SD Kelas 4 – Tema 3 – Peduli terhadap Makhluk Hidup – Bagian 3 – Ayo Cintai Lingkungan

SD Kelas 4 – Tema 3 – Peduli terhadap Makhluk Hidup – Bagian 3 – Ayo Cintai Lingkungan.

Tumbuhan dan hewan dapat terus memberikan manfaat jika terawat dengan baik. Sayangnya, tidak semua orang memperhatikan hal ini.

Kamu sudah berlatih membuat daftar pertanyaan dan menggunakannya saat wawancara. Bacalah hasil wawancaramu dan tuangkan dalam bentuk laporan. Pergunakanlah format laporan yang sudah diberikan oleh gurumu. Sampaikan laporanmu kepada gurumu untuk diberikan masukan. Pernahkah kamu berpetualang ke desa? Tanpa kita sadari, lingkungan alam memberikan manfaat bagi kehidupan kita.
Bacalah teks di bawah ini.

Perjalanan ke Desa.

Saat liburan, Dayu, Udin, Siti, Lani, Beni dan Edo bersepeda menyusuri jalan di sekitar sekolah. Tanpa disadari, mereka sampai di daerah pedesaan. Pohon-pohon menjulang bagai deretan raksasa berjajar. Ada pohon mahoni, pohon asem, dan pohon mangga. Pemandangan yang sangat indah.

Di ujung jalan, mereka berjumpa seorang tua, Pak Jajak namanya. Ia mengumpulkan daun-daun kering ke dalam karung dan akan membawanya pulang.
“Untuk apa daun-daun kering itu, Pak?” tanya Dayu.
“Untuk pembuatan pupuk kompos. Ayo, ikut Bapak ke kebun!” jawab Pak Jajak.
Pak Jajak mengajak Dayu dan teman-teman berkunjung ke kebunnya. Di sana, Pak Jajak memelihara berbagai hewan ternak, seperti ayam, bebek, kambing, dan sapi. Ia juga memelihara kerbau untuk membajak sawah.
Pak Jajak bercerita bahwa daun itu bahan campuran untuk membuat pupuk.
Caranya, sampah daun kering itu dicampur dengan kotoran hewan ternak, ditumpuk, dan didiamkan. Sekitar 2 bulan, campuran itu akan hancur menjadi pupuk alam yang disebut kompos.
“Pupuk kompos ini disukai petani karena murah, mudah dibuat, dan sangat baik untuk meningkatkan hasil panen,” jelas Pak Jajak.

Apa yang dilakukan oleh Pak Jajak adalah upaya agar lingkungan tetap terjaga sehingga sumber daya alam bisa tetap seimbang.
Dari petualangan itu, Dayu dan teman-teman semakin peduli lingkungan. Tentunya, kamu juga memiliki cerita petualangan seru. Misalnya, pengalaman kerja bakti, menanam pohon di sekitar rumahmu, atau di saat liburan ke rumah sanak saudara. Tulislah cerita petualangan tersebut.
Kebun Pak Jajak subur. Panen padi melimpah. Hewan ternaknya sehat dan gemuk. Hampir setiap hari Pak Jajak mampu menjual telur dan susu sapi.
Sebagian hasil susu diolah menjadi yoghurt yang enak dan lebih mahal harganya. Semua keberhasilan itu adalah hasil kerja keras Pak Jajak merawat tumbuhan dan ternaknya.

1.-ciri-ciri tumbuhan yang terawat umunya berwarna hijau , ditumbuhi daun dan bunga, bebas dari hama atau gulama , daunnya tidak bolong2 akibat dimakan hama, buahnya segar.
-ciri-ciri tumbuhan yang tidak terawat : batang atau daunnya layu , berwarna kekuningan atau cokelat. dipenuhi oleh banyak hama dan tidak subur pertumbuhannya.

2.-ciri-ciri hewan terawat: bulunya bersih , dimatanya tidak terdapat belek atau kotoran, jarang sakit atau terkena virus apapun, pertumbuhannya baik, gemuk.
-ciri-ciri hewan tak terawat : malas , baunya tidak sedap , banyak kutu di tubuhnya, kurus, sakit-sakitan. dan lain-lain.

Bagaimana sikapmu jika menemukan tumbuhan dan hewan yang tidak terawat?
Jawab : merawat hewan atau tumbuhan tersebut, atau memberikan kepada orang yang bisa merawatnya jika kita tidak bisa merawatnya.

