Daftar Diagnosa Terbaru
-
Article No. 23461 | 01 Jan 2026
Klinis : Pasien mengatakan mual dan muntah setelah melahirkan
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Mual dan Muntah Pascapersalinan
Kode SDKI: D.0016
Deskripsi Singkat: Risiko atau kejadian mual dan muntah setelah proses persalinan, yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor fisiologis, farmakologis, atau psikologis.
Kode SLKI: L.14027
Deskripsi : Manajemen Mual Muntah. Intervensi keperawatan untuk mengatasi dan mencegah mual dan muntah pascapersalinan, mencakup pemantauan tanda dan gejala, identifikasi faktor penyebab, pemberian terapi farmakologis sesuai instruksi, serta intervensi non-farmakologis. Tujuannya adalah untuk mengurangi ketidaknyamanan, mencegah komplikasi seperti dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit, serta meningkatkan kenyamanan dan kemampuan ibu dalam beristirahat dan memulai perawatan bayi baru lahir. Intervensi spesifik meliputi: memantau frekuensi, volume, dan karakteristik muntah; menilai tanda-tanda dehidrasi (turgor kulit, membran mukosa, output urin); mengkaji faktor pemicu (misalnya, nyeri, obat-obatan analgesik opioid, ansietas, bau tertentu); mengatur posisi tubuh untuk meminimalkan aspirasi dan mengurangi rasa mual (misalnya, posisi semi-Fowler); memberikan perawatan mulut secara teratur untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan; mengatur pola makan dengan memberikan makanan dalam porsi kecil dan mudah dicerna, serta menghindari makanan berlemak atau berbumbu kuat; memberikan terapi non-farmakologis seperti teknik relaksasi napas dalam, distraksi, atau akupresur; mengelola nyeri secara efektif untuk mengurangi mual yang dipicu nyeri; memberikan edukasi pada ibu dan keluarga tentang penyebab dan penanganan mual muntah pascapersalinan; serta berkolaborasi dengan tim medis untuk pemberian antiemetik jika diperlukan.
Kode SIKI: I.14027.1
Deskripsi : Pantau frekuensi dan karakteristik muntah. Kriteria hasil: Frekuensi muntah berkurang atau berhenti, karakteristik muntah (warna, volume, konsistensi) terdokumentasi, dan tidak ada tanda bahaya seperti muntah darah (hematemesis) atau muntah hebat yang proyektil. Penjelasan: Pemantauan yang cermat dan terdokumentasi merupakan dasar asesmen untuk mengevaluasi efektivitas intervensi dan mendeteksi dini komplikasi. Perawat mengobservasi dan mencatat setiap episode muntah, termasuk waktunya dalam hubungannya dengan pemberian obat atau makanan, volume perkiraan (misalnya, sedikit, sedang, banyak), serta warna dan isinya (misalnya, cairan jernih, makanan, hijau/cairan empedu, atau seperti kopi yang menandakan darah tercerna). Pemantauan ini membantu membedakan muntah yang biasa terjadi pascapersalinan dari kondisi yang lebih serius seperti ileus paralitik atau perdarahan saluran cerna. Data ini juga digunakan untuk menilai risiko dehidrasi dan kehilangan elektrolit, terutama pada ibu yang juga mengalami kehilangan cairan melalui perdarahan pervaginam dan menyusui. Dokumentasi yang baik memungkinkan komunikasi yang akurat antar tim kesehatan dan penyesuaian rencana perawatan. Selain itu, pemantauan ini disertai dengan edukasi kepada ibu untuk melaporkan sensasi mual dan keinginan untuk muntah, sehingga intervensi dapat dilakukan lebih awal, misalnya dengan membantu ibu mengambil posisi yang nyaman dan menyediakan wadah yang mudah dijangkau.
-
Article No. 23462 | 01 Jan 2026
Klinis : SESAK, PERUT TERASA KERAS SUSAH TELENTANG LIUR TERASA PAHIT
ICD-SDKI: ICD
Diagnosa:
Kode ICD-10:
Kondisi: Dispepsia dengan gejala saluran napas atas
Kode ICD-10: K30
Deskripsi Singkat : Kumpulan gejala yang dideskripsikan (sesak, perut keras/tegang, susah telentang, dan rasa pahit di mulut) mengarah pada kondisi dispepsia atau gangguan pencernaan yang mungkin disertai dengan refluks gastroesofageal dan gejala saluran napas iritatif. Kode K30 mencakup dispepsia yang tidak spesifik (non-ulkus). Sensasi sesak dan sulit telentang sering kali terkait dengan refluks asam lambung ke kerongkongan (GERD) yang dapat mengiritasi saluran napas atau menyebabkan sensasi tertekan di dada dan perut. Perut yang terasa keras dapat disebabkan oleh kembung, gas, atau ketegangan otot dinding perut. Rasa pahit di mulut (dysgeusia) adalah gejala khas dari refluks asam atau empedu. Kombinasi gejala ini menunjukkan gangguan pada saluran cerna bagian atas yang memengaruhi kenyamanan pernapasan dan postur tubuh. Kode ini digunakan ketika penyebab spesifik lain (seperti ulkus peptikum) belum dikonfirmasi.
***PERINGATAN: Informasi dan kode ini adalah SARAN untuk tujuan DIKLAT/SIMULASI dan BUKAN pengganti kodifikasi resmi oleh profesional medis.***
-
Article No. 23463 | 01 Jan 2026
Klinis : SESAK, PERUT TERASA KERAS SUSAH TELENTANG LIUR TERASA PAHIT
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas
Kode SDKI: D.0005
Deskripsi Singkat: Kelebihan atau kekurangan oksigenasi dan/atau eliminasi karbon dioksida pada membran alveolus-kapiler.
Kode SLKI: L.04001
Deskripsi : Pertukaran gas membaik. Ditandai dengan: 1) Gangguan pertukaran gas tidak ada, 2) Pernapasan efektif, 3) Status hemodinamik stabil, 4) Keseimbangan asam basa dalam batas normal, 5) Tidak ada sianosis, 6) Tidak ada gelisah, 7) Tidak ada penurunan kesadaran.
Kode SIKI: I.04037
Deskripsi : Manajemen jalan napas. Tindakan: 1) Monitor status pernapasan (irama, kedalaman, usaha), 2) Posisikan untuk memaksimalkan ventilasi (mis. kepala tempat tidur ditinggikan, posisi semi-Fowler/Fowler), 3) Lakukan fisioterapi dada jika diperlukan, 4) Ajarkan batuk efektif dan napas dalam, 5) Kelola pemberian oksigen sesuai program, 6) Lakukan penghisapan lendir jalan napas jika diperlukan, 7) Kolaborasi pemberian obat bronkodilator dan lainnya sesuai program, 8) Monitor analisa gas darah, 9) Anjurkan intake cairan adekuat jika tidak ada kontraindikasi, 10) Monitor tanda-tanda distress pernapasan.
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0029
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensori dan emosional yang tidak menyenangkan akibat cedera jaringan aktual atau potensial, yang timbul secara mendadak atau lambat, dengan intensitas ringan hingga berat.
Kode SLKI: L.08001
Deskripsi : Kontrol nyeri. Ditandai dengan: 1) Mengungkapkan nyeri terkontrol, 2) Mendemonstrasikan teknik nonfarmakologi untuk mengatasi nyeri, 3) Tanda vital dalam batas normal, 4) Tidak ada perilaku yang menunjukkan nyeri (mis. meringis, melindungi area nyeri), 5) Dapat beristirahat dan tidur dengan adekuat.
Kode SIKI: I.08079
Deskripsi : Manajemen nyeri. Tindakan: 1) Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif (P, Q, R, S, T), 2) Ajarkan teknik nonfarmakologi (napas dalam, distraksi, relaksasi), 3) Lakukan tindakan kenyamanan (posisi, kompres), 4) Kolaborasi pemberian analgesik sesuai program, 5) Evaluasi efektivitas dan efek samping intervensi nyeri, 6) Monitor tanda vital sebelum dan sesudah intervensi nyeri, 7) Ciptakan lingkungan yang tenang.
Kondisi: Intoleransi Aktivitas
Kode SDKI: D.0091
Deskripsi Singkat: Ketidakcukupan energi fisiologis atau psikologis untuk menuntaskan aktivitas sehari-hari yang diperlukan atau diinginkan.
Kode SLKI: L.09001
Deskripsi : Toleransi aktivitas meningkat. Ditandai dengan: 1) Mendemonstrasikan peningkatan toleransi terhadap aktivitas, 2) Tanda vital dalam batas normal selama dan setelah aktivitas, 3) Tidak mengalami sesak napas dan kelelahan yang berlebihan selama dan setelah aktivitas, 4) Melakukan aktivitas sesuai tingkat kemampuan.
Kode SIKI: I.09015
Deskripsi : Manajemen energi. Tindakan: 1) Kaji respons pasien terhadap aktivitas (tanda vital, sesak, kelelahan), 2) Bantu rencanakan jadwal aktivitas dan istirahat yang seimbang, 3) Ajarkan teknik penghematan energi, 4) Bantu aktivitas perawatan diri sesuai kebutuhan, 5) Tingkatkan aktivitas secara bertahap sesuai toleransi, 6) Pastikan lingkungan aman dan mendukung, 7) Anjurkan nutrisi dan hidrasi yang adekuat.
Kondisi: Gangguan Keseimbangan Cairan dan Elektrolit
Kode SDKI: D.0001
Deskripsi Singkat: Kelebihan atau kekurangan cairan dan elektrolit dalam tubuh.
Kode SLKI: L.01001
Deskripsi : Keseimbangan cairan dan elektrolit membaik. Ditandai dengan: 1) Keseimbangan cairan dan elektrolit dalam batas normal, 2) Turgor kulit baik, 3) Membran mukosa lembab, 4) Tidak ada edema, 5) Asupan dan haluaran seimbang, 6) Elektrolit serum dalam batas normal.
Kode SIKI: I.01002
Deskripsi : Manajemen cairan. Tindakan: 1) Monitor status cairan (tanda vital, turgor, edema, intake-output), 2) Timbang berat badan setiap hari, 3) Kolaborasi pemberian cairan intravena sesuai program, 4) Anjurkan dan atur intake oral sesuai toleransi dan program, 5) Monitor hasil laboratorium (elektrolit, hematokrit, BUN), 6) Posisikan untuk mengurangi edema jika ada, 7) Lakukan perawatan kulit pada area edema.
-
Article No. 23464 | 01 Jan 2026
Klinis : SESAK, PERUT TERASA KERAS SUSAH TELENTANG LIUR TERASA PAHIT
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Gangguan Pertukaran Gas
Kode SDKI: 0005
Deskripsi Singkat: Kelebihan atau kekurangan oksigenasi dan/atau eliminasi karbon dioksida pada tingkat membran alveolus-kapiler.
Kode SLKI: 0401
Deskripsi : Pertukaran gas membaik. Ditandai dengan: 1) Pernapasan efektif, 2) Bunyi napas bersih, 3) Tidak ada sianosis, 4) Tidak ada dispnea, 5) GDA dalam batas normal, 6) Kesadaran baik.
Kode SIKI: 3310
Deskripsi : Manajemen jalan napas. Tindakan: 1) Monitor status pernapasan (frekuensi, irama, kedalaman, upaya napas, penggunaan otot bantu). 2) Posisikan pasien untuk memaksimalkan ventilasi (mis., posisi semi-Fowler atau Fowler tinggi). 3) Ajarkan dan bantu latihan napas dalam dan batuk efektif. 4) Lakukan fisioterapi dada jika diindikasikan. 5) Kelola pemberian oksigen sesuai program. 6) Lakukan suction jalan napas jika diperlukan. 7) Monitor nilai analisis gas darah (AGD) dan saturasi oksigen. 8) Berikan lingkungan yang tenang dan nyaman. 9) Ajarkan teknik relaksasi untuk mengurangi kecemasan. 10) Kolaborasi pemberian bronkodilator atau obat lain sesuai program.
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: 0016
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan aktual atau potensial, yang terjadi atau mendekati onset yang tiba-tiba.
Kode SLKI: 0801
Deskripsi : Kontrol nyeri. Ditandai dengan: 1) Melaporkan nyeri terkontrol, 2) Menunjukkan ekspresi wajah rileks, 3) Dapat beristirahat/tidur dengan adekuat, 4) Tanda vital dalam rentang normal, 5) Dapat melakukan aktivitas sesuai kemampuan.
Kode SIKI: 0840
Deskripsi : Manajemen nyeri. Tindakan: 1) Lakukan pengkajian nyeri secara komprehensif (P, Q, R, S, T: Provokasi, Kualitas, Region, Skala, Waktu). 2) Observasi tanda-tanda nonverbal nyeri (perubahan tanda vital, gelisah, ekspresi wajah, postur tubuh). 3) Ciptakan lingkungan yang nyaman dan tenang. 4) Lakukan tindakan kenyamanan nonfarmakologis (kompres hangat/dingin pada area perut yang keras jika sesuai, distraksi, relaksasi). 5) Atur posisi pasien senyaman mungkin (semi-Fowler dapat membantu pernapasan dan mengurangi ketegangan abdomen). 6) Lakukan kolaborasi pemberian analgesik sesuai program dan evaluasi efektivitas serta efek sampingnya. 7) Ajarkan pasien dan keluarga tentang metode pelaporan nyeri. 8) Monitor dan catat respons pasien terhadap intervensi yang diberikan.
Kondisi: Gangguan Keseimbangan Volume Cairan
Kode SDKI: 0003
Deskripsi Singkat: Penurunan, peningkatan, atau perpindahan cepat cairan intravaskuler, interstisial, dan/atau intraseluler.
Kode SLKI: 0601
Deskripsi : Keseimbangan cairan membaik. Ditandai dengan: 1) Tanda vital dalam batas normal, 2) Turgor kulit baik, 3) Mukosa bibir lembab, 4) Balance cairan seimbang, 5) Tidak ada edema, 6) Berat badan stabil.
Kode SIKI: 2003
Deskripsi : Manajemen hipervolemia. Tindakan: 1) Monitor status cairan (intake-output, balance cairan, berat badan harian). 2) Monitor tanda vital dan tanda edema (termasuk edema paru: sesak napas, ronki). 3) Monitor distensi abdomen (kembung, kekerasan). 4) Batasi asupan cairan dan natrium sesuai program. 5) Posisikan pasien dengan kepala ditinggikan (semi-Fowler/Fowler) untuk memfasilitasi pernapasan. 6) Lakukan perawatan kulit pada area edema. 7) Kolaborasi pemberian terapi diuretik jika diindikasikan. 8) Edukasi pasien dan keluarga tentang pembatasan cairan dan diet rendah garam. 9) Observasi tanda kelebihan beban cairan (sesak napas, ortopnea, peningkatan tekanan vena jugularis).
Kondisi: Ansietas
Kode SDKI: 0014
Deskripsi Singkat: Perasaan gelisah yang samar atau tidak menyenangkan akibat antisipasi bahaya yang sumbernya sebagian besar tidak diketahui atau tidak dikenali.
Kode SLKI: 1301
Deskripsi : Kontrol ansietas. Ditandai dengan: 1) Melaporkan ansietas berkurang, 2) Ekspresi wajah rileks, 3) Dapat beristirahat, 4) Tanda vital stabil, 5) Dapat mengidentifikasi penyebab ansietas.
Kode SIKI: 5820
Deskripsi : Pengurangan ansietas. Tindakan: 1) Bangun hubungan saling percaya. 2) Dengarkan keluhan pasien dengan penuh perhatian dan empati. 3) Kaji tingkat ansietas dan faktor pencetus. 4) Jelaskan semua prosedur dan kondisi penyakit dengan bahasa yang sederhana dan jelas untuk mengurangi ketidakpastian. 5) Ajarkan teknik relaksasi (napas dalam, relaksasi otot progresif). 6) Bantu pasien mengidentifikasi mekanisme koping yang adaptif. 7) Fasilitasi dukungan sosial dari keluarga. 8) Ciptakan lingkungan yang tenang dan aman. 9) Kurangi rangsangan yang tidak perlu. 10) Kolaborasi dengan tim kesehatan lain jika ansietas berat memerlukan intervensi lebih lanjut.
-
Article No. 23465 | 01 Jan 2026
Klinis : Pasien datang dari igd dengan keluhan kelemahan anggota gerak kiri yang dialami secara tiba-tiba sejak 7 jam sebelum masuk rumah sakit yang terjadi saat aktifitas. Tampak mulut pasien miring dan berbicara beloh. Kepala terasa nyeri skala nyeri 5. Ttv : TD:130/90mmhg , N : 90 x permenit, suhu : 36 C, Gula darah : 700 dL
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Ketidakefektifan Perfusi Jaringan Serebral
Kode SDKI: D.0017
Deskripsi Singkat: Risiko penurunan suplai darah sirkulasi serebral yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan otak.
Kode SLKI: L.14005
Deskripsi : Perfusi jaringan serebral efektif.
Kode SIKI: I.01226
Deskripsi : Pemantauan tanda-tanda peningkatan tekanan intrakranial.
Kondisi: Nyeri Akut
Kode SDKI: D.0020
Deskripsi Singkat: Pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat cedera jaringan aktual atau potensial, dengan onset yang tiba-tiba atau lambat, dengan intensitas ringan hingga berat, dan dengan akhir yang dapat diantisipasi atau diprediksi dalam waktu kurang dari 3 bulan.
Kode SLKI: L.03001
Deskripsi : Kontrol nyeri.
Kode SIKI: I.08002
Deskripsi : Manajemen nyeri.
Kondisi: Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
Kode SDKI: D.0120
Deskripsi Singkat: Risiko variasi kadar glukosa darah dari rentang normal.
Kode SLKI: L.09007
Deskripsi : Kadar glukosa darah dalam rentang yang diharapkan.
Kode SIKI: I.05123
Deskripsi : Manajemen hiperglikemia.
-
Article No. 23450 | 31 Dec 2025
Klinis : Pasien 2 tahun mengeluh panas 3 hari , batuk pilek
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Hipertermia
Kode SDKI: 00007
Deskripsi Singkat: Peningkatan suhu tubuh di atas rentang normal.
Kode SLKI: 0801
Deskripsi : Suhu Tubuh dalam Rentang Normal. Tujuan akhirnya adalah suhu tubuh pasien kembali dan dipertahankan dalam rentang normal (36,5°C - 37,5°C). Kriteria hasilnya meliputi: 1) Pasien menunjukkan suhu tubuh dalam rentang normal (36,5°C - 37,5°C) yang diukur secara aksila atau timpani, 2) Kulit teraba hangat, tidak panas, 3) Tidak ada tanda menggigil atau berkeringat berlebihan, 4) Frekuensi nafas dan denyut nadi dalam rentang normal untuk usia, serta 5) Pasien tampak nyaman dan dapat beristirahat.
Kode SIKI: 3520
Deskripsi : Manajemen Hipertermia. Intervensi keperawatan yang dilakukan meliputi: 1) Memonitor suhu tubuh secara teratur (setiap 2-4 jam atau sesuai kondisi) dan mencatatnya. 2) Memberikan terapi kompres hangat/tepid sponge pada area lipatan (ketiak, selangkangan) dan dahi untuk membantu menurunkan suhu melalui konduksi dan evaporasi, hindari kompres dingin atau alkohol karena dapat menyebabkan menggigil dan vasokonstriksi yang justru memerangkap panas. 3) Memberikan antipiretik sesuai resep dokter (seperti parasetamol atau ibuprofen) dengan dosis sesuai berat badan, dan memastikan interval pemberian yang tepat. 4) Meningkatkan asupan cairan (air putih, ASI, kuah sup) untuk mencegah dehidrasi dan membantu regulasi suhu melalui penguapan keringat. 5) Memakaikan pakaian yang tipis, menyerap keringat, dan nyaman, serta menggunakan selimut yang tidak terlalu tebal. 6) Mengatur suhu ruangan agar sejuk dan sirkulasi udara baik. 7) Memonitor tanda-tanda dehidrasi seperti turgor kulit, produksi urin, dan kondisi mukosa mulut. 8) Memonitor tanda-tanda kejang demam, terutama pada anak dengan riwayat atau demam tinggi mendadak. 9) Memberikan edukasi kepada orang tua tentang tata laksana demam di rumah, cara pemberian obat yang benar, dan tanda-tanda bahaya yang mengharuskan kembali ke fasilitas kesehatan. 10) Mendokumentasikan semua tindakan dan respons pasien terhadap intervensi yang diberikan.
Kondisi: Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif
Kode SDKI: 00031
Deskripsi Singkat: Ketidakmampuan untuk membersihkan sekret atau obstruksi dari saluran pernapasan untuk mempertahankan jalan nafas yang paten.
Kode SLKI: 0402
Deskripsi : Bersihan Jalan Nafas. Tujuannya adalah jalan nafas pasien tetap paten dan bersih dari sekret. Kriteria hasil meliputi: 1) Suara nafas bersih (vesikuler), tidak terdengar suara nafas tambahan seperti ronki, wheezing, atau stridor, 2) Pasien tidak mengalami sesak nafas (dispnea), 3) Frekuensi nafas dalam rentang normal untuk usia (20-30 kali/menit untuk anak 2 tahun), 4) Batuk efektif dalam mengeluarkan sekret (jika ada), atau sekret dapat dikeluarkan dengan bantuan, 5) Tidak ada sianosis atau tanda hipoksia lainnya, serta 6) Anak tampak nyaman saat bernafas.
Kode SIKI: 3140
Deskripsi : Manajemen Jalan Nafas. Intervensi keperawatan yang dilakukan meliputi: 1) Mengkaji pola, frekuensi, dan kedalaman pernapasan, serta mengauskultasi suara nafas untuk mendeteksi adanya abnormalitas. 2) Memposisikan anak dengan kepala lebih tinggi (semi fowler) atau miring untuk memudahkan ekspansi dada dan drainase sekret. 3) Melakukan fisioterapi dada dan postural drainage dengan teknik tepukan (perkusi) dan getaran (vibrasi) pada area paru yang terdengar ronki, dilakukan dengan hati-hati dan sesuai protokol anak. 4) Mengajarkan/membantu anak batuk efektif jika usianya memungkinkan, atau melakukan suction ringan jika sekret banyak dan anak tidak mampu mengeluarkannya. 5) Memberikan nebulisasi atau uap hangat (steam inhalation) sesuai program terapi untuk mengencerkan sekret dan melegakan jalan nafas. 6) Memastikan asupan cairan yang adekuat untuk mengencerkan sekret. 7) Memonitor warna, konsistensi, dan jumlah sputum atau sekret hidung. 8) Membersihkan rongga hidung (nasal toileting) dengan cairan NaCl 0.9% (boorwater) dan penghisap lendir (nasal aspirator/bulb syringe) untuk mengatasi pilek dan sumbatan hidung. 9) Memonitor tanda-tanda distress pernapasan seperti napas cuping hidung, retraksi dinding dada, dan sianosis. 10) Memberikan oksigen tambahan jika diperlukan berdasarkan saturasi oksigen (SpO2). 11) Memberikan edukasi kepada orang tua tentang cara membersihkan hidung, mengenali tanda sesak, dan pentingnya menjaga kelembaban udara. 12) Mendokumentasikan semua temuan dan tindakan.
Kondisi: Risiko Ketidakseimbangan Volume Cairan
Kode SDKI: 00025
Deskripsi Singkat: Berisiko mengalami penurunan, peningkatan, atau perpindahan cepat cairan intravaskular, interstisial, dan/atau intraselular.
Kode SLKI: 0601
Deskripsi : Keseimbangan Cairan. Tujuannya adalah mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit yang adekuat. Kriteria hasil meliputi: 1) Tanda-tanda vital dalam rentang normal untuk usia, 2) Turgor kulit baik (kulit kembali cepat saat dicubit), 3) Mukosa bibir dan mulut lembab, 4) Produksi urin adekuat (output urin >1-2 ml/kg/jam), 5) Tidak ada tanda dehidrasi seperti mata cekung, fontanel cekung (jika masih terbuka), dan tidak ada air mata saat menangis, serta 6) Asupan cairan oral mencukupi.
Kode SIKI: 4120
Deskripsi : Manajemen Cairan/Resusitasi Cairan. Intervensi keperawatan yang dilakukan meliputi: 1) Memonitor asupan dan haluaran cairan secara ketat (Intake-Output) setiap 4-8 jam. 2) Menganjurkan dan mendorong pemberian cairan per oral (ASI, air putih, oralit, kuah sup) dalam porsi kecil namun sering untuk mencegah muntah. 3) Memonitor tanda-tanda vital (suhu, nadi, pernapasan, tekanan darah) dan tanda-tanda dehidrasi (turgor kulit, mata, fontanel, mukosa) secara berkala. 4) Menimbang berat badan setiap hari dengan timbangan yang sama untuk mendeteksi perubahan berat badan yang signifikan akibat kehilangan cairan. 5) Memonitor warna dan berat jenis urin sebagai indikator konsentrasi urin. 6) Kolaborasi pemberian cairan intravena (infus) jika asupan oral tidak mencukupi atau terdapat tanda dehidrasi sedang-berat sesuai instruksi dokter. 7) Mengatur kecepatan tetesan infus sesuai program dan memantau kemungkinan terjadinya overload cairan. 8) Memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya menjaga asupan cairan saat anak demam dan batuk-pilek, cara memberikan minum yang benar, serta tanda-tanda dehidrasi yang harus diwaspadai. 9) Menjaga kebersihan area mulut untuk mencegah infeksi sekunder dan meningkatkan kenyamanan. 10) Mendokumentasikan semua data cairan dan respons pasien.
-
Article No. 23451 | 31 Dec 2025
Klinis : Seorang wanita, berusia 40 tahun dirawat diruang onkologi dengan keluhan utama nyeri pada area payudara. Klien didiagnosis dengan kanker payudara. Klien harus dilakukan tindakan kemoterapi termasuk pengangkatan payudara, agar sel-sel kankernya tidak menyebar. Hasil pengkajian: pada payudara sebelah kanan ada ulkus tidak begitu besar, skala nyeri 5, suhu 37,5 derajat celcius, nadi 82x/menit, RR 22x/menit, TD 110/90mmHg. Klien kelihatan meringis kesakitan dan sekali-kali memegang payudara yang sakit. Klien merasa sedih dengan penyakitnya. Saat klien mengetahui penyakit tersebut, klien sangat terpukul secara psikologis sehingga jarang berbicara, banyak diam dan tidak mau makan, sehingga menyebabkan keadaan fisik klien semakin menurun. Suami klien berusaha untuk menguatkan istrinya, tetapi ketika suami klien berbicara, istrinya bahkan tambah menangis, karena merasa tidak berharga.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI: ```html
Diagnosa Keperawatan, Luaran, dan Intervensi Berdasarkan SDKI, SLKI, SIKI
Sebagai seorang perawat profesional, saya telah menganalisis data klien Anda berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) melalui Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI).
Analisis Data Klien:
- Subyektif:
- Klien merasa nyeri pada payudara sebelah kanan.
- Klien merasa sedih dengan penyakitnya.
- Klien merasa dirinya tidak berharga.
- Objektif:
- Terdapat ulkus di payudara kanan.
- Klien tampak meringis, sering diam, jarang berbicara.
- Klien sering menangis dan tidak mau makan.
- TD 110/90 mmHg, Nadi 82x/mnt, RR 22x/mnt, Suhu 37,5°C.
Berdasarkan data di atas, prioritas diagnosa keperawatan yang dapat ditegakkan adalah sebagai berikut:
1. Diagnosa Keperawatan (SDKI)
SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia) adalah buku panduan yang berisi daftar diagnosis keperawatan yang ditetapkan oleh PPNI. Diagnosis keperawatan adalah penilaian klinis tentang respons individu, keluarga, atau komunitas terhadap masalah kesehatan/proses kehidupan aktual atau potensial. Ini memberikan dasar untuk pemilihan intervensi keperawatan guna mencapai luaran yang menjadi tanggung jawab perawat.
Kode SDKI
Diagnosa Keperawatan
Definisi
Data Pendukung (Batasan Karakteristik & Faktor Risiko)
D.0077
Nyeri Akut
Pengalaman sensorik atau emosional yang tidak menyenangkan berkaitan dengan kerusakan jaringan aktual atau fungsional, dengan onset mendadak atau lambat dan intensitas ringan hingga berat yang berlangsung kurang dari 3 bulan.
- Subjektif: Klien merasa nyeri pada payudara sebelah kanan.
- Objektif: Klien tampak meringis, terdapat ulkus di payudara kanan.
- Faktor yang berhubungan: Agen pencedera fisiologis (mis. inflamasi, iskemia, neoplasma) - dalam kasus ini, ulkus payudara.
D.0086
Harga Diri Rendah Situasional
Evaluasi diri negatif terhadap diri sendiri atau kemampuan diri yang terjadi sebagai respons terhadap situasi tertentu.
- Subjektif: Klien merasa dirinya tidak berharga, klien merasa sedih dengan penyakitnya.
- Objektif: Klien sering diam, jarang berbicara, klien sering menangis.
- Faktor yang berhubungan: Perubahan citra tubuh (mis. penyakit kronis, trauma, operasi) - ulkus payudara dapat mempengaruhi citra tubuh.
D.0083
Distress Spiritual
Gangguan kemampuan untuk mengalami dan mengintegrasikan makna dan tujuan hidup melalui hubungan dengan diri sendiri, orang lain, seni, musik, literatur, alam, atau kekuatan yang lebih tinggi.
- Subjektif: Klien merasa sedih dengan penyakitnya, klien merasa dirinya tidak berharga (dapat mengindikasikan kehilangan makna hidup).
- Article No. 23453 | 31 Dec 2025
Klinis : pasien dibawa ke rs karena mengamuk dan mengancam membunuh ibunya (sudah mencekik), pasien mnegatkan marah karna emosi ngga ada teman, temannya mengejek kalua dia orang gila
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Perilaku Kekerasan
Kode SDKI: 0016
Deskripsi Singkat: Risiko individu untuk menunjukkan perilaku yang dapat menyebabkan kerusakan fisik, emosional, dan/atau seksual pada diri sendiri, orang lain, atau lingkungan.
Kode SLKI: 4301
Deskripsi : Perilaku kekerasan dapat dicegah. Kriteria hasil yang diharapkan mencakup: (1) Klien dapat mengidentifikasi pemicu perilaku kekerasan, (2) Klien dapat mengungkapkan perasaan marah, frustasi, dan kesepian secara verbal tanpa agresi, (3) Klien dapat menunjukkan keterampilan koping yang adaptif untuk mengelola amarah dan impuls, (4) Klien tidak menyakiti diri sendiri, orang lain, atau merusak lingkungan, (5) Klien dapat membina hubungan interpersonal yang positif, termasuk dengan keluarga, dan (6) Klien memahami efek dari perilakunya terhadap orang lain.
Kode SIKI: 4230
Deskripsi : Manajemen Perilaku Kekerasan. Intervensi keperawatan yang dilakukan meliputi: (1) Menciptakan lingkungan yang aman dan tenang, mengurangi stimulus yang memicu agitasi. (2) Melakukan pengawasan ketat (observasi) untuk mengenali tanda-tanda eskalasi amarah secara dini. (3) Membangun hubungan saling percaya (trust) dengan pendekatan yang tenang, jujur, dan tidak mengancam. (4) Mendorong klien untuk mengungkapkan perasaan marah, kesepian, dan penolakan secara verbal. Validasi perasaan tersebut tanpa menyetujui perilaku kekerasan. (5) Membantu klien mengidentifikasi pemicu spesifik (seperti diejek sebagai "orang gila" dan perasaan tidak memiliki teman) dan pola responsnya. (6) Melatih keterampilan mengendalikan amarah, seperti teknik time-out, relaksasi napas dalam, dan pengalihan pikiran. (7) Melibatkan klien dalam aktivitas fisik yang aman untuk menyalurkan energi dan ketegangan. (8) Melakukan kolaborasi dengan tim kesehatan jiwa (psikiater, psikolog) untuk terapi farmakologi dan psikoterapi. (9) Melakukan intervensi krisis dan pembatasan fisik (restrain) hanya sebagai upaya terakhir sesuai protokol untuk mencegah cedera, dengan dokumentasi yang lengkap. (10) Memberikan pendidikan kesehatan pada klien dan keluarga mengenai kondisi, pengobatan, dan strategi koping di rumah. (11) Membantu klien mengembangkan keterampilan sosial untuk membina pertemanan dan mengurangi isolasi sosial. (12) Memfasilitasi pertemuan keluarga yang terapeutik untuk memperbaiki komunikasi dan dukungan, khususnya dengan ibu sebagai korban ancaman.
-
Article No. 23454 | 31 Dec 2025
Klinis : Seorang anak laki-laki usia 8 tahun dirawat di ruang anak karena mengalami diabetes mellitus tipe 1 sejak dua hari yang lalu. Hasil pengkajian: anak merasa lemas, pucat, sering merasa lapar, berat badan menurun 4 kg dalam satu bulan terakhir, nyeri pada kepala, skala nyeri 6, pandangannya terasa kabur/buram, frekuensi napas 20 x/menit, frekuensi nadi 90 x/menit, suhu 37,8 oC. Kadar glukosa darah 220 mg/dL, HbA1C 8,2 %, Hb 9 gr/dL.
ICD-SDKI: SDKI
Diagnosa:
DIAGNOSE SDKI:
Kondisi: Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
Kode SDKI: D.0016
Deskripsi Singkat: Risiko perubahan kadar glukosa darah dari rentang normal.
Kode SLKI: L.03105
Deskripsi : SLKI L.03105 berfokus pada pemantauan dan pengendalian kadar glukosa darah. Pada kasus anak dengan Diabetes Mellitus tipe 1 yang baru didiagnosis, intervensi keperawatan diarahkan untuk mencapai stabilitas metabolik. Implementasinya meliputi pemantauan ketat kadar glukosa darah secara berkala (seperti 220 mg/dL yang terukur), observasi tanda-tanda hiperglikemia (lemas, poliuria, polidipsi, pandangan kabur, penurunan berat badan) dan hipoglikemia. Perawat berkolaborasi dalam pemberian terapi insulin sesuai protokol, memastikan dosis, waktu, dan teknik penyuntikan yang tepat. Edukasi awal kepada anak dan keluarga mengenai penyebab fluktuasi gula darah, pentingnya diet terkontrol (mengatasi rasa lapar yang sering), dan aktivitas fisik yang sesuai juga merupakan bagian kritis. Tujuannya adalah menurunkan kadar glukosa darah mendekati rentang target, mengurangi gejala, dan mencegah komplikasi akut seperti ketoasidosis diabetik, yang ditandai dengan nilai HbA1c 8,2% yang menunjukkan kontrol glikemik yang kurang optimal dalam 2-3 bulan terakhir.
Kode SIKI: I.01280
Deskripsi : SIKI I.01280 adalah intervensi spesifik untuk mengelola nyeri. Pada pasien anak ini, yang melaporkan nyeri kepala dengan skala 6, intervensi ini menjadi sangat relevan karena nyeri dapat menjadi respons stres yang memperburuk hiperglikemia. Implementasi dimulai dengan pengkajian nyeri komprehensif menggunakan skala yang sesuai usia (skala 0-10, wajah, atau gambaran) untuk menentukan karakteristik, lokasi, durasi, dan faktor pencetus serta pereda nyeri. Perawat kemudian mengajarkan dan mendorong penggunaan teknik non-farmakologis seperti relaksasi napas dalam, distraksi (misalnya, bermain, mendengarkan musik), kompres hangat atau dingin pada dahi, serta menciptakan lingkungan yang tenang. Kolaborasi dengan tim medis untuk pemberian analgesik yang sesuai (dengan mempertimbangkan kondisi diabetesnya) juga dilakukan. Selain itu, perawat memantau efektivitas intervensi dengan menilai kembali skala nyeri, mengobservasi tanda-tanda nonverbal ketidaknyamanan pada anak, dan mendokumentasikan respons terhadap terapi. Edukasi kepada anak dan orang tua tentang cara melaporkan nyeri dan metode penanganan mandiri yang aman juga diberikan. Pengelolaan nyeri yang efektif tidak hanya meningkatkan kenyamanan tetapi juga dapat membantu menurunkan respons stres yang berdampak pada kadar glukosa darah.
Kondisi: Intoleransi Aktivitas
Kode SDKI: D.0010
Deskripsi Singkat: Ketidakcukupan energi fisiologis atau psikologis untuk melanjutkan atau menyelesaikan aktivitas sehari-hari yang diperlukan atau yang diinginkan.
Kode SLKI: L.02001
Deskripsi : SLKI L.02001 bertujuan untuk meningkatkan toleransi aktivitas pasien. Pada anak ini, keluhan lemas, pucat, dan penurunan berat badan 4 kg menunjukkan ketidakseimbangan antara suplai energi dan kebutuhan tubuh akibat defisiensi insulin. Tubuh tidak dapat menggunakan glukosa sebagai sumber energi utama, sehingga memecah lemak dan protein yang menyebabkan kelemahan dan penurunan berat badan. Anemia (Hb 9 gr/dL) turut memperberat kelelahan dengan mengurangi kapasitas pengangkutan oksigen. Implementasi keperawatan dimulai dengan pengkajian tingkat kelemahan menggunakan skala yang objektif, pola aktivitas sehari-hari sebelum sakit, dan faktor yang memperberat atau meringankan. Perawat kemudian menyusun rencana aktivitas yang terstruktur, dimulai dari aktivitas ringan di tempat tidur, meningkat secara bertahap sesuai dengan peningkatan kondisi metabolik. Teknik penghematan energi diajarkan, seperti duduk saat mandi atau berganti pakaian, istirahat yang cukup di sela aktivitas, serta prioritas pada aktivitas yang penting. Kolaborasi dengan ahli gizi untuk memastikan asupan kalori dan nutrisi yang adekuat sesuai kebutuhan dan terapi insulin sangat penting untuk menyediakan sumber energi. Pemantauan tanda vital sebelum, selama, dan setelah aktivitas (frekuensi nadi 90x/menit, pernapasan 20x/menit) dilakukan untuk menilai toleransi. Tujuannya adalah anak dapat melakukan aktivitas perawatan diri secara mandiri dengan tingkat kelelahan yang minimal dan menunjukkan peningkatan berat badan serta kadar hemoglobin.
Kode SIKI: I.01226
Deskripsi : SIKI I.01226 adalah intervensi manajemen energi yang spesifik untuk mengatasi kelelahan. Implementasinya melibatkan identifikasi faktor penyebab kelelahan pada anak ini, yaitu hiperglikemia, anemia, dan proses penyakit. Perawat membantu anak dan keluarga untuk mengenali tanda-tanda awal kelelahan. Kemudian, disusun jadwal aktivitas dan istirahat yang seimbang, memastikan waktu tidur malam yang cukup dan periode istirahat singkat di siang hari. Lingkungan diatur untuk meminimalkan gangguan saat istirahat. Perawat juga mendorong asupan nutrisi kecil namun sering untuk menjaga ketersediaan energi dan mencegah hipoglikemia, serta memastikan hidrasi yang adekuat. Dukungan emosional diberikan karena kondisi kronis yang baru didiagnosis dapat menyebabkan kelelahan psikologis. Kemajuan dievaluasi dengan mencatat peningkatan dalam kemampuan melakukan aktivitas, penurunan keluhan lemas subjektif, dan perbaikan parameter laboratorium (peningkatan Hb dan penurunan glukosa darah).
Kondisi: Ketidakseimbangan Nutrisi: Kurang dari Kebutuhan Tubuh
Kode SDKI: D.0003
Deskripsi Singkat: Asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolik.
Kode SLKI: L.05002
Deskripsi : SLKI L.05002 berfokus pada perbaikan status nutrisi. Meski anak sering merasa lapar (polifagi), tubuhnya tidak dapat memanfaatkan glukosa akibat kurang insulin, sehingga nutrisi tidak terserap dengan baik dan berat badan turun 4 kg. Target luaran adalah mencapai dan mempertahankan berat badan ideal, menunjukkan nilai laboratorium nutrisi dalam rentang normal, serta memahami prinsip diet diabetes. Implementasi dimulai dengan pengkajian antropometri yang detail, pola makan, dan preferensi makanan. Perawat berkolaborasi dengan ahli gizi untuk menyusun rencana makan individu dengan komposisi karbohidrat kompleks, protein, dan lemak yang seimbang, serta jadwal makan dan snack yang teratur untuk disinkronkan dengan kerja insulin. Edukasi kepada anak dan keluarga tentang penghitungan karbohidrat sederhana, pemilihan makanan, dan penyesuaian dosis insulin dengan asupan makanan adalah hal mendasar. Pemantauan asupan makanan, berat badan secara berkala, serta kadar glukosa darah pra dan pasca makan dilakukan untuk menilai kecukupan dan efektivitas terapi nutrisi. Dukungan psikologis juga diberikan untuk mengatasi rasa lapar yang tidak tertahani dan perubahan pola makan yang tiba-tiba.
