimbulkan disertai dengan upaya pelestariannya. Selain itu pemanfaatannya pun harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Kita tidak boleh memanfaatkan kekayaan potensi alam yang dimiliki Indonesia secara sembarangan. Ada sebagian kekayaan alam yang tidak bisa diperbarui, misalnya saja berbagai  macam  bahan  tambang  seperti  emas,  batu bara, minyak bumi, timah, dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut memiliki keterbatasan jumlah yang suatu saat akan habis. Dalam pemanfaatan  kayu hutan kita juga tidak boleh melakukannya sembarangan. Kita tidak boleh menebang pohon dan membakar hutan secara tidak bertanggung jawab. Jika penebangan hutan dilakukan terus menerus tanpa adanya usaha pelestarian maka yang terjadi adalah perubahan iklim yang memicu terjadinya global warming (meningkatnya suhu bumi), hilangnya habitat hidup berbagai flora dan fauna, punahnya jenis-jenis flora dan fauna tertentu, menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor. Adapun pembakaran hutan yang dilakukan secara tidak bertanggung jawab akan mengakibatkan terjadinya bencana kabut asap serta hilangnya habitat hidup berbagai flora dan fauna dan punahnya jenis- jenis flora dan fauna   tertentu.

Oleh karena itulah kita harus mengembangkan sikap dan perilaku yang baik yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Nilai-nilai tersebut dapat kita terapkan dan kembangkan dalam kehidupan kita sehari-hari, baik dalam memanfaatkan potensi kekayaan alam Indonesia, maupun pada saat melakukan interaksi dan sosialisasi dengan sesama.

Menurut coraknya , fauna Indonesia dikelompokan menjadi tiga, yaitu Fauna Bagian Barat, Fauna Bagian Tengah, dan Fauna Bagian Timur. Fauna Bagian Barat dan Tengah dipisahkan oleh Garis Wallace. Fauna Bagian Timur dan Tengah dipisahkan oleh Garis Weber.

  • Fauna Indonesia Bagian Barat (Tipe Asiatis).
  • Fauna Indonesia Bagian Tengah (Tipe Peralihan).
  • Fauna Indonesia Bagian Timur (Tipe Australic).

 

Fauna Indonesia Bagian Barat (Tipe Asiatis) :

Mencakup wilayah Jawa, Sumatra, Bali, dan Kalimantan. Banyak ditemui mamalia yang berukuran besar seperti gajah, badak bercula satu, banteng, macan, tapir, kerbau, rusa, orang utan, monyet, babi hutan, bekantan, dan lain- lain.
Banyak juga ditemui reptil seperti ular, kadal, tokek, buaya, biawak, bunglon, kura-kura, dan trenggiling.
Berbagai jenis burung yang banyak dijumpai di daerah ini antara lain burung hantu, elang, merak, gagak, jalak, kutilang, dan berbagai macam unggas.
Adapun berbagai macam ikan tawar dapat dijumpai di wilayah ini, seperti pesut.

 

Fauna Indonesia Bagian Tengah (Tipe Peralihan) :
Wilayah ini juga sering   disebut dengan   wilayah fauna kepulauan wallace. Mencakup wilayah Sulawesi, Timor, Maluku, dan Nusa Tenggara serta sejumlah pulau-pulau kecil di sekitarnya.
Fauna yang menghuni wilayah ini antara lain babi rusa, anoa, kuda, monyet saba, babi,beruang, ikan duyung, kuskus, monyet hitam, tarsius, sapi, dan banteng.
Reptil yang menghuni wilayah ini antara lain biawak, komodo, buaya, dan ular.
Berbagai jenis burung yang banyak dijumpai di daerah ini antara lain maleo, mandar, raja udang, burung dewata,  rangkong, dan  kakatua  serta nuri.

Fauna Indonesia Bagian Timur (Tipe Australic).

Mencakup wilayah Halmahera, Papua, dan Kepulauan Aru. Mamalia yang banyak ditemui di wilayah ini antara lain beruang, kanguru, walabi, landak irian, kuskus, kanguru pohon, pemanjat berkantung, dan kelelawar. Di wilayah ini tidak ditemukan kera.
Banyak juga ditemui jenis reptil seperti ular, kadal, buaya, dan biawak.
Berbagai jenis burung yang banyak dijumpai di daerah ini antara lain cenderawasih, kasuari, nuri, raja, udang, dan namudur Adapun jenis ikan air tawar relatif sedikit.

Pancasila.

Segala perbuatan yang kita lakukan haruslah bisa dipertanggungjawabkan, baik kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, maupun Tuhan Yang Maha Esa. Kita pun harus siap menerima akibat-akibat dari setiap perbuatan yang kita lakukan, seperti pujian atau cemoohan, hadiah atau hukuman, pahala atau dosa. Contohnya, jika kita membuang sampah ke sungai, maka kita juga harus siap menerima akibatnya, yakni banjir. Jika kita menebang hutan sembarangan, maka kita pun harus siap menerima akibatnya, yakni tanah longsor. Dengan demikian kita harus menjaga perilaku kita terhadap alam. Jika alam terjaga dengan baik, maka hidup kita pun juga akan baik.

Perilaku manusia terhadap alam berbanding lurus dengan bencana yang timbul dan berdampak pada manusia. JIka berperilaku baik terhadap alam, maka hidup akan nyaman. Namun jika berperilaku buruk terhadap alam, maka bencana yang akan datang.

 

Pembelajaran 5.

“Wah, hebat sekali Pak Bejo itu. Sudah tua tetapi masih kuat mencangkul. Tulang dan otot-otot tangannya masih kuat mengayun cangkul yang berat. kakinya pun masih kukuh berdiri dan berjalan di lumpur yang pekat,” puji Beni.

“Betul sekali, Beni. Pak Bejo sudah terbiasa melakukan hal tersebut sejak remaja. Dia pun melakukannya sebatas dengan kekuatan dan kemampuannya. Dia tidak pernah memaksakan untuk melakukan kegiatan yang di luar batas kemampuannya. Jika kita paksa bisa-bisa tangan atau kaki kita bisa cedera,” jawab Pak Anto.

Otot memiliki peran penting dalam setiap gerak manusia. Sama halnya dengan tulang. Otot merupakan organ gerak aktif manusia dan hewan.

Coba kamu amati aktivitas sehari-harimu. Pada saat memegang sebuah benda, organ tubuhmu yang paling berperan adalah otot.

Tahukah kamu apa itu otot?

Otot adalah jaringan yang ada di dalam tubuh manusia, berupa alat gerak aktif yang menggerakkan tulang sehingga menyebabkan suatu organisme atau indvidu dapat bergerak. Otot bekerja dengan cara berkontraksi dan berelaksasi.

Fungsi Otot pada Manusia :
•       Menjalankan dan melaksanakan kerja contohnya berjalan, mengangkat, dan memegang.
•       Menggerakkan jantung.
•       Mengalirkan darah yang terdiri atas zat-zat yaitu nutrisi, oksigen, dan lain- lain.

Macam-Macam Otot Manusia :

1. Otot Polos.

Otot Polos adalah otot yang bekerja tanpa kesadaran kita yang dipengaruhi oleh sistem saraf tak sadar atau saraf otonom, otot polos dibentuk oleh sel-sel yang berbentuk gelendong dimana kedua ujungnya runcing dan mempunyai 1 inti sel.

Ciri-ciri Otot Polos

• Waktu kontraksi antara 3 sampai 180 detik.
•       Bentuk dari otot polos adalah gelendong.
•       Terletak pada organ dalam.
•       Memiliki satu inti sel yang berada di tengah.
•       Pergerakannya dari otot polos lambat dan mudah lelah.
•       Dipengaruhi oleh saraf otonom.
•       Otot polos biasanya berada pada bagian usus, saluran peredaran darah, dan otot di saluran kemih.
•       Tidak    diperintah     oleh    otak    atau tidak dipengaruhi oleh otak.

 

2.  Otot Lurik .
Otot lurik adalah otot yang menempel pada rangka tubuh manusia yang digunakan dalam pergerakan. Otot lurik adalah otot yang bekerja di bawah kesadaran. Otot lurik juga dinamakan otot rangka, Mengapa? karna menempel pada rangka. Dinamakan otot lurik karena adanya sisi gelap dan terang yang berselang seling.

Ciri-ciri Otot Lurik :

  • Bentuk silindris dengan garis gelap,
  • Melekat pada,
  • Bekerja secara sadar dengan perintah,
  • Cepat dan mudah,
  • Bentuk yang panjang dan memiliki banyak inti sel (multisel).
  • Mempunyai pigmen,
  • Inti sel yang berada di tepi.

Otot Jantung

Otot jantung adalah otot yang bekerja secara terus-menerus tanpa istirahat atau berhenti. Otot jantung merupakan perpaduan antara otot lurik dan otot polos karna adanya persamaan yang ada pada otot jantung misalnya, memiliki sisi gelap terang dan inti sel yang berada di tengah. Otot jantung berfungsi dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Otot Jantung bekerja di bawah kesadaran manusia. Saraf yang memengaruhi otot jantung adalah saraf simpatik dan parasimpatik.

Ciri-ciri Otot Jantung :

  • Otot jantung berbentuk
  • Memiliki
  • Otot jantung terletak pada
  • Memiliki satu inti sel yang berada di
  • Bekerja tanpa kesadaran
  • Bekerja terus menerus dan tidak membutuhkan istirahat.

Dengan mengetahui macam dan fungsi otot dalam tubuh manusia, kita jadi tahu betapa pentingnya peran otot dalam kehidupan manusia. Coba kamu bayangkan seandainya kamu tidak memiliki otot? Ataukah otot- ototmu mengalami gangguan dan tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya.

Membaca.

Otot Manusia.

Otot-otot dalam tubuh manusia memiliki beberapa fungsi, tetapi fungsi yang utama adalah untuk bergerak. Adapun fungsi-fungsi yang lain antara lain untuk mendukung tubuh, menjaga postur tubuh, dan menjaga suhu tubuh. Semua fungsi otot tersebut dapat dilakukan apabila otot dalam keadaan sehat, tanpa terjadi gangguan atau kelainan.

Otot dalam tubuh manusia berperan dalam gerakan-gerakan yang disengaja. Gerak yang disengaja berarti dilakukan secara sadar dan membutuhkan usaha tersendiri pada tiap-tiap bagian otot. Contoh gerak yang disengaja antara lain berjalan, membungkuk, memutar, memegang, dan mengangkat.

Selain itu, otot dalam tubuh manusia juga berperan dalam gerakan manusia yang tidak disengaja. Gerak manusia yang tidak disengaja adalah gerakan yang terjadi secara otomatis. Contoh gerak yang tidak disengaja antara lain pernapasan, gerak pencernaan makanan melalui sistem pencernaan, dan detak jantung.

Otot dalam tubuh juga berfungsi memberikan dukungan. Otot-otot dalam tubuh manusia, khususnya otot-otot pada rangka bekerja untuk mendukung tubuh. Misalnya ketika duduk dan berdiri, otot-otot rangka ini akan melakukan penyesuaian gerakan dengan memperkuat sendi dengan menopang tulang sehingga berada pada posisi yang tepat. Selain itu otot rangka juga memegang peranan penting dalam menentukan kekuatan tubuh secara keseluruhan dan kemampuan untuk melakukan aktivitas fisik. Dengan otot yang kuat maka kesehatan tubuh kita juga akan terjaga dan kita pun akan bisa melakukan berbagai gerakan.

Fungsi lain dari otot adalah untuk mempertahankan postur tubuh. Otot-otot rangka membantu manusia misalnya untuk berdiri dan mempertahankan sikap tegak. Dalam hal ini otot-otot tersebut juga membantu menjaga keseimbangan tubuh.

Otot juga berperan dalam menjaga suhu tubuh secara keseluruhan. Sistem otot dapat merespon jika tubuh mengalami penurunan dan peningkatan suhu tibuh. Contoh respon otot ketika terjadi penurunan suhu tubuh adalah menggigil. Menggigil adalah respon tidak sengaja dimana otot berkontraksi secara tepat untuk menghasilkan panas. Otot yang menggigil tersebut menuntut peningkatan darah yang mengandung oksigen untuk meningkatkan suhu tubuh.

Berdasarkan bacaan di atas, temukan ide pokok masing-masing paragraf.

 

Ketrampilan.

Buatlah gambar cover bacaan di atas. Masih ingatkah kamu pengertian dan unsur-unsur yang harus ada dalam cover?
Agar dapat menghasilkan gambar cover yang baik, kamu harus benar-benar memahami isi bacaan terlebih dahulu. Setelah itu kamu harus menentukan terlebih dahulu desain background (latar).

Ada dua macam desain dalam membuat cover,  yakni:
1. Cover dengan latar berwarna putih dan tulisan sederhana.
2. Desain penuh warna dan gambar.

 

 

1.Penjelasan  Cover dengan latar berwarna putih dan tulisan sederhana.

Pada jenis ini, tidak ada gambar yang memenuhi halaman. Bahkan terkadang hanya berisi judul, nama pengarang, dan nama penerbit. Dengan demikian yang nampak dominan adalah warna putih dan ruang kosong. Ruang kosong semacam ini dimaksudkan sebagai ruang yang lega agar mata tidak sesak terpenuhi oleh gambar.

2.Penjelasan Desain penuh warna dan gambar :
Pada jenis ini, bagian yang dominan adalah gambar ilustrasi dan judul. Selain itu juga disajikan permainan warna yang mencolok dan bervariasi.

Nah sekarang giliranmu membuat gambar cover buku. Buatlah cover buku dari bacaan yang berjudul Otot Manusia. Gambar yang kamu buat haruslah memperhatikan unsur-unsur dalam membuat cover seperti yang sudah kamu pelajari sebelumnya.

Pembelajaran 6.

Pak Anto dan Beni kaget, tiba-tiba terdengar suara teriakan minta tolong. Mereka berdua pun segera mencari dan menghampiri sumber suara tersebut. Oh, ternyata kaki salah satu pekerja keseleo karena terpeleset saat melangkah keluar dari sawah. Dia nampak kesakitan sekali.

“Kenapa dengan Pak Bejo, Pak?” tanya Beni khawatir.

“Oh, kaki Pak Bejo keseleo. Rasanya sakit sekali,” jawab Pak Anto. “Apa itu keseleo, Pak?” tanya Beni penasaran.

“Keseleo merupakan gangguan atau cedera yang terjadi pada otot. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya gerakan dadakan, kekurangsiapan otot untuk melakukan suatu gerakan, juga karena adanya paksaan gerakan pada otot,” jelas Pak Anto.

“Oh, begitu ya, Pak” sahut Beni.

“Beni, keseleo bisa terjadi kapan saja dan dimana saja serta dalam kegiatan apa saja, misalnya saat berolahraga. Salah satu jenis olahraga yang rentan terjadi keseleo atau cedera otot adalah sepak bola. Karena dalam sepak bola, kerja otot sangat diforsir. Tubuh harus bergerak dan berlari dalam waktu yang lama.” jelas Pak Anto.

“Oleh karena itu, untuk memperkecil kemungkinan terjadinya cedera, sebelum melakukan permainan sepak bola dan olahraga lainnya harus menguasai teknik-tekniknya terlebih dulu. Selain itu, kita harus melakukan pemanasan agar tulang dan otot-otot kita dalam keadaan siap,” tambah Pak Anto.

“Oh, menguasai tekhnik berarti sangat penting ya, Pak. Agar kita dapat melakukan permainan dengan baik, juga untuk memperkecil resiko terjadinya cedera,” kata Beni.

Setelah dirawat dan diobati, kaki Pak Bejo yang keseleo berangsur-angsur membaik. Dari yang sebelumnya tidak bisa digerakkan dan sakit, kini sudah bisa digerakan tanpa terasa sakit. Kaki Pak Bejo sudah bisa ditekuk, diluruskan dan diputar-putar. Pak Anto dan Beni pun senang melihatnya.

Sekarang kaki Pak Bejo pun bisa digerak-gerakkan kembali. Pak Bejo pun dapat melakukan berbagai aktivitas yang memanfaatkan kerja otot.

Macam-Macam Gerak Otot :
1.      Gerak meluruskan contohnya meluruskan lutut, siku dan ruas jari.
2.      Gerak menekan ke bawah atau menurunkan.
3.      Gerak memutar lengan sehingga telapak menelungkup.
4.      Gerak menjauhkan, contohnya gerak tungkai menjauhkan dari sumbu tubuh.
5.      Gerak yang memutar lengan sehingga tangan menegadah.
6.      Gerak yang mendekatkan sumbu tubuh contohnya gerak yang mendekatkan tungkai dengan sumbu tubuh.
7.      Gerak yang membengkokkan contohnya membengkokkan siku, ruas jari  dan lutut.

Banyak fungsi dari jaringan otot pada tubuh manusia. Namun terkadang orang kurang memperhatikan cara menjaga kesehatan otot. Oleh karena itu sering terjadi kram, nyeri, atau cedera otot yang cukup menyakitkan. Bagaimanakah cara menjaga kesehatan otot?

Cara menjaga dan merawat otot pada manusia adalah sebagai   berikut :

1. Menghindari gerakan yang membebani kerja otot secara berlebihan.
Agar terhindar dari gangguan atau cedera pada otot, maka kita harus menghindari kegiatan atau gerakan yang dipaksakan, gerakan tiba-tiba, dan kegiatan-kegiatan yang terlalu membebani kerja otot.

2. Melakukan peregangan.
Lakukan beberapa gerakan peregangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas tertentu yang memanfaatkan kerja otot dalam jangka waktu yang lama seperti saat melakukan olah raga, berjalan jauh, dan berlari.

3. Melakukan latihan rutin.
Banyak latihan fisik yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan otot. Latihan rutin ini dapat dilakukan dengan beban maupun tanpa beban, bisa dilakukan di dalam maupun di luar ruangan. Misalnya jogging, bersepeda, latihan kebugaran di pusat kebugaran, dan lain-lain.

4. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda. Sedikitnya mengonsumsi 6 gelas air sehari agar dapat menjaga kesehatan tubuh. Cairan dapat membantu otot melemas setelah berkontraksi serta dapat melembabkan sel-sel otot, sehingga tidak mudah mengalami ketegangan.

5. Mengonsumsi makanan yang bergizi dan bermanfaat bagi otot.
Banyak jenis makanan yang mengandung gizi yang baik bagi otot, khususnya untuk pembentukan otot. Makanan-makanan tersebut antara lain putih telur, susu, ikan tuna, sayur brokoli, dada ayam, daging sapi, minyak ikan, keju, kacang almond dan kacang arab, dan bayam.

6.  Meringankan nyeri otot.
Gunakan krim khusus otot untuk menimbulkan rasa hangat sehingga otot yang kram menjadi lebih rileks.

Membaca :

Ade Rai, Binaragawan Perkasa Indonesia.

Ade Rai adalah sosok pria perkasa yang sangat terkenal di Indonesia, bahkan di dunia. Sebagai binaragawan Indonesia, banyak sudah prestasi yang diraihnya, baik di tingkat nasional maupun internasional. Saat ini Ade Rai telah pensiun sebagai atlet binaraga, meskipun demikian, ia tetap aktif menjadi pembina dan membuka tempat kebugaran di beberapa daerah di Indonesia.

Pada waktu kecil, Ade Rai hanya seorang anak kecil yang memiliki tubuh kurus, bahkan bisa dibilang sangat kurus. Pada umur 10 tahun, Ade Rai hanya memiliki berat badan 25 kg. Bahkan, hingga mencapai remaja dengan tinggi 183 cm, berat badan Ade Rai hanya 55  kg.

Ade Rai, dia memiliki minat yang tinggi dalam bidang olahraga. Pada awalnya dia menggeluti bidang olahraga bulu tangkis. Namun, Ade Rai tidak begitu lama menggeluti bulu tangkis, hingga pada akhirnya dia lebih memilih untuk menjadi seorang atlet binaraga.

Prestasi pertama Ade Rai dalam bidang binaraga diraih pada tahun 1995. Prestasi tersebut memicunya untuk terus aktif mengikuti berbagai kejuaran, mulai dari lingkup kecil hingga besar, mulai dari lokal, nasional, hingga internasional. Hingga akhirnya Ade Rai terus berkembang dan meraih prestasi demi prestasi dari berbagai kejuaraan.

Masalah prestasi yang diraih Ade Rai tidak perlu diragukan lagi. Dari berbagai kejuaraan yang diikutinya selalu membuahkan hasil yang mengagumkan. Salah satunya kemenangannya di Musclemania World (Kejuaraan Dunia Binaraga ) kelas berat ringan. Dari situlah kemudian membawa Ade Rai menuju ke kejuaraan multi-event Asia Tenggara (Sea Games) pada tahun 1997. Pada kejuaraan tersebut Ade rai pun mampu mempersembahkan emas bagi bangsa Indonesia. Bahkan, setelah itu masih banyak piala dan medali yang dia raih dari berbagai kejuaraan tingkat nasional dan internasional.

Berkat prestasi-prestasinya itulah, Ade Rai turut mempromosikan binaraga di Indonesia. Dari sebelumnya yang sepi peminat, hingga akhirnya olahraga binaraga menjadi olahraga yang banyak diminati di Indonesia, baik oleh pria maupun wanita.

Setelah pensiun sebagai atlet pun, Ade Rai masih berkecimpung dalam dunia binaraga. Dia membuka beberapa pusat latihan dan kebugaran   di beberapa daerah. Selain itu, Ade Rai juga menjual suplemen dan melakukan perlatihan sertifikasi untuk para profesional di bidang fitness. Ade juga aktif mengampanyekan hidup sehat melalui fitness dengan menerbitkan buku dan majalah serta menjadi pembicara di berbagai seminar dan acara.

Disarikan dari wikipedia.

Seorang atlet binaraga memerlukan latihan yang rutin, terukur, dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar dalam membentuk otot-ototnya. Selain itu, mereka juga menjaga sekali pola makannya. Tentunya dengan pola makan yang sehat. Mereka sangat memperhatikan asupan makanannya mulai dari gizi, komposisi, porsi, dan kebersihannya. Jadi, untuk menjadi seorang binaragawan tidak bisa dilakukan secara instan dengan hanya minum obat-obatan atau suplemen penambah massa otot saja. Apalagi sampai mengkonsumsi bahan-bahan berbahaya hanya sekedar ingin cepat mendapatkan otot yang besar.

 

 

 
 

 

 

Organ Gerak Manusia dan Hewan Revisi 2017 – Materi SD Kelas 5 – Tema 1

SD Kelas 5 Tema 1 Organ Gerak Manusia dan Hewan Revisi 2017.

 Download Buku Siswa Kelas 5 Organ Hewan Manusia Revisi 2017.

Tema 1 : Organ Gerak Hewan dan Manusia.

Subtema 1 : Organ Gerak Hewan .
Subtema 2 : Manusia dan Lingkungan.
Subtema 3 : Lingkungan dan Manfaatnya.
Karyaku Prestasiku

 

Mari Kita Pelajari Sub Tema 1 : Organ Gerak Hewan.

Hari Minggu adalah hari libur sekolah. Namun demikian, menurut Edo, hari Minggu bukanlah hari yang harus dilewatkan begitu saja. Sejumlah rencana telah dia persiapkan. Mulai dari memenuhi ajakan Beni untuk berlatih berenang, menemani Lani membeli buku, hingga pergi ke kandang kelinci. Dari sejumlah rencana tersebut, Edo lebih memilih untuk pergi ke kandang kelinci.

Setelah membantu ibu membersihkan rumah, Edo pamit untuk berkunjung ke rumah Pak Rudi. Pak Rudi adalah peternak kelinci yang sukses di kampungnya. Kandang kelincinya sangat luas, terletak di pekarangan belakang rumah.

Pak Rudi sedang sarapan di serambi belakang rumah dekat kandang kelinci. Serambi itu terbuka sehingga pemandangannya sangat luas. Udara pagi juga dapat leluasa masuk.
Selesai sarapan, Pak Rudi mengajak Edo untuk melihat-lihat kandang kelinci. Edo senang sekali. Dia melihat kelinci meloncat-loncat saling berkejar- kejaran.
“Kamu terlihat senang sekali, Edo,” kata Pak Rudi.
“Benar, Pak Rudi. Saya senang memperhatikan kelinci-kelinci yang lincah meloncat kesana kemari,” jawab Edo.
“Memang demikian, Edo. Kelinci dapat meloncat-loncat dan berlari seperti tidak pernah lelah karena memiliki organ gerak yang kuat,” kata Pak Rudi.

Ayo Membaca.

Judul : Organ Gerak Manusia dan Hewan.

Salah satu ciri dari makhluk hidup adalah bergerak. Secara umum, gerak dapat diartikan berpindah tempat atau perubahan posisi sebagian atau seluruh bagian dari tubuh. Makhluk hidup akan bergerak apabila ada rangsangan yang mengenai sebagian atau seluruh bagian tubuhnya.

Gerak pada manusia dan hewan menggunakan organ gerak yang tersusun dalam sistem gerak. Organ gerak berguna untuk berjalan, berlari, melompat, meloncat, memegang, menggali, memanjat, berenang, dan sebagainya.

Organ gerak pada hewan dan manusia memiliki kesamaan. Alat-alat gerak yang digunakan pada manusia dan hewan ada dua macam, yaitu alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Kedua alat gerak ini akan bekerja sama dalam melakukan pergerakan. Kerja sama antara kedua alat gerak tersebut membentuk suatu sistem yang disebut sistem gerak.

Tulang disebut alat gerak pasif karena tulang tidak dapat bergerak dengan sendirinya. Tanpa adanya alat gerak aktif yang memengaruhi tulang, maka tulang-tulang pada manusia dan hewan akan diam dan tidak dapat membentuk alat pergerakan yang sesungguhnya. Walaupun merupakan alat gerak pasif, akan tetapi tulang mempunyai peranan yang besar dalam sistem gerak manusia dan hewan.
Otot disebut alat gerak aktif karena otot memiliki suatu senyawa kimia yang membuatnhya dapat bergerak. Pada saat otot yang menempel pada tulang bergerak, otot tersebut akan membuat tulang bergerak.

Teks berjudul “Organ Gerak Manusia dan Hewan” terdiri atas lima paragraf. Masing-masing paragraf tersusun dari ide atau gagasan pokok ditambah dengan kalimat-kalimat pengembang.
Ide pokok adalah gagasan yang menjadi dasar sebuah paragraf. Ide pokok disajikan ke dalam bentuk kalimat utama. Kalimat utama yang memuat ide pokok ini bisa berada di awal paragraf, di tengah paragraf, atau di akhir paragraf.

Ide Pokok Paragraf 1 : Salah satu ciri dari makhluk hidup adalah bergerak.
Kalimat Pengembang : Secara umum gerak dapat diartikan berpindah tempat atau perubahan posisi sebagian atau seluruh bagian dari tubuh makhluk hidup.

Ide Pokok Paragraf 2: …
Kalimat Pengembang : …

Ide Pokok Paragraf 3: …
Kalimat Pengembang : …

Ide Pokok Paragraf 4: …
Kalimat Pengembang : …

Ide Pokok Paragraf 5: …
Kalimat Pengembang : …

 

Kembangkan menjadi suatu paragraf :

  • Organ gerak terdiri atas dua macam.
  • Organ gerak banyak sekali fungsinya.
  • Tanpa organ gerak, manusia tidak dapat bergerak.

Kamu sudah berhasil menentukan ide pokok dari masing-masing paragraf bacaan “Organ Gerak Manusia dan Hewan” di atas. Sekarang, coba diskusikan dengan temanmu tentang Ide Pokok suatu bacaan.

Diskusikan tentang hal-hal berikut:
1. Pengertian Ide Pokok Bacaan.
2. Fungsi Ide Pokok Bacaan .
3. Cara Menentukan Ide Pokok Bacaan.
4. Tuliskan kesimpulan yang dapat kalian ambil dari diskusi ini.

Untuk mengetahui seberapa jauh pemahamanmu tentang ide pokok suatu bacaan, carilah satu bacaan kemudian tentukan ide pokok dari masing-masing paragraf. Tunjukkan hasilnya kepada teman, orang tua, atau gurumu untuk dievaluasi/dinilai. Tuliskan hasil evaluasinya/penilaiannya pada kolom berikut. …

 

Pembelajaran 2.

Edo semakin menyukai kelinci. Selain bulunya lebat, gerakannya juga lincah. Sayur kesukaan Edo juga sama dengan makanan kelinci, yaitu wortel.

 

Rangkaian Gambar dan Cerita : Edo dan Kelinci.


Pak Rudi mengajak Edo ke kandang kelinci miliknya. Kandangnya sangat luas. Kelincinya banyak sekali.

Pak Rudi dan Edo memberi makan kelinci. Mereka memberikan wortel. Kelinci sangat suka makan wortel. Semua kelinci berkumpul mendekat pada Edo.

Edo senang sekali. Edo tertawa kegirangan melihat tingkah lucu kelinci-kelinci di kandang kelinci milik Pak Rudi.


Semakin lama diamati, tingkah lucu kelinci semakin menggemaskan. Edo pun ikut berlarian mengejar kelinci. Sesekali, Edo menirukan gerakan lucu kelinci, melompat, berlari, dan berdiri dengan dua kaki.

Gambar cerita merupakan gambar atau serangkaian gambar yang mengandung sebuah cerita. Contoh gambar cerita adalah gambar ilustrasi. Gambar ilusrasi merupakan gambar yang mendukung isi sebuah bacaan atau teks. Gambar ilustrasi dibedakan menjadi dua macam, yakni gambar yang berupa foto dan gambar tangan. Penggunaan gambar ilustrasi disesuaikan dengan kebutuhan dan isi bacaan atau teks.
Adapun ragam gambar ilustrasi antara lain berupa cergam (cerita bergambar), komik, pamflet, cover, kartun, dan karikatur. Tahukah kamu perbedaan ragam gambar-gambar tersebut?

Untuk meningkatkan keterampilanmu dalam menggambar, buatlah gambar ilustrasi.
Gambar ilustrasi merupakan penggambaran dari sebuah teks. Tujuan ilustrasi adalah untuk memperjelas, memperindah, dan menerangkan isi atau informasi dari sebuah bacaan.
Objek gambar ilustrasi dapat berupa gambar manusia, hewan, dan tumbuh- tumbuhan serta benda-benda yang ada di sekitar kita. Objek gambar ini harus disesuaikan dengan isi atau bacaan.
Langkah-langkah membuat gambar ilustrasi adalah sebagai berikut.

1. Gagasan
Gagasan bersumber dari bacaan. Setelah menentukan gagasan, tentukanlah adegan apa yang akan digambar, siapa saja tokohnya, bagaimana suasananya, serta media yang akan digunakan.

2. Sketsa
Sketsa adalah rancangan gambar yang dibuat sesuai dengan gagasan. Membuat sketsa harus berhati-hati, perhatikan bagaimana tata letak dan ukuran objek yang digambar.

3. Pewarnaan

 

Adapun media gambar yang bisa kamu gunakan untuk menggambar adalah.

1. Media Alas Gambar
Media alas merupakan media atau tempat untuk menuangkan gambar. Kamu dapat menggunakan kanvas, kain, kertas, atau bahkan kaca dan komputer. Media ini juga berpengaruh pada pemilihan media pewarna yang digunakan. Selain itu juga berpengaruh pada awet dan tidaknya hasil gambar pada saat disimpan.

2. Media Pewarna

a. Pensil Warna : Jenis pensil ini banyak mengandung lilin. Pilihan warnanya pun banyak sekali.
b. Cat air : Cat air adalah pewarna yang terlebih dahulu dicampur dengan air sebelum dipergunakan. Ada dua macam cat air, yakni transparan dan tidak transparan.

Setelah sketsa selesai dibuat, kamu dapat mewarnainya. Pewarnaan dapat dilakukan dengan dua cara, pertama memberi warna sesuai dengan aslinya, kedua memberi warna berdasarkan imajinasi sendiri. Kamu dapat menggunakan cat air, cat minyak, pensil warna, spidol, dan lain-lain.

Untuk dapat menceritakan apa yang terkandung di dalam gambar diperlukan ketelitian dalam mengamati gambar. Selain itu juga diperlukan kemampuan dalam berbahasa, baik lisan maupun tulis. Coba ceritakan rangkaian gambar ilustrasi berikut sesuai pemahamanmu.

Seekor induk Kelinci memiliki tiga anak. Induk kelinci sangat menyayangi ketiga anaknya. Anaknya yang sedang menyusu pada induknya. Induk kelinci dengan sabar menunggu anaknya menyusu padanya sampai kenyang.

 

Didekat senak-semak, seekor kelinci yang kelaparan sedang makan wortel. Dengan lahapnya kelinci tersebut memakan wortel tersebut. Wortel merupakan makanan favorit bagi kelinci-kelinci tersebut.

 

Seekor kelinci sedang melompat-lompat. Kaki-kakinya yang kuat menghentak ketanah sehingga lompatanan jauh dan cepat. Kelinci-kelinci itu berlompat mengitari kandangnya. Kelinci bisa melompat karena memiliki organ gerak yaitu  keempat kakinya.

Edo mempunyai tiga ekor kelinci di rumah. Edo sangat sayang pada kelinci- kelincinya. Edo merawatnya dengan baik. Edo sering bermain bersama kelinci- kelincinya.
Namun, kali ini Edo sangat sedih. Seekor kelincinya hanya terdiam ketika diajak bermain. Kelinci tersebut diam tidak bergerak di sudut kandangnya. Edo pun bergegas melihat dan memeriksanya.
Edo terkejut, ternyata kaki kelinci itu terluka. Edo kasihan melihat kelincinya yang kesakitan dan tidak bisa bergerak.
Kaki merupakan salah satu organ gerak pada kelinci. Dengan kaki, kelinci dapat bergerak dan berpindah tempat dengan cara melompat.

Organ Alat Gerak Kelinci :  Kaki. Fungsi utama kaki pada kelinci adalah untuk bergerak. Kelinci bergerak dengan meloncat menggunakan kaki. Kaki belakang kelinci lebih kuat dan panjang dibandingkan dengan kaki depannya.

Tahukah kamu bahwa kelinci termasuk binatang mamalia? Binatang mamalia tergolong hewan vertebrata, yaitu hewan yang bertulang belakang. Nah, di sekitarmu pasti banyak sekali hewan vertebrata lain selain kelinci.
Bersama temanmu, amati dan identifikasi organ gerak hewan-hewan tersebut.

1. Ikan, organ gerak sirip & ekor. Fungsinya umumnya adalah untuk membantu ikan berenang.Sirip pada ikan terletak pada berbagai tempat untuk berbagai fungsi, seperti gerak maju, berputar, atau mempertahankan posisi tegak.
Ikan berenang dengan mengerahkan kekuatan terhadap air di sekitarnya, yaitu meliuk-liukkan rangka tubuhnya sehingga otot-otot di kedua sisi tubuh ikan berkontraksi menghasilkan gelombang lenturan yang berjalan di sepanjang tubuh ikan dari hidung sampai ke ekor. Vektor gaya yang bekerja pada air dengan gerakan lateral menghasilkan gaya yang mendorong ikan ke depan.

2. Katak : Tungkai Kaki. Katak memiliki tungkai belakang yang jauh lebih besar daripada tungkai bagian depan. Fungsi dari tungkai belakang katak adalah untuk melompar, sehingga strukturnya lebih kukuh. Sedangkan tungkai depan berfungsi sebagai penahan tubuh saat mendarat. Katak mempunyai tulang belakang yang panjang dan otot yang kuat, oleh karena itu katak dapat melompat dengan tinggi. Selain itu, katak juga mempunyai selaput renang yang memberikan tekanan kuat saat katak berada dalam air, sehingga katak dapat bergerak.

3. Burung : Sayap dan Kaki.
Burung memiliki struktur tubuh seperti hewan bertulang belakang lainnya, kecuali kedua tungkai depannya berubah menjadi sayap. Burung mempunyai sejumlah ciri-ciri khusus yang berhubungan dengan kemampuan terbang. Ciri-ciri khusus itu sebagai berikut.
a. Sebagian ruas tulang belakang menjadi satu membentuk titik tumpu yang kuat sewaktu sayap dikepakkan.
b. Tulang yang besar biasanya berongga. Hal ini untuk mengurangi bobot badan. Berat rangka burung hanya 4% dari seluruh berat badan.
c. Pada tulang dada yang berlunas dalam, melekat otot-otot terbang yang kukuh untuk menggerakkan sayap.
Selain bergerak dengan cara terbang, ada beberapa jenis burung juga dapat berenang dengan kakinya. Burung yang dapat berenang umumnya memiliki selaput pada kakinya.

4. Ular : organ gerak rangka tubuhnya.
Pada ular, gerakan terjadi saat rangka tubuh meliuk ke kiri dan ke kanan. Gerakan ini dikenal sebagai lokomosi berkelok-kelok. Bagian samping tubuh ular bertumpu pada bagian permukaan yang tidak rata dan bila ayunan gelombang sampai ke belakang, ular akan meluncur ke depan dengan sisik licin yang menutupi perutnya.

5. Kadal : Tungkai kaki.
Golongan reptil misalnya kadal, mempunyai perkembangan yang baik pada rangka bagian tungkai. Begitu pula dengan jenis cecak. Struktur telapak kaki cecak memiliki bantalan kaki pelekat sehingga memungkinkan gerakan memanjat dinding dan berlari di langit-langit secara terbalik.

6. Kambing :  Kaki.
Kaki pada kambing digunakan untuk berjalan , berlari dan melompat. Dengan ke empat kakinya kambing dapat bergerak kesana-kemari untuk mencari makan.

Kamu telah mengenal beberapa jenis hewan vertebrata beserta organ gerak dan fungsinya. Sekarang pilih salah satu dari hewan tersebut kemudian buatlah model kerangkanya dengan menggunakan kertas karton. Buatlah semirip mungkin dengan bentuk aslinya.

Kamu telah mengenal beberapa jenis hewan vertebrata beserta organ gerak dan fungsinya. Sekarang pilih salah satu dari hewan tersebut kemudian buatlah model kerangkanya dengan menggunakan kertas karton. Buatlah semirip mungkin dengan bentuk aslinya.
Langkah-langkah kerja.
1. Siapkan alat dan bahan.
a. Kertas karton atau kardus tebal
b. Gunting
c. Pensil
d. Penghapus
e. Penggaris
2. Gambarlah pola pada kertas.
Buatlah pola per bagian sesuai dengan bagian-bagian tubuh hewan yang kamu pilih. Misalnya bagian kaki sendiri, bagian badan sendiri, dan lain- lain.
Gambar pola akan sangat menentukan hasilnya. Jadi, gambarlah pola dengan bentuk dan ukuran yang tepat antarbagiannya agar pada saat mengggabungkannya nanti dapat menempel dengan baik dan menghasilkan bentuk hewan keseluruhan yang sesuai dengan aslinya.
3. Guntinglah kertas sesuai pola.
Arah guntingan harus tepat pada garis dan gambar pola yang telah dibuat.
4. Gabungkan bagian-bagian yang telah digunting menjadi sebuah model kerangka hewan.
Coba perhatikan contoh berikut.

Kamu telah mengetahui macam-macam organ gerak dari hewan vertebrata. Namun, ada yang harus kamu ketahui bahwa hewan yang habitatnya di air memiliki sistem gerak yang berbeda, contohnya ikan.
Untuk mengetahuinya, bacalah bacaan berikut.

 

Gerak Ikan dalam Air.

Ikan memiliki sistem gerak yang unik. Sistem gerak pada ikan berbeda dengan hewan vertebrata yang lain. Hal tersebut dikarenakan habitat ikan adalah di air.
Salah satu bentuk tubuh yang paling banyak dimiliki oleh hewan air adalah bentuk rudal. Bentuk tubuh ini memungkinkan ikan meliuk ke kiri adn ke kanan. Bentuk tubuh yang seperti ini juga berfungsi untuk mengurangi hambatan pada saat bergerak di dalam air. Ekor dan sirip ekor yang lebar berfungsi untuk mendorong gerakan ikan dalam air.

Tahukah kamu, ikan dapat berenang karena memanfaatkan bentuk tubuhnya yang unik? Ikan memiliki gelembung renang dalam tubuhnya yang berguna untuk mengatur gerak naik dan turun. Ikan memiliki susunan otot dan tulang belakang yang fleksibel untuk mendorong gerakan ekornya di dalam air. Sebagian besar ikan menggunakan gerak tubuh ke kanan dan ke kiri bersama dengan sirip ekornya untuk menghasilkan gaya dorong ke depan. Ikan yang bergerak dengan sirip samping dan sirip tengah cocok hidup di terumbu karang. Jenis ikan ini tidak dapat berenang secepat ikan yang menggunakan tubuh dan sirip ekornya.

Berdasarkan bacaan tentang “Gerak Ikan dalam Air”, temukan ide pokok dan kalimat pengembang setiap paragrafnya.

1. Buatlah sebuah karangan singkat dengan ide pokok berikut ini.
• Paragraf 1: Aku mempunyai hewan kesayangan.
• Paragraf 2: Aku bermain dengan hewan kesayanganku setiap hari.
• Paragraf 3: Aku rajin memberinya makan.
• Pargaraf 4: Aku rajin membersihkan tubuh dan kandangnya.

 

Pembelajaran 3. 

Selesai bermain, Pak Rudi mengajak Edo mengumpulkan air seni kelinci. Air seni kelinci tersebut oleh Pak Rudi disalurkan melalui saluran-saluran air dan dikumpulkan ke dalam satu wadah penampungan.

“Ih, bau sekali, Pak,” kata Edo.

“Benar, Edo. Meskipun bau, tetapi air seni kelinci ini sangat baik digunakan sebagai bahan pupuk cair organik untuk tanaman. Sayuran akan tumbuh dengan subur, tanaman buah akan cepat berbuah, dan tanaman bunga akan cepat berbunga,” jawab Pak Rudi.
Tiba-tiba, Pak Eko datang ke kandang kelinci. Pak Eko meminta air seni kelinci milik Pak Rudi untuk memupuk sayuran di belakang rumahnya.
Dengan ikhlas, Pak Rudi pun memberikan sebagian air seni kelinci tersebut kepada Pak Eko.
“Pak, kenapa air seni kelinci itu diberikan kepada Pak Eko? Kan Sayang, Pak?” tanya Edo penasaran.
“Iya, tidak apa-apa, Edo. Kita harus saling membantu. Jika ada orang yang membutuhkan bantuan, kita harus secara ikhlas dan suka rela memberikan bantuan. Karena kita makhluk sosial, artinya tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan bantuan orang lain,” jawab Pak Rudi.
“Dan ingat, saling membantu dan tolong-menolong adalah bentuk dari pengamalan sila Pancasila juga lho,” tambah Pak Rudi.
“Benar sekali, Pak. Jika tidak salah, Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,” kata Edo.

Untuk lebih memahami nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila, bacalah bacaan berikut dengan seksama.

 

Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Sila-Sila Pancasila.

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia bukan lagi suatu hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Dari zaman dahulu, nilai-nilai Pancasila memang sudah terkandung dalam kehidupan sosial budaya masyarakat kita. Nilai-nilai tersebut telah meliputi berbagai aspek kehidupan dan masih tetap dipelihara sampai saat ini.

Nilai-nilai Pancasila perlu sekali kita kembangkan dalam kehidupan sosial budaya. Hal ini dimaksudkan agar tercipta suasana yang tenang, sejahtera, damai, dan aman. Tanpa nilai-nilai tersebut, kita tidak akan dapat mencapai semua itu.

1. Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa.

Beriman kepada Tuhan yang Maha Esa sesuai dengan agama dan keyakinan yang dianutnya. Nilai yang terkandung dalam sila ini juga mengharuskan kita untuk saling menghormati dan bekerja sama antarpemeluk agama yang berbeda-beda. Kita tidak boleh memaksakan suatu agama dan keperyaaan kepada orang lain, kita harus saling menghormati kebebasan dalam menjalankan ibadah.

2. Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Setiap warga negara hendaklah mengakui persamaan derajat, persamaan kewajiban antara sesama manusia sebagai asas kebersamaan bangsa Indonesia, dan persamaan hak. Dengan menjunjung tinggi persamaan derajat, hak, dan kewajiban, maka seluruh bangsa Indonesia bersama- sama akan mampu menegakkan dan juga memelihara kebersamaan.

Penerapan nilai ini dalam kehidupan sehari-hari adalah dengan mengembangkan rasa saling mencintai sesama manusia, sikap tenggang rasa, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,
gemar melakukan kegiatan kemanusiaan, serta berani menegakkan kebenaran dan keadilan.

 

3. Persatuan Indonesia.

Makna dan nilai yang terkandung dalam sila ini adalah menjaga persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia. Dengan menerapkan sikap cinta tanah air, rela berkorban demi bangsa dan negara, serta memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika.

 

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.

Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama. Kedudukan yang sama tersebut hendaknya digunakan secara sadar dengan mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat. Selain itu, warga negara Indonesia harus selalu mengutamakan musyawarah untuk mufakat dalam menyelesaikan suatu persoalan bersama. Penerapan dalam sikap sehari-hari adalah dengan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan golongan, tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, serta mengutamakan budaya musyawarah dalam menyelesaikan masalah dengan diliputi oleh semangat kekeluargaan.

 

5. Nilai-nilai Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Kita harus menghindarkan diri dari sifat pemborosan, selalu bergaya hidup mewah, dan perbuatan-perbuatan yang merugikan kepentingan umum. Bekerja keras dan menghargai hasil kerja keras orang lain sangat dibutuhkan dalam mewujudkan sikap kebersamaan. Di samping itu, harus dikembangkan pula sikap adil terhadap sesama, menghormati hak orang lain, serta menolong dan menghargai orang lain.

  1. Gotong royong. sila ke ? …
  2. Rajin beribadah. sila ke ? …
  3. Melaksanakan hasil keputusan musyawarah secara bertanggung jawab. sila ke ? …
  4. Tidak membeda-bedakan antara yang kaya dengan yang miskin. sila ke ? …
  5. Memberikan kesempatan kepada orang tua untuk duduk ketika berada di angkutan umum. sila ke ? …

45 butir butir Pancasila yang baru sesuai dengan Tap MPR no. I/MPR/2003.

Sila pertama: Ketuhanan Yang Maha Esa

  1. Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketakwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Manusia Indonesia percaya dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  3. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  5. Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  6. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  7. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

Sila kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab.

  1. Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Mengakui persamaan derajat, persamaan hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
  3. Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  4. Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  5. Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  6. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  7. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  8. Berani membela kebenaran dan keadilan.
  9. Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
  10. Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

Sila ketiga: Persatuan Indonesia

  1. Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  2. Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
  3. Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  4. Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  5. Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
  6. Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  7. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

Sila keempat: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaran / perwakilan

  1. Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama.
  2. Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  5. Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  6. Dengan iktikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  7. Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  8. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  9. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
  10. Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

Sila kelima: Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

  1. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotong-royongan.
  2. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
  3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  4. Menghormati hak orang lain.
  5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
  6. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
  7. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
  8. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
  9. Suka bekerja keras.
  10. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
  11. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

 

Indonesia merupakan salah satu negara terluas didunia dengan total luas negara 5.193.250 km² (mencakup daratan dan lautan). Hal ini menempatkan Indonesia sebagai negara terluas ke-7 didunia setelah Rusia, Kanada, Amerika Serikat, China, Brasil dan Australia. Jika dibandingkan dengan luas negara-negara di Asia, Indonesia berada diperingkat ke-2. Dan jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara, Indonesia menempatkan dirinya sebagai negara terluas di Asia Tenggara.

Setelah mengetahui luas dan letak wilayah negara Indonesia, sekarang giliranmu untuk mengetahui luas dan letak wilayah tempat tinggalmu. Gambarkan ke dalam sebuah peta sederhana.
Untuk mendapatkan data dan informasi yang akurat kamu bisa melakukan pengamatan langsung dan bertanya kepada para pengurus RT, RW, atau tokoh masyarakat di wilayah tempat tinggalmu.
Adapun yang harus kamu tampilkan pada peta adalah sebagai berikut.
1. Pertegas posisi rumahmu.
2. Batas-batas RT.
3. Rumah.
4. Jalan.
5. Ladang, kebun, sawah, bukit, atau hutan.
6. Sungai atau aliran air.

Mengenali wilayah tempat tinggal kita akan menjadikan kita lebih mencintai lingkungan tempat tinggal kita. Bagaimana dengan kamu? Seberapa kenalkah kamu terhadap lingkungan tempat tinggalmu?
Agar semakin mengenal lingkunganmu, buatlah cerita singkat berdasarkan peta wilayah yang telah kamu buat.
Bacakan ceritamu di depan teman-temanmu. Pada saat salah seorang temanmu bercerita tentang wilayah tempat tinggalnya, dengarkan dengan saksama dan temukan ide-ide pokok ceritanya.

 

Pembelajaran 4.

Denah Kandang Kelinci meliputi : 
– Tempat Pakan dan Minum.
– Indukan 1, 2, 3.
– Kandang Pembesaran.
– Kandang Pejantan.
– Saluran Kotoran.
– Penampung kotoran dan air seni.

Tata letak bangunan, sanitasi, jalan, dan pembuangan limbah kandang kelinci Pak Rudi sangat rapi. Dengan demikian, setiap pengunjung yang datang akan merasa nyaman. Sebelum membangun kandang kelinci, Pak Rudi telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan membuat denah.
Tahukah kamu apa itu denah? Denah merupakan gambaran tentang tata letak dalam suatu ruangan atau tempat. Gambaran yang lebih luas dibandingkan dengan denah adalah peta. Peta merupakan gambaran dengan menggunakan skala tertentu mengenai suatu daerah.

Pada pembelajaran sebelumnya, kamu sudah mengetahui luas dan letak wilayah Negara Indonesia dengan menggunakan peta. Dengan peta kita juga bisa mengetahui kondisi geografis negara Indonesia.

Kondisi Geografi Pulau Jawa.

Jawa bertetangga dengan Sumatera di sebelah barat, Bali di timur, Kalimantan di utara, dan Pulau Natal di selatan. Pulau Jawa merupakan pulau ke-13 terbesar di dunia. Perairan yang mengelilingi pulau ini ialah Laut Jawa di utara, Selat Sunda di barat, Samudera Hindia di selatan, serta Selat Bali dan Selat Madura di timur.

Jawa memiliki luas sekitar 126.700 km2. Sungai yang terpanjang ialah Bengawan Solo, yaitu sepanjang 600 km. Sungai ini bersumber di Jawa bagian tengah, tepatnya di gunung berapi Lawu. Aliran sungai kemudian mengalir ke arah utara dan timur, menuju muaranya di Laut Jawa di dekat kota Surabaya.

Hampir keseluruhan wilayah Jawa pernah memperoleh dampak dari aktivitas gunung berapi. Terdapat tiga puluh delapan gunung yang terbentang dari timur ke barat pulau ini, yang kesemuanya pada waktu tertentu pernah menjadi gunung berapi aktif. Gunung berapi tertinggi di Jawa adalah Gunung Semeru (3.676 m), sedangkan gunung berapi paling aktif di Jawa dan bahkan di Indonesia adalah Gunung Merapi (2.968 m) serta Gunung Kelud (1.731 m). Gunung-gunung dan dataran tinggi yang berjarak berjauhan membantu wilayah pedalaman terbagi menjadi beberapa daerah yang relatif terisolasi dan cocok untuk persawahan lahan basah. Lahan persawahan padi di Jawa adalah salah satu yang tersubur di dunia. Jawa adalah tempat pertama penanaman kopi di Indonesia, yaitu sejak tahun 1699. Kini, kopi arabika banyak ditanam di Dataran Tinggi Ijen baik oleh para petani kecil maupun oleh perkebunan-perkebunan besar.

Dataran Tinggi Parahyangan, dilihat dari Bogor (k. 1865-1872).
Suhu rata-rata sepanjang tahun adalah antara 22 °C sampai 29 °C, dengan kelembaban rata-rata 75%. Daerah pantai utara biasanya lebih panas, dengan rata-rata 34 °C pada siang hari di musim kemarau. Daerah pantai selatan umumnya lebih sejuk daripada pantai utara, dan daerah dataran tinggi di pedalaman lebih sejuk lagi. Musim hujan berawal pada bulan Oktober dan berakhir pada bulan April, di mana hujan biasanya turun di sore hari, dan pada bulan-bulan selainnya hujan biasanya hanya turun sebentar-sebentar saja. Curah hujan tertinggi umumnya terjadi pada bulan-bulan bulan Januari dan Februari.

Jawa Barat bercurah hujan lebih tinggi daripada Jawa Timur, dan daerah pegunungannya menerima curah hujan lebih tinggi lagi. Curah hujan di Dataran Tinggi Parahyangan di Jawa Barat mencapai lebih dari 4.000 mm per tahun, sedangkan di pantai utara Jawa Timur hanya 900 mm per tahun.

Secara administratif pulau Jawa terdiri atas enam provinsi: 
– Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
– Provinsi Banten, dengan ibukota provinsi Kota Serang.
– Provinsi Jawa Barat, dengan ibukota provinsi Kota Bandung.
– Provinsi Jawa Tengah, dengan ibukota provinsi Kota Semarang.
– Provinsi Jawa Timur, dengan ibukota provinsi Kota Surabaya.
– Daerah Setingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan ibukota Kota Yogyakarta.

 

Geografis Pulau Sumatera.

Pulau Sumatera terletak di bagian barat gugusan kepulauan Nusantara. Di sebelah utara berbatasan dengan Teluk Benggala, di timur dengan Selat Malaka, di sebelah selatan dengan Selat Sunda dan di sebelah barat dengan Samudra Hindia. Di sebelah timur pulau, banyak dijumpai rawa yang dialiri oleh sungai-sungai besar yang bermuara di sana, antara lain Asahan (Sumatera Utara), Sungai Siak (Riau), Kampar, Inderagiri (Sumatera Barat, Riau), Batang Hari (Sumatera Barat, Jambi), Musi, Ogan, Lematang, Komering (Sumatera Selatan), Way Sekampung, Way Tulangbawang, Way Seputih dan Way Mesuji (Lampung). Sementara beberapa sungai yang bermuara ke pesisir barat pulau Sumatera di antaranya Batang Tarusan (Sumatera Barat) dan Ketahun (Bengkulu).

Di bagian barat pulau, terbentang pegunungan Bukit Barisan yang membujur dari barat laut ke arah tenggara dengan panjang lebih kurang 1500 km. Sepanjang bukit barisan tersebut terdapat puluhan gunung, baik yang tidak aktif maupun gunung berapi yang masih aktif, seperti Geureudong (Aceh), Sinabung (Sumatera Utara), Marapi dan Talang (Sumatera Barat), Gunung Dempo (Sumatera Selatan), Gunung Kaba (Bengkulu), dan Kerinci (Sumatera Barat, Jambi). Di pulau Sumatera juga terdapat beberapa danau, di antaranya Danau Laut Tawar (Aceh), Danau Toba (Sumatera Utara), Danau Singkarak, Danau Maninjau, Danau Diatas, Danau Dibawah, Danau Talang (Sumatera Barat), Danau Kerinci (Jambi) dan Danau Ranau (Lampung dan Sumatera Selatan).

Gunung-gunung di Sumatera yang berketinggian diatas 2.500 meter dpl[sunting | sunting sumber]
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Daftar gunung di Sumatera
Gunung Bandahara, Aceh (3.030 m)
Gunung Dempo, Sumatera Selatan (3.159 m)
Gunung Geureudong, Aceh (2.885 m)
Gunung Kerinci, Sumatera Barat dan Jambi (3.805 m)
Gunung Leuser, Aceh (3.172 m)
Gunung Marapi, Sumatera Barat (2.891 m)
Gunung Perkison, Aceh (2.828 m)
Gunung Singgalang, Sumatera Barat (2.877 m)
Gunung Talamau, Sumatera Barat (2.912 m)
Gunung Talang, Sumatera Barat (2.597 m)

 

Provinsi, Ibu kota , Populasi 
– Aceh, ibukotanya Banda Aceh. 
– Sumatera Utara, ibukotanya Medan .
– Sumatera Barat, ibukotanya Padang.
– Riau, ibukotanya  Pekanbaru .
– Kepulauan Riau, ibukotanya Tanjung Pinang.
– Jambi, ibukotanya Jambi.
– Bengkulu, ibukotanya Bengkulu.
– Sumatera Selatan, ibukotanya Palembang.
– Kepulauan Bangka Belitung, ibukotanya ibukotanya Pangkal Pinang.
– Lampung Bandar, ibukotanya Lampung.

 

Geografi Pulau Kalimantan.

Gunung Kinabalu adalah gunung tertinggi di Kalimantan.

Pulau Kalimantan terletak di sebelah utara pulau Jawa, sebelah timur Selat Melaka, sebelah barat pulau Sulawesi dan sebelah selatan Filipina. Luas pulau Kalimantan adalah 743.330 km².

Pulau Kalimantan dikelilingi oleh Laut Cina Selatan di bagian barat dan utara-barat, Laut Sulu di utara-timur, Laut Sulawesi dan Selat Makassar di timur serta Laut Jawa dan Selat Karimata di bagian selatan.

Gunung Kinabalu (4095 m) yang terletak di Sabah, Malaysia ialah lokasi tertinggi di Kalimantan. Selain itu terdapat pula Gunung Palung, Gunung Lumut, dan Gunung Liangpran.

Sungai-sungai terpanjang di Kalimantan adalah Sungai Kapuas (1143 km) di Kalimantan Barat, Indonesia, Sungai Barito (880 km) di Kalimantan Tengah, Indonesia, Sungai Mahakam (980 km) di Kalimantan Timur, Indonesia, Sungai Rajang (562,5 km) di Serawak, Malaysia.

Jalan Nasional RI di Kalimantan sepanjang 6.075,97 km yang secara umum dengan kondisi mantap baru mencapai 77%.

 

Geografis Pulau Sulawesi.

Sulawesi merupakan pulau terbesar keempat di Indonesia setelah Papua, Kalimantan dan Sumatera dengan luas daratan 174.600 kilometer persegi. Bentuknya yang unik menyerupai bunga mawar laba-laba atau huruf K besar yang membujur dari utara ke selatan dan tiga semenanjung yang membujur ke timur laut, timur, dan tenggara. Pulau ini dibatasi oleh Selat Makasar di bagian barat dan terpisah dari Kalimantan serta dipisahkan juga dari Kepulauan Maluku oleh Laut Maluku. Sulawesi berbatasan dengan Borneo di sebelah barat, Filipina di utara, Flores di selatan, Timor di tenggara dan Maluku di sebelah timur.

Daftar gunung di Sulawesi :
– Gunung Lokon (1.689 mdpl).
– Gunung Klabat.
– Gunung Soputan.
– Gunung Mekongga (2.620 mdpl).
– Gunung Mahawu.
– Gunung Bawakaraeng (2.705 mdpl).
– Gunung Latimojong (3.680 mdpl).
– Gunung Karangetang.
– Gunung Awu.
– Gunung Bawah Laut Sangihe.
– Gunung Gandang Dewata (3307 mdpl).

 

Geografis Kepulauan Maluku.

Kepulauan Maluku adalah sekelompok pulau di Indonesia yang merupakan bagian dari Nusantara. Kepulauan Maluku terletak dilempeng Australia. Ia berbatasan dengan Pulau Sulawesi di sebelah barat, Nugini di timur, dan Timor Leste di sebelah selatan, Palau di timur laut. Pada zaman dahulu, bangsa Eropa menamakannya.

Secara geografis batas-batas antara Maluku Utara dan Provinsi Maluku di bagian Bagian Utara, barat papua provinsi di timur, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah di Barat, dan The Republik Demokratik Timor-Leste dan Australia di Selatan. Sementara secara total 581 daerah 376 km2 yang terdiri dari 527 191 km2 wilayah laut laut, dan 54 185 km2 wilayah laut, atau dengan kata lain sekitar 90% Provinsi Maluku merupakan daerah laut. Sebagai Provinsi Kepulauan, Maluku memiliki 559 pulau yang memiliki pulau-pulau yang relatif besar beberapa, antara lain: pulau Seram (18 625 km2), Pulau Buru (9000 km2) Yamdena (5085 km2) dan Pulau Wetar (3624 km2). Dengan kondisi dominan perairan daerah, Provinsi Maluku sangat terbuka untuk berinteraksi dengan yang lain Provinsi dan negara-negara sekitarnya.

 

Geografis Pulau Papua.

Papua adalah sebuah provinsi terluas Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Papua atau bagian paling timur wilayah Papua milik Indonesia. Belahan timurnya merupakan negara Papua Nugini. Provinsi Papua dulu mencakup seluruh wilayah Papua Bagian barat, namun sejak tahun 2003 dibagi menjadi dua provinsi dengan bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian baratnya memakai nama Papua Barat. Papua memiliki luas 808.105 km persegi dan merupakan pulau terbesar kedua di dunia dan terbesar pertama di Indonesia.

  • Batas Utara, Samudera Pasifik.
  • Batas Selatan : Samudera Hindia, Laut Arafuru, Teluk Carpentaria, Australia. 
  • Batas Barat : Kepulauan Maluku.
  • Batas Timur :  Papua Nugini.

Gunung :
– Gunung Puncak Carstenz Pyramid (4,884 m.dpl) merupakan gunung tertinggi di Indonesia. (aktif)
– Puncak Jaya (4,860 m.dpl).
– Puncak Trikora (4,730 m.dpl).

 

Geografis Pulau Bali.

Pulau Bali adalah bagian dari Kepulauan Sunda Kecil sepanjang 153 km dan selebar 112 km sekitar 3,2 km dari Pulau Jawa. Secara astronomis, Bali terletak di 8°25′23″ Lintang Selatan dan 115°14′55″ Bujur Timur yang membuatnya beriklim tropis seperti bagian Indonesia yang lain.

Gunung Agung adalah titik tertinggi di Bali setinggi 3.148 m. Gunung berapi ini terakhir meletus pada Maret 1963. Gunung Batur juga salah satu gunung yang ada di Bali. Sekitar 30.000 tahun yang lalu, Gunung Batur meletus dan menghasilkan bencana yang dahsyat di bumi. Berbeda dengan di bagian utara, bagian selatan Bali adalah dataran rendah yang dialiri sungai-sungai.

Berdasarkan relief dan topografi, di tengah-tengah Pulau Bali terbentang pegunungan yang memanjang dari barat ke timur dan di antara pegunungan tersebut terdapat gugusan gunung berapi yaitu Gunung Batur dan Gunung Agung serta gunung yang tidak berapi, yaitu Gunung Merbuk, Gunung Patas dan Gunung Seraya. Adanya pegunungan tersebut menyebabkan Daerah Bali secara Geografis terbagi menjadi 2 (dua) bagian yang tidak sama yaitu Bali Utara dengan dataran rendah yang sempit dan kurang landai dan Bali Selatan dengan dataran rendah yang luas dan landai. Kemiringan lahan Pulau Bali terdiri dari lahan datar (0-2%) seluas 122.652 ha, lahan bergelombang (2-15%) seluas 118.339 ha, lahan curam (15-40%) seluas 190.486 ha dan lahan sangat curam (>40%) seluas 132.189 ha. Provinsi Bali memiliki 4 (empat) buah danau yang berlokasi di daerah pegunungan, yaitu Danau Beratan atau Bedugul, Buyan, Tamblingan, dan Batur. Alam Bali yang indah menjadikan pulau Bali terkenal sebagai daerah wisata.

Ibu kota Bali adalah Denpasar. Tempat-tempat penting lainnya adalah Ubud sebagai pusat kesenian dan peristirahatan, terletak di Kabupaten Gianyar. Nusa Lembongan adalah sebagai salah satu tempat menyelam (diving), terletak di Kabupaten Klungkung. Sedangkan Kuta, Seminyak, Jimbaran dan Nusa Dua adalah beberapa tempat yang menjadi tujuan utama pariwisata, baik wisata pantai maupun tempat peristirahatan, spa, dan lain-lain, terletak di Kabupaten Badung.

Luas wilayah Provinsi Bali adalah 5.636,66 km2 atau 0,29% luas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Secara administratif Provinsi Bali terbagi atas 8 kabupaten, 1 kotamadya, 55 kecamatan, dan 701 desa/kelurahan.

Batas wilayah :
– Utara : Laut Bali
– Selatan : Samudera Hindia.
– Barat : Selat Bali, Provinsi Jawa Timur.
– Timur : Selat Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

 

Geografis Nusa Tenggara.

Kepulauan Nusa Tenggara atau Kepulauan Sunda Kecil (sekarang kadangkala digunakan dalam peta-peta geografis dunia), adalah gugusan pulau-pulau di sebelah timur Pulau Jawa, dari Pulau Bali di sebelah barat, hingga Pulau Timor di sebelah timur. Kepulauan Barat Daya dan Kepulauan Tanimbar yang merupakan bagian dari wilayah Provinsi Maluku secara geologis juga termasuk dalam kepulauan Nusa Tenggara.

Secara administratif, Kepulauan Nusa Tenggara termasuk wilayah negara Indonesia, kecuali bagian timur Pulau Timor termasuk wilayah negara Timor Leste.

Di awal kemerdekaan Indonesia, kepulauan ini merupakan wilayah Provinsi Sunda Kecil yang beribukota di kota Singaraja, kini terdiri atas 3 provinsi (berturut-turut dari barat): Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Pulau-pulau kepulauan sunda kecil bagian utara ditemukan adanya kemenerusan gunung api yang menandakan pulau-pulau tersebut merupakan pulau-pulau busur kepulauan vulkanik, di antaranya pulau Bali, Lombok, Sumbawa, Flores dan Wetar. Sedangkan bagian dari kepulauan sunda kecil selatan, seperti pulau Sumba dan pulau Timor, tidak ditemukannya kemenerusan gunung api aktif.

Pulau-pulau utama :
Nusa Tenggara Barat :
– Pulau Lombok.
– Pulau Sumbawa.
– Pulau Sangeang.
– Pulau Moyo

Nusa Tenggara Timur :
– Pulau Komodo.
– Pulau Flores.
– Pulau Palue.
– Pulau Adonara.
– Pulau Solor.
– Pulau Lomblen (Pulau Lembata).
– Pulau Pantar.
– Pulau Alor.
– Pulau Sumba.
– Pulau Timor.
– Pulau Sawu.
– Pulau Rote.

Setelah kamu mengetahui kondisi geografis wilayah negara Indonesia, sekarang giliranmu untuk mengetahui kondisi geografis wilayah tempat tinggalmu. Gambarkan ke dalam sebuah peta sederhana.
Untuk mendapatkan data dan informasi yang akurat, kamu bisa melakukan pengamatan langsung dan bertanya kepada para pengurus RT dan RW ataupun tokoh masyarakat di wilayah tempat tinggalmu.

Luas, letak, dan kondisi geografis negara Indonesia merupakan modal dasar yang sangat penting bagi pembangunan nasional dan pemerataan hasil- hasilnya. Namun demikian, semuanya itu harus didukung dengan perilaku dan sikap positif yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila- sila Pancasila. Sikap dan perilaku negatif yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila-sila Pancasila akan menjadi penghambat pembangunan nasional.

Gotong Royong Modal Dasar Pembangunan.

Gotong royong merupakan modal dasar bagi terciptanya suasana kemasyarakatan yang harmonis. Mengapa demikian? Karena dengan bergotong royong, masyarakat akan sering melakukan silaturahmi dan kerja sama, sehingga terjalinlah solidaritas. Seiring dengan munculnya rasa solidaritas inilah, akan muncul juga rasa empati dan simpati di antara masyarakat yang akan mempererat dan memperkuat hubungan masyarakat.

Tidak ada perbedaan dalam prinsip gotong royong. Gotong royong adalah kerja bersama, memeras keringat secara bersama, dan perjuangan saling bantu membantu secara bersama. Gotong royong dilakukan demi mencapai tujuan bersama. Tidak mempedulikan agama, suku, ataupun golongan.
Prinsip-prinsip gotong royong sangat bermanfaat bagi pelaksanaan pembangunan nasional. Karena semua masyarakat merasa saling memiliki. Masyarakat juga merasa mempunyai tujuan yang sama, yakni terwujudnya kehidupan yang sejahtera. Dengan bergotong royong, segala program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah akan dapat dilaksanakan dengan baik tanpa adanya gangguan yang disebabkan oleh ketidakharmonisan masyarakat. 

 

Catatan :
Musyawarah mufakat adalah nilai luhur bangsa yang harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kebebasan memeluk agama atau kepercayaan adalah hak setiap warga negara.

Selain pengetahuan dan keterampilan dalam beternak kelinci, ternyata Pak Rudi juga memiliki wawasan yang luas tentang bangsa dan negara. Pak Rudi banyak memberikan pengetahuan kepada Edo berkaitan dengan Pancasila dan kondisi geografis wilayah Indonesia.

 

Pembelajaran 5.

 

Ciri-Ciri dan Karakteristik Khusus Hewan Kelinci, Berikut beberapa ciri-ciri dan karakteristik khusus dari hewan kelinci yang perlu kita ketahui.

  • Memiliki ukuran tubuh yang sedikit lebih kecil dari pada hewan kucing..
  • Hampir seluruh bagian tubuhnya ditumbuhi oleh bulu-bulu yang berwarna putih,
    coklat, abu-abu, hitam, orange, dan sebagian lainnya ada yang memiliki warna
    campuran antara 2 – 3 warna.
  • Memiliki sepasang mata yang digunakan sebagai indra penglihatan.
  • Memiliki sepasang telinga yang digunakan sebagai indra pendengar.
  • Memiliki sepasang kaki belakang dan sepasang kaki depan.
  • Memiliki daun telinga yang berbentuk meruncing dan tinggi kearah atas.
    Makanannya adalah sayur-sayuran, namun makanan kesukaannya adalah wortel.
  • Berkembangbiak dengan cara melahirkan.
  • Termasuk dalam kelompok hewan mamalia.
  • Bergerak dengan cara berjalan atau berlari menggunakan bantuan kaki belakang.
  • Sebagian besar spesies kelinci, dagingnya dapat dimanfaatkan sebagai makanan.
  • Memiliki sepasang gigi depan yang besar dan digunakan untuk menggigit
    makanannya.
  • Termasuk dalam hewan kosmopolit, sehingga dapat beradaptasi dengan segala iklim
    di seluruh belahan dunia.
  • Umumnya, hidup berkelompok.
  • Biasanya membuat sarang dibawah permukaan tanah (menggali lobang) atau di bawah bebatuan.
  • Selalu siaga, sehingga agresif ketika ada ancaman di sekitarnya.
  • Anak kelinci akan memakan rumput pertama kali ketika memasuki 14 hari, dan baru
    mulai makan banyak saat memasuki 25 hari setelah dilahirkan.
  • Masa kawin akan terjadi antara 1 – 2 minggu setelah disapih atau dipasahkan dari
    indukannya.
  • Kelinci adalah hewan berusus satu.

 

Ciri Ciri Siput.
Untuk anda yang sedang mencari ciri ciri siput atau juga ciri ciri hewan siput, anda bisa membacanya di bawah ini yang sudah kami rangkum untuk anda. Silahkan di baca ciri ciri khusus siput di bawah ini.

1. Memiliki sebuah cangkang untuk bersembunyi atau sebagai rumah.
2. Memiliki tekstur tubuh yang lembek dan lentur.
3. Siput memiliki sepasang mata yang sangat kecil.
4. Bergerak lambat.
5. Termasuk hewan moluska. Moluska adalah hewan lunak.
6. Tidak memiliki tulang belakang.
7. Terdapat lendir di tubuhnya.
8. Berkembang biak dengan cara bertelur.
9. Memakan tumbuhan seperti daun dan batang.
10. Hidup di tempat yang basah.
11. Melindungi diri dengan masuk kedalam cangkang.

Pada pembelajaran sebelumnya kamu telah mengetahui bahwa kelinci termasuk hewan vertebrata. Lalu bagaimana dengan siput? Siput merupakan hewan avertebrata. Hewan avertebrata merupakan hewan yang tidak memiliki tulang belakang.

Adapun ciri-ciri hewan avertebrata lainnya antara lain biasanya susunan syarafnya berada di perut, memiliki rangka luar, dan otaknya tidak terlindungi oleh rangka. Contoh hewan avertebrata adalah siput, serangga, cacing, ubur- ubur, cumi-cumi, dan lain-lain.

Siput : Kaki perut dengan bentuk pipih dan lebar. Fungsi utama kaki perut pada siput adalah untuk bergerak dan berpindah tempat.

  • katak bergerak dengan cara melompat.
  • kelinci bergerak dengan cara melompat.
  • ikan bergerak dengan cara berenang.
  • ular bergerak dengan cara melata.
  • cicak bergerak dengan cara melata.
  • bebek bergerak dengan cara berenang.
  • burung bergerak dengan cara terbang.
  • kelelawar bergerak dengan cara terbang.
  • kupu-kupu dengan cara terbang.
  • capung dengan cara terbang.

Bacaan : Siput Bukanlah Hewan Lemah.

Siput, menurut sebagian orang dianggap sebagai hewan yang lamban dan menjijikkan. Bahkan karena gerakannya yang lamban, tidak jarang orang membanding-bandingkannya dengan kelinci. Siput juga dianggap menjijikan karena tubuhnya yang penuh lendir.

Sebenarnya siput memiliki kelebihan dan keistimewaan. Kelebihan dan keistimewaan siput ini merupakan karunia Tuhan yang tidak dimiliki oleh hewan-hewan lain. Apa saja kelebihan dan keistimewaan tersebut?

Siput merupakan hewan yang berjasa dalam penguraian serpihan daun-daunan. Kenapa berjasa? Karena siput memakan daun-daunan dan menjadikannya bagian-bagian yang kecil (serpihan) sehingga mudah untuk diuraikan oleh bakteri pengurai. Jika benda-benda yang besar seperti daun berubah menjadi serpihan dan diuraikan akan bermanfaat bagi kelestarian lingkungan sekitar siput berada. Hasil penguraian yang diawali oleh siput itu akan berfungsi menjadi pupuk alami sehingga tanah pun menjadi subur.

Siput adalah sang pengembara yang mandiri. Meskipun siput berjalan lamban, namun siput memiliki stamina yang sangat bagus. Daerah pengembaraan siput pun sangat luas. Pengembaraan siput dimulai sejak siput menetas. Setelah menetas, siput langsung mandiri. Siput tidak lagi terikat dan bergantung pada induknya.

Siput memiliki pertahanan diri yang baik dalam beradaptasi dengan lingkungan dan mempertahankan diri dari serangan predator. Meskipun tubuhnya lunak, namun tubuh siput memiliki lendir. Lendir ini berfungsi sebagai minyak pelumas dan pelindung bagi tubuhnya ketika berjalan di permukaan. Jalan sekasar apa pun dan seterjal apa apun akan mudah dilalui tanpa tubuhnya terluka. Selain itu siput juga dikaruniai Tuhan dengan cangkang. Cangkang ini berfungsi sebagai rumah yang memberikan kenyamanan dan keamanan bagi tubuhnya. Cangkang juga berfungsi sebagai tempat persembunyian ketika ia terancam oleh lingkungan atau predator. Meski terik panas atau pun hujan, siput tetap bisa hidup nyaman dan aman dengan cangkangnya. Predator pun akan kebingungan untuk memangsa siput, karena tubuhnya terlindungi oleh cangkang yang keras.

Jadi, siput bukanlah hewan yang lemah. Siput adalah hewan istimewa yang memiliki banyak kelebihan. Siput diciptakan Tuhan dengan kekurangan sekaligus dengan kelebihan. Begitu juga dengan manusia, diciptakan Tuhan dengan kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu kamu tidak boleh menyombongkan iri dengan kelebihan yang kamu miliki. Kamu juga jangan minder jika kamu kekurangan.

Kreasi :

Pada pembelajaran sebelumnya kamu telah mempelajari ragam gambar cerita atau ilustrasi. Dalam membuat gambar cerita kamu juga harus mengetahui corak gambar cerita atau ilustrasi.
Corak gambar cerita atau ilustrasi adalah sebagai berikut.

1. Realis : Realis merupakan gambar yang dibuat seperti keadaan aslinya, baik bentuk, ukuran, dan tata letaknya. Contohnya seperti lukisan berjudul Kapal Dilanda Badai karya Raden Saleh.

2. Karikatur : Karikatur merupakan gambar yang melebih-lebihkan atau mengubah dari objek aslinya. Gambar karikatur menyajikan objek dengan karakter yang lucu dan aneh. Biasanya gambar karikatur mengandung kritikan dan sindiran.

3. Kartun : Kartun merupakan gambar yang berfungsi untuk menghibur dan berisikan humor. Gambar kartun dapat berupa tokoh binatang atau manusia.

4. Dekor : Dekoratif adalah gambar yang disajikan dengan mengubah bentuk objek aslinya namun tanpa menghilangkan ciri-ciri khasnya.

 

Pembelajaran 6.

Hari menjelang sore. Sudah saatnya Edo kembali ke rumah. Namun, sebelum pulang Edo membantu Pak Rudi membersihkan kandang kelinci. Kandang kelinci dibersihkan untuk menjaga kesehatan kelinci.

Gerak Kupu-Kupu.

Kupu-kupu adalah hewan yang lucu. Warnanya indah dan menarik. Banyak orang menyukainya. Dia terbang dan hinggap pada bunga-bunga. Badannya kecil, namun memiliki sayap yang lebar. Sukakah kamu pada kupu-kupu?

Kupu-kupu termasuk hewan serangga. Kupu-kupu memiliki organ gerak yang sama seperti serangga-serangga lainnya. Salah satu organ gerak yang istimewa dari kupu-kupu dan serangga lainnya adalah sayap. Dengan sayap ini, maka menjadikan serangga sebagai satu-satunya hewan avertebrata yang bisa terbang.

Tahukah kamu, sayap kupu kupu yang indah sebenarnya transparan? Lalu kenapa terlihat berwarna-warni? Sayap kupu-kupu terlihat warna-warni karena perbedaan kecerahan pada setiap lapisan tipisnya.

Kupu-kupu memiliki kemampuan terbang yang luar biasa. Kupu-kupu bisa terbang sejauh ribuan kilometer untuk mencari daerah yang hangat ketika musim dingin tiba. Kupu-kupu akan kembali lagi menempuh jarak ribuan kilometer ketika musim semi tiba. Meskipun demikian, kupu-kupu tidak bisa terbang apabila suhu tubuhnya di bawah 30 derajat celcius.

Kamu telah mengetahui organ gerak hewan vertebrata dan avertebrata. Pada pembelajaran sebelumnya kamu telah mengetahui gerak kelinci, siput, kupu-kupu.
Bersama kelompokmu, melalui contoh gerak hewan-hewan tersebut, identifikasikan ke dalam kelompok hewan vertebrata atau avertebrata. Kemudian buatlah perbandingan antara keduanya. Lakukan dengan diskusi secara berkelompok.

Hewan vertebrata terdapat tulang pada bagian belakang, yang terentang dari bagian bawah kepala hingga mencapai bagian ekor atau tulang ekor, tubuh simetri, biasanya berberak lebih cepat daripada hewan  avertebrata.

 

SD5 – IPA – SIFAT BAHAN DAN PENGGUNAANNYA

SD Kelas 5 – IPA – Bab 6 – Sifat Bahan.

Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

Jas hujan dikenakan ketika turun hujan. Jas hujan berfungsi untuk melindungi diri agar tidak basah oleh air hujan. Namun, jika mengenakan jaket kain di saat hujan, kamu akan tetap basah. Jas hujan lebih tahan air daripada jaket kain. Tahukah kamu, apa penyebabnya? Bahan apakah yang digunakan untuk membuat jas hujan?

Hubungan Antara Sifat Bahan dengan Bahan Penyusunnya.

Sifat suatu bahan tergantung dari penyusunnya. Sifat-sifat bahan meliputi kekuatan, kelenturan, ketahanan terhadap air atau api, hangat, halus atau kasar, dan juga kekakuan. Suatu benda dibuat berdasarkan sifat-sifat bahan tersebut.

1. Benang.

Benang adalah tali halus yang dipintal dari kapas atau bahan sintetis (buatan). Benang jahit biasanya dibuat dari bahan kapas. Benang nilon dibuat dari bahan sintetis. Sifat benang tergantung dari bahan penyusunnya.Benang yang dibuat dari kapas umumnya lebih kuat daripada benang nilon. Oleh karena itu, benang dari kapas digunakan sebagai benang jahit. Fungsi benang jahit untuk menyambung potongan- potongan kain menjadi pakaian. Jahitan pakaian akan kuat dan tahan lama jika menggunakan benang jahit yang kuat pula.

Ada bermacam-macam jenis benang. Benang tersebut dibuat untuk tujuan tertentu. Benang untuk menjahit tidak sama dengan benang untuk membuat sulaman. Demikian juga benang untuk menyulam tidak sama dengan benang untuk menerbangkan layang-layang.

 

2. Kain.

Kain terbuat dari serat. Serat-serat ini dipintal membentuk benang. Benang kemudian ditenun untuk dijadikan kain.
Serat ada dua macam, yaitu serat alami dan serat sintetis. Serat alami berasal dari tumbuhan maupun hewan. Serat tumbuhan diperoleh dari kapas, kapuk, dan kulit batang rami. Serat kapas memiliki sifat yang lentur, lembut, serta mudah menyerap air. Oleh karena itu, serat dari bahan kapas banyak digunakan untuk membuat pakaian. Pakaian dari bahan kapas relatif nyaman dikenakan karena mudah menyerap keringat. Kain dari bahan kapas disebut kain katun.

Serat kapuk memiliki sifat yang kuat, lentur, dan mudah menyerap air. Serat kapuk cenderung lebih kuat jika dibanding serat kapas. Akan tetapi, serat kapuk kurang halus sehingga jarang digunakan untuk membuat pakaian. Serat kapuk dimanfaatkan untuk membuat perabotan rumah tangga misalnya kaos kaki, kasur, dan sumbu kompor.
Serat dari kulit batang rami merupakan serat yang sangat kuat. Serat rami sangat kasar dan kaku. Oleh karena itu, serat rami sangat jarang digunakan sebagai bahan pakaian. Sifat serat yang kuat ini digunakan untuk membuat karung, misalnya karung beras dan karung gula.

Serat alami hewan diperoleh dari bulu binatang misalnya kambing, biri-biri, maupun unta. Bulu-bulu ini harus diolah terlebih dahulu sebelum dipintal dan ditenun. Serat yang dihasilkan dari pengolahan bulu- bulu hewan disebut serat wol. Sifat serat wol yang di- hasilkan tergantung jenis hewan yang diambil bulunya.

Serat wol kasar digunakan sebagai bahan pembuat selimut maupun karpet. Sementara itu, serat wol halus digunakan sebagai bahan pakaian. Pakaian dari wol merupakan pakaian yang bernilai tinggi.
Wol memiliki sifat yang mudah menyerap air, halus, dan terasa hangat saat dipakai. Oleh karena itu, pakaian dari serat wol cocok digunakan di daerah yang bersuhu dingin. Serat juga dapat diperoleh dari kepompong ulat sutra yang disebut serat sutra. Kain sutra mempunyai sifat yang kuat dan sangat halus. Selain itu, kain sutra juga memiliki kilauan alami yang sangat indah. Kain sutra pertama kali
dibuat di Cina sekitar tahun 2600 SM.

Serat Sutra.
Serat-serat sutra diper- oleh dengan pemanasan dan pelunakan kepompong. Serat- serat sutra yang sangat halus dapat disatukan menjadi benang sutra. Benang-benang sutra tersebut kemudian diurai dan dipilin bersama agar kuat sehingga dapat ditenun atau dirajut.

Serat sintetis diperoleh dengan mengolah bahan plastik. Bahan pakaian yang terbuat dari bahan serat sintetis diantaranya nilon dan poliester. Pakaian yang terbuat dari serat sintetis memiliki sifat, antara lain tidak mudah kusut, kuat, tetapi tidak nyaman dipakai dan tidak menyerap keringat. Selain itu, terdapat pula beberapa kain yang dilapisi damar sehingga kedap air. Kain-kain seperti ini digunakan sebagai bahan untuk membuat jas hujan, parasut, karpet, serta tenda.

 

3. Kertas.

Kayu merupakan bahan dasar pembuatan kertas. Kayu dapat dibuat kertas karena memiliki serat selulosa yang kuat. Berbagai jenis kertas memiliki sifat dan kekuatan yang berbeda. Pada umumnya, kertas memiliki sifat mudah menyerap air dan cenderung mudah sobek.
Saat ini pengolahan kertas melibatkan bahan-bahan lain sehingga mempunyai sifat yang berbeda. Misalnya untuk memperoleh kertas tahan air, lapisan lilin atau plastik ditambahkan pada permukaannya. Kertas juga dibuat lebih tebal dan padat agar tidak mudah sobek.
Beberapa contoh kertas yang sering kita gunakan di antaranya kertas HVS, manila, karton, dan kertas minyak. Kertas-kertas tersebut memiliki sifat-sifat yang berbeda. Kertas tersebut juga digunakan untuk tujuan yang berbeda.
Kertas HVS merupakan kertas tipis berwarna putih. Kertas ini digunakan untuk keperluan tulis menulis. Kertas manila cenderung lebih tebal dibanding kertas HVS. Kertas ini digunakan untuk membuat stopmap maupun berbagai kerajinan tangan. Kertas karton merupakan lembaran kertas yang sangat tebal dan kaku. Kertas karton digunakan untuk membuat kardus tempat menyimpan dan mengepak barang-barang. Sementara itu, kertas minyak digunakan untuk membungkus makanan karena sifatnya yang tahan air.

Cara Pembuatan Kertas.
Kertas terbentuk dari pengolahan kayu menjadi bubur kertas. Selain kayu, dalam pembuatan bubur kertas juga ditambah dengan pepagan segar, sampah kertas, kain, kayu, dan jerami. Bahan-bahan ini kemudian dihancurkan menggunakan bahan kimia. Selama pem- buatan bubur, lignin dipisah- kan untuk memperoleh serat- serat selulosa. Setelah itu ditambahkan kanji, tanah liat atau bahan kimia tertentu untuk memberi kekuatan. Campuran bubur kertas ini disebut pulp. Pulp diolah lebih lanjut menjadi gulungan- gulungan kertas.

Rangkuman :

1. Benang terbuat dari kapas atau nilon. Benang dari kapas bersifat lebih kuat daripada benang nilon.
2. Benang berfungsi untuk menjahit, menyulam, atau menerbangkan layang-layang. Benang dapat juga dipintal menjadi kain.
3. Kain terbuat dari serat alami dan serat sintesis. Kapas, kapuk, kulit batang rami, wol, dan sutra merupakan serat alami.
4. Nilon dan poliester termasuk serat sintesis.
5. Kertas diperoleh dengan mengolah kayu menjadi bubur kertas. Kertas memiliki sifat mudah menyerap air dan mudah sobek. Tebal atau tipisnya kertas tergantung pada bahan-bahan yang ditambahkan.

 

Penyesuaian Diri Makhluk Hidup terhadap Lingkungannya – Materi SD Kelas 5 IPA

SD Kelas 5 – IPA – Penyesuaian Diri Makhluk Hidup terhadap Lingkungannya


Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

 

 

 

 

 

Perhatikan burung elang pada gambar di atas! Bentuk cakar dan paruh burung elang sesuai dengan jenis makanannya yang berupa daging. Itulah salah satu bentuk penyesuaian burung elang terhadap lingkungannya. Bagaimana bentuk penyesuaian hewan lain dengan lingkungannya? Apakah tumbuhan juga menyesuaikan diri dengan lingkungannya?

Burung elang memiliki paruh yang kuat dan cakar yang tajam. Paruh ini berguna untuk menyobek makanannya. Makanan elang berupa daging. Kaki dan cakar yang kuat untuk mencengkeram mangsanya. Nah, itulah satu contoh alat tubuh hewan yang berguna untuk mencari makanan. Bagaimana dengan hewan yang lain?

 

A. Cara Hewan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungannya.

Setiap hewan mempunyai kemampuan berbeda-beda dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Penyesuaian diri ini berguna untuk memperoleh makanan. Selain itu juga untuk mempertahankan diri dari musuhnya. Bagaimana bentuk penyesuaian diri pada hewan-hewan tersebut? Marilah kita pelajari dalam uraian materi berikut ini!

1. Penyesuaian Hewan untuk Memperoleh Makanan.

Hewan membutuhkan makanan agar tetap hidup. Setiap jenis hewan memiliki cara tersendiri dalam memperoleh makanan. Makhluk hidup menggunakan alat-alat tubuhnya untuk memperoleh makanan.

a. Burung.

Setiap jenis burung makanannya berbeda-beda. Ada yang berupa cairan madu (nektar), biji-bijian, atau daging. Oleh karena itu, bentuk paruh setiap jenis burung juga berbeda-beda. Perhatikan gambar di bawah ini!
1) Burung pipit mempunyai paruh pendek dan kuat. Bentuk paruh ini sesuai untuk memakan jenis biji- bijian. Paruh ini berfungsi meng- hancurkan biji tersebut.
2) Burung elang mempunyai paruh kuat, tajam, dan melengkung bagian ujungnya. Paruh seperti ini sesuai untuk mencabik mangsanya.
3) Bebek mempunyai paruh yang berbentuk seperti sudu. Bentuk paruh seperti ini sesuai untuk mencari makanan di tempat becek, ber- lumpur, atau di air.

4) Burung pelatuk mempunyai paruh yang panjang, kuat, dan runcing. Paruh burung pelatuk untuk mencari serangga yang bersembunyi di kulit pohon, dalam lubang pohon, atau pada batang pohon yang lapuk.
5) Burung kolibri mempunyai paruh berbentuk panjang dan runcing. Bentuk paruh seperti itu memudahkan burung kolibri mengisap nektar.
6) Burung pelikan mempunyai paruh berkantong. Paruh demikian memudahkan- nya untuk menangkap ikan dalam air.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat dikatakan bahwa ada kesesuaian antara bentuk paruh burung dan jenis makanannya.

Selain bentuk paruh, kaki pada berbagai burung juga mempunyai bentuk bermacam-macam. Berbagai bentuk kaki burung merupakan salah satu bentuk penyesuaian terhadap cara memperoleh makanan. Amati gambar-gambar di bawah ini!

a. Kaki burung kakatua untuk memanjat. Selain itu, juga untuk memegang makanan.
b. Kaki ayam untuk mengais tanah saat mencari makanan.
c. Burung elang mempunyai kaki kuat dengan kuku tajam. Kaki ini untuk mencengkeram mangsanya.
d. Burung pipit mempunyai kaki langsing untuk bertengger.
e. Kaki itik dan pelikan berselaput sehingga cocok untuk berenang di air.
f. Burung pelatuk pandai memanjat karena bentuk kakinya sesuai untuk memanjat.
Berdasarkan gambar di depan, terdapat hubungan antara bentuk kaki burung dengan cara memperoleh makanannya.

b. Serangga.

Serangga mempunyai cara khusus untuk memperoleh makanan. Misalnya, mulut kupu-kupu mempunyai alat pengisap. Oleh karena itu, mulutnya dinamakan mulut pengisap. Kupu-kupu menggunakan mulut ini untuk mengisap sari madu (nektar) pada bunga. Bentuk alat pengisap itu menyerupai belalai yang dapat digulung dan dijulurkan.
Nyamuk mempunyai bentuk mulut penusuk dan pengisap. Mulut ini dapat mengisap makanan berupa darah manusia atau hewan. Mulut nyamuk berbentuk tabung panjang dan tajam (runcing). Bentuk mulut seperti ini untuk menusuk kulit manusia atau hewan.
Jangkrik mempunyai bentuk mulut penggigit dan pengunyah. Mulut ini mempunyai gigi-gigi kecil untuk mengunyah makanan yang berupa daun.
Lalat rumah mempunyai alat penyerap pada mulutnya. Alat penyerap ini mirip spons (gabus). Alat ini untuk menyerap makanan terutama yang berupa cairan.

c. Unta.

Unta hidup di daerah padang pasir yang kering, gersang, dan panas. Bentuk dan susunan tubuh unta sesuai dengan keadaan alam di padang pasir. Pada saat minum unta mampu meneguk air dalam jumlah banyak. Air tersebut disimpan sebagai cairan tubuh.
Unta memiliki punuk. Punuk unta berisi makanan cadangan. Makanan cadangan tersebut berupa lemak. Jika tidak memperoleh makanan, unta akan menggunakan makanan cadangan tersebut. Dengan demikian, unta dapat tetap hidup meskipun kekurangan makanan.

 

2. Penyesuaian Hewan untuk Melindungi Diri dari Musuh.

Setiap jenis hewan selalu berusaha melindungi diri dari serangan musuhnya. Hampir semua jenis hewan memiliki bagian tubuh untuk melindungi diri. Selain itu, ada sebagian hewan melindungi diri dengan tingkah laku. Sekarang, simak cara hewan melindungi diri dari serangan musuhnya.

a. Cecak dan Kadal.

Cecak dan kadal memutuskan ekornya jika diserang oleh musuh. Tindakan hewan memutus bagian tubuhnya disebut autotomi. Hal ini dilakukan untuk mengelabui musuhnya. Bagian ekor yang putus dapat bergerak-gerak sehingga mengalihkan perhatian musuhnya. Saat itulah kadal atau cecak melarikan diri. Ekor yang telah putus pada hewan- hewan itu dapat tumbuh kembali.

b. Bunglon
Bunglon dapat mengubah warna kulit sesuai dengan lingkungannya. Misalnya di daun yang ber- warna hijau, bunglon berwarna hijau. Ketika berada di batang pohon berwarna cokelat, bunglon akan berubah menjadi cokelat. Tindakan hewan mengubah warna kulitnya saat melindungi diri dinamakan mimikri.

c. Kalajengking, Lebah, dan Kelabang
Hewan-hewan ini menggunakan sengatnya untuk melindungi diri. Sengat tersebut dapat me- ngeluarkan zat beracun yang dapat melukai musuh atau pemangsanya.

d. Cumi-Cumi, Sotong, dan Gurita
Cumi-cumi, sotong, dan gurita hidup di laut. Ketika diserang musuh, hewan-hewan ini mengeluar- kan cairan hitam seperti tinta. Akibatnya air menjadi keruh. Saat itulah hewan-hewan ini segera melari- kan diri.

e. Landak.
Landak mempunyai kulit berduri dan kaku. Saat menghadapi bahaya, landak mengembangkan durinya. Selain itu, landak juga berusaha membelakangi musuh. Dengan demikian, apabila musuhnya menyerang, tubuh musuh akan tertusuk duri. Walaupun duri landak ini tidak beracun, tetapi dapat membuat lawannya terluka.

f. Trenggiling dan Luing. 
Trenggiling dan luing akan meng- gulung tubuhnya jika mendapat gangguan dari luar. Trenggiling mem- punyai kulit berupa sisik yang keras. Saat menggulung, bagian perutnya yang lunak akan terlindungi suatu perisai yang sangat keras.

g. Belalang Daun
Belalang daun biasanya hinggap di dedaunan untuk mencari makanan. Tubuh belalang daun berwarna hijau mirip warna daun sehingga tersamarkan. Hal ini menyulitkan musuhnya untuk mengetahui keberadaan belalang tersebut.

h. Walang Sangit.
Walang sangit merupakan hewan dalam kelompok serangga. Walang sangit hinggap di dedaunan untuk mencari makanan. Walang sangit dapat mengeluarkan bau yang sangat menyengat. Bau ini untuk mengusir musuhnya.

i. Kecoak, Musang, Kumbang, dan Ular Tidak Berbisa.
Hewan-hewan tersebut akan berpura-pura mati jika diserang oleh musuh. Hal ini dilakukan untuk mengelabui musuhnya. Jika musuhnya sudah pergi, hewan tersebut segera melarikan diri.

Di depan telah dijelaskan bahwa hewan mempunyai alat tubuh yang berfungsi untuk melindungi diri. Selain itu, hewan juga menunjukkan tingkah laku tertentu untuk menghindari musuhnya. Coba kamu lakukan kegiatan berikut untuk lebih memahami materi tersebut!

 

B. Cara Tumbuhan Menyesuaikan Diri dengan Lingkungannya.

 

Seperti halnya hewan, tumbuhan juga dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Tumbuhan mempunyai cara untuk melindungi diri. Selain itu, tumbuhan juga mempunyai ciri khusus sesuai lingkungan hidupnya. Ayo, simak baik-baik materi berikut!

1. Penyesuaian Tumbuhan untuk Melindungi Diri dari Musuhnya.

Tumbuhan memiliki bagian tubuh yang berguna untuk melindungi diri. Bagian tubuh setiap tumbuhan tersebut berbeda-beda. Sekarang, simak cara beberapa tumbuhan melindungi diri dari musuhnya!

a. Bambu.
Pernahkah kamu menyentuh bambu? Saat menyentuhnya, tanganmu akan terasa gatal. Hal ini karena bambu mempunyai rambut-rambut halus. Rambut-rambut halus tersebut dapat menyebabkan gatal-gatal di kulit.

b. Salak, Bunga Mawar, dan Putri Malu.
Tanaman salak, bunga mawar, dan putri malu mempunyai duri. Duri ini untuk melindungi diri dari musuhnya. Duri tersebut dapat melukai hewan yang mencoba mengganggunya.

c. Pohon Nangka, Pohon Karet, dan Bunga Kamboja.
Jenis-jenis tumbuhan tersebut mampu mengeluarkan getah. Getah dapat menempel ke tubuh hewan yang mengganggunya. Getah yang menempel menyebabkan hewan sulit bergerak. Dengan demikian, tumbuhan tersebut terhindar dari gangguan hewan.

d. Buah Durian.
Kulit buah durian memiliki duri yang sangat tajam. Duri ini sebagai alat pertahanan diri dari musuhnya. Adanya kulit berduri ini membuat biji yang berada di dalam buah terlindung. Biji pada buah durian dapat digunakan sebagai alat perkembangbiakan.

e. Buah Belimbing.
Buah belimbing saat masih muda terasa pahit dan sepat. Oleh karena itu, tidak ada hewan yang memakan buahnya. Dengan demikian, biji di dalam buah belimbing terlindungi. Biji ini digunakan sebagai alat perkembangbiakan.

Itulah beberapa cara tumbuhan melindungi diri dari musuhnya. Tumbuhan melindungi diri menggunakan bagian-bagian tubuhnya. 

 

2. Ciri Khusus Tumbuhan Berdasarkan Tempat Hidupnya.

Tumbuhan menyesuaikan diri untuk mempertahankan hidupnya. Tumbuhan ada yang hidup di air ataupun di tempat kering. Bagaimana cara tumbuhan tersebut menyesuaikan diri?

a. Tumbuhan Air.

Teratai, eceng gondok, dan kangkung adalah jenis tumbuhan yang hidup di air. Tumbuh-tumbuhan tersebut menyesuaikan diri dengan lingkungannya dengan cara berbeda-beda.
Teratai akarnya berada di dasar perairan dan batangnya
berada di dalam air. Sementara itu, daunnya menyembul di permukaan. Daun tumbuhan teratai lebar dan tipis. Bentuk daunnya yang seperti ini dapat memudahkan terjadinya penguapan.

Tumbuhan eceng gondok akarnya tidak menancap di dasar perairan. Akar tumbuhan ini sangat lebat dan berguna untuk menjaga keseimbangan agar tidak terbalik. Tumbuhan eceng gondok dapat mengapung di air karena diseluruh batangnya terdapat rongga udara.

b. Tumbuhan di Daerah Kering.

Tumbuhan yang hidup di daerah kering harus  berhemat dalam menggunakan air. Ada berbagai cara menghemat air salah satunya dengan mengurangi penguapan. Dengan demikian, air yang keluar dari tumbuhan melalui daun bisa berkurang.
Beberapa tumbuhan mempunyai cara tersendiri dalam mengurangi penguapan. Ada yang meng- gugurkan daunnya pada musim kemarau. Misalnya pohon jati dan pohon mahoni.
Sementara itu, kaktus menyesuaikan diri dengan lingkungannya melalui dua cara. Pertama, mengubah bentuk daunnya menjadi duri. Kedua, batangnya berdaging dan berkulit tebal. Batang yang seperti ini untuk menyimpan air. Dengan demikian, kaktus dapat mengurangi penguapan dan tidak kekeringan. Pada saat musim hujan, kaktus menyerap air sebanyak- banyaknya. Air tersebut disimpan di dalam batang. Cadangan air ini digunakan ketika musim kering tiba.

Rangkuman :

1. Hewan menyesuaikan diri untuk memperoleh makanan. Hewan-hewan yang menyesuaikan diri untuk memperoleh makanan misalnya burung, serangga, dan unta. Burung memiliki paruh dan cakar yang disesuaikan dengan makanannya. Serangga memiliki berbagai tipe mulut yang disesuaikan dengan makanannya. Sementara itu, unta memiliki makanan cadangan yang berupa lemak dalam punuknya.
2. Hewan juga menyesuaikan diri untuk melindungi diri dari musuhnya. Beberapa hewan melindungi diri dengan berbagai cara. Misalnya, cecak memutuskan ekornya (autotomi). Bunglon melindungi diri dengan cara mengubah warna tubuhnya (mimikri). Kalajengking, lebah, dan kelabang melindungi diri dengan sengatnya. Cumi-cumi mengeluarkan tinta. Landak mengembangkan duri pada kulitnya.
3. Tumbuhan juga melakukan penyesuaian diri. Tumbuhan menyesuaikan diri untuk melindungi diri dari musuhnya. Bambu melindungi dirinya dengan rambut-rambut halus yang dapat menyebabkan gatal. Salak, bunga mawar, dan putri malu melindungi diri dengan duri. Pohon nangka dan karet melindungi diri dengan getah. Durian melindungi diri dengan kulit yang berduri tajam.
4. Tumbuhan juga menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Tumbuhan air memiliki daun lebar dan tipis, misalnya teratai. Kaktus memiliki batang yang dapat menyimpan air dan daunnya menyerupai duri agar mampu hidup di daerah kering.

 

Pribadi dan Lingkungan – SD Kelas 5 – Agama Katolik

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti.

Sumber : Buku Sekolah Elektronik Dik Nas Kurikulum 2013 Revisi 2017.

Bab 1 Pribadi dan Lingkunganku.

Sebagai anak kelas V SD yang tumbuh dan berkembang, di usia sekitar 11-12 tahun, kita mengalami pertumbuhan serta perkembangan yang pesat. Dalam segi jasmani, tubuh kita terasa makin besar dan makin tinggi. Demikian pula dalam kehidupan rohani kita mengalami perkembangan akal dan budi, yang meliputi bakat, kecerdasan, dan perasaan.

Pada usia ini, seharusnya kita mampu mengenal dan menemukan jati diri. Hal itu bisa dialami, apabila kita mampu menerima diri sebagai perempuan atau laki- laki. Selain itu, untuk menjadi pribadi yang baik, kita harus mampu mengarahkan diri dalam suasana kerja sama, saling menghargai, dan saling melengkapi seturut kehendak Allah, Sang Pencipta.

Kita harus menyadari bahwa Allah menciptakan kita sebagai citra-Nya. Laki-laki dan perempuan sama-sama dipanggil Allah untuk berkembang. Perkembangan tersebut akan kita alami, dalam kerja sama yang saling melengkapi. Hal ini mencerminkan sikap saling menghormati dan saling menghargai, di dalam kesederajatan dan kesepadanan.

Bab 1 “Pribadi dan Lingkunganku” ini dijabarkan ke dalam empat pokok bahasan, yaitu:
A. Perempuan dan Laki-Laki Diciptakan sebagai Citra Allah,
B. Perempuan dan Laki-Laki Dipanggil untuk Berkembang,
C. Perempuan dan Laki-Laki Saling Melengkapi,
D. Perempuan dan Laki-Laki Sederajat.

Pokok-pokok bahasan ini diharapkan dapat membantu untuk makin menyadari bahwa kita semua, perempuan atau laki-laki, dipanggil Allah untuk berkembang. Kita dituntut untuk mampu bekerja sama, saling menghargai, dan saling melengkapi.

Perempuan dan Laki-laki Diciptakan sebagai Citra Allah.

Doa :
Allah, Bapa yang Mahabaik,
Engkau telah menciptakan kami perempuan dan laki-laki yang memiliki ciri berbeda satu sama lain.
Hari ini kami akan belajar tentang jati diri kami Sebagai perempuan dan laki-laki dalam terang iman.
Bantulah kami supaya dapat menemukan diri
dan berkembang bersama sesuai dengan rencana-Mu sendiri. Demi Kristus, Tuhan kami. Amin.

Di dalam masyarakat terdapat banyak pandangan yang berbeda-beda mengenai manusia, laki-laki dan perempuan. Jika kita baca secara cermat atau kita dengarkan dengan penuh perhatian, penggalan kisah berikut ini pun mencerminkan pandangan dan perlakuan masyarakat terhadap manusia laki-laki dan perempuan. Marilah kita cermati kisah berikut:

Bacaan : Hadiah dari Ibu.

Edo adalah anak laki-laki dari Ibu Elisabeth dan Bapak Donatus. Edo kini berusia 9 tahun. Sejak kecil, jika Edo berulangtahun, ayah dan ibunya selalu memberi hadiah mainan atau keperluan sekolah.
Hadiah mainan untuk Edo, di antaranya mobil- mobilan, pistol-pistolan, robot, pedang mainan, dan sepeda berwarna merah.

Edo mempunyai adik perempuan bernama Elda. Beberapa hari yang lalu, Elda berulang tahun yang ke- tiga. Sebagaimana ayah ibunya selalu memberikan hadiah kepada Edo, mereka juga memberi hadiah istimewa kepada Elda adiknya. Ayah dan Ibu, menghadiahkan sebuah boneka yang cantik, berambut pirang, berpita ungu dan berbaju bunga-bunga berwarna merah jambu. Boneka untuk Elda juga bisa berkedip dan menyanyi jika disentuh.

Setelah bermain bersama, Elda nampak lelah dan tertidur. Edo merapikan dan menyimpan mainan mereka ke tempatnya masing-masing. Ketika hendak menyimpan boneka Elda, Edo menimang boneka itu sambil menyanyikan lagu “Nina Bobo”. Edo membelai rambut boneka itu dan terus menimangnya.
Ketika melihat Edo melakukan hal itu, Ibu menegur Edo dan meminta Edo untuk tidak melakukannya lagi.
Edo pun berhenti menimang boneka itu, kemudian menempatkan boneka milik Elda pada tempatnya.***
(sumber: Marianus Didi Kasmudi, SFK)

Jawablah pertanyaan- pertanyaan di bawah ini!

Jika gurumu memberi kesempatan, sampaikanlah pertanyaan atau tanggapan kepada gurumu.
a. Apakah kamu pernah mendapat hadiah? Ceritakan secara singkat!
b. Apakah perbedaan hadiahyang kamu terimasebagai anak laki-laki dan perempuan?
c. Ajaran apa yang terkandung dalam cerita di atas?
d. Mengapa Ibu melarang Edo bermain boneka?
e. Mainan apa saja yang biasanya diberikan oleh orang tua untuk anak laki-laki dan anak perempuan?

f. Apa perbedaan bentuk permainan untuk anak laki-laki dan anak perempuan yang ada di lingkungan masyarakatmu?
g. Tuliskanlah pengalamanmu sendiri yang menunjukkan perbedaan sikap orang tua atau masyarakat terhadap anak laki-laki dan perempuan!
h. Apakah perbedaan bentuk permainan antara laki-laki dan perempuan tersebut masih berlaku pada saat ini?

2. Laki-laki dan Perempuan memiliki Perbedaan Untuk Saling Melengkapi.

Jika dicermati, kita akan semakin mengetahui bahwa laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan, baik secara fisik atau jasmani, maupun perbedaan psikis atau kejiwaan. Kita akan mencoba mengisi tabel di bawah ini, sehingga kita semakin menyadari perbedaan laki-laki dan perempuan.

a. Tuliskan perbedaan fisik antara laki-laki dan perempuan.
– Anak laki-laki tumbuh Jakun, perempuan tidak.
– Anak laki-laki tidak tumbuh payudara, anak perempuan tumbuh.
– Anak laki-laki badan lebih kuat dari anak perempuan.
– Anak laki-laki suara menjadi lebih besar dan berat.
– Anak laki-laki umumnya lebih tinggi dari anak perempuan.

b. Tuliskan perbedaan kejiwaan antara laki-laki dan perempuan!
– anak perempuan lebih perasa daripada anak laki-laki.
– anak perempuan lebih halus perasaannya.
– anak perempuan lebih teliti.
– anak perempuan lebih terbawa perasaannya (menangis) daripada anak laki-laki.

c. Tuliskan perbedaan kodrati atau perbedaan yang tidak dapat diubah, antara laki- laki dan perempuan!
– Perempuan menjadi seorang ibu dan melahirkan anak, laki-laki tidak bisa.
– Laki-laki karena lebih kuat harus bekerja keras dan mencukupi keluarganya.

d. Sebagai citra Allah, sikap-sikap apa yang harus dikembangkan oleh perempuan dan laki-laki?
– Menunjukan citra Allah yang baik, saling menolong.
– Laki-laki dan perempuan tidak boleh mempertentangkan perbedaannya tetapi harus saling melengkapi.

Setelah kita melengkapi tabel-tabel di atas, kita pun semakin menyadari bahwa pada umumnya perbedaan antara laki-laki dan perempuan lebih didasarkan pada pandangan serta perlakuan masyarakat terhadap laki- laki dan perempuan. Misalnya saja, pada zaman dahulu perempuan umumnya berambut panjang, sedangkan laki- laki berambut pendek. Hal itu menunjukkan perbedaan laki-laki dan perempuan yang didasarkan pada kebiasaan, adat atau budaya semata. Pada zaman sekarang, banyak kaum perempuan yang memotong pendek rambutnya. Sebaliknya, kaum laki-laki memelihara rambutnya hingga panjang. Hal lain yang terjadi, misalnya memakai anting- anting, profesi, dan pakaian.

Dalam hal ini, kita menyadari bahwa laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan yang kodrati, yaitu perbedaan yang tidak bisa diubah. Misalnya, laki-laki tidak mungkin mengandung dan melahirkan anak. Kodrat artinya pemberian Tuhan tidak tergantikan oleh yang lain.

Penjelasan :
a. Laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan secara jasmaniah. Misalnya perbedaan suara, perbedaan bentuk badan, perbedaan rambut, perbedaan kelamin, dan perbedaan lain.
b. Selain itu, laki-laki dan perempuan berbeda secara kejiwaan atau sifat-sifat dasarnya. Perbedaan kejiwaan laki-laki dan perempuan adalah perbedaan emosi atau perasaan hati, perbedaan cara berpikir, serta perbedaan tugas atau peran. Misalnya: Perempuan memiliki perasaan yang lebih halus dibandingkan dengan perasaan laki-laki; Perempuan memiliki pola berpikir per bagian tidak utuh, sedangkan laki-laki berpikir secara lebih luas; Perempuan memiliki peran sebagai “yang merawat, memelihara, dan mengolah”, sedangkan laki-laki memiliki peran sebagai “yang mencari dan membuat.”
c. Pada umumnya laki-laki dan perempuan dibedakan secara jasmaniah dan kejiwaan. Tetapi ada perbedaan kodrati atau perbedaan yang mendasar yang dikehendaki Tuhan, yaitu bahwa hanya perempuan yang bisa mengandung, melahirkan, dan menyusui anak-anaknya. Namun tanpa laki-laki, perempuan pun tidak mungkin memiliki kemampuan untuk itu. Di dalam hal ini, perbedaan kodrati laki-laki dan perempuan, saling melengkapi dan menyempurnakan.
d. Berdasarkan nilai-nilai Kristiani, baik laki-laki maupun perempuan perlu mengembangkan sikap keibuan, sikap merawat, menyukai keindahan, kreatif, bekerja keras, kebapakan, penuh tanggungjawab, dan melindungi.

3. Membaca Cerita Kitab Suci.

Di dalam Kitab Suci terdapat juga cerita tentang penciptaan manusia pertama. Marilah kita baca perikop kitab suci berikut secara cermat.

Tuhan Menciptakan Laki-laki dan Perempuan
(Bdk. Kej 1: 26-28)
26 Berfirmanlah Allah: “Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” 27Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. 28Allah memberkati mereka, lalu berfirman kepada mereka: “Beranak cuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

Untuk mendalami isi atau pesan Kitab Suci di atas, diskusikan bersama teman-temanmu. Hal itu akan semakin memperkaya pengetahuanmu. Di dalam kelompok, diskusikan juga pertanyaan-pertanyaan berikut:
a. Menurut ayat 27 itu, bagaimana Allah menciptakan manusia?
b. Mengapa Tuhan menciptakan manusia menurut gambar-Nya?
c. Dapatkah laki-laki dan perempuan hidup sendiri-sendiri? Mengapa?
d. Dalam hal apa, manusia laki-laki dan perempuan dapat bekerjasama untuk menguasai dan melestarikan alam?

Kesimpulan :
Tuhan menciptakan manusia laki-laki dan perempuan menurut gambar dan rupa Allah. Keduanya memiliki derajat yang sama. Laki-laki dan perempuan bertugas membantu Tuhan untuk melahirkan manusia baru, menguasai bumi dan melestarikan alam lingkungannya. Mereka menaklukkan alam dengan bekerja, mengolah, dan memelihara alam supaya membahagiakan pribadi, keluarga, dan masyarakat.
Dalam hal ini, laki-laki dan perempuan tidak dapat hidup sendiri-sendiri, melainkan bekerja sama dan saling melengkapi, sehingga dapat melaksanakan tugasnya sesuai dengan rencana Allah. Kita harus bersyukur kepada Tuhan yang telah menciptakan kita sebagai perempuan atau laki-laki.

Evaluasi :
a. Sebutkanlah ciri-ciri fisik laki-laki dan perempuan!
b. Jelaskan bagaimana Tuhan menciptakan manusia!
c. Apa tugas manusia yang diberikan Allah?
d. Tuliskan sikap-sikap yang harus dimiliki sebagai laki-laki atau perempuan!
e. Bertanyalah kepada orang tua mengenai suka dan duka mereka sebagai ayah dan ibu di rumah!
f. Susunlah sebuah doa syukur kepada Allah sebagai Pencipta!

Doa.
Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang telah menciptakan kita sebagai manusia laki-laki dan perempuan, mazmur 8:2-10 berikut baik untuk kita daraskan!
Refrein  :Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!
Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan.

Laki-laki  : Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

Perempuan : Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan:

Laki-laki : apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?

Perempuan : Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

Laki-laki : Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kau letakkan di bawah kakinya:

Perempuan : kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang;

Laki-laki : burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan.

Perempuan : Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!
(Kembali ke Refrein).

 

B. Perempuan dan Laki-laki Dipanggil untuk Berkembang.

Selain asupan makanan dan usaha pribadi, pertumbuhan dan perkembangan juga terjadi melalui pendampingan dan bantuan dari orang-orang di sekitar kita, misalnya orang tua, saudara, guru, dan masyarakat di sekitar kita.

Doa : 
Allah Bapa kami yang Mahabaik,
Engkau menciptakan kami,
dan menghendaki agar kami berkembang.
Bantulah kami dalam pelajaran ini,
agar kami menyadari kehendak dan rencana-Mu atas diri kami.
Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

1.Berkembang sebagai Perempuan atau Laki-laki.

Adik pasti melihat seorang bayi, setelah itu menjadi besar, sekolah TK dan akhirnya Sekolah SD;  jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
– Mengapa ada anak yang masih kecil, remaja, dan orang dewasa?

Tanpa kita sadari, seiring waktu kita terus tumbuh dan berkembang, itulah sebabnya kita semakin tinggi dan badan kita pun bertambah berat. Kita melihat di sekitar kita terdapat anak yang lebih kecil, yang seusia, dan banyak yang lebih besar atau lebih dewasa dari kita.
Ketika kita semakin bertumbuh, kita dapat membimbing, menuntun bahkan menggendong anak yang lebih kecil. Hal itu dapat kita lakukan, karena badan kita lebih besar, tenaga kita pun semakin kuat. Itulah sebabnya, kita harus menyadari bahwa kita mengalami pertumbuhan dan perkembangan, baik secara jasmani maupun secara jiwani.

2. Arti Pertumbuhan dan Perkembangan.
Supaya kamu mengerti pertumbuhan dan perkembangan, coba kamu jawab pertanyaan- pertanyaan di bawah ini, secara pribadi atau berkelompok.
a. Jelaskanlah arti pertumbuhan dan perkembangan!
b. Buatlah daftar pertumbuhan dan perkembangan yang dialami perempuan dan laki-laki!
c. Apa yang membuat kamu bisa bertumbuh dan berkembang?
d. Siapakah orang-orang yang dapat membantumu, sehingga kamu dapat tumbuh dan berkembang?

Pertumbuhan dan perkembangan adalah proses peningkatan semua potensi manusia, baik fisik maupun psikis. Pertumbuhan dan perkembangan meliputi keseluruhan bagian fisik manusia, tetapi juga kemampuan non fisik, seperti bakat, kecerdasan, keterampilan, perasaan, dan kemampuan budi lainnya. Pertumbuhan dan perkembangan terjadi karena makanan, minuman, olah raga, dan latihan fisik lainnya. Di samping itu, perkembangan terjadi melalui pengalaman, pembelajaran, pelatihan, dan usaha lainnya.
Selain makanan dan minuman, pertumbuhan dan perkembangan juga terjadi melalui pendampingan dan bantuan dari orang-orang di sekitar kita, misalnya orang tua, saudara, guru, dan masyarakat.

Baca dan simaklah “Perumpamaan Tentang Talenta”berikut ini!

Perumpamaan Tentang Talenta.
(Bdk. Matius 25: 14-30).

Ada seorang tuan yang mau mengadakan perjalanan jauh ke luar negeri. Sebelum berangkat, ia memanggil hamba-hambanya dan memberikan uang kepada mereka masing-masing. Kepada orang pertama ia memberikan lima talenta. Orang yang kedua diberikannya dua talenta, dan yang seorang lagi diberikannya satu talenta. Semuanya diberikan sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. Setelah itu, pergilah tuan itu ke luar negeri.

Sesudah menerima uang itu, maka pulanglah hamba-hamba itu ke rumahnya masing-masing. Hamba yang menerima lima talenta langsung menjalankan uang itu dan mendapat laba lima talenta. Hal yang sama dibuat juga oleh hamba yang menerima dua talenta, sehingga ia memperoleh laba dua talenta lagi. Tetapi hamba yang menerima satu talenta menyembunyikan uang itu di dalam tanah.
Lama sesudah itu, pulanglah tuan itu dari luar negeri. Ia memanggil hamba- hambanya untuk mengadakan perhitungan dengan mereka. Maka datanglah hamba pertama yang menerima lima talenta. Ia menyerahkan kembali uang kepada tuannya sambil berkata: “Tuan, ini uang lima talenta yang Tuan percayakan kepadaku; lihat aku telah beroleh laba lima talenta.” Kata tuannya: “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, maka aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”
Sesudah itu datanglah hamba kedua yang menerima dua talenta. Ia berkata kepada tuan itu: “Tuan, ini uang dua talenta yang Tuan percayakan kepada saya; lihat aku telah beroleh laba dua talenta.” Kata tuannya: “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.”
Yang terakhir, datang hamba ketiga yang menerima satu talenta. Dengan takut-takut ia berkata kepada tuannya: “Tuan, aku tahu bahwa Tuan adalah manusia yang kejam, yang menuai di mana Tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana Tuan tidak menanam. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta Tuan itu di dalam tanah, ini kepunyaan Tuan.”

Maka marahlah Tuan itu: “Hai kamu hamba yang jahat dan malas. Jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam? Karena itu sudah seharusnya uangku itu kau berikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembalinya aku, aku menerimanya serta dengan bunganya. Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu. Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. Dan buanglah dia hamba yang tidak berguna itu ke dalam tempat yang gelap dan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi!”

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
a. Siapakah yang dimaksudkan dengan Tuan dalam cerita tadi?
b. Apa yang dibuat oleh hamba yang menerima lima talenta dan dua talenta dari Tuannya tadi?
c. Apa yang dimaksud dengan membungakan talenta?
d. Apa yang dialami oleh hamba yang menerima satu talenta?
e. Mengapa ia dibuang ke tempat yang gelap?
f. Apa yang dapat kita petik dari cerita di atas?
g. Apakah bakat atau kemampuan yang kamu miliki?
h. Apa yang seharusnya kamu lakukan dengan bakat dan kemampuanmu?
i. Buatlah gambar atau kata-kata untuk menggambarkan keadaanmu kelak sebagaimana yang kamu cita-citakan!

Rangkuman :
Tuhan telah memberikan kepada kita talenta berupa bakat dan kemampuan. Setiap orang memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda-beda agar dapat digunakan atau berguna bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat dan setiap bakat/kemampuan perlu dikembangkan dengan maksimal.
Kita mengenal nama-nama orang yang berhasil dalam mengembangkan bakat atau talentanya. Misalnya Boas Salosa, Ferdinand Sinaga, dan Evan Dimas sebagai pemain nasional Sepak Bola Indonesia, Lillyana Natsir sebagai atlet putri bulu tangkis Indonesia, dan lain-lain.

Mari kita mengingat sejenak mengenai perkembangan yang kita alami, dengan menjawab pertanyaan berikut:
1) Bakat dan kemampuan apa saja yang telah berkembang dalam diriku?
2) Apakah aku sudah berusaha secara sungguh-sungguh dalam mengembangkan diri?
3) Sikap dan niat apakah yang harus aku miliki agar bisa mengembangkan bakat dan kemampuan secara lebih baik?

Untuk Diingat :
Tuhan telah memberikan bakat dan kemampuan kepada kita masing-masing. Kita memiliki tanggung jawab untuk dapat mengembangkannya. Kesungguhan dalam mengembangkan bakat atau kemampuan, akan berguna bagi diri sendiri, sesama, dan memuliakan nama Tuhan yang mengaruniakannya.

Doa :
Allah, Bapa yang Mahabaik,
kami telah menyadari bahwa Engkau telah memberikan bakat dan kemampuan kepada kami masing-masing.
Bantulah kami supaya kami berusaha Mengembangkan bakat dan kemampuan itu, supaya berguna bagi kami sendiri,
keluarga, dan masyarakat.
Semuanya ini kami mohon kepada-Mu, dengan perantaraan Kristus Tuhan kami. Amin.

 

C. Perempuan dan Laki-laki saling Melengkapi.

Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan. Keduanya diciptakan berbeda, tetapi perbedaan ini adalah perbedaan saling melengkapi atau perbedaan yang terarah satu sama lain.

Doa :
Allah Bapa yang Mahapenyayang,
hari ini kami akan melihat dan menyadari diri kami sebagai laki-laki dan perempuan. Engkaulah yang menciptakan kami sebagai laki-laki dan perempuan.
Ajarilah kami untuk saling menghargai sebagai teman dan saling membantu satu sama lain.
Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

a. Dunia ini diciptakan Tuhan dengan sangat baik dan mengagumkan.
b. Laki-laki dan perempuan diciptakan Tuhan untuk saling melengkapi.
c. Jika di dunia ini hanya ada laki-laki atau perempuan saja, maka rencana Tuhan yang indah tidak akan terpenuhi.
d. Laki-laki dan perempuan harus bekerja sama untuk saling melengkapi dan menyempurnakan.

Di dalam masyarakat, kita dapat melihat laki-laki dan perempuan dengan bermacam- macam tugas atau pekerjaan. Tugas serta pekerjaan kaum laki-laki dan perempuan, sangat dipengaruhi oleh keadaan fisik. Oleh karena kondisi fisiknya, laki-laki cenderung memilih pekerjaan dan peranan yang agak keras dan membutuhkan tenaga. Sebaliknya, perempuan, sesuai dengan fisiknya yang halus, lembut, dan lemah gemulai, sering memilih jenis pekerjaan yang lebih halus.
Dengan perkembangan zaman dan kesetaraan laki-laki dan perempuan (gender), maka ada pekerjaan dan peranan yang disukai oleh laki-laki dan juga disukai oleh perempuan. Misalnya: perempuan menjadi sopir bus maupun truk, tukang batu, dan bangunan. Demikian pula, laki-laki menjadi perawat, juru masak, mencuci pakaian, dan mengasuh bayi.

Bacalah kisah penciptaan manusia pertama berikut ini:

Manusia dan Taman Eden.
(Bdk. Kejadian  2: 8-24).

Setelah menciptakan manusia pertama, Tuhan menciptakan sebuah taman di Eden. Tuhan menumbuhkan banyak pohon yang dapat dimakan buahnya. Dan di tengah taman tumbuhlah sebatang pohon yang menarik dan indah, yang dinamakan pohon kehidupan yang memiliki pengetahuan baik dan jahat.
Taman itu dialiri empat sungai yang besar untuk membasahi seluruh taman itu. Yang pertama bernama Sungai Pison, kedua Sungai Gihon, ketiga Sungai Tigris, dan keempat Sungai Efrat.
Lalu Tuhan menempatkan manusia yang pertama di taman itu. Oleh Tuhan, ia diberi tugas untuk menguasai dan memelihara taman itu.
Namun kemudian Tuhan berpikir bahwa tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Lalu Tuhan membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Ia membawa semuanya itu kepada manusia, tetapi semuanya tidak sepadan dengan manusia itu. Manusia itu tetap merasa diri sunyi dan tidak memiliki teman untuk berbicara dan bertukar pikiran.
Lalu Tuhan membuat manusia itu tidur nyenyak. Sementara ia tidur nyenyak, Tuhan mengambil salah satu tulang rusuknya kemudian menutupnya kembali dengan daging sehingga tidak berlubang. Dari tulang rusuk itulah, Tuhan membuat seorang perempuan yang cantik jelita.
Setelah manusia itu bangun tidur, Tuhan membawa kepadanya perempuan itu. Melihat perempuan yang cantik itu, berkatalah manusia: “Inilah dia tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.”

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
a. Sebutkan tokoh-tokoh di dalam cerita Kitab Suci tentang kisah penciptaan manusia pertama! “Manusia dan Taman Eden”
b. Bagaimana caranya Tuhan menciptakan perempuan pertama?
c. Apakah yang dikatakan oleh manusia pertama itu terhadap perempuan?
d. Apa arti kata-kata tersebut?
e. Mengapa perempuan tidak diciptakan dari tulang kepala atau tulang kaki, tetapi dari tulang rusuk?
f. Apa arti kata perempuan?

Penjelasan :

Perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, itu berarti bahwa perempuan dan laki-laki berasal dari sumber yang sama, sehingga keduanya sederajat. Perempuan merupakan pendamping laki-laki, sederajat untuk dihormati dan disayangi sebagai teman.
Oleh sebab itu, perempuan tidak diciptakan dari tulang kepala untuk menguasai laki-laki, dan juga tidak diciptakan dari tulang kaki supaya diinjak-injak oleh laki-laki.
Sebagai teman, laki-laki dan perempuan dapat saling menghargai, menghormati, dan dapat saling membantu dalam suka dan duka. Antara laki-laki dan perempuan, selain terdapat banyak persamaan terdapat pula perbedaan yang menarik. Laki-laki dan perempuan memiliki kekhasannya masing-masing. Selain perbedaan jasmani, terdapat pula perbedaan kemampuan, pembawaan, dan sifat-sifat. Perbedaan itu tidak menyebabkan laki-laki dan perempuan saling bertolak belakang, tetapi justru saling mengisi dan melengkapi. Oleh sebab itu, antara laki-laki dan perempuan harus saling menghormati dan mencintai.
Berdasarkan kebudayaan, istilah perempuan menegaskan peran mulia sebagai “yang empunya” kehidupan. Hal ini terkait dengan kedudukan perempuan sebagai ibu yang mampu melahirkan. Semua orang yang ada di muka bumi tentu dilahirkan dari ibu atau perempuan. Sebagai perbandingan, istilah wanita lebih menempatkan peran kedua atau lebih rendah dari laki-laki. Istilah wanita sering diartikan sebagai “wani ditata” atau yang harus ditata dan diatur.

3. Membangun Sikap Hormat antara Perempuan dan Laki-laki.

Selain perbedaan jasmani, terdapat pula perbedaan kemampuan, pembawaan, dan sifat-sifat. Perbedaan itu tidak menyebabkan laki-laki dan perempuan saling bertolak belakang, tetapi justru saling mengisi dan melengkapi. Oleh sebab itu, antara laki-laki dan perempuan hendaknya saling menghormati dan mencintai.

Doa
Allah, Bapa kami yang Mahabaik,
kami sekarang sudah tahu dan percaya bahwa Engkau telah menciptakan
laki-laki dan perempuan sederajat.
Kami mohon, doronglah supaya
kami saling menghormati dan menghargai serta dapat bekerja sama di sekolah
dan di luar sekolah.
Karena Kristus Tuhan kami. Amin.

 

 

D. Perempuan  dan Laki-laki Sederajat.

Laki-laki dan perempuan tersebut ditempatkan Tuhan di Taman Eden, supaya mereka memelihara dan berkuasa atas seluruh taman tersebut. Keduanya dianugerahi martabat yang sama, yaitu dengan bekerja sama dan saling melengkapi, laki-laki dan perempuan dipanggil untuk ikut serta di dalam rencana dan karya Allah.

Doa :
Ya Allah Bapa yang Mahapenyayang,
Pada hari ini kami akan melihat dan menyadari
diri kami sebagai laki-laki dan perempuan yang sederajat.
Engkaulah yang menciptakan kami sebagai laki-laki dan perempuan.
Ajarilah kami untuk saling menghargai sebagai teman dan saling membantu satu sama lain.
Demi Kristus Tuhan kami. Amin.

A. Pandangan Masyarakat tentang Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
a. Kegiatan apa yang biasa dilakukan oleh perempuan di lingkungan masyarakat kita?
b. Kegiatan apa yang biasa dilakukan oleh laki-laki di lingkungan masyarakat kita?
c. Sebutkan beberapa kegiatan perempuan yang mungkin dilakukan oleh laki-laki?
d. Sebutkan beberapa kegiatan laki-laki yang mungkin dilakukan oleh perempuan?
e. Adakah ? kegiatan laki-laki yang tidak mungkin dilakukan oleh perempuan
dan sebaliknya kegiatan perempuan yang tidak bisa dilakukan oleh laki-laki? Beri keterangan!
f. Bagaimana pendapat masyarakat di sekitarmu, terhadap laki-laki dan perempuan? setujukah kamu terhadap pendapat tersebut? Beri penjelasan!

Penjelasan :

a. Setiap masyarakat dan budaya memiliki pandangan yang berbeda-beda mengenai kedudukan laki- laki dan perempuan. Pendapat masyarakat dan budaya mempengaruhi kebiasaan atau kegiatan yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan.

b. Sebagian masyarakat berpendapat bahwa derajat perempuan lebih rendah dari laki-laki. Kaum perempuan cukup bekerja di dapur, mengurus rumah, merawat anak-anak, dan melakukan kegiatan di dalam rumah. Berdasarkan pendapat ini, perempuan tidak perlu sekolah sampai ke perguruan tinggi. Sementara laki-laki haruslah berpendidikan tinggi, bekerja dan mencari nafkah untuk menghidupi keluarga.

c. Pendapat lain menegaskan bahwa derajat perempuan lebih tinggi dari kaum laki- laki. Menurut pendapat ini, perempuan tidak perlu bekerja keras, karena pekerjaan dan nafkah mutlak menjadi tanggungjawab kaum laki-laki. Perempuan seolah menjadi perhiasan dan atasan. Disebut perhiasan karena perempuan seolah tidak boleh kotor, dan disebut atasan, karena laki-laki harus tunduk dan taat kepada perempuan.

d. Secara Umum, masyarakat dewasa ini memandang laki-laki dan perempuan memiliki martabat dan derajat yang sama. Laki-laki dan perempuan memiliki hak serta kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita dan mengembangkan kemampuan mereka. Maka, selain yang bersifat kodrati, perempuan dan laki-laki dapat melakukan kebiasaan serta kegiatan yang sama. Misalnya bermain sepak bola, menjadi tentara, bekerja sebagai sopir bus, atau berprofesi sebagai montir, kini bukan lagi merupakan pekerjaan laki-laki saja. Sebaliknya, laki-laki pun bisa merawat bayi, memasak, mencuci pakaian, menjahit pakaian, dan sebagainya. Hal ini menunjukkan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki derajat yang sama, meskipun terdapat kebiasaaan dan kegiatan yang tidak mungkin diubah, yaitu kebiasaan dan kegiatan yang terkait dengan kodrat sebagai laki-laki atau perempuan. Misalnya menyusui bayi, tidak mungkin dilakukan oleh laki-laki.

 

2. Membaca dan Mendengarkan Cerita Kitab Suci.

Bacalah cerita kitab suci tentang kesederajatan perempuan dan laki-laki di bawah ini!

Perempuan dan Laki-laki Sepadan.
(Bdk. Kejadian 1: 26-27; 2: 18, 20-23)

Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
Tuhan Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”
Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.
Lalu Tuhan Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, Tuhan Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.
Dan dari rusuk yang diambil Tuhan Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.
Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.

Mendalami Cerita Kitab Suci.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
a. Allah berfirman : “tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia”. Jelaskan arti kata sepadan pada ayat tersebut?
b. Apa artinya jika dikatakan bahwa Allah menciptakan perempuan dari tulang rusuk laki-laki?
c. Sebutkan sikap-sikap yang harus ditunjukkan oleh perempuan dan laki-laki, sebagai wujud kesepadanan di antara mereka!
d. Sebutkan bentuk-bentuk kerja sama antara perempuan dan laki-laki yang ada di masyarakat kita!

Rangkuman :

Allah menciptakan manusia, laki-laki dan perempuan, dengan tujuan agar di antara keduanya terjalin kerja sama untuk saling menyempurnakan dan saling melengkapi. Sikap kerja sama, dibutuhkan agar keduanya dapat melaksanakan rencana Allah dalam membangun dunia. Allah tidak menghendaki jika laki-laki atau perempuan berjalan masing-masing, karena hal itu tidak baik di mata Tuhan.
Perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki, hal ini menyatakan bahwa perempuan dan laki-laki berasal dari sumber yang sama, sehingga keduanya sederajat. Perempuan merupakan pendamping laki-laki yang sederajat untuk disayangi dan dikasihi sebagai teman. Perempuan tidak diciptakan dari tulang kepala untuk menguasai laki-laki, dan juga tidak diciptakan dari tulang kaki untuk dijadikan bawahan oleh laki- laki.
Sebagai teman, laki-laki dan perempuan dapat saling menghargai, menghormati, dan dapat saling membantu dalam suka dan duka. Antara laki-laki dan perempuan, selain terdapat banyak persamaan terdapat pula perbedaan yang menarik. Laki-laki dan perempuan memiliki kekhasannya masing-masing. Selain perbedaan jasmani terdapat pula perbedaan kemampuan, pembawaan, dan sifat-sifat. Perbedaan itu tidak menyebabkan laki-laki dan perempuan saling bertolak belakang, tetapi justru saling mengisi dan melengkapi. Oleh sebab itu, antara laki-laki dan perempuan hendaknya saling menghormati dan mencintai.

Refleksi dan Ungkapan Syukur atas Kesederajatan Perempuan dan Laki-Laki :
Sejenak kita merenungkan untuk menemukan contoh nyata yang menunjukkan kesederajatan laki-laki dan perempuan. Bagaimana sikap kita terhadap teman yang berbeda jenis selama ini? Tentukan pula sikap-sikap yang harus kita miliki untuk menunjukkan kesederajatan laki-laki dan perempuan!
Jika diberi kesempatan, ungkapkan rasa syukurmu kepada Tuhan, karena telah diciptakan sebagai laki-laki atau perempuan yang sederajat. Ungkapan syukurmu dapat berupa doa, puisi, atau semboyan. Bagikan kepada teman-temanmu, jika diperlukan!

Untuk Diingat
Meskipun memiliki kodrat yang berbeda, tetapi laki-laki dan perempuan memiliki derajat serta martabat yang sama. Laki-laki dan perempuan hendaknya saling menghargai dan membangun kerja sama di dalam membangun hidup yang lebih baik.

 

Doa.
Allah, Bapa kami yang Mahabaik,
kami sekarang sudah tahu dan percaya bahwa Engkau telah menciptakan
laki-laki dan perempuan sederajat.
Kami mohon, doronglah supaya
kami saling menghormati dan menghargai serta dapat bekerja sama di sekolah
dan di luar sekolah.
Karena Kristus Tuhan kami. Amin.

 

Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha dan Islam – SD Kelas 5 – IPS – Bab1

Buku Donwload di sini !

SD5 – IPS – Bab1 Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha dan Islam.

A. Pendahuluan.

Di wilayah Indonesia yang sekarang kita diami, dulu berdiri kerajaan- kerajaan. Kerajaan-kerajaan itu ada yang besar ada yang kecil. Ada yang bercorak Hindu, Buddha, dan ada juga yang bercorak Islam. Sebagai bukti adanya kerajaan-kerajaan itu, ada peninggalan-peninggalan sejarah.
Dalam bab ini kamu akan belajar kerajaan dan peninggalan sejarah Hindu-Buddha dan Islam. Setelah mempelajari bab ini diharapkan kamu memiliki kemampuan berikut ini.

1. Menyebutkan dan menceritakan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha dan Islam yang pernah berdiri di Indonesia.
2. Menyebutkan peninggalan sejarah Hindu-Buddha dan Islam.
3. Menjelaskan pentingnya peninggalan sejarah Hindu-Buddha dan Islam.
4. Menghargai peninggalan-peninggalan sejarah.
Sebagai pembuka bahasan, coba kerjakan kegiatan berikut ini!

 

B. Kerajaan dan Peninggalan Hindu di Indonesia.

Tahukah kalian agama apa yang dianut oleh sebagian besar penduduk Pulau Bali? Sebagian besar penduduk Pulau Bali menganut agama Hindu. Masyarakat Bali memiliki banyak sekali upacara yang dilakukan secara turun-temurun. Upacara-upacara tradisi masyarakat Bali terkenal ke seluruh dunia.
Tradisi-tradisi yang dijalankan tersebut merupakan warisan kebudaya- an Hindu di masa lalu. Warisan itu terus dikembangkan sampai dengan sekarang ini. Bagaimanakah agama Hindu masuk ke wilayah tanah air kita? Apa saja peninggalan-peninggalannya? Mari kita bahas lebih lanjut per- tanyaan-pertanyaan ini.

Tidak diketahui secara pasti kapan agama Hindu masuk ke Indo- nesia. Agama Hindu dibawa oleh para pedagang dari India. Di antara pedagang tersebut ada yang mene- tap di Indonesia. Mereka menikah dengan penduduk Indonesia. Pengaruh agama dan kebudayaan India semakin kuat di Indonesia. Bukti-buktinya sebagai berikut.
1. Banyak penduduk yang memeluk agama Hindu setelah para pendatang dari India memperkenalkan agama Hindu.
2. Masyarakat Indonesia dahulu tidak mengenal sistem kerajaan. Sistem pemerintahan yang ada pada waktu itu adalah pemerintahan desa yang dipimpin oleh kepala suku. Kedudukan sebagai kepala suku tidak di-wariskan secara turun-temurun. Karena pengaruh agama Hindu, sistem pemerintahan desa diganti kerajaan.
3. Adanya hasil kebudayaan khas India seperti bangunan candi, seni pa- hatan patung, seni relief, dan seni sastra. Dalam bidang sastra kebu- dayaan India memperkenalkan budaya baca tulis dalam huruf Pallawa dan bahasa Sansekerta.

 

Kerajaan-kerajaan Hindu di Indonesia.

Agama Hindu yang dibawa dari India berpengaruh di Indonesia. Salah satu bentuknya adalah munculnya kerajaan-kerajaan Hindu, seperti Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Kediri, Singasari, dan Majapahit.

a. Kerajaan Kutai.

Kutai adalah kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Kerajaan Kutai didirikan sekitar tahun 400 masehi. Letaknya di tepi Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Raja pertamanya bernama Kudungga. Raja yang terkenal adalah Mulawarman.
Mulawarman menyembah Dewa Syiwa. Dalam suatu upacara Raja Mulawarman menghadiahkan 20.000 ekor sapi kepada Brahmana. Untuk memperingati upacara itu maka didirikan sebuah Yupa. Dalam Yupa itu ditulis berita mengenai Kerajaan Kutai.

b. Kerajaan Tarumanegara.
Tarumanegara adalah kerajaan Hindu tertua di Pulau Jawa. Kerajaan ini berdiri kira-kira pada abad ke- 5 Masehi. Lokasi kerajaan itu sekitar Bogor, Jawa Barat. Rajanya yang terkenal adalah Purnawarman. Purnawarman memeluk agama Hindu yang menyembah Dewa Wisnu.
Pada zaman Purnawarman, ke- rajaan Tarumanegara telah mampu membuat saluran air yang diambil dari sungai Citarum. Saluran air itu berfungsi untuk mengairi lahan pertanian dan menahan banjir.

c. Kerajaan Kediri

Kerajaan Kediri terletak di sekitar Kali Berantas, Jawa Timur. Kerajaan Kediri berjaya pada pemerintahan Raja Kameswara yang bergelar Sri Ma- haraja Sirikan Kameswara. Kameswara meninggal pada tahun 1130. Penggantinya adalah Jayabaya. Jayabaya adalah raja terbesar Kediri. Ia begitu terkenal karena ramalannya yang disebut Jangka Jayabaya. Raja Kediri yang terakhir adalah Kertajaya yang meninggal tahun 1222. Pada tahun itu Kertajaya dikalahkan oleh Ken Arok di Desa Ganter, Malang.
Peninggalan-peninggalan Kerajaan Kediri antara lain Prasasti Panumbangan, Prasasti Palah, Kitab Smaradhahana karangan Empu Dharmaja, Kitab Hariwangsa karangan Empu Panuluh, Kitab Krinayana karangan Empu Triguna, dan Candi Panataran.

 

d. Kerajaan Singasari.

Kerajaan Singasari terletak di Singasari, Jawa Timur. Luasnya me- liputi wilayah Malang sekarang.
Kerajaan Singasari didirikan oleh Ken Arok. Beliau memerintah tahun 1222-1227 M. Para pengganti- nya adalah Anusapati (1227-1248), Panji Tohjaya (1248), Ranggawuni (1248-1268), Kertanegara (1268 – 1292).
Patung Ken Dedes sebagai Dewi Prajnaparamita peninggalan Kerajaan Singosari.

Beberapa peninggalan masa ke- besaran Singasari antara lain:
1. Candi Jago/Jajaghu, sebagai makam Wisnuwardhana,
2. Candi Singasari dan Candi Jawi, sebagai makam Kertanegara,
3. Candi Kidal, sebagai makam Anusapati,
4. Patung Prajnaparamita, sebagai perwujudan Ken Dedes.

 

2. Peninggalan sejarah Hindu di Indonesia.

Kebudayaan Hindu di masa lampau mewariskan bermacam-macam peninggalan sejarah. Peninggalan sejarah yang bercorak kebudayaan Hindu antara lain candi, prasasti, patung, karya sastra (kitab), dan tradisi. Mari kita bahas peninggalan-peninggalan ini satu per satu.

a. Candi.
Candi adalah bangunan yang biasanya terdiri dari tiga bagian, yaitu kaki, tubuh, dan atap. Pada candi Hindu biasanya terdapat arca perwujudan tiga dewa utama dalam ajaran Hindu. Tiga dewa itu adalah Brahma, Wisnu, dan Syiwa. Brahma adalah dewa pencipta, Wisnu dewa pemelihara, dan Syiwa dewa pelebur. Pada dinding candi terdapat relief, yaitu gambar timbul yang biasanya dibuat dengan cara memahat. Relief mengisahkan sebuah cerita.
Candi peninggalan Hindu yang terkenal adalah Candi Prambanan atau Candi Loro Jonggrang. Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 di perbatasan Yogyakarta dan Surakarta. Di dalam candi ini terdapat patung Trimurti dan relief yang mengisahkan cerita Ramayana. Tokoh dalam cerita Ramayana adalah Rama, Shinta, dan Burung Jatayu.

Candi-candi  peninggalan  agama Hindu:

 

No. Nama Candi Lokasi Pembuatan Peninggalan.
1 Prambanan, Yogyakarta, Abad ke-7 M, Mataram Lama.
2 Dieng, Dieng, Jawa Tengah, Abad ke-7 M, Mataram Lama.
3 Badut, Malang, Jawa Timur, 760 M, Kanjuruhan.
4 Canggal, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
5 Gedong Sanga, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
6 Penataran, Blitar, Jawa Timur, Abad ke-11 M, Kediri.
7 Sawentar, Blitar Jawa Timur, Abad ke-12 M, Singasari.
8 Candi Kidal, Jawa Timur, Abad ke-12 M, Singasari.
9 Singasari, Jawa Timur, Abad ke-12 M, Singasari.
10 Sukuh, Karang Anyar, Jateng, Abad ke-13 M, Majapahit.

Tabel 1.1 Candi-candi peninggalan Hindu.

b. Prasasti.

Prasasti adalah benda peninggalan sejarah yang berisi tulisan dari masa lampau. Tulisan itu dicatat di atas batu, logam, tanah liat, dan tanduk binatang. Prasasti pening- galan Hindu ditulis dengan huruf Pallawa dan berbahasa Sansekerta. Prasasti tertua adalah Prasasti Yupa, dibuat sekitar tahun 350-400 M. Prasasti Yupa berasal dari Kerajaan Kutai. Yupa adalah tiang batu yang digunakan pada saat upacara korban. Hewan kurban ditambatkan pada tiang ini. Prasasti Yupa terdiri dari tujuh batu bertulis. Isi Prasasti Yupa adalah syair yang mengisahkan Raja Mulawarman. Berikut ini daftar pra-sasti-prasasti peninggalan kebudayaan Hindu.

No. Prasasti Lokasi Penemuan Pembuatan Peninggalan
1 Kutai, Kutai, Kaltim, Abad ke-4 M, Kutai.
2 Ciaruteun, Bogor, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
3 Tugu, Cilincing, Jakut, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
4 Jambu, Bogor, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
5 Kebon Kopi, Bogor, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
6 Cidanghiang, Pandeglang, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
7 Pasir Awi, Leuwiliang, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
8 Muara Cianten, Bogor, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
9 Canggal, Magelang, Jateng, Abad ke-7 M, Mataram Lama.
10 Kalasan, Yogyakarta, 732 M, Mataram Lama.
11 Dinoyo, Malang, Jatim, 760 M, Mataram Lama.
12 Kedu, Temanggung, Jateng, 778 M, Mataram Lama.
13 Sanur, Bali Abad ke-9 M, Bali.

Tabel 1.2 Prasasti-prasasti peninggalan kerajaan Hindu.

c. Patung.
Wujud patung Hindu antara lain hewan dan manusia. Patung berupa hewan dibuat karena hewan tersebut dianggap memiliki kesaktian. Patung berupa manusia dibuat untuk mengabadikan tokoh tertentu dan untuk menggambarkan dewa dewi. Contoh patung peninggalan kerajaan Hindu yang terkenal adalah Patung Airlangga sedang menunggang garuda. Dalam patung itu, Airlangga digambarkan sebagai penjelmaan Dewa Wisnu.

No. Patung Lokasi Pembuatan Peninggalan.
1 Trimurti,
2 Dwarapala, Bogor,  Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
3 Wisnu Cibuaya I, Cibuaya, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
4 Wisnu Cibuaya II, Cibuaya, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
5 Rajasari, Jakarta, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
6 Airlangga, Medang Kemulan, Abad ke-10 M, Medang Kemulan.
7 Ken Dedes, Kediri, Jatim, Abad ke-12 M, Kediri.
8 Kertanegara, Jawa Timur, Abad ke-12 M, Singasari.
9 Kertarajasa, Mojekerto, Jatim, Abad ke-13 M, Majapahit.

Tabel 1.3 Patung-patung peninggalan kerajaan Hindu.

d. Karya sastra (kitab).
Karya sastra peninggalan kerajaan Hindu berbentuk kakawin atau kitab. Kitab-kitab peninggalan itu berisi ca- tatan sejarah. Umumnya karya sastra peninggalan sejarah Hindu ditulis de- ngan huruf Pallawa dalam bahasa Sansekerta pada daun lontar. Karya sastra yang terkenal antara lain Kitab Bara- tayuda dan Kitab Arjunawiwaha. Kitab Baratayuda dikarang Empu Sedah dan Empu Panuluh. Kitab Baratayuda ber- isi cerita keberhasilan Raja Jayabaya dalam mempersatukan Kerajaan Kediri dan Kerajaan Jenggala. Kitab Arjunawiwaha berisi pengalaman hidup dan keberhasilan Raja Airlangga.

Berikut ini daftar kitab-kitab peninggalan sejarah Hindu di Indonesia.

 

No. Nama Kitab Lokasi Dibuat Peninggalan.
1 Carita Parahayangan, Bogor, Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
2 Kresnayana, Bogor,  Jabar, Abad ke-5 M, Tarumanegara.
3 Arjunawiwaha, Kahuripan, Jatim, Abad ke-10 M, Medang Kemulan.
4 Lubdaka, Kediri, Jatim, Abad ke-11 M, Kediri.
5 Baratayuda, Kediri, Jatim, Abad ke-12 M, Kediri.

Tabel 1.4 Kitab-kitab peninggalan sejarah Hindu.

 

e. Tradisi

Tradisi adalah kebiasaan nenek moyang yang masih dijalankan oleh masyarakat saat ini. Tradisi agama Hindu banyak ditemukan di daerah Bali karena penduduk Bali sebagian besar beragama Hindu. Tradisi agama Hindu yang berkembang di Bali, antara lain:
1. Upacara nelubulanin ketika bayi berumur 3 bulan.
2. Upacara potong gigi (mapandes).
3. Upacara pembakaran mayat yang disebut Ngaben. Dalam tradisi Ngaben, jenazah dibakar beserta sejumlah benda berharga yang dimiliki orang yang dibakar.
4. Ziarah, yaitu mengunjungi makam orang suci dan tempat suci leluhur seperti candi.

 

3. Kerajaan Majapahit dan peranan Gajah Mada dalam mempersatukan Nusantara.

Dapat dikatakan Majapahit adalah puncak kejayaan kerajaan Hindu di Indonesia. Kerajaan Majapahit terletak di hutan Tarik dekat delta sungai Berantas, Mojokerto, Jawa Timur. Sejarah Majapahit dapat kita telusuri dengan membahas raja-raja yang memerintah di kerajaan itu.

a. Pemerintahan Raden Wijaya (1293-1309)
Raden Wijaya adalah seorang keturunan penguasa Singasari. Ketika Singasari diserang oleh Jaya- katwang dari Kediri, Raden Wijaya berhasil meloloskan diri ke Madura. Beliau minta bantuan Wiraraja. Wiraraja menganjurkan supaya Raden Wijaya kembali ke Kediri, berpura-pura mengabdi kepada Jaya katwang. Sebagai imbalan Jaya- katwang menghadiahkan daerah hutan Tarik kepada Raden Wijaya.
Raden Wijaya bergabung dengan pasukan Kubilai Khan dari Cina menyerang Jayakatwang. Pasukan Jayakatwang berhasil dikalahkan.

Raden Wijaya mengatur siasat untuk mengusir pasukan Cina. Diadakan pesta kemenangan secara besar-besaran. Ketika tentara Cina terlena dalam kemabukan, anak buah Raden Wijaya menyerang mereka. Banyak pasukan Cina terbunuh. Hanya sebagian kecil yang berhasil melarikan diri kembali ke Cina. Raden Wijaya kemudian menjadi raja pada tahun 1294, dengan gelar Kertarajasa Jayawardana. Raden Wijaya memerintah selama 16 tahun.

Asal usul nama Majapahit. Ketika Raden Wijaya bersama para pengikutnya sedang membuka hutan Tarik, hadiah Jayakatwang, seseorang menemukan buah maja. Buah itu dimakan. Ternyata rasanya sangat pahit. Sejak itu, daerah tersebut dinamakan Majapahit. Daerah ini kemudian berkembang menjadi pusat kerajaan Majapahit.

 

b. Pemerintahan Jayanegara (1309-1328).

Raden Wijaya digantikan oleh puteranya, Kalagemet. Kalagemet adalah putra Raden Wijaya dan putri Melayu, Dara Petak. Setelah menjadi raja, Kalagemet bergelar Sri Jayanegara. Pada saat Jayanegara menjadi raja, sering terjadi pemberontakan, antara lain pemberontakan Ranggalawe, Sora, Nambi, dan Kuti.
Pemberontakan Kuti sangat berbahaya. Akibat pemberontakan itu, Jayanegara melarikan diri ke Badander. Jayanegara dikawal oleh pasukan Bayangkari yang dipimpin oleh Gajah Mada. Berkat pengawalan pasukan Bayangkari, raja selamat dari pemberontakan Kuti. Berkat bantuan Gajah Mada, Jayanegara dapat merebut kembali tahta Majapahit. Atas jasanya, Gajah Mada diangkat menjadi Patih di Kahuripan. Dua tahun kemudian, Gajah Mada diangkat menjadi patih di Daha.

c. Pemerintahan Tribuwanatunggadewi (1328-1350).

Jayanegara memerintah sampai tahun 1328. Beliau wafat tanpa mening- galkan putra. Seharusnya, Jayanegara digantikan oleh Rajapatni (Gayatri). Namun, karena Rajapatni hidup membiara, pemerintahan diserahkan pada putrinya, Sri Gitarja.

Ketika menjadi ratu, Sri Gitarja bergelar Tribuwanatunggadewi Jaya wisnuwardhani. Pada masa itu terjadi pemberontakan Sadeng. Gajah Mada diangkat menjadi pejabat perdana menteri (maha patih) Majapahit menggantikan Arya Tadah yang sedang sakit. Gajah Mada ditugasi memimpin penumpasan pemberontakan Sadeng. Gajah Mada berhasil melaksanakan tugas itu. Beliau diangkat menjadi maha patih. Saat dilantik, Gajah Mada meng- ucapkan Sumpah Palapa. Dalam sumpah itu tersirat cita-cita Gajah Mada mempersatukan Nusantara. Adapun yang dimaksud dengan Nusantara ketika itu adalah Hasta Dwipa Nusantara (delapan pulau), yaitu Malaka, Sumatra, Jawa, Madura, Kalimantan, Sulawesi, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), Maluku, dan Irian (Gurun).

Untuk mewujudkan cita-cita itu, Gajah Mada membangun armada laut. Karena memiliki angkatan laut yang kuat, Kerajaan Majapahit dikenal seba-gai kerajaan maritim. Pimpinan armada laut dipercayakan kepada Empu Nala. Dengan armada yang kuat, Majapahit berhasil menaklukkan Dompo pada tahun 1340 dan Bali pada tahun 1343.

Sumpah Palapa. Bunyi sumpah yang diucapkan Gajah Mada sebagai berikut:
“Sira Gajah Mada pepatih amugkubumi tan ayun amukita palapa, sira Gajah Mada, lamun huwus kalah nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti palapa. (Sumber: Ensiklopedi Umum untuk Pelajar 3).

d. Pemerintahan Hayam Wuruk (1334-1389).
Rajapatni (Gayatri) wafat pada tahun 1350. Setelah ibundanya wafat, Ratu Tribuwanatunggadewi menyerahkan tahta Majapahit kepada putranya, Hayam Wuruk. Ketika naik tahta Hayam Wuruk baru berusia 16 tahun. Setelah naik tahta Hayam Wuruk bergelar Sri Rajasanegara.
Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit mengalami zaman keemasan. Hayam Wuruk didampingi oleh Patih Gajah Mada. Hayam Wuruk menjadi raja Majapahit yang paling besar. Gajah Mada meneruskan cita-citanya. Satu per satu kerajaan di Nusantara dapat ditaklukkan di bawah Majapahit. Wilayah kerajaannya meliputi hampir seluruh wilayah Nusantara sekarang, ditambah Tumasik (Singapura) dan Semenanjung Melayu.

Pada masa ini, Majapahit menjalin hubungan dengan kerajaan- kerajaan di daerah daratan Asia Tenggara seperti India, Muangthai, Kamboja, dan Cina. Dengan kemajuan hubungan itu, perdagangan dan pelayaran kerajaan Majapahit semakin maju. Bandar-bandar Majapahit, seperti Ujung Galuh, Tuban, Gresik, dan Pasuruan ramai dikunjungi oleh pedagang-pedagang dari Cina, India, dan Persia.

Selain berkembang menjadi kerajaan maritim yang besar, Majapahit juga menjadi kerajaan agraris yang maju. Hayam Wuruk membangun wa- duk dan saluran irigasi untuk mengairi lahan pertanian. Beberapa jalan dan jembatan penyeberangan juga dibangun untuk mempermudah lalu lintas antardaerah. Hasil pertanian Majapahit antara lain beras, rempah- rempah, kapas, sutera, dan hasil-hasil perkebunan.

Hayam Wuruk juga memperhatikan kegiatan kebudayaan. Hal ini ter- bukti dengan banyaknya candi yang didirikan dan kemajuan dalam bidang sastra. Candi-candi peninggalan Majapahit, antara lain Candi Sawentar, Candi Sumberjati, Candi Surawana, Candi Tikus, dan Candi Jabung. Karya sastra yang terkenal pada masa Kerajaan Majapahit ialah Kitab Negara- kertagama karangan Empu Prapanca dan Kitab Sutasoma karangan Empu Tantular. Dalam kitab Negarakertagama terdapat istilah Pancasila. Sedang- kan di dalam Sutasoma terdapat istilah Bhinneka Tunggal Ika.

Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, terjadi Perang Bubat. Perang Bubat terjadi antara Kerajaan Majapahit dan kerajaan Pajajaran. Hayam Wuruk bermaksud mempersunting Diyah Pitaloka (Ciptaresmi), putri raja Pajajaran. Pihak Majapahit mengirim utusan untuk melamar. Pihak Pajajaran dan utusan tersebut membuat kesepakatan. Isinya raja Majapahit tidak melamar ke istana Pajajaran, tetapi di perbatasan kedua kerajaan, yaitu di Desa Bubat. Raja Pajajaran memimpin secara langsung rombongan putrinya ke Desa Bubat. Patih Gajah Mada mempunyai rencana lain. Gajah Mada memaksa raja Pajajaran yang sudah ada di Desa Bubat untuk mempersembahkan putrinya sebagai upeti kepada Raja Hayam Wuruk. Permintaan itu ditolak oleh raja Pajajaran, sehingga terjadi perang besar di Desa Bubat. Seluruh rombongan Kerajaan Pajajaran, termasuk raja dan puterinya tewas.
Hayam Wuruk tidak berkenan atas tindakan Gajah Mada. Sejak peristiwa itu, hubungan keduanya renggang. Gajah Mada wafat pada tahun 1364 M. Sedangkan Hayam Wuruk wafat padatahun 1389. Setelah dua tokoh ini wafat, Majapahit mengalami kemunduran.

e. Kusumawardhani-Wirakramawardhana (1389-1429).
Sepeninggal Hayam Wuruk, terjadi perebutan kekuasaan di Majapahit. Pengganti Hayam Wuruk adalah Kusumawardhani yang bersuamikan Wirakramawardhana. Wirakramawardhanalah yang memimpin Majapahit tahun 1389-1429. Bhre Wirabumi (anak selir Hayam Wuruk) diberi kekuasa- an di Blambangan. Menurut Bhre Wirabumi, dirinya yang berhak menjadi raja di Majapahit.
Pada tahun 1401-1406 terjdi perang saudara di Paregreg. Bhre Wirabumi terbunuh dalam perang itu. Tumbuhlah benih persengketaan berlarut-larut di antara keturunan Hayam Wuruk. Pada tahun 1429 Wirakramawardana wafat. Wirakramawardana digantikan oleh Suhita. Suhita digantikan oleh Bhre Tumapel Kertawijaya. Beliau hanya empat tahun memerintah. Pengganti berikutnya adalah Bhre Pamotan yang bergelar Srirajasawardhana. Bhre Pamotan memindahkan pusat pemerintahan Kerajaan Majapahit ke Kahuripan untuk menghindari pertentangan keluarga. Bhre Pamotan wafat pada tahun 1453 dan tidak ada pengganti- nya. Baru pada tahun 1456, muncul Bhre Wengker yang bergelar Girindra Wardhana. Pertentangan keluarga kerajaan Majapahit terus berlanjut sampai pemerintahan Ranawijaya. Pada tahun 1522, Majapahit dikuasai oleh Demak.

 

C. Kerajaan dan Peninggalan Agama Buddha.

Agama Buddha mulai masuk ke Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, sekitar abad ke-5 Masehi. Pada tahun 423 Bhiksu Gunawarman datang ke Jawa untuk menyebarluaskan ajaran Buddha. Ia memperoleh perlindungan dari penguasa setempat. Usaha Bhiksu Gunawarman berjalan lancar.
Agama Buddha berasal dari India. Agama Buddha masuk ke Indonesia bersamaan dengan masuknya agama Hindu. Agama Hindu berkembang setelah agama Buddha. Namun, persebaran agama Hindu lebih cepat dari pada persebaran agama Buddha. Hal ini terbukti dari lebih banyaknya kerajaan Hindu daripada kerajaan Buddha. Pusat-pusat kerajaan Buddha hanya terdapat di Sumatra dan beberapa daerah di Jawa. Kita akan membahas peninggalan-peninggalan sejarah bercorak Buddha dan Kerajaan Sriwijaya sebagai pusat penyebaran agama Buddha pada waktu itu.

 

1. Peninggalan sejarah bercorak Buddha.

Peninggalan sejarah Buddha dan Hindu hampir sama, yaitu candi, prasasti, patung, dan kitab. Mari kita bahas peninggalan-peninggalan sejarah bercorak Buddha satu per satu!

Candi Borobudur salah satu peninggalan sejarah warisan agama dan kebudayaan Buddha. Candi Borobudur terletak di Kabupaten Magelang.

a. Candi.
Candi-candi Buddha digunakan sebagai tempat pemujaan. Ciri candi Buddha adalah adanya stupa dan patung Sang Buddha Gautama. Stupa adalah bangunan dari batu tempat menyimpan patung Sang Buddha. Beberapa Candi Buddha dapat dilihat dalam tabel berikut ini.

No. Candi Lokasi Penemuan Dibangun Peninggalan
1 Sewu, Jawa Tengah, Abad ke-7 M, Mataram Lama.
2 Plaosan, Jawa Tengah, Abad ke-7 M, Mataram Lama.
3 Mendut, Jawa Tengah, Abad ke-7 M, Mataram Lama.
4 Borobudur, Jawa Tengah, 770-842 M, Mataram Lama.
5 Muara Takus, Sumatra Selatan, Abad ke-8 M, Sriwijaya.
6 Jago, Malang, Jawa Timur, Abad ke-12 M, Singasari.
7 Sari, Jawa Tengah, Abad ke-13 M, Majapahit.
8 Pawon, Jawa Tengah, Abad ke-13 M, Majapahit.
9 Tikus, Mojokerto, Jawa Timur, Abad ke-13 M, Majapahit.

Tabel 1.5 Candi-candi peniggalan agama Buddha.

Candi Borobudur. Candi Borobudur adalah candi Buddha terbesar. Candi ini terletak di Magelang, Jawa Tengah. Candi Borobudur dibangun sebelum agama Hindu berkembang di Jawa. Pembangunannya membutuhkan waktu sekitar 50 tahun. Relief (lukisan timbul) yang terdapat pada Candi Borobudur panjangnya mencapai 4 km. Tinggi Candi Borobudur 42 meter. Arca atau patung yang terdapat di sana mencapai 500 buah.

 

b. Prasasti.

Di Sumatra Selatan ditemukan beberapa prasasti warisan Keraja- an Sriwijaya. Di sekitar Palembang ditemukan Prasasti Telaga Batu, Prasasti Talang Tuwo, dan Prasasti Kedukan Bukit. Ketiganya menceri- takan berdirinya kerajaan Sriwijaya. Prasasti Karang Berahi dan Prasasti Kota Kapur ditemukan di Jambi dan Bangka. Kedua prasasti itu menceri- takan wilayah kekuasaan Sriwijaya.

c. Patung.
Patung yang bercorak Buddha biasanya berupa arca Sang Buddha Gautama. Arca Sang Buddha Gautama pertama kali ditemukan di Sikendeng, Sulawesi Selatan. Berikut ini daftar patung atau arca peninggal- an sejarah Buddha.

Tabel 1.6 Patung-patung atau arca-arca peniggalan agama Buddha.

No Nama Patung Lokasi Dibuat / Peninggalan
1 Patung Buddha, Sikendeng Abad ke -2 M, –
2 Arca Bhumisparsa Mudra, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
3 Arca Dhyana Mudra, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
4 Arca Abhaya Mudra, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
5 Arca Vitarka Mudra, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
6 Dharmacakra Mudra, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
7 Arca Vara Mudra, Jawa Tengah, Abad ke-8 M, Mataram Lama.
8 Arca Buddha, Palembang, Abad ke-8 M, Sriwijaya.

 

Mudra. Mudra adalah sikap tangan pada patung Budha. Bhumipasra Mudra adalah Buddha dengan sikap tangan menyentuh bumi; Vara Mudra adalah Buddha dengan sikap tangan memberi anugerah; Dhyana Mudra dan Abhaya Mudra adalah sikap Buddha sedang bersemedi dan memberi kedamaian; Vitarka Mudra sikap tangan Buddha memberi pelajaran; Dharmacakra Mudra adalah sikap Buddha sedang memutar roda ajaran.

d. Karya sastra (kitab)
Ada beberapa karya sastra peninggalan sejarah yang bercorak Bud- dha. Salah satu karya sastra bercorak Buddha yang terkenal adalah Kitab Sutasoma. Kitab ini dikarang oleh Mpu Tantular. Kitab Sutasoma mence- ritakan kisah Raden Sutasoma. Kisah ini mengajarkan pengorbanan dan belas kasih yang harus ditempuh seseorang untuk mencapai kesem- purnaan tertinggi. Salah satu ungkapan yang terkenal dari Kitab Sutasoma adalah “Bhinneka Tunggal lka Tan Hana Dharma Mangrwa.”
Berikut ini daftar karya sastra atau kitab-kitab peninggalan sejarah yang bercorak Buddha.

Tabel 1.7 Kitab-kitab peniggalan agama Buddha di Indonesia.

No Kitab Lokasi Dibuat Peninggalan
1 Negara Kertagama, Jawa Timur, Abad ke-13 M, Majapahit.
2 Sutasoma, Jawa Timur, Abad ke-13 M, Majapahit.
3 Pararaton, Jawa Timur, Abad ke-13 M, Majapahit.
4 Ranggalawe, Jawa Timur, Abad ke-13 M, Majapahit.
5 Arjunawiwaha, Jawa Timur, Abad ke-13 M, Majapahit.

e. Tradisi
Tradisi agama Buddha yang sekarang ini kita jumpai banyak dipengaruhi oleh budaya Cina. Tradisi agama Buddha yang ada, misalnya berdoa di wihara. Tradi- si lain agama Buddha yang masih ada adalah ziarah. Ziarah dilaku- kan dengan mengunjungi tempat suci leluhur seperti candi. Kegiat- an yang dilakukan pada saat ziarah adalah membaca doa dan membawa sesajen.

 

2. Kejayaan Kerajaan Sriwijaya sebagai pusat penyebaran agama Buddha.
Agama dan kebudayaan Hindu dan Buddha masuk dan berkem- bang di wilayah tanah air dalam waktu hampir bersamaan. Ada be- berapa kerajaan yang dipengaruhi baik oleh agama Hindu maupun Buddha. Bahkan, ada peninggalan sejarah yang membuktikan bahwa kedua agama itu hidup secara berdampingan dalam suatu kerajaan. Kerajaan-kerajaan yang mempunyai ciri baik Hindu maupun Buddha, an- tara lain Kerajaan Mataram Lama di Jawa Tengah dan Singasari di Jawa Timur. Sedangkan kerajaan yang bercorak Buddha antara lain Sriwijaya di Sumatra Selatan. Kita akan membahas lebih lanjut Kerajaan Sriwijaya sebagai salah satu pusat agama Buddha di Indonesia.
Kerajaan Sriwijaya sudah dikenal pada tahun 682. Pusatnya di muara Sungai Musi, dekat Palembang. Awalnya, Sriwijaya hanya kerajaan kecil. Sriwijaya berkembang menjadi kerajaan besar setelah dipimpin oleh Dapunta Hyang. Dapunta Hyang berhasil memperluas daerah kekuasaan- nya dengan menaklukkan kerajaan-kerajaan di sekitarnya.

Candi Muara Takus, salah satu peninggalan sejarah Kerajaan Sriwijaya. Candi ini terletak di antara dua sungai, yaitu Sungai Kampar Kanan dan Kampar Kiri.

Sriwijaya mencapai puncak kejayaan ketika diperintah oleh Raja Balaputradewa. Letaknya sangat strategis bagi pelayaan, yaitu di dekat Selat Malaka dan Selat Sunda. Sriwijaya menjadi kerajaan Maritim yang besar dan dilengkapi dengan armada kuat. Situasi yang aman bagi pelayar- an membuat banyak kapal asing singgah di pelabuhan Sriwijaya. Sejak saat itu, Sriwijaya menjadi pusat perdagangan.

Kerajaan Sriwijaya juga dikenal sebagai pusat agama Buddha. Hal itu diceritakan seorang pendeta Buddha, I-tsing, yang pernah tinggal di Palembang. Banyak Candi dan kuil agama Buddha didirikan. Di Sriwijaya terdapat Perguruan Tinggi agama Buddha. Mahaguru yang terkenal adalah Sakyakirti. Kerajaan Sriwijaya juga menjalin kerja sama dengan Perguruan Tinggi Nalanda di India. Kerajaan Sriwijaya banyak mengirimkan maha- siswanya. Raja Sriwijaya membantu memperbaiki kuil di Kanton, Cina pada awal abad ke-11.

Keruntuhan Sriwijaya disebabkan oleh serangan dari kerajaan Cola- mandala dari India Selatan, dari kerajaan Singasari, dan Majapahit. Tahun 1025 ibu kota Sriwijaya diserbu dan Raja Sanggarma Wijayatungga- warman ditawan musuh. Tahun 1275, Singasari menyerang Sriwijaya. Kerajaan Majapahit juga menyerang Sriwijaya pada tahun 1377.

Pelajarilah kembali pembahasan tentang Kerajaan dan Peninggalan Buddha. Kemudian, jawablah soal-soal berikut ini!
1. Sebutkan empat bentuk peninggalan sejarah Buddha!
2. Sebutkan empat prasasti peninggalan Kerjaan Sriwijaya!
3. Sebutkan lima buah candi peninggalan agama Buddha!
4. Sebutkan beberapa contoh tradisi Buddha!
5. Apa bukti Sriwijaya pernah menjadi pusat agama Buddha?

 

D. Kerajaan dan Peninggalan Agama Islam di Indonesia.

Kebanyakan penduduk negara kita beragama Islam. Bagaimana Agama Islam masuk dan berkembang di negara kita? Umumnya para ahli ber- pendapat Agama Islam mulai masuk ke Indonesia pada abad ke-13 M. Agama dan kebudayaan Islam masuk Indonesia melalui para pedagang yang berasal dari Arab, Persia, dan Gujarat (India), dan Cina.

Agama Islam berkembang dengan pesat di tanah air. Hal ini dapat di lihat dengan berdirinya kerajaan-kerajaan Islam. Kita akan membahas peninggalan-peninggalan sejarah dan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.

1. Peninggalan sejarah bercorak Islam di Indonesia.
Agama dan kebudayaan Islam mewarikan banyak sekali peninggalan sejarah. Peninggalan-peninggalan sejarah bercorak Islam antara lain mas- jid, kaligrafi, karya sastra, dan tradisi keagamaan. Berikut ini akan dibahas satu per satu peninggalan sejarah Islam di Indonesia.

a. Masjid.

Masjid merupakan seni arsitektur Islam yang paling menonjol. Masjid adalah tempat peribadatan umat Islam. Berbeda dengan masjid-masjid yang ada sekarang, atap masjid peninggalan sejarah biasanya beratap tumpang bersusun. Semakin ke atas atapnya makin kecil. Jumlah atap tumpang itu biasanya ganjil, yaitu tiga atau lima. Atap yang paling atas berbentuk limas. Di dalam masjid terdapat empat tiang utama yang menyangga atap tumpang.

Pada bagian barat masjid terdapat mihrab. Di sebelah kanan mihrab ada mimbar. Di halaman masjid biasanya terdapat menara. Keberadaan menara tidak hanya untuk menambah keindahan bangunan masjid. Fungsi menara adalah sebagai tempat muazin mengumandangkan azan ketika tiba waktu salat. Sebelum azan dikumandangkan, dilakukan pemukulan tabuh atau beduk.
Contoh masjid peninggalan sejarah Islam adalah Masjid Agung Demak dan Masjid Kudus. Masjid Agung Demak dibangun atas perintah Wali Songo. Pembangunan masjid dipimpin langsung oleh Sunan Kalijaga. Masjid Demak tidak memiliki menara. Sementara masjid Kudus didirikan oleh Sunan Kudus.
Masjid Agung Demak. Pembangunan masjid dipimpin langsung oleh Sunan Kalijaga. Salah satu keunikan Masjid Agung Demak adalah salah satu tiangnya terbuat dari susunan tatal. Konon, tiang ini dibuat oleh Sunan Kalijaga. Tiang dari tatal ini kemudian diganti ketika Masjid Agung Demak dipugar pada tahun 1980. Potongan tiang tatal ini masih tersimpan di bangsal belakang masjid.

Berikut ini daftar masjid-masjid peninggalan sejarah kerajaan Islam.

  1. Masjid Agung Demak, di demak, Jateng, dibuat Abad 14M, Kerajaan Demak.
  2. Masjid Ternate, di Ternate, Ambon, dibuat abad 14 M, Kerajaan Ternate.
  3. Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Jatim, Abad 15M.
  4. Masjid Kudus, Jateng -Kudus, Abad 15M
  5. Masjid Banten, Banten, Abad 15 M , Kerajaan Banten.
  6. Masjid Cirebon, Jabar – Cirebon, Abad 15 M, Kerjaan Cirebon.
  7. Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Abad 15M Ke Aceh.
  8. Masjid Katangga, Katangga Sulsel, Abad ke16, Kerajaan Gowa.

b. Kaligrafi.

Kaligrafi adalah tulisan indah da- lam huruf Arab. Tulisan tersebut biasa- nya diambil dari ayat-ayat suci Al Quran. Kaligrafi digunakan sebagai hiasan dinding masjid, batu nisan, ga- pura masjid dan gapura pemakaman. Batu nisan pertama yang ditemukan di Indonesia adalah batu nisan pada ma- kam Fatimah binti Maimun di Leran, Surabaya. Sedangkan kaligrafi pada gapura terdapat di gapura makam Sunan Bonang di Tuban, gapura makam raja-raja Mataram, Demak, dan Gowa.

1, Kaligrafi Makam Fatima binti Maimun, di Gresik Jatim, Abad 13 Masehi.
2, Makam Ratu Nahrasiyah, di Samudra Pasai, abad 14 Masehi, Kerajaan Samudra Pasai.
3, Makam  Maulana Malik Ibrahim, di gresik Jatim, Abad 15 Masehi.
4, Makam Sunan Giri, di Gresik Jatim, Abad 15 Masehi.
5, Makam Sunan Gunung Jati, di Cirebon Jawa barat, abad 15 Masehi, Cirebon.
6, Makam Sunan Kudus dan Sunan Muria, di Kudus Jawa Tengah, abad 15 masehi.
7, Makam Sunan Kalijaga, Demak Jawa Tengah, abad 15 masehi, Demak.
8, Makam raja-raja Banten, di Banten, abad 15 masehi, Banten.
9, Makam raja-raja Mataram, di Imogiri, abad ke 16 masehi, kerajaan Mataram.
10, Makam raja-raja Mangkunegaran, Astana Giri, abad 16 masehi, Kerajaan Mataram.
11. Makam raja-raja Gowa, Katangga, aba 16 Masehi, kerajaan Gowa.

c. Istana.

Istana adalah tempat tinggal raja atau sultan beserta keluarganya. Istana berfungsi sebagai pusat pemerintahan. Adanya istana sebenarnya karena pengaruh Hindu dan Buddha. Setelah Islam masuk, tradisi pem- bangunan istana masih berlangsung. Akibatnya, pada bangunan istana yang bercorak Islam, pengaruh Hindu dan Buddha masih tampak. Saat ini peninggalan Islam yang berupa Istana tinggal beberapa saja.

Keraton Kasultanan Yogyakarta merupakan istana Kerajaan Mataram Islam. Istana ini masih berdiri sampai sekarang.

No Nama Istana Lokasi Dibuat Peninggalan.
1 Istana Kesultanan Ternate Ternate, Ambon, Abad 14 M, K. Ternate.
2 Istana Kesultanan Tidore Tidore, Ambon, Abad 14 M, K. Tidore.
3 Keraton Kasepuhan Cirebon, Jabar, Abad 15 M, K. Cirebon.
4 Keraton Kanoman Cirebon, Jabar, Abad 15 M, K. Cirebon.
5 Keraton Kesultanan Aceh NAD, Abad 15 M, K. Aceh.
6 Istana Sorusuan Banten, Abad 15 M, K. Banten.
7 Istana Raja Gowa Gowa, Sulsel, Abad 16 M, K. Gowa.
8 Keraton Kasultanan Yogyakarta, Abad 17 M, K. Mataram.
9 Keraton Pakualaman Yogyakarta, Abad 17 M, K. Mataram.

Tabel 1.10 Istana-istana peninggalan sejarah kerajaan Islam di Indonesia.

 

d. Kitab.

Kesusastraan Islam berkembang di Jawa dan Sumatra. Peninggalan karya sastra yang bercorak Islam adalah suluk dan hikayat. Suluk dan hikayat ada yang ditulis dalam bahasa daerah ada juga yang ditulis dalam bahasa Arab. Ada juga suluk yang diterjemahkan dalam bahasa Melayu. Suluk dan hikayat dibuat untuk mempermudah masyarakat Indonesia me- nangkap ajaran Islam.

Beberapa suluk terkenal adalah syair Si Burung Pingai dan syair Perahu karya Hamzah Fansuri serta syair Abdul Muluk dan syair gurindam dua belas karya Ali Haji. Syair gurindam dua belas berisi nasihat kepada para pemimpin agar mereka memimpin dengan bijaksana. Ada juga nasihat untuk rakyat biasa agar mereka menjadi terhormat dan disegani oleh se- sama manusia. Syair Abdul Muluk menceritakan Raja Abdul Muluk.

Hikayat adalah cerita atau dongeng yang isinya diambil dari kejadian sejarah. Di pulau Jawa, hikayat dikenal dengan nama babad. Babad tanah Jawa menceritakan kerajaan-kerajaan yang terdapat di Jawa. Cerita tersebut dimulai dari kerajaan Hindu-Buddha sampai kerajaan Islam. Di Aceh ada beberapa jilid Bustan Al-Salatin yang berisi ri- wayat nabi-nabi, riwayat sultan-sultan Aceh, dan penjelasan penciptaan langit dan bumi. Kitab ini ditulis oleh Nuruddi Ar- Raniri.

e. Pesantren.
Sejak masuknya Islam ke Indonesia, pesantren merupakan lembaga yang mengajarkan Islam. Pesantren pertama kali didirikan di daerah Jawa dan Madura oleh para kiai. Pesantren pertama ini dibangun pada masa Sunan Ampel yaitu pada masa pemerintahan Prabu Kertawijaya dari Majapahit. Pesatren kemudian berkembang pesat dan melahirkan kelom- pok-kelompok terpelajar. Para santri belajar bahasa Arab, kitab Kuning, fiqih, pendalaman Al Quran, tahuhid, akhlak, dan tradisi tasawuf.

Beberapa pesantren besar yang ada di Indonesia antara lain Pesantren Tebuireng di Jombang, Pesantren Lasem di Rembang, Pesantren Lirboyo di Kediri, Pesantren Asembagus di Situbondo, Pesantren As-Shiddiqiyyah di Jakarta, Al-Kautsar Medan.

f. Tradisi.
Beberapa tradisi Islam kita warisi sampai sekarang, antara lain ziarah ke makam, sedekah, sekaten. 
1. Ziarah, yaitu kegiatan mengunjungi makam. Ziarah berkembang ber- sama dengan tradisi lain. Di Jawa, misalnya pengunjung di sebuah makam melaksankan ziarah dengan cara melakukan berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut adalah membaca Al Quran atau kalimat syahadat, berdoa, begadang untuk semadi, atau tidur dengan harapan memper- oleh firasat dalam mimpi.
2. Sedekah, acara keluarga dengan mengundang tetangga sekitar. Sedekah untuk peristiwa gembira disebut syukuran. Sedekah untuk peristiwa sedih atau meminta perlindungan, disebut selamatan. Sede- kah meminta sesuatu disebut hajatan.
3. Sekaten, yaitu perayaan Maulid Nabi Muhammad dalam budaya Jawa. Perayaan Sekaten dikenal di Yogyakarta, Surakarta, Jawa Timur, dan Cirebon.

 

2. Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia.

Setelah keraajaan-kerajaan Hindu-Buddha surut, mulai berdiri kerajaan- kerajaan Islam di tanah air kita. Berikut ini beberapa contoh kerajaan Is- lam yang pernah berdiri di Indonesia.

a. Kerajaan Samudera Pasai.

Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Letaknya di daerah Lhokseumawe, pantai timur Aceh. Raja-rajanya adalah Sultan Malik as-Saleh, Sultan Muhammad yang bergelar Malik Al-Tahir (1297-1326), Sultan Akhmad yang bergelar Malik Az Zahir (1326-1348) dan Zainal Abidin. Pada pertengahan abad ke-15 Samudra Pasai mengalami kemunduran karena diserang oleh Kerajaan Aceh.

b. Kerajaan Aceh.

Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Ibrahim pada tahun 1514. Aceh bekembang pesat setelah Malaka dikuasai Portugis. Para pe- dagang Islam memindahkan kegiat- an berdagang dari Malaka ke Aceh. Aceh mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1635). Karena menjadi pusat agama Islam, Aceh sering disebut Serambi Mekah.

c. Kerajaan Demak.

Kerajaan Demak terletak di pantai utara Jawa Tengah, didirikan Raden Patah pada tahun 1478. Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Demak menjadi pusat kegiatan Wali Songo. Raden Patah mempunyai putera bernama Adipati Unus yang mendapat julukan Pangeran Sabrang Lor. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono, Demak menyerang Sunda Kelapa, Banten, dan Cirebon. Ketiga daerah dapat direbut tahun 1526. Ketika menyerang Panarukan, Sultan Trenggono tewas dalam pertempuran.

d. Kerajaan Mataram.

Kerajaan Mataram mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Agung. Beliau banyak berjasa dalam bidang kebudayaan dan agama. Be- liau mengarang Serat Sastra Gending yang berisi filsafat Jawa, mencipta- kan penanggalan tahun Jawa, dan memadukan unsur Jawa dan Islam, seperti penggunaan gamelan dalam perayaan Sekaten untuk memperingati Maulud Nabi.

e. Kerajaan Banten.

Banten dikuasai Demak setelah direbut Falatehan. Kerajaan Banten dipimpin putra Falatehan yang bernama Hasanuddin. Dia berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa pada tahun 1527. Di bawah pemerintahannya, Banten menyebarkan agama Islam ke pedalaman Jawa Barat. Selain itu, Banten berhasil menguasai Lampung. Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682).

f. Kerajaan Gowa-Tallo (Makasar).

Kerajaan Gowa-Tallo terletak di Sulawesi Selatan. Pada tahun 1605, agama Islam masuk ke kerajaan Gowa-Tallo melalui seorang ulama dari Minangkabau bernama Dato ri Bandang. Karaeng Tunigallo adalah raja Gowa pertama yang memeluk agama Islam. Gelar Karaeng Tunigallo adalah Sultan Alauddin. Kerajaan Gowa Tallo mencapai kejayaan pada masa peme- rintahan Sultan Hassanuddin (1653 – 1669).

g. Kerajaan Ternate dan Tidore.

Kerajaan Ternate dan Tidore letaknya berdekatan. Keduanya menganut agama Islam sejak abad ke-16. Ajaran Islam dibawa oleh para pedagang dari Malaka dan Jawa. Raja-rajanya antara lain Zainal Abidin (1486 – 1500), Sultan Baabullah, Sultan Hairun, dan Sultan Nuku. Kerajaan-kerajaan lain di sekitar Ternate seperti kerajaan Tidore, Bacan, dan Jailolo mengikuti Ternate memeluk agama Islam. Raja-rajanya memakai gelar sultan dan nama-nama Arab.

c. Kerajaan Demak.

Kerajaan Demak terletak di pantai utara Jawa Tengah, didirikan Raden Patah pada tahun 1478. Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Demak menjadi pusat kegiatan Wali Songo. Raden Patah mempunyai putera bernama Adipati Unus yang mendapat julukan Pangeran Sabrang Lor. Pada masa pemerintahan Sultan Trenggono, Demak menyerang Sunda Kelapa, Banten, dan Cirebon. Ketiga daerah dapat direbut tahun 1526. Ketika menyerang Panarukan, Sultan Trenggono tewas dalam pertempuran.

d. Kerajaan Mataram.

Kerajaan Mataram mencapai puncak kejayaan pada masa Sultan Agung. Beliau banyak berjasa dalam bidang kebudayaan dan agama. Be- liau mengarang Serat Sastra Gending yang berisi filsafat Jawa, mencipta- kan penanggalan tahun Jawa, dan memadukan unsur Jawa dan Islam, seperti penggunaan gamelan dalam perayaan Sekaten untuk memperingati Maulud Nabi.

e. Kerajaan Banten.

Banten dikuasai Demak setelah direbut Falatehan. Kerajaan Banten dipimpin putra Falatehan yang bernama Hasanuddin. Dia berhasil mengusir Portugis dari Sunda Kelapa pada tahun 1527. Di bawah pemerintahannya, Banten menyebarkan agama Islam ke pedalaman Jawa Barat. Selain itu, Banten berhasil menguasai Lampung. Kerajaan Banten mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1682).

f. Kerajaan Gowa-Tallo (Makasar).

Kerajaan Gowa-Tallo terletak di Sulawesi Selatan. Pada tahun 1605, agama Islam masuk ke kerajaan Gowa-Tallo melalui seorang ulama dari Minangkabau bernama Dato ri Bandang. Karaeng Tunigallo adalah raja Gowa pertama yang memeluk agama Islam. Gelar Karaeng Tunigallo adalah Sultan Alauddin. Kerajaan Gowa Tallo mencapai kejayaan pada masa peme- rintahan Sultan Hassanuddin (1653 – 1669).

g. Kerajaan Ternate dan Tidore.

Kerajaan Ternate dan Tidore letaknya berdekatan. Keduanya menganut agama Islam sejak abad ke-16. Ajaran Islam dibawa oleh para pedagang dari Malaka dan Jawa. Raja-rajanya antara lain Zainal Abidin (1486 – 1500), Sultan Baabullah, Sultan Hairun, dan Sultan Nuku. Kerajaan-kerajaan lain di sekitar Ternate seperti kerajaan Tidore, Bacan, dan Jailolo mengikuti Ternate memeluk agama Islam. Raja-rajanya memakai gelar sultan dan nama-nama Arab.

 

Rangkuman :

Di Indonesia ada banyak sekali peninggalan sejarah. Di antaranya ada yang berasal dari masa kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam. Kita harus menjaga dan merawat peninggalan-peninggalan sejarah ter- sebut.
Contoh kerajaan Hindu adalah Kutai, Tarumanegara, Kediri, Singo- sari, dan Majapahit. Peninggalan sejarah dari zaman Hindu ini antara lain berupa candi, prasasti, patung, kitab, dan tradisi-tradisi. Beberapa peninggalan Hindu yang terkenal antara lain Candi Prambanan, Candi Singasari, Prasasti Kutai, Prasasti Ciaruteun, Patung Airlangga, Patung Ken Dedes, Patung Kertarajasa, Kitab Baratayuda, dan Kitab Arjuna- wiwaha.
Agama Buddha mencapai kejayaan pada masa kerajaan Sriwijaya. Peninggalan sejarah Buddha antara lain Candi Borobudur, Candi Sewu, Candi Mendut, Patung Buddha di Sikendeng, Arca Dhyana Mudra, dan Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular.
Peninggalan sejarah Islam berupa masjid, kaligrafi, istana, kitab, dan tradisi-tradisi. Peninggalan-peninggalan yang terkenal antara lain masjid Demak, Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Kudus, kaligrafi di makam Fatima binti Maimun, Istana Kesultanan Aceh, Keraton Kasultanan Yogyakarta, dan Kiatab Bustan Al-Salatin. Kerajaan-kerajaan Islam yang pernah berdiri di Indonesia antara lain Samudera Pasai, Aceh, Banten, Demak, Mataram, Gowa-Tallo, dan Ternate-Tidore.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Dokumen GPM

Gambar 1.21 Peta wilayah kekuasaan Kerajaan Aceh.

b. Kerajaan Aceh
Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Ibrahim pada tahun 1514. Aceh bekembang pesat setelah Malaka dikuasai Portugis. Para pe- dagang Islam memindahkan kegiat- an berdagang dari Malaka ke Aceh. Aceh mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1635). Karena menjadi pusat agama Islam, Aceh sering disebut Serambi Mekah.

SMA12 – Sosiologi – Bab 2 – Lembaga Sosial.

SMA Kelas 12 – Sosiologi – Bab 2 – Lembaga Sosial.

 Penulis : Bagja Waluya.

Apa yang dimaksud lembaga sosial itu? Dalam bab ini, Anda akan mempelajari tentang berbagai lembaga sosial yang hidup dalam masyarakat beserta fungsi dan proses terbentuknya. Anda diharapkan mampu memahami dan mendeskripsikan berbagai lembaga sosial yang dapat menunjang kebutuhan manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

Manusia merupakan makhluk yang dinamis. Kedinamisan manusia tersebut digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan dalam hidupnya. Meskipun kebutuhannya bersifat pribadi atau kelompok, manusia tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan masyarakat karena manusia pada hakikatnya adalah makhluk sosial. Oleh karena itu, diperlukan sesuatu yang dapat mengatur perilaku manusia dan memenuhi kebutuhan hidup di masyarakat. Sesuatu yang dapat mengatur perilaku tersebut ialah lembaga sosial.

Lembaga sosial (sosial institution) atau dapat disebut juga dengan pranata sosial adalah suatu himpunan norma yang mengatur segala tindakan manusia dalam memenuhi kebutuhan pokoknya dalam kehidupan bermasyarakat. Adapun norma adalah sejumlah ukuran atau patokan mengenai perilaku anggota masyarakat yang dijadikan pedoman dalam mengatur kehidupan bersama. Semua norma tersebut jika berkaitan dengan pengaturan terhadap suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat, akan berkembang menjadi suatu lembaga sosial.

Manusia mempunyai kebutuhan yang bermacam-macam dan lembaga sosiallah yang memenuhi kebutuhan individu pada masyarakat. Contohnya, manusia membutuhkan pendidikan. Orangtua akan mendaftarkan anaknya pada sekolah yang dituju, kemudian mengikuti tes atau ujian masuk, mematuhi peraturan sekolah, membayar iuran pendidikan atau uang sekolah, mengikuti pelajaran, dan lain sebagainya. Semua hal yang berkaitan dengan pendidikan diatur pada lembaga pendidikan. Manusia membutuhkan nafkah atau penghasilan, lembaga ekonomi yang mengaturnya. Misalnya, bekerja, berdagang, atau melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi lainnya.

A. Pengertian Lembaga Sosial.

Di dalam kehidupan bermasyarakat terdapat norma yang berfungsi mengatur perilaku anggota-anggotanya. Proses terbentuknya norma itu sendiri berawal dari sejumlah nilai-nilai yang terinternalisasi dalam perilaku warganya. Proses ini melalui proses yang panjang dan membutuhkan waktu lama. Norma-norma tersebut kemudian membentuk sistem norma yang kita kenal sebagai pranata sosial. Proses sejumlah norma menjadi pranata sosial disebut pelembagaan atau institusionalisasi. Oleh karena itu, pranata sosial sering disebut sebagai lembaga sosial.

Secara garis besar, munculnya lembaga sosial dapat diklasifikasikan ke dalam dua cara, yakni secara tidak terencana dan terencana. Secara tidak terencana artinya bahwa lembaga tersebut lahir secara bertahap (berangsur-angsur) dalam praktik kehidupan masyarakat. Hal ini biasanya terjadi ketika manusia dihadapkan pada masalah-masalah yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan hidupnya. Contohnya, dalam kehidupan ekonomi. Sistem barter (tukar barang) sudah dianggap tidak efisien, masyarakat menggunakan mata uang untuk mendapatkan barang yang diinginkan dengan cara membelinya dari orang lain.

Adapun cara terencana yaitu lembaga sosial muncul melalui suatu perencanaan yang matang oleh seorang atau kelompok orang yang memiliki kekuasaan dan wewenang. Contohnya, untuk meningkatkan kesejahteraan petani, pemerintah membentuk Koperasi Unit Desa (KUD). Hal tersebut dilakukan agar petani dapat menampung hasil panen dan membelinya dengan harga yang menguntungkan petani.

Untuk lebih jelasnya, sebaiknya Anda pahami beberapa definisi mengenai lembaga sosial dari para sosiolog berikut ini.
1. Robert Melver dan C.H. Page (Soekanto, 1990: 218), lembaga sosial adalah prosedur atau tata cara yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antarmanusia yang tergabung pada suatu kelompok dalam masyarakat.
2. Leopold Von Wiese dan Becker (Soekanto, 1990: 219), lembaga sosial adalah jaringan proses hubungan antarmanusia dan antarkelompok yang berfungsi memelihara hubungan itu serta pola-polanya sesuai dengan minat dan kepentingan individu serta kelompoknya.
3. W.G. Sumner (Soekanto, 1990: 218), lembaga sosial merupakan perbuatan, cita-cita, sikap, dan perlengkapan kebudayaan yang mempunyai sikap kekal serta bertujuan memenuhi kebutuhan- kebutuhan masyarakat. Lembaga berfungsi agar ada keteraturan dan integrasi di dalam masyarakat.
4. Koentjaraningrat (1964: 113), lembaga sosial adalah suatu sistem tata kelakuan dan hubungan yang berpusat kepada aktivitas untuk memenuhi kompleksitas kebutuhan dalam kehidupan manusia.
5. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, lembaga sosial merupakan kumpulan dari berbagai cara berperilaku (usage) yang diakui oleh anggota masyarakat sebagai sarana untuk mengatur hubungan-hubungan sosial.
6. Soerjono Soekanto, lembaga sosial atau pranata sosial adalah himpunan norma dari segala tindakan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat.

Dari uraian tersebut, dapat kita simpulkan bahwa lembaga sosial berkaitan dengan seperangkat norma yang saling berkaitan, bergantung, dan saling memengaruhi; seperangkat norma yang dapat dibentuk, diubah, dan dipertahankan sesuai dengan kebutuhan hidup; seperangkat norma yang mengatur hubungan antarwarga masyarakat agar dapat berjalan dengan tertib dan teratur.
Berdasarkan pengertian-pengertian tersebut, lembaga sosial memiliki ciri-ciri antara lain adanya tujuan, dapat digunakan dalam jangka waktu yang relatif lama, tertulis atau tidak tertulis, diambil dari nilai-nilai dan adat istiadat yang berlaku di masyarakat, adanya prasarana seperti bangunan dan lambang tertentu. Di dalam lembaga sosial akan ditemukan unsur budaya dan unsur struktural, yaitu berupa norma dan peranan sosial. Lembaga sosial dapat dikatakan sebagai suatu adat kebiasaan dalam kehidupan bersama yang mempunyai sanksi yang sistematis dan dibentuk oleh kewibawaan masyarakat.

Selain itu, menurut Harsoja lembaga sosial juga memiliki sifat- sifat umum, yaitu sebagai berikut.
1. Lembaga sosial berfungsi sebagai satu unit dalam sistem kebudayaan yang merupakan satu kesatuan bulat.
2. Lembaga sosial biasanya mempunyai berbagai tujuan yang jelas.
3. Lembaga sosial biasanya relatif kokoh.
4. Lembaga sosial dalam melakukan fungsinya sering menggunakan hasil kebudayaan material.
5. Sifat karakteristik yang ada pada lembaga sosial merupakan sebuah lambang.
6. Lembaga sosial biasanya memiliki tradisi tertulis atau lisan.

A. Suhandi berpendapat bahwa dalam suatu sistem sosial, terdapat lembaga sosial jika memiliki beberapa syarat, yaitu sebagai berikut.
1. Harus memiliki aturan atau norma yang hidup dalam ingatan atau yang tertulis.
2. Aktivitas-aktivitas bersama tersebut harus memiliki suatu sistem hubungan yang didasarkan atas norma-norma tertentu.
3. Aktivitas-aktivitas bersama tersebut harus memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tertentu yang disadari dan dipahami oleh kelompok masyarakat yang bersangkutan.
4. Harus memiliki peralatan dan perlengkapan.
Oleh karena itu, lembaga merupakan kelompok individu yang memiliki norma dan berhubungan secara langgeng, dan anggotanya memiliki fungsi untuk mendukung fungsi lembaga itu sendiri.

 

B. Klasifikasi Lembaga Sosial.

Tipe-tipe lembaga sosial dapat diklasifikasikan dari berbagai sudut pandang. Menurut Gillin dan Gillin lembaga sosial dapat diklasifikasikan antara lain sebagai berikut.
1. Crescive institutions dan enacted institutions yang merupakan klasifikasi dari sudut perkembangannya. Crescive institutions disebut juga lembaga-lembaga paling primer dan merupakan lembaga yang secara tidak disengaja tumbuh dari adat istiadat masyarakat. Contohnya, hak milik, perkawinan, agama, dan seterusnya. Adapun enacted institutions dengan segaja dibentuk untuk memenuhi tujuan tertentu. Misalnya lembaga utang piutang, lembaga perdagangan, dan lembaga-lembaga pendidikan, yang semuanya berakar pada kebiasaan-kebiasaan dalam masyarakat.
2. Dilihat dari sudut nilai-nilai yang diterima oleh masyarakat, timbul klasifikasi lembaga sosial berdasarkan basic institutions dan subsidiary institutions. Basic institutions dianggap sebagai lembaga sosial yang sangat penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib dalam masyarakat. Di dalam masyarakat Indonesia, keluarga, sekolah-sekolah, negara dan lain sebagainya dianggap sebagai basic institutions ( lembaga yang pokok). Adapun subsidiary institutions dianggap lembaga yang kurang penting. Misalnya, kegiatan-kegiatan rekreasi. Ukuran yang dipakai untuk menentukan suatu lembaga sosial penting atau tidak penting, setiap kelompok masyarakat memiliki penilaian yang berbeda.
3. Dari sudut penerimaan masyarakat, lembaga sosial dapat dibedakan menjadi social sanctioned institutions (approved) dan unsanctioned institutions. Social sanctioned institutions (approved) adalah lembaga- lembaga yang diterima oleh masyarakat. Misalnya, sekolah, atau perusahaan dagang. Adapun unsanctioned institutions merupakan lembaga yang ditolak keberadaannya oleh masyarakat walaupun kadang-kadang masyarakat itu sendiri tidak berhasil memberantasnya. Misalnya, kelompok penjahat, perampok, pemeras, atau pencoleng.
4. Perbedaan antara general institutions dan restricted institutions timbul jika klasifikasi tersebut didasarkan pada faktor penyebarannya, misal agama. Agama merupakan suatu general institutions karena hampir dikenal oleh seluruh masyarakat di dunia. Adapun agama Islam, Kristen, Buddha, Hindu, dan lainnya, merupakan restricted institutions karena dianut oleh masyarakat-masyarakat tertentu di dunia. Misalnya, agama Islam banyak dianut oleh masyarakat di Timur Tengah, dan Indonesia, Malaysia. Adapun di Amerika dan Eropa mayoritas penduduk memeluk agama Kristen.
5. Menurut fungsinya, lembaga sosial dibedakan atas operative institutions dan regulative institutions. Operative institutions berfungsi sebagai lembaga yang menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan lembaga yang  bersangkutan, seperti lembaga industrialisasi. Adapun regulative institutions bertujuan untuk mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang tidak menjadi bagian mutlak lembaga itu sendiri. Suatu contoh adalah lembaga-lembaga hukum, seperti kejaksaan, atau pengadilan.

Klasifikasi lembaga-lembaga sosial tersebut menunjukkan bahwa di dalam setiap masyarakat akan dijumpai bermacam-macam lembaga sosial. Setiap masyarakat mempunyai sistem nilai yang menentukan lembaga sosial manakah yang dianggap sebagai pusat dan yang dianggap berada di atas lembaga-lembaga sosial lainnya.

Pada masyarakat totaliter, misalnya, negara dianggap sebagai lembaga sosial pokok yang membawahkan lembaga-lembaga lainnya seperti keluarga, hak milik, perusahaan, atau sekolah. Akan tetapi, dalam setiap masyarakat akan dijumpai pola-pola yang mengatur hubungan antarlembaga sosial tersebut. Sistem pola hubungan- hubungan tersebut lazimnya disebut institutional configuration.
Masyarakat yang homogen dan tradisional mempunyai pola hubungan yang cenderung bersifat statis. Pada masyarakat yang sudah kompleks dan terbuka bagi perubahan sosial budaya, sistem tersebut sering sekali mengalami kegoncangan-kegoncangan. Hal tersebut disebabkan oleh masuknya hal-hal yang baru.

 

C. Peran dan Fungsi Lembaga Sosial.

Setiap hal memiliki peran dan fungsinya tersendiri. Demikian pula dengan keberadaan lembaga-lembaga sosial. Peran dan fungsi lembaga sosial sangat erat dengan orientasinya. Beberapa lembaga sosial yang tumbuh dan sangat dikenal dalam kehidupan sosial adalah sebagai berikut.

1. Lembaga Keluarga.

Pengertian luas dari keluarga adalah kekerabatan yang dibentuk atas dasar perkawinan dan hubungan darah. Kekerabatan yang berasal dari satu keturunan atau hubungan darah merupakan penelusuran leluhur seseorang, baik melalui garis ayah maupun ibu ataupun keduanya. Hubungan kekerabatan seperti ini dikenal sebagai keluarga luas (extended family) yaitu ikatan keluarga dalam satu keturunan yang terdiri atas kakek, nenek, ipar, paman, anak, cucu, dan sebagainya. Kekerabatan ini ada yang memiliki norma atau solidaritas ke dalam yang kuat sehingga ikatan kekerabatan menjadi erat sekali. Adapun kekerabatan atas dasar perkawinan merupakan proses masuknya seseorang dalam satu ikatan keluarga, baik masuk menjadi keluarga laki-laki maupun keluarga wanita atau keduanya.

Pembentukan keluarga yang ideal yaitu untuk mendirikan rumah tangga (household) yang berada pada satu naungan tempat tinggal sehingga satu rumah tangga dapat terdiri atas lebih dari satu keluarga inti. Hal tersebut disebabkan sulitnya mendapatkan tempat tinggal bagi keluarga inti atau salah satu keluarga inti sengaja melarang keluarga inti lainnya untuk berpisah. Bentuk kekerabatan seperti ini disebut sebagai keluarga poligamous, yaitu beberapa keluarga inti dipimpin oleh seorang kepala keluarga. Akan tetapi, umumnya satu rumah tangga hanya memiliki satu keluarga inti. Mereka yang membentuk rumah tangga akan mengatur ekonominya sendiri serta bertanggung jawab terhadap pengurusan dan pendidikan anak-anaknya.

Keluarga yang ideal dibentuk melalui perkawinan dan akan memberikan fungsi kepada setiap anggotanya. Di dalam keluarga, akan terbentuk tingkat-tingkat sepanjang hidup individu (stages a long the life cycle), yaitu masa-masa perkembangan individu sejak masa bayi, masa penyapihan (anak yang sedang menyusu kepada ibunya), masa kanak-kanak, masa pubertas, masa setelah nikah, masa hamil, masa tua, dan seterusnya. Perkembangan kehidupan yang demikian dapat terjadi
dalam kehidupan keluarga umum. Pada setiap masa perkembangan individu dalam keluarga, akan terjadi penanaman pengaruh dari lingkungan sosial tempat individu yang bersangkutan berada. Pengaruh tersebut secara langsung berasal dari orangtuanya melalui penanaman nilai-nilai budaya yang dianut atau pengaruh lingkungan pergaulan yang membentuk pribadi bersangkutan (sosialisasi). Suatu keluarga dapat terbentuk karena hal-hal berikut.
a. Suatu kelompok yang memiliki nenek moyang yang sama sehingga perkawinan dapat terjadi di antara mereka yang memiliki satu keturunan, disebut endogami.
b. Suatu kelompok kekerabatan disatukan oleh darah atau perkawinan. Pasangan perkawinan tidak didapat dari kelompok sendiri yang berasal dari satu keturunan atau nenek moyang, tetapi pasangan hidup diperoleh dari kelompok lain sehingga di antara dua kelompok yang berbeda terikat oleh adanya perkawinan di antara keturunannya disebut eksogami.
Pasangan perkawinan dengan atau tanpa anak. Suatu keluarga adakalanya tidak dapat memiliki keturunan sehingga pasangan hidup dapat mengadopsi anak orang lain sebagai anggota untuk pelengkap keluarga batih.
d. Pasangan tanpa nikah yang mempunyai anak. Akibat adanya keinginan untuk melakukan hubungan suami istri di luar nikah, tidak jarang di antara mereka mempunyai anak. Di negara- negara yang menganut paham bebas (liberal), hal ini dianggap sesuatu yang lumrah. Jika pasangan hidup di luar nikah memiliki anak dan mereka dapat hidup dengan rukun tanpa adanya ikatan perkawinan disebut samen leven atau kumpul kebo. Di Indonesia, perbuatan demikian dianggap menyeleweng dari kehidupan sosial yang sekaligus melanggar nilai dan norma masyarakat, dan melanggar norma agama.
e. Satu orang dapat hidup dengan beberapa orang anak. Hal ini dapat terjadi karena salah satu pasangan hidup, ayah atau ibu, berpisah yang disebabkan oleh perceraian atau salah seorang dari mereka meninggal sehingga salah seorang di antara mereka harus memelihara anaknya.

Keluarga sebagai satuan masyarakat terkecil memiliki struktur yang khas, diikat oleh aturan-aturan yang ada di masyarakat yang Riset umumnya secara ideal dibentuk melalui perkawinan. Oleh karena itu, setiap orang tidak dapat seenaknya dalam menentukan pilihan. Pasangan hidup yang diperoleh melalui perkawinan merupakan pasangan resmi yang diakui masyarakat sehingga setiap orang tidak dapat mengganti pasangannya hanya berdasarkan kebutuhan atau keinginan semata-mata. Jika hal ini terjadi di masyarakat, orang yang berbuat demikian akan tercela bahkan diasingkan dalam kehidupan sehari-hari karena dianggap melanggar norma dan nilai yang telah melembaga di masyarakat.

Di dalam kehidupan keluarga dikenal keluarga inti, yaitu keluarga yang terdiri atas orangtua (ayah dan ibu) dan anak-anaknya yang belum menikah. Anak sebagai anggota dari keluarga inti dapat saja merupakan anak kandung, anak tiri, atau anak angkat. Mereka bersama-sama memelihara keutuhan rumah tangga sebagai suatu satuan sosial.

Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang terdiri atas ayah, ibu, dan anak yang di kenal sebagai keluarga inti (nuclear family). Keluarga memiliki fungsi sosial majemuk bagi terciptanya kehidupan sosial dalam masyarakat. Dalam keluarga diatur hubungan antaranggota keluarga sehingga tiap anggota mempunyai peran dan fungsi yang jelas. Contohnya, seorang ayah sebagai kepala keluarga sekaligus bertanggung jawab untuk menghidupi keluarganya; ibu sebagai pengatur, pengurus, dan pendidik anak.
Keluarga inti biasanya disebut sebagai rumah tangga, yang merupakan unit terkecil dalam masyarakat sebagai tempat dan proses pergaulan hidup. Suatu keluarga inti dianggap sistem sosial karena memiliki unsur-unsur sosial yang meliputi kepercayaan, perasaan, tujuan, kaidah-kaidah, kedudukan dan peranan, tingkatan atau jenjang, sanksi, kekuasaan, dan fasilitas. Jika unsur-unsur tersebut diterapkan pada keluarga inti, akan dijumpai keadaan sebagai berikut.
a. Adanya kepercayaan bahwa terbentuknya keluarga inti merupakan kodrat yang Maha Pencipta.
b. Adanya perasaan-perasaan tertentu pada diri setiap anggota keluarga batih, yang berwujud rasa saling mencintai, saling menghargai, atau rasa saling bersaing.
c. Tujuan hidup, yaitu bahwa keluarga inti merupakan suatu wadah manusia mengalami proses sosialisasi dan mendapatkan jaminan ketenteraman jiwanya.
d. Setiap keluarga inti diatur oleh kaidah-kaidah yang mengatur timbal balik antaranggota-anggotanya ataupun dengan pihak- pihak luar dari keluarga yang bersangkutan.
e. Keluarga inti dan anggota-anggotanya mempunyai kedudukan dan peranan tertentu dalam masyarakat.
f. Anggota-anggota keluarga inti, misalnya suami dan istri sebagai ayah dan ibu, mempunyai kekuasaan yang menjadi salah satu dasar bagi pengawasan proses hubungan kekeluargaan.
g. Setiap anggota keluarga inti mempunyai posisi sosial tertentu dalam hubungan kekeluargaan, kekerabatan, ataupun dengan pihak luar.
h. Lazimnya sanksi-sanksi positif ataupun negatif diterapkan dalam keluarga tersebut bagi mereka yang patuh serta mereka yang menyeleweng.
i. Biasanya ada fasilitas untuk mencapai tujuan berkeluarga. Misalnya, sarana untuk mencapai proses sosialisasi.

 

a. Perkawinan.

Sebelum terbentuknya keluarga, tentu saja didahului dengan adanya perkawinan di antara calon pasangan hidup untuk mengakhiri masa gadis bagi seorang wanita atau masa bujang bagi seorang laki- laki. Pembentukan keluarga melalui perkawinan disebut keluarga konyugal, sedangkan perkawinan adalah suatu pola sosial yang telah disetujui dan dua orang yang memiliki jenis kelamin berbeda telah bertekad untuk membentuk sebuah keluarga. Perkawinan adalah suatu transaksi yang menghasilkan suatu kontrak seseorang (pria atau wanita, korporatif atau individual, secara pribadi atau melalui wakil) memiliki hak secara terus menerus untuk menggauli seorang wanita atau pria secara sah. Hak ini memiliki prioritas bagi laki- laki atau wanita untuk melakukannya secara berkesinambungan, sampai wanita dianggap telah memenuhi syarat untuk memiliki dan melahirkan anak. 

Selanjutnya, perkawinan adalah penerimaan status baru untuk siap menerima hak dan kewajiban sebagai pasangan suami istri yang sah diakui masyarakatnya dan hukum. Status baru yang diperoleh dan diumumkan biasanya melalui perayaan dengan jalan mengundang kerabat, kenalan, handai taulan, dan lain-lain yang berhubungan dengan kedua belah pihak. Perkawinan berlangsung tentu saja disertai upacara keagamaan sesuai yang dianut oleh pasangan pengantin. Mereka yang telah membentuk sebuah keluarga akan memiliki hak untuk menentukan nasibnya sendiri di kemudian hari.
Pasangan hidup yang telah berumah tangga dan membentuk keluarga batih pada dasarnya memiliki fungsi sebagai berikut.
1) Unit terkecil dalam masyarakat yang mengatur hubungan seksual secara berkesinambungan yang sah secara hukum.
2) Wadah tempat berlangsungnya sosialisasi, yakni proses anggota- anggota masyarakat yang baru mendapatkan pendidikan untuk mengenal, memahami, menaati, dan menghargai kaidah-kaidah serta nilai-nilai yang berlaku.
3) Unit terkecil masyarakat yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan ekonomis.
4) Unit terkecil dalam masyarakat tempat anggota-anggotanya mendapatkan perlindungan bagi ketenteraman dan perkembangan jiwanya.

Perkawinan untuk membentuk status baru yaitu rumah tangga, yang terjadi di masyarakat idealnya secara monogami, yaitu pasangan hidup antara seorang suami dan seorang istri. Akan tetapi, di masyarakat tidak menutup kemungkinan terjadi poligami, yaitu seseorang memiliki pasangan lebih dari satu. Poligami dibagi dua: poligini yaitu seorang suami memiliki pasangan lebih dari seorang istri dan poliandri yaitu seorang istri memiliki pasangan lebih dari seorang suami. Poliandri di Indonesia dilarang dilaksanakan, selain bertentangan dengan norma agama, juga status anak yang dilahirkan oleh istri tidak jelas ayahnya.

Perkawinan tidak boleh dilangsungkan apabila terjadi perkawinan sumbang yang disebut incest,yaitu perkawinan sedarah antara kakak beradik, atau orangtua dengan anaknya. Larangan perkawinan sumbang ini sifatnya universal di setiap kelompok manusia karena dianggap melanggar norma yang berlaku.

Secara umum, penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di masyarakat dan tidak dibenarkan untuk dilakukan adalah sebagai berikut.
1) Hidup bersama atas dasar suka sama suka yang tidak diikat oleh tali perkawinan (kumpul kebo).
2) Adanya istri simpanan bagi laki-laki, atau suami simpanan bagi wanita.
3) Melahirkan anak di luar nikah.
4) Hubungan suami istri sebelum pernikahan atau pada masa tunangan.
5) Melakukan hubungan suami istri dengan orang lain yang bukan istri atau suaminya yang sah (perzinaan).

Keutuhan keluarga adakalanya mengalami perpecahan berupa perceraian, sebagai akibat hilangnya keserasian untuk mempertahankan keutuhan keluarga. Beberapa masyarakat tertentu (berhubungan dengan agama yang dianut oleh keluarga) melarang adanya perceraian karena perkawinan merupakan anugerah yang tidak boleh dipisahkan, kecuali oleh kematian. Oleh karena itu, untuk bercerai akan mengalami kesulitan, kalaupun dapat terjadi perceraian biasanya melalui prosedur yang berbelit-belit. Akan tetapi, adapula masyarakat yang membolehkan suatu keluarga mengalami perceraian. Hal ini biasanya apabila suami istri satu sama lain bersepakat untuk mengakhiri rumah tangganya sehingga perceraian dapat dilaksanakan dan masing-masing menempuh jalan hidupnya sendiri.

Persoalan akibat perceraian adalah anak dari keluarga yang bersangkutan. Mereka dapat mengikuti salah satu orangtuanya, tetapi dalam jiwa anak akan terjadi konflik batin yang dapat mengakibatkan ketidakpuasan akan kehidupan yang dihadapi. Oleh karena itu, mereka mencari penyelesaian sendiri terhadap persoalan yang dihadapinya. Tidak jarang di antara mereka terjerumus pada pergaulan negatif yang dapat merugikan diri sendiri dan merugikan lingkungan sosialnya, baik dalam bentuk penyimpangan perilaku di masyarakat maupun terjerumus dalam penyalahgunaan obat terlarang.

Di Jepang pada 1888 tercatat ada 300 perceraian dari 1000 perkawinan. Survei rumah tangga di masyarakat Cina dan India menunjukkan angka perceraian 3,3% sampai 5,5%. Usia perkawinan orang-orang desa rata-rata lebih lama daripada orang bangsawan karena ada syarat bahwa pasangan itu harus mempunyai lahan mereka sendiri. Sumber: Sosiologi Keluarga, 2002.

 

b. Fungsi Keluarga.

Setiap kehidupan yang terjadi di masyarakat, terutama keluarga sebagai lembaga terkecil, struktur kelembagaannya akan berkembang sesuai dengan keinginan masyarakat untuk menyelesaikan tugas- tugas tertentu. Adapun tugas atau fungsi keluarga adalah sebagai berikut.

1) Fungsi Melanjutkan Keturunan atau Reproduksi.
Pada awal terbinanya keluarga, tentu saja banyak yang mendambakan kehadiran anak, sebagai hasil perkawinan dari hubungan suami istri yang dilakukan secara sah.

2) Fungsi Afeksi.
Seseorang memiliki kebutuhan dasar yang telah ditanamkan sejak dilahirkan, berupa kasih sayang, rasa cinta orangtua yang melahirkan atau yang mengasuhnya. Kebutuhan dasar yang demikian akan terus berlanjut sampai dewasa, bahkan sampai tua dan kemudian saat seblum meninggal dunia. Kebutuhan kasih sayang atau rasa cinta dapat diperoleh dari orangtuanya atau orang lain terhadap dirinya apabila yang bersangkutan turut pula memberikan kebutuhan dasar kepada orang lain sehingga terjadi saling mengisi kebutuhan dasar.
Fungsi afeksi ini dapat berupa tatapan mata, ucapan-ucapan mesra, sentuhan-sentuhan halus, yang semuanya akan merangsang anak dalam membentuk kepribadiannya. Dengan demikian, fungsi afeksi harus dimulai dari lingkungan keluarga karena orangtua langsung berhubungan terus-menerus dengan anaknya sehingga anak akan menerima komunikasi dari orangtuanya dan merasakan adanya rangsangan rasa kasih sayang yang mereka perlukan.

3) Fungsi Sosialisasi.
Keluarga merupakan sistem yang menyelenggarakan sosialisasi terhadap calon-calon warga masyarakat baru. Seseorang yang dilahirkan di suatu keluarga akan melalui suatu proses penyerapan unsur- unsur budaya yang mengatur masyarakat bersangkutan. Calon warga masyarakat baru dipersiapkan oleh orangtuanya, kemudian oleh orang lain dan lembaga pendidikan sekolah, untuk dapat menjalankan peranan dalam kehidupan bermasyarakat, di bidang ekonomi, agama, atau politik sesuai dengan kebutuhan setiap anggota masyarakat. Keluarga merupakan tempat awal terbinanya sosialisasi bagi seseorang. Dijumpai tiga proses yang menjadi dasar hubungan antara manusia dan dunia kehidupannya sebagai lingkungan sosial (walaupun tidak selalu berurutan), yaitu sebagai berikut.
a) Eksternalisasi adalah proses pembentukan pengetahuan latar belakang yang tersedia untuk dirinya serta untuk orang lain.
b) Objektivasi adalah proses meneruskan pengetahuan latar belakang tersebut kepada generasi berikutnya secara objektif.
c) Internalisasi adalah proses yang menjadikan kenyataan sosial yang sudah menjadi kenyataan objektif itu ditanamkan ke dalam kesadaran, terutama pada anggota masyarakat baru, dalam konteks proses sosialisasi.

c. Peran Keluarga.
Seseorang tidak dilahirkan langsung menjadi anggota masyarakat, tetapi bagian dari anggota keluarga sebagai satuan unit masyarakat yang terkecil. Di dalam keluarga, seseorang akan mendapat pendidikan awal untuk mengenal lingkungan sosialnya, yang kemudian berpartisipasi di dalamnya. Hal itu dianggap sosialisasi primer untuk mempersiapkan anggota keluarga menjadi anggota masyarakat. Sosialisasi sekunder adalah suatu proses bagi individu untuk mengenal dan memahami lingkungan sosialnya secara lebih luas. Hal ini merupakan awal menjadi anggota masyarakat yang disebut juga sebagai proses internalisasi. Internalisasi adalah dasar untuk memahami sesama anggota masyarakat dan untuk memahami dunia kehidupan sosial sebagai kenyataan sosial yang penuh makna bagi seorang individu.
Proses pemahaman lingkungan sosial bagi anggota masyarakat tidak ditafsirkan secara perorangan, tetapi melihat keterlibatan setiap anggota masyarakat yang terdapat di dalamnya. Selanjutnya, seseorang akan meleburkan diri dan mengikuti kehidupan yang berlaku di tempat individu tersebut berada atau tinggal.

Memahami dunia kehidupan sosial dimulai dari dunia kehidupan keluarga sebagai dunia awal bagi seseorang untuk melakukan sosialisasi. Setelah yang bersangkutan dewasa maka harus memahami dunia kehidupan yang lebih luas dari dunia sebelumnya, yang turut membentuk dan memengaruhi kepribadiannya. Proses pemahaman lingkungan sosial tidak hanya terbatas pada lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat, tetapi akan meluas ke berbagai bidang kehidupan dan bergantung pada aktivitas kehidupan seseorang.
Keluarga tidak hanya berfungsi sebagai satuan sosial yang menyelenggarakan sosialisasi, tetapi juga sebagai satuan yang memberikan kepuasan emosional dan rangsangan perasaan para anggotanya. Keluarga merupakan lembaga atau pranata yang besar pengaruhnya terhadap sosialisasi anak. Kondisi demikian menyebabkan pentingnya peranan keluarga, yaitu sebagai berikut.
1) Keluarga batih merupakankelompok kecil yang anggota-anggotanya berinteraksi langsung secara tetap dan berkesinambungan. Dengan demikian, perkembangan anak dapat diikuti secara saksama oleh kedua orangtuanya, dan kepribadian anakpun dapat lebih mudah dibentuk dalam tahap sosialisasi primer. Perhatian yang besar orangtua terhadap anak-anaknya dapat mendorong mereka berprestasi di sekolah.
2) Orangtua yang berpandangan maju memiliki motivasi yang kuat dalam mendidik anaknya. Anak diharapkan dapat memiliki status dan peran yang baik di masyarakat.

 

2. Lembaga Ekonomi.

Cabang ekonomi adalah lembaga-lembaga yang berkisar pada lapangan produksi, distribusi, konsumsi (pemakaian) barang-barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup bermasyarakat.

Setiap masyarakat akan menyusun pola pemenuhan kebutuhan ekonominya yang disebut konsumsi atau pengeluaran pendapatannya berupa makanan, pakaian, perumahan yang harus tersedia agar mereka dapat bertahan hidup. Setiap pemenuhan kebutuhan tidak selamanya dapat dihasilkan oleh masyarakat itu sendiri, adakalanya memerlukan kelompok masyarakat lain. Oleh karena itu, timbullah proses tukar-menukar barang-barang kebutuhan yang prosesnya dimulai dari sistem barter, kemudian penggunaan uang sebagai alat tukar yang sah sesuai dengan harga yang disepakati bersama.
Menelaah ekonomi melalui sosiologi dapat dikaji dengan pendekatan struktural, yakni melihat relasi atau hubungan antara subjek dan objek atau komponen-komponen yang merupakan bagian dari suatu sistem pemenuhan kebutuhan. Struktur adalah pola dari berbagai sistem relasi. Ekonomi akan melibatkan berbagai sistem yang terdapat di dalamnya, termasuk hubungan antarmanusia yang terlibat dalam proses ekonomi. Dengan demikian, unsur manusia sebagai unsur sosial akan selalu terlibat dalam suatu proses produksi, distribusi, serta konsumsi barang dan jasa. Hal ini akan menjadi suatu permasalahan struktural dalam sosial-ekonomi karena perekonomian masyarakat akan melibatkan hubungan antarmanusia, baik sebagai konsumen maupun sebagai produsen, yang juga merupakan relasi sosial sehingga masalah sosial ekonomi mencakup antara lain sebagai berikut.
a. Pola relasi antara manusia sebagai subjek dan sumber kemakmuran ekonomi, seperti alat produksi, fasilitas dari negara, perbankan, dan kenyataan sosial. Adapun masalah struktural dalam ekonomi akan berkisar pada bagi hasil, sewa-menyewa, keuntungan, pinjaman ke bank, dan lain-lain.
b. Pola relasi antara manusia sebagai subjek dan hasil produksi, meliputi masalah distribusi hasil, masalah penghasilan yang didapat dengan prestasi yang dicapai.
c. Pola relasi antarsubjek sebagai komponen sosial ekonomi sehingga merupakan mata rantai dalam sistem produksi.
Dengan demikian, proses produksi, distribusi, ataupun konsumsi barang dan jasa akan selalu melibatkan subjek atau pihak lain sehingga lembaga ekonomi tidak dapat dilepaskan dari aspek-aspek pendukungnya, yaitu manusia yang terlibat di dalamnya.

a. Produksi.
Produksi adalah proses yang diorganisasikan secara sosial yang di dalamnya barang dan jasa diciptakan atau dihasilkan. Pada tahap produksi, lingkungan alam digarap dan diubah oleh hasil kerja manusia yang melibatkan segi fisik dan berbagai perangkat teknologi serta unsur-unsur sosial yang terdapat di dalamnya. Proses produksi dapat pula dilakukan secara perorangan ataupun kelompok, bergantung pada tujuan dari hasil produksi atau barang yang dibutuhkan sehingga akan menyangkut berbagai kepentingan. Kepentingan tersebut dapat menyangkut individu ataupun kelompok. Barang atau hasil produksi yang merupakan hasil kerja akan menembus berbagai jaringan sosial di masyarakat sehingga memiliki nilai tersendiri.

b. Distribusi.
Manusia selalu berhubungan dengan manusia lain guna memenuhi kebutuhan akan barang dan jasa. Kebutuhan tersebut baik untuk dikonsumsi ataupun ditukar maka terbentuklah konsep distribusi, yaitu proses alokasi barang dan jasa yang diproduksi oleh masyarakat. Barang atau jasa tersebut dapat digunakan sendiri atau ditukar untuk melengkapi kebutuhan akan barang dan jasa yang tidak diperoleh di lingkungannya.

c. Konsumsi
Konsumsi merupakan suatu pengeluaran dari pendapatan yang diperoleh seseorang, masyarakat, atau lembaga tertentu untuk dibelanjakan terhadap barang atau hal yang dibutuhkan. Pengeluaran tersebut dapat berupa belanja rumah tangga, belanja perusahaan, belanja pemerintah, dan lain-lain yang sifatnya untuk memenuhi kebutuhan.
Pemenuhan kebutuhan akan barang dan jasa dapat diperoleh dari masyarakat lain yang sengaja melakukan produksi. Lalu terjadi distribusi yang hasilnya diperoleh untuk memenuhi setiap orang, masyarakat, atau lembaga yang membutuhkannya.

 

3. Lembaga Politik.
Istilah politik adalah kegiatan manusia yang berkenaan dengan pengambilan dan pelaksanaan keputusan. Politik merupakan suatu aspek kehidupan sosial yang tidak dapat dihindarkan oleh setiap orang di dalam suatu negara. Politik pada umumnya disamakan dengan penggunaan pengaruh, perjuangan kekuasaan, dan persaingan di antara individu dan kelompok atas alokasi ganjaran atau nilai-nilai di dalam masyarakat. Politik juga mencakup proses pengendalian sosial, termasuk lingkungan dan pencapaian tujuan bersama.
Lembaga politik adalah suatu pola tingkah laku manusia yang sudah mapan, yang terdiri atas interaksi sosial dan tersusun di dalam suatu kerangka nilai yang sesuai. Pranata politik dibentuk berdasarkan konstitusi dokumen-dokumen dasar atau beberapa kebiasaan sehingga terbentuk struktur dan proses formal legislatif, eksekutif, adminitratif, dan hukum. Lembaga politik menentukan hasil-hasil dalam proses politik dengan penetapan batas-batas kekuasaan, yang digunakan di dalamnya dengan memengaruhi isi dan arah komunikasi politik. Mengkaji lembaga politik dapat  menggunakan latar belakang sejarah dan perundang-undangan yang berlaku. Memahami sejarah perkembangan lembaga politik akan memberikan gambaran yang berguna bagi penelaahan struktur- struktur pemerintahan. Adapun perundang-undangan memberikan dasar hukum bagi tingkah laku sosial yang terjadi di masyarakat. Analisis lembaga politik sekarang ini lebih banyak difokuskan pada masalah wewenang kekuasaan dan keabsahan yang terdapat di dalamnya. 

Lembaga politik dapat dipahami apabila kita mengenal sosiologi politik, yang artinya merupakan studi tentang pranata-pranata dan proses politik di dalam lingkungan sosial. Sosiologi politik mempelajari pengaruh gejala politik dan pengaruh aspek-aspek lain dari masyarakat. Pendekatan masyarakat secara menyeluruh (makro) berhubungan dengan dasar-dasar kekuasaan masyarakat, pengaruh adanya pertentangan (konflik) dari suatu kelas sosial tertentu dengan kelompok- kelompok lain terhadap lembaga politik, dan pengaruh timbal balik antara lembaga-lembaga politik dan perilaku stratifikasi (kelas) sosial serta kelompok. Pendekatan secara sempit terhadap masyarakat (sempit) dalam sosiologi politik dipusatkan pada pranata-pranata politik tertentu seperti organisasi sosial, yang di dalamnya termasuk tatanan sosial formal dan informal, pola-pola kepemimpinan, metode pengendalian konflik, dan hubungan dengan organisasi-organisasi lainnya.

Lembaga politik memiliki fungsi untuk memelihara ketertiban dalam negeri dan menjaga keamanan luar negeri, mengusahakan kesejahteraan umum, dan mengatur proses politik. Lembaga politik bertujuan untuk menegakkan ketertiban dan keadilan dalam sebuah negara. Oleh karena itu, dalam menjalankan sebuah negara diperlukan kekuasaan dari pemerintah yang dapat melindungi kepentingan rakyat dan kesejahteraan umum dari berbagai tekanan dan rongrongan pihak yang ingin mengacaukan kehidupan masyarakat. Rakyat perlu mendapatkan rasa aman dan tenteram agar tercipta masyarakat yang adil dan makmur. Selain itu, perlu adanya kesadaran politik dari setiap warga negara. Kesadaran politik ialah apabila seluruh warga negara menyadari kepentingan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Kepentingan negara tidak sama dengan kepentingan pemerintah karena negara tidak hanya dibentuk oleh pemerintah, tetapi oleh seluruh warga negara. Di sinilah pentingnya kesadaran politik, bagi negara untuk semua warga negara atau rakyat.

 

4. Lembaga Pendidikan.

Pendidikan mulai diterapkan sejak bayi berada dalam kandungan ibunya. Pendidikan keluarga pun mulai dilaksanakan sebagai pendidikan yang paling awal diterima dari lingkungan si bayi. Pendidikan keluarga merupakan pendidikan yang diselenggarakan setiap orang dewasa atau orangtua kepada orang lain sejak yang bersangkutan dilahirkan. Orangtua akan mengajarkan anaknya berjalan, berbicara, dan sopan-santun. Proses sosialisasi merupakan proses awal untuk mengenal lingkungan sosial, kemudian dipersiapkan untuk meneruskan nilai tradisi atau norma yang berlaku di masyarakat jika yang bersangkutan siap menerima.

Penyelenggaraan pendidikan sekolah dilaksanakan melalui dua jalur, yaitu pendidikan sekolah dan luar sekolah. Pada bagian tersebut akan dikaji mengenai pendidikan sekolah untuk proses pendidikan yang dilaksanakan di sekolah melalui kegiatan belajar mengajar secara berjenjang dan berkesinambungan.

Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, mereka berhak melanjutkan pendidikan sesuai dengan kebutuhan, baik melalui jalur pendidikan umum, kedinasan, maupun kejuruan sesuai dengan yang tercantum dalam UU No. 2 tahun 1989. Begitu pula halnya anak yang memiliki kelainan, baik fisik maupun mental, berhak mendapatkan pendidikan luar biasa.

Pada prinsipnya, pendidikan hampir sama dengan proses sosialisasi terhadap anak. Selain itu, pendidikan sekolah merupakan proses sosialisasi, media tranformasi pengetahuan dasar dari setiap bidang ilmu, dan menyosialisasikan kebudayaan kepada komunitas masyarakat, terutama generasi muda, dengan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pendidikan sekolah dilaksanakan oleh anak yang telah cukup usianya, yaitu 6 tahun berhak untuk
mengikutinya dan anak yang berusia 7 tahun wajib mengikutinya. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang No. 2 tahun 1989 tentang Pendidikan Nasional, Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun bertujuan agar setiap anak usia sekolah (6–15 tahun) wajib mengikuti pendidikan yang diselenggarakan di SD selama 6 tahun dan di SLTP selama 3 tahun.

a. Fungsi Pendidikan.

Pendidikan memiliki fungsi mempertahankan atau melestarikan sistem nilai yang berlaku. Pendidikan juga dituntut untuk dapat berperan penuh dalam mempercepat perubahan sosial. Nilai dan budaya diwariskan kepada generasi penerus, salah satunya melalui pendidikan sekolah. Warisan nilai dan budaya yang diwariskan dapat berupa perilaku untuk membentuk kepribadian yang bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa dengan tidak melepaskan diri dari nilai dan norma yang sesuai dengan identitas dan jati diri bangsa.

Pendidikan sekolah memegang peran penting dalam proses perubahan di masyarakat yaitu mengembangkan kehidupan masyarakat agar lebih baik. Anak didik yang mendapat pengetahuan diharapkan dapat memacu kehidupan bangsa yang lebih baik dan menyongsong kemajuan masyarakat yang dicita-citakan.

b. Perkembangan Lembaga Pendidikan.

Keluarga merupakan lembaga pendidikan dan sosialisasi paling awal bagi seseorang. Semakin berkembang kehidupan masyarakat, semakin penting peran lembaga yang dapat mendidik generasi mudanya untuk melanjutkan sistem nilai dan budaya yang dianut sehingga muncullah lembaga pendidikan sekolah.

Pendidikan sekolah dalam masyarakat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat itu sendiri. Demi perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi, pada setiap saat kurikulum pendidikan ditinjau kembali dan disesuaikan dengan keadaan masyarakat yang terbaru agar tidak terjadi ketertinggalan kebudayaan (culture lag).

Hubungan pendidikan dengan perkembangan masyarakat yaitu perkembangan pendidikan dalam masyarakat selalu mengalami perubahan. Dalam hal tersebut terdapat empat tahapan perkembangan pendidikan yang meliputi hal-hal berikut.

1) Pendidikan Masyarakat Tanpa Aksara.

Proses belajar melalui keluarga, yakni proses pendewasaan anak diserahkan kepada orangtuanya. Anak belajar berdasarkan kebiasaan orangtua sehingga segala kemampuan yang dimiliki orangtua akan diwariskan kepada anak, seperti keterampilan yang berhubungan dengan produksi, ekonomi, atau menyosialisasikan kehidupan masyarakat. Sebagai pengajar selain orangtua dapat juga berasal dari anggota keluarga yang lebih tua dan dianggap telah dewasa, yang mampu memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki kepada anggota keluarga yang lebih muda.

2) Pendidikan di Luar Pendidikan Keluarga.
Pendidikan keluarga merupakan proses awal anak melakukan sosialisasi. Anak mengetahui tradisi atau nilai budaya yang dimiliki masyarakat diajarkan oleh orang tertentu. Komunitas masyarakat mendidik generasi mudanya melalui orang yang dipercaya untuk menangani hal tersebut terutama yang berhubungan dengan pewarisan nilai budaya yang disampaikan secara lisan, begitu juga pendidikan keterampilan dan kepercayaan yang dianut sebagai milik masyarakat. Dengan demikian, tanggung jawab masyarakat berkembang sesuai dengan pelestarian nilai budaya yang dimiliki pada generasi mudanya.

3) Pendidikan terhadap Masyarakat yang Semakin Kompleks.
Dewasa ini, kehidupan masyarakat semakin berkembang, jenis- jenis pekerjaan mulai ditangani secara khusus oleh orang-orang tertentu (ahli) atau keterampilan tertentu hanya dapat dimiliki seseorang melalui hasil belajar. Setiap jenis pekerjaan mulai ditangani oleh orang yang benar-benar dapat menjalankannya. Pendidikan  anak diserahkan kepada lembaga pendidikan yang sesuai dengan perkembangan masyarakat, yaitu pendidikan sekolah. Dengan demikian, masyarakat memerlukan pendidikan sekolah untuk menanamkan sikap, memberikan keterampilan-keterampilan yang diperlukan guna memelihara, mengembangkan, dan menyesuaikan lembaga-lembaga sosial yang terdapat di masyarakat sehingga lulusan pendidikan sekolah dapat bekerja menempati lembaga yang terdapat di masyarakat.

Kurikulum di sekolah mulai diperhitungkan sehingga peran guru diperlukan untuk mendidik dan mengajar di sekolah. Agar tujuan masyarakat terpenuhi, disusun dan dipusatkan pada pengetahuan serta pengembangan bahasa, pengetahuan umum, dan falsafah, sebagai tambahannya diajarkan tata susila, hukum, dan agama.

4) Hubungan Pendidikan dengan Masyarakat yang Lebih Maju

Kehidupan masyarakat menjadi sangat kompleks pada berbagai bidang kehidupan. Setiap warga masyarakat terspesialisasi terhadap pekerjaannya. Setiap jenis pekerjaan diserahkan kepada ahlinya. Masyarakat tersebut menunjukkan ciri sebagai masyarakat industri atau masyarakat modern. Pendidikan setelah pendidikan keluarga seutuhnya diserahkan kepada lembaga pendidikan yang sesuai dengan perkembangan masyarakat, yaitu pendidikan sekolah. Selain itu, bermunculan pendidikan luar sekolah yang mengajarkan keterampilan-keterampilan tertentu, seperti kursus komputer, montir, dan bahasa. Kurikulum pada setiap jenjang yang ada dibakukan secara nasional, sesuai dengan kebutuhan negara berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Pendidikan sekolah telah menyebar dan meluas ke berbagai pelosok tanah air sehingga pendidikan sekolah memiliki peran yang penting dalam meningkatkan perubahan sosial ekonomi masyarakat. Masyarakat menyadari bahwa sekolah tidak hanya sebagai sarana untuk mendapatkan pekerjaan pada setiap lulusannya, tetapi sekolah merupakan sarana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan sekolah membekali anak didiknya dengan pengetahuan yang berguna agar setiap lulusannya dapat hidup mandiri terutama pada pendidikan yang bersifat kejuruan. Adapun pendidikan umum mengharapkan siswanya dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di samping membekali dengan kemampuan atau keterampilan dasar.

Masyarakat modern memandang pendidikan sekolah sebagai pendidikan pokok dalam mendidik generasi penerusnya. Oleh karena itu, fungsi sekolah dalam masyarakat modern, yaitu:
a) pengawasan (custodial care),
b) penyeleksi peran sosial (social role selection),
c) indoktrinasi (indoktrination),
d) pendidikan (education).
Pendidikan sekolah bagi pengembangan industri akan menghasilkan beberapa hal, yaitu:
a) ilmu pengetahuan (knowledge),
b) keterampilan (skills),
c) jasa pengawasan (culstodial care),
d) sertifikasi (sertification),
e) kegiatan komunitas (community activity).
Dengan demikian, pendidikan merupakan usaha untuk mencetak, memperoleh, dan mengembangkan sumber daya manusia yang dibutuhkan dalam pembangunan negara.

5. Lembaga Agama.
Manusia menjalani kehidupan bersama dengan manusia lain. Manusia memerlukan adanya kerukunan sehingga diperlukan suatu pedoman yang dapat mengaturnya. Pedoman tersebut dapat berupa aturan tertulis ataupun pedoman yang berdasarkan agama-agama yang dianut setiap warga masyarakat. Setiap agama mengatur hubungan antarmanusia yang juga mengatur hubungan manusia dengan Tuhan sehingga agama merupakan pedoman hidup yang kekal.
Kehidupan manusia di seluruh dunia pada umumnya menghendaki adanya kerukunan dan kedamaian satu sama lain. Agar penganut agama satu sama lain dapat saling menghargai, dan saling menghormati dalam pergaulan hidup sampai akhir zaman, di antara mereka diperlukan adanya upaya saling mengenal; serta adanya tanggapan pikiran, sikap, dan perilaku masing-masing, baik tentang latar belakang yang berbeda maupun antaragama dan budaya masing-masing.
Sebagai sebuah lembaga sosial, agama berarti sistem keyakinan dan praktik keagamaan yang penting dari masyarakat, yang telah dibakukan dan dirumuskan serta dianut secara luas dan dipandang sebagai sesuatu yang diperlukan dan benar. Asosiasi agama merupakan kelompok orang yang terorganisasi, yang secara bersama-sama menganut keyakinan dan menjalankan praktik suatu agama.
Sebagaimana lembaga-lembaga lainnya, agama juga memiliki fungsi atau peran. Peran lembaga agama di bidang sosial adalah sebagai penentu, agama menciptakan suatu ikatan bersama, baik di antara anggota-anggota beberapa masyarakat maupun dalam kewajiban- kewajiban sosial yang membantu mempersatukan mereka. Peran agama sebagai sosialisasi individu akan tampak secara nyata pada saat individu tumbuh menjadi dewasa. Pada saat itu, individu memerlukan suatu sistem nilai sebagai tuntunan umum untuk mengarahkan aktivitasnya dalam masyarakat dan berfungsi sebagai tujuan akhir pengembangan kepribadiannya. Pendidikan agama merupakan tanggung jawab dari orangtua untuk mengenalkan, memberikan contoh, dan menanamkan ajaran-ajaran moral kepada anak-anaknya. Agama mengajarkan bahwa hidup adalah untuk memperoleh keselamatan sebagai tujuan utamanya. Oleh karena itu, untuk mencapai tujuan tersebut, anak harus diajarkan dan diberikan contoh untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan perintah-Nya.

Adapun fungsi lembaga keagamaan menurut Bruce J. Cohen, yaitu:
1) bantuan terhadap pencarian identitas moral;
2) memberikan penafsiran-penafsiran untuk membantu memperjelas keadaan lingkungan fisik dan sosial seseorang;
3) peningkatan kadar keramahan bergaul, kohesi sosial, dan solidaritas kelompok.

Negara kita merupakan negara hukum. Hal tersebut ditandai dengan hadirnya lembaga-lembaga hukum baik yang dibentuk pemerintah maupun berdiri secara independen. Apakah yang Anda ketahui mengenai lembaga hukum dan bagaimana fungsi dan peran lembaga-lembaga hukum yang ada?

 

Rangkuman :

• Konflik terjadi karena adanya perbedaan atau kesalahpahaman antara individu atau kelompok masyarakat yang satu dan individu atau kelompok masyarakat yang lainnya.
• Konflik merupakan proses sosial yang akan terus terjadi dalam masyarakat, baik individu atau kelompok, dalam rangka perubahan untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan cara menentang lawannya. Adapun kekerasan merupakan gejala yang muncul sebagai salah satu efek dari adanya proses sosial yang biasanya ditandai oleh adanya perusakan dan perkelahian.

• Indikator-indikator tersebut adalah sebagai berikut.
a, Demonstrasi (a protest demonstration).
b, Kerusuhan.
c, Serangan bersenjata (armed attack).
d, Jumlah kematian.

 

SMA12 – Sosiologi – Bab 1 – Perubahan Sosial di Masyarakat

SMA Kelas 12 – Sosiologi – Bab 1 – Perubahan Sosial di Masyarakat.

 Penulis : Bagja Waluya.


Apa yang dimaksud dengan perubahan? Apa dampak perubahan sosial bagi kehidupan masyarakat? Dalam bab ini, Anda akan mempelajari proses dan dampak perubahan sosial bagi kehidupan masyarakat. Anda sebagai anggota masyarakat diharapkan lebih siap dalam menghadapi segala perubahan sekaligus menjadi bagian dari perubahan tersebut. Perubahan yang dimaksud tentunya perubahan yang mengarah kepada kemajuan.

Masyarakat merupakan kumpulan individu dan kelompok yang membentuk organisasi sosial yang bersifat kompleks. Dalam organisasi sosial tersebut terdapat nilai-nilai dan norma-norma sosial yang berfungsi sebagai aturan-aturan untuk bertingkah laku dan berinteraksi dalam kehidupan masyarakat.
Setiap manusia selama hidupnya akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut merupakan akibat dari adanya interaksi antarmanusia dan antarkelompok. Akibatnya, di antara mereka terjadi proses saling memengaruhi yang menyebabkan perubahan sosial.

Hal ini berarti perubahan sosial tidak bisa kita hindari. Kemajuan teknologi yang amat pesat telah membawa berbagai macam pengaruh, baik dari dalam maupun dari luar. Pengaruh kemajuan teknologi begitu mudah hadir di tengah-tengah kita. Lambat laun tanpa disadari orang telah mengadopsi nilai-nilai baru tersebut. Perubahan yang terjadi di masyarakat bisa berupa perubahan nilai- nilai sosial, norma-norma yang berlaku di masyarakat, pola-pola perilaku individu dan organisasi, susunan lembaga kemasyarakatan, lapisan-lapisan atau kelas-kelas dalam masyarakat, kekuasaan, wewenang, interaksi sosial, dan masih banyak lagi. Dengan kata lain, perubahan sosial bisa meliputi perubahan organisasi sosial, status, lembaga, dan struktur sosial dalam masyarakat.

Perubahan pada bidang-bidang kehidupan tertentu tidak hanya semata-mata berarti suatu kemajuan, namun dapat pula berarti kemunduran. Dengan kata lain, perubahan sosial merupakan ketidaksesuaian unsur-unsur yang saling berbeda yang ada di masyarakat sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan yang fungsinya tidak serasi yang keadaannya lebih buruk dari sebelumnya.

 

A. Perubahan Sosial.

Perubahan sosial dapat dikatakan sebagai suatu perubahan dari gejala-gejala sosial yang ada pada masyarakat, dari yang bersifat individual sampai yang lebih kompleks. Perubahan sosial dapat dilihat dari segi terganggunya kesinambungan di antara kesatuan sosial walaupun keadaannya relatif kecil. Perubahan ini meliputi struktur, fungsi, nilai, norma, pranata, dan semua aspek yang dihasilkan dari interaksi antarmanusia, organisasi atau komunitas, termasuk perubahan dalam hal budaya.

Adanya pengenalan teknologi, cara mencari nafkah, migrasi, pengenalan ide baru, dan munculnya nilai-nilai sosial baru untuk melengkapi ataupun menggantikan nilai-nilai sosial yang lama meru- pakan beberapa contoh perubahan sosial dalam aspek kehidupan. Dengan kata lain, perubahan sosial merupakan suatu perubahan menuju keadaan baru yang berbeda dari keadaan sebelumnya.

1. Pengertian Perubahan Sosial.

Pengertian perubahan sosial menurut para sosiolog.
a. William F. Ogburn (1964: ), mengemukakan bahwa ruang lingkup perubahan sosial meliputi unsur-unsur kebudayaan material dan immaterial, yang ditekankan pada pengaruh besar unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial.
b. Kingsley Davis (1960: ), mengartikan perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Misalnya, timbulnya pengorganisasian buruh dalam masyarakat kapitalis telah menyebabkan perubahan-perubahan dalam hubungan antara buruh dan majikan yang selanjutnya menyebabkan perubahan-perubahan dalam organisasi ekonomi dan politik.
c. Mac Iver (1937: 272), mengartikan bahwa perubahan sosial sebagai perubahan dalam hubungan sosial (perubahan yang dikehendaki dan perubahan yang tidak dikehendaki) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial.
d. Gillin dan Gillin (1957: 279), mengartikan perubahan sosial adalah suatu variasi dari cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan-perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, dan ideologi maupun karena adanya difusi ataupun penemuan-penemuan baru dalam masyarakat.
e. Selo Soemardjan (1962: 379), merumuskan perubahan sosial sebagai segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat, yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

Perubahan yang paling awal dapat muncul adalah adanya kebutuhan setiap individu sebagai anggota masyarakat dalam menanggapi lingkungannya. Hal itu mengakibatkan terjadinya interaksi sosial antarindividu, baik antarwarga masyarakat setempat maupun dengan warga masyarakat lain yang saling memengaruhi.

Menurut Bonner, interaksi sosial adalah suatu hubungan antara dua individu atau lebih yang saling memengaruhi, mengubah, atau memperbaiki kelakuan individu yang lain atau sebaliknya. Dalam interaksi sosial, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi seperti imitasi, sugesti, identifikasi, dan simpati. Keempat faktor tersebut membuat individu memilih untuk melakukan interaksi sosial yang hasilnya adalah menanggapi setiap gerak kehidupan dalam masyarakat. Tanggapan anggota masyarakat tersebut terutama dalam menanggapi tradisi yang berlaku.

Perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat terjadi karena masyarakat tersebut menginginkan perubahan. Perubahan juga dapat terjadi karena adanya dorongan dari luar sehingga masyarakat secara sadar ataupun tidak akan mengikuti perubahan. Perubahan yang menyangkut kehidupan manusia atau terkait dengan lingkungan fisik, alam, dan sosial disebut perubahan sosial.

Perubahan sosial cepat atau lambat senantiasa terjadi dan tidak dapat dihindari oleh siapapun. Suatu perubahan bergantung dan ditentukan oleh masyarakat itu sendiri. Perubahan dapat berarti suatu perkembangan yang sesuai dengan tujuan atau dapat juga tidak sesuai dengan yang hendak dicapai. Oleh karena itu, orang perlu mengetahui mengapa perubahan dapat terjadi dan mengapa masyarakat perlu menanggapi atau menyesuaikan dengan perubahan.

 

2. Wujud Perubahan Sosial.

Perubahan sosial dapat terjadi dalam segala bidang yang wujudnya dapat dibagi menjadi beberapa bentuk. Beberapa bentuk perubahan sosial menurut Soekanto, yaitu sebagai berikut.

a. Perubahan yang Terjadi Secara Lambat dan Perubahan yang terjadi secara cepat.

Perubahan terjadi secara lambat akan mengalami rentetan perubahan yang saling berhubungan dalam jangka waktu yang cukup lama. Perkembangan perubahan ini termasuk dalam evolusi. Perubahan secara evolusi dapat diamati berdasarkan batas waktu yang telah lampau sebagai patokan atau tahap awal sampai masa sekarang yang sedang berjalan. Adapun penentuan kapan perubahan tersebut terjadi, bergantung pada orang yang bersangkutan.

Perubahan sosial yang terjadi secara cepat mengubah dasar atau sendi-sendi pokok kehidupan masyarakat, perubahan itu dinamakan revolusi. Contohnya, Revolusi Industri di Eropa. Revolusi tersebut menyebabkan perubahan besar-besaran dalam proses produksi barang-barang industri. Contoh lain Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang mengubah tatanan kenegaraan dan sistem pemerintahan NKRI.

b. Perubahan yang Pengaruhnya Kecil dan Perubahan yang Pengaruhnya Besar.

Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan yang memengaruhi unsur-unsur kehidupan masyarakat. Akan tetapi, perubahan ini dianggap tidak memiliki arti yang penting dalam struktur sosial. Contohnya, perubahan mode pakaian yang tidak melanggar nilai sosial. Perubahan yang pengaruhnya besar adalah perubahan yang dapat memengaruhi lembaga-lembaga yang ada pada masyarakat. Misalnya, perubahan sistem pemerintahan yang memengaruhi tatanan kenegaraan suatu bangsa.

c. Perubahan yang Dikehendaki dan Perubahan yang Tidak Dikehendaki.

Perubahan yang dikehendaki merupakan perubahan yang memang telah direncanakan sebelumnya terutama oleh pihak yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan kebijaksanaan. Misalnya, penerapan program Keluarga Berencana untuk membentuk keluarga kecil yang sejahtera dan menurunkan angka pertumbuhan penduduk. Perubahan yang tidak dikehendaki umumnya beriringan dengan perubahan yang dikehendaki. Misalnya adanya pembuatan jalan baru yang melalui suatu desa maka sumber alam desa akan mudah dipasarkan ke kota. Dengan demikian, tingkat kesejahteraan penduduk desa akan meningkat. Meskipun begitu lancarnya hubungan desa dengan kota menyebabkan mudahnya penduduk desa melakukan urbanisasi dan masuknya budaya kota terutama yang bersifat negatif, seperti mode yang dipaksakan, minuman keras, VCD porno, dan keinginan penduduk desa untuk memiliki barang-barang mewah.

Perubahan sosial dapat diartikan sebagai perubahan masyarakat atau perubahan ke arah kemajuan atau kemunduran suatu masyarakat, bergantung pada keadaan masyarakat yang mengalami perubahan itu sendiri. Perubahan sosial terbagi atas dua wujud sebagai berikut.
1) Perubahan dalam arti kemajuan (progress) atau menguntungkan.
2) Perubahan dalam arti kemunduran (regress) yaitu yang membawa pengaruh kurang menguntungkan bagi masyarakat.

Jika perubahan sosial dapat bergerak ke arah suatu kemajuan, masyarakat akan berkembang. Sebaliknya, perubahan sosial juga dapat menyebabkan kehidupan masyarakat mengalami kemunduran. Kemunduran atau kemajuan suatu masyarakat disebabkan oleh perubahan sosial. Jika muncul inovasi baru dengan kualitas tinggi, akan terjadi proses perubahan yang sangat cepat pada masyarakat. Sebaliknya, perubahan yang terjadi di masyarakat dapat juga seperti jalan di tempat. Misalnya keadaan masyarakat berubah, tetapi perubahan tersebut tidak meningkatkan atau menurunkan kualitas hidup mereka. Keadaan sosial yang baru dengan masuknya teknologi atau peraturan baru tidak mempunyai kualitas inovasi tinggi apabila masyarakat menganggapnya hanya mengganti keadaan yang lama. Akibatnya, proses perubahan ke arah kemajuan menjadi lambat. Hal itu disebut perubahan sirkuler (berputar-putar tanpa menimbulkan pengaruh). Jika dibiarkan tanpa adanya campur tangan pemerintah, akan sampai pada kemacetan pembangunan (stagnasi). Akibatnya, terjadi proses pelapukan kebudayaan atau peradaban masyarakat menjadi menurun. Oleh karena itu, maju mundurnya suatu masyarakat bergantung pada masyarakat itu sendiri dalam menanggapi setiap gejala perubahan yang ada di lingkungannya.

Perubahan sosial ke arah kemajuan merupakan perubahan yang diinginkan oleh setiap masyarakat. Kadang-kadang perubahan sosial tidak diinginkan oleh kelompok masyarakat tertentu karena perubahan tersebut dianggap dapat mengganggu kehidupan mereka yang telah mapan. Perubahan sosial dapat pula mengakibatkan terjadinya penyimpangan-penyimpangan terhadap nilai yang ada dalam masyarakat. Dengan demikian, ada beberapa faktor yang cukup berperan dan berpengaruh terhadap diterima atau tidaknya suatu perubahan oleh masyarakat, antara lain sebagai berikut.
1) Adanya sikap terbuka dari masyarakat terhadap hal-hal yang baru. Contohnya, masyarakat tersebut mengadakan kebiasaan yang berhubungan dengan kebudayaan lain.
2) Suatu unsur baru dapat diterima oleh suatu masyarakat apabila unsur baru tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama yang dianut.
3) Corak struktur sosial masyarakat menentukan proses penerimaan unsur kebudayaan baru. Struktur sosial yang tertutup akan sulit menerima kebudayaan baru.

Perubahan sosial ke arah kemajuan merupakan perubahan yang diinginkan oleh setiap masyarakat. Kadang-kadang perubahan sosial tidak diinginkan oleh kelompok masyarakat tertentu karena perubahan tersebut dianggap dapat mengganggu kehidupan mereka yang telah mapan. Perubahan sosial dapat pula mengakibatkan terjadinya penyimpangan-penyimpangan terhadap nilai yang ada dalam masyarakat. Dengan demikian, ada beberapa faktor yang cukup berperan dan berpengaruh terhadap diterima atau tidaknya suatu perubahan oleh masyarakat, antara lain sebagai berikut.
1) Adanya sikap terbuka dari masyarakat terhadap hal-hal yang baru. Contohnya, masyarakat tersebut mengadakan kebiasaan yang berhubungan dengan kebudayaan lain.
2) Suatu unsur baru dapat diterima oleh suatu masyarakat apabila unsur baru tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama yang dianut.
3) Corak struktur sosial masyarakat menentukan proses penerimaan unsur kebudayaan baru.
4) Unsur kebudayaan baru akan dapat diterima oleh suatu masyarakat apabila telah ada dasar unsur-unsur kebudayaan sebelumnya.
5) Unsur baru dapat diterima oleh warga masyarakat apabila telah terbukti kegunaannya.Struktur sosial yang tertutup akan sulit menerima kebudayaan baru.

 

3. Teori Perubahan Sosial.

Perubahan sosial merupakan suatu hal yang wajar dan akan terus berlangsung sepanjang manusia berinteraksi dan bersosialisasi. Perubahan sosial terjadi karena adanya perubahan unsur-unsur dalam kehidupan masyarakat, baik yang bersifat materiil maupun immaterial, sebagai cara untuk menjaga keseimbangan masyarakat dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang dinamis. Misalnya, unsur-unsur geografis, biologis, ekonomis, atau kebudayaan.

Para sosiolog berpendapat bahwa perubahan sosial adalah kondisi-kondisi sosial primer yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial. Kondisi yang dimaksud antara lain kondisi-kondisi ekonomis, teknologis, geografis, ataupun biologis. Kondisi ini menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan pada aspek kehidupan sosial lainnya. Beberapa teori yang menjelaskan sebab-sebab terjadi perubahan sosial antara lain sebagai berikut.

a. Teori Evolusi (Evolutionary Theory).

Teori ini berpijak pada teori evolusi Darwin dan dipengaruhi oleh pemikiran Herbert Spencer. Tokoh yang berpengaruh pada teori ini ialah Emile Durkheim dan Ferdinand Tonnies.
Durkheimberpendapatbahwaperubahankarenaevolusimemengaruhi cara pengorganisasian masyarakat, terutama yang berhubungan dengan kerja. Adapun Tonnies memandang bahwa masyarakat berubah dari masyarakat sederhana yang mempunyai hubungan yang erat dan kooperatif, menjadi tipe masyarakat besar yang memiliki hubungan yang terspesialisasi dan impersonal. Tonnies tidak yakin bahwa perubahan- perubahan tersebut selalu membawa kemajuan. Dia melihat adanya fragmentasi sosial (perpecahan dalam masyarakat), individu menjadi terasing, dan lemahnya ikatan sosial sebagai akibat langsung dari perubahan sosial budaya ke arah individualisasi dan pencarian kekuasaan. Gejala itu tampak jelas pada masyarakat perkotaan.
Teori ini masih belum memuaskan banyak pihak karena tidak mampu menjelaskan jawaban terhadap pertanyaan mengapa masyarakat berubah. Teori ini hanya menjelaskan proses perubahan terjadi.

b. Teori Konflik (Conflict Theory).

Menurut teori ini, konflik berasal dari pertentangan kelas antara kelompok tertindas dan kelompok penguasa sehingga akan mengarah pada perubahan sosial. Teori ini berpedoman pada pemikiran Karl Marx yang menyebutkan bahwa konflik kelas sosial merupakan sumber yang paling penting dan berpengaruh dalam semua perubahan sosial. Ralf Dahrendorf berpendapat bahwa semua perubahan sosial merupakan hasil dari konflik kelas di masyarakat. la yakin bahwa konflik atau pertentangan selalu menjadi bagian dari masyarakat. Menurut pandangannya, prinsip dasar teori konflik (konflik sosial dan perubahan sosial) selalu melekat dalam struktur masyarakat.

c. Teori Fungsional (Functional Theory).

Teori fungsional berusaha melacak penyebab perubahan sosial sampai pada ketidakpuasan masyarakat akan kondisi sosialnya yang secara pribadi memengaruhi mereka. Teori ini berhasil menjelaskan perubahan sosial yang tingkatnya moderat.

Konsep kejutan budaya menurut William F. Ogburn berusaha menjelaskan perubahan sosial dalam kerangka fungsional. Menurutnya, meskipun unsur-unsur masyarakat saling berhubungan satu sama lain, beberapa unsurnya bisa saja berubah dengan sangat cepat, sementara unsur lainnya tidak. Ketertinggalan tersebut menjadikan kesenjangan sosial dan budaya di antara unsur-unsur yang berubah sangat cepat dan unsur yang berubah lambat. Kesenjangan ini akan menyebabkan adanya kejutan sosial dan budaya pada masyarakat.

Ogburn menyebutkan perubahan teknologi biasanya lebih cepat daripada perubahan budaya nonmaterial, seperti kepercayaan, norma, nilai-nilai yang mengatur masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, dia berpendapat bahwa perubahan teknologi seringkali menghasilkan kejutan budaya yang pada gilirannya akan memunculkan pola- pola perilaku yang baru meskipun terjadi konflik dengan nilai-nilai tradisional. Contohnya, ketika alat-alat kontrasepsi pertama kali diluncurkan untuk mengendalikan jumlah penduduk dalam program keluarga berencana (KB), banyak pihak menentang program tersebut karena bertentangan dengan nilai-nilai agama serta norma yang berlaku di masyarakat pada waktu itu. Meskipun demikian, lambat laun masyarakat mulai menerima program KB tersebut karena dapat bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali.

d. Teori Siklus (Cyclical Theory).

Teori ini mempunyai perspektif (sudut pandang) yang menarik dalam melihat perubahan sosial karena beranggapan bahwa perubahan sosial tidak dapat dikendalikan sepenuhnya oleh siapapun, bahkan orang-orang yang ahli sekalipun. Dalam setiap masyarakat, terdapat siklus yang harus diikutinya. Kebangkitan dan kemunduran suatu peradaban (budaya) tidak dapat dielakkan dan tidak selamanya perubahan sosial membawa kebaikan.

Oswald Spengler mengemukakan teorinya bahwa setiap masyarakat berkembang melalui empat tahap perkembangan seperti pertumbuban manusia, yaitu masa kanak-kanak, remaja, dewasa, dan tua. Ia merasa bahwa masyarakat Barat telah mencapai masa kejayaannya pada masa dewasa, yaitu selama zaman pencerahan (renaissance) abad ke-15. Sejak saat itu, peradaban Barat mulai mengalami kemunduran dan menuju ke masa tua. Tidak ada yang dapat menghentikan proses tersebut, seperti yang terjadi pada peradaban Babilonia di Mesir, Yunani, dan Romawi yang terus mengalami kemunduran sampai akhirnya runtuh.
Teori-teori yang berkaitan dengan arah perubahan sosial telah diringkas Moore dalam bentuk diagram-diagram sederhana, yaitu sebagai berikut.:
– Evolusi rektilinier yang sederhana.
– Evolusi melalui tahap-tahap.
– Evolusi yang terjadi dengan tahap kelajuan yang tidak serasi.
– Evolusi menurut siklus-siklus tertentu dengan kemunduran- kemunduran jangka pendek.
– Evolusi bercabang yang mewujudkan pertumbuhan dan kebhinekaan.
– Siklus-siklus yang tidak mempunyai kecenderungan- kecenderungan.
– Pertumbuhan logistik yang digambarkan oleh populasi.
– Pertumbuhan logistik terbalik yang tergambar dari angka kematian.
– Pertumbuhan eksponensial yang tergambar dari penemuan-penemuan baru.
– Primitivisme.

 

4. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perubahan Sosial.

Perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat bersumber dari dalam masyarakat itu sendiri dan dapat pula dari luar. Meskipun demikian, perubahan sosial dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berasal dari luar, tetapi masyarakatlah yang akan melaksanakan perubahan. Oleh karena itu, perubahan sosial dapat terjadi karena adanya faktor yang saling memengaruhi, baik dari masyarakat sendiri maupun dari masyarakat lain. Dengan kata lain, masyarakatlah yang menerima dan melaksanakan perubahan tersebut.

Masyarakat secara sadar mengetahui perubahan yang terjadi dalam kehidupannya. Misalnya, masuknya listrik ke pedesaan memengaruhi perkembangan industri. Kerajinan dan industri kecil akan bertambah maju karena produksi dapat dilakukan pada malam hari. Masuknya televisi ke desa mengakibatkan orang di pedesaan dapat dengan mudah mendapatkan informasi dan hiburan secara visual. Masuknya listrik ke pedesaan membawa perubahan besar dalam tata kehidupan penduduk, yang meliputi peningkatan industri kecil dan industri rumah tangga, kepuasan menikmati hiburan dan informasi mengenai peristiwa terkini dari seluruh penjuru dunia. Adanya listrik masuk desa secara tidak langsung dapat juga berdampak negatif dan dapat membawa perubahan-perubahan yang justru dapat merugikan masyarakat desa itu sendiri. Misalnya, tayangan iklan komersial di televisi yang akan memengaruhi pola konsumtif dan meningkatkan daya beli penduduk desa.

Beberapa faktor perubahan yang bersumber dari masyarakat itu sendiri dan dari luar masyarakat atau dari masyarakat lain, antara lain sebagai berikut.

a. Perubahan Kependudukan.

Jumlah penduduk yang terus meningkat akan menambah kebutuhan terhadap beberapa fasilitas yang mendukung kehidupan mereka. Contohnya, fasilitas pendidikan, kesehatan, atau lapangan kerja. Jika jumlah anak dalam sebuah keluarga cukup besar, hak atas warisan akan semakin berkurang karena terbagi berdasarkan jumlah anak. Oleh karena itu, pemilikan tanah di pedesaan akan semakin berkurang.

Penduduk yang terus bertambah memerlukan lapangan- lapangan kerja baru sedangkan lapangan kerja utama yang ada di desa hanya berkisar pada bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan. Desa tidak mampu menyediakan lapangan kerja baru dan sumber daya alam pedesaan yang terbatas membuat desa tidak mampu menampung tenaga kerja. Dengan demikian, banyak penduduk desa yang mengadu nasib ke kota untuk bekerja.

b. Penemuan-Penemuan Baru.

Penemuan baru merupakan proses sosial dan kebudayaan yang terjadi dalam jangka waktu relatif cepat yang sering disebut inovasi atau innovation. Penemuan tersebut kemudian memiliki daya guna dan manfaat bagi masyarakat sehingga tata kehidupan masyarakat mengalami perubahan. Di samping inovasi terdapat pula discovery yang artinya penemuan dari unsur-unsur kebudayaan yang baru, baik berupa alat baru maupun berupa ide baru atau suatu rangkaian ciptaan-ciptaan dari warga masyarakat. Discovery merupakan pengembangan dari penemuan yang sudah ada kemudian disempurnakan. Jika hasil penyempurnaan atau pengembangan penemuan tersebut (discovery) diakui manfaatnya oleh masyarakat, penemuan tersebut dinamakan invention. Ditemukannya mesin cetak membawa perubahan bagi masyarakat, terutama dalam hal penggandaan buku-buku ilmu pengetahuan. Hal tersebut menyebabkan masyarakat mengetahui akan kebenaran-kebenaran ilmiah dan mengetahui hal-hal yang sebelumnya tidak dikenal.

Penemuan tersebut dinamakan inovasi. Akan tetapi, alat cetak tersebut sifatnya kaku karena huruf yang ada pada mesin cetak tidak dapat diubah-ubah, satu lempengan untuk satu halaman. Dengan demikian, orang berusaha menemukan alat pencetak yang hurufnya dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan agar pencetakan dapat dengan mudah diperbanyak. Hal tersebut disebut dengan discovery. Penemuan yang sudah ada tersebut dapat juga dikombinasikan dengan berbagai alat bantu agar pencetakan-pencetakan berbagai buku, surat kabar, dan lain-lain lebih mudah. Alat percetakan ini tidak hanya digunakan oleh penemunya, tetapi juga dipasarkan ke berbagai tempat atas permintaan masyarakat. Jika masyarakat telah mengetahui manfaat dari penemuan alat cetak tersebut, proses ini dinamakan invention.

 Seorang Austria, S. Marcus (1875) membuat motor gas yang pertama. Tiga puluh tahun kemudian banyak pencipta lain yang menambah perbaikan pada motor tersebut sehingga terciptalah mobil yang dapat dipakai sebagai alat pengangkut oleh manusia dengan cukup praktis dan aman. Bentuk mobil semacam itu yang mendapat paten di Amerika Serikat tahun 1911. Mobil dapat diterima sampai sekarang maka mobil menjadi suatu “Invention”.

Jika orang mengamati perkembangan penemuan baru, tampak ada faktor-faktor pendorong yang memengaruhi masyarakat atau individu untuk lebih menyempurnakannya. Hal tersebut bertujuan agar penemuan tersebut menjadi lebih berguna dan bermanfaat dan diharapkan dapat berpengaruh terhadap bidang-bidang kehidupan yang lain.

c. Pertentangan (Konflik).

Pertentangan dalam masyarakat dapat menimbulkan perubahan sosial. Pertentangan dapat terjadi antara kelompok tua yang konservatif dan kelompok muda yang dinamis. Pertentangan ini sering terjadi pada masyarakat yang sedang berkembang menuju masyarakat modern yang lebih kompleks dan masyarakat tradisional. Pertentangan juga terjadi antarindividu, antarkelompok, serta antara individu dan kelompok. Misalnya, seorang yang membawa nilai- nilai baru mengenai penundaan usia perkawinan. Gagasan tersebut diutarakan pada masyarakat tradisional yang menjunjung tinggi pelaksanaan perkawinan di usia muda. Tentu saja gagasan tersebut ditentang karena tidak sesuai dengan kebiasaan masyarakat. Usaha agar masyarakat dapat menerima pemikiran tersebut memerlukan waktu yang lama. Kesadaran akan penundaan perkawinan umumnya bergantung pada tingkat pendidikan di masyarakat. Jika tingkat pendidikan di masyarakat tinggi, perkawinan dilakukan setelah mencapai hal-hal tertentu tanpa memandang usia. 

d. Terjadinya Pemberontakan atau Revolusi dalam Masyarakat.

Pemberontakan yang terjadi di masyarakat dapat di ketahui melalui pemberitaan di media massa, seperti surat kabar, radio, dan televisi akan membawa perubahan-perubahan politik di negara bersangkutan. Contohnya, pemberontakan yang terjadi di Sri langka yang dilakukan oleh Suku Tamil atau pemberontakan di India yang dilakukan di daerah Kashmir. Contoh lainnya adalah pernyataan kemerdekaan secara sepihak oleh masyarakat Chechnya yang mengakibatkan pemerintah Rusia berusaha menumpas pemberontakan tersebut.

e. Perubahan yang Diakibatkan oleh Lingkungan Fisik.

Gejala yang terjadi di lingkungan alam dapat menyebabkan perubahan sosial. Misalnya, gempa bumi terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Gempa bumi tersebut menyebabkan masyarakat kehilangan banyak harta benda dan keluarga. Keadaan tersebut memaksa masyarakat membentuk kehidupan kembali melalui lembaga atau organisasi sosial yang baru karena kehidupan lama telah rusak atau hilang. Perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat seperti perubahan mata pencaharian, perubahan keluarga, atau perubahan kekayaan.

f. Peperangan.

Peperangan yang terjadi antara satu negara dan negara lain menyebabkan terjadinya perubahan karena kehancuran akibat perang. Contohnya, hancurnya harta benda, kehilangan anggota keluarga, atau bencana kelaparan. Negara yang kalah perang akan tunduk dengan menerima ideologi dan kebudayaan dari pihak yang memenangkan peperangan.

g. Pengaruh Kebudayaan Masyarakat Lain.

Pengaruh kebudayaan dari masyarakat lain terutama kebudayaan Barat, dapat berasal dari film, televisi, radio, surat kabar, dan media massa lainnya. Kadang-kadang media tersebut memberikan pengaruh negatif yang tidak sesuai dengan gaya hidup masyarakat Indonesia. Akan tetapi, ada pula pengaruh luar yang positif, contohnya dalam hal pendidikan. Mereka yang menerima beasiswa belajar di luar negeri membawa pulang teori dan pandangan barat ke tanah air sehingga ilmu yang mereka dapat digunakan dan disesuaikan dengan budaya Indonesia, meski tidak menutup mata apabila ada beberapa orang yang lebih memilih untuk tetap berideologi Barat.

 

5. Faktor-Faktor Pendorong Terjadinya Proses Perubahan Sosial.

Adapun faktor-faktor pendorong terjadinya proses perubahan sosial, antara lain sebagai berikut.

a. Kontak dengan Masyarakat Lain.

Adanya interaksi dengan masyarakat di luar masyarakatnya sendiri akan menimbulkan komunikasi yang saling memengaruhi. Hal tersebut berakibat terjadinya penyebaran atau difusi suatu gagasan atau teknologi, dari masyarakat satu ke masyarakat lain yang dilakukan secara perorangan ataupun kelompok. Penyebaran unsur-unsur kebudayaan merupakan difusi dari penemuan baru atau dapat juga dalam bentuk penyebaran informasi, teknologi, atau manfaat dari suatu lembaga masyarakat seperti KUD.

b. Difusi dalam Masyarakat.

Proses penyebaran suatu gagasan atau hasil dari proses (produksi) dari dalam masyarakat itu sendiri, kemudian dimanfaatkan oleh masyarakat yang bersangkutan.

c. Difusi Antarmasyarakat.

Penyebaran unsur-unsur baru di masyarakat dapat berasal dari pengaruh masyarakat yang lain. Misalnya, adanya proyek percontohan di masyarakat petani dengan menerapkan sistem diversifikasi tanaman. Adanya sistem rotasi tanaman dengan beragam tanaman pada setiap musim berpengaruh terhadap kondisi kesuburan tanah dan hasil yang dicapai dapat melebihi hasil sebelumnya. Dengan adanya diversifikasi tanaman, harga dapat  dipertahankan sehingga memberi keuntungan bagi petani. Difusi antarmasyarakat dapat terjadi apabila proyek diversifikasi tanaman ini dicontoh oleh petani-petani dari daerah lain.

d. Sistem Pendidikan yang Maju.

Kemajuan suatu bangsa atau masyarakat dapat dilihat dari sistem pendidikan yang dilaksanakan. Perkembangan zaman akan membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas yang tidak lain dipenuhi melalui bidang pendidikan. Berkembangnya pendidikan akan mendorong terjadi perubahan sosial. Pendidikan membuat seorang individu mengetahui banyak hal dan mengetahui perkembangan-perkembangan yang terjadi pada kehidupan masyarakat lain, melalui pola pikir yang maju dan terpelajar. Pendidikan dapat menyejajarkan masyarakat yang sedang berkembang dengan masyarakat yang maju.

e. Sikap.

Masyarakat atau seorang in dividu yang memiliki keinginan untuk maju akan menghargai karya yang dihasilkan oleh masyarakat atau orang lain. Jika sikap tersebut telah tertanam dengan baik, akan mendorong munculnya penemuan-penemuan baru atau berusaha untuk membuat karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Misalnya, pemerintah memberikan penghargaan Kalpataru terhadap orang yang berjasa dalam bidang lingkungan hidup, LIPI menyelenggarakan lomba karya ilmiah remaja sebagai awal dari usaha penemuan baru di kalangan remaja, setiap pengajar di perguruan tinggi wajib melakukan penelitian sebagai perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi (Penelitian, Pengabdian, dan Pengajaran). Adanya penelitian dan penemuan unsur-unsur baru merupakan sikap kepedulian terhadap masyarakat dan sebagai usaha mempersiapkan dan mengisi pembangunan nasional.

f. Toleransi.

Masyarakat tidak kaku dalam menghadapi norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat itu sendiri, terutama norma yang tidak tertulis. Apabila terjadi suatu perilaku yang berbeda dalam suatu masyarakat, namun tidak keluar dari persoalan yang dapat mengarah pada aspek- aspek negatif, seperti konflik sosial. Sikap tidak mempersoalkan perilaku tersebut merupakan bagian dari sikap toleransi terhadap orang lain. Contohnya, di perkotaan secara umum dihuni oleh warga yang sangat heterogen. Salah satu heterogenitasnya adalah dalam bahasa. Terkadang bahasa yang digunakan antara anggota masyarakat memiliki nilai yang berbeda. Satu pihak menilainya sebagai bahasa halus dan sopan, namun pihak lain menilai sebaliknya. Di sinilah sangat dibutuhkan sikap toleransi.

g. Sistem Stratifikasi Sosial Terbuka.

Masyarakat yang memiliki stratifikasi (lapisan) sosial terbuka memungkinkan terjadinya mobilitas (perpindahan) sosial antar- lapisan. Seseorang yang berada pada lapisan yang paling bawah dapat berpindah ke lapisan yang lebih atas apabila yang bersangkutan berusaha dan bekerja keras untuk mencapainya.

h. Penduduk yang heterogen.

Penduduk Indonesia yang terdiri atas berbagai suku bangsa, ras, agama, dan budaya merupakan masyarakat heterogen atau disebut juga masyarakat majemuk. Jika di antara mereka ada yang merasa lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, hal ini mudah memicu konflik yang dapat mengakibatkan munculnya masalah sosial atau kegoncangan masyarakat. Keadaan yang demikian berakibat terjadinya perubahan- perubahan dalam masyarakat terutama dalam rangka mencapai suatu integrasi yang dapat diterima oleh berbagai pihak.

i. Ketidakpuasan terhadap Kondisi Kehidupan.

Masyarakat yang tidak puas dengan keadaan sosial, akibat adanya tekanan dari pihak lain atau kekecewaan, maka masyarakat menginginkan ada perubahan agar lepas dari penderitaan yang lama.

j. Orientasi ke Masa Depan.

Masa depan merupakan tumpuan harapan, masa sekarang merupakan masa berusaha. Masa lalu dapat menjadi pengalaman untuk memperbaiki masa sekarang sehingga hasilnya dapat dipetik dan dinikmati di kemudian hari.

k. Nilai yang Menyatakan bahwa Manusia Harus Berusaha Memperbaiki Nasibnya.

Hidup ini tidak semata-mata ditentukan oleh yang Mahakuasa, tetapi hasil usaha yang dicapai manusia itu sendiri. Agar manusia dapat mengubah nasibnya, manusia harus berusaha untuk mencapainya. Setiap perubahan yang diinginkan dapat dicapai dengan usaha, tetapi besar kecilnya hasil bergantung pada kemampuan manusia itu sendiri.

l. Disorganisasi Keluarga.

Kehidupan keluarga yang sering terjadi percekcokan atau konflik di antara anggotanya menyebabkan berkurangnya keharmonisan dan keutuhan rumah tangga sehingga anak menjadi korban dan mencari pelarian di luar kehidupan keluarga. Beberapa anak yang memiliki perilaku menyimpang berawal dari rasa kesal, kecewa, atau tidak puas tinggal di rumah yang kemudian melampiaskannya dalam pergaulan yang negatif. Disorganisasi atau perpecahan dalam sebuah keluarga merupakan jalan ke arah perubahan karena di antara satu sama lain sudah tidak ada lagi kecocokan.

m. Sikap Mudah Menerima Hal-Hal yang Baru.

Penemuan baru merupakan langkah menuju perubahan karena yang bersangkutan harus menyesuaikan diri dengan situasi, kondisi, atau barang yang diterimanya. Keadaan tersebut merupakan perubahan hasil adaptasi terhadap lingkungan dan barang baru yang dimilikinya. Contohnya, seorang individu yang selalu mengikuti perkembangan dunia mode atau fashion, menyebabkan yang bersangkutan harus selalu mengikuti perubahan mode dalam masyarakat.

 

6. Faktor-Faktor yang Menghambat Terjadinya Perubahan Sosial.

Dorongan terjadinya perubahan sosial senantiasa terdapat di dalam setiap kehidupan, terutama ditunjang oleh keinginan untuk berubah. Adapun faktor penghambat atau yang menghalangi terjadinya perubahan sosial antara lain sebagai berikut.

a. Kurangnya Hubungan dengan Masyarakat yang Lain.

Akibat kurangnya hubungan dengan masyarakat luar sehingga informasi yang dapat menunjang pembangunan pada masyarakat tidak dapat diterima dengan baik.

b. Perkembangan Ilmu Pengetahuan yang Terlambat

Latar belakang pendidikan masyarakat yang rendah menyebabkan sempitnya pola pikir seorang individu. Akibatnya, masyarakat tidak mengalami kemajuan. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat disebabkan oleh masyarakat itu sendiri karena merasa cukup dengan pengetahuan yang dimilikinya, masyarakat tidak siap menerima perubahan.

c. Sikap Masyarakat yang Tradisional.

Sikap masyarakat ini lebih memihak masa lampau karena masa tersebut merupakan masa yang penuh kemudahan menurut beberapa kelompok. Tradisi yang berlaku sebagai warisan masa lampau tidak dapat diubah dan harus terus dilestarikan. Hal ini dapat menghambat perubahan, terutama beberapa kelompok yang konservatif dan ingin tetap bertahan dalam kepemimpinan masyarakat.

d. Adat atau Kebiasaan.

Adat atau keyakinan masyarakat terhadap norma-norma yang berlaku turun-temurun merupakan pegangan hidup yang harus tetap berlaku dan dijalankan. Kebiasaan-kebiasaan yang turun-temurun merupakan suatu hal yang sulit diubah pada masyarakat. Masyarakat sendiri tidak mau mengubahnya karena takut terjadi bencana atau berkurangnya keberuntungan yang ada dalam kehidupan mereka. Masyarakat yang memegang teguh adat istiadat lama umumnya hidup dan bertahan pada masyarakat tradisional.

e. Kepentingan-Kepentingan yang Tertanam Kuat Sekali atau Vested Interests.

Setiap masyarakat memiliki stratifikasi sosial masing-masing yang bergantung pada kedudukan seorang individu yang memiliki peranan dan pengaruh dalam masyarakat. Orang yang berpengaruh akan memiliki kedudukan tinggi. Agar kedudukannya tetap bertahan, setiap perubahan yang masuk akan ditolaknya dengan berbagai alasan.

f. Rasa Takut akan Terjadinya Disintegrasi.

Perubahan yang terjadi dalam kehidupan dianggap mengganggu tatanan sosial yang telah berjalan. Hal tersebut disebabkan masuknya unsur perubahan dari luar yang dapat menggoyahkan pola-pola kehidupan dan pada akhirnya masyarakat tidak lagi memercayai pemimpin mereka bahkan akan meninggalkan tradisi yang telah lama dianut.

g. Sikap yang Tertutup.

Unsur-unsur perubahan yang datangnya dari luar dianggap berbahaya. Masyarakat yang demikian umumnya masyarakat yang pernah dijajah oleh bangsa lain sehingga setiap unsur-unsur yang berbau negara penjajah akan ditolak dan dianggap tidak sesuai dengan kepribadian masyarakat pada sebuah bangsa.

h. Hambatan yang Bersifat Ideologis.

Setiap unsur perubahan yang berhubungan dengan keper- cayaan atau keyakinan masyarakat akan ditolak karena dianggap berlawanan dengan ideologi mereka. Misalnya, masyarakat percaya bahwa pembangunan sebuah jembatan harus diadakan selamatan terlebih dahulu. Akan tetapi, perencana proyek pembangunan tidak percaya akan hal tersebut sehingga perencana akan ditolak keberadaannya oleh masyarakat.

i. Hakikat Hidup.

Ada masyarakat yang memiliki keyakinan bahwa baik buruknya kehidupan ini ada yang mengatur. Dorongan terjadinya perubahan dan penghambat perubahan senantiasa ada di setiap masyarakat, bergantung besar kecilnya kekuatan dalam menanggapi perubahan tersebut. Apabila dorongan lebih kuat daripada hambatan perubahan sosial akan terjadi. Namun, apabila hambatan lebih kuat daripada dorongan, perubahan akan terhambat atau tidak terjadi.
 

 

B. Proses Perubahan Sosial.

Perubahan sosial merupakan suatu proses yang selalu terjadi dalam setiap kehidupan. Suatu proses perubahan sosial dalam bidang kehidupan tertentu tidak mungkin berhenti pada satu titik karena perubahan di bidang lain akan segera mengikutinya. Hal ini disebabkan struktur lembaga-lembaga kemasyarakatan sifatnya saling terjalin. Misalnya, apabila suatu negara mengubah undang- undang atau bentuk pemerintahannya, perubahan yang kemudian terjadi tidak hanya terbatas pada lembaga-lembaga politik. Dewasa ini proses-proses perubahan sosial dapat diketahui dengan adanya ciri-ciri tertentu, antara lain sebagai berikut.

  1. Tidak ada masyarakat yang berhenti berkembang karena setiap masyarakat akan mengalami perubahan, baik yang terjadi secara lambat maupun secara cepat.
  2. Perubahan yang terjadi pada lembaga kemasyarakatan tertentu akan diikuti dengan perubahan-perubahan pada lembaga- lembaga sosial lainnya. Lembaga-lembaga sosial tadi sifatnya interdependen sehingga sulit sekali untuk mengisolasi perubahan pada lembaga-lembaga sosial tertentu saja. Proses awal dan proses-proses selanjutnya merupakan suatu mata rantai.
  3. Perubahan-perubahan sosial yang cepat biasanya mengakibatkan disorganisasi yang bersifat sementara karena berada di dalam proses penyesuaian diri. Disorganisasi akan diikuti oleh suatu reorganisasi yang mencakup pemantapan kaidah-kaidah dan nilai-nilai lain yang baru.
  4. Perubahan-perubahan tidak dapat dibatasi pada bidang kebendaan atau bidang spiritual saja karena kedua bidang tersebut mempunyai kaitan dan timbal balik yang sangat kuat.

Berdasarkan beberapa hal tersebut, proses-proses perubahan sosial yang menyangkut penyesuaian masyarakat terhadap perubahan, saluran-saluran perubahan, disorganisasi, dan reorganisasi adalah sebagai berikut.

1. Penyesuaian Masyarakat terhadap Perubahan.

Keserasian atau harmoni dalam masyarakat (social equilibrium) merupakan keadaan yang diinginkan setiap masyarakat. Keserasian masyarakat dimaksudkan sebagai suatu keadaan ketika lembaga- lembaga kemasyarakatan yang pokok benar-benar berfungsi dan saling mengisi. Dalam keadaan demikian, individu secara psikologis merasakan akan adanya ketenteraman karena tidak adanya pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai.

Setiap kali terjadi gangguan terhadap kehidupan, masyarakat dapat menolaknya atau mengubah susunan lembaga-lembaga kemasyarakatannya dengan maksud menerima unsur yang baru. Akan tetapi, kadang unsur yang baru dipaksakan masuknya oleh suatu kekuatan. Jika masyarakat tidak dapat menolaknya karena unsur baru tersebut tidak menimbulkan kegoncangan, pengaruhnya tetap ada, tetapi sifatnya dangkal dan terbatas pada bentuk luarnya. Norma-norma dan nilai-nilai sosial tidak akan terpengaruh olehnya dan dapat berfungsi secara wajar.

Kadang unsur-unsur baru dan lama yang bertentangan secara bersamaan memengaruhi norma-norma dan nilai-nilai yang kemudian berpengaruh pula pada warga masyarakat. Hal itu berarti ada gangguan yang terus-menerus terhadap keserasian masyarakat. Keadaan tersebut berarti bahwa ketegangan-ketegangan serta kekecewaan di antara para warga tidak mempunyai saluran pemecahan. Apabila ketidakserasian dapat dipulihkan kembali setelah terjadi suatu perubahan, keadaan tersebut dinamakan penyesuaian (adjustment). Jika sebaliknya yang terjadi, dinamakan ketidakpenyesuaian sosial (maladjustment) yang mungkin mengakibatkan terjadinya anomie.

Suatu perbedaan dapat diadakan antara penyesuaian dari lembaga- lembaga kemasyarakatan dan penyesuaian dari individu yang ada dalam masyarakat tersebut. Peranan keluarga-keluarga besar atau masyarakat hukum adat semakin berkurang. Kesatuan-kesatuan kekeluargaan besar atas dasar ikatan atau kesatuan wilayah tempat tinggal terpecah menjadi kesatuan-kesatuan kecil. Misalnya, dalam tradisi di Minangkabau, wanita mempunyai kedudukan penting karena garis keturunan yang matrilineal, terlihat adanya suatu kecenderungan hubungan antara anggota keluarga batih lebih erat. Hubungan antara anak-anak dan ayahnya yang semula dianggap tidak mempunyai kekuasaan apa-apa terhadap anak-anak karena ayah dianggap sebagai orang luar, cenderung bergeser. Pendidikan anak-anak yang sebelumnya dilakukan oleh keluarga ibu diserahkan kepada ayah. Jika seorang individu tidak ingin mengalami tekanan-tekanan psikologis, harus menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi.

2. Saluran-Saluran Perubahan Sosial.

Saluran-saluran perubahan sosial merupakan saluran-saluran yang dilalui oleh suatu proses perubahan. Umumnya, saluran-saluran tersebut adalah lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemerintahan, ekonomi, pendidikan, agama, atau rekreasi. Lembaga kemasyarakatan yang menjadi titik tolak, bergantung pada fokus kebudayaan masyarakat pada suatu masa yang tertentu.

Lembaga kemasyarakatan yang pada suatu waktu mendapatkan penilaian tertinggi dari masyarakat cenderung untuk menjadi saluran utama perubahan sosial. Perubahan lembaga kemasyarakatan tersebut akan membawa akibat pada lembaga-lembaga kemasyarakatan lainnya karena lembaga-lembaga tersebut merupakan suatu sistem yang terintegrasi.

Lembaga-lembaga kemasyarakatan tersebut merupakan suatu struktur apabila mencakup hubungan antara lembaga- lembaga kemasyarakatan yang mempunyai pola-pola tertentu dan keserasian tertentu. Misalnya, pada 17 Agustus 1945 saat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang merupakan kali pertama terjadinya perubahan pada struktur pemerintahan dari jajahan menjadi negara yang merdeka dan berdaulat. Hal ini menjalar ke lembaga-lembaga kemasyarakatan lainnya. Misalnya, dalam bidang pendidikan, tidak ada lagi diskriminasi antara golongan-golongan, seperti pada zaman penjajahan. Setiap orang boleh memilih pendidikan macam apapun yang disukai. Perubahan tersebut berpengaruh pada sikap dan pola perilaku serta nilai-nilai masyarakat Indonesia. Saluran tersebut berfungsi agar sesuatu perubahan dikenal, diterima, diakui, serta dipergunakan oleh khalayak ramai, atau mengalami proses institutionalization (pelembagaan). Jika lembaga-lembaga kemasyarakatan sebagai suatu sistem sosial digambarkan, coraknya adalah sebagai berikut.

3. Disintegrasi dan Reintegrasi.

Perubahan sosial dapat mengakibatkan terjadinya proses disintegrasi atau perpecahan. Disintegrasi ini disebabkan oleh beberapa faktor. Menurut Soekanto, disintegrasi disebut juga disorganisasi, yaitu suatu proses pudarnya norma-norma dan nilai- nilai dalam masyarakat yang disebabkan perubahan-perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan. Proses perubahan sosial akan menyebabkan nilai dan norma masyarakat menjadi tergeser atau berubah. Dengan demikian, gejala-gejala disorganisasi dan disintegrasi pada awalnya dimulai dari hal-hal sebagai berikut.
a. Tidak ada lagi kesepakatan anggota kelompok mengenai tujuan sosial yang hendak dicapai yang semula menjadi pegangan kelompok tersebut.
b. Norma-norma sosial tidak lagi membantu anggota masyarakat dalam mencapai tujuan yang disepakati.
c. Norma-norma dalam kelompok yang dihayati oleh setiap anggota dianggap tidak sesuai lagi.
d. Sanksi sudah lemah, bahkan sudah tidak dilaksanakan secara konsekuen. Sanksi yang dikenakan pada orang yang melanggar norma dianggap sudah tidak berlaku.
e. Tindakan-tindakan yang dilakukan oleh setiap warga masya- rakat sudah bertentangan dengan norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat.

Disintegrasi atau disorganisasi merupakan proses pembentukan nilai-nilai baru, baik yang akan mengurangi ikatan dalam masyarakat itu sendiri maupun integrasi masyarakat yang pada akhirnya bergantung pada keinginan masyarakat.

Adanya disintegrasi dalam kehidupan bermasyarakat harus diimbangi dengan reintegrasi yang bertujuan untuk mengembalikan keadaan yang diinginkan sesuai dengan tujuan persatuan dan keutuhan masyarakat. Menurut Soekanto, reintegrasi atau reorganisasi adalah proses pembentukan kembali norma-norma dan nilai-nilai baru untuk menyesuaikan diri dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang mengalami perubahan. Reintegrasi terlaksana apabila norma-norma atau nilai-nilai baru telah melembaga (institutionalized) dalam diri warga masyarakat.

Pada dasarnya, setiap perubahan bisa mengakibatkan terjadinya perbedaan tanggapan atau penafsiran. Hal tersebut berakibat tidak sedikit terjadinya reaksi terhadap suatu perubahan. Jika perubahan tersebut dapat menumbuhkan kepentingan kesatuan nasional, masyarakat pelu diberi pemahaman tentang reintegrasi atau reorganisasi yang tepat, seperti hal-hal berikut ini.
a. Menanamkan kesadaran akan pentingnya berbangsa dan bertanah air.
b. Perundingan apabila terdapat pihak-pihak yang melakukan reaksi keras (pergolakan).
c. Melalui saluran hukum terhadap mereka yang menyimpang.
d. Menggunakan saluran militer untuk memadamkannya apabila terjadi pergolakan mengarah pada pemberontakan.
Perubahan sosial ditandai dengan semakin berkembangnya tingkat pendidikan masyarakat sehingga setiap kebijaksanaan yang dikeluarkan oleh pemerintah tidak selamanya diterima masyarakat. Kadang-kadang masyarakat menolak suatu kebijaksanaan apabila dianggap merugikan atau terlalu memberatkan masyarakat. Misalnya, kenaikan harga barang yang diakibatkan oleh naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Penolakan dapat pula berupa protes dan demontrasi. Contohnya, demo yang dilakukan oleh karyawan di beberapa perusahaan yang menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP). Kadangkala aksi protes dan demonstrasi juga dilakukan oleh mahasiswa terhadap pemerintah seperti yang terjadi pada 1966 dan 1998.
Disintegrasi sosial yang terjadi akan mempunyai kekuatan yang merongrong atau melemahkan kedudukan seseorang yang memiliki kekuasaan. Di Indonesia pernah terjadi beberapa kali konflik atau pertentangan dengan kekuasaan pemerintahan. Hal seperti itu terjadi sejak awal kemerdekaan sampai awal berdirinya Orde Baru, bahkan pada masa reformasi pasca 1998. Uraian berikut disusun berdasarkan intensitas (besar-kecilnya) pertentangan itu sendiri antara lain sebagai berikut.

a. Kerusuhan (dapat juga disebut riot walaupun pengertiannya tidak tepat), ialah hampir sama dengan demonstrasi atau protes. Perbedaannya kerusuhan mengandung unsur kekerasan fisik dan biasanya diikuti dengan perusakan terhadap barang-barang, penganiayaan terhadap orang yang tidak disenangi, atau terjadi bentrokan fisik dengan pihak pengendali kerusuhan (keamanan). Kerusuhan umumnya ditandai dengan spontanitas terhadap suatu insiden atau sebagai kelanjutan dari demontrasi.

b. Serangan bersenjata (armed attack), ialah suatu tindakan kekerasan yang dilakukan oleh atau untuk kepentingan suatu kelompok tertentu dengan maksud melemahkan atau bahkan menghancur- kan kekuasaan dari kelompok lain. Serangan bersenjata ditandai dengan adanya pertumpahan darah, pergulatan fisik (perkelahian atau pertempuran) atau perusakan barang-barang. Serangan bersenjata terjadi pada kekerasan politik (pemberontakan), kriminalitas, atau kelanjutan dari kerusuhan.

c. Kematian akibat kekerasan politik terjadi sebagai akibat dari pengendalian demonstrasi, kerusuhan atau serangan bersenjata.

d. Demonstrasi, ialah protes terhadap pemegang kekuasaan tanpa melalui kekerasan. Protes dilakukan secara bersama-sama, umumnya terhadap kebijaksanaan yang dikeluarkan oleh pemerintah atau pemimpin perusahaan.

 

C. Dampak Perubahan Sosial.

Adanya suatu perubahan dalam masyarakat akibat perubahan sosial bergantung pada keadaan masyarakat itu sendiri yang mengalami perubahan. Dengan kata lain, perubahan sosial yang terjadi tidak selamanya suatu kemajuan (progress). Bahkan, dapat pula sebagai suatu kemunduran (regress) masyarakat.

Kecepatan perubahan tiap daerah berbeda-beda bergantung pada dukungan dan kesiapan masyarakat untuk berubah. Perbedaan perubahan tersebut dapat mengakibatkan munculnya kecemburuan sosial, yang harus dihindari.
Terdapat beberapa tanggapan masyarakat sebagai akibat dari perubahan sosial yang menimbulkan suatu ketidakpuasan, penyimpangan masyarakat, ketinggalan, atau ketidaktahuan adanya perubahan, yaitu sebagai berikut.

1. Perubahan yang diterima masyarakat kadang-kadang tidak sesuai dengan keinginan. Hal ini karena setiap orang memiliki gagasan mengenai perubahan yang mereka anggap baik sehingga perubahan yang terjadi dapat ditafsirkan bermacam- macam, sesuai dengan nilai-nilai sosial yang mereka miliki.

2. Perubahan mengancam kepentingan pihak yang sudah mapan. Hak istimewa yang diterima dari masyarakat akan berkurang atau menghilang sehingga perubahan dianggapnya akan menggoncangkan berbagai aspek kehidupan. Untuk mencegah- nya, setiap perubahan harus dihindari dan ditentang karena tidak sesuai kepentingan kelompok masyarakat tertentu.

3. Perubahan dianggap sebagai suatu kemajuan sehingga setiap perubahan harus diikuti tanpa dilihat untung ruginya bagi kehidupan. Perubahan juga dianggap membawa nilai-nilai baru yang modern.

4. Ketidaktahuan pada perubahan yang terjadi. Hal ini mengabakan seseorang ketinggalan informasi tentang perkembangan dunia.

5. Masa bodoh terhadap perubahan. Hal itu disebabkan perubahan sosial yang terjadi dianggap tidak akan menimbulkan pengaruh bagi dirinya.

6. Ketidaksiapan menghadapi perubahan. Pengetahuan dan kemampuan seseorang terbatas, akibatnya ia tidak memiliki kesempatan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi.

Perubahan sosial mengakibatkan terjadinya masalah-masalah sosial, seperti kejahatan, atau kenakalan remaja. Meskipun begitu, tidak setiap masalah yang terjadi pada masyarakat disebut masalah sosial. Menurut Merton (dalam Soekanto), suatu masalah disebut masalah sosial jika memenuhi beberapa kriteria, yaitu sebagai berikut.
1. Tidak adanya kesesuaian antara ukuran-ukuran dan nilai-nilai sosial dengan kenyataan-kenyataan serta tindakan-tindakan sosial.
2. Semula ada pendapat keliru yang menyatakan bahwa masalah sosial bersumber secara langsung pada kondisi-kondisi ataupun proses-proses sosial. Pendapat tersebut tidak memuaskan dan telah ditinggalkan. Hal pokok di sini bukanlah sumbernya, melainkan akibat dari gejala tersebut (baik gejala sosial maupun gejala bukan sosial) yang menyebabkan terjadinya masalah sosial.
3. Pihak-pihak yang menetapkan apakah suatu kepincangan merupakan masalah sosial atau tidak. Dalam hal ini, urutannya sangat relatif.
4. Adanya masalah-masalah sosial yang terbuka dan masalah- masalah sosial yang tertutup. Masalah sosial tersebut timbul akibat terjadinya kepincangan-kepincangan masyarakat karena tidak sesuainya tindakan-tindakan dengan norma-norma dan nilai-nilai masyarakat. Akibat hal tersebut, masyarakat tidak menyukai tindakan-tindakan yang menyimpang dan berlawanan dengan nilai-nilai yang berlaku.
5. Adanya perhatian masyarakat terhadap masalah-masalah sosial.

Masalah sosial merupakan proses terjadinya ketidaksesuaian antara unsur-unsur dalam kebudayaan suatu masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok-kelompok sosial. Dengan kata lain, masalah sosial menyebabkan terjadinya hambatan dalam pemenuhan kebutuhan warga masyarakat. Hal itu berakibat terjadi disintegrasi sosial atau rusaknya ikatan sosial. Proses disintegrasi sebagai akibat perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat dapat berbentuk antara lain sebagai berikut.

1. Pergolakan dan Pemberontakan.

Proklamasi dikumandangkan sebagai pernyataan kemerdekaan Indonesia dapat diterima di berbagai daerah walaupun tidak secara bersamaan. Rakyat menyambut dan mendukungnya. Oleh karena itu, segera dibentuk suatu tatanan dan kehidupan sosial baru. Rangkaian peristiwa itu disebut revolusi. Adanya pergolakan dan pemberontakan di berbagai daerah pascakemerdekaan, bertujuan untuk menjatuhkan kedudukan penguasa pada saat itu, sekaligus menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap ideologi pemerintah.

2. Aksi Protes dan Demonstrasi

Aksi protes disebut juga unjuk rasa yang selalu terjadi dalam kehidupan manusia. Hal itu terjadi karena setiap orang memiliki pendapat dan pandangan yang mungkin berbeda. Protes dapat terjadi apabila suatu hal menimpa kepentingan individu atau kelompok secara langsung sebagai akibat dari rasa ketidakadilan akan hak yang harus diterima. Akibatnya, individu atau kelompok tersebut tidak puas dan melakukan tindakan penyelesaian. Protes merupakan aksi tanpa kekerasan yang dilakukan oleh  individu atau masyarakat terhadap suatu kekuasaan. Protes dapat pula terjadi secara tidak langsung sebagai rasa solidaritas antarsesama karena kesewenang-wenangan pihak tertentu yang mengakibatkan kesengsaraan bagi orang lain.

3. Kriminalitas.

Perubahan sosial yang terjadi dalam kehidupan memberi peluang bagi setiap orang untuk berubah, tetapi perubahan tersebut tidak membawa setiap orang ke arah yang dicita-citakan. Hal ini berakibat terjadinya perbedaan sosial berdasarkan kekayaan, pengetahuan, perilaku, ataupun pergaulan. Perubahan sosial tersebut dapat membawa seseorang atau kelompok ke arah tindakan yang menyimpang karena dipengaruhi keinginan-keinginan yang tidak terpenuhi atau terpuaskan dalam kehidupannya. Perbuatan kriminal yang muncul di masyarakat secara khusus akan diuraikan sebagai akibat terjadinya perubahan sosial yang menimbulkan kesenjangan kehidupan atau jauhnya ketidaksamaan sosial. Akibatnya, tidak semua orang mendapat kebahagiaan yang sama. Adanya perbedaan tersebut menyebabkan setiap orang memiliki penafsiran yang berbeda-beda terhadap hak dan kewajibannya. Setiap orang harus mendapat hak disesuaikan dengan kewajiban yang dilakukan.

Adakalanya orang ingin mendapatkan hak tetapi tidak sesuai dengan kewajiban yang harus dilakukan dan kesempatan untuk melakukan hal yang salah terbuka, sedangkan pengawasan terhadap perbuatan yang salah lemah. Akibatnya, terjadi penyelewengan dan pelanggaran. Perbuatan demikian bisa terjadi karena melihat perubahan orang lain dianggap lebih baik daripada dirinya atau sebagian besar masyarakat mengalami perubahan sedangkan dirinya tidak. Oleh karena itu, timbul suatu dorongan untuk meningkatkan kemampuannya yang tidak sesuai dengan kebenaran atau norma yang berlaku dalam masyarakat.

4. Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Bangsa Indonesia yang sedang membangun perlu memiliki sistem administrasi yang bersih dan berwibawa, bebas dari segala korupsi, kolusi, dan nepotisme. Masalah korupsi menyangkut berbagai aspek sosial dan budaya maka Bung Hatta (dalam Mubyarto) mengatakan bahwa korupsi adalah masalah budaya. Apabila hal ini sudah membudaya di kalangan bangsa Indonesia atau sudah menjadi bagian dari kebudayaan bangsa akan sulit untuk diberantas. Akibatnya, hal tersebut akan menghambat proses pembangunan nasional. Untuk memberantas korupsi, tidak hanya satu atau beberapa lembaga pemerintahan saja yang harus berperan, tetapi seluruh rakyat Indonesia harus bertekad untuk menghilangkan korupsi.

5. Kenakalan Remaja.

Kenakalan remaja merupakan disintergasi dari keutuhan suatu masyarakat. Hal itu karena tindakan yang mereka lakukan dapat meresahkan masyarakat. Oleh karena itu, kenakalan remaja disebut sebagai masalah sosial. Munculnya kenakalan remaja merupakan gejolak kehidupan yang disebabkan adanya perubahan-perubahan sosial di masyarakat, seperti pergeseran fungsi keluarga karena kedua orangtua bekerja sehingga peranan pendidikan keluarga menjadi berkurang.

Selain itu, pergeseran nilai dan norma masyarakat mengakibakan berkembangnya sifat individualisme. Juga pergeseran struktur masyarakat mengakibatkan masyarakat lebih menyerahkan setiap permasalahan kepada yang berwenang. Perubahan sosial, ekonomi, budaya, dan unsur budaya lainnya dapat mengakibatkan disintegrasi.

 

D. Modernisasi.

Pengertian modernisasi pada awalnya berkembang pada abad XVIII di Eropa, ketika ditemukannya mesin uap dan mesin pemintal untuk tekstil. Dengan demikian, perkembangan tersebut merupakan landasan bagi industrialisasi di berbagai bidang kehidupan masyarakat Eropa, yaitu yang lazim dikenal dengan Revolusi Industri. Perubahan-perubahan penggunaan alat-alat industri terjadi di Inggris kemudian menyebar ke berbagai negara di Eropa. Peristiwa industrialisasi tersebut ternyata sejalan dengan Revolusi Prancis yang menentang dan menghancurkan hak-hak istimewa yang dimiliki secara turun-temurun oleh sekelompok orang (kaum feodal), dan munculnya persamaan hak setiap warga negara sehingga hal ini merupakan hal awal demokratisasi di Eropa.

Dari kedua revolusi tersebut, kemajuan perekonomian melalui industrialisasi menyebabkan negara menjadi maju dan munculnya persamaan hak telah menyadarkan peranan setiap orang dalam menentukan kehidupannya. Oleh karena itu, hal tersebut dapat dikatakan sebagai awal dari modernisasi.

Perkembangan modernisasi selanjutnya tidak terbatas pada industrialisasi dan demokratisasi saja, tetapi menyangkut pula berbagai bidang kehidupan lain yang saling berhubungan. Dengan demikian, kemajuan suatu bidang kehidupan akan diikuti oleh bidang-bidang kehidupan lain, yaitu:
1. kemajuan ilmu pengetahuan maka akan diikuti oleh teknologi;
2. kemajuan material atau kebendaan yang digunakan setiap manusia harus diimbangi oleh sikap mental untuk menyesuaikan diri dengan benda yang dimilikinya; jika tidak, akan dianggap sebagai orang yang ketinggalan zaman atau ketinggalan kebudayaan.

Setiap perubahan yang terjadi di masyarakat tentu saja ada sisi baik dan sisi buruknya. Hal ini bergantung pada masyarakat sendiri yang menafsirkan modern. Salah menafsirkan kata modern akan mengakibatkan perilaku masyarakat yang tidak sesuai dengan budaya atau kepribadian bangsa. Modernisasi sebagai perubahan sosial dari keadaan tradisional atau praindustri ke masyarakat industri. Perubahan tersebut merupakan titik tolak perkembangan ke arah modernisasi. Untuk mencapai masyarakat modern, harus melalui transisi (peralihan) yang akan mengubah pola kehidupan masyarakat.

Masyarakat tradisional dianggap statis dan hampir tidak mengalami perubahan. Seperti halnya karakteristik masyarakat tradisional berorientasi pada pertanian dengan menggunakan metode yang dianggap belum berkembang.

Proses perubahan ke arah lebih maju daripada sebelumnya yang ditunjang oleh sikap dan perilaku masyarakat untuk menerima perubahan-perubahan tersebut merupakan suatu proses ke arah modern yang dinamakan modernisasi. Modernisasi dapat diartikan sebagai suatu sikap pikiran yang mempunyai kecenderungan untuk mendahulukan sesuatu yang baru dari yang bersifat tradisi dan satu sikap pikiran yang hendak menyesuaikan soal-soal yang sudah menetap dan menjadi kebutuhan-kebutuhan yang baru.

Dengan kata lain, modernisasi merupakan perubahan sosial yang terarah (directed change) yang didasarkan pada perencanaan (social planing). Modernisasi umumnya dihubungkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk suatu kemajuan masyarakat secara positif, begitu pula masyarakat secara terbuka menerima perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya.

Dengan demikian, ilmu pengetahuan dan teknologi dalam modernisasi memainkan peranan yang sangat penting di berbagai bidang kehidupan sehingga manusia sebagai pelaku modernisasi dituntut untuk selalu siap menerima perubahan-perubahan ke arah kemajuan yang positif.
Gejala modernisasi merupakan awal terjadinya perubahan- perubahan ke arah yang diketahui. Misalnya:
1. sikap masyarakat akan pentingnya pendidikan sekolah;
2. keinginan untuk hidup lebih baik;
3. adanya usaha untuk mengejar ketinggalan dari masyarakat lain;
4. menghargai pendapat orang lain;
5. tidak menganggap pendapat pribadi lebih baik daripada orang lain;
6. memandang bahwa kehidupan hari esok harus lebih baik dari- pada hari ini; dan lain-lain.

M. Kamal Hasan (dalam Pardoyo) menyatakan bahwa proses modernisasi Indonesia, antara lain sebagai berikut.
1. Berorientasi ke Depan
Kemajuan bangsa dan negara dengan jalan memperbaiki diri guna menyongsong hari esok yang lebih baik.
2. Memiliki Sikap Dinamis dan Aktif
Perbaikan diri dan kemajuan suatu negara harus dicapai dengan usaha dan kerja keras karena hal tersebut tidak akan datang sendiri tanpa adanya perjuangan.
3. Memberikan Tempat bagi Rasionalitas
Segala sesuatu yang berhubungan dengan pembangunan harus diperkirakan baik atau buruknya bagi manusia dan kehidupannya, tidak dirasakan atas dasar perasaan atau pendapat pribadi.
4. Mengembangkan Suatu Sikap Terbuka terhadap Pemikiran dan Hasil Penemuan Ilmiah.
Pendapat atau pemikiran orang lain yang dianggap baik bagi pembangunan dapat di terima sebagai suatu masukan guna melengkapi hasil pemikiran yang telah ada. Begitu pula halnya hasil penelitian merupakan kebenaran ilmiah yang bermanfaat bagi pelaksanaan modernisasi.
5. Memberikan Prioritas kepada Hal-Hal yang Telah Dicapai Seseorang, bukan Statusnya
Keberhasilan seseorang patut untuk ditiru sebagai langkah ke arah kemajuan dan jangan beranggapan bahwa suatu kemajuan berasal dari pendapat orang yang memiliki status sosial terhormat di masyarakat.
6. Memberikan Perhatian yang Terbesar kepada Persoalan Langsung dengan Skala Prioritas
Segala masalah yang terjadi dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang merupakan bidang kajian seseorang merupakan suatu hal yang sangat utama dibandingkan masalah-masalah lain yang bukan bidang garapannya.
7. Melibatkan Dirinya kepada Tujuan yang Mengatasi Tujuan Golongan
Tujuan yang lebih penting adalah tujuan yang lebih besar dan lebih utama dibandingkan dengan tujuan pribadi atau golongan sehingga seseorang dituntut untuk terlibat dalam segala kepentingan masyarakat dan negara.

Pembangunan nasional melalui modernisasi akan melibatkan beberapa aspek kehidupan, terutama yang dapat dinikmati dan dirasakan untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Adapun aspek-aspek kehidupan tersebut muncul sebagai gejala modernisasi, di antaranya meliputi bidang iptek, politik, dan ideologi, ekonomi, sosial, dan budaya.

Modernisasi tidak sama dengan reformasi yang menekankan pada faktor-faktor rehabilitasi. Modernisasi bersifat preventif dan konstruktif agar proses tersebut tidak mengarah pada angan-angan, sebaiknya modernisasi harus dapat memproyeksikan kecenderungan yang ada dalam masyarakat ke arah waktu-waktu yang mendatang. Menurut Soekanto, terdapat syarat-syarat suatu modernisasi sebagai berikut.
1. Cara berpikir yang ilmiah (scientific thinking) yang melembaga dalam kelas penguasa ataupun masyarakat. Hal ini menghendaki suatu sistem pendidikan dan pengajaran yang terencana dengan baik.
2. Sistem administrasi negara yang baik adalah sistem yang benar- benar mewujudkan birokrasi.
3. Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur serta terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu. Hal ini memerlukan penelitian yang terus-menerus agar data tidak tertinggal.
4. Penciptaan iklim yang favourable dari masyarakat terhadap modernisasi dengan cara penggunaan alat-alat komunikasi massa.
5. Tingkat organisasi yang tinggi, di satu pihak berarti disiplin, sedangkan di lain pihak berarti pengurangan kemerdekaan.
6. Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan perencanaan sosial (social planing).

 

Rangkuman :

  • Perubahan sosial dapat dikatakan sebagai suatu perubahan dari gejala-gejala sosial yang ada di masyarakat, dari yang bersifat sederhana sampai yang lebih kompleks.
  • Perubahan sosial dapat dilihat dari segi terganggunya kesinambungan di antara kesatuan sosial walaupun keadaannya relatif kecil.
  • Perubahan ini meliputi struktur, fungsi, nilai, norma, lembaga, dan semua aspek yang dihasilkan dari interaksi antarmanusia, organisasi atau komunitas, termasuk perubahan dalam hal budaya.
  • Wujud perubahan sosial yaitu sebagai berikut.
    • Perubahan yang terjadi secara lambat dan perubahan yang terjadi secara cepat.
    • Perubahan yang pengaruhnya kecil dan perubahan yang pengaruhnya besar.
    • Perubahan yang dikehendaki dan perubahan yang tidak dikehendaki.
  • Perubahan sosial terjadi dipengaruhi beragam
    faktor, seperti perubahan kependudukan, penemuan-penemuan baru, pertentangan (konflik), revolusi, perubahan akibat lingkungan fisik, peperangan, dan pengaruh kebudayaan masyarakat lain.
  • Di samping faktor-faktor yang memengaruhi perubahan sosial, terdapat pula faktor pendukung terjadinya proses perubahan sosial antara lain kontak dengan masyarakat luas, difusi, sistem pendidikan, sikap, toleransi, sistem stratifikasi sosial, heterogenitas penduduk, visi atau orientasi masa depan, dan disorganisasi keluarga, serta sikap mudah menerima hal-hal yang baru.
  • Perubahan sosial terjadi bukan tanpa hambatan. Terdapat beragam faktor yang dapat menghambat proses perubahan sosial, di antaranya kurangnya hubungan dengan masyarakat lain, sikap tradisional, adat atau kebiasaan, vested interest, sikap tertutup, dan hakikat hidup.

SD5 – IPA – Bab 4 – Pembuatan Makanan pada Tumbuhan.

SD Kelas 5 – IPA – Bab 4 – Pembuatan Makanan pada Tumbuhan.

Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

Setiap makhluk hidup membutuhkan makanan untuk bertahan hidup. Manusia memakan berbagai jenis makanan setiap hari. Hewan seperti kambing memakan rumput-rumputan segar. Bagaimana dengan tumbuhan seperti gambar di atas? Tentunya tumbuhan juga membutuhkan makanan. Bagaimana cara tumbuhan memperoleh makanan?

Tumbuhan juga memerlukan makanan agar tetap hidup. Tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri. Proses pembuatan makanan pada tumbuhan dinamakan fotosintesis. Bagaimanakah proses fotosintesis?

A. Fotosintesis.

Fotosintesis merupakan proses pembuatan makanan pada tumbuhan hijau. Proses fotosintesis ini memerlukan bantuan sinar matahari. Fotosintesis berlangsung di bagian daun. Namun proses ini terkadang juga terjadi di bagian lain yang mengandung klorofil. Klorofil merupakan zat warna warna hijau pada tumbuhan. Klorofil berfungsi untuk menyerap energi cahaya matahari. Perhatikan gambar di samping!
Fotosintesis memerlukan cahaya matahari, klorofil, air, dan karbon dioksida. Air diserap oleh akar dari dalam tanah. Air dari akar menuju daun. Karbon dioksida diserap dari udara oleh daun melalui mulut daun atau stomata. Melalui fotosintesis, air dan karbon dioksida kemudian diubah menjadi karbohidrat dan oksigen dengan bantuan energi cahaya matahari. Apabila energi cahaya matahari  tidak ada, energi cahaya yang lain dapat meng- gantikannya. Misalnya cahaya lampu neon. Oleh karena itu, fotosintesis dapat terjadi pada siang maupun malam hari. Reaksi fotosintesis dapat dituliskan sebagai berikut.

Air + Karbondioksida (diproses dg. Cahaya dan Clorofil) = Karbohidrat + Oksigen.

Dari reaksi fotosintesis di atas, dapat diketahui bahwa proses tersebut menghasilkan karbohidrat dan oksigen. Daun yang mengandung karbohidrat ini jika ditetesi larutan lugol atau yodium akan berubah warna menjadi ungu gelap. Percobaan berikut ini dapat membuktikan bahwa proses fotosintesis memerlukan cahaya.

Apa Itu Klorofil? Di dalam selembar daun, ada jutaan kantung kecil berisi zat berwarna hijau. Zat warna hijau ini disebut klorofil. Semua kantung hijau menyebabkan dedaunan berwarna hijau.

Sebagian gas oksigen hasil fotosintesis digunakan untuk pernapasan tumbuhan. Sisanya dibebaskan ke udara. Oksigen tersebut digunakan oleh makhluk hidup lainnya untuk bernapas. Sementara itu, kelebihan karbohidrat disimpan sebagai makanan cadangan. Di mana tumbuhan menyimpan makanan cadangan? Tempat penyimpanan makanan cadangan setiap tumbuhan berbeda-beda. Amati gambar di bawah! Gambar tersebut menunjukkan bahwa tumbuhan menyimpan makanan cadangan pada bagian- bagian yang berbeda. Tempat penyimpanan itu misalnya pada akar, buah, biji, atau batang.

Percobaan pembuktian fotosintesis pada daun. cari di youtube.

Akar (ketela pohon), buah, dan biji merupakan tempat menyimpan makanan cadangan.

Tumbuhan menyimpan cadangan makanan pada umbi, batang, biji atau buah. Cadangan makanan pada tumbuhan inilah yang dimanfaatkan oleh manusia untuk dimakan. Misalnya tumbuhan yang menyimpan makanan pada umbi akar adalah ketela atau singkong. Kita mungkin sering memakan singkong yang bisa dibuat keripik atau singkong goreng.
1. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada umbi.
Jenis tumbuhan umbi-umbian dibagi menjadi umbi batang, umbi akar dan umbi lapis.

  • a. Pengertian umbi batang adalah bagian batang tumbuhan yang menggembung karena dipakai untuk menyimpan cadangan makanan. Contohnya adalah tanaman kentang.
  • b. Pengertian umbi akar adalah bagian akar tumbuhan yang menggembung karena berfungsi sebagai menyimpan cadangan makanan. Contoh umbi akar adalah talas, wortel, dan ketela.
  • c. Pengertian umbi lapis adalah bagian batang yang menggembung berlapis-lapis karena dipakai untuk menyimpan cadangan makanan. Contohnya adalah bawang putih dan bawang merah.

2. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada batang adalah tebu dan sagu.
3. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada buah adalah pisang, jeruk, mangga, apel, rambutan, dan sebagainya.
4. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada biji adalah kacang hijau, kedelai, padi, dan kacang tanah.
5. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada daun adalah bayam, kangkung, kol, dan sawi.

 

B. Ketergantungan Manusia dan Hewan terhadap Tumbuhan Hijau.

Telah dijelaskan dalam materi sebelumnya bahwa fotosintesis menghasilkan oksigen. Selain digunakan oleh tumbuhan, sebagian oksigen dilepaskan ke udara di lingkungan sekitarnya. Oksigen dihirup oleh manusia dan hewan pada saat bernapas. Tanpa tumbuhan hijau, oksigen lama-kelamaan akan habis jika digunakan terus oleh manusia dan hewan. Namun, tumbuhan selalu menyediakan oksigen di alam. Jadi, manusia dan hewan membutuhkan tumbuhan hijau agar oksigen tetap tersedia di alam. Tumbuhan hijau juga merupakan sumber energi bagi manusia. Sebagian besar bahan makanan kita berasal dari tumbuhan. Bagian tumbuhan yang biasa digunakan
sebagai bahan makanan sebagai berikut.
1. Akar, contohnya wortel, lobak, dan singkong (ketela pohon).
2. Batang, contohnya tebu dan sagu.
3. Daun, contohnya bayam dan daun kol.
4. Bunga, contohnya kembang kol dan brokoli.
5. Buah, contohnya jeruk dan pisang.
6. Biji, contohnya kacang tanah dan kacang kedelai.
7. Tunas, contohnya rebung (tunas bambu) dan asparagus.

Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai bahan makanan biasanya merupakan tempat menyimpan makanan cadangan.

Selain manusia, hewan juga memperoleh sumber energi dari tumbuhan hijau. Hewan herbivora (hewan pemakan tumbuhan) bergantung secara langsung kepada tumbuhan. Apabila tidak ada tumbuhan, jenis-jenis hewan tersebut akan mati kelaparan. Akibatnya, jumlah jenis-jenis hewan herbivora akan semakin berkurang. Peristiwa ini akan menyebabkan hewan-hewan karnivora (hewan pemakan daging) menjadi kekurangan bahan makanan. Jadi, hewan-hewan karnivora secara tidak langsung juga bergantung kepada tumbuhan.

Demikian juga untuk makhluk hidup golongan omnivora (pemakan tumbuhan dan hewan lain). Mereka  dapat bergantung secara langsung maupun tidak langsung terhadap tumbuhan hijau. Bentuk ketergantungan herbivora, karnivora, dan omnivora terhadap tumbuhan hijau dapat dituliskan sebagai berikut.

Tumbuhan merupakan sumber energi bagi seluruh makhluk hidup di alam ini. Tumbuhan hijau umumnya tersedia dalam jumlah paling banyak dibandingkan jumlah makhluk hidup yang lain. Diskusikan dengan teman sekelompok mengenai hal-hal berikut.
a. Pengaruh bagi hewan herbivora jika jumlah tumbuhan sedikit.
b. Pengaruh bagi hewan karnivora jika jumlah tumbuhan sedikit.
b. Pengaruh bagi manusia jika jumlah tumbuhan sedikit.
Tulislah hasil diskusimu di buku kerja! Setelah itu, kumpulkan kepada bapak atau ibu guru.

Selain sebagai sumber energi, manusia memanfaatkan tumbuhan untuk berbagai keperluan berikut.
1. Bahan penyedap rasa, contohnya merica, pala, dan cengkeh.
2. Bahan obat-obatan, contohnya kencur, temulawak, dan kunyit.
3. Bahan sandang, contohnya serat tanaman kapas.
4. Bahan peralatan rumah tangga, contohnya kayu dan bambu.
Jadi, manusia tidak hanya membutuhkan tumbuhan sebagai sumber makanan saja. Manusia sangat tergantung pada tumbuhan untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu, manusia wajib menjaga kelestarian tumbuhan. Dengan demikian, kehidupan semua makhluk hidup juga tetap terjaga.

 

 

SD5 – IPA – Bab 3 – Alat Peredaran Darah pada Manusia.

SD5 – Alat Peredaran Darah pada Manusia.

Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

Di dalam tubuh kita terdapat darah. Darah merupakan cairan berwarna merah dan berasa asin. Darah mengalir di seluruh bagian tubuh. Di dalam tubuh, darah mengalir melalui alat peredaran darah. Perhatikan gambar di atas! Alat peredaran darah manusia terdiri atas jantung dan pembuluh darah. Apa fungsi jantung dan pembuluh darah itu? Apa fungsi darah bagi tubuh kita?

Darah dalam tubuh berfungsi mengangkut zat-zat penting ke seluruh bagian tubuh. Zat-zat penting tersebut di antaranya oksigen dan sari-sari makanan. Dalam pengangkutan tersebut diperlukan alat peredaran darah.

A. Alat peredaran darah dan Fungsinya.

Alat peredaran darah manusia meliputi pembuluh darah dan jantung. Pembuluh darah dan jantung mempunyai fungsi khusus. Bacalah uraian berikut untuk mengetahuinya!

 1. Jantung.

Jantung terletak di dalam rongga dada sebelah kiri. Ukuran jantung kira-kira sebesar kepalan tangan pemiliknya. Jantung tersusun atas kumpulan otot-otot yang sangat kuat dan disebut miokardia.

Jantung terdiri atas empat ruang, yaitu serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri. Antara bagian kanan dan kiri jantung dibatasi oleh sekat jantung. Sekat ini berfungsi mencegah bercampurnya darah yang mengandung banyak oksigen dan karbon dioksida. Perhatikan bagian- bagian jantung pada gambar di samping!

Otot penyusun bilik jantung lebih tebal daripada otot pada serambi jantung. Hal ini disebabkan tugas bilik jantung lebih berat. Tugas bilik tersebut yaitu memompa darah keluar dari jantung ke seluruh bagian tubuh.

Jantung berfungsi memompa darah. Jantung memompa darah dengan cara menguncup (berkontraksi) dan mengembang (berelaksasi). Apa yang terjadi ketika jantung menguncup dan mengembang? Lakukan kegiatan berikut untuk mengetahuinya!

Kontraksi dan relaksasi pada jantung mengakibatkan terjadinya denyut jantung atau denyut nadi. Ketika jantung memompa darah ke dalam pembuluh nadi, pembuluh tersebut ikut berdenyut. Dengan demikian, kamu dapat mengetahui denyut jantung  melalui denyut nadi. Denyut nadi dapat terasa dengan jelas ketika kamu menekan pembuluh nadi pada pergelangan tangan. Denyut tersebut juga terasa apabila bagian leher di bawah telinga ditekan.
Kecepatan denyut jantung tergantung kegiatan yang dilakukan. Ketika sedang beristirahat, jantung berdenyut kira-kira 60 sampai 80 kali setiap menit. Semakin aktif tubuh kita, denyut jantung juga semakin cepat.

2. Pembuluh Darah

Pembuluh darah merupakan saluran tempat mengalirnya darah dari jantung ke seluruh tubuh maupun sebaliknya. Ada dua macam pembuluh darah. Pembuluh tersebut yaitu pembuluh nadi (arteri) dan pembuluh balik (vena).
Pembuluh nadi atau arteri yaitu pembuluh yang membawa darah kaya oksigen keluar dari jantung, kecuali arteri pulmonalis. Arteri pulmonalis membawa darah kaya karbon dioksida dari jantung menuju paru-paru.
Pembuluh nadi yang paling besar disebut aorta. Pembuluh balik yaitu pembuluh darah yang membawa darah kaya karbon dioksida dari seluruh tubuh menuju jantung, kecuali vena pulmonalis. Vena pulmonalis membawa darah kaya oksigen dari paru-paru menuju jantung.

Pembuluh nadi dan pembuluh balik bercabang- Darah mengandung banyak oksigen cabang. Ujung cabang pembuluh yang terkecil disebut pembuluh kapiler. Panjang seluruh pembuluh darah manusia jika dihubungkan dari ujung ke ujung mencapai 160.000 km.

Antara pembuluh nadi dan pembuluh balik terdapat perbedaan-perbedaan pokok sebagai berikut.
Tabel Perbedaan Pembuluh Nadi dan Pembuluh Balik.

Pembuluh Nadi :
– Denyut terasa.
– Umumnya terletak di bagian dalam tubuh.
– Dinding tebal, kuat, dan elastis.
– Tekanan darahnya tinggi.
– Darah mengalir cepat.
– Membawa darah yang mengandung banyak oksigen, kecuali arteri pulmonalis.

Pembuluh Balik :
– Denyut tidak terasa.
– Terletak di dekat permukaan tubuh.
– Dindingnya tipis dan tidak elastis.
– Tekanan darahnya rendah.
– Darah mengalir lambat.
– Membawa darah yang mengandung banyak karbon dioksida, kecuali vena pulmonalis.

 

B. Gangguan pada Sistem Peredaran Darah dan Cara Pencegahannya.

1. Gangguan pada Darah dan Alat Peredaran Darah.

Beberapa gangguan pada jantung dan pembuluh darah.

  • a. Pelebaran pembuluh darah, dapat dibedakan menjadi ambeien (wasir) dan varises. Ambeien terjadi karena adanya pelebaran pembuluh darah balik di sekitar anus. Sementara itu, varises terjadi karena adanya pelebaran pembuluh darah balik di bagian kaki.
  • b. Anemia (kekurangan darah), dapat disebabkan oleh luka yang mengeluarkan banyak darah, kekurangan zat besi, atau adanya penyakit seperti kanker tulang.
  • c. Hipertensi (tekanan darah tinggi), ditunjukkan dengan tingginya tekanan darah. Besar kecilnya tekanan darah seseorang dapat diukur menggunakan tensimeter.
  • d. Penyakit jantung koroner, terjadi karena adanya penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh arteri koroner sehingga menyumbatnya.
  • e. Stroke, disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di otak sehingga saraf-saraf yang ada di otak tidak memperoleh cukup oksigen. Keadaan ini menyebabkan kerja saraf terganggu.

Lakukan kegiatan berikut agar kamu lebih memahami tentang penyakit atau gangguan pada sistem peredaran darah!

1. Anemia.

Yang pertama, adalah anemia. Anemia merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kekurangan darah, sehingga darah yang mengalir di pembuluh darah mengalami deficit, dan menyebabkan tidak optimalnya peredaran darah ke bagian-bagaian tubuh dan juga organ tubuh tertentu.

Penyebab anemia

Anemia sendiri disebabkan oleh beberapa hal, antara lain yang paling sering menyababkan anemia adalah : Keturunan, Kekurangan gizi dan mineral berupa makanan yang mengandung zat besi, Aktivitas yang berlebihan tanpa adanya asupan makanan yang sehat.

Pencegahan : Anemia merupakan salah satu jenis penyakit yang paling mudah untuk dicegah dan juga diobati. Berikut ini adalah beberapa cara mudah untuk mencegah dan juga menyembuhkan gejala-gejala anemia : Selalu atur asupan makanan dengan makanan yang bergizi tinggi; Istirahat cukup, dan hindari beraktivitas secara berlebihan; Minum suplemen penambah darah apabila diperlukan; Makan makanan yang memiliki kandungan zat besi tinggi, seperti daging merah dan kacang-kacangan; Rajin minum air putih.

 

2. Varises.

Varises merupakan salah satu kelainan dan juga penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah lainnya. Varises merupakan suatu kondisi dimana pembuluh darah vena memiliki gangguan atau hambatan dalam mengalirkan darah. Hal ini disebabkan karena adanya kelainan atau kesalahan pada katub pembuluh vena dalam mengatur peredaran darah sehingga menyebabkan peredaran darah pembuluh vena menjadi terhambat.

Penyebab : Ada beberapa penyebab munculnya varises pada pasien, antara lain : Faktor keturunan; Muncul tumor; Terlalu lama berdiri; Karena sedang berada dalam kondisi kehamilan
Gejala.

3. Hipertensi

Hipertensi (darah tinggi) merupakan salah satu jenis penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah yang paling “populer”. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit dimana kondisi tekanan darah yang mengalir pada pemmbuluh darah melebihi batas normal, dan menimbulkan berbagai komplikasi lainnya.

Penyebab : Ada beberapa penyebab dari hipertensi, yaitu : Faktor gen atau keturunan; Merokok dan minuman beralkohol; Makan makanan yang terlalu banyak lemak dan juga tidak sehat.

4. Hipotensi.
Hipotensi (darah rendah) merupakan kebalikan dari hipertensi, yaitu kondisi dimana tekanan darah yang mengalir pada pembuluh darah berada pada batasan di bawah normal. Biasanya penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah ini dapat terjadi karena beberapa hal, yaitu : Terjadi pendarahan; Diare yang disertai muntah; Kekurangan zat gizi penting bagi tubuh; Overdosis atau kelebihan konsumsi obat penurun tekanan darah.

5. Leukemia (Kanker Darah).
Leukemia juga sering disebut dengan kanker darah. Hal ini dsebabkan karena memang terdapat sel kanker yang menyerang bagian darah yang mengalir di pembuluh darah, terutama sel darah putih. Hal ini menyebabkan terjadinya pertumbuhan dari leukosit yang tidak normal yang disebabkan oleh : Virus karsinogenik; Adanya paparan zat radioaktif; Alkohol dan juga merokok berlebihan; Infeksi zat kimia beracun; Faktor gen atau keturunan.

6. Penyakit Jantung Koroner.
Penyakit jantung koroner merupakan jenis lainnya dari penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah. Lebih tepatnya adalah peredaran darah yang mengalir pada pembuluh darah koroner. Hal ini dapat menyebabkan penyakit ini adalah kondisi dimana pembuluh darah koroner mengalami penyumbatan, sehingga peredaran darah menjadi terganggu. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh : Pengerasan pembuluh nadi / arteri; Endapan lemak; Endapan zat kapur.

7. Gagal Jantung.
Selain penyakit jantung coroner, penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah lainnya adalah gagal jantung. Sesuai dengan namanya, gagal jantung terjadi ketika jantung pada tubuh seseorang gagal untuk bekerja secara optimal. Hal in imenyebabkan kekuatan kontraksi dari jantung menurun, yang dapat menyebabkan berkurangnya pasokan darah ke seluruh tubuh. Biasanya gangguan atau penyakit ini dapat menimbulkan gejala seperti : Cepat lelah; Penyebab dada sesak nafas; Bengkak pada bagian kaki; Pembengkakan paru-paru.

8. Hemofilia.
Hemofilia merupakan salah satu kelainan pada darah, apabila tidak ingin disebut sebagai penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah. Hemofilia merupakan kondisi dimana darah mengalami kesulitan untukmelakukan proses pembekuan. Hal ini dapat menyebabkan penderitanya mengalami pendarahan yang hebat dan tidak wajar, meskipun hanya mengalami luka kecil saja. Biasanya, penyebab hemofilia paling utama karena adanya faktor keturunan.

 

2. Menjaga Kesehatan Alat Peredaran Darah.

Menjaga kesehatan alat peredaran darah dapat dilakukan dengan berolahraga secara teratur. Berolahraga dapat membantu melancarkan peredaran darah. Berolahraga sebaiknya diawali dengan pemanasan. Pemanasan membuat kecepatan denyut jantung bertambah secara bertahap.
Menjaga kesehatan alat peredaran darah juga dapat dilakukan dengan menjaga kebiasaan makan sehari-hari. Makanan berlemak tinggi tidak baik bagi kesehatan jantung. Kandungan lemak yang berlebihan dalam tubuh dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah.
Nah, sekarang kamu telah mengetahui cara menjaga kesehatan alat peredaran darah. Lakukan kegiatan berikut agar kamu mengetahui lebih banyak cara menjaga alat peredaran darah!

 

Rangkuman:

1. Alat peredaran darah manusia meliputi jantung dan pembuluh darah.
2. Jantung terdiri atas empat ruang, yaitu serambi kiri, bilik kiri, serambi kanan, dan bilik kanan.
3. Serambi kiri dan bilik kiri berisi darah bersih (mengandung banyak oksigen).
4. Serambi kanan dan bilik kanan berisi darah kotor (mengandung banyak karbon dioksida).
5. Pembuluh nadi membawa darah bersih keluar dari jantung, kecuali arteri pulmonalis.
6. Pembuluh balik membawa darah kotor menuju jantung, kecuali vena pulmonalis.
7. Gangguan pada alat peredaran darah di antaranya ambeien, varises, anemia, hipertensi, jantung koroner, dan stroke.
8. Cara menjaga kesehatan alat peredaran darah yaitu dengan berolahraga secara teratur dan menjaga kebiasaan makan makanan sehat.

 

SD5 – IPA – Bab 2 – Pencernaan pada Manusia

SD5 – Alat Percernaan pada manusia. 

Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

Saat akan makan, pertama-tama yang kamu lakukan melihat makananmu. Setelah itu, kamu akan mencium aromanya kemudian mencicipinya. Setelah makanan berada di mulut, kamu akan mengunyah makanan tersebut. Pada akhirnya kamu menelan makananmu itu. Itulah awal perjalanan makanan menuju sistem pencernaan. Bagaimana perjalanan makanan di dalam sistem pencernaanmu? Apa saja makanan yang kamu perlukan agar tubuhmu sehat dan kuat?

Makanan yang masuk ke dalam tubuh kita akan diolah melalui proses pencernaan. Proses pencernaan adalah proses penghancuran makanan menjadi zat-zat makanan yang dapat diserap tubuh. Alat yang berfungsi untuk menghancurkan makanan ini disebut alat pencernaan. Selain alat-alat pencernaan, dalam tubuh kita juga terdapat kelenjar pencernaan. Misalnya, hati dan kelenjar pankreas. Kelenjar pencernaan membantu alat-alat pencernaan dalam mencerna makanan.

Panjang Saluran Pencernaan : Seluruh saluran pen- cernaan dari mulut sampai anus panjangnya antara 8,5 sampai 10 meter. Berarti, 5–6 kali tinggi badan kita. Saluran pencernaan menjadi ringkas karena melingkar-lingkar dalam rongga perut kita. Proses pencernaan makanan dari awal hingga akhir secara keseluruhan berlangsung antara 18 sampai 24 jam.

1. Mulut.

Makanan masuk ke dalam tubuh melalui mulut. Di dalam rongga mulut terdapat gigi, lidah, dan air ludah (air liur). Ketiga komponen itu berperan untuk mencerna makanan di dalam mulut. Gigi dan lidah mencerna makanan secara mekanis. Air ludah mencerna makanan secara kimiawi. Pencernaan secara mekanis merupakan pencernaan makanan dengan cara dikunyah oleh gigi dan dibantu lidah. Sementara itu, pencernaan kimiawi merupakan pencernaan makanan yang dilakukan oleh enzim.

a. Gigi.

Gigi berfungsi menghancurkan makanan yang masuk dalam rongga mulut. Berdasarkan bentuk dan fungsinya, gigi dibedakan menjadi tiga. Ketiga gigi tersebut yaitu gigi seri, gigi taring, dan gigi geraham. Gigi seri untuk memotong makanan, gigi taring untuk mengoyak makanan, dan gigi geraham untuk mengunyah makan- an. Gigi geraham dibedakan menjadi geraham depan dan geraham belakang.

Gigi tertanam pada rahang dan diperkuat oleh gusi. Bagian-bagian gigi yaitu mahkota gigi, tulang gigi, dan rongga gigi. Mahkota gigi tampak putih, halus, dan licin karena dilapisi email. Tulang gigi terletak di bawah lapisan email. Tulang gigi meliputi leher gigi dan akar gigi. Rongga gigi berada di bagian dalam gigi. Perhatikan gambar di bawah!

b. Lidah.

Lidah mempunyai beberapa fungsi seperti berikut.
1) Mengatur letak makanan saat dikunyah.
2) Membantu menelan makanan.
3) Mengecap rasa makanan.

Lidah peka terhadap panas, dingin, dan adanya tekanan. Lidah dapat mengecap makanan karena pada permukaannya terdapat bintil-bintil lidah. Pada bintil-bintil lidah terdapat saraf pengecap. Setiap permukaan lidah mempunyai kepekaan rasa yang berbeda. Perhatikan gambar di samping!

  • Rasa asin : lidah bagian depan dan samping.
  • Rasa pahit : lidah bagian belakang / pangkal.
  • Rasa Manis : lidah bagian ujung.
  • Rasa Asam : lidah bagian samping.
  • Silakan lihat gambar lidah disamping ini.

 

 

 

c. Air Liur.
Saat makanan dikunyah dalam mulut, makanan dibasahi oleh air liur. Makanan menjadi licin dan mudah ditelan. Selain itu, air liur mengandung enzim ptialin atau amilase. Enzim ini berfungsi untuk mencerna zat tepung (amilum) secara kimiawi menjadi zat gula. Itulah sebabnya, saat mengunyah nasi dalam waktu lama kita akan merasakan manis. Pencernaan seperti ini merupakan contoh pencernaan kimiawi.

 

2. Kerongkongan.

Kerongkongan merupakan penghubung antara rongga mulut dan lambung. Kerongkongan berupa saluran yang panjangnya kira-kira 20 cm. Kerongkongan terdiri atas otot yang lentur. Makanan yang berada di dalam kerongkongan akan didorong oleh dinding kerongkongan menuju lambung. Gerakan seperti ini disebut gerak peristaltik. Gerak peristaltik dilakukan oleh otot dinding kerongkongan.

 

3. Lambung.
Lambung adalah alat pencernaan berotot yang berbentuk seperti kantong. Bagian dalam dinding lambung berlipat-lipat. Bagian ini berguna untuk mengaduk makanan yang berasal dari kerongkongan. Dinding lambung juga menghasilkan asam klorida. Asam klorida atau asam lambung berguna untuk membunuh kuman-kuman yang masuk bersama makanan.
Selain itu, di dalam lambung terdapat enzim pepsin dan renin. Enzim renin berfungsi mengendapkan protein susu menjadi kasein. Enzim pepsin berguna untuk mengubah protein menjadi asam amino. Di dalam lambung ini terjadi pencernaan secara mekanik dan kimiawi.

 

4. Usus Halus. 
Setelah dicerna di lambung, makanan masuk ke usus halus. Usus halus ini sebenarnya sangat panjang, tetapi melipat-lipat di perut kita. Usus halus terdiri atas tiga bagian, yaitu usus dua belas jari, usus kosong, dan usus penyerap.
Di dalam usus dua belas jari, makanan dicerna secara kimiawi. Pencernaan itu dilakukan oleh getah empedu dan getah pankreas. Getah empedu dihasilkan oleh hati. Getah empedu berfungsi untuk mencerna lemak. Beberapa enzim yang dihasilkan getah pankreas sebagai berikut.
a. Enzim amilase, berfungsi mengubah zat tepung menjadi gula.
b. Enzim tripsin, berfungsi mengubah protein menjadi asam amino.
c. Enzim lipase, berfungsi mengubah lemak menjadi asam lemak.

Usus Buntu dan Apendiks.

Pada rangkaian alat pencernaan terdapat usus buntu. Usus buntu berada di awal usus besar dan ber- batasan dengan usus halus. Di bawah usus buntu terdapat apendiks (umbai cacing).

 

 

 

Setelah melewati usus dua belas jari, makanan sampai di usus kosong. Selanjutnya, makanan akan diurai proteinnya oleh enzim erepsin. Sementara itu, karbohidrat yang terkandung dalam makanan tersebut akan diurai oleh enzim maltase, sukrose, dan laktose. Setelah hancur dan lumat, makanan menuju usus penyerap.
Bagian dalam dinding usus penyerap berupa jonjot-jonjot. Di dalam jonjot-jonjot itu terdapat ujung pembuluh darah. Melalui pembuluh darah inilah terjadi penyerapan sari- sari makanan. Sari-sari makanan masuk dalam aliran darah dan diedarkan ke seluruh tubuh.

5. Usus Besar.
Usus besar merupakan kelanjutan dari usus halus. Usus besar terdiri atas usus besar naik, usus besar melintang, dan usus besar turun. Di dalam usus besar terjadi penyerapan air dan garam-garam mineral. Selanjutnya, sisa makanan dibusukkan oleh bakteri pembusuk di dalam usus besar. Hasil pembusukan berupa bahan padat, cair, dan gas.

6. Anus.
Bagian akhir dari saluran pencernaan berupa lubang keluar yang disebut anus. Sisa pencernaan dari usus besar dikeluarkan melalui anus. Bahan padat hasil pembusukan dikeluarkan sebagai tinja dan gas. Gas dikeluarkan berupa kentut. Sisa pencernaan yang berupa cairan disalurkan dan disaring dalam ginjal. Cairan yang tidak berguna dikeluarkan melalui lubang kemih berupa air seni.

 

B. Penyakit pada Alat Pencernaan.

Berbagai penyakit dan gangguan (kelainan) dapat menyerang alat pencernaan. Penyakit dan gangguan itu dapat disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi makanan yang tidak sehat. Selain itu, juga karena masuknya kuman penyakit ke dalam tubuh seperti bakteri dan virus. Di bawah ini beberapa penyakit yang dapat menyerang alat- alat pencernaan.

1. Mag (Radang Lambung).
Penyakit ini ditandai dengan gejala lambung terasa perih dan mual. Penyakit mag disebabkan kebiasaan makan yang tidak teratur. Jika kita tidak segera makan pada saat lapar, lambung menjadi kosong. Akibatnya, asam lambung (asam klorida) yang dihasilkan untuk mencerna makanan melukai lambung.

2. Apendisitis (Radang Umbai Cacing).

Radang pada umbai cacing ditandai dengan sakit pada perut sebelah kanan bawah dan biasanya disertai demam. Umbai cacing (apendiks) adalah tonjolan kecil pada usus buntu (sekum). Penyakit ini disebabkan adanya makanan yang masuk di apendiks dan membusuk. Pembusukan makanan di apendiks tersebut dapat mengakibatkan radang.

3. Disentri.

Penyakit disentri disebabkan oleh bakteri. Alat pencernaan yang diserang yaitu usus. Penyakit ini ditandai dengan muntah-muntah dan buang air besar terus- menerus. Disentri dapat dicegah dengan cara menjaga kebersihan makanan dan perlengkapan makan.

4. Sembelit.

Gejala penyakit sembelit yaitu susah buang air besar. Penyakit ini disebabkan makanan yang kita makan kurang berserat. Makanan kurang serat dapat mengganggu proses pencernaan. Serat makanan membantu penyerapan air di usus besar. Jika kadar serat makanan berkurang, sisa makanan kurang menyerap air. Akibatnya, sisa makanan menjadi padat sehingga sulit dikeluarkan. Contoh makanan berserat yaitu sayur-sayuran dan buah-buahan.

Kamu sudah mengetahui penyakit-penyakit pada alat pencernaan. Rawatlah alat pencernaanmu supaya terhindar dari penyakit-penyakit tersebut dengan cara berikut ini.
a. Makan makanan yang bergizi dan seimbang.
b. Menjaga kebersihan alat-alat makan dan bahan makanan.
c. Minum air putih dalam jumlah yang cukup.
d. Makan secara teratur.
e. Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi secara teratur.
f. Menghindari makanan yang terlalu panas dan dingin.
g. Mengurangi makanan yang mengandung banyak gula, misalnya permen dan cokelat.
h. Mencuci tangan sebelum makan.
i. Biasakan mengunyah makanan sampai halus agar mudah dicerna oleh lambung.
j. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat, misalnya buah-buahan dan sayur-sayuran.

Kamu telah mempelajari alat-alat pencernaan dan cara merawatnya. Alat-alat pencernaan itu mempunyai peran yang sangat penting. Di antaranya untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh kita. Makanan ini berguna untuk menjaga kesehatan tubuh.

 

C. Hubungan Makanan dan Kesehatan.
Setiap hari kita selalu membutuhkan energi atau tenaga untuk melakukan kegiatan. Oleh karena itu, kita harus cukup makan untuk mendapatkan energi. Makanan yang kita makan harus bergizi dan seimbang.

1. Makanan Bergizi.
Makanan bergizi sebagai sumber energi, bahan pembangun, pelindung tubuh, dan pengatur tubuh. Oleh karena itu, untuk memenuhi beberapa fungsi tersebut, kita harus makan makanan yang bergizi. Makanan yang bergizi yaitu makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan oleh tubuh. Adapun zat gizi yang diperlukan tubuh yaitu karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air.

a. Karbohidrat

Fungsi karbohidrat bagi tubuh sebagai berikut.
1. Sebagai sumber tenaga.
2. Sebagai makanan cadangan.
3. Untuk mempertahankan suhu tubuh.
Bahan makanan yang mengandung karbohidrat antara lain: gandum, beras, jagung, sagu, dan ketela pohon.

b. Lemak.

Lemak juga sebagai sumber tenaga. Lemak ini berfungsi sebagai makanan cadangan. Bahan makanan yang mengandung lemak antara lain: kelapa, kacang tanah, kuning telur, keju, dan daging.

Praktek : Menguji Kandungan Lemak pada Bahan Makanan.
1. Siapkan minyak goreng, air putih, buah jeruk, kacang tanah, dan kertas buram!
2. Buah jeruk diambil dagingnya. Kacang tanah diambil bijinya.
3. Oleskan bahan makanan tersebut di kertas sehingga terdapat bekas pada kertas! Setiap bahan makanan dioleskan pada kertas yang berbeda.
4. Selanjutnya, kertas dijemur sebentar agar air di kertas menguap. Bahan makanan yang mengandung lemak akan meninggalkan noda transparan pada kertas.
5. Amati bahan makanan yang mengandung lemak! Amati pula bahan makanan yang tidak mengandung lemak!
6. Tulislah kesimpulan dari kegiatan ini!
Catatan: Lakukan kegiatan ini di dalam laboratorium bersama gurumu!

c. Protein.

Protein berguna sebagai zat pembangun tubuh. Makanan yang berprotein berguna untuk pertumbuhan, perkembangan, dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Bahan makanan yang mengandung protein antara lain susu, daging, putih telur, dan kacang-kacangan terutama kedelai.

d. Mineral.

Mineral merupakan zat pengatur tubuh. Mineral diperlukan oleh tubuh dalam jumlah sedikit. Walaupun tubuh hanya membutuhkan sedikit, kita harus tetap memenuhinya. Jika tubuh kekurangan mineral, kesehatan akan terganggu. Beberapa mineral yang dibutuhkan oleh tubuh seperti tertera dalam tabel berikut.

Tabel 2.1 Beberapa Jenis Mineral, Sumber Bahan Makanan, dan Kegunaannya.
Mineral;  Sumber Bahan Makanan &  Kegunaan
1) Fosfor. 
Sumber : Ikan, kacang-kacangan, susu, dan keju.
Guna : Pertumbuhan sel-sel dalam tubuh.
2) Fluor :
Sumber Susu, kuning telur, ikan laut, dan otak.
Guna : Pembentukan tulang dan gigi, Mencegah kerusakan gigi.
3) Kalsium :
Sumber : Sayuran kol, wortel, kacang- kacangan, bawang, susu, dan keju.
Guna : Pembentukan tulang dan gigi.
4) Zat besi
Sumber : Sayuran hijau (bayam, kangkung).
Guna : Membantu kerja otot dan saraf, Membentuk sel darah merah, Mencegah penyakit kurang darah (anemia).
5) Yodium.
Sumber : Ikan laut, garam beryodium, dan sayuran hijau.
Guna : Mencegah penyakit gondok.

e. Vitamin.

Vitamin berfungsi sebagai zat pengatur dan pelindung tubuh. Vitamin dapat mencegah timbulnya penyakit. Sebaliknya, kekurangan vitamin (avitaminosis) dapat mengganggu kesehatan. Misalnya sariawan akibat tubuh kekurangan vitamin C. Kegunaan beberapa jenis vitamin seperti tabel berikut.
Tabel 2.2 Jenis Vitamin, Sumber Bahan Makanan, dan Kegunaannya.
1. Vitamin A.
Sumber : Hati, susu, mentega, minyak ikan, kuning telur, sayuran, wortel, buah-buahan yang berwarna merah seperti pepaya dan tomat.
Guna : Meningkatkan daya tahan tubuh;.  Menjaga kesehatan mata;  Menjaga kesehatan kulit.
2. Vitamin B1.
Sumber : Daging, hati, telur, susu, beras merah, bekatul, dan kacang hijau.
Guna : Membantu pencernaan makanan, Mencegah penyakit beri-beri, Meningkatkan nafsu makan.
3. Vitamin C.
Sumber : Buah-buahan dan sayuran segar seperti jeruk, nanas, cabai, tomat, dan pepaya.
Guna : Mencegah sariawan, Membantu daya tahan tubuh terhadap infeksi, Menjaga agar dinding pembuluh darah kuat, Menyembuhkan luka, Menjaga tulang, gigi, dan gusi agar tetap sehat.
4. Vitamin D.
Sumber : Minyak ikan, kuning telur, susu, mentega, dan ikan.
Guna : Membantu proses pertumbuhan tulang, Mencegah penyakit rakhitis dan osteoporosis, Membentuk dan memelihara tulang serta gigi.
5. Vitamin  E.
Sumber : Biji-bijian (terutama yang sedang berkecambah), telur, mentega, dan susu.
Guna : Mencegah kemandulan, Pelindung sel-sel darah merah, Menghaluskan kulit,  Menyuburkan rambut.
6. Vitamin K.
Sumber : Sayuran hijau, kacang kedelai, susu, kuning telur, bayam, kangkung, dan kubis. Guna : Membantu proses pembentukan darah.

f. Air.

Air berguna untuk melarutkan zat-zat makanan, melancarkan pencernaan makanan, dan mengatur suhu tubuh. Air dapat diperoleh dari air yang kita minum. Selain itu, air juga diperoleh dari bahan makanan seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Pada kondisi normal kita membutuhkan minimal 2,5 liter air setiap hari. Tubuh akan terasa lemas jika kita kekurangan air. Oleh karena itu, perbanyaklah minum, terutama air putih!

 

2. Makanan Bergizi Seimbang.

Makanan yang kita makan harus bergizi seimbang. Makanan dikatakan bergizi seimbang jika mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin dalam jumlah tertentu. Kebutuhan untuk tiap kelompok bahan makanan dapat digambarkan dalam piramida di samping.
Dari gambar di samping tampak bahwa karbohidrat sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Setelah itu, berturut-turut protein, lemak, mineral, dan vitamin. Dengan komposisi demikian, kita dapat memenuhi kebutuhan makanan bergizi seimbang.

Urutan Besar ke Kecil : Karbohidrat, Protein, Lemak, Mineral dan yang paling kecil Vitamin.

Menu makanan bergizi seimbang disajikan dalam menu empat sehat lima sempurna.
Menu makanan bergizi seimbang terdapat dalam empat macam makanan berikut.
a. Makanan pokok (nasi, jagung, singkong, roti, dan sagu).
b. Lauk pauk (daging, telur, ikan, tahu, dan tempe).
c. Sayuran (bayam, kangkung, dan buncis).
d. Buah-buahan (apel, mangga, pisang, dan pepaya).

Apabila kita sudah mengonsumsi empat macam makanan di atas, berarti makanan kita sudah memenuhi syarat kesehatan. Namun, bila ditambah susu, maka akan lebih sempurna. Makanan bergizi seimbang yang dilengkapi susu dinamakan makanan empat sehat lima sempurna.
Selain memenuhi persyaratan empat sehat lima sempurna, dalam menyusun menu makanan bergizi seimbang perlu memperhatikan hal-hal berikut.
a. Bersih dan bebas kuman penyakit.
b. Makanan mudah dicerna dalam tubuh.
c. Bervariasi sehingga tidak menimbulkan kebosanan.

Tubuh akan menjadi sehat jika mengonsumsi makanan bergizi dalam jumlah yang seimbang. Apabila kebutuhan gizi seseorang tidak mencukupi atau berlebihan, akan mengganggu kondisi kesehatannya. Kelebihan atau kekurangan salah satu zat gizi dapat mengakibatkan gangguan atau penyakit. Perhatikan tabel berikut!

Tabel 2.3 Jenis-Jenis Gangguan atau Penyakit Akibat Kelebihan atau Kekurangan Salah Satu Zat Gizi

1. Busung lapar, penyebabnya Kekurangan karbohidrat.
2. Kegemukan (obesitas) , penyebabnya Kelebihan karbohidrat dan lemak.
3. Sariawan , penyebabnya Kekurangan vitamin C.
4. Keropos tulang, penyebabnya Kekurangan kalsium (mineral).
5. Anemia, penyebabnya Kekurangan zat besi (mineral).
6. Rabun, penyebabnya senja Kekurangan vitamin A.
7. Penyakit gondok, penyebabnya Kekurangan yodium (mineral).

3. Cara Mengolah Makanan.
Makanan harus diolah dengan cara yang benar. Hal ini bertujuan agar kandungan zat gizinya tidak hilang. Setiap jenis makanan harus diolah sesuai dengan sifat-sifatnya. Sebagai contoh beras. Beras mengandung banyak vitamin B1. Vitamin ini sifatnya mudah larut dalam air. Sebaiknya, beras tidak dicuci terlalu lama dan tidak diremas-remas. Mencuci beras terlalu lama, apalagi dengan meremasnya akan melarutkan vitamin tersebut. Vitamin itu akan terbuang.

Memasak sayuran pun ada aturannya. Kandungan gizi dalam sayuran dapat dipertahankan jika diolah secara benar. Cara memasak sayuran yang benar sebagai berikut.
a. Sayuran dicuci terlebih dahulu sebelum dipotong.
b. Memasak sayuran tidak terlalu lama atau jangan terlalu matang.
c. Saat memasak sayuran sebaiknya panci dalam keadaan tertutup.

Sayuran yang telah matang sebaiknya diletakkan di piring bersih. Sayuran tersebut juga harus disimpan dalam lemari yang bersih. Ada beberapa jenis sayuran yang dapat dimakan mentah. Sayuran jenis ini biasa digunakan sebagai lalapan. Contoh lalapan yaitu kol, selada, kacang panjang, dan daun kemangi. Hati-hatilah kalau kamu ingin makan sayuran mentah ini! Sebaiknya, sayuran mentah ini kamu cuci sampai bersih sebelum dimakan.

Rangkuman :

1. Proses pencernaan adalah proses penghancuran makanan menjadi zat-zat makanan yang dapat diserap tubuh.
2. Sistem pencernaan manusia terdiri atas alat-alat pencernaan berikut.
a. Mulut, tempat mencerna makanan secara mekanik dan kimiawi. Pencernaan mekanik menggunakan gigi dan lidah. Pencernaan kimiawi menggunakan air ludah.
b. Kerongkongan, saluran untuk jalan makanan dari mulut ke lambung dengan adanya gerakan peristaltik.
c. Lambung, tempat mengaduk makanan secara mekanik dan kimiawi.
d. Usus halus, tempat penyerapan sari-sari makanan.
e. Usus besar, tempat penyerapan air dan garam-garam mineral serta pembusukan sisa makanan.
f. Anus, tempat untuk mengeluarkan kotoran (sisa-sisa makanan).

3. Penyakit-penyakit yang menyerang organ pencernaan antara lain: mag, disentri, apendisitis, dan sembelit.

4. Cara-cara merawat organ pencernaan sebagai berikut.
a. Makan makanan yang bergizi seimbang.
b. Menjaga kebersihan alat-alat makan dan bahan makanan.
c. Makan secara teratur.
d. Menghindari makanan yang terlalu panas dan dingin.
e. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak serat.
5. Zat-zat yang diperlukan tubuh yaitu karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, dan air.

 

 

 

 

 

 

 

Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :

 

 

 

Alat Pernafasan Pada Hewan – Materi Pelajaran SD Kelas 5

SD5 – Alat Pernafasan Pada Hewan.

Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

Hewan juga bernapas seperti halnya manusia. Hewan tertentu memiliki alat pernapasan khusus sesuai tempat hidupnya. Hewan-hewan yang memiliki alat pernapasan khusus yaitu ikan dan cacing tanah.

 

Alat Pernafasan pada Ikan.

Ikan memiliki alat pernapasan berupa insang. Insang terletak di sebelah kanan dan kiri kepala.  Insang ini  berjumlah  empat pasang. Bagian-bagian insang berbentuk lembaran yang disebut lembaran insang. Pada lembaran insang terjadi pertukaran udara. Ikan juga mempunyai gelembung renang untuk menyimpan oksigen dan mengatur gerak.
Ikan memperoleh oksigen dari dalam air. Mekanisme pernapasan ikan melalui beberapa tahap. Mula-mula ikan membuka mulutnya untuk mengambil air. Air kemudian mengalir masuk ke rongga mulut menuju lembaran insang. Setelah itu, air keluar melewati tutup insang. Ketika air melewati lembaran insang, oksigen diikat oleh Hb (hemoglobin) darah. Pada saat yang sama, Hb juga melepaskan karbon dioksida ke air.

Apakah Labirin Itu? Labirin berupa lipatan- lipatan tidak teratur yang me- rupakan perluasan rongga insang. Lipatan-lipatan itu terletak di atas rongga insang. Labirin berguna untuk menyimpan udara.
Bagi ikan-ikan yang hidup di air keruh atau di rawa-rawa, labirin sangat membantu untuk bernapas. Di tempat- tempat tersebut kandungan oksigennya kurang. Oleh karena itu, ikan sering menuju permukaan air untuk meng- ambil oksigen dari udara. Oksigen tersebut disimpan dalam labirin. Ikan yang me- miliki labirin, misalnya ikan gabus dan lele.

 

Pernafasan pada Cacing Tanah.

Cacing tanah bernapas melalui permukaan tubuhnya. Cacing tanah memiliki kulit yang tipis. Pada permukaan kulit cacing tanah terdapat banyak pembuluh darah. Kulit cacing tanah juga menghasilkan lendir. Oleh karena itu, kulit terlihat basah dan lembap. Kondisi ini menyebabkan cacing dapat menyerap oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida secara langsung melalui permukaan kulit. Itulah sebabnya cacing membutuhkan tempat lembap atau basah. Tempat lembap membantu proses pernapasan agar dapat berlangsung dengan baik.

Kamu telah mempelajari alat pernapasan pada ikan dan cacing. Alat pernapasan berbagai hewan berbeda-beda tergantung tempat hidupnya. Pada umumnya, hewan air bernapas menggunakan insang. Sementara itu, burung-burung yang dapat terbang bernapas menggunakan paru-paru dan pundi-pundi udara. Hewan yang hidup di air dan di darat bernapas menggunakan paru-paru dan kulit. Contoh hewan yang bernapas dengan paru-paru dan kulit adalah katak.

Rangkuman :

  • Bernapas merupakan kegiatan menghirup oksigen (O2 ) dan melepaskan karbon dioksida (CO2).
  • Alat pernapasan manusia terdiri atas hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Hidung merupakan tempat keluar masuknya udara pernapasan.
  • Rambut hidung dan selaput lendir berfungsi untuk menyaring udara yang masuk. Tenggorokan (trakhea) bercabang menjadi dua bagian disebut bronkus.
  • Bronkus bercabang-cabang membentuk bronkiolus.
  • Ujung bronkiolus berupa kantung berdinding tipis yang disebut alveolus. Alveolus merupakan tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida.
  • Alat pernapasan ikan berupa insang.
  • Cacing bernapas menggunakan kulitnya yang tipis dan lembap.

Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :

Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :


SD5 – Alat Pernafasan Pada Manusia

SD5 – Alat Pernafasan Pada Manusia.

Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

Pilek membuat hidung tersumbat. Hidung yang tersumbat mengganggu proses pernapasan. Akibatnya kita tidak dapat bernapas dengan lega. Mengapa demikian? Apa hubungan antara hidung tersumbat dan proses pernapasan?

Hidung merupakan salah satu alat pernapasan. Jika hidung kita sehat, kita dapat bernapas dengan lega. Sebaliknya jika hidung tersumbat, kita akan sulit bernapas. Menurutmu apa yang dimaksud dengan bernapas itu? Alat apa saja yang digunakan untuk bernapas?

Alat Pernapasan pada Manusia.

Bernapas adalah kegiatan menghirup udara dan mengeluarkan udara. Udara mengandung berbagai komponen gas, salah satunya adalah oksigen (O2). Oksigen inilah yang diperlukan oleh tubuh. Oksigen masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan. Selanjutnya, pernapasan menghasilkan karbon dioksida (CO2) yang dikeluarkan dari dalam tubuh. Bernapas menggunakan alat-alat pernapasan. Apa saja alat-alat pernapasan itu?

 1. Alat Pernapasan.

a. Hidung.
Hidung merupakan tempat keluar masuknya udara pernapasan. Udara masuk melalui lubang hidung menuju rongga hidung. Di dalam rongga hidung terdapat rambut hidung dan selaput lendir. Rambut hidung dan selaput lendir berfungsi menyaring udara yang masuk agar bebas dari debu dan kuman. Dengan demikian, udara yang kita hirup bersih dari kotoran, debu, maupun kuman penyakit. Di dalam hidung udara juga mengalami penyesuaian suhu dan kelembapan.

b. Tenggorokan (Trakhea).
Udara pernapasan dari hidung turun ke tenggorokan (trakhea). Tenggorokan me- rupakan sebuah saluran yang panjangnya kira-kira 9 cm. Pada tenggorokan terdapat bulu-bulu halus. Bulu-bulu halus berfungsi menyaring udara dari kotoran yang masih dapat lolos ke tenggorokan. Ujung trakhea bercabang menjadi dua bagian. Cabang- cabang ini disebut bronkus. Bronkus kanan menuju paru-paru kanan. Bronkus kiri menuju paru-paru kiri.

 

c.Paru-Paru.
Paru-paru terdapat di dalam rongga dada di atas diafragma. Diafragma adalah sekat antara rongga dada dan rongga perut. Paru-paru ada dua buah yaitu paru- paru kiri dan paru-paru kanan. Paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir. Paru-paru kanan terdiri atas tiga gelambir. Paru-paru dibungkus oleh selaput paru-paru yang disebut pleura.
Di dalam paru-paru terdapat cabang-cabang bronkus yang disebut bronkiolus. Bronkiolus juga memiliki percabangan yang jumlahnya sangat banyak. Cabang-cabang tersebut sangat halus dan tipis. Tiap- tiap ujung cabang membentuk kantung berdinding tipis yang disebut alveolus.

Alveolus merupakan gelembung yang sangat tipis. Gelembung tersebut diselimuti pembuluh kapiler darah. Pada alveolus terjadi pertukaran gas O2 dan CO2. Perhatikan gambar di samping!

Pada saat udara yang kita hirup sampai di alveolus, oksigen melewati dinding kapiler darah. Oksigen diikat oleh hemoglobin (Hb) darah. Setelah itu, darah akan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Dalam tubuh, oksigen digunakan untuk proses pembentukan energi. Pada proses tersebut dihasilkan
energi dan gas karbon dioksida (CO2). CO2 tersebut diikat kembali oleh hemoglobin darah. Setelah itu, darah  akan membawa CO2 ke paru-paru. CO2 dari paru-paru menuju tenggorokan, kemudian ke lubang hidung untuk dikeluarkan dari dalam tubuh.

 

2. Proses Pernapasan.

Masuknya O2 dan  keluarnya CO2 pada saluran pernapasan terjadi pada  saat  berlangsungnya proses pernapasan. Proses-proses ini diatur oleh otot diafragma dan otot di antara tulang rusuk. Perhatikan gambar berikut!

Pada saat menarik napas otot diafragma mengerut. Akibatnya, diafragma mendatar, rongga dada membesar, dan udara masuk paru-paru. Selain itu, paru-paru dapat pula terisi udara dengan mengerutnya otot antartulang rusuk. Otot antartulang rusuk yang mengerut menyebab- kan rongga dada membesar dan udara masuk ke dalam paru-paru. Proses masuknya udara pernapasan ke dalam paru-paru disebut inspirasi.

 

Pada saat mengembuskan napas, otot diafragma dan otot antartulang rusuk mengendur. Akibatnya, rongga dada mengecil dan paru-paru mengempis   sehingga  CO2  dalam paru-paru terdorong keluar. Proses tersebut merupakan proses ekspirasi.

 

3. Ganguan Pernafasan.

Proses pernapasan dapat terganggu jika ada salah satu alat pernapasan mengalami gangguan. Gangguan tersebut dapat disebabkan oleh kuman maupun polusi udara. Beberapa gangguan maupun penyakit pada alat pernapasan sebagai berikut.
a. Influenza (flu) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Orang yang terserang flu akan mengalami demam, menggigil, batuk, sakit kepala, bersin-bersin, serta nyeri punggung. Lendir yang keluar dari hidung menutup lubang hidung sehingga udara terhalang masuk dan mengganggu pernapasan.
b. Sesak napas merupakan gangguan pernapasan karena udara yang tercemar oleh asap. Asap dapat berasal dari pembakaran sampah, kendaraan bermotor, dan rokok. Selain asap, debu juga dapat mengakibatkan sesak napas.
c. Asma yaitu gangguan pernapasan karena penyempitan saluran pernapasan. Menyempitnya saluran pernapasan dapat terjadi karena beberapa hal berikut.
1) Udara yang tercemar oleh asap dan debu.
2) Udara yang terlalu dingin.
3) Keadaan jiwa penderita, misalnya stres dan tekanan emosi.
d. Radang paru-paru karena bakteri Tuberkulosis. Radang yang disebabkan oleh bakteri ini biasa disebut TBC paru-paru.
e. Bronkitis yaitu adanya peradangan pada batang tenggorok (bronkus).
f. Polip merupakan penyempitan saluran pernapasan akibat terjadinya pembengkakan kelenjar limfe.

Gangguan pada alat-alat pernapasan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, jagalah kesehatan alat pernapasanmu dengan membiasakan diri berpola hidup sehat! Pola hidup sehat tersebut di antaranya sebagai berikut.
a.     Berolahraga secara teratur.
b.     Menjaga sirkulasi udara di rumah.
c.     Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
d.     Istirahat teratur.
e.     Mengenakan masker saat berkendaraan.
f.      Tidak merokok.

Bahaya Merokok :
Rokok mengandung 200 bahan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok yaitu tar, nikotin, dan karbon monoksida.
•    Tar merupakan bahan yang bersifat lengket dan menempel pada paru- paru.
•    Nikotin merupakan bahan yang memengaruhi saraf dan peredaran darah. Zat ini dapat memicu timbulnya kanker paru-paru.
•    Karbon monoksida me- rupakan zat yang mem- buat darah tidak mampu mengikat oksigen.
Rokok memiliki efek racun yang membuat pengisap rokok mengalami 14 kali risiko lebih besar menderita kanker.

 

Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :


SD5. Tema 1 – Wujud Benda dan Cirinya – Pembelajaran 4

SD Kelas 5 Sub Tema 1 Wujud Benda dan Cirinya.

Pembelajaran 4.

Hari ini Pak Tagor mengajak anak-anak untuk melakukan kegiatan di luar kelas. Anak-anak menyambutnya dengan gembira. Di mana mereka akan melakukan kegiatan?

Oh, ternyata mereka menuju ke belakang sekolah. Di sana terdapat hamparan sawah dan sungai. Namun sayang, sawahnya tidak lagi subur. Sungainya pun juga tercemar.

Siti dan teman-teman telah memahami bahaya perilaku membuang sampah ke sungai. Pak Tagor menceritakan salah satu bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan jika berlebihan dalam menggunakannya, yakni pestisida. Simak cerita Pak Tagor di bawah ini.

Judul Bacaan : DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN PESTISIDA.

Pestisida merupakan bahan kimia beracun yang digunakan untuk mengendalikan jasad pengganggu yang merugikan kepentingan manusia. Di Indonesia petani yang paling banyak menggunakan berbagai jenis pestisida ialah petani sayuran, petani tanaman pangan, dan petani tanaman hortikultura buah-buahan. Pestisida memang banyak memberi manfaat dan keuntungan. Keuntungan itu di antaranya: cepat menurunkan populasi jasad pengganggu tanaman, mudah dan praktis cara penggunaannya, mudah diproduksi secara besar-besaran, serta mudah diangkut dan disimpan. Manfaat lain adalah secara ekonomi penggunaan pestisida relatif menguntungkan.
Namun, bukan berarti penggunaan pestisida tidak menimbulkan dampak buruk. Akhir-akhir ini disadari bahwa pemakaian pestisida, khususnya pestisida sintetis, ibarat pisau bermata dua. Di balik manfaatnya yang besar bagi peningkatan produksi pertanian, terselubung bahaya mengerikan.

Dampak buruk penggunaan pestisida dapat dikelompokkan atas 3 bagian sebagai berikut.
1. Pestisida berpengaruh negatif terhadap kesehatan manusia.
2. Pestisida berpengaruh buruk terhadap kualitas lingkungan.
3. Pestisida meningkatkan perkembangan populasi jasad penganggu tanaman.

Disadur dari: usitani.wordpress.com

1. Apakah pestisida itu? Pestisida atau pembasmi hama adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, atau membasmi organisme pengganggu. Nama ini berasal dari pest (“hama”) yang diberi akhiran -cide (“pembasmi”). Sasarannya bermacam-macam, seperti serangga, tikus, gulma, burung, mamalia, ikan, atau mikrobia yang dianggap mengganggu.

2. Mengapa penggunaan pestisida yang berlebihan akan berdampak negatif?
3. Apa saja dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan pestisida yang berlebihan?

Menyebabkan dampak negative sebagai berikut : 1) Dapat meracuni manusia dan hewan domestic
Meracuni organisme yang berguna, misalnya musuh alam,I hama,lebah dan serangga yang membantu penyerbukan, dan satwa liar yang mendukung fungsi kelestarian alam. 2) Mencemari lingkungan dengan segala akibatnya, termasuk residu pestisida. 3) Menimbulkan strain hama baru yang resisten terhadap pestisida. 4) Menimbulkan terjadinya resurgensi hama atau peristiwa meningkatnya populasi hama setelah diperlakukan dengan pestisida tertentu. 5) Menyebabkan terjadinya ledakan hama sekunder dan hama potensial. 6). Memerlukan biaya yang mahal karena sifat ketergantungan keberhasilan budi daya tanaman pada pestisida.

Beberapa pemakaian zat yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam:
1. Pembersih.
Salah satu contoh bahan pembersih adalah detergen. Detergen mengandung bahan aktif ABS (Alkil Benzena Sulfonat). Bahan ini merupakan bahan kimia yang sulit terurai oleh mikroorganisme, sehingga menyebabkan pencemaran air dan tanah. Selain itu, busa yang berlimpah dapat menutup permukaan air dan mengakibatkan pencemaran lingkungan.

2. Pewangi / Parfum.
Pewangi dalam bentuk semprot mengandung kloro fluoro karbon (CFC). Bahan ini menyebabkan tipisnya lapisan ozon. lapisan ozon yang semakin tipis bahkan jika berlubag, sangat berbahaya bagi kehidupan dibumi.

3. Pestisida.
Penggunaan pestisida yang berlebihan, dapat menyebabkan hama kebal terhadapnya, bahkan memicu munculnya spesies baru. Spesies ini hanya bisa dikendalikan dengan pestisida dalam dosis yg lebih tinggi lagi. Hal ini tentunya akan menimbulkan pencemaran yang lebih besar baik terhadap lingkungan ataupun manusia.Perilaku atau kegiatan manusia yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam.

Perilaku atau kegiatan manusia yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam.

  • Menebang pohon secara liar.
  • Tidak menaati undang2 mengenai alam .
  • Tidak melakukan Terasering di tanah curam, Tidak melakukan Lahan berpindah.
  • Membuang limbah tanpa di uraikan kembali.
  • Penebangan pohon liar
  • Membuang sampah sembarangan.
  • Menangkap ikan secara besar2an.
  • Pembakaran hutan liar.
  • Asap pabrik.
  • Asap kendaraan.

Dampak Penebangan Hutan Secara Liar adalah sebagai berikut :

1. Hilangnya kesuburan tanah.
Ketika hutan di babat pohon-pohonnya, hal ini mengakibatkan tanah menyerap sinar matahari terlalu banyak sehingga menjadi sangat kering dan gersang. Hingga nutrisi dalam tanah mudah menguap. Selain itu, hujan bisa menyapu sisa-sisa nutrisi dari tanah. Oleh sebab itu, ketika tanah sudah kehilangan banyak nutrisi, maka reboisasi menjadi hal yang sulit dan budidaya di lahan itu menjadi tidak memungkinkan.

2. Turunnya sumber daya air.
Pohon sangat berkontribusi dalam menjaga siklus air, melalui akar pohon menyerap air yang kemudian di alirkan ke daun dan kemudian menguap dan dilepaskan ke lapisan atmosfer. Ketika pohon-pohon ditebang dan daerah tersebut menjadi gersang, maka tak ada lagi yang membantu tanah menyerap lebih banyak air, dengan demikian, akhirnya menyebabkan terjadinya penurunan sumber daya air.

3. Punahnya keaneka ragaman hayati.
Meskipun hutan hujan tropis hanya seluas 6% dari permukaan bumi, tetapi sekitar 80-90% dari spesies ada di dalamnya. Akibat penebangan liar pohon secara besar-besaran, ada sekitar 100 spesies hewan menurun setiap hari, keanekaragaman hayati dari berbagai daerah hilang dalam skala besar, banyak mahluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan telah lenyap dari muka bumi. (baca : cara mencegah hutan gundul)

4. Mengakibatkan banjir.
Salah satu fungsi hutan adalah menyerap dengan cepat dan menyimpan air dalam jumlah yang banyak ketika hujan lebat terjadi. Namun ketika hutan digunduli, hal ini tentu saja membuat aliran air terganggu dan menyebabkan air menggenang dan banjir yang mengalir ke pemukiman penduduk. (baca : penyebab banjir )

5. Global Warming.
Deforestasi juga berdampak pada pemanasan global. Pohon berperan dalam menyimpan karbondioksida yang kemudian digunakan untuk menghasilkan karbohidrat, lemak dan protein yang membentuk pohon, dalam biologi proses ini disebut fotosintesis. Ketika terjadi deforestasi, banyak pepohonan yang dibakar, ditebang, yang mengakibatkan lepasnya karbondioksida di dalamnya, hal ini menyebabkan tingginya kadar karbondioksida yang ada di atmosfir. Dengan melihat dampaknya yang sangat mengerikan, maka pelestarian hutan perlu dan Harus segera dilaksanakan. Eksploitasi hutan yang terus menerus terjadi, berlangsung sejak dahulu hingga sekarang tanpa dibarengi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak.

Pembalakan liar yang dilakukan manusia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan hutan. Padahal sudah kita ketahui, hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi, sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi, melainkan juga penghasil oksigen, penahan lapisan tanah, dan menyimpan cadangan air. Alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian semakin merebak dari dulu hingga kini, demikian pula penebangan hutan semakin tak terkendali, baik untuk memenuhi kebutuhan industri kayu , untuk bahan bagunan, bahan perkakas rumah tangga, maupun untuk bahan bakar. Kita bisa menghitung berapa volume kayu untuk semua kebutuhan tadi, dan berapa dari luar Jawa yang masuk, dan berapa yang dihasilkan oleh Perhutani.

Dampak Perburuan Burung secara liar : Burung di hutan menjadi sepi tanpa kicau burung (silent forest), juga mengganggung keseimbangan hutan / alam; yaitu burung yang menjadi penebar biji-bijian dan tumbuh tidak ada lagi, demikian juga penyerbukan tanaman menjadi terganggung akibat tidak adanya burung.

 

Anak-anak sangat senang belajar di luar kelas. Mereka merasa dekat dengan alam. Namun, di samping itu mereka juga sedih. Sawah yang sebelumnya menjadi tumpuan kehidupan ekonomi masyarakat kini sudah tidak lagi produktif, karena sudah tidak subur lagi.

Oleh karena sawahnya tidak lagi produktif, banyak masyarakat yang berpindah profesi dan bahkan ada yang berpindah tempat. Ada yang beralih profesi menjadi tukang bangunan, pedagang asongan, dan lain-lain. Ada juga yang mencari pekerjaan dan berpindah tempat tinggal ke kota.

Keseimbangan alam yang terganggu pada akhirnya juga mengakibatkan perubahan pada perilaku manusia.

1. Sosial .
Dahulu : Interaksi dan komunikasi dilakukan dengan tatap muka langsung (kunjungan) –
Sekarang : Dengan majunya teknologi komunikasi, interaksi dan komunikasi dilakukan dengan alat komunikasi, seperti telepon.
Masa Depan : Ketergantungan manusia akan alat komunikasi modern semakin besar.

2. Ekonomi :
dulu; kegiatan ekonomi dilakukan dgn sistem barter.
sekarang: kegiatan ekonomi dilakukan dengan mnggunakan uang.
masa depan : mungkin dilakukan dengan sistem online kalau jual beli barang cukup dengan transfer uang.

3. Pendidikan :
dulu; seorang guru lebih terdorong untuk mengabdikan diri dan guru sekrang: meningkatkn kecerdasan perstasi dan keterampilan.
masa depan : mempersiapkan siswa dengan menghadapi persaingn globalisasi.

4. Budaya :
dulu ; kehidupan berhubungan langsung dengan alam.
sekarang : alam dikendalikan dengan pengetahuan manusia menunjang kehidupan yang lebih baik.
masa depan: segala sesuatu bersifat canggih dan serba praktis.

Bagaimana Sikapmu ? Setuju atau tidak ?   apa alasannya.

1. Media massa dan elektronik memilik peran yang besar dalam mempengaruhi perubahan perilaku manusia.
Setuju. Karena penduduk bumi sekarang di era informasi, sangat tergantung akan media informasi dan elektronik, hampir tiap hari mereka menggunakannya.

2. Pendidikan bukan alat yang tepat untuk mengubah perilaku manusia.
Tidak Setuju. Pendidikan merupakan salah satu faktor untuk mengubah perilaku, misalnya kesehatan sekarang lebih maju. Kedokteran canggih yang dulu tida bisa di lakukan saat ini bisa dilakukan. Kemampuan menguasai teknologi hanya bisa terjadi apabila masyarakat mendapatkan pendidikan yang baik.

3. Perubahan perilaku manusia selalu berdampak negatif.
Tidak Setuju; Perilaku manusia berusaha untuk menjadi lebih baik; meskipun ada sebagian kecil yang berpikir negatif, atau tanpa sengaja berdampak buruk.

4. Orang yang tidak mau berubah adalah orang yang tidak mau maju.
Setuju. Orang harus berubah, terlebih berubah ke hal yang lebih baik dan maju.

5. Penggunaan teknologi modern cenderung merusak lingkungan alam.
Tidak Setuju. Teknologi modern bila di gunakan secara baik maka dampaknya juga baik, yang bukan teknologinya tetapi cenderung tujuan manusia sendiri yang salah, sebagai contoh teknologi nuklir bisa untuk sumber tenaga listrik, tetapi juga bisa untuk membuat Bom yang merusak.

 

Contoh : DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN SMARTPHONE.

Dewasa ini kemajuan teknologi tidak terbendung khususnya perkembangan gadget atau lebih di kenal dengan nama smartphone.Gadget canggih udah bukan barang mewah lagi, sampai anak kecil pun udah pada punya gadget. Gadget yang beredar sekarang rata-rata berharga ratusan ribu untuk yang paling murah, hingga jutaan rupiah untuk gadget kelas menengah ke atas. Hal itu karena para produsen smartphone berlomba-loba untuk menggaet konsumen lebih banyak dengan menghadirkan smartphone yang murah-meriah yang di khususkan untuk kalangan menegah ke bawah agar mereka tidak ketinggalan teknologi dan dapat mengikuti perkembanagan teknologi. Gadget yang beredar saat ini rata-rata mempunyai sistem operasi Blackberry OS dengan Blackberry, Android OS dengan banyak vendor yang menggunakannnya seperti Samsung, Sony, HTC, dll serta IOS dengan Applenya. Masing-masing dari Operating System Smartphone tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Akan tetapi pada kesempatan kali ini akan di bahas bahaya penggunaan smartphone baik pada kalangan dewasa maupun anak-anak. Smartphone saat ini sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidup kita. Mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur, saat berada di mana saja , kapan saja kita selalu tidak ketinggalan memainkan smartphone kita. Akan tetapi tahukah anda bahwa di balik kebiasaan kita yang hampir setiap hari tidak bisa pisah dari smartphone itu menimbulkan dampak negatif yang cukup mencengangkan bagi kesehatan fisik maupun psikis kita. Utnuk mengetahui dampak negatif yang di timbulkan oleh smartphone bagi kesehatan marilah kita simak uraian berikut:

Dampak negatif bagi kesehatan fisik.
1.Penglihatan menjadi terganggu. Dalam dunia kedokteran di kenal istilah Computer Vision Syndrome/CVS yang merupakan gejala (sindrom) yang di akibatkan karena sering melihat layar, dalam hal ini termasuk layar smartphone. Gejala-gejala akibat CVS Mata kering/Dry Eyes. Normalnya mata kita akan berkedip 16-20 kali permenit, akan tetapi saat melihat layar handphone mata kita hanya berkedip 6-8 kali permenit. Bisa kita bayangkan mata kita kan menjadi kering bila dalam semenit hanya berkedip selama 6 kali.
2.Sakit kepala. Ini di akibatkan karena posisi leher yang salah dan tegang pada mata yang memicu timbulnya sakit kepala karena seringnya melihat layar handphone.
3.Pandangan kabur (Blurry Vision). Hal ini akibat dari tegangnya otot mata yang tidak mampu fokus lagi pada jarak yang berbeda Bisa mengakibatkan terjadinya rabun jauh. Seringnya melihat layar pada waktu yang lama dapat meregangkan otot mata yang mana didesain untuk fokus secara alami pada jarak 20 kaki.
4.Timbulnya gangguan pendengaran akibat terlalu lama meggunakan speaker. Pengguna yang rata-rata menggunakan 10 menit atau lebih dalam sehari dapat meningkatakan resiko mendapatkan gangguan pendengaran.
5.Kelainan postur tubuh. Biasanya gangguan arthritis serta penyakit degeneratif lainyya banyak di temui pada usia 40-50 tahun. Akan tetapi kini di temukan juga pada pengguna smartphone berusia muda akibat postur tubuh yang salah.

a. Sebutkan contoh perubahan perilaku manusia yang terjadi pada bacaan tersebut! Terlalu sering menggunakan Smartphone.

b. Jelaskan faktor penyebab perubahannya! dari Komunikasi manusia ke manusia menjadi komonikasi dengan alat, bahkan menggunakan alat / smarphone untuk hiburan terus menerus.

c. Jelaskan dampak perubahan perilaku manusia pada bacaan tersebut! berdampak negatif penurunan hubungan manusia dengan manusia lain; dan buruk terhadap kesehatan karena pola yang salah dalam penggunaan alat tersebut.

 

Amatilah kehidupan bertetangga di daerah tempat tinggalmu.
Fokuskan pengamatan pada kebutuhan-kebutuhan dalam hidup bertetangga. Tuliskan hasilnya pada tabel berikut!

No. Aspek Kebutuhan Contoh kebutuhan
1. Jasmani

2. Rohani

2. Mengapa kita harus saling memenuhi kebutuhan hidup dalam bertetangga?

 

3. Apa yang akan terjadi jika di antara tetangga tidak ada sikap saling memenuhi kebutuhan ?

SD5. Tema 1 – Wujud Benda dan Cirinya – Pembelajaran 3

SD Kelas 5 Sub Tema 1 Wujud Benda dan Cirinya.

Pembelajaran 3.

Tahukah kamu bahwa selain sebagai makhluk individu, manusia juga sebagai makhluk sosial. Artinya, manusia membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Coba sebutkan kebutuhan sehari- harimu yang memerlukan bantuan atau campur tangan orang lain:

Hari ini merupakan hari yang menyedihkan bagi Lani dan seluruh warga kampung. Setelah dilanda hujan deras beberapa hari, kampung Lani kebanjiran. Tinggi air yang menggenangi kampung Lani lebih dari 1 meter.
Peralatan dan perlengkapan sekolah Lani pun ikut terendam banjir. Begitu juga dengan peralatan dan perlengkapan hidup warga yang lain. Bahkan ada beberapa rumah yang roboh diterjang banjir.
Semua warga kampung pun tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Jangankan untuk saling memenuhi kebutuhan antarsesama warga, mereka pun mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

Kebutuhan dibedakan menjadi 3 jenis sebagai berikut.
1. Primer: kebutuhan yang pokok, misalnya makanan, pakaian, dan tempat tinggal.
2. Sekunder: kebutuhan tambahan, misalnya hiburan, dan rekreasi.
3. Tersier: kebutuhan untuk memenuhi kepuasan yang berupa kemewahan, seperti mobil.

kebutuhan ayah .
– primer : makan & minum, tempat tinggal, pakaian pekerjaan.
– sekunder : speda motor, alat-alat bekerja ( sesuai profesi pekerjaan ayah).
– tersier : mobil , rumah megah.

kebutuhan ibu.
– primer : makan, minum, belanja,
– sekunder : alat-alat dapur , alat-alat pekerjaan ( jika ibu bekerja juga perkantoran).
– tersier : perhiasan, getjet mewah, mobil.

kebutuhan anak ( jika sekolah ) .
– primer : sekolah, makan, minum, tempat tinggal.
– sekunder : sepeda, alat-alat sekolah.
– tersier : perhiasan, gedjet.

2. Apa yang akan terjadi jika kebutuhan masing-masing anggota keluargamu ada yang tidak terpenuhi, khususnya kebutuhan primer dan sekunder? masing masing anggota keluarga akan mengalami kesulitan karena kebutuhan primer maupun sekunder adalah kebutuhan pokok manusia yg harus terpenuhi.

3. Bagaimana sikapmu jika ada kebutuhanmu yang belum atau tidak bisa dipenuhi oleh orang tuamu? 
Karena Kebutuhan keluarga juga banyak, maka jika kebutuhan belum terpenuhi harus bisa memakluminya, karena orangtua pasti akan mengutamakan kebutuhan yang primer terlebih dahulu, setelah itu baru kebutuhan skunder dan tersier.

4. Menurutmu, apakah kasih sayang sesama anggota keluarga juga termasuk kebutuhan? Jelaskan! Ya, karena tanpa kasih sayang maka akan terjadi banyak perselisihan dan menyebabkan pertengkaran.

Banjir benar-benar telah melumpuhkan aktivitas warga. Warga tidak bisa ke sekolah, bekerja, dan berinteraksi satu sama lain seperti biasa. Namun ada satu hal yang membanggakan ketika terjadi banjir. Dalam suasana keprihatinan karena banjir, jiwa solidaritas di antara sesama warga cenderung meningkat. Mereka saling membantu, saling memenuhi kebutuhan terutama sandang dan pangan. Bahkan solidaritas itu juga ditunjukkan warga dari daerah lain yang tidak dilanda banjir. Mereka memberikan bantuan berupa makanan, obat-obatan, pakaian, dan merelakan rumahnya untuk tempat pengungsian.

Setiap daerah tidak dapat memenuhi sendiri kebutuhan untuk masyarakatnya. Kamu juga sering membeli barang atau produk dari daerah lain. Buatlah daftar nama barang kebutuhan rumah tangga yang dibeli dari daerah lain dalam bentuk tabel!

Nama Kebutuhan / Daerah Asal.
1. Sepatu dari Jawa Barat.
2. Beras dari Jawa Timur.
3. Mebel dari Jepara.
4. Televisi dari Tanggerang.
5. Radio dari Jakarta.
6. Pakaian dari Jakarta.
7. Sepeda dari Sidoarjo.
8. Tas dan jaket kulit dari Sidoarjo.
9. Mangga dari Situbondo.
10. Laptop dari Jakarta.
11. Lemari es dari Jakarta.
12. Makanan ringgan dari Bekasi.
13. Kentang dari daerah Tengger, Bromo.
14. Sayuran dan Bunga dari Batu-Malang.
15. Apel dari Batu-Malang.

Banjir di kampung Lani kali ini adalah yang terparah dibanding dengan banjir- banjir yang terjadi sebelumnya. Hujan deras yang berlangsung selama berhari-hari adalah penyebabnya.

Menurutmu, bisakah perilaku manusia menyebabkan banjir? Pembuangan sampah sembarangan, penggunaan lahan yang mempersempit sungai. penggundulan hutan

Coba sebutkan contoh perilaku manusia yang dapat menyebabkan banjir! buang sampah di sungai, membangun rumah dan pinggir sungai. penebangan liar.

Menurutmu, bagaimanakah cara mencegah terjadinya banjir? membuang sampah pada tempatnya, membersihkan aliran sungai, reboisasi.

Ada sebagian warga menganggap terjadinya banjir karena adanya perubahan musim yang tidak menentu. Bagaimana pendapatmu terhadap pernyataan sebagian warga kampung Lani tersebut? Jelaskan! Perubahan musim memang bisa menjadi faktor banjir, tetapi jika alam bisa menampung air hujan dengan baik, hutan sebagai penyangga air masih melimpah, dan sungai masih lebar dan tidak tertutup sampah maka air bisa disalurkan dengan baik dan tidak terjadi banjir.

Judul Bacaan : Kesuburan Lahan Terkuras, Kembalikan dengan Pupuk Organik.

Selama puluhan tahun sekitar 350.000 hektar atau 50 persen dari total luas lahan pertanian di Jawa Barat dieksploitasi secara berlebihan. Selama kurun waktu itu pula para petani menggunakan pupuk kimia tanpa penyeimbang. Jenuhnya lahan akibat penggunaan pupuk kimia mengakibatkan tanah lebih sensitif terhadap perubahan cuaca yang ekstrem. Kondisi ini akhirnya memicu penurunan produktivitas padi dari tahun ke tahun.

Namun, sebagian petani di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat melakukan hal berbeda. Mereka meninggalkan penggunaan pupuk kimia dan menggantinya dengan pupuk organik. Saat ini terdapat 320 hektar sawah yang dikelola secara organik. Pertanian organik ini sudah berlangsung lebih dari lima tahun. Dari sawah inilah beras organik diekspor ke Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Jerman, dan Uni Emirat Arab.

Disadur dari: indonesiacompanynews.wordpress.com.

1. Berdasarkan bacaan di atas, temukan informasi mengenai aktivitas manusia yang mempengaruhi alam!

2. Perhatikan kembali bacaan “Kesuburan Lahan Terkuras, Kembalikan dengan Pupuk Organik”. Carilah Informasi berkaitan dengan perubahan wujud benda. Tuliskan pada kolom berikut!

 

Hari itu banyak warga dari daerah lain yang memberikan bantuan. Salah satunya bibi Lani. Bibi Lani sengaja datang dari Medan dan membawakan banyak bahan makanan. Ada bahan makanan, pakaian, dan obat-obatan. Salah satunya makanan siap saji berupa kue yang khusus dibawa untuk Lani. Bibi Lani membawa kue bika ambon. Kue itu makanan khas dari Medan. Lani memberikan 1/2 bagian kue itu ke tetangganya. Lani membagikan bagian sisa kuenya untuk kedua orang tuanya dan adiknya. Berapa bagian kue yang dibagikan dari keseluruhan kue itu kepada kedua orang tuanya?

1 kue di bagi 2, maka masing-masing adalah 1/2 bagian.
1/2 bagian bila di bagi 3 lagi maka masing-masing mendapat 1/6 bagian.

Mengidentifikasi kebutuhan anggota keluarga dan masyarakat.

Sembilan Bahan Pokok atau sering disingkat Sembako adalah sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat menurut keputusan Menteri Industri dan Perdagangan no. 115/mpp/kep/2/1998 tanggal 27 Februari 1998. Kesembilan bahan itu adalah:

  1. Beras, Sagu, dan Jagung.
  2. Gula pasir.
  3. Sayur-sayuran dan Buah-buahan.
  4. Daging Sapi, Ayam, dan Ikan.
  5. Minyak goreng dan Margarin.
  6. Susu.
  7. Telur.
  8. Minyak Tanah atau gas ELPIJI.
  9. Garam berIodium dan berNatrium.

Kebutuhan masyarakat primer, seperti :

  1. Jalan raya dan Transportasi.
  2. Lapangan olahraga.
  3. Pasar dan Tempat perbelanjaan lainnya.
  4. dan lain-lain.

 

 

 

SD5.1 Wujud Benda dan Cirinya – Olahraga Kesehatan

“Kegiatan apa yang dapat kita lakukan dengan bola besar ini?” tanya Beni.
“Banyak sekali yang dapat kita lakukan dengan bola besar, seperti melempar, menangkap, dan menggiring bola,” jawab Edo

Teknik melempar bola.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara, yaitu melempar bola dari atas kepala, melempar bola dari depan dada yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai.

Teknik menggiring bola.
Menggiring bola adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan.

Teknik menangkap bola.
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola.

 

 

SD5.1 Wujud Benda dan Cirinya – Matematika

SD Kelas 5 Sub Tema 1 Wujud Benda dan Cirinya – Matematika.

Setelah berkunjung ke rumah Defi, Sahabat Alam beristirahat di tanah lapang. Mereka melihat beberapa anak-anak sedang bermain. Anak-anak itu membawa bola, boneka, dan pesawat mainan. Inilah mainan yang mereka bawa.

 

 

 

 

Banyak mainan bola = 3.
Banyak mainan boneka = 5.
Banyak pesawat mainan = 4.
Jumlah mainan = 3 + 4 + 5 = 12.
Banyak bola dibandingkan dengan seluruh mainan dapat dituliskan dalam bentuk 3/12 . Artinya, 3 mainan bola dibandingkan dengan 12 mainan.

Sambil melihat anak-anak bermain, Lani mengeluarkan bekalnya. Lani mengeluarkan beberapa roti untuk dibagikan kepada teman-teman dan anak- anak yang sedang bermain. Lani mengambil satu roti. Satu roti itu dipotong menjadi 8 bagian sama besar. Besar setiap potongan dapat dinyatakan sebagai 1/8 roti. Setelah roti dimakan 3 potong tersisa 5 potong. Sisa 5 potong ini dapat dituliskan sebagai 5/8 roti.

Dalam pecahan ada pembilang dan penyebut, bagian atas pembilang, bagian bawah penyebut; 3/12 maka 3 disebut pembilang, 12 disebut penyebut.

Selain roti, Lani juga membawa 7 buah jeruk. 7 buah jeruk dibagi 2 bagian. Satu bagian untuk Lani dan teman-teman. Satu bagian untuk anak-anak yang sedang bermain.

7 jeruk dibagikan kepada dua anak, masing-masing anak mendapat bagian 7/2 .
7/2 dibaca tujuh per dua, Artinya tujuh dibagi dua ;
7/2 , termasuk bentuk pecahan biasa. 7 : 2 hasilnya 3 1/2 , dibaca tiga setengah, termasuk bentuk pecahan campuran.

Pecahan campuran terdiri atas bilangan bulat diikuti bilangan pecahan.
3 = Bilangan bulat, 1/2 Bilangan pecahan.

 

Ketika mengunjungi Desa Matahari, Kepala Desa mengatakan bahwa kira-kira hanya 15% lahan pertanian yang dapat ditanami. Apa maksudnya? Berapakah 15% itu?

15 / 100  ;  angka 15 adalah pembilang, 100 adalah penyebut.

Jadi 15% artinya 15/100.

Untuk menjadikan suatu pecahan kedalam bentuk persen, maka pecahan tersebut harus di jadikan ke bentuk pecahan dengan pembilang 100.

Contoh . 1/2  maka bisa di jadikan 50/100  dalam bentuk persen adalah 50%.
1/4  maka bisa dijadikan 25/100 dalam bentuk persen adalah 25%.
3/4  maka bisa dijadikan 75/100 dalam bentuk persen adalah 75%.
1/10  maka bisa dijadikan 10/100 dalam bentuk persen adalah 10%. dan seterusnya.

 

Bapak Kepala Desa juga mengatakan bahwa ketika lahan pertanian dapat ditanami, warga pernah menanam melon. Berat rata-rata sebuah melon 2,58 kg. Bilangan 2,58 disebut pecahan desimal.
Perhatikan pecahan desimal berikut.

2,58  ; angka 2 satuan; 5 per puluhan ; 8 per seratusan.

2,58 = 2 satuan + 5 per puluhan + 8 per ratusan.
= 2 + 5/10 + 8/100
= 200/100 + 50/100 + 8/100
= 258/100.

Menjadi angka 3/20 menjadi bentuk desimal.
3/20 kira jadikan pecahan dengan pembilan 100,  3/20 = (3×5) / (20×5) = 15/100 = 0,15.
dalam bentuk persen adalah 15%.

 

 

 

 

 

 

 

Kata Baku dan Tidak Baku.

Kata-kata baku adalah kata-kata yang standar sesuai dengan aturan kebahasaaan yang berlaku, didasarkan atas kajian berbagai ilmu, termasuk ilmu bahasa dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kebakuan kata amat ditentukan oleh tinjauan disiplin ilmu bahasa dari berbagai segi yang ujungnya menghasilkan satuan bunyi yang amat berarti sesuai dengan konsep yang disepakati terbentuk. Kata baku dalam bahasa Indonesia memedomani Pedoman Umum Pembentukan Istilah yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa bersamaan ditetapkannya pedoman sistem penulisan dalam Ejaan Yang Disempurnakan. Di samping itu, kebakuan suatu kata juga ditentukan oleh kaidah morfologis yang berlaku dalam tata bahasa bahasa Indonesia yang telah dibakukan dalam Tata Bahasa Baku Bahasa Indoensia.

Dalam Pedoman UmumPembentukan istilah (PUPI) diterangkan sistem pembentukqan istilah serta pengindonesiaan kosa kata atau istilah yang berasal dari bahasa asing. Bila kita memedomani sistem tesebut akan telihat keberaturan dan kemanapan bahasa Indonesia.

Kata baku sebenanya merupakan kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Konteks penggunaannya adalah dalam kalimat resmi, baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat.

Kata Tidak Baku : Suatu kata bisa diklasifikasikan tidak baku bila kata yang digunakan tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang ditentukan. Biasanya hal ini muncul dalam bahasa percakapan sehari-hari, bahasa tutur.

Contoh Kata Baku dan Tidak Baku
A.

aktif = aktip.
ambulans = ambulan.
analisa = analisis.
andal = handal.
anggota = angauta.
antre = antri.
apotek = apotik.
apotek (serapan yang benar) bukan berasal dari bahasa Inggris, melainkan bahasa Belanda, yaitu apotheek. Dalam bahasa Inggris apotik adalah pharmacy store. Orang yang mengurusi apotek disebut dengan apoteker yang merupakan serapan dari kata apotheker dalam bahasa Belanda.
asas = azas.
atlet = atlit.

B.

bus = bis.
berpikir = berfikir.

C.

cabai = cabe, cabay.
cenderamata = cinderamata.

D.

daftar = daptar.
definisi = difinisi.
depot = depo.
detail = detil.
diagnosis = diagnosa.
diferensial = differensial.
dipersilakan = dipersilahkan.
disahkan = disyahkan.

E.

ekspor = eksport.
ekstrem = ekstrim.
ekuivalen = ekwivalen.
embus = hembus.
esai = esei.

F.

formal = formil.
februari = pebruari.
fiologi = phiologi.
fisik = phisik.
foto = photo.
fondasi = pondasi.
frekuensi = frekwensi.

hafal = hapal.
hakikat = hakekat.
hierarki = hirarki.
hipotesis = hipotesa.

insaf = insyaf.
ikhlas = ihlas.
impor = import.
istri = isteri.
ijazah = ajasah, ijasah.
izin = ijin.
imbau = himbau.
isap = hisap.

jaman = zaman.
jenazah = jenasah.
justru = justeru.

karier = karir.
kaidah = kaedah.
kategori = katagori.
khotbah = khutbah.
konferesi = konperensi.
kongres = konggres.
kompleks = komplek.
kualifikasi = kwalifikasi.
kualitas = kwalitas.
kuantitatif = kwantitatif.
koordinasi = koordinir.

manajemen = menejemen.
manajer = menejer.
masalah = masaalah.
masjid = mesjid.
merek = merk.
meterai = meterei.
metode = metoda.
miliar = milyar.
misi = missi.
mulia = mulya.
mungkir = pungkir.
museum = musium.

narasumber = nara sumber.
nasihat = nasehat.
November = Nopember.

objek = obyek.
objektif = obyektif

paspor = pasport.
peduli = perduli.
praktik (praktikum) = praktek.

Penyesuaian akhiran -ic dalam bahasa Inggris atau -isch dalam bahasa Belanda menjadi -ik dalam bahasa Indonesia. Praktik adalah serapan yang tepat, sehingga kata yang tepat adalah kerja praktik, malpraktik, dan praktik dokter.

provinsi = propinsi.
putra = putera.
profesor = proffesor.

ramadhan = ramadan.
risiko = resiko.

saraf = syaraf.
sekadar = sekedar.
silakan = silahkan.
sistem = sistim.
saksama = seksama.
standardisasi= standarisasi.
subjek = subyek.
subjektif = subyektif.

teknik = tehnik.
teknologi = tehnologi.
terampil = trampil.
telantar = terlantar.

ubah = rubah
utang = hutang

varietas = varitas

zaman = jaman

SD5. Tema 1 – Wujud Benda dan Cirinya – Pembelajaran 1-2

SD Kelas 5 Sub Tema 1 Wujud Benda dan Cirinya.

Pembelajaran 1-2

Edo, Beni, dan Lani tergabung dalam sebuah kelompok pecinta lingkungan. SALAM, itulah nama kelompok yang mereka pilih. SALAM merupakan kependekan dari Sahabat Alam. SALAM sering melakukan berbagai kegiatan berkaitan dengan alam dan lingkungan sekitar.
Suatu hari kelompok SALAM mengunjungi Desa Matahari. Tempat pertama yang mereka kunjungi adalah sungai. Namun, sayangnya, kondisi sungai itu tampak kotor. Ada banyak kaleng bekas, plastik, dan sampah lain mencemari sungai.

Tampak pada gambar saluran air yang kotor, terdapat sampah botol dan sampah lain, dan terdapat ikan yang mati. Apa penyebabnya ?  Disebabkan karena manusia yang lalai dan selalu membuat sampah bahkan sampah beracun ke saluran air; sehingga menyebabkan pencemaran dan ikan banyak yang mati. 
Bagaimana cara mengatasinya ? coba pikirkan ? Yaitu menanamkan sikap pentingnya membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kesehatan lingkungan, sehingga alam bisa lestari.

Selain karena faktor alam, kegiatan manusia juga dapat memengaruhi perubahan lingkungan. Perhatikanlah sekelilingmu! Identifikasilah perubahan-perubahan pada alam yang memiliki dampak bagi kehidupan manusia!

  1. Pemanasan Global; memiliki dampak : Memengaruhi iklim & cuaca, Naiknya permukaan air laut, Meningkatnya suhu bumi.
  2. Kebakaran Hutan; memiliki dampak : Rusaknya ekosistem, Hutan menjadi gundul,  munculnya kabut asap.
  3. Hujan Asam; memiliki dampak :  Banyak tumbuhan mati, ikan di danau juga mengalami kematian.
  4. Gempa Bumi ; akibatnya : – Banyak korban jiwa; – rusaknya bangunan.
  5. Banjir ; akibatnya : Banyak korban jiwa, Rusaknya fasilitas umum.
  6. Kekeringan : akibatnya :Kelaparan, Matinya tanaman dan hewan.
  7. Gunung Meletus : akibatnya :Banyak korban jiwa, Tanah menjadi subur.
  8. Badai (Angin Topan) : akibatnya :Banyak korban jiwa, Banjir, Rusaknya fasilitas umum.
  9. Tanah Longsor : akibatnya :Rusaknya fasilitas umum,Korban jiwa.

Peristiwa yang disebabkan oleh manusia antara lain :  Pemanasan Global, Hujan Asam, Banjir, Tanah Longsor. Coba berikan alasannya kenapa ?

Peristiwa yang disebabkan oleh Alam antara lain : Gempa Bumi, Kekeringan, Gunung meletus, Badai.

Pemanasan Global, Hujan Asam, Banjir, Gempa Bumi, Kekeringan, Gunung meletus, Badai biasanya memiliki Skala Besar; sedangkan Tanah longsor seringkali masih dalam kategori skala kecil.

Setelah melihat kondisi sungai, Sahabat Alam singgah ke rumah Defi. Defi adalah salah satu anak warga Desa Matahari. Defi menceritakan pengalamannya saat Desa Matahari masih sangat subur. Orang tua Defi mempunyai ladang yang sangat subur. Defi selalu senang saat mengantar makanan dan minuman ke ladang untuk orang tuanya.

Bacaan :

Judul : Aneh, Kenapa Bisa Begitu?
Oleh: Maryanto.

Setiap hari ayah dan ibuku pergi ke ladang. Aku bertugas mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Biasanya aku mencuci piring dan merebus air. Untuk menghemat waktu, aku mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus. Aku memasak air sambil mencuci piring. Aku begitu menikmati pekerjaan mencuci piring ini. Aku senang bermain gelembung sabun. “Aneh, kenapa ya cairan sabun ini dapat menjadi gelembung sabun?” tanyaku dalam hati.

Saking asyiknya bermain gelembung sabun, aku lupa sedang merebus air. Segera aku mendekati kompor. Ternyata air dalam panci telah mendidih sedari tadi. Air yang semula memenuhi panci, kini hanya tinggal separuhnya. “Kok bisa, ya?” pikirku.

Setelah pekerjaan rumah beres, aku menyiapkan makanan dan minuman untuk kedua orang tuaku. Makanan dan minuman itu akan kubawa ke ladang. Aku juga akan membawakan sekantong plastik es batu bagi ayah dan ibu. Hari itu cuaca panas, aku berjalan ke ladang. Jarak dari rumah ke ladang lumayan jauh. Udara panas membuat badanku berkeringat. Akhirnya aku tiba di tempat ayah dan ibu. Aku serahkan makanan dan minuman yang kubawa. Kuserahkan juga kantong plastik berisi es batu. Tetapi, es batu di dalam kantong plastik itu sudah tidak ada. Sebagai gantinya, kantong plastik itu penuh berisi air. “Astaga, ke mana es batunya?” tanyaku. Ternyata es batu sudah berubah menjadi air. Hal ini karena sinar matahari yang terlalu terik.

Kata Baku dan Tidak Baku. klik disini !
Kata tidak baku : sangking, 

2. Tuliskan informasi-informasi dalam bacaan di atas yang berkaitan dengan perubahan wujud benda!
Es Mencair,

Defi melanjutkan ceritanya. Dia berkata bahwa ladang di Desa Matahari tidak sesubur dahulu lagi. Sahabat Alam merasa prihatin. “ Apa yang salah dengan Desa Matahari ini?” tanya Edo menanggapi cerita Defi.
“Mungkin semua ini disebabkan oleh perilaku manusianya yang tidak arif memperlakukan lingkungan alamnya,” kata Beni.
“ Benar sekali. Ada ketidakseimbangan dalam pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat terhadap alam. Bayangkan saja, di satu sisi alam sudah memberi hak kepada masyarakat dengan menganugerahi alam yang subur dan asri. Namun, di sisi lain, masyarakat tidak bisa memenuhi kewajibannya terhadap alam. Masyarakat tidak mengelola dan melestarikan alam dengan baik ” sahut Lani.

“ Saya setuju. Jika sudah demikian, masyarakatlah yang rugi,” sambung Edo.

Setelah Olahraga Beni sangat kaget ketika membuka tempat bekalnya. Es yang ditempatkan di plastik telah berubah jadi air. Mengapa es bisa berubah menjadi air? Apa penyebabnya?

Padat – Cair – Gas; merupakan tiga wujud benda, benda dapat berubah wujud dari pada menjadi cair atau Gas, demikian pula sebaliknya.
Macam perubahan benda :
1. Penguapan : Cair menjadi Gas,
2. Pencairan : padat menjadi cair;
3.Pembekuan : Cair menjadi padat;
4. Pengembunan : Gas menjadi Cair;
5. Menyublim : Pada menjadi Gas.

 

Sifat Benda . Menurut wujudnya dibedakan menjadi 3 jenis yaitu benda padat, cair dan gas.

1. Sifat benda Padat :
– Bentuknya tetap tidak dipengaruhi wadahnya.
– Bentuknya dapat diubah dengan cara tertentu.
– Mempunyai berat atau massa.

2. Sifat benda cair :
– Bentuknya dapat berubah sesuai dengan wadahnya.
– Menempati ruang dan menekan ke segala arah.
– Mempunyai berat atau massa.
– Meresap melalui celah – celah kecil dan mengalir ketempat yang lebih rendah.

3. Sifat benda gas :
– Bentuknya dapat berubah sesuai tempat yang diisinya.
– Menekan ke segala arah.
– Mempunyai massa.

Perubahan Wujud dapat dibedakan 2 golongan :
– Perubahan wujud yang dapat kembali, yaitu perubahan sifat benda yang dapat kembali ke wujud semula (misal air menjadi es dan kembali mencair menjadi air).
– Perubahan wujud yang tidak dapat kembali, yaitu perubahan sifat benda yang tidak dapat kembali lagi ke wujud semula (seperti kertas yang dibakar menjadi abu (zat baru) yang tidak dapat kembali menjadi kertas).

Percobaan :

Kamu telah mengetahui wujud benda dan perubahan wujudnya. Untuk
menambah pemahamanmu, lakukan aktivitas berikut berkaitan dengan perubahan wujud benda.

1. Lakukan percobaan berikut:
– Rebuslah satu gelas air dalam waktu maksimal 30 menit. Maka air tersebut akan panas dan mendidih, dan sebagian menguap sehingga volume air berkurang.
– Jemurlah batu es dalam terik matahari. Es batu mencair.
– Tulislah di papan tulis menggunakan kapur tulis.
Kamu bisa melakukan percobaan dengan menggunakan bahan dan perlakuan
lain.
2. Amatilah setiap kejadian yang terjadi selama proses percobaan berlangsung. Catatlah kejadian tersebut dengan teliti!
3. Buatlah laporan percobaan tersebut dan presentasikan di hadapan teman dan gurumu!
4. Perhatikan aspek keselamatan diri dan orang lain selama percobaan berlangsung!

Selesai bermain bola, Beni pulang ke rumah. Sesampai Beni di rumah, ayah mengajak Beni berkunjung ke rumah Pak Bowo. Pak Bowo adalah teman ayah Beni.
Ayah dan Beni mengendarai sepeda. Beni menikmati perjalanan. Dia tidak henti- hentinya memandang kiri-kanan jalan. Namun, tiba-tiba pandangan Beni terhenti pada suatu tempat. Beni melihat bekas pohon-pohon yang ditebang. Tempat itu terlihat gersang.

Ayah dan Beni tiba di rumah Pak Bowo. Berkali-kali ayah mengetuk pintu, tetapi tidak ada jawaban. Setelah beberapa saat, Pak Bowo membuka pintu. Mereka pun dipersilakan masuk. Rupanya Pak Bowo tadi sedang asyik membersihkan wayang golek.
Beni melihat beberapa wayang golek yang sebelumnya dibersihkan oleh Pak Bowo. Lalu, Pak Bowo mengajak Beni dan ayah ke belakang rumahnya. Di sana terdapat banyak peralatan dan bahan-bahan. Peralatan dan bahan-bahan itu kelihatannya sudah tidak dipakai lagi.
“Alat apa itu, Pak? Kenapa dibiarkan begitu saja?” tanya Beni.
“ Apakah kamu tadi melewati hutan gundul, Beni?” tanya balik Pak Bowo. “Iya, Pak. Ada apa dengan hutan gundul itu?” tanya Beni keheranan.
“Semua ini ada kaitannya dengan hutan gundul yang kamu lihat di perjalanan tadi, Beni,” jawab Pak Bowo.
Pak Bowo pun lalu menceritakan kisahnya. Ayo, kita simak bacaan di bawah ini bersama-sama.

Pak Bowo Pengrajin Wayang Golek.
Oleh: Maryanto

Pak Bowo seorang pengrajin wayang golek terkenal di desanya. Wayang golek hasil karya Pak Bowo terkenal bagus. Pak Bowo sangat memperhatikan pemilihan bahan baku dan tahap pengerjaannya. Sebatang kayu glondongan diubah tangan trampil Pak Bowo dan empat karyawannya menjadi wayang golek bernilai seni tinggi. Kayu-kayu sisa pembuatan wayang digunakan arang sebagai bahan bakar untuk memasak.

Sumber: id.wikipedia.org.
Pak Bowo mendapatkan bahan baku pembuatan topengnya dari hutan yang ada di desanya. Saat memerlukan kayu sebagai bahan baku, Pak Bowo menebang sebatang pohon. Untuk mengimbangi kegiatannya itu, Pak Bowo menanam sepuluh bibit tanaman yang sama. Pak Bowo tidak ingin suatu ketika pohon-pohon di hutan itu habis.
Namun, keadaan itu berlangsung hanya beberapa tahun saja. Masyarakat di sekitar rumah Pak Bowo begitu dimanjakan oleh hasil hutan berupa kayu. Dengan mudahnya mereka menebang kayu untuk dijadikan kayubakar, bahan pembuat rumah, atau bahkan dijual ke daerah lain. Sayangnya, mereka mau menebang tetapi tidak mau menanam. Lambat laun pohon di hutan semakin berkurang dan habis. Hutan pun menjadi gundul. Masyarakat kesulitan untuk mendapatkan kayu. Keadaan ini juga berdampak terhadap usaha kerajinan topeng Pak Bowo. Pak Bowo tidak lagi mendapatkan pasokan kayu untuk dijadikan wayang. Oleh karena itu, Pak Bowo menghentikan produksi wayangnya. Pak Bowo dan keempat karyawannya kehilangan mata pencariannya.

Mendengar kisah yang diceritakan Pak Bowo, Beni pun ikut sedih. Mereka menyayangkan sikap warga masyarakat yang hanya mau memanfaatkan sumber daya alam, namun tidak mau melestarikannya. ulah hanya mencari keuntungan yang sesaat itulah akhirnya merugikan masyarakat itu sendiri.
“ Pak, boleh kami mengetahui lebih banyak lagi mengenai topeng?” pinta Beni. “Oh, boleh. Justru Bapak senang sekali,” kata Pak Bowo.

Wayang adalah bentuk teater rakyat yang sangat popular. Orang sering menghubungkan kata “wayang” dengan ”bayang”, karena dilihat dari pertunjukan wayang kulit yang memakai layar, dimana muncul bayangan-bayangan. Di Jawa Barat, selain wayang kulit, yang paling populer adalah wayang golek.
Ada dua macam wayang golek yaitu wayang golek papak (cepak) dan wayang golek purwa yang ada di daerah Sunda. Kecuali wayang wong, dari semua wayang itu dimainkan oleh seorang dalang. Dalang sebagai pemimpin pertunjukan sekaligus menyampaikan cerita, menyanyikan suluk, mengatur gamelan, dan mengatur lagu.

Amatilah lingkungan di sekitarmu. Temukan nama kerajinan yang ada di daerahmu. Kenali dan kemukakan mengenai kerajinan tersebut!

Daerah Solo – kerajinan batik.
pekalongan – kerajinan batik.
solo – kerajinan gamelan.
jepara – kerajinan ukiran.
kerajinan rotan – solo.
Yogyakarta:batik.
surakarta:kain jumputan.
jepara:mebel.
aceh:tikar bercucuk.
papua:noken .
Blitar : Kendang.
Blitar : Tas Batok Kelapa.

 

Banyak pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang didapat oleh Sahabat Alam. Mereka juga sudah tidak sabar lagi untuk mempraktikkannya.

 

 

Syahadat Iman / Credo Singkat

Syahadat Iman / Credo Singkat (PS1).

Aku percaya akan Al-lah.
Bapa yang Maha Kuasa. pencipta langit dan bumi.
Dan akan Yesus Kristus.
PuteraNya yang tunggal, Tuhan kita.
Yang dikandung dari Roh Kudus.
dilahirkan oleh perawan Maria.
Yang menderita sengsara.
dalam pemerintahan Pontius Pilatus.
disalibkan, wafat dan dimakamkan.
Yang turun ketempat penantian.
pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.
Yang naik ke surga.
duduk disebelah kanan Al-lah Bapa yang Maha Kuasa.
Dari situ Ia akan datang mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus.
Gereja Katholik yang Kudus.
Persekutuan para Kudus.
pengampunan dosa.
kebangkitan badan.
kehidupan kekal.

Amin.

Doa Tobat.

Al-lah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku. Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang maha pengasih dan mahabaik bagiku.
Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku da tidak akan berbuat dosa lagi. Al-lah yang maha-murah, ampunilah aku, orang berdosa. (Amin.)

[Puji Syukur no 13]
Kemuliaan kepada Bapa dan Putra dan Roh Kudus,
seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala abad. (Amin.)

Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yosef, sekarang dan selama-lamanya (Amin.)

SD4 PJOK Smt 2 – Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan

SD4 PJOK Smt 2 – Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan.

Pengertian Lari jarak Pendek.

Lari jarak pendek disebut juga dengan istilah sprint atau lari  cepat. Pelari jarak pendek disebut sprinter yang artinya pelari cepat. Lari jarak pendek adalah jenis Iari  yang mulai dan awal lari (start) hingga akhir Iari  (finish) di lakukan dengan kecepatan yang maksimal.

Lari jarak pendek yang biasa diperlombakan adalah Iari 100 meter , 200 meter , dan 400 meter. 

Teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang pelari jarak pendek, yaitu :
a. start atau pertolakan;

b. teknik gerakan berlari;
c. teknik memasuki garis finish.

Start.
Berdasarkan kegunaannya dibagi menjadi tiga macam, yaitu :
a. Start berdiri (standing start),
b. Start melayang (flying start),
c. Start jongkok (crouching start).
d. Start berdiri digunakan untuk Iari jarak jauh,

Start melayang digunakan untuk lari sambung (es-tafet) khususnya pelari ke-2, ke-3, dan ke-4, sedangkan start jongkok digunakan untuk lari jarak pendek.
Sesuai dengan istilahnya, start jongkok dilakukan dengan cara berjongkok.

Start jongkok berdasarkan cara pelaksanaannya dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut :
a. Start Pendek (The Short Start).
b. Start Menengah (The Medium Start).
c. Start Panjang (The Long Start).

Aba-Aba Start Jongkok :
a. Bersedia.
Setelah mendengar aba-aba “bersedia”, pelari melangkahkan salah satu kaki ke depan di belakang garis start, dan berjongkok sesuai dengan start yang digunakan (start pendek, menengah, atau panjang), serta meletakkan kedua tangan (ujung jari-jari) ke tanah.
b. Siap.
Setelah mendengar aba-aba “siap”, pelari mengangkat pantat sehingga posisi panggul lebih tinggi daripada bahu, sedangkan kepala menunduk dan rileks.
c. Ya atau Bunyi Pistol.
Setelah mendengar aba-aba “ya” pelari mendorongkan kaki depan ke balok start dan bersamaan dengan itu kaki belakang digerakkan ke depan dalam keadaan lutut tertekuk (lutut diangkat ke depan atas).

 

Lari Sambung (Estafet).
Lari  sambung atau estafet adalah bagian dari nomor lari yang  diperlombakan dengan beregu.
Tiap regu dalam lari sambung (estafet) terdini atas empat orang pelari.
Lari sambung dibagi menjadi 3 nomor lomba :
a. 4 x 100 meter, putra dan putri.
b. 4 x 400 meter, putra.

Latihan Teknik Memberi dan Menerima Tangkat.

Pada lari sambung, terdapat beberapa macam cara dalam pemberian tongkat estafet dan pelari pertama kepada pelari berikutnya : 

a. Cara Visual.
Pada cara ini, ketika tongkat diberikan penerima melihat atau menoleh ke arah pemberi tongkat estafet. Bentuk pelaksanaanya dapat dibagi menjadi beberapa macam. Sekarang ini yang biasanya dan sering dipakai hanya ada tiga macam, yaitu sebagai benikut.

b. Cara Non visual.
Dengan cara ini pada saat tongkat diberikan, si penerima tidak melihat ke arah pemberi. Ada beberapa cara melakukannya. tetapi sampai saat ini hanya ada dua macam yang bisa digunakan, yaitu sebagai berikut.

 

B. PERMAINAN KASTI.

B.1. Pengertian Permainan Kasti.

Kasti merupakan salah satu jenis permainan bola kecil beregu. Kasti merupakan bentuk permainan tradisional yang mengutamakan beberapa unsur kekompakan, ketangkasan dan kegembiraan. Permainan ini biasa dilakukan di lapangan terbuka.

Pada anak-anak usia sekolah dasar, permainan ini bisa melatih kedisiplinan diri serta memupuk rasa kebersamaan dan solidaritas antar teman. Agar dapat bermain kasti dengan baik kita dituntut memiliki beberapa keterampilan yaitu memukul, melempar, dan menangkap bola serta kemampuan lari.

Kasti dimainkan oleh 2 regu, yaitu regu pemukuldan regu penjaga. Permainan kasti sangat mengandalkan kerjasama pemain dalam satu regu.

 

B.2. Teknik Dasar Permainan Kasti.

Agar dapat bermain kasti dengan balk kita dituntut menguasai teknik dasar bermain kasti, Adapun teknik dasar permainan kasti ada 3, yaitu teknik melempar, rnenangkap, dan memukul bola. :

a. Teknik Melempar Bola.

1) Melempar Bola Menyusur Tanah.
Cara melakukan:
– Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan.
– Posisi badan membungkuk.
– Ayunan lengan belakang ke depan melalui bawah.
– Bola dilempar menyusur tanah ke sasaran.

2) Melempar Bola Mendatar :
– Cara melakukan: –
– Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan, diantara jari telunjuk, Jari tengah, dan jari manis. sedangkan jari kelingking dan ibu jari mengontrol bola agar tidak jatuh.
– Badan condong ke belakang, ayunan lengan dan bawah ke atas.
– Bola dilempar mendatar setinggi dada ke arah sasaran.

3) Melempar Bola Melambung
Cara melakukan:
– Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan, diantara jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Sedangkan jari kelingking dan ibu jari mengontrol bola agar tidak jatuh :
– Badan condong ke belakang, ayunan lengan dan bawah ke atas
– Melempar dengan tangan terkuat. Apabila melempar dengan tangan kanan, maka kaki kin berada di depan, begitu sebaliknya.
– Bola dilempar melambung diikuti gerakan lanjutan dengan melangkahkan kaki kebelakang ke depan.
– Pandangan mata ke arah sasaran lemparan.

4) Melempar Bola Memantul Tanah :
Cara melakukan:
– Posisi kaki ditekuk dan badan condong ke depan.
– Ayunan lengan ke arah depan bawah.
– Bola dilempar memantul tanah ke sasaran.

 

b.Teknik Menangkap Bola.
Teknik menangkap bola kasti ada 4 macam, yaitu :
1). Menangkap bola mendatar.
2). Menangkap bola melambung.
3) Menangkap Bola Menyusur Tanah.

4) Menangkap Bola Memantul Tanah Cara melakukan 4 teknik ini pada dasarnya sama, yaitu :
– Pandängan mata tertuju pada arah datangnya bola.
– Menangkap dengan kedua tangan dengan kedua telapak tangan dibuka membentuk setengah bola.
– Saat perkenaan bola pertama dengan telapak tangan, diikutiekit tarikan tangan ke belakang.

c. Teknik Melambungkan Bola
Teknik melambungkan bola digunakan untuk memberikan umpan yang baik kepada pemukul.
Cara melakukan:
– Berdiri tegak. Jika melempar dengan tangan kanan, maka kaki kanan berada di depan.
– Bola dipegang dengan tangan kanan di depan paha kanan.
– Badan condong ke depan : Putar lengan kanan (yang memegang bola) ke belakang 360 derajat.
– Langkahkan kaki kin ke depan, ayunkan lengan ke depan dan lepaskan bola saat berada di samping paha kanan disertai lecutan pergelangan tangan.

d. Teknik Memukul Bola Cara melakukan:
– Pegang alat pemukul di bagian yang lebih kecil dengan satu tangan.
– Berdiri menyamping sehingga pelambung berada di samping kiri pemukul.
– Kedua kaki dibuka selebar bahu.
– Letakkan alat pemukul di atas bahu sebelah kanan dengan siku tangan yang memegang alat pemukul ditekuk.
– Pandangan ke arah pelambung dan datangnya bola.
– Ayunkan alat pemukul dengan meluruskan siku disertai lecutan pergelangan tangan saat bola dalam jangkauan pukulan.
– Diikuti gerakan lanjutan dengan melangkahkan kaki belakang ke depan.

Teknik memukul bola ada 4 macam, yaitu:
1) Memukul Bola Mendatar.
2) Memukul Bola Melambung.
3) Memukul Bola Memantul Tanah.
3. Peraturan Permainan Kasti.

 

a. Lapangan Permainan Kasti
Lapangan kasti berbentuk persegi panjang dengan ukuran:
– Panjang : 60-70 meter.
– Lebar 30 meter
– Ruang hinggap : 3.
– Ruang bebas 1.

b. Peralatan Permainan Kasti : 1) Pemukul terbuat darin kayu; 2) BolaKasti : terbuat dari karet.

c. Peraturan Permainan Kasti :

1). Jumlah Remain.
Jumlah pemain kasti tiap regu adalah 12 orang, dengan salah satu pemain bertindak sebagai kapten. Setiap pernain wajib mengenakan nornor dada dan 1 sampai 12.

2) Waktu Permainan.
Waktu permainan dilakukan dalam 2 babak. Tiap-tiap babak 20 – 30 menit. Diantara tiap babak diberikan istirahat 15 menit.

3) Wasit.
Pertandingan kasti dipimpin oleh seorang wasit dibantu 3 orang penjaga garis dan 1 orang pencatat waktu.

4) Regu Pemukul
– Setiap pemain berhak memukul satu kali, kecuali pemain terakhir berhak memukul sampai 3 kali.
– Sesudah memukul, alat pemukul harus diletakkan di dalam ruang pemukul.  Apabila alat pemukul diletakkan di luar, maka pemain tersebut tidak mendapatkan nilai, kecuali jika ia segera meletakkannya di dalam ruang pemukul.
– Pukulan dinyatakan benar apabila bola yang dipukul melampaui garis pukul, tidak jatuh di ruang bebas, dan tidak mengenai tangan pemukul.

5) Regu Penjaga.
Regu penjaga bertugas:
– Mematikan lawan dengan cara melemparkan bola ke pemukul atau menangkap langsung bola yang dipukul melambung oleh regu pemukul.
– Membakar ruang bebas dengan cara menempati ruang bebas jika kosong.

6) Pelambung.
Pelambung bertugas:
– Melambungkan bola sesuai permintaan pemukul.
– Jika bola yang dilambungkan oleh pelambung tidak sesuai dengan permintaan pemukul, maka pemukul boleh untük tidak memukulnya. Jika ini terjadi sampai 3 kali berturut-turut maka pemukul dapat berlari bebas ke tiang pemberhentian pertama.

7) Pergantian Tempat.
Pergantian tempat antara regu pemukul dan regu penjaga terjadi apabila:
– Salah seorang regu pemukul terkena lemparan bola.
– Bola pukulan regu pemukul ditangkap langsung oleh regu penjaga sebanyak 3 kali berturut-turut.
– Alat pemukul lepas ketika memukul.

8) Cara Mendapatkan Nilai.
– Pemain berhasil memukul bola, kemudian lari ke pemberhentian I, II, III, dan ruang bebas secara bertahap, mendapat nilai 1.
– Pemain berhasil berlari melewati tiang-tiang pemberhentian dan kembali ke ruang bebas atas pukulannya sendiri, mendapat nilai 2.
– Regu penjaga menangkap langsung bola lambung yang dipukul oleh regu pemukul, mendapat nilai 1.
– Regu yang mendapatkan nilai paling banyak dinyatakan sebagai pernenang.

4. Cara Berinain Kasti.
Setelah menguasai beberapa teknik dasar permainan kasti dan memahami peraturan permainannya, selanjutnya adalah mempraktikkan bagaimana cara bermain kasti dengan benar. Dalam bermain kasti dibutuhkan kerjasama tim dan rasa tanggung jawab. Selain itu yang paling penting adalah sikap untuk selalu menjaga sportifitas.
Sebelum memulai bermain kasti, hendaknya ditentukan dulu dua regu yang akan bermain. Tiap-tiap regu berjumlah 12 pemain. Bagi siswa yang belum mendapatkan giliran bermain, hendaknya melihat di sisi lapangan sambil mempelajari kejadian-kejadian di lapangan.

 

C. Gerakan Dasar Senam Irama.

1. Senam yang dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai salah satu cabang olahraga, merupakan terjemahan langsung dari bahasa Inggris yaitu? Gymnastics.
2. Gymnastics sendiri dalam bahasa aslinya merupakan serapan kata dari  bahasa? Yunai.
3. Gymnastiek dipakai untuk menunjukkan kegiatan-kegiatan fisik yang memerlukan keleluasaan gerak sehingga perlu dilakukan dengan telanjang atau setengah telanjang, pengertian tersebut dikemukakan oleh?
4. Dalam bahasa Yunani sendiri, gymnastics diturunkan dan kata kerja yaitu?
5. Senam dapat diartikan sebagai bentuk latihan tubuh pada lantai atau pada alat yang dirancang untuk meningkatkan daya tahan, kekuatan, kelenturan, kelincahan, koordinasi, serta kontrol tubuh.
6. merupakan bentuk-bentuk gerakan senam yang diikuti dengan irama. irama yang mengiringi berupa musik. tepukan tangan, hitungan, atau ketukan yang diberikan oleh pemberi aba – aba, Tekanan dalam senam irama ada pada irama, fleksibilitas, kontinuitas gerak. dan irama pengiringnya. Keempat  hal tersebut dapat dukungan dengan melakukan lalihan – latihan senam irama secara teratur dan disiplin. Latihan senam irama yang baik dilakukan secara bersama-sama sehingga akan terlihat gerakan yang kompak dan serasi. Latihan-latihan pada tahap awal berupa teknik-teknik dasar senam irama.
7. Gerakan Senam Irama antara lain gerak langkah kaki, ayunan tangan. serta kombinasi gerak langkah kaki dan ayunan tangan.
8. Untuk. lebih jelasnya ikuti pembahasan berikut ini. Lakukan gerakan – gerakan jalan di tempat kemudian melangkah ke samping, Ke depan, ke belakang. dan serong berulang-ulang hingga tercipta koordinasi gerak yang baik.

 

1. Gerakan Langkah Kaki.

Gerakan langkah kaki meliputi sebagai berikut.

a. Langkah biasa (looppas).
Berdiri dengan sikap tegak. Langkahkan kaki kiri dan kedua lengan di samping badan. Melangkahkan kaki kanan dan jatuhkan pada tumit, dilanjutkan melangkah dengan kaki kiri secara bergantian.
Pada gerakan melangkah biasa harus diperhatikan faktor-faktor sebagai berikut.
1) Kaki mengeper pada sendi lutut.
2) Gerakan dilakukan dengan rileks.
3) Gerakan disesuaikan dengan irama.

b. Langkah rapat.
Berdiri dengan sikap tegak. Langkahkan kaki kanan di depan kaki kiri. Kemudian, melangkahkan kaki kiri di depan kaki kanan, dilanjutkan kedua kaki rapat. Langkah kaki rapat dilakukan dengan hitungan 1 kanan, hitungan 2 kiri, dan hitungan 3 rapat.

Secara prinsip sikap langkah jatuh pada tumit depan ketentuan sebatai berikut,
1) Gerakan kaki mengeper pada lutut.
2) Dilakukan dengan rileks dan luwes.
3) Gerakan disesuaikan dengan irama.

c. Langkah keseimbangan (ballanspas).
Berdiri dengan sikap tegak. hitungan satu melangkahkan kaki kiri ke depan. Hitungan dua, kaki kanan menyusul melangkah ke depan. Sebelum kaki kanan menapak (tumit masih terangkat) kaki kiri mundur diikuti kaki kanan mundur merapat.
Secara prinsip, langkah ini dilakukan sebagai berikut:
1) Tidak ada saat berhenti;
2) Dilakukan dengan gerakan kaki mengeper;
3) Lebih tepat gunakan irama 3/4 atau 4/4.

d. Langkah depan (galoppas).
Sikap tegak anjur kiri. Pada hitungan 1, silangkan kaki kiri di muka kaki kanan. Kraissprong dapat pula dilakukan ke belakang. Langkah silang ini dilakukan dengan irama 2/4.

 

2. Gerakan Ayunan Tangan.

a. Ayunan satu lengan depan belakang.
b. Ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan.
c. Variasi ayunan satu lengan ke samping bersarnaan dengan.memindahkan berat badan.
d. Ayunan dua lengan depan belakang.
e. Ayunan dua lengan silang depan di muka badan.

a. Mengayun Satu Lengan

a. Mengayun tangan ke atas.
Pelaksanaannya:
Berdiri tegak kedua tangan di samping badan.
Hitungan 1-2 = Ayunkan tangan kanan ke atas 2x hitungan, kembali kesikap semula.
Hitungan 3-4 = Ayunkan tangan kiri ke atas 2x hitungan, kembaili ke sikap semula.
Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.

b. Mengayun tangan ke samping
Pelaksanaannya:
– Berdiri kedua kaki dibuka selebar bahu.
– Kedua tangan ditekuk di depan dada.
– Hitungan 1-2 = Ayunkan tangan kiri ke kin 2x hitungan.
– Hitungan 3-4 = Kembali tangan kiri ditekuk.
– Hitungan 5-6 = Ayunkan tangan kanan ke kanan 2x hitungan.
– Hitungan 7-8 = Kembali tangan kanan ditekuk di depan dada.
– Lakukan gerakan ini bergantian 2×8 hitungan.

b. Mengayun Dua Lengan.

a. Mengayun kedua lengan ke atas
Pelaksanaannya:
– Berdiri, kedua kaki dibuka selebar bahu.
– Kedua tangan di samping badan.
– Hitungan 1-3 = Ayun kedua lengan ke atas 3 x hitungan.
– Hitungan 4 = Kembali ke sikap awal.
– Hitungan 5-7 = Ayun lagi kedua lengan ke atas.
– Hitungan 8 = Kembali ke sikap awal.
– Lakukan berulang-ulang 2×8 hitungan.

b. Ayunan kedua lengan ke samping.
Pelaksanaannya:
a. Berdiri.
b. Kedua tangan diluruskan ke depan.
c. Hitungan 1-3 Ayun kedua tangan ke samping kiri 3x hitungan.
d. Hitungan 4 = Kedua tangan kembali ke posisi semula.
e. Hitungan 5-7 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 3x hitungan.
f. Hitungan 8 = Kedua tangan kembali ke posisi semula.
g. Lakukan gerakan mengayun kedua lengan ke kiri dan ke kanan 2×8 hitungan.

c. Melangkah dan Mengayun

Gereakan ini merupakan gabungan antara gerakan melangkahkan kaki dan mengayun lengan yang diiringi irarna.
Tujuannya:
– Merangkaikan gerakan secara harmonis.
– Menampilkan gerakan yang indah.

Gerakan melangkah dan mengayun terdiri atas:

1. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Atas

a. Sikap aural berdiri tegak, kedua tangan di samping badan.
b. Hitungan 1 – 3 = Kaki kiri melangkahkan serong ke depan diikuti gerakan mengayun kedua tangan ke belakang 3x hitungan.
c. Hitungan 4 = KembalI ke sikap berdiri tegak, kedua kaki rapat kedua tangan di samping badan.
d. Hitungan 5 – 7 = Kaki kanan mnelangkah serong kanan lutut ditekuk, diikuti ayunan kedua lengan ke atas belakang 3x hitungan.
e. Hitungan 8 = Kembali ke sikap semula.
f. Lakukan bergantian 2 x 8 hitungan.

2. Melangkah dan Mengayun Kedua Lengan ke Samping

Pelaksanaannya:
a. Berdiri tegak, kedua kaki rapat, dan kedua lengan- ke samping badan.
b. Hitungan 1 – 2 = Kaki kiri melangkah ke depan dua angkah.
c. Hitungan 3 – 4 = Ayun kedua tangan ke samping kanan 2x hitungan.
d. Hitungan 5 – 6 = Kaki kanan mundur dua langkah.
e. Hitungan 7 – 8 = Ayun kedua tangan ke samping kiri 2x hitungan.
f. Lakukan bergantian 2 x 8 hitungan

 

D. SIKAP LILIN.

Pengertian Senam Lantai :
Senam dapat diartikan sebagai setiap bentuk latihan fisik yang disusun secara sistematis dengan melibatkan gerakan-gerakan yang terpilih dan terencana. Untuk mencapal tujuan ‘tertentu. Olahraga senam mempunyai sistematika tersendiri, serta mempunyai tujuan yang hendak dicapai seperti daya tahan , kekuatan, kelentukan, koordinasi, atau bisa juga diperluas untuk meraih prestasi, membentuk tubuh ideal dan memelihara kesehatan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar istilah-istilah yang dipakai untuk menamai jenis-jenis senam. Ada senam sibuyung, senam wanita, senam aerobik, senam kesegaran jasmani, senan tera dan lain sebagainya. Disamping itu, ada juga bentuk senam lain yang sering didengar dalarn konteks pertandingan seperti senarn prestasi, senam artistik dan senam akrobatik.

Menurut FIG (Federation Internationale de Gymnastiqua ) senam dapat dikelompokan  menjadi  (1) senam artistic (artistic gymnastics),  (2) senam ritmik (sportive rhythmic gymnastics), dan (3) senam umum (general gymnastics).

Senama lantai merupakan salah satu bagian dari senam artistic. Dikatakan senam lantai karena seluruh keterampilan gerakan dilakukan pada Iantai yang beralas matras tanpa melibatkan alat lainnya. Luas lantai yang digunaknan dalam kejuaran senam adalah 12 x 12 meter persegi dengan tambahan 1 meter persegi disetiap sisinya sebagai pegaman.

Senam lantai adalah salah satu cabang yang mengandalkan aktivitas seluruh anggota badan, baik untuk olah raga senam sendiri maupun untuk cabang olah raga lain. Itulah sebabnya senam juga disebut sebagai olah raga dasar. Senam lantai mengacu pada gerak yang dikerjakan dengan kombinasi terpadu dan menjelma dari setiap bagian anggota tubuh dan kemampuan komponen motorik/ gerak seperti kekuatan, kecepatan, keseimbangan, kelentukan, kelincahan, dan ketepatan.

 

A. Pengertian Gerakan Kayang Dalam Senam Lantai.

Kayang adalah bentuk sikap jembatan dengan membentuk busur lengkung dan tumpuan pada kedua lengan dan kedua kaki. Cara melakukan gerakan kayang adalah sebagai berikut:

1. Teknik Kayang dengan Berdiri
Sikap Awal:
a. Badan tegap.
b. Kedua kaki rapat.
Gerakan : Ke dua tangan diarahkan kebelakang dikuti badan; Posisi tangan lurus kedepan kepala menghadap kedepan atau melihat kaki; Tangan dekatkan kekaki sambil mengangkat.

2. Teknik Kayang Dengan Posisi Badan Terlentang.
a). Sikap Permulaan. :  Posisi terlentang, lutut ditekuk rapat, tumit dirapatkan pada pantat. dan tempelkan telapak tangan pada lantai disamping telinga dengan ibu jari dekat telinga dan pandangan ke atas belakang.
b). Gerakan. : Angkat tubuh keatas dengan cara meluruskan atau mendekatkan tangan dengan kaki sampai membentuk lengkungan (busur), kedua kaki dan tangan tetap bertumpu pada lantai. Tahan gerakan tersebut hingga sepuluh hitungan.
c). Sikap akhir : Kembali pada sikap terlentang.

 

3. Kesalahan-kesalahan yang terjadi saat melakukan gerakan Kayang.

– Jarak kedua tangan dan kaki terlalu jauh.
– Siku-siku bengkok disebabkan kekuatan persendian siku dan bahu.
– Badan kurang melengkung (membusur) disebabkan kurang lemas/lentuk bagian pungung dan kekakuan pada otot perut.
– Sikap kepala yang selalu menengadah.
– Kurangnya daya keseimbangan.

 

4. Cara memberi bantuan dalam gerakan kayang:

• Posisi penolong disamping anak yang melakukan garakan kayang
• Membantu mengangkat dan agak membawa punggung / bahu pelaku.
• Membantu menopang punggung/bahu pelaku dan membawanya perlahan kebawah.
• Dengan cara melakukan gerakkan punggung orang lain dengan posisi sudut 90 derajat dan turunkan secara perlahan-lahan.
• Dengan mengangkat punggung yang melakukan gerakan kayang dalam – posisi terlentang atau tiduran.

 

5 Penilaian Dalam Senam Lantai.

Kriteria penilaian dalam senam lantai adalah :
1. Waktu untuk perlombaan senam Iantai adaIah 50 sampai 70 detik untuk pesenam putra dan untuk putri waktu yang dibutuhkan 70 sampai 90 detik.
2. Stopwatch tidak boleh dimatikan walaupun pesenam dalam keadaan jatuh
3. Unsur yang terkandung pada gerakan senam lantai yaitu : ketangkasan, keseimbangan, kelincahan, keluwesan, lompatan, berputar dan salto bulat kedepan.

6 Kegunaan Senam.

Manfaat yang diperoleh dan olahraga senam yaitu –
1. Memberikan rangsangan pertumbuhan tubuh.
2. Mengembangkan sikap dan gerak yang wajar.
3. Memperbaiki dan mencegah pengaruh buruk di sekolah.
4. Mempertebal rasa kebangsaan.
5. Memupuk keberanian dan kepercayaan diri.
6. Memupuk nasa tanggungjawab terhadap kesehatan diri sendiri dan masyarakat.
7. Memupuk kesanggupan bekerja sama.

 

7 Rangkaian Latihan Senam Lantai.

Unsur-unsur gerakan senam lantai terdiri dari mengguling, melompat, berputar di udara, serta_menumpu dengan tangan atau kaki untuk mempertahankan sikap seimbang. Bentuk-bentuk latihannya merupakan gerakan dasar senam perkakas.

Pada dasarnya latihan bagi pesenam baik putra maupun putri adalah sama, tetapi pada putri dimasukkan unsur balet.

Berikut rangkaian latihan senam lantai :
a. Latihan Rangkaian Guling Depan dan Guling ke Belakang.
b. Latihan Rangkaian Handstand dan Guling ke Depan.
c. Latihan Rangkaian Sikap Lilin, Guling ke Belakang dan Headstand.
d. Latihan Rangkaian Kayang dan Handstand.
e. Latihan Rangkaian Guling Depan dan Guling Lenting.

3.8 Jenis-Jenis Gerakan Senam Lantai.

1. Guling ke Depan Tungkai Bengkok.
2. Guling ke Depan Tungkai Lurus.
3. Guling ke Belakang (Back Roll).
4. Kayang.
5. Sikap Lilin.
6. Guling Lenting (Neckspring).
7. Berdiri dengan Kepala (Headstand).
8. Berdiri Atas Tangan (Handstand).

9 Manfaat Melakukan Aktivitas Senam Lantai.

Dari berbagai aktivitas yang dilakukan dalam senam lantai memiliki tujuan untuk :
1. Membentuk dan mengembangkan otot tubuh.
2. Mengembangkan kualitas fisik.
3. Membentuk keindahan tubuh.
4. Mernelihara kebugaran jasmani.

B. Sikap Lilin (Koopstan).

Merupakan sikap berdiri tegak lurus bertumpu pada kedua tangan dan kepala bagian depan. Rangkaian senam pada sikap lilin adalah termasuk senam lantai yang membutuhkan kekuatan, ketangkasan, dan keseimbangan. Latihan sikap lilin ini dapat dibantu dengan sesama teman dan dapat dilakukan secara bergantian.

Cara melakukan sikap lilin :
1. Jongkok kedua kaki dapat dibantu teman yang berada di belakangnya.
2. Me!etakkan kedua tangan pada matras membentuk posisi segitiga sama sisi.
3. Meletakkan dahi di atas matras di antra kedua lengan. 
4. Mengangkat kedua kaki bersamaan dengan pinggul.
5. Pada waktu mengangkat kedua kaki bersamaan dengan pinggul. Teman yang berada di belakangnya memegang kedua kaki dan berusaha meluruskanya.
6. Setelah berdiri sikap lilin (Kopstand) dengan lurus pertahankan keseimbangannya.
7. Berikutnya berlatih sendiri beruIang-uang tanpa bantuan ternan.
8. Melakukan sikap lilin yang didahului dengan awalan melangkah yang dilanjutkan dengan meloncatkan kedua tangan sehingga akhirnya dapat berdiri tegak.

 

C. Rangkaian Gerak Guling Depan dan Culing Lenting.

a. Guling ke Depan.
Gerakan guling ke depan berguna untuk melatih kelenturan otot bahu dan punggung. Cara melakukannya adalah sebagal berikut :
1) Sikap awal berdiri di atas matras.
2) Letakkan kedua tangan di atas matras selebar bahu.
3) Punggung ditekuk, tempelkan dagu ke dada perlahan-lahan pindahkan berat tubuh dan dorong tubuh ke depan.
4) Berguling dengan menempatkan tengkuk di matras.
5) Usahakan mendarat dengan sikan jongkok dan berdiri tegak.

 

b. Guling ke Belakang.
Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
1) Sikap awal duduk di tepi matras membelakangi matras.
2) Lutut ditekuk rapat, punggung dibungkukkan, dan dagu ditempelkan ke dada.
3) Kedua tangan dilipat ke belakang dengan telapak tangan terbuka menghadap ke belakang.
4) Doronglah tubuh ke belakang, berguling dengan cara rnenggelinding, kedua kaki diluruskan ke belakang.
5) Mendarat dengan sikap jongkok dilanjutkan berdiri tegap.

 

E. KEBUGARAN JASMANI.

A. Hakikat Kebugaran Jasmani.

Ketika dilahirkan, manusia dibekali dengan sifat dasar masing-masing, tetapi kemudian dalam pertumbuhan dan perkembangannya sifat seseorang akan banyak dipengaruhi oleh cara hidup dan lingkungan di mana manusia itu berada. Salah satu cara hidup atau kebiasaan hidup tersebut adalah pengerahan fisik, sebab memang tubuh manusia diciptakan untuk bergerak, sehingga segala bentuk dan fungsi tubuh yang menunjang pergerakan tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhannya. Prestasi kerja manusia merupakan keterpaduan antara kegiatan kerja mental. fisik. serta interaksi dengan lingkungan dalam arti luas, sehingga prestasi kerja dan produktivitas kerja individu dan kelompok ditentukan oleh bermacam-macam faktor yang terkait secara kompleks.

Seseorang yang mempunyai kesegaran jasmani tinggi dapat melakukan pekeriaannya dengan baik, Selain itu, akan terhindar dari kernungkinan cedera yang biasanya sering terjadi saat melakukan kerja fisik yang berat. Tujuan utama latihan fisik adalah untuk meningkatkan – kesegaran jasmani dan kemampuan fungsi ergosistem tubuh. Latihan jasmani yang dilakukan secara tepat dan benar akan memberikan manfaat bagi tubuh yaitu :
1. Memperkuat sendi-sendi, ligamen, dan otot-otot tubuh.
2. Meningkatkan kemampuan jantung dan paru-paru.
3. Menurunkan tekanan darah.
4. Mengurangi lemak dan kadar gula dalam tubuh.
5. Memperbaiki bentuk tubuh.
6. Mengurangi risiko terkena penyakit jantung koroner.

Program latihan kondisi fisik perlu direncanakan secara sistematis, Latihan fisik yang dilakukan secara cermat, berulang-ulang dan dengan intensitas beban latihan yang makin meningkat, memungkinkan meningkatnya kesegaran jasmani. Hal ini akan berdampak pada makin terampil, kuat, dan efisiennya seseorang dalam bergerak.

 

B. Prinsip – Prinsip Pengembangan Program Kebugaran Jasmani.

Ada sepuluh prinsip yang perlu digunakan sebagai pegangan dalam menyusun program kebugaran jasmani, yaitu:
1. Menyediakan waktu yang cukup bagi siswa untuk melakukan aktivitas jasmani.
2. Menyediakan kesempatan bagi siswa untuk melakukan aktivitas jasmani.
3. Menyediakan aneka kegiatan dan memberikan bimbingan sesuai dengan pilihan siswa.
4. Memberikan informasi umpan balik kepada siswa, baik mengenai proses maupun hasilnya.
5. Membekali siswa dengan keterampilan dasar dalam rangka meningkatkan kebugaran jasmani.
6. Menjadikan diri sebagai guru pendidikan jasmani yang pantas sebagai panutan bagi siswa.
7. Memberikan perhatian penuh bagi perkembangan siswa secara menyeluruh, termasuk sikap dan perilakunya terhadap aktivitas jasmani yang dilaksanakan secara teratur dan berkesinambungan.
8. Menggunakan strategi yang tepat untuk membentuk pola hidup sehat.
9. Mempromosikan gaya hidup aktif dan pelaksanaan aktivitas jasmani di luar pendidikan jasmani di sekolah.
10. Menghindari ucapan yang menyatakan bahwa aktivitas jasmani itu hanyalah membuang-buang waktu dan sia-sia belaka.

 

C. Bentuk-Bentuk Latihan Kebugaran Jasmani.

Unsur-unsur kebugaran jasmani meliputi kekuatan, kecepatan, daya tahan otot jantung dan paru-paru, kelincahan, daya ledak, dan kelentukan. Unsur-unsur tersebut dapat dilatih dalam bentuk seperti circuit training, interval training, kalestenik, jogging, dan aerobik.

1. Latihan Peningkatan Kelincahan.
Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan dan kelincahan. Latihan ini juga berkaitan dengan tingkat kelentukan. Beberapa bentuk latihan untuk meningkatlcan kelincahan antara lain sebagai berikut:

A. Latihan mengubah gerak tubuh arah lurus.
1) Tujuannya untuk melatih mengubah gerak tubuh arah lurus.
2) Cara melakukannya adalah atlet atau siswa berlari bolak-balik secepatnya dari titik yang Satu ke titik yang lainnya sebanyak 10 kali, Setiap kali sampai pada satu titik, atlet tersebut harus berusaha untuk secepatnya berbalik untuk berlari menuju ke titik yang lain.

B. Latihan lari belok-belok (zig-zag).
1) Tujuannya untuk melatih mengubah arah tubuh dengan arah yang berkelok-kelok.
2) Cara melakukannya adalah dengan cara berlari zig-zag dengan cepata sebangaul 2 sampai 3 kali di antara beberapa titik (misalnya 4-5 titik). Jarak setiap titik sekitar 2 meter.

 
C. Latihan mengubah posisi tubuh atau jongkok berdiri (squat-thrust).

1) Tujuannya untuk melatih mengubah posisi tubuh (jongkok dan berdiri tegak).
2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a. Jongkok sambil menumpukan kedua tangan di lantai.
b. Pandangan ke arah depan, lemparkan kedua kaki belakang sampai lurus dengan sikap badan terlungkup dalam keadaan terangkat.

D. Latihan kelincahan beraksi.
1) Tujuannya untuk melatih kelincahan dalam melakukan suatu reaksi gerakan.
2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut:
a. Berdiri dengan sikap ancang-ancang, kedua lengan di samping badan dengan siku bengkok, perhatikan aba-aba peluit.
b. Bunyi peluit pertama Iari ke depan secepat-cepatnya.
c. Bunyi peluit kedua, lari mundur secepat-cepatnya.
e. Bunyi peluit keempat, lari ke samping kanan seeepat-cepatnya
f. Latihan ini dilakukan secara terus menerus secara berangkai tanpa berhenti terlebib dahulu.

 

2. Latihan Peningkatan Kecepatan.

Kecepatan adalah kemampuan untuk menempuh suatu jarak dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Kecepatan bukan hanya mengerakan seluruh tubuh dengan cepat, akan tetapi dapat pula mengerahkan anggota-anggota tubuh dalam waktu sesingkat-singkatnya. Dalam lari cepat, kecepatan ditentukan oleh gerak berurutan kaki yang dilakukan secara cepat. Bentuk-bentuk latihan untuk meningkatkan kecepatan antara lain sebagai berikut:
A. Lari cepat dengan jarak 40m dan 60m.
1) Tujuan untuk melatih kecepatan gerak seseorang.
2) Cara melakukan adalah dengan berdiri di belakang garis start dengan sikap badan tegak Dan kedua kaki dibuka. Kedua tangan di samping badan dengan sikap berdiri. Lari di tempat makin lama makin cepat sambil mengangkat paha setinggi-tingginya. Setelah ada aba-aba peluit secepat-cpatnya menempuh Jarak 40-60 meter. Latihan dilakukan secara berulang.

 

B. Lari naik bukit (up hill).
Bertujuan untuk mengembangkan kekuatan dinamis (dinamic strength) otot-otot tungkai.

C. Lari menuruni bukit (Dowa hill). 
Bertujuan untuk melatih kecepatan frekuensi gerak kaki. Latihan ini akan lebih baik jika
ada dorongan angin dari belakang.

 

3. Latihan Daya Ledak.
Tenaga ledak otot adalah kemampuan otot atau sekelompok otot-melakukan kerja secara eklposif yang dipengaruhi oleh kekuatan dan Kecepatan kontraksi otot. Latihan daya ledak otot meliputi press, high pull,  atau upright rowing, squat, heel raise (calf raises), pull over, brench press, snatch, shoulder shrugh, tricep stretch.

4. Latihan Daya Tahan Jantung.
Daya tahan  adalah kemampuan seseorang untuk melakukan kerja dalam waktu yang relatif lama. Istilah lainnya adalah respirato-cardio-vaskuler endurance, yaitu daya tahan yang berhubungan dengan pernafasan, jantung dan peredaran darah.

Bentuk latihan – tahan pernapasan, jantung, peredarah darah ini disebut ergosistem skunder yang dilatih melalui peningkatan ergosistem primer (sistem saraf otot dan tulang rangka). Latihan peningkatan ergosistern primer haruslah dilakukan dalam waktu yang relatif lama. Latihan daya tahan jantung dan paru-paru di antaranya adalah dengan mempertinggi intensitas, misalnya interval training dengan intensitas yang tinggi.

Selamat Belajar .

 

SD4 Semester 2 – Pendidikan Ramah Lingkungan – Pengunaan Lahan – Erosi – Abrasi

Ramling ( Ramah Lingkungan ) SD Kelas 4 Semester 2.

 

A. Perubahan Penggunaan Lahan.

Pemanfataan Lahan di Sekolah.

Pemanfaatan lahan disekolah tampak ketika membuat peta / denah sekolah, lahan digunakan untuk :
– Ruang Kelas dari kelas 1 – 6
– Ruang Kepala Sekolah.
– Ruang Guru.
– Ruang Kantin.
– Ruang Tata Usaha.
– Ruang Perpustakaan.
– Ruang UKS.
– Ruang Laboratorium Komputer atau lainnya.
– Halaman dan Lapangan Sekolah.
– Kebun atau Taman Sekolah.

Seiring dengan kebutuhan manusia yang berkembang dan berubah, penggunaan lahan juga berubah, dahulu masih menjadi lapangan, sekarang bisa sudah menjadi bangunan kelas. Dari lapangan yang masih tanah lapang menjadi lapangan basket.

Lahan berubah seiring dengan kebutuhan manusia manusia; tetapi dalam perubahan lahan harus memperhatikan keseimbangan alam. Jadi komposisi Pepohonan sebagai sumber O2 harus tetap dipertahankan. Kemudian kebersihan dan ketersiaan air juga harus diperhatikan. Perubahan lahan juga tidak boleh menimbulkan pencemaran yang akhirnya merugikan manusia penghuni lahan tersebut.

Pemanfaatan lahan di sekeliling sekolah.

Lahan disekeliling sekolah juga adalah : Sawah, Makam Pahlawan, Kantor, Sekolah TK, Lapangan, Sekolah SMP, Pompa Bensin SPBU, dan lain-lain.

Pemanfaatan Lahan dan Perubahannya.
Cerita : Dea dan La Ode tinggal di Kampung Mandiri, Mereka memiliki banyak teman di kampungnya.Setiap sepulang sekolah dan setelah makan siang, mereka berkumpul di lapangan terbuka untuk bermain karet, petak umpet, main bola atau layang-layang. Anak-anak ini selalu riang gembira bermain bersama. Sekali-kali ada yang bertengkar atau menangis, tetapi hanya sebentar. Namun pada suatu hari lapangan tempat mereka bermain dibangun perumahan. Mereka sedih tetapi tidak bisa berbuat apa-apa. Sekarang mereka main karet, petak umpet ataupun main bola dan layang-layang di jalanan.

Cerita diatas merupakan salah satu contoh perubahan pemanfaatan lahan. Lahan yang semula lapangan diubah menjadi perumahan. Perubahan pemanfaatan lahan bisa menimbulkan berbagai efek, yang perlu diperhatikan bahwa perubahan tersebut sebisa mungkin tidak membawa efek negatif yang banyak.

Macam-macam Perubahan dan Pemanfaatan Lahan :
1. Perubahan Lahan menjadi Pusat Pertokoan di Perkotaan.
2. Perubahan lahan menjadi Perumahan.
3. Perubahan lahan menjadi Perkebunan atau Persawahan.
4. PErubahan Lahan menjadi Taman Hijau.dan lain-lain.

 

PErencanaan Tata Kota :

Tata Ruang Kota di maksudkan agar kota menjadi Rapi, Tertib, Aman dan Seimbang atau bangunan dan Taman hijau. Dengan tata kota yang baik , maka lingkungan akan menjadi baik dan sehat; Jalan tidak macet, tidak terjadi banjir atau bencana; Tidak terjadi kebakaran. Bahkan kalau terjadi bencana alam, maka proses penyelamatan akan berjalan lancar karena tidak terjadi macet dan semua sudah diatur secara baik dan bisa berfungsi dengan baik.

 

Erosi pada Lahan.

Sejalan dengan perubahan masa, jumlah mahluk hidup selalu tumbuh makin bertambah banyak, tak terkecuali manusia. Oleh Karena itu , jumlah pemukiman yang dibutuhkan manusia juga bertambah banyak. Manusia banyak menebangi pohon dan hutan untuk tempat tinggal.

Erosi adalah pengikisan yang terjadi pada tanah.

Pengikisan tanah dapat disebabkan oleh :
1. air.
2. angin.
3. dan kemiringan tanah. 

Erosi pada tanah dapat disebabkan oleh : Perubahan lingkungan yang tidak seimbang.
Pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah erosi :
1. Reboisasi.
2. Penghijauan.
3. Mencegah penebangan secara liar.
4. Membuat terasering / sengkedan pada tanah yang miring.
5. Tidak menebang pohon-pohon dihuan secara liar.

 

1. Apa yang dimaksud Erosi : Pengikisan pada tanah.

2. Penyebab atau faktor-faktor Erosi Tanah :

  • Kecepatan aliran sungai yang tinggi merupakan salah satu penyebab utama erosi di lembah sungai dan daerah pesisir.
  • Tanah yag dilalui aliran sungai atau termasuk area banjir sungai menjadi terkikis. Sedimen ini kemudian ikut terbawa aliran sungai hingga ke hilir.
  • Angin merupakan agen penyebab erosi di padang pasir dan lahan kering. Angin memiliki kemampuan mengikis batu, tanah, dll dan memindahkannya ke zona yang berbeda.
  • Erosi tanah juga dapat disebabkan oleh gletser dan es. Partikel tanah bisa terkikis bersama dengan pergerakan gletser. Jenis erosi ini biasanya terjadi di wilayah yang tertutup es atau di dataran tinggi.
  • Faktor lain yang mempengaruhi erosi tanah adalah suhu, kecepatan angin, dan tingkat curah hujan di wilayah tertentu.
  • Daerah yang memiliki iklim panas dan lembab, kecepatan angin tinggi dan tingkat curah hujan sangat rendah rentan terhadap erosi tanah.
  • Penggembalaan ternak, penebangan hutan, dan kegiatan konstruksi turut menyumbang terhadap terjadinya erosi.
  • Vegetasi atau tanaman yang terus berkurang.
  • Perusakan tanah oleh manusia, misal penambangan pasir dan batuan.

Dampak Erosi Tanah :

  • Erosi tanah menyebabkan pengembangan struktur topologi baru karena pengendapan partikel tanah.
  • Tanah yang tererosi akan mengakibatkan penurunan produktivitas dan kesuburan tanah.
  • Akibat erosi, kadar air dan kandungan berbagai mineral dan nutrisi tanah akan sangat berkurang.
  • Pada akhirnya, lahan yang tandus dan tidak adanya curah hujan akibat erosi yang parah menyebabkan kekeringan.

 

Pengendalian Erosi Tanah

  • Penggantian vegetasi, reboisasi, serta menanami lereng adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengendalikan erosi tanah.
  • Selain itu, penebangan hutan liar juga mesti dikendalikan. Ladang berpindah yang banyak dipraktikkan juga harus dikurangi untuk mengendalikan erosi.
  • Terasiring atau Sengkedan merupakan metode konservasi dengan membuat teras-teras yang dilakukan untuk mengurangi panjang lereng, menahan air sehingga mengurangi kecepatan dan jumlah aliran permukaan, serta memperbesar peluang penyerapan air oleh tanah.

Gelombang laut yang menerjang pantai dapat mengakibatkan pengikisan pantai yang disebut Abrasi. Abrasi ini dapat merusak ekosistem pantai, misalnya pasir, batu karang, kerang dan pohon kelapa. Abrasi yang merusak batu karang dan menghanyutkan pasir menyebabkan hewan-hewan yang tinggal dibatu karang dan pasir kehilangan tempat tinggalnya. Keadaan setiap pantai berbagai tempat berbeda-beda.

Abrasi :

a. Cliff yaitu pantai berdinding curam.
b. Relung yaitu cekungan-cekungan yang terdapat pada dinding Cliff.
c. Dataran Abrasi yaitu hamparan wilayah yang datar akibat abrasi.

 

Erosi adalah peristiwa pindahnya / terangkutnya bagian-bagian tanah dari satu tempat ke tempat lain oleh media alami dapat terjadi secara normal atau tiba-tiba. Erosi mengakibatkan hilangnya lapisan tanah paling atas yang paling mengandung unsur hara organik dan mineral.

 

Pengertian Abrasi Dan Penyebabnya – Abrasi adalah suatu proses pengikisan tanah / pantai yang disebabkan oleh hantaman tenaga gelombang laut, arus laut, sungai, pasang surut laut, gletser dan angin yang bersifat merusak di sekitarnya. Abrasi disebut juga dengan erosi pantai. Abrasi berasal dari bahasa Latin yakni Abradĕre atau Abrasio, yang berarti “keributan”. Intensitas Abrasi tergantung pada, konsentrasi kecepatan kekerasan ombak , dan massa partikel yang bergerak. Akibat dari Abrasi ini adalah pembentukan sebuah tebing yang bisa mencapai beberapa meter hingga puluhan kilometer.

Penyebab Terjadinya Abrasi.
Abrasi terjadi karena naiknya permukaan air laut di seluruh dunia karena mencairnya lapisan es di daerah kutub bumi. Pencairan ES ini diakibatkan oleh pemanasan Global. Pemanasan Global ini terjadi karena gas-gas CO2 yang berasal dari asap pabrik maupun dari gas kendaraan bermotor menghalangi keluarnya gelombang panas dari matahari yang dipantulkan oleh bumi, sehingga panas tersebut akan terperangkap dalam atmosfer bumi sehingga mengakibatkan suhu permukaan bumi meningkat. dan membuat ES di Kutub mencair, dan permukaan air laut akan mengalami peningkatan diseluruh dunia dan menggerus daerh permukaan yang rendah. Ini menjadi bukti bahwa pencemaran lingkungan erat kaitannya dengan Abrasi ini.

Contoh garis pantai yang mengalami abrasi adalah didaerah pesisir pantai wialayah Indramayu. Abrasi yang terjadi di wilayah ini mampu menenggelamkan daratan dua sampai sepuluh meter per tahunnya, dan sekarang dari panjang pantai seratus empat belas KM telah tergerus lima puluh KM. Itulah informasi artikel dari admin kampus-info yang bisa kami berikan pada anda semua. Semoga artikel Pengertian Abrasi Dan Penyebabnya bermanfaat bagi Anda. 

MANFAAT PENANAMAN HUTAN MANGROVE  ATAU BAKAU.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan luas hutan mangrove terbesar di dunia. Hutan mangrove memiliki peranan penting dan manfaat yang banyak baik langsung maupun tidak langsung bagi lingkungan sekitar khususnya bagi penduduk pesisir.

Secara umum hutan bakau atau mangrove mempunyai definisi sebagai hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terletak di garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut tepatnya di daerah pantai dan sekitar muara sungai, sehingga tumbuhan yang hidup di hutan mangrove bersifat unik karena merupakan gabungan dari ciri-ciri tumbuhan yang hidup di darat dan di laut. Berikut merupakan beberapa manfaat dan peranan Hutan Mangrove :

  • Mencegah Intrusi Air Laut.
    Intrusi laut merupakan peristiwa perembesan air laut ke tanah daratan. Intrusi laut dapat menyebabkan air tanah menjadi payau sehingga tidak baik untuk dikonsumsi. Hutan Mangrove memiliki fungsi mengendapkan lumpur di akar-akar pohon bakau sehingga dapat mencegah terjadinya Intrusi Air laut ke daratan.
  • Mencegah Erosi dan Abrasi Pantai.
    Erosi merupakan pengikisan permukaan tanah oleh aliran air sedangkan abrasi merupakan pengikisan permukaan tanah akibat hempasan ombak laut. Hutan Mangrove memiliki akar yang efisien dalam melindungi tanah di wilayah pesisir, sehingga dapat menjadi pelindung pengikisan tanah akibat air.
  • Sebagai pencegah dan penyaring alami.
    Hutan mangrove biasanya yang dipenuhi akar pohon bakau dan berlumpur. Akar tersebut dapat mempercepat penguraian limbah organik yang terbawa ke wilayah pantai.Selain pengurai limbah organik, hutan mangrove juga dapat membantu mempercepat proses penguraian bahan kimia yang mencemari laut seperti minyak dan diterjen, dan merupakan enghalang alami terhadap angin laut yang kencang pada musim tertentu.
  • Sebagai tempat hidup dan sumber makanan bagi beberapa jenis satwa.
    Hutan Mangrove juga merupakan tempat tinggal yang cocok bagi banyak hewan seperti biawak, kura-kura, monyet, burung, ular, dan lain sebagainya. Beberapa jenis hewan laut seperti ikan, udang, kepiting dan siput juga banyak tinggal didaerah ini. Akar tongkat pohon mangrove memberi zat makanan dan menjadi daerah nursery bagi hewan ikan dan invertebrata yang hidup di sekitarnya. Ikan dan udang yang ditangkap di laut dan di daerah terumbu karang sebelum dewasa memerlukan perlindungan dari predator dan suplai nutrisi yang cukup di daerah mangrove ini. Berbagai jenis hewan darat berlindung atau singgah bertengger dan mencari makan di habitat mangrove.
  • Berperan dalam pembentukan pulau dan menstabilkan daerah pesisir.
    Hutan mangrove seringkali dikatakan pembentuk daratan karena endapan dan tanah yang ditahannya menumbuhkan perkembangan garis pantai dari waktu ke waktu. Pertumbuhan mangrove memperluas batas pantai dan memberikan kesempatan bagi tumbuhan terestrial hidup dan berkembang di wilayah daratan. Sebagai contoh, Buah vivipar yang terbawa air akan menetap di dasar yang dangkal, dapat berkembang dan menjadi kumpulan mangrove di habitat yang baru. Dalam kurun waktu yang panjang habitat baru ini dapat meluas menjadi pulau sendiri.

Hutan mangrove di Indonesia kini tidak luput dari permasalahan lingkungan. Akibat pengelolaan yang buruk, ekosistem hutan mangrove di pesisir pantai terancam punah sehingga akan mempercepat proses abrasi pantai dan dalam beberapa tahun kedepan, garis pantai akan lebih cepat bergeser ke arah daratan di Kawasan Sekitar Aceh.

 

SUNGAI.

Sungai merupakan satu kesatuan antara wadah air dan air  yang mengalir, karena itu kesatuan sungai dan lingkungan merupakan suatu persekutuan mendasar yang tidak terpisahkan. Pemanfaatan lahan disepanjang sungai untuk berbagai keperluan.

Ditinjau dari asal polutan dan sumber pencemarannya. Pencemaran air dapat dibedakan menjadi sumber Domestik dan Non Domestik.

Sumber Domestik : Limbah domestik adalah semua buangan yang berasal dari rumah tangga, apotek, rumah sakit, rumah makan dan lain sebagainya. Limbah rumah tangga berasal dari kamar mandi, kakus, dapur, tempat cuci pakaian, limbah dari apotek dan rumah sakit.

Pencemaran air dapat dibedakan menjadi dua : Domestik dan Non Domestik.

 

 

SD4 Semester 2 – Pendidikan Ramah Lingkungan – Energi Alternatif

SD4 Semester 2 – Pendidikan Ramah Lingkungan – Energi Alternatif.

A. Sumber Energi Altematif.

Alternatif berasal dari kata alternative yang artinya pilihan, alternatif, pengganti, atau jalan lain. Jadi energi alternatif artinya adalah sumber energi yang dapat digunakan untuk menggantikan suatu sumber energi yang lain sesuai dengan keperluannya.

Misalnya:
– Minyak tanah untuk memasak dapat digantikan gas LPG.
– Gas LPG sebagai sumber energi untuk kompor gas dapat digantikan dengan biogas.
– Keperluan listrik di daerah terpencil dapat diganti dan tenaga mikro hidro.

Beberapa Sumber Energi Alternatif.

1. Biogas.
Biogas adalah gas yang didapat dari proses pembusukan sampah dan / atau kotoran hewan. Kotoran yang biasa digunakan untuk mendapatkan biogas adalah kotoran sapi. Menurut susunan kimianya, biogas terdiri atas gas metana. Biogas dapat digunakan untuk memasak dengan menggunakan kompor gas. Kompor gas yang digunakan adalah sama dengan kompor gas LPG. Hanya saja selang yang menuju tangki LPG diganti dengan selang yang menuju tangki biogas. Tangki biogas adalah saptik tank tempat menampung kotoran sapi. Walaupun demikian, biogas tidak berbau. Biogas jugs dapat digunakan untuk penerangan. Yattu dengan mempergunakan lampu petromak. Pada lampu petromak, saluran yang berasal dan tangki minyak tanah diganti dengan selang dan tangki biogas, maka jadilah lampu penerangan yang terangnya sama dan tidak berbau. Gambar berikut menunjukkan tangki biogas dari kotoran sapi.

2. Mikrohidro.
Di Pusat Listrik Tenaga Air, satu sungai atau lebih dialirkan ke waduk. Dari waduk tersebut dibangun pintu air yang dikendalikan cermat. Pintu air tersebut digunakan untuk memutar kincir air. Kincir air itu digunakan untuk memutar generator listrik yang dayanya ratusan ribu atau bahkan jutaan watt.
Air sungai dapat dibendung. Ketika mengalir dapat digunakan untuk memutar kincir air. Semakin banyak air yang mengalir, semakin besar pula kekuatannya untuk memutar kincir. Jika kincir dihubungkan ke generator listrik, generator ikut berputar, maka dihasilkan energi listrik. Karena jumlah airnya sedikit, dan daya yang dihasilkan tidak sampai ratusan ribu watt maka disebut listrik mikrohidro.

3. Energi Angin.
Energi angin sudah digunakan manusia sejak 3000 tahun yang lalu. Jaman dulu, energi angin digunakan untuk menumbuk biji-bijian, memompa air dan sebagai penggerak perahu layar. Tenaga kinetik angin sekarang sudah mulai banyak dipergunakan sebagai pemutar angin dengan menggunakan turbin angin baik untuk rumah maupun untuk keperluan bisnis. Jika baling-baling yang digerakkan udara disambungkan ke generator listnik, maka akan dihasilkan energi listrik energi angin. Satu turbin saja dapat rnenghidupi sampai dengan tiga puluh rumah

4. Bahan Bakar Minyak Nabati (Biofuel).
Bahan bakan minyak nabati, sesuai dengan namanya, nabati berarti berasal dan tumbuh-tumbuhan. Bahan bakar minyak nabati berarti bahan bakar yang berasal dan tumbuh-tumbuhan. Di masyarakat dikenal biodiesel atau biosolar. Biodiesel atau biosolar ini berasal dari tumbuh-tumbuhan, misalnya biji jarak.
Biofuel terdiri dari biodiesel, bioethenol dan bio-oil. Bahan bakar ini dapat menggantikan bahan bakar fosil. misalnya solar, Di negeri kita bahan bakar biofuel ini diproses dari kelapa sawit, molasses, singkong dan jatropha (biji jarak pagar).Berbagai penelitian tentang biofuel ni telah dilakukan oleh BPPT.

Tumbuhan untuk Biofuel :
(a) Buah Kelapa Sawit;
(b) Jarak Pagar (Jatropa, sp);
(c) Mollases (Tetes Tebu);
(d) Singkong

5. Bahan Bakar Hidrogen.
Hidrogen dapat berperan sebagai pengganti bahan bakar minyak bumi maupun sebagal pembangkit listrik. Sebagal pengganti bahan bakar minyak bumi, hidrogen dapat dibakar di dalam mesin, sehingga dihasilkan energi. Sebagai pembangkit listrik, reaksi hidrogen dapat menghasilkan energi listrik. Proses ini disebut elektrokimia. Proses elektrokimia hidrogen lebih hemat daripada proses pembakaran. Akhirnya, proses elektrokimia hidrogen lebih disukai dan lebih banyak digunakan daripada proses pembakaran.

6. Energi Matahari.
Matahari menyinari bumi, sedangkan bumi berputar pada porosnya, akibatnya teriadi siang dan malam. Wilayah yang paling banyak mendapat cahaya matahari adalah wilayah tropis, yaitu wilayah yang terletak antara 23,5°LS –  23,5°LU. Negeri kita terletak di kawasan tropis, sehingga sangat kaya energi matahari. Energi matahari dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan sel surya. Contoh sel surya yang kecil ada pada kalkulator. Kalkulator yang menggunakan sel surya dapat hidup tanpa baterei asal terkena cahaya.

 

B. Pentingnya Penggunaan Energi Alternatif.

Saat ini sangat banyak peralatan yang menyandarkan keperluannya pada minyak bumi,  Sepeda motor, mobil, kompor di dapur, dan PLTU mengkonsumsi bahan bakar dan minyak bumi dan batubara, Baik minyak bumi maupun batubara jumlahnya sangat terbatas dan bisa habis.

Jika minyak bumi atau batu bara habis, kalian ke sekolah naik apa? Memasak nasi dengan spa? Merebus air dengan apa? Lampu penerangan dengan apa? Sungguh sulit kita bayangkan!

Untuk mengatasi itu semua para ahli berusaha keras melakukan penelitian agar mendapatkan sumber energi yang lain dari bahan bakar fosil tersebut. Seberapa penelitian sudah mulai dihasilkan. Misalnya didapatkan sumber energi biogas, mikrohidro, angin, sel surya, sel hidrogen, minyak nabati, dan sebagainya.

Energi altematif agar benar-benar berkelanjutan, sumber energi harus memenuhi persyaratan berikut.
1. Bahan bakar terbarukan yang dapat diandalkan dan terbarukan.
2. Bahan bakar gratis.
3. Energi bersih dan non-polusi.
4. Teknologi yang diperlukan untuk rnengkonversi energi dan sumber terbarukan ke energi yang berguna sudah tersedia.
5. Teknologi energi terbarukan biaya kompetitif dengan bahan bakar konvansional.
6. Teknologi ini adalah sumber desentralisasi kekuasaan.
7. Teknologi memungkinkan individu untuk mengendalikan produksi kekuasaan mereka sendiri.

Salah satu manfaat yang paling penting penggunaan energi altematif adalah tidak menghasilkan polutan. Manfaat energi alternatif adalah memperluas den mendorong ekonomi dan menciptakan lapangan kerja
Energi terbarukan juga memberikan keuntungan lingkungan seperti membantu meningkatkan kualitas udara lokal dan mengurangi dampak pada tanah, air dan sistem iklim, Peningkatan penggunaan energi terbarukan juga akan membantu meningkatkan ekonomi lokal melalui penciptaan laparigan kerja. Tidak ada sumber energi lain yang dapat memberikan semua manfaat tersebut.

Sebagai perbandingan, lanjut ketergantungan pada sumber energi konvensional seperti bahan bakar fosil dan energi nuklir akan mengabadikan sejumlah Iingkungan, sosial, dan masalah-masalah politik terus kita bergantung pada sumber daya yang terbatas dikuasi oleh beberapa negara dan perusahaan saja.

Selamat Belajar.

 

SD Kelas 4-2 Agama Katolik – Bab 4 Gereja

SD Kelas 4-2 Agama Katolik – Bab 4 Gereja.

A. Ungkapan Syukur Tokoh-tokoh Perjanjian Lama.
B. Doa Syukur Gereja.
C. Doa Pribadi.
D. Doa Bersama.
E. Doa Spontan.

A. Ungkapan Syukur Tokoh-tokoh Perjanjian Lama.

* Perayaan Paskah Yahudi merupakan Perayaan syukur Bangsa Israel yang terbebas dan perbudakan bangsa Mesir. Bangsa Israel terbebas dan bangsa Mesir dipimpin oleh Musa.
* TokOh-tokoh yang menyertakan Tuhan dalam karya-karya adalah Musa dan Daud.
* Musa mengungkapkan imannya kepada Tuhan lewat nyanyian Musa (lilangan 32:14)
* Daud adalah penggembala domba yang pandal bermain kecapi dan mecitakan lagu. Lagu pujian Daud yang berjudul Tuhan adalah Gembalaku, terdapat dalam Kitab Mazmur 23.
* Paskab menurut Perjanjian Lama adaish Bangsa Israel terbebas ciari barigsa Israel.
* Paskah menurut Perfarijian Baru adalah Kebangkitan Yesus.

Latihan Soal:
1. .ielaskan tujuan perayaan Paskah Yahudi, Kel 12:1-12!
2. Ceritakan kembali secara singkat Nyanyian Musa (Ul 32:1-14)

 

B. DOA SYUKUR GEREJA.

* Perayaan Ekaristi adalah perayaan untuk mengenang Yesus yang rela berkurban menyerahkan tubuh dan darah-Nya bagi Keselamatan manu&a. Da a” Perayaan Ekaristi Tuhan Yesus bersabda (liturgi sabda), dan Yesus yang hadir  dengan  tubuh dan darah-Nya (liturgi ekaristi).

* Hari-hari raya dalam Gerela Katolik, yaitu:

  • a. Hari Natal adalah han untuk merayakan kelahiran Tuhan Yesus. Dirayakan pada tanggal 25 Desember.
  • b. Epifani adalah hari untuk merayakan penampakkan Tuhan pada tiga raja dari timur.
  • c. Minggu Palma adalah hari untuk merayakan Yesus memasuki kota “Yerusalem sebagai raja damai atau Yesus dielu-elukan sebagai raja di Yerusalem.
  • d. Kamis Putih adalah hari raya untuk mengenang perjamuan malam terakhir bersama murid-Nya. Kamis Putih mengawali pekan suci. Yesus memimpin perjamuan dengan mengucapkan berkat, memecahkan roti dan membagi-bagikan kepada murid-muridNya. Ia juga  mengedarkan piala yang berisi anggur. Kata-kata yang diucapkan Yesus  ketiga membagikan-bagikan roti kepada murid-Nya yaltu: “AmbiIIah, makanlah, inilah tubuh-Ku” dan ketika mengedarkan piala berisi anggur, Yesus mengucapkan “Minumlah, kamu semua dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa”.
  • e. Jumat  Agung adalah hari raya mengenang sengsara dan wafat Yesus di kayu salib.
  • f. Minggu Paskah adalah hari raya kebangkitan Yesus Kristus.
  • g. Pentakosta adalah merayakan turun-Nya Roh Kudus atas para rasul. Kita rayakan setelah 50 hari Minggu Paskah.

Latihan Soal:
1. Pada pehstiwa tersebut, apa yang dilakukan Yesus bersama para muridNya?
2. Kata-kata apa yang diucapkan Yesus ketika memberikan roti dan anggur kepada para muridNya?
3. Pada saat ini, peristiwa tersebut kita peringati pada hari raya apa?
4. Pada bagian mana di dalam ekaristi, kita mengenangkan secara khusus Peristiwa perjamuan  terakhir?
5. Jelaskan makna perayaan Ekaristi?
6. Sebutkan hari-hari raya dalam Gereja Katolik, jelaskan waktu perayaan serta maknanya!

 

C. DOA PRIBADI.

  • Berdoa adalah berkomunikasi dengan Tuhan, berbicara atau berbincang-bincang dengan Tuhan, mendengarkan kehendak Tuhan.
  • Berdoa mengungkapkan iman dan kepasrahan diri kepada Tuhan.
  • Ada 3 bagian dalam berdoa yaitu mengucapkan syukur, memuliakan nama Tuhan dan memohon berkat dan rahmat kepada Tuhan.
  • Sikap-sikap yang dilaksanakan dalam berdoa yaitu jujur, tidak pamer, tulus hati, sungguh keluar dari hati, tidak bertele-tele.
  • Di dalam tradisi Gereja mengenal berbagai bentuk doa yaitu doa permohonan, doa pujian, dan doa syukur. Doa pribadi dapat didoakan setiap hari dan setiap saat dimanapun kita berada.
  • Dalam doa pribadi kita menyampaikan perasaan baik kegembiraan maupun kesedihan, harapan serta kebimbangan, tetapi kita juga mendengarkan apa yang menjadi kehendak Tuhan.

Latihan :
1. Jelaskan arti doa.
2. Jelaskan bentuk-bentuk doa.
3. Tulislah doa pribadi sesuai dengan keperluanmu!
4. Tugas: Buat jadwal doa pribadi yang akan kamu Iaksanakan di rumah!

 

Doa Bersama.

  • Doa bersama sebagai ungkapan iman seluruh Gereja di antaranya Perayaan Ekaristi, Ibadat Lingkungan, pendalaman kitab suci, doa novena, ziarah dan lain sebagainya.
  • Urutan ibadat terdiri dan 3 bagian ritus pembukaan, liturgi sabda, dan ritus penutup.
  • Doa yang disampaikan dalam ibadat sabda adalah doa pembuka, doa Bapa Kami, dan doa penutup.
  • Ritus Pembuka terdiri dari tanda salib, salam, pen gantar, pernyataan tobat, Tuhan Kasihanilah dan doa pembuka.
  • Liturgi Sabda terdiri dan Bacaan Pertama, Bait Pengantar Injil, Bacaan Injil, Renungan, doa umat dan Doa Bapa Kami.
  • Ritus Penutup terdiri dan doa penutup dan mohon berkat Tuhan.
  • Petugas-petugas dalam ibadat yaltu pemimpin, lektor, dirigen, paduan suara, petugas doa umat, petugas yang menyiapkan sarana atau perlengkapan ibadat.
  • Doa yang diajarkan Tuhan Yesus adalah doa Bapa Kami. Yesus mengajarkan doa Bapa Kami kepada Para Murid-murid. Murid-murid yang diajak doa bersama dengan Yesus di Taman Getsman adalah : Petrus, Yakobus dan Yohanes.

Tugas : Praktek ibadat bersama kelompok.

 

E.Doa Spontan.

  • Doa yang berkenan di hadapan Al-lah bukan doa yang panjang dan dengan kata-kata yang indah.
  • Doa yang berkenan pada Tuhan adalah doa yang jujur dan tulus yang keluar dari hati.
  • Yesus memanggil Allah dengan Bapa. Hal ini menunjukkan kedekatan antara Yesus dengan Bapa-Nya. Ketika merasa sedih, membutuhkan bantuan, merasa ditinggalkan, merasa takut sebelum rnemulai pekerjaan, dan sesudah bekerja Yesus selalu berdoa kepada Bapa. Dengan berdoa Yesus mengungkapkan isi hati-Nya kepada Bapa.

Latihan Soal:
1, Jelaskan arti doa!
2. Tuliskan doa sesuai dengn keperluan!
3. Tugas : menuliskan doa Bapa Kami.

 

SD Kelas 4 – Tema 6.1 Cita-Citaku – LKS Intan

SD Kelas 4 – Tema 6.1 Cita-Citaku – LKS Intan.

Pembelajaran 1 – Aku dan Cita-citaku.

  • Seorang arsitek bekerja merancang bangunan, menata letak bangunan; dan mengolah tata ruang bangunan. Arsitek juga bekerja menentukan penataan bagian dalam suatu bangurián.
  • Kegiatan dokter hewan berhubungan dengan kesehatan hewan. Contohnya memeriksa kesehatan hewan dan mengobati penyakit pada hewan.
  • Seorang pelukis bekerja menghasilkan lukisan. Pelukis umumnya memiliki bakat menggambar atau melukis.
  • Seorang pilot bertugas menerbangkan pesawat. Pilot harus men)alankan dan mengendalikan paangkat pesawat terbang.

Adakab dan gambar-gambar pekerjaan tersebut menjadi cita-citamu? Apa yang kamu persiapkan untuk menggapai cita-citamu tersebut? Keahlian apa yang perlu kamu kuasai untuk meraih cita-cita tersebut?
B. Sikius Hidup Makhluk Hidup.

Apakah cita-citamu? Apakah kamu bercita-cita menjadi dokter hewan? Pekerjaan seorang dokter hewan berhubungan dengan hewan di sekitar kita.

Caba perhatikan makhluk hidup yang ada di sekitarmu! Cntohnya ayam dan pohan pisang. Di Iingkungan sekitar kamu dapat menjumpai anak ayam, ayam muda, dan ayam dewasa, balk ayam jantan maupun ayam betina. Kamu juga dapat menjumpal ayam betina menghasilkan telur Telur hanya dihasilkan oleh ayam betina dewasa. .Telur akan menetas setelah dierami menjadi anak ayam. Adanya telur, anak ayam, ayam muda, dan ayam dewasa menjadi bukti bahwa ayam mengalarni perubahan bentuk selama hidupnya.

Sekarang perhatikan tanaman pisang yang ada di sekitarmu! Apa yang kamu temukan? Ya, tanaman pisang biasanya hidup bergerombol yang disebut rumpun. Dalam satu rumpun terdiri atas beberapa tanaman pisang. Ada tanaman pisang yang berbuah, yang belum berbuah, dan anakan pisang yang disebut tunas pisang. Adanya tunas pisang, pisang muda, dan pisang dewasa yang berbuah menunjukkan pisang mengalami perubahan bentuk selama hidupnya. Tanarnan pisang mengalami perubahan bentuk dan tunas, pisang muda, dan pisang dewasa. Tanaman pisang dewasa inilah yang akan menghasilkan buah pisang. Pisang dewasa juga menghasilkan tunas untuk melangsungkan hidupnya.

Perubahan bentuk tidak hanya dialami oleh ayam dan tanaman pisang. Semua jenis makhluk hidup mengalami perubahan bentuk sejak lahir hingga dewasa. Manusia juga mengalami perubahan bentuk, mulal dan bayi, anak-anak, muda, dan dewasá. Setelah dewasa, makhluk hidup akan bereproduksi untuk menghasilkan keturunan baru. Keturunan ni berguna untuk menjaga kelestarian hidupnya. Cantohnya ayam akan menghasilkan telur, sedangkan tanaman pisang akan menghasilkan tunas. Tahapan perubahan bentuk yang dialami makhluk hidup sepanjang hidupnya ni dinamakan sikius hidup atau daur hidup.

Sikius hidup menunjukkan adanya pertumbuhan yang dialarni makhluk hidup. Adanya tunas pisang pisang muda, dan pisang dewasa menunjukkan pertumbuhan yang dialami tanaman pisang. Sementara adanya telur, anak ayam, ayam muda, dan ayam dewasa menunjukkan pertumbuhan yang dialami ayam. Apakah makhluk hidup lain juga memiliki sikius hidup? Ayo, lakukan kegiatan berikut!

1. Telur yang dierami akan menetas menjadi apa? anak ayam.
2. Ayam dewasa memiliki bentuk tubuh yang Iebih Besar daripada anak ayam..
3. Tanaman pisang menghasilkan tunas baru untuk melangsungkan hidupnya.
4. Anakan pisang mempunyai bentuk batang yang iebih  kecil daripada tanaman pisang dewasa.
5. Siklus hidup menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan adanya yang dialami makhluk hidup. Makhluk hidup yang semuia kecil akan menjadi besar setelah beberapa waktu.

 

Pembelajaran 2.

A. Tanda Tempo dan Tinggi Rendah Nada.

Perhatikan dua lagu berikut! 

Dalam dua lagu tersebut terdapat tanda tempo dan tinggi rendah nada. Apa yang dimaksud tempo dan tinggi rendah nada? Man kita bahas bersama. Tempo adalah cepat Iambatnya ketukan lagu dinyanyikan. Tempo dibedakan menjadi tiga, yaitu tempo cepat, tempo sedang, dan tempo lambat. Istilah tempo biasanya ditulls dalam bahasa Itali. Namun, ada pula yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Berikut contoh istilah tempo lagu.
1. Tempo lambat: adagio, lento, dan largo.
2. Tempo sedang: andante dan moderato.
3. Tempo cepat: allegro, presto, dan vivace.

Sementara itu, tinggi rendah nada merupakan cara menyanyikan lagu sehingga menghasilkan nada tinggi ataupun nada rendah sesuai dengan notasi lagu. Berikut urutan tinggi rendah nada yang disebut tangga nada dengan notasi angka.

Semakin ke kanan, nada semakin tinggi. Sebaliknya, semakin ke kin, nada semakin rendah. Nada bertitik di bawah berénti nada rendah. Nada tidak bertitik berarti nada sedang: Selanjutnya, nada bertitik di atas berarti nada tinggi.

Nada-nada yang bertitik di bawah disebut tangga nada oktat rendah. Nada-nada yang tidak bentitik disebutjangga nada oktaf sedang. Sementara itu, nada-nada yang bertitik di atas disebut tangga nada oktaf tinggi. Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang. Susunan nada disebut tangga nada jika memiliki delapan tingkatan, misalnya 1 2 3 4 5 6 7 1. (do, re, mi, fa, sol, la, si, do ).

 

B. Rima dalam Puisi.

Rima adalah bunyi akhir setiap lank pada puisi. Rima akhir bisa terdiri atas vokal atau konsonan. Contoh rima teratur dalam puisi yaitu a-a-a-a-, u-u-u-u, ng-ng-ng-ng, a-i-a-i, dan a-b-a-b.
Puii baru atau modern membebaskan rima terakhir dalam setiap lank. Rima tersebut tergantung kreativitas penyair. Sementara itu, nima a-i-a-i atau a-b-a-b terdapat pada puisi lama, seperti pantun. Pantun adalah sebuah bentuk puisi yang terdini atas empat bans dengan nima akhir a-b-a-b.

Pemain Gitar.
Karya Nirwasita.

Kupetik senar hasilkan nada.
Tiap senar punya nada berbeda.
Nada indah yang memesona.
Nada-nada yang membentuk irama.

Kusuka alat musik berdawai tu.
Aku ingin meniadi gitaris.
Itulah cita-citaku.
Menjadi gitaris legendaris.

Aku akan wujudkan impianku.
Menjadi gitaris kebanggaan ayah ibu.
Semua rintangan akan kujalani.
Agar cita-citaku tercapai.

1. Apakah judul puisi tersebut? Pemain Gitar.
2. Judul lain apa yang sesuai dengan isi puisi tersebut? Cita-citaku.
3. Berapakah jumlah bait pada puisi tersebut? 3 bait
4. Berapakah jurnlah larik pada setiap bait puisi tersebut? 4 larik.

 

C. Siklus Hidup Kupu-Kupu.

Pada pembelajaran 1 kamu telah mengetahui sikius hidup hewan dan tanaman piaraan seperti ayam, kelinci, kucing, dan pohon pisang. Sebagian besar makhluk hidup tersebut tidak mengalami perubahan bentuk dalam sikius hidupnya. Bentuk tubuh individu baru yang terlahir sama seperti induknya. Makhluk hidup tersebut hanya mengalami perubahan ukuran tubuh. Perubahan mi terjadi karena setiap makhluk mengalami perfumbuhan, dan ukuran kecil menjadi besar. Sentuk anak ayam, anak kucing, dan anak kelinci yang baru lahir sama seperti induknya, hanya berbeda ukuran. Bentuk tunas pisang sama seperti pohon induknya, hanya.berbeda ukuran batangnya. Makhluk-makhluk hidup tersebut mengalami sikius hidup tanpa metamorfosis (perubahan bentuk).

Adakah makhiuk hidup yang mengalami metamorfosis dalam sikius hidupnya. Tenth saja ada. Coba perhatikan gambar di samping.
Gambardi samping menunjukkan sikius hidup kupu-kupu. Kupu-kupu dewasa bertelur Telur biasanya diletakkan di bagian bawah daun. Telur akan menelas menjadi ulat (larva). Ulat akan berubah menjadi kepompong (pupa). Pupa akan menetas menjadi kupu-kupu muda. Kupu-kupu muda akan tumbuh dan berkembang menjadi kupu-kupu dewasa dan slap untuk bertelurSikius hidup kupu-kupu akan berjalan lagi seperti semula. Dengan demikian, kelestarian kupu-kupu dapat terus terjaga.

Dalam sikius hidupnya, kupu-kupu berperan penting bagi kehidupan. Kupu-kupu turut membantu penyerbukan tanaman bunga yang dihinggapinya. Meskipun begitu, kupu-kupu juga merugikan petani, pada saat berupa ulat. Ulat memakan daun-daun tanaman sehingga tanaman akan mati. Ulat mernakan daun-daun untuk persiapan menjadi kepompong. Makanan diperlukan sebagai persediaan energi selama proses perubahan ulat merijadi kupu-kupu. Proses tersebut terjadi dalam kepompong.

Perhatikan kembali perubahan bentuk pada sikius hidup kupu-kupu! Kamu akan melihat bentuk yang berbeda dan tahàp ke tahap, mulai dan telur, ulat, kepompong, dan kupu-kupu. Perubahan bentuk inilah yang dimaksud metamorfosis. Metamorfosis pada sikius hidup kupu-kupu meliputi empat tahap yaitu telur, ulat, kepompong, dan kupu-kupu. Bentuk hewan yang baru lahir (menetas) sahgat berbeda dengan hewan dewasa. Metamorfosis mi disebut metamorfosis sempurna. Contoh hewan Iainnya yang mengalami metamorfosis sempurna yaltu katak.

Lantas, adakah metamonfosis yang tidak sempurna? Bagaimana tahapanna? Ayo, lakukan kegiatan berikut.

Siklus Belalang :
1. Belalang dewasa siap bertelur.
2. Telur Belalang.
3. Nimfa tak bersayap.
4. Nimfa bersayap.
5. Menjadi Belalang Dewasa yang siap bertelur .

Siklus Hidup Katak :
1. Katak Dewasa Bertelur.
2. Telur.
3. Kecebong.
4. Katak Muda.
5. Kata Dewasa.

 

1. Telur Katak.

Katak menghasilkan begitu banyak telur, tetapi tidak semua telur dapat menetas. Hal ini disebabkan karena faktor internal dan faktor eksternal.

Faktor internal sendiri dipengaruhi dari gen dari sang induk. Jadi jika gen dari sang induk baik maka telur akan bagus dan tidak mudah rusak. tekstur telur katak berupa bulatan yang kenyal dan mudah rusak, dan di dalamnya dilengkapi dengan kuning telur sebagai sumber makanan telur katak satu-satunya.

Sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh predator pemangsa telur katak, arus air, dan ulah manusia.
Untuk katak yang hidup di pohon, telurnya memiliki cangkang busa untuk melindungi telur dari suhu panas. Dan untuk katak yang hidup di hutan biasanya telur di letakkan pada punggung si jantan untuk melindungi bahaya.

Telur katak akan menetas menjadi larva setelah 21 hari.

2. Kecebong
Setelah telur katak menetas menjadi larva dan disebut dengan nama kecebong atau berudu. Sebelum berusia 7-10 hari kecebong mengandalkan sisa kuning telur sebagai sumber makanan mereka.
Setelah berusia 7-10 hari kecebong sudah memiliki organ tubuh yang sempurna dan mulai berenang mencari makanannya sendiri yaitu berupa alga air. Dan bernafas menggunakan insang hingga pada minggu keempat, setelah itu insang kecebong akan mulai tertutup oleh kulit dan masuk kedalam tubuh. Sehingga secara lambat laun kecebong akan berubah menjadi katak dan bernafas menggunakan paru-paru, serta mulai terbentuk gigi yang tipis.

Pada minggu ke 6 kecebong sudah mulai berubah menjadi katak , karena mulai terbentuk empat kaki. Yaitu dua kaki depan dan dua kaki belakang dengan ukuran lebih panjang. Dalam fase ini katak ini memakan makanan berupa serangga yang sudah mati dan tumbuhan yang masuk dalam air. Hingga minggu ke 9 kecebong sudah berubah wujud menjadi katak muda, hanya saja dengan ekor yang masih panjang.
3. Katak muda

Pada minggu ke-12 katak muda masih memiliki ekor tetapi sangat pendek. Pada fase ini katak muda mulai meninggalkan perairan dan mulai ke daratan. Perubahan tidak hanya terjadi di luar tubuh, tetapi juga di dalam tubuh. Insang yang digunakan untuk bernafas hilang dan digantikan dengan paru-paru. Paru-paru digunakan untuk bernafas katak muda dan katak dewasa, selain itu katak dewasa berubah selera makannya menjadi pemakan serangga hidup (karnivora)

4. Katak dewasa

Pada minggu ke-12 sampai minggu ke-16 katak muda telah sempurna kehilangan ekornya . dan berubah menjadi katak dewasa. Katak dewasa sudah mulai aktif di daratan dan mencari makanan di daratan sebagai predator serangga-serangga kecil, memakan mangsanya dengan lidahnya yang mampu memanjang. Katak dewasa akan kembali ke perairan saat masa perkawinan dan meletakkan telur-telurnya. Itulah daur hidup katak secara lengkap, semoga dapat menambah wawasan anda tentang dunia katak, dan cara katak melakukan metamorfosis.

 

Daur Hidup Kupu-kupu.

1. Telur –
Kupu-kupu betina dewasa biasanya akan terbang kesana-kemari untuk mencari tempat atau daun tertentu yang kaya akan nutrisi yang digunakan untuk menempatkan telur, seperti daun jeruk, daun jambu, daun pari, batang sorgum atau daun-daun lain yang dipercaya mempunyai sumber makanan yang lain.
Setelah itu telur diletakkan pada bagian bawah daun, dan beberapa induk kupu-kupu akan meletakkan lebih dari satu telur. Telur kupu-kupu berkuran sangat kecil dan berwarna putih. Telur kupu-kupu akan menetas antara 3 hingga 5 hari kemudian.

2. Ulat (Larva).
Setelah telur kupu-kupu menetas maka keluarlah bayi larva, atau sering kita sebut dengan Ulat. Ulat yang baru saja menetas akan langsung memakan cangkangnya, karena kaya akan nutrisi. Dan selanjutnya mereka akan memakan daun- daunan dimana mereka hidup.
Semasa hidupnya ulat akan berganti kulit setiap kali mereka akan tumbuh besar sebanyak 4 hingga 6 kali. Selama fase menjadi ulat kegiatannya sehari-hari adalah makan terus. Hal ini di lakukan untuk mempersiapkan diri menjadi kepompong, karena pada fase ini, kepompong akan istirahat. Setelah ulat mencapai perubahan ukuran yang paling besar maka ulat akan berubah menjadi kepompong.

3. Pupa (kepompong)
Dalam fase ini ulat (larva) akan melepas delapan pasang kakinya, dan kapsul kepalanya yang memiliki 6 mata. Lalu kulit ulat berganti dan berubah warna seperti batu giok, dan itu lah yang disebut dengan kepompong. Ulat membuat cangkang atau kepompong dari daun yang dililitkan pada tubuhnya dengan menggunakan benang khusus dari dalam tubuhnya yang biasanya mengandung sutera.
Perubahan dari kepompong menjadi kupu-kupu bisa berlangsung selama seminggu sebulan atau lebih. Sel-sel yang dimiliki oleh larva perlahan-lahan akan berubah menjadi bagian dari tubuh kupu-kupu. Ada yang menjadi sayap, kaki, mata dan mulut yang semula berfungsi untuk mengunyah, akan berubah menjadi belalai yang berguna untuk menghisap.
Ada juga lho kepompong yang berubah menjadi kupu-kupu selama kurang lebih 10 hingga 14 hari. Setelah kupu-kupu siap untuk keluar dari kepompong biasanya sayap mereka masih basah dan belum bisa terbang.

4. Kupu-kupu.
Setelah keluar dari pupa, kupu-kupu akan merangkak ke atas sehingga sayapnya yang lemah, kusut, dan agak basah dapat menggantung ke bawah dan mengembang secara normal. Selanjutnya setelah sayapnya mengering, mengembang dan kuat, kupu-kupu akan membuka dan menutup sayapnya beberapa kali. Waktu yang di butuhkan oleh kupu-kupu agar bisa mengepakkan sayapnya dan terbang adalah 4-5 jam kemudian.
Kupu-kupu adalah serangga yang beraktivitas pada siang hari dan pada waktu malam hari kupu-kupu beristirahat.

 

Daur hidup Lalat.

 

Siklus hidup lalat yaitu di mulai dari telur, larva, pupa dan lalat dewasa. Pada umumnya siklus hidup lalat dewasa adalah 21 hari. Dan untuk membedakan antara lalat betina dan lalat jantan cukup mudah yaitu di lihat dari ukuran tubuhnya. Untuk lalat jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan lalat betina.

Lalat dewasa melakukan perkawinan dan akan menghasilkan telur. Dalam sekali bertelur induk betina menghasilkan telur sebanyak 75-150 telur. Telur-telur yang dihasilkan di letakkan di tempat-tempat yang hangat sehingga akan membantu proses penetasan , seperti diatas timbunan sampah, dan di atas makanan yang terbuka. Dan telur-telur itu akan menetas dalam waktu 12-24 jam.

Setelah telur-telur itu menetas, maka akan memasuki stadium selanjutnya, yaitu stadium larva. Pada umumnya tempat-tempat yang di gunakan larva untuk berkembang adalah kotoran yang basah dan tumbuhan yang busuk. Selain itu larva akan mencari tempat-tempat yang lebih dingin dan kering. Dan dalam waktu 4-7 hari akan memasuki stadium pupa.

Selanjutnya adalah memasuki stadium pupa, pupa memiliki ketahanan yang tinggi dibandingkan dengan larva, hal ini disebabkan karena pupa memiliki cangkang yang berfungsi sebagai pelindung. Bentuk pupa lonjong, berwarna cokelat tua, dan panjang kurang lebih 7 mm. biasanya pupa berada dalam tanah dalam waktu 4-5 hari dan bertahan lebih lama pada suhu yang lebih rendah.

Setelah melewati stadium pupa lalat dewasa akan keluar dari dalam pupa. Dan selanjutnya akan terbang setelah 1 jam pada suhu yang panas.

Nah itu tadi daur hidup lalat yang sangat singkat, semoga dapat menambah pengetahuan anda. Lalat merupakan hewan yang bisa merugikan manusia maka keberadaannya harus dilenyapkan dari sekitar kita, dengan cara menjaga kebersihan serta menutup makanan agar tidak dihinggapi lalat.

 

Pembelajaran 3.

A. Keragaman Kegiatan Orang-Orang dan Manfaatnya dalam Kehidupan.

Masyarakat Indonesia memiliki keragaman, baik suku, budaya, maupun agama. Ada keragaman lain yang terdapat dalam kehidupan rnasyarakat yaitu kegiatan orang-orang dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, setiap orang melakukan kegiatan atau menekuni profesi sesuai potensi din dan potensi alam wilayah setempat. Potensi alam wilayah dataran rendah berbeda dengan potensi alam wilayah dataran tinggi. Begitu juga denganpotensi alam di wilayah dataran rendah daerah pantal. Perbedaan potensi alam di berbagai wilayah tersebut otomatis memengaruhi kegiatan orang-orang dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di wilayah setempat. Apa pentingnya kesesuaian antara kegiatan orang-orang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan potensi alam setempat? Bagaimanakah bentuk keragaman kegiatan orang-orang di wilayah yang berbeda-beda potensi alamnya tersebut?
Kesésuaian antara kegiatan seseorang dan potensi alarn wilayah setenpat sangat mendukung kesuksesan seseorang yang bersangkutan. Contohnya simakkisah “Sopian, Peternak Sekaligus Pedagang Kambing Etawa” berikut.

Sopian, Peternak Sekaligus Pedagang Kambing Etawa.

Peribahasa “kegagalan adalah sukses tertunda” tepat buat Sopian. Pemuda desa yang gagal merantau ke ibu kota. Ia kembali ke desa menjemput mimpi menjadi peternak dan pedagang sukses kambing etawa.
Sopian tinggal di sebuah dusun di daerah pegunungan. Tepatnya di Dusun Gunung Kelir salah satu daerah di perbatasan Yogjakarta—Purworejo. Dusun Gunung Kelir berada di sepanjang perbukitan Menoreh yang melintas dan Magelang hingga mendekat pantai selatan. Sebagai daerah pegunungan, peternakan merupakan usaha paling tepat yang bisa ditekuni masyarakat setempat. –

Usai tamat SMA, Sopian mencoba mengadu nasib di ibu kota seperti kebanyakan pemuda di tdmpat tinggal Sopian. Sópian membangun mimpinya ingin sukses dengan merantau. Namun, keberuntungan belum berpihak kepada Sopian. Sudah hampir satu tahun di ibu kota Sopian belum mendapat pekerjaan yang cocok. Akhirnya, Sopian menjadi kuli bangunan untuk rienyambung hidUpnya di Jakarta. Orang tua Sopian selalu bertumpu dan menaruh harapan yang tinggi kepada Sopian anaklaki-laki sulungnya.

Mereka berharap kelak keberhasilan Sopian menjadi panutan adik-adiknya yang masih sekolah di desa.
Kerja sebagai kuli bangunan di ibu kota ternyata tidak sesuai dengan hati nurani Sopian. Dalam ketidakberdayaan Sopian memutuskan kembali pulang ke kampung halamannya. Tentu saja keputusan Sopian sejenak membuat kecewa kedua orang tuanya serta menjadi bahan cemoohan orang di Iingkungan dusunnya. Kegagalan yang Sopian alami tidak menjadikannya putus asa.

Sebaliknya, Sopian justru ingin membuktikan kepada masyarakat di Iingkungan tempat tinggalnya bahwa tanpa merantau pun Sopian bisa sukses dan tidak lagi menjadi bahan cemoohan.
Sopian pun bangkit dan membangun kembali mimpinya menjadi orang sukses tanpa harus merantau seperti pemuda Iainnya. Dengan menjual sepeda motor hash bekerjanya di Jakarta, Sopian membeli seekor kambing etawa. Sopian bertekad ingin menjadi peternak kambing etawa. Mulailah han-han Sopian dengan berjalAn kaki dan memiara kambing etawaniya. Dalam upaya mewujudkan mimpinya, Sopian belajar beternak kambing etawa dengan para peternak lainya:
Setiap han Sabtu Sopian menyambangi pasar kambing etawa yang terletak tidakjauh dan desa tempat ia tinggat. Seiring berjalannya waktu, Sopan mulai tertarik menjadi pedagang kambing etawa. Menurutnya, menjadi pedagang kambing etawa tidak harus memiliki modal besar Ia mengamati perdagangan kambing etawa di pasar. Ternyata menjadi pedagang kambing hanya perlu memiliki keberanian untuk menawarkan dagangan dan memiliki kepanclaian untuk menjaring pembeli. Oleh karena itu, Sopian memberanikan dir! tampil sebagai pedagang atau makelar (blantik) kambing etawa di pasar setempat.
Tekad tinggi disertai.kerja keras dalam berusaha tanpa mengenal putus asa telah membawa Sopian pada kesuksesan. Kurang Iebih tiga tahun menekuni usaha ternak dan menjadi pedagang kambing etawa, Sopian sudah kembali memiliki sepeda motor Bahkan, Sopian telah memiliki mobil sebagai sarana transportasi dalam perdagangannya. Sopian telah membuktikan kepada keluarga dan warga sekitar bahwa dia bisa sukses tanpa harus merantau ke ibu kota atau luar negeri. Tidak lupa Sopian selalu bersyukur kepada Tuhan atas kesuksesannya.
Sumber: http://wwwgunungkehrcom/sopian-rnernotong-jalanhtml

Beternak seperti yang dijalani Sopian dalam kisah di atas merupakan salah satu bentuk kegiatan yang ada di lingkungan masyarakat. Beternak merupakan salah satu cara memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Beternak adalah kegiatan mengembangbiakkan hewan ternak untuk memenuhi kebutuhan manusia. Banyak hewan ternak yang bisa dikembangbiakkan dengan berbagai manfaatnya. Wilayah dataran tinggi cocok untuk beternak sapi dan kambing. Sementara betenhak hewan unggas cocok untuk kegiatan warga masyarakat di wilayah dataran rendah.

Sopian telah berhasil menekuni profesi sebagai peternak. Profesi Sopian sebagai peternak sesuai potensi wilayah tempat tinggalnya yaitu wilayah dataran tinggi. Pada dasarnya, beternak dapat dilakukan untuk hewan-hewan yang bisa dimanfaatkan oleh manusia. Hewan-hewan yang biasa diternak beserta manfaatnya sebagai berikut.

Manfaat beternak Ayam atau bebek  : diambil telurnya, dagingnya, bulu untuk kerajinan. Coba cari kegiatan atau pekerjaan lain dan manfaatnya ?

Selain beternak, kegiatan yang -biasa ditekuni masyarakat terutama masyarakat di wilayah dataran tinggi yaitu usaha perkebunan. Usaha perkebunan adalah usaha membudidayakan tanaman tertentu di kebun untuk kesejahteraan pelaku usaha perkebunan sendiri dan masyarakat. Banyak jenis tanaman perkebunan, misalnya teh, kopi, buah-buahan, dan sayur-sayuran.

Demi maksimalnya manfaat usaha perkebunan, perlu dipahami terlebih dahulu jenis tanaman yang cocok ditanam di wilayah setempat. Berikut contoh buah-buahan dan sayur-sayuran yang cocok ditanam di wilayah dataran tinggi dan dataran rendah.

  • Contoh buah-buahan Dataran Tinggi : Strawberi, Apel, Pepaya, Salak, Pir.
  • Contoh buah-buahan dataran rendah : Leci, Jeruk, Mangga, Rambutan, Nanas.
  • Contoh Sayuran Dataran Tinggi : Brokoli, Wortel, Kubis, Selada, Kentang.
  • Contoh Sayuran Dataran rendah : Kangkung, Bayam, Terung, Kacang panjang, Kecipir.

itulah keberagaman tanaman sesuai potensi alam wilayah setempat. Jika di wilayah dataran tinggi sebagian besar masyarakatnya menekuni kegiatan perkebunan dan peternakan, di wilayah datáran rendah sebagian masyarakat menekuni kegiatan pertanian dan periridustrian. Sebagian besar masyarakat Indonesia berprofesi sebagai petani. Profesi tersebut sesuai kondisi alam wilayah Indonesia sebagai negara agraris.

Pertanian adalah proses budi daya tanaman pada suatu lahan yang hasilnya dapat mencukupi kebutuhan manusia, terutama kebutuhan bahan pangan. Orang yang menekuni bidang pertanian disebut petani. Petani bercocok tanam di lahan pertanian. Adapun tanaman yang biasa ditanam petani yaitu padi, jagung, kacang-kacangan, dan cabai. Petani bercocoktanam dengan cara bergantian sesuai musimnya. Pada musim penghujan petani menanam padi. Pada musim kemarau petani menanam tanaman palawija seperti jagung, kacang-kacangan, dan cabai. Hásil pertanian sangat becrnalifaat bagi pemenuhan kebutuhan pangan manusia.

Selain pertanian, kegiatan sébagian masyarakat di wilayah dataran rendah sebagai pekerja industri. Fenomena mi terjadi karena banyak usaha perindustrian di wilayah dataran rendah seperti industri pakaian, makanan, minuman, mebel, dan berbagai peralatan rumah.tangga dan gerabah. Perindustrian adalah usaha manusia mengólah bahan mentah atau bahan baku menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Kegiatan mndustri dilakukan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Berbeda lagi dengan masyarakat di wilayah dataran rendah berupa daerah pantai. Sebagian besar masyarakat daerah pantai berprofesi sebagai nelayan. Nelayan adalah orang yang mata pencahariannya menangkap ikan atau biota di kawasan perairan. Nelayan sangat berarti bagi kehidupan manusia terutama sebagai penyedia kebutuhan protein tertinggi.

Keragaman profesi atau kegiatan orang-orang dalam kehidupan sehani-hani merupakan kekayaan masyarakat Indonesia. Keragaman yang ada membawa banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia. Dengan perbedaan yang ada semua kebutuhan manusia, baik pangan, sandang, papan, maupun kebutuhan Iamnnya dapatterpenuhi. Perbedaan yang ada saling melengkapi menladi satu kesatuan dalarn pemenuhan kebutuhan manusia sehari-hari. Dengan perbedaan pula, komoditas negara meningkat. Dengan demikian, tercapailah masyarakat yang adil dan makmur.
Jadi, jika kamu mempunyai perbedaan cita-cita dengan temanmu itu hal yang sangat wajar. Terhadap perbedaan yang ada kamu hendaknya bisa saling menghargai dan menghormati. Dengan demikian, akan tetap terjalin kerukunan, persatuan, dan kesatuan antarteman. Meskipun berbeda cita-cita, kamu dan temanmu tetap satu bangsa yaitu bangsa lqdonesia. Satu hal yang penlu kamu pegang bahwa cita-cita hendaknya berguna bagi diridan masyarakat di sekitarmu.

B. Kegiatan Ekonomi Penduduk.

Indonesia memiliki tanah yang subur Tanah yang suburdimanfaatkan masyarakatiridonesia untuk berbagai kegiatan ekonomi dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup. Di daerah dataran tinggi, tanah tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan .perkebunan teh, kopi, serta aneka tanaman buah dan sayuran. Sementara di dataran rendah, tanah yang subur untuk kegiatan pertanian tanaman Øangan berupa padi, jagung, ubi, dan singkong. Selain itu, dataran rendah juga cocok untuk perkebunan tebu dan kelapa.
Ikhm di Indonesia juga sangat mendukung kegiatan pertanian. Iklim tropis dengan curah hujan cukup tinggi memungkinkan banyak jenis tumbuhan yang dapat ditanam oleh penduduk Indonesia. Tidak heran, banyak tanaman yang dibudidayakan di Indonesia. Dapatkah kamu menyebutkan jenis tanaman budi daya di Indonesia?

Selain sangat cocok untuk budi daya tanaman, wilayah Indonesia sangat mendukung untuk usaha budi daya hewan ternak. Berbagai macam hewán ternak dibudidayakan di Indonesia, misalnya sapi, kerbau, kambing, domba, ayam, dan itik. Kegiatan peternakan tersebut didukung oleh ketersediaan pakan, seperti rumput dan dedaunan.

 

C. Puisi Keragaman Negeriku.

Indonesia memiliki keragaman sumber daya alam dan Iingkungan. Indonesia juga memiliki keberagaman pekerjaan dan cita-cita masyarakatnya. Keragaman itu membuat hidup semakin berwarna.
Kamu dapat menyajikan puisi berdasarkan keragamart yang ada di Indonesia. Kamu dapat menyajikan puisi dengan berpedoman pada ciri-ciri puisi. Masih irigatkah kamu ciri-ciri puisi?
Kamu dapat memahami isi puisi dengan membaca saksama, Bacalah puisi tersebut berulangulang. Kemudian, pahami maksud setiap lank dalam puisi.

 

Pembelajaran 4.

A. Keragaman Cita-Cita, Ras, dan Suku Bangsa Indonesia.

Dayu rajin belajar. Sepulang sekolah Dayu makan siang dan istirahat secukupnya. Setelah istirahat, Dayu belajar. Dayu rajin belajar karena ingin menggapai citacitanya. Dayu bercita-cita menjadi dokter Dayu juga ingin menjadi penari karena menari menjadi hobi Dayu sejak kecil. Dayu sering embayangkan menjadi seorang dokter yang juga pandai menari. Dengan demikian, Dayu bisa membantu dan menghibur orang lain.

Untuk meraih cita-cita Dayu tidak hanya berpangku tangan. Dayu berusaha mewujudkan citacita dengan rajin belajar dan beriatih. Dayu berlatih menari seminggu dua kali. Dayu tidak pernah mengeluh dan putus asa saat mengalami kesulitan dalam belajardan berlatih menari. Dayu tidak segan untuk bertanya dan minta diajari anggota keluarga atau teman saat mengalami kesulitan dalam belajar Dayu belajar dan berlatih menari dengan hati senang tanpa terpaksa.

Cita-cita merupakan impian seseorang yang ingin dicapai karena ia memiliki minat dan kesukaan (hobi). Oleh karena itu, cita-cita tidak harus berupa profesi. Minat dan kesukaan akan membantu seseorang meraih cita-cita. Untuk meraih cita-cita seseorang hendaknya berusaha dengan sungguh-sungguh.Usaha yang dilakukan tentunyg dengan belajar dan berlatih sesuai cita-cita yang dNnginkan.Contohnya Dayu ingin menjadi penari. Dayu harus rajin berlatih menari. Begitu juga dengan cita-cita yang lain, misalnya ingin menjadi peneilti di bidang tumbuhan kamu hendaknya suka berkebun dan membaca tentang tumbuhan. Ingin menjadi peternak hendaknya kamu suka memiara hewan ternak dan disiplin memberi makan kepada hewan ternak.

Apa cita-cita kamu?Apa yangsudah kamu lakukan untuk mendukung tercapainya cita-citamu? Tuliskan dalam buku tugasmu dan bacakan secara bergantian di depan kelas.
Kamu hendaknya tidak takut gagal dalam upaya meraih cita-cita.Ibarat pepatah “Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda”. Jadi, jika kamu ingin sukses meraih cita-cita, kamu tidak boleh takut gagal.Pada saat kamu mengalami kegagalan dalam meraih cita-cita hendaknya kamu tidak putus asa.Sebaliknya, kamu hendaknya lebih semangat lagi berusaha meraih•cita-citamu.
Banyak kisah orang-orang sukses yang meraih mimpi besarnya dengan menghadapi kegagalan terlebih dahulu. Berikut beberapa contohnya, silakan kamu simak dengan saksama.

 

Kisah Orang-Orang Sukses yang Diawali dengan Kegagalan.

1. Albert Einstein, Penggagas Teori Relativitas.

Albert Einstein adalab ilmuwan yang berhasil meraih hadiah Nobel pada tahun 1921 di bidang ilmu fisika. Einstein sangat dikenal dengan teori relativitas. Einstein juga mengembangkan teori kuantum dan teori medan menyatu.Tahukah kamu bahwa Einstein bukanlah si jenius yang tidak pernah menghadapi kegagalan?

Pada masa kecilnya Einstein baru bisa berbicara pada usia empat tahun. Einstein juga baru bisa membaca pada usia tujuh tahun. .Qleh karena itu, guru dan orang tuanya menganggapnya memiliki
keterbelakangan mental dan lambat. Einstein sangat pendiam. Dia tidak suka bermain dengan teman-temannya. Einstein lebih senang bermain sendiri. Atas sifatnya ini. Einstein dianggap anak yang
antisosial. Pada usia tujuh tahun Einstein suka marah dan melempar barang, termasuk kepada adiknya.
Dalam riwayat sekolahnya dan SMP sampai SMA Einstein tidak pernah mengantongi ijazah. Einstein hanya mendapat surat keterangan pernah bersekolah dan sekolah setempat. Semua terjadi karena Einstein hanya mau belajar mata pelajaran yang dia suka yaitu fisika dan matematika. Einstein sering membolos pada saat pelajaran bahasa, sastra. dan menggambar. Einstein menibolos untuk metakukan aktivitas yang disukainya. Kegagalan Einstein lulus dan SMP hingga SMA tidak mematahkan semangatnya untuk tetap melanjutkan sekolah yang lebih tinggi.

Akhirnya, tanpa ijazah SMA Einstein nekad melamar ke perguruan tinggi di Swiss. Dia melamar di Politeknik Federal di Zurich Swiss. tetapi sayang Einstein gagal pada ujian masuk. Pada waktu itu usia Einstein masih terlalu muda. Kegagalan bukan halangan bagi Einstein untuk tetap melamar ke perguruan tinggi yang sama. Pada kesempatan berikutnys Einstein kembali melamardan dia diterima. Pada waktu ditanya ijazahnya. dengan lantang menjawab bahwa dia tidak pernah mempunyai uazah. Akan tetapi, dia berani diadu kemampuannya terutama di bidang Matematika dan Fisika. Kebetulan kedua pelajaran tersebut memang sangat diperhitungkan di Politeknik Federal di Zunch Swiss.

Keberhasilan Albert Einstein mengatasi kegagalan itulah yang mengantarkannya pada kesuksesan. Predikat Sang Jenius Fisika Penggagas Teori Relativitas pun berhasil dia sandang dan dikenal seluruh penjuru dunia.

2. Thomas Alva Edison, Penemu Bola Lampu Pijar (Bola Lampu Listrik).

Pada masa kecilnya, Edison termasuk anak yang tidak bisa belajar di sekolah. Edison termasuk niurid yang sering tertinggal Plajaran dan tidak berbakat. Keadaan Edison tersebut sangat dirtiengerti ihunya
yang kebetulan juga berprofçsi sebagai guru. Edison hanya mendapat kesempatan belajar di sekolah selama tiga bulan sebelum akhirnya pihak sekolah memutuskan mengeluarkan Edison dan sekolah.
thu Edison menerima keputusan pihak sekolah dengan lapang dada.Ibu Edison tidak menjadikan kegagalan Edison untuk betajar di sekolah sebagai akhir dan kehidupan Edison.Sang ibu dengan
telaten mengajani Edison di rumah. Selain belajar dan sang Ibu. Edison belajar sendini dan buku-buku bacaan. Berbekal pengetahuan dan sang Ibu dan buku-buku yang dibaca. Edison mampu melakukan
berbagai macam percobaan di bidang sains. Banyak kegagatan yang dialami Edison saat melakukan percobaan. tetapi kegagalan yang ia alarni tidak rnenjadikannya patat semangat.Sebaliknya, kegagalan
telah mencambuknya untuk Iebih sening melakukan percobaan.Ibarat pepatah. “Benibu kali ia gagal, dua nibu kali ia mencoba kembali”. Tidak ada kata nienyerah dalam percobaan Edison. Semangat dan kegigihan Edison pun berbuah manis dan kita pun bisa merasakannya. Apakah itv? Ya..terangpya lampu pijar basil percobaat4 Edison.

Melalui kegagalan-kegagalan dalam hidupnya, akhirnya Edison bisa membuktikan kesuksesarrnya mefatul periemuan bela lampu pijar atau beta lampu listrik. Penemuari Edison sangat bermanfaat bagi penerangan manusia. Pada saat menceritakan rahasia kesuksesannya, terucap kata “Jika saya dItanya apakah yang dapat membuat seseorang berhasil dalam hidupnya, jawaban saya sama. Orang Ru harus terus rnenarnbah kegagalannya. Jika kamu takut gagal. kamu tidak berani mencoba dan berusaha.Nlulai sekarang. kamu jangan takut gagal karena kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda”.

 

3. Michael Jordan, Altiet Basket Terbaik Sepanjang Masa.

Michaael Jordan adalah sosok yang sering dipuji sebagai pemain basket terbaik sepanjang masa. Tahukah kamu bahwa dalam proses Michael Jordan menuju kesuksesannya seperti saat mi banyak kegagalan yang dia alami? Ternyata tidak berbeda jauh dan Einstein dan Edison, Michael Jordan juga sering mengalami kegagalan sebelum akhirnya sukses menjadi atlet basket terbaik sepanjang masa. Bahkan, Michael Jordan berusaha bersahabat dengan kegagalaninya dengan cara menjadikan kegagalan sebagai bahan bakan menuju kesuksesan.

Dahulu, ia pernah dikeluarkan dan tim basket SMA-nya pada tahun pertama. Akan tetapi. kegagalan Ru tidak membuatnya rnenyerah. Michael Jordan terus berlatih hingga akhirnya Nsa kembali masuk ke tim basket SMA-nya pada tahun berikutnya. Bahkan, Michael Jordan berhasil masuk ke ALL American High School Team. Mehurut pengakuan Mechael Jordan, dalam sepanjang karir dia, lebih dari 9.000 tembakannya meleset. Dia pun pernat kalah dalam 300 pertandingan.

Paling tidak, 26 kati dia dipercaya melakukan tembakan peneritu kemenangan, dan dia gagal. Dia telah berkali-kali mengalami kegagalan, tetapi karenakegagatan itulah dia berhasil, Kakinya pun pernah patah pada musim sekitar tahun 1985 – 1986.Peristiwa itu pun tidak membuatnya berhenti bermain basket, Buktinya, setetah sembuh dan cedera patah kaki Michael Jordan kembali berrnain basket dan bérhasil menjadi pemain kedua terhebat serta berhasit mencetak 3.000 skor dalam satu musirm Hebat bukan?

Berdasarkan kisah-kisah orang sukses yang diawali dengan kegagalan, banyak pelajaran yang bisa kamu ambil.Beberapa di antaranya sebagai berikut.
1. Ada beragam cita-cita di dunia mi. Semua cita-cita disesuaikan dengan potensi yang ada pada din setiap orang. OIeh karena itu, hargai perbedaan cita-cita dengan teman dan anggota keluarga serta orang-orang di Iingkungan sekitarmu.
2. Cita-cita merupakan impian yang ingin diwujudkan menjadi kenyataan. OIeh karena itu, seseorang hendaknya memiliki kesungguhan dalam berusaha meraih cita-cita. Tidak mudah menyerah dan putus asa saat menghadapi kegagalan-kegagalan dalam merath cita-cita. Terus berusaha dengan giat berlatih dan berusaha akan membawa seseorang pada kesuksesan meraih cita-cita.
3. Jadikan kegagalan dalam meraih cita-cita sebagai cambuk untuk Iebih bersemangat dalam berusaha meraih kesuksesan.
4. Jadikan kegagalan sebagai tantangan dalam meraih cita-cita.

Pada pembelajaran sebelumnya, kamu telah mengidentifikasi cita-cita dalam satu kelompok befajarmu. Adakah perbedaan cita-cita antarteman satu kelompokmu? Tentu ada bukan? Begitu juga di kelas Dayu. Dayu mempunyai cita-cita yang berbeda dengan Udin, Siti, Beni, dan Lani. Dayu dan teman-temannya juga mempunyai ciri fisik yang berbeda. Berikut perbedaan cita-cita dan ciri fisik Dayu dengan teman-temannya.

Perbedaan Ciri Fisik dan Cita-cita :

  • Dayu berpenampilan lembut dan gemulai, dayu pandai menari, dayu bercita-cita menjadi penari.
  • Udin berpenampilan rapi, baju udin selalu di masukkan ke celana, Udin rajin belajar, Udin bercita-cita menjadi Guru.
  • Siti berpenampilan lincah dan sigap gerakannya, Siti senang berkebun, Siti bercita-cita menjadi peneliti dibidang tumbuhan.
  • Beni berpenampilan gesit dan tangkas, Tubuh Beni kecil. Beni bercita-cita menjadi olahragawan. Beni bercita-cita menjadi olahragawan. Beni selalu melatih kebugaran. Setiap hari beni lari pagi.
  • Setiap pagi Lani melakukan senam. Lari selalu menjaga kebugarannya dengan senam pagi. Lani bercita-cita menjadi atlet senam. 

Dayu dan teman-temannya memiliki perbedaan ciri fisik dan cita-cita. Meskipun demikian, Dayu dan teman-temannya tetap hidup rukun tanpa mempermasálahkan perbedaan yang ada. Mereka saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada. Mereka menyadari bahwa setiap orang memiliki keinginan yang tidak sama dengan keinginan oran lain.
ltulah keragaman dalam Iingkup antarteman di sekolah. Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara pun banyak keragaman yang dapat memperkaya khaanah budaya bangsa. Indonesia dikenal sebagai negara yang masyarakatnya majemuk. Kemajemukan masyarakat Indonesia tampak pada berbagai keragaman seperti suku, ras, budaya, dan agama.
Keragaman masyarakat Indonesia antara lain disebabkan oleh kedatangan bangsa asing di wilayah Indonesia. Pengaruh kedatangan bangsa asing terhadap keragaman masyarakat Indonesia tampak jelas pada keragaman ras. Keragaman ras adalah keragaman masyarakat didasarkan atas ciri fisik atau ciri tubuh. Perhatikan perbedaan ciri fisik masyarakat Indonesia yang tersebar dalam berbagai suku bangsa berikut.

Ciri fisik yang paling tampak hingga mudah untuk membedakan antara suku yang satu dengan suku yang lain adalah warna kulit. Masyarakat Indonesia ada yang berkulit hitam dan berkulit putih. Meskipun berbeda warna kulit, masyaralcat Indonesia tetap hidup rukun tanpa mempermasalahkan perbedaan yang ada. Beberapa ras yang ada dalam masy.arakat Indonesia seperti berikut.
1. Ras Melanesoid yang mendiami daerah Papua, Pulau Aru di Maluku, dan Pulau Kai di Kepulauan Maluku.
2. Ras Negroid antara lain oràng Semang di Semenanjung Malaka dan orang Mikopsi di Kepulauan Andaman.
3. Ras Weddoidantara lain orang Sakai di Siak Riau, orang Kubu di Sumatra Selatan dan Jambi, orang Tomuna di Pulau Muna, orang Enggano di Pulau Enggano, dan orang Mentawai di Kepulauan Mentawai.
4. Ras Malayan Mongoloid yang dibedakan atas dua golongan sebagai berikut.
a. Ras Proto Melayu (Melayu Tua) antara lain Suku Batak di Sumatra Utara, Suku Toraja di Sulawesi Selatan, dan Suku Dayak di Kalimantan Barat.
b. Ras Deutro Melayu (Melayu Muda) antara lain Suku Bugis di Sulawesi Selatan, Madura, Jawa, dan Bali.
5. Ras Asiatic Mongoloid seperti orang Tionghoa, Jepang, dan Korea. Ras mi tinggal menyebar di seluruh Indonesia, tetapi ada juga yang mendiami daerah tertentu.
6. Ras Kaukasoidyaitu orang India, Timur Tengah, Australia, Eropa, danAmerika. Ras inijuga menyebardi seluruh Indonesia –
Bagaimanakah dengan masyarakat di lingkungan tempat tinggalmu?Apakah dalammasyarakat juga terdapat keragaman ras?

 

B. Puisi untuk Negeri.

Indonesia adalah negeri penub dengan keberagaman. Warna-warni kehidupan yang ada di Indonesia dapat kamu tuangkan dalam sebuah puisi. Nah, kali mi karnu akan belajar tentang makna puisi. Makna puisi disebut juga isi puisi. Makna puisi adalah isi puisi yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca atau pendengar Untuk mengetahui makna puisi, kamu harus memahami isi puisi dengan benar.
Langkah-Iangkah menentukan makna puisi sebagai berikut.
‘1. Baca puisi dengan saksama.
2. Baca kembali setiap lank dalam puisi tersebut.
3. Catat beberapa kata kunci yang dianggap penting.
4. Pahami maksud yang ingin disampaikan penyair dalam puisi.
5. Berdasarkan kata kunci §ang telah ditulis, tulis maksud puisi dalam beberapa kalimat.

Bacalah puisi indonesia, Tanah Airku berikutl

Indonesia, Tanah Airku – Karya- Nirwasita.

Ada yang mengaku sebagai orang Madura.
Ada yang mengaku sebagai orang Bugis.
Ada pula yang mengaku sebagai orang Papua.
Mereka adalah arang Indonesia yang manis.

Indonesia..
Negeri kaya adat stiadat dan budaya.
Beragam bahasa dan suku bangsa.
Beragam flora dan fauna.

Indonesia, tanah airku.
Aku bangga lahir di bumi pertiwi ini.
Kaulah tanah pusakaku.
Ku kan jaga wilayah Nusantara ini.
2. Berdiskusilah dengan teman sebangkurnu. Ceritakanlah peristiwa atsu kejadian yang kamu bayangkan saat membaca bait kesatu puisi “indonesia Tanah Airku.

 

C. Kekayaan Sumber Daya Alam Negeriku.

Selain keberagaman budaya dan tradisi, Indonesia memiliki keberagaman kenampakan alam. Bentang alam pantai, pegunungan, perbukitan, dataran, dan Iembah ada di Indonesia. Di muka bumi Indonesia mi tersimpan juga keberagaman sumber daya alam. Kekayaan tambang seperti minyak bumi, berbagai jenis mineral dan logam seperti emas, fimah, nikel, batu bara, dan bauksit tersimpan di Indonesia.

Dari gambar hasil tambang di Indonesia kamu bisa melihat keberagaman bahantambang di Indonesia. Kekayaan emas Indonesia tersebar di beberapa tempat antara lain di Meulaboh (Aceh), Bengkalis (Sumatra), Logas (Riau), dan Kalimantan Timur.

 

Pembelajaran 5.

A. Menjelaskan Makna Puisi.

Kamu telah belajar menentukan makna puisi. Makna puisi dapat diketahui setelah membaca atau mendengar pembacaan puisi. Untuk menentukan makna puisi. kamu perlu menghayati. memikirkan, dan berangan-angan tentang puisi yang telah dibaca atau didengarkan. Untuk mengasah kemampuanmu menentukan makna puisi, pada pelajaran ini kamu akan rnempeiajarinya kembali.

 

B. Menyanyi dengan Tempo dan Tinggi Rendah Nada yang Tepat.

Menyanyi dengan baik membutuhkan teknik menyanyi seperti intonasi dan tempo. lntonasi merupakan ketepatan bunyi flap nada. Bunyi nada yang tepat akan menghasilkan suara yang tidak sumbang dan enak didengar. Untuk mendapatkan intonasi yang baik kamu dapat menyanyikan nada-nada benikut secara berulang. Nada-nada tersebut dapat dinyanyikan dengan tempo lambat, sedang, dan cepat.

do, re, mi, fa, sol, la, si, do, si, la, sol, fa, mi, re, do ( 123456717654321 )

Kecepatan lagu diukur dengan alat pengukur yang disebut Metronome Maclw! atau disingkat MM. Metronome Mae!zel mi yang akan memberikan petunjuk seberapa cepat atau Iambatnya lagu dinyanyikan. Sebagai contoh lagu “Aku ingin Jadi Penerbang” ditulis dengan tempo agak cepat atau allegretto. Kecepatan tempo allegretto 104-112 MM, artinya lagu harusdinyanyikandalam. kecepatan 104-112 ketukan dalam waktu satu menit. MM 104-112 termasuk tempo cepat.
Benikut contoh kecepatan tanda tempo dengán kecepatan yang diukur dengan MM.
1. Tempo lambat, contoh !ento = lambat (56-58 MM);
2. Tempo sedang, contoh andante = seperti orang benjalan (72-76 MM);
3. Tempo cepat, contoh allegro = cepat, hidup, dan niang (132-1 38 MM).

 

C. Kegemaran dan Cita-Cita.

Dayu dan teman-temannya slap mengikuti pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Pada awal pembelajaran, Ibu Guru melakukan tanya jawab dengan Dayu dan teman-temannya. Ibu Guru bertanya tentang kegemaran Dayu dan kawan-kawannya. Apa arti kegemaràn? Kegemaran adalah suatu kegiatan atau aktivitas bermanfaat yang paling disukai, Kegemaran disebut juga hobi. Kegemaran berbeda dengan cita-cita. Cita-cita adalah impian seseorang yang ingin clicapai karena ia memiliki minat dan kesukaan (hobi).
lniIah hash tanya jawab Ibu Guru dengan Dayu dan teman-temannya tentang kegemaran mereka.

Berdasarkan hasil tanya jawab thu Gum dengan Dayu dan teman-teman Dayu, dapat dipahami adanya beragam kegemaran di kelas Dayu yaitu kegemaran menari, melukis, membaca, menari, dan berolahraga. Pertanyaan selanjutnya, apakah kegemaran selalu sesuai dengan cita-cita seseorang?
Kegemaran dapat membantu seseorang dalam mencapai cita-cita. Adakalanya kegemaran sesual dengan cita-cita. Akan tetapi, tidak semua kegemaran sesuai dengan cita-cita. Perhatikan contoh adanya kesesuaian dan tidak adanya kesesualan antara kegemaran dan cita-cita berikut.

Ada perbedaan kegemaran antartemari dan antaranggota keluarga merupakan hal yang wajar. Perlu diingat bahwa setiap orang mempunyai hak sejak dilahirkan ke dunia, salah satunya hak memiJiki kegemaran. Setiap orang wajib menghargai dan menghormati hak orang lain termasuk hak memiliki kegemaran yang berbeda. Dengan demikiari? tefap akan terjalin kerukunan serta persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

Pembelajaran 6.

A. Menjelaskan Makna Puisi yang Didengar.
Pada pembelajaran di depan kamu telah belajar menentukan makna puisi dengan cara membaca.
Sekarang kamu akan nienentukan makna puisi dengan cara mendengarkan pembacaan puisi o)eh guru atau teman. Langkah menentukan makna puisi yang didengarkan
1. Dengarkan pembacaan puisi dengan saksama.
2. Catat beberapa kata kunci yang dianggap penting.
3. Pahami maksud penyair dalam puisi.
4. Berdasarkan kata kunci yang telah ditulis, tulis maksud puisi dalam beberapa kalimat.

 

B. Marl Bernyanyi.

Kamu telah mempelajani teknik intonasi dalam bemyanyi. Kamu juga sudah mempelaiani tempo bernyanyi. Selain memperhatikan intonasi dan tempo, kamu juga harus bennyanyi dengan penghayatan. Agan dapat menghayati lagu, kamu juga harus menghayati syair lagunya. Dengan begitu, kamu bisa bernyanyi dengan balk.
Bagaimana cara menghayati lagu? Kamu hanus tahu maksud syair lagu tensebut. Caranya, pahamilah kalimat demi kalimat lagu tersebut.

 
Indonesia  Pusaka. – cipt :  Izmad Marzuki;

13 = do,
4/4,
Moderato,

Ciptaan : Ismail Marzuki.

Indonesia tanah air beta.
Pusaka abadi nan jaya.
Indonesia sejak dulu kala.
Tetap di puja-puja bangsa.

Syair lagu tersebut merupakan penggalan dan lagu berjudul “Indonesia Pusaka”. Lagu tersebut menggambarkan tentang Indonesia di mata warga negaranya. Indonesia merupakan pusaka bangsa Indonesia. Indonesia negara yang patutdibnggakan karena banyak bangsa memujanya.
Lagu “Indonesia Pusaka” dinyanyikan dengan tempo mocierato. Maksudnya, syair lagu “Indonesia Pusaka” dinyanyikan dengan tempo sedang agak cepat.

 

 

 

SD Kelas 4 Tema 9-3-6 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia

SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia.
Pembelajaran 6.

A. Pentingnya Menjaga Lingkungan Alam.

Menjaga lingkungan alam merupakan kewajiban setiap warga masyarakat. Sanyak cara yang dapat dilakukan warga masyarakat untuk menjaga Iingkungan alam. Salah satunya dengan cara mendaur ulang, baik sampah, limbah, maupun  barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai. Daur ulang .adalah proses menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna. Daur ulang merupakan strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri.atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemprosesan, pendistribusian, dan pembuatan produk material bekas pakai. Dengan strategi daur ulang diharapkan dapat menciptakan sesuatu atau barang baru yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi dan kerusakan lahan.

Dengan demikian, kelestarian Iingkungan alam tetap terjaga dengan baik serta menghasilkan produk yang berdaya guna. Menjaga kelestarian Iingkungan sangat penting dilakukan demi terjaganya ketersediaan Iingkungan alam yang bersih dan sehat serta terjaganya sumber daya alam sebagai sumber energi yang penting untuk memenuhi kebutuhan manusia. Bisa kamu bayangkan jika tidak ada kesadaran dan setiap warga masyarakat untuk menjaga kelestarian alam. Banyak masalah yang akan dihadapi warga masyarakat antara lain terjadi bencana alam seperti banjir,  tanah longsor, kekeringan, dan menjangkitnya penyakit akibat bakteri-bakteri dan sampah.

Setiap warga masyarakat tentu tidak ingin tertimpa bencana alam akibat tidak ada kepedulian warga terhadap kelestarian Iingkungan. OIeh karena itu, setiap warga masyarakat hendaknya menanamkan kesadaran din ikut serta menjaga kelestarian Iingkungan. Dengan adanya kesadaran
warga masyarakat menjaga kelestarian Iingkungan, niscaya akan tercipta kehidupan masyarakat
yang aman, nyaman, dan tertib, serta semua kebutuhan dapat terpenuhi dengan balk.
Hak dan kewajiban terhadap lingkungan hendaknya dilaksanakan secara seimbang. Contoh
pelaksanaan hak dan kewajiban secara seimbang seperti berikut.
1. Menjaga kebersihan Iingkungan agar tubuh tetap sehat.
2. Tidak membuang sampah sembarang agar terhindar dad bencana banjir
3. Menanam pohon rindang untuk mendapatkan udara bersih dan sehat.

Dalam kenyataannya banyak warga masyarakatyang tidak peduli terhadap kelestarian Iingkungan
sekitar. Ketidakpedulian warga masyarakat terhadap Iingkungan sekitar mi bisa merugikan warga
masyarakat lain yang peduli terhadap lingkungan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kedisiplinan warga masyarakat terhadap kewajiban menjaga kelestarian Iingkungan warga masyarakat yang tidak peduli terhadap Iingkungan dapat diberi sanksi. Tindakan tidak peduli Iingkungan, misalnya membuang sampah sembarangan diberi sanksi denda sebesar Rp 50 juta atau kurungan selama 3 bulan. Sanksi diberikan untuk membuat efek jera sehingga warga masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Berdasarkan UUD 1945 pasal 33 ayat (3), ikut melestarikan lingkungan dan sumber daya alam merupakan kewajiban setiãp warga negara Indonesia sebagai konsekuensi atas hak menikmati kekayaan alam. Sanksi terhadap pelanggaran kewajiban sebagai warga negara banyak bentuknya, bisa berupa denda, kurungan, dan penjara. Sanksi yang diberikan tentunya sesuai tingkat pelanggaran kewajiban yang dilakukan. Pelanggaran kewajiban seseorang sering melanggar hak-hak orang lain sehingga menimbulkan perasaan orang lain menjadi sedih, kecewa, dan marah.

Hak dan kewajiban melekat pada setiap orang di manapun Ia berada. Seperti pepatah “Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. OIeh karena itu kamu hendaknya bisa melaksanakan hak dan kewajibanmu di berbagai lingkungan dengan baik. Sekarang coba kamu identifikasi hak dan kewajibanmu dalam keluarga, sekolah. dan masyarakat. Tuliskan hasil identifikasimu dalam bentuk tabel seperti contoh berikut dan presentasikan di depan kelas. Selanjutnya, kumpulkan hasil identitikasimu kepada Bapak/Ibu Guru untuk dinilai.

 

B. Membuat Peta Pikiran Berdasarkan  Bacaan.

Bacaan terdiri atas beberapa paragraf. Setiap paragraf memuat informasi penting. Informasi penting tersebut merupakan ide pokok paragraf. Berdasarkan informasi pokok tersebut, kamu dapat membuat peta pikiran.

Peta pikiran bacaan merupakan gambaran isi dan bacaan. Peta pikiran dapat disusun berdasarkan informasi pokok dalam bacaan. Peta pikiran dapat disebut sebagai ringkasan sederhana dan isi bacaan.
Bacalah bacaan berikut!

Banjir Kiriman Diprediksi Masuk Jakarta.

Pada han Rabu, 15 Februari 2017, bendungan Katulampa dalam kondisi kritis. Kondisi tersebut disusul dengan informasi naiknya tinggi muka air di Sungal Ciliwung. Pada pukul 16.20 WIB tinggi muka air di Sungai Ciliwung mencapai 150 sentimeter.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, memprediksi sembilan jam kemudian atau Kamis (16/2/2017) pukul 01.20 WIB, banjir kiriman akan tiba di pintu air Manggarai. Prediksi tersebut berdasarkan tingginya curah hujan di sekitar Depok dan di sekitar Sungai Ciliwung saat itu. Beliau menambahkan banjir akan menggenangi permukiman di bantaran Sungai Ciliwung di Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timun, Kebon Baru, Bukit Dun, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina, dan Kampung Melayu. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau waspada dan mengantisipasi banjir kiriman.

Banjir yang terjadi di Jakarta disebut banjir kiriman. Banjir kiriman berasal dan aliran air hujan di tempat yang Iebih tinggi (hulu). Jakarta memperoleh banijir kiriman dari Bogor. Letak daerah Puncak di Bogor lebih tinggi daripada Jakarta. Selain itu, di Bogor didirikan banyak vila sebagai tempat berlibur. Pembangunan vila di Puncak Bogor dilakukan dengan menebang pohon di hutan di sekitar daerah tersebut. Akibatnya, banyak wilayah hutan di daerah tersebut berkurang. Ketika di daerah puncak turun hujan lebat, air hujan terus mengalir ke daerah yang Iebih rendah. Tidak ada akan pepohonan yang dapat menahan air hujan tersebut di dalam tanah. Akibatnya, air hujan terus turun ke dataran, seperti Jakarta.

Banyák faktor yang menyebabkan adanya banjir kiriman di Jakarta.

1. Curah hujan terlalu tinggi
Curah hujan tinggi biasanya terjadi di daerah Puncak Bogor pada musim hujan. Pada
musim hujan volume air hujan melebihi kapasitas kemampuan tariah meresapkan air. Curah
hujan tinggi terjadi akibat perubahan iklim yang mulai terjadi pada beberapa tahun terakhir
ini.

2. Bangunan (permukiman) di kawasan hulu
Semakin banyak bangunan di daerah hulu, semakin banyak pula volume air yang tidak dapat diserap ke dalam tanah. Air hujan tidak dapat diserap ke dalam tanah karena daerah yang dulunya hutan sudah dipenuhi bangUnan. Akhirnya, air hujan mengalir ke daerah lebih rendah.

3. Penggundulan hutan.
Banyak kawasan perbukitan dan pegunungan di daerah hulu beralih fungsi menjadi kawasan perumahan atau penginapan. Kondisi mi mengakibatkan daerah resapan air menjadi berkurang.

4. Kerusakan tanggul bendungan.
Bendungan dibuat untuk menjadi tampungan air dan daerah atas (hulu). Sementara itu, tanggul dibuat untuk menghalangi aliran air melewati jalur sungat ke permukiman warga. Apabila bangunan ini mengalami kerusakan (jebol). aliran air menjadi Iebih besar. Kondisi tersebut dapat menimbulkan banjir di kawasan bawàh (hilir).