Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 23396 | 22 Dec 2025
Klinis : pasien mengeluhka lesu, hasil gds 310, pasien mengatakan memiliki riwayat DM 2 tahun
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
Kode SDKI: 00083
Deskripsi Singkat: Risiko peningkatan atau penurunan kadar glukosa darah dari rentang normal, yang dapat mengancam kesehatan.
Kode SLKI: 4315
Deskripsi : SLKI 4315: Kontrol Glikemik. Tujuan keperawatan adalah pasien dapat mempertahankan kadar glukosa darah dalam rentang yang ditargetkan. Kriteria hasil yang diharapkan meliputi: (1) Pasien menyatakan pemahaman tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kadar glukosa darah. (2) Hasil pemantauan glukosa darah mandiri berada dalam rentang target yang disepakati. (3) Pasien menunjukkan perilaku manajemen diri untuk mengontrol glikemia, seperti pola makan sesuai rencana, aktivitas fisik teratur, dan kepatuhan terhadap terapi farmakologis jika diresepkan. (4) Pasien mengenali tanda dan gejala hiperglikemia (seperti poliuria, polidipsia, lesu, pandangan kabur) dan hipoglikemia (seperti lemas, berkeringat, gemetar, pusing), serta tahu tindakan yang harus dilakukan. (5) Tidak terjadi komplikasi akut hiperglikemia (seperti ketoasidosis) atau hipoglikemia berat.
Kode SIKI: 3380, 2734, 6530
Deskripsi : Intervensi keperawatan yang direncanakan mencakup: SIKI 3380: Manajemen Hiperglikemia - Memantau tanda dan gejala hiperglikemia (seperti lesu, haus berlebihan, poliuria, mual). Kolaborasi dalam pemberian insulin atau obat antihiperglikemik oral sesuai resep. Mengajarkan dan mendukung pasien dalam teknik pemantauan glukosa darah mandiri. Membantu pasien mengidentifikasi faktor pemicu hiperglikemia (seperti infeksi, stres, pola makan). SIKI 2734: Edukasi Penyakit Diabetes - Menyediakan pendidikan kesehatan yang komprehensif tentang diabetes melitus tipe 2, termasuk patofisiologi, faktor risiko, dan tujuan pengobatan. Mengajarkan manajemen nutrisi dengan prinsip 3J (Jenis, Jumlah, Jadwal) dan pemilihan makanan dengan indeks glikemik rendah. Mendiskusikan pentingnya aktivitas fisik teratur dan dampaknya terhadap sensitivitas insulin. Mereview obat-obatan yang digunakan, cara kerja, dosis, waktu pemberian, dan efek sampingnya. SIKI 6530: Pemantauan Vital Signs - Melakukan pemantauan tanda-tanda vital secara teratur (denyut nadi, pernapasan, suhu, tekanan darah) karena hiperglikemia dapat mempengaruhi status hemodinamik dan merupakan tanda stres fisiologis. Memantau status hidrasi untuk mendeteksi dehidrasi akibat diuresis osmotik dari hiperglikemia. Observasi tingkat kesadaran dan kondisi umum pasien untuk mendeteksi perubahan yang mengarah pada komplikasi. Intervensi-intervensi ini dirancang untuk mengatasi masalah aktual (hiperglikemia dengan GDS 310 mg/dL dan gejala lesu) dan mencegah komplikasi lebih lanjut, dengan fokus pada pemberdayaan pasien melalui edukasi untuk mencapai kontrol glikemik yang optimal dalam jangka panjang, mengingat pasien memiliki riwayat DM selama 2 tahun yang membutuhkan penguatan manajemen diri.
-
Article No. 23397 | 22 Dec 2025
Klinis : pasien mengeluhka lesu, hasil gds 310, pasien mengatakan memiliki riwayat DM 2 tahun
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
Kode SDKI: 00083
Deskripsi Singkat: Risiko peningkatan atau penurunan kadar glukosa darah dari rentang normal.
Kode SLKI: 4413
Deskripsi : Kontrol Glikemik. Pasien mampu mempertahankan kadar glukosa darah dalam rentang yang ditargetkan, dibuktikan dengan: 1) Nilai glukosa darah dalam rentang target; 2) Mengenali tanda dan gejala hiperglikemia dan hipoglikemia; 3) Melakukan tindakan yang tepat sesuai kondisi; 4) Mematuhi terapi yang diresepkan; 5) Melakukan perawatan kaki secara teratur; 6) Melakukan perencanaan makan sesuai anjuran; 7) Melakukan aktivitas fisik sesuai anjuran.
Kode SIKI: 4413
Deskripsi : Manajemen Hiperglikemia. Intervensi keperawatan untuk mengatasi kadar glukosa darah tinggi, meliputi: 1) Monitor tanda dan gejala hiperglikemia (poliuria, polidipsia, polifagia, lesu, lemah, mual, penglihatan kabur); 2) Monitor hasil pemeriksaan glukosa darah; 3) Kolaborasi pemberian insulin atau obat anti-diabetik oral sesuai resep; 4) Anjurkan intake cairan yang adekuat; 5) Ajarkan dan bantu perawatan kaki; 6) Ajarkan dan bantu perencanaan makan sesuai program diet; 7) Ajarkan pentingnya aktivitas fisik teratur; 8) Ajarkan teknik menghindari dan mengelola stres; 9) Rujuk ke edukator diabetes jika diperlukan.
Kondisi: Intoleransi Aktivitas
Kode SDKI: 00098
Deskripsi Singkat: Ketidakcukupan energi fisiologis atau psikologis untuk bertahan atau menyelesaikan aktivitas sehari-hari yang diperlukan atau diinginkan.
Kode SLKI: 0201
Deskripsi : Toleransi Aktivitas. Pasien menunjukkan peningkatan toleransi terhadap aktivitas, dibuktikan dengan: 1) Melaporkan peningkatan energi; 2) Mendemonstrasikan teknik penghematan energi; 3) Mempertahankan tanda-tanda vital dalam rentang yang diharapkan selama dan setelah aktivitas; 4) Menunjukkan penurunan kelelahan dan kelemahan; 5) Mampu melakukan aktivitas perawatan diri secara bertahap.
Kode SIKI: 0201
Deskripsi : Manajemen Energi. Intervensi keperawatan untuk mengoptimalkan penggunaan energi, meliputi: 1) Kaji faktor penyebab kelelahan (seperti hiperglikemia); 2) Monitor tanda vital sebelum, selama, dan setelah aktivitas; 3) Ajarkan teknik penghematan energi (prioritas aktivitas, duduk saat bekerja, istirahat teratur); 4) Bantu pasien mengidentifikasi aktivitas yang dapat memicu kelelahan; 5) Rencanakan periode istirahat yang cukup sebelum dan sesudah aktivitas; 6) Bantu dalam perencanaan aktivitas harian yang seimbang; 7) Kolaborasi untuk mengatasi penyebab medis kelelahan (seperti mengontrol gula darah); 8) Berikan dukungan psikologis untuk mengurangi ansietas yang dapat memperburuk kelelahan.
Kondisi: Kurang Pengetahuan
Kode SDKI: 00126
Deskripsi Singkat: Keterbatasan kognitif terkait topik tertentu.
Kode SLKI: 5618
Deskripsi : Pengetahuan: Pengelolaan Penyakit. Pasien menunjukkan pemahaman tentang manajemen kondisinya, dibuktikan dengan: 1) Menyatakan pemahaman tentang proses penyakit (DM); 2) Menjelaskan regimen terapi (obat, diet, olahraga); 3) Mendemonstrasikan keterampilan memantau glukosa darah dan perawatan kaki; 4) Mengidentifikasi tanda dan gejala komplikasi; 5) Menjelaskan tindakan pencegahan komplikasi; 6) Menyatakan pentingnya kontrol teratur.
Kode SIKI: 5616
Deskripsi : Edukasi Penyakit. Intervensi keperawatan untuk meningkatkan pengetahuan dan swakelola pasien, meliputi: 1) Kaji tingkat pengetahuan pasien tentang Diabetes Mellitus; 2) Jelaskan patofisiologi DM tipe 2 secara sederhana; 3) Ajarkan tentang faktor risiko dan pentingnya kontrol; 4) Ajarkan cara memantau glukosa darah mandiri; 5) Ajarkan tentang terapi farmakologis (nama obat, dosis, waktu, efek samping); 6) Ajarkan prinsip diet diabetes (3J: Jumlah, Jadwal, Jenis); 7) Ajarkan pentingnya aktivitas fisik dan olahraga yang aman; 8) Ajarkan perawatan kaki preventif; 9) Ajarkan mengenali dan menangani hiperglikemia/hipoglikemia; 10) Berikan bahan edukasi tertulis; 11) Libatkan keluarga dalam proses edukasi; 12) Lakukan evaluasi pemahaman dengan metode tanya jawab atau demonstrasi kembali.
-
Article No. 23398 | 22 Dec 2025
Klinis : data subjektif: 1. Pasien mengeluh penglihatan kabur pada kedua mata sejak 1 tahun, terutama saat melihat jauh. 2. Mengatakan seperti ada kabut putih menutupi pandangan. 3. Saat malam hari pasien merasa sulit melihat dan silau terhadap cahaya lampu. 4. Siang hari pasien merasa silau bila terkena cahaya terang. 5. Aktivitas membaca koran dan bekerja menjadi agak sulit dilakukan. 6. Pasien mengatakan cemas mengenai kondisi matanya data objektif: 1. Tanda-tanda vital: • TD: 130/80 mmHg • Nadi: 88 x/menit • RR: 20 x/menit • Suhu: 36,5°C 2. Pemeriksaan mata: • Palpebra simetris, tidak ada edema. • Konjungtiva tidak anemis, sklera tidak ikterik. • Kornea jernih, tetapi lensa tampak keruh keputihan pada kedua mata. • Pupil bereaksi lambat terhadap cahaya. 3. Visus: • OD (mata kanan) : 1/60 • OS (mata kiri) : 2/60 4. Tidak ditemukan tanda infeksi atau peradangan pada mata. 5. Diagnosis dokter: Katarak Senilis Bilateral (OU). 6. Pasien disarankan untuk operasi mata
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Persepsi Sensori: Penglihatan
Kode SDKI: 00022
Deskripsi Singkat: Perubahan dalam jumlah atau pola stimulus yang masuk disertai dengan respons yang melemah, diperkuat, terdistorsi, atau terganggu.
Kode SLKI: 0910
Deskripsi : Perilaku adaptif terhadap perubahan penglihatan. Perilaku adaptif ditunjukkan dengan: 1) Mengidentifikasi faktor risiko terhadap cedera; 2) Menggunakan alat bantu penglihatan sesuai indikasi; 3) Mengatur lingkungan untuk meminimalkan cedera; 4) Mempertahankan kontak sosial; 5) Melaporkan peningkatan dalam kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari; 6) Mengungkapkan penerimaan terhadap perubahan penglihatan.
Kode SIKI: 3540
Deskripsi : Manajemen penglihatan. Tindakan untuk meminimalkan ancaman cedera pada pasien dengan gangguan fungsi penglihatan atau buta. Tindakan meliputi: 1) Monitor ketajaman penglihatan sesuai indikasi; 2) Monitor respons terhadap perubahan penglihatan; 3) Monitor faktor lingkungan yang dapat meningkatkan risiko cedera; 4) Monitor penggunaan alat bantu penglihatan; 5) Monitor kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari; 6) Orientasi pada lingkungan; 7) Tempatkan barang-barang pribadi dalam jangkauan; 8) Bantu dalam ambulasi sesuai kebutuhan; 9) Anjurkan menggunakan pencahayaan yang cukup; 10) Anjurkan menggunakan kacamata hitam untuk mengurangi silau; 11) Anjurkan menggunakan alat bantu penglihatan sesuai indikasi; 12) Anjurkan untuk tidak mengemudi jika penglihatan terganggu; 13) Kolaborasi pemberian obat sesuai indikasi; 14) Kolaborasi dalam perawatan pre dan post operasi; 15) Edukasi pasien dan keluarga tentang kondisi, pengobatan, dan perawatan diri.
Kondisi: Ansietas
Kode SDKI: 00146
<>Deskripsi Singkat: Perasaan tidak nyaman samar atau ancaman disertai respons otonom (sumbernya seringkali tidak spesifik atau tidak diketahui oleh individu); perasaan waspada dan takut karena antisipasi bahaya. Ini adalah sinyal peringatan adanya ancaman.
Kode SLKI: 1400
Deskripsi : Kontrol ansietas. Kemampuan individu untuk mengelola situasi yang dirasakan mengancam. Ditunjukkan dengan: 1) Mengidentifikasi tanda dan gejala ansietas; 2) Mengidentifikasi penyebab ansietas; 3) Menggunakan strategi koping yang efektif; 4) Melaporkan penurunan gejala ansietas; 5) Menunjukkan tanda-tanda vital dalam rentang normal.
Kode SIKI: 5820
Deskripsi : Pengurangan ansietas. Meminimalkan rasa takut, gelisah, dan kekhawatiran yang berhubungan dengan antisipasi ancaman. Tindakan meliputi: 1) Monitor tingkat ansietas; 2) Monitor tanda-tanda fisiologis ansietas (seperti takikardia, peningkatan tekanan darah, peningkatan pernapasan); 3) Identifikasi bersama penyebab ansietas; 4) Gunakan pendekatan yang tenang dan meyakinkan; 5) Dengarkan dengan penuh perhatian; 6) Bantu mengidentifikasi strategi koping yang digunakan sebelumnya; 7) Anjurkan mengungkapkan perasaan, persepsi, dan ketakutan; 8) Ajarkan teknik relaksasi; 9) Berikan informasi akurat tentang diagnosis, prosedur, dan prognosis; 10) Libatkan keluarga dalam memberikan dukungan sesuai indikasi; 11) Kolaborasi pemberian terapi farmakologi sesuai indikasi.
-
Article No. 23399 | 22 Dec 2025
Klinis : pasien mengalami diare
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Diagnosa Keperawatan, Luaran, dan Intervensi Berdasarkan SDKI, SLKI, SIKI PPNI
Sebagai seorang perawat profesional, penetapan diagnosa keperawatan, luaran, dan intervensi merupakan inti dari proses asuhan keperArticle No. 23400 | 22 Dec 2025
Klinis : Seorang laki-laki, usia 55 tahun, di diagnosa menderita kanker paru dengan metastase pada tulang, dan sedang kemoterapi ke 7 dari 20 program yang disampaikan oleh DPJP. Akhir-akhir ini dia mengeluh sesak nafas walaupun dalam kondisi berbaring dan terlentang di tempat tidur dan nyeri pada waktu-waktu tertentu. Pasien juga tidak mau makan dan minum, karena setiap selesai kemoterapi, pasien merasakan mual dan muntah setiap kali makanan dan minuman masuk mulutnya. Pasien sudah mendapatkan terapi campuran morfin yang diberikan setiap 4 jam, namun nyeri dan sesak masih berlanjut, sehingga keluarga memutuskan untuk membawa pasien kembali ke rumah sakit. Keluarga mengatakan, akhir – akhir ini pasien mengatakan tidak kuat dengan penyakitnya, dan ingin mati saja. Pasien merasa , sakit yang diderita nya saat ini, karena pasien sudah durhaka kepada ibunya, karena tidak mampu mengurus ibunya yang sudah tua. Pasien mengatakan hidupnya tidak lagi berarti dan merasa putus asa terhadap masa depannya. Pasien tampak jarang melaksanakan salat dan tidak menunjukkan upaya untuk berdoa. Pasien tampak kesulitan melakukan aktivitas ibadah dan menunjukkan sikap pasrah yang disertai ekspresi sedih. Pasien tampak menarik diri dari aktivitas spiritual dan menunjukkan tanda-tanda merasa jauh dari Allah.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Bunuh Diri
Kode SDKI: 0015
Deskripsi Singkat: Risiko individu untuk melakukan tindakan yang dapat mengakhiri hidupnya sendiri.
Kode SLKI: 4501
Deskripsi : Pasien terlindungi dari perilaku bunuh diri.
Kode SIKI: 4501A
Deskripsi : Monitor tanda-tanda perilaku bunuh diri.
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: 0007
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan aktual atau potensial, yang terjadi secara tiba-tiba atau lambat, dengan intensitas ringan hingga berat.
Kode SLKI: 0801
Deskripsi : Kontrol nyeri.
Kode SIKI: 0801A
Deskripsi : Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif.
Kondisi: Pola Nafas Tidak Efektif
Kode SDKI: 0003
Deskripsi Singkat: Ketidakmampuan untuk bernafas secara adekuat untuk mempertahankan ventilasi yang cukup.
Kode SLKI: 0401
Deskripsi : Fungsi pernafasan.
Kode SIKI: 0401A
Deskripsi : Monitor frekuensi, irama, kedalaman, dan usaha pernafasan.
Kondisi: Risiko Ketidakseimbangan Nutrisi: Kurang dari Kebutuhan Tubuh
Kode SDKI: 0002
Deskripsi Singkat: Risiko asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolik tubuh.
Kode SLKI: 1301
Deskripsi : Status nutrisi.
Kode SIKI: 1301A
Deskripsi : Monitor asupan makanan dan cairan setiap hari.
Kondisi: Distres Spiritual
Kode SDKI: 0017
Deskripsi Singkat: Gangguan pada sistem nilai atau keyakinan yang memberikan kekuatan, harapan, dan makna hidup.
Kode SLKI: 4701
Deskripsi : Kesejahteraan spiritual.
Kode SIKI: 4701A
Deskripsi : Kaji sistem kepercayaan dan praktik spiritual pasien.
Article No. 23361 | 21 Dec 2025
Klinis : pasien datang dengan keluhan sesak napas (+), batuk (-) KU sedang, kompos mentis TD 115/72 mmhg HR 105x/mnt RR 24x/mnt S 36.2 C SpO2 99% nrm 15 lpm HEMATOLOGI Darah Rutin Hemoglobin 16.84 Eritrosit 5.45 Hematokrit 49.2 Index Eritrosit MCV 90.4 MCH 30.9 MCHC 34.2 Lekosit 14.74 Trombosit 193 RDW-CV 11.65 MPV 8.78 Hitung Jenis Neutrofil 71.8 Limfosit 16.8 Monosit 7.1 Eosinofil 3.17 Basofil 1.1 Total Neutrofil 10.58 Total Lymphosit 2.48 Total Monosit 01.05 Total Eosinofil 0.47 Total Basofil 0.16 Gol. Darah (A B O) Golongan Darah B KIMIA KLINIK ELEKTROLIT Natrium (Na) 139 Kalium (K) 3.2 Chlorida (Cl) 106 Calsium (Ca2+) 1.1 pH 7.53 Glukosa Darah Glukosa Darah Sewaktu 94 Fungsi Hati AST (SGOT) 40 ALT (SGPT) 18 Fungsi Ginjal Ureum 27.8
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif
Kode SDKI: D.0001
Deskripsi Singkat: Ketidakmampuan untuk membersihkan sekresi atau obstruksi dari saluran pernapasan untuk mempertahankan jalan napas yang paten.
Kode SLKI: L.04001
Deskripsi : Setelah diberikan intervensi keperawatan, diharapkan pasien dapat mempertahankan bersihan jalan napas dengan kriteria hasil: suara napas bersih, tidak ada sianosis, frekuensi napas dalam rentang normal, mampu mengeluarkan sekret secara efektif, dan menunjukkan nilai analisis gas darah dalam rentang normal. Berdasarkan data pasien, terdapat indikasi menuju kondisi ini dengan keluhan sesak napas (+) dan peningkatan frekuensi napas (24x/menit, meskipun masih dalam batas normal tinggi). Namun, data pendukung seperti suara napas dan kemampuan batuk tidak dilaporkan secara lengkap. Peningkatan nilai leukosit (14.74) dan neutrofil (71.8%) mengindikasikan adanya proses inflamasi/infeksi yang dapat berkontribusi pada produksi sekret dan gangguan bersihan jalan napas. Meskipun SpO2 normal dengan oksigen tambahan, keluhan sesak menunjukkan upaya kompensasi tubuh.
Kode SIKI: I.08060
Deskripsi : Intervensi Manajemen Jalan Napas. Intervensi ini mencakup tindakan untuk mempertahankan jalan napas yang paten dan memperbaiki pertukaran gas. Rencana tindakan keperawatan yang dapat dilakukan meliputi: 1) Memonitor status pernapasan secara berkala (frekuensi, irama, kedalaman, dan usaha napas). 2) Auskultasi suara napas tiap 2-4 jam untuk mendeteksi adanya suara tambahan seperti wheezing, ronki, atau penurunan suara napas. 3) Memposisikan pasien dalam posisi semi-Fowler atau Fowler untuk memaksimalkan ekspansi dada dan memudahkan pernapasan. 4) Mempertahankan pemberian oksigen sesuai order (saat ini 15 lpm) dan memantau efektivitasnya melalui SpO2 dan tanda klinis. 5) Melakukan fisioterapi dada dan latihan napas dalam serta batuk efektif jika tidak ada kontraindikasi (batuk dilaporkan negatif, tetapi latihan tetap dapat diberikan sebagai pencegahan dan mobilisasi sekret). 6) Mempertahankan hidrasi adekuat (secara intravena atau oral) untuk mengencerkan sekret. 7) Melakukan penghisapan lendir (suction) jika diperlukan dan pasien tidak mampu mengeluarkan sekret sendiri. 8) Kolaborasi pemberian obat-obatan seperti bronkodilator, mukolitik, atau antibiotik sesuai hasil kultur dan resep dokter, mengingat adanya tanda infeksi (leukositosis). 9) Memonitor hasil pemeriksaan laboratorium seperti analisis gas darah dan hitung darah lengkap untuk menilai perkembangan kondisi. 10) Memberikan pendidikan kesehatan pada pasien tentang pentingnya latihan napas, teknik batuk, dan tanda-tanda distress pernapasan yang harus dilaporkan.
Kondisi: Risiko Ketidakseimbangan Volume Cairan
Kode SDKI: D.0012
Deskripsi Singkat: Risiko mengalami penurunan, peningkatan, atau perpindahan cepat cairan intravaskular, interstitial, atau intraselular.
Kode SLKI: L.06008
Deskripsi : Setelah diberikan intervensi keperawatan, diharapkan pasien dapat mempertahankan keseimbangan volume cairan dengan kriteria hasil: tanda vital stabil, turgor kulit baik, membran mukosa lembab, haluaran urine adekuat, dan elektrolit dalam rentang normal. Data pasien menunjukkan adanya faktor risiko, yaitu nilai Kalium (K) serum yang rendah (3.2 mEq/L) atau hipokalemia. Hipokalemia dapat mempengaruhi fungsi otot, termasuk otot pernapasan dan jantung, yang dapat memperburuk keluhan sesak dan mempengaruhi irama jantung (HR 105x/menit). Meskipun tekanan darah dan natrium normal, ketidakseimbangan elektrolit ini merupakan indikator risiko ketidakseimbangan cairan dan elektrolit secara keseluruhan. Nilai hematokrit yang tinggi (49.2%) juga dapat mengindikasikan hemokonsentrasi, yang perlu dipantau.
Kode SIKI: I.06017
Deskripsi : Intervensi Manajemen Cairan/Elektrolit. Intervensi ini mencakup pemantauan dan regulasi keseimbangan cairan dan elektrolit. Rencana tindakan keperawatan meliputi: 1) Memonitor asupan dan haluaran cairan secara akurat. 2) Memantau tanda vital dan tanda klinis dehidrasi atau kelebihan cairan (turgor kulit, capillary refill, edema). 3) Memantau hasil pemeriksaan laboratorium elektrolit (terutama Kalium, Natrium, Klorida) dan hematokrit secara berkala. 4) Kolaborasi pemberian terapi cairan intravena dan suplementasi kalium sesuai resep dokter untuk mengoreksi hipokalemia. 5) Memberikan pendidikan kesehatan pada pasien tentang pentingnya asupan cairan dan makanan sumber kalium (jika dapat toleransi oral). 6) Memonitor status jantung (EKG jika diperlukan) karena hipokalemia berisiko menyebabkan disritmia. 7) Menimbang berat badan harian dengan skala yang sama untuk mendeteksi perubahan cairan yang cepat. 8) Menilai membran mukosa dan rasa haid pasien.
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0029
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat cedera jaringan aktual atau potensial, yang timbul secara mendadak atau lambat, dengan intensitas ringan hingga berat.
Kode SLKI: L.03001
Deskripsi : Setelah diberikan intervensi keperawatan, diharapkan pasien dapat mengontrol nyeri dengan kriteria hasil: melaporkan nyeri berkurang/hilang, skala nyeri menurun, tanda vital stabil, dan mampu melakukan aktivitas dengan nyaman. Meskipun tidak disebutkan keluhan nyeri secara eksplisit, pasien dengan sesak napas seringkali mengalami ketidaknyamanan atau nyeri dada yang berhubungan dengan usaha napas yang meningkat, otot aksesori pernapasan yang bekerja keras, atau kondisi patologis yang mendasari (seperti infeksi/inflamasi). Peningkatan frekuensi napas (24x/menit) dan denyut nadi (105x/menit) dapat menjadi respons fisiologis terhadap nyeri atau ketidaknyamanan. Oleh karena itu, asesmen nyeri yang komprehensif (menggunakan skala nyeri, PQRST) sangat diperlukan untuk mengonfirmasi atau menyingkirkan diagnosis ini.
Kode SIKI: I.03001
Deskripsi : Intervensi Manajemen Nyeri. Intervensi ini mencakup tindakan untuk mencegah, mengurangi, atau menghilangkan nyeri. Rencana tindakan keperawatan meliputi: 1) Melakukan asesmen nyeri secara komprehensif termasuk lokasi, karakteristik, intensitas (menggunakan skala numerik atau wajah), faktor pencetus, dan faktor pereda. 2) Memantau tanda-tanda nonverbal nyeri seperti ekspresi wajah, postur tubuh, gelisah, dan perubahan tanda vital. 3) Memberikan posisi yang nyaman (semi-Fowler) untuk memudahkan pernapasan dan mengurangi ketegangan otot dada. 4) Mengajarkan teknik relaksasi napas dalam untuk membantu mengurangi ansietas dan ketegangan otot yang memperberat nyeri. 5) Kolaborasi pemberian analgesik sesuai resep dokter jika nyeri terkonfirmasi dan mengganggu. 6) Memberikan lingkungan yang tenang dan nyaman untuk mendukung istirahat. 7) Mengevaluasi efektivitas intervensi non-farmakologis dan farmakologis dalam mengurangi nyeri. 8) Mendokumentasikan respons nyeri sebelum dan sesudah intervensi.
Article No. 23362 | 21 Dec 2025
Klinis : Keluhan Sesak Nyeri dada - TD 137/93 Hr 106 N 106 Rr 18 Sat 96% on 2 lpm NK RBK +/+ Hb 12 Ht 35 L 17 Tr 270 Na 132 K 3.0 Cl 93 Ca 0.7 GDS 403 Ur 49 Cre 2.5 AGD pH 7,4 BE -3 CO2 33 O2 38 Sat 74 HCO3 21 LAktat 1.2 Urin Bakteri +, Keton + EKG Sinus takikardia Normoaxis LVH cornel Iskemik high lateral dd Spiked helmet T wave (critical ill)
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas
Kode SDKI: D.0001
Deskripsi Singkat: Kondisi di mana individu mengalami penurunan kemampuan untuk melakukan pertukaran oksigen dan/atau karbon dioksida antara alveoli dan sistem vaskular paru, yang dapat mengakibatkan hipoksemia dan/atau hiperkapnia.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Pertukaran gas membaik. Ditandai dengan: 1) Saturasi oksigen dalam batas normal, 2) Tekanan parsial oksigen arteri (PaO2) dalam batas normal, 3) Tekanan parsial karbon dioksida arteri (PaCO2) dalam batas normal, 4) Tidak ada sianosis, 5) Tidak ada dispnea atau ortopnea, 6) Tidak ada kelelahan otot pernapasan, 7) Bunyi napas bersih, 8) Status mental dalam batas normal.
Kode SIKI: I.08001
Deskripsi : Manajemen pertukaran gas. Tindakan: 1) Monitor saturasi oksigen secara berkala, 2) Monitor tanda-tanda vital (suhu, nadi, pernapasan, tekanan darah) secara berkala, 3) Monitor status pernapasan (irama, kedalaman, dan usaha napas), 4) Monitor bunyi napas, 5) Monitor warna kulit dan membran mukosa, 6) Monitor status neurologis/tingkat kesadaran, 7) Atur posisi semi-Fowler atau Fowler sesuai toleransi, 8) Lakukan fisioterapi dada jika diperlukan, 9) Berikan terapi oksigen sesuai program, 10) Bantu tindakan pembersihan jalan napas, 11) Ajarkan teknik batuk efektif dan napas dalam, 12) Kolaborasi pemberian obat sesuai program, 13) Kolaborasi pemeriksaan analisis gas darah, 14) Kolaborasi pemeriksaan radiologi, 15) Kolaborasi penggunaan ventilasi mekanik jika diperlukan.
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0028
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan aktual atau potensial, yang terjadi atau menyerupai kerusakan jaringan tersebut, dengan onset mendadak atau lambat dan intensitas ringan hingga berat dengan akhir yang dapat diperkirakan atau durasi kurang dari 3 bulan.
Kode SLKI: L.03001
Deskripsi : Kontrol nyeri. Ditandai dengan: 1) Melaporkan nyeri terkontrol, 2) Menunjukkan ekspresi wajah rileks, 3) Dapat melakukan aktivitas sesuai kemampuan, 4) Tanda vital dalam batas normal.
Kode SIKI: I.03001
Deskripsi : Manajemen nyeri. Tindakan: 1) Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif (lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, intensitas, dan faktor pencetus), 2) Monitor tanda-tanda vital, 3) Ajarkan teknik nonfarmakologi untuk mengurangi nyeri (teknik relaksasi, distraksi, dll.), 4) Atur posisi untuk kenyamanan, 5) Berikan lingkungan yang tenang, 6) Kolaborasi pemberian analgesik sesuai program, 7) Evaluasi efektivitas dan efek samping intervensi nyeri.
Kondisi: Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
Kode SDKI: D.0185
Deskripsi Singkat: Kondisi individu yang rentan mengalami variasi kadar glukosa darah dari rentang normal, yang dapat mengganggu kesehatan.
Kode SLKI: L.15001
Deskripsi : Kadar glukosa darah terkontrol. Ditandai dengan: 1) Kadar glukosa darah dalam batas normal, 2) Tidak ada tanda dan gejala hipoglikemia (berkeringat, gemetar, lemas, pusing), 3) Tidak ada tanda dan gejala hiperglikemia (poliuria, polidipsi, polifagi, lemas).
Kode SIKI: I.15001
Deskripsi : Manajemen kadar glukosa darah. Tindakan: 1) Monitor kadar glukosa darah secara berkala, 2) Monitor tanda dan gejala hipoglikemia dan hiperglikemia, 3) Monitor asupan nutrisi dan cairan, 4) Kolaborasi pemberian terapi insulin atau obat anti-diabetik oral sesuai program, 5) Ajarkan tanda, gejala, penanganan, dan pencegahan hipoglikemia/hiperglikemia, 6) Kolaborasi dengan ahli gizi untuk penyusunan diet.
Kondisi: Risiko Penurunan Curah Jantung
Kode SDKI: D.0040
Deskripsi Singkat: Kondisi individu yang rentan mengalami ketidakadekuatan darah yang dipompa oleh jantung untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh.
Kode SLKI: L.09001
Deskripsi : Curah jantung adekuat. Ditandai dengan: 1) Tekanan darah dalam batas normal, 2) Denyut nadi dalam batas normal, 3) Nadi perifer teraba kuat dan sama, 4) Tidak ada edema, 5) Tidak ada dispnea atau ortopnea, 6) Status mental dalam batas normal.
Kode SIKI: I.09001
Deskripsi : Manajemen curah jantung. Tindakan: 1) Monitor tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan) secara berkala, 2) Monitor status hemodinamik jika diperlukan, 3) Monitor status pernapasan, 4) Monitor bunyi jantung dan bunyi napas, 5) Monitor warna kulit, suhu, dan kelembaban, 6) Monitor nadi perifer, 7) Monitor balance cairan (intake dan output), 8) Monitor status neurologis/tingkat kesadaran, 9) Atur posisi semi-Fowler atau Fowler, 10) Berikan oksigen sesuai program, 11) Batasi aktivitas, anjurkan tirah baring, 12) Kolaborasi pemberian terapi farmakologi (inotropik, diuretik, dll.) sesuai program, 13) Kolaborasi pemeriksaan EKG dan laboratorium.
Kondisi: Ketidakseimbangan Elektrolit (Kalium)
Kode SDKI: D.0004
Deskripsi Singkat: Kondisi di mana kadar elektrolit dalam serum di bawah atau di atas rentang normal.
Kode SLKI: L.10001
Deskripsi : Keseimbangan elektrolit. Ditandai dengan: 1) Kadar elektrolit dalam batas normal, 2) Tidak ada tanda dan gejala ketidakseimbangan elektrolit (kelemahan otot, kram, aritmia, dll.), 3) Tanda vital dalam batas normal.
Kode SIKI: I.10001
Deskripsi : Manajemen keseimbangan elektrolit. Tindakan: 1) Monitor tanda dan gejala ketidakseimbangan elektrolit (kalium: kelemahan, aritmia; natrium: kejang, penurunan kesadaran), 2) Monitor tanda-tanda vital dan irama jantung, 3) Monitor hasil pemeriksaan laboratorium elektrolit, 4) Monitor balance cairan, 5) Kolaborasi pemberian suplemen atau restriksi elektrolit sesuai program, 6) Kolaborasi pemberian terapi intravena, 7) Anjurkan diet sesuai kondisi (tinggi atau rendah elektrolit tertentu).
Article No. 23363 | 21 Dec 2025
Klinis : Nyeri post OP KU: Sedang GCS E4V5M6 TD: 161/76 HR: 71 RR: 18 S: 36.7 Spo2: 98 _Status lokalis_ R. Abdomen I: Distended (+), luka post OP (+), rembes (-), drain (+) prod 30 cc di selang A: BU (+) P: Timpani (+) P: NT (+) Lab RSSP 17/12/25 Hb 11.64 AE 3.76 Hmt 35.5 AL 16.82 AT 220 Goldar A PT 15.4 INR 1.30 APTT 34.3 GDS 92 SGOT 43 SGPT 31 Ur 53.5 Cr 0.99 HbsAg (-) HIV NR Lab Post OP RSSP 18/19/25 Hb 11,20 AE 3,60 Hmt 34,6 AL 10,50 AT 225 Albumin 2,27 Lab Post OP RSSP 20/12/25 Albumin 2,50
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: 00032
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat cedera jaringan aktual atau potensial, atau digambarkan dalam istilah kerusakan tersebut; onset mendadak atau lambat dengan intensitas ringan hingga berat, diperkirakan atau antisipasi berakhir dalam waktu kurang dari 3 bulan.
Kode SLKI: 0801
Deskripsi : Kontrol Nyeri. Tujuan: Pasien mencapai tingkat kenyamanan yang dapat diterima. Kriteria hasil: 1) Melaporkan nyeri terkontrol. 2) Mengidentifikasi faktor yang memicu nyeri. 3) Mendemonstrasikan perilaku untuk mengatasi nyeri. 4) Mendemonstrasikan teknik nonfarmakologis untuk mengatasi nyeri. 5) Tanda-tanda vital dalam rentang normal. Pada pasien ini, tujuan keperawatan adalah mengurangi skala nyeri hingga tingkat yang dapat ditoleransi pasien (misalnya, skala 0-3 dari skala 0-10), mengenali faktor yang memperberat nyeri (seperti pergerakan atau batuk), serta menunjukkan teknik relaksasi atau distraksi untuk mengelola nyeri. Pemantauan tanda vital juga penting karena nyeri dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut nadi, meskipun pada data pasien ini TD tinggi (161/76) mungkin berkontribusi dari nyeri atau faktor lain, sementara HR dan RR masih dalam rentang normal.
Kode SIKI: 3520
Deskripsi : Manajemen Nyeri. Intervensi: 1) Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif meliputi lokasi, karakteristik, onset, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas, dan faktor pencetus/pemberat. 2) Observasi tanda-tanda nonverbal dari nyeri (ekspresi wajah, postur tubuh, gelisah). 3) Ajarkan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri (nafas dalam, distraksi, relaksasi, posisi yang nyaman). 4) Kolaborasi pemberian analgesik sesuai program terapi dan evaluasi efektivitas serta efek sampingnya. 5) Lakukan reposisi dengan teknik yang tepat untuk meningkatkan kenyamanan. 6) Berikan pendidikan kesehatan tentang manajemen nyeri. Pada pasien post operasi abdomen dengan nyeri dan distensi abdomen, intervensi spesifik meliputi pengkajian nyeri secara reguler menggunakan skala yang valid, memantau kondisi luka operasi dan drainase, membantu pasien menemukan posisi yang nyaman (misalnya semi-Fowler) untuk mengurangi ketegangan pada luka, mengajarkan teknik napas dalam dan relaksasi, serta berkolaborasi dengan tim medis untuk pemberian analgesia yang adekuat. Penting juga untuk memantau peristaltik usus (BU+) sebagai bagian dari pemulihan pasca bedah yang dapat mempengaruhi nyeri dan distensi.
Kondisi: Risiko Infeksi
Kode SDKI: 00004
Deskripsi Singkat: Peningkatan risiko invasi oleh patogen.
Kode SLKI: 1902
Deskripsi : Kontrol Infeksi. Tujuan: Pasien bebas dari tanda dan gejala infeksi. Kriteria hasil: 1) Tanda-tanda vital dalam rentang normal. 2) Tidak ada tanda inflamasi lokal (rubor, kalor, dolor, tumor, fungsio laesa) pada area luka. 3) Hasil laboratorium dalam rentang normal. 4) Melaporkan pemahaman tentang pencegahan infeksi. Pada pasien post OP dengan luka operasi dan drain, tujuan utamanya adalah mencegah infeksi luka dan sistemik. Pasien diharapkan menunjukkan tanda vital stabil (pada data, suhu 36.7°C normal, namun TD perlu dipantau), luka operasi bersih tanpa rembesan atau tanda inflamasi, serta pemahaman tentang pentingnya kebersihan luka dan tangan.
Kode SIKI: 6550
Deskripsi : Proteksi Infeksi. Intervensi: 1) Pertahankan teknik aseptik dan antiseptik selama perawatan luka dan manipulasi selang drain. 2) Monitor tanda dan gejala infeksi sistemik dan lokal (demam, kemerahan, bengkak, nyeri, pus pada luka). 3) Lakukan perawatan luka dan penggantian balutan sesuai indikasi. 4) Pantau fungsi dan output drain (output 30 cc perlu dicatat karakteristiknya). 5) Ajarkan pasien dan keluarga teknik cuci tangan yang benar. 6) Kolaborasi pemberian antibiotik sesuai indikasi. Intervensi spesifik untuk pasien ini termasuk perawatan luka post operasi abdomen secara steril, memantau drainase (jumlah, warna, konsistensi), memastikan drain berfungsi dengan baik tidak tertekuk, serta edukasi pasien untuk tidak menyentuh luka atau selang drain secara langsung.
Kondisi: Gangguan Keseimbangan Volume Cairan: Risiko Kurang
Kode SDKI: 00027
Deskripsi Singkat: Risiko mengalami penurunan volume cairan intravaskular, interstitial, dan/atau intraselular.
Kode SLKI: 0602
Deskripsi : Keseimbangan Cairan. Tujuan: Keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh tercapai. Kriteria hasil: 1) Tanda vital dalam rentang normal. 2) Turgor kulit baik. 3) Membran mukosa lembab. 4) Output urine adekuat (>0.5 ml/kgBB/jam). 5) Hasil laboratorium (elektrolit, hematokrit) dalam batas normal. Pada pasien ini, dengan adanya drainase post OP dan nilai albumin yang rendah (2.27 dan 2.50), risiko gangguan keseimbangan cairan meningkat. Tujuan keperawatan adalah mempertahankan status hidrasi yang adekuat dengan memantau intake-output secara ketat, termasuk drain, dan memastikan tanda vital stabil.
Kode SIKI: 4120
Deskripsi : Manajemen Cairan. Intervensi: 1) Monitor status hidrasi (turgor kulit, membran mukosa, rasa haus). 2) Monitor intake dan output cairan secara akurat (termasuk output drain). 3) Monitor tanda vital dan berat badan. 4) Kolaborasi pemberian terapi cairan intravena sesuai program. 5) Anjurkan intake oral bertahap sesuai toleransi dan program. 6) Monitor hasil laboratorium terkait (Hb, Hmt, elektrolit, albumin). Intervensi utama pada pasien post OP abdomen adalah memantau balance cairan ketat, memastikan terapi cairan IV adekuat, dan memantau respons tubuh terhadap cairan yang diberikan. Nilai albumin yang rendah juga memerlukan perhatian khusus karena dapat mempengaruhi tekanan onkotik dan perpindahan cairan.
Article No. 23364 | 21 Dec 2025
Klinis : Lemes keringat dingin O : A : hipoglikemi P : Inf d10 % 20 tpm Amlodipin 1x10 mg Candesartan 1x16 mg Inj viccilin sx 1.5 gr tiap 8 jam Plan gds per jam 1x Per 3 jam 1x Lanjut per 6 jam extra inj dexamethason 1 A lanjut tiap 8 jam sampai dengan besok cek GDS 30 menit rawat ICU advice dr. fred Sp.S inj citicolin / 12 jam inj mecobalamin / 24 jam CT scan thorax
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
Kode SDKI: 00095
Deskripsi Singkat: Diagnosis keperawatan ini merujuk pada kondisi pasien yang rentan mengalami variasi kadar glukosa darah di luar rentang normal, yang dapat mengancam kesehatan. Pada kasus ini, kondisi pasien "lemes keringat dingin" dan diagnosis medis "hipoglikemi" serta rencana pemantauan GDS yang ketat (per jam, per 3 jam) menjadi data utama yang mendukung diagnosis ini. Pasien menunjukkan tanda-tanda hipoglikemia akut, suatu kondisi darurat di mana kadar gula darah turun di bawah nilai normal. Meskipun telah diberikan intervensi (Infus D10%), risiko untuk mengalami ketidakstabilan lebih lanjut tetap tinggi, mengingat rencana terapi yang kompleks dan pemantauan intensif di ICU. Diagnosis ini menekankan pada kerentanan pasien terhadap fluktuasi glukosa, bukan hanya pada keadaan hipoglikemik saat ini saja.
Kode SLKI: 4316
Deskripsi : SLKI ini berfokus pada upaya mempertahankan kadar glukosa darah dalam rentang yang ditargetkan. Implementasinya mencakup serangkaian tindakan proaktif dan pemantauan ketat. Pertama, perawat akan secara teratur memantau tanda dan gejala hipoglikemia (seperti lemas, diaforesis/berkeringat dingin, gelisah, penurunan kesadaran) dan hiperglikemia. Kedua, melaksanakan instruksi medis untuk pemantauan GDS sesuai jadwal yang sangat ketat (setiap 30 menit, setiap jam, setiap 3 jam) dan mendokumentasikan hasilnya dengan akurat. Ketiga, mengelola terapi yang diresepkan dengan tepat, termasuk pemberian infus dekstrosa (D10%) dengan kecepatan yang ditentukan (20 tpm) dan memastikan pemberian obat-obatan lain tidak mengganggu upaya stabilisasi glukosa. Keempat, memberikan pendidikan kesehatan singkat kepada pasien atau keluarga tentang tanda-tanda peringatan hipoglikemia. Kelima, berkolaborasi dengan tim medis untuk mengevaluasi respons terapi dan menyesuaikan rencana jika diperlukan. Tujuan akhir SLKI ini adalah mencegah episode hipoglikemia berulang dan komplikasi terkait.
Kode SIKI: 3402
Deskripsi : SIKI ini merupakan kompetensi inti perawat dalam melakukan pemantauan glukosa darah kapiler (pemeriksaan GDS/Blood Glucose Monitoring). Penjelasan mendetail meliputi: Persiapan meliputi verifikasi instruksi dokter (frekuensi: 30 menit, per jam, dll.), mencuci tangan, menyiapkan alat glukometer, strip tes yang sesuai dan belum kadaluarsa, lancet steril, kapas alkohol, dan APD. Prosedur dimulai dengan identifikasi pasien yang benar, memberikan penjelasan, memilih area punggung jari yang sesuai, membersihkan area dengan alkohol dan mengeringkannya. Tusukan dilakukan dengan lancet untuk mendapatkan sampel darah tetesan yang cukup tanpa memeras. Sampel darah kemudian dihisap oleh strip tes yang telah dimasukkan ke dalam glukometer. Perawat harus memastikan volume darah cukup untuk hasil yang akurat. Setelah hasil terbaca, berikan tekanan pada area tusukan dengan kapas kering. Interpretasi dan tindak lanjut adalah bagian kritis: perawat harus mengetahui rentang target glukosa darah pasien dan protokol klinis untuk nilai yang terlalu rendah (hipoglikemia) atau terlalu tinggi (hiperglikemia). Hasil GDS harus segera didokumentasikan dalam catatan keperawatan dan dilaporkan kepada dokter atau tim medis jika di luar rentang target, terutama pada nilai hipoglikemi yang memerlukan tindakan segera seperti pemberian karbohidrat atau infus glukosa. Akurasi, teknik aseptik, dan kecepatan pelaporan hasil yang abnormal adalah indikator keberhasilan SIKI ini, yang sangat vital dalam tatalaksana pasien dengan risiko ketidakstabilan glukosa darah di ICU.
Article No. 23365 | 21 Dec 2025
Klinis : Sesak berkurang Nyeri dada - TD 111/75 HR 89 N 89 Rr 22 Sat 96 % O2 3 lpm NK UO 2500/24/60 – 1.8 cc/kg/jam BC - -1400 cc SDV turun, RBK +/+ 14.12.25 Hb 10 Ht 32 L 20 Tr 255 Na 131 K 4.1 Cl 94 Ca 1.1 GDS 271 Ur 132 Cre 2.23 CKMB 19 GDP 282 HBA1C 6,8 pH 7,47 BE -3 CO2 29 O2 86 HCO3 21 Sat 97 Laktat 1.6 17.12.25 Cre 1,9 Ur 130 20.12.25 Ur 160 cre 2,3 TTE 12.25 LVH eksentrik LA LV Dilatasi EF 30% Simps 36% MR moderate ec dilatasi anulus Disfungsi Diastolik gr III Efusi plura bilateral Dx Est 1000 cc Sn est 840 cc USG 17.12.25 Efusi pleura dextra, capsulated type, volume cairan l.k : 998,86 ml . Efusi pleura sinistra, capsulated type, volume cairan l.k : 258,91 ml
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas dan Keseimbangan Cairan serta Elektrolit pada Gagal Jantung Kongestif dengan Efusi Pleura dan Gangguan Ginjal Akut
Kode SDKI: 00032
Deskripsi Singkat: Gangguan Pertukaran Gas adalah suatu keadaan dimana individu mengalami atau berisiko mengalami penurunan oksigenasi dan/atau eliminasi karbondioksida pada membran alveoli-kapiler. Pada pasien ini, meskipun sesak berkurang dan saturasi O2 96% dengan oksigen 3 lpm, data menunjukkan adanya gangguan pertukaran gas yang mendasar. Hasil analisis gas darah menunjukkan alkalosis respiratori (pH 7.47, pCO2 29) dengan hipoksemia ringan (pO2 86) dan peningkatan ruang mati fisiologis. Kondisi ini didukung oleh adanya efusi pleura bilateral yang masif (total diperkirakan >1800 ml) yang membatasi ekspansi paru, disfungsi diastolik grade III, dan fraksi ejeksi yang sangat rendah (EF 30%). Efusi pleura yang *capsulated* ini secara fisik menghambat difusi gas. Selain itu, adanya gagal jantung dengan *cardiac output* rendah (ditandai EF rendah, LVH, dilatasi) mengurangi perfusi ke jaringan, memperburuk pertukaran gas pada tingkat seluler. Meskipun saturasi perifer baik, pertukaran gas di tingkat jaringan berisiko terganggu karena hipoperfusi dan peningkatan beban kerja pernapasan.
Kode SLKI: 0401
Deskripsi : SLKI 0401: Pemantauan status pernapasan dan oksigenasi. Pada pasien ini, tujuan utamanya adalah mempertahankan dan meningkatkan pertukaran gas. Intervensi keperawatan yang direncanakan meliputi: 1) Pemantauan ketat tanda-tanda vital (RR, HR, saturasi O2) dan tanda distress pernapasan setiap 2-4 jam atau sesuai kebutuhan, dengan memperhatikan peningkatan kerja napas meskipun keluhan sesak berkurang. 2) Memantau dan mencatat karakteristik pernapasan (irama, kedalaman, penggunaan otot bantu). 3) Mempertahankan terapi oksigen sesuai order (3 lpm via nasal kanul) dan mengevaluasi efektivitasnya melalui AGD serial. 4) Melakukan auskultasi bunyi napas secara rutin untuk mendeteksi penurunan atau perubahan (seperti bunyi napas melemah di area basal akibat efusi). 5) Memposisikan pasien dalam posisi semi-Fowler tinggi atau posisi yang nyaman untuk memaksimalkan ekspansi dada dan memfasilitasi pernapasan. 6) Kolaborasi persiapan dan pemantauan selama serta setelah tindakan torakosentesis atau pemasangan *chest tube* untuk mengeluarkan cairan pleura, yang merupakan penyebab utama gangguan mekanik pertukaran gas. 7) Memantau hasil pemeriksaan AGD dan melaporkan perubahan seperti memburuknya hipoksemia atau asidosis/alkalosis. 8) Edukasi pasien untuk melaporkan segera jika sesak napas kembali memberat.
Kode SIKI: I.04001, I.04002, I.04003, I.04004, I.04005, I.04006, I.04007
Deskripsi : SIKI yang relevan mencakup serangkaian tindakan spesifik untuk SLKI 0401. I.04001: Mengobservasi frekuensi, irama, kedalaman, dan usaha pernapasan. Dilakukan dengan menghitung RR, mengobservasi penggunaan otot bantu leher dan retraksi interkostal, serta mencatat pola pernapasan (seperti takipnea atau pernapasan dangkal). I.04002: Mengobservasi warna kulit, membran mukosa, dan kuku. Dilakukan untuk mendeteksi sianosis sentral atau perifer sebagai tanda hipoksemia. I.04003: Memantau saturasi oksigen dengan pulse oximeter secara terus menerus atau berkala, memastikan sensor terpasang dengan baik dan membaca akurat. I.04004: Melakukan auskultasi bunyi napas. Perawat akan mendengarkan bunyi napas di semua lobus paru, khususnya membandingkan area basal kanan dan kiri untuk mendeteksi penurunan bunyi napas akibat efusi pleura. I.04005: Memantau hasil pemeriksaan analisa gas darah (AGD). Perawat memahami nilai AGD pasien (pH 7.47, pCO2 29, pO2 86, HCO3 21) dan mengidentifikasi adanya alkalosis respiratori kompensasi parsial dengan hipoksemia. Pemantauan serial penting untuk menilai respons terhadap terapi oksigen dan kemungkinan tindakan pengeluaran cairan pleura. I.04006: Mempertahankan kepatenan jalan napas. Meskipun pasien sadar, posisi semi-Fowler tinggi dipertahankan untuk mencegah aspirasi dan memudahkan pernapasan. I.04007: Melaporkan hasil observasi. Semua temuan, termasuk perubahan sekecil apapun pada status pernapasan, saturasi, dan bunyi napas, didokumentasikan dan dilaporkan kepada tim medis untuk evaluasi lebih lanjut, terutama terkait rencana penanganan efusi pleura. Tindakan-tindakan ini terintegrasi untuk mendeteksi dini deteriorasi dan mengevaluasi keberhasilan intervensi.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 373 374 375 376 377 378 379 380 381 382 383 384 385 386 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396 397 398 399 400 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 427 428 429 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 538 539 540 541 542 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 553 554 555 556 557 558 559 560 561 562 563 564 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 577 578 579 580 581 582 583 584 585 586 587 588 589 590 591 592 593 594 595 596 597 598 599 600 601 602 603 604 605 606 607 608 609 610 611 612 613 614 615 616 617 618 619 620 621 622 623 624 625 626 627 628 629 630 631 632 633 634 635 636 637 638 639 640 641 642 643 644 645 646 647 648 649 650 651 652 653 654 655 656 657 658 659 660 661 662 663 664 665 666 667 668 669 670 671 672 673 674 675 676 677 678 679 680 681 682 683 684 685 686 687 688 689 690 691 692 693 694 695 696 697 698 699 700 701 702 703 704 705 706 707 708 709 710 711 712 713 714 715 716 717 718 719 720 721 722 723 724 725 726 727 728 729 730 731 732 733 734 735 736 737 738 739 740 741 742 743 744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754 755 756 757 758 759 760 761 762 763 764 765 766 767 768 769 770 771 772 773 774 775 776 777 778 779 780 781 782 783 784 785 786 787 788 789 790 791 792 793 794 795 796 797 798 799 800 801 802 803 804 805 806 807 808 809 810 811 812 813 814 815 816 817 818 819 820 821 822 823 824 825 826 827 828 829 830 831 832 833 834 835 836 837 838 839 840 841 842 843 844 845 846 847 848 849 850 851 852 853 854 855 856 857 858 859 860 861 862 863 864 865 866 867 868 869 870 871 872 873 874 875 876 877 878 879 880 881 882 883 884 885 886 887 888 889 890 891 892 893 894 895 896 897 898 899 900 901 902 903 904 905 906 907 908 909 910 911 912 913 914 915 916 917 918 919 920 921 922 923 924 925 926 927 928 929 930 931 932 933 934 935 936 937 938 939 940 941 942 943 944 945 946 947 948 949 950 951 952 953 954 955 956 957 958 959 960 961 962 963 964 965 966 967 968 969 970 971 972 973 974 975 976 977 978 979 980 981 982 983 984 985 986 987 988 989 990 991 992 993 994 995 996 997 998 999 1000 1001 1002 1003 1004 1005 1006 1007 1008 1009 1010 1011 1012 1013 1014 1015 1016 1017 1018 1019 1020 1021 1022 1023 1024 1025 1026 1027 1028 1029 1030 1031 1032 1033 1034 1035 1036 1037 1038 1039 1040 1041 1042 1043 1044 1045 1046 1047 1048 1049 1050 1051 1052 1053 1054 1055 1056 1057 1058 1059 1060 1061 1062 1063 1064 1065 1066 1067 1068 1069 1070 1071 1072 1073 1074 1075 1076 1077 1078 1079 1080 1081 1082 1083 1084 1085 1086 1087 1088 1089 1090 1091 1092 1093 1094 1095 1096 1097 1098 1099 1100 1101 1102 1103 1104 1105 1106 1107 1108 1109 1110 1111 1112 1113 1114 1115 1116 1117 1118 1119 1120 1121 1122 1123 1124 1125 1126 1127 1128 1129 1130 1131 1132 1133 1134 1135 1136 1137 1138 1139 1140 1141 1142 1143 1144 1145 1146 1147 1148 1149 1150 1151 1152 1153 1154 1155 1156 1157 1158 1159 1160 1161 1162 1163 1164 1165 1166 1167 1168 1169 1170 1171 1172 1173 1174 1175 1176 1177 1178 1179 1180 1181 1182 1183 1184 1185 1186 1187 1188 1189 1190 1191 1192 1193 1194 1195 1196 1197 1198 1199 1200 1201 1202 1203 1204 1205 1206 1207 1208 1209 1210 1211 1212 1213 1214 1215 1216 1217 1218 1219 1220 1221 1222 1223 1224 1225 1226 1227 1228 1229 1230 1231 1232 1233 1234 1235 1236 1237 1238 1239 1240 1241 1242 1243 1244 1245 1246 1247 1248 1249 1250 1251 1252 1253 1254 1255 1256 1257 1258 1259 1260 1261 1262 1263 1264 1265 1266 1267 1268 1269 1270 1271 1272 1273 1274 1275 1276 1277 1278 1279 1280 1281 1282 1283 1284 1285 1286 1287 1288 1289 1290 1291 1292 1293 1294 1295 1296 1297 1298 1299 1300 1301 1302 1303 1304 1305 1306 1307 1308 1309 1310 1311 1312 1313 1314 1315 1316 1317 1318 1319 1320 1321 1322 1323 1324 1325 1326 1327 1328 1329 1330 1331 1332 1333 1334 1335 1336 1337 1338 1339 1340 1341 1342 1343 1344 1345 1346 1347 1348 1349 1350 1351 1352 1353 1354 1355 1356 1357 1358 1359 1360 1361 1362 1363 1364 1365 1366 1367 1368 1369 1370 1371 1372 1373 1374 1375 1376 1377 1378 1379 1380 1381 1382 1383 1384 1385 1386 1387 1388 1389 1390 1391 1392 1393 1394 1395 1396 1397 1398 1399 1400 1401 1402 1403 1404 1405 1406 1407 1408 1409 1410 1411 1412 1413 1414 1415 1416 1417 1418 1419 1420 1421 1422 1423 1424 1425 1426 1427 1428 1429 1430 1431 1432 1433 1434 1435 1436 1437 1438 1439 1440 1441 1442 1443 1444 1445 1446 1447 1448 1449 1450 1451 1452 1453 1454 1455 1456 1457 1458 1459 1460 1461 1462 1463 1464 1465 1466 1467 1468 1469 1470 1471 1472 1473 1474 1475 1476 1477 1478 1479 1480 1481 1482 1483 1484 1485 1486 1487 1488 1489 1490 1491 1492 1493 1494 1495 1496 1497 1498 1499 1500 1501 1502 1503 1504 1505 1506 1507 1508 1509 1510 1511 1512 1513 1514 1515 1516 1517 1518 1519 1520 1521 1522 1523 1524 1525 1526 1527 1528 1529 1530 1531 1532 1533 1534 1535 1536 1537 1538 1539 1540 1541 1542 1543 1544 1545 1546 1547 1548 1549 1550 1551 1552 1553 1554 1555 1556 1557 1558 1559 1560 1561 1562 1563 1564 1565 1566 1567 1568 1569 1570 1571 1572 1573 1574 1575 1576 1577 1578 1579 1580 1581 1582 1583 1584 1585 1586 1587 1588 1589 1590 1591 1592 1593 1594 1595 1596 1597 1598 1599 1600 1601 1602 1603 1604 1605 1606 1607 1608 1609 1610 1611 1612 1613 1614 1615 1616 1617 1618 1619 1620 1621 1622 1623 1624 1625 1626 1627 1628 1629 1630 1631 1632 1633 1634 1635 1636 1637 1638 1639 1640 1641 1642 1643 1644 1645 1646 1647 1648 1649 1650 1651 1652 1653 1654 1655 1656 1657 1658 1659 1660 1661 1662 1663 1664 1665 1666 1667 1668 1669 1670 1671 1672 1673 1674 1675 1676 1677 1678 1679 1680 1681 1682 1683 1684 1685 1686 1687 1688 1689 1690 1691 1692 1693 1694 1695 1696 1697 1698 1699 1700 1701 1702 1703 1704 1705 1706 1707 1708 1709 1710 1711 1712 1713 1714 1715 1716 1717 1718 1719 1720 1721 1722 1723 1724 1725 1726 1727 1728 1729 1730 1731 1732 1733 1734 1735 1736 1737 1738 1739 1740 1741 1742 1743 1744 1745 1746 1747 1748 1749 1750 1751 1752 1753 1754 1755 1756 1757 1758 1759 1760 1761 1762 1763 1764 1765 1766 1767 1768 1769 1770 1771 1772 1773 1774 1775 1776 1777 1778 1779 1780 1781 1782 1783 1784 1785 1786 1787 1788 1789 1790 1791 1792 1793 1794 1795 1796 1797 1798 1799 1800 1801 1802 1803 1804 1805 1806 1807 1808 1809 1810 1811 1812 1813 1814 1815 1816 1817 1818 1819 1820 1821 1822 1823 1824 1825 1826 1827 1828 1829 1830 1831 1832 1833 1834 1835 1836 1837 1838 1839 1840 1841 1842 1843 1844 1845 1846 1847 1848 1849 1850 1851 1852 1853 1854 1855 1856 1857 1858 1859 1860 1861 1862 1863 1864 1865 1866 1867 1868 1869 1870 1871 1872 1873 1874 1875 1876 1877 1878 1879 1880 1881 1882 1883 1884 1885 1886 1887 1888 1889 1890 1891 1892 1893 1894 1895 1896 1897 1898 1899 1900 1901 1902 1903 1904 1905 1906 1907 1908 1909 1910 1911 1912 1913 1914 1915 1916 1917 1918 1919 1920 1921 1922 1923 1924 1925 1926 1927 1928 1929 1930 1931 1932 1933 1934 1935 1936 1937 1938 1939 1940 1941 1942 1943 1944 1945 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1964 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1971 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061 2062 2063 2064 2065 2066 2067 2068 2069 2070 2071 2072 2073 2074 2075 2076 2077 2078 2079 2080 2081 2082 2083 2084 2085 2086 2087 2088 2089 2090 2091 2092 2093 2094 2095 2096 2097 2098 2099 2100 2101 2102 2103 2104 2105 2106 2107 2108 2109 2110 2111 2112 2113 2114 2115 2116 2117 2118 2119 2120 2121 2122 2123 2124 2125 2126 2127 2128 2129 2130 2131 2132 2133 2134 2135 2136 2137 2138 2139 2140 2141 2142 2143 2144 2145 2146 2147 2148 2149 2150 2151 2152 2153 2154 2155 2156 2157 2158 2159 2160 2161 2162 2163 2164 2165 2166 2167 2168 2169 2170 2171 2172 2173 2174 2175 2176 2177 2178 2179 2180 2181 2182 2183 2184 2185 2186 2187 2188 2189 2190 2191 2192 2193 2194 2195 2196 2197 2198 2199 2200 2201 2202 2203 2204 2205 2206 2207 2208 2209 2210 2211 2212 2213 2214 2215 2216 2217 2218 2219 2220 2221 2222 2223 2224 2225 2226 2227 2228 2229 2230 2231 2232 2233 2234 2235 2236 2237 2238 2239 2240 2241 2242 2243 2244 2245 2246 2247 2248 2249 2250 2251 2252 2253 2254 2255 2256 2257 2258 2259 2260 2261 2262 2263 2264 2265 2266 2267 2268 2269 2270 2271 2272 2273 2274 2275 2276 2277 2278 2279 2280