SD6 Kelas 6 – IPA – Pelestarian Makhluk Hidup


SD Kelas 6 – IPA – Bab 4 – Pelestarian Makhluk Hidup.

Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat kaya. Tumbuhan dan hewannya sangat banyak macamnya karena Indonesia terdiri atas pulau-pulau yang masing-masing memiliki ciri khas. Hal ini merupakan suatu kebanggaan. Kita perlu bersyukur atas segala limpahan dari Tuhan Yang Maha Esa kepada negara tercinta Indonesia ini. Apakah Indonesia sekarang masih memiliki tumbuhan dan hewan yang banyak? Jika jumlah manusia terus bertambah, kebutuhan hidup manusia pun bertambah.

Pada bab 3 banyak kegiatan manusia yang merugikan, mengapa? Dengan bertambahnya jumlah manusia, maka hewan dan tumbuhan menjadi berkurang karena banyak yang dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Hewan dan tumbuhan apa yang mulai langka? Mengapa makhluk hidup harus dilestarikan? Sekarang kita akan membahas bagaimana melestarikan hewan dan tumbuhan agar tidak punah.

 

A – Hewan dan Tumbuhan yang Langka.

Hewan dan tumbuhan merupakan kebutuhan pokok manusia, artinya tanpa tumbuhan dan hewan manusia tidak dapat hidup. Mengapa manusia sangat bergantung pada tumbuhan dan hewan? Coba kamu lakukan kegiatan berikut ini!

Pemanfaatan Hewan dan Tumbuhan bagi Manusia.

Manusia di bumi pasti membutuhkan hewan dan tumbuhan untuk kebutuhan sehari-hari. Bayangkan tidak ada hewan dan tumbuhan? Kita pasti kelaparan. Jadi hewan dan tumbuhan itu sangat penting bagi manusia.

1. Bagian tubuh hewan yang dimanfaatkan oleh manusia dan cara mengatasinya
Tanduk, kulit, rambut, bulu, sirip, cula, gading, hati adalah salah satu bagian hewan yang dimanfaatkan oleh manusia.
a. Tanduk.
Tanduk digunakan manusia sebagai hiasan. Contoh hewan yang dimafaatkan tanduknya sebagai hiasan adalah rusa. Cara mengatasinyaadalah membuat replica tanduk.
b. Kulit.
Kulit dimanfaatkan manusia untuk membuat jaket, sepatu, sabuk, dll. Contoh hewan yang dimanfaatkan kulitnyqa adalah ular, harimau, baya, rusa, dll. Cara mengatasinya adalah mengatasinya adalah membuat bahan sintetis sebagai pengganti kulit.
c. Rambut.
Rambut dimanfaatkan manusia untuk membuat jaket. Contoh hewan yang diambil rambutnya untuk membuat jaket adalah domba. Cara mengatasinya adalah mengunakan bahan sintetis.
d. Bulu.
Bulu dapat dimanfaatkan untuk membuat topi, hiasan, aplikasi baju, kemoceng, dll. Contoh hewan yang dimanfaatkan bulunya adalah bulu ayam, bulu cendrawasih, dan bulu merak. Cara mengatasinya adalah dengan menggunakan bulu sintetis.
e. Sirip.
Sirip dimanfaatkan untuk membuat makanan. Contoh hewan yang di ambil siripnya sebagai bahan makanan adalah sirip hiu dan sirip ikan kecil. Cara mengatasinya adalah mengganti sirip dengan memakan makanan lain.
f. Cula.
Cula dimanfaatkan untuk membuat obat (walaupun belum teruji kebenaranya). Contoh hewan yang diambil culanya adalah badak. Cara mengatasinya adalah mengganti cula dengan bahan tumbuhan atau bahan kimia.
g. Gading.
Gading dapat dimanfaatkan untuk membuat hiasan rumah. Contoh hewan yang memiliki gading adalah gajah. Cara mengatasinya adalah membuat replica gading.
h. Hati.
Hati dimanfaatkan untuk membuat minyak. Contoh hewan yang dapat diambil hatinya adalah ikan paus dan rusa. Cara mengatasinya adalah mengganti hati dengan tumbuhan kayu putih.