Kode SIKI: I.01164
Deskripsi : SIKI I.01164 adalah intervensi manajemen nutrisi yang terperinci. Perawat membantu dalam penyiapan lingkungan makan yang menyenangkan untuk anak. Memastikan makanan disajikan dalam porsi kecil dan menarik untuk merangsang nafsu makan. Memantau dan mencatat asupan makanan dan cairan secara akurat. Memberikan edukasi praktis tentang kelompok makanan, label makanan, dan ukuran porsi. Kolaborasi dengan keluarga untuk menyiapkan makanan dari rumah yang sesuai dengan rencana diet jika memungkinkan. Memantau tanda-tanda komplikasi nutrisi seperti hipoglikemia. Evaluasi dilakukan berdasarkan peningkatan berat badan, perbaikan kadar hemoglobin (dari 9 gr/dL), energi, dan pemahaman keluarga tentang pengaturan diet diabetes.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220 221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280 281 282 283 284 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 295 296 297 298 299 300 301 302 303 304 305 306 307 308 309 310 311 312 313 314 315 316 317 318 319 320 321 322 323 324 325 326 327 328 329 330 331 332 333 334 335 336 337 338 339 340 341 342 343 344 345 346 347 348 349 350 351 352 353 354 355 356 357 358 359 360 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 373 374 375 376 377 378 379 380 381 382 383 384 385 386 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396 397 398 399 400 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 415 416 417 418 419 420 421 422 423 424 425 426 427 428 429 430 431 432 433 434 435 436 437 438 439 440 441 442 443 444 445 446 447 448 449 450 451 452 453 454 455 456 457 458 459 460 461 462 463 464 465 466 467 468 469 470 471 472 473 474 475 476 477 478 479 480 481 482 483 484 485 486 487 488 489 490 491 492 493 494 495 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525 526 527 528 529 530 531 532 533 534 535 536 537 538 539 540 541 542 543 544 545 546 547 548 549 550 551 552 553 554 555 556 557 558 559 560 561 562 563 564 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 577 578 579 580 581 582 583 584 585 586 587 588 589 590 591 592 593 594 595 596 597 598 599 600 601 602 603 604 605 606 607 608 609 610 611 612 613 614 615 616 617 618 619 620 621 622 623 624 625 626 627 628 629 630 631 632 633 634 635 636 637 638 639 640 641 642 643 644 645 646 647 648 649 650 651 652 653 654 655 656 657 658 659 660 661 662 663 664 665 666 667 668 669 670 671 672 673 674 675 676 677 678 679 680 681 682 683 684 685 686 687 688 689 690 691 692 693 694 695 696 697 698 699 700 701 702 703 704 705 706 707 708 709 710 711 712 713 714 715 716 717 718 719 720 721 722 723 724 725 726 727 728 729 730 731 732 733 734 735 736 737 738 739 740 741 742 743 744 745 746 747 748 749 750 751 752 753 754 755 756 757 758 759 760 761 762 763 764 765 766 767 768 769 770 771 772 773 774 775 776 777 778 779 780 781 782 783 784 785 786 787 788 789 790 791 792 793 794 795 796 797 798 799 800 801 802 803 804 805 806 807 808 809 810 811 812 813 814 815 816 817 818 819 820 821 822 823 824 825 826 827 828 829 830 831 832 833 834 835 836 837 838 839 840 841 842 843 844 845 846 847 848 849 850 851 852 853 854 855 856 857 858 859 860 861 862 863 864 865 866 867 868 869 870 871 872 873 874 875 876 877 878 879 880 881 882 883 884 885 886 887 888 889 890 891 892 893 894 895 896 897 898 899 900 901 902 903 904 905 906 907 908 909 910 911 912 913 914 915 916 917 918 919 920 921 922 923 924 925 926 927 928 929 930 931 932 933 934 935 936 937 938 939 940 941 942 943 944 945 946 947 948 949 950 951 952 953 954 955 956 957 958 959 960 961 962 963 964 965 966 967 968 969 970 971 972 973 974 975 976 977 978 979 980 981 982 983 984 985 986 987 988 989 990 991 992 993 994 995 996 997 998 999 1000 1001 1002 1003 1004 1005 1006 1007 1008 1009 1010 1011 1012 1013 1014 1015 1016 1017 1018 1019 1020 1021 1022 1023 1024 1025 1026 1027 1028 1029 1030 1031 1032 1033 1034 1035 1036 1037 1038 1039 1040 1041 1042 1043 1044 1045 1046 1047 1048 1049 1050 1051 1052 1053 1054 1055 1056 1057 1058 1059 1060 1061 1062 1063 1064 1065 1066 1067 1068 1069 1070 1071 1072 1073 1074 1075 1076 1077 1078 1079 1080 1081 1082 1083 1084 1085 1086 1087 1088 1089 1090 1091 1092 1093 1094 1095 1096 1097 1098 1099 1100 1101 1102 1103 1104 1105 1106 1107 1108 1109 1110 1111 1112 1113 1114 1115 1116 1117 1118 1119 1120 1121 1122 1123 1124 1125 1126 1127 1128 1129 1130 1131 1132 1133 1134 1135 1136 1137 1138 1139 1140 1141 1142 1143 1144 1145 1146 1147 1148 1149 1150 1151 1152 1153 1154 1155 1156 1157 1158 1159 1160 1161 1162 1163 1164 1165 1166 1167 1168 1169 1170 1171 1172 1173 1174 1175 1176 1177 1178 1179 1180 1181 1182 1183 1184 1185 1186 1187 1188 1189 1190 1191 1192 1193 1194 1195 1196 1197 1198 1199 1200 1201 1202 1203 1204 1205 1206 1207 1208 1209 1210 1211 1212 1213 1214 1215 1216 1217 1218 1219 1220 1221 1222 1223 1224 1225 1226 1227 1228 1229 1230 1231 1232 1233 1234 1235 1236 1237 1238 1239 1240 1241 1242 1243 1244 1245 1246 1247 1248 1249 1250 1251 1252 1253 1254 1255 1256 1257 1258 1259 1260 1261 1262 1263 1264 1265 1266 1267 1268 1269 1270 1271 1272 1273 1274 1275 1276 1277 1278 1279 1280 1281 1282 1283 1284 1285 1286 1287 1288 1289 1290 1291 1292 1293 1294 1295 1296 1297 1298 1299 1300 1301 1302 1303 1304 1305 1306 1307 1308 1309 1310 1311 1312 1313 1314 1315 1316 1317 1318 1319 1320 1321 1322 1323 1324 1325 1326 1327 1328 1329 1330 1331 1332 1333 1334 1335 1336 1337 1338 1339 1340 1341 1342 1343 1344 1345 1346 1347 1348 1349 1350 1351 1352 1353 1354 1355 1356 1357 1358 1359 1360 1361 1362 1363 1364 1365 1366 1367 1368 1369 1370 1371 1372 1373 1374 1375 1376 1377 1378 1379 1380 1381 1382 1383 1384 1385 1386 1387 1388 1389 1390 1391 1392 1393 1394 1395 1396 1397 1398 1399 1400 1401 1402 1403 1404 1405 1406 1407 1408 1409 1410 1411 1412 1413 1414 1415 1416 1417 1418 1419 1420 1421 1422 1423 1424 1425 1426 1427 1428 1429 1430 1431 1432 1433 1434 1435 1436 1437 1438 1439 1440 1441 1442 1443 1444 1445 1446 1447 1448 1449 1450 1451 1452 1453 1454 1455 1456 1457 1458 1459 1460 1461 1462 1463 1464 1465 1466 1467 1468 1469 1470 1471 1472 1473 1474 1475 1476 1477 1478 1479 1480 1481 1482 1483 1484 1485 1486 1487 1488 1489 1490 1491 1492 1493 1494 1495 1496 1497 1498 1499 1500 1501 1502 1503 1504 1505 1506 1507 1508 1509 1510 1511 1512 1513 1514 1515 1516 1517 1518 1519 1520 1521 1522 1523 1524 1525 1526 1527 1528 1529 1530 1531 1532 1533 1534 1535 1536 1537 1538 1539 1540 1541 1542 1543 1544 1545 1546 1547 1548 1549 1550 1551 1552 1553 1554 1555 1556 1557 1558 1559 1560 1561 1562 1563 1564 1565 1566 1567 1568 1569 1570 1571 1572 1573 1574 1575 1576 1577 1578 1579 1580 1581 1582 1583 1584 1585 1586 1587 1588 1589 1590 1591 1592 1593 1594 1595 1596 1597 1598 1599 1600 1601 1602 1603 1604 1605 1606 1607 1608 1609 1610 1611 1612 1613 1614 1615 1616 1617 1618 1619 1620 1621 1622 1623 1624 1625 1626 1627 1628 1629 1630 1631 1632 1633 1634 1635 1636 1637 1638 1639 1640 1641 1642 1643 1644 1645 1646 1647 1648 1649 1650 1651 1652 1653 1654 1655 1656 1657 1658 1659 1660 1661 1662 1663 1664 1665 1666 1667 1668 1669 1670 1671 1672 1673 1674 1675 1676 1677 1678 1679 1680 1681 1682 1683 1684 1685 1686 1687 1688 1689 1690 1691 1692 1693 1694 1695 1696 1697 1698 1699 1700 1701 1702 1703 1704 1705 1706 1707 1708 1709 1710 1711 1712 1713 1714 1715 1716 1717 1718 1719 1720 1721 1722 1723 1724 1725 1726 1727 1728 1729 1730 1731 1732 1733 1734 1735 1736 1737 1738 1739 1740 1741 1742 1743 1744 1745 1746 1747 1748 1749 1750 1751 1752 1753 1754 1755 1756 1757 1758 1759 1760 1761 1762 1763 1764 1765 1766 1767 1768 1769 1770 1771 1772 1773 1774 1775 1776 1777 1778 1779 1780 1781 1782 1783 1784 1785 1786 1787 1788 1789 1790 1791 1792 1793 1794 1795 1796 1797 1798 1799 1800 1801 1802 1803 1804 1805 1806 1807 1808 1809 1810 1811 1812 1813 1814 1815 1816 1817 1818 1819 1820 1821 1822 1823 1824 1825 1826 1827 1828 1829 1830 1831 1832 1833 1834 1835 1836 1837 1838 1839 1840 1841 1842 1843 1844 1845 1846 1847 1848 1849 1850 1851 1852 1853 1854 1855 1856 1857 1858 1859 1860 1861 1862 1863 1864 1865 1866 1867 1868 1869 1870 1871 1872 1873 1874 1875 1876 1877 1878 1879 1880 1881 1882 1883 1884 1885 1886 1887 1888 1889 1890 1891 1892 1893 1894 1895 1896 1897 1898 1899 1900 1901 1902 1903 1904 1905 1906 1907 1908 1909 1910 1911 1912 1913 1914 1915 1916 1917 1918 1919 1920 1921 1922 1923 1924 1925 1926 1927 1928 1929 1930 1931 1932 1933 1934 1935 1936 1937 1938 1939 1940 1941 1942 1943 1944 1945 1946 1947 1948 1949 1950 1951 1952 1953 1954 1955 1956 1957 1958 1959 1960 1961 1962 1963 1964 1965 1966 1967 1968 1969 1970 1971 1972 1973 1974 1975 1976 1977 1978 1979 1980 1981 1982 1983 1984 1985 1986 1987 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 2032 2033 2034 2035 2036 2037 2038 2039 2040 2041 2042 2043 2044 2045 2046 2047 2048 2049 2050 2051 2052 2053 2054 2055 2056 2057 2058 2059 2060 2061 2062 2063 2064 2065 2066 2067 2068 2069 2070 2071 2072 2073 2074 2075 2076 2077 2078 2079 2080 2081 2082 2083 2084 2085 2086 2087 2088 2089 2090 2091 2092 2093 2094 2095 2096 2097 2098 2099 2100 2101 2102 2103 2104 2105 2106 2107 2108 2109 2110 2111 2112 2113 2114 2115 2116 2117 2118 2119 2120 2121 2122 2123 2124 2125 2126 2127 2128 2129 2130 2131 2132 2133 2134 2135 2136 2137 2138 2139 2140 2141 2142 2143 2144 2145 2146 2147 2148 2149 2150 2151 2152 2153 2154 2155 2156 2157 2158 2159 2160 2161 2162 2163 2164 2165 2166 2167 2168 2169 2170 2171 2172 2173 2174 2175 2176 2177 2178 2179 2180 2181 2182 2183 2184 2185 2186 2187 2188 2189 2190 2191 2192 2193 2194 2195 2196 2197 2198 2199 2200 2201 2202 2203 2204 2205 2206 2207 2208 2209 2210 2211 2212 2213 2214 2215 2216 2217 2218 2219 2220 2221 2222 2223 2224 2225 2226 2227 2228 2229 2230 2231 2232 2233 2234 2235 2236 2237 2238 2239 2240 2241 2242 2243 2244 2245 2246 2247 2248 2249 2250 2251 2252 2253 2254 2255 2256 2257 2258 2259 2260 2261 2262 2263 2264 2265 2266 2267 2268 2269 2270 2271 2272 2273 2274 2275 2276 2277 2278 2279 2280 2281 2282 - Subyektif: