SD4 Semester 2 – Pendidikan Ramah Lingkungan – Energi Alternatif

SD4 Semester 2 – Pendidikan Ramah Lingkungan – Energi Alternatif.

A. Sumber Energi Altematif.

Alternatif berasal dari kata alternative yang artinya pilihan, alternatif, pengganti, atau jalan lain. Jadi energi alternatif artinya adalah sumber energi yang dapat digunakan untuk menggantikan suatu sumber energi yang lain sesuai dengan keperluannya.

Misalnya:
– Minyak tanah untuk memasak dapat digantikan gas LPG.
– Gas LPG sebagai sumber energi untuk kompor gas dapat digantikan dengan biogas.
– Keperluan listrik di daerah terpencil dapat diganti dan tenaga mikro hidro.

Beberapa Sumber Energi Alternatif.

1. Biogas.
Biogas adalah gas yang didapat dari proses pembusukan sampah dan / atau kotoran hewan. Kotoran yang biasa digunakan untuk mendapatkan biogas adalah kotoran sapi. Menurut susunan kimianya, biogas terdiri atas gas metana. Biogas dapat digunakan untuk memasak dengan menggunakan kompor gas. Kompor gas yang digunakan adalah sama dengan kompor gas LPG. Hanya saja selang yang menuju tangki LPG diganti dengan selang yang menuju tangki biogas. Tangki biogas adalah saptik tank tempat menampung kotoran sapi. Walaupun demikian, biogas tidak berbau. Biogas jugs dapat digunakan untuk penerangan. Yattu dengan mempergunakan lampu petromak. Pada lampu petromak, saluran yang berasal dan tangki minyak tanah diganti dengan selang dan tangki biogas, maka jadilah lampu penerangan yang terangnya sama dan tidak berbau. Gambar berikut menunjukkan tangki biogas dari kotoran sapi.

2. Mikrohidro.
Di Pusat Listrik Tenaga Air, satu sungai atau lebih dialirkan ke waduk. Dari waduk tersebut dibangun pintu air yang dikendalikan cermat. Pintu air tersebut digunakan untuk memutar kincir air. Kincir air itu digunakan untuk memutar generator listrik yang dayanya ratusan ribu atau bahkan jutaan watt.
Air sungai dapat dibendung. Ketika mengalir dapat digunakan untuk memutar kincir air. Semakin banyak air yang mengalir, semakin besar pula kekuatannya untuk memutar kincir. Jika kincir dihubungkan ke generator listrik, generator ikut berputar, maka dihasilkan energi listrik. Karena jumlah airnya sedikit, dan daya yang dihasilkan tidak sampai ratusan ribu watt maka disebut listrik mikrohidro.

3. Energi Angin.
Energi angin sudah digunakan manusia sejak 3000 tahun yang lalu. Jaman dulu, energi angin digunakan untuk menumbuk biji-bijian, memompa air dan sebagai penggerak perahu layar. Tenaga kinetik angin sekarang sudah mulai banyak dipergunakan sebagai pemutar angin dengan menggunakan turbin angin baik untuk rumah maupun untuk keperluan bisnis. Jika baling-baling yang digerakkan udara disambungkan ke generator listnik, maka akan dihasilkan energi listrik energi angin. Satu turbin saja dapat rnenghidupi sampai dengan tiga puluh rumah

4. Bahan Bakar Minyak Nabati (Biofuel).
Bahan bakan minyak nabati, sesuai dengan namanya, nabati berarti berasal dan tumbuh-tumbuhan. Bahan bakar minyak nabati berarti bahan bakar yang berasal dan tumbuh-tumbuhan. Di masyarakat dikenal biodiesel atau biosolar. Biodiesel atau biosolar ini berasal dari tumbuh-tumbuhan, misalnya biji jarak.
Biofuel terdiri dari biodiesel, bioethenol dan bio-oil. Bahan bakar ini dapat menggantikan bahan bakar fosil. misalnya solar, Di negeri kita bahan bakar biofuel ini diproses dari kelapa sawit, molasses, singkong dan jatropha (biji jarak pagar).Berbagai penelitian tentang biofuel ni telah dilakukan oleh BPPT.

Tumbuhan untuk Biofuel :
(a) Buah Kelapa Sawit;
(b) Jarak Pagar (Jatropa, sp);
(c) Mollases (Tetes Tebu);
(d) Singkong

5. Bahan Bakar Hidrogen.
Hidrogen dapat berperan sebagai pengganti bahan bakar minyak bumi maupun sebagal pembangkit listrik. Sebagal pengganti bahan bakar minyak bumi, hidrogen dapat dibakar di dalam mesin, sehingga dihasilkan energi. Sebagai pembangkit listrik, reaksi hidrogen dapat menghasilkan energi listrik. Proses ini disebut elektrokimia. Proses elektrokimia hidrogen lebih hemat daripada proses pembakaran. Akhirnya, proses elektrokimia hidrogen lebih disukai dan lebih banyak digunakan daripada proses pembakaran.

6. Energi Matahari.
Matahari menyinari bumi, sedangkan bumi berputar pada porosnya, akibatnya teriadi siang dan malam. Wilayah yang paling banyak mendapat cahaya matahari adalah wilayah tropis, yaitu wilayah yang terletak antara 23,5°LS –  23,5°LU. Negeri kita terletak di kawasan tropis, sehingga sangat kaya energi matahari. Energi matahari dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan sel surya. Contoh sel surya yang kecil ada pada kalkulator. Kalkulator yang menggunakan sel surya dapat hidup tanpa baterei asal terkena cahaya.

 

BACA JUGA :   SD Kelas 4-2-9 - Ibadat Doa Agama Katolik versi 2

B. Pentingnya Penggunaan Energi Alternatif.

Saat ini sangat banyak peralatan yang menyandarkan keperluannya pada minyak bumi,  Sepeda motor, mobil, kompor di dapur, dan PLTU mengkonsumsi bahan bakar dan minyak bumi dan batubara, Baik minyak bumi maupun batubara jumlahnya sangat terbatas dan bisa habis.

Jika minyak bumi atau batu bara habis, kalian ke sekolah naik apa? Memasak nasi dengan spa? Merebus air dengan apa? Lampu penerangan dengan apa? Sungguh sulit kita bayangkan!

Untuk mengatasi itu semua para ahli berusaha keras melakukan penelitian agar mendapatkan sumber energi yang lain dari bahan bakar fosil tersebut. Seberapa penelitian sudah mulai dihasilkan. Misalnya didapatkan sumber energi biogas, mikrohidro, angin, sel surya, sel hidrogen, minyak nabati, dan sebagainya.

Energi altematif agar benar-benar berkelanjutan, sumber energi harus memenuhi persyaratan berikut.
1. Bahan bakar terbarukan yang dapat diandalkan dan terbarukan.
2. Bahan bakar gratis.
3. Energi bersih dan non-polusi.
4. Teknologi yang diperlukan untuk rnengkonversi energi dan sumber terbarukan ke energi yang berguna sudah tersedia.
5. Teknologi energi terbarukan biaya kompetitif dengan bahan bakar konvansional.
6. Teknologi ini adalah sumber desentralisasi kekuasaan.
7. Teknologi memungkinkan individu untuk mengendalikan produksi kekuasaan mereka sendiri.

Salah satu manfaat yang paling penting penggunaan energi altematif adalah tidak menghasilkan polutan. Manfaat energi alternatif adalah memperluas den mendorong ekonomi dan menciptakan lapangan kerja
Energi terbarukan juga memberikan keuntungan lingkungan seperti membantu meningkatkan kualitas udara lokal dan mengurangi dampak pada tanah, air dan sistem iklim, Peningkatan penggunaan energi terbarukan juga akan membantu meningkatkan ekonomi lokal melalui penciptaan laparigan kerja. Tidak ada sumber energi lain yang dapat memberikan semua manfaat tersebut.

Sebagai perbandingan, lanjut ketergantungan pada sumber energi konvensional seperti bahan bakar fosil dan energi nuklir akan mengabadikan sejumlah Iingkungan, sosial, dan masalah-masalah politik terus kita bergantung pada sumber daya yang terbatas dikuasi oleh beberapa negara dan perusahaan saja.

Selamat Belajar.

 

BACA JUGA :   SD4 PENGERTIAN BUNYI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *