Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 21760 | 21 Sep 2025
Klinis : demam 38,2
ICD-SDKI: DIAGNOSE SDKI (
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI (Claude):
Diagnosa Keperawatan dan Penjelasan SDKI - SLKI - SIKI
Kode
Diagnosa Keperawatan
Penjelasan
00007
Hipertermia
Definisi: Peningkatan suhu tubuh di atas rentang normal.
SDKI: Peningkatan suhu tubuh di atas 38°C (100,4°F).
SLKI: Pemantauan suhu tubuh, pengurangan aktivitas fisik, pemberian cairan, dan penggunaan obat-obatan untuk menurunkan suhu tubuh.
SIKI: Manajemen Hipertermia.
Berdasarkan kondisi yang diberikan, yaitu demam dengan suhu 38,2°C, maka diagnosa keperawatan yang sesuai adalah Hipertermia. Hipertermia merupakan peningkatan suhu tubuh di atas rentang normal, yang dalam hal ini suhu tubuh mencapai 38,2°C.
Tindakan keperawatan yang dapat dilakukan berdasarkan SDKI, SLKI, dan SIKI adalah:
- SDKI: Pemantauan suhu tubuh secara berkala untuk memantau perkembangan kondisi pasien.
- SLKI: Pengurangan aktivitas fisik, pemberian cairan, dan penggunaan obat-obatan untuk menurunkan suhu tubuh.
- SIKI: Manajemen Hipertermia, yang meliputi intervensi untuk menurunkan suhu tubuh, menjaga kenyamanan pasien, dan mencegah komplikasi yang mungkin terjadi.
Pemantauan suhu tubuh secara berkala, pengurangan aktivitas fisik, pemberian cairan, dan penggunaan obat-obatan yang sesuai merupakan intervensi keperawatan yang evidence-based untuk mengatasi kondisi hipertermia pada pasien. Tujuannya adalah untuk menurunkan suhu tubuh, menjaga kenyamanan pasien, dan mencegah komplikasi yang mungkin terjadi.
-
Article No. 21761 | 21 Sep 2025
Klinis : demam 38,2
ICD-SDKI: DIAGNOSE SDKI (
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI (Claude):
Diagnosa Keperawatan dan Penjelasan SDKI - SLKI - SIKI
Kode
Diagnosa Keperawatan
Penjelasan
00007
Hipertermia
Hipertermia adalah kondisi di mana suhu tubuh meningkat melebihi batas normal, biasanya disebabkan oleh infeksi, dehidrasi, atau gangguan termoregulasi. Dengan demam 38,2°C, pasien termasuk dalam kategori hipertermia.
Penjelasan SDKI - SLKI - SIKI
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia)
SDKI adalah standar yang digunakan untuk mengidentifikasi dan merumuskan diagnosis keperawatan berdasarkan respons pasien terhadap masalah kesehatan atau proses kehidupan. Kode diagnosis keperawatan "00007" merujuk pada diagnosis "Hipertermia", yang didefinisikan sebagai peningkatan suhu tubuh di atas batas normal.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia)
SLKI adalah standar yang digunakan untuk menentukan luaran atau hasil yang diharapkan dari asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien. Untuk diagnosis "Hipertermia", beberapa luaran yang dapat ditetapkan adalah:
- Suhu tubuh kembali normal
- Tanda-tanda vital dalam batas normal
- Tidak ada tanda-tanda infeksi
- Tidak ada komplikasi akibat hipertermia
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia)
SIKI adalah standar yang digunakan untuk menentukan intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk mencapai luaran yang diharapkan. Untuk diagnosis "Hipertermia", beberapa intervensi yang dapat dilakukan adalah:
- Pemantauan suhu tubuh secara berkala
- Pemberian obat antipiretik
- Pemberian kompres hangat/dingin
- Menjaga hidrasi pasien
- Identifikasi dan penanganan penyebab hipertermia
-
Article No. 21762 | 21 Sep 2025
Klinis : bab cair 4x
ICD-SDKI: Kode ICD-10
Diagnosa:
Kode ICD-10:
Diagnosis dan Kode Tindakan Medis
1. Kode ICD-10:
- Kode: K59.1
- Deskripsi: Diare fungsional
2. Kode ICD-9-CM Procedure (jika ada):
- Kode: 45.23
- Deskripsi: Kolonoskopi, diagnosa
Penjelasan:
1. Kode ICD-10 K59.1 (Diare fungsional):
- Ini adalah kode untuk kondisi bab cair 4x, yang dapat diklasifikasikan sebagai diare fungsional.
- Diare fungsional adalah diare yang tidak disebabkan oleh penyakit organik, tetapi oleh gangguan pada fungsi usus.
- Gejala utamanya adalah buang air besar yang encer, sering, dan tidak disertai dengan penyebab yang jelas.
2. Kode ICD-9-CM Prosedur 45.23 (Kolonoskopi, diagnostik):
- Jika diperlukan, pemeriksaan kolonoskopi dapat dilakukan untuk mengevaluasi penyebab diare fungsional.
- Kolonoskopi adalah prosedur medis di mana tabung fleksibel dengan kamera di ujungnya dimasukkan ke dalam rektum untuk memeriksa bagian dalam kolon.
- Ini dapat membantu mengidentifikasi penyebab diare atau menyingkirkan kemungkinan penyakit lain.
-
Article No. 21763 | 21 Sep 2025
Klinis : mual, pusing
ICD-SDKI: DIAGNOSE SDKI A
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI Advance: Berikut adalah analisis kondisi mual dan pusing dalam format HTML dengan tabel yang rapi dan styling profesional:
Analisis Kondisi Mual dan Pusing
Tabel 1: Diagnosa Keperawatan SDKI
No
Kode SDKI
Diagnosa
Definisi
Penyebab
Tanda & Gejala
1
00134
Mual
Sensasi tidak nyaman di epigastrium yang dapat memicu rasa ingin muntah.
- Efek samping obat
- Infeksi gastrointestinal
- Gangguan metabolik
- Kecemasan
Pasien melaporkan sensasi tidak nyaman di epigastrium, ingin muntah, tetapi tidak mampu.
Pasien juga mungkin tampak pucat, berkeringat, dan gemetar.
2
00133
Pusing
Sensasi berputar atau tidak seimbang yang mengganggu fungsi normal.
- Gangguan sistem vestibular
- Dehidrasi
- Hipotensi postural
- Stres
Pasien melaporkan sensasi berputar, tidak seimbang, atau linglung.
Pasien mungkin juga mengalami mual, muntah, dan kesulitan berkonsentrasi.
Tabel 2: Luaran Keperawatan SLKI
No
Kode SLKI
Luaran
Definisi
Indikator
Target Capaian
1
1010
Kontrol Mual
Kemampuan untuk mencegah dan mengelola sensasi tidak nyaman di epigastrium yang dapat memicu rasa ingin muntah.
- Frekuensi mual
- Durasi mual
- Tingkat keparahan mual
Frekuensi mual berkurang
Durasi mual berkurang
Tingkat keparahan mual berkurang
2
1006
Kontrol Pusing
Kemampuan untuk mencegah dan mengelola sensasi berputar atau tidak seimbang yang mengganggu fungsi normal.
- Frekuensi pusing
- Durasi pusing
- Tingkat keparahan pusing
Frekuensi pusing berkurang
Durasi pusing berkurang
Tingkat keparahan pusing berkurang
Tabel 3: Intervensi Keperawatan SIKI
No
Kode SIKI
Intervensi
Definisi
Aktivitas
Rasional
1
6680
Manajemen Mual
Tindakan yang dilakukan untuk mencegah dan mengelola sensasi tidak nyaman di epigastrium yang dapat memicu rasa ingin muntah.
- Identifikasi penyebab mual
- Berikan obat antiemetik sesuai resep
- Anjurkan pasien untuk istirahat dan hindari aktivitas yang dapat memicu mual
- Berikan lingkungan yang tenang dan nyaman
- Kolaborasi dengan tenaga kesehatan lain untuk penatalaksanaan mual
Tindakan ini bertujuan untuk mencegah dan mengelola mual sehingga dapat meningkatkan kenyamanan pasien dan mencegah komplikasi.
2
6486
Manajemen Pusing
Tindakan yang dilakukan untuk mencegah dan mengelola sensasi berputar atau tidak seimbang yang mengganggu fungsi normal.
- Identifikasi penyebab pusing
- Berikan posisi yang aman dan nyaman bagi pasien
- Anjurkan pasien untuk melakukan gerakan pelan dan terkontrol
- Berikan lingkungan yang tenang dan minim rangsangan
- Kolaborasi dengan tenaga kesehatan lain untuk penatalaksanaan pusing
Tindakan ini bertujuan untuk mencegah dan mengelola pusing sehingga dapat meningkatkan keseimbangan dan mencegah risiko jatuh.
Penjelasan:
1. Tabel 1: Diagnosa Keperawatan SDKI
- Mual: Sensasi tidak nyaman di epigastrium yang dapat memicu rasa ingin muntah. Penyebabnya dapat berupa efek samping obat, infeksi gastrointestinal, gangguan metabolik, atau kecemasan. Tanda dan gejalanya antara lain pasien melaporkan -
Article No. 21764 | 21 Sep 2025
Klinis : bab cair 4x
ICD-SDKI: DIAGNOSE SDKI (
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI (Claude):
Diagnosa Keperawatan dan Penjelasan SDKI - SLKI - SIKI
Diagnosa Keperawatan
Kode
Definisi
Diare
00013
Pengeluaran feses cair yang terjadi secara tiba-tiba, sering, dan tidak terkontrol.
Penjelasan:
Diare merupakan kondisi di mana seseorang mengalami pengeluaran feses cair yang terjadi secara tiba-tiba, sering, dan tidak terkontrol. Ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi bakteri, virus, atau parasit, intoleransi makanan, atau kondisi medis lainnya. Diare dapat menyebabkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit, sehingga memerlukan penanganan yang tepat.
Risiko Hipovolemia
00028
Rentan terhadap pengurangan volume cairan intravaskuler, interstisial, dan/atau intraseluler, yang dapat membahayakan kesehatan.
Penjelasan:
Risiko hipovolemia adalah kondisi di mana seseorang rentan terhadap pengurangan volume cairan intravaskuler, interstisial, dan/atau intraseluler, yang dapat membahayakan kesehatan. Hal ini dapat terjadi akibat diare yang menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit secara berlebihan. Risiko hipovolemia harus segera ditangani untuk mencegah komplikasi yang lebih serius, seperti hipotensi, syok, dan gangguan organ.
Ketidakseimbangan Nutrisi: Kurang dari Kebutuhan Tubuh
00002
Asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolik.
Penjelasan:
Ketidakseimbangan Nutrisi: Kurang dari Kebutuhan Tubuh adalah kondisi di mana asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolik. Diare dapat menyebabkan penurunan asupan nutrisi dan gangguan penyerapan, sehingga meningkatkan risiko kekurangan nutrisi. Hal ini perlu ditangani dengan memperbaiki asupan nutrisi dan mengatasi penyebab diare.
Penjelasan SDKI, SLKI, dan SIKI
Singkatan
Definisi
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia)
SDKI adalah sebuah sistem klasifikasi diagnosis keperawatan yang distandarkan dan ditetapkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). SDKI berisi daftar diagnosis keperawatan yang dapat digunakan oleh perawat dalam praktik klinis untuk mengidentifikasi dan menentukan masalah kesehatan pasien.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia)
SLKI adalah sebuah sistem klasifikasi luaran keperawatan yang distandarkan dan ditetapkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). SLKI berisi daftar luaran keperawatan yang dapat dicapai oleh perawat dalam mengelola masalah kesehatan pasien.
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia)
SIKI adalah sebuah sistem klasifikasi intervensi keperawatan yang distandarkan dan ditetapkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). SIKI berisi daftar intervensi keperawatan yang dapat dilakukan oleh perawat untuk mengatasi masalah kesehatan pasien.
-
Article No. 21765 | 21 Sep 2025
Klinis : bab cair 4x
ICD-SDKI: DIAGNOSE SDKI (
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI (Claude):
Diagnosa Keperawatan dan Penjelasan SDKI - SLKI - SIKI
Diagnosa Keperawatan
Kode SDKI
Definisi SDKI
Kode SLKI
Definisi SLKI
Kode SIKI
Definisi SIKI
Diare
00013
Buang air besar dengan frekuensi yang lebih sering dari biasanya, dengan atau tanpa perubahan konsistensi tinja, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan/atau membahayakan kesehatan.
D-0001
Pemulihan dari gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit yang disebabkan oleh buang air besar yang berlebihan.
D.0001
Tindakan untuk memulihkan keseimbangan cairan dan elektrolit yang terganggu akibat diare.
Penjelasan:
Berdasarkan kondisi yang diberikan, yaitu "bab cair 4x", dapat ditetapkan diagnosa keperawatan Diare. Diare didefinisikan sebagai buang air besar dengan frekuensi yang lebih sering dari biasanya, dengan atau tanpa perubahan konsistensi tinja, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan/atau membahayakan kesehatan.
Kode SDKI (Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia) untuk Diare adalah 00013. SDKI merupakan panduan standar diagnosa keperawatan yang ditetapkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).
Kode SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia) untuk kondisi Diare adalah D-0001, yang didefinisikan sebagai Pemulihan dari gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit yang disebabkan oleh buang air besar yang berlebihan. SLKI adalah panduan standar luaran atau hasil yang ditetapkan PPNI untuk mengevaluasi keberhasilan intervensi keperawatan.
Kode SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia) untuk Diare adalah D.0001, yang didefinisikan sebagai Tindakan untuk memulihkan keseimbangan cairan dan elektrolit yang terganggu akibat diare. SIKI adalah panduan standar intervensi atau tindakan keperawatan yang ditetapkan PPNI untuk mengatasi masalah kesehatan.
Penanganan Diare yang evidence-based berdasarkan SIKI meliputi:
- Pantau asupan dan output cairan
- Berikan cairan elektrolit untuk mengganti cairan yang hilang
- Anjurkan konsumsi makanan tinggi serat dan rendah lemak
- Berikan obat antidiare jika perlu
- Edukasi pasien dan keluarga tentang pencegahan dan perawatan diare
-
Article No. 21738 | 21 Sep 2025
Klinis : Kasus Pasien Jiwa (Psikiatri) – Pengkajian Asuhan Keperawatan Jiwa Identitas Pasien • Nama: Tn. A • Usia: 28 tahun • Jenis Kelamin: Laki-laki • Status: Belum menikah • Pendidikan: SMA • Pekerjaan: Tidak bekerja • Alamat: Tinggal bersama orang tua di lingkungan padat penduduk Data Subjektif • Pasien mengatakan, “Saya sering mendengar suara yang menyuruh saya menyakiti orang lain.” • “Saya yakin tetangga saya memasang kamera untuk mengawasi saya.” • “Saya tidak mau keluar rumah, semua orang membenci saya.” • “Saya tidak berguna, lebih baik saya mati saja.” • Keluarga menyatakan pasien sering mengurung diri di kamar, tidak mandi selama beberapa hari, dan menolak makan. • Pasien pernah mencoba melukai dirinya dengan pecahan kaca. Data Objektif • Penampilan tidak terawat: rambut kusut, bau badan, pakaian kotor • Tidak melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri • Kontak mata minim, ekspresi wajah datar • Menunjukkan perilaku agresif saat diajak bicara oleh anggota keluarga • Terdapat bekas luka sayatan di lengan kiri • Pasien tampak berbicara sendiri dan tertawa tanpa stimulus eksternal Riwayat Psikiatri • Didiagnosis dengan skizofrenia paranoid sejak usia 24 tahun • Riwayat putus obat selama 3 bulan terakhir • Pernah dirawat di RSJ dua kali
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Diagnosa Keperawatan dan Penjelasan SDKI - SLKI - SIKI
1. Diagnosa Keperawatan:
- Halusinasi (Kode: 10029) - Persepsi sensori yang timbul tanpa stimulus eksternal yang dirasakan sebagai pengalaman nyata.
- Risiko Perilaku Kekerasan (Kode: 10022) - Peningkatan potensi untuk menyebabkan bahaya fisik pada diri sendiri atau orang lain.
- Isolasi Sosial (Kode: 10048) - Pengalaman sendiri yang disebabkan oleh dan menyebabkan kekurangan atau ketidakmampuan membentuk dan mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan orang lain.
- Gangguan Konsep Diri (Kode: 10032) - Gangguan dalam persepsi dan evaluasi diri.
2. Penjelasan SDKI - SLKI - SIKI:
- Halusinasi (Kode: 10029)
- SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia): Persepsi sensori yang timbul tanpa stimulus eksternal yang dirasakan sebagai pengalaman nyata.
- SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia): Pasien mampu mengenali dan mengontrol halusinasi.
- SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia): Manajemen Halusinasi (Kode: 10029) - Membantu pasien mengenali dan mengontrol halusinasi yang dialami.
- Risiko Perilaku Kekerasan (Kode: 10022)
- SDKI: Peningkatan potensi untuk menyebabkan bahaya fisik pada diri sendiri atau orang lain.
- SLKI: Pasien mampu mengontrol perilaku kekerasan.
- SIKI: Manajemen Perilaku Kekerasan (Kode: 10022) - Membantu pasien mengidentifikasi dan mengontrol perilaku kekerasan.
- Isolasi Sosial (Kode: 10048)
- SDKI: Pengalaman sendiri yang disebabkan oleh dan menyebabkan kekurangan atau ketidakmampuan membentuk dan mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan orang lain.
- SLKI: Pasien mampu berinteraksi dengan orang lain.
- SIKI: Peningkatan Interaksi Sosial (Kode: 10048) - Membantu pasien meningkatkan kemampuan berinteraksi dengan orang lain.
- Gangguan Konsep Diri (Kode: 10032)
- SDKI: Gangguan dalam persepsi dan evaluasi diri.
- SLKI: Pasien mampu menunjukkan konsep diri yang positif.
- SIKI: Peningkatan Konsep Diri (Kode: 10032) - Membantu pasien mengembangkan konsep diri yang positif.
-
Article No. 21753 | 21 Sep 2025
Klinis : pasien dengan usia 52 tahun mengeluh mual dan muntah, kaki terdapat edema dengan diagnosa medis ckd dan hipertensi tensi 180/90
ICD-SDKI: DIAGNOSE SDKI A
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI Advance: Berikut adalah analisis kondisi pasien dengan format HTML, struktur tabel yang rapi, dan styling yang profesional:
Analisis Kondisi Pasien
Tabel 1: Diagnosa Keperawatan SDKI
No
Kode SDKI
Diagnosa
Definisi
Penyebab
Tanda & Gejala
1
00134
Mual
Sensasi tidak nyaman di epigastrium yang dapat mengarah pada keinginan untuk muntah
- Infeksi gastrointestinal
- Efek samping obat
- Gangguan metabolik (misalnya, uremia)
- Rasa tidak nyaman di perut
- Sensasi ingin muntah
2
00179
Intoleransi Aktivitas
Ketidakmampuan untuk melakukan atau menyelesaikan aktivitas rutin sehari-hari
- Penyakit kardiovaskular
- Penyakit paru-paru
- Penyakit ginjal kronis
- Kelelahan yang berlebihan
- Napas pendek saat beraktivitas
- Denyut jantung meningkat saat beraktivitas
3
00092
Gangguan Perfusi Jaringan Perifer
Penurunan sirkulasi darah ke jaringan perifer
- Penyakit vaskular perifer
- Edema
- Penurunan aliran darah
- Edema
- Ekstremitas dingin
- Perubahan warna kulit
Tabel 2: Luaran Keperawatan SLKI
No
Kode SLKI
Luaran
Definisi
Indikator
Target Capaian
1
1608
Kontrol Mual
Kemampuan untuk mencegah atau mengurangi sensasi mual
- Frekuensi mual
- Intensitas mual
- Durasi mual
Menurun dari sebelumnya
2
0005
Toleransi Aktivitas
Kemampuan untuk melakukan aktivitas fisik tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan
- Durasi aktivitas
- Tingkat kelelahan
- Tanda-tanda vital
Meningkat dari sebelumnya
3
0407
Perfusi Jaringan: Perifer
Kecukupan sirkulasi darah ke jaringan perifer
- Warna kulit
- Suhu kulit
- Edema
Membaik dari sebelumnya
Tabel 3: Intervensi Keperawatan SIKI