Arsip Tag: pekerjaan

Macam-macam Usaha dan Kegiatan Ekonomi di Indonesia – Materi Pelajaran SD Kelas 5

SD5 – Macam-macam Usaha dan Kegiatan Ekonomi di Indonesia.

A. Pendahuluan.
Coba ceritakan usaha apa saja yang ada di lingkungan tempat ting- galmu? Apakah ada orang yang menanam padi di lingkungan tempat tinggalmu? Apakah ada tetanggamu yang menjadi dokter? Apakah ada salon kecantikan di dekat rumahmu? Apakah tetanggamu ada yang mem- buka warung? Bertani, praktik sebagai dokter, membuka salon kecantikan, dan berdagang adalah bentuk-bentuk usaha atau kegiatan ekonomi. 

 

 

Dalam bab ini kamu akan mempelajari jenis-jenis usaha dan kegiatan ekonomi yang ada di negara kita. Setelah mempelajari bab ini diharapkan kamu memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Menjelaskan pengertian kegiatan ekonomi.
2. Menyebutkan macam-macam usaha yang ada di lingkungan sekitar.
3. Menyebutkan dan menjelaskan macam-macam usaha dan kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia.
Sebagai pembuka bahasan lakukan kegiatan berikut ini!

Tampak Kegiatan ekomoni berupa : peternakan, pertanian, dagang, nelayan.

 

B. Jenis-jenis Usaha Ekonomi.

Ada bermacam-macam usaha untuk mencukupi kebutuhan hidup. Pada bagian ini kita akan membicarakan pengertian kegiatan atau usaha eko-nomi, jenis-jenis usaha dalam kegiatan ekonomi, dan usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan yang dikelola kelompok.

1. Pengertian kegiatan ekonomi.

Kembali ke Kegiatan 1 di atas. Kegiatan-kegiatan yang kamu lihat dalam gambar tersebut termasuk kegiatan ekonomi. Untuk mencukupi kebutuhan-nya sehari-hari orang melakukan usaha yang berbeda-beda. Jenis usaha yang dijalankan orang sesuai dengan bakat dan keterampilan yang dimiliki. Dalam gambar Kegiatan 1, tampak kegiatan sebagai pedagang, nelayan, peternak, dan petani. Coba perhatikan kegiatan or- ang-orang di sekitar kamu, apa saja pekerjaan mereka?
Untuk apa orang bekerja? Pada dasarnya, orang mempunyai tujuan yang sama ketika bekerja, yaitu untuk mendapatkan uang atau penghasilan. Penghasilan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Maka kita dapat menyimpulkan apa yang dimaksudkan dengan kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Dalam kehidupan sehari-hari tak seorang pun dapat membuat semua barang yang dibutuhkannya. Oleh sebab itu ada kerja sama antara orang yang satu dengan orang lainnya. Kerja sama itu saling melengkapi. Ada orang yang bekerja sebagai petani yang memproduksi bahan pangan. Ada yang membuat pakaian untuk dijual dan diperdagangkan, dan seterusnya.

2. Jenis-jenis usaha dalam bidang ekonomi.
Tanah air kita kaya dan luas. Ada banyak potensi bidang usaha di ta- nah air kita. Berikut ini kita akan membahas aneka bidang usaha, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutanan, pertambangan, perindustrian, perdagangan, dan pariwisata.

a. Pertanian.
Negara kita adalah negara agraris. Berbagai jenis tanaman dapat tumbuh. Hasil tanah pertanian Indonesia, antara lain padi, jagung, ubi, tembakau, kelapa sawit, karet, cengkeh, palm, kopi, cendana, kayu putih, lada, dan teh.
Upaya untuk meningkatkan hasil pertanian dilakukan dengan cara in- tensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi. Mari kita pelajari apa maksudnya.

1. Intensifikasi Pertanian ialah upaya untuk meningkatkan hasil pertanian tanpa memperluas lahan pertanian yang telah ada. Upaya intensifikasi dilaku- kan dengan cara penggunaan pupuk, bibit unggul, pengairan, pe- meliharaan, dan penyuluhan. Intensifikasi lebih dikenal dengan nama pancausaha tani.
Untuk keperluan irigasi pertanian, pemerintah membangun waduk. Air yang ditampung di waduk dialirkan ke lahan pertanian. Di Bali, ada organisasi masyarakat yang khusus mengatur pengairan sawah yang disebut subak. Anggota subak adalah kelompok pemakai air.

2. Ekstensifikasi Pertanian adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan memperluas lahan pertanian. Perluasan lahan pertanian di Pulau Jawa sudah tidak memungkinkan lagi. Oleh karena itu, perluasan lahan per- tanian dilaksanakan di luar Pulau Jawa. Pemerintah melakukan kegiatan transmigrasi ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

3. Diversifikasi Pertanian adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan pertanian. Diversifikasi tanaman dilakukan agar pertanian tidak hanya menghasilkan satu jenis tanaman. Contoh diversifikasi pertanian adalah sistem tumpang sari yaitu menanam beberapa jenis tanaman secara bersamaan pada lahan yang sama. Misalnya, menanam secara bersama-sama ubi kayu, ke- delai, dan jagung. Diversifikasi dapat dilakukan di antara dua musim tanam atau pada satu musim secara bersamaan.

4. Rehabilitasi Pertanian adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperbarui cara-cara pertanian yang ada atau mengganti tanaman tidak produktif lagi. Upaya-upaya ini misalnya memperbaiki sawah ta- dah hujan menjadi sawah irigasi, mengganti tanamannya sudah tua dengan tanaman baru, dan mengganti tanaman yang tidak mengun- tungkan dengan tanaman yang lebih menguntungkan.

 

b. Perkebunan.

Perkebunan merupakan usaha penanaman lahan dengan tanaman- tanaman keras. Ada dua macam perkebunan, yaitu perkebunan rakyat dan perkebunan besar. Perkebunan rakyat adalah perkebunan yang dikelola oleh rakyat. Perkebunan besar biasanya dikelola oleh pemerintah atau peru- sahaan perkebunan. Perkebunan besar biasanya menanam karet, kelapa, kelapa sawit, dan tebu. Hasil perkebunan ini lebih ditujukan untuk ekspor sehingga dapat menghasilkan devisa bagi negara.

Tanaman perkebunan dapat digolongkan ke dalam dua golongan, yaitu tanaman musiman dan tanaman tahunan.
1. Contoh tanaman perkebunan musiman atau berumur pendek adalah tebu, tembakau, dan rosela.
2. Contoh anaman perkebunan tahunan atau berumur panjang atau tahunan adalah teh, kopi, cengkeh, lada, karet, kelapa, dan kelapa sawit.
Usaha untuk meningkatkan hasil perkebunan dilakukan dengan cara pembukaan perkebunan baru, pemeliharaan tanaman perkebunan, pem- berian modal, kegiatan penyuluhan lapangan tentang perkebunan atau tanaman tertentu. Salah satu model pengembangan perkebunan adalah Perkebunan Inti Rakyat (PIR).

 

c. Peternakan.

Peternakan adalah usaha memelihara binatang peliharaan yang diambil manfaatnya. Usaha peternakan dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu peternakan hewan besar, peternakan hewan kecil, dan peternakan unggas.

1. Contoh peternakan hewan be- sar adalah peternakan sapi, kerbau, dan kuda. Peternakan hewan besar banyak dilakukan di daerah dengan padang rum- put yang luas. Contohnya di Nusa Tenggara Timur.
2. Contoh peternakan hewan kecil adalah peternakan kambing, domba, kelinci, dan babi.
3. Contoh peternakan unggas ada- lah peternakan ayam, itik, entok, dan burung.

Peternakan di Indonesia ada yang dikelola secara kecil-kecilan dan ada juga yang dikelola secara besar-besaran. Peternakan kecil-kecilan di- lakukan di rumah-rumah penduduk, contohnya peternakan ayam, kambing, kerbau, dan kelinci. Peternakan besar-besaran biasanya dilaksanakan oleh pemerintah dan pengusaha swasta.
Usaha peternakan menghasilkan daging, telur, susu, dan kulit. Peme- rintah membantu memajukan usaha peternakan. Upaya pemerintah me- majukan hasil peternakan, antara lain dengan memberikan bantuan bibit unggul, terutama untuk ternak sapi, menyediakan pakan ternak, mendirikan laboratorium penyelidikan penyakit hewan, dan memberikan penyuluhan kepada para peternak. Penyuluhan antara lain berupa penjelasan tentang cara-cara melakukan pembuahan buatan.

d. Perikanan.
Usaha perikanan dibedakan menjadi perikanan darat dan perikanan laut. Mari kita bahas lebih lanjut.

1. Perikanan darat adalah usaha memelihara dan menangkap ikan di per- airan darat. Perikanan darat meliputi perikanan air tawar dan perikanan air payau.
a. Perikanan air tawar diusahakan di sungai, danau, rawa, waduk, atau bendungan di lembah-lembah sungai dan empang, serta sa- wah yang digenangi air selama tanaman padi masih muda.
b. Perikanan air payau diusahakan di tambak-tambak yang terdapat di tepi pantai.

2. Perikanan air laut adalah usaha menangkap ikan di pantai atau di laut dan pembudidayaan ikan laut dalam tambak-tambak. Di Indonesia, usa- ha penangkapan ikan laut banyak dilakukan oleh nelayan tradisional. Lahan perikanan air laut di Indonesia sangat luas. Pada musim ikan hasil tangkapan para nelayan akan berlimpah ruah sehingga harga di pelelangan ikan akan merosot.
Selain ikan, laut juga mengha- silkan mutiara, udang, rumput laut, dan garam. Hasil-hasil itu digunakan untuk memenuhi keperluan pen- duduk dan sebagai bahan ekspor. Ekspor hasil laut Indonesia yang terkenal adalah udang. Produksi udang dilakukan dengan membuat tambak udang.

e. Kehutanan.
Hutan Indonesia sangat luas. Hasil-hasil hutan, antara lain kayu, rotan, damar, dan kemenyan. Selain hasil-hasil tersebut, hutan mem- punyai fungsi penting, yaitu menjaga keseimbangan alam. Pepohonan yang tumbuh di hutan membantu peresapan air ke dalam tanah. De- ngan demikian bisa menghindari terjadinya banjir. Selain itu, hutan menjadi tempat hidup serta ber- kembangnya berbagai satwa. Oleh karena itu, hutan tidak boleh dirusak dan harus diremajakan. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga agar hutan tidak rusak adalah mencegah penebangan liar dan mengadakan reboisasi atau peremajaan hutan.
Pusat pengolahan sumber daya hutan terutama kayu, terdapat hampir di setiap daerah. Pusat pengolahan kayu di Jawa terutama kayu jati terdapat di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Daerah penghasil kayu hutan adalah Kalimantan, Sumatera, dan Papua.

f. Pertambangan.
Indonesia memiliki berbagai macam mineral. Usaha untuk mengolah atau memanfaatkan mineral demi kesejahteran manusia disebut pertam- bangan. Mineral ini berada di dalam perut bumi. Untuk mendapatkannya perlu dilakukan penggalian atau penambangan.

Barang tambang dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:
1. Bahan tambang mineral logam. Contohnya adalah timah, bauk- sit, besi, nikel, tembaga, dan emas.
2. Bahan tambang bukan logam. Contohnya adalah keramik, be- lerang, gibs, dan marmer.
3. Bahan tambang sumber energi. Contohnya adalah minyak bu- mi, batubara, dan gas.

Pengolahan minyak bumi dan gas bumi Indonesia dilakukan oleh Pertamina (Perusahaan Tambang Minyak Nasional). Selain itu, di-lakukan oleh usaha patungan Indonesia dan negara Inggris, Amerika, dan Belanda melalui perusahaan Caltex, Stanvac, atau Arco.

Gas bumi terletak di atas minyak karena berat jenisnya lebih ringan. Gas bumi pertama-tama dibor, kemudian diproses untuk menjadi cair. Setelah menjadi cair, bahan ini dikenal dengan nama Liquitied Petroleum Gas (LPG atau dibaca elpiji).

Batubara berasal dari tumbuh-tumbuhan yang membatu dan terjadi dalam jutaan tahun. Persediaan batubara di negara kita sangat besar. Kebanyakan batubara di negara kita termasuk batubara muda. Batubara digunakan untuk bahan bakar dan keperluan industri, seperti:
1. peleburan bijih besi,
2. peleburan nikel,
3. bahan pembuat semen, dan
4. pembangkit tenaga listrik.

Ada dua jenis timah di Indonesia, yaitu timah putih dan timah hitam.
Timah digunakan untuk bermacam-macam keperluan, antara lain:
1. melapisi seng dan logam agar tidak mudah berkarat,
2. pembuatan tube,
3. mematri,
4. kertas timah, dan
5. peluru.

Tembaga telah lama digunakan manusia. Bijih tembaga dilebur terlebih dahulu sebelum diekspor. Tembaga diolah menjadi:
1. peralatan listrik,
2. kuningan, dan
3. Perunggu.

Logam emas merupakan cadangan kekayaan bagi suatu negara. Emas dan perak digunakan untuk membuat:
1. perhiasan seperti kalung dan cincin,
2. uang logam, dan
3. barang-barang barang kerajinan.

g. Perindustrian
Industri adalah usaha atau kegiatan untuk mengubah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau barang jadi. Bahan mentah berasal dari sumber daya alam. Industri dilakukan untuk meningkatkan mutu atau nilai suatu barang. Usaha industri dapat dilakukan oleh perorangan, kelompok, atau suatu perusahaan, baik pemerintah maupun swasta. Contoh industri adalah pengolahan ikan menjadi ikan kaleng, karet menjadi ban, dan sebagainya.

Industri dikelompokkan menjadi industri rumah tangga, industri kecil, industri sedang, dan industri besar.
Ciri-ciri industri kecil atau rumah tangga, antara lain:
1. dilakukan sebagai usaha sampingan,
2. menggunakan peralatan sederhana,
3. membutuhkan modal kecil, dan
4. memerlukan banyak pekerjaan tangan.

Ciri-ciri industri sedang antara lain:
1. modalnya relatif besar,
2. menggunakan peralatan dan teknologi modern,
3. menggunakan tenaga ahli dan teknisi terampil.

Ciri-ciri industri besar antara lain:
1. modal besar,
2. menggunakan peralatan berteknologi modern,
3. tenaga ahli berketerampilan tinggi,
4. memiliki organisasi kerja dan pembagian tugas yang jelas, dan
5. proses produksi dilakukan siang dan malam hari secara terus-menerus.

h. Perdagangan.
Perdagangan adalah kegiatan yang bertujuan menyalurkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Barang-barang yang diperdagangkan merupakan hasil-hasil pertanian, peternakan, perikanan, hutan, dan barang- barang hasil industri. Perdagangan muncul karena kemampuan manusia, daerah, atau negara menyediakan baran kebutuhan terbatas. Akibatnya, terjadi saling ketergantungan.

 

i. Pelayanan jasa pariwisata.

Para pedagang memperoleh keuntungan dari selisih harga ketika melakukan pembelian dan penjual- an. Berdasarkan jumlah barang yang diperjualbelikan, usaha perda- gangan dibedakan menjadi tiga, yaitu perdagangan golongan kecil, sedang, dan besar.
Selain perdangan antar peda- gang dalam satu negara, ada juga perdagangan antar negara. Kegiat- an perdagangan antarnegara di- sebut ekspor-impor. Ekspor adalah usaha mengirim dan menjual ba- rang keluar negeri. Impor adalah usaha memasukkan dan membeli barang dari luar negeri.

Pariwisata adalah kegiatan bepergian dari tempat tinggal ke tempat wisata dengan tujuan rekreasi. Orang yang melakukan pariwisata disebut wisatawan. Ada wisatawan Nusantara atau wisatawan domestik dan wisa- tawan manca negara (luar negeri).
Indonesia memiliki banyak sekali objek wisata. Objek wisata itu bisa berupa pemandangan alam maupun budaya. Objek wisata dapat berupa pemandangan alam dan budaya. Contoh objek wisata alam adalah pegu- nungan, pantai, danau, suaka alam, flora, dan fauna. Contoh objek wisata budaya adalah candi, upacara adat, dan kesenian daerah.

Usaha-usaha dalam bidang jasa pariwisata antara lain sebagai berikut.
1. Pengelola jasa penginapan seperti hotel dan losmen.
2. Industri dan penjualan barang-barang suvenir atau cinderamata.
3. Penyedia jasa pemandu wisata.
4. Penyedia jasa transportasi wisata.

 

3. Usaha ekonomi yang dikelola sendiri dan yang dikelola kelompok.

Usaha-usaha dalam bidang ekonomi ada yang dikelola sendiri, dan ada juga yang dikelola secara berkelompok. Mari kita bahas lebih lanjut.

a. Usaha ekonomi yang dikelola sendiri

Usaha ekonomi yang dikelola perse- orangan atau diusahakan sendiri biasanya modalnya yang terbatas. Contoh-contoh usaha ekonomi yang dikelola perorangan antara lain sebagai berikut.

1. Usaha pertanian.
Kebanyakan usaha dalam bidang per- tanian dilakukan secara perseorangan. Usaha pertanian biasanya dilakukan dengan modal yang terbatas. Seorang petani biasanya mengolah dan meng- garap lahan yang terbatas. Hanya sedikit saja usaha pertanian yang dilakukan secara besar-besaran.

2. Industri kecil.
Industri-industri kecil yang berupa in- dustri rumah tangga biasanya dikelola secara perseorangan. Contoh industri kecil ini adalah usaha kerajinan, misal- nya industri pembuatan mebel seperti meja, kursi, lemari, industri keramik, kerajinan anyaman, tembikar, dan lain- lain.

3. Usaha perdagangan.
Usaha perdagangan yang dikelola seca- ra perseorangan biasanya perdagangan dalam jumlah kecil sampai menengah. Termasuk dalam usaha perdagangan antara lain: usaha membuka toko kecil, membuka warung, penjaja keliling, yang dikelola sendiri, bertani (1), industri pembuatan kompor (2), dan membuka bengkel (3). pedagang kaki lima, pedagang di lapak- lapak pasar, pedagang hasil bumi, dan lain-lain.

4. Usaha jasa.
Banyak usaha jasa yang dikelola secara perorangan. Contoh usaha jasa yang dikelola perorangan adalah: usaha salon, bengkel, foto kopi, tukang cukur, tukang pijit, dan lain-lain.

 

b. Usaha ekonomi yang dikelola kelompok.
Usaha ekonomi yang dikelola secara berkelompok adalah usaha yang dijalankan secara bersama-sama, baik dalam hal modal, pengelolaan, maupun dalam hal bagi hasil. Contoh usaha ekonomi yang dikelola secara bersama-sama, antara lain firma, CV, PT, BUMN, Perusahaan Daerah, dan Koperasi.

1. Firma.
Firma adalah perusahaan yang didirikan oleh sedikitnya dua orang. Biasanya pendiri firma adalah orang-orang yang sudah saling kenal. Setiap anggota firma mempunyai hak untuk bertindak atas nama firma. Risiko tindakan anggota firma ditanggung bersama.

2. CV (Commanditaire Vennotschaap/Persekutuan Komanditer).
CV adalah perusahaan yang didirikan oleh satu orang pengusaha atau lebih dengan modal dari pengusaha itu dan dari beberapa penanam modal. Pengusaha menjadi pimpinan perusahaan dan bertanggung jawab atas kelangsungan hidup perusahaan. Para penanam modal mempercayakan pengelolaan CV kepada pengusaha. Sebuah perusa- haan yang berbentuk CV bisa dikembangkan dari firma. Hal ini terjadi bila sebuah firma ingin mengembangkan usaha dan membutuhkan tambahan modal.

3. PT (Perseroan Terbatas).
PT adalah perusahaan yang modal- nya diperoleh dari penjualan sa- ham. Saham adalah surat berharga sebagai tanda keikutsertaan mena- namkan modal dalam perusahaan. Setiap saham memiliki nilai nomi- nal. Nilai nominal adalah nilai yang tercantum dalam saham. Saham diperjualbelikan di pasar modal. Pemilik saham akan mendapatkan deviden. Deviden adalah laba peru- sahaan yang dibagikan kepada para pemegang saham.

4. BUMN (Badan Usaha Milik Negara).
BUMN atau perusahaan negara adalah perusahaan yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara. Ada tiga bentuk perusahaan negara, yaitu:
a. Perusahaan Jawatan (Perjan);
b. Perusahaan Umum (Perum); dan
c. Perusahaan Perseroan (Per- sero).

5. Perusahaan Daerah.
Perusahaan daerah adalah perusahaan yang modalnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Tujuan pendirian perusahaan daerah antara lain sebagai berikut.
a. Turut melaksanakan pembangunan ekonomi daerah dan pemba- ngunan ekonomi nasional.
b. Memenuhi kebutuhan rakyat dan menyediakan lapangan kerja dalam rangka menuju masyarakat adil dan makmur.
Perusahan daerah dipimpin oleh staf direksi yang jumah dan ang- gotanya ditetapkan dalam peraturan pendiriannya. Anggota staf direksi diangkat dan diberhentikan oleh Kepala Daerah atas persetujuan DPRD.

6. Koperasi
Koperasi adalah usaha bersama dalam bidang ekonomi. Kerjasama dalam koperasi berdasarkan prin- sip saling membutuhkan dan ke- samaan kebutuhan anggotanya. Di Indonesia ada lima bentuk kope- rasi, yaitu Koperasi Konsumsi, Koperasi Simpan Pinjam, Koperasi Produksi, Koperasi Jasa, dan Koperasi Serba Usaha.
a. Koperasi Konsumsi adalah koperasi yang menjalankan usaha penyediaan berbagai barang untuk memenuhi ke- butuhan sehari-hari, seperti beras, gula, sabun, minyak goreng, perkakas rumah tangga dan barang-barang elektronik. Tujuannya pembentukan koperasi konsumsi adalah memenuhi kebutuhan anggotanya akan barang- barang konsumsi dengan harga dan mutu yang layak.
b. Koperasi Simpan Pinjam atau Koperasi Kredit adalah koperasi koperasi yang bergerak dalam usaha simpanpinjam. Koperasi ini menerima simpanan dari anggota. Uang yang terkumpul disalurkan kepada anggota dalam bentuk pinjaman. Contoh Koperasi Sim- pan Pinjam adalah KUD, Bukopin, dan Bank Koperasi Pasar.
c. Koperasi Produksi adalah koperasi yang bergerak dalam bidang produksi barang-barang. Produksi barang-barang tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama ataupun sendiri-sendiri. Contoh Koperasi Produksi antara lain koperasi peternakan sapi, koperasi pengusaha tahu dan tempe, koperasi pengusaha batik, dan kope- rasi pertanian.
d. Koperasi Jasa adalah koperasi yang bergerak di bidang penyediaan jasa tertentu bagi para anggotanya maupun masyarakat umum. Contoh koperasi jasa adalah: koperasi angkutan, koperasi jasa au- dit, koperasi perumahan, koperasi asuransi, dan koperasi peng- urusan dokumen. Contoh Koperasi Jasa yang terkenal di Jakarta adalah Kopaja. Kopaja menyediakan jasa angkutan bagi warga ibu kota.
e. Koperasi serba usaha adalah koperasi yang menjalankan ber- macam-macam usaha, seperti menyediakan barang kebutuhan se- hari-hari, melayani simpan pinjam, melakukan usaha produksi, dan lain-lain.

 
d. Menghargai kegiatan ekonomi orang lain.

 

Untuk memenuhi kebutuhan hidup orang bekerja. Ada bermacam- macam usaha yang dilakukan manusia. Ada yang menjadi petani, nelayan, karyawan pabrik, pegawai negeri, pedagang, pengusaha, guru, polisi, jaksa, artis, tukang, dan lain-lain. Coba kamu sebutkan pekerjaan apa saja yang dilakukan oleh warga di sekitar tempat tinggalmu!

Pekerjaan atau usaha setiap orang dalam memenuhi kebutuhan hidup harus kita hargai. Bagaimana kita menghargai pekerjaan orang lain? Menghargai kegiatan atau usaha orang lain dapat kita lakukan dengan cara sebagai berikut.
1. Tidak menghina orang karena pekerjaannya. Misalnya, kita tidak boleh menghina seorang pemulung. Mengapa? Karena semua pekerjaan halal adalah pekerjaan yang mulia. Oleh karena itu kita harus menghargai pekerjaan setiap orang.
2. Tidak menggangu usaha orang lain.
3. Tidak iri terhadap keberhasilan usaha orang lain. Orang lain yang ber- hasil patut kita teladani.
4. Melakukan persaingan yang sehat dalam melakukan usaha yang sama. Misalnya, tidak boleh merusak harga untuk menarik pelanggan.
5. Jika sudah berhasil, kita sebaiknya membantu usaha orang lain.

