Arsip Kategori: SD4

SD Kelas 4 Tema 8.1.4 – Daerah Tempat Tinggalku – Sub.Tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku.

SD Kelas 4 Tema 8 – Daerah Tempat Tinggalku – Sub.Tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku.
Pembelajaran 4.

 

Dayu dan Kak Gusti memiliki kegemaran olahraga berbeda. Dayu gemar bersepeda dan Kak Gusti gemar berlari. Keduanya sering berolahraga bersama. Bahkan, terkadang Kak Gusti membonceng Dayu apabila kecapaian. Dayu dengan senang hati membantu kakaknya.

Keragaman karakteristik individu tidak hanya keragaman fisik saja, namun juga dapat berupa kegemaran. Seperti Dayu dan Kak Gusti, mereka memiliki kegemaran berbeda. namun, keduanya dapat hidup rukun dan saling membantu. Bagaimana denganmu? Apa kamu juga memiliki kegemaran berbeda dengan anggota keluargamu? Ayo, lakukan kegiatan berikut.

1. Lakukan wawancara dengan anggota keluargamu.
2. Tanyakanlah mengenai kegemaran setiap anggota keluargamu.
3. Lengkapilah kolom berikut berdasarkan hasil wawancara yang telah kamu lakukan.
4. Apa manfaat keragaman kegemaran yang ada dalam keluargamu?

Lingkungan memengaruhi kegiatan ekonomi penduduk. Tahukah kamu tentang kegiatan ekonomi? Ayo, kita pelajari bersama.

Kegiatan ekonomi adalah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan penghasilan, barang, atau jasa tertentu dengan tujuan mencapai kesejahteraan dalam hidupnya. Berikut macam-macam kegiatan ekonomi.
1. Produksi adalah kegiatan menghasilkan barang dan jasa. Orang yang melakukan kegiatan ini disebut produsen.
2. Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang hasil produksi dari produsen kepada konsumen. Orang yang melakukan kegiatan ini disebut distributor.
3. Konsumsi adalah kegiatan memakai barang-barang hasil produksi. Orang yang melakukan kegiatan ini disebut konsumen.

 

Kabupaten Tabanan.

Tabanan merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Bali. Kabupaten ini terletak di bagian selatan Pulau Bali. Daerah Tabanan didominasi oleh pegunungan dan pantai.
Sepertiga wilayah Kabupaten Tabanan digunakan sebagai lahan persawahan sehingga Kabupaten ini dikenal sebagai daerah agraris. Potensi unggulan Kabupaten Tabanan adalah bidang pertanian, karena sebagian besar mata pencahariannya adalah petani.
Hasil pertanian di Kabupaten Tabanan berupa padi dan sayuran. Sayuran dihasilkan di daerah bertopografi tinggi seperti Baturiti. Hasil sayuran digunakan untuk memenuhi kebutuhan hotel, restoran, dan supermarket di Bali.

Selain pertanian, ternak unggulan Kabupaten Tabanan adalah ayam. Peternakan ayam buras, petelur, dan pedaging berada di Desa Udu dan Bolangan, Kecamatan Penebel. Di Tabanan juga berkembang industri kerajinan, seperti anyaman bambu, keramik, gerabah, logam, dan perak. Industri ini berkembang di Desa Pejaten, Kecamatan Kediri.

Objek wisata di Kabupaten Tabanan juga berkembang pesat. Objek wisata tersebut antara lain Tanah Lot, Alas Kedaton, Bedugul, Ulun Danau Berantan, dan Kebun Raya Eka Karya. Perkembangan objek wisata ini mendukung berkembangnya usaha jasa seperti restoran, hotel, dan penginapan. Selain dimanfaatkan sebagai objek wisata, potensi kelautan Kabupaten Tabanan juga dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk menangkap ikan.

Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan bacaan di atas.
1. Apa saja kegiatan ekonomi di Kabupaten Tabanan? Produksi …, distribusi …

2. Apa saja jenis pekerjaan yang terkait dengan kegiatan ekonomi di Kabupaten Tabanan? Produksi …, distribusi …

1. Amatilah lingkungan tempat tinggalmu.
2. Identifikasilah kegiatan ekonomi yang ada di lingkungan tempat tinggalmu.
3. Identifikasi pula jenis pekerjaan yang terkait dengan kegiatan ekonomi itu.
4. Tuliskan hasilnya pada kolom berikut.

Produksi : …

Distribusi : …

Komsumsi : …

 

b. Jenis pekerjaan yang terkait dengan kegiatan ekonomi di lingkungan tempat tinggalku : Produksi …, Distribusi…, Komsumsi …

Pada pembelajaran sebelumnya, kamu telah mempelajari tentang tokoh pada teks fiksi. Tokoh teks fiksi dibedakan menjadi dua, yaitu tokoh utama dan tokoh tambahan. Tokoh utama adalah tokoh yang memiliki peran penting dalam cerita, ditampilkan terus-menerus, dan mendominasi cerita. Tokoh tambahan adalah tokoh yang dimunculkan sekali atau beberapa kali saja. Tokoh ini biasanya untuk menghidupkan cerita atau sekedar pemanis cerita. Dapatkah kamu mengidentifikasi tokoh utama dan tokoh tambahan dalam sebuah teks fiksi? Ayo lakukan kegiatan berikut.

1. Bacalah kembali cerita berjudul “Asal Mula Bukit Catu” pada pembelajaran sebelumnya.
2. Identifikasilah tokoh utama dan tokoh tambahan pada cerita tersebut. Kemudian, jawablah pertanyaan berikut.
a. Siapa tokoh utama dalam cerita berjudul“Asal Mula Bukit Catu”?
b. Mengapa tokoh tesebut disebut tokoh utama? Jelaskan alasanmu.
c. Siapa tokoh tambahan dalam cerita berjudul“Asal Mula Bukit Catu”?
d. Mengapa tokoh tesebut disebut tokoh tambahan? Jelaskan alasanmu.

Apa yang dimaksud dengan tokoh utama?
Bagaimana seorang tokoh cerita dapat disebut tokoh utama? Apa yang dimaksud dengan tokoh tambahan?
Bagaimana seorang tokoh cerita dapat disebut tokoh tambahan?

Tokoh utama adalah tokoh yang memiliki peranan penting dalam suatu cerita. Tokoh ini merupakan tokoh yang paling banyak diceritakan, baik sebagai pelaku kejadian maupun yang dikenai kejadian. Bahkan pada novel-novel tertentu, tokoh utama senantiasa hadir dalam setiap kejadian dan dapat ditemui dalam tiap halaman buku cerita yang bersangkutan.

Carilah informasi tentang kegiatan ekonomi di lingkungan tempat tinggalmu. Apa pengaruh lingkungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungan tempat tinggalmu? Diskusikan bersama orang tuamu.

 

SD Kelas 4 Tema 8.1.3 – Daerah Tempat Tinggalku – Sub.Tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku.

SD Kelas 4 Tema 8 – Daerah Tempat Tinggalku – Sub.Tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku.
Pembelajaran 3.

Hai, teman-teman. Namaku Dayu. Aku dan keluargaku berasal dari Bali. Saat di Bali, aku tinggal di daerah Tabanan. Bagaimana kondisi lingkungan tempat tinggalku? Ayo kita cari tahu!

Bali sangatlah terkenal hingga di luar negri sebagai ikon pariwisata Indonesia. Bali memiliki pariwisata seperti wisata alam serta wisata seni dan budaya. Provinsi Bali terbagi atas 8 kabupaten dan 1 kotamadya Tabanan merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Bali. Wilayah Kabupaten Tabanan didominasi oleh pegunungan dan pantai. Selain itu, Tabanan terkenal sebagai penghasil beras dan sayuran. Mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani, namun penduduk yang tinggal di pantai bermatapencaharian sebagai nelayan. Keadaan alam suatu tempat memengaruhi mata pencaharian penduduknya. Ayo, kita cari tahu lebih lanjut.

Lingkungan memengaruhi mata pencaharian penduduk di suatu daerah. Mata pencaharian penduduk di suatu daerah berbeda dengan daerah lainnya. Mata pencaharian penduduk di daerah pesisir pantai berbeda dengan penduduk di daerah dataran rendah maupun di dataran tinggi. Simak penjelasan berikut.
1. Penduduk di daerah pantai bermatapencaharian sebagai nelayan, petani tambak, pedagang, petani garam, dan perajin.
2. Penduduk di daerah dataran rendah bermatapencaharian sebagai buruh, petani, pedagang, dan peternak.
3. Penduduk di daerah dataran tinggi bermata pencaharian sebagai petani, peternak, pedagang, dan pekerja perkebunan, misalnya teh, kopi, dan cengkeh.

Selain itu, penduduk yang tinggal di desa juga memiliki mata pencaharian yang berbeda dengan penduduk di kota. Penduduk di desa lebih banyak bermatapencaharian sebagai petani, peternak, perajin, pedagang, buruh tani dan perkebunan. Sedangkan penduduk di kota bermatapencaharian sebagai pekerja jasa (banker, konsultan, pengacara, sopir), karyawan, pedagang, dan buruh pabrik.

Diskusikan pertanyaan-pertanyaan berikut bersama teman sebangkumu. Tuliskan hasilnya pada tempat yang disediakan.

1. Mengapa mata pencaharian penduduk berbeda sesuai lingkungan tempat hidupnya? Karena penduduk memenuhi kebutuhannya dengan mengupayakan sumber daya alam yang ada disekitar mereka, sehingga keadaan lingkungan sangat menentukan pekerjaan pendudukan disuatu daerah.

2. Mengapa penduduk di desa dan di kota memiliki mata pencaharian yang berbeda? karena keadaan alam yang berbeda; didesa cocok untuk pertanian, sedangkan di kota untuk perindustrian, perdagangan.

3. Apa perbedaan petani di daerah dataran rendah dan petani di daerah dataran tinggi? petani di daerah dataran rendah bertanam tanaman yang cocok untuk dataran rendah, misal padi, jagung, dll. Sedangkan petani di dataran tinggi menanam sayur, teh, dan tanaman untuk dataran tinggi lainnya.

4. Apa yang dimaksud dengan pekerja jasa? Sebutkan contohnya. Yaitu melayani masyarakat atau konsumen dengan memberikan pekerjaan jasa,, bukan barang. misal : guru, dokter, tukang potong, dan lainnya.

 

1. Bentuklah kelompok terdiri atas 3 siswa. Pilihlah teman yang tempat tinggalnya dekat dengan rumahmu.
2. Amatilah keadaan lingkungan tempat tinggalmu. Apakah termaksut lingkungan kota, perdesaan, pesisir, atau pegunungan?
3. Amatilah pula penduduk di lingkungan sekitar tempat tinggalmu. Kemudian, catatlah mata pencaharian penduduk di lingkungan sekitarmu.
4. Buatlah laporan sederhana berdasarkan hasil pengamatanmu. Buatlah seperti contoh berikut.
5. Kumpulkan hasilnya kepada guru.

Laporan Hasil Pengamatan

Nama : Pascal
Kelas : 4c.
Alamat : Blitar.

1. Nama Daerah tempat tinggalku : Kota Blotar.

2. Tempat tinggalku termaksut daerah : Dataran Rendah.

3. Mata pencaharian penduduk di lingkungan tempat tinggalku : Macam-macam, ada guru, pedagang, dokter, service, pegawai negeri, tentara, dan lain-lain, petani juga ada.

4. Transpotasi penduduk di lingkungan tempat tinggalku : sepeda motor, sepeda, dan mobil.

5. Kesenian di lingkungan tempat tinggalku : Wayang, tari, jaranan.

 

 

Saat libur sekolah, Dayu dan keluarganya berlibur ke rumah nenek. Rumah nenek Dayu berada di Banjar Bukit Catu, Candikuning, Baturiti, Tabanan, Bali. Dayu senang menghabiskan waktu bersama neneknya. Nenek Dayu suka bercerita. Kali ini, nenek Dayu akan menceritakan tentang asal mula Bukit Catu. Bacalah cerita berikut.

 

Asal Mula Bukit Catu.

Di pedalaman Pulau Bali, terdapat sebuah desa yang subur. Di sana, tinggal sepasang suami istri. Mereka bekerja sebagai petani. Menjelang musim panen, Si suami berkata pada istrinya.

“Jika nanti hasil panen kita melimpah, buatlah tumpeng nasi yang besar. Kemudian, undanglah tetangga untuk makan bersama.”
Istrinya pun setuju. Kedua suami istri itupun berharap panen mereka melimpah.
Tak lama kemudian, harapan mereka terkabul. Si Istri menyiapkan tumpeng nasi dan mengundang seluruh penduduk desa untuk makan bersama.
Menjelang musim panen berikutnya, Si suami berkata lagi pada istrinya
“Semoga panen kita lebih banyak lagi, kalau bisa tiga kali lipat dari sebelumnya. Jika harapanku terkabul, buatkanlah tiga tumpeng nasi yang lebih besar dari sebelumnya.”
Kemudian, Si Istri membuat tiga tumpeng dan mengundang seluruh penduduk desa untuk berpesta kembali.

Beberapa hari kemudian, Si suami pergi ke sawah. Dalam perjalanan, ia melihat seonggok tanah yang berbentuk seperti catu. Catu adalah alat penakar nasi yang terbuat dari tempurung kelapa.
“Hmmm, aneh sekali. Sepertinya kemarin gundukan tanah ini tidak ada,” gumam Si suami.
Setelah pulang dari ladang, ia bercerita kepada istrinya. Kemudian, ia mengajukan usul kepada istrinya.
“istriku, bagaimana kalau kita membuat beberapa catu nasi? Siapa tahu, kalau kita membuatnya, hasil panen kita akan semakin melimpah.”
Sejak saat itu, Si istri rajin membuat catu nasi. Setiap catu nasi yang dibuatnya, ia niatkan untuk menambah hasil panennya.
Namun, ada keanehan yang terjadi. Saat pergi ke sawah, onggokan tanah yang ia temukan sebelumnya semakin membesar. Rupanya, setiap Si istri membuat catu nasi, saat itu pula onggokan tanah membesar.

Sepasang suami istri itu pun tak menyadarinya. Bahkan, Si istri membuat catu nasi yang lebih besar setiap harinya. Lama-kelamaan, onggokan tanah itu berubah menjadi sebuah bukit. Setelah Si petani dan istrinya berhenti membuat catu nasi, onggokan tanah itu pun juga berhenti membesar. Sejak saat itu, onggokan tanah itu disebut dengan Bukit Catu.

Disadur dari: Dian. K, 100 Cerita Rakyat Nusantara, Jakarta, Bhuana Ilmu Populer, 2016.

 

Dalam cerita di atas terdapat tiga tokoh. Tokoh merupakan pelaku dalam sebuah cerita. Tokoh merupakan salah satu unsur pembangun cerita. Tokoh mengemban peristiwa dalam sebuah cerita sehingga peristiwa tersebut mampu terjalin sebagai cerita. Selain itu, tokoh juga berfungsi sebagai pembawa pesan, amanat, moral atau sesuatu yang ingin disampaikan pengarang.

Jawablah pertanyaan berikut. Kemudian, bacakan hasil tulisan jawabanmu di depan kelas.

1. Siapa tokoh dalam cerita berjudul ”Asal Mula Bukit Catu” di atas?

2. Apa saja peranan tokoh dalam cerita di atas?

3. Apa pesan yang terdapat pada cerita di atas?

Dayu sangat senang mendengarkan cerita nenek. Bahkan seluruh keluarga Dayu juga suka mendengarkan cerita. Saat nenek bercerita, semua anggota keluarga berkumpul dan mendengarkan dengan tenang.

Keragaman berarti bermacam-macam atau berjenis-jenis. Pada manusia, keragaman yang dimaksud adalah perbedaan yang dimiliki oleh setiap individu. Perbedaan pada individu itu ada karena setiap manusia memiliki ciri khas tersendiri. Dengan demikian, keragaman karakteristik individu berarti perbedaan ciri-ciri khusus pada individu. Keragaman karakteristik individu dapat berupa keragaman fisik. Keragaman fisik dapat meliputi, warna kulit, jenis rambut, tinggi dan rendah badan serta berat badan. Selain keragaman fisik, juga terdapat keragaman kegemaran dan keragaman sifat.

1. Amatilah keragaman fisik dalam keluargamu.
2. Lengkapi tabel berikut sesuai hasil pengamatanmu.

No. Anggota Keluarga, Warna kulit, Jenis Rambut, Tinggi Badan, Berat Badan.
1. Ayah ,
2. Ibu ,
3. Kakak ,
4. Kamu ,
5. Adik .

Apa yang telah kamu pelajari hari ini? Dalam keluargamu, pasti terdapat keberagaman. Bagaimana keluargamu menyikapi keberagaman yang ada? Jelaskan alasannya.

Lakukan wawancara kepada kedua orang tuamu. Tanyakan mengenai cerita rakyat yang ada di daerahmu. Tulislah ceritamu dalam buku tugas. Bacakan hasilnya di depan teman-temanmu.

 

SD Kelas 4 Tema 8.1.2 – Daerah Tempat Tinggalku – Sub.Tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku.

SD Kelas 4 Tema 8 – Daerah Tempat Tinggalku – Sub.Tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku.
Pembelajaran 2.

Di mana kamu tinggal? Apakah kamu mengenal lagu daerah di lingkungan tempat tinggalmu? Keluarga besarku berasal dari Papua. Di lingkungan tempat tinggalku ada beberapa lagu daerah yang terkenal. Aku, Ayah, dan Ibuku senang menyanyikan lagu daerah. Apa lagu daerah yang sering aku nyanyikan bersama keluargaku?

Hari itu Edo mendapat tugas untuk menyiapkan sebuah lagu daerah. Lagu itu akan dinyanyikan di depan teman-teman sekelasnya. Edo dan keluarganya berasal dari Papua. Edo teringat lagu daerah di lingkungan tempat tinggalnya di Papua. Oleh karena itu, Edo akan menyanyikan lagu berjudul ”Yamko Rambe Yamko”.

Yamko Rambe Yamko.
dari : Papua / Irian Jaya.

 

Hee yamko rambe yamko.
aronawa kombe.
Hee yamko rambe yamko.
aronawa kombe.

Temino kibe kubano ko bombe ko.
Yuma no bungo awe ade.
Temino kibe kubano ko bombe ko.
Yuma no bungo awe ade.

Hongke hongke hongke riro.
Hongke jombe jombe riro.
Hongke hongke hongke riro.
Hongke jombe jombe riro.

Edo berhasil menyanyikan lagu ”Yamko Rambe Yamko” dengan baik. Saat bernyanyi, Edo memperhatikan tempo dan tinggi rendah nada. Apa kamu masih ingat tentang tempo dan tinggi rendah nada? Mari, mengingat kembali tentang tempo dan tinggi rendah nada.

Tempo adalah cepat lambatnya lagu dinyanyikan. Tempo dibedakan menjadi tiga macam, yaitu tempo cepat, tempo sedang, dan tempo lambat. Pemilihan tempo dalam suatu lagu harus disesuaikan dengan isi lagu. Sebagai contoh, lagu yang menggambarkan keriangan biasanya menggunakan tempo cepat. Lagu untuk menidurkan bayi biasanya menggunakan tempo sedang ataupun tempo lambat.

Sementara itu, tinggi rendah nada merupakan cara menyanyikan lagu sehingga menghasilkan nada tinggi ataupun nada rendah sesuai dengan notasi lagu. Berikut urutan tinggi rendah nada yang disebut tangga nada dengan notasi angka dan notasi balok.

Notasi Nada rendah di gambarkan dengan tanda titik (.) di bawah not,  nada sedang tanpa menggunakan tanda titik, untuk Nada tinggi menggunakan tanda titik di atas not angka tersebut.

Berbeda dengan not angka, pada not balok nada rendah berada paling bawah, nada normal pada garis-garis, sedangkan nada tinggi berada di atas garis normal. Lihat gambar di bawah ini.

Semakin ke kanan, nada semakin tinggi. Sebaliknya, semakin ke kiri, nada semakin rendah. Nada bertitik di bawah berarti nada rendah, nada tidak bertitik berarti nada sedang, dan nada bertitik di atas berarti nada tinggi.
Nada-nada yang bertitik di bawah disebut tangga nada oktaf rendah, nada- nada yang tidak bertitik disebut tangga nada oktaf sedang, dan nada-nada yang bertitik di atas disebut tangga nada oktaf tinggi. Tangga nada adalah urutan nada yang disusun secara berjenjang. Susunan nada yang berurutan itu naik atau turun disebut tangga nada. Tentu saja jarak antar nada yang berurutan itu naik atau turun tertentu pula 1 2 3 4 5 6 7 1  ( do, re, mi, fa, sol, la, si, doo).

Amatilah teks lagu “Yamko Rambe Yamko”. Identifikasi tinggi rendah nada dari notasi lagu di atas. Apa yang kamu temukan? …

Nyanyikan lagu ”Yamko Rambe Yamko” bersama gurumu sesuai dengan tempo atau kecepatan dan tinggi rendah nada. Gurumu akan memberikan aba-aba tempo  atau kecepatan dengan ketukan. Jelaskan tinggi rendah nada pada lagu ”Yamko Rambe Yamko”! Kamu dapat pula mengetuk tempo lagu yang dinyanyikan. Rasakan bila tempo itu di percepat. ? …

kamu dapat pula mengetuk tempo lagu yang dinyanyikan. Rasakan bila tempo lagu itu dipercepat.

Apa makna yang terkandung dari lagu ”Yamko Rambe Yamko”? Makna dari lagu ini sangat menyedihkan, bertemakan tentang peperangan. Lagu ini menceritakan tentang pertikaian yang terjadi di dalam negeri. Di dalam lagu ini, pelantun lagu ingin menjadi bunga bangsa atau pahlawan yang rela berkorban, bahkan sampai mati untuk mempertahankan Indonesia dari para penjajah.

Edo bernyanyi ”Yamko Rambe Yamko” dengan penuh semangat dan percaya diri. Tidak disangka setelah semua teman-teman bernyanyi, Ibu Guru bercerita mengenai cerita rakyat Papua. Edo merasa bangga karena lingkungan tempat tinggal keluarga besarnya kaya akan budaya. Ada lagu daerah dan juga cerita rakyat. Berikut cerita yang disampaikan Ibu Guru.

 

Cerita Rakyat. : Kasuari dan Dara Makota.

Kasuari memiliki badan besar dan sayap lebar. Dia mampu terbang tinggi. Namun, Kasuari amat serakah. Dia memetik banyak sekali buah- buahan yang telah masak. Buah-buahan itu disembunyikan di bawah sayapnya sehingga burung-burung lain tidak kebagian. Burung-burung lain mengetahui keserakahan Kasuari. Oleh karena itu, tidak seekor burung pun mau berteman dengannya. Meski demikian, Kasuari tidak memedulikannya.

Semakin lama keserakahan Kasuari semakin menjadi. Tidak hanya buah-buahan di pohon saja yang diambilnya, tetapi juga buah-buahan yang jatuh ke tanah. Burung-burung lain pun jengkel. Mereka mencari cara agar Kasuari sadar dari sifat serakahnya.

”Bagaimana jika lomba terbang? Siapa yang mampu terbang tinggi dan paling jauh, dialah pemenangnya. Kalau Kasuari kalah, dia tidak boleh mencurangi kita lagi,” usul Dara Makota.

”Siapa yang bisa melawan Kasuari? Badannya besar. Sayapnya lebar. Sekali mengepakkan sayap, dia pasti bisa terbang jauh. Kita tidak akan menang,” jawab Pipit pesimis.

”Ingat, kita harus menggunakan akal. Serahkan semuanya kepadaku. Aku akan melawannya dalam perlombaan ini,” kata Dara Makota sambil tersenyum. Dia berusaha meyakinkan teman-temannya.
Teman-teman Dara Makota saling berpandangan. Mereka bertanya- tanya dalam hati. Mungkinkah Dara Makota yang bertubuh kecil dapat mengalahkan Kasuari yang besar?
Dara Makota menyampaikan tantangannya kepada Kasuari. Kasuari menyetujui tantangan Dara Makota. Saat pertandingan tiba, semua burung hadir untuk menyaksikan.
Dengan sombongnya Kasuari menertawakan Dara Makota. ”Sudahlah, kamu menyerah saja daripada mendapat malu,” ejek Kasuari.
Dara Makota bergeming. ”Siapa yang tertawa belakangan, dia yang menang,” sahut Dara Makota.
Kasuari dan Dara Makota pun bertanding. Mereka melesat dengan kencang. Kasuari terbang cepat sekali. Sesekali Kasuari menoleh Dara Makota yang berada di belakangnya. Dia takut jika Dara Makota menyusulnya.

Saat asyik menoleh, tiba-tiba… BRAAK…. Kasuari menabrak batang pohon. Sebelah sayapnya pun patah. Semua yang hadir tertegun, tetapi Kasuari tak mau menyerah. Dia berusaha bangkit dan mengepak- ngepakkan sayapnya. Sayangnya, dia terus terjatuh dan menggelepar di tanah. Sementara itu, Dara Makota terus melesat jauh meninggalkan Kasuari.
Kasuari hanya dapat memandang Dara Makota dengan rasa malu. Sekarang dia baru tahu rasanya menjadi makhluk lemah. Selama ini dia selalu merasa menjadi burung terhebat. Namun, dalam sekejap dia tidak mampu terbang lagi.
Beberapa burung lain turun ke tanah. Mereka membantu Kasuari. Kasuari semakin malu karena selama ini dia telah mencurangi mereka.
Sejak saat itu, Kasuari sadar dan mengubah perilakunya. Namun sayang sekali, sejak saat itu pula Kasuari tidak bisa terbang lagi. Dia harus mencari makan di tanah.

Disadur dari: Dian K, 100 Cerita Rakyat Nusantara, Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, 2014.

Pada pembelajaran 1 telah dijelaskan bahwa cerita Asal Mula Telaga Warna merupakan cerita fiksi. Cerita yang diceritakan Ibu Guru di atas juga merupakan cerita fiksi. Ayo, melakukan kegiatan berikut.

Siapa saja tokoh-tokoh dalam cerita di atas? Sebutkan tokoh-tokoh dalam cerita di atas. Kemudian, ceritakan secara lisan cerita di atas di depan teman- teman dan gurumu.

Ada berbagai jenis cerita fiksi, di antaranya cerita rakyat, cerpen, dan novel. Adapun jenis cerita rakyat antara lain cerita jenaka, mite, fabel, legenda, dan saga.

a. Cerita jenaka adalah  :  merupakan bagian cerita rakyat yang berunsur jenaka atau lucu yang dapat membangkitkan tawa . Bahan ceritanya didasarkan pada kehidupan masyarakat sehari-hari. Alur ceritanya berpusat pada kelakuan pelaku. Contoh cerita jenaka yang berkemabang dalam masyarakat Indonesia seperti Si Kebayan Sunda, Lebai Malang Sumatra, dan Pak Banjir Jawa.

b. Mite adalah : sering di sebut dengan Mitos, adalah cerita prosa rakyat yang ditokohi para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain (kayangan) dan dianggap benar – benar terjadi oleh empunya cerita atau penganutnya. Mitos pada umumnya menceritakan tentang terjadinya alam semesta, dunia, bentuk khas binatang, bentuk topografi, petualangan para dewa, kisah percintaan mereka dan sebagainya. Mitos itu sendiri, ada yang berasal dari Indonesia dan ada juga yang berasal dari luar negeri.
Contoh: …

c. Fabel adalah  salah satu jenis dongeng mengenai dunia binatang, di mana binatang-binatang bahkan makhluk-makhluk yang tidak bernyawa bertindak seolah-olah sebagai manusia. Tokoh-tokoh cerita di dalam fabel semuanya binatang. Binatang tersebut diceritakan mempunyai akal, tingkah laku, dan dapat berbicara seperti manusia. Watak dan budi manusia juga digambarkan sedemikian rupa melalui tokoh binatang tersebut. Tujuan fabel adalah memberikan ajaran moral dengan menunjukkan sifat-sifat jelek manusia melalui simbol binatang-binatang. Melalui tokoh binatang, pengarang ingin mempengaruhi pembaca agar mencontoh yang baik dan tidak mencontoh yang tidak baik.
Contoh:

d. Legenda adalah cerita rakyat yang dianggap benar-benar terjadi yang ceritanya dihubungkan dengan tokoh sejarah, telah dibumbui dengan keajaiban, kesaktian, dan keistimewaan tokohnya.
Contoh: Misalnya, legenda terjadinya Danau Toba di Sumatra, Sangkuriang (legenda Gunung Tangkuban Parahu) di Jawa Barat, Rara Jonggrang di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Ajisaka di Jawa Tengah.

e. Sage adalah cerita lama yang berhubungan dengan sejarah, yang menceritakan keberanian, kepahlawanan, kesaktian dan keajaiban seseorang. Beberapa contoh sage, adalah: Calon Arang, Ciung Wanara, Airlangga, Panji, Smaradahana, dll. Suatu saat, hiduplah seorang panglima perang bernama Wire.

f. Cerpen adalah : Cerpen atau dapat disebut juga dengan cerita pendek merupakan suatu bentuk prosa naratif fiktif. Cerpen cenderung singkat, padat, dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang lebih panjang, seperti novella dan novel.

Cerpen merupakan salah satu jenis karya sastra yang memaparkan kisah atau cerita mengenai manusia beserta seluk beluknya lewat tulisan pendek dan singkat. Atau pengertian cerpen yang lainnya yaitu sebuah karangan fiktif yang berisi mengenai kehidupan seseorang ataupun kehidupan yang diceritakan secara ringkas dan singkat yang berfokus pada suatu tokoh saja

Contoh:

 

Jenis cerita fiksi teks berjudul Kasuari dan Dara Makota adalah … jelaskan …

Jenis cerita fiksi teks berjudul Asal Mula Telaga Warna adalah …  jelaskan …

 

Kasuari dan Dara Mahkota dalam cerita di atas memiliki Sayap untuk terbang. Deangan terbang, mereka dapat menuju tempat tertentu. Demikian juga dengan manusia. Manusia untuk menuju tempat tertentu seringkali menggunakan sarana transpotasi, seperti sepeda, sepeda motor, mobil, pesawat, dan kapal.

Edo dan teman-teman sering bersepeda Edo pulang sekolah mengendarai sepeda. Di jalan cukup ramai, Edo mengurangi kekuatan saat mengayuh sepedanya. Laju sepeda menjadi lambat. Di jalan lengang, Edo menambah kekuatan saat mengayuh sepeda. Laju sepeda menjadi cepat.

Kekuatan mengayuh memengaruhi laju sepeda. Saat Edo mengurangi kekuatan dalam mengayuh sepeda, Edo telah mengurangi gaya. Sepeda pun bergerak lambat atau pelan. Sebaliknya, saat Edo menambah kekuatan dalam mengayuh sepeda, Edo telah menambah gaya. Sepeda pun bergerak cepat. Dengan demikian, gaya berpengaruh terhadap gerak benda.
Apa kamu masih ingat tentang gaya dan gerak?

 

Percobaan Mendorong meja.

  • Mengetahui perubahan gerak akibat gaya , dengan alat  meja.
  • Letakkan meja di tempat cukup luas.
  • Doronglah meja secara sendiri dengan kekuatan penuh.
    Perhatikan gerakan meja. Apa yang kamu rasakan?
  • Kemudian, doronglah meja bersama temanmu.
    Gunakan kekuatan penuh seperti saat mendorong sendirian. Perhatikan gerakan meja.
    Apa yang kamu rasakan?

Tulislah hasil percobaanmu dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Apa perbedaan yang kamu rasakan saat mendorong meja sendiri dan berdua? berdua lebih ringan.
2. Bagaimana pergerakan meja saat didorong sendiri dan berdua? Berdua gerakan lebih cepat.
3. Apa kesimpulanmu dari percobaan ini?  Meja di dorong berdua lebih cepat, dan terasa lebih ringan.

Bertanyalah kepada orang tuamu tentang lagu daerah di lingkungan tempat tinggalmu. Apa saja lagu daerahmu? Kemudian, pilih satu lagu daerahmu. Mintalah orang tuamu untuk menyanyikannya. Tuliskan syair lagu yang dinyanyikan orang tuamu.

 

 

SD4.8.1.1-Daerah Tempat Tinggalku-Lingkungan Tempat Tinggalku

SD Kelas 4 Tema 8 – Daerah Tempat Tinggalku – Sub.Tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku.

Pembelajaran 1.

Kamu akan belajar mengenal berbagai matapencaharian penduduk kaitannya dengan kegiatan ekonomi di Indonesia. Selain itu, kamu akan mengenal berbagai karakteristik masyarakat Indonesia dan mengambil manfaatnya guna menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Ajaklah orang tuamu untuk menceritakan berbagai karakteristik yang ada lingkunganmu. Setelah itu, diskusikan manfaat perbedaan karakteristik, baik untuk dirimu maupun untuk masyarakat pada umumnya. Selain itu, Ajaklah orang tuamu untuk berdiskusi mengenai berbagai matapencaharian penduduk. Misalnya, “Mengapa lingkungan mempengaruhi matapencaharian penduduk?”

Kamu akan mengamati daerah lingkungan tempat tinggal dengan berbagai pengetahuan yang dapat dimanfaatkan untuk menambah wawasanmu.
Dari lingkungan, kamu akan mengetahui berbagai karya seni, berbagai karakteristik individu, dan berbagai legenda dalam teks fiksi.
Tempat tinggal adalah tempat manusia menetap untuk berteduh dari keadaan alam, serta tempat melaksanakan hak dan kewajibannya dalam menjalani hidup. Tempat tinggal manusia biasanya berwujud rumah. Tempat tinggal merupakan kebutuhan utama bagi manusia. Setiap manusia tentu menginginkan lingkungan tempat tinggal yang nyaman untuk kehidupannya.
Amatilah gambar di atas. Gambar tersebut menunjukkan bagian dari lingkungan tempat tinggal. Lingkungan yang ditunjukkan berupa beberapa rumah yang di sekitarnya masih banyak pohon. Pada gambar juga terlihat hamparan sawah dengan para petani yang sedang bekerja. Terlihat juga binatang berupa ayam dan sapi. Lingkungan tempat tinggal pada gambar lebih tepat dinamakan perdesaan. Di mana tempat tinggalmu? Bagaimana lingkungan tempat tinggalmu? Nyamankah kamu tinggal di lingkunganmu?

 

Aku dan keluargaku berasal dari Jawa Barat. Di Jawa Barat terdapat banyak tempat wisata, di antaranya Telaga Warna. Apa kamu pernah mendengar cerita Asal Mula Telaga Warna? Ayo, kita cari tahu.

Udin dan keluarga sedang berlibur di daerah asalnya, yaitu Jawa Barat. Di lingkungan tempat tinggal Udin di Jawa Barat terdapat tempat wisata Telaga Warna. Telaga Warna terletak di kawasan Puncak Bogor.
Saat Udin berwisata di Telaga Warna, ayah Udin menceritakan Asal Mula Telaga Warna. Cerita Asal Mula Telaga Warna merupakan cerita turun temurun yang terkenal di daerah tersebut. Bagaimana cerita Asal Mula Telaga Warna?

Asal Mula Telaga Warna.

 

Dahulu kala di Jawa Barat, ada Raja dan Permaisuri yang belum dikarunia anak. Padahal, mereka sudah bertahun-tahun menunggu. Akhirnya, Raja memutuskan untuk bertapa di hutan. Di sana Raja terus berdoa kepada Yang MahaKuasa. Raja meminta agar segera dikarunia anak. Doa Raja pun terkabul.
Permaisuri melahirkan seorang bayi perempuan. Raja dan Permaisuri sangat bahagia. Seluruh rakyat juga bersuka cita menyambut kelahiran Putri Raja. Raja dan Permaisuri sangat menyayangi putrinya. Mereka juga sangat memanjakannya. Segala keinginan putrinya pasti dituruti.

Tak terasa Putri Raja telah tumbuh menjadi gadis yang cantik. Hari itu dia berulang tahun ketujuh belas. Raja mengadakan pesta besar- besaran. Semua rakyat diundang ke pesta.
Raja dan Permaisuri telah menyiapkan hadiah istimewa berupa kalung. Kalung terbuat dari untaian permata berwarna-warni. Saat pesta berlangsung, Raja menyerahkan kalung itu.
”Kalung ini hadiah dari kami. Lihat, indah sekali, bukan? Kau pasti menyukainya,” kata Raja.
Raja bersiap mengalungkan kalung itu ke leher putrinya. Sungguh di luar dugaan, Putri menolak mengenakan kalung itu.

”Aku tak suka kalung ini, Ayah,” tolak Putri dengan kasar.
Raja dan Permaisuri terkejut. Kemudian, Permaisuri berusaha membujuk putrinya dengan lembut. Permaisuri mendekat dan hendak memakaikan kalung itu ke leher putrinya.
”Aku tidak mau! Aku tidak suka kalung itu! Kalung itu jelek!” teriak Putri sambil menepis tangan Permaisuri.

Tanpa sengaja, kalung itu terjatuh. Permata-permatanya tercerai- berai di lantai. Permaisuri sangat sedih. Permaisuri terduduk dan menangis. Tangisan Permaisuri menyayat hati. Seluruh rakyat yang hadir turut menangis. Mereka sedih melihat tingkah laku Putri yang mereka sayangi.
Tidak disangka, air mata yang tumpah ke lantai berubah menjadi aliran air. Aliran air menghanyutkan permata-permata yang berserakan. Air tersebut mengalir keluar istana dan membentuk danau. Anehnya, air danau berwarna-warni seperti warna-warna permata kalung Putri. Kini danau itu dikenal dengan nama Telaga Warna.

Disadur dari: Dian K, 100 Cerita Rakyat Nusantara, Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, 2014.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan cerita di atas.
1. Siapa tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita?
2. Di mana Raja melakukan pertapaan?
3. Apa hadiah yang disiapkan Raja dan Permaisuri untuk ulang tahun putrinya?
4. Mengapa Permaisuri bersedih dan menangis?
5. Bagaimana sifat Putri dalam cerita tersebut?

Ceritakan kembali secara lisan dengan menyebutkan tokoh-tokoh yang ada dalam cerita Asal Mula Telaga Warna. Berceritalah di depan guru dan teman-temanmu.
Ceritakan dengan artikulasi jelas, ekspresif, intonasi tepat, dan penuh percaya diri.

Cerita Asal Mula Telaga Warna merupakan teks cerita fiksi. Cerita fiksi atau rekaan adalah cerita yang sengaja dikarang oleh pengarang. Cerita fiksi diolah berdasarkan pandangan, tafsiran, dan penilaian pengarang mengenai peristiwa-peristiwa, baik yang pernah terjadi secara nyata maupun hanya dalam khayalan pengarang. Cerita fiksi dinikmati pembaca sebagai sarana hiburan.

Carilah informasi tentang cerita fiksi dan ciri-cirinya dari berbagai sumber.
Lakukan kegiatan ini bersama teman sebangkumu. Diskusikanlah informasi yang kalian peroleh.
Kemudian, tulislah informasi yang kamu peroleh.

Apa yang dimaksud cerita fiksi ? Cerita atau karangan fiksi adalah cerita rekaan buatan yang dibuat pengarang, dimana cerita di dalamnya menjadi bermakna dikarenakan daya khayal, angan-angan atau fantasi olah fikir ide kreativitas si penulis.

Karangan Fiksi dan Nonfiksi :

  • Karangan Fiksi yaitu karangan yang berisi kisahan atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang. Fiksi atau cerita rekaan biasanya berbentuk novel, dan cerita pendek (cerpen). Fiksi ilmiah fiksi ilmu pengetahuan adalah fiksi yang ditulis berdasarkan ilmu pengetahuan, teori, atau spekulasi ilmiah.
    Karangan fiksi berusaha menghidupkan perasaan atau menggugah emosi pembacanya. Itulah sebabnya, tulisan ini lebih dipengaruhi oleh subjektifitas pengarangnya.
    Bahasa tulisan fiksi selain bermakna denoktatif juga konotatif, dan asosiatif yaitu makna tidak sebenarnya. Selain itu juga bermakna ekspresif yaitu membanyangkan suasana pribadi pengarang. Bahasa tulisan fiksi juga sugestif yaitu bersifat mempengaruhi pembaca dan plastis yaitu bersifat indah untuk menggugah perasaan pembaca.
  • Karangan nonfiksi yaitu karangan yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau hal-hal yang benar-benar dan terjadi dalam keidupan kita sehari-hari. Tulisan nonfiktif biasanya berbentuk tulisan ilmiah dan ilmiah populer, laporan, artikel, feature, skripsi, tesis, desertasi, makalah, dan sebagainya.
    Karangan nonfiktif berusaha mencapai taraf objektifitas yang tinggi, berusaha menarik, dan menggugah nalar (pikiran) pembaca.
    Bahasa karangan nonfiktif bersifat denotative dan menunjukan pada pengertian yang sudah terbatas sehingga tidak bermakna ganda.

 

GAYA.

Di dekat rumah Udin di Jawa Barat juga terdapat taman bermain. Udin dan saudara-saudara sepupunya bermain di sana. Dita ingin bermain ayunan. Udin membantu Dita menarik dan mendorong ayunan.

Udin menarik ayunan. Kemudian, Udin mendorong ayunan. Udin telah memberikan gaya pada ayunan itu. Apakah yang dimaksud dengan gaya?

Gaya adalah suatu kekuatan yang mengakibatkan benda yang dikenainya dapat mengalami gerak, perubahan kedudukan, atau perubahan bentuk.
Gaya juga dapat diartikan sebagai tarikan atau dorongan yang dapat memengaruhi keadaan suatu benda.

Gaya yang diberikan Udin terhadap ayunan yaitu tarikan dan dorongan. Akibatnya, ayunan itu bergerak. Saat ditarik, ayunan bergerak ke belakang atau mendekati Udin. Saat didorong, ayunan bergerak ke depan atau menjauhi Udin. Apa yang dimaksud dengan gerak?

Gerak adalah perpindahan kedudukan suatu benda terhadap benda lainnya, baik perpindahan kedudukan yang mendekati maupun menjauhi suatu benda atau tempat asal akibat benda itu dikenai gaya.

Percobaan mendoroong dan menarik Meja.

Tulislah hasil percobaanmu dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Apa yang terjadi pada meja saat didorong? Meja bergerak berpindah tempat sesusai dengan arah dorongan.
2. Ke mana arah meja saat didorong? Ke arah dorongan di lakukan.

3. Apa yang terjadi pada meja saat ditarik? Berpindah , bergerak menuju arah tarikan.

4. Ke mana arah meja saat ditarik? Ke Arah tarikan yang kita lakukan.

Bersama kelompokmu, diskusikan tentang perbedaan gaya dan gerak. Tuliskan hasil diskusi pada kolom berikut.
Perbedaan Gaya dan Gerak  : Gaya adalah suatu kekuatan yang mengakibatkan benda yang dikenainya dapat mengalami gerak, perubahan kedudukan, atau perubahan bentuk. Sedangkan Gerak adalah akibat dari Gaya yang diterapkan pada suatu benda tersebut.

Renungkan !

  • Apa yang kamu pahami tentang cerita fiksi?
  • Apa ciri-ciri cerita fiksi?
  • Apa yang dimaksud dengan gaya?
  • Apa yang dimaksud dengan gerak?
  • Apa yang membedakan gaya dan gerak?

Kerjasama dengan Orangtua !

Bekerja samalah dengan orang tuamu. Amati gaya tarikan dan dorongan yang kamu temui di lingkungan tempat tinggalmu. Diskusikan tentang gerak yang ditimbulkan akibat gaya tersebut. Tuliskan hasilnya pada kertas. Kemudian, ceritakan kepada guru dan teman-temanmu saat di sekolah.

 

SD Kelas 4 – PJOK – Gerakan Dasar Senam Irama

SD Kelas 4 – PJOK – Gerakan Dasar Senam Irama

  1. Senam yang dikenal dalam bahasa Indonesia sebagai salah satu cabang olahraga, merupakan terjemahan langsung dari bahasa Inggris yaitu Gymnastics.
  2. Gymnastics sendiri dalam bahasa aslinya merupakan serapan dari bahasa Yunani.
  3. Gymnastiek dipakai untuk menunjukkan kegiatan-kegiatan fisik yang memerlukan keleluasaan gerak sehingga perlu dilakukan dengan telanjang atau setengah telanjang, pengertian tersebut dikemukakan oleh Bangsa Yunani.
  4. Dalam bahasa Yunani sendiri, gymastics diturunkan dari kata kerja yaitu ? gymnos. 
  5. Senam dapat diartikan sebagai bentuk latihan tubuh pada lantai atau pada alat dirancang untuk meningkatkan daya tahan tubuh, kekuatan, kelentukann, kelincahan, koordinasi, serta kontrol tubuh.
  6. Merupakan bentuk-bentuk gerakan senam yang diikuti dengan irama. Irama yang mengiringi berupa musik, tepukan tngan, hitungan, atau ketukan yang diberikan oleh pemberi aba-aba. Tekanan dalam senam irama ada pada irama, fleksibilitas , kontinuitas gerak, dan irama pengiringnya. Keempat hal tersebut dapat dukungan dengan melakukan latihan-latihan senam irama secara teratur dan disiplin. Latihan senam irama yang baik dilakukan secara bersama-sama sehingga akan terlihat gerakan yang kompak dan serasi. Latihan-latihan pada tahap awal berupa teknik-teknik dasar senam irama.
  7. Gerakan Senam Irama, antara lain gerak langkah kaki, ayunan tangan, serta kombinasi gerak langkah kai dan ayunan tangan.
  8. Untuk lebih jelasnya ikuti pembahasan berikut ini. Lakukan gerakan-gerakan jalan ditempat kemudian melangkah ke samping, ke depan, ke belakang, dan serong berulang-ulang sehingga tercipta koordinasi gerak yang baik.

 

1.Gerakan langkah kaki.

Gerakan langkah kami meliputi :
a. Langkah biasa (looppas),
b. Langkah rapat,
c. Langkah keseimbangan (ballanspas)
d. Langkah depan (galoppas).

2. Gerakan Ayunan Tangan.
a. Ayunan satu lengan depan belakang.
b. Ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan berat badan.
c. Variasi ayunan satu lengan ke samping bersamaan dengan memindahkan beran badan.
d. Ayunan dua lengan depan belakang.
e. Ayunan dua lengan silang depan di muka badan.

 

 

SD Kelas 4 – PJOK – Permainan Kasti

SD Kelas 4 – PJOK – Permainan Kasti.

1. Pengertian Permainan Kasti.
Kasti merupakan salah satu jenis permainan bola kecil beregu. Kasti merupakan bentuk permainan tradisional yang mengutamakan beberapa unsur kekompakan, ketangkasan dan kegembiraan. Permainan ini biasa dilakukan dilapangan terbuka. Pada anak-anak usia sekolah dasar. Permainan ini bisa melatih kedisiplinan diri serta memupuk rasa kebersamaan dan solidaritas antar teman. Agar dapat bermain kasti dengan baik kita dituntut memiliki beberapa keterampilan yaitu memukul, melempar, dan menangkap bola serta kemampuan lari.

2.Teknik Dasar Permainan Kasti.
Agar dapat bermain kasti dengan baik kita dituntut menguasai teknik dasar bermain kasi. Adapun teknik dasar permainan kasti ada 3, yaitu teknik melempar, menangkap, dan memukul bola.

a. Teknik Melempar Bola.

1. Melempar Bola Menyusur Tanah. Cara melakukan :
– Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan.
– Posisi badan membungkuk
– Ayunan lengan belakang ke depan melalui bawah
– Bola dilempar menyusur tanah ke sasaran.

2. Melempar bola mendatar. Cara melakukannya :
– Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan, diantara jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Sedangkan jari kelingking dan ibu jari mengontrol bola agar tidak jatuh.
– Badan condong ke belakang, ayunan lengan dari bawah ke atas.
– Bola dilempar setinggi dada ke arah sasaran.

3. Melempar Bola Melambung. Cara melakukannya :
– Bola dipegang pada pangkal ruas jari tangan, diantara jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Sedangkan jari kelingking dan ibu jari mengontrol bola agar tidak jauh.
– Badan condong ke belakang, ayunan lengan dari bawah ke atas.
– Melempar dengan tangan terkuat. Apabila melempar dengan tangan kanan, maka kaki kiri berada didepan. begitu sebaliknya.
– Bola dilempar melambung diikuti gerakan lanjutan dengan melangkahkan kaki kebelakang ke depan.
– Pandangan mata ke arah sasaran lemparan.

4. Melempar bola memantul Tanah. Cara melakukannya :
– Posisi kaki ditekuk dan badan condong ke depan.
– Ayunan lengan ke arah depan bawah.
– Bola dilempar memantul tanah ke sasaran.

 

b. Teknik Menangkap Bola.

Teknik menangkap bola kasti ada 4 macam, yaitu :
1. Menangkap Bola Mendatar.
2. Menangkap Bola Melambung.
3. Menangkap Bola Menyusur Tanah.
4. Menangkap Bola Memantul Tanah.

Cara melakukan 4 teknik ini pada dasarnya sama, yaitu :
– Pandangan mata tertuju pada arah datangnya bola.
– Menangkap dengan kedua tangan dengan kedua telapak tangan dibuka membentuk setengah bola.
– Saat perkenaan bola pertama dengan telapak tangan, diikuti sedikit tarikan tangan ke belakang.

 

c. Teknik Melambungkan Bola.

Teknik melambungkan bola digunakan untuk memberikan umpan yang baik kepada pemukul. Cara melakukan :
– Berdiri tegak. Jika melempar dengan tangan kanan, maka kaki kanan berada di depan.
– Bola dipegang dengan tangan kanan didepan paha kanan.
– Badan condong kedepan.
– Putar lengan kanan (yang mememang Bola) ke belakan 360 derajat.
– Langkahkan kaki kiri ke depan, ayunkan lengan ke depan dan lepaskan bola saat berada di samping paha kanan disertai kecutan pergelangan tangan.

 

d. Teknik Memukul Bola. Cara melakukan :
– Pegang alat pemukul dibagian yang lebih kecil dengan satu tangan.
– Berdiri menyamping sehingga pelambung berada disamping kiri pemukul.
– Kedua kaki dibuka selebar bahu.
– Letakkan alat pemukul di atas bahu sebelah kanan dengan siku tangan yang memegang alat pemukul ditekuk.
– Pandangan ke arah pelambung dan datangnya bola.
– Ayunkan alat pemukul dengan meluruskan siku disertai lecutan pergelangan tangan saat bola dalam jangkauan pukulan.
– Diikuti gerakan lanjutan dengan melangkahkan kaki kebelakang ke depan.

Teknik memukul bola ada 4 macam, yaitu :
1. Memukul Bola mendatar.
2. Memukul Bola melambung.
3. Memukul Bola Memantul Tanah.

 

3. Peraturan Permainan Kasti.

a. Lapangan Permainan Kasti.
Lapangan kasti berbentuk persegi panjang dengan ukuran :
– Panjang : 60-70 meter.
– Lebar    : 30 meter.
– Ruang Hinggap : 3,
– Ruang bebas : 1.

b. Peralatan Permainan Kasti.
– Pemukul : terbuat dari kayu.
– Bola Kasti : terbuat dari karet.

c. Peraturan Permainan Kasti.
1. Jumlah Pemain : Jumlah pemain kasti tiap regu adalah 12 orang. Dengan salah satu pemain bertindak sebagai kapten. Setiap pemain wajib mengenakan nomor dada dari 1 sampai 2.
2. Waktu Permainan : Waktu permainan dilakukan dalam 2 babak. Tiap-tiap babak 20-30 menit. Diantara tiap babak diberikan istirahat 15 menit.
3. Wasit : Pertandingan kasti dipimpin oleh seorang wasit dibantu 3 orang penjaga garis dan 1 orang pencatat waktu.
4. Regu pemukul :
– Setiap pemain berhak memukul satu kali, kecuali pemain terakhir berhak memukul sampai 3 kali.
– Sesudah memukul, alat pemukul harus diletakkan di dalam ruang pemukul. Apabila alat pemukul diletakkan di luar. maka pemain tersebut tidak mendapatkan nilai, kecuali jika ia segera meletakkannya di dalam ruang pemukul.
– Pukulan di nyatakan benar apabila bola yang dipukul melampui garis pukul, tidak jatuh diruang diruang bebas, dan tidak mengenai tangan pemukul.

5. Regu penjaga. Regu pencaga bertugas :
– mematikan lawan dengan cara melemparkan bola ke pumukul atau menangkap langsung bola yang dipukul yang dipukul melambuing oleh regu pemukul.
– Membakar ruang besar dengan cara menempati ruang bebas jika kosong.

6. Pelambung. Pelambung bertugas :
– melambungkan bola sesuai permintaan pemukul.
– Jika bola yang dilambungkan oleh pelambung tidak sesuai dengan permintaan pemukul, maka pemukul boleh untuk tidak memukulnya. Jika ini terjadi 3 kali berturut-turu maka pemukul dapat berlari bebas ke tiang perhentian pertama.

7. Pergantian Tempat.
Pergantian tempat antara regu pemukul dan regu penjaga terjadi apabila :
– Salah seorang regu pemukul terkena lemparan bola.
– Bola pukulan regu pemukul diangkap langsung oleh regu penjaga, sebanyak 3 kali berturut-turut.
– Alat pemukul lepas ketika memukal.

8. Cara mendapatkan Nilai.
– Pemain berhasil memukul bola, kemudian lari ke pemberhentian 1, 2, 3 dan ruang bebas secara bertahap, mendapat nilai 1.
– Pemain berhasil melewati tiap-tiap pemberhentian dan kembali ke ruang bebas atas pukulannya sendiri, mendapat nilai 2.
– Regu penjaga menangkap langsung bola lambung yang dipukul oleh regu pemukul, mendapat nilai 1.
– Regu yang mendapatkan nilai paling banyak dinyatakan sebagai pemenang.

 

# Cara Bermain Kasti.

Setelah menguasai beberapa teknik dasar permainan kasti dan memahami peraturan permainannya, selanjutnya adalah mempraktekkan bagaimana cara bermain kasti dengan benar . Dalam bermain kasti dibutuhkan kerjasama tim dan rasa tanggungjawab. Selain itu yang paling penting adalah sikap untuk selalu menjaga sportifitas.

Sebelum memulai bermain kasti, hendaknya ditentukan dulu dua regu yang akan bermain. Tiap-tiap regu berjumlah 12 pemain. Bagi siswa yang belum mendapatkan giliran bermain , hendaknya melihat disisi lapangan sambil mempelari kejadian-kedian di lapangan.

 

SD Kelas 4 – PJOK – Pengertian Lari Jarak Pendek dan Lari Estafet

SD Kelas 4 – PJOK – Pengertian Lari Jarak Pendek – lari Estafet.

 

Lari jangka pendek disebut juga dengan istilah Sprint atau lari cepat. Pelari jarak pendek disebut Sprinter yang artinya pelari cepat. Lari jangka pendek adalah jenis lari yang mulai dari awal lari (start) hingga akhir lari (finish) dilakukan dengan kecepatan yang maksimal.

Lari jarak pendek yang biasa diperlombakan adalah lari 100meter, 200 meter, 400 meter.

Teknik dasar yang harus dikuasi oleh seorang pelari jarak pendek adalah :
a. star atau pertolakan,
b. teknik gerakan berlari,
c. teknik memasuki garis finish.

Start.

Berdasarkan kegunaannya dibagi menjadi 3 macam, yaitu :
a. start berdiri (standing start).
b. start melayang (flying start).
c. start jongkok (crouching start).
Start berdiri digunakan untuk lari jarak jauh.

Start melayang digunakan untuk lari sambung (es-tafet) khususnya pelari ke-2, ke-3 dan ke-4, sedangkan start jongkok digunakan untuk lari jarak pendek. Sesuai dengan istilahnya, start jongkok dilakukan dengan cara berjongkok.

Start jongkok berdasarkan cara pelaksanaannya dibedakan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut :
a. Start Pendek ( The Short Start ).
b. Start Menengah (The medium Start).
c. Start Panjang (The Long Start).

 

Aba-aba start Jongkok.

a. Bersedia : setelah mendengar aba-aba “bersedia”, pelari melangkahkan salah satu kaki ke depan di belakang garis start, dan berjongkok sesuai dengan start yang digunakan (start pendek, menengah, atau panjang), serta meletakkan kedua tangan (ujung jari-jari) ke tanah.

b. Siap : setelah mendengar aba-aba siap, pelari mengangkat pantat sehingga posisi panggul lebih tinggi daripada bahu, sedangkan kepala menunduk dan rileks.

c. Ya atau bunyi pistol : setelah mendengar aba-aba ya pelari mendorong kaki depan ke balok start dan bersamaan dengan itu kaki belakang digerakkan ke depan dalam keadaan lutut tertekuk (lutut diangkat ke depan atas).

 

LARI SAMBUNG.

Lari sambung atau estafet adalah bagian dari nomor lari yang diperlombakan dengan beregu. Tiap regu dalam lari sambung (Estafet) terdiri dari 4 orang pelari. Lari sambung dibagi 3 nomor lomba :
a. 4×100 meter, putra dan putri.
b. 4×400 meter, putra.

Latihan teknik memberi dan menerima Tongkat :
Pada lari sambung, terdapat beberapa macam cara dalam pemberian tongkat estafet dari pelari pertama kepada pelari berikutnya.

a. Cara Visual : pada cara ini, ketika tongkat diberikan penerima melihat atau menoleh ke arah pemberi tongkat estafet. Bentuk pelaksanaannya dapat dibagi menjadi beberapa macam. Sekarang ini yang biasanya dan sering dipakai hanya ada tiga macam.

b. Cara Non Visual : dengan cara ini pada saat tongkat diberikan, si penerima tidak melihat ke arah pemberi. Ada beberapa cara melakukan, tetapi sampai saat ini hanya ada dua macam yang bisa digunakan.

 

 

 

 

SD Kelas 4-2 Agama Katolik – Bab 3 Masyarakat

SD Kelas 4-2 Agama Katolik – Bab 3 Masyarakat.

Pelajaran 3 : Masyarakat.

A. Hormat kepada Orang Tua.
B. Cinta Kepada Sesama.
C. Menghormati Hidup.
D. Menghormati milik orang lain.

A. Hormat Kepada Orang Tua.

  1. Orang tua adalah wakil Al-lah yang bertugas menjaga, menghidupi dan mendidik anak-anak hingga menjadi manusia.
  2. Perintah keempat dalam Sepuluh  Perintah Al-lah berbunyi : Hormatilah ibu bapamu.
  3. Jasa ibu dan ayah sangat besar bagi kita.
  4. Jasa Ibu :
    • Ibu mengandung kita selama 9 bulan.
    • Ibu mengurus dan membesarkan kita
    • Ibu membimbing dan mendidik kita.
    • Ibu membantu ayah bekerja untuk menghidupi keluarga.
  5. Jasa Ayah :
    • Ayah menjadi tulang punggung kehidupan keluarga.
    • Ayah bekerja untuk menghidupi kita.
    • Ayah menjamin rasa aman.
    • Ayah mengupayakan dan menjamin pendidikan kita.
  6. Sikap dan kewajiban kita terhadap orang tua, antara lain :
    1. Hormat terhadap orang tua, berwujud :
      1. Berbicara dengan sopan dan rendah hati.
      2. Tidak metertawakan atau menghina orang tua.
    2. Cinta terhadap orang tua, berwujud :
      1. Senang hati dalam menghibur, memperhatikan, berterima kasih kepada orang tua dan mendoakan mereka.
    3. Taat kepada orang tua, berwujud :
      1. Menaati orangtua secara lahir dan batin.
      2. Melaksanakan perintahnya dengan sepenuh hati tanpa menggerutu (marah).
    4. Membantu orang tua, berwujud :
      1. Selalu siap sedia membantu orang tua terlebih pada tuanya agar tidak kekurangan dan kesepian.
    5. Santo Paulus menasihati kita : “Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan”.
    6. Kita Suci yang berbicara tentang menghormati orang tua, yaitu :
      • Ulangan 5 : 16 : Hormatilah ayah dan ibumu sebagaimana TUHAN Al-lahmu telah memerintahkannya kepadamu. Jika kamu mengikutinya, kamu akan hidup lama dan segala sesuatu berjalan dengan baik bagimu di negeri yang diberikan TUHAN Al-lahmu kepadamu.
      • Sirak 3: 12-16 :
        Kewajiban terhadap orang tua :
        1 – Anak-anakku, dengarkanlah aku, bapamu, dan hendaklah berlaku sesuai dengan apa yang kamu dengar, supaya selamat.
        2 – Memang Tuhan telah memuliakan bapa pada anak-anaknya, dan hak ibu atas para anaknya diteguhkan-Nya.
        3 – Barangsiapa menghormati bapanya memulihkan dosa,
        4 – dan siapa memuliakan ibunya serupa dengan orang yang mengumpulkan harta.
        5 – Barangsiapa menghormati bapanya, ia sendiri akan mendapat kesukaan pada anak-anaknya pula, dan apabila bersembahyang, niscaya doanya dikabulkan.
        6 – Barangsiapa memuliakan bapanya akan panjang umurnya, dan orang yang taat kepada Tuhan menenangkan ibunya
        7 – serta melayani orang tuanya sebagai majikannya.
        8 – Anakku, hormatilah bapamu, baik dengan perkataan maupun dengan perbuatan, supaya berkat dari padanya turun atas dirimu.
        9 – Rumah tangga anak dikukuhkan oleh berkat bapa, tapi dasar-dasarnya dicabut oleh kutuk ibu.
        10 – Jangan membanggakan nista bapamu. Memang nista bapa bukan kehormatan bagi dirimu!
        11 – Sebaliknya kemuliaan seseorang terletak dalam menghormati bapanya, dan malu anak ialah ibu ternista.
        12 – Anakku, tolonglah bapamu pada masa tuanya, jangan menyakiti hatinya di masa hidupnya.
        13 – Pun pula kalau akalnya sudah berkurang hendaklah kaumaafkan, jangan menistakannya sewaktu engkau masih berdaya.
        14 – Kebaikan yang ditunjukkan kepada bapa tidak sampai terlupa, melainkan dibilang sebagai pemulihan segala dosamu.
        15 – Pada masa pencobaan engkau akan diingat oleh Tuhan, maka dosamu lenyap seperti air beku yang kena matahari.
        16 – Serupa penghujat barangsiapa meninggalkan bapanya, dan terkutuklah oleh Tuhan orang yang mengerasi ibunya.
      • Markus 7 : 10 –  Karena Musa telah berkata: Hormatilah ayahmu dan ibumu! dan: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya harus mati.
      • Kolese 3:20 : Hai anak-anak, taatilah orang tuamu  dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan. 3:21 Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu 2 , supaya jangan tawar hatinya.
      • Efesus 6 : 1 : Hai anak-anak, taatilah  orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.  6:2 Hormatilah ayahmu dan ibumu–ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: 6:3 supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.

 

B. Cinta Kepada Sesama.

  • Cinta kasih merupakan hukum yang utama. Hukum yang diberikan Yesus bagi kita adalah hukum kasih.
  • Bunyi hukum kasih :
    • Pertama : Kasihilah Tuhan Al-lahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap akal budimu, dan segenap kekuatanmu.
    • Kedua : Kasihilah sesamamu  manusia seperti dirimu sendiri.
  • Hukum kasih merupakan dasar hidup bagi umat kristiani, yaitu selalu mengasihi Al-lah dan sesama.
  • Yesus memberikan contoh kepada kita agar selalu mengasihi sesama. Misalnya : Kisah orang Samaria yang murah hati ( Lukas 10 : 25-37 ); Yesus menyembuhkan orang kusta (Markus 1 : 40-45).
  • Orang Samaria yang murah hati ;
    Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Jawab Yesus kepadanya: “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?” Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Al-lahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Kata Yesus kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.” Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yesus: “Dan siapakah sesamaku manusia?” Jawab Yesus: “Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun-penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati. Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan. Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan. 10:33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya. Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali. Siapakah di antara ketiga orang ini, menurut pendapatmu, adalah sesama manusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?” 10:37 Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!”
  • Markus 1 : 40-45 – Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta.
    Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut  di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: “Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku.”  Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: “Aku mau, jadilah engkau tahir.”  Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir.  Segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras:  “Ingatlah, janganlah engkau memberitahukan apa-apa tentang hal ini kepada siapapun,  tetapi pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam  dan persembahkanlah untuk pentahiranmu  persembahan, yang diperintahkan oleh Musa, sebagai bukti bagi mereka.” Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana, sehingga Yesus tidak dapat lagi terang-terangan masuk ke dalam kota. Ia tinggal di luar di tempat-tempat  yang sepi; namun orang terus juga datang kepada-Nya dari segala penjuru.

 

C. MENGHORMATI HIDUP.

  • Kehidupan manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan harus kita hormati. Semua mahluk mendapat kehidupan dari Al-lah, maka kita tidak boleh membunuh makhluk hidup. Karena yang mempunyai hak atas kehidupan hanya Tuhan Al-lah.
  • Menghormati hidup terdapat dalam sepuluh Perintah Al-lah yang keliha “Jangan membunuh”.
  • Yesus menegaskan bahwa membunuh adalah membuang seseorang dari persaudaranya. Sebab orang yang marah kepada saudaranya sudah dikatakan sebagai orang yang berdosa (Matius 5:21-22).
  • Membunuh mempunyai makna yang luas yaitu :
    • Menghilangkan nyawa seseorang.
    • Membuang sesama dari persaudaraan. Contoh sikap-sikap membunuh, yaitu : melukai hati atau perasaan sesama, membenci, tidak mau berteman, iri , dengki, mengejek teman, saling bertengkar, dan bermusuhan, mempermalukan dan memfitnah sesama , dan lain-lain.
  • Kitab suci yang berbisaca tentang menghormati hidup adalah :
    • Matius 5:21-22 –
    • Matius 5:42-47 –
    • Matius 5:23-24 –
  • Usaha-usaha untuk memelihara dan menghormati kehidupan : berdoa dan bersyukur atas hidup, berolah raga secara teratur, makan dan minum yang bergizi, istirahat yang cukup, memelihara kebersihan diri dan lingkungan, dan lain sebagainya.
  • Tindakan-tindakan yang dapat merusak kehidupan , antara lain : merokok, membuang sampah tidak pada tempatnya, berbicara kotor dan membiarkan lingkungan kotor, tidak membersihkan anggota tubuh, dan lain-lain.

 

D. MENGHORMATI MILIK ORANG LAIN.

  • Menghormati milik orang lain berhubungan dengan Sepuluh Perintah Allah yang ke-7 (Jangan mencuri) dan ke-10 ( Jangan mengingini milik sesamamu secara tidak adil). Memiliki sesuatu adalah hak seseorang. Kita wajib  menghormati milik orang lain.
  • Mencuri adalah perbuatan yang tidak baik karena dengan mencuri kita :
    • merampas milik atau barang orang lain.
    • berbuat tidak adil.
    • Tidak menghormati dan menghargai barang atau milik orang lain.
  • Perintah ke-7 dan ke-10 menjamin keadilan. Keadilan berarti memberikan kepada setiap orang, apa yang menjadi haknya. Keadilan adalah hak setiap orang.
  • Perbuatan-buatan yang termasuk mencuri atau merampas hak milik orang lain misalnya :
    • Mencuri uang atau barang orang lain.
    • memeras sesama.
    • makan riba (memeras sesama yang kurang mampu atau miskin).
    • Tidak membayar hutang dan,
    • Korupsi uang dan waktu.
  • Kitab suci berbicara tentang menghormati hak milik orang lain, antara lain :
    • Efesus 4:28,
    • Tesalonika 3:10-12,
    • Kolose 4:1.
  • Santo Paulus mengatakan :
    • Orang yang mencuri, janganlah mencuri lagi, bekerjalah dengan baik supaya dapat berbagi dengan orang yang berkekurangan (Efesus 4:28).
    • Jika orang tidak mau bekerja, janganlah ia makan ( 2 Tesalonika 3:10-12).
    • Tuan-tuan berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu karena kamu juga mempunyai tuan disurga. (Kolose 4:1).

 

 

SELAMAT BELAJAR .

SD4.7.3.6 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Persatuan dan Kesatuan dalam Keragaman. Sub Tema 3 – Pembelajaran 6

SD4.7.6 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.
Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku – Pembelajaran 6.

Keragaman masyarakat di Indonesia seperti karya kolase atau mozaik.
Meskipun berbeda warna dan bentuk tetapi seluruhnya menjadi karya yang indah.

Buatlah satu karya mozaik atau aplikasi.
1. Untuk karya mozaik, kamu dapat menggunakan kertas warna-warni. Gunting kecil-kecil kertas warna-warni. Selanjutnya buatlah sketsa gambar, lalu tempelkan guntingan-guntingan kertas pada bidang gambar. Perhatikan komposisi warna supaya menarik.
2. Untuk karya aplikasi, siapkan benda yang akan kamu beri hiasan. Sebagai contoh kamu akan menghias sampul bukumu. Siapkan kertas warna sesuai warna yang kamu inginkan. Buatlah bentuk-bentuk gambar
pada kertas warna, lalu guntinglah. Tempelkan guntingan bentuk- bentuk gambar pada sampul bukumu. Atur komposisi gambar sesuai keinginanmu.

Cara membuat karya mozaik:
1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.
2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas atau kain.
3. Potong-potong kain atau kertas menjadi potongan kecil-kecil.
4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.

Cara membuat karya aplikasi:
1. Siapkan bahan untuk aplikasi, misalnya kain atau kertas (kertas berwarna atau kertas bekas kalender).
2. Rancanglah gambar pada selembar kertas sesuai dengan tema yang dipilih.
3. Potonglah kain atau kertas menjadi bentuk tertentu, misalnya daun, bunga, binatang, atau bentuk-bentuk lain sesuai dengan gambar rancangan.
4. Tempelkan potongan bentuk tersebut pada benda yang akan dihias. Tempelkan menggunakan lem atau dengan menjahit jika aplikasi menggunakan kain.

 

Bacalah teks berikut!

Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia.

Ki Hajar Dewantara diberi gelar sebagai Bapak Pendidikan Indonesia. Pemberian gelar itu ditetapkan pada tahun 1959 oleh Presiden Soekarno. Gelar itu diberikan kepada Ki Hajar Dewantara atas jasa beliau merintis pendidikan umum di Indonesia. Hari kelahiran Ki Hajar Dewantara tanggal 2 Mei ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Ki Hajar Dewantara lahir dari keluarga ningrat di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Nama aslinya Raden Mas Soewardi Soeryaningrat. Namun, pada usia 40, beliau berganti nama menjadi Ki Hajar Dewantara. Beliau tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan Raden Mas, karena beliau ingin dekat dengan rakyat.

Beliau lulus dari ELS (Sekolah Dasar Belanda), lalu melanjutkan ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera) namun tidak selesai. Ki Hajar Dewantara menjadi wartawan di banyak surat kabar, yaitu Oetoesan Hindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer, De Express, Poesara, Sedyotomo, dan Midden Jaya. Tulisan-tulisan beliau mampu membangkitkan semangat kebangsaan orang Indonesia.

Ki Hajar Dewantara juga aktif dalam kegiatan politik. Melalui organisasi Boedi Oetomo, beliau menyuarakan pentingnya persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara. Pada tahun 1912 beliau bersama Douwes Dekker dan Cipto Mangunkoesomo mendirikan Indische Partij. Indische Partij merupakan partai yang bertujuan mencapai kemerdekaan Indonesia.

Pada tahun 1913, Ki Hajar Dewantara mengkritik perayaan 100 tahun bebasnya Belanda dari penjajahan Perancis. Akibatnya beliau dibuang ke negeri Belanda. Di sana beliau mempelajari pendidikan dan pengajaran.

Selanjutnya, pada tanggal 3 Juli 1932, Ki Hajar Dewantara kembali ke Indonesia. Beliau mendirikan Perguruan Nasional Taman Siswa. Dari sekolah inilah lahir konsep pendidikan nasional. Saat Indonesia merdeka dan menjadi republik, Ki Hajar Dewantara diangkat menjadi Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan Indonesia. Ki Hajar Dewantara wafat pada tanggal 28 April 1959. Jasanya terus dikenang oleh bangsa Indonesia.

(Sumber: http://kidnesia.com/Embed/Boleh-Tahu/Ilmu-Pengetahuan-Umum/Ki-Hajar-Dewantara-Bapak-Pendidikan-Indonesia diunduh 24 September 2016)

Bacalah teks “Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia”.
1. Tuliskan kata sulit pada teks, lalu carilah artinya.
2. Tuliskan gagasan pokok setiap paragraf pada teks “Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia”.
3. Tuliskan informasi baru yang kamu dapatkan dari teks tersebut.
4. Buatlah laporan tertulis tentang teks tersebut. Serahkan hasil tulisanmu kepada Bapak/Ibu guru.

 

 

SD4.7.3.5 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Persatuan dan Kesatuan dalam Keragaman. Sub Tema 3 – Pembelajaran 5

SD4.7.5 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.
Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku – Pembelajaran 5.

Kamu telah mengetahui karya seni rupa yang dibuat dengan teknik tempel. Ayo, cobalah membuat karya serupa.

Buatlah satu karya montase atau kolase.
1. Untuk montase, gunakan gambar-gambar dari majalah bekas atau koran bekas. Tempelkan membentuk komposisi gambar baru yang kamu inginkan. Jika perlu tambahkan gambar lain, lalu warnailah.
2. Untuk karya kolase, gunakan bahan-bahan yang mudah kamu peroleh. Kamu dapat menggunakan biji-bijian, daun-daun kering, kapas, atau kulit buah salak. Pertama, buatlah sketsa gambar pada kertas putih. Selanjutnya, tempelkan bahan-bahan yang sudah kamu siapkan. Perhatikan komposisi warna supaya terlihat menarik.
Cara membuat karya montase:
1. Tentukan tema karya, misalnya tentang keragaman budaya di Indonesia.
2. Buatlah rancangan karya montase pada selembar kertas.
3. Carilah gambar-gambar sesuai rancangan. Gambar-gambar dapat kamu peroleh dari buku bekas, majalah, atau koran bekas.
4. Guntinglah gambar-gambar yang kamu peroleh.
5. Rekatkan potongan gambar-gambar pada kertas sesuai rancangan.
6. Jika perlu, lengkapi dengan gambar dengan menggunakan pensil, lalu warnailah.

Cara membuat karya kolase:
1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.
2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas, kain, kayu, atau biji-bijian.
3. Potong-potong bahan kolase, kecuali biji-bijian.
4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.

Bacalah teks berikut!

Melaksanakan Sikap Toleransi.

Kita harus mempunyai sikap toleransi terhadap keragaman dalam masyarakat Indonesia, baik keragaman agama, suku dan ras, sosial budaya, maupun gender. Sikap toleransi dalam keragaman bangsa Indonesia sangat penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, pentingnya sikap toleransi, antara lain sebagai berikut.
1. Membentuk persatuan bangsa.
2. Menciptakan kerukunan antarwarga masyarakat.
3. Memunculkan rasa nasionalisme dan bangga terhadap bangsa dan negara Indonesia.
4. Memperkukuh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sikap toleransi hendaknya juga diterapkan dalam lingkungan kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, maupun bangsa dan negara. Berikut beberapa contoh penerapan sikap toleransi dalam berbagai lingkungan kehidupan sehari-hari.

1. Lingkungan Keluarga.
Contoh sikap toleransi dalam lingkungan keluarga seperti berikut.
a. Membantu pekerjaan orang tua di rumah.
b. Membantu adik saat kesulitan dalam belajar.
c. Menghargai perbedaan antaranggota keluarga.
d. Menjaga ketenangan saat jam tidur siang.
e. Mendengarkan dan menjalankan nasihat orang tua.

2. Lingkungan Sekolah.
Contoh sikap toleransi dalam lingkungan sekolah seperti berikut.
a. Menjaga ketenangan dalam kelas saat berlangsungnya proses belajar mengajar.
b. Menghargai perbedaan pendapat dengan teman.
c. Tidak membedakan suku, agama, dan ras teman dalam bergaul.
d. Tidak memaksakan agama kita kepada orang lain.
e. Mematuhi tata tertib sekolah.

3. Lingkungan Masyarakat.
Contoh sikap toleransi dalam lingkungan masyarakat seperti berikut.
a. Ramah kepada tetangga.
b. Mengikuti kegiatan sosial dalam kehidupan masyarakat.
c. Memberi kesempatan kepada tetangga untuk menjalankan ibadah.

 

SD4.7.3.4 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Persatuan dan Kesatuan dalam Keragaman. Sub Tema 3 – Pembelajaran 4

SD4.7.4 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.
Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku – Pembelajaran 4.

Keragaman Ekonomi di Indonesia (2).

Pada Pembelajaran 3, telah dijelaskan bahwa kondisi wilayah Indonesia mengakibatkan keragaman aktivitas ekonomi penduduk. Kamu telah mengetahui empat macam aktivitas ekonomi, yaitu di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan kehutanan. Selain empat jenis tersebut, masih ada jenis aktivitas ekonomi berikut.

1. Aktivitas Ekonomi di Bidang Pertambangan.
Kekayaan alam di Indonesia juga terkandung di perut bumi, yaitu berupa barang tambang. Di wilayah Indonesia terdapat barang tambang minyak dan gas (migas) serta barang tambang nonmigas. Contoh barang tambang nonmigas antara lain emas, perak, tembaga, batu bara, bijih besi, nikel, aluminium, intan, pasir besi, dan bauksit.

Potensi barang tambang ini hendaknya dikelola dengan optimal bagi kemakmuran rakyat. Barang tambang bersifat tidak dapat diperbaharui sehingga perlu dieksplorasi dengan bijak. Ketersediaan barang tambang harus dijaga bagi kebutuhan masa kini dan masa mendatang. Selain itu, perlu dicari sumber daya alam alternatif agar sumber daya alam tidak lekas habis.
2. Aktivitas Ekonomi di Bidang Industri.
Amatilah aktivitas industri di lingkungan sekitar tempat tinggalmu! Apa yang dapat kamu simpulkan dari aktivitas tersebut? Industri merupakan usaha mengubah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Bahan mentah bersumber dari sumber daya alam. Adanya aktivitas industri, nilai dan kualitas suatu barang akan meningkat. Aktivitas industri dapat dilakukan oleh perorangan, kelompok, maupun badan usaha. Contoh industri di Indonesia antara lain industri otomotif, konveksi, elektronik, sepatu dan sandal, ban, pengalengan ikan, minuman dan makanan, serta pupuk.

3. Aktivitas Ekonomi di Bidang Perdagangan.
Potensi alam tiap-tiap daerah di Indonesia berbeda-beda. Ada yang kaya potensi alam. Ada pula yang miskin potensi alam. Fenomena ini dipengaruhi oleh kondisi geografis tiap-tiap daerah. Akibatnya, tidak setiap daerah mampu menghasilkan barang yang dibutuhkan masyarakat setempat. Untuk mengatasi masalah ini berkembang aktivitas perdagangan. Aktivitas ini dilakukan masyarakat untuk menyalurkan barang dan / atau jasa dari produsen ke konsumen. Barang dagangan dapat berupa hasil pertanian, peternakan, perikanan, hutan, dan barang industri.

Aktivitas perdagangan bisa dilakukan tanpa perantara ataupun dengan perantara. Produsen dapat langsung menjual atau menyalurkan barang dan/ atau jasa kepada konsumen. Jika ada perantara, produsen menggunakan perantara untuk menyalurkan barang dan/atau jasa kepada konsumen. Contoh perantara dalam perdagangan antara lain pedagang besar (grosir), agen, dan pedagang eceran. Pada perkembangannya aktivitas perdagangan juga melibatkan masyarakat luar negeri. Kegiatan perdagangan antarnegara inilah dikenal dengan sebutan ekspor impor.

4. Aktivitas Ekonomi di Bidang Jasa.
Sebagai negara kepulauan, wilayah Indonesia dihubungkan selat dan laut. Untuk menjangkau antarpulau dibutuhkan sarana transportasi. Di Indonesia sarana transportasi meliputi transportasi darat, udara, dan laut. Tidak hanya itu, untuk menjalin komunikasi juga diperlukan sarana komunikasi. Kedua sarana ini menunjukkan aktivitas ekonomi masyarakat di bidang jasa. Aktivitas jasa merupakan kegiatan layanan kepada masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Aktivitas jasa lainnya antara lain jasa perbankan dan keuangan, jasa kesehatan, jasa pendidikan, jasa konsultasi hukum, jasa pariwisata, dan jasa lainnya. Berkembangnya aktivitas jasa ini memunculkan beragam jenis pekerjaan di bidang jasa.

Bersama teman-teman sekelasmu, identifikasilah aktivitas ekonomi yang dilakukan setiap keluarga dari seluruh siswa di kelasmu. Sajikan hasilnya dalam bentuk tabel di bawah ini.
Dalam melakukan kegiatan tersebut, ingatlah selalu untuk bersikap toleransi atas perbedaan di antara teman-teman sekelasmu. Janganlah mengejek teman atas aktivitas ekonomi yang dilakukan keluarganya. Sebaliknya, jangan pula sombong atau malah rendah diri atas aktivitas ekonomi dalam keluargamu. Setiap orang membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Setiap daerah dalam wilayah Indonesia mempunyai adat istiadat dan budaya daerah yang khas. Setiap warga masyarakat termasuk kita hendaknya bisa menunjukkan sikap toleransi terhadap keragaman dalam masyarakat. Sikap toleransi dalam masyarakat akan mewujudkan kehidupan yang damai. Bagaimanakah bentuk tindakan toleransi terhadap keragaman?

 

Sikap Toleransi terhadap Keragaman.

Toleransi berasal dari bahasa Latin, tolerare yang artinya dengan sabar membiarkan sesuatu. Toleransi dapat diartikan sebagai perilaku terbuka yang menghargai segala perbedaan yang ada dengan sesama manusia. Bersikap toleransi berarti bersikap sabar, menahan diri, serta menghargai dan berhati lapang terhadap orang-orang yang memiliki perbedaan pendapat. Berikut bentuk sikap toleransi terhadap keragaman suku, budaya, agama, ras, dan gender.

1. Toleransi dalam Keragaman Agama.
Kebebasan beragama dijamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya pasal 29 ayat (2) yang berbunyi ”Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu”. Dengan adanya jaminan kemerdekaan beragama tersebut, segenap warga negara Indonesia hendaknya mengembangkan sikap toleransi antarumat beragama. Sikap toleransi antarumat beragama dapat diwujudkan dalam bentuk tindakan seperti berikut.
a. Tidak menghina agama yang diyakini orang lain.
b. Tidak memaksakan agama kepada orang lain.
c. Menghormati agama yang diyakini orang lain.
d. Beribadah dengan baik sesuai ajaran agama yang dianut.
e. Hormat menghormati dan saling bekerja sama antarumat beragama.
f. Memberi kesempatan kepada pemeluk agama lain untuk beribadah.
g. Menjaga kerukunan antarumat beragama, intern umat beragama, dan antarumat beragama dengan pemerintah.

2. Toleransi dalam Keragaman Suku dan Ras.
Masyarakat Indonesia terdiri atas beragam suku dan ras. Tiap-tiap suku bangsa mempunyai ciri khas yang membedakan dengan suku bangsa yang lain. Ciri suku bangsa yang didasarkan atas ciri fisik disebut ras. Jadi, setiap suku bangsa mempunyai ras masing-masing. Oleh karena itu, tercipta keragaman ras.
Terhadap keragaman yang ada, kita harus saling menghormati dan mengembangkan sikap toleran. Mengapa demikian? Alasannya, masyarakat Indonesia yang terdiri atas beragam suku dan ras pada dasarnya merupakan satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Jadi, dengan sikap toleransi antarsuku dan ras diharapkan akan terjalin persatuan dan kesatuan bangsa sehingga dapat memperkukuh NKRI.

Sikap toleran dalam keragaman suku dan ras dapat kita tunjukkan dalam bentuk sikap dan perilaku baik kepada siapa pun tanpa membedakan suku dan ras mana pun. Selain itu, kita senantiasa menghargai dan menghormati harkat dan martabat setiap manusia dengan mengembangkan semangat persaudaraan dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan. Dalam pergaulan sehari-hari kita harus bisa menerima suku-suku dan ras bangsa lain.

Sikap toleran dalam keragaman suku dan ras dapat kita tunjukkan dalam bentuk sikap dan perilaku baik kepada siapa pun tanpa membedakan suku dan ras mana pun. Selain itu, kita senantiasa menghargai dan menghormati harkat dan martabat setiap manusia dengan mengembangkan semangat persaudaraan dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan. Dalam pergaulan sehari-hari, kita harus bisa menerima suku-suku dan ras bangsa lain.

3. Toleransi dalam Keragaman Sosial Budaya.
Indonesia terdiri atas berbagai daerah. Tiap-tiap daerah dihuni oleh masyarakat Indonesia yang memiliki kehidupan sosial dan budaya sendiri- sendiri. Oleh karena itu, di Indonesia terdapat keragaman sosial budaya. Keragaman sosial budaya merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang tidak ternilai harganya dan diwariskan oleh nenek moyang kita dari zaman dahulu. Kita sebagai generasi penerus bangsa hendaknya senantiasa menghormati, melestarikan, dan mengembangkan berbagai bentuk warisan sosial dan budaya Indonesia. Bagaimanakah caranya? Tentu saja dengan bersikap toleran demi mempertahankan keanekaragaman sosial budaya dalam bentuk tindakan seperti berikut.

a. Bangga terhadap kebudayaan dalam negeri.
b. Menyaring budaya asing yang masuk Indonesia.
c. Mengetahui dan selalu mencari informasi keanekaragaman budaya bangsa Indonesia.
d. Menghormati kelompok lain yang menjalankan kebiasaan sosial dan adat istiadatnya.
e. Menghargai hasil kebudayaan suku bangsa lain.
f. Mempelajari dan menguasai seni budaya bangsa sesuai minat dan kesenangannya.
g. Melestarikan dan mengembangkan berbagai jenis seni tradisional seperti seni tari, seni musik, dan seni pertunjukan.

4. Toleransi dalam Keragaman Gender dan Mengembangkan Kesetaraan Gender.
Tuhan telah menciptakan manusia dalam dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan. Setiap orang hendaknya memiliki kesadaran gender yaitu kesadaran atas konsep yang meletakkan kedudukan, fungsi, dan peran antara laki-laki dan perempuan dalam masyarakat sejajar. Laki-laki dan perempuan dapat bekerja sama dalam melakukan pembangunan nasional dan menciptakan harmoni sosial. Sebagai contoh, laki-laki dan perempuan dapat mengambil peran yang berguna bagi sesama manusia lainnya. Anak laki-laki dan perempuan memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga kebersihan dan kerapian tempat tinggal. Siswa perempuan juga memiliki kesempatan sama untuk menjadi ketua kelas seperti halnya siswa laki-laki.

Keragaman gender dapat menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia, apabila masyarakat Indonesia menyadari bahwa setiap manusia memiliki hak, kewajiban, dan tanggung jawab yang sama. Adapun sikap yang dapat dikembangkan dalam menghormati keragaman gender adalah sebagai berikut.

a. Tidak membeda-bedakan teman laki-laki dan perempuan dalam berteman.
b. Memberikan hak yang sama antara laki-laki dan perempuan.
c. Tolong-menolong tanpa membedakan jenis kelamin.

 

SD4.7.3.3 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Persatuan dan Kesatuan dalam Keragaman. Sub Tema 3 – Pembelajaran 3

SD4.7.3 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.
Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku – Pembelajaran 3.

Bacalah teks berikut.
Keragaman Ekonomi di Indonesia (1)
Aktivitas ekonomi terdiri atas tiga bagian, yaitu: produksi, distribusi, dan konsumsi. Aktivitas ekonomi penduduk Indonesia disesuaikan dengan kondisi wilayah Indonesia. Sebagai negara kepulauan, wilayah Indonesia meliputi wilayah daratan dan perairan. Wilayah Indonesia juga mengandung potensi alam melimpah. Namun, potensi alamnya belum mampu dimanfaatkan secara optimal bagi kemakmuran penduduk Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa, kamu hendaknya ikut berperan aktif dalam pemanfaatan potensi alam secara bijak.
Apa sajakah jenis aktivitas ekonomi yang dilakukan masyarakat? Bergerak di bidang apa sajakah aktivitas ekonomi masyarakat? Berikut beberapa jenis aktivitas ekonomi dan bidang ekonomi terkait.

1. Aktivitas Ekonomi di Bidang Pertanian

Wilayah Indonesia berada di antara lintang 6oLU – 11oLS. Posisi ini menyebabkan wilayah Indonesia beriklim tropis. Wilayah Indonesia mendapatkan banyak sinar matahari dan curah hujan sepanjang tahun. Kondisi ini sangat mendukung aktivitas pertanian. Aktivitas pertanian juga didukung tingkat kesuburan tanah yang tinggi karena pengaruh banyaknya gunung api.

Banyak penduduk Indonesia melakukan aktivitas pertanian. Dengan mencermati kondisi geografis Indonesia, aktivitas pertanian dibedakan menjadi pertanian lahan basah dan pertanian lahan kering. Pertanian lahan basah membutuhkan banyak air, misalnya sawah irigasi dan sawah lebak. Pertanian lahan kering membutuhkan sedikit air, misalnya tegalan dan perkebunan. Jenis lahan apa yang cocok dikembangkan di daerahmu?

2. Aktivitas Ekonomi di Bidang Peternakan
Di Indonesia banyak aktivitas peternakan dikelola masyarakat atau badan usaha. Aktivitas tersebut berupa peternakan unggas, peternakan hewan kecil, dan peternakan hewan besar. Beragamnya aktivitas ini menyediakan hasil ternak melimpah. Selanjutnya, hasil ternak dapat dikonsumsi oleh masyarakat.
Apa sajakah jenis hewan yang dibudidayakan masyarakat? Jenis hewan yang dibudidayakan sebagai berikut.
a. Peternakan unggas, meliputi ayam, itik, burung, dan angsa.
b. Peternakan hewan kecil, meliputi kelinci, kambing, dan domba.
c. Peternakan hewan besar, meliputi sapi, kerbau, dan kuda.

Hasil peternakan tersebut meliputi telur, daging, kulit, susu, dan bulu. Tidak hanya untuk dikonsumsi masyarakat, hasil ternak juga dapat diolah menjadi berbagai kerajinan. Kerajinan dari hasil peternakan misalnya tas, sepatu, sandal, jaket, sarung tangan, dan kok (bola bulutangkis).

 

3. Aktivitas Ekonomi di Bidang Perikanan

Sekitar dua per tiga luas wilayah Indonesia berupa perairan. Fakta inilah yang menjadikan Indonesia dikenal dengan sebutan negara maritim. Luasnya wilayah perairan menyimpan potensi kekayaan alam melimpah. Potensi ini dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan aktivitas perikanan. Aktivitas perikanan dilakukan secara tradisional. Kondisi ini menyebabkan produksi hasil perikanan di Indonesia belum optimal.

Aktivitas perikanan dikelompokkan menjadi perikanan tangkap dan perikanan budi daya. Aktivitas perikanan tangkap dilakukan oleh nelayan dengan cara menangkap ikan di laut. Dahulu nelayan mengandalkan angin untuk menggerakkan perahu. Nelayan memanfaatkan angin darat untuk pergi melaut dan angin laut untuk kembali ke daratan. Kini nelayan sudah menggunakan mesin penggerak kapal (motor) untuk menggerakkan perahu. Bagaimana dengan aktivitas perikanan budi daya? Aktivitas perikanan budi daya dilakukan di darat atau di perairan payau. Budi daya ikan di darat dilakukan di kolam, sungai, sawah (mina padi), waduk (bendungan), atau danau. Contohnya budi daya ikan lele, mas, nila, dan mujair. Budi daya ikan di perairan payau dilakukan di tambak di pesisir pantai.

4. Aktivitas Ekonomi di Bidang Kehutanan.

Dahulu hamparan hutan hijau Indonesia pernah dijuluki ”karpet hijau”. Julukan ini karena hutan Indonesia tampak hijau dilihat dari udara. Hijaunya hutan dipengaruhi oleh iklim tropis yang ada di Indonesia. Kawasan hutan Indonesia mengandung keragaman sumber daya hayati. Belum lagi potensi hasil hutan yang terdiri atas hasil hutan kayu dan hasil hutan nonkayu  (misalnya: kina, karet, damar, dan sagu). Potensi ini menjadikan Indonesia sebagai negara pengekspor kayu. Bagi Indonesia, hasil ekspor kayu menjadi salah satu sumber pendapatan negara.

Aktivitas kehutanan juga perlu memperhatikan kelestarian hutan. Mengapa? Lestarinya hutan berdampak terhadap kehidupan manusia dan makhluk hidup yang tinggal di hutan. Kelestarian hutan dapat dijaga dengan cara antara lain melakukan tebang pilih dan melakukan penghijauan (reboisasi) lahan gundul. Hijaunya hutan Indonesia dapat menjadi ”paru-paru dunia”.

Tidak hanya memberikan manfaat ekonomis, hutan juga memiliki fungsi lain. Adapun fungsi hutan yaitu sebagai penyimpan cadangan air tanah, penyeimbang iklim, serta tempat habitat flora dan fauna. Bahkan, kawasan hutan juga dimanfaatkan untuk objek wisata. Karena banyaknya manfaat hutan, kelestarian hutan hendaknya selalu dijaga.

Dari teks “Keragaman Ekonomi di Indonesia (1)” di atas, tuliskan informasi baru yang kamu dapatkan. Tuliskan dalam bentuk peta pikiran. Lakukan tugas ini bersama teman sebangkumu, lalu ceritakan di depan teman-temanmu. Kumpulkan tulisanmu kepada Bapak/Ibu guru.

Di antara kamu dan teman-teman sekelasmu mungkin ada yang keluarganya memiliki aktivitas ekonomi yang sama. Namun, mungkin pula aktivitas ekonomi keluarga kalian berbeda-beda. Keragaman itu jangan menjadi halangan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Justru dengan perbedaan aktivitas ekonomi dalam masyarakat, maka semua kebutuhan ekonomi kita dapat terpenuhi.

 

Arti Penting Memahami Keragaman dalam Masyarakat Indonesia.

Keragaman masyarakat Indonesia hendaknya kita pahami bersama sebagai kelebihan bangsa Indonesia yang bisa memperkaya khasanah budaya nasional. Kita harus bisa menerima keragaman dalam masyarakat dengan bijaksana. Dan kita hendaknya bisa menjadikan keragaman yang ada sebagai alat untuk mempererat persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia.

Kurang memahami keragaman dalam masyarakat Indonesia dapat menimbulkan dampak negatif bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Beberapa dampak negatif tidak adanya pemahaman atas keragaman dalam masyarakat Indonesia sebagai berikut.
1. Terjadinya konflik, baik konflik ras, konflik antarsuku, maupun konflik antaragama.
2. Perpecahan (disintegrasi) bangsa. Perpecahan bangsa ini bisa terjadi karena terdapat konflik sosial dalam kehidupan masyarakat, baik karena perbedaan ekonomi, status sosial, ras, suku, agama, dan hasil kebudayaan.
3. Memandang masyarakat dan kebudayaan sendiri lebih baik serta merendahkan masyarakat dan kebudayaan lain. Sikap ini dapat mendorong terjadinya konflik antarkelompok.
4. Semangat nasionalisme berlebihan sehingga menganggap rendah bangsa lain.
5. Mempersulit pemerintah dalam menetapkan kebijakan pembangunan.
6. Menghambat usaha pembangunan dan pemerataan sarana dan prasarana.
7. Kurangnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Dampak negatif tersebut dapat kita hindari. Segenap bangsa Indonesia harus menyadari bahwa keanekaragaman yang ada dalam masyarakat Indonesia telah menjadi identitas kebangsaan yang tumbuh dan berkembang jauh sebelum bangsa ini menjadi satu kesatuan yang utuh, yakni Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bhinneka Tunggal Ika yang dicetuskan oleh Mpu Tantular pada abad XIV ini telah menjadi simbol sekaligus menjadi semboyan persatuan bangsa kita sejak dari dahulu, mulai dari Sabang sampai Merauke. Oleh karena itu, kita hendaknya bisa saling menghargai atau bersikap toleran dalam keragaman.

Banyak bentuk tindakan yang mencerminkan sikap toleran dalam keragaman, antara lain sebagai berikut.
1. Menghargai perbedaan dalam masyarakat, baik perbedaan suku, agama, ras, budaya, maupun golongan.
2. Hidup berdampingan secara damai dengan orang lain meskipun berbeda suku, agama, ras, budaya, maupun golongan.
3. Berinteraksi dengan baik tanpa ada sekat perbedaan suku, agama, ras, budaya, dan golongan.

Selain itu, sikap saling menghargai dan toleransi dapat kita tunjukkan dengan menghindari tindakan-tindakan yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Beberapa sikap yang hendaknya kita hindari seperti berikut.
1. Memaksakan kehendak kepada orang lain.
2. Acuh tak acuh dan tidak peduli terhadap lingkungan sekitar.
3. Menonjolkan suku, agama, ras, golongan, dan budaya tertentu.
4. Mementingkan suku bangsa sendiri atau sikap yang menganggap suku bangsanya lebih baik daripada suku bangsa yang lain.
5. Cenderung memaksakan kehendak dan berani menempuh tindakan melanggar norma untuk mencapai tujuan.
6. Mencari keuntungan diri sendiri (mementingkan diri sendiri) daripada untuk kesejahteraan orang lain.

Tuliskan informasi-informasi penting dari teks “Arti Penting Memahami Keragaman dalam Masyarakat Indonesia”. Jika sudah, bacakan hasil tugasmu di depan Bapak/Ibu guru dan teman-temanmu. Informasi penting dari teks “Arti Penting Memahami Keragaman dalam Masyarakat Indonesia”

 

SD4.7.3.2 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Persatuan dan Kesatuan dalam Keragaman. Sub Tema 3 – Pembelajaran 2

SD4.7.3 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.
Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku – Pembelajaran 2.

Keragaman budaya menghasilkan keragaman seni. Inilah salah satu contohnya.

Perhatikan gambar karya-karya seni rupa yang kreatif berikut ini.


Gambar 3.9 menunjukkan karya montase.

Menurutmu, bagaimana cara membuat karya montase?


Gambar 3.10 menunjukkan karya kolase.
Menurutmu, bagaimana cara membuat karya kolase?

Gambar 3.11 menunjukkan karya mozaik.
Menurutmu, bagaimana cara membuat karya mozaik? Apa perbedaannya dengan karya kolase?

Gambar 3.12 Hasil karya seni aplikasi kain pada tas

Gambar 3.12 menunjukkan hasil karya seni aplikasi.
Menurutmu, bagaimana cara membuat karya seni aplikasi?

Kamu telah mengamati contoh-contoh karya montase, kolase, mozaik, dan aplikasi. Apa perbedaan karya montase, kolase, mozaik, dan aplikasi? Coba diskusikan dengan teman-teman sekelompokmu. Selanjutnya, ceritakan hasil diskusimu kepada Bapak/Ibu guru dan kelompok lain.

Karya montase, kolase, aplikasi, dan mozaik merupakan karya seni rupa. Keempat jenis karya tersebut dibuat dengan teknik tempel. Bahan- bahan yang ditempelkan beragam.
Montase dibuat dengan menempelkan gambar-gambar yang sudah jadi. Gambar-gambar itu dapat diambil dari majalah bekas, surat kabar, atau media lainnya. Gambar-gambar itu kemudian disusun ulang membentuk gambar adegan baru sesuai yang kita inginkan.
Karya kolase dibuat menggunakan paduan aneka bahan (misalnya kertas, kain, kayu). Aneka bahan itu ditempelkan pada permukaan gambar.
Mozaik dibuat dengan menempelkan potongan-potongan bahan. Dibandingkan kolase, potongan-potongan bahan yang ditempelkan lebih kecil. Bahan yang digunakan sejenis, misalnya kertas saja, kaca saja, atau keramik saja. Namun, supaya lebih menarik, digunakan macam-macam warna.
Karya aplikasi dibuat dengan menempelkan suatu bentuk dari bahan tertentu. Karya aplikasi banyak diterapkan pada kerajinan kain.

Cara membuat karya montase:
1. Tentukan tema karya, misalnya tentang keragaman budaya di Indonesia.
2. Buatlah rancangan karya montase pada selembar kertas.
3. Carilah gambar-gambar sesuai rancangan. Gambar-gambar dapat kamu peroleh dari buku bekas, majalah, atau koran bekas.
4. Guntinglah gambar-gambar yang kamu peroleh.
5. Rekatkan potongan gambar-gambar pada kertas sesuai rancangan.
6. Jika perlu, lengkapi dengan gambar dengan menggunakan pensil, lalu warnailah.

Cara membuat karya kolase:
1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.
2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas, kain, kayu, atau biji-bijian.
3. Potong-potong bahan kolase, kecuali biji-bijian.
4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.
Cara membuat karya mozaik:
1. Buatlah gambar pada selembar kertas sesuai tema yang dipilih.
2. Siapkan bahan untuk kolase, misalnya kertas atau kain.
3. Potong-potong kain atau kertas menjadi potongan kecil-kecil.
4. Tempelkan potongan-potongan bahan pada gambar.
Cara membuat karya aplikasi:
1. Siapkan bahan untuk aplikasi, misalnya kain atau kertas (kertas berwarna atau kertas bekas kalender).
2. Rancanglah gambar pada selembar kertas sesuai dengan tema yang dipilih.
3. Potonglah kain atau kertas menjadi bentuk tertentu, misalnya daun, bunga, binatang, atau bentuk-bentuk lain sesuai dengan gambar rancangan.
4. Tempelkan potongan bentuk tersebut pada benda yang akan dihias. Tempelkan menggunakan lem atau dengan menjahit jika aplikasi menggunakan kain.

Bacalah teks berikut!
Percantik Dekorasi Ruang Tamu dengan Seni Mozaik
Mozaik merupakan seni dekorasi dengan merangkai kepingan-kepingan bahan berwarna, seperti keramik, batu, atau bahkan kertas. Kepingan-kepingan bahan itu disusun sehingga membentuk suatu gambar. Seorang desainer interior, Alexey Steshak sukses mempercantik tampilan dinding rumahnya dengan karya mozaik bergambar pohon.

Sebelum merangkai kepingan-kepingan keramik, Alexey Steshak terlebih dahulu membuat sketsa gambar pohon di dinding rumahnya. Ia kemudian menempelkan kepingan-kepingan keramik berbagai macam warna seperti hijau, oranye, dan cokelat hingga terbentuklah gambar pohon yang unik dan mempesona.
Sumber: http://lifestyle.liputan6.com/read/2165395/percantik-dekorasi-ruang-tamu-dengan-seni-mozaik diunduh 23 September 2016 Ayo Berdiskusi

Pengetahuan baru apa yang kamu dapat dari teks, ‘Percantik Dekorasi Ruang Tamu dengan Seni Mozaik”? Diskusikan dengan teman sebangkumu, lalu bacakan hasil diskusimu di depan Bapak/Ibu guru dan kelompok lain.

Karya kolase, montase, aplikasi, dan mozaik menggunakan aneka bahan. Bahan yang dapat digunakan, misalnya kertas, biji-bijian, bulu binatang, kain, kaca, atau keramik. Setiap jenis bahan akan menghasilkan tampilan berbeda. Tekstur karya juga berbeda. Ada yang bertekstur halus. Sebaliknya, ada pula yang bertekstur kasar.

Secara umum, ada dua macam tekstur permukaan benda yaitu kasar dan halus. Setiap jenis tekstur memiliki kelebihan dan kekurangan, tergantung peruntukannya. Kaca yang bertekstur halus bermanfaat supaya dapat memantulkan cahaya lebih baik. Sebaliknya, ban kendaraan bertekstur kasar.

1. Siapkan beberapa pulpen atau pensil. Kumpulkan benda itu sebanyak- banyaknya dari teman-temanmu.
2. Setelah terkumpul, rabalah permukaan setiap benda-benda itu, kemudian peganglah satu per satu. Peganglah dengan cara yang sama.
3. Bandingkan hubungan kelicinan permukaan benda dengan kemudahan memegang benda tersebut.
4. Catatlah hasil kegiatanmu.

Semakin licin permukaan suatu benda, semakin sulit benda tersebut untuk dipegang. Sebaliknya, benda mempunyai permukaan kasar semakin mudah untuk dipegang.
Kekasaran dan kelicinan permukaan benda memengaruhi nilai gaya gesek yang dihasilkan. Gaya gesek adalah gaya berlawanan arah yang dihasilkan oleh satu benda ke benda lain yang dipengaruhi oleh permukaan benda. Contoh gaya gesek misalnya gaya gesek antara telapak tangan dengan benda yang dipegang atau gaya gesek antara telapak kaki dengan lantai saat kita melangkah.

Diskusikan jawaban pertanyaan berikut bersama teman-teman sekelompokmu. Selanjutnya, bacakan hasil diskusi kalian di depan Bapak/Ibu guru dan kelompok lain.
1. Apa contoh gaya gesek dalam kehidupan sehari-hari dan manfaatnya bagi manusia?
2. Mengapa permukaan ban kendaraan dibuat kasar?

Ë Apa yang kamu pelajari pada hari ini?
Ë Apa persamaan karya kolase, montase, aplikasi, dan mozaik?
Ë Apa perbedaan karya kolase, montase, aplikasi, dan mozaik?

 

SD4.7.3.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Persatuan dan Kesatuan dalam Keragaman. Sub Tema 3 – Pembelajaran 1

SD4.7.3 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.
Subtema 3: Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku – Pembelajaran 1.

Kamu telah mengetahui keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia. Bagaimana sikapmu atas keragaman itu?

Supaya Tetap Rukun, Mari Lakukan Sikap Ini.
Negara Republik Indonesia memiliki keragaman adat, budaya, dan agama. Adat dan budaya setiap daerah unik dan berbeda dari daerah lain. Agama yang dianut penduduk pun beragam. Dengan perbedaan itu, bagaimana kita dapat menjaga kesatuan bangsa? Nah, untuk menjaga kesatuan bangsa dan supaya tetap rukun, mari kita lakukan sikap-sikap ini.

Salah satu sikap yang harus dilakukan yaitu adanya toleransi dan saling menghormati dalam menjalankan ibadah agama. Bagaimana perwujudannya?
Perwujudannya misalnya kita tidak boleh menghina teman yang berbeda agama. Selanjutnya, saat teman kita sedang beribadah kita tidak boleh mengganggu mereka.

Sikap lain yang harus dilakukan yaitu menghargai berbagai kebudayaan dari berbagai daerah di Indonesia. Negara kita kaya akan berbagai kebudayaaan daerah. Kita boleh membanggakan kebudayaan daerah sendiri. Namun, kita juga harus menghargai dan ikut melestarikan kebudayaan daerah lain.

Jadi, untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan NKRI, bagaimana sikap kita? Kita harus saling menghargai, menghormati, dan menyayangi orang lain meskipun berbeda agama, suku, dan budaya. Sikap itulah yang harus selalu kita tanamkan pada diri kita.
(Sumber: http://kidnesia.com/Boleh-Tahu/Serba-Serbi/Supaya-Tetap-Rukun-Hindari-Sikap-Ini-Yuk diunduh 24 September 2016)

Ceritakan hasil diskusi kelompokmu. Bandingkan dengan hasil diskusi kelompok lain. Apakah ada perbedaan?
“Keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia menjadi magnet bagi para wisatawan.” Pernahkah kamu mendengar atau membaca kalimat seperti itu? Apa maksudnya? Maksud dari kalimat tersebut adalah bahwa keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Mungkin kamu bertanya-tanya, apa hubungannya “magnet” dengan “daya tarik”. Nah, terlebih dahulu lakukan kegiatan berikut.

Lakukan kegiatan ini di dalam kelas.
1. Sediakan magnet batang atau magnet mainan (yang biasa ditempelkan pada pintu lemari pendingin).
2. Sediakan benda-benda kecil, seperti jarum pentul, peniti, pensil, kerikil, dan daun. Letakkan di atas meja.
3. Dekatkan magnet pada benda-benda kecil tersebut.
4. Catatlah hasil pengamatan kalian.
5. Ingat, berhati-hatilah saat bekerja dengan jarum pentul dan peniti. Pastikan tidak ada jarum pentul yang terjatuh di lantai. Pastikan juga peniti tidak terbuka. Setelah selesai digunakan, bereskan dan masukkan kembali jarum pentul dan peniti ke tempatnya.

Berdasarkan kegiatan di atas, diskusikan jawaban pertanyaan-pertanyaan berikut bersama teman-teman sekelasmu.
1. Apa yang terjadi saat magnet didekatkan pada benda-benda kecil yang kamu sediakan?
2. Benda apa yang dapat ditarik oleh magnet?
3. Benda apa saja yang tidak dapat ditarik oleh magnet?

Magnet mempunyai kemampuan dapat menarik benda-benda yang terbuat dari logam.

Lakukan kegiatan ini bersama teman sebangkumu.
1. Sediakan dua buah magnet batang, misalnya magnet I dan magnet II.
2. Tandai ujung dari setiap batang magnet, misalnya A dan B.
3. Dekatkan ujung A dari magnet I dengan ujung A magnet II. Apa yang terjadi?
4. Dekatkan ujung A dari magnet I dengan ujung B dari magnet II. Apa yang terjadi?
5. Dekatkan ujung B magnet I dengan ujung A magnet B. Apa yang terjadi?
6. Dekatkan ujung B magnet I dengan ujung B magnet II. Apa yang terjadi?
Catatlah hasil pengamatanmu dalam tabel seperti berikut, lalu jelaskan kepada Bapak/Ibu guru dan teman-temanmu.

Sebuah magnet mempunyai dua ujung berlawanan. Ujung magnet biasa disebut kutub. Dua kutub magnet yang berlawanan itu disebut kutub utara (U) dan kutub selatan (S).
Jika dua buah magnet didekatkan pada kutub yang sama, kedua magnet akan tolak menolak. Sebaliknya, jika dua buah magnet didekatkan pada kutub yang berbeda, kedua magnet tersebut akan tarik menarik.

Interaksi dua buah magnet (misalnya dengan didekatkan) akan menimbul- kan gaya. Gaya itu disebut gaya magnet. Jadi, gaya magnet adalah gaya yang dihasilkan ketika dua magnet atau lebih saling berinteraksi.

Gaya magnet dapat dimanfaatkan, misalnya dalam pembuatan kompas. Kompas adalah alat penunjuk arah utara dan selatan. Pada kompas terpasang sebuah magnet berbentuk jarum. Jika diletakkan mendatar, jarum kompas akan selalu menunjuk arah utara dan selatan.

Gambar 3.6 Kompas menggunakan magnet jarum

Kamu telah mengetahui bahwa jarum kompas selalu menunjuk arah utara selatan. Kini, bagaimana arah benda jika dijatuhkan dari ketinggian tertentu? Ayo, lakukan kegiatan berikut.

1. Siapkan sebuah uang logam.
2. Keluarlah dari dalam kelas menuju halaman sekolah atau lapangan yang lebih luas.
3. Pegang uang logam yang telah kamu persiapkan lalu lemparkan kuat- kuat ke atas. Perhatikan arah lemparan agar tidak mengenai teman atau bangunan yang dekat dengan kamu.
4. Apa yang terjadi setelah kamu melempar uang logam itu? Catatlah hasil dari kegiatanmu.
5. Ulangi sebanyak lima kali.

Diskusikan di dalam kelas bersama teman sekelompokmu, hasil dari kegiatanmu melempar uang logam di atas.

1. Apa yang terjadi setelah uang logam dilempar ke atas?
2. Mengapa hal itu bisa terjadi?
3. Bagaimana seandainya uang logam diganti bola, pensil, penghapus, dan kapas?
4. Selanjutnya, ceritakan hasil diskusi kelompokmu kepada Bapak/Ibu guru dan kelompok lain.

Uang logam yang dilempar kuat-kuat ke atas akan kembali ke bumi. Bayangkan jika uang itu tidak kembali lagi ke bumi dan terus terbang jauh ke angkasa. Kamu akan kehilangan uang logam itu.

Mengapa uang logam itu jatuh kembali lagi ke bumi? Uang logam dan benda apa pun yang kamu lemparkan ke atas akan kembali lagi ke bumi karena adanya gaya gravitasi. Gaya gravitasi adalah gaya yang disebabkan oleh gaya tarik yang dihasilkan oleh bumi. Gaya gravitasi ini akan menyebabkan semua benda yang berada di permukaan bumi selalu tertarik menuju bumi.
Jika tidak ada gaya gravitasi, semua benda yang kamu lemparkan ke atas dapat dengan mudah hilang karena melayang di angkasa. Bahkan, diri kamu sendiri dapat terbang dan sulit untuk kembali ke rumah. Oleh karena itu, gaya gravitasi sangat bermanfaat karena dapat menahan benda-benda agar tetap berada di bumi.
Contoh peristiwa sehari-hari menunjukkan gaya gravitasi adalah jatuhnya buah yang sudah matang dari dahan pohon ke tanah.
Benda-benda di rumahku yang dapat ditarik oleh magnet: besi, paku, dll.

 

 

 

SD4.7.2.6 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman Budaya di Negeriku. Sub Tema 2 – Pembelajaran 6

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.
Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku – Pembelajaran 6.

Kamu telah mengetahui bahwa di Indonesia terdapat keragaman rumah adat, pakaian adat, dan tarian adat. Mari mempelajari lagi keragaman budaya di Indonesia.

 

Alat Musik Garantung dari Sumatra Utara.

Indonesia kaya akan seni dan tradisi peninggalan nenek moyang kita. Setiap daerah memiliki kesenian khas. Begitu pula daerah Sumatra Utara suku bangsa Batak di Sumatra Utara memiliki seni musik yang disebut uning- uningan. Seni musik uning-uningan ini menggunakan banyak alat musik tradisional Sumatra Utara.

Dari berbagai alat musik daerah, ada sebuah alat musik yang disebut garantung. Alat musik ini disukai di Sumatra Utara. Dari alat musik ini tercipta alunan melodi yang lembut. Dengan mendengarkan alunan musik ini pikiran menjadi tenang. Oleh karena itu, banyak orang Sumatra Utara menyukainya.

Alat musik garantung terbuat dari kayu. Pada alat musik ini terdapat tujuh bilah kayu yang digantung di atas sebuah kotak. Kotak ini berfungsi sebagai tempat penyimpan suara atau resonator.
Alat musik garantung dimainkan dengan cara dipukul. Dalam istilah Sumatra Utara, cara memukul garantung ini disebut mamalu. Untuk memainkannya, dibutuhkan dua buah stik sebagai alat mamalu. Kedua tangan pemain masing- masing memegang satu stik.

Saat ini alat musik garantung sering digabungkan dengan alat musik modern, seperti gitar elektrik, gitar bass, keyboard, drum set, dan alat musik tiup, seperti terompet, saxophone, dan trombone. Paduan alat musik tradisional dan modern ini sering dimainkan dalam pertunjukan yang bersifat hiburan serta dalam upacara adat, seperti upacara pernikahan dan upacara meninggal dunia.

(Sumber: http://temanjrsaragih.com/2016/09/07/musik-garantung. diunduh 22 September 2016).

Bacalah teks “Alat Musik Garantung dari Sumatra Utara”.
1. Tuliskan kata sulit pada teks, lalu carilah artinya.
2. Tuliskan gagasan pokok setiap paragraf pada teks “Alat Musik Garantung dari Sumatra Utara”.
3. Tuliskan informasi baru yang kamu dapatkan dari teks tersebut. Serahkan hasil tulisanmu kepada Bapak/Ibu guru.
Pertunjukan tari secara umum dalam penampilan geraknya diiringi dengan musik. Begitu pula tarian daerah tidak terpisahkan dari suara alat musik.
Jenis dan nama alat musik sangat beragam. Berikut beberapa contoh alat musik daerah di Indonesia.

Tabel 2.6 Alat musik daerah di Indonesia.

Daerah dan Alat Musiknya :
1. Aceh alat musik tradisionalnya adalah Serune Kalee.
2. Sumatra Utara alat musik tradisionalnya adalah Aramba.
3. Sumatra Barat alat musik tradisionalnya adalah Saluang.
4. Riau alat musik tradisionalnya adalah Gambus.
5. Kepulauan Riau alat musik tradisionalnya adalah Gendang Panjang.
6. Jambi alat musik tradisionalnya adalah Gambus Jambi.
7. Sumatra Selatan alat musik tradisionalnya adalah Akordeon.
8. Bangka Belitung alat musik tradisionalnya adalah Gendang Melayu.
9. Bengkulu alat musik tradisionalnya adalah Dol.
10. Lampung alat musik tradisionalnya adalah Bende.
11. DKI Jakarta alat musik tradisionalnya adalah Tehyan.
12. Jawa Barat alat musik tradisionalnya adalah Angklung, gamelan, degung.
13. Banten alat musik tradisionalnya adalah Gendang.
14. Jawa Tengah alat musik tradisionalnya adalah Gamelan, calung.
15. DI Yogyakarta alat musik tradisionalnya adalah Gamelan.
16. Jawa Timur alat musik tradisionalnya adalah Gamelan.
17. Bali alat musik tradisionalnya adalah Gengceng, gamelan, bumbang.
18. Nusa Tenggara Barat alat musik tradisionalnya adalah Serunai.
19. Nusa Tenggara Timur alat musik tradisionalnya adalah Sasando.
20. Kalimantan Utara alat musik tradisionalnya adalah Babun, Gambang, Rebab.
21. Kalimantan Barat alat musik tradisionalnya adalah Tuma.
22. Kalimantan Tengah alat musik tradisionalnya adalah Japen.
23. Kalimantan Selatan alat musik tradisionalnya adalah Panting.
24. Kalimantan Timur alat musik tradisionalnya adalah Sampe.
25. Sulawesi Utara alat musik tradisionalnya adalah Kolintang.
26. Sulawesi Barat alat musik tradisionalnya adalah Kecapi.
27. Sulawesi Tengah alat musik tradisionalnya adalah Ganda.
28. Sulawesi Tenggara alat musik tradisionalnya adalah Ladolado.
29. Sulawesi Selatan alat musik tradisionalnya adalah Keso.
30. Gorontalo alat musik tradisionalnya adalah Ganda.
31. Maluku alat musik tradisionalnya adalah Nafiri.
32. Maluku Utara alat musik tradisionalnya adalah Fu.
33. Papua Barat alat musik tradisionalnya adalah Guoto.
34. Papua alat musik tradisionalnya adalah Tifa.

 

 

SD4.7.2.5 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman Budaya di Negeriku. Sub Tema 2 – Pembelajaran 5

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.
Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku – Pembelajaran 5.

Kamu telah mengetahui keragaman rumah adat dan pakaian adat di Indonesia.
Adakah lagi keragaman budaya di Indonesia?

Ayo kita pelajari bersama.

Keragaman Kesenian Daerah di Indonesia.

Setiap daerah memiliki kekayaan kesenian yang berbeda-beda. Kesenian daerah ditunjukkan dalam bentuk tarian, musik, lagu, upacara adat, dan seni pertunjukan.
Seni tari yang berkembang di Indonesia begitu banyak dan beragam. Tarian daerah menggambarkan tradisi dan tata cara kehidupan penduduk di suatu daerah. Tarian biasanya menjadi ciri khas pertunjukan pada upacara adat atau peristiwa penting. Berikut beberapa tarian daerah di Indonesia.

Tabel 2.5 Tari Daerah di Indonesia.

1. Aceh dengan tari daerahnya : Tari Seudati, Tari Saman Meusekat.
2. Sumatra Utara dengan tari daerahnya : Tari Serampang Dua Belas, Tari Tor-tor.
3. Sumatra Barat dengan tari daerahnya : Tari Piring, Tari payung.
4. Riau dengan tari daerahnya : Tari Tandak, Tari Makan Sirih.
5. Kepulauan Riau dengan tari daerahnya : Tari Joget Lambak.
6. Jambi dengan tari daerahnya : Tari Sekapur Sirih, Tari Selampir Delapan.
7. Sumatra Selatan dengan tari daerahnya : Tari Tanggai, Tari Putri Bekhusek.
8. Bangka Belitung dengan tari daerahnya : Tari Campak.
9. Bengkulu dengan tari daerahnya : Tari Andun, Tari Bidadari Teminang Anak.
10. Lampung dengan tari daerahnya : Tari Jangget, Tari Melinting, Tari Badana.
11. DKI Jakarta dengan tari daerahnya : Tari Topeng, Tari Yapong.
12. Jawa Barat dengan tari daerahnya : Tari Jaipong, Tari Topeng Kuncaran, Tari Merak.
13. Banten dengan tari daerahnya : Tari Merak, Tari Cokek.
14. Jawa Tengah dengan tari daerahnya : Tari Serimpi, Tari Blambang Cakil, Tari Gambyong.
15. DI Yogyakarta dengan tari daerahnya : Tari Golek Menak, Tari Bedhaya.
16. Jawa Timur dengan tari daerahnya : Tari Remong, Tari Reog Ponorogo, Tari Padang Wulan.
17. Bali dengan tari daerahnya : Tari Legong, Tari Kecak, Tari Pendet.
18. Nusa Tenggara Barat dengan tari daerahnya : Tari Mpa Lenggogo, Tari Gandrung.
19. Nusa Tenggara Timur dengan tari daerahnya : Tari Perang, Tari Caci, Tari Gawi.
20. Kalimantan Utara dengan tari daerahnya : Tari Kancet Ledo.
21. Kalimantan Barat dengan tari daerahnya : Tari Monong, Tari Zapin Tembung.
22. Kalimantan Tengah dengan tari daerahnya : Tari Tambun dan Bungai, Tari Balean Dadas.
23. Kalimantan Selatan dengan tari daerahnya : Tari Baksa Kembang, Tari Radab Rahayu.
24. Kalimantan Timur dengan tari daerahnya : Tari Gong, Tari Perang.
25. Sulawesi Utara dengan tari daerahnya : Tari Maengket, Tari Polo.
26. Sulawesi Barat dengan tari daerahnya : Tari Toerang Batu.
27. Sulawesi Tengah dengan tari daerahnya : Tari Lumense, Tari Moduai, Tari Peule Cinde.
28. Sulawesi Tenggara dengan tari daerahnya : Tari Balumpa, Tari Dinggu.
29. Sulawesi Selatan dengan tari daerahnya : Tari Kipas, Tari Bosara.
30. Gorontalo dengan tari daerahnya : Tari Saronde.
31. Maluku dengan tari daerahnya : Tari Lenso, Tari Cakelele.
32. Maluku Utara dengan tari daerahnya : Tari Perang, Tari Nahar Ilaa.
33. Papua Barat dengan tari daerahnya : Tari Suanggi, Tari Perang Papua.
34. Papua dengan tari daerahnya : Tari Selamat Datang, Tari Musyoh.

Sumber: http://www.dosenpendidikan.com/34-nama-tarian-tradisional-di-indonesia-menurut-asal-daerahnya/, diunduh 26 Agustus 2016.

Ayo Bermain .

1. Sebelum bermain, siapkan bahan dan alat berupa: kertas HVS, gunting, dan spidol.
2. Gunting-guntinglah kertas berukuran 8 cm  4 cm. Tuliskan nama satu tarian atau alat musik daerah pada setiap guntingan kertas.
3. Masukkan seluruh guntingan kertas bertuliskan nama tarian dan alat musik daerah ke dalam suatu wadah.
4. Secara bergiliran dengan teman-temanmu, ambillah satu lembar guntingan kertas bertuliskan nama tarian atau alat musik daerah tanpa melihat ke dalam wadah.
5. Baca keras-keras tulisan pada guntingan kertas yang terambil. Lalu, sebutkan daerah asal tarian atau alat musik daerah itu.
6. Jika kamu salah menyebutkan daerah asal tarian atau alat musik daerah, kamu harus menyanyikan salah satu lagu daerah yang kamu ketahui.

Pada Pembelajaran 2, kamu telah mengamati pola gerak tari daerahmu. Sekarang lihatlah lagi peragaan tari daerahmu, baik secara langsung maupun melalui video tari.
1. Bagaimana gerak tangan penari?
2. Bagaimana gerak kaki penari?
3. Bagaimana gerak kepala penari?
Tuliskan hasil pengamatanmu, lalu ceritakan.

1. Dari peragaan tari yang telah kamu amati, peragakan gerak-gerak tari yang dilakukan penari. Lakukan secara perorangan, lalu lakukan berkelompok.
2. Tirukan gambar-gambar gerakan dasar tari berikut.

Kamu telah berlatih memperagakan gerak tari. Setiap tarian daerah di Indonesia memiliki gaya, iringan, busana, dan tata rias yang mungkin berbeda dari tarian daerah lain. Kamu bisa mempelajari tarian daerahmu. Namun, akan lebih baik lagi jika kamu juga ikut mempelajari tarian daerah lain. Coba, bacalah teks berikut.
Cinta Tanah Air, Anak PAUD Aceh Tampilkan Tarian Jawa.

Yayasan Sukma Bangsa Bireuen menggelar lomba seni tari kreasi nusantara. Lomba ini diikuti oleh sembilan grup tari dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bireuen, Aceh. Anak-anak dari PAUD tampil lucu dengan seragam unik. Penampilan mereka benar-benar menyedot perhatian ratusan pengunjung.

Kebanyakan peserta lomba menampilkan tari daerah Aceh. Di antara peserta ada yang menampilkan tari Ranup Lam Puan, Bungong Jeumpa, dan Tarek Pukat. Namun, ada pula beberapa peserta menampilkan seni tari dari provinsi lain di Indonesia. Salah satu di antaranya yakni PAUD Tun Sri Lanang.

Anak-anak dari PAUD Tun Sri Lanang menyuguhkan tari Cublak-Cublak Suweng dari Jawa. Tujuh anak laki-laki menyajikan tarian. Mereka mengenakan kostum yang sederhana. Namun, gaya kocak anak-anak dalam menampilkan tarian berhasil memukau para penonton.

“Kita ingin menampilkan sajian yang berbeda. Kita juga ingin menunjukkan kebhinekaan tari di Indonesia,” kata Ibu Surya Murni, pendidik pada PAUD Tun Sri Lanang.

Menurut Ibu Surya Murni, anak usia PAUD seharusnya diperkenalkan dengan keragaman suku bangsa agar bisa melestarikannya kelak. “Tanpa mengesampingkan kearifan lokal, sewajarnya anak-anak ditanamkan rasa cinta tanah air dengan aneka ragam suku dan budaya yang ada di Indonesia,” tambah Ibu Surya Murni.

Lomba seni tari kreasi anak-anak PAUD merupakan pendekatan dasar agar anak cinta budaya bangsanya. Semoga ke depan banyak pihak yang menyelenggarakan acara lomba tari agar mendukung upaya mewarisi budaya- budaya Nusantara. Acara lomba tari sekaligus sebagai ajang kreativitas anak usia dini agar tampil percaya diri di hadapan banyak orang.

(Sumber: http://edukasi.kompas.com/ diunduh 20 September 2016)

 

 

 

SD4.7.2.4 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman Budaya di Negeriku. Sub Tema 2 – Pembelajaran 4

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.

Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku – Pembelajaran 4.

Kita telah mengetahui keragaman budaya berupa rumah adat. Adakah keragaman budaya lain di Indonesia? Salah satu keragaman budaya di Indonesia adalah keragaman pakaian adat. Ayo, lakukan kegiatan berikut.

Bersama kelompokmu, tuliskan jawaban pertanyaan dan tugas berikut.
1. Di provinsi mana kalian tinggal?
2. Apa nama pakaian adat dari daerahmu?
3. Tuliskan keunikan pakaian adat daerahmu.
4. Dalam upacara apa sajakah pakaian adat itu biasa digunakan?

 

Ragam Pakaian Adat di Indonesia.

Perbedaan kondisi geografis wilayah Indonesia mendorong berkembangnya pakaian adat. Bagi bangsa Indonesia, pakaian adat termasuk salah satu kekayaan budaya. Penduduk daerah biasanya mengenakan pakaian adat dalam peringatan peristiwa atau acara tertentu. Contohnya pakaian adat dikenakan saat acara pernikahan atau tradisi adat daerah setempat.
Di beberapa daerah, pakaian adat dikelompokkan sesuai kedudukan atau status pemakainya dalam masyarakat. Contohnya pakaian raja, kepala suku, atau bangsawan berbeda dengan pakaian adat rakyat biasa.

Apa saja nama-nama pakaian adat di Indonesia? Berikut beberapa nama pakaian adat di Indonesia.

Tabel 2.2 Pakaian Adat di Indonesia

Nama Pakaian Adat dan Daerah Asal.
1. Elee Balang pakaian adat dari Aceh.
2. Ulos Sumatra pakaian adat dari Utara.
3. Bundo Kanduang, Limpapeh Rumah Nan Gadang, pakaian adat dari Sumatra Barat.
4. Pakaian Tradisional Melayu pakaian adat dari Riau.
5. Teluk Belanga pakaian adat dari Kepulauan Riau.
7. Aesan Gede pakaian adat dari Sumatra Selatan.
8. Paksian Bangka pakaian adat dari Belitung.
9. Baju Pangsi pakaian adat dari Banten.
10. Kebaya pakaian adat dari Jawa Barat.
11. Kebaya pakaian adat dari Jawa Tengah.
12. Kebaya Ksatrian pakaian adat dari DI Yogyakarta.
13. Pesa’an pakaian adat dari Jawa Timur.
14. Perang pakaian adat dari Kalimantan Barat.
15. Pengantian Bagajah Gamuling Baular Lulut pakaian adat dari Kalimantan Selatan.
16. Baju Cele pakaian adat dari Maluku.
17. Pakaian Manteren Lamo pakaian adat dari Maluku Utara.
18. Kulavi (Donggala) pakaian adat dari Sulawesi Utara.
19. Baju Nggembe pakaian adat dari Sulawesi Tengah.
20. Baju Bodo pakaian adat dari Sulawesi Selatan.

Apa nama pakaian adat daerahmu? Tentunya kamu bangga saat mengenakannya, bukan? Suatu ketika cobalah untuk mengenakan pakaian adat dari daerah lain. Itulah salah satu cara kita menghargai keragaman pakaian adat di negara kita.

Kamu telah mengetahui keragaman pakaian adat di Indonesia. Sebagaimna pakaian adat kamu juga mengetahui bahwa bahasa daerah di Indonesia terancam punah.
1. Diskusikan dengan kelompokmu, kegiatan apa saja yang dapat dilakukan bangsa Indonesia untuk melestarikan pakaian adat di Indonesia.
2. Bacakan hasil diskusi kalian di depan Bapak/Ibu guru dan kelompok lain.
3. Di antara kegiatan untuk melestarikan pakaian adat di Indonesia, apa yang dapat kalian lakukan segera? Buatlah kesepakatan kelas, lalu laksanakan kesepakatan itu.

 

Keunikan Pakaian Adat Wanita Minangkabau.

Setiap daerah mempunyai pakaian adat. Begitu pula dengan daerah Minang di Sumatra Barat. Pakaian adat bagi wanita Minang sering disebut Limpapeh Rumah Nan Gadang.

Pakaian adat Limpapeh Rumah Nan Gadang ini terdiri atas beberapa bagian. Setiap bagian memiliki keunikan masing-masing. Berikut ini adalah bagian-bagian dari Pakaian adat Limpapeh Rumah Nan Gadang.

Bagian paling atas adalah penutup kepala berbentuk runcing (gonjong) menyerupai bentuk atap rumah Minangkabau. Penutup kepala ini disebut tingkuluak. Namun, para pengantin biasanya memakai hiasan yang disebut suntiang.

Selanjutnya adalah baju adat yang disebut baju batabue. Baju ini penuh dengan hiasan benang emas yang melambangkan kekayaan alam Minangkabau. Corak hiasan benang emas beragam. Pada pinggir baju ada batas yang diberi benang emas dan disebut minsie. Baju bagian bawah berupa kain atau sarung yang disebut lambak. Kain sarung dapat berupa kain tenun atau kain songket. Wanita Minang juga mengenakan selendang yang disebut salempang.

Sebagai pelengkap, pakaian adat ini juga dilengkapi dengan perhiasan. Perhiasan yang dikenakan berupa gelang dan kalung. Gelang biasa disebut galang. Kalung biasa disebut dukuah.

 

SD4.7.2.2 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman Budaya di Negeriku. Sub Tema 2 – Pembelajaran 2

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.

Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku – Pembelajaran 2.

Salah satu keragaman budaya di Indonesia adalah tarian. Apa tarian khas dari suku bangsamu?

Lihatlah peragaan tari daerahmu, baik secara langsung maupun melalui rekaman video. Fokuslah untuk memerhatikan gerak para penari.
1. Bagaimana formasi para penari?
2. Bagaimana arah hadap gerak penari selama peragaan tari?
Jelaskan hasil pengamatanmu dalam bentuk gambar sederhana, lalu peragakan.

Bacalah teks berikut!

Pola Lantai Gerak Tari.

Saat penari memeragakan suatu tarian, penari kadang bergerak ke kiri, ke kanan, maju, mundur, atau bergerak membentuk lingkaran. Jika digambarkan, seolah-olah ada satu garis imajiner yang dilalui penari selama menyajikan satu tarian.

Garis imajiner ini juga dapat kita gambarkan dengan melihat formasi para penari dalam memperagakan tarian. Para penari dapat membentuk formasi garis lurus, lengkung, segitiga, atau lingkaran. Bentuk formasi garis ini dapat berubah-ubah selama penari menampilkan sebuah tarian.
Garis imajiner yang dilalui oleh penari saat melakukan gerak tari disebut pola lantai. Pola lantai juga merupakan garis imajiner yang dibuat oleh formasi penari kelompok. Secara umum, pola lantai berupa garis lurus atau garis lengkung. Bentuk pola garis lurus dapat dikembangkan menjadi berbagai pola lantai, di antaranya horizontal, diagonal, garis lurus ke depan, zig-zag, segitiga, segi empat, dan segi lima. Bentuk pola garis lengkung dapat dikembangkan menjadi berbagai pola lantai, di antaranya lingkaran, angka delapan, garis lengkung ke depan, dan garis lengkung ke belakang. Perhatikan gambar- gambar berikut.

Bentuk pola lantai dari gerak yang dilalui penari.
– Penari bergerak melalui garis lurus ke depan.
– Penari bergerak melalui garis diagonal.
– Penari bergerak melalui garis horizontal,
– Penari bergerak melalui garis diagonal,
– Penari bergerak melalui garis lurus ke depan,
– Penari bergerak melalui garis lingkaran.

Bentuk pola lantai yang dibuat oleh formasi penari :
– Formasi penari membentuk pola lantai diagonal,
– Formasi penari membentuk pola lantai segi lima,
– Formasi penari membentuk pola lantai garis lurus ke depan.
– Formasi penari membentuk pola lantai zig-zag
– Formasi penari membentuk pola lantai lingkaran.
– Penari bergerak melalui garis diagonal.

Berdasarkan teks “Pola Lantai Gerak Tari”, kerjakan tugas berikut.
1. Tuliskan kembali pengertian pola lantai menggunakan bahasamu sendiri. Usahakan agar orang lain memahami dengan mudah saat membaca tulisanmu. Gunakan kosakata baku.
2. Gambarlah pola lantai yang terlihat dari gambar dua tarian pada teks tersebut.
Pada teks “Pola Lantai Gerak Tari’ terdapat foto Tari Legong. Penari Tari Legong membawa kipas. Kipas digunakan sebagai penunjang gerak tari dan unsur keindahan penampilan tari. Dalam kehidupan sehari-hari kita menggunakan kipas saat udara panas.
Namun, saat ini manusia telah banyak menggunakan kipas angin atau alat pendingin ruangan. Kipas angin dan alat pendingin ruangan merupakan contoh alat elektronik, yaitu alat yang bekerja menggunakan listrik.

1. Apa yang menyebabkan lampu senter dapat menyala?
2. Apa yang menyebabkan kipas angin dapat berputar?
3. Apa yang menyebabkan setrika menjadi panas?
4. Apa yang menyebabkan air dapat membeku di dalam lemari pendingin?
Diskusikan dengan teman-teman sekelompokmu, lalu bacakan hasil diskusimu di depan Bapak/Ibu guru dan kelompok lain.

Peralatan elektronik dapat bekerja karena ada aliran listrik. Arus listrik mengalir dari kutub positif menuju kutub negatif.
Energi listrik dapat diubah menjadi energi lain. Saat arus listrik mengalir melewati bohlam, bohlam akan menyala. Energi listrik berubah menjadi energi cahaya.
Energi listrik dapat diubah menjadi energi gerak. Saat arus listrik mengalir melewati motor di dalam kipas angin, motor akan menyala dan menggerakkan bilah-bilah kipas angin.
Saat arus listrik melewati elemen pemanas di dalam setrika, elemen akan menjadi panas. Energi listrik berubah menjadi energi panas.
Pada lemari pendingin, arus listrik akan memutar motor pada mesin lemari pendingin dan membuat bahan pendingin bekerja.

Saat ini alat elektronik menjadi kebutuhan manusia untuk memempermudah kehidupan. Di rumah dan di sekolahmu, tentu kamu menggunakan berbagai alat elektronik. Lakukan tugas berikut secara berkelompok.

 

 

 

SD4.7.2.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman Budaya di Negeriku. Sub Tema 2 – Pembelajaran 1

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.

Subtema 2: Indahnya Keragaman Budaya Negeriku – Pembelajaran 1.

Kamu telah mengetahui bahwa di Indonesia terdapat beragam suku bangsa. Keragaman suku bangsa mengakibatkan keragaman budaya, termasuk cara hidup sehari-hari.

Bacalah dalam hati teks berikut!

Urang Kanekes, Si Suku Baduy

Banten merupakan sebuah provinsi di Pulau Jawa bagian barat. Provinsi Banten memiliki kekayaan alam dengan pemandangan indah, termasuk pegunungan dan pantai. Di pegunungan Kendeng dengan ketinggian 600 m dari permukaan air laut, tinggal masyarakat adat yang biasa kita sebut suku Baduy. Namun, masyarakat suku Baduy lebih senang menyebut diri mereka urang Kanekes. Dalam bahasa Sunda, urang berarti orang.
Masyarakat Kanekes dibagi menjadi dua kelompok, yaitu tangtu dan panamping. Kelompok tangtu dikenal sebagai Kanekes Dalam atau Baduy Dalam. Sebaliknya, kelompok panamping dikenal sebagai Kanekes Luar atau Baduy Luar.

Kelompok Kanekes Dalam atau Baduy Dalam tinggal di tiga desa, yaitu Cikertawana, Cikeusik, dan Cibeo. Masyarakat Kanekes dalam masih sangat teguh dalam memegang tradisi. Mereka tidak menggunakan alat-alat elektronika, tidak menggunakan alas kaki, tidak menggunakan kendaraan sebagai alat transportasi, serta mengenakan pakaian adat yang ditenun dan dijahit sendiri. Mereka menganut kepercayaan tradisional “sunda wiwitan” dan dipimpin oleh seorang Pu’un. Pu’un juga berkedudukan sebagai pemimpin masyarakat Kanekes.

Kelompok panamping sedikit berbeda dari masyarakat Kanekes Dalam. Masyarakat Kanekes Luar atau Baduy Luar telah mengenal teknologi dan alat elektronik. Mereka juga mengenakan pakaian modern. Namun, masyarakat Baduy Luar masih bisa dikenali dari ciri khas mereka, yaitu mengenakan ikat kepala berwarna hitam.                (Sumber: http://m.detik.com).

Lihat Gambar suku baduy.

Bentuklah kelompok bersama 4-5 temanmu. Bacalah dalam hati teks ”Urang Kanekes, Si Suku Baduy”.
1. Adakah kesamaan cara hidup suku bangsa Baduy dengan suku bangsamu? Jika ada, dalam hal apa? Jika berbeda, apa perbedaannya?
2. Adakah kata sulit yang kalian temukan pada bacaan tersebut? Jika ada, tuliskan lalu carilah artinya. Tuliskan dalam bentuk tabel seperti berikut.

Ceritakan hasil diskusi kelompokmu. Bandingkan dengan hasil diskusi kelompok lain. Apakah ada perbedaan?

Dari teks “Urang Kanekes, Si Suku Baduy”, kamu mengetahui budaya suku Baduy. Adakah kesamaan budaya suku Baduy dengan budaya suku bangsamu?

Budaya setiap suku bangsa mungkin memiliki beberapa persamaan dan mungkin pula memiliki perbedaan. Jika kita amati lagi dari teks “Urang Kanekes, Si Suku Baduy”, ada sedikit perbedaan budaya suku Baduy Luar dan suku Baduy

Dalam. Masyarakat suku Baduy Luar sudah biasa menggunakan alat elektronik. Sebaliknya, masyarakat suku Baduy Dalam tidak boleh menggunakan alat elektronik.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita telah biasa dan bahkan mungkin tergantung pada alat-alat elektronik.

Lakukan kegiatan ini di dalam kelas.
1. Tutuplah pintu dan jendela ruang kelas serta gorden jika ada.
2. Nyalakan lampu di kelas dengan menekan saklar. Bagaimana kondisi ruang kelas?
3. Padamkan lampu dengan menekan saklar. Bagaimana keadaan di dalam ruang kelas?
4. Catatlah hasil pengamatan kalian.

Berdasarkan kegiatan tersebut, diskusikan jawaban pertanyaan-pertanyaan berikut bersama teman-teman sekelasmu.
1. Apa yang menyebabkan lampu menyala?
2. Apa yang menyebabkan lampu tidak menyala?

Bohlam dapat menyala karena ada aliran listrik. Arus listrik mengalir dari kutub positif menuju kutub negatif. Saat arus listrik mengalir melewati bohlam, bohlam akan menyala.

Lakukan kegiatan ini bersama teman sebangkumu.
1. Siapkan penggaris plastik.
2. Potonglah kertas kecil-kecil, lalu letakkan pada permukaan meja.
3. Dekatkan penggaris plastik pada potongan- potongan kertas.
4. Apa yang terjadi? Catatlah hasil pengamatanmu.
5. Gosok-gosokkan penggaris pada rambut kering, lalu dekatkan penggaris pada potongan-potongan kertas.
6. Apa yang terjadi? Catatlah hasil pengamatanmu.
7. Ulangi kegiatan di atas beberapa kali.

Setiap benda netral mempunyai dua muatan, yaitu muatan positif (proton) dan muatan negatif (elektron) dalam jumlah yang sama. Saat penggaris plastik digosok-gosokkan pada rambut kering, elektron dari rambut berpindah ke penggaris. Akibatnya, penggaris plastik kelebihan elektron dan menjadi bermuatan negatif.

Ketika penggaris plastik bermuatan negatif didekatkan pada potongan- potongan kertas, muatan negatif pada kertas menjauhi penggaris. Sisi kertas yang dekat penggaris menjadi bermuatan positif, sehingga potongan-potongan kertas akan tertarik oleh penggaris plastik.
Tarik-menarik antara muatan pada penggaris plastik dan potongan kertas ini merupakan salah satu bentuk gaya listrik.

Bacalah teks berikut!

Listrik Statis dan Listrik Dinamis

Muatan listrik yang terkandung pada penggaris setelah digosok pada rambut kering tidak mengalir, sehingga disebut listrik diam atau listrik statis. Gaya listrik statis pada penggaris listrik itu hanya berlangsung sementara. Selama potongan kertas menempel pada penggaris listrik, terjadi perpindahan muatan listrik. Setelah muatan listrik pada potongan kertas dan penggaris plastik sama, kedua benda itu akan saling menolak atau melepaskan diri.

Akibatnya, potongan-potongan kertas akan terlepas dari penggaris plastik.
Jika ada listrik statis, ada pula listrik dinamis. Pada listrik dinamis terjadi aliran muatan listrik. Listrik dinamis dapat diamati dari kegiatan mematikan atau menyalakan lampu dengan menekan sakelar. Saat sakelar ditekan dan lampu menyala, artinya pada saat itu terjadi aliran listrik. Sebaliknya, saat sakelar ditekan dan lampu mati, artinya tidak terjadi aliran listrik.

Kamu telah membaca teks “Listrik Statis dan Listrik Dinamis”. Pengetahuan apa yang kamu dapat dari teks tersebut? Tuliskan dengan bahasamu sendiri.

Listrik Statis ;
Listrik statis adalah suatu kumpulan muatan listrik dalam jumlah tertentu yang tidak mengalir atau tetap (statis), tapi jika terjadi pengosongan muatan akan memakan waktu yang cukup singkat. Atau definisi listrik statis yang lainnya yaitu suatu fenomena kelistrikan yang dimana muatan listriknya tidak bergerak dan biasanya terdapat pada benda yang bermuatan listrik.
Dapat dikatakan juga listrik statis timbul karena adanya fenomena dimana benda-benda yang memiliki aliran listrik saling berpautan tanpa adanya sumber daya listrik atau dengan kata lain benda tersebut dapat menghasilkan proton maupun elektron tanpa menggunakan elemen pembangkit energi listrik. Listrik statis dapat ditimbulkan oleh dua benda yang memiliki muatan listrik berbeda.
contoh dari listrik statis : Petir salah satu contoh dari fenomena listrik statis.
Apa itu proton dan elektron? Muatan listrik ada 2 macam diantaranya muatan positif (proton) dan muatan negatif (elektron). Benda yang memiliki muatan positif dan negatifnya sama disebut dengan benda netral. Ada juga benda yang memiliki muatan positif dan muatan negatif. Benda disebut bermuatan positif jika benda tersebut memiliki jumlah proton lebih banyak daripada jumlah elektorn, lalu benda disebut bermuatan negatif jika benda tersebut memiliki jumlah elektorn lebih banyak daripada jumlah proton.

 

Listrik Dinamis :
Salah satu contoh peristiwa timbulnya listrik statis yaitu penggaris plastik yang digosok-gosokanan pada rambut kering, lalu di dekatkan pada kertas yang sudah dirobek kecil-kecil maka kertas tersebut akan tertarik oleh penggaris jadi seolah-olah penggaris seperti magnet yang dapat menarik benda, padahal itu merupakan adanya listrik statis. Kenapa bisa seperti itu? sebab serpihan kertas yang asalnya bermuatan netral akan terinduksi akibat tertarik muatan negatif yang terdapat pada penggaris.

Listrik Dinamis adalah listrik yang dapat bergerak atau mengalir dalam rangkaian listrik. Arus listriknya merupakan aliran muatan listrik yang umumnya melewati kawat penghantar tiap satuan waktu. Arah dari arus listrik searah dengan arah gerak muatan positif dan banyaknya muatan listrik yang mengalir melalui penghantar setiap satuan waktu.

Contoh dari fenomena listrik dinamis salah satunya jika kalian memiliki mainan mobil-mobilan yang menggunakan batu baterai misalnaya seperti pada mainan Mini Empat WD. Dapat di perhatikan pada mobil-mobilan tersebut energi pada batu baterai digunakan untuk menggerakan motor listrik (kita lebih sering menyebutnya dengan dinamo padahal sebenarnya itu motor) sehingga mobil-mobilan tersebut dapat bergerak.

 

 

 

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku – Sub Tema 1-6

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku – Pembelajaran 6.

Pada tanggal 16 Agustus 2016 di Kabupaten Sintang, Kalimantan dilakukan karnaval untuk memperingati kemerdekaan RI. Karnaval diadakan di depan Pendopo Bupati Sintang. Karnaval itu diikuti oleh 46 regu terdiri atas para pelajar dan budayawan di Kabupaten Sintang.

Karnaval mini ini merupakan upaya edukasi bagi masyarakat. Karnaval ini diharapkan dapat meneguhkan kesadaran masyarakat bahwa di Indonesia ini terdapat keragaman suku bangsa. Keragaman itu terlihat dari kostum, atribut, dan lambang yang dikenakan para peserta karnaval.
Kabupaten Sintang dapat dikatakan merupakan Indonesia mini. Di Sintang tinggal masyarakat yang terdiri dari berbagai suku bangsa dengan aneka bahasa dan budaya. Bupati Sintang, Jarot Winarno, mengharapkan agar perbedaan yang ada menjadi suatu kekuatan bagi bangsa. Sikap saling menerima, saling menghormati, dan saling bekerja sama harus terus dikembangkan dalam mengisi kemerdekaan yang sudah diwariskan oleh para pahlawan.
(Sumber: http://pontianak.tribunnews.com/2016/08/16/karnaval-mini-wujud-syukur-menikmati-kemerdekaan diunduh 15 September 2016).

Bacalah teks “Karnaval Mini di Sintang”.
1. Tuliskan kata sulit pada teks, lalu carilah artinya.
2. Tuliskan gagasan pokok setiap paragraf pada teks “Karnaval Mini di Sintang”.
3. Tuliskan informasi baru yang kamu dapatkan dari teks tersebut. Serahkan hasil tulisanmu kepada Bapak/Ibu guru.

Pada Pembelajaran 4, kamu mendapat tugas untuk mencari satu cerita rakyat, lalu menuliskannya ke dalam bahasa daerahmu. Kini, secara bergantian, bacakan tulisanmu itu di depan Bapak/Ibu guru dan teman- temanmu.

Menggunakan bahasa daerah dalam berkomunikasi sehari-hari merupakan salah satu upaya melestarikan bahasa daerah. Dengan upaya itu diharapkan bahasa daerah tidak akan punah.

Salah satu cara dapat dilakukan untuk mengenal bahasa daerah lain adalah melalui lagu. Akibat keragaman bahasa dan suku bangsa, Indonesia memiliki banyak lagu daerah. Berikut beberapa contoh lagu daerah di Indonesia.

Tabel 1.3 Beberapa lagu daerah di Indonesia.

Lagu Daerah.
1. Aceh  lagu daerahnya : Bungong Jeumpa, Lembah Alas, Piso Surit.
2. Sumatra Utara lagu daerahnya : Dago Inang Sarge, Sigulempong, Sinanggar Tulo.
3. Sumatra Barat lagu daerahnya : Ayam Den Lapeh, Kambanglah Bungo, Kampuang Nan Jauh Di Mato.
4. Riau lagu daerahnya : Lancang Kuning, Soleram, Laksmana Raja di Laut.
5. Kepulauan Riau lagu daerahnya : Pak Ngah Belek, Segantang Lada.
6. Jambi lagu daerahnya : Dodoi Si Dodoi, Injit-Injit Semut, Timang- Timang Anakku Sayang.
7. Sumatra Selatan lagu daerahnya : Cuk Mak Ilang, Dek Sangke, Kabile-Bile, Tari Tanggai.
8. Bangka Belitung lagu daerahnya : Yok Miak.
9. Bengkulu lagu daerahnya : Lalan Belek, Sungai Suci, Umang-umang.
10. Lampung lagu daerahnya : Adi-adi Laun Lambar, Sang Bumi Ghuwai Jughai, Penyandangan.
11. DKI Jakarta lagu daerahnya : Jali-Jali, Keroncong Kemayoran, Ondel-ondel.
12. Jawa Barat lagu daerahnya : Manuk Dadali, Pileuleuyan, Tokecang.
13. Banten lagu daerahnya : Dayung Sampan, Jereh Bu Guru, Tong Sarakah.
14. Jawa Tengah lagu daerahnya : Bapak Pucung, Gambang Suling, Gundhul Pacul.
15. DI Yogyakarta lagu daerahnya : Pitik Tukung, Suwe Ora Jamu, Te Kate Dipanah.
16. Jawa Timur lagu daerahnya : Cublak-cublak Suweng, Rek Ayo Rek, Tanduk Majeng.
17. Bali lagu daerahnya : Janger, Macepet Cepetan, Meyong-Meyong.
18. Nusa Tenggara lagu daerahnya : Barat Moree, Pai Mura Rame, Tutu Koda.
19. Nusa Tenggara Timur lagu daerahnya : Anak Kambing Saya, Bolelebo, Potong Bebek Angsa.
20. Kalimantan Utara lagu daerahnya : Bebalon, Pinang Sendawar, dan Tuyang.
21. Kalimantan Barat lagu daerahnya : Cik Cik Periuk, Aek Kapuas, Kapal Belon.
22. Kalimantan Tengah lagu daerahnya : Kalayar, Oh Indang Oh Apang, Tumpi Wayu.
23. Kalimantan Selatan lagu daerahnya : Ampar-Ampar Pisang, Paris Barantai, Saputangan Bapuncu Ampat.
24. Kalimantan Timur lagu daerahnya : Indung-Indung, Oh Adingkoh.
25. Sulawesi Utara lagu daerahnya : O Ina Ni Keke, Si Patokaan, Sitara Tillo.
26. Sulawesi Barat lagu daerahnya : Tenggang Tenggang Lopi.
27. Sulawesi Tengah lagu daerahnya : Tondok Kadadiangku, Tope Gugu.
28. Sulawesi Tenggara lagu daerahnya : Peia Tawa-Tawa, Tana Wolio.
29. Sulawesi Selatan lagu daerahnya : Anging Mamiri, Marencong-rencong, Pakarena.
30. Gorontalo lagu daerahnya : Tahuli Li Mama, Moholunga, Binde Biluhuta, Dabu-Dabu.
31. Maluku lagu daerahnya : Buka Pintu, Burung Kakatua, Waktu Hujan Sore-sore.
32. Maluku Utara lagu daerahnya : Una Kapita.
33. Papua Barat lagu daerahnya : Apuse, Yamko Rambe Yamko.
34. Papua lagu daerahnya : E Mambo Simbo, Sajojo sajojo.

– Di antara lagu-lagu daerah pada tabel di atas, lagu mana yang sudah kamu kenal?
–  Apakah kamu senang menyanyikan lagu itu?
–  Apa judul lagu yang ingin kamu pelajari untuk dinyanyikan? Mengapa?
–  Bersama teman-teman sekelasmu, nyanyikan lagu dari daerahmu.
–  Secara bergantian, nyanyikan lagu daerah lain yang kamu bisa.

 

Lagu : Jawa Barat/Sunda

Bubuy bulan,
Bubuy bulan sangray bentang,
Panon poe,
Panon poe disasate,

Unggal bulan, unggal bulan,
Unggal bulan abdi teang,

Unggal poe,unggal poe,
Unggal poe oge hade,

Situ Ciburuy,
laukna hese dipancing,
Nyeredet hate,
Ningali ngeplak caina,

Duh eta saha nu ngalangkung,
unggal enjing,
Nyeredet hate,
Ningali sorot socana.

 

Lagu daerah Kalimantan Selatan

Ampar ampar pisang,
Pisangku balum masak,
Masak bigi di hurung bari-bari,
Masak bigi di hurung bari-bari,

Manggalepak manggalepok,
Patah kayu bengkok,
Bengkok dimakan api,
apinya cang curupan,

Nang mana batis kutung,
Dikitipi dawang.

Nang mana batis kutung,
Dikitipi dawang.
Ampar ampar pisang,
Pisangku balum masak,
Masak bigi di hurung bari-bari,
Masak bigi di hurung bari-bari.

 

1. Perhatikan saat Bapak/Ibu guru menyanyikan lagu itu. Perhatikan tinggi rendah nada pada lagu.
2. Tandai nada tinggi dan nada rendah pada lagu menggunakan garis melodi.
3. Berdasarkan tanda tempo yang tertulis, bagaimana cara menyanyikan setiap lagu tersebut?

Coba perhatikan, ada berapa nada seluruhnya pada lagu “Bubuy Bulan”?
Pada lagu “Bubuy Bulan” seluruhnya ada lima nada. Oleh karena itu lagu “Bubuy Bulan” menggunakan tangga nada pentatonis, yaitu tangga nada yang menggunakan lima nada.

Nyanyikan lagu “Bubuy Bulan” atau “Ampar-Ampar Pisang”. Nyanyikan sesuai tinggi rendah nada dan tempo yang tepat. Nyanyikan dengan penghayatan yang baik. Lagu “Bubuy Bulan” bercerita tentang kesedihan seseorang yang ditinggalkan orang yang dicintainya.
Lagu “Ampar-Ampar Pisang” bercerita tentang kebiasaan masyarakat Kalimantan menjemur pisang untuk dijadikan makanan.

 

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku – Sub Tema 1-5

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku – Pembelajaran 5.

 

Kamu telah mengetahui keragaman suku bangsa dan bahasa di Indonesia.
Meskipun beragam suku bangsa dan bahasa, tetapi seluruh penduduk Indonesia merupakan satu bangsa, yaitu bangsa Indonesia. Hal itu juga tertuang dalam lagu ini.

Satu nusa,
Satu bangsa,
Satu bahasa kita,

Tanah air,
Pasti jaya,
Untuk Selama-lamanya.

Indonesia pusaka,
Indonesia tercinta,
Nusa bangsa,
Dan Bahasa,
Kita bela bersama.

1. Pada teks lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”, tandailah syair lagu bernada tinggi dan syair lagu bernada rendah.
2. Cobalah menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”. Perhatikan tinggi rendah nada.
3. Mintalah temanmu membunyikan alat musik bernada (misalnya: pianika atau seruling) sesuai notasi lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”. Dengan mengikuti nada alat musik yang dimainkan temanmu itu, kamu akan lebih terbantu dalam menyanyikan sesuai nada yang benar. Lakukan bergantian hingga kamu dapat menyanyikan dengan tepat.

Tahukah kamu tinggi rendah nada?
Berikut adalah urutan tinggi rendah nada pada notasi angka.
Semakin ke kanan nada semakin tinggi.
Pada notasi not balok, semakin ke atas letak nada akan semakin tinggi bunyi nada tersebut.

Perhatikan notasi lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”. Di bagian kiri atas lagu   itu terdapat tulisan “Tempo = lambat.” Tanda tempo adalah tanda yang digunakan untuk menunjukkan cepat atau lambatnya sebuah lagu yang harus dinyanyikan. Secara umum lagu dinyanyikan dalam tiga tempo, yaitu: cepat, sedang, dan lambat. Berikut istilah tanda tempo.

 

Tanda Tempo Artinya Keterangan
Allegro Cepat lebih dari 60 ketukan/menit
Moderato Sedang 60 ketukan/menit
Largo Lambat kurang dari 60 ketukan/menit

Kamu telah menyanyikan lagu “Satu Nusa Satu Bangsa”. Dengan lagu itu, kamu semakin mengerti bahwa meskipun di Indonesia  terdapat  beragam  suku, tetapi kita tetap satu bangsa    Indonesia.

 

Selain keragaman suku bangsa dan bahasa, di Indonesia juga memiliki keragaman agama. Apa agamamu? Apa agama teman-teman di sekolahmu?

Keragaman Agama di Indonesia.

Letak geografis Indonesia di antara dua samudera dan dua benua menjadikan Indonesia sebagai pusat lalu lintas perdagangan internasional. Salah satu akibatnya, terjadilah persebaran agama dari para pedagang asing yang berdagang dan singgah di Indonesia. Pada awalnya masuk agama Hindu dan Buddha yang dibawa bangsa India. Selanjutnya, datang bangsa Gujarat membawa ajaran agama Islam, bangsa Eropa membawa ajaran agama Katolik dan Kristen, serta bangsa Cina membawa ajaran agama Konghucu. Jadi, keragaman agama telah ada sejak zaman dahulu. Dalam suasana keragaman beragama itu, setiap warga negara Indonesia dijamin haknya untuk memeluk keyakinan atau kepercayaan masing-masing. Di Indonesia terdapat enam agama/kepercayaan yang diakui negara. Keenam agama/kepercayaan itu yaitu Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu.
Pemeluk agama diwajibkan menjalankan ajaran agama masing-masing. Setiap agama memiliki tata cara beribadat, kitab suci, dan tempat ibadah yang berbeda. Negara memberikan kebebasan bagi semua pemeluk agama untuk menjalankan ibadah sesuai ajarannya masing-masing.

Bersama teman sekelompokmu, carilah informasi-informasi berikut.
1. Nama kitab suci setiap agama di Indonesia
2. Tempat beribadah setiap agama di Indonesia.
3. Hari-hari besar setiap agama di Indonesia.

1. Agama Islam
Agama islam termasuk salah satu agama besar di dunia dan merupakan agama dengan jumlah penganut terbesar di Indonesia. Tempat ibadah bagi penganut agama Islam adalah Masjid. Setiap harinya mereka menjalankan sholat wajib sebanyak 5 kali di Masjid.

Hari raya : Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul
Adha, Tahun Baru Hijrah, Isra’ Mi’ra.

Contoh gambar Masjid

Contoh gambar Masjid

2. Agama Kristen Protestan
Agama Kristen juga merupakan agama yang besar dan memiliki jumlah pemeluk yang berjumlah besar di dunia. Tempat ibadah bagi pemeluk agama Kristen Protestan adalah Gereja.

Hari Raya Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih

gereja tempat ibadah agama kristen

Contoh Gambar Gereja Kristen

3. Agama Katolik
Tempat ibadah bagi pemeluk agama Katolik adalah Gereja,Kapel.

Hari Raya Keagamaan : Hari Natal, Hari Jumat Agung, Hari Paskah, Kenaikan Isa Almasih

Contoh Gambar Gereja Katolik

Contoh Gambar Gereja Katolik

4. Agama Hindu
Tempat ibadah bagi pemeluk agama Hindu adalah Pura.

Hari Raya : Hari Nyepi, Hari Saraswati, Hari Pagerwesi

Contoh Gambar Pura

Contoh Gambar Pura

5. Agama Buddha
Tempat ibadah bagi pemeluk agama Buddha adalah Vihara.

Hari Raya : Hari Waisak, Hari Asadha, Hari Kathina

Hari Waisak, Hari Asadha, Hari KathinaContoh Gambar Vihara

Contoh Gambar Vihara

6. Agama Kong Hu Cu
Tempat ibadah bagi pemeluk agama Kong Hu Cu adalah Litang / Klenteng.

Hari Raya Keagamaan : Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh

Contoh Gambar Klenteng

Contoh Gambar Klenteng

Itulah 6 agama yang diakui secara resmi di Indonesia beserta tempat ibadahnya. Meski, pada hakikatnya, masih banyak agama lain yang masih berkembang di Indonesia hingga saat ini.

 

 

Perhatikan kembali teks “Keragaman Agama di Indonesia”.
1. Tuliskan gagasan pokok dari setiap paragraf.
2. Tuliskan pengetahuan baru yang kamu dapat dari teks tersebut.
3. Tulislah kembali teks “Keragaman Agama di Indonesia” dengan bahasamu sendiri. Tulislah menggunakan ejaan yang tepat.
Serahkan hasil tugasmu kepada Bapak/Ibu guru.

Di Indonesia terdapat keragaman agama. Namun, negara menjamin kebebasan setiap pemeluk agama untuk menjalankan ibadah sesuai ajaran agamanya masing-masing. Apa yang kamu lakukan agar temanmu dapat menjalankan ibadah sesuai ajaran agamanya?

 

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku – Sub Tema 1-4

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku – Pembelajaran 4.

Selain keragaman suku bangsa, masih banyak keragaman di Indonesia. Salah satu keragaman tersebut ialah keragaman bahasa. Ayo, lakukan kegiatan berikut.

Bersama kelompokmu, tuliskan jawaban pertanyaan dan tugas berikut.
1. Di provinsi mana kamu tinggal?
2. Dalam berkomunikasi, bahasa apa yang biasa digunakan penduduk di provinsimu?
3. Tuliskan beberapa kata dalam bahasa daerah di tempat tinggalmu beserta padanannya dalam bahasa Indonesia.
Tuliskan hasil diskusimu dalam bentuk tabel seperti contoh di bawah.

Bahasa Daerah di Indonesia Terancam Punah.

Posisi pertama negara dengan bahasa terbanyak di dunia kini ditempati oleh Papua Nugini dengan jumlah bahasa mencapai 867 bahasa. Selanjutnya Indonesia menempati posisi kedua dengan jumlah bahasa sebanyak 742 bahasa.

Distribusi 742 bahasa di seluruh Indonesia rupanya berbanding terbalik antara jumlah bahasa dengan jumlah penduduk. Pulau Jawa dengan jumlah penduduk 123 juta orang memiliki tidak lebih dari 20 bahasa. Sebaliknya, Papua yang penduduknya berjumlah 2 juta orang memiliki jumlah bahasa mencapai 271 bahasa.

Kurangnya jumlah pengguna bahasa daerah akan berpengaruh pada kemungkinan kepunahan suatu atau beberapa bahasa daerah yang ada di Indonesia. Bahasa yang terancam punah adalah bahasa yang tidak memiliki generasi muda yang menggunakan bahasa ibu. Generasi dewasa adalah satu- satunya kelompok yang masih menjadi penutur fasih.

Bahasa daerah berperan dalam menjaga budaya daerah. Tata nilai budaya di Indonesia tersimpan dalam kosakata, pantun, cerita rakyat, mitos, legenda, dan ungkapan. Oleh karena itu, bahasa-bahasa yang tergolong berpotensi terancam punah perlu memperoleh perhatian khusus. Kita perlu melestarikan bahasa daerah sebelum benar-benar menghilang dari kehidupan berbangsa kita.

(Dikutip dari: http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/08/ratusan-ragam-bahasa-di-indonesia-hadapi-ancaman-kepunahan diunduh 15 September 2016).

 

Ragam Bahasa Daerah di Indonesia.

Bahasa menjadi alat untuk berkomunikasi. Amatilah teman-teman di lingkungan sekitar tempat tinggalmu atau di kelasmu! Bagaimana cara mereka berkomunikasi? Adakah temanmu yang menggunakan dialek atau bahasa berbeda?

Di Indonesia terdapat beragam suku bangsa. Keragaman suku bangsa menghasilkan bahasa daerah yang beragam pula. Di antara bahasa-bahasa daerah itu terdapat perbedaan. Namun, perbedaan itu disatukan dengan penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

Bahasa daerah yang berkembang di wilayah Indonesia berjumlah ratusan. Di suatu daerah seringkali berkembang lebih dari satu bahasa daerah. Berikut beberapa bahasa daerah yang berkembang di Indonesia.

Tabel 1.2 Bahasa Daerah di Indonesia.

Daerah dan Bahasa Daerahnya :

  • 1. Sumatra Bahasa meliputi :  Aceh, Bangka, Batak Alas, Batak Angkola, Batak Dairi/Pakpak (Singkil), Batak Karo, Batak Mandailing, Batak Simalungun, Batak Toba, Enggano, Gayo, Kerinci, Komering, Kubu, Lampung Api, Lampung Nyo, Lubu, Melayu, Melayu Jambi, Mentawai, Minangkabau (Aneuk Jamee), Musi, Nias, Rejang, Simeulue, serta (Lekon dan Haloban).
  • 2. Jawa meliputi : Bahasa Badui, Betawi, Indonesia Peranakan, Jawa, Kangean, Kawi, Madura, Osing, Sunda, dan Tengger.
  • 3. Bali dan Kepulauan Nusa Tenggara meliputi :  Bahasa Bali, Sasak, Abui, Adang, Adonara, Alor, Amarasi, Anakalangu, Bengkala, Bilba, Bima, Blagar, Bunak, Dela-Oenale, Dengka, Dhao, Ende, Hamap, Helong, Ile Ape, Kabola, Kafoa, Kamang, Kambera, Kedang, Kelon, Kemak, Ke’o, Kepo’, Kodi, Komodo, Kui, Kula, Lamaholot, Lamalera, Lamatuka, Lamboya, Lamma, Laura, dan Lembata Barat.
  • 4. Kalimantan meliputi : Bahasa Ampanang, Aoheng, Bahau, Bakati’, Bekati’ Rara, Bekati’ Sara, Bakumpai, Banjar, Basap, Benyadu’, Bidayuh Biatah, Bidayuh Bukar-Sadong, Bolongan, Bukat, Bukitan, Burusu, Dusun Deyah, Dusun Malang, Dusun Witu, Embaloh, Hovongan, Iban, Jangkang, Kayan Mahakam, Kayan Busang, Kayan Sungai Kayan, Kayan Mendalam, Kayan Wahau, Kelabit, dan Kembayan.
  • 5. Sulawesi meliputi : Bahasa Andio, Aralle-Tabulahan, Bada, Bahonsuai, Bajau Indonesia, Balaesang, Balantak, Bambam, Banggai, Bantik, Baras, Batui, Behoa, Bentong, Bintauna, Boano, Bobongko, Bolango, Bonerate, Budong-Budong, Bugis, Bungku, Buol, Busoa, Campalagian, Cia-Cia, Dakka, Dampelas, Dondo, Duri, Enrekang, Gorontalo, Kaidipang, dan Kaili.
  • 6. Maluku meliputi : Bahasa Alune, Amahai, Ambelau, Aputai, Asilulu, Babar Tenggara, Babar Utara, Banda, Barakai, Bati, Batuley, Benggoi, Boano, Bobot, Buli, Buru, Dai, Damar Barat, Damar Timur, Dawera-Daweloor, Dobel, Elpaputih, Emplawas,Fordata, Galela, Gamkonora, Gane, Gebe, Geser-Gorom, Gorap, Haruku, Hitu, Horuru, Hoti, Huaulu, Hukumina, Hulung, Ibu, dan Ili’uun.
  • 7. Papua meliputi : Bahasa Abrab, Aghu, Airoran, Airo, Aki, Akwakai, Ambai, Amung, Ansusu, Asmat, Awyi, Awyu, Ayamaru, Babe, Baburiwa, Citah, Dabu, Dani, Dem, Foya, Kawamsu, Kayagar, Kimaan, Kendat, dan Inanwatan.

Dari data di atas kamu dapat mengetahui keragaman bahasa daerah di Indonesia. Bahkan, pada satu pulau/kepulauan terdapat beragam bahasa daerah. Meskipun terdapat keragaman bahasa daerah di Indonesia, tetapi kita mempunyai bahasa persatuan, yaitu Bahasa Indonesia.

Kamu telah mengetahui keragaman bahasa daerah di Indonesia. Kamu juga mengetahui bahwa bahasa daerah di Indonesia terancam punah.
Diskusikan dengan kelompokmu, kegiatan apa saja yang dapat dilakukan bangsa Indonesia untuk mencegah kepunahan bahasa daerah?

Bacakan hasil diskusi kalian di depan Bapak/Ibu guru dan kelompok lain.
Di antara kegiatan untuk mencegah kepunahan bahasa daerah, apa yang dapat kalian lakukan segera? Buatlah kesepakatan seluruh siswa dalam satu kelas, lalu laksanakan kesepakatan itu.
Carilah sebuah cerita rakyat, lalu tuliskan kembali ke dalam bahasa daerahmu. Pada Pembelajaran 6, kamu akan membacakan tulisanmu ini di depan teman- temanmu.

Apa yang dapat kamu lakukan untuk mencegah kepunahan keragaman bahasa daerah di Indonesia?

 

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku – Sub Tema 1-3

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku – Pembelajaran 3.

Mengapa di Indonesia terdapat berbagai suku bangsa?

Dari gambar peta Indonesia tersebut, diskusikan jawaban pertanyaan- pertanyaan berikut dengan kelompokmu.
1. Di pulau mana kalian tinggal?
2. Banyak atau sedikitkah pulau-pulau di Indonesia?
3. Menurut kamu, bagaimana jarak dari pulau satu ke pulau lain? Jauh atau dekat?
4. Bagaimana kondisi alam setiap daerah di Indonesia?
5. Samakah kondisi penduduk di seluruh wilayah Indonesia? Mengapa?
Bacakan hasil diskusi kelompokmu dengan kelompok-kelompok lain. Apa yang dapat kalian simpulkan?

Di Indonesia terdapat beragam suku bangsa. Apa penyebabnya?

Di Indonesia terdapat banyak suku bangsa. Apa sajakah faktor-faktor yang menjadi penyebabnya? Adakah hubungannya dengan kondisi wilayah Indonesia?
Diskusikan bersama kelompokmu, lalu bacakan hasil diskusimu di depan Bapak/Ibu guru dan kelompok lain.

Faktor Penyebab Keragaman Masyarakat Indonesia.

Di Indonesia terdapat banyak keragaman, misalnya suku bangsa, bahasa, agama, dan budaya. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya keragaman dalam masyarakat Indonesia. Beberapa faktor yang dimaksud seperti berikut.
1. Letak Strategis Wilayah Indonesia.
Letak Indonesia sangat strategis, yaitu berada di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Indonesia juga berada di antara Benua Asia dan Benua Australia. Letak strategis tersebut menjadikan Indonesia berada di tengah- tengah lalu lintas perdagangan. Para pedagang dari berbagai negara datang ke Indonesia. Mereka membawa agama, adat istiadat dan kebudayaan dari negaranya. Banyak pendatang menyebarkan agama, adat istiadat, dan kebudayaan negaranya, baik dengan sengaja maupun tidak sengaja.
2. Kondisi Negara Kepulauan.
Keadaan geografi Indonesia merupakan wilayah kepulauan yang terdiri atas 13.466 pulau (berdasarkan data dari http://www.bakosurtanal.go.id/ berita-surta/show/indonesia-memiliki-13-466-pulau-yang-terdaftar- dan-berkoordinat yang diunduh pada 5 Oktober 2016). Banyaknya pulau di Indonesia menyebabkan penduduk yang menempati satu pulau atau sebagian dari satu pulau tumbuh menjadi kesatuan suku bangsa. Tiap-tiap suku bangsa memiliki budaya sendiri. Oleh karena itu, di Indonesia banyak suku bangsa dengan budaya yang berbeda-beda.

3. Perbedaan Kondisi Alam.
Negara Indonesia sangat luas dan terdiri atas 13.466 pulau. Tiap-tiap pulau dibatasi oleh lautan. Selain itu, Indonesia merupakan negara vulkanis dengan banyak pegunungan, baik gunung berapi maupun bukan gunung berapi. Keadaan alam Indonesia tersebut memengaruhi keanekaragaman masyarakatnya.
Kehidupan masyarakat pantai berbeda dengan kehidupan masyarakat pegunungan. Masyarakat pantai lebih banyak memanfaatkan laut untuk mempertahankan hidupnya, yaitu dengan menjadi nelayan. Sebaliknya, masyarakat yang tinggal di lereng pegunungan memiliki upaya sendiri untuk mempertahankan hidupnya. Mereka lebih memilih mata pencaharian yang berkaitan dengan relief alam pegunungan, misalnya sebagai peternak atau petani sayur.
Bagaimana dengan masyarakat yang tinggal di kota? Masyarakat yang tinggal di kota tentu tidak akan menjadi nelayan. Masyarakat kota cenderung untuk membuka usaha, bekerja di kantor, atau bekerja di pabrik.

4. Keadaan Transportasi dan Komunikasi
Kemajuan dan keterbatasan sarana transportasi dan komunikasi dapat me- mengaruhi perbedaan masyarakat Indonesia. Kemudahan sarana transportasi dan komunikasi memudahkan masyarakat berhubungan dengan masyarakat lain. Sebaliknya, sarana yang terbatas akan menyulitkan masyarakat dalam berhubungan dan berkomunikasi dengan masyarakat lain. Kondisi ini menjadi penyebab keragaman masyarakat Indonesia.

5. Penerimaan Masyarakat terhadap Perubahan
Keterbukaan masyarakat terhadap sesuatu yang baru, baik yang datang dari dalam maupun luar masyarakat, membawa pengaruh terhadap perbedaan masyarakat Indonesia. Masyarakat perkotaan relatif mudah menerima orang asing atau budaya lain. Sebaliknya, masyarakat pedalaman sebagian besar sulit menerima sesuatu yang baru. Mereka tetap bertahan pada budaya sendiri dan sulit menerima budaya luar.

Itulah faktor-faktor yang enyebabkan terjadinya perbedaan dalam masyarakat Indonesia.
Bagaimana dengan kondisi di daerahmu? Faktor apa yang menyebabkan suku bangsa di daerahmu berbeda dengan daerah lain? Bagaimana sikap kita terhadap keragaman suku bangsa di Indonesia? Keragaman suku bangsa hendaknya menjadi kekayaan bangsa. Hendaknya kita dapat menerima adanya keragaman itu. Kita saling menghargai dan bekerja sama dengan semua suku bangsa di Indonesia. Dengan bekerja sama dan saling menghargai, kita akan hidup damai.

Dari bacaan “Faktor Penyebab Keragaman Masyarakat Indonesia” di atas, tuliskan informasi baru yang kamu dapatkan. Diskusikan bersama teman sebangkumu, lalu bacakan di depan teman-temanmu. Kumpulkan tulisanmu kepada Bapak/Ibu guru.

Di Indonesia ada ribuan suku bangsa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Suku bangsa apa yang kamu lihat pada gambar di samping?

Keragaman Suku Bangsa di Indonesia.

Suku bangsa termasuk bagian dari keragaman bangsa Indonesia. Ada banyak suku bangsa yang mendiami wilayah kepulauan Indonesia. Dibandingkan dengan negara lain, jumlah suku bangsa Indonesia menjadi yang terbesar di dunia. Suku bangsa Indonesia tersebar di seluruh wilayah Indonesia, baik di pulau besar maupun pulau kecil. Berikut daftar suku bangsa di seluruh provinsi Indonesia.

No. Provinsi dan Suku Bangsa

  • 1 . Aceh  : Suku Bangsanya meliputi : Aceh, Alas, Gayo, Gayo Lut, Gayo Luwes, Singkil, Simeulue, Aneuk Jame, Tamiang, dan Kluet.
  • 2. Sumatra Utara Suku Bangsanya meliputi : Batak Angkola, Batak Karo, Batak Mandailing, Batak Pakpak, Batak Simalungun, Batak Toba, Ulu, dan Nias.
  • 3. Sumatra Barat Suku Bangsanya meliputi : Mentawai, Minangkabau, Guci, Jambak, Piliang, Caniago, Tanjung, Sikum Bang, dan Koto.
  • 4. Jambi Suku Bangsanya meliputi : Anak Dalam, Jambi, Kerinci, Melayu, Bajau, Batin, Kubu, dan Penghulu.
  • 5. Riau Suku Bangsanya meliputi : Akit, Melayu Riau, Rawa, Hutan, Sakai, Bonai, Laut, dan Talang Mamak.
  • 6. Kepulauan Riau Suku Bangsanya meliputi : Melayu, Laut, dan Batak.
  • 7. Sumatra Selatan Suku Bangsanya meliputi : Gumai, Kayu Agung, Kubu, Pasemah, Palembang, Ranau Kisan, Komering, Ogan, Lematang, Lintang, Semendo, dan Rejang.
  • 8. Kepulauan Bangka Belitung Suku Bangsanya meliputi : Bangka, Belitung, Lom, Sawang, Sekak, Pangkal Pinang, Melayu, dan Toboali.
  • 9. Bengkulu Suku Bangsanya meliputi : Enggano, Kaur, Lembak, Muko-Muko, Semendo, Serawai, Melayu, Sekah, Rejang, dan Lebong.
  • 10. Lampung Suku Bangsanya meliputi :  Abung, Krui, Melayu, Lampung, Rawas, Semendo, dan Pasemah.
  • 11. Banten Suku Bangsanya meliputi : Baduy, Sunda, dan Banten.
  • 12. DKI Jakarta Suku Bangsanya meliputi : Betawi.
  • 13. Jawa Barat Suku Bangsanya meliputi : Cirebon dan Sunda.
  • 14. DI Yogyakarta Suku Bangsanya meliputi : Jawa.
  • 15. Jawa Tengah Suku Bangsanya meliputi : Jawa dan Samin.
  • 16. Jawa Timur Suku Bangsanya meliputi : Jawa, Bawean, Madura, Tengger, dan Osing.
  • 17. Bali Suku Bangsanya meliputi : Bali Aga dan Bali Majapahit.
  • 18. Nusa Tenggara Barat Suku Bangsanya meliputi : Sumbawa, Bima, Dompu, Donggo, Mandar, Bali, dan Sasak.
  • 19. Nusa Tenggara Timur Suku Bangsanya meliputi : Alor, Rote, Timor, Sabu, Helong, Sumba, Dawan, Belu, dan Flores.
  • 20. Kalimantan Utara Suku Bangsanya meliputi : Tidung, Bulungan, Banjar, dan Dayak.
  • 21. Kalimantan Barat Suku Bangsanya meliputi : Dayak (Bidayuh, Desa, Iban, Kanayatan, Kantuk, Limbai, Mali, Mualang, Sambas, Murut, Ngaju, Punan, Ot Danum, dan Kayan).
  • 22. Kalimantan Tengah , Suku bangsanya meliputi :  Dayak (Bara Dia, Bawo, Dusun, Lawangan, Maayan, Ot Danum, Punan, Siang Murung, Ngaju, Maanyan, Dusun, Lawangan, Bukupao, dan Ot Dusun).
  • 23. Kalimantan Timur , Suku bangsanya meliputi : Dayak (Bulungan, Tidung, Kenyah Berusu, Abai, Kayan, Bajau Berau, Kutai, dan Pasir).
  • 24. Kalimantan Selatan , Suku bangsanya meliputi :  Dayak (Banjar, Bakumpai, Bukit, Pitap, Orang Barangas, Banjar Hulu, dan Banjar Kuala).
  • 25. Sulawesi Utara , Suku bangsanya meliputi : Sangir, Talaud, Minahasa, Bolaang Mongondow, dan Bantik.
  • 26. Sulawesi Tengah , Suku bangsanya meliputi :  Kailili, Pamona, Mori, Balatar, Wana, Ampana, Balantak, Bungku, Buol, Dampeles, Dondo, Kulawi, Lore, dan Banggai.
  • 27. Gorontalo , Suku bangsanya meliputi : Gorontalo, Suwawa, Atinggola, Mongondow, dan Bajo Manado.
  • 28. Sulawesi Tenggara , Suku bangsanya meliputi : Laki, Malio, Muna, Kulisusu Moronene, Wolio, Wononii, dan Buton.
  • 29. Sulawesi Selatan , Suku bangsanya meliputi :  Makassar, Bugis, Toraja, Bentong, Duri, Konjo Pegunungan, Konjo Pesisir, dan Mandar.
  • 30. Sulawesi Barat , Suku bangsanya meliputi : Mandar, Mamuju, Pattae, Tosumunya, dan Mamasa.
  • 31. Maluku , Suku bangsanya meliputi : Ambon, Aru, Ternate, Tidore, Furu-furu, Alifuru, Togutil, Rana, Banda, Buru, dan Tanibar.
  • 32. Maluku Utara , Suku bangsanya meliputi : Seram, Banda, Buru, Furur, Aru, Bacan, Gane, Kadai, Kau, Loloda,
  • 33. Papua , Suku bangsanya meliputi :  Arfak, Mandacan, Bauzi, Biak Muyu, Ekagi, Fak- Fak, Asmat, Kaure, Tobati, Dera, dan Dani.
  • 34. Papua Barat , Suku bangsanya meliputi : Doteri, Kuri, Simuri, Irarutu, Sebyar, Onim, Atam, Atori, Ayamaru, Ayfat, Baham, Kambrau, Karas, Karon, Koiwai, dan Biak.

Dari data di atas, terlihat betapa banyak suku bangsa di Indonesia. Dalam satu provinsi bisa terdapat lebih dari satu suku bangsa. Namun, semua suku bangsa dapat hidup berdampingan dalam persatuan dan kesatuan.

 

Bermain Peran :

  • 1. Sebelum bermain, siapkan bahan dan alat berupa: kertas HVS, peta Indonesia (gunakan yang berukuran besar jika ada), gunting, spidol, dan jarum pentul.
  • 2. Gunting-guntinglah kertas berukuran 8 cm  4 cm. Tuliskan nama satu suku bangsa pada setiap guntingan kertas. Berhati-hatilah dalam menggunakan gunting supaya tidak melukai.
  • 3. Masukkan seluruh guntingan kertas bertuliskan nama suku bangsa ke dalam suatu wadah.
  • 4. Secara bergiliran dengan teman-temanmu, ambillah satu lembar guntingan kertas bertuliskan nama suku bangsa tanpa melihat ke dalam wadah.
  • 5. Baca keras-keras tulisan nama suku bangsa pada guntingan kertas yang terambil. Lalu, pasangkan pada peta sesuai lokasi tempat tinggal suku bangsa itu. Pasangkan menggunakan jarum pentul. Perhatikan
    penggunaan dan penyimpanan jarum pentul supaya tidak berserakan dan tidak melukai kalian.
  • 6. Jika kamu salah memasangkan nama suku bangsa pada peta, kamu harus menampilkan salah satu atraksi, misalnya menyanyi, membaca puisi, atau membacakan cerita rakyat.

 

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku – Sub Tema 1-2

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku – Pembelajaran 2.

Indonesia terdiri atas ribuan suku bangsa yang tersebar di berbagai daerah. Suku bangsa apa yang ada di daerahmu?

Salah satu suku bangsa di Indonesia adalah suku bangsa Papua. Suku bangsa Papua mayoritas tinggal di Pulau Papua. Ayo, mengenal salah satu lagu dari Papua.

Salah satu lagu terkenal dari Papua adalah “Apuse”. Lirik lagu “Apuse” menceritakan kisah perpisahan seseorang dengan kakek dan neneknya. Si cucu ini akan merantau ke negeri seberang. Perhatikan notasi lagu “Apuse” berikut. Dengarkan gurumu menyanyikan lagu ini.

APUSE

Apuse kokon dao
Yarabe soren doreri
Wuf lenso bani nema baki pase
Apuse kokon dao
Yarabe soren doreri
Wuf lenso bani nema baki pase
Arafabye aswarakwar
Arafabye aswarakwar

1. Dapatkah kamu rasakan naik turunnya nada pada lagu “Apuse”?
2. Pada bagian mana lagu dinyanyikan dengan nada tinggi?
3. Pada bagian mana lagu dinyanyikan dengan nada rendah?
4. Tuliskan syair lagu “Apuse”, lalu berikan tanda sesuai naik turunnya nada pada setiap suku kata lagu tersebut. Berikan tanda dengan menarik garis naik, rata, atau turun.

Ceritakan hasil diskusimu kepada teman-teman sekelasmu. Lakukan bergantian dengan kelompok lain.

Siti, Edo, Dayu, dan teman-teman menyanyikan lagu “Apuse” sambil menggerakkan kaki dan tangan. Mereka melangkah ke kanan, ke kiri, ke depan, lalu ke belakang sambil menggerakkan tangan. Gerakan mereka melibatkan otot kaki dan tangan.

Gerakan melangkahkan kaki juga termasuk gaya otot. Melangkahkan kaki menyebabkan tubuh berpindah tempat.

Lakukan kegiatan ini dengan teman sebangkumu.
1. Siapkan beberapa buah buku, lalu ajaklah teman sebangkumu untuk bertukar buku.
2. Catatlah kegiatan-kegiatan yang kamu lakukan ketika melakukan proses penukaran buku.
3. Tuliskan hasil dari kegiatan yang kamu lakukan.
4. Gaya apa yang digunakan dalam kegiatan penukaran buku ini?

Aktivitas bertukar buku tersebut merupakan salah satu contoh pemanfaatan gaya otot. Dengan memanfaatkan gaya otot, kita dapat memindahkan benda-benda ringan dengan mudah. Gaya otot sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Tuliskan contoh-contoh pemanfaatan gaya otot dalam kehidupan sehari-hari. Tuliskan dalam bentuk tabel seperti berikut ini. Diskusikan dengan teman- teman sekelompokmu, lalu bacakan hasilnya di depan Bapak/Ibu guru dan kelompok-kelompok lain.

Manfaat gaya otot dalam kehidupan sehari-hari: memasak. naik sepeda, berjalan, bekerja dan lain-lain.

 

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku – Sub Tema 1-1

SD4.7.1 – SD Kelas 4 Tema 7 – Indahnya Keragaman di Negeriku.

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku

Bhinneka Tunggal Ika. Pernahkah kamu mendengar kalimat itu? Ya, kalimat itu terdapat pada Garuda Pancasila. Garuda Pancasila adalah lambang negara kita. Bhinneka Tunggal Ika berarti walau berbeda-beda tetapi tetap satu.

Kalimat “Bhinneka Tunggal Ika” terdapat dalam buku Sutasoma, karangan Mpu Tantular. Mpu Tantular hidup pada masa kerajaan Majapahit sekitar abad ke-14. Dalam buku Sutasoma, pengertian Bhinneka Tunggal Ika lebih ditekankan pada keanekaragaman agama dan kepercayaan di kalangan masyarakat Majapahit.

Perbedaan apa lagi yang ada di Indonesia? Suku, Agama, Adat, Bahasa Daerah, Warna Kulit dan lain-lain.

Bagaimana Sikapmu ? Menghargai perbedaan tersebut dan tetap hidup rukun.

 

Subtema 1: Keragaman Suku Bangsa dan Agama di Negeriku.

Bangsa Indonesia terdiri atas banyak suku bangsa. Suku bangsa apa sajakah itu?

Bacalah dalam hati teks berikut!

Suku Bangsa di Indonesia.

Sejak dahulu kala bangsa Indonesia hidup dalam keragaman. Kalimat Bhinneka Tunggal Ika pada lambang negara Garuda Pancasila bukan cuma slogan. Penduduk Indonesia terdiri atas beragam suku bangsa, agama, bahasa, adat, dan budaya tetapi semua dapat hidup rukun berdampingan.
Berdasarkan hasil sensus Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, bangsa Indonesia terdiri atas 1.331 suku. Berdasarkan sensus itu pula, suku bangsa terbesar adalah Suku Jawa yang meliputi 40,2 persen dari penduduk Indonesia. Suku Jawa ini merupakan gabungan dari suku-suku bangsa di Pulau Jawa, yaitu: Jawa, Osing, Tengger, Samin, Bawean, Naga, dan suku-suku lainnya. Suku yang paling sedikit jumlahnya adalah Suku Nias dengan jumlah 1.041.925 atau hanya 0,44 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Namun, suku-suku Papua yang terdiri atas 466 suku, jumlahnya hanya 2.693.630 jiwa atau 1,14 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Sedangkan etnis Tionghoa jumlahnya sedikit lebih banyak, yaitu 2.832.510 atau 1,2 persen penduduk Indonesia.

(Sumber: http://bobo.kidnesia.com. diunduh 1 September 2016)

Suku Dani dari Papua, Suku Tengger, Suku Nias  , dan lain-lain.

Bentuklah kelompok bersama 4-5 temanmu. Bacalah dalam hati teks ”Suku Bangsa di Indonesia”.
1. Adakah kata sulit yang kalian temukan pada bacaan tersebut? Jika ada, tuliskan lalu carilah artinya. Tuliskan dalam bentuk tabel seperti berikut.

2. Ada berapa paragraf pada teks “Suku Bangsa di Indonesia”? Tuliskan pokok pikiran dari setiap paragraf.

Cara menentukan pokok pikiran pada paragraf sebagai berikut.
1. Membaca seluruh kalimat dalam paragraf.
2. Menandai kalimat awal, akhir, atau kalimat awal dan kalimat akhir paragraf.
3. Menandai pikiran pokok yang terdapat di awal, akhir, atau kalimat awal dan akhir pada paragraf.

Ceritakan hasil diskusi kelompokmu. Bandingkan dengan hasil diskusi kelompok lain. Apakah ada perbedaan?
Dari kegiatan sebelumnya, kamu mengetahui bahwa di Indonesia terdapat ribuan suku bangsa. Setiap suku bangsa kemungkinan memiliki kebiasaan dan cara hidup berbeda. Salah satu contoh perbedaan cara hidup adalah transportasi. Pada zaman dahulu, alat transportasi menggunakan jasa hewan seperti gambar-gambar berikut.

Tampak Gambar Bendi, Gambar Pedati sapi, Pedati Kerbau.

Apakah di daerahmu masih dijumpai alat transportasi seperti pada gambar di atas? Coba, ceritakan kepada teman-temanmu. Apakah teman-temanmu juga menjumpai jenis alat transportasi seperti yang kamu sebutkan?

Perhatikan lagi gambar bendi, pedati sapi, dan pedati kerbau. Dapatkah kamu melihat persamaan dari ketiga alat transportasi tradisional tersebut? Ada banyak persamaan, salah satunya adalah ketiga alat transportasi tersebut menggunakan bianatang yang sama-sama menarik beban berupa bendi atau pedati.

Apa yang terjadi saat kuda menarik bendi? Kuda dan Bendi merupakan alat transportasi, Kuda dikendalikan oleh kusir, kuda harus dirawat dengan baik.

Apa yang terjadi pada Kerbau atau sapi saat menari pedati?  Murapakan alat trasportasi tradisional, sapi atau kerbau perlu di rawat dengan baik.

Lakukan kegiatan-kegiatan sederhana berikut.
1. Dorong meja belajarmu pelan-pelan hingga bergeser sedikit, lalu tarik ke posisi semula.
2. Angkat tas sekolahmu, lalu letakkan lagi ke posisi semula.
3. Ambil selembar kertas tak terpakai, lalu lipat atau remaslah kertas tersebut.

Aktivitas yang telah kamu lakukan terhadap meja sehingga bergeser disebut gaya.
Aktivitas yang kamu lakukan terhadap tas sekolah yang kamu angkat disebut gaya.
Aktivitas yang kamu lakukan terhadap kertas sehingga bentuknya berubah disebut gaya.

Apa yang dimaksud dengan gaya? Gaya adalah dorongan atau tarikan yang dapat menyebabkan benda bergerak atau berubah bentuk.

Apa yang menyebabkan mobil  di samping dapat bergerak? karena di dorong oleh seseorang.
Apa yang menyebabkan lampu dapat menyala? karena ada aliran listrik.
Apa yang menyebabkan jarum menempel pada batang magnet?  karena ada daya tarik dari magnet.
Apa yang menyebabkan buah jatuh dari pohon?  karena ada daya tarik dari bumi.
Apa yang menyebabkan kursi mudah dipindahkan? karena di dorong oleh seseorang.

Gaya mempunyai banyak jenis sesuai dengan sumber yang melakukan gaya. Macam-macam gaya antara lain: gaya otot, gaya listrik, gaya magnet, gaya gravitasi, dan gaya gesek.

Aktivitas menggunakan gaya otot ?
– tarik tambang, menggendong, membuat periuk, sapi menarik pedati.

Diskusikan jawaban pertanyaan-pertanyaan berikut dengan kelompokmu.
1. Apa yang dimaksud gaya otot?
2. Perhatikan gambar contoh-contoh gaya otot di atas. Apa pengaruh gaya otot terhadap benda yang dikenai gaya pada setiap gambar?
Tuliskan hasil diskusi kamu, bacakan di depan kelompok lain, lalu serahkan kepada Bapak/Ibu guru.
Kamu telah mengetahui salah satu jenis gaya, yaitu gaya otot. Salah satu contoh penggunaan gaya otot, yaitu pada pembuatan gerabah. Tahukah kamu, bahwa seni membuat gerabah tersebar di Indonesia?

Seni Gerabah di Indonesia.

Tahukah kamu, apa yang disebut gerabah? Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) gerabah, yaitu alat-alat dapur (untuk masak- memasak dan sebagainya) yang dibuat dari tanah liat yang kemudian dibakar (misalnya kendi, belanga). Memang, awalnya pembuatan gerabah untuk memenuhi kebutuhan alat-alat dapur. Namun, dalam perkembangannya seni kerajinan gerabah meluas dan menghasilkan beraneka macam benda.
Pembuatan gerabah secara tradisional tersebar di wilayah Nusantara. Di Jawa, tempat yang terkenal dengan pembuatan gerabah adalah Kasongan, Yogyakarta. Kasongan adalah nama daerah di Kecamatan Kasihan, Bantul kurang lebih 8 km di sebelah barat daya Yogyakarta. Gerabah Kasongan awalnya biasa saja. Perajin Kasongan dahulu hanya membuat barang-barang rumah tangga, seperti anglo, cobek, atau kendi. Namun, pada tahun 1970-an, Bapak Sapto Hudoyo, seorang seniman Yogyakarta mendidik pengrajin di sana. Mereka diajari cara membuat karya seni dari tanah liat. Sejak saat itu, seni gerabah semakin bermunculan. Para perajin membuat kendi yang lebih unik. Mereka juga membuat vas yang dilengkapi aneka hiasan. Semakin hari, pengetahuan dan keahlian perajin makin berkembang. Hasilnya, seperti yang kita lihat hari ini. Gerabah Kasongan menjadi terkenal dan banyak dicari.

Di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat ada sebuah daerah yang terkenal dengan seni pembuatan gerabah, yaitu di Banyumulek. Ada satu karya unik dari seni kerajinan gerabah dari Banyumulek ini, yaitu “kendi maling”. Umumnya, kendi (wadah air) mempunyai lubang di bagian atas untuk mengisi air. Namun, kendi dari Banyumulek ini mempunyai lubang untuk mengisi air pada bagian bawah. Konon, pada zaman dahulu, kendi ini dibuat untuk raja sebagai pengaman supaya “maling” yang berniat meracuni raja kebingungan mencari lubang di bagian atas kendi.

Masyarakat Pulau Ouw di Maluku Tengah juga membuat gerabah yang disebut sempeh. Mereka kebanyakan membuat sempeh untuk keperluan rumah tangga. Ada sempeh yang digunakan sebagai kompor, tempat memasak makanan, dan membuat obat-obatan tradisional. Ada pula sempeh yang digunakan sebagai wadah suguhan dan berfungsi seperti piring.

Di Papua, saat ini tradisi pembuatan gerabah ditemukan di pesisir utara Papua, tepatnya di Kampung Abar. Kampung Abar adalah salah satu kampung di Danau Sentani, Kabupaten Jayapura. Umumnya, pembuatan gerabah di Kampung Abar dilakukan wanita. Konsumen gerabah dari Kampung Abar adalah para wisatawan yang datang ke Danau Sentani. Bagi para wisatawan, gerabah Papua itu menarik karena dibuat dengan tangan kosong tanpa mengandalkan teknologi alat pemutar. Bentuknya yang tidak halus dengan motif-motif khas Sentani juga merupakan daya tarik gerabah Papua.

Diskusikan bersama teman sebangkumu, informasi-informasi baru yang kamu dapatkan dalam teks “Seni Gerabah di Indonesia”. Tuliskan hasilnya pada buku catatanmu, lalu kumpulkan kepada Bapak/Ibu Gurumu.

 

 

SD4.2.8. Agama Katolik : Gereja – Doa Syukur Gereja.

SD4.2.8. Agama Katolik : Gereja – Doa Syukur Gereja.

Dalam perjamuan malam terakhir,Yesus memaknai perjamuan Paskah Yahudi secara baru. Jika yang disantap dalam perjamuan Yahudi yaitu daging domba, roti, dan sayuran pahit, di dalam perjamuan terakhir Yesus memaknainya sebagai tubuh/daging dan darahNya sendiri. “Terimalah dan makanlah, inilah tubuhku yang diserahkan bagimu”. Kemudian, “Terimalah dan minumlah, inilah piala darah-Ku darah perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi semua orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku”.

1. Makna Hari-hari Raya dalam Gereja
Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini!

• Hari raya apa saja yang ada di dalam Gereja Katolik? Natal, Paskah. Pentakosa,  
• Kapan hari-hari raya itu kita rayakan?
• Makna apa yang terkandung di dalam perayaan-perayaan Gereja tersebut?

 

2. Mengenang Perjamuan Malam Terakhir
Bacalah Teks Kitab Suci ini dengan saksama!

Perjamuan Malam Terakhir
(Mat 26:26-32)

Danketikamerekasedangmakan,Yesusmengambilroti,mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid- murid-Nyadanberkata:“Ambillah,makanlah,inilahtubuh-Ku.”Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata:“Minumlah, kamu semua, dari cawan ini.

Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa. Akan tetapi Aku berkata kepadamu: mulai dari sekarang Aku tidak akan minum lagi hasil pokok anggur ini sampai pada hari Aku meminumnya, yaitu yang baru, bersama-sama dengan kamu dalam Kerajaan Bapa-Ku.”Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun. Maka berkatalah Yesus kepada mereka: “Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai. Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea”.

Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
• Apa yang dilakukan Yesus bersama para murid-Nya?
• Apa kata-kata yang diucapkan Yesus ketika memberikan roti dan anggur kepada para murid-Nya?
• Mengapa peristiwa tersebut disebut sebagai perjamuan terakhir?
• Pada saat ini, peristiwa tersebut kita peringati pada hari raya apa?
• Pada bagian mana di dalam ekaristi, kita mengenangkan secara khusus Peristiwa Perjamuan Terakhir?
Rangkuman.

• Apa yang dilakukan Yesus bersama murid-murid-Nya adalah mengadakan perjamuan atau makan malam bersama. Yesus memimpin perjamuan dengan mengucap berkat, memecahkan roti, dan membagi-bagikannya kepada murid-murid-Nya. Ia juga mengedarkan piala berisi anggur. Kata-kata yang diucapkan Yesus ketika membagi-bagikan roti kepada para murid-Nya yaitu: “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku” dan ketika megedarkan piala berisi anggur, Yesus mengucapkan “Minumlah, kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa”. Disebut perjamuan terakhir, karena perjamuan tersebut diadakan oleh Yesus bersama murid-murid-Nya, pada malam terakhir sebelum Yesus ditangkap, menderita sampai wafat disalib.
• Peristiwa tersebut kita peringati sebagai hari raya Kamis Putih, yaitu hari kamis pada pekan suci, sehari sebelum hari Jumat agung. Peristiwa perjamuan terakhir secara khusus kita kenangkan pada perayaan Ekaristi, khususnya pada doa syukur agung.

Perayaan Ekaristi atau Perjamuan Syukur disebut sebagai sumber serta tujuan dari seluruh perayaan Gereja karena hal-hal berikut.
• Perayaan Ekaristi adalah perayaan yang dipesankan Yesus untuk kita rayakan untuk mengenang Yesus yang rela menyerahkan tubuh dan darah-Nya bagi keselamatan kita.
• Di dalam perayaan Ekaristi, kita mengenangkan Yesus yang bersabda (Liturgi Sabda), dan Yesus yang hadir dengan tubuh dan darahNya (Liturgi Ekaristi).

3. Tugas
Bertanyalah kepada orang tuamu, tokoh umat atau pastor parokimu, tentang keistimewaan sakramen Ekaristi dalam kehidupan umat Katolik. Jawaban ditulis pada buku catatanmu!
C. Doa Pribadi.

Doa pribadi mencerminkan relasi atau hubungan pribadi seseorang dengan Tuhan. Berdoa merupakan salah satu cara untuk bisa bertemu dengan Allah, bercakap-cakap, dan mendengarkan Allah yang berbicara. Doa pribadi, umumnya berisi perasaan serta ungkapan hati, sesuai dengan suasana dan situasi yang dialami. Ada pengalaman suka, duka atau sedih, kecewa, menyesal, takut, bingung, perasaanbersyukur, kagum, danperasaan lainnya. “Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Merekasukamengucapkan doanyadenganberdiri dalam rumah- rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya”. (Mat 6:5). Sabda Yesus ini mengingatkan kita untuk memiliki sikap doa yang rendah hati. Sikap rendah hati inilah sikap doa yang berkenan dihadapan Allah.

Nyanyikanlah lagu di bawah ini!

Baca Kitab Suci
Sumber: Dok. Kemdikbud

Baca Kitab Suci, doa tiap hari, doa tiap hari, doa tiap hari.
Baca Kitab Suci, doa tiap hari, kalau mau tumbuh.
kalau mau tumbuh, kalau mau tumbuh. Baca Kitab Suci, doa tiap hari, kalau mau tumbuh.
Baca Kitab Suci, doa tiap hari, kalau mau tumbuh.
(Sumber: Hatiku Penuh Nyanyian, KKI, 2003)
1. Cerita tentang Doa
Bacalah kisah berikut ini dengan saksama!

Doa Simon Dikabulkan
Hari itu Simon bangun pagi-pagi, padahal hari itu libur. Biasanya Simon malas bangun pagi saat hari libur. Ada apa hari itu? Ternyata tadi malam, ibu Simon berjanji mengajaknya jalan-jalan ke mal paling besar di kotanya. Tentu saja Simon sangat gembira, sehingga pagi itu dia langsung bangun dan mandi dengan riang. Tapi, ada satu kebiasaan yang Simon lupakan hari itu. Dia lupa tidak berdoa saat bangun tidur.

“Simon! Ayo cepat mandinya!”panggil ibu dari dapur.“Kamu harus sarapan dulu, baru kita berangkat!”. “Siap Bu!” jawab Simon. Simon cepat-cepat keluar dari kamar mandi, ganti baju, kemudian makan dengan lahap. Tapi, ada satu lagi kebiasan Simon yang dilupakan, yaitu berdoa sebelum makan.

Simon dan ibunya berangkat dengan bus menuju mal. Di jalan, Simon melihat keramaian kota dan jalanan yang hiruk-pikuk. Tanpa terasa mereka telah sampai di tempat tujuan.

Simon heran melihat ramainya mal. Banyak orang berlalu lalang. Banyak kios yang ramai dengan lampu yang gemerlapan. Aneka ragam barang dijual di tempat itu. Tanpa terasa, karena terlalu asyik melihat keramaian dan macam-macam hal yang baru Simon lihat, tangan Simon terlepas dari gandengan ibunya.

Simon semakin jauh dari ibunya, dan ibunya pun tidak menyadari hal itu. Setelah beberapa lama, Simon menyadari bahwa ia terpisah dari ibunya. Dia bingung, sedih dan takut. Simon tidak tahu harus bertanya kepada siapa. Tidak ada orang yang dia kenal. Semua orang sibuk dengan diri mereka sendiri. Ingin rasanya dia berteriak, tapi   itu tidak mungkin. Belum tentu ibunya mendengarnya. Apa yang harus dia lakukan? Dia membayangkan dirinya tidak bisa pulang karena dia tidak membawa uang untuk ongkos naik bus dan ia tidak mempunyai handphone untuk menghubungi ibunya.

Dalam kebingungan dan ketakutannya, Simon ingat kepada Tuhan. Simon pun mencari tempat yang agak sepi. D engan penuh kepercayaan akan kebaikan Tuhan, Simon berdoa: “Tuhan! Tolonglah aku. Aku tersesat. Aku terpisah dari ibuku. Pertemukanakudenganibuku.

Tuhan! Tuhan ampunilah aku, karena dari bangun tidur aku tadi sudah melupakan-Mu dengan tidak berdoa kepada-Mu. Amin.”

Doa yang diucapkan dengan sungguh-sungguh dan penuh keyakinan akan kebaikan Tuhan, ternyata didengarkan oleh Tuhan. Tak lama kemudian, terdengar lewat pengeras suara namanya disebut dan dia ditunggu oleh ibunya di ruang informasi. Betapa senangnya hati Simon. Dalam hatinya dia pun langsung berterima kasih kepada Tuhan yang telah mendengarkan dan mengabulkan doanya.
(Sumber, Menjadi Sahabat Yesus, Kanisius, Yogyakarta, 2010)
Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut!
• Bagaimana kesanmu terhadap cerita tersebut?
• Mengapa Simon berdoa?
• Bagaimana Tuhan mengabulkan doa Simon?
• Apakah kamu memiliki kebiasaan berdoa secara pribadi setiap hari? Kapan saja waktu kamu berdoa?
• Bagaimana tata cara kamu berdoa? Apa Jenis doa, tempat, dan waktunya?
Refleksi :
• Kisah Doa Simon Terkabul menunjukkan bahwa Simon memiliki kebiasan berdoa setiap hari. Tapi pada hari itu ia lupa dengan kebiasaan doa pagi dan doa sebelum makan. Ia lupa karena ia sangat gembira diajak oleh ibunya pergi ke mal. Suasana senang, kadang membuat seseorang lupa dengan Tuhan.
• Simon berdoa karena mengalami kesusahan. Pada saat menghadapi masalah, Simon menjadi ingat kepada Tuhan. Hal itu mengingatkan kita pada Bangsa Israel yang bersungut-sungut dan berkeluh kesah, tetapi Tuhan mendengarkan keluhan mereka. (kel 16:2-4).
• Doa Simon dikabulkan Tuhan, setelah ibunya mengubungi petugas informasi, untuk menyampaikan pesan kepada Simon melalui pengeras suara.
• Sebagai umat beriman, kita sepantasnya memiliki kebiasaan berdoa secara pribadi setiap hari. Doa pribadi dapat kita lakukan pada pagi hari, menjelang tidur, sebelum dan sesudah makan, sebelum belajar, atau pada waktu tertentu dan untuk keperluan pribadi lainnya.
Apakah aku memiliki kebiasaan berdoa secara pribadi?

2. Yesus Mengajarkan Cara Berdoa.
Bacalah teks Kitab Suci berikut ini!

Hal Berdoa.
(Matius 6 : 1-13)

“Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga. Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”
“Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik . M er ek a suk a mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan- tikungan jalan raya, supaya merekadilihatorang. Akuberkata

kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele sepertikebiasaanorangyangtidakmengenalAllah.Merekamenyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama- Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya.Amin.

Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
• Apa yang dikisahkan dalam cerita ini?
• Bagaimana seharusnya kita berdoa menurut Yesus?
• Apa doa yang diajarkan oleh Yesus sendiri kepada kita?

 

Refleksi :

• Sebaiknya Doa pribadi kita laksanakan dengan tatacara sebagaimana Yesus mengajarkannya. “Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah- rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. (Matius 6:5)
• Berdoa adalah ungkapan iman seseorang. Melalui berdoa, kita bercakap-cakap dengan Tuhan. Dalam doa pribadi, kita menyampaikan perasaan, baik kegembiraan maupun kesedihan, harapan serta kebimbangan kita, tetapi kita juga mendengarkan apa yang menjadi kehendak Tuhan.
• Doa pribadi dapat kita lakukan setiap hari dan setiap saat di manapun kita berada, di rumah, di sekolah, di dalam gereja atau di manapun sejauh memungkinkan. Tetapi akan lebih baik jika kita berdoa di tempat-tempat yang khusus dengan jadwal yang tetap. Misalnya doa malam, doa pagi, doa sebelum dan sesudah makan, serta doa untuk keperluan khusus dapat dilaksanakan di dalam ruangan khusus di rumah.
• Di dalam tradisi Gereja kita mengenal berbagai bentuk doa, yaitu doa permohonan, doa pujian, serta doa syukur. Doa- doa tersebut dapat dilaksanakan secara pribadi maupun bersama.

3. Berdoa secara Pribadi
Buatlah jadwal doa pribadi untuk kamu laksanakan di rumah!

 

D. Doa Bersama.
Gereja Katolik menekankan pentingnya kebersamaan sebagai umat beriman Katolik. Gereja memang terdiri pribadi-pribadi yang beriman kepada Kristus, tetapi Gereja bukanlah orang perorangan.Gereja merupakan persekutuan. Persekutuan umat beriman akan semakin nampak di dalam kegiatan bersama, khususnya di dalam kegiatan doa bersama atau doa bersama. Doa bersama sebagai ungkapan iman seluruh anggota Gereja adalah Perayaan Ekaristi, ibadat lingkungan, doa bergilir dari rumah ke rumah, doa dengan ujud khusus, doa novena, ziarah, pendalaman iman atau pendalaman kitab suci, dan sebagainya.

1. Kegiatan Ibadat Bersama
Pada kesempatan pelajaran ini, kita akan melibatkan diri secara aktif di dalam doa ibadat bersama.

Tatacara ibadat bersama

1. Ritus Pembuka.

Lagu pembuka: Tuhan Kau Satukan Kami

Tuhan, Kau satukan kami dalam perjamuanMu Dengan makan roti ini kami pun bersaudaralah.

Pesta Kau selenggarakan, Kau sebarkan undangan Yang serta dalam perjamuan akan hidup kekal Bagai yang Engkau janjikan pada rasul-rasulMu Dan kami percaya tulus hati Dikau tak ingkar janji

Tuhan, Kau satukan kami dalam perjamuanMu Dengan makan roti ini kami pun bersaudaralah

Kala Kau serahkan roti pada para muridMu Engkau nyatakan penuh cinta Trimalah hidupku Itulah tanda cintaMu bagi kami umatMu
Kini kami satu dengan Dikau, Dikau tak ingkar janji (sumber, Puji Syukur no. 428, KWI, 1992)

Tanda Salib
P : Dalam Nama Bapa, dan Putera dan Roh Kudus U : Amin

Salam
P : Kasih karunia, dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Tuhan kita Yesus Kristus, selalu beserta kita.
U : Sekarang dan selama-lamanya.

Kata Pengantar
Spontan oleh guru

Pernyataan Tobat :

P : Saya mengaku kepada Allah Yang Maha Kuasa dan kepada saudara sekalian bahwa saya telah berdosa, dengan pikiran danperkataan denganperbuatan dankelalaian, sayaberdosa, saya berdosa saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon, kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus, dan kepada saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah, Tuhan kita.
P : Semoga Allah Yang Maha Kuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita, dan menghantar Kita kehidupan yang kekal.
U : Amin.

Tuhan Kasihanilah Kami
P : Tuhan kasihanilah kami.
U : Tuhan Kasihanilah kami.
P : Kristus kasihanilah Kami.
U : Kristus Kasihanilah Kami.
P : Tuhan Kasihanilah Kami.
U : Tuhan Kasihanilah Kami.

Doa Pembuka
Marilah Kita bersatu dalam Doa (didoakan bersama)

Allah Bapa kami, pada hari ini kami anak-anakMu berkumpul, untuk mendengarkan SabdaMu. semoga SabdaMu yang kami terima pada hari ini, mendorong kami untuk rajin berdoa, baik secara pribadi maupun secara bersama, di rumah, di lingkungan ataupun di Gereja. Dengan demikian, kami selalu dekat denganMu. Demi Kristus Tuhan dan pengantara Kami. Amin.

2. Liturgi Sabda
BacaanI(Tekskitabsuciyangdipilihdisesuaikandengantema“doa”) Misalnya : (Kis 2:42, 46)

Cara Hidup Jemaat Perdana.

Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati.

Bait pengantar Injil
P : Semoga Tuhan beserta kita
U : Sekarang dan selama-lamanya

Bacaan Injil (Misalnya : Mat 7:7-11) Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius.

“Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akanmendapat; ketoklah, makapintuakandibukakanbagimu.Karena setiaporangyangmeminta, menerimadansetiaporangyangmencari, mendapatdansetiaporangyangmengetok, baginyapintudibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.

P : Berbahagialah orang yang mendengarkan sabda Tuhan dan tekun melaksanakannya.
U : SabdaMu adalah jalan, kebenaran dan hidup kami.

Renungan (jika diperlukan)

Doa Umat
Teks doa umat dapat dipersiapkan sebelumnya untuk didaraskan oleh petugas yang telah ditunjuk atau didoakan secara spontan oleh petugas yang telah ditunjuk sebelumnya.

P : Marilah kita menyatukan segala doa dan permohonan, serta persembahan kita dengan doa yang diajarkan oleh Tuhan Kita Yesus Kristus.
P : Bapa Kami (bersama-sama) U : Amin.

Doa Penutup.
P : Ya Bapa yang Maha Kudus, kami bersyukur atas SabdaMu yang kami dengar hari ini. Semoga Sabda Mumeneguhkan kami untuk semakin bertumbuh dalam kehidupan doa. Dengan perantaran Kristus,Tuhan kami.
3. Ritus Penutup Berkat Penutup
P : Marilah kita mohon berkat dari Tuhan. P : Semoga Tuhan beserta kita.
U : Sekarang dan selama-lamanya.
P : Semoga kita semua yang hadir saat ini, orang-orangyang kita doakan, pelajaran kita selalu diberkati oleh Allah Bapa Yang Maha Kuasa, Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.
U : Amin.
P : Ibadat sabda kita telah selesai. U : Syukur kepada Allah.

Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut!
• Sebutkan urutan ibadat yang telah kita laksanakan?
• Apa doa yang kita sampaikan melalui ibadat tadi?
• Teks kitab suci tentang apa yang kita dengar dalam ibadat tadi?
• Apa lagu yang kita nyanyikan pada ibadat tersebut?
• Petugas apa saja yang terlibat di dalam ibadat?
• Bagaimana perasaanmu ketika melaksanakan mengikuti doa bersama atau ketika melaksanakan tugas di dalam ibadat? Jelaskan!
• Apa yang kita pelajari dari ibadat bersama?
Refleksi:
Yesus selalu hadir di tengah-tengah kumpulan umat beriman yang berdoa di dalam nama-Nya. Doa bersama akan dikabulkan oleh Bapa, yaitu doa yang disampaikan kepada Tuhan atas dasar kebutuhan bersama dan diamini secara bersama pula. Kita sebaiknya memiliki kebiasaan untuk berdoa bersama, baik di dalam keluarga, lingkungan, sekolah, dan melalui Perayaan Ekaristi atau doa-doa lain di gereja.
Apakah aku senang mengikuti doa di lingkungan atau doa bersama? Apakah aku senang berdoa bersama keluarga di rumah?

E. Doa Spontan

Allah adalah Bapa. Sebutan Bapa, menunjukkan relasi yang dekat dan akrab antara Allah dengan kita. Kita percaya bahwa Allah selalu terbuka untuk mendengarkan segala keluh kesah serta mengungkapkan perasaan suka dan duka kita. Sesuai dengan Sabda Yesus: “Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya” (bdk Mat 6:7-8). Sudahkah kita berdoa secara jujur dan spontan dari dalam hati? Allah mengetahui dan setia mendengarkan segala keluh kesah dan segala isi hati kita.
1. Ungkapan Perasaan Spontan

Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
• Pernahkahkamu mendapatnilaitertinggidisekolah? Bagaimana perasaanmu? Bagaimana kamu mengungkapkannya kepada orang tuamu?
• Pernahkah kamu merasa sedih karena uang jajanmu hilang sehinggga kamu tidak dapat membeli makanan di sekolah, padahal pulangnya sore hari? Bagaimana cara kamu mengungkapkan perasaan itu kepada temanmu?
• Pernahkah kamu mengungkapkan perasaan sedihmu kepada teman ketika ibumu sakit? Bagaimana cara kamu mengungkapkan perasaanmu itu?

1. Ungkapan Perasaan Spontan

Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
• Pernahkahkamu mendapatnilaitertinggidisekolah? Bagaimana perasaanmu? Bagaimana kamu mengungkapkannya kepada orang tuamu?
• Pernahkah kamu merasa sedih karena uang jajanmu hilang sehinggga kamu tidak dapat membeli makanan di sekolah, padahal pulangnya sore hari? Bagaimana cara kamu mengungkapkan perasaan itu kepada temanmu?
• Pernahkah kamu mengungkapkan perasaan sedihmu kepada teman ketika ibumu sakit? Bagaimana cara kamu mengungkapkan perasaanmu itu?
Refleksi :
Setiap orang memiliki reaksi dan perasaan spontan dalam menghadapi berbagai pengalamannya. Perasaan-perasaan spontan itu bisa senang, sedih, bingung, kecewa, marah, kagum, dan sebagainya.
Pada umumnya, setiap orang cenderung mengungkapkan atau menceritakan perasaan spontan yang dialaminya kepada orang lain. Orang lain yang biasanya menjadi tempat untuk mengungkapkan perasaan kita adalah mereka yang akrab, dekat, dan mau mendengarkan isi hati kita. Misalnya orang tua, guru, teman, dan saudara kita.

2. Kisah-kisah tentang Doa
Bacalah dengan saksama kisah-kisah tentang doa di bawah ini!
Doa Santa Theresia
Theresiasudahsejakkecilakrabdengan Tuhan. Melihat bunga yang indah dan burungataukupu-kupuyangberwarna- warni ia berdoa, “betapa indahnya ciptaan-Mu, ya Tuhan.” Mendengar Guntur, iaberdoa,“Tuhan,janganmarah samaTheresia.Lindungilahaku.”Melihat pelangi yang beraneka warna di langit, ia berdoa, “Oh Tuhan, bagus sekali kalungdileher-Mu.”Macam-macamkata diucapkan Theresia kecil yang begitu

(Sumber: http://images.google.com)

dekat dengan Tuhan. Waktu itu ia

berumur tujuh tahun, dan dia selalu berdoa kepada Yesus, katanya: “Yesus, Engkau tentu suka bermain. Saya mau jadi bola-Mu, kalau Engkau angkat, saya senang sekali. Kalau Engkau sepak dan banting

silakan. Kalau Engkau mau saya ke sudut, saya akan menunggu dengan sabar di situ.”(dikutip dari Lalu, Yosef, Pr. 2005. Percikan kisah- kisah Anak Manusia. Jakarta: Komkat KWI, hlm. 214.)

Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
• Kapan St. Theresia berdoa?
• Apa saja doa-doa yang diungkapkan St. Theresia?Tuliskan!
• Apa teladan yang dapat kamu ikuti dari St. Theresia?

Berikut ini adalah sebuah doa seorang anak yang juga sangat dekat dengan Tuhan Yesus.
Doa A Fung
Hampir setiap saat, kalau sempat, A Fung selalu mampir ke Gereja untukberdoa.Doanyasangatsingkat. Padasuatuhari, Pastor Parokinya mencegatnya dan berkata: “A Fung apa saja yang kamu doakan dalam waktu sesingkat itu?” “Pastor saya hanya menatap lurus ke Tabernakel dan bilang pada Yesus: Yesus ini A Fung. Lalu saya pamit pergi.” Beberapa waktu kemudian, A Fung sakit dan masuk rumah sakit. Ia membawa kegembiraan ke seluruh rumah sakit itu. Orang- orang yang biasanya mengeluh menjadi riang dan kadang tertawa terbahak-bahak.

“A Fung,” kata seorang perawat, “Orang-orang berkata, bahwa engkaulah yang menyebabkan perubahan suasana dalam rumah sakit ini. Mereka berkata engkau selalu bahagia.” A Fung menjawab, “Benar Suster. Sayaselalubahagia.Pengunjungkusetiapharimembuat saya bahagia.”“Pengunjungmu?” tanya suster itu. “Kapan dia datang? Saya tidak pernah melihatnya!” A Fung menjawab, “ Ya! Setiap hari pada pukul 12.00. Ia datang dan berdiri di sudut kaki tempat tidurku. Aku memandang Dia dan Dia tersenyum sambil berkata kepadaku: “A Fung ini Yesus.” (dikutip dari Lalu, Yosef, Pr. 2005. Percikan kisah- kisah Anak Manusia. Jakarta: Komkat KWI, hlm. 319.)

Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini!
Berdasarkan cerita mengenai Doa A Fung,
• Apa yang dilakukan A Fung saat pergi ke gereja?
• Mengapa A Fung selalu bahagia ketika di rumah sakit?
• Apa sikap yang perlu kita ikuti dari kisah A Fung?
• Mengapa doa spontan itu baik kita lakukan?

3. Sikap ketika Berdoa
Bacalah teks Kitab Suci berikut ini!

Doa yang Jujur dan Tulus
(Mat 6:5-8)

“Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata- kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya”.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
• Apa yang diajarkan Yesus tentang berdoa?
• Tuliskan nasihat Yesus tentang berdoa!
• Bagaimana seharusnya sikap kamu waktu berdoa?

• Doa yang berkenan di hadapan Allah, bukan doa yang panjang dan dengan kata-kata yang indah. Doa yang berkenan pada Tuhan adalah doa yang jujur dan tulus yang keluar dari dalam hati kita.
• Doa yang jujur dan tulus, yang keluar dari dalam hati, adalah doa yang mengungkapkan situasi, perasaan serta pengalaman nyata yang kita hadapi. Yesus memanggil Allah sebagai Bapa. Hal ini menunjukkan kedekatan antara Yesus dengan Bapa-Nya. Ketika merasa sedih, membutuhkan bantuan, merasa ditinggalkan, merasa takut atau hendak memulai pekerjaan, Yesus selalu berdoa. Dengan berdoaYesus mengungkapkan isi hati-Nya kepada Bapa. Hal itu ditunjukkan pula oleh Santa Theresia dan A Fung. Mereka memandang Tuhan sebagai sahabat, sebagai Bapa yang selalu dekat, pribadi yang akrab dan pribadi yang setia mendengarkan semua isi hati mereka.

Drama : Orang Samaria yang Murah Hati

Cerita Orang Samaria yang Murah Hati dari Lukas 10:25-37

Naskah Drama

Tokoh :
1. Penyamun/perampok
2. Pemuda yang di Rampok
3. Orang Samaria yang Baik
4. Penginapan
5. Narator.

 

Narator   :     Pada suatu hari lewatlah seorang pemuda yang turun dari Yerusalem ke Yerikho, tiba-tiba seorang penyamun menghadang pemuda itu.

Penyamun  :     ( Sambil melihat-lihat Pemuda Samaria dan bersikap kasar ).
He Ini wilayah kekuasaanku, kamu darimana, apa yang kamu bawa,  Serahkan semua itu padaku.  Kalau tidak kamu tidak akan bisa lewat sini dengan selamat.

Pemuda :    Siapa kalian, dan mau apa kalian daripadaku!” (tegas pemuda itu dengan ketakutan)

Penyamun : Aku perampok yang ingin memerasmu. Serahkan uang dan segala yang berharga yang kau punya kepada kami!” (tegas penyamun dengan nada yang kasar dan tak sopan)

Pemuda : (maka makin takutlah pemuda itu pada para penyamun itu lalu ia menjawab) saya tidak punya apa-apa, tuan!”,kasihanilah saya! (sambil berlutut meminta belas kasihan daripada para penyamun)

Penyamun : Bohoong..! (suaranya yang semakin keras dan kemudian penyamun itu menghajar pemuda itu tanpa belas kasihan hingga pemuda itu hampir mati. Lalu penyamun itu merampas apa yang berharga yang dimiliki pemuda itu seketika itu ia telah sekarat).

Narator  :     Lalu hanya beberapa saat kemudian, lewatlah seorang imam melewati jalan itu tempat pemuda itu terbaring tak sadarkan diri dengan luka yang sangat parah. Akan tetapi imam itu hanya melihat pemuda itu saja, tapi ia tidak peduli, lalu pergi.  Kemudian lewat pula orang Lewi dari jalan itu juga, tapi orang itu hanya melihatnya, lalu pergi tanpa menolongnya. Lagi-lagi orang yang lewat di jalan itu tidak mau menolong orang yang habis di rampok itu.

Narator :     Kasihan sekali dia !”  ternyata yang lewat tadi adalah seorang Imam, kalau sekarang  ya , seperti  Pastor atau pendeta. Tapi ngak mau menolong, jangan di contoh ya! Seorang Imam itupun  tidak mau menolong orang yang baru saja di rampok itu. Dia malah pergi begitu saja. Sabar ya….. Mudah-mudahan saja ada orang yang lewat lagi dan mau menolong.

Narator :     Lewatlah seorang Samaria yang kebetulan juga melewati jalan itu tempat pemuda itu terbaring sekarat. Maka seketika itu pula tumbuhlah belas kasihan orang Samaria itu dibenaknya ketika ia menemukan pemuda itu lalu menghampirinya.

Orang Samaria :     Sungguh kasihan orang ini.( bisiknya dalam hati dengan penuh iba).Baiklah kiranya aku mengobatinya dengan minyak dan membungkusnya, lalu membawanya kepenginapan.(kata seorang Samaria itu sambil mengobatinya. Dan setelah itu, ia menaikkan pemuda itu ke atas keledainya hendak membawanya ke penginapan)

Narator :     Sesampainya mereka di penginapan, seorang Samaria itu lalu berkata:

Orang Samaria :     Pak, bolehkah kami menginap disini untuk merawat pemuda ini?”. Tolonglah, pak!” dia butuh peristirahatan dan perawatan segera.(tegas orang Samaria memohon)

Pemilik Penginapan : Tentu saja pak, disini masih banyak kamar untuk tempat bapak menginap dan membaringkan saudara bapak yang sedang sakit ini.(balas pemilik penginapan dengan ramah)

Narator :     Setelah itu, menginaplah mereka disana. Keesokan harinya, menjelang orang Samaria itu meninggalkan penginapan itu, berkatalah seorang Samaria itu pada pemilik penginapan

Orang samaria :     Pak, ini biaya buat penginapan kami dan perawatannya selama ia sakit dan apabila uang ini tidak cukup nantinya buat kebutuhan pemuda itu, kiranya penuhilah kebutuhannya. Nanti, aku akan menggantinya pada saat aku akan kembali kemari untuk membawa pemuda itu.

Pemilik Penginapan : Tentu, pak!”. Kami akan merawatnya disini hingga ia sembuh nantinya. Bapak tidak perlu khawatir tentang pemuda itu. Di saat bapak akan kembali kemari, ia akan baik-baik saja (tegas pemilik penginapan dengan nada yang ramah dan meyakinkan).

Orang samaria :     Terima kasih banyak, pak”. Permisi(lalu pamitlah orang Samaria itu).

Narator  :     Demikianlah orang Samaria itu telah menunjukkan belas kasihan kepada sesamanya tanpa membedakan suku, golongan dan agama.  Siapa sesama orang yang telah di rampok tadi?  “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.”  Kata Yesus: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!”
Sudahkah kita berbuat kasih seperti yang diteladankan orang Samaria tadi ?                                     Marilah kita meneladani Orang Samaria yang baik hati dalam drama ini. Sekian.

 

 

 

 

BACAAN :

Orang Samaria yang Murah Hati

(Luk 10:25-37)

Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya:“Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperolehhidupyang kekal?” Jawab Yesus kepadanya:  “Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?”Jawab orang itu: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Kata Yesus kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.”

 

Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepadaYesus: “Dan siapakah sesamaku manusia?”Jawab Yesus: “Adalah seorang yang turun dari Yerusalem ke Yerikho; ia jatuh ke tangan penyamun- penyamun yang bukan saja merampoknya habis-habisan, tetapi yang juga memukulnya dan yang sesudah itu pergi meninggalkannya setengah mati. Kebetulan ada seorang imam turun melalui jalan itu; ia melihat orang itu, tetapi ia melewatinya dari seberang jalan. Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu; ketika ia melihat orang itu, ia melewatinya dari seberang jalan.

 

Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.

 

Keesokan harinya ia menyerahkan dua dinar kepada pemilik penginapan itu, katanya: Rawatlah dia dan jika kaubelanjakan lebih dari ini, aku akan menggantinya, waktu aku kembali. Siapakah di antaraketigaorangini, menurutpendapatmu, adalahsesamamanusia dari orang yang jatuh ke tangan penyamun itu?”

 

Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.”KataYesuskepadanya:“Pergilah,danperbuatlahdemikian!”

SD4.2.7. Agama Katolik : Tokoh Perjanjian lama

SD4.2.7. Agama Katolik : Gereja – Tokoh dalam perjanjian lama.

Pada Pelajaran 3 telah kita pelajari bersama mengenai hidup beriman di dalam masyarakat. Pada pelajaran ini, kita mempelajari “hidupberiman dalamGereja”. Bagian ini, secaralebihkhususkita akan mempelajari tradisi Gereja, khususnya tradisi doa sebagai ungkapan iman Gereja. Doa merupakan salah satu unsur yang penting di dalam kegiatan peribadatan Gereja. Namun, kita menyadari bahwa kehidupan doa yang terpelihara di dalam tradisi Gereja, tidak terlepas dari akar tradisi Yahudi di dalam perjanjian lama. Dari akar tradisi ini, Yesus memperkenalkan tata cara serta kehidupan doa di dalam setiap karya-Nya.

Pelajaran tentang doa ini terdiri dari hal-hal berikut.

A. Ungkapan Syukur Tokoh-tokoh Perjanjian Lama
B. Doa Syukur Gereja
C. Doa Pribadi
D. Doa Bersama
E. Doa Spontan

 

A. Ungkapan Syukur Tokoh-Tokoh di dalam Tradisi Perjanjian Lama.

Ungkapan syukur bangsa Israel tentu tidak terlepas dari Musa, yang telah memimpin mereka keluar dari Mesir. Ungkapan syukur atau madah Musa ditujukan untuk mengakui kemuliaan Tuhan Pencipta yang sempurna, setia, adil, dan benar. Tuhan yang mengasihi bangsa Israel, yang memiliki rencana indah bagi bangsa pilihan-Nya. Demikian pula ungkapan syukur Daud, yang mewarnai seluruh Mazmur ciptaannya. Di dalam nyanyiannya, Daud mengakui kesetiaan dan penyertaan Allah. Bimbingan, perlindungan, belaskasih serta pengampunan Tuhan, sangat ia rasakan. Apakah kita selalu bersyukur di dalam berbagai situasi hidup kita? Bersyukur bukan ungkapan jika kita telah berhasil, tetapi ungkapan iman kita. Kita bersyukur karena Tuhan selalu menyertai kita dalam berbagai situasi, baik suka maupun duka, ketika kita gagal maupun kita berhasil.

1. Pesan Kitab Suci tentang Ungkapan Syukur.

Bacalah teks Kitab Suci ini!

Nyanyian Musa.
(Ul 32:1-14)
Pasanglah telingamu, hai langit, aku mau berbicara, dan baiklah bumi mendengarkan ucapan mulutku. Mudah-mudahan pengajaranku menitik laksana hujan, perkataanku menetes laksana embun, laksana hujan renai ke atas tunas muda, dan laksana dirus hujan ke atas tumbuh-tumbuhan. Sebab nama TUHAN akan kuserukan: Berilah hormat kepada Allah kita, Gunung Batu, yang pekerjaan-Nyasempurna,karenasegalajalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia. Berlaku busuk terhadap Dia, mereka yang bukan lagi anak-anak-Nya, yang merupakan noda, suatu angkatan yangbengkok dan belat-belit.

Demikianlah engkau mengadakan pembalasan terhadap TUHAN, hai bangsa yang bebal dan tidak bijaksana? Bukankah Ia Bapamu yang mencipta engkau, yang menjadikan dan menegakkan engkau?

Ingatlahkepadazamandahulukala,perhatikanlah tahun-tahun keturunan yang lalu, tanyakanlah kepada ayahmu, maka ia memberitahukannya kepadamu, kepada para tua-tuamu, maka mereka mengatakannya kepadamu. Ketika Sang Maha tinggi membagi-bagikan milik pusaka kepada bangsa-bangsa, ketika Ia memisah-misah anak-anak manusia, maka Ia menetapkan wilayah bangsa-bangsa menurut bilangan anak-anak Israel. Tetapi bagian TUHAN ialah umat-Nya, Yakub ialah milik yang ditetapkan bagi-Nya. Didapati-Nya dia di suatu negeri, di padang gurun, di tengah-tengah ketandusan dan auman padang belantara. Dikelilingi-Nya dia dan diawasi-Nya, dijaga-Nya sebagai biji mata-Nya. Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya, demikianlah TUHAN sendiri menuntun dia, dan tidak ada allah asing menyertai dia. Dibuat-Nya dia berkendaraan mengatasi bukit-bukit di bumi, dan memakan hasil dari ladang; dibuat-Nya dia mengisap madu dari bukit batu, dan minyak dari gunung batu yang keras, dadih dari lembu sapi dan susu kambing domba, dengan lemak anak-anak domba; dan domba-domba jantan dari Basan dan kambing-kambing jantan, dengan gandum yang terbaik; juga darah buah anggur yang berbuih engkau minum.

Jawablah pertanyaan berikut!
• Apa alasan Musa menyanyikan lagu itu?
• Apa isi nyanyian Musa tersebut?

Memasukiusiatuadanmenjelangwafatnya,Musamengenang kembali perjalanan hidup Bangsa Israel. Perjalanan sejarah di manaAllahtetapsetiakepadaumat-Nya. IamenyelamatkanIsrael dariperbudakandanpenganiayaan.Allahyangmenyelamatkan, membimbing dan menuntun Israel menuju tanah yang dijanjikan-Nya. Nyanyian ini merupakan ungkapan iman Musa, yang seharusnya mencerminkan iman Bangsa Israel terhadap Allah yang selalu menyertai mereka.
2. Mengenal Salah Satu Mazmur Syukur.
Tuhan adalah Gembalaku
(Bdk. Mzm 23:1-6)

Ayat 1
Tuhan adalah Gembalaku, Takkan kekurangan aku
Dia membaringkan aku, Di padang yang berumput hijau

Koor
Dia membimbingku ke air yang tenang Dia menyegarkan jiwaku
Dia menuntunku di jalan yang benar Oleh kar’na namaNya

Sekalipun aku berjalan Dalam lembah kekelaman

Ayat 2
Aku tidak takut bahaya, Sebab Engkau besertaku GadaMu dan tongkatMu, Itulah yang menghibur aku

Sekalipun aku berjalan Dalam lembah kekelaman
(Sumber: max4christ.blogspot.com/2010/07/tuhan-adalah-gembalaku.html)

Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut!
• Apa latar belakang syukur atau pujian pada Mazmur tersebut?
• Apa perasaan yang diungkapkan oleh Daud?

Daud adalah gembala domba yang pandai menciptakan lagu pujian/Mazmur. Ia mengiringi nyanyian pujiannya dengan iringan kecapi. Nyanyian Daud diciptakan pada semua situasi kehidupan yang dihadapinya, ada lagu syukur, lagu pujian, lagu ratapan, lagu penyesalan, lagu gembira, ada pula lagu dalam kegagalan. Pada Mazmur 23 yang berjudul Tuhan adalah gembalaKu, Daud mengungkapkan pujian serta rasa syukurnya kepada Tuhan. Tuhan dilukiskan sebagai gembala yang setia, yang selalu menjamin hidup setiap orang, yang menjaga, dan melindungi. Gambaran Allah seperti itulah yang dirasakan dan dialami Daud di dalam hidupnya. Tentu saja gambaran Allah sebagai gembala tidak terlepas dari pengalaman hidupnya sebagai penggembala yang menjaga dan menggembalakan domba-domba miliknya.

Apakah aku suka berterimakasih kepada orang-orang di sekitarku? Apakah aku suka berdoa sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan?

 

3. Tata Cara dan Makna Perayaan Paskah Yahudi.

(Keluaran 12:1-12)
Berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun di tanah Mesir: “Bulan inilah akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu tiap-tiap tahun. Katakanlah kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk tiap- tiap rumah tangga. Tetapi jika rumah tangga itu terlalu kecil jumlahnya untuk mengambil seekor anak domba, maka ia bersama-sama dengan tetangganya yang terdekat ke rumahnya haruslah mengambil seekor, menurut jumlah jiwa; tentang anak domba itu, kamu buatlah perkiraan menurut keperluan tiap-tiap orang. Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing.

Kamu harus mengurungnya sampai hariyang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israelyangberkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.

Kemudian dari darahnya haruslah diambil sedikit dan dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas, pada rumah-rumah di mana orang memakannya. Dagingnya harus dimakan mereka pada malam itu juga; yang dipanggang mereka harus makan dengan roti yang tidak beragi beserta sayur pahit.

Janganlah kamu memakannya mentah atau direbus dalam air; hanya dipanggang di api, lengkap dengan kepalanya dan betisnya dan isi perutnya. Janganlah kamu tinggalkan apa-apa dari daging itu sampai pagi; apa yang tinggal sampai pagi kamu bakarlah habis dengan api. Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi TUHAN. Sebab pada malam ini Aku akan menjalani tanah Mesir, dan semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang, akan Kubunuh, dan kepada semua allah di Mesir akan Kujatuhkan hukuman, Akulah, TUHAN.

Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
• Bagaimana bentuk perayaan Paskah Yahudi?
• Apa maksud perayaan Paskah Yahudi?

Untuk di Ingat.
Perayaan paskah Yahudi, merupakan perayaan syukur bangsa Israel. Mereka bersyukur atas pertolongan Allah yang membebaskan mereka dari perbudakan bangsa Mesir. Peristiwa pembebasan tersebut dirayakan setiap tahun sebagai perayaan syukur seluruh bangsa, dalam bentuk perjamuan syukur yang dilakukansecarabersama-sama.Perjamuanmakanpaskahterdiri dari perjamuan makan daging domba yang telah dipersiapkan menurut peraturan Tuhan. Daging tersebut dimakan bersama roti tidak beragi dan sayur pahit dengan cara makan yang buru-buru (lht. Kel 12:1-20).

4. Ungkapan Syukur kepada Tuhan
Renungkanlah pengalamanmu yang pantas kamu syukuri! Jika kita mengingat dan mengenang kembali pengalaman hidup kita, hal-hal baik apa yang pantas kita syukuri? Ungkapkanlah rasa syukurmudalambentukdoa,nyanyian, puisiatauniatuntukbertindak.

SD4.2.6. Agama Katolik : Menghargai Milik Orang Lain

SD4.2.6. Agama Katolik : Menghargai Milik Orang Lain.

Santo Paulus memberi peringatan yang cukup tegas: “Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan” (Ef 4:28). “Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di sorga.” (Kol 4:1)
1. Berbagai Bentuk Tindakan yang Tidak Menghormati Milik Orang Lain atau Milik Umum
Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!

• Pernahkah kamu mendengar atau membaca berita mengenai pencurian atau perampokan? Apa isi berita tersebut?
• Bagaimana perasaanmu setelah mendengar atau membaca berita semacam itu?
• Apa sikap yang melatarbelakangi seseorang atau kelompok melakukan pencurian atau perampokan?
• Apa contoh tindakan lain yang mencerminkan pelanggaran terhadap hak milik orang lain?
• Mengapa tindakan mencuri disebut sebagai tindakan yang tidak adil?
• Apa yang dimaksud dengan sikap adil? Tuliskan contohnya!

Dewasa ini dengan maraknya media komunikasi, baik media tulis, elektronik maupun internet, hampir setiap saat kita membaca atau mendengar berita yang menunjukkan tindakan yang tidak menghormati hak milik orang lain atau milik umum. Misalnya pencurian, perampokan, pembobolan ATM, korupsi dan penjarahan.
Membaca atau mendengar berita semacam itu perasaan kita bermacam-macam, ada rasa jengkel, marah, prihatin, benci tetapi ada juga perasaan heran. Mengapa orangtega melakukan tindakan-tindakan seperti itu.
Pada umumnya perilaku tersebut dilatarbelakangi oleh sikap serakah dan tidak puas diri. Sikap serakah kerap menghalalkan segala cara, bahkan tidak jarang sampai tega menghilangkan nyawa orang lain. Tapi apapun alasannya, mengambil hak milik orang lain atau milik umum, tidak dapat dibenarkan. Hal ini tidak sesuai dengan ajaran mengenai keadilan.
Sikap adil adalah sikap hormat terhadap hak milik orang lain, karena adil berarti memberikan kepada orang lain sesuai dengan haknya.

2. Sikap Menghormati Hak Milik Orang Lain
Baca teks-teks Kitab Suci ini.

• Kel 20:15: “Jangan mencuri.”
• Kel 20:17: “Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.”

3. Merumuskan Pesan yang Terkandung dalam Kutipan Kitab Suci

Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
• Apa arti mengingini?
• Mengapa Tuhan melarang kita untuk mengingini hal-hal atau barang sebagaimana tertulis pada firman ke-10?
• Apa usaha yang bisa kita lakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap hak milik orang lain atau milik umum?

Rangkuman.

Sebagai makhluk sosial yang hidup bersama, tidak jarang kita terlibat dalam situasi saling membutuhkan. Kita meminjam barang milik orang lain, dan sebaliknya. Dalam hal ini, muncul suatu kewajiban, yaitu menjaga dan mengembalikan barang yang kita pinjam dalam keadaan yang baik dan pada waktu yang telah disepakati. Hak milik yang rusak akibat perilaku orang lain, tentu membuat hubungan tidak serasi. Demikian pula apabila barang milik kita hilang, dicuri atau dibawa teman tanpa permisi. Situasi semacam itulah yang hendak diatur oleh firman ke-7 dan ke-10.
Secara sederhana Firman ke-7 dan ke-10 menegaskan sikap- sikap sebagai berikut.
• Kesediaan untuk mau berbagi dengan teman-teman yang berkekurangan dan membutuhkan bantuan.
• Sikap berterima kasih atas kebaikan dan pertolongan dari teman.
• Sikap bertanggung jawab atas fasilitas umum atau barang pinjaman. Misalnya buku milik perpustakaan atau pinjaman dari teman. Jika barang yang kita pinjam, hilang atau rusak, kita harus bertanggung jawab.

• Sikap menerima diri dan tidak tergoda dengan hak milik orang lain.
• Tidak serakah, tidak mencuri atau bersikap yang tidak terpuji dalam memiliki sesuatu.
Hal itu dinasehatkan pula oleh Santo Paulus bahwa di dalam harta milik terdapat hak bagi mereka yang kurang beruntung , “Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di Sorga” (Kol.41). Setiap kekayaan memiliki aspek sosial, di mana ada orang-orang yang berkekurangan memiliki sebagian hak atasnya. Mengapa? Karena dunia diciptakan Tuhan untuk kesejahteraan mereka juga. Tuhan menghendaki agar orang yang lebih mampu mau berbagi dengan mereka yang membutuhkan.

Tugas!
Ceritakan pengalamanmu dalam bentuk tertulis!
Tentu kamu pernah mengalami kehilangan uang atau barang karena dicuri atau dipinjam teman tetapi tidak pernah dikembalikan. Atau kamu pernah mendengar berita pencurian di sekitarmu.
Tulislah pengalaman atau pengamatanmu dengan memberi keterangan seperlunya, misalnya:
• Apa barang yang dicuri?
• Kapan peristiwa itu terjadi?
• Di mana peristiwa itu terjadi?
• Jika itu pengalamanmu, bagaimana perasaanmu?
• Jikaitu pengalaman orang lain, bagaimanakira-kiraperasaannya?
• Dalam peristiwa itu, siapa yang dirugikan?
• Apa akibat lain yang disebabkan oleh peristiwa itu?
• Mengapa kita dilarang mencuri?

 

SD4.2.5. Agama Katolik : Menghormati Hidup.

SD4.2.5. Agama Katolik : Menghormati Hidup.

Yesus menekankan sikap baru dalam memahami firman kelima “Jangan membunuh”. Pemahaman baru ini kembali menempatkan cinta kasih sebagai hukum utama. Membunuh dapat diartikan sebagai membuang sesama dari persaudaraan, dengan menghilangkan nyawanya, menyebut sesama sebagai kafir atau juga dengan membencinya. Bagi murid-murid Yesus, yang utama bukan tindakan tidak membunuh, tetapi mengasihi sesama sebagai saudara. Dengan mengasihi sesama, kita menghormatihidupdanmelestarikankehidupan.Karena“Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakahlebihnyadaripadaperbuatanoranglain?Bukankahorang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian?” (Mat 5:46-47).

1. Kisah Kehidupan

Sepenggal Warisan Bunda Teresa

Ada warisan yang paling berharga yang pernah ditinggalkan oleh Bunda Teresa.

Teresa muda menulis dalam buku hariannya tentang tahun pertamanya memulai pekerjaan misionarisnya bersama orang miskin di Kalkuta, India pada 1948. Dia meninggalkan jubah Loreto (kebiaraannya) dengan sari katun sederhanaberwarnaputihdihiasidengan pinggiran biru. Dia juga berkisah tentang kesulitan dan penderitaanya. Ia tidak memiliki penghasilan dan harus memohon makanan dan persediaan. Teresa muda mengalami keraguan, kesepian dan godaan untuk kembali dalam kenyamanan kehidupan biara.
Ia menulis dalam buku hariannya:
“Tuhaninginsayamasukdalamkemelaratan.Hariinisayamendapat pelajaran yang baik. Kemelaratan para orang miskin pastilah sangat keras. Ketika saya mencari tempat tinggal, saya berjalan dan terus berjalansampailengandankakisayasakit. Sayabayangkanbagaimana mereka sakit jiwa dan raga, mencari tempat tinggal, makanan dan kesehatan.
Kemudian kenikmatan Loreto datang pada saya:”Kamu hanya perlu mengatakan dan semuanya akan menjadi milikmu lagi,” kata Sang Penggoda…Sebuah pilihan bebas, Tuhanku, cintaku untukmu, aku ingin tetap bertahan dan melakukan segala keinginan-Mu merupakan kehormatan bagiku. Aku tidak akan membiarkan satu tetes air mata jatuh karenanya”.

Pada 5 September 1997 Bunda Teresa meninggal. Warisannya bukan berbentuk materi. Tapi berupa sebuah gerakan kemanusiaan yang dahsyat. MisionarisCintaKasihyangdipimpinnya memiliki lebih dari 4.000 suster dan persaudaraandengan300anggotayang menjalankan 610 misi di 123 negara. Misionaris Cinta Kasih juga dibantu oleh wakil pekerja yang berjumlah lebih dari 1 juta pada tahun 1990-an untuk mengurusrumah-rumahpenampungan orang miskin dan tidak berdaya, rumah bagi penderita HIV/AIDS, kusta dan TBC, dapur umum, program konseling anak-anak dan keluarga, pembantu pribadi, panti asuhan, dan sekolah.

Namun, warisan yang paling dahsyat menurut saya adalah ketika BundaTeresa menulis beberapa bait tentang seluruh pengalamannya ketika memilih kesulitan, penderitaan, dan kesabaran untuk membela harkat dan martabat kemanusiaan.

Selalu antara Engkau dan Tuhan

Orang kerap kali tak bernalar, tak logis dan egois Biar begitu, maafkanlah mereka
Bila engkau baik, orang mungkin akan menuduhmu menyembunyikan motif egois
Biar begitu, tetaplah bersikap baik
Bila engkau jujur dan berterus terang, orang akan menipumu Biar begitu, tetaplah jujur dan berterus terang
Bila engkau sukses, engkau akan mendapati teman-teman palsu dan teman-teman sejati
Biar begitu, tetap lah meraih sukses
Apa yang engkau bangun selama bertahun-tahun, mungkin akan dihancurkan seseorang dalam semalam
Biar begitu, tetaplah membangun
Bila engkau menemukan ketenangan dan kebahagiaan, orang mungkin akan iri hati dan dengki
Biar begitu, tetaplah berbahagia dan temukan kedamaian hati Kebaikan yang engkau lakukan hari ini, mungkin akan dilupakan orang keesokan harinya
Biar begitu, tetaplah lakukan kebaikan
Berikan pada dunia milikmu yang terbaik, dan mungkin itu tak akan pernah cukup
Biar begitu, tetaplah berikan pada dunia milikmu yang terbaik Ketahuilah, pada akhirnya
Sesungguhnya ini semua adalah antara engkau dan Tuhan Tidak pernah antara engkau dan mereka”.
(Faizal Rizki dlm http://www.aktual.co/wisatahati/203134sepenggal-warisan-bunda-teresa)

Jawab pertanyaan berikut ini!
• Apa yang dikisahkan dalam cerita di atas?
• Apa yang paling berkesan dari cerita tentang Ibu Teresa?

Refleksi.

Catatan Harian Bunda Teresa

“Hidup adalah kesempatan, gunakan itu. Hidup adalah keindahan, kagumi itu. Hidup adalah mimpi, wujudkan itu. Hidup adalah tantangan, hadapi itu. Hidup adalah kewajiban, penuhi itu. Hidup adalah pertandingan, jalani itu. Hidup adalah mahal, jaga itu. Hidup adalah kekayaan, simpan itu. Hidup adalah kasih, nikmati itu. Hidup adalah janji, genapi itu. Hidup adalah kesusahan, atasi itu. Hidup adalah nyanyian, nyanyikan itu. Hidup adalah perjuangan, terima itu. Hidup adalah tragedi, hadapi itu. Hidup adalah petualangan, lewati itu. Hidup adalah keberuntungan, laksanakan itu. Hidup adalah terlalu berharga, jangan rusakkan itu. Hidup adalah HIDUP, berjuanglah untuk itu”
2. Panggilan untuk Menghormati Hidup
Simaklah teks Kitab Suci berikut ini!

Yesus dan Hukum Taurat
(Mat 5:21-24)

Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan keMahkamahAgamadansiapayangberkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala. Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu diatas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!
• Ayat-ayat yang mana yang menunjukkan bahwa Yesus menghormati hidup orang lain?
• Apa makna “menghormati hidup” menurut teks Kitab Suci di atas?
• Apa contoh tindakanmu yang menunjukkan sikap hormat terhadap hidup sesama?

3. Sikap untuk Menghormati Hidup
Jawablah pertanyaan berikut! Jika perlu diskusikan dengan teman sebangku atau kelompokmu!

• Apa saja usaha yang dapat kita lakukan untuk menghormati hidup?
Lengkapilah tabel jawaban berikut !

Tindakan yang tidak menghormati hidup :
1. Ketika sakit tidak mau minum obat,
2. Bersikap tidak hati-hati/ sembrono,
3. Tidak menjaga kebersihan badan.
4. Makan sembarangan
5. Mengucilkan teman.
6. …

Usaha-usaha yang menghormati hidup :
1. Ketika sakit mau minum obat.
2. Bersikap hati-hati.
3. Menjaga kebesihan anggota badan.
4. Makanjenis makanan yang sehat.
5. Bersahabat dengan semua orang.

Refleksi.

Sebuah syair lagu melukiskan bahwa “Hidup itu anugerah, hidup itu hadiah, Betapa bahagia yang menyadarinya, Betapa ringan langkah mereka”. (Bdk. Mat 6 : 26-34). Inilah gambaran bahwa Tuhan memberikan kehidupan kepada kita sebagai hadiah. Tuhanlah yang memiliki kehidupan, sehingga tidak ada orang atau pihak mana pun yang dapat mengambilnya, dengan alasan apa pun.
Sebagai hadiah Tuhan, hidup yang kita miliki harus kita rawat, kita jaga dan kita pelihara. Hal itu berlaku bagi semua makhluk hidup di muka bumi ini. Hal ini ditegaskan oleh Tuhan di dalam perjanjian lama “jangan membunuh” (kel 20:13 )

Lebih dalam dari itu, Yesus menekankan sikap baru dalam memahami firman kelima tersebut. Jangan membunuh bukan hanya larangan menghabisi nyawa orang lain atau bunuh diri, melainkan penekanan sikap hormat dan sikap kasih terhadap kehidupan. Hal itu tergambar dalam sabda Yesus: “jangan membunuh: siapa membunuh harus dihukum. Tetapi Aku berkata kepadamu, setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus diserahkan ke dalam api yang menyala-nyala” (Mat 5:21-22).

Pemahaman baru ini kembali menempatkan cinta-kasih sebagai hukum utama. Membunuh dapat diartikan sebagai membuang sesama dari persaudaraan, dengan menghilangkan nyawanya, menyebut sesama sebagai kafir atau juga dengan membencinya. Bagi murid-murid Yesus, yang utama bukan tindakan tidak membunuh, tetapi mengasihi sesama sebagai saudara. Dengan mengasihi sesama, kita menghormati hidup dan melestarikan kehidupan dengan segenap jiwa raga, bakat, dan perasaan.
Tuhan menghendaki kita agar kita ikut serta menawarkan kasih dan kebaikan-Nya kepada orang-orang di sekitar kita.