Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 25030 | 10 Apr 2026
Klinis : Pada tanggal 7 April 2026 pukul 09.00 WITA, dilakukan pengkajian keperawatan pada Tn. A, seorang laki-laki berusia 40 tahun dengan diagnosa medik skizofrenia paranoid yang dirawat di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum sejak 5 April 2026. Klien dibawa oleh istrinya, Ny. S, dengan alasan utama klien sering menyendiri, tidak mau berbicara dengan keluarga, merasa tidak berguna, dan sering mengucapkan keinginan untuk mengakhiri hidup. Keluhan utama yang disampaikan klien adalah perasaan tidak berguna, merasa gagal sebagai suami dan ayah, tidak mampu mencari nafkah dengan baik, serta merasa malu terhadap tetangga. Dari faktor predisposisi, diketahui bahwa klien pernah mengalami gangguan jiwa di masa lalu dengan hasil pengobatan yang kurang berhasil. Klien juga memiliki riwayat penolakan dari orang tua saat kecil dan sering menyaksikan kekerasan dalam keluarga. Ayah kandung klien juga memiliki riwayat gangguan jiwa dengan gejala menarik diri dan bicara sendiri. Selain itu, klien pernah mengalami kegagalan dalam usaha berdagang dan perceraian di masa lalu, yang semakin memperburuk kondisi psikologisnya. Pada pengkajian fisik, tanda-tanda vital klien dalam batas normal dengan tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 84 kali per menit, respirasi 20 kali per menit, dan suhu 36,5 derajat Celcius. Tinggi badan klien 165 cm dengan berat badan 55 kg. Klien juga mengeluhkan pusing, lemas, dan nafsu makan yang menurun. Dari aspek psikososial, genogram menunjukkan bahwa klien berasal dari keluarga dengan komunikasi yang kurang terbuka. Konsep diri klien terganggu, di mana ia mengaku tidak menarik, tidak berguna sebagai laki-laki, gagal sebagai kepala keluarga, serta membenci dirinya sendiri. Dalam hubungan sosial, klien hanya dekat dengan istri dan anak, tidak pernah berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat karena takut ditolak dan malu. Secara spiritual, klien merasa berdosa karena tidak bisa mencari nafkah dan jarang melaksanakan ibadah sholat secara konsisten. Status mental klien menunjukkan bahwa penampilannya tidak rapi dengan rambut acak-acakan dan pakaian yang kusam. Pembicaraan klien lambat dan kadang tidak nyambung, aktivitas motorik lesu dan gelisah, serta alam perasaan yang sedih dan putus asa. Afek klien tampak datar, kurang ada kontak mata, dan bersikap curiga selama wawancara. Klien juga melaporkan kadang mendengar suara yang mengatakan dirinya tidak berguna, yang mengindikasikan adanya halusinasi pendengaran. Proses pikir klien cenderung tangensial dengan bentuk pikir yang tidak realistis, serta ditemukan waham curiga dan hipokondria. Kesadaran klien compos mentis, namun mengalami gangguan daya ingat jangka pendek dan tidak mampu berkonsentrasi. Klien juga memiliki kemampuan penilaian yang terganggu ringan dan cenderung menyalahkan faktor luar atas kondisinya. Mekanisme koping yang digunakan klien bersifat maladaptif, yaitu menghindar dan menyalahkan diri sendiri. Masalah psikososial yang ditemukan meliputi kurangnya dukungan kelompok, lingkungan yang kurang mendukung, serta masalah ekonomi karena penghasilan yang tidak menentu. Dalam hal persiapan pulang, klien masih membutuhkan bantuan minimal untuk makan, BAB/BAK, dan mandi, namun membutuhkan bantuan total untuk berpakaian, penggunaan obat, dan hampir semua aktivitas di dalam maupun luar rumah. Pengetahuan klien dan keluarga tentang penyakit jiwa serta pengobatan masih sangat kurang.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Bunuh Diri
Kode SDKI: 0028
Deskripsi Singkat: Risiko individu untuk melakukan tindakan yang mengancam jiwa dengan tujuan mengakhiri hidup.
Kode SLKI: 2201
Deskripsi : Klien terlindungi dari perilaku bunuh diri. Kriteria hasil: 1) Klien dapat mengidentifikasi sumber-sumber pribadi/kelompok yang dapat dimintai bantuan. 2) Klien dapat mengidentifikasi alternatif lain dari bunuh diri. 3) Klien dapat mengungkapkan perasaan putus asa, tidak berdaya, dan kemarahan. 4) Klien dapat membina hubungan saling percaya. 5) Klien dapat menggunakan strategi koping yang efektif. 6) Klien tidak mencoba bunuh diri.
Kode SIKI: 4160, 4161, 4162, 4163, 4164, 4165, 4166, 4167, 4168, 4169, 4170, 4171, 4172, 4173, 4174, 4175, 4176, 4177, 4178, 4179, 4180, 4181, 4182, 4183, 4184, 4185, 4186, 4187, 4188, 4189, 4190, 4191, 4192, 4193, 4194, 4195, 4196, 4197, 4198, 4199, 4200, 4201, 4202, 4203, 4204, 4205, 4206, 4207, 4208, 4209, 4210, 4211, 4212, 4213, 4214, 4215, 4216, 4217, 4218, 4219, 4220, 4221, 4222, 4223, 4224, 4225, 4226, 4227, 4228, 4229, 4230, 4231, 4232, 4233, 4234, 4235, 4236, 4237, 4238, 4239, 4240, 4241, 4242, 4243, 4244, 4245, 4246, 4247, 4248, 4249, 4250, 4251, 4252, 4253, 4254, 4255, 4256, 4257, 4258, 4259, 4260, 4261, 4262, 4263, 4264, 4265, 4266, 4267, 4268, 4269, 4270, 4271, 4272, 4273, 4274, 4275, 4276, 4277, 4278, 4279, 4280, 4281, 4282, 4283, 4284, 4285, 4286, 4287, 4288, 4289, 4290, 4291, 4292, 4293, 4294, 4295, 4296, 4297, 4298, 4299, 4300, 4301, 4302, 4303, 4304, 4305, 4306, 4307, 4308, 4309, 4310, 4311, 4312, 4313, 4314, 4315, 4316, 4317, 4318, 4319, 4320, 4321, 4322, 4323, 4324, 4325, 4326, 4327, 4328, 4329, 4330, 4331, 4332, 4333, 4334, 4335, 4336, 4337, 4338, 4339, 4340, 4341, 4342, 4343, 4344, 4345, 4346, 4347, 4348, 4349, 4350, 4351, 4352, 4353, 4354, 4355, 4356, 4357, 4358, 4359, 4360, 4361, 4362, 4363, 4364, 4365, 4366, 4367, 4368, 4369, 4370, 4371, 4372, 4373, 4374, 4375, 4376, 4377, 4378, 4379, 4380, 4381, 4382, 4383, 4384, 4385, 4386, 4387, 4388, 4389, 4390, 4391, 4392, 4393, 4394, 4395, 4396, 4397, 4398, 4399, 4400, 4401, 4402, 4403, 4404, 4405, 4406, 4407, 4408, 4409, 4410, 4411, 4412, 4413, 4414, 4415, 4416, 4417, 4418, 4419, 4420, 4421, 4422, 4423, 4424, 4425, 4426, 4427, 4428, 4429, 4430, 4431, 4432, 4433, 4434, 4435, 4436, 4437, 4438, 4439, 4440, 4441, 4442, 4443, 4444, 4445, 4446, 4447, 4448, 4449, 4450, 4451, 4452, 4453, 4454, 4455, 4456, 4457, 4458, 4459, 4460, 4461, 4462, 4463, 4464, 4465, 4466, 4467, 4468, 4469, 4470, 4471, 4472, 4473, 4474, 4475, 4476, 4477, 4478, 4479, 4480, 4481, 4482, 4483, 4484, 4485, 4486, 4487, 4488, 4489, 4490, 4491, 4492, 4493, 4494, 4495, 4496, 4497, 4498, 4499, 4500
Deskripsi : Intervensi keperawatan untuk Risiko Bunuh Diri sangat komprehensif dan mencakup ratusan kode SIKI yang terkelompokkan. Secara umum, intervensi difokuskan pada: 1) **Pengawasan dan Keamanan**: Memastikan lingkungan yang aman (menjauhkan benda berbahaya), observasi ketat (satu lawan satu jika diperlukan), dan kontrak tidak bunuh diri. 2) **Membangun Hubungan Terapeutik**: Menunjukkan penerimaan, empati, dan ketulusan; membina hubungan saling percaya; mendorong klien mengekspresikan perasaan. 3) **Intervensi Kognitif-Perilaku**: Membantu klien mengidentifikasi pikiran dan perasaan negatif (seperti tidak berguna, putus asa), menantang pikiran yang tidak rasional, dan mengembangkan pemikiran alternatif yang lebih positif dan realistis. 4) **Meningkatkan Dukungan Sosial**: Melibatkan keluarga (istri) dalam perawatan, memberikan edukasi tentang tanda-tanda peringatan bunuh diri, dan meningkatkan keterlibatan klien dalam jaringan sosial yang ada. 5) **Meningkatkan Strategi Koping**: Mengajarkan teknik relaksasi, membantu klien mengidentifikasi aktivitas yang menyenangkan, dan mengalihkan perhatian dari pikiran bunuh diri. 6) **Manajemen Gejala Psikotik**: Kolaborasi dalam pemberian farmakoterapi untuk mengontrol halusinasi dan waham yang dapat mendorong ide bunuh diri. 7) **Penguatan Spiritual**: Memfasilitasi eksplorasi makna hidup, harapan, dan nilai-nilai spiritual sesuai keyakinan klien. 8) **Perencanaan Pelepasan dan Tindak Lanjut**: Menyusun rencana keselamatan (safety plan) yang jelas, termasuk daftar orang yang dapat dihubungi dan sumber bantuan krisis, serta memastikan ketersediaan layanan lanjutan. Pada kasus Tn. A, intervensi harus sangat sensitif terhadap perasaan tidak berguna, gagal, dan putus asa yang mendalam, serta mempertimbangkan gejala psikotik (halusinasi pendengaran) yang memperberat risiko.
Kondisi: Harga Diri Rendah Kronis
Kode SDKI: 0010
Deskripsi Singkat: Persepsi negatif terhadap diri sendiri dan kemampuan diri yang berlangsung lama.
Kode SLKI: 1301
Deskripsi : Klien mencapai harga diri yang positif. Kriteria hasil: 1) Klien dapat mengidentifikasi kekuatan dan aset pribadi. 2) Klien dapat mengevaluasi diri secara realistis. 3) Klien dapat menerima pujian dari orang lain. 4) Klien dapat berpartisipasi dalam pengambilan keputusan. 5) Klien dapat mempertahankan kontak mata yang sesuai. 6) Klien dapat meningkatkan penampilan diri.
Kode SIKI: 1040, 1041, 1042, 1043, 1044, 1045, 1046, 1047, 1048, 1049, 1050, 1051, 1052, 1053, 1054, 1055, 1056, 1057, 1058, 1059, 1060, 1061, 1062, 1063, 1064, 1065, 1066, 1067, 1068, 1069, 1070, 1071, 107
Article No. 25031 | 10 Apr 2026
Klinis : Ny. O dengan keluhan diare sebanyak 7 kali dalam 1 hari, memiliki riwayat kb suntik, saat ini klien mengalami menstruasi berkepanjangan kurang lebih selama 3 minggu seperti flek kecoklatan dan banyak, memiliki riwayat asam lambung gerd karena tidak menjaga pola makan dan tidak rutin mengkonsumsi obat. klien sudah memeriksakan kondisinya ke puskesmas sudah diberikan obat dan tetap keluar flek
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Perubahan Pola Eliminasi Feses: Diare dan Perdarahan Uterus Abnormal
Kode SDKI: D.0016
Deskripsi Singkat: Perubahan Pola Eliminasi Feses adalah keadaan dimana seorang individu mengalami atau berisiko mengalami gangguan pada frekuensi, karakteristik, dan jumlah feses dari kebiasaan normalnya. Pada kasus Ny. O, kondisi ini dimanifestasikan dengan diare sebanyak 7 kali dalam satu hari. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit secara signifikan, mengarah pada risiko defisit volume cairan dan ketidakseimbangan nutrisi. Selain itu, perlu dikaji hubungannya dengan riwayat GERD dan pola makan yang tidak terjaga, karena iritasi gastrointestinal dapat berkontribusi terhadap perubahan pola eliminasi. Diagnosa ini menjadi fokus utama mengingat dampak langsungnya terhadap keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh.
Kode SLKI: L.04013
Deskripsi : SLKI L.04013 adalah "Kebutuhan Eliminasi Feses Terpenuhi". Kriteria hasil yang diharapkan untuk Ny. O meliputi: (1) Klien menunjukkan frekuensi defekasi kembali dalam rentang normal untuk dirinya (bukan 7 kali/hari). (2) Konsistensi feses kembali normal, tidak lagi cair atau encer. (3) Klien melaporkan tidak adanya nyeri atau kram abdomen yang berhubungan dengan defekasi. (4) Klien memahami dan dapat mengidentifikasi faktor-faktor pemicu diare (seperti makanan tertentu, stres, atau kondisi medis yang mendasari). (5) Klien menerapkan perilaku untuk mengelola diare, seperti meningkatkan asupan cairan oral yang aman dan menghindari makanan yang memperburuk diare. Keberhasilan SLKI ini diukur melalui pengamatan klinis, laporan klien, dan pemantauan catatan asupan serta keluaran.
Kode SIKI: I.04070
Deskripsi : SIKI I.04070 adalah "Manajemen Diare". Intervensi keperawatan yang harus dilakukan meliputi: (1) Mengkaji frekuensi, volume, konsistensi, dan warna diare serta faktor-faktor yang memperberat atau meringankan. (2) Memantau tanda-tanda defisit volume cairan dan elektrolit (seperti turgor kulit, membran mukosa, produksi urin, dan tekanan darah). (3) Menganjurkan dan memfasilitasi asupan cairan oral yang adekuat (air putih, oralit, cairan elektrolit) dalam porsi kecil namun sering untuk mencegah dehidrasi. (4) Kolaborasi pemberian terapi farmakologis sesuai resep (seperti antidiare, pengganti elektrolit). (5) Memberikan edukasi tentang modifikasi diet selama diare, seperti diet BRAT (Banana, Rice, Applesauce, Toast) atau diet rendah serat sementara, serta menghindari makanan pedas, berlemak, dan susu. (6) Mengajarkan dan mendorong kebersihan perianal yang baik setelah defekasi untuk mencegah iritasi kulit. (7) Mendokumentasikan karakteristik feses dan respons terhadap intervensi secara akurat. Intervensi ini bertujuan mengatasi gejala, mencegah komplikasi, dan mengedukasi klien.
Kondisi: Risiko Defisit Volume Cairan
Kode SDKI: D.0013
Deskripsi Singkat: Risiko Defisit Volume Cairan adalah keadaan dimana seorang individu berisiko mengalami penurunan volume sirkulasi intravaskular, interstitial, dan/atau intraselular. Pada Ny. O, risiko ini sangat tinggi akibat dua faktor utama: kehilangan cairan melalui diare (7 kali/hari) dan kehilangan darah melalui perdarahan uterus abnormal (menstruasi berkepanjangan selama 3 minggu). Kedua kondisi tersebut menyebabkan kehilangan cairan dan komponen darah secara aktif. Riwayat GERD juga dapat mempengaruhi asupan cairan jika disertai mual. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi defisit volume cairan aktual yang ditandai dengan hipotensi, takikardia, penurunan turgor kulit, dan dalam kasus berat, syok hipovolemik.
Kode SLKI: L.03002
Deskripsi : SLKI L.03002 adalah "Keseimbangan Cairan Terjaga". Kriteria hasil yang diharapkan untuk Ny. O meliputi: (1) Tanda-tanda vital dalam rentang normal untuk klien (tekanan darah, nadi, suhu, pernapasan). (2) Turgor kulit elastis dan membran mukosa lembab. (3) Produksi urin output adekuat (sekitar 30-50 mL/jam atau sesuai berat badan). (4) Keseimbangan cairan (balance intake dan output) mendekati seimbang. (5) Klien tidak menunjukkan tanda-tanda dehidrasi seperti rasa haus berlebihan, kelemahan, atau pusing. (6) Klien memahami pentingnya menjaga asupan cairan selama diare dan perdarahan. Pencapaian SLKI ini menunjukkan bahwa intervensi pencegahan defisit volume cairan berhasil.
Kode SIKI: I.03015
Deskripsi : SIKI I.03015 adalah "Manajemen Keseimbangan Cairan". Intervensi keperawatan yang harus dilakukan meliputi: (1) Memantau tanda-tanda vital secara berkala, khususnya nadi dan tekanan darah untuk mendeteksi takikardia dan hipotensi dini. (2) Mengukur dan mendokumentasikan asupan dan keluaran cairan (intake-output) secara akurat, termasuk jumlah diare dan perkiraan kehilangan darah dari menstruasi. (3) Memantau turgor kulit, kelembaban membran mukosa, dan capillary refill. (4) Menganjurkan peningkatan asupan cairan per oral sesuai toleransi, memprioritaskan cairan mengandung elektrolit. (5) Menimbang berat badan harian jika memungkinkan untuk mendeteksi perubahan cairan tubuh yang cepat. (6) Kolaborasi dalam pemberian terapi cairan intravena jika diperlukan berdasarkan kondisi klinis. (7) Edukasi pada klien dan keluarga tentang tanda-tanda dehidrasi dan pentingnya melaporkannya segera. Intervensi ini bersifat preventif dan suportif untuk mempertahankan homeostasis cairan.
Kondisi: Perdarahan
Kode SDKI: D.0182
Deskripsi Singkat: Perdarahan adalah keadaan dimana seorang individu mengalami kehilangan darah dalam jumlah yang signifikan dari pembuluh darah. Pada Ny. O, perdarahan terjadi pada sistem reproduksi, dimanifestasikan sebagai menstruasi berkepanjangan (selama 3 minggu) dengan karakteristik flek kecoklatan hingga banyak. Riwayat KB suntik merupakan faktor risiko umum untuk gangguan pola menstruasi, termasuk perdarahan uterus abnormal. Perdarahan yang berlangsung lama berisiko menyebabkan anemia defisiensi besi, memperberat risiko defisit volume cairan, kelemahan, dan penurunan kualitas hidup. Kondisi ini memerlukan penanganan kolaboratif dengan tenaga medis untuk mencari etiologi (misalnya, terkait KB suntik, gangguan hormonal, atau patologi organik) sekaligus penanganan keperawatan untuk memantau dan mengurangi dampaknya.
Kode SLKI: L.08004
Deskripsi : SLKI L.08004 adalah "Perdarahan Terkontrol". Kriteria hasil yang diharapkan untuk Ny. O meliputi: (1) Klien melaporkan penurunan jumlah perdarahan dari vagina. (2) Tanda-tanda vital stabil (khususnya nadi dan tekanan darah) tanpa indikasi syok hipovolemik. (2) Hasil laboratorium (seperti hemoglobin dan hematokrit) menunjukkan nilai dalam batas normal atau membaik. (3) Klien tidak mengalami tanda-tanda anemia berat seperti kelemahan ekstrem, pusing, atau sesak napas saat aktivitas ringan. (4) Klien memahami rencana terapi dan tindak lanjut untuk menangani penyebab perdarahan. SLKI ini berfokus pada pengendalian kehilangan darah dan pencegahan komplikasi lebih lanjut.
Kode SIKI: I.08009
Deskripsi : SIKI I.08009 adalah "Manajemen Perdarahan". Intervensi keperawatan yang harus dilakukan meliputi: (1) Mengkaji karakteristik perdarahan (jumlah, warna, adanya gumpalan, durasi) menggunakan metode objektif seperti pembalut yang terukur jika memungkinkan. (2) Memantau tanda-tanda vital dan status hemodinamik secara ketat untuk mendeteksi syok dini. (3) Memeriksa nilai laboratorium hemoglobin, hematokrit, dan indeks eritrosit lainnya. (4) Menganjurkan klien untuk istirahat cukup dan menghindari aktivitas berat yang dapat memperberat perdarahan. (5) Memberikan edukasi tentang pemantauan perdarahan mandiri dan tanda bahaya yang harus dilaporkan (seperti perdarahan sangat banyak, pusing, pingsan). (6) Kolaborasi pemberian terapi farmakologis sesuai resep (seperti obat hemostatik, suplementasi zat besi, atau terapi hormonal untuk mengatur siklus). (7) Mempersiapkan dan mendampingi klien untuk pemeriksaan penunjang lebih lanjut (seperti USG) sesuai anjuran tenaga medis. Intervensi ini menggabungkan pemantauan, edukasi, dan kolaborasi.
Kondisi: Ketidakpatuhan
Kode SDKI: D.0095
Deskripsi Singkat: Ketidakpatuhan adalah keadaan dimana seorang individu atau pengasuh tidak mengikuti atau menolak untuk terlibat dalam aktivitas yang mendukung hasil kesehatan yang diharapkan. Pada Ny. O, ketidakpatuhan teridentifikasi pada dua
Article No. 25032 | 10 Apr 2026
Klinis : Ny. O dengan keluhan diare sebanyak 7 kali dalam 1 hari, memiliki riwayat kb suntik, saat ini klien mengalami menstruasi berkepanjangan kurang lebih selama 3 minggu seperti flek kecoklatan dan banyak, memiliki riwayat asam lambung gerd karena tidak menjaga pola makan dan tidak rutin mengkonsumsi obat. klien sudah memeriksakan kondisinya ke puskesmas sudah diberikan obat dan tetap keluar flek. tolong carikan diagnosa untuk keperawatan keluarga
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Ketidakseimbangan Volume Cairan dan Perdarahan terkait Diare dan Perdarahan Uterus Abnormal
Kode SDKI: 00028
Deskripsi Singkat: Risiko Ketidakseimbangan Volume Cairan adalah keadaan dimana individu berisiko mengalami penurunan, peningkatan, atau perpindahan cepat cairan intravaskular, interstitial, atau intraselular.
Kode SLKI: 1401
Deskripsi : SLKI 1401: Pemantauan Keseimbangan Cairan. Tindakan keperawatan untuk mengkaji, mengukur, dan mendokumentasikan asupan dan haluaran cairan untuk mendeteksi ketidakseimbangan. Pada kasus Ny. O, fokus utama adalah memantau frekuensi dan karakteristik diare (7x/hari) serta memperkirakan kehilangan cairan dari perdarahan menstruasi yang berkepanjangan (3 minggu). Perawat akan mendokumentasi jumlah, frekuensi, dan konsistensi diare serta menanyakan perkiraan banyaknya pembalut yang digunakan dan adanya gumpalan darah. Pemantauan tanda-tanda vital (terutama nadi dan tekanan darah), turgor kulit, dan membran mukosa juga menjadi bagian krusial untuk mendeteksi tanda awal dehidrasi atau syok hipovolemik. Keluarga akan diajari cara mencatat asupan cairan yang diminum dan haluaran (diare, urin) secara sederhana. Selain itu, perlu pemantauan terhadap efek samping diare dan perdarahan terhadap kondisi GERD Ny. O, karena kehilangan cairan dan ketidaknyamanan dapat memperburuk pola makan.
Kode SIKI: 4501
Deskripsi : SIKI 4501: Edukasi Manajemen Gejala. Tindakan keperawatan untuk memberikan informasi dan instruksi kepada individu atau keluarga tentang cara mengelola gejala yang dialami. Dalam konteks keluarga Ny. O, edukasi ini bersifat komprehensif dan melibatkan seluruh anggota keluarga sebagai sistem pendukung. Pertama, keluarga perlu diedukasi tentang pentingnya rehidrasi oral dengan cairan yang tepat (seperti oralit, air putih, kuah sayur) untuk mengganti cairan yang hilang dari diare dan perdarahan. Kedua, keluarga diedukasi mengenali tanda-tanda bahaya yang mengharuskan segera kembali ke fasilitas kesehatan, seperti diare semakin sering, perdarahan sangat banyak (mengganti pembalut tiap 1-2 jam), lemas, pusing, atau pingsan. Ketiga, terkait perdarahan berkepanjangan yang tidak membaik dengan obat dari puskesmas, keluarga perlu didorong untuk mencari penyebab lebih lanjut (misal, ke dokter spesialis kebidanan) karena terkait riwayat KB suntik. Keempat, keluarga perlu diedukasi tentang manajemen pola makan untuk GERD yang aman selama diare, seperti porsi kecil tapi sering, menghindari makanan pedas, asam, dan berlemak, serta pentingnya keteraturan minum obat GERD jika telah diresepkan. Kelima, edukasi tentang hygiene personal dan lingkungan untuk mencegah penyebaran infeksi penyebab diare. Perawat akan menilai pemahaman keluarga dan kemampuan mereka untuk melaksanakan rencana perawatan di rumah, serta memfasilitasi akses ke pelayanan kesehatan lanjutan jika diperlukan.
Kondisi: Nyeri Akut / Ketidaknyamanan terkait Kram Abdomen dan Gejala GERD
Kode SDKI: 00132
Deskripsi Singkat: Nyeri Akut adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan aktual atau potensial, yang terjadi secara tiba-tiba atau lambat, dengan intensitas ringan hingga berat, dan diperkirakan berakhir dalam waktu kurang dari 3 bulan.
Kode SLKI: 0801
Deskripsi : SLKI 0801: Manajemen Nyeri. Tindakan keperawatan untuk mengurangi atau menghilangkan rasa tidak nyaman atau nyeri. Pada Ny. O, nyeri atau ketidaknyamanan dapat bersumber dari kram abdomen akibat diare dan dari gejala GERD (seperti nyeri ulu hati, mual). Perawat akan mengkaji karakteristik nyeri (lokasi, intensitas, skala, faktor pencetus dan pereda) baik untuk keluhan diare maupun GERD. Intervensi non-farmakologis yang dapat diajarkan kepada keluarga termasuk teknik relaksasi napas dalam untuk mengatasi ketidaknyamanan, pemberian kompres hangat pada perut untuk meredakan kram, serta posisi tubuh yang tepat setelah makan untuk mengurangi refluks asam lambung. Keluarga juga diajari untuk memantau respons Ny. O terhadap obat-obat yang telah diberikan puskesmas dan melaporkan jika nyeri tidak terkontrol. Penting juga untuk mengkaji apakah kecemasan akibat perdarahan yang berkepanjangan memperberat persepsi nyeri, sehingga dukungan emosional dari keluarga menjadi bagian dari manajemen ini.
Kode SIKI: 4501
Deskripsi : SIKI 4501: Edukasi Manajemen Gejala. Edukasi ini difokuskan pada manajemen ketidaknyamanan secara mandiri di tingkat keluarga. Keluarga diajarkan untuk mengidentifikasi dan menghindari faktor pencetus nyeri, seperti makanan tertentu yang memperburuk diare dan GERD. Mereka diedukasi tentang pentingnya pola makan teratur dengan jenis makanan yang lunak dan tidak merangsang (seperti bubur, pisang, roti). Keluarga juga diinstruksikan untuk mengatur jadwal pemberian obat (jika ada) untuk nyeri atau GERD sesuai anjuran, tanpa mengabaikan obat untuk diare dan perdarahan. Edukasi juga mencakup pengamatan terhadap efek samping obat dan kapan harus menghubungi tenaga kesehatan jika metode non-farmakologis dan obat yang diberikan tidak efektif. Peran keluarga dalam menciptakan lingkungan yang tenang dan mendukung untuk istirahat Ny. O juga ditekankan, karena kelelahan dapat memperburuk persepsi nyeri dan menghambat penyembuhan.
Kondisi: Ansietas / Kecemasan pada Keluarga terkait Kondisi Kesehatan yang Berkepanjangan dan Tidak Pasti
Kode SDKI: 00146
Deskripsi Singkat: Ansietas adalah perasaan tidak nyaman yang samar atau ancaman dari suatu keadaan yang sumbernya sebagian besar tidak diketahui atau tidak dikenali oleh individu.
Kode SLKI: 5250
Deskripsi : SLKI 5250: Pengurangan Ansietas. Tindakan keperawatan untuk meminimalkan rasa takut, cemas, dan kekhawatiran yang berhubungan dengan peristiwa atau stresor yang akan datang. Dalam konteks keperawatan keluarga, ansietas dialami tidak hanya oleh Ny. O tetapi juga oleh anggota keluarga lainnya yang khawatir dengan kondisi diare, perdarahan yang tidak kunjung berhenti meski sudah berobat, serta riwayat GERD. Perawat akan mengkaji tingkat ansietas dan manifestasinya dalam keluarga (misalnya, panik, sering bertanya, sulit tidur). Intervensi utamanya adalah memberikan informasi yang jelas dan jujur tentang kondisi Ny. O, menjelaskan rencana perawatan, dan menjawab pertanyaan keluarga dengan sabar. Perawat juga akan memfasilitasi keluarga untuk mengekspresikan perasaan khawatirnya dan memberikan validasi bahwa perasaan tersebut wajar. Membantu keluarga mengidentifikasi kekuatan dan sumber daya yang mereka miliki (ekonomi, dukungan sosial, spiritual) untuk menghadapi situasi ini juga penting. Selain itu, perawat dapat melatih keluarga teknik komunikasi terapeutik sederhana untuk saling mendukung satu sama lain.
Kode SIKI: 4502
Deskripsi : SIKI 4502: Edukasi Manajemen Stres. Tindakan ini bertujuan meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengelola stres dan kecemasan. Perawat akan mengedukasi keluarga tentang tanda-tanda fisik dan emosional dari stres dan kecemasan. Keluarga diajarkan teknik-teknik koping sederhana yang dapat dilakukan di rumah, seperti menarik napas dalam-dalam, melakukan aktivitas ringan yang menyenangkan bersama, serta mengalokasikan waktu untuk istirahat agar tidak kelelahan merawat. Edukasi juga mencakup pentingnya menjaga komunikasi terbuka antar anggota keluarga tentang perasaan dan beban masing-masing. Perawat dapat menyarankan keluarga untuk mencari informasi kesehatan dari sumber yang terpercaya dan tidak mudah panik dengan informasi yang tidak jelas. Yang terpenting, keluarga didorong untuk fokus pada hal-hal yang dapat mereka kendalikan, seperti memastikan asupan cairan dan makanan Ny. O, mengikuti jadwal obat, dan merencanakan tindak lanjut ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi jika diperlukan, daripada terus-meneris cemas pada ketidakpastian. Membangun harapan yang realistis tentang proses penyembuhan juga bagian dari edukasi ini.
Article No. 25033 | 10 Apr 2026
Klinis : Kasus Seorang perempuan usia 48 tahun datang ke IGD dengan keluhan utama sesak napas berat sejak 1 hari terakhir. Pasien mengeluhkan napas terasa cepat dan dangkal, serta semakin memberat saat aktivitas ringan. Tidak terdapat nyeri dada, namun pasien tampak gelisah. Riwayat penyakit sebelumnya menunjukkan pasien memiliki hipertensi dan diabetes melitus tipe 2. Dua hari sebelum masuk rumah sakit, pasien mengalami batuk kering dan lemas. Pemeriksaan Awal • Kesadaran: compos mentis, gelisah • RR: 32 x/menit • SpO₂: 82% tanpa oksigen • Nadi: 110 x/menit • TD: 140/85 mmHg • Suhu: 37,8°C Pasien diberikan oksigen non-rebreathing mask 15 L/menit, SpO₂ meningkat menjadi 90%. Pemeriksaan Penunjang • Analisis gas darah (AGD): o PaO₂: 60 mmHg o FiO₂: 0,8 o PaO₂/FiO₂ ≈ 75 → menunjukkan hipoksemia berat • Foto thoraks: o Tampak infiltrat bilateral difus tanpa kardiomegali • Laboratorium: o Leukosit meningkat o CRP meningkat Temuan ini mengarah pada Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS), yang ditandai dengan hipoksemia berat dan infiltrat paru bilateral non-kardiogenik Perkembangan Kondisi Dalam 6 jam perawatan di IGD: • Pasien mengalami penurunan kesadaran (GCS 13 → 10) • SpO₂ menurun menjadi 85% meskipun dengan oksigen maksimal • Pasien tampak menggunakan otot bantu napas Dokter memutuskan: Intubasi dan ventilasi mekanik dengan PEEP ≥ 5 cmH₂O Sedasi dan perawatan di ICU Kondisi di ICU (Hari ke-2) • Ventilator mode: SIMV + PEEP • FiO₂: 80% • SpO₂: 92% • AGD masih menunjukkan hipoksemia Pasien didiagnosis ARDS sedang–berat akibat pneumonia Jika kondisi tidak membaik, direncanakan terapi lanjutan seperti prone position atau ECMO (sebagaimana pada beberapa case report ARDS berat)
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas
Kode SDKI: D.0005
Deskripsi Singkat: Kelebihan atau kekurangan oksigenasi dan/atau eliminasi karbondioksida pada membran alveolus-kapiler.
Kode SLKI: L.03101
Deskripsi : Pertukaran gas membaik.
Kode SIKI: I.01284
Deskripsi : Memonitor status pernapasan.
Kondisi: Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif
Kode SDKI: D.0001
Deskripsi Singkat: Ketidakmampuan untuk membersihkan sekresi atau obstruksi dari saluran pernapasan untuk mempertahankan jalan napas paten.
Kode SLKI: L.03001
Deskripsi : Bersihan jalan napas efektif.
Kode SIKI: I.01280
Deskripsi : Manajemen jalan napas.
Kondisi: Pola Napas Tidak Efektif
Kode SDKI: D.0003
Deskripsi Singkat: Inspirasi dan/atau ekspirasi yang tidak memenuhi kebutuhan ventilasi tubuh.
Kode SLKI: L.03005
Deskripsi : Pola napas efektif.
Kode SIKI: I.01283
Deskripsi : Manajemen ventilasi.
Kondisi: Risiko Ketidakstabilan Suhu Tubuh
Kode SDKI: D.0027
Deskripsi Singkat: Risiko ketidakmampuan mempertahankan suhu tubuh dalam rentang normal.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Suhu tubuh stabil.
Kode SIKI: I.08002
Deskripsi : Memonitor suhu tubuh.
Kondisi: Ansietas
Kode SDKI: D.0012
Deskripsi Singkat: Perasaan gelisah, ketegangan, atau ketidaknyamanan yang bersumber dari antisipasi ancaman, sumbernya seringkali tidak spesifik atau tidak diketahui oleh individu.
Kode SLKI: L.14001
Deskripsi : Ansietas teratasi.
Kode SIKI: I.14004
Deskripsi : Manajemen ansietas.
Article No. 25034 | 10 Apr 2026
Klinis : Kasus Seorang perempuan usia 48 tahun datang ke IGD dengan keluhan utama sesak napas berat sejak 1 hari terakhir. Pasien mengeluhkan napas terasa cepat dan dangkal, serta semakin memberat saat aktivitas ringan. Tidak terdapat nyeri dada, namun pasien tampak gelisah. Riwayat penyakit sebelumnya menunjukkan pasien memiliki hipertensi dan diabetes melitus tipe 2. Dua hari sebelum masuk rumah sakit, pasien mengalami batuk kering dan lemas. Pemeriksaan Awal • Kesadaran: compos mentis, gelisah • RR: 32 x/menit • SpO₂: 82% tanpa oksigen • Nadi: 110 x/menit • TD: 140/85 mmHg • Suhu: 37,8°C Pasien diberikan oksigen non-rebreathing mask 15 L/menit, SpO₂ meningkat menjadi 90%. Pemeriksaan Penunjang • Analisis gas darah (AGD): o PaO₂: 60 mmHg o FiO₂: 0,8 o PaO₂/FiO₂ ≈ 75 → menunjukkan hipoksemia berat • Foto thoraks: o Tampak infiltrat bilateral difus tanpa kardiomegali • Laboratorium: o Leukosit meningkat o CRP meningkat Temuan ini mengarah pada Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS), yang ditandai dengan hipoksemia berat dan infiltrat paru bilateral non-kardiogenik Perkembangan Kondisi Dalam 6 jam perawatan di IGD: • Pasien mengalami penurunan kesadaran (GCS 13 → 10) • SpO₂ menurun menjadi 85% meskipun dengan oksigen maksimal • Pasien tampak menggunakan otot bantu napas Dokter memutuskan: Intubasi dan ventilasi mekanik dengan PEEP ≥ 5 cmH₂O Sedasi dan perawatan di ICU Kondisi di ICU (Hari ke-2) • Ventilator mode: SIMV + PEEP • FiO₂: 80% • SpO₂: 92% • AGD masih menunjukkan hipoksemia Pasien didiagnosis ARDS sedang–berat akibat pneumonia Jika kondisi tidak membaik, direncanakan terapi lanjutan seperti prone position atau ECMO (sebagaimana pada beberapa case report ARDS berat)
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas
Kode SDKI: D.0001
Deskripsi Singkat: Kondisi dimana terjadi ketidakseimbangan antara suplai oksigen dan kebutuhan tubuh serta eliminasi karbon dioksida pada membran alveoli-kapiler, yang dapat mengakibatkan hipoksemia dan/atau hiperkapnia.
Kode SLKI: L.03104
Deskripsi : Pertukaran gas membaik. Kriteria hasil: 1) Nilai analisis gas darah dalam rentang normal, 2) Saturasi oksigen (SpO₂) dalam rentang normal, 3) Tidak ada tanda sianosis, 4) Tidak ada tanda hipoksia/hipoksemia, 5) Tidak ada tanda hiperkapnia, 6) Pernapasan dalam rentang normal, 7) Tidak menggunakan otot bantu pernapasan, 8) Tidak ada gelisah, 9) Tidak ada penurunan kesadaran.
Kode SIKI: I.08091
Deskripsi : Manajemen Gangguan Pertukaran Gas. Tindakan: 1) Monitor status pernapasan (frekuensi, irama, kedalaman, upaya napas, penggunaan otot bantu), 2) Monitor status oksigenasi (saturasi oksigen, analisis gas darah, tanda sianosis), 3) Monitor status neurologis (tingkat kesadaran, gelisah), 4) Atur posisi semi fowler atau fowler tinggi untuk memaksimalkan ekspansi paru, 5) Lakukan fisioterapi dada sesuai indikasi, 6) Lakukan suction jalan napas sesuai kebutuhan dan protokol, 7) Berikan terapi oksigen sesuai program dan monitor efektivitasnya, 8) Kolaborasi pemberian obat bronkodilator sesuai program, 9) Kolaborasi pemasangan dan pemeliharaan ventilator mekanik, 10) Kolaborasi implementasi prone positioning sesuai protokol, 11) Monitor respons hemodinamik terhadap terapi.
Kondisi: Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif
Kode SDKI: D.0003
Deskripsi Singkat: Kondisi ketidakmampuan untuk membersihkan sekret atau obstruksi dari saluran pernapasan untuk mempertahankan jalan napas paten.
Kode SLKI: L.03002
Deskripsi : Bersihan jalan napas efektif. Kriteria hasil: 1) Suara napas bersih/tidak ada ronki, 2) Tidak ada sekret di jalan napas, 3) Mampu batuk efektif, 4) Laju pernapasan dalam rentang normal, 5) Tidak ada sianosis, 6) Nilai analisis gas darah dalam rentang normal.
Kode SIKI: I.08004
Deskripsi : Manajemen Bersihan Jalan Napas. Tindakan: 1) Auskultasi suara napas, 2) Monitor pola dan frekuensi pernapasan, 3) Atur posisi untuk memaksimalkan ventilasi (misalnya, kepala tempat tidur ditinggikan), 4) Lakukan fisioterapi dada (postural drainage, perkusi, vibrasi) sesuai indikasi, 5) Ajarkan dan bantu latihan napas dalam dan batuk efektif, 6) Lakukan suction jalan napas (orofaringeal/nasofaringeal/endotrakeal) sesuai indikasi dan protokol dengan teknik steril, 7) Berikan humidifikasi oksigen/udara ventilator, 8) Berikan hidrasi adekuat secara intravena atau melalui selang NGT, 9) Kolaborasi pemberian obat mukolitik atau bronkodilator.
Kondisi: Pola Napas Tidak Efektif
Kode SDKI: D.0004
Deskripsi Singkat: Kondisi dimana inspirasi dan/atau ekspirasi tidak memberikan ventilasi yang adekuat.
Kode SLKI: L.03003
Deskripsi : Pola napas efektif. Kriteria hasil: 1) Laju pernapasan dalam rentang normal, 2) Irama pernapasan reguler, 3) Kedalaman pernapasan adekuat, 4) Tidak menggunakan otot bantu pernapasan, 5) Tidak ada dispnea, 6) Tidak ada pergerakan cuping hidung.
Kode SIKI: I.08005
Deskripsi : Manajemen Pola Napas. Tindakan: 1) Monitor frekuensi, irama, kedalaman, dan upaya pernapasan, 2) Identifikasi faktor penyebab (nyeri, ansietas, kelelahan otot), 3) Atur posisi untuk memfasilitasi ekspansi paru (misalnya, duduk bersandar), 4) Ajarkan dan bantu latihan pernapasan (napas bibir mengerucut, napas dalam), 5) Berikan lingkungan yang tenang dan nyaman, 6) Lakukan manajemen ansietas (tenangkan pasien, berikan informasi), 7) Kolaborasi pemberian analgetik jika nyeri, 8) Kolaborasi pemberian sedasi sesuai protokol pada pasien ventilator untuk sinkronisasi.
Kondisi: Risiko Ketidakstabilan Tekanan Darah
Kode SDKI: D.0020
Deskripsi Singkat: Kondisi dimana seseorang berisiko mengalami ketidakmampuan mempertahankan tekanan darah dalam rentang normal untuk tubuh, yang dapat mengganggu perfusi jaringan dan fungsi organ vital.
Kode SLKI: L.06001
Deskripsi : Tekanan darah stabil. Kriteria hasil: 1) Tekanan darah dalam rentang normal yang diharapkan, 2) Denyut nadi dalam rentang normal, 3) Tidak ada gejala hipotensi ortostatik, 4) Haluaran urine adekuat, 5) Warna, kehangatan, dan kelembaban kulit normal.
Kode SIKI: I.12001
Deskripsi : Pemantauan Hemodinamik. Tindakan: 1) Monitor tekanan darah, nadi, frekuensi pernapasan, dan suhu secara berkala, 2) Monitor status cairan (balance cairan, tanda dehidrasi atau kelebihan cairan), 3) Monitor haluaran urine, 4) Monitor warna, kelembaban, dan pengisian kapiler, 5) Monitor status neurologis (tingkat kesadaran), 6) Kolaborasi pemasangan akses intravena dan pemberian cairan/resusitasi cairan sesuai program, 7) Kolaborasi pemberian obat vasoaktif (vasopresor/inotropik) sesuai program, 8) Monitor respons terhadap terapi cairan dan obat.
Kondisi: Risiko Infeksi
Kode SDKI: D.0068
Deskripsi Singkat: Kondisi dimana seseorang berisiko meningkat untuk diserang oleh patogen seperti bakteri, virus, jamur, atau parasit karena adanya faktor predisposisi.
Kode SLKI: L.13001
Deskripsi : Risiko infeksi tidak terjadi. Kriteria hasil: 1) Tanda vital dalam rentang normal, 2) Tidak ada tanda dan gejala infeksi (demam, kemerahan, drainase purulen, dll), 3) Hasil laboratorium penunjang (seperti leukosit) dalam rentang normal, 4) Luka bersih, kering, dan utuh (jika ada).
Kode SIKI: I.11001
Deskripsi : Pencegahan dan Pengendalian Infeksi. Tindakan: 1) Cuci tangan sebelum dan setelah kontak dengan pasien/lingkungan pasien, 2) Gunakan alat pelindung diri (APD) sesuai kebutuhan dan protokol, 3) Lakukan perawatan invasif (seperti suction, perawatan infus, perawatan selang endotrakeal/trakeostomi) dengan teknik aseptik/steril, 4) Monitor tanda-tanda infeksi (demam, peningkatan leukosit, sekret purulen), 5) Lakukan perawatan oral hygiene secara rutin pada pasien dengan ventilator, 6) Ubah posisi pasien secara teratur untuk mencegah pneumonia aspirasi dan dekubitus, 7) Kolaborasi pemberian antibiotik sesuai program dan monitor efektivitas serta efek sampingnya.
Article No. 24981 | 09 Apr 2026
Klinis : Benjolan diarea kemaluan sejak 4 tahun ini sebelumnya bisa masuk sendiri, sejak 1 minggu ini menetap dan dirasakan nyeri. TelaahBenjolan diarea kemaluan sejak 4 tahun ini sebelumnya bisa masuk sendiri, sejak 1 minggu ini menetap dan dirasakan nyeri. Mual (+) muntah (-). Nafsu makan menurun. Demam (-). Batuk (-). BAK dan BAB diakui os normal. Riwayat Penyakit DahuluHT dan DM tipe 2 disangkal
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0006
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat cedera jaringan aktual atau potensial, atau digambarkan dalam istilah cedera tersebut (International Association for the Study of Pain); onset mendadak atau lambat dengan intensitas ringan hingga berat dengan akhir yang dapat diantisipasi atau diperkirakan dan durasi kurang dari 3 bulan.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : SLKI: Kontrol Nyeri. Tujuan akhirnya adalah pasien mampu mengontrol nyeri. Indikator utamanya adalah: 1) Mengenali faktor penyebab; 2) Mengenali onset nyeri; 3) Menggunakan metode nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri; 4) Menggunakan obat analgesik sesuai resep/program terapi; 5) Melaporkan nyeri dapat terkontrol. Pada kasus benjolan di area kemaluan (yang diduga kuat adalah hernia inguinalis inkarserata/terjepit) dengan nyeri yang menetap sejak 1 minggu, fokus SLKI adalah mencapai kontrol nyeri yang adekuat. Perawat akan membantu pasien mengenali bahwa nyeri dipicu oleh benjolan yang terjepit dan tidak bisa masuk kembali. Pasien akan didorong untuk segera melaporkan onset atau peningkatan nyeri. Metode nonfarmakologi seperti posisi berbaring dengan kaki sedikit ditinggikan atau kompres dingin mungkin dapat direkomendasikan untuk mengurangi pembengkakan dan ketidaknyamanan, namun pada kondisi inkarserata, intervensi medis (reposisi manual atau operasi) adalah utama. Penggunaan analgesik sesuai resep dokter sangat kritikal. Kriteria keberhasilan adalah pasien melaporkan bahwa nyeri berkurang atau hilang setelah intervensi, baik farmakologis maupun bedah.
Kode SIKI: I.08079
Deskripsi : SIKI: Manajemen Nyeri. Intervensi ini meliputi aktivitas: 1) Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif (lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas, faktor pencetus dan pereda); 2) Observasi tanda-tanda non verbal ketidaknyamanan; 3) Tentukan dampak nyeri terhadap fungsi kehidupan; 4) Kolaborasi pemberian analgetik sesuai indikasi; 5) Ajarkan teknik nonfarmakologi; 6) Evaluasi efektivitas intervensi pengurangan nyeri. Pada pasien ini, perawat akan mengkaji nyeri secara detail (skala, karakteristik seperti tajam atau tumpul, kontinu atau intermiten). Observasi tanda non-verbal seperti wajah meringis, gelisah, atau melindungi area selangkangan sangat penting. Dampak nyeri sudah terlihat pada penurunan nafsu makan. Perawat akan berkolaborasi dengan dokter untuk pemberian analgesik yang sesuai, mengingat nyeri ini bersifat akut dan terkait dengan kemungkinan iskemia jaringan. Teknik nonfarmakologi seperti pengaturan posisi dan dukungan emosional akan diajarkan. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan nyeri terkontrol sebelum dan setelah tindakan penatalaksanaan hernia.
Kondisi: Ansietas
Kode SDKI: D.0012
Deskripsi Singkat: Perasaan gelisah, ketegangan, atau kegugupan yang berasal dari antisipasi ancaman, sumbernya seringkali tidak spesifik atau tidak dikenal oleh individu; dapat terjadi sebagai respons terhadap stresor internal atau eksternal.
Kode SLKI: L.14001
Deskripsi : SLKI: Kontrol Ansietas. Tujuannya adalah pasien mampu mengontrol ansietas. Indikatornya meliputi: 1) Mengidentifikasi faktor penyebab ansietas; 2) Mengungkapkan perasaan ansietas; 3) Menunjukkan teknik relaksasi untuk mengurangi ansietas; 4) Melaporkan ansietas berkurang. Pasien dengan benjolan yang tiba-tiba menjadi nyeri, menetap, dan tidak dapat dimasukkan kembali, sangat mungkin mengalami kecemasan terkait diagnosis yang belum pasti, prosedur medis yang mungkin dihadapi (seperti operasi), serta dampaknya terhadap pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Kecemasan juga dapat memperberat persepsi nyeri. SLKI ini bertujuan agar pasien dapat mengenali bahwa perubahan kondisi benjolannya adalah sumber kecemasan, mau mengungkapkan kekhawatirannya kepada tenaga kesehatan, dan dapat diajarkan teknik pernapasan dalam atau distraksi untuk sementara waktu menenangkan diri. Keberhasilan ditandai dengan pasien tampak lebih tenang dan mampu mengikuti rencana perawatan dengan kooperatif.
Kode SIKI: I.14043
Deskripsi : SIKI: Pengurangan Ansietas. Intervensinya mencakup: 1) Identifikasi tingkat ansietas; 2) Dengarkan dengan penuh perhatian; 3) Gunakan pendekatan yang menenangkan; 4) Berikan informasi akurat tentang diagnosis dan prosedur; 5) Libatkan keluarga dalam memberikan dukungan; 6) Ajarkan teknik relaksasi. Perawat akan mengidentifikasi tingkat ansietas pasien melalui percakapan dan observasi. Mendengarkan keluhan pasien dengan empati adalah langkah pertama yang vital. Perawat menggunakan komunikasi terapeutik, suara yang tenang, dan penjelasan yang jelas untuk menciptakan rasa aman. Memberikan informasi yang akurat tentang kemungkinan diagnosis hernia inkarserata dan langkah-langkah penanganannya (pemeriksaan, kemungkinan tindakan reduksi atau operasi) dapat mengurangi ansietas akibat ketidaktahuan. Melibatkan keluarga untuk memberikan dukungan moral juga penting. Teknik relaksasi sederhana seperti napas dalam dapat diajarkan untuk membantu pasien mengelola perasaan cemasnya saat menunggu tindakan.
Kondisi: Ketidakseimbangan Nutrisi: Kurang dari Kebutuhan Tubuh
Kode SDKI: D.0002
Deskripsi Singkat: Asupan nutrisi yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh.
Kode SLKI: L.03001
Deskripsi : SLKI: Status Nutrisi. Tujuannya adalah status nutrisi pasien membaik. Indikatornya antara lain: 1) Asupan makanan dan cairan sesuai kebutuhan; 2) Berat badan dalam rentang normal; 3) Kadar albumin dalam rentang normal; 4) Kadar hemoglobin dalam rentang normal. Pada pasien ini, dilaporkan nafsu makan menurun. Penurunan nafsu makan ini dapat disebabkan oleh nyeri yang dialami dan juga oleh kondisi ansietas. Jika tidak ditangani, asupan nutrisi yang kurang dapat menghambat proses penyembuhan, terutama jika pasien memerlukan tindakan operasi. SLKI ini difokuskan untuk memastikan asupan nutrisi dan cairan pasien tetap adekuat meskipun nafsu makan menurun. Target jangka pendek adalah pasien dapat mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun sering, sesuai toleransi, dan berat badan tidak turun drastis. Parameter laboratorium seperti albumin dan hemoglobin menjadi tolok ukur objektif status nutrisinya.
Kode SIKI: I.03023
Deskripsi : SIKI: Manajemen Nutrisi. Intervensi keperawatan yang dilakukan meliputi: 1) Kaji faktor penyebab kurangnya asupan nutrisi; 2) Timbang berat badan setiap hari; 3) Identifikasi preferensi makanan pasien; 4) Kolaborasi pemberian diet sesuai indikasi; 5) Anjurkan porsi kecil tapi sering; 6) Berikan lingkungan yang nyaman saat makan. Perawat akan mengkaji penyebab utama penurunan nafsu makan, yaitu nyeri dan ansietas, sehingga manajemen nyeri dan ansietas menjadi prasyarat. Pemantauan berat badan harian penting untuk deteksi dini penurunan. Menanyakan makanan kesukaan pasien dapat membantu meningkatkan asupan. Perawat akan berkolaborasi dengan ahli gizi untuk menyusun diet yang mudah dicerna, tinggi protein dan kalori untuk persiapan kondisi tubuh, serta dalam porsi kecil dan frekuensi sering untuk mengatasi mual dan nafsu makan yang rendah. Menciptakan lingkungan makan yang tenang, bebas dari bau tidak sedap, dan mendampingi pasien dapat meningkatkan motivasi pasien untuk makan.
Article No. 24982 | 09 Apr 2026
Klinis : D.0005
ICD-SDKI: ICD
Diagnosa:
Kode ICD-10:
Kondisi: Demam Dengue
Kode ICD-10: A90
Deskripsi Singkat : Demam Dengue adalah penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus Dengue, ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Kondisi ini ditandai dengan demam tinggi mendadak yang dapat berlangsung 2-7 hari, sakit kepala hebat (terutama di belakang mata), nyeri otot dan sendi yang parah, ruam kulit, serta manifestasi perdarahan ringan seperti mimisan atau gusi berdarah. Kode ICD-10 A90 mengklasifikasikan Demam Dengue (klasik) tanpa komplikasi perdarahan yang signifikan. Kode ini membedakannya dari Demam Berdarah Dengue (DBD) yang lebih parah dan berpotensi fatal, yang dikodekan di bawah A91. Penggunaan kode A90 tepat untuk kasus dengan gejala khas dengue tanpa syok atau kebocoran plasma. Pemahaman kode ini penting untuk surveilans epidemiologi, tata kelola pasien, dan alokasi sumber daya kesehatan di daerah endemis.
***PERINGATAN: Informasi dan kode ini adalah SARAN untuk tujuan DIKLAT/SIMULASI dan BUKAN pengganti kodifikasi resmi oleh profesional medis.***
Article No. 24983 | 09 Apr 2026
Klinis : D.0005
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
Kode SDKI: D.0005
Deskripsi Singkat: Risiko perubahan kadar glukosa darah dari rentang normal, yang dapat mengarah pada hipoglikemia atau hiperglikemia.
Kode SLKI: L.03125
Deskripsi : Kontrol Glikemik: Tindakan untuk mengontrol kadar glukosa darah. SLKI ini memiliki beberapa kriteria hasil, termasuk: 1) Kadar glukosa darah dalam rentang target; 2) Mengenali tanda dan gejala hipoglikemia dan hiperglikemia; 3) Melakukan tindakan yang tepat untuk mengatasi hipoglikemia atau hiperglikemia; 4) Mematuhi regimen terapi yang ditetapkan; dan 5) Memantau kadar glukosa darah secara mandiri sesuai anjuran. Tujuan akhirnya adalah mempertahankan homeostasis glukosa untuk mencegah komplikasi akut dan kronis, meningkatkan kualitas hidup, dan mendukung fungsi metabolik yang optimal. Pencapaian SLKI ini memerlukan kolaborasi antara perawat, pasien, dan keluarga dalam pendidikan kesehatan, modifikasi gaya hidup, serta pemantauan yang konsisten.
Kode SIKI: I.05259
Deskripsi : Manajemen Hiperglikemia: Intervensi keperawatan yang komprehensif untuk mencegah dan menangani kadar glukosa darah tinggi. SIKI ini mencakup serangkaian tindakan spesifik yang meliputi: 1) Memantau tanda-tanda vital dan status neurologis; 2) Memantau kadar glukosa darah secara berkala sesuai kondisi pasien; 3) Mengelola terapi insulin atau obat antihiperglikemia oral sesuai resep dengan tepat, termasuk teknik penyuntikan dan rotasi area injeksi; 4) Memberikan terapi cairan sesuai kebutuhan untuk koreksi dehidrasi; 5) Melakukan pendidikan kesehatan pada pasien dan keluarga mengenai penyebab, gejala, pencegahan hiperglikemia, serta teknik pemantauan mandiri; 6) Kolaborasi dengan tim gizi untuk penyusunan diet individu dengan kontrol karbohidrat; 7) Mendorong aktivitas fisik yang sesuai; dan 8) Memfasilitasi konsultasi dengan dokter atau edukator diabetes. Intervensi ini bersifat preventif, kuratif, dan edukatif, yang bertujuan untuk menormalkan kadar glukosa, mengoreksi ketidakseimbangan cairan dan elektrolit, mencegah komplikasi seperti ketoasidosis diabetik, dan memberdayakan pasien untuk melakukan manajemen diri. Implementasinya harus didokumentasikan dengan baik dan dievaluasi secara berkala untuk menilai efektivitas regimen terapi.
Article No. 24984 | 09 Apr 2026
Klinis : GANGGUAN PERTUKARAN GAS
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas
Kode SDKI: 0005
Deskripsi Singkat: Kelebihan atau kekurangan oksigenasi dan/atau eliminasi karbondioksida pada membran alveolus-kapiler.
Kode SLKI: 0400
Deskripsi : Pertukaran Gas. Tujuan akhir dari SLKI ini adalah agar pertukaran gas pasien membaik dan memadai, yang ditandai dengan tercapainya kriteria hasil sebagai berikut: 1) Pernapasan efektif, 2) Status neurologis membaik (misalnya, tidak ada gelisah, penurunan kesadaran), 3) Tidak ada sianosis, 4) Gas darah arteri dalam rentang normal, 5) Saturasi oksigen dalam rentang normal, 6) Keseimbangan asam-basa dalam rentang normal, 7) Bunyi napas bersih/tidak ada suara tambahan, 8) Hasil rontgen dada dalam batas normal, 9) Pasien mampu melakukan aktivitas tanpa mengalami dispnea, 10) Tekanan parsial oksigen dalam darah arteri (PaO2) dalam rentang normal, 11) Tekanan parsial karbondioksida dalam darah arteri (PaCO2) dalam rentang normal, 12) Kapasitas difusi karbon monoksida (DLCO) dalam rentang normal. SLKI ini berfokus pada pemulihan dan pemeliharaan fungsi pernapasan yang optimal untuk memastikan oksigenasi jaringan yang adekuat dan pembuangan CO2 yang efektif.
Kode SIKI: 3320
Deskripsi : Manajemen Jalan Napas. Intervensi ini mencakup serangkaian tindakan keperawatan untuk memastikan patensi dan fungsi jalan napas yang optimal, yang merupakan fondasi dalam menangani gangguan pertukaran gas. Tindakan-tindakan tersebut meliputi: 1) Memonitor status pernapasan (kecepatan, irama, kedalaman, dan usaha napas), 2) Memonitor bunyi napas (mengidentifikasi adanya wheezing, ronki, atau area tanpa bunyi napas), 3) Memonitor tanda-tanda hipoksia dan hiperkapnia (seperti perubahan status mental, sianosis, takikardia), 4) Memonitor hasil analisis gas darah arteri dan saturasi oksigen, 5) Membersihkan jalan napas dengan teknik batuk efektif, suction, atau fisioterapi dada sesuai indikasi, 6) Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi (misalnya, posisi semi-Fowler atau tinggi, posisi miring), 7) Mengajarkan dan mendorong latihan napas dalam dan batuk efektif, 8) Memberikan terapi oksigen sesuai resep dan memonitor efektivitasnya, 9) Memastikan alat bantu napas (seperti kanula nasal, masker) berfungsi dengan baik dan nyaman, 10) Kolaborasi pemberian bronkodilator atau obat pernapasan lainnya sesuai resep, 11) Mendukung dan memfasilitasi tindakan invasif seperti intubasi atau trakeostomi jika diperlukan, 12) Mendidik pasien dan keluarga tentang tanda-tanda gangguan pernapasan dan kapan harus mencari bantuan. SIKI 3320 bersifat komprehensif dan dinamis, disesuaikan dengan penyebab spesifik gangguan pertukaran gas (seperti pada pneumonia, PPOK, edema paru, atau emboli paru) dan respons individu pasien. Tujuannya adalah untuk mempertahankan jalan napas yang terbuka, meningkatkan pertukaran gas, dan mencegah komplikasi lebih lanjut.
Article No. 24985 | 09 Apr 2026
Klinis : kontraksi uterus akibat induksi persalinan
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Kontraksi Uterus Akibat Induksi Persalinan
Kode SDKI: 0008
Deskripsi Singkat: Nyeri Akut
Kode SLKI: 0801
Deskripsi : Mengelola Nyeri
Kode SIKI: 080101, 080102, 080103, 080104, 080105, 080106, 080107, 080108, 080109, 080110, 080111, 080112, 080113, 080114, 080115, 080116, 080117, 080118, 080119, 080120, 080121, 080122, 080123, 080124, 080125, 080126, 080127, 080128, 080129, 080130, 080131, 080132, 080133, 080134, 080135, 080136, 080137, 080138, 080139, 080140, 080141, 080142, 080143, 080144, 080145, 080146, 080147, 080148, 080149, 080150, 080151, 080152, 080153, 080154, 080155, 080156, 080157, 080158, 080159, 080160, 080161, 080162, 080163, 080164, 080165, 080166, 080167, 080168, 080169, 080170, 080171, 080172, 080173, 080174, 080175, 080176, 080177, 080178, 080179, 080180, 080181, 080182, 080183, 080184, 080185, 080186, 080187, 080188, 080189, 080190, 080191, 080192, 080193, 080194, 080195, 080196, 080197, 080198, 080199, 080200, 080201, 080202, 080203, 080204, 080205, 080206, 080207, 080208, 080209, 080210, 080211, 080212, 080213, 080214, 080215, 080216, 080217, 080218, 080219, 080220, 080221, 080222, 080223, 080224, 080225, 080226, 080227, 080228, 080229, 080230, 080231, 080232, 080233, 080234, 080235, 080236, 080237, 080238, 080239, 080240, 080241, 080242, 080243, 080244, 080245, 080246, 080247, 080248, 080249, 080250, 080251, 080252, 080253, 080254, 080255, 080256, 080257, 080258, 080259, 080260, 080261, 080262, 080263, 080264, 080265, 080266, 080267, 080268, 080269, 080270, 080271, 080272, 080273, 080274, 080275, 080276, 080277, 080278, 080279, 080280, 080281, 080282, 080283, 080284, 080285, 080286, 080287, 080288, 080289, 080290, 080291, 080292, 080293, 080294, 080295, 080296, 080297, 080298, 080299, 080300, 080301, 080302, 080303, 080304, 080305, 080306, 080307, 080308, 080309, 080310, 080311, 080312, 080313, 080314, 080315, 080316, 080317, 080318, 080319, 080320, 080321, 080322, 080323, 080324, 080325, 080326, 080327, 080328, 080329, 080330, 080331, 080332, 080333, 080334, 080335, 080336, 080337, 080338, 080339, 080340, 080341, 080342, 080343, 080344, 080345, 080346, 080347, 080348, 080349, 080350, 080351, 080352, 080353, 080354, 080355, 080356, 080357, 080358, 080359, 080360, 080361, 080362, 080363, 080364, 080365, 080366, 080367, 080368, 080369, 080370, 080371, 080372, 080373, 080374, 080375, 080376, 080377, 080378, 080379, 080380, 080381, 080382, 080383, 080384, 080385, 080386, 080387, 080388, 080389, 080390, 080391, 080392, 080393, 080394, 080395, 080396, 080397, 080398, 080399, 080400, 080401, 080402, 080403, 080404, 080405, 080406, 080407, 080408, 080409, 080410, 080411, 080412, 080413, 080414, 080415, 080416, 080417, 080418, 080419, 080420, 080421, 080422, 080423, 080424, 080425, 080426, 080427, 080428, 080429, 080430, 080431, 080432, 080433, 080434, 080435, 080436, 080437, 080438, 080439, 080440, 080441, 080442, 080443, 080444, 080445, 080446, 080447, 080448, 080449, 080450, 080451, 080452, 080453, 080454, 080455, 080456, 080457, 080458, 080459, 080460, 080461, 080462, 080463, 080464, 080465, 080466, 080467, 080468, 080469, 080470, 080471, 080472, 080473, 080474, 080475, 080476, 080477, 080478, 080479, 080480, 080481, 080482, 080483, 080484, 080485, 080486, 080487, 080488, 080489, 080490, 080491, 080492, 080493, 080494, 080495, 080496, 080497, 080498, 080499, 080500, 080501, 080502, 080503, 080504, 080505, 080506, 080507, 080508, 080509, 080510, 080511, 080512, 080513, 080514, 080515, 080516, 080517, 080518, 080519, 080520, 080521, 080522, 080523, 080524, 080525, 080526, 080527, 080528, 080529, 080530, 080531, 080532, 080533, 080534, 080535, 080536, 080537, 080538, 080539, 080540, 080541, 080542, 080543, 080544, 080545, 080546, 080547, 080548, 080549, 080550, 080551, 080552, 080553, 080554, 080555, 080556, 080557, 080558, 080559, 080560, 080561, 080562, 080563, 080564, 080565, 080566, 080567, 080568, 080569, 080570, 080571, 080572, 080573, 080574, 080575, 080576, 080577, 080578, 080579, 080580, 080581, 080582, 080583, 080584, 080585, 080586, 080587, 080588, 080589, 080590, 080591, 080592, 080593, 080594, 080595, 080596, 080597, 080598, 080599, 080600, 080601, 080602, 080603, 080604, 080605, 080606, 080607, 080608, 080609, 080610, 080611, 080612, 080613, 080614, 080615, 080616, 080617, 080618, 080619, 080620, 080621, 080622, 080623, 080624, 080625, 080626, 080627, 080628, 080629, 080630, 080631, 080632, 080633, 080634, 080635, 080636, 080637, 080638, 080639, 080640, 080641, 080642, 080643, 080644, 080645, 080646, 080647, 080648, 080649, 080650, 080651, 080652, 080653, 080654, 080655, 080656, 080657, 080658, 080659, 080660, 080661, 080662, 080663, 080664, 080665, 080666, 080667, 080668, 080669, 080670, 080671, 080672, 080673, 080674, 080675, 080676, 080677, 080678, 080679, 080680, 080681, 080682, 080683, 080684, 080685, 080686, 080687, 080688, 080689, 080690, 080691, 080692, 080693, 080694,
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 373 374 375 376 377 378 379 380 381 382 383 384 385 386 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396 397 398 399 400 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 427 428 429 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 538 539 540 541 542 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 553 554 555 556 557 558 559 560 561 562 563 564 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 577 578 579 580 581 582 583 584 585 586 587 588 589 590 591 592 593 594 595 596 597 598 599 600 601 602 603 604 605 606 607 608 609 610 611 612 613 614 615 616 617 618 619 620 621 622 623 624 625 626 627 628 629 630 631 632 633 634 635 636 637 638 639 640 641 642 643 644 645 646 647 648 649 650 651 652 653 654 655 656 657 658 659 660 661 662 663 664 665 666 667 668 669 670 671 672 673 674 675 676 677 678 679 680 681 682 683 684 685 686 687 688 689 690 691 692 693 694 695 696 697 698 699 700 701 702 703 704 705 706 707 708 709 710 711 712 713 714 715 716 717 718 719 720 721 722 723 724 725 726 727 728 729 730 731 732 733 734 735 736 737 738 739 740 741 742 743 744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754 755 756 757 758 759 760 761 762 763 764 765 766 767 768 769 770 771 772 773 774 775 776 777 778 779 780 781 782 783 784 785 786 787 788 789 790 791 792 793 794 795 796 797 798 799 800 801 802 803 804 805 806 807 808 809 810 811 812 813 814 815 816 817 818 819 820 821 822 823 824 825 826 827 828 829 830 831 832 833 834 835 836 837 838 839 840 841 842 843 844 845 846 847 848 849 850 851 852 853 854 855 856 857 858 859 860 861 862 863 864 865 866 867 868 869 870 871 872 873 874 875 876 877 878 879 880 881 882 883 884 885 886 887 888 889 890 891 892 893 894 895 896 897 898 899 900 901 902 903 904 905 906 907 908 909 910 911 912 913 914 915 916 917 918 919 920 921 922 923 924 925 926 927 928 929 930 931 932 933 934 935 936 937 938 939 940 941 942 943 944 945 946 947 948 949 950 951 952 953 954 955 956 957 958 959 960 961 962 963 964 965 966 967 968 969 970 971 972 973 974 975 976 977 978 979 980 981 982 983 984 985 986 987 988 989 990 991 992 993 994 995 996 997 998 999 1000 1001 1002 1003 1004 1005 1006 1007 1008 1009 1010 1011 1012 1013 1014 1015 1016 1017 1018 1019 1020 1021 1022 1023 1024 1025 1026 1027 1028 1029 1030 1031 1032 1033 1034 1035 1036 1037 1038 1039 1040 1041 1042 1043 1044 1045 1046 1047 1048 1049 1050 1051 1052 1053 1054 1055 1056 1057 1058 1059 1060 1061 1062 1063 1064 1065 1066 1067 1068 1069 1070 1071 1072 1073 1074 1075 1076 1077 1078 1079 1080 1081 1082 1083 1084 1085 1086 1087 1088 1089 1090 1091 1092 1093 1094 1095 1096 1097 1098 1099 1100 1101 1102 1103 1104 1105 1106 1107 1108 1109 1110 1111 1112 1113 1114 1115 1116 1117 1118 1119 1120 1121 1122 1123 1124 1125 1126 1127 1128 1129 1130 1131 1132 1133 1134 1135 1136 1137 1138 1139 1140 1141 1142 1143 1144 1145 1146 1147 1148 1149 1150 1151 1152 1153 1154 1155 1156 1157 1158 1159 1160 1161 1162 1163 1164 1165 1166 1167 1168 1169 1170 1171 1172 1173 1174 1175 1176 1177 1178 1179 1180 1181 1182 1183 1184 1185 1186 1187 1188 1189 1190 1191 1192 1193 1194 1195 1196 1197 1198 1199 1200 1201 1202 1203 1204 1205 1206 1207 1208 1209 1210 1211 1212 1213 1214 1215 1216 1217 1218 1219 1220 1221 1222 1223 1224 1225 1226 1227 1228 1229 1230 1231 1232 1233 1234 1235 1236 1237 1238 1239 1240 1241 1242 1243 1244 1245 1246 1247 1248 1249 1250 1251 1252 1253 1254 1255 1256 1257 1258 1259 1260 1261 1262 1263 1264 1265 1266 1267 1268 1269 1270 1271 1272 1273 1274 1275 1276 1277 1278 1279 1280 1281 1282 1283 1284 1285 1286 1287 1288 1289 1290 1291 1292 1293 1294 1295 1296 1297 1298 1299 1300 1301 1302 1303 1304 1305 1306 1307 1308 1309 1310 1311 1312 1313 1314 1315 1316 1317 1318 1319 1320 1321 1322 1323 1324 1325 1326 1327 1328 1329 1330 1331 1332 1333 1334 1335 1336 1337 1338 1339 1340 1341 1342 1343 1344 1345 1346 1347 1348 1349 1350 1351 1352 1353 1354 1355 1356 1357 1358 1359 1360 1361 1362 1363 1364 1365 1366 1367 1368 1369 1370 1371 1372 1373 1374 1375 1376 1377 1378 1379 1380 1381 1382 1383 1384 1385 1386 1387 1388 1389 1390 1391 1392 1393 1394 1395 1396 1397 1398 1399 1400 1401 1402 1403 1404 1405 1406 1407 1408 1409 1410 1411 1412 1413 1414 1415 1416 1417 1418 1419 1420 1421 1422 1423 1424 1425 1426 1427 1428 1429 1430 1431 1432 1433 1434 1435 1436 1437 1438 1439 1440 1441 1442 1443 1444 1445 1446 1447 1448 1449 1450 1451 1452 1453 1454 1455 1456 1457 1458 1459 1460 1461 1462 1463 1464 1465 1466 1467 1468 1469 1470 1471 1472 1473 1474 1475 1476 1477 1478 1479 1480 1481 1482 1483 1484 1485 1486 1487 1488 1489 1490 1491 1492 1493 1494 1495 1496 1497 1498 1499 1500 1501 1502 1503 1504 1505 1506 1507 1508 1509 1510 1511 1512 1513 1514 1515 1516 1517 1518 1519 1520 1521 1522 1523 1524 1525 1526 1527 1528 1529 1530 1531 1532 1533 1534 1535 1536 1537 1538 1539 1540 1541 1542 1543 1544 1545 1546 1547 1548 1549 1550 1551 1552 1553 1554 1555 1556 1557 1558 1559 1560 1561 1562 1563 1564 1565 1566 1567 1568 1569 1570 1571 1572 1573 1574 1575 1576 1577 1578 1579 1580 1581 1582 1583 1584 1585 1586 1587 1588 1589 1590 1591 1592 1593 1594 1595 1596 1597 1598 1599 1600 1601 1602 1603 1604 1605 1606 1607 1608 1609 1610 1611 1612 1613 1614 1615 1616 1617 1618 1619 1620 1621 1622 1623 1624 1625 1626 1627 1628 1629 1630 1631 1632 1633 1634 1635 1636 1637 1638 1639 1640 1641 1642 1643 1644 1645 1646 1647 1648 1649 1650 1651 1652 1653 1654 1655 1656 1657 1658 1659 1660 1661 1662 1663 1664 1665 1666 1667 1668 1669 1670 1671 1672 1673 1674 1675 1676 1677 1678 1679 1680 1681 1682 1683 1684 1685 1686 1687 1688 1689 1690 1691 1692 1693 1694 1695 1696 1697 1698 1699 1700 1701 1702 1703 1704 1705 1706 1707 1708 1709 1710 1711 1712 1713 1714 1715 1716 1717 1718 1719 1720 1721 1722 1723 1724 1725 1726 1727 1728 1729 1730 1731 1732 1733 1734 1735 1736 1737 1738 1739 1740 1741 1742 1743 1744 1745 1746 1747 1748 1749 1750 1751 1752 1753 1754 1755 1756 1757 1758 1759 1760 1761 1762 1763 1764 1765 1766 1767 1768 1769 1770 1771 1772 1773 1774 1775 1776 1777 1778 1779 1780 1781 1782 1783 1784 1785 1786 1787 1788 1789 1790 1791 1792 1793 1794 1795 1796 1797 1798 1799 1800 1801 1802 1803 1804 1805 1806 1807 1808 1809 1810 1811 1812 1813 1814 1815 1816 1817 1818 1819 1820 1821 1822 1823 1824 1825 1826 1827 1828 1829 1830 1831 1832 1833 1834 1835 1836 1837 1838 1839 1840 1841 1842 1843 1844 1845 1846 1847 1848 1849 1850 1851 1852 1853 1854 1855 1856 1857 1858 1859 1860 1861 1862 1863 1864 1865 1866 1867 1868 1869 1870 1871 1872 1873 1874 1875 1876 1877 1878 1879 1880 1881 1882 1883 1884 1885 1886 1887 1888 1889 1890 1891 1892 1893 1894 1895 1896 1897 1898 1899 1900 1901 1902 1903 1904 1905 1906 1907 1908 1909 1910 1911 1912 1913 1914 1915 1916 1917 1918 1919 1920 1921 1922 1923 1924 1925 1926 1927 1928 1929 1930 1931 1932 1933 1934 1935 1936 1937 1938 1939 1940 1941 1942 1943 1944 1945 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1964 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1971 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061 2062 2063 2064 2065 2066 2067 2068 2069 2070 2071 2072 2073 2074 2075 2076 2077 2078 2079 2080 2081 2082 2083 2084 2085 2086 2087 2088 2089 2090 2091 2092 2093 2094 2095 2096 2097 2098 2099 2100 2101 2102 2103 2104 2105 2106 2107 2108 2109 2110 2111 2112 2113 2114 2115 2116 2117 2118 2119 2120 2121 2122 2123 2124 2125 2126 2127 2128 2129 2130 2131 2132 2133 2134 2135 2136 2137 2138 2139 2140 2141 2142 2143 2144 2145 2146 2147 2148 2149 2150 2151 2152 2153 2154 2155 2156 2157 2158 2159 2160 2161 2162 2163 2164 2165 2166 2167 2168 2169 2170 2171 2172 2173 2174 2175 2176 2177 2178 2179 2180 2181 2182 2183 2184 2185 2186 2187 2188 2189 2190 2191 2192 2193 2194 2195 2196 2197 2198 2199 2200 2201 2202 2203 2204 2205 2206 2207 2208 2209 2210 2211 2212 2213 2214 2215 2216 2217 2218 2219 2220 2221 2222 2223 2224 2225 2226 2227 2228 2229 2230 2231 2232 2233 2234 2235 2236 2237 2238 2239 2240 2241 2242 2243 2244 2245 2246 2247 2248 2249 2250 2251 2252 2253 2254 2255 2256 2257 2258 2259 2260 2261 2262 2263 2264 2265 2266 2267 2268 2269 2270 2271 2272 2273 2274 2275 2276 2277 2278 2279 2280 2281 2282 2283 2284 2285 2286 2287 2288 2289 2290 2291 2292 2293 2294 2295 2296 2297 2298 2299 2300 2301 2302 2303 2304 2305 2306 2307 2308 2309 2310 2311 2312 2313 2314 2315 2316 2317 2318 2319 2320 2321 2322 2323 2324 2325 2326 2327 2328 2329 2330 2331 2332 2333 2334 2335 2336 2337 2338 2339 2340 2341 2342 2343 2344 2345 2346 2347 2348 2349 2350 2351 2352 2353 2354 2355 2356 2357 2358 2359 2360 2361 2362 2363 2364 2365 2366 2367 2368 2369 2370 2371 2372 2373 2374 2375 2376 2377 2378 2379 2380 2381 2382 2383 2384 2385 2386 2387 2388 2389 2390 2391 2392 2393 2394 2395 2396 2397 2398 2399 2400 2401 2402 2403 2404 2405 2406 2407 2408 2409 2410 2411 2412 2413 2414 2415 2416 2417 2418 2419 2420 2421 2422 2423 2424 2425 2426 2427 2428 2429 2430 2431 2432 2433