Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 22975 | 24 Nov 2025
Klinis : Seorang wanita muda merasa lelah terus-menerus, kulit pucat, dan sering pusing, mengalami menstruasi yang cukup banyak dan lama. Hasil TTV: TD 100/70 mmHg, Nadi 95 x/menit.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Anemia Defisiensi Besi
Kode SDKI: D.0016
Deskripsi Singkat: Risiko atau adanya penurunan kadar hemoglobin dan/atau jumlah sel darah merah
Kode SLKI: L.03107
Deskripsi : SLKI dengan kode L.03107 adalah "Kebutuhan Oksigenasi Terpenuhi". Kriteria hasil ini mencakup pencapaian status oksigenasi yang adekuat, yang dimanifestasikan melalui tanda-tanda klinis dan subjektif. Secara spesifik, pasien akan menunjukkan frekuensi nadi dalam batas normal yang dapat diterima (pada kasus ini, targetnya adalah menurunkan nadi dari 95 x/menit mendekati 60-100 x/menit), tekanan darah yang stabil dalam rentang normal, serta tidak mengalami takikardia atau hipotensi. Selain itu, pasien akan melaporkan bahwa keluhan pusing telah berkurang atau hilang sama sekali, menunjukkan bahwa suplai oksigen ke otak telah membaik. Warna kulit dan membran mukosa juga akan menunjukkan perbaikan, dari pucat menjadi lebih kemerahan, yang menandakan perfusi jaringan yang adekuat. Tingkat energi pasien akan meningkat, yang ditunjukkan dengan berkurangnya perasaan lelah terus-menerus dan kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari tanpa cepat lelah. Pernapasan juga akan dalam rentang normal dan tidak ada keluhan sesak napas. Pencapaian hasil ini menunjukkan bahwa intervensi keperawatan berhasil dalam mengatasi dampak anemia terhadap sistem transportasi oksigen.
Kode SIKI: I.08084
Deskripsi : SIKI dengan kode I.08084 adalah "Manajemen Anemia". Intervensi ini merupakan serangkaian tindakan keperawatan yang komprehensif dan sistematis yang ditujukan untuk mengatasi penyebab dan gejala anemia pada pasien. Penjelasan detailnya meliputi: Pertama, pemantauan tanda dan gejala anemia secara ketat, termasuk menilai tingkat kelemahan, kelelahan, pucat pada kulit, konjungtiva, dan membran mukosa, serta memantau keluhan pusing, palpitasi, dan sesak napas. Pemantauan TTV, khususnya nadi dan tekanan darah, dilakukan secara berkala untuk mendeteksi adanya kompensasi kardiovaskular seperti takikardia dan hipotensi. Kedua, edukasi gizi merupakan pilar utama. Perawat memberikan penyuluhan mendalam tentang pentingnya mengonsumsi makanan kaya zat besi hem (daging merah, hati, ayam, ikan) dan non-hem (sayuran hijau seperti bayam, kacang-kacangan, dan sereal yang diperkaya zat besi). Pasien juga diedukasi untuk mengonsumsi sumber Vitamin C (seperti jeruk, tomat, brokoli) bersamaan dengan makanan kaya zat besi untuk meningkatkan penyerapan, serta menghindari konsumsi teh, kopi, atau susu berdekatan waktunya dengan makanan utama karena dapat menghambat penyerapan zat besi. Ketiga, manajemen kelelahan dengan membantu pasien menyusun jadwal aktivitas yang seimbang, mengajarkan teknik menghemat energi (energy conservation), dan menganjurkan istirahat yang cukup. Keempat, kolaborasi dengan dokter sangat penting untuk pemberian suplemen zat besi oral, di mana perawat memiliki peran dalam memberikan edukasi tentang cara konsumsi yang benar (misalnya dengan air putih, mungkin disertai makanan untuk mengurangi iritasi lambung), efek samping yang mungkin terjadi (seperti feses berwarna hitam, konstipasi, atau mual), dan pentingnya kepatuhan jangka panjang. Terakhir, intervensi juga mencakup edukasi kepada pasien mengenai manajemen menstruasi yang berat, termasuk kapan harus mencari bantuan medis lebih lanjut untuk menangani menorrhagia yang menjadi penyebab utama anemia ini. Semua tindakan ini didokumentasikan dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya dalam meningkatkan kadar hemoglobin dan status kesehatan pasien secara keseluruhan.
-
Article No. 22976 | 24 Nov 2025
Klinis : anemia
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Anemia
Kode SDKI: D.0019
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan suplai oksigen ke sel terkait dengan berkurangnya konsentrasi hemoglobin dan/atau penurunan kapasitas pengangkutan oksigen darah.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Peningkatan suplai oksigen. Kriteria Hasil: 1. Pernapasan dalam keadaan normal. 2. Denyut nadi dalam keadaan normal. 3. Tekanan darah dalam keadaan normal. 4. Tidak pusing. 5. Tidak lemas. 6. Kulit dan membran mukosa lembab. 7. Nilai hemoglobin meningkat. 8. Nilai hematokrit meningkat. 9. Saturasi oksigen dalam batas normal.
Kode SIKI: I.08049
Deskripsi : Manajemen Anemia. Tindakan Keperawatan: 1. Monitor tanda dan gejala penurunan suplai oksigen (seperti pusing, lemas, takikardia, takipnea, pucat, saturasi oksigen menurun). 2. Monitor hasil pemeriksaan laboratorium (hemoglobin, hematokrit, dan lain-lain). 3. Kaji toleransi aktivitas. 4. Anjurkan tirah baring sesuai kebutuhan. 5. Bantu aktivitas sehari-hari sesuai kebutuhan. 6. Atur posisi untuk memaksimalkan ventilasi. 7. Pertahankan suhu lingkungan yang nyaman. 8. Kolaborasi pemberian terapi oksigen sesuai kebutuhan. 9. Kolaborasi pemberian transfusi darah sesuai program terapi. 10. Kolaborasi pemberian terapi farmakologis (suplemen besi, vitamin B12, asam folat, erythropoietin). 11. Anjurkan makan makanan tinggi zat besi (seperti daging merah, hati, sayuran hijau, kacang-kacangan). 12. Anjurkan makan makanan tinggi vitamin C untuk meningkatkan penyerapan zat besi. 13. Berikan pendidikan kesehatan tentang anemia, penyebab, pencegahan, dan penatalaksanaannya.
-
Article No. 22977 | 24 Nov 2025
Klinis : pasien mengeluh pusing, sering kelelahan, menstruasi banyak dan sering, tekanan darah dan nadi normal
ICD-SDKI: ICD
Diagnosa:
Kode ICD-10:
Kondisi: Menoragia
Kode ICD-10: N92.0
Deskripsi Singkat : Kondisi ini mengacu pada menoragia, yaitu perdarahan menstruasi yang banyak dan berkepanjangan. Gejala yang dialami pasien, seperti pusing dan kelelahan yang sering, sangat konsisten dengan anemia defisiensi besi sekunder yang disebabkan oleh kehilangan darah kronis dari menoragia. Perdarahan hebat selama menstruasi mengakibatkan penurunan cadangan zat besi dalam tubuh, yang diperlukan untuk produksi hemoglobin. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen. Ketika kadar hemoglobin rendah (anemia), suplai oksigen ke jaringan dan organ tubuh berkurang, menyebabkan gejala khas pusing (karena otak kekurangan oksigen) dan kelelahan (karena tubuh kekurangan energi). Tekanan darah dan nadi yang normal dalam deskripsi ini menunjukkan bahwa tubuh belum mengalami syok hipovolemik akut, tetapi ini adalah kondisi kronis yang secara bertahap menguras cadangan zat besi. Kode ICD-10 N92.0 secara spesifik mengklasifikasikan "Menorrhagia yang berlebihan, sering, atau tidak teratur pada siklus menstruasi." Oleh karena itu, kode ini secara akurat menangkap keluhan utama pasien (menstruasi banyak dan sering) dan memberikan penjelasan patofisiologis untuk gejala sistemiknya (pusing dan kelelahan) sebagai komplikasi dari perdarahan tersebut.
***PERINGATAN: Informasi dan kode ini adalah SARAN untuk tujuan DIKLAT/SIMULASI dan BUKAN pengganti kodifikasi resmi oleh profesional medis.***
-
Article No. 22978 | 24 Nov 2025
Klinis : pasien mengeluh pusing, sering kelelahan, menstruasi banyak dan sering, tekanan darah dan nadi normal
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif
Kode SDKI: D.0016
Deskripsi Singkat: Berisiko mengalami penurunan suplai darah otak yang dapat menyebabkan kegagalan untuk memenuhi kebutuhan metabolisme otak.
Kode SLKI: L.14044
Deskripsi : SLKI dengan kode L.14044 berfokus pada pemantauan status neurologis dan sirkulasi untuk mendeteksi dini tanda-tanda penurunan perfusi serebral. Intervensi keperawatan ini mencakup pengkajian yang komprehensif dan berkelanjutan terhadap tanda-tanda vital, dengan penekanan khusus pada tekanan darah dan nadi, meskipun dalam kondisi pasien ini dilaporkan normal, pemantauan ketat diperlukan untuk mendeteksi setiap perubahan yang mungkin terjadi. Perawat akan memantau frekuensi, intensitas, dan durasi keluhan pusing yang dialami pasien, serta mencatat faktor pemicu dan penurunnya. Selain itu, status sensorik dan kognitif pasien juga menjadi fokus, seperti tingkat kewaspadaan, orientasi, dan respons terhadap rangsangan. Pemantauan kulit terhadap perubahan warna, suhu, dan kelembaban juga dilakukan sebagai indikator tidak langsung dari perfusi perifer dan sentral. Pemeriksaan eksternal terhadap adanya trauma kepala atau nyeri leher yang dapat mempengaruhi aliran darah ke otak juga termasuk dalam lingkup intervensi ini. Tujuan utama dari SLKI ini adalah untuk membangun data dasar yang akurat dan mendeteksi secara dini setiap penyimpangan dari kondisi normal, sehingga tindakan yang tepat dapat segera dilakukan untuk mencegah memburuknya kondisi pasien dan mempertahankan integritas neurologis.
Kode SIKI: I.13331
Deskripsi : SIKI dengan kode I.13331 merupakan intervensi keperawatan untuk memantau perfusi jaringan, khususnya perfusi serebral. Intervensi ini melibatkan serangkaian tindakan yang sistematis dan terarah. Pertama, perawat akan melakukan pengkajian neurologis secara rutin menggunakan skala yang baku, seperti Skala Koma Glasgow (GCS), untuk menilai fungsi otak secara objektif. Kedua, perawat akan mengajarkan pasien untuk menghindari manuver Valsalva (seperti mengejan terlalu kuat) dan perubahan posisi tubuh yang tiba-tiba (seperti dari berbaring langsung berdiri) untuk mencegah hipotensi ortostatik yang dapat memperburuk pusing dan mengurangi aliran darah ke otak. Ketiga, perawat akan berkolaborasi dengan tim medis untuk mengatasi penyebab dasar yang diduga, dalam hal ini kemungkinan anemia akibat perdarahan menstruasi yang banyak dan sering. Kolaborasi dapat berupa pemeriksaan laboratorium (seperti kadar hemoglobin dan hematokrit) dan pemberian terapi sesuai hasil pemeriksaan. Keempat, perawat akan memastikan pasien mendapatkan istirahat yang cukup untuk mengatasi kelelahan dan mengurangi beban metabolisme tubuh. Lingkungan yang tenang dan nyaman akan diatur untuk meminimalkan stimulasi yang dapat memicu atau memperberat pusing. Kelima, edukasi kepada pasien dan keluarga tentang tanda-tanda bahaya yang perlu diwaspadai, seperti pusing yang memberat, pandangan kabur, kesemutan, atau kelemahan pada anggota gerak, merupakan bagian integral dari intervensi ini. Tindakan ini bertujuan untuk mempertahankan tekanan darah dan curah jantung yang adekuat, memastikan kecukupan oksigenasi, dan pada akhirnya mengoptimalkan aliran darah ke otak untuk mencegah kerusakan neurologis lebih lanjut.
Kondisi: Intoleransi Aktivitas
Kode SDKI: D.0006
Deskripsi Singkat: Ketidakcukupan energi fisiologis atau psikologis untuk bertahan atau menyelesaikan aktivitas sehari-hari yang diperlukan atau yang diinginkan.
Kode SLKI: L.03001
Deskripsi : SLKI dengan kode L.03001 bertujuan untuk memantau respons fisiologis pasien terhadap aktivitas dan tingkat kelelahannya. Intervensi ini dimulai dengan mengkaji tingkat energi dan kelelahan pasien secara komprehensif, termasuk kapan kelelahan muncul, seberapa sering, dan aktivitas apa yang memicunya. Perawat akan mengevaluasi tanda-tanda vital (denyut nadi, pernapasan, tekanan darah, dan saturasi oksigen) sebelum, selama, dan setelah aktivitas untuk mengidentifikasi intoleransi, yang dapat ditandai dengan takikardia, takipnea, atau penurunan saturasi oksigen yang signifikan. Skala kelelahan yang terstandar dapat digunakan untuk mengukur subjektif pasien terhadap kelelahannya. Perawat juga akan mengobservasi tanda-tanda fisik intoleransi aktivitas, seperti pucat, sianosis, diaforesis (keringat berlebihan), atau pernapasan tersengal-sengal. Selain itu, kualitas tidur dan pola istirahat pasien akan dikaji, karena gangguan tidur dapat memperburuk kelelahan. Kemampuan fungsional pasien dalam melakukan Aktivitas Sehari-hari (ADL) seperti mandi, berpakaian, dan makan juga menjadi fokus pengkajian untuk menentukan sejauh mana kelelahan mempengaruhi kemandiriannya. Data yang dikumpulkan dari pemantauan ini akan digunakan untuk menetapkan baseline kondisi pasien, mengidentifikasi pola kelelahan, dan mengevaluasi efektivitas intervensi yang diberikan, sehingga rencana perawatan dapat disesuaikan untuk meningkatkan toleransi aktivitas pasien secara bertahap dan aman.
Kode SIKI: I.03006
Deskripsi : SIKI dengan kode I.03006 adalah manajemen energi, yang merupakan strategi untuk menghemat energi pasien dan meningkatkan toleransinya terhadap aktivitas. Intervensi ini diawali dengan mengajarkan pasien teknik penghematan energi, seperti duduk saat melakukan aktivitas (misalnya menyiapkan makanan atau mandi), memecah tugas yang berat menjadi beberapa bagian kecil dengan diselingi periode istirahat, serta menyimpan barang-barang yang sering digunakan di tempat yang mudah dijangkau. Perawat akan membantu pasien dan keluarga dalam menyusun jadwal aktivitas harian yang seimbang, menggabungkan periode aktivitas ringan dengan istirahat yang cukup untuk mencegah kelelahan yang berlebihan. Prioritas aktivitas ditetapkan bersama pasien, sehingga energi yang terbatas dapat dialokasikan untuk aktivitas yang paling bermakna bagi pasien. Lingkungan pasien akan diatur untuk meminimalkan energi yang terbuang, misalnya dengan menata ulang furniture untuk memudahkan pergerakan. Perawat juga akan mendorong partisipasi keluarga dalam membantu tugas-tugas yang terlalu melelahkan bagi pasien. Selain itu, kolaborasi dengan ahli gizi mungkin diperlukan untuk memastikan asupan nutrisi yang adekuat guna mendukung produksi energi. Jika penyebab intoleransi aktivitas adalah anemia (seperti yang diduga dari gejala menstruasi banyak), maka intervensi ini akan berfokus pada pengelolaan aktivitas sambil menunggu terapi untuk anemia itu sendiri berhasil. Tujuan akhirnya adalah memaksimalkan kemandirian pasien dalam aktivitasnya tanpa menimbulkan kelelahan yang berlebihan, sehingga meningkatkan kualitas hidupnya.
-
Article No. 22979 | 24 Nov 2025
Klinis : pasien sadar pasien mengeluh pusing, sering kelelahan, menstruasi banyak dan sering, tekanan darah dan nadi normal
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif
Kode SDKI: D.0019
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan suplai darah ke otak yang dapat mengganggu fungsi neurologis.
Kode SLKI: L.14001
Deskripsi : SLKI untuk diagnosa ini adalah "Perfusi Serebral Dipertahankan". Tujuan utama dari intervensi keperawatan adalah untuk mencegah penurunan perfusi serebral dan memastikan suplai oksigen serta nutrisi ke otak tetap adekuat. Kriteria hasil yang diharapkan meliputi: status neurologis pasien stabil atau membaik yang ditandai dengan tingkat kesadaran yang baik (seperti pada pasien ini yang sadar), fungsi kognitif yang utuh, dan tidak adanya penurunan fungsi sensorik atau motorik. Pasien mampu menunjukkan tanda-tanda vital yang stabil dalam rentang yang dapat diterima (meskipun tekanan darah dan nadi normal, pemantauan ketat diperlukan). Selain itu, pasien tidak mengalami atau melaporkan keluhan pusing yang memberat, sakit kepala hebat, atau kehilangan keseimbangan. Perawat akan memantau dengan ketat setiap perubahan status neurologis dan tanda-tanda vital untuk mendeteksi dini setiap kemunduran. Pemahaman pasien dan keluarga tentang faktor risiko dan tanda-tanda peringatan juga merupakan bagian dari hasil yang diharapkan, sehingga mereka dapat segera mencari bantuan jika diperlukan.
Kode SIKI: I.12058
Deskripsi : SIKI untuk mengatasi risiko ini adalah "Manajemen Perfusi Serebral". Intervensi ini merupakan serangkaian tindakan keperawatan yang komprehensif dan proaktif yang bertujuan untuk mempromosikan, mempertahankan, dan memulihkan kecukupan aliran darah ke otak. Langkah-langkah utamanya dimulai dengan **Pemantauan Neurologis dan Hemodinamik** yang ketat. Perawat akan melakukan penilaian status neurologis secara berkala (misalnya, menggunakan skala GCS atau penilaian sederhana terhadap kesadaran, orientasi, dan keluhan pusing) serta memantau tekanan darah, nadi, pernapasan, dan saturasi oksigen. Meskipun tekanan darah dan nadi pasien normal, pemantauan berkelanjutan penting untuk mendeteksi fluktuasi. Selanjutnya, **Manajemen Aktivitas dan Istirahat** sangat krusial mengingat pasien mengeluh sering kelelahan. Perawat akan mengajari pasien tentang teknik penghematan energi, seperti mengatur jadwal aktivitas, menyelingi aktivitas dengan istirahat yang cukup, dan menghindari gerakan tiba-tiba yang dapat memicu pusing. Posisi tubuh juga diatur, misalnya dengan meninggikan kepala tempat tidur secara gradual dan menghindari posisi yang menekuk leher untuk memfasilitasi aliran darah ke otak. **Edukasi Pasien dan Keluarga** menjadi tulang punggung intervensi. Perawat akan menjelaskan hubungan antara keluhan pusing, kelelahan, dan kehilangan darah menstruasi yang banyak dengan risiko terhadap suplai darah ke otak. Pasien didorong untuk segera melaporkan jika pusing bertambah parah, muncul pandangan kabur, atau kelemahan mendadak. Kolaborasi dengan tim medis juga esensial, terutama untuk menangani penyebab yang mendasari, dalam hal ini **menorrhagia** (perdarahan haid berlebihan). Perawat akan berkolaborasi untuk memastikan pasien mendapatkan tatalaksana yang tepat untuk mengatasi menstruasi yang banyak dan sering, seperti pemberian suplementasi zat besi untuk mencegah atau mengatasi anemia yang sangat mungkin menjadi akar masalah kelelahan dan pusing. Pemberian oksigen tambahan dapat dipertimbangkan jika saturasi oksigen menunjukkan penurunan. Selain itu, perawat akan memastikan hidrasi pasien tetap adekuat karena dehidrasi dapat memperburuk hipotensi dan pusing. Intervensi ini dilakukan secara holistik, tidak hanya berfokus pada gejala neurologis tetapi juga pada akar masalah sistemik yang memicunya.
Kondisi: Intoleransi Aktivitas
Kode SDKI: D.0010
Deskripsi Singkat: Ketidakcukupan energi fisiologis atau psikologis untuk bertahan atau menyelesaikan aktivitas sehari-hari yang diperlukan atau yang diinginkan.
Kode SLKI: L.03001
Deskripsi : SLKI untuk diagnosa ini adalah "Toleransi Aktivitas Meningkat". Tujuan dari intervensi keperawatan adalah agar pasien dapat melakukan aktivitas sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan atau keluhan pusing. Kriteria hasil yang spesifik meliputi: pasien mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan kelelahan dan pusing. Pasien dapat mendemonstrasikan teknik untuk menghemat energi selama melakukan aktivitas, seperti duduk saat menyiapkan makanan atau mandi, dan memecah tugas besar menjadi langkah-langkah kecil yang lebih mudah dikelola. Pasien melaporkan penurunan frekuensi dan keparahan keluhan kelelahan serta pusing. Pasien menunjukkan tanda-tanda vital (denyut nadi, tekanan darah, pernapasan) yang stabil selama dan setelah beraktivitas, tanpa adanya dispnea (sesak napas) atau kelemahan otot yang signifikan. Pasien juga mampu mencapai keseimbangan antara aktivitas dan istirahat yang memadai, serta berpartisipasi dalam aktivitas yang diinginkan sesuai dengan tingkat energinya. Peningkatan kadar hemoglobin (jika terkait anemia) juga menjadi indikator keberhasilan tidak langsung dari peningkatan toleransi aktivitas.
Kode SIKI: I.09021
Deskripsi : SIKI untuk mengatasi intoleransi aktivitas adalah "Manajemen Energi". Intervensi ini dirancang untuk secara sistematis mengatur cadangan energi pasien yang terbatas agar dapat digunakan secara optimal. Langkah pertama adalah **Penilaian Pola Energi**, dimana perawat akan bekerja sama dengan pasien untuk mengidentifikasi waktu-waktu dalam sehari dimana pasien merasa paling berenergi dan paling lelah. Berdasarkan pola ini, perawat akan membantu pasien menyusun **Rencana Aktivitas dan Istirahat** yang terstruktur. Rencana ini mencakup penjadwalan aktivitas yang menuntut fisik pada saat energi puncak, menyisipkan periode istirahat yang cukup (baik duduk maupun tidur) sebelum dan sesudah aktivitas, serta menghindari penjadwalan terlalu banyak aktivitas berat dalam satu hari. Perawat akan mengajarkan **Teknik Penghematan Energi** secara spesifik, seperti menggunakan kursi saat mandi atau memasak, menyimpan barang-barang yang sering digunakan di tempat yang mudah dijangkau, dan melibatkan anggota keluarga untuk membantu tugas-tugas rumah tangga yang berat. **Manajemen Lingkungan** juga penting, yaitu memastikan pencahayaan yang baik dan suhu ruangan yang nyaman untuk mencegah beban tambahan pada tubuh. Karena kelelahan pada pasien ini sangat mungkin disebabkan oleh **anemia sekunder akibat menorrhagia**, intervensi **Manajemen Nutrisi** dan kolaborasi medis menjadi kunci. Perawat akan mendorong asupan makanan kaya zat besi, protein, dan vitamin C (untuk meningkatkan penyerapan zat besi) serta memastikan kepatuhan terhadap suplementasi zat besi jika diresepkan. Peningkatan kadar hemoglobin akan secara signifikan meningkatkan kapasitas pengangkutan oksigen darah, yang pada akhirnya meningkatkan suplai energi ke sel-sel tubuh. Perawat juga akan memantau respons fisiologis pasien terhadap aktivitas dengan memeriksa denyut nadi, tekanan darah, dan pernapasan sebelum, selama, dan setelah aktivitas. Jika terjadi peningkatan yang signifikan atau pasien mengeluh pusing, aktivitas dihentikan dan pasien diinstruksikan untuk beristirahat. Edukasi tentang pentingnya keseimbangan dan mengenali batasan tubuh sendiri adalah komponen yang terus-menerus ditekankan selama intervensi ini.
Kondisi: Risiko Defisien Volume Cairan
Kode SDKI: D.0003
Deskripsi Singkat: Risiko mengalami penurunan volume cairan intravaskular, interstisial, dan/atau intraselular.
Kode SLKI: L.06004
Deskripsi : SLKI untuk diagnosa risiko ini adalah "Keseimbangan Cairan Dipertahankan". Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya defisit volume cairan dengan mempertahankan keseimbangan antara asupan dan haluan cairan. Kriteria hasil yang diharapkan meliputi: tanda-tanda vital pasien (tekanan darah, nadi) tetap stabil dalam rentang normal untuk pasien tersebut. Membran mukosa (seperti bibir dan lidah) tetap lembab, turgor kulit baik (kulit kembali dengan cepat ketika dicubit), dan pasien tidak mengeluh rasa haus yang berlebihan. Haluan urin dalam 24 jam adekuat (sekitar 1,5-2 liter/hari atau 30-50 ml/jam) dengan berat jenis urin yang normal, menunjukkan konsentrasi ginjal yang baik. Pasien menunjukkan pemahaman tentang pentingnya meningkatkan asupan cairan, terutama untuk mengkompensasi kehilangan darah selama menstruasi. Tidak ada tanda-tanda dehidrasi atau hipovolemia yang berkembang, seperti pusing yang memberat saat berdiri (hipotensi ortostatik), peningkatan denyut jantung yang signifikan, atau penurunan produksi urin.
Kode SIKI: I.05035
Deskripsi : SIKI yang diterapkan adalah "Manajemen Keseimbangan Cairan". Ini adalah pendekatan proaktif untuk mencegah defisit volume cairan yang dapat memperburuk keluhan pusing dan kelelahan. Intervensi dimulai dengan **Pemantauan Ketat terhadap Tanda-tanda Klinis**. Perawat akan secara teratur memeriksa tanda-tanda vital, dengan perhatian khusus pada tekanan darah dan nadi, serta
Article No. 22957 | 23 Nov 2025
Klinis : risiko perdarahan
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Perdarahan
Kode SDKI: 0026
Deskripsi Singkat: Risiko Perdarahan adalah keadaan di mana seorang individu memiliki kerentanan untuk mengalami penurunan volume darah yang dapat membahayakan kesehatan.
Kode SLKI: 2128
Deskripsi : Pengendalian Perdarahan. Intervensi keperawatan ini mencakup serangkaian tindakan yang sistematis dan proaktif untuk mencegah, meminimalkan, atau menghentikan perdarahan pada klien yang berisiko atau sedang mengalami perdarahan. Tujuannya adalah mempertahankan volume darah yang adekuat, mencegah syok hipovolemik, dan memfasilitasi proses penyembuhan. Implementasinya dimulai dengan pengkajian menyeluruh terhadap faktor risiko klien, seperti riwayat penyakit (misalnya, gangguan koagulasi, penyakit hati, ulkus peptikum), penggunaan obat-obatan tertentu (antikoagulan, antiplatelet, NSAID), dan prosedur invasif terbaru. Perawat kemudian memantau tanda-tanda vital secara ketat, dengan perhatian khusus pada tanda-tanda awal syok seperti takikardia, hipotensi, dan penurunan tekanan nadi. Pemantauan terhadap tanda-tanda perdarahan, seperti petekie, ekimosis, hematoma, atau perdarahan dari lokasi injeksi, juga dilakukan secara rutin. Tindakan pencegahan merupakan inti dari SLKI ini, termasuk menghindari prosedur yang dapat menyebabkan trauma seperti penyuntikan intramuskular, menerapkan tekanan yang adekuat pada lokasi venipuncture, dan menggunakan sikat gigi yang sangat lunak untuk perawatan mulut. Perawat juga berperan dalam edukasi kepada klien dan keluarga untuk mengenali tanda-tanda perdarahan (seperti memar yang tidak biasa, mimisan, urine atau feses berdarah) dan kapan harus segera mencari pertolongan medis. Dalam situasi di mana perdarahan aktif terjadi, perawat bertindak cepat dengan menerapkan tekanan langsung pada sumber perdarahan, mengangkat ekstremitas yang terkena (jika memungkinkan), dan mempersiapkan pemberian produk darah atau obat hemostatik sesuai instruksi dokter. Kolaborasi dengan tim medis untuk penyesuaian terapi antikoagulan juga merupakan bagian penting. Dokumentasi yang akurat mengenai karakteristik perdarahan, respons klien terhadap intervensi, dan hasil pemantauan laboratorium (seperti nilai hemoglobin, hematokrit, trombosit, dan waktu protrombin) sangat penting untuk evaluasi keberhasilan intervensi dan penyesuaian rencana keperawatan selanjutnya.
Kode SIKI: 4078
Deskripsi : Pemantauan Perdarahan. Kriteria hasil ini berfokus pada status klien yang menunjukkan tidak adanya tanda-tanda perdarahan aktif maupun tersembunyi, serta parameter fisiologis dan laboratorium yang berada dalam rentang yang diharapkan. Hasil yang diharapkan adalah klien mempertahankan tanda-tanda vital yang stabil (tekanan darah sistolik dan diastolik dalam rentang normal untuk klien, denyut nadi kuat dan teratur, laju pernapasan normal) tanpa indikasi syok hipovolemik. Kulit dan membran mukosa klien harus bebas dari petekie, ekimosis baru, atau hematoma yang membesar. Klien tidak melaporkan atau menunjukkan evidence perdarahan dari lubang tubuh mana pun, seperti epistaksis (mimisan), gingival (gusi berdarah), hemoptisis (batuk darah), hematemesis (muntah darah), hematuria (darah dalam urine), atau melena (feses hitam seperti ter). Pada wanita usia subur, menstruasi tidak lebih berat dari biasanya dan tidak berlangsung lebih lama. Hasil pemeriksaan laboratorium mendukung keadaan ini, dengan kadar hemoglobin dan hematokrit yang stabil dan sesuai dengan nilai dasar klien, jumlah trombosit dalam rentang aman (biasanya > 50.000/µL untuk mencegah perdarahan spontan, meskipun nilai aman dapat bervariasi), dan waktu protrombin (PT)/INR serta Activated Partial Thromboplastin Time (aPTT) yang berada dalam rentang terapeutik jika klien menjalani terapi antikoagulan. Klien dan keluarga juga mampu mendemonstrasikan pemahaman tentang faktor risiko, tanda-tanda peringatan perdarahan yang perlu dilaporkan, dan tindakan pencegahan yang harus diambil di rumah, seperti menghindari aktivitas berisiko tinggi yang dapat menyebabkan trauma, menggunakan pisau cukur listrik, dan berhati-hati dengan permukaan yang licin untuk mencegah jatuh. Dengan tercapainya kriteria hasil ini, menunjukkan bahwa intervensi keperawatan dan medis telah berhasil dalam meminimalkan risiko dan mencegah terjadinya komplikasi perdarahan yang signifikan.
Article No. 22958 | 23 Nov 2025
Klinis : pemantauan tanda vital
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: pemantauan tanda vital
Kode SDKI: B.1.b
Deskripsi Singkat: Risiko Ketidakefektifan Perfusi Perifer
Kode SLKI: B.1.b.1
Deskripsi : Mempertahankan perfusi perifer
Kode SIKI: B.1.b.1.1
Deskripsi : Monitor tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu)
Kondisi: pemantauan tanda vital
Kode SDKI: B.1.b
Deskripsi Singkat: Risiko Ketidakefektifan Perfusi Perifer
Kode SLKI: B.1.b.2
Deskripsi : Mempertahankan perfusi serebral
Kode SIKI: B.1.b.2.1
Deskripsi : Monitor tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu)
Kondisi: pemantauan tanda vital
Kode SDKI: B.1.b
Deskripsi Singkat: Risiko Ketidakefektifan Perfusi Perifer
Kode SLKI: B.1.b.3
Deskripsi : Mempertahankan perfusi ginjal
Kode SIKI: B.1.b.3.1
Deskripsi : Monitor tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu)
Article No. 22959 | 23 Nov 2025
Klinis : pasien mengalami penyakit ca paru atau kanker paru
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Kanker Paru (Ca Paru)
Kode SDKI: D.0019
Deskripsi Singkat: Nyeri Akut
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Mengidentifikasi karakteristik nyeri (P, Q, R, S, T). Mengidentifikasi faktor yang memperingan dan memperberat nyeri. Mengobservasi reaksi nonverbal dari ketidaknyamanan. Mengajarkan teknik nonfarmakologi untuk mengatasi nyeri. Mengelola pemberian analgesik sesuai program terapeutik. Mengevaluasi respon terhadap intervensi manajemen nyeri.
Kode SIKI: I.08079
Deskripsi : Mengkaji nyeri dengan pendekatan PQRST (Provokes/Palliates, Quality, Region/Radiation, Severity, Timing). Mengobservasi tanda-tanda nonverbal dari nyeri (perubahan pola vital sign, gelisah, menangis, meringis, melindungi area tubuh tertentu). Mempertahankan lingkungan yang tenang dan nyaman. Melakukan kolaborasi pemberian farmakologi (analgesik) sesuai indikasi. Menerapkan teknik nonfarmakologi (distraksi, relaksasi nafas dalam, imajinasi terbimbing, terapi musik, kompres hangat/dingin). Memonitor efektivitas dan efek samping terapi farmakologi. Mendokumentasikan karakteristik nyeri, intervensi, dan respon pasien.
Kode SDKI: D.0097
Deskripsi Singkat: Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif
Kode SLKI: L.04001
Deskripsi : Mempertahankan jalan napas paten. Mempertahankan suara napas bersih. Mempertahankan pola napas normal. Menunjukkan kemampuan batuk efektif.
Kode SIKI: I.04006
Deskripsi : Memonitor status pernapasan (suara napas, frekuensi, irama, kedalaman, dan usaha napas). Memonitor status oksigenasi. Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi (posisi semi fowler/fowler). Ajarkan dan bantu latihan napas dalam dan batuk efektif. Lakukan fisioterapi dada (postural drainage dan perkusi) sesuai indikasi. Lakukan suction untuk mengangkat sekret. Kelola pemberian obat bronkodilator dan mukolitik sesuai program terapeutik. Berikan hidrasi yang adekuat untuk mengencerkan sekret. Ajarkan teknik pursed-lip breathing untuk pasien dengan obstruksi jalan napas. Lakukan perawatan mulut secara rutin.
Kode SDKI: D.0016
Deskripsi Singkat: Pola Napas Tidak Efektif
Kode SLKI: L.04002
Deskripsi : Mempertahankan pola napas normal. Mempertahankan pertukaran gas adekuat.
Kode SIKI: I.04001
Deskripsi : Mengkaji frekuensi, irama, kedalaman, dan usaha pernapasan. Memonitor status oksigenasi (warna kulit, membran mukosa, saturasi oksigen). Posisikan pasien untuk memaksimalkan ekspansi dada (posisi semi fowler/fowler). Ajarkan dan bantu latihan napas dalam. Berikan terapi oksigen sesuai program. Kolaborasi pemberian bronkodilator sesuai indikasi. Ajarkan teknik relaksasi untuk mengurangi ansietas yang memperberat pola napas. Monitor respons pasien terhadap terapi yang diberikan.
Kode SDKI: D.0098
Deskripsi Singkat: Gangguan Pertukaran Gas
Kode SLKI: L.04003
Deskripsi : Mempertahankan pertukaran gas yang adekuat. Mempertahankan keseimbangan asam basa.
Kode SIKI: I.04002
Deskripsi : Memonitor status pernapasan dan oksigenasi secara ketat (frekuensi napas, saturasi O2, analisa gas darah). Berikan terapi oksigen sesuai indikasi dan program terapeutik. Posisikan pasien untuk optimasi ventilasi-perfusi (posisi semi fowler, ubah posisi secara periodik). Bantu dan ajarkan teknik napas dalam untuk meningkatkan ekspansi paru. Kelola pemberian obat sesuai program (bronkodilator, kortikosteroid). Batasi aktivitas untuk menurunkan konsumsi oksigen selama fase akut. Monitor tingkat kesadaran sebagai indikator hipoksia. Kolaborasi dengan tim medis untuk penanganan lebih lanjut jika terjadi gagal napas.
Kode SDKI: D.0028
Deskripsi Singkat: Intoleransi Aktivitas
Kode SLKI: L.01001
Deskripsi : Meningkatnya toleransi aktivitas. Melaporkan penurunan kelemahan dan kelelahan.
Kode SIKI: I.01005
Deskripsi : Mengkaji respons fisiologis terhadap aktivitas (denyut nadi, tekanan darah, frekuensi napas, saturasi oksigen). Rencanakan periode istirahat yang cukup sebelum dan sesudah aktivitas. Bantu pasien dalam aktivitas perawatan diri sesuai toleransi. Jadwalkan aktivitas secara bertahap dan hindari kelelahan. Ajarkan teknik penghematan energi. Berikan lingkungan yang tenang untuk mendukung istirahat. Monitor tanda-tanda kelelahan dan sesak napas selama aktivitas. Kolaborasi pemberian terapi oksigen selama aktivitas jika diperlukan.
Kode SDKI: D.0107
Deskripsi Singkat: Risiko Infeksi
Kode SLKI: L.15002
Deskripsi : Mencegah terjadinya infeksi.
Kode SIKI: I.15010
Deskripsi : Memonitor tanda dan gejala infeksi (demam, peningkatan sel darah putih, kemerahan, pembengkakan, drainage). Menerapkan dan mengajarkan cuci tangan yang efektif pada pasien, keluarga, dan petugas. Mempertahankan teknik aseptik pada setiap prosedur invasif. Melakukan perawatan luka dengan teknik steril jika ada. Memberikan perawatan mulut dan kulit secara rutin. Meningkatkan asupan nutrisi untuk mendukung sistem imun. Membatasi pengunjung yang sedang sakit. Kolaborasi pemberian antibiotik sesuai indikasi.
Kode SDKI: D.0006
Deskripsi Singkat: Ansietas
Kode SLKI: L.13001
Deskripsi : Menurunnya tingkat ansietas. Mengungkapkan perasaan dan penyebab ansietas. Menggunakan strategi koping untuk mengatasi ansietas.
Kode SIKI: I.13002
Deskripsi : Mengkaji tingkat ansietas (ringan, sedang, berat, panik) dan faktor penyebab. Gunakan pendekatan yang tenang dan meyakinkan. Dengarkan dengan penuh perhatian ekspresi perasaan pasien. Berikan informasi yang akurat tentang penyakit, pengobatan, dan prognosis sesuai permintaan untuk mengurangi ketidakpastian. Ajarkan teknik relaksasi (napas dalam, relaksasi otot progresif) dan distraksi. Libatkan keluarga dalam memberikan dukungan emosional. Fasilitasi pasien untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinan. Kolaborasi dengan tenaga kesehatan jiwa atau spiritual jika diperlukan.
Kode SDKI: D.0109
Deskripsi Singkat: Kurang Pengetahuan
Kode SLKI: L.09001
Deskripsi : Menyatakan pemahaman tentang kondisi, prognosis, dan program terapi. Melakukan prosedur yang diperlukan dengan benar dan menjelaskan alasan suatu tindakan.
Kode SIKI: I.09004
Deskripsi : Mengkaji tingkat pengetahuan pasien dan keluarga tentang penyakit, pengobatan, dan perawatan diri. Jelaskan proses penyakit kanker paru, rencana pengobatan (operasi, kemoterapi, radioterapi), dan efek samping yang mungkin terjadi. Ajarkan teknik manajemen nyeri dan pernapasan. Ajarkan tanda dan gejala komplikasi yang perlu dilaporkan. Diskusikan pentingnya nutrisi yang adekuat dan hidrasi. Berikan informasi tertulis atau audiovisual sebagai pengingat. Libatkan keluarga dalam proses edukasi. Evaluasi pemahaman pasien dan keluarga dengan meminta mereka mengulang informasi.
Article No. 22960 | 23 Nov 2025
Klinis : Pasien anak Thalasemia mengeluh lemas kadar Hb 6
ICD-SDKI: ICD
Diagnosa:
Kode ICD-10:
Kondisi: Thalasemia dengan Anemia
Kode ICD-10: D56.9
Deskripsi Singkat : Thalasemia adalah kelainan darah bawaan yang ditandai dengan produksi hemoglobin yang tidak normal atau berkurang, menyebabkan kerusakan sel darah merah yang berlebihan dan mengakibatkan anemia. Pada kasus ini, pasien anak dengan riwayat thalasemia mengalami keluhan lemas yang merupakan manifestasi klinis dari anemia, dengan kadar hemoglobin (Hb) yang rendah, yaitu 6 g/dL. Kode ICD-10 D56.9 mengacu pada 'Thalasemia, tidak ditentukan'. Kode ini digunakan untuk mencatat diagnosis thalasemia ketika jenis pastinya (seperti beta-thalasemia atau alpha-thalasemia) belum ditentukan atau tidak disebutkan dalam deskripsi kondisi. Anemia pada thalasemia bersifat hemolitik, di mana sel darah merah memiliki masa hidup yang pendek, sehingga tubuh tidak dapat menggantinya dengan cukup cepat. Hal ini menyebabkan gejala seperti kelelahan, kelemahan, sesak napas, dan pucat. Penanganannya tergantung pada tingkat keparahan, dan dapat mencakup transfusi darah rutin, terapi kelasi besi, serta suplementasi asam folat. Kondisi ini memerlukan pemantauan dan penatalaksanaan jangka panjang oleh dokter spesialis.
***PERINGATAN: Informasi dan kode ini adalah SARAN untuk tujuan DIKLAT/SIMULASI dan BUKAN pengganti kodifikasi resmi oleh profesional medis.***
Article No. 22961 | 23 Nov 2025
Klinis : Pasien anak Thalasemia mengeluh lemas kadar Hb 6
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Intoleransi Aktivitas pada Pasien Anak dengan Thalasemia dan Anemia Berat (Hb 6 g/dL)
Kode SDKI: A.0019
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan kapasitas fisik untuk mempertahankan aktivitas kehidupan sehari-hari yang dibutuhkan atau diinginkan.
Kode SLKI: L.03118
Deskripsi : SLKI untuk diagnosa ini adalah "Kebutuhan Oksigenasi Terpenuhi". Tujuan utama dari intervensi keperawatan adalah memastikan bahwa kebutuhan oksigenasi tubuh pasien, yang terganggu akibat rendahnya kadar hemoglobin, dapat terpenuhi sehingga aktivitas dapat ditoleransi dengan baik. Kriteria hasil yang diharapkan meliputi: 1) Pasien (atau orang tua/wali) melaporkan peningkatan toleransi aktivitas, yang ditandai dengan kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari (seperti mandi, makan, bermain) tanpa keluhan lemas atau sesak napas yang berarti. 2) Tanda-tanda vital (denyut nadi, frekuensi napas, tekanan darah) berada dalam rentang normal untuk usia anak sebelum, selama, dan setelah melakukan aktivitas. 3) Tidak terdapat tanda-tanda distress pernapasan seperti takipnea, sianosis, atau penggunaan otot bantu pernapasan. 4) Nilai saturasi oksigen dalam darah (jika dipantau) dipertahankan dalam rentang normal (>95%). 5) Pasien menunjukkan kemampuan untuk berpartisipasi dalam aktivitas bermain atau belajar yang sesuai dengan usianya. 6) Orang tua atau pengasuh memahami dan dapat menerapkan teknik penghematan energi, seperti mengistirahatkan anak sebelum dan setelah aktivitas yang melelahkan, serta mengenali tanda-tanda kelelahan pada anak. Pencapaian SLKI ini diukur melalui observasi langsung, laporan subjektif dari anak dan keluarga, serta pemantauan tanda-tanda klinis yang objektif.
Kode SIKI: I.08091
Deskripsi : SIKI untuk mengatasi masalah ini adalah "Manajemen Energi". Intervensi ini merupakan serangkaian tindakan keperawatan yang terencana dan sistematis untuk membantu pasien yang mengalami penurunan kapasitas fisik. Tindakan-tantangan konkret yang dilakukan perawat meliputi: 1) Mengkaji tingkat toleransi aktivitas pasien dengan menggunakan skala, misalnya skala 1-10, di mana 1 adalah sangat lemas dan 10 adalah sangat bugar, serta memantau respons fisiologis (denyut nadi, pernapasan, tekanan darah) sebelum, selama, dan setelah aktivitas. 2) Kolaborasi dengan tim medis untuk pemberian transfusi darah packed red cell (PRC) guna meningkatkan kadar hemoglobin, yang merupakan penyebab utama intoleransi aktivitas. Perawat mempersiapkan pasien, memantau selama transfusi, dan mengevaluasi respons pasca transfusi. 3) Mengajarkan dan mendemonstrasikan teknik penghematan energi kepada anak dan keluarganya. Contohnya, duduk saat mandi atau berpakaian, menata lingkungan sehingga barang-barang yang sering digunakan mudah dijangkau, serta menyelingi aktivitas dengan periode istirahat yang cukup. 4) Membantu pasien dan keluarga dalam menyusun jadwal aktivitas harian yang seimbang, memasukkan waktu istirahat yang cukup untuk mencegah kelelahan yang berlebihan. 5) Mendorong partisipasi dalam aktivitas ringan dan menyenangkan yang sesuai dengan kondisi dan usia anak, seperti menggambar atau mendengarkan cerita, untuk menjaga semangat dan kualitas hidup tanpa membebani fisiknya. 6) Memastikan kebutuhan nutrisi dan hidrasi terpenuhi dengan baik, karena status gizi yang optimal mendukung produksi energi. 7) Memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga tentang kondisi thalasemia, pentingnya terapi transfusi rutin, tanda-tanda anemia yang memburuk, dan strategi jangka panjang dalam mengelola energi anak di rumah. Melalui SIKI Manajemen Energi ini, perawat berperan aktif tidak hanya dalam penanganan gejala akut (lemas) tetapi juga dalam pemberdayaan pasien dan keluarga untuk mengelola kondisi kronisnya secara mandiri.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 373 374 375 376 377 378 379 380 381 382 383 384 385 386 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396 397 398 399 400 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 427 428 429 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 538 539 540 541 542 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 553 554 555 556 557 558 559 560 561 562 563 564 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 577 578 579 580 581 582 583 584 585 586 587 588 589 590 591 592 593 594 595 596 597 598 599 600 601 602 603 604 605 606 607 608 609 610 611 612 613 614 615 616 617 618 619 620 621 622 623 624 625 626 627 628 629 630 631 632 633 634 635 636 637 638 639 640 641 642 643 644 645 646 647 648 649 650 651 652 653 654 655 656 657 658 659 660 661 662 663 664 665 666 667 668 669 670 671 672 673 674 675 676 677 678 679 680 681 682 683 684 685 686 687 688 689 690 691 692 693 694 695 696 697 698 699 700 701 702 703 704 705 706 707 708 709 710 711 712 713 714 715 716 717 718 719 720 721 722 723 724 725 726 727 728 729 730 731 732 733 734 735 736 737 738 739 740 741 742 743 744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754 755 756 757 758 759 760 761 762 763 764 765 766 767 768 769 770 771 772 773 774 775 776 777 778 779 780 781 782 783 784 785 786 787 788 789 790 791 792 793 794 795 796 797 798 799 800 801 802 803 804 805 806 807 808 809 810 811 812 813 814 815 816 817 818 819 820 821 822 823 824 825 826 827 828 829 830 831 832 833 834 835 836 837 838 839 840 841 842 843 844 845 846 847 848 849 850 851 852 853 854 855 856 857 858 859 860 861 862 863 864 865 866 867 868 869 870 871 872 873 874 875 876 877 878 879 880 881 882 883 884 885 886 887 888 889 890 891 892 893 894 895 896 897 898 899 900 901 902 903 904 905 906 907 908 909 910 911 912 913 914 915 916 917 918 919 920 921 922 923 924 925 926 927 928 929 930 931 932 933 934 935 936 937 938 939 940 941 942 943 944 945 946 947 948 949 950 951 952 953 954 955 956 957 958 959 960 961 962 963 964 965 966 967 968 969 970 971 972 973 974 975 976 977 978 979 980 981 982 983 984 985 986 987 988 989 990 991 992 993 994 995 996 997 998 999 1000 1001 1002 1003 1004 1005 1006 1007 1008 1009 1010 1011 1012 1013 1014 1015 1016 1017 1018 1019 1020 1021 1022 1023 1024 1025 1026 1027 1028 1029 1030 1031 1032 1033 1034 1035 1036 1037 1038 1039 1040 1041 1042 1043 1044 1045 1046 1047 1048 1049 1050 1051 1052 1053 1054 1055 1056 1057 1058 1059 1060 1061 1062 1063 1064 1065 1066 1067 1068 1069 1070 1071 1072 1073 1074 1075 1076 1077 1078 1079 1080 1081 1082 1083 1084 1085 1086 1087 1088 1089 1090 1091 1092 1093 1094 1095 1096 1097 1098 1099 1100 1101 1102 1103 1104 1105 1106 1107 1108 1109 1110 1111 1112 1113 1114 1115 1116 1117 1118 1119 1120 1121 1122 1123 1124 1125 1126 1127 1128 1129 1130 1131 1132 1133 1134 1135 1136 1137 1138 1139 1140 1141 1142 1143 1144 1145 1146 1147 1148 1149 1150 1151 1152 1153 1154 1155 1156 1157 1158 1159 1160 1161 1162 1163 1164 1165 1166 1167 1168 1169 1170 1171 1172 1173 1174 1175 1176 1177 1178 1179 1180 1181 1182 1183 1184 1185 1186 1187 1188 1189 1190 1191 1192 1193 1194 1195 1196 1197 1198 1199 1200 1201 1202 1203 1204 1205 1206 1207 1208 1209 1210 1211 1212 1213 1214 1215 1216 1217 1218 1219 1220 1221 1222 1223 1224 1225 1226 1227 1228 1229 1230 1231 1232 1233 1234 1235 1236 1237 1238 1239 1240 1241 1242 1243 1244 1245 1246 1247 1248 1249 1250 1251 1252 1253 1254 1255 1256 1257 1258 1259 1260 1261 1262 1263 1264 1265 1266 1267 1268 1269 1270 1271 1272 1273 1274 1275 1276 1277 1278 1279 1280 1281 1282 1283 1284 1285 1286 1287 1288 1289 1290 1291 1292 1293 1294 1295 1296 1297 1298 1299 1300 1301 1302 1303 1304 1305 1306 1307 1308 1309 1310 1311 1312 1313 1314 1315 1316 1317 1318 1319 1320 1321 1322 1323 1324 1325 1326 1327 1328 1329 1330 1331 1332 1333 1334 1335 1336 1337 1338 1339 1340 1341 1342 1343 1344 1345 1346 1347 1348 1349 1350 1351 1352 1353 1354 1355 1356 1357 1358 1359 1360 1361 1362 1363 1364 1365 1366 1367 1368 1369 1370 1371 1372 1373 1374 1375 1376 1377 1378 1379 1380 1381 1382 1383 1384 1385 1386 1387 1388 1389 1390 1391 1392 1393 1394 1395 1396 1397 1398 1399 1400 1401 1402 1403 1404 1405 1406 1407 1408 1409 1410 1411 1412 1413 1414 1415 1416 1417 1418 1419 1420 1421 1422 1423 1424 1425 1426 1427 1428 1429 1430 1431 1432 1433 1434 1435 1436 1437 1438 1439 1440 1441 1442 1443 1444 1445 1446 1447 1448 1449 1450 1451 1452 1453 1454 1455 1456 1457 1458 1459 1460 1461 1462 1463 1464 1465 1466 1467 1468 1469 1470 1471 1472 1473 1474 1475 1476 1477 1478 1479 1480 1481 1482 1483 1484 1485 1486 1487 1488 1489 1490 1491 1492 1493 1494 1495 1496 1497 1498 1499 1500 1501 1502 1503 1504 1505 1506 1507 1508 1509 1510 1511 1512 1513 1514 1515 1516 1517 1518 1519 1520 1521 1522 1523 1524 1525 1526 1527 1528 1529 1530 1531 1532 1533 1534 1535 1536 1537 1538 1539 1540 1541 1542 1543 1544 1545 1546 1547 1548 1549 1550 1551 1552 1553 1554 1555 1556 1557 1558 1559 1560 1561 1562 1563 1564 1565 1566 1567 1568 1569 1570 1571 1572 1573 1574 1575 1576 1577 1578 1579 1580 1581 1582 1583 1584 1585 1586 1587 1588 1589 1590 1591 1592 1593 1594 1595 1596 1597 1598 1599 1600 1601 1602 1603 1604 1605 1606 1607 1608 1609 1610 1611 1612 1613 1614 1615 1616 1617 1618 1619 1620 1621 1622 1623 1624 1625 1626 1627 1628 1629 1630 1631 1632 1633 1634 1635 1636 1637 1638 1639 1640 1641 1642 1643 1644 1645 1646 1647 1648 1649 1650 1651 1652 1653 1654 1655 1656 1657 1658 1659 1660 1661 1662 1663 1664 1665 1666 1667 1668 1669 1670 1671 1672 1673 1674 1675 1676 1677 1678 1679 1680 1681 1682 1683 1684 1685 1686 1687 1688 1689 1690 1691 1692 1693 1694 1695 1696 1697 1698 1699 1700 1701 1702 1703 1704 1705 1706 1707 1708 1709 1710 1711 1712 1713 1714 1715 1716 1717 1718 1719 1720 1721 1722 1723 1724 1725 1726 1727 1728 1729 1730 1731 1732 1733 1734 1735 1736 1737 1738 1739 1740 1741 1742 1743 1744 1745 1746 1747 1748 1749 1750 1751 1752 1753 1754 1755 1756 1757 1758 1759 1760 1761 1762 1763 1764 1765 1766 1767 1768 1769 1770 1771 1772 1773 1774 1775 1776 1777 1778 1779 1780 1781 1782 1783 1784 1785 1786 1787 1788 1789 1790 1791 1792 1793 1794 1795 1796 1797 1798 1799 1800 1801 1802 1803 1804 1805 1806 1807 1808 1809 1810 1811 1812 1813 1814 1815 1816 1817 1818 1819 1820 1821 1822 1823 1824 1825 1826 1827 1828 1829 1830 1831 1832 1833 1834 1835 1836 1837 1838 1839 1840 1841 1842 1843 1844 1845 1846 1847 1848 1849 1850 1851 1852 1853 1854 1855 1856 1857 1858 1859 1860 1861 1862 1863 1864 1865 1866 1867 1868 1869 1870 1871 1872 1873 1874 1875 1876 1877 1878 1879 1880 1881 1882 1883 1884 1885 1886 1887 1888 1889 1890 1891 1892 1893 1894 1895 1896 1897 1898 1899 1900 1901 1902 1903 1904 1905 1906 1907 1908 1909 1910 1911 1912 1913 1914 1915 1916 1917 1918 1919 1920 1921 1922 1923 1924 1925 1926 1927 1928 1929 1930 1931 1932 1933 1934 1935 1936 1937 1938 1939 1940 1941 1942 1943 1944 1945 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1964 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1971 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061 2062 2063 2064 2065 2066 2067 2068 2069 2070 2071 2072 2073 2074 2075 2076 2077 2078 2079 2080 2081 2082 2083 2084 2085 2086 2087 2088 2089 2090 2091 2092 2093 2094 2095 2096 2097 2098 2099 2100 2101 2102 2103 2104 2105 2106 2107 2108 2109 2110 2111 2112 2113 2114 2115 2116 2117 2118 2119 2120 2121 2122 2123 2124 2125 2126 2127 2128 2129 2130 2131 2132 2133 2134 2135 2136 2137 2138 2139 2140 2141 2142 2143 2144 2145 2146 2147 2148 2149 2150 2151 2152 2153 2154 2155 2156 2157 2158 2159 2160 2161 2162 2163 2164 2165 2166 2167 2168 2169 2170 2171 2172 2173 2174 2175 2176 2177 2178 2179 2180 2181 2182 2183 2184 2185 2186 2187 2188 2189 2190 2191 2192 2193 2194 2195 2196 2197 2198 2199 2200 2201 2202 2203 2204 2205 2206 2207 2208 2209 2210 2211 2212 2213 2214 2215 2216 2217 2218 2219 2220 2221 2222 2223 2224 2225 2226 2227 2228 2229 2230 2231 2232 2233 2234 2235 2236 2237 2238 2239 2240 2241 2242 2243 2244 2245 2246 2247 2248 2249 2250 2251 2252 2253 2254 2255 2256 2257 2258 2259 2260 2261 2262 2263 2264 2265 2266 2267 2268 2269 2270 2271 2272 2273 2274 2275 2276 2277 2278 2279 2280