{"id":3854,"date":"2018-02-28T22:22:50","date_gmt":"2018-02-28T15:22:50","guid":{"rendered":"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/?p=3854"},"modified":"2018-03-06T19:02:51","modified_gmt":"2018-03-06T12:02:51","slug":"sd6-tema-1-1-menuju-masyarakat-sehat-lingkungan-sehat-masyarakat-sehat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/sd6-tema-1-1-menuju-masyarakat-sehat-lingkungan-sehat-masyarakat-sehat\/","title":{"rendered":"SD6 Tema-6-1 Menuju Masyarakat Sehat &#8211; Lingkungan Sehat Masyarakat Sehat"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\"><button id=\"listenButton1\" class=\"responsivevoice-button\" type=\"button\" value=\"Play\" title=\"ResponsiveVoice Tap to Start\/Stop Speech\"><span>&#128266; Baca &amp; Dengarkan!<\/span><\/button>\n        <script>\n            listenButton1.onclick = function(){\n                if(responsiveVoice.isPlaying()){\n                    responsiveVoice.cancel();\n                }else{\n                    responsiveVoice.speak(\"SD Kelas 6 Tema 6 - Sub Tema 1 Menuju Masyarakat Sehat \u2013 Lingkungan Sehat Masyarakat Sehat. Kami akan mulai belajar tema tentang Menuju Masyarakat Sehat. Pemahaman tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) akan membangun kesadaran kami tentang betapa pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari agar terciptanya masyarakat yang sehat. Saat bertemu orang di sekitar rumah, ajaklah mereka bercerita tentang pengalaman mereka menerapkan pola hidup bersih dan sehat di dalam lingkungan keluarga, lingkungan rumah, serta lingkungan masyarakat yang lebih luas. Ceritakan pengalaman ayah dan bunda dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga, rumah, dan masyarakat, seperti; bergotong royong membersihkan lingkungan, menanam pohon di sekitar tempat tinggal, dan lain-lain. Pembelajaran 1. Tahukah kamu bahwa lingkungan yang sehat juga mempengaruhi kesehatan masyarakat yang ada di dalamnya. Ayo, kita diskusikan lebih lanjut. Judul Bacaan : Kampung Sehat Melati. Siti telah beberapa kali berkunjung ke rumah Tia, sahabatnya yang tinggal di sebuah pemukiman bernama Kampung Sehat Melati yang terletak di jalan Melati. Setiap pekarangan rumah di Kampung Sehat Melati asri ditanami warga dengan aneka pohon dan bunga. Beberapa warga menanam pohon buah seperti mangga, rambutan, jambu, dan belimbing. Saat berbuah, mereka berbagi dengan tetangga. Ada pula warga yang menanam aneka tanaman untuk bumbu dapur dan tanaman obat, seperti jahe, sereh, kumis kucing, pare, dan berbagai tanaman lainnya. Setiap kali menginap di rumah Tia, Siti senang mengamati berbagai kegiatan warga Kampung Sehat Melati. Sebulan sekali, warga bekerja bakti untuk membersihkan sampah di selokan, balai warga, bak sampah umum, serta merapikan pepohonan di tempat umum. Setiap hari Minggu pagi diadakan senam sehat bersama. Seluruh anggota keluarga mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Beberapa kali diadakan pula senam yang diikuti oleh warga usia lanjut, seperti senam jantung sehat. Warga yang memiliki bayi dan balita secara rutin datang ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk mendapatkan penyuluhan mengenai makanan dan minuman sehat serta imunisasi gratis. Warga yang berprofesi sebagai dokter bergiliran memberikan pelayanan kesehatan secara sukarela bagi warga di pos ini. Kesehatan warga tentu tidak terlepas dari kondisi lingkungan yang bersih. Di Kampung Sehat Melati tidak terlihat tumpukan sampah, sehingga tidak tercium bau tak sedap dan tidak terlihat kerumunan lalat. Warga aktif mengolah sampah dapur dan daun kering menjadi kompos, untuk dipakai memelihara tanaman. Sisa-sisa makanan pun tidak ditumpuk di tempat sampah, melainkan dimasukkan ke dalam lubang-lubang biopori yang ada di sekitar pemukiman. Selain terhindar dari bau busuk sampah, tanah pun menjadi subur akibat pembusukan alami yang terjadi di lubang biopori. Siti selalu senang berkunjung ke rumah Tia. Kampung Sehat Melati menjadi inspirasi bagi Siti untuk mencontoh kepedulian terhadap lingkungan serta hidup bersih dan sehat di pemukimannya sendiri. Setelah mengamati dan membaca tentang masyarakat \u2018Kampung Sehat Melati, tulis hal yang kamu ingin ketahui lebih lanjut tentang perilaku hidup sehat dalam bentuk pertanyaan. Tukarkan pertanyaan yang telah kamu buat dengan teman di sebelahmu dan diskusikan jawabannya bersama-sama. Sekarang tulis kegiatan yang dilakukan oleh Masyarakat Kampung Sehat Melati pada bagan berikut dan berikan pendapatmu! Tulis kesimpulanmu tentang hubungan antara kegiatan yang dilakukan masyarakat dengan manfaatnya bagi kesehatan masyarakat tersebut. Bagaimana dengan lingkunganmu? Kegiatan perilaku hidup bersih dan sehat apa yang biasa dilakukan masyarakat di sekitarmu? Tampak Gambar : Masyarakat kampungsehat melati menanam pohon dan bunga bersama-sama; Tampak warga menanam apotek hidup; tampak warga memilah sampah; tampak gambar warga mendaur ulang sampah menjadi bahan kreatif. Apa yang dilakukan masyarakat Kampung Sehat Melati terhadap alam sekitarnya agar lingkungan menjadi sehat? Jelaskan! Mereka menhijaukan lingkungan dengan banyak menanam sehingga menambah oksigen yang menyehatkan; menanam tanaman yang menjadikan indah kampungnya; juga menanam tanaman obat-obatan; sampah di tangani dengan baik; sehingga menjadikan lingkungan yang ramah lingkungan dan berhasil guna. Jawab pertanyaan berikut berdasarkan teks. 1, Apa saja perilaku hidup sehat yang ditunjukkan oleh masyarakat di Kampung Sehat Melati? 2, Apa kegiatan yang dilakukan oleh warga Kampung Sehat Melati sebulan sekali? 3, Apa kaitan antara pengelolaan sampah dengan kesehatan masyarakat? Tuhan telah memberi kita alam yang seimbang. Ketika kita menjaga keseimbangan tersebut, maka kita pun akan mendapat berkah dariNya. Namun, apabila kita memperlakukan alam dengan tidak bijak, maka kita pun akan menuai akibatnya. Salah satu contoh adalah membuang sampah sembarangan yang membuat lingkungan tercemar dan kotor. Tempat yang kotor adalah tempat bersarangnya berbagai binatang yang dapat menyebarkan penyakit menular, di antaranya lalat, nyamuk, kecoa, tikus, dan lain-lain. Tahukah kamu bahwa di Kampung Sehat Melati, masyarakat juga diajarkan untuk menanggulangi berbagai penyakit. Salah satunya adalah penyakit diare. Warga diberi penyuluhan tentang cara membuat larutan untuk menanggulangi penyakit diare. Bagaimana cara membuat larutan tersebut? Langkah pertama : Cuci tangan dengan bersih menggunakan sabun. Langkah kedua : Masukkan 200 ml air hangat ke dalam gelas. Langkah ketiga : Tambahkan 1 sendok teh gula dan 1\/4 sendok teh garam. Langkah keempat : Aduk hingga larut dan siap untuk diminum. Sekarang saatnya kamu mempraktikkan cara membuat larutan untuk penyakit diare dengan mengikuti langkah-langkah tersebut. Amati larutan yang sudah kamu buat dan jawab pertanyaan berikut! Apakah kamu masih melihat wujud gula? Apa yang terjadi dengan gula? Jelaskan! Wujud gula tidak tampak, gula menjadi satu dengan air, biasa di sebut dengan larutan gula. Apakah kamu masih melihat wujud garam? Apa yang terjadi dengan garam? Jelaskan. Wujud garam tidak tampak lagu, karena telah melarut. menjadi larutan garam. Apa kesimpulanmu dari dua pertanyaan hasil percobaan tersebut? Gula dan garam telah melarut di dalam air, dan disebut larutan gula dan garam; berfungsi untuk mengurangi dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh, bisa untuk mengatasi diare. Tulis laporan berdasarkan percobaan yang telah kamu lakukan. Laporan harus memuat informasi bahan-bahan, peralatan, cara membuat, manfaat, dan kesimpulan. Sebutkan contoh larutan dan bukan larutan yang kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari. Tuliskan pada diagram frayer berikut. Pengertian Larutan. Apakah semua zat tercampur merata? Tidak semua zat tercampur secara sempurna. Jika partikel-partikel zat tercampur merata maka campuran tersebut disebut campuran yang sempurna (homogen). Campuran homogen disebut juga larutan. Contoh Larutan; air dengan garam, air dengan gula, dan air dengan alkohol. Adakah contoh campuran homogen (larutan) yang kamu temukan di rumahmu? Ciri-ciri Larutan : Campuran homogen (larutan) memiliki ciri-ciri, yaitu 1) ukuran partikel zat yang bercampur berukuran molekul; 2) partikel-partikel zat yang bercampur akan tercampur merata; 3) campuran tidak akan mengendap jika didiamkan (tidak diaduk); 4) bening dan tembus cahaya. Campuran Heterogen : Sebaliknya, jika partikel-partikel zat yang bercampur tidak merata maka campuran itu dikatakan campuran yang tidak sempurna (heterogen). Pada campuran ini, larutan akan terjadi hanya jika campuran diaduk atau dipanaskan. Misalnya, campuran tepung terigu dengan air atau kopi dengan air. Adakah campuran heterogen di rumahmu? Campuran heterogen memiliki ciri-ciri, yaitu : 1) ukuran partikel yang bercampur lebih besar dari molekul; 2) pencampuran partikelnya tidak merata; 3) larutan akan mengendap (partikel zat pelarut dan terlarutnya berpisah) jika didiamkan; 4) keruh dan tidak tembus cahaya. Zat yang tidak dapat bercampur : Adakah zat yang tidak dapat bercampur? Air dengan minyak goreng merupakan salah satu zat yang tidak dapat saling melarutkan. Kedua zat tersebut akan dapat saling melarut jika ditambahkan zat lain sebagai pemantap atau pengikat. Misalnya, air dengan minyak goreng akan bercampur jika ditambahkan air sabun (detergen). Dalam hal ini, air sabun berfungsi sebagai pemantap atau pengikat partikel minyak goreng sehingga menjadi suatu zat yang bisa larut dalam air. Larutan yang terjadi disebut emulsi. Contohnya, air susu dan tinta. Cara mempercepat proses pelarutan : Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa proses pelarutan dapat dipercepat dengan cara; diaduk,\u00a0 ditambah zat pelarutnya,\u00a0 diperkecil ukuran zat terlarutnya,\u00a0 diatur suhu zat pelarutnya, dan\u00a0 diberi zat pemantap (untuk emulsi). Renungkan : 1, Salah satu kegiatan hari ini adalah presentasi tentang larutan. Setiap siswa berupaya melakukan yang terbaik. Siswa lain diharapkan menghargai setiap hasil karya dan kerja keras orang lain. Apa yang kamu rasakan ketika hasil kerja kerasmu dihargai orang lain? Bagaimana cara kamu menunjukkan penghargaan kepada orang lain? 2, Tuhan menciptakan hubungan keteraturan dan keberagaman di alam jagad raya, termasuk keberagaman wujud benda yang kita perlukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu penciptaanNya adalah berbagai benda yang dapat larut. Larutan apa saja yang kamu gunakan dalam kehidupan sehari-hari? Apa manfaatnya bagimu dan orang lain? Bersama orang tuamu, lakukan investigasi tentang kegiatan yang dilakukan masyarakat di lingkungan rumahmu untuk menuju masyarakat sehat. \u00a0 Pembelajaran 2. Di Kampung Sehat Melati terdapat SD Negeri Melati. Sekolah ini sangat peduli dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Suatu hari siswa kelas 6 SD Negeri Melati berkunjung ke Kampung Rawajati. Apakah kamu pernah mendengar tentang Kampung Rawajati? Kampung Rawajati terletak di Jakarta Selatan, tepatnya di RW 03, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran. Di kampung ini, sebagian besar masyarakat menanam beragam tanaman seperti tanaman hias, buah, dan apotek hidup yang mereka tanam di pekarangan, pagar, dan tepi jalan depan rumah masing-masing. Selain itu mereka mengolah sampah rumah tangga untuk didaur ulang sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti kompos dan barang kerajinan. \u00a0 Baca dan praktikkan dialog berikut secara berpasangan. Dayu : Udin, kamu sudah pernah ya berkunjung ke Kampung Rawajati? Udin : Iya, beberapa waktu yang lalu aku ikut ayahku ke sana. Ayahku sebagai Ketua RT ingin belajar dari sebuah pemukiman hijau agar bisa menerapkannya di pemukimanku. Dayu : Apa yang membedakan Kampung Rawajati dengan pemukiman lain? Udin : Di sana setiap rumah terlihat hijau karena dipenuhi aneka pohon dan bunga. Di sekitar kampung pot-pot tanaman tersusun rapi memenuhi gang. Selain hijau, di sana juga bersih. Dayu : Bersih seperti apa? Tidak terlihat tumpukan sampah maksudmu? Udin : Iya. Warga di sana memilah dan mengelola sampah dengan bijak. Jadi tidak terlihat tumpukan sampah, bahkan di tempat sampah umum sekalipun. Dayu : Wah, kelihatannya banyak ya yang dipelajari dari Kampung Rawajati. Udin : Iya, banyak hal baru yang aku pelajari dari kampung ini. Dari sana aku tahu bahwa sampah pun dapat diolah menjadi benda bermanfaat, bahkan dapat dijual. \u00a0 Baca teks tentang Kampung Rawajati berikut! Judul Bacaan : Kampung Rawajati. Di Kampung Hijau Rawajati, selain peduli untuk membuat lingkungan hijau oleh tanaman, terlihat juga kesadaran warga yang cukup tinggi untuk berkontribusi terhadap pengelolaan sampah dengan bijak. Sebuah sentra pengumpulan sampah disediakan di area kampung untuk menampung aneka sampah rumah tangga. Para ibu turut berkontribusi dengan memisahkan sampah dapur seperti kulit bawang, batang sayuran, kulit buah, dan kulit telur kemudian dikumpulkan di sentra bersama dengan sampah kebun. Campuran sampah dapur dan sampah kebun dari warga kemudian diolah menjadi kompos. Setiap warga diperbolehkan mengambil kompos untuk penyubur tanaman. Apa yang dilakukan terhadap sampah konsumsi? Sampah organik yang berupa sisa makanan tiap hari ternyata tidak harus menggunung di tempat sampah sehingga menimbulkan aroma tak sedap. Beberapa warga memiliki lubang biopori di halaman rumah. Sampah sisa makanan tiap hari dituang ke dalam lubang biopori dan dibiarkan membusuk di sana. Ketika kelak membusuk, sampah-sampah tersebut akan menjadi penyubur tanah di sekitarnya. Lain halnya dengan sampah berupa koran dan kertas, sampah konsumsi non organik seperti botol dan kemasan plastik, botol kaca, serta barang tak terpakai lainnya. Warga Rawajati memiliki bank sampah, sebagai tempat menyetorkan sampah-sampah jenis ini. Setiap minggu sampah yang terkumpul di sentra diambil oleh beberapa pengepul untuk dibawa ke tempat pengolahan akhir. Pengelola bank sampah mengeluarkan daftar harga beli untuk tiap kg sampah yang disetorkan warga. Semakin banyak warga menyetorkan sampah, tentu semakin bertambah pula saldo tabungan sampahnya. Selain mengurangi tumpukan sampah, warga pun senang karena memperoleh manfaat dan keuntungan berupa uang dari sampah yang dihasilkannya. Bahkan beberapa anak memiliki tabungan sampahnya sendiri. Mereka berlomba mengumpulkan botol dan kemasan plastik untuk menambah saldo tabungan. Sebagian dari sampah non organik, juga dikumpulkan warga untuk diolah menjadi aneka kerajinan yang bernilai jual. Vas bunga, alas gelas, dompet, serta tas dirangkai cantik dari aneka botol plastik dan kemasan bekas. Kegiatan ini dilakukan oleh beberapa ibu di waktu luang mereka. Mengisi waktu, mengurangi tumpukan sampah, dan menambah uang belanja tentunya menjadi hal positif yang bermanfaat bagi warga dan lingkungan. Bagaimana dengan pengelolaan sampah di sekitarmu? Apa yang dapat kamu lakukan terhadap sampah di rumahmu? Jawab pertanyaan. 1, Tuliskan 3 kebiasaan\/perilaku penting yang dilakukan oleh masyarakat Rawajati untuk menciptakan lingkungan asri dan sehat. 2, Apa nilai-nilai luhur yang bisa dipelajari dari masyarakat Rawajati? 3, Tulis kesimpulanmu tentang teks di atas. Setelah membaca teks tentang Kampung Rawajati, diskusikan dengan teman dalam satu kelompok tentang hal yang dapat kamu lakukan di lingkungan sekitar rumahmu.Tulislah kesimpulan dari hasil diskusi kelompokmu. Jika suatu hari kamu berkunjung ke kampung Rawajati, tulislah pertanyaan yang akan kamu ajukan kepada masyarakat di sana. Diskusikan pertanyaan yang kamu tulis dengan teman di sebelahmu. Ayo Berkreasi : Tahukah kamu bahwa salah satu cara untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat adalah dengan mengolah bahan alam yang ada di sekitarmu menjadi produk yang bermanfaat? Salah satunya adalah dengan membuat potpourri. Ayo, kita cari tahu lebih jauh tentang potpourri. Pernahkah kamu melihat tumbuh-tumbuhan dan rempah-rempah yang kering di sekitar rumahmu? Wah ... ternyata tumbuhan dan rempah-rempah kering bisa diolah menjadi hiasan dan pewangi ruangan. Selain memberi keindahan dan kenyamanan, potpourri juga menebar wangi tanpa bahan kimia, sehingga baik untuk kesehatan. Bagaimana cara membuatnya? Ayo, kita cari tahu. Potpourri adalah campuran bunga, tumbuhan kering, atau rempah-rempah kering yang digunakan sebagai penghias dan pewangi ruangan. Potpourri memberi aroma lembut, biasanya diletakkan di wadah kayu atau dikemas menggunakan kantong kain kecil. Bagaimana cara membuat potpourri? Tahap 1 : Keringkan bunga, buah, dan rempah di tempat yang tidak terkena matahari langsung. Tahap 2 : Simpan bunga, buah, dan rempah yang telah dikeringkan ke dalam kantung bersih. Tahap 3 : Pilih bunga, buah, dan rempah yang telah dikeringkan untuk ditempatkan di wadah (mangkuk) cantik. Tahap 4 : Tambahkan minyak aroma terapi beberapa tetes. Jangan terlalu banyak karena akan berbau terlalu menyengat. Tahap 5 : Tempatkan potpourri di ruang yang kamu inginkan (ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi). Kamu juga bisa menyimpan potpourri ke dalam kantung cantik untuk dihadiahkan pada kerabat dan orang tercinta atau untuk dijual. Menggunakan bahan yang kamu bawa dari rumah, buat perencanaan potpourri yang baik. Siapkan langkah-langkahnya dan Wadah untuk tempat hasil jadinya. Rencana ini akan menjadi panduan untuk tugas potpourri pada pertemuan berikutnya. Sekarang pilah dan tata bunga, bahan alam, dan rempah-rempah yang kamu bawa dari rumah tertutup yang teduh dan berangin. Setelah melakukan persiapan untuk membuat potpourri, sekarang kamu akan mengumpulkan data tentang kegiatan masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggalmu sehubungan dengan upaya menciptakan lingkungan sehat. Data yang kamu kumpulkan akan disajikan dalam bentuk tabel. Untuk kegiatan pengumpulan data, kamu dan kelompokmu harus terlebih dahulu membuat kuesioner. Apakah kamu masih ingat tentang macam-macam data dan bagaimana merancang kuesioner yang baik untuk mengumpulkan data? Mari kita pelajari. - Data primer adalah data yang kamu kumpulkan sendiri. - Data sekunder adalah data yang dikumpulkan oleh orang lain. Diskusikan kembali bersama seorang teman tentang perbedaan data primer dan data sekunder. \u00a0 Perhatikan contoh berikut : Kamu akan mengumpulkan data tentang kegiatan dalam menciptakan lingkungan sehat. Berikut adalah hasil survei yang dilakukan kepada 36 siswa kelas VI di sebuah sekolah yang disajikan dalam bentuk turus dan angka. - Siswa selalu membuang sampah pada tempatnya : 25 turus. - Siswa yang menanam pohon dan bunga di sekitar rumahnya : 17 turus. - Siswa selalu melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan rumah bersama warga : 22 turus. - Siswa yang berolahraga bersama minimal sekali seminggu : 27 turus. - Siswa yang memilah sampah di rumah : 9 turus. - Siswa yang mendaur ulang sampah : 8 turus. Data di atas disajikan dalam bentuk turus. Turus adalah istilah untuk menggambarkan angka berupa simbol tertentu dengan tujuan untuk mempermudah pembacaan angka, terutama angka yang berjumlah cukup banyak. Simbol yang digunakan umumnya berupa garis-garis vertikal, dimana setiap kelipatan lima menggunakan empat garis horizontal dan satu diagonal. Sekarang kamu akan menghasilkan data primer. Caranya bagaimana? Kamu akan melakukan wawancara langsung. Cantumkan pertanyaan tersebut dalam lembar kuesioner. Lembar Kuesioner. Berilah tanda cek (\u221a) untuk kegiatan yang pernah dilakukan (dalam 2 minggu terakhir) dan tanda silang (X) untuk kegiatan yang tidak pernah dilakukan. 1) Keluargaku membuang sampah pada tempatnya. 2) Keluargaku menanam pohon dan bunga di sekitar rumah Keluargaku melakukan kerja. 3) bakti untuk membersihkan lingkungan rumah. 4) Keluargaku berolahraga bersama. 5) Keluargaku memilah sampah. 6) Keluargaku mendaur ulang sampah. Menggunakan kuesioner yang telah kamu buat, minta teman sekelasmu mengisinya. Diskusikan dalam kelompok yang terdiri atas 5-6 orang siswa. Lengkapi tabel dari hasil kuesioner. Apa kesimpulanmu tentang data yang telah dikumpulkan? Jelaskan. Jelaskan perbedaan antara data primer dan data sekunder dan berikan contoh. \u00a0 Ayo Kita Diskusikan! Untuk menciptakan lingkungan sehat, kerja sama antar anggota keluarga dan masyarakat sangat dibutuhkan tanpa melihat latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya. Berikut adalah beberapa kerja sama dan kegiatan masyarakat dalam rangka menciptakan lingkungan sehat. 1) Bekerja sama membersihkan sampah yang ada di lingkungan rumah. 2) Bekerja sama membersihkan saluran air agar terhindar dari penyakit menular. 3) Bekerja sama menanam pohon agar lingkungan asri. Jelaskan 5 bentuk kerja sama lain yang ada di sekitar rumahmu untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat! 1,membersihkan selokan. 2,melaksanakan gerakan 3m. 3,kerja bakti. 4,tidak membuang sampah di sungah. 5,membersihkan genangan-genangan air. \u00a0 Mengapa kerja sama antarwarga yang berbeda latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan sehat? Apa yang akan terjadi kalau anggota keluarga atau masyarakat tidak mau bekerja sama? Diskusikan jawabanmu secara berkelompok. \u00a0 Ayo Kita Renungkan ! 1. Menghargai alam dan lingkungan sekitar sebagai sumber ide dalam berkarya seni adalah merupakan hal yang sangat penting. Bagaimana cara kamu memanfaatkan lingkungan dan alam sebagai sumber ide? Apa pelajaran yang dapat kamu ambil ketika membuat karya seni kreatif potpourri dari bahan alam? Apa manfaat yang diperoleh orang lain dari hasil karyamu? 2. Tuhan menciptakan keindahan pemandangan alam, tentunya keindahan yang memberi manfaat bagi umat manusia. Dengan demikian, ketika menghasilkan sebuah karya, sangat penting memikirkan manfaat yang ditimbulkan. Apa saja hasil karya yang kamu temukan dalam keseharian yang memberi manfaat bagi banyak orang? \u00a0 Kerjasama dengan Orangtua : Kumpulkan data tentang kegiatan bersama yang dilakukan masyarakat di sekitar tempat tinggalmu sehubungan kegiatan untuk menuju masyarakat sehat. Kamu bisa melakukan penyesuaian jenis pertanyaan dengan kondisi masyarakat setempat. Kumpulkan bahan untuk potpourri dan lakukan proses pengeringan. Bawa ke sekolah untuk pertemuan berikutnya. \u00a0 Pembelajaran 3. Melakukan senam bersama secara teratur di lingkungan rumah adalah merupakan salah satu kegiatan menuju masyarakat sehat. Kali ini kita akan mempraktikkan senam lantai. Apakah kamu sudah menguasai gerakan dasar senam lantai? Ayo, kita pelajari. Amati gambar gerakan senam lantai berikut dan peragaan dari guru. Gerakan guling ke depan. Tampak pada gambar Gerakan guling ke belakang. \u00a0 Tampak pada gambar gerakan meroda. Setelah mengamati gambar, kamu dapat menuliskan hal yang kamu ingin ketahui lebih lanjut tentang gerakan senam lantai dalam bentuk pertanyaan. Diskusikan pertanyaan yang telah kamu tulis dengan teman-teman dengan panduan guru. Sikap awal jongkok, kedua kaki rapat, letakkan lutut ke dada, kedua tangan menumpu di depan ujung kaki kira-kira 40 cm. Kemudian bengkokkan kedua tangan, letakkan pundak pada matras dengan menundukkan kepala, dan dagu sampai ke dada. \u00a0 Setelah itu dilanjutkan dengan melakukan gerakan berguling ke depan. \u00a0 Ketika panggul menyentuh matras, peganglah tulang kering dengan kedua tangan menuju posisi jongkok. Teruskan gerakan sampai posisi berdiri. \u00a0 \u00a0 Memasyarakatkan olahraga secara teratur di lingkungan tempat tinggal adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menuju masyarakat sehat. Hal tersebut juga perlu disertai dengan pola makan yang sehat sejak kita bayi. Ayo, kita cari tahu seperti apa makanan dan minuman sehat yang disarankan Posyandu Kampung Sehat Melati. Amati contoh menu yang dibawa oleh guru. Menu tersebut adalah contoh menu yang biasa disediakan oleh Posyandu Kampung Sehat Melati. Bantu petugas Posyandu mengelompokkan menu tersebut ke dalam larutan atau campuran. Setelah mengamati gambar menu tadi, diskusikan secara berpasangan. Kelompokkan menu tersebut berdasarkan campuran atau larutan dengan memberikan tanda cek (\u221a) seperti contoh. Bubur Kacang Hijau : Campuran. Susu Kedelai : Larutan. Jus Buah : Campuran. - Jelaskan alasanmu melakukan pengelompokan. - Apakah yang dimaksud dengan larutan? - Apakah yang dimaksud dengan campuran? Pikirkan tentang makanan dan minuman yang ada di sekitarmu. Kelompokkan makanan dan minuman tersebut berdasarkan campuran dan larutan. Kamu akan bekerja dalam kelompok yang terdiri atas 5-6 orang. Setiap kelompok akan membuat makanan dan minuman berikut ini: Rujak Aneka Buah Bahan-bahan: -\u00a0 1 buah bengkuang; dipotong seperti korek api tebal. -\u00a0 5 buah jambu air; dipotong seperti korek api tebal. -\u00a0 1 buah ubi merah; dipotong seperti korek api tebal. -\u00a0 1 buah mangga muda; dipotong seperti korek api tebal. -\u00a0 1\/2 - 1 buah pepaya mengkal; dipotong seperti korek api tebal. -\u00a0 1 buah nanas; dipotong berbentuk kipas. -\u00a0 2 buah kedondong; dipotong seperti korek api tebal. -\u00a0 Kamu dapat menambahkan dengan jenis buah lain yang tersedia di daerahmu. Bahan bumbu: -\u00a0 5 buah cabe merah keriting; dibuang bijinya. -\u00a0 2 buah cabe rawit (jika ingin lebih pedas). -\u00a0 150 gram kacang tanah berkulit yang sudah digoreng. -\u00a0 1\/2 sendok teh terasi; sudah disangrai atau dibakar. -\u00a0 1\/2 sendok teh garam. -\u00a0 2 mata biji asam jawa; direndam di air hangat lalu dibuang bijinya. -\u00a0 150 gram gula merah; disisir kasar. -\u00a0 3 sendok makan air matang Cara membuat: -\u00a0 Semua bahan bumbu diulek hingga halus. -\u00a0 Campur semua bahan buah pada mangkuk besar. -\u00a0 Tuang bumbu ke dalam mangkuk. -\u00a0 Aduk rata campuran buah dan bumbu. \u00a0 Jus Jeruk. Bahan-bahan sebagai berikut: - Jeruk segar sebanyak 6 buah. - Air gula sebanyak 40 ml. - Es batu \u00be gelas. - Air matang sebanyak 200 ml. Cara membuat: - Kupas jeruk dan kemudian buang bagian biji. Masukkan daging buah jeruk tersebut ke dalam blender. - Tambahkan juga es batu\/serut bersama dengan air gula dan air matang. - Blender kurang lebih 3 menit. - Tuang ke dalam gelas saji. Jus siap dinikmati. \u00a0 Bandingkan kedua makanan yang telah kamu buat. - Apakah kamu masih melihat dan mengenal bahan-bahan yang terdapat di dalam rujak aneka buah ? - Apakah kamu masih melihat wujud jeruk dan gula di di dalam jus jeruk? Ke manakah perginya gula? \u00a0 Tulis laporan berdasarkan kegiatan yang kamu lakukan dengan memperhatikan kriteria sebagai berikut: 1) Tujuan kegiatan. 2) Bahan-bahan yang diperlukan. 3) Cara membuat. 4) Kesimpulan. Presentasikan laporan yang telah kamu buat di depan kelas! \u00a0 Ayo Renungkan ! - Apa yang telah kamu pelajari hari ini? - Bagian mana yang sudah kamu pahami dengan baik? - Bagian mana yang belum kamu pahami? - Apa yang akan kamu lakukan agar lebih paham? - Nilai-nilai apa yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari? - Manfaat apa yang kamu peroleh? \u00a0 Kerja Sama dengan Orang Tua. Wawancarai penjual makanan atau minuman yang ada di sekitar rumahmu. Tulis laporan berdasarkan wawancara yang kamu lakukan dengan mencantumkan bahan pembuat, cara membuat, dan kesimpulan. Diskusikan hasil wawancara yang kamu lakukan dengan orang tua. \u00a0 Pelajaran 4. Posyandu Kampung Sehat Melati selalu melakukan pencatatan terhadap perkembangan berat badan bayi yang ada di kampung tersebut dan menyajikan dalam bentuk grafik. Amati grafik perkembangan berat badan seorang bayi yang tercatat di Posyandu Kampung Melati berikut ini. Tampak Gambar Grafik perkembangan Berat Badan Seorang Bayi. Jawab pertanyaan berdasarkan grafik. 1) Apa yang ditunjukkan oleh grafik tersebut? Grafik menunjukan berat badan bayi dari usiah 0-9 bulan. Berat badan dari 3 kg sampai dengan 9 kg. 2) Bagaimana perbandingan berat badan bayi pada usia 3 bulan dan 6 bulan? Pada usia 3 bulan beratnya 6,5 kg; pada usia 6 bulan 7,8 kg. 3) Pada usia berapa bayi tersebut mempunyai berat badan tertinggi? 8 bulan. 4) Apakah ada permasalahan dalam perkembangan berat badan bayi tersebut? Jelaskan. Pada Usia 5-6 bulan tidak ada perkembangan berat badan. 8-9 bulan terjadi penurunan berat badan. 5). Buat 4 pertanyaan lainnya yang bisa kamu jawab dari grafik tersebut. 6) Tukarkan pertanyaan tersebut dengan teman di sebelahmu dan minta mereka menjawab. Ubahlah grafik tersebut menjadi bentuk tabel. Setelah kamu membaca grafik dan tabel, manakah yang lebih memudahkan kamu mengetahui informasi? Grafik atau tabel? Jelaskan jawabanmu! Kamu adalah petugas Posyandu di Kampung Melati. Kamu diminta membuat laporan tertulis berdasarkan tabel tersebut. Seperti apa laporanmu? Tulis dengan terperinci. Tampak Grafik perkembangan berat badan Budi. Tampak data berat badan beberapa anak. 1. Buatlah pertanyaan berdasarkan ke dua grafik di atas! Mintalah temanmu untuk menjawab pertanyaanmu. 2. Amatilah kedua grafik tesebut, menurutmu apa perbedaan kedua grafik tersebut! Jelaskan! 3. Mengapa pada grafik yang pertama, antartitik dihubungkan dengan garis? Jelaskan! 4. Mengapa pada grafik yang kedua, antartitik tidak dihubungkan dengan garis? Jelaskan! Kerja sama warga untuk memajukan Posyandu di kampung Melati sudah terjalin cukup lama. Banyak warga yang turut serta sebagai kader Posyandu. Tujuannya adalah agar bayi dan balita di sana sehat. Karena mereka sangat yakin bahwa untuk menghasilkan generasi sehat di masa depan, harus dimulai sejak usia dini. Berikut adalah bentuk kerja sama lain yang dilakukan kader Posyandu untuk meningkatkan kesehatan bayi. 1) Apa tujuan dari setiap kerja sama tersebut? 2) Apa manfaat kerja sama tersebut bagi masyarakat? 3) Kerja sama apa yang diharapkan oleh Posyandu agar tercipta masyarakat sehat? 4. Apakah di lingkungan tempat tinggalmu terdapat kegiatan serupa? Jelaskan. \u00a0 - Apa yang telah kamu pelajari hari ini? - Bagian mana yang sudah kamu pahami dengan baik? - Bagian mana yang belum kamu pahami? - Apa yang akan kamu lakukan agar lebih paham? - Nilai-nilai apa yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari? - Manfaat apa yang kamu peroleh? \u00a0 Diskusikan dengan orang tuamu tentang kegiatan Posyandu atau Puskesmas di tempat tinggalmu. Jika memungkinkan kamu dapat melakukan wawancara kepada petugas Posyandu dan Puskesmas sehubungan dengan program kesehatan masyarakat. \u00a0 Pembelajaran 5. Tahukah kamu bahwa daun dan bunga kering masih dapat dimanfaatkan? Pernahkah kamu membuat kreasi dari daun dan bunga kering? Apa kaitan dan manfaat dari kreasimu tersebut terhadap lingkungan sehat? Amati bagan yang berisikan rencanamu tentang pembuatan potpourri yang telah dirancang sebelumnya. Siapkan bahan-bahan alam yang sudah dikeringkan untuk ditata menjadi potpourri. Sekarang kamu dapat mempraktikkan pembuatan potpourri sesuai dengan rencana yang kamu inginkan. Datalah bahan yang kamu gunakan untuk pembuatan potpourri tersebut berdasarkan banyaknya dan tulis pada tabel. Presentasikan karya potpourri, tabel dan grafik, serta tulisanmu mengenai manfaat potpourri di depan kelas. Setelah selesai membuat potpourri, seorang siswa melakukan pendataan mengenai bahan-bahan yang paling banyak terdapat dalam potpourri yang dibuat teman satu kelas. Dari kuesioner yang diajukan didapatkan data sebagai berikut: Bahan Laki-laki Perempuan Bunga Pinus 9 3 Mawar 2 5 Daun kering 6 3 Melati 7 5 \u00a0 Berdasarkan data di atas jawablah pertanyaan berikut! a. Buat grafik yang sesuai dengan data tersebut! b. Apa kesimpulanmu tentang data tersebut? Tukarkan hasilmu dengan teman di sebelahmu dan bandingkan hasilnya! Sekarang saatnya kamu melakukan pendataan tentang bahan-bahan yang terdapat pada potpourri yang dibuat oleh teman sekelasmu. Buatlah kuesioner, masukkan data ke dalam tabel dan sajikan dalam bentuk grafik. Tulis kesimpulanmu! Perlihatkan potpourri yang telah kamu buat kepada orang tuamu. Ceritakan kepada mereka proses pembuatan dan manfaatnya. \u00a0 Pembelajaran 6. Kamu akan melanjutkan belajar senam lantai. Keterampilan yang kamu praktikkan adalah gerakan guling ke belakang. Kamu akan melanjutkan belajar senam lantai. Sekarang kamu akan belajar keterampilan guling ke belakang. Bagaimana cara melakukan gerakan guling ke belakang? Ayo, amati gambar berikut. Cara melakukan gerakan guling belakang adalah sebagai berikut: a. Sikap awal dalam posisi jongkok, kedua tangan di depan dan kaki rapat. b. Kepala ditundukkan kemudian kaki menolak ke belakang. c. Pada saat panggul mengenai matras, kedua tangan segera dilipat ke samping telinga dan telapak tangan menghadap ke atas untuk siap menolak di matras. d. Kaki segera diayunkan ke belakang melewati kepala. e. Dibantu oleh kedua tangan yang menolak kuat, kedua kaki dilipat sampai ujung kaki dapat mendarat di atas matras. Dorong badan ke atas dan teruskan gerakan sampai membentuk sikap jongkok. \u00a0 Ayo Bekerja sama. Memasyarakatkan olahraga adalah salah satu upaya yang bisa dilaksanakan di lingkungan rumahmu agar tercipta masyarakat sehat. Diskusikan dalam kelompok dan buat rencana bagaimana cara menghimbau masyarakat agar muncul kesadaran berolahraga. Tuliskan rencana tersebut. Rencana mencakup tujuan, cara, media yang digunakan, serta pembagian tugas dalam kelompok. Buat poster dengan tema \u2018Memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat\u2019. Presentasikan rencana yang kamu buat beserta poster yang dirancang. \u00a0 Ayo Ceritakan Melakukan kerja sama untuk mencapai tujuan mulia adalah sikap terpuji. Baru saja kalian bekerja sama merancang rencana untuk memasyarakatkan olahraga. Ceritakan pengalamanmu bekerja sama dalam kelompok hari ini. Jelaskan proses yang dilakukan dari awal hingga akhir. 1) Kamu akan melakukan survei tentang olahraga yang paling digemari oleh siswa kelas 6, rancang kuesioner untuk survei tersebut. 2) Menurutmu apa syarat dari sebuah kuesioner yang baik? 3) Dayu melakukan survei ke teman-teman satu kelasnya tentang atlet bulu tangkis yang paling digemari. Berikut adalah data yang dihasilkan Dayu. Pemain Bulu Tangkis - Laki-laki \u2013 Perempuan. Rudi Hartono,\u00a0 L=\u00a0 6, P= 4. Susi Susanti,\u00a0 L= 3, P= 4. Alan Budikusuma, L=2, P=6. Liem Swie King, L=4, P=5. Icuk Sugiarto, L=5, P=3. Taufik Hidayat, L=4, P=6. Yang lainnya, L=1, P=2. Buatlah grafik berdasarkan data tersebut! Apa kesimpulanmu tentang data tersebut? 4) Perhatikan grafik berikut : a) Apakah penyajian grafik tersebut sudah benar? Mengapa? b) Berapa tinggi badan Siti pada usia 2, 5, dan 9 tahun? c) Pada usia berapa tinggi badan Siti mengalami penambahan paling banyak? d) Pada usia berapa tinggi badan Siti mengalami penambahan paling sedikit? 5) Kerja sama dalam mewujudkan masyarakat sehat sangat diperlukan di lingkungan tempat tinggal kita. Sebutkan contoh-contoh kerja sama tersebut. \u00a0 6) Sebutkan dan jelaskan 3 contoh sikap masyarakat yang bijak terhadap alam sehingga memberi manfaat bagi kesehatan banyak orang. \u00a0 7) Sebutkan dan jelaskan pula contoh masyarakat yang tidak bijak terhadap alam sehingga memberikan dampak yang tidak baik terhadap kesehatan masyarakat. Ceritakan kegiatan yang telah kamu pelajari selama satu minggu ini kepada orang tua di rumah. Ceritakan pula manfaat dari membuat potpourri, manfaat dari senam lantai bagi kesehatan dan kelenturan tubuh. Kamu bisa melakukan kegiatan-kegiatan tersebut bersama orang tua di rumah.\", \"Indonesian Female\");\n                }\n            };\n        <\/script>\n    <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><br \/>\n<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3855\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/02\/sd6-tema1.png\" alt=\"\" width=\"215\" height=\"304\" \/><\/span><\/p>\n<h1 class=\"entry-title\">SD Kelas 6 Tema 6 &#8211; Sub Tema 1 Menuju Masyarakat Sehat \u2013 Lingkungan Sehat Masyarakat Sehat.<\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kami akan mulai belajar tema tentang Menuju Masyarakat Sehat. Pemahaman tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) akan membangun kesadaran kami tentang betapa pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari agar terciptanya masyarakat yang sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Saat bertemu orang di sekitar rumah, ajaklah mereka bercerita tentang pengalaman mereka menerapkan pola hidup bersih dan sehat di dalam lingkungan keluarga, lingkungan rumah, serta lingkungan masyarakat yang lebih luas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ceritakan pengalaman ayah dan bunda dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga, rumah, dan masyarakat, seperti; bergotong royong membersihkan lingkungan, menanam pohon di sekitar tempat tinggal, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb.png\" alt=\"image\" width=\"390\" height=\"266\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 1.<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahukah kamu bahwa lingkungan yang sehat juga mempengaruhi kesehatan masyarakat yang ada di dalamnya. Ayo, kita diskusikan lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Judul Bacaan : Kampung Sehat Melati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Siti telah beberapa kali berkunjung ke rumah Tia, sahabatnya yang tinggal di sebuah pemukiman bernama Kampung Sehat Melati yang terletak di jalan Melati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setiap pekarangan rumah di Kampung Sehat Melati asri ditanami warga dengan aneka pohon dan bunga. Beberapa warga menanam pohon buah seperti mangga, rambutan, jambu, dan belimbing. Saat berbuah, mereka berbagi dengan tetangga. Ada pula warga yang menanam aneka tanaman untuk bumbu dapur dan tanaman obat, seperti jahe, sereh, kumis kucing, pare, dan berbagai tanaman lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setiap kali menginap di rumah Tia, Siti senang mengamati berbagai kegiatan warga Kampung Sehat Melati. Sebulan sekali, warga bekerja bakti untuk membersihkan sampah di selokan, balai warga, bak sampah umum, serta merapikan pepohonan di tempat umum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setiap hari Minggu pagi diadakan senam sehat bersama. Seluruh anggota keluarga mengikuti kegiatan dengan penuh semangat. Beberapa kali diadakan pula senam yang diikuti oleh warga usia lanjut, seperti senam jantung sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Warga yang memiliki bayi dan balita secara rutin datang ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk mendapatkan penyuluhan mengenai makanan dan minuman sehat serta imunisasi gratis. Warga yang berprofesi sebagai dokter bergiliran memberikan pelayanan kesehatan secara sukarela bagi warga di pos ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kesehatan warga tentu tidak terlepas dari kondisi lingkungan yang bersih. Di Kampung Sehat Melati tidak terlihat tumpukan sampah, sehingga tidak tercium bau tak sedap dan tidak terlihat kerumunan lalat. Warga aktif mengolah sampah dapur dan daun kering menjadi kompos, untuk dipakai memelihara tanaman. Sisa-sisa makanan pun tidak ditumpuk di tempat sampah, melainkan dimasukkan ke dalam lubang-lubang biopori yang ada di sekitar pemukiman. Selain terhindar dari bau busuk sampah, tanah pun menjadi subur akibat pembusukan alami yang terjadi di lubang biopori.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Siti selalu senang berkunjung ke rumah Tia. Kampung Sehat Melati menjadi inspirasi bagi Siti untuk mencontoh kepedulian terhadap lingkungan serta hidup bersih dan sehat di pemukimannya sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah mengamati dan membaca tentang masyarakat \u2018Kampung Sehat Melati, tulis hal yang kamu ingin ketahui lebih lanjut tentang perilaku hidup sehat dalam bentuk pertanyaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tukarkan pertanyaan yang telah kamu buat dengan teman di sebelahmu dan diskusikan jawabannya bersama-sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sekarang tulis kegiatan yang dilakukan oleh Masyarakat Kampung Sehat Melati pada bagan berikut dan berikan pendapatmu!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-1.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-1.png\" alt=\"image\" width=\"576\" height=\"416\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tulis kesimpulanmu tentang hubungan antara kegiatan yang dilakukan masyarakat dengan manfaatnya bagi kesehatan masyarakat tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana dengan lingkunganmu? Kegiatan perilaku hidup bersih dan sehat apa yang biasa dilakukan masyarakat di sekitarmu?<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-2.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-2.png\" alt=\"image\" width=\"499\" height=\"435\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tampak Gambar : Masyarakat kampungsehat melati menanam pohon dan bunga bersama-sama; Tampak warga menanam apotek hidup; tampak warga memilah sampah; tampak gambar warga mendaur ulang sampah menjadi bahan kreatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apa yang dilakukan masyarakat Kampung Sehat Melati terhadap alam sekitarnya agar lingkungan menjadi sehat? Jelaskan! Mereka menhijaukan lingkungan dengan banyak menanam sehingga menambah oksigen yang menyehatkan; menanam tanaman yang menjadikan indah kampungnya; juga menanam tanaman obat-obatan; sampah di tangani dengan baik; sehingga menjadikan lingkungan yang ramah lingkungan dan berhasil guna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jawab pertanyaan berikut berdasarkan teks.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1, Apa saja perilaku hidup sehat yang ditunjukkan oleh masyarakat di Kampung Sehat Melati?<br \/>\n2, Apa kegiatan yang dilakukan oleh warga Kampung Sehat Melati sebulan sekali?<br \/>\n3, Apa kaitan antara pengelolaan sampah dengan kesehatan masyarakat?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tuhan telah memberi kita alam yang seimbang. Ketika kita menjaga keseimbangan tersebut, maka kita pun akan mendapat berkah dariNya. Namun, apabila kita memperlakukan alam dengan tidak bijak, maka kita pun akan menuai akibatnya. Salah satu contoh adalah membuang sampah sembarangan yang membuat lingkungan tercemar dan kotor. Tempat yang kotor adalah tempat bersarangnya berbagai binatang yang dapat menyebarkan penyakit menular, di antaranya lalat, nyamuk, kecoa, tikus, dan lain-lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahukah kamu bahwa di Kampung Sehat Melati, masyarakat juga diajarkan untuk menanggulangi berbagai penyakit. Salah satunya adalah penyakit diare. Warga diberi penyuluhan tentang cara membuat larutan untuk menanggulangi penyakit diare. Bagaimana cara membuat larutan tersebut?<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-3.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-3.png\" alt=\"image\" width=\"559\" height=\"376\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Langkah<br \/>\npertama :<br \/>\nCuci tangan<br \/>\ndengan bersih<br \/>\nmenggunakan<br \/>\nsabun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Langkah<br \/>\nkedua :<br \/>\nMasukkan<br \/>\n200 ml air<br \/>\nhangat ke<br \/>\ndalam gelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Langkah ketiga : Tambahkan 1 sendok teh gula dan 1\/4 sendok teh garam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Langkah<br \/>\nkeempat :<br \/>\nAduk<br \/>\nhingga larut<br \/>\ndan siap untuk<br \/>\ndiminum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sekarang saatnya kamu mempraktikkan cara membuat larutan untuk penyakit<br \/>\ndiare dengan mengikuti langkah-langkah tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Amati larutan yang sudah kamu buat dan jawab pertanyaan berikut!<br \/>\nApakah kamu masih melihat wujud gula? Apa yang terjadi dengan gula?<br \/>\nJelaskan! Wujud gula tidak tampak, gula menjadi satu dengan air, biasa di sebut dengan larutan gula.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apakah kamu masih melihat wujud garam? Apa yang terjadi dengan garam? Jelaskan.<br \/>\nWujud garam tidak tampak lagu, karena telah melarut. menjadi larutan garam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apa kesimpulanmu dari dua pertanyaan hasil percobaan tersebut? Gula dan garam telah melarut di dalam air, dan disebut larutan gula dan garam; berfungsi untuk mengurangi dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh, bisa untuk mengatasi diare.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tulis laporan berdasarkan percobaan yang telah kamu lakukan. Laporan harus memuat informasi bahan-bahan, peralatan, cara membuat, manfaat, dan kesimpulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebutkan contoh larutan dan bukan larutan yang kamu temukan dalam kehidupan sehari-hari. Tuliskan pada diagram <i>frayer<\/i> berikut.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-4.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-4.png\" alt=\"image\" width=\"623\" height=\"422\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<h4><span style=\"color: #000000;\">Pengertian Larutan.<\/span><\/h4>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apakah semua zat tercampur merata? Tidak semua zat tercampur secara sempurna.<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"color: #000000;\">Jika partikel-partikel zat tercampur merata maka campuran tersebut disebut campuran yang sempurna (<b>homogen<\/b>). Campuran homogen disebut juga <b>larutan<\/b>. <\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Contoh Larutan;<\/b> air dengan garam, air dengan gula, dan air dengan alkohol. Adakah contoh campuran homogen (larutan) yang kamu temukan di rumahmu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ciri-ciri Larutan :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Campuran homogen (larutan) memiliki ciri-ciri, yaitu<br \/>\n1) ukuran partikel zat yang bercampur berukuran molekul;<br \/>\n2) partikel-partikel zat yang bercampur akan tercampur merata;<br \/>\n3) campuran tidak akan mengendap jika didiamkan (tidak diaduk);<br \/>\n4) bening dan tembus cahaya.<\/span><\/p>\n<h5><\/h5>\n<h5><span style=\"color: #000000;\">Campuran Heterogen :<\/span><\/h5>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebaliknya, jika partikel-partikel zat yang bercampur tidak merata maka campuran itu dikatakan campuran yang tidak sempurna (heterogen).<br \/>\nPada campuran ini, larutan akan terjadi hanya jika campuran diaduk atau dipanaskan. Misalnya, campuran tepung terigu dengan air atau kopi dengan air. Adakah campuran heterogen di rumahmu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Campuran heterogen memiliki ciri-ciri, yaitu :<br \/>\n1) ukuran partikel yang bercampur lebih besar dari molekul;<br \/>\n2) pencampuran partikelnya tidak merata;<br \/>\n3) larutan akan mengendap (partikel zat pelarut dan terlarutnya berpisah) jika didiamkan;<br \/>\n4) keruh dan tidak tembus cahaya.<\/span><\/p>\n<h6><span style=\"color: #000000;\"><u>Zat yang tidak dapat bercampur<\/u> :<\/span><\/h6>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Adakah zat yang tidak dapat bercampur? Air dengan minyak goreng merupakan salah satu zat yang tidak dapat saling melarutkan. Kedua zat tersebut akan dapat saling melarut jika ditambahkan zat lain sebagai pemantap atau pengikat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Misalnya, air dengan minyak goreng akan bercampur jika ditambahkan air sabun (detergen). Dalam hal ini, air sabun berfungsi sebagai pemantap atau pengikat partikel minyak goreng sehingga menjadi suatu zat yang bisa larut dalam air. Larutan yang terjadi disebut <b>emulsi<\/b>. Contohnya, air susu dan tinta.<\/span><\/p>\n<h6><span style=\"color: #000000;\"><u>Cara mempercepat proses pelarutan<\/u> : <\/span><\/h6>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa proses pelarutan dapat dipercepat dengan cara;<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #000000;\">diaduk,\u00a0 <\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">ditambah zat pelarutnya,\u00a0 <\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">diperkecil ukuran zat terlarutnya,\u00a0 <\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">diatur suhu zat pelarutnya, dan\u00a0 <\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;\">diberi zat pemantap (untuk <i>emulsi<\/i>).<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Renungkan : <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1, Salah satu kegiatan hari ini adalah presentasi tentang larutan. Setiap siswa berupaya melakukan yang terbaik. Siswa lain diharapkan menghargai setiap hasil karya dan kerja keras orang lain. Apa yang kamu rasakan ketika hasil kerja kerasmu dihargai orang lain? Bagaimana cara kamu menunjukkan penghargaan kepada orang lain?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2, Tuhan menciptakan hubungan keteraturan dan keberagaman di alam jagad raya, termasuk keberagaman wujud benda yang kita perlukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu penciptaanNya adalah berbagai benda yang dapat larut. Larutan apa saja yang kamu gunakan dalam kehidupan sehari-hari? Apa manfaatnya bagimu dan orang lain?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bersama orang tuamu, lakukan investigasi tentang kegiatan yang dilakukan masyarakat di lingkungan rumahmu untuk menuju masyarakat sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 2.<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di Kampung Sehat Melati terdapat SD Negeri Melati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sekolah ini sangat peduli dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Suatu hari siswa kelas 6 SD Negeri Melati berkunjung ke Kampung Rawajati. Apakah kamu pernah mendengar tentang Kampung Rawajati? Kampung Rawajati terletak di Jakarta Selatan, tepatnya di RW 03, Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran. Di kampung ini, sebagian besar masyarakat menanam beragam tanaman seperti tanaman hias, buah, dan apotek hidup yang mereka tanam di pekarangan, pagar, dan tepi jalan depan rumah masing-masing. Selain itu mereka mengolah sampah rumah tangga untuk didaur ulang sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti kompos dan barang kerajinan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Baca dan praktikkan <strong><u>dialog<\/u><\/strong> berikut secara berpasangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dayu : Udin, kamu sudah pernah ya berkunjung ke Kampung Rawajati?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Udin : Iya, beberapa waktu yang lalu aku ikut ayahku ke sana. Ayahku sebagai Ketua RT ingin belajar dari sebuah pemukiman hijau agar bisa menerapkannya di pemukimanku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dayu : Apa yang membedakan Kampung Rawajati dengan pemukiman lain?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Udin : Di sana setiap rumah terlihat hijau karena dipenuhi aneka pohon dan bunga. Di sekitar kampung pot-pot tanaman tersusun rapi memenuhi gang. Selain hijau, di sana juga bersih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dayu : Bersih seperti apa? Tidak terlihat tumpukan sampah maksudmu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Udin : Iya. Warga di sana memilah dan mengelola sampah dengan bijak. Jadi tidak terlihat tumpukan sampah, bahkan di tempat sampah umum sekalipun.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dayu : Wah, kelihatannya banyak ya yang dipelajari dari Kampung Rawajati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Udin : Iya, banyak hal baru yang aku pelajari dari kampung ini. Dari sana aku tahu bahwa sampah pun dapat diolah menjadi benda bermanfaat, bahkan dapat dijual.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Baca teks tentang Kampung Rawajati berikut!<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Judul Bacaan : Kampung Rawajati.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Di Kampung Hijau Rawajati, selain peduli untuk membuat lingkungan hijau oleh tanaman, terlihat juga kesadaran warga yang cukup tinggi untuk berkontribusi terhadap pengelolaan sampah dengan bijak. Sebuah sentra pengumpulan sampah disediakan di area kampung untuk menampung aneka sampah rumah tangga. Para ibu turut berkontribusi dengan memisahkan sampah dapur seperti kulit bawang, batang sayuran, kulit buah, dan kulit telur kemudian dikumpulkan di sentra bersama dengan sampah kebun. Campuran sampah dapur dan sampah kebun dari warga kemudian diolah menjadi kompos. Setiap warga diperbolehkan mengambil kompos untuk penyubur tanaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apa yang dilakukan terhadap sampah konsumsi? Sampah organik yang berupa sisa makanan tiap hari ternyata tidak harus menggunung di tempat sampah sehingga menimbulkan aroma tak sedap. Beberapa warga memiliki lubang biopori di halaman rumah. Sampah sisa makanan tiap hari dituang ke dalam lubang biopori dan dibiarkan membusuk di sana. Ketika kelak membusuk, sampah-sampah tersebut akan menjadi penyubur tanah di sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Lain halnya dengan sampah berupa koran dan kertas, sampah konsumsi non organik seperti botol dan kemasan plastik, botol kaca, serta barang tak terpakai lainnya. Warga Rawajati memiliki bank sampah, sebagai tempat menyetorkan sampah-sampah jenis ini. Setiap minggu sampah yang terkumpul di sentra diambil oleh beberapa pengepul untuk dibawa ke tempat pengolahan akhir. Pengelola bank sampah mengeluarkan daftar harga beli untuk tiap kg sampah yang disetorkan warga. Semakin banyak warga menyetorkan sampah, tentu semakin bertambah pula saldo tabungan sampahnya. Selain mengurangi tumpukan sampah, warga pun senang karena memperoleh manfaat dan keuntungan berupa uang dari sampah yang dihasilkannya. Bahkan beberapa anak memiliki tabungan sampahnya sendiri. Mereka berlomba mengumpulkan botol dan kemasan plastik untuk menambah saldo tabungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sebagian dari sampah non organik, juga dikumpulkan warga untuk diolah menjadi aneka kerajinan yang bernilai jual. Vas bunga, alas gelas, dompet, serta tas dirangkai cantik dari aneka botol plastik dan kemasan bekas. Kegiatan ini dilakukan oleh beberapa ibu di waktu luang mereka. Mengisi waktu, mengurangi tumpukan sampah, dan menambah uang belanja tentunya menjadi hal positif yang bermanfaat bagi warga dan lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana dengan pengelolaan sampah di sekitarmu? Apa yang dapat kamu lakukan terhadap sampah di rumahmu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jawab pertanyaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1, Tuliskan 3 kebiasaan\/perilaku penting yang dilakukan oleh masyarakat Rawajati untuk menciptakan lingkungan asri dan sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2, Apa nilai-nilai luhur yang bisa dipelajari dari masyarakat Rawajati?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3, Tulis kesimpulanmu tentang teks di atas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah membaca teks tentang Kampung Rawajati, diskusikan dengan teman dalam satu kelompok tentang hal yang dapat kamu lakukan di lingkungan sekitar rumahmu.Tulislah kesimpulan dari hasil diskusi kelompokmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jika suatu hari kamu berkunjung ke kampung Rawajati, tulislah pertanyaan yang akan kamu ajukan kepada masyarakat di sana. Diskusikan pertanyaan yang kamu tulis dengan teman di sebelahmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ayo Berkreasi : <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahukah kamu bahwa salah satu cara untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat adalah dengan mengolah bahan alam yang ada di sekitarmu menjadi produk yang bermanfaat?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Salah satunya adalah dengan membuat <i>potpourri<\/i>. Ayo, kita cari tahu lebih jauh tentang <i>potpourri<\/i>.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-5.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-5.png\" alt=\"image\" width=\"513\" height=\"348\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pernahkah kamu melihat tumbuh-tumbuhan dan rempah-rempah yang kering di sekitar rumahmu? Wah &#8230; ternyata tumbuhan dan rempah-rempah kering bisa diolah menjadi hiasan dan pewangi ruangan. Selain memberi keindahan dan kenyamanan, <i>potpourri<\/i> juga menebar wangi tanpa bahan kimia, sehingga baik untuk kesehatan. Bagaimana cara membuatnya? Ayo, kita cari tahu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><i>Potpourri <\/i>adalah campuran bunga, tumbuhan kering, atau rempah-rempah<i> <\/i>kering yang digunakan sebagai penghias dan pewangi ruangan. <i>Potpourri<\/i> memberi aroma lembut, biasanya diletakkan di wadah kayu atau dikemas menggunakan kantong kain kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bagaimana cara membuat <i>potpourri<\/i>?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahap 1 : Keringkan bunga, buah, dan rempah di tempat yang tidak terkena matahari langsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahap 2 : Simpan bunga, buah, dan rempah yang telah dikeringkan ke dalam kantung bersih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahap 3 : Pilih bunga, buah, dan rempah yang telah dikeringkan untuk ditempatkan di wadah (mangkuk) cantik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahap 4 : Tambahkan minyak aroma terapi beberapa tetes. Jangan terlalu banyak karena akan berbau terlalu menyengat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahap 5 : Tempatkan <i>potpourri<\/i> di ruang yang kamu inginkan (ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kamu juga bisa menyimpan <i>potpourri <\/i>ke dalam kantung<i> <\/i>cantik untuk dihadiahkan pada kerabat dan orang tercinta atau untuk dijual.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-6.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-6.png\" alt=\"image\" width=\"162\" height=\"169\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menggunakan bahan yang kamu bawa dari rumah, buat perencanaan <i>potpourri<\/i> yang baik. Siapkan langkah-langkahnya dan Wadah untuk tempat hasil jadinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Rencana ini akan menjadi panduan untuk tugas <i>potpourri<\/i> pada pertemuan berikutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sekarang pilah dan tata bunga, bahan alam, dan rempah-rempah yang kamu bawa dari rumah tertutup yang teduh dan berangin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah melakukan persiapan untuk membuat <i>potpourri<\/i>, sekarang kamu akan mengumpulkan data tentang kegiatan masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggalmu sehubungan dengan upaya menciptakan lingkungan sehat. Data yang kamu kumpulkan akan disajikan dalam bentuk tabel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk kegiatan pengumpulan data, kamu dan kelompokmu harus terlebih dahulu membuat kuesioner.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apakah kamu masih ingat tentang macam-macam data dan bagaimana merancang kuesioner yang baik untuk mengumpulkan data?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mari kita pelajari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>&#8211; Data primer <\/b>adalah data yang kamu kumpulkan sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>&#8211; Data sekunder <\/b>adalah data yang dikumpulkan oleh orang lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Diskusikan kembali bersama seorang teman tentang perbedaan data primer dan data sekunder.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perhatikan contoh berikut :<br \/>\nKamu akan mengumpulkan data tentang kegiatan dalam menciptakan lingkungan sehat. Berikut adalah hasil survei yang dilakukan kepada 36 siswa kelas VI di sebuah sekolah yang disajikan dalam bentuk turus dan angka.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-7.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-7.png\" alt=\"image\" width=\"420\" height=\"203\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">&#8211; Siswa selalu membuang sampah pada tempatnya : 25 turus.<br \/>\n&#8211; Siswa yang menanam pohon dan bunga di sekitar rumahnya : 17 turus.<br \/>\n&#8211; Siswa selalu melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan rumah bersama warga : 22 turus.<br \/>\n&#8211; Siswa yang berolahraga bersama minimal sekali seminggu : 27 turus.<br \/>\n&#8211; Siswa yang memilah sampah di rumah : 9 turus.<br \/>\n&#8211; Siswa yang mendaur ulang sampah : 8 turus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Data di atas disajikan dalam bentuk turus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><b>Turus <\/b>adalah istilah untuk menggambarkan angka berupa simbol tertentu<b> <\/b>dengan tujuan untuk mempermudah pembacaan angka, terutama angka yang berjumlah cukup banyak. Simbol yang digunakan umumnya berupa garis-garis vertikal, dimana setiap kelipatan lima menggunakan empat garis horizontal dan satu diagonal.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-8.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-8.png\" alt=\"image\" width=\"462\" height=\"86\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-9.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-9.png\" alt=\"image\" width=\"495\" height=\"297\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sekarang kamu akan menghasilkan data primer. Caranya bagaimana? Kamu akan melakukan wawancara langsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cantumkan pertanyaan tersebut dalam lembar kuesioner.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-10.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-10.png\" alt=\"image\" width=\"501\" height=\"391\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Lembar Kuesioner.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berilah tanda cek (\u221a) untuk kegiatan yang pernah dilakukan (dalam 2 minggu terakhir) dan tanda silang (X) untuk kegiatan yang tidak pernah dilakukan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Keluargaku membuang sampah pada tempatnya.<br \/>\n2) Keluargaku menanam pohon dan bunga di sekitar rumah Keluargaku melakukan kerja.<br \/>\n3) bakti untuk membersihkan lingkungan rumah.<br \/>\n4) Keluargaku berolahraga bersama.<br \/>\n5) Keluargaku memilah sampah.<br \/>\n6) Keluargaku mendaur ulang sampah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Menggunakan kuesioner yang telah kamu buat, minta teman sekelasmu mengisinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Diskusikan dalam kelompok yang terdiri atas 5-6 orang siswa. Lengkapi tabel dari hasil kuesioner.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apa kesimpulanmu tentang data yang telah dikumpulkan? Jelaskan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jelaskan perbedaan antara data primer dan data sekunder dan berikan contoh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ayo Kita Diskusikan!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Untuk menciptakan lingkungan sehat, kerja sama antar anggota keluarga dan masyarakat sangat dibutuhkan tanpa melihat latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya. Berikut adalah beberapa kerja sama dan kegiatan masyarakat dalam rangka menciptakan lingkungan sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Bekerja sama membersihkan sampah yang ada di lingkungan rumah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2) Bekerja sama membersihkan saluran air agar terhindar dari penyakit menular.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3) Bekerja sama menanam pohon agar lingkungan asri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jelaskan 5 bentuk kerja sama lain yang ada di sekitar rumahmu untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat!<br \/>\n1,membersihkan selokan.<br \/>\n2,melaksanakan gerakan 3m.<br \/>\n3,kerja bakti.<br \/>\n4,tidak membuang sampah di sungah.<br \/>\n5,membersihkan genangan-genangan air.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Mengapa kerja sama antarwarga yang berbeda latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan sehat?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apa yang akan terjadi kalau anggota keluarga atau masyarakat tidak mau bekerja sama?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Diskusikan jawabanmu secara berkelompok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ayo Kita Renungkan !<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Menghargai alam dan lingkungan sekitar sebagai sumber ide dalam berkarya seni adalah merupakan hal yang sangat penting. Bagaimana cara kamu memanfaatkan lingkungan dan alam sebagai sumber ide? Apa pelajaran yang dapat kamu ambil ketika membuat karya seni kreatif <i>potpourri <\/i>dari bahan alam? Apa manfaat yang diperoleh orang lain dari<i> <\/i>hasil karyamu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Tuhan menciptakan keindahan pemandangan alam, tentunya keindahan yang memberi manfaat bagi umat manusia. Dengan demikian, ketika menghasilkan sebuah karya, sangat penting memikirkan manfaat yang ditimbulkan. Apa saja hasil karya yang kamu temukan dalam keseharian yang memberi manfaat bagi banyak orang?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kerjasama dengan Orangtua :<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kumpulkan data tentang kegiatan bersama yang dilakukan masyarakat di sekitar tempat tinggalmu sehubungan kegiatan untuk menuju masyarakat sehat. Kamu bisa melakukan penyesuaian jenis pertanyaan dengan kondisi masyarakat setempat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kumpulkan bahan untuk <i>potpourri<\/i> dan lakukan proses pengeringan. Bawa ke sekolah untuk pertemuan berikutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 3.<\/span><\/h1>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-11.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-11.png\" alt=\"image\" width=\"362\" height=\"262\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Melakukan senam bersama secara teratur di lingkungan rumah adalah merupakan salah satu kegiatan menuju masyarakat sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kali ini kita akan mempraktikkan senam lantai. Apakah kamu sudah menguasai gerakan dasar senam lantai?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ayo, kita pelajari.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-12.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-12.png\" alt=\"image\" width=\"440\" height=\"217\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Amati gambar gerakan senam lantai berikut dan peragaan dari guru. <b>Gerakan guling ke depan. <\/b><\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-13.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-13.png\" alt=\"image\" width=\"437\" height=\"220\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Tampak pada gambar Gerakan guling ke belakang.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-14.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-14.png\" alt=\"image\" width=\"442\" height=\"199\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tampak pada gambar gerakan meroda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah mengamati gambar, kamu dapat menuliskan hal yang kamu ingin ketahui lebih lanjut tentang gerakan senam lantai dalam bentuk pertanyaan. Diskusikan pertanyaan yang telah kamu tulis dengan teman-teman dengan panduan guru.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-15.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-15.png\" alt=\"image\" width=\"209\" height=\"171\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sikap awal jongkok, kedua kaki rapat, letakkan lutut ke dada, kedua tangan menumpu di depan ujung kaki kira-kira 40 cm.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-16.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-16.png\" alt=\"image\" width=\"203\" height=\"145\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kemudian bengkokkan kedua tangan, letakkan pundak pada matras dengan menundukkan kepala, dan dagu sampai ke dada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-17.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-17.png\" alt=\"image\" width=\"205\" height=\"148\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah itu dilanjutkan dengan melakukan gerakan berguling ke depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-18.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-18.png\" alt=\"image\" width=\"198\" height=\"144\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketika panggul menyentuh matras, peganglah tulang kering dengan kedua tangan menuju posisi jongkok.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-19.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-19.png\" alt=\"image\" width=\"199\" height=\"157\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Teruskan gerakan sampai posisi berdiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Memasyarakatkan olahraga secara teratur di lingkungan tempat tinggal adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menuju masyarakat sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hal tersebut juga perlu disertai dengan pola makan yang sehat sejak kita bayi. Ayo, kita cari tahu seperti apa makanan dan minuman sehat yang disarankan Posyandu Kampung Sehat Melati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Amati contoh menu yang dibawa oleh guru. Menu tersebut adalah contoh menu yang biasa disediakan oleh Posyandu Kampung Sehat Melati. Bantu petugas Posyandu mengelompokkan menu tersebut ke dalam larutan atau campuran.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-20.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-20.png\" alt=\"image\" width=\"602\" height=\"238\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah mengamati gambar menu tadi, diskusikan secara berpasangan. Kelompokkan menu tersebut berdasarkan campuran atau larutan dengan memberikan tanda cek (\u221a) seperti contoh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bubur Kacang Hijau : Campuran.<br \/>\nSusu Kedelai : Larutan.<br \/>\nJus Buah : Campuran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">&#8211; Jelaskan alasanmu melakukan pengelompokan.<br \/>\n&#8211; Apakah yang dimaksud dengan larutan?<br \/>\n&#8211; Apakah yang dimaksud dengan campuran?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pikirkan tentang makanan dan minuman yang ada di sekitarmu. Kelompokkan makanan dan minuman tersebut berdasarkan campuran dan larutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kamu akan bekerja dalam kelompok yang terdiri atas 5-6 orang. Setiap kelompok akan membuat makanan dan minuman berikut ini:<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Rujak Aneka Buah<\/span><\/b><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Bahan-bahan:<br \/>\n&#8211;\u00a0 1 buah bengkuang; dipotong seperti korek api tebal.<br \/>\n&#8211;\u00a0 5 buah jambu air; dipotong seperti korek api tebal.<br \/>\n&#8211;\u00a0 1 buah ubi merah; dipotong seperti korek api tebal.<br \/>\n&#8211;\u00a0 1 buah mangga muda; dipotong seperti korek api tebal.<br \/>\n&#8211;\u00a0 1\/2 &#8211; 1 buah pepaya mengkal; dipotong seperti korek api tebal.<br \/>\n&#8211;\u00a0 1 buah nanas; dipotong berbentuk kipas.<br \/>\n&#8211;\u00a0 2 buah kedondong; dipotong seperti korek api tebal.<br \/>\n&#8211;\u00a0 Kamu dapat menambahkan dengan jenis buah lain yang tersedia di daerahmu.<\/span><\/b><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Bahan bumbu:<br \/>\n&#8211;\u00a0 5 buah cabe merah keriting; dibuang bijinya.<br \/>\n&#8211;\u00a0 2 buah cabe rawit (jika ingin lebih pedas).<br \/>\n&#8211;\u00a0 150 gram kacang tanah berkulit yang sudah digoreng.<br \/>\n&#8211;\u00a0 1\/2 sendok teh terasi; sudah disangrai atau dibakar.<br \/>\n&#8211;\u00a0 1\/2 sendok teh garam.<br \/>\n&#8211;\u00a0 2 mata biji asam jawa; direndam di air hangat lalu dibuang bijinya.<br \/>\n&#8211;\u00a0 150 gram gula merah; disisir kasar.<br \/>\n&#8211;\u00a0 3 sendok makan air matang<\/span><\/b><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Cara membuat:<br \/>\n&#8211;\u00a0 Semua bahan bumbu diulek hingga halus.<br \/>\n&#8211;\u00a0 Campur semua bahan buah pada mangkuk besar.<br \/>\n&#8211;\u00a0 Tuang bumbu ke dalam mangkuk.<br \/>\n&#8211;\u00a0 Aduk rata campuran buah dan bumbu.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><strong><span style=\"color: #000000;\">Jus Jeruk.<\/span><\/strong><\/b><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Bahan-bahan sebagai berikut:<br \/>\n&#8211; Jeruk segar sebanyak 6 buah.<br \/>\n&#8211; Air gula sebanyak 40 ml.<br \/>\n&#8211; Es batu \u00be gelas.<br \/>\n&#8211; Air matang sebanyak 200 ml.<\/span><\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cara membuat:<\/strong><br \/>\n&#8211; Kupas jeruk dan kemudian buang bagian biji. Masukkan daging buah jeruk tersebut ke dalam blender.<br \/>\n&#8211; Tambahkan juga es batu\/serut bersama dengan air gula dan air matang.<br \/>\n&#8211; Blender kurang lebih 3 menit.<br \/>\n&#8211; Tuang ke dalam gelas saji. Jus siap dinikmati.<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Bandingkan kedua makanan yang telah kamu buat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">&#8211; Apakah kamu masih melihat dan mengenal bahan-bahan yang terdapat di dalam rujak aneka buah ?<br \/>\n&#8211; Apakah kamu masih melihat wujud jeruk dan gula di di dalam jus jeruk? Ke manakah perginya gula?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tulis laporan berdasarkan kegiatan yang kamu lakukan dengan memperhatikan kriteria sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Tujuan kegiatan.<br \/>\n2) Bahan-bahan yang diperlukan.<br \/>\n3) Cara membuat.<br \/>\n4) Kesimpulan.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-21.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-21.png\" alt=\"image\" width=\"377\" height=\"292\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Presentasikan laporan yang telah kamu buat di depan kelas!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Ayo Renungkan !<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">&#8211; Apa yang telah kamu pelajari hari ini?<br \/>\n&#8211; Bagian mana yang sudah kamu pahami dengan baik?<br \/>\n&#8211; Bagian mana yang belum kamu pahami?<br \/>\n&#8211; Apa yang akan kamu lakukan agar lebih paham?<br \/>\n&#8211; Nilai-nilai apa yang dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari?<br \/>\n&#8211; Manfaat apa yang kamu peroleh?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><strong><span style=\"color: #000000;\">Kerja Sama dengan Orang Tua.<\/span><\/strong><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Wawancarai penjual makanan atau minuman yang ada di sekitar rumahmu. Tulis laporan berdasarkan wawancara yang kamu lakukan dengan mencantumkan bahan pembuat, cara membuat, dan kesimpulan. Diskusikan hasil wawancara yang kamu lakukan dengan orang tua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\">Pelajaran 4.<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Posyandu Kampung Sehat Melati selalu melakukan pencatatan terhadap perkembangan berat badan bayi yang ada di kampung tersebut dan menyajikan dalam bentuk grafik.<br \/>\nAmati grafik perkembangan berat badan seorang bayi yang tercatat di Posyandu Kampung Melati berikut ini.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-22.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-22.png\" alt=\"image\" width=\"244\" height=\"206\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tampak Gambar Grafik perkembangan Berat Badan Seorang Bayi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Jawab pertanyaan berdasarkan grafik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Apa yang ditunjukkan oleh grafik tersebut? Grafik menunjukan berat badan bayi dari usiah 0-9 bulan. Berat badan dari 3 kg sampai dengan 9 kg.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2) Bagaimana perbandingan berat badan bayi pada usia 3 bulan dan 6 bulan? Pada usia 3 bulan beratnya 6,5 kg; pada usia 6 bulan 7,8 kg.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3) Pada usia berapa bayi tersebut mempunyai berat badan tertinggi? 8 bulan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4) Apakah ada permasalahan dalam perkembangan berat badan bayi tersebut? Jelaskan. Pada Usia 5-6 bulan tidak ada perkembangan berat badan. 8-9 bulan terjadi penurunan berat badan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">5). Buat 4 pertanyaan lainnya yang bisa kamu jawab dari grafik tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">6) Tukarkan pertanyaan tersebut dengan teman di sebelahmu dan minta mereka menjawab.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ubahlah grafik tersebut menjadi bentuk tabel.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-23.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-23.png\" alt=\"image\" width=\"244\" height=\"214\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah kamu membaca grafik dan tabel, manakah yang lebih memudahkan kamu mengetahui informasi? Grafik atau tabel? Jelaskan jawabanmu!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kamu adalah petugas Posyandu di Kampung Melati. Kamu diminta membuat laporan tertulis berdasarkan tabel tersebut. Seperti apa laporanmu? Tulis dengan terperinci.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-24.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-24.png\" alt=\"image\" width=\"506\" height=\"251\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tampak Grafik perkembangan berat badan Budi.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-25.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-25.png\" alt=\"image\" width=\"513\" height=\"343\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tampak data berat badan beberapa anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1. Buatlah pertanyaan berdasarkan ke dua grafik di atas! Mintalah temanmu untuk menjawab pertanyaanmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2. Amatilah kedua grafik tesebut, menurutmu apa perbedaan kedua grafik tersebut! Jelaskan!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3. Mengapa pada grafik yang pertama, antartitik dihubungkan dengan garis? Jelaskan!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4. Mengapa pada grafik yang kedua, antartitik tidak dihubungkan dengan garis? Jelaskan!<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-26.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-26.png\" alt=\"image\" width=\"524\" height=\"279\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kerja sama warga untuk memajukan Posyandu di kampung Melati sudah terjalin cukup lama. Banyak warga yang turut serta sebagai kader Posyandu. Tujuannya adalah agar bayi dan balita di sana sehat. Karena mereka sangat yakin bahwa untuk menghasilkan generasi sehat di masa depan, harus dimulai sejak usia dini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut adalah bentuk kerja sama lain yang dilakukan kader Posyandu untuk meningkatkan kesehatan bayi.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-27.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-27.png\" alt=\"image\" width=\"526\" height=\"515\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Apa tujuan dari setiap kerja sama tersebut?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2) Apa manfaat kerja sama tersebut bagi masyarakat?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3) Kerja sama apa yang diharapkan oleh Posyandu agar tercipta masyarakat sehat?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4. Apakah di lingkungan tempat tinggalmu terdapat kegiatan serupa? Jelaskan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">&#8211; Apa yang telah kamu pelajari hari ini?<br \/>\n&#8211; Bagian mana yang sudah kamu pahami dengan baik?<br \/>\n&#8211; Bagian mana yang belum kamu pahami?<br \/>\n&#8211; Apa yang akan kamu lakukan agar lebih paham?<br \/>\n&#8211; Nilai-nilai apa yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari?<br \/>\n&#8211; Manfaat apa yang kamu peroleh?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Diskusikan dengan orang tuamu tentang kegiatan Posyandu atau Puskesmas di tempat tinggalmu. Jika memungkinkan kamu dapat melakukan wawancara kepada petugas Posyandu dan Puskesmas sehubungan dengan program kesehatan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 5.<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Tahukah kamu bahwa daun dan bunga kering masih dapat dimanfaatkan? Pernahkah kamu membuat kreasi dari daun dan bunga kering? Apa kaitan dan manfaat dari kreasimu tersebut terhadap lingkungan sehat?<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-28.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"margin: 0px; display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-28.png\" alt=\"image\" width=\"199\" height=\"244\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Amati bagan yang berisikan rencanamu tentang pembuatan <i>potpourri<\/i> yang telah dirancang sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Siapkan bahan-bahan alam yang sudah dikeringkan untuk ditata menjadi <i>potpourri<\/i>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sekarang kamu dapat mempraktikkan pembuatan <i>potpourri<\/i> sesuai dengan rencana yang kamu inginkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Datalah bahan yang kamu gunakan untuk pembuatan <i>potpourri<\/i> tersebut berdasarkan banyaknya dan tulis pada tabel.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Presentasikan karya <i>potpourri<\/i>, tabel dan grafik, serta tulisanmu mengenai manfaat <i>potpourri<\/i> di depan kelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Setelah selesai membuat <i>potpourri<\/i>, seorang siswa melakukan pendataan mengenai bahan-bahan yang paling banyak terdapat dalam <i>potpourri<\/i> yang dibuat teman satu kelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dari kuesioner yang diajukan didapatkan data sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td valign=\"bottom\" width=\"188\"><span style=\"color: #000000;\">Bahan<\/span><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"193\"><span style=\"color: #000000;\">Laki-laki<\/span><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"205\"><span style=\"color: #000000;\">Perempuan<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"bottom\" width=\"188\"><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"193\"><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"205\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"bottom\" width=\"188\"><span style=\"color: #000000;\">Bunga Pinus<\/span><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"193\"><span style=\"color: #000000;\">9<\/span><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"205\"><span style=\"color: #000000;\">3<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"bottom\" width=\"188\"><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"193\"><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"205\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"bottom\" width=\"188\"><span style=\"color: #000000;\">Mawar<\/span><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"193\"><span style=\"color: #000000;\">2<\/span><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"205\"><span style=\"color: #000000;\">5<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"bottom\" width=\"188\"><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"193\"><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"205\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"bottom\" width=\"188\"><span style=\"color: #000000;\">Daun kering<\/span><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"193\"><span style=\"color: #000000;\">6<\/span><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"205\"><span style=\"color: #000000;\">3<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"bottom\" width=\"188\"><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"193\"><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"205\"><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"bottom\" width=\"188\"><span style=\"color: #000000;\">Melati<\/span><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"193\"><span style=\"color: #000000;\">7<\/span><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"205\"><span style=\"color: #000000;\">5<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td valign=\"bottom\" width=\"188\"><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"193\"><\/td>\n<td valign=\"bottom\" width=\"205\"><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berdasarkan data di atas jawablah pertanyaan berikut!<br \/>\na. Buat grafik yang sesuai dengan data tersebut!<br \/>\nb. Apa kesimpulanmu tentang data tersebut?<br \/>\nTukarkan hasilmu dengan teman di sebelahmu dan bandingkan hasilnya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Sekarang saatnya kamu melakukan pendataan tentang bahan-bahan yang terdapat pada <i>potpourri<\/i> yang dibuat oleh teman sekelasmu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Buatlah kuesioner, masukkan data ke dalam tabel dan sajikan dalam bentuk grafik. Tulis kesimpulanmu!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Perlihatkan <i>potpourri<\/i> yang telah kamu buat kepada orang tuamu. Ceritakan kepada mereka proses pembuatan dan manfaatnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\">Pembelajaran 6.<\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kamu akan melanjutkan belajar senam lantai. Keterampilan yang kamu praktikkan adalah gerakan guling ke belakang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Kamu akan melanjutkan belajar senam lantai. Sekarang kamu akan belajar keterampilan guling ke belakang. Bagaimana cara melakukan gerakan guling ke belakang?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ayo, amati gambar berikut.<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-29.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-29.png\" alt=\"image\" width=\"476\" height=\"153\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Cara melakukan gerakan guling belakang adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">a. Sikap awal dalam posisi jongkok, kedua tangan di depan dan kaki rapat.<br \/>\nb. Kepala ditundukkan kemudian kaki menolak ke belakang.<br \/>\nc. Pada saat panggul mengenai matras, kedua tangan segera dilipat ke samping telinga dan telapak tangan menghadap ke atas untuk siap menolak di matras.<br \/>\nd. Kaki segera diayunkan ke belakang melewati kepala.<br \/>\ne. Dibantu oleh kedua tangan yang menolak kuat, kedua kaki dilipat sampai ujung kaki dapat mendarat di atas matras. Dorong badan ke atas dan teruskan gerakan sampai membentuk sikap jongkok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ayo Bekerja sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Memasyarakatkan olahraga adalah salah satu upaya yang bisa dilaksanakan di lingkungan rumahmu agar tercipta masyarakat sehat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Diskusikan dalam kelompok dan buat rencana bagaimana cara menghimbau masyarakat agar muncul kesadaran berolahraga. Tuliskan rencana tersebut. Rencana mencakup tujuan, cara, media yang digunakan, serta pembagian tugas dalam kelompok.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Buat poster dengan tema \u2018Memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat\u2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Presentasikan rencana yang kamu buat beserta poster yang dirancang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b><span style=\"color: #000000;\">Ayo Ceritakan<\/span><\/b><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Melakukan kerja sama untuk mencapai tujuan mulia adalah sikap terpuji. Baru saja kalian bekerja sama merancang rencana untuk memasyarakatkan olahraga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ceritakan pengalamanmu bekerja sama dalam kelompok hari ini. Jelaskan proses yang dilakukan dari awal hingga akhir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">1) Kamu akan melakukan survei tentang olahraga yang paling digemari oleh siswa kelas 6, rancang kuesioner untuk survei tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">2) Menurutmu apa syarat dari sebuah kuesioner yang baik?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">3) Dayu melakukan survei ke teman-teman satu kelasnya tentang atlet bulu tangkis yang paling digemari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Berikut adalah data yang dihasilkan Dayu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pemain Bulu Tangkis &#8211; Laki-laki \u2013 Perempuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Rudi Hartono,\u00a0 L=\u00a0 6, P= 4.<br \/>\nSusi Susanti,\u00a0 L= 3, P= 4.<br \/>\nAlan Budikusuma, L=2, P=6.<br \/>\nLiem Swie King, L=4, P=5.<br \/>\nIcuk Sugiarto, L=5, P=3.<br \/>\nTaufik Hidayat, L=4, P=6.<br \/>\nYang lainnya, L=1, P=2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Buatlah grafik berdasarkan data tersebut!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Apa kesimpulanmu tentang data tersebut?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">4) Perhatikan grafik berikut :<\/span><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image-30.png\"><span style=\"color: #000000;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" style=\"display: inline; background-image: none;\" title=\"image\" src=\"http:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-content\/uploads\/2018\/03\/image_thumb-30.png\" alt=\"image\" width=\"488\" height=\"252\" border=\"0\" \/><\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">a) Apakah penyajian grafik tersebut sudah benar? Mengapa?<br \/>\nb) Berapa tinggi badan Siti pada usia 2, 5, dan 9 tahun?<br \/>\nc) Pada usia berapa tinggi badan Siti mengalami penambahan paling banyak?<br \/>\nd) Pada usia berapa tinggi badan Siti mengalami penambahan paling sedikit?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">5) Kerja sama dalam mewujudkan masyarakat sehat sangat diperlukan di lingkungan tempat tinggal kita. Sebutkan contoh-contoh kerja sama tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">6) Sebutkan dan jelaskan 3 contoh sikap masyarakat yang bijak terhadap alam sehingga memberi manfaat bagi kesehatan banyak orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">7) Sebutkan dan jelaskan pula contoh masyarakat yang tidak bijak terhadap alam sehingga memberikan dampak yang tidak baik terhadap kesehatan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ceritakan kegiatan yang telah kamu pelajari selama satu minggu ini kepada orang tua di rumah. Ceritakan pula manfaat dari membuat <i>potpourri,<\/i> manfaat dari senam lantai bagi kesehatan dan kelenturan tubuh. Kamu bisa melakukan kegiatan-kegiatan tersebut bersama orang tua di rumah.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SD Kelas 6 Tema 6 &#8211; Sub Tema 1 Menuju Masyarakat Sehat \u2013 Lingkungan Sehat Masyarakat Sehat. Kami akan mulai belajar tema tentang Menuju Masyarakat Sehat. Pemahaman tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) akan membangun kesadaran kami tentang betapa pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari agar terciptanya masyarakat yang sehat. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[421,422],"tags":[427,428,423,424,426,425],"class_list":["post-3854","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-sd6","category-sd6-tema-6","tag-germas","tag-kelas-6","tag-lingkungan-sehat","tag-masyarakat-sehat","tag-phbs","tag-potpourri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3854"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3854\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3930,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3854\/revisions\/3930"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gretha.my.id\/audiobuku\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}