{"id":971,"date":"2016-11-30T05:58:17","date_gmt":"2016-11-29T22:58:17","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=971"},"modified":"2017-09-13T13:45:37","modified_gmt":"2017-09-13T06:45:37","slug":"sd4-tema-4-berbagai-pekerjaan-bagian-1-jenis-jenis-pekerjaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd4-tema-4-berbagai-pekerjaan-bagian-1-jenis-jenis-pekerjaan\/","title":{"rendered":"SD4 Tema 4 &#8211; Berbagai Pekerjaan &#8211; Sub Tema 1 &#8211; Jenis-jenis Pekerjaan"},"content":{"rendered":"<p><iframe src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/AbBwDlE-SxE\" width=\"480\" height=\"270\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\"><\/iframe><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SD Kelas 4 - Tema 4 - Berbagai Pekerjaan - Bagian 1 - Jenis-jenis Pekerjaan. Perhatikan lingkungan berdasarkan letak geografis tempat tinggalmu! Apakah kamu tinggal di pegunungan? Di dataran rendah? Ataukah di wilayah pantai? Bagaimana jenis tumbuhan yang terdapat di sana? Untuk memahami, ayo kita pelajari. Kakek Lani tinggal di daerah pegunungan. Ketika liburan tiba, Lani mengunjungi kakeknya. Udara di sana terasa sejuk, berbeda dengan udara di tempat tinggal Lani. Setiap pagi, Lani tidak pernah absen menemani kakeknya berjalan pagi. Tempat tinggal Kakek Lani dikelilingi kebun teh. Oleh karena itu, kakeknya sering mengajaknya berjalan mengitari kebun teh di sekitar rumahnya. Lani diberi tahu oleh kakeknya bahwa teh merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi. Tempat Hidup Tanaman Teh. Selain segelas air putih, secangkir teh merupakan minuman yang banyak dikonsumsi di berbagai belahan dunia. Di Indonesia tanaman teh tumbuh subur di wilayah pegunungan di seluruh Indonesia. Teh merupakan salah satu tanaman tropis yang tumbuh pada ketinggian antara 200 sampai dengan 2.000 meter di atas permukaan laut. Suhu yang dibutuhkannya untuk dapat tumbuh dengan baik antara 14\u00b0\u2013 25\u00b0C, yang diikuti oleh cahaya matahari yang cerah. Sinar matahari sangat mempengaruhi pertumbuhan teh. Makin banyak sinar matahari, pertumbuhan tanaman teh akan terhambat. Tanaman teh juga tidak tahan terhadap kekeringan. Curah hujan sangat dibutuhkan tanaman teh. Di Indonesia, perkebunan teh tersebar di beberapa wilayah pegunungan di Pulau Jawa dan Sumatera. Ada pula yang berada pada ketinggian 800\u2013 1200 meter di atas permukaan laut. Namun pada ketinggian ini, hasil perkebunannya tidak sebaik hasil dari perkebunan di daerah yang lebih tinggi. Aroma teh yang dihasilkan di sini tidak sewangi teh di perkebunan yang lebih tinggi. Pada ketinggian ini, kebun teh memerlukan pohon pelindung tetap dan memerlukan material penutup tanah untuk menjaga kelembapan tanah. Pohon teh juga berfungsi untuk mencegah terjadinya erosi. Tanaman teh yang ditanam berjajar rapi dengan jarak satu meter menahan derasnya aliran air sehingga tanah tidak terkikis terbawa air. Di balik secangkir teh yang biasa kita minum setiap hari, dapat diketahui bahwa lingkungan mempengaruhi pertumbuhan dan rasa teh. Lingkungan yang tepat akan memberikan hasil yang baik. Setelah membaca teks di atas, Lani semakin paham. Tak heran pohon teh di kebun dekat rumah kakeknya tumbuh subur. Iklim di sana memang sangat mendukung untuk tumbuh kembang tananam teh. Jawablah pertanyaan berikut! 1. Di mana tanaman teh hidup? Teh merupakan salah satu tanaman tropis yang tumbuh pada ketinggian antara 200 sampai dengan 2.000 meter di atas permukaan laut. 2. Bagaimana caranya agar tanaman teh bisa bermanfaat menahan erosi? Tanaman teh yang ditanam berjajar rapi dengan jarak satu meter menahan derasnya aliran air sehingga tanah tidak terkikis terbawa air. 3. Apa yang terjadi apabila tanaman teh terus menerus dikonsumsi besar- besaran? Apabila tanaman teh dikonsumsi terus menerus dan secara besar-besaran tanaman teh akan terganggu kelestraiannya. 4. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh petani teh agar tumbuhan teh tetap bertahan? Pengolahan tanah adalah mengusahakan tanah menjadi subur, gembur dan bersih dari sisa-sisa akar dan tunggul, serta mematikan gulma yang masih tumbuh, Dalam penanaman, hal-hal yang harus diperhatikan adalah penentuan jarak tanam yang tepat, pengajiran, pembuatan lubang tanam, teknik penanaman dan penanaman tanaman pelindung yang diperlukan, Didalam budidaya teh, tanaman harus bersih dari gulma dan dilakukan pemangkasan agar tanaman tidak terserang penyakit. 5. Apa yang dapat kamu lakukan agar tanaman teh tidak cepat habis dan tanah yang digunakan untuk menanam tetap subur?\u00a0Setiap tanaman yang kita konsumsi harus dijaga kelestariannya. Tanaman teh dapat dijaga kelestarianya dengan pemberian pupuk dan perawatan tanaman yang teratur. Mengapa menjaga keseimbangan alam dan kelestarian sumber daya alam penting? Setiap tanaman yang kita konsumsi harus dijaga\u00a0kelestariannya. Begitu juga tanah yang ditanaminya. Tanaman dan tanah adalah sumber daya alam yang harus kita jaga keberadaannya.\u00a0Penggunaan yang berlebihan akan merugikan kita. Banyak masyarakat yang menikmati teh. Akan tetapi, tahukah kamu tentang proses pembuatan teh? Amati gambar di bawah ini!\u00a0 Menanam dan merawat tanaman teh di perkebunan, Memetik daun teh, Melayukan dan mengeringkan teh, Pengepakan teh, Untuk mengolah teh menjadi minuman, banyak jenis pekerjaan yang terlibat. Ada penanam teh, pemetik teh, penggiling daun teh dan pengemas teh.\u00a0Apalagi yang kamu ketahui tentang jenis pekerjaan di sekitarmu? Bandingkan temuanmu dengan informasi yang dimiliki temanmu. Tulislah hasilnya dalam diagram Venn. Diagram Vennmu harus memuat dua jenis pekerjaan, daerah mereka bekerja, apa yang dikerjakan, hasil yang diperoleh, dampak dari pekerjaan mereka bagi masyarakat dan bagi pekerja. Bertani, Daerah bekerja di pedesaan, mengolah tanah dan menanam tumbuhan pangan, hasil yang hasilkan bahan pangan, dampaknya mencukupi pangan masyarakat.\u00a0 Berdagang : salah satunya berdagang bahan pangan, yang dikerjakan adalah membeli hasil pangan dari pak tani kemudian di jual kepada masyarakat, hasilnya adalah jasa jual beli, dampak : masyarakat mudah mendapatkan hasil pangan. Keduanya sama-sama mengolah hasil pangan tetapi pekerjaannya berbeda. Tanaman memberikan manfaat bagi manusia dan hewan. Namun, apabila tidak berhati-hati dalam menjaganya, manusia dan hewan akan mengalami kesulitan. Oleh sebab itu, kita wajib menjaga keberadaannya dengan menanamnya kembali serta menjaga lingkungan. Bacalah teks berikut dalam hati! Buatlah peta pikiran yang berisikan informasi tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam dan kelestarian sumber daya alam bagi manusia. Banyak masyarakat yang menikmati teh. Akan tetapi, tahukah kamu tentang proses pembuatan teh? Amati gambar di bawah ini! Gambar apa yang kalian lihat? (Perkebunan teh, pemetik teh) (Apa tugas masing-masing pekerja tersebut?). Untuk mengolah teh menjadi minuman, banyak jenis pekerjaan yang terlibat. Ada penanam teh, pemetik teh, penggiling daun teh dan pengemas teh. Penanam teh bertugas menanam tanaman teh ketika perkebunan mulai ditanami. Pemetik teh bertugas memetik teh yang ada di kebun teh Pengolah teh bertugas mengolah teh di dalam pabrik Pengemas teh bertugas memasukan teh kedalam kemasan yang siap untuk dijual. Taman Bermain yang Hilang Malam hari merupakan malam yang ditunggu oleh Kupi, kepiting kecil. Ia menikmati saat-saat berjalan perlahan di gundukan pasir bersama ayahnya. Mereka menanti datangnya air pasang, yang akan membawa mereka ke dunia yang berbeda. Ya, Kupi selalu menanti saat-saat mereka terhempas oleh air pasang, lalu tiba di hutan bakau. Nanti di sana ia pasti akan bertemu dengan teman-teman kecilnya yang lain. Upi, si udang kecil, Kuro, si kura-kura, dan teman-teman yang lebih besar seperti Bangau Cilik dan Momo si monyet. Di antara akar bakau mereka bisa bermain kejar-kejaran, petak umpet, atau tidur di sela akar yang melintang. Seru sekali saat-saat itu. Ada kalanya mereka berpisah, terbawa oleh pasang surut, kembali ke laut bebas. Namun, suatu hari mereka bertemu lagi dan bermain bersama lagi. Suasana di hutan bakau tentu berbeda dengan suasana di laut lepas. Airnya pun berbeda. Tidak asin seperti air laut, tetapi tidak juga tawar. Kupi tidak tahu apa namanya. Berbeda, tetapi Kupi dan teman-teman tetap bisa bermain dengan nyaman. Malam itu, di pesisir pantai, Kupi bertanya pada ayahnya. \u201cAyah, mengapa kita tidak lagi pernah bisa bertemu dengan Bangau Putih, teman ayah? Aku juga sudah rindu bertemu dengan sahabat-sahabat kecilku. Aku sudah lama sekali tidak bertemu dengan Upi, Kuro, Bangau Cilik, dan Momo. Mengapa sekarang susah sekali kita bertemu dengan mereka ya?\u201d Sambil berjalan pelan di gundukan pasir, ayah kepiting menjelaskan perlahan. \u201cKupi, sayang sekali hutan bakau tempatmu bermain sudah rusak. Ayah dengar dari Paman Nelayan, manusia di pesisir pantai sana ingin membuat bangunan-bangunan yang tinggi menjulang. Butuh lahan yang lebih luas. Oleh karenanya mereka menebang habis hutan bakau. Mereka bangun gedung tinggi menjulang ke langit di atas taman bermainmu dulu.\u201d Ayah menjelaskan perlahan. Sesungguhnya ia tidak ingin Kupi sedih. Tetapi bagaimana lagi? Ayah tidak ingin Kupi terus menanti tanpa pasti. Kupi tertunduk sedih. Pupus sudah harapannya bertemu lagi dengan sahabat- sahabat kecilnya. \u201cMengapa manusia begitu jahat, ayah? Mengapa manusia tidak memikirkan kita, makhluk kecil di pesisir pantai? Mengapa manusia hanya memikirkan dirinya sendiri?\u201d Kupi meratap pelan, namun penuh amarah. Ayah ingin menenangkan hati Kupi. Ia menambahkan, \u201cSebenarnya, ketika hutan bakau tempatmu bermain ditebang, manusia pun menerima akibat buruknya, Kupi. Air laut akan semakin mudah mencapai daratan. Tidak ada lagi pohon bakau yang menahan. Lama-kelamaan, air tanah di sekitar pantai akan menjadi air asin. Manusia \u2018kan tidak bisa minum air asin, Kupi.\u201d Ayah berusaha menjelaskan panjang lebar. Ayah kemudian menambahkan, \u201cDengan rusaknya pantai akibat penebangan bakau, kegiatan manusia pun menjadi terganggu. Sekarang wisatawan yang berkunjung ke pantai ini semakin berkurang. Para pedagang yang dulu berjualan di sekitar sini tidak ada lagi. Pemandu wisata yang biasa menjelaskan tentang keindahan pantai dan hijaunya bakau pun sudah jarang terlihat. Nelayan yang biasa menjual hasil tangkapan mereka pun tinggal sedikit.\u201d Kupi tidak terhibur oleh penjelasan ayah. Pikirnya, biarkan saja manusia menerima akibat dari perbuatannya sendiri. Manusia memang sering tidak bijak. Kupi hanya ingin berdoa, dan berdoa semoga suatu saat nanti hutan bakau akan kembali. Semoga suatu saat nanti ada lagi taman tempatnya bermain. Semoga suatu saat nanti ia masih bisa bertemu dengan sahabat-sahabat kecilnya. Kupi hanya bisa berdoa, semoga kelak manusia bisa bertindak lebih bijaksana. Semoga! Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan cerita di atas! 1. Siapa yang tinggal di dalam hutan bakau? Kupi dan Ayahnya. 2. Apa yang biasa dilakukan Kupi dengan Ayahnya?\u00a0Malam itu, di pesisir pantai, Kupi berjalan pelan di gundukan pasir. 3. Mengapa Kupi sedih dan marah? Kupi sedih karena tidak bisa bertemu teman-teman kecilnya lagi, kupi marah karena manusia merusak hutan bakau. 4. Gambarlah salah satu tokoh. Tulislah pendapatmu tentang tokoh tersebut. Betapa tumbuhan sangat besar perannya dalam kehidupan kita. Kehidupan yang nyaman tercipta dengan adanya berbagai tumbuhan penjaga lingkungan di sekitar kita.\u00a0Selain bermanfaat untuk manusia, tumbuhan juga bermanfaat bagi kehidupan binatang. Salah satu contohnya adalah tanaman bakau. Melindungi pantai dari erosi dan abrasi. Adanya bakau di pesisir pantai bermanfaat untuk menjaga agar garis pantai tetap stabil dan tidak terkikis oleh terpaan ombak. Rumpun -rumpun bakau mampu menyerap energi gelombang yang datang sehingga hanya riak gelombang yang sampai di sisi pantai. Menahan rembesan air laut ke darat. Sebagai perangkap zat-zat pencemar dan limbah industri. Selain dapat menjaga daratan, bakau juga memiliki peran penting dalam mengurangi polutan di air laut. Menciptakan udara pesisir yang bersih dan segar. Daun bakau dapat menyerap gas karbondioksida dan melepaskan oksigen ke lingkungan. Dengan demikian, udara di sekitar pantai tetap bersih dan segar. Menjadi habitat alami berbagai biota darat dan laut. Kelestarian hewan laut dan darat seperti udang, kepiting, berbagai jenis ikan, burung, monyet, serta biawak terjaga dengan adanya hutan bakau di pesisir pantai. Mengurangi dampak bencana akibat gelombang laut, seperti badai dan gelombang pasang. Mengapa kita harus menjaga kelestarian tanaman bakau? Tanaman bakau memiliki manfaat yang banyak bagi kehidupan. Apa yang terjadi kalau hutan bakau rusak? Jika hutan bakau rusak maka keseimbangan alam akan terganggu. Bagaimana hutan bakau dapat menjaga keseimbangan alam? Jelaskan. Hutan bakau menciptakan udara pesisir yang bersih dan melindungi pantai dari abrasi. Apa saranmu agar hutan bakau tetap lestari? Hutan bakau harus dijaga kelestarianya agar keseimbangan alam dan keselamatan manusia tetap terjaga. Di sekitarmu terdapat sumber daya alam yang harus kamu jaga. Sebutkan dua sumber daya alam yang ada di lingkunganmu dan tulislah paling sedikit tiga kegiatan untuk menjaganya. \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Cara Menjaga Tumbuhan : Tidak menebang pohon sembarangan Melakukan tebang pilih artinya menebang dengan memilih ukuran dan usia tumbuhan. Penanaman kembali tanaman yang telah dimanfaatkan atau peremajaan tanaman Pemeliharaan tanaman dengan benar Cara Menjaga Hewan : Tidak berburu hewan sembarangan Melindungi hewan hewan langka Hewan langka dibudi dayakan Mencari alternatif pemanfaatan hewan-hewan langka dengan menciptakan pengganti berbahan sintetis Kita harus bersyukur kepada Tuhan Yang Esa dengan diciptakannya beragam tumbuhan. Yuk, membuat poster untuk menginformasikan pada temanmu di sekolah tentang pentingnya menjaga dan menyayangi tumbuhan yang ada di lingkungan kita. Satu manusia serakah bisa membuat hutan lebat menjadi semakin tak terlihat PEMBELAJARAN 2. Tahukah kalian apa yang dikerjakan oleh seorang arsitek? Seorang arsitek bekerja untuk membuat desain bangunan. Mereka harus sangat paham tentang luas dan keliling bangunan yang akan mereka bangun. Salah satu luas bangun datar yang sering kita jumpai adalah bangun persegi. Luas persegi adalah perkalian dari panjang sisinya. Jika panjang sisi s dan Luas sama dengan L, maka L = s x s atau s\u00b2. Perhatikan juga satuannya, jika panjang sisi dalam satuan cm, maka satuan luasnya adalah cm x cm atau cm\u00b2. Untuk mengetahui luas suatu bangun dapat dilakukan dengan menggunakan persegi satuan.\u00a0Potonglah kertas menjadi persegi satuan satuan dengan panjang sisi 1 cm. Letakkan persegi satuan sehingga menutupi seluruh permukaan persegi.\u00a0Perhatikan gambar berikut. Ada berapa banyak persegi satuan yang menutupi salah satu sisi persegi? 6 persegi Ada berapa banyak persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan persegi? 36 persegi Bagaimana hubungan antara banyak persegi satuan yang menutupi sisi dengan persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan? Banyaknya persegi yang menutup seluruh permukaan adalah hasil kali banyaknya persegi yang menutup sisi. Jika seluruh persegi satuan yang menutupi persegi menyatakan luas persegi, apa yang bisa kamu simpulkan tentang luas persegi? Luas persegi = sisi x sisi Panjang sisi persegi kita namakan s. Luas persegi dinamakan L. Tulislah rumus luas persegi. Luas persegi = s x s. Banyaknya persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan persegi menyatakan luas persegi. Perhatikan Soal Berikut. 1. Sebuah persegi mempunyai sisi 6 cm. Hitunglah luasnya. L= s x s = 6 x 6 = 36. 2. Sebuah persegi mempunyai luas 64 cm\u00b2, hitunglah panjang sisinya. Sisi = \u00b2\u221a64 = 8 3. Panjang sisi persegi B adalah dua kali panjang sisi persegi A. Panjang sisi persegi A adalah 7 cm, hitunglah luas persegi B. Diketahui: Panjang sisi B = 2 x Panjang sisi A = 14 Ditanya: Luas B = s x s = 14 x 14 = 196 4. Pak Budi mempunyai tanah berbentuk persegi. Panjang tanah pak Budi adalah 40 m. Pak Budi ingin menjual tanahnya dengan harga Rp.500.000,00\/m\u00b2. Hitunglah uang yang didapatkan oleh pak Budi! Diketahui luas tanah Pak Budi 40 x 40 = 1.600 m\u00b2. Harga per meter Rp500.000,00 Ditanyakan uang yang didapat pak Budi 1.600 m\u00b2 x Rp500.000,00 = Rp800.000.000,00 5. Terdapat dua persegi. Persegi A dan persegi B. Panjang sisi persegi B adalah 3 kali panjang sisi persegi A. Jika luas persegi A adalah 16 cm\u00b2, hitunglah luas persegi B. Sisi persegi A =\u00a0\u00b2\u221a16 = 4 Panjang sisi b = 3 x panjang sisi A = 3 x 4 = 12 Luas persegi B = s x s = 12 x 12 = 144 cm\u00b2 6. Terdapat dua persegi yaitu persegi A dan persegi B. Panjang sisi persegi B adalah 5 cm lebihnya dari panjang persegi A. Jika luas persegi A adalah 25 cm\u00b2, hitunglah luas persegi B. Diketahui : Panjang sisi persegi A = \u00b2\u221a25 = 5 Panjang persegi B = 5 + 5 = 10 cm Luas persegi B = s x s = 10 x 10 = 100 cm\u00b2 Seorang arsitek dalam pekerjaannya juga memerlukan keterampilan menggambar. Mereka menggambar bangunan yang akan dibangunnya. Bangunan yang dirancang adalah rumah atau gedung-gedung. Bekerja menjadi arsitek haruslah mempunyai nilai-nilai baik. Salah satu nilai-nilai itu adalah jujur. Ketika akan membangun sebuah bangunan, mereka harus menyampaikan ukurannya dengan benar.\u00a0Jujur merupakan salah satu sikap yang mencerminkan Sila Pancasila.\u00a0Sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan yang Maha Esa. Sila ini bermakna: Makna Contoh dalam kehidupan sehari-hari Makna : Percaya adanya Tuhan sehingga setiap warga negara rela untuk diatur. Contoh : Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama Makna : Setiap orang dibebaskan memeluk agama masing-masing, maka setiap orang bertanggung jawab untuk taat dengan aturan agamanya. Contoh : Menjalani perintah agama sesuai ajaran agama yang dianut masing-masing. Makna : Semua yang Tuhan berikan harus dijaga. Contoh : Menjaga kelestarian sumber daya alam di sekitar kita Makna : Toleransi antarumat beragama dan sesama umat beragama. Contoh : Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing. Kegiatan 1 Kegiatan 2 Pendapat : Tidak setuju Alasan ; Dengan teman tidak boleh saling mengejek Pendapat : Sangat setuju Alasan : Kita gharus bekerja keras untuk memperoleh apa yang kita harapkan Kegiatan 3 Kegiatan 4 Pendapat : Tidak setuju Alasan : Mencuri merugikan orang lain dan melanggar hukum Pendapat : Sangat setuju Alasan : Kita harus giat belajar untuk mencapai cita-cita Kegiatan 5 Kegiatan 6 Pendapat : Sangat setuju Alasan : Apapun pekerjaan kita harus dilaksanakan dengan ikhlas Pendapat : Sangat setuju Alasan : Kita perlu berolah raga agar badan sehat Contoh pengalaman sila pertama Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan sila pertama (2, 4, 5, dan 6) Pembelajaran 3. Warisan budaya Indonesia yang dikenal dunia tidak hanya batik. Dibidang olahraga, pencak silat, salah satu ilmu bela diri khas nusantara juga merupakan warisan budaya yang mendunia. Iko Uwais adalah salah satu atlet silat Indonesia. Ia telah menekuni dunia silat lebih dari 10 tahun. Iko Uwais berhasil menduduki urutan ketiga dalam gelaran Turnamen Silat Provinsi Jakarta 2003. Dua tahun kemudian ia berhasil menjadi juara. Iko adalah juara diKejuaraan Silat Nasional kategori demonstrasi. Iko beberapa kali mengikuti kegiatan pencak silat di luar negeri seperti di Inggris, Rusia, Laos, Kamboja, dan Perancis. Pencak silat merupakan seni bela diri bangsa Indonesia. Hampir tiap daerah di Nusantara memiliki tokoh pendekar silat kebanggaan. Pencak silat memiliki gerakan unik yang mengalir dengan koreografi layaknya tarian. Dalam tiap gerakan juga terkandung filosofi. Hal ini membuat pencak silat menjadi salah satu ilmu bela diri yang menarik minat dunia. Sebagai generasi penerus, kamu mempunyai tanggung jawab untuk melestarikan pencak silat. Salah satu caranya adalah dengan mempelajarinya.\u00a0Amati gambar berikut! Amati gambar tentang pola langkah dalam pencak silat berikut: Bacalah cerita tentang \u2018Semut dan Belalang\u2019. Cerita ini memberikan contoh akibat seseorang tidak mau bekerja. Semut dan Belalang Di tengah hutan, hiduplah seekor semut yang sangat rajin. Setiap hari semut itu selalu bekerja mengumpulkan makanan dan menyimpannya di dalam lumbung. Teriknya matahari dan derasnya air hujan tidak mengurangi semangat Sang Semut untuk mengumpulkan makanan. Dengan bersusah payah, Sang Semut bekerja keras untuk membawa makanan yang dikumpulkan dan disimpan di dalam lumbung rumahnya. Pada suatu hari ketika Sang Semut sedang bekerja, ia bertemu dengan seekor belalang yang sedang asyik berjemur sambil bermalas-malasan. \u201cHai Mut, kamu sedang apa?\u201d tanya belalang. \u201cAku sedang mengumpulkan makanan untuk persiapan musim dingin,\u201d jawab Semut. \u201cAh, buat apa kamu melakukannya sekarang. Musim dingin masih lama, lebih baik kita bermalas malasan dahulu,\u201d kata belalang lagi. Sang Semut tidak memedulikan belalang itu. Dia tetap saja bekerja mengumpulkan makanan yang dijumpainya. Demikianlah sepanjang hari Sang Semut sibuk bekerja, sementara Sang Belalang bermalas-malasan. Akhirnya musim dingin tiba. Sang Semut yang rajin itu duduk dengan nyaman di dalam rumahnya yang hangat. Ia menikmati makanannya yang berlimpah. Belalang termenung sedih di rumahnya karena ia tidak memiliki makanan sedikit pun. Saat Belalang hampir mati kelaparan, Sang Semut datang dan memberinya makanan. Sejak saat itu, Sang Belalang rajin bekerja mengumpulkan makanan seperti Sang Semut. Tulislah pendapatmu tentang sikap yang diperlihatkan oleh Semut dan Belalang. Pendapatku tentang sikap semut Pendapatku tentang sikap belalang Sangat setuju dengan sikap semut.Setiap hari semut itu selalu bekerja mengumpulkan makanan dan menyimpannya di dalam lumbung untuk persiapan musim dingin Tidak setuju terhadap sikap belalang Belalang malas bekerja sehingga pada saat musim dingin tiba mereka keurangan \u00a0makanan Sikap yang perlu kita contoh adalah sikap semut, dengan bekerja kita dapat menyimpan persediaan makanan yang dibutuhkan pada saat tertentu. Siswa membuat rencana kegiatan dalam rangka menjaga sumber daya alam di sekitar sekolah tetap terjaga. Siswa harus memilih paling sedikit dua sumber daya alam yang ada di sekitar sekolah. Mereka harus merencanakan tiga kegiatan untuk menjaganya dengan mengisi tabel berikut. Sumber daya alam Rencana kegiatan Alat yang Dibutuhkan Sungai Tidak membuang sampah ke dalam sungai. Menanam banyak pohon Melakukan pengijauan Keranjang sampah, cangkul Air sumur Tidak membuang sampah ke dalam sumur. Membersihkan sumur Menghemat penggunaan air bersih Keranjang sampah, alat-alat kebersihan Tulislah laporanmu. Laporan harus memuat dua sumber daya alam yang dipilih, kegiatan untuk menjaganya, alat yang dibutuhkan dan rencana selanjutnya. Nama kegiatan : Kegiatan membersihkan sumur Tujuan kegiatan: Memelihara sumur agar ketersediaan air bersih tetap terjaga Alat-alat yang dibutuhkan: Sapu Keranjang sampah Sikat Langkah kerja: Persiapkan terlebih dahulu alat-alat yang dibutuhkan seperti keranjang sampah, sapu, dan sikat.. Bersihkan bagian sumur yang dapat dijangkau dengan mudah, misalnya bagian lingkaran sumur. Bersihkan tumbuhan seperti lumut atau tumbuhan lainnya. Bersihkan bagian bak mandi menggunakan sikat sampai bersih. Rencana selanjutnya Kegiatan membersihkan sumur dilakukan rutin setiap bulannya bersama anggota keluarga yang lain. Jika kelak ingin menjadi seorang pencinta lingkungan, kamu memerlukan tidak hanya keinginan yang kuat untuk menjaga lingkungan, namun juga keterampilan dan pengetahuan tentang macam-macam tumbuhan dan hewan yang hidup di wilayah yang berbeda. PEMBELAJARAN 4. Saat seseorang bekerja mereka harus mempunyai nilai-nilai yang baik. Jujur dan kerja keras adalah nilai yang harus dimiliki. Apa itu Jujur? Apa contohnya? Ayo simak cerpen berikut. Pemimpin Idola, Pemimpin yang Jujur. Ida, temanku sebangku. Mungil, berkulit hitam manis, tidak banyak bicara, dan pandai. Ia seorang anak yang sederhana. Ayahnya sudah lama meninggal. Ia tinggal bersama ibu dan adiknya. Ida anak yang sangat pandai. Nilai-nilainya yang selalu bagus, memberinya kesempatan meneruskan sekolah tanpa biaya. Semua buku pelajaran dan perlengkapan ditanggung oleh sekolah. Ida tak pernah malu dengan kondisi keluarganya. Bahkan ia semakin rajin belajar dan terus berprestasi. Ida juga selalu menjadi tempat bertanya jika teman-temannya mengalami kesulitan dalam pelajaran. Teman-teman memilih Ida sebagai ketua kelas. Pandai, tenang, dapat berkomunikasi dengan baik, serta mampu menjaga ketertiban kelas menjadi modal utamanya. Hari ini, Ibu Tati mengingatkan tentang ulangan matematika. Sebagian siswa tidak siap. Termasuk Gugut, si jagoan bola, yang duduk di belakang kami. \u201cWaduh, saya belum belajar, Bu! Kemarin saya seharian bermain bola sampai sore. Pulang ke rumah langsung tidur, Bu!\u201d protesnya. Ulangan tetap berlangsung. Gugut resah. Ia menengok ke kiri dan ke kanan. Tiba-tiba, ditendangnya kursi Ida dari belakang. \u201cSsstt..Ida! Bantu aku dong! Geser sedikit ke kiri, agar aku bisa melihat jawaban di kertas ulanganmu!\u201d pinta Gugut. Ida bergeming. Ia hanya menggelengkan kepala pelan, tanpa menengok ke belakang. Gugut mengganggunya lagi. \u201cAyo dong, Ida. Sekali ini saja. Nanti aku beri kamu uang sepuluh ribu rupiah. Kamu bisa jajan kue di kantin\u201d rayunya. Gugut tahu benar Ida tidak pernah jajan di kantin. Ibunya tidak memberinya bekal uang jajan. Ida selalu membawa sebungkus nasi dan lauk dari rumah. Namun, di luar dugaan Gugut, Ida tidak terusik. Sekali lagi ia menggeleng pelan. Sampai waktu berakhir, Gugut terpaksa menyerahkan kertas ulangannya dengan lunglai. Pada waktu istirahat Ida menghampiri Gugut. \u201cMaaf ya, Gugut. Aku bukan tidak ingin membantumu. Menyontek dan memberi contekan kepada teman, adalah perbuatan tidak jujur. Bahkan, perbuatan tersebut bisa dianggap sebagai korupsi kecil-kecilan\u201d katanya kepada Gugut. \u201cAh, Ida. Masa menyontek sekali saja dianggap korupsi? Setahuku korupsi nilainya milyaran, dan hanya dilakukan oleh pejabat berkuasa\u201d kata Gugut. Gugut, justru kita harus melatih diri. Korupsi dan menyontek sama-sama mengambil hak orang lain. Bernilai kecil atau besar, tetap saja tidak jujur. Kita membiasakan diri bertingkah laku lurus, mudah-mudahan ketika besar nanti kita tidak akan tergoda untuk melakukan korupsi. Dalam bentuk apapun!\u201d Ida menambahkan dengan panjang lebar. Aku dan teman-teman sekelas yang ikut mendengarkan percakapan Ida dan Gugut terdiam setuju. Memang tidak salah kami memilih Ida sebagai pemimpin di kelas. Tidak sekedar pandai, Ida juga patut dijadikan teladan. \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 PEMBELAJARAN 5 Banyak cara yang dilakukan oleh pelukis untuk mencari inspirasi. Salah satunya adalah dengan mengamati kegiatan dan peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.\u00a0Lukisa 3 Dimensi merupakan sebuah lukisan yang tampak seperti nyata, seakan-akan gambar atau lukisan tersebut hidup. Hal yang perlu diingat jika ingin melukis gambar 3 dimensi yaitu tentukan terlebih dahulu objek atau gambar yang akan dilukis, saran cari terlebih dahulu gambar 3 dimensi yang sederhana dan mudah untuk dilukis. Kita juga menggambar pekerjaan yang ada di lingkungan sekolah beserta kegiatan yang dilakukan. Sebelumnya menggambar, amati berbagai pekerjaan yang kamu temukan di lingkungan sekolahmu. Tuliskan jenis pekerjaan yang beserta kegiatan yang terkait dengan pekerjaan tersebut pada tabel berikut. No. Jenis Pekerjaan Kegiatan 1. Guru Mengajar dan mendidik siswa di sekolah 2. Penjaga Sekolah Membersihkan lingkungan sekolah 3. Kepala Sekolah Menyusun Kurikulum, kalender pendidikan, dan kegiatan pembelajaran; 4. Tenaga Administrasi Mengurus administrasi di sekolah\u00a0 5. Petugas Perpustakaan Melayani siswa dan guru yang berkunjung ke perpustakaan Pilihlah salah satu pekerjaan berdasarkan tabel di atas. Kemudian, gambarlah pekerjaan tersebut beserta kegiatan terkait. Perhatikan kertas gambar yang tadi kamu gunakan. Apakah kamu bisa menghitung luas dan keliling kertas tersebut? Luas = p x l = 13 x 17 = 221 persegi satuan Keliling = 2 (p+l) = 2 (30) = 60 persegi satuan. Selesaikan soal cerita berikut. Ibu, Hartini guru kelas 4 di SD Nusantara memesan papan tulis berbentuk persegi kepada tukang kayu. Ibu Hartini memesan 4 papan tulis berbentuk persegi dengan panjang 1 m. Ibu Hartini meminta papan tulis tersebut diberi bingkai dari kayu. Berapa panjang kayu yang diperlukan untuk membuat bingkai? Keliling = 4 x sisi = 4 x 1 m = 4 m. Karena ada 4 bingkai maka 4 x 4 m = 26 m. Berapa luas seluruh papan tulis? Luas = sisi x sisi = 4 x 4 = 16 m. Karena ada 4 papan tulis maka luas seluruh papan tulis adalah 4 x 16 = 64 cm\u00b2 Hitunglah luas dan keliling bangun-bangun berikut! Bangun 1 Luas = 9 x 7 = 63 cm\u00b2 Bangun 2 Luas = 8 x 8 = 64 cm\u00b2 Bangun3 Luas = 11 x 6 = 66 cm\u00b2 Bangun 4 Luas = 12 x 12 = 144 cm\u00b2 Bangun5 Luas = 15 x 9 = 135 cm\u00b2 Selesaikan soal cerita berikut. 1. Di tempat tinggal Udin terdapat sebuah tanah lapang yang biasa digunakan oleh anak-anak untuk bermain. Tanah lapang tersebut persegi panjang, Panjang tanah tersebut adalah 81 m dan lebar 52 m. Berapakah luas dan keliling lapangan tersebut? Luas = p x l = 81 x 52 = 4.212 cm\u00b2 Keliling = 2 (p + l) = 2 (81+52) = 2 x 133 = 266 cm 2. Kebun Pak Tarno berbentuk persegi. Panjangnya sisinya 95 m. Berapa luas dan keliling kebun tersebut? Keliling = 4 x s = 4 x 95 = 380m Luas = s x x = 95 x 95 = 9.025cm\u00b2 3. Buatlah 2 soal yang melibatkan luas dan keliling persegi. Mintalah temanmu untuk menyelesaikannnya. No. Soal Jawaban 1. Sebuah lantai berbentuk persegi \u00a0dengan panjang sisinya 6 m. Lantai tersebut akan dipasang ubin berbentuk persegi berukuran 30 cm x 30 cm. Tentukan banyaknya ubin yang diperlukan untuk menutup lantai. Cari terlebih dahulu luas lantai yang berbentuk persegi dengan panjang 6m = 600 cm (ingat: karena ubin satuannya cm maka lantai satuannya juga cm), maka L.Lantai = s x s L.Lantai = 600 cm x 600 cm L.Lantai = 360.000 cm\u00b2 Cari luas ubin dengan persamaan yang sama seperti mencari luas lantai: L.Ubin = s x s L.Ubin = 30 cm x 30 cm L.Ubin = 900 cm\u00b2 Banyak ubin = Luas Lantai\/Luas Ubin Banyak ubin = L.Lantai\/L.Ubin Banyak ubin = 360.000 cm\u00b2 \/900 cm\u00b2 Banyak ubin = 400 buah Jadi banyaknya ubin yang diperlukan untuk menutup lantai adalah 400 buah 2. Sebuah taman berbentuk persegi. Di sekeliling taman itu ditanami pohon pinus dengan jarak antarpohon 4 m. Panjang sisi taman itu adalah 65 m. Berapakah banyak pohon pinus yang dibutuhkan? Keliling taman yang berbentuk persegi tersebut adalah K = 4 s K = 4 x 65 m K = 260 m Karena tiap 4 m ditanami pohon maka banyak pohon yang diperlukan adalah Banyak pohon = 260 m\/4 m Banyak pohon = 65 Jadi, banyak pohon pinus yang dibutuhkan adalah 65 buah pohon. Menggali informasi dari berbagai sumber adalah salah satu cara untuk mengetahui sesuatu secara lebih lengkap. Kamu akan menggali informasi lebih lanjut tentang berbagai kegiatan ekonomi yang terdapat di sekitarmu serta kegiatan ekonomi yang terkait dengan kegiatan ekonomi tersebut. Tulis informasi yang kamu peroleh pada tabel berikut. No. Kegiatan Ekonomi Pekerjaan 1. Rumah makan Pelayan, kasir, tukang masak (koki) 2. Jasa Catering Tukang masak, Sopir, Tukang pengantar makanan, penyaji makanan 3. Pasar Pedagang, Kuli angkut, Penarik retribusi, Tukang parkir 4. Bank Kasir, Marketing, Customer services, Cleaning Service, Satpam,\u00a0 5. Pabrik Sepatu Quality Control, Karyawan, Satpam, Tukang Parkir PEMBELAJARAN 6. Pemimpin Idola, Pemimpin Yang Jujur Ida, teman sebangku aku. Mungil, berkulit hitam manis, tidak banyak bicara, dan pandai. Ia seorang anak yang sederhana. Ayahnya sudah lama meninggal. Ia tinggal bersama ibu dan adiknya. Ida anak yang sangat pandai. Nilai-nilainya yang selalu bagus, memberinya kesempatan meneruskan sekolah tanpa biaya. Semua buku pelajaran dan perlengkapan ditanggung oleh sekolah. Ida tak pernah malu dengan kondisi keluarganya. Bahkan ia semakin rajin belajar dan terus berprestasi. Ida juga selalu menjadi tempat bertanya jika teman-temannya mengalami kesulitan dalam pelajaran. Teman-teman memilih Ida sebagai ketua kelas. Pandai, tenang, dapat berkomunikasi dengan baik, serta mampu menjaga ketertiban kelas menjadi modal utamanya. Hari ini, Ibu Tati mengingatkan tentang ulangan matematika. Sebagian siswa tidak siap. Termasuk Gugut, si jagoan bola, yang duduk di belakang kami. \u201cWaduh, saya belum belajar, Bu! Kemarin saya seharian bermain bola sampai sore. Pulang ke rumah langsung tidur, Bu!\u201d protesnya. Ulangan tetap berlangsung. Gugut resah. Ia menengok ke kiri dan ke kanan. Tiba- tiba, ditendangnya kursi Ida dari belakang. \u201cSsstt..Ida! Bantu aku dong! Geser sedikit ke kiri, agar aku bisa melihat jawaban di kertas ulanganmu!\u201d pinta Gugut. Ida bergeming. Ia hanya menggelengkan kepala pelan, tanpa menengok ke belakang. Gugut mengganggunya lagi. \u201cAyo dong, Ida. Sekali ini saja. Nanti aku beri kamu uang sepuluh ribu rupiah. Kamu bisa jajan kue di kantin\u201d rayunya. Gugut tahu benar Ida tidak pernah jajan di kantin. Ibunya tidak memberinya bekal uang jajan. Ida selalu membawa sebungkus nasi dan lauk dari rumah. Namun, di luar dugaan Gugut, Ida tidak terusik. Sekali lagi ia menggeleng pelan. Sampai waktu berakhir, Gugut terpaksa menyerahkan kertas ulangannya dengan lunglai. Pada waktu istirahat Ida menghampiri Gugut. \u201cMaaf ya, Gugut. Aku bukan tidak ingin membantumu. Menyontek dan memberi contekan kepada teman, adalah perbuatan tidak jujur. Bahkan, perbuatan tersebut bisa dianggap sebagai korupsi kecil-kecilan\u201d katanya kepada Gugut. \u201cAh, Ida. Masa menyontek sekali saja dianggap korupsi? Setahuku korupsi nilainya milyaran, dan hanya dilakukan oleh pejabat berkuasa\u201d kata Gugut. \u201cGugut, justru kita harus melatih diri. Korupsi dan menyontek sama-sama mengambil hak orang lain. Bernilai kecil atau besar, tetap saja tidak jujur. Kita membiasakan diri bertingkah laku lurus, mudah-mudahan ketika besar nanti kita tidak akan tergoda untuk melakukan korupsi. Dalam bentuk apapun!\u201d Ida menambahkan dengan panjang lebar. Aku dan teman-teman sekelas yang ikut mendengarkan percakapan Ida dan Gugut terdiam setuju. Memang tidak salah kami memilih Ida sebagai pemimpin di kelas. Tidak sekedar pandai, Ida juga patut dijadikan teladan. Buatlah pertanyaan sebanyak-banyaknya tentang cerita di atas. Berikan pertanyaan kepada teman di sebelahmu untuk dijawab. Tulislah pertanyaanmu pada tempat di bawah ini. \u00a01. Tuliskan pendapatmu tentang masing-masing tokoh yang terdapat dalam cerita. 2. Tuliskan pendapatmu tentang konflik yang terjadi. 3. Tuliskan pendapatmu tentang pesan moral yang terdapat dalam cerita. A. Pukulan dalam Pencak Silat 1. Pukulan Lurus Posisi tangan saat memukul lurus dan mengepal ke depan tepat di dada lawan 2. Pukulan tegak Posisi tangan kanan memukul tegak lurus dan mengepal dengan sasaran tepat ke bahu bagian kanan lawan. 3. Pukulan bandul Pukulan yang diambil dari bawah dengan sasaran tepat ke arah ulu hati.4. Pukulan melingkar Pukulan berbentuk lingkaran dengan sasaran ke arah pinggang lawan. \u00a0 \u2022 Setelah belajar selama satu pekan, renungkanlah! \u2022 Hal-hal penting apa saja yang kamu pelajari dalam satu pekan ini? \u2022 Apa manfaat pelajaran tersebut untuk dirimu, orang lain, dan lingkungan? \u2022 Nilai-nilai apa yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari?\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">SD Kelas 4 &#8211; Tema 4 &#8211; Berbagai Pekerjaan &#8211; Bagian 1 &#8211; Jenis-jenis Pekerjaan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Perhatikan lingkungan berdasarkan letak geografis tempat tinggalmu! Apakah kamu tinggal di<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> pegunungan? Di dataran rendah? Ataukah di wilayah pantai? Bagaimana jenis tumbuhan yang terdapat di sana?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk memahami, ayo kita pelajari.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Kakek Lani tinggal di daerah pegunungan. Ketika liburan tiba, Lani mengunjungi kakeknya. Udara di sana terasa sejuk, berbeda dengan udara di tempat tinggal Lani. Setiap pagi, Lani tidak pernah absen menemani kakeknya berjalan pagi. Tempat tinggal Kakek Lani dikelilingi kebun teh. Oleh karena itu, kakeknya sering mengajaknya berjalan mengitari kebun teh di sekitar rumahnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Lani diberi tahu oleh kakeknya bahwa teh merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"><strong>Tempat Hidup Tanaman Teh.<\/strong><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Selain segelas air putih, secangkir teh merupakan minuman yang banyak dikonsumsi di berbagai belahan dunia. Di Indonesia tanaman teh tumbuh subur di wilayah pegunungan di seluruh Indonesia.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Teh merupakan salah satu tanaman tropis yang tumbuh pada ketinggian antara 200 sampai dengan 2.000 meter di atas permukaan laut. Suhu yang dibutuhkannya untuk dapat tumbuh dengan baik antara 14\u00b0\u2013 25\u00b0C, yang diikuti oleh cahaya matahari yang cerah. Sinar matahari sangat mempengaruhi pertumbuhan teh. Makin banyak sinar matahari, pertumbuhan tanaman teh akan terhambat. Tanaman teh juga tidak tahan terhadap kekeringan. Curah hujan sangat dibutuhkan tanaman teh.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Di Indonesia, perkebunan teh tersebar di beberapa wilayah pegunungan di Pulau Jawa dan Sumatera. Ada pula yang berada pada ketinggian 800\u2013 1200 meter di atas permukaan laut. Namun pada ketinggian ini, hasil perkebunannya tidak sebaik hasil dari perkebunan di daerah yang lebih tinggi. Aroma teh yang dihasilkan di sini tidak sewangi teh di perkebunan yang lebih tinggi. Pada ketinggian ini, kebun teh memerlukan pohon pelindung tetap dan memerlukan material penutup tanah untuk menjaga kelembapan tanah.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Pohon teh juga berfungsi untuk mencegah terjadinya erosi. Tanaman teh yang ditanam berjajar rapi dengan jarak satu meter menahan derasnya aliran air sehingga tanah tidak terkikis terbawa air. Di balik secangkir teh yang biasa kita minum setiap hari, dapat diketahui bahwa lingkungan mempengaruhi pertumbuhan dan rasa teh. Lingkungan yang tepat akan memberikan hasil yang baik.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Setelah membaca teks di atas, Lani semakin paham. Tak heran pohon teh di kebun dekat rumah kakeknya tumbuh subur. Iklim di sana memang sangat mendukung untuk tumbuh kembang tananam teh.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Jawablah pertanyaan berikut!<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 1. Di mana tanaman teh hidup?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Teh merupakan salah satu tanaman tropis yang tumbuh pada ketinggian antara 200 sampai dengan 2.000 meter di atas permukaan laut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> 2. Bagaimana caranya agar tanaman teh bisa bermanfaat menahan erosi?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Tanaman teh yang ditanam berjajar rapi dengan jarak satu meter menahan derasnya aliran air sehingga tanah tidak terkikis terbawa air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> 3. Apa yang terjadi apabila tanaman teh terus menerus dikonsumsi besar- besaran? Apabila tanaman teh dikonsumsi terus menerus dan secara besar-besaran tanaman teh akan terganggu kelestraiannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> 4. Apa yang sebaiknya dilakukan oleh petani teh agar tumbuhan teh tetap bertahan?<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengolahan tanah adalah mengusahakan tanah menjadi subur, gembur dan bersih dari sisa-sisa akar dan tunggul, serta mematikan gulma yang masih tumbuh,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Dalam penanaman, hal-hal yang harus diperhatikan adalah penentuan jarak tanam yang tepat, pengajiran, pembuatan lubang tanam, teknik penanaman dan penanaman tanaman pelindung yang diperlukan,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Didalam budidaya teh, tanaman harus bersih dari gulma dan dilakukan pemangkasan agar tanaman tidak terserang penyakit.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">5. Apa yang dapat kamu lakukan agar tanaman teh tidak cepat habis dan tanah yang digunakan untuk menanam tetap subur?\u00a0Setiap tanaman yang kita konsumsi harus dijaga kelestariannya. Tanaman teh dapat dijaga kelestarianya dengan pemberian pupuk dan perawatan tanaman yang teratur.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mengapa menjaga keseimbangan alam dan kelestarian sumber daya alam penting?<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\"> Setiap tanaman yang kita konsumsi harus dijaga\u00a0kelestariannya. Begitu juga tanah yang ditanaminya. Tanaman dan tanah adalah sumber daya alam yang harus kita jaga keberadaannya.\u00a0Penggunaan yang berlebihan akan merugikan kita.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Banyak masyarakat yang menikmati teh. Akan tetapi, tahukah kamu tentang proses pembuatan teh? Amati gambar di bawah ini!\u00a0<\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menanam dan merawat tanaman teh di perkebunan,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Memetik daun teh,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Melayukan dan mengeringkan teh,<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengepakan teh,<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Untuk mengolah teh menjadi minuman, banyak jenis pekerjaan yang terlibat. Ada penanam teh, pemetik teh, penggiling daun teh dan pengemas teh.\u00a0Apalagi yang kamu ketahui tentang jenis pekerjaan di sekitarmu? Bandingkan temuanmu dengan informasi yang dimiliki temanmu.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Tulislah hasilnya dalam diagram Venn. Diagram Vennmu harus memuat dua jenis pekerjaan, daerah mereka bekerja, apa yang dikerjakan, hasil yang diperoleh, dampak dari pekerjaan mereka bagi masyarakat dan bagi pekerja.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Bertani, Daerah bekerja di pedesaan, mengolah tanah dan menanam tumbuhan pangan, hasil yang hasilkan bahan pangan, dampaknya mencukupi pangan masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Berdagang : salah satunya berdagang bahan pangan, yang dikerjakan adalah membeli hasil pangan dari pak tani kemudian di jual kepada masyarakat, hasilnya adalah jasa jual beli, dampak : masyarakat mudah mendapatkan hasil pangan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Keduanya sama-sama mengolah hasil pangan tetapi pekerjaannya berbeda.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Tanaman memberikan manfaat bagi manusia dan hewan. Namun, apabila tidak berhati-hati dalam menjaganya, manusia dan hewan akan mengalami kesulitan. Oleh sebab itu, kita wajib menjaga keberadaannya dengan menanamnya kembali serta menjaga lingkungan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Bacalah teks berikut dalam hati!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Buatlah peta pikiran yang berisikan informasi tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam dan kelestarian sumber daya alam bagi manusia.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <img decoding=\"async\" class=\"-amp-fill-content -amp-replaced-content\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-TbR67YkZoBw\/WAsl7yEhA4I\/AAAAAAAAAbM\/CFyZXLuQBKA4jIqEgmznZuUyWoL2XX9vACLcB\/s1600\/peta_pikiran.gif\" alt=\"Peta Pikiran\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Banyak masyarakat yang menikmati teh. Akan tetapi, tahukah kamu tentang proses pembuatan teh? Amati gambar di bawah ini!<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <img decoding=\"async\" class=\"-amp-fill-content -amp-replaced-content\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-0W3rNLEbsGw\/WAsnwduF9bI\/AAAAAAAAAbc\/y3npJ2N80YMNu0htzmxIUQwS8JxslLyRgCLcB\/s1600\/memetik_teh.gif\" alt=\"Memetik Teh\" \/><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Gambar apa yang kalian lihat? (Perkebunan teh, pemetik teh) (Apa tugas masing-masing pekerja tersebut?). Untuk mengolah teh menjadi minuman, banyak jenis pekerjaan yang terlibat. Ada penanam teh, pemetik teh, penggiling daun teh dan pengemas teh.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penanam teh bertugas menanam tanaman teh ketika perkebunan mulai ditanami.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pemetik teh bertugas memetik teh yang ada di kebun teh<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengolah teh bertugas mengolah teh di dalam pabrik<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pengemas teh bertugas memasukan teh kedalam kemasan yang siap untuk dijual.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h5><span style=\"color: #000000;\"> <b>Taman Bermain yang Hilang<\/b><\/span><\/h5>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Malam hari merupakan malam yang ditunggu oleh Kupi, kepiting kecil. Ia menikmati saat-saat berjalan perlahan di gundukan pasir bersama ayahnya. Mereka menanti datangnya air pasang, yang akan membawa mereka ke dunia yang berbeda. Ya, Kupi selalu menanti saat-saat mereka terhempas oleh air pasang, lalu tiba di hutan bakau. Nanti di sana ia pasti akan bertemu dengan teman-teman kecilnya yang lain. Upi, si udang kecil, Kuro, si kura-kura, dan teman-teman yang lebih besar seperti Bangau Cilik dan Momo si monyet. Di antara akar bakau mereka bisa bermain kejar-kejaran, petak umpet, atau tidur di sela akar yang melintang. Seru sekali saat-saat itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Ada kalanya mereka berpisah, terbawa oleh pasang surut, kembali ke laut bebas. Namun, suatu hari mereka bertemu lagi dan bermain bersama lagi. Suasana di hutan bakau tentu berbeda dengan suasana di laut lepas. Airnya pun berbeda. Tidak asin seperti air laut, tetapi tidak juga tawar. Kupi tidak tahu apa namanya. Berbeda, tetapi Kupi dan teman-teman tetap bisa bermain dengan nyaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Malam itu, di pesisir pantai, Kupi bertanya pada ayahnya. \u201cAyah, mengapa kita tidak lagi pernah bisa bertemu dengan Bangau Putih, teman ayah? Aku juga sudah rindu bertemu dengan sahabat-sahabat kecilku. Aku sudah lama sekali tidak bertemu dengan Upi, Kuro, Bangau Cilik, dan Momo. Mengapa sekarang susah sekali kita bertemu dengan mereka ya?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Sambil berjalan pelan di gundukan pasir, ayah kepiting menjelaskan perlahan. \u201cKupi, sayang sekali hutan bakau tempatmu bermain sudah rusak. Ayah dengar dari Paman Nelayan, manusia di pesisir pantai sana ingin membuat bangunan-bangunan yang tinggi menjulang. Butuh lahan yang lebih luas. Oleh karenanya mereka menebang habis hutan bakau. Mereka bangun gedung tinggi menjulang ke langit di atas taman bermainmu dulu.\u201d Ayah menjelaskan perlahan. Sesungguhnya ia tidak ingin Kupi sedih. Tetapi bagaimana lagi? Ayah tidak ingin Kupi terus menanti tanpa pasti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Kupi tertunduk sedih. Pupus sudah harapannya bertemu lagi dengan sahabat- sahabat kecilnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> \u201cMengapa manusia begitu jahat, ayah? Mengapa manusia tidak memikirkan kita, makhluk kecil di pesisir pantai? Mengapa manusia hanya memikirkan dirinya sendiri?\u201d Kupi meratap pelan, namun penuh amarah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Ayah ingin menenangkan hati Kupi. Ia menambahkan, \u201cSebenarnya, ketika hutan bakau tempatmu bermain ditebang, manusia pun menerima akibat buruknya, Kupi. Air laut akan semakin mudah mencapai daratan. Tidak ada lagi pohon bakau yang menahan. Lama-kelamaan, air tanah di sekitar pantai akan menjadi air asin. Manusia \u2018kan tidak bisa minum air asin, Kupi.\u201d Ayah berusaha menjelaskan panjang lebar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Ayah kemudian menambahkan, \u201cDengan rusaknya pantai akibat penebangan bakau, kegiatan manusia pun menjadi terganggu. Sekarang wisatawan yang berkunjung ke pantai ini semakin berkurang. Para pedagang yang dulu berjualan di sekitar sini tidak ada lagi. Pemandu wisata yang biasa menjelaskan tentang keindahan pantai dan hijaunya bakau pun sudah jarang terlihat. Nelayan yang biasa menjual hasil tangkapan mereka pun tinggal sedikit.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Kupi tidak terhibur oleh penjelasan ayah. Pikirnya, biarkan saja manusia menerima akibat dari perbuatannya sendiri. Manusia memang sering tidak bijak. Kupi hanya ingin berdoa, dan berdoa semoga suatu saat nanti hutan bakau akan kembali. Semoga suatu saat nanti ada lagi taman tempatnya bermain. Semoga suatu saat nanti ia masih bisa bertemu dengan sahabat-sahabat kecilnya. Kupi hanya bisa berdoa, semoga kelak manusia bisa bertindak lebih bijaksana. Semoga!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan cerita di atas!<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 1. Siapa yang tinggal di dalam hutan bakau? Kupi dan Ayahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> 2. Apa yang biasa dilakukan Kupi dengan Ayahnya?\u00a0Malam itu, di pesisir pantai, Kupi berjalan pelan di gundukan pasir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> 3. Mengapa Kupi sedih dan marah? Kupi sedih karena tidak bisa bertemu teman-teman kecilnya lagi, kupi marah karena manusia merusak hutan bakau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> 4. Gambarlah salah satu tokoh. Tulislah pendapatmu tentang tokoh tersebut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <img decoding=\"async\" class=\"-amp-fill-content -amp-replaced-content\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-4TkHRgj425o\/WAstX6_kJII\/AAAAAAAAAbs\/ur7lbAAd5Vo3A2q5lu-unYo_qoCI_-UdQCLcB\/s1600\/kupi.jpg\" alt=\"Kupi\" \/><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Betapa tumbuhan sangat besar perannya dalam kehidupan kita. Kehidupan yang nyaman tercipta dengan adanya berbagai tumbuhan penjaga lingkungan di sekitar kita.\u00a0Selain bermanfaat untuk manusia, tumbuhan juga bermanfaat bagi kehidupan binatang. Salah satu contohnya adalah tanaman bakau.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Melindungi pantai dari erosi dan abrasi. Adanya bakau di pesisir pantai bermanfaat untuk menjaga agar garis pantai tetap stabil dan tidak terkikis oleh terpaan ombak. Rumpun -rumpun bakau mampu menyerap energi gelombang yang datang sehingga hanya riak gelombang yang sampai di sisi pantai.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menahan rembesan air laut ke darat.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sebagai perangkap zat-zat pencemar dan limbah industri. Selain dapat menjaga daratan, bakau juga memiliki peran penting dalam mengurangi polutan di air laut.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menciptakan udara pesisir yang bersih dan segar. Daun bakau dapat menyerap gas karbondioksida dan melepaskan oksigen ke lingkungan. Dengan demikian, udara di sekitar pantai tetap bersih dan segar.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menjadi habitat alami berbagai biota darat dan laut. Kelestarian hewan laut dan darat seperti udang, kepiting, berbagai jenis ikan, burung, monyet, serta biawak terjaga dengan adanya hutan bakau di pesisir pantai.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mengurangi dampak bencana akibat gelombang laut, seperti badai dan gelombang pasang.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Mengapa kita harus menjaga kelestarian tanaman bakau? Tanaman bakau memiliki manfaat yang banyak bagi kehidupan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Apa yang terjadi kalau hutan bakau rusak? Jika hutan bakau rusak maka keseimbangan alam akan terganggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Bagaimana hutan bakau dapat menjaga keseimbangan alam? Jelaskan. Hutan bakau menciptakan udara pesisir yang bersih dan melindungi pantai dari abrasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Apa saranmu agar hutan bakau tetap lestari? Hutan bakau harus dijaga kelestarianya agar keseimbangan alam dan keselamatan manusia tetap terjaga. Di sekitarmu terdapat sumber daya alam yang harus kamu jaga. Sebutkan dua sumber daya alam yang ada di lingkunganmu dan tulislah paling sedikit tiga kegiatan untuk menjaganya.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<th><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara Menjaga Tumbuhan :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tidak menebang pohon sembarangan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Melakukan tebang pilih artinya menebang dengan memilih ukuran dan usia tumbuhan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Penanaman kembali tanaman yang telah dimanfaatkan atau peremajaan tanaman<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Pemeliharaan tanaman dengan benar<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara Menjaga Hewan :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tidak berburu hewan sembarangan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Melindungi hewan hewan langka<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Hewan langka dibudi dayakan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Mencari alternatif pemanfaatan hewan-hewan langka dengan menciptakan pengganti berbahan sintetis<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Kita harus bersyukur kepada Tuhan Yang Esa dengan diciptakannya beragam tumbuhan. Yuk, membuat poster untuk menginformasikan pada temanmu di sekolah tentang pentingnya menjaga dan menyayangi tumbuhan yang ada di lingkungan kita.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <img decoding=\"async\" class=\"-amp-fill-content -amp-replaced-content\" src=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-lTCB1c2rKrw\/WAwx2ZEKsvI\/AAAAAAAAAdI\/fqFqGozrilMmRl0uNeLH-0QkdyqT1UQFACLcB\/s1600\/hutan.jpg\" alt=\"Hutanku\" \/><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Satu manusia serakah bisa membuat hutan lebat menjadi semakin tak terlihat <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">PEMBELAJARAN 2.<\/span><\/p>\n<div id=\"post-body-3006019090698688634\" class=\"post-body entry-content\">\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahukah kalian apa yang dikerjakan oleh seorang arsitek? Seorang arsitek bekerja untuk membuat desain bangunan. Mereka harus sangat paham tentang luas dan keliling bangunan yang akan mereka bangun. Salah satu luas bangun datar yang sering kita jumpai adalah bangun persegi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Luas persegi adalah perkalian dari panjang sisinya. Jika panjang sisi s dan Luas sama dengan L, maka L = s x s atau s\u00b2. Perhatikan juga satuannya, jika panjang sisi dalam satuan cm, maka satuan luasnya adalah cm x cm atau cm\u00b2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk mengetahui luas suatu bangun dapat dilakukan dengan menggunakan persegi satuan.\u00a0Potonglah kertas menjadi persegi satuan satuan dengan panjang sisi 1 cm. Letakkan persegi satuan sehingga menutupi seluruh permukaan persegi.\u00a0Perhatikan gambar berikut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <img decoding=\"async\" class=\"-amp-fill-content -amp-replaced-content\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-1p4qknzg8ZE\/WAszKLos_OI\/AAAAAAAAAb8\/c-qh5X4GAw4HccUjs_UOUlj5DT0ZvL3tQCLcB\/s1600\/persegi.gif\" alt=\"Luas Persegi\" \/><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ada berapa banyak persegi satuan yang menutupi salah satu sisi persegi? 6 persegi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Ada berapa banyak persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan persegi? 36 persegi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana hubungan antara banyak persegi satuan yang menutupi sisi dengan persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan? Banyaknya persegi yang menutup seluruh permukaan adalah hasil kali banyaknya persegi yang menutup sisi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Jika seluruh persegi satuan yang menutupi persegi menyatakan luas persegi, apa yang bisa kamu simpulkan tentang luas persegi? Luas persegi = sisi x sisi<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Panjang sisi persegi kita namakan s. Luas persegi dinamakan L. Tulislah rumus luas persegi. Luas persegi = s x s.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Banyaknya persegi satuan yang menutupi seluruh permukaan persegi menyatakan luas persegi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perhatikan Soal Berikut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 1. Sebuah persegi mempunyai sisi 6 cm. Hitunglah luasnya. L= s x s = 6 x 6 = 36.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Sebuah persegi mempunyai luas 64 cm\u00b2, hitunglah panjang sisinya. Sisi = \u00b2\u221a64 = 8<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3. Panjang sisi persegi B adalah dua kali panjang sisi persegi A. Panjang sisi persegi A adalah 7 cm, hitunglah luas persegi B.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Diketahui: Panjang sisi B = 2 x Panjang sisi A = 14<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Ditanya: Luas B = s x s = 14 x 14 = 196<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4. Pak Budi mempunyai tanah berbentuk persegi. Panjang tanah pak Budi adalah 40 m. Pak Budi ingin menjual tanahnya dengan harga Rp.500.000,00\/m\u00b2. Hitunglah uang yang didapatkan oleh pak Budi!<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Diketahui luas tanah Pak Budi 40 x 40 = 1.600 m\u00b2. Harga per meter Rp500.000,00<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Ditanyakan uang yang didapat pak Budi<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 1.600 m\u00b2 x Rp500.000,00 = Rp800.000.000,00<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">5. Terdapat dua persegi. Persegi A dan persegi B. Panjang sisi persegi B adalah 3 kali panjang sisi persegi A. Jika luas persegi A adalah 16 cm\u00b2, hitunglah luas persegi B.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Sisi persegi A =\u00a0\u00b2\u221a16 = 4<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Panjang sisi b = 3 x panjang sisi A = 3 x 4 = 12<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Luas persegi B = s x s = 12 x 12 = 144 cm\u00b2<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">6. Terdapat dua persegi yaitu persegi A dan persegi B. Panjang sisi persegi B adalah 5 cm lebihnya dari panjang persegi A. Jika luas persegi A adalah 25 cm\u00b2, hitunglah luas persegi B.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Diketahui :<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Panjang sisi persegi A = \u00b2\u221a25 = 5<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Panjang persegi B = 5 + 5 = 10 cm<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Luas persegi B = s x s = 10 x 10 = 100 cm\u00b2<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Seorang arsitek dalam pekerjaannya juga memerlukan keterampilan menggambar. Mereka menggambar bangunan yang akan dibangunnya. Bangunan yang dirancang adalah rumah atau gedung-gedung.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <img decoding=\"async\" class=\"-amp-fill-content -amp-replaced-content\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-rRWMyjc7Ow4\/WAtGuXbGbII\/AAAAAAAAAcM\/TnqCDS2mecoZZrgpDG0GbQ2LJM6ubgPJgCEw\/s1600\/rumah_impian.jpg\" alt=\"Rumah Impian\" \/><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Bekerja menjadi arsitek haruslah mempunyai nilai-nilai baik. Salah satu nilai-nilai itu adalah jujur. Ketika akan membangun sebuah bangunan, mereka harus menyampaikan ukurannya dengan benar.\u00a0Jujur merupakan salah satu sikap yang mencerminkan Sila Pancasila.\u00a0Sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan yang Maha Esa. Sila ini bermakna:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <img decoding=\"async\" class=\"-amp-fill-content -amp-replaced-content\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-slLnYe1O8ZU\/WAtH_frKreI\/AAAAAAAAAcY\/WTtjL9ZUwTA27Dk0CmI02B5Gts2erIGFACLcB\/s1600\/pancasil.gif\" alt=\"Pancasila\" \/><\/span><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"post-body entry-content\">\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Makna<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Contoh dalam kehidupan sehari-hari<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Makna : Percaya adanya Tuhan sehingga setiap warga negara rela untuk diatur.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Contoh : Membina kerukunan hidup di antara<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> sesama umat beragama<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Makna : Setiap orang dibebaskan memeluk agama masing-masing, maka setiap orang bertanggung jawab untuk taat dengan aturan agamanya.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Contoh : Menjalani perintah agama sesuai ajaran agama yang dianut masing-masing.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Makna : Semua yang Tuhan berikan harus dijaga.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Contoh : Menjaga kelestarian sumber daya alam di sekitar kita<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Makna : Toleransi antarumat beragama dan sesama umat beragama.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Contoh : Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> agama dan kepercayaannya masing-masing.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" class=\"-amp-fill-content -amp-replaced-content\" src=\"https:\/\/4.bp.blogspot.com\/-lgabtRWuauw\/WAtL-7jbUpI\/AAAAAAAAAck\/tnteEEAQxhklNRtWPv7xG19UK2j9c__BQCLcB\/s1600\/kegiatan.gif\" alt=\"Kegiatan Manusia\" \/><\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan 1<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan 2<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Pendapat : Tidak setuju<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Alasan ; Dengan teman tidak boleh saling<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> mengejek<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Pendapat : Sangat setuju<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Alasan : Kita gharus bekerja keras untuk<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> memperoleh apa yang kita harapkan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan 3<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan 4<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Pendapat : Tidak setuju<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Alasan : Mencuri merugikan orang lain<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> dan melanggar hukum<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Pendapat : Sangat setuju<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Alasan : Kita harus giat belajar untuk<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> mencapai<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> cita-cita<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan 5<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan 6<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Pendapat : Sangat setuju<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Alasan : Apapun pekerjaan kita harus<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> dilaksanakan dengan ikhlas<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Pendapat : Sangat setuju<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Alasan : Kita perlu berolah raga agar<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> badan sehat<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Contoh pengalaman sila pertama Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang sesuai dengan sila pertama (2, 4, 5, dan 6)<\/span><\/p>\n<h4><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 3.<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Warisan budaya Indonesia yang dikenal dunia tidak hanya batik. Dibidang olahraga, pencak silat, salah satu ilmu bela diri khas nusantara juga merupakan warisan budaya yang mendunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Iko Uwais adalah salah satu atlet silat Indonesia. Ia telah menekuni dunia silat lebih dari 10 tahun. Iko Uwais berhasil menduduki urutan ketiga dalam gelaran Turnamen Silat Provinsi Jakarta 2003. Dua tahun kemudian ia berhasil menjadi juara. Iko adalah juara diKejuaraan Silat Nasional kategori demonstrasi. Iko beberapa kali mengikuti kegiatan pencak silat di luar negeri seperti di Inggris, Rusia, Laos, Kamboja, dan Perancis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pencak silat merupakan seni bela diri bangsa Indonesia. Hampir tiap daerah di Nusantara memiliki tokoh pendekar silat kebanggaan. Pencak silat memiliki gerakan unik yang mengalir dengan koreografi layaknya tarian. Dalam tiap gerakan juga terkandung filosofi. Hal ini membuat pencak silat menjadi salah satu ilmu bela diri yang menarik minat dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagai generasi penerus, kamu mempunyai tanggung jawab untuk melestarikan pencak silat. Salah satu caranya adalah dengan mempelajarinya.\u00a0Amati gambar berikut!<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <img decoding=\"async\" class=\"-amp-fill-content -amp-replaced-content\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-RNb01QT7Ed4\/WAuOWFCVQMI\/AAAAAAAAAc0\/jeQuI8bATFwoyyWC57qgGQSPQfJ7O6GGQCLcB\/s1600\/pencak_silat.gif\" alt=\"Pencak Silat\" \/><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Amati gambar tentang pola langkah dalam pencak silat berikut:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <img decoding=\"async\" class=\"-amp-fill-content -amp-replaced-content\" src=\"https:\/\/1.bp.blogspot.com\/-Ohi-Ufp_2Ho\/WAuPDZbinwI\/AAAAAAAAAc4\/wj7ZSBwP4CEOP9uQScSuob3LjYDI3n9PgCLcB\/s1600\/langkah_silat.gif\" alt=\"Pencak Silat\" \/><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bacalah cerita tentang \u2018Semut dan Belalang\u2019. Cerita ini memberikan contoh akibat seseorang tidak mau bekerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Semut dan Belalang<\/b><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Di tengah hutan, hiduplah seekor semut yang sangat rajin. Setiap hari semut itu selalu bekerja mengumpulkan makanan dan menyimpannya di dalam lumbung. Teriknya matahari dan derasnya air hujan tidak mengurangi semangat Sang Semut untuk mengumpulkan makanan. Dengan bersusah payah, Sang Semut bekerja keras untuk membawa makanan yang dikumpulkan dan disimpan di dalam lumbung rumahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada suatu hari ketika Sang Semut sedang bekerja, ia bertemu dengan seekor belalang yang sedang asyik berjemur sambil bermalas-malasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cHai Mut, kamu sedang apa?\u201d tanya belalang. \u201cAku sedang mengumpulkan makanan untuk persiapan musim dingin,\u201d jawab Semut. \u201cAh, buat apa kamu melakukannya sekarang. Musim dingin masih lama, lebih baik kita bermalas malasan dahulu,\u201d kata belalang lagi. Sang Semut tidak memedulikan belalang itu. Dia tetap saja bekerja mengumpulkan makanan yang dijumpainya. Demikianlah sepanjang hari Sang Semut sibuk bekerja, sementara Sang Belalang bermalas-malasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Akhirnya musim dingin tiba. Sang Semut yang rajin itu duduk dengan nyaman di dalam rumahnya yang hangat. Ia menikmati makanannya yang berlimpah. Belalang termenung sedih di rumahnya karena ia tidak memiliki makanan sedikit pun. Saat Belalang hampir mati kelaparan, Sang Semut datang dan memberinya makanan. Sejak saat itu, Sang Belalang rajin bekerja mengumpulkan makanan seperti Sang Semut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tulislah pendapatmu tentang sikap yang diperlihatkan oleh Semut dan Belalang.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Pendapatku tentang sikap semut<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Pendapatku tentang sikap belalang<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Sangat setuju dengan sikap semut.Setiap hari<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> semut itu selalu bekerja mengumpulkan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> makanan dan menyimpannya di dalam lumbung<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> untuk persiapan musim dingin<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Tidak setuju terhadap sikap belalang<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Belalang malas bekerja sehingga pada saat<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> musim dingin tiba mereka keurangan \u00a0makanan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sikap yang perlu kita contoh adalah sikap semut, dengan bekerja kita dapat menyimpan persediaan makanan yang dibutuhkan pada saat tertentu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Siswa membuat rencana kegiatan dalam rangka menjaga sumber daya alam di sekitar sekolah tetap terjaga. Siswa harus memilih paling sedikit dua sumber daya alam yang ada di sekitar sekolah. Mereka harus merencanakan tiga kegiatan untuk menjaganya dengan mengisi tabel berikut.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Sumber daya alam<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Rencana kegiatan<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Alat yang Dibutuhkan<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Sungai<\/span><\/td>\n<td>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tidak membuang sampah ke dalam sungai.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menanam banyak pohon<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Melakukan pengijauan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Keranjang sampah, cangkul<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Air sumur<\/span><\/td>\n<td>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Tidak membuang sampah ke dalam sumur.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Membersihkan sumur<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Menghemat penggunaan air bersih<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Keranjang sampah, alat-alat kebersihan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tulislah laporanmu. Laporan harus memuat dua sumber daya alam yang dipilih, kegiatan untuk menjaganya, alat yang dibutuhkan dan rencana selanjutnya.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Nama kegiatan :<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan membersihkan sumur<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Tujuan kegiatan:<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Memelihara sumur agar ketersediaan air bersih tetap terjaga<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Alat-alat yang dibutuhkan:<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Sapu<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Keranjang sampah<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Sikat<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Langkah kerja:<\/span><\/td>\n<td>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Persiapkan terlebih dahulu alat-alat yang dibutuhkan seperti keranjang sampah, sapu, dan sikat..<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bersihkan bagian sumur yang dapat dijangkau dengan mudah, misalnya bagian lingkaran sumur. Bersihkan tumbuhan seperti lumut atau tumbuhan lainnya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bersihkan bagian bak mandi menggunakan sikat sampai bersih.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Rencana selanjutnya<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan membersihkan sumur dilakukan rutin setiap bulannya bersama anggota keluarga yang lain.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika kelak ingin menjadi seorang pencinta lingkungan, kamu memerlukan tidak hanya keinginan yang kuat untuk menjaga lingkungan, namun juga keterampilan dan pengetahuan tentang macam-macam tumbuhan dan hewan yang hidup di wilayah yang berbeda.<\/span><\/p>\n<div class=\"post-body entry-content\">\n<h3 class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">PEMBELAJARAN 4.<\/span><\/h3>\n<\/div>\n<div class=\"clear\">\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat seseorang bekerja mereka harus mempunyai nilai-nilai yang baik. Jujur dan kerja keras adalah nilai yang harus dimiliki. Apa itu Jujur? Apa contohnya? Ayo simak cerpen berikut.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"clear\">\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pemimpin Idola, Pemimpin yang Jujur.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ida, temanku sebangku. Mungil, berkulit hitam manis, tidak banyak bicara, dan pandai. Ia seorang anak yang sederhana. Ayahnya sudah lama meninggal. Ia tinggal bersama ibu dan adiknya.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Ida anak yang sangat pandai. Nilai-nilainya yang selalu bagus, memberinya kesempatan meneruskan sekolah tanpa biaya. Semua buku pelajaran dan perlengkapan ditanggung oleh sekolah. Ida tak pernah malu dengan kondisi keluarganya. Bahkan ia semakin rajin belajar dan terus berprestasi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Ida juga selalu menjadi tempat bertanya jika teman-temannya mengalami kesulitan dalam pelajaran. Teman-teman memilih Ida sebagai ketua kelas. Pandai, tenang, dapat berkomunikasi dengan baik, serta mampu menjaga ketertiban kelas menjadi modal utamanya.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"clear\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hari ini, Ibu Tati mengingatkan tentang ulangan matematika. Sebagian siswa tidak siap. Termasuk Gugut, si jagoan bola, yang duduk di belakang kami. \u201cWaduh, saya belum belajar, Bu! Kemarin saya seharian bermain bola sampai sore. Pulang ke rumah langsung tidur, Bu!\u201d protesnya.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Ulangan tetap berlangsung. Gugut resah. Ia menengok ke kiri dan ke kanan. Tiba-tiba, ditendangnya kursi Ida dari belakang. \u201cSsstt..Ida! Bantu aku dong! Geser sedikit ke kiri, agar aku bisa melihat jawaban di kertas ulanganmu!\u201d pinta Gugut.<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div class=\"clear\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ida bergeming. Ia hanya menggelengkan kepala pelan, tanpa menengok ke belakang. Gugut mengganggunya lagi. \u201cAyo dong, Ida. Sekali ini saja. Nanti aku beri kamu uang sepuluh ribu rupiah. Kamu bisa jajan kue di kantin\u201d rayunya.<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div class=\"clear\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Gugut tahu benar Ida tidak pernah jajan di kantin. Ibunya tidak memberinya bekal uang jajan. Ida selalu membawa sebungkus nasi dan lauk dari rumah. Namun, di luar dugaan Gugut, Ida tidak terusik. Sekali lagi ia menggeleng pelan. Sampai waktu berakhir, Gugut terpaksa menyerahkan kertas ulangannya dengan lunglai.<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\"><\/div>\n<div class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">Pada waktu istirahat Ida menghampiri Gugut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">\u201cMaaf ya, Gugut. Aku bukan tidak ingin membantumu. Menyontek dan memberi contekan kepada teman, adalah perbuatan tidak jujur. Bahkan, perbuatan tersebut bisa dianggap sebagai korupsi kecil-kecilan\u201d katanya kepada Gugut.<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\"><\/div>\n<div class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">\u201cAh, Ida. Masa menyontek sekali saja dianggap korupsi? Setahuku korupsi nilainya milyaran, dan hanya dilakukan oleh pejabat berkuasa\u201d kata Gugut. Gugut, justru kita harus melatih diri. Korupsi dan menyontek sama-sama mengambil hak orang lain. Bernilai kecil atau besar, tetap saja tidak jujur. Kita membiasakan diri bertingkah laku lurus, mudah-mudahan ketika besar nanti kita tidak akan tergoda untuk melakukan korupsi. Dalam bentuk apapun!\u201d Ida menambahkan dengan panjang lebar.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Aku dan teman-teman sekelas yang ikut mendengarkan percakapan Ida dan Gugut terdiam setuju. Memang tidak salah kami memilih Ida sebagai pemimpin di kelas. Tidak sekedar pandai, Ida juga patut dijadikan teladan.<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/div>\n<h4 class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">PEMBELAJARAN 5<\/span><\/h4>\n<div class=\"clear\">\n<p><span style=\"color: #000000;\">Banyak cara yang dilakukan oleh pelukis untuk mencari inspirasi. Salah satunya adalah dengan mengamati kegiatan dan peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.\u00a0Lukisa 3 Dimensi merupakan sebuah lukisan yang tampak seperti nyata, seakan-akan gambar atau lukisan tersebut hidup. Hal yang perlu diingat jika ingin melukis gambar 3 dimensi yaitu tentukan terlebih dahulu objek atau gambar yang akan dilukis, saran cari terlebih dahulu gambar 3 dimensi yang sederhana dan mudah untuk dilukis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Kita juga menggambar pekerjaan yang ada di lingkungan sekolah beserta kegiatan yang dilakukan. Sebelumnya menggambar, amati berbagai pekerjaan yang kamu temukan di lingkungan sekolahmu. Tuliskan jenis pekerjaan yang beserta kegiatan yang terkait dengan pekerjaan tersebut pada tabel berikut.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<th><span style=\"color: #000000;\">No.<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Jenis Pekerjaan<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">1.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Guru<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Mengajar dan mendidik siswa di sekolah<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">2.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Penjaga Sekolah<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Membersihkan lingkungan sekolah<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">3.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Kepala Sekolah<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Menyusun Kurikulum, kalender pendidikan, dan kegiatan pembelajaran;<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">4.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Tenaga Administrasi<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Mengurus administrasi di sekolah\u00a0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">5.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Petugas Perpustakaan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Melayani siswa dan guru yang berkunjung ke perpustakaan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Pilihlah salah satu pekerjaan berdasarkan tabel di atas. Kemudian, gambarlah pekerjaan tersebut beserta kegiatan terkait.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <img decoding=\"async\" class=\"-amp-fill-content -amp-replaced-content\" src=\"https:\/\/2.bp.blogspot.com\/-GPDKZCmU0EY\/WAx5mFoU6GI\/AAAAAAAAAec\/bFh1LAviIY4Iee4oMDpo-FS6C1r-h0bMwCLcB\/s1600\/gambar.gif\" alt=\"Gambar Guru\" \/><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Perhatikan kertas gambar yang tadi kamu gunakan. Apakah kamu bisa menghitung luas dan keliling kertas tersebut?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Luas = p x l = 13 x 17 = 221 persegi satuan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Keliling = 2 (p+l) = 2 (30) = 60 persegi satuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> <b>Selesaikan soal cerita berikut.<\/b><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Ibu, Hartini guru kelas 4 di SD Nusantara memesan papan tulis berbentuk persegi kepada tukang kayu. Ibu Hartini memesan 4 papan tulis berbentuk persegi dengan panjang 1 m. Ibu Hartini meminta papan tulis tersebut diberi bingkai dari kayu.<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berapa panjang kayu yang diperlukan untuk membuat bingkai? Keliling = 4 x sisi = 4 x 1 m = 4 m. Karena ada 4 bingkai maka 4 x 4 m = 26 m.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berapa luas seluruh papan tulis? Luas = sisi x sisi = 4 x 4 = 16 m. Karena ada 4 papan tulis maka luas seluruh papan tulis adalah 4 x 16 = 64 cm\u00b2<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hitunglah luas dan keliling bangun-bangun berikut!<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <img decoding=\"async\" class=\"-amp-fill-content -amp-replaced-content\" src=\"https:\/\/3.bp.blogspot.com\/-1IR6cZNTRb8\/WAxtJ_eeUsI\/AAAAAAAAAeI\/F3FiJQ3sXD89yHru6Gm06BvNKNuWn8YSgCLcB\/s1600\/bangun.gif\" alt=\"Luas Bangun\" \/><\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bangun 1 Luas = 9 x 7 = 63 cm\u00b2<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bangun 2 Luas = 8 x 8 = 64 cm\u00b2<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bangun3 Luas = 11 x 6 = 66 cm\u00b2<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bangun 4 Luas = 12 x 12 = 144 cm\u00b2<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Bangun5 Luas = 15 x 9 = 135 cm\u00b2<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Selesaikan soal cerita berikut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 1. Di tempat tinggal Udin terdapat sebuah tanah lapang yang biasa digunakan oleh anak-anak untuk bermain. Tanah lapang tersebut persegi panjang,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Panjang tanah tersebut adalah 81 m dan lebar 52 m. Berapakah luas dan keliling lapangan tersebut?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Luas = p x l = 81 x 52 = 4.212 cm\u00b2<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Keliling = 2 (p + l) = 2 (81+52) = 2 x 133 = 266 cm<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> 2. Kebun Pak Tarno berbentuk persegi. Panjangnya sisinya 95 m. Berapa luas dan keliling kebun tersebut?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Keliling = 4 x s = 4 x 95 = 380m<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Luas = s x x = 95 x 95 = 9.025cm\u00b2<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> 3. Buatlah 2 soal yang melibatkan luas dan keliling persegi. Mintalah temanmu untuk menyelesaikannnya.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<th><span style=\"color: #000000;\">No.<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Soal<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Jawaban<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">1.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Sebuah lantai berbentuk<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> persegi \u00a0dengan panjang<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> sisinya 6 m.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Lantai tersebut akan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> dipasang ubin berbentuk persegi berukuran 30 cm x 30 cm. Tentukan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> banyaknya ubin yang diperlukan untuk<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> menutup lantai.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Cari terlebih dahulu luas lantai yang berbentuk persegi dengan panjang 6m = 600 cm (ingat: karena ubin satuannya cm maka lantai satuannya juga cm), maka<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> L.Lantai = s x s<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> L.Lantai = 600 cm x 600 cm<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> L.Lantai = 360.000 cm\u00b2 Cari luas ubin dengan persamaan yang sama seperti mencari luas lantai:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> L.Ubin = s x s<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> L.Ubin = 30 cm x 30 cm<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> L.Ubin = 900 cm\u00b2<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Banyak ubin = Luas Lantai\/Luas Ubin<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Banyak ubin = L.Lantai\/L.Ubin<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Banyak ubin = 360.000 cm\u00b2 \/900 cm\u00b2<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Banyak ubin = 400 buah<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Jadi banyaknya ubin yang diperlukan untuk menutup lantai adalah 400 buah<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">2.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Sebuah taman berbentuk persegi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Di sekeliling taman itu<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> ditanami pohon pinus<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> dengan jarak antarpohon<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> 4 m. Panjang sisi taman itu<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> adalah 65 m.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Berapakah banyak pohon pinus yang<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> dibutuhkan?<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Keliling taman yang berbentuk persegi tersebut adalah <\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> K = 4 s<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> K = 4 x 65 m<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> K = 260 m Karena tiap 4 m ditanami pohon maka banyak pohon yang diperlukan adalah<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Banyak pohon = 260 m\/4 m<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Banyak pohon = 65<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Jadi, banyak pohon pinus yang dibutuhkan adalah 65 buah pohon.<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"color: #000000;\"> Menggali informasi dari berbagai sumber adalah salah satu cara untuk mengetahui sesuatu secara lebih lengkap. Kamu akan menggali informasi lebih lanjut tentang berbagai kegiatan ekonomi yang terdapat di sekitarmu serta kegiatan ekonomi yang terkait dengan kegiatan ekonomi tersebut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Tulis informasi yang kamu peroleh pada tabel berikut.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<th><span style=\"color: #000000;\">No.<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Kegiatan Ekonomi<\/span><\/th>\n<th><span style=\"color: #000000;\">Pekerjaan<\/span><\/th>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">1.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Rumah makan<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Pelayan, kasir, tukang masak (koki)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">2.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Jasa Catering<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Tukang masak, Sopir, Tukang pengantar makanan, penyaji makanan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">3.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Pasar<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Pedagang, Kuli angkut, Penarik retribusi, Tukang parkir<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">4.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Bank<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Kasir, Marketing, Customer services, Cleaning Service, Satpam,\u00a0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"color: #000000;\">5.<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Pabrik Sepatu<\/span><\/td>\n<td><span style=\"color: #000000;\">Quality Control, Karyawan, Satpam, Tukang Parkir<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<div class=\"underpostad\"><\/div>\n<h6 class=\"underpostad\"><span style=\"color: #000000;\">PEMBELAJARAN 6.<\/span><\/h6>\n<div class=\"underpostad\"><\/div>\n<div class=\"underpostad\" style=\"text-align: justify;\">\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pemimpin Idola, Pemimpin Yang Jujur<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ida, teman sebangku aku. Mungil, berkulit hitam manis, tidak banyak bicara, dan pandai. Ia seorang anak yang sederhana. Ayahnya sudah lama meninggal. Ia tinggal bersama ibu dan adiknya.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Ida anak yang sangat pandai. Nilai-nilainya yang selalu bagus, memberinya kesempatan meneruskan sekolah tanpa biaya. Semua buku pelajaran dan perlengkapan ditanggung oleh sekolah. Ida tak pernah malu dengan kondisi keluarganya. Bahkan ia semakin rajin belajar dan terus berprestasi.<\/span><\/p>\n<\/div>\n<div class=\"underpostad\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ida juga selalu menjadi tempat bertanya jika teman-temannya mengalami kesulitan dalam pelajaran. Teman-teman memilih Ida sebagai ketua kelas. Pandai, tenang, dapat berkomunikasi dengan baik, serta mampu menjaga ketertiban kelas menjadi modal utamanya.<\/span><\/div>\n<div class=\"underpostad\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div class=\"underpostad\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Hari ini, Ibu Tati mengingatkan tentang ulangan matematika. Sebagian siswa tidak siap. Termasuk Gugut, si jagoan bola, yang duduk di belakang kami. \u201cWaduh, saya belum belajar, Bu! Kemarin saya seharian bermain bola sampai sore. Pulang ke rumah langsung tidur, Bu!\u201d protesnya. Ulangan tetap berlangsung. Gugut resah. Ia menengok ke kiri dan ke kanan. Tiba- tiba, ditendangnya kursi Ida dari belakang. \u201cSsstt..Ida! Bantu aku dong! Geser sedikit ke kiri, agar aku bisa melihat jawaban di kertas ulanganmu!\u201d pinta Gugut.<\/span><\/div>\n<div class=\"underpostad\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div class=\"underpostad\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Ida bergeming. Ia hanya menggelengkan kepala pelan, tanpa menengok ke belakang. Gugut mengganggunya lagi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">\u201cAyo dong, Ida. Sekali ini saja. Nanti aku beri kamu uang sepuluh ribu rupiah. Kamu bisa jajan kue di kantin\u201d rayunya.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Gugut tahu benar Ida tidak pernah jajan di kantin. Ibunya tidak memberinya bekal uang jajan. Ida selalu membawa sebungkus nasi dan lauk dari rumah.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Namun, di luar dugaan Gugut, Ida tidak terusik. Sekali lagi ia menggeleng pelan. Sampai waktu berakhir, Gugut terpaksa menyerahkan kertas ulangannya dengan lunglai.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Pada waktu istirahat Ida menghampiri Gugut.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">\u201cMaaf ya, Gugut. Aku bukan tidak ingin membantumu. Menyontek dan memberi contekan kepada teman, adalah perbuatan tidak jujur. Bahkan, perbuatan tersebut bisa dianggap sebagai korupsi kecil-kecilan\u201d katanya kepada Gugut.<\/span><\/div>\n<div class=\"underpostad\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div class=\"underpostad\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">\u201cAh, Ida. Masa menyontek sekali saja dianggap korupsi? Setahuku korupsi nilainya milyaran, dan hanya dilakukan oleh pejabat berkuasa\u201d kata Gugut. \u201cGugut, justru kita harus melatih diri. Korupsi dan menyontek sama-sama mengambil hak orang lain. Bernilai kecil atau besar, tetap saja tidak jujur.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Kita membiasakan diri bertingkah laku lurus, mudah-mudahan ketika besar nanti kita tidak akan tergoda untuk melakukan korupsi. Dalam bentuk apapun!\u201d Ida menambahkan dengan panjang lebar.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Aku dan teman-teman sekelas yang ikut mendengarkan percakapan Ida dan Gugut terdiam setuju. Memang tidak salah kami memilih Ida sebagai pemimpin di kelas. Tidak sekedar pandai, Ida juga patut dijadikan teladan.<\/span><\/div>\n<\/div>\n<div class=\"underpostad\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div class=\"underpostad\" style=\"text-align: justify;\"><span style=\"color: #000000;\">Buatlah pertanyaan sebanyak-banyaknya tentang cerita di atas. Berikan pertanyaan kepada teman di sebelahmu untuk dijawab. Tulislah pertanyaanmu pada tempat di bawah ini.<\/span><\/div>\n<div class=\"underpostad\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div class=\"clear\">\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a01. Tuliskan pendapatmu tentang masing-masing tokoh yang terdapat dalam cerita.<\/span><\/p>\n<p>2. Tuliskan pendapatmu tentang konflik yang terjadi.<\/p>\n<p>3. Tuliskan pendapatmu tentang pesan moral yang terdapat dalam cerita.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"clear\"><\/div>\n<div class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">A. Pukulan dalam Pencak Silat<br \/>\n<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\"><\/div>\n<div class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">1. Pukulan Lurus<br \/>\nPosisi tangan saat memukul lurus dan mengepal ke depan tepat di dada lawan<br \/>\n<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\"><\/div>\n<div class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\">2. Pukulan tegak<br \/>\nPosisi tangan kanan memukul tegak lurus dan mengepal dengan sasaran tepat ke bahu bagian kanan lawan.<\/span><\/div>\n<div class=\"clear\"><span style=\"color: #000000;\"><span style=\"color: #000000;\"><br \/>\n3. Pukulan bandul<br \/>\nPukulan yang diambil dari bawah dengan sasaran tepat ke arah ulu hati.<\/span><\/span>4. Pukulan melingkar<br \/>\nPukulan berbentuk lingkaran dengan sasaran ke arah pinggang lawan.<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-984\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/sd4-pukulan-silat.png\" alt=\"sd4-pukulan-silat\" width=\"625\" height=\"708\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/sd4-pukulan-silat.png 625w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/sd4-pukulan-silat-265x300.png 265w\" sizes=\"(max-width: 625px) 100vw, 625px\" \/><\/div>\n<div class=\"clear\">\n<p>\u00a0<img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-985\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/sd4-pukulan-silat-2.png\" alt=\"sd4-pukulan-silat-2\" width=\"622\" height=\"693\" srcset=\"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/sd4-pukulan-silat-2.png 622w, https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2016\/11\/sd4-pukulan-silat-2-269x300.png 269w\" sizes=\"(max-width: 622px) 100vw, 622px\" \/><\/p>\n<p>\u2022 Setelah belajar selama satu pekan, renungkanlah!<br \/>\n\u2022 Hal-hal penting apa saja yang kamu pelajari dalam satu pekan ini?<br \/>\n\u2022 Apa manfaat pelajaran tersebut untuk dirimu, orang lain, dan lingkungan?<br \/>\n\u2022 Nilai-nilai apa yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari?<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/div>\n<div class=\"clear\"><\/div>\n<div class=\"clear\"><\/div>\n<div class=\"clear\"><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SD Kelas 4 &#8211; Tema 4 &#8211; Berbagai Pekerjaan &#8211; Bagian 1 &#8211; Jenis-jenis Pekerjaan. Perhatikan lingkungan berdasarkan letak geografis tempat tinggalmu! Apakah kamu tinggal di pegunungan? Di dataran rendah? Ataukah di wilayah pantai? Bagaimana jenis tumbuhan yang terdapat di sana? Untuk memahami, ayo kita pelajari. Kakek Lani tinggal di daerah pegunungan. Ketika liburan tiba, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[65,97],"tags":[271,275,273,272,277,276,55,278,279,274],"class_list":["post-971","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd4","category-sd4-tema-4","tag-audiobook","tag-book","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-katolik","tag-pelajaran","tag-sekolah","tag-suara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/971","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=971"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/971\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1003,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/971\/revisions\/1003"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=971"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=971"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=971"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}