{"id":621,"date":"2016-09-22T12:04:46","date_gmt":"2016-09-22T05:04:46","guid":{"rendered":"http:\/\/laudatosi.web.id\/?page_id=621"},"modified":"2016-09-22T12:15:40","modified_gmt":"2016-09-22T05:15:40","slug":"bagia-1-seksi-2-pengakuan-iman-kristen","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/k-katekismus\/1-pengakuan-iman\/bagia-1-seksi-2-pengakuan-iman-kristen\/","title":{"rendered":"Bagian 1 - Seksi 2 - PENGAKUAN IMAN KRISTEN"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SEKSI DUA - PENGAKUAN IMAN KRISTEN, Mosaik kuno yang terdapat di Basilika Santo Klemens, Roma, menggambarkan keme- nangan Salib, pusat misteri iman Kristen. Kita bisa memperhatikan hiasan megah rumbai- rumbai dari daun Akantus, dan dari sini muncul banyak sekali lingkaran yang keluar menuju segala arah dengan bunga-bunga dan buah-buahnya. Tanaman ini mendapatkan kekuatan dari salib Yesus, yang berkat kurban-Nya, manusia dan semesta alam diciptakan kembali. Yesus adalah Adam baru. Misteri penderitaan, wafat, dan kebangkitan-Nya membawa kelahiran kembali umat manusia dan rekonsiliasi dengan Bapa. Di sekeliling Kristus yang menderita, terdapat dua belas merpati putih yang melambangkan kedua belas Rasul. Di kaki salib, berdiri Maria dan Yohanes, murid yang dikasihi-Nya. \u201dKetika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: \u2018Ibu, inilah anakmu!\u2019 Kemudian, Ia berkata kepada murid-Nya: \u2019Inilah ibumu!\u2019 Dan sejak saat itu, murid itu menerima Maria di dalam rumahnya\u201d (Yoh 19:26- 27). Di atas salib, tangan Bapa terulur, memberikan mahkota kemuliaan kepada Putra-Nya yang melalui misteri Paskah menjadi pemenang atas kematian. Di bawah tanaman itu, terdapat seekor rusa kecil yang bertempur melawan ular jahat. Dari tanaman ini, yang menggambarkan pohon penebusan, muncullah sebuah mata air yang memancar memberikan kehidupan bagi empat anak sungai, yang melambangkan keempat Injil, tempat orang-orang beriman melepaskan dahaga mereka seperti rusa yang datang ke sumber air kehidupan. Di sini, Gereja digambarkan sebagai sebuah taman surgawi yang memperoleh kehidupannya dari Kristus, pohon kehidupan sejati. Syahadat Para Rasul. Aku percaya akan Al-lah, Bapa yang mahakuasa, Pencipta langit dan bumi. Dan, akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita. Yang dikandung dari Roh Kudus, dila- hirkan oleh Perawan Maria. Yang menderita sengsara dalam peme- rintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat, dan dimakamkan. Yang turun ketempat penantian, padaha- ri ketiga bangkit dari antara orang mati. Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Al-lah Bapa yang Mahakuasa, Dari situ, Ia akan datang, mengadili orang yang hidup dan yang mati. Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang Kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin. Symbolum Apostolicum. Credo in Deum Patrem omnipot\u00e9ntem, Creat\u00f3rem c\u00e6li et terr\u00e6, et in Iesum Christum, F\u00edlium Eius \u00fanicum, D\u00f3minum nostrum, qui conc\u00e9ptus est de Sp\u00edritu Sancto, natus ex Maria V\u00edrgine, passus sub P\u00f3ntio Pil\u00e1to, crucif\u00edxus, m\u00f3rtuus, et sep\u00faltus, desc\u00e9ndit ad \u00ednferos, t\u00e9rtia die resurr\u00e9xit a m\u00f3rtuis, asc\u00e9ndit ad c\u00e6los, sedet ad d\u00e9xteram Dei Patris omnipot\u00e9ntis, inde vent\u00farus est iudic\u00e1re vivos et m\u00f3rtuos. Et in Sp\u00edritum Sanctum, sanctam Eccl\u00e9siam cath\u00f3licam, sanct\u00f3rum communi\u00f3nem, remissi\u00f3nem peccat\u00f3rum, carnis resurrecti\u00f3nem, vitam \u00e6t\u00e9rnam. Amen. Syahadat Nicea-Konstantinopel. Aku percaya akan satu Al-lah, Bapa yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan. Dan akan satu Tuhan, Yesus Kristus, Putra Al-lah yang tunggal. Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad. Al-lah dari Al-lah, Terang dari Terang, Al-lah benar dari Al-lah benar. Ia dilahirkan, bukan dijadikan, sehakikat dengan Bapa; segala sesuatu dijadikan oleh-Nya. Ia turun dari surga untuk kita manusia dan untuk keselamatan kita. Ia dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria dan menjadi manusia. Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus. Ia menderita sampai wafat, dan dimakamkan. Pada hari ketiga, Ia bangkit, menurut Kitab Suci. Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa. Ia akan kembali dengan mulia, meng- adili orang yang hidup dan yang mati; kerajaan-Nya takkan berakhir. Aku percaya akan Roh Kudus, Ia Tuhan yang Menghidupkan, Ia berasal dari Bapa dan Putra. Yang serta Bapa dan Putra disembah dan dimuliakan; Ia bersabda dengan perantaraan para nabi. Aku percaya akan Gereja yang Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik. Aku mengakui satu pembaptisan akan penghapusan dosa. Aku menantikan kebangkitan orang mati dan hidup di akhirat. Amin. Symbolum Nic\u00e6num Constantinopolitanum Credo in unum Deum, Patrem omnipot\u00e9ntem, Fact\u00f3rem c\u00e6li et terr\u00e6, visib\u00edlium \u00f3mnium et invisib\u00edlium Et in unum D\u00f3minum Iesum Christum, Filium Dei unig\u00e9nitum et ex Patre natum ante \u00f3mnia s\u01fdcula: Deum de Deo, Lumen de L\u00famine Deum verum de Deo vero, g\u00e9nitum, non factum, consubstanti\u00e1lem Patri: per quem \u00f3mnia facta sunt; qui propter nos h\u00f3mines et propter nostram sal\u00fatem, desc\u00e9ndit de c\u00e6lis, et incarn\u00e1tus est de Sp\u00edritu Sancto ex Mar\u00eda V\u00edrgine et homo factus est, crucif\u00edxus etiam pro nobis sub P\u00f3ntio Pil\u00e1to, passus et sep\u00faltus est, et resurr\u00e9xit tertia die sec\u00fandum Script\u00faras, et asc\u00e9ndit in c\u00e6lum, sedet ad d\u00e9xteram Patris, et \u00edterum vent\u00farus est cum gl\u00f3ria, iudic\u00e1re vivos et m\u00f3rtuos, cuius regni non erit finis. Credo in Spiritum Sanctum, D\u00f3minum et vivific\u00e1ntem, qui ex Patre Fili\u00f3que proc\u00e9dit, qui cum Patre et Filio simul ador\u00e1tur et conglorific\u00e1tur, qui loc\u00fatus est per proph\u00e9tas. Et unam sanctam cath\u00f3licam et apost\u00f3licam Eccl\u00e9siam. Conf\u00edteor unum Baptisma in remissionem peccat\u00f3rum Et exsp\u00e9cto resurrecti\u00f3nem mortu\u00f3rum, et vitam venturi s\u01fdculi. Amen.\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<h2>SEKSI DUA - PENGAKUAN IMAN KRISTEN,<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-624\" src=\"http:\/\/laudatosi.web.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/bagian-1-seksi-2.png\" alt=\"bagian-1-seksi-2\" width=\"334\" height=\"611\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/bagian-1-seksi-2.png 334w, https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/bagian-1-seksi-2-164x300.png 164w\" sizes=\"auto, (max-width: 334px) 100vw, 334px\" \/><\/p>\n<p>Mosaik kuno yang terdapat di Basilika Santo Klemens, Roma, menggambarkan keme- nangan Salib, pusat misteri iman Kristen. Kita bisa memperhatikan hiasan megah rumbai- rumbai dari daun Akantus, dan dari sini muncul banyak sekali lingkaran yang keluar menuju segala arah dengan bunga-bunga dan buah-buahnya. Tanaman ini mendapatkan kekuatan dari salib Yesus, yang berkat kurban-Nya, manusia dan semesta alam diciptakan kembali. Yesus adalah Adam baru. Misteri penderitaan, wafat, dan kebangkitan-Nya membawa kelahiran kembali umat manusia dan rekonsiliasi dengan Bapa.<br \/>\nDi sekeliling Kristus yang menderita, terdapat dua belas merpati putih yang melambangkan kedua belas Rasul. Di kaki salib, berdiri Maria dan Yohanes, murid yang dikasihi-Nya.<br \/>\n\u201dKetika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: \u2018Ibu, inilah anakmu!\u2019 Kemudian, Ia berkata kepada murid-Nya: \u2019Inilah ibumu!\u2019 Dan sejak saat itu, murid itu menerima Maria di dalam rumahnya\u201d (Yoh 19:26- 27).<br \/>\nDi atas salib, tangan Bapa terulur, memberikan mahkota kemuliaan kepada Putra-Nya yang melalui misteri Paskah menjadi pemenang atas kematian.<br \/>\nDi bawah tanaman itu, terdapat seekor rusa kecil yang bertempur melawan ular jahat.<br \/>\nDari tanaman ini, yang menggambarkan pohon penebusan, muncullah sebuah mata air yang memancar memberikan kehidupan bagi empat anak sungai, yang melambangkan keempat Injil, tempat orang-orang beriman melepaskan dahaga mereka seperti rusa yang datang ke sumber air kehidupan. Di sini, Gereja digambarkan sebagai sebuah taman surgawi yang memperoleh kehidupannya dari Kristus, pohon kehidupan sejati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Syahadat Para Rasul.<\/strong><\/p>\n<p>Aku percaya akan Al-lah, Bapa yang mahakuasa, Pencipta langit dan bumi. Dan, akan Yesus Kristus, Putra-Nya yang tunggal, Tuhan kita.<br \/>\nYang dikandung dari Roh Kudus, dila- hirkan oleh Perawan Maria.<br \/>\nYang menderita sengsara dalam peme- rintahan Pontius Pilatus, disalibkan, wafat, dan dimakamkan.<br \/>\nYang turun ketempat penantian, padaha- ri ketiga bangkit dari antara orang mati. Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Al-lah Bapa yang Mahakuasa, Dari situ, Ia akan datang, mengadili orang yang hidup dan yang mati.<br \/>\nAku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang Kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal.<br \/>\nAmin.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Symbolum Apostolicum.<\/strong><\/p>\n<p>Credo in Deum Patrem omnipot\u00e9ntem, Creat\u00f3rem c\u00e6li et terr\u00e6, et in Iesum Christum, F\u00edlium Eius \u00fanicum, D\u00f3minum nostrum, qui conc\u00e9ptus est de Sp\u00edritu Sancto, natus ex Maria V\u00edrgine,<br \/>\npassus sub P\u00f3ntio Pil\u00e1to, crucif\u00edxus, m\u00f3rtuus,<br \/>\net sep\u00faltus,<br \/>\ndesc\u00e9ndit ad \u00ednferos, t\u00e9rtia die resurr\u00e9xit a m\u00f3rtuis, asc\u00e9ndit ad c\u00e6los, sedet ad d\u00e9xteram Dei Patris omnipot\u00e9ntis,<br \/>\ninde vent\u00farus est iudic\u00e1re vivos et m\u00f3rtuos.<br \/>\nEt in Sp\u00edritum Sanctum, sanctam Eccl\u00e9siam cath\u00f3licam, sanct\u00f3rum communi\u00f3nem, remissi\u00f3nem peccat\u00f3rum, carnis resurrecti\u00f3nem,<br \/>\nvitam \u00e6t\u00e9rnam. Amen.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Syahadat Nicea-Konstantinopel.<\/strong><\/p>\n<p>Aku percaya akan satu Al-lah,<br \/>\nBapa yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi, dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan.<br \/>\nDan akan satu Tuhan, Yesus Kristus, Putra Al-lah yang tunggal. Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad.<br \/>\nAl-lah dari Al-lah, Terang dari Terang, Al-lah benar dari Al-lah benar.<br \/>\nIa dilahirkan, bukan dijadikan, sehakikat dengan Bapa;<br \/>\nsegala sesuatu dijadikan oleh-Nya.<br \/>\nIa turun dari surga untuk kita manusia dan untuk keselamatan kita. Ia dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria<br \/>\ndan menjadi manusia.<br \/>\nIa pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus.<br \/>\nIa menderita sampai wafat, dan dimakamkan.<br \/>\nPada hari ketiga, Ia bangkit, menurut Kitab Suci.<br \/>\nIa naik ke surga, duduk di sisi Bapa.<br \/>\nIa akan kembali dengan mulia, meng- adili orang yang hidup dan yang mati; kerajaan-Nya takkan berakhir.<br \/>\nAku percaya akan Roh Kudus, Ia Tuhan yang Menghidupkan, Ia berasal dari Bapa dan Putra.<br \/>\nYang serta Bapa dan Putra disembah dan dimuliakan;<br \/>\nIa bersabda dengan perantaraan para nabi.<br \/>\nAku percaya akan Gereja yang Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik.<br \/>\nAku mengakui satu pembaptisan akan penghapusan dosa.<br \/>\nAku menantikan kebangkitan orang mati dan hidup di akhirat.<br \/>\nAmin.<\/p>\n<p>Symbolum Nic\u00e6num Constantinopolitanum<br \/>\nCredo in unum Deum, Patrem omnipot\u00e9ntem, Fact\u00f3rem c\u00e6li et terr\u00e6,<br \/>\nvisib\u00edlium \u00f3mnium et invisib\u00edlium Et in unum D\u00f3minum Iesum Christum, Filium Dei unig\u00e9nitum<br \/>\net ex Patre natum ante \u00f3mnia s\u01fdcula: Deum de Deo, Lumen de L\u00famine Deum verum de Deo vero,<br \/>\ng\u00e9nitum, non factum, consubstanti\u00e1lem Patri: per quem \u00f3mnia facta sunt; qui propter nos h\u00f3mines<br \/>\net propter nostram sal\u00fatem, desc\u00e9ndit de c\u00e6lis, et incarn\u00e1tus est de Sp\u00edritu Sancto ex Mar\u00eda V\u00edrgine et homo factus est,<br \/>\ncrucif\u00edxus etiam<br \/>\npro nobis sub P\u00f3ntio Pil\u00e1to, passus<br \/>\net sep\u00faltus est,<br \/>\net resurr\u00e9xit tertia die sec\u00fandum Script\u00faras, et asc\u00e9ndit in c\u00e6lum,<br \/>\nsedet ad d\u00e9xteram Patris, et \u00edterum vent\u00farus<br \/>\nest cum gl\u00f3ria, iudic\u00e1re vivos et m\u00f3rtuos, cuius regni non erit finis.<br \/>\nCredo in Spiritum Sanctum, D\u00f3minum et vivific\u00e1ntem, qui ex Patre<br \/>\nFili\u00f3que proc\u00e9dit, qui cum Patre et Filio simul ador\u00e1tur<br \/>\net conglorific\u00e1tur,<br \/>\nqui loc\u00fatus est per proph\u00e9tas.<br \/>\nEt unam sanctam cath\u00f3licam et apost\u00f3licam Eccl\u00e9siam.<br \/>\nConf\u00edteor unum Baptisma in remissionem peccat\u00f3rum Et exsp\u00e9cto resurrecti\u00f3nem<br \/>\nmortu\u00f3rum, et vitam venturi s\u01fdculi. Amen.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SEKSI DUA - PENGAKUAN IMAN KRISTEN, Mosaik kuno yang terdapat di Basilika Santo Klemens, Roma, menggambarkan keme- nangan Salib, pusat misteri iman Kristen. Kita bisa memperhatikan hiasan megah rumbai- rumbai dari daun Akantus, dan dari sini muncul banyak sekali lingkaran yang keluar menuju segala arah dengan bunga-bunga dan buah-buahnya. Tanaman ini mendapatkan kekuatan dari salib [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":593,"menu_order":2,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_lightning_design_setting":[],"footnotes":""},"class_list":["post-621","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/621","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=621"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/621\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":627,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/621\/revisions\/627"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/593"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=621"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}