Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 24416 | 11 Mar 2026
Klinis : Raka adalah anak laki-laki berusia 7 tahun yang didiagnosis dengan Cerebral Palsy Spastik Diplegia, la lahir prematur pada usia kehamilan 30 minggu dengan berat badan lahir rendah (1,4 kg). Saat lahir, ia mengalami asfiksia dan dirawat di NICU selama dua minggu. Orang tuanya mulai menyadari keterlambatan perkembangannya sejak usia 6 bulan, di mana Raka belum bisa berguling sendiri. Saat ini, Raka hanya bisa berjalan dengan bantuan walker dan mengalami kesulitan dalam berbicara serta mengendalikan gerakan tangan. Orang tua Raka merasa cemas dengan masa depan anak mereka, terutama terkait kemampuannya untuk mandiri. Mereka juga mengalami kesulitan dalam mengatur pola makan dan perawatan sehari-hari. Saat ini, Raka menjalani terapi fisik dan wicara secara rutin di klinik rehabilitasi. Riwayat imunisasi Ibu mengatakan anaknya sudah imunisasi lengkap. Hasil observasi TTV: kesadaran: Compos Mentis, suhu: 36.3°C, nadi:106x/menit, RR:48x/menit, panjang/tinggi badan: 110 cm, Berat Badan: 15 Kg.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Ketidakefektifan Perawatan Diri: Mandi/Higiene, Berpakaian, Makan, Toileting
Kode SDKI: 00098
Deskripsi Singkat: Risiko ketidakmampuan untuk melaksanakan atau menyelesaikan aktivitas mandi/higiene, berpakaian, makan, dan toileting secara mandiri untuk diri sendiri.
Kode SLKI: 1610
Deskripsi : Perawatan Diri: Mandi/Higiene, Berpakaian, Makan, Toileting. Deskripsi: Pasien mampu melakukan aktivitas perawatan diri secara mandiri atau dengan bantuan yang sesuai. Kriteria hasil: 1. Menyatakan kemampuan dan kemauan untuk melakukan perawatan diri. 2. Mendemonstrasikan kemampuan dalam melakukan aktivitas mandi/higiene (misal: membersihkan tubuh, menyikat gigi). 3. Mendemonstrasikan kemampuan dalam berpakaian (misal: memilih pakaian, mengenakan dan melepas pakaian). 4. Mendemonstrasikan kemampuan dalam makan (misal: memegang sendok, mengunyah, menelan). 5. Mendemonstrasikan kemampuan dalam toileting (misal: menyatakan keinginan BAB/BAK, menggunakan toilet/pispot, membersihkan diri). 6. Menggunakan alat bantu sesuai kebutuhan (misal: walker, sendok adaptif). 7. Keluarga mendemonstrasikan keterampilan dalam membantu pasien melakukan perawatan diri.
Kode SIKI: 1610A, 1610B, 1610C, 1610D, 1610E, 1610F, 1610G, 1610H, 1610I, 1610J, 1610K, 1610L, 1610M, 1610N, 1610O, 1610P, 1610Q, 1610R, 1610S, 1610T, 1610U, 1610V, 1610W, 1610X, 1610Y, 1610Z
Deskripsi : Intervensi keperawatan untuk meningkatkan kemampuan perawatan diri. Ini mencakup: (1610A) Kaji faktor-faktor yang menghambat kemandirian perawatan diri; (1610B) Fasilitasi partisipasi pasien dalam perawatan diri sesuai kemampuan; (1610C) Bantu pasien dalam aktivitas perawatan diri yang tidak dapat dilakukannya; (1610D) Ajarkan teknik dan metode untuk meningkatkan kemandirian (seperti urutan kegiatan, konservasi energi); (1610E) Berikan pujian atas usaha dan pencapaian pasien; (1610F) Libatkan keluarga dalam proses perawatan diri; (1610G) Ajarkan keluarga cara membantu dengan tepat; (1610H) Rujuk ke terapis okupasi/fisik untuk pelatihan ADL (Activities of Daily Living); (1610I) Modifikasi lingkungan untuk mendukung kemandirian (misal: pegangan di kamar mandi, kursi toilet yang ditinggikan); (1610J) Rekomendasikan alat bantu adaptif (sendok berpengangan tebal, piring penghalang, baju dengan velcro); (1610K) Bantu dalam memilih pakaian yang mudah dipakai; (1610L) Bantu dalam aktivitas mandi dengan memperhatikan keamanan; (1610M) Bantu dalam persiapan dan proses makan, perhatikan kesulitan mengunyah dan menelan; (1610N) Bantu dalam toileting sesuai jadwal/kebutuhan; (1610O) Pantau dan dokumentasi kemajuan kemampuan perawatan diri; dan intervensi pendukung lainnya hingga (1610Z). Fokusnya adalah pada pemberian bantuan yang tepat untuk mendorong kemandirian maksimal sesuai kondisi Cerebral Palsy Raka, serta memberdayakan orang tua dalam memberikan asisten yang efektif.
Kondisi: Hambatan Mobilitas Fisik
Kode SDKI: 00085
Deskripsi Singkat: Keterbatasan dalam pergerakan fisik mandiri yang disengaja.
Kode SLKI: 0208
Deskripsi : Mobilitas. Deskripsi: Kemampuan untuk bergerak secara mandiri dan aman. Kriteria hasil: 1. Mendemonstrasikan penggunaan alat bantu mobilitas (walker) dengan benar dan aman. 2. Mempertahankan atau meningkatkan kekuatan dan rentang gerak sendi. 3. Melakukan latihan pergerakan sesuai program terapi. 4. Menunjukkan posisi tubuh yang baik (alignment). 5. Tidak mengalami kontraktur atau komplikasi imobilisasi. 6. Keluarga mendemonstrasikan kemampuan dalam membantu dan memfasilitasi mobilitas pasien. 7. Lingkungan rumah dimodifikasi untuk mendukung mobilitas yang aman.
Kode SIKI: 0208A, 0208B, 0208C, 0208D, 0208E, 0208F, 0208G, 0208H, 0208I, 0208J, 0208K, 0208L, 0208M, 0208N, 0208O, 0208P, 0208Q, 0208R, 0208S, 0208T, 0208U, 0208V, 0208W, 0208X, 0208Y, 0208Z
Deskripsi : Intervensi untuk meningkatkan mobilitas dan mencegah komplikasi. Meliputi: (0208A) Kaji tingkat ketergantungan dan kemampuan mobilitas; (0208B) Bantu latihan rentang gerak (ROM) aktif/pasif; (0208C) Ajarkan dan bantu latihan penguatan otot; (0208D) Bantu dalam reposisi dan perubahan posisi secara teratur; (0208E) Ajarkan dan bantu penggunaan alat bantu mobilitas (walker) dengan aman; (0208F) Fasilitasi partisipasi dalam terapi fisik; (0208G) Monitor dan kelola nyeri jika ada; (0208H) Ajarkan teknik konservasi energi; (0208I) Anjurkan aktivitas sesuai toleransi; (0208J) Lindungi dari cedera (jatuh); (0208K) Modifikasi lingkungan untuk aksesibilitas; (0208L) Libatkan keluarga dalam program mobilisasi; (0208M) Ajarkan keluarga teknik bantuan mobilitas dan ROM; (0208N) Pantau tanda-tanda komplikasi imobilisasi; (0208O) Kolaborasi dengan fisioterapis untuk program latihan; (0208P) Berikan pujian dan motivasi; dan intervensi lainnya hingga (0208Z). Tujuannya adalah memaksimalkan potensi pergerakan Raka, mencegah kontraktur, dan mendukung partisipasinya dalam aktivitas sesuai usia.
Kondisi: Kecemasan (Pada Orang Tua)
Kode SDKI: 00146
Deskripsi Singkat: Perasaan tidak nyaman yang samar-samar atau takut disertai respons otonom (sumbernya sering tidak spesifik atau tidak diketahui oleh individu); perasaan khawatir karena antisipasi bahaya. Merupakan sinyal peringatan akan adanya ancaman.
Kode SLKI: 1402
Deskripsi : Kontrol Kecemasan. Deskripsi: Kemampuan untuk mengurangi atau menghilangkan perasaan cemas. Kriteria hasil (untuk orang tua): 1. Mengidentifikasi dan mengungkapkan perasaan cemas. 2. Mengidentifikasi faktor penyebab dan pencetus kecemasan. 3. Mendemonstrasikan strategi koping untuk mengurangi kecemasan. 4. Menggunakan sumber dukungan sosial yang tersedia. 5. Melaporkan penurunan gejala kecemasan (fisik dan emosional). 6. Menunjukkan perilaku yang tenang dan adaptif dalam merawat anak.
Kode SIKI: 1402A, 1402B, 1402C, 1402D, 1402E, 1402F, 1402G, 1402H, 1402I, 1402J, 1402K, 1402L, 1402M, 1402N, 1402O, 1402P, 1402Q, 1402R, 1402S, 1402T, 1402U, 1402V, 1402W, 1402X, 1402Y, 1402Z
Deskripsi : Intervensi untuk mengurangi kecemasan orang tua. Meliputi: (1402A) Kaji tingkat, gejala, dan pemicu kecemasan; (1402B) Dengarkan dengan penuh perhatian dan empati; (1402C) Berikan informasi akurat tentang Cerebral Palsy, prognosis, dan penatalaksanaannya; (1402D) Jelaskan peran dan perkembangan Raka secara realistis; (1402E) Bantu orang tua mengidentifikasi kekuatan dan sumber daya mereka; (1402F) Ajarkan teknik relaksasi sederhana (napas dalam); (1402G) Anjurkan untuk membagi tugas perawatan dan luangkan waktu untuk diri sendiri; (1402H) Fasilitasi koneksi dengan kelompok dukungan (support group) orang tua dengan anak kebutuhan khusus; (1402I) Rujuk ke konseling atau psikolog jika diperlukan; (1402J) Bantu dalam mengakses layanan dan hak anak (pendidikan inklusif, bantuan sosial); (1402K) Libatkan orang tua dalam perencanaan perawatan; (1402L) Berikan reinforcement positif atas peran pengasuhan mereka; (1402M) Bantu mengembangkan rutinitas perawatan yang terstruktur untuk mengurangi perasaan kewalahan; dan intervensi pendukung lainnya hingga (1402Z). Fokusnya adalah meningkatkan kapasitas koping orang tua sehingga mereka dapat memberikan dukungan optimal bagi Raka.
Kondisi: Risiko Ketidakefekt
Article No. 24417 | 11 Mar 2026
Klinis : waham
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Waham
Kode SDKI: 10000195
Deskripsi Singkat: Persepsi sensorik yang salah terhadap rangsangan nyata yang melibatkan salah satu dari panca indera (penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, atau perabaan).
Kode SLKI: 4301
Deskripsi : Perilaku waham menurun. Kriteria Hasil: 1) Mengungkapkan tidak ada atau penurunan intensitas waham. 2) Mengungkapkan tidak ada atau penurunan frekuensi waham. 3) Mengungkapkan tidak ada atau penurunan durasi waham. 4) Mengungkapkan tidak ada atau penurunan keyakinan terhadap waham. 5) Mengungkapkan tidak ada atau penurunan distress akibat waham. 6) Mengungkapkan tidak ada atau penurunan gangguan fungsi akibat waham. 7) Mengidentifikasi pemicu waham. 8) Menggunakan strategi koping untuk mengelola waham.
Kode SIKI: 4234
Deskripsi : Manajemen Waham. Tindakan Keperawatan: 1) Kaji pengalaman persepsi sensori klien (isi, frekuensi, intensitas, durasi, keyakinan, distress, dan gangguan fungsi). 2) Terima pengalaman klien tanpa menyetujui atau membenarkan isi waham. 3) Hindari berdebat atau menantang keyakinan waham klien. 4) Fokuskan interaksi pada perasaan yang dialami klien, bukan pada isi waham. 5) Bantu klien mengidentifikasi situasi atau perasaan yang memicu munculnya waham. 6) Ajarkan dan latih klien menggunakan teknik distraksi (misalnya, mendengarkan musik, melakukan aktivitas fisik, mengobrol) saat waham muncul. 7) Bantu klien menguji validitas keyakinan wahamnya dengan reality testing yang lembut dan obyektif. 8) Berikan penguatan positif ketika klien dapat membedakan antara pengalaman waham dan realita. 9) Kolaborasi dengan tim kesehatan jiwa untuk terapi modalitas seperti terapi kognitif perilaku (CBT) atau terapi lainnya. 10) Monitor efek terapi farmakologis (antipsikotik) dalam mengurangi gejala waham. 11) Ciptakan lingkungan yang rendah stres dan terstruktur. 12) Libatkan keluarga dalam memberikan dukungan dan memahami cara merespons klien dengan waham.
Article No. 24418 | 11 Mar 2026
Klinis : lemah anggota gerak kiri TelaahYang dialami sejak semalam, sekitar jam 6 sore, bicara celat +, sakit kepala dan nyeri tengkuk +, mual +, muntah -, oyong +, mata buram dan pusing berputar, os mengatakan pernah mengalami hal yang sama tetapi keluhan tidak seberat sekarang RPT : DM + minum metformin 2x500 mg, HT + ada sejak dulu tetapi os merasa tidak ada keluhan tidak ada minum obat Riwayat Penyakit Dahulu- OSens : CM Ku: lemah Vas 7 TD: 225/100 HR : 83 RR :20 Temp: 36,5 C Spo2: 98% Kepala : dbn Lidah : terjulur ke kiri + Thorax: Sp: Vesikuler +/+, ST : Rhonki-/-, Wheezing -/- Jantung: S1-S2 reguler, gallop-, murmur- Abdomen : Soepel, peristaltik + normal, nyeri tekan -timpani, Ekstremitas: Akral hangat +/+, CRT < 2”, Kekuatan motoric atas : 55555/44444 Kekuatan motoric bawah : 55555/44444
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Defisit Perfusi Serebral
Kode SDKI: 0004
Deskripsi Singkat: Penurunan suplai darah ke otak yang dapat mengakibatkan ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan metabolik jaringan otak.
Kode SLKI: 0401
Deskripsi : Perfusi serebral membaik, ditandai dengan: 1) Tekanan darah dalam parameter yang ditetapkan, 2) Tanda vital dalam batas normal, 3) Status neurologis stabil atau membaik (kesadaran, fungsi kognitif, fungsi motorik, fungsi sensorik), 4) Tidak ada keluhan sakit kepala, pusing, atau penglihatan kabur, 5) Tidak ada mual dan muntah.
Kode SIKI: 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, 2022, 2023, 2024, 2025, 2026, 2027, 2028, 2029, 2030, 2031, 2032, 2033, 2034, 2035, 2036, 2037, 2038, 2039, 2040, 2041, 2042, 2043, 2044, 2045, 2046, 2047, 2048, 2049, 2050, 2051, 2052, 2053, 2054, 2055, 2056, 2057, 2058, 2059, 2060, 2061, 2062, 2063, 2064, 2065, 2066, 2067, 2068, 2069, 2070, 2071, 2072, 2073, 2074, 2075, 2076, 2077, 2078, 2079, 2080, 2081, 2082, 2083, 2084, 2085, 2086, 2087, 2088, 2089, 2090, 2091, 2092, 2093, 2094, 2095, 2096, 2097, 2098, 2099, 2100, 2101, 2102, 2103, 2104, 2105, 2106, 2107, 2108, 2109, 2110, 2111, 2112, 2113, 2114, 2115, 2116, 2117, 2118, 2119, 2120, 2121, 2122, 2123, 2124, 2125, 2126, 2127, 2128, 2129, 2130, 2131, 2132, 2133, 2134, 2135, 2136, 2137, 2138, 2139, 2140, 2141, 2142, 2143, 2144, 2145, 2146, 2147, 2148, 2149, 2150, 2151, 2152, 2153, 2154, 2155, 2156, 2157, 2158, 2159, 2160, 2161, 2162, 2163, 2164, 2165, 2166, 2167, 2168, 2169, 2170, 2171, 2172, 2173, 2174, 2175, 2176, 2177, 2178, 2179, 2180, 2181, 2182, 2183, 2184, 2185, 2186, 2187, 2188, 2189, 2190, 2191, 2192, 2193, 2194, 2195, 2196, 2197, 2198, 2199, 2200, 2201, 2202, 2203, 2204, 2205, 2206, 2207, 2208, 2209, 2210, 2211, 2212, 2213, 2214, 2215, 2216, 2217, 2218, 2219, 2220, 2221, 2222, 2223, 2224, 2225, 2226, 2227, 2228, 2229, 2230, 2231, 2232, 2233, 2234, 2235, 2236, 2237, 2238, 2239, 2240, 2241, 2242, 2243, 2244, 2245, 2246, 2247, 2248, 2249, 2250, 2251, 2252, 2253, 2254, 2255, 2256, 2257, 2258, 2259, 2260, 2261, 2262, 2263, 2264, 2265, 2266, 2267, 2268, 2269, 2270, 2271, 2272, 2273, 2274, 2275, 2276, 2277, 2278, 2279, 2280, 2281, 2282, 2283, 2284, 2285, 2286, 2287, 2288, 2289, 2290, 2291, 2292, 2293, 2294, 2295, 2296, 2297, 2298, 2299, 2300, 2301, 2302, 2303, 2304, 2305, 2306, 2307, 2308, 2309, 2310, 2311, 2312, 2313, 2314, 2315, 2316, 2317, 2318, 2319, 2320, 2321, 2322, 2323, 2324, 2325, 2326, 2327, 2328, 2329, 2330, 2331, 2332, 2333, 2334, 2335, 2336, 2337, 2338, 2339, 2340, 2341, 2342, 2343, 2344, 2345, 2346, 2347, 2348, 2349, 2350, 2351, 2352, 2353, 2354, 2355, 2356, 2357, 2358, 2359, 2360, 2361, 2362, 2363, 2364, 2365, 2366, 2367, 2368, 2369, 2370, 2371, 2372, 2373, 2374, 2375, 2376, 2377, 2378, 2379, 2380, 2381, 2382, 2383, 2384, 2385, 2386, 2387, 2388, 2389, 2390, 2391, 2392, 2393, 2394, 2395, 2396, 2397, 2398, 2399, 2400, 2401, 2402, 2403, 2404, 2405, 2406, 2407, 2408, 2409, 2410, 2411, 2412, 2413, 2414, 2415, 2416, 2417, 2418, 2419, 2420, 2421, 2422, 2423, 2424, 2425, 2426, 2427, 2428, 2429, 2430, 2431, 2432, 2433, 2434, 2435, 2436, 2437, 2438, 2439, 2440, 2441, 2442, 2443, 2444, 2445, 2446, 2447, 2448, 2449, 2450, 2451, 2452, 2453, 2454, 2455, 2456, 2457, 2458, 2459, 2460, 2461, 2462, 2463, 2464, 2465, 2466, 2467, 2468, 2469, 2470, 2471, 2472, 2473, 2474, 2475, 2476, 2477, 2478, 2479, 2480, 2481, 2482, 2483, 2484, 2485, 2486, 2487, 2488, 2489, 2490, 2491, 2492, 2493, 2494, 2495, 2496, 2497, 2498, 2499, 2500
Deskripsi : Intervensi keperawatan untuk mendukung pencapaian SLKI 0401 meliputi: 1) Manajemen Hipertensi (2001): Memantau tekanan darah secara ketat, kolaborasi pemberian obat antihipertensi sesuai resep, dan edukasi pentingnya kontrol tekanan darah. 2) Pemantauan Neurologis (2002): Menilai GCS, ukuran pupil dan reaksinya, kekuatan motorik (skala 0-5), fungsi sensorik, bicara (disartria), dan adanya sakit kepala atau pusing secara berkala. 3) Manajemen Lingkungan (2003): Menjaga lingkungan tenang, redup cahaya, dan minim stimulus untuk mengurangi beban serebral. 4) Posisikan Pasien (2004): Menempatkan pasien dengan posisi kepala agak tinggi (30 derajat) untuk meningkatkan aliran balik vena dan mengurangi tekanan intrakranial. 5) Manajemen Oksigenasi (2005): Memant
Article No. 24419 | 11 Mar 2026
Klinis : nyeri kepala dan rahang dan terdapat luka robek di wajah Telaahdialami setelah terjatuh dari sepeda motor dan masuk ke dalam parit akibat menghindari pengendara lain, pingsan di sangkal, mual dan muntah tidak ada Riwayat Penyakit Dahulutidak ada OKes:CM KU: sedang VAS: 8 TD:140/87 HR:112x/i RR:20x/i T:36.3 SpO2 :98% Pemeriksaan fisik Kepala: tampak luka lecet pada paretalis sinistra, hematom minimal, luka robek pada pelipis mata kanan uk±4x1cm, luka robek pada pipi kanan uk±2x1cm, luka lecet pada pipi kanan, krepitasi pada mandibular sinistra THT: tampak bekas perdarahan pada cavum nasal d/s Thorax:PUL: vesikuler (+/+) ronki (-), wheezing (-) COR: BJ I/II regular Abdomen:distensi minimal, peristaltic baik Ekstremitas:akral hangat,CRT<2
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0001
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat cedera jaringan aktual atau potensial, atau digambarkan dalam istilah kerusakan tersebut; onset mendadak atau lambat dengan intensitas ringan hingga berat dengan akhir yang diperkirakan atau dapat diprediksi dan durasi kurang dari 3 bulan.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Tingkat nyeri terkontrol. Kriteria hasil: 1) Melaporkan nyeri terkontrol. 2) Menunjukkan tanda-tanda nyeri terkontrol (misalnya, tanda vital dalam rentang normal, tidak ada perilaku melindungi area nyeri, ekspresi wajah rileks, dapat beristirahat/tidur). 3) Menggunakan metode farmakologis dan non-farmakologis untuk mengatasi nyeri. 4) Mengikuti regimen pengobatan nyeri. 5) Fungsi aktivitas sehari-hari membaik.
Kode SIKI: I.08001
Deskripsi : Manajemen Nyeri. Intervensi: 1) Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif (lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas, faktor presipitasi, dan tanda-tanda nyeri nonverbal). 2) Observasi tanda-tanda nonverbal dari ketidaknyamanan, terutama pada pasien yang tidak mampu berkomunikasi. 3) Ajarkan penggunaan skala pengukuran nyeri yang sesuai (misalnya, Numeric Rating Scale/NRS, Wong-Baker Faces) untuk melaporkan nyeri. 4) Berikan analgesik sesuai instruksi dokter, evaluasi keefektifan dan efek samping. 5) Lakukan intervensi non-farmakologis untuk mengurangi nyeri (misalnya, teknik distraksi, relaksasi, kompres dingin pada area cedera untuk mengurangi pembengkakan dan nyeri, posisi nyaman). 6) Kurangi faktor presipitasi nyeri jika memungkinkan (misalnya, gerakan tiba-tiba pada rahang). 7) Monitor dan catat respons pasien terhadap intervensi pengurangan nyeri. 8) Edukasi pasien dan keluarga tentang rencana manajemen nyeri. 9) Kolaborasi dengan tim kesehatan lain jika nyeri tidak terkontrol.
Kondisi: Risiko Infeksi
Kode SDKI: D.0068
Deskripsi Singkat: Peningkatan kerentanan terhadap invasi dan multiplikasi patogen yang dapat membahayakan kesehatan.
Kode SLKI: L.10001
Deskripsi : Tidak terjadi infeksi. Kriteria hasil: 1) Tanda-tanda vital dalam rentang normal. 2) Tidak ada tanda-tanda infeksi lokal (seperti kemerahan, bengkak, hangat, nyeri, pus/drainase purulen pada luka). 3) Tidak ada tanda-tanda infeksi sistemik (seperti demam, leukositosis). 4) Luka menunjukkan proses penyembuhan (granulasi, epitelisasi). 5) Mempertahankan integritas kulit dan membran mukosa.
Kode SIKI: I.10001
Deskripsi : Pencegahan Infeksi. Intervensi: 1) Lakukan teknik aseptik ketat selama perawatan luka. 2) Lakukan perawatan luka sesuai protokol: bersihkan luka dengan larutan antiseptik yang sesuai, balut dengan balutan steril dan kering. 3) Observasi karakteristik luka (warna, ukuran, kedalaman, adanya drainase, bau) dan kulit sekitarnya setiap kali perawatan. 4) Monitor tanda-tanda vital, terutama suhu tubuh. 5) Anjurkan pasien untuk tidak menyentuh luka dengan tangan yang tidak bersih. 6) Ajarkan pasien dan keluarga tanda-tanda infeksi (kemerahan, bengkak, nyeri meningkat, nanah, demam). 7) Berikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan. 8) Kolaborasi pemberian antibiotik profilaksis atau terapi jika diinstruksikan dokter. 9) Pastikan status imunisasi tetanus pasien terkini, kolaborasi pemberian Anti Tetanus Serum (ATS) atau vaksin Tetanus Toxoid (TT) sesuai indikasi dan instruksi dokter.
Kondisi: Kerusakan Integritas Jaringan Kulit
Kode SDKI: D.0048
Deskripsi Singkat: Kerusakan pada epidermis, dermis, atau keduanya.
Kode SLKI: L.09001
Deskripsi : Integritas kulit membaik. Kriteria hasil: 1) Menunjukkan regenerasi jaringan. 2) Luka bersih, tidak ada tanda infeksi. 3) Ukuran luka menurun. 4) Drainase luka berkurang. 5) Kulit di sekitar luta utuh.
Kode SIKI: I.09001
Deskripsi : Perawatan Luka. Intervensi: 1) Kaji luka (lokasi, ukuran, kedalaman, warna jaringan, adanya debris/nekrotik, jenis dan jumlah eksudat, kondisi kulit sekitar, tanda infeksi). 2) Lakukan perawatan luka dengan teknik aseptik: bersihkan luka dari kotoran/debris, irigasi dengan cairan steril jika diperlukan. 3) Pilih balutan yang sesuai dengan kondisi luka (misalnya, balutan lembab untuk luka bersih, balutan absorben untuk luka banyak eksudat). 4) Ganti balutan secara teratur atau bila basah/kotor. 5) Lindungi kulit sekitar luka dari iritasi cairan luka atau balutan. 6) Anjurkan posisi yang tidak menekan area luka. 7) Berikan edukasi tentang nutrisi yang mendukung penyembuhan luka (protein, vitamin C, zinc). 8) Monitor progres penyembuhan luka setiap kali ganti balutan. 9) Kolaborasi dengan dokter untuk debridemen atau penanganan khusus lainnya jika diperlukan.
Kondisi: Ansietas
Kode SDKI: D.0010
Deskripsi Singkat: Perasaan tidak nyaman samar atau takut disertai respons otonom (sumbernya seringkali tidak spesifik atau tidak diketahui oleh individu); perasaan khawatir yang disebabkan oleh antisipasi ancaman. Ini adalah sinyal peringatan akan bahaya yang akan datang yang memungkinkan individu untuk mengambil tindakan untuk menghadapi ancaman.
Kode SLKI: L.14001
Deskripsi : Tingkat ansietas terkontrol. Kriteria hasil: 1) Melaporkan penurunan ansietas. 2) Menunjukkan penurunan tanda-tanda ansietas (misalnya, tanda vital stabil, tidak gelisah, mampu beristirahat). 3) Mengungkapkan kesadaran akan perasaan ansietas. 4) Mengidentifikasi strategi koping untuk mengurangi ansietas. 5) Menggunakan sumber dukungan yang efektif.
Kode SIKI: I.14001
Deskripsi : Manajemen Ansietas. Intervensi: 1) Kaji tingkat ansietas (ringan, sedang, berat, panik) dan manifestasinya (perilaku, verbal, fisiologis seperti takikardi, peningkatan TD). 2) Dengarkan dengan penuh perhatian ekspresi perasaan pasien. 3) Berikan informasi yang akurat dan jelas tentang kondisi, prosedur, dan rencana perawatan untuk mengurangi ketidakpastian. 4) Jelaskan penyebab nyeri dan prosedur perawatan luka yang akan dilakukan. 5) Temani pasien, tunjukkan sikap tenang dan meyakinkan. 6) Ajarkan teknik relaksasi sederhana (napas dalam, distraksi). 7) Kurangi stimulasi lingkungan yang tidak perlu. 8) Libatkan keluarga untuk memberikan dukungan emosional. 9) Kolaborasi jika diperlukan pemberian ansiolitik sesuai instruksi dokter.
Article No. 24420 | 11 Mar 2026
Klinis : bipolar
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Bipolar
Kode SDKI: D.0077
Deskripsi Singkat: Risiko Perilaku Kekerasan
Kode SLKI: L.15059
Deskripsi : Perilaku kekerasan dapat dicegah. Kriteria hasil: Pasien dapat mengidentifikasi pemicu perilaku kekerasan, mengungkapkan perasaan marah atau frustasi secara verbal tanpa agresi, menunjukkan kontrol impuls yang meningkat, menggunakan strategi koping adaptif untuk menurunkan ketegangan, dan tidak menyakiti diri sendiri atau orang lain selama perawatan. Perawat akan memantau tanda-tanda peningkatan agitasi, menyediakan lingkungan yang aman dan tenang, membantu pasien mengenali tanda-tanda peringatan dini marah, melatih teknik relaksasi, dan memfasilitasi partisipasi dalam aktivitas terapeutik untuk menyalurkan energi.
Kode SIKI: I.15060
<>Deskripsi : Manajemen Perilaku Kekerasan. Intervensi keperawatan ini meliputi: 1) Pengkajian terus-menerus terhadap faktor risiko, tanda-tanda agitasi (peningkatan aktivitas motorik, suara keras, pandangan menantang), dan kapasitas kontrol diri pasien. 2) Menjaga keselamatan dengan mengurangi stimulus lingkungan (ruangan tenang, cahaya redup), menjauhkan objek berbahaya, dan menjaga jarak yang aman. 3) Berkomunikasi dengan tenang, jelas, dan tegas; validasi perasaan pasien tanpa menyetujui perilaku kekerasan. 4) Kolaborasi pemberian obat psikofarmaka sesuai resep untuk menstabilkan mood dan mengurangi agitasi. 5) Melatih pasien teknik mengalihkan perhatian, relaksasi napas dalam, atau latihan fisik yang aman. 6) Membantu pasien menganalisis pola perilaku kekerasan, mengidentifikasi pemicu, dan konsekuensinya. 7) Mengembangkan rencana koping bersama pasien untuk situasi berisiko tinggi. 8) Memberikan penguatan positif ketika pasien berhasil mengontrol perilaku. Intervensi ini bertujuan mencegah eskalasi, melindungi semua pihak, dan mengajarkan keterampilan regulasi emosi jangka panjang.
Article No. 24421 | 11 Mar 2026
Klinis : perasaan terlalu semangat, kadang biasa saja, kadang down
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Ketidakseimbangan Mood
Kode SDKI: D.0058
Deskripsi Singkat: Ketidakstabilan atau disregulasi emosi yang ditandai dengan fluktuasi mood yang cepat dan ekstrem, dari semangat berlebihan (elevated mood) hingga perasaan down (depressed mood), yang tidak sesuai dengan konteks situasi dan mengganggu fungsi psikososial.
Kode SLKI: L.03115
Deskripsi : Pasien mampu mengelola perubahan mood dengan adaptif. Kriteria hasil mencakup: (1) Pasien dapat mengidentifikasi pemicu atau pola perubahan moodnya. (2) Pasien melaporkan penurunan intensitas dan durasi episode mood yang ekstrem. (3) Pasien menunjukkan kemampuan menggunakan strategi koping yang sehat (seperti teknik relaksasi, aktivitas fisik teratur, atau komunikasi asertif) untuk menstabilkan emosi. (4) Pasien mempertahankan hubungan interpersonal yang stabil dan memadai meskipun mengalami fluktuasi mood. (5) Pasien dapat memenuhi tanggung jawab dan peran sehari-hari secara konsisten. (6) Pasien menyadari pentingnya kepatuhan terhadap rencana terapi jika ada. Tujuan akhirnya adalah mencapai stabilitas emosional yang memungkinkan kualitas hidup yang optimal.
Kode SIKI: I.03359
Deskripsi : Intervensi Keperawatan: Manajemen Perilaku. Intervensi ini melibatkan pendekatan komprehensif untuk membantu pasien mengenali, memodifikasi, dan mengelola pola perilaku dan emosi yang tidak adaptif. Perawat akan: (1) Membangun hubungan terapeutik berdasarkan rasa percaya, empati, dan penerimaan tanpa syarat untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi ekspresi emosi. (2) Melakukan pengamatan dan pencatatan yang cermat terhadap pola mood pasien (waktu onset, durasi, intensitas, pemicu, dan perilaku yang menyertai) untuk mengidentifikasi pola. (3) Mengedukasi pasien dan keluarga tentang sifat kondisi ketidakseimbangan mood, termasuk siklusnya, untuk meningkatkan pemahaman dan mengurangi stigma. (4) Melatih pasien teknik monitoring diri (mood charting) untuk meningkatkan kesadaran diri (self-awareness) terhadap perubahan emosinya. (5) Berkolaborasi dengan pasien untuk mengembangkan rencana tindakan spesifik saat gejala awal mood meningkat atau menurun muncul (seperti melakukan aktivitas yang menenangkan, menghubungi supporter, atau menunda pengambilan keputusan penting). (6) Melatih keterampilan regulasi emosi, seperti deep breathing, grounding techniques, mindfulness, dan cognitive restructuring untuk mengelola distres emosional. (7) Mendorong penerapan gaya hidup seimbang yang mencakup pola tidur teratur, nutrisi baik, olahraga, dan menghindari zat yang dapat memicu mood (seperti kafein berlebihan atau alkohol). (8) Memfasilitasi terapi aktivitas yang terstruktur dan bertahap untuk mengalihkan energi saat semangat berlebihan dan memberikan stimulasi positif saat mood down. (9) Melakukan intervensi krisis dan pencegahan melukai diri sendiri atau orang lain jika fluktuasi mood sangat ekstrem dan berisiko. (10) Berkolaborasi dengan tim kesehatan jiwa lainnya (psikiater, psikolog) untuk terapi medikasi atau psikoterapi yang komprehensif. Intervensi ini berfokus pada pemberdayaan pasien, meningkatkan kontrol diri, dan mengembangkan ketahanan dalam menghadapi fluktuasi emosi yang merupakan bagian dari kondisinya.
Article No. 24423 | 11 Mar 2026
Klinis : gangguan mobilitas fisik
ICD-SDKI: ICD
Diagnosa:
Kode ICD-10:
Kondisi: Gangguan Mobilitas Fisik
Kode ICD-10: R26.8
Deskripsi Singkat : Gangguan mobilitas fisik, diklasifikasikan di bawah kode R26.8 (Kelainan gaya berjalan dan mobilitas lainnya), merupakan suatu gejala atau sindrom yang ditandai dengan keterbatasan atau kesulitan dalam pergerakan tubuh secara mandiri. Kondisi ini bukan diagnosis penyakit spesifik, melainkan manifestasi dari berbagai penyebab yang mendasari, seperti gangguan neurologis (stroke, penyakit Parkinson, multiple sclerosis), masalah muskuloskeletal (arthritis, fraktur, nyeri punggung kronis), penyakit kardiovaskular, gangguan keseimbangan, efek samping pengobatan, atau kondisi degeneratif terkait usia. Gangguan ini dapat bervariasi dari kesulitan berjalan, ketidakstabilan, hingga ketergantungan penuh pada alat bantu atau orang lain untuk mobilisasi. Kode R26.8 termasuk dalam bab 'Gejala, Tanda dan Temuan Klinis serta Laboratorium yang Tidak Diklasifikasikan di Tempat Lain' (R00-R99), yang menekankan bahwa ini adalah gejala yang memerlukan investigasi lebih lanjut untuk menentukan penyebab pastinya. Dalam konteks rekam medis, kode ini digunakan ketika gangguan mobilitas merupakan fokus perhatian klinis atau alasan pemeriksaan, sementara penyebab yang mendasarinya mungkin masih dalam proses penegakan diagnosis atau dikodekan secara terpisah.
***PERINGATAN: Informasi dan kode ini adalah SARAN untuk tujuan DIKLAT/SIMULASI dan BUKAN pengganti kodifikasi resmi oleh profesional medis.***
Article No. 24424 | 11 Mar 2026
Klinis : sesak napas dan nyeri dada berurang, kedua tangan kadang kesemutan, BAB cair (+) KU lemah, CM TD : 139/85 HR : 76 RR : 24 S : 36.9 SpO2 : 99% on O2 JVP 5+2 RBH -/- WHZ -/- edem -/-, AH +/+ Na: 128 K: 2.8 Cl: 90 CKMB 30 TG: 201 Asam urat 12.5
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Keseimbangan Cairan dan Elektrolit: Hiponatremia dan Hipokalemia
Kode SDKI: 0208
Deskripsi Singkat: Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit adalah keadaan ketika tubuh mengalami ketidakseimbangan antara asupan dan pengeluaran cairan serta elektrolit (seperti natrium, kalium, klorida), yang dapat mengganggu fungsi fisiologis tubuh. Pada kasus ini, pasien menunjukkan data laboratorium Na: 128 mEq/L (hiponatremia) dan K: 2.8 mEq/L (hipokalemia), yang didukung oleh gejala klinis seperti kelemahan (KU lemah), BAB cair (yang dapat memperparah kehilangan elektrolit), dan kemungkinan kontribusi keluhan kesemutan. Hiponatremia (Na <135 mEq/L) dapat menyebabkan kelemahan, mual, kebingungan, dan dalam kasus berat kejang. Hipokalemia (K <3.5 mEq/L) dapat menyebabkan kelemahan otot, aritmia, konstipasi atau ileus, dan parestesia (kesemutan). Kondisi ini memerlukan pemantauan ketat dan intervensi untuk mengembalikan keseimbangan agar fungsi seluler, neurologis, dan kardiovaskular tetap optimal.
Kode SLKI: 3401
Deskripsi : Pemantauan Keseimbangan Cairan dan Elektrolit. Intervensi keperawatan ini berfokus pada pengumpulan data sistematis dan analisis informasi mengenai status cairan dan elektrolit pasien untuk mendeteksi adanya ketidakseimbangan dan mengevaluasi respons terhadap terapi. Pada pasien ini, SLKI ini diwujudkan dengan: 1) Memantau tanda-tanda vital (TD, HR, RR), suhu, dan saturasi oksigen secara berkala; 2) Memantau status neurologis dan kekuatan otot terkait hiponatremia/hipokalemia; 3) Mengobservasi frekuensi, konsistensi, dan volume BAB cair sebagai sumber kehilangan cairan/elektrolit; 4) Memantau hasil pemeriksaan laboratorium (elektrolit serum, asam urat, CKMB) dan melaporkan abnormalitas; 5) Memantau intake dan output cairan secara akurat; 6) Mengobservasi adanya edema atau tanda dehidrasi (turgor kulit, membran mukosa); 7) Memantau keluhan kesemutan dan nyeri dada; serta 8) Memantau EKG untuk mendeteksi adanya perubahan terkait hipokalemia seperti gelombang T yang mendatar atau munculnya gelombang U.
Kode SIKI: 4410
Deskripsi : Manajemen Elektrolit. Ini adalah intervensi spesifik untuk mengatur kadar elektrolit dalam kisaran normal melalui pemberian suplemen, modifikasi diet, dan kolaborasi pemberian obat. Implementasinya pada pasien ini meliputi: 1) Berkolaborasi dengan dokter dalam pemberian terapi koreksi elektrolit intravena (seperti NaCl dan KCl) dengan kecepatan dan konsentrasi yang aman untuk mencegah komplikasi seperti overkorreksi atau iritasi pembuluh darah; 2) Memberikan pendidikan kesehatan pada pasien dan keluarga tentang pentingnya diet yang sesuai, seperti mengonsumsi makanan sumber kalium (pisang, kentang, alpukat) dengan mempertimbangkan kondisi lain (asam urat tinggi 12.5 mg/dL); 3) Memastikan pembatasan cairan jika diperlukan untuk mengatasi hiponatremia dilusional; 4) Memonitor respons pasien terhadap terapi dengan evaluasi klinis dan laboratorium ulang; 5) Mencegah komplikasi dengan memantau tanda-tanda overload cairan (meningkatnya JVP 5+2, edema, sesak) selama pemberian cairan infus; 6) Mengatur posisi pasien untuk kenyamanan dan optimalisasi pertukaran gas mengingat RR 24x/menit; serta 7) Melakukan pengawasan ketat selama pemberian suplemen kalium karena risiko toksisitas yang berbahaya. Intervensi ini dilakukan secara integratif dengan manajemen nyeri dan manajemen jalan napas mengingat keluhan pasien yang multipel.
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: 0719
Deskripsi Singkat: Nyeri akut adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan aktual atau potensial, dengan onset yang mendadak atau lambat dan intensitas yang bervariasi (ringan hingga berat) dengan durasi terbatas (<3 bulan). Pada kondisi pasien, meskipun dilaporkan "nyeri dada berurang", keberadaan keluhan ini menunjukkan bahwa nyeri masih merupakan masalah yang perlu ditangani. Nyeri dada dapat berasal dari berbagai etiologi (misalnya, iskemik jantung, muskuloskeletal) dan data pendukung seperti peningkatan CKMB (30 U/L) perlu diwaspadai sebagai indikator kemungkinan kerusakan miokard. Nyeri mempengaruhi kenyamanan pasien, dapat meningkatkan stres simpatis yang mempengaruhi tekanan darah dan denyut jantung, serta membatasi mobilitas. Manajemen nyeri yang efektif penting untuk meningkatkan kualitas hidup, mencegah komplikasi imobilisasi, dan mengurangi beban kerja jantung.
Kode SLKI: 0730
Deskripsi : Manajemen Nyeri. Intervensi ini mencakup tindakan untuk meringankan atau mengurangi nyeri hingga tingkat yang dapat ditoleransi pasien. Implementasinya meliputi: 1) Melakukan penilaian nyeri yang komprehensif secara berkala menggunakan skala yang valid (skala 0-10, deskriptif), meliputi lokasi (dada), karakteristik, intensitas, durasi, dan faktor pemicu serta peredanya; 2) Memantau tanda-tanda fisiologis dan perilaku respons nyeri (perubahan TD, HR, ekspresi wajah, postur tubuh); 3) Memberikan intervensi non-farmakologis untuk mengurangi nyeri dan ansietas, seperti teknik relaksasi napas dalam (dengan mempertimbangkan RR 24), distraksi, dan penciptaan lingkungan yang tenang; 4) Berkolaborasi dengan tim medis dalam pemberian analgesik sesuai resep, mempertimbangkan profil pasien (misal, fungsi ginjal terkait asam urat tinggi) dan memantau efektivitas serta efek sampingnya; 5) Mengajarkan pasien dan keluarga tentang metode pelaporan nyeri dan teknik penanganan nyeri mandiri; serta 6) Mengevaluasi dan mendokumentasikan respons pasien terhadap setiap intervensi yang diberikan untuk penyesuaian rencana lebih lanjut.
Kode SIKI: 4417
Deskripsi : Pemberian Analgesik. Ini adalah tindakan keperawatan mandiri atau kolaboratif dalam pemberian obat untuk meredakan nyeri. Pada konteks pasien dengan nyeri dada yang berkurang namun masih ada, SIKI ini diimplementasikan dengan: 1) Memastikan pemahaman tentang obat analgesik yang diresepkan (jenis, dosis, rute, waktu pemberian, efek yang diharapkan, dan efek samping potensial); 2) Memberikan obat tepat waktu sesuai jadwal atau berdasarkan kebutuhan (prinsip analgetik) setelah penilaian nyeri; 3) Memilih rute pemberian yang tepat (oral, intravena) dengan mempertimbangkan kondisi pasien (KU lemah, adanya mual jika ada); 4) Memantau tanda-tanda vital sebelum dan sesudah pemberian analgesik, terutama yang dapat menekan sistem pernapasan; 5) Mengobservasi dengan cermat efek terapeutik (penurunan skala nyeri) dan efek samping seperti sedasi, mual, konstipasi, atau depresi pernapasan; 6) Mendokumentasikan secara akurat obat yang diberikan, waktu, dan respons pasien; serta 7) Berkolaborasi dengan dokter jika nyeri tidak terkontrol dengan regimen analgesik yang ada atau jika diperlukan penyesuaian dosis. Tindakan ini harus terintegrasi dengan pemantauan kardiovaskular mengingat keluhan nyeri dada.
Kondisi: Risiko Penurunan Curah Jantung
Kode SDKI: 0406
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan curah jantung adalah keadaan dimana seseorang berisiko mengalami ketidakadekuatan darah yang dipompa oleh jantung untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Risiko ini ditetapkan berdasarkan data klinis pasien yang menunjukkan faktor-faktor predisposisi, meskipun tanda-tanda penurunan curah jantung secara aktual mungkin belum sepenuhnya terlihat. Pada pasien ini, faktor risikonya meliputi: 1) Keluhan nyeri dada (dengan CKMB 30 yang sedikit meningkat, perlu dipantau lebih lanjut untuk rule out sindrom koroner akut); 2) Adanya ketidakseimbangan elektrolit berat, khususnya hipokalemia (K: 2.8) yang sangat berisiko memicu aritmia jantung dan mengganggu kontraktilitas miokard; 3) Hasil pemeriksaan JVP 5+2 yang berada di batas atas normal, mengindikasikan kemungkinan peningkatan tekanan pengisian jantung kanan; dan 4) Tekanan darah 139/85 yang mungkin mencerminkan upaya kompensasi. Kombinasi faktor-faktor ini menciptakan kerentanan pada fungsi pompa jantung, sehingga memerlukan pemantauan dan intervensi pencegahan yang ketat.
Kode SLKI: 0410
Deskripsi : Pemantauan Curah Jantung. Intervensi ini melibatkan pengumpulan dan interpretasi data sistematis untuk menentukan apakah curah jantung cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Implementasinya pada pasien berisiko ini mencakup: 1) Memantau
Article No. 24425 | 11 Mar 2026
Klinis : Seorang wanita usia 65 tahun dirawat di ruang IGD dengan keluhan demam tinggi, menggigil, dan penurunan kesadaran sejak pagi. Riwayat DM tipe 2 dan infeksi luka kaki. TD 82/54 mmHg, HR 120 x/menit, RR 30 x/menit, suhu 39.2°C, SpO₂ 90%. Luka di kaki kanan tampak nekrotik, berbau, dan mengeluarkan nanah. Laktat 4,2 mmol/L, WBC 18.000/mm³. Apa diagnosa keperawatan utama yang muncul pada kasus?
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Syok Sepsis
Kode SDKI: D.0016
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan perfusi jaringan yang mengancam jiwa terkait dengan respons disfungsional tubuh terhadap infeksi.
Kode SLKI: L.03115
Deskripsi : Perfusi jaringan membaik. Tujuan keperawatan adalah untuk mempertahankan atau mengembalikan perfusi jaringan yang adekuat, mencegah progresi ke syok ireversibel, dan mempertahankan fungsi vital. Kriteria hasil yang diharapkan meliputi: tekanan darah sistolik ≥90 mmHg atau sesuai target pasien, denyut nadi 60-100 x/menit dan teraba kuat, pengisian kapiler <3 detik, produksi urin ≥0.5 mL/kgBB/jam, status mental sadar dan orientasi, laktat serum <2 mmol/L, ekstremitas hangat dan kering, serta saturasi oksigen (SpO₂) >94% pada udara ruangan atau sesuai target. Pencapaian SLKI ini dinilai melalui pemantauan ketat tanda-tanda vital, status neurologis, haluaran urin, dan parameter laboratorium seperti laktat dan gas darah.
Kode SIKI: I.05219
Deskripsi : Manajemen Syok Sepsis. Intervensi ini mencakup serangkaian tindakan sistematis dan segera yang bertujuan mengatasi hipoperfusi global dan sumber infeksi. Langkah-langkah utamanya meliputi: (1) Resusitasi cairan awal dengan kristaloid isotonik (misalnya NaCl 0.9% atau Ringer Laktat) sesuai protokol, biasanya bolus 30 mL/kgBB, dengan pemantauan ketat respons hemodinamik dan tanda-tanda overload cairan. (2) Pemberian antibiotik spektrum luas secara intravena dalam waktu satu jam setelah diagnosis sepsis berat/syok sepsis dicurigai, setelah pengambilan kultur darah dan spesimen dari sumber infeksi (seperti luka). (3) Pemberian obat vasopressor (misalnya Norepinefrin) jika hipotensi persisten meskipan resusitasi cairan adekuat, untuk mempertahankan tekanan darah rata-rata (MAP) ≥65 mmHg. (4) Dukungan oksigenasi dan ventilasi untuk mempertahankan SpO₂ >94%, yang dapat berupa pemberian oksigen aliran tinggi, hingga bantuan ventilasi mekanik jika diperlukan. (5) Kontrol sumber infeksi dengan segera, yang dalam kasus ini memerlukan konsultasi bedah untuk evaluasi debridemen luka nekrotik atau amputasi. (6) Pemantauan ketat dan berkelanjutan terhadap tanda-tanda vital, status neurologis, haluaran urin (melalui pemasangan kateter urin), dan parameter laboratorium (laktat, elektrolit, fungsi ginjal). (7) Pemberian transfusi komponen darah jika diperlukan sesuai hasil laboratorium. (8) Kolaborasi dengan tim medis untuk manajemen komorbid (seperti kontrol gula darah pada DM) dan penyesuaian terapi. Intervensi ini bersifat dinamis dan memerlukan evaluasi respons pasien secara terus-menerus.
Article No. 24387 | 10 Mar 2026
Klinis : Data Subjektif (DS): - Klien sering mengutarakan perasaannya kepada perawat bahwa ia "merasa malu". - Klien menyatakan "merasa tidak berguna" dengan kondisi tubuhnya saat ini. Data Objektif (DO): - Klien telah mengalami kehilangan struktur dan fungsi tubuh normal (seluruh organ panggul diangkat). - Terdapat stoma DBWC permanen di dinding abdomen yang mengeluarkan campuran urin dan feses.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Harga Diri Rendah Situasional
Kode SDKI: D.0028
Deskripsi Singkat: Perasaan negatif terhadap diri sendiri atau kemampuan diri yang berkembang sebagai respons terhadap situasi atau peristiwa yang dirasakan sebagai kegagalan, kehilangan, atau perubahan peran, yang dimanifestasikan dengan pernyataan malu, tidak berguna, tidak berdaya, atau putus asa.
Kode SLKI: L.14243
Deskripsi : Harga diri meningkat. Indikator: 1) Mengidentifikasi kekuatan pribadi. 2) Mengakui penerimaan dari orang lain. 3) Melaporkan perasaan positif tentang diri sendiri. 4) Menerima pujian dari orang lain. 5) Berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. 6) Menerima situasi yang tidak dapat diubah. 7) Mengungkapkan perasaan dengan tepat. 8) Mempertahankan kontak mata selama interaksi. 9) Mempertahankan kebersihan dan penampilan diri. 10) Mencapai tujuan yang ditetapkan.
Kode SIKI: I.14030
Deskripsi : Fasilitasi peningkatan harga diri. Tindakan: 1) Identifikasi faktor penyebab/penyumbang terhadap perasaan negatif diri. 2) Diskusikan persepsi klien tentang perubahan tubuh, peran, dan fungsi. 3) Dengarkan dengan penuh perhatian ekspresi perasaan klien. 4) Bantu klien mengidentifikasi kekuatan dan kemampuan diri. 5) Berikan umpan balik positif atas kekuatan dan kemampuan yang diidentifikasi klien. 6) Libatkan klien dalam pengambilan keputusan tentang perawatan dirinya. 7) Bantu klien menetapkan tujuan yang realistis. 8) Berikan pujian atas pencapaian klien. 9) Fasilitasi dukungan keluarga dan orang terdekat. 10) Anjurkan klien untuk melihat dan menyentuh bagian tubuh yang berubah (stoma) secara bertahap. 11) Rujuk ke kelompok pendukung (support group) jika tersedia. 12) Kolaborasi dengan tenaga kesehatan lain sesuai kebutuhan.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 373 374 375 376 377 378 379 380 381 382 383 384 385 386 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396 397 398 399 400 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 427 428 429 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 538 539 540 541 542 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 553 554 555 556 557 558 559 560 561 562 563 564 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 577 578 579 580 581 582 583 584 585 586 587 588 589 590 591 592 593 594 595 596 597 598 599 600 601 602 603 604 605 606 607 608 609 610 611 612 613 614 615 616 617 618 619 620 621 622 623 624 625 626 627 628 629 630 631 632 633 634 635 636 637 638 639 640 641 642 643 644 645 646 647 648 649 650 651 652 653 654 655 656 657 658 659 660 661 662 663 664 665 666 667 668 669 670 671 672 673 674 675 676 677 678 679 680 681 682 683 684 685 686 687 688 689 690 691 692 693 694 695 696 697 698 699 700 701 702 703 704 705 706 707 708 709 710 711 712 713 714 715 716 717 718 719 720 721 722 723 724 725 726 727 728 729 730 731 732 733 734 735 736 737 738 739 740 741 742 743 744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754 755 756 757 758 759 760 761 762 763 764 765 766 767 768 769 770 771 772 773 774 775 776 777 778 779 780 781 782 783 784 785 786 787 788 789 790 791 792 793 794 795 796 797 798 799 800 801 802 803 804 805 806 807 808 809 810 811 812 813 814 815 816 817 818 819 820 821 822 823 824 825 826 827 828 829 830 831 832 833 834 835 836 837 838 839 840 841 842 843 844 845 846 847 848 849 850 851 852 853 854 855 856 857 858 859 860 861 862 863 864 865 866 867 868 869 870 871 872 873 874 875 876 877 878 879 880 881 882 883 884 885 886 887 888 889 890 891 892 893 894 895 896 897 898 899 900 901 902 903 904 905 906 907 908 909 910 911 912 913 914 915 916 917 918 919 920 921 922 923 924 925 926 927 928 929 930 931 932 933 934 935 936 937 938 939 940 941 942 943 944 945 946 947 948 949 950 951 952 953 954 955 956 957 958 959 960 961 962 963 964 965 966 967 968 969 970 971 972 973 974 975 976 977 978 979 980 981 982 983 984 985 986 987 988 989 990 991 992 993 994 995 996 997 998 999 1000 1001 1002 1003 1004 1005 1006 1007 1008 1009 1010 1011 1012 1013 1014 1015 1016 1017 1018 1019 1020 1021 1022 1023 1024 1025 1026 1027 1028 1029 1030 1031 1032 1033 1034 1035 1036 1037 1038 1039 1040 1041 1042 1043 1044 1045 1046 1047 1048 1049 1050 1051 1052 1053 1054 1055 1056 1057 1058 1059 1060 1061 1062 1063 1064 1065 1066 1067 1068 1069 1070 1071 1072 1073 1074 1075 1076 1077 1078 1079 1080 1081 1082 1083 1084 1085 1086 1087 1088 1089 1090 1091 1092 1093 1094 1095 1096 1097 1098 1099 1100 1101 1102 1103 1104 1105 1106 1107 1108 1109 1110 1111 1112 1113 1114 1115 1116 1117 1118 1119 1120 1121 1122 1123 1124 1125 1126 1127 1128 1129 1130 1131 1132 1133 1134 1135 1136 1137 1138 1139 1140 1141 1142 1143 1144 1145 1146 1147 1148 1149 1150 1151 1152 1153 1154 1155 1156 1157 1158 1159 1160 1161 1162 1163 1164 1165 1166 1167 1168 1169 1170 1171 1172 1173 1174 1175 1176 1177 1178 1179 1180 1181 1182 1183 1184 1185 1186 1187 1188 1189 1190 1191 1192 1193 1194 1195 1196 1197 1198 1199 1200 1201 1202 1203 1204 1205 1206 1207 1208 1209 1210 1211 1212 1213 1214 1215 1216 1217 1218 1219 1220 1221 1222 1223 1224 1225 1226 1227 1228 1229 1230 1231 1232 1233 1234 1235 1236 1237 1238 1239 1240 1241 1242 1243 1244 1245 1246 1247 1248 1249 1250 1251 1252 1253 1254 1255 1256 1257 1258 1259 1260 1261 1262 1263 1264 1265 1266 1267 1268 1269 1270 1271 1272 1273 1274 1275 1276 1277 1278 1279 1280 1281 1282 1283 1284 1285 1286 1287 1288 1289 1290 1291 1292 1293 1294 1295 1296 1297 1298 1299 1300 1301 1302 1303 1304 1305 1306 1307 1308 1309 1310 1311 1312 1313 1314 1315 1316 1317 1318 1319 1320 1321 1322 1323 1324 1325 1326 1327 1328 1329 1330 1331 1332 1333 1334 1335 1336 1337 1338 1339 1340 1341 1342 1343 1344 1345 1346 1347 1348 1349 1350 1351 1352 1353 1354 1355 1356 1357 1358 1359 1360 1361 1362 1363 1364 1365 1366 1367 1368 1369 1370 1371 1372 1373 1374 1375 1376 1377 1378 1379 1380 1381 1382 1383 1384 1385 1386 1387 1388 1389 1390 1391 1392 1393 1394 1395 1396 1397 1398 1399 1400 1401 1402 1403 1404 1405 1406 1407 1408 1409 1410 1411 1412 1413 1414 1415 1416 1417 1418 1419 1420 1421 1422 1423 1424 1425 1426 1427 1428 1429 1430 1431 1432 1433 1434 1435 1436 1437 1438 1439 1440 1441 1442 1443 1444 1445 1446 1447 1448 1449 1450 1451 1452 1453 1454 1455 1456 1457 1458 1459 1460 1461 1462 1463 1464 1465 1466 1467 1468 1469 1470 1471 1472 1473 1474 1475 1476 1477 1478 1479 1480 1481 1482 1483 1484 1485 1486 1487 1488 1489 1490 1491 1492 1493 1494 1495 1496 1497 1498 1499 1500 1501 1502 1503 1504 1505 1506 1507 1508 1509 1510 1511 1512 1513 1514 1515 1516 1517 1518 1519 1520 1521 1522 1523 1524 1525 1526 1527 1528 1529 1530 1531 1532 1533 1534 1535 1536 1537 1538 1539 1540 1541 1542 1543 1544 1545 1546 1547 1548 1549 1550 1551 1552 1553 1554 1555 1556 1557 1558 1559 1560 1561 1562 1563 1564 1565 1566 1567 1568 1569 1570 1571 1572 1573 1574 1575 1576 1577 1578 1579 1580 1581 1582 1583 1584 1585 1586 1587 1588 1589 1590 1591 1592 1593 1594 1595 1596 1597 1598 1599 1600 1601 1602 1603 1604 1605 1606 1607 1608 1609 1610 1611 1612 1613 1614 1615 1616 1617 1618 1619 1620 1621 1622 1623 1624 1625 1626 1627 1628 1629 1630 1631 1632 1633 1634 1635 1636 1637 1638 1639 1640 1641 1642 1643 1644 1645 1646 1647 1648 1649 1650 1651 1652 1653 1654 1655 1656 1657 1658 1659 1660 1661 1662 1663 1664 1665 1666 1667 1668 1669 1670 1671 1672 1673 1674 1675 1676 1677 1678 1679 1680 1681 1682 1683 1684 1685 1686 1687 1688 1689 1690 1691 1692 1693 1694 1695 1696 1697 1698 1699 1700 1701 1702 1703 1704 1705 1706 1707 1708 1709 1710 1711 1712 1713 1714 1715 1716 1717 1718 1719 1720 1721 1722 1723 1724 1725 1726 1727 1728 1729 1730 1731 1732 1733 1734 1735 1736 1737 1738 1739 1740 1741 1742 1743 1744 1745 1746 1747 1748 1749 1750 1751 1752 1753 1754 1755 1756 1757 1758 1759 1760 1761 1762 1763 1764 1765 1766 1767 1768 1769 1770 1771 1772 1773 1774 1775 1776 1777 1778 1779 1780 1781 1782 1783 1784 1785 1786 1787 1788 1789 1790 1791 1792 1793 1794 1795 1796 1797 1798 1799 1800 1801 1802 1803 1804 1805 1806 1807 1808 1809 1810 1811 1812 1813 1814 1815 1816 1817 1818 1819 1820 1821 1822 1823 1824 1825 1826 1827 1828 1829 1830 1831 1832 1833 1834 1835 1836 1837 1838 1839 1840 1841 1842 1843 1844 1845 1846 1847 1848 1849 1850 1851 1852 1853 1854 1855 1856 1857 1858 1859 1860 1861 1862 1863 1864 1865 1866 1867 1868 1869 1870 1871 1872 1873 1874 1875 1876 1877 1878 1879 1880 1881 1882 1883 1884 1885 1886 1887 1888 1889 1890 1891 1892 1893 1894 1895 1896 1897 1898 1899 1900 1901 1902 1903 1904 1905 1906 1907 1908 1909 1910 1911 1912 1913 1914 1915 1916 1917 1918 1919 1920 1921 1922 1923 1924 1925 1926 1927 1928 1929 1930 1931 1932 1933 1934 1935 1936 1937 1938 1939 1940 1941 1942 1943 1944 1945 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1964 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1971 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061 2062 2063 2064 2065 2066 2067 2068 2069 2070 2071 2072 2073 2074 2075 2076 2077 2078 2079 2080 2081 2082 2083 2084 2085 2086 2087 2088 2089 2090 2091 2092 2093 2094 2095 2096 2097 2098 2099 2100 2101 2102 2103 2104 2105 2106 2107 2108 2109 2110 2111 2112 2113 2114 2115 2116 2117 2118 2119 2120 2121 2122 2123 2124 2125 2126 2127 2128 2129 2130 2131 2132 2133 2134 2135 2136 2137 2138 2139 2140 2141 2142 2143 2144 2145 2146 2147 2148 2149 2150 2151 2152 2153 2154 2155 2156 2157 2158 2159 2160 2161 2162 2163 2164 2165 2166 2167 2168 2169 2170 2171 2172 2173 2174 2175 2176 2177 2178 2179 2180 2181 2182 2183 2184 2185 2186 2187 2188 2189 2190 2191 2192 2193 2194 2195 2196 2197 2198 2199 2200 2201 2202 2203 2204 2205 2206 2207 2208 2209 2210 2211 2212 2213 2214 2215 2216 2217 2218 2219 2220 2221 2222 2223 2224 2225 2226 2227 2228 2229 2230 2231 2232 2233 2234 2235 2236 2237 2238 2239 2240 2241 2242 2243 2244 2245 2246 2247 2248 2249 2250 2251 2252 2253 2254 2255 2256 2257 2258 2259 2260 2261 2262 2263 2264 2265 2266 2267 2268 2269 2270 2271 2272 2273 2274 2275 2276 2277 2278 2279 2280 2281 2282 2283 2284 2285 2286 2287 2288 2289 2290 2291 2292 2293 2294 2295 2296 2297 2298 2299 2300 2301 2302 2303 2304 2305 2306 2307 2308 2309 2310 2311 2312 2313 2314 2315 2316 2317 2318 2319 2320 2321 2322 2323 2324 2325 2326 2327 2328 2329 2330 2331 2332 2333 2334 2335 2336 2337 2338 2339 2340 2341 2342 2343 2344 2345 2346 2347 2348 2349 2350 2351 2352 2353 2354 2355 2356 2357 2358 2359 2360 2361 2362 2363 2364 2365 2366 2367 2368 2369 2370 2371 2372 2373 2374 2375 2376 2377 2378 2379 2380 2381 2382 2383 2384 2385 2386 2387 2388 2389 2390 2391 2392 2393 2394 2395 2396 2397 2398 2399 2400 2401 2402 2403 2404 2405 2406 2407 2408 2409 2410 2411 2412 2413 2414 2415 2416 2417 2418 2419 2420 2421 2422 2423 2424 2425 2426 2427 2428 2429 2430 2431 2432 2433