SD3.Tema5.2-Permainan Tradisional di Daerahku #3 Pencerminan

Tahukah kamu permainan Goncang Kaleng?
Permainan goncang kaleng adalah permainan yang berasal dari provinsi Riau. Permainan ini bercerita tentang seekor kucing yang mencari tikus-tikus yang bersembunyi.

Permainan Goncang kaleng hampir serupa dengan permainan petak umpet. Cara memainkannya adalah:

  1. Mainkanlah dengan beberapa temanmu.
  2. Siapkanlah sebuah kaleng yang memiliki tutup, isi dengan batu kerikil agar bersuara nyaring ketika digoncangkan.
  3. Gambar sebuah lingkaran dan letakkan kaleng di tengah lingkaran.
  4. Lakukan hompimpah. Yang pertama kalah akan menjadi kucing, sedangkan yang menang akan menjadi tikus. Pilihlah ketua tikus.
  5. Ketua tikus melempar kaleng sejauh mungkin. Kaleng tersebut harus diambil oleh kucing.
  6. Sementara kucing mengambil kaleng, para tikus bersembunyi.
  7. Kucing meletakkan kaleng di pusat lingkaran, kemudian mencari para tikus yang bersembunyi.
  8. Ketika menemukan salah satu tikus, kucing dan tikus akan berlari mendapatkan kaleng.
  9. Bila kucing yang mendapatkan kaleng, ia harus membunyikan kaleng dan
    meletakkannya di tengah lingkaran. Maka tikus tertangkap. Bila tikus yang mendapatkan kaleng, dia dapat melemparkannya sejauh mungkin dan kembali bersembunyi. Kucing kembali mencari para tikus.
  10. Jika seluruh tikus telah tertangkap, para tikus berbaris dibelakang kucing dan kucing menyebutkan nomor secara acak untuk menentukan siapa yang akan menjadi kucing selanjutnya.
  11. Bunyikan kaleng 7 kali untuk menandakan permainan telah usai.

 

Ayo Bernyanyi !

Banyak permainan tradisional yang dilakukan dengan gerak dan lagu. Biasanya, permainanpermainan ini ditiru dari kejadian sehari-hari. Para
pekerja di sawah atau di kebun sering bernyanyi sambil bekerja untuk menghindari rasa capek dan bosan. Dengan bernyanyi, mereka bekerja dengan gembira.

Salah satu permainan yang berhubungan dengan orang bekerja adalah permainan dengan lagu “Menanam Jagung”. Ayo lakukan bersama-sama!

Menanam Jagung
Cipt: Ibu Sud

Ayo kawan kita bersama,
menanam jagung di kebun kita,
ambil cangkulmu, ambil cangkulmu,
kita bekerja tak jemu-jemu,
cangkul, cangkul, cangkul yang dalam,
tanah yang longgar jagung kutanam,
Beri pupuk supaya subur,
tanamkan benih dengan teratur,
jagungnya besar lebat buahnya,
tentu berguna bagi semua,
cangkul, cangkul, aku gembira,
menanam jagung di kebun kita.

BACA JUGA :   SD3-K2.2-Agama Katolik-Sakramen Ekaristi

 

Pernahkah kamu bercocok tanam?
Bercocok tanam sangat menguntungkan. Kita dapat memperoleh buah atau sayur yang bersih dan sehat. Coba sebutkan apa saja manfaat
mengonsumsi buah dan sayur yang segar?
Ayo manfaatkan halaman sekolahmu untuk menanam sayur! Caranya sangat mudah.

Alat dan Bahan : Tanah, Pupuk, Pop, Skop, Sarung Tangan, Bibit.

Ikutilah langkah-langkah berikut!

  1. Siapkan bibit kangkung.
  2. Pot plastik/ polybag/ kaleng susu bekas yang telah dilubangi.
  3. Sekop atau sarung tangan plastik.
  4. Pupuk kandang dan tanah.
  5. Sarung bekas.

 

Cara kerja:

  1. Letakkan karung bekas di atas tanah.
  2. Campurkan tiga sekop tanah dan satu sekop pupuk kandang di atas karung tersebut. Jangan lupa memakai sarung tangan.
  3. Masukkan tanah yang telah tercampur ke dalam pot, jangan dipadatkan.
  4. Buatlah tiga sampai lima lubang di dalam pot dengan jari. Masukkan satu bibit ke dalam setiap lubang. Tutup lubang secara penuh untuk bibit kangkung.
  5. Sirami pot yang telah terisi bibit dengan air secukupnya. Letakkan
    di halaman atau kebun sekolah yang mendapat cukup sinar matahari.
  6. Siramilah tanamanmu setiap pagi dan siang atau sore hari sesuai jadwal
    piket.
  7. Jika bibit sudah mulai muncul, pindahkan setiap tanaman ke tempat terpisah.
  8. Rawatlah tanamanmu dengan mencabuti rumput liar yang tumbuh liar di dalam pot dan memberi pupuk setiap 5 hari sekali.

Setelah selesai menanam, ceritakanlah di depan guru dan teman-temanmu pengalamanmu ketika menanam bibit tanaman sayur.

Ayo lakukan permainan berikut ini di dalam kelas !

Cermin ajaib

  1. Siapkan bedak tabur.
  2. Mintalah seorang teman untuk bermain bersamamu.
  3. Tentukan siapa yang lebih dahulu menjadi cermin dengan suit. Yang kalah menjadi bayangan di cermin.
  4. Berdirilah berhadapan, hitung sampai tiga lalu bergayalah sesukamu.
  5. Yang berperan sebagai bayangan harus mengikuti gerakan dengan tepat.
  6. Jika bayangan salah, wajahnya dicoret dengan bedak.
  7. Lakukan kembali suit untuk menentukan siapa yang menjadi cermin.
  8. Pemenangnya adalah yang paling sedikit mendapat coretan di wajah.

Setelah melakukan permainan cermin ajaib, berdiskusilah dengan temanmu :

  • Jawablah pertanyaan berikut dengan memberi tanda centang (√) pada jawaban yang benar.
  • Bayangan pada cermin akan sama dengan benda nyata yang terletak di depannya.
BACA JUGA :   Buku Tematik – Kelas 3 - Tema 3 - Benda di sekitarku

 

Lengkapilah kalimat di bawah ini sehingga menjadi pernyataan yang tepat.

  1. Benda hijau yang diletakkan di depan cermin datar warna bayangannya adalah hijau (sama dengan aslinya).
  2. Benda kotak yang diletakkan di depan cermin datar bentuk bayangannya adalah  KOTAK (sama dengan aslinya).
  3. Benda kecil yang diletakkan di depan cermin datar ukuran bayangannya adalah KECIL (sama dengan aslinya).

 

PENCERMINAN.

Benda yang terletak di depan cermin datar memiliki bayangan dengan warna, ukuran, dan tinggi yang sama. Akan tetapi, bagian kanan dari benda tersebut akan menjadi bagian kiri bayangannya, begitupun sebaliknya. Dalam matematika, prinsip tersebut digunakan dalam proses pencerminan bangun datar. Pencerminan dapat terjadi terhadap sumbu tegak lurus, sumbu datar, dan sumbu diagonal. Hasil pencerminan diberi simbol (‘). Contohnya, jika bangun ABCD dicerminkan, maka hasil pencerminannya adalah A’B’C’D’.

pencerminan

Lihat gambar pencerminan terhada sumbu tegak lurus, terhadap sumbu datar, dan terhadap sumbu diagonal sepert pada gambar.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *