Arsip Tag: ipa

Gangguan pada Sistem Ekskresi Manusia dan Upaya untuk Mencegah atau Menanggulanginya

# Nefritis.

Nefritis adalah penyakit rusaknya nefron, terutama pada bagian-bagian glomerulus ginjal. Nefritis disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus. Nefritis mengakibatkan masuknya kembali asam urat dan urea ke pembuluh darah (uremia) serta adanya penimbunan air di kaki karena reabsorpsi air yang terganggu (edema). Upaya penanganan nefritis adalah dengan proses cuci darah atau pencangkokan ginjal.


 

# BATU GINJAL.

Batu ginjal adalah gangguan yang terjadi akibat terbentuknya endapan garam kalsium di dalam rongga ginjal (pelvis renalis), saluran ginjal, atau kandung kemih. Batu ginjal berbentuk kristal yang tidak dapat larut.  Kandungan batu ginjal adalah kalsium oksalat, asam urat, dan kristal kalsium fosfat. Endapan ini terbentuk jika seseorang terlalu banyak mengonsumsi garam mineral dan kekurangan minum air serta sering menahan kencing. Upaya mencegah terbentuknya batu ginjal adalah dengan meminum cukup air putih setiap hari, membatasi konsumsi garam karena kandungan natrium yang tinggi pada garam dapat
memicu terbentuknya batu ginjal, serta tidak sering menahaan kencing. Batu ginjal yang kecil dapat saja keluar melalui urine, tetapi seringkali menyebabkan rasa sakit. Batu ginjal berukuran besar memerlukan
operasi untuk mengeluarkannya.


# Albuminuria.

Albuminuria merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya kerusakan pada glomerulus yang berperan dalam proses  filtrasi, sehingga pada urine ditemukan adanya protein. Albuminuria dapat terjadi akibat kurangnya asupan air ke dalam tubuh sehingga memperberat kerja ginjal, mengonsumsi terlalu banyak protein, kalsium, dan vitamin C dapat membuat glomerulus harus bekerja lebih keras sehingga meningkatkan risiko kerusakannya. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah albuminuria adalah dengan mengatur jumlah garam dan protein yang dikonsumsi, serta pola hidup sehat untuk mengatur keseimbangan gizi.


# Hematuria. 

Hematuria merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya selsel darah merah pada urine. Hal ini disebabkan penyakit pada saluran kemih akibat gesekan dengan batu ginjal. Hematuria juga dapat disebabkan oleh adanya infeksi bakteri pada saluran kemih. Upaya pencegahan hematuria dapat dilakukan dengan segera buang air kecil ketika ingin buang air kecil, membersihkan tempat keluarnya urine dari arah depan ke belakang untuk menghindari masuknya bakteri dari dubur, serta banyak minum air putih. Ketika seseorang sakit hematuria, maka penanganan yang diberikan adalah dengan memberi antibiotik untuk membersihkan infeksi bakteri pada saluran kemih.


# Diabetes Insipidus.

Penyakit ini disebabkan karena seseorang kekurangan hormon ADH atau hormon antidiuretik. Kondisi tersebut menyebabkan tubuh tidak dapat menyerap air yang masuk ke dalam tubuh, sehingga penderita 
akan sering buang air kecil secara terus menerus. Upaya penanganan penderita diabetes insipidus adalah dengan memberikan suntikan hormon antidiuretik sehingga dapat mempertahankan pengeluaran
urine secara normal.


# Kanker Ginjal.

Merupakan penyakit yang timbul akibat pertumbuhan sel pada ginjal yang tidak terkontrol di sepanjang tubulus dalam ginjal. Hal ini dapat menyebabkan adanya darah pada urine, kerusakan ginjal, dan juga dapat memengaruhi kerja organ lainnya jika kanker ini menyebar, sehingga dapat menyebabkan kematian. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan menghindari penggunaan bahanbahan kimia yang memicu kanker.


# Mesin Dialisis

Mesin dialisis merupakan mesin yang bekerja seperti ginjal yang akan membersihkan darah dengan cara difusi sederhana. Jika mesin ini dinyalakan, darah yang penuh dengan sisa metabolisme akan mengalir di sepanjang pipa yang kosong. Setelah darah memenuhi pipa, sisa metabolisme mengalami difusi ke dalam larutan yang tersedia dalam pipa tersebut. Setelah darah disirkulasikan beberapa kali di sepanjang mesin dan arteri tubuh, maka darah pasien akan menjadi bersih dari sisa metabolisme. Selama proses pencucian,
darah pasien ditambahkan dengan zat anti penggumpalan.

Dialisis atau cuci darah merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan ketika ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik, namun cara tersebut memiliki kekurangan di antaranya adalah penderita kerusakan ginjal harus terus menerus melakukan dialisis selama periode waktu tertentu. Oleh karena itu sekitar tahun 1900 para dokter dan ilmuwan mulai melakukan cara lain yang dianggap lebih efektif yaitu dengan cara transplantasi ginjal.

Transplantasi ginjal merupakan operasi yang dilakukan dengan cara memberikan ginjal yang sehat dari orang lain (donor) kepada pasien yang menderita kerusakan ginjal. Transplantasi ginjal juga memiliki risiko seperti penolakan tubuh terhadap organ ginjal yang diberikan. Oleh karena itu penderita kerusakan ginjal yang telah mendapatkan transplantasi ginjal harus mengonsumsi obat tertentu untuk mencegah reaksi penolakan tubuh terhadap organ baru yang ditransplantasikan.


# JERAWAT.

Jerawat atau acne vulgaris  merupakan suatu kondisi kulit yang ditandai dengan terjadinya penyumbatan
dan peradangan pada kelenjar sebasea (kelenjar minyak). Jerawat dapat timbul karena kurangnya menjaga kebersihan kulit sehingga berpotensi terjadi penumpukan kotoran dan kulit mati. Faktor
hormonal yang merangsang kelenjar minyak pada kulit, penggunaan kosmetik yang berlebihan dan mengandung minyak  dapat berpotensi menyumbat pori-pori. Konsumsi makanan berlemak secara berlebihan juga dapat menimbulkan jerawat. Jerawat pada umumnya dapat muncul pada wajah, leher, atau punggung. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan membersihkan wajah secara rutin, menghindari makanan berlemak, dan lebih banyak mengonsumsi buah-buahan, serta menjaga aktivitas tubuh.

 


# Biang Keringat.

Biang keringat terjadi karena kelenjar keringat tersumbat oleh sel-sel kulit mati yang tidak dapat terbuang secara sempurna. Perhatikan Gambar 9.18! Keringat yang terperangkap tersebut menyebabkan timbulnya bintik-bintik kemerahan yang disertai gatal. Sel-sel kulit mati, debu, dan kosmetik juga dapat  menyebabkan terjadinya biang keringat. Orang yang tinggal di daerah tropis dan lembap, akan lebih mudah terkena biang keringat. Biasanya, anggota badan yang terkena biang keringat adalah leher, punggung, dan dada. Biang keringat dapat mengenai siapa saja, baik anak-anak, remaja, ataupun orang
tua. Upaya pencegahan yang dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan kulit, menggunakan pakaian yang menyerap keringat dan longgar, atau apabila kulit berkeringat segera keringkan dengan tisu atau handuk. Apabila terkena biang keringat maka dapat diobati dengan memberi bedak atau salep yang dapat mengurangi rasa gatal.

Sekarang kamu sudah mengetahui bagaimana pengaturan yang terjadi di dalam tubuh kita untuk mengeluarkan zat-zat sisa yang beracun bagi tubuh. Proses pembuangan zat-zat sisa metabolisme ini dibantu oleh organ hati, ginjal, paru-paru, dan kulit. Menjaga kesehatan organ pada sistem ekskresi sangat penting agar tubuh tetap dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Oleh karena itu, pola hidup yang sehat harus mulai kamu terapkan sedini mungkin. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain dengan mengatur pola makan yang seimbang, banyak minum air putih minimal 2 liter sehari, olahraga teratur, serta tidak menunda untuk buang air kecil.

Berdasarkan beberapa upaya tersebut, kamu harus tahu mengapa hal tersebut dapat mencegah terjadinya gangguan pada sistem ekskresi. Oleh karena itu, coba cari tahu alasannya dengan melakukan kegiatan berikut.


 


RANGKUMAN.

1. Sistem ekskresi merupakan kemampuan untuk menjaga keseimbangan tubuh dengan cara membuang bahan-bahan sisa metabolisme yang dikeluarkan oleh sel.

2. Organ ekskresi pada manusia terdiri atas empat organ, yaitu ginjal, kulit, paru-paru, dan hati.

3. Ginjal merupakan organ ekskresi yang memiliki peran sangat penting karena membuang sisa metabolisme dalam jumlah besar melalui urine. Proses ginjal menghasilkan urine meliputi 3 tahapan utama, yaitu filtrasi, reabsorpsi, dan augmentasi.

4. Kulit merupakan organ ekskresi yang mengeluarkan bahan yang hampir sama dengan ginjal, yakni sampah nitrogen berupa urea dalam bentuk keringat.

5. Paru-paru merupakan organ ekskresi yang mengeluarkan sisa metabolisme berupa CO2 dan H2O.

6. Hati merupakan organ ekskresi yang memiliki kemampuan menetralisir racun dan menghasilkan getah empedu. Hati memiliki peran dalam mengubah NH3 (amonia) menjadi urea yang nantinya akan dibuang melalui kulit dan ginjal.

7. Gangguan sistem ekskresi yang sering terjadi pada ginjal, antara lain nefritis, albuminuria, batu ginjal, hematuria, kanker ginjal, diabetes insipidus, dan biang keringat.

8. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan sistem ekskresi antara lain mengatur pola makan yang seimbang, banyak minum air putih minimal 2 liter sehari, olahraga teratur, serta tidak menunda untuk buang air kecil.

 

SD Kelas 5 – IPA – SISTEM PEREDARAN DARAH PADA HEWAN DAN MANUSIA – RANGKUMAN

SD Kelas 5 – IPA – SISTEM PEREDARAN DARAH PADA HEWAN DAN MANUSIA – RANGKUMAN.

Memahami organ peredaran darah dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan organ peredaran darah manusia.

PENGERTIAN SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH.
Sistem sirkulasi atau peredaran darah adalah sistem yang mengatur pemompaann darah yang dibutuhkan tubuh untuk kelangsungan hidup. Sistem ini juga bias disebut sebagai system transportasi karena sejalan dengan aliran darah, juga mengangkut zat-zat maupun hormon yang dibutuhkan tubuh sehingga tersebar merata. Tidak hanya pada manusia, begitu juga dengan hewan.

PERADARAN DARAH BESAR DAN PEREDARAN DARAH KECIL PADA MANUSIA.

a. Peredaran darah besar.

Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.

 

b, Peredaran darah kecil :

Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung.

 


FUNGSI SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH.

Sistem peredaran darah memiliki fungsi ;

  • Mensuplai Oksigen dan sari makanan dari sistem pencernaan ke seluruh jaringan tubuh,
  • Membawa gas Karbondioksida ke paru-paru,
  • Mengembalikan sisa metabolism ke ginjal untuk disekresikan,
  • Menjaga suhu tubuh,
  • Mendistribusikan hormon-hormon untuk mengatur fungsi sel-sel tubuh.

 


ORGAN (ALAT) SIRKULASI PEREDARAN DARAH.

Untuk lebih memahami pembahasan ini, akan lebih baik jika dikaji terlebih dahulu tentang darah dan organ-organ atau alat yang ikut bekerja sama membantu peredaran darah pada tubuh manusia.

A, Darah : Darah merupakan alat transportasi utama dalam sistem sirkulasi.

Fungsi darah cukup  banyak diantaranya ;

  • Mengangkut Oksigen dan Karbondioksida ke jaringan dan paru-paru,
  • Mengangkut zat-zat lainnya ke seluruh tubuh seperti zat makanan, ion dan hormone ke seluruh tubuh,
  • Berperan aktif melawan bakal penyakit,
  • Memelihara keseimbangan cairan tubuh,
  • Mempertahankan tubuh dari serangan mikroorganisme,
  • Memelihara suhu tubuh pada kondisi normal sekitar 37 derajat celcius.

Dalam darah terdapat komponen-komponen penyusunnya yaitu  :

a. Plasma darah.
Dari keseluruhan darah pada tubuh manusia, plasma darah merupakan bagian yang besar yaitu sekitar 55 persen dari seratus persen darah dalam tubuh. Plasma darah berbentuk cair berwarna kekuning-kuningan. Komponen yang dimilikinyayaitu air, glukosa, asam amino, ion, protein, asam lemak, vitamin, hormone dan gas O2serta CO2. Plasma darah memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Sebagai pelarut bahan-bahan kimia
  • Membawa mineral-mineral telarut, glukosa, asam amino, vitamin, karbondiosida (sebagai ion hydrogen karbonat), dan bahan-bahan buangan.
  • Menyebarkan panas dari organ yang lebih hangat ke organ yang lebih dingin.
  • Menjaga keseimbangan antara cairan di dalam sel dan cairan di luar sel

b. Sel darah.
Sel darah merupakan komponen lain dari darah. Dalam darah terdapat sekitar 45 persen sel darah yang berupa padatan, lebih sedikit dari plasma darah.


B, Jantung.
Jantung merupakan salah satu organ yang penting dalam kelangsungan hidup kita. Sudah jadi rahasia umum bahwa jantung memompa darah ke seluruh tubuh untuk menyediakan oksigen beserta zat-zat lainnya untuk kepentingan seluruh sel dalam tubuh kita. Karena itulah jantung terus menerus berkontraksi memompa darah tanpa henti sepanjang hidup.Jantung terletak di rongga dada, diselaputi oleh suatu membran pelindung yang disebut pericardium. Otot jantung bekerja secara otomatis diluar kehendak kita. Pada orang dewasa denyut jantung sekitar 60-80 per menit.


C, Pembuluh Darah.
Pembuluh darah dapat kita ibaratkan sebagai selang yang bersifat elastic, sifat ini sangatlah bermanfaat untuk mempertahankan tekanan darah yang stabil. Pada keadaan normal, apabila tekanan darah meningkat, maka diameter pembuluh darah akan melebar sebagai bentuk adaptasi untuk menurunkan tekanan yang berlebih agar menjadi normal. Elastisitas pembuluh darah tidak tetap, pembuluh darah akan menjadi kaku seiring bertambahnya usia oleh karena itu tekanan darah pada orang lanjut usia cenderung lebih tinggi. Penyebab lain dari kekauan pembuluh darah adalah kolesterol yang menumpuk pada dinding dalam pembuluh darah, kolesterol juga menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Untuk menjaga elastisitas pembuluh darah agar tetap normal dan baik yaitu melakukan olahraga secara teratur.

Berdasarkan fungsinya, susunan pembuluh darah dapat digolongkan dalam 3 sistem yaitu sistem distribusi yang terjadi pada arteri, sistem pengumpulan yang terjadi pada vena dan sistem kapiler yang terjadi di pembuluh darah kapiler antara arteri dan vena.

a, Arteri.
Pembuluh nadi atau arteri berfungsi untuk mengalirkan darah keluar dari jantung dengan ciri letaknya tersembunyi di dalam, dindingnya tebal dan elastis, denyutnyaterasadanmemilikisatukatupdekatdenganjantung.Jikapembuluhiniterpotongmakadarahakankeluarmemancar. Pembuluhnadiada 3 jenisyaitu ;
– Aorta, Pembuluh darah arteri yang keluar dari ventrikel kiri
– Arteri, Percabangan dari aorta
– Arteriol, pembuluh nadi yang berhubungan dengan kapiler.

b, Vena.
Pembuluh balik atau vena berfungsi mengalirkan darah menuju jantung dengan cirri letaknya di permukaan, dindingnya tipis dan tidak elastic, denyutnya tidak terasa dan memiliki katup disepanjang tubuh. Jika terpotong darahnya akan menetes keluar. Pembuluh vena juga memiliki 3 jenis yaitu ;
-Vena kava, pembuluh vena yang mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung melalui atrium kanan
-Venula, vena yang berhubungan dengan kapiler
-Vena pulmonalis, satu-satunya pembuluh vena yang mangalirkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru menuju atrium kiri.

c, Kapiler.
Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat halus yang memiliki fungsi sebagai alat penghubung antara pembuluh arteri dan vena, tempat terjadinya pertukaran zat antara darah dan cairan jaringan, menyerap makanan yang terdapat di usus dan menyaring darah yang terdapat di ginjal.

 


SISTEM PEREDARAN DARAH PADA CACING.

Sistem Peredaran darah tertutup Cacing Tanah – Pada sistem sirkulasi darah tertutup, darah mengalir ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh. Jantung memompa darah ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh dan kembali ke jantung juga melalui pembuluh.

Sistem sirkulasi pada cacing tanah terdiri atas lima pasang jantung pembuluh atau jantung semu yang terletak pada segmen tubuh 7 hingga 11. Lima pembuluh darah sejajar dengan panjang tubuh. Pada setiap segmen tubuh terdapat sepasang pembuluh penghubung, pembuluh darah dorsal (punggung), pembuluh ventral (perut), serta anyaman pembuluh kapiler. Jantung pembuluh terdiri dari pembuluhpembuluh yang berukuran besar, yaitu pembuluh dorsal dan ventral yang mampu berkontraksi. 

 


SISTEM PEREDARAN DARAH BURUNG.

Peredaran darah burung tersusun oleh jantung sebagai pusatperedaran darah, darah, dan pembuluh-pembuluh darah. Darah pada unggas tersusun oleh eritrosit berbentuk oval danberinti. Jantung unggas berbentuk kerucut dan terbungkus selaput perikardium. Jantung terdiri dari dua serambi yang berdinding tipis serta dua bilikyang dindingnya lebih tebal. Bagian kanan dan kiri jantung telah terpisah secara sempurnasehingga tidak ada percampuran antara darah kaya oksigen di bagiankiri dan darah miskin oksigen di bagian kanan Serambi dan bilik kanan berisi darah kotor yang banyak mengandung karbondioksida dan bilik kiri berisi darah bersih yang kaya oksigenPembuluh-pembuluh darah dibedakan atas arteri dan vena. Arteri yang keluar dari bilik kiri ada tiga buah, yaitu dua arterianonim dan sebuah aorta.

 


Sistem peredaran darah serangga.

Berbeda dengan cacing, sistem peredaran darah serangga tanpa melalui pembuluh darah. Maksudnya, peredaran darah pada serangga berupa sistem peredaran darah terbuka. Sebagai contoh, peredaran darah pada belalang. Alat peredaran darah belalang meliputi jantung dan pembuluh darah. Lihat Gambar 1. Belalang memiliki jantung yang berbentuk tabung panjang dengan bagian-bagian gelembung pembuluh darah. Letak jantung belalang berada pada punggung, tepatnya di dalam bagian homosoel yang memanjang. Bagian tersebut disebut sinus. Sedangkan pembuluh darah besar (aorta) meninggalkan jantung bagian depan, belakang, dan seringkali bagian bawahnya. Kemudian pembuluh darah tersebut menjadi cabang-cabang yang membawa hemolimfa ke berbagai organ dan jaringan-jaringan tubuh. Hemolimfa adalah cairan yang tersusun atas darah dan cairan interstisial.

 


GANGGUAN PADA PEREDARAN DARAH MANUSIA.

Sitem peredaran darah dapat mengalami gangguan yang menyebabkan terganggunya fungsi peredaran darah. Beberapa gangguan pada peredaran darah manusia antara lain sebagai berikut:

a, Hipertensi dan Hipotensi.

Hipertensi merupakan penyakit tekanan darah tinggi yang disebabkan penyempitan pembuluh darah.Sebaliknya hipotensi merupakan penyakit tekanan darah rendah yang salah satu penyebabnya adalah kekurangan gizi makanan.

Gambar bagian kiri : Pembuluh darah normal tanpa sumbatan plak/lemak.
Gambar bagian kanan : Pembuluh darah yang ditutupi plak/lemak. Lemak dapat menempel di dinding pembuluh darah dan menghambat aliran darah sehingga kerja jantung menjadi berat dan meningkatkan tekanan darah.

 


b, Anemia.
Anemia merupakan penyakit kekurangan sel darah merah.Anemia dapat disebabkan oleh pendarahan yang hebat sehingga banyak darah yang terbuang, kekurangan zat besi, dan kanker tulang yang mengakibatkan terganggunya pembentukan sel darah merah.Ciri-ciri penderita anemia yaitu cepat lelah, sering sakit kepala, dan wajah pucat.

Hipertensi, hipotensi, dan anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi sayuran, buah, makanan rendah lemak, dan menerapkan gaya hidup sehat.


c, Stroke.
Stroke merupakan penyakit yang disebabkan pembuluh darah di otak pecah atau tersumbat sehingga otak tidak mendapat asupan oksigen dan nutrisi.Kondisi tersebut menyebabkan terganggunya fungsi sistem saraf tubuh.Akibatnya Salah satu sisi tubuh mengalami kelumpuhan dan terganggunya penglihatan dan pendengaran.Penyakit stroke dapat dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat, hipertensi, dan stress.

Hasil CT Scan atau rontgen otak untuk membantu menentukan penyebab stroke dan melihat lokasi serta seberapa luas jaringan otak yang rusak.Bagian otak yang rusak ditunjukkan warna merah.


d, Leukemia.
Leukemia merupakan penyakit yang disebabkan oleh berlebihnya produksi sel darah putih.Hal ini mengakibatkan sel darah putih akan memakan sel darah merah.Dampaknya adalah tubuh akan kekurangan sel darah merah.Penderita leukemia harus rutin melakukan transfusi darah untuk menerima asupan sel darah merah.

 


Cara Memelihara Kesehatan Organ Peredaran Darah. 

Organ peredaran darah didalam tubuh kita dapat dijaga kesehatannya dengan beberapa cara berikut :
Beristirahat secara teratur.
Berolahraga teratur untuk melancarkan aliran darah misalnya lari pagi dan bersepeda Membiasakan memakan makanan yang sehat.Makanan yang menyehatkan jantung adalah makanan yang bergizi seimbang dan rendah lemak.Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dapat mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.Usahakan selalu mengonsumsi sayur dan buah.

Berolahraga membantu melancarkan peredaran darah dan berdampak positif bagi kesehatan jantung.

 

Baca juga :

https://gretha.my.id/audiobuku/buku-tematik-kelas-5-tema-4-sehat-itu-penting/

BSE IPA SD Kelas 6 – Heri Sulistyo – Edi Wiyono

 

Bab 1. Ciri Khusus Makluk Hidup
A. Ciri Khusus pada Hewan
B. Ciri Khusus pada Tumbuhan

Bab 2. Perkembangan pada Tumbuhan, Hewan dan Manusia

Bab 3. Keseimbangan Ekosistem

Bab 4. Hewan dan Tumbuhan Langka

Bab 5. Isolator dan Konduktor Panas

Bab 6. Sifat Benda dan Kegunaannya.

Bab. 7. Perubahan pada Benda

Bab. 8. Gaya dan Energi

Bab. 9. Energi Listrik dan Penghematan

Bab. 10. Tata Surya

Bab. 11. Bumi dan Gerakannya

SD6 Kelas 6 – IPA – Pelestarian Makhluk Hidup


SD Kelas 6 – IPA – Bab 4 – Pelestarian Makhluk Hidup.

Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat kaya. Tumbuhan dan hewannya sangat banyak macamnya karena Indonesia terdiri atas pulau-pulau yang masing-masing memiliki ciri khas. Hal ini merupakan suatu kebanggaan. Kita perlu bersyukur atas segala limpahan dari Tuhan Yang Maha Esa kepada negara tercinta Indonesia ini. Apakah Indonesia sekarang masih memiliki tumbuhan dan hewan yang banyak? Jika jumlah manusia terus bertambah, kebutuhan hidup manusia pun bertambah.

Pada bab 3 banyak kegiatan manusia yang merugikan, mengapa? Dengan bertambahnya jumlah manusia, maka hewan dan tumbuhan menjadi berkurang karena banyak yang dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hewan dan tumbuhan apa yang mulai langka? Mengapa makhluk hidup harus dilestarikan? Sekarang kita akan membahas bagaimana melestarikan hewan dan tumbuhan agar tidak punah.

 

A – Hewan dan Tumbuhan yang Langka.

Hewan dan tumbuhan merupakan kebutuhan pokok manusia, artinya tanpa tumbuhan dan hewan manusia tidak dapat hidup. Mengapa manusia sangat bergantung pada tumbuhan dan hewan? Coba kamu lakukan kegiatan berikut ini!

Pemanfaatan Hewan dan Tumbuhan bagi Manusia.

Manusia di bumi pasti membutuhkan hewan dan tumbuhan untuk kebutuhan sehari-hari. Bayangkan tidak ada hewan dan tumbuhan? Kita pasti kelaparan. Jadi hewan dan tumbuhan itu sangat penting bagi manusia.

1. Bagian tubuh hewan yang dimanfaatkan oleh manusia dan cara mengatasinya
Tanduk, kulit, rambut, bulu, sirip, cula, gading, hati adalah salah satu bagian hewan yang dimanfaatkan oleh manusia.
a. Tanduk.
Tanduk digunakan manusia sebagai hiasan. Contoh hewan yang dimafaatkan tanduknya sebagai hiasan adalah rusa. Cara mengatasinyaadalah membuat replica tanduk.
b. Kulit.
Kulit dimanfaatkan manusia untuk membuat jaket, sepatu, sabuk, dll. Contoh hewan yang dimanfaatkan kulitnyqa adalah ular, harimau, baya, rusa, dll. Cara mengatasinya adalah mengatasinya adalah membuat bahan sintetis sebagai pengganti kulit.
c. Rambut.
Rambut dimanfaatkan manusia untuk membuat jaket. Contoh hewan yang diambil rambutnya untuk membuat jaket adalah domba. Cara mengatasinya adalah mengunakan bahan sintetis.
d. Bulu.
Bulu dapat dimanfaatkan untuk membuat topi, hiasan, aplikasi baju, kemoceng, dll. Contoh hewan yang dimanfaatkan bulunya adalah bulu ayam, bulu cendrawasih, dan bulu merak. Cara mengatasinya adalah dengan menggunakan bulu sintetis.
e. Sirip.
Sirip dimanfaatkan untuk membuat makanan. Contoh hewan yang di ambil siripnya sebagai bahan makanan adalah sirip hiu dan sirip ikan kecil. Cara mengatasinya adalah mengganti sirip dengan memakan makanan lain.
f. Cula.
Cula dimanfaatkan untuk membuat obat (walaupun belum teruji kebenaranya). Contoh hewan yang diambil culanya adalah badak. Cara mengatasinya adalah mengganti cula dengan bahan tumbuhan atau bahan kimia.
g. Gading.
Gading dapat dimanfaatkan untuk membuat hiasan rumah. Contoh hewan yang memiliki gading adalah gajah. Cara mengatasinya adalah membuat replica gading.
h. Hati.
Hati dimanfaatkan untuk membuat minyak. Contoh hewan yang dapat diambil hatinya adalah ikan paus dan rusa. Cara mengatasinya adalah mengganti hati dengan tumbuhan kayu putih.

2. Bagan tumbuhan yang dimanfaatkaan oleh manusia.
Bagian tumbuhan yang sering dimanfaatkan oleh manusia adalah kayu, daun, buah, biji,bunga, dan akar. Tumbuhan yang sering diambil manfaatnya, maka tumbuhan tersebut akan di tebangi terus-menerus, dan akan mengakibatkan kepunahan tumbuhan. Jika tumbuhan punah habitat hewanpun ikut punah, maka hewan-hewan yang tadinya berada di pohon maka akan berpindah ke permukiman penduduk. Berikut ini tumbuhan yang diambul manfaatnya:
a. Kayu.
Kayu dimanfaat kan untuk bahan bangunan. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan kayunya untuk membuat bahan bangunan adalah tumbuhan jati, mahoni, kelapa, dll.
b. Daun.
Daun bisa untuk membuat atap rumah, pembungkus makanan, bahan makanan, dll. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan daunya adalah daun singkong, bayam, pisang, kelapa, dll.
c. Buah.
Buah dimanfaatkan untuk bahan makanan dan obat-obatan. Contoh tumbuhan yang dimnfaatkan daunya adalah mentimun, jambu, durian, dll.
d. Biji.
Biji bisa untuk dijadikan bahan makanan. Contoh tumbuhan yang diambil bijinya untuk bahan makanan adalah jagung, kacang tanah, padi, kedelai, dll.
e. Bunga.
Bunga dimanfaatkan untuk dijadikan bahan makanan dan obat-obatan. Comtoh bunga yang bisa dimanfaatkan untuk membuat bahan makanan dan obat-obatan adalah melati, kubis, turi, dll.
f. Akar.
Akar dimanfaatka manusia untuk obat-obatan dan pewarna alami. Contohnya, akar alang-alang dan akar tinggal.

Alam ini beserta isinya merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Atas kekuasaan Tuhan, tumbuhan dan hewan memiliki kemampuan berkembang biak atau bereproduksi sehingga menghasilkan keturunan dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, tumbuhan dan hewan akan selalu ada. Mengapa sekarang beberapa tumbuhan dan hewan sudah mulai langka? Coba kamu lakukan kegiatan berikut ini.

Daftar Tumbuhan Langka di Indonesia :
– Bunga Bangkai.
– Rafflesia Arnoldii.
– Cendana.
– Damar.
– Kantong Semar.
– Ulin.
– Anggrek Tebu.
– Tengkawang.

Daftar Hewan Langka di Indonesia :
– Orang Utan Sumatera dan Kalimantan.
– Harimau Sumatera.
– Komodo.
– Burung Jalak Bali.
– Badak Jawa dan Sumatera.
– Gajah Sumatera.
– Kanguru Pohon Wondiwoi.
– Anoa.

Negara Indonesia memiliki wilayah yang luas, mulai dari bagian timur sampai bagian barat. Hal ini menyebabkan tumbuhan dan hewan sangat banyak dan beragam macamnya. Namun, jumlah penduduk In- donesia terus meningkat. Bencana alam yang menimpa negara kita juga terus-menerus terjadi sehingga beberapa jenis hewan dan tumbuhan sudah mulai langka, di antaranya dapat kamu lihat pada uraian berikut ini.

1.Hewan Langka.
Hewan yang mulai langka keberadaannya di tanah air kita ini, antara lain sebagai berikut.
a. Harimau Sumatra, Sudah mulai mulai langka. Namun, hewan ini masih tetap diburu secara liar.
b. Buaya Sinyulong, semakin langka akibat kebakaran dan pembukaan lahan di habitat- nya yang berupa hutan rawa. Hewan ini terdapat di Pulau Sumatra.
c. Jalak Bali, terancam punah karena pembukaan  h u ta n u ntu k pem bang u nan yang pesat. Hewan ini terdapat di Pulau Bali.
d. Macan tutul Jawa, terancam punah karena pembukaan hutan untuk pembangunan yang pesat. Hewan ini terdapat di Pulau Jawa.
e.Bekatan kahau, jelutung, dan orangutan terancam punah karena pembukaan hutan untuk lahan perkebunan sering dilakukan dengan membakar hutan. Hewan ini terdapat di Pulau Kalimantan.
f.Anoa, Burung Rangkong, Krabuku kecil, dan Maleo Senkawor. Hewan-hewan ini terancam punah, antara lain karena perburuan liar juga karena pengrusakan hutan. Hewan-hewan ini terdapat di Pulau Sulawesi.
g.Terumbu karang banyak mengandung ikan dan hewan laut lainnya yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Penangkapan ikan dengan menggunakan zat kimia dan bom menyebabkan rusaknya terumbu karang. Terumbu karang ini banyak terdapat di Nusa
h. Kasturi kepala hitam, semakin menyusut akibat penangkapan dan perdagangan liar. Hewan ini terdapat di Papua.

Apa yang terjadi jika hewan-hewan tersebut punah? Masih banyak hewan-hewan lainnya yang langka karena hampir punah di Indonesia. Cobalah cari informasi sebanyak-banyaknya tentang hewan langka dari berbagai buku, koran, televisi, radio, internet, atau majalah dan media lainnya.

 

2. Tumbuhan Langka.
Beberapa jenis tumbuhan di Indonesia mulai langka keberadaannya. Adapun tumbuhan yang sudah mulai langka tersebut, di antaranya sebagai berikut.
a. Bunga Rafflesia, ini merupakan bunga terbesar di dunia. Tumbuhan ini berasal dari Pulau Sumatra.
b. Kayu manis, rotan, dan hutan bakau atau mangrove, merupakan tumbuhan langka yang terdapat di Pulau Jawa dan Pulau Bali.
c. Anggrek hitam, Meranti, Damar, dan Ulin adalah beberapa contoh tumbuhan yang terdapat  di Kalimantan.
d. Pohon kosambi untuk penghasil min yak gosok terdapat  di Makasar, pohon penghasil minyak kayu putih dan hutan mangrove di Nusa Tenggara dan Maluku.

Apa yang terjadi jika tumbuh-tumbuhan tersebut punah? Masih banyak tumbuhan lainnya yang langka, cobalah cari informasi dari buku, televisi, radio, majalah, koran, atau media lainnya.
Apakah kamu masih memerlukan hewan dan tumbuhan? Bagaimana caranya agar hewan dan tumbuhan yang ada di bumi ini tidak punah atau tetap lestari?

 

B. Pentingnya Pelestarian Makhluk Hidup.

Setelah kamu mempelajari beberapa jenis hewan dan tumbuhan yang hampir punah, bagaimana menjaga kelestarian tumbuhan maupun hewan langka tersebut? Betapa pentingnya kita menjaga kelestarian makhluk hidup, karena sangat bermanfaat untuk kelangsungan generasi sekarang dan yang akan datang. Coba kamu bayangkan jika suatu jenis hewan atau tumbuhan langka punah, apa yang terjadi?

Beberapa usaha pelestarian telah dilakukan oleh pemerintah dengan cara mengembangbiakkan hewan dan tumbuhan langka di tempat-tempat penangkaran, membuat undang-undang perburuan dan undang-undang penebangan pohon, serta yang lainnya. Upaya pemerintah menjaga kelestarian tumbuhan dan hewan langka adalah dengan mengadakan perlindungan hutan. Perlindungan hutan antara lain pengamanan hutan, pengamanan tumbu han, d an hew an liar. Perlin du ngan h utan ini merupakan usaha untuk:
a.mencegah dan membatasi kerusakan hutan, yang disebabkan oleh perbuatan manusia;
b.mempertahankan dan menjaga hak-hak negara, masyarakat, dan perseorangan atas hutan, kawasan hutan, hasil hutan, serta bagian- bagian yang berkaitan dengan pengelolaan hutan.
Untuk melaksanakan upaya perlindungan hutan tersebut, maka dibangunlah kawasan hutan konservasi. Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok sebagai tempat pengawetan keanekaragaman tumbu han dan hewan serta ekosistemnya. Hutan konservasi ini terdiri dari kawasan hutan suakaalam dan kawasan hutan pelestarian alam. Apakah hutan suaka alam itu?

1.Hutan Suaka Alam.
Apakah kamu pernah mendengar tentang hutan suaka alam? Hutan Suaka Alam adalah hutan yang mempunyai fungsi sebagai pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan hewan serta ekosistemnya, dan sebagai wilayah penyangga kehidupan. Penyangga kehidupan artinya harus mampu memenuhi kebutuhan makhluk yang hidup di dalamnya. Kawasan suaka alam dibagi menjadi dua wilayah, yaitu:
a.Cagar Alam , mempunyai ciri berupa tumbuhan, hewan, dan ekosistem tertentu yang perlu dilindungi untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan kebudayaan, yang berlangsung secara alami. Beberapa contoh Cagar Alam yang ada di Indonesia dapat kamu lihat pada tabel berikut ini.

Cagar alam yang ada di di Indonesia :

Nama Cagar Alam  dan Tempatnya.
1. Cagar Alam Pulau Besar berada di Sumatra.
2. Cagar Alam Krakatau berada di Sumatra.
3. Cagar Alam Rimbo Panti berada di Sumatra.
4. Cagar Alam Kendawanganberada di  Kalimantan Barat.
5. Cagar Alam Muara Kamanberada di Kalimantan Selatan.
6. Cagar Alam Teluk Apar,berada di  Teluk Adang Kalimantan Timur.
7. Komplek Marisa berada di Sulawesi.
8. Morowalo berada di Sulawesi.
9. Danau Ira Lalaro berada di Nusa Tenggara.
10. Rawa Mangrove Maubesi berada di Nusa Tenggara.

 

b.Suaka Margasatwa,

mempunyai ciri khas berupa keragaman dan atau keunikan jenis hewan bagi ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Untuk kelangsungan hidupnya, dilakukan pembinaan terhadap habitatnya. Beberapa contoh suaka margasatwa di Indonesia dapat kamu lihat pada tabel berikut ini.
Tabel 4.2 Suaka Margasatwa di Indonesia.

Nama Suaka Margasatwa dan Lokasinya.
– Suaka Margasatwa Terusan Dalam, Sumatera.
– Suaka Margasatwa Padang Sugihan, Sumatera.
– Suaka Margasatwa Karang Galing Langkat Timur Laut, Sumatera.
– Suaka Margasatwa Pleihari, Kalimantan.
– Suaka Margasatwa D.Sentarum, Kalimantan.
– Suaka Margasatwa Tanjung Batikolo, Sulawesi.
– Suaka Margasatwa Lambake, Sulawesi.
– Suaka Margasatwa Tanjung Peropa, Sulawesi.
– Suaka Margasatwa Pulau Panjang, Nusa Tenggara.
– Suaka Margasatwa Hutan Selalu Legini, Nusa Tenggara.

 

2. Hutan Pelestarian Alam.

Apakah di daerahmu ada hutan? Termasuk jenis hutan apa? Hutan Pelestarian Alam merupakan hutan dengan ciri khas tertentu, fungsi utamanya untuk perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan hewan, serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Hutan ini terbagi atas 3 wilayah, yaitu taman nasional taman hutan raya, dan taman wisata alam.

a.Taman Nasional merupakan kawasan pelestarian alam yang dikelola dengan sistem wilayah. Sistem wilayah ini terdiri atas wilayah inti dan wilayah lain yang dimanfaatkan untuk tujuan ilmu pengetahuan, pariwisata, rekreasi, dan pendidikan. Contoh taman nasional yaitu taman nasional Gunung Gede Pangrango di Pulau Jawa dan Taman Nasional Kerinci Seblat di Sumatra.

Nama Taman Nasional, dan Lokasi Tempat :
1. Taman Nasional Way Kambas, Sumatra.
2. Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa.
3. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa.
4. Taman Nasional Bali, Bali.
5. Taman Nasional Kutai, Kalimantan.
6. Taman Nasional Buken, Sulawesi.
7. Taman Nasional Kelimutu, Nusa Tenggara.
8. Taman Nasional Manusela, Maluku.
9. Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Papua.

b.Taman Hutan Raya adala hkawasan pelestarian alam, terutama dimanfaatkan untuk koleksi tumbuhan atau hewan; baik alami atau buatan, jenis asli atau bukan asli. Taman hutannya dibuat untuk tujuan ilmu pengetahuan, pendidikan dan pelatihan, budaya, pariwisata, dan rekreasi. Contoh taman hutan raya, yaitu Kebun Raya Bogor di Jawa Barat.

c.Taman Wisata Alam adalah hutan wisata yang memiliki keindahan alam, baik keindahan tumbuhan, hewan, maupun keindahan alam yang mempunyai corak khas untuk dimanfaatkan bagi kepentingan rekreasi dan kebudayaan. Contoh taman wisata alam, antara lain Pulau Kembang di Kalimantan, Danau Towuti, Danau Matano dan Mahalono di Sulawesi, Danau Lebu, dan Pulau Menipo di Nusa Tenggara.

Pemerintah juga menetapkan taman laut, sebagai wilayah lautan yang mempunyai ciri khas berupa keindahan dan keunikan. Taman laut khusus digunakan sebagai kawasan laut untuk dibina dan dipelihara guna perlindungan ekosistem laut, rekreasi, pariwisata, pendidikan, dan kebudayaan. Contohnya Taman Nasional Laut Bunaken, Taman Wisata Laut di Sulawesi, Taman Wisata Laut Teluk Kupang, dan Taman Wisata Laut Teluk Maumere di Nusa Tenggara.

Seperti kamu ketahui makhluk hidup terdiri atas manusia, hewan, dan tumbuhan. Semua kebutuhan hidup manusia berasal dari hewan dan tumbuhan. Begitu pula hewan memerlukan tumbuhan dan hewan itu sendiri, juga tumbuhan memerlukan hewan dan tumbuhan itu sendiri. Oleh karena itu, kelestarian makhluk hidup harus kita jaga.

 

Taman Nasional Ujung Kulon.

Dikenal sebagai rumah himpunan badak Jawa yang masih ada, keindahan flora Ujung Kulon menarik karena penutupan kembali oleh led akan Krakata u yang mengirim gelombang laut yang menghancurkan semenanjung. Hutan dataran rendah ditumbuhi banyak rotan dan palem,
Badak dan terdapat daerah hutan pinggir pantai dan bakau yang sangat indah. Yang lebih menarik adalah empat pulau kelompok Krakatau: tiga pulau merupakan sisa gunung api asli, sementara keempat anak Krakatau muncul 45 tahun setelah meletus dan menyediakan laboratorium alam yang menarik kepa d a para ahli botani u ntuk mempelajari pola perpindahan pulau baru itu.

Rangkuman !

1. Makhluk hidup terdiri atas manusia, hewan, dan tumbuhan.
2. Hewan dan tumbuhan merupakan kebutuhan pokok manusia.
3. Hewan yang mulai langka keberadaannya di tanah air Indonesia ini, antara lain harimau Sumatra, hmacam tutul Jawa, jalak Bali, buaya Sinyulong, orang utan, bekatan, anoa, maleo, dan terumbu karang.
4. Tumbuhan di Indonesia yang mulai langka, misalnya bunga Raffle- sia, kayu manis, rotan, mangrove, anggrek hitam, pohon kosambi, meranti, dan damar.
5. Makhluk hidup harus dijaga kelestariannya supaya tidak punah.
6. Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempu nyai fu ngsi pokok sebagai tempat penga wetan keanekaragaman tumbuhan dan hewan serta ekosistemnya.
7. Hutan konservasi terdiri atas kawasan hutan suka alam dan kawasan hutan pelestarian alam.
8. Kawasan suaka alam dibagi menjadi dua wilayah, yaitu cagar alam dan suka margasatwa.
9. Kawasan pelestarian alam dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu taman nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam.

SD6 – Kelas 6 – IPA – Manusia dan Keseimbangan Ekosistem


SD Kelas 6 – IPA – Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Ekosistem.

Pernahkah kamu memperhatikan makhluk hidup yang ada di hutan? Kamu dapat menemukan berbagai jenis hewan dan tumbuhan di sana. Hewan dan tumbuhan yang berbeda jenis dapat hidup bersama di hutan. Makhluk hidup yang hidup bersama dalam lingkungan yang sama beserta lingkungannya disebut ekosistem. Apa yang akan terjadi jika salah satu jenis dalam ekosistem itu musnah? Apa saja yang mempengaruhinya?

Hutan merupakan salah satu sumber kehidupan bagi mahluk hidup. selain sebagai sumber air tanah dan penghasil oksigen, hutan juga berfungsi untuk menyerap karbon dioksia. Hutan sebagai paru-paru dunia.

 

A  Kegiatan Manusia yang Mempengaruhi Keseimbangan Alam (Ekosistem).

Indonesia memiliki kekayaan alam dari daratan dan lautan. Contoh kekayaan alam dari daratan, misalnya hutan, sawah, ladang, sedangkan dari perairan misalnya kolam, sungai, daratan, dan lautan. Semua kebutuhan manusia, hewan, dan tumbuhan berasal dari kekayaan alam tersebut. Oleh karena itu, tidak ada makhluk hidup yang dapat hidup sendiri. Antara tumbuhan dan hewan yang hidup di hutan terjadi h ubu ngan saling ketergantu ngan membentuk ekosistem. Man usia memanfaatkan hasil hutan, misalnya kayu dan rotan. Apakah kegiatan manusia tersebut akan mempengaruhi ekosistem?

Keseimbangan lingkungan adalah kondisi harmonis dan seimbang pada interaksi antara faktor biotik dan faktor abiotik dalam suatu lingkungan. Contoh salah satu interaksi yang mudah di amati adalah peristiwa makan dan dimakan yang membentuk ranta makanan. Pada Lingkungan yang seimbang, pengurangan dan penambahan populasi mahluk hidup pada rantai makanan tidak mempengaruhi kedaan lingkungan tersebut. Keseimbangan lingkungan dapat terganggu oleh pengaruh alam, seperti gempa bumi, gunung meletus, dan tsunami. Selain itu keseimbangan lingkungan juga dapat terganggu oleh aktivitas manusia.

Ekosistem dapat terganggu keseimbangannya oleh berbagai kegiatan manusia, seperti penebangan hutan, perburuan, juga penggunaan bahan kimia yang tidak sesuai aturan. Penebangan hutan dilakukan untuk dimanfaatkan kayunya. Selain itu, juga untuk membuat ladang, perkebunan, pertambangan, industri, dan untuk tempat tinggal.

Judul : Peristiwa yang Mempengaruhi Keseimbangan Ekosistem.

Diskusikan dengan teman-teman satu kelompok. Bahan diskusi:

“Desa Makmur tiba-tiba dilanda banjir bandang pada tengah malam. Keadaan tiba-tiba gelap gulita karena listrik padam. Seluruh sawah, kolam, dan tambak udang tertutup air. Rumah-rumah penduduk dan sekolah banyak yang rusak. Pohon-pohon pun banyak yang tumbang. Begitu pula penduduknya sebagian besar belum diketahui keberadaannya. Pagi hari ada seorang anak usia 11 tahun sedang duduk termenung, sambil memandangi daerah yang kena banjir. Berdasarkan teks tersebut.
1.Makhluk hidup apakah yang ada di desa Makmur sebelum dilanda banjir bandang?
2.Menurut pendapatmu, bagaimana keadaan makhluk hidup setelah banjir bandang?
3.Menurut pendapatmu, bagaimana nasib anak tadi untuk keperluan hidup selanjutnya?
4.Menurut pendapatmu, apakah yang dapat menyebabkan terjadinya banjir bandang di desa tersebut?
5.Hasil diskusi ini dikemukakan secara bergantian antarkelompok, kemudian teman-teman yang lainnya dapat menanggapinya.
Manusia dapat merusak ekosistem hutan misalnya dengan cara penebangan pohon secara liar atau pembakaran hutan, perburuan secara liar, dan penggunaan pupuk yang berlebihan.

 

1.Penebangan Pohon secara Liar dan Pembakaran Hutan.

Perhatikan alat-alat rumah tangga yang ada di rumahmu. Apakah ada yang berasal dari kayu? Jenis kayu yang banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, contohnya meranti, kamper, jati, dan mahoni. Jenis-jenis kayu tersebut diambil dari hutan. Adanya penebangan hutan secara liar dapat menimbulkan kerusakan pada tempat hidup tumbuhan dan habitat hewan. Akibatnya banyak jenis tumbuhan yang menjadi berkurang dan lama-lama menjadi langka. Hal ini terjadi karena pengambilan secara terus-menerus tetapi tidak dilakukan penanaman kembali. Tumbuhan yang menjadi langka akibat kerusakan habitatnya misalnya pohon jati, bunga anggrek, dan bunga rafflesia.

Hutan mempunyai peran yang sangat penting bagi ekosistem. Didalam hutan hidup berbagai jenis hewan dan tumbuhan. Hutan menyediakan makanan, tempat tinggal, dan perlindungan bagi hewan- hewan tersebut.
Jika pohon-pohon ditebang terus, sumber makanan untuk hewan- hewan yang hidup di pohon tersebut juga akan berkurang atau tidak ada, karena itu banyak hewan yang kekurangan makanan. Akibatnya banyak hewan yang musnah dan menjadi langka.
Selain menebang pohon, manusia kadang-kadang membuka lahan pertanian dan perumahan dengan cara membakar hutan. Akibatnya lapisan tanah dapat terbakar, tanah menjadi kering dan tidak subur. Hewan-hewan tanah tidak dapat hidup, hewan-hewan besar banyak yang mencari makan ke tempat lain bahkan sampai ke pemukiman manusia. Hal ini juga dapat merusak keseimbangan ekosistem.

 

2.Perburuan Hewan secara Terus-Menerus.

Apakah fungsi hewan bagi manusia? Banyak kegiatan manusia yang merusak keseimbangan ekosistem misalnya penangkapan ikan di laut dengan racun atau peledak. Hal ini dapat menyebabkan rusaknya terumbu karang.
Terumbu karang merupakan tempat hidup ikan-ikan kecil yang merupakan makanan ikan yang lebih besar. Penangkan ikan dengan kapal- kapal pukat harimau dapat menimbulkan penurunan jumlah ikan di laut. Sebab dengan pukat harimau ikan kecil akan ikut terjaring.
Penangkapan secara liar pada beberapa hewan, seperti penyu, cendra- wasih, badak, dan harimau dapat menyebabkan hewan-hewan tersebut menjadi langka.
Manusia ada yang berburu hewan hanya untuk bersenang-senang. Juga ada yang memanfaatkan sebagai bahan makanan, hiasan, atau pakaian. Tahukah kamu hewan-hewan langka yang lainnya? Perhatikan gambar di bawah ini.

 

3.Penggunaan Pupuk yang Berlebih.

Apa yang dilakukan petani untuk meningkatkan hasil pertaniannya? Para p eta ni biasa n ya m elak u ka n beberapa cara agar hasil pertaniannya tetap baik dan banyak. Cara-cara yang dilakukan oleh para petani itu, di antaranya dengan pemupukan dan pemberantasan hama. Pupuk tanaman yang digunakan para petani ada dua macam, yaitu pupuk alami dan pupuk buatan.

Pupuk alami adalah pupuk yang dibuat dari bahan-bahan alami, misalnya d ari kotoran hew an atau d ari d au n- d au nan yang telah membusuk. Pupuk alami dikenal dengan sebutan pupuk kandang atau pupuk kompos. Pupuk buatan adalah pupuk yang dibuat dari bahan kimia. Contoh pupuk buatan adalah urea, NPK, dan ZA. Tahukah kamu, bagaimana cara penggunaan pupuk tersebut?
Penggunaan pupuk buatan harus sesuai dengan aturan pemakaian karena dapat mempengaruhi ekosistem. Pupuk buatan yang berlebihan jika kena air hujan akan larut dan terbawa air ke sungai atau danau. Akibatnya di tempat tersebut terjadi penumpukan unsur hara sehingga gulma tumbuh subur. Eceng gondok tumbuh dengan subur sampai menutupi permukaan sungai atau danau. Makhluk hidup dalam sungai atau danau tersebut akan berkurang karena sinar matahari yang dibutu hkan tid ak sampai ke d asar sungai atau danau.

Untuk memberantas hama, para petani menggunakan pestisida atau insektisida. Contoh penggunaan insektisida yang merusak ekosistem adalah penggunaannya tidak tepat waktu, jumlahnya berlebihan, dan jenis insektisidanya tidak sesuai. Penggunaan insektisida dan pestisida ini harus sesuai dengan ketentuan agar tidak membunuh makhluk hidup yang lain, seperti burung atau hewan lainnya yang tidak merusak tanaman. Apakah menurutmu bahan pemberantas hama dapat menempel pada sayuran dan buah-buahan? Berbahayakah itu? Bagaimana caranya agar tidak termakan oleh kita?

Apakah yang terjadi jika petani tidak  melakukan penyemprotan insektisida pada tanaman? Banyak sekali hama tanaman yang meng- ganggu pertumbuhan tanaman tersebut seperti lalat, jamur, belalang, bakteri, dan yang lainnya.

  • Mengapa penggunaan pupuk buatan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem?
  • Apakah perburuan dapat mempengaruhi ekosistem?

 

B. Pemanfaatan Hewan oleh Manusia.

Manusia banyak memanfaatkan hewan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Coba perhatikan alat-alat keperluan sehari-hari atau hiasan- hiasan, adakah yang bahannya berasal dari hewan?
Apakah hewan-hewan yang digunakannya berasal dari hewan langka? Untuk mengetahuinya coba lakukan kegiatan berikut ini.

Pemanfaatan Hewan untuk Berbagai Produk
Cari barang-barang yang berasal dari hewan dan bagian hewan yang digunakan.

Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan :

Penebangan hutan secara liar merupakan salah satu kegiatan manusia yang menyebabkan punahnya tumbuhan jenis tertentu. Kegiatan ini menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem. Tumbuhan yang hampir punah karena dimanfaatkan manusia adalah pohon jati dan cendana. Jenis tumbuhan yang sering dimanfaatkan manusia yang mengarah pada ketidakseimbangan ekosistem adalah sebagai berikut

Kayu jati: jenis kayu ini populasinya menurun. Kayu jati memiliki sifat yang kuat dan tahan lama. Kayu jati dimanfaatkan untuk membuat tiang-tiang dan dinding, meja, kursi, dan lemari. Kayu cendana dan gaharu: populasi tumbuhan ini sudah sangat menurun. Dalam hal ini, pemerintah kurang serius melakukan pengawasan dan perlindungan. Tumbuhan ini bernilai ekonomi sangat tinggi karena merupakan bahan baku wewangian dan kosmetik. Kayu cendana juga dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat kipas, pipa rokok, dan patung. Kayu cendana berbau harum. Kayu cendana juga digunakan sebagai bahan dasar minyak cendana. Kayu besi dan kayu hitam: dari daerah Maluku Tenggara (Kepulauan Tanimbor). Penebangan dan pencurian kayu ini sangat luar biasa karena harga yang sangat mahal.

Kayu ulin: dari Kalimantan, saat ini kayu ini juga menjadi kayu yang sangat mahal. Berbagai pihak menebangnya secara liar tanpa prosedur yang benar.
Masih banyak jenis tumbuhan lain yang dilindungi di Indonesia, namun menjadi objek penjarahan oknum tertentu. Di sinilah para pejabat terkait diitantang untuk berbuat lebih tegas dan disiplin untuk mengatasi perusakan dan pencurian kayu-kayu bernilai ekonomi tinggi ini. Masyarakat diminta ikut berperan aktif dalam mengatasi masalah ini dengan cara melapor kepada aparat terkait

Bagian hewan yang dimanfaatkan :

Beberapa pemanfaatan bagian tubuh hewan, misalnya sebagai berikut.
Penyu: dimanfaatkan dagingnya manusia menjadi makanan, misalnya sate dan sop. Cangkang penyu yang dikeringkan digunakan sebagai hiasan dinding.

Gajah: diambil gadingnya untuk hiasan.
Perburuan terhadap gajah menyebabkan jumlah gajah berkurang. Menjangan atau rusa: diburu manusia untuk diambil tanduknya. Tanduk dan tengkorak rusa dijadikan hiasan dinding. Badak: diambil culanya untuk digunakan sebagai obat. Cenderawasih: diambil bulunya. Bulu cenderawasih berwarna-warni sehingga banyak dimanfaatkan sebagai hiasan. Ular dan buaya: diambil kulitnya untuk dimanfaatkan menjadi kerajinan tas, dompet, atau asesoris lain.

Ikan hiu: juga menjadi incaran manusia.
Sirip ikan hiu diolah menjadi makanan. Harimau Sumatra: diambil kulitnya untuk digunakan sebagai bahan baku konveksi. Paus: Minyak paus diyakini memiliki khasiat sebagai obat tradisional dan keperluan yang lain. Untuk itu, orang berlomba untuk memburu dan memanfaatkannya secara besar-besaran

Perburuan liar dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab karena sengaja membunuh hewan-hewan tersebut untuk memanfaatkan bagian-bagian tubuhnya. Misalnya, perburuan gajah untuk diambil gadingnya atau macan tutul untuk diambil kulitnya.

Gading gajah digunakan untuk hiasan. Buaya dan ular juga diburu untuk diambil kulitnya sebagai bahan tas atau sepatu, sedangkan badak Jawa diburu untuk diambil culanya karena dianggap berkhasiat menyembuhkan penyakit. Hewan itu semuanya termasuk hewan langka. Jadi, jika terus-menerus diburu, lama-kelamaan hewan ini akan musnah.
Oleh karena itu, penggunaan bagian- bagian tubuh hewan-hewan langka ter- sebut dilarang keras oleh pemerintah.

Bagaimana cara melestarikan hewan-hewan langka ini? Usaha-usaha yang harus kita lakukan untuk melestarikan hewan-hewan langka tersebut, di antaranya sebagai berikut:
1.Tidak boleh berburu hewan sembarangan;
2.Hewan-hewan langka harus dilindungi dari perburuan liar;
3.Hewan langka dibudidayakan;
4.Untuk mengurangi perburuan gajah, dibuat gading tiruan.

 

C. Pemanfaatan Tumbuhan oleh Manusia.

Selain memanfaatkan hewan, manusia juga banyak memanfaatkan tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tumbuhan apa saja yang sering dimanfaatkan manusia?

Bagian tumbuhan di hutan yang banyak digunakan manusia adalah kayunya. Kayu jati digunakan untuk bangunan rumah, kursi, tempat tidur, dan lemari. Kayu meranti, kamper, dan mahoni umumnya digunakan untuk bangunan rumah atau gedung.

Tumbuhan dapat digunakan kayunya setelah tumbuhan tersebut tumbuh selama berpuluh-puluh tahun. Misalnya, kayu jati usianya sampai puluhan tahun. Jadi, jika kamu menanam jati sekarang, kamu baru dapat menggunakannya 20 tahun kemudian, sedangkan kebutuhan manusia terus meningkat. Apa yang harus dilakukan untuk mencegah punahnya tana m an-tana m an langka tersebut? Tana m an langka yang sering digunakan oleh manusia harus dilestarikan. Cara melestarikan tumbuhan tersebut antara lain sebagai berikut.
1) Tidak menebang pohon sembarangan.
2) Penanaman kembali tanaman yang telah dimanfaatkan atau peremajaan tanaman.
3) Pemeliharan tanaman dengan benar.

Selain kayu, bagian-bagian tumbuhan lainnya pun banyak yang dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Misalnya, pohon tebu diambil batangnya untuk diolah menjadi gula pasir, atau pohon karet diambil getahnya yang dapat diolah menjadi bahan dasar pembuatan barang-barang dari karet. Coba sebutkan manfaat lainnya yang dapat diambil manusia dari tumbuh-tumbuhan!

Tips !
Rehabilitasi merupakan salah satu usaha untuk melestarikan hewan langka. Hewan tersebut ditangkap dari alam bebas, kemudian dirawat dan dikembangbiakkan didalam kandang. Setelah itu, ditempatkan di tempat hidup atau habitat yang cocok.
Contohnya penangkaran burung notornis. Telurnya diambil dari sarangnya kemudian ditetaskan
dalam inkubator. Anak-anaknya disuapi dengan sarung tangan yang mirip induknya.

Rangkuman!

1. Kerusakan hutan yang disebabkan oleh manusia yaitu penebangan hutan terus-menerus.
2. Perburuan hewan yang terus-menerus dapat memusnahkan hewan.
3. Penangkapan ikan di laut dengan bahan peledak dapat merusak terumbu karang.
4. Penggunaan pupuk yang berlebihan dapat menimbulkan tumbuhnya gulma dengan cepat.
5. Manusia sering menggunakan kayu dari  tumbuhan untuk kebutuhan hidupnya, contohnya rumah, kursi, dan meja.
6. Manusia sering menggunakan bagian tubuh hewan untuk obat dan hiasan.
7. Perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab, seperti penebangan liar dapat menimbulkan kerusakan hutan. Selain itu, tumbuhan dan hewan jadi langka.
8. Manusia harus melestarikan hewan dan tumbuhan.

 

RANGKUMAN IPA KELAS 5 SEMESTER 2 K-13 PANAS DAN PERPINDAHANNYA

RANGKUMAN IPA KELAS 5 SEMESTER 2 Kurikulum 2013 – PANAS DAN PERPINDAHANNYA

A SUMBER ENERGI PANAS.

a, Pengertian dan contoh sumber energi panas.
Benda yang dapat menghasilkan energi panas disebut sumber energi panas. Contoh sumber energi panas antara lain:
1) Matahari, sumber energi panas terbesar di dunia,
2) Dua buah benda yang bergesekan,
3) Api,
4) Kompor yang dinyalakan,
5) Lilin yang dinyalakan,
6) Setrika yang dinyalakan,
7) Magma dan lava,
8) Uap panas, dan lain-lain.

b, Manfaat sumber energi panas.

1) Bagi Tumbuhan.
Energi panas matahari membantu proses pembuatan makanan pada tumbuhan yang disebut sebagai proses fotosintesis. Makanan yang dihasilkan dari hasil fotosintesis menjadi sumber energi bagi makhluk hidup lainnya, termasuk manusia.

2) Bagi Manusia.
Manfaat sumber energi panas bagi manusia antara lain:
a) Energi panas matahari dapat menerangi bumi sehingga udara di bumi menjadi hangat.
b) Energi panas matahari dimanfaatkan untuk mengeringkan padi setelah dipanen, mengeringkan garam, mengeringkan ikan asin, bahkan untuk mengeringkan pakaian yang basah.
c) Api digunakan untuk kegiatan memasak atau merebus air.
d) Panas setrika untuk membantu merapikan p-akaian yang kusut.

e) Uap panas digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

 

B PERBEDAAN SUHU DAN KALOR.

Panas (kalor) dan suhu (temperatur) adalah dua hal yang berbeda. Energi panas merupakan salah satu energi yang dapat diterima dan dilepaskan oleh suatu benda. Ketika sebatang logam dipanaskan dengan api, batang logam tersebut mendapatkan energi panas dari api. Energi panas membuat batang logam tersebut menjadi panas. Ketika batang logam tersebut panas, suhunya meningkat. Ketika batang logam menjadi dingin, suhunya menurun. Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas suatu benda. Suhu suatu benda menunjukkan tingkat energi panas benda tersebut.
Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel perbedaan suhu dan kalor berikut:

Suhu Panas (Kalor)
Suhu adalah derajat panas suatu benda. Panas (kalor) adalah energi.
Suhu tidak bisa berpindah, namun bisa naik atau turun (berubah). Panas (kalor) bisa berpindah dari benda satu ke benda yang lainnya.
Suhu dapat diukur dengan termometer. Panas (kalor) diukur menggunakan kalorimeter.
Satuan suhu adalah derajat Celcius, Reamur, Fahrenheit dan Kelvin. (Indonesia umumnya menggunakan  satuan derajat Celcius). Satuan Panas (kalor) adalah kalori.
Catatan:

Suhu dan kalor berbanding lurus. Semakin besar energi kalor maka suhunya semakin tinggi, sebaliknya semakin kecil energi kalor maka semakin rendah suhunya.

 

C, PERUBAHAN AKIBAT PERUBAHAN SUHU.

Perubahan akibat perubahan suhu pada benda akan menyebabkan benda mengalami pemuaian dan penyusutan.
– Pemuaian panas adalah perubahan suatu benda yang dapat menjadi bertambah panjang, lebar, luas, atau berubah volumenya karena terkena kalor atau panas.
– Penyusutan adalah perubahan suatu benda yang menjadi berkurangnya panjang, lebar, dan luas karena terkena suhu dingin.

Pemuaian dan penyusutan bisa terjadi pada logam, udara, dan air.
Berikut ini adalah beberapa contoh pemuaian benda karena perubahan suhu dalam kehidupan sehari-hari.

1) Pemasangan Kaca Jendela.

Para tukang kayu selalu merancang ukuran bingkai jendela  yang sedikit lebih lebar dari ukuran sebenarnya. Hal ini dilakukan oleh tukang kayu dengan tujuan untuk memberikan ruang pemuaian bagi kaca saat terkena panas. Jika bingkai jendela tidak diberi ruang pemuaian, maka ketika terkena panas akan mengakibatkan kaca menjadi retak atau bahkan pecah. Selain itu, untuk menghindari keretakan kaca saat ada bunyi yang menggelegar seperti ketika ada petir, atau bunyi keras lainnya.

2) Ban Sepeda/Motor dan Mobil.
Jika ban sepeda, ban sepeda motor, dan ban mobil, diisi udara terlalu banyak, maka ban akan mengeras dan menjadi tidak nyaman dikendarai. Selain itu, mengisi udara terlalu penuh ke dalam ban sepeda atau mobil akan membahayakan pengemudinya. Ban yang diisi terlalu banyak udara dapat meletus dan dapat mengakibatkan kecelakaan. Hal ini disebabkan karena udara di dalam ban dapat memuai karena panas. Contoh peristiwa serupa dengan pemuaian pada ban adalah pemuaian pada balon. Jika balon yang sudah ditipup diletakkan dibawah terik matahari akan meletus karena udara dalam balon akan memuai karena panas matahari.

3) Pemuaian yang Terjadi pada Gelas Kaca.

Pernahkah kamu melihat sebuah gelas kaca yang tiba-tiba pecah atau retak ketika dituangi air panas? Hal ini terjadi karena adanya pemuaian yang tidak merata pada bagian gelas. Oleh karena itu, disarankan agar tidak menuangi gelas basah atau gelas dingin dengan air panas yang baru mendidih.

4) Pemuaian pada Sambungan Rel Kereta Api.

Sambungan pada rel kereta api, dibuat ada celah antara dua batang rel. Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang muai sehingga saat terkena panas, rel tersebut tidak melengkung. Rel yang melengkung akan membahayakan gerbong kereta yang melewatinya.

 

Berikut ini adalah beberapa contoh penyusutan benda karena perubahan suhu dalam kehidupan sehari-hari.

1) Penggunaan Termometer.
Termometer akan ditempelkan ke beberapa bagian tubuh seperti dalam mulut atau ketiak. Tujuannya adalah untuk mengukur suhu panas tubuh. Setelah beberapa lama, cairan di dalam termometer akan naik karena terjadi pemuaian setelah mendapatkan panas dari tubuh. Cairan akan berhenti pada angka tertentu untuk menunjukkan suhu tubuh.
Ketika termometer tidak digunakan, akan kembali turun karena mengalami penyusutan.

2) Kawat/kabel Listrik dan Telepon.
Pemasangan kawat atau kabel telepon dan listrik dibuat mengendur dantidak tegang. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar kawat atau kabel tidak putus pada malam hari ketika mengalami penyusutan. Selain itu,agar kawat atau kabel tidak putus jika tertimpa pohon yang tumbang.

3) Penyusutan Pada Puding.
Ketika agar-agar atau puding masih panas (berebentuk cair) dalam wadah akan penuh, tetapi setelah dingin maka ukurannya akan sedikit berkurang.

4) Penyusutan Pada Ban.
Jika sepeda yang telah dipompa diletakkan pada teras rumah yang yang terbuat dari keramik beberapa hari maka ban tersebut akan mengempis.

 

 

Perpindahan Panas atau Kalor.

Panas berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah.
Panas Berpindah dapat Melalui Tiga Cara, yaitu:

1 Konduksi.
Konduksi adalah cara perpindahan panas melalui zat perantara seperti benda padat.
Perpindahan panas secara konduksi disebut juga perpindahan panas/kalor secara hantaran, yaitu perpindahan panas/kalor tanpa memindahkan zat perantaranya, sehingga yang berpindah hanya energy kalornya saja.
Contoh:
a) Saat mengaduk teh panas menggunakan sendok, ujung sendok yang dipegang lama-kelamaan akan terasa panas. Hal ini membuktikan bahwa panas merambat melalui sendok.
b) Setrika listrik ketika dihubungkan dengan arus listrik maka arus listrik akan mengalilr melalui elemen pemanas, kemudian berpindah ke bagian alas setrika.

2 Konveksi.
Konveksi adalah perpindahan panas yang disertai dengan perpindahan bagian zat perantaranya.
Umumnya peristiwa perpindahan kalor secara konveksi terjadi pada zat cair dan gas.
Zat yang menerima kalor akan memuai dan menjadi lebih ringan sehingga akan bergerak ke atas. Saat zat yang lebih ringan tersebut pindah ke atas, molekul zat yang ada di atasnya akan menggantikannya.
Contoh:
a) Merebus air hingga mendidih.
Air yang letaknya dekat dengan api akan mendapat panas sehingga air menjadi lebih ringan. Air akan bergerak ke atas dan digantikan oleh air yang ada diatasnya. Demikian seterusnya.
b) Terjadinya angin laut dan angin darat.
Angin darat terjadi karena udara di darat pada malam hari lebih cepat dingin daripada udara di laut, sehingga udara yang berada di atas laut akan naik dan udara dari darat akan
menggantikan posisi udara yang naik tadi. Angin laut terjadi karena pada siang hari daratan lebih cepat panas dibandingkan di laut, sehingga udara di darat akan naik dan udara dari laut akan mengalir ke darat menggantikan tempat udara yang naik tadi

3 Radiasi.
Radiasi adalah cara perpindahan panas dengan pancaran yang tidak membutuhkan zat
perantara.
Contoh : panas matahari bisa sampai ke bumi.

Sifat-sifat Benda Padat, Cair dan Gas.

 

Jenis Benda dan Sifatnya :

16)  Benda Padat Dapat dipegang.
Dapat dipindahkan tanpa mengubah bentuk aslinya
Dapat diubah dengan beberapa perlakuan seperti diberi panas, diberi tekanan tinggi, diberi perlakuan fisik seperti menggunting,menekan, melipat, atau menyobek. Benda padat bentuknya tidak dipengaruhi wadahnya.

17) Benda Cair Bentuknya sesuai dengan wadahnya.
Mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Dapat merambat melalui serat-serat halus dari bahan seperti kain. Bentuk permukaan benda cair yang tenang selalu datar. Menekan ke segala arah.

18)  Gas Benda gas mengisi seluruh ruangan yang ditempatinya :
Benda gas menekan ke segala arah, Benda gas terdapat di segala tempat.

 

Perubahan Wujud Benda.

No soal –  Perubahan Wujud – Pengertian Butuh kalor atau Melepas kalor – Contoh.

– Membeku : yaitu Perubahan wujud dari padat manjadi cair ; melepaskan kalor ;
Contoh :  Air menjadi es,agar-agar panas lama-kelamaan dingin menjadi padat, dan lain-lain.

– Mencair : yaitu Perubahan wujud dari cair manjadi padat; membutuhkan kalor ;
Contoh : Es mencair, margarin dipanaskan, lilin dipanaskan, dan lain-lain.

– Menguap : yaitu Perubahan wujud dari cair manjadi gas ; membutuhkan kalor;
Contoh : Air dipanaskan, alcohol dibiarkan di tempat terbuka, minyak wangi/parfum, dan lain-lain.

– Mengembun : yaitu Perubahan wujud dari gas manjadi cair ; mengeluarkan kalor ;
Contoh : Titik air di atas daun pada pagi hari, titik air pada wadah minuman bagian dalam yang tertutup rapat. dan lain-lain.

– Menyublim Perubahan wujud dari padat manjadi gas ; membutuhkan kalor;
Contoh : Kapur barus/kamper, es kering/dry ice, padatan arsenic yang dipanaskan, padatan iodine/iodium yang dipanaskan, dan lain-lain.

– Mengkristal Perubahan wujud dari gas manjadi padat ; mengeluarkan kalor.
Contoh : Uap air yang menjadi salju, uap iodine/iodium yang didinginkan, gas belerang pada kawah gunung berapi yang bertemu dengan suhu dingin, dan lain-lain.

21, Kalor yang dimiliki oleh suatu benda bisa berubah-ubah. Bisa naik, bisa juga turun karena kalor dapat berpindah dari suhu tinggi menuju suhu rendah. Contoh bahwa kalor dapat mengubah suhu benda: air panas memiliki suhu tinggi. Air dingin memiliki suhu rendah. Apabila kedua air dicampur, campuran itu akan menghasilkan suhu baru.

22, Mencair merupakan perubahan wujud benda padat menjadi cair. Peristiwa mencair terjadi karena pemanasan.

23, Contoh peristiwa mencair antara lain:
a) Mentega yang dipanaskan,
b) Es yang dibiarkan terkena udara,
c) Lilin dipanaskan,
d) Logam dipanaskan pada suhu tinggi,
e) Gula yang dipanaskan.

24, 

Padat ke Gas : Menyublim ;
Gas ke Padat : Mengkristal;
Pada ke Cair : Melebur;
Cair ke Padat : Membeku;
Gas ke Cair : Mengembun;
Cair ke Gas :Menguap.

25, Contoh pemanfaatan perubahan wujud benda dari cair ke gas adalah:
a) Bensin dibiarkan di tempat terbuka lama-lama akan habis.
b) Minyak wangi yang diletakkan di kamar baunya akan menyebar.
c) Baju basah akan kering ketika dijemur di bawah panas matahari.

 

Sejarah Termos.

Hampir semua keluarga memiliki termos di rumahnya. Termos memang sering digunakan untuk menyimpan air panas agar tetap panas saat digunakan. Biasanya keluarga yang memiliki bayi yang memerlukan susu setiap saat, menggunakan termos untuk menyimpan air panas. Termos adalah sebuah benda yang biasanya berbentuk tabung seperti botol yang mempunyai dinding berlapis.

Benda ini dirancang berbentuk seperti kaca dengan bahan mengkilap yang dapat menyimpan cairan agar tetap memiliki suhu Sir James Dewar seperti semula. Dengan dinding dalam termos yang (1842-1923) dirancang seperti kaca, maka kalor yang terdapat pada air panas tersebut tidak bisa berpindah dengan cepat. Panas yang dikeluarkan oleh air panas tadi, dapat ditahan oleh dinding dalam termos yang terbuat dari bahan mengkilap ini. Sehingga air panas di dalamnya akan tetap hangat hingga beberapa saat tergantung dari ketebalan dindingnya. Saat ini termos tidak hanya digunakan untuk menyimpan air panas, tetapi juga untuk menyimpan air dingin agar tetap dingin.

Pencipta termos pertama kali pada tahun 1902 adalah James Dewar. Penemuannya didorong oleh kebutuhannya untuk menjaga agar minuman bayinya tetap hangat. Tetapi saat itu, untuk menjaga suhu minuman agar tetap hangat merupakan hal yang sulit dilakukan, terutama dalam kondisi cuaca yang dingin seperti di Eropa.
Karena kebutuhan inilah, James Dewar menemukan cara membuat botol hampa udara. Botol hampa udara, merupakan wadah dari kaca berdinding ganda dengan ruang di antara dindingnya dikosongkan dan ditutup rapat untuk mencegah agar panas tidak menjalar. Sementara dinding sebelah dalam botol tersebut, dilapisi perak untuk mempertahankan panas. Botol hampa udara itulah yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya termos. Botol hampa udara buatan James Dewar dan penutup wol buatan mertuanya sampai sekarang dapat dilihat di Museum Ilmu Pengetahuan, di London.

 

Judul Bacaan : Bahan Konduktor dan Isolator di Sekitar Kita.

Barang-barang dalam kehidupan sehari-hari, banyak yang memanfaatkan sifat benda sebagai konduktor atau isolator. Benda apakah itu? Selimut dan panci merupakan benda yang memanfaatkan sifat ini.

Bagaimana cara kerja selimut? Selimut memerangkap udara. Udara adalah isolator sehingga tidak menghantarkan panas yang keluar dari tubuhmu. Dengan demikian, badanmu tetap terasa hangat. Jaket dan sarung tangan wol memiliki cara kerja yang sama, yaitu untuk memerangkap udara agar badan tetap hangat dan tidak kedinginan.

Bagaimana dengan panci yang biasa digunakan di dapur? Panci terbuat dari bahan logam, misalnya Aluminium. Aluminium merupakan penghantar panas yang baik. Panci akan menghantarkan panas ke makanan yang dimasak. Ada bagian pada panci yang justru berfungsi sebagai isolator. Pegangan panci terbuat dari plastik. Plastik merupakan isolator sehingga kamu tidak akan kepanasan ketika memegangnya.

Oven atau pemanggang, juga menggunakan prinsip perpindahan panas secara konduksi. Dengan menggunakan bahan konduktor seperti Aluminium, diharapkan panas dari sumber panas seperti kompor, tidak keluar. Sehingga, panas tersebut dapat mematangkan kue atau masakan yang dipanggang. Pemanggang biasanya berbentuk kotak dan tertutup. Bentuk yang tertutup ini ingin memaksimalkan panas untuk mematangkan makanan secara merata.

Mesin mobil dan motor, terbuat dari bahan yang dapat menghantarkan panas. Mesin memerlukan panas untuk memperoleh kinerja mesin yang ideal. Mesin juga memerlukan energi listrik sehingga perlu bahan konduktor sebagai penghantar listrik.

Kamu tentu memiliki setrika di rumah. Dahulu, ketika listrik belum banyak digunakan, masyarakat menggunakan bara arang sebagai sumber panas. Arang hitam dibakar terlebih dahulu, setelah menjadi bara baru kemudian dimasukkan ke dalam setrika. Setrika ditutup dengan pegangan yang terbuat dari kayu. Biasanya setrika arang ini terbuat dari tembaga yang berat. Berbeda dengan setrika listrik yang digunakan saat ini.

Sumber panas berasal dari aliran listrik yang memanaskan kumparan di bagian bawah. Agar panasnya sampai dari kabel listrik ke pakaian maka pada alas atau bagian bawah setrika dibuat dari bahan logam. Selanjutnya bagian pegangan setrika terbuat dari bahan plastic yang bersifat isolator.

 

RANGKUMAN MUATAN IPA TEMA 7 SUBTEMA 3.

Pembelajaran 1 Penyubliman.

  • Menyublim adalah peristiwa perubahan wujud benda dari padat menjadi gas.
  • Contoh dari peristiwa penyubliman adalah kapur barus dalam lemari pakaian yang dalam beberapa hari akan mengecil dan menghilang. Kapur barus itu dapat mengecil dan menghilang karena wujud dari kapur barus tersebut berubah, dari yang semula merupakan benda padat, berubah wujud menjadi gas.

Pembelajaran 2 Pengkristalan.

  • Pengkristalan ialah perubahan wujud benda dari gas menjadi padat dengan proses pelepasan maupun penyerapan kalor.
  • Contoh peristiwa pengkristalan dengan proses pelepasan kalor adalah salju dan gas yang didinginkan.
  • Contoh peristiwa pengkristalan dengan penyerapan kalor adalah pada proses pembuatan garam. Garam dibuat dari air laut, kemudian diuapkan dengan sinar matahari di dalam petak-petak hingga tersisa kristal-kristal garam.

 

Pembelajaran 3 Pengembunan.

-Mengembun adalah peristiwa perubahan benda dari wujud gas menjadi cair.
-Pada waktu gas mengembun, gas melepaskan kalor karena terjadi penurunan suhu di sekitarnya.

-Contoh dari peritiwa pengembunan adalah :

1) Adanya titik-titik air di dinding gelas yang berisi air es.
Titik-titik air tersebut terjadi karena karena udara di sekeliling gelas atau plastik melepaskan kalor atau panas kepada es di dalam wadahnya. Hal tersebut karena suhu udara di luar gelas atau plastik lebih besar atau tinggi dibandingkan dengan suhu es dalam gelas atau plastik.

2) Adanya titik air di dedaunan pada pagi hari.
Titik-titik air tersebut merupakan embun yang berasal dari uap air yang terkena suhu dingin kemudian menjadi titik-titik air

3) Saat hujan, di dalam mobil yang tidak ber-AC dan kaca jendelanya tertutup rapat, maka bagian dalam kaca akan tertutup oleh embun yang menempel. Hal ini dikarenakan udara di sekitar kaca bagian dalam terpengaruh oleh suhu dingin dari luar.

 

 

RANGKUMAN MATERI – TEMA 7 SUB TEMA 3 PB 5.

PENGHEMATAN AIR.

Air yang kita gunakan sehari-hari untuk memasak,mandi,dan mencuci adalah air bersih. Air bersih memiliki cirri-ciri tidak berbau,tidakberasa,dan tidak berwarna.air bersih harus kita hemat.

Tindakan penghematan air yang dapat dilakukan di rumah antara lain :
1) Menutup kran saat kita menggosok gigi,mencuci muka atau bencuci piring
2) Jika memungkinkan mandilah dengan pancuran.
3) Menyiram tanaman pada pagi hari atau sore hari agar tidak banyak air yang menguapkarana panas matahari.Gunakan air limbah yang tidak terlalu kotor untuk menyiram tanaman.
4) Jka mencuci pakaian dengan tangan, gunakan 3 ember ; ember pertama untuk merendam dan menyabun, ember kedua untuk membersihkan, ember ketiga untuk membilas.
5) Jika menggunakan mesin cuci, operasikan mesin cuci dengan beban cucian penuh.
6) Sebaiknya mencuci sepeda, motor, atau mobil dengan lap atau ember, cucilah kendaraan di atas rumput taman ,sehingga sekaligus menyiram tanaman.

 

 

RANGKUMAN MATERI :

* Syarat-syarat air bersih meliputi tiga komponen yaitu, yaitu persyaratan secara fisik, secara kimia, dan kandungan mikroba yang terdapat di dalamnya.

1) Persyaratan secara fisik air bersih :

  • Tidak keruh
  • Tidak berwarna
  • Tidak berasa apapun
  • Tidak berbau apapun
  • Suhu antara 10 -25 derajat Celsius (sejuk)
  • Tidak meninggalkan endapan

2) Syarat kimiawi air bersih :

  • Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun.
  • Tidak mengandung zat-zat kimia yang berlebihan.
  • pH (derajat keasaman) air antara 6,5 – 9,2.

3) syarat mikrobiologi air bersih : tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, dan kolera.

* usaha pelestarian air untuk mengurangi krisis air bersih:

  1. menghemat penggunaan air.
  2. membuat lubang resapan untuk menampung air hujan supaya terserap ke dalam tanah.
  3. menanam pohon(reboisai) supaya akar-akar pohon dapat menahan air di dalam tanah .
  4. tidak membuang samabah dan limbah secara sembarangan.
  5. membuat bendungan.
  6. membatasi pembuatan sumur bor.
  7. tidak menebang hutan secar liar.
  8. melindungi lingkungan sumber air tanah.
  9. melakukan konservasi air tanah.
  10. tidak menimbun sampah di dekat sumber air tanah.
  11. mengurangi penggunaan zat kimiawi.

* contoh cara penghematan air:

  1. mematikan kran jika sudah tidak digunakan lagi.
  2. menyiram tanaman dengan air bekas cucian beras.
  3. mencuci kendaran jika kotor.
  4. mandi dengan shower dari pada gayung dan bathtub.
  5. cuci peralatan makanan dan pakaian dengan air tampungan.

10, Panas (kalor) dapat berpindah melalui 3 cara, yaitu :
a) Konduksi adalah proses perpindahan kalor secara hantaran.
b) Konveksi adalah proses perpindahan ka;or yang disertai dengan perpindahan zat
perantaranya.
c) Radiasi adalah proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara.

11, Contoh perambatan kalor secara radiasi antara lain :
a) Panas matahari sampai ke bumi
b) Berada disekitar api unggun, maka panasnya akan sampai ditubuh kita
c) Warna hitam pada siang hari lebih banyak menyerap kalor

12, Sifat-sifat bahan penghantar panas, yaitu :
a) konduktor adalah bahan yang dapat menghantarkan panas dengan baik.
contoh : bahan logam seperti panci, wajan penggorengan, serta alat-alat dapur yang berbahan logam, tembaga, alumunium.
b) isolator adalah bahan yang tidak menghantarkan panas.
contoh : kayu, kain, plastik, kaca, porselin.
c) semi konduktor adalah bahan yang sedikit dapat menghantarkan panas.
contoh : silikon, germanium.

 

 

Rangkuman Materi IPA – Tema 9 ST 2 PB 5.

CAMPURAN HOMOGEN DAN CAMPURAN HETEROGEN.

Campuran adalah materi yang terdiri atas dua jenis zat atau lebih. Campuran dibagi menjadi dua yaitu campuran homogen dan campuran heterogen. Campuran homogen adalah campuran atas dua/lebih materi atau zat yang dapat menyatu secara merata dan tidak dapat disah-pisah lagi. Contohnya ; air sirup merupakan campuran dari tiga materi yaitu air mineral, gula dan sari buah. Setelah tercampur sempurna ketiga zat ini sudah tidak dapat dipisahkan lagi.

Campuran heterogen adalah campuran yang terdiri atas dua zat/ lebih atau materi berbeda yang tidak dapat menyatu secara sempurna. Contohnya; air kopi merupakan campuran dari tiga materi yaitu air mineral, gula dan kopi. Setelah menjadi air kopi, antara air dan kopi masih bisa dipisahkan. Artinya, zat-zat penyusun air kopi tidak tercampur sempurna.

Berdasarkan ciri-ciri campuran, baik campuran homogen maupun campuran heterogen dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut;
1) Campuran tersusun atas dua atau lebih unsur atau senyawa.
2) Campuran dapat dipisahkan menjadi zat-zat penyusunnya.
3) Perbandingan massa zat-zat penyusunnya tidak tetap.
4) Sifat campuran sama dengan sifat zat-zat penyusunnya.

 

Rangkuman Materi IPA – Tema 9 ST 3 PB 1.

MATERI.

Materi adalah setiap objek atau segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa. Materi yang banyak jenisnya tersebut dapat dikelompokkan menjadi benda padat, cair, dan gas. Berdasarkan komponen penyusunannya, materi dibedakan atas zat tunggal dan campuran.
1) Zat tunggal adalah zat yang komponen penyusunnya hanya satu zat atau materi. Zat tunggal dapat berupa unsur dan senyawa.
1a)  Unsur adalah zat kimia yang tak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih sederhana. Ada dua jenis unsur, yaitu unsur logam dan nonlogam. contoh unsur logam adalah perak, besi, emas, dan platina. Adapun contoh unsur nonlogam antara lain hidrogen, oksigen, nitrogen, dan karbon.
1b) Senyawa adalah zat tunggal yang terbentuk dari beberapa unsur. contoh unsur senyawa adalah garam, air, dan gula.

2 Zat campuran adalah zat yang komponen penyusunnya terdiri atas
dua atau lebih zat atau materi. Berdasarkan sifatnya, zat campuran terdiri atas zat campuran homogen dan zat campuran heterogen.
2a) Zat campuran Homogen adalah campuran yang terdiri atas dua materi atau zat yang dapat menyatu secara merata. contoh campuran homogen antara lain sirop (campuran gula, pewarna, dan air), larutan oralit (campuran air dan garam), dan udara (campuran gas-gas).
2b) Zat campuran heterogen adalah campuran yang terdiri atas dua zat atau materi berbeda yang tidak dapat menyatu secara sempurna. contoh campuran heterogen antara lain air kopi tumbuk, air dengan tanah, dan air dengan minyak.

Pengelompokan zat ada dua yaitu zat tunggal dan campuran. Zat tunggal terdiri atas unsur dan senyawa.Contohnya : Pada saat di sekolah ibu kantin membuat teh manis, berarti ibu kantin membuat suatu campuran. Campuran yang di buat ibu kantin yaitu campuran antara gula pasir dan air teh sebagai pelarut. Contoh lain misalnya saat kamu membuat susu. Kamu akan mencampurkan susu dengan air.saat kamu membuat kopi untuk ayahmu, kamu akan mencampurkan kopi, gula dan air. Pada dasarnya suatu campuran dapat berupa unsur dengan unsur ataupun unsur dengan senyawa. Komposisi unsur-unsur atau senyawa penyusun suatu campuran tidak tertentu. Sifat asli zat-zat pembentuk campuran masih tampak, sehingga penyusun cam puran tersebut dapat di kenal dan dapat di pisahkan lagi Ada dua campuran yaitu campuran homogen dan campuran hitrogen.
Pada saat pulang sekolah cuaca sangat panas,Karena ibu masih asik membaca majalah sambil mendengarkan lagu-lagu favoritnya, Edo mengambil gelas dan Edo masukkan sesendok gula pasir, lalu sekantung teh celup dan terakhir ditambahkan air panas. Edo mengaduknya hingga gula terlarut dan terbentuklah teh manis yang hangat. Agar tehnya menjadi dingin , Edo menambahkan enam butir es batu berbentuk dadu yang di ambil dari kemari es, lalu Edo mengambil lagi es batu dari gelas dan membuangnya, jadilah teh dingin yang manis tanpa es. Seperti yang kamu ketahui bahwa segelas teh manis yang dibuat oleh Edo merupakan campuran homogen atau di sebut larutan. Ketika ditambahkan butiran es, campuran tersebut menjadi campuran heterogen karena dapat di pisahkan dengan tangan. Butiran es dapat di pisahkan dari air teh hanya dengan di ambil menggunakan tangan oleh Edo.

SD Kelas 6 – Ilmu Pengetahuan Alam 6 – BSE – Dwi Suhartanti

SD Kelas 6 – Ilmu Pengetahuan Alam 6 – BSE – Dwi Suhartanti

Daftar Isi :

Bab 1 Ciri Khusus Makhluk Hidup.
A. Ciri Khusus pada Hewan – 2.
B. Ciri Khusus pada Tumbuhan – 7.

Bab 2 Perkembangbiakan Makhluk Hidup.
A. Pertumbuhan dan Perkembangan – 14.
B. Perkembangbiakan – 18.

Bab 3 Keseimbangan Ekosistem.
A. Kegiatan Manusia yang Mengganggu Keseimbangan Ekosistem – 33.
B. Pemanfaatan Bagian Tubuh Hewan dan Tumbuhan – 36.
C. Hewan dan Tumbuhan Langka – 40.
D. Pelestarian Makhluk Hidup – 41.

Bab 4 Hantaran Panas pada Benda.
A. Perpindahan Panas – 48.
B. Konduktor Panas – 52.
C. Isolator Panas – 52.
D. Pemanfaatan Konduktor dan Isolator Panas – 54.

Bab 5 Perubahan Benda.
A. Penyebab Perubahan Benda – 60.
B. Memilih Bahan untuk Membuat Suatu Benda – 68.
Latihan Ulangan Akhir Semester I – 76.

Bab 6 Gaya dan Gerak
A. Hubungan antara Gaya dan Gerak – 80.
B. Hubungan antara Gaya dan Energi – 86.

Bab 7 Energi Listrik.
A. Listrik Statis – 94
B. Listrik Dinamis dan Rangkaian Listrik – 96
C. Sumber Energi Listrik – 99
D. Perubahan Energi Listrik – 102
E. Penggunaan Energi Listrik dalam Kehidupan – 104
F. Cara Menghemat Energi Listrik – 106

Bab 8 Tata Surya.
A. Tata Surya dan Matahari sebagai Pusatnya – 112.
B. Planet sebagai Anggota Tata Surya. – 114.
C. Komet, Asteroid, Meteoroid, dan Satelit – 118.

Bab 9 Gerakan Bumi dan Bulan.
A. Gerakan Bumi – 126.
B. Gerakan Bulan – 131.
C. Pengaruh Gerakan Bumi dan Bulan – 133.
D. Sistem Penanggalan – 137.
Latihan Ujian Nasional – 143.
Kunci Jawaban – 149.
Daftar Pustaka – 153.

SD Kelas 3 – Ilmu Pengetahuan Alam 3 – BSE – Mulyati


SD Kelas 3 – Ilmu Pengetahuan Alam 3 – BSE – Mulyati

Kegiatan Semester 1 __________________________________ 1

Bab 1 Makhluk Hidup ________________________________ 3
A. Ciri-Ciri Makhluk Hidup _________________________ 4
B. Mengelompokkan Makhluk Hidup Berdasarkan
Ciri-Cirinya ____________________________________ 12
C. Kebutuhan Makhluk Hidup _____________________ 18

Bab 2 Perubahan pada Makhluk Hidup ________________ 23
A. Perubahan yang Terjadi pada Manusia ___________ 24
B. Apa yang Menyebabkan Tubuh Kita Tumbuh dan __
Berkembang? _________________________________ 26
C. Perubahan yang Terjadi pada Hewan dan
Tumbuhan ____________________________________ 30

Bab 3 Lingkungan Sehat dan Lingkungan Tidak Sehat ___ 37
A. Ciri-Ciri Lingkungan Sehat dan Lingkungan tidak
Sehat _________________________________________ 38
B. Lingkungan yang Tercemar Tidak Baik bagi
Kesehatan ____________________________________ 39
C. Cara-Cara Menciptakan Lingkungan yang Sehat ____ 42

Bab 4 Benda Padat, Benda Cair, dan Gas _______________ 47
A. Sifat-Sifat Benda Padat, Benda Cair, dan Gas _______ 48
B. Perubahan Sifat Benda __________________________ 51
C. Benda dan Kegunaannya _______________________ 54
Kegiatan Semester 2 __________________________________ 61

Bab 5 Gerak Benda dan Energi ________________________ 63
A. Gerak Benda __________________________________ 64
B. Pengaruh Energi dalam Kehidupan Sehari-hari ____ 69
Bab 6 Penerapan Konsep Energi Gerak _________________ 79
A. Membuat Kincir Angin __________________________ 80
B. Cara Menghemat Energi ________________________ 84

Bab 7 Permukaan Bumi dan Cuaca _____________________ 89
A. Kenampakan Permukaan Bumi __________________ 90
B. Hubungan Keadaan Awan dan Cuaca _____________ 94
C. Pengaruh Cuaca terhadap Kegiatan Manusia _______ 99

Bab 8 Sumber Daya Alam dan Pelestariannya ____________ 103
A. Penggunaan Sumber Daya Alam _________________ 104
B. Cara Memelihara dan Melestarikan Alam __________ 106
Istilah IPA ___________________________________________ 117
Daftar Pustaka _______________________________________ 119
Kunci Jawaban _______________________________________ 121

SD Kelas 2 – Ilmu Pengetahuan Alam 2 – BSE – Sri Purwati


SD Kelas 2 – Ilmu Pengetahuan Alam 2 – BSE – Sri Purwati

Tema 1 – Mengenal hewan dan tumbuhan.

bab 1 tubuh hewan dan tumbuhan…………….. 2
a tubuh hewan dan kegunaannya ………………….. 3
b bagian bagian tumbuhan dan kegunaannya. 11
rangkuman dan refleksi ……………………………………. 16
latihan akhir bab………………………………………………. 17
tugas rumah ……………………………………………………… 20

Bab 2 pertumbuhan hewan dan tumbuhan …. 21
a pertumbuhan hewan ……………………………………. 22
b pertumbuhan tumbuhan ………………………………. 26
rangkuman dan refleksi ……………………………………. 29
latihan akhir bab………………………………………………. 30
tugas rumah ……………………………………………………… 32

Bab 3 tempat hidup hewan dan tumbuhan …. 33.
a tempat hidup hewan ……………………………………. 34
b tempat hidup tumbuhan ………………………………. 37
rangkuman dan refleksi ……………………………………. 41
latihan akhir bab………………………………………………. 42
tugas rumah ……………………………………………………… 44

Bab 4 manfaat hewan dan tumbuhan bagi manusia …………………………………… 45
a peranan hewan bagi manusia …………………….. 46
b peranan tumbuhan bagi manusia ……………….. 50
rangkuman dan refleksi ……………………………………. 53
latihan akhir bab………………………………………………. 54
tugas rumah ……………………………………………………… 56

Tema 2 – benda dapat berubah bentuk

bab 5 wujud benda……………………………………. 58
a ciri ciri benda padat dan benda cair …………… 59
b benda benda padat di sekitarku …………………. 63
c benda benda cair di sekitarku …………………….. 66
rangkuman dan refleksi ……………………………………. 68
latihan akhir bab………………………………………………. 69
tugas rumah ……………………………………………………… 72

bab 6 perubahan benda ……………………………. 73
a perubahan bentuk benda ……………………………. 74
b perubahan wujud benda……………………………… 78
rangkuman dan refleksi ……………………………………. 81
latihan akhir bab………………………………………………. 82
tugas rumah ……………………………………………………… 84

bab 7 kegunaan benda……………………………… 85
a kegunaan benda benda di rumah ……………….. 86
b kegunaan benda benda di sekolah …………….. 88
c kegunaan benda benda di jalan …………………. 90
rangkuman dan refleksi ……………………………………. 93
latihan akhir bab………………………………………………. 94
tugas rumah ……………………………………………………… 96

Tema 3 – energi dalam kehidupan kita.

bab 8 sumber energi …………………………………. 98
a bentuk bentuk energi …………………………………… 99
b alat alat penghasil energi ……………………………. 102
c sumber sumber energi …………………………………. 105
rangkuman dan refleksi ……………………………………. 109
latihan akhir bab………………………………………………. 110
tugas rumah ……………………………………………………… 112

bab 9 penghematan energi ……………………….. 113
a penggunaan energi dalam
kehidupan sehari hari ………………………………….. 114
b penghematan energi …………………………………… 118
rangkuman dan refleksi ……………………………………. 120
latihan akhir bab………………………………………………. 121
tugas rumah ……………………………………………………… 122

Tema 4 – matahari sahabat kita

bab10 posisi matahari ………………………………. 124
a pengaruh posisi matahari ……………………………. 125
b bayangan akibat cahaya matahari …………….. 128
rangkuman dan refleksi ……………………………………. 131
latihan akhir bab………………………………………………. 132
tugas rumah ……………………………………………………… 136

bab11 manfaat dan dampak buruk sinar matahari ……………………………….. 137
a manfaat panas dan sinar matahari
bagi makhluk hidup ……………………………………… 138
b dampak buruk panas dan sinar matahari
bagi manusia……………………………………………….. 141
rangkuman dan refleksi ……………………………………. 144
latihan akhir bab………………………………………………. 145
tugas rumah ……………………………………………………… 146
latihan akhir tahun ajaran ………………………………… 147
glosarium………………………………………………………….. 156
daftar pustaka………………………………………………….. 158
kunci jawaban ………………………………………………….. 159

Materi Lengkap Buku Digital Pendidikan disini !

 

SD Kelas 1 – Ilmu Pengetahun Alam – BSE – Sri Purwati


SD Kelas 1 – Ilmu Pengetahun Alam – BSE – Sri Purwati

Kelas 1 – Tema 1 – Anak Sehat dan pintar.

Bab 1 tubuhku halaman 2.
a, bagian bagian tubuhku halaman halaman 3.
b, kegunaan bagian bagian tubuhku halaman 6.
c, cara merawat tubuhku halaman 8.
Rangkuman dan refleksi halaman 12.
Latihan akhir bab, halaman 13.
Tugas rumah, halaman 16.

Bab 2 aku tumbuh sehat halaman 17.
a, makanan untuk pertumbuhan, halaman  18.
b, kebutuhan hidup yang lain , halaman 20.
c, kebiasaan hidup sehat, halaman 22.
Rangkuman dan refleksi, halaman 27.
Latihan akhir bab , halaman 28.
Tugas rumah , halaman 30.

bab 3 lingkunganku sehat, halaman   31.
a, lingkungan sehat, halaman 32.
b, menciptakan lingkungan sehat , halaman 34.
c, merawat tanaman dan hewan, halaman 36.
rangkuman dan refleksi, halaman 39.
latihan akhir bab, halaman 40.
tugas rumah , halaman 42.

tema 2 – benda benda di sekitarku.
bab 4 ciri ciri benda, halaman 44.
a, beragam bentuk benda,halaman 45.
b, beragam ukuran benda, halaman 48.
c, beragam warna benda, halaman 49.
d, beragam rasa, halaman 50.
e, beragam permukaan benda, halaman  52.
f, beragam bau, halaman 53.
rangkuman dan refleksi, halaman  54.
latihan akhir bab, halaman 55.
tugas rumah, halaman 58.

bab 5 perubahan dan kegunaan benda, halaman 59.
a, perubahan bentuk benda, halaman  60.
b, kegunaan berbagai benda, halaman 63.
rangkuman dan refleksi, halaman 67.
latihan akhir bab, halaman 68.
tugas rumah, halaman 70.

bab 6 gerak benda, , halaman  71.
a, benda dapat bergerak, halaman   72.
b, bentuk gerakan benda, halaman   76.
c, sumber tenaga gerak, halaman 78.
rangkuman dan refleksi, halaman   83.
latihan akhir bab, halaman  84.
tugas rumah, halaman 86.

tema 3 – cuaca dan musim selalu berubah.
bab 7 benda langit, halaman 88.
a benda langit pada pagi hari , halaman  89.
b benda langit pada malam hari, halaman 91.
rangkuman dan refleksi , halaman  94.
latihan akhir bab, halaman  95.
tugas rumah , halaman  98.

bab 8 cuaca dan musim  , halaman  99.
a perubahan cuaca, halaman  100.
b musim dan pengaruhnya, halaman  102.
rangkuman dan refleksi, halaman  107.
latihan akhir bab, halaman  108.
tugas rumah , halaman  110.
latihan akhir tahun ajaran , halaman  111.
glosarium , halaman  119.
daftar pustaka, halaman  121.
kunci jawaban, halaman  122.

SD Kelas 5 – IPA – Rangkuman – Sistem Pencernaan Hewan dan Manusia

SISTEM PENCERNAAN HEWAN DAN MANUSIA.

 

Memahami organ pencernaan dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan organ pencernaan manusia.

Fungsi Sistem Pencernaan pada Manusia :

Sistem pencernaan manusia berfungsi untuk mencerna makanan / menghaluskan makanan hingga menjadi sari-sari makanan yang dapat diserap oleh tubuh menggunakan alat-alat / organ pencernaan yang dilakukan secara mekanik maupun kimia.

 

Fungsi Sistem Pencernaan pada Hewan :

Sistem pencernaan pada hewan pada dasarnya memiliki fungsi yang sama dengan manusia yaitu untuk mencerna makanan / menghaluskan makanan hingga menjadi sari-sari makanan yang dapat diserap oleh tubuh menggunakan alat-alat / organ pencernaan yang dilakukan secara mekanik maupun kimia.

 

Sistem Pencernaan pada Hewan.

 

1, Sistem Pencernaan pada Hewan Pemamah Biak :

Hewan-hewan herbivora (pemakan rumput) seperti sapi, domba, dan kerbau disebut hewan memamah biak / ruminansia. Saluran pencernaannya terdiri atas mulut, kerongkongan, perut besar (rumen), perut jala (retikulum), perut kitab (omasum), perut masam (abomasum), usus halus, usus besar, rektum, anus.

Berikut adalah penjelasan dari masing-masing organ pencernaan hewan pemamah biak:

Mulut : Di dalam rongga mulut terdapat gigi, lidah, dan kelenjar ludah. Hewan memamah biak tidak memiliki gigi seri atas dan gigi taring. Namun gigi gerahamnya lebih banyak dibandingkan gigi manusia.
Gigi seri digunakan untuk menjepit dan memotong makanan.
Gigi geraham digunakan untuk menggilas makanan.
Didalam mulut terdapat enzim selulase yang berfungsi untuk mengubah selulosa menjadi glukosa.

Kerongkongan :
Hewan memamah biak memiliki kerongkongan yang sangat pendek, lebar dan berdinding tipis.

Perut besar (rumen) : Rumen digunakan sebagai tempat penyimpanan makanan yang masih kasar yang berasal dari kerongkongan. Di rumen terjadi pencernaan protein dan proses fermentasi oleh enzim selulase.

Perut jala (retikulum) : Pada retikulum makanan dicerna secara mekanis dan kimiawi dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan (bolus).

Perut Kitab (Omasum) : Pada omasum makanan yang telah dicerna untuk kedua kali akan dicerna secara mekanis dan kimiawi.

Perut masam (Abomasum) : Merupakan lambung yang sebenarnya, didalamnya makanan dicerna secara kimiawi oleh enzim-enzim.

Usus Halus : Berfungsi untuk menyerap sari-sari makanan dan mengedarkannya ke seluruh tubuh.

Usus Besar : Merupakan tempat terbentuknya feses dari sisa-sisa makanan yang tidak diserap.

Rektum dan anus : Usus berakhir dengan rektum dan kemudian sisa-sisa makanan akan dikeluarkan melalui anus.

Gambar :

 

Mekanisme pencernaan pada ruminansia :

Pencernaan dimulai dari mulut. Di mulut makanan dicampur dengan air liur. Makanan yang masih kasar ditelan melalui kerongkongan. Kemudian makanan yang ditelan, disimpan sementara di rumen, kemudian masuk ke dalam retikulum. Di dalam retikulum makanan dicerna secara kimiawi dan dibentuk menjadi gumpalan kecil kemudian dikeluarkan kembali ke mulut untuk di mamah kembali. Makanan yang sudah dimamah ditelan lagi dan masuk ke omasum untuk digiling dan kemudian dilanjutkan ke abomasum yang. Setelah itu makanan akan menuju usus halus untuk diserap sari-sari makanannya dan diedarkan ke seluruh tubuh. Kemudian pada akhirnya makanan akan menuju ke usus besar, bermuara ke rektum dan dikeluarkan melalui anus.

 

 

Sistem Pencernaan pada Burung.

 

Saluran pencernaan pada burung terdiri dari mulut, kerongkongan, tembolok,lambung kelenjar, lambung pengunyah (empedal), usus halus, usus besar, rektum, dan kloaka.

  • Pada bagian mulut terdapat paruh yang kuat untuk mengambil makanan karena tidak mempunyai gigi.
  • Rongga mulut : berfungsi sebagai tempat masuknya makanan.
  • Kerongkongan : berfungsi untuk meneruskan makanan dari mulut ke tembolok.
  • Tembolok : berfungsi sebagai tempat penyimpanan makanan sementara.
  • Lambung / perut besar, terdiri dari dua bagian yaitu lambung kelenjar di bagian depan dan lambung empedal di bagian belakang.
  • Lambung kelenjar : merupakan tempat pencernaan makanan secara kimiawai.
  • Lambung pengunyah : merupakan tempat pencernaan makanan secara mekanik. Di dalam empedal (lambung pengunyah) sering terdapat kerikil yang ditelan burung untuk membantu menghancurkan biji-biji yang ditelan.
  • Usus halus: merupakan tempat pencernaan secara kimiawi, dan penyerapan sari-sari makanan.
  • Usus besar : merupakan tempat terbentuknya feses dari sisa-sisa makanan yang tidak diserap.
  • Kloaka merupakan muara dari 3 saluran, yaitu saluran pencernaan dari usus, saluran uretra dari ginjal, dan saluran kelamin.

 

Proses pencernaan makanan pada manusia.

 

Pencernaan : proses melumatkan makanan yang semula kasar menjadi halus.

1, Pencernaan Mekanik : pencernaan dikunyah serta dilumatkan oleh gigi dan lidah di dalam mulut.

2, Pencernaan Kimiawi : makanan atau sari makanan bercampur dengan enzim.
Proses : Mulut – Kerongkongan – Lambung – usus halus – usus besar -anus.

Organ Pencernaan

  • Mulut: ada gigi, lidah, enzim amylase / ptyalin
    Enzim .amilase : mengubah zat tepung jadi zat gula
  • Kerongkongan/Esofagus: saluran penghubung rongga mulut dengan lambung . Terdapat gerak peristaltic yaitu memijit dan mendorong ke satu arah.
  • Lambung (di sebelah kiri atas rongga perut) proses 3-4 jam.
    Terdapat 1, HCL/asam klorida : membunuh kuman dan mengasamkan makanan.
    2, Enzim  Pepsin : protein menjadi pepton.
    3, Enzim Renin : mengendapkan protein susu menjadi kasein.
  • Usus halus : terjadi pencernaan kimiawi dan penyerapan sari-sari makanan oleh jonjot-jonjot usus (vili) :
    1, usus 12 jari / duodenum : pertemuan saluran kelenjar pancreas dengan kandung empedu.
    2, Usus kosong / jejunum.
    3, Usus penyerap /ileum.
  • Usus besar/kolon : pembusukan sisa makanan dan penyerapan air. Disini terdapat bakteri E-coli.
  • Anus / rectum: lubang tempat keluarnya feses.

Organ Pendukung Pencernaan lainnya :
1. Hati : penghasil getah empedu yang berfungsi untuk memecah lemak menjadi butiran –butiran lemak yang lebih halus.
2. Getah pancreas : mengandung enzim amylase, enzim tripsin( protein jadi asam amino), enzim lipase ( mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol).

E, Pentakit Gangguan pencernaan.

a, Kontipasi/sembelit : Kontipasi /sembelit adalah penyakit susah buang air besar yang disebabkan karena kurang makan makanan berserat ( sayur dan buah) dan kebiasaan menunda buang air besar.

b, Tifus : Tifus adalah penyakit peradangan pada usus halus. Tifus disebabkan oleh bakteri salmonella typhusa.

c, Kolera : Gejala seseorang terserang penyakit kolera yaitu diare, perut keram,mual,muntah dan dehidrasi.

 

F, Manfaat buah-buahan bagi manusia.

Buah-buahan merupakan makanan yang baikuntuk tubuh manusia. Buah mengandung serat dan berbagai macam vitamin. Serat berfungsi untuk melancarkan proses pencernaan. Vitamin berfungsi untuk memelihara kesehatan dan pertumbuhan yang normal. Kekurangan vitamin dalam tubuh disebut avitaminosis.

Buah pisang mengandung serat dan vitamin C. Serat berfungsi untuk menjaga system pencernaan agar selalu sehat. Serat berfungsi untuk melancarkan proses pencernaan sehingga memudahkan kita untuk buang air besar.

SD Kelas 5 – IPA – ORGAN PERNAPASAN MANUSIA DAN HEWAN – RANGKUMAN K2013

SD Kelas 5 Materi Rangkuman – K 2013 –  Organ Pernafasan Manusia dan Hewan.

Memahami organ pernapasan dan fungsinya pada hewan dan manusia, serta cara memelihara kesehatan organ pernapasan manusia.

A – Organ Pernafasan Hewan.

1, Alat dan Sistem Pernapasan pada Cacing Tanah (Vermes).

Cacing tidak mempunyai alat pernapasan khusus, cacing bernapasmelalui permukaan kulit. Kulit cacing selalu basah dan berlendir untukmemudahkan penyerapan oksigen dari udara. Oleh karena itu, cacingmenyukai tempat lembap untuk menjaga supaya kulit tubuhnya selalubasah dan berlendir.
Di bawah permukaan kulit cacing yang tipis, terdapat pembuluh udara.Saat udara masuk melalui kulit, oksigen diikat oleh darah. Pada darahcacing terkandung hemoglobin sehingga mampu mengikat oksigen.Oksigen yang diikat oleh hemoglobin lalu diedarkan ke seluruh tubuh. Zatsisa pembakaran berupa karbon dioksida dan uap air dikeluarkan daritubuh juga melalui permukaan kulit.

 

2, Alat dan Sistem Pernapasan pada Serangga (Insekta).

Seperti hewan lain, serangga bernapas dengan mengisap oksigen dan melepaskan karbon dioksida. Namun, alat pernapasan serangga berbeda dengan hewan lain. Alat pernapasan serangga berupa trakea, yaitu systemtabung yang memiliki banyak percabangan di dalam tubuh. Percabangantrakea disebut trakeola. Trakea mengedarkan oksigen langsung ke semuasel tubuh dan organ serta menyerap karbon dioksida dari semua sel tubuhuntuk dibuang.Udara memasuki trakea melalui pori-pori kecil di permukaan tubuhserangga yang disebut spirakel. Selanjutnya udara beredar melalui pembuluhudara kecil. Sel-sel tubuh mengambil oksigen langsung dari pembuluhudara kecil itu. Karbon dioksida dari sel akan mengalir ke trakeola, laludibuang melalui lubang spirakel.

3, Alat dan Sistem Pernapasan pada Ikan (Pisces).

Semua makhluk hidup, termasuk ikan, memerlukan oksigen supaya tetap hidup. Pengambilan oksigen ini melalui proses pernapasan yang melibatkan organ pernapasan. Ikan bernapas dengan organ khusus mirip saringan yang disebut insang. Insang berbentuk  lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap.

Insang terdapat tepat di belakang rongga mulut pada kedua sisi kepala ikan. Biasanya insang dilindungi oleh selaput atau rangka yang disebut tutup insang (operkulum). Di balik tutup insang ini terdapat empat deret insang yang saling tumpang tindih. Pada insang terdapat pembuluh darahhalus. Pembuluh darah itu dapat menyerap oksigen yang terkandung dalamair dan melepaskan karbon dioksida dari darah. Insang juga berfungsisebagai alat pengeluaran garam-garam dan sebagai penyaring makanan.Untuk memperoleh cukup oksigen, mulut ikan dan insang bekerjabersama-sama seperti pompa isap air. Pertama-tama tutup insang menutup.Secara bersamaan mulut terbuka dan dinding mulut mengembang. Saatitulah air terisap masuk. Kedua, rongga mulut menyempit dan mulutmenutup. Secara bersamaan tutup insang terbuka. Akibatnya air keluardari mulut dan melewati insang. Saat itulah oksigen dari dalam air terserapdan karbon dioksida dikeluarkan.

 

4, Alat dan Sistem Pernapasan pada Hewan Amfibi.

Katak termasuk hewan amfibi, yaitu hewan yang hidup di darat dan di air. Saat masih berupa kecebong, katak hidup di dalam air dan bernapas menggunakan insang. Insang kecebong terletak di luar tubuhnya dan terdiriatas lembaran-lembaran kulit halus mengandung kapiler darah.

Setelah berumur 9 hari, kecebong bernapas menggunakan insang dalam. Insang dalam akan menyusut seiring mulai berfungsinya paru-paru dan katak muda pun tumbuh menjadi katak dewasa. Katak dewasa bernapas menggunakan paru-paru dan permukaan kulit.
Di dalam paru-paru terdapat banyak gelembung udara yang sangat kecil, berselaput, dan penuh dengan kapiler darah. Di dalam gelembung udara, oksigen diserap dan karbon dioksida dikeluarkan. Selain dengan paru-paru,katak juga bernapas melalui kulit. Permukaan kulit katak selalu basah agarmemudahkan penyerapan oksigen dari udara.

 

5, Alat dan Sistem Pernapasan pada Reptil.

Hewan yang termasuk jenis reptil di antaranya ialah ular, kadal, cecak, buaya, dan biawak. Reptil bernapas mengunakan paru-paru. Udara masukmelalui hidung, lalu ke batang tenggorokan, lalu ke paru-paru.

Paru-paru reptil terletak di dalam rongga dada dan dilindungi oleh tulang rusuk. Paru-paru reptil sederhana dengan beberapa lipatan dindingyang dapat memperbesar permukaan paru-paru. Namun, paru-paru kadaldan buaya lebih kompleks dengan beberapa belahan dan bertekstur seperti spons.Pada reptil yang sering berkubang di air seperti buaya, lubang hidungnyadapat ditutup selama menyelam. Dengan begitu air tidak akan masuk kedalam paru-paru.

 

6, Alat dan Sistem Pernapasan pada Burung (Aves).

Burung bernapas dengan sepasang paru-paru. Paru-paru burung terletak di dalam rongga dada. Udara yang mengandung oksigen masuk melalui lubang hidung pada pangkal paruh sebelah atas. Selanjutnya udara masuk kepembuluh udara yang disebut trakea. Dari trakea, udara sebagian masuk keparu-paru dan sebagian lagi masuk ke kantong udara.
Burung menghirup udara sebanyak-banyaknya saat tidak terbang. Sebaliknya,saat terbang, burung tidak menghirup udara. Udara diembuskan dari kantong udara ke paru-paru. Kantong udara burung berfungsi sebagai tempat menyimpan udara.Saat tidak terbang, burung menghirup udara sebanyak-banyaknya. Udarayang dihirup itu kemudian disimpan dalam kantong udara. Saat terbang,burung tidak menghirup udara melainkan mengambil dari kantong udara.Kantong udara juga membantu burung saat terbang, membantu mencegahhilangnya panas tubuh yang terlalu besar, dan memperkeras suara.

 

7, Alat dan Sistem Pernapasan pada Mamalia.

Mamalia adalah jenis hewan yang menyusui anaknya. Ada dua jenis mamalia, yaitu mamalia darat dan mamalia air. Mamalia darat misalnya kambing, sapi, kerbau, dan kuda. Mamalia air misalnya paus, duyung, danlumba-lumba.Alat pernapasan mamalia darat terdiri atas hidung, pangkal tenggorok,batang tenggorok, dan paru-paru.Pada mamalia air, hidungnya dilengkapi dengan katup. Saat mamaliatersebut menyelam, katup akan menutup. Sebaliknya, saat mamaliatersebut muncul ke permukaan air, katup terbuka. Saat itulah mamalia airtersebut akan menghirup oksigen serta mengeluarkan karbon dioksidadan uap air.

 

 

 

B, Organ Pernafasan Manusia.

 

Organ pernapasan manusia terdiri atas hidung, faring, laring, trakea, bronkus, bronkiolus, dan paru-paru (alveolus).

1, Hidung:
Udara masuk melalui lubang hidung ke dalam rongga hidung. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut pendek dan tebal untuk menyaring dan menangkap kotoran yang masuk bersama udara. Selain disaring udara yang masuk dilembapkan oleh selaput hidung.

2, Faring:
Faring merupakan persimpangan antara saluran pernapasan pada bagian depan dan saluran pencernaan pada bagian belakang.

3, Laring:
Laring atau tekak (jakun) terdapat di bagian belakang faring. Laring terdiri atas sembilan susunan tulang rawan berbentuk kotak.

4, Trakea (batang tenggorokan):
Pada trakea terdapat jaringan yang disebut silia yang akan bergerak dan mendorong keluar debu-debu dan bakteri yang masuk.

5, Bronkus:
Bronkus merupakan percabangan dari trakea serta terdiri atas bronkus kiri dan bronkus kanan.

6, Bronkiolus:
Bronkiolus merupakan percabangan dari bronkus.

7, Alveolus:
Alveolus terdapat di dalam paru-paru merupakan tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Alveolus dikelilingi kapiler-kapiler darah. Alveolus berbentuk seperti buah anggur.

 

Proses pernapasan pada manusia.

Prosese pernafasan manusia secara umum yaitu Udara masuk ke dalam tubuh melalui lubang hidung, lalu masukke dalam batang tenggorokan. Batang tenggorokan adalah sebuah pipamulai dari belakang hidung dan mulut, lalu turun ke paru-paru. Dari batang
tenggorokan udara masuk ke dalam paru-paru. Di dalam paru-paru, oksigenterserap ke dalam pembuluh darah halus. Sebaliknya, gas karbon dioksida daripembuluh darah masukke dalam paru-paru dan selanjutnya dibuang saat kitamengembuskan napas.

Pernapasan Dada.

Pada pernapasan dada, Inspirasi terjadi ketika otot yang berada di antara tulang rusuk berkontraksi sehingga rongga dada akan membesar dan membuat tulang rusuk terangkat. Ketika itu terjadi maka paru-paru akan mengembang sehingga akan mengakibatkan turunnya tekanan di dalam paru-paru. Karena tekanan udara yang ada di luar tubuh lebih besar dari pada yang ada di dalam paru-paru, maka udara dapat masuk ke dalam paru-paru melalui hidung. Dan sedangkan pada proses ekspirasi otot antar tulang akan berelaksasi sehingga rongga dada menjadi lebih sempit yang mengakibatkan peningkatan tekanan udara sehingga udara akan terdorong keluar dari paru-paru yang melalui hidung.

Pernapasan Perut.

Pada pernapasan perut, Inspirasi terjadi ketika otot diafragma berkontraksi sehingga posisinya akan sedikit mendatar. Dalam kondisi tersebut akan membuat rongga perut turun sehingga rongga dada akan membesar dan mengakibatkan tekanan udara di dalam paru-paru menjadi kecil. Sehingga udara dapat masuk ke dalam paru-paru melalui hidung, sebaliknya ekspirasi akan terjadi bila mana otot diafragma melakukan relaksasi yang sehingga posisinya kembali melengkung dan mengakibatkan rongga perut kembali naik yang membuat rongga dada menjadi lebih kecil. Tekanan udara di dalam paru-paru akan meningkat sehingga udara akan tertekan keluar dari paru-paru yang melalui hidung.

C,  Cara Memelihara Kesehatan Organ Pernafasan.

 

Gangguan pernapasan pada manusia.

Apa saja penyebab terjadinya gangguan pernapasan? Berikut faktor-faktor penyebab gangguan pernapasan.

1, Faktor Fisik.
Adanya kelainan pada organ pernapasan dapat menyebabkan gangguan pernapasan. Misalnya pada bayi terlahir dini (prematur)organ pernapasannya mungkin belum sempurna sehinggamemerlukan alat bantu pernapasan.

2, Faktor Penyakit.
Banyak penyakit menyebabkan gangguan pada pernapasan.Misalnya influenza, asma, bronkitis, emfisema, dan kanker paruparu.

3, Faktor Lingkungan.
Kita bernapas untuk menghirup oksigen. Lingkungan kotor, asapkendaraan, asap pabrik, dan asap rokok mencemari udara. Udaratercemar menyebabkan ketersediaan oksigen menipis sehinggakita merasa sesak saat bernapas.

 

 

Faktor-faktor Lain Penyebab Gangguan Pernapasan pada Manusia :

1, Udara Tercemar.

Pencemar / pengotor udara dapat berupa :
a,  Debu : biasanya berasal dari tanah kering, serpihan kayu, atau benda padat lain yang sangat halus.
b, Asap : asap yang dapat mengotori udara dapat berasal dari kendaraan bermotor (mengandung gas beracun yang disebut karbon monoksida), rokok (mengandung nikotin yang dapat mengganggu kesehatan alat pernapasan), pabrik dan pembakaran sampah.
c,  Bau tidak sedap : dapat berasal dari timbunan sampah basah.

2, Serangan Kuman.

Kuman penyakit dapat menyerang saluran pernapasan. Penyakit pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh serangan kuman antara lain : influenza, bronkitis, radang paru-paru (pneumonia), dan TBC paru-paru. Semua penyakit ini dapat ditularkan melalui udara karena kuman penyakit ini hidup di udara. Kuman dapat berpindah dari penderita ke orang sehat dengan perantara udara.

 

Gangguan pada Organ Pernapasan Manusia.

 

1, Asma.

Asma merupakan kelainan berupa penyumbatan saluran pernapasan yang disebabkan oleh alergi, seperti : debu, bulu, ataupun rambut. Kelainan ini dapat diturunkan dan dapat kambuh jika suhu lingkungan cukup rendah atau keadaan dingin. Ciri-ciri : Sulit bernapas (sesak napas), batuk atau suara sengau yang memburuk ketika terserang virus pernapasan, seperti pilek dan flu, kelelahan atau masalah pernapasan terjadi ketika bermain atau olahraga.

2,  Bronkitis : Merupakan gangguan pada cabang batang tenggorokan akibat infeksi.

3,  Emfisema : Emfisema adalah penyakit yang gejala utamanya adalah penyempitan saluran napas, karena kantung udara di paru-paru menggelembung secara berlebihan dan mengalami kerusakan.

4, Influenza (Flu) :

Merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. Penyakit ini timbul dengan gejala : bersin-bersin, demam, sakit kepala, nyeri otot, tenggorokan terasa sakit kadang disertai batuk-batuk dan pilek.

5,  Kanker Paru-paru :  Salah satu pemicu kanker paru-paru adalah kebiasaan merokok.

6, Tuberkulosis (TBC) :

Tuberkulosis merupakan penyakit paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Bakteri tersebut menimbulkan bintil-bintil pada dinding alveolus. Gejala-gejala yang timbul antara lain: sangat mudah letih, berat badan terus turun, batuk berdahak disertai darah, dan nyeri di dada.

7,  Pneumonia (batuk rejan atau batuk seratus hari) :

Pneumonia (radang paru-paru) adalah sebuah penyakit pada paru-paru dimana alveolus meradang dan berisi cairan. Gejala yang timbul antara lain : sulit bernapas, timbul batuk yang disertai darah atau lendir kuning kehijauan, dan dada terasa nyeri.

8, Flu Burung (Avian Influenza) :

Flu burung adalah penyakit yang menyerang organ pernapasan manusia yang disebabkan oleh virus H5N1 yang ditularkan oleh burung

 

Cara Mencegah Gangguan Organ Pernapasan Manusia.

 

1,  Makan makanan bergizi : Makanan bergizi dapat meneningkatkan daya tahan tubuh sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.

2, Berolahraga teratur : Olahraga yang teratur dapat memperlancar proses pernapasan. Olahraga yang baik bagi pernapasan adalah : atletik, senam, dan renang.

3, Menjaga Kebersihan : Lingkungan yang bersih akan sangat mengurangi pencemaran udara, seperti : debu, asap dan bau tidak sedap.

4, Menjauhi / menghindari asap rokok.

Asap rokok tidak hanya berbahaya bagi si perokok, tetapi juga sangat berbahaya bagi orang-orang di sekitarnya yang juga menghirup asap rokok tersebut (disebut perokok pasif). Adapun bahaya yang ditimbulkan oleh asap rokok antara lain : dapat menyebabkan sesak napas karena tubuh kekurangan oksigen, kanker paru-paru, dll.

5, Menjaga sirkulasi udara di rumah : Rumah harus memiliki cukup ventilasi agar udara dalam rumah dapat senantiasa berganti dengan udara baru yang lebih segar.

6, Menghindari tempat-tempat yang tterkena polusi udara.

Tempat-tempat seperti tempat sampah, tepi jalan raya, dan daerah sekitar pabrik memiliki udara yang tidak baik untuk untuk kesehatan kita karena banyak mengandung gas-gas berbahaya. Oleh sebab itu, jika tidak ada keperluan mendesak sebaiknya kita jangan berlama-lama berada di tempat tersebut.

7, Menggunakan masker :

Saat kita harus berada di tempat yang udaranya tercemar, misalnya saat menggunakan pestisida, mengendarai motor, atau mengecat, sebaiknya kita menggunakan masker untuk mengurangi gangguan pada organ pernapasan.

 

 

 

 

Alat gerak dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan alat gerak manusia – SD Kelas 5 Rangkuman

RANGKUMAN MATERI IPA – Kurikulum 2013 Revisi 2017.

A SISTEM GERAK MAKHLUK HIDUP.

Semua makhluk hidup dapat bergerak. Cara bergerak setiap makhluk hidup berbeda-beda. Kita lebih mudah mengamati gerakan pada manusia dan hewan karena umumnya gerakannya dapat berpindah tempat sehingga disebut gerak aktif.

Dalam melakukan gerak hewan dan manusia dilengkapi dengan alat bantu gerak, misalnya manusia mempunyai kaki untuk berlari dan berjalan, berbagai jenis hewan seperti anjing, kuda, kucing dan sapi juga mempunyai kaki untuk berlari dan berjalan, burung mempunyai sayap untuk terbang, ikan berenang menggunakan siripnya, dan lain-lain. Dengan kata lain gerak merupakan suatu tanggapan terhadap rangsangan dari lingkungan.

Di dalam melakukan aktifitas sehari-hari pastinya kita melakukan banyak gerakan. Kemampuan yang dimiliki oleh manusia untuk bergerak tentunya dikarenakan adanya organ-organ yang mendukung tubuh manusia untuk melakukannya. di dalam biologi, kerjasama organ-organ tersebut dikenal dengan sistem gerak. sistem gerak meliputi tulang/rangka, otot, serta sendi-sendi.

 
1  Sistem Gerak pada Manusia.

a  Tulang/rangka.

Merupakan alat gerak pasif, disebut demikian karena tulang tidak dapat melakukan gerakan apapun tanpa adanya gerakan dari otot, sehingga gerakan tulang hanyalah mengikuti gerakan dari otot dan sebagai tempat melekatnya otot. Tulang memiliki fungsi utama sebagai alat gerak pasif, artinya tulang hanya bisa bekerja/bergerak apabila ada bantuan dari otot.
Kerangka pada manusia dapat dibagi ke dalam 3 kelompok yaitu: Bagian tengkorak, Bagian badan, serta Bagian anggota gerak.

Fungsi Rangka pada Manusia.
Kerangka pada tubuh manusia memiliki beberapa fungsi utama, yaitu:
• Penegak tubuh,
• Pembentuk tubuh,
• Tempat Melekatnya otot,
• Tempat terjadinya proses pembentukan sel darah merah,
• Alat gerak pasif.

 

b  Otot .

Otot merupakan jaringan yang terdapat di dalam tubuh manusia yang fungsinya adalah sebagai alat gerak aktif untuk membantu tulang agar bisa bergerak. Tanpa adanya otot, tubuh manusia tidak akan bisa bergerak karena ototlah yang bisa membuat tulang bergerak.
Jenis-jenis Otot
Otot merupakan bagian yang dibangun dari jaringan otot sendiri. Otot sendiri terbagi menjadi 3 jenis, yaitu : Otot Polos, Otot Lurik dan Otot Jantung. Pembagian tersebut didasarkan pada cara kerja dan struktur daripada otot-otot tersebut.

 

2 Gerak Pada Hewan.

a  Hewan Vertebrata,

Seperti halnya gerak pada makhluk hidup yang lain, hewan juga memiliki 2 jenis gerak yaitu gerak aktif dan gerak pasif. Perbedaan gerak ini terjadi karena perbedaan struktur yang melaksanakan jenis gerakan tersebut.
Gerak aktif dilakukan oleh otot, sedangkan gerak pasif dilakukan oleh tulang. Otot sebagai alat gerak aktif pada hewan dan manusia memiliki 3 jenis berdasarkan struktur dan cara kerja dari masing-masing otot, sedangkan tulang terbagi menjadi 2 jenis berdasarkan struktur yang menyusunnya pula.
Otot pada hewan dan manusia dibangun dari jaringan otot, pada masyarakat awam otot lebih dikenal dengan sebutan daging atau urat. Sedangkan tulang merupakan jaringan ikat yang dibangun dari sel-sel tulang, berperan sangat penting dalam proses pembentukan darah.

Berikut ini beberapa contoh gerak hewan vertebrata:

HEWAN ORGAN GERAK FUNGSI.
1, Hewan Kelinci, Orgran Gerak : Kaki ,
Fungsi : Meloncat. Kaki belakang kelinci digunakan sebagai tumpuan untuk meloncat.

2, Hewan : Ular, organ gerak :  Otot perut.
Fungsi : Bergerak.

3, Hewan : Ikan, Organ gerak :  Sirip dan ekor
Fungsi : Bergerak, ekor untuk mendorong tubuh ikan ke depan dan sirip untuk mengatur gerakan ke atas dan bawah.

4, Hewan : Burung, Organ Gerak : Kaki, sayap dan ekor
Kaki untuk bertengger, sayap untuk terbang dan ekor untuk mengatur ketika akan menukik dan berbelok

5, Katak, Organ Gerak : Kaki.
Fungsi : Kaki belakang katak yang lebih panjang digunakan untuk meloncat
Kaki katak yang berselaput berfungsi untuk membantu ketika berenang di dalam air.

6, Burung Unta , organ gerak : Kaki dan sayap
Fungsi : Bergerak, berlari. Kaki burung unta digunakan untuk berlari dan berjalan.
Sayap pada burung unta tidak digunakan untuk terbang tetapi untuk menjaga keseimbangan pada saat berlari.

 

b, Hewan Avertebrata.

 

1, Nama Hewan : Siput ; Organ Gerak : Kaki perut.
Fungsi : Bergerak.

2, Nama Hewan : Kepiting, Organ Gerak : Kaki. Fungsi : Bergerak.
Kaki pada kepiting digunakan untuk berjalan diatas pasir dan capit pada kepiting juga berfungsi untuk memegang makanan.

3, Nama Hewan Cacing; Organ gerak : Otot perut ; Fungsi : Bergerak.

4, Belalang; organ hewan : Kaki dan sayap; Fungsi : Kaki belakang belalang yang panjang digunakan sebagai tumpuan untuk meloncat dan sayap pada belalang berfungsi untuk memperjauh jarak lompatan

5, Ubur-ubur organ geraknya Tubuhnya, rumbai-rumbai di tubuh ubur-ubur Ubur-ubur bergerak dengan sistem seperti propulsi jet. Untuk bergerak maju, ubur-ubur menghisap air ke dalam tubuh kemudian menyemprotkan keluar ke belakang memnciptakan propulsi jet. Rumbai-rumbai pada tubuh ubur-ubur dapat membuat rasa gatal pada tubuh saat tersentuh.

6, Hydra, orgran gerak  Tentakel. Hydra bergerak dengan gerakan seperti ulat kilan, gerakan jungkir balik, gerakan merayap, gerakan meluncur (ski), gerak mengapung di dalam air dan mengikuti arus air laut. Tentakel pada hydra juga berfungsi untuk menangkap makanan.

 

B, PERBEDAAN VERTEBRATA DAN AVERTEBRATA.

Beberapa perbedaan vertebrata dan avertebrata dapat kita lihat dalam tabel berikut ini:

NO

VERTEBRATA

AVERTEBRATA

1 Vertebrata Mempunyai tulang yang terentang dari belakang kepala sampai dengan bagian ekor. AVertebrata Tidak mempunyai tulang belakang,tetapi ada beberapa hewan yang di lindungi oleh rangka luar.
2 Vertebrata Mempunyai otak yang dilindungi oleh tulang tengkorak. AVertebrata Otak tidak terlindungi oleh tengkorak.
3 Vertebrata Tubuh berbentuk simetris bilateral. AVertebrata Susunan syaraf terletak di bagian perut tepat di bawah saluran pencernaan.
4 Vertebrata Mempunyai jelas kepala,leher,badan dan ekor walaupun ekor dan leher tidak mutlak ada. Avertebrata Tidak  jelas perbedaan bagian-bagian tubuhnya.
5 Vertebrata Contoh hewan  : Ikan, ampibi, reptil, burung, mamalia. AVertebrata Contoh hewan : siput, kupu-kupu, capung, cacing, ubur-ubur, lipan, luwing/kaki seribu, kalajengking, cumi-cumi.

 

C -SISTEM GERAK PADA MANUSIA.

Manusia memiliki kemampuan untuk bergerak dan melakukan aktivitas, seperti berjalan, berlari, menari dan lain-lain. Kemampuan melakukan gerakan tubuh pada manusia didukung adanya sistem gerak, yang merupakan hasil kerja sama yang serasi antar organ sistem gerak, seperti rangka (tulang), persendian, dan otot.

Lihat gambar rangka manusia, sebutkankan nama-nama tulang yang ada .

Fungsi rangka (tulang) adalah sebagai alat gerak pasif, yang hanya dapat bergerak bila dibantu oleh otot.
Fungsi persendian adalah menghubungkan antara tulang yang satu dengan tulang yang lainnya.
Fungsi otot adalah sebagai alat gerak aktif, yang dapat menggerak- kan organ lain sehingga terjadi suatu gerakan.
Alat gerak pada manusia berupa tangan dan kaki. Berikut ini adalah tulang penyusun tulang tangan dan kaki pada manusia.

1-Alat gerak Pasif.

Terdiri dari tulang pada lengan manusia dan tulang pada kaki manusia.

Tulang pada lengan meliputi : tulang lengan atas, tulang hasta, tulang pengumpil, tulangan pergelangan tangan, tulang telapak tangan. silakan lihat gambar.

Tulang pada kaki manusia terdiri dari : tulang paha, tulang kering, tulang betis, tulang tempurung lutut, tulang pergelangan kaki, tulang telapak kaki, tulang jari kaki.

2- Alat gerak Aktif pada manusia.
Alat gerak aktif pada manusia berupa otot. Manusia memiliki 3 macam otot di dalam tubuhnya yaitu, otot polos, otot lurik dan otot jantung.

a, Otot Lurik : Otot lurik adalah otot yang menempel pada rangka tubuh manusia yang digunakan dalam pergerakan. Otot lurik adalah otot yang bekerja di bawah kesadaran. Otot lurik juga dinamakan otot rangka, Mengapa? karna menempel pada rangka.Dinamakan otot lurik karena adanya sisi gelap dan terang yang berselang seling.

Ciri-ciri Otot Lurik

  • Bentuk silindris dengan garis gelap terang.
  • Bentuk yang panjang dan memiliki banyak inti sel (multisel).
  • Melekat pada rangka.
  • Bekerja secara sadar dengan perintah otak.
  • Cepat dan mudah lelah.
  • Mempunyai pigmen mioglobin.
  • Inti sel yang berada di tepi.

b-Otot Polos : adalah otot yang bekerja tanpa kesadaran kita yang dipengaruhi oleh sistem saraf tak sadar atau saraf otonom, otot polos dibentuk oleh sel-sel yang berbentuk gelendong dimana kedua ujungnya runcing dan mempunyai 1 inti sel.

Ciri-ciri Otot Polos :

  • Bentuk dari otot polos adalah gelendong.
  • memiliki satu inti sel yang berada di tengah.
  • Dipengaruhi oleh saraf otonom.
  • Tidak diperintah oleh otak atau tidak dipengaruhi oleh otak.
  • Terletak pada organ dalam.
  • Berada pada bagian usus, saluran peredaran darah, dan otot di saluran kemih.
  • Pergerakannya dari otot polos lambat.

c – Otot jantung : adalah otot yang bekerja secara terus-menerus tanpa istirahat atau berhenti. Otot jantung merupakan perpaduan antara otot lurik dan otot polos karna adanya persamaan yang ada pada otot jantung misalnya, memiliki sisi gelap terang dan inti sel yang berada di tengah. Otot jantung  berfungsi dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Otot Jantung bekerja di bawah kesadaran manusia. Saraf yang memengaruhi otot jantung adalah saraf simpatik dan parasimpatik.

Ciri-ciri Otot Jantung :

  •   Otot jantung berbentuk silindris.
  •   Memiliki percabangan.
  •  Otot jantung terletak pada jantung.
  •  Memiliki satu inti sel yang berada di tengah.
  •  Bekerja tanpa kesadaran manusia.
  •  Bekerja terus menerus dan tidak membutuhkan istirahat.

Perbedaan Otot Lurik, Otot Polos dan Otot Jantung.

  • Perbedaan antara Otot lurik, Otot polos, Otot jantung.
    Bentuk Otot lurik Memanjang, silindris.
    Bentuk Otot Polos : gelendong, ujung runcing.
    Bentuk Otot Jantung : Bercabang, silindris, memanjang
  • Jumlah inti sel otot lurik : Banyak.
    Jumlah inti sel otot polos : Satu.
    Jumlah inti sel otot jantung : Lebih dari satu.
  • Letak inti sel otot lurik : Di tepi sel.
    Letak inti sel otot polos : Di tengah sel.
    Letak inti sel otot jantung : Di tengah sel.
  • Sistem kerja otot lurik : Secara sadar.
    Sistem kerja otot polos : Secara tidak sadar.
    sistem kerja otot jantung : Secara tidak sadar.
  • Reaksi terhadap gerakan otot lurik : Cepat.
    Reaksi terhadap gerakan otot polos : Lambat.
    Reaksi terhadap gerakan otot jantung : Lambat.
  • Gerakan otot lurik : Cepat lelah.
    Gerakan otot polos  :Tidak cepat lelah.
    Gerakan otot jantung :Tidak cepat lelah.
  • Letak otot polos : Melekat pada rangka.
    Letak otot lurik : Pada sistem organ.
    LEtak otot jantung : Di jantung.

 

KELAINAN PADA TULANG.

Tulang pada manusia sering mengalami gangguan baik gangguan tulang sejak lahir, karena makanan yang kita konsumsi, posisi tubuh yang salah, terkena penyakit, kecelakaan, dan lainnya.

1. Gangguan Tulang karena Kebiasaan Posisi Tubuh Yang Salah.

Kebiasaan yang tidak baik akan memengaruhi pertumbuhan tubuh. Sikap tubuh yang salah ketika duduk, berdiri, tidur, atau ketika membawa beban yang terlalu berat dapat menyebabkan gangguan pada tulang belakang/punggung sebagai berikut.

a. Skoliosis : Skoliosis,yaitu kondisi di mana tulang belakang bagian punggung membengkok ke kiri atau ke kanan. Penyebabnya adalah posisi duduk yang salah. Skoliosis juga dapat terjadi jika seseorang sering membebani salah satu sisi tulang belakang dan kebiasaan ini dilakukan selama bertahun-tahun.
b. Lordosis : Lordosis,yaitu kondisi di mana tulang belakang bagian punggung membengkok ke belakang. Hal itu dapat terjadi, jika kita sering duduk di kursi dengan meja yang terlalu tinggi.
c. Kifosis : Kifosis merupakan kondisi yang berkebalikan dengan lordosis. Kifosis, yaitu tulang belakang bagian dorsal perut membengkok ke depan. Hal itu dapat terjadi karena kebiasaan menulis yang terlalu membungkuk.

2. Gangguan Tulang Karena Penyakit.

a. Polio : Penderita polio akan mengalami kelumpuhan sehingga lama kelamaan tulangnya akan mengecil. Penyakit polio dapat dicegah dengan vaksin polio. Pemberian vaksin biasanya dilakukan melalui mulut pada saat anak berusia di bawah lima tahun.

b. Layuh Semu : Layuh semu terjadi akibat terinfeksi penyakit sifilis pada anak semasa dalam kandungan akibat tertular oleh ibu yang mengidap penyakit sifilis, akibat tulang tulang anggota gerak pada bayi atau anak menjadi layuh atau tidak bertenaga.

c. Rakhitis : Rakitis merupakan suatu penyakit yang mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan tulang. Penyakit ini timbul karena penderita kekurangan vitamin D dan sinar matahari pagi. Orang yang menderita penyakit rakhitis memiliki tulang yang lemah dan biasanya berbentuk X atau O karena tidak dapat menahan berat tubuh.

d. Kaku Sendi : Kaku sendi merupakan cacat pada persendian dimana sendi tidak dapat digerakkan. Penyakit ini disebabkan karena persendian terinfeksi penyakit sifilis atau gonorhoe sehingga minyak sendi menjadi kering dan tidak dapat digerakkan, misalnya pada lutut yang tidak dapat dibengkokkan. Kaku sendi biasanya ini terjadi pada orang dewasa.

e. Kanker Tulang : Virus juga dapat merusakkan pertumbuhan sel sel tulang yang tidak terkendali, sehingga di beberapa tempat pada tulang dapat tumbuh benjolan yang dapat berpindah pindah dan timbul rasa sakit. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian.

f. TBC Tulang : TBC tulang adalah penyakit pada tulang akibat infeksi oleh Tuberculosis sehingga membuat tulang menjadi rusak.

g. Osteoporosis : Osteoporosis atau tulang keropos merupakan penyakit yang menyebabkan tulang mudah retak atau patah. Penyakit ini biasanya menyerang orang lanjut usia, terutama perempuan. Penyebab osteoporosis adalah tubuh kekurangan zat kapur (kalsium).

h. Hidrosefalus : Hidrosefalus adalah bentuk kepala membesar karena terjadi pengumpulan cairan dan pelebaran rongga otak. Kelainan ini terjadi pada bayi sejak lahir.

i. Mikrosefalus : Mikrosefalus merupakan kelainan akibat pertumbuhan tulang-tulang tengkorak yang terhambat karena kekurangan zat kapur saat pembentukan tulang tengkorak pada waktu bayi, sehingga ukuran kepala kecil (ukurannya tidak proporsional). Akibat lebih lanjut biasanya berpengaruh pada perkembangan mental.

 

3, Gangguan Atau Kelainan Tulang Oleh Faktor Keturunan.

Suatu sifat keturunan pada orang tua yang bersifat menurun akan diwariskan kepada keturunannya, sifat itu disebut gen. Misalnya, kelainan bentuk tulang punggung yang dialami orang tua yang disebabkan oleh gen, maka akan diwariskan kepada keturunannya.

 

4, Gangguan Atau Kelainan Tulang Yang Disebabkan Oleh Makanan.

Pertumbuhan tulang tulang sangat tergantung dari makanan yang kita makan setiap hari. Makanan yang kita makan harus mengandung zat zat yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang. Misalnya, mengandung zat kapur, fosfor, dan vitamin D.

 

5, Gangguan Atau Kelainan Tulang Karena Kecelakaan.

a. Fraktura, jika terjadi patah tulang karena kecelakaan.
b. Fisura, jika tulang mengalami retak.
c. Urai Sendi, jika terjadi pergeseram sendi karena selaput sendi sobek.
d. Kalus, jika tulang yang patah akibat kecelakaan, kemudian timbul gelembung pada bagian sambungan tulang, tempat sambungan tulang yang menggelembung setelah sembuh.
e. Patah tulang tertutup, jika tulang yang patah tidak sampai merobek kulit.
f. Patah tulang terbuka, jika tulang yang patah merobek kulit dan tulang mencuat ke luar.

 

E, KELAINAN DAN GANGGUAN PADA OTOT MANUSIA.

1, Tetanus.

Tetanus merupakan penyakit yang dapat menyebabkan ketegangan / kaku otot secara terus menerus. Tetanus terjadi karena infeksi dari bakteri Clostridium Tetani. Bakteri tersebut masuk melalui kulit yang sedang mengalami luka sehingga mengalami infeksi dan menghasilkan racun yang menyerang pada saraf. Akibatnya fungsi saraf dalam mengontrol otot akan terganggu. Gejala yang paling sering terjadi adalah kaku rahang. Pasien akan ditangani dengan antibiotik, relaksan otot, dan anti toksin. Namun jika pernah melakukan vaksin tetanus, maka diberikan imunoglobulin.

Gejala : Nyeri, Kejang-kejang otot.
Penyebab : Otot yang terus berkontraksi akibat bakteri clostridium tetani.
Akibat : Saraf dan otot menjadi kaku (rigid).
Pengobatan : Untuk menetralisir racun, diberikan immunoglobulin tetanus. Antibiotiktetrasiklin dan penisilin diberikan untuk mencegah pembentukan racun lebih lanjut, supaya racun yang ada mati.
Pencegahan : Setiap luka, harus dibersihkan unuk mencegah pertumbuhan Clostridium tetani.

 

2, Spasme (Kram Otot).

Spasme otot biasa disebut kram atau nyeri otot, yang terjadi akibat kerja otot yang berlebihan atau kontraksi yang terlalu kuat. Serangan spasme biasa sering terjadi pada otot betis secara tiba-tiba dan terasa berkedut. Penanganannya dengan mengistrahatkan otot yang bermasalah, melakukan pemijatan,dapat juga dengan penggunaan obat atau salep yang dapat merelaksasikan otot.

Gejala : Otot keras dan tegang, Nyeri.

Penyebab : Terlalu lama beraktivitas, Kekurangan air dan garam di dalam tubuh, Olahraga yang kurang pemanasan, Terlalu lama berada dalam satu posisi.

Akibat : Nyeri; Bagian tubuh yang kram sulit digerakkan.

Pengobatan : Regangkan otot yang terserang; Gosok bagian yang sakit dengan obat gosok analgesik; Minum obat pereda nyeri seperti parasetamol; Berobat ke dokter.

Pencegahan : Pemanasan yang cukup sebelum berolahraga; Sering mengubah-ubah posisi; Pasokan air dan garam yang memadai.

 

3. Atrofi otot.

Atrofi otot merupakan terjadinya penurunan fungsi otot karena otot mengecil atau kehilangan kemampuan untuk berkontraksi. Otot yang mengalami atrofi akan mengalami pengurangan ukuran sampai 25% dari ukuran semula. Atrofi dapat terjadi akibat adanya kerusakan pada otot atau pada saraf yang mengontrol otot tersebut. Penyebab lain adalah otot yang sudah lama tidak bekerja misalnya pada orang yang lama terbaring sakit. Orang yang mengalami atrofi tampak jelas kehilangan massa otot, serta tampak lemah untuk beraktivitas. Penanganan dilakukan berdasarkan penyebabnya yaitu melakukan olah raga disertai fisioterapi, mengkonsumsi makanan bernutrisi.

 

4.Hipertrofi otot.

Hipertrofi otot terjadi umumnya pada atlet binaraga dan kebugaran. Mungkin orang menganggap ini hal biasa, namun ini adalah sebua kelainan otot yang berupa meningkatnya massa otot. Hal ini terjadi atas faktor nutrisi, usia dan latihan.

Gejala : Membesarnya otot.

Penyebab : Otot dilatih secara berlebihan.

Akibat : Peningkatan volume organ atau jaringan.

Pengobatan : Terapi Akupuntur.

Pencegahan : Melatih otot sewajarnya dan mengurangi aktivitas.

 

5, Miastenia gravis.

Myastenia gravis termasuk salah satu kelainan otot dimana saraf tidak dapat mempengaruhi kerja otot. Penyebab myastenia gravis adalah autoimun. Hal ini dapat terjadi pada semua usia, namun  lebih sering terkena pada usia diatas 40 tahun.

Gejala yang terjadi berupa otot yang terasa lemah dan lelah tanpa disertai rasa nyeri. Otot yang terserang dapat dari otot-otot kecil seprti otot wajah dan pernapasan. Penanganan dengan penggunaan obat antikolinesterase untu mengembalikan kekuatan otot, dan pemberian imunosupresan untuuk menghambat efek autoimun.

Gejala :Kelemahan otot setelah mengeluarkan tenaga yang sembuh kembali setelah istirahat.

Penyebab : Melemahnya otot.

Akibat : Dapat mengakibatkan kelumpuhan bahkan kematian.

Pengobatan : Tidur selama 10 jam agar dapat bangun dalam keadaan segar dan perlu menyelingi waktu dengan istirahat; Menghindari hal-hal yang memperberat sakit; Menggunakan obat-obat antikolinesterase yang kerjanya menghancurkan asetilkolin.

Pencegahan : Myasthenia gravis tidak bisa dicegah, tapi menghindari emosional, Paparan terhadap suhu ekstrim, Demam.

 

6, Hernia abdominalis.

Hernia abdominalis adalah pembukaan atau kelemahan dalam struktur otot dinding perut. Cacat ini menyebabkan penjolan dari dinding perut. Hal ini lebih terlihat ketika otot-otot perut dikencangkan, sehingga meningkatkan tekanan dalam perut. Setiap kegiatan yang meningkatkan tekanan intra-abdomen dapat memperburuk penyakit hernia; contoh kegiatan tersebut mengangkat, batuk, atau bahkan berusaha untuk buang air besar.Pengertian hernia menurut kamus kedokteran Dorland edisi 29 adalah penonjolan gelung atau ruas organ atau jaringan melalui lubang abnormal.

Lokasi yang paling umum untuk penyakit hernia adalah lipat paha (inguinal) sehingga ada jenis penyakit hernia yang disebut dengan hernia inguinal. Ada beberapa alasan mengapa terjadi kecenderungan pada penyakit hernia inguinal. Pertama, ada kelemahan anatomis alam di wilayah selangkangan yang dihasilkan dari cakupan otot lengkap. Kedua, posisi tegak hasil postur manusia dalam kekuatan yang lebih besar mendorong ke arah bawah perut, sehingga meningkatkan tekanan pada jaringan-jaringan yang lebih lemah. Jenis lain penyakit hernia, disebut hernia ventral, terjadi di garis tengah perut, biasanya di atas pusar (umbilicus). Jenis penyakit hernia ini biasanya tidak nyeri. Selain itu ada juga kasus penyakit hernia yang terjadi dalam pusar.

Gejala : Benjolan di paha dan pusar; Mual ; Muntah ; Susah makan ; Tubuh demam.

Penyebab : Sobeknya otot dinding perut yang lemah sehngga usus melorot ke awah.

Akibat : Penderita tidak mampu bergerak dengan baik; Kematian.

Pengobatan : Operasi (bila parah).

Pencegahan : Satu-satunya cara untuk mengurangi resiko Anda memiliki hernia perut adalah untuk menghentikan masalah yang membuat hernia lebih mungkin.

 

7. Serebral palsi.

Serebral palsi / Cerebral palsy adalah gangguan gerakan, otot, atau postur yang disebabkan oleh cedera atau perkembangan abnormal di otak, paling sering terjadi sebelum kelahiran. Tanda dan gejala muncul selama masa bayi atau prasekolah. Secara umum, cerebral palsy menyebabkan gangguan gerakan yang terkait dengan refleks berlebihan atau kekakuan, postur tubuh yang abnormal, gerakan tak terkendali, kegoyangan saat berjalan, atau beberapa kombinasi dari gangguan tersebut. Efek cerebral palsy pada kemampuan fungsional sangat bervariasi.

Orang dengan cerebral palsy sering memiliki kondisi lain yang berkaitan dengan kelainan perkembangan otak, seperti cacat intelektual, masalah penglihatan dan pendengaran, atau kejang. Sebuah spektrum yang luas dari perawatan dapat membantu mengurangi efek cerebral palsy dan meningkatkan kemampuan fungsional seseorang.

Penyebab : Penyebabnya adalah cedera pada bagian otak yang mengontrol kemampuan untuk menggunakan otot. Cerebral berarti berhubungan dengan otak. Palsy berarti kelemahan atau kesulitan menggunakan otot.

Penyebab CP meliputi:

  • Ibu mengalami cedera pada masa hamil, atau bayi mengalami cedera dalam proses persalinan atau masa awal kanak-kanak,
  • Tidak mendapatkan cukup oksigen selama atau setelah lahir,
  • Infeksi (misalnya campak jerman) yang menular dari ibu ke bayi,
  • Infeksi serius pada bayi yang baru lahir,
  • Dalam banyak kasus, penyebab pasti dari cerebral palsy masih belumdiketahui.

Gejala : Tanda dan gejala dapat sangat bervariasi. Gangguan gerakan dan koordinasi yang terkait dengan cerebral palsy dapat meliputi:

  • Gangguan pada otot, yaitu terlalu kaku atau terlalu lemah,
  • Kaku otot dan refleks berlebihan (kekejangan),
  • Kaku otot dengan refleks normal (kekakuan),
  • Kurangnya koordinasi otot (ataksia),
  • Getaran atau gerakan tidak sadar,
  • Gerakan lambat (athetosis),
  • Penundaan dalam mencapai keterampilan motorik,
  • Lebih menyukai menggunakan satu sisi tubuh, seperti menyeret kakinya saat merangkak,
  • Kesulitan berjalan, seperti berjalan kaki atau gaya berjalan berjongkok,
  • Kesulitan menelan,
  • Kesulitan menghisap atau makan,
  • Penundaan dalam perkembangan bicara atau kesulitan berbicara,
  • Kesulitan dengan gerakan yang tepat.

Pencegahan :
Penyebab cerebral palsy (CP) kadang-kadang tidak diketahui tetapi hubungan CP dan kondisi tertentu selama kehamilan, kelahiran, dan prematuritas telah ditelaah. Beberapa penyebab tersebut dapat dicegah. Beberapa tidak bisa.

Pengobatan :
Berbagai terapi juga dapat membantu orang dengan cerebral palsy untuk meningkatkan kemampuan fungsional. Terapi tersebut dapat meliputi:

  • 1. Terapi fisik,
  • 2. Terapi okupasi,
  • 3. Terapi wicara.

Pembedahan mungkin diperlukan untuk mengurangi kejang otot atau kelainan tulang yang disebabkan oleh kekejangan. Prosedur pembedahan tersebut dapat meliputi:

  • 1. Bedah ortopedi,
  • 2. Pemotongan saraf.

 

 

8. Rhabdomyolysis.

Rhabdomyolysis adalah sebuah kondisi yang terjadi saat otot mengalami kerusakan. Kerusakan ini melepaskan pigmen mioglobin dari otot ke dalam darah. Ginjal dalam kondisi normal biasanya menyaring pigmen dari darah. Namun zat dari kerusakan otot dapat membahayakan ginjal karena menghalangi struktur penyaringan mereka. Terjadilah gagal ginjal sehingga ginjal mengeluarkan produk limbah beracun ke dalam darah.

Akibatnya gejala yang dialami berupa rasa lelah, nyeri otot, dan menyebabkan perubahan warna urin. Kelainan ini dapat menyerang segala usia. Prinsip utama dari penanganan kelainan ini adalah mengembalikan fungsi ginjal dengan terapi cairan atau bahkan dengan cuci darah (dialisis). Selain itu hindari obat-obatan atau zat yang dapat memperberat kondisi.

Gejala : Gejala yang paling umum adalah nyeri otot dan urin berwarna kemerahan atau keunguan yang kemudian akan berlanjut dengan berkurangnya urin dan bahkan menghilangnya produksi urin sama sekali. Kondisi serius di tahap tidak mampu kencing ini adalah gejala gagal ginjal, yang berarti Anda membutuhkan penanganan medis dengan segera. Gejala dan keluhan lain ialah kelelahan, kelesuan, nyeri otot, kehausan ekstrem, serta degup jantung yang terlampau cepat dan tidak teratur.

 

9, Fibromyalgia.

Fibromyalgia merupakan kelainan otot yang  berupa rasa nyeri diseluruh tubuh. Hal ini dapat menyerang segala usia, namun tersering pada usia diatas 30 tahun. Gejala yang dapat dirasakan adalah mudah merasa nyeri, otot-otot kaku rasa lelah, gangguan pencernaan, sakit kepala dan konsentrasi menururn. Penanganan berupa terapi nyeri atas gejala yang dirasakan, konseling dan fisioterapi.

Gejala : Kejang otot, Nyeri otot.

Penyebab : Latihan yang berlebihan dalam olahraga.

Akibat : Otot yang tidak mampu beregenerasi, Mengurangi kemampuan dari otot yang terkena untuk kontrak dan bersantai dengan cepat.

Pengobatan : Aktif MMP-1 yang paling efektif dalam mengurangi fibrosis, walaupun pengobatan dengan proMMP-1 juga bermanfaat relatif terhadap kontrol.

Pencegahan : Menjaga aktivitas jangan sampai berlebihan.

 

10, Polio.

Polio (Poliomyelitis) adalah kelainan otot akibat infeksi dari virus polio. Infeksi ini sering menyerang anak-anak dan menyebabkan kelumpuhan. Virus ini menyebar melalui makanan, ari dan tangan yang terkontaminasi dengan kotoran (tinja) atau sekresi tenggorokan dari orang yang terinfeksi. Poliao pada awalnya dapat tidak bergejala, namun bila timbul dapat terjadi gejala sakit tenggorokan, demam, nyeri dan kaku otot hingga dapat mengakibatkan kelumpuhan otot. Penanganan yang dapat dilakukan bersifat suportif dengan pemberian antibiotik, antinyeri, alat bantu pernapasan dan fisioterapi. Namun sebaiknya dilakukan pencegahan sebelum terjadi infeksi sebagaimana yang sudah dianjurkan pemerintah, yaitu pemberian vaksin polio.

Penyebab polio :
Virus polio menyebabkan poliomyelitis. Penyakit ini menular melalui kontak dengan air dan makanan yang terinfeksi feses penderita. Keadaan ini sering terjadi pada daerah dengan sistem drainase yang buruk. Penyakit ini juga dapat menular melalui kontak langsung dengan pembawa virus atau yang baru saja divaksin polio oral (vaksin dibuat dari virus hidup).

Gejala Polio :
Polio non-paralitik Gejalanya: seperti flu yang dapat bertahan hingga 10 hari, termasuk: Sakit tenggorokan, demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, leher dan punggung nyeri atau kaku, otot lemah dan nyeri, kaku pada lengan dan kaki.

Polio paralitik Gejala polio ini adalah kasus yang jarang terjadi, namun yang paling parah. Gejalanya dapat bervariasi tergantung bagian tubuh mana yang terkena misalnya tulang belakang atau otak, kadang-kadang keduanya. Gejala awal akan mirip dengan polio non-paralitik, namun gejalany berkembang menjadi parah sebagai berikut: Nyeri otot parah dan / atau kelemahan Hilangnya refleks Anggota badan jadi lemas dan mengendur (lemah-lumpuh).

 

11, Stiff neck (kaku leher).

Stiff neck atau kaku leher terjadi akibat adanya spasme yang terjadi pada otot-otot leher. Hal ini terjadi karena adanya sikap tubuh yang salah dan trauma. Gejala yang dirasakan berupa nyeri otot dan kaku leher hingga dasar punggung. Penanganan yang dilakukan adalah penggunaan obat nyeri dan obat-obatan atau salep relaksan.

Gejala : Leher yang terasa kaku dan sakit jika digerakan; Otot leher kejang/kaku, kepala sulit/nyeri digerakkan.

Penyebab : Otot trapesius leher mengalami peradangan (akibat dari entakan yang salah gerak).

Akibat : Kepala sulit digerakkan.

Pengobatan : Pemijatan, Terapi.

Pencegahan : Meregangkan otot leher.

 

 

12. Strain.

Strain merupakan keadaan dimana cederanya otot atau tendon (terutama tungkai bawah) akibat aktivitas berlebihan yang menyebabkan terjadinya peregangan  berlebihan sehingga otot atau tendon dapat robek. Gejala yang dialami berupa nyeri, bengkak, rasa kaku sehingga tidak dapat digerakkan seperti biasanya. Penanganan yang dapat diberikan yaitu antinyeri, mengistrahatkan otot dan imobilisasi untuk mempercepat pemulihan.

Keseleo dan strain adalah salah satu cedera yang paling umum dalam olahraga. Ketegangan terjadi ketika unit tendon otot diregangkan atau robek. Alasan yang paling umum adalah berlebihan dan peregangan otot.

Strain adalah kerusakan pada jaringan otot karena trauma langsung (impact) atau tidak langsung (overloading). Cedera ini terjadi akibat otot tertarik pada arah yang salah,kontraksi otot yang berlebihan atau ketika terjadi kontraksi ,otot belum siap,terjadi pada bagian groin muscles (otot pada kunci paha),hamstring (otot paha bagian bawah),dan otot guadriceps. Fleksibilitas otot yang baik bisa menghindarkan daerah sekitar cedera memar dan membengkak. Strain akut pada struktur muskulotendious terjadi pada persambungan antara otot dan tendon. Tipe cedera ini sering terlihat pada pelari yang mengalami strain pada hamstringnya.

Gejala yang timbul : Nyeri local, Meningkat apabila bergerak/bila ada beban pada otot.

Tanda-tandanya : Adanya spasme otot ringan; Bengkak; Gangguan kekuatan otot; Fungsi yang sangat ringan.

 

 

13. Distrofi otot.

Distrofi otot yaitu penyakit kronis pada otot yang terjadi sejak anak-anak, diduga merupakan penyakit bawaan (genetis).

Gejala : Tubuh bergoyang saat mulai berjalan atau berlari, menggunakan jari kaki dibandingkan kaki keseluruhan untuk berjalan,

Penyebab : Genetik (Turunan).

Akibat : Kelemahan pada otot-otot yang dekat dengan batang tubuh.

Pengobatan :
Terapi fisik dan latihan akan membantu mencegah pengkerutan otot yang menetap di sekitar sendi.
Kadang perlu dilakukan pembedahan untuk meringankan nyeri otot.

Pencegahan : Konseling genetik disarankan bila ada riwayat keluarga distrofi otot. Perempuan mungkin tidak memiliki gejala tapi masih membawa gen untuk gangguan ini.

SD5 – IPA – Bab 4 – Pembuatan Makanan pada Tumbuhan.

SD Kelas 5 – IPA – Bab 4 – Pembuatan Makanan pada Tumbuhan.

Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

Setiap makhluk hidup membutuhkan makanan untuk bertahan hidup. Manusia memakan berbagai jenis makanan setiap hari. Hewan seperti kambing memakan rumput-rumputan segar. Bagaimana dengan tumbuhan seperti gambar di atas? Tentunya tumbuhan juga membutuhkan makanan. Bagaimana cara tumbuhan memperoleh makanan?

Tumbuhan juga memerlukan makanan agar tetap hidup. Tumbuhan mampu membuat makanannya sendiri. Proses pembuatan makanan pada tumbuhan dinamakan fotosintesis. Bagaimanakah proses fotosintesis?

A. Fotosintesis.

Fotosintesis merupakan proses pembuatan makanan pada tumbuhan hijau. Proses fotosintesis ini memerlukan bantuan sinar matahari. Fotosintesis berlangsung di bagian daun. Namun proses ini terkadang juga terjadi di bagian lain yang mengandung klorofil. Klorofil merupakan zat warna warna hijau pada tumbuhan. Klorofil berfungsi untuk menyerap energi cahaya matahari. Perhatikan gambar di samping!
Fotosintesis memerlukan cahaya matahari, klorofil, air, dan karbon dioksida. Air diserap oleh akar dari dalam tanah. Air dari akar menuju daun. Karbon dioksida diserap dari udara oleh daun melalui mulut daun atau stomata. Melalui fotosintesis, air dan karbon dioksida kemudian diubah menjadi karbohidrat dan oksigen dengan bantuan energi cahaya matahari. Apabila energi cahaya matahari  tidak ada, energi cahaya yang lain dapat meng- gantikannya. Misalnya cahaya lampu neon. Oleh karena itu, fotosintesis dapat terjadi pada siang maupun malam hari. Reaksi fotosintesis dapat dituliskan sebagai berikut.

Air + Karbondioksida (diproses dg. Cahaya dan Clorofil) = Karbohidrat + Oksigen.

Dari reaksi fotosintesis di atas, dapat diketahui bahwa proses tersebut menghasilkan karbohidrat dan oksigen. Daun yang mengandung karbohidrat ini jika ditetesi larutan lugol atau yodium akan berubah warna menjadi ungu gelap. Percobaan berikut ini dapat membuktikan bahwa proses fotosintesis memerlukan cahaya.

Apa Itu Klorofil? Di dalam selembar daun, ada jutaan kantung kecil berisi zat berwarna hijau. Zat warna hijau ini disebut klorofil. Semua kantung hijau menyebabkan dedaunan berwarna hijau.

Sebagian gas oksigen hasil fotosintesis digunakan untuk pernapasan tumbuhan. Sisanya dibebaskan ke udara. Oksigen tersebut digunakan oleh makhluk hidup lainnya untuk bernapas. Sementara itu, kelebihan karbohidrat disimpan sebagai makanan cadangan. Di mana tumbuhan menyimpan makanan cadangan? Tempat penyimpanan makanan cadangan setiap tumbuhan berbeda-beda. Amati gambar di bawah! Gambar tersebut menunjukkan bahwa tumbuhan menyimpan makanan cadangan pada bagian- bagian yang berbeda. Tempat penyimpanan itu misalnya pada akar, buah, biji, atau batang.

Percobaan pembuktian fotosintesis pada daun. cari di youtube.

Akar (ketela pohon), buah, dan biji merupakan tempat menyimpan makanan cadangan.

Tumbuhan menyimpan cadangan makanan pada umbi, batang, biji atau buah. Cadangan makanan pada tumbuhan inilah yang dimanfaatkan oleh manusia untuk dimakan. Misalnya tumbuhan yang menyimpan makanan pada umbi akar adalah ketela atau singkong. Kita mungkin sering memakan singkong yang bisa dibuat keripik atau singkong goreng.
1. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada umbi.
Jenis tumbuhan umbi-umbian dibagi menjadi umbi batang, umbi akar dan umbi lapis.

  • a. Pengertian umbi batang adalah bagian batang tumbuhan yang menggembung karena dipakai untuk menyimpan cadangan makanan. Contohnya adalah tanaman kentang.
  • b. Pengertian umbi akar adalah bagian akar tumbuhan yang menggembung karena berfungsi sebagai menyimpan cadangan makanan. Contoh umbi akar adalah talas, wortel, dan ketela.
  • c. Pengertian umbi lapis adalah bagian batang yang menggembung berlapis-lapis karena dipakai untuk menyimpan cadangan makanan. Contohnya adalah bawang putih dan bawang merah.

2. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada batang adalah tebu dan sagu.
3. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada buah adalah pisang, jeruk, mangga, apel, rambutan, dan sebagainya.
4. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada biji adalah kacang hijau, kedelai, padi, dan kacang tanah.
5. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada daun adalah bayam, kangkung, kol, dan sawi.

 

B. Ketergantungan Manusia dan Hewan terhadap Tumbuhan Hijau.

Telah dijelaskan dalam materi sebelumnya bahwa fotosintesis menghasilkan oksigen. Selain digunakan oleh tumbuhan, sebagian oksigen dilepaskan ke udara di lingkungan sekitarnya. Oksigen dihirup oleh manusia dan hewan pada saat bernapas. Tanpa tumbuhan hijau, oksigen lama-kelamaan akan habis jika digunakan terus oleh manusia dan hewan. Namun, tumbuhan selalu menyediakan oksigen di alam. Jadi, manusia dan hewan membutuhkan tumbuhan hijau agar oksigen tetap tersedia di alam. Tumbuhan hijau juga merupakan sumber energi bagi manusia. Sebagian besar bahan makanan kita berasal dari tumbuhan. Bagian tumbuhan yang biasa digunakan
sebagai bahan makanan sebagai berikut.
1. Akar, contohnya wortel, lobak, dan singkong (ketela pohon).
2. Batang, contohnya tebu dan sagu.
3. Daun, contohnya bayam dan daun kol.
4. Bunga, contohnya kembang kol dan brokoli.
5. Buah, contohnya jeruk dan pisang.
6. Biji, contohnya kacang tanah dan kacang kedelai.
7. Tunas, contohnya rebung (tunas bambu) dan asparagus.

Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai bahan makanan biasanya merupakan tempat menyimpan makanan cadangan.

Selain manusia, hewan juga memperoleh sumber energi dari tumbuhan hijau. Hewan herbivora (hewan pemakan tumbuhan) bergantung secara langsung kepada tumbuhan. Apabila tidak ada tumbuhan, jenis-jenis hewan tersebut akan mati kelaparan. Akibatnya, jumlah jenis-jenis hewan herbivora akan semakin berkurang. Peristiwa ini akan menyebabkan hewan-hewan karnivora (hewan pemakan daging) menjadi kekurangan bahan makanan. Jadi, hewan-hewan karnivora secara tidak langsung juga bergantung kepada tumbuhan.

Demikian juga untuk makhluk hidup golongan omnivora (pemakan tumbuhan dan hewan lain). Mereka  dapat bergantung secara langsung maupun tidak langsung terhadap tumbuhan hijau. Bentuk ketergantungan herbivora, karnivora, dan omnivora terhadap tumbuhan hijau dapat dituliskan sebagai berikut.

Tumbuhan merupakan sumber energi bagi seluruh makhluk hidup di alam ini. Tumbuhan hijau umumnya tersedia dalam jumlah paling banyak dibandingkan jumlah makhluk hidup yang lain. Diskusikan dengan teman sekelompok mengenai hal-hal berikut.
a. Pengaruh bagi hewan herbivora jika jumlah tumbuhan sedikit.
b. Pengaruh bagi hewan karnivora jika jumlah tumbuhan sedikit.
b. Pengaruh bagi manusia jika jumlah tumbuhan sedikit.
Tulislah hasil diskusimu di buku kerja! Setelah itu, kumpulkan kepada bapak atau ibu guru.

Selain sebagai sumber energi, manusia memanfaatkan tumbuhan untuk berbagai keperluan berikut.
1. Bahan penyedap rasa, contohnya merica, pala, dan cengkeh.
2. Bahan obat-obatan, contohnya kencur, temulawak, dan kunyit.
3. Bahan sandang, contohnya serat tanaman kapas.
4. Bahan peralatan rumah tangga, contohnya kayu dan bambu.
Jadi, manusia tidak hanya membutuhkan tumbuhan sebagai sumber makanan saja. Manusia sangat tergantung pada tumbuhan untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu, manusia wajib menjaga kelestarian tumbuhan. Dengan demikian, kehidupan semua makhluk hidup juga tetap terjaga.

 

 

Alat Pernafasan Pada Hewan – Materi Pelajaran SD Kelas 5

SD5 – Alat Pernafasan Pada Hewan.

Sumber :  IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas  5.
Penulis : Choiril Azmiyawati,  Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.

Hewan juga bernapas seperti halnya manusia. Hewan tertentu memiliki alat pernapasan khusus sesuai tempat hidupnya. Hewan-hewan yang memiliki alat pernapasan khusus yaitu ikan dan cacing tanah.

 

Alat Pernafasan pada Ikan.

Ikan memiliki alat pernapasan berupa insang. Insang terletak di sebelah kanan dan kiri kepala.  Insang ini  berjumlah  empat pasang. Bagian-bagian insang berbentuk lembaran yang disebut lembaran insang. Pada lembaran insang terjadi pertukaran udara. Ikan juga mempunyai gelembung renang untuk menyimpan oksigen dan mengatur gerak.
Ikan memperoleh oksigen dari dalam air. Mekanisme pernapasan ikan melalui beberapa tahap. Mula-mula ikan membuka mulutnya untuk mengambil air. Air kemudian mengalir masuk ke rongga mulut menuju lembaran insang. Setelah itu, air keluar melewati tutup insang. Ketika air melewati lembaran insang, oksigen diikat oleh Hb (hemoglobin) darah. Pada saat yang sama, Hb juga melepaskan karbon dioksida ke air.

Apakah Labirin Itu? Labirin berupa lipatan- lipatan tidak teratur yang me- rupakan perluasan rongga insang. Lipatan-lipatan itu terletak di atas rongga insang. Labirin berguna untuk menyimpan udara.
Bagi ikan-ikan yang hidup di air keruh atau di rawa-rawa, labirin sangat membantu untuk bernapas. Di tempat- tempat tersebut kandungan oksigennya kurang. Oleh karena itu, ikan sering menuju permukaan air untuk meng- ambil oksigen dari udara. Oksigen tersebut disimpan dalam labirin. Ikan yang me- miliki labirin, misalnya ikan gabus dan lele.

 

Pernafasan pada Cacing Tanah.

Cacing tanah bernapas melalui permukaan tubuhnya. Cacing tanah memiliki kulit yang tipis. Pada permukaan kulit cacing tanah terdapat banyak pembuluh darah. Kulit cacing tanah juga menghasilkan lendir. Oleh karena itu, kulit terlihat basah dan lembap. Kondisi ini menyebabkan cacing dapat menyerap oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida secara langsung melalui permukaan kulit. Itulah sebabnya cacing membutuhkan tempat lembap atau basah. Tempat lembap membantu proses pernapasan agar dapat berlangsung dengan baik.

Kamu telah mempelajari alat pernapasan pada ikan dan cacing. Alat pernapasan berbagai hewan berbeda-beda tergantung tempat hidupnya. Pada umumnya, hewan air bernapas menggunakan insang. Sementara itu, burung-burung yang dapat terbang bernapas menggunakan paru-paru dan pundi-pundi udara. Hewan yang hidup di air dan di darat bernapas menggunakan paru-paru dan kulit. Contoh hewan yang bernapas dengan paru-paru dan kulit adalah katak.

Rangkuman :

  • Bernapas merupakan kegiatan menghirup oksigen (O2 ) dan melepaskan karbon dioksida (CO2).
  • Alat pernapasan manusia terdiri atas hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Hidung merupakan tempat keluar masuknya udara pernapasan.
  • Rambut hidung dan selaput lendir berfungsi untuk menyaring udara yang masuk. Tenggorokan (trakhea) bercabang menjadi dua bagian disebut bronkus.
  • Bronkus bercabang-cabang membentuk bronkiolus.
  • Ujung bronkiolus berupa kantung berdinding tipis yang disebut alveolus. Alveolus merupakan tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida.
  • Alat pernapasan ikan berupa insang.
  • Cacing bernapas menggunakan kulitnya yang tipis dan lembap.

Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :

Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :