Bahasa Indonesia – SD Kelas 5 – Tema 3 – Kurikulum 2013 Rev 2017.
RANGKUMAN MATERI KELAS 5.
TEMA : 3 (MAKANAN SEHAT).
SUB TEMA : 1, 2, 3, 4.
KOMPETENSI DASAR :
BAHASA INDONESIA.
3.4 Menganalisis informasi yang disampaikan paparan iklan dari media cetak atau elektronik.
MATERI.
Pengertian Kata Kunci :
Kata kunci adalah kata atau frasa yang digunakan untuk mencocokkan iklan dengan istilah yang dicari/ dibaca oleh orang-orang.
Pengertian Iklan :
Sebuah informasi yang tujuannya untuk mendorong, menyampaikan sesuatu, membujuk/memberikan pengaruh kepada khalayak ramai atau banyak orang agar tertarik pada barang/jasa yang ditawarkan.
Sebuah pengumuman yang berisi informasi produk dan di sebarkan kepada khalayak ramai.
Mempromosikan sesuatu kepada pembaca.
Tujuan Iklan
Memberitahukan kepada khalayak ramai tentang suatu produk.
Mempengaruhi khalayak ramai tentang suatu produk.
Menyarankan seseorang untuk membeli suatu produk yang di iklankan.
Memberikan informasi tentang produk.
Menarik khalayak ramai.
Dan lain-lain.
Sasaran Iklan.
Secara umum iklan di tujukan kepada khalayak ramai, dan harus sesuai antara target pasar dengan produk yang ingin di tawarkan.
Misalnya, jika ingin mengiklankan sebuah produk kendaraan, maka target orang yang akan melihat iklan tersebut adalah orang kalangan atas atau orang yang membutuhkan kendaraan.
Syarat-syarat Iklan.
Dari segi isi iklan :
Harus objektif dan jujur.
Singkat, jelas dan mudah dipahami .
Tidak menyinggung pihak lain.
Menarik perhatian orang banyak.
Informatif.
komunikatif.
Dari segi bahasa iklan :
Menggunakan pilihan kata yang tepat, menarik, logis dan sopan
Ungkapan/majas yang digunakan memikat dan memiliki daya sugesti bagi khalayak
Bahasa disusun untuk menonjolkan informasi yang dipentingkan
Teks iklan harus menuju sasaran
Jenis-jenis Iklan :
Iklan Pemberitahuan / Pengumuman :Iklan yang bertujuan untuk memberitahukan sesuatu kepada khalayak. Salah satu contoh iklan pemberitahuan adalah iklan keluarga. contoh : kelahiran, ulang tahun, perkawinan, kematian, dsb.
Iklan Undangan :Iklan yang berisi ajakan/himbauan untuk mendatangi suatu acara.
Iklan Layanan Masyarakat :Iklan yang bertujuan memberikan penerangan/penjelasan kepad amasyarakat. Contohnya adalah iklan KB dan iklan bahaya narkoba.
Iklan Permintaan : Iklan yang berisi permintaan sesuatu, seperti lowongan kerja.
Iklan Penawaran/ reklame :Iklan yang berisi menawarkann sesuatu seperti menawarkan suatu barang/ produk. Iklan ini dipasang oleh perusahaan-perusahaan. Contoh : barang-barang niaga. Misalnya : dikontrakkan rumah di Griya Asri Indah. Fasilitas lengkap. Hubungi (0342) 336542..
Iklan artikel :Iklan yang berisi informasi/ penawaran panjang yang diawali dengan perkenalan isi, keunggulan dan penutup.
Bentuk Iklan :
Iklan baris :Yaitu iklan kecil (singkat) berisi penawaran/ informasi tentang sesuatu yang terdiri atas beberapa baris saja, iklan baris disebut juga iklan kolom.Ciri iklan baris :
Menggunakan bahasa yang singkat, padat dan jelas.
Menggunakan bahasa yang memikat.
Menggunakan kaa konotasi positif.
Isi iklan berisi objektif, jujur, singkat, dan menarik perhatian.
Contoh iklan baris pada Koran :
Iklan kolom :Yaitu iklan yang muatannya memanfaatkan beberapa bagian kolom dari halanan surat kabar.
Ciri iklan kolom :
Menyampaikan informasi secara jujur pada pembaca.
Menjelaskan karakteristik produk barang/ jasa yang ditawarkan.
Meyakinkan pembaca untuk meggunakan produk barang/ jasa yang ditawarkan.
Menarik dan mudah diingat oleh pembaca.
Contoh iklan kolom : lihat gambar berikut.
Berdasarkan penggunaannya media iklan dapat dogolongkan menjadi :
Iklan radio dengan menggunakan efek suara.
Iklan media cetak dengan menggunakan efek gambar atau teks.
Iklan televise dengan menggunakan efek gambar, suara dan teks.
Manfaat Iklan.
Adapun manfaat iklan yaitu :
Produk menjadi lebih terkenal di mata masyarakat.
Keuntungan yang diperoleh dalam bisnis dapat melonjak naik karena produk dipromosikan.
SD5 – Macam-macam Usaha dan Kegiatan Ekonomi di Indonesia.
A. Pendahuluan. Coba ceritakan usaha apa saja yang ada di lingkungan tempat ting- galmu? Apakah ada orang yang menanam padi di lingkungan tempat tinggalmu? Apakah ada tetanggamu yang menjadi dokter? Apakah ada salon kecantikan di dekat rumahmu? Apakah tetanggamu ada yang mem- buka warung? Bertani, praktik sebagai dokter, membuka salon kecantikan, dan berdagang adalah bentuk-bentuk usaha atau kegiatan ekonomi.
Dalam bab ini kamu akan mempelajari jenis-jenis usaha dan kegiatan ekonomi yang ada di negara kita. Setelah mempelajari bab ini diharapkan kamu memiliki kemampuan sebagai berikut. 1. Menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi. 2. Menyebutkan macam-macam usaha yang ada di lingkungan sekitar. 3. Menyebutkan dan menjelaskan macam-macam usaha dan kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia. Sebagai pembuka bahasan lakukan kegiatan berikut ini!
Tampak Kegiatan ekomoni berupa : peternakan, pertanian, dagang, nelayan.
B. Jenis-jenis Usaha Ekonomi.
Ada bermacam-macam usaha untuk mencukupi kebutuhan hidup. Pada bagian ini kita akan membicarakan pengertian kegiatan atau usaha eko-nomi, jenis-jenis usaha dalam kegiatan ekonomi, dan usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan yang dikelola kelompok.
1. Pengertian kegiatan ekonomi.
Kembali ke Kegiatan 1 di atas. Kegiatan-kegiatan yang kamu lihat dalam gambar tersebut termasuk kegiatan ekonomi. Untuk mencukupi kebutuhan-nya sehari-hari orang melakukan usaha yang berbeda-beda. Jenis usaha yang dijalankan orang sesuai dengan bakat dan keterampilan yang dimiliki. Dalam gambar Kegiatan 1, tampak kegiatan sebagai pedagang, nelayan, peternak, dan petani. Coba perhatikan kegiatan or- ang-orang di sekitar kamu, apa saja pekerjaan mereka? Untuk apa orang bekerja? Pada dasarnya, orang mempunyai tujuan yang sama ketika bekerja, yaitu untuk mendapatkan uang atau penghasilan. Penghasilan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Maka kita dapat menyimpulkan apa yang dimaksudkan dengan kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari tak seorang pun dapat membuat semua barang yang dibutuhkannya. Oleh sebab itu ada kerja sama antara orang yang satu dengan orang lainnya. Kerja sama itu saling melengkapi. Ada orang yang bekerja sebagai petani yang memproduksi bahan pangan. Ada yang membuat pakaian untuk dijual dan diperdagangkan, dan seterusnya.
2. Jenis-jenis usaha dalam bidang ekonomi. Tanah air kita kaya dan luas. Ada banyak potensi bidang usaha di ta- nah air kita. Berikut ini kita akan membahas aneka bidang usaha, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, pertambangan, perindustrian, perdagangan, dan pariwisata.
a. Pertanian. Negara kita adalah negara agraris. Berbagai jenis tanaman dapat tumbuh. Hasil tanah pertanian Indonesia, antara lain padi, jagung, ubi, tembakau, kelapa sawit, karet, cengkeh, palm, kopi, cendana, kayu putih, lada, dan teh. Upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dilakukan dengan cara in- tensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi. Mari kita pelajari apa maksudnya.
1. Intensifikasi Pertanian ialah upaya untuk meningkatkan hasil pertanian tanpa memperluas lahan pertanian yang telah ada. Upaya intensifikasi dilaku- kan dengan cara penggunaan pupuk, bibit unggul, pengairan, pe- meliharaan, dan penyuluhan. Intensifikasi lebih dikenal dengan nama pancausaha tani. Untuk keperluan irigasi pertanian, pemerintah membangun waduk. Air yang ditampung di waduk dialirkan ke lahan pertanian. Di Bali, ada organisasi masyarakat yang khusus mengatur pengairan sawah yang disebut subak. Anggota subak adalah kelompok pemakai air.
2. Ekstensifikasi Pertanian adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan memperluas lahan pertanian. Perluasan lahan pertanian di Pulau Jawa sudah tidak memungkinkan lagi. Oleh karena itu, perluasan lahan per- tanian dilaksanakan di luar Pulau Jawa. Pemerintah melakukan kegiatan transmigrasi ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
3. Diversifikasi Pertanian adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan pertanian. Diversifikasi tanaman dilakukan agar pertanian tidak hanya menghasilkan satu jenis tanaman. Contoh diversifikasi pertanian adalah sistem tumpang sari yaitu menanam beberapa jenis tanaman secara bersamaan pada lahan yang sama. Misalnya, menanam secara bersama-sama ubi kayu, ke- delai, dan jagung. Diversifikasi dapat dilakukan di antara dua musim tanam atau pada satu musim secara bersamaan.
