{"id":419,"date":"2020-04-21T12:38:27","date_gmt":"2020-04-21T12:38:27","guid":{"rendered":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/?p=419"},"modified":"2020-05-07T10:40:58","modified_gmt":"2020-05-07T10:40:58","slug":"pkn7-2-3-bab-6-daerah-dalam-kerangka-negara-kesatuan-republik-indonesia-bagian-3","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/pkn7-2-3-bab-6-daerah-dalam-kerangka-negara-kesatuan-republik-indonesia-bagian-3\/","title":{"rendered":"PKN7-2-3-Bab 6 &#8211; Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia &#8211; Bagian 3"},"content":{"rendered":"<p><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/UxEp3rbwZ40\" width=\"791\" height=\"445\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"PKN Kelas 7-Bab 6 - Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia - Bagian 3. \u00a0 C. Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 menandai lahirnya negara bangsa (nation state) Indonesia. Sejak saat itu, Indonesia menjadi negara yang berdaulat dan berhak menentukan nasib dan arah bangsanya sendiri. Bentuk negara yang dipilih oleh para pendiri bangsa adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia pernah terjadi upaya untuk menggantikan bentuk negara. Misalnya, menggantikan bentuk negara kesatuan menjadi negara serikat. Hal ini terjadi pada tahun 1949 sampai dengan tahun 1950 dengan dibentuknya Republik Indonesia Serikat. Akan tetapi, upaya untuk menggantikan bentuk negara itu tidak bertahan lama. Indonesia kembali kepada negara kesatuan. Hingga saat ini negara kesatuan itu tetap dipertahankan. Daerah juga memiliki peranan yang penting dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Sejarah telah membuktikan bahwa tanpa peran rakyat di seluruh daerah belum tentu tercapai perjuangan kemerdekaan bangsa. Sejarah perjuangan bangsa dan peran daerah dalam perjuangan berdiri NKRI mengandung nilai-nilai yang sangat penting diwarisi oleh generasi muda, antara lain sebagai berikut. 1. Perjuangan melawan penjajah oleh daerah memiliki arah tujuan yang sama, yaitu kemerdekaan Indonesia. 2. Tokoh pejuang daerah merupakan tokoh pejuang bangsa Indonesia. 3. Persatuan dan kesatuan telah terbukti menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. 4. Bangsa Indonesia telah sepakat membentuk negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai pilihan yang tepat. 5. Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. 6. Sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara. Sedangkan pemahaman peran daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini menunjukkan pentingnya kesadaran nilai-nilai, seperti berikut ini. 1. Kemajuan daerah akan lebih cepat tercapai apabila bangsa Indonesia memiliki nilai persatuan dan kesatuan. 2. Kemakmuran bersama merupakan tujuan masyarakat Indonesia, bukan kemakmuran bagi perorangan atau kelompok atau daerah. 3. Kekayaan alam merupakan milik bersama seluruh rakyat Indonesia, dan dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. 4. Pengembangan kemajuan dan kemakmuran daerah diarahkan pada kemajuan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. 5. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama tanpa membeda-bedakan asal daerah. Kebanggaan terhadap daerah masing-masing perlu terus ditanamkan dan ditumbuhkembangkan dalam masyarakat. Keberagaman daerah tetap terus dipelihara baik di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya. Namun pengembangannya tetap dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini mengandung makna kebanggaan dan kemandirian tidak mengakibatkan proses perpecahan bangsa dan negara. Kewenangan mengurus urusan pemerintahan sendiri tetaplah untuk mentaati peraturan pemerintah pusat, apalagi mengarah pada pemisahan daerah dari negara kesatuan. Sikap etnosentrisme yang mengandung makna sikap yang menganggap budaya daerahnya sebagai budaya yang tertinggi secara berlebihan dan budaya daerah lain dianggap lebih rendah. Sikap ini dalam kehidupan nampak antara lain sikap mengutamakan kelompok daerahnya, memilih pemimpin atas dasar asal daerah, memaksakan budaya daerah kepada orang lain, dan sebagainya. Beberapa kerusuhan dalam masyarakat terkadang dapat dipengaruhi oleh faktor kedaerahan, seperti kerusuhan antarpenonton sepakbola, antar warga dalam masyarakat, dan sebagainya. Oleh karena itu sikap etnosentrisme yang sempit harus dihindari. Upaya bela negara dan pertahanan keamanan negara ditujukan untuk mempertahankan ke-daulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Ancaman adalah setiap usaha dan kegiatan, baik dari dalam maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Setiap warga negara, tanpa kecuali sesuai dengan kedudukannya masing-masing memiliki hak dan kewajiban untuk turut serta dalam upaya bela negara, pertahanan,\u00a0dan keamanan negara. Kalian sebagai pelajar dan generasi muda berkewajiban mewujudkan nilai-nilai perjuangan daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam berbagai lingkungan kehidupan secara nyata. Amati dan lengkapi pernyataan berikut sebagai wujud nilai-nilai tersebut. \u00a0 Rangkuman : 1. Kata Kunci. Kata kunci yang harus kalian pahami dalam mempelajari materi pada bab ini, yaitu : Daerah, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Perjuangan, Proklamasi Kemerdekaan, Otonomi Daerah dan Mempertahankan NKRI. 2. Intisari Materi : a. Proklamasi kemerdekaan merupakan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan sebagai hasil perjuangan bangsa Indonesia, bukan pemberian negara lain. b. Proklamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna sebagai berikut. \u2022 Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. \u2022 Berlakunya hukum nasional Indonesia, tidak berlaku hukum kolonial. \u2022 Puncak perjuangan pergerakan kemerdekaan. \u2022 Titik tolak pelaksanaan amanat penderitaan rakyat (pembangunan). c. Seluruh daerah di Indonesia memiliki peranan penting dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Demikian juga dalam mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan cita-cita nasional dan tujuan negara saat ini. d. Kesadaran akan arti penting daerah dalam perjuangan kemerdekaan memiliki makna bagi pelaksanaan otonomi daerah yang bertanggung jawab dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. e. Sikap etnosentrisme, yaitu sikap yang menganggap budaya daerah lebih tinggi dan menganggap budaya daerah lain lebih rendah, harus dihindari dalam masyarakat Indonesia. \u00a0\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Female\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">PKN Kelas 7-Bab 6 &#8211; Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia &#8211; Bagian 3.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>C. Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 menandai lahirnya negara bangsa (nation state) Indonesia. Sejak saat itu, Indonesia menjadi negara yang berdaulat dan berhak menentukan nasib dan arah bangsanya sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bentuk negara yang dipilih oleh para pendiri bangsa adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia pernah terjadi upaya untuk menggantikan bentuk negara. Misalnya, menggantikan bentuk negara kesatuan menjadi negara serikat. Hal ini terjadi pada tahun 1949 sampai dengan tahun 1950 dengan dibentuknya Republik Indonesia Serikat. Akan tetapi, upaya untuk menggantikan bentuk negara itu tidak bertahan lama. Indonesia kembali kepada negara kesatuan. Hingga saat ini negara kesatuan itu tetap dipertahankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Daerah juga memiliki peranan yang penting dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Sejarah telah membuktikan bahwa tanpa peran rakyat di seluruh daerah belum tentu tercapai perjuangan kemerdekaan bangsa. Sejarah perjuangan bangsa dan peran daerah dalam perjuangan berdiri NKRI mengandung nilai-nilai yang sangat penting diwarisi oleh generasi muda, antara lain sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1. Perjuangan melawan penjajah oleh daerah memiliki arah tujuan yang<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">sama, yaitu kemerdekaan Indonesia.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2. Tokoh pejuang daerah merupakan tokoh pejuang bangsa Indonesia.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3. Persatuan dan kesatuan telah terbukti menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4. Bangsa Indonesia telah sepakat membentuk negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai pilihan yang tepat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">5. Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">6. Sikap rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sedangkan pemahaman peran daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini menunjukkan pentingnya kesadaran nilai-nilai, seperti berikut ini.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1. Kemajuan daerah akan lebih cepat tercapai apabila bangsa Indonesia memiliki nilai persatuan dan kesatuan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2. Kemakmuran bersama merupakan tujuan masyarakat Indonesia, bukan kemakmuran bagi perorangan atau kelompok atau daerah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3. Kekayaan alam merupakan milik bersama seluruh rakyat Indonesia, dan dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. <\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4. Pengembangan kemajuan dan kemakmuran daerah diarahkan pada kemajuan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">5. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama tanpa membeda-bedakan asal daerah.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kebanggaan terhadap daerah masing-masing perlu terus ditanamkan dan ditumbuhkembangkan dalam masyarakat. Keberagaman daerah tetap terus dipelihara baik di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya. Namun pengembangannya tetap dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hal ini mengandung makna kebanggaan dan kemandirian tidak mengakibatkan proses perpecahan bangsa dan negara. Kewenangan mengurus urusan pemerintahan sendiri tetaplah untuk mentaati peraturan pemerintah pusat, apalagi mengarah pada pemisahan daerah dari negara kesatuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sikap etnosentrisme yang mengandung makna sikap yang menganggap budaya daerahnya sebagai budaya yang tertinggi secara berlebihan dan budaya daerah lain dianggap lebih rendah. Sikap ini dalam kehidupan nampak antara lain sikap mengutamakan kelompok daerahnya, memilih pemimpin atas dasar asal daerah, memaksakan budaya daerah kepada orang lain, dan sebagainya.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Beberapa kerusuhan dalam masyarakat terkadang dapat dipengaruhi oleh faktor kedaerahan, seperti kerusuhan antarpenonton sepakbola, antar warga dalam masyarakat, dan sebagainya. Oleh karena itu sikap etnosentrisme yang sempit harus dihindari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Upaya bela negara dan pertahanan keamanan negara ditujukan untuk mempertahankan ke-daulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Ancaman adalah setiap usaha dan kegiatan, baik dari dalam maupun luar negeri yang dinilai membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Setiap warga negara, tanpa kecuali sesuai dengan kedudukannya masing-masing memiliki hak dan kewajiban untuk turut serta dalam upaya bela negara, pertahanan,\u00a0dan keamanan negara. Kalian sebagai pelajar dan generasi muda berkewajiban mewujudkan nilai-nilai perjuangan daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam berbagai lingkungan kehidupan secara nyata.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Amati dan lengkapi pernyataan berikut sebagai wujud nilai-nilai tersebut.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Rangkuman :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Kata Kunci.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kata kunci yang harus kalian pahami dalam mempelajari materi pada bab ini, yaitu : Daerah, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Perjuangan, Proklamasi Kemerdekaan, Otonomi Daerah dan Mempertahankan NKRI.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Intisari Materi :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a. Proklamasi kemerdekaan merupakan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa dan sebagai hasil perjuangan bangsa Indonesia, bukan pemberian negara lain.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b. Proklamasi kemerdekaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna sebagai berikut.<\/span>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">\u2022 Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">\u2022 Berlakunya hukum nasional Indonesia, tidak berlaku hukum kolonial. <\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">\u2022 Puncak perjuangan pergerakan kemerdekaan. <\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">\u2022 Titik tolak pelaksanaan amanat penderitaan rakyat (pembangunan). <\/span><\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c. Seluruh daerah di Indonesia memiliki peranan penting dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Demikian juga dalam mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan cita-cita nasional dan tujuan negara saat ini.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">d. Kesadaran akan arti penting daerah dalam perjuangan kemerdekaan memiliki makna bagi pelaksanaan otonomi daerah yang bertanggung jawab dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">e. Sikap etnosentrisme, yaitu sikap yang menganggap budaya daerah lebih tinggi dan menganggap budaya daerah lain lebih rendah, harus dihindari dalam masyarakat Indonesia.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PKN Kelas 7-Bab 6 &#8211; Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia &#8211; Bagian 3. &nbsp; C. Mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Proklamasi Kemerdekaan 17 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[20,41],"tags":[],"class_list":["post-419","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pkn","category-pkn-7"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/419","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=419"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/419\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":502,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/419\/revisions\/502"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=419"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=419"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=419"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}