SD4.7.2.5 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman Budaya di Negeriku. Sub Tema 2 – Pembelajaran 5

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.
Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku – Pembelajaran 5.

Kamu telah mengetahui keragaman rumah adat dan pakaian adat di Indonesia.
Adakah lagi keragaman budaya di Indonesia?

Ayo kita pelajari bersama.

Keragaman Kesenian Daerah di Indonesia.

Setiap daerah memiliki kekayaan kesenian yang berbeda-beda. Kesenian daerah ditunjukkan dalam bentuk tarian, musik, lagu, upacara adat, dan seni pertunjukan.
Seni tari yang berkembang di Indonesia begitu banyak dan beragam. Tarian daerah menggambarkan tradisi dan tata cara kehidupan penduduk di suatu daerah. Tarian biasanya menjadi ciri khas pertunjukan pada upacara adat atau peristiwa penting. Berikut beberapa tarian daerah di Indonesia.

Tabel 2.5 Tari Daerah di Indonesia.

1. Aceh dengan tari daerahnya : Tari Seudati, Tari Saman Meusekat.
2. Sumatra Utara dengan tari daerahnya : Tari Serampang Dua Belas, Tari Tor-tor.
3. Sumatra Barat dengan tari daerahnya : Tari Piring, Tari payung.
4. Riau dengan tari daerahnya : Tari Tandak, Tari Makan Sirih.
5. Kepulauan Riau dengan tari daerahnya : Tari Joget Lambak.
6. Jambi dengan tari daerahnya : Tari Sekapur Sirih, Tari Selampir Delapan.
7. Sumatra Selatan dengan tari daerahnya : Tari Tanggai, Tari Putri Bekhusek.
8. Bangka Belitung dengan tari daerahnya : Tari Campak.
9. Bengkulu dengan tari daerahnya : Tari Andun, Tari Bidadari Teminang Anak.
10. Lampung dengan tari daerahnya : Tari Jangget, Tari Melinting, Tari Badana.
11. DKI Jakarta dengan tari daerahnya : Tari Topeng, Tari Yapong.
12. Jawa Barat dengan tari daerahnya : Tari Jaipong, Tari Topeng Kuncaran, Tari Merak.
13. Banten dengan tari daerahnya : Tari Merak, Tari Cokek.
14. Jawa Tengah dengan tari daerahnya : Tari Serimpi, Tari Blambang Cakil, Tari Gambyong.
15. DI Yogyakarta dengan tari daerahnya : Tari Golek Menak, Tari Bedhaya.
16. Jawa Timur dengan tari daerahnya : Tari Remong, Tari Reog Ponorogo, Tari Padang Wulan.
17. Bali dengan tari daerahnya : Tari Legong, Tari Kecak, Tari Pendet.
18. Nusa Tenggara Barat dengan tari daerahnya : Tari Mpa Lenggogo, Tari Gandrung.
19. Nusa Tenggara Timur dengan tari daerahnya : Tari Perang, Tari Caci, Tari Gawi.
20. Kalimantan Utara dengan tari daerahnya : Tari Kancet Ledo.
21. Kalimantan Barat dengan tari daerahnya : Tari Monong, Tari Zapin Tembung.
22. Kalimantan Tengah dengan tari daerahnya : Tari Tambun dan Bungai, Tari Balean Dadas.
23. Kalimantan Selatan dengan tari daerahnya : Tari Baksa Kembang, Tari Radab Rahayu.
24. Kalimantan Timur dengan tari daerahnya : Tari Gong, Tari Perang.
25. Sulawesi Utara dengan tari daerahnya : Tari Maengket, Tari Polo.
26. Sulawesi Barat dengan tari daerahnya : Tari Toerang Batu.
27. Sulawesi Tengah dengan tari daerahnya : Tari Lumense, Tari Moduai, Tari Peule Cinde.
28. Sulawesi Tenggara dengan tari daerahnya : Tari Balumpa, Tari Dinggu.
29. Sulawesi Selatan dengan tari daerahnya : Tari Kipas, Tari Bosara.
30. Gorontalo dengan tari daerahnya : Tari Saronde.
31. Maluku dengan tari daerahnya : Tari Lenso, Tari Cakelele.
32. Maluku Utara dengan tari daerahnya : Tari Perang, Tari Nahar Ilaa.
33. Papua Barat dengan tari daerahnya : Tari Suanggi, Tari Perang Papua.
34. Papua dengan tari daerahnya : Tari Selamat Datang, Tari Musyoh.

BACA JUGA :   SD3-K2.4-Agama Katolik - Iman

Sumber: http://www.dosenpendidikan.com/34-nama-tarian-tradisional-di-indonesia-menurut-asal-daerahnya/, diunduh 26 Agustus 2016.

Ayo Bermain .

1. Sebelum bermain, siapkan bahan dan alat berupa: kertas HVS, gunting, dan spidol.
2. Gunting-guntinglah kertas berukuran 8 cm  4 cm. Tuliskan nama satu tarian atau alat musik daerah pada setiap guntingan kertas.
3. Masukkan seluruh guntingan kertas bertuliskan nama tarian dan alat musik daerah ke dalam suatu wadah.
4. Secara bergiliran dengan teman-temanmu, ambillah satu lembar guntingan kertas bertuliskan nama tarian atau alat musik daerah tanpa melihat ke dalam wadah.
5. Baca keras-keras tulisan pada guntingan kertas yang terambil. Lalu, sebutkan daerah asal tarian atau alat musik daerah itu.
6. Jika kamu salah menyebutkan daerah asal tarian atau alat musik daerah, kamu harus menyanyikan salah satu lagu daerah yang kamu ketahui.

Pada Pembelajaran 2, kamu telah mengamati pola gerak tari daerahmu. Sekarang lihatlah lagi peragaan tari daerahmu, baik secara langsung maupun melalui video tari.
1. Bagaimana gerak tangan penari?
2. Bagaimana gerak kaki penari?
3. Bagaimana gerak kepala penari?
Tuliskan hasil pengamatanmu, lalu ceritakan.

1. Dari peragaan tari yang telah kamu amati, peragakan gerak-gerak tari yang dilakukan penari. Lakukan secara perorangan, lalu lakukan berkelompok.
2. Tirukan gambar-gambar gerakan dasar tari berikut.

Kamu telah berlatih memperagakan gerak tari. Setiap tarian daerah di Indonesia memiliki gaya, iringan, busana, dan tata rias yang mungkin berbeda dari tarian daerah lain. Kamu bisa mempelajari tarian daerahmu. Namun, akan lebih baik lagi jika kamu juga ikut mempelajari tarian daerah lain. Coba, bacalah teks berikut.
Cinta Tanah Air, Anak PAUD Aceh Tampilkan Tarian Jawa.

Yayasan Sukma Bangsa Bireuen menggelar lomba seni tari kreasi nusantara. Lomba ini diikuti oleh sembilan grup tari dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bireuen, Aceh. Anak-anak dari PAUD tampil lucu dengan seragam unik. Penampilan mereka benar-benar menyedot perhatian ratusan pengunjung.

BACA JUGA :   Perubahan Sosial - Materi Sekolah SMA Kelas 12 - Sosiologi

Kebanyakan peserta lomba menampilkan tari daerah Aceh. Di antara peserta ada yang menampilkan tari Ranup Lam Puan, Bungong Jeumpa, dan Tarek Pukat. Namun, ada pula beberapa peserta menampilkan seni tari dari provinsi lain di Indonesia. Salah satu di antaranya yakni PAUD Tun Sri Lanang.

Anak-anak dari PAUD Tun Sri Lanang menyuguhkan tari Cublak-Cublak Suweng dari Jawa. Tujuh anak laki-laki menyajikan tarian. Mereka mengenakan kostum yang sederhana. Namun, gaya kocak anak-anak dalam menampilkan tarian berhasil memukau para penonton.

“Kita ingin menampilkan sajian yang berbeda. Kita juga ingin menunjukkan kebhinekaan tari di Indonesia,” kata Ibu Surya Murni, pendidik pada PAUD Tun Sri Lanang.

Menurut Ibu Surya Murni, anak usia PAUD seharusnya diperkenalkan dengan keragaman suku bangsa agar bisa melestarikannya kelak. “Tanpa mengesampingkan kearifan lokal, sewajarnya anak-anak ditanamkan rasa cinta tanah air dengan aneka ragam suku dan budaya yang ada di Indonesia,” tambah Ibu Surya Murni.

Lomba seni tari kreasi anak-anak PAUD merupakan pendekatan dasar agar anak cinta budaya bangsanya. Semoga ke depan banyak pihak yang menyelenggarakan acara lomba tari agar mendukung upaya mewarisi budaya- budaya Nusantara. Acara lomba tari sekaligus sebagai ajang kreativitas anak usia dini agar tampil percaya diri di hadapan banyak orang.

(Sumber: http://edukasi.kompas.com/ diunduh 20 September 2016)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *