Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 23376 | 22 Dec 2025
Klinis : Manajemen Nyeri
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Manajemen Nyeri
Kode SDKI: 0028
Deskripsi Singkat: Nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan aktual atau potensial, atau digambarkan dalam istilah kerusakan tersebut. Diagnosa keperawatan ini difokuskan pada respons individu terhadap nyeri akut atau kronis, yang memerlukan intervensi untuk mengurangi persepsi nyeri, meningkatkan kenyamanan, dan meningkatkan kemampuan fungsional.
Kode SLKI: 2001
Deskripsi : SLKI 2001: Kontrol Nyeri. Kriteria hasil yang diharapkan mencakup: (1) Pasien melaporkan nyeri berkurang atau terkontrol dengan skala nyeri yang dapat diukur (misalnya, skala 0-10). (2) Pasien menunjukkan tanda-tanda fisiologis terkontrol nyeri (misalnya, tanda-tanda vital dalam rentang normal, otot rileks, mampu beristirahat dan tidur). (3) Pasien mendemonstrasikan penggunaan teknik non-farmakologis untuk mengurangi nyeri. (4) Pasien mematuhi regimen pengobatan nyeri yang ditentukan. (5) Pasien melaporkan peningkatan dalam aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup karena pengurangan nyeri. Tujuan akhir dari SLKI ini adalah agar pasien mencapai tingkat kenyamanan yang dapat diterima dan mempertahankan fungsi optimal.
Kode SIKI: 4410
Deskripsi : SIKI 4410: Manajemen Nyeri. Intervensi keperawatan ini melibatkan serangkaian tindakan komprehensif yang bertujuan untuk meringankan atau mengurangi nyeri hingga tingkat yang dapat ditoleransi pasien. Intervensi mencakup: (1) Melakukan penilaian nyeri yang komprehensif dan berkelanjutan, termasuk lokasi, karakteristik, onset, durasi, frekuensi, kualitas, intensitas (menggunakan skala yang valid), dan faktor pemicu serta pereda. (2) Mengelola terapi farmakologis sesuai resep (analgesik opioid/non-opioid, adjuvan) dengan memantau efektivitas dan efek samping. (3) Menerapkan intervensi non-farmakologis seperti teknik distraksi (musik, terapi bermain), relaksasi (napas dalam, imajinasi terbimbing), terapi panas/dingin, masase, dan posisi yang nyaman. (4) Memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien dan keluarga tentang rencana manajemen nyeri, penggunaan skala nyeri, pentingnya melaporkan nyeri secara proaktif, dan teknik penanganan nyeri mandiri. (5) Menciptakan lingkungan yang tenang dan nyaman untuk mendukung penyembuhan dan istirahat. (6) Melakukan kolaborasi dengan tim kesehatan lain (dokter, fisioterapis, ahli gizi) untuk pendekatan holistik. Intervensi ini bersifat individual, menghormati respons subjektif pasien terhadap nyeri, dan bertujuan untuk memberdayakan pasien dalam mengontrol pengalaman nyerinya.
-
Article No. 23377 | 22 Dec 2025
Klinis : Perawatan sirkulasi
ICD-SDKI: ICD
Diagnosa:
Kode ICD-10:
Kondisi: Perawatan Sirkulasi
Kode ICD-10: Z51.89
Deskripsi Singkat : Kode Z51.89 mengindikasikan "Perawatan medis lain yang spesifik" dan digunakan untuk mencatat kontak dengan layanan kesehatan untuk prosedur atau perawatan lain yang tidak diklasifikasikan di tempat lain. Dalam konteks "Perawatan sirkulasi", ini merujuk pada perawatan atau pemantauan rutin untuk sistem kardiovaskular pada pasien yang kondisinya stabil atau telah dirawat sebelumnya, bukan untuk penyakit akut baru. Contohnya termasuk kunjungan tindak lanjut untuk memantau tekanan darah, evaluasi rutin fungsi jantung pasca-pengobatan, atau terapi pemeliharaan untuk kondisi sirkulasi kronis seperti penyakit arteri perifer. Kode ini menekankan pada sifat perawatannya, bukan diagnosis penyakitnya. Diagnosis yang mendasarinya (seperti hipertensi atau gagal jantung) harus dikodekan secara terpisah menggunakan kode dari bab penyakit. Penggunaan Z51.89 memungkinkan pelacakan sumber daya kesehatan yang dialokasikan untuk pemeliharaan dan pencegahan sekunder dalam manajemen penyakit sirkulasi.
***PERINGATAN: Informasi dan kode ini adalah SARAN untuk tujuan DIKLAT/SIMULASI dan BUKAN pengganti kodifikasi resmi oleh profesional medis.***
-
Article No. 23378 | 22 Dec 2025
Klinis : Skenario Kasus : Pasien Dewasa dengan Stroke Akut di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Data Demografi: ? Nama: Ny. Eni Suryani, usia 68 tahun. ? Pekerjaan: Pensiunan guru. ? Riwayat Medis Penting: Hipertensi (>10 tahun, tidak terkontrol baik, minum obat tidak teratur). Diabetes Melitus Tipe 2 (8 tahun, terkontrol buruk dengan diet saja). Fibrilasi Atrial (baru terdiagnosis 1 tahun lalu, minum warfarin tidak teratur). ? Faktor Risiko Lain: Riwayat merokok ringan (berhenti 5 tahun lalu), kurang aktivitas fisik, diet tinggi garam dan lemak. Alasan Datang ke IGD: Kelumpuhan sebelah tubuh dan bicara pelo yang mendadak sejak 3 jam yang lalu, dibawa keluarga. Anamnesis (Alloanamnesis dari Anak): A. Kronologis Serangan (Time of Onset: 08.00 WIB): ? Pasien terlihat sehat saat sarapan pukul 07.30. ? Pukul 08.00, tiba-tiba jatuh dari kursi saat akan berdiri. ? Kehilangan kekuatan pada tangan dan kaki kanan, tidak bisa mengangkatnya. ? Bicara menjadi pelo/sulit dimengerti (disartria/afasia). ? Mulut mencong ke kiri. ? Tidak ada kejang, muntah proyektil, atau penurunan kesadaran saat kejadian. ? Terakhir kali pasien terlihat normal: Pukul 07.55 WIB. B. Gejala Saat Ini di IGD: ? Kelemahan sisi tubuh kanan (hemiparesis kanan): Tidak bisa menggerakkan lengan dan tungkai kanan sama sekali (grade 0/5). ? Gangguan bicara: Bicara pelo, hanya bisa mengucapkan kata-kata sederhana ("tidak", "ya"), sulit memahami perintah kompleks (afasia motorik/ekspresif dominan). ? Wajah: Asimetri, sudut mulut kanan melorot (deviasi ke kiri) saat disuruh tersenyum atau menunjukkan gigi. ? Tidak ada keluhan sakit kepala hebat, mual, atau penglihatan ganda. Pemeriksaan Fisik di IGD: A. Tanda Vital & Kesadaran: ? Kesadaran (GCS): 15 (E4, V5, M6) – Sadar penuh. ? Tekanan Darah: 190/110 mmHg (Hipertensi Emergensi). ? Nadi: Irregularly irregular, 110x/menit (Fibrilasi Atrial dengan respon ventrikel cepat). ? Pernapasan: 18x/menit, reguler. ? Suhu: 36.8°C. ? SatO2: 97% pada udara ruangan. B. Pemeriksaan Neurologis Fokal (NIH Stroke Scale/NIHSS - Estimasi): Pertanyaan (Kesadaran): Menjawab 2 pertanyaan dengan benar (skor 0). Perintah: Hanya dapat mengikuti 1 dari 2 perintah (tutup mata) (skor 1). Penglihatan: Normal (skor 0). Pergerakan Mata: Normal (skor 0). Visual Field: Normal (skor 0). Motorik Wajah: Paralisis jelas/parsial (skor 2). Motorik Lengan Kanan: Tidak ada gerakan (skor 4). Motorik Lengan Kiri: Gerakan normal melawan tahanan (skor 0). Motorik Tungkai Kanan: Tidak ada gerakan (skor 4). Motorik Tungkai Kiri: Gerakan normal (skor 0). Ataksia: Tidak dapat dinilai karena paresis (skor 0). Sensori: Kehilangan sensori parsial (skor 1). Bahasa (Afasia): Afasia berat/global (skor 3). Dysarthria: Dysarthria berat (skor 2). Extinction/Inattention: Tidak ada (skor 0). Total Skor NIHSS Perkiraan: 17 (Stroke Sedang-Berat). C. Pemeriksaan Jantung & Vaskuler: ? Auskultasi Jantung: Irama ireguler, murmur tidak jelas. ? Pemeriksaan Vaskuler: Denyut nadi karotis kanan dan kiri teraba, tidak ada bruit buatkan asuhan keperawatan mulai dari data fokus ds do nya apa tolong semua yang ada di gambar catat semua , buatkan analisis data ds do, masalah, etiologi . kemudian buatkan diagnosa pakai berhubungan dan ditandai , buatkan perencanaan mulai Dari slki ( t dan k ) kemudian siki ( otek) dan rasionall . lanjut ke implementasi menggunakan kata me dan evaluasi pakai soap
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: ```html
Asuhan Keperawatan Pasien Stroke Akut di IGD
(Berdasarkan SDKI, SLKI, SIKI PPNI)
Article No. 23379 | 22 Dec 2025
Klinis : Skenario Kasus : Pasien Dewasa dengan Stroke Akut di Instalasi Gawat Darurat (IGD) riwayat Hipertensi (>10 tahun, tidak terkontrol baik, minum obat tidak teratur). Diabetes Melitus Tipe 2 (8 tahun, terkontrol buruk dengan diet saja). Fibrilasi Atrial (baru terdiagnosis 1 tahun lalu, minum warfarin tidak teratur).  Faktor Risiko Lain: Riwayat merokok ringan (berhenti 5 tahun lalu), kurang aktivitas fisik, diet tinggi garam dan lemak. Alasan Datang ke IGD: Kelumpuhan sebelah tubuh dan bicara pelo yang mendadak sejak 3 jam yang lalu, dibawa keluarga. Anamnesis (Alloanamnesis dari Anak): A. Kronologis Serangan (Time of Onset: 08.00 WIB):  Pasien terlihat sehat saat sarapan pukul 07.30.  Pukul 08.00, tiba-tiba jatuh dari kursi saat akan berdiri.  Kehilangan kekuatan pada tangan dan kaki kanan, tidak bisa mengangkatnya.  Bicara menjadi pelo/sulit dimengerti (disartria/afasia).  Mulut mencong ke kiri.  Tidak ada kejang, muntah proyektil, atau penurunan kesadaran saat kejadian.  Terakhir kali pasien terlihat normal: Pukul 07.55 WIB. B. Gejala Saat Ini di IGD:  Kelemahan sisi tubuh kanan (hemiparesis kanan): Tidak bisa menggerakkan lengan dan tungkai kanan sama sekali (grade 0/5).  Gangguan bicara: Bicara pelo, hanya bisa mengucapkan kata-kata sederhana ("tidak", "ya"), sulit memahami perintah kompleks (afasia motorik/ekspresif dominan).  Wajah: Asimetri, sudut mulut kanan melorot (deviasi ke kiri) saat disuruh tersenyum atau menunjukkan gigi.  Tidak ada keluhan sakit kepala hebat, mual, atau penglihatan ganda. Pemeriksaan Fisik di IGD: A. Tanda Vital & Kesadaran:  Kesadaran (GCS): 15 (E4, V5, M6) – Sadar penuh.  Tekanan Darah: 190/110 mmHg (Hipertensi Emergensi).  Nadi: Irregularly irregular, 110x/menit (Fibrilasi Atrial dengan respon ventrikel cepat).  Pernapasan: 18x/menit, reguler.  Suhu: 36.8°C.  SatO2: 97% pada udara ruangan. B. Pemeriksaan Neurologis Fokal (NIH Stroke Scale/NIHSS - Estimasi): Pertanyaan (Kesadaran): Menjawab 2 pertanyaan dengan benar (skor 0). Perintah: Hanya dapat mengikuti 1 dari 2 perintah (tutup mata) (skor 1). Penglihatan: Normal (skor 0). Pergerakan Mata: Normal (skor 0). Visual Field: Normal (skor 0). Motorik Wajah: Paralisis jelas/parsial (skor 2). Motorik Lengan Kanan: Tidak ada gerakan (skor 4). Motorik Lengan Kiri: Gerakan normal melawan tahanan (skor 0). Motorik Tungkai Kanan: Tidak ada gerakan (skor 4). Motorik Tungkai Kiri: Gerakan normal (skor 0). Ataksia: Tidak dapat dinilai karena paresis (skor 0). Sensori: Kehilangan sensori parsial (skor 1). Bahasa (Afasia): Afasia berat/global (skor 3). Dysarthria: Dysarthria berat (skor 2). Extinction/Inattention: Tidak ada (skor 0). Total Skor NIHSS Perkiraan: 17 (Stroke Sedang-Berat). C. Pemeriksaan Jantung & Vaskuler:  Auskultasi Jantung: Irama ireguler, murmur tidak jelas.  Pemeriksaan Vaskuler: Denyut nadi karotis kanan dan kiri teraba, tidak ada bruit buatkan asuhan keperawatan mulai dari data fokus ds do nya apa tolong semua yang ada di gambar catat semua , buatkan analisis data ds do, masalah, etiologi . kemudian buatkan diagnosa pakai berhubungan dan ditandai , buatkan perencanaan mulai Dari slki ( t dan k ) kemudian siki ( otek) dan rasionall . lanjut ke implementasi menggunakan kata me dan evaluasi pakai soap
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Mobilitas Fisik
Kode SDKI: D.0060
Deskripsi Singkat: Kondisi individu dengan keterbatasan kemampuan untuk bergerak secara mandiri dan bertujuan.
Kode SLKI: L.03130
Deskripsi : Peningkatan mobilitas fisik.
Kode SIKI: I.01276
Deskripsi : Melakukan mobilisasi sesuai kemampuan.
Kondisi: Gangguan Komunikasi Verbal
Kode SDKI: D.0018
Deskripsi Singkat: Kondisi penurunan, keterlambatan, atau tidak adanya kemampuan untuk menerima, memproses, mengirim, dan/atau menggunakan suatu sistem simbol.
Kode SLKI: L.03005
Deskripsi : Peningkatan komunikasi.
Kode SIKI: I.01220
Deskripsi : Menggunakan metode komunikasi alternatif.
Kondisi: Risiko Ketidakefektifan Perfusi Jaringan Serebral
Kode SDKI: D.0157
Deskripsi Singkat: Kondisi individu yang berisiko mengalami penurunan sirkulasi darah ke otak yang dapat menyebabkan kegagalan untuk memenuhi kebutuhan metabolisme otak.
Kode SLKI: L.06013
Deskripsi : Perfusi jaringan serebral membaik.
Kode SIKI: I.04045
Deskripsi : Memonitor tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial.
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0129
Deskripsi Singkat: Kondisi individu yang mengalami sensori dan pengalaman emosional tidak menyenangkan akibat cedera jaringan aktual atau potensial, atau digambarkan dalam istilah kerusakan tersebut (International Association for the Study of Pain); onset tiba-tiba atau lambat dengan intensitas ringan hingga berat, diperkirakan atau antisipasi berakhir dalam waktu kurang dari 3 bulan.
Kode SLKI: L.03001
Deskripsi : Pengendalian nyeri.
Kode SIKI: I.01210
Deskripsi : Melakukan pengkajian nyeri komprehensif.
Kondisi: Ansietas
Kode SDKI: D.0005
Deskripsi Singkat: Kondisi perasaan gelisah, ketegangan, atau kegugupan yang berasal dari antisipasi bahaya, sumbernya sebagian besar tidak diketahui atau tidak dikenal, yang terjadi pada tingkat kesadaran.
Kode SLKI: L.07001
Deskripsi : Pengendalian ansietas.
Kode SIKI: I.01208
Deskripsi : Mengidentifikasi tingkat ansietas.
Article No. 23380 | 22 Dec 2025
Klinis : Skenario Kasus : Pasien Dewasa dengan Stroke Akut di Instalasi Gawat Darurat (IGD) riwayat Hipertensi (>10 tahun, tidak terkontrol baik, minum obat tidak teratur). Diabetes Melitus Tipe 2 (8 tahun, terkontrol buruk dengan diet saja). Fibrilasi Atrial (baru terdiagnosis 1 tahun lalu, minum warfarin tidak teratur).  Faktor Risiko Lain: Riwayat merokok ringan (berhenti 5 tahun lalu), kurang aktivitas fisik, diet tinggi garam dan lemak. Alasan Datang ke IGD: Kelumpuhan sebelah tubuh dan bicara pelo yang mendadak sejak 3 jam yang lalu, dibawa keluarga. Anamnesis (Alloanamnesis dari Anak): A. Kronologis Serangan (Time of Onset: 08.00 WIB):  Pasien terlihat sehat saat sarapan pukul 07.30.  Pukul 08.00, tiba-tiba jatuh dari kursi saat akan berdiri.  Kehilangan kekuatan pada tangan dan kaki kanan, tidak bisa mengangkatnya.  Bicara menjadi pelo/sulit dimengerti (disartria/afasia).  Mulut mencong ke kiri.  Tidak ada kejang, muntah proyektil, atau penurunan kesadaran saat kejadian.  Terakhir kali pasien terlihat normal: Pukul 07.55 WIB. B. Gejala Saat Ini di IGD:  Kelemahan sisi tubuh kanan (hemiparesis kanan): Tidak bisa menggerakkan lengan dan tungkai kanan sama sekali (grade 0/5).  Gangguan bicara: Bicara pelo, hanya bisa mengucapkan kata-kata sederhana ("tidak", "ya"), sulit memahami perintah kompleks (afasia motorik/ekspresif dominan).  Wajah: Asimetri, sudut mulut kanan melorot (deviasi ke kiri) saat disuruh tersenyum atau menunjukkan gigi.  Tidak ada keluhan sakit kepala hebat, mual, atau penglihatan ganda. Pemeriksaan Fisik di IGD: A. Tanda Vital & Kesadaran:  Kesadaran (GCS): 15 (E4, V5, M6) – Sadar penuh.  Tekanan Darah: 190/110 mmHg (Hipertensi Emergensi).  Nadi: Irregularly irregular, 110x/menit (Fibrilasi Atrial dengan respon ventrikel cepat).  Pernapasan: 18x/menit, reguler.  Suhu: 36.8°C.  SatO2: 97% pada udara ruangan. B. Pemeriksaan Neurologis Fokal (NIH Stroke Scale/NIHSS - Estimasi): Pertanyaan (Kesadaran): Menjawab 2 pertanyaan dengan benar (skor 0). Perintah: Hanya dapat mengikuti 1 dari 2 perintah (tutup mata) (skor 1). Penglihatan: Normal (skor 0). Pergerakan Mata: Normal (skor 0). Visual Field: Normal (skor 0). Motorik Wajah: Paralisis jelas/parsial (skor 2). Motorik Lengan Kanan: Tidak ada gerakan (skor 4). Motorik Lengan Kiri: Gerakan normal melawan tahanan (skor 0). Motorik Tungkai Kanan: Tidak ada gerakan (skor 4). Motorik Tungkai Kiri: Gerakan normal (skor 0). Ataksia: Tidak dapat dinilai karena paresis (skor 0). Sensori: Kehilangan sensori parsial (skor 1). Bahasa (Afasia): Afasia berat/global (skor 3). Dysarthria: Dysarthria berat (skor 2). Extinction/Inattention: Tidak ada (skor 0). Total Skor NIHSS Perkiraan: 17 (Stroke Sedang-Berat). C. Pemeriksaan Jantung & Vaskuler:  Auskultasi Jantung: Irama ireguler, murmur tidak jelas.  Pemeriksaan Vaskuler: Denyut nadi karotis kanan dan kiri teraba, tidak ada bruit buatkan asuhan keperawatan mulai dari data fokus ds do nya apa tolong semua yang ada di gambar catat semua , buatkan analisis data ds do, masalah, etiologi . kemudian buatkan diagnosa pakai berhubungan dan ditandai , buatkan perencanaan mulai Dari slki ( t dan k ) kemudian siki ( otek) dan rasionall . lanjut ke implementasi menggunakan kata me dan evaluasi pakai soap
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Mobilitas Fisik
Kode SDKI: D.0017
Deskripsi Singkat: Keterbatasan dalam pergerakan fisik mandiri yang disengaja pada satu atau lebih ekstremitas, terkait dengan kerusakan neurologis akibat stroke akut, yang ditandai dengan hemiparesis/hemiplegia kanan (skor motorik NIHSS 4), ketergantungan dalam aktivitas perawatan diri, dan risiko komplikasi imobilisasi.
Kode SLKI: L.03116
Deskripsi : Tujuan: Mobilitas fisik pasien membaik. Kriteria Hasil: 1) Pasien menunjukkan peningkatan kekuatan otot pada ekstremitas yang terkena. 2) Pasien dapat melakukan rentang gerak (ROM) dengan bantuan. 3) Tidak terjadi kontraktur sendi. 4) Integritas kulit tetap utuh (tidak ada tanda-tanda dekubitus). 5) Pola eliminasi (BAB dan BAK) tidak terganggu akibat imobilisasi. Tujuan ini diarahkan untuk mencegah komplikasi dan memulai rehabilitasi dini meskipun dalam fase akut di IGD.
Kode SIKI: I.05170
Deskripsi : Intervensi: Manajemen Mobilitas. Tindakan: 1) Lakukan penilaian tingkat mobilitas dan kekuatan otot menggunakan skala (misal, skala 0-5) setiap pergantian shift. 2) Ubah posisi pasien setiap 2 jam dengan teknik yang benar, pertahankan alignment tubuh. 3) Lakukan latihan rentang gerak (ROM) pasif pada ekstremitas yang lemah (lengan dan tungkai kanan) minimal 2 kali sehari. 4) Gunakan bantal penyangga untuk menopang ekstremitas dan menjaga posisi netral. 5) Ajarkan dan bantu keluarga dalam teknik perawatan posisi dan ROM. 6) Kolaborasi dengan fisioterapis untuk mobilisasi dini sesuai protokol stroke. 7) Monitor integritas kulit di area tekanan (tumit, sakrum, siku) setiap kali reposisi. 8) Anjurkan intake cairan dan nutrisi yang adekuat untuk menjaga integritas kulit. Rasional: Perubahan posisi dan ROM pasif mencegah kontraktur, atrofi otot, dan tekanan pada kulit. Mobilisasi dini pada stroke iskemik (setelah stabilisasi) dapat meningkatkan outcome neurologis. Monitoring kulit mencegah dekubitus. Keterlibatan keluarga penting untuk keberlanjutan perawatan.
Kondisi: Gangguan Komunikasi Verbal
Kode SDKI: D.0029
Deskripsi Singkat: Penurunan, keterlambatan, atau tidak adanya kemampuan untuk menerima, memproses, mengirim, dan/atau menggunakan simbol-sistem bahasa, terkait dengan kerusakan area Broca atau jalur motorik bicara akibat stroke hemisfer kiri, yang ditandai dengan bicara pelo (disartria berat), afasia ekspresif (hanya bisa mengucapkan "tidak", "ya"), dan kesulitan memahami perintah kompleks (skor bahasa NIHSS 3).
Kode SLKI: L.03044
Deskripsi : Tujuan: Kemampuan komunikasi pasien meningkat. Kriteria Hasil: 1) Pasien dapat menyampaikan kebutuhan dasar dengan metode komunikasi yang disepakati (verbal sederhana, isyarat, gambar). 2) Pasien memberikan respons yang sesuai terhadap pertanyaan ya/tidak. 3) Tingkat frustrasi pasien dalam berkomunikasi menurun. 4) Keluarga memahami metode komunikasi alternatif yang digunakan. Tujuan ini realistis untuk fase akut di IGD dengan fokus pada komunikasi kebutuhan dasar.
Kode SIKI: I.05050
Deskripsi : Intervensi: Terapi Komunikasi. Tindakan: 1) Identifikasi metode komunikasi yang efektif untuk pasien (kontak mata, gerakan kepala, isyarat tangan kiri). 2) Gunakan pertanyaan tertutup (ya/tidak) dan beri waktu cukup untuk merespons. 3) Pertahankan kontak mata, bicara pelan, jelas, dan dengan nada normal. 4) Validasi dan konfirmasi pemahaman pasien terhadap pesan yang disampaikan. 5) Gunakan alat bantu komunikasi sederhana seperti papan gambar atau tulisan jika memungkinkan. 6) Kurangi distraksi lingkungan (kebisingan) saat berkomunikasi. 7) Libatkan keluarga dalam sesi komunikasi dan ajarkan teknik yang efektif. 8) Kolaborasi dengan ahli terapi wicara untuk assessment dan rencana lanjutan. Rasional: Afasia ekspresif dan disartria mengganggu penyampaian ide tetapi pemahaman mungkin relatif lebih baik. Metode komunikasi alternatif mengurangi frustrasi dan ansietas pasien. Keterlibatan keluarga meningkatkan dukungan dan konsistensi komunikasi. Kolaborasi dengan terapis wicara penting untuk rehabilitasi jangka panjang.
Kondisi: Risiko Ketidakefektifan Perfusi Jaringan Serebral
Kode SDKI: D.0156
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan sirkulasi darah ke otak yang dapat menyebabkan ketidakadekuatan oksigenasi dan nutrisi sel-sel otak, berhubungan dengan interupsi aliran darah sekunder akibat trombosis atau emboli dari fibrilasi atrial, yang ditandai dengan faktor risiko utama: riwayat FA (sumber emboli), hipertensi emergensi (190/110 mmHg), dan diabetes melitus yang memperberat kerusakan vaskuler.
Kode SLKI: L.03155
Deskripsi : Tujuan: Perfusi serebral tetap adekuat dan tidak terjadi perluasan/berulangnya stroke. Kriteria Hasil: 1) Tanda-tanda neurologis tidak memburuk (GCS tetap 15, NIHSS tidak meningkat). 2) Tanda vital terkontrol (tekanan darah menurun secara bertahap dan aman, nadi terkontrol). 3) Tidak ada tanda stroke baru (mual, sakit kepala hebat, penurunan kesadaran). Tujuan ini kritis dalam fase golden period stroke di IGD untuk mencegah ekspansi area infark.
Kode SIKI: I.05229
Deskripsi : Intervensi: Pemantauan Neurologis. Tindakan: 1) Monitor status neurologis secara ketat (GCS, NIHSS, ukuran pupil, kekuatan motorik) setiap 30 menit - 1 jam sesuai protokol stroke akut. 2) Pantau tanda vital (TD, nadi, pernapasan, saturasi O2) secara kontinu atau setiap 15-30 menit. 3) Pertahankan posisi kepala tempat tidur 30 derajat (kecuali kontraindikasi) untuk meningkatkan aliran balik vena serebral. 4) Kolaborasi pemberian terapi anti-hipertensi sesuai protokol (target penurunan TD bertahap). 5) Kolaborasi pemberian antikoagulan/antiplatelet sesuai indikasi dan hasil CT Scan. 6) Monitor hasil pemeriksaan penunjang (CT Scan, laboratorium). 7) Hindari maneuver valsava, batuk berlebihan, dan fleksi leher yang menekan vena jugularis. 8) Berikan oksigen tambahan jika saturasi <95%. Rasional: Pemantauan ketat mendeteksi dini deteriorasi neurologis. Posisi kepala elevasi mengurangi tekanan intrakranial. Kontrol hipertensi emergensi penting tetapi penurunan drastis dapat memperburuk perfusi. Terapi antitrombotik adalah kunci dalam penatalaksanaan stroke iskemik akut. Menghindari peningkatan tekanan intrathorakal dan intra-abdomen membantu menjaga tekanan perfusi serebral.
Kondisi: Ketidakseimbangan Nutrisi: Lebih dari Kebutuhan Tubuh
Kode SDKI: D.0003
Deskripsi Singkat: Asupan nutrisi yang melebihi kebutuhan metabolik tubuh, terkait dengan faktor risiko perilaku (diet tinggi garam dan lemak, kurang aktivitas fisik) dan kondisi penyakit (DM tipe 2, hipertensi), yang ditandai dengan riwayat penyakit degeneratif yang tidak terkontrol dan pola hidup tidak sehat sebagai faktor predisposisi stroke. (Catatan: Meski data antropometri tidak disebut, riwayat DM dan hipertensi yang tidak terkontrol kuat mengindikasikan masalah manajemen nutrisi).
Kode SLKI: L.03015
Deskripsi : Tujuan: Pasien menunjukkan pemahaman dan kesediaan terhadap modifikasi diet pasca-stroke. Kriteria Hasil: 1) Pasien/keluarga dapat menyebutkan jenis makanan yang perlu dibatasi (garam, lemak jenuh, gula). 2) Pasien/keluarga bersedia berkonsultasi dengan ahli gizi. 3) Asupan makanan selama perawatan di IGD sesuai dengan pembatahan yang dianjurkan (jika sudah dapat makan). Tujuan di fase IGD lebih pada edukasi dan persiapan untuk manajemen jangka panjang.
Kode SIKI: I.05012
Deskripsi : Intervensi: Manajemen Berat Badan. Tindakan: 1) Lakukan pengkajian pola makan dan kebiasaan diet sebelum sakit melalui anamnesis keluarga. 2) Identifikasi kesalahan persepsi tentang makanan dan diet. 3) Kolaborasi dengan ahli gizi untuk menentukan kebutuhan kalori dan komposisi diet (rendah garam, rendah lemak jenuh, terkontrol karbohidrat) sesuai kondisi stroke dan DM. 4) Berikan edukasi pada pasien dan keluarga tentang pentingnya diet untuk kontrol tekanan darah, gula darah, dan pencegahan stroke berulangArticle No. 23381 | 22 Dec 2025
Klinis : Slki
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Ketidakstabilan Tekanan Darah
Kode SDKI: 0028
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan, peningkatan, atau fluktuasi tekanan darah arteri sistolik dan/atau diastolik dari rentang normal yang dapat mengancam kesehatan.
Kode SLKI: 0801
Deskripsi : Tekanan darah dalam rentang yang diharapkan. Kriteria hasil: 1) Tekanan darah sistolik dan diastolik dalam rentang yang ditetapkan. 2) Nadi perifer teraba kuat dan reguler. 3) Tidak ada keluhan sakit kepala, pusing, atau penglihatan kabur. 4) Kulit hangat, kering, dan warna kulit normal. 5) Keseimbangan cairan dan elektrolit adekuat. 6) Status mental dan tingkat kesadaran dalam batas normal. 7) Hasil pemeriksaan penunjang terkait tekanan darah (seperti laboratorium) dalam batas normal. 8) Melaporkan tidak adanya gejala hipotensi atau hipertensi. 9) Mematuhi terapi dan rencana perawatan yang ditetapkan.
Kode SIKI: 3500
Deskripsi : Manajemen Hipertensi. Intervensi: 1) Pantau tekanan darah, frekuensi jantung, frekuensi napas, dan saturasi oksigen secara berkala sesuai kondisi pasien. 2) Kaji faktor risiko dan penyebab ketidakstabilan tekanan darah (misalnya, nyeri, ansietas, ketidakseimbangan cairan, efek pengobatan). 3) Kaji tanda dan gejala hipotensi (pusing, lemas, sinkop) atau hipertensi (sakit kepala, epistaksis, gelisah). 4) Anjurkan tirah baring atau aktivitas sesuai toleransi. 5) Kolaborasi pemberian terapi farmakologis sesuai indikasi (antihipertensi, vasopressor, cairan) dan evaluasi respons serta efek sampingnya. 6) Atur posisi pasien secara bertahap (misalnya, dari berbaring ke duduk) untuk mencegah hipotensi ortostatik. 7) Lakukan edukasi pada pasien dan keluarga tentang kondisi, faktor pemicu, tanda bahaya, pentingnya kepatuhan pengobatan, dan modifikasi gaya hidup (diet rendah garam, manajemen stres, aktivitas fisik, menghindari rokok dan alkohol). 8) Ajarkan teknik relaksasi untuk mengurangi ansietas. 9) Keseimbangan asupan dan haluaran cairan. 10) Kolaborasi dengan tim kesehatan lain untuk penatalaksanaan komprehensif.
Article No. 23382 | 22 Dec 2025
Klinis : Skenario Kasus : Pasien Dewasa dengan Stroke Akut di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Data Demografi:  Nama: Ny. Eni Suryani, usia 68 tahun.  Pekerjaan: Pensiunan guru.  Riwayat Medis Penting: Hipertensi (>10 tahun, tidak terkontrol baik, minum obat tidak teratur). Diabetes Melitus Tipe 2 (8 tahun, terkontrol buruk dengan diet saja). Fibrilasi Atrial (baru terdiagnosis 1 tahun lalu, minum warfarin tidak teratur).  Faktor Risiko Lain: Riwayat merokok ringan (berhenti 5 tahun lalu), kurang aktivitas fisik, diet tinggi garam dan lemak. Alasan Datang ke IGD: Kelumpuhan sebelah tubuh dan bicara pelo yang mendadak sejak 3 jam yang lalu, dibawa keluarga. Anamnesis (Alloanamnesis dari Anak): A. Kronologis Serangan (Time of Onset: 08.00 WIB):  Pasien terlihat sehat saat sarapan pukul 07.30.  Pukul 08.00, tiba-tiba jatuh dari kursi saat akan berdiri.  Kehilangan kekuatan pada tangan dan kaki kanan, tidak bisa mengangkatnya.  Bicara menjadi pelo/sulit dimengerti (disartria/afasia).  Mulut mencong ke kiri.  Tidak ada kejang, muntah proyektil, atau penurunan kesadaran saat kejadian.  Terakhir kali pasien terlihat normal: Pukul 07.55 WIB. B. Gejala Saat Ini di IGD:  Kelemahan sisi tubuh kanan (hemiparesis kanan): Tidak bisa menggerakkan lengan dan tungkai kanan sama sekali (grade 0/5).  Gangguan bicara: Bicara pelo, hanya bisa mengucapkan kata-kata sederhana ("tidak", "ya"), sulit memahami perintah kompleks (afasia motorik/ekspresif dominan).  Wajah: Asimetri, sudut mulut kanan melorot (deviasi ke kiri) saat disuruh tersenyum atau menunjukkan gigi.  Tidak ada keluhan sakit kepala hebat, mual, atau penglihatan ganda. Pemeriksaan Fisik di IGD: A. Tanda Vital & Kesadaran:  Kesadaran (GCS): 15 (E4, V5, M6) – Sadar penuh.  Tekanan Darah: 190/110 mmHg (Hipertensi Emergensi).  Nadi: Irregularly irregular, 110x/menit (Fibrilasi Atrial dengan respon ventrikel cepat).  Pernapasan: 18x/menit, reguler.  Suhu: 36.8°C.  SatO2: 97% pada udara ruangan. B. Pemeriksaan Neurologis Fokal (NIH Stroke Scale/NIHSS - Estimasi): Pertanyaan (Kesadaran): Menjawab 2 pertanyaan dengan benar (skor 0). Perintah: Hanya dapat mengikuti 1 dari 2 perintah (tutup mata) (skor 1). Penglihatan: Normal (skor 0). Pergerakan Mata: Normal (skor 0). Visual Field: Normal (skor 0). Motorik Wajah: Paralisis jelas/parsial (skor 2). Motorik Lengan Kanan: Tidak ada gerakan (skor 4). Motorik Lengan Kiri: Gerakan normal melawan tahanan (skor 0). Motorik Tungkai Kanan: Tidak ada gerakan (skor 4). Motorik Tungkai Kiri: Gerakan normal (skor 0). Ataksia: Tidak dapat dinilai karena paresis (skor 0). Sensori: Kehilangan sensori parsial (skor 1). Bahasa (Afasia): Afasia berat/global (skor 3). Dysarthria: Dysarthria berat (skor 2). Extinction/Inattention: Tidak ada (skor 0). Total Skor NIHSS Perkiraan: 17 (Stroke Sedang-Berat). C. Pemeriksaan Jantung & Vaskuler:  Auskultasi Jantung: Irama ireguler, murmur tidak jelas.  Pemeriksaan Vaskuler: Denyut nadi karotis kanan dan kiri teraba, tidak ada bruit
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Mobilitas Fisik
Kode SDKI: 0201
Deskripsi Singkat: Kondisi di mana individu mengalami atau berisiko mengalami keterbatasan pergerakan fisik secara mandiri.
Kode SLKI: 4401
Deskripsi : Pasien menunjukkan peningkatan mobilitas. Ditandai dengan: 1) Kemampuan menggerakkan ekstremitas yang mengalami gangguan, 2) Kekuatan otot membaik, 3) Melakukan aktivitas perawatan diri dengan bantuan sesuai kebutuhan, 4) Tidak terjadi komplikasi imobilisasi (kontraktur, dekubitus, atrofi otot), 5) Menggunakan alat bantu mobilitas dengan tepat jika diperlukan.
Kode SIKI: 3401, 3402, 3403, 3404, 3405, 3406, 3407, 3408, 3410, 3411, 3412
Deskripsi : Intervensi keperawatan untuk meningkatkan mobilitas dan mencegah komplikasi. Meliputi: 1) 3401 Latihan Rentang Gerak (ROM): Melakukan ROM aktif/pasif pada ekstremitas yang lemah (kanan) secara teratur. 2) 3402 Reposisi: Mengubah posisi pasien setiap 2 jam untuk mencegah dekubitus dan kontraktur. 3) 3403 Manajemen Posisi: Memposisikan ekstremitas dalam posisi anatomi/fungsional, menggunakan bantal untuk penyangga. 4) 3404 Mobilisasi: Membantu pasien melakukan mobilisasi bertahap (duduk di tepi tempat tidur, berdiri, duduk di kursi) sesuai toleransi dan protokol stroke. 5) 3405 Bantuan Perawatan Diri: Membantu pasien dalam aktivitas sehari-hari (ADL) seperti makan, mandi, dan toileting sesuai tingkat ketergantungan. 6) 3406 Manajemen Lingkungan: Menjaga lingkungan aman dari hambatan, menempatkan barang di sisi tubuh yang sehat (kiri). 7) 3407 Penggunaan Alat Bantu: Mengajarkan dan memfasilitasi penggunaan alat bantu (walker, kursi roda) jika diperlukan. 8) 3408 Manajemen Nyeri: Mengatasi nyeri yang dapat menghambat mobilisasi. 9) 3410 Konsultasi & Kolaborasi: Berkolaborasi dengan fisioterapis dan okupasi terapis untuk program rehabilitasi. 10) 3411 Edukasi: Mengajarkan keluarga teknik membantu mobilisasi dan ROM. 11) 3412 Pemantauan: Memantau kekuatan otot, lingkup gerak sendi, tanda-tanda komplikasi imobilisasi (kemerahan pada kulit, trombosis), dan respons terhadap mobilisasi.
Kondisi: Gangguan Komunikasi Verbal
Kode SDKI: 0018
Deskripsi Singkat: Kondisi di mana individu mengalami penurunan, keterlambatan, atau tidak mampu dalam menggunakan atau memahami bahasa dalam bentuk verbal.
Kode SLKI: 1301
Deskripsi : Pasien dapat berkomunikasi secara efektif sesuai kemampuannya. Ditandai dengan: 1) Dapat menyampaikan kebutuhan dasar dan perasaan, 2) Memahami pesan verbal dan/atau nonverbal dari perawat/keluarga, 3) Menggunakan metode komunikasi alternatif/pengganti yang disepakati (isyarat, gambar, tulisan), 4) Mengikuti perintah sederhana dengan benar, 5) Menunjukkan penurunan frustrasi saat berkomunikasi.
Kode SIKI: 0901, 0902, 0903, 0904, 0905, 0906, 0907, 0908, 0910
Deskripsi : Intervensi untuk memfasilitasi komunikasi yang efektif. Meliputi: 1) 0901 Fasilitasi Komunikasi: Berbicara pelan, jelas, dan gunakan kalimat pendek. Beri waktu pasien untuk merespons. 2) 0902 Komunikasi Terapeutik: Gunakan kontak mata, bahasa tubuh yang mendukung, dan validasi perasaan pasien. 3) 0903 Penggunaan Alat Bantu Komunikasi: Menyediakan papan gambar, alat tulis (di tangan kiri), atau aplikasi komunikasi. 4) 0904 Teknik Komunikasi Alternatif: Mengajarkan dan menggunakan isyarat "ya/tidak" dengan gerakan mata atau tangan kiri. 5) 0905 Konfirmasi Pemahaman: Meminta pasien mengulang atau menunjukkan pemahaman dengan cara yang disepakati. 6) 0906 Minimalkan Gangguan: Berkomunikasi di lingkungan tenang, redupkan TV/radio. 7) 0907 Libatkan Keluarga: Mengedukasi keluarga tentang teknik komunikasi yang efektif dan konsisten. 8) 0908 Kolaborasi: Berkolaborasi dengan terapis wicara (speech therapist) untuk assessment dan terapi lebih lanjut. 9) 0910 Pemantauan: Memantau perkembangan kemampuan bahasa, tingkat frustrasi, dan efektivitas metode komunikasi yang digunakan.
Kondisi: Risiko Ketidakefektifan Perfusi Jaringan Serebral
Kode SDKI: 0107
Deskripsi Singkat: Kondisi di mana individu berisiko mengalami penurunan sirkulasi darah ke otak yang dapat menyebabkan gangguan fungsi.
Kode SLKI: 4301
Deskripsi : Perfusi serebral tetap adekuat. Ditandai dengan: 1) Tanda vital dalam parameter yang ditargetkan (tekanan darah terkontrol), 2) Status neurologis tidak memburuk (skor NIHSS stabil/membaik), 3) Kesadaran tetap compos mentis (GCS 15), 4) Tidak terjadi stroke berulang atau perluasan infark, 5) Irama jantung terkontrol (respon ventrikel cepat pada Fibrilasi Atrial teratasi).
Kode SIKI: 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2008, 2010, 2011
Deskripsi : Intervensi untuk mempertahankan dan memantau perfusi serebral. Meliputi: 1) 2001 Pemantauan Neurologis: Memantau GCS, ukuran pupil, reaksi cahaya, dan kekuatan motorik secara berkala (setiap 1-2 jam di fase akut). 2) 2002 Manajemen Tekanan Darah: Memantau tekanan darah ketat sesuai target terapi stroke iskemik akut (biasanya tidak diturunkan drastis), berkolaborasi dalam pemberian antihipertensi intravena sesuai order. 3) 2003 Manajemen Cardiac Output: Memantau irama dan frekuensi jantung, berkolaborasi dalam pengobatan untuk mengontrol respon ventrikel cepat pada Fibrilasi Atrial. 4) 2004 Oksigenasi: Mempertahankan saturasi oksigen >95%, memberikan oksigen jika diperlukan. 5) 2005 Posisi: Menempatkan kepala pasien pada posisi datar atau sedikit ditinggikan (15-30 derajat) sesuai kebijakan dan kondisi pasien. 6) 2006 Manajemen Cairan: Memberikan cairan intravena sesuai order untuk menjaga normovolemia. 7) 2007 Pemantauan Tanda Vital: Memantau tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu secara reguler. 8) 2008 Pencegahan Peningkatan Tekanan Intrakranial: Menghindari manuver valsava (mengedan), batuk kuat, posisi kepala fleksi. 9) 2010 Kolaborasi: Berkolaborasi dengan tim medis untuk terapi spesifik (trombolisis/thrombektomi jika memenuhi kriteria, terapi antikoagulan/antiplatelet). 10) 2011 Edukasi: Menjelaskan pada keluarga tanda-tanda perburukan neurologis yang harus segera dilaporkan.
Kondisi: Risiko Cedera
<>Kode SDKI: 0618Deskripsi Singkat: Kondisi di mana individu berisiko mengalami cedera fisik akibat faktor internal dan/atau eksternal.
Kode SLKI: 4501
Deskripsi : Pasien bebas dari cedera. Ditandai dengan: 1) Tidak mengalami jatuh, 2) Tidak mengalami trauma/trauma fisik lainnya, 3) Lingkungan perawatan aman dari bahaya, 4) Menggunakan alat pelindung/penahan (restrain) dengan tepat jika diperlukan, 5) Keluarga memahami dan berpartisipasi dalam pencegahan cedera.
Kode SIKI: 2501, 2502, 2503, 2504, 2505, 2506, 2507, 2510, 2511
Deskripsi : Intervensi untuk meminimalkan risiko cedera. Meliputi
Article No. 23383 | 22 Dec 2025
Klinis : Penurun curah jantung
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Penurunan Curah Jantung
Kode SDKI: D.0001
Deskripsi Singkat: Penurunan curah jantung adalah kondisi di mana darah yang dipompa oleh ventrikel jantung per menit tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Hal ini dapat disebabkan oleh gangguan preload, afterload, kontraktilitas miokard, atau frekuensi jantung. Kondisi ini merupakan masalah utama pada berbagai penyakit kardiovaskular seperti gagal jantung, infark miokard, kardiomiopati, dan syok. Manifestasinya meliputi sesak napas, kelelahan, penurunan toleransi aktivitas, edema, peningkatan frekuensi jantung, dan penurunan tekanan darah. Diagnosa keperawatan ini menekankan pada respons individu terhadap ketidakmampuan jantung untuk berfungsi sebagai pompa yang efektif, yang memerlukan intervensi untuk meminimalkan gejala, mencegah komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup.
Kode SLKI: L.03104
Deskripsi : SLKI L.03104 adalah Luaran Keperawatan dengan judul "Perbaikan Curah Jantung". Luaran yang diharapkan adalah pasien menunjukkan tanda-tanda membaiknya curah jantung, yang diukur melalui kriteria hasil sebagai berikut: 1) Tekanan darah dalam rentang yang dapat diterima, menunjukkan kemampuan jantung memompa melawan resistensi vaskuler; 2) Denyut nadi dalam rentang normal, menunjukkan stabilitas frekuensi dan irama jantung; 3) Nadi perifer teraba kuat dan simetris, menunjukkan aliran darah yang adekuat ke ekstremitas; 4) Warna kulit dan kehangatan normal (tidak pucat, sianosis, atau dingin), menunjukkan perfusi perifer yang memadai; 5) Status mental baik (sadar, orientasi baik), menunjukkan perfusi serebral yang cukup; 6) Produksi urin adekuat (≥0,5 mL/kgBB/jam), menunjukkan perfusi ginjal yang baik; 7) Bunyi jantung normal (tidak ada gallop S3/S4 yang signifikan), menunjukkan fungsi ventrikel yang membaik; 8) Tidak ada atau berkurangnya edema, menunjukkan keseimbangan cairan yang lebih baik; 9) Tidak ada atau berkurangnya dispnea dan ortopnea, menunjukkan berkurangnya kongesti paru; 10) Nilai cardiac output/index dalam batas normal jika dimonitor secara invasif. Pencapaian luaran ini menunjukkan keberhasilan intervensi dalam mengoptimalkan preload, afterload, kontraktilitas, dan frekuensi jantung.
Kode SIKI: I.08210
Deskripsi : SIKI I.08210 adalah Intervensi Keperawatan dengan judul "Manajemen Curah Jantung". Intervensi ini mencakup serangkaian tindakan sistematis yang bertujuan untuk mengoptimalkan volume darah, mengurangi beban kerja jantung, meningkatkan kontraktilitas, mencegah komplikasi, dan mendidik pasien. Tindakan spesifik meliputi: 1) Memonitor tanda-tanda vital, status hemodinamik (tekanan darah, nadi, tekanan vena sentral jika ada), dan status pernapasan secara ketat dan berkala. 2) Mengatur posisi pasien (misalnya, semi-Fowler) untuk memfasilitasi pernapasan dan mengurangi beban jantung. 3) Mengelola pemberian terapi oksigen sesuai kebutuhan untuk memastikan oksigenasi jaringan yang adekuat. 4) Melakukan kolaborasi pemberian obat-obatan sesuai resep seperti diuretik (untuk mengurangi preload), vasodilator (untuk mengurangi afterload), inotropik (untuk meningkatkan kontraktilitas), dan antiaritmia (untuk mengontrol frekuensi/irama). 5) Memonitor keseimbangan cairan secara ketat (intake-output, berat badan harian) untuk mencegah kelebihan cairan yang memberatkan jantung. 6) Membatasi aktivitas fisik dan mendorong tirah baring sesuai toleransi untuk mengurangi konsumsi oksigen miokard. 7) Memberikan dukungan nutrisi dengan diet rendah natrium dan pembatasan cairan jika diperlukan. 8) Memonitor respons terhadap terapi dan tanda-tanda memburuknya kondisi (seperti peningkatan edema, dispnea, penurunan kesadaran). 9) Memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga tentang kondisi, pengobatan, tanda-tanda perburukan yang harus dilaporkan, serta pentingnya diet dan aktivitas yang dianjurkan. 10) Menciptakan lingkungan yang tenang dan mengurangi stres untuk meminimalkan stimulasi katekolamin yang dapat meningkatkan beban jantung. Intervensi ini dilakukan secara holistik, berkolaborasi dengan tim kesehatan lain, dan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan penurunan curah jantung pada setiap individu.
Article No. 23384 | 22 Dec 2025
Klinis : Penurun curah jantung
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Penurunan Curah Jantung
Kode SDKI: 00029
Deskripsi Singkat: Penurunan curah jantung adalah suatu kondisi di mana darah yang dipompa oleh jantung per menit tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh.
Kode SLKI: 0801
Deskripsi : SLKI 0801: Pemantauan status hemodinamik. Perawat secara komprehensif memantau dan menginterpretasi parameter hemodinamik untuk mendeteksi dini perubahan dan mengevaluasi respons terhadap intervensi. Aktivitas ini mencakup pemantauan tanda-tanda vital (tekanan darah, nadi, pernapasan, suhu), pengisian kapiler, status mental, warna dan kehangatan kulit, serta output urine. Pemantauan yang ketat terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik, mean arterial pressure (MAP), dan nadi dilakukan untuk mengidentifikasi hipotensi, takikardia, atau aritmia yang merupakan tanda kompensasi dari penurunan curah jantung. Pengukuran tekanan vena sentral (CVP) atau tekanan pengisian jantung lainnya (jika tersedia) menjadi indikator penting untuk menilai status volume dan fungsi jantung. Perawat juga mengamati tanda-tanda perfusi perifer yang buruk seperti kulit pucat, dingin, sianosis, dan penurunan kekuatan nadi perifer. Pemantauan output urine (melalui kateter urine bila diperlukan) adalah indikator krusial untuk perfusi ginjal, di mana output kurang dari 30 ml/jam pada dewasa sering menunjukkan penurunan curah jantung yang signifikan. Observasi status neurologis (tingkat kesadaran, gelisah, bingung, letargi) dilakukan karena penurunan perfusi serebral dapat mengakibatkan perubahan mental. Seluruh data ini didokumentasikan secara teratur dan sistematis untuk menilai tren dan memberikan informasi bagi penyesuaian terapi.
Kode SIKI: 4410
Deskripsi : SIKI 4410: Manajemen hemodinamik. Intervensi keperawatan ini ditujukan untuk mengoptimalkan curah jantung dan memastikan perfusi jaringan yang adekuat melalui serangkaian tindakan terapeutik dan kolaboratif. Perawat mengatur posisi pasien untuk meningkatkan aliran balik vena (preload), biasanya dengan posisi kepala datar atau sedikit ditinggikan sesuai toleransi dan kondisi pasien, menghindari posisi yang meningkatkan tekanan intrathoracic. Pemberian terapi oksigen sesuai order dilakukan untuk memastikan saturasi oksigen optimal dan mengurangi beban kerja jantung. Perawat mengelola pemberian cairan intravena dan obat-obatan secara ketat berdasarkan order dan parameter hemodinamik. Ini termasuk pemberian cairan kristaloid atau koloid untuk mengoptimalkan preload pada kondisi hipovolemia, serta pemberian obat inotropik (seperti Dobutamin, Dopamin) untuk meningkatkan kontraktilitas miokard, obat vasopresor (seperti Norepinefrin) untuk meningkatkan tekanan darah sistemik pada kondisi vasodilatasi, atau obat vasodilator (seperti Nitrogliserin) untuk mengurangi afterload pada kondisi gagal jantung tertentu. Kecepatan infus diatur dan dipantau secara ketat menggunakan infusion pump. Perawat juga terlibat dalam memantau respons dan efek samping obat, seperti takikardia, aritmia, atau iskemia. Edukasi kepada pasien dan keluarga tentang pentingnya pembatasan aktivitas (istirahat) dan pembatasan asupan cairan serta natrium dilakukan untuk mengurangi beban kerja jantung. Perawat memfasilitasi pemeriksaan diagnostik seperti ekokardiografi dan memastikan lingkungan yang tenang untuk mengurangi stres dan konsumsi oksigen miokard. Kolaborasi dengan tim medis untuk penyesuaian terapi farmakologi dan rencana tindakan lebih lanjut merupakan bagian integral dari intervensi ini. Tujuan akhir adalah menstabilkan status hemodinamik, meningkatkan curah jantung, dan mencegah komplikasi akibat hipoperfusi organ vital seperti ginjal, otak, dan jantung itu sendiri.
Article No. 23385 | 22 Dec 2025
Klinis : Pasien pria, usia 45 tahun, datang dengan keluhan batuk berdahak selama 2 minggu, demam, sesak napas, dan kehilangan nafsu makan. Hasil pemeriksaan menunjukkan suara napas bronkial di paru kanan atas, hasil rontgen menunjukkan adanya lesi di paru. Diagnosis awal adalah tuberkulosis paru.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Infeksi Tuberkulosis Paru
Kode SDKI: D.0001
Deskripsi Singkat: Risiko peningkatan kerentanan terhadap invasi patogen tuberkulosis (Mycobacterium tuberculosis), yang dapat mengancam kesehatan.
Kode SLKI: L.03115
Deskripsi : Pengendalian Infeksi: Tindakan keperawatan untuk mencegah, meminimalkan, dan menahan penularan mikroorganisme kepada individu, keluarga, kelompok, dan komunitas. Pada kasus Tuberkulosis Paru, fokusnya adalah pada pencegahan penularan kepada orang lain dan pencegahan infeksi sekunder pada pasien. Intervensi kunci meliputi: 1) Edukasi dan penerapan etika batuk (menutup mulut dengan tisu atau lengan, membuang tisu ke tempat sampah tertutup), 2) Penggunaan masker yang benar, terutama saat berinteraksi dengan orang lain di fase awal pengobatan, 3) Memastikan ventilasi ruangan yang baik dan paparan sinar matahari di tempat tinggal pasien, 4) Pengaturan sputum untuk pemeriksaan dan pembuangan yang aman, 5) Memantau kepatuhan minum obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara ketat dan langsung (DOT - Directly Observed Treatment) untuk mencegah kekambuhan dan resistensi obat, 6) Edukasi kepada keluarga tentang tanda-tanda penularan dan pentingnya skrining kontak, 7) Memantau tanda-tanda vital khususnya suhu tubuh untuk mendeteksi adanya proses infeksi yang berlanjut, 8) Meningkatkan status nutrisi pasien untuk memperkuat sistem imun dalam melawan infeksi.
Kode SIKI: I.05002
Deskripsi : Kriteria hasil yang diharapkan setelah intervensi keperawatan dilaksanakan. Untuk pasien Tuberkulosis Paru, hasil yang diharapkan adalah: 1) Pasien dan keluarga memahami dan mendemonstrasikan perilaku pencegahan penularan (etika batuk, penggunaan masker, kebersihan tangan). 2) Tidak ada anggota keluarga atau kontak dekat yang menunjukkan gejala TB dalam periode pemantauan. 3) Pasien menunjukkan kepatuhan yang baik dalam mengonsumsi OAT sesuai jadwal, yang ditandai dengan tidak adanya dosis yang terlewat dan penyelesaian pengobatan hingga tuntas. 4) Tanda-tanda infeksi aktif seperti demam, batuk berdahak, dan sesak napas menurun secara bertahap dan akhirnya menghilang. 5) Hasil pemeriksaan sputum BTA (Batang Tahan Asam) menunjukkan konversi dari positif menjadi negatif setelah fase intensif pengobatan. 6) Status nutrisi pasien membaik, ditandai dengan peningkatan berat badan dan nafsu makan kembali normal. 7) Pasien mampu melakukan aktivitas sehari-hari tanpa mengalami sesak napas yang berarti. 8) Pasien dan keluarga melaporkan pemahaman yang baik tentang penyakit, regimen pengobatan, dan pentingnya follow-up jangka panjang. 9) Lingkungan rumah mendukung pengendalian infeksi (ventilasi baik, pencahayaan memadai). Pencapaian SLKI secara komprehensif akan mendukung tercapainya SIKI ini, yang pada akhirnya bertujuan untuk memutus rantai penularan dan menyembuhkan pasien sepenuhnya.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 373 374 375 376 377 378 379 380 381 382 383 384 385 386 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396 397 398 399 400 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 427 428 429 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 538 539 540 541 542 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 553 554 555 556 557 558 559 560 561 562 563 564 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 577 578 579 580 581 582 583 584 585 586 587 588 589 590 591 592 593 594 595 596 597 598 599 600 601 602 603 604 605 606 607 608 609 610 611 612 613 614 615 616 617 618 619 620 621 622 623 624 625 626 627 628 629 630 631 632 633 634 635 636 637 638 639 640 641 642 643 644 645 646 647 648 649 650 651 652 653 654 655 656 657 658 659 660 661 662 663 664 665 666 667 668 669 670 671 672 673 674 675 676 677 678 679 680 681 682 683 684 685 686 687 688 689 690 691 692 693 694 695 696 697 698 699 700 701 702 703 704 705 706 707 708 709 710 711 712 713 714 715 716 717 718 719 720 721 722 723 724 725 726 727 728 729 730 731 732 733 734 735 736 737 738 739 740 741 742 743 744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754 755 756 757 758 759 760 761 762 763 764 765 766 767 768 769 770 771 772 773 774 775 776 777 778 779 780 781 782 783 784 785 786 787 788 789 790 791 792 793 794 795 796 797 798 799 800 801 802 803 804 805 806 807 808 809 810 811 812 813 814 815 816 817 818 819 820 821 822 823 824 825 826 827 828 829 830 831 832 833 834 835 836 837 838 839 840 841 842 843 844 845 846 847 848 849 850 851 852 853 854 855 856 857 858 859 860 861 862 863 864 865 866 867 868 869 870 871 872 873 874 875 876 877 878 879 880 881 882 883 884 885 886 887 888 889 890 891 892 893 894 895 896 897 898 899 900 901 902 903 904 905 906 907 908 909 910 911 912 913 914 915 916 917 918 919 920 921 922 923 924 925 926 927 928 929 930 931 932 933 934 935 936 937 938 939 940 941 942 943 944 945 946 947 948 949 950 951 952 953 954 955 956 957 958 959 960 961 962 963 964 965 966 967 968 969 970 971 972 973 974 975 976 977 978 979 980 981 982 983 984 985 986 987 988 989 990 991 992 993 994 995 996 997 998 999 1000 1001 1002 1003 1004 1005 1006 1007 1008 1009 1010 1011 1012 1013 1014 1015 1016 1017 1018 1019 1020 1021 1022 1023 1024 1025 1026 1027 1028 1029 1030 1031 1032 1033 1034 1035 1036 1037 1038 1039 1040 1041 1042 1043 1044 1045 1046 1047 1048 1049 1050 1051 1052 1053 1054 1055 1056 1057 1058 1059 1060 1061 1062 1063 1064 1065 1066 1067 1068 1069 1070 1071 1072 1073 1074 1075 1076 1077 1078 1079 1080 1081 1082 1083 1084 1085 1086 1087 1088 1089 1090 1091 1092 1093 1094 1095 1096 1097 1098 1099 1100 1101 1102 1103 1104 1105 1106 1107 1108 1109 1110 1111 1112 1113 1114 1115 1116 1117 1118 1119 1120 1121 1122 1123 1124 1125 1126 1127 1128 1129 1130 1131 1132 1133 1134 1135 1136 1137 1138 1139 1140 1141 1142 1143 1144 1145 1146 1147 1148 1149 1150 1151 1152 1153 1154 1155 1156 1157 1158 1159 1160 1161 1162 1163 1164 1165 1166 1167 1168 1169 1170 1171 1172 1173 1174 1175 1176 1177 1178 1179 1180 1181 1182 1183 1184 1185 1186 1187 1188 1189 1190 1191 1192 1193 1194 1195 1196 1197 1198 1199 1200 1201 1202 1203 1204 1205 1206 1207 1208 1209 1210 1211 1212 1213 1214 1215 1216 1217 1218 1219 1220 1221 1222 1223 1224 1225 1226 1227 1228 1229 1230 1231 1232 1233 1234 1235 1236 1237 1238 1239 1240 1241 1242 1243 1244 1245 1246 1247 1248 1249 1250 1251 1252 1253 1254 1255 1256 1257 1258 1259 1260 1261 1262 1263 1264 1265 1266 1267 1268 1269 1270 1271 1272 1273 1274 1275 1276 1277 1278 1279 1280 1281 1282 1283 1284 1285 1286 1287 1288 1289 1290 1291 1292 1293 1294 1295 1296 1297 1298 1299 1300 1301 1302 1303 1304 1305 1306 1307 1308 1309 1310 1311 1312 1313 1314 1315 1316 1317 1318 1319 1320 1321 1322 1323 1324 1325 1326 1327 1328 1329 1330 1331 1332 1333 1334 1335 1336 1337 1338 1339 1340 1341 1342 1343 1344 1345 1346 1347 1348 1349 1350 1351 1352 1353 1354 1355 1356 1357 1358 1359 1360 1361 1362 1363 1364 1365 1366 1367 1368 1369 1370 1371 1372 1373 1374 1375 1376 1377 1378 1379 1380 1381 1382 1383 1384 1385 1386 1387 1388 1389 1390 1391 1392 1393 1394 1395 1396 1397 1398 1399 1400 1401 1402 1403 1404 1405 1406 1407 1408 1409 1410 1411 1412 1413 1414 1415 1416 1417 1418 1419 1420 1421 1422 1423 1424 1425 1426 1427 1428 1429 1430 1431 1432 1433 1434 1435 1436 1437 1438 1439 1440 1441 1442 1443 1444 1445 1446 1447 1448 1449 1450 1451 1452 1453 1454 1455 1456 1457 1458 1459 1460 1461 1462 1463 1464 1465 1466 1467 1468 1469 1470 1471 1472 1473 1474 1475 1476 1477 1478 1479 1480 1481 1482 1483 1484 1485 1486 1487 1488 1489 1490 1491 1492 1493 1494 1495 1496 1497 1498 1499 1500 1501 1502 1503 1504 1505 1506 1507 1508 1509 1510 1511 1512 1513 1514 1515 1516 1517 1518 1519 1520 1521 1522 1523 1524 1525 1526 1527 1528 1529 1530 1531 1532 1533 1534 1535 1536 1537 1538 1539 1540 1541 1542 1543 1544 1545 1546 1547 1548 1549 1550 1551 1552 1553 1554 1555 1556 1557 1558 1559 1560 1561 1562 1563 1564 1565 1566 1567 1568 1569 1570 1571 1572 1573 1574 1575 1576 1577 1578 1579 1580 1581 1582 1583 1584 1585 1586 1587 1588 1589 1590 1591 1592 1593 1594 1595 1596 1597 1598 1599 1600 1601 1602 1603 1604 1605 1606 1607 1608 1609 1610 1611 1612 1613 1614 1615 1616 1617 1618 1619 1620 1621 1622 1623 1624 1625 1626 1627 1628 1629 1630 1631 1632 1633 1634 1635 1636 1637 1638 1639 1640 1641 1642 1643 1644 1645 1646 1647 1648 1649 1650 1651 1652 1653 1654 1655 1656 1657 1658 1659 1660 1661 1662 1663 1664 1665 1666 1667 1668 1669 1670 1671 1672 1673 1674 1675 1676 1677 1678 1679 1680 1681 1682 1683 1684 1685 1686 1687 1688 1689 1690 1691 1692 1693 1694 1695 1696 1697 1698 1699 1700 1701 1702 1703 1704 1705 1706 1707 1708 1709 1710 1711 1712 1713 1714 1715 1716 1717 1718 1719 1720 1721 1722 1723 1724 1725 1726 1727 1728 1729 1730 1731 1732 1733 1734 1735 1736 1737 1738 1739 1740 1741 1742 1743 1744 1745 1746 1747 1748 1749 1750 1751 1752 1753 1754 1755 1756 1757 1758 1759 1760 1761 1762 1763 1764 1765 1766 1767 1768 1769 1770 1771 1772 1773 1774 1775 1776 1777 1778 1779 1780 1781 1782 1783 1784 1785 1786 1787 1788 1789 1790 1791 1792 1793 1794 1795 1796 1797 1798 1799 1800 1801 1802 1803 1804 1805 1806 1807 1808 1809 1810 1811 1812 1813 1814 1815 1816 1817 1818 1819 1820 1821 1822 1823 1824 1825 1826 1827 1828 1829 1830 1831 1832 1833 1834 1835 1836 1837 1838 1839 1840 1841 1842 1843 1844 1845 1846 1847 1848 1849 1850 1851 1852 1853 1854 1855 1856 1857 1858 1859 1860 1861 1862 1863 1864 1865 1866 1867 1868 1869 1870 1871 1872 1873 1874 1875 1876 1877 1878 1879 1880 1881 1882 1883 1884 1885 1886 1887 1888 1889 1890 1891 1892 1893 1894 1895 1896 1897 1898 1899 1900 1901 1902 1903 1904 1905 1906 1907 1908 1909 1910 1911 1912 1913 1914 1915 1916 1917 1918 1919 1920 1921 1922 1923 1924 1925 1926 1927 1928 1929 1930 1931 1932 1933 1934 1935 1936 1937 1938 1939 1940 1941 1942 1943 1944 1945 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1964 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1971 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061 2062 2063 2064 2065 2066 2067 2068 2069 2070 2071 2072 2073 2074 2075 2076 2077 2078 2079 2080 2081 2082 2083 2084 2085 2086 2087 2088 2089 2090 2091 2092 2093 2094 2095 2096 2097 2098 2099 2100 2101 2102 2103 2104 2105 2106 2107 2108 2109 2110 2111 2112 2113 2114 2115 2116 2117 2118 2119 2120 2121 2122 2123 2124 2125 2126 2127 2128 2129 2130 2131 2132 2133 2134 2135 2136 2137 2138 2139 2140 2141 2142 2143 2144 2145 2146 2147 2148 2149 2150 2151 2152 2153 2154 2155 2156 2157 2158 2159 2160 2161 2162 2163 2164 2165 2166 2167 2168 2169 2170 2171 2172 2173 2174 2175 2176 2177 2178 2179 2180 2181 2182 2183 2184 2185 2186 2187 2188 2189 2190 2191 2192 2193 2194 2195 2196 2197 2198 2199 2200 2201 2202 2203 2204 2205 2206 2207 2208 2209 2210 2211 2212 2213 2214 2215 2216 2217 2218 2219 2220 2221 2222 2223 2224 2225 2226 2227 2228 2229 2230 2231 2232 2233 2234 2235 2236 2237 2238 2239 2240 2241 2242 2243 2244 2245 2246 2247 2248 2249 2250 2251 2252 2253 2254 2255 2256 2257 2258 2259 2260 2261 2262 2263 2264 2265 2266 2267 2268 2269 2270 2271 2272 2273 2274 2275 2276 2277 2278 2279 2280