Arsip Tag: tema 3

SD6 Tema 3-4 – Literasi Penemu yang mengubah dunia

SD6 Tema 3-4 – Literasi Penemu yang mengubah dunia.

Aku Cinta Membaca.

Laba-laba Buncit – Cerita Rakyat Malaysia.

Di sebuah hutan tinggal seekor laba-laba. Sarangnya lebih besar dari sarang laba-laba lain. Dulu, sarang itu dibuat oleh ayahnya, lalu ia menambah luas sarangnya. Laba-laba itu selalu bergerak di sarangnya untuk menangkap mangsanya. Semua yang ditangkap segera dimakannya. Badannya semakin hari semakin besar. Perutnya juga, semakin hari semakin buncit karena banyak makan.

Suatu hari, datang dua ekor laba-laba temannya. Satu datang dari arah Timur, satu lagi datang dari arah Barat. Kedua laba-laba tersebut ingin menjemput si laba-laba buncit untuk datang ke pesta undangan. Namun, pesta undangan diadakan di waktu yang sama. Laba-laba buncit jadi bingung. Ia ingin hadir di kedua pesta, tetapi ia bingung harus memilih yang mana. Tetapi ia lalu mempunyai akal! Laba-laba buncit memberi ujung tali kepada kedua temannya. Tali itu ia lilitkan juga di pinggangnya, supaya tidak terlepas. Ia minta kedua temannya pergi lebih dahulu ke pesta undangan. Apabila makanan sudah dihidangkan ia meminta temannya menarik tali yang dibawanya.  Laba- laba buncit akan segera menyusul ke lokasi undangan yang lebih dahulu menyediakan makan.

Maka, kedua teman laba-laba pun pergi. Satu ke Timur, satu lagi ke Barat. Ternyata makanan dihidangkan di kedua lokasi pada waktu yang sama! Laba- laba di Timur menarik tali, bersamaan pula laba-laba di Barat menarik juga tali tersebut. Laba-laba buncit terjerat tarikan tali di bagian pinggangnya. Ia tidak dapat bergerak ke Timur maupun ke Barat. Oleh karena laba-laba buncit tidak kunjung datang, kedua temannya terus menarik ujung tali semakin kencang. Mereka menarik tali sambil makan di tempat pesta.

Usai pesta, kedua teman laba-laba datang kembali ke sarang laba-laba buncit. Mereka menemui laba-laba buncit sudah lemas terduduk di sarang dengan tali mengikat kencang di pinggangnya. Sejak saat itu, laba-laba buncit tidak lagi merasa selalu lapar, makannya juga tidak sebanyak dulu lagi. Pinggang laba-laba tidak lagi buncit. Perutnya ramping karena terjerat tali. Hingga saat ini, pinggang laba-laba kecil dan ramping.

 


Khek dan Keledai – Cerita Rakyat Kamboja.

Di  Kamboja  hidup  seorang   laki-laki bernama  Khek. Ia tinggal bersama seorang anak laki-lakinya. Suatu hari, Khek ingin menjual keledainya. Maka, ia pun mengajak anak laki-lakinya ke pasar untuk menjual si keledai. Khek berpikir untuk menjaga keledainya baik-baik selama perjalanan, agar harga jualnya tinggi. Maka, Khek menggendong si keledai di punggungnya, agar si keledai tidak lelah berjalan ke pasar.

Orang-orang yang mereka temui sepanjang  perjalanan menertawakan Khek. “Kamu ada-ada saja, Khek! Keledai untuk ditunggangi, bukan untuk digendong,” begitu kata mereka. Khek menurunkan si keledai dari pungungnya. Lalu, ia meminta anak laki-lakinya menunggangi keledai sementara ia sendiri berjalan menuntun si keledai.

Kemudian, mereka bertemu lagi dengan sekelompok orang di jalan. “Anakmu sungguh kurang ajar, Khek. Betapa teganya ia membiarkan ayahnya menuntun keledai, sementara  ia  enak  duduk  santai   menunggang keledai,” kata mereka.

Mendengar perkataan kelompok tersebut, Khek memutuskan untuk menungganggi keledai berdua dengan anaknya. Baru saja berjalan beberapa langkah, ada lagi seseorang yang menegur mereka. “Khek, kamu ini bodoh sekali! Tubuh keledai kecil. Jangan samakan keledai dengan kuda. Keledaimu akan lemas kelelahan karena ditunggangi oleh dua orang. Lemas sudah nanti keledaimu di pasar.”

Akhirnya Khek dan anak laki-lakinya turun dari keledai. “Sudahlah nak, kita tuntun saja keledai ini. Kita berdua berjalan kaki saja. Kita lakukan saja yang terbaik menurut kita. Kita tidak dapat mendengarkan dan mengikuti pendapat semua orang,” Khek berkata pada anaknya.

Khek dan anak laki-lakinya berjalan perlahan sambil menuntun si keledai hingga sampai di pasar. Tak dipedulikan lagi apa yang dikatakan orang sepanjang sisa perjalanan mereka. Ternyata, Khek berhasil menjual si keledai dengan harga yang pantas di pasar. Khek dan anak laki-lakinya pun pulang dengan tersenyum senang.

 


 

Mari  Menghargai Waktu

Oleh: Santi Hendriyeti

Senang tak terkira hati Lumu. Ia terpilih mewakili sekolahnya untuk ikut dalam kegiatan Perkemahan Sains di kabupaten. Tak sia-sia rasanya. Kecintaannya pada sains akan membawanya bertemu teman-teman baru -sesama pencinta sains- dari berbagai daerah. Sudah terbayang olehnya, pasti kegiatan perkemahan tersebut akan ramai dan seru.

Hari itu, lokasi perkemahan ramai oleh anak-anak dari berbagai daerah. Lumu akan tinggal di dalam sebuah tenda, bersama beberapa teman barunya. Juna, Irawan, dan Dino adalah beberapa teman yang dikenalnya di sana. Mereka berempat langsung akrab, ramai bercerita tentang daerah masing-masing.

Walaupun dikemas dalam bentuk perkemahan yang menyenangkan, namun disiplin peserta tetap diperhatikan. Dini hari, para peserta diwajibkan berkumpul di lapangan untuk olahraga pagi. Bahkan ada pencatatan kehadiran untuk tiap kegiatan.

Dingin udara pagi terasa menusuk, namun bel tanda berkumpul sudah dibunyikan. Segera Lumu membangunkan teman-teman setendanya. Sambil menguap malas, melepas bungkus selimut mereka perlahan keluar berkumpul di lapangan. Setelah senam pagi dimulai, tubuh mulai terasa hangat. Ditambah lagi dengan hangatnya perut akibat menu sarapan bubur kacang hijau yang disediakan panitia. Kantuk tak lagi terasa. Bergegas Lumu dan teman-teman kembali ke tenda untuk mandi pagi. Setelahnya mereka harus berkumpul lagi memulai kegiatan jelajah sains.

Bergantian Lumu, Irawan, dan Dino mandi di deretan kamar mandi perkemahan. Sampai di tenda, mereka melihat Juna meringkuk lelap di balik selimut.

“Hai, Juna. Ayo, mandi pagi. 10 menit lagi kita harus berkumpul di tenda jelajah sains” ujar Lumu mengingatkan

Bergeming Juna di balik selimutnya. Hanya gumaman pelan yang terdengar.

“Ah, aku ngantuk sekali. Biar saja, ‘kan tadi kita sudah mengisi lembar catatan kehadiran pagi. Di antara peserta sebanyak ini, tidak ada yang tahu aku tidak hadir. Nanti saja agak siang aku menyelinap ke sana. “ ujar Juna malas.

“Wah, kok begitu, Juna? tukas Dino. “Rugi dong. Kamu sudah sampai di sini, tetapi tidak memanfaatkan waktu dengan baik. “ tambahnya.

“Iya, Juna. Rugi.” timpal Irawan. “Memang sih, mungkin tidak ada yang tahu kamu tidak hadir. Tetapi apa gunanya kita di sini kalau hanya untuk mencatat nama di daftar kehadiran ?” tanyanya. “Itu ‘kan namanya kamu mengorupsi waktu, Juna.” tambah Irawan lugas. “Waktu yang seharusnya kamu manfaatkan untuk menambah ilmu, malah kamu pergunakan untuk menambah tidur. Apa yang akan kamu bagikan kepada teman-temanmu setelah pulang nanti?” Irawan terus berbicara pada Juna.

“Iya, Juna. Pasti ada alasan yang baik, sehingga sekolahmu mempercayai kamu untuk hadir di sini. Jangan membuang kesempatan, jangan mengecewakan teman-teman yang menunggumu pulang untuk berbagi ilmu.” Lumu ikut menambahkan.

“Aaah..kalian ini. Manalah aku dapat tidur kalau kalian berisik sekali berbicara bersahutan.” tukas Juna sambil menyibak selimutnya. Juna tidak marah, ia bahkan tersenyum. “Tetapi memang benar apa yang kalian katakan,”ujarnya. “Tidak sepantasnya aku hanya mencantumkan nama di daftar hadir. Aku ini utusan sekolah. Tidak patut aku mengorupsi waktu hanya untuk menambah waktu tidurku. Untung saja aku kenal dengan kalian, teman-teman  baruku yang kritis. ”tambah Juna, bergegas berdiri. “Beri aku waktu 7 menit, ya! Aku segera menyusul kalian di tenda jelajah sains!” teriak Juna sambil berlari ke kamar mandi.

Lumu senang menjadi bagian dalam Perkemahan Sains. Memang banyak hal yang dapat dipelajari di sana. Teman baru, ilmu baru, dan tentunya … menghargai waktu.


Kertas, Penemuan Sederhana yang Kaya Manfaat.

Oleh: Aiko Humaira.

Kertas adalah suatu bahan yang tipis dan rata, dan terbuat dari pulp. Pulp sendiri merupakan bahan baku kertas yang merupakan hasil pemisahan serat. Kertas berasal dari Cina Kuno, dan fungsi utamanya dulu adalah untuk membersihkan kotoran setelah buang air. Dulu, hanya orang kaya yang mampu membeli kertas. Berapa beruntungnya kita karena sekarang mudah sekali mendapatkan kertas. Kertas memiliki 1001 manfaat. Untuk menulis, mencetak, membuat prakarya, dan kertas juga bahan utama dari tisu yang manfaat utamanya adalah untuk membersihkan.

Coba, bayangkan sebuah dunia tanpa kertas. Jika ingin menulis cerita, atau membuat PR, harus mencari batu besar dulu, dan harus susah payah menulis  dengan  batu  lain.  Kita  tidak dapat membuat kartu ucapan untuk ulang tahun ayah,

atau mainan pesawat untuk teman dekat kita. Kita juga tidak akan dapat melukis imajinasi yang muncul

di benak kita, atau pemandangan yang kita lihat dengan mata kita sendiri. Kita tidak akan mampu mencetak foto keluarga saat jalan-jalan atau foto- foto teman-teman saat perpisahan sekolah. Kita tidak akan dapat membersihkan saus yang kita tidak sengaja kita senggol saat sedang makan.

Jadi, kertas sangatlah bermanfaat.  Janganlah  membuang- buang kertas jika masih dapat dipakai. Jika sudah tidak dapat dipakai pun, sebenarnya masih dapat didaur ulang lagi. Akan sangat sulit untuk hidup tanpa kertas. Padahal untuk menghasilkan kertas, ada banyak pohon yang harus dikorbankan. Jadi, ayo kita ingat untuk menggunakan kertas dengan baik dan bijaksana.

 


Ibu Puni, Membawa Listrik ke Pedalaman.
Oleh: Amanda Najla.

Tri Mumpuni Wiyatno, nama lengkapnya. Ia adalah seorang wanita Indonesia yang mengabdikan dirinya agar masyarakat Indonesia di pedalaman dapat menikmati listrik.

Sebagai anak ke-3 dari delapan bersaudara, sejak kelas 4 SD Ibu Puni sering menemani ibunya membantu warga desa yang menderita penyakit kulit. “Pengalaman saya menemani Ibu itu sangat membekas dalam ingatan saya. Dari pengalaman itu saya belajar bahwa uang bukanlah segalanya. Membantu saudara-saudara setanah air agar merasakan sedikit  saja  kesejahteraan  yang kita miliki, itu sangat berarti,” begitu Ibu Puni berkilas balik tentang pengalamannya.

Bersama suaminya, Bapak Iskandar Kuntoadji, Ibu Puni membantu warga di pedalaman yang tak tersentuh program pemerintah, untuk membangun sendiri listrik mereka dari sumber daya yang ada di desa itu, yaitu dengan membuat generator mikrohidro energi dari arus sungai.

Apa yang Ibu Puni kerjakan ini bukanlah hal yang mudah. Bukan teknologinya yang sulit, tetapi membangun semangat penduduk desa pedalaman agar mau

mengelola diri masing-masing sebagai suatu bagian dari komunitas, belajar bersama tentang listrik, berusaha mencari dana untuk kepentingan bersama. Tak kalah sulitnya, setelah dana terkumpul dan tenaga listrik mulai dapat dinikmati, warga harus dilatih untuk memelihara generator agar kelangsungan tenaga listrik terjaga.

Hasil kerja keras Ibu Puni membangun kemandirian masyarakat di pedalaman membuahkan hasil yang manis. Saat ini, ratusan desa yang merasakan manfaat dari adanya tenaga listrik. Anak-anak dapat belajar dan membaca di malam hari. Bahkan warga desa dapat mulai membangun industri rumahan dan mengembangkan perekonomian desanya.

Untuk jasanya, Ibu Puni menerima beberapa penghargaan dari badan dunia seperti WWF dan PBB, termasuk juga terpilih sebagai salah satu pembawa obor dalam Olimpiade di Beijing, tahun 2008.

SD6 Tema 2.3 – Bersatu Kita Teguh


SD Kelas 6  Tema 2 Sub Tema 3 – Bersatu Kita Teguh.

Persatuan akan memperkuat tekad sehingga menghasilkan tujuan yang ingin dicapai. Hari ini kamu akan belajar tentang persatuan yang membuahkan hasil sesuai harapan.

Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa merupakan kewajiban seluruh rakyat Indonesia karena negara kita terdiri dari berbagai suku, agama, dan  ras.
Sebagai pelajar, kamu dapat bersatu dalam diskusi saat belajar di dalam kelas. Persatuan yang memperteguh tekad dalam mencapai tujuan telah dicontohkan oleh para pejuang.
Proklamasi Indonesia, sebagai tonggak kemerdekaan Indonesia, merupakan wujud dari persatuan bangsa Indonesia. Kemerdekaan Indonesia dicapai setelah melalui perjalanan panjang para pejuang bangsa melawan penjajah. Persatuan yang kuat memperteguh tekad mereka untuk mewujudkan negara yang berdaulat, adil, dan makmur.
Keteguhan hati dalam mewujudkan persatuan dapat dicontoh dari seorang pemuda di masa Proklamasi Kemerdekaan.

Bacalah teks berikut dalam hati!

Judul Bacaan : BM Diah dan Naskah Asli Proklamasi.

Teks proklamasi awalnya ditulis tangan oleh Soekarno, kemudian diketik oleh Sayuti Melik agar terlihat rapi. Teks asli tersebut kemudian dibuang ke tempat sampah.
Salah seorang pemuda yang ikut hadir pada saat persiapan Proklamasi Kemerdekaan adalah BM Diah. Ia mengambil naskah asli dari tong sampah dan disimpannya. Ia menilai bahwa teks tersebut memiliki sejarah tinggi.

Naskah asli yang disimpan BM Diah selama 46 tahun 9 bulan 19 hari kemudian dikembalikan kepada Bangsa Indonesia. Dia membawa naskah asli Proklamasi Kemerdekaan RI pada Selasa pagi, 19 Mei 1992 pukul 10.30 dan menyerahkannya melalui Presiden Soeharto. Naskah itu kemudian disimpan oleh Arsip Nasional atas anjuran Soeharto.

Keputusan BM Diah untuk menyimpan naskah asli sangat tepat. Seluruh bangsa Indonesia sampai sekarang dapat menikmati naskah asli proklamasi dan belajar banyak dari kejadian saat itu.

Amatilah kata-kata yang terdapat pada bacaan tersebut! Apakah kata-katanya termasuk kata baku?
Tulis alasanmu dan diskusikan dengan teman!

•Penulisan dan pengucapan sesuai Pedoman Ejaan yang Disempurnakan (EYD).

Contoh kata tidak baku  dan Contoh kata baku :
Nasehat (tidak baku); Nasihat (baku).
Apotik (tidak baku); Apotek (baku).
Cuman (tidak baku); Cuma (baku).
Gubug (tidak baku); Gubuk (baku).
Jadual (tidak baku);Jadwal (baku).

Dengan menggunakan buku EYD, tentukanlah apakah kata-kata yang terdapat pada bacaan adalah kata baku. Jelaskan jawabanmu!

Kembangkan informasimu dengan memperhatikan kata baku. Jangan lupa menggunakan kalimat efektif.

  Apa, Mengapa, Siapa, Bagaimana, Kapan, Di mana . BM Diah dan Naskah Asli Proklamasi.

Bacakan tulisanmu di depan kelompokmu! Mintalah mereka untuk memperhatikan kata baku dan kalimat efektifnya!
Catatlah masukan dari teman dan gurumu! Perbaikilah tulisanmu apabila perlu!

Ayo mengamati !

Hari libur, Dayu dan teman-temannya berjalan mengelilingi perumahan. Mereka melihat sekelompok orang sedang menanam pohon di lingkungannya. Banyak tanaman yang harus mereka tanam. Dalam waktu singkat, seluruhnya tertanam dengan rapi. Dayu dan teman-temannya kagum dengan warga tersebut. Mereka bersatu menjaga lingkungan dengan menanam pohon.
Tanaman sangat berguna bagi kehidupan manusia, salah satunya adalah untuk membersihkan udara. Banyak penduduk Indonesia memanfaatkan tanaman sebagai pagar. Berikut adalah salah satu contohnya.

Bacalah teks berikut dalam hati!

Beluntas adalah tumbuhan semak. Tumbuhan ini bercabang banyak, berusuk halus, dan berbulu banyak. Beluntas dapat tumbuh di daerah kering, tanah keras, dan berbatu. Tingginya bisa mencapai tiga meter. Dengan habitat dan ciri fisiknya tersebut, beluntas banyak dimanfaatkan sebagai tanaman pagar. Banyak rumah-rumah menggunakan beluntas sebagai pagar hidup.

Selain tumbuhan, hewan juga berguna bagi kehidupan manusia. Bacalah teks berikut! Kamu akan mendapat informasi manfaat suatu hewan terkait habitatnya.

Keong sawah atau tutut hidup di perairan dangkal yang berdasar lumpur. Keong sawah banyak hidup di sawah, rawa-rawa, pinggir danau, dan pinggir sungai kecil. Keong sawah berguna untuk membersihkan lumut di kolam ikan.
Keong membersihkan lumut atau rumput yang biasanya tumbuh mengambang di atas air.

Manfaat hewan bagi manusia dan lingkungan :
1.Penghasil bahan pangan.
Manusia memanfaatkan hewan untuk bahan makanan, seperti daging, telur, dan susu.
2.Penghasil bahan sandang.
Hewan memiliki manfaat terkait kebutuhan sandang, seperti kain sutra yang berasal dari serat kepompong ulat sutra. Domba dapat menghasilkan wol. Kulit hewan seperti sapi dan kerbau dimanfaatkan dalam pembuatan jaket.
3.Penghasil bahan kerajinan.
Kulit sapi dan kerbau dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan wayang kulit. Selain itu, bulu angsa dimanfaatkan untuk membuat kok.
4.Penghasil pupuk organik.
Kotoran berbagai jenis hewan, seperti sapi dan kambing dapat digunakan sebagai bahan pembuatan pupuk organik yang baik dan tidak membahayakan bagi lingkungan.
5.Penghasil tenaga.
Tenaga gajah dimanfaatkan untuk mengangkut kayu.Tenaga kuda dimanfaatkan untuk menarik delman. Tenaga kerbau dimanfaatkan untuk membajak sawah.

Manfaat tumbuhan bagi manusia dan lingkungan :

1.Bahan makanan.
Bagian tumbuhan yang dapat digunakan untuk bahan makanan adalah batang, daun, bunga, buah, dan biji.

2.Bahan sandang.
Serat kapas dapat dimanfaatkan untuk membuat kain katun.

3.Bahan bangunan.
Kayu dari pohon jati, pohon kelapa, dan pohon meranti dimanfaatkan untuk bahan bangunan.

4.Bahan obat.
Banyak tanaman dimanfaatkan untuk obat.
•Jahe untuk mengobati batuk.
•Daun kumis kucing untuk mengobati ginjal.
•Daun jambu biji untuk mengobati diare.

5.Bahan baku indsutri.
Industri banyak memanfaatkan tanaman untuk kebutuhan manusia.
•Getah karet digunakan dalam pembuatan ban.
•Getah pinus dimanfaatkan sebagian orang dalam industri cat.
•Kayu pinus digunakan dalam industri kertas.
•Buah kelapa sawit dimanfaatkan sebagai bahan dalam industri minyak goreng.

6.Bahan perwarna alami.
Tanaman dapat digunakan sebagai pewarna: sawi dan pandan untuk warna hijau, wortel pewarna jingga, dan kunyit pewarna kuning.

7.Menjaga kualitas air
Tanaman bakau menjadi penyaring alami dari air laut menjadi air tawar.

Dalam kelompok, berjalanlah mengelilingi halaman atau lingkungan sekolah. Pilihlah satu jenis tanaman dan hewan! Amatilah habitatnya! Tulislah manfaat hewan dan tumbuhan tersebut bagi kehidupan manusia!

Hewan merupakan makhluk hidup yang banyak dimanfaatkan untuk keperluan hidup manusia. Hewan dapat digunakan sebagai bahan pangan (makanan), sandang (pakaian), obat-obatan, perhiasan dan kerajinan, membantu pekerjaan manusia dan percobaan/penelitian. Berikut ini adalah contoh-contohnya.

A. Manfaat hewan bagi manusia
1. Hewan sebagai bahan pangan (makanan), hewan-hewan yang biasa dijadikan bahan makanan terutama daging, susu, dan telurnya misalnya ayam, kambing, sapi, domba, kerbau, burung
2. Hewan sebagai bahan sandang (pakaian), bahan pakaian (baju, sepatu, sandal, ikat pinggang, tas) banyak yang diambil dari hewan tertentu seperti ulat sutera, kulit kambing, kulit kerbau, kulit sapi.
3. Hewan sebagai bahan obat-obatan, misalnya badak, harimau, cacing, kadal, biawak, ular, kelelawar dan sebagainya.
4. Hewan sebagai bahan perhiasan dan kerajinan, misalnya ular, buaya, kerang, penyu, kupu-kupu, gajah, burung, sapi, kerbau dan kambing.
5. Hewan yang digunakan untuk membantu pekerjaan manusia, kuda, kerbau, sapi, anjing, keledai, unta, burung merpati, lumba-lumba, dan gajah.
6. Hewan yang digunakan untuk percobaan/penelitian, misalnya kelinci, tikus, domba, monyet, lalat buah, nyamuk, dan marmut.

B. Manfaat Tumbuhan bagi Manusia
1. Sebagai bahan makanan, banyak makanan dan sayuran yang kita makan berasal dari tumbuhan seperti padi, jagung, ketela pohon, ubi, buah-buahan dan sayuran.
2. Sebagai bahan untuk membangun rumah dan perabot rumah tangga, tumbuhan tententu sering dijadikan sebagai bahan untuk membuat bangunan, alat rumah tangga, perabot bahkan kendaraan.
3. Bahan pembuat kain untuk keperluan membuat pakaian atau kain seperti rami, serat kayu tertentu.
4. Bahan pembuat obat, tumbuhan seperti kunyit, brotowali, kumis kucing, sereh, sirih, jahe, temulawak, jambu batu, mengkudu, dan sebagainya.
5. Sebagai penghasil oksigen, banyak tumbuhan di tanam di lingkungan sekitar, sehingga kita merasakan kesejukan yang ditimbulkan oleh oksigen dari tumbuhan yang berfotosintesis.
6. Penyerap karbondioksida, udara yang mengandung karbondioksida diserap oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis sehingga udara menjadi lebih segar.

Diskusikanlah hasil pengamatanmu dengan teman sebelahmu! Apa yang kamu temukan berbeda dengan hasil pengamatanmu? Tulislah informasi pada tabel dalam bentuk tulisan!

Setelah Proklamasi Kemerdekaan, bangsa Indonesia menjadi bangsa yang merdeka. Merdeka dari segala bentuk penjajahan. Setiap warga negara berhak untuk menikmati kemerdekaan tersebut, namun berkewajiban pula untuk menjaga kemerdekaan.
Kemerdekaan yang diraih dapat mewujudkan rakyat yang makmur dan sejahtera karena mereka bebas berkarya dan menambah wawasannya.
Amatilah gambar berikut!

Gambar tersebut mencerminkan rakyat yang sejahtera. Mereka menikmati kemerdekaan dengan memperoleh kebebasan dalam melakukan pekerjaan dan memperoleh pendidikan.

Apa pengaruh kemerdekaan bagi petani atau pedagang? Saat penjajahan, terutama pada masa penjajahan Belanda, menerapkan salah satu sistem, yaitu membayar pajak dengan paksa dan tanam paksa. Pada masa kemerdekaan, petani di perhatikan dibina, di sediakan bibit unggul, pupuk untuk kesejahteraan bersama. Demikian juga untuk pedagang, pada masa kemerdekaan mendapat bimbingan, permodalan sehingga lebih maju berkembang.

Apa pengaruh kemerdekaan bagi pelajar? Pada jaman penjajahan pendidikan di batasi untuk kalangan tertentu saja. Pada jaman kemerdekaan sekarang, pendidikan lebih maju dan merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara untuk belajar dan menjadi pintar untuk membangun bangsa Indonesia.

Apa yang harus dilakukan rakyat agar sejahtera? Rakyat turut serta aktif membangun negara ini sesuai dengan bakat kemampuan dan keahlian masing-masing untuk kemajuan dan kemakmuran dan kesejahteraan bersama, adil dan makmur.

Diskusikan jawabanmu dengan kelompokmu!
Tulislah tiga kegiatan yang dapat kamu lakukan agar kamu berhasil sebagai pelajar! Belajar Giat, Banyak berlatih, Taat Beribadah.

Sampaikan hasilnya kepada teman di sebelahmu!
Negara yang besar adalah negara yang rakyatnya sejahtera. Agar sejahtera, kita wajib bahu-membahu melaksanakan kewajiban kita agar tujuan tercapai.
Negara yang sejahtera dapat terwujud apabila rakyatnya bersatu bekerja keras mencapai tujuan.

Segala halangan dan kesulitan dapat teratasi dengan adanya persatuan yang erat dan kuat.

 


Pembelajaran 2.

Pernahkah kamu mendengar pepatah “Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh?”. Apa makna pepatah tersebut bagi bangsa Indonesia? Ayo, kita diskusikan!

Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa merupakan kewajiban seluruh rakyat Indonesia karena negara kita terdiri atas berbagai suku, agama, dan ras.
Persatuan dan kesatuan merupakan hal yang sangat penting, baik dalam rangka merebut, mempertahankan, maupun mengisi kemerdekaan.
‘Bersatu Kita Teguh’ mengandung makna menyatunya berbagai unsur dan perbedaan yang ada menjadi suatu kesatuan yang utuh dan serasi sehingga muncul suatu kekuatan.
Bangsa Indonesia telah membuktikan bahwa dengan persatuan dan kesatuan, kita mampu menghadapi penjajah dan akhirnya meraih kemerdekaan.

•Setelah mengamati gambar dan membaca teks, tulis hal-hal yang kamu ingin ketahui lebih lanjut pada potongan kertas dalam bentuk pertanyaan!
•Tempatkan potongan-potongan kertas berisi pertanyaan tersebut di tengah meja. Baca pertanyaan tersebut secara bergiliran, kemudian
diskusikan jawaban dari pertanyaan tersebut secara berkelompok!
•Tulis kesimpulan berdasarkan hasil diskusi!

Jawab pertanyaan berikut!
1.Apa makna ‘Bersatu Kita Teguh’ seperti yang dikatakan Edo di atas? Bila kita bersatu, kita akan menjadi lebih kuat, daripada berjuang sendiri-diri.

2.Mengapa persatuan dan kesatuan sangat penting bagi bangsa Indonesia? Untuk membangun negeri perlu persatuan dan tujuan yang sama yaitu masyarakat adil dan makmur; karena bersatu maka tidak ada yang saling menghambat.

3.Berikan tiga contoh sikap yang mencerminkan persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari!
-bekerja sama dengan teman, rukun dengan tetangga, rukun dengan keluarga; mempunyai banyak sahabat; saling menghargai walaupun berbeda.

Diskusikan jawaban-jawabanmu dengan teman di kelompokmu!
Tulislah suatu cerita tentang manfaat persatuan dan kesatuan berdasarkan pengalamanmu. Ceritamu harus memuat:
•kejadian yang menimpamu,
•manfaat persatuan dan kesatuan,
•tempat kejadian dan waktu.

Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus tetap kita pertahankan. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila.

 

Zaman boleh berganti, pemerintahan boleh berubah, namun persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap terjaga utuh.

Secara berkelompok, kamu akan mempraktikkan pola lantai tari Indang dari Sumatra Barat yang dilandasi nilai-nilai persatuan. Ketika kelompok lain melakukan penampilan, silakan membuat catatan penting tentang penampilan tersebut.
Kamu juga dapat memberikan komentar dan saran mengenai penampilan temanmu.
Sebelumnya kamu dapat membaca informasi tentang Tari Indang.

Pola Lantai Tari Indang .
Pola lantai tari indang adalah horizontal (lurus).
Penari berbaris membentuk garis lurus ke samping.
Tari indang berasal dari daerah Minangkabau, Sumatra Barat. Tari Indang berasal dari kata Indang atau disebut juga Badindin. Tari indang menyerupai tari Saman yang berasal dari Aceh.

Praktikkan pola lantai satu tarian bersama kelompokmu dan tuliskan langkah- langkahnya! Kamu bisa menambah menggambar pola lantai tersebut.

Saat membersihkan halaman sekolah bersama teman-temannya, Edo menemukan selembar koran bekas dan ia membaca informasi berikut.

Edo kemudian mendiskusikan pengumuman tersebut dengan Dayu. Mereka mencoba membahasnya.
Apa yang dimaksud dengan 30%?
Bantulah Edo untuk memahami informasi tersebut. Diskusikan dugaanmu dengan temanmu! Diskon 30% artinya mendapat potongan 30%. 30% artinya bila suatu benda atau harga di bagi menjadi 100 bagian, maka 30 % adalah 30/100 dari seluruh barang atau harga tersebut.

Persen adalah angka dalam bentuk perbandingan atau juga rasio yang digunakan untuk menyatakan pecahan dari seratus. Persentase dilambangkan dengan tanda “%”.

 


Pembelajaran 3.

Tahukah kamu bahwa bermain bersama dengan teman-teman yang berbeda secara damai dan saling menghargai adalah cerminan hidup rukun? Hidup rukun merupakan landasan terciptanya persatuan.
Udin, Siti, Dayu, Beni, Edo, dan Lani selalu berupaya menunjukkan sikap tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Mereka bermain bersama, saling menghargai, saling membantu, saling bekerja sama, dan saling belajar tentang budaya lain.
Hari ini mereka mempelajari salah satu permainan tradisional dari Nusa Tenggara Timur, yaitu Rangku Alu. Permainan ini membutuhkan keterampilan melompat yang baik. Kamu akan belajar tekniknya sebelum bermain.

Sikap bersiap melompat, kepala tegak, punggun rata, lutut ditekuk, pergelangan kaki/telapa menyentuh tanah. (liat gambar).

Diskusikan teknik melompat dengan guru dan temanmu! Bagaimana cara bermain Rangku Alu? Ayo, kita pelajari!

 

Cara bermain Rangku Alu Alat yang digunakan:

4 buah bambu dengan panjang 2 meter. Cara bermain:
Pemain terdiri atas 2 kelompok, yaitu kelompok yang bermain dan kelompok yang menjaga.
•Kelompok yang menjaga menggerak-gerakkan bambu (empat orang berjongkok membentuk bidang
persegi dan memegang dua bambu) sambil menyanyi.
•Kelompok pemain yang mendapat giliran bermain akan melompat
di sela-sela bambu. Mereka harus menghindari jepitan bambu. Pelompat akan masuk dalam bidang persegi dan
melompat-lompat sesuai irama buka-tutup bambu.

Setelah mengetahui cara bermain Rangku Alu, sekarang saatnya kamu mempraktikkan permainan tersebut secara berkelompok.
Ketika bermain, bambu yang kamu gerakkan menghasilkan irama yang berpola. Kamu dapat membuat permainan tersebut lebih menarik lagi dengan menyanyi bersama-sama mengikuti pola irama suara bambu.

Lakukanlah refleksi bersama teman dan gurumu setelah selesai bermain. Bagaimana perasaanmu saat bermain?

Apa yang harus kamu lakukan agar kelompokmu berhasil mencapai tujuan?

Bagaimana penerapan gerakan lompat yang sudah kamu pelajari? Apakah masih membingungkan?

Tuhan menganugerahkan kita beragam tanaman dan hewan agar kita bisa memanfaatkannya. Namun, pemanfaatan tumbuhan dan hewan tidak diiringi oleh sikap yang bijak sehingga banyak terjadi ketidakseimbangan.
Sebagai warga negara yang baik, kita perlu bersatu melestarikan hewan dan tumbuhan agar manusia dapat hidup sejahtera.

Pilihlah satu tumbuhan atau hewan yang menurutmu perlu dilestarikan. Buatlah poster untuk mengajak seluruh warga sekolah
tergerak hatinya untuk melestarikan tumbuhan atau hewan. Kamu bisa mempelajari poster di samping.
Postermu harus memuat satu jenis tumbuhan atau hewan dengan habitat dan manfaatnya. Jangan lupa kalimat ajakan serta gambar yang menarik dan jelas.
Sampaikan hasilnya kepada teman di kelas.

Pilihlah satu tumbuhan atau hewan yang menurutmu perlu dilestarikan. Buatlah poster untuk mengajak seluruh warga sekolah tergerak hatinya untuk melestarikan tumbuhan atau hewan. Kamu bisa mempelajari poster di samping.
Postermu harus memuat satu jenis tumbuhan atau hewan dengan habitat dan manfaatnya. Jangan lupa kalimat ajakan serta gambar yang menarik dan jelas. Sampaikan hasilnya kepada teman di kelas.

Persatuan dapat membawa kebaikan. Begitu pula dalam belajar. Kamu akan bekerja sama dengan temanmu agar tulisanmu dapat lebih baik.
Bacalah teks berikut!

Sang Saka Merah Putih merupakan sebutan bagi bendera nasional Indonesia. Warna merah putih memiliki makna. Merah berarti berani, dan putih berarti suci. Merah melambangkan tubuh manusia, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia. Keduanya sangat penting, dan saling melengkapi.

Bendera pusaka dibuat oleh Ibu Fatmawati, istri Presiden Soekarno, pada tahun 1944. Bahan bendera terbuat dari katun Jepang dengan ukuran 276 cm × 200 cm. Sejak tahun 1946 sampai dengan 1968, bendera tersebut hanya dikibarkan pada setiap hari ulang tahun kemerdekaan RI.

Karena usianya yang sudah tua, Sang Saka Merah Putih terakhir tersebut kali berkibar pada tahun 1969. Bendera disimpan di Museum Nasional. Pemerintah kemudian membuat bendera duplikat dengan ukuran 300 cm × 200 cm.

Coba diskusikan. Apa, mengapa, kapan, dimana, bagaimana, Siapa, terkait Sang Saka Merah Putih.

Kembangkan informasi pentingmu ke dalam tulisan dengan menggunakan kata baku dan kalimat efektif!

Tukarkan tulisanmu dengan temanmu! Gunakan buku EYD untuk memeriksa kata baku yang ada pada tulisanmu dan tulisan temanmu!

Bersatu dalam kebaikan akan membuahkan hasil yang luar biasa. Hari ini kamu sudah bersatu dengan temanmu dalam belajar sehingga kamu dapat memperoleh manfaat yang positif.

Setelah belajar hari ini, tulislah beberapa hal berikut!
Hal apa yang paling menarik yang kamu pelajari hari ini? Mengapa?
Apakah ada hal yang masih membingungkan?
Apa yang akan kamu lakukan di sekolah terkait ‘Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh?’

 


Pembelajaran 4.

Tahukah kamu bahwa persatuan dan kesatuan merupakan modal dasar untuk mencapai kesejahteraan rakyat.
Mengapa persatuan dan kesatuan sangat penting peranannya untuk mencapai kesejahteraan umum?
Ayo, kita pelajari!

Judul bacaan : Mengapa Persatuan dan Kesatuan Penting Untuk Kesejahteraan Umum?

Penduduk Indonesia yang terdiri dari beragam suku bangsa tersebar di seluruh wilayah kepulauan Indonesia. Persatuan dalam keberagaman merupakan modal utama dalam mencapai masyarakat sejahtera.
Rakyat yang bersatu dalam suasana yang aman turut mendukung pelaksanaan pembangunan. Jika pembangunan berjalan dengan baik, maka kesejahteraan rakyat akan meningkat.

Sebaliknya, jika negara terpecah belah dan tidak aman, maka pembangunan akan terhambat. Pembangunan yang terhambat akan mempengaruhi kesejahteraan.

Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah tugas kita bersama. Bangsa Indonesia harus selalu bersatu mempertahankan keutuhan wilayah NKRI.

Usaha-usaha dalam menjaga keutuhan NKRI dapat dilakukan dengan cara memelihara ketertiban dan keamanan, menghindari pertikaian antarsuku, menumbuhkan sikap toleransi, menghargai perbedaan, menjaga perbatasan Indonesia dengan negara lain, dan menjaga pulau-pulau paling luar dari Indonesia.

Contoh sikap yang mencerminkan persatuan dan kesatuan adalah menciptakan suasana rukun, melaksanakan tanggung jawab, saling menghormati antarsesama, mematuhi peraturan yang berlaku, saling tolong-menolong dengan sesama, menghargai teman yang berbeda suku bangsa, agama, dan adat istiadat.

Ayo, kita tegakkan persatuan dan kesatuan demi tercapai masyarakat NKRI yang sejahtera!

Coba diskusikan. Apa, mengapa, kapan, dimana, bagaimana, Siapa, terkait Mengapa Persatuan dan Kesatuan Penting Untuk Kesejahteraan Umum?.

Pada pertemuan sebelumnya, kamu telah mulai membuat buku mini tentang contoh dan manfaat
persatuan dan kesatuan untuk kesejahteraan rakyat.
Hari ini kamu akan menyelesaikan buku mini tersebut.

Ayo Menulis !

Kamu akan melanjutkan menulis buku mini tentang contoh dan manfaat persatuan dan kesatuan untuk mencapai kesejahteraan rakyat. Kamu dapat menambahkan gambar-gambar yang sesuai dengan tema agar bukumu lebih menarik.
Perhatikan kembali beberapa hal penting yang perlu kami tuliskan dalam bukumu, yaitu:
•Memastikan judul sesuai dengan tema.
•Menuliskan dan menggambar 4 contoh kegiatan yang mencerminkan persatuan dan kesatuan.
•Menuliskan dan menggambar 4 contoh manfaat dari persatuan dan kesatuan untuk kesejahteraan rakyat.
•Seluruh gambar harus sesuai dengan tema.

Wah … buku mini kita telah selesai. 14 buku mini dibuat oleh siswa laki-laki dan 16 buku mini dibuat oleh siswa perempuan. Tahukah kamu berapa persen buku mini yang dibuat siswa perempuan jika jumlah seluruh siswa ada 30 orang?

Berdasarkan dialog di atas, 14 buku mini diselesaikan oleh siswa laki-laki dan 16 buku mini diselesaikan oleh siswa perempuan. Hitunglah persentase buku mini yang diselesaikan oleh siswa perempuan. Kemudian, hitung persentase buku mini yang diselesaikan oleh siswa laki-laki.
Berapa persen buku mini yang diselesaikan siswa perempuan? Jelaskan!

Berapa persen buku mini yang diselesaikan siswa laki-laki? Jelaskan!

Diskusikan jawabanmu secara berpasangan!
Perhatikan langkah-langkah menyelesaikan soal persentase di atas!

Persentase adalah cara untuk mengekspresikan sebuah angka sebagai bagian dari keseluruhan. Untuk menghitung persentase, kita melihat keseluruhan tersebut sebagai 100%.

 

 


Pembelajaran 5.

‘Bersatu Kita Teguh’ adalah semboyan bangsa Indonesia dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan.
Apakah kamu masih ingat arti dari semboyan tersebut?
Apa makna semboyan tersebut jika dikaitkan dengan makna upaya mengembangkan kesejahteraan rakyat di awal masa kemerdekaan Indonesia?

Ayo, kita cari tahu!

Baca teks berikut dalam hati! Kemudian, diskusikan dalam kelompok!

Upaya Bangsa Indonesia Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat di Awal Masa Kemerdekaan Indonesia
Pada awal berdirinya Republik Indonesia, keadaan ekonomi Indonesia sangat buruk. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, di antaranya harga barang-barang mahal akibat inflasi dan adanya blokade ekonomi oleh Belanda (NICA).
Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah beserta rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan, di antaranya:

Pada awal kemerdekaan, pemerintah dan rakyat Indonesia belum sempat melakukan perbaikan ekonomi secara baik. Baru bulan Februari 1946, pemerintah mulai memprakarsai usaha untuk memecahkan masalah-masalah ekonomi yang mendesak. Upaya-upaya tersebut meliputi:
Pinjaman Nasional
Program Pinjaman Nasional ini dilaksanakan oleh Menteri Keuangan. lr. Surachman. Pinjaman Nasional akan dibayar kembali selama jangka waktu 40 tahun.

Konferensi Ekonomi :
Konferensi ini dihadiri oleh para cendekiawan, para gubernur, dan para pejabat lainnya yang bertanggung jawab langsung mengenai masalah ekonomi di Jawa. Konferensi ini dipimpin oleh Menteri Kemakmuran, Ir. Darmawan Mangunkusumo. Tujuan konferensi ini untuk memperoleh kesepakatan yang bulat dalam menanggulangi masalah-masalah ekonomi yang mendesak, seperti masalah produksi dan distribusi makanan, sandang, serta status dan administrasi perkebunan.

Pembentukan Badan Perancang Ekonomi :
Pembentukan Badan ini atas inisiatif Menteri Kemakmuran, dr. A.K. Gani. Badan ini merupakan badan tetap yang bertugas membuat rencana pembangunan ekonomi untuk jangka waktu 2 sampai 3 tahun.
Rencana Kasimo (Kasimo Plan)
Program ini disusun oleh Menteri Urusan Bahan Makanan I.J. Kasimo. Program ini berupa Rencana Produksi Tiga Tahun, 1948-1950 mengenai usaha swasembada pangan dengan beberapa petunjuk pelaksanaan yang praktis. Untuk meningkatkan produksi bahan pangan dalam program ini, Kasimo menyarankan agar :
•menanami tanah-tanah kosong di Sumatra timur seluas 281.277 ha.;
•di Jawa dilakukan intensifikasi dengan menanam bibit unggul;
•pencegahan penyembelihan hewan-hewan yang berperan penting bagi produksi pangan;
•di setiap desa dibentuk kebun-kebun bibit;
•transmigrasi.

Persatuan Tenaga Ekonomi :
Organisasi yang dipimpin B.R. Motik ini bertujuan untuk menggiatkan kembali partisipasi pengusaha swasta. Dengan dibentuknya PTE juga diharapkan dapat dan melenyapkan individualisasi di kalangan organisasi pedagang sehingga dapat memperkokoh ketahanan ekonomi bangsa Indonesia.

Coba diskusikan. Apa, mengapa, kapan, dimana, bagaimana, Siapa, terkait Upaya-upaya Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat di Awal Masa Kemerdekaan?.

Selanjutnya kamu akan bekerja sama dalam menampilkan tari Indang.
Apakah kamu masih ingat gerakan dan pola lantai yang telah kamu pelajari sebelumnya?

Sebelumnya kamu telah mempelajari seluruh gerakan dan pola lantai tari Indang.
Sekarang kamu akan menampilkan seluruh gerakan dan pola lantai yang telah dipelajari.
Perhatikan penjelasan guru tentang kriteria penilaian!

Kamu baru saja belajar berbagai gerakan dalam tari Indang.
Apakah kamu memperhatikan rasio antara siswa laki-laki dan perempuan dalam setiap kelompok tari Indang tadi?
Ayo, kita diskusikan rasio (perbandingan) antara siswa laki-laki dan perempuan dalam setiap kelompok.

Perhatikan soal cerita berikut!
Sebuah kelompok tari Indang terdiri atas 4 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan.
Berapakah rasio (perbandingan) siswa laki-laki terhadap siswa perempuan? Sebelum menjawab soal di atas, perhatikan penjelasan berikut terlebih dahulu!

Apakah rasio (perbandingan) itu?
Rasio digunakan untuk membandingkan beberapa jumlah atau kuantitas satu sama lain. Rasio yang paling sederhana adalah membandingkan dua nilai, namun membandingkan tiga nilai atau lebih juga mungkin untuk dilakukan.

Bagaimana langkah-langkah dalam menentukan rasio?
Perhatikan gambar dan penjelasan berikut!

 Rasio menunjukkan perbandingan jumlah dari dua benda atau lebih yang berkaitan satu sama lain, misalnya jika sebuah kue dibuat dari tiga gelas tepung dan satu gelas gula, maka perbandingan tepung dan gula adalah tiga berbanding satu.

Rasio dapat dituliskan dengan kata-kata atau dengan simbol, misalnya, jika terdapat
4 anak laki-laki dan 8 anak perempuan dalam sebuah kelompok tari, maka rasio anak laki-laki terhadap anak perempuan adalah empat berbanding delapan atau satu berbanding dua.
Ditulis menggunakan simbol sebagai berikut:
4 : 8
1 : 2

Rasio biasanya dituliskan dalam bentuk titik dua (:).
Gunakan perkalian dan pembagian untuk menaikkan atau menurunkan rasio, misalnya:
4 : 8
Masing-masing angka bisa dibagi dengan 4, maka hasilnya:
1 : 2 atau satu berbanding dua.

 


Pembelajaran 6.

Kita telah mempelajari berbagai bentuk kerja sama dalam kehidupan. Tahukah kamu, kerja sama juga diperlukan dalam setiap jenis permainan olahraga. Ayo, kita bekerja sama dalam permainan olahraga ‘Rangku Alu’!

Apakah kamu masih ingat cara bermain Rangku Alu?

Apa saja keterampilan yang diperlukan untuk permainan tersebut? Jelaskan!

Apakah kamu sudah dapat melakukan keterampilan tersebut dengan baik?

Apa saja taktik yang perlu diterapkan agar dapat bermain dengan sukses?

Mengapa kerja sama sangat diperlukan dalam permainan tesebut?

Diskusikan jawabanmu secara berpasangan!

Sekarang kamu akan mempraktikkan kembali permainan tersebut. Namun, kali ini akan ditambahkan dengan keterampilan melempar bola.
Ketika kamu melompat dalam permainan Rangku Alu, kamu harus melemparkan bola yang kamu bawa ke dalam sebuah kardus yang ditempatkan di samping permainan Rangku Alu.
Sebelum bermain, perhatikan penjelasan dari guru!

Pada Pembelajaran 4 kamu telah menyelesaikan buku mini yang menceritakan tentang manfaat persatuan dan kesatuan untuk kesejahteraan rakyat beserta contohnya.
Tukarkan buku mini tersebut dengan salah seorang temanmu!
Baca buku tersebut dalam hati. Kemudian, lengkapi peta pikiran berikut berdasarkan cerita dalam buku mini!

Coba diskusikan. Apa, mengapa, kapan, dimana, bagaimana, Siapa, terkait Mengapa Persatuan
dan Kesatuan Penting untuk Kesejahteraan Umum?

Setelah membuat buku mini tentang manfaat persatuan dan kesatuan untuk kesejahteraan masyarakat, sekarang saatnya kamu membacakan dan mendiskusikan buku minimu tersebut dalam kelompok.
Sebelum membacakan buku mini, perhatikan penjelasan dari guru tentang kriteria penilaian!