Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 82 | 18 Sep 2024
Klinis : KASUS 3 Seorang laki-laki usia 23 tahun dibawa ke UGD RSJ karena mengamuk dan melukai nadinya dengan pisau dapur. Sebelumnya Tn.J juga pernah melakukan tentamen suicide dibawa ke UGD RSJ dengan perilaku yang sama namun dengan cara meminum racun serangga. Dari skala SIRS, skor Tn.J adalah 4. Tn.J adalah seorang mahasiswa yang sudah lama tidak lulus kuliah karena skripsinya tidak selesai-selesai. Tn.J sering mengalami ansietas dan tertekan karena pola asuh otoriter dari kedua orangtuanya. Dari genogram, ternyata ada salah satu saudaranya yang mengalami skizofrenia (adik bapaknya = 2 bersaudara). Saat ini Tn.J sering mendengar suara-suara yang menyuruhnya untuk kembali menyakiti dirinya sendiri, sesekali mengamuk, menatap fokus ke salah satu sudut ruangan dan juga sering terlihat bicara sendirip
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Berdasarkan kasus yang diberikan, berikut adalah diagnosia keperawatan singkat SDKI - SLKI - SIKI:
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia):
1. Risiko Perilaku Kekerasan
2. Risiko Bunuh Diri
3. Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
1. Kontrol Perilaku
2. Kesehatan Emosional
3. Orientasi Realitas
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
1. Manajemen Perilaku
2. Terapi Aktivitas Kelompok: Sosialisasi
3. Terapi Realitas -
Article No. 83 | 18 Sep 2024
Klinis : intervensi manajemen nyeri
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Diagnosa Keperawatan singkat untuk intervensi manajemen nyeri:
SDKI: Nyeri Akut
SLKI: Manajemen Nyeri
SIKI: Pemberian Analgesik -
Article No. 85 | 18 Sep 2024
Klinis : Pasien mengatakan sesak napas dan batuk berdahak dan kental berwarna hijau, Frekuensi napas 26x/menit Auskultasi suara napas ronchi Pasien tidak mampu memperagakan batuk efektik
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Berdasarkan informasi yang diberikan, diagnosa keperawatan singkat yang dapat dirumuskan adalah:
SDKI: Pola Napas Tidak Efektif
SLKI: Peningkatan Bersihan Jalan Nafas
SIKI: Manajemen Jalan Nafas -
Article No. 87 | 18 Sep 2024
Klinis : Bronkitis
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Untuk kondisi Bronkitis, berikut adalah contoh Diagnosa Keperawatan singkat SDKI - SLKI - SIKI:
SDKI: Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif
SLKI: Peningkatan Bersihan Jalan Napas
SIKI: Manajemen Jalan Napas -
Article No. 88 | 18 Sep 2024
Klinis : Morbili
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Berikut adalah diagnosa keperawatan singkat SDKI - SLKI - SIKI untuk kondisi Morbili:
SDKI: Risiko Infeksi
SLKI: Peningkatan Infeksi
SIKI: Pengelolaan Infeksi -
Article No. 89 | 18 Sep 2024
Klinis : frekuensi nadi
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Untuk kondisi dengan frekuensi nadi, berikut adalah diagnosa keperawatan singkat berdasarkan SDKI, SLKI, dan SIKI:
Diagnosa Keperawatan SDKI: Ketidakstabilan Tanda-Tanda Vital
Definisi: Perubahan yang tidak stabil atau tidak terkendali dalam tanda-tanda vital.
Diagnosa Keperawatan SLKI: Risiko Ketidakstabilan Hemodinamik
Definisi: Berisiko mengalami perubahan yang tidak stabil atau tidak terkendali dalam parameter hemodinamik.
Diagnosa Keperawatan SIKI: Ketidakstabilan Kardiovaskular
Definisi: Perubahan yang tidak stabil atau tidak terkendali dalam fungsi kardiovaskular. -
Article No. 90 | 18 Sep 2024
Klinis : bronkitis
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Untuk kondisi bronkitis, berikut adalah diagnosa keperawatan singkat berdasarkan SDKI, SLKI, dan SIKI:
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia):
1. Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
1. Pemeliharaan Jalan Napas
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
1. Manajemen Jalan Napas -
Article No. 91 | 18 Sep 2024
Klinis : Pasien mengatakan sesak napas dan batuk berdahak dan kental berwarna hijau - Frekuensi napas 26x/menit - Auskultasi suara napas ronchi - Pasien tidak mampu memperagakan batuk efektif Pola napas tidak efektif - Frekuensi nadi 105x/menit - Akral merah dan kering - Klien menanyakan penyakitnya pada perawat - Klien khawatir penyakit tidak dapat sembuh - Klien mengatakan bahwa penyakitnya ada hubungannya dengan kebiasaan konsumsi junkfood - Perokok aktif dan sering merokok klien sholat sambil berbaring di RS ● Eosinofil = 3,5 (di atas normal) ● Limfosit = 45.0 (di atas normal) ● Leukosit = 12.0 (di atas normal) ● pH darah = 7,3 (di bawah normal) ● PaO2 = 72 (di bawah normal) ● PaCO2 = 50 (di atas normal) ● Xray = pneumonia bilateral
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Berikut adalah diagnosa keperawatan singkat SDKI - SLKI - SIKI untuk kondisi yang Anda berikan:
1. Diagnosa SDKI: Bersihan jalan napas tidak efektif
2. Diagnosa SLKI: Ketidakcukupan ventilasi
3. Diagnosa SIKI: Pneumonia -
Article No. 92 | 18 Sep 2024
Klinis : Pasien mengatakan sesak napas dan batuk berdahak dan kental berwarna hijau - Frekuensi napas 26x/menit - Auskultasi suara napas ronchi - Pasien tidak mampu memperagakan batuk efektif Pola napas tidak efektif - Frekuensi nadi 105x/menit - Akral merah dan kering - Klien menanyakan penyakitnya pada perawat - Klien khawatir penyakit tidak dapat sembuh - Klien mengatakan bahwa penyakitnya ada hubungannya dengan kebiasaan konsumsi junkfood - Perokok aktif dan sering merokok klien sholat sambil berbaring di RS ● Eosinofil = 3,5 (di atas normal) ● Limfosit = 45.0 (di atas normal) ● Leukosit = 12.0 (di atas normal) ● pH darah = 7,3 (di bawah normal) ● PaO2 = 72 (di bawah normal) ● PaCO2 = 50 (di atas normal) ● Xray = pneumonia bilateral
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Berdasarkan data yang Anda berikan, dapat disimpulkan diagnosis keperawatan singkat sebagai berikut:
1. Diagnosis SDKI: Pola Napas Tidak Efektif
2. Diagnosis SLKI: Resiko Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas
3. Diagnosis SIKI: Pneumonia
Penjelasan singkat:
- Pola Napas Tidak Efektif didasarkan pada data frekuensi napas 26x/menit, adanya suara napas ronchi, dan pasien tidak mampu batuk efektif.
- Risiko Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas didasarkan pada adanya batuk berdahak kental berwarna hijau, serta adanya pneumonia bilateral pada foto rontgen.
- Pneumonia didasarkan pada data klinis seperti sesak napas, batuk berdahak, temuan auskultasi, serta hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologis yang mendukung. -
Article No. 93 | 18 Sep 2024
Klinis : Pasien mengatakan sesak napas dan batuk berdahak dan kental berwarna hijau - Frekuensi napas 26x/menit - Auskultasi suara napas ronchi - Pasien tidak mampu memperagakan batuk efektif Pola napas tidak efektif - Frekuensi nadi 105x/menit - Akral merah dan kering - Klien menanyakan penyakitnya pada perawat - Klien khawatir penyakit tidak dapat sembuh - Klien mengatakan bahwa penyakitnya ada hubungannya dengan kebiasaan konsumsi junkfood - Perokok aktif dan sering merokok klien sholat sambil berbaring di RS ● Eosinofil = 3,5 (di atas normal) ● Limfosit = 45.0 (di atas normal) ● Leukosit = 12.0 (di atas normal) ● pH darah = 7,3 (di bawah normal) ● PaO2 = 72 (di bawah normal) ● PaCO2 = 50 (di atas normal) ● Xray = pneumonia bilateral
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Dengan mempertimbangkan data-data yang diberikan, berikut adalah diagnosa keperawatan singkat SDKI - SLKI - SIKI untuk kondisi pasien tersebut:
SDKI:
1. Pola napas tidak efektif
2. Ketidakefektifan bersihan jalan napas
3. Kecemasan
SLKI:
1. Peningkatan risiko infeksi
2. Hambatan mobilitas
3. Ketidakberdayaan
SIKI:
1. Manajemen jalan napas
2. Manajemen oksigenasi
3. Manajemen kecemasan