{"id":397,"date":"2016-05-02T21:19:38","date_gmt":"2016-05-02T14:19:38","guid":{"rendered":"http:\/\/akreditasi.web.id\/buku\/?p=397"},"modified":"2017-09-13T13:50:01","modified_gmt":"2017-09-13T06:50:01","slug":"sd3-tema8-2-ketampakan-rupa-bumi-pembelajaran-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd3-tema8-2-ketampakan-rupa-bumi-pembelajaran-1\/","title":{"rendered":"SD3 -Tema8.2 -Ketampakan Rupa Bumi &#8211; Pembelajaran 1 &#8211; 2"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SD3 -Tema8.2 -Ketampakan Rupa Bumi - Pembelajaran 1 & 2. Bumi adalah tempat berlangsungnya beragam\u00a0kehidupan. Bumi juga rumah bagi umat manusia. Di bumi semua orang bisa melakukan berbagai\u00a0aktivitas. Tahukah kamu seperti apa rupa bumi kita? Tuhan telah menciptakan bumi dengan lengkap\u00a0dan sangat indah. Bumi menyediakan segala kebutuhan kita. Mari terus kita jaga kelestariannya. Bumi dipersiapkan Tuhan untuk kehidupan manusia\u00a0dan makhluk hidup lainnya. Semua hal yang dibutuhkan manusia sudah tersedia\u00a0di bumi. Baik di muka bumi atau di dalam perut bumi. Pernahkah kamu melihat permukaan bumi dari\u00a0tempat yang sangat tinggi? Atau pernahkah kamu memperhatikan bola dunia? Apa saja yang kamu lihat? Apakah permukaan bumi terlihat datar atau rata?\u00a0Mengapa? Adakah hal lain yang ingin kamu ketahui tentang\u00a0bumi? Tuliskan hal apa saja yang ingin kamu ketahui. Kemudian tanyakan pada guru atau diskusikan\u00a0dengan temanmu. Bacalah dialog berikut. Kemudian, tampilkan di\u00a0depan kelas bersama temanmu. Siti : Udin, liburan kemarin katanya kamu ikut\u00a0pamanmu jalan-jalan ya? Pergi ke mana Din? Udin : Iya, benar. Aku diajak paman jalan-jalan ke\u00a0Sumatera Barat. Siti : Apa saja yang kamu lakukan di sana? Udin : Banyak. Tapi aku paling senang jalan-jalan\u00a0menemani paman ke berbagai tempat. Kamu\u00a0tahu tidak, di sana banyak bukit-bukit dan\u00a0gunung. Ada gunung, ngarai, danau dan laut\u00a0juga. Aku sempat memotret beberapa tempat\u00a0yang menarik di sana. Siti : Asyik ya...bolehkah aku lihat foto-fotonya Din? Udin : Boleh. Ini. Foto ini kuambil saat aku berdiri di\u00a0atas perbukitan lho... Kita bisa melihat danau jauh di bawah dari\u00a0tempat yang sangat tinggi. Indah kan? Siti : Wah, mengagumkan! Ternyata memang\u00a0bentuk permukaan bumi itu beragam ya...\u00a0Ada muka bumi yang terlihat melengkung\u00a0ke atas seperti kubah atau melengkung.\u00a0ke bawah membentuk cekungan. Ada yang\u00a0berbukit-bukit, bahkan menjulang tinggi\u00a0membentuk bukit dan gunung. Udin : Betul sekali... permukan bumi juga ada\u00a0perairan seperti danau, sungai dan laut.\u00a0Ada juga daratan seperti dataran tinggi,\u00a0dataran rendah, bukit, gunung ngarai\u00a0dan lembah. Semuanya menarik untuk\u00a0dikunjungi. Siti : Ah, aku jadi ingin ikut jalan-jalan melihat\u00a0tempat-tempat yang indah di bumi. Ternyata permukaan bumi kita tidak rata.\u00a0Ada yang tinggi, rendah dan bergelombang.\u00a0Ada juga permukaan bumi yang membentuk sudut. \u00a0Coba perhatikan gambar.\u00a0Carilah beberapa bentuk permukaan bumi yang\u00a0membentuk sudut. Misalnya puncak gunung membentuk segitiga. Amati sekelilingmu.\u00a0Adakah benda-benda di sekitarmu yang juga\u00a0memiliki sudut? Coba sebutkan benda apa saja itu.\u00a0Bandingkan benda mana yang memiliki sudut lebih\u00a0besar?\u00a0Benda mana yang sudutnya lebih kecil?\u00a0Menurutmu apakah sudut itu? Cobalah menggambar sudut. Sudut terbentuk karena dua buah garis yang saling\u00a0berpotongan. Ada 3 jenis sudut yang dikelompokkan sesuai\u00a0dengan ukurannya. Perhatikan gambar tiga jenis sudut di bawah ini : sudut lancip, sudut tumpul, dan sudut siku-siku. Sekarang perhatikan kembali gambar permukaan\u00a0bumi sebelumnya. Adakah muka bumi yang membentuk sudut tumpul,\u00a0lancip dan siku-siku? Bumi kita memiliki permukaan yang beragam.\u00a0Ada pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah,\u00a0laut, danau dan lain-lain.\u00a0Pernahkah kamu mengunjungi tempat-tempat\u00a0tersebut? Adakah benda-benda dan cendera mata yang\u00a0menarik yang kamu temukan di sana?\u00a0Mari mencoba membuat cendera mata khas\u00a0daerahmu. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan yang\u00a0banyak terdapat di sekitar tempat tinggalmu.\u00a0Jika kamu tinggal di dekat pantai, kamu dapat\u00a0menggunakan pasir dan kerang.\u00a0Jika kamu tinggal di pegunungan atau dataran\u00a0tinggi, kamu dapat menggunakan aneka dedaunan\u00a0dan biji-bijian.\u00a0Kamu dapat menghias pigura, tempat pensil,\u00a0pot, buku, atau benda lain dengan bahan-bahan\u00a0tersebut. Mari mencoba menghias pigura atau tempat pensil\u00a0menggunakan pasir. Pertama, siapkan pigura atau tempat pensil dari\u00a0bahan kayu. Gambarlah pola pada bagian yang akan ditempeli\u00a0pasir. Beri lem sesuai pola, kemudian taburkan pasir di\u00a0atasnya. Setelah selesai, kamu bisa menambahkan hiasan\u00a0lain seperti daun kering, kerang, manik-manik atau\u00a0biji-bijian. PEMBELAJARAN 2. Di setiap tempat di muka bumi ini terdapat\u00a0kehidupan. Sekarang, mari perhatikan tempat tinggal kita. Di manakah sebagian besar manusia tinggal dan\u00a0membangun rumah? Di daratan atau perairan? Umumnya penduduk bumi hidup dan tinggal di\u00a0darat. \u00a0Manusia menetap dan menyebar di daratan yang\u00a0berbeda-beda. Manusia ada yang menetap di gunung, perbukitan, dataran tinggi, dataran rendah, lembah, dan ngarai. Gunung adalah permukaan daratan yang tertinggi,\u00a0berbentuk mirip kerucut. Bukit dan perbukitan lebih rendah dari gunung. Daerah yang luas dan rata di pegunungan atau\u00a0bukit disebut dataran tinggi. Dataran rendah biasanya terletak dekat dengan\u00a0laut atau pantai. Lembah dan ngarai merupakan dataran yang\u00a0dikelilingi oleh tebing terjal, pegunungan ataupun\u00a0perbukitan. Dengarkan teks yang dibacakan teman atau\u00a0gurumu. Dataran Tinggi Dieng. Dataran Tinggi Dieng terletak di Kabupaten\u00a0Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Provinsi\u00a0Jawa Tengah. Dieng sendiri berasal dari bahasa\u00a0Sanskerta yaitu Di yang artinya tempat tinggi\u00a0dan Hyang artinya dewa-dewi. Dieng kemudian\u00a0diartikan sebagai tempat kediaman para dewa\u00a0dewi. Penduduk setempat kadang mengartikannya\u00a0sebagai tempat yang indah penuh suasana\u00a0keagamaan. Dataran Tinggi Dieng bagaikan negeri di atas\u00a0awan. Terhampar di ketinggian 2000 meter di atas\u00a0permukaan laut. Hal ini membuat udaranya sejuk\u00a0dan menyegarkan serta ditutupi kabut tebal. Menurut kepercayaan masyarakat, Dieng\u00a0dipilih sebagai tempat suci dewa-dewi karena\u00a0keindahannya yang menakjubkan.\u00a0Di tempat ini kita akan melihat lumpur mendidih\u00a0yang mengeluarkan gelembung dan danau\u00a0belerang yang berwarna cerah. Selain itu, kita\u00a0dapat melihat kabut tebal yang menyelimuti\u00a0Dataran Tinggi Dieng. Kawasan Dieng juga memiliki banyak candi\u00a0bercorak Hindu dengan arsitektur yang indah dan\u00a0unik.\u00a0Kawasan Dataran Tinggi Dieng adalah sebuah\u00a0tempat yang istimewa dengan budayanya yang\u00a0memikat. Di sana tersimpan keindahan yang harus\u00a0kita jaga dan lestarikan. Di daerah berpermukaan apakah tempat\u00a0tinggalmu? Pegunungan, dataran tinggi ataukah dataran\u00a0rendah? Masing-masing daerah tentu memiliki ciri yang\u00a0istimewa. Amatilah daerah sekitar tempat tinggalmu. Apa saja yang istimewa dari tempat tinggalmu? Bagaimana keadaan alam dan suhu udaranya? Bagaimana kebiasaan masyarakatnya? Tanaman apa yang paling banyak tumbuh di sana? Buatlah sebuah cerita tentang keistimewaan\u00a0daerahmu. Tuhan memberikan kekayaan alam yang melimpah\u00a0pada negeri kita, Indonesia. Setiap daerah memiliki ciri alam yang berbeda\u00a0dengan daerah lain. Keragaman tempat tinggal, bahasa, dan budaya\u00a0yang dimiliki termasuk kekayaan bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia tinggal di wilayah yang berbeda\u00a0dan memiliki rumah adat yang berbeda-beda pula. Rumah adat dari daerah mana sajakah yang ada di\u00a0gambar berikut? Tanyakan pada teman atau orang tuamu. Provinsi Nanggro Aceh Darussalam - Rumah Adat Krong Bade. Provinsi Sumatera Utara - Rumah Adat Bolon. Provinsi Sumatera Barat - Rumah Adat Gadang. Provinsi Riau - Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar. Provinsi Kepulauan Riau - Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar. Provinsi Jambi - Rumah Adat Panjang. Provinsi Sumatera Selatan - Rumah Adat Limas. Provinsi Bangka Belitung - Rumah Adat Rakit dan Limas. Provinsi Bengkulu - Rumah Adat Rakyat. Provinsi Lampung - Rumah Adat Nowou Sesat. Provinsi DKI Jakarta - Rumah Adat Kebaya. Provinsi Jawa Barat - Rumah Adat Kasepuhan Cirebon. Provinsi Banten - Rumah Adat Badui. Provinsi Jawa Tengah - Rumah Adat Joglo. Provinsi Daerah Istimewa Yogjakarta - Rumah Adat Bangsal Kencono dan Joglo. Provinsi Jawa Timur - Rumah Adat Joglo Situbondo. Provinsi Bali - Rumah Adat Gapura Candi Bentar. Provinsi Nusa Tenggara Barat - Rumah Adat Dalam Loka Samawa. Provinsi Nusa Tenggara Timur - Rumah Adat Musalaki. Provinsi Kalimantan Barat - Rumah Adat Istana Kesultanan Pontianak. Provinsi Kalimantan Tengah - Rumah Adat Betang. Provinsi Kalimantan Selatan - Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi. Provinsi Kalimantan Timur - Rumah Adat Lamin. Provinsi Sulawesi Utara - Rumah Adat Pewaris. Provinsi Sulawesi Barat - Rumah Adat Tongkonan. Provinsi Sulawesi Tengah - Rumah Adat Tambi. Provinsi Sulawesi Tenggara - Rumah Adat Istana Buton \/ Malige. Provinsi Sulawesi Selatan - Rumah Adat Tongkonan. Provinsi Gorontalo - Rumah Adat Dulohupa dan Rumah Pewaris. Provinsi Maluku - Rumah Adat Baileo. Provinsi Maluku Utara - Rumah Adat Baileo. Provinsi Papua Barat - Rumah Adat Honai. Provinsi Papua - Rumah Adat Honai. Walaupun berbeda, kita harus tetap bersatu dan\u00a0saling menghormati. Masih ingatkah kamu dengan makna semboyan\u00a0Bhinneka Tunggal Ika? Artinya, walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu. Cari tahu salah satu contoh perbedaan bahasa dan\u00a0budaya daerahmu dengan daerah lain di Indonesia. Menurut pendapatmu, mengapa kita harus\u00a0menghargai perbedaan? Apa manfaatnya saling menghargai perbedaan? Diskusikan dengan guru atau temanmu. 1. Mempelajari budaya dari daerah lain \u00a0(Benar). 2. Membantu tetangga yang berbeda agama (Benar). 3. Menertawakan logat bahasa teman yang baru\u00a0datang dari daerah lain (Salah). 4. Gotong royong membersihkan lingkungan RT (Benar). 5. Mengadakan pementasan lagu-lagu dari berbagai\u00a0daerah (Benar). 6. Tawuran dengan sekolah lain (Salah). 7. Mengatakan budaya sendiri lebih baik dari budaya\u00a0lain kepada teman yang berbeda suku (salah). Beni tinggal di daerah dataran rendah. Ia senang bermain di lapangan luas bersama\u00a0teman-teman. Permainan apa yang sering dimainkan di daerah\u00a0tempat tinggalmu? Apakah permainan itu dapat dimainkan di air dan\u00a0di darat? Beberapa permainan hanya dapat dimainkan di air. Misalnya berenang dan bermain rakit. Beberapa permainan hanya dapat dimainkan di\u00a0darat seperti sepak bola, lompat tali, sepak takraw\u00a0dan lain-lain. Ayo bermain lompat tali bersama teman-teman. Kamu dapat memainkan permainan ini sendiri\u00a0atau berkelompok. Jika kamu bermain sendiri, peganglah kedua ujung\u00a0tali dan putarkan melewati kepala. Kemudian lompati tali\u00a0saat melewati kakimu. Sekarang coba\u00a0mainkan permainan\u00a0lompat tali dengan\u00a0temanmu. Minta dua orang temanmu memegang dan memutar\u00a0kedua ujung tali. Kamu dan teman-teman\u00a0lain melompati tali yang\u00a0sedang diputar. Selain itu kamu juga\u00a0dapat bermain lompat\u00a0tinggi menggunakan\u00a0tali. Pertama, regangkan dan letakkan tali di bawah\u00a0pinggang. Lompatilah secara bergantian. Naikkan tinggi tali bertahap, setinggi pinggang, dagu, telinga, kepala, dan sejengkal di atas kepala. Seberapa tinggi kamu bisa melompat? Silahkan bermain bergantian dengan temanteman.\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><strong>SD3 -Tema8.2 -Ketampakan Rupa Bumi &#8211; Pembelajaran 1 &amp; 2.<\/strong><\/p>\n<p>Bumi adalah tempat berlangsungnya beragam\u00a0kehidupan.<br \/>\nBumi juga rumah bagi umat manusia.<br \/>\nDi bumi semua orang bisa melakukan berbagai\u00a0aktivitas.<br \/>\nTahukah kamu seperti apa rupa bumi kita?<br \/>\nTuhan telah menciptakan bumi dengan lengkap\u00a0dan sangat indah.<br \/>\nBumi menyediakan segala kebutuhan kita.<br \/>\nMari terus kita jaga kelestariannya.<\/p>\n<p>Bumi dipersiapkan Tuhan untuk kehidupan manusia\u00a0dan makhluk hidup lainnya.<br \/>\nSemua hal yang dibutuhkan manusia sudah tersedia\u00a0di bumi.<br \/>\nBaik di muka bumi atau di dalam perut bumi.<br \/>\nPernahkah kamu melihat permukaan bumi dari\u00a0tempat yang sangat tinggi?<br \/>\nAtau pernahkah kamu memperhatikan bola dunia?<br \/>\nApa saja yang kamu lihat?<br \/>\nApakah permukaan bumi terlihat datar atau rata?\u00a0Mengapa?<br \/>\nAdakah hal lain yang ingin kamu ketahui tentang\u00a0bumi?<br \/>\nTuliskan hal apa saja yang ingin kamu ketahui.<br \/>\nKemudian tanyakan pada guru atau diskusikan\u00a0dengan temanmu.<\/p>\n<p>Bacalah dialog berikut. Kemudian, tampilkan di\u00a0depan kelas bersama temanmu.<\/p>\n<ul>\n<li>Siti : Udin, liburan kemarin katanya kamu ikut\u00a0pamanmu jalan-jalan ya? Pergi ke mana Din?<\/li>\n<li>Udin : Iya, benar. Aku diajak paman jalan-jalan ke\u00a0Sumatera Barat.<\/li>\n<li>Siti : Apa saja yang kamu lakukan di sana?<\/li>\n<li>Udin : Banyak. Tapi aku paling senang jalan-jalan\u00a0menemani paman ke berbagai tempat. Kamu\u00a0tahu tidak, di sana banyak bukit-bukit dan\u00a0gunung. Ada gunung, ngarai, danau dan laut\u00a0juga. Aku sempat memotret beberapa tempat\u00a0yang menarik di sana.<\/li>\n<li>Siti : Asyik ya&#8230;bolehkah aku lihat foto-fotonya Din?<\/li>\n<li>Udin : Boleh. Ini. Foto ini kuambil saat aku berdiri di\u00a0atas perbukitan lho&#8230;<br \/>\nKita bisa melihat danau jauh di bawah dari\u00a0tempat yang sangat tinggi. Indah kan?<\/li>\n<li>Siti : Wah, mengagumkan! Ternyata memang\u00a0bentuk permukaan bumi itu beragam ya&#8230;\u00a0Ada muka bumi yang terlihat melengkung\u00a0ke atas seperti kubah atau melengkung.\u00a0ke bawah membentuk cekungan. Ada yang\u00a0berbukit-bukit, bahkan menjulang tinggi\u00a0membentuk bukit dan gunung.<\/li>\n<li>Udin : Betul sekali&#8230; permukan bumi juga ada\u00a0perairan seperti danau, sungai dan laut.\u00a0Ada juga daratan seperti dataran tinggi,\u00a0dataran rendah, bukit, gunung ngarai\u00a0dan lembah. Semuanya menarik untuk\u00a0dikunjungi.<\/li>\n<li>Siti : Ah, aku jadi ingin ikut jalan-jalan melihat\u00a0tempat-tempat yang indah di bumi.<\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ternyata permukaan bumi kita tidak rata.\u00a0Ada yang tinggi, rendah dan bergelombang.\u00a0Ada juga permukaan bumi yang membentuk sudut. \u00a0Coba perhatikan gambar.\u00a0Carilah beberapa bentuk permukaan bumi yang\u00a0membentuk sudut. Misalnya puncak gunung membentuk segitiga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Amati sekelilingmu.\u00a0Adakah benda-benda di sekitarmu yang juga\u00a0memiliki sudut?<br \/>\nCoba sebutkan benda apa saja itu.\u00a0Bandingkan benda mana yang memiliki sudut lebih\u00a0besar?\u00a0Benda mana yang sudutnya lebih kecil?\u00a0Menurutmu apakah sudut itu?<br \/>\nCobalah menggambar sudut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sudut terbentuk karena dua buah garis yang saling\u00a0berpotongan.<br \/>\nAda 3 jenis sudut yang dikelompokkan sesuai\u00a0dengan ukurannya.<br \/>\nPerhatikan gambar tiga jenis sudut di bawah ini : sudut lancip, sudut tumpul, dan sudut siku-siku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sekarang perhatikan kembali gambar permukaan\u00a0bumi sebelumnya.<br \/>\nAdakah muka bumi yang membentuk sudut tumpul,\u00a0lancip dan siku-siku?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bumi kita memiliki permukaan yang beragam.\u00a0Ada pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah,\u00a0laut, danau dan lain-lain.\u00a0Pernahkah kamu mengunjungi tempat-tempat\u00a0tersebut?<br \/>\nAdakah benda-benda dan cendera mata yang\u00a0menarik yang kamu temukan di sana?\u00a0Mari mencoba membuat cendera mata khas\u00a0daerahmu.<br \/>\nKamu bisa menggunakan bahan-bahan yang\u00a0banyak terdapat di sekitar tempat tinggalmu.\u00a0Jika kamu tinggal di dekat pantai, kamu dapat\u00a0menggunakan pasir dan kerang.\u00a0Jika kamu tinggal di pegunungan atau dataran\u00a0tinggi, kamu dapat menggunakan aneka dedaunan\u00a0dan biji-bijian.\u00a0Kamu dapat menghias pigura, tempat pensil,\u00a0pot, buku, atau benda lain dengan bahan-bahan\u00a0tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mari mencoba menghias pigura atau tempat pensil\u00a0menggunakan pasir.<br \/>\nPertama, siapkan pigura atau tempat pensil dari\u00a0bahan kayu.<br \/>\nGambarlah pola pada bagian yang akan ditempeli\u00a0pasir.<br \/>\nBeri lem sesuai pola, kemudian taburkan pasir di\u00a0atasnya.<br \/>\nSetelah selesai, kamu bisa menambahkan hiasan\u00a0lain seperti daun kering, kerang, manik-manik atau\u00a0biji-bijian.<\/p>\n<h3 style=\"text-align: justify;\">PEMBELAJARAN 2.<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di setiap tempat di muka bumi ini terdapat\u00a0kehidupan.<br \/>\nSekarang, mari perhatikan tempat tinggal kita.<br \/>\nDi manakah sebagian besar manusia tinggal dan\u00a0membangun rumah?<br \/>\nDi daratan atau perairan?<br \/>\nUmumnya penduduk bumi hidup dan tinggal di\u00a0darat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u00a0Manusia menetap dan menyebar di daratan yang\u00a0berbeda-beda.<br \/>\nManusia ada yang menetap di gunung, perbukitan,<br \/>\ndataran tinggi, dataran rendah, lembah, dan ngarai.<br \/>\nGunung adalah permukaan daratan yang tertinggi,\u00a0berbentuk mirip kerucut.<br \/>\nBukit dan perbukitan lebih rendah dari gunung.<br \/>\nDaerah yang luas dan rata di pegunungan atau\u00a0bukit disebut dataran tinggi.<br \/>\nDataran rendah biasanya terletak dekat dengan\u00a0laut atau pantai.<br \/>\nLembah dan ngarai merupakan dataran yang\u00a0dikelilingi oleh tebing terjal, pegunungan ataupun\u00a0perbukitan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengarkan teks yang dibacakan teman atau\u00a0gurumu.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>Dataran Tinggi Dieng.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dataran Tinggi Dieng terletak di Kabupaten\u00a0Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Provinsi\u00a0Jawa Tengah. Dieng sendiri berasal dari bahasa\u00a0Sanskerta yaitu Di yang artinya tempat tinggi\u00a0dan Hyang artinya dewa-dewi. Dieng kemudian\u00a0diartikan sebagai tempat kediaman para dewa\u00a0dewi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penduduk setempat kadang mengartikannya\u00a0sebagai tempat yang indah penuh suasana\u00a0keagamaan.<br \/>\nDataran Tinggi Dieng bagaikan negeri di atas\u00a0awan. Terhampar di ketinggian 2000 meter di atas\u00a0permukaan laut. Hal ini membuat udaranya sejuk\u00a0dan menyegarkan serta ditutupi kabut tebal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut kepercayaan masyarakat, Dieng\u00a0dipilih sebagai tempat suci dewa-dewi karena\u00a0keindahannya yang menakjubkan.\u00a0Di tempat ini kita akan melihat lumpur mendidih\u00a0yang mengeluarkan gelembung dan danau\u00a0belerang yang berwarna cerah. Selain itu, kita\u00a0dapat melihat kabut tebal yang menyelimuti\u00a0Dataran Tinggi Dieng.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kawasan Dieng juga memiliki banyak candi\u00a0bercorak Hindu dengan arsitektur yang indah dan\u00a0unik.\u00a0Kawasan Dataran Tinggi Dieng adalah sebuah\u00a0tempat yang istimewa dengan budayanya yang\u00a0memikat. Di sana tersimpan keindahan yang harus\u00a0kita jaga dan lestarikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Di daerah berpermukaan apakah tempat\u00a0tinggalmu?<br \/>\nPegunungan, dataran tinggi ataukah dataran\u00a0rendah?<br \/>\nMasing-masing daerah tentu memiliki ciri yang\u00a0istimewa.<br \/>\nAmatilah daerah sekitar tempat tinggalmu.<br \/>\nApa saja yang istimewa dari tempat tinggalmu?<br \/>\nBagaimana keadaan alam dan suhu udaranya?<br \/>\nBagaimana kebiasaan masyarakatnya?<br \/>\nTanaman apa yang paling banyak tumbuh di sana?<br \/>\nBuatlah sebuah cerita tentang keistimewaan\u00a0daerahmu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tuhan memberikan kekayaan alam yang melimpah\u00a0pada negeri kita, Indonesia.<br \/>\nSetiap daerah memiliki ciri alam yang berbeda\u00a0dengan daerah lain.<br \/>\nKeragaman tempat tinggal, bahasa, dan budaya\u00a0yang dimiliki termasuk kekayaan bangsa Indonesia.<br \/>\nBangsa Indonesia tinggal di wilayah yang berbeda\u00a0dan memiliki rumah adat yang berbeda-beda pula.<br \/>\nRumah adat dari daerah mana sajakah yang ada di\u00a0gambar berikut?<br \/>\nTanyakan pada teman atau orang tuamu.<\/p>\n<ol>\n<li><b><b>Provinsi Nanggro Aceh Darussalam &#8211; Rumah Adat Krong Bade.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-EgK01aw2_p0\/U_Pr0u2BjvI\/AAAAAAAAAxg\/bNol2OASk5s\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BKrong%2BBade.JPG\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Krong Bade\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-EgK01aw2_p0\/U_Pr0u2BjvI\/AAAAAAAAAxg\/bNol2OASk5s\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BKrong%2BBade.JPG\" alt=\"Rumah Adat Krong Bade\" width=\"320\" height=\"240\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Sumatera Utara &#8211; Rumah Adat Bolon.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-RAscM_xfdRM\/U_PwbQ64kFI\/AAAAAAAAAxs\/LBAhZADOaFs\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BBolon.jpg\"><img decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Bolon\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-RAscM_xfdRM\/U_PwbQ64kFI\/AAAAAAAAAxs\/LBAhZADOaFs\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BBolon.jpg\" alt=\"Rumah Adat Bolon\" width=\"320\" height=\"191\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Sumatera Barat &#8211; Rumah Adat Gadang.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-ax2Ec8gU9JE\/U_P1Gvx922I\/AAAAAAAAAx0\/XtU_Rh9oXw8\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BGadang.jpg\"><img decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Gadang\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-ax2Ec8gU9JE\/U_P1Gvx922I\/AAAAAAAAAx0\/XtU_Rh9oXw8\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BGadang.jpg\" alt=\"Rumah Adat Gadang\" width=\"320\" height=\"210\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Riau &#8211; Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-3QXtRlYIILc\/U_P3W1qIfwI\/AAAAAAAAAx8\/p_D8_VmV5X0\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BMelayu%2BSelaso%2BJatuh%2BKembar.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-3QXtRlYIILc\/U_P3W1qIfwI\/AAAAAAAAAx8\/p_D8_VmV5X0\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BMelayu%2BSelaso%2BJatuh%2BKembar.jpg\" alt=\"Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar\" width=\"320\" height=\"197\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Kepulauan Riau &#8211; Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-3QXtRlYIILc\/U_P3W1qIfwI\/AAAAAAAAAx8\/p_D8_VmV5X0\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BMelayu%2BSelaso%2BJatuh%2BKembar.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-3QXtRlYIILc\/U_P3W1qIfwI\/AAAAAAAAAx8\/p_D8_VmV5X0\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BMelayu%2BSelaso%2BJatuh%2BKembar.jpg\" alt=\"Rumah Adat Selaso Jatuh Kembar\" width=\"320\" height=\"197\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Jambi &#8211; Rumah Adat Panjang.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-5h2ZOQUf2Uw\/U_RGYJmYpNI\/AAAAAAAAAyM\/9Nda2eNI2sI\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BPanjang.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Panjang\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-5h2ZOQUf2Uw\/U_RGYJmYpNI\/AAAAAAAAAyM\/9Nda2eNI2sI\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BPanjang.jpg\" alt=\"Rumah Adat Panjang\" width=\"320\" height=\"240\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Sumatera Selatan &#8211; Rumah Adat Limas.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-UfOU468Oz_Y\/U_RIxc_4f2I\/AAAAAAAAAyY\/BkW0NrrHdo0\/s1600\/Rumah%2BLimas.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Limas\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-UfOU468Oz_Y\/U_RIxc_4f2I\/AAAAAAAAAyY\/BkW0NrrHdo0\/s1600\/Rumah%2BLimas.jpg\" alt=\"Rumah Adat Limas\" width=\"320\" height=\"202\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Bangka Belitung &#8211; Rumah Adat Rakit dan Limas.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-MflpQgGJwUw\/U_RIxXJVrFI\/AAAAAAAAAyo\/lw8xUiZ9Vk8\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BRakit.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Rakit\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-MflpQgGJwUw\/U_RIxXJVrFI\/AAAAAAAAAyo\/lw8xUiZ9Vk8\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BRakit.jpg\" alt=\"Rumah Adat Rakit\" width=\"320\" height=\"240\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Bengkulu &#8211; Rumah Adat Rakyat.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-QrxFO3bY4PQ\/U_RIyeTgg7I\/AAAAAAAAAyg\/EtF9a_dXawI\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BRakyat.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Rakyat\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-QrxFO3bY4PQ\/U_RIyeTgg7I\/AAAAAAAAAyg\/EtF9a_dXawI\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BRakyat.jpg\" alt=\"Rumah Adat Rakyat\" width=\"320\" height=\"199\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Lampung &#8211; Rumah Adat Nowou Sesat.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-tt6qi4WqkjY\/U_RNuEe9j5I\/AAAAAAAAAzI\/UvCgGK52A8w\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BNuwou%2BSesat.jpg\"><img decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Nowou Sesat\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-tt6qi4WqkjY\/U_RNuEe9j5I\/AAAAAAAAAzI\/UvCgGK52A8w\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BNuwou%2BSesat.jpg\" alt=\"Rumah Adat Nowou Sesat\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi DKI Jakarta &#8211; Rumah Adat Kebaya.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-fUnI8lZ6AQo\/U_RNuSG9mbI\/AAAAAAAAAzE\/zHW4pJcPG7E\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BKebaya.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Kebaya\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-fUnI8lZ6AQo\/U_RNuSG9mbI\/AAAAAAAAAzE\/zHW4pJcPG7E\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BKebaya.jpg\" alt=\"Rumah Adat Kebaya\" width=\"320\" height=\"240\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Jawa Barat &#8211; Rumah Adat Kasepuhan Cirebon.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-XLtUzFk4pkk\/U_RNuF6zKAI\/AAAAAAAAAzM\/YovJMxtlVbQ\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BKasepuhan%2BCirebon.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Kasepuhan Cirebon\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-XLtUzFk4pkk\/U_RNuF6zKAI\/AAAAAAAAAzM\/YovJMxtlVbQ\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BKasepuhan%2BCirebon.jpg\" alt=\"Rumah Adat Kasepuhan Cirebon\" width=\"320\" height=\"256\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Banten &#8211; Rumah Adat Badui.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-oP7J00JNwYg\/U_RaK09optI\/AAAAAAAAAzg\/Wa2_GJyG0no\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BBaduy.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Badui\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-oP7J00JNwYg\/U_RaK09optI\/AAAAAAAAAzg\/Wa2_GJyG0no\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BBaduy.jpg\" alt=\"Rumah Adat Badui\" width=\"320\" height=\"240\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Jawa Tengah &#8211; Rumah Adat Joglo.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-GRbfpfi1IHs\/U_RaLMdo2II\/AAAAAAAAAzY\/QC70jQbgOmo\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BJoglo.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Joglo\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-GRbfpfi1IHs\/U_RaLMdo2II\/AAAAAAAAAzY\/QC70jQbgOmo\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BJoglo.jpg\" alt=\"Rumah Adat Joglo\" width=\"320\" height=\"240\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Daerah Istimewa Yogjakarta &#8211; Rumah Adat Bangsal Kencono dan Joglo.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-itaJAy7USqI\/U_RaLEh20BI\/AAAAAAAAAzc\/_zbGYZt3aKM\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BBangsal%2BKencono.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Bangsal Kencono\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-itaJAy7USqI\/U_RaLEh20BI\/AAAAAAAAAzc\/_zbGYZt3aKM\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BBangsal%2BKencono.jpg\" alt=\"Rumah Adat Bangsal Kencono\" width=\"320\" height=\"240\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Jawa Timur &#8211; Rumah Adat Joglo Situbondo.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-0hJVtAVaSs4\/U_RbNE6gPRI\/AAAAAAAAAz0\/wb-TqjRQMLo\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BJoglo%2BSitubondo.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Joglo Situbondo\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-0hJVtAVaSs4\/U_RbNE6gPRI\/AAAAAAAAAz0\/wb-TqjRQMLo\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BJoglo%2BSitubondo.jpg\" alt=\"Rumah Adat Joglo Situbondo\" width=\"320\" height=\"135\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Bali &#8211; Rumah Adat Gapura Candi Bentar.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-4ysUvNPU_aI\/U_Rcfd7PZJI\/AAAAAAAAA0A\/Ye1cobC_m6Q\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BGapura%2BCandi%2BBentar.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Gapura Candi Bentar\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-4ysUvNPU_aI\/U_Rcfd7PZJI\/AAAAAAAAA0A\/Ye1cobC_m6Q\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BGapura%2BCandi%2BBentar.jpg\" alt=\"Rumah Adat Gapura Candi Bentar\" width=\"320\" height=\"191\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Nusa Tenggara Barat &#8211; Rumah Adat Dalam Loka Samawa.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-HDyYqyOzACM\/U_Rd3ReRFlI\/AAAAAAAAA0Q\/ZSzcEYM5Jjg\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BDalam%2BLoka%2BSamawa.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Dalam Loka Samawa\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-HDyYqyOzACM\/U_Rd3ReRFlI\/AAAAAAAAA0Q\/ZSzcEYM5Jjg\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BDalam%2BLoka%2BSamawa.jpg\" alt=\"Rumah Adat Dalam Loka Samawa\" width=\"320\" height=\"245\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Nusa Tenggara Timur &#8211; Rumah Adat Musalaki.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-RDz5aZjvyA8\/U_Rd3QdgHHI\/AAAAAAAAA0M\/vPBDvUgj0zo\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BMusalaki.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Musalaki\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-RDz5aZjvyA8\/U_Rd3QdgHHI\/AAAAAAAAA0M\/vPBDvUgj0zo\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BMusalaki.jpg\" alt=\"Rumah Adat Musalaki\" width=\"320\" height=\"240\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Kalimantan Barat &#8211; Rumah Adat Istana Kesultanan Pontianak.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-_4RdcM7HcHU\/U_Rd3a6pt7I\/AAAAAAAAA0U\/bbqYygiIwUs\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BIstana%2BKesultanan%2BPontianak.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Istana Kesultanan Pontianak\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-_4RdcM7HcHU\/U_Rd3a6pt7I\/AAAAAAAAA0U\/bbqYygiIwUs\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BIstana%2BKesultanan%2BPontianak.jpg\" alt=\"Rumah Adat Istana Kesultanan Pontianak\" width=\"320\" height=\"256\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Kalimantan Tengah &#8211; Rumah Adat Betang.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-IzviM3uCaAE\/U_Rh0kS-IPI\/AAAAAAAAA0o\/4kxiIZA9STA\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BBetang.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Betang\" src=\"http:\/\/4.bp.blogspot.com\/-IzviM3uCaAE\/U_Rh0kS-IPI\/AAAAAAAAA0o\/4kxiIZA9STA\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BBetang.jpg\" alt=\"Rumah Adat Betang\" width=\"320\" height=\"211\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Kalimantan Selatan &#8211; Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-uGBd-qg5oVM\/U_RkT4_tWuI\/AAAAAAAAA00\/dcIJyPhVjVA\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BBanjar%2BBubungan%2BTinggi.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-uGBd-qg5oVM\/U_RkT4_tWuI\/AAAAAAAAA00\/dcIJyPhVjVA\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BBanjar%2BBubungan%2BTinggi.jpg\" alt=\"Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi\" width=\"320\" height=\"231\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Kalimantan Timur &#8211; Rumah Adat Lamin.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-TCCnaw_tp2s\/U_Ro48cOwdI\/AAAAAAAAA1k\/3vYwhtkFBQQ\/s1600\/Rumah%2BLamin.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Lamin\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-TCCnaw_tp2s\/U_Ro48cOwdI\/AAAAAAAAA1k\/3vYwhtkFBQQ\/s1600\/Rumah%2BLamin.jpg\" alt=\"Rumah Adat Lamin\" width=\"320\" height=\"239\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Sulawesi Utara &#8211; Rumah Adat Pewaris.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-tJscFlJ0F6Y\/U_Ro2mfiqpI\/AAAAAAAAA1E\/4Y2YI7H7v7Q\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BPewaris.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Pewaris\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-tJscFlJ0F6Y\/U_Ro2mfiqpI\/AAAAAAAAA1E\/4Y2YI7H7v7Q\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BPewaris.jpg\" alt=\"Rumah Adat Pewaris\" width=\"320\" height=\"240\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Sulawesi Barat &#8211; Rumah Adat Tongkonan.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-7-EVQIP_M8Q\/U_Ro3n8bjPI\/AAAAAAAAA1g\/h0Zyvf_NXd0\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BTongkonan.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Tongkonan\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-7-EVQIP_M8Q\/U_Ro3n8bjPI\/AAAAAAAAA1g\/h0Zyvf_NXd0\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BTongkonan.jpg\" alt=\"Rumah Adat Tongkonan\" width=\"320\" height=\"213\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Sulawesi Tengah &#8211; Rumah Adat Tambi.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-wUH7EJhiuUk\/U_Ro3-LsXjI\/AAAAAAAAA1Q\/LdGd7pUZApI\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BTambi.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Tambi\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-wUH7EJhiuUk\/U_Ro3-LsXjI\/AAAAAAAAA1Q\/LdGd7pUZApI\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BTambi.jpg\" alt=\"Rumah Adat Tambi\" width=\"240\" height=\"320\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Sulawesi Tenggara &#8211; Rumah Adat Istana Buton \/ Malige.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-D6y3M_rtlvs\/U_Ro2hgWdpI\/AAAAAAAAA1A\/V0FpfbFJ3Y0\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BIstana%2BButon.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Istana Buton \/ Malige\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-D6y3M_rtlvs\/U_Ro2hgWdpI\/AAAAAAAAA1A\/V0FpfbFJ3Y0\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BIstana%2BButon.jpg\" alt=\"Rumah Adat Istana Buton \/ Malige\" width=\"240\" height=\"320\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Sulawesi Selatan &#8211; Rumah Adat Tongkonan.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-7-EVQIP_M8Q\/U_Ro3n8bjPI\/AAAAAAAAA1g\/h0Zyvf_NXd0\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BTongkonan.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Tongkonan\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-7-EVQIP_M8Q\/U_Ro3n8bjPI\/AAAAAAAAA1g\/h0Zyvf_NXd0\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BTongkonan.jpg\" alt=\"Rumah Adat Tongkonan\" width=\"320\" height=\"213\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Gorontalo &#8211; Rumah Adat Dulohupa dan Rumah Pewaris.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-tJscFlJ0F6Y\/U_Ro2mfiqpI\/AAAAAAAAA1E\/4Y2YI7H7v7Q\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BPewaris.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Dulohupa dan Rumah Pewaris\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-tJscFlJ0F6Y\/U_Ro2mfiqpI\/AAAAAAAAA1E\/4Y2YI7H7v7Q\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BPewaris.jpg\" alt=\"Rumah Adat Dulohupa dan Rumah Pewaris\" width=\"320\" height=\"240\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Maluku &#8211; Rumah Adat Baileo.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-DSyUxbS-AWc\/U_RqLFDh9tI\/AAAAAAAAA10\/3KoOui-PjMA\/s1600\/Rumah%2BBaileo.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Baileo\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-DSyUxbS-AWc\/U_RqLFDh9tI\/AAAAAAAAA10\/3KoOui-PjMA\/s1600\/Rumah%2BBaileo.jpg\" alt=\"Rumah Adat Baileo\" width=\"320\" height=\"242\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Maluku Utara &#8211; Rumah Adat Baileo.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-uaNE5AoLlFY\/U_Ro3w7tztI\/AAAAAAAAA1U\/cSVvD0gkBKU\/s1600\/Rumah%2BBaileo.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Baileo\" src=\"http:\/\/2.bp.blogspot.com\/-uaNE5AoLlFY\/U_Ro3w7tztI\/AAAAAAAAA1U\/cSVvD0gkBKU\/s1600\/Rumah%2BBaileo.jpg\" alt=\"Rumah Adat Baileo\" width=\"320\" height=\"232\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Papua Barat &#8211; Rumah Adat Honai.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-Q2e46rOUGs8\/U_Rq6CWTy-I\/AAAAAAAAA18\/8tHZ_5cPAu8\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BHonai.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Honai\" src=\"http:\/\/1.bp.blogspot.com\/-Q2e46rOUGs8\/U_Rq6CWTy-I\/AAAAAAAAA18\/8tHZ_5cPAu8\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BHonai.jpg\" alt=\"Rumah Adat Honai\" width=\"320\" height=\"180\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<li><b><b>Provinsi Papua &#8211; Rumah Adat Honai.<\/b><\/b><a href=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-9stNrV7cVVw\/U_RrzuS0JOI\/AAAAAAAAA2E\/ZFDOMbPTC9I\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BHonai.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Rumah Adat Honai\" src=\"http:\/\/3.bp.blogspot.com\/-9stNrV7cVVw\/U_RrzuS0JOI\/AAAAAAAAA2E\/ZFDOMbPTC9I\/s1600\/Rumah%2BAdat%2BHonai.jpg\" alt=\"Rumah Adat Honai\" width=\"320\" height=\"240\" border=\"0\" \/><\/a><\/li>\n<\/ol>\n<div><\/div>\n<p style=\"text-align: justify;\">Walaupun berbeda, kita harus tetap bersatu dan\u00a0saling menghormati.<br \/>\nMasih ingatkah kamu dengan makna semboyan\u00a0Bhinneka Tunggal Ika?<br \/>\nArtinya, walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu.<br \/>\nCari tahu salah satu contoh perbedaan bahasa dan\u00a0budaya daerahmu dengan daerah lain di Indonesia.<br \/>\nMenurut pendapatmu, mengapa kita harus\u00a0menghargai perbedaan?<br \/>\nApa manfaatnya saling menghargai perbedaan?<br \/>\nDiskusikan dengan guru atau temanmu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">1. Mempelajari budaya dari daerah lain \u00a0(Benar).<br \/>\n2. Membantu tetangga yang berbeda agama (Benar).<br \/>\n3. Menertawakan logat bahasa teman yang baru\u00a0datang dari daerah lain (Salah).<br \/>\n4. Gotong royong membersihkan lingkungan RT (Benar).<br \/>\n5. Mengadakan pementasan lagu-lagu dari berbagai\u00a0daerah (Benar).<br \/>\n6. Tawuran dengan sekolah lain (Salah).<br \/>\n7. Mengatakan budaya sendiri lebih baik dari budaya\u00a0lain kepada teman yang berbeda suku (salah).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Beni tinggal di daerah dataran rendah.<br \/>\nIa senang bermain di lapangan luas bersama\u00a0teman-teman.<br \/>\nPermainan apa yang sering dimainkan di daerah\u00a0tempat tinggalmu?<br \/>\nApakah permainan itu dapat dimainkan di air dan\u00a0di darat?<br \/>\nBeberapa permainan hanya dapat dimainkan di air.<br \/>\nMisalnya berenang dan bermain rakit.<br \/>\nBeberapa permainan hanya dapat dimainkan di\u00a0darat seperti sepak bola, lompat tali, sepak takraw\u00a0dan lain-lain.<br \/>\nAyo bermain lompat tali bersama teman-teman.<br \/>\nKamu dapat memainkan permainan ini sendiri\u00a0atau berkelompok.<br \/>\nJika kamu bermain sendiri, peganglah kedua ujung\u00a0tali dan putarkan melewati kepala.<br \/>\nKemudian lompati tali\u00a0saat melewati kakimu.<br \/>\nSekarang coba\u00a0mainkan permainan\u00a0lompat tali dengan\u00a0temanmu.<br \/>\nMinta dua orang temanmu memegang dan memutar\u00a0kedua ujung tali.<br \/>\nKamu dan teman-teman\u00a0lain melompati tali yang\u00a0sedang diputar.<br \/>\nSelain itu kamu juga\u00a0dapat bermain lompat\u00a0tinggi menggunakan\u00a0tali.<br \/>\nPertama, regangkan dan letakkan tali di bawah\u00a0pinggang.<br \/>\nLompatilah secara bergantian.<br \/>\nNaikkan tinggi tali bertahap, setinggi pinggang,<br \/>\ndagu, telinga, kepala, dan sejengkal di atas kepala.<br \/>\nSeberapa tinggi kamu bisa melompat?<br \/>\nSilahkan bermain bergantian dengan temanteman.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SD3 -Tema8.2 -Ketampakan Rupa Bumi &#8211; Pembelajaran 1 &amp; 2. Bumi adalah tempat berlangsungnya beragam\u00a0kehidupan. Bumi juga rumah bagi umat manusia. Di bumi semua orang bisa melakukan berbagai\u00a0aktivitas. Tahukah kamu seperti apa rupa bumi kita? Tuhan telah menciptakan bumi dengan lengkap\u00a0dan sangat indah. Bumi menyediakan segala kebutuhan kita. Mari terus kita jaga kelestariannya. Bumi dipersiapkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45],"tags":[271,275,273,272,277,276,55,278,279,274],"class_list":["post-397","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd3-tema8","tag-audiobook","tag-book","tag-buku","tag-bukusuara","tag-free","tag-gratis","tag-katolik","tag-pelajaran","tag-sekolah","tag-suara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/397","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=397"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/397\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":406,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/397\/revisions\/406"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=397"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=397"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=397"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}