 

C. Kegiatan Ekonomi di Indonesia.

Kamu sudah mengenal macam-macam usaha. Apa saja usaha atau kegiatan ekonomi yang ada di Indonesia? Kita akan membahas macam- macam kegiatan ekonomi di Indonesia dalam bagian ini. Namun, sebelum itu, kita pelajari terlebih dahulu pengelompokan kegiatan ekonomi.

1. Pengelompokan kegiatan ekonomi
Berbagai macam jenis kegiatan ekonomi yang telah kita bicarakan di atas, dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu kegiatan produksi, kegiatan konsumsi, dan kegiatan distribusi.

1. Kegiatan produksi.

Apa kegiatan produksi itu? Perhatikan contoh-contoh berikut! Pak Manto seorang petani ka- ret. Mula-mula ia menyiapkan la- han untuk ditanami batang karet. Ketika pohon karet mulai tumbuh, ia merawat tanaman karetnya dengan menyiangi, memupuk, dan membasmi hama. Setelah sekitar tiga tahun, pohon karet siap dipetik hasilnya. Setiap pagi Pak Manto pergi ke kebunannya untuk menya- dap getah karet. Getah karet itu dikumpulkan. Akhirnya diperoleh getah karet mentah. Semua kegiat- an yang dilakukan Pak Manto itu disebut kegiatan menghasilkan barang-barang hasil perkebunan.

Setiap hari Bu Warsi menjahit baju dan celana. Baju dan celana itu ia jual ke pedagang. Kegiatan Ibu Warsi menghasilkan baju atau celana itu disebut kegiatan meng- hasilkan barang-barang konfeksi. Sementara baju atau celana hasil jahitannya disebut hasil produksi konfeksi.
Pak Rojak dan teman-temannya adalah nelayan. Mereka melaut, menjala ikan, menjemur ikan, dan mengasinkan ikan. Kegiatan mere- ka disebut kegiatan menghasilkan barang-barang hasil perikanan. Hasilnya, disebut hasil produksi nelayan.

Kita dapat mengatakan kegiatan Pak Manto, Ibu Warsi, dan Pak Rojak merupakan kegiatan produk- si. Mereka menghasilkan suatu barang. Jadi, produksi adalah se- mua kegiatan yang dapat mengha- silkan barang atau pun jasa. Sedangkan orang atau sekelompok orang yang menghasilkan barang/ jasa disebut produsen.

2. Kegiatan Konsumsi.

Kegiatanmu membeli makanan dan minuman di kantin sekolah meru- pakan kegiatan konsumsi. Demikian juga, ketika kamu memakai baju, sepatu, tas, jam tangan, kaus kaki, dan peralatan sekolah lainnya. Jadi, kegiatan konsumsi adalah kegiatan manusia memakai barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhannya. Orang yang memakai atau me- nikmati barang dan jasa disebut konsumen. Konsumen usaha trans- portasi, adalah penumpang. Usaha pariwisata konsumennya adalah para wisatawan. Coba kamu sebutkan siapa saja konsumen usaha- usaha ekonomi yang ada di sekelilingmu!

3. Kegiatan distribusi
Setiap hari kamu makan nasi, sayur dan lauk-pauk. Kita tahu bahan- bahan makanan itu tidak dihasilkan di kota besar, seperti Jakarta. Bahan-bahan itu dihasilkan di daerah lain. Beras yang kita makan sehari-hari mungkin berasal dari petani di Sukabumi, Karawang, dan  Jawa Tengah. Daging sapi mungkin berasal dari para peternak di Sumba. Barang-barang itu harus disampai- kan kepada konsumen di kota agar lebi berguna.
Karena lokasi produsen dan kon- sumen berbeda, maka perlu adanya kegiatan membawa, menyebarluas- kan, atau menyalurkan barang hasil produksi. Kegiatan itu disebut distri- busi. Jadi, distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke konsumen. Orang atau badan yang menjalankan kegiatan distri- busi disebut distributor.
 

2. Berbagai kegiatan ekonomi di Indonesia
Kamu sudah tahu bahwa kegiatan ekonomi dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut ini kamu akan melihat bagaimana ketiga hal itu dilakukan di Indonesia.
Produksi pertanian dihasilkan di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Hasil-hasil bumi digunakan untuk memenuhi kebutuhan atau dikonsumsi di dalam negeri. Sebagian lagi diekspor. Ekspor hasil pertanian menghasilkan devisa negara. Demikian pula dengan hasil perkebunan. Hasil perkebunan yang diekspor antara lain sebagai berikut.
1. Teh : Pematang Siantar, Ciamis, Sukabumi, Bandung Selatan, Dieng, dan Garut.
2. Karet : Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.  
3. Tembakau : Deli (Sumut), Temangung (Jateng), dan Besuki (Jatim).
4. Kopi : Sumatera, Jawa, Bali, Lampung, dan Sulawesi.
5. Lada : Lampung, Riau, Bangka, dan Kalimantan Barat.
6. Cengkeh : Sulawesi, Sumatera, Ambon, Seram, dan Minahasa.
7. Kelapa sawit : Sumatera dan Kalimantan.

Produksi peternakan di Indonesia terutama dihasilkan di Nusa Teng- gara, Sumatera, dan Jawa. Berikut ini daerah pembudidayaan ternak.
1. Sapi : Bali, Jawa, dan Madura.
2. Kerbau : Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.
3. Kuda : Sumbawa, Jawa, dan Sumatera Utara.

Berikut ini daerah-daerah penghasil kekayaan laut.
1. Garam : Jawa Tengah, Jawa Barat, Madura, dan Jawa Timur.
2. Ikan : seluruh pantai Indonesia seperti di Bagan Siapiapi Sumatera Utara, Laut Jawa, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Arafura.
3. Mutiara : Maluku, Lombok Barat, NTB, Pulau Sebuku Lampung.
4. Taman Laut : Banda, Bunaken di Sulawesi Utara.

Berikut ini daerah-daerah penghasil dan pusat pengolahan bahan tambang.
1. Minyak bumi: Pangkalan Brandan (Sumut), Dumai (Riau), Plaju (Sumsel), Balongan (Jabar), Cilacap (Jateng), Cepu (Jatim), Bontang (Kaltim), dan Sorong (Papua).
2. Gas alam : Arun (NAD) dan (Bontang Kaltim).
3. Timah putih : Pulau Belitung, Bangka, Singkep, dan Karimun.
4. Timah hitam : Kalimantan Timur dan Cirebon (Jawa Barat).
5. Batu bara : Bukit Asam (Sumsel), Umbilin (Sumbar), Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua.
6. Tembaga : Jambi, Jawa Barat, Sulawesi.

Barang-barang yang dihasilkan harus didistribusikan. Pendistribusian- nya menggunakan angkutan sederhana maupun angkutan modern. Contoh alat angkutan sederhana adalah gerobak dan perahu sampan. Contoh alat angkutan modern adalah truk, kereta api, kapal laut, dan pesawat terbang.

3. Mengunjungi salah satu tempat usaha.
Di sekitar tempat tinggalmu tentu ada kegiatan industri yang meng- hasilkan barang-barang yand dibutuhkan masyarakat. Ada bermacam- macam industri. Ada industri kecil, sedang, dan besar. Untuk menambah pengetahuan kalian tentang kegiatan produksi, kunjungilah salah satu tempat kegiatan produksi yang ada di lingkungan tempat tinggalmu! Lakukanlah kegiatan sesuai petunjuk Kegiatan 3 berikut.

Untuk mencukupi kebutuhan hidup, manusia harus bekerja. Ada bermacam-macam pekerjaan, misalnya bertani, menangkap ikan, sopir, guru, menjual makanan, menjadi pengacara, dan lain-lain. Semua ke- giatan yang dilakukan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup ini disebut kegiatan ekonomi.

Ada tiga bentuk kegiatan ekonomi, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang atau jasa. Distrisbusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke pemakai atau konsumen. Sedangkan konsumsi adalah kegiatan memanfaatkan barang dan jasa.

Rangkuman :

  • Untuk mencukupi kebutuhan hidup, manusia harus bekerja. Ada bermacam-macam pekerjaan, misalnya bertani, menangkap ikan, sopir, guru, menjual makanan, menjadi pengacara, dan lain-lain. Semua ke- giatan yang dilakukan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup ini disebut kegiatan ekonomi.
  • Ada tiga bentuk kegiatan ekonomi, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi. Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang atau jasa. Distrisbusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen ke pemakai atau konsumen. Sedangkan konsumsi adalah kegiatan memanfaatkan barang dan jasa.
  • Tanah air kita sangat luas dan kaya. Banyak potensi alam untuk membuka usaha. Ada bermacam-macam bidang usaha, antara lain dalam bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, kehutan- an, pertambangan, perindustrian, perdagangan, dan pariwisata.
  • Usaha pertanian menghasilkan padi, jagung, kedelai, ubi, dan sayur- sayuran dan hasil tanaman perkebunan. Hasil usaha pertanian dapat ditingkatkan dengan cara intensifikasi, ekstensifikasi, diversifikasi, dan rehabilitasi. Tanaman perkebunan dibedakan menjadi dua, yaitu tanam- an perkebunan musiman dan tahunan.
  • Usaha peternakan dibedakan menjadi tiga, yaitu peternakan hewan besar, hewan kecil, dan unggas. Usaha peternakan banyak dilakukan di Nusa Tenggara, Jawa, dan Sumatera. Usaha perikanan dibedakan menjadi dua, yaitu perikanan darat dan perikanan air laut.
    Hutan menghasilkan berbagai jenis kayu dan rotan. Usaha-usaha yang memanfaatkan hasil hutan antara lain usaha pengolahan kayu, usaha pembuatan mebel, dan usaha kerajinan rotan.
  • Ada tiga jenis hasil pertambangan yaitu bahan tambang mineral logam, mineral bukan logam, dan sumber energi. Hasil-hasil tambang bisa diolah lebih lanjut untuk berbagai keperluan manusia.
  • Negara kita juga memiliki banyak objek wisata. Usaha dalam bidang pariswisata antara lain perhotelan dan jasa perjalanan wisata.

SD Kelas 4 – Tema 4 – Berbagai Pekerjaan – Sub Tema 3 – Pekerjaan Orang Tuaku

SD Kelas 4 – Tema 4 – Berbagai Pekerjaan – Sub Tema 3 – Pekerjaan Orang Tuaku.

Dongeng adalah cerita khayalan atau cerita yang tidak benar-benar terjadi. Dongeng biasanya bersifat menghibur dan mengandung nilai pendidikan. Pendongeng adalah orang yang menyampaikan dongeng kepada orang lain.Mendengarkan dongeng sangat menyenangkan. Indonesia kaya akan dongeng. Banyak diantaranya yang didongengkan.

Tupai dan Ikan Gabus
Tupai dan Ikan GabusDahulu kala, hiduplah sepasang sahabat di daerah Kalimantan Barat. Mereka adalah seekor tupai dan seekor ikan gabus. Setiap hari mereka melakukan kegiatan bersama. Mencari makan, bermain, bahkan mengunjungi tempat-tempat baru selalu dilakuan bersama.

Suatu hari, Tupai tidak melihat Gabus, sahabatnya. Ia mencarinya ke tempat biasa Gabus tinggal. Saat bertemu, Tupai sangat kaget. Gabus terlihat lesu. Ternyata ia sedang sakit. Tupai sangat sedih. Ia menawarkan makanan untuk sahabatnya, namun Gabus tidak berselera makan. Gabus hanya menginginkan satu jenis makanan yang diyakininya dapat menyembuhkan penyakitnya. Tupai berjanji akan mencarikannya untuk sahabatnya.

Setelah Gabus menyampaikan obat penawar penyakitnya, Tupai sangat kaget. Ia harus mencari hati ikan Yu. Ikan Yu sangat ganas. Tidak terpikir olehnya ia bisa mendapatkannya. Namun Tupai bertekad untuk mendapatkannya. Ia ingin sahabatnya sembuh.

Tupai kemudian melompat dari satu pohon kelapa ke pohon kelapa lainnya yang dekat dengan tepi pantai. Saat menemukannya, ia melubangi satu kelapa dan membiarkan airnya habis. Kemudian Sang Tupai masuk ke dalam kelapa. Angin kencang membuat kelapa jatuh ke pantai dan ikan Yu
memakannya. Di dalam perut ikan, Tupai kemudian keluar dari kelapa dan menggigit hati ikan Yu. Ikan tersebut mencoba bertahan sampai kehabisan tenaga. Ombak besar membawa ikan Yu ke tepi pantai. Saat itulah Tupai keluar dari mulut Ikan Yu dan membawa hati ikan kepada sahabatnya.

Sampai di tempat Ikan Gabus, Tupai kemudian memberikan hati ikan Yu untuk dimakannya. Beberapa hari kemudian, Tupai melihat sahabatnya segar kembali. Betapa senangnya Tupai melihat Ikan Gabus sehat seperti sediakala.
(disadur dari Dongeng dan Cerita Rakyat Nusantara paling Melegenda, Ajeng Restiyani)

Berdasarkan cerita tersebut, temukan unsur-unsur cerita yang ada dan tuliskan pada kolom berikut.
Suku Minang
Bagaimana pendapatmu tentang cerita tersebut? Cerita tersebut sangat menarik yang menunjukkan persahabatan dua ekor binatang.

Hal baik apa yang bisa kamu pelajari dari cerita tersebut? Sesama teman kita harus saling tolong menolong.

Dayu mempunyai teman yang bernama Beno. Pekerjaan ayahnya adalah pengrajin kayu.
Pekerjaan ayahku adalah pengrajin kayu. Ayahku membuat meja dan kursi. Untuk menghasilkan kursi, awalnya ayahku membeli kayu, memotongnya, membentuk menjadi kursi, menghaluskan, lalu mengecatnya. Waktu yang dihabiskan untuk membuat kursi kurang lebih 1 minggu. Ayahku menjual meja dan kursi yang dibuat ke toko mebel. Dari toko mebel itulah orang-orang bisa membeli meja dan kursi buatan ayahku.

1. Apa produk yang dihasilkan dari pekerjaan ayah Beno? Meja dan Kursi.

2. Apakah pekerjaan ayah Beni termasuk menghasilkan barang atau jasa? Jelaskan alasanmu? Pekerjaan ayah Beno termasuk menghasilkan barang yaitu meja dan kursi.

3. Apa saja yang harus dikerjakan oleh pengrajin kayu? Pertama membeli kayu dan memotongnya. Kemudian membentuk menjadi kursi, menghaluskan, dan mengecat kursi. Terakhir adalah menjual kursi ke toko mebel.

Tulislah tentang pengrajin tersebut dengan memuat produk yang dihasilkan, sumber daya alam yang dipakai, jenis pekerjaan yang dilibatkan dan manfaat terhadap masyarakat sekitar.

Seorang tukang kayu menghasilkan barang berupa meja dan kursi. Merka menggunakan sumber daya alam kayu sebagai bahan bakunya. Tukang kayu termasuk jenis pekerjaan produksi, sedangkan penjual di toko mebel termasuk jenis pekerjaan distribusi. Tukang kayu dapat menghasilkan barang-barang keperluan rumah tangga seperti meja dan kursi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Berikut adalah proses pengolahan kayu menjadi meja dan kursi.
Pengolahan Kayu
1. Jelaskan proses yang terjadi sehingga meja dan kursi bisa sampai di rumahmu! Pohon di hutan ditebang dan kemudian diangkut sampai ke pengrajin kayu. Pengrajin kayu mengubah kayu menjadi barang seperti meja dan kursi. Setelah jadi meja dan kursi dijual oleh pengrajin ke toko mebel. Dari toko mebel masyarakat yang membutuhhkan meja dan kursi dapat membelinya di toko tersebut.

2. Profesi apa saja yang terlibat agar meja dan kursi sampai di rumahmu? Penebang kayu, Tukang pengangkut barang, Pengrajin kayu, Pedagang Mebeler.

3. Ternyata cukup panjang, ya perjalanan meja dan kursi hingga bisa ada di rumahmu. Bagaimana sebaiknya kamu merawat meja dan kursi di rumahmu? Sebaiknya kita merawat barang yang kita miliki dengan baik agar awet. Karena barang-barang yang ada di rumah kita dibuat dari sumber daya alam yang jumlahnya bisa berkurang sewaktu-waktu.

Ayahku mendapatkan kayu untuk bahan baku mebel dari hutan. Salah satu hutan di Indonesia yang sering diambil pohonnya adalah hutan di Kalimantan. Dahulu hutan Kalimantan sangat lebat dan merupakan paru-paru dunia (penghasil oksigen). Akan tetapi, kini pohon-pohonnya semakin berkurang. Sering sekali karena kebakaran hutan.

Perhatikan kenampakan hutan di Kalimantan pada gambar di bawah ini! Warna hijau menunjukkan adanya pohon dan warna putih menunjukkan hutan yang gundul.
Hutan Kalimantan
Menurutmu bagaimana perkembangan pohon yang ada di hutan Kalimantan dari tahun ke tahun?
Hutan Kalimantan
1. Bandingkan kenampakan hutan pada tahun 1950 dan 2010.
2. Menurutmu, mengapa kenampakan hutan pada tahun 1950 dan 2010 sangat berbeda? Tahun 1950 hampir seluruh kalimantan masih tertutup oleh hutan. Sedangkan tahun 2010 hutan di Kalimantan sudak berkurang karena digunakan untuk pemukiman.

3. Bagaimana kondisi hutan jika terjadi penebangan terus-menerus? Jika hutan ditebang terus menerus maka hutan akan rusak dan hutan menjadi gundul.

4. Apa yang akan terjadi jika pohon di hutan semakin berkurang? Apabila pohon di hutan semakin kurang maka banyak hewan yang akan kehilangan tempat tinggalnya. selain itu pohon yang berkuran di hutan dapat menimbulkan abrasi, pemanasan global, dan bencana longsor.

5. Apa yang harus kita lakukan untuk menjaga kelestarian hutan?

  • Melakukan reboisasi
  • Menerapkan sistem tebang pilih
  • Menerapkan sistem tebang-tanam
  • Melakukan penebangan secara konservatif
  • Memberikan sangsi bagi penebang yang melakukan penebangan sembarangan
  • Tidak membuang sampah sembarangan di hutan
  • Melindungi dan menjaga habitat yang ada di hutan
  • Mengurangi penggunaan kertas berlebih
  • Mengidentifikasi dan mencegah terjadinya kebakaran hutan
  • Melakukan seminar pelestarian hutan

6. Sikap apa yang sebaiknya dimiliki oleh pengrajin kayu agar kelestarian hutan tetap terjaga? Sebaiknya pengrajin kayu melakukan tebang pilih yaitu memilih kayu yang sudah tua dan setelah memotong pohon menanamnya kembali.

Menurut kamu, bagaimana kenampakan hutan di Kalimantan pada tahun 2030? Keberadaan hutan sangat berpengaruh pada pekerjaan seorang tukang kayu. Untuk itu, hutan perlu dijaga kelestariannya.

 

PEMBELAJARAN 2.

Salah satu pekerjaan yang ada di sekitar kita adalah nelayan. Nelayan adalah orang yang hidup dari mata pencaharian hasil laut. Di Indonesia para nelayan biasanya bermukin di daerah pinggir pantai atau pesisir laut. Banyak sekali nilai-nilai yang bisa kita pelajari dari seorang nelayan.

Sikap Gotong Royong dari Nelayan
Pak Eko tinggal di kampung Melayu dekat pantai. Ia dan warga desa yang lain bekerja sebagai nelayan tradisional. Biasanya, Pak Eko dan enam warga lainnya berangkat pada malam hari. Mereka menggunakan perahu. Mereka bergotong royong untuk menarik jaring. Hasil ikan di hari itu dibagikan sama rata kepada 7 orang, termasuk pak Eko. Kadang-kadang ikan tersebut langsung dijual. Hasil penjualan ikan juga dibagi sama rata. Pada saat tidak pergi mencari ikan, mereka bersama-sama membetulkan jaring yang rusak.

1. Apa contoh gotong royong yang dilakukan Pak Eko dan teman-temannya? Mereka menarik menarik jaring dan hasilnya dibagi sama rata.

2. Sikap baik apa saja yang bisa dicontoh dari Pak Eko dan teman-temannya? Pak eko dan teman-temanya selalu bergotong royong ketika melakukan  kegiatan.

3. Sikap Pak Eko dan warga kampung Melayu mengaplikasikan sila Pancasila. Menurutmu, sila keberapakah itu? Jelaskan. Sikap Pak Eko dan warga kampung melayu mengaplikasikan sila ketiga dari Pancasila yaitu persatuan dan kesatuan Indonesia

4. Jelaskan makna dari Sila Persatuan Indonesia. Sila ketiga ini mempunyai maksud mengutamakan persatuan atau kerukunan bagi seluruh rakyat Indonesia yang mempunyai perbedaan agama, suku, bahasa, dan budaya. Sehingga dapat disatukan memlalui sila ini berbeda-beda tetapi tetep satu atau disebut dengan Bhineka Tunggal Ika.Sila ketiga pancasila mempunyai makna:

  1. Negara Kesatuan Republik Indonesia
  2. Cintai damai dan persatuan
  3. Tidak mementingkan kepentingan diri sendiri

Bagaimana hubungan makna sila ketiga dengan simbolnya?
Sila Ketigag
Pohon beringin digunakan karena pohon beringin merupakan pohon yang besar di mana banyak orang bisa berteduh di bawahnya, seperti halnya semua rakyat Indonesia bisa ” berteduh ” di bawah naungan negara Indonesia. Selain itu, pohon beringin memiliki sulur dan akar yang menjalar ke mana-mana, namun tetap berasal dari satu pohon yang sama, seperti halnya keragaman suku bangsa yang menyatu di bawah nama Indonesia.

Tulislah contoh lain dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan sila ketiga.

  1. Bangga dan cinta terhadap tanah air dan bangsa.
  2. Rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara
  3. Mengembangkan sikap saling menghargai.
  4. Membina hubungan baik dengan semua unsur bangsa 
  5. Memajukan pergaulan demi peraturan bangsa.
  6. Menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan Indonesia.
  7. Mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi arau golongan.

Pak Eko, ingin pergi mencari ikan. Namun, ia terhambat, karena harus memperbaiki layar perahunya. Ia membutuhkan 2 layar baru berbentuk segitiga siku-siku untuk perahunya. Sebelum membeli kain, ia perlu menghitung luas kain layar yang diperlukan. Ayo, kita bantu Pak Eko.

Luas Segitiga
Suku Minang

  1. Ambillah sehelai kertas berbentuk persegi panjang, seperti gambar di atas!
  2.  Lipatlah persegi panjang menurut diagonalnya sehingga menjadi dua bagian yang sama besar. Bangun apa yang dihasilkan? (Segitiga)
  3. Tumpuklah kedua kertas hasil potongannya. Apakah luas keduanya sama besar?(Sama)
  4. Perhatikan kedua bentuk bangun segi tiga ABC dan ADC. Nah, berapa bagiankah segi tiga ABC dari bangun persegi panjang ABCD? (Setengah)

Apa yang bisa kamu simpulkan dari luas segi tiga?
Karena luas segi tiga adalah 1/2 dari luas persegi panjang, maka luas segi tiga.  ABC = luas segi tiga ADC = 1/2 ×(6×2)×1 cm² = 6 cm².
Dalam segitiga dikenal istilah alas dan tinggi. Alas selalu tegak lurus dengan tinggi. Jika L = luas dan a = ukuran alas, t = ukuran tinggi maka.
Maka luas = 1/2 x alas x tinggi

Setelah kamu mengetahui cara menghitung luas segitiga, sekarang bantulah Pak Nelayan menghitung luas kedua layar yang dibutuhkannya. Lihat ukuran layar pada gambar di bawah.
Nelayan
Luas layar pertama = 1/2 x 3 x 4 = 6 m²
Luas layar kedua = 1/2 x 2 x 3 = 3 m²
Jadi luas seluruh layar adalah 6+3 = 9m²Hitunglah luas bangun berikut
Suku Minang
Luas bangun1 = 1/2 x 13 x 6 = 39cm²
Luas bangun2 = 1/2 x 6 x 3 = 9cm²3. Perhatikan bangun di nomor 3.
a. Berapakah luas segitiga terkecil? Segitiga terkecil = 1/2 x 10 x 8 = 40 cm².b. Berapakah luas segitiga yang terbesar? Segitiga terbesar = 1/2 x 30 x 24 = 360cm².c. Berapakah luas segitiga yang dibatasi oleh garis kuning? Segitiga kuning = 1/2 x 20 x 16 = 160 cm².

 

 

PEMBELAJARAN 3.

Dalam olahraga pencak silat juga dikembangkan pembinaan hidup sehat, kebugaran jasmani, pembentukan sikap dan kepribadian, kemampuan berinisiatif dan kemampuan mengambil keputusan. Pencak silat sebagai seni bela diri berguna untuk melindungi diri atau mempertahankan diri dari bahaya yang mengancam jiwanya.

Pencak silat adalah olahraga bela diri yang memerlukan banyak konsentrasi.Ada pengaruh budaya Cina, agama Hindu, Budha, dan Islam dalam pencak silat. Biasanya setiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas. Misalnya, daerah Jawa Barat terkenal dengan aliran Cimande dan Cikalong, di Jawa Tengah ada aliran Merpati Putih dan di Jawa Timur ada aliran Perisai Diri.

Pada pertemuan sebelumya kamu telah berlatih tentang langkah, pukulan, tangkisan, dan tendangan dalam pencak silat. Hari ini kamu akan berlatih seluruh gerakan tersebut sebagai persiapan untuk pengambilan nilai pada pertemuan berikutnya.

 

Barang bekas adalah suatu benda yang sudah tidak terpakai lagi namun masih memiliki nilai pakai apabila didaur ulang kembali. Di samping dapat mendatangkan uang, juga dapat menjaga lingkungan dari pencemaran yang berdampak buruk bagi kehidupan. Pekerjaan Ibu temanku adalah pengrajin cendera mata dari barang-barang bekas. Ingin tahu lebih lanjut tentang pekerjaan itu?

Pekerjaan ibuku adalah pengrajin cendera mata. Barang yang diciptakannya sangatlah unik, karena dibuat dari barang-barang bekas. Cenderamata yang dihasilkan oleh Ibuku adalah tempat tisu dan gantungan kunci.

Memanfaatkan barang-barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai merupakan pekerjaan yang mulia. Di samping dapat mendatangkan uang, juga dapat menjaga lingkungan dari pencemaran yang berdampak buruk bagi kehidupan.

1. Apa produk yang dihasilkan Ibu tersebut? Cenderamata dari barang bekas.

2. Mengapa kita perlu memanfaatkan barang bekas? Untuk mengurangi pencemaran lingkungan karena sampah dan untuk menghemat sumber daya alam.

3. Sikap apa yang bisa dicontoh dari pengrajin barang bekas? Sikap peduli lingkungan dan sikap peduli pelestarian sumber daya alam.

Seorang pengrajin barang bekas, mengolah barang bekas atau sampah menjadi benda yang bisa dijual dan menghasilkan uang. Selain itu, pekerjaan ini juga mengurangi tumpukan sampah yang ada di sekitar kita.

Cara Mengolah Sampah
Mengolah sampah bisa kita lakukan dengan berbagai cara. Cara yang pertama, kita bisa mengurangi pemakaiannya. Istilah ini dikenal dengan nama reduce (mengurangi). Sebisa mungkin kita kurangi penggunaan kemasan barang. Semakin banyak kita menggunakan kemasan barang, semakin banyak sampah yang dihasilkan.

Cara yang kedua, kita bisa memakai kembali. Istilah ini dikenal dengan reuse (memakai kembali). Sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang disposable (sekali pakai). Hal itu dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah.

Cara yang ketiga, kita bisa mendaur ulang. Istilah ini dikenal dengan recycle (mendaur ulang). Sebisa mungkin, barang-barang yang sudah tidak berguna lagi, bisa didaur ulang. Tidak semua barang bisa didaur ulang, namun saat ini sudah banyak industri yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain.
Mengolah Sampah
Cara yang keempat, kita bisa mengganti ulang. Istilah ini dikenal dengan replace (mengganti). Teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Gantilah barang- barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama. Telitilah agar kita hanya memakai barang-barang yang lebih ramah lingkungan, misalnya ganti kantong keresek kita dengan keranjang bila berbelanja.

Tulislah sebanyak-banyaknya kegiatan yang bisa kamu lakukan untuk memanfaatkan sampah.

  1. Pembuatan Kertas Daur Ulang 
  2. Pembuatan Kerajinan dari Koran Bekas
  3. Kerajinan dari Kaleng Bekas atau Gelas
  4. Pembuatan Makan Ternak
  5. Pembuatan Kompos 
  6. Pembuatan Gas Methan 
  7. Membuat Bank Sampah
  8. Pembuatan kerajinan topeng dari kertas bekas
  9. Reduce (Mengurangi)
  10. Reuse (Memakai Kembali)
  11. Recycle (Mendaur Ulang)
  12. Replace (Mengganti)

 

PEMBELAJARAN 4.

Tahukah kamu tentang pekerjaan sebagai kepala Desa? Hal-hal baik apa yang bisa kita contoh dari mereka?

Pak Tulus bekerja sebagai kepala desa di Kampung Sereh Wangi. Pak Tulus ingin warga desanya mempunyai rasa persatuan dan kesatuan. Ayo kita cari tahu cerita Pak Tulus.

 

Pentingnya Budaya Tegur Sapa.

Senangnya tinggal di Kampung Sereh Wangi. Kedekatan hubungan antarwarga membuat mereka saling menjaga.
Tidak semua warga Kampung Sereh Wangi merupakan penduduk asli. Sebagian warga merupakan pendatang, mereka masuk ketika kampung ini dibuka sebagai wilayah transmigrasi. Walau demikian, perbedaan asal usul tidak merenggangkan kedekatan mereka.
Kedekatan antarwarga dimulai dengan kebiasaan saling tegur sapa. Ketika berpapasan di lorong antarrumah, di jalan, atau di pasar tak pernah terlewat untuk saling menegur. Sekadar mengucap “Selamat pagi, selamat siang, selamat sore” sampai bertukar kabar atau berbincang sejenak. Semua saling kenal, semua saling peduli.
Di ujung jalan, tinggal Nenek Ijah seorang diri. Ia penghuni tertua di sini. Walau begitu ia masih mandiri melakukan kesibukan di rumahnya. Kadang ia terlihat menyapu pelan daun-daun di halaman rumah. Lain waktu ia duduk beristirahat di beranda. Pak Tulus, sang kepala desa, rajin menyapa Nenek Ijah. Pagi hari, sambil berangkat kerja, ia kerap mampir untuk sekedar mengantarkan ubi atau singkong rebus. Sore hari ia lewat lagi seraya melambai pada Nenek Ijah yang duduk di beranda.

Pada suatu pagi, Pak Tulus tidak menjumpai Nenek Ijah di halamannya. Sore harinya beranda rumah nenek Ijah masih tetap sepi. Pak Tulus menyempatkan untuk singgah. Pak Tulus mengetuk pintu, tetapi tak dijawab. Pak Tulus membuka pintu dan melangkah masuk. Betapa terkejut beliau
menjumpai Nenek Ijah terkulai lemas di depan ruang tengahnya. Diraba dahinya, terasa agak hangat. Rupanya Nenek Ijah sakit. Pak Tulus menyesal tidak menyempatkan mampir tadi pagi namun, belum terlambat. Pak Tulus mengajak beberapa warga membawa Nenek Ijah ke dokter terdekat. Pak Tulus mengatur jadwal warga yang akan bergantian menjaga Nenek Ijah sampai pulih. Tidak ada warga yang menolak. Semua sukarela membantu. Mereka tahu, kelak suatu ketika mereka dalam kesulitan, pasti akan dibantu.
Budaya tegur sapa menjadi perekat warga. Budaya tegur sapa membangun kepedulian terhadap sesama.

Berdasarkan cerita di atas buatlah peta pikiran.

sd4-tema4-3

JUDUL  : Pentingnya Budaya Tegur Sapa.
Tokoh : Nenek Ijah , Pak Tulus Kepala Desa.
Sifat Tokoh : Gemar bertegur sapa.
Tempat : Kampung Sereh Wangi.
Awal Cerita : Kebiasasaan tegur sapa, kemudian nenek ijah tidak tampak.
Akhir Cerita : Ternyata Nenek Ijah Sakit, P tulus dan penduduk merawat nenek tersebut.
Pesan Moral : Dengan tegur sapa kita bisa mengetahui kondisi orang lain, sehingga kalau ada yang sakit atau tidak tampak bisa diketahui.

Berdasarkan cerita di atas, tulislah hal-hal baik yang bisa dicontoh dari Pak Tulus. ? Gemar bertegur sapa dan gemar menolong.

Apakah Pak Tulus sudah mengamalkan sila ketiga Pancasila? Jelaskan. Ya, Sila Kedua untuk suka menolong, dan sila ketiga untuk tegur sapa / persatuan.

Berdasarkan cerita di atas, tulislah hal-hal baik yang bisa dicontoh dari warga Kampung Sereh Wangi. Saling tegur sapa dan menolong.

Apakah warga Kampung Sereh Wangi sudah mengamalkan sila ketiga Pancasila? Jelaskan. Sudah , terutama sila ke dua dan ketiga.

Meskipun kamu bukan warga kampung Sereh Wangi, hal apa yang kamu lakukan melihat kondisi Nenek Ijah? Jelaskan alasanmu. Akan menolong nenek tersebut, kewajiban kita untuk saling menolong.

Sikap-sikap baik apa yang bisa kamu contoh dari warga Kampung Sereh Wangi? suka menolong dan tegur sapa.

Dalam kehidupan sehari-hari apa lagi yang bisa kamu lakukan untuk mengamalkan sila ketiga Pancasila. saling tegur sapa agar rukun dan bersatu.

Sama dengan warga Kampung Sereh Wangi, Dayu dan teman-temannya juga memiliki rasa persatuan dan kesatuan.
Kali ini Dayu dan teman-teman akan membuat acara perlombaan untuk 17 Agustus. Dayu dan teman-temannya perlu menyiapkan bendera berbentuk segitiga untuk lomba.
Kebetulan Ibu Dayu adalah seorang penjahit. Mereka meminta bantuan Ibu Dayu.
Berikut adalah contoh bendera yang ingin Dayu buat.

Sisi Tegak = 30 cm, Alas = 50 cm  , sisi miring = 40cm.

sd4-bendera-dayu
Dayu ingin menghias benderanya dengan pita di bagian pinggirnya, menurutmu berapa panjang pita yang dibutuhkan?
Panjang pita yang dibutuhkan untuk seluruh sisi segitiga sama dengan keliling segitiga. Cara menghitung keliling adalah dengan menghitung jumlah ukuran sisi-sisinya. Coba kamu hitung.

 

Pembelajaran 5.

Tahukah kamu bahwa pekerjaan pamanku adalah membuat sarung tenun Samarinda. Tahukah kamu bagaimana proses pembuatan sarung tenun tersebut?

sd4-proses-membuat-kain

Proses Pembuatan Kain :
– Bunga Kapas,
– Memintal Kapas,
– Hasil Pintalan berupa Benang,
– Benang di Tenun menjadi Kain,
– Membuat Pola Baju,
– Kain di potong sesuai pola,
– Kain yang dipotong sesuai pola di Jahit,
– Jadilah Baju sesuai Pola.

Jelaskan teknologi yang digunakan dalam proses pembuatan kain! Teknologi untuk membuat kain dengan cara tenun, selanjutnya menjadi mesin tenin besar. Demikian juga alat pintal menjadi mesin pintal.

Bagaimana kegiatan ekonomi pada proses pembuatan baju di atas?
– Pengolahan Kapas menjadi Benang,
– Tenun benang menjadi kain,
– Desaigner Baju,
– Tukang Jahit,
– Penjual Baju.

Ternyata untuk membuat kapas menjadi baju yang kita pakai, prosesnya sangat panjang. Bagaimana cara menghargai baju yang kita gunakan? Merawatnya dengan baik.

Paman Udin adalah seorang petani. Ia memiliki ladang yang ditanami dengan berbagai jenis tanaman. Salah satunya adalah jagung.

Pada pembelajaran sebelumnya, kamu telah menggambar kapal nelayan. Ayo, kita diskusikan!

Pajang gambar yang telah kamu buat di sekeliling meja.
Perhatikan setiap gambar dengan saksama. Tulislah komentar pada setiap gambar pada secarik kertas.
Sekarang tukarkan hasil karyamu dengan salah seorang teman dan jawab pertanyaan berikut.
Bagaimana pendapatmu tentang hasil karya temanmu tersebut?

 

PENCAK SILAT.

Sekarang kamu akan melakukan seluruh gerakan silat yang telah kamu pelajari, yaitu:
• Langkah
• Pukulan
• Tangkisan
• Tendangan
Perhatikan arahan dan penjelasan guru tentang kriteria yang akan dinilai. Ajukan pertanyaan kepada guru jika ada hal yang masih belum kamu pahami.
Jika kamu telah mendapatkan giliran dalam penilaian, tulislah refleksi tentang penguasaanmu terhadap gerakan pencak silat.

Apakah kamu sudah dapat melaksanakan seluruh gerakan dengan baik? Setelah berlatih bisa melakukan gerakan dengan baik.

Apa yang masih perlu kamu perhatikan untuk masa yang akan datang? Berlatih terus.

Apa manfaat mempelajari pencak silat? Untuk Olahraga dan bela diri.

Apa saran yang akan kamu sampaikan kepada teman-teman lain untuk melestarikan seni bela diri pencak silat? Terus Berlatih.

 

Cintailah membaca, karena .

semakin banyak membaca, semakin banyak tempat yang kamu kunjungi, semakin sering membaca, semakin sering kamu berpetualang, semakin beragam bacaanmu, semakin beragam pula pengalaman yang kamu rasakan.

Apa yang kamu baca akan membuatmu kaya, karena apa yang kamu baca akan mengisi dirimu dengan ilmu, menambah jiwamu dengan pengetahuan, dan membuka wawasan cakrawala benakmu, seluas- luasnya!

 

Terima Kasih Suster Komala!

Sakit memang tidak enak! Apalagi jika harus dirawat di rumah sakit. Namun, apa boleh buat, jika menurut dokter itu yang terbaik, ya harus dijalani. Itu yang aku rasakan saat ini. Sudah beberapa hari badanku panas tinggi. Ibu pun sudah beberapa malam tidak tidur, ia terus mendampingi dan mengompres badanku. Makan tidak enak, perut terasa mual, kepala pusing berputar-putar. Sedih rasanya tidak bisa sekolah, tidak bisa main dengan adik, tidak bisa main sepeda di luar.

Di hari keempat ibu membawaku ke dokter. Kata dokter, aku harus menjalani pemeriksaan darah. Duh, aku takut sekali! Untung ibu selalu ada di sampingku, memegang tanganku, menenangkan aku. Ternyata esok hari ibu memberi kabar, dokter menyatakan aku harus dirawat di rumah sakit. Aku terserang virus demam dengue, dan perlu dipantau dengan seksama oleh dokter dan perawat di rumah sakit. Aku menangis. Aku takut. Aku membayangkan tidur di tempat yang asing, dirawat oleh orang asing juga. Ibu menenangkan aku. Ibu berjanji sebisa mungkin akan  Ternyata, dugaanku tidak benar sepenuhnya. Memang, aku harus tidur di tempat yang asing bagiku. Di tempat tidur yang berpagar. Tiang infus berdiri tegak di samping tempat tidur. Jarum infus harus menempel di tanganku untuk mengalirkan cairan yang dibutuhkan tubuhku. Tetapi, di rumah sakit aku berkenalan dengan Suster Komala. Tak pernah sekali pun aku melihatnya tanpa senyum. Sabar sekali ia membantuku. Ia pun terampil memasang jarum infus di tanganku. Suster Komala tahu aku takut sekali. Maka, ia mengajakku bercerita, sehingga aku lupa dengan rasa takutku.

Pernah sekali, ibu harus pulang ke rumah di sore hari, sementara ayah belum pulang dari kantornya. Ibu menitipkanku pada Suster Komala. Tentu saja Suster Komala tidak dapat menemaniku terus, ada pasien lain yang juga harus dirawatnya. Aku diberinya buku bacaan, agar aku tidak kesepian. Ketika aku butuh sesuatu, aku boleh membunyikan bel, begitu pesannya. Ketika tiba waktu makan, Suster Komala yang membantuku. Tanganku yang diinfus membuat gerakku terbatas. Aku makan dengan lahap, sambil bercerita tentang apa yang terlintas di benakku. Aku senang bercerita pada Suster Komala. Ia selalu menanggapi ceritaku dengan baik, ia juga terus tersenyum. Ketika harus minum obat, Suster Komala juga memberiku semangat. Pahit sedikit tidak apa- apa, yang penting segera sehat. Begitu pesannya.
Lima hari aku dirawat di rumah sakit. Sekarang aku sudah sehat kembali. Aku merasa sangat terbantu dengan kehadiran Suster Komala. Tak kenal lelah, tak pernah bermuka masam. Senyum dan bantuannya membuatku lebih mudah menjalani hari-hariku di rumah sakit. Terima kasih Suster Komala!

Penulis :  Santi Hendriyeti.

Pantang Menyerah di Persimpangan Jalan.

Aku tinggal di dekat pasar. Kemacetan aku rasakan setiap hari ketika berangkat dan pulang dari sekolah. Aku tidak lagi dapat mengeluh, karena tidak ada jalan lain. Aku harus melewati pasar, lalu melewati perempatan setelah pasar, lalu melewati pertigaan setelahnya. Paling sedikit ada tiga titik kemacetan yang harus aku lewati setiap hari!

Untuk mengurangi rasa kesal melewati kemacetan, aku mengalihkan perhatian kesuasana di sekitar jalan yang kulewati. Aku mengamati perilaku penumpang di dalam angkutan kota, aku mengamati berbagai kegiatan di sekitar pasar, atau aku mengamati kendaraan-kendaraan yang melintas.
Di antara berbagai situasi yang aku amati, tak pernah sekali pun terlewat olehku untuk mengamati Pak Polisi di persimpangan setelah pasar. Sudah beberapa minggu aku perhatikan, Pak Polisi itu selalu ada. Pagi hari ketika aku berangkat ke sekolah, dan di siang terik ketika aku pulang dari sekolah. Sosok yang tegap dan gagah, dengan gerak tangan yang tegas. Pak Polisi mengatur lalu lintas di persimpangan dan menindak tegas setiap pelanggar aturan.

Pernah beberapa kali ketika hujan deras, aku menduga Pak Polisi tidak ada di persimpangan. Ternyata ia tetap ada! Hanya berbalut jas hujan, dan wajah basah terguyur air hujan. Ia pantang menyerah mengatur lalu lintas di persimpangan pasar, yang memang lebih padat ketika hujan. Tak dihiraunya hujan deras, seperti tak dihiraunya terik panas matahari ketika hari terang. Pak Polisi itu selalu ada! Tidak terhitung berapa kali ia berhasil mengurai kemacetan di persimpangan. Tidak terhitung berapa kali ia menindak pelanggar lalu lintas yang membuat kemacetan bertambah parah. Keinginannya hanya satu! Menjaga persimpangan tetap lancar, membuat kendaraan melintas dengan nyaman.

Ketika banyak orang hampir menyerah melewati kemacetan di persimpangan, Pak Polisi pantang menyerah! Ia selalu ada di persimpangan jalan, mengatur dan memastikan kenyamanan para pengguna jalan.
Penulis : Santi Hendriyeti.

 

Mengubah Dunia Melalui Tulisan.

Aku bangga dengan ibuku. Ia tidak sibuk bekerja di kantor dari pagi hingga sore. Ia ada di rumah menemani aku dan adikku sepanjang hari. Sejak dini hari ibu yang selalu sibuk menyiapkan segala keperluan aku, adik, dan ayah. Aku pikir, ibu akan beristirahat kembali setelah aku dan adik berangkat ke sekolah. Ternyata tidak. Ibu menjalani kesibukannya membereskan rumah dan memasak untuk kami. Ibu memang hebat!

Tetap saja, setelah memasak ibu tidak beristirahat. Padahal, aku dan adik masih ada di sekolah. Ibu membuat tulisan. Ya, ibu memang gemar menulis, juga gemar membaca. Aku merasa, kedua kegemaran ibu saling menguatkan. Ibu suka menulis karena banyak membaca, atau ibu suka membaca untuk bisa menulis lebih banyak.

Sering kutemui, ibu masih asyik menyelesaikan tulisannya ketika aku dan adik pulang sekolah. Tetapi tidak lama. Ia akan kembali menemani kami, dan melanjutkan menulis setelah kami tidur di malam hari.
Ibu mengirimkan tulisannya ke berbagai majalah. Beberapa kali tulisan ibu dimuat di majalah anak, majalah remaja, atau majalah ibu dan anak. Berbagai situasi dapat menjadi sumber inspirasi bagi tulisannya. Kata ibu, sumber inspirasi utamanya adalah aku dan adikku, teman-teman kami, atau cerita seputar peristiwa yang kami alami.

Tulisan ibu berupa cerita ringan, namun selalu berisi pesan yang dalam. Ibu pernah bercerita bahwa ibu hanya ingin berbagi pesan. Ibu ingin menyampaikan pelajaran hidup yang dialami dan disaksikannya melalui tulisan. Ia ingin bisa mengubah dunia dengan pesan-pesan kecil yang disampaikan melalui ceritanya. Ibu yakin, cerita apa pun, sederhana sekali pun, dapat mengubah pandangan pembaca mengenai peristiwa dalam hidup. Jika banyak yang membaca tulisan ibu, bukan tidak mungkin ia bisa mengubah dunia!

Aku bangga terhadap ibu. Apa yang dilakukannya memang sederhana, namun niatnya sangat mulia. Mengubah dunia melalui tulisan!

Penulis : Santi Hendriyeti.

Sahabat Bumi.

Besok hari Minggu. Aku boleh tidur lebih larut malam ini. Aku senang, karena aku bisa menemani ayah bekerja. Ayahku seorang arsitek. Kadang- kadang di malam hari ia harus menyelesaikan gambar rancangan rumah. Aku senang duduk diam di samping meja gambar ayah, melihatnya berpikir, mencari ide, menarik garis, mengukur, serta membuat gambar yang mewujudkan idenya. Aku kagum dengan keterampilan ayah menggambar bangunan, namun aku lebih kagum dengan ide-ide merancang bangunan yang sering ayah ceritakan padaku.

Kata ayah, menjadi arsitek juga harus bijak. Tidak hanya menggambar untuk mewujudkan rumah pesanan pelanggan. Arsitek pun harus bisa memberikan saran kepada pelanggan dalam merancang bangunannya. Apalagi saat ini. Ketika Bumi sudah semakin panas, ketika hutan semakin gersang, sebaiknya merancang rumah yang tidak menambah buruk kondisi Bumi.

Beberapa waktu belakangan ini, ayah selalu merancang rumah yang ramah lingkungan. Bahan bangunan yang digunakan dalam rancangannya sebisa mungkin tidak menghabiskan banyak pohon. Ia memadukan bahan pengganti kayu, bambu misalnya, untuk beberapa bagian bangunan yang memungkinkan. Ia juga selalu menyarankan pelanggannya untuk tidak sering menggunakan pendingin ruangan. CFC yang digunakan pada pendingin ruangan akan menambah lubang pada lapisan ozon, dan akan menambah panas Bumi ini. Oleh karenanya, rumah rancangannya selalu memiliki banyak jendela dan saluran udara. Ayah juga selalu merancang rumah yang hemat energi. Di pagi hingga sore hari, tak perlu ada lampu yang dinyalakan. Rumah rancangan ayah dilengkapi banyak kaca yang bisa ditembus oleh sinar matahari.

Malam ini aku menyaksikan lagi ayahku menyelesaikan rancang bangunannya. Sebuah rumah mungil yang ramah lingkungan. Ketika besar nanti, aku ingin menjadi arsitek seperti ayah. Arsitek yang merancang dengan bijaksana. Arsitek yang senantiasa menjadi sahabat Bumi.

Penulis : Santi Hendriyeti.

Polisi Hutan, Menjaga Kelestarian.

Pernahkah kamu tahu mengenai pekerjaan seorang Polisi Hutan? Aku beruntung karena memiliki seorang paman yang bekerja sebagai Polisi Hutan. Paman Azis saat ini berdinas di Pulau Komodo. Pulau ini merupakan taman nasional yang dikenal oleh dunia karena dihuni oleh komodo, reptil langka yang hanya ada di pulau tersebut.

Mengapa di pulau ini harus ada Polisi Hutan? Pulau Komodo merupakan salah satu wilayah konservasi yang harus dijaga kelestariannya. Semakin langka hewan atau tumbuhan, semakin banyak wisatawan yang ingin datang melihatnya. Jika tidak dijaga, akan banyak pula wisatawan yang melanggar aturan berkunjung di wilayah konservasi. Jika tidak ada yang mengawasi, wilayah tersebut akan rusak oleh wisatawan. Bukan sekedar rusak keindahan alamnya, namun rusak pula kondisi habitat hewan dan tumbuhannya.

Nah, di Pulau Komodo Paman Azis dan teman-temannya bertugas mengingatkan pengunjung untuk taat kepada aturan yang ditetapkan untuk pulau tersebut. Pengunjung yang datang ke pulau ini harus menjaga kenyamanan habitat komodo. Selain untuk menjaga kelestarian komodo, juga untuk menjaga keamanan pengunjung. Komodo adalah binatang buas pemakan daging. Untuk itu, pengunjung harus selalu berada dalam rombongan yang didampingi oleh Polisi Hutan. Sebagai Polisi Hutan, Paman Azis juga memiliki pengetahuan yang lengkap tentang komodo dan wilayah habitatnya. Jadi, Paman Azis juga menjadi pemandu yang memperkaya pengetahuan pengunjung tentang hewan langka tersebut. Paman Azis pun harus dapat bertindak tegas pada wisatawan yang seringkali ingin mengabadikan komodo dari jarak dekat.

Tanggung jawab Paman Azis dan teman-temannya cukup berat. Mereka harus menjaga agar Pulau Komodo tetap menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi hewan langka tersebut. Polisi Hutan berperan penting dalam menjaga kelestarian hewan dan tumbuhan di wilayahnya, agar tetap ada untuk dikenal dan dipelajari oleh manusia.

Penulis : Santi Hendriyeti.

SD Kelas 4 – Tema 4 – Berbagai Pekerjaan – Sub Tema 2 – Pekerjaan di Sekitarku.

SD Kelas 4 – Tema 4 – Berbagai Pekerjaan – Sub Tema 2 – Pekerjaan di Sekitarku.

Pembelajaran 1.  

Mengapa orang harus bekerja? Apa manfaat yang diperoleh dari pekerjaan itu?

Setiap orang memiliki tujuan saat bekerja. Banyak yang memiliki tujuan mulia saat memilih suatu pekerjaan. Pernahkah kamu bertemu dengan seseorang yang bekerja untuk kepentingan orang lain? Kamu akan belajar tentang hal tersebut melalui cerita pendek berikut.
Bacalah cerita di bawah ini dalam hati!

Pak Welly adalah Kepala Sekolah Dasar Cemara di pelosok Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Beliau lahir di Labuha, Maluku Utara. Di sekolah ini, muridnya juga berasal dari berbagai daerah. Pak Welly senang melihat murid- muridnya dapat belajar dan bermain bersama tanpa mempersoalkan asal- usul. Semua unik, baik sifat maupun kecerdasannya.

Sudin adalah penduduk asli Grobogan. Ia seorang anak yang suka membaca, percaya diri, dan pandai berpidato. Pak Welly ingin Sudin memperoleh pengalaman berharga melalui lomba pidato yang sebentar lagi akan diadakan di tingkat nasional.

Sambil berpikir bagaimana memperoleh Dana, Pak Welly mendaftarkan Sudin sebagai peserta lomba. Ia melatih Sudin setiap hari. Semakin dekat ke hari lomba, Pak Welly risau. Andai saja gajinya cukup untuk mendanai Sudin ke kota, pikirnya.

Hingga suatu sore terlintas ide dibenaknya. Dipandangnya kebun pisang di belakang sekolah. Hampir semua pohon sudah berbuah dan siap panen. Esok paginya ia mengumpulkan guru, penjaga sekolah, serta murid kelas 4, 5 dan 6. Mereka bergotong royong memanen pisang. Kemudian dihari Senin pagi, ia mengundang pejabat setempat untuk hadir pada upacara bendera. Bapak Lurah, Kepala Dinas Pendidikan serta Ketua RW dan Ketua RT dimintanya datang. Apa yang direncanakan Pak Welly?

Rupanya Pak Welly ingin menyelenggarakan lelang pisang di sekolah. Murid kelas 4, 5 dan 6 sudah dilatihnya untuk menjadi petugas lelang. Siapa calon pembelinya? Para bapak dan ibu pejabat daerah yang diundangnya. Sebelum lelang dimulai, ia sampaikan bahwa dana hasil lelang akan digunakan untuk mengirim Sudin mengikuti lomba pidato di kota. Para pejabat kagum dan terharu menyaksikan usaha Pak Welly, sang kepala sekolah dari timur negeri. Tekad serta usaha mendukung kemajuan muridnya sungguh menyentuh hati. Dalam sekejap pisang habis dilelang. Dana yang terkumpul lebih dari cukup untuk memberangkatkan Sudin.

Didampingi Pak Seto, guru kelasnya, Sudin pun berangkat ke kota. Tak terkira bangga dan syukurnya. Sudin berhasil mempersembahkan piala juara pertama lomba pidato untuk sekolahnya. Tak sia-sia usaha Pak Welly dan teman-teman sekolahnya.

Jawablah pertanyaan berikut.
1. Sebutkan tokoh-tokoh yang ada didalam cerita! Jawab : Pak Wely, Murid, Pak Lurah, Sudin,

2. Apa yang diharapkan oleh Bapak Welly?

3. Mengapa Bapak Welly memiliki harapan tersebut?

4. Apa yang dilakukan oleh Bapak Welly dan siswa di sekolahnya?

5. Tokoh mana yang paling kamu sukai? Mengapa?

Diskusikan jawaban di atas bersama kelompokmu.

Apakah kamu menyukai cerita di atas? Mengapa? Bagian mana yang paling kamu sukai?

Tulis pendapatmu tentang cerita tersebut di bawah ini.

Pekerjaan ayahku adalah seorang nelayan. Aku sangat bangga dengan ayahku. Kamu tahu alasannya?

Ayah bekerja sebagai seorang nelayan tradisional. Ia tinggal di kampung nelayan. Ia pergi melaut pada malam hari. Ayah membawa sampan dan jaring untuk pergi berlayar.
Saat ayahku berlayar, ia harus menghadapi ombak dan badai di laut. Karena hanya menggunakan sampan, ayahku tidak dapat pergi melaut terlalu jauh. Tangkapan ikan ayah kadang banyak kadang sedikit. Semua bergantung pada cuaca. Sampan ayahku tidak bermesin, jadi ayah tidak perlu membeli bahan bakar.
Aku mendengar sekarang ada juga nelayan yang lebih modern. Kapalnya lebih besar dan menggunakan bantuan mesin sehingga tidak mudah terkena guncangan ombak. Kapal ini menggunakan mesin sehingga memerlukan bahan bakar. Banyak pemilik kapal yang tidak mempedulikan penggunaan bahan bakar bahkan ada yang boros sehingga dapat mencemari lingkungan perairan. Mereka bisa berlayar ke laut lepas sehingga tangkapan ikannya banyak. Alat penangkap ikan mereka berupa jaring dan juga radar yang bisa mendeteksi kumpulan ikan, bahkan ada yang menggunakan bom.

Jawablah pertanyaan berikut.
1. Apa yang digunakan oleh nelayan tradisional untuk menangkap ikan?

2. Apa yang digunakan oleh nelayan modern untuk menangkap ikan?

3. Tulislah persamaan dan perbedaaan dari nelayan modern dan tradisional dalam diagram venn berikut!

sd4-tema4-2

4. Menurutmu apa yang akan terjadi dengan laut jika semua nelayan menggunakan perahu besar dan perlengkapan modern?

5. Bagaimana seharusnya para nelayan mencari ikan supaya kelestarian ekosistem tetap terjaga?

Diskusikan hasilnya dengan kelompokmu.
Aku cukup sedih melihat sekarang ini banyak yang menangkap ikan dengan pukat harimau dan bahan peledak. Pukat harimau adalah jaring sangat besar sehingga semua makhluk hidup laut dapat terjaring.

bom-ikanGambar : Bom Ikan – Pukat Harimau

Sedangkan bom ikan adalah cara penangkapan ikan dengan bahan peledak. Cara ini dapat menyebabkan hancurnya terumbu karang dan habitat ikan.
Apakah kamu setuju dengan pengambilan ikan dengan cara di atas? Jelaskan! Apakah akibat buruk yang akan terjadi jika pengambilan ikan menggunakan cara di atas?

Tahukah kamu bagaimana ikan yang ditangkap bisa kita makan? Amati gambar berikut!
Hasil tangkapan ikan dijual ke pedagang ikan di pelelangan ikan. Dari tempat pelelangan itulah dikirim ke pasar-pasar dan akhirnya dijual. Oleh penjual ikan dan oleh konsumen. Penjual ikan dan konsumen wajib menjaga kebersihan pangan dengan cara mencuci ikan dengan bersih.

alur-makanan-ikan

1. Nelayan menangkap ikan ,
2. Ikan di kumpulkan dan diberi es batu atau garam agar awet,
3. Pengepul Ikan datang dan membelinya, serta di bawa ke kota atau pasar.
4. Di pasar ikan di jual oleh pedagang.
5. Ibu membeli dan mengolah ikan tersebut.
6. Ikan masak disajikan dan dimakan.

Dari gambar tersebut, diskusikan dengan teman kamu tentang
1. Jenis kegiatan ekonomi  : Nelayan menangkap ikan, Ikan di jual ke pengepul, pengepul menjual ke pengecer ikan, ikan di jual oleh pengecer ke pembeli.
2. Jenis barang yang dijualbelikan : ikan.
3. Jenis pekerjaan yang terlibat pada kegiatan tersebut, dan
4. Hasil dari setiap pekerjaan.
– Nelayan menghasilkan ikan, Pengepul Jasa jual beli ikan, Pengecer : jasa jual beli ikan.

Kegiatan jual beli ada yang berupa barang dan ada pula yang berupa jasa. Apakah kamu dapat menyebutkan contoh yang kamu temui di sekitarmu kegiatan jual beli yang berkaitan dengan barang dan jasa?

Pekerjaan yang Menghasilkan Barang :
Pekerjaanyangmenghasilkanbarangadalahpekerjaanyangmenghasilkan sesuatu barang yang bisa digunakan oleh orang lain misalnya penjual makanan, petani, nelayan, peternak, dan lain-lain.
Pekerjaan yang Menghasilkan jasa :
Pekerjaan yang menghasilkan jasa adalah suatu pekerjaan yang pelayanannya bisa dinikmati oleh orang lain. Pekerjaan ini tidak menghasilkan barang, misalnya guru, petugas kebersihan, dokter, tukang cukur rambut, polisi, dan lain-lain.

Berdasarkan kegiatan di atas, kamu bisa menuliskan tentang kegiatan ekonomi yang terjadi di sekitarmu. Tulisanmu harus memuat
1. Jenis kegiatan ekonomi
2. Lapangan pekerjaan
3. Hasil dari setiap pekerjaan
4. Penyebaran barang
Sampaikan tulisanmu kepada gurumu.

Pembelajaran 2.

Pekerjaan apa yang paling baik? Bagimana sikap kita dengan pekerjaan- pekerjaan yang berbeda?

Pak Made adalah seorang pelukis. Lukisannya banyak dijual di galeri. Pak Made sering mendapatkan pesanan untuk melukis wajah atau bentuk-bentuk lain.
Berbeda dengan Pak Made, Pak Toni adalah penjahit. Pak Toni menerima pesanan orang- orang yang ingin membuat baju. Meskipun pekerjaan mereka berbeda, mereka berteman baik. Tidak pernah terpikir oleh Pak Made bahwa pekerjaannya lebih baik dibandingkan pekerjaan Pak Toni. Begitu pula sebaliknya.
Ya, meskipun pekerjaan setiap orang berbeda, jangan pernah merasa bahwa pekerjaan kita yang lebih baik. Setiap pekerjaan sama, yang penting memberikan manfaat bagi orang lain. Hal ini sesuai dengan makna sila kedua Pancasila. Ayo kita pelajari lebih lanjut.

Sila kedua Pancasila : Kemanusiaan yang adil dan beradab.
Mata rantai berbentuk segiempat melambangkan laki- laki. Mata rantai berbentuk lingkaran melambangkan perempuan. Mata rantai yang saling berkaitan melambangkan hubungan manusia satu dengan yang lainnya yang perlu bersatu dan saling membantu sehingga menjadi kuat seperti rantai.

Apa simbol sila kedua?
Apa makna simbol sila kedua?

Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab bermakna
1. Setiap manusia setara, sejajar
2. Beradab dalam rasa, pikiran, dan tindakan
3. Anti penjajahan
4. Mengutamakan kebenaran dan keadilan.

Jelaskan hubungan simbol sila kedua dengan makna sila kedua.

Apakah sikap pak Made dan pak Toni menunjukkan sila kedua Pancasila? Jelaskan alasanmu.

Tulislah contoh-contoh sikap yang menunjukkan sila kedua Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Dayu tidak Mau Sekolah.

Dayu adalah temanku. Ia anak yang ramah. Meskipun lama tinggal di Jakarta, logat bahasa Dayu masih sangat kental dengan logat Bali. Hal itu membuat Dadu sering menertawakan Dayu. Dadu sering mengejek Dayu. Hal itu membuat Dayu sangat sedih. Ia menjadi tidak percaya diri untuk bicara di depan kelas. Ia takut ditertawakan Dadu. Hari ini Dayu tidak mau masuk sekolah karena malu.

Apa yang dilakukan Dadu terhadap Dayu?

Bagimana perasaan Dayu terhadap sikap Dadu?

Setujukah kamu dengan apa yang dilakukan Dadu? Jelaskan

Apakah sikap yang dilakukan Dadu sesuai dengan sila kedua Pancasila? Jelaskan.

Mengejek orang lain artinya menganggap diri kita lebih baik. Menganggap bahwa orang lain lebih buruk. Hal itu sangat bertentangan dengan sila kedua Pancasila, bahwa setiap orang sama. Ejekan Dadu sangat tidak beradab. Itu menyakiti perasaan Dayu.

Sebagai seorang pelukis, Pak Made mempunyai keterampilan melukis yang sangat bagus. Ia juga mempunyai ide-ide yang kreatif sehingga lukisannya sangat indah dan unik.
Gambarlah salah satu sikap yang menunjukkan sila kedua Pancasila. Sampaikan kepada temanmu.
Sebagai seorang penjahit, Pak Toni harus sangat paham tentang luas dan keliling. Ini akan membantu dalam hal memperkirakan bahan.
Ayo kita pelajari lebih lanjut.

Luas dan Keliling Persegi Panjang.
Sebelumnya kamu telah membuktikan luas dan keliling persegi. Sekarang dengan kelompokmu, diskusikan pembuktian luas dan keliling persegi panjang. • Panjang persegi panjang dinamakan p. Lebar persegi panjang dinamakan l. Luas persegi panjang dinamakan L (besar).

Luas = panjang x lebar;  tau Luas = p kali l;

Keliling adalah :  2 kali ( panjang + lebar);

Pembelajaran 3.

Di kegiatan olah raga hari ini Kamu akan melanjutkan latihan pencak silat. Setelah bugar nanti, kamu akan melanjutkan kegiatan diskusi tentang berbagai pekerjaan.

Sebelumnya kamu telah mempelajari keterampilan dasar pukulan dalam pencak silat.
Sekarang kamu akan mempelajari lebih lanjut tentang gerakan tangkisan. Amati gambar dan penjelasan berikut.

Tangkisan dalam Pencak Silat
1. Tangkisan Dalam
Tangkisan dari luar ke dalam sejajar dengan bahu.

sd4-tangkisan-dalam-silat

2. Tangkisan Luar : Tangkisan dari dalam ke luar sejajar dengan bahu.

sd4-tangkisan-luar

3. Tangkisan Atas
Tangkisan dari bawah ke atas, untuk melindungi kepala dari serangan.

sd4-tangkisan-bawah-atas

4. Tangkisan Bawah : Tangkisan dari atas ke bawah.

sd4-tangkisan-bawah-4
Sekarang kamu akan mempraktikkan keterampilan dasar tangkisan tersebut dengan dipandu oleh guru.
Perhatikan peragaan yang dilakukan oleh guru dan ikuti aba-aba yang diberikan.
Seorang pesilat membutuhkan kerja keras dan kesabaran dalam melatih setiap gerakan. Kamu pasti bisa melakukannya apabila terus berlatih.

Aku ingin mengetahui pekerjaan apa yang berjasa bagi kita untuk memanfaatkan sumber daya alam sehingga kita bisa menikmatinya. Termasuk kelompok profesi apakah hasil kerja mereka?
Mari kita pelajari bersama.

Bacalah teks dengan membaca senyap!
Pernahkah kamu berpikir bagaimana para pekerja pembuat pensil? Pensil awalnya adalah sebuah alat tulis dan lukis yang terbuat dari grafit murni atau karbon yang berasal dari alam. Sayangnya, grafit murni cenderung rapuh dan mudah patah.
Seiring perkembangan zaman, saat ini dibuat pensil yang merupakan campuran dari grafit dan tanah liat sehingga dahulu lebih keras. Proses pencampuran ini dibalut oleh media kertas atau kayu. Cara membuat pensil saat ini adalah dengan menghancurkan grafit dan tanah liat menjadi bentuk bubuk, kemudian dibakar selama kurang lebih 3 hari. Setelah itu, pensil ini dibentuk panjang dan tipis serta dilapisi kayu.
Kayu yang telah ditebang untuk pembuatan pensil atau benda-benda lain yang terbuat dari kayu harus dibudidayakan kembali agar terjaga kelestariannya, yaitu dengan menanam kembali bibit baru dari tanaman sejenis. Selain itu, kita harus menghemat penggunaan pensil sebagai salah satu cara menghargai lingkungan.
1. Berdasarkan teks bacaan tadi, ceritakan proses pembuatan pensil di dalam kolom berikut!

2. Sumber daya alam apa yang digunakan untuk pembuatan pensil?

3. Apa yang terjadi bila penggunaan pensil dan barang-barang lain yang terbuat dari kayu tidak dibatasi?

4. Berikan saranmu agar dapat menggunakan pensil secara hemat sebagai salah satu cara untuk melestarikan lingkungan!

Barang-barang yang kita butuhkan merupakan hasil dari suatu pekerjaan. Beberapa pekerjaan yang menghasilkan barang antara lain petani, peternak, nelayan, dan tukang jahit. Selain pekerjaan yang menghasilkan barang, ada juga pekerjaan yang menghasilkan jasa atau pelayanan, seperti dokter, polisi, guru, dan pemangkas rambut (tukang cukur).
Barang-barang yang dihasilkan dari setiap pekerjaan sangat beragam. Banyak diantaranya yang memanfaatkan sumber daya alam di Indonesia. Sumber daya alam merupakan kekayaan alam yang diciptakan oleh Tuhan untuk kesejahteraan manusia.

sd4-macam-2-pekerjaan

Masih ingatkah kamu cerita tentang Bapak Welly, Kepala Sekolah Teladan? Bacalah kembali cerita tersebut. Sampaikan pendapatmu tentang cerita melalui tulisan. Tulisanmu harus memuat pendapatmu tentang cerita secara keseluruhan.

Pembelajaran 4.

Sikap apa lagi ya yang harus dimiliki oleh seorang dokter?

Seorang yang bekerja harus memiliki sikap melayani, disiplin, rendah hati dan bekerja sepenuh hati. Kita juga bisa belajar nilai-nilai tersebut dari seorang dokter yang bekerja untuk masyarakat.

Hebatnya Dokter Kami.

Ia adalah Dokter Rana, seorang dokter muda yang sederhana dan terampil. Ayahnya adalah mantan kepala desa kami yang telah meninggal dunia. Dokter Rana baru kembali ke desa kami dua tahun yang lalu, setelah sepuluh tahun lebih merantau ke ibukota. Ia memperoleh beasiswa di Fakultas Kedokteran dan setelah lulus ia praktik di Rumah Sakit Umum Kabupaten.
Semenjak ia pulang dan praktik di balai kesehatan desa, aku sering mendengar perbincangan warga yang heran atas keputusan Dokter Rana untuk kembali ke desa. Bukankah penghasilan sebagai dokter di kota jauh lebih besar?

Pada ayahku, Dokter Rana bercerita bahwa cita-citanya menjadi dokter dulu muncul karena melihat kesadaran hidup sehat masyarakat desa yang sangat rendah. Sungai dipakai untuk mandi, cuci kakus lalu airnya dikonsumsi. Hasil bumi dan peternakan tidak dimanfaatkan untuk membentuk pola makan sehat. Warga lebih suka menjualnya ke kota dan uangnya dipakai untuk membeli makanan instan.
Selama praktik di kota, Dokter Rana terbayang terus kondisi desanya. Ia merasa bahwa seharusnya ilmu yang dimilikinya sebagai seorang dokter bisa bermanfaat untuk kampung halamannya sendiri.
“Jadi Pak Andri, saya ini pulang untuk memenuhi niat saya ketika menerima beasiswa, yaitu menyejahterakan warga desa dimana saya lahir dan dibesarkan,” ujar Dokter Rana pada ayahku.
Sejak pulang, Dokter Rana memang aktif membina para remaja dan keluarga muda. Ia memberikan penyuluhan tentang pentingnya mencuci tangan, memasak air, pola makan sehat, dan imunisasi. Baginya, generasi muda adalah perantara terbaik untuk menyampaikan misi meningkatkan kesadaran hidup sehat masyarakat desa.
Sebagai anak kepala desa, Dokter Rana sering mendengar cerita almarhum ayahnya bahwa banyak warga takut berobat karena tidak mampu membayar. Tak ingin hal ini terjadi, maka diumumkannya bahwa warga dapat membayar jasanya dengan sampah. Ya, sampah! Sampah kering jenis apa saja yang bisa didaur ulang. Botol plastik, botol kaca, koran bekas, bahkan kemasan bekas, diterima oleh Dokter Rana. Cara ini membuat warga aktif dan bijak mengelola sampah. Sungguh kreatif dan cerdas cara Pak Dokter mendidik warga.
Seperti mendiang ayahnya, Dokter Rana menjadi sosok yang dicintai warga desa. Ia menjadi teladan melalui dedikasi, tanggung jawab, dan kerendah- hatiannya dalam menolong warga. Apabila aku besar nanti, aku ingin seperti Dokter Rana. Akan kukejar cita-citaku menjadi guru, dan aku akan kembali untuk membangun kampung halamanku.

Berdasarkan teks di atas jawablah pertanyaan berikut.
1. Apa yang dilakukan Dokter Rana untuk warga Desa?

2. Mengapa Dokter Rana melakukan itu?

3. Apa dampak dari hal yang dilakukan oleh Dokter Rana bagi masyarakat?

4. Bagaimana perasaan masyarakat terhadap Dokter Rana? Tulislah.
– Sikap dari Dokter Rana;
– Pendapatku tentang sikap Dokter Rana.

5. Hal-hal baik yang bisa aku contoh dari Dokter Rana.

Dari seorang Dokter Rana kita belajar bahwa ketika kita bekerja haruslah bermanfaat bagi orang lain.
Menjadi seorang dokter juga harus rendah hati dan menghargai orang lain.

Masih ingatkah kamu dengan cerita
Dayu yang diejek oleh Dadu. Apa yang perlu kalian lakukan supaya hal itu tidak terjadi?
Buatlah kesepakatan kelas dengan
teman-teman supaya antar teman tidak saling menyakiti. Tulislah ide-idemu.

sd4-kesepakatan-kelas

Kesepakatan Kelas 4C : tertib, jujur, peduli, berbagi, menghargai, tepat waktu, percaya diri, bekerja sama, bicara bergantian, bertanggung jawab, bermain bersama, kelas bersih dan rapi, berusaha melakukan yang terbaik.

Diskusikan kesepakatan kelas kalian ya.
Ketika kesepakatan kelas itu dilakukan maka setiap warga kelas akan merasanya nyaman. Mereka merasa dihargai. Ketika kamu menghargai semua orang, maka kamu sudah mengaplikasikan sila kedua Pancasila.
Tidak hanya Dokter Rana yang mempunyai sikap baik. Paman Udin juga mempunyai sikap yang perlu kita contoh.

PEMBELAJARAN 5.

Paman Udin adalah seorang petani. Ia memiliki ladang yang ditanami dengan berbagai jenis tanaman. Salah satunya adalah jagung.
Paman memagari ladang jagungnya menggunakan batang-batang bambu.
Jika 1 meter persegi2 membutuhkan 5 kantong biji jagung, berapa banyak kantong biji jagung yang diperlukan?
Untuk menentukan banyaknya kantong biji jagung yang akan ditanam, kamu harus mengetahui luas ladangnya.
Luas ladang paman Udin adalah….
Banyak kantong biji jagung yang diperlukan adalah ….

Hasil tangkapan ikan dijual ke pedagang ikan di pelelangan ikan. Dari tempat pelelangan itulah dikirim ke pasar-pasar dan akhirnya dibeli. Diskusikan dengan teman kamu tentang:
1. Jenis barang yang dijualbelikan,
2. Jenis pekerjaan yang terlibat pada kegiatan di atas, dan
3. Hasil dari setiap pekerjaan.
Kegiatan jual beli yang dilakukan oleh pemilik barang dan pembeli barang dikenal dengan istilah kegiatan ekonomi.

Pada pembelajaran sebelumnya kamu telah membuat gambar tentang sikap yang mencerminkan sila ke-2 Pancasila. Ayo, kita diskusikan!

Pajang gambar yang telah kamu buat di sekeliling meja.
Perhatikan setiap gambar dengan saksama. Tulislah komentar pada setiap gambar pada secarik kertas.
Sekarang tukarkan hasil karyamu dengan salah seorang teman dan jawab pertanyaan berikut.
Bagaimana pendapatmu tentang hasil karya temanmu tersebut?