Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 13298 | 04 Mar 2025
Klinis : Manusia mempunyai struktur kepribadian, mempunyai tingkah laku sebagai manifestasi kejiwaan adalah manusia sebagai mahluk ... Select one: a. Sosial b. Psikologis c. Holistik d. Biologis e. Spiritual
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Dengan nada akademis dan persona sebagai pakar keperawatan, berikut adalah diagnosa keperawatan dan penjelasan singkat berdasarkan SDKI - SLKI - SIKI standar dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia untuk kondisi dimana manusia memiliki struktur kepribadian dan tingkah laku sebagai manifestasi kejiwaan:
Diagnosa Keperawatan: Gangguan Identitas Diri
Penjelasan:
a. Definisi: Ketidakmampuan untuk mempertahankan konsep diri yang stabil dan konsisten.
b. Faktor Risiko: Perubahan status kesehatan, perubahan dalam peran dan tanggung jawab, kecemasan, depresi, trauma, dan gangguan perkembangan.
c. Karakteristik Mayor: Perubahan konsep diri, kebingungan akan identitas, perasaan tidak mampu mengendalikan diri, dan ketidakmampuan untuk mengintegrasikan aspek-aspek diri.
d. Intervensi Keperawatan: Mengidentifikasi sumber perubahan identitas, membantu klien mengeksplorasi konsep diri yang realistis, memfasilitasi pengembangan strategi koping yang efektif, dan memberikan dukungan emosional.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa manusia sebagai makhluk psikologis, karena kepribadian dan tingkah laku manusia merupakan manifestasi dari kondisi jiwanya. -
Article No. 13299 | 04 Mar 2025
Klinis : Manusia mempunyai struktur kepribadian, mempunyai tingkah laku sebagai manifestasi kejiwaan adalah manusia sebagai mahluk ... Select one: a. Sosial b. Psikologis c. Holistik d. Biologis e. Spiritual
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Baik, dengan tone akademis dan persona sebagai pakar keperawatan, saya akan memberikan diagnosa keperawatan beserta penjelasan singkat SDKI - SLKI - SIKI standar dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia untuk kondisi yang anda berikan.
Diagnosa Keperawatan:
b. Psikologis
Penjelasan singkat:
Manusia sebagai makhluk psikologis adalah manusia yang memiliki struktur kepribadian dan tingkah laku sebagai manifestasi dari kejiwaan atau psikologisnya. Hal ini sesuai dengan konsep bahwa manusia merupakan makhluk bio-psiko-sosio-spiritual, di mana aspek psikologis adalah salah satu dimensi penting dalam memahami manusia secara holistik.
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia):
Diagnosis keperawatan yang terkait dengan aspek psikologis manusia antara lain: Gangguan Citra Tubuh, Kecemasan, Berduka, Harga Diri Rendah, dan lain-lain.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
Luaran keperawatan yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhan psikologis manusia antara lain: Citra Tubuh Positif, Tingkat Kecemasan Terkendali, Proses Berduka Teratasi, Harga Diri Positif, dan lain-lain.
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
Intervensi keperawatan untuk memenuhi kebutuhan psikologis manusia dapat meliputi: Terapi Relaksasi, Terapi Reminissensi, Terapi Kognitif, Terapi Musik, dan lain-lain.
Jadi, dalam konteks ini, manusia sebagai makhluk psikologis adalah fokus utama dalam memahami dan memberikan asuhan keperawatan yang holistik. -
Article No. 13300 | 04 Mar 2025
Klinis : Perawat melakukan latihan rentang gerak pasien imobilisasi. Tipe gerakan pada lengan bawah adalah … Select one: a. Rotasi dalam, rotasi luar, sirkumduksi b. Fleksi, ekstensi, hiperekstensi c. Rotasi dalam, rotasi luar d. Abduksi, adduksi e. Supinasi, pronasi
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Berdasarkan kondisi yang diberikan, yaitu "Perawat melakukan latihan rentang gerak pasien imobilisasi", maka tipe gerakan pada lengan bawah adalah:
a. Rotasi dalam, rotasi luar, sirkumduksi
Penjelasan:
Sesuai dengan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) yang dikeluarkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), tipe gerakan pada lengan bawah pasien imobilisasi meliputi:
- Rotasi dalam (internal rotation): Gerakan memutar lengan bawah ke arah dalam tubuh.
- Rotasi luar (external rotation): Gerakan memutar lengan bawah ke arah luar tubuh.
- Sirkumduksi: Gerakan memutar lengan bawah dalam pola melingkar.
Latihan rentang gerak pada pasien imobilisasi bertujuan untuk mempertahankan mobilitas sendi, mencegah kontraktur, dan mempertahankan fungsi sendi. Perawat perlu memantau tanda-tanda vital dan gejala yang mungkin timbul selama latihan. -
Article No. 13301 | 04 Mar 2025
Klinis : Perawat mengkaji kekakuan sendi, nyeri, keterbatasan gerak pasien. Fokus pengkajian mobilisasi pada pasien tersebut adalah … Select one: a. Kesejajaran tubuh b. Toleransi aktifitas c. Latihan d. ROM e. Gaya berjalan
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Baik, saya akan memberikan diagnosa keperawatan dan penjelasan singkat SDKI - SLKI - SIKI standar dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia untuk kondisi yang Anda gambarkan.
Diagnosa Keperawatan:
Gangguan Mobilitas Fisik
Penjelasan Singkat SDKI - SLKI - SIKI:
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia):
Gangguan Mobilitas Fisik didefinisikan sebagai keterbatasan dalam pergerakan fisik yang disebabkan oleh penurunan kekuatan, ketahanan, jangkauan gerak, dan koordinasi.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
Luaran yang diharapkan dari diagnosa ini adalah pasien dapat meningkatkan mobilitas fisik, mencapai rentang gerak sendi yang optimal, dan mendemonstrasikan peningkatan toleransi aktivitas.
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
Intervensi yang dapat dilakukan antara lain:
1. Latihan Rentang Gerak (Range of Motion/ROM)
2. Latihan Mobilisasi
3. Latihan Kekuatan Otot
4. Edukasi terkait pemeliharaan mobilitas fisik
Fokus pengkajian mobilisasi pada pasien tersebut adalah:
d. ROM (Range of Motion)
Pengkajian difokuskan pada evaluasi rentang gerak sendi dan kemampuan pasien dalam melakukan pergerakan sendi.
Tone: Akademis
Persona: Pakar Keperawatan -
Article No. 13302 | 04 Mar 2025
Klinis : Tingkat kebutuhan paling tinggi menurut hirarki Maslow adalah Select one: a. Harga diri b. Aktualisasi diri c. Fisiologis d. Cinta dan rasa memiliki e. Keselamatan dan keamanan
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Baik, saya akan memberikan diagnosa keperawatan dan penjelasan singkat SDKI - SLKI - SIKI standar dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia untuk kondisi di mana tingkat kebutuhan paling tinggi menurut hirarki Maslow adalah aktualisasi diri.
Diagnosa Keperawatan:
Potensi untuk meningkatkan aktualisasi diri
Penjelasan:
SDKI (Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia):
Potensi untuk meningkatkan aktualisasi diri adalah kemampuan individu untuk mengembangkan potensi diri dan mencapai pemenuhan diri secara optimal.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
Luaran yang diharapkan adalah individu dapat mengekspresikan potensi diri secara optimal, memiliki percaya diri, dan memiliki kemandirian dalam kehidupan sehari-hari.
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
Intervensi yang dapat dilakukan adalah memfasilitasi individu untuk mengidentifikasi potensi diri, mendorong pengembangan potensi diri, dan memberikan dukungan emosional untuk meningkatkan aktualisasi diri.
Sebagai seorang perawat, saya memahami bahwa aktualisasi diri merupakan kebutuhan tertinggi dalam hirarki Maslow. Memfasilitasi pasien untuk mencapai aktualisasi diri adalah penting dalam praktik keperawatan, karena hal ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan pasien secara holistik. -
Article No. 13303 | 04 Mar 2025
Klinis : Tingkat kebutuhan paling tinggi menurut hirarki Maslow adalah Select one: a. Harga diri b. Aktualisasi diri c. Fisiologis d. Cinta dan rasa memiliki e. Keselamatan dan keamanan
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Baik, saya akan memberikan diagnosa keperawatan dan penjelasan singkat SDKI - SLKI - SIKI standar dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia untuk kondisi yang Anda berikan.
Diagnosa Keperawatan:
b. Aktualisasi Diri
Penjelasan Singkat:
Menurut hirarki kebutuhan Maslow, aktualisasi diri merupakan kebutuhan tingkat tertinggi. Ini berarti bahwa individu telah memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar seperti fisiologis, rasa aman, cinta dan memiliki, serta harga diri, sehingga mampu mencapai pemenuhan diri secara optimal.
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia):
Diagnosa yang sesuai adalah "Gangguan Aktualisasi Diri", yang didefinisikan sebagai ketidakmampuan individu untuk mewujudkan potensi dirinya secara optimal.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
Luaran yang diharapkan adalah "Aktualisasi Diri Terpenuhi", yang ditandai dengan individu mampu mengembangkan potensi dirinya secara optimal.
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
Intervensi yang dapat dilakukan antara lain:
1. Fasilitasi Pertumbuhan dan Perkembangan
2. Promosi Harga Diri
3. Manajemen Diri
4. Terapi Aktivitas
Sebagai seorang perawat, saya memahami pentingnya memenuhi kebutuhan aktualisasi diri bagi individu untuk dapat mencapai perkembangan optimal. Intervensi keperawatan yang komprehensif diperlukan untuk membantu klien mencapai potensi dirinya secara maksimal. -
Article No. 13304 | 04 Mar 2025
Klinis : Beresiko mengalami ketidakcukupan energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari adalah definisi diagnosa keperawatan .... Select one: a. Ambulasi dini b. Defisit pengetahuan c. Gangguan mobilisasi fisik d. Resiko intoleransi aktivitas e. Intoleransi aktivitas
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: e. Intoleransi aktivitas
Penjelasan:
Diagnosa Keperawatan: Intoleransi aktivitas
Definisi: Beresiko mengalami ketidakcukupan energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Penjelasan singkat berdasarkan standar SDKI - SLKI - SIKI dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia:
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia):
Intoleransi aktivitas adalah ketidakmampuan untuk melakukan atau menyelesaikan aktivitas rutin yang diinginkan atau diperlukan, karena keterbatasan kapasitas energi.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
Luaran yang diharapkan dari diagnosa intoleransi aktivitas antara lain peningkatan toleransi aktivitas, peningkatan kemampuan mobilisasi, dan peningkatan kontrol energi.
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
Intervensi yang dapat dilakukan untuk mengatasi intoleransi aktivitas antara lain manajemen aktivitas, manajemen energi, dan pelatihan aktivitas. -
Article No. 13305 | 04 Mar 2025
Klinis : Beresiko mengalami ketidakcukupan energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari adalah definisi diagnosa keperawatan .... Select one: a. Ambulasi dini b. Defisit pengetahuan c. Gangguan mobilisasi fisik d. Resiko intoleransi aktivitas e. Intoleransi aktivitas
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: e. Intoleransi aktivitas
Penjelasan:
Diagnosa Keperawatan: Intoleransi Aktivitas
Definisi:
Resiko mengalami ketidakcukupan energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Penjelasan Singkat:
Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia (SDKI):
Intoleransi aktivitas adalah ketidakmampuan untuk melakukan atau menyelesaikan aktivitas rutin yang diinginkan atau diperlukan, akibat ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan oksigen.
Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI):
Luaran yang diharapkan dari diagnosa intoleransi aktivitas adalah pasien dapat melakukan aktivitas sehari-hari tanpa kelelahan yang berlebihan.
Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI):
Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan antara lain pemantauan tanda-tanda vital, manajemen aktivitas, dan edukasi terkait manajemen energi.
Jadi, dalam kondisi beresiko mengalami ketidakcukupan energi untuk aktivitas sehari-hari, diagnosa keperawatan yang tepat adalah Intoleransi Aktivitas. -
Article No. 13306 | 04 Mar 2025
Klinis : Intervensi utama pasien dengan diagnosa gangguan mobilitas fisik adalah ... Select one: a. dukungan ambulasi b. promosi latihan fisik c. edukasi teknik transfer d. edukasi latihan fisik e. edukasi teknik ambulasi
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: e. edukasi teknik ambulasi
Penjelasan:
Diagnosa Keperawatan: Gangguan Mobilitas Fisik
Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI):
Gangguan Mobilitas Fisik adalah keterbatasan dalam pergerakan independen, terkontrol, dan terkoordinasi yang disebabkan oleh faktor fisik, psikologis, kognitif, atau lingkungan.
Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI):
Salah satu luaran yang diharapkan untuk pasien dengan gangguan mobilitas fisik adalah Mobilitas Fisik, yaitu kemampuan untuk bergerak secara independen, terkontrol, dan terkoordinasi.
Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI):
Intervensi utama untuk pasien dengan gangguan mobilitas fisik adalah Edukasi Teknik Ambulasi, yaitu pemberian informasi dan pelatihan kepada pasien mengenai teknik berjalan atau bergerak secara mandiri, aman, dan efektif.
Jadi, intervensi utama yang paling sesuai untuk pasien dengan diagnosa gangguan mobilitas fisik adalah edukasi teknik ambulasi. -
Article No. 13307 | 04 Mar 2025
Klinis : Intervensi utama pasien dengan diagnosa gangguan mobilitas fisik adalah ... Select one: a. dukungan ambulasi b. promosi latihan fisik c. edukasi teknik transfer d. edukasi latihan fisik e. edukasi teknik ambulasi
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Saya akan membahas diagnosa keperawatan dan penjelasan singkat SDKI - SLKI - SIKI standar dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia untuk kondisi gangguan mobilitas fisik.
Diagnosa Keperawatan:
Gangguan Mobilitas Fisik
Penjelasan Singkat:
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia):
Gangguan mobilitas fisik didefinisikan sebagai keterbatasan dalam pergerakan fisik secara mandiri dalam lingkungan.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
Luaran yang diharapkan dari penanganan gangguan mobilitas fisik adalah:
1. Pasien dapat melakukan pergerakan secara mandiri
2. Pasien dapat mempertahankan rentang gerak sendi
3. Pasien dapat melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
Intervensi utama yang direkomendasikan untuk pasien dengan gangguan mobilitas fisik adalah:
b. Promosi latihan fisik
Intervensi ini bertujuan untuk membantu pasien meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi otot melalui latihan fisik yang terstruktur dan terukur.
Jadi, jawaban yang tepat adalah b. promosi latihan fisik.