{"id":365,"date":"2020-04-05T14:25:52","date_gmt":"2020-04-05T14:25:52","guid":{"rendered":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/?p=365"},"modified":"2020-04-08T21:32:09","modified_gmt":"2020-04-08T21:32:09","slug":"ips7-2-bab3-aktivitas-manusia-memenuhi-kebutuhannya-part-3-permintaan-penawaran-pasar-dan-harga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/ips7-2-bab3-aktivitas-manusia-memenuhi-kebutuhannya-part-3-permintaan-penawaran-pasar-dan-harga\/","title":{"rendered":"IPS7-2-BAB3 Aktivitas Manusia memenuhi kebutuhannya Part &#8211; 3 &#8211; Permintaan, Penawaran, Pasar dan Harga"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"IPS7-2-BAB3 Aktivitas Manusia memenuhi kebutuhannya Part - 3 - Permintaan, Penawaran, Pasar dan Harga. 1. Permintaan. Ketika kalian mempelajari tentang \u201cpermintaan\u201d (demand), sebaiknya kalian menempatkan diri kalian seolah-seolah sebagai pembeli agar mudah menghayati makna dari permintaan.Untuk dapat memenuhi kebutuhan, kalian\u00a0melakukan berbagai cara, salah satunya adalah saat kalian membeli buku. Pada saat awal tahun ajaran, harga buku di pasaran mengalami kenaikan karena dipicu oleh banyak permintaan terhadap buku tersebut. Kalian sangat membutuhkan buku, sehingga kalian tetap akan membelinya walau dengan harga yang mahal. Begitu juga sebaliknya apabila harga buku tersebut turun dari harga biasanya, maka jumlah buku yang ingin dibeli oleh masyarakat akan tetap banyak. Jadi dapat disimpulkan jumlah barang yang ingin dibeli oleh masyarakat tergantung dari kebutuhan masyarakat terhadap suatu barang. Jumlah barang yang ingin dibeli oleh masyarakat dengan berbagai tingkat harga tertentu disebut dengan permintaan. Kemampuan manusia untuk melakukan permintaan terhadap barang dan jasa sangatlah terbatas. Keterbatasan manusia dalam melakukan permintaan dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan antara lain : a. Harga Barang. Harga suatu barang akan mempengaruhi banyaknya jumlah barang yang diminta. Jika haraga barang naik maka jumlah barang yang diminta berkurang dan sebaliknya apabila harga barang turun maka jumlah barang yang diminta bertambah banyak. Apabila pada mulanya harga barang tersebut Rp 1.000,00 per unit dan kemudian naik menjadi Rp 1.500 per unit, ini akan mempengaruhi jumlah barang yang diminta akan turun. Akan tetapi apabila harga barang tersebut turun menjadi Rp 500 per unit maka kemungkinan jumlah barang yang diminta tersebut akan bertambah. b. Pendapatan Masyarakat. Pendapatan yang diperoleh oleh seseorang akan sangat mempengaruhi permintaan barang. Jika pendapatan rata-rata setiap orang naik maka akan mempengaruhi jumlah barang yang diminta\u00a0 bertambah. Sebaliknya apabila pendapatan turun atau tidak memiliki pendapatan maka akan sangat mempengaruhi berkurangnya jumlah barang yang diminta. c. Selera Masyarakat. Selera sangat mempengaruhi permintaan seseorang. Apabila orang tersebut sangat menyukai suatu barang, walaupun harga barang tersebut mahal maka pembeli tidak menghiraukan adanya kenaikan harga. Apabila selera masyarakat terhadap barang tersebut rendah maka permintaan barang tersebut juga rendah. d. Kualitas Barang. Setiap orang menginginkan barang yang berkualitas. Sehingga kualitas ini sangat mempengaruhi permintaan. Jika kualitas barang bagus dan harga barang tersebut lebih mahal sedikit dari barang lain yang sama, maka masyarakat lebih memilih membeli barang tersebut. Sebaliknya jika kualitas barang jelek maka permintaan terhadap barang akan berkurang. e. Harga Barang Lain. Banyak sedikitnya jumlah barang yang diminta biasanya dipengaruhi juga oleh harga barang lain. Apabila harga kopi lebih mahal dari harga teh, maka masyarakat cenderung membeli teh. Akan tetapi kalau harga kopi lebih murah dari teh bagi mereka yang uangnya terbatas maka masyarakat akan membeli kopi yang merupakan pengganti teh. Permintaan gas akan tinggi kalau masyarakat menggunakan kompor gas, sebaliknya permintaan gas akan turun kalau masyarakat kembali menggunakan kompor minyak. Permintaan terhadap barang ini sangat\u00a0dipengaruhi oleh harga barang lain. f. Jumlah Penduduk. Jumlah anggota kelaurga akan sangat mempengaruhi jumlah permintaan. Begitu juga dengan bertambahnya jumlah penduduk suatu negara maka akan sangat mempengaruhi permintaan terhadap barang. g. Ramalan Masa Depan. Pada saat krisis ekonomi, harga barang cenderung berubah-rubah bahkan cenderung naik. Masyarakat akan menambah permintaan terhadap barang kalau diperkirakan harga barang tersebut di masa yang akan datang akan naik. Akan tetapi apabila keadaan perekonomian negara sudah semakin membaik, maka harga cenderung turun dan masyarakat menahan diri untuk mengurangi permintaan terhadap barang. Hubungan antara berbagai harga dengan jumlah barang yang diminta dapat digambarkan dalam suatu grafik yang disebut dengan kurva permintaan. Kurva permintaan adalah grafik yang menggambarkan sifat hubungan antara jumlah permintaan barang atau jasa dengan harga dalam berbagai kondisi. Hubungan antara harga dengan jumlah barang yang diminta dapat kita lihat dalam suatu daftar di bawah ini dan selanjutnya kita buat dalam bentuk grafik. Permintaan dapat dibedakan sebagai berikut. a. Permintaan menurut daya beli konsumen antara lain: 1) Permintaan efektif yaitu permintaan yang didukung dengan kemampuan daya beli. Artinya permintaan ini berasal dari konsumen yang betulbetul memiliki kemampuan untuk membeli barang dan melakukan transaksi. 2) Permintaan potensial yaitu permintaan yang didukung dengan kemampuan daya beli, tetapi belum melakukan transaksi. Artinya permintaan ini masih berupa keinginan untuk membeli dan belum melaksanakan transaksi. b. Permintaan menurut jumlah konsumen antara lain: 1) Permintaan individual yaitu permintaan dari masing-masing orang terhadap suatu barang. Permintaan ini tergantung dari kemampuan masing-masing orang. 2) Permintaan pasar yaitu permintaan yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya. Permintaan ini dapat dihitung dengan menjumlahkan permintaan masing-masing orang atau individu. 2. Penawaran Untuk memenuhi kebutuhan akan permintaan barang dan jasa masyarakat diperlukan kesediaan produsen dalam memperoduksi berbagai barang pada tingkat harga, yang disebut sebagai penawaran. Penawaran ini biasanya dilakukan oleh pedagang atau produsen sebagai penghasil barang.Produsen berusaha memproduksi berbagai jenis barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Semua barang dan jasa yang dihasilkan tersebut untuk kemudian ditawarkan kepada konsumen. Tinggi rendahnya jumlah barang yang ditawarkan tergantung dari harga barang.Apabila harga barang naik maka jumlah barang yang ditawarkan cenderung bertambah, dan sebaliknya apabila harga barang turun maka jumlah barang yang ditawarkan cenderung berkurang. Dengan demikian kita menyimpulkan bahwa, penawaran ialah kesediaan penjual untuk menjual berbagai barang pada berbagai tingkat harga dalam waktu tertentu. Definisi penawaran hanyalah mencerminkan hubungan antara jumlah barang yang ditawarkan dan tingkat harga. Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menentukan penawaran, antara lain sebagai berikut. a. Biaya Produksi. Untuk menghasilkan suatu barang diperlukan biaya produksi. Tinggi rendahnya biaya produksi yang dikeluarkan akan menentukan pula harga barang. Bila biaya produksi tinggi maka produsen akan\u00a0mengurangi jumlah produksi barang dan akibatnya penawaran berkurang. Sebaliknya jika biaya produksi murah maka akan semakin banyak barang hasil produksi dan penawaran akan bertambah. b. Teknologi. Teknologi yang digunakan dalam memproduksi barang akan mempengaruhi jumlah dan kualitas barang hasil produksi. Semakin tinggi teknologi yang digunakan dalam memproduksi barang maka kualitas dan jumlah barang hasil produksi bertambah dan ini berpengaruh pada naiknya jumlah penawaran. c. Harapan Akan Mendapatkan Laba. Dengan harapan memperoleh keuntungan atau laba yang banyak maka produsen berlomba untuk meningkatkan produksinya, serta memperluas dan mengambangkan usahanya guna memperoleh keuntungan yang besar. d. Faktor-Faktor Nonekonomi. Faktor nonekonomi seperti, bencana alam, larangan impor, dan kebijakan pemerintah, akan sangat\u00a0 berpengaruh pada penawaran. Bagaimana hubungan antara harga dengan jumlah barang yang ditawarkan? Hubungan antara harga dengan penawaran dapat dilihat dari bunyi hukum\u00a0 penawaran \u201cJika harga barang ditawarkan naik, maka jumlah barang yang ditawarkan pun akan bertambah dan sebaliknya, jika harga barang turun, maka jumlah barang yang ditawarkan pun berkurang.\u201dAntara harga dengan penawaran terdapat suatu hubungan lurus dimana harga berbanding lurus dengan penawaran. Dari tabel tersebut dapat dibuat suatu grafik yang disebut dengan kurva penawaran. Pengertian kurva penawaran adalah grafik yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah barang yang ditawarkan pada waktu tertentu dan tempat tertentu. 3. Pasar. Kalian masih ingat kegiatan distribusi barang dan jasa pada materi sebelumnya? Kegiatan penjualan yang dilakukan pedagang biasanya di pasar. Kita dapat melihat pasar yang ada di lingkungan sekitar kita. Pasar tersebut bukan hanya untuk melakukan transaksi jual beli, akan tetapi beberapa orang ke pasar hanya untuk melihat-lihat atau sekedar mengetahui keadaan barang dan harga. Kegiatan di pasar sangat ramai, apalagi kalau hari tersebut merupakan hari pasaran. Mereka melakukan transaksi jual beli barang dengan melakukan tawar-menawar lebih dulu. Setelah terjadi kesepakatan harga dan memilih barang yang diinginkan biasanya akan terjadi transaksi jual-beli. Pasar yang ada di sekitar kita, ada yang tradisional dan ada juga yang modern. Coba bedakan antara pasar tradisional dengan pasar modern? Perbedaan tersebut sebenarnya dapat kita lakukan dengan melihat kualitas barang dagangan, cara penataan barang, tempat, dan harga barang. Kegiatan pasar dapat kita lihat hampir sepanjang hari.Pada dasarnya konsumen dapat memperoleh barang kebutuhannya di pasar. Apakah pasar hanya mempunyai peranan sebagai penyedia barang kebutuhan sehari-hari saja? Dalam\u00a0memenuhi kebutuhannya, manusia akan berupaya untuk memperoleh barang dan jasa. Barang dan jasa yang diperlukan tersebut sebagian besar disediakan oleh pasar. Kalau kita mencoba pergi ke pasar, maka kita akan melihat halhal yang sangat penting dalam pasar. Kita akan melihat berbagai jenis barang dagangan, ada penjual dan pembeli, dan ada tawar menawar dalam transaksi jual beli. Dalam pengertian yang paling sederhana, pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli. Pada era globalisasi saat ini transaksi tidak hanya terjadi di pasar akan tetapi dapat pula melakukan transaksi melalui sms atau jual beli secara online. Oleh karena itu pengertian pasar tidak terbatas pada tempat bertemunya penjual dan pembeli, melainkan adanya transaksi jual beli barang dan jasa yang disepakati oleh penjual dan pembeli. Dari uraian tersebut jelas bahwa pengertian pasar secara luas merupakan sarana bertemunya penjual dan pembeli, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk melakukan jual beli atau proses terjadinya interaksi antara penjual dan pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah barang atau jasa yang diperjualbelikan. Ada unsur penting yang harus dipenuhi dalam membentuk suatu pasar, antara lain; adanya barang yang diperjualbelikan walaupun hanya berupa\u00a0 sampel ( contoh ), adanya penjual dan pembeli walau tidak bertemu langsung, ada kesepakatan antara penjual dan pembeli, dan adanya media komunikasi antara penjual dan pembeli. Pada mulanya pasar terbentuk dalam tingkat lokal, seiring dengan perkembangan pertukaran barang yang semakin meningkat, lambat laun pasar menjadi sangat luas. Pada masa lalu hanya pada tingkat desa, kecamatan, kota\/ kabupaten, propinsi, nasional, dan bahkan tingkat\u00a0internasional. Ini disebabkan oleh meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi, semakin beragam dan jumlah barang yang diperjualbelikan, serta semakin majunya alat transportasi. Dengan diberlakukanya perdagangan bebas antar negara di dunia ini maka barang komoditas semakin bertambah, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.\u00a0 Pasar memiliki fungsi, antara lain sebagai berikut: a. Fungsi Distribusi. Fungsi distribusi pasar dimaksudkan untuk memperlancar distribusi barang dari produsen ke konsumen.Melalui transaksi jual-beli produsen dapat memasarkan barangnya baik secara langsung maupun melalui perantara.Melalui pasar inilah konsumen dapat memperoleh barang yang diinginkan secara mudah dan cepat.Lancarnya distribusi barang dan jasa menunjukkan berfungsinya pasar secara baik. b. Fungsi Pembentuk Harga. Fungsi pembentuk harga, pasar mewujudkan kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.Transaksi penjual dan pembeli pada mulanya melakukan tawar-menawar dan akhirnya terjadi kesepakatan harga. Tawar-menawar ini dilakukan agar terjadi kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.Pembeli biasanya membeli barang dengan memperhitungkan manfaat atau kegunaan dari barang, sedangkan pedagang biasanya memperhitungkan laba yang diinginkan.Hal inilah yang menimbulkan perbedaan sehingga terjadi tawar- menawar harga. Tawar-menawar harga biasanya terjadi di pasar tradisional. c. Fungsi Promosi. Promosi artinya memperkenalkan hasil produksi kepada masyarakat, melalui fungsi ini pasar menjual barang sekaligus memperkenalkan hasil produksinya kepada masyarakat.Barang dagangan biasanya di pajang di tempat yang terlihat oleh konsumen. Dengan memajang barang hasil produksi tersebut diharapkan dapat menarik minat konsumen untuk membelinya. Fungsi promosi ini sangat menentukan omzet penjualan apalagi ditunjang dengan kualitas barang bagus dan harga murah. Pasar banyak macamnya dan pada dasarnya pasar dapat dibedakan menurut beberapa kriteria, antara lain sebagai berikut. a. Macam Pasar Menurut Wujudnya. 1) Pasar konkrit adalah pasar nyata atau pasar yang unsur-unsur pasarnya, seperti penjual, pembeli, dan barang yang diperjualbelikan ada disitu. Contoh dari pasar ini yaitu pasar yang setiap hari kita kunjungi untukmembeli barang kebutuhan sehari-hari. Barang yang kita beli dapat langsung kita lihat dan dipilih, sehingga tahu kualitas dari barang tersebut. Selain itu antara penjual dan pembeli langsung melakukan transaksi di pasar tersebut. 2) Pasar abstrak, yaitu pasar yang antara penjual dan pembeli dan barang yang diperjualbelikan tidak dapat bertemu langsung di dalam pasar akan tetapi transaksi dilaksanakan melalui alat komunikasi dan barang yang diperjualbelikan sudah diketahui betul oleh pembeli. Seperti kalau kalian ingin pesan Pizza hanya melalui telepon dan barang akan diantarkan ke alamat kita. b. Menurut Jenis Barang yang Diperdagangkan : 1) Pasar barang konsumsi,yaitu pasar yang memperjualbelikan barangbarang keperluan sehari-hari. Contoh, pasar ikan, pasar buah-buahan, dan supermarket atau mall. 2) Pasar barang produksi,yaitu pasar yang menyediakan keperluan faktor-faktor produksi. Contoh pasar ini antara lain ; pasar tenaga kerja yang merupakan tempat tenaga kerja mencari lapangan pekerjaan, dan pasar modal. c. Menurut Luas Jaringan Distribusi : 1) Pasar setempat,yaitu pasar yang digunakan oleh masyarakat di wilayah sekitar dan melibatkan penjual dan pembeli di sekitar daerah tersebut. Bentuk dan jenis barang yang diperdagangkan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosial budaya setempat. Seperi pasar Klewer di Solo atau pasar Bringharjo di Yogjakarta yang menjual batik hasil daerah tersebut. Penjual pada pasar ini memakai kain batik untuk melestarikan budaya sehingga permintaan batik pada daerah ini sangat banyak dan ini berbeda dengan permintaan batik di daerah lain. 2) Pasar nasional,yaitu pasar yang cakupan pembelinya dalam wilayah suatu negara. Penjual dan pembeli dari berbagai daerah di wilayah negara tersebut. Produk yang dijual dibutuhkan oleh masyarakat negara tersebut. 3) Pasar regional yaitu pasar yang daerah pemasarannya meliputi beberapa negara yang berada dalam suatu kawasan. Pasar ini biasanya dibawah suatu organisasi yang berada dalam wilayah kawasan tersebut. 4) Pasar international yaitu pasar yang menyediakan komoditas barang dagangan untuk rakyat seluruh dunia. Biasanya komoditi yang dijual merupakan produk-produk yang dibutuhkan oleh seluruh masyarakat. d. Menurut Waktu Penyelenggaraan : 1) Pasar harian,yaitu pasar yang melakukan kegiatan setiap hari dan menjual barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari. Contoh pasar ini antara lain, pasar induk yang terdapat di sekitar daerah kalian 2) Pasar mingguan yaitu pasar yang yang dilaksakan seminggu sekali. Contoh pasar ini antara lain pasar hewan yang hanya buka seminggu sekali. 3) Pasar bulanan yaitu pasar yang kegiatannya sebulan sekali. Pasar ini dapat kita temukan di daerah industri atau kantor pos. Pasar ini dibuka pada saat karyawan pabrik gajian atau pembayaran pensiunan pegawai pos. 4) Pasar tahunan yaitu pasar yang diadakan setahun sekali. Pasar ini bersifat nasional maupun internasional. Penyelenggaraan pasar ini sebagai ajang promosi untuk produk-produk tertentu ataupun produk baru. Contohnya antara lain : PRJ (Pekan Raya Jakarta), dan Pasar malam sekatenan di solo. e. Menurut Organisasi\/Strukturnya : 1) Pasar persaingan sempurna, yaitu pasar di dalamnya banyak terdapat penjual dan pembeli yang sama-sama telah mengetahui siatuasi pasar. Barang yang diperjualbelikan homogen (sejenis), penjual dan pembeli tidak bebas menentukan harga karena harga ditentukan oleh kekuatan pasar. Contoh pasar ini antara lain, pasar sayur-mayur, pasar buahbuahan, dan pasar tekstil di Tanah Abang. 2) Pasar persaingan tidak sempurna, yaitu pasar penjual dan pembeli memiliki kebebasan dalam menentukan harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan. Dalam pasar ini penjual dan pembeli dapat mempengaruhi harga. 4. Harga. Harga ialah nilai tukar suatu barang yang dinyatakan dengan uang. Dalam ilmu ekonomi yang dimaksudkan dengan harga pasar ialah harga yang disepakati pihak penjual dan pembeli, dan pada harga ini barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Harga pasar dapat disebut juga sebagai harga keseimbangan, karena pada harga tersebut ada keseimbangan antara jumlah barang yang ditawarkan dan jumlah barang yang diminta seimbang. Terbentuknya harga pasar ini melalui proses tawar-menawar terlebih dahulu antara penjual dan pembeli. Harga pasar ini terjadi setelah adanya kesepakatan harga antara penjual dan pembeli. F. Peran Iptek dalam Kegiatan Ekonomi Manusia saat ini sangat membutuhkan barangbarang seperti yang terdapat pada gambat tersebut. Barang-barang tersebut merupakan hasil perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi saat ini.\u00a0 Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu muncul sebagai akibat berkembangnya kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan. Semakin bertambahnya kebutuhan manusia menuntut ketersediaan alat pemenuhan kebutuhan yang semakin cepat dan bervariasi. 1. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Telah dijelaskan sebelumnya bahwa ilmu pengetahuan muncul sebagai akibat dari berkembangnya aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan.Ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diartikan adalah suatu ilmu yang berorientasi\u00a0pada pemenuhan kebutuhan manusia.Perkembangan IPTEK saat ini membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Pesatnya perkembangan IPTEK dapat dilihat dengan semakin bermunculan teknologi canggih yang dapat membantu aktivitas manusia.Perkembangan IPTEK dapat memfasilitasi kegiatan usaha semakin lancar sehingga dapat menimbulkan kesejahteraan bagi masyarakat. Namun demikian berkembangnya IPTEK memberikan dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif dari perkembangan IPTEK antara lain sebagai berikut. a. Dapat terpenuhi kebutuhan manusia artinya bisa mengurangi permasalahan ekonomi yang dihadapi. b. Dapat membuat segala sesuatu lebih cepat dan mudah. c. Dapat mempermudah untuk memperluas informasi. d. Menambah wawasan pengetahuan. Dampak negatif dari perkembangan IPTEK antara lain sebagai berikut. a. Mempengaruhi pola pikir masyarakat yang negatife jika informasi yang diperoleh melalui internet berisi tentang segala hal bersifat negatif. b. Dapat menyebabkan polusi, semakin banyak masyarakat menggunakan hasil perkembangan IPTEK, misalnya kendaraan bermotor maka pencemaran juga semakin bertambah. c. Dapat membuat orang semakin malas, sebagai contoh siswa setiap saat hanya memegang HP dan melupakan kewajiban sebagai siswa untuk belajar. d. Dapat menimbulkan kerusakan, misalnya kerusakan lingkungan alam sebagai akibat semakin banyak limbah industri yang dibuang oleh perusahaan industri, bahkan mungkin bisa jadi suatu saat lahan tersebut dijadikan tempat untuk berdirinya mall. 2. Peran Iptek dalam Menunjang Kegiatan Ekonomi. Ilmu pengetahuan dan tehnologi sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia.IPTEK sebagai sarana manusia mencapai kesejahteraan. Dengan IPTEK manusia mampu membantu pemenuhan kebutuhan manusia.Sebagai contoh saat kalian membutuhkan makanan dengan bantuan HP kalian bisa pesan makanan yang diantar langsung ke rumah tempat tinggal kita. IPTEK adalah hasil dari kebudayaan manusia yang memberikan kemudahan dalam melakukan aktivitasnya.IPTEK dapat kita rasakan saat ini memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan manusia.Perkembangan IPTEK memiliki dampak positif dalam kegiatan ekonomi. Kalian masih ingat kegiatan ekonomi itu terdiri atas kegiatan apa saja ?Kegiatan ekonomi yang meliputi kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi. Peran perkembangan IPTEK bagi kegiatan ekonomi antara lain sebagai berikut. a. Produksi : IPTEK dapat menunjang kegiatan produksi terutama kebutuhan akan mesin-mesin produksi, bahan baku untuk produksi, dan bahan penolong untuk produksi. b. Distribusi : IPTEK dapat memberikan kemudahan distribusi barang, dapat memperlancar distribusi barang, dan mempercepat barang sampai ke tangan konsumen. c. Konsumsi :IPTEK dapat memberikan kemudahan konsumen dalam pemenuhan kebutuhan.Konsumen dengan cepat dan mudah memperoleh barang yang dibutuhkan. G.Peran Kewirausahaan dalam Membangun Ekonomi Indonesia. Seperti yang kita ketahui kegiatan yang yang dilakukan manusia setiap hari dalam rangka memenuhi kebutuhan.Untuk memenuhi kebutuhan manusia yang selalu bertambah dan menuntut kualitas yang lebih bagus, maka sebagai produsen perlu ada inovasi dalam produksinya.Kebutuhan manusia yang sangat bervariasi tentu saja harus diikuti dengan kemampuan pengusaha untuk membuat hasil produksi yang lebih bagus dan lebih kreatif. Kemampuan manusia untuk menghasilkan sesuatu yang lain dari pengusaha lain tentu perlu kemampuan untuk mengembangkan yang sudah ada atau membuat sesuatu yang baru agar barang produksinya laku di pasar. 1. Kreativitas. Kegiatan yang dilakukan pada gambar yaitu membuat suatu produk yang berasal dari barang bekas.Barang bekas bisa dijadikan sesuatu karya yang indah dan memiliki nilai jual.Seseorang mampu membuat sesuatu yang indah dengan nilai jual tinggi adalah hasil kreativitas orang tersebut. Kreativitas merupakan salah satu ciri dari jiwa wirausaha. Kemampuan untuk melakukan kreativitas ini tergantung kemauan manusia untuk mengembangkannya. Kreativitas sudah kita miliki dari sejak kecil. Kita perhatikan kembali masamasa kecil jika anak\u00a0 menginginkan sesuatu maka anak itu akan melakukan sesuatu yang membuat orang tuanya mengerti bahwa anak ingin sesuatu. Sikap ini sebenarnya kreativitas anak itu agar orang tua perhatian terhadap keinginannya.Apa yang dimaksud dengan kreativitas ? Sebelum memahami apa itu kreatif, coba perhatikan contoh di bawah ini .\u201cSekarang banyak produk yang dibuat berdasarkan apa yang menjadi trend dari tayangan film di TV. Contoh lihat tayangan film anak-anak \\\"Unyil\\\", maka banyak sekali produk yang dihasilkan dari tokoh film itu. Seperti boneka, baju kaos, tas,buku, dan lain-lain. Ini menunjukkan bahwa produsen melakukan berbagai gagasan kreatif memenuhi kebutuhan masyarakat terutama anak-anak kecil. Ide\u2013ide pembuatan produk ini tentu merupakan kreativitas pengusaha untuk menawarkan hasil produksinya. Hasil produksi itu laku di pasar bahkan orang tuanya juga menyukainya.\u201d Banyak kisah lain yang menceritakan kehidupan seseorang yang kreatif. Kisah seseorang yang mampu membuat sepeda motor kecil yang mesinnya dari mesin pemotong rumput ini juga merupakan gagasan kreatif seseorang. Seorang dapat membuat berbagai mainan anak-anak dari kertas bekas yang sudah dibuang di tempat sampah seperti, lampion, ular-ularan dan mainan anak lainnya. Berdasar beberapa contoh di atas kiranya jelas bahwa, kapan seseorang dikatakan kreatif? Seseorang dikatakan kreatif pada saat manusia memiliki ciri-ciri sebagai berikut. 1. Bersifat ingin tahu 2. Sering mengajukan pertanyaan yang baik 3. Banyak gagasan dan usul-usul terhadap suatu masalah 4. Mampu menyatakan pendapat secara spontan tanpa malu-malu 5. Tidak mudak terpengaruh orang lain 6. Mampu mengajukan gagasan pendapat yang berbeda dengan orang lain 7. Mempunyai kebiasaan belajar sendiri 8. Belajar dari kegagalan 9. Belajar dari pengalaman orang lain Apakah kalian memiliki ciri-ciri itu ?Diantara kalian tentu ada beberapa ciri yang kalian miliki.Ciri-ciri tersebut merupakan modal yang sangat bagus bagi kehidupan kalian kelak. Kalian harus berusaha mengembangkan kreativitas pada diri sendiri agar kehidupan yang akan datang menjadi manusia yang berhasil dan sukses. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik itu berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan yang ada sebelumnya ( Supriadi, 2001:7). Dalam setiap kegiatan ekonomi diperlukan suatu pemikiran yang kreatif yang dapat membantu alternatif tindakan. Kreativitas seseorang dapat dipengaruhi oleh kemampuan, bakat dan ilmu pengetahuan ditambah dengan pengalaman yang merupakan guru berharga untk memicu kreativitas keberhasilan dalam kegiatan ekonomi. Kita harus menyadari bahwa tantangan hidup di masa yang akan datang sangatlah berat, maka harus dihadapi dengan kreativitas dan inovasi. Apa yang dimaksud dengan inovasi? Inovasi merupakan penciptaan atau penemuan yang merupakan hasil penelitian atau eksperimen.Banyak barang-barang yang memenuhi kehidupan ekonomi kita yang merupakan dari hasil inovasi. Dan hal ini sangat dibutuhkan dalam mencapai keberhasilan bisnis. Banyak orang yang berhasil karena ide kreatif dan inovatif . Pengusaha yang sukses selalu melakukan inovasi bagi perkembangan perusahaannya. Perusahaan akan selalu menghasilkan produk baru untuk mengikuti perkembangan sesuai selera konsumen. Tujuan perusahaan melakukan inovasi selain untuk menghasilkan hasil produksi, antara lain sebagai berikut. a. Membuat desain dan model yang menarik selera konsumen. b. Menghasilkan barang yang berkualitas bagus. c. Membuat nyaman dan memberi kepuasan pada konsumen. d. Mempunyai ciri khas dari produk dari perusahaan lain. e. Produknya memiliki dayaguna dan serbaguna. f. Menghasilkan produk dengan harga bersaing. 2. Kewirausahaan. Tahun 1997 Indonesia mengalami krisis ekonomi yang mengakibatkan keadaan perekonomian sampai saat belum membaik sepenuhnya. Banyak perusahaan yang gulung tikar karena tidak mampu bersaing dengan produk dari Negara lain, dan pada saat memasuki era perdagangan bebas maka rasanya tidak salah kalau kita harus mempersiapkan sumber daya manusia yang siap bekerja. Begitu kalian selesai sekolah di SMP, apa yang dapat kamu lakukan untuk memenuhi kehidupan kamu ? Tidak semua anak bernasib sama yaitu dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Dengan demikian mulailah dari sekarang untuk dapat mengembangkan diri dengan gagasan kreatif. Disamping kita dapat membuka lapangan kerja sendiri juga dapat membuka lapangan kerja bagi orang lain. Pengangguran setiap hari semakin bertambah oleh karena hal itu diperlukan suatu penanganan yang serius untuk dapat membantu masalah penciptaan lapangan kerja. Untuk mengatasi masalah ini gagasan kreatif sangat diperlukan dalam kehidupan ekonomi. Karena gagasan ini para pelaku ekonomi muncul suatu ide yang inovatif yang akhirnya dapat menjadi pendorong dalam meningkatkan kegiatan ekonomi. Munculnya gagasan-gagasan yang kreatif diharapkan menimbulkan kemampuan melakukan kegiatan ekonomi. Salah satu caranya yaitu menunjukkan kemampuan kemandirian itu. Seorang wirausaha adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menangkap peluang bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan mengambil tindakan yang tepat, serta memastikan keberhasilan. Seorang wirausaha tidak hanya mampu berbuat sesuatu yang baik bagi dirinya melainkan bagi orang lain. Peranan wirausaha juga mampu membuka lapangan kerja baru, sehingga dapat membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran. Ciri\u2013ciri wirausaha adalah orang yang memiliki potensi untuk berprestasi. Ia senantiasa memiliki motivasi yang besar untuk maju dan berprestasi. Dalam kondisi dan situasi yang bagaimanpaun, ia mampu menolong dirinya dalam mengatasi permasalahan hidupnya. Dengan kekuatan yang ada pada dirinya, manusia wirausaha mampu berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya. Disamping itu, manusia wirausaha mampu mengatasi kemiskinan, tanpa menunggu pertolongan orang lain. Seseorang wirausaha juga memilki semangat, sikap, perilaku dan kemampuan dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, serta merupakan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi. Seorang wirausaha tidak suka bergantung kepada pihak lain. Dalam setiap usaha selalu memajukan keluarga dan tidak menunggu bantuan dari pihak lain. Keberhasilan seseorang tergantung pada manusianya sendiri.Jiwa wirausaha harus mampu mengenali dirinya sendiri dan harus melengkapi diri dengan jiwa besar.Berikut ciri-ciri manusia wirausaha: a. Mempunyai kepribadian yang kuat : Tanda manusia yang memiliki kepribadian yang kuat adalah manusia yang bermoral tinggi,yaitu manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. b. Memiliki sikap mental seorang wiraswasta : Manusia yang bermental wiraswasta mempunyai kemauan keras untuk mencapai tujuan dan kebutuhan hidupnya.Manusia wiraswasta juga memiliki keyakinan yang kuat atas kekuatan yang ada pada dirinya, serta memiliki kejujuran dan\u00a0 bertanggungjawab. c. Memiliki kepekaan terhadap arti lingkungan : Seorang wirausaha harus harus dapat mengenal lingkungannya sehingga mampu mendayagunakan secara efisien untuk kepentingan hidupnya. d. Memiliki ketrampilan wiraswasta : Untuk dapat menjadi manusia wirausaha diperlukan beberapa keterampilan seperti keterampilan berfikir kreatif, ketrampilan dalam memimpin, keterampilan manajerial, dan keterampilan bergaul antar manusia. e. Memiliki kemampuan untuk mencari informasi : Keberhasilan dalam berwirausaha salah satunya mau mencari informasi tentang beberapa hal yang menyebabkan berhasilnya suatu usaha. E. Hubungan Antara Kelangkaan dengan\u00a0Permintaan-Penawaran untuk Kesejahteraan dan Persatuan Bangsa Indonesia. Pada sub bab sebelumnya kalian sudah belajar tentang kelangkaan. Masih ingatkan kalian pengertian dari kelangkaan !Kelangkaan merupakan persolan ekonomi yang paling mendasar dikarenakan keinginan manusia yang tidak terbatas dengan ketersediaan sumber daya yang terbatas.Kelangkaan ini ada karena orang ingin memiliki lebih banyak barang atau jasa yang pada sistem pengelolaan dari sumber daya yang dikelola. Penyebab kelangkaan antara lain: 1. Perbedaan letak geografis sehingga sumber daya alam tersebar tidak merata. Ada daerah yang banyak sumber daya alamnya bahkan daerah tersebut subur dan daerah yang kurang memiliki potensi sumber daya alam atau bahkan daerah tersebut kurang subur. Perbedaan geografis ini berpengaruh pada kekayaan sumber daya masing-masing daerah. 2. Pertumbuhan penduduk lebih cepat dibanding pertumbuhan barang produksi sehingga menimbulkan kesenjangan antara kebutuhan dengan persediaan barang dan jasa. 3. Keterbatasan kemampuan produksi barang. 4. Perkembangan teknologi yang tidak sama, di beberapa negara maju perkembangan teknologi berlangsung cukup cepat serta di negara berkembang justru perkembangan teknologi lambat dibandingkan dengan perkembangan kebutuhan akan barang dan jasa. Terbatasnya sumber daya mendorong manusia melakukan segala usaha agar kelangkaan bisa memenuhi kebutuhan hidup.Faktor penyebab kelangkaaan yang telah diuraikan dapat menimbulkan penawaran dan permintaan terhadap barang dan jasa. Penawaran terhadap barang dan jasa akan melimpah terjadi pada daerah yang kelebihan hasil produksi. Kelebihan penawaran ini akan mengakibatkan harga barang pada daerah tersebut menjadi murah. Daerah yang kekurangan sumber daya akan menyebabkan kelebihan permintaan sehingga harga barang pada daerah yang kekurangan menjadi mahal. Untuk mengatasi kelebihan penawaran pada daerah yang kelebihan sumber daya dan kekurangan pada daerah yang kurang sumber daya dengan melakukan distribusi barang dan jasa. Kalian masih ingat yang dimaksud distribusi ? Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung.Pada saat melakukan kegiatan distribusi dapat dilakukan diantaranya melalui pasar. Apa kaitan antara pasar dengan distribusi? Sesuai dengan fungsinya pasar merupakan tempat promosi, distribusi, dan pembentukan harga. Pasar merupakan tempat terjadinya transaksi jual beli. Kaitan antara pasar dengan distribusi adalah pasar merupakan tempat atau lembaga untuk mendistribusikan barang dan jasa dari podusen kepada konsumen. Keterkaitan antara pasar dan distribusi dapat kita lihat peranan pasar dalam mendistribusikan barang dan jasa. Peranan keterkaitan pasar dengan distribusi antara lain sebagai berikut. a. Mempermudah konsumen memperoleh barang konsumsi. Dengan adanya pasar dan distribusi, barang dan jasa yang dihasilkan produsen dapat dinikmati oleh konsumen baik melalui pasar tradisional maupun modern. b. Membentuk terciptanya harga barang yang stabil. Dengan adanya pasar barang-barang dapat tersalurkan kepada konsumen. Proses penyaluran akan membuat harga relative stabil. Naiknya harga barang biasanya dipengaruhi oleh karena langkanya barang. Langkanya barang yang di pasar juga dipengaruhi oleh lancarnya distribusi. Apabila distribusi lancer dan barang selalu tersedia di pasar maka harga akan relatif stabil. c. Produsen akan mempertahankan keuntungan dan penjualan produk. Keuntungan bagi produsen dengan adanya pasar dan distribusi akan mempertahankan penjualan dengan stabil. Penjualan ini akan mempengaruhi keuntungan yang diperolehnya. Bagi perekonomian nasional peran pasar dalam pemenuhan kebutuhan antarruang dapat dilihat sebagai berikut. a. Peranan bagi produsen, dapat menawarkan hasil produksinya di pasar. Sehingga pasar dalam hal tempat penjualan sekaligus tempat promosi bagi produsen. Dan lewat pasar inilah produsen dapat mengembangkan usahanya. b. Peranan bagi konsumen, dapat memenui semua keutuhannya melalui pasar, semakin luas pasar semakin mempermudah konsumen memperoleh barang yang dibutuhkan. c. Peranan bagi pembangunan, karena pasar menyediakan barang dan jasa yang bermanfaat dan diperlukan dalam pembangunan. Pasar ini mendorong pembangunan daerah-daerah. Selain itu pasar dapat menambah pendapatan daerah. d. Peranan pasar bagi sumber daya manusia, dapat menyerap tenaga kerja. Semakin luas pasar berarti membuka kesempatan kerja dan ini artinya menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran. Ketersediaan sumberdaya merupakan hal penting dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata dengan harga terjangkau. Kelangkaan yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa dan kemudian mendistribusikan kepada masyarakat demi peningkatan kesejahteraan.\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">IPS7-2-BAB3 Aktivitas Manusia memenuhi kebutuhannya Part &#8211; 3 &#8211; Permintaan, Penawaran, Pasar dan Harga.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>1. Permintaan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketika kalian mempelajari tentang \u201cpermintaan\u201d (demand), sebaiknya kalian menempatkan diri kalian seolah-seolah sebagai pembeli agar mudah menghayati makna dari permintaan.Untuk dapat memenuhi kebutuhan, kalian\u00a0melakukan berbagai cara, salah satunya adalah saat kalian membeli buku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada saat awal tahun ajaran, harga buku di pasaran mengalami kenaikan karena dipicu oleh banyak permintaan terhadap buku tersebut. Kalian sangat membutuhkan buku, sehingga kalian tetap akan membelinya walau dengan harga yang mahal. Begitu juga sebaliknya apabila harga buku tersebut turun<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">dari harga biasanya, maka jumlah buku yang ingin dibeli oleh masyarakat akan tetap banyak. Jadi dapat disimpulkan jumlah barang yang ingin dibeli oleh masyarakat tergantung dari kebutuhan masyarakat terhadap suatu barang. Jumlah barang yang ingin dibeli oleh masyarakat dengan berbagai tingkat<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">harga tertentu disebut dengan permintaan. Kemampuan manusia untuk melakukan permintaan terhadap barang dan jasa sangatlah terbatas. Keterbatasan manusia dalam melakukan permintaan dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan antara lain :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">a. Harga Barang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Harga suatu barang akan mempengaruhi banyaknya jumlah barang yang diminta. Jika haraga barang naik maka jumlah barang yang diminta berkurang dan sebaliknya apabila harga barang turun maka jumlah barang yang diminta bertambah banyak. Apabila pada mulanya harga barang tersebut Rp 1.000,00 per unit dan kemudian naik menjadi Rp 1.500 per unit, ini akan mempengaruhi jumlah barang yang diminta<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">akan turun. Akan tetapi apabila harga barang tersebut turun menjadi Rp 500 per unit maka kemungkinan jumlah barang yang diminta tersebut akan bertambah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">b. Pendapatan Masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pendapatan yang diperoleh oleh seseorang akan sangat mempengaruhi permintaan barang. Jika pendapatan rata-rata setiap orang naik maka akan mempengaruhi jumlah barang yang diminta\u00a0 bertambah. Sebaliknya apabila pendapatan turun atau tidak memiliki pendapatan maka akan sangat mempengaruhi berkurangnya jumlah barang yang diminta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">c. Selera Masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selera sangat mempengaruhi permintaan seseorang. Apabila orang tersebut sangat menyukai suatu barang, walaupun harga barang tersebut mahal maka pembeli tidak menghiraukan adanya kenaikan harga. Apabila selera masyarakat terhadap barang tersebut rendah maka permintaan barang tersebut juga rendah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">d. Kualitas Barang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setiap orang menginginkan barang yang berkualitas. Sehingga kualitas ini sangat mempengaruhi permintaan. Jika kualitas barang bagus dan harga barang tersebut lebih mahal sedikit dari barang lain yang sama, maka masyarakat lebih memilih membeli barang tersebut. Sebaliknya jika kualitas barang jelek maka permintaan terhadap barang akan berkurang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">e. Harga Barang Lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Banyak sedikitnya jumlah barang yang diminta biasanya dipengaruhi juga oleh harga barang lain. Apabila harga kopi lebih mahal dari harga teh, maka masyarakat cenderung membeli teh. Akan tetapi kalau<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">harga kopi lebih murah dari teh bagi mereka yang uangnya terbatas maka masyarakat akan membeli kopi yang merupakan pengganti teh.