Sikap perbuatan di atas adalah salah satu cara peduli lingkungan yang harus senantiasa ditumbuhkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Perilaku peduli lingkungan tersebut merupakan wujud rasa syukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Esa sekaligus wujud sikap sebagai manusia yang beradab dan teladan bagi lingkungannya.

Sebagai warga negara, kita berkewajiban ikut menjaga dan melestarikan lingkungan alam agar terjaga kelestariannya. Caranya dengan membiasakan diri bersikap peduli lingkungan. Kemudian, mengajak teman dan anggota keluarga melakukan hal yang sama. Bersama dengan teman sekelasmu, pergilah ke luar kelas. Amati lingkungan sekolahmu.

1. Bagaimana kondisi taman di sekolahmu? Apakah tanamannya terawat? Jelaskan! Terawat, selalu di pelihara, disiram, dan siswa-siswa tidak merusaknya.

2. Apakah halaman sekolahmu sudah bersih? Jelaskan! Sudah, Karena sudah di bersihkan oleh petugas, dan semua warga menjaganya, serta selalu membuang sampah di tempat sampah.

3. Buatlah rencana dengan teman kelompokmu. Kamu dan temanmu akan menanam satu macam tanaman. Tanaman dapat ditempatkan di kaleng atau ember bekas. Tentukan tanaman yang akan ditanam, bagaimana caranya agar tanamanmu dapat tumbuh dengan baik.
Melakukan penanaman / penghijauan di daerah Semen, bersama-bersama teman sekolahan dalam rangka HUT SD Kami.

Apa yang telah kamu pelajari hari ini? Sudahkah kamu merasa melakukan kebiasaan baik terhadap lingkungan sekitar? Bukankah mensyukuri nikmat Tuhan salah satunya dengan merawat lingkungan dengan sebaik mungkin? Berikan tanda untuk sikap yang pernah kamu lakukan.

Kegiatan :
Menanam atau merawat tanaman di rumah/di sekolah ?  Selalu? Kadang- Kadang? Tidak Pernah?
Menyayangi hewan peliharaan?  Selalu? Kadang- Kadang? Tidak Pernah?
Memanfaatkan sampah daun ?  Selalu? Kadang- Kadang? Tidak Pernah?
Senang diajak kerja bakti ?  Selalu? Kadang- Kadang? Tidak Pernah?
Mengingatkan teman yang membuang sampah sembarangan ?  Selalu? Kadang- Kadang? Tidak Pernah?
Membuang sampah pada tempatnya?  Selalu? Kadang- Kadang? Tidak Pernah?

BACA JUGA :   SD Kelas 4 Tema 8.1.5 - Daerah Tempat Tinggalku - Sub.Tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku.

Diskusikan bersama orang tuamu tentang cara mencintai lingkungan.
Diskusikan cara merawat tanaman agar lebih sehat dan indah, termasuk cara merawat hewan peliharaan (jika ada).
Tulislah hasil diskusimu dan sampaikan besok kepada gurumu.

Pembelajaran 2.

Bagaimana cara kita mencintai lingkungan? Dapatkah kamu menyebutkan contoh- contohnya dalam kehidupan sehari-hari?

Pergi ke Pasar.

Pulang sekolah, Udin, Dayu dan Beni berkunjung ke pasar. Beni ingin membeli sapu ijuk titipan ibunya. Hari itu, pasar terlihat rame. Mereka masuk ke bagian dalam dan mencari penjual sapu ijuk. Tak berapa lama, Udin menutup hidungnya. Ia tak kuat menahan bau menusuk yang datang dari sampah yang berantakan di pasar. Dayu dan Beni juga ikut menutup hidung mereka. Untungnya, penjual ijuk segera terlihat. Mereka segera mendatangi dan membeli sapu ijuk.
“Beni, ayo kita segera pergi dari sini. Aku sudah tidak tahan dengan baunya.” bisik Udin.
“Iya, Udin. Ayo kita pergi!”sahut Beni.
“Mengapa baunya bisa seperti ini teman-teman?”tanya Dayu.
“Sepertinya, keadaan ini karena banyak sekali sampah yang tidak dibuang di tempatnya, sehingga baunya busuk. Aku khawatir, pembeli bisa sakit”

“Wah, kalau seperti ini terus, bisa-bisa nanti terjadi banjir karena aliran air tidak lancar,”keluh Udin. “Apa yang harus kita lakukan, ya, teman-teman?”
“Salah satunya, kita harus membuang sampah pada tempatnya,”jawab Beni. Dalam hati, mereka tidak ingin hal seperti itu terjadi pada lingkungan. Hari itu, Dayu, Beni dan Udin mendapat pengalaman berharga.

Berdasarkan teks di atas jawablah pertanyaan berikut.
1. Apa yang terjadi di lingkungan pasar? Jawab : Baunya tidak sedap.

2. Mengapa pasar sangat bau? Jawab : Sampah yang dibuat sembaragan menimbulkan bau.

3. Ketika sampah di pasar berserakan, apa akibatnya bagi lingkungan? Jawab : Mencemari lingkungan dan menimbulkan bau dan menjadi sarang penyakit.

4. Ketika sampah di pasar berserakan, apa akibat bagi orang-orang di pasar? Berbau, tidak sedap dipandang, sumber penyakit.

5. Menurut apakah Dayu, Beni dan Udin saat di pasar sudah terambil haknya? Jelaskan. Ya, karena harusnya bisa menikmati suasana pasar yang baik dan tidak bau.

6. Hak apa yang tidak di dapat oleh Dayu, Beni, dan Udin ketika ke pasar? Hak untuk mendapatkan pelayanan dan suasana yang baik, nyaman dan sehat serta tidak bau.

7. Menurutmu apakah orang-orang yang membuang sampah sembarang sudah mengambil hak orang lain? Jelaskan? Ya, karena dengan membuang sampah sembarangan menjadikan lingkungan tidak sehat dan bau, dan mengganggu orang yang datang ke pasar tersebut.

8. Bagaimana sebaiknya membuang sampah di pasar? Membuat sampah di tempat sampah.

9. Bagaimana sikap dan cara positif dalam membuang sampah? Membuat sampah ditempah sampah, dan apabila sudah ada tong sampah yang di pilah maka membuang sampah sesuai dengan tong pilahannya.

Setiap orang berhak mendapatkan lingkungan yang bersih dan nyaman. Ketika kita membuang sampah sembarang, kita sudah mengambil hak orang lain.

Bagaimana cara kita menjaga lingkungan? Jelaskan 4 contohnya.
Mulailah dari cara yang bisa kamu lakukan di lingkunganmu.

Contoh sikap positif dalam menjaga lingkungan :
1.tidak membuang sampah sembarangan.
2. menjaga lingkungan agar bersih.
3. melalukan reboisasi hutan yg gundul.
4. merawat pohon pohon yang ada.
5. selalu merawat lingkungan.
6.memilah sampah.

 

Menggambar Teknik Montase Sangat Menyenangkan.

Teknik montase adalah teknik menggambar memanfaatkan bentuk-bentuk yang telah ada sebelumnya. Dapat pula dikatakan dengan menggunakan cara tempel misalnya dalam film-film orang membuatnya dengan menggabungkan orang dengan kartun. Namun, pada kegiatan ini kita akan mebuat gambar menggunakan teknik montase sederhana. Bentuk-bentuk tersebut bisa berasal dari gambar majalah, koran atau foto.
Yang harus dikerjakan dalam membuat gambar menggunakan teknik montase adalah sebagai berikut.
1. Mengumpulkan gambar yang menarik sebagai bahan gambar.
2. Menyusun bahan (gambar-gambar) tersebut menjadi susunan baru atau cerita baru.

Kita dapat mencari gambar-gambar yang menarik dari majalah, koran atau foto. Pilih gambar yang bagus kemudian potong sesuai dengan gambar yang diinginkan. Misalya seorang siswa hendak membuat gambar manusia berkepala harimau. Maka, cari gambar manusia dan gambar harimau. Kemudian potong gambar tersebut tempelkan kepala harimau pada kepala manusia tersebut. Sehingga terbentuklah gambar manusia berkepala harimau. Siswa juga dapat menambahkan latar dengan gambar lainnya. Misalnya manusia berkepala harimau tersebut berada di pinggir jalan, maka cari gambar jalan dan mobil atau kendaraan lainnya, gambar pohon dan lain sebagainya. Kemudian tempelkan sehingga suasananya menggambarkan seperti berada di pinggir jalan.

Secara sederhana, adapun langkah-langkah pembuatan montase adalah sebagai berikut.
1. Siapkan majalah, koran atau foto menarik yang akan digunakan, lem yang akan digunakan untuk menempel, kertas gambar sebagai tempat menempel, gunting dan warna seperti krayon atau pensil warna.
2. Gunting gambar yang menarik pada majalah, koran, atau foto tersebut.
3. Kemudian tempelkan gambar tersebut pada kertas gambar.
4. Setelah menempelkan gambar, siswa dapat menambahkan arsiran pada latar gambar tersebut menggunakan krayon atau pensil warna. Namun, jangan sampai warna tersebut mendominasi pada gambar tersebut.
5. Setelah selesai, maka gambar ini akan berbentuk susunan baru dan menghasilkan cerita yang baru.
Setelah memahami langkah-langkah tersebut, maka saya mencoba membuat gambar menggunakan teknik montase.

BACA JUGA :   Buku Tematik – Kelas 4 - Tema 4 - Berbagai Pekerjaan

Karya montase dihasilkan dari menggabungkan beberapa gambar yang sudah jadi. Gambar-gambar tersebut dipadukan hingga menghasilkan satu gambar baru. Biasanya gambar diambil dari majalah atau koran bekas.
Cara Membuat Montase
1. Alat: gunting.
2. Bahan: Majalah, koran, gambar-gambar yang akan dijadikan montase, Kertas HVS atau karton, lem.
3. Langkah-langkah
– Potonglah gambar-gambar dari majalah yang akan dijadikan montase, misalkan badan dan kepala berbeda.
– Guntinglah gambar tersebut yang dirasakan sudah cocok.
– Tempelkan gambar pada buku gambar yang sudah disiapkan dengan menggunakan lem.
– Lihat hasil montase yang dibuat.
Buatlah montase dengan tema cintai lingkungan. Ikuti langkah-langkah di atas.

Dayu, Lani, Siti sudah selesai membuat montase. Mereka ingin membingkai montase buatannya. Setelah diukur, untuk satu montase membutuhkan 83, 7 cm kayu bingkai.
Hitunglah taksiran panjang seluruh kayu bingkai yang dibutuhkan. 83,7 di taksir 84.

Apakah caramu sama dengan temanmu? Jelaskan.
Untuk melakukan perkalian desimal kita dapat menggunakan beberapa cara, diantaranya:

Dibulatkan ke satuan terdekat ;
19,45 x 2,4 =
Hasil pembulatan 19,45 adalah 19,5 ;
Hasil pembulatan 2,4 adalah 2 ;
Hasil taksirannya 19,5 x 2 = 39 ;

Dibulatkan ke bilangan kelipatan 10
19,45 x 2,4 =
19,45 nilainya mendekati 20 ;
Hasil pembulatan 2,4 adalah 2 ;
Jadi hasil penaksiran perkalianya ;
20 x 2 = 40 ;

Bagaimana dengan taksiran operasi pembagian.
Diskusikan dengan kelompokmu. Hasil penaksiran 3,4 : 0,6 adalah
Perhatikan bilangan pada operasi 3,4 : 0,6. Ingatlah bahwa 36 habis dibagi 6.
Jadi penaksirannya 3,6 : 0,6 hasilnya 6.

 

Pembelajaran 3.

Kamu sudah belajar tentang lingkungan yang baik. Kamu akan belajar lebih banyak lagi tentang hal itu. Tetapi kamu akan berolah raga dahulu dengan teman-temanmu.

Permainan Kasti.

Permainan kasti merupakan salah satu permainan bola kecil. Permainan ini dimainkan oleh dua regu, yakni regu pemukul dan regu penjaga. Regu pemukul berusaha mendapat nilai dengan memukul bola, kemudian berlari mengelilingi lapangan. Sebaliknya regu penjaga berusaha menangkap bola serta mengalahkan regu pemukul. Regu yang banyak mengumpulkan nilai menjadi pemenang.
Permainan sederhana ini dapat dimainkan di lapangan yang tidak begitu luas. Alat yang dibutuhkan dalam permainan kasti adalah bola kecil dan pemukul kayu.

Perhatikan cara bermain kasti yang disampaikan oleh gurumu. Diskusikanlah kembali dengan temanmu bagaimana memainkannya.
1. Bagaimana perasaanmu setelah bermain kasti?
2. Keterampilan apa yang dibutuhkan dalam bermain kasti?
3. Sikap apa yang dibutuhkan dalam bermain kasti?

Ambillah laporan hasil wawancaramu. Lanjutkan pekerjaanmu. Setelah selesai, perlihatkan kepada teman sebelahmu. Mintalah masukan darinya.
Bacalah kembali laporanmu setelah diperbaiki. Sampaikan kepada gurumu.

Merawat tumbuhan dan hewan termasuk perilaku cinta lingkungan, lho…

Sudah beberapa bulan ini, Ibu Siti mengeluhkan lahan kosong di belakang rumahnya yang tidak terawat. Ia bingung karena tidak mengetahui apa yang harus dilakukan dengan lahan miliknya. Ayah Siti pun mengusulkan untuk menanam tanaman di lahan kosong tersebut. Ibu Siti langsung tersenyum mendengar ide itu.

Lahan kosong yang tidak terawat membuat lingkungan kita menjadi kurang sedap dipandang, apalagi jika lahan itu kotor.
Pemanfaatan lahan kosong di pekarangan sekolah atau rumah merupakan cara penghijauan sebagai wujud perilaku peduli lingkungan.
Menanam tanaman pada lahan yang sudah lama tak terawat akan menyegarkan kembali lahan/tanah itu.
Salah satu cara menghijaukan lahan adalah dengan menanam tumbuhan yang bermanfaat bagi kita, misalnya tanaman obat: kencur, kunyit dan jahe.
Ibu Siti pun mengetahui bahwa lahan kosong di rumahnya dapat ditanami tanaman obat.
Siti dan ibunya kemudian membuat jadwal penyiraman tanaman obat mereka.
Simaklah informasi berikut.

Kencur.

Kencur merupakan salah satu jenis tanaman obat. Kencur sangat mudah untuk ditanam, dengan permukaan tanah yang tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah, dan cukup terkena sinar matahari, tanaman kencur ini bisa hidup dengan mudah.
Kencur memiliki banyak manfaat mengobati berbagai macam penyakit, seperti influenza pada bayi, masuk angin, sakit kepala, batuk, dan keseleo.

Kunyit atau kunir merupakan salah satu jenis tanaman rempah atau obat.
Kunyit atau kunir ini biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat kita sebagai bahan bumbu dalam masakan.
Namun, ada juga yang memanfaatkan buah kunyit untuk kesehatan diyakini mampu mengobati berbagai jenis penyakit. Kunyit sangat baik ditanam saat awal musim hujan. Penyinaran matahari yang cukup dan tanah yang gembur dapat menambah kesuburan.

BACA JUGA :   SD Kelas 4 Tema 9-3-4 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia

Tanaman jahe telah lama dikenal dan tumbuh baik di negeri kita. Jahe merupakan salah satu rempah penting. Tanah yang digunakan untuk penanaman jahe tidak boleh tergenang.
Jahe memiliki banyak manfaat, antara lain, bumbu masak, pemberi aroma dan rasa pada makanan, dan juga dapat memberi efek rasa panas dalam perut. Oleh karenanya, jahe juga digunakan sebagai bahan minuman penghangat tubuh. Selain itu, jahe juga banyak digunakan dalam industri obat, minyak wangi, dan jamu tradisional.

1. Tuliskan informasi penting yang kamu temukan dari bacaan tersebut!

2. Apa yang akan kamu lakukan jika kamu memiliki lahan kosong? Jelaskan!

3. Berdasarkan informasi tadi, hal baik apa yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Jelaskan!

Merawat Tumbuhan dan Hewan;

Siti mengingat pengalaman bersama teman-temannya ketika bertemu dengan Pak Jajak. Pak Jajak memiliki kebun dan peternakan. Siti pun mengajak ayah ibunya berkunjung kembali ke sana. Di kebun Pak Jajak, Siti menemukan beberapa tanaman obat, di antaranya lengkuas, lidah buaya dan sirih.
Di sana juga ada hewan ternak,
yaitu sapi, kerbau, kambing, ayam dan bebek. Mereka diajak Pak Jajak berkeliling melihat tanaman dan hewan ternak. Siti juga melihat Pak Jajak menyirami tanamannya. Menurutnya, hal tersebut sangat penting karena membantu kesuburan tanaman. Pak Jajak juga mengajak Siti melihat
sapi-sapi yang sedang dimandikan.
Siti gembira sekali dengan pengalamannya berkunjung ke kebun dan peternakan Pak Jajak. Ia ingin segera berbagi cerita tersebut bersama teman-temannya di sekolah.

Setelah mengetahui informasi tentang cara merawat tumbuhan dan hewan, Siti semakin sadar pentingnya kedua hal tersebut. Perilaku merawat dan melestarikan tumbuhan dan hewan merupakan sikap peduli lingkungan yang dapat kamu lakukan.
Menurutmu, cara apa lagi yang harus dilakukan untuk mencintai lingkungan, tumbuhan, dan hewan?
Diskusikan dengan seorang temanmu contoh-contoh lain sikap mencintai lingkungan.

Cara Mencintai Tumbuhan dan Hewan ?

1. Tulislah apa saja yang telah kamu pelajari dari kegiatan hari ini!

2. Manfaat apa yang kamu dapatkan dari pembelajaran hari ini?

3. Mengapa kita harus merawat tumbuhan dan hewan?

4. Bagaimana caramu mencintai lingkungan?

Berikan contoh sikap yang telah kamu lakukan dalam mencintai lingkungan rumah dan sekolah. Diskusikan hal tersebut dengan orang tuamu. Sampaikan hasil diskusimu dengan gurumu.

Pembelajaran 4.

Kita mempunyai kewajiban menjaga lingkungan. Apa yang akan terjadi jika kita tidak melaksanakan kewajiban kita?

hutan-gundul

Apa penyebab hal di atas ? Hutan Gundul , karena ulah manusia yg tidak bertanggung jawab.;

Apa dampak bagi lingkungan: ? Dampak, Gersang, Panas, Oksigen berkurang.

Apa dampak bagi masyarakat: ? Masyarakat mengalai gangguan karena, suhu yang panas, oksigen yang berkurang, air yang tidak tersimpan di tanah.

Tulis saranmu supaya hal ini tidak terjadi ? Melarang penggundulan , reboisasi.

Banjir disebabkan karena ; air hujan tidak ditahn tanaman karena hutan gundul, samph menumpuk selokan atau sungai. Dampak Lingkungan menjadi rusak, berpenyakit. Dampak bagi masyarakat : keruginan  material dan kesehatan; saran : reboisasi, membuat sampah pda tempatnya.

Tanah Longsong : karena hutan digundul , dan turun hujan lebat. Dampak : kerusakan alam; Dampak masyarakat : kerugian harta benda bahkan sampai dengan korbn jiwa; Saran : reboisasi.

Matematika : silakan berlatih langsung di buku.

Pembelajaran 5.

Menjaga keseimbangan dan kelestarian lingkungan adalah merupakan wujud cinta terhadap lingkungan.
Ayo, ceritakan montase tentang cintai lingkungan yang telah kamu buat.

Pada pertemuan sebelumnya kamu dan teman-temanmu telah membuat montase dengan tema mencintai lingkungan. Pamerkan montase tersebut di meja masing-masing. Presentasikan hasil karyamu kepada teman satu kelompok secara bergiliran.
Amati hasil karya teman-temanmu tersebut dan beri komentar sebagai bentuk apresiasimu. Tuliskan pada potongan kertas yang telah disediakan di setiap meja.
Pilih salah satu hasil karya temanmu. Tulis apresiasimu atas hasil karya tersebut dengan menjawab pertanyaan berikut.

Menjaga keseimbangan dan kelestarian sumber daya alam merupakan tugas kita bersama. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan, dimulai dari hal yang kecil hingga yang besar.
Tuhan menciptakan sumber daya alam untuk dapat dimanfaatkan oleh manusia. Pemanfaatan sumber daya alam secara bijak adalah hal yang sangat penting untuk keseimbangan dan kelestarian alam. Sikap bijak tersebut merupakan wujud kecintaan terhadap lingkungan.

Pembelajaran 6.

Apakah kamu masih ingat cara bermain kasti? Hari ini kamu dan teman- temanmu akan mempraktikkan kembali permainan kasti. Semakin sering berlatih, tentunya akan membuat kamu semakin terampil dalam bermain.
Sebelum bermain, diskusikan kembali secara berpasangan bagaimana cara memainkan permainan tersebut.
Diskusikan strategi yang akan kamu terapkan agar dapat melakukan permainan dengan baik secara berkelompok dan memenangkan pertandingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *