SD Kelas 4 – Tema 6.3 – Giat Berusaha Meraih Cita-cita-3

SD Kelas 4 – Tema 6.3 – Giat Berusaha Meraih Cita-cita – 3.

Cita-cita tak mengenal suku, agama, atau kebangsaan. Semua orang dapat menempatkan cita- citanya setinggi langit. Tetapi setiap orang harus berusaha keras untuk mencapainya.

SANG ARSITEK.

Pada tahun 1955, presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno mengadakan sayembara membuat desain maket Mesjid Istiqlal. Sebanyak 22 dari 30 arsitek lolos pada seleksi awal. Presiden Soekarno pun mengumumkan bahwa pemenangnya adalah seorang bernama Friederich Silaban. Siapakah dia?
Frederich Silaban, lahir di Bonandolok, Sumatra Utara, 16 Desember 1912. Ia adalah seorang lulusan Koningin Wilhelmina  School, sebuah sekolah teknik di Jakarta.
Meskipun bukan lulusan sekolah arsitektur, ia dapat memenangi sayembara tersebut. Dan semenjak itulah karya-karyanya banyak dikenal di seluruh Indonesia.

Mesjid Istiqlal merupakan mesjid terbesar dan termegah di Indonesia yang dibangun pada tahun 1961, dan pertama kali dibuka untuk digunakan pada tahun 1978. Memerlukan waktu 17 tahun untuk membuatnya! Dengan usaha yang gigih dan pantang menyerah, Frederich berhasil menyelesaikannya. Karyanya diakui sebagai karya asli anak bangsa Indonesia. Ia bahkan berhasil menyandingkan pembangunan masjid ini dengan gereja katedral di Jakarta. Gereja katedral adalah gedung tempat para umat katolik beribadah. Konsep persatuan dan kesatuan yang dibuat oleh Presiden Soekarno dapat diwujudkan dengan baik melalui kedua bangunan tersebut.

Hingga kini, kedua gedung yang menjadi simbol toleransi dan persatuan tetap kokoh berdiri, meski arsiteknya telah tiada. Tak hanya berkarya membuat Mesjid Istiqlal, beberapa gedung bersejarah telah dirancangnya. Sepanjang hayatnya ia telah ikut merancang 700 bangunan di seluruh Indonesia. Bangunan tersebut antara lain adalah Gedung Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta/1962), Monumen Pembebasan Irian Barat (Jakarta/1963), Monumen Nasional atau Tugu Monas (Jakarta/1960), Gerbang Taman Makam Pahlawan Kalibata (Jakarta/1953), hingga Tugu Khatulistiwa (Pontianak/1938).

BACA JUGA :   Download Buku Tematik Revisi 2018

Sumber: http://megapolitan.kompas.com; http://nasional.kompas.com;
https://id.wikipedia.org/wiki/Frederich_Silaban

Apa saja prestasi yang telah diraih oleh Frederich Silaban karena usaha dan kerja kerasnya?
Apa kesimpulanmu terhadap usaha Frederich Silaban untuk meraih cita- citanya?

Perhatikanlah gambar tempat ibadah umat beragama di Indonesia di atas dengan seksama. Dapatkah kamu menjelaskan gambar-gambar di atas? Apakah tempat ibadah itu ada di daerahmu?

Ayo Berlatih.

Masyarakat Indonesia terdiri atas pemeluk agama yang berbeda-beda. Umat beragama pada masing-masing agama memerlukan tempat beribadah untuk memenuhi kebutuhan keimanan mereka. Setiap tempat ibadah memiliki bentuk dan pengaturan yang khas.
Amatilah daerah sekitarmu. Bersama dengan teman sekelompokmu, lakukanlah kegiatan berikut.
1. Kamu akan dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok akan mencari informasi tentang dua tempat ibadah keagamaan.
2. Carilah informasi tentang rumah ibadah dari dua agama yang berbeda di Indonesia. Tentukan satu tempat ibadah yang paling terkenal di Indonesia. Catatlah informasi tentang nama, tahun berdiri, dan sejarah singkat tentang tempat ibadah tesebut.
3. Carilah gambar tentang rumah ibadah tersebut. Cari tahu makna setiap bagian bangunan ibadah tersebut.
4. Dengan menggunakan sebuah kertas karton ukuran A3, tempelkan gambar rumah ibadah tersebut dan keterangan di bawahnya.
5. Tuliskanlah juga fungsi dan kegunaan tempat ibadah tersebut selain untuk beribadah umatnya.
6. Aturlah sedemikian rupa pada kertas tersebut sehingga memudahkan bagi temanmu untuk memahaminya. (Gunakan contoh di bawah ini).
7. Jelaskan kesimpulanmu tentang kedua rumah ibadah tersebut.
8. Presentasikan hasil karyamu di depan kelas.
9. Catatlah informasi penting yang kamu dapatkan dari kelompok lain.

Perhatikanlah kedua peta persebaran sumber daya alam hayati yang terdiri atas tumbuhan dan hewan di Indonesia.

BACA JUGA :   SD Kelas 4 - Tema 6.2 - Hebatnya Cita-citaku - Pembelajaran 6

Peta di atas disebut dengan peta tematik, yaitu peta yang berisi informasi khusus. Peta persebaran sumber daya alam berupa tumbuhan di atas menunjukkan daerah-daerah yang memiliki sumber daya tumbuhan untuk kebutuhan hidup masyarakat Indonesia. Sumber daya alam tumbuhan di antaranya adalah tanaman pangan, tanaman industri, dan hutan.

Tanaman pangan terdiri atas tanaman padi, palawija, sayuran, dan buah- buahan. Sedangkan tanaman industri berupa tanaman tebu, karet, kopi, teh, kelapa sawit, tembakau, dan kopra. Tanaman hutan diperlukan untuk mencegah banjir, tanah longsor, menyimpan cadangan air, serta perlindungan hewan.

Peta sebaran fauna di Indonesia.

Sedangkan sumber daya alam berupa hewan terdiri atas hewan liar dan hewan ternak. Hewan liar tinggal di hutan dan taman-taman nasional untuk dilindungi dari kepunahan. Hewan liar tersebut antara lain: harimau, kera, orang utan, gajah, badak, banteng, anoa, dan sebagainya.
Sedangkan hewan ternak merupakan hewan yang dipelihara atau diternakkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Hewan ternak antara lain: ayam, itik, sapi, udang, domba, dan masih banyak lagi.

Berdasarkan bacaan di atas, lakukanlah kegiatan berikut!
1. Bekerjalah bersama kelompok yang terdiri atas tiga orang.
2. Kamu dan kelompokmu akan membuat sebuah peta persebaran sumber daya hewan atau tumbuhan yang ada di daerahmu.
3. Mintalah kepada gurumu peta buta wilayah kabupaten di daerah tempat tinggalmu.
4. Carilahinformasidari berbagaisumbertentangdaerah-daerahdiwilayahmu yang menjadi penghasil sumber daya alam hewan atau tumbuhan.
5. Tandailah daerah itu dengan memberikan gambar yang mewakili hewan atau tumbuhan yang dimaksud.
6. Lakukan hal yang sama untuk daerah penghasil sumber daya alam tumbuhan atau hewan lainnya.
7. Jelaskan manfaat setiap sumber daya alam tumbuhan atau hewan yang kamu tahu terhadap masyarakat yang tinggal di wilayahmu.
8. Buatlah kesimpulan tentang sumber daya tumbuhan atau hewan apa saja yang paling banyak dihasilkan di daerahmu.
9. Presentasikan hasil pekerjaanmu di depan kelas.
Mendeklamasikan puisi memerlukan persiapan yang baik. Selain menghafalkan baris demi baris, kamu juga harus memahami makna puisi tersebut. Setiap orang bisa memiliki pemahaman yang berbeda terhadap makna puisi. Salah satu cara untuk membedakan makna puisi adalah dengan memberikan penekanan pada saat mendeklamasikannya.
Pemberian tekanan pada baris puisi biasanya menggunakan tanda V. Perhatikanlah penggunaan tanda tersebut di bawah ini.
• V tekanan kata pendek sekali.
• VV tekanan kata agak pendek.
• VVV tekan kata agak panjang.
Lihatlah kembali puisi tentang “Penjaga Alam” pada pembelajaran pertama. Berilah tanda V untuk memberikan tekanan-tekanan pada baris-baris kalimatnya. Lalu, latih kembali cara mendeklamasikannya dengan mengikuti tanda jeda yang telah dibuat sebelumnya dan tanda untuk memberikan penekanan. Deklamasikan puisi tersebut kepada teman sebangkumu. Mintalah pendapatnya, lalu lakukan perbaikan berdasarkan pendapatnya.

BACA JUGA :   Pelajaran 4 - Panas dan Perpindahannya - SD Kelas 5 Tema 6 - Sub Tema 1 - K2013 Rev 2017

Ceritakanlah bagaimana kamu bekerja sama dengan temanmu untuk menyelesaikan tugasmu hari ini. Nilai dan sikap apakah yang kamu kembangkan untuk bekerja sama?
Apa saja yang kamu lakukan di tempat ibadahmu selain berdoa?
Apa yang kamu rasakan ketika kamu menjalankan kegiatan ibadahmu?

Mintalah orang tuamu menceritakan tentang salah satu tempat ibadah yang pernah mereka kunjungi. Tanyakan mengapa orang tuamu pergi ke sana.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *