Arsip Tag: arteri

SD Kelas 5 – IPA – SISTEM PEREDARAN DARAH PADA HEWAN DAN MANUSIA – RANGKUMAN

SD Kelas 5 – IPA – SISTEM PEREDARAN DARAH PADA HEWAN DAN MANUSIA – RANGKUMAN.

Memahami organ peredaran darah dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan organ peredaran darah manusia.

PENGERTIAN SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH.
Sistem sirkulasi atau peredaran darah adalah sistem yang mengatur pemompaann darah yang dibutuhkan tubuh untuk kelangsungan hidup. Sistem ini juga bias disebut sebagai system transportasi karena sejalan dengan aliran darah, juga mengangkut zat-zat maupun hormon yang dibutuhkan tubuh sehingga tersebar merata. Tidak hanya pada manusia, begitu juga dengan hewan.

PERADARAN DARAH BESAR DAN PEREDARAN DARAH KECIL PADA MANUSIA.

a. Peredaran darah besar.

Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.

 

b, Peredaran darah kecil :

Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung.

 


FUNGSI SISTEM SIRKULASI (PEREDARAN) DARAH.

Sistem peredaran darah memiliki fungsi ;

  • Mensuplai Oksigen dan sari makanan dari sistem pencernaan ke seluruh jaringan tubuh,
  • Membawa gas Karbondioksida ke paru-paru,
  • Mengembalikan sisa metabolism ke ginjal untuk disekresikan,
  • Menjaga suhu tubuh,
  • Mendistribusikan hormon-hormon untuk mengatur fungsi sel-sel tubuh.

 


ORGAN (ALAT) SIRKULASI PEREDARAN DARAH.

Untuk lebih memahami pembahasan ini, akan lebih baik jika dikaji terlebih dahulu tentang darah dan organ-organ atau alat yang ikut bekerja sama membantu peredaran darah pada tubuh manusia.

A, Darah : Darah merupakan alat transportasi utama dalam sistem sirkulasi.

Fungsi darah cukup  banyak diantaranya ;

  • Mengangkut Oksigen dan Karbondioksida ke jaringan dan paru-paru,
  • Mengangkut zat-zat lainnya ke seluruh tubuh seperti zat makanan, ion dan hormone ke seluruh tubuh,
  • Berperan aktif melawan bakal penyakit,
  • Memelihara keseimbangan cairan tubuh,
  • Mempertahankan tubuh dari serangan mikroorganisme,
  • Memelihara suhu tubuh pada kondisi normal sekitar 37 derajat celcius.

Dalam darah terdapat komponen-komponen penyusunnya yaitu  :

a. Plasma darah.
Dari keseluruhan darah pada tubuh manusia, plasma darah merupakan bagian yang besar yaitu sekitar 55 persen dari seratus persen darah dalam tubuh. Plasma darah berbentuk cair berwarna kekuning-kuningan. Komponen yang dimilikinyayaitu air, glukosa, asam amino, ion, protein, asam lemak, vitamin, hormone dan gas O2serta CO2. Plasma darah memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Sebagai pelarut bahan-bahan kimia
  • Membawa mineral-mineral telarut, glukosa, asam amino, vitamin, karbondiosida (sebagai ion hydrogen karbonat), dan bahan-bahan buangan.
  • Menyebarkan panas dari organ yang lebih hangat ke organ yang lebih dingin.
  • Menjaga keseimbangan antara cairan di dalam sel dan cairan di luar sel

b. Sel darah.
Sel darah merupakan komponen lain dari darah. Dalam darah terdapat sekitar 45 persen sel darah yang berupa padatan, lebih sedikit dari plasma darah.


B, Jantung.
Jantung merupakan salah satu organ yang penting dalam kelangsungan hidup kita. Sudah jadi rahasia umum bahwa jantung memompa darah ke seluruh tubuh untuk menyediakan oksigen beserta zat-zat lainnya untuk kepentingan seluruh sel dalam tubuh kita. Karena itulah jantung terus menerus berkontraksi memompa darah tanpa henti sepanjang hidup.Jantung terletak di rongga dada, diselaputi oleh suatu membran pelindung yang disebut pericardium. Otot jantung bekerja secara otomatis diluar kehendak kita. Pada orang dewasa denyut jantung sekitar 60-80 per menit.


C, Pembuluh Darah.
Pembuluh darah dapat kita ibaratkan sebagai selang yang bersifat elastic, sifat ini sangatlah bermanfaat untuk mempertahankan tekanan darah yang stabil. Pada keadaan normal, apabila tekanan darah meningkat, maka diameter pembuluh darah akan melebar sebagai bentuk adaptasi untuk menurunkan tekanan yang berlebih agar menjadi normal. Elastisitas pembuluh darah tidak tetap, pembuluh darah akan menjadi kaku seiring bertambahnya usia oleh karena itu tekanan darah pada orang lanjut usia cenderung lebih tinggi. Penyebab lain dari kekauan pembuluh darah adalah kolesterol yang menumpuk pada dinding dalam pembuluh darah, kolesterol juga menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Untuk menjaga elastisitas pembuluh darah agar tetap normal dan baik yaitu melakukan olahraga secara teratur.

Berdasarkan fungsinya, susunan pembuluh darah dapat digolongkan dalam 3 sistem yaitu sistem distribusi yang terjadi pada arteri, sistem pengumpulan yang terjadi pada vena dan sistem kapiler yang terjadi di pembuluh darah kapiler antara arteri dan vena.

a, Arteri.
Pembuluh nadi atau arteri berfungsi untuk mengalirkan darah keluar dari jantung dengan ciri letaknya tersembunyi di dalam, dindingnya tebal dan elastis, denyutnyaterasadanmemilikisatukatupdekatdenganjantung.Jikapembuluhiniterpotongmakadarahakankeluarmemancar. Pembuluhnadiada 3 jenisyaitu ;
– Aorta, Pembuluh darah arteri yang keluar dari ventrikel kiri
– Arteri, Percabangan dari aorta
– Arteriol, pembuluh nadi yang berhubungan dengan kapiler.

b, Vena.
Pembuluh balik atau vena berfungsi mengalirkan darah menuju jantung dengan cirri letaknya di permukaan, dindingnya tipis dan tidak elastic, denyutnya tidak terasa dan memiliki katup disepanjang tubuh. Jika terpotong darahnya akan menetes keluar. Pembuluh vena juga memiliki 3 jenis yaitu ;
-Vena kava, pembuluh vena yang mengalirkan darah dari seluruh tubuh ke jantung melalui atrium kanan
-Venula, vena yang berhubungan dengan kapiler
-Vena pulmonalis, satu-satunya pembuluh vena yang mangalirkan darah yang kaya oksigen dari paru-paru menuju atrium kiri.

c, Kapiler.
Pembuluh kapiler merupakan pembuluh darah yang sangat halus yang memiliki fungsi sebagai alat penghubung antara pembuluh arteri dan vena, tempat terjadinya pertukaran zat antara darah dan cairan jaringan, menyerap makanan yang terdapat di usus dan menyaring darah yang terdapat di ginjal.

 


SISTEM PEREDARAN DARAH PADA CACING.

Sistem Peredaran darah tertutup Cacing Tanah – Pada sistem sirkulasi darah tertutup, darah mengalir ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh. Jantung memompa darah ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh dan kembali ke jantung juga melalui pembuluh.

Sistem sirkulasi pada cacing tanah terdiri atas lima pasang jantung pembuluh atau jantung semu yang terletak pada segmen tubuh 7 hingga 11. Lima pembuluh darah sejajar dengan panjang tubuh. Pada setiap segmen tubuh terdapat sepasang pembuluh penghubung, pembuluh darah dorsal (punggung), pembuluh ventral (perut), serta anyaman pembuluh kapiler. Jantung pembuluh terdiri dari pembuluhpembuluh yang berukuran besar, yaitu pembuluh dorsal dan ventral yang mampu berkontraksi. 

 


SISTEM PEREDARAN DARAH BURUNG.

Peredaran darah burung tersusun oleh jantung sebagai pusatperedaran darah, darah, dan pembuluh-pembuluh darah. Darah pada unggas tersusun oleh eritrosit berbentuk oval danberinti. Jantung unggas berbentuk kerucut dan terbungkus selaput perikardium. Jantung terdiri dari dua serambi yang berdinding tipis serta dua bilikyang dindingnya lebih tebal. Bagian kanan dan kiri jantung telah terpisah secara sempurnasehingga tidak ada percampuran antara darah kaya oksigen di bagiankiri dan darah miskin oksigen di bagian kanan Serambi dan bilik kanan berisi darah kotor yang banyak mengandung karbondioksida dan bilik kiri berisi darah bersih yang kaya oksigenPembuluh-pembuluh darah dibedakan atas arteri dan vena. Arteri yang keluar dari bilik kiri ada tiga buah, yaitu dua arterianonim dan sebuah aorta.

 


Sistem peredaran darah serangga.

Berbeda dengan cacing, sistem peredaran darah serangga tanpa melalui pembuluh darah. Maksudnya, peredaran darah pada serangga berupa sistem peredaran darah terbuka. Sebagai contoh, peredaran darah pada belalang. Alat peredaran darah belalang meliputi jantung dan pembuluh darah. Lihat Gambar 1. Belalang memiliki jantung yang berbentuk tabung panjang dengan bagian-bagian gelembung pembuluh darah. Letak jantung belalang berada pada punggung, tepatnya di dalam bagian homosoel yang memanjang. Bagian tersebut disebut sinus. Sedangkan pembuluh darah besar (aorta) meninggalkan jantung bagian depan, belakang, dan seringkali bagian bawahnya. Kemudian pembuluh darah tersebut menjadi cabang-cabang yang membawa hemolimfa ke berbagai organ dan jaringan-jaringan tubuh. Hemolimfa adalah cairan yang tersusun atas darah dan cairan interstisial.

 


GANGGUAN PADA PEREDARAN DARAH MANUSIA.

Sitem peredaran darah dapat mengalami gangguan yang menyebabkan terganggunya fungsi peredaran darah. Beberapa gangguan pada peredaran darah manusia antara lain sebagai berikut:

a, Hipertensi dan Hipotensi.

Hipertensi merupakan penyakit tekanan darah tinggi yang disebabkan penyempitan pembuluh darah.Sebaliknya hipotensi merupakan penyakit tekanan darah rendah yang salah satu penyebabnya adalah kekurangan gizi makanan.

Gambar bagian kiri : Pembuluh darah normal tanpa sumbatan plak/lemak.
Gambar bagian kanan : Pembuluh darah yang ditutupi plak/lemak. Lemak dapat menempel di dinding pembuluh darah dan menghambat aliran darah sehingga kerja jantung menjadi berat dan meningkatkan tekanan darah.

 


b, Anemia.
Anemia merupakan penyakit kekurangan sel darah merah.Anemia dapat disebabkan oleh pendarahan yang hebat sehingga banyak darah yang terbuang, kekurangan zat besi, dan kanker tulang yang mengakibatkan terganggunya pembentukan sel darah merah.Ciri-ciri penderita anemia yaitu cepat lelah, sering sakit kepala, dan wajah pucat.

Hipertensi, hipotensi, dan anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi sayuran, buah, makanan rendah lemak, dan menerapkan gaya hidup sehat.


c, Stroke.
Stroke merupakan penyakit yang disebabkan pembuluh darah di otak pecah atau tersumbat sehingga otak tidak mendapat asupan oksigen dan nutrisi.Kondisi tersebut menyebabkan terganggunya fungsi sistem saraf tubuh.Akibatnya Salah satu sisi tubuh mengalami kelumpuhan dan terganggunya penglihatan dan pendengaran.Penyakit stroke dapat dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat, hipertensi, dan stress.

Hasil CT Scan atau rontgen otak untuk membantu menentukan penyebab stroke dan melihat lokasi serta seberapa luas jaringan otak yang rusak.Bagian otak yang rusak ditunjukkan warna merah.


d, Leukemia.
Leukemia merupakan penyakit yang disebabkan oleh berlebihnya produksi sel darah putih.Hal ini mengakibatkan sel darah putih akan memakan sel darah merah.Dampaknya adalah tubuh akan kekurangan sel darah merah.Penderita leukemia harus rutin melakukan transfusi darah untuk menerima asupan sel darah merah.

 


Cara Memelihara Kesehatan Organ Peredaran Darah. 

Organ peredaran darah didalam tubuh kita dapat dijaga kesehatannya dengan beberapa cara berikut :
Beristirahat secara teratur.
Berolahraga teratur untuk melancarkan aliran darah misalnya lari pagi dan bersepeda Membiasakan memakan makanan yang sehat.Makanan yang menyehatkan jantung adalah makanan yang bergizi seimbang dan rendah lemak.Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dapat mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.Usahakan selalu mengonsumsi sayur dan buah.

Berolahraga membantu melancarkan peredaran darah dan berdampak positif bagi kesehatan jantung.

 

Baca juga :

https://gretha.my.id/audiobuku/buku-tematik-kelas-5-tema-4-sehat-itu-penting/

Peredaran Darah Pada Manusia – SD Kelas 5 – Audiobook LKS

Peredaran Darah Pada Manusia – SD Kelas 5.
Sumber : LKS.

A) Organ dan Peredaran darah manusia.

Tubuh manusia membutuhkan nutrisi (zat gizi) dan oksigen. Nutrisi diperoleh dan proses pencernaan makanan, sedangkan oksigen diperoleh dan proses pernapasan. Nutrisi dan oksigen diedarkan ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah atau sistem transportasi manusia. Sistem peredaran darah manusia tersusun atas organ-.organ peredaran darah yaitu: jantung, pembuluh darah, dan darah. Setiap organ memiliki struktur dan peran berbeda dalam sistem peredaran darah manusia. Kerja organ-organ peredaran darah tersebut juga dibantu organ yang lain seperti paru-paru dan jaringan kelenjar.

1) Jantung.
Jantung manusia terletak di sebelah kiri rongga dada, di antara paru-paru kanan dan kiri. Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Ukuran jantung sebesar kepalan tangan pemiliknya. Jantung tersusun oleh otot-otot jantung. Otot ini mempunyai keistimewaan, yaitu bekerja tidak menurut kehendak kita, Otot jantung bekerja di bawah sadar. OIeh karena itu, jantung memompa terus-menerus tanpa lelah.

Jantung manusia terbagi atas empat ruang, yaitu serambi kanan (atrium dekster), serambi kiri (atrium sinister), bilik kanan (ventrikel dekster), dan bilik kiri (ventnikel sinister). Antara sisi kiri dengan sisi kanan jantung dipisahkan oleh septum (sekat) yang berupa otot. Serambi kanan bertugas menampung darahyang mengandung banyak karbon dioksida (darah kotor) dan seluruh tubuh. Serambi kiri bertugas menampung darah yang mengandung banyak oksigen (darah bersih) dan paru-paru. Bilik kanan bertugas memompa darah yang mengandüng banyak kanbon dioksida dan seluruh tubuh ke paru-paru. Bilik kiri bentugas memompa darah yang mengandung banyak oksigen dan paru-panu ke seluruh tubuh.

Bilik mempunyai otot yang lebih tebal daripada serambi. Keadaan ini dikarenakan kerja bilik Iebih bérat danipada serambi. Bulk berfungsi memompa darah keluar jantun. Bilik kiri mempunyai otot yang lebih tebal danipada bilik kanan. Hal ml berkaitan dengan kerja bilik kiri yang Iebih berat, yaitu memompa danah ke seluruh bagian tubuh (kécuali paru-paru). Sebaliknya, bilik kanan hanya memompa danah dan serambi kanan ke paru-paru.

Antara serambi dan bilik terdapat semacam pintu yang disebut klep atau katup jantung. Di antara serambi kanan dan bilik kanan terdapat katup trikuspidalis. Sebaliknya, di antara serambi kiri dan bilik kiri terdapat katup bikuspidalis. Katup inimi dapat membuka dan menutup bersamaan dengan denyutan jantung. Katup yang sehat dapat menutup dan merapat. Katup yang menapat ini menyebabkan darah dan serambi dan bilik tidak bercampur.

Jantung dibungkus oleh selaput tipis yang disebut perikardium. Dinding jantung terdiri atas tiga lapisan, yaitu epikardium (lapisan terluar), miokardium (lapisan tengah yang terdiri atas otot jantung), dan endokardium (lapisan terdalam dari dinding jantung).

Jantung dibungkus oleh selaput tipis yang disebut perikardium. Dinding jantung terdiri atas tiga lapisan, yaitu epikardium (lapisan terluar), miokandium (lapisan tengah yang terdiri atas otot jantung), dan endokardium (lapisan tendalam dan dinding jantung).

Jantung memompa darah dengan cara berkontraksi dan relaksasi. Pada saat kontraksi keadaan jantung menguncup sehingga menimbulkan tekanan tinggi yang disebutsistol. Pada saat reláksasi keadaan jantung mengembang sehingga terjadi pengisian darah kemball yang disebut diastol.

Apabila otot jantung berkontraksi, jantung dikatakan berdenyut. Denyut jantung dapat dirasakan pada pembuluh nadi di permukaan kulit, seperti leher dan pergelangan tangan. Banyaknya denyut jantung setiap menit pada setiap orang berbeda-beda. Perbedaan ini tergantung pada usia, berat badan, kesehatan, jenis kelamin, dan kegiatan seseorang. Dalam keadaan biasa (istirahat), denyut jantung orang dewasa sehat berkisar antara 60 – 80 denyutan per menit. Sementara itu, denyut jantung anak-anak yang sehat dalam keadaan biasa (istirahat) berkisar antara 90—100 denyutan per menit.

Ketika jantung memompa darah timbul tekanan. Tekanan ini disebut tekanan darah atau tensi. Tekanan darah seseorarig dapat diukur menggunakan tensimeter atau sphigmomanometer. Tensi seseorang dinyatakan dengan sepasang angka, misalnya tensi orang dewasa normal 120/80 mmHg. Nilai 120 mmHg menunjukkan sistol dan nilai 80 mmHg menunjukkan diastol.

 

2) Pembuluh Darah.

Pembuluh darah merupakan saluran tempat darah dan jantung mengalir ke seluruh bagian
tubuh atau sebaliknya. Pembuluh darah dibedakan menjadi tiga macam sebagai berikut.

a) Pembuluh nadi (arteri) yaitu,
pembuluh yang mengalirkan darah keluarjantung. Pembuluh nadi dibedakan menjàdi tiga macam, yaitu aorta, arteri, dan arteriola. Aorta merupakan pembuluh nadi berukuran besar yang meninggalkan jantung menuju seluruh tubuh. Arteri merupakan percabangan dan aorta. Arteriola merupakan pembuluh nadi yang berhubungan dengan pembuluh kapiler.

b) Pembuluh balik (vena) adalah,
Pembuluh darah yang membawa qarah menuju jantung. – Pembuluh balik ada tiga macam, yaitu vena kava, venula, dan vena pulmonari. Vena kava merupakan pembuluh balik yang mengalirkan darah dan sbluruh tubuh kejantung melalui serambi kanan. Venula merupakan pembuluh vena yang berhubungan dengan pembuluh kapiler. Vena pulmonani merupakan satu-satunya pembuiuh balik yang mengalirkan darah dan paru-paru menuju serambi kiri yang mengandung banyak oksigen.

c) Pembuluh kapiler (pembuluh rambut) merupakan pembuluh darah yang sangat halus.
Pembuluh ini menghubungkan antara pembuluh nadi dan pembuluh balik.

3 Darah.
Darah merupakan jaringan ikat yang berfungsi mengangkut senyawa lain. Darah menjadi
komponen penting dalam tubuh manusia. Darah akan dipompa oleh jantung untuk diedarkan
ke seluruh tubuh. Dan jantung, darah mengangkut sari-sari makanan, oksigen, enzim, dan
hormon yang dibutuhkan oleh jaringan sel tubuh. Setelah beredar, darah akan kembali ke
jantung dengan mengangkut zat-zat sisa metabolisme tubuh sepérti karbon dioksida dan uap
air. Oleh karena itu, darah berperan penting dalam sistem-transportasi tubuh manusia.
Darah tersusun atas dua komponen utama yéitu plasma darah dan sel darah.

a) Plasma darah,
Merupakan komponen darah yang berupa cairan. Plasma darah tersusun atas 99% air. Bagian lainnya adalah senyawa organik terlarut seperti protein, glukosa, asahi amino, hormon, mineral, dan vitamin. Plasma darah inilah yang membawa sari- sari makanan, vitamin, mineral, hormon, dan enzim ke seluruh jaringan tubuh yang membutuhkan. Plasma darah juga membawa zat-zat sisa metabolisme untuk dikeluarkan dan tubuh.

b. Sel darah,
Merupakan seluruh sel dalam segala berituk yang secara normal ditemukan dalam darah. ketika masih janin, pembentukan seldarah berlangsung di hati. Setelah tulang-tulang tubuh terbentuk, sel darah dibentuk di sumsum tulang belakang. Sel darah manusia terdiri atas tiga macam, yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit). Sel darah merah berfungsi mengangkut gas-gas pernapasan, yaitu oksigén untuk diedarkan ke seluruh lubuh dan karbon dioksida untuk dikeluarkan dan tubuh. Sel darah merah mengandung heméglobin yang mampu mengikat gas-gas tersebut. Sel darah putih berperan dalam imunitas atau kekebalani tubuh. Sel darah putih melindungi tubuh dengan cara memangsa bibit penyakit dan mengeluarkan zat antibodi. Keping darah merupakan kepingan dan pembentukan sel. Keping darah tidak berinti sehingga tidak termasuk sel. Keping darah berperan dalam proses pembekuan darah.

Sistem peredaran darah manusia merupakan péredaran darah tertutup karena darah mengalir ke seluruh tubuh hanya di dalam pembuluh darah. Selain itu, peredaran darah manusia disebut peredaran darah ganda (rangkap) karena darah melewati jantung sebanyak dua kali setiap kali beredar. Peredaran darah ganda meliputi peredaran darah kecil dan peredaran darah besar.

1. Peredaran darah kecil adalah peredaran darah dan jantung (bilik kanan) menuju paru-paru dan masuk ke jantung lagi (serambi kiri). Darah yang menuju paru-paru mengandung banyak karbon dioksida. Setelah kembali ke jantung dan ketuar dan jantung, darah mengandung banyak oksigen.
2. Peredaran darah besar adalah peredaran darah dan jantung (bilik kiri) menuju seluruh tubuh (kecuali paru-paru) dan kembah ke jantung lagi (serambi kanan). Darah yang keluar dan jantung mengandung banyak oksigen. Kemudian, darah mengalir ke seluruh tubuh dan kembali ke jantung. Darah ini mengandung banyak karbon dioksida.

Dan uraian di atas tenlihat jelas peran penting paru-paru dalam sistem peredaran manusia. Paru-paru merupakan organ pernapasan yang bertugas menyuplai kebutuhan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida dan tubuh. Paru-paru menjadi tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida, tepatnya di alveolus. Darah dan seluruh tubuh yang mengandung banyak karbon dioksida dialirkan dan jantung ke paru-paru. Di paru-paru (bagian alveolus), karbon dioksida dikeluarkan dan pembuluh darah dan diganti dengan oksigen melatui proses pertukaran gas. Selanjutnya, darah yang kaya oksigen dialirkan kembali ke jantung untuk dipompa ke seluruh tubuh melalui jaringan pembuluh darah hingga ke sel-sel tubuh.

 

B. Memelihara Organ Peredaran Darah Manusia.

Berdasarkan hasil penelitian di University of Gothenburg, Swedia, dinyatakan bahwa aktivitas bernyanyi termasuk upaya menjaga kesehatan organ peredaran darah, khususnya jantung. Selain bernyanyi, upaya yang dapat dilakukan untuk memelihara organ peredaran darah kita adalah dengan melakukan pola hidup sehat. Pola hidup sehat tersebut sebagal berikut.

1; Berolahraga secara Teratur.
Olahraga dapat membuat organ peredaran darah dapat berfungsi dengan baik. Sebagai contoh, untuk menjaga kebugaran jantung, kita dapat meluangkan waktu untuk berolahraga selama 30 menit setiap hari. Aktivitas fisik tersebut dapat membuét aliran darah dalam tubuh menjadi lancar.

2. Menghindari Makanan Berlemak Tinggi.
Agar organ peredaran darah bekerja dengan baik, kita sebaiknya menghindari makanan yang mengandung banyak lernak, seperti kuning telur, otak, dan lemak hewani. Kelebihan lemak di dalam darah dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah. Akibat penyempitan pembuluh darah, akan timbul penyakit jantung dan pendarahan otak.

3. Tidak Merokok dan Minum-minuman Beralkohol.
Kebiasaan merokok dapat memicu timbulnya penyakit jantung. Selain merokok, mengonsumsi minuman beralkohol dapat memengaruhi organ peredaran darah. Jumlah alkohol yang terlalu banyak di dalam darah dapat mengakibatkan tubuh menjadi Iemah dan mudah terserang penyakit.

4. Istirahat yang Cukup.
Setelah beraktivitas, tubuh memerlukan istirahat untuk memulihkan kondisi. Pada saat beraktivitas otak dan otot-otot tubuh bekerja keras. Waktu istirahat diperlukan agar tubuh berhenti sejenak melakukan aktivitas yang berát. Istirahat yang paling baik adalah tidur. Orang dewasa membutuhkan waktu tidur yang normal sebanyak 7 jam sehari. Pada saat tidur tubuh meIakukan perbaikan sel-sel dan pengeluaran racun-racun di dalam tubuh. Setelah beristirahat (tidur), tubuh akan kembali bugar dan siap beraktivitas kembali.
Sudahkah kamu menerapkan pola hidup sehat seperti di atas? Memelihara kesehatan organ peredaran darah itu penting. Kesehatan organ peredaran darah sangat memengaruhi kesehatan tubuh kita. Apabila organ peredaran darah terganggu, aliran darah menjadi tidak lancar dan menimbulkan penyakit. Dengan demikian, tubuh menjadi tidak sehat. Padahal kesehatan sangat penting bagi kita. Mengapa kesehatan itu penting bagi kita? Berikut manfaat kesehatan yang dapat kita nikmati, balk secara Iangsung maupun tidak langsung.

1) Manfaat Kesehatan secara Langsung.
a. Mengurangi pengeluaran. Apabila kita sakit, tentu akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk sedikit berobat di rumah sakit dan membeli obat.
b. Menambah pemasukan. Dengan tubuh yang sehat, kita dapat bekerja secara balk. Dengan demikian, pemasukan yang diperolen akan lebih banyak dibandingkan jika kita sedang sakit.
c. Menghemat waktu. Dengan tubuh yang sehat, kegiatan dan tugas dapat diselesaikan lebih cepat atau Iebih efektif.

2. Manfaat Kesehatan secara Tidak Langsung.
a. Peluang untuk sukses. Sukses dapat diperoleh dengan dukungan kesehatan pada diri kita. Kegiatan harian tidak akan terganggu jika tubuh dalam keadaan sehat.
b. Tabungan masa depan. Dengan tubuh yang sehat, kita dapat menabung untuk masa depan. Tabungan tersebut dapat berupa kegiatan positif ataupun kegiatan amal yang dilakukan sehari-hari.
c. Kesempatan untuk berbagi. Kesehatan membuat kita Iebih menghargai hidup. Dengan demikian, kita diberi kesempatan Iebih untuk berbagi antar sesama untuk memperoleh
pahala.