{"id":6826,"date":"2021-02-22T18:49:41","date_gmt":"2021-02-22T11:49:41","guid":{"rendered":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=6826"},"modified":"2021-02-22T19:56:05","modified_gmt":"2021-02-22T12:56:05","slug":"smp8-agama-katolik-bab-v-peran-roh-kudus-bagi-murid-yesus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/smp8-agama-katolik-bab-v-peran-roh-kudus-bagi-murid-yesus\/","title":{"rendered":"SMP8 Agama Katolik : Bab V Peran Roh Kudus bagi Murid Yesus"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SMP8 Agama Katolik : Bab V Peran Roh Kudus bagi Murid Yesus. Setelah peristiwa kebangkitan Yesus pada hari Minggu Paskah, Yesus pun berkali-kali menampakkan diri-Nya kepada para murid-Nya. Setelah 40 hari, Yesus tidak lagi menampakkan diri-Nya karena Ia telah naik ke surga, pulang ke rumah Bapa. Namun demikian Yesus tidak meninggalkan para murid-Nya seperti yatim piatu tanpa pertolongan. Mereka disuruh tinggal di Yerusalem sambil menunggu kedatangan Sang Penolong, yang dahulu pernah dijanjikan oleh Yesus: \u201c Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu, yaitu Roh Kebenaran\u201d (Yohanes bab 14 : 16- 17). Kata Yesus, Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi\u201d (Lukas 24: 29). Janji Yesus tersebut terpenuhi pada hari Pentakosta, yakni peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul (Kisah Para Rasul 2: 1- 13). Apa daya dan karya Roh Kudus pada Para Rasul? Apa pengaruh Roh Kudus bagi Gereja sekarang ini? Bagaimana kita dapat mengikuti bimbingan Roh Kudus? Inilah yang akan kamu pelajari bersama dalam bab ke lima. Pada bab ini akan dibahas tiga hal yaitu: A. Yesus Mengutus Roh Kudus. B. Roh Kudus Memberi Daya Kekuatan. C. Mengikuti Bimbingan Roh Kudus. A. Yesus Mengutus Roh Kudus. Sesudah kebangkitan-Nya dari alam maut, Yesus Kristus naik ke surga. Kenaikan Yesus inilah yang dimaksudkan-Nya ketika Ia mengatakan \u201c... Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu\u201d (Yohanes 16:7) Ia pergi kepada Bapa dan akan mengutus Roh Kudus, Roh Kebenaran. Ia pergi kepada Bapa karena Ia adalah Anak Allah dan Utusan-Nya. Roh Kudus atau Roh Kebenaran diutus untuk mengingatkan murid-murid-Nya akan perkataan-perkataan yang pernah diucapkan Yesus semasa tinggal bersama-sama dengan para murid. Apa yang pernah dijanjikan oleh Yesus tersebut sungguh-sungguh terpenuhi, bahwa Roh Kudus akan datang, yakni pada hari Pentakosta. Roh Kudus turun atas para rasul dalam bentuk lidah-lidah api dan tiupan angin yang sangat kencang memenuhi seluruh ruangan di mana mereka berkumpul. Para murid percaya bahwa Roh Kudus adalah Roh Yesus sendiri yang pernah dijanjikan-Nya kepada mereka. 1. Roh Kudus yang Berkarya dalam Hidup Kita. Saksi. Pada suatu malam terdengar teriakan seorang wanita meminta pertolongan. Tetangga segera menyalakan lampu depan rumah mereka dan dari jendela rumah bertingkat itu mereka melihat seorang wanita sedang ditikam berulang kali oleh seorang pria. Terkejut karena lampu, pria itu melarikan diri. Setelah tenang kembali, lampu-lampu tetangga dimatikan. Tetapi tidak lama kemudian rintihan meminta tolong kedengaran lagi. Lampu-lampu kemudian menyala lagi dan terlihat seorang pria itu berulangkali menikam wanita itu sampai mati lalu ditinggalkan. Keesokan harinya polisi datang memeriksa peristiwa pembunuhan itu. Ternyata ada 39 orang yang menyaksikan drama pembunuhan itu. Semua memiliki telepon di kamarnya. Tapi tidak ada satu pun dari mereka yang memberi pertolongan ataupun mengangkat telepon untuk menelpon polisi supaya datang menolong wanita itu. Mengapa? Mereka semua takut menjadi saksi atas peristiwa itu! (Rm. Yosef Lalu. Homili Tahun C. hal.117) 2. Kisah Turunnya Roh Kudus atas Para Rasul. Roh Kudus adalah Roh Allah yang dijanjikan Yesus kepada para rasul sebelum Ia naik ke surga. Pada saat itu Yesus menjanjikan Roh yang akan membantu para Rasul dalam melanjutkan karya dan pewartaan Yesus tentang kabar suka cita Kerajaan Allah. Bacaan : Yohanes 16 : 8- 15. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.\u201d 2. Bahan diskusi kelompok a. Apa janji Yesus kepada para Rasul? b. Disebut dengan apakah Roh Kudus yang dijanjikan oleh Yesus itu? Menurutmu, mengapa disebut demikian? c. Apa harapan Yesus tentang kehidupan rasul-rasul bila Roh Kudus ada dalam diri mereka? Kisah Para Rasul\u00a0 -\u00a0 2: 1-13. Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: \u201cBukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita:\u00a0 kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatanperbuatan besar yang dilakukan Allah.\u201d Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: \u201cApakah artinya ini?\u201d\u00a0 Tetapi orang lain menyindir: \u201cMereka sedang mabuk oleh anggur manis.\u201d Setelah Yesus di salibkan, wafat, dan dimakamkan, para rasul mengalami kesedihan dan\u00a0ketakutan yang luar biasa. Mereka sedih karena merasa ditinggalkan oleh Gurunya. Mereka takut untuk memberi kesaksian tentang Yesus. Mereka senantiasa menantikan terpenuhinya janji Yesus untuk mengutus Roh Penghibur yaitu Roh Kebenaran. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran yang mengajarkan tentang kebenaran Kebenaran Allah, yaitu mewartakan tentang Yesus Kristus sendiri dan karya Penyelamatan-Nya. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran yang menuntun Gereja kepada kekudusan. Dengan hidup mengikuti tuntunan dan bimbingan Roh Kudus maka setiap orang akan\u00a0 memperoleh keselamatan. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran yang menggerakkan, mendorong, menguatkan dan memberikan semangat kepada Gereja untuk berkarya dan mewartakan Kerajaan Allah. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran, karena Ia akan selalu membimbing dan memimpin kita menuju kepada seluruh Kebenaran Allah. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran karena apa yang dikatakan, apa yang didengar dan apa yang diberitakan berasal dari Allah. Kerinduan Para Rasul itu akhirnya terjawab, ketika tiba-tiba terjadi tiupan angin\u00a0 yang keras memenuhi seluruh rumah dan lidah-lidah api bertebaran hinggap pada mereka masing-masing, lalu mereka dipenuhi Roh Kudus (lih. Kisah. para rasul 2: 1-11.). Ini membuktikan bahwa Yesus tidak pernah meninggalkan mereka, melainkan akan menyertai senantiasa hingga akhir zaman. Dalam keheningan ini cobalah kalian merefleksikan kembali apa saja yang telah kita pelajari bersama pada hari ini. Kita telah mengetahui bersama bahwa Roh Kudus adalah Roh Allah sendiri yang senantiasa mendampingi kita. - Sadarkah kalian bahwa dalam kehidupan kalian senantiasa dibimbing oleh Roh Kudus? - Pekakah kalian akan bimbingan Roh Kudus? - Percayakah kalian bahwa dalam setiap kesulitan yang kita hadapi, Roh Kudus selalu mendampingi? B. Roh Kudus Memberi Daya Kekuatan. Pentakosta adalah peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul. Melalui peristiwa Pentakosta, Gereja purba ingin mengungkapkan kepercayaannya, bahwa Roh Kudus datang dari Allah dan menggerakkan para rasul seperti angin yang kencang. Roh Kudus melepaskan lidah para rasul untuk mewartakan bahwa Yesus adalah Tuhan. Roh Kuduslah yang mengobarkan semangat para rasul sehingga mereka berani untuk mewartakan dengan semangat yang berapi-api, seperti nyala api. Roh Kuduslah yang mempersatukan umat dari berbagai bangsa. Kabar gembira ditujukan kepada semua bangsa, hal tersebut dilambangkan dengan peristiwa dimana para rasul berbicara dengan menggunakan bahasa dari semua orang yang datang dari berbagai bangsa. Peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul pada hari Pentakosta mengawali babak baru bagi kehidupan umat beriman yang percaya akan Yesus Kristus yang bangkit. Pengaruh Roh Kudus begitu besar bagi perkembangan dan cara hidup jemaat beriman. Dalam Kisah tersebut juga digambarkan tentang cara hidup jemaat perdana. Roh Kudus juga mendampingi Gereja, sehingga Gereja sebagai persekutuan tetap hidup dan berkarya. Karya Gereja dapat dirasakan oleh jemaat hingga saat ini, misalnya pelayanan pendidikan melalui sekolah-sekolah, karya pewartaan melalui pengajaran-pengajaran (khotbah), karya liturgia seperti Perayaan Ekaristi dan ibadat, karya dan sebagainya. 1. Menggali Pemahaman tentang Karunia Roh Kudus. Doa Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus (St. Bonaventura). Kami mohon kepada Allah Bapa yang penuh belas kasih melalui Engkau, Putera Tunggal-Nya yang menjadi manusia demi keselamatan kami, yang disalibkan dan dimuliakan demi kami, agar mengirimkan kepada kami dari perbendaharaan harta karun surgawi ketujuh karunia Roh Kudus, yang menaungi Engkau dalam segala kepenuhan-Nya: Karunia kebijaksanaan, guna memampukan kami menikmati buah dari pohon kehidupan, yang adalah sungguh Engkau sendiri; Karunia pengertian, guna mencerahkan akal budi kami; Karunia nasihat, guna memampukan kami mengikuti jejak langkah-Mu; Karunia keperkasaan, guna menghadapi serangan gencar musuh kami; Karunia pengenalan, guna membedakan yang baik dari yang jahat oleh terang pengajaran yang kudus; Karunia kesalehan, guna menyelubungi kami dengan kemurahan dan belas kasihan; Karunia takut akan Allah, guna menjauhkan kami dari segala yang jahat dan tinggal damai dalam keterpesonaan akan kemuliaan-Mu yang abadi. Itulah ya Tuhan permohonan kami. Sudilah Engkau mengabulkannya demi kehormatan Nama-Mu yang kudus, bersama Bapa dan Roh Kudus, segala sembah sujud dan kemuliaan, puji-pujian, keagungan dan kuasa untuk selama-lamanya. Amin. 2. Memahami Daya Karya Roh Kudus pada Para Rasul dan Gereja. Ketika Roh Kudus turun atas para rasul dan mereka menjadi berani untuk menjadi saksi akan Yesus Kristus yang telah wafat dan bangkit adalah Tuhan, ada sebagian orang yang mengganggap para Rasul sedang mabuk. Karya Roh Kudus menjadikan mereka berani untuk mewartakan kebenaran. Petrus menjelaskan kepada mereka bahwa mereka tidak mabuk, tetapi mewartakan kebenaran. Bacalah dengan saksama teks bacaan Kitab Suci berikut ini! Kisah para rasul\u00a0 2:14-43. 14) Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: \u201cHai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini. 15) Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan, 16) tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi Yo\u00ebl: 17) Akan terjadi pada hari-hari terakhir -- demikianlah firman Allah -- bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatanpenglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. 18) Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat. 19) Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap. 20) Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu. 21) Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. 22) Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu. 23 Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka. 24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut, karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu. 25 Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan, karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. 26 Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram, 27 sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan. 28 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu. 29 Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada kita sampai hari ini. 30 Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan Daud sendiri di atas takhtanya. 31 Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan. 32 Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah saksi. 33 Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini. 34 Sebab bukan Daud yang naik ke sorga, malahan Daud sendiri berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: 35 Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu. 36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus.\u201d 37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: \u201cApakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?\u201d 38 Jawab Petrus kepada mereka: \u201cBertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. 39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.\u201d 40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: \u201cBerilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini.\u201d 41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa. 42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. 43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mukjizat dan tanda. Berkat Roh Kudus, para rasul yang awalnya merasa takut dan tidak berani lagi untuk menampakkan diri di hadapan orang banyak, apalagi untuk mewartakan Yesus adalah Tuhan, kini mereka menjadi tidak takut lagi, menjadi berani untuk menunjukkan diri di hadapan orang banyak, bahkan berani mewartakan bahwa Yesus adalah Tuhan. Sampai sekarang pun Roh Kudus tetap mendampingi Gereja yang masih terus menghadapi\u00a0 tantangan. Roh Kudus senantiasa menjiwai setiap anggota Gereja, sehingga mereka memiliki semangat untuk berperan aktif dalam kehidupan beriman. Saling memperhatikan, saling berbagi, saling menguatkan. Roh Kudus juga mendampingi Gereja, sehingga Gereja sebagai persekutuan tetap hidup dan berkarya. Karya Gereja dapat dirasakan oleh jemaat hingga saat ini, misalnya pelayanan pendidikan melalui sekolah-sekolah, karya pewartaan melalui pengajaran-pengajaran (khotbah), karya liturgia seperti perayaan Ekaristi dan ibadat, karya dan sebagainya. Doa Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus (St. Bonaventura). Kami mohon kepada Allah Bapa yang penuh belas kasih melalui Engkau, Putera Tunggal-Nya yang menjadi manusia demi keselamatan kami, yang disalibkan dan dimuliakan demi kami, agar mengirimkan kepada kami dari perbendaharaan harta karun surgawi ketujuh karunia Roh Kudus, yang menaungi Engkau dalam segala kepenuhan-Nya: Karunia kebijaksanaan, guna memampukan kami menikmati buah dari pohon kehidupan, yang adalah sungguh Engkau sendiri; Karunia pengertian, guna mencerahkan akal budi kami; Karunia nasihat, guna memampukan kami mengikuti jejak langkah-Mu; Karunia keperkasaan, guna menghadapi serangan gencar musuh kami; Karunia pengenalan, guna membedakan yang baik dari yang jahat oleh terang pengajaran yang kudus; Karunia kesalehan, guna menyelubungi kami dengan kemurahan dan belas kasihan; Karunia takut akan Allah, guna menjauhkan kami dari segala yang jahat dan tinggal damai dalam keterpesonaan akan kemuliaan-Mu yang abadi. Itulah ya Tuhan permohonan kami. Sudilah Engkau mengabulkannya demi kehormatan Nama-Mu yang kudus, bersama Bapa dan Roh Kudus, segala sembah sujud dan kemuliaan, puji-pujian, keagungan dan kuasa untuk selama-lamanya. Amin. C. Mengikuti Bimbingan Roh Kudus. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dipenuhi oleh berbagai macam tantangan dan godaan. Banyak manusia yang mudah tergoyahkan imannya karena berbagai macam godaan yang menggiurkan itu. Dengan mengetahui beberapa godaan tersebut, kita berharap bisa lebih hati-hati guna melangkah. Mengutamakan untuk mendengar dan melakukan bimbingan Roh Kudus yang menggema dalam hati kita merupakan langkah yang baik. Namun demikian, kita juga perlu waspada dalam mendengarkan inspirasi\/ bisikan dari dalam hati kita. Jangan sampai kita justru lebih mendengar bisikan yang berasal dari si jahat dibandingkan bisikan dari Roh Kudus. 2. Menggali Pengalaman Tokoh dalam Kitab Suci yang Menerima Bimbingan Roh Kudus. Tokoh-tokoh dalam Kitab Suci baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, menunjukkan bagaimana mereka menerima bimbingan Roh Allah. Mereka dengan kepekaan masing-masing menerima dan menanggapi bimbingan Roh Allah. 1. Bacalah teks Kitab Suci berikut ini! Keluaran 13:17-22 17 Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak menuntun mereka melalui jalan ke negeri orang Filistin, walaupun jalan ini yang paling dekat; sebab firman Allah: \u201cJangan-jangan bangsa itu menyesal, apabila mereka menghadapi peperangan, sehingga mereka kembali ke Mesir.\u201d 18 Tetapi Allah menuntun bangsa itu berputar melalui jalan di padang gurun menuju ke Laut Teberau. Dengan siap sedia berperang berjalanlah orang Israel dari tanah Mesir. 19 Musa membawa tulang-tulang Yusuf, sebab tadinya Yusuf telah menyuruh anakanak Israel bersumpah dengan sungguh-sungguh: \u201cAllah tentu akan mengindahkan kamu, maka kamu harus membawa tulang-tulangku dari sini.\u201d 20 Demikianlah mereka berangkat dari Sukot dan berkemah di Etam, di tepi padang gurun. 21 TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk menuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam. 22 Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di depan bangsa itu. Markus 1:1-13 1 Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah. 2 Seperti ada tertulis dalam kitab Nabi Yesaya: \u201cLihatlah, Aku menyuruh utusan- Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; 3 ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya\u201d, 4 demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: \u201cBertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu.\u201d 5 Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan. 6 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. 7 Inilah yang diberitakannya: \u201cSesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. 8 Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.\u201d 9 Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. 10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya. 11 Lalu terdengarlah suara dari sorga: \u201cEngkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada- Mulah Aku berkenan.\u201d 12 Segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun. 13 Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis. Ia berada di sana di antara binatang-binatang liar dan malaikat-malaikat melayani Dia. Yesus pun dalam karya-Nya dibimbing oleh Roh Kudus. Terungkap dalam Markus 1:12 dikatakan \u201csegera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun.\u201d Kalimat ini menunjukkan bahwa Yesus juga dibimbing oleh Roh Kudus. Zaman sekarang ini, Roh Kudus membimbing kita melalui berbagai cara antara lain: a) Melalui sabda-Nya dalam Kitab Suci. Kitab Suci adalah sumber bimbingan yang pertama dan utama dalam hidup kita sebagai umat beriman. Dengan sabda- Nya yang kita baca dalam Kitab Suci, Allah mengajar, menerangi, menyatakan kehendak-Nya, menegur dan juga menguatkan kita. b) Melalui Gereja-Nya. Mengikuti ajaran Gereja, berarti kita mengikuti bimbingan Roh Kudus, sebab Gereja dalam pimpinan Paus dan para Uskup telah menerima Roh Kudus secara istimewa dari Kristus sendiri. c) Melalui bimbingan khusus. Allah selalu membimbing umat-Nya, tidak hanya secara kolektif atau massal, melainkan juga secara pribadi. Bimbingan secara khusus\/pribadi ini dapat berupa inspirasi\/ilham, dorongan Roh untuk melakukan hal yang baik, ataupun dapat berupa tandatanda. d) Bimbingan khusus lewat orang lain. Kita dapat menerima bimbingan Roh Kudus yang berkarya melalui orang lain dengan cara belajar, dan meminta pendapat dari orang lain yang berpengatahuan dan berpengalaman serta meminta nasihat-nasihatnya. Beberapa hal yang dikembangkan agar kita dapat\u00a0 tumbuh dalam karunia ini antara lain: a) Menjalani\u00a0 kehidupan doa yang baik dan mendalam, b) Memiliki sikap kesungguhan hati dalam mencari kehendak Allah, c) percaya penuh kepada Tuhan bahwa Ia akan membimbing kita dalam membedakan Roh, d) Senantiasa menjalin dan mencari kehendak Allah melalui firman-Nya dalam Kitab Suci, Menjadikan firman Tuhan sebagai pegangan yang pertama dan utama, e) Meminta bimbingan rohani kepada mereka yang sudah lebih lama terlibat dalam kehidupan rohani.\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">SMP8 Agama Katolik : Bab V Peran Roh Kudus bagi Murid Yesus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah peristiwa kebangkitan Yesus pada hari Minggu Paskah, Yesus pun berkali-kali menampakkan diri-Nya kepada para murid-Nya. Setelah 40 hari, Yesus tidak lagi menampakkan diri-Nya karena Ia telah naik ke surga, pulang ke rumah Bapa. Namun demikian Yesus tidak meninggalkan para murid-Nya seperti yatim piatu tanpa pertolongan. Mereka disuruh tinggal di Yerusalem sambil menunggu kedatangan Sang Penolong, yang dahulu pernah dijanjikan oleh Yesus: \u201c Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu, yaitu Roh Kebenaran\u201d (Yohanes bab 14 : 16- 17). Kata Yesus, Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi\u201d<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">(Lukas 24: 29). Janji Yesus tersebut terpenuhi pada hari Pentakosta, yakni peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul (Kisah Para Rasul 2: 1- 13). Apa daya dan karya Roh Kudus pada Para Rasul? Apa pengaruh Roh Kudus bagi Gereja sekarang ini? Bagaimana kita dapat mengikuti bimbingan Roh Kudus? Inilah<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">yang akan kamu pelajari bersama dalam bab ke lima.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pada bab ini akan dibahas tiga hal yaitu:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">A. Yesus Mengutus Roh Kudus.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">B. Roh Kudus Memberi Daya Kekuatan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">C. Mengikuti Bimbingan Roh Kudus.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<hr \/>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>A. Yesus Mengutus Roh Kudus.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sesudah kebangkitan-Nya dari alam maut, Yesus Kristus naik ke surga. Kenaikan Yesus inilah yang dimaksudkan-Nya ketika Ia mengatakan \u201c&#8230; Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu\u201d (Yohanes 16:7) Ia pergi kepada Bapa dan akan mengutus Roh Kudus, Roh Kebenaran. Ia pergi kepada Bapa karena Ia adalah Anak Allah dan Utusan-Nya. Roh Kudus atau Roh Kebenaran diutus untuk mengingatkan murid-murid-Nya akan perkataan-perkataan yang pernah diucapkan Yesus semasa tinggal bersama-sama dengan para murid. Apa yang pernah dijanjikan oleh Yesus tersebut sungguh-sungguh terpenuhi, bahwa Roh Kudus akan datang, yakni pada hari Pentakosta. Roh Kudus turun atas para rasul dalam bentuk lidah-lidah api dan tiupan angin yang sangat kencang memenuhi seluruh ruangan di mana mereka berkumpul. Para murid percaya bahwa Roh Kudus adalah Roh Yesus sendiri yang pernah dijanjikan-Nya kepada mereka.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Roh Kudus yang Berkarya dalam Hidup Kita.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"color: #000000;\">Saksi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Pada suatu malam terdengar teriakan seorang wanita meminta pertolongan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Tetangga segera menyalakan lampu depan rumah mereka dan dari jendela rumah<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">bertingkat itu mereka melihat seorang wanita sedang ditikam berulang kali oleh<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">seorang pria. Terkejut karena lampu, pria itu melarikan diri. Setelah tenang kembali,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">lampu-lampu tetangga dimatikan. Tetapi tidak lama kemudian rintihan meminta<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">tolong kedengaran lagi. Lampu-lampu kemudian menyala lagi dan terlihat seorang<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">pria itu berulangkali menikam wanita itu sampai mati lalu ditinggalkan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Keesokan harinya polisi datang memeriksa peristiwa pembunuhan itu. Ternyata<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">ada 39 orang yang menyaksikan drama pembunuhan itu. Semua memiliki telepon<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">di kamarnya. Tapi tidak ada satu pun dari mereka yang memberi pertolongan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">ataupun mengangkat telepon untuk menelpon polisi supaya datang menolong<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">wanita itu. Mengapa? Mereka semua takut menjadi saksi atas peristiwa itu!<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">(Rm. Yosef Lalu. Homili Tahun C. hal.117)<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Kisah Turunnya Roh Kudus atas Para Rasul.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Roh Kudus adalah Roh Allah yang dijanjikan Yesus kepada para rasul sebelum Ia naik ke surga. Pada saat itu Yesus menjanjikan Roh yang akan membantu para Rasul dalam melanjutkan karya dan pewartaan Yesus tentang kabar suka cita Kerajaan Allah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bacaan : Yohanes 16 : 8- 15.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Bahan diskusi kelompok<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">a. Apa janji Yesus kepada para Rasul?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">b. Disebut dengan apakah Roh Kudus yang dijanjikan oleh Yesus itu? Menurutmu, mengapa disebut demikian?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">c. Apa harapan Yesus tentang kehidupan rasul-rasul bila Roh Kudus ada dalam diri mereka?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kisah Para Rasul\u00a0 &#8211;\u00a0 2: 1-13.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: \u201cBukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita:\u00a0 kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatanperbuatan besar yang dilakukan Allah.\u201d<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Mereka semuanya tercengang-cengang dan sangat termangu-mangu sambil berkata seorang kepada yang lain: \u201cApakah artinya ini?\u201d\u00a0 Tetapi orang lain menyindir: \u201cMereka sedang mabuk oleh anggur manis.\u201d<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah Yesus di salibkan, wafat, dan dimakamkan, para rasul mengalami kesedihan dan\u00a0ketakutan yang luar biasa. Mereka sedih karena merasa ditinggalkan oleh Gurunya. Mereka takut untuk memberi kesaksian tentang Yesus. Mereka senantiasa menantikan terpenuhinya janji Yesus untuk mengutus Roh Penghibur yaitu Roh Kebenaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Roh Kudus adalah Roh Kebenaran yang mengajarkan tentang kebenaran Kebenaran Allah, yaitu mewartakan tentang Yesus Kristus sendiri dan karya Penyelamatan-Nya. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran yang menuntun Gereja kepada kekudusan. Dengan hidup mengikuti tuntunan dan bimbingan Roh Kudus maka setiap orang akan\u00a0 memperoleh keselamatan. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran yang menggerakkan, mendorong, menguatkan dan memberikan semangat kepada Gereja untuk berkarya dan mewartakan Kerajaan Allah. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran, karena Ia akan selalu membimbing dan memimpin kita menuju kepada seluruh Kebenaran Allah. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran karena apa yang dikatakan, apa yang didengar dan apa yang diberitakan berasal dari Allah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kerinduan Para Rasul itu akhirnya terjawab, ketika tiba-tiba terjadi tiupan angin\u00a0 yang keras memenuhi seluruh rumah dan lidah-lidah api bertebaran hinggap pada mereka masing-masing, lalu mereka dipenuhi Roh Kudus (lih. Kisah. para rasul 2: 1-11.). Ini membuktikan bahwa Yesus tidak pernah meninggalkan mereka, melainkan akan menyertai senantiasa hingga akhir zaman.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam keheningan ini cobalah kalian merefleksikan kembali apa saja yang telah kita pelajari bersama pada hari ini. Kita telah mengetahui bersama bahwa Roh Kudus adalah Roh Allah sendiri yang senantiasa mendampingi kita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">&#8211; Sadarkah kalian bahwa dalam kehidupan kalian senantiasa dibimbing oleh Roh Kudus?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Pekakah kalian akan bimbingan Roh Kudus?<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">&#8211; Percayakah kalian bahwa dalam setiap kesulitan yang kita hadapi, Roh Kudus selalu mendampingi?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<hr \/>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>B. Roh Kudus Memberi Daya Kekuatan.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pentakosta adalah peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul. Melalui peristiwa Pentakosta, Gereja purba ingin mengungkapkan kepercayaannya, bahwa Roh Kudus datang dari Allah dan menggerakkan para rasul seperti angin yang kencang. Roh Kudus melepaskan lidah para rasul untuk mewartakan bahwa Yesus adalah Tuhan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Roh Kuduslah yang mengobarkan semangat para rasul sehingga mereka berani untuk mewartakan dengan semangat yang berapi-api, seperti nyala api. Roh Kuduslah yang mempersatukan umat dari berbagai bangsa. Kabar gembira ditujukan kepada semua bangsa, hal tersebut dilambangkan dengan peristiwa dimana para rasul berbicara dengan menggunakan bahasa dari semua orang yang datang dari berbagai bangsa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Peristiwa turunnya Roh Kudus atas para rasul pada hari Pentakosta mengawali babak baru bagi kehidupan umat beriman yang percaya akan Yesus Kristus yang bangkit. Pengaruh Roh Kudus begitu besar bagi perkembangan dan cara hidup jemaat beriman. Dalam Kisah tersebut juga digambarkan tentang cara hidup jemaat perdana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Roh Kudus juga mendampingi Gereja, sehingga Gereja sebagai persekutuan tetap hidup dan berkarya. Karya Gereja dapat dirasakan oleh jemaat hingga saat ini, misalnya pelayanan pendidikan melalui sekolah-sekolah, karya pewartaan melalui pengajaran-pengajaran (khotbah), karya liturgia seperti Perayaan Ekaristi dan ibadat, karya dan sebagainya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Menggali Pemahaman tentang Karunia Roh Kudus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Doa Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus (St. Bonaventura).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kami mohon kepada Allah Bapa yang penuh belas kasih melalui Engkau, Putera Tunggal-Nya yang menjadi manusia demi keselamatan kami, yang disalibkan dan dimuliakan demi kami, agar mengirimkan kepada kami dari perbendaharaan harta karun surgawi ketujuh karunia Roh Kudus, yang menaungi Engkau dalam segala kepenuhan-Nya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia kebijaksanaan, guna memampukan kami menikmati buah dari pohon kehidupan, yang adalah sungguh Engkau sendiri;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia pengertian, guna mencerahkan akal budi kami;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia nasihat, guna memampukan kami mengikuti jejak langkah-Mu;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia keperkasaan, guna menghadapi serangan gencar musuh kami;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia pengenalan, guna membedakan yang baik dari yang jahat oleh terang pengajaran yang kudus;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia kesalehan, guna menyelubungi kami dengan kemurahan dan belas kasihan;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia takut akan Allah, guna menjauhkan kami dari segala yang jahat dan tinggal damai dalam keterpesonaan akan kemuliaan-Mu yang abadi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Itulah ya Tuhan permohonan kami. Sudilah Engkau mengabulkannya demi kehormatan Nama-Mu yang kudus, bersama Bapa dan Roh Kudus, segala sembah sujud dan kemuliaan, puji-pujian, keagungan dan kuasa untuk selama-lamanya. Amin.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Memahami Daya Karya Roh Kudus pada Para Rasul dan Gereja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketika Roh Kudus turun atas para rasul dan mereka menjadi berani untuk menjadi saksi akan Yesus Kristus yang telah wafat dan bangkit adalah Tuhan, ada sebagian orang yang mengganggap para Rasul sedang mabuk. Karya Roh Kudus menjadikan mereka berani untuk mewartakan kebenaran. Petrus menjelaskan kepada mereka bahwa mereka tidak mabuk, tetapi mewartakan kebenaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bacalah dengan saksama teks bacaan Kitab Suci berikut ini! Kisah para rasul\u00a0 2:14-43.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">14) Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: \u201cHai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">15) Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">16) tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi Yo\u00ebl:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">17) Akan terjadi pada hari-hari terakhir &#8212; demikianlah firman Allah &#8212; bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatanpenglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">18) Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">19) Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan gumpalan-gumpalan asap.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">20) Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">21) Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">22) Hai orang-orang Israel, dengarlah perkataan ini: Yang aku maksudkan, ialah Yesus dari Nazaret, seorang yang telah ditentukan Allah dan yang dinyatakan kepadamu dengan kekuatan-kekuatan dan mujizat-mujizat dan tanda-tanda yang dilakukan oleh Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu, seperti yang kamu tahu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">23 Dia yang diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">salibkan dan kamu bunuh oleh tangan bangsa-bangsa durhaka.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">24 Tetapi Allah membangkitkan Dia dengan melepaskan Dia dari sengsara maut,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">karena tidak mungkin Ia tetap berada dalam kuasa maut itu.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">25 Sebab Daud berkata tentang Dia: Aku senantiasa memandang kepada Tuhan,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">26 Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">diam dengan tenteram,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">27 sebab Engkau tidak menyerahkan aku kepada dunia orang mati, dan tidak<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">membiarkan Orang Kudus-Mu melihat kebinasaan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">28 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">aku dengan sukacita di hadapan-Mu.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">29 Saudara-saudara, aku boleh berkata-kata dengan terus terang kepadamu tentang<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikubur, dan kuburannya masih ada pada<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">kita sampai hari ini.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">30 Tetapi ia adalah seorang nabi dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">dengan mengangkat sumpah, bahwa Ia akan mendudukkan seorang dari keturunan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Daud sendiri di atas takhtanya.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">31 Karena itu ia telah melihat ke depan dan telah berbicara tentang kebangkitan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">mati, dan bahwa daging-Nya tidak mengalami kebinasaan.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">32 Yesus inilah yang dibangkitkan Allah, dan tentang hal itu kami semua adalah<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">saksi.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">33 Dan sesudah Ia ditinggikan oleh tangan kanan Allah dan menerima Roh Kudus<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan dengar di sini.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">34 Sebab bukan Daud yang naik ke sorga, malahan Daud sendiri berkata: Tuhan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">telah berfirman kepada Tuanku:<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">35 Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">tumpuan kaki-Mu.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus.\u201d<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: \u201cApakah yang harus kami perbuat,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">saudara-saudara?\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">38 Jawab Petrus kepada mereka: \u201cBertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu,<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.\u201d<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: \u201cBerilah<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini.\u201d<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">43 Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">mukjizat dan tanda.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Berkat Roh Kudus, para rasul yang awalnya merasa takut dan tidak berani lagi untuk menampakkan diri di hadapan orang banyak, apalagi untuk mewartakan Yesus adalah Tuhan, kini mereka menjadi tidak takut lagi, menjadi berani untuk menunjukkan diri di hadapan orang banyak, bahkan berani mewartakan bahwa Yesus adalah Tuhan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Sampai sekarang pun Roh Kudus tetap mendampingi Gereja yang masih terus menghadapi\u00a0 tantangan. Roh Kudus senantiasa menjiwai setiap anggota Gereja, sehingga mereka memiliki semangat untuk berperan aktif dalam kehidupan beriman. Saling memperhatikan, saling berbagi, saling menguatkan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Roh Kudus juga mendampingi Gereja, sehingga Gereja sebagai persekutuan tetap hidup dan berkarya. Karya Gereja dapat dirasakan oleh jemaat hingga saat ini, misalnya pelayanan pendidikan melalui sekolah-sekolah, karya pewartaan melalui pengajaran-pengajaran (khotbah), karya liturgia seperti perayaan Ekaristi dan ibadat, karya dan sebagainya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Doa Mohon Tujuh Karunia Roh Kudus (St. Bonaventura).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kami mohon kepada Allah Bapa yang penuh belas kasih melalui Engkau, Putera<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">Tunggal-Nya yang menjadi manusia demi keselamatan kami, yang disalibkan dan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">dimuliakan demi kami, agar mengirimkan kepada kami dari perbendaharaan<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">harta karun surgawi ketujuh karunia Roh Kudus, yang menaungi Engkau dalam<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">segala kepenuhan-Nya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia kebijaksanaan, guna memampukan kami menikmati buah dari pohon<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">kehidupan, yang adalah sungguh Engkau sendiri;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia pengertian, guna mencerahkan akal budi kami;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia nasihat, guna memampukan kami mengikuti jejak langkah-Mu;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia keperkasaan, guna menghadapi serangan gencar musuh kami;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia pengenalan, guna membedakan yang baik dari yang jahat oleh<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">terang pengajaran yang kudus;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia kesalehan, guna menyelubungi kami dengan kemurahan dan belas<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">kasihan;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">Karunia takut akan Allah, guna menjauhkan kami dari segala yang jahat<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\">dan tinggal damai dalam keterpesonaan akan kemuliaan-Mu yang abadi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Itulah ya Tuhan permohonan kami. Sudilah Engkau mengabulkannya demi kehormatan Nama-Mu yang kudus, bersama Bapa dan Roh Kudus, segala sembah sujud dan kemuliaan, puji-pujian, keagungan dan kuasa untuk selama-lamanya. Amin.<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>C. Mengikuti Bimbingan Roh Kudus.<\/p>\n<p>Dalam kehidupan sehari-hari, kita dipenuhi oleh berbagai macam tantangan dan<br \/>\ngodaan. Banyak manusia yang mudah tergoyahkan imannya karena berbagai macam<br \/>\ngodaan yang menggiurkan itu.<\/p>\n<p>Dengan mengetahui beberapa godaan tersebut, kita berharap bisa lebih hati-hati<br \/>\nguna melangkah. Mengutamakan untuk mendengar dan melakukan bimbingan<br \/>\nRoh Kudus yang menggema dalam hati kita merupakan langkah yang baik. Namun<br \/>\ndemikian, kita juga perlu waspada dalam mendengarkan inspirasi\/ bisikan dari dalam<br \/>\nhati kita. Jangan sampai kita justru lebih mendengar bisikan yang berasal dari si jahat<br \/>\ndibandingkan bisikan dari Roh Kudus.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>2. Menggali Pengalaman Tokoh dalam Kitab Suci yang Menerima Bimbingan Roh Kudus.<\/p>\n<p>Tokoh-tokoh dalam Kitab Suci baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru,<br \/>\nmenunjukkan bagaimana mereka menerima bimbingan Roh Allah. Mereka dengan<br \/>\nkepekaan masing-masing menerima dan menanggapi bimbingan Roh Allah.<br \/>\n1. Bacalah teks Kitab Suci berikut ini!<br \/>\nKeluaran 13:17-22<br \/>\n17 Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak menuntun mereka<br \/>\nmelalui jalan ke negeri orang Filistin, walaupun jalan ini yang paling dekat; sebab<br \/>\nfirman Allah: \u201cJangan-jangan bangsa itu menyesal, apabila mereka menghadapi<br \/>\npeperangan, sehingga mereka kembali ke Mesir.\u201d<br \/>\n18 Tetapi Allah menuntun bangsa itu berputar melalui jalan di padang gurun<br \/>\nmenuju ke Laut Teberau. Dengan siap sedia berperang berjalanlah orang Israel dari<br \/>\ntanah Mesir.<br \/>\n19 Musa membawa tulang-tulang Yusuf, sebab tadinya Yusuf telah menyuruh anakanak<br \/>\nIsrael bersumpah dengan sungguh-sungguh: \u201cAllah tentu akan mengindahkan<br \/>\nkamu, maka kamu harus membawa tulang-tulangku dari sini.\u201d<br \/>\n20 Demikianlah mereka berangkat dari Sukot dan berkemah di Etam, di tepi<br \/>\npadang gurun.<br \/>\n21 TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang awan untuk<br \/>\nmenuntun mereka di jalan, dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi<br \/>\nmereka, sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam.<br \/>\n22 Dengan tidak beralih tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada<br \/>\nwaktu malam di depan bangsa itu.<\/p>\n<p>Markus 1:1-13<br \/>\n1 Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah.<br \/>\n2 Seperti ada tertulis dalam kitab Nabi Yesaya: \u201cLihatlah, Aku menyuruh utusan-<br \/>\nKu mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu;<br \/>\n3 ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk<br \/>\nTuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya\u201d,<br \/>\n4 demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan:<br \/>\n\u201cBertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu.\u201d<br \/>\n5 Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua<br \/>\npenduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan.<br \/>\n6 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya<br \/>\nbelalang dan madu hutan.<br \/>\n7 Inilah yang diberitakannya: \u201cSesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa<br \/>\ndari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.<br \/>\n8 Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh<br \/>\nKudus.\u201d<br \/>\n9 Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di<br \/>\nsungai Yordan oleh Yohanes.<br \/>\n10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung<br \/>\nmerpati turun ke atas-Nya.<br \/>\n11 Lalu terdengarlah suara dari sorga: \u201cEngkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-<br \/>\nMulah Aku berkenan.\u201d<br \/>\n12 Segera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun.<br \/>\n13 Di padang gurun itu Ia tinggal empat puluh hari lamanya, dicobai oleh Iblis. Ia<br \/>\nberada di sana di antara binatang-binatang liar dan malaikat-malaikat melayani Dia.<br \/>\nYesus pun dalam karya-Nya dibimbing oleh Roh Kudus. Terungkap dalam Markus<br \/>\n1:12 dikatakan \u201csegera sesudah itu Roh memimpin Dia ke padang gurun.\u201d Kalimat ini<br \/>\nmenunjukkan bahwa Yesus juga dibimbing oleh Roh Kudus.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Zaman sekarang ini, Roh Kudus membimbing kita melalui berbagai cara antara<br \/>\nlain:<\/p>\n<p>a) Melalui sabda-Nya dalam Kitab Suci. Kitab Suci adalah sumber bimbingan<br \/>\nyang pertama dan utama dalam hidup kita sebagai umat beriman. Dengan sabda-<br \/>\nNya yang kita baca dalam Kitab Suci, Allah mengajar, menerangi, menyatakan kehendak-Nya, menegur dan juga menguatkan kita.<\/p>\n<p>b) Melalui Gereja-Nya.<br \/>\nMengikuti ajaran Gereja, berarti kita mengikuti bimbingan Roh Kudus, sebab<br \/>\nGereja dalam pimpinan Paus dan para Uskup telah menerima Roh Kudus<br \/>\nsecara istimewa dari Kristus sendiri.<\/p>\n<p>c) Melalui bimbingan khusus. Allah selalu<br \/>\nmembimbing umat-Nya, tidak hanya secara kolektif atau massal, melainkan juga<br \/>\nsecara pribadi. Bimbingan secara khusus\/pribadi ini dapat berupa inspirasi\/ilham,<br \/>\ndorongan Roh untuk melakukan hal yang baik, ataupun dapat berupa tandatanda.<\/p>\n<p>d) Bimbingan khusus lewat orang lain. Kita dapat menerima bimbingan<br \/>\nRoh Kudus yang berkarya melalui orang lain dengan cara belajar, dan meminta<br \/>\npendapat dari orang lain yang berpengatahuan dan berpengalaman serta meminta<br \/>\nnasihat-nasihatnya.<\/p>\n<p>Beberapa hal yang dikembangkan agar kita dapat\u00a0 tumbuh dalam karunia ini antara lain:<br \/>\na) Menjalani\u00a0 kehidupan doa yang baik dan mendalam,<br \/>\nb) Memiliki sikap kesungguhan hati dalam mencari kehendak Allah,<br \/>\nc) percaya penuh kepada Tuhan bahwa Ia akan membimbing kita dalam membedakan Roh,<br \/>\nd) Senantiasa menjalin dan mencari kehendak Allah melalui firman-Nya dalam Kitab Suci, Menjadikan firman Tuhan sebagai pegangan yang pertama dan utama,<br \/>\ne) Meminta bimbingan rohani kepada mereka yang sudah lebih lama terlibat dalam kehidupan rohani.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SMP8 Agama Katolik : Bab V Peran Roh Kudus bagi Murid Yesus. Setelah peristiwa kebangkitan Yesus pada hari Minggu Paskah, Yesus pun berkali-kali menampakkan diri-Nya kepada para murid-Nya. Setelah 40 hari, Yesus tidak lagi menampakkan diri-Nya karena Ia telah naik ke surga, pulang ke rumah Bapa. Namun demikian Yesus tidak meninggalkan para murid-Nya seperti yatim [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[280,465,469],"tags":[54,231,55,541,471,566],"class_list":["post-6826","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-agama-katolik","category-smp8","category-sosial-budaya","tag-agama","tag-agama-katolik","tag-katolik","tag-kelas-8","tag-smp","tag-smp-8"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6826","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6826"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6826\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6839,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6826\/revisions\/6839"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6826"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6826"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6826"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}