<br \/>\nPermintaan gas akan tinggi kalau masyarakat menggunakan kompor gas, sebaliknya permintaan gas akan turun kalau masyarakat kembali menggunakan kompor minyak. Permintaan terhadap barang ini sangat\u00a0dipengaruhi oleh harga barang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">f. Jumlah Penduduk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jumlah anggota kelaurga akan sangat mempengaruhi jumlah permintaan. Begitu juga dengan bertambahnya jumlah penduduk suatu negara maka akan sangat mempengaruhi permintaan terhadap barang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">g. Ramalan Masa Depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada saat krisis ekonomi, harga barang cenderung berubah-rubah bahkan cenderung naik. Masyarakat akan menambah permintaan terhadap barang kalau diperkirakan harga barang tersebut di masa yang akan datang akan naik. Akan tetapi apabila keadaan perekonomian negara sudah semakin membaik, maka harga cenderung turun dan masyarakat menahan diri untuk mengurangi permintaan terhadap barang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hubungan antara berbagai harga dengan jumlah barang yang diminta dapat digambarkan dalam suatu grafik yang disebut dengan kurva permintaan. Kurva permintaan adalah grafik yang menggambarkan sifat hubungan antara jumlah permintaan barang atau jasa dengan harga dalam berbagai kondisi. Hubungan antara harga dengan jumlah barang yang diminta dapat kita lihat dalam suatu daftar di bawah ini dan selanjutnya kita buat dalam bentuk grafik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Permintaan dapat dibedakan sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">a. Permintaan menurut daya beli konsumen antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Permintaan efektif yaitu permintaan yang didukung dengan kemampuan daya beli. Artinya permintaan ini berasal dari konsumen yang betulbetul memiliki kemampuan untuk membeli barang dan melakukan transaksi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Permintaan potensial yaitu permintaan yang didukung dengan kemampuan daya beli, tetapi belum melakukan transaksi. Artinya permintaan ini masih berupa keinginan untuk membeli dan belum melaksanakan transaksi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">b. Permintaan menurut jumlah konsumen antara lain:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Permintaan individual yaitu permintaan dari masing-masing orang terhadap suatu barang. Permintaan ini tergantung dari kemampuan masing-masing orang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Permintaan pasar yaitu permintaan yang dilakukan oleh masyarakat pada umumnya. Permintaan ini dapat dihitung dengan menjumlahkan permintaan masing-masing orang atau individu.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Penawaran<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk memenuhi kebutuhan akan permintaan barang dan jasa masyarakat diperlukan kesediaan produsen dalam memperoduksi berbagai barang pada tingkat harga, yang disebut sebagai penawaran. Penawaran ini biasanya dilakukan oleh pedagang atau produsen sebagai penghasil barang.Produsen<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">berusaha memproduksi berbagai jenis barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Semua barang dan jasa yang dihasilkan tersebut untuk kemudian ditawarkan kepada konsumen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tinggi rendahnya jumlah barang yang ditawarkan tergantung dari harga barang.Apabila harga barang naik maka jumlah barang yang ditawarkan cenderung bertambah, dan sebaliknya apabila harga barang turun maka jumlah barang yang ditawarkan cenderung berkurang. Dengan demikian kita menyimpulkan bahwa, penawaran ialah kesediaan penjual untuk menjual berbagai barang pada berbagai tingkat harga dalam waktu tertentu. Definisi penawaran hanyalah mencerminkan hubungan antara jumlah barang yang<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">ditawarkan dan tingkat harga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menentukan penawaran, antara lain sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">a. Biaya Produksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk menghasilkan suatu barang diperlukan biaya produksi. Tinggi rendahnya biaya produksi yang dikeluarkan akan menentukan pula harga barang. Bila biaya produksi tinggi maka produsen akan\u00a0mengurangi jumlah produksi barang dan akibatnya penawaran berkurang. Sebaliknya jika biaya produksi murah maka akan semakin banyak barang hasil produksi dan penawaran akan bertambah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">b. Teknologi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teknologi yang digunakan dalam memproduksi barang akan mempengaruhi jumlah dan kualitas barang hasil produksi. Semakin tinggi teknologi yang digunakan dalam memproduksi barang maka kualitas dan jumlah barang hasil produksi bertambah dan ini berpengaruh pada naiknya jumlah penawaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">c. Harapan Akan Mendapatkan Laba.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dengan harapan memperoleh keuntungan atau laba yang banyak maka produsen berlomba untuk meningkatkan produksinya, serta memperluas dan mengambangkan usahanya guna memperoleh<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">keuntungan yang besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">d. Faktor-Faktor Nonekonomi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Faktor nonekonomi seperti, bencana alam, larangan impor, dan kebijakan pemerintah, akan sangat\u00a0 berpengaruh pada penawaran. Bagaimana hubungan antara harga dengan jumlah barang yang ditawarkan? Hubungan antara harga dengan penawaran dapat dilihat dari bunyi hukum\u00a0 penawaran \u201cJika harga barang ditawarkan naik, maka jumlah barang yang ditawarkan pun akan bertambah dan sebaliknya, jika harga barang turun, maka jumlah barang yang ditawarkan pun berkurang.\u201dAntara harga dengan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">penawaran terdapat suatu hubungan lurus dimana harga berbanding lurus dengan penawaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari tabel tersebut dapat dibuat suatu grafik yang disebut dengan kurva penawaran. Pengertian kurva penawaran adalah grafik yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang dengan jumlah barang yang ditawarkan pada waktu tertentu dan tempat tertentu.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3. Pasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kalian masih ingat kegiatan distribusi barang dan jasa pada materi sebelumnya? Kegiatan penjualan yang dilakukan pedagang biasanya di pasar. Kita dapat melihat pasar yang ada di lingkungan sekitar kita. Pasar tersebut bukan hanya untuk melakukan transaksi jual beli, akan tetapi beberapa orang ke pasar hanya untuk melihat-lihat atau sekedar mengetahui keadaan barang dan harga. Kegiatan di pasar sangat ramai, apalagi kalau hari tersebut merupakan hari pasaran. Mereka melakukan transaksi jual beli barang dengan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">melakukan tawar-menawar lebih dulu. Setelah terjadi kesepakatan harga dan memilih barang yang diinginkan biasanya akan terjadi transaksi jual-beli. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pasar yang ada di sekitar kita, ada yang tradisional dan ada juga yang modern. Coba bedakan antara pasar tradisional dengan pasar modern? Perbedaan tersebut sebenarnya dapat kita lakukan dengan melihat kualitas barang dagangan, cara penataan barang, tempat, dan harga barang. Kegiatan pasar dapat kita lihat hampir sepanjang hari.Pada dasarnya konsumen dapat memperoleh barang kebutuhannya di pasar. Apakah pasar hanya mempunyai peranan sebagai penyedia barang kebutuhan sehari-hari saja? Dalam\u00a0memenuhi kebutuhannya, manusia akan berupaya untuk memperoleh barang dan jasa. Barang dan jasa yang diperlukan tersebut sebagian besar disediakan oleh pasar. Kalau kita mencoba pergi ke pasar, maka kita akan melihat halhal yang sangat penting dalam pasar. Kita akan melihat berbagai jenis barang<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">dagangan, ada penjual dan pembeli, dan ada tawar menawar dalam transaksi jual beli.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam pengertian yang paling sederhana, pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual-beli. Pada era globalisasi saat ini transaksi tidak hanya terjadi di pasar akan tetapi dapat pula melakukan transaksi melalui sms atau jual beli secara online. Oleh karena itu<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">pengertian pasar tidak terbatas pada tempat bertemunya penjual dan pembeli, melainkan adanya transaksi jual beli barang dan jasa yang disepakati oleh penjual dan pembeli. Dari uraian tersebut jelas bahwa pengertian pasar secara luas merupakan sarana bertemunya penjual dan pembeli, baik secara langsung maupun tidak langsung untuk melakukan jual beli atau proses terjadinya interaksi antara penjual dan pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah barang atau jasa yang diperjualbelikan.<br \/>\nAda unsur penting yang harus dipenuhi dalam membentuk suatu pasar, antara lain; adanya barang yang diperjualbelikan walaupun hanya berupa\u00a0 sampel ( contoh ), adanya penjual dan pembeli walau tidak bertemu langsung, ada kesepakatan antara penjual dan pembeli, dan adanya media komunikasi antara penjual dan pembeli. Pada mulanya pasar terbentuk dalam tingkat lokal, seiring dengan perkembangan pertukaran barang yang semakin meningkat, lambat laun pasar menjadi sangat luas. Pada masa lalu hanya pada tingkat desa, kecamatan, kota\/ kabupaten, propinsi, nasional, dan bahkan tingkat\u00a0internasional. Ini disebabkan oleh meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi, semakin beragam dan jumlah barang yang diperjualbelikan, serta semakin majunya alat transportasi. Dengan diberlakukanya perdagangan bebas antar negara di dunia ini maka barang komoditas semakin bertambah,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">baik dari segi kuantitas maupun kualitas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pasar memiliki fungsi, antara lain sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">a. Fungsi Distribusi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Fungsi distribusi pasar dimaksudkan untuk memperlancar distribusi barang dari produsen ke konsumen.Melalui transaksi jual-beli produsen dapat memasarkan barangnya baik secara langsung maupun melalui perantara.Melalui pasar inilah konsumen dapat memperoleh barang yang diinginkan secara mudah dan cepat.Lancarnya distribusi barang dan jasa menunjukkan berfungsinya pasar secara baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">b. Fungsi Pembentuk Harga.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Fungsi pembentuk harga, pasar mewujudkan kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.Transaksi penjual dan pembeli pada mulanya melakukan tawar-menawar dan akhirnya terjadi kesepakatan harga.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Tawar-menawar ini dilakukan agar terjadi kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.Pembeli biasanya membeli barang dengan memperhitungkan manfaat atau kegunaan dari barang, sedangkan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">pedagang biasanya memperhitungkan laba yang diinginkan.Hal inilah yang menimbulkan perbedaan sehingga terjadi tawar- menawar harga. Tawar-menawar harga biasanya terjadi di pasar tradisional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">c. Fungsi Promosi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Promosi artinya memperkenalkan hasil produksi kepada masyarakat, melalui fungsi ini pasar menjual barang sekaligus memperkenalkan hasil produksinya kepada masyarakat.Barang dagangan biasanya di<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">pajang di tempat yang terlihat oleh konsumen. Dengan memajang barang hasil produksi tersebut diharapkan dapat menarik minat konsumen untuk membelinya. Fungsi promosi ini sangat menentukan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">omzet penjualan apalagi ditunjang dengan kualitas barang bagus dan harga murah.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Pasar banyak macamnya dan pada dasarnya pasar dapat dibedakan menurut beberapa kriteria, antara lain sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">a. Macam Pasar Menurut Wujudnya.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Pasar konkrit adalah pasar nyata atau pasar yang unsur-unsur pasarnya, seperti penjual, pembeli, dan barang yang diperjualbelikan ada disitu. Contoh dari pasar ini yaitu pasar yang setiap hari kita kunjungi untukmembeli barang kebutuhan sehari-hari. Barang yang kita beli dapat langsung kita lihat dan dipilih, sehingga tahu kualitas dari barang tersebut. Selain itu antara penjual dan pembeli langsung melakukan transaksi di pasar tersebut.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Pasar abstrak, yaitu pasar yang antara penjual dan pembeli dan barang yang diperjualbelikan tidak dapat bertemu langsung di dalam pasar akan tetapi transaksi dilaksanakan melalui alat komunikasi dan barang yang diperjualbelikan sudah diketahui betul oleh pembeli. Seperti<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">kalau kalian ingin pesan Pizza hanya melalui telepon dan barang akan diantarkan ke alamat kita.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">b. Menurut Jenis Barang yang Diperdagangkan :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Pasar barang konsumsi,yaitu pasar yang memperjualbelikan barangbarang keperluan sehari-hari. Contoh, pasar ikan, pasar buah-buahan, dan supermarket atau mall.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Pasar barang produksi,yaitu pasar yang menyediakan keperluan faktor-faktor produksi. Contoh pasar ini antara lain ; pasar tenaga kerja yang merupakan tempat tenaga kerja mencari lapangan pekerjaan, dan pasar modal.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">c. Menurut Luas Jaringan Distribusi :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Pasar setempat,yaitu pasar yang digunakan oleh masyarakat di wilayah sekitar dan melibatkan penjual dan pembeli di sekitar daerah tersebut. Bentuk dan jenis barang yang diperdagangkan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosial budaya setempat. Seperi pasar Klewer di Solo atau pasar Bringharjo di Yogjakarta yang menjual batik hasil daerah tersebut. Penjual pada pasar ini memakai kain batik untuk melestarikan budaya sehingga permintaan batik pada daerah ini sangat banyak dan ini berbeda dengan permintaan batik di daerah lain.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Pasar nasional,yaitu pasar yang cakupan pembelinya dalam wilayah suatu negara. Penjual dan pembeli dari berbagai daerah di wilayah negara tersebut. Produk yang dijual dibutuhkan oleh masyarakat negara tersebut.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Pasar regional yaitu pasar yang daerah pemasarannya meliputi beberapa negara yang berada dalam suatu kawasan. Pasar ini biasanya dibawah suatu organisasi yang berada dalam wilayah kawasan tersebut.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4) Pasar international yaitu pasar yang menyediakan komoditas barang dagangan untuk rakyat seluruh dunia. Biasanya komoditi yang dijual merupakan produk-produk yang dibutuhkan oleh seluruh masyarakat.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">d. Menurut Waktu Penyelenggaraan :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Pasar harian,yaitu pasar yang melakukan kegiatan setiap hari dan menjual barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari. Contoh pasar ini antara lain, pasar induk yang terdapat di sekitar daerah kalian<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Pasar mingguan yaitu pasar yang yang dilaksakan seminggu sekali. Contoh pasar ini antara lain pasar hewan yang hanya buka seminggu sekali.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">3) Pasar bulanan yaitu pasar yang kegiatannya sebulan sekali. Pasar ini dapat kita temukan di daerah industri atau kantor pos. Pasar ini dibuka pada saat karyawan pabrik gajian atau pembayaran pensiunan pegawai pos.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">4) Pasar tahunan yaitu pasar yang diadakan setahun sekali. Pasar ini bersifat nasional maupun internasional. Penyelenggaraan pasar ini sebagai ajang promosi untuk produk-produk tertentu ataupun produk baru. Contohnya antara lain : PRJ (Pekan Raya Jakarta), dan Pasar malam sekatenan di solo.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">e. Menurut Organisasi\/Strukturnya :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">1) Pasar persaingan sempurna, yaitu pasar di dalamnya banyak terdapat penjual dan pembeli yang sama-sama telah mengetahui siatuasi pasar. Barang yang diperjualbelikan homogen (sejenis), penjual dan pembeli tidak bebas menentukan harga karena harga ditentukan oleh kekuatan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">pasar. Contoh pasar ini antara lain, pasar sayur-mayur, pasar buahbuahan, dan pasar tekstil di Tanah Abang.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">2) Pasar persaingan tidak sempurna, yaitu pasar penjual dan pembeli memiliki kebebasan dalam menentukan harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan. Dalam pasar ini penjual dan pembeli dapat mempengaruhi harga.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>4. Harga.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Harga ialah nilai tukar suatu barang yang dinyatakan dengan uang. Dalam ilmu ekonomi yang dimaksudkan dengan harga pasar ialah harga yang disepakati pihak penjual dan pembeli, dan pada harga ini barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. Harga pasar dapat disebut juga<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">sebagai harga keseimbangan, karena pada harga tersebut ada keseimbangan antara jumlah barang yang ditawarkan dan jumlah barang yang diminta seimbang.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Terbentuknya harga pasar ini melalui proses tawar-menawar terlebih dahulu antara penjual dan pembeli. Harga pasar ini terjadi setelah adanya kesepakatan harga antara penjual dan pembeli.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<hr \/>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>F. Peran Iptek dalam Kegiatan Ekonomi<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Manusia saat ini sangat membutuhkan barangbarang seperti yang terdapat pada gambat tersebut. Barang-barang tersebut merupakan hasil perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi saat ini.\u00a0<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu muncul sebagai akibat berkembangnya kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhan. Semakin bertambahnya kebutuhan manusia menuntut ketersediaan alat pemenuhan kebutuhan yang semakin cepat dan bervariasi.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Telah dijelaskan sebelumnya bahwa ilmu pengetahuan muncul sebagai akibat dari berkembangnya aktivitas manusia untuk memenuhi kebutuhan.Ilmu pengetahuan dan teknologi dapat diartikan adalah suatu ilmu yang berorientasi\u00a0pada pemenuhan kebutuhan manusia.Perkembangan IPTEK saat ini membawa manfaat yang luar biasa bagi kemajuan peradaban umat manusia. Pesatnya perkembangan IPTEK dapat dilihat dengan semakin bermunculan teknologi canggih yang dapat membantu aktivitas manusia.Perkembangan IPTEK dapat memfasilitasi kegiatan usaha semakin lancar sehingga dapat menimbulkan kesejahteraan bagi masyarakat. Namun demikian berkembangnya IPTEK memberikan dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif dari perkembangan IPTEK antara lain sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a. Dapat terpenuhi kebutuhan manusia artinya bisa mengurangi permasalahan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">ekonomi yang dihadapi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b. Dapat membuat segala sesuatu lebih cepat dan mudah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c. Dapat mempermudah untuk memperluas informasi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">d. Menambah wawasan pengetahuan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dampak negatif dari perkembangan IPTEK antara lain sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a. Mempengaruhi pola pikir masyarakat yang negatife jika informasi yang diperoleh melalui internet berisi tentang segala hal bersifat negatif.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b. Dapat menyebabkan polusi, semakin banyak masyarakat menggunakan hasil perkembangan IPTEK, misalnya kendaraan bermotor maka pencemaran juga semakin bertambah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c. Dapat membuat orang semakin malas, sebagai contoh siswa setiap saat hanya memegang HP dan melupakan kewajiban sebagai siswa untuk belajar.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">d. Dapat menimbulkan kerusakan, misalnya kerusakan lingkungan alam sebagai akibat semakin banyak limbah industri yang dibuang oleh perusahaan industri, bahkan mungkin bisa jadi suatu saat lahan tersebut dijadikan tempat untuk berdirinya mall.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Peran Iptek dalam Menunjang Kegiatan Ekonomi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ilmu pengetahuan dan tehnologi sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia.IPTEK sebagai sarana manusia mencapai kesejahteraan. Dengan IPTEK manusia mampu membantu pemenuhan kebutuhan manusia.Sebagai contoh saat kalian membutuhkan makanan dengan bantuan HP kalian bisa pesan makanan yang diantar langsung ke rumah tempat tinggal kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">IPTEK adalah hasil dari kebudayaan manusia yang memberikan kemudahan dalam melakukan aktivitasnya.IPTEK dapat kita rasakan saat ini memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan manusia.Perkembangan IPTEK memiliki dampak positif dalam kegiatan ekonomi. Kalian masih ingat kegiatan ekonomi itu terdiri atas kegiatan apa saja ?Kegiatan ekonomi yang meliputi kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi. Peran perkembangan IPTEK bagi kegiatan ekonomi antara lain sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a. Produksi : IPTEK dapat menunjang kegiatan produksi terutama kebutuhan akan mesin-mesin produksi, bahan baku untuk produksi, dan bahan penolong untuk produksi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b. Distribusi : IPTEK dapat memberikan kemudahan distribusi barang, dapat memperlancar distribusi barang, dan mempercepat barang sampai ke tangan konsumen.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c. Konsumsi :IPTEK dapat memberikan kemudahan konsumen dalam pemenuhan kebutuhan.Konsumen dengan cepat dan mudah memperoleh barang yang dibutuhkan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<hr \/>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>G.Peran Kewirausahaan dalam Membangun Ekonomi Indonesia.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seperti yang kita ketahui kegiatan yang yang dilakukan manusia setiap hari dalam rangka memenuhi kebutuhan.Untuk memenuhi kebutuhan manusia yang selalu bertambah dan menuntut kualitas yang lebih bagus, maka sebagai produsen perlu ada inovasi dalam produksinya.Kebutuhan manusia yang<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">sangat bervariasi tentu saja harus diikuti dengan kemampuan pengusaha untuk membuat hasil produksi yang lebih bagus dan lebih kreatif. Kemampuan manusia untuk menghasilkan sesuatu yang lain dari pengusaha lain tentu perlu kemampuan untuk mengembangkan yang sudah ada atau membuat sesuatu<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">yang baru agar barang produksinya laku di pasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Kreativitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan yang dilakukan pada gambar yaitu membuat suatu produk yang berasal dari barang bekas.Barang bekas bisa dijadikan sesuatu karya yang indah dan memiliki nilai jual.Seseorang mampu<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">membuat sesuatu yang indah dengan nilai jual tinggi adalah hasil kreativitas orang tersebut. Kreativitas merupakan salah satu ciri dari jiwa wirausaha.<br \/>\nKemampuan untuk melakukan kreativitas ini tergantung kemauan manusia untuk mengembangkannya.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Kreativitas sudah kita miliki dari sejak kecil. Kita perhatikan kembali masamasa kecil jika anak\u00a0 menginginkan sesuatu maka anak itu akan melakukan sesuatu yang membuat orang tuanya mengerti bahwa anak ingin sesuatu. Sikap ini sebenarnya kreativitas anak itu agar orang tua perhatian terhadap<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">keinginannya.Apa yang dimaksud dengan kreativitas ? Sebelum memahami apa itu kreatif, coba perhatikan contoh di bawah ini .\u201cSekarang banyak produk yang dibuat berdasarkan apa yang menjadi trend dari tayangan film di TV.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Contoh lihat tayangan film anak-anak &#8220;Unyil&#8221;, maka banyak sekali produk yang dihasilkan dari tokoh film itu. Seperti boneka, baju kaos, tas,buku, dan lain-lain. Ini menunjukkan bahwa produsen melakukan berbagai gagasan kreatif memenuhi kebutuhan masyarakat terutama anak-anak kecil. Ide\u2013ide pembuatan produk ini tentu merupakan kreativitas pengusaha untuk menawarkan hasil produksinya. Hasil produksi itu laku di pasar bahkan orang tuanya juga menyukainya.\u201d<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Banyak kisah lain yang menceritakan kehidupan seseorang yang kreatif. Kisah seseorang yang mampu membuat sepeda motor kecil yang mesinnya dari mesin pemotong rumput ini juga merupakan gagasan kreatif seseorang. Seorang dapat membuat berbagai mainan anak-anak dari kertas bekas yang sudah dibuang di tempat sampah seperti, lampion, ular-ularan dan mainan anak lainnya. Berdasar beberapa contoh di atas kiranya jelas bahwa, kapan seseorang dikatakan kreatif? Seseorang dikatakan kreatif pada saat manusia memiliki ciri-ciri sebagai berikut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">1. Bersifat ingin tahu<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">2. Sering mengajukan pertanyaan yang baik<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">3. Banyak gagasan dan usul-usul terhadap suatu masalah<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">4. Mampu menyatakan pendapat secara spontan tanpa malu-malu<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">5. Tidak mudak terpengaruh orang lain<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">6. Mampu mengajukan gagasan pendapat yang berbeda dengan orang lain<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">7. Mempunyai kebiasaan belajar sendiri<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">8. Belajar dari kegagalan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">9. Belajar dari pengalaman orang lain<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apakah kalian memiliki ciri-ciri itu ?Diantara kalian tentu ada beberapa ciri yang kalian miliki.Ciri-ciri tersebut merupakan modal yang sangat bagus bagi kehidupan kalian kelak. Kalian harus berusaha mengembangkan kreativitas pada diri sendiri agar kehidupan yang akan datang menjadi manusia<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">yang berhasil dan sukses. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik itu berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan yang ada sebelumnya ( Supriadi, 2001:7). Dalam setiap kegiatan ekonomi diperlukan suatu pemikiran yang kreatif yang dapat membantu alternatif tindakan.<br \/>\nKreativitas seseorang dapat dipengaruhi oleh kemampuan, bakat dan ilmu pengetahuan ditambah dengan pengalaman yang merupakan guru berharga untk memicu kreativitas keberhasilan dalam kegiatan ekonomi. Kita harus menyadari bahwa tantangan hidup di masa yang akan datang sangatlah berat,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">maka harus dihadapi dengan kreativitas dan inovasi. Apa yang dimaksud dengan inovasi? Inovasi merupakan penciptaan atau penemuan yang merupakan hasil penelitian atau eksperimen.Banyak barang-barang yang memenuhi kehidupan ekonomi kita yang merupakan dari hasil inovasi. Dan hal ini sangat dibutuhkan dalam mencapai keberhasilan bisnis. Banyak orang yang berhasil karena ide kreatif dan inovatif .<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pengusaha yang sukses selalu melakukan inovasi bagi perkembangan perusahaannya. Perusahaan akan selalu menghasilkan produk baru untuk mengikuti perkembangan sesuai selera konsumen. Tujuan perusahaan melakukan inovasi selain untuk menghasilkan hasil produksi, antara lain sebagai berikut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">a. Membuat desain dan model yang menarik selera konsumen.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">b. Menghasilkan barang yang berkualitas bagus.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">c. Membuat nyaman dan memberi kepuasan pada konsumen.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">d. Mempunyai ciri khas dari produk dari perusahaan lain.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">e. Produknya memiliki dayaguna dan serbaguna.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">f. Menghasilkan produk dengan harga bersaing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>2. Kewirausahaan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahun 1997 Indonesia mengalami krisis ekonomi yang mengakibatkan keadaan perekonomian sampai saat belum membaik sepenuhnya. Banyak perusahaan yang gulung tikar karena tidak mampu bersaing dengan produk dari Negara lain, dan pada saat memasuki era perdagangan bebas maka rasanya<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">tidak salah kalau kita harus mempersiapkan sumber daya manusia yang siap bekerja. Begitu kalian selesai sekolah di SMP, apa yang dapat kamu lakukan untuk memenuhi kehidupan kamu ? Tidak semua anak bernasib sama yaitu dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Dengan demikian mulailah dari sekarang untuk dapat mengembangkan diri dengan gagasan kreatif. Disamping kita dapat membuka lapangan kerja sendiri juga dapat membuka lapangan kerja bagi orang lain.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Pengangguran setiap hari semakin bertambah oleh karena hal itu diperlukan suatu penanganan yang serius untuk dapat membantu masalah penciptaan lapangan kerja. Untuk mengatasi masalah ini gagasan kreatif sangat diperlukan dalam kehidupan ekonomi. Karena gagasan ini para pelaku ekonomi muncul<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">suatu ide yang inovatif yang akhirnya dapat menjadi pendorong dalam meningkatkan kegiatan ekonomi. Munculnya gagasan-gagasan yang kreatif diharapkan menimbulkan kemampuan melakukan kegiatan ekonomi. Salah satu caranya yaitu menunjukkan kemampuan kemandirian itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seorang wirausaha adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menangkap peluang bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan mengambil tindakan yang tepat, serta memastikan keberhasilan. Seorang wirausaha tidak hanya mampu berbuat sesuatu yang baik bagi dirinya melainkan bagi orang lain. Peranan wirausaha juga mampu membuka lapangan kerja baru, sehingga dapat membantu pemerintah untuk mengurangi pengangguran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ciri\u2013ciri wirausaha adalah orang yang memiliki potensi untuk berprestasi. Ia senantiasa memiliki motivasi yang besar untuk maju dan berprestasi. Dalam kondisi dan situasi yang bagaimanpaun, ia mampu menolong dirinya dalam mengatasi permasalahan hidupnya. Dengan kekuatan yang ada pada<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">dirinya, manusia wirausaha mampu berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya. Disamping itu, manusia wirausaha mampu mengatasi kemiskinan, tanpa menunggu pertolongan orang lain. Seseorang wirausaha juga memilki semangat, sikap, perilaku dan kemampuan dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan, serta merupakan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seorang wirausaha tidak suka bergantung kepada pihak lain. Dalam setiap usaha selalu memajukan keluarga dan tidak menunggu bantuan dari pihak lain. Keberhasilan seseorang tergantung pada manusianya sendiri.Jiwa wirausaha harus mampu mengenali dirinya sendiri dan harus melengkapi diri dengan jiwa besar.Berikut ciri-ciri manusia wirausaha:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a. Mempunyai kepribadian yang kuat : Tanda manusia yang memiliki kepribadian yang kuat adalah manusia yang bermoral tinggi,yaitu manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b. Memiliki sikap mental seorang wiraswasta : Manusia yang bermental wiraswasta mempunyai kemauan keras untuk mencapai tujuan dan kebutuhan hidupnya.Manusia wiraswasta juga memiliki keyakinan yang kuat atas kekuatan yang ada pada dirinya, serta memiliki kejujuran dan\u00a0 bertanggungjawab.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c. Memiliki kepekaan terhadap arti lingkungan : Seorang wirausaha harus harus dapat mengenal lingkungannya sehingga mampu mendayagunakan secara efisien untuk kepentingan hidupnya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">d. Memiliki ketrampilan wiraswasta : Untuk dapat menjadi manusia wirausaha diperlukan beberapa keterampilan seperti keterampilan berfikir kreatif, ketrampilan dalam memimpin, keterampilan manajerial, dan keterampilan bergaul antar manusia. <\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">e. Memiliki kemampuan untuk mencari informasi : Keberhasilan dalam berwirausaha salah satunya mau mencari informasi tentang beberapa hal yang menyebabkan berhasilnya suatu usaha.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<hr \/>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>E. Hubungan Antara Kelangkaan dengan\u00a0Permintaan-Penawaran untuk Kesejahteraan dan<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong>Persatuan Bangsa Indonesia.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada sub bab sebelumnya kalian sudah belajar tentang kelangkaan. Masih ingatkan kalian pengertian dari kelangkaan !Kelangkaan merupakan persolan ekonomi yang paling mendasar dikarenakan keinginan manusia yang tidak terbatas dengan ketersediaan sumber daya yang terbatas.Kelangkaan ini ada karena orang ingin memiliki lebih banyak barang atau jasa yang pada sistem pengelolaan dari sumber daya yang dikelola. Penyebab kelangkaan antara lain:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Perbedaan letak geografis sehingga sumber daya alam tersebar tidak merata. Ada daerah yang banyak sumber daya alamnya bahkan daerah tersebut subur dan daerah yang kurang memiliki potensi sumber daya alam atau bahkan daerah tersebut kurang subur. Perbedaan geografis ini berpengaruh pada kekayaan sumber daya masing-masing daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Pertumbuhan penduduk lebih cepat dibanding pertumbuhan barang produksi sehingga menimbulkan kesenjangan antara kebutuhan dengan persediaan barang dan jasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3. Keterbatasan kemampuan produksi barang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4. Perkembangan teknologi yang tidak sama, di beberapa negara maju perkembangan teknologi berlangsung cukup cepat serta di negara berkembang justru perkembangan teknologi lambat dibandingkan dengan perkembangan kebutuhan akan barang dan jasa.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Terbatasnya sumber daya mendorong manusia melakukan segala usaha agar kelangkaan bisa memenuhi kebutuhan hidup.Faktor penyebab kelangkaaan yang telah diuraikan dapat menimbulkan penawaran dan permintaan terhadap barang dan jasa. Penawaran terhadap barang dan jasa akan melimpah terjadi<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">pada daerah yang kelebihan hasil produksi. Kelebihan penawaran ini akan mengakibatkan harga barang pada daerah tersebut menjadi murah. Daerah yang kekurangan sumber daya akan menyebabkan kelebihan permintaan sehingga harga barang pada daerah yang kekurangan menjadi mahal. Untuk<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">mengatasi kelebihan penawaran pada daerah yang kelebihan sumber daya dan kekurangan pada daerah yang kurang sumber daya dengan melakukan distribusi barang dan jasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kalian masih ingat yang dimaksud distribusi ? Distribusi adalah kegiatan menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen baik secara langsung maupun tidak langsung.Pada saat melakukan kegiatan distribusi dapat dilakukan diantaranya melalui pasar. Apa kaitan antara pasar dengan distribusi?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Sesuai dengan fungsinya pasar merupakan tempat promosi, distribusi, dan pembentukan harga. Pasar merupakan tempat terjadinya transaksi jual beli. Kaitan antara pasar dengan distribusi adalah pasar merupakan tempat atau lembaga untuk mendistribusikan barang dan jasa dari podusen kepada konsumen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Keterkaitan antara pasar dan distribusi dapat kita lihat peranan pasar dalam mendistribusikan barang dan jasa. Peranan keterkaitan pasar dengan distribusi antara lain sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a. Mempermudah konsumen memperoleh barang konsumsi. Dengan adanya pasar dan distribusi, barang dan jasa yang dihasilkan produsen dapat dinikmati oleh konsumen baik melalui pasar tradisional maupun modern.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b. Membentuk terciptanya harga barang yang stabil. Dengan adanya pasar barang-barang dapat tersalurkan kepada konsumen. Proses penyaluran akan membuat harga relative stabil. Naiknya harga barang biasanya dipengaruhi oleh karena langkanya barang. Langkanya barang yang di pasar juga dipengaruhi oleh lancarnya distribusi. Apabila distribusi lancer dan barang selalu tersedia di pasar maka harga akan relatif stabil.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c. Produsen akan mempertahankan keuntungan dan penjualan produk. Keuntungan bagi produsen dengan adanya pasar dan distribusi akan mempertahankan penjualan dengan stabil. Penjualan ini akan mempengaruhi keuntungan yang diperolehnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagi perekonomian nasional peran pasar dalam pemenuhan kebutuhan antarruang dapat dilihat sebagai berikut. <\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">a. Peranan bagi produsen, dapat menawarkan hasil produksinya di pasar. Sehingga pasar dalam hal tempat penjualan sekaligus tempat promosi bagi produsen. Dan lewat pasar inilah produsen dapat mengembangkan usahanya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">b. Peranan bagi konsumen, dapat memenui semua keutuhannya melalui pasar, semakin luas pasar semakin mempermudah konsumen memperoleh barang yang dibutuhkan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">c. Peranan bagi pembangunan, karena pasar menyediakan barang dan jasa yang bermanfaat dan diperlukan dalam pembangunan. Pasar ini mendorong pembangunan daerah-daerah. Selain itu pasar dapat menambah pendapatan daerah.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">d. Peranan pasar bagi sumber daya manusia, dapat menyerap tenaga kerja. Semakin luas pasar berarti membuka kesempatan kerja dan ini artinya menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran. <\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketersediaan sumberdaya merupakan hal penting dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata dengan harga terjangkau. Kelangkaan yang mendorong manusia melakukan kegiatan ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa dan kemudian mendistribusikan kepada masyarakat demi<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">peningkatan kesejahteraan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IPS7-2-BAB3 Aktivitas Manusia memenuhi kebutuhannya Part &#8211; 3 &#8211; Permintaan, Penawaran, Pasar dan Harga. &nbsp; 1. Permintaan. Ketika kalian mempelajari tentang \u201cpermintaan\u201d (demand), sebaiknya kalian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[8,21],"tags":[],"class_list":["post-365","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ilmu-pengetahuan-sosial","category-ips-7"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/365","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=365"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/365\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":406,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/365\/revisions\/406"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=365"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=365"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/smp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=365"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}