Peredaran Darah Pada Manusia – SD Kelas 5 – Audiobook LKS

Peredaran Darah Pada Manusia – SD Kelas 5.
Sumber : LKS.

A) Organ dan Peredaran darah manusia.

Tubuh manusia membutuhkan nutrisi (zat gizi) dan oksigen. Nutrisi diperoleh dan proses pencernaan makanan, sedangkan oksigen diperoleh dan proses pernapasan. Nutrisi dan oksigen diedarkan ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran darah atau sistem transportasi manusia. Sistem peredaran darah manusia tersusun atas organ-.organ peredaran darah yaitu: jantung, pembuluh darah, dan darah. Setiap organ memiliki struktur dan peran berbeda dalam sistem peredaran darah manusia. Kerja organ-organ peredaran darah tersebut juga dibantu organ yang lain seperti paru-paru dan jaringan kelenjar.

1) Jantung.
Jantung manusia terletak di sebelah kiri rongga dada, di antara paru-paru kanan dan kiri. Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Ukuran jantung sebesar kepalan tangan pemiliknya. Jantung tersusun oleh otot-otot jantung. Otot ini mempunyai keistimewaan, yaitu bekerja tidak menurut kehendak kita, Otot jantung bekerja di bawah sadar. OIeh karena itu, jantung memompa terus-menerus tanpa lelah.

Jantung manusia terbagi atas empat ruang, yaitu serambi kanan (atrium dekster), serambi kiri (atrium sinister), bilik kanan (ventrikel dekster), dan bilik kiri (ventnikel sinister). Antara sisi kiri dengan sisi kanan jantung dipisahkan oleh septum (sekat) yang berupa otot. Serambi kanan bertugas menampung darahyang mengandung banyak karbon dioksida (darah kotor) dan seluruh tubuh. Serambi kiri bertugas menampung darah yang mengandung banyak oksigen (darah bersih) dan paru-paru. Bilik kanan bertugas memompa darah yang mengandüng banyak kanbon dioksida dan seluruh tubuh ke paru-paru. Bilik kiri bentugas memompa darah yang mengandung banyak oksigen dan paru-panu ke seluruh tubuh.

Bilik mempunyai otot yang lebih tebal daripada serambi. Keadaan ini dikarenakan kerja bilik Iebih bérat danipada serambi. Bulk berfungsi memompa darah keluar jantun. Bilik kiri mempunyai otot yang lebih tebal danipada bilik kanan. Hal ml berkaitan dengan kerja bilik kiri yang Iebih berat, yaitu memompa danah ke seluruh bagian tubuh (kécuali paru-paru). Sebaliknya, bilik kanan hanya memompa danah dan serambi kanan ke paru-paru.

Antara serambi dan bilik terdapat semacam pintu yang disebut klep atau katup jantung. Di antara serambi kanan dan bilik kanan terdapat katup trikuspidalis. Sebaliknya, di antara serambi kiri dan bilik kiri terdapat katup bikuspidalis. Katup inimi dapat membuka dan menutup bersamaan dengan denyutan jantung. Katup yang sehat dapat menutup dan merapat. Katup yang menapat ini menyebabkan darah dan serambi dan bilik tidak bercampur.

Jantung dibungkus oleh selaput tipis yang disebut perikardium. Dinding jantung terdiri atas tiga lapisan, yaitu epikardium (lapisan terluar), miokardium (lapisan tengah yang terdiri atas otot jantung), dan endokardium (lapisan terdalam dari dinding jantung).

Jantung dibungkus oleh selaput tipis yang disebut perikardium. Dinding jantung terdiri atas tiga lapisan, yaitu epikardium (lapisan terluar), miokandium (lapisan tengah yang terdiri atas otot jantung), dan endokardium (lapisan tendalam dan dinding jantung).

BACA JUGA :   SD6 Ramling -Hujan Asam

Jantung memompa darah dengan cara berkontraksi dan relaksasi. Pada saat kontraksi keadaan jantung menguncup sehingga menimbulkan tekanan tinggi yang disebutsistol. Pada saat reláksasi keadaan jantung mengembang sehingga terjadi pengisian darah kemball yang disebut diastol.

Apabila otot jantung berkontraksi, jantung dikatakan berdenyut. Denyut jantung dapat dirasakan pada pembuluh nadi di permukaan kulit, seperti leher dan pergelangan tangan. Banyaknya denyut jantung setiap menit pada setiap orang berbeda-beda. Perbedaan ini tergantung pada usia, berat badan, kesehatan, jenis kelamin, dan kegiatan seseorang. Dalam keadaan biasa (istirahat), denyut jantung orang dewasa sehat berkisar antara 60 – 80 denyutan per menit. Sementara itu, denyut jantung anak-anak yang sehat dalam keadaan biasa (istirahat) berkisar antara 90—100 denyutan per menit.

Ketika jantung memompa darah timbul tekanan. Tekanan ini disebut tekanan darah atau tensi. Tekanan darah seseorarig dapat diukur menggunakan tensimeter atau sphigmomanometer. Tensi seseorang dinyatakan dengan sepasang angka, misalnya tensi orang dewasa normal 120/80 mmHg. Nilai 120 mmHg menunjukkan sistol dan nilai 80 mmHg menunjukkan diastol.

 

2) Pembuluh Darah.

Pembuluh darah merupakan saluran tempat darah dan jantung mengalir ke seluruh bagian
tubuh atau sebaliknya. Pembuluh darah dibedakan menjadi tiga macam sebagai berikut.

a) Pembuluh nadi (arteri) yaitu,
pembuluh yang mengalirkan darah keluarjantung. Pembuluh nadi dibedakan menjàdi tiga macam, yaitu aorta, arteri, dan arteriola. Aorta merupakan pembuluh nadi berukuran besar yang meninggalkan jantung menuju seluruh tubuh. Arteri merupakan percabangan dan aorta. Arteriola merupakan pembuluh nadi yang berhubungan dengan pembuluh kapiler.

b) Pembuluh balik (vena) adalah,
Pembuluh darah yang membawa qarah menuju jantung. – Pembuluh balik ada tiga macam, yaitu vena kava, venula, dan vena pulmonari. Vena kava merupakan pembuluh balik yang mengalirkan darah dan sbluruh tubuh kejantung melalui serambi kanan. Venula merupakan pembuluh vena yang berhubungan dengan pembuluh kapiler. Vena pulmonani merupakan satu-satunya pembuiuh balik yang mengalirkan darah dan paru-paru menuju serambi kiri yang mengandung banyak oksigen.

c) Pembuluh kapiler (pembuluh rambut) merupakan pembuluh darah yang sangat halus.
Pembuluh ini menghubungkan antara pembuluh nadi dan pembuluh balik.

3 Darah.
Darah merupakan jaringan ikat yang berfungsi mengangkut senyawa lain. Darah menjadi
komponen penting dalam tubuh manusia. Darah akan dipompa oleh jantung untuk diedarkan
ke seluruh tubuh. Dan jantung, darah mengangkut sari-sari makanan, oksigen, enzim, dan
hormon yang dibutuhkan oleh jaringan sel tubuh. Setelah beredar, darah akan kembali ke
jantung dengan mengangkut zat-zat sisa metabolisme tubuh sepérti karbon dioksida dan uap
air. Oleh karena itu, darah berperan penting dalam sistem-transportasi tubuh manusia.
Darah tersusun atas dua komponen utama yéitu plasma darah dan sel darah.

a) Plasma darah,
Merupakan komponen darah yang berupa cairan. Plasma darah tersusun atas 99% air. Bagian lainnya adalah senyawa organik terlarut seperti protein, glukosa, asahi amino, hormon, mineral, dan vitamin. Plasma darah inilah yang membawa sari- sari makanan, vitamin, mineral, hormon, dan enzim ke seluruh jaringan tubuh yang membutuhkan. Plasma darah juga membawa zat-zat sisa metabolisme untuk dikeluarkan dan tubuh.

BACA JUGA :   Soal Pembahasan - SD6 Kelas 6 - IPA - Pelestarian Makhluk Hidup

b. Sel darah,
Merupakan seluruh sel dalam segala berituk yang secara normal ditemukan dalam darah. ketika masih janin, pembentukan seldarah berlangsung di hati. Setelah tulang-tulang tubuh terbentuk, sel darah dibentuk di sumsum tulang belakang. Sel darah manusia terdiri atas tiga macam, yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit). Sel darah merah berfungsi mengangkut gas-gas pernapasan, yaitu oksigén untuk diedarkan ke seluruh lubuh dan karbon dioksida untuk dikeluarkan dan tubuh. Sel darah merah mengandung heméglobin yang mampu mengikat gas-gas tersebut. Sel darah putih berperan dalam imunitas atau kekebalani tubuh. Sel darah putih melindungi tubuh dengan cara memangsa bibit penyakit dan mengeluarkan zat antibodi. Keping darah merupakan kepingan dan pembentukan sel. Keping darah tidak berinti sehingga tidak termasuk sel. Keping darah berperan dalam proses pembekuan darah.

Sistem peredaran darah manusia merupakan péredaran darah tertutup karena darah mengalir ke seluruh tubuh hanya di dalam pembuluh darah. Selain itu, peredaran darah manusia disebut peredaran darah ganda (rangkap) karena darah melewati jantung sebanyak dua kali setiap kali beredar. Peredaran darah ganda meliputi peredaran darah kecil dan peredaran darah besar.

1. Peredaran darah kecil adalah peredaran darah dan jantung (bilik kanan) menuju paru-paru dan masuk ke jantung lagi (serambi kiri). Darah yang menuju paru-paru mengandung banyak karbon dioksida. Setelah kembali ke jantung dan ketuar dan jantung, darah mengandung banyak oksigen.
2. Peredaran darah besar adalah peredaran darah dan jantung (bilik kiri) menuju seluruh tubuh (kecuali paru-paru) dan kembah ke jantung lagi (serambi kanan). Darah yang keluar dan jantung mengandung banyak oksigen. Kemudian, darah mengalir ke seluruh tubuh dan kembali ke jantung. Darah ini mengandung banyak karbon dioksida.

Dan uraian di atas tenlihat jelas peran penting paru-paru dalam sistem peredaran manusia. Paru-paru merupakan organ pernapasan yang bertugas menyuplai kebutuhan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida dan tubuh. Paru-paru menjadi tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida, tepatnya di alveolus. Darah dan seluruh tubuh yang mengandung banyak karbon dioksida dialirkan dan jantung ke paru-paru. Di paru-paru (bagian alveolus), karbon dioksida dikeluarkan dan pembuluh darah dan diganti dengan oksigen melatui proses pertukaran gas. Selanjutnya, darah yang kaya oksigen dialirkan kembali ke jantung untuk dipompa ke seluruh tubuh melalui jaringan pembuluh darah hingga ke sel-sel tubuh.

 

B. Memelihara Organ Peredaran Darah Manusia.

Berdasarkan hasil penelitian di University of Gothenburg, Swedia, dinyatakan bahwa aktivitas bernyanyi termasuk upaya menjaga kesehatan organ peredaran darah, khususnya jantung. Selain bernyanyi, upaya yang dapat dilakukan untuk memelihara organ peredaran darah kita adalah dengan melakukan pola hidup sehat. Pola hidup sehat tersebut sebagal berikut.

BACA JUGA :   Saling Ketergantungan antara Makhluk Hidup dengan Lingkungannya - IPA Kelas 5 - Tema 5

1; Berolahraga secara Teratur.
Olahraga dapat membuat organ peredaran darah dapat berfungsi dengan baik. Sebagai contoh, untuk menjaga kebugaran jantung, kita dapat meluangkan waktu untuk berolahraga selama 30 menit setiap hari. Aktivitas fisik tersebut dapat membuét aliran darah dalam tubuh menjadi lancar.

2. Menghindari Makanan Berlemak Tinggi.
Agar organ peredaran darah bekerja dengan baik, kita sebaiknya menghindari makanan yang mengandung banyak lernak, seperti kuning telur, otak, dan lemak hewani. Kelebihan lemak di dalam darah dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah. Akibat penyempitan pembuluh darah, akan timbul penyakit jantung dan pendarahan otak.

3. Tidak Merokok dan Minum-minuman Beralkohol.
Kebiasaan merokok dapat memicu timbulnya penyakit jantung. Selain merokok, mengonsumsi minuman beralkohol dapat memengaruhi organ peredaran darah. Jumlah alkohol yang terlalu banyak di dalam darah dapat mengakibatkan tubuh menjadi Iemah dan mudah terserang penyakit.

4. Istirahat yang Cukup.
Setelah beraktivitas, tubuh memerlukan istirahat untuk memulihkan kondisi. Pada saat beraktivitas otak dan otot-otot tubuh bekerja keras. Waktu istirahat diperlukan agar tubuh berhenti sejenak melakukan aktivitas yang berát. Istirahat yang paling baik adalah tidur. Orang dewasa membutuhkan waktu tidur yang normal sebanyak 7 jam sehari. Pada saat tidur tubuh meIakukan perbaikan sel-sel dan pengeluaran racun-racun di dalam tubuh. Setelah beristirahat (tidur), tubuh akan kembali bugar dan siap beraktivitas kembali.
Sudahkah kamu menerapkan pola hidup sehat seperti di atas? Memelihara kesehatan organ peredaran darah itu penting. Kesehatan organ peredaran darah sangat memengaruhi kesehatan tubuh kita. Apabila organ peredaran darah terganggu, aliran darah menjadi tidak lancar dan menimbulkan penyakit. Dengan demikian, tubuh menjadi tidak sehat. Padahal kesehatan sangat penting bagi kita. Mengapa kesehatan itu penting bagi kita? Berikut manfaat kesehatan yang dapat kita nikmati, balk secara Iangsung maupun tidak langsung.

1) Manfaat Kesehatan secara Langsung.
a. Mengurangi pengeluaran. Apabila kita sakit, tentu akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk sedikit berobat di rumah sakit dan membeli obat.
b. Menambah pemasukan. Dengan tubuh yang sehat, kita dapat bekerja secara balk. Dengan demikian, pemasukan yang diperolen akan lebih banyak dibandingkan jika kita sedang sakit.
c. Menghemat waktu. Dengan tubuh yang sehat, kegiatan dan tugas dapat diselesaikan lebih cepat atau Iebih efektif.

2. Manfaat Kesehatan secara Tidak Langsung.
a. Peluang untuk sukses. Sukses dapat diperoleh dengan dukungan kesehatan pada diri kita. Kegiatan harian tidak akan terganggu jika tubuh dalam keadaan sehat.
b. Tabungan masa depan. Dengan tubuh yang sehat, kita dapat menabung untuk masa depan. Tabungan tersebut dapat berupa kegiatan positif ataupun kegiatan amal yang dilakukan sehari-hari.
c. Kesempatan untuk berbagi. Kesehatan membuat kita Iebih menghargai hidup. Dengan demikian, kita diberi kesempatan Iebih untuk berbagi antar sesama untuk memperoleh
pahala.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *