Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 22344 | 23 Oct 2025
Klinis : Kejang dan penurunan kesadaran
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Kejang dan penurunan kesadaran
Kode SDKI: D.
Article No. 22345 | 23 Oct 2025
Klinis : Pasien datang dengan keluhan batuk, pilek sudah seminggu. Semalam demam sampe 38,5. mata belekan
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Gagal mendapatkan konten dari API. Cek log server atau API Key.
Article No. 22346 | 23 Oct 2025
Klinis : Pasien luka robet pada jari telunjuk kiri dan hampir putus. Tanda tanda vital: TD: 118/70mmHg, Nadi 89x/menit
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Luka robek pada jari telunjuk kiri hampir putus.
Kode SDKI: D.0129
Definisi dan Deskripsi SDKI (500-1000 kata): Gangguan Integritas Kulit/Jaringan
Definisi: Kerusakan kulit (dermis dan/atau epidermis) atau jaringan (membran mukosa, kornea, fasia, otot, tendon, tulang, kartilago, kapsul sendi dan/atau ligamen).
Deskripsi Lengkap:
Gangguan Integritas Kulit/Jaringan adalah salah satu diagnosis keperawatan yang paling fundamental, merujuk pada kondisi di mana kontinuitas struktur kulit dan jaringan di bawahnya terganggu. Kulit, sebagai organ terbesar tubuh, memiliki fungsi vital sebagai barier pertahanan pertama melawan patogen, pelindung dari trauma fisik dan kimia, regulator suhu tubuh, serta organ sensorik. Integritas kulit yang utuh sangat krusial untuk mempertahankan homeostasis dan mencegah komplikasi serius seperti infeksi sistemik.
Diagnosis ini mencakup spektrum kerusakan yang sangat luas, mulai dari lecet superfisial yang hanya melibatkan epidermis hingga luka dalam yang merusak dermis, jaringan subkutan, fasia, otot, tendon, bahkan tulang. Dalam konteks kasus "luka robek pada jari telunjuk kiri dan hampir putus," diagnosis ini menjadi sangat relevan dan prioritas. Deskripsi "hampir putus" mengindikasikan cedera yang parah, kemungkinan besar merupakan laserasi dalam atau avulsi, yang tidak hanya merusak lapisan kulit tetapi juga struktur neurovaskular (saraf dan pembuluh darah) serta tendon yang bertanggung jawab atas pergerakan jari.
Penyebab dan Faktor Risiko:
Penyebab gangguan integritas kulit/jaringan dapat diklasifikasikan menjadi faktor eksternal dan internal.
- Faktor Eksternal: Termasuk trauma mekanis (misalnya, gesekan, tekanan, benda tajam seperti pada kasus ini), paparan zat kimia iritan, suhu ekstrem (luka bakar atau frostbite), radiasi, dan kelembaban berlebih yang menyebabkan maserasi kulit.
- Faktor Internal: Meliputi perubahan sirkulasi (misalnya, pada penyakit vaskular perifer atau diabetes melitus), perubahan status nutrisi (defisiensi protein, vitamin C, dan zinc yang esensial untuk sintesis kolagen dan penyembuhan luka), penurunan mobilitas yang menyebabkan luka tekan, serta perubahan status hidrasi dan kondisi imunologis.
Pada pasien ini, penyebab utamanya adalah trauma mekanis akibat benda tajam atau tumpul yang menyebabkan robekan jaringan. Meskipun tanda-tanda vital stabil, potensi perdarahan masif, kerusakan saraf permanen, dan risiko infeksi sangat tinggi.
Proses Fisiologis Penyembuhan Luka:
Ketika integritas jaringan terganggu, tubuh secara alami akan menginisiasi serangkaian proses biologis yang kompleks untuk memperbaiki kerusakan, yang dikenal sebagai fase penyembuhan luka:
- Fase Hemostasis: Dimulai segera setelah cedera. Pembuluh darah yang rusak akan berkontraksi, dan trombosit akan berkumpul di lokasi luka untuk membentuk sumbat trombosit. Proses koagulasi diaktifkan untuk membentuk bekuan fibrin yang menghentikan perdarahan dan menyediakan kerangka untuk sel-sel perbaikan.
- Fase Inflamasi: Berlangsung selama beberapa hari pertama. Ditandai dengan kemerahan, bengkak, nyeri, dan panas. Sel-sel darah putih, terutama neutrofil dan makrofag, bermigrasi ke area luka untuk membersihkan bakteri, debris, dan jaringan mati (debridemen autolitik).
- Fase Proliferasi: Berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Terjadi pembentukan jaringan granulasi yang kaya akan pembuluh darah baru (angiogenesis), fibroblas menghasilkan kolagen untuk membangun kembali matriks ekstraseluler, dan sel-sel epitel bermigrasi dari tepi luka untuk menutup permukaan (epitelisasi).
- Fase Maturasi (Remodeling): Fase terpanjang, bisa berlangsung berbulan-bulan hingga tahunan. Jaringan parut yang terbentuk akan direorganisasi, kolagen tipe III digantikan oleh kolagen tipe I yang lebih kuat, dan kekuatan regang jaringan secara bertahap meningkat.
Pada luka "hampir putus," proses ini bisa terhambat jika terdapat jaringan nekrotik yang luas, suplai darah yang buruk, atau infeksi. Intervensi medis dan keperawatan yang tepat sangat penting untuk mendukung setiap fase penyembuhan ini.
Asesmen Keperawatan:
Pengkajian yang komprehensif adalah kunci untuk merencanakan intervensi yang efektif. Perawat harus mengkaji:
- Karakteristik Luka: Lokasi (jari telunjuk kiri), tipe (laserasi/avulsi), dimensi (panjang, lebar, kedalaman), ada tidaknya rongga (undermining/tunneling), warna dasar luka (merah, kuning, hitam), dan jenis jaringan yang terlihat (granulasi, slough, eschar).
- Eksudat: Jumlah (sedikit,
-
Article No. 22347 | 23 Oct 2025
Klinis : Pasien luka robet pada jari telunjuk kiri dan hampir putus. Tanda tanda vital: TD: 118/70mmHg, Nadi 89x/menit
ICD-SDKI: ICD
Diagnosa:
Kode ICD-10:
Kondisi: Amputasi Traumatik Parsial Jari Telunjuk Kiri
Kode ICD-10: S68.1
Deskripsi Singkat : Kondisi ini merujuk pada cedera parah di mana jari telunjuk kiri terpotong sebagian atau hampir seluruhnya dari tangan akibat suatu trauma atau kecelakaan. Deskripsi "hampir putus" secara klinis mengarah pada diagnosis amputasi traumatik, baik parsial (sebagian) maupun komplit. Kode ICD-10 S68.1 digunakan untuk mengklasifikasikan cedera ini. Rincian kode tersebut adalah: 'S' menunjukkan cedera akibat penyebab eksternal, 'S68' secara spesifik mengacu pada amputasi traumatik pada pergelangan tangan dan tangan, dan '.1' menunjuk pada 'Amputasi traumatik pada satu jari lain (lengkap) (sebagian)'. Kode ini mencakup jari mana pun selain ibu jari. Penggunaan kode ini penting untuk dokumentasi medis yang akurat
Article No. 22348 | 23 Oct 2025
Klinis : LAPORAN KASUS IDENTITAS PASIEN DAN KELUARGA Identitas Pasien Nama : Ny. R Usia : 65 tahun Tanggal lahir : 1 Januari 1960 Alamat : Batu Gajah RT/RW 01/04 Jenis Kelamin : Perempuan Status : Kawin Agama : Islam Suku : Sunda No. RM : 00919202 Ruangan : HCU DX Medis : Syok Hipovolemik + Efusi Pleura + HHD (Hypertensive Heart Disease) Tgl MRS : 21 Oktober 2025 Tgl Masuk HCU : 21 Oktober 2025 Tgl Pengkajian : 22 Oktober 2025 Cara MRS : IGD Identitas Keluarga Nama : Tn. D Alamat : Batu Gajah RT/RW 01/04 Jenis Kelamin : Laki-laki Pekerjaan : Hubungan : Suami PENGKAJIAN PRE-ARRIVAL (SEBELUM KE HCU) 1. Keluhan Utama: Pasien mengatakan lemas dan sesak napas 2. Riwayat penykit stroke dan jantung 3. Penatalaksanaan di IGD : Kondisi saat datang ke IGD Kesadaran: compos mentis Pasien tampak pucat TD : 67/49 N: 69 RR: 22 x./menit SpO2 94% Tindakan di IGD Pemasangan O2 menggunakan NRM 10 lpm Pemasangan infus 2 jalur Tangan kanan : dobutamin 5 mcg/KgBB/menit; dopamin 2 5 mcg/KgBB/menit Tangan Kiri : RL 500 + KCL 25 meq/6jam (siklus ke-1 jam 20) Quick Assessment di ICU Kesadaran compos mentis Pasien mengeluhkan sesak napas dan lemas TD: 86/50 mmHg Nadi 63 x/menit RR: 23 x/menit Suhu 36,4 SpO2 L 99% dengan NRM 10 lpm Pemasangan infus 2 jalur Tangan kanan : dobutamin 5 mcg/KgBB/menit; dopamin 2 5 mcg/KgBB/menit Tangan Kiri : RL 500 + KCL 25 meq/6jam (siklus ke-1 jam 20) Terpasang DC COMPREHENSIVE ASSESSMENT di ICU Keluhan Utama Pasien mengatakan sesak napas Riwayat Kesehatan Sekarang Pasien mengatakan sesak napas sejak kemarin (21 Oktober 2025). Sesak terasa di dada, tidak menjalar ke tempat lain. Sesak akan berkurang jika diberikan oksigen dengan posisi setengah duduk dan akan semakin terasa jika oksigen terlepas. Saat ini pasien menggunakan NRM dengan aliran oksigen 10 L/menit, dan saturasi oksigen 99%. Selain itu pasien pun mengeluhkan lemas. Lemas yang dirasakan menyebabkan pasien sulit beraktivitas dan hanya ingin berbaring di tempat tidur. Pasien masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada tanggal 18 Desember 2025 dini hari dengan keluhan sesak napas disertai nyeri dada. Setelah mendapatkan penanganan awal di IGD, pasien kemudian dipindahkan ke ruang CICU untuk perawatan intensif. Riwayat Kesehatan Dahulu Pasien memiliki riwayat darah tinggi yang sudah dialami sejak lama. Pasien pun memiliki riwayat penyakit stroke dan jantung. Selain itu, pasien juga menjalani pemeriksaan rutin ke dokter spesialis THT terkait gangguan pendengaran yang dialaminya. Riwayat Kesehatan Keluarga Tidak ada keluarga yang punya riwayat penyakit jantung, stroke ataupun penyakit lainnya. Riwayat Psikososial Spiritual Aspek Hasil Psikologis Pasien tampak ingin mendapatkan dukungan dari keluarga, ditunjukkan dengan sering meminta untuk dipanggilkan keluarganya. Sosial Pasien saat ini dirawat di ruang HCU, sehingga interaksi sosial terbatas. Pasien hanya dapat berkomunikasi dengan keluarga pada waktu jam besuk. Spiritual Pasien beragama Islam, rutin melaksanakan ibadah salat lima waktu. PEMERIKSAAN FISIK KESADARAN : E4M6V5 COMPOS MENTIS ORIENTASI : Orientasi pasien terhadap orang, waktu dan tempat baik PEMERIKSAAN PERSISTEM Sistem Kardiovaskular Rongga toraks simetris, kulit pada lapang dada terlihat utuh, tidak ada jejas, tidak ada pembengkakkan, tidak ada nyeri tekan, tidak ada massa, akral teraba dingin pada kedua tangan dan kaki, nadi teraba lemah, terpasang monitor asil observasi gambaran monitor selama 7 jam,dengan HR pada rentang 67-91x/menit, rentang nilai systolic 82-131 mmHg dan rentang diastolic 44-63 mmHg, MAP pada rentang 58-88 mmHg, suhu pasien berada pada rentang 36,4-36,6℃, pekak pada area jantung ICS 2-6 (Dullnes), tidak terdengar suara jantung abnormal. Hasil Pemeriksaan EKG (21 Oktober 2025) Sistem Respirasi Terpasang NRM dengan oksigen 15 liter per menit. RR 10-22x/menit. Bentuk dada normal serta simetris kanan dan kiri, tidak ada jejas, scapula simetris, tidak terdapat pembengkakan pada area leher. Hidung tampak simetris. Hasil auskultasi lapang paru (anterior) sebelah kiri tidak ada napas tambahan, hasil auskultasi sebelah kanan suara napas redup/melemah(hampir tidak terdengar) , hasil perkusi pada area dada sebelah kiri sonor, pada area dada sebelah kanan redup (dullness) SpO2 99% dengan NRM. Hasil Thorax PA Kesimpulan: Kardiomegali dengan edema paru Efusi pleura kanan Sistem Endokrin Tidak terdapat pembesaran kelanjar tiroid pada area leher, tidak ada luka gangren.. Sistem Pencernaan Tidak ada nyeri tekan dan nyeri lepas. Selama 7 jam pasien makan hanya 3 sendok dengan minum kurang lebih 100 cc. BB 51 Kg, TB 155cm, dan IMT 21,2 kg/m² → termasuk kategori normal (status gizi baik). Sistem Muskuloskeletal Tirah baring total selama 24 jam sehingga untuk kebutuhan personal hygiene dibantu total. CRT < 2 detik pada ekstremitas atas dan < 2 pada ekstremitas bawah. Sistem Perkemihan Terpasang kateter urine, tidak ada distensi kandung kemih, tidak teraba pembesaran pada ginjal kanan dan kiri, output urin selama 7 jam yaitu 50 cc dengan warna kuning pekat. Sistem Integumen Terpasang infus 2 jalur pada tangan kiri dan kanan, Tangan kanan : dobutamin 5 mcg/KgBB/menit; dopamin 2 5 mcg/KgBB/menit. Tangan Kiri : RL 500 + KCL 25 meq/6jam (siklus ke-1 jam 20). akral dingin, tidak terdapat lesi maupun luka Sistem Hematologi pasien tampak tanpa tanda perdarahan aktif, warna kulit agak pucat Hasil Laboratorium (21 Oktober 2025) Nama Tes Hasil Nilai Rujukan Interpretasi / Catatan Hemoglobin (Hb) 11,2 12–16 g/dL Sedikit rendah, anemia ringan Leukosit 5.310 3.800–10.600 Normal Eritrosit 3,88 3,6–5,8 Normal Hematokrit 35,7 35–47 Normal Trombosit 263.000 150.000–440.000 Normal MCV 92,1 80–100 Normal MCH 28,8 26–34 Normal MCHC 31,3 32–36 Sedikit rendah, menunjukan sel darah merah kurang padat RDW-CV 22,3 11,5–14,5 Tinggi, menunjukkan variasi ukuran sel darah merah meningkat (anisocytosis) → bisa terkait anemia defisiensi zat besi atau kronis RDW-SD 86,1 – Tinggi, mendukung adanya anisocytosis Ureum 39 13–43 Normal Kreatinin 1 0,6–1,2 Normal Gula Darah Sewaktu (GDS) 113 70–200 Normal Natrium (Na) 130 134–145 Rendah (hiponatremia), bisa terkait cairan berlebih atau masalah ginjal/kardiovaskular Kalium (K) 2,4 3,6–5,6 Sangat rendah (hipokalemia) → berisiko aritmia jantung Kalsium 0,93 1,15–1,35 Rendah (hipokalsemia), bisa berpengaruh pada kontraksi otot dan jantung TERAPI FARMAKO Nama Obat Rute Dosis Waktu Indikasi (Kegunaan) Efek Samping Umum Kontraindikasi (Tidak Boleh Digunakan Pada) Pantoprazole IV 1x1 13 Profilaksis ulkus stres karena kondisi kritis Sakit kepala, diare, mual Hipersensitif terhadap PPI levofloxacin IV 1x740 mg 20 Mengatasi infeksi sekunder atau pneumonia yang dapat memperberat kondisi paru (efusi paru/edema paru) Mual, diare, tendinitis, aritmia Hipersensitif quinolon, anak <18 th, kehamilan KSR PO 1x1 8 suplemen kalium untuk mencegah dan mengobati kekurangan kalium atau hipokalemia. mual, muntah, sakit perut, atau diare. Gagal ginjal lanjut Hiperkalemia Penyakit Addison yang tidak diobati Dehidrasi akut Concor PO 1x1,25 8 Bisoprolol. Menurunkan beban jantung pada HHD, mengontrol hipertensi dan denyut jantung Bradikardia, hipotensi, kelelahan Bradikardia berat, blok AV derajat II–III, gagal jantung dekompensasi Dobutamin drip 5 mcg/KgBB/menit Meningkatkan kontraktilitas jantung pada gagal jantung atau perfusi jaringan menurun akibat SHV/HHD Takikardia, aritmia, hipertensi Hipersensitif, obstructive cardiomyopathy, takikardia ventrikel Dopamin drip 2 mcg/KgBB/menit Mempertahankan tekanan darah dan perfusi jaringan pada syok hipovolemik Takikardia, aritmia, hipertensi Feokromositoma, aritmia ventrikel RL + KCL 25 meq drip Mengganti volume cairan hilang akibat hipovolemia dan koreksi hipokalemia Hiperkalemia, iritasi vena, aritmia Hiperkalemia, gagal ginjal berat
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Penurunan Curah Jantung
Kode SDKI: D.0008
Definisi dan Deskripsi SDKI (500-1000 kata): Penurunan Curah Jantung adalah kondisi ketidakadekuatan jantung memompa darah untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Kondisi ini merupakan masalah keperawatan yang sangat kritis dan menjadi pusat dari berbagai manifestasi klinis yang dialami oleh Ny. R. Curah jantung (cardiac output) adalah volume darah yang dipompa oleh ventrikel kiri ke aorta setiap menitnya, yang ditentukan oleh dua faktor utama: denyut jantung (heart rate) dan volume sekuncup (stroke volume). Volume sekuncup sendiri dipengaruhi oleh tiga komponen: preload (beban awal atau regangan otot jantung sebelum kontraksi), afterload (beban akhir atau tahanan yang harus dilawan jantung saat memompa darah), dan kontraktilitas (kemampuan intrinsik otot jantung untuk berkontraksi). Gangguan pada salah satu atau lebih dari faktor-faktor ini akan menyebabkan penurunan curah jantung.
Pada kasus Ny. R, diagnosis ini ditegakkan berdasarkan konstelasi data subjektif dan objektif yang saling terkait. Pasien memiliki riwayat penyakit jantung hipertensif (Hypertensive Heart Disease/HHD) dan stroke, yang menunjukkan adanya kerusakan organ target akibat hipertensi kronis. HHD menyebabkan jantung bekerja lebih keras melawan tekanan darah tinggi (Article No. 22349 | 23 Oct 2025
Klinis : bersihan jalan nafas tidak efektif
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Gagal mendapatkan konten dari API. Cek log server atau API Key.
Article No. 22350 | 23 Oct 2025
Klinis : Pasien pria, usia 45 tahun, datang dengan keluhan batuk berdahak selama 2 minggu, demam, sesak napas, dan kehilangan nafsu makan. Hasil pemeriksaan menunjukkan suara napas bronkial di paru kanan atas, hasil rontgen menunjukkan adanya lesi di paru. Diagnosis awal adalah tuberkulosis paru.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: ```html
Diagnosa Keperawatan dan Implementasi Standar PPNI
Berdasarkan data pasien pria usia 45 tahun dengan keluhan batuk berdahak selama 2 minggu, demam, sesak napas, kehilangan nafsu makan, suara napas bronkial di paru kanan atas, serta lesi pada rontgen paru dengan diagnosis awal Tuberkulosis Paru, berikut adalah diagnosa keperawatan utama beserta penjelasan SDKI, SLKI, dan SIKI yang relevan.
1. Diagnosa Keperawatan Utama
Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas berhubungan dengan sekresi yang tertahan (dahak) dan proses infeksi (Tuberkulosis Paru), ditandai dengan batuk berdahak, sesak napas, dan suara napas bronkial.
- Problem (P): Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas
- Etiologi (E): Sekresi yang tertahan (dahak) dan proses infeksi (Tuberkulosis Paru)
- Simptom (S) / Batasan Karakteristik: Batuk berdahak, sesak napas, suara napas bronkial di paru kanan atas.
Diagnosa ini menjadi prioritas utama karena masalah jalan napas dapat mengancam kehidupan dan secara langsung berkaitan dengan keluhan utama pasien (batuk berdahak, sesak napas) serta temuan objektif (suara napas bronkial, lesi paru).
2. Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI)
SDKI adalah panduan standar yang digunakan oleh perawat di Indonesia untuk menegakkan diagnosa keperawatan. SDKI menyediakan daftar diagnosa keperawatan yang terstruktur, lengkap dengan definisi, batasan karakteristik (tanda dan gejala), serta faktor risiko atau faktor yang berhubungan (etiologi).
Komponen
Detail
Kode Diagnosa
D.0001
Nama Diagnosa
Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas
Definisi
Ketidakmampuan membersihkan sekresi atau obstruksi jalan napas untuk mempertahankan jalan napas tetap paten.
Penyebab (Etiologi)
- Fisiologis: Spasme jalan napas, hipersekresi jalan napas (sekresi yang tertahan), disfungsi neuromuskular, benda asing dalam jalan napas, adanya jalan napas buatan, alergi jalan napas, asma, infeksi (misalnya Tuberkulosis Paru).
- Situasional: Merokok aktif/pasif, lingkungan berasap.
Pada kasus pasien ini, penyebab utamanya adalah sekresi yang tertahan (dahak) akibat proses infeksi Tuberkulosis Paru.
Batasan Karakteristik (Tanda & Gejala)
- Mayor (Objektif): Batuk tidak efektif, tidak mampu batuk, sputum berlebih (batuk berdahak), mengi, ronki kering, atau mengi, dispnea (sesak napas), sulit bicara, sianosis.
- Mayor (Subjektif): Dispnea (sesak napas).
- Minor (Objektif): Gelisah, frekuensi napas berubah, pola napas berubah.
Pada kasus pasien ini, batasan karakteristik yang ditemukan adalah batuk berdahak, sesak napas, dan suara napas bronkial (termasuk dalam ronki kering/mengi/suara napas tambahan).
3. Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI)
SLKI adalah standar yang digunakan untuk merumuskan luaran atau hasil yang diharapkan dari intervensi ke
Article No. 22351 | 23 Oct 2025
Klinis : Seorang pasien anak berusia 8 tahun datang kerumah sakit, dengan keluhan pasien sering lelah dengan riwayat penyakit anemia, nampakk pucat. Pemeriksaan fisik menunjukan konjungtiva pucat, kulit kekuningan, detak jantung 100x/menit, hb rendah 6,2g/dL.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Perfusi Perifer Tidak Efektif
Kode SDKI: D.0009
Definisi dan Deskripsi SDKI (500-1000 kata): Perfusi perifer tidak efektif didefinisikan sebagai penurunan sirkulasi darah pada level kapiler yang dapat mengganggu metabolisme tubuh. Kondisi ini merupakan masalah keperawatan yang serius karena menandakan bahwa jaringan di bagian tubuh yang paling jauh dari jantung, seperti tangan dan kaki, tidak menerima suplai oksigen dan nutrisi yang cukup untuk berfungsi secara optimal. Tanpa perfusi yang adekuat, sel-sel akan mengalami hipoksia, beralih ke metabolisme anaerobik yang tidak efisien, dan pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan jaringan hingga nekrosis jika tidak ditangani.
Pada kasus anak berusia 8 tahun dengan riwayat anemia dan kadar hemoglobin (Hb) 6,2 g/dL, diagnosis ini menjadi sangat relevan. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang bertugas mengikat dan mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Kadar Hb yang sangat rendah (anemia berat) secara langsung mengurangi kapasitas darah untuk membawa oksigen. Akibatnya, meskipun volume darah yang dipompa oleh jantung mungkin normal, jumlah oksigen yang diantarkan ke jaringan perifer sangat berkurang.
Mekanisme patofisiologisnya adalah sebagai berikut: Penurunan konsentrasi hemoglobin menyebabkan penurunan kandungan oksigen arterial (CaO2). Untuk mengkompensasi hal ini, tubuh melakukan beberapa mekanisme. Pertama, jantung akan berdetak lebih cepat (takikardia, seperti yang terlihat pada pasien dengan detak jantung 100x/menit) dalam upaya untuk meningkatkan curah jantung (cardiac output) dan mengedarkan darah yang miskin oksigen lebih cepat ke seluruh tubuh. Kedua, terjadi vasokonstriksi selektif pada pembuluh darah perifer untuk mengalihkan aliran darah ke organ-organ vital seperti otak dan jantung. Proses inilah yang menyebabkan manifestasi klinis pada pasien. Kulit menjadi pucat (nampak pucat) dan konjungtiva juga pucat karena kurangnya oksihemoglobin yang berwarna merah cerah di pembuluh darah kapiler superfisial. Pasien merasa sering lelah karena otot-otot rangka tidak mendapatkan cukup oksigen untuk produksi energi (ATP) melalui metabolisme aerobik, sehingga fungsi otot menurun dan timbul rasa lemas. Kulit yang kekuningan (ikterik) dapat mengindikasikan adanya hemolisis, yaitu pemecahan sel darah merah yang lebih cepat dari normal, yang merupakan salah satu penyebab anemia. Pemecahan heme dari hemoglobin menghasilkan bilirubin, yang jika berlebihan akan menumpuk dan menyebabkan warna kuning pada kulit dan sklera.
Penyebab dari perfusi perifer tidak efektif sangat beragam, namun pada kasus ini, penyebab utamanya adalah **penurunan konsentrasi hemoglobin**. Faktor risiko lain yang dapat memperburuk atau menyebabkan kondisi ini meliputi: hiperglikemia (merusak pembuluh darah kecil), kekurangan volume cairan (hipovolemia), penurunan aliran arteri atau vena, gaya hidup kurang gerak, obesitas, merokok, serta kondisi medis seperti diabetes melitus, gagal jantung kongestif, dan penyakit arteri perifer.
Gejala dan tanda yang harus diwaspadai perawat terbagi menjadi mayor dan minor.
**Gejala dan Tanda Mayor:**
* **Objektif:** Pengisian kapiler (capillary refill time) >3 detik, nadi perifer menurun atau tidak teraba, akral (ujung jari tangan dan kaki) teraba dingin, warna kulit pucat, dan turgor kulit menurun. Pada pasien ini, warna kulit pucat dan konjungtiva pucat adalah tanda mayor yang jelas.
**Gejala dan Tanda Minor:**
* **Subjektif:** Parestesia (kesemutan), nyeri ekstremitas (klaudikasio intermiten).
* **Objektif:** Edema (pembengkakan), penyembuhan luka yang lambat, kelemahan otot, dan bruit femoral. Keluhan "sering lelah" pada pasien ini dapat diinterpretasikan sebagai manifestasi dari kelemahan otot akibat hipoksia jaringan.
Penegakan diagnosis keperawatan ini memerlukan pengkajian yang cermat terhadap tanda-tanda vital, pemeriksaan fisik terfokus pada sistem kardiovaskular dan integumen, serta interpretasi data laboratorium yang relevan seperti kadar hemoglobin. Intervensi yang tepat waktu sangat krusial untuk mencegah komplikasi lebih lanjut seperti kerusakan jaringan permanen dan kegagalan organ.Kode SLKI: L.02011
Luaran yang Diharapkan: Setelah dilakukan intervensi keperawatan selama periode yang ditentukan, diharapkan **Perfusi Perifer Meningkat**, dengan kriteria hasil:
- Denyut nadi perifer meningkat dari kurang kuat menjadi kuat.
- Warna kulit pucat menurun, kembali menjadi merah muda normal.
- Pengisian kapiler membaik, menjadi kurang dari 3 detik.
- Akral (suhu ujung jari) membaik dari dingin menjadi hangat.
- Kelemahan otot menurun, pasien melaporkan peningkatan energi dan toleransi aktivitas.
- Tanda-tanda vital, terutama denyut jantung, kembali dalam rentang normal sesuai usia (untuk anak 8 tahun, rentang istirahat normal sekitar 70-110x/menit, diharapkan menurun dari 100x/menit ke batas bawah rentang normal seiring perbaikan kondisi).
- Turgor kulit membaik, menunjukkan hidrasi yang adekuat.
Kode SIKI: I.02079
Intervensi Utama: Perawatan Sirkulasi
**Tindakan:**
Observasi:
- Periksa sirkulasi perifer secara berkala (misalnya, denyut nadi perifer, edema, pengisian kapiler, warna, suhu, dan turgor kulit).
- Identifikasi faktor risiko gangguan sirkulasi (misalnya, riwayat anemia, im
-
Article No. 22352 | 23 Oct 2025
Klinis : Seorang pasien anak berusia 8 tahun datang kerumah sakit, dengan keluhan pasien sering lelah dengan riwayat penyakit anemia, nampakk pucat. Pemeriksaan fisik menunjukan konjungtiva pucat, kulit kekuningan, detak jantung 100x/menit, hb rendah 6,2g/dL.
ICD-SDKI: ICD
Diagnosa:
Kode ICD-10: Gagal mendapatkan konten dari API. Cek log server atau API Key.
-
Article No. 22353 | 23 Oct 2025
Klinis : Seorang pasien anak berusia 8 tahun datang kerumah sakit, dengan keluhan pasien sering lelah dengan riwayat penyakit anemia, nampakk pucat. Pemeriksaan fisik menunjukan konjungtiva pucat, kulit kekuningan, detak jantung 100x/menit, hb rendah 6,2g/dL.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: Gagal mendapatkan konten dari API. Cek log server atau API Key.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 373 374 375 376 377 378 379 380 381 382 383 384 385 386 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396 397 398 399 400 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 427 428 429 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 538 539 540 541 542 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 553 554 555 556 557 558 559 560 561 562 563 564 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 577 578 579 580 581 582 583 584 585 586 587 588 589 590 591 592 593 594 595 596 597 598 599 600 601 602 603 604 605 606 607 608 609 610 611 612 613 614 615 616 617 618 619 620 621 622 623 624 625 626 627 628 629 630 631 632 633 634 635 636 637 638 639 640 641 642 643 644 645 646 647 648 649 650 651 652 653 654 655 656 657 658 659 660 661 662 663 664 665 666 667 668 669 670 671 672 673 674 675 676 677 678 679 680 681 682 683 684 685 686 687 688 689 690 691 692 693 694 695 696 697 698 699 700 701 702 703 704 705 706 707 708 709 710 711 712 713 714 715 716 717 718 719 720 721 722 723 724 725 726 727 728 729 730 731 732 733 734 735 736 737 738 739 740 741 742 743 744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754 755 756 757 758 759 760 761 762 763 764 765 766 767 768 769 770 771 772 773 774 775 776 777 778 779 780 781 782 783 784 785 786 787 788 789 790 791 792 793 794 795 796 797 798 799 800 801 802 803 804 805 806 807 808 809 810 811 812 813 814 815 816 817 818 819 820 821 822 823 824 825 826 827 828 829 830 831 832 833 834 835 836 837 838 839 840 841 842 843 844 845 846 847 848 849 850 851 852 853 854 855 856 857 858 859 860 861 862 863 864 865 866 867 868 869 870 871 872 873 874 875 876 877 878 879 880 881 882 883 884 885 886 887 888 889 890 891 892 893 894 895 896 897 898 899 900 901 902 903 904 905 906 907 908 909 910 911 912 913 914 915 916 917 918 919 920 921 922 923 924 925 926 927 928 929 930 931 932 933 934 935 936 937 938 939 940 941 942 943 944 945 946 947 948 949 950 951 952 953 954 955 956 957 958 959 960 961 962 963 964 965 966 967 968 969 970 971 972 973 974 975 976 977 978 979 980 981 982 983 984 985 986 987 988 989 990 991 992 993 994 995 996 997 998 999 1000 1001 1002 1003 1004 1005 1006 1007 1008 1009 1010 1011 1012 1013 1014 1015 1016 1017 1018 1019 1020 1021 1022 1023 1024 1025 1026 1027 1028 1029 1030 1031 1032 1033 1034 1035 1036 1037 1038 1039 1040 1041 1042 1043 1044 1045 1046 1047 1048 1049 1050 1051 1052 1053 1054 1055 1056 1057 1058 1059 1060 1061 1062 1063 1064 1065 1066 1067 1068 1069 1070 1071 1072 1073 1074 1075 1076 1077 1078 1079 1080 1081 1082 1083 1084 1085 1086 1087 1088 1089 1090 1091 1092 1093 1094 1095 1096 1097 1098 1099 1100 1101 1102 1103 1104 1105 1106 1107 1108 1109 1110 1111 1112 1113 1114 1115 1116 1117 1118 1119 1120 1121 1122 1123 1124 1125 1126 1127 1128 1129 1130 1131 1132 1133 1134 1135 1136 1137 1138 1139 1140 1141 1142 1143 1144 1145 1146 1147 1148 1149 1150 1151 1152 1153 1154 1155 1156 1157 1158 1159 1160 1161 1162 1163 1164 1165 1166 1167 1168 1169 1170 1171 1172 1173 1174 1175 1176 1177 1178 1179 1180 1181 1182 1183 1184 1185 1186 1187 1188 1189 1190 1191 1192 1193 1194 1195 1196 1197 1198 1199 1200 1201 1202 1203 1204 1205 1206 1207 1208 1209 1210 1211 1212 1213 1214 1215 1216 1217 1218 1219 1220 1221 1222 1223 1224 1225 1226 1227 1228 1229 1230 1231 1232 1233 1234 1235 1236 1237 1238 1239 1240 1241 1242 1243 1244 1245 1246 1247 1248 1249 1250 1251 1252 1253 1254 1255 1256 1257 1258 1259 1260 1261 1262 1263 1264 1265 1266 1267 1268 1269 1270 1271 1272 1273 1274 1275 1276 1277 1278 1279 1280 1281 1282 1283 1284 1285 1286 1287 1288 1289 1290 1291 1292 1293 1294 1295 1296 1297 1298 1299 1300 1301 1302 1303 1304 1305 1306 1307 1308 1309 1310 1311 1312 1313 1314 1315 1316 1317 1318 1319 1320 1321 1322 1323 1324 1325 1326 1327 1328 1329 1330 1331 1332 1333 1334 1335 1336 1337 1338 1339 1340 1341 1342 1343 1344 1345 1346 1347 1348 1349 1350 1351 1352 1353 1354 1355 1356 1357 1358 1359 1360 1361 1362 1363 1364 1365 1366 1367 1368 1369 1370 1371 1372 1373 1374 1375 1376 1377 1378 1379 1380 1381 1382 1383 1384 1385 1386 1387 1388 1389 1390 1391 1392 1393 1394 1395 1396 1397 1398 1399 1400 1401 1402 1403 1404 1405 1406 1407 1408 1409 1410 1411 1412 1413 1414 1415 1416 1417 1418 1419 1420 1421 1422 1423 1424 1425 1426 1427 1428 1429 1430 1431 1432 1433 1434 1435 1436 1437 1438 1439 1440 1441 1442 1443 1444 1445 1446 1447 1448 1449 1450 1451 1452 1453 1454 1455 1456 1457 1458 1459 1460 1461 1462 1463 1464 1465 1466 1467 1468 1469 1470 1471 1472 1473 1474 1475 1476 1477 1478 1479 1480 1481 1482 1483 1484 1485 1486 1487 1488 1489 1490 1491 1492 1493 1494 1495 1496 1497 1498 1499 1500 1501 1502 1503 1504 1505 1506 1507 1508 1509 1510 1511 1512 1513 1514 1515 1516 1517 1518 1519 1520 1521 1522 1523 1524 1525 1526 1527 1528 1529 1530 1531 1532 1533 1534 1535 1536 1537 1538 1539 1540 1541 1542 1543 1544 1545 1546 1547 1548 1549 1550 1551 1552 1553 1554 1555 1556 1557 1558 1559 1560 1561 1562 1563 1564 1565 1566 1567 1568 1569 1570 1571 1572 1573 1574 1575 1576 1577 1578 1579 1580 1581 1582 1583 1584 1585 1586 1587 1588 1589 1590 1591 1592 1593 1594 1595 1596 1597 1598 1599 1600 1601 1602 1603 1604 1605 1606 1607 1608 1609 1610 1611 1612 1613 1614 1615 1616 1617 1618 1619 1620 1621 1622 1623 1624 1625 1626 1627 1628 1629 1630 1631 1632 1633 1634 1635 1636 1637 1638 1639 1640 1641 1642 1643 1644 1645 1646 1647 1648 1649 1650 1651 1652 1653 1654 1655 1656 1657 1658 1659 1660 1661 1662 1663 1664 1665 1666 1667 1668 1669 1670 1671 1672 1673 1674 1675 1676 1677 1678 1679 1680 1681 1682 1683 1684 1685 1686 1687 1688 1689 1690 1691 1692 1693 1694 1695 1696 1697 1698 1699 1700 1701 1702 1703 1704 1705 1706 1707 1708 1709 1710 1711 1712 1713 1714 1715 1716 1717 1718 1719 1720 1721 1722 1723 1724 1725 1726 1727 1728 1729 1730 1731 1732 1733 1734 1735 1736 1737 1738 1739 1740 1741 1742 1743 1744 1745 1746 1747 1748 1749 1750 1751 1752 1753 1754 1755 1756 1757 1758 1759 1760 1761 1762 1763 1764 1765 1766 1767 1768 1769 1770 1771 1772 1773 1774 1775 1776 1777 1778 1779 1780 1781 1782 1783 1784 1785 1786 1787 1788 1789 1790 1791 1792 1793 1794 1795 1796 1797 1798 1799 1800 1801 1802 1803 1804 1805 1806 1807 1808 1809 1810 1811 1812 1813 1814 1815 1816 1817 1818 1819 1820 1821 1822 1823 1824 1825 1826 1827 1828 1829 1830 1831 1832 1833 1834 1835 1836 1837 1838 1839 1840 1841 1842 1843 1844 1845 1846 1847 1848 1849 1850 1851 1852 1853 1854 1855 1856 1857 1858 1859 1860 1861 1862 1863 1864 1865 1866 1867 1868 1869 1870 1871 1872 1873 1874 1875 1876 1877 1878 1879 1880 1881 1882 1883 1884 1885 1886 1887 1888 1889 1890 1891 1892 1893 1894 1895 1896 1897 1898 1899 1900 1901 1902 1903 1904 1905 1906 1907 1908 1909 1910 1911 1912 1913 1914 1915 1916 1917 1918 1919 1920 1921 1922 1923 1924 1925 1926 1927 1928 1929 1930 1931 1932 1933 1934 1935 1936 1937 1938 1939 1940 1941 1942 1943 1944 1945 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1964 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1971 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061 2062 2063 2064 2065 2066 2067 2068 2069 2070 2071 2072 2073 2074 2075 2076 2077 2078 2079 2080 2081 2082 2083 2084 2085 2086 2087 2088 2089 2090 2091 2092 2093 2094 2095 2096 2097 2098 2099 2100 2101 2102 2103 2104 2105 2106 2107 2108 2109 2110 2111 2112 2113 2114 2115 2116 2117 2118 2119 2120 2121 2122 2123 2124 2125 2126 2127 2128 2129 2130 2131 2132 2133 2134 2135 2136 2137 2138 2139 2140 2141 2142 2143 2144 2145 2146 2147 2148 2149 2150 2151 2152 2153 2154 2155 2156 2157 2158 2159 2160 2161 2162 2163 2164 2165 2166 2167 2168 2169 2170 2171 2172 2173 2174 2175 2176 2177 2178 2179 2180 2181 2182 2183 2184 2185 2186 2187 2188 2189 2190 2191 2192 2193 2194 2195 2196 2197 2198 2199 2200 2201 2202 2203 2204 2205 2206 2207 2208 2209 2210 2211 2212 2213 2214 2215 2216 2217 2218 2219 2220 2221 2222 2223 2224 2225 2226 2227 2228 2229 2230 2231 2232 2233 2234 2235 2236 2237 2238 2239 2240 2241 2242 2243 2244 2245 2246 2247 2248 2249 2250 2251 2252 2253 2254 2255 2256 2257 2258 2259 2260 2261 2262 2263 2264 2265 2266 2267 2268 2269 2270 2271 2272 2273 2274 2275 2276 2277 2278 2279 2280