{"id":613,"date":"2016-09-22T11:49:30","date_gmt":"2016-09-22T04:49:30","guid":{"rendered":"http:\/\/laudatosi.web.id\/?page_id=613"},"modified":"2016-09-26T04:53:21","modified_gmt":"2016-09-25T21:53:21","slug":"bab-tiga-jawaban-manusia-kepada-allah","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/k-katekismus\/1-pengakuan-iman\/seksi-1-aku-percaya\/bab-tiga-jawaban-manusia-kepada-allah\/","title":{"rendered":"BAB 3 - Jawaban Manusia kepada Allah."},"content":{"rendered":"<audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-613-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"http:\/\/laudatosi.web.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/kat113-Jawaban-Manusia-akan-Allah.mp3?_=1\" \/><a href=\"http:\/\/laudatosi.web.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/kat113-Jawaban-Manusia-akan-Allah.mp3\">http:\/\/laudatosi.web.id\/wp-content\/uploads\/2016\/09\/kat113-Jawaban-Manusia-akan-Allah.mp3<\/a><\/audio>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><button class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\" data-rvtts-action=\"speak\" data-rvtts-text=\"PENGAKUAN IMAN. SEKSI SATU - Aku Percaya \u2013 Kami Percaya. BAB TIGA - Jawaban Manusia kepada Al-lah. AKU PERCAYA 25. Bagaimana manusia menjawab Al-lah yang mewahyukan Diri-Nya?, Denganbantuan rahmat ilahi, kita menjawab Al-lah dengan ketaatan iman, yang berarti penyerahan diri kita kepada Al-lah secara penuh dan menerima kebenaran- Nya sebagaimana dijamin oleh Dia, sang Kebenaran sejati. 26. Siapa saksi-saksi utama ketaatan iman dalam Kitab Suci?, Ada banyak saksi-saksi macam itu, secara khusus kita melihat dua. Yang pertama, Abraham, ketika mengalami ujian, dia tetap \u201dpercaya kepada Al-lah\u201d (Roma 4:3) dan selalu taat kepada panggilan-Nya. Karena itulah Abraham disebut\u00a0\u201dBapa kaum beriman\u201d (Roma 4:11.18). Contoh yang kedua, Santa Perawan Maria yang seluruh hidupnya menjadi kesaksian sempurna ketaatan iman: \u201dTerjadilah padaku menurut perkataanmu\u201d (Lukas 1:38). 27. Apa artinya percaya kepada Al-lah bagi seseorang dalam praktek hidupnya?, Artinya, setia kepada Al-lah, mempercayakan hidup kepada-Nya, dan meng- amini semua kebenaran yang diwahyukan Al-lah karena Al-lah adalah Kebenaran. Ini berarti percaya kepada satu Al-lah dalam tiga Pribadi, yaitu Bapa, Putra, dan Roh Kudus. 28. Apa ciri-ciri iman?, Iman adalah keutamaan adikodrati yang mutlak perlu bagi keselamatan. Iman adalah anugerah cuma-cuma dari Al-lah dan tersedia bagi semua orang yang dengan rendah hati mencarinya. Tindakan iman adalah tindakan manusiawi, yaitu tindakan dari intelek manusia \u2013 terdorong oleh kehendak yang digerakkan oleh Al-lah \u2013 yang dengan bebas mengamini kebenaran ilahi. Iman juga pasti karena mempunyai dasar pada Sabda Al-lah, iman bekerja \u201doleh kasih\u201d (Gal 5:6); dan iman berkembang te- rus-menerus dengan mendengarkan Sabda Al-lah dan doa. Dengan iman, bahkan sekarang ini juga, orang mencecap kegembiraan surga. 29. Mengapa tidak ada kontradiksi antara iman dan ilmu?, Walaupun iman itu mengatasi akal budi, tidak pernah ada kontradiksi antara iman dan ilmu karena kedua-duanya berasal dari Al-lah. Al-lah sendirilah yang memberikan, baik terang akal budi maupun terang iman kepada kita. KAMI PERCAYA, 30. Mengapa iman itu tindakan pribadi dan sekaligus gerejawi? Iman adalah tindakan pribadi sejauh menjadi jawaban bebas pribadi manu- siawi kepada Al-lah yang mewahyukan Diri-Nya. Tetapi, sekaligus merupakan tindakan gerejawi yang mengungkapkan dirinya dalam pengakuan \u201dKami percaya\u201d. Kenyataannya, Gerejalah yang percaya, dan dengan rahmat Roh Kudus, Gereja mendahului, memunculkan, dan memperkembangkan iman setiap orang Kristen. Karena alasan inilah Gereja adalah Bunda dan Guru. \u201dTak seorang pun dapat mempunyai Al-lah sebagai Bapa\u00a02 jika tidak mempunyai Gereja sebagai Bunda\u201d -\u00a0(Santo Siprianus). 31. Mengapa rumusan iman itu penting?, Rumusan iman itu penting karena dengannya orang beriman dapat meng- ungkapkan, menghayati, merayakan, dan saling berbagi kebenaran-kebenaran iman bersama dengan orang beriman lainnya melalui satu bahasa yang sama. 32. Mengapa iman Gereja itu hanya satu?, Gereja, walaupun terdiri dari banyak orang dari macam-macam bahasa, budaya, dan ritus, mengakui satu iman dalam kesatuan suara; iman yang diterima dari satu Al-lah dan diwariskan oleh satu Tradisi Apostolik. Gereja hanya mengakui satu Al-lah, Bapa, Putra, dan Roh Kudus, dan menunjuk pada satu jalan keselamatan. Karena itu, kita percaya dengan satu hati dan satu jiwa semua yang terdapat dalam Sabda Al-lah, diwariskan langsung atau ditulis, dan diakui oleh Gereja sebagai wahyu ilahi.\" data-rvtts-voice=\"Indonesian Female\" data-rvtts-brand-url=\"https:\/\/responsivevoice.org\/?utm_source=wordpress-plugin&amp;utm_medium=referral&amp;utm_campaign=powered-by\" data-rvtts-brand-label=\"Powered by ResponsiveVoice\"><svg class=\"rvtts-icon\" width=\"22\" height=\"22\" viewBox=\"0 0 22 22\" fill=\"currentColor\" aria-hidden=\"true\" focusable=\"false\"><path fill-rule=\"evenodd\" clip-rule=\"evenodd\" d=\"M11 0C4.92345 0 0 4.92345 0 11C0 13.2683 0.690345 15.3772 1.86621 17.1221L0.811724 21.0517L4.70345 20.0124C6.48621 21.2641 8.65586 22 11 22C17.0766 22 22 17.0766 22 11C22 4.92345 17.0766 0 11 0ZM3.99793 9.99862C3.99793 9.44483 4.44552 8.99724 4.99931 8.99724C5.5531 8.99724 6.00069 9.44483 6.00069 9.99862V12.0014C6.00069 12.5552 5.5531 13.0028 4.99931 13.0028C4.44552 13.0028 3.99793 12.5552 3.99793 12.0014V9.99862ZM8.99724 13.9966C8.99724 14.5503 8.54966 14.9979 7.99586 14.9979C7.44207 14.9979 6.99448 14.5503 6.99448 13.9966V7.99586C6.99448 7.44207 7.44207 6.99448 7.99586 6.99448C8.54966 6.99448 8.99724 7.44207 8.99724 7.99586V13.9966ZM12.0014 17.0007C12.0014 17.5545 11.5538 18.0021 11 18.0021C10.4462 18.0021 9.99862 17.5545 9.99862 17.0007V4.99931C9.99862 4.44552 10.4462 3.99793 11 3.99793C11.5538 3.99793 12.0014 4.44552 12.0014 4.99931V17.0007ZM14.9979 13.9966C14.9979 14.5503 14.5503 14.9979 13.9966 14.9979C13.4428 14.9979 12.9952 14.5503 12.9952 13.9966V7.99586C12.9952 7.44207 13.4428 6.99448 13.9966 6.99448C14.5503 6.99448 14.9979 7.44207 14.9979 7.99586V13.9966ZM18.0021 12.0014C18.0021 12.5552 17.5545 13.0028 17.0007 13.0028C16.4469 13.0028 15.9993 12.5552 15.9993 12.0014V9.99862C15.9993 9.44483 16.4469 8.99724 17.0007 8.99724C17.5545 8.99724 18.0021 9.44483 18.0021 9.99862V12.0014Z\"\/><\/svg><span class=\"responsivevoice-button__label\">Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>PENGAKUAN IMAN.<\/strong><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>SEKSI SATU - Aku Percaya \u2013 Kami Percaya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><strong>BAB TIGA - Jawaban Manusia kepada Al-lah.<\/strong><\/p>\n<p><strong>AKU PERCAYA<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>25. Bagaimana manusia menjawab Al-lah yang mewahyukan Diri-Nya?,<\/strong><br \/>\nDenganbantuan rahmat ilahi, kita menjawab Al-lah dengan ketaatan iman, yang berarti penyerahan diri kita kepada Al-lah secara penuh dan menerima kebenaran- Nya sebagaimana dijamin oleh Dia, sang Kebenaran sejati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>26. Siapa saksi-saksi utama ketaatan iman dalam Kitab Suci?,<\/strong><br \/>\nAda banyak saksi-saksi macam itu, secara khusus kita melihat dua. Yang pertama, Abraham, ketika mengalami ujian, dia tetap \u201dpercaya kepada Al-lah\u201d (Roma 4:3) dan selalu taat kepada panggilan-Nya. Karena itulah Abraham disebut\u00a0\u201dBapa kaum beriman\u201d (Roma 4:11.18). Contoh yang kedua, Santa Perawan Maria yang seluruh hidupnya menjadi kesaksian sempurna ketaatan iman: \u201dTerjadilah padaku menurut perkataanmu\u201d (Lukas 1:38).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>27. Apa artinya percaya kepada Al-lah bagi seseorang dalam praktek hidupnya?,<\/strong><br \/>\nArtinya, setia kepada Al-lah, mempercayakan hidup kepada-Nya, dan meng- amini semua kebenaran yang diwahyukan Al-lah karena Al-lah adalah Kebenaran. Ini berarti percaya kepada satu Al-lah dalam tiga Pribadi, yaitu Bapa, Putra, dan Roh Kudus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>28. Apa ciri-ciri iman?,<\/strong><br \/>\nIman adalah keutamaan adikodrati yang mutlak perlu bagi keselamatan. Iman adalah anugerah cuma-cuma dari Al-lah dan tersedia bagi semua orang yang dengan rendah hati mencarinya. Tindakan iman adalah tindakan manusiawi, yaitu tindakan dari intelek manusia \u2013 terdorong oleh kehendak yang digerakkan oleh Al-lah \u2013 yang dengan bebas mengamini kebenaran ilahi. Iman juga pasti karena mempunyai dasar pada Sabda Al-lah, iman bekerja \u201doleh kasih\u201d (Gal 5:6); dan iman berkembang te- rus-menerus dengan mendengarkan Sabda Al-lah dan doa. Dengan iman, bahkan sekarang ini juga, orang mencecap kegembiraan surga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>29. Mengapa tidak ada kontradiksi antara iman dan ilmu?,<\/strong><br \/>\nWalaupun iman itu mengatasi akal budi, tidak pernah ada kontradiksi antara iman dan ilmu karena kedua-duanya berasal dari Al-lah. Al-lah sendirilah yang memberikan, baik terang akal budi maupun terang iman kepada kita.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">KAMI PERCAYA,<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>30. Mengapa iman itu tindakan pribadi dan sekaligus gerejawi?<\/strong><br \/>\nIman adalah tindakan pribadi sejauh menjadi jawaban bebas pribadi manu- siawi kepada Al-lah yang mewahyukan Diri-Nya. Tetapi, sekaligus merupakan tindakan gerejawi yang mengungkapkan dirinya dalam pengakuan \u201dKami percaya\u201d. Kenyataannya, Gerejalah yang percaya, dan dengan rahmat Roh Kudus, Gereja mendahului, memunculkan, dan memperkembangkan iman setiap orang Kristen. Karena alasan inilah Gereja adalah Bunda dan Guru.<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">\u201dTak seorang pun dapat mempunyai Al-lah sebagai Bapa\u00a02 jika tidak mempunyai Gereja sebagai Bunda\u201d -\u00a0(Santo Siprianus).<\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>31. Mengapa rumusan iman itu penting?,<\/strong><br \/>\nRumusan iman itu penting karena dengannya orang beriman dapat meng- ungkapkan, menghayati, merayakan, dan saling berbagi kebenaran-kebenaran iman bersama dengan orang beriman lainnya melalui satu bahasa yang sama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>32. Mengapa iman Gereja itu hanya satu?,<\/strong><br \/>\nGereja, walaupun terdiri dari banyak orang dari macam-macam bahasa, budaya, dan ritus, mengakui satu iman dalam kesatuan suara; iman yang diterima dari satu Al-lah dan diwariskan oleh satu Tradisi Apostolik. Gereja hanya mengakui satu Al-lah, Bapa, Putra, dan Roh Kudus, dan menunjuk pada satu jalan keselamatan. Karena itu, kita percaya dengan satu hati dan satu jiwa semua yang terdapat dalam Sabda Al-lah, diwariskan langsung atau ditulis, dan diakui oleh Gereja sebagai wahyu ilahi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENGAKUAN IMAN. SEKSI SATU - Aku Percaya \u2013 Kami Percaya. BAB TIGA - Jawaban Manusia kepada Al-lah. AKU PERCAYA 25. Bagaimana manusia menjawab Al-lah yang mewahyukan Diri-Nya?, Denganbantuan rahmat ilahi, kita menjawab Al-lah dengan ketaatan iman, yang berarti penyerahan diri kita kepada Al-lah secara penuh dan menerima kebenaran- Nya sebagaimana dijamin oleh Dia, sang Kebenaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":618,"menu_order":3,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_lightning_design_setting":[],"footnotes":""},"class_list":["post-613","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/613","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=613"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/613\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":793,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/613\/revisions\/793"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/618"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=613"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}