{"id":99,"date":"2016-03-06T16:39:40","date_gmt":"2016-03-06T09:39:40","guid":{"rendered":"http:\/\/akreditasi.web.id\/buku\/?p=99"},"modified":"2017-09-13T13:53:46","modified_gmt":"2017-09-13T06:53:46","slug":"sd3-tema5-2-permainan-tradisional-di-daerahku-3-persatuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd3-tema5-2-permainan-tradisional-di-daerahku-3-persatuan\/","title":{"rendered":"SD3.Tema5.2-Permainan Tradisional di Daerahku #3 Pencerminan"},"content":{"rendered":"<button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Tahukah kamu permainan Goncang Kaleng? Permainan goncang kaleng adalah permainan yang\u00a0berasal dari provinsi Riau. Permainan ini bercerita\u00a0tentang seekor kucing yang mencari tikus-tikus\u00a0yang bersembunyi. Permainan Goncang kaleng hampir serupa\u00a0dengan permainan petak umpet. Cara\u00a0memainkannya adalah: Mainkanlah dengan beberapa temanmu. Siapkanlah sebuah kaleng yang memiliki\u00a0tutup, isi dengan batu kerikil agar bersuara\u00a0nyaring ketika digoncangkan. Gambar sebuah lingkaran dan letakkan\u00a0kaleng di tengah lingkaran. Lakukan hompimpah. Yang pertama kalah\u00a0akan menjadi kucing, sedangkan yang\u00a0menang akan menjadi tikus. Pilihlah ketua\u00a0tikus. Ketua tikus melempar kaleng sejauh\u00a0mungkin. Kaleng tersebut harus diambil\u00a0oleh kucing. Sementara kucing mengambil kaleng, para\u00a0tikus bersembunyi. Kucing meletakkan kaleng di pusat\u00a0lingkaran, kemudian mencari para tikus\u00a0yang bersembunyi. Ketika menemukan salah satu tikus, kucing\u00a0dan tikus akan berlari mendapatkan kaleng. Bila kucing yang mendapatkan kaleng,\u00a0ia harus membunyikan kaleng dan meletakkannya di tengah lingkaran.\u00a0Maka tikus tertangkap. Bila tikus\u00a0yang mendapatkan kaleng, dia dapat\u00a0melemparkannya sejauh mungkin dan\u00a0kembali bersembunyi. Kucing kembali\u00a0mencari para tikus. Jika seluruh tikus telah tertangkap, para\u00a0tikus berbaris dibelakang kucing dan\u00a0kucing menyebutkan nomor secara acak\u00a0untuk menentukan siapa yang akan\u00a0menjadi kucing selanjutnya. Bunyikan kaleng 7 kali untuk menandakan\u00a0permainan telah usai. Ayo Bernyanyi ! Banyak permainan tradisional yang dilakukan\u00a0dengan gerak dan lagu. Biasanya, permainanpermainan\u00a0ini ditiru dari kejadian sehari-hari. Para pekerja di sawah atau di kebun sering bernyanyi\u00a0sambil bekerja untuk menghindari rasa capek dan\u00a0bosan. Dengan bernyanyi, mereka bekerja dengan\u00a0gembira. Salah satu permainan yang berhubungan dengan\u00a0orang bekerja adalah permainan dengan lagu\u00a0\u201cMenanam Jagung\u201d. Ayo lakukan bersama-sama! Menanam Jagung Cipt: Ibu Sud Ayo kawan kita bersama, menanam jagung di kebun kita, ambil cangkulmu, ambil cangkulmu, kita bekerja tak jemu-jemu, cangkul, cangkul, cangkul yang dalam, tanah yang longgar jagung kutanam, Beri pupuk supaya subur, tanamkan benih dengan teratur, jagungnya besar lebat buahnya, tentu berguna bagi semua, cangkul, cangkul, aku gembira, menanam jagung di kebun kita. Pernahkah kamu bercocok tanam? Bercocok tanam sangat menguntungkan. Kita\u00a0dapat memperoleh buah atau sayur yang bersih\u00a0dan sehat. Coba sebutkan apa saja manfaat mengonsumsi buah dan sayur yang segar? Ayo manfaatkan halaman sekolahmu untuk\u00a0menanam sayur! Caranya sangat mudah. Alat dan Bahan :\u00a0Tanah,\u00a0Pupuk,\u00a0Pop,\u00a0Skop,\u00a0Sarung Tangan, Bibit. Ikutilah\u00a0langkah-langkah berikut! Siapkan bibit kangkung. Pot plastik\/ polybag\/ kaleng susu bekas yang\u00a0telah dilubangi. Sekop atau sarung tangan plastik. Pupuk kandang dan tanah. Sarung bekas. Cara kerja: Letakkan karung bekas di atas tanah. Campurkan tiga sekop tanah dan satu sekop\u00a0pupuk kandang di atas karung tersebut. Jangan\u00a0lupa memakai sarung tangan. Masukkan tanah yang telah\u00a0tercampur ke dalam pot, jangan\u00a0dipadatkan. Buatlah tiga sampai lima lubang di\u00a0dalam pot dengan jari. Masukkan\u00a0satu bibit ke dalam setiap lubang.\u00a0Tutup lubang secara penuh untuk\u00a0bibit kangkung. Sirami pot yang telah\u00a0terisi bibit dengan air\u00a0secukupnya. Letakkan di halaman atau kebun\u00a0sekolah yang mendapat\u00a0cukup sinar matahari. Siramilah tanamanmu\u00a0setiap pagi dan siang atau\u00a0sore hari sesuai jadwal piket. Jika bibit sudah mulai muncul, pindahkan setiap\u00a0tanaman ke tempat terpisah. Rawatlah tanamanmu dengan mencabuti\u00a0rumput liar yang tumbuh liar di dalam pot dan\u00a0memberi pupuk setiap 5 hari sekali. Setelah selesai menanam, ceritakanlah di depan\u00a0guru dan teman-temanmu pengalamanmu ketika\u00a0menanam bibit tanaman sayur. Ayo lakukan permainan berikut ini di dalam kelas ! Cermin ajaib Siapkan bedak tabur. Mintalah seorang teman untuk bermain\u00a0bersamamu. Tentukan siapa yang lebih dahulu menjadi\u00a0cermin dengan suit. Yang kalah menjadi\u00a0bayangan di cermin. Berdirilah berhadapan, hitung sampai tiga\u00a0lalu bergayalah sesukamu. Yang berperan sebagai bayangan harus\u00a0mengikuti gerakan dengan tepat. Jika bayangan salah, wajahnya dicoret\u00a0dengan bedak. Lakukan kembali suit\u00a0untuk menentukan\u00a0siapa yang menjadi\u00a0cermin. Pemenangnya adalah\u00a0yang paling sedikit\u00a0mendapat coretan di\u00a0wajah. Setelah melakukan permainan cermin ajaib,\u00a0berdiskusilah dengan temanmu : Jawablah pertanyaan berikut dengan\u00a0memberi tanda centang (\u221a) pada jawaban\u00a0yang benar. Bayangan pada cermin akan sama dengan\u00a0benda nyata yang terletak di depannya. Lengkapilah kalimat di bawah ini sehingga\u00a0menjadi pernyataan yang tepat. Benda hijau yang diletakkan di depan cermin\u00a0datar warna bayangannya adalah hijau (sama dengan aslinya). Benda kotak yang diletakkan di depan cermin\u00a0datar bentuk bayangannya adalah \u00a0KOTAK (sama dengan aslinya). Benda kecil yang diletakkan di depan cermin\u00a0datar ukuran bayangannya adalah KECIL (sama dengan aslinya). PENCERMINAN. Benda yang terletak di depan cermin datar\u00a0memiliki bayangan dengan warna, ukuran, dan\u00a0tinggi yang sama. Akan tetapi, bagian kanan\u00a0dari benda tersebut akan menjadi bagian kiri\u00a0bayangannya, begitupun sebaliknya. Dalam\u00a0matematika, prinsip tersebut digunakan dalam\u00a0proses pencerminan bangun datar. Pencerminan\u00a0dapat terjadi terhadap sumbu tegak lurus, sumbu\u00a0datar, dan sumbu diagonal. Hasil pencerminan\u00a0diberi simbol (\u2018). Contohnya, jika bangun ABCD\u00a0dicerminkan, maka hasil pencerminannya adalah\u00a0A\u2019B\u2019C\u2019D\u2019. Lihat gambar pencerminan terhada sumbu tegak lurus, terhadap sumbu datar, dan terhadap sumbu diagonal sepert pada gambar.\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    \n<p>Tahukah kamu permainan Goncang Kaleng?<br \/>\nPermainan goncang kaleng adalah permainan yang\u00a0berasal dari provinsi Riau. Permainan ini bercerita\u00a0tentang seekor kucing yang mencari tikus-tikus\u00a0yang bersembunyi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Permainan Goncang kaleng hampir serupa\u00a0dengan permainan petak umpet. Cara\u00a0memainkannya adalah:<\/p>\n<ol>\n<li style=\"text-align: justify;\">Mainkanlah dengan beberapa temanmu.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Siapkanlah sebuah kaleng yang memiliki\u00a0tutup, isi dengan batu kerikil agar bersuara\u00a0nyaring ketika digoncangkan.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Gambar sebuah lingkaran dan letakkan\u00a0kaleng di tengah lingkaran.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Lakukan hompimpah. Yang pertama kalah\u00a0akan menjadi kucing, sedangkan yang\u00a0menang akan menjadi tikus. Pilihlah ketua\u00a0tikus.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Ketua tikus melempar kaleng sejauh\u00a0mungkin. Kaleng tersebut harus diambil\u00a0oleh kucing.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Sementara kucing mengambil kaleng, para\u00a0tikus bersembunyi.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Kucing meletakkan kaleng di pusat\u00a0lingkaran, kemudian mencari para tikus\u00a0yang bersembunyi.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Ketika menemukan salah satu tikus, kucing\u00a0dan tikus akan berlari mendapatkan kaleng.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Bila kucing yang mendapatkan kaleng,\u00a0ia harus membunyikan kaleng dan<br \/>\nmeletakkannya di tengah lingkaran.\u00a0Maka tikus tertangkap. Bila tikus\u00a0yang mendapatkan kaleng, dia dapat\u00a0melemparkannya sejauh mungkin dan\u00a0kembali bersembunyi. Kucing kembali\u00a0mencari para tikus.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Jika seluruh tikus telah tertangkap, para\u00a0tikus berbaris dibelakang kucing dan\u00a0kucing menyebutkan nomor secara acak\u00a0untuk menentukan siapa yang akan\u00a0menjadi kucing selanjutnya.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Bunyikan kaleng 7 kali untuk menandakan\u00a0permainan telah usai.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h2>Ayo Bernyanyi !<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyak permainan tradisional yang dilakukan\u00a0dengan gerak dan lagu. Biasanya, permainanpermainan\u00a0ini ditiru dari kejadian sehari-hari. Para<br \/>\npekerja di sawah atau di kebun sering bernyanyi\u00a0sambil bekerja untuk menghindari rasa capek dan\u00a0bosan. Dengan bernyanyi, mereka bekerja dengan\u00a0gembira.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu permainan yang berhubungan dengan\u00a0orang bekerja adalah permainan dengan lagu\u00a0\u201cMenanam Jagung\u201d. Ayo lakukan bersama-sama!<\/p>\n<h3 style=\"text-align: center;\">Menanam Jagung<br \/>\nCipt: Ibu Sud<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ayo kawan kita bersama,<br \/>\nmenanam jagung di kebun kita,<br \/>\nambil cangkulmu, ambil cangkulmu,<br \/>\nkita bekerja tak jemu-jemu,<br \/>\ncangkul, cangkul, cangkul yang dalam,<br \/>\ntanah yang longgar jagung kutanam,<br \/>\nBeri pupuk supaya subur,<br \/>\ntanamkan benih dengan teratur,<br \/>\njagungnya besar lebat buahnya,<br \/>\ntentu berguna bagi semua,<br \/>\ncangkul, cangkul, aku gembira,<br \/>\nmenanam jagung di kebun kita.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pernahkah kamu bercocok tanam?<br \/>\nBercocok tanam sangat menguntungkan. Kita\u00a0dapat memperoleh buah atau sayur yang bersih\u00a0dan sehat. Coba sebutkan apa saja manfaat<br \/>\nmengonsumsi buah dan sayur yang segar?<br \/>\nAyo manfaatkan halaman sekolahmu untuk\u00a0menanam sayur! Caranya sangat mudah.<\/p>\n<p>Alat dan Bahan :\u00a0Tanah,\u00a0Pupuk,\u00a0Pop,\u00a0Skop,\u00a0Sarung Tangan, Bibit.<\/p>\n<p>Ikutilah\u00a0langkah-langkah berikut!<\/p>\n<ol>\n<li>Siapkan bibit kangkung.<\/li>\n<li>Pot plastik\/ polybag\/ kaleng susu bekas yang\u00a0telah dilubangi.<\/li>\n<li>Sekop atau sarung tangan plastik.<\/li>\n<li>Pupuk kandang dan tanah.<\/li>\n<li>Sarung bekas.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Cara kerja:<\/p>\n<ol>\n<li>Letakkan karung bekas di atas tanah.<\/li>\n<li>Campurkan tiga sekop tanah dan satu sekop\u00a0pupuk kandang di atas karung tersebut. Jangan\u00a0lupa memakai sarung tangan.<\/li>\n<li>Masukkan tanah yang telah\u00a0tercampur ke dalam pot, jangan\u00a0dipadatkan.<\/li>\n<li>Buatlah tiga sampai lima lubang di\u00a0dalam pot dengan jari. Masukkan\u00a0satu bibit ke dalam setiap lubang.\u00a0Tutup lubang secara penuh untuk\u00a0bibit kangkung.<\/li>\n<li>Sirami pot yang telah\u00a0terisi bibit dengan air\u00a0secukupnya. Letakkan<br \/>\ndi halaman atau kebun\u00a0sekolah yang mendapat\u00a0cukup sinar matahari.<\/li>\n<li>Siramilah tanamanmu\u00a0setiap pagi dan siang atau\u00a0sore hari sesuai jadwal<br \/>\npiket.<\/li>\n<li>Jika bibit sudah mulai muncul, pindahkan setiap\u00a0tanaman ke tempat terpisah.<\/li>\n<li>Rawatlah tanamanmu dengan mencabuti\u00a0rumput liar yang tumbuh liar di dalam pot dan\u00a0memberi pupuk setiap 5 hari sekali.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Setelah selesai menanam, ceritakanlah di depan\u00a0guru dan teman-temanmu pengalamanmu ketika\u00a0menanam bibit tanaman sayur.<\/p>\n<h2><\/h2>\n<h2>Ayo lakukan permainan berikut ini di dalam kelas !<\/h2>\n<h3 style=\"text-align: center;\">Cermin ajaib<\/h3>\n<ol>\n<li>Siapkan bedak tabur.<\/li>\n<li>Mintalah seorang teman untuk bermain\u00a0bersamamu.<\/li>\n<li>Tentukan siapa yang lebih dahulu menjadi\u00a0cermin dengan suit. Yang kalah menjadi\u00a0bayangan di cermin.<\/li>\n<li>Berdirilah berhadapan, hitung sampai tiga\u00a0lalu bergayalah sesukamu.<\/li>\n<li>Yang berperan sebagai bayangan harus\u00a0mengikuti gerakan dengan tepat.<\/li>\n<li>Jika bayangan salah, wajahnya dicoret\u00a0dengan bedak.<\/li>\n<li>Lakukan kembali suit\u00a0untuk menentukan\u00a0siapa yang menjadi\u00a0cermin.<\/li>\n<li>Pemenangnya adalah\u00a0yang paling sedikit\u00a0mendapat coretan di\u00a0wajah.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Setelah melakukan permainan cermin ajaib,\u00a0berdiskusilah dengan temanmu :<\/p>\n<ul>\n<li>Jawablah pertanyaan berikut dengan\u00a0memberi tanda centang (\u221a) pada jawaban\u00a0yang benar.<\/li>\n<li>Bayangan pada cermin akan sama dengan\u00a0benda nyata yang terletak di depannya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lengkapilah kalimat di bawah ini sehingga\u00a0menjadi pernyataan yang tepat.<\/p>\n<ol>\n<li>Benda hijau yang diletakkan di depan cermin\u00a0datar warna bayangannya adalah hijau (sama dengan aslinya).<\/li>\n<li>Benda kotak yang diletakkan di depan cermin\u00a0datar bentuk bayangannya adalah \u00a0KOTAK (sama dengan aslinya).<\/li>\n<li>Benda kecil yang diletakkan di depan cermin\u00a0datar ukuran bayangannya adalah KECIL (sama dengan aslinya).<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">PENCERMINAN.<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Benda yang terletak di depan cermin datar\u00a0memiliki bayangan dengan warna, ukuran, dan\u00a0tinggi yang sama. Akan tetapi, bagian kanan\u00a0dari benda tersebut akan menjadi bagian kiri\u00a0bayangannya, begitupun sebaliknya. Dalam\u00a0matematika, prinsip tersebut digunakan dalam\u00a0proses pencerminan bangun datar. Pencerminan\u00a0dapat terjadi terhadap sumbu tegak lurus, sumbu\u00a0datar, dan sumbu diagonal. Hasil pencerminan\u00a0diberi simbol (\u2018). Contohnya, jika bangun ABCD\u00a0dicerminkan, maka hasil pencerminannya adalah\u00a0A\u2019B\u2019C\u2019D\u2019.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-106\" src=\"http:\/\/akreditasi.web.id\/buku\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/pencerminan-300x300.jpg\" alt=\"pencerminan\" width=\"300\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/pencerminan-300x300.jpg 300w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/pencerminan-150x150.jpg 150w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/pencerminan-768x771.jpg 768w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/pencerminan-1020x1024.jpg 1020w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2016\/03\/pencerminan.jpg 1144w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Lihat gambar pencerminan terhada sumbu tegak lurus, terhadap sumbu datar, dan terhadap sumbu diagonal sepert pada gambar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah kamu permainan Goncang Kaleng? Permainan goncang kaleng adalah permainan yang\u00a0berasal dari provinsi Riau. Permainan ini bercerita\u00a0tentang seekor kucing yang mencari tikus-tikus\u00a0yang bersembunyi. Permainan Goncang kaleng hampir serupa\u00a0dengan permainan petak umpet. Cara\u00a0memainkannya adalah: Mainkanlah dengan beberapa temanmu. Siapkanlah sebuah kaleng yang memiliki\u00a0tutup, isi dengan batu kerikil agar bersuara\u00a0nyaring ketika digoncangkan. Gambar sebuah lingkaran dan letakkan\u00a0kaleng [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[271,275,273,272,277,276,55,278,15,14,279,274],"class_list":["post-99","post","type-post","status-publish","format-audio","hentry","category-sd3","category-sd3-tema5","tag-audiobook","tag-book","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-katolik","tag-pelajaran","tag-pencerminan","tag-permainan-tradisionak","tag-sekolah","tag-suara","post_format-post-format-audio"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=99"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":108,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/99\/revisions\/108"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=99"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=99"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=99"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}