Arsip Tag: Surat

Rangkuman SD5 Bahasa Indonesia


Membuat Tanggapan.

Tanggapan adalah pendapat ataupun reaksi seseorang setelah melihat,mendengar ataupun merasakan sesuatu. Tanggapan dapat berupa persetujuan, sanggahan, pertanyaan, atau pendapat. Semua tanggapan harus disampaikan dengan sopan. Dalam menanggapi suatu permasalahan harus disertai jalan keluar (solusi). 

Alasan adalah suatu hal yang diungkapkan untuk mengokohkan pendapat yang bersifat opini yg dipakai untuk menguatkan pendapat.
 
Saran sama dengan usulan, yakni menanggapi tindakan atau pendapat orang lain berupa usulan yang menurut pemberi saran adalah yang terbaik atau lebih baik dari sebelumnya.
Untuk memberikan pendapat yang terdapat pada sebuah permasalahan atau yang disampaikan oleh seseorang, kamu dapat menanyakannya dengan pertanyaan berikut.
 

1. Apa yang menjadi permasalahan?
2. Siapa yang menjadi pokok pembicaraan?
3. Di mana hal itu terjadi?
4. Kapan hal itu terjadi?
5. Mengapa hal itu terjadi?
6. Bagaimana penyelesaiannya?

 

Kamu harus bertanya jika ingin tahu. Misalnya, kamu bisa bertanya kepada narasumber. Narasumber adalah orang yang tahu di bidangnya. Saat bertanya tentu ada hal yang kamu tanggapi. Dalam  memberikan tanggapan, gunakan bahasa yang santun.

Pernah melakukan kegiatan pertanian? Pupuk apa yang kamu gunakan? Kimia atau organis? Pupuk kimia membawa akibat negatif bagi kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, gunakan pupuk buatan yaitu kompos dan kotoran hewan.

Pemakaian pestisida (obat pembunuh serangga) kimia secara terus-menerus dapat mematikan hewan tanah, seperti cacing dan jasad renik (hewan pengurai) penyubur tanah. Penyemprotan pestisida dapat juga mematikan serangga yang berguna, seperti serangga penyerbuk, yaitu kupu-kupu dan lebah.

Bagaimana tanggapanmu mengenai masalah ini? Ya, seharusnya dalam pertanian tidak perlu menggunakan pupuk kimia ataupun pestisida kimia. Hal ini akan merusak hewan-hewan yang bermanfaat untuk tanaman. Oleh karena itu, petani seharusnya menggunakan pupuk buatan
atau kompos. Sebagai pengganti pestisida kimia, kita dapat menggunakan pengendalian hayati

Apakah kamu pernah memberi saran? Saran yang baik sangat berguna. Jika menemukan sebuah masalah, kamu wajib memberi saran pemecahan. Hal ini penting. Misalnya, ada seorang teman yang suka memetik bunga milik orang lain.

Padahal, bunga itu dirawat dengan baik. Selain itu, tanaman untuk memperindah lingkungan. Apa yang kamu lakukan? Ya, berilah saran kepadanya. Sebaiknya, dia tidak melakukan perbuatan itu lagi. Bunga itu bukan milik temanmu. Jika dipetik, tanaman itu akan berkurang keindahannya. Selain itu, pemilik tanaman akan sedih bahkan marah.

Jika seorang teman berbuat kesalahan, sebagai teman yang baik kamu harus memberi saran. Hal ini dilakukan agar temanmu tidak mengulang kesalahan yang sama. Dalam memberikan saran, sebaiknya kamu menggunakan bahasa yang santun dan alasan yang masuk akal.

Perhatikan contoh berikut!
Temanmu membuang limbah cucian di sungai. Padahal di sungai itu banyak ikan. Apa yang harus kamu lakukan?
Saran: Aku akan mengingatkan agar temanku tidak membuang limbah di sungai. Ikan-ikan bisa mati. Aku akan berkata, “Maaf teman, sebaiknya kamu tidak membuang limbah di sungai. Lihat, sungai ini banyak ikan. Ikan-ikan ini bisa mati. Kalau ikan-ikan mati, kita tidak dapat mencari ikan di sungai ini.”

Kegiatan bertanya itu disebut wawancara. Orang yang kamu tanya disebut narasumber. Aku harus mendengarkan penjelasan narasumber dengan saksama. Jadi, aku dapat menanggapi penjelasan narasumber dengan memperhatikan santun berbahasa. 

Tanggapan dapat bermacam-macam. Tanggapan dapat berupa saran, usul, atau kritikan. Sebelum menanggapi sesuatu, aku harus menemukan masalahnya. Kemudian, aku memberikan saran.
Saran yang disampaikan harus menggunakan bahasa yang santun dan alasan yang masuk akal.

 

Menceritakan hasil pengamatan.

Kata Kunci: Menentukan objek pengamatan – Mencatat hal-hal penting – Menulis hasil pengamatan – menceritakan hasil pengamatan

1, Menentukan objek pengamatan : Sebelum melakukan pengamatan, kamu harus menentukan sesuatu yang akan kamu amati. Sesuatu yang akan diamati disebut objek pengamatan.

2, Mencatat hal-hal penting : Pada saat melakukan pengamatan, cobalah mencatat peristiwa atau perihal yang telah kamu tentukan. Hal yang kamu amati itu, misalnya, kepadatan lalu lintas di jalan raya dekat sekolahmu. Untuk itu kamu harus mencatat orang dan kendaraan yang lewat.

3, Menyunting laporan : Laporan yang baik menggunakan bahasa yang tidak berbelit-belit, efektif, dan struktur kalimat yang tepat. Dengan demikian, para pembaca lebih mudah mengetahui isi laporan. Struktur kalimat yang salah dalam laporan dapat diperbaiki. Memperbaiki kalimat dalam laporan merupakan kegiatan menyunting. Dengan kata lain, menyunting adalah kegiatan memeriksa dan memperbaiki naskah.

Menyunting dapat dilakukan dengan memperhatikan hal-hal berikut : 
a) Ketepatan penulisan huruf, kata, lambang bilangan, serta ketepatan penggunaan tanda baca.
b) Ketepatan penggunaan kata-kata untuk mengungkapkan suatu maksud sesuai situasi dan kondisi.
c) Keefektifan kalimat untuk mewakili gagasan atau perasaan penulis yang ingin disampaikan kepada pembaca.

Contoh :

Hasil pengamatan Taman Kota.

Hari, tanggal : Minggu, 15 Januari  2018.
Lokasi pengamatan : Taman Kota.
Pengamat : Amran dan Fitri.

Hasil pengamatan:
1) Daerah taman itu difungsikan kembali sebagai tempat berekreasi umum dan paru-paru kota.
2) Berbagai pembenahan dilaksanakan.
3) Air mancur yang berada di tengah taman yang selama ini mogok mulai dihidupkan kembali.
4) Tempat duduk diperbaiki dan dilengkapi dengan pohon pelindung.
5) Ketertiban di taman dilaksanakan secara ketat.
6) Kini taman telah difungsikan kembali.
7) Para pengunjung silih berganti mendatangi taman.

4, Menceritakan hasil pengamatan : Setelah dilengkapi hingga berbentuk seperti diatas kita dapat menceritakannya dengan runtut dan benar.

Tugas : Kamu dapat membentuk sebuah kelompok yang terdiri atas 3-5 orang. Bersama kelompokmu, cobalah untuk membuat sebuah laporan pengamatan kondisi perpustakaan, kantin atau tempat-tempat yang dirasa menarik di sekitar sekolahmu. Kemudian tunjukkan salah satu temanmu untuk menceritakan hasil pengamatannya di depan kelas.

 

Cerita Rakyat.

Ringkasan Materi Unsur-unsur Cerita Rakyat.

Cerita rakyat merupakan cerita kuno yang beredar di masyarakat. Dimana cerita tersebut mengisahkan tentang kejadian sesuatu atau asal usul sebuah tempat. Di masyarakat cerita rakyat lebih dikenal dengan nama dongeng. 

Ada beberapa jenis dongeng yang perlu anda ketahui, antara lain :

1, Fabel.
Fabel merupakan cerita rekaan yang isinya mengisahkan tentang binatang. Dimana tokoh binatang dalam cerita tersebut mampu berbuat dan berbicara seperti manusia. Di dalam masyaraka sekarang ini banyak kita temukan animasi kartun yang binatang yang bisa berbicara. Beberapa contoh fabel seperti : Si Kancil, Monyet dan Kura-kura, dan masih banyak lagi di tiap daerah yang memiliki cerita yang bertemakan binatang

2, Legenda.
Legenda adalah cerita rekaan yang dihubungkan dengan tempat terjadinya suatu tempat. Contoh : Terjadinya Rawa Pening, Terjadinya Gunung Tangkupan Perahu.

3, Sage.
Sage adalah cerita rekaan yang dihubungkan dengan sejarah. Contoh : Saur Sepuh.

4, Mite.
Mite adalah cerita rekaan yang dikaitkan dengan kepercayaan terhadap dewa-dewa dan roh.
contoh mite adalah cerita Nyai Roro Kidul

5, Parabel.
Parabel adalah cerita perumpamaan yang di dalamnya berisikan kiasan-kiasan yang bersifat mendidik.  Contoh cerita bawang merah dan bawang putih

Dalam cerita rakyat sudah pasti kita akan menemukan beberapa unsur di dalamnya. Adapun unsur-unsur cerita rakyat adalah sebagai berikut :

1, Tokoh.
Tokoh dalam cerita rakyat adalah para pemain atau pelaku dalam cerita. Tokoh dalam cerita rakyat memiliki sifat, tingkah laku yang berbeda satu sama lain.

2, Latar.
Latar marupakan tempat kejadian peristiwa. Latar dalam cerita rakyat sangat beragam. Latar dalam cerita rakyat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu : latar tempat, latar waktu dan latar suasana. Latar tempat misalnya : di desa, di hutan, di sungai, di pantai, di sawah dan tempat lainnya. Latar waktu misalnya : pagi hari, siang hari, sore hari atau malam hari. Latar suasana misalnya : menggembirakan, mencekam, menegangkan, mengerikan, menyedihkan, atau mengharukan.

3, Alur.
Alur merupakan jalannya cerita dimana memiliki hubungan sebab akibat.

4, Amanat.
Amanat merupakan pesan yang ingin disampaikan dari pengarang kepada pembaca. Pesan disini bisa berupa nasihat yang diperoleh oleh pembaca setelah membaca cerita tersebut

Demikian ringkasan singkat tentang jenis dan unsur cerita rakyat yang bisa kami sampaikan kali ini. Semoga ringkasan ini bisa menjadi referensi bagi guru kelas khususnya guru kelas5 sekolah dasar yang sedang dan akan mengajarkan materi cerita rakyat kepada siswa kelas 5.

 

Unsur-unsur dalam cerita rakyat antara lain :

  1. Latar
    Latar suatu cerita, dalam hal ini dongeng, dapat berupa latar tempat, latar waktu, maupun suasana.

    • Latar Tempat
      Latar tempat merupakan keterangan dalam cerita yang menjelaskan tempat terjadinya peristiwa dalam cerita.Contoh latar tempat dalam cerita misalnya di hutan, di sungai, di suatu kerajaan, di desa, atau di gunung.
    • Latar Waktu
      Latar waktu adalah waktu terjadinya peristiwa dalam dongeng, misalnya pagi hari, malam hari, saat matahari terbit, setahun yang lalu, atau beberapa tahun yang lalu.
    • latar Suasana
      Latar suasana merupakan penjelasan mengenai suasana saat peristiwa dalam dongeng terjadi.Contoh latar suasana misalnya suasana menyedihkan, menggembirakan, mendung, matahari bersinar terik, gelap gulita, atau angin bertiup sepoi-sepoi.
     
  2. Tema
    Tema atau topik adalah ide pokok yang mendasari penulisan cerita.
  3. Tokoh
    Tokoh adalah pelaku dalam cerita. Dalam dongeng tokoh dapat berupa manusia, tumbuhan, hewan, maupun benda-benda mati seperti sandal, sepatu, balon, dan sebagainya.
  4. Watak tokoh dalam dongeng
    Tokoh dalam dongeng memiliki sifat yang berbeda-beda, misalnya baik, jahat, pemalas, rajin, suka berbohong, jujur, licik, pemarah, sabar, atau pendendam. Tokoh yang sifatnya baik, biasa disebut tokoh protagonis, sedangkan tokoh yang sifatnya jahat, disebut tokoh antagonis.
  5. Amanat dalam dongeng
    Amanat merupakan pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca dalam dongeng. Pesan tersebut biasanya berupa nasehat atau perbuatan bijak yang seharusnya dilakukan.

 

Wawancara.

Wawancara adalah percakapan antara dua pihak yang ditujukan untuk mencari keterangan.

Persiapan sebelum Wawancara.
Persiapan sebelum wawancara, antara lain:

a) Membuat jadwal atau janji dengan narasumber, kapan dan di mana wawancara berlangsung.
b) Mempersiapkan garis besar hal-hal yang akan ditanyakan pada narasumber.
c) Mempersiapkan alat pencatat atau perekam yang berfungsi dengan baik.

Tahap-tahap Wawancara :
a, Tahap pembukaan :
1) Pewawancara memperkenalkan diri dengan menyebutkan asal sekolah.

2) Pewawancara mengemukakan maksud dan tujuan wawancara.

b. Tahap inti : Pewawancara mengajukan pertanyaan sesuai yang telah dirancang. Pertanyaan ini diajukan secara jelas, teratur dan sopan.

c. Tahap akhir :
1) Akhiri wawancara dengan kesan yang baik dan menyenangkan.

2) Pewawancara mengucapkan terima kasih dan berpamitan dengan sopan.
3) Saat berwawancara jangan lupa menulis biodata narasumber.

Cantumkan dalam laporan hasil wawancara kamu.
Misalnya:
Nama :
Usia :
Jenis Kelamin :
Pekerjaan :
Alamat :

Tips Berwawancara:

Basa-Basi!
Sebuah wawancara, tidak dapat dilaksanakan begitu saja. Kamu perlu berbasa-basi terlebih dahulu agar  narasumber yang kamu wawancarai tidak merasa canggung, karena banyak narasumber yang belum terbiasa berhadapan dengan mikrofon atau ucapannya direkam ke dalam kaset rekorder. Dalam kesempatan berbasa-basi itu, kamu dapat menanyakan namanya, bagaimana pengucapannya, dan dengan apa ia lebih suka dipanggil: Saudara, Mas/Mbak, Bapak/Ibu, Tante/Om, dan sebagainya.

 

Surat Undangan.

Surat undangan merupakan surat yang berisi permintaan untuk menghadiri suatu acara, seperti rapat, pengajian, pernikahan atau pesta ulang tahun.

Surat undangan dapat dibedakan menjadi dua , yaitu surat undangan resmi dan surat undangan tidak resmi. Surat undangan resmi merupakan jenis surat undangan yang dikirim oleh istansi atau lembaga kepada intansi lain atau seseorang. Surat undangan resmi sangat memperhatikan penggunaan bahasa, sehingga surat undangan resmi lebih banyak menggunakan bahasa baku. Surat undangan resmi juga disertakan dengan kop surat.

Kop surat merupakan identitas dari lembaga atau instansi pengirim surat. Kop surat undang resmi bisanya disertakan dengan logo dari instansi tersebut. Surat undangan resmi dalam setiap surat yang keluar selalu disertai dengan nomor surat sesuai dengan agenda surat pada instansi tersebut.

Di akhir penutup surat undangan resmi selalu disertai dengan cap dan tanda tangan dari kepala intansi terebut. Berikut ini contoh surat undangan resmi yang dapat membantu anda memahami surat undangan resmi.

Apa yang kami sajikan diatas adalah bentuk dari surat undangan resmi. Berikut ini keterangan nomor dalam surat tersebut :
– Kop surat/kepala surat.
– Tanggal penulisan surat.
– Nomor surat.
– Hal.
– Lampiran jika ada.
– Alamat yang dituju.
– Salam pembuka.
– Isi surat.
– Salam penutup.
– Nama wakil instansi atau lembaga yang mengundang.
– Tanda tangan.
– Nama terang wakil instansi yang mengundang.

Selanjutnya jenis surat undangan tidak resmi. Surat undangan tidak resmi lebih umum dikirim antar personal. Sifat surat ini tidak resmi sehingga bahasa yang digunakan dalam jenis surat ini juga tidak memperhatikan kaedah berbahasa. Karena sifatnya yang tidak resmi, memungkinkan bahasa yang digunakan lebih akrab dan tidak kaku.

Dalam surat undangan tidak resmi sedikit ada perbedaan antara surat tersebut. Surat tidak resmi tidak disertai dengan kop surat. Surat undangan tidak resmi juga tidak disertai dengan nomor surat. Karena bersifat antar perorangan yang tidak terlalu resmi jadi nomor surat tidak perlu dibuat. Berbeda dengan surat undangan resmi yang dikirim oleh intansi. Isi surat juga bersifat sangat kekeluargaan dan penuh dengan keakraban. Berikut ini susunan dari surat undangan tidak resmi :
– Alamat yang dituju.
– Salam pembuka.
– isi surat.
– Salam penutup.
– Nama terang penulis surat.

 

Puisi .

Pengertian Puisi : Puisi merupakan karya sastra yang menggunakan kata-kata indah dan kaya makna. Karya sastra yang singkat, padat, dan menggunakan bahasa yang indah. Singkat karena diungkapkan tidak panjang lebar seperti prosa. Padat, maksudnya puisi digarap dengan pilihan kata yang mengandung kekuatan rasa dan makna. Yakni dengan memilih kata yang mempunyai majas, lambang, rima, sajak dan ungkapan yang menarik. Jadi, puisi berbeda dengan bahasa keseharian.

Unsur-unsur puisi antara lain:
a) Tema, yaitu pokok persoalan yang akan diungkapkan oleh penyair. Tema ini tersirat dalam keseluruhan isi puisi.
b) Rasa, yaitu sikap penyair terhadap pokok persoalan yang terkandung di dalam puisi.
c) Nada, yaitu sikap penyair terhadap pembacaannya. Nada berkaitan erat dengan
tema dan rasa. Hal ini ditunjukkan dengan adanya sikap merayu, mengadu, mengkritik, dan sebagainya.
d) Amanat, yaitu pesan yang ingin disampaikan penyair dalam puisi itu.

Jenis-jenis Puisi : 
a) Jenis-jenis puisi berdasarkan bentuknya:
Puisi yang terkait aturan-aturan bait dan baris. Antara lain: pantun, syair, dan soneta. Dikenal juga puisi yang berbentuk distikon, terzina, kuatren, kuint, sektet, septima, dan oktaf.
Puisi bebas yaitu puisi yang tidak terikat oleh aturan-aturan bait, baris, maupun rima. Contoh: puisi karangan Chairil Anwar, Taufik Ismail, W.S. Rendra.

b. Jenis puisi berdasarkan zamannya:
1) Puisi lama : 
Puisi lama adalah puisi yang merupakan peninggalan sastra melayu lama. Puisi lama terdiri atas puisi asli dan puisi pengaruh asing. Contoh puisi asli masyarakat melayu adalah pantun dan contoh puisi asing pengaruh bahasa Arab adalah syair. Yang termasuk puisi lama adalah:
a) Pantun (puisi lama) : 
Pantun merupakan salah satu jenis karya sastra lama yang berbentuk puisi. Sebagaimana bentuk puisi lainnya, pantun mementingkan keindahan bahasa, pemadatan makna kata, serta bentuk penulisannya yang berbait-bait.
Ciri-ciri pantun:
1) Satu bait terdiri atas empat baris;
2) Baris pertama dan kedua merupakan sampiran, sedangkan baris ketiga dan keempat merupakan isi;
3) Setiap baris terdiri dari 8 sampai 12 suku kata;
4) Rima akhir berpola a-b-a-b.

b) Syair (puisi lama).
Syair termasuk dalam jenis puisi lama. Hampir sama dengan pantun, syair terikat akan aturan-aturan baku.
Ciri-cirinya adalah:
1) Setiap bait terdiri atas empat baris;
2) Setiap baris terdiri atas delapan sampai dua belas suku kata;
3) Syair tidak memiliki sampiran, semua barisnya merupakan isi;
4) Rima akhir berpola a-a-a-a.
c. Mantra, yaitu puisi yang mengandung kekuatan gaib.
d. Talibun, yaitu pantun yang tediri atas 6, 8 atau 10 baris.
e. Karmina (pantun kiat), yaitu pantun yang hanya terdiri atas 2 baris.

2, Puisi baru :
Puisi baru adalah puisi yang lahir pada tahun dua puluhan. Menurut bentuknya. puisi baru terdiri atas:
a) Distikon, sajak dua seuntai.
b) Terzina, sajak tiga seuntai.
c) Kuatren, sajak empat seuntai.
d) Kuint, sajak lima seuntai.
e) Sektet, sajak enam seuntai.
f) Septima, sajak tujuh seuntai.
g) Stanza, sajak delapan seuntai.
h) Soneta, sajak empat belas seuntai. Soneta adalah bentuk puisi yang berasal dari Italia. Masuknya soneta ke Indonesia dimulai sekitar zaman angkatan pujangga baru. Pelopor soneta adalah Moh. Yamin dan Rustam Effendi.

Ciri-ciri soneta adalah:
1) Terdiri dari 14 baris;
2) Terbagi atas dua kuatren (oktaf) dan dua terzina (sektet);
3) Oktaf sebagai sampiran dan sektet merupakan kesimpulannya.

c, Jenis puisi berdasarkan isinya:
1) Romansa, yaitu puisi yang berisi curahan cinta.
2) Elegi, yaitu puisi yang berisikan cerita sedih (dukacita).
3) Ode, yaitu puisi yang berisikan sanjungan kepada tokoh (pahlawan).
4) Himne, yaitu puisi yang berisikan doa dan pujian kepada Tuhan.
5) Epigram, yaitu puisi berisikan slogan, semboyan, untuk membangkitkan perjuangan dan semangat hidup.
6) Satire, yaitu puisi yang berisikan kisah atau cerita.

Membacakan Puisi.
Membaca puisi berbeda dengan membaca teks bacaan. Membaca puisi harus tahu lafal, jeda serta intonasi.
– Lafal : cara pengucapan bunyi.
– Jeda : hentian sebentar dalam ujaran.
– Intonasi : ketepatan penyajian tinggi rendah nada.
– Ekspresi : mimik wajah yang menunjukkan perasaan hati (senang, sedih, bahagia, marah).

Contoh Puisi : 

Ilmu – Karya : S. Nadrotul Ain.

Ilmu semua orang,
Memerlukanmu,
Aku belajar dengan tekun,
Untuk mendapatkanmu.

Buku adalah sumbermu,
Bagai makanan,
Yang kusantap setiap waktu.

Tanpamu ilmu,
Aku tak berguna,
Di dunia ini.

 

Pengertian Membaca Memindai

Apakah yang dimaksud dengan membaca memindai?

Membaca memindai adalah membaca selayang pandang untuk menemukan informasi yang kamu cari. Membaca memindai dilakukan ketika membaca buku berindeks, seperti kamus, buku telepon, atau eksiklopedi. 

Buku tersebut disusun secara alfabetis berdasarkan urutan abjad dan di dalamnya selalu terdapat indeks atau petunjuk agar pembaca dengan mudah menemukan informasi yang dicarinya.

Sebagai gambaran, apabila kamu membuka salah satu halaman kamus, kamu akan menemukan kata yang terletak pada sudut kiri atau kanan atas. Kata yang terletak pada sudut kiri atas merupakan kata pertama yang diuraikan pada halaman tersebut.

Kata yang terletak pada sudut kanan atas merupakan kata terakhir yang diuraikan pada halaman tersebut. Hal tersebut juga berlaku dalam mencari informasi pada buku telepon dan buku lain yang berindeks.

Tujuan Membaca Memindai

Dalam kehidupan sehari-hari, teknik membaca memindai digunakan dengan tujuan, antara lain menemukan topik tertentu, memilih acara tertentu, menemukan kata dalam kamus, mencari nomor telepon dalam buku petunjuk telepon, dan mencari entri pada indeks.

Langkah-langkah dan Cara Membaca Memindai Ensiklopedia atau Buku Telepon

Secara umum, Cara membaca Memindai adalah cara membaca secara cepat dari atas halaman hingga kebawah tanpa memperhatikan makna kalimat yang terkandung dalam baris-baris atau paragraf tersebut. Yang penting tujuannya tercapai yaitu mencari kata atau penggalan kata kalam satu tulisan yang panjang.

Cara kerja cara membaca memindai ini mirip jika kita menggunakan perintah “find” di komputer. Cara kerja membaca memindai ini dilakukan dengan cara membaca dari atas tetapi pusat pandangan tidak boleh berpindah-pindah dari kiri kekanan. Tetapi usahakan selalu terpusat ditengah-tengah bagian atas.

Dengan melebarkan sudut pandangan kita maka kita akan dapat melihat semua kata dihalaman mulai dari kiri sampai yang paling kanan. Sehingga kita dapat membaca sekaligus seluruh kalimat dalam waktu kira-kira seperempat detik dalam satu baris.

Artinya kita akan dapat membaca empat bari dalam satu detik atau mungkin kurang dari satu detik. Kita tentukan apa kata yang hendak kita cari dari buku tersebut, dan kita mulai membaca seperti yang diterangkan diatas mulai dari baris yang paling atas sampai yang paling bawah mencari kata yang telah ditentukan.

Setelah bertemu dengan kata yang dicari maka ditandai. Kalau perlu catat no halamannya dan paragraf keberapa ini penting untuk mencari ulang, kita akan dengan mudah dapat menemukan kata yang dimaksud.

Cara kerja Membaca Memindai

  1. Anda harus tahu apa yang anda cari. Tetapkan dulu satu kata atau penggalan kata yang menjadi kata kunci.
  2. Cari dihalaman mana anda dapat menemukan kata kunci tersebut, pergunakan indeks, yang ada dihalaman lampiran belakang buku.
  3. Persempit wilayah pencarian jika tidak ada indeks, maupun ada indeks dibuku, dengan cara membaca didaftar isi. Jika anda menemukan nomor halaman di daftar indeks, periksa ulang nomor halaman tersebut di halaman daftar isi, ketahui pada Judul Bab dan Sub Judul apa nomor halaman itu berada. Perkirakan apakah sesuai kata kunci dan pemikiran yang kita cari dibawah Judul atau Sub Judul tersebut?
  4. Baca Pindai halaman yang di temukan dan apabila ditemukan kata kunci yang dimaksud, baca satu kalimat tempat kata kunci tersebut berada.

 

Langkah-langkah Cara Membaca Memindai Kamus

Kamus merupakan buku yang memuat perbendaharaan kata dan makna suatu bahasa tertentu yang idealnya tidak terbatas jumlahnya. Untuk mempercepat menemukan kata yang dicari, terlebih dahulu pembaca harus mempelajari kamus tersebut.

Beberapa tahapan yang dapat dilakukan untuk mencari kata dan maknanya dalam kamus dengan teknik membaca memindai adalah sebagai berikut.

  1. Menentukan kata yang akan dicari maknanya.
  2. Mencari kata tersebut dengan langsung membuka halaman pertama yang mengandung huruf awal dari kata yang dicari. Misalnya, mencari makna kata silogisme. Pembaca langsung membuka halaman pertama yang berhuruf awal s. Untuk memudahkannya, pembaca dapat memanfaatkan pembatas huruf yang ada pada kamus. Setelah itu, pembaca memindai halaman tersebut ke halaman berikutnya sampai menemukan kata silogisme.
  3. Setelah menemukan, lalu membaca dengan teliti makna kata tersebut.

Dalam membaca kamus, pembaca perlu memerhatikan petunjuk berikut.

  1. Memerhatikan ejaan kata tersebut dengan saksama.
  2. Memerhatikan cara pengucapan, panjang pendeknya, dan tekanannya.
  3. Memerhatikan asal usul katanya, biasanya ditulis dalam kurung.
  4. Tidak cepat memilih suatu makna kata karena satu kata kadang mempunyai makna lebih dari satu dan diperinci dengan angka 1, 2, 3.
  5. Memerhatikan contoh kalimat yang dapat memperjelas makna kata yang dicari.
  6. Untuk dapat cepat menemukan makna kata yang dicari, hendaknya memerhatikan petunjuk yang ada pada setiap halaman.

SD5 Tema 7-3-1 Peristiwa Kehidupan – Peristiwa Mengisi Kemerdekaan

 

SD Kelas 5 Tema 7 Peristiwa Kehidupan –
Sub Tema 3 : Peristiwa Mengisi Kemerdekaan.

Pembelajaran 1.

 

 

Tampak gambar : proses belajar mengajar aktif di dalam kelas; gambar pembangunan gedung-gedung; gambar menjadi juara dalam bidang olahraga; gambar belajar gamelan untuk meningkatkan budaya Indonesia.

Banyak peristiwa yang terjadi di dalam kehidupan kita. Ada peristiwa-peristiwa yang dianggap penting dan patut dirayakan bersama orang lain. Untuk itu, diperlukan sebuah surat undangan untuk merayakannya bersama orang lain.

Hari menjelang sore. Ayah Beni mengajak Beni pulang dari kebun cengkih Pak Rudi. Ayah Beni akan menghadiri undangan pertemuan warga. Pertemuan warga tersebut sangat penting karena akan membahas pembangunan jalan dusun.
Ayah : “Beni, ayo, kita pamit pulang ke Pak Rudi.”
Beni : “Kenapa kita harus buru-buru pulang, Yah? Beni masih betah di sini.”
Ayah : “Ayah ada undangan ke pertemuan warga. Ini surat undangannya.”
Beni : ”Baik, Ayah. Nanti Ayah harus jelaskan tentang surat undangan, ya!”

Surat Undangan.

Surat undangan merupakan surat yang berisi pemberitahuan dan permintaan kesediaan seseorang untuk menghadiri suatu acara atau kegiatan. Kalimat yang digunakan dalam undangan haruslah efektif, yaitu singkat, padat, dan jelas. Tujuannya agar orang yang membacanya dapat segera mengerti isinya.

Surat undangan dibedakan atas 3 jenis, yaitu sebagai berikut.

1, Undangan resmi.
Undangan yang mengatasnamakan sebuah instansi atau organisasi dan kedinasan. Biasanya dipergunakan untuk kepentingan kedinasan.

2, Undangan setengah resmi.
Undangan yang mengatasnamakan perorangan yang ditujukan ke perorangan maupun instansi atau organisasi.

3, Undangan tidak resmi.
Undangan yang mengatasnamakan perorangan yang ditujukan kepada perorangan untuk kepentingan perorangan, seperti undangan ulang tahun, undangan perayaan kelahiran.

Kamu telah mengatahui jenis-jenis surat. Setiap jenis surat memuat bagian- bagian surat. Secara umum, inilah gambaran bagian-bagian yang ada dalam suatu surat.

Bagian dari Udangan :
– Kepala Surat.
– Nama dan Alamat Tujuan.
– Pembuka Surat.
– Isi Surat.
– Penutup Surat.
– Tempat dan Tanggal Surat.
– Pembuat Surat.

Pernahkah kamu melihat surat undangan yang diterima ayah atau ibumu? Dapatkah kamu menentukan bagian-bagian di dalamnya?
Perhatikan beberapa contoh surat undangan berikut, lalu lakukanlah petunjuk kegiatannya.
1.Tandai dengan warna merah untuk contoh undangan resmi.
2.Tandai dengan warna kuning untuk contoh undangan setengah resmi.
3.Tandai dengan warna biru untuk contoh tidak undangan resmi.


Persamaan Undangan Resmi, setengah resmi, dan tidak resmi : Semua undangan mencantumkan siapa yang diundang, kapan, di mana, acaranya apa, dan siapa yang mengundang.

Undangan Resmi : biasanya berbentuk polos dan hiasan, pada kertas kop instansi, disertai Nomer surat, tulisan font resmi, ditanda tangani dan ada stempel instansi.

Undangan setengah Resmi : berbentuk polos, belum ada kop, tanpa stempel, font resmi, tidak ada nomor surat.

Undangan tidak resmi : bentuk variatif, dan penuh dengan hiasan, warna-warni, tanpa kop, tanpa stempel, tidak ada nomor surat.

Undangan yang diterima ayah Beni terbuat dari kertas. Kertas merupakan benda yang mudah terbakar. Tahukah kamu bahwa pada peristiwa pembakaran, terjadi perubahan bentuk benda karena kalor, tetapi tidak mengubah wujud benda? Kertas yang merupakan benda padat dibakar dengan api (panas) dan berubah menjadi abu yang juga masih benda padat, hanya berubah bentuknya.
Perubahan wujud benda terjadi di sekitar kita. Salah satu perubahan wujud yang mungkin tidak kamu sadari adalah penyubliman. Pernahkah kamu mengamati kapur barus yang diletakkan ibu di dalam lemari untuk melindungi pakaian dari ngengat? Kapur barus di lemari pakaianmu dalam beberapa hari akan mengecil dan meng- hilang dari lemari pakaianmu. Apakah yang sebenarnya terjadi? Mengapa kapur barus itu seperti menghilang dari lemari?

Kapur barus merupakan benda padat, yang dalam waktu tertentu berubah wujud menjadi gas. Kapur barus mengalami penyubliman. Menyublim adalah peristiwa berubahnya wujud benda dari padat ke gas. Dapatkah kamu menemukan contoh penyubliman lain di dalam kehidupan sehari-hari?
Untuk menunjukkan proses penyubliman, lakukan percobaan berikut.

PERCOBAAN – Mengamati perubahan wujud benda.

Alat dan Bahan
•4 buah batu bata untuk membuat tungku sederhana,
•1 buah lilin,
•1 buah kaleng bekas susu,
•5 butir kapur barus ukuran kecil,
•1/5 bagian kaleng pasir kering,
•Piring aluminium,
•Es batu.

Cara Kerja :
1, Tumpuk batu bata menjadi dua tingkat untuk dijadikan tungku sederhana.
2, Letakkan lilin di tengah tungku, lalu nyalakan lilin.
3, Isi kaleng bekas susu dengan pasir, lalu masukkan kapur barus.
4, Letakkan kaleng bekas susu tersebut di atas tungku.
5, Letakkan piring aluminium di atas kaleng susu, lalu letakkan beberapa butir es batu.
6, Diamkan selama sepuluh menit.

Pengamatan :
Amatilah perubahan yang terjadi pada kapur barus setelah sepuluh menit. Angkatlah piring alumunium dari atas kaleng. Lalu, perhatikanlah apa yang terjadi pada dasar piring.
Setelah melakukan pengamatan pada kegiatan di atas, dapatkah kamu menjelaskan kesimpulanmu?

Perubahan wujud benda terjadi di sekitar kita tanpa kita sadari. Perubahan wujud benda merupakan satu perubahan alami karena fenomena alam yang terjadi di sekeliling kita. Dalam kehidupan bermasyarakat, perubahan juga terjadi. Perubahan itu dapat berupa perubahan fisik maupun perubahan perilaku masyarakat. Perubahan secara fisik merupakan perubahan yang dapat dengan mudah dilihat, misalnya perubahan kenampakan suatu wilayah karena pembangunan gedung-gedung prasarana, dan juga jalan-jalan.

Usaha dan kegiatan pembangunan di negara kita sudah dilakukan sejak negara merdeka oleh pemerintah hingga sekarang. Pembangunan nasional Indonesia merupakan pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Artinya, pembangunan semua aspek dan bidang kehidupan, tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga manusia Indonesia seutuhnya.

Pembangunan tidak dapat dilakukan jika kita belum merdeka dan berdaulat sebagai sebuah negara dan bangsa yang diakui dunia. Oleh karena kita sudah merdeka, ada banyak kegiatan pembangunan yang perlu dilakukan untuk mengisi kemerdekaan ini.

Judul Bacaan : Kegiatan Mengisi Kemerdekaan Negara Indonesia.

Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia didapatkan dengan cara yang tidak mudah dan tidak murah. Bertahun-tahun para pemimpin bangsa ini berupaya dengan berbagai macam cara untuk melepaskan diri dari penjajahan bangsa lain. Ribuan nyawa manusia juga telah melayang dalam upaya ini.

Kini, Indonesia telah merdeka dan berdaulat. Namun, banyak hal yang harus dilakukan untuk mengisinya dalam rangka pembangunan bangsa Indonesia yang seutuhnya seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa ini. Generasi penerus bangsa harus mengupayakan agar pembangunan manusia seutuhnya ini dapat dilakukan terus-menerus dengan berbagai cara.

Cara-cara yang dapat dilakukan antara lain adalah mencintai dan bangga menjadi bangsa Indonesia. Hal ini dapat dimulai dengan memahami dan mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila sebagai dasar negara dan mengenal budaya bangsa sendiri. Rasa cinta tanah air dan bangsa dapat dipupuk dan dilakukan dengan kegiatan-kegiatan sederhana, seperti mengunjungi berbagai daerah di Indonesia dan mengenal cara hidup dan nilai-nilai masyarakatnya.

Selain itu, kemerdekaan harus diisi dengan membangun kualitas manusia Indonesia. Para pemuda hendaknya dapat menggunakan masa kemerdekaan bangsa dengan menuntut ilmu setinggi-tingginya dan berkarya untuk membangun negara sendiri. Berbagai ilmu dan teknologi hendaknya dikuasai untuk memajukan kehidupan berbangsa dan bernegara dan untuk menuju masyarakat Indonesia yang sejahtera.

Sumber: diolah dari berbagai sumber.

Berdasarkan bacaan di atas, temukan kosakata baku dan tidak baku. Kemudian, carilah arti katanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia, bertanya kepada Guru, atau berdiskusi dengan teman lainnya.
Perhatikan cara-cara menggunakan kamus
1.Pilihlah sebuah kata dari daftar kosakata barumu. Misalnya pembangunan.
2.Bukalah kamusmu, carilah daftar kata-kata yang dimulai dengan huruf awal “p”. Ingat, setiap kata pada kamus selalu diurutkan berdasarkan urutan abjad.
3.Dalam daftar kata yang berhuruf awal “p” itu, carilah daftar kata yang dimulai dengan “pe”.
4.Carilah daftar kata yang dimulai dengan “pem”. Kata tebal akan kamu temukan di antara kata-kata itu. Selamat mencari.

 

Amati gambar-gambar berikut yang menunjukkan kegiatan pembangunan! Pembangunan sarana dan prasarana di berbagai bidang berikut dilakukan untuk menunjang kegiatan masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan manusia guna mencapai kesejahteraan.

Tampak pada gambar proyek pembangunan jalan, pembangunan jembatan, pembangunan pasar, pembangunan sekolah, pembangunan Tempat ibadah. Semua biayanya berasal dari Pajak yang kita setor ke negara.

Pernahkah kamu melihat kegiatan pembangunan yang ada di lingkungan sekolah dan tempat tinggalmu? Apakah yang kamu rasakan? Bagaimana masyarakat sekitarmu menanggapi pembangunan tersebut?
Di masyarakat, terdapat kegiatan-kegiatan yang mendukung pembangunan nasional. Ada juga, kegiatan yang tidak mendukung kegiatan pembangunan nasional, baik pembangunan fisik maupun nonfisik.
Bersama teman-temanmu, carilah informasi mengenai permasalahan berikut : 
•Faktor pendukung pembangunan nasional.
•Faktor penghambat pembangunan nasional.

Informasi dapat kamu peroleh dengan melakukan kegiatan-kegiatan berikut.
1.Studi pustaka: mencari informasi melalui buku, surat kabar, majalah, atau artikel di internet.
2.Diskusi: bisa dilakukan dalam diskusi kelompok kecil maupun diskusi kelas.
3.Wawancara: melakukan wawancara kepada orang yang memiliki pengetahuan seperti guru atau sejarawan.
Setelah informasi kamu dapatkan, tuliskan hasilnya pada kolom berikut.

A, Faktor Pendukung Pembangunan Nasional.

1) Kemerdekaan dan kedaulatan bangsa,

Untuk terselenggaranya pembangunan ekonomi bangsa Indonesia, modal yang dipandang sangat penting adalah modal yang mencerminkan harga diri dan martabat bangsa yang merupakan motivasi kuat untuk bertekad memperbaiki nasib dengan mengandalkan kekuatan sendiri.

2) Posisi geografik negara

Indonesia yang berada di daerah tropis kaya akan sumber daya alam; demikian juga Indonesia sebagai persimpangan antara Asia dan Australia sangat mendukung dalam lalulintas perekonomian dunia.

3) Penduduk.

Jumlah penduduk yang besar merupakan keunggulan yang luar biasa menguntungkan bagi bangsa Indonesia. Bila potensi ini dapat didayagunakan dan ditingkatkan terutama kualitas fisik dan mental intelektualnya, maka selain merupakan sumber tenaga kerja yang besar serta menjadi konsumen bagi pasaran industri nasioanl, juga dapat menjadi modal utama Indonesia dalam menghadapi persaingan global di dunia internasional.

4) Kekayaan alam

Keberhasilan pembangunan ekonomi yang telah dicapai oleh Indonesia selama ini tidak terlepas dari dukungan sumber daya alam yang dimiliki, yang menjadi modal dasar pembangunan ekonomi nasional.

5) Faktor rohaniah dan mental

Keimanan dan ketaqwaa terhadap Tuhan YME serta diterimanya Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan merupakan faktor pendukung bisa terlaksanya pembangunan ekonomi.

6) Globalisasi ekonomi,

Tata pergaulan dunia yang melahirkan globalisasi di berbagai bidang terutama di bidang informasi dan ekonomi memberikan peluang untuk mengenali dan memanfaatkan budaya ekonomi bangsa lain dan membuka jalan masuk keluarnya produk dalam dan luar negeri yang akan bersaing dalam pasar internasional.

7) Kepercayaan kreditur luar negeri,

Keberhasilan pembangunan ekonomi bangsa Indonesia menambah kepercayaan kreditur luar negeri.

8) Situasi politik nasional yang stabil,

Hal ini merupakan kesadaran bahwa dalam keadaan situasi politik yang stabil pembangunan di segala bidang bisa diselenggarakan.

B, Faktor Penghambat Pembangunan Nasional.

Pelaksanaan pembangunan nasional tidak berjalan mulus seperti yang dikehendaki tetapi pelaksanaannya banyak dihadapkan pada berbagai masalah yang merupakan penghambat pembangunan nasional. Faktor-faktor penghambat tersebut adalah :

1) Gejolak SARA (Suku, Agama, Ras).

Adanya perbedaan suku, ras dan agama, dapat dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menimbulkan gejolak sara yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan Indonesia.

2) Produktivitas penduduk yang rendah

Masih tertinggalnya Indonesia di bidang produktivitas yang masih rendah serta tingkat pertumbuhan penduduk masih cukup tinggi membuat sumber daya manusia Indonesia saat ini lebih cenderung menjadi beban yang menghambat laju pertumbuhan Indonesia.

3) Kesenjangan sosial.

Kesenjangan pemerataan pendapatan, kesempatan kerja (pengangguran), pelayanan kesehatan, kesenjangan pembangunan antar daerah dapat menyebabkan kecemburuan sosial.

4) Kekurangan modal dan teknologi.

Kekurangan modal mengakibatkan terjadinya banyak pengangguran dan pertumbuhan teknologi yang lambat akan memperlambat pula seluruh aktivitas kegiatan.

5) Persaingan dan proteksi negara lain. 

Di bidang perdagangan; persaingan semakin ketat terhadap komoditas ekspor serta tindakan proteksi Negara lain merupakan hambatan pengembangan ekspor Indonesia.

6) Tingkat pendidikan bangsa Indonesia.

Tingkat pendidikan bangsa Indonesia kebanyakan masih rendah serta masih banyak ditemui penduduk yang buta aksara.

Ayo Renungkan !.

Undangan adalah surat ajakan dari seseorang untuk menghadiri suatu acara. Jadi, kehadiran orang-orang yang mendapat undangan sangatlah diharapkan oleh pihak yang mengundang.
Apa yang kamu lakukan seandainya kamu mendapat undangan? Kamu abaikan isi undangan tersebut ataukah kamu baca isi undangan tersebut? Kamu akan datang tepat waktu sesuai waktu yang dicantumkan dalam undangan, terlambat, ataukah justru tidak datang?

Mintalah bantuan kepada orang tuamu atau dengan anggota keluarga lain yang sudah dewasa. Lakukan percobaan untuk membuktikan peristiwa menyublim. Tentukan sendiri jenis percobaannya dan laporkan hasilnya.