Arsip Tag: air

SD5 Tema 8-3 4 sd 6 Lingkunan Sahabat Kita – Usaha Pelestarian Lingkungan






SD Kelas 5 Tema 8-3 Pembelajaran 4 sd 6 Lingkunan Sahabat Kita – Usaha Pelestarian Lingkungan.


 


 


 


 


Pembelajaran 4.


 

Keragaman usaha ekonomi menimbulkan keragaman sosial dalam masyarakat. Bagaimana kita harus bersikap?

image

Amati kegiatan usaha ekonomi di sekitar tempat tinggalmu.

Bagaimana sikap pelaku usaha ekonomi dalam menjalin hubungan dengan pesaingnya?1, Apakah terjalin sikap saling menghargai satu sama lain?
2, Apakah di antara mereka saling bersaing dengan ketat hingga terjadi permusuhan?

Diskusikan hasil pengamatanmu bersama teman-temanmu!

 

 

Judul Bacaan : Menghargai Kegiatan Usaha Ekonomi Orang Lain.

Kamu telah memahami kegiatan ekonomi yang berkembang di Indonesia. Setiap orang akan melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ada yang menjadi petani, penjahit, pedagang, nelayan, pegawai swasta, pegawai negeri, tenaga medis, pengusaha, dan lainnya.

Kegiatan ekonomi yang dilakukan setiap orang melibatkan orang lain. Keterlibatan orang lain dapat dilihat dari kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Pada kegiatan produksi, orang yang terlibat adalah tenaga kerja. Pemakaian tenaga kerja dimaksudkan untuk memperlancar kegiatan produksi. Tenaga kerja akan memperoleh balas jasa dari produsen berupa upah atau gaji dari produsen. Selanjutnya, barang hasil produksi akan disalurkan kepada konsumen atau masyarakat oleh distributor. Dari kegiatan penyaluran barang tersebut, distributor akan memperoleh keuntungan. Contoh distributor adalah agen, pedagang besar, dan pedagang eceran.

Konsumen adalah pihak yang mengonsumsi barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Barang dan jasa diperoleh dari produsen secara langsung atau melalui perantara (distributor). Ketiga pelaku kegiatan ekonomi tersebut (produsen, distributor, dan konsumen) akan saling berhubungan membentuk arus diagram ekonomi.

Setiap pelaku kegiatan ekonomi memiliki peran yang saling menguntungkan. Menurut kodratnya, manusia berperan sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi. Sebagai makhluk sosial, manusia akan berhubungan atau berinteraksi dengan manusia lain. Sebagai makhluk ekonomi, manusia akan melakukan kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai makhluk sosial maupun makhluk ekonomi, manusia hendaknya memiliki etika moral. Dengan etika moral, manusia dapat menghargai setiap kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh orang lain.

Amatilah pakaian yang kamu kenakan! Bagaimana proses produksi pakaian? Untuk menghasilkan pakaian dibutuhkan waktu yang lama. Pada mulanya, produsen pakaian membutuhkan bahan baku kain dan benang. Kain dapat diperoleh dari perusahaan pemintalan benang. Bahan baku benang berupa kapas yang dihasilkan dari perkebunan tanaman kapas. Untuk menjadi benang, kapas dipintal terlebih dahulu. Benang ditenun di pabrik tenun hingga menjadi kain. Selanjutnya, kain dapat dibuat pakaian oleh penjahit. Itulah proses panjang produksi pakaian.

Kamu sudah mengetahui bahwa banyak pihak terlibat dalam proses produksi pakaian. Ada petani tanaman kapas, pekerja pemintalan, penenun kain, penjahit, dan pengusaha garmen. Setiap pelaku dalam proses produksi pakaian itu mempunyai peran penting, begitu pula dalam proses produksi benda lain. Oleh karena itu hendaknya kita perlu menghargai kegiatan usaha ekonomi orang lain.

Bagaimana kita menghargai kegiatan usaha ekonomi orang lain? Cara menghargai kegiatan usaha ekonomi dapat dilakukan sebagai berikut.

1, Menumbuhkan persaingan usaha yang sehat dalam kegiatan perekonomian.

2, Menghormati usaha ekonomi orang lain dengan tidak iri atas keberhasilannya.

3, Menjunjung tinggi setiap jenis pekerjaan yang dilakukan orang lain.

4, Meneladani keberhasilan orang lain dengan meniru sikap positif orang tersebut.

Produksi pakaian melibatkan peran banyak pihak: petani kapas, pemintal benang, pabrik tekstil, dan penjahit. Setiap pihak memiliki peran penting. Namun, mereka juga mendapatkan keuntungan. Identifikasikan peran dan keuntungan yang diperoleh petani kapas, pemintal benang, pabrik tekstil, dan penjahit. Diskusikan bersama kelompokmu, lalu tulislah dalam bentuk tabel berikut.

image

Pembelajaran 5.

 

Mengetahui Tingkat Pemborosan Air.

1, Sediakan satu buah gelas (ukuran ±300 mL).

2, Bukalah keran air sekecil mungkin sehingga air hanya menetes perlahan-lahan! Apabila tidak ada keran air di sekolahmu, dapat diganti dengan penampung air, misalnya ember atau kaleng bekas. Buatlah lubang kecil pada penampung air itu, kemudian isilah dengan air hingga penuh! Usahakan lubang itu cukup kecil sehingga air hanya keluar dengan menetes.

3, Tampunglah tetesan air tersebut hingga gelas penuh. Gunakan air yang kamu tampung untuk mencuci piring atau menyiram tanaman.

4, Catatlah waktu yang diperlukan oleh tetesan air untuk memenuhi gelas tersebut.

5, Seandainya keran atau tandon air di rumahmu bocor sehingga air menetes seperti pada percobaan ini, berapa liter air yang terbuang sia-sia selama satu hari (24 jam)?

6, Tulislah laporan dan kesimpulan kegiatan ini, kemudian kumpulkan kepada Bapak/Ibu Guru.

image

Percobaan di atas telah menunjukkan pemborosan air yang sering terjadi di lingkungan rumah tangga. Dari jumlah air yang terbuang, kamu dapat memperkirakan pemborosan yang terjadi, bukan? Sekarang, apa tindakanmu untuk menghemat pemakaian air?

 

Judul : Penghematan Air.

Amatilah penggunaan air di rumahmu! Air digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, memasak, dan mencuci piring. Berapa banyak air yang digunakan di rumahmu setiap hari?

Walaupun hingga saat ini air selalu tersedia di alam, tetapi kita harus menggunakan air secara bijaksana. Menghemat penggunaan air sangat bermanfaat, terutama jika air diperoleh melalui pompa air listrik atau PDAM. Semakin sering kita menghidupkan pompa tersebut, semakin besar tagihan listrik yang harus kita bayar. Demikian juga jika kita menggunakan air dari PDAM. Semakin banyak air yang kita pakai, tagihan air per bulannya juga semakin besar. Mungkin kamu belum dapat membayangkan tentang pemborosan penggunaan air.

 

1, Diskusikan bersama teman-teman sekelompokmu mengenai tindakan-tindakan penghematan air yang dapat kalian lakukan.

2, Selanjutnya, buatlah buklet berisi cerita ajakan untuk melakukan tindakan-tindakan penghematan air.

3, Lengkapi cerita dengan gambar yang mendukung. Perhatikan langkah-langkah pembuatan gambar cerita.

 

Langkah-Langkah Membuat Gambar Cerita.

1, Persiapan Bahan dan Alat.

Sebelum menyiapkan bahan dan alat, sebaiknya kamu tentukan dahulu jenis teknik yang akan kamu gunakan, teknik basah atau teknik kering? Setelah itu, persiapkan alat dan bahannya.

wpsC280.tmp

2, Menentukan Tema.

Pemilihan tema akan menentukan gambar yang akan dibuat. Penentuan tema dapat dilakukan dengan melihat lingkungan sekitar atau pengalaman diri sendiri dan orang lain.

3, Pembuatan Sketsa.

Setelah menentukan tema langkah selanjutnya yaitu membuat sketsa. Sketsa sebaiknya dibuat lebih dari satu agar kita dapat memilih yang terbaik.

image

4, Penyelesaian Gambar.

Dari beberapa sketsa yang dibuat dapat dipilih satu yang menurutmu paling baik. Kemudian, sempurnakan dengan menghapus garis-garis yang tidak perlu dan menambah garis atau coretan yang dirasa perlu agar gambar tampak lebih hidup.

Jika sudah mantap, warnai gambarmu dengan rapi. Kamu dapat mewarnai dengan teknik basah atau teknik kering. Pewarnaan dengan teknik basah menggunakan cat air, cat minyak, atau tinta. Sebaliknya, pewarnaan dengan teknik kering menggunakan pensil warna, krayon, atau oil pastel.

image

 

 

image

Pembelajaran 6.

Ayo mewarnai gambar yang telah dibuat pada Pembelajaran 5 dan mempelajari sikap toleransi dalam keragaman seni dan budaya.

Judul : Tahap Mewarnai Gambar dalam Membuat Gambar Cerita.

Setelah menentukan tema dan membuat sketsa sesuai tema, tahap berikutnya ialah mewarnai gambar. Ada dua macam teknik pewarnaan, yaitu pewarnaan basah dan pewarnaan kering. Teknik pewarnaan basah ialah pewarnaan menggunakan media yang memerlukan pengencer, misalnya tinta, cat air, atau cat minyak. Sebaliknya, teknik pewarnaan kering ialah pewarnaan menggunakan media yang tidak memerlukan bahan pengencer, misalnya pensil warna, krayon, atau oil pastel.

Gambar berikut merupakan gambar dari sebuah cerita tentang seorang anak yang tidak mau bekerja sama dengan temannya dalam menyelesaikan tugas mewarnai. Saat melihat teman-teman lain telah menyelesaikan tugas, si anak mau bekerja sama untuk segera menyelesaikan tugas. Perhatikan gambar sebelum diwarnai dan setelah diwarnai.

image

image

Perhatikan gambar-gambar tersebut. Gambar pertama merupakan gambar sketsa yang telah disempurnakan. Gambar berikutnya merupakan gambar yang telah diwarnai.

Pada Pembelajaran 5 kamu telah membuat sketsa gambar cerita pada buklet. Sekarang warnailah gambarmu. Gunakan gabungan teknik kering dan teknik basah.

Judul : Uniknya Keragaman Budaya Indonesia dalam Festival Kuwung 2016.

Festival Kuwung merupakan acara seni dan budaya sekaligus pesta rakyat yang paling ditunggu-tunggu kehadirannya setiap tahun. Festival yang digelar dalam rangka hari jadi Banyuwangi (Harjaba) ke 245 ini menyuguhkan beragam tradisi daerah yang dikemas dalam sebuah pertunjukan yang megah.

Rakyat Banyuwangi berpesta, penampilan seluruh peserta mampu mengundang decak kagum. Berbagai seni daerah tampil dengan sangat menarik dan menghibur. Tidak hanya para penari dan aksi teatrikal yang tampil dengan memikat, pawai mobil dengan aneka lampu yang menampilkan miniatur budaya daerah juga mampu mencuri perhatian. Ratusan pendukung acara pun tampil dalam balutan kostum yang atraktif.

Ditambah iringan musik tradisional sepanjang acara membuat suasana malam Banyuwangi begitu meriah.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata M.Y. Bramuda, Festival Kuwung 2016 mengangkat tema Kembang Setaman Bumi Blambangan. Tema ini sebagai perlambang keharmonisan hidup masyarakat Banyuwangi yang terdiri dari berbagai etnis dan latar belakang budaya.

“Di Banyuwangi sendiri beragam etnis seperti suku Jawa, suku Using, suku Bali, Etnis Madura, Etnis Tionghoa, Etnis Arab menjadi penduduk daerah yang telah berpuluh tahun hidup berdampingan dalam kerukunan,” katanya.

wps13FE.tmp

Festival Kuwung pun membingkai keragaman budaya beragam etnis dan suku tersebut dalam rangkaian fragmen yang menarik. Pembukaan Kuwung menyuguhkan Tradisi Saulak, Suku Mandar. Tradisi Saulak merupakan tradisi pernikahan khas warga Mandar yang merupakan warga pesisir pantai. Berikutnya pawai menampilkan etnis Jawa Mataraman membawakan fragmen berjudul Cungkup Tapanrejo yang mengisahkan babat alas warga Jawa dalam memulai kehidupan baru.

Selain itu, juga ada penampilan suku Using yang menampilkan Sarine Kembang Bakung. Cerita ini mengisahkan kegigihan dan semangat masyarakat desa dalam melestarikan budaya adat Using. Sementara itu pawai Etnis Madura tampil dengan pakaian khas daerahnya. Para penampil membawakan Tari Topeng dan fragmen yang mengisahkan mata pencaharian mereka sebagai petani kakao. Etnis Bali menampilkan tradisi Melasti Bali Banyuwangen. Juga tidak ketinggalan atraksi Ogoh-Ogoh yang menjadi ciri khas perayaan Nyepi umat Hindu.

Etnis Tionghoa juga memeriahkan acara dengan menampilkan fragmen bertema Liong Harmoni Tionghoa. Mereka menampilkan berbagai tarian dengan kostum khasnya. Suasana semakin meriah dengan penampilan Barongsai. Sebelumnya Festival Kuwung juga dimeriahkan oleh penampilan defile perwakilan dari beberapa daerah, seperti kota Bogor, Kediri, Sleman, Probolinggo hingga Sumbawa Barat yang menampilkan tari Kipas.

(Sumber: banyuwangi.merdeka.com).

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan berdiskusi bersama kelompokmu.

1, Peristiwa apa yang terjadi pada teks “Uniknya Keragaman Indonesia dalam Festival Kuwung 2016”?

2, Keberagaman apa yang ditampilkan pada teks tersebut?

3, Sikap apa yang dapat kalian tiru dari teks?

Bacalah hasil diskusi di depan kelompok lain dan Bapak/Ibu Guru.

Identifikasikan keragaman seni dan budaya yang terdapat pada bacaan “Uniknya Keragaman Indonesia dalam Festival Kuwung 2016”. Tulislah hasil identifikasimu dalam tabel berikut.

Keragaman Seni dan Budaya pada bacaan “Uniknya Keragaman Budaya Indonesia dalam Festival Kuwung 2016”

 








 

SD5 Tema 8-1-1 sd 3 Lingkunan Sahat Kita – Manusia dan Lingkungan


 

SD Kelas 5 Tema 8 Lingkunan Sahat Kita –
Sub Tema 1 – Manusia dan Lingkungan.

Pembelajaran 1 sampai dengan 3.

 

 

 

Pembelajaran 1.

Tampak gambar Lingkungan hijau yang subur, dan gambar 2 atau anak-anak mereboisasi lingkungan yang tandus.

Perhatikan gambar-gambar di atas.

1) Fakta-fakta apa sajakah yang ditunjukkan gambar-gambar tersebut?
2) Apakah lingkungan berguna bagi manusia? Mengapa?
3) Apakah keuntungan yang diperoleh manusia jika menjaga lingkungan?
4) Apakah akibatnya jika manusia tidak menjaga lingkungan?
5) Bagaimanakah kondisi lingkungan di sekitarmu?

Salah satu unsur penting dalam lingkungan adalah air. Air sangat diperlukan bagi kehidupan di bumi. Apa saja manfaat air?

Judul Bacaan : Demi Air Bersih, Warga Waborobo Rela Berjalan Sejauh 15 Kilometer.

Warga Kelurahan Waborobo, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara sulit mencari air bersih. Mereka harus menempuh perjalanan hingga sejauh 15 kilometer dari tempat tinggalnya untuk mendapatkan air bersih. Mereka terpaksa mengambil air bersih di Kelurahan Kaisabu Baru, Kecamatan Sorawolio. Mereka biasanya menumpang mobil dan membawa beberapa jeriken ukuran 15 liter. Jeriken itu digunakan untuk menampung air yang mengalir dari aliran sebuah anak sungai di Kelurahan Kaisabu Baru.

Letak Kelurahan Waborobo berada di dataran tinggi. Di daerah itu air tanah sulit didapat. Kalau pun ada, air hanya sedikit. Daerah itu juga belum mendapatkan akses aliran air bersih, karena pipa-pipa PDAM belum mencapai ke daerah sana. Warga Kelurahan Waborobo sangat membutuhkan air dan sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah untuk keperluan tersebut.

Kamu telah membaca bacaan ”Demi Air Bersih, Warga Waborobo Rela Berjalan Sejauh 15 Kilometer”. Peristiwa apa yang terdapat pada bacaan? Carilah, lalu lengkapilah gambar peta pikiran berikut.

  • Peristiwa apa yang terjadi?
  • Di mana peristiwa itu terjadi?
  • Apa penyebab peristiwa itu terjadi?

Air sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia dan berbagai kegiatan di bumi. Apa fungsi penting air bagi manusia dan kehidupan di bumi? Ayo, diskusikan.

  • Membentuk sel-sel baru, memelihara dan mengganti sel-sel yang rusak.
  • Melarutkan dan membawa nutrisi-nutrisi, oksigen dan hormon ke seluruh sel tubuh yang membutuhkan.
  • Melarutkan dan mengeluarkan sampah-sampah dan racun dari dalam tubuh kita.
  • Katalisator dalam metabolisme tubuh.
  • Pelumas bagi sendi-sendi.
  • Menstabilkan suhu tubuh.
  • Meredam benturan bagi organ vital.

Fungsi air untuk tumbuhan :
1) proses fotosintesa.

2) sebagai transpor mengangkat zat hara.
3) media berlangsungnya reaksi biokimia.
4) menjadi pelarut zat hara yang diperlukan tumbuhan.
5) stabilisasi dan pemindahan panas.

Diskusikan dengan orang tuamu, kegiatan-kegiatan yang menggunakan air dalam keluarga. Kegiatan-kegiatan itu dapat ditulis berdasarkan urutan peristiwa, misalnya dari bangun tidur sampai saat akan tidur lagi. Tulislah hasilnya dalam tabel seperti berikut.

Kegiatan yang Membutuhkan Air dalam Keluargaku : Memasak, mencuci baju, minum, menyirami tanaman, mandi, menyucikan diri, dan lain lain.

 

Pembelajaran 2.

Lagu : Air Terjun.
Ciptaan : AT Mahmud.

Terdengar sayup-sayup bunyi air yang tak putus. 
Terbawa oleh angin dari arah lembah.
Makin dekat makin jelas gemuruh air yang terempas.
Air terjun di lembah mengalir terus.

Ayo Bernyanyi :

Pelajarilah lagu “Air Terjun” hingga kamu dapat menyanyikan dengan baik dan benar. Kemudian, nyanyikan bersama teman-temanmu. Jika perlu, gunakan alat musik yang ada di sekitarmu untuk mengiringi. Perhatikan keselarasan suara dan musik (jika kalian menggunakan alat musik).

Lagu yang kamu pelajari bercerita tentang air. Air sangat penting bagi kehidupan di bumi. Setiap hari kita membutuhkan air untuk berbagai keperluan, mulai dari membersihkan diri sampai memasak. Ingatlah kegiatanmu menggunakan air mulai dari bangun pagi hingga saat ini.

Begitu seringnya kita menggunakan air sehari-hari. Dari mana asal air? Bagaimana alam menjaga ketersediaan air?

Judul Bacaan : Siklus Air.

Manusia selalu membutuhkan air dalam kehidupan sehari-hari. Kegunaan air antara lain untuk keperluan rumah tangga, pertanian, industri, dan untuk pembangkit listrik. Begitu besarnya kebutuhan manusia akan air. Kita bersyukur, air senantiasa tersedia di bumi. Oleh karena itu, manusia seharusnya senantiasa bersyukur kepada Tuhan pencipta alam.

Mengapa air selalu tersedia di bumi? Air selalu tersedia di bumi karena air mengalami siklus. Siklus air merupakan sirkulasi (perputaran) air secara terus-menerus dari bumi ke atmosfer, lalu kembali ke bumi. Siklus air ini terjadi melalui proses penguapan, pengendapan, dan pengembunan. Perhatikan skema proses siklus air , lihat gambar!

Air di laut, sungai, dan danau menguap akibat panas dari sinar matahari. Proses penguapan ini disebut evaporasi. Tumbuhan juga mengeluarkan uap air ke udara. Uap air dari permukaan bumi naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan, udara tidak dapat lagi menampung uap air (jenuh). Proses ini disebut presipitasi (pengendapan). Ketika suhu udara turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air. Titik-titik air ini membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan).

Titik-titik air di awan selanjutnya akan turun menjadi hujan. Air hujan akan turun di darat maupun di laut. Air hujan itu akan jatuh ke tanah atau perairan. Air hujan yang jatuh di tanah akan meresap menjadi air tanah. Selanjutnya, air tanah akan keluar melalui sumur.

Air tanah juga akan merembes ke danau atau sungai. Air hujan yang jatuh ke perairan, misalnya sungai atau danau, akan menambah jumlah air di tempat tersebut. Selanjutnya air sungai akan mengalir ke laut. Namun, sebagian air di sungai dapat menguap kembali. Air sungai yang menguap membentuk awan bersama dengan uap dari air laut dan tumbuhan. Proses siklus air pun terulang lagi.

Dari proses siklus air itu dapat disimpulkan bahwa sebenarnya jumlah air di bumi secara keseluruhan cenderung tetap. Hanya wujud dan tempatnya yang berubah.

Sumber: IPA Salingtemas 5 untuk SD/MI Kelas V. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

Kamu telah membaca teks “Siklus air”. Bersama kelompokmu, gambarlah bagan sederhana karyamu sendiri untuk menjelaskan siklus air. Tambahkan kalimat-kalimat untuk menjelaskan proses siklus air. Presentasikan hasil diskusi kelompokmu di depan kelompok lain dan Bapak/Ibu Guru.

Air sangat diperlukan bagi kelangsungan hidup di bumi. Semua makhluk hidup membutuhkan air. Banyak cara dilakukan untuk memenuhi kebutuhan akan air. Bacalah cerita tentang air berikut.

Ayo Membaca :

Judul : Semut dan Beruang.

Pada suatu hari, Beri si Beruang melihat ke dalam mata air. Beri mengeluh, “Sepertinya air di mata air ini semakin sedikit saja. Pasti bangsa semut terlalu banyak mengambil air!” Beri lalu menundukkan kepala, melihat ke tanah dengan teliti. Ah, ia melihat seekor semut hitam berjalan membawa guci mungil di pundak.

“Berhenti, semut!” teriaknya. “Aku tak akan membiarkanmu mengambil air di sumber airku lagi. Kamu sudah terlalu banyak mengambil air. Berhenti atau kucakar kau!” ancam Beri Beruang.

Semut hitam kecil itu tidak memperhatikan teriakan Beri. Ia merangkak ke bawah beberapa helai daun kering. Ia terus berjalan menuju sumber mata air. Beri mencakar dan mengendus daun-daun sambil berteriak, “Tak ada gunanya sembunyi! Aku bisa menemukanmu!”

Semut hitam berteriak dari arah belakang Beri, “Kenapa kamu pelit sekali? Bayi-bayi semut di lembah semut sangat kehausan. Air di mata air ini kan masih banyak sekali. Bahkan masih cukup untuk seribu rusa.”

“Dengar kataku!” geram Beri sambil membalik tubuhnya. “Aku tak akan memberikanmu air lagi. Semua semut dilarang mengambil air di sini lagi!”

Semut Hitam terdiam sebentar. Lalu katanya, “Apa boleh buat, kalau kau sudah memutuskan begitu! Tapi aku tetap akan mengambil air untuk bayi-bayi semut di lembah!”

Beri beruang sangat marah. Namun, Semut Hitam sudah menghilang lagi ke bawah daun-daun kering. Beri mencarinya, tetapi ia tidak melihat apa-apa di rumput. Akhirnya ia kembali dengan jengkel ke sarangnya di dekat pohon oak.

Semut-semut yang haus menunggu di lembah semut. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya mereka berbaris menuju mata air. Salah satu semut melihat guci air milik Semut Hitam yang tergeletak di jalan.

“Pasti Semut Hitam mendapat masalah. Lihatlah! Ini gucinya, tapi dia tidak tampak!” Mereka memungut guci itu dan terus berjalan.

Saat itu seekor kelinci mengintip dari balik semak. Kelinci itu mengangkat telinganya dan berbisik, “Jangan pergi ke mata air itu. Pulanglah, kalian dalam bahaya. Beri sedang marah. Ia bilang, air di mata airnya berkurang. Ia akan mencakar semut-semut yang berani mengambil air dari mata airnya!”

Akan tetapi semut-semut itu tidak takut. “Mana beruang itu sekarang?” tanya mereka.

“Ia sedang di rumahnya beristirahat,” jawab Kelinci.

Semut-semut itu berbaris seperti tali sepatu di rumput. Mereka melihat seekor tupai duduk di pohon dan bertanya, “Apa kami sedang berjalan tepat ke arah sarang beruang?”

“Ya, ya, ini memang jalan ke arah sarangnya,” jawab Tupai. “Tapi sebaiknya kalian balik ke rumah. Beri beruang dari tadi berteriak terus. Katanya, kalau kalian mengambil air dari mata airnya, ia akan mencakar kalian.”

Akan tetapi semut-semut itu tak mau kembali. Mereka terus berbaris seperti tali sepatu di tanah. Hari hampir malam ketika mereka tiba di depan pohon oak tua. Mereka melihat sekeliling, dan menemukan sebuah retakan di tanah. Mereka masuk ke dalamnya, dan mulai menggali sebuah lubang.

“Apa yang kalian lakukan? Kenapa kalian menggali?” tanya Tikus Tanah yang merasa terganggu dari tidurnya. “Kami ingin menangkap Beri beruang. Kami sedang membuat jebakan untuknya,” kata para semut.

“Bahaya sekali!” seru Tikus Tanah.

“Dia pasti sudah menangkap Semut Hitam saudara kami. Ia juga berniat mencakar kami, hanya karena kami mengambil air dari mata air!” kata semut-semut.

“Aku akan menolong kalian menggali di bawah sarangnya. Aku pernah hampir tertangkap dia dahulu.”

Seharian itu, para semut dan Tikus Tanah menggali lubang di bawah sarang Beri. Mereka terus menggali selama sepuluh hari. Beri beruang sama sekali tidak curiga.

Suatu malam di hari kesepuluh, Beri beruang kembali ke sarangnya dengan hati gembira. Ia berhenti di depan rumahnya di pohon oak dan berkata pada dirinya,

“Aku sudah makan dan minum sampai kenyang. Satu-satunya yang bikin aku jengkel adalah semut-semut itu. Mereka masih berani mengambil air dari mata airku! Besok akan aku hancurkan lembah semut itu! Akan kucakar mereka dengan cakarku seperti ini…”

Beri beruang mulai mencakar ke segala arah. Ia menghentakkan kakinya ke lantai sarangnya dan, BRRUUK.

Lantai sarangnya jebol. Beri beruang jatuh ke lubang di bawah sarangnya. Lubang itulah yang telah digali para semut dan Tikus Tanah. Beri Beruang harus terus tinggal di lubang itu, kecuali ada penjaga hutan yang menemukannya.

Semut-semut itu akhirnya hidup damai di lembah semut. Saat itu Semut Hitam saudara mereka juga sudah kembali ke rumah. Ternyata ia hanya terpeleset di jalan. Jadi tidak ada yang merusak kebahagiaan mereka sekarang. Para semut dengan bebas pergi mencari makan dan minum di hutan.

(Sumber: bobo.kidnesia.com).

Jelaskan peristiwa pada cerita “Semut dan Beruang” dengan bahasamu sendiri. Tulislah dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar. Perhatikan penggunaan kata-kata baku. Perhatikan pula penggunaan tanda baca yang benar. Tulislah dalam kotak berikut, lalu bacalah di depan teman-teman dan Bapak/Ibu Guru.

Urutan peristiwa pada cerita “Semut dan Beruang”!

 

Pembelajaran 3.

Ada beragam budaya di Indonesia. Keragaman budaya terjadi di antaranya karena masyarakat menyesuaikan dengan lingkungan sekitar.
Ada sebuah daerah yang memiliki keunikan budaya berupa rumah betang. Di daerah manakah itu? Ayo kita cari tahu.

Ayo Membaca :

Judul Bacaan : Rumah Betang Uluk Palin.

Rumah betang (rumah panjang) uluk palin terletak di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Rumah betang ini berukuran panjang 268 meter, tinggi 5-6 meter, dan memiliki 53 bilik rumah. Menurut data pada tahun 2007, rumah betang uluk palin dihuni lebih dari 500 jiwa yang terdiri atas sekitar 130 kepala keluarga. Tidak diketahui persis pada tahun berapa rumah betang ini pertama kali dibangun. Namun, diperkirakan rumah ini pertama kali didirikan oleh komunitas Tamambaloh Apalin pada tahun 1800-an. Kemudian, rumah betang ini pernah diperbaiki pada 1940-an karena kebakaran. Rumah betang ini juga telah tiga kali berpindah lokasi karena menyesuaikan dengan perubahan alur Sungai Uluk dan Sungai Nyabau akibat erosi.

Dalam tradisi Dayak, rumah betang—dan hutan—adalah pusat sekaligus bagian terpenting semesta kehidupan. Seperti jika kita mengucapkan kata “kampung”, “pulang”, “rumah”; rumah betanglah yang diingat oleh masyarakat Dayak. Bagi mereka, rumah betang juga merupakan pemersatu. Di sanalah mereka berkerabat dan bertradisi. Di rumah betanglah tradisi Dayak terpelihara. Rumah betang adalah kekayaan budaya Indonesia.

Namun, pada Sabtu 13 September 2014 malam rumah betang uluk palin terbakar. Tidak ada yang tersisa dari rumah betang yang terpanjang dan tertua di seantero Kalimantan itu. Masyarakat bersedih karena kehilangan tempat tinggal. Lebih dari itu, masyarakat Kalimantan bersedih karena rumah betang uluk palin merupakan cagar budaya yang sangat penting.

(Sumber: nationalgeographic.co.id).

Bentuk rumah adat setiap suku bangsa menyesuaikan kondisi lingkungan alam sekitarnya. Rumah adat Kalimantan biasanya berupa rumah panggung untuk menghindari serangan hewan-hewan liar. Bagaimana dengan rumah adat di daerahmu?

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan berdiskusi bersama teman-teman kelompokmu.

1) Ceritakanlah secara singkat peristiwa pada teks “Rumah Betang Uluk Palin”.
2) Apa keunikan rumah betang?
3) Apa keunikan rumah adat di daerahmu?

Rumah adat merupakan salah satu keragaman budaya di Indonesia. Adakah keragaman lain dalam budaya Indonesia? Ayo, bacalah teks berikut.

Judul : Keragaman Budaya Bangsa di Wilayah Indonesia.

Kekayaan budaya Indonesia karena berbagai suku bangsa yang ada. Kekayaan itu beragam bentuknya. Beberapa di antaranya berbentuk bahasa daerah, rumah tradisional, pakaian adat, dan kesenian daerah berupa tari-tarian, alat musik, lagu-lagu, dan upacara adat. Semua budaya tersebut menjadi ciri khas tiap-tiap daerah. Berikut contoh budaya daerah di Indonesia.

1) Bahasa Daerah.

Setiap suku bangsa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa daerah setempat. Dengan demikian, keragaman suku menghasilkan bahasa yang beragam. Perhatikan contoh keragaman kata akibat keragaman bahasa daerah berikut.

Bahasa Indonesia Bahasa Jawa Bahasa Sunda Bahasa Batak Bahasa Papua
saya aku, kula abdi ahu sa
rumah omah imah bagas ruma

Keragaman bahasa daerah tidak menimbulkan masalah antarsuku bangsa. Hal ini karena dalam komunikasi antarsuku bangsa digunakan bahasa Indonesia yang telah mampu mempersatukan perbedaan bahasa daerah.

2) Rumah Adat.

Hampir setiap suku bangsa mempunyai bentuk rumah sebagai tempat tinggalnya yang berbeda-beda. Bangunan rumah setiap suku bangsa disesuaikan dengan kondisi alam. Nama rumah adat setiap daerah pun berbeda. Berikut nama beberapa rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Rumah Adat dan Asal Daerah :

1) Rumoh Aceh, Rumah Krong Bade, dari daerah  Aceh.
2) Rumah Balai Batak Toba, Rumah Bolon, dari daerah Sumatra Utara.
3) Rumah Gadang, dari daerah  Sumatra Barat.
4) Balai Salaso Jatuh atau Rumah Adat Selaso, Jatuh Kembar, Rumah Melayu Atap Belah Riau Bubung, Rumah Melayu Atap Lipat Kajang, dan Rumah Melayu Atap Lontik ; dari Riau.
5) Rumah Melayu Atap Limas Potong, dari daerah  Kepulauan Riau.
6) Rumah Panggung, dari daerah  Jambi.
7) Rumah Bubungan Lima, dari daerah  Bengkulu.
8) Rumah Limas , dari daerah Sumatra Selatan.
9) Rumah Rakit dan rumah Limas, dari daerah  Bangka Belitung.
10) Rumah Nuwou Sesat, dari daerah  Lampung.
11) Rumah Kasepuhan, dari daerah  Jawa Barat.
12) Rumah Adat Badui, dari daerah  Banten.
13) Rumah Kebaya dan Rumah Gudang , dari daerah DKI Jakarta.
14) Rumah Joglo , dari daerah Jawa Tengah.
15) Rumah Joglo , dari daerah DI Yogyakarta.
16) Rumah Joglo , dari daerah Jawa Timur.
17) Rumah Panjang , dari daerah Kalimantan Barat.
18) Rumah Betang , dari daerah Kalimantan Tengah.
19) Rumah Baloy , dari daerah Kalimantan Utara.
20) Rumah Lamin, dari daerah  Kalimantan Timur.
21) Rumah Banjar, dari daerah  Kalimantan Selatan.
22) Gapura Candi Bentar, dari daerah  Bali.
23) Laikas, dari daerah  Sulawesi Utara.
24) Rumah Adat Doloupa , dari daerah Gorontalo.
25) Souraja atau Rumah Raja atau Rumah Besar, Rumah Tambi , dari daerah  Sulawesi Tengah. 
26) Rumah Adat Mandar , dari daerah Sulawesi Barat.
27) Rumah Adat Tongkonan, dari daerah Sulawesi Selatan.

28) Rumah Adat Buton atau Rumah Adat Banua  Tada , dari daerah Sulawesi Tenggara.
29) Dalam Loka Samawa Nusa, dari daerah Tenggara Barat.
30) Sao Ata Mosa Lakitana Nusa, dari daerah Tenggara Timur.
31) Rumah Baileo, dari daerah Maluku.
32) Rumah Baileo, dari daerah Maluku Utara.
33) Honai, dari daerah Papua Barat.
34) Honai, dari daerah Papua.

 

3) Pakaian Adat. 

Pakaian adat tradisional Indonesia merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki negara Indonesia. Banyaknya suku-suku dan provinsi yang ada di wilayah negara Indonesia maka banyak pula baju adat yang dimiliki oleh setiap suku di seluruh provinsi Indonesia. Pakaian adat di Indonesia memiliki ciri-ciri khusus dalam pembuatan atau dalam mengenakan pakaian adat tersebut. Berikut beberapa nama pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Nama Pakaian Adat da Daerah Asal.
1) Elee Balang :  Aceh.
2) Ulos Sumatra : Utara.
3) Bundo Kanduang : Sumatra Barat.
4) Pakaian Tradisional Melayu : Riau.
5) Teluk Belanga : Kepulauan Riau.
7) Aesan Gede : Sumatra Selatan.
8) Paksian : Bangka Belitung.
9) Kebaya : Jawa Barat.
10) Baju Pangsi : Banten.
11) Kebaya : Jawa Tengah.
12) Kebaya Ksatrian : DI Yogyakarta.
13) Pesa’an : Jawa Timur.
14) Perang Kalimantan Barat.
15) Pengantian Bagajah Gamuling Baular Lulut : Kalimantan Selatan.
16) Kulavi (Donggala) : Sulawesi Utara.
17) Baju Nggembe : Sulawesi Tengah.
18) Baju Bodo : Sulawesi Selatan.
19) Baju Cele : Maluku.
20) Pakaian Manteren Lamo : Maluku Utara.

 

4) Kesenian Daerah.

Kesenian daerah di wilayah Indonesia sangat beragam. Setiap suku bangsa memiliki kesenian khas terdiri atas tari-tarian dan lagu daerah. Berikut beberapa nama tari dari berbagai daerah di Indonesia.

No. Tarian Daerah
1) Tari Seudati, Tari Saman Meusekat Aceh.
2) Tari Serampang Dua Belas, Tari Tor-tor Sumatra Utara.
3) Tari Piring, Tari Payung Sumatra Barat.
4) Tari Tandak, Tari Makan Sirih Riau.
5) Tari Joget Lambak Kepulauan Riau.
6) Tari Sekapur Sirih, Tari Selampir Delapan Jambi.
7) Tari Andun, Tari Bidadari Teminang Anak Bengkulu.
8) Tari Tanggai, Tari Putri Bekhusek Sumatra Selatan.
9) Tari Campak Bangka Belitung.
10) Tari Jangget, Tari Melinting, Tari Badana Lampung.
11) Tari Jaipong, Tari Topeng Kuncaran, Tari Merak : Jawa Barat.
12) Tari Merak, Tari Cokek Banten.
13) Tari Topeng, Tari Yopong DKI Jakarta.
14) Tari Serimpi, Tari Blambang Cakil, Tari Gambyong : Jawa Tengah.
15) Tari Golek Menak, Tari Bedhaya : DI Yogyakarta.
16) Tari Remong, Tari Reog Ponorogo, Tari Padang Wulan : Jawa Timur.
17) Tari Monong, Tari Zapin Tembung : Kalimantan Barat.
18) Tari Tambun dan Bungai, Tari Balean Dadas : Kalimantan Tengah.
19) Tarian Kancet Ledo : Kalimantan Utara.
20) Tari Gong, Tari Perang : Kalimantan Timur.
21) Tari Baksa Kembang, Tari Radab Rahayu : Kalimantan Selatan.
22) Tari Legong, Tari Kecak, Tari Pendet : Bali.
23) Tari Maengket, Tari Polo : Sulawesi Utara.
24) Tari Saronde : Gorontalo.
25) Tari Lumense, Tari Moduai, Tari Peule Cinde : Sulawesi Tengah.
26) Tari Toerang Batu : Sulawesi Barat.
29) Tari Kipas, Tari Bosara : Sulawesi Selatan.
28) Tari Balumpa, Tari Dinggu : Sulawesi Tenggara.
29) Tari Mpa Lenggogo, Tari Gandrung : Nusa Tenggara Barat.
30) Tari Perang, Tari Caci, Tari Gawi : Nusa Tenggara Timur.
31) Tari Lenso, Tari Cakelele : Maluku.
32) Tari Perang, Tari Nahar Ilaa : Maluku Utara.
33) Tari Suanggi, Tari Perang Papua : Papua Barat.
34) Tari Selamat Datang, Tari Musyoh : Papua.

Itulah contoh keragaman budaya yang ada dalam masyarakat Indonesia. Semua itu merupakan kekayaan negara Indonesia yang sangat dikagumi negara lain. Indonesia memang memiliki masyarakat majemuk. Namun demikian, masyarakat Indonesia tetap hidup rukun, saling menghormati, dan bertoleransi antarwarga masyarakat. Masih banyak keragaman masyarakat Indonesia lainnya.

Kamu telah mengetahui keragaman budaya di Indonesia. Keberagaman itu tentu diperlukan sikap toleransi di antara masyarakat Indonesia. Sikap apa yang dapat kalian terapkan dalam keragaman budaya masyarakat Indonesia? Buatlah naskah drama pendek tentang sikap toleransi, lalu mainkan naskah drama tersebut.

Kerjakan tugas ini bersama kelompokmu. Setiap kelompok terdiri atas 4-5 siswa.

1.Tuliskan daftar kosakata dari bahasa Indonesia dan bahasa daerahmu yang sesuai artinya. Tuliskan paling sedikit 25 kata.

2.Identifikasi nama dan keunikan pakaian adat dari daerahmu.

3.Tuliskan judul lagu-lagu daerah di Indonesia.

 

Selain keragaman budaya, ada berbagai jenis usaha dan kegiatan ekonomi dalam masyarakat. Apa sajakah itu?

Judul Bacaan : Jenis Usaha dengan Mengolah Sumber Daya Alam.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat melakukan berbagai usaha. Berbagai kegiatan dan jenis usaha yang dilakukan menghasilkan barang dan jasa. Salah satu jenis usaha di masyarakat yaitu mengolah sumber daya alam dari lingkungan.

Kita mengenal berbagai bentuk kegiatan manusia dalam mengolah sumber daya alam untuk mencukupi kebutuhan hidup. Jenis usaha bidang produksi yang bergerak dalam pengolahan sumber daya alam (hewan dan tumbuhan) disebut usaha agraris. Jenis usaha yang termasuk bidang agraris (pertanian dalam arti luas) antara lain persawahan, perkebunan, perhutanan, peternakan, dan perikanan.

Umumnya, usaha persawahan dan perkebunan dilakukan di daerah perdesaan karena tanahnya masih luas. Namun, sekarang kita dapat melakukan usaha penanaman pada lahan sempit, misalnya dengan cara hidroponik (penanaman dengan media air) atau vertikultur (cara bercocok tanam dengan menempatkan media tanam dalam wadah yang disusun secara vertikal). Tanah pertanian ditanami sayur-mayur, buah-buahan, dan palawija. Lahan pertanian juga dimanfaatkan untuk perkebunan. Tanaman perkebunan di antaranya cengkih, teh, karet, cokelat, tembakau, kopi, dan kelapa sawit.

Usaha di bidang peternakan membutuhkan lahan yang luas. Hewan-hewan yang diternakkan antara lain sapi, kambing, domba, itik, dan ayam. Selain itu, ada juga peternakan ulat sutra. Kepompong ulat sutra dapat menghasilkan serat bahan baku kain sutra.

Kegiatan pertanian lainnya adalah perikanan. Usaha di bidang perikanan dapat dilakukan di daerah pantai atau bendungan/waduk. Akan tetapi, ada juga usaha perikanan yang memanfaatkan kolam-kolam di lahan persawahan.

Ada pula jenis usaha lain yang memanfaatkan secara langsung sumber daya alam. Jenis usaha ini disebut bidang usaha ekstraktif. Dalam bidang usaha ekstraktif, kita hanya mengambil sumber daya alam tanpa harus mengolahnya terlebih dahulu. Bidang usaha ekstraktif yaitu berburu, pertambangan, dan penebangan hutan.

Amatilah aktivitas penduduk sekitarmu yang memanfaatkan sumber daya alam.

 

 

SD Kelas 4 Tema 9-3-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia

SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia.

Pembelajaran 3.

A. Sumber Energi Alternatif dan Pelestariannya.

Kebutuhan energi manusia hingga saat ini masih bersumber dan energi fosil, berupa minyak bumi dan batu bara. Minyak bumi dioIah menjadi berbagal bentuk bahan bakar minyak seperti bensin/premium, solar, bensol, dan minyak tanah. Bahan bakar minyakdigunakan sebagai sumber energi dan tingkat rumah tangga hingga industni. Batu bara sebagian besar digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri, térmasuk kebutuhan energi pada pembangkit listnik. Bahan bakar yang berasal dan sumber  energi fosil ml biasà disebut bahan bakarfosil.

Kebutuhan yang tinggi terhadap energi menjadikan eksplorasi terhadap sumber energi fosil sangat tinggi:
Penambangan minyak bumi dan batu bara dilakukan sangat intensif dan besar-besanan. Padahal potensi energi fosil tersebut sangat terbatas. Jika diambil dan digunakan terus menerus, sumber energi fosil (minyak bumi dan batu bara) dapat habis. Untuk mengadakan kembali sumber energi fosil memerlukan waktu yang sangat lama. OIeh karena itu, sumber energi fosil termasuk sumber daya energi yang tidak dapat diperbarui.

Jika kondisi tersebut tidak diantisipasi, suatu saat kita akan kekurangan energi atau biasa disebut krisis energi. Untukmengantisipasi kejadian tersebut sudah saatnya kita memanfaatkan potensi energi lain sebagai energi alternatif. Sumber energi alternatif berasal dan sumber energi terbarukan, yaitu energi matahari, panas bumi, angin, air, gelombang air laut, dan bahan bakar biomassa. Materi tentang energi alternatif sudah kamu peroleh pada Tema 2 semester 1. Kamu dapat membuka kembali untuk sekadar mengingat-ingat materi tersebut.

 

1. Matahari.

Matahani merupakan sumber energi utama bagi makhluk hidup di bumi. Matahari merupakan bola api raksasa yang di dalamnya berlangsung reaksi atom (reaksi nuklir) dan bahan-bahan penyusun matahari. Energi tersebut terpancar ke segala arah dalam bentuk radiasi matahari. Dalam radiasi ini terkandung energi panas dan energi cahaya yang dimanfaatkan oleh makhluk hidup di bumi.
Energi matahari dimanfaatkan manusia untuk berbagai keperluan seperti mengeringkan pakaian, mengeringkan hasil panen, mengeringkan produk kerajinan, dan membuat garam. Bagi tumbuhan, energi matahari digunakan untuk membantu proses fotosintesis. Bagi hewan, energi matahari digunakan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangannya.

Potensi energi matahari dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan energi. Untuk keperluan itu diperlukan alat berupa panel surya. Panel surya merupakan suatu alat yang terdiri atas rangkaian sel surya untuk menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik. Energi yang dihasilkan disimpan dalam baterai sebelum disalurkan sebagai energi listrik. Panel surya dapat dijumpai di atap-atap rumah penduduk, rumah sakit, dan hotel. Panel surya juga dapat dijumpai pada tiang lampu rambu lalu lintas, tiang lampu penerangan jalan, dan tiang pemancar.

 

2. Panas Bumi.

Panas bumi atau geotermal adalah energi panas yang dihasilkan dan dapur magma. Dapur magma merupakan bagian dan intl bumi. Magma merupakan lapisan batuan yang sangat panas. Magma seperti cairan batuan yang terus mendidih. Cairan magma akan terus mencari jalan keluar ke permukaan bumi. Jika magma berhasil keluar, akan membentuk gunungapi. Selain cairan juga dilepaskan energi panas. Melalui rekahan lempeng bumi, panas bumi akan bergerak ke atas. Jika berhasfl keluar, magma akan membentuk sumber air panas. Sebagian besar panas bumi terperangkap di lapisan kulit bumi.

Potensi energi panas bumi ini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik. Caranya dengan mengalirkan panas bumi (berupa uap air) untuk menggerakkan turbin-turbin pembangkit listrik. Turbin dihubungkan dengan generator yang akan menghasilkan listrik. Sebagian besar potensi energi panas bumi terdapat di lokasi lempeng tektonik. Pada lempeng tektonik biasanya dijumpai banyak gunung api. Di kawah gunung api biasanya terdapat sumber air panas.

3. Angin.
Angin merupakan udara yang bergerak. Angin terbentuk jika terjadi perbedaan tekanan udara. Angin akan bergerak dan daerah bertekanan udara tinggi ke daerah bertekanan udara rendah. Energi angin sudah digunakan manusia sejak zaman dahulu.
– Para nelayan memanfaatkan angin untuk menggerakkan perahu layar. Masyarakat perdesaan memanfaatkan angin untuk menggerakkan kincir angin.
– Kincir angin di negeri Belanda digunakan untuk memompa air di daratan dan mengalirkannya ke laut. Dengan kincir angin, negeri Belanda tidak tenggelam meskipun ketinggiannya berada di bawah permukaan laut.

– Potensi energi angin dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan ehergi listrik. Energi gerak angin dimanfaatkan untuk memutar kincir angin. Putaran kincir angin akan menghasilkan energi gerak yang dihubungkan ke generator. Generator akan membangkitkan energi listrik.

4.Air.
Aliran air mengandung energi yang dapat dimanfaatkann untuk berbagai keperluan. Aliran air dapat dimanfaatkan sebagai sarana olahraga dan wisata, misalnya arung jeram. Masyarakat pedalaman memanfaatkan aliran air untuk mengangkut hasH hutan seperti batang kayu dan bambu ke kota. Selain itu, potensi energi air dapat digunakan uhtuk menghasilkan energi listrik melalul pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Pada skala besar, aliran air sungai ditampung dalam waduk dan disalurkan untuk menggerakkan turbin-turbin pembangkit listrik. Pada skala kecil, aliran air sungai digunakan untuk menggerakkan kincir air yang terhubung dengan generator. Pembangkit listrik mini ini disebut pembangkit listrik mikrohidro.

5. Gelombang air laut.

Gelombang air laut terbentuk oleh beberapa faktor, seperti perbedaan tekanan, angin, dan efek perputaran bumi (rotasi bumi). Gelombang air laut terjadi sepanjang waktu, tidak pernah berhenti. Di dalam gelombang air laut tersimpan potensi energi yang besar. Namun, hingga saat ini hanya sedikit negara yang sudah memanfaatkannya potensi energi tersebut. Energi gelombang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.

6. Energi Biomassa.
Energi biomassa merupakan energi yang tersimpan dan bahan organik makhluk hidup sepenti tumbuhan dan hewan. Energi biomassa ini berasal dan energi matahani yang disimpan dalam tubuh makhluk hidup. Energi biomassa dapat berupa tanaman energi, kayu, limbah pertanian, dan biogas.

a. Tanaman energi adalah tanaman yang berpotensi sebagai sumber energi. Contohnya jagung, singkong, gandum, rami, dan kedelai. Tanaman tersebut memang ditanam untuk diolah menjadi energi. Dan tanaman energi ini dapat dihasilkan biodisel dan bioetanol. Biodisel diperolah dari biji tumbuhan yang mengandung minyak. Contohnya biji jarak, bunga matahari, kelapa, kelapa sawit, kacang, dan kedelai. Biodisel dapat menggantikan solar. Bioetanol berasal dan tumbuhan yang mengandung pati. Contohnya tanaman singkong, ubi, jagung, dan sagu. Bioetánol dapat menggantikan bensin.

b. Kayu mengandung bahan organik yang dapat dibakar untuk menghasilkan energi. Energi
hasil pambakaran dapat digunakan untuk memasak, menghasilkan energi panas (api
unggun, perapian), dan menghasilkan energi gerak (kereta api uap). Dalam skala besar,
energi panas ini dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik. Contohnya pada pembangkit listrik tenaga uap.

c. Limbah pentanian merupakan sisa dan produksi pertanian, perkebunan, dan peternakan.
Limbah pertanian dapat berupa jerami, ampas tebu, sekam padi, batok kelapa, dan
kotoran hewan. Limbah pertanian dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi panas
dan listrik.

d. Biogas merupakan energi gas yang diperoleh dan penguraian kotoran hewan. Kotoran
hewan ini biasanya berasal dan sapi dan kerbau. lintuk membuat biogas diperlukan
kotoran hewan dalam jumlah besar. Kotoran hewan dimasukkan dalam lubang dan
dibiarkan untuk proses penguraian (fermentasi) secara alami. Dan proses penguraian
tersebut dihasilkan gas metan yang dapat ditampung sebagai biogas. Biogas ini dapat
. digunakan balk untuk memasak, sebagai pemanas, maupun membangkitkan listrik.
Hingga saat ini sumber energi alternatif belum banyak dimanfaafkan masyarakat. Ada beberapa
kendala untuk mengolah energi alternatif, seperti penggunaan teknologi modern dan biaya besar
Meskipun begitu, seiring menipisnya cadangan energi fosil pemánfaatan energi alternatif harus.
segera dilakukan. Dengan menggunakan energi alternatif, penggunaan energi fosil akan semakin
dihemat. Dampaknya, sumber energi fosil tidak akan segera habis.

Meskipun sumber energi alternatif tersedia sepanjang waktu, perlu juga dilakukan upaya pelestarian. Upaya pelestanian dilakukan dengan menjaga kelestarian dan keseimbangan alam. Alam yang lestari akan menjamin makhluk hidup di dalamnya tidak punah. Hewan dan tumbuhan
dapat hidup dan berkembang biak dengan baik. Dengan demikian, ketersediaan makhluk hidup
sebagai sumber enengi alternatif akan tenjamin sepanjahg waktu.

Alam yang lestari dan seimbang akan menjamin proses-proses alam berjalan normal. Hutan
yang lestari akan menjamin siklus air berjalan normal sehingga sungai dan waduk tidak kering.
Ketersediaan air menjamin ketersediaan sumber energi alternatif dan energi air. Alam yang
lestari juga mengunangi nisiko terjadinya bencana alam. Bencana alam dapat merusak sumber – sumber energi, bangunan dan fasilitas pengolah enengi, serta mengganggu distribusi energi ke
masyanakat.

 

B. Membuat Karangan dan Poster Bertema Energi Alternatif.

Manusia terus melakukan inovasi untuk menemukan energi alternatif. Usaha tersebut dilakukan untuk menghemat sumber energi di bumi yang semakin menipis jumlahnya. Energi alternatif yang kini mulai dikembangkan banyak orang adalah biogas. Bacalab_teks berikut!

Pemanfaatan Kotoran Sapi untuk Bahan Bakar Kampor Gas.

Kementerian Riset dan Tekndogi (Kemenristek) berkunjung Ice Agro Techno Park (ATP) di Palembang. ATP ditetapkan sebagai kawasan budi daya dan pusat uji coba iptek di bidang pertanian dan peternakan. Peternakan di kawasan tersebut meliputi sapi dan bebek.
Banyak kotoran ternak di kawasan AiR Kotoran ternak tersebut tidak dibuang begitu saja tanpa menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Guna memanfaatkan kotoran ternak tersebut, ATP mengubahnya sebagai bahan bakar kompor gas aiternatif. Bahan bakar yang memanfaatkan kotoran sapi tersebut disebut biogas.

Koordinator kegiatan ATP, Munandar, menjelaskan bahwa mereka memanfaatkan gas metana yang dikeluarkan oleh kotoran sapi. Menurut Munandar, gas metana (kotoran sapi) jika dimanfaatkan dengan baik mampu mengurangi 20 kali lipat gas CO2. Energi alternatif tersebut ramah Iingkungan, aman, dan tidak berbahaya.
Cecep Amin, salah seorang pekerja di ATP, menjelaskan bahwa kotoran sapi diolah dengan cara diaduk dan dimasukkan Ice tekmon (tabung). Selama satu minggu, tabung yang terhubung dengan slang atau pipa sudah bisa menyalakan api pada kompor khusus. Api yang dihasilkan tidak bisa lama menyala seperti pada tabung gas konvensional. Ia menambahkan diperlukan 10 kilogram kotoran sapi untuk menyalakan hingga 4 – 6 jam kompor.

Selain menghasilkan gas metana, kotoran sapi djuga digunakan untuk campuran pakan ikan, seperti lele dan patin. Kotoran sapi ditambah (halusan) jagung, ‘bongkol’ sawit dan dedak diolah untuk pakan lele dan patin. Kotoran sapi juga dimanfaatkan membantu untuk pupuk kompos yang digunakan di bidang pertanian.

 

SD Kelas 4 Tema 9-3-2 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia

SD Kelas 4 Tema 9-3 Pelestarian Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia.

Pembelajaran 2.

A. Hak dan Kewajiban Warga Masyarakat terhadap Air.

Air merupakan kebutuhan pokok manusia. Tanpa air manusia tidak.bisa melanjutkan kehidupan. Terpenuhi kebutuhan air bersih merupakan hak setiap warga masyarakat. Hak memanfaatkan air bersih hendaknya diikuti dengan kewajiban menjaga ketersedian air bersih. Perlu kamu sadari bahwa persediaan air bersih semakin menipis, semeritara seiring pertambahan jumlah penduduk Indonesia kebutuhan air bersih semakin meningkat. Kebutuhan air per hari per orang dapat kamu cermati dalam gambar piramida hirarki berikut ini.

70 liter air untuk sanitasi; 60 liter air untuk menumbuhkan bahan makanan (untuk rumah tangga), 50 liter membersihkan rumah, 40 liter mencuci pakaian, 30 liter air kebersihan diri, 20 liter air memasak, 10 liter minum.

Kebutuhan air bersih menjadi permasalahan dunia. OIeh karena itu, telah ditetapkan hari Air Dunia dalam Sidang Umum PBB. Simak teks bacaan tentang hari Air Dunia berikut.

Hari  Air Dunia.

Sesuai keputusan Sidang Umum PBB ke-47 tanggal 22 Desember 1992 ditetapkan tanggal 22 Maret sebagai hari Air Dunia atau Word Water Day. Hari  Air Dunia diperingati pertama kali pada 22 Maret 1993 oleh negara-negara anggota PBS. Jadi, pada 22 Maret 2017 merupakan peringatan ke-24 hari  Air Dunia.
Hari Air Dunia diperingati setiap tahun dengan tujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya air bagi kehidupan masyarakat dunia. Dengan demikian diharapkan lahir kesadaran masyarakat dunia untuk bersama-sama memanfaatkan dan melestarikan sumber daya air (SDA) secara berkelanjutan.

Secara umum, persediaan air bersih semakin menipis karena berkurangnya cadangan air dalam tanah. Berkurangnya cadangan air dalam tanah sebagai akibat banyaknya penebangan liar terhadap pohon di hutan. Akibatnya, tidak ada lagi akar-akar pohon yang dapat menahan air di dalam tanah. Sebagian besar lahan-lahan hijau berubah menjadi perumahan, perkantoran, dan kawasan industri sehingga air hujan tidak bisa masuk tanah dan langsung mengalir ke parit, selokan, lalu ke sungai, dan terus ke laut.

Berkurangnya cadangan air tanah membawa dampak besar bagi kehidupan manusia. Mengapa demikian? Akibat berkurangnya cadangan air tanah, banyak mata air kering termasuk sumur gali yang kebanyakan dimiliki warga masyarakat. Keadaan ini membuat penduduk di daerah perdesaan kesulitan mendapatkan air bersih untuk keperluan keseharian. Kegagalan panen pun dirasakan warga masyarakat karena tanaman kurang air yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.
Sungguh keadaan memilukan yang perlu segera diatasi agar tidak berlarut-larut penderitaan warga masyarakat perdesaan. Langkah awal yang bisa dilakukan setiap warga masyarakat untuk mengantisipasi dan mengatasi terjadinya krisis air adalah hemat dalam memanfaatkan air.

Selanjutnya, setiap warga masyarakat hendaknya melaksanakan hak dan kewajiban terhadap air secara seimbang. Dengan cara itu, terjadi krisis air bersih dapat dihindari dengan melakukan tindakan seperti berikut.
1. Membuat lubang resapan untuk menampung air hujan supaya terserap ke dalam tanah.
2. Menanam pohon supaya akar-akar pohon dapat menahan air di dalam tanah.
3. Menjaga kebersihan Iingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

Berdasarkan teks bacaan “Hari Air Dunia” dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut.

1. Air bersih adalah air yang aman dan sehat untuk dikonsumsi manusia.

2. Air bersih penting untuk menjaga kelangsungan hidup makhluk hidup pada umumnya dan
manusia pada khususnya. Mantaat air bagi kehidupan manusia antara lain untuk:
a. minum dan memasak,
b. kebersihan din,
c. mencuci pakaian,
d. membersihkan rumah,
e. keperluan rumah tangga,
f. sanitasi, dan
g. irigasi.

3. Ketersediaan air bersih bisa terganggu karena tindakan-tindakan berikut.
a. Banyak pohon hutan ditebangi.
b. Pembuangan sarnpah dilakukan secara tidak bertanggung jawab.
c. Perubahan fungsi lahan hijau menjadi perumahan, perkantoran, dan kawasan industri.

4. Akibat kekurangan air bersih antara lain penduduk di daerah perdesaan kesulitan mendapatkan
air bersih untuk keperluan sehari-hari dan gagal panen.

5. Contoh upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi krisis air bersih sebagai berikut.
a. Membuat lubang resapan .untuk menampung air hujan supaya terserap ke dalam
tanah.
b. Menanam pohon supaya akar-akar pohon dapat menahan air di dalam tanah.
c. Menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

B. Tangga Nada.

Perhatikan tangga hada lagu “Aku Cinta Lingkungan” berikut.

Lagu di atas menggunakan nada dasar do = c. Artinya, tinggi nada do sama dengan nada c. Nada dasar adalah nada pertama yang dijadikan sebagai dasar dalam menentukan susunan nada dalam sebuah tangga nada. Berdasarkan jenisnya tangga nada dasar dikelompokkan menjadi tiga, yaitu tangga nada natural, tangga nada berkres, dan tangga nada bermol.

Nada dasar natural adalah nada dasar yang tidak menurunkan atau menaikkan jarak antar nada dalam penyusunannya. Nada dasar natural dalam tangga nada mayor sering di istilahkan dengan nada dasar do = c.

Pemakaian tanda aksidental berfungsi sebagai petunjuk nada dasar. Tanda aksidental ini berlaku untuk semua tingkatan not senama pada seluruh bagian paranada, kecuali ada perubahan nada dasar

Lebih detail silakan lihat buku cetak.