{"id":544,"date":"2016-09-04T17:41:06","date_gmt":"2016-09-04T10:41:06","guid":{"rendered":"http:\/\/laudatosi.web.id\/?page_id=544"},"modified":"2016-09-04T17:41:49","modified_gmt":"2016-09-04T10:41:49","slug":"gereja-yang-kudus","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/katekese\/baptis\/gereja-katolik\/gereja-yang-kudus\/","title":{"rendered":"GEREJA YANG KUDUS"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Sumber : ImanKatolik. GEREJA YANG KUDUS. Kekudusan Gereja dibicarakan dalam Konsili Vatikan II, konstitusi Lumen Gentium pada bab V. Kekudusan Gereja bukanlah suatu sifat yang seragam, yang sama bentuknya untuk semua, mealinkan semua mengambil bagian dalam satu kesucian Gereja, yang berasal dari Kristus, yang mengikutsertakan Gereja dalam gerakan-Nya kepada Bapa oleh Roh Kudus. Pada taraf misteri ilahi Gereja sudah suci : \\\"Didunia ini gereja sudah ditandai oleh kesucian yang sungguhnya, meskipun tidak sempurna\\\" (LG 48). Ketidaksempurnaan ini menyangkut pelaksanaan insani, sama seperti kesatuannya. Dalam hal kesucian pun yang pokok bukanlah bentuk pelaksanaannya, melainkan sikap dasarnya. \\\"Suci\\\" sebetulnya berarti yang dikhususkan bagi Tuhan. Jadi yang pertama-tama menyangkut seluruh bidang sakral atau keagamaan. Yang suci bukan hanya tempat, waktu, barang yang dikhususkan bagi Tuhan, atau orang. Malahan sebenarnya harus dikatakan bahwa \\\"yang kudus)\\\" adalah Tuhan sendiri. Semua yang lain, barang maupun orang, disebut \\\"kudus\\\" karena termasuk lingkup kehidupan Tuhan. Kudus pertama-tama bukanlah termasuk kategori moral yang menyangkut kelakukan manusia, melainkan kategori teologal (ilahi), yang menetukan hubungan dengan Allah.ini bukan berarti kelakuan moral tidak penting. karena apa yang di khususkan bagi Tuhan, harus \\\"sempurna\\\" (Im 1:3, Rm 6:19, 22). \\\"Gereja itu suci dan sekaligus harus dibersihkan, serta terus menerus menjalankan pertobatan dan pembaruan \\\"(LG 8). Dimana kesucian Gereja adalah kesucian perjuangan, terus menerus\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sumber : <a href=\"http:\/\/imankatolik.or.id\/pengantar.html\" target=\"_blank\">ImanKatolik<\/a>.<\/p>\n<p class=\"style21\" align=\"center\"><strong><span style=\"color: #000000;\">GEREJA YANG KUDUS.<\/span><\/strong><\/p>\n<p class=\"style142\" align=\"justify\"><span style=\"color: #000000;\">Kekudusan Gereja dibicarakan dalam Konsili Vatikan II, konstitusi Lumen Gentium pada bab V. Kekudusan Gereja bukanlah suatu sifat yang seragam, yang sama bentuknya untuk semua, mealinkan semua mengambil bagian dalam satu kesucian Gereja, yang berasal dari Kristus, yang mengikutsertakan Gereja dalam gerakan-Nya kepada Bapa oleh Roh Kudus.<\/span><\/p>\n<p class=\"style142\" align=\"justify\"><span style=\"color: #000000;\">Pada taraf misteri ilahi Gereja sudah suci : \"Didunia ini gereja sudah ditandai oleh kesucian yang sungguhnya, meskipun tidak sempurna\" (LG 48). Ketidaksempurnaan ini menyangkut pelaksanaan insani, sama seperti kesatuannya. Dalam hal kesucian pun yang pokok bukanlah bentuk pelaksanaannya, melainkan sikap dasarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"style142\" align=\"justify\"><span style=\"color: #000000;\">\"Suci\" sebetulnya berarti yang dikhususkan bagi Tuhan. Jadi yang pertama-tama menyangkut seluruh bidang sakral atau keagamaan. Yang suci bukan hanya tempat, waktu, barang yang dikhususkan bagi Tuhan, atau orang. Malahan sebenarnya harus dikatakan bahwa \"yang kudus)\" adalah Tuhan sendiri. Semua yang lain, barang maupun orang, disebut \"kudus\" karena termasuk lingkup kehidupan Tuhan.<\/span><\/p>\n<p class=\"style142\" align=\"justify\"><span style=\"color: #000000;\">Kudus pertama-tama bukanlah termasuk kategori moral yang menyangkut kelakukan manusia, melainkan kategori teologal (ilahi), yang menetukan hubungan dengan Allah.ini bukan berarti kelakuan moral tidak penting. karena apa yang di khususkan bagi Tuhan, harus \"sempurna\" (Im 1:3, Rm 6:19, 22).<\/span><\/p>\n<p class=\"style142\" align=\"justify\"><span style=\"color: #000000;\">\"Gereja itu suci dan sekaligus harus dibersihkan, serta terus menerus menjalankan pertobatan dan pembaruan \"(LG 8). Dimana kesucian Gereja adalah kesucian perjuangan, terus menerus<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber : ImanKatolik. GEREJA YANG KUDUS. Kekudusan Gereja dibicarakan dalam Konsili Vatikan II, konstitusi Lumen Gentium pada bab V. Kekudusan Gereja bukanlah suatu sifat yang seragam, yang sama bentuknya untuk semua, mealinkan semua mengambil bagian dalam satu kesucian Gereja, yang berasal dari Kristus, yang mengikutsertakan Gereja dalam gerakan-Nya kepada Bapa oleh Roh Kudus. Pada taraf [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":538,"menu_order":3,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-544","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/544","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=544"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":545,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/544\/revisions\/545"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/538"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/laudatosi\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}