4. Rehabilitasi Pertanian adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbarui cara-cara pertanian yang ada atau mengganti tanaman tidak produktif lagi. Upaya-upaya ini misalnya memperbaiki sawah ta- dah hujan menjadi sawah irigasi, mengganti tanamannya sudah tua dengan tanaman baru, dan mengganti tanaman yang tidak mengun- tungkan dengan tanaman yang lebih menguntungkan.
b. Perkebunan.
Perkebunan merupakan usaha penanaman lahan dengan tanaman- tanaman keras. Ada dua macam perkebunan, yaitu perkebunan rakyat dan perkebunan besar. Perkebunan rakyat adalah perkebunan yang dikelola oleh rakyat. Perkebunan besar biasanya dikelola oleh pemerintah atau peru- sahaan perkebunan. Perkebunan besar biasanya menanam karet, kelapa, kelapa sawit, dan tebu. Hasil perkebunan ini lebih ditujukan untuk ekspor sehingga dapat menghasilkan devisa bagi negara.
Tanaman perkebunan dapat digolongkan ke dalam dua golongan, yaitu tanaman musiman dan tanaman tahunan. 1. Contoh tanaman perkebunan musiman atau berumur pendek adalah tebu, tembakau, dan rosela. 2. Contoh anaman perkebunan tahunan atau berumur panjang atau tahunan adalah teh, kopi, cengkeh, lada, karet, kelapa, dan kelapa sawit. Usaha untuk meningkatkan hasil perkebunan dilakukan dengan cara pembukaan perkebunan baru, pemeliharaan tanaman perkebunan, pem- berian modal, kegiatan penyuluhan lapangan tentang perkebunan atau tanaman tertentu. Salah satu model pengembangan perkebunan adalah Perkebunan Inti Rakyat (PIR).
c. Peternakan.
Peternakan adalah usaha memelihara binatang peliharaan yang diambil manfaatnya. Usaha peternakan dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu peternakan hewan besar, peternakan hewan kecil, dan peternakan unggas.
1. Contoh peternakan hewan be- sar adalah peternakan sapi, kerbau, dan kuda. Peternakan hewan besar banyak dilakukan di daerah dengan padang rum- put yang luas. Contohnya di Nusa Tenggara Timur. 2. Contoh peternakan hewan kecil adalah peternakan kambing, domba, kelinci, dan babi. 3. Contoh peternakan unggas ada- lah peternakan ayam, itik, entok, dan burung.
Peternakan di Indonesia ada yang dikelola secara kecil-kecilan dan ada juga yang dikelola secara besar-besaran. Peternakan kecil-kecilan di- lakukan di rumah-rumah penduduk, contohnya peternakan ayam, kambing, kerbau, dan kelinci. Peternakan besar-besaran biasanya dilaksanakan oleh pemerintah dan pengusaha swasta. Usaha peternakan menghasilkan daging, telur, susu, dan kulit. Peme- rintah membantu memajukan usaha peternakan. Upaya pemerintah me- majukan hasil peternakan, antara lain dengan memberikan bantuan bibit unggul, terutama untuk ternak sapi, menyediakan pakan ternak, mendirikan laboratorium penyelidikan penyakit hewan, dan memberikan penyuluhan kepada para peternak. Penyuluhan antara lain berupa penjelasan tentang cara-cara melakukan pembuahan buatan.
d. Perikanan. Usaha perikanan dibedakan menjadi perikanan darat dan perikanan laut. Mari kita bahas lebih lanjut.
1. Perikanan darat adalah usaha memelihara dan menangkap ikan di per- airan darat. Perikanan darat meliputi perikanan air tawar dan perikanan air payau. a. Perikanan air tawar diusahakan di sungai, danau, rawa, waduk, atau bendungan di lembah-lembah sungai dan empang, serta sa- wah yang digenangi air selama tanaman padi masih muda. b. Perikanan air payau diusahakan di tambak-tambak yang terdapat di tepi pantai.
2. Perikanan air laut adalah usaha menangkap ikan di pantai atau di laut dan pembudidayaan ikan laut dalam tambak-tambak. Di Indonesia, usa- ha penangkapan ikan laut banyak dilakukan oleh nelayan tradisional. Lahan perikanan air laut di Indonesia sangat luas. Pada musim ikan hasil tangkapan para nelayan akan berlimpah ruah sehingga harga di pelelangan ikan akan merosot. Selain ikan, laut juga mengha- silkan mutiara, udang, rumput laut, dan garam. Hasil-hasil itu digunakan untuk memenuhi keperluan pen- duduk dan sebagai bahan ekspor. Ekspor hasil laut Indonesia yang terkenal adalah udang. Produksi udang dilakukan dengan membuat tambak udang.
e. Kehutanan. Hutan Indonesia sangat luas. Hasil-hasil hutan, antara lain kayu, rotan, damar, dan kemenyan. Selain hasil-hasil tersebut, hutan mem- punyai fungsi penting, yaitu menjaga keseimbangan alam. Pepohonan yang tumbuh di hutan membantu peresapan air ke dalam tanah. De- ngan demikian bisa menghindari terjadinya banjir. Selain itu, hutan menjadi tempat hidup serta ber- kembangnya berbagai satwa. Oleh karena itu, hutan tidak boleh dirusak dan harus diremajakan. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga agar hutan tidak rusak adalah mencegah penebangan liar dan mengadakan reboisasi atau peremajaan hutan. Pusat pengolahan sumber daya hutan terutama kayu, terdapat hampir di setiap daerah. Pusat pengolahan kayu di Jawa terutama kayu jati terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Daerah penghasil kayu hutan adalah Kalimantan, Sumatera, dan Papua.
f. Pertambangan. Indonesia memiliki berbagai macam mineral. Usaha untuk mengolah atau memanfaatkan mineral demi kesejahteran manusia disebut pertam- bangan. Mineral ini berada di dalam perut bumi. Untuk mendapatkannya perlu dilakukan penggalian atau penambangan.
Barang tambang dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu: 1. Bahan tambang mineral logam. Contohnya adalah timah, bauk- sit, besi, nikel, tembaga, dan emas. 2. Bahan tambang bukan logam. Contohnya adalah keramik, be- lerang, gibs, dan marmer. 3. Bahan tambang sumber energi. Contohnya adalah minyak bu- mi, batubara, dan gas.
Pengolahan minyak bumi dan gas bumi Indonesia dilakukan oleh Pertamina (Perusahaan Tambang Minyak Nasional). Selain itu, di-lakukan oleh usaha patungan Indonesia dan negara Inggris, Amerika, dan Belanda melalui perusahaan Caltex, Stanvac, atau Arco.
Gas bumi terletak di atas minyak karena berat jenisnya lebih ringan. Gas bumi pertama-tama dibor, kemudian diproses untuk menjadi cair. Setelah menjadi cair, bahan ini dikenal dengan nama Liquitied Petroleum Gas (LPG atau dibaca elpiji).
Batubara berasal dari tumbuh-tumbuhan yang membatu dan terjadi dalam jutaan tahun. Persediaan batubara di negara kita sangat besar. Kebanyakan batubara di negara kita termasuk batubara muda. Batubara digunakan untuk bahan bakar dan keperluan industri, seperti: 1. peleburan bijih besi, 2. peleburan nikel, 3. bahan pembuat semen, dan 4. pembangkit tenaga listrik.
Ada dua jenis timah di Indonesia, yaitu timah putih dan timah hitam. Timah digunakan untuk bermacam-macam keperluan, antara lain: 1. melapisi seng dan logam agar tidak mudah berkarat, 2. pembuatan tube, 3. mematri, 4. kertas timah, dan 5. peluru.
Tembaga telah lama digunakan manusia. Bijih tembaga dilebur terlebih dahulu sebelum diekspor. Tembaga diolah menjadi: 1. peralatan listrik, 2. kuningan, dan 3. Perunggu.
Logam emas merupakan cadangan kekayaan bagi suatu negara. Emas dan perak digunakan untuk membuat: 1. perhiasan seperti kalung dan cincin, 2. uang logam, dan 3. barang-barang barang kerajinan.
g. Perindustrian Industri adalah usaha atau kegiatan untuk mengubah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau barang jadi. Bahan mentah berasal dari sumber daya alam. Industri dilakukan untuk meningkatkan mutu atau nilai suatu barang. Usaha industri dapat dilakukan oleh perorangan, kelompok, atau suatu perusahaan, baik pemerintah maupun swasta. Contoh industri adalah pengolahan ikan menjadi ikan kaleng, karet menjadi ban, dan sebagainya.
Industri dikelompokkan menjadi industri rumah tangga, industri kecil, industri sedang, dan industri besar. Ciri-ciri industri kecil atau rumah tangga, antara lain: 1. dilakukan sebagai usaha sampingan, 2. menggunakan peralatan sederhana, 3. membutuhkan modal kecil, dan 4. memerlukan banyak pekerjaan tangan.
Ciri-ciri industri sedang antara lain: 1. modalnya relatif besar, 2. menggunakan peralatan dan teknologi modern, 3. menggunakan tenaga ahli dan teknisi terampil.
Ciri-ciri industri besar antara lain: 1. modal besar, 2. menggunakan peralatan berteknologi modern, 3. tenaga ahli berketerampilan tinggi, 4. memiliki organisasi kerja dan pembagian tugas yang jelas, dan 5. proses produksi dilakukan siang dan malam hari secara terus-menerus.
h. Perdagangan. Perdagangan adalah kegiatan yang bertujuan menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Barang-barang yang diperdagangkan merupakan hasil-hasil pertanian, peternakan, perikanan, hutan, dan barang- barang hasil industri. Perdagangan muncul karena kemampuan manusia, daerah, atau negara menyediakan baran kebutuhan terbatas. Akibatnya, terjadi saling ketergantungan.
i. Pelayanan jasa pariwisata.
Para pedagang memperoleh keuntungan dari selisih harga ketika melakukan pembelian dan penjual- an. Berdasarkan jumlah barang yang diperjualbelikan, usaha perda- gangan dibedakan menjadi tiga, yaitu perdagangan golongan kecil, sedang, dan besar. Selain perdangan antar peda- gang dalam satu negara, ada juga perdagangan antar negara. Kegiat- an perdagangan antarnegara di- sebut ekspor-impor. Ekspor adalah usaha mengirim dan menjual ba- rang keluar negeri. Impor adalah usaha memasukkan dan membeli barang dari luar negeri.
Pariwisata adalah kegiatan bepergian dari tempat tinggal ke tempat wisata dengan tujuan rekreasi. Orang yang melakukan pariwisata disebut wisatawan. Ada wisatawan Nusantara atau wisatawan domestik dan wisa- tawan manca negara (luar negeri). Indonesia memiliki banyak sekali objek wisata. Objek wisata itu bisa berupa pemandangan alam maupun budaya. Objek wisata dapat berupa pemandangan alam dan budaya. Contoh objek wisata alam adalah pegu- nungan, pantai, danau, suaka alam, flora, dan fauna. Contoh objek wisata budaya adalah candi, upacara adat, dan kesenian daerah.
Usaha-usaha dalam bidang jasa pariwisata antara lain sebagai berikut. 1. Pengelola jasa penginapan seperti hotel dan losmen. 2. Industri dan penjualan barang-barang suvenir atau cinderamata. 3. Penyedia jasa pemandu wisata. 4. Penyedia jasa transportasi wisata.
3. Usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan yang dikelola kelompok.
Usaha-usaha dalam bidang ekonomi ada yang dikelola sendiri, dan ada juga yang dikelola secara berkelompok. Mari kita bahas lebih lanjut.
a. Usaha ekonomi yang dikelola sendiri
Usaha ekonomi yang dikelola perse- orangan atau diusahakan sendiri biasanya modalnya yang terbatas. Contoh-contoh usaha ekonomi yang dikelola perorangan antara lain sebagai berikut.
1. Usaha pertanian. Kebanyakan usaha dalam bidang per- tanian dilakukan secara perseorangan. Usaha pertanian biasanya dilakukan dengan modal yang terbatas. Seorang petani biasanya mengolah dan meng- garap lahan yang terbatas. Hanya sedikit saja usaha pertanian yang dilakukan secara besar-besaran.
2. Industri kecil. Industri-industri kecil yang berupa in- dustri rumah tangga biasanya dikelola secara perseorangan. Contoh industri kecil ini adalah usaha kerajinan, misal- nya industri pembuatan mebel seperti meja, kursi, lemari, industri keramik, kerajinan anyaman, tembikar, dan lain- lain.
3. Usaha perdagangan. Usaha perdagangan yang dikelola seca- ra perseorangan biasanya perdagangan dalam jumlah kecil sampai menengah. Termasuk dalam usaha perdagangan antara lain: usaha membuka toko kecil, membuka warung, penjaja keliling, yang dikelola sendiri, bertani (1), industri pembuatan kompor (2), dan membuka bengkel (3). pedagang kaki lima, pedagang di lapak- lapak pasar, pedagang hasil bumi, dan lain-lain.
4. Usaha jasa. Banyak usaha jasa yang dikelola secara perorangan. Contoh usaha jasa yang dikelola perorangan adalah: usaha salon, bengkel, foto kopi, tukang cukur, tukang pijit, dan lain-lain.
b. Usaha ekonomi yang dikelola kelompok. Usaha ekonomi yang dikelola secara berkelompok adalah usaha yang dijalankan secara bersama-sama, baik dalam hal modal, pengelolaan, maupun dalam hal bagi hasil. Contoh usaha ekonomi yang dikelola secara bersama-sama, antara lain firma, CV, PT, BUMN, Perusahaan Daerah, dan Koperasi.
1. Firma. Firma adalah perusahaan yang didirikan oleh sedikitnya dua orang. Biasanya pendiri firma adalah orang-orang yang sudah saling kenal. Setiap anggota firma mempunyai hak untuk bertindak atas nama firma. Risiko tindakan anggota firma ditanggung bersama.
2. CV (Commanditaire Vennotschaap/Persekutuan Komanditer). CV adalah perusahaan yang didirikan oleh satu orang pengusaha atau lebih dengan modal dari pengusaha itu dan dari beberapa penanam modal. Pengusaha menjadi pimpinan perusahaan dan bertanggung jawab atas kelangsungan hidup perusahaan. Para penanam modal mempercayakan pengelolaan CV kepada pengusaha. Sebuah perusa- haan yang berbentuk CV bisa dikembangkan dari firma. Hal ini terjadi bila sebuah firma ingin mengembangkan usaha dan membutuhkan tambahan modal.
3. PT (Perseroan Terbatas). PT adalah perusahaan yang modal- nya diperoleh dari penjualan sa- ham. Saham adalah surat berharga sebagai tanda keikutsertaan mena- namkan modal dalam perusahaan. Setiap saham memiliki nilai nomi- nal. Nilai nominal adalah nilai yang tercantum dalam saham. Saham diperjualbelikan di pasar modal. Pemilik saham akan mendapatkan deviden. Deviden adalah laba peru- sahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham.
4. BUMN (Badan Usaha Milik Negara). BUMN atau perusahaan negara adalah perusahaan yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara. Ada tiga bentuk perusahaan negara, yaitu: a. Perusahaan Jawatan (Perjan); b. Perusahaan Umum (Perum); dan c. Perusahaan Perseroan (Per- sero).
5. Perusahaan Daerah. Perusahaan daerah adalah perusahaan yang modalnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Tujuan pendirian perusahaan daerah antara lain sebagai berikut. a. Turut melaksanakan pembangunan ekonomi daerah dan pemba- ngunan ekonomi nasional. b. Memenuhi kebutuhan rakyat dan menyediakan lapangan kerja dalam rangka menuju masyarakat adil dan makmur. Perusahan daerah dipimpin oleh staf direksi yang jumah dan ang- gotanya ditetapkan dalam peraturan pendiriannya. Anggota staf direksi diangkat dan diberhentikan oleh Kepala Daerah atas persetujuan DPRD.
6. Koperasi Koperasi adalah usaha bersama dalam bidang ekonomi. Kerjasama dalam koperasi berdasarkan prin- sip saling membutuhkan dan ke- samaan kebutuhan anggotanya. Di Indonesia ada lima bentuk kope- rasi, yaitu Koperasi Konsumsi, Koperasi Simpan Pinjam, Koperasi Produksi, Koperasi Jasa, dan Koperasi Serba Usaha. a. Koperasi Konsumsi adalah koperasi yang menjalankan usaha penyediaan berbagai barang untuk memenuhi ke- butuhan sehari-hari, seperti beras, gula, sabun, minyak goreng, perkakas rumah tangga dan barang-barang elektronik. Tujuannya pembentukan koperasi konsumsi adalah memenuhi kebutuhan anggotanya akan barang- barang konsumsi dengan harga dan mutu yang layak. b. Koperasi Simpan Pinjam atau Koperasi Kredit adalah koperasi koperasi yang bergerak dalam usaha simpanpinjam. Koperasi ini menerima simpanan dari anggota. Uang yang terkumpul disalurkan kepada anggota dalam bentuk pinjaman. Contoh Koperasi Sim- pan Pinjam adalah KUD, Bukopin, dan Bank Koperasi Pasar. c. Koperasi Produksi adalah koperasi yang bergerak dalam bidang produksi barang-barang. Produksi barang-barang tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama ataupun sendiri-sendiri. Contoh Koperasi Produksi antara lain koperasi peternakan sapi, koperasi pengusaha tahu dan tempe, koperasi pengusaha batik, dan kope- rasi pertanian. d. Koperasi Jasa adalah koperasi yang bergerak di bidang penyediaan jasa tertentu bagi para anggotanya maupun masyarakat umum. Contoh koperasi jasa adalah: koperasi angkutan, koperasi jasa au- dit, koperasi perumahan, koperasi asuransi, dan koperasi peng- urusan dokumen. Contoh Koperasi Jasa yang terkenal di Jakarta adalah Kopaja. Kopaja menyediakan jasa angkutan bagi warga ibu kota. e. Koperasi serba usaha adalah koperasi yang menjalankan ber- macam-macam usaha, seperti menyediakan barang kebutuhan se- hari-hari, melayani simpan pinjam, melakukan usaha produksi, dan lain-lain.
d. Menghargai kegiatan ekonomi orang lain.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup orang bekerja. Ada bermacam- macam usaha yang dilakukan manusia. Ada yang menjadi petani, nelayan, karyawan pabrik, pegawai negeri, pedagang, pengusaha, guru, polisi, jaksa, artis, tukang, dan lain-lain. Coba kamu sebutkan pekerjaan apa saja yang dilakukan oleh warga di sekitar tempat tinggalmu!
Pekerjaan atau usaha setiap orang dalam memenuhi kebutuhan hidup harus kita hargai. Bagaimana kita menghargai pekerjaan orang lain? Menghargai kegiatan atau usaha orang lain dapat kita lakukan dengan cara sebagai berikut. 1. Tidak menghina orang karena pekerjaannya. Misalnya, kita tidak boleh menghina seorang pemulung. Mengapa? Karena semua pekerjaan halal adalah pekerjaan yang mulia. Oleh karena itu kita harus menghargai pekerjaan setiap orang. 2. Tidak menggangu usaha orang lain. 3. Tidak iri terhadap keberhasilan usaha orang lain. Orang lain yang ber- hasil patut kita teladani. 4. Melakukan persaingan yang sehat dalam melakukan usaha yang sama. Misalnya, tidak boleh merusak harga untuk menarik pelanggan. 5. Jika sudah berhasil, kita sebaiknya membantu usaha orang lain.
C. Kegiatan Ekonomi di Indonesia.
Kamu sudah mengenal macam-macam usaha. Apa saja usaha atau kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia? Kita akan membahas macam- macam kegiatan ekonomi di Indonesia dalam bagian ini. Namun, sebelum itu, kita pelajari terlebih dahulu pengelompokan kegiatan ekonomi.
1. Pengelompokan kegiatan ekonomi Berbagai macam jenis kegiatan ekonomi yang telah kita bicarakan di atas, dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu kegiatan produksi, kegiatan konsumsi, dan kegiatan distribusi.
1. Kegiatan produksi.
Apa kegiatan produksi itu? Perhatikan contoh-contoh berikut! Pak Manto seorang petani ka- ret. Mula-mula ia menyiapkan la- han untuk ditanami batang karet. Ketika pohon karet mulai tumbuh, ia merawat tanaman karetnya dengan menyiangi, memupuk, dan membasmi hama. Setelah sekitar tiga tahun, pohon karet siap dipetik hasilnya. Setiap pagi Pak Manto pergi ke kebunannya untuk menya- dap getah karet. Getah karet itu dikumpulkan. Akhirnya diperoleh getah karet mentah. Semua kegiat- an yang dilakukan Pak Manto itu disebut kegiatan menghasilkan barang-barang hasil perkebunan.
Setiap hari Bu Warsi menjahit baju dan celana. Baju dan celana itu ia jual ke pedagang. Kegiatan Ibu Warsi menghasilkan baju atau celana itu disebut kegiatan meng- hasilkan barang-barang konfeksi. Sementara baju atau celana hasil jahitannya disebut hasil produksi konfeksi. Pak Rojak dan teman-temannya adalah nelayan. Mereka melaut, menjala ikan, menjemur ikan, dan mengasinkan ikan. Kegiatan mere- ka disebut kegiatan menghasilkan barang-barang hasil perikanan. Hasilnya, disebut hasil produksi nelayan.
Kita dapat mengatakan kegiatan Pak Manto, Ibu Warsi, dan Pak Rojak merupakan kegiatan produk- si. Mereka menghasilkan suatu barang. Jadi, produksi adalah se- mua kegiatan yang dapat mengha- silkan barang atau pun jasa. Sedangkan orang atau sekelompok orang yang menghasilkan barang/ jasa disebut produsen.
2. Kegiatan Konsumsi.
Kegiatanmu membeli makanan dan minuman di kantin sekolah meru- pakan kegiatan konsumsi. Demikian juga, ketika kamu memakai baju, sepatu, tas, jam tangan, kaus kaki, dan peralatan sekolah lainnya. Jadi, kegiatan konsumsi adalah kegiatan manusia memakai barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhannya. Orang yang memakai atau me- nikmati barang dan jasa disebut konsumen. Konsumen usaha trans- portasi, adalah penumpang. Usaha pariwisata konsumennya adalah para wisatawan. Coba kamu sebutkan siapa saja konsumen usaha- usaha ekonomi yang ada di sekelilingmu!
3. Kegiatan distribusi Setiap hari kamu makan nasi, sayur dan lauk-pauk. Kita tahu bahan- bahan makanan itu tidak dihasilkan di kota besar, seperti Jakarta. Bahan-bahan itu dihasilkan di daerah lain. Beras yang kita makan sehari-hari mungkin berasal dari petani di Sukabumi, Karawang, dan Jawa Tengah. Daging sapi mungkin berasal dari para peternak di Sumba. Barang-barang itu harus disampai- kan kepada konsumen di kota agar lebi berguna. Karena lokasi produsen dan kon- sumen berbeda, maka perlu adanya kegiatan membawa, menyebarluas- kan, atau menyalurkan barang hasil produksi. Kegiatan itu disebut distri- busi. Jadi, distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Orang atau badan yang menjalankan kegiatan distri- busi disebut distributor.
2. Berbagai kegiatan ekonomi di Indonesia Kamu sudah tahu bahwa kegiatan ekonomi dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut ini kamu akan melihat bagaimana ketiga hal itu dilakukan di Indonesia. Produksi pertanian dihasilkan di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Hasil-hasil bumi digunakan untuk memenuhi kebutuhan atau dikonsumsi di dalam negeri. Sebagian lagi diekspor. Ekspor hasil pertanian menghasilkan devisa negara. Demikian pula dengan hasil perkebunan. Hasil perkebunan yang diekspor antara lain sebagai berikut. 1. Teh : Pematang Siantar, Ciamis, Sukabumi, Bandung Selatan, Dieng, dan Garut. 2. Karet : Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. 3. Tembakau : Deli (Sumut), Temangung (Jateng), dan Besuki (Jatim). 4. Kopi : Sumatera, Jawa, Bali, Lampung, dan Sulawesi. 5. Lada : Lampung, Riau, Bangka, dan Kalimantan Barat. 6. Cengkeh : Sulawesi, Sumatera, Ambon, Seram, dan Minahasa. 7. Kelapa sawit : Sumatera dan Kalimantan.
Produksi peternakan di Indonesia terutama dihasilkan di Nusa Teng- gara, Sumatera, dan Jawa. Berikut ini daerah pembudidayaan ternak. 1. Sapi : Bali, Jawa, dan Madura. 2. Kerbau : Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara. 3. Kuda : Sumbawa, Jawa, dan Sumatera Utara.
Berikut ini daerah-daerah penghasil kekayaan laut. 1. Garam : Jawa Tengah, Jawa Barat, Madura, dan Jawa Timur. 2. Ikan : seluruh pantai Indonesia seperti di Bagan Siapiapi Sumatera Utara, Laut Jawa, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Arafura. 3. Mutiara : Maluku, Lombok Barat, NTB, Pulau Sebuku Lampung. 4. Taman Laut : Banda, Bunaken di Sulawesi Utara.
Berikut ini daerah-daerah penghasil dan pusat pengolahan bahan tambang. 1. Minyak bumi: Pangkalan Brandan (Sumut), Dumai (Riau), Plaju (Sumsel), Balongan (Jabar), Cilacap (Jateng), Cepu (Jatim), Bontang (Kaltim), dan Sorong (Papua). 2. Gas alam : Arun (NAD) dan (Bontang Kaltim). 3. Timah putih : Pulau Belitung, Bangka, Singkep, dan Karimun. 4. Timah hitam : Kalimantan Timur dan Cirebon (Jawa Barat). 5. Batu bara : Bukit Asam (Sumsel), Umbilin (Sumbar), Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua. 6. Tembaga : Jambi, Jawa Barat, Sulawesi.
Barang-barang yang dihasilkan harus didistribusikan. Pendistribusian- nya menggunakan angkutan sederhana maupun angkutan modern. Contoh alat angkutan sederhana adalah gerobak dan perahu sampan. Contoh alat angkutan modern adalah truk, kereta api, kapal laut, dan pesawat terbang.
3. Mengunjungi salah satu tempat usaha. Di sekitar tempat tinggalmu tentu ada kegiatan industri yang meng- hasilkan barang-barang yand dibutuhkan masyarakat. Ada bermacam- macam industri. Ada industri kecil, sedang, dan besar. Untuk menambah pengetahuan kalian tentang kegiatan produksi, kunjungilah salah satu tempat kegiatan produksi yang ada di lingkungan tempat tinggalmu! Lakukanlah kegiatan sesuai petunjuk Kegiatan 3 berikut.
Untuk mencukupi kebutuhan hidup, manusia harus bekerja. Ada bermacam-macam pekerjaan, misalnya bertani, menangkap ikan, sopir, guru, menjual makanan, menjadi pengacara, dan lain-lain. Semua ke- giatan yang dilakukan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup ini disebut kegiatan ekonomi.
Ada tiga bentuk kegiatan ekonomi, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang atau jasa. Distrisbusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke pemakai atau konsumen. Sedangkan konsumsi adalah kegiatan memanfaatkan barang dan jasa.
Rangkuman :
Untuk mencukupi kebutuhan hidup, manusia harus bekerja. Ada bermacam-macam pekerjaan, misalnya bertani, menangkap ikan, sopir, guru, menjual makanan, menjadi pengacara, dan lain-lain. Semua ke- giatan yang dilakukan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup ini disebut kegiatan ekonomi.
Ada tiga bentuk kegiatan ekonomi, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang atau jasa. Distrisbusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke pemakai atau konsumen. Sedangkan konsumsi adalah kegiatan memanfaatkan barang dan jasa.
Tanah air kita sangat luas dan kaya. Banyak potensi alam untuk membuka usaha. Ada bermacam-macam bidang usaha, antara lain dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutan- an, pertambangan, perindustrian, perdagangan, dan pariwisata.
Usaha pertanian menghasilkan padi, jagung, kedelai, ubi, dan sayur- sayuran dan hasil tanaman perkebunan. Hasil usaha pertanian dapat ditingkatkan dengan cara intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi. Tanaman perkebunan dibedakan menjadi dua, yaitu tanam- an perkebunan musiman dan tahunan.
Usaha peternakan dibedakan menjadi tiga, yaitu peternakan hewan besar, hewan kecil, dan unggas. Usaha peternakan banyak dilakukan di Nusa Tenggara, Jawa, dan Sumatera. Usaha perikanan dibedakan menjadi dua, yaitu perikanan darat dan perikanan air laut. Hutan menghasilkan berbagai jenis kayu dan rotan. Usaha-usaha yang memanfaatkan hasil hutan antara lain usaha pengolahan kayu, usaha pembuatan mebel, dan usaha kerajinan rotan.
Ada tiga jenis hasil pertambangan yaitu bahan tambang mineral logam, mineral bukan logam, dan sumber energi. Hasil-hasil tambang bisa diolah lebih lanjut untuk berbagai keperluan manusia.
Negara kita juga memiliki banyak objek wisata. Usaha dalam bidang pariswisata antara lain perhotelan dan jasa perjalanan wisata.
Sumber : IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas 5. Penulis : Choiril Azmiyawati, Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.
Hewan juga bernapas seperti halnya manusia. Hewan tertentu memiliki alat pernapasan khusus sesuai tempat hidupnya. Hewan-hewan yang memiliki alat pernapasan khusus yaitu ikan dan cacing tanah.
Alat Pernafasan pada Ikan.
Ikan memiliki alat pernapasan berupa insang. Insang terletak di sebelah kanan dan kiri kepala. Insang ini berjumlah empat pasang. Bagian-bagian insang berbentuk lembaran yang disebut lembaran insang. Pada lembaran insang terjadi pertukaran udara. Ikan juga mempunyai gelembung renang untuk menyimpan oksigen dan mengatur gerak. Ikan memperoleh oksigen dari dalam air. Mekanisme pernapasan ikan melalui beberapa tahap. Mula-mula ikan membuka mulutnya untuk mengambil air. Air kemudian mengalir masuk ke rongga mulut menuju lembaran insang. Setelah itu, air keluar melewati tutup insang. Ketika air melewati lembaran insang, oksigen diikat oleh Hb (hemoglobin) darah. Pada saat yang sama, Hb juga melepaskan karbon dioksida ke air.
Apakah Labirin Itu? Labirin berupa lipatan- lipatan tidak teratur yang me- rupakan perluasan rongga insang. Lipatan-lipatan itu terletak di atas rongga insang. Labirin berguna untuk menyimpan udara. Bagi ikan-ikan yang hidup di air keruh atau di rawa-rawa, labirin sangat membantu untuk bernapas. Di tempat- tempat tersebut kandungan oksigennya kurang. Oleh karena itu, ikan sering menuju permukaan air untuk meng- ambil oksigen dari udara. Oksigen tersebut disimpan dalam labirin. Ikan yang me- miliki labirin, misalnya ikan gabus dan lele.
Pernafasan pada Cacing Tanah.
Cacing tanah bernapas melalui permukaan tubuhnya. Cacing tanah memiliki kulit yang tipis. Pada permukaan kulit cacing tanah terdapat banyak pembuluh darah. Kulit cacing tanah juga menghasilkan lendir. Oleh karena itu, kulit terlihat basah dan lembap. Kondisi ini menyebabkan cacing dapat menyerap oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida secara langsung melalui permukaan kulit. Itulah sebabnya cacing membutuhkan tempat lembap atau basah. Tempat lembap membantu proses pernapasan agar dapat berlangsung dengan baik.
Kamu telah mempelajari alat pernapasan pada ikan dan cacing. Alat pernapasan berbagai hewan berbeda-beda tergantung tempat hidupnya. Pada umumnya, hewan air bernapas menggunakan insang. Sementara itu, burung-burung yang dapat terbang bernapas menggunakan paru-paru dan pundi-pundi udara. Hewan yang hidup di air dan di darat bernapas menggunakan paru-paru dan kulit. Contoh hewan yang bernapas dengan paru-paru dan kulit adalah katak.
Rangkuman :
Bernapas merupakan kegiatan menghirup oksigen (O2 ) dan melepaskan karbon dioksida (CO2).
Alat pernapasan manusia terdiri atas hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Hidung merupakan tempat keluar masuknya udara pernapasan.
Rambut hidung dan selaput lendir berfungsi untuk menyaring udara yang masuk. Tenggorokan (trakhea) bercabang menjadi dua bagian disebut bronkus.
Bronkus bercabang-cabang membentuk bronkiolus.
Ujung bronkiolus berupa kantung berdinding tipis yang disebut alveolus. Alveolus merupakan tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida.
Alat pernapasan ikan berupa insang.
Cacing bernapas menggunakan kulitnya yang tipis dan lembap.
Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :
Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :
Sumber : IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas 5. Penulis : Choiril Azmiyawati, Wigati Hadi Omegawati, Rohana Kusumawati.
Pilek membuat hidung tersumbat. Hidung yang tersumbat mengganggu proses pernapasan. Akibatnya kita tidak dapat bernapas dengan lega. Mengapa demikian? Apa hubungan antara hidung tersumbat dan proses pernapasan?
Hidung merupakan salah satu alat pernapasan. Jika hidung kita sehat, kita dapat bernapas dengan lega. Sebaliknya jika hidung tersumbat, kita akan sulit bernapas. Menurutmu apa yang dimaksud dengan bernapas itu? Alat apa saja yang digunakan untuk bernapas?
Alat Pernapasan pada Manusia.
Bernapas adalah kegiatan menghirup udara dan mengeluarkan udara. Udara mengandung berbagai komponen gas, salah satunya adalah oksigen (O2). Oksigen inilah yang diperlukan oleh tubuh. Oksigen masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan. Selanjutnya, pernapasan menghasilkan karbon dioksida (CO2) yang dikeluarkan dari dalam tubuh. Bernapas menggunakan alat-alat pernapasan. Apa saja alat-alat pernapasan itu?
1. Alat Pernapasan.
a. Hidung. Hidung merupakan tempat keluar masuknya udara pernapasan. Udara masuk melalui lubang hidung menuju rongga hidung. Di dalam rongga hidung terdapat rambut hidung dan selaput lendir. Rambut hidung dan selaput lendir berfungsi menyaring udara yang masuk agar bebas dari debu dan kuman. Dengan demikian, udara yang kita hirup bersih dari kotoran, debu, maupun kuman penyakit. Di dalam hidung udara juga mengalami penyesuaian suhu dan kelembapan.
b. Tenggorokan (Trakhea). Udara pernapasan dari hidung turun ke tenggorokan (trakhea). Tenggorokan me- rupakan sebuah saluran yang panjangnya kira-kira 9 cm. Pada tenggorokan terdapat bulu-bulu halus. Bulu-bulu halus berfungsi menyaring udara dari kotoran yang masih dapat lolos ke tenggorokan. Ujung trakhea bercabang menjadi dua bagian. Cabang- cabang ini disebut bronkus. Bronkus kanan menuju paru-paru kanan. Bronkus kiri menuju paru-paru kiri.
c.Paru-Paru.
Paru-paru terdapat di dalam rongga dada di atas diafragma. Diafragma adalah sekat antara rongga dada dan rongga perut. Paru-paru ada dua buah yaitu paru- paru kiri dan paru-paru kanan. Paru-paru kiri terdiri atas dua gelambir. Paru-paru kanan terdiri atas tiga gelambir. Paru-paru dibungkus oleh selaput paru-paru yang disebut pleura.
Di dalam paru-paru terdapat cabang-cabang bronkus yang disebut bronkiolus. Bronkiolus juga memiliki percabangan yang jumlahnya sangat banyak. Cabang-cabang tersebut sangat halus dan tipis. Tiap- tiap ujung cabang membentuk kantung berdinding tipis yang disebut alveolus.
Alveolus merupakan gelembung yang sangat tipis. Gelembung tersebut diselimuti pembuluh kapiler darah. Pada alveolus terjadi pertukaran gas O2 dan CO2. Perhatikan gambar di samping!
Pada saat udara yang kita hirup sampai di alveolus, oksigen melewati dinding kapiler darah. Oksigen diikat oleh hemoglobin (Hb) darah. Setelah itu, darah akan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Dalam tubuh, oksigen digunakan untuk proses pembentukan energi. Pada proses tersebut dihasilkan
energi dan gas karbon dioksida (CO2). CO2 tersebut diikat kembali oleh hemoglobin darah. Setelah itu, darah akan membawa CO2 ke paru-paru. CO2 dari paru-paru menuju tenggorokan, kemudian ke lubang hidung untuk dikeluarkan dari dalam tubuh.
2. Proses Pernapasan.
Masuknya O2 dan keluarnya CO2 pada saluran pernapasan terjadi pada saat berlangsungnya proses pernapasan. Proses-proses ini diatur oleh otot diafragma dan otot di antara tulang rusuk. Perhatikan gambar berikut!
Pada saat menarik napas otot diafragma mengerut. Akibatnya, diafragma mendatar, rongga dada membesar, dan udara masuk paru-paru. Selain itu, paru-paru dapat pula terisi udara dengan mengerutnya otot antartulang rusuk. Otot antartulang rusuk yang mengerut menyebab- kan rongga dada membesar dan udara masuk ke dalam paru-paru. Proses masuknya udara pernapasan ke dalam paru-paru disebut inspirasi.
Pada saat mengembuskan napas, otot diafragma dan otot antartulang rusuk mengendur. Akibatnya, rongga dada mengecil dan paru-paru mengempis sehingga CO2 dalam paru-paru terdorong keluar. Proses tersebut merupakan proses ekspirasi.
3. Ganguan Pernafasan.
Proses pernapasan dapat terganggu jika ada salah satu alat pernapasan mengalami gangguan. Gangguan tersebut dapat disebabkan oleh kuman maupun polusi udara. Beberapa gangguan maupun penyakit pada alat pernapasan sebagai berikut.
a. Influenza (flu) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Orang yang terserang flu akan mengalami demam, menggigil, batuk, sakit kepala, bersin-bersin, serta nyeri punggung. Lendir yang keluar dari hidung menutup lubang hidung sehingga udara terhalang masuk dan mengganggu pernapasan.
b. Sesak napas merupakan gangguan pernapasan karena udara yang tercemar oleh asap. Asap dapat berasal dari pembakaran sampah, kendaraan bermotor, dan rokok. Selain asap, debu juga dapat mengakibatkan sesak napas.
c. Asma yaitu gangguan pernapasan karena penyempitan saluran pernapasan. Menyempitnya saluran pernapasan dapat terjadi karena beberapa hal berikut.
1) Udara yang tercemar oleh asap dan debu.
2) Udara yang terlalu dingin.
3) Keadaan jiwa penderita, misalnya stres dan tekanan emosi.
d. Radang paru-paru karena bakteri Tuberkulosis. Radang yang disebabkan oleh bakteri ini biasa disebut TBC paru-paru.
e. Bronkitis yaitu adanya peradangan pada batang tenggorok (bronkus).
f. Polip merupakan penyempitan saluran pernapasan akibat terjadinya pembengkakan kelenjar limfe.
Gangguan pada alat-alat pernapasan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, jagalah kesehatan alat pernapasanmu dengan membiasakan diri berpola hidup sehat! Pola hidup sehat tersebut di antaranya sebagai berikut.
a. Berolahraga secara teratur.
b. Menjaga sirkulasi udara di rumah.
c. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang.
d. Istirahat teratur.
e. Mengenakan masker saat berkendaraan.
f. Tidak merokok.
Bahaya Merokok :
Rokok mengandung 200 bahan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok yaitu tar, nikotin, dan karbon monoksida.
• Tar merupakan bahan yang bersifat lengket dan menempel pada paru- paru.
• Nikotin merupakan bahan yang memengaruhi saraf dan peredaran darah. Zat ini dapat memicu timbulnya kanker paru-paru.
• Karbon monoksida me- rupakan zat yang mem- buat darah tidak mampu mengikat oksigen.
Rokok memiliki efek racun yang membuat pengisap rokok mengalami 14 kali risiko lebih besar menderita kanker.
Dengarkan Audiobook tentang pernafasan manusia dan hewan , klik di bawah ini :
Hari ini Pak Tagor mengajak anak-anak untuk melakukan kegiatan di luar kelas. Anak-anak menyambutnya dengan gembira. Di mana mereka akan melakukan kegiatan?
Oh, ternyata mereka menuju ke belakang sekolah. Di sana terdapat hamparan sawah dan sungai. Namun sayang, sawahnya tidak lagi subur. Sungainya pun juga tercemar.
Siti dan teman-teman telah memahami bahaya perilaku membuang sampah ke sungai. Pak Tagor menceritakan salah satu bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan jika berlebihan dalam menggunakannya, yakni pestisida. Simak cerita Pak Tagor di bawah ini.
Judul Bacaan : DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN PESTISIDA.
Pestisida merupakan bahan kimia beracun yang digunakan untuk mengendalikan jasad pengganggu yang merugikan kepentingan manusia. Di Indonesia petani yang paling banyak menggunakan berbagai jenis pestisida ialah petani sayuran, petani tanaman pangan, dan petani tanaman hortikultura buah-buahan. Pestisida memang banyak memberi manfaat dan keuntungan. Keuntungan itu di antaranya: cepat menurunkan populasi jasad pengganggu tanaman, mudah dan praktis cara penggunaannya, mudah diproduksi secara besar-besaran, serta mudah diangkut dan disimpan. Manfaat lain adalah secara ekonomi penggunaan pestisida relatif menguntungkan. Namun, bukan berarti penggunaan pestisida tidak menimbulkan dampak buruk. Akhir-akhir ini disadari bahwa pemakaian pestisida, khususnya pestisida sintetis, ibarat pisau bermata dua. Di balik manfaatnya yang besar bagi peningkatan produksi pertanian, terselubung bahaya mengerikan.
Dampak buruk penggunaan pestisida dapat dikelompokkan atas 3 bagian sebagai berikut. 1. Pestisida berpengaruh negatif terhadap kesehatan manusia. 2. Pestisida berpengaruh buruk terhadap kualitas lingkungan. 3. Pestisida meningkatkan perkembangan populasi jasad penganggu tanaman.
Disadur dari: usitani.wordpress.com
1. Apakah pestisida itu? Pestisida atau pembasmi hama adalah bahan yang digunakan untuk mengendalikan, menolak, atau membasmi organisme pengganggu. Nama ini berasal dari pest (“hama”) yang diberi akhiran -cide (“pembasmi”). Sasarannya bermacam-macam, seperti serangga, tikus, gulma, burung, mamalia, ikan, atau mikrobia yang dianggap mengganggu.
2. Mengapa penggunaan pestisida yang berlebihan akan berdampak negatif? 3. Apa saja dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan pestisida yang berlebihan?
Menyebabkan dampak negative sebagai berikut : 1) Dapat meracuni manusia dan hewan domestic Meracuni organisme yang berguna, misalnya musuh alam,I hama,lebah dan serangga yang membantu penyerbukan, dan satwa liar yang mendukung fungsi kelestarian alam. 2) Mencemari lingkungan dengan segala akibatnya, termasuk residu pestisida. 3) Menimbulkan strain hama baru yang resisten terhadap pestisida. 4) Menimbulkan terjadinya resurgensi hama atau peristiwa meningkatnya populasi hama setelah diperlakukan dengan pestisida tertentu. 5) Menyebabkan terjadinya ledakan hama sekunder dan hama potensial. 6). Memerlukan biaya yang mahal karena sifat ketergantungan keberhasilan budi daya tanaman pada pestisida.
Beberapa pemakaian zat yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam: 1. Pembersih. Salah satu contoh bahan pembersih adalah detergen. Detergen mengandung bahan aktif ABS (Alkil Benzena Sulfonat). Bahan ini merupakan bahan kimia yang sulit terurai oleh mikroorganisme, sehingga menyebabkan pencemaran air dan tanah. Selain itu, busa yang berlimpah dapat menutup permukaan air dan mengakibatkan pencemaran lingkungan.
2. Pewangi / Parfum. Pewangi dalam bentuk semprot mengandung kloro fluoro karbon (CFC). Bahan ini menyebabkan tipisnya lapisan ozon. lapisan ozon yang semakin tipis bahkan jika berlubag, sangat berbahaya bagi kehidupan dibumi.
3. Pestisida. Penggunaan pestisida yang berlebihan, dapat menyebabkan hama kebal terhadapnya, bahkan memicu munculnya spesies baru. Spesies ini hanya bisa dikendalikan dengan pestisida dalam dosis yg lebih tinggi lagi. Hal ini tentunya akan menimbulkan pencemaran yang lebih besar baik terhadap lingkungan ataupun manusia.Perilaku atau kegiatan manusia yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam.
Perilaku atau kegiatan manusia yang dapat mengakibatkan perubahan pada alam.
Menebang pohon secara liar.
Tidak menaati undang2 mengenai alam .
Tidak melakukan Terasering di tanah curam, Tidak melakukan Lahan berpindah.
Membuang limbah tanpa di uraikan kembali.
Penebangan pohon liar
Membuang sampah sembarangan.
Menangkap ikan secara besar2an.
Pembakaran hutan liar.
Asap pabrik.
Asap kendaraan.
Dampak Penebangan Hutan Secara Liar adalah sebagai berikut :
1. Hilangnya kesuburan tanah. Ketika hutan di babat pohon-pohonnya, hal ini mengakibatkan tanah menyerap sinar matahari terlalu banyak sehingga menjadi sangat kering dan gersang. Hingga nutrisi dalam tanah mudah menguap. Selain itu, hujan bisa menyapu sisa-sisa nutrisi dari tanah. Oleh sebab itu, ketika tanah sudah kehilangan banyak nutrisi, maka reboisasi menjadi hal yang sulit dan budidaya di lahan itu menjadi tidak memungkinkan.
2. Turunnya sumber daya air. Pohon sangat berkontribusi dalam menjaga siklus air, melalui akar pohon menyerap air yang kemudian di alirkan ke daun dan kemudian menguap dan dilepaskan ke lapisan atmosfer. Ketika pohon-pohon ditebang dan daerah tersebut menjadi gersang, maka tak ada lagi yang membantu tanah menyerap lebih banyak air, dengan demikian, akhirnya menyebabkan terjadinya penurunan sumber daya air.
3. Punahnya keaneka ragaman hayati. Meskipun hutan hujan tropis hanya seluas 6% dari permukaan bumi, tetapi sekitar 80-90% dari spesies ada di dalamnya. Akibat penebangan liar pohon secara besar-besaran, ada sekitar 100 spesies hewan menurun setiap hari, keanekaragaman hayati dari berbagai daerah hilang dalam skala besar, banyak mahluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan telah lenyap dari muka bumi. (baca : cara mencegah hutan gundul)
4. Mengakibatkan banjir. Salah satu fungsi hutan adalah menyerap dengan cepat dan menyimpan air dalam jumlah yang banyak ketika hujan lebat terjadi. Namun ketika hutan digunduli, hal ini tentu saja membuat aliran air terganggu dan menyebabkan air menggenang dan banjir yang mengalir ke pemukiman penduduk. (baca : penyebab banjir )
5. Global Warming. Deforestasi juga berdampak pada pemanasan global. Pohon berperan dalam menyimpan karbondioksida yang kemudian digunakan untuk menghasilkan karbohidrat, lemak dan protein yang membentuk pohon, dalam biologi proses ini disebut fotosintesis. Ketika terjadi deforestasi, banyak pepohonan yang dibakar, ditebang, yang mengakibatkan lepasnya karbondioksida di dalamnya, hal ini menyebabkan tingginya kadar karbondioksida yang ada di atmosfir. Dengan melihat dampaknya yang sangat mengerikan, maka pelestarian hutan perlu dan Harus segera dilaksanakan. Eksploitasi hutan yang terus menerus terjadi, berlangsung sejak dahulu hingga sekarang tanpa dibarengi dengan penanaman kembali, menyebabkan kawasan hutan menjadi rusak.
Pembalakan liar yang dilakukan manusia merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kerusakan hutan. Padahal sudah kita ketahui, hutan merupakan penopang kelestarian kehidupan di bumi, sebab hutan bukan hanya menyediakan bahan pangan maupun bahan produksi, melainkan juga penghasil oksigen, penahan lapisan tanah, dan menyimpan cadangan air. Alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian semakin merebak dari dulu hingga kini, demikian pula penebangan hutan semakin tak terkendali, baik untuk memenuhi kebutuhan industri kayu , untuk bahan bagunan, bahan perkakas rumah tangga, maupun untuk bahan bakar. Kita bisa menghitung berapa volume kayu untuk semua kebutuhan tadi, dan berapa dari luar Jawa yang masuk, dan berapa yang dihasilkan oleh Perhutani.
Dampak Perburuan Burung secara liar : Burung di hutan menjadi sepi tanpa kicau burung (silent forest), juga mengganggung keseimbangan hutan / alam; yaitu burung yang menjadi penebar biji-bijian dan tumbuh tidak ada lagi, demikian juga penyerbukan tanaman menjadi terganggung akibat tidak adanya burung.
Anak-anak sangat senang belajar di luar kelas. Mereka merasa dekat dengan alam. Namun, di samping itu mereka juga sedih. Sawah yang sebelumnya menjadi tumpuan kehidupan ekonomi masyarakat kini sudah tidak lagi produktif, karena sudah tidak subur lagi.
Oleh karena sawahnya tidak lagi produktif, banyak masyarakat yang berpindah profesi dan bahkan ada yang berpindah tempat. Ada yang beralih profesi menjadi tukang bangunan, pedagang asongan, dan lain-lain. Ada juga yang mencari pekerjaan dan berpindah tempat tinggal ke kota.
Keseimbangan alam yang terganggu pada akhirnya juga mengakibatkan perubahan pada perilaku manusia.
1. Sosial . Dahulu : Interaksi dan komunikasi dilakukan dengan tatap muka langsung (kunjungan) – Sekarang : Dengan majunya teknologi komunikasi, interaksi dan komunikasi dilakukan dengan alat komunikasi, seperti telepon. Masa Depan : Ketergantungan manusia akan alat komunikasi modern semakin besar.
2. Ekonomi : dulu; kegiatan ekonomi dilakukan dgn sistem barter. sekarang: kegiatan ekonomi dilakukan dengan mnggunakan uang. masa depan : mungkin dilakukan dengan sistem online kalau jual beli barang cukup dengan transfer uang.
3. Pendidikan : dulu; seorang guru lebih terdorong untuk mengabdikan diri dan guru sekrang: meningkatkn kecerdasan perstasi dan keterampilan. masa depan : mempersiapkan siswa dengan menghadapi persaingn globalisasi.
4. Budaya : dulu ; kehidupan berhubungan langsung dengan alam. sekarang : alam dikendalikan dengan pengetahuan manusia menunjang kehidupan yang lebih baik. masa depan: segala sesuatu bersifat canggih dan serba praktis.
Bagaimana Sikapmu ? Setuju atau tidak ? apa alasannya.
1. Media massa dan elektronik memilik peran yang besar dalam mempengaruhi perubahan perilaku manusia. Setuju. Karena penduduk bumi sekarang di era informasi, sangat tergantung akan media informasi dan elektronik, hampir tiap hari mereka menggunakannya.
2. Pendidikan bukan alat yang tepat untuk mengubah perilaku manusia. Tidak Setuju. Pendidikan merupakan salah satu faktor untuk mengubah perilaku, misalnya kesehatan sekarang lebih maju. Kedokteran canggih yang dulu tida bisa di lakukan saat ini bisa dilakukan. Kemampuan menguasai teknologi hanya bisa terjadi apabila masyarakat mendapatkan pendidikan yang baik.
3. Perubahan perilaku manusia selalu berdampak negatif. Tidak Setuju; Perilaku manusia berusaha untuk menjadi lebih baik; meskipun ada sebagian kecil yang berpikir negatif, atau tanpa sengaja berdampak buruk.
4. Orang yang tidak mau berubah adalah orang yang tidak mau maju. Setuju. Orang harus berubah, terlebih berubah ke hal yang lebih baik dan maju.
5. Penggunaan teknologi modern cenderung merusak lingkungan alam.
Tidak Setuju. Teknologi modern bila di gunakan secara baik maka dampaknya juga baik, yang bukan teknologinya tetapi cenderung tujuan manusia sendiri yang salah, sebagai contoh teknologi nuklir bisa untuk sumber tenaga listrik, tetapi juga bisa untuk membuat Bom yang merusak.
Contoh : DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN SMARTPHONE.
Dewasa ini kemajuan teknologi tidak terbendung khususnya perkembangan gadget atau lebih di kenal dengan nama smartphone.Gadget canggih udah bukan barang mewah lagi, sampai anak kecil pun udah pada punya gadget. Gadget yang beredar sekarang rata-rata berharga ratusan ribu untuk yang paling murah, hingga jutaan rupiah untuk gadget kelas menengah ke atas. Hal itu karena para produsen smartphone berlomba-loba untuk menggaet konsumen lebih banyak dengan menghadirkan smartphone yang murah-meriah yang di khususkan untuk kalangan menegah ke bawah agar mereka tidak ketinggalan teknologi dan dapat mengikuti perkembanagan teknologi. Gadget yang beredar saat ini rata-rata mempunyai sistem operasi Blackberry OS dengan Blackberry, Android OS dengan banyak vendor yang menggunakannnya seperti Samsung, Sony, HTC, dll serta IOS dengan Applenya. Masing-masing dari Operating System Smartphone tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Akan tetapi pada kesempatan kali ini akan di bahas bahaya penggunaan smartphone baik pada kalangan dewasa maupun anak-anak. Smartphone saat ini sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari hidup kita. Mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur, saat berada di mana saja , kapan saja kita selalu tidak ketinggalan memainkan smartphone kita. Akan tetapi tahukah anda bahwa di balik kebiasaan kita yang hampir setiap hari tidak bisa pisah dari smartphone itu menimbulkan dampak negatif yang cukup mencengangkan bagi kesehatan fisik maupun psikis kita. Utnuk mengetahui dampak negatif yang di timbulkan oleh smartphone bagi kesehatan marilah kita simak uraian berikut:
Dampak negatif bagi kesehatan fisik. 1.Penglihatan menjadi terganggu. Dalam dunia kedokteran di kenal istilah Computer Vision Syndrome/CVS yang merupakan gejala (sindrom) yang di akibatkan karena sering melihat layar, dalam hal ini termasuk layar smartphone. Gejala-gejala akibat CVS Mata kering/Dry Eyes. Normalnya mata kita akan berkedip 16-20 kali permenit, akan tetapi saat melihat layar handphone mata kita hanya berkedip 6-8 kali permenit. Bisa kita bayangkan mata kita kan menjadi kering bila dalam semenit hanya berkedip selama 6 kali. 2.Sakit kepala. Ini di akibatkan karena posisi leher yang salah dan tegang pada mata yang memicu timbulnya sakit kepala karena seringnya melihat layar handphone. 3.Pandangan kabur (Blurry Vision). Hal ini akibat dari tegangnya otot mata yang tidak mampu fokus lagi pada jarak yang berbeda Bisa mengakibatkan terjadinya rabun jauh. Seringnya melihat layar pada waktu yang lama dapat meregangkan otot mata yang mana didesain untuk fokus secara alami pada jarak 20 kaki. 4.Timbulnya gangguan pendengaran akibat terlalu lama meggunakan speaker. Pengguna yang rata-rata menggunakan 10 menit atau lebih dalam sehari dapat meningkatakan resiko mendapatkan gangguan pendengaran. 5.Kelainan postur tubuh. Biasanya gangguan arthritis serta penyakit degeneratif lainyya banyak di temui pada usia 40-50 tahun. Akan tetapi kini di temukan juga pada pengguna smartphone berusia muda akibat postur tubuh yang salah.
a. Sebutkan contoh perubahan perilaku manusia yang terjadi pada bacaan tersebut! Terlalu sering menggunakan Smartphone.
b. Jelaskan faktor penyebab perubahannya! dari Komunikasi manusia ke manusia menjadi komonikasi dengan alat, bahkan menggunakan alat / smarphone untuk hiburan terus menerus.
c. Jelaskan dampak perubahan perilaku manusia pada bacaan tersebut! berdampak negatif penurunan hubungan manusia dengan manusia lain; dan buruk terhadap kesehatan karena pola yang salah dalam penggunaan alat tersebut.
Amatilah kehidupan bertetangga di daerah tempat tinggalmu.
Fokuskan pengamatan pada kebutuhan-kebutuhan dalam hidup bertetangga. Tuliskan hasilnya pada tabel berikut!
No. Aspek Kebutuhan Contoh kebutuhan
1. Jasmani
2. Rohani
2. Mengapa kita harus saling memenuhi kebutuhan hidup dalam bertetangga?
3. Apa yang akan terjadi jika di antara tetangga tidak ada sikap saling memenuhi kebutuhan ?
Tahukah kamu bahwa selain sebagai makhluk individu, manusia juga sebagai makhluk sosial. Artinya, manusia membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Coba sebutkan kebutuhan sehari- harimu yang memerlukan bantuan atau campur tangan orang lain:
Hari ini merupakan hari yang menyedihkan bagi Lani dan seluruh warga kampung. Setelah dilanda hujan deras beberapa hari, kampung Lani kebanjiran. Tinggi air yang menggenangi kampung Lani lebih dari 1 meter. Peralatan dan perlengkapan sekolah Lani pun ikut terendam banjir. Begitu juga dengan peralatan dan perlengkapan hidup warga yang lain. Bahkan ada beberapa rumah yang roboh diterjang banjir. Semua warga kampung pun tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Jangankan untuk saling memenuhi kebutuhan antarsesama warga, mereka pun mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.
Kebutuhan dibedakan menjadi 3 jenis sebagai berikut. 1. Primer: kebutuhan yang pokok, misalnya makanan, pakaian, dan tempat tinggal. 2. Sekunder: kebutuhan tambahan, misalnya hiburan, dan rekreasi. 3. Tersier: kebutuhan untuk memenuhi kepuasan yang berupa kemewahan, seperti mobil.
kebutuhan ayah . – primer : makan & minum, tempat tinggal, pakaian pekerjaan. – sekunder : speda motor, alat-alat bekerja ( sesuai profesi pekerjaan ayah). – tersier : mobil , rumah megah.
kebutuhan ibu. – primer : makan, minum, belanja, – sekunder : alat-alat dapur , alat-alat pekerjaan ( jika ibu bekerja juga perkantoran). – tersier : perhiasan, getjet mewah, mobil.
kebutuhan anak ( jika sekolah ) . – primer : sekolah, makan, minum, tempat tinggal. – sekunder : sepeda, alat-alat sekolah. – tersier : perhiasan, gedjet.
2. Apa yang akan terjadi jika kebutuhan masing-masing anggota keluargamu ada yang tidak terpenuhi, khususnya kebutuhan primer dan sekunder? masing masing anggota keluarga akan mengalami kesulitan karena kebutuhan primer maupun sekunder adalah kebutuhan pokok manusia yg harus terpenuhi.
3. Bagaimana sikapmu jika ada kebutuhanmu yang belum atau tidak bisa dipenuhi oleh orang tuamu? Karena Kebutuhan keluarga juga banyak, maka jika kebutuhan belum terpenuhi harus bisa memakluminya, karena orangtua pasti akan mengutamakan kebutuhan yang primer terlebih dahulu, setelah itu baru kebutuhan skunder dan tersier.
4. Menurutmu, apakah kasih sayang sesama anggota keluarga juga termasuk kebutuhan? Jelaskan! Ya, karena tanpa kasih sayang maka akan terjadi banyak perselisihan dan menyebabkan pertengkaran.
Banjir benar-benar telah melumpuhkan aktivitas warga. Warga tidak bisa ke sekolah, bekerja, dan berinteraksi satu sama lain seperti biasa. Namun ada satu hal yang membanggakan ketika terjadi banjir. Dalam suasana keprihatinan karena banjir, jiwa solidaritas di antara sesama warga cenderung meningkat. Mereka saling membantu, saling memenuhi kebutuhan terutama sandang dan pangan. Bahkan solidaritas itu juga ditunjukkan warga dari daerah lain yang tidak dilanda banjir. Mereka memberikan bantuan berupa makanan, obat-obatan, pakaian, dan merelakan rumahnya untuk tempat pengungsian.
Setiap daerah tidak dapat memenuhi sendiri kebutuhan untuk masyarakatnya. Kamu juga sering membeli barang atau produk dari daerah lain. Buatlah daftar nama barang kebutuhan rumah tangga yang dibeli dari daerah lain dalam bentuk tabel!
Nama Kebutuhan / Daerah Asal. 1. Sepatu dari Jawa Barat. 2. Beras dari Jawa Timur. 3. Mebel dari Jepara. 4. Televisi dari Tanggerang. 5. Radio dari Jakarta. 6. Pakaian dari Jakarta. 7. Sepeda dari Sidoarjo. 8. Tas dan jaket kulit dari Sidoarjo. 9. Mangga dari Situbondo. 10. Laptop dari Jakarta. 11. Lemari es dari Jakarta. 12. Makanan ringgan dari Bekasi. 13. Kentang dari daerah Tengger, Bromo. 14. Sayuran dan Bunga dari Batu-Malang. 15. Apel dari Batu-Malang.
Banjir di kampung Lani kali ini adalah yang terparah dibanding dengan banjir- banjir yang terjadi sebelumnya. Hujan deras yang berlangsung selama berhari-hari adalah penyebabnya.
Menurutmu, bisakah perilaku manusia menyebabkan banjir? Pembuangan sampah sembarangan, penggunaan lahan yang mempersempit sungai. penggundulan hutan
Coba sebutkan contoh perilaku manusia yang dapat menyebabkan banjir! buang sampah di sungai, membangun rumah dan pinggir sungai. penebangan liar.
Menurutmu, bagaimanakah cara mencegah terjadinya banjir? membuang sampah pada tempatnya, membersihkan aliran sungai, reboisasi.
Ada sebagian warga menganggap terjadinya banjir karena adanya perubahan musim yang tidak menentu. Bagaimana pendapatmu terhadap pernyataan sebagian warga kampung Lani tersebut? Jelaskan! Perubahan musim memang bisa menjadi faktor banjir, tetapi jika alam bisa menampung air hujan dengan baik, hutan sebagai penyangga air masih melimpah, dan sungai masih lebar dan tidak tertutup sampah maka air bisa disalurkan dengan baik dan tidak terjadi banjir.
Judul Bacaan : Kesuburan Lahan Terkuras, Kembalikan dengan Pupuk Organik.
Selama puluhan tahun sekitar 350.000 hektar atau 50 persen dari total luas lahan pertanian di Jawa Barat dieksploitasi secara berlebihan. Selama kurun waktu itu pula para petani menggunakan pupuk kimia tanpa penyeimbang. Jenuhnya lahan akibat penggunaan pupuk kimia mengakibatkan tanah lebih sensitif terhadap perubahan cuaca yang ekstrem. Kondisi ini akhirnya memicu penurunan produktivitas padi dari tahun ke tahun.
Namun, sebagian petani di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat melakukan hal berbeda. Mereka meninggalkan penggunaan pupuk kimia dan menggantinya dengan pupuk organik. Saat ini terdapat 320 hektar sawah yang dikelola secara organik. Pertanian organik ini sudah berlangsung lebih dari lima tahun. Dari sawah inilah beras organik diekspor ke Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Jerman, dan Uni Emirat Arab.
Disadur dari: indonesiacompanynews.wordpress.com.
1. Berdasarkan bacaan di atas, temukan informasi mengenai aktivitas manusia yang mempengaruhi alam!
2. Perhatikan kembali bacaan “Kesuburan Lahan Terkuras, Kembalikan dengan Pupuk Organik”. Carilah Informasi berkaitan dengan perubahan wujud benda. Tuliskan pada kolom berikut!
Hari itu banyak warga dari daerah lain yang memberikan bantuan. Salah satunya bibi Lani. Bibi Lani sengaja datang dari Medan dan membawakan banyak bahan makanan. Ada bahan makanan, pakaian, dan obat-obatan. Salah satunya makanan siap saji berupa kue yang khusus dibawa untuk Lani. Bibi Lani membawa kue bika ambon. Kue itu makanan khas dari Medan. Lani memberikan 1/2 bagian kue itu ke tetangganya. Lani membagikan bagian sisa kuenya untuk kedua orang tuanya dan adiknya. Berapa bagian kue yang dibagikan dari keseluruhan kue itu kepada kedua orang tuanya?
1 kue di bagi 2, maka masing-masing adalah 1/2 bagian.
1/2 bagian bila di bagi 3 lagi maka masing-masing mendapat 1/6 bagian.
Mengidentifikasi kebutuhan anggota keluarga dan masyarakat.
Sembilan Bahan Pokok atau sering disingkat Sembako adalah sembilan jenis kebutuhan pokok masyarakat menurut keputusan Menteri Industri dan Perdagangan no. 115/mpp/kep/2/1998 tanggal 27 Februari 1998. Kesembilan bahan itu adalah:
“Kegiatan apa yang dapat kita lakukan dengan bola besar ini?” tanya Beni.
“Banyak sekali yang dapat kita lakukan dengan bola besar, seperti melempar, menangkap, dan menggiring bola,” jawab Edo
Teknik melempar bola.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas tiga cara, yaitu melempar bola dari atas kepala, melempar bola dari depan dada yang dilakukan dari dada ke dada dengan cepat dalam permainan, serta melempar bola memantul ke tanah atau lantai.
Teknik menggiring bola.
Menggiring bola adalah suatu usaha membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan pergelangan tangan.
Teknik menangkap bola.
Dalam menangkap bola harus diperhatikan agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke belakang atau mengikuti arah datangnya bola.
SD Kelas 5 Sub Tema 1 Wujud Benda dan Cirinya – Matematika.
Setelah berkunjung ke rumah Defi, Sahabat Alam beristirahat di tanah lapang. Mereka melihat beberapa anak-anak sedang bermain. Anak-anak itu membawa bola, boneka, dan pesawat mainan. Inilah mainan yang mereka bawa.
Banyak mainan bola = 3.
Banyak mainan boneka = 5.
Banyak pesawat mainan = 4.
Jumlah mainan = 3 + 4 + 5 = 12.
Banyak bola dibandingkan dengan seluruh mainan dapat dituliskan dalam bentuk 3/12 . Artinya, 3 mainan bola dibandingkan dengan 12 mainan.
Sambil melihat anak-anak bermain, Lani mengeluarkan bekalnya. Lani mengeluarkan beberapa roti untuk dibagikan kepada teman-teman dan anak- anak yang sedang bermain. Lani mengambil satu roti. Satu roti itu dipotong menjadi 8 bagian sama besar. Besar setiap potongan dapat dinyatakan sebagai 1/8 roti. Setelah roti dimakan 3 potong tersisa 5 potong. Sisa 5 potong ini dapat dituliskan sebagai 5/8 roti.
Dalam pecahan ada pembilang dan penyebut, bagian atas pembilang, bagian bawah penyebut; 3/12 maka 3 disebut pembilang, 12 disebut penyebut.
Selain roti, Lani juga membawa 7 buah jeruk. 7 buah jeruk dibagi 2 bagian. Satu bagian untuk Lani dan teman-teman. Satu bagian untuk anak-anak yang sedang bermain.
7 jeruk dibagikan kepada dua anak, masing-masing anak mendapat bagian 7/2 .
7/2 dibaca tujuh per dua, Artinya tujuh dibagi dua ;
7/2 , termasuk bentuk pecahan biasa. 7 : 2 hasilnya 3 1/2 , dibaca tiga setengah, termasuk bentuk pecahan campuran.
Pecahan campuran terdiri atas bilangan bulat diikuti bilangan pecahan.
3 = Bilangan bulat, 1/2 Bilangan pecahan.
Ketika mengunjungi Desa Matahari, Kepala Desa mengatakan bahwa kira-kira hanya 15% lahan pertanian yang dapat ditanami. Apa maksudnya? Berapakah 15% itu?
15 / 100 ; angka 15 adalah pembilang, 100 adalah penyebut.
Jadi 15% artinya 15/100.
Untuk menjadikan suatu pecahan kedalam bentuk persen, maka pecahan tersebut harus di jadikan ke bentuk pecahan dengan pembilang 100.
Contoh . 1/2 maka bisa di jadikan 50/100 dalam bentuk persen adalah 50%.
1/4 maka bisa dijadikan 25/100 dalam bentuk persen adalah 25%.
3/4 maka bisa dijadikan 75/100 dalam bentuk persen adalah 75%.
1/10 maka bisa dijadikan 10/100 dalam bentuk persen adalah 10%. dan seterusnya.
Bapak Kepala Desa juga mengatakan bahwa ketika lahan pertanian dapat ditanami, warga pernah menanam melon. Berat rata-rata sebuah melon 2,58 kg. Bilangan 2,58 disebut pecahan desimal.
Perhatikan pecahan desimal berikut.
2,58 ; angka 2 satuan; 5 per puluhan ; 8 per seratusan.
Menjadi angka 3/20 menjadi bentuk desimal.
3/20 kira jadikan pecahan dengan pembilan 100, 3/20 = (3×5) / (20×5) = 15/100 = 0,15.
dalam bentuk persen adalah 15%.