Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 23438 | 29 Dec 2025
Klinis : Pasien pria, usia 45 tahun, datang dengan keluhan batuk berdahak selama 2 minggu, demam, sesak napas, dan kehilangan nafsu makan. Hasil pemeriksaan menunjukkan suara napas bronkial di paru kanan atas, hasil rontgen menunjukkan adanya lesi di paru. Diagnosis awal adalah tuberkulosis paru.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas terkait Infeksi dan Inflamasi Paru (Tuberkulosis)
Kode SDKI: D.0006
Deskripsi Singkat: Gangguan pertukaran gas adalah keadaan ketika individu mengalami peningkatan atau penurunan pertukaran gas (oksigen dan/atau karbon dioksida) antara alveoli dan sistem vaskular paru, yang mengakibatkan ketidakseimbangan oksigenasi dan/atau eliminasi karbon dioksida. Pada kasus tuberkulosis paru, gangguan ini terjadi akibat proses patologis utama. Mycobacterium tuberculosis menginfeksi jaringan paru, memicu respons inflamasi yang menghasilkan pembentukan granuloma (lesi). Proses ini merusak arsitektur alveoli dan membran alveolar-kapiler, yang merupakan tempat utama pertukaran gas. Infiltrasi sel-sel inflamasi dan penumpukan debris seluler (dahak/kasus) mengurangi luas permukaan efektif untuk difusi oksigen. Selain itu, respons tubuh terhadap infeksi dapat menyebabkan konsolidasi jaringan paru (pengisian alveoli dengan eksudat inflamasi), sehingga alveoli yang seharusnya berisi udara menjadi terisi cairan dan sel, sama sekali tidak dapat melakukan pertukaran gas. Hal ini menciptakan shunt fisiologis di mana darah melewati area paru yang tidak teraerasi tanpa mengambil oksigen, menyebabkan hipoksemia. Gejala klinis seperti sesak napas (dispnea) dan batuk adalah upaya kompensasi tubuh untuk meningkatkan asupan udara dan membersihkan jalan napas. Demam yang dialami pasien meningkatkan metabolisme tubuh, yang pada gilirannya meningkatkan kebutuhan oksigen (konsumsi oksigen), sehingga memperberat ketidakseimbangan antara suplai dan permintaan oksigen. Kehilangan nafsu makan dapat menyebabkan malnutrisi, mengurangi kekuatan otot pernapasan dan memperburuk masalah pertukaran gas. Dengan demikian, diagnosis keperawatan ini secara komprehensif merangkum dampak fisiologis inti dari tuberkulosis paru terhadap fungsi pernapasan pasien.
Kode SLKI: L.04015
Deskripsi : SLKI L.04015 adalah "Perbaikan Pertukaran Gas" dengan kriteria hasil yang diharapkan meliputi: 1) Pola napas kembali efektif, ditandai dengan frekuensi napas dalam rentang normal, tidak ada penggunaan otot bantu napas, dan penurunan keluhan sesak napas. 2) Keseimbangan gas darah arteri, ditunjukkan dengan nilai saturasi oksigen (SpO2) >94% dalam udara ruangan atau sesuai target yang ditetapkan, serta warna kulit dan membran mukosa normal (tidak sianosis). 3) Peningkatan toleransi aktivitas, dimana pasien dapat melakukan aktivitas sehari-hari tanpa mengalami dispnea atau hipoksia. Pencapaian SLKI ini diukur melalui pemantauan tanda-tanda vital (terutama frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen), observasi klinis terhadap usaha napas, dan laporan subjektif pasien mengenai kenyamanan pernapasan. Perawat akan mengevaluasi kemajuan pasien menuju kriteria ini setelah intervensi keperawatan seperti pemberian oksigen, latihan napas dalam, dan manajemen jalan napas dilakukan. Tujuan akhirnya adalah memulihkan fungsi pertukaran gas yang adekuat untuk mendukung metabolisme seluler tubuh.
Kode SIKI: I.08060
Deskripsi : SIKI I.08060 adalah "Manajemen Jalan Napas". Intervensi ini mencakup serangkaian tindakan keperawatan untuk memastikan patensi jalan napas dan memperbaiki pertukaran gas. Pada pasien tuberkulosis dengan batuk berdahak, intervensi spesifik meliputi: 1) Memantau status pernapasan secara ketat, termasuk frekuensi, irama, kedalaman, usaha napas, suara napas (seperti bronkial yang ditemukan), dan saturasi oksigen. 2) Posisikan pasien untuk optimalisasi pertukaran gas, seperti posisi semi-Fowler atau Fowler tinggi untuk memudahkan ekspansi dada dan mengurangi kerja napas. 3) Ajarkan dan bantu latihan napas dalam dan batuk efektif untuk mengeluarkan sekret (dahak) yang menghambat jalan napas dan menjadi media pertumbuhan kuman. Teknik batuk yang benar dengan menahan dada dapat mengurangi nyeri dan meningkatkan efektivitas pengeluaran dahak. 4) Melakukan fisioterapi dada (postural drainage dan perkusi) jika diindikasikan dan sesuai protokol, untuk membantu mobilisasi sekret dari area lesi (paru kanan atas). 5) Memastikan hidrasi yang adekuat dengan mendorong asupan cairan hangat, yang berfungsi mengencerkan dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan. 6) Mengelola terapi oksigen sesuai pesanan dokter untuk mengoreksi hipoksemia. 7) Kolaborasi pemberian obat-obatan seperti mukolitik atau bronkodilator jika diperlukan. 8) Edukasi pasien tentang pentingnya menutup mulut saat batuk (etika batuk) dengan tisu atau lengan untuk mencegah penyebaran droplet infeksius. Intervensi ini bersifat komprehensif, tidak hanya teknis tetapi juga edukatif, dan dilaksanakan secara berkesinambungan untuk mencapai hasil yang ditargetkan dalam SLKI.
-
Article No. 23433 | 28 Dec 2025
Klinis : Data Subjektif : Tidak dapat terkaji Data Objektif : • PCO2 23.1 mmHg (Rendah) • Frekuensi nadi 110 x/menit • PH 7.636 (meningkat) • Intrepetasi asam basa alkaliosis respiratorik • Terdengar suara nafas ronkhi di kedua lapang paru • Penurunan Kesadaran (GCSE 2, GCSV Ett, GCSM 2, GCS Total 5)
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas
Kode SDKI: D.0003
Deskripsi Singkat: Kelebihan atau kekurangan oksigenasi dan/atau eliminasi karbon dioksida pada membran alveolus-kapiler.
Kode SLKI: L.03109
Deskripsi : Pertukaran gas membaik.
Kode SIKI: I.05238
Deskripsi : Memonitor status pernapasan.
Kondisi: Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif
Kode SDKI: D.0001
Deskripsi Singkat: Ketidakmampuan untuk membersihkan sekresi atau obstruksi dari saluran pernapasan untuk mempertahankan jalan nafas paten.
Kode SLKI: L.03002
Deskripsi : Bersihan jalan nafas efektif.
Kode SIKI: I.05001
Deskripsi : Manajemen jalan nafas.
Kondisi: Penurunan Kesadaran
Kode SDKI: D.0016
Deskripsi Singkat: Penurunan kemampuan untuk melakukan proses kognitif dan/atau mempertahankan kewaspadaan terhadap lingkungan.
Kode SLKI: L.09002
Deskripsi : Tingkat kesadaran membaik.
Kode SIKI: I.09001
Deskripsi : Pemantauan neurologis.
-
Article No. 23434 | 28 Dec 2025
Klinis : Pasien anak perempuan, usia 5 tahun, mengalami demam tinggi selama 3 hari, ruam merah di kulit, bintik Koplik di mukosa mulut, batuk kering, dan mata merah. Hasil pemeriksaan menunjukkan kemungkinan campak.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: ```html