2. Bagan tumbuhan yang dimanfaatkaan oleh manusia.
Bagian tumbuhan yang sering dimanfaatkan oleh manusia adalah kayu, daun, buah, biji,bunga, dan akar. Tumbuhan yang sering diambil manfaatnya, maka tumbuhan tersebut akan di tebangi terus-menerus, dan akan mengakibatkan kepunahan tumbuhan. Jika tumbuhan punah habitat hewanpun ikut punah, maka hewan-hewan yang tadinya berada di pohon maka akan berpindah ke permukiman penduduk. Berikut ini tumbuhan yang diambul manfaatnya:
a. Kayu.
Kayu dimanfaat kan untuk bahan bangunan. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan kayunya untuk membuat bahan bangunan adalah tumbuhan jati, mahoni, kelapa, dll.
b. Daun.
Daun bisa untuk membuat atap rumah, pembungkus makanan, bahan makanan, dll. Contoh tumbuhan yang dimanfaatkan daunya adalah daun singkong, bayam, pisang, kelapa, dll.
c. Buah.
Buah dimanfaatkan untuk bahan makanan dan obat-obatan. Contoh tumbuhan yang dimnfaatkan daunya adalah mentimun, jambu, durian, dll.
d. Biji.
Biji bisa untuk dijadikan bahan makanan. Contoh tumbuhan yang diambil bijinya untuk bahan makanan adalah jagung, kacang tanah, padi, kedelai, dll.
e. Bunga.
Bunga dimanfaatkan untuk dijadikan bahan makanan dan obat-obatan. Comtoh bunga yang bisa dimanfaatkan untuk membuat bahan makanan dan obat-obatan adalah melati, kubis, turi, dll.
f. Akar.
Akar dimanfaatka manusia untuk obat-obatan dan pewarna alami. Contohnya, akar alang-alang dan akar tinggal.

Alam ini beserta isinya merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Atas kekuasaan Tuhan, tumbuhan dan hewan memiliki kemampuan berkembang biak atau bereproduksi sehingga menghasilkan keturunan dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, tumbuhan dan hewan akan selalu ada. Mengapa sekarang beberapa tumbuhan dan hewan sudah mulai langka? Coba kamu lakukan kegiatan berikut ini.

Daftar Tumbuhan Langka di Indonesia :
– Bunga Bangkai.
– Rafflesia Arnoldii.
– Cendana.
– Damar.
– Kantong Semar.
– Ulin.
– Anggrek Tebu.
– Tengkawang.

Daftar Hewan Langka di Indonesia :
– Orang Utan Sumatera dan Kalimantan.
– Harimau Sumatera.
– Komodo.
– Burung Jalak Bali.
– Badak Jawa dan Sumatera.
– Gajah Sumatera.
– Kanguru Pohon Wondiwoi.
– Anoa.

Negara Indonesia memiliki wilayah yang luas, mulai dari bagian timur sampai bagian barat. Hal ini menyebabkan tumbuhan dan hewan sangat banyak dan beragam macamnya. Namun, jumlah penduduk In- donesia terus meningkat. Bencana alam yang menimpa negara kita juga terus-menerus terjadi sehingga beberapa jenis hewan dan tumbuhan sudah mulai langka, di antaranya dapat kamu lihat pada uraian berikut ini.

1.Hewan Langka.
Hewan yang mulai langka keberadaannya di tanah air kita ini, antara lain sebagai berikut.
a. Harimau Sumatra, Sudah mulai mulai langka. Namun, hewan ini masih tetap diburu secara liar.
b. Buaya Sinyulong, semakin langka akibat kebakaran dan pembukaan lahan di habitat- nya yang berupa hutan rawa. Hewan ini terdapat di Pulau Sumatra.
c. Jalak Bali, terancam punah karena pembukaan  h u ta n u ntu k pem bang u nan yang pesat. Hewan ini terdapat di Pulau Bali.
d. Macan tutul Jawa, terancam punah karena pembukaan hutan untuk pembangunan yang pesat. Hewan ini terdapat di Pulau Jawa.
e.Bekatan kahau, jelutung, dan orangutan terancam punah karena pembukaan hutan untuk lahan perkebunan sering dilakukan dengan membakar hutan. Hewan ini terdapat di Pulau Kalimantan.
f.Anoa, Burung Rangkong, Krabuku kecil, dan Maleo Senkawor. Hewan-hewan ini terancam punah, antara lain karena perburuan liar juga karena pengrusakan hutan. Hewan-hewan ini terdapat di Pulau Sulawesi.
g.Terumbu karang banyak mengandung ikan dan hewan laut lainnya yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Penangkapan ikan dengan menggunakan zat kimia dan bom menyebabkan rusaknya terumbu karang. Terumbu karang ini banyak terdapat di Nusa
h. Kasturi kepala hitam, semakin menyusut akibat penangkapan dan perdagangan liar. Hewan ini terdapat di Papua.

Apa yang terjadi jika hewan-hewan tersebut punah? Masih banyak hewan-hewan lainnya yang langka karena hampir punah di Indonesia. Cobalah cari informasi sebanyak-banyaknya tentang hewan langka dari berbagai buku, koran, televisi, radio, internet, atau majalah dan media lainnya.

 

BACA JUGA :   SD6 Tema 3-1 - Tokoh dan Penemuan yang mengubah Dunia

2. Tumbuhan Langka.
Beberapa jenis tumbuhan di Indonesia mulai langka keberadaannya. Adapun tumbuhan yang sudah mulai langka tersebut, di antaranya sebagai berikut.
a. Bunga Rafflesia, ini merupakan bunga terbesar di dunia. Tumbuhan ini berasal dari Pulau Sumatra.
b. Kayu manis, rotan, dan hutan bakau atau mangrove, merupakan tumbuhan langka yang terdapat di Pulau Jawa dan Pulau Bali.
c. Anggrek hitam, Meranti, Damar, dan Ulin adalah beberapa contoh tumbuhan yang terdapat  di Kalimantan.
d. Pohon kosambi untuk penghasil min yak gosok terdapat  di Makasar, pohon penghasil minyak kayu putih dan hutan mangrove di Nusa Tenggara dan Maluku.

Apa yang terjadi jika tumbuh-tumbuhan tersebut punah? Masih banyak tumbuhan lainnya yang langka, cobalah cari informasi dari buku, televisi, radio, majalah, koran, atau media lainnya.
Apakah kamu masih memerlukan hewan dan tumbuhan? Bagaimana caranya agar hewan dan tumbuhan yang ada di bumi ini tidak punah atau tetap lestari?

 

B. Pentingnya Pelestarian Makhluk Hidup.

Setelah kamu mempelajari beberapa jenis hewan dan tumbuhan yang hampir punah, bagaimana menjaga kelestarian tumbuhan maupun hewan langka tersebut? Betapa pentingnya kita menjaga kelestarian makhluk hidup, karena sangat bermanfaat untuk kelangsungan generasi sekarang dan yang akan datang. Coba kamu bayangkan jika suatu jenis hewan atau tumbuhan langka punah, apa yang terjadi?

Beberapa usaha pelestarian telah dilakukan oleh pemerintah dengan cara mengembangbiakkan hewan dan tumbuhan langka di tempat-tempat penangkaran, membuat undang-undang perburuan dan undang-undang penebangan pohon, serta yang lainnya. Upaya pemerintah menjaga kelestarian tumbuhan dan hewan langka adalah dengan mengadakan perlindungan hutan. Perlindungan hutan antara lain pengamanan hutan, pengamanan tumbu han, d an hew an liar. Perlin du ngan h utan ini merupakan usaha untuk:
a.mencegah dan membatasi kerusakan hutan, yang disebabkan oleh perbuatan manusia;
b.mempertahankan dan menjaga hak-hak negara, masyarakat, dan perseorangan atas hutan, kawasan hutan, hasil hutan, serta bagian- bagian yang berkaitan dengan pengelolaan hutan.
Untuk melaksanakan upaya perlindungan hutan tersebut, maka dibangunlah kawasan hutan konservasi. Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok sebagai tempat pengawetan keanekaragaman tumbu han dan hewan serta ekosistemnya. Hutan konservasi ini terdiri dari kawasan hutan suakaalam dan kawasan hutan pelestarian alam. Apakah hutan suaka alam itu?

1.Hutan Suaka Alam.
Apakah kamu pernah mendengar tentang hutan suaka alam? Hutan Suaka Alam adalah hutan yang mempunyai fungsi sebagai pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan hewan serta ekosistemnya, dan sebagai wilayah penyangga kehidupan. Penyangga kehidupan artinya harus mampu memenuhi kebutuhan makhluk yang hidup di dalamnya. Kawasan suaka alam dibagi menjadi dua wilayah, yaitu:
a.Cagar Alam , mempunyai ciri berupa tumbuhan, hewan, dan ekosistem tertentu yang perlu dilindungi untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan kebudayaan, yang berlangsung secara alami. Beberapa contoh Cagar Alam yang ada di Indonesia dapat kamu lihat pada tabel berikut ini.

Cagar alam yang ada di di Indonesia :

Nama Cagar Alam  dan Tempatnya.
1. Cagar Alam Pulau Besar berada di Sumatra.
2. Cagar Alam Krakatau berada di Sumatra.
3. Cagar Alam Rimbo Panti berada di Sumatra.
4. Cagar Alam Kendawanganberada di  Kalimantan Barat.
5. Cagar Alam Muara Kamanberada di Kalimantan Selatan.
6. Cagar Alam Teluk Apar,berada di  Teluk Adang Kalimantan Timur.
7. Komplek Marisa berada di Sulawesi.
8. Morowalo berada di Sulawesi.
9. Danau Ira Lalaro berada di Nusa Tenggara.
10. Rawa Mangrove Maubesi berada di Nusa Tenggara.

 

BACA JUGA :   SD4.7.2.1 - SD Kelas 4 Tema 7 - Indahnya Keragaman Budaya di Negeriku. Sub Tema 2 - Pembelajaran 1

b.Suaka Margasatwa,

mempunyai ciri khas berupa keragaman dan atau keunikan jenis hewan bagi ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Untuk kelangsungan hidupnya, dilakukan pembinaan terhadap habitatnya. Beberapa contoh suaka margasatwa di Indonesia dapat kamu lihat pada tabel berikut ini.
Tabel 4.2 Suaka Margasatwa di Indonesia.

Nama Suaka Margasatwa dan Lokasinya.
– Suaka Margasatwa Terusan Dalam, Sumatera.
– Suaka Margasatwa Padang Sugihan, Sumatera.
– Suaka Margasatwa Karang Galing Langkat Timur Laut, Sumatera.
– Suaka Margasatwa Pleihari, Kalimantan.
– Suaka Margasatwa D.Sentarum, Kalimantan.
– Suaka Margasatwa Tanjung Batikolo, Sulawesi.
– Suaka Margasatwa Lambake, Sulawesi.
– Suaka Margasatwa Tanjung Peropa, Sulawesi.
– Suaka Margasatwa Pulau Panjang, Nusa Tenggara.
– Suaka Margasatwa Hutan Selalu Legini, Nusa Tenggara.

 

2. Hutan Pelestarian Alam.

Apakah di daerahmu ada hutan? Termasuk jenis hutan apa? Hutan Pelestarian Alam merupakan hutan dengan ciri khas tertentu, fungsi utamanya untuk perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan hewan, serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Hutan ini terbagi atas 3 wilayah, yaitu taman nasional taman hutan raya, dan taman wisata alam.

a.Taman Nasional merupakan kawasan pelestarian alam yang dikelola dengan sistem wilayah. Sistem wilayah ini terdiri atas wilayah inti dan wilayah lain yang dimanfaatkan untuk tujuan ilmu pengetahuan, pariwisata, rekreasi, dan pendidikan. Contoh taman nasional yaitu taman nasional Gunung Gede Pangrango di Pulau Jawa dan Taman Nasional Kerinci Seblat di Sumatra.

Nama Taman Nasional, dan Lokasi Tempat :
1. Taman Nasional Way Kambas, Sumatra.
2. Taman Nasional Ujung Kulon, Jawa.
3. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa.
4. Taman Nasional Bali, Bali.
5. Taman Nasional Kutai, Kalimantan.
6. Taman Nasional Buken, Sulawesi.
7. Taman Nasional Kelimutu, Nusa Tenggara.
8. Taman Nasional Manusela, Maluku.
9. Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Papua.

b.Taman Hutan Raya adala hkawasan pelestarian alam, terutama dimanfaatkan untuk koleksi tumbuhan atau hewan; baik alami atau buatan, jenis asli atau bukan asli. Taman hutannya dibuat untuk tujuan ilmu pengetahuan, pendidikan dan pelatihan, budaya, pariwisata, dan rekreasi. Contoh taman hutan raya, yaitu Kebun Raya Bogor di Jawa Barat.

BACA JUGA :   SMA12 - Sosiologi - Bab 2 - Lembaga Sosial.

c.Taman Wisata Alam adalah hutan wisata yang memiliki keindahan alam, baik keindahan tumbuhan, hewan, maupun keindahan alam yang mempunyai corak khas untuk dimanfaatkan bagi kepentingan rekreasi dan kebudayaan. Contoh taman wisata alam, antara lain Pulau Kembang di Kalimantan, Danau Towuti, Danau Matano dan Mahalono di Sulawesi, Danau Lebu, dan Pulau Menipo di Nusa Tenggara.

Pemerintah juga menetapkan taman laut, sebagai wilayah lautan yang mempunyai ciri khas berupa keindahan dan keunikan. Taman laut khusus digunakan sebagai kawasan laut untuk dibina dan dipelihara guna perlindungan ekosistem laut, rekreasi, pariwisata, pendidikan, dan kebudayaan. Contohnya Taman Nasional Laut Bunaken, Taman Wisata Laut di Sulawesi, Taman Wisata Laut Teluk Kupang, dan Taman Wisata Laut Teluk Maumere di Nusa Tenggara.

Seperti kamu ketahui makhluk hidup terdiri atas manusia, hewan, dan tumbuhan. Semua kebutuhan hidup manusia berasal dari hewan dan tumbuhan. Begitu pula hewan memerlukan tumbuhan dan hewan itu sendiri, juga tumbuhan memerlukan hewan dan tumbuhan itu sendiri. Oleh karena itu, kelestarian makhluk hidup harus kita jaga.

 

Taman Nasional Ujung Kulon.

Dikenal sebagai rumah himpunan badak Jawa yang masih ada, keindahan flora Ujung Kulon menarik karena penutupan kembali oleh led akan Krakata u yang mengirim gelombang laut yang menghancurkan semenanjung. Hutan dataran rendah ditumbuhi banyak rotan dan palem,
Badak dan terdapat daerah hutan pinggir pantai dan bakau yang sangat indah. Yang lebih menarik adalah empat pulau kelompok Krakatau: tiga pulau merupakan sisa gunung api asli, sementara keempat anak Krakatau muncul 45 tahun setelah meletus dan menyediakan laboratorium alam yang menarik kepa d a para ahli botani u ntuk mempelajari pola perpindahan pulau baru itu.

Rangkuman !

1. Makhluk hidup terdiri atas manusia, hewan, dan tumbuhan.
2. Hewan dan tumbuhan merupakan kebutuhan pokok manusia.
3. Hewan yang mulai langka keberadaannya di tanah air Indonesia ini, antara lain harimau Sumatra, hmacam tutul Jawa, jalak Bali, buaya Sinyulong, orang utan, bekatan, anoa, maleo, dan terumbu karang.
4. Tumbuhan di Indonesia yang mulai langka, misalnya bunga Raffle- sia, kayu manis, rotan, mangrove, anggrek hitam, pohon kosambi, meranti, dan damar.
5. Makhluk hidup harus dijaga kelestariannya supaya tidak punah.
6. Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempu nyai fu ngsi pokok sebagai tempat penga wetan keanekaragaman tumbuhan dan hewan serta ekosistemnya.
7. Hutan konservasi terdiri atas kawasan hutan suka alam dan kawasan hutan pelestarian alam.
8. Kawasan suaka alam dibagi menjadi dua wilayah, yaitu cagar alam dan suka margasatwa.
9. Kawasan pelestarian alam dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu taman nasional, taman hutan raya, dan taman wisata alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *