{"id":82,"date":"2016-03-06T15:14:55","date_gmt":"2016-03-06T08:14:55","guid":{"rendered":"http:\/\/akreditasi.web.id\/buku\/?p=82"},"modified":"2017-09-13T13:55:18","modified_gmt":"2017-09-13T06:55:18","slug":"sd3-tema5-2-permainan-tradisional-di-daerahku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd3-tema5-2-permainan-tradisional-di-daerahku\/","title":{"rendered":"SD3.Tema5.2-Permainan Tradisional di Daerahku"},"content":{"rendered":"<p><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"Subtema 2 -\u00a0Permainan Tradisional di Daerahku. Tahukah kamu? Indonesia memiliki beragam\u00a0permainan tradisional yang menarik. Setiap daerah\u00a0mempunyai ciri khasnya masing-masing.\u00a0Ingatkah kamu tentang permainan egrang, ular naga,\u00a0atau gobak sodor? Permainan itu hanya sebagian\u00a0dari permainan tradisional yang ada di Indonesia.\u00a0Selain menyenangkan, bermain permainan\u00a0tradisional dapat melatih ketangkasan\u00a0fisik dan kerjasama. Coba pelajari salah\u00a0satu jenis permainan tradisional didaerahmu. Yuk, Bermain!\u00a0Permainan Tradisional. Setiap anak menyukai aktivitas bermain.\u00a0Permainan anak sangat banyak ragamnya. Ada\u00a0permainan tradisional, ada juga permainan\u00a0modern. Permainan tradisional adalah\u00a0permainan khas. Setiap daerah di Indonesia memiliki permainan tradisionalnya masingmasing. Ada jenis permainan tradisional yang cara\u00a0bermainnya sama, namun namanya berbeda\u00a0tergantung dari daerahnya masing-masing.\u00a0Contohnya permainan Engklek. Permainan\u00a0ini disebut Engklek di daerah Jawa, namun di\u00a0daerah Betawi disebut Tapak Gunung. Dapatkah kamu menyebutkan permainan\u00a0tradisional daerahmu? Hampir semua Permainan tradisional\u00a0dimainkan secara berkelompok. Selain\u00a0mengajarkan kebersamaan, permainan\u00a0tradisional juga melatihmu bertoleransi,\u00a0berinteraksi sosial, dan bekerja sama. Ada permainan tradisional yang dimainkan\u00a0dengan menggunakan alat, ada juga yang tidak.\u00a0Contoh permainan yang menggunakan alat\u00a0adalah Congklak. Permainan ini menggunakan\u00a0papan kayu berlubang dan biji-bijian. Egrang\u00a0menggunakan bambu. Ada permainan dengan\u00a0kelereng dan masih banyak lagi. Setelah membaca teks di atas, coba tuliskan lima\u00a0informasi penting tanpa melihat ulang wacana\u00a0tersebut! Nomor satu adalah contoh informasi,\u00a0tuliskan lima lainnya. Catatan yang lain : Permainan tradisional seperti egrang dan galasin\u00a0mengharuskan kamu untuk bergerak sehingga\u00a0berkeringat. Aktivitas yang membuat badan kita berkeringat membuat badan kita sehat. Keringat\u00a0dapat diseka dengan sapu tangan atau tisu. Setiap menyambut hari kemerdekaan RI tanggal\u00a017 Agustus, masyarakat Indonesia mengadakan\u00a0lomba permainan tradisional. Beberapa jenis lomba\u00a0dilakukan secara berkelompok dan memiliki nilai\u00a0kerja sama. Pernahkah kamu mengikuti salah satu lomba\u00a0permainan tradisional dalam peringatan HUT\u00a0kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus? Ceritakan pengalamanmu ketika\u00a0mengikutinya! Bacalah wacana berikut dengan cermat. Pernak-Pernik 17 Agustusan Oleh : Jessica Florensia Biasanya, perayaan HUT RI 17 Agustus\u00a0dimeriahkan dengan aneka lomba. Ada lomba\u00a0makan kerupuk, balap karung, tarik tambang,\u00a0dan panjat pinang. Yuk, kita intip beberapa\u00a0lomba yang biasa diadakan saat peringatan\u00a0HUT RI. Lomba makan kerupuk bisa diikuti oleh anak-anak\u00a0sampai orang tua. Dalam lomba ini,\u00a0beberapa kerupuk digantung dengan seutas\u00a0tali. Peserta yang paling cepat menghabiskan\u00a0kerupuk adalah pemenangnya. Lomba balap karung mengharuskan peserta\u00a0berlari di dalam karung. Karena tidak\u00a0memungkinkan untuk berlari, para peserta\u00a0pun harus melompat-lompat. Tidak jarang,\u00a0para peserta terjatuh karena tubuhnya tidak\u00a0seimbang. Lomba tarik tambang mempunyai nilai kerja\u00a0sama yang tinggi. Lomba ini dimainkan oleh\u00a0dua kelompok. Saat permainan\u00a0dimulai, masing-masing kelompok harus\u00a0berusaha menarik tali\u00a0hingga lawan terseret\u00a0ke depan. Lomba panjat pinang\u00a0membutuhkan sebuah pohon pinang yang\u00a0tinggi. Batangnya dilumuri minyak atau oli.\u00a0Pada bagian atas pohon sudah disiapkan\u00a0berbagai hadiah menarik. Nah, para peserta\u00a0harus memanjat pohon pinang untuk\u00a0mendapatkan hadiah tersebut. Sumber: http:\/\/ www.kidnesia.com. Setelah membaca teks di atas, lengkapilah\u00a0percakapan antara Siti, Edo dan Dayu berikut\u00a0ini. Dayu : Teman-teman, 17 Agustus besok\u00a0di lingkungan kita akan diadakan berbagai lomba. Kita usulkan jenislombanya kepada pak RT yuk! Edo : Aku setuju, tetapi perlombaan yang\u00a0diadakan harus bisa diikuti seluruh\u00a0masyarakat kampung kita. Siti : Hmmm..., kira-kira lomba apa, ya,\u00a0yang memiliki nilai kerja sama? Edo : Aku tahu, kita bisa mengadakan\u00a0lomba\u00a0...( sebutkan macam-macam lomba !). Dayu : Aku setuju dengan Edo. Selain itu,\u00a0kita juga bisa adakan lomba makan\u00a0kerupuk. Siti : Siapa saja yang bisa mengikuti lomba\u00a0makan kerupuk itu, Dayu? Dayu : Lomba itu bisa diikuti oleh\u00a0... ( sebutkan yang bisa mengikutinya) Edo : Oh begitu? Bagaimana para peserta\u00a0memainkan lombanya? Dayu : Mudah saja Do, caranya adalah . . . . . . Edo : Kita juga bisa adakan lomba balap\u00a0karung. Tetapi lomba ini dapat menyebabkan pesertanya terjatuh. Siti : Kenapa lomba balap karung dapat\u00a0menyebabkan para pesertanya jatuh,\u00a0Do? Edo : Karena . . . . Dayu : Lomba panjat pinang juga kita adakan\u00a0ya teman-teman. Semakin banyak\u00a0diletakkan hadiah akan semakin seru. Edo : Memang dimana kita akan\u00a0meletakkan hadiah untuk lomba\u00a0panjat pinangnya? Siti : Tentu saja hadiahnya diletakkan pada apa sebutkan (Pascal!)\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <br \/>\nSubtema 2 &#8211;\u00a0Permainan Tradisional di Daerahku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahukah kamu? Indonesia memiliki beragam\u00a0permainan tradisional yang menarik. Setiap daerah\u00a0mempunyai ciri khasnya masing-masing.\u00a0Ingatkah kamu tentang permainan egrang, ular naga,\u00a0atau gobak sodor? Permainan itu hanya sebagian\u00a0dari permainan tradisional yang ada di Indonesia.\u00a0Selain menyenangkan, bermain permainan\u00a0tradisional dapat melatih ketangkasan\u00a0fisik dan kerjasama. Coba pelajari salah\u00a0satu jenis permainan tradisional didaerahmu.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: justify;\">Yuk, Bermain!\u00a0Permainan Tradisional.<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setiap anak menyukai aktivitas bermain.\u00a0Permainan anak sangat banyak ragamnya. Ada\u00a0permainan tradisional, ada juga permainan\u00a0modern. Permainan tradisional adalah\u00a0permainan khas. Setiap daerah di Indonesia<br \/>\nmemiliki permainan tradisionalnya masingmasing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada jenis permainan tradisional yang cara\u00a0bermainnya sama, namun namanya berbeda\u00a0tergantung dari daerahnya masing-masing.\u00a0Contohnya permainan Engklek. Permainan\u00a0ini disebut Engklek di daerah Jawa, namun di\u00a0daerah Betawi disebut Tapak Gunung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dapatkah kamu menyebutkan permainan\u00a0tradisional daerahmu?<br \/>\nHampir semua Permainan tradisional\u00a0dimainkan secara berkelompok. Selain\u00a0mengajarkan kebersamaan, permainan\u00a0tradisional juga melatihmu bertoleransi,\u00a0berinteraksi sosial, dan bekerja sama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ada permainan tradisional yang dimainkan\u00a0dengan menggunakan alat, ada juga yang tidak.\u00a0Contoh permainan yang menggunakan alat\u00a0adalah Congklak. Permainan ini menggunakan\u00a0papan kayu berlubang dan biji-bijian. Egrang\u00a0menggunakan bambu. Ada permainan dengan\u00a0kelereng dan masih banyak lagi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah membaca teks di atas, coba tuliskan lima\u00a0informasi penting tanpa melihat ulang wacana\u00a0tersebut! Nomor satu adalah contoh informasi,\u00a0tuliskan lima lainnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Catatan yang lain :<\/p>\n<ul>\n<li style=\"text-align: justify;\">Permainan tradisional seperti egrang dan galasin\u00a0mengharuskan kamu untuk bergerak sehingga\u00a0berkeringat. Aktivitas yang membuat badan kita<br \/>\nberkeringat membuat badan kita sehat. Keringat\u00a0dapat diseka dengan sapu tangan atau tisu.<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Setiap menyambut hari kemerdekaan RI tanggal\u00a017 Agustus, masyarakat Indonesia mengadakan\u00a0lomba permainan tradisional. Beberapa jenis lomba\u00a0dilakukan secara berkelompok dan memiliki nilai\u00a0kerja sama. Pernahkah kamu mengikuti salah satu lomba\u00a0permainan tradisional dalam peringatan HUT\u00a0kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus?<\/li>\n<li style=\"text-align: justify;\">Ceritakan pengalamanmu ketika\u00a0mengikutinya!<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bacalah wacana berikut dengan cermat.<\/p>\n<h2 style=\"text-align: center;\">Pernak-Pernik 17 Agustusan<br \/>\nOleh : Jessica Florensia<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Biasanya, perayaan HUT RI 17 Agustus\u00a0dimeriahkan dengan aneka lomba. Ada lomba\u00a0makan kerupuk, balap karung, tarik tambang,\u00a0dan panjat pinang. Yuk, kita intip beberapa\u00a0lomba yang biasa diadakan saat peringatan\u00a0HUT RI.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lomba makan kerupuk bisa diikuti oleh anak-anak\u00a0sampai orang tua. Dalam lomba ini,\u00a0beberapa kerupuk digantung dengan seutas\u00a0tali. Peserta yang paling cepat menghabiskan\u00a0kerupuk adalah pemenangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lomba balap karung mengharuskan peserta\u00a0berlari di dalam karung. Karena tidak\u00a0memungkinkan untuk berlari, para peserta\u00a0pun harus melompat-lompat. Tidak jarang,\u00a0para peserta terjatuh karena tubuhnya tidak\u00a0seimbang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lomba tarik tambang mempunyai nilai kerja\u00a0sama yang tinggi. Lomba ini dimainkan oleh\u00a0dua kelompok. Saat permainan\u00a0dimulai, masing-masing<br \/>\nkelompok harus\u00a0berusaha menarik tali\u00a0hingga lawan terseret\u00a0ke depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lomba panjat pinang\u00a0membutuhkan sebuah pohon pinang yang\u00a0tinggi. Batangnya dilumuri minyak atau oli.\u00a0Pada bagian atas pohon sudah disiapkan\u00a0berbagai hadiah menarik. Nah, para peserta\u00a0harus memanjat pohon pinang untuk\u00a0mendapatkan hadiah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sumber: http:\/\/ www.kidnesia.com.<\/p>\n<p>Setelah membaca teks di atas, lengkapilah\u00a0percakapan antara Siti, Edo dan Dayu berikut\u00a0ini.<\/p>\n<ul>\n<li>Dayu : Teman-teman, 17 Agustus besok\u00a0di lingkungan kita akan diadakan<br \/>\nberbagai lomba. Kita usulkan jenislombanya kepada pak RT yuk!<\/li>\n<li>Edo : Aku setuju, tetapi perlombaan yang\u00a0diadakan harus bisa diikuti seluruh\u00a0masyarakat kampung kita.<\/li>\n<li>Siti : Hmmm&#8230;, kira-kira lomba apa, ya,\u00a0yang memiliki nilai kerja sama?<br \/>\nEdo : Aku tahu, kita bisa mengadakan\u00a0lomba\u00a0&#8230;( sebutkan macam-macam lomba !).<\/li>\n<li>Dayu : Aku setuju dengan Edo. Selain itu,\u00a0kita juga bisa adakan lomba makan\u00a0kerupuk.<\/li>\n<li>Siti : Siapa saja yang bisa mengikuti lomba\u00a0makan kerupuk itu, Dayu?<\/li>\n<li>Dayu : Lomba itu bisa diikuti oleh\u00a0&#8230; ( sebutkan yang bisa mengikutinya)<\/li>\n<li>Edo : Oh begitu? Bagaimana para peserta\u00a0memainkan lombanya?<\/li>\n<li>Dayu : Mudah saja Do, caranya adalah . . . . . .<\/li>\n<li>Edo : Kita juga bisa adakan lomba balap\u00a0karung. Tetapi lomba ini dapat<br \/>\nmenyebabkan pesertanya terjatuh.<\/li>\n<li>Siti : Kenapa lomba balap karung dapat\u00a0menyebabkan para pesertanya jatuh,\u00a0Do?<\/li>\n<li>Edo : Karena . . . .<\/li>\n<li>Dayu : Lomba panjat pinang juga kita adakan\u00a0ya teman-teman. Semakin banyak\u00a0diletakkan hadiah akan semakin seru.<\/li>\n<li>Edo : Memang dimana kita akan\u00a0meletakkan hadiah untuk lomba\u00a0panjat pinangnya?<\/li>\n<li>Siti : Tentu saja hadiahnya diletakkan pada apa sebutkan (Pascal!)<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Subtema 2 &#8211;\u00a0Permainan Tradisional di Daerahku. Tahukah kamu? Indonesia memiliki beragam\u00a0permainan tradisional yang menarik. Setiap daerah\u00a0mempunyai ciri khasnya masing-masing.\u00a0Ingatkah kamu tentang permainan egrang, ular naga,\u00a0atau gobak sodor? Permainan itu hanya sebagian\u00a0dari permainan tradisional yang ada di Indonesia.\u00a0Selain menyenangkan, bermain permainan\u00a0tradisional dapat melatih ketangkasan\u00a0fisik dan kerjasama. Coba pelajari salah\u00a0satu jenis permainan tradisional didaerahmu. Yuk, Bermain!\u00a0Permainan Tradisional. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,3],"tags":[271,275,273,272,277,276,55,278,5,279,274],"class_list":["post-82","post","type-post","status-publish","format-audio","hentry","category-sd3","category-sd3-tema5","tag-audiobook","tag-book","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-katolik","tag-pelajaran","tag-permainan-tradisional","tag-sekolah","tag-suara","post_format-post-format-audio"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=82"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":92,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/82\/revisions\/92"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=82"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=82"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=82"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}