Arsip Kategori: SD6-BSE

Pembahasan SOAL -SD6 – PKN – Pemilihan Umum – Sistem Pemerintah Indonesia

Pembahasan SOAL -SD6 – PKN – Pemilihan Umum – Sistem Pemerintah Indonesia.

Soal Nomor  1.
Bunyi Sila Pancasila yang menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara demokrasi adalah ? 

Jawaban : Sila ke-4, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan; Sila ini menjadi dasar pelaksanaan Demokrasi di Indonesia. Dan Demokrasi di Indonesia di sebut Demokrasi Pancasila karena berdasar sila ke-4 dari Pancasila ini.

 

Soal Nomor 2.
Kekuasaan tertinggi dalam pemerintahan berada di tangan rakyat, hal ini di sebut … ?

Kedaulatan Rakyat; kedaulatan rakyat menyatakan bahwa kekuasaan tertinggi dalam suatu negara berada di tangan rakyat; Rakyat memberikan suaranya di dalam Pemilihan umum, baik pemilihan wakil rakyat : DPR dan DPD, serta DPRD. Juga Rakyat memberikan suara sebagai kedaulatan rakyat melalui Pemilu Presiden.
Kedaulatan rakyat dapat diartikan juga bahwa kekuasaan itu adalah dari Rakyat, berbeda dengan Kerajaan di mana kekuasaan bersifat turun temurun dan rakyat tidak bisa mengantinya.

 

Soal Nomor 3.
Mengapa dibuatkan bilik-bilik suara dan bersekat dalam pemilu ?

Salah satu sifat pemilih adalah Rahasia; bilik tersebut dimaksudkan untuk menjaga kerahasiaan pilihan tiap-pemilih. 
Sifat Pemilu adalah : Luber Jurdil memiliki arti:
a. Langsung : Dalam hal ini langsung berarti pemilih memilih secara langsung tanpa diwakilkan kepada siapapun pada saat pemilu tersebut dilaksanakan.
b. Umum : Umum berarti pemilih yang telah memenuhi syarat usia ( yang telah berumur 17 tahun ke atas) dapat menggunakan hak suaranya tanpa adanya pengecualian yaitu hak aktif dan hak pasif.
c. Bebas : Bebas berarti pemilih memiliki kebebasan untuk menggunakan hak suaranya sesuai hati nuraninya tanpa adanya paksaan dari pihak manapun
d. Rahasia : Pemilih pada saat memilih dan menggunakan hak suaranya dipastikan tidak akan diketahui oleh orang lain atas apa yang telah dipilihnya.
e. Jujur : Pada saat pelaksanaan pemilu, pemilih maupun panitia pemilu serta semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pemilu harus bersikap jujur sesuai dengan peraturan yang berlaku, dan tidak ada kecurangan yang dilakukan.
f. Adil : Seluruh pemilih dan pihak yang terlibat mendapatkan perlakuan yang sama tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, golongan, maupun tingkat sosial.

 

Soal Nomor 4.
Pelaksanaan Pemilu di Indonesia diselenggarakan oleh … ?

Jawab : KPU.

Penjelasan, KPU mempunyai tugas kewenangan sebagai berikut :

  1. merencanakan dan mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Umum;
  2. menerima, meneliti dan menetapkan Partai-partai Politik yang berhak sebagai peserta Pemilihan Umum;
  3. membentuk Panitia Pemilihan Indonesia yang selanjutnya disebut PPI dan mengkoordinasikan kegiatan Pemilihan Umum mulai dari tingkat pusat sampai di Tempat Pemungutan Suara yang selanjutnya disebut TPS;
  4. menetapkan jumlah kursi anggota DPR, DPRD I dan DPRD II untuk setiap daerah pemilihan;
  5. menetapkan keseluruhan hasil Pemilihan Umum di semua daerah pemilihan untuk DPR, DPRD I dan DPRD II;
  6. mengumpulkan dan mensistemasikan bahan-bahan serta data hasil Pemilihan Umum;
  7. memimpin tahapan kegiatan Pemilihan Umum.

 

Soal nomor 5.
Apakah syarat calon anggota DPR dan DPRD ? 

Berikut ketentuan lengkap menjadi caleg di Pemilu 2019 – Pasal 7 :
(1) Bakal calon anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota adalah Warga Negara Indonesia dan harus memenuhi persyaratan:
a. telah berumur 21 (dua puluh satu) tahun atau lebih terhitung sejak penetapan DCT
b. bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
c. bertempat tinggal di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia
d. dapat berbicara, membaca, dan/atau menulis dalam bahasa Indonesia
e. berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah atas, madrasah aliyah, sekolah menengah kejuruan, madrasah aliyah kejuruan, atau sekolah lain yang sederajat
f. setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika
g. tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap
h. bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, atau korupsi
i. sehat jasmani, rohani, dan bebas penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif
j. terdaftar sebagai pemilih
k. bersedia bekerja penuh waktu
l. mengundurkan diri dari jabatan tertentu (diatur tersendiri).

 

Soal Nomor 6.
Tindakan yang sebaiknya dihindari dalam kampanye antara lain ?

1. Peserta Kampanye Tidak Boleh Membawa Bendera Negara Lain.
2. Larangan Kampanye di Tempat Ibadah.
3. Membatasi Pemberian Hadiah.
4. Larangan Memberi Uang.
5. Larangan Menghasut dan Mengadu Domba.

 

Soal Nomor 7.
Tempat Pelaksanaan Pemilu disebut apa ? 

Jawab : TPS (Tempat Pengumutan Suara).
Beberapa Istilah lainnya : Panitia Pemilihan Kecamatan = PPK, Panitia Pemungutan Suara = PPS, dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

 

Soal Nomor 8.
Bagaimana Proses Penghitungan suara oleh PPS di lakukan ?

Jawab :
Setelah pukul 13.00 wib maka selesailah pelaksanaan pemungutan suara dan KPPS mempersiapkan untuk pelaksanaan penghitungan suara.

  1. Sebelum penghitungan suara dimulai KPPS menghitungkan: jumlah Pemilih dari DPT yang menggunakan hak pilih; jumlah Pemilih dalam DPT yang tidak menggunakan hak pilih; dan Pemilih dari TPS lain; jumlah surat suara yang tidak terpakai; dan jumlah surat suara yang dikembalikan oleh pemilih karena rusak atau keliru dicoblos.
  2. Penghitungan suara dilakukan di TPS oleh KPPS dan dapat dihadiri oleh Saksi Pasangan Calon, Pengawas Pemilu Lapangan, pemantau, dan warga masyarakat.
  3. KPPS menempatkan diri sesuai dengan pembagian tugas oleh ketua KPPS.
  4. Membuka kotak suara dengan disaksikan oleh semua yang hadir.
  5. Mengeluarkan surat suara dari kotak suara satu demi satu dan meletakkan di meja KPPS.
    Menghitung jumlah surat suara dan memberitahukan jumlah tersebut kepada yang hadir serta mencatat jumlah yang diumumkan.
  6. Membuka tiap lembar surat suara, meneliti hasil pencoblosan yang terdapat pada surat suara, dan mengumumkan kepada yang hadir perolehan suara untuk setiap pasangan calon yang dicoblos.
  7. Mencatat hasil pemeriksaan yang diumumkan dengan menggunakan formulir catatan penghitungan suara.

Soal Nomor 9.
Calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan secara berpasangan oleh … ?

Jawab :Pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum legislatif.

 

Soal Nomor 10.
Pasangan Presiden dan wakil presiden terpilih ditetapkan berdasarkan perolehan suara dalam pemilu, yaitu …

Pasal 6A Ayat (3) UUD 1945 menyebutkan ”Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya dua puluh persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia, dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden”

 

Soal Nomor 11.
Pasangan presiden dan wakil presiden yang memenangkan Pemilu Tahun 2014 adalah …

Jawab : Joko Widodo dan M Jusuf Kalla.

 

Soal Nomor 12.
Apabila putaran pertama pemilu tidak ada pasangan yang memperoleh suara  di atas 50% dari total suara, bagaimana?

Diadakan Pemilu Putaran ke-2.

 

Soal Nomor 13. 
Warga yang berhak memilih dalam Pilkada adalah ?

Jawab : Dalam selebaran yang dibagikan, ada enam syarat untuk terdaftar sebagai pemilih yaitu ;
1. Genap berumur 17 tahun atau lebih pada hari pemungutan suara atau sudah pernah kawin.
2. Tidak sedang terganggu jiwa/ingatannya (dibuktikan surat keterangan dari dokter).
3. Tidak sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

4. Berdomisili di daerah pemilihan yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
5. Jika pemilih belum punya e-KTP, dapat menggunakan surat keterangan yang diterbitkan dinas kependudukan setempat.
6. Bukan TNI atau Polri.

 

Soal Nomor 14.
Kampanye Pilkada dilakukan selama berapa hari ? 14 hari dan berakhir 3 hari sebelum pemungutan suara.

Soal Nomor 15.
Sikap pendukung calon kepala daerah yang tidak terpilih sebaiknya bagaimana ?  Menerima dengan lapang dada karena pemilu kada sudah dilakukan dengan Luber Jurdil.

Soal Nomor 16.
Demokrasi artinya pemerintahan dari rakyak, untuk rakyat, dan dijalankan oleh … Jawab Rakyat.

demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan oleh rakyat dimana kekuasaan tertinggi ditangan rakyat dan dijalankan langsung oleh rakyat atau oleh wakil-wakil yang mereka pilih dibawah sistem pemilihan yang bebas. Jadi, yang diutamakan dalam pemerintahan demokratis adalah rakyat. berbeda dengan kerajaan, raja sebagai kepala negara bersifat menurun kepada keturunannya.

Soal Nomor 17.
Kedaulatan rakyat diwujudkan melalui pelaksanaan ada ? Pemilu Legisfatif, Pemilu Presiden dan Pemilu Kepada Daerah.

Soal Nomor 18.
Asas pemilu yang menyatakan bahwa pemilih dijamin tidak diketahui oleh siapapun disebut ?  Rahasia.

Soal Nomor 19.
Untuk menjamin kelancara pelaksanaan pemilu, dibentuk lembaga yang bernama ?
Jawab : dibentuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melaksanakan Pemilu; dan di bentuk Bawaslu (badan pengawas pemilu) untuk mengawasi jalannya pemilu.

 

 

 

 

 

BSE 2013 – SD Kelas 6 Tema 1.3 Ayo Selamatkan Hewan dan Tumbuhan Part 5

BSE 2013 – SD Kelas 6 Tema 1.3 Ayo Selamatkan Hewan dan Tumbuhan. Pembelajaran 5.

Kondisi geografis yang berbeda mendorong negara-negara ASEAN untuk bekerja sama di berbagai bidang.

Negara-negara ASEAN memiliki flora dan fauna langka. Bacalah teks berikut dalam hati.

Bunga Rafflesia hidup di Taman Nasional Bengkulu. Bunga ini mempunyai ukuran diameter bunga hampir mencapai 1 meter. Bunga Rafflesia disebut juga bunga bangkai karena baunya yang sangat kuat.
Saat ini Bunga Bangkai terancam punah karena habitat yang terbatas.
Pembangunan yang dilakukan oleh manusia berakibat buruk terhadap habitat tanaman ini.
Tanaman dan hewan langka banyak diburu oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Indonesia dan negara-negara yang tergabung di ASEAN bekerja sama untuk ikut melestarikan flora dan fauna langka.
Negara-negara di Asia Tenggara yang bernaung di bawah ASEAN memiliki kesamaan geografis. Oleh sebab itu, banyak persamaan dari sisi budaya, flora fauna, kegiatan ekonomi, dan politiknya. Kekayaan alam dan budaya negara-negara ASEAN sangat menarik perhatian negara lain.

Kamu sudah memiliki informasi tentang dua negara ASEAN dan mengumpulkan informasi tentang kehidupan sosial budaya, ekonomi, dan politiknya.
Ambillah seluruh informasi yang kamu miliki. Tulislah informasi lengkap dari kedua negara ASEAN tersebut meliputi kehidupan sosial budaya, ekonomi,dan politiknya.

Sudah siapkah patungmu? Lanjutkan mewarnai patungmu.
Setelah selesai, perlihatkan kepada gurumu.

Letakkan meja di depan kelasmu. Kumpulkan patungmu dan patung teman-temanmu. Susunlah patung-patung tersebut di atas meja. Ajak adik kelasmu untuk menikmati keindahan patung-patung tersebut.

Kamu sudah memberi contoh kepada adik kelasmu tentang kreativitas dan ketekunan dalam menghasilkan patung. Berbagilah ilmu dengan adik kelasmu cara membuat patung.

Setelah belajar hari ini, renungkanlah hal-hal berikut.
-Apa yang kamu pelajari hari ini?
-Apakah masih ada yang membuat kamu bingung? Jelaskan.

-Perhatikan makanan di rumahmu. Apakah banyak sisa sayuran dan lauk? Bagaimana menurutmu sikap kamu terhadap makanan di rumahmu? Apakah kamu sudah ikut melestarikan hewan dan tumbuhan melalui cara kamu memperlakukan makanan di rumah?
-Sampaikan pendapatmu kepada gurumu.

BSE 2013 – SD Kelas 6 Tema 1.3 Ayo Selamatkan Hewan dan Tumbuhan Part 4

BSE 2013 – SD Kelas 6 Tema 1.3 Ayo Selamatkan Hewan dan Tumbuhan.

Pembelajaran 4.

Perhatikan lingkungan di sekitarmu! Ada banyak hewan, bukan? Tahukah kamu bahwa menyayangi hewan adalah wujud dari rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa?

Menyayangi binatang adalah wujud dari penerapan sikap yang sesuai dengan sila Pancasila.

Kamu sudah belajar tentang penerapan sila-sila dari Pancasila selama ini. Kamu juga sudah menikmati cerita dalam bentuk komik.
Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan komik?

Komik adalah cerita bergambar. Isinya berupa gambar-gambar yang disusun berurutan dan saling berhubungan. Komik memiliki balon kata- kata (dialog).

Pikirkan satu contoh penerapan salah satu sila Pancasila dalam kehidupanmu sehari-hari kemudian buatlah menjadi sebuah komik. Kamu bisa melihat contoh komik yang ada di atas.
Simpanlah karyamu.

Di pembelajaran sebelumnya, temanmu sudah memberi komentar pada kesimpulan yang kamu buat. Ambillah komentar temanmu. Pelajari lagi komentarnya. Diskusikan dengan temanmu atas komentarnya.
Bacalah teks berikut dan buatlah kesimpulannya.

Bunga Melati putih berasal dari Asia Selatan. Tanaman perdu ini tumbuh di negara Asia Tenggara seperti Indonesia dan Malaysia. Bunga melati putih ditetapkan sebagai Bunga Nasional Indonesia.
Melati putih mempunyai bentuk mahkota yang sederhana dan berwarna putih.
Aromanya yang lembut menenangkan. Pemeliharaan melati cukup mudah.
Susunan bunga melati menyirip dan berhadapan. Bagian-bagian bunganya terdiri dari tangkai anak bunga yang di ujungnya terdapat daun pelindung berbentuk benang berjumlah 7 helai, disambung dengan tangkai bunga.

Tulislah kesimpulan pada tempat yang disediakan.

Tukarkan hasil kesimpulanmu dengan temanmu. Berilah komentar terhadap kesimpulan temanmu dengan memperhatikan ciri-ciri kesimpulan yang baik.
Sampaikan hasilnya kepada guru.

Melati adalah Bunga Nasional Bangsa Indonesia.
Ayo, jaga kelestariannya.

Indonesia memiliki beragam sayuran yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Banyak penduduk Indonesia yang mem- budidayakan sayuran dan menjualnya ke pasar.
Pak Ardi adalah salah satu penjual sayur yang sangat sukses. Ia sudah memulai usaha sayuran selama 15 tahun. 

Hari ini Pak Ardi mengajak 45 warganya piknik, termasuk di dalamnya 3 nenek dan 2 kakek. Pak Ardi berencana menggunakan mobil miliknya.
Pak Ardi ingin bagian depan diisi oleh seorang nenek atau seorang kakek.
Bagian depan mobil hanya bisa diisi oleh 2 orang saja, 1 pengemudi dan 1 penumpang.
Berapa jumlah warga yang duduk di setiap mobil termasuk penumpang di depan?

Bagaimana kamu menemukan jawabannya? Jelaskanlah.

Amatilah soal berikut!

9 + 3 … 6 – 4 = 23
Buatlah soal cerita dengan menggunakan operasi hitung di atas.

Sayur dan buah-buahan dapat kita manfaatkan dalam kehidupan. Namun, kita harus menjaga kelestariannya agar kita dapat terus menikmati manfaatnya.

Setelah belajar hari ini, tulislah beberapa hal berikut.
– Sikap yang mana yang sesuai dengan sila keempat Pancasila yang telah kamu terapkan hari ini?
– Sikap baik apa yang kamu pelajari dari temanmu terkait sila keempat Pancasila?

– Perhatikan lingkunganmu. Apakah ada contoh-contoh sikap yang sesuai dengan sila dari Pancasila yang perlu kamu contoh?
– Sampaikan dan jelaskan kepada guru dan temanmu.

SD6 Energi dan Perubahannya, Penghematan Energi

SD6 Energi dan Perubahannya :

Energi dan Perubahannya .mp3

Penghematan Energi :

Penghematan Energi 1 . mp3
Penghematan Energi 2 . mp3

Gejala Listrik :

Gejala Energi Listrik . mp3
sumber listrik . mp3
Rangkaian Listrik .mp3
Konduktir , Isolator .mp3

Pada saat berlari lama-kelamaan tubuh kita akan merasa lemas karena kehabisan energi. Untuk dapat berlari kembali dengan baik maka kita memerlukan energi dan stamina yang baik, hal yang bisa kita lakukan adalah dengan beristirahat atau dengan makan. Sama seperti mobil-mobilan yang mengunakan baterai bekas (soak) jalannya pasti lambat atau tidak normal. Setelah baterainya diganti dengan baterai yang baru atau baterai yang soak tadi diisi (dicarge) maka jalan mobil tadi akan dapat berjalan dengan normal kembali. Mobil-mobilan yang memakai baterai baru (energi masih penuh) akan dapat melakukan usaha yanga lebih besar dibandingkan dengan mobil-mobilan yang memakai baterai bekas.
Dari kedua contoh di atas dapat dikatakan bahwa suatu benda akan dapat melakukan suatu usaha atau pekerjaan jika memiliki cukup energi untuk dapat melakukan suatu usaha yang ingin dilakukan.

Dari ilustrasi di atas dapat diketahui pengertian dari energi yaitu sesuatu yang dapat menyebabkan benda dapat melakukan suatu pekerjaan atau energi merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan usaha. Energi juga dapat dikatakan sesuatu usaha yang masih tersimpan. Dari pengertian itu karena energi merupakan suatu usaha yang masih tersimpan maka satuan energi menurut Satuan Internasional (SI) adalah joule. Satuan energi yang lain yaitu kalori dan kWh, kalori dipergunakan untuk menyatakan satuan energi kimia, sedangkan kWh dipergunakan untuk menyatakan energi listrik.

Bentuk-bentuk energi.
Energi yang paling besar adalah energi matahari. Energi panas dari sinar matahari memiliki banyak manfaat bagi kehidupan di muka bumi ini. Manfaat energi matahari dapat dirasakan oleh manusia yaitu dapat dimanfaatkan untuk mengeringkan pakaian, untuk menghangatkan ruangan, sebagai penghangat tubuh, untuk mengeringkan hasil pertanian seperti padi, kopi, cengkeh, untuk pembengkit tenaga listrik. Selain dapat bermanfaat bagi manusia energi matahari juga bermanfaat bagi tumbuhan yang memiliki klorofil untuk dapat melakukan proses pembuatanan makanan atau proses fotosintesis.


Selain energi matahari yang merupakan energi yang paling besar secara umum energi dapat dibagi menjadi beberapa macam bentuk energi yaitu:

  1. Energi kimia
    Energi kimia adalah suatu energi yang tersimpan di dalam persenyawaan kimia yang berbentuk ikatan antara atom yang satu dengan atom yang lainnya. Energi kimia adalah suatu energi yang dihasilkan dalam suatu proses kimia. Besarnya energi yang dihasilkan tergantung dari jenis dan jumlah pereaksi dalam suatu reaksi kimia. Alat-alat yang dapat menghasilkan energi dari reaksi kimia misalnya aki dan beterai.
  2. Energi listrik
    Energi listrik merupakan salah satu bentuk energi yang paling banyak digunakan. Energi ini dipindahkan dalam bentuk aliran muatan listrik melalui kawat logam konduktor yang disebut arus listrik. Energi listrik dapat diubah menjadi bentuk energi yang lain seperti energi gerak, energi cahaya, energi panas, atau energi bunyi.
  3. Energi panas
    Energi panas atau energi kalor merupakan suatu energi yang bersumber dari matahari, dimana matahari merupakan sumber energi panas yang paling besar. Sinar matahari yang memberikan panas yang sesuai sangat bermanfaat bagi makhluk hidup yang ada di muka bumi.
  4. Energi bunyi
    Energi bunyi merupakan energi yang dihasilkan oleh bunyi atau suara, yaitu benda yang bergetar. Contohnya bunyi gitar, bunyi bom, bunyi halilintar, dan bunyi petasan.
  5. Energi nuklir
    Energi nuklir adalah suatu energi yang terkandung dalam inti atom dari unsur-unsur nuklir. Energi nuklir akan keluar bila suatu inti atom berubah menjadi inti lain. Besarnya energi nuklir yang dihasilkan tergantung pada jumlah dan jenis inti.contohnya ledakan yang terjadi pada bom atom.
  6. Energi mekanik
    Energi mekanik merupakan energi yang disebabkan karena adanya suatu usaha yang berhubungan dengan gerakan yang terjadi pada benda. Energi mekanik terdiri atas 2 buah energi yaitu energi potensial dan energi kinetik.
    a. Energi potensial
    Energi potensial merupakan suatu energi tersimpan yang dimiliki oleh suatu benda karena posisi (kedudukan) terhadap suatu acuan. Sebagai contoh yaitu batu yang kita angkat pada ketinggian tertentu memiliki energi potensial apabila batu kita lepas maka batu tersebut akan melakukan kerja yaitu bergerak ke bawah atau jatuh. Jika batu tersebut mengenai tanah yang lembek, maka batu yang jatuh tadi akan menyebabkan terjadinya lubang pada tanah.
    Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa energi potensial suatu benda dipengaruhi oleh massa benda, percepatan dari gaya gravitasi bumi, dan ketinggian dari suatu benda yang bersangkutan.
    b. Energi kinetik
    Energi kinetik merupakan suatu energi yang dimiliki oleh suatu benda yang dipengeruhi oleh gerakan aktif dari suatu benda yang bersangkutan. Besarnya suatu energi kinetik dipengaruhi oleh massa suatu benda dan kecepatan dari suatu benda yang bersangkutan. Semakin besar massa dari benda yang bersangkutan, maka energi kinetiknya juga akan semakin besar, begitu pula semakin cepat laju/kecepatan dari suatu benda, energi kinetik yang dihasilkan juga akan semakin besar.

Perubahan yang terjadi pada energi.


Suatu energi manfaatnya baru akan dapat terlihat apabila energi tersebut mengalami suatu perubahan bentuk dari energi satu ke dalam energi yang lainya. Seperti yang kita ketahui bahwa energi memiliki suatu hukum yang sering disebut dengan hukum kekekalan energi. Bunyi dari hukum kekekalan energi adalah energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi energi dapat berubah bentuk dari bentuk yang satu ke bentuk yang lainnya.
Dari hukum kekekalan energi di atas apabila energi dapat dirubah ke dalam bentuk energi lainnya maka energi tersebut akan dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan energi yang paling banyak bisa dimanfaatkan adalah perubahan dari energi listrik dirubah ke dalam bentuk energi yang lainnya.
Contoh perubahan energi itu antara lain:

  1. Perubahan dari energi listrik menjadi energi panas misalnya setrika listrik dan solder listrik.
  2. Perubahan dari energi listik menjadi energi menjadi energi suara misalnya radio dan tape.
  3. Perubahan dari energi listrik menjadi energi menjadi energi cahaya misalnya lampu.
  4. Perubahan dari energi listik menjadi energi cahaya (gambar) dan suara misalnya pada televisi.
  5. Perubahan dari energi listik menjadi energi menjadi energi gerak misalnya terdapat pada kipas angin.
  6. Perubahan dari energi listik menjadi energi menjadi energi panas adalah pada pengering rambut (hair dryer) dan penanak nasi (rice cooker).
  7. Perubahan dari energi kimia menjadi energi listrik misalnya pada aki dan baterai.
  8. Perubahan dari energi cahaya menjadi energi kimia misalnya pada saat proses fotosintesis.
  9. Perubahan dari energi gerak menjadi energi listrik misalnya terdapat pada dynamo sepeda.
  10. Perubahan dari energi potensial menjadi energi listrik terjadi pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Perubahan …

SD6 -PKN – Nilai Perjuangan dalam Perumusan Pancasila

Nilai Perjuangan dalam Perumusan Pancasila.

Bangunan akan berdiri kokoh dan kuat bila fondasinya kuat. Seperti halnya bangunan, negara juga membutuhkan fondasi. Fondasi negara itulah yang disebut sebagai dasar negara. Adapun dasar negara kita adalah Pan-casila. Pancasila mampu menjadi dasar negara yang kokoh dan kuat. Hal itu karena Pancasila berakar pada budaya bangsa Indonesia. Bagaimanakah Pancasila berhasil dirumuskan? Siapa saja tokoh yang berjasa merumuskan Pancasila? Bagaimana pula Pancasila mampu menjadi landasan bernegara? Semua pertanyaan itu akan terjawab dalam bab ini. Nah, pelajarilah dengan saksama. A. Pancasila sebagai Dasar Negara. Apa jadinya bangunan yang berdiri tanpa dasar atau fondasi? Tentu ba-ngunan itu akan mudah runtuh, bukan? Sebuah bangunan tanpa dasar pasti mudah runtuh. Oleh karena itu, sebuah bangunan memerlukan dasar atau fondasi. Bangunan yang kokoh tentunya berdiri di atas dasar yang kokoh  dan kuat. Seperti bangunan, setiap ne-garamemerlukandasarnegaraagar tetap tegak berdiri. Bagi sebuah negara, dasar negara menjadi landasan pokok dalam penyeleng-garaan pemerintahan. Dengan demikian, penyelenggaraan peme-rintahan dapat terarah dan teratur. Kegiatan bernegara harus memiliki landasan yang kuat. Hal ini penting terutama bagi sebuah negara baru. Oleh karena itu, dasar negara dirumuskan sebelum sebuah negara didirikan. Pancasila sebagai dasar negara berfungsi penting dalam kehidupan bernegara. Pancasila menjadi penentu arah dan cita-cita luhur bangsa Indonesia. Pancasila juga menjadi tuntunan untuk menjalankan kehidupan bernegara. Segenap warga Indonesia harus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Bila semua dapat melakukan-nya maka cita-cita luhur bangsa Indonesia akan terwujud. Cita-cita luhur yang dimak-sud yaitu masyarakat adil dan makmur. Sebelum menjadi dasar negara, Pancasila mengalami proses yang panjang. Para pendiri bangsa berjuang menyatukan tenaga dan pikiran. Tujuannya untuk mewujudkan Indonesia merdeka dengan dasar yang kuat. Dengan dasar yang kuat Indonesia akan kokoh. Indonesia pun tidak akan mudah terpecah belah. Para pendiri bangsa telah memberikan kita contoh semangat kebersamaan. Semangat tersebut tampak dalam perumusan Pancasila menjadi dasar negara. Nah, tugas kita adalah menjaga agar semangat kebersamaan tetap menyala. Kita tidak boleh membiarkan warisan kebersamaan yang sangat berharga itu koyak-moyak. Lantas, apa saja nilai lain dari perumusan Pancasila? Apa yang harus kita lakukan agar nilai-nilai tersebut tetap melekat dalam kehidupan kita? Simak terus uraian selanjutnya. B.Semangat Juang dan Kebersamaan di Balik Perumusan Pancasila. Pada masa penjajahan, seluruh bangsa berjuang untuk meraih ke-merdekaan. Mereka berjuang dengan banyak cara. Ada yang berjuang dengan pertempuran bersenjata. Ada pula yang berjuang dengan pikiran. Semuanya mengerahkan segenap kemampuan untuk mencapai Indonesia merdeka. Perjuangan melalui pemikiran banyak dilakukan oleh para pendiri bangsa. Salah satunya dilakukan dalam perumusan Pancasila. Bagaimanakah per-juangan para tokoh dalam merumuskan Pancasila? Mari kita simak proses perjuangan tersebut dalam uraian berikut. Pada awal tahun 1945, Indonesia masih dijajah oleh Jepang. Jepang menjajah Indonesia selama tiga tahun. Jepang menjajah Indonesia sejak tahun 1942. Penjajahan itu dimulai setelah mereka berhasil mengusir Belanda. Jepang juga berhasil menjajah beberapa negara di Asia Tenggara. Beberapa negara tersebut antara lain Filipina, Burma (Myanmar), dan Vietnam. Saat itu, tentara Jepang termasuk yang paling kuat di dunia. Selama tahun 1945, keadaan ber-balik. Tentara Jepang mulai mengalami kekalahan di berbagai medan pertempuran. Pada Perang Pasifik, pasukan Jepang dikalahkan oleh Amerika. Jepang juga dikalah-kan oleh Sekutu pimpinan Inggris di kawasan Indocina. Kekalahan tersebut mengancam kekuasaan Jepang di negara-negara jajahannya. Di Indonesia, Jepang juga harus menghadapi perlawanan rakyat. Terlebih lagi, Belanda masih ingin kembali menjajah Indonesia. Pada waktu itu, Belanda bergabung dengan Sekutu. Perlawanan rakyat dan usaha Belanda menjadikan kedudukan Jepang kian lemah. Akhirnya, Jepang terpaksa menjanjikan kemerdekaan kepada rakyat Indonesia. Janji tersebut bertujuan untuk meredam gejolak dan perlawanan rakyat Indonesia. Selain itu juga dimaksudkan untuk memberi kesan bahwa Jepang-lah yang memerdekaan Indonesia. Dengan janji tersebut, rakyat Indonesia diharapkan bersedia membantu Jepang menghadapi Sekutu. Untuk memenuhi janjinya, Jepang kemudian membentuk BPUPKI. BPUPKI merupakan singkatan dari Badan Pe-nyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemer-dekaan Indonesia. Badan ini dibentuk pada tanggal 1 Maret 1945. Dalam bahasa Jepang, BPUPKI disebut Dokuritsu Zjunbi Tyoosakai. BPUPKI bertugas menyelidiki kesiapan bangsa Indonesia dalam menyongsong kemerdekaan dan membentuk pemerintahan sendiri. Penguasa Jepang menunjuk Dr. Radjiman We-diodiningrat sebagai ketua BPUPKI. Beberapa tokoh terkemuka menjadi anggotanya. Beberapa tokoh tersebut antara lain Soekarno, Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantara, K.H. Mas Mansur. KH Wachid Hasyim, K.H. Agus Salim, Soepomo, dan Moh Yamin. Yang unik ada juga anggota BPUPKI yang berasal dari Jepang. Jumlahnya tujuh orang. Namun mereka hanyalah bertindak sebagai pengawas. Oleh karena itu mereka tidak memiliki suara ataupun hak berpendapat. Dokuritsu Zjunbi Tyoosakai adalah bahasa Jepang untuk Badan Penyelidik Usaha-usaha PErsiapan Kemerdekaan Indonesia atau disingkat BPUPKI.   C. Proses Perumusan Pancasila. Anggota BPUPKI resmi dilantik pada tanggal 28 Mei 1945. Sehari berikutnya yaitu tanggal 29 Mei 1945, BPUPKI mulai bersidang. Sidang berlangsung sampai tanggal 1 Juni 1945. Salah satu agendanya adalah merumuskan dasar negara Indonesia merdeka. Dalam sidang tersebut, beberapa anggota mengajukan usulan tentang dasar negara. Ada tiga tokoh yang mengajukan gagasan tentang dasar negara Indonesia. Mereka adalah Mohammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Pada tanggal 29 Mei 1945, Mohammad Yamin mengemukakan gagasannya. Menurutnya, negara Indonesia harus berpijak pada lima dasar. Berikut ini lima dasar usulan Mohammad Yamin. 1.Peri Kebangsaan. 2.Peri Kemanusiaan. 3.Peri Ketuhanan. 4.Peri Kerakyatan. 5.Kesejahteraan Rakyat. Selanjutnya, tanggal 31 Mei 1945 giliran Soepomo menyampaikan gagasannya. Menu-rutnya, Indonesia harus berdiri di atas asas-asas berikut. 1.Persatuan. 2.Kekeluargaan. 3.Keseimbangan Lahir dan Batin. 4.Musyawarah. 5.Keadilan Rakyat. Terakhir, tanggal 1 Juni 1945 giliran Soekarno menyampaikan usulannya. Soekarno juga menyatakan bahwa negara Indonesia harus didirikan di atas lima dasar. Hanya saja, rinciannya berbeda. Berikut ini lima dasar negara usulan Soekarno. 1.Kebangsaan Indonesia atau Nasionalisme. 2.Peri Kemanusiaan atau Internasionalisme. 3.Mufakat atau Demokrasi. 4.Kesejahteraan Sosial. 5.Ketuhanan Yang Maha Esa. Usulan-usulan tersebut tidak langsung diterima oleh BPUPKI. Setiap usulan ditampung dan dimusyawarahkan bersama. Oleh karena itu, dibentuklah se-buah tim khusus. Tim tersebut kemudian berkembang menjadi sebuah panitia kecil yang terdiri atas sembilan orang. Mereka adalah Soekarno, Moh. Hatta, Moh. Yamin, Ahmad Soebardjo, A.A. Maramis, Abdul Kahar Muzakir, K.H. Wachid Hasyim, H. Agus Salim, dan Abikoesno Tjokrosoejoso. Tim inilah yang kemudian disebut sebagai Panitia Sembilan. Panitia Sembilan bertugas membahas lebih lanjut usulan-usulan tentang dasar negara. Pidato Ir, Sukarno : Setelah mengemukakan gagasannya mengenai dasar negara Indonesia, Soekarno melanjutkan pidatonya sebagai berikut : “… Saudara-saudara, dasar-dasar negara telah saya usulkan, lima bilangannya. Inikah Pancadharma? Bukan, nama Pancadharma tidak tepat disini. Dharma berarti kewajiban,sedang kita membicarakan dasar. Saya senang kepada simbolik. Simbolik angka pula. Rukun Islam lima jumlahnya. Jari kita lima setangan. Kita mempunyai Pancaindera. Apalagi yang lima bilangannya? Pandawa pun lima orangnya. Sekarang, banyaknya prinsip : kebangsaan, internasionalisme, mufakat, kesejakteraan, dan ketuhanan, lima pula bilangannya. Namanya bukan Pancadharma. Tetapi, saya namakan ini dengan petunjuk seorang tema kita ahli bahasa, namanya ialah Pancasila. Sila artinya asas atau dasar dan di atas kelima dasar itulah kita mendirikan negara indonesia, kekal dan abadi.” Sumber : http://kepustakaan-presiden.pnri.go.id Tanggal 22 Juni 1945, Panitia Sembilan menetapkan hasil sidang. Hasilnya adalah rumusan yang disebut sebagai Piagam Jakarta atau Jakarta Charter. Piagam ini dinamakan Piagam Jakarta karena disusun di Jakarta. Dalam piagam ini termuat lima dasar negara Indonesia. Setelah selesai menjalankan tugasnya, BPUPKI dibubarkan pada tanggal 7 Agustus 1945. sebagai gantinya, dibentuklah PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Dalam bahasa Jepang PPKI disebut Dokuritsu Zyunbi Inkai. PPKI-lah yang mengesahkan Pembukaan UUD 1945 yang rumusannya di ambil dari Piagam Jakarta. Didalam Pembukaan UUD 1945 itu tercantum rumusan Pancasila dasar negara. Pengesahannya di lakukan pada tanggal 18 Agustus 1945. Namun sebelum disahkan, Piagam Jakarta mengalami sedikit perubahan. Atas usul Moh. Hatta, butir pertama piagam Jakarta di ubah. Bunyinya menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Sebelumnya, butir pertama berbunyi “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Apa alasan perubahan ini? Kata-kata butir pertama sebelum di ubah ternyata kurang disetujui oleh sebagaian komponen bangsa lain. Oleh karena itu, perubahan tersebut perlu di lakukan. Hal itu dimaksudkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia yang baru saja merdeka. Akhirnya, usulan Moh. Hatta disepakati oleh semua anggota PPKI. Jadilah sila pertama dasar negara berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Tahukah Kamu ?

Piagam Jakarta.

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia, dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa, dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintahan negara Indonesia Merdeka yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu susunan negara Republik Indonesia, yang berkedaulatan rakyat, dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluk-pemeluknya, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan-perwakilan serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jakarta, 22 Juni 1945. Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Panitia Sembilan : 1, Haji Soekarno. 2, Haji Achmad Soebardjo. 3, Haji Abdul Kahar Muzakkir. 4, Alex Andries Maramis. 5, Abikoesno Tjokrosoejoso. 6, Haji Mohammad Hatta. 7, Haji Abudul Wahid Hasyim. 8, Haji Agus Salim. 9, HajiMohammad Yamin. Piagam Jakarta yang telah mengalami perubahan itu kemudian disahkan menjadi pembukaan (preambule) Undang-Undang Dasar 1945. Lima dasar atau sila yang dicantumkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 itu kemudian disebut Pancasila. D. Nilai-nilai Juang dan Kebersamaan Para Tokoh. Proses perumusan Pancasila yang dilakukan para tokoh menjadi pelajaran berharga bagi kita. Semua itu dilakukan dengan penuh nilai perjuangan dan diliputi dalam semangat kebersamaan. Berikut beberapa nilai juang dan semangat kebersamaan dari para tokoh perumus Pancasila.
  1. Berbeda-beda tetapi Satu Cita-cita
Teman-teman, apa yang dapat kita teladani dari sejarah perumusan Pancasila? Usulan-usulan dalam sidang BPUPKI berbeda-beda. Kalian tidak perlu heran terhadap perbedaan pendapat tersebut. Sebab, anggota BPUPKI dibentuk dari berbagai daerah yang berbeda-beda. Ada yang berasal dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Maluku. Bahkan ada pula anggota yang berasal dari keturunan Tionghoa, Arab, dan India. Perbedaan-perbedaan inilah yang menyebabkan adanya pendapat yang beragam. Akan tetapi, perbedaan yang ada tidak menghalangi mereka bekerja sama. Mereka mengabaikan perbedaan-perbedaan itu demi tercapainya tujuan. Sebab, semua anggota BPUPKI memiliki tujuan dan cita-cita yang sama. Apakah itu? Tujuan dan cita-cita itu adalah kemerdekaan Indonesia. Oleh karena itu, semua tenaga dan pikiran dicurahkan untuk meraih cita-cita mulia tersebut. Pada akhirnya, semua anggota BPUPKI yang berbeda-beda dapat bersatu mewujudkan Indonesia merdeka. 2. Bersatu dalam Perbedaan. Tentu kalian pernah melihat pelangi. Indah sekali bukan? Pelangi terlihat indah karena tersusun atas beberapa warna yang berbeda. Warna-warna tersebut di antaranya merah, kuning, dan hijau. Masih ingatkah kalian lagu tentang keindahan pelangi? Indonesia juga tersusun atas banyak perbedaan. Perbedaan itulah yang membuat Indonesia menjadi berwarna-warni dan indah. Tahukah kalian bunyi tulisan pada pita yang dicengkeram kaki burung Ga-ruda Pancasila? Pada pita itu tertulis “Bhinneka Tunggal Ika”. Artinya, meski-pun berbeda-beda, kita adalah satu. Perbedaan-perbedaan yang ada bukan menjadi penghalang untuk bekerja sama, tolong-menolong, dan hidup rukun. Perbedaan-perbedaan itulah yang menjadikan kita perlu saling mengenal, menghormati, menolong, dan bekerja sama. Para pahlawan telah memberi contoh bahwa perbedaan bukanlah peng-halang untuk bersatu. Semangat persatuan dan perjuangan itu harus ditiru dan teladani. Perbedaan-perbedaan di sekeliling kita bukanlah penghalang untuk bersatu. Kini kita telah merdeka dari penjajah. Ini bukan berarti kita tidak lagi memerlukan persatuan dan kesatuan. Para pejuang dulu bersatu dan melupakan perbedaan untuk Indonesia merdeka. Kini, kitapun harus tetap bersatu. Kita harus dapat mengesampingkan perbedaan demi kepentingan bangsa dan negara. 3. Nilai Kebersamaan dalam Perumusan Pancasila. Apa nilai yang dapat kita peroleh dari proses perumusan Pancasila? Pancasila tidak hanya dirumuskan oleh satu orang. Para tokoh, seperti Bung Karno, Moh. Yamin, dan Soepomo, berusaha keras menyumbangkan buah pikir-an mereka. Mereka bahu-membahu untuk merumuskan sebuah dasar negara yang kuat. Meski berbeda prinsip dan pendapat, mereka tidak menunjukkan sikap saling memusuhi. Bahkan, mereka saling memberikan masukan untuk memperoleh hasil yang lebih baik. Semua itu dilakukan atas kesadaran untuk kepentingan bersama. Kepentingan tersebut yaitu demi tegaknya kedaulatan negara dan kokohnya dasar negara Indonesia. Selain itu, dalam perumusan Pancasila juga melibatkan banyak pihak. Misalnya, Bung Hatta yang mengusulkan perubahan bunyi kalimat dalam sila pertama. Usulan tersebut sesungguhnya juga merupakan masukan dari sebagi-ankomponenbangsayangtidakterlibatsecaralangsungdalamperumusandasar negara. Hal itu menunjukkan bahwa semua elemen bangsa merasa senasib dan seperjuangan. Mereka pun turut menyumbangkan pemikiran. Mereka ikut berjuang dalam semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Terbukti pula bahwa Pancasila yang dirumuskan dalam semangat kebersamaan mampu bertahan sampai sekarang. Pancasila pun mampu menyatukan seluruh komponen bangsa dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nah, itulah nilai kebersamaan yang dapat kita teladani dalam perumusan Pancasila. Segala sesuatu yang dilakukan dalam semangat kebersamaan dan kekeluargaan tentu hasilnya akan lebih baik. Hasilnya pun akan dirasakan sebagai milik bersama sehingga terpelihara. Semua pihak pun akan merasa puas karena telah turut mewujudkan kepentingan bersama. Kalian telah mengetahui isi dari Piagam Jakarta. Nah, sekarang coba bandingkan dengan Pembukaan (preambule) UUD 1945. Setelah itu, tuliskan dasar negara seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Kerjakan dalam lembar tugas dan kumpulkan kepada guru. E.Meneladani Nilai-nilai Juang Para Tokoh Perumus Pancasila. Apa yang dapat kita teladani dari sejarah perumusan Pancasila? Selain kebersamaan, apa saja nilai juang yang ada pada proses perumusan Pancasila? Berikut antara lain nilai-nilai tersebut. 1. Musyawarah. Musyawarah sangat diperlukan untuk mencapai tujuan bersama. Musyawarah adalah cara yang ditempuh anggota BPUPKI ketika merumuskan Pancasila. Dengan banyaknya perbedaan, peng-ambilan keputusan memang sulit dilaku-kan. Namun, para perumus Pancasila membuktikan bahwa mereka dapat bekerja sama. Padahal, mereka memiliki banyak perbedaan. Dengan kerja sama, sebuah keputusan bersama berupa Pancasila pun berhasil disepakati. Kerja sama tersebut terwujud dalam musyawarah. Istilah : Musyawarah merupakan pemba-hasan bersama dengan maksud mencapai keputusan untuk menye-lesaikan masalah. Toleransi adalah sifat atau sikap menghargai pendapat yang berbeda dari atau bertentangan dengan pendapat sendiri. Aristokrat yaitu orang dari golongan bangsawan, ningrat. 2. Menghargai Perbedaan. Kesediaan menghargai perbedaan merupakan salah satu kunci keberhasilan musyawarah. Tanpa adanya kesediaan ini, keputusan dalam musyawarah tidak akan tercapai. Menghargai perbedaan terletak pada kesediaan untuk menerima pendapat yang berbeda demi kepentingan yang lebih besar. Dalam perumusan Pancasila, hal ini terbukti penghapusan kalimat “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”. Namun dengan adanya kesediaan menghargai perbedaan, perdebatan tersebut tidak menjadi permusuhan. Dengan kesediaan menghargai perbedaan lahirlah keputusan untuk mengganti kata tersebut. Akhirnya, para perumus memutuskan untuk mengubah kata-kata tersebut menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”/ 3. Teloransi. Toleransi masih berkaitan dengan menghargai perbedaan. Latar belakang yang berbeda dari para perumus dasar negara disatukan dalam wadah BPUPKI. Tentu saja perbedaan ini terbawa ke dalam sidang. Latar belakang yang berbeda pendapat yang muncul pun beragam. Perbedaan tersebut bahkan kadang saling bertentangan . Agar dapat melahirkan sebuat dasar negara yang kukuh, perbedaan ini tidak boleh menjadi penghambat. Disinilah arti penting toleransi. Tanpa adanya toleransi, keputusan bersama tidak akan terwujud. Itulah beberapa nilai juang yang harus kita teladani dari para perumus Pancasila. Tenta saja masih banyak nilai lain yang dapat kita teladani. Dapatkah kalian menyebutkannya? temukan dengan belajar secara mandiri. Tahukah Kamu ? Prof. Mr. Dr. Soepomo (Ejaan Soewandi: Supomo; lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, 22 Januari 1903 – meninggal di Jakarta, 12 September 1958 pada umur 55 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia. Soepomo dikenal sebagai arsitek Undang-undang Dasar 1945, bersama dengan Muhammad Yamin dan Soekarno. Sebagai putra keluarga priyayi, ia berkesempatan meneruskan pendidikannya di ELS (Europeesche Lagere School) di Boyolali (1917), MULO (Meer Uitgebreid Lagere Onderwijs) di Solo (1920), dan menyelesaikan pendidikan kejuruan hukum di Bataviasche Rechtsschool di Batavia pada tahun 1923. Ia kemudian ditunjuk sebagai pegawai negeri pemerintah kolonial Hindia Belanda yang diperbantukan pada Ketua Pengadilan Negeri Sragen. Antara tahun 1924 dan 1927 Soepomo mendapat kesempatan melanjutkan pendidikannya ke Rijksuniversiteit Leiden di Belanda di bawah bimbingan Cornelis van Vollenhoven, profesor hukum yang dikenal sebagai “arsitek” ilmu hukum adat Indonesia. Soepomo meninggal dalam usia muda akibat serangan jantung di Jakarta pada 12 September 1958 dan dimakamkan di Solo. F. Pengamalan Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan sehari-hari. Kalian tentu telah mengetahui nilai-nilai juang dalam perumusan Pancasila. Kalian telah memahami jerih payah para tokoh dalam perumusan Pancasila sebagai dasar negara. Dalam sejarah bangsa Indonesia, Pancasila juga telah terbukti tangguh. Pancasila mampu mempertahankan keutuhan dan persatuan bangsa, Kita harus melakukan sesuatu lebih dari sekadar rasa bangga. Kita harus dapat menerapkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila merupakan pencerminan jiwa kebangsaan Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sangatlah luhur. Pancasila dirancang sedemikian rupa sesuai kepribadian bangsa Indonesia. Segenap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara terangkum di dalamnya. Kita harus dapat meresapi nilai-nilai Pancasila secara utuh. Nilai yang melatarbelakangi terwujudnya Pancasila pun mulia. Para tokoh telah mencurahkan seluruh tenaga dan pikiran demi terwujudnya Pancasila. Semua itu tidak akan pernah dapat kita balas dan dinilai dengan uang, Kita menghargai dan meneruskan cita-cita mereka. Pancasila bukanlah hal yang remeh dan sepele. Pancasila adalah dasar negara, landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila tidak cukup dihafalkan dan dibaca setiap upacara bendera. Kalian harus menghayati nilai-nilai Pancasila. Selanjutnya kita harus menunjukkan dalam tindakan nyata. Pancasila tidak akan memiliki makna tanpa pengamalan. Pancasila bukan sekedar simbol persatuan dan kebanggaan bangsa. Tetapi, Pancasila adalah acuan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Oleh karena itu, kita wajib mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tingkah laku sehari-hari kita harus mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila. Untuk mengamalkan Pancasila kita tidak harus menjadi aparat negara. Kita juga tidak harus menjadi tentara dan mengangkat senjata. Kita dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kita dapat memulai dari hal-hal kecil dalam keluarga. Misalnya melakukan musyawarah keluarga. Setiap keluarga pasti mempunyai masalah. Nah, masalah dalam keluarga akan terselesaikan dengan baik melalui musyawarah. Kalian dapat belajar menyatukan pendapat dan menghargai perbedaan dalam keluarga. Biasakanlah melakukannya dalam keluarga. Dalam lingkungan sekolah pun kita harus membiasakan bermusyawarah. Hal ini penting karena teman-teman kita berbeda-beda. Pelbagai perbedaan akan lebih mudah disatukan bermusyawarah. Permasalahan yang berat pun akan terasa ringan. Keputusan yang diambil pun menjadi keputusan bersama. Hal itu akan mempererat semangat kebersamaan di sekolah. Tanpa musyawarah, perbedaan bukannya saling melengkapi. Tetapi, justru akan saling bertentangan. Oleh karena itu, kita harus terbiasa bermusyawarah di sekolah. Kerukunan hidup di lingkungan sekolah akan terjaga. Dengan demikian, kalian tidak akan kesulitan menghadapi dalam lingkungan yang lebih luas. Berawal dari keluarga kemudian meningkat dalam sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara. 1.Pengamalan Pancasila dalam Rangka Menghargai Perbedaan. Pancasila dirumuskan dalam semangat kebersamaan. Salah satunya  terwujud dalam sikap menghargai perbedaan. Perbedaan pendapat tidak menjadi hambatan untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Hal itu merupakan sikap yang harus kita tiru. Pada waktu itu bangsa Indonesia belum memiliki dasar negara. Tetapi, sikap para tokoh telah mencerminkan semangat kebersamaan dan jiwa ksatria. Mereka bersedia menerima perbedaaan apa pun ketika proses perumusan dasar negara berlangsung. Nah, sekarang kita telah memiliki Pancasila sebagai dasar negara yang kuat. Kekuatan Pancasila telah terbukti selama berdirinya negara Indonesia. Pancasila mampu menyatukan seluruh bangsa Indonesia. Pancasila juga mampu bertahan menghadapi rongrongan pemberontak. Oleh karena itu, kita harus bangga memiliki dasar negara yang kuat. Kita harus dapat mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah menghargai perbedaan. Kita harus memiliki sikap menghargai perbedaan seperti dalam perumusan Pancasila. Kita harus menyadari bahwa negara kita terdiri atas beragam suku bangsa. Setiap suku bangsa memiliki ragam budaya yang berbeda. Perbedaan suku bangsa dan budaya bukan menjadi penghalang untuk bersatu. Tetapi, justru perbedaan itu akan menjadikan persatuan negara kita kuat seperti Pancasila. Berikut ini Contoh Pengamalan Pancasila Ke 1,2,4, dan 5 dalam kehidupan Sebagai berikut. 1. Ketuhanan Yang Maha Esa Sila pertama dari Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa Sila ini berhubungan terhadap perilaku kita sebagai umat pertama pada Tuhannya. Berikut contoh sikap yang mencerminkan di sila Pertama :
  • Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  • Percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  • Tidak melakukan penistaan dari suatu agama seperti melakukan pembakaran rumah rumah ibadah.
  • Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Menjalani perintah agama sesuai ajaran agama yang dianut masing-masing. Kita tidak boleh membeda-bedakan cara bergaul hanya karena ras, suku dan agama
  • Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.
  • Membina kerjasama dan tolong menolong antar umat beragama.
  • Bersikap toleran kepada umat beragama yang lainya.
  • Mengembankan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing
2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab Sila ini berhubungan terhadap perilaku kita sebagai manusia yang pada hakikatnya semua sama di Dunia ini. Berikut contoh sikap yang mencerminkan di sila Kedua :
  • Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi setiap manusia tanpa membedakan.
  • Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  • Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
  • Tidak semena-mena terhadap orang lain.
  • Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan, seperti acara acara bakti sosial, memberikan bantuan kepada panti panti asuhan sebagai bentuk kemanusiaan peduli akan sesama.
  • Senang membantu teman yang sedang mengalami kesusahan.
  • Memberikan bantuan kepada korban bencana alam.
  • Mengembangkan sikap tenggang rasa.
  • Menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia.
  • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
  • Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
  • Menyadari bahwa kita mempunyai hak dan kewajiban yang sama.
3. Persatuan Indonesia Sila ini berhubungan terhadap perilaku kita sebagai warna Negara Indonesia untuk bersatu membangun negeri ini. Berikut contoh sikap yang mencerminkan di sila Ketiga :
  • Bangga dan cinta terhadap tanah air dan bangsa.
  • Rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara
  • Mengembangkan sikap saling menghargai.
  • Membina hubungan baik dengan semua unsur bangsa
  • Memajukan pergaulan demi peraturan bangsa.
  • Menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan Indonesia.
  • Mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi arau golongan.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Sila ini beruhubungan terhadap perilaku kita untuk selalu bermusyawarah dalam menyelesesaikan masalah. Berikut contoh sikap yang mencerminkan di sila Keempat :
  • Selalu mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat dalam menyelesaikan permasalahan.
  • Menghindari aksi “Walk Out” dalam suatu musyawarah.
  • Menghargai hasil musyawarah.
  • Ikut serta dalam pemilihan umum, pilpres, dan pilkada.
  • Memberikan kepercayaan wakil-wakil rakyat yang telah terpilih.
  • Yang menjadi wakil rakyat juga harus mampu membawa aspirasi rakyat.
  • Kita tidak boleh memaksakan kehendak kita kepada orang lain.
  • Menghormati dan menghargai pendapat orang lain.
  • Berhati besar untuk menerima keputusan apapun yang dihasilkan oleh musyawarah.
  • Bekerja sama untuk mempertanggung jawabkan keputusan tersebut.
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sila ini berhubungan dengan perilaku kita dalam bersikap adil terhadap semua orang. Berikut contoh sikap yang mencerminkan di sila Kelima :
  • Menjunjung tinggi semangat kekeluargaan dan gotong royong.
  • Peduli terhadap penderitaan yang dialami orang lain.
  • Tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan pihak umum.
  • Suka melakukan perbuatan dalam rangka mewujudkan kemajuan dan keadilan sosial.
  • Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekluargaan dan kegotongroyongan.
  • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  • Menghormati hak-hak orang lain.
  • Suka memberi pertolongan kepada orang lain.
  • Tidak bersifat boros, dan suka bekerja keras
  • Tidak bergaya hidup mewah.
  • Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
dari pengamalan-pengamalan pancasila telah terbukti sudah memenuhi kriteria orang-orangHanya itu saja contoh pengamalan pancasila dari sila ke 1 sampai 5. dengan mengetahuinya , semoga kita bisa mengamalkannya dan bukan hanya dibaca.

SD6 – IPS 1A – Perkembangan Provinsi di Indonesia


SD6 – IPS 1A – Perkembangan Provinsi di Indonesia.

Berdasarkan pasal 18 UUD 1945 wilayah Indonesia terdiri atas wilayah provinsi. Wilayah Indonesia terbagi atas tiga puluh empat provinsi jumlah ini berbeda dengan jumlah provinsi pada awal kemerdekaan Indonesia. Beberapa provinsi tersebut merupakan hasil pemekaran wilayah provinsi yang sudah ada sejak awal kemerdekaan Indonesia.

Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri atas ribuan pulau. Jumlah pulau di Indonesia adalah 17.506. Pulau-pulau tersebut menyebar di sekitar khatulistiwa. Pulau-pulau besar yang ada di Indonesia antara lain Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian.

Secara administrasi wilayah Indonesia terdiri atas pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah terdiri atas pemerintah provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan/desa. Jumlah provinsi di Indonesia pada saat ini adalah 34 provinsi.

Provinsi yang ada di Indonesia mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Pada saat Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 jumlah provinsi di Indonesia ada delapan. Provinsi yang ada pada saat itu adalah Provinsi Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Borneo (Kalimantan), Sulawesi, Sunda Kecil (Nusa Tenggara), dan Maluku. Sidang PPKI saat membentuk delapan provinsi.

Pada tahun 1945–1949 Indonesia mengalami perkembangan wilayah. Hal ini disebabkan masuknya kembali Belanda untuk menguasai Indonesia. Berdasarkan hasil Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda tahun 1949, Belanda mengakui Indonesia dalam bentuk serikat. Pada saat itu Indonesia terdiri atas lima belas negara bagian. Republik Indonesia adalah bagian dari Republik Indonesia Serikat. Pada tahun 1950 kita kembali menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kurun waktu 1950–1966 di Indonesia telah terjadi pemekaran beberapa provinsi sebagai berikut:

1.Pada tahun 1950 Provinsi Sumatra dipecah menjadi Provinsi Sumatra Utara, Sumatra Tengah, dan Sumatra Selatan. Pada tahun ini Yogyakarta mendapatkan status daerah istimewa.

2.Pada tahun 1956 Provinsi Kalimantan dipecah menjadi Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

3.Pada tahun 1957 Provinsi Sumatra Tengah dipecah menjadi Provinsi Jambi, Riau, dan Sumatra Barat. Pada tahun ini Jakarta mendapatkan status sebagai daerah khusus ibu kota. Selain itu, Aceh menjadi provinsi tersendiri lepas dari Sumatra Utara.

4.Pada tahun 1959 Provinsi Sunda kecil dipecah menjadi Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Pada tahun ini juga dibentuk Provinsi Kalimantan Tengah dari Kalimantan Selatan.

5.Pada tahun 1960 Provinsi Sulawesi dipecah menjadi Provinsi Sulawesi Utara dan Selatan.

6.Pada tahun 1963 PBB menyerahkan Irian Barat ke Indonesia.

7.Pada tahun 1964 dibentuk Provinsi Lampung dari pemekaran Provinsi Sumatra Selatan. Selain itu, dibentuk pula Provinsi Sulawesi Tengah (pemekaran dari Sulawesi Utara) dan Provinsi Sulawesi Tenggara (pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan).

Jumlah provinsi di Indonesia bertambah ketika Irian Barat resmi kembali menjadi bagian dari NKRI pada tanggal 19 November 1969 dan menjadi provinsi ke-26. Irian Barat kemudian namanya berubah menjadi Irian Jaya. Selanjutnya, Timor Timur berintegrasi atau bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 17 Juli 1976. Timor Timur menjadi provinsi ke-27. Pada tanggal 19 Oktober 1999 Timor Timur melepas-kan diri dari NKRI. Timor Timur menjadi negara baru, yaitu Timor Leste.

Selanjutnya di Indonesia terbentuk beberapa provinsi baru. Provinsi baru yang terbentuk sejak tahun 1999 di Indonesia sebagai berikut.

  1. Provinsi Maluku Utara, provinsi dengan ibukota di Kota Sofifi ini terbentuk pada tanggal 4 Oktober 1999. Provinsi yang merupakan hasil pemekaran dari Provinsi Maluku ini merupakan provinsi di Indonesia yang ke-27.
  2. Provinsi Banten, provinsi dengan ibukota di Kota Serang ini terbentuk pada tanggal 17 Oktober 2000. Provinsi yang merupakan hasil pemekaran Provinsi Jawa Barat ini merupakan provinsi di Indonesia yang ke-28.
  3. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, provinsi dengan ibukota di Kota Pangkal Pinang ini terbentuk pada tanggal 4 Desember 2000. Provinsi ini dimekarkan dari Provinsi Sumatera Selatan dan menjadi provinsi ke-29.
  4. Provinsi Gorontalo, provinsi dengan ibukota di Kota Gorontalo ini terbentuk pada tanggal 22 Desember 2000. Provinsi yang merupakan hasil pemekaran dari Provinsi Sulawesi Utara ini adalah provinsi ke-30 Indonesia.
  5. Provinsi Papua Barat, provinsi yang beribukota di Kota Manokwari ini terbentuk tanggal 21 November 2001. Provinsi yang merupakan hasil pemekaran dari Provinsi Papua ini merupakan provinsi di Indonesia ke-31.
  6. Provinsi Kepulauan Riau, provinsi dengan ibukota Tanjung Pinang itu terbentuk pada tanggal 25 Oktober 2002. Provinsi yang merupakan hasil pemekaran dari Provinsi Riau ini menjadi provinsi yang ke-32 di Indonesia.
  7. Provinsi Sulawesi Barat, provinsi yang ibukotanya di Kota Mamuju ini terbentuk tanggal 5 Oktober 2004. Provinsi yang terbentuk dari pemekaran Provinsi Sulawesi Selatan ini merupakan provinsi ke-33 Indonesia.
  8. Provinsi Kalimatan Utara, provinsi dengan ibukotanya Tanjung Selor ini terbentuk pada tanggal 25 Oktobe 2012. Provinsi ini merupakan hasil pemekaran dari Provinsi KalTim dan menjadi provinsi ke-34 Indonesia.

Nama-nama 34 Provinsi di Indonesia beserta Nama Ibukotanya :

  1. Provinsi Nanggro Aceh Darussalam yang beribukota di Kota Banda Aceh.
  2. Provinsi Sumatera Utara yang beribukota di Kota Medan.
  3. Provinsi Sumatera Barat yang beribukota di Kota Padang.
  4. Provinsi Riau yang beribukota di Kota Pekan Baru.
  5. Provinsi Kepulauan Riau yang beribukota di Kota Tanjung Pinang.
  6. Provinsi Jambi yang beribukota di Kota Jambi.
  7. Provinsi Sumatera Selatan yang beribukota di Kota Palembang.
  8. Provinsi Bangka Belitung yang beribukota di Kota Pangkal Pinang.
  9. Provinsi Bengkulu yang beribukota di Kota Bengkulu.
  10. Provinsi Lampung yang beribukota di Kota Bandar Lampung.
  11. Provinsi DKI Jakarta yang beribukota di Kota Jakarta.
  12. Provinsi Jawa Barat yang beribukota di Kota Bandung.
  13. Provinsi Banten yang beribukota di Kota Serang.
  14. Provinsi Jawa Tengah yang beribukota di Kota Semarang.
  15. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang beribukota di Kota Yogyakarta.
  16. Provinsi Jawa Timur yang beribukota di Kota Surabaya.
  17. Provinsi Bali yang beribukota di Kota Denpasar.
  18. Provinsi Nusa Tenggara Barat yang beribukota di Kota Mataram.
  19. Provinsi Nusa Tenggara Timur yang beribukota di Kota Kupang.
  20. Provinsi Kalimantan Barat yang beribukota di Kota Pontianak.
  21. Provinsi Kalimantan Tengah yang beribukota di Kota Palangkaraya.
  22. Provinsi Kalimantan Selatan yang beribukota di Kota Banjarmasin.
  23. Provinsi Kalimantan Timur yang beribukota di Kota Samarinda.
  24. Provinsi Kalimantan Utara yang beribukota di Kota Tanjung Selor.
  25. Provinsi Sulawesi Utara yang beribukota di Kota Manado.
  26. Provinsi Sulawesi Barat yang beribukota di Kota Mamuju.
  27. Provinsi Sulawesi Tengah yang beribukota di Kota Palu.
  28. Provinsi Sulawesi Tenggara yang beribukota di Kota Kendari.
  29. Provinsi Sulawesi Selatan yang beribukota di Kota Makassar.
  30. Provinsi Gorontalo yang beribukota di Kota Gorontalo.
  31. Provinsi Maluku yang beribukota di Kota Ambon.
  32. Provinsi Maluku Utara yang beribukota di Kota Sofifi.
  33. Provinsi Papua Barat yang beribukota di Kota Kota Manokwari.
  34. Provinsi Papua yang beribukota di Kota Jayapura.

SD Kelas 6 – Perkembangbiakan Mahluk Hidup.


SD Kelas 6 – Perkembangbiakan Mahluk Hidup.

Tampak gambar bawang merah yang sedang tumbuh . Gambar tersebut menunjukkan ciri ciri dari makhluk hidup yaitu dapat berkembangbiak . Menurutmu apakah setiap makhluk hidup memiliki cara berkembang biak yang sama. Lalu apakah tujuan makhluk hidup tersebut berkembang biak?

 

A. perkembangbiakan tumbuhan.

Tumbuhan dapat berkembangbiak dengan dua cara yaitu generatif atau seksual atau perkawinan, dan vegetatif atau aseksual yaitu tanpa perkawinan.

 

1. Perkembangbiakan tumbuhan secara generatif. 

Tumbuhan yang dapat berkembangbiak secara generatif umumnya dicirikan dengan adanya bunga sebagai alat perkembangbiakan. bunga memiliki empat bagian utama yaitu : kelopak, mahkota, putik, dan benang sari. Dari keempat bagian tersebut yang berperan sebagai alat perkembangbiakan generatif adalah putik dan benang sari. 

Tampak gambar bagian dari bunga yaitu : tangkai bunga, dasar bunga, kelopak,  mahkota, kepala putik, tangkai putik, kepala Sari, tangkai Sari, bakal biji, dan Bakal buah.

Putik berperan sebagai alat reproduksi betina yang menghasilkan sel telur.  Benang sari berperan sebagai alat reproduksi jantan yang menghasilkan sperma. Perkawinan pada bunga akan menghasilkan biji, sebagian besar biji akan dilindungi oleh daging buah.

 

a. Proses perkembangbiakan secara Generatif.

Proses perkembangbiakan tumbuhan secara generatif terjadi dengan adanya peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. perkembangbiakan generatif tumbuhan diawali dengan proses penyerbukan. selanjutnya diikuti oleh pembuahan. Berikut adalah penjelasan proses perkembangbiakan secara generatif pada tumbuhan :
1) Penyerbukan adalah peristiwa Jatuhnya serbuk sari di kepala putik.
2) Pembuahan adalah peristiwa bertemunya sel telur dengan serbuk sari, pembuahan akan menghasilkan Calon tumbuhan baru.
3) Biji dan buah berkembang.
4) Biji yang ditanam atau jatuh ditempat yang cocok akan tumbuh menjadi kecambah.
5) Kecambah tumbuh menjadi tumbuhan muda.
6) Tumbuhan mudah tumbuh menjadi tumbuhan dewasa berikutnya tumbuhan dewasa berbunga.

 


b. Jenis-jenis penyerbukan.

Berdasarkan asal serbuk sarinya penyerbukan dibedakan menjadi 4 yaitu :
1) penyerbukan sendiri. 
2) penyerbukan tetangga.
3) penyerbukan silang dan,
4) penyerbukan bastar.

 

1) Penyerbukan sendiri adalah penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari jatuh di kepala putik bunga itu sendiri. contohnya : serbuk sari bunga lili yang jatuh di kepala putik bunga tersebut.

2) Penyerbukan tetangga adalah penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari dari satu bunga jatuh di kepala putik bunga yang lain yang masih dalam satu tumbuhan. contoh serbuk sari bunga lily orange jatuh  di putik bunga lili orange lain dalam satu tanaman.

3) Penyerbukan silang adalah penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari jatuh di kepala putik bunga pada tanaman yang berbeda tetapi masih satu jenis.  contoh serbuk sari dari bunga lili orange jatuh di kepala putik bunga lili orange yang lain ditanaman yang berbeda. 

4) Penyerbukan bastar adalah penyerbukan yang terjadi apabila serbuk sari jatuh di kepala putik di bunga yang berasal dari tumbuhan yang berbeda varietasnya. contoh serbuk sari bunga lily kuning jatuh di kepala putik bunga lili merah muda. 

Bunga lily termasuk bunga monokotil yang memiliki kelopak bunga dalam kelipatan 3. Bunga lili disebut juga Bunga Bakung, bunga tersebut terdapat dalam berbagai warna dari putih, kuning, Jingga, merah muda , Ungu, hingga hitam.


c. Perantara penyerbukan .

Berdasarkan perantaranya penyerbukan dibedakan menjadi penyerbukan dengan bantuan hewan, angin, air , dan manusia. Perantara Penyerbukan adalah makhluk hidup atau benda tak hidup yang membantu serbuk sari sampai ke putik suatu bunga.

1) Penyerbukan dengan bantuan hewan contoh.
Hewan penyerbuk adalah lebah, kupu-kupu dan burung. Contoh tumbuhan bunga sepatu dan melati. Ciri-ciri : bunga warna mahkota mencolok, berbau khas, memiliki kelenjar madu, dan kepala putih agak tersembunyi.

2) Penyerbukan dengan bantuan angin.
Contoh tumbuhan yaitu padi, jagung dan rerumputan. Ciri-ciri bunga: 1) mahkota bunga tidak berwarna dan berukuran kecil, 2 ) serbuk sari kering, ringan, dan banyak , 3) tidak berbau. 4) tidak memiliki kelenjar madu, 5) kepala putik terjulur keluar.

3) Penyerbukan dengan bantuan air.
Contoh tumbuhan hidrila. Serbuk sari Tanaman hidrila akan terbawa oleh aliran air hingga menempel di kepala putik.

4) Penyerbukan dengan bantuan manusia. 
​contoh tumbuhan vanili dan salak. Bunga salak dan vanili merupakan jenis bunga yang berkelamin tunggal , bunga jantan dan bunga betina terdapat pada tumbuhan yang berbeda. Bunga jantan harus dipetik dan serbuk sarinya ditempelkan di kepala putik bunga betina.


 

2. Perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif.

Perkembangbiakan vegetatif adalah perkembangbiakan yang terjadi tanpa adanya pertemuan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Perkembangbiakan secara vegetatif merupakan perkembangbiakan tumbuhan yang hanya melibatkan satu induk saja. Ciri khas dari perkembangbiakan vegetatif adalah individu baru hasil keturunannya mirip dengan induknya. Perkembangbiakan vegetatif dapat terjadi secara alami maupun buatan.

a. Perkembangbiakan vegetatif alami. 

Perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif alami terjadi melalui beberapa bagian tubuh induk. contoh bagian tumbuhan yang dapat dijadikan alat perkembangbiakan vegetatif adalah sebagai berikut :

  • Spora : spora adalah bagian tumbuhan yang berfungsi untuk memperbanyak tumbuhan. Fungsi spora mirip seperti biji. Contoh tumbuhan yang menghasilkan spora adalah lumut dan tumbuhan paku.
  • Tunas adalah tumbuhan muda yang baru tumbuh dari bagian tubuh induk tumbuhan. Contoh tunas pada tumbuhan pisang dan bambu.
  • Akar tinggal atau Rizoma merupakan batang yang tumbuh menjalar didalam tanah  Ciri-ciri akar tinggal adalah sebagai berikut: 1) bentuknya seperti akar tetapi berbuku-buku,  pada ujungnya terdapat kuncup atau calon tunas. 2) pada setiap buku terdapat sisik yang berasal dari daun. Contoh akar tinggal pada lengkuas jahe, dan kunyit.
  • Umbi batang merupakan batang yang menggembung dan tumbuh di dalam tanah. Pada umbi batang terdapat mata tunas. Jika ditanam dari mata tunas akan muncul tunas yang akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Contoh umbi batang pada kentang, ubi jalar, dan bengkoang.
  • Umbi lapis sebenarnya merupakan lapisan lapisan daun yang mengelilingi batang. Umbi lapis tumbuh di dalam tanah dari dalam umbi lapis akan tumbuh Tunas atau calon tumbuhan baru.
  • Umbi akar merupakan akar yang berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan. Umbi akar bukan merupakan alat perkembangbiakan. contoh umbi akar pada singkong dan wortel. Pada wortel terdapat tunas di pangkal umbi akar. Jika ditanam tunas pada wortel akan tumbuh menjadi tumbuhan baru.
  • Tunas adventif pada tepi daun atau akar tumbuhan. jika ditanam ditempat yang sesuai Tunas tersebut akan tumbuh menjadi tanaman baru. contoh tunas adventif cocor bebek terdapat di daun dan tunas adventif sukun terdapat di akar.
  • Geragih merupakan batang yang menjalar di dalam atau di atas permukaan tanah. tumbuhan yang berkembang biak dengan geragih adalah stroberi, dan rumput teki.

 


b. Perkembangbiakan vegetatif buatan.

Perkembangbiakan vegetatif buatan merupakan cara perkembangbiakan tumbuhan dengan bantuan manusia. Perkembangbiakan ini dapat dilakukan dengan cangkok, menyambung, okulasi, stek, dan merunduk.

1) mencangkok.
Mencangkok adalah perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cara mengupas kulit batang dan membungkusnya dengan tanah humus agar dapat tumbuh pada bagian batang yang dikupas tersebut. Syarat tumbuhan yang dapat dicangkok adalah memiliki batang berkayu. Tumbuhan yang biasa dicangkok adalah tanaman yang biasa dimanfaatkan buahnya seperti apel, mangga, jeruk, rambutan, dan nangka.

Kelebihan tanaman hasil mencangkok adalah : 1) buah lebih cepat dibanding jika ditanam dari biji, 2) memiliki sifat yang sama dengan induknya.

Kerugian tanaman hasil mencangkok adalah : 1) akar tanaman kurang kuat. 2) umur tanaman lebih pendek.

Tahapan mencangkok :
1) dahan dikupas sampai terlihat bagian putihnya,
2) bahan yang bersih ditutup dengan tanah humus,
3) dahan dibungkus dengan plastik dan diberi lubang-lubang kecil, 
4) setelah beberapa hari akan akan muncul akar di dahan yang ditutup plastik tersebut,
5) dahan dipotong dan dipindahkan ke pot atau di tanah.

 

2) Setek.

Setek merupakan perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cara memotong bagian tumbuhan. Potongan tersebut kemudian ditanam langsung dan dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru. Syarat utama tumbuhan yang dapat di stek adalah masih memiliki mata tunas dari bagian tumbuhan. Bagian tumbuhan yang dapat di stek adalah batang dan daun. tumbuhan yang dapat dikembangbiakan dengan cara stek antara lain singkong, mawar dan suka.

Tahap-tahap stek batang adalah :
a) dahan dipotong dan dipindahkan ke pot atau di tanah.
b) tanamlah hasil potongan tersebut di tanah yang subur atau di dalam pot.
c) akar akan muncul dari batang dan tumbuh menjadi tumbuhan baru.

 

3) Menyambung.

Menyambung adalah Perkembangbiakan tanaman dengan menggabungkan dua batang tanaman yang sejenis. Tujuan menyambung adalah menggabungkan sifat-sifat unggul dari dua tanaman sehingga diperoleh tanaman yang memiliki sifat-sifat unggul. Misalnya batang atas diambil dari tanaman yang memiliki buah yang manis, sedangkan batang bawah diambil dari tanaman dengan perakaran dan batang yang kuat. Contoh tanaman yang dikembang biakan dengan menyambung adalah mangga, dan rambutan.

 

4) Okulasi.

Okulasi adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan cara menempelkan mata tunas suatu tanaman ke batang tanaman lain. Batang yang ditempeli mata tunas berfungsi sebagai tanaman induk. Tujuan okulasi adalah memperoleh tanaman yang memiliki sifat unggul gabungan dari dua sifat tanaman yang baik. Misalnya mata tunas yang berasal dari tanaman dengan buah yang manis ditempel pada tanaman induk dengan perakaran dan batang yang kuat. tanaman yang dikembangkan dengan okulasi antara lain mangga, rambutan, dan nangka.

Tahapan – tahapan okulasi:
a) iris kulit batang induk.
b) Iris kulit tanaman yang memiliki tunas selebar irisan pada tanaman induk,  kemudian irisan yang memiliki tunas ditempelkan pada tanaman induk.
c) Ikatlah bagian atas dan bawah tunas dengan plastik tunas yang ditempel akan tumbuh.

 

5) Merunduk.

Merunduk merupakan perkembangbiakan vegetatif buatan dengan cara merundukkan atau membenamkan bagian batang suatu tumbuhan di dalam tanah. Setelah beberapa lama dari bagian batang yang terbenam akan muncul akar. Jika dipotong dan ditanam bagian batang tersebut akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Syarat utama tumbuhan dapat dikembangbiakan dengan cara merunduk adalah masih memiliki batang yang mudah dibengkokkan. Tumbuhan yang dapat dikembangbiakan dengan cara merunduk antara lain arbei, strawberry, dan apel.

 

 


B. Perkembangbiakan Hewan.

Tidak jauh berbeda dengan tumbuhan perkembangbiakan hewan dibedakan menjadi dua yaitu perkembangbiakan dengan perkawinan (seksual), dan tidak dengan perkawinan (aseksual). Berikut adalah penjelasan mengenai perkembangbiakan hewan tersebut.

 

1. Perkembangbiakan hewan secara seksual atau perkawinan.

Perkembangbiakan seksual merupakan perkembangbiakan yang terjadi dengan adanya peleburan sel kelamin jantan atau sperma dan sel kelamin betina atau sel telur. Hasil peleburan keduanya akan menghasilkan zigot. Zigot kemudian tumbuh dan berkembang menjadi embrio. Embrio ada yang tumbuh dan berkembang di dalam telur bercangkang dan ada yang di dalam rahim. Induk betina akan mengeluarkan embrio dari dalam tubuhnya dengan cara bertelur (ovipar), melahirkan (Vivipar), bertelur sekaligus melahirkan (ovovivipar).

a. Bertelur (ovipar).

Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur disebut dengan ovipar. Zigot hewan ovipar akan tumbuh dan berkembang di dalam tubuh hewan betina hingga dibungkus oleh cangkang keras. Selanjutnya telur akan dikeluarkan dari tubuh hewan betina. Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur antara lain serangga, ikan, katak, cicak, dan burung.

Burung laut berkembang biak dengan bertelur, embrio burung tumbuh dan berkembang di dalam telur bercangkang.

Burung yang telah bertelur akan mengerami telurnya hingga menetas, karena telur membutuhkan suhu hangat agar embrio di dalamnya tumbuh dan berkembang dengan baik.

 

b. Melahirkan (Vivipar).

Hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan disebut juga dengan hewan vivipar. Embrio hewan vivipar tumbuh dan berkembang di dalam rahim yang merupakan ciri khas hewan mamalia. Di dalam rahim embrio akan mendapat makanan hingga siap dilahirkan. Ciri khas hewan mamalia selain melahirkan, yaitu memiliki kelenjar susu, bernapas dengan paru-paru, dan memiliki daun telinga. Hewan-hewan yang berkembang biak dengan melahirkan antara lain kucing, harimau, kera, kelinci, sapi, kambing, gajah, dan paus.

Kambing berkembang biak dengan melahirkan. Embrio kambing tumbuh dan berkembang di dalam rahim hewan-hewan  betina.

 

c. Bertelur dan melahirkan atau ovovivipar.

Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur dan melahirkan disebut dengan hewan ovovivipar. Zigot hasil pembuahan akan menjadi embrio yang akan dibungkus oleh cangkang telur. Telur tidak akan dikeluarkan oleh induknya melainkan tetap bertahan di dalam tubuh induknya hingga menetas. Bayi hewan yang telah menetas akan dikeluarkan dari tubuh induknya. Perbedaan antara hewan vivipar dan ovovivipar adalah pada hewan vivipar embrio akan mendapat makanan dari induknya, sedangkan pada hewan ovovivipar embrio tidak mendapat makanan dari induknya tetapi dari dalam telur yang mengandung cadangan makanan. Hewan yang termasuk ovovivipar antara lain beberapa jenis ikan hiu, beberapa jenis kadal, dan beberapa jenis ular.

 


2. Perkembangbiakan hewan secara vegetatif atau aseksual.

Perkembangbiakan hewan secara vegetatif atau aseksual merupakan perkembangbiakan yang tidak melibatkan peleburan sel sperma dan sel telur. Perkembangbiakan hewan secara aseksual dapat dilakukan dengan pembentukan tunas atau fragmentasi.

a. Penbentukan Tunas.
Hewan yang dapat berkembang biak dengan cara tunas yaitu Hydra dan Ubur-ubur. Tunas akan tumbuh dari tubuh induk kemudian melepaskan diri dan berkembang menjadi individu dewasa.

b. Fregmwntasi.
Fragmentasi adalah perkembangbiakan pada hewan dengan memotong bagian tubuhnya menjadi beberapa bagian. Potongan tubuh tersebut kemudian tumbuh menjadi individu baru contoh fragmentasi pada cacing planaria. 

 


C. Perkenbangbiakan Manusia.

Perkembangbiakan manusia terjadi pada perkembangan janin yang ada di perut ibu hamil. 

Tahap perkembangan embrio menjadi janin didalam rahim. Setelah dikandung selama kurang lebih 38 – 42 Minggu bayi dilahirkan ke dunia.

 

Selamat Belajar!.

 

 

SD6 IPA – Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia


SD Kelas 6 IPA  Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia.

Sebagai makhluk hidup manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan, Apakah kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan pertumbuhan dan perkembangan? Apakah ada perbedaan antara anak-anak dan orang dewasa ? Seperti apakah ciri-cirinya masing-masing. 

 

A. pertumbuhan dan perkembangan manusia.

Manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan adalah proses pertambahan ukuran dan volume tubuh sehingga tubuh menjadi lebih tinggi atau panjang dan lebih berat. Hal ini terlihat pada bayi baru lahir yang perlahan-lahan akan tumbuh menjadi lebih besar sehingga kelak menjadi anak-anak. Dari anak-anak akan menjadi remaja hingga menjadi manusia dewasa. Manusia dewasa akan mengalami masa penuaan yang disebut lansia atau lanjut usia.

Adapun perkembangan adalah proses perubahan fungsi alat tubuh menuju kesempurnaan atau kematangan. Beberapa contoh perkembangan adalah pematangan fungsi alat reproduksi, kemampuan gerak, kemampuan berbicara dan kemampuan berpikir. Pertumbuhan dan perkembangan manusia dibagi menjadi beberapa tahap antara lain pada bayi, balita atau di bawah 5 tahun, anak-anak, remaja, dewasa dan lansia.

Sebelum dilahirkan manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan selama kurang lebih 40 minggu di dalam rahim ibu.

Manusia mengalami pertumbuhan dan perkembangan pertumbuhan dapat diamati dari ukuran tubuh anak yang semakin besar dan tinggi titik perkembangan dapat diamati dari fungsi tubuh misalnya kaki kaki bayi semula belum bisa digunakan untuk berjalan lalu bisa digunakan untuk berjalan.

 

B. kebutuhan dasar di masa pertumbuhan.

Masa pertumbuhan yang dimulai sejak anak-anak hingga remaja adalah masa yang sangat penting. Tiga kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar anak bisa tumbuh optimal. Tiga kebutuhan dasar tersebut antara lain kesehatan dan gizi seimbang, koma kasih sayang, stimulasi.

1. kesehatan dan gizi seimbang.

Pemberian gizi seimbang dimulai dengan pemberian air susu ibu atau ASI eksklusif selama 6 bulan pertama sejak anak dilahirkan. Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian makanan tambahan yang sesuai dengan periode tumbuh kembang dengan memperhatikan komposisi karbohidrat, protein , vitamin dan mineral dalam makanan. Selain makanan setiap anak juga harus mempunyai waktu tidur yang cukup. Balita berusia 3 sampai 5 tahun setidaknya membutuhkan waktu tidur selama 10 sampai 12 jam sehari. Semakin bertambahnya usia waktu tidur berkurang menjadi kira-kira 8 jam sehari . kekurangan waktu tidur dapat menurunkan kekebalan tubuh. Selain itu anak yang kurang tidur dapat terhambat pertumbuhannya . nah Berapa jam kamu tidur setiap hari? Anak-anak yang cukup tidur dapat berkonsentrasi lebih baik dalam melakukan kegiatan.

 

2. Kasih sayang.

Setiap anak perlu mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari keluarga terutama dari orang tua. Kasih sayang orang tua dapat sangat mempengaruhi pembentukan karakter dan kepribadian anak . kasih sayang dapat berupa perhatian, rasa aman dan nyaman , serta pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

 

3. Stimulasi.

Stimulasi adalah kegiatan merangsang otak anak untuk belajar.  Orang tua berkewajiban memberikan stimulasi untuk anak , misalnya melatih bayi melakukan gerakan fisik menggunakan tangan dan kaki, serta berkomunikasi sesuai tahapan usia anak. mainan bayi dapat berfungsi sebagai alat stimulasi kecerdasan.

 

B. Tahap pertumbuhan dan perkembangan manusia.

Bayi adalah masa awal pertumbuhan manusia sejak lahir hingga berumur 24 bulan. bayi yang baru lahir sangat bergantung pada orang tuanya. Di awal kehidupannya bayi hanya minum susu. Setelah beberapa bulan mereka baru mulai makan makanan padat . bayi tidur hampir sepanjang waktu. Namun beberapa bulan berikutnya mereka akan menghabiskan banyak waktu untuk menjelajah dengan cara memegang semua benda yang ada di sekitarnya. Dengan cara ini mereka mempelajari dunia di sekeliling mereka.

Balita adalah masa manusia sejak usia 2 sampai 5 tahun. masa kini dicirikan dengan banyaknya energi yang digunakan untuk melakukan aktivitas seperti berjalan, berlari dan melompat. Kemampuan berbahasa pada masa balita meningkat . Kemampuan mereka semakin bisa berbicara dan berkomunikasi dengan orang lain. 

Masa anak-anak adalah masa manusia yang belum dewasa atau belum mengalami masa pubertas dengan kisaran umur 5 sampai 12 tahun. masa ini adalah masa belajar di sekolah. anak-anak sudah mulai bisa melakukan pekerjaan pekerjaan ringan. anak-anak juga sudah mulai bisa mandiri.

Tahukah kamu imunisasi ? yaitu bayi dan anak-anak wajib di imunisasi imunisasi akan meningkatkan kekebalan tubuh bayi dan anak sehingga tubuh mampu melawan penyakit. jika anak tidak diimunisasi anak tersebut tidak memiliki Kekebalan terhadap suatu penyakit sehingga mudah tertular penyakit berbahaya. beberapa jenis imunisasi yaitu imunisasi Hepatitis B , polio BCG, DPT, campak , cacar air dan MMR.

Remaja adalah masa manusia yang dikenal dengan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. masa remaja berkisar dari umur 12 hingga 19 tahun. pada masa remaja terjadi perkembangan fisik seperti perubahan tubuh yaitu pertambahan tinggi dan berat badan tubuh , pertumbuhan tulang dan otot , dan pematangan alat reproduksi, otak, dan keterampilan. Pada masa ini baik laki-laki maupun perempuan akan mengalami pubertas.

Dewasa adalah masa manusia yang sudah melewati masa pubertas. masa dewasa berkisar dari umur 20 hingga 45 tahun. Pada masa ini manusia sudah dianggap mampu berpikir secara matang. Hal ini dapat dilihat dari cara berbicara dan menahan emosi. Pada masa ini manusia mulai berkeluarga dan memiliki keturunan.

Lansia atau lanjut usia adalah masa manusia berusia lebih dari 45 tahun menurut WHO World health organization usia lansia berkisar dari 45 tahun hingga lebih dari 91 tahun. ciri fisik lansia antara lain rambut yang semula hitam berubah menjadi putih atau uban, kulit semakin keriput, serta massa otot dan tulang yang semakin menurun. kemampuan melihat dan mendengar juga berkurang seperti mata mengalami rabun dekat.

 

 

C. Pematangan fungsi organ reproduksi manusia.

pematangan fungsi organ reproduksi manusia umumnya terjadi pada masa pubertas. pubertas adalah masa ketika seorang anak mengalami perubahan fisik , psikis , dan pematangan fungsi organ reproduksi. pubertas berasal dari bahasa latin yaitu pubes yang berarti massa menuju dewasa. pada masa pubertas tubuh seorang anak akan berubah perubahan ini dipengaruhi oleh hormon dalam tubuh . hormon merupakan zat yang dihasilkan oleh tubuh untuk mengendalikan proses proses tertentu di dalam tubuh. masa pubertas pada laki-laki dimulai dengan kematangan organ reproduksi yang ditandai dengan dihasilkan sel kelamin jantan spermatozoid oleh testis. Adapun pada anak perempuan masa pubertas diawali dengan menstruasi. Berikut ini perbedaan ciri-ciri fisik laki-laki dan perempuan yang mengalami masa pubertas berikut. 

Ciri-ciri fisik laki-laki :
1) pundak dan dada bertambah bidang.
2) tubuh Bertambah berat dan tinggi. 
3) tangan dan kaki bertambah besar.
4) tumbuhnya jakun di tenggorokan.
5) suara berubah menjadi berat atau bass.
6) tumbuhnya rambut-rambut di sekitar ketiak dan di atas mulut atau kumis. 7) tumbuh jerawat.

Ciri-ciri fisik perempuan :  
1) tubuh Bertambah berat dan tinggi.
2) pinggul mulai membesar dan melebar.
3) suara berubah menjadi merdu atau melengking .
4) Tumbuhnya rambut-rambut di sekitar ketiak.
5) tumbuh jerawat.

Tahukah kamu anak perempuan biasanya mengalami pubertas lebih dulu daripada anak laki-laki.

 

D. Cara menjaga kesehatan dan tingkah laku saat masa pubertas.

Pada masa puber remaja akan cenderung lebih aktif. banyak perubahan-perubahan yang terjadi seperti tumbuhnya jerawat dan jumlah keringat yang semakin banyak. hal ini akan menjadi sarang penyakit jika tidak disertai upaya menjaga kebersihan diri. berikut adalah beberapa cara untuk menjaga kesehatan tubuh pada masa remaja : 

1) melakukan pola hidup sehat yaitu tidur cukup konsumsi makanan bergizi seimbang dan rutin berolahraga. 
2) mandi secara teratur minimal dua kali sehari sehabis mandi gunakan deodorant Jika perlu .
3) mencuci muka secara teratur untuk mencegah atau mengurangi jerawat.
4) memakai pakaian yang bersih dan menggunakan bagian dalam yang menyerap keringat. 
5) mencuci rambut secara teratur.

Pada masa remaja penting untuk menjaga kesehatan tubuh misalnya dengan berolahraga. 

Pada masa pubertas tubuh akan mengeluarkan keringat yang lebih banyak Oleh karena itu jagalah kebersihan tubuh dengan mandi minimal dua kali sehari dan memakai sabun mandi. 

Masa pubertas baik bagi laki-laki maupun perempuan merupakan masa paling rawan. alasannya pada masa kini anak-anak sedang dalam masa penyesuaian diri dan mudah dipengaruhi lingkungan. Oleh karena itu peranan orang tua guru dan teman sangat penting dalam pembentukan karakter atau sifat seseorang.

Oleh karena itu saat masa pubertas anak-anak lebih diarahkan ke hal-hal positif antara lain sebagai berikut: 
1) memilih teman yang baik jangan takut kehilangan teman Jika ia cenderung mengajak melakukan hal-hal yang tidak baik. 2) menggunakan aplikasi jejaring sosial dengan bijak dan tidak bermain permainan di dalam handphone secara berlebihan Mintalah bimbingan orang tua dalam memanfaatkan jejaring sosial dan handphone. 
3) mempunyai hobi dan melakukan aktivitas yang positif seperti berolahraga berkesenian atau melakukan kegiatan sosial. 
4) Dengarkan dan patuhilah nasehat orang tua. 5) bentengi diri dengan agama agar terhindar dari perbuatan terlarang sehingga tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

Saran : bergaullah dengan teman-teman yang memiliki perilaku baik jika kamu banyak bergaul dengan teman-teman yang mengalami perilaku positif kamu akan mudah terbawa untuk berpikir dan berperilaku positif pula.

Tahukah kamu vaksin HPV untuk anak perempuan berusia 12 sampai 13 tahun disarankan untuk melakukan vaksin anti virus human papilloma (HPV) untuk mencegah dan mengurangi risiko terhadap kanker serviks atau mulut rahim.

SD5 – Hantaran Panas pada Benda

SD Kelas 5 – Hantaran Panas pada Benda

Pada solder terjadi perubahan listrik menjadi energi panas. Ujung solder yang panas bisa melelehkan timah, tetapi pada pangkalnya tempat memegang solder tidak terasa panas. Apakah sebabnya ?

Berdasarkan kemampuannya dalam menghantarkan panas, benda dapat dikelompokkan menjadi dua. Kedua kelompok benda itu adalah konduktor dan isolator. Konduktor dan isolator banyak dimanfaatkan dalam kehidupan. Nah, sebelum mempelajarinya, kalian perlu mengetahui tentang perpindahan panas.

A, Perpindahan Panas.

Panas suatu benda tergantung pada suhu benda tersebut. Semakin tinggi suhu benda, maka benda semakin panas. Tahukah kalian bahwa panas dapat berpindah (mengalir)? Panas berpindah dari tempat yang bersuhu tinggi ke tempat bersuhu rendah. Perpindahan panas dapat dilakukan melalui tiga cara, yakni konveksi, radiasi, dan konduksi.

A-1, Konveksi.

Perpindahan panas secara konveksi terjadi melalui aliran zat. Misalnya, es batu yang mencair dalam air panas. Panas dari air panas berpindah ke es batu. Panas berpindah bersama mengalirnya air panas ke es batu. Panas tersebut menyebabkan es batu meleleh. Agar lebih memahaminya, lakukanlah percobaan pada rubrik Laboratoria berikut.

Menyelidiki perpindahan panas secara konveksi.

Alat dan bahan : Tabung Kaca, Air, Tinta merah, lampu spiritus, penjepit (statif).
Cara Kerja :
1, Masukkan air ke dalam kaca hingga penuh.
2, Jepitlah tabung kaca dengan penjepit seperti pada gambar.
3, Letakkan lampu di bawah tabung kaca. Nyalakan lampu untuk memanaskan tabung kaca.
4, Setelah air panas teteskan tinta merah ke dalam air. Apakah tinda bergerak? mengapa demikian? Diskusikan hal ini dengan teman-teman kalian. Selanjutnya, catatlah kesimpulan kalian dan sampaikan di depan kelas.

Air pada tabung dipanaskan menjadi panas. Selanjutnya, air panas tersebut bergerak naik menuju tempat yang bersuhu lebih rendah. Air panas ini mendesak air dingin yang beraba di bagian atas. Akibatnya air dingin di bagian atas bergerak turun. Tinta yang diteteskan ke dalam air ikut bergerak bersama air. Dengan adanya tinda, pergerakan air panas tersebut dapat diamati dengan jelas, Kejadian berulang sehingga tinta tampak berputar. Pada proses ini berlangsung, panas mengalir bersama air. Perpindahan panas seperti inilah yang disebut Konveksi. Jadi konveksi adalah perpindahan panas disertai perpindahan zat perantaranya.

Konveksi juga terjadi pada asap pembakaran yang membumbung. Saat pembakaran, udara di atas api menjadi panas. Udara panas kemudian naik. Tempat udara panas digantikan udara dari sekitar perapian. Udara panas yang naik membawa uap air. Uap air ini berada dalam bentuk asap. Air adalah zat cair, sedangkan asap adalah gans. Panas mengalir pada keduanya. Jadi Konveksi dapat terjadi pada gas dan zat cair.

A-2, Radiasi.

Ketika matahari bersinar di siang hari, kalian merasa gerah, bukan? Padahal, kalian berada jauh dari matahari. Demikian juga saat kalian duduk di dekat api unggun. Kalian akan merasakan hangatnya api unggun. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi perpindahan panas. Perpindahan panas seperti ini disebut radiasi. Jadi, radiasi adalah perpindahan panas tanpa zat perantara. Untuk lebih jelasnya, lakukanlah kegiatan pada rubrik Laboratoria berikut.

Percobaan : Menyelidiki Perpindahan Panas secara Radiasi

Alat dan Bahan:
– Sendok makan 2 buah,
– Batang kayu 2 buah,

Cara Kerja:
1, Jemurlah sebuah sendok makan dan sebatang kayu di lantai. Lakukan ketika matahari telah bersinar. Lebih baik lagi jika dilakukan di tengah hari.
2, Simpan sendok dan batang kayu lainnya di tempat teduh.
3, Tunggulah kira-kira 5 menit.
4, Sentuhlah lantai tempat kalian menjemur sendok dan kayu.
5, Pegang sendok dan batang kayu yang dijemur.
6, Pegang sendok dan batang kayu yang disimpan di tempat teduh.

Apakah lantai yang kalian sentuh terasa panas? Bagaimana dengan sendok dan batang kayu yang dijemur? Mengapa bisa terjadi demikian? Diskusikan dengan teman-teman kalian. Selanjutnya, tulis kesimpulan kalian dan sampaikan di depan kelas.

 

A-3, Konduksi.

Konduksi adalah perpindahan panas melalui zat perantara. Namun, zat perantara tersebut tidak ikut berpindah (bergerak). Untuk memahaminya, lakukanlah kegiatan pada rubrik Jelajah berikut.

Siapkan lilin, penjepit, dan sebatang logam. Nyalakanlah lilin. Selanjutnya, jepitlah bagian tengah batang logam. Panaskan salah satu ujung logam pada nyala api lilin. Biarkan selama 5 menit. Setelah itu, sentuhlah ujung logam yang tidak dipanaskan. Lebih jelasnya, perhatikan gambar di samping. Jangan lupa, berhati-hatilah saat bekerja menggunakan benda panas.

Apa yang kalian rasakan? Mengapa hal itu dapat terjadi? Pikirkanlah jawabannya dan tuliskan dalam buku tugas kalian. Kumpulkan hasil kerja kalian kepada bapak atau ibu guru.

Pada kegiatan tadi, logam mula-mula tidak terasa panas. Selanjutnya, salah satu ujung logam dipanaskan. Ternyata, ujung logam yang tidak dipanaskan ikut panas. Hal ini terjadi karena adanya aliran panas. Panas mengalir sepanjang batang logam. Panas mengalir dari salah satu ujung

logam ke ujung lainnya. Akibatnya, bagian logam yang tidak dipanaskan menjadi terasa panas. Aliran panas ini memerlukan zat perantara. Akan tetapi, zat perantara tidak berpindah bersama aliran panas.

Peristiwa konduksi dapat kalian jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya seperti terlihat pada Gambar 4.3. Sebuah sendok logam dicelupkan ke dalam segelas air panas. Setelah beberapa saat, ujung sendok yang tidak tercelup menjadi terasa panas. Hal ini karena panas dari air mengalir sepanjang sendok logam.

Nah, sekarang kalian menjadi lebih paham tentang konduksi, bukan? Pada konduksi, panas mengalir melalui zat perantara atau penghantar. Namun, tidak semua benda dapat menjadi penghantar panas. Pada kegiatan di atas, batang logam dapat menghantarkan panas. Karenanya, batang logam disebut sebagai konduktor panas. Lalu, bagaimana jika logam diganti dengan plastik? Apakah panas dapat mengalir melalui plastik? Kalian akan menemukan jawabannya setelah mencermati uraian berikut.

 

B, Konduktor Panas. 

Ujung solder yang terbuat dari besi dapat menghantarkan panas, Begitu pula dengan sterika. Bagian bawah sterika terbuat dari logam. Saat di aliri arus listrik, bagian bawah seterika menjadi panas. Karenanya, setrika dapat digunakan untuk merapikan pakaian.

Sekarang, perhatikan peralatan masak di dapur. Ambillah sebua sendok stainless steel. Jemurlah sendok tersebut di bawah terik matahari selama 15 menit. Setelah ini, sentuhlah sendok. Kalian tentunya merasakan panas, bukan? Hal ini juga terjadi pada wajan aluminium. Wajan aluminium dapat menghantarkan panas. Karenanya, wajan aluminium biasa digunakan untuk memasak. Stainless stekk dan aluminium merupakan bahan logam. Jadi, benda-benda yang terbuat dari logam dapat menghantarkan panas. Alat yang dapat menghantarkan panas disebut konduktor panas.

 

SD Kelas 6 – Ilmu Pengetahuan Alam 6 – BSE – Dwi Suhartanti

SD Kelas 6 – Ilmu Pengetahuan Alam 6 – BSE – Dwi Suhartanti

Daftar Isi :

Bab 1 Ciri Khusus Makhluk Hidup.
A. Ciri Khusus pada Hewan – 2.
B. Ciri Khusus pada Tumbuhan – 7.

Bab 2 Perkembangbiakan Makhluk Hidup.
A. Pertumbuhan dan Perkembangan – 14.
B. Perkembangbiakan – 18.

Bab 3 Keseimbangan Ekosistem.
A. Kegiatan Manusia yang Mengganggu Keseimbangan Ekosistem – 33.
B. Pemanfaatan Bagian Tubuh Hewan dan Tumbuhan – 36.
C. Hewan dan Tumbuhan Langka – 40.
D. Pelestarian Makhluk Hidup – 41.

Bab 4 Hantaran Panas pada Benda.
A. Perpindahan Panas – 48.
B. Konduktor Panas – 52.
C. Isolator Panas – 52.
D. Pemanfaatan Konduktor dan Isolator Panas – 54.

Bab 5 Perubahan Benda.
A. Penyebab Perubahan Benda – 60.
B. Memilih Bahan untuk Membuat Suatu Benda – 68.
Latihan Ulangan Akhir Semester I – 76.

Bab 6 Gaya dan Gerak
A. Hubungan antara Gaya dan Gerak – 80.
B. Hubungan antara Gaya dan Energi – 86.

Bab 7 Energi Listrik.
A. Listrik Statis – 94
B. Listrik Dinamis dan Rangkaian Listrik – 96
C. Sumber Energi Listrik – 99
D. Perubahan Energi Listrik – 102
E. Penggunaan Energi Listrik dalam Kehidupan – 104
F. Cara Menghemat Energi Listrik – 106

Bab 8 Tata Surya.
A. Tata Surya dan Matahari sebagai Pusatnya – 112.
B. Planet sebagai Anggota Tata Surya. – 114.
C. Komet, Asteroid, Meteoroid, dan Satelit – 118.

Bab 9 Gerakan Bumi dan Bulan.
A. Gerakan Bumi – 126.
B. Gerakan Bulan – 131.
C. Pengaruh Gerakan Bumi dan Bulan – 133.
D. Sistem Penanggalan – 137.
Latihan Ujian Nasional – 143.
Kunci Jawaban – 149.
Daftar Pustaka – 153.