SD4.8.1.1-Daerah Tempat Tinggalku-Lingkungan Tempat Tinggalku

SD Kelas 4 Tema 8 – Daerah Tempat Tinggalku – Sub.Tema 1 Lingkungan Tempat Tinggalku.

Pembelajaran 1.

Kamu akan belajar mengenal berbagai matapencaharian penduduk kaitannya dengan kegiatan ekonomi di Indonesia. Selain itu, kamu akan mengenal berbagai karakteristik masyarakat Indonesia dan mengambil manfaatnya guna menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Ajaklah orang tuamu untuk menceritakan berbagai karakteristik yang ada lingkunganmu. Setelah itu, diskusikan manfaat perbedaan karakteristik, baik untuk dirimu maupun untuk masyarakat pada umumnya. Selain itu, Ajaklah orang tuamu untuk berdiskusi mengenai berbagai matapencaharian penduduk. Misalnya, “Mengapa lingkungan mempengaruhi matapencaharian penduduk?”

Kamu akan mengamati daerah lingkungan tempat tinggal dengan berbagai pengetahuan yang dapat dimanfaatkan untuk menambah wawasanmu.
Dari lingkungan, kamu akan mengetahui berbagai karya seni, berbagai karakteristik individu, dan berbagai legenda dalam teks fiksi.
Tempat tinggal adalah tempat manusia menetap untuk berteduh dari keadaan alam, serta tempat melaksanakan hak dan kewajibannya dalam menjalani hidup. Tempat tinggal manusia biasanya berwujud rumah. Tempat tinggal merupakan kebutuhan utama bagi manusia. Setiap manusia tentu menginginkan lingkungan tempat tinggal yang nyaman untuk kehidupannya.
Amatilah gambar di atas. Gambar tersebut menunjukkan bagian dari lingkungan tempat tinggal. Lingkungan yang ditunjukkan berupa beberapa rumah yang di sekitarnya masih banyak pohon. Pada gambar juga terlihat hamparan sawah dengan para petani yang sedang bekerja. Terlihat juga binatang berupa ayam dan sapi. Lingkungan tempat tinggal pada gambar lebih tepat dinamakan perdesaan. Di mana tempat tinggalmu? Bagaimana lingkungan tempat tinggalmu? Nyamankah kamu tinggal di lingkunganmu?

 

Aku dan keluargaku berasal dari Jawa Barat. Di Jawa Barat terdapat banyak tempat wisata, di antaranya Telaga Warna. Apa kamu pernah mendengar cerita Asal Mula Telaga Warna? Ayo, kita cari tahu.

Udin dan keluarga sedang berlibur di daerah asalnya, yaitu Jawa Barat. Di lingkungan tempat tinggal Udin di Jawa Barat terdapat tempat wisata Telaga Warna. Telaga Warna terletak di kawasan Puncak Bogor.
Saat Udin berwisata di Telaga Warna, ayah Udin menceritakan Asal Mula Telaga Warna. Cerita Asal Mula Telaga Warna merupakan cerita turun temurun yang terkenal di daerah tersebut. Bagaimana cerita Asal Mula Telaga Warna?

Asal Mula Telaga Warna.

 

BACA JUGA :   SD Kelas 4 Tema 8.3.1 - Daerah Tempat Tinggalku - Sub.Tema 3 - Bangga Terhadap Daerah Tempat Tinggalku

Dahulu kala di Jawa Barat, ada Raja dan Permaisuri yang belum dikarunia anak. Padahal, mereka sudah bertahun-tahun menunggu. Akhirnya, Raja memutuskan untuk bertapa di hutan. Di sana Raja terus berdoa kepada Yang MahaKuasa. Raja meminta agar segera dikarunia anak. Doa Raja pun terkabul.
Permaisuri melahirkan seorang bayi perempuan. Raja dan Permaisuri sangat bahagia. Seluruh rakyat juga bersuka cita menyambut kelahiran Putri Raja. Raja dan Permaisuri sangat menyayangi putrinya. Mereka juga sangat memanjakannya. Segala keinginan putrinya pasti dituruti.

Tak terasa Putri Raja telah tumbuh menjadi gadis yang cantik. Hari itu dia berulang tahun ketujuh belas. Raja mengadakan pesta besar- besaran. Semua rakyat diundang ke pesta.
Raja dan Permaisuri telah menyiapkan hadiah istimewa berupa kalung. Kalung terbuat dari untaian permata berwarna-warni. Saat pesta berlangsung, Raja menyerahkan kalung itu.
”Kalung ini hadiah dari kami. Lihat, indah sekali, bukan? Kau pasti menyukainya,” kata Raja.
Raja bersiap mengalungkan kalung itu ke leher putrinya. Sungguh di luar dugaan, Putri menolak mengenakan kalung itu.

”Aku tak suka kalung ini, Ayah,” tolak Putri dengan kasar.
Raja dan Permaisuri terkejut. Kemudian, Permaisuri berusaha membujuk putrinya dengan lembut. Permaisuri mendekat dan hendak memakaikan kalung itu ke leher putrinya.
”Aku tidak mau! Aku tidak suka kalung itu! Kalung itu jelek!” teriak Putri sambil menepis tangan Permaisuri.

Tanpa sengaja, kalung itu terjatuh. Permata-permatanya tercerai- berai di lantai. Permaisuri sangat sedih. Permaisuri terduduk dan menangis. Tangisan Permaisuri menyayat hati. Seluruh rakyat yang hadir turut menangis. Mereka sedih melihat tingkah laku Putri yang mereka sayangi.
Tidak disangka, air mata yang tumpah ke lantai berubah menjadi aliran air. Aliran air menghanyutkan permata-permata yang berserakan. Air tersebut mengalir keluar istana dan membentuk danau. Anehnya, air danau berwarna-warni seperti warna-warna permata kalung Putri. Kini danau itu dikenal dengan nama Telaga Warna.

Disadur dari: Dian K, 100 Cerita Rakyat Nusantara, Jakarta: Bhuana Ilmu Populer, 2014.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan cerita di atas.
1. Siapa tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita?
2. Di mana Raja melakukan pertapaan?
3. Apa hadiah yang disiapkan Raja dan Permaisuri untuk ulang tahun putrinya?
4. Mengapa Permaisuri bersedih dan menangis?
5. Bagaimana sifat Putri dalam cerita tersebut?

BACA JUGA :   SD3 -Tema8-2 -Ketampakan Rupa Bumi - Pembelajaran 4 - 5

Ceritakan kembali secara lisan dengan menyebutkan tokoh-tokoh yang ada dalam cerita Asal Mula Telaga Warna. Berceritalah di depan guru dan teman-temanmu.
Ceritakan dengan artikulasi jelas, ekspresif, intonasi tepat, dan penuh percaya diri.

Cerita Asal Mula Telaga Warna merupakan teks cerita fiksi. Cerita fiksi atau rekaan adalah cerita yang sengaja dikarang oleh pengarang. Cerita fiksi diolah berdasarkan pandangan, tafsiran, dan penilaian pengarang mengenai peristiwa-peristiwa, baik yang pernah terjadi secara nyata maupun hanya dalam khayalan pengarang. Cerita fiksi dinikmati pembaca sebagai sarana hiburan.

Carilah informasi tentang cerita fiksi dan ciri-cirinya dari berbagai sumber.
Lakukan kegiatan ini bersama teman sebangkumu. Diskusikanlah informasi yang kalian peroleh.
Kemudian, tulislah informasi yang kamu peroleh.

Apa yang dimaksud cerita fiksi ? Cerita atau karangan fiksi adalah cerita rekaan buatan yang dibuat pengarang, dimana cerita di dalamnya menjadi bermakna dikarenakan daya khayal, angan-angan atau fantasi olah fikir ide kreativitas si penulis.

Karangan Fiksi dan Nonfiksi :

  • Karangan Fiksi yaitu karangan yang berisi kisahan atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang. Fiksi atau cerita rekaan biasanya berbentuk novel, dan cerita pendek (cerpen). Fiksi ilmiah fiksi ilmu pengetahuan adalah fiksi yang ditulis berdasarkan ilmu pengetahuan, teori, atau spekulasi ilmiah.
    Karangan fiksi berusaha menghidupkan perasaan atau menggugah emosi pembacanya. Itulah sebabnya, tulisan ini lebih dipengaruhi oleh subjektifitas pengarangnya.
    Bahasa tulisan fiksi selain bermakna denoktatif juga konotatif, dan asosiatif yaitu makna tidak sebenarnya. Selain itu juga bermakna ekspresif yaitu membanyangkan suasana pribadi pengarang. Bahasa tulisan fiksi juga sugestif yaitu bersifat mempengaruhi pembaca dan plastis yaitu bersifat indah untuk menggugah perasaan pembaca.
  • Karangan nonfiksi yaitu karangan yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau hal-hal yang benar-benar dan terjadi dalam keidupan kita sehari-hari. Tulisan nonfiktif biasanya berbentuk tulisan ilmiah dan ilmiah populer, laporan, artikel, feature, skripsi, tesis, desertasi, makalah, dan sebagainya.
    Karangan nonfiktif berusaha mencapai taraf objektifitas yang tinggi, berusaha menarik, dan menggugah nalar (pikiran) pembaca.
    Bahasa karangan nonfiktif bersifat denotative dan menunjukan pada pengertian yang sudah terbatas sehingga tidak bermakna ganda.
BACA JUGA :   SD4 Semester 2 - Pendidikan Ramah Lingkungan - Energi Alternatif

 

GAYA.

Di dekat rumah Udin di Jawa Barat juga terdapat taman bermain. Udin dan saudara-saudara sepupunya bermain di sana. Dita ingin bermain ayunan. Udin membantu Dita menarik dan mendorong ayunan.

Udin menarik ayunan. Kemudian, Udin mendorong ayunan. Udin telah memberikan gaya pada ayunan itu. Apakah yang dimaksud dengan gaya?

Gaya adalah suatu kekuatan yang mengakibatkan benda yang dikenainya dapat mengalami gerak, perubahan kedudukan, atau perubahan bentuk.
Gaya juga dapat diartikan sebagai tarikan atau dorongan yang dapat memengaruhi keadaan suatu benda.

Gaya yang diberikan Udin terhadap ayunan yaitu tarikan dan dorongan. Akibatnya, ayunan itu bergerak. Saat ditarik, ayunan bergerak ke belakang atau mendekati Udin. Saat didorong, ayunan bergerak ke depan atau menjauhi Udin. Apa yang dimaksud dengan gerak?

Gerak adalah perpindahan kedudukan suatu benda terhadap benda lainnya, baik perpindahan kedudukan yang mendekati maupun menjauhi suatu benda atau tempat asal akibat benda itu dikenai gaya.

Percobaan mendoroong dan menarik Meja.

Tulislah hasil percobaanmu dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.
1. Apa yang terjadi pada meja saat didorong? Meja bergerak berpindah tempat sesusai dengan arah dorongan.
2. Ke mana arah meja saat didorong? Ke arah dorongan di lakukan.

3. Apa yang terjadi pada meja saat ditarik? Berpindah , bergerak menuju arah tarikan.

4. Ke mana arah meja saat ditarik? Ke Arah tarikan yang kita lakukan.

Bersama kelompokmu, diskusikan tentang perbedaan gaya dan gerak. Tuliskan hasil diskusi pada kolom berikut.
Perbedaan Gaya dan Gerak  : Gaya adalah suatu kekuatan yang mengakibatkan benda yang dikenainya dapat mengalami gerak, perubahan kedudukan, atau perubahan bentuk. Sedangkan Gerak adalah akibat dari Gaya yang diterapkan pada suatu benda tersebut.

Renungkan !

  • Apa yang kamu pahami tentang cerita fiksi?
  • Apa ciri-ciri cerita fiksi?
  • Apa yang dimaksud dengan gaya?
  • Apa yang dimaksud dengan gerak?
  • Apa yang membedakan gaya dan gerak?

Kerjasama dengan Orangtua !

Bekerja samalah dengan orang tuamu. Amati gaya tarikan dan dorongan yang kamu temui di lingkungan tempat tinggalmu. Diskusikan tentang gerak yang ditimbulkan akibat gaya tersebut. Tuliskan hasilnya pada kertas. Kemudian, ceritakan kepada guru dan teman-temanmu saat di sekolah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *