Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 1452 | 07 Oct 2024
Klinis : Seorang pria 54 tahun datang ke klinik dengan keluhan dada terasa terhimpit disertai sesak napas. Nyeri dirasakan tiba-tiba ketika ia sedang bekerja membersihkan gudang disertai diaphoresis, namun nyeri berkurang saat istirahat. Pasien mengalami nyeri dada substenal intermitten dan menjalar ke lengan kiri. Pasien memiliki Riwayat hipertensi dan dislipidemiÄ…. Riwayat keluarga, ayah pasien meninggal karena serangan jantung pada usia 56 tahun. Hasil pemeriksaan EKG ditemukan ST Elevasi. Pasien dirujuk ke RS dan setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium ditemukan hasil Troponin T meningkat, sehingga pasien harus dirawat di CVCU.
ICD-SDKI: ICD
Diagnosa:
Kode ICD-10: Berdasarkan informasi yang diberikan, diagnosis dan tindakan medis yang sesuai adalah:
1. Kode ICD-10:
- Kode: I21.0
- Deskripsi: STEMI (ST-Elevation Myocardial Infarction) atau Infark Miokard Akut dengan Elevasi Segmen ST. Kode ini menggambarkan kondisi pasien yang mengalami serangan jantung akut dengan adanya peningkatan segmen ST pada pemeriksaan EKG.
2. Kode ICD-9-CM Procedure (jika ada):
- Kode: 93.90
- Deskripsi: Pemantauan kardiovaskular, tidak diklasifikasikan di tempat lain. Kode ini menggambarkan tindakan pemantauan kondisi kardiovaskular pasien di CVCU (Cardiovascular Care Unit) setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan peningkatan Troponin T.
Penjelasan detail:
Berdasarkan gejala yang dialami pasien, yaitu nyeri dada yang tiba-tiba saat bekerja, disertai sesak napas, diaphoresis, dan menjalar ke lengan kiri, serta hasil pemeriksaan EKG yang menunjukkan ST-Elevation, diagnosis yang sesuai adalah STEMI (ST-Elevation Myocardial Infarction) atau Infark Miokard Akut dengan Elevasi Segmen ST (Kode ICD-10: I21.0). Kondisi ini menunjukkan adanya sumbatan arteri koroner yang menyebabkan kerusakan pada otot jantung.
Selanjutnya, setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium dan ditemukan peningkatan Troponin T, pasien perlu dirawat di CVCU (Cardiovascular Care Unit) untuk pemantauan kondisi kardiovaskular yang sesuai dengan Kode ICD-9-CM Procedure: 93.90 (Pemantauan kardiovaskular, tidak diklasifikasikan di tempat lain). -
Article No. 1453 | 07 Oct 2024
Klinis : Seorang pria 54 tahun datang ke klinik dengan keluhan dada terasa terhimpit disertai sesak napas. Nyeri dirasakan tiba-tiba ketika ia sedang bekerja membersihkan gudang disertai diaphoresis, namun nyeri berkurang saat istirahat. Pasien mengalami nyeri dada substenal intermitten dan menjalar ke lengan kiri. Pasien memiliki Riwayat hipertensi dan dislipidemiÄ…. Riwayat keluarga, ayah pasien meninggal karena serangan jantung pada usia 56 tahun. Hasil pemeriksaan EKG ditemukan ST Elevasi. Pasien dirujuk ke RS dan setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium ditemukan hasil Troponin T meningkat, sehingga pasien harus dirawat di CVCU.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Baik, saya akan memberikan diagnosa keperawatan dan penjelasan singkat SDKI - SLKI - SIKI standar dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia untuk kondisi yang Anda sampaikan.
Diagnosa Keperawatan:
1. Nyeri akut berhubungan dengan iskemia miokard, ditandai dengan rasa nyeri dada terhimpit, sesak napas, dan menjalar ke lengan kiri.
Penjelasan singkat SDKI - SLKI - SIKI:
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia):
- Nyeri akut: Pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan yang aktual atau potensial atau digambarkan dalam istilah-istilah tersebut.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
- Kontrol Nyeri: Kemampuan individu untuk mencegah, meminimalkan, atau menghilangkan rasa nyeri dan mencapai tingkat kenyamanan yang diinginkan.
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
- Manajemen Nyeri: Tindakan yang dilakukan untuk mengenali, mencegah, dan mengendalikan nyeri yang dialami oleh pasien.
- Edukasi Manajemen Nyeri: Pemberian informasi kepada pasien dan keluarga mengenai nyeri dan strategi untuk mengendalikan nyeri.
- Terapi Relaksasi: Tindakan untuk mengurangi ketegangan fisik, mental, dan emosional pasien.
Dalam kasus ini, pasien mengalami nyeri dada akut yang berkaitan dengan iskemia miokard. Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan antara lain manajemen nyeri, edukasi manajemen nyeri, dan terapi relaksasi untuk membantu pasien mengelola nyeri yang dirasakan. Pemantauan tanda-tanda vital dan penggunaan obat-obatan sesuai resep juga penting dalam penanganan pasien. -
Article No. 1454 | 07 Oct 2024
Klinis : Seorang pria 54 tahun datang ke klinik dengan keluhan dada terasa terhimpit disertai sesak napas. Nyeri dirasakan tiba-tiba ketika ia sedang bekerja membersihkan gudang disertai diaphoresis, namun nyeri berkurang saat istirahat. Pasien mengalami nyeri dada substenal intermitten dan menjalar ke lengan kiri. Pasien memiliki Riwayat hipertensi dan dislipidemiÄ…. Riwayat keluarga, ayah pasien meninggal karena serangan jantung pada usia 56 tahun. Hasil pemeriksaan EKG ditemukan ST Elevasi. Pasien dirujuk ke RS dan setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium ditemukan hasil Troponin T meningkat, sehingga pasien harus dirawat di CVCU.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Diagnosa Keperawatan:
1. Nyeri Dada Akut (00132)
Definisi: Pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan yang terkait dengan kerusakan jaringan aktual atau potensial pada dada.
2. Risiko Ketidakefektifan Perfusi Jaringan Kardiak (00200)
Definisi: Berisiko mengalami pengurangan aliran darah ke jantung, yang dapat mengancam kesehatan.
Penjelasan Singkat SDKI - SLKI - SIKI:
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia):
1. Nyeri Dada Akut (00132)
- Definisi: Pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan yang terkait dengan kerusakan jaringan aktual atau potensial pada dada.
- Penyebab: Infark miokard, angina pektoris, diseksi aorta, embolisme paru, pneumotoraks.
- Gejala: Nyeri dada substernal, menjalar ke lengan kiri, diaphoresis, mual, gelisah.
2. Risiko Ketidakefektifan Perfusi Jaringan Kardiak (00200)
- Definisi: Berisiko mengalami pengurangan aliran darah ke jantung, yang dapat mengancam kesehatan.
- Faktor Risiko: Riwayat penyakit jantung, hipertensi, dislipidemia, riwayat keluarga dengan penyakit jantung.
- Gejala: Nyeri dada, sesak napas, diaphoresis, perubahan EKG.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
1. Nyeri Terkontrol (1605)
2. Perfusi Jaringan Jantung (0404)
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
1. Manajemen Nyeri (1400)
2. Pemantauan Jantung (4920)
3. Terapi Oksigen (3320)
4. Edukasi Manajemen Penyakit Jantung Koroner (7130)
Dalam kasus ini, pasien mengalami gejala infark miokard akut dengan elevasi segmen ST (STEMI) yang perlu segera dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat, seperti terapi trombolitik atau intervensi koroner perkutan. -
Article No. 1455 | 07 Oct 2024
Klinis : Bintil semakin bertambah banyak membentuk gerombolan. Saat ini, pasien mengakui merasa sangat perih, panas seperti terbakar dan gatal. Keluhan juga disertai nyeri seperti ditusuk tusuk, sehingga pasien sulit tidur. Kondisi gatal semakin memburuk saat terkena panas dan keringat. Bintil berisi cairan berwarna bening dan terasa panas di sekitar luka. Pasien mengaku bahwa saat gatal pasien menggaruk di daerah sekitar yang gatal.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Baik, sesuai dengan gejala-gejala yang Anda paparkan, saya sebagai perawat profesional memberikan diagnosa keperawatan dan penjelasan singkat terkait SDKI, SLKI, dan SIKI standar dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) sebagai berikut:
Diagnosa Keperawatan:
Intoleransi aktivitas berhubungan dengan rasa nyeri dan ketidaknyamanan akibat infeksi kulit.
Penjelasan:
1. SDKI (Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia)
Intoleransi aktivitas adalah ketidakmampuan untuk melakukan atau menyelesaikan aktivitas harian yang diinginkan atau dibutuhkan, yang disebabkan oleh keterbatasan fisik, psikologis, atau lingkungan.
2. SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia)
Luaran yang diharapkan dari diagnosa ini adalah pasien dapat mendemonstrasikan toleransi terhadap aktivitas sehari-hari, menunjukkan peningkatan kemampuan fungsional, dan melaporkan berkurangnya nyeri atau ketidaknyamanan.
3. SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia)
Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan antara lain manajemen nyeri, perawatan luka, edukasi terkait infeksi kulit, dan pemberian obat sesuai indikasi medis. Selain itu, intervensi juga dapat diarahkan untuk meningkatkan toleransi dan aktivitas pasien secara bertahap.
Demikian penjelasan singkat terkait diagnosa keperawatan dan standar PPNI (SDKI, SLKI, SIKI) untuk kondisi yang Anda deskripsikan. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, saya siap membantu. -
Article No. 1456 | 07 Oct 2024
Klinis : pasien datang dengan keluhan pembengkakan di bagian dada
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Baik, sesuai dengan keluhan pasien yang datang dengan pembengkakan di bagian dada, maka berikut adalah diagnosa keperawatan dan penjelasan singkat SDKI - SLKI - SIKI standar dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI):
Diagnosa Keperawatan:
1. Gangguan Perfusi Jaringan Kardiovaskular
Penjelasan Singkat:
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia):
Gangguan Perfusi Jaringan Kardiovaskular adalah ketidakadekuatan aliran darah ke jantung dan pembuluh darah, yang dapat mengakibatkan penurunan suplai oksigen dan nutrisi ke jaringan.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
1. Perfusi Jaringan Kardiovaskular Membaik
2. Edema Berkurang
3. Tekanan Darah Terkendali
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
1. Pemantauan Tanda-Tanda Vital
2. Manajemen Cairan
3. Manajemen Pembengkakan
4. Terapi Oksigen
5. Edukasi Kesehatan
Sebagai perawat, kami akan melakukan penilaian komprehensif terhadap kondisi pasien, memantau tanda-tanda vital, mengelola cairan dan pembengkakan, memberikan terapi oksigen jika diperlukan, serta memberikan edukasi kesehatan kepada pasien dan keluarga. Tujuannya adalah untuk memulihkan perfusi jaringan kardiovaskular, mengurangi edema, dan menstabilkan tekanan darah. -
Article No. 1457 | 07 Oct 2024
Klinis : pasien datang dengan keluhan pembengkakan di bagian dada
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Diagnosis Keperawatan:
Edema Paru
Penjelasan Singkat:
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia):
Edema Paru adalah kumpulan cairan berlebih di jaringan atau ruang alveoli paru-paru, yang menyebabkan gangguan pertukaran gas dan kesulitan bernapas.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
Setelah diberikan intervensi keperawatan, pasien diharapkan dapat menunjukkan:
1. Peningkatan kemampuan bernapas
2. Penurunan pembengkakan di dada
3. Peningkatan oksigenasi
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan antara lain:
1. Pemantauan tanda-tanda vital
2. Pemberian oksigen
3. Pembatasan asupan cairan
4. Pemberian diuretik
5. Edukasi tentang manajemen edema paru
Tone: Akademis
Persona: Pakar, Perawat -
Article No. 1458 | 07 Oct 2024
Klinis : pasien datang dengan keluhan adanya benjolan di bagian payudara
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Diagnosa Keperawatan:
Risiko Ketidakseimbangan Citra Tubuh
Penjelasan:
Berdasarkan kondisi pasien yang datang dengan keluhan adanya benjolan di bagian payudara, diagnosa keperawatan yang sesuai adalah Risiko Ketidakseimbangan Citra Tubuh.
SDKI (Standar Diagnostik Keperawatan Indonesia):
Risiko Ketidakseimbangan Citra Tubuh didefinisikan sebagai keadaan di mana individu memiliki persepsi negatif terhadap penampilan fisik yang dapat mengancam kesehatan dan integritas diri.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
Luaran yang diharapkan dari diagnosa ini adalah pasien dapat menunjukkan penerimaan terhadap perubahan fisik dan meningkatkan harga diri.
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
Intervensi keperawatan yang dapat dilakukan meliputi:
1. Memberikan informasi yang akurat tentang kondisi dan prognosis penyakit.
2. Mendiskusikan perubahan fisik yang terjadi dan dampaknya terhadap citra tubuh.
3. Membantu pasien mengidentifikasi kekuatan dan sumber daya yang dimiliki untuk mengatasi perubahan citra tubuh.
4. Mendorong pasien untuk mengekspresikan perasaan tentang perubahan citra tubuh.
5. Melibatkan keluarga dalam mendukung penerimaan pasien terhadap perubahan citra tubuh.
Dengan pendekatan holistik dan kolaboratif, perawat dapat membantu pasien dalam menghadapi perubahan citra tubuh dan meningkatkan penerimaan diri serta kualitas hidup. -
Article No. 1459 | 07 Oct 2024
Klinis : pasien datang dengan keluhan sesak nafas
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Baik, dengan mempertimbangkan kondisi pasien dengan keluhan sesak napas, berikut adalah diagnosa keperawatan dan penjelasan singkat menggunakan standar SDKI - SLKI - SIKI dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI):
Diagnosa Keperawatan:
1. Pola Napas Tidak Efektif
Definisi: Ketidakmampuan untuk menginspirasi dan/atau ekspirasi yang memberikan ventilasi adekuat.
2. Gangguan Pertukaran Gas
Definisi: Ketidakmampuan mempertahankan oksigenasi dan/atau eliminasi karbondioksida yang adekuat.
Penjelasan Singkat:
1. Pola Napas Tidak Efektif
- Penyebab: Obstruksi jalan napas, kelelahan otot pernapasan, kecemasan, dan lain-lain.
- Gejala: Napas dangkal, takipnea, dispnea, dan penggunaan otot bantu pernapasan.
- Intervensi Keperawatan: Observasi pola napas, berikan posisi semifowler, lakukan fisioterapi dada, kolaborasi pemberian oksigen, dan edukasi pasien.
2. Gangguan Pertukaran Gas
- Penyebab: Penyakit paru, kegagalan ventilasi, dan gangguan difusi oksigen.
- Gejala: Dispnea, sianosis, takikardi, dan gagal napas.
- Intervensi Keperawatan: Observasi tanda-tanda vital, monitor oksigenasi, kolaborasi pemberian oksigen, dan edukasi pasien.
Standar yang digunakan:
- SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia)
- SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia)
- SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia)
Semoga penjelasan ini dapat membantu Anda dalam memahami diagnosa keperawatan dan pendekatannya untuk pasien dengan keluhan sesak napas. Jika ada pertanyaan lain, saya siap membantu. -
Article No. 1460 | 07 Oct 2024
Klinis : pasien datang dengan keluhan demam .pilek
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Baik, dengan senang hati saya akan memberikan diagnosa keperawatan dan penjelasan singkat SDKI - SLKI - SIKI untuk kondisi pasien yang datang dengan keluhan demam dan pilek.
Diagnosa Keperawatan:
1. Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas
Definisi: Ketidakmampuan untuk membersihkan sekret atau obstruksi dari saluran pernapasan untuk mempertahankan bersihan jalan napas.
2. Hipertermia
Definisi: Peningkatan suhu tubuh di atas rentang normal akibat kegagalan mekanisme termoregulasi.
Penjelasan Singkat SDKI - SLKI - SIKI:
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia):
- Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas: Tanda dan gejala seperti perubahan frekuensi napas, suara napas tambahan, dan produksi sekret yang berlebihan.
- Hipertermia: Tanda dan gejala seperti peningkatan suhu tubuh, kulit terasa panas, dan denyut nadi cepat.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia):
- Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas: Luaran yang diharapkan adalah jalan napas yang efektif, bebas dari sekresi, dan frekuensi napas dalam batas normal.
- Hipertermia: Luaran yang diharapkan adalah suhu tubuh kembali normal, kulit terasa nyaman, dan denyut nadi dalam batas normal.
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia):
- Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas: Intervensi seperti suction, pemberian humidifikasi, dan latihan batuk efektif.
- Hipertermia: Intervensi seperti pemberian kompres dingin, pemberian antipiretik, dan pemantauan tanda-tanda vital.
Sebagai perawat, saya akan melakukan penilaian komprehensif terhadap pasien, mengembangkan rencana asuhan keperawatan yang sesuai, dan melaksanakan intervensi yang tepat untuk mengatasi masalah kesehatan pasien. Saya akan terus memantau perkembangan pasien dan melakukan evaluasi untuk memastikan hasil yang optimal. -
Article No. 1461 | 07 Oct 2024
Klinis : Diagnosa aktual keperawatan pada ibu hamil
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Baik, sebagai perawat saya akan memberikan diagnosa keperawatan dan penjelasan singkat mengenai SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia), SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia), dan SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia) untuk kondisi ibu hamil.
Diagnosa Keperawatan Aktual:
1. Risiko Ketidakseimbangan Nutrisi Kurang dari Kebutuhan Tubuh
- Definisi: Keadaan di mana individu berisiko mengalami asupan zat gizi yang tidak adekuat untuk memenuhi kebutuhan metabolisme.
- Faktor Risiko: Mual, muntah, anoreksia, malabsorpsi, kondisi medis, budaya, psikologis.
2. Kecemasan
- Definisi: Respon emosional dan psikologis terhadap sumber ancaman yang tidak jelas atau tidak diketahui.
- Faktor Terkait: Perubahan peran, perubahan status kesehatan, ketakutan akan komplikasi, riwayat kecemasan.
3. Risiko Gangguan Perfusi Jaringan Serebral
- Definisi: Keadaan di mana individu berisiko mengalami penurunan aliran darah ke otak, yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan otak.
- Faktor Risiko: Hipertensi, diabetes, usia, riwayat komplikasi kehamilan.
Penjelasan Singkat SDKI, SLKI, dan SIKI:
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia) merupakan panduan resmi yang dikeluarkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) untuk menetapkan diagnosa keperawatan berdasarkan pola respon manusia.
SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia) adalah panduan untuk menetapkan hasil/luaran yang diharapkan dari intervensi keperawatan.
SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia) adalah panduan untuk menetapkan tindakan keperawatan yang dilakukan untuk mencapai luaran yang diharapkan.
Penggunaan SDKI, SLKI, dan SIKI penting dalam praktik keperawatan untuk menjamin kualitas, keamanan, dan efektivitas asuhan keperawatan yang